This is the html version of the file http://elib.pdii.lipi.go.id/katalog/index.

php/searchkatalog/downloadDatabyId/271574/11_01513.pdf. Google automatically generates html versions of documents as we crawl the web.

Page 1
ISBN NO: 979-3264-68-3

PENCEMARAN Am MINUM DAN MAKANAN OLEH BAKTERI DISEKITAR SEKOLAH ?norma JAWA BARAT
OLEH ; Ir. H. SJARIEF SADIKIN DJ. Editor : Dr. Hj. Dewi Harjani Punvanegara, dr, SpMK. BADAN PEN ELKTIAN DAN PENGEMBANGAN DAERAH'. PENIERINTEXH PROPENSE. JAWA BARAT BANDUNG 2005

Page 2
ABSTRAK Penyakit diare menyebabkan sakit perut masih merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang utama. Hal ini disebabkan masih tingginya angka kesakitan diare serta menimbulkan banyak kematian terutama pada bayi dan anak balita (Adyatma 1990) Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan, maka dapat diidentińkasi masalah sebagai berikut: Seberapa jauh tingkat kebersihan makanan dan minuman jajanan disekitar Sekolah Dasar ase-Kecamatan Cibeunying Kidul melebihi batas cemaran mikroba yang telah ditemukan Depkes atau tidak; jenis enterobacteriacceae apa saja yang terbanyak pada makanan dan minuman jajanan di sekitar Sekolah Dasar se-Kecamatan Cibeunying Kidul. Maksud penelitian ini untuk memperoleh data praduga adanya pencemaran bakteriologik terhadap makanan dan minuman dari pedagang jajanan di seolah desa 'se-Kecamatan Cibeunying Kidal. Dengan demikian dapat disimpuikan bahwa minuman jajanan yang ada di sekitar Sekolah Dasar se-Kecamatan Cibeunying Kidal sudah melebihi batasan maksimum mikroba yang ditentukan oleh Depkes RI tahun 1991, sehingga ;minuman ini sudah tidak layak untuk dikonstnnsi sebagai minuman _jajanan_ Perlu lebih ditingkatkannya pengawasan oleh pihak yang terkait, dalam hai ini Departemen Kesehatan khususnya Dinas Kesehatan dan Direktorat Jenderal PPM (Pemberantasan Penyakit Menular) dan PLP (Penyehatan Lingkungan Pemukiman).

Page 3
SBN No. 979-32544334 udul : Pencemaran Air Minum dan Makanan oleh Bakteri digsekitar

Sekolah Provinsi Jawa Barat ` l

5.. H. khususnya Dr_ Hj_ Dewi Harjani. Kepala Baiitbangda Propinsi ... Dengan terbitnya buku ini. Penulis mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak. Sjarief Sadikin Di. . kami panjatkan puji syukur kepada Allah SWT karena hanya dengan taufik dan hidayah-Nya telah memberikan kemampuan kepada kami untuk melaksanakan penelitian dan menyusunnya dalam bentuk buku dengan judul : Pencemaran Air Minum dan Makanan oleh Bakteri Di Sekitar sekolah di Propinsi Jawa Barat. Kami yakin bahwa isi buku hasil penelitian ini tidak luput dari kekurangan.. ara Page 6 DAFTAR ISI KATA ENGANTAR DAFTAR ISI BAB I BAB II.1. 'enerbit : Balitbangda Provinsi Jawa Barat ' ' ' A ' ' :2005 Page 4 KATA PENGANTAR Dengan kerendahan hati dan dengan segala kesadaran yang mendalam. Maksud dan Tujuan Penelitian . Dewi Harjani Purwanegara. semoga dapat memberikan masukan yang bermanfaat bagi Pemerintah Daerah dalam membuat suatu kebijakan Pemerintah dalam Pembangunan Propinsi Jawa Barat.. 1.. berdasarkan hasil penelitian 3! 'ig berjudul Pencemaran Air lVIinum dan Makanan oleh Bakteri Di Sekitar Skolah di Propinsi Jawa Barat. Epidemiologi diare . BAB III. Page 5 KATA SAMBUTAN Dengan rasa bangga. TINJAUAN 2. yang telah memberikan pengarahan dalam menyelesaikan penelitiaan dan penulisan buku ini. PENDAHULUAN 1. Ir. Sjarief Sadikin Dj.__MK.. ldentifikasiMasalah 1. Terima kasih. Sjarief Sadikin Djajanagara čditor : Dr. Kerangka Pemikiran dan Hipotesis 1.. . Sp.'enulis : Ir.. KegnaanPenelitian 1. SpMK.3.3.2.. 1. Hj. Latar Belakang Penelitian . BAB 1V. dr. faktor-faktor penyebab diare (menurut Dirjen P2M. 1990) 2..2. Oleh sebab itu diharapkan sumbang saran dari para pembaca untuk penyempurnaannya. Definisi Diare 2. . kami menyambut diterbitkannya buku hasil penelitian yang disusun oleh Saudara Ir.6.1.7... di. Tempat dan Lama Penelitian .4. H. Penulis. . Metodologi Penelitian 1.

