P. 1
Contoh Isi Buku: Suluk Begja : Pitutur Keselamatan Dunia Akhirat (E-book)

Contoh Isi Buku: Suluk Begja : Pitutur Keselamatan Dunia Akhirat (E-book)

|Views: 16|Likes:
Published by bisnis2030
Suluk Begja, adalah sekumpulan syair-syair religi islami yang ditulis dalam bahasa Jawa oleh sang pujangga spiritual ini.
Suluk Begja, adalah sekumpulan syair-syair religi islami yang ditulis dalam bahasa Jawa oleh sang pujangga spiritual ini.

More info:

Categories:Topics, Art & Design
Published by: bisnis2030 on Mar 09, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

11/30/2013

Suluk Begja

Pitutur Keselamatan Dunia Akhirat
Ki Ageng Mantyasih

Garudhawaca 2012
1

SULUK BEGJA

Pitutur Keselamatan Dunia Akhirat
Penulis : Ki Ageng Mantyasih penyunting : M Ahmad Jalidu desain sampul : Muchammad Muadib 11 x 18 cm : 100 hal. ISBN : 978-979-18632-1-6 diterbitkan oleh : garudhawaca Terbit pertama : 2012 -----------------------------------------------------------------© garudhawaca 2012 Pastikan Anda mendapatkan buku ini melalui cara-cara yang shalih dan tidak melukai. ------------------------------------------------------------------

Garudhawaca Digital Book and POD http://garudhawaca.web.id garudhawaca@gmail.com

2

Salam ... Teriring salam hormat kami, buku ini kami sembahkan kepada Anda, Para Pencari Tuhan, Pecandu Spiritualitas. Ki Ageng Mantyasih, seorang spiritualis muda yang penuh dengan gelegak haus akan kesejatian dan mengembara menyusuri goa-goa terjal agama dan ketuhanan, telah mendapatkan jalur favoritnya dalam khasanah spiritual Islam bernafaskan budaya Jawa. Darinya lah, lahir syair-syair Jawa yang lembut dan agung ini. Dan sebagai bukti cintanya kepada semua golongan, maka ia pun mencantumkan arti kata dalam bahasa Indonesianya. Mari, merayakan anugerah kehidupan, dan terus mengejar “sangkan paraning dumadi” kita. Selamat membaca... Garudhawaca.

3

“Wong urip neng alam dunya Saumpama mampir ngombe. Mung sedela mung sa’derma Nrimo kanti ati rila”

Orang hidup di alam dunia Sebagaimana mampir minum Hanya sebentar, hanya (dalam rangka) sebuah bakti Menerima (segala ketentuan) dengan hati rela

6

“Nglampahi dawuhe Allah Sing wajibe dilakoni Sing sunnah diurip-urip Ngasah ati nganti lantip”

Melaksanakan perintah Allah. Yang wajib dilakukan. Yang sunnah dihidupkan. Mengasah hati (nurani) sampai tajam.

7

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->