2.Tasya Barat.2.4. 27 DAFTAR PUSTAKA 29 26 Page 8 BAB I PENDAHUUAN 1. Hasil pemeriksaan sebagai berikut . Jenis enterobaeteriaceae yang terbanyak ialah Ecoli terlihat dari tabel 4. Kandungan bakteri pada makanan dan minuman jajanan di sekitar Sekolah Dasar s e-Keeamatan Cibeuning Kidul melebihi batas maksimum cemaran mjkroba' sesuai ketetnuandari Depkes Republik Indonesia tahun 1991 4. selama kurun ivaktu 5 tahun terakhir (1988-1992) terdapat 208 orang dari satu juta penderita. 1990).2. 12 17 17 22 22 Page 7 minuman jajanan disekitar Sekolah Da~ sar se-Kecamatan Cibeunying Kidul BAB V KESlMPULAN DAN SARAN 27 iLKesimulan 27 5. terdapat 75% pada makanan dan 49% pada Halaman ooooqqp-tauoN-w-::_. Hai ini disebabkan masih tingginya angka kesakitan karena diare serta menimbuikan banyak kematian terutama pada bayi dan anak balita. Menurut data yang diperoleh dari PPM Dinas Kesehatan Propinsi Dati I . insiden penyakit diare 156 kasus per 1000 penduduk per .1. berkisar antara 120 sampai 360 kasus per 1000 penduduk per tahun” (Sunoto.1. {Adhyatmrg 1990). Jumlah sampel makanan dan minuman 3. “Berdasarkan data dari Diijen PPM dan Depkes Fii. Latar Beiakang _ Peneiitian Di Indonesia.. penyakit diare menyebabkan sakit perut masih merupakan saiah satu m-asalah kesehatan masyarakat yang utama. Patogenesisbakteri HASIL DANPEMBAHASAN 3. bahwa kematian karena penyakit diare pada anak usia di atas 5 tahun. angka kesakitan karena penyakit diare di Indonesia masih cukup tinggi.1. Hal ini menjadikan penyakit diare merupakan satu prioritas utama bagi pemerintah dalam penanganan pemberantasan penyakit menular (Djurnhana. Sedangkan menurut data dari PPM Dinas Kesehatan Kotamadya Dati II Bandung.2. 1990). PENGUJIAN HIPOTESIS 4.

dijual tanpa mempertahankan kandungan gizi dan kesehatan (PR. 1993). sosiokulttir). juga merupakan sumber makanan bagi perkembangan mikroorganisme. khususnya kuman-kuman penyebab penyakit perut yang terdapat dalam makanan dan minuman di sekitar Sekolah Dasar se-Kecarnatan Cibeunyring Kidul.tahun. Page 10 . Makaan yag mudah dihinggapi bakteri antara lain ialah makanan yang pengolahannya kurang bersih.1 Seberapa jauh tingkat kebersihan makanan dan minuman' jajanan di sekitar Sekolah Dasar se-keeamaxan Cibeunying. baik yang di warung sekolah ataupun di luar pagar sekolah. baik jajan makanan maupun minuman. Faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya insidensi penyakit diare. sedangkan makanan dan minuman yang tersedia disekitar sekolah belum tentu terjamin kebersihannya. sehingga kemungkinan tercemar bakteri sangat besar. Identifikasi Masalah Berdasarkan latar belakang yang tekah dikemukakan. selain sanitasi dan iingkungan (fisik. Kejadian sampai bulan Desember 1992. Tjahjono. Makanan bertindak sebagai perantara atau substrat untuk tambahnya mikroorganisme yang bersifat potogenik bag manusia (Gamman.2. Berdasarkan usia. 1984). bioiogis. 1984. Penyakit diare yang cara penuiarannya secara oro-fekai melalui makanan dan minuman ini telah menjadi sumber masalah setiap hari bagi para dokter di Puskesmas di seluruh Indonesia (Loedin. Kebiasaan yang kurang baik dari anak-anak usia sekolah ialah jajan. 28 Nopember 1993). ijz. di Kecamatan Cibeunying Kidui menunjukkan angka tertinggi (Depkes Kodya Bandung. 1934). kasus terbanyak terjadi pada anak-anak usia di atas 5 tahun. bahwa guru dan kepala sekola perlu mengawasi dan memperhatikan kebersihan makanan yang tersedia di warung sekolah atau yag dijajakan oleh pedagang sekitar sekolah. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui sampai sejauhmana tingkat pencemaran bakteriologik. 1990). yang paling dominan adalah sikap dan tingkah laku mannusia di masyarakat (Winardi. dalam keadaan terbuka dan makanan atau minuman yang penyimpanannya berada dalam lingkungan atau kondisi yang kurang bersih. Hal ini sesuai dengan himbauan Ketua Darma Wanita Jabar. maka dapat diidentifikasi beberapa masalah sebagai berikut: _ 1. Banyak jenis makanan jajanan anak sekolah dasar. Page 9 “Makanan selain sebagai sumber gizi bagi manusia.

Dari segi epidemieiogi. 1.padat makanan dan minuman jajajan di sekitar Sekolah Dasar sekecamatan Cibeunying Kidal? 1.2 Jenis enterobacteriaceae aoalaąija jvangierbaayak i.Kecamatan Cibeunyiag Kidal memenuhi syarat batas maksimum ::amaran mikroba atau tidak.. Coli tihja pada makanan dan minuman jajanan di sekitar Sekolah Dasar sae-Kecamatan Cibeunying Kidal. ' Page 11 1. khususnya Depkes Tk.3. melelbihi batas samaran mikroba yang telah ditentukan 'Depkes.Kecamatan Cibeunjiing Kidal_ Tujuan penelitian adalah: 1.3.3.4. 1990). -_ 1. 1. Bahan pangan dapat bertindak sebagai perantara atau substrat untuk nanabanana milqoorganisme yang bersifat patogenik terhadap manusia” (Gamman. Ma-ksud dan Tujuan Penelitian ēK-_l_ Maksud penelitian ini untuk memperoleh data praduga adanya pencemaran_ bakteriologik terhadap makanan dan minuman dari pedagang jajanan di sekitar Sekolah Dasar se. II Kotamadya Bandung dalam menanggulangi penyakit diare melalui program Penyuiuhan Kesehatan Masyarakat (FKM). juga dapat sebagai sumber makanan bagi perkembangan miarunrganisine..« 1.Kecamatan Cibeunying Kidal. 1.3.3. khususnya para pedagang kaki lima di sekitar sekatan dasar dalam megoiah dan menyajikan barang daganganngra. Menelaiti nilai jumlah perlciraan terdekat (lviPN) dari E. dan xaraktu disiapkan .5. Menghiamg jumlah angka kmnan yang terdapat pada makanandan minmnan jajanan disekitar Sekolah Dasar seKecamatan Cibeunying Kidal. ._.Kidal.3. Menentakazi apakah makanan {iaa minuman jajanan di Sekim Sekolah Dasar se.2. Meneliti nilai jumlah periraan terdekat (MEN) dari Colifonn yang terdapat pada makanan dan minuman di sekitar Sekolah Dasar se. ketika diubah menjadi produk olahan..2. Makanan dan miuman dapat tercemar karena tidak bersih dan tidak menqenubi syarat kesehatam ketika masih sebagai sumber bahan makanan.1. _ \_ ____ __P. Kerangka Eernikiran dan Hi-petesis “Ix/iakanan selain merupakan sumber gizi bagi manusia. data etieiogi ini penting untuk mengetahui besarnya masalah yang dihadapi dan dapat dimanfaatkan bagi peningkatan dalam usaha membantu pemerintah.Suam usaha itieniperbaiki dan menambah pengetahuan pada masyarakat.atau tidak? . Kegunaan Penelitian i.4.

Sukapada. Cissy.sumber masalah setiap hari bagi para petugas kesehatan di Puskesmas seluruh Indonesia (Loedin. 1984). Tjahjono. Cieadas. 1991. Penyebab diare bakterialis golongan Enterobacteriaceae antara lain hakimi Salnwrzella . keadaan sosial ekonomi dan yag paling dominan ialah sikap dan perilaku masyarakat yang secara langsung ataupun tidak langsung mempengaruhi keadaan penyakit diare (Winardi. Proses pencernarannya dapat melalui udara. . terdiri dari 6 Kelurahan (Cikutra.vpp. M. Padasuka dan Pasirlayung). Kecamatan Cibeunying Kidal secara geograńs terletak di Bandung Timur. Sehinga makam311 dan minuman yang akan dikonsumsi harus terhindar dari bakteri-dbaktexi. yang umumnya merupakan tanah milik Pemerintah Daerah Tk II Kodya Bandung. keadaan gizi.106 ribu jiwa. Sarana kesehatan terdiri dari Puskesmas (3).S. 1993). merumuskan bahwa knznan penyebab diare dan' tinja dapat menular melalui air atau tangan atau tanah atau benda iain yang kemudian ice makanan. Tingginya angka kesakitan dan kematian tersebut disebabkan oleh beberapa faktor antara lain kesehatan lingkungan yang masih belum memadai. Escherfchia colli dan (.spp. Dari makanan terjadilah infeksi_ Lebih lanjut Esrey _dan habicht (19888) mengemukakan bahw dari air. mempunyai luas wilayah 524384 Ha. Meskipiun sarana air dan kesehatan sudah ada 'tetapi karena masyarakat sangat heterogen tingkat sosial ekonominya. Balai Pengobatan dan praktek dokter swasta. Jumlah penduduik kurang lebih 105 . 1984).. Penyakit diare yang cara penularannya secara oro-fekal meialui makanan dan minuman telah menjadi . Penyakit diare yang cara penularannya secara oro-fekal melalui makanan dan minuman telah menjadi sumber masalah setiap hari bagi parfa petugas kesehatan di Puskernas seluruh Indonesia (Loedin. kuman bakteri penyebab 4 Page 12 diare dapat termakan oleh seseorang dan menimbulkan infeksi apabila mencapai dosis infeksi.untuk disantap kensuxnen (Suharjono.fannqvlobacter _iejurzi_ Bakteri-bakteri tersebut umumnya ditukarkan meialui makanan atau minuman.` i994). Sukamaju. Esrey dan Habicht dalam disertasi Aabisudjak. termasuk daerah urban yang padat (B. Vibirāo . Sarana air dari PDAM Surnur pompa dan ada MCK. air. lalat atau kontak dengan tangan yang mengolahnya. 85 RW dan 540 RT. Makanan atau minuman yangtereemar dapat merupakan sambe: penyakit infeksi. 1984). Slzigella app.

Metodoldogi Penelitian . penulis cenderung menurunkan hipotesis sebagai berikut : i Page 14 1. Perguruan Tinggi 6 buah. Kandungan bakteri makanan dan minuman jajajan di sekitar Sekolah Dasar se-i Kecamatan. pada tahun 1992 terjadi kasus diare terbanyak se-Kotamadya Bandung yaitu 2045 orang. Untuk sarana pendidikan terdapat Sekolah Dasar sebanyak 69 buah. Enterobaeteriaceae dari makanan dan minuman di sekitar Sekolah Dasar .5. batas maksimumrcemaran jmikroba. temyata setelah diteliti sumbernya yaitu dari air yang dipergunakan. Cibeunying ē: sli-idul 57 melebihi .se-Kecamatan Cibeunying Kidal yang terbanyak ialah E. SLTP sebanyak 13 buah. kemudian tingkat pendidikan yang mereka tempuh 80% tidak lulus SD. sehingga dapat diperkirakan pengetahuan mereka tentang kebersihan dan kesehatan masih rendah. Untuk daerah Cibeunying Kidal ini. a i 1. mulai dari penyriapan sampai cara penyajiannya.6. lemak dan vitaminnya rendah. Banyaknya sarana pendidikan di Kecamatan Cibeunying Kidul menyebabkan jumlah penduduk juga bertambah. Para pedagang yang berjualan di sekitar sekolah dasar umumnya termasuk penduduk yang tidak menetap. Berdasarkan identifikasi masalah kerangka pemikiran tersebut di atas. penyediaan air bersih melalui ?DAM masih kurang memadai dan tidak menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Oleh karea itu makan dan minuman yang mereka jajakan atau dijual tidak dijamin kebersihannya. Sebagian besar jenis makanna dan minuman yang disukai dan dijual di sekitar sekolah dasar hanya mengandung karbohidrat saja sedangkan kadar protein. Andir 1171. . sedangkan beberapa daerah masih menggunakan air sungai untuk di konsumsi. Colh'.1.kemudian termasuk daerah transportasi yang padat terlebih ditunjang oleh faktor lain seperti rendahnya pengetahuan dan 5 Page 13 sikap perilaku masyarakat pengguna sehingga insiden diare pernah terjadi di kecamatan ini. kursus-kursus 5 buah dan madrasah sebanyak l buayh. baik penduduk yang menetap maupun penduduk yang tidak menetap_ Menurut data dari DepKes Kotamadya Bandung. 1.2. SLTA sebanyak 8 buah. sedangkan di kecamatan lain antara lain kecamatan Coblong hanya 1044.5. Sarana pembuangan air dan ventilasi udara karena pemukiman terlalu padat menjadi tidak memenuhi syarat kesehatan.

Penyakit ini sering mnyebabkan kematian terutama pada golongan' bayi dan anak.7.1 = koreksi konünyuitas 1. hipotesis akan diuji dengan uji Z. akan tetapi juga di negara lain terutama di negaramegara yang sedang berkembang (Adyatma.1. Diare dapat disebabkan oleh. Pemeriksaan dilakukan mulai bulan Mei 2004 sampai bulan Juni 2004 Page 15 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2. 1990). meskipun secara klinis sulit ditentukan penyebabnya (Pudjarwoto T. Sebaian besar penyakit diare adalah “self limiting disease". dengan rumus: Z a &m.Penelitian terhadap makanan dan minuman jajanan terdapat di sekitar Sekolah Dasar se. Diare bakteiialis akut atau gastroenteritis akut yang disebabkan oleh bakteri sampah saat ini masi merupakan masalah kesehatan masyarakat tidak saja di Indonesia. 1990). Penyakit ini pada umumnya disebabkan oleh kiunan atau bakteri patogen. Tempat dan Lama Penelitian Untuk pemeriksaan bahan penelitian dilalaikan di Laboratorium hriikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Bandung. . Pengambilan sampel dilakukan secara acak. p-q/N Keerangan : Z = angka baku distribusi normal X= jumlah jenis makanan!' minuman yang diperiksa N = banyaknya observasi independen P = proporsi populasi Q=1-P 0 . 1991). virus dan parasit. Penyebab utama dari penyakit diare adalah terganggungnya keseimbangan elektrolit tubuh sehingga tubuh kehiiazngancaitan yang tiba-tiba dan bila keadaan tersebut berlanjut akan mengakibatkan kematian (Bahan Kuliah Ilmu Kesehatan Anak. Definisi Dia re Penyakit diare adalah penyakit yang ditandai dengan perubahan bentuk dan konsistensi tinja melembek sampai mencair dan bertambahnya frekuensi berak lebih dari biasanya (Depkes. FKUP.Kecamatgan Cibeunying Kidal ini bersifat deskriptif studi. Penyakit diare adalah penyakit yang dapat menyerang setiap orang dari mulai bayi sampai orang dewasa. Penularan penyakit ini pada umumnya melalui makanan dan miurnan yang ktirang baik kebersihannya. 1980). bakteri.

1991).2. 2. cali (ETEC). AdenovinraNorwalk agent). Campylobacter jejum'. Salmonelia. P_ 1987). Keracunan makanan atau minuman baik yang disebabkan oleh bakteri maupun oleh bahan kimia. Penyakit diare merupakan masalah utama di kalangan anak-anak yang berumur antar 0 sampai 10 tahun dengan dasar rendahnya hygiene perorangan (Warsito. karena bila tidak segera diubati akan menyebabkan kematian penderita (Pudjaarwoto T. Shigella spp. Insidensi pada penderita yang berumur 12 tahun ke atas adalah 70 ~ 80% penderita antara 12 . Sampai saat ini penyakit diare di Jawa Barat meruupakan salah satu masalah kesehatgan utama denganseringnya kejadian wabah diare yang menimbulkan kepanikan masyarakat. Parasit: Protozoa. Sumber Waras adalah E. misalnya intoleran terhadap laktosa susu seperti yang dijumdpai pada susu kaleng atau juga terhadap susu sapi. Peradangan usus oleh agen penyebab: da. yaitu kekurangna energi protein. Penyakit diare merupakan salahsatu penyakit yang penularannya bersifat ordfekal. Vibrio choierae. 1990) l. Versinia enrerolitic). Cammlobacrer' jejum' dan Yer-Sima enteroliricąl ` (Süńoto. Cacing perut dan jamur 2.10% diatas 40 tahun (Juwono. dkk. c. E. Beberapa bakteri a Page 16 penyebab diare Salmonella spp. Penyebab umum penyakit diare pada tahun 1992 pad a anak dibawah usia I tahun di RS. perfiingens. 10 20% antara 30 dan 40 tahun dan hanyaS . menyebutkan bahwa Propnsi Jawa Barat merupakan daerah dengan jumlah kasus diare terbesar dibandingkan dengan propinsi lainnya di Indonesia (Pudjaarwoto T. vibrio parahaemolyticus. 1991). 9 Page 17 4. C. Staphyloccus qureus. eoligerdin' dari 60% anak laki-laki dan 40% anak perempuan (Komalarini dan Nyotosiswojo. baik untuk minum ataupun kebersihan. Bakten' (Vibrio cholerafihigella. cali (ET EC). .Air mempunyai peranan yang penting dalam kehidupan. Vikrus (Rotavinrs. E. 3. 1991). 1990)_ Laporan Dirjen PZM dan PLP Depkes tahun 1987. Clostridium botulinum. Faktor-faktor penyebab diare (menurut Ditjen P2M. Clostridium perfi-inges. Vrbrio parahaemolyticus. Tidak tahun terhadap makanan tertentu. Staphyfoccus auareus. tetapi juga dapat merupuakan media penularan penyakit.Keracunan gizi. b.30 taun. 1992). Bacillus cereus.

Salmonella 10% jumlah Merusak epitel . 1990). Epidemiologi diare Hasil beberapa survai di Indonesia. disamping negara anak yang lebih berkembang. Shigella 10% penyebab diare Menghasilkan _ -Silexnezi paling akut pada anak enterotoksin seting teljadi di balita. menunjukkan bahwa angka kesakitan diare untuk seluruh golongan umujr adalah berkisar antara 120 -360 per 1000 penduduk setiap tahun. Penyebab diare akut pada bayi dan anak PENYEBAB BQSUDEN PATOGENESIS KETERANGAN l. menelan makanna yag terkontarninasi. penyiapan dan penyimpanan makanan yang tidak semestinya. kurangnya fasilitas sanitasi dan higiene perorangan.23 menjadi 10.ditukarkan eholerae umumnya yang ' usus halus melalui makann berumur 2-10 tahun dan air pada daerah yang baru teiianekit biasanya dimulai pada orang dewasa " 4. Faktor-faktor lain seperti : Kurangnya penyediaan air bersih. namun .menyebabkan non tifoid penyebab diare pada ileum gastroenteritis anak anak di negara _.5.penularan berkembang melalui makanan dan minuman {dikutip dari Pelzcar. lokasi penjualan yang dekat dengan sumber pencemaran. Pada akhir Repelita IV angka kematian bayi sudah turun dari 98 menjadi 58 per 1000 kelahiran hidup dan angka kematian anak balita dari 17. besar dan dewasa -Sdysentrie l penyebab epidemi 3. 1991). Tabel 1. Laporan Dirjen PZM dan PLP Depkes tahun 1987. 1937) 10 Page 18 2. Imuno deńsiensi. rendahnya pengetahuan dan ketidaktahuan. dkk.3.000 penduduk (Depkes R1. \librie Di daerah endemi Penyebab sekretori . atau 60% dari semua kesakitan diare. 6.6 per 1000 anak balita. sikap dan perilaku manusia. ETEC 25% penyebab Menghasilkan -penulaxan diaare dinegara enterotoksin melajui ornfekal berkembang 2. 12% dan' semua kematian pada semua golongan umur disebabkan diare atau 84A per 100.menyebutkan bahwa Propinsi Jawa Barat merupakan daerah dengan jumlah kasus diare terbesar dibadingkan dengan propinsi lainyadi Indonesia (Pudjarwoto.

Agen infeksius yang menyebabkan penyakit diare biasanyaditularkan melalui jaIuroro-fekal. 2. Patogenesis bakteri Bakteri enterik patogen mengadakan perlekatan pada sel-sel epitel usus dan menghasilkan enterotoksin. Selain . PZM.kurangnya sarana kebersihan (pembuangan tinja yang tidak higienis) . Kuman-kuman patogen tersebut pada umumnya akan mengeluarkan toksin yang dapat menyerang dinding usus sehingga timbullah diare.diperkirakan pada awal Repeiita V masih terdapat kemaian karena diare sebesar 5 per 1000 balita atau sekurang-kurangnya 135.kekurangan gizi .tidak memadainya penyediaan air bersih .penyiapan dan penyimpanan makanan yang tidak semestinya.4.kebesihan perorangn dan lingkungan yang jelek II Page 19 . bahkan ada beberapa strain dapat memasuki permukaan sel epitel usus dan menimbulkan enteropatogen yang mengakibatkan terjadinya diare atau sepsis pada neotatus. Sebagai contoh racun yang dikeluarkan oleh Staphyloeoei akan segera menyerang tubuh dalam 1-2 jam dan ini akan menyebabkan muntah dan mencret. Bakteri enteropatogen ini tertelan. Masuknya patogen-patogen tersebut dapat melalui makanan atau minuman yang tidak dimasak dengan baik. kemudian survive melalui asam lambang. berpoliferasi dilmnen usus membentuk koloni di dusus halus dan kolon serta melekat pada enterosit.air tercemar oleh tinja . (dikutip dan' Buku Pegangan Diare. 1990). 1990).kurang kekebalan atau menurunnya daya tahun tubuh .000 kematian bayi dan anak balita karena diare setiap tahunnya. Depkes. Bakteri bennultipilikasi sehingga menimbulkan gangguan reabsorpisi cairan dalam lumen usus Teijadilah peningkatan sekresi kelenjargkelenjar pencernaan secara berlebihan ke iumen usus.kontak dengan tangan yang terkontaminasi Beberapa faktor yang dikaitkan dengan bertambahnya penularan kuman enteropatogen perut termasuk : . lalu mengsekresikan enterotoksin. Selain itu masih ada 49-080 kemtian karena diare pada penduduk lebih dari 5 tahun (Depkes. Sedangkanzat racun! toksin yang berasal dari Salmonella baru akan menyerang setelah 12-24 jam. . terutama karena: .berkurangnya keasaman larnbung.menelan makanan yang terkontaminasi . Sehingga menimbulkan kehilangan cairan elektrolit dan basa dalam jumlah besar melalui tinja (Amalia A. Enterotoksin kemudian menyebar ke mukosa usus. 1994).

mengadakan invasi ke dalam mukosa usus ataupun dengan kemampuan bakteri untuk mengadakan koonisasi dan pelekatan pada mukosa usus. Dari hasil penelitian para ahli diketahui bahwa jenis E. Dua faktor penting virulensi_ BTEC adalah: 1. soli dapat menyebabkan penyakit diare melalui berbagai mekanisme. Escherichia cali E.muntah dan diare..pada resepter enterosit usus halus. berubah menjadi oportunis patogen bila hidup di luar usus. EHEC dan EAAEC (Iwan S. danmerasaslelah. Penularan biasanya terjadi melalui _makanan yang terkontaminasi dan air. yaitu BTEC. interaksi yang berbeda dengan mukosa intestin. 2. EIEC. akan meerasa demam. Faktor pembentukan koloni yang memungkinkan BTEC menempel . 1991). seperti mengeluarkan enterotoxin. Eeoli merupakan 25% penyebab seluruh diare dinegara berkembang. BTEC merupakan penyebab utama dehidrasi karena diare pada anak balita dan orang dewasa..dewasa terutama di negara-negara yang sedang berkembang. 'Ada 5 golongan diaregenik E. coli yang memproduksi enferotoxin merupakan penyebab diare yang penting pada bayi. Gen untuk faktor pembentukan koloni dan untuk pembentukan enterotoksin terdapatdalam plasma dan dapat ditularkan. 1992). r. nyeri otot. BTEC menghasilkan enterotoksin yangtdak tahan panas (LT) dan yang tahan panas (ST). dan perbedaan OH serotip. serta lebih sering terjadi pada musim panas (Jawetz. celi berdasarkan virulensinyha. dalam jumlah banyak bersama-sama dengan tinja dapat mencemari lingkungan (Asnrita. penderita juga. anak maupun orang . yang menyebabkan sekresiakhir cairan dan . 1977) E. -BAKTERI-BAKTERI PENYEBAB DIARE l. ennterotoksin. EPEC. coli merupakan flora normal komensal yang paling banyak pada usus manusia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful