Jenis Limbah Industri

Limbah berdasarkan nilai ekonominya dirinci menjadi limbah yang mempunyai nilai
ekonomis dan limbah nonekonomis. Limbah yang mempunyai nilai ekonomis yaitu limbah dengan proses lanjut akan memberikan nilai tambah. Misalnya: tetes merupakan limbah pabrik gula. Tetes menjadi bahan baku untuk pabrik alkohol. Ampas tebu dapat dijadikan bahan baku untuk pabrik kertas, sebab ampas tebu melalui proses sulfinasi dapat menghasilkan bubur pulp. Banyak lagi limbah pabrik tertentu yang dapat diolah untuk menghasilkan produk baru dan menciptakan nilai tambah. Limbah nonekonomis adalah limbah yang diolah dalam proses bentuk apapun tidak akan memberikan nilai tambah, kecuali mempermudah sistem pembuangan. Limbah jenis ini yang sering menjadi persoalan pencemaran dan merusakkan lingkungan; Dilihat dari sumber limbah dapat merupakan hasil sampingan dan juga dapat merupakan semacam "katalisator". Karena sesuatu bahan membutuhkan air pada permulaan proses, sedangkan pada akhir proses air ini harus dibuang lagi yang ternyata telah mengandung sejumlah zat berbahaya dan beracun. Di samping itu ada pula sejumlah air terkandung dalam bahan baku harus dikeluarkan bersama buangan lain. Ada limbah yang terkandung dalam bahan dan harus dibuang setelah proses produksi. Tapi ada pula pabrik menghasilkan limbah karena penambahan bahan penolong. Sesuai dengan sifatnya, limbah digolongkan menjadi 3 bagian, yaitu: limbah cair, limbah gas/asap dan limbah padat. Ada industri tertentu menghasilkan limbah cair dan limbah padat yang sukar dibedakan. Ada beberapa hal yang sering keliru mengidentifikasi limbah cair, yaitu buangan air yang berasal dari pendinginan. Sebuah pabrik membutuhkan air untuk pendinginan mesin, lalu memanfaatkan air sungai yang sudah tercemar disebabkan oleh sektor lain. Karena kebutuhan air hanya untuk pendinginan dan tidak untuk lain-lain, tidaklah tepat bila air yang sudah tercemar itu dikatakan bersumber dari pabrik tersebut. Pabrik hanya menggunakan air yang sudah air yang sudah tercemar pabrik harus selalu dilakukan pada berbagai tempat dengan waktu berbeda agar sampel yang diteliti benar-benar menunjukkan keadaan sebenarnya. Limbah gas/asap adalah limbah yang memanfaatkan udara sebagai media. Pabrik mengeluarkan gas, asap, partikel, debu melalui udara, dibantu angin memberikan

jangkauan pencemaran yang cukup luas. Gas, asap dan lain-lain berakumulasi/bercampur dengan udara basah mengakibatkan partikel tambah berat dan malam hari turun bersama embun. Limbah padat adalah limbah yang sesuai dengan sifat benda padat merupakan sampingan hasil proses produksi. Pada beberapa industri tertentu limbah ini sering menjadi masalah baru sebab untuk proses pembuangannya membutuhkan satu pabrik pula. Limbah penduduk kota menjadikan kota menghadapi problema kebersihan. Kadang-kadang bukan hanya sistem pengolahannya menjadi persoalan tapi bermakna, dibuang setelah diolah. Menurut sifat dan bawaan limbah mempunyai karakteristik baik fisika, kimia maupun biologi. Limbah air memiliki ketiga karakteristik ini, sedangkan limbah gas yang sering dinilai berdasarkan satu karakteristik saja seperti halnya limbah padat. Berbeda dengan limbah padat yang menjadi penilaian adalah karakteristik fisikanya, sedangkan karakteristik kimia dan biologi mendapat penilaian dari sudut akibat. Limbah padat dilihat dari akibat kualitatif sedangkan limbah air dan limbah gas dilihat dari sudut kualitatif maupun kuantitatif.

Limbah Cair
Limbah cair bersumber dari pabrik yang biasanya banyak menggunakan air dalam sistem prosesnya. Di samping itu ada pula bahan baku mengandung air sehingga dalam proses pengolahannya air harus dibuang. Air terikut dalam proses pengolahan kemudian dibuang misalnya ketika dipergunakan untuk pencuci suatu bahan sebelum diproses lanjut. Air ditambah bahan kimia tertentu kemudian diproses dan setelah itu dibuang. Semua jenis perlakuan ini mengakibatkan buangan air.

Limbah Gas dan Partikel
Udara adalah media pencemar untuk limbah gas. Limbah gas atau asap yang diproduksi pabrik keluar bersamaan dengan udara. Secara alamiah udara mengandung unsur kimia seperti O2, N2, NO2, CO2, H2 dan Jainlain. Penambahan gas ke dalam udara melampaui kandungan alami akibat kegiatan manusia akan menurunkan kualitas udara. Zat pencemar melalui udara diklasifikasikan menjadi dua bagian yaitu partikel dan gas. Partikel adalah butiran halus dan masih mungkin terlihat dengan mata telanjang seperti uap air, debu, asap, kabut dan fume-Sedangkan pencemaran berbentuk gas

antara lain adalah plastik.tanya aapat dirasakan melalui penciuman (untuk gas tertentu) ataupun akibat langsung. Limbah anorganik yang dapat di daur ulang. Limbah organik ialah limbah yang dapat diuraikan oleh organisme detrivor karena berasal dari bahan-bahan organik. atau penghancuran . seperti plastik. pembakaran (incineration). NOx. Berdasarkan komponen penyusunnya. hidrokarbon dan lain-lain. Di hutan. diolah kembali kemudian dibuang dan dibakar. seperti mineral. Limbah ini dapat dikategorikan menjadi dua bagian. misalnya kulit pisang. minyak bumi dan berasal dari proses industri. atau kotoran ayam. sifat. dan kaca. Limbah anorganik adalah limbah yang tidak dapat diuraikan oleh organisme detrivor atau diuraikan tetapi dalam jangka waktu yang lama. seperti botol. Contoh limbah organik ialah limbah yang berasal dari tumbuhan dan hewan. Bagi limbah padat yang tidak punya nilai ekonomis dapat ditangani dengan berbagai cara antara lain ditimbun pada suatu tempat. CO2. Gas-gas ini antara lain SO2. Ciri. limbah yang dapat didaur ulang tersebut harus diolah terlebih dahulu dengan cara sanitary landfill. dan kaleng. Bahan yang diuraikan berasal dari sumber daya alam yang tidak dapat diperbaruhi. lingkungan tersebut berada dalam keseimbangan atau stabil. plastik. Jika komponen biotik berada dalam komposisi yang proporsional antara tingkat trofik dengan komponen abiotik yang mendukung kehidupan komponen biotik. Namun. Limbah organik dapat dimanfaatkan baik secara langsung (contohnya untuk makanan ternak) maupun secara tidak langsung melalui proses daur ulang (contohnya pengomposan dan biogas). CO. bubur yang berasal dari sisa proses pengolahan. potongan logam dan kedua limbah padat yang tidak punya nilai ekonomis. logam. yaitu limbah padat yaitu dapat didaur ulang. Produksi limbah yang berlebihan dapat menimbulkan masalah bagi lingkungan. macam polusi dan limbah Lingkungan terdiri dari komponen biotik dan abiotik. Contoh lingkungan aIami yang seimbang adalah hutan. tumbuhan sebagai produsen ada dalam jumlah yang mencukupi untuk perlindungan dan makanan bagi konsumen tiKegiatan yang dilakukan makhluk hidup banyak menghasilkan limbah. yaitu limbah organik dan limbah anorganik. tekstil. limbah dibedakan menjadi dua jenis. Limbah Padat Limbah padat adalah hasil buangan industri berupa padatan. lumpur.

Daya dukung lingkungan adalah kemampuan lingkungan mendukung kehidupan berbagai makhluk hidup di dalamnya. artinya dapat terjadi penurunan atau kenaikan populasi tiap jenis tumbuhan dan hewan serta berbagai komponen biotik. Keseimbangan lingkungan dapat menjadi rusak. Dengan demikian. Jika komponen biotik berada dalam . tikus. Hewan sebagai konsumen tingkat pertama berada dalam jumlah yang mencukupi untuk kehidupan konsumen tingkat kedua. Perubahan lingkungan dapat terjadi karena alam maupun aktivitas manusia. seperti burung pemakan tumbuhan. musang. seperti kelinci. Daya lenting lingkungan adalah kemampuan lingkungan untuk pulih kembali pada keadaan seimbang jika mengalami perubahan atau gangguan. misalnya penebangan hutan. Tumbuhan di hutan dapat berkembang dengan baik karena kondisi lingkungan abiotik yang sesuai. Jumlah rusa juga dapat berkembang kembali selama perburuan tidak dilakukan terusmenerus. Lingkungan terdiri dari komponen biotik dan abiotik. misalnya harimau. Perubahan komponen biotik dan abiotik dalam batas-batas tertentu tidak mengganggu keseimbangan lingkungan. Penebangan hutan secara besar-besaran mengakibatkan fungsi hutan sebagai penahan air hujan akan berkurang. Akibatnya hanya sedikit air yang terserap oleh tanah sehingga sebagian besar air akan mengalir sebagai air permukaan yang dapat mengakibatkan tanah longsor dan banjir. Bertambahnya kembali jumlah rusa setelah berkurangnya perburuan adalah contoh daya lenting lingkungan. Kemampuan hutan mendukung kelangsungan hidup harimau dengan adanya hewan mangsa adalah contoh daya dukung lingkungan. Jumlah masingmasing komponen biotik tersebut tidak mendominasi satu dengan yang lainnya sehingga terbentuk rantai makanan yang seimbang. dan ular. lingkungan mampu menanggulangi perubahan-perubahan selama perubahan tersebut masih dalam daya dukung dan daya lentingnya. artinya lingkungan menjadi tidak seimbang jika terjadi perubahan yang melebihi daya dukung dan daya lentingnya. Sebagai contoh jumlah rusa yang berkurang karena diburu manusia tidak berpengaruh terhadap kelangsungan hidup pemangsanya. misalnya harimau. rusa dan monyet. dan ayam hutan maka harimau akan memangsa hewan-hewan tersebut.ngkat pertama. Hilangnya pohon-pohon dapat mengakibatkan tidak adanya perakaran yang dapat menahan air hujan. Keseimbangan lingkungan tidak statis.(pulverisation). Selama masih ada hewan lain di hutan. Perubahan lingkungan yang disebabkan oleh manusia dan berakibat pada alam.

artinya dapat terjadi penurunan atau kenaikan populasi tiap jenis tumbuhan dan hewan serta berbagai komponen biotik. musang. Tumbuhan di hutan dapat berkembang dengan baik karena kondisi lingkungan abiotik yang sesuai. misalnya harimau. Keseimbangan lingkungan tidak statis. tikus. rusa dan monyet. Jumlah rusa juga dapat berkembang kembali selama perburuan tidak dilakukan terusmenerus. Kemampuan hutan mendukung kelangsungan hidup harimau dengan adanya hewan mangsa adalah contoh daya dukung lingkungan. Perubahan komponen biotik dan abiotik dalam batas-batas tertentu tidak mengganggu keseimbangan lingkungan. misalnya harimau. lingkungan mampu menanggulangi perubahan-perubahan selama perubahan tersebut . tumbuhan sebagai produsen ada dalam jumlah yang mencukupi untuk perlindungan dan makanan bagi konsumen tingkat pertama. Jumlah masingmasing komponen biotik tersebut tidak mendominasi satu dengan yang lainnya sehingga terbentuk rantai makanan yang seimbang. Bertambahnya kembali jumlah rusa setelah berkurangnya perburuan adalah contoh daya lenting lingkungan. seperti burung pemakan tumbuhan.komposisi yang proporsional antara tingkat trofik dengan komponen abiotik yang mendukung kehidupan komponen biotik. Selama masih ada hewan lain di hutan. dan ular. Dengan demikian. Daya dukung lingkungan adalah kemampuan lingkungan mendukung kehidupan berbagai makhluk hidup di dalamnya. Hewan sebagai konsumen tingkat pertama berada dalam jumlah yang mencukupi untuk kehidupan konsumen tingkat kedua. lingkungan tersebut berada dalam keseimbangan atau stabil. Daya lenting lingkungan adalah kemampuan lingkungan untuk pulih kembali pada keadaan seimbang jika mengalami perubahan atau gangguan. Contoh lingkungan alami yang seimbang adalah hutan. Di hutan. seperti kelinci. Sebagai contoh jumlah rusa yang berkurang karena diburu manusia tidak berpengaruh terhadap kelangsungan hidup pemangsanya. dan ayam hutan maka harimau akan memangsa hewan-hewan tersebut.

Akibatnya hanya sedikit air yang terserap oleh tanah sehingga sebagian besar air akan mengalir sebagai air permukaan yang dapat mengakibatkan tanah longsor dan banjir. Banjir lumpur panas Sidoarjo. Keseimbangan lingkungan dapat menjadi rusak.9 milyar per tahun. Semburan lumpur tersebut menurut data dari pertama kali mencapai volume 5000 meter kubik perhari. Penebangan hutan secara besar-besaran mengakibatkan fungsi hutan sebagai penahan air hujan akan berkurang. sehingga kerugian diperkirakan mencapai 10. Sejumlah upaya telah dilakukan untuk menangulangi luapan lumpur. diantaranya dengan membuat tanggul untuk membendung area genangan lumpur. Jawa Timur merupakan kasus menyemburnya lumpur panas yang diduga diakibatkan oleh aktivitas pengeboran untuk eksplorasi gas. kerugian oleh banjir lumpur panas tersebut mengakibatkan produksi tambak pada lahan seluas 989 hektar di dua kecamatan dan 1600 hektar di pesisir Sidoarjo mengalami kegagalan panen.000 meter kubik per hari. .000 meter kubik per hari. Namun tanggul akhirnya jebol. Menurut Menteri kelautan dan perikanan. Kemudian meningkat menjadi 40. Perubahan lingkungan yang disebabkan oleh manusia dan berakibat pada alam. misalnya penebangan hutan. dan sekarang ini mencapai 135. Perubahan lingkungan dapat terjadi karena alam maupun aktivitas manusia.masih dalam daya dukung dan daya lentingnya. Hilangnya pohon-pohon dapat mengakibatkan tidak adanya perakaran yang dapat menahan air hujan. artinya lingkungan menjadi tidak seimbang jika terjadi perubahan yang melebihi daya dukung dan daya lentingnya.

industri kertas. 2 Sulfur dioksida (SO2) nitrogen monoksida (NO) . kegiatan rumah tangga. Sumber pencemaran udara berasal dari kendaraan bermotor. 2. Industri sekunder. antara lain sebagai berikut: 1.TENTANG LIMBAH Kegiatan manusia mengubah lingkungan dilakukan karena adanya kebutuhan hidup. perkebunan. dan industri. peternakan. Sumber pencemaran udara berasal dari kegiatan alami dan aktivitas manusia. No Polutan Dihasilkan dari 1 Karbon dioksida (CO2) Pemakaian bahan bakar fosil (minyak bumi atau batubara). dan perdagangan. Kebutuhan ini akan menjadi semakin meningkat sejalan dengan meningkatnya jumlah penduduk. industri tekstil. industri pengolahan minyak bumi. transportasi. serta pembusukan. kehutanan. dan industri logam. Sumber pencemaran udara di setiap wilayah atau daerah berbeda-beda. mengolah hasil industri primer seperti industri makanan. pembakaran gas alam dan hutan. dan perikanan. Atmosfer merupakan lapisan udara yang menyelubungi bumi sampai ketinggian 300 km. Ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai hasil perkembangan budaya digunakan untuk mengembangkan berbagai industri yang dapat memenuhi kebutuhan manusia. respirasi. mengupayakan kebutuhan dari alam secara langsung. Industri primer. pertambangan. Industri tersier. Upaya pemenuhan kebutuhan menusia dipengaruhi oleh perkembangan budaya. 3. Perkembangan industri tidak hanya mengubah lingkungan tetapi juga menimbulkan pencemaran Pencemaran udara Pencemaran udara berhubungan dengan pencemaran atmosfer bumi. seperti pertanian. menghasilkan jasa atau pelayanan seperti industri informasi dan komunikasi.

misalnya gas buangan kendaraan. 3 Karbonmonoksida (CO) Pemakaian bahan bakar fosil (minyak bumi atau batubara) dan gas buangan kendaraan bermotor yang pembakarannya tidak sempurna. lemari es.Pemakaian bahan bakar fosil (minyak bumi atau batubara). dan perlengkapan yang menggunakan penyemprot aerosol. 4 Kloro Fluoro Carbon (CFC) Pendingin ruangan. .

. misalnya fenomena hujan asam dalam skala regional. Dampak pencemaran udara berskala makro. Jika di udara terdapat karbon monoksida. Ketika bahan bakar minyak tersebut dibakar. dan gas alam telah lama dilakukan untuk pemenuhan kebutuhan manusia terhadap energi. Misalnya untuk berbagai keperluan rumah tangga. karbon dioksida dilepaskan ke udara. udara yang tercemar gas karbon monoksida (CO) jika dihirup seseorang akan menimbulkan keracunan. Apakah dampak peningkatan CO2 terhadap lingkungan? Karbon monoksida (CO) Gas karbon monoksida (CO) merupakan gas yang tidak berbau. dan pertanian. Beberapa orang akan menderita defisiensi oksigen dalam jaringan tubuhnya ketika haemoglobin darahnya berikatan dengan karbon monoksida sebesar 5%. Pada skala mikro atau lokal. karbon monoksida dapat berasal dari pembakaran bahan bakar fosil serta proses industri.Dampak pencemaran udara dapat berskala mikro dan makro. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa jumlah karbon dioksida yang dilepaskan ke udara terus mengalami peningkatan. industri. minyak. dan tidak stabil. pencemaran udara berdampak pada kesehatan manusia. tidak berasa. sedangkan dalam skala global adalah efek rumah kaca dan penipisan lapisan ozon. Karbon monoksida dalam tubuh manusia lebih cepat berikatan dengan hemoglobin daripada oksigen. Misalnya. Seorang perokok haemoglobin darahnya sering ditemukan mengandung karbon monoksida lebih dari 10%. oksigen akan kalah cepat berikatan dengan hemoglobin. Karbon dioksida (CO2) Pembakaran bahan bakar fosil seperti batubara. Karbon monoksida yang berada di kota besar sebagian besar berasal dari pembuangan gas kendaraan bermotor yang gas-gas pembakarannya tidak sempurna. Selain itu. jika orang tersebut terlambat ditolong dapat mengakibatkan kematian.

Defisiensi oksigen dalam tubuh dapat menyebabkan seseorang menderita sakit kepala dan pusing. Tingginya konsentrasi sulfur dioksida di udara seringkali menimbulkan kerusakan pada tanaman pertanian dan perkebunan. Sulfur dioksida Sulfur dioksida dilepaskan ke udara ketika terjadi pembakaran bahan bakar fosil dan pelelehan biji logam. Oleh karena itu. Selain itu. radang paru-paru (pneumonia). ketika memanaskan mesin kendaraan di dalam garasi sebaiknya pintu garasi dibuka agar gas CO yang terbentuk tidak terakumulasi di dalam ruangan dan terhirup. konsentrasi senyawa tersebut menjadi lebih tinggi.% di udara dapat mengganggu metabolisme tubuh organisme. Pencemaran sulfur (sulfur oksida) di sekitar daerah pencairan tembaga dapat menyebabkan kerusakan pada vegetasi hingga mencapai jarak beberapa kilometer jauhnya.1. Konsentrasi SO2 yang masih diijinkan ialah antara 0.0 mg m-3. Peningkatan konsentrasi sulfur di atmosfer dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada manusia. Kandungan karbon monoksida yang mencapai 0. bahan polutan tersebut dapat merusak tumbuhan. Tumbuhan mengabsorbsi sulfur dioksida dari udara melalui stomata. Peroksiasil nitrat yang dibentuk di dalam jelaga sering menyebabkan iritasi pada mata dan paru-paru. .000 mg m-3 . terutama menyebabkan penyakit bronkitis.3 sampai 1. Nitrogen dioksida dihasilkan oleh gas buangan kendaraan bermotor. dan gagal jantung. Nitrogen oksida Nitrogen oksida memainkan peranan penting di dalam penyusunan jelaga fotokimia. yaitu 3. Akan tetapi. di daerah yang dekat dengan industri berat. Partikel-partikel ini biasanya sulit dibersihkan bila sudah mencapai alveoli sehingga menyebabkan iritasi dan mengganggu pertukaran gas.

Energi yang dihasilkan meningkatkan suhu rumah kaca sehingga rumah kaca menjadi panas. Hujan asam juga akan mengakibatkan berkaratnya benda-benda yang terbuat dari logam. Misalnya. sinar matahari dapat dengan mudah masuk ke dalamnya. dan danau. misalnya jembatan dan rel kereta api.Hujan asam Dua gas yang dihasilkan dari pembakaran mesin kendaraan serta pembangkit listrik tenaga disel dan batubara yang utama adalah sulfur dioksida (SO2) dan nitrogen dioksida (NO2). sungai. Selain itu. . serta rusaknya berbagai bangunan. Pada rumah kaca. Sinar yang dipantulkan ini tidak dapat keluar dari rumah kaca dan mengalami pemantulan berulang-ulang. Gejala ini disebut efek rumah kaca karena diumpamakan dengan fenomena yang terjadi di dalam rumah kaca. serta kesehatan manusia. Gas yang dihasilkan tersebut bereaksi di udara membentuk asam yang jatuh ke bumi bersama dengan hujan dan salju. Efek rumah kaca (green house effect) Efek rumah kaca merupakan gejala peningkatan suhu dipemukaan bumi yang terjadi karena meningkatnya kadar CO2 (karbon dioksida) di atmosfer. Hujan asam dapat mengakibatkan kerusakan hutan. dan perkebunan. air. Sebagian sinar matahari tersebut digunakan oleh tumbuhan dan sebagian lagi dipantulkan kembali ke arah kaca. hujan asam akan menyebabkan penurunan pH tanah. tanaman pertanian. sulfur dioksida berreaksi dengan oksigen membentuk sulfur trioksida. SO3 + H2O H2SO4 Uap air yang telah mengandung asam ini menjadi bagian dari awan yang akhirnya turun ke bumi sebagai hujan asam atau salju asam. 2 SO2 + O2 2 SO3 Sulfur trioksida kemudian bereaksi dengan uap air membentuk asam sulfat. sehingga mempengaruhi kehidupan organisme tanah.

dan kehidupan manusia. sedangkan daerah yang kering menjadi semakin kering. Lapisan ozon ini berfungsi menahan 99% radiasi sinar Ultra violet (UV) yang dipancarkan ke matahari. peternakan. Radiasi panas yang dipantulkan kembali ke ruang angkasa merupakan radiasi infra merah. Kenaikan suhu menyebabkan mencairnya gunung es di kutub utara dan selatan. Gas CFC (Chloro Fluoro Carbon) yang berasal dari produk aerosol (gas penyemprot).Di bumi. Sebagian radiasi infra merah tersebut dapat diserap oleh gas penyerap panas (disebut: gas rumah kaca). Seperti kaca dalam rumah kaca. Lapisan ozon terdapat pada lapisan atmosfer yang disebut stratosfer. perikanan. Sebagian radiasi dipantulkan oleh benda-benda yang berada di permukaan bumi ke ruang angkasa. Kondisi ini mengakibatkan naiknya permukaan air laut. Keadaan inilah yang menyebabkan suhu di permukaan bumi meningkat atau yang disebut dengan pemanasan global (global warning). kekeringan atau curah hujan yang tinggi di berbagai tempat dapat mempengaruhi produktivitas budidaya pertanian. misalnya suhu bumi meningkat rata-rata 3°C sampai 4°C pada abad ke-21. Penipisan lapisan ozon Lapisan ozon (O3) adalah lapisan gas yang menyelimuti bumi pada ketinggian ± 30 km diatas bumi. mesin pendingin dan proses pembuatan plastik atau karet busa. CFC yang berikatan dengan ozon menyebabkan . Gas penyerap panas yang paling penting di atmosfer adalah H2O dan CO2. Radiasi panas tersebut tidak diserap seluruhnya oleh bumi. jika sampai ke lapisan stratosfer akan berikatan dengan ozon. H2O dan CO2 tidak dapat menyerap seluruh radiasi infra merah sehingga sebagian radiasi tersebut dipantulkan kembali ke bumi. Efek rumah kaca menimbulkan perubahan iklim. sehingga menyebabkan berbagai kota dan wilayah pinggir laut akan tenggelam. radiasi panas yang berasal dari matahari ke bumi diumpamakan seperti menembus dinding kaca rumah kaca.

serta kerusakan tanaman budidaya pertanian. berupa sinar kosmis dan mineral-mineral radioaktif dalam batubatuan. radiasi dapat juga berasal dari luar angkasa.terurainya molekul ozon sehingga terjadi kerusakan lapisan ozon. Akan tetapi bentuk radiasi akibat aktivitas manusia akan menimbulkan polusi. cacat mental. . Penipisan lapisan ozon di beberapa tempat telah membentuk lubang seperti di atas Antartika dan kutub Utara. Selain berasal dari matahari. Pencemaran tanah Pencemaran tanah berasal dari limbah rumah tangga. radiasi matahari yang mengandung sinar ultraviolet dan gelombang infra merah. Dampak radiasi dapat dilihat pada tingkat genetik dan sel tubuh. Misalnya. Dampak genetik pada interfase menyebabkan terjadinya perubahan gen pada AND atau dikenal sebagai mutasi gen. Kerusakan tersebut antara lain gangguan pada rantai makanan di laut. serta mempengaruhi kesehatan manusia. Radiasi Makhluk hidup sudah lama menjadi objek dari bermacammacam bentuk radiasi. Kedua macam bentuk radiasi tersebut dapat mengancam kehidupan makhluk hidup. dan gangguan fisik lainnya serta leukemia. Sinar UV yang sampai ke bumi akan menyebakan kerusakan pada kehidupan di bumi. dan pertambangan. berupa penipisan lapisan ozon. Bentuk-bentuk radiasi berupa kegiatan uji coba bom nuklir dan penggunaan bom nuklir oleh manusia dapat berupa gelombang elektromagnetik dan partikel subatomik. Lubang ini akan mengurangi fungsi lapisan ozon sebagai penahan sinar UV. perkebunan. kegiatan pertanian. Dampak somatik (sel tubuh) adalah seseorang memiliki otak yang lebih kecil daripada ukuran normal.

Limbah pertanian Dalam kegiatan pertanian. persediaan oksigen dalam perairan tersebut semakin berkurang. air tersebut mengalir ke sungai. zat kimia pemberantas hama . dan berbagai keperluan lainnya. air. Setelah digunakan. Semakin ke hilir atau ke arah muara. Di sana dapat ditemukan Tubifex sp. mencuci. Sebagian dari air buangan terdiri atas komponen nitrogen. Sebaliknya. Air buangan rumah tangga atau dikenal sebagai limbah domestik mengandung 95% sampai 99% air dan sisanya berupa limbah organik . dan udara. misalnya bau. dan rasa. Selanjutnya. bahkan terdapat lapisan minyak. Pencemaran oleh mikroorganisme dan polutan lainnya dari sampah akan mengurangi kualitas air tanah. seperti urea dan asam urik yang kemudian akan terurai menjadi amoniak dan nitrit. penggunaan pupuk buatan. Selain itu limbah rumah tangga terpenting adalah sampah. Sampah dalam jumlah banyak seperti di kota-kota besar. memasak. limbah organik lebih terurai secara sempurna sehingga kandungan oksigen dalam air kembali normal. air dibuang atau mengalir ke selokan. dan laut. hewan air yang mampu hidup dengan baik di bawah kondisi defisiensi oksigen. Hewan dan tumbuhan air dapat tumbuh dengan baik. Tanah yang mengandung sampah diatasnya akan menjadi tempat hidup berbagai mikroorganisme penyebab penyakit. Air tanah yang menurun kualitasnya dapat terlihat dari perubahan fisiknya. air digunakan untuk minum.Limbah rumah tangga Dalam rumah tangga. Pada perairan yang dimasuki oleh limbah rumah tangga biasanya akan menyebabkan populasi ganggang menjadi meningkat pesat sebagai akibat banyaknya persediaan nutrien. seperti plastik dan logam sulit terurai sehingga berpengaruh pada kemampuan tanah menyerap air. Beberapa jenis sampah. berperan besar dalam pencemaran tanah. danau.. warna.

dan pemberantas tumbuhan pengganggu (herbisida) dapat mencemari tanah. Fungisida merupakan pestisida yang digunakan untuk mengontrol atau memberantas cendawan (fungi) yang dianggap sebagai wabah atau penyakit. dan air. Para petani menggunakan herbisida untuk mengontrol atau mematikan sehingga tanaman pertanian dapat tumbuh dengan baik. sehingga kesuburan tanah terganggu Tanah yang tercemar pupuk kimiawi. biji-bijian yang telah mendapat perlakuan fungisida yang mengandung metal merkuri tidak pernahdimanfaatkan untuk bahan makanan. sejak metal merkuri sangat beracun terhadap manusia. dan herbisida dapat mencemari sungai karena zat-zat tersebut dapat terbawa air . Insektisida merupakan bahan kimia yang digunakan untuk membunuh serangga hama. Fungisida dapat memberi dampak buruk terhadap lingkungan. Residu pestisida dan herbisida ini membahayakan kehidupan organisme tanah. Percobaan pada kelinci dan kera menggunakan dosis herbisida diatas 25% menunjukkan bahwa pemberian makanan dan minuman yang dicampur herbisida dapat menyebabkan organ hati dan ginjal hewan tersebut mudah terkena tumor dan kanker. Senyawa organoklorin utama di dalam insektisida adalah DDT (Dikloro Difenil Trikloroetana) dapat membunuh mikroorganisme yang sangat penting bagi proses pembusukan. pestisida. Penyemprotan fungisida dapat melindungi tanaman pertanian dari serangan cendawan parasit dan mencegah biji (benih) menjadi busuk di dalam tanah sebelum berkecambah. Akan tetapi. Jenis pestisida ini sudah digunakan manusia sejak lama. Pestisida dan herbisida memiliki sifat sulit terurai dan dapat bertahan lama di dalam tanah.(pestisida). Herbisida merupakan pestisida yang 40% produknya sudah digunakan di dunia.

Pada penambangan emas. pertambangan minyak lepas pantai. akhirnya mengendap di tanah. misalnya pengerukan pasir. dan akhirnya mati. Sumber pencemaran air. organisme tanah. Merkuri tergolong sebagai bahan berbahaya dan beracun yang dapat mematikan tumbuhan. yang selanjutnya berpengaruh terhadap produktivitas tanaman. Pertambangan Aktivitas penambangan bahan galian juga dapat menimbulkan pencemaran tanah. dan akan retak-retak pada musim kemarau. seperti danau dan sungai. Penggunaan bahan-bahan kimiawi secara terus menerus akan mengakibatkan kerusakan tekstur tanah. dan mengganggu kesehatan manusia.hujan atau erosi. industri. serta kebocoran kapal tanker pengangkut minyak. serta perairan laut. pertanian. Pencemaran tanah oleh pestisida dan herbisida terjadi saat dilakukan penyemprotan. Limbah rumah tangga . berkurang produksinya. polusi tanah terjadi akibat penggunaan merkuri (Hg) dalam proses pemisahan emas dari bijinya. Tanaman menjadi layu. Salah satu kegiatan penambangan yang memiliki pengaruh besar mencemarkan tanah adalah penambangan emas. limbah rumah tangga. tanah mengeras. Sisa-sisa penyemprotan tersebut akan terbawa oleh air hujan. pelebaran sungai. Penggunaan pupuk buatan secara berlebihan menyebabkan tanah menjadi masam. Pencemaran air Pencemaran air meliputi pencemaran di perairan darat.

pestisida. sampah. ikan. Peningkatan tersebut mengakibatkan pertumbuhan ganggang atau enceng gondok menjadi pesat (blooming). Residu pestisida seperti DDT yang terakumulasi dalam tubuh ikan dan biota lainnya dapat terbawa dalam rantai makanan ke tingkat trofil yang lebih tinggi. dan herbisida dapat meracuni organisme air. maka kehidupan biota air seperti ikan terancam. Limbah pertanian Kegiatan pertanian dapat menyebabkan pencemaran air terutama karena penggunaan pupuk buatan. dan kotoran ke bendungan. terutama di daerah perkotaan. dan anorganik memberikan andil cukup besar dalam pencemaran air sungai. serta laut dapat menyebabkan meningkatnya zat-zat hara di perairan. yaitu manusia. sampah organik dan anorganik yang mengandung miikroorganisme dapat menimbulkan penyakit.Limbah rumah tangga seperti deterjen. pestisida. Pertumbuhan ganggang atau enceng gondok yang cepat dan kemudian mati membutuhkan banyak oksigen untuk menguraikannya. danau. Pencemaran air oleh pupuk. Sungai yang tercemar deterjen. seperti plankton. Fenomena ini disebut sebagai eutrofikasi. dan herbisida. Setiap tahun diperkirakan . Proses penguraian sampah dan deterjen memerlukan oksigen sehingga kadar oksigen dalam air dapat berkurang. terutama bagi masyarakat yang mengunakan sungai sebagai sumber kehidupan sehari-hari. Kondisi ini mengakibatkan kurangnya oksigen dan mendorong terjadinya kehidupan organisme anaerob. Selain itu. masuknya pupuk pertanian. sampah organik. Limbah pertambangan Pencemaran minyak di laut terutama disebabkan oleh limbah pertambangan minyak lepas pantai dan kebocoran kapal tanker yang mengangkut minyak. hewan yang meminum air tersebut dan juga manusia yang menggunakan air tersebut untuk kebutuhan seharihari. Jika kadar oskigen suatu perairaan turun sampai kurang dari 5 mg per liter.

Minyak yang menempel pada bulu burung dan insang ikan mengakibatkan kematian hewan tersebut.jumlah kebocoran dan tumpahan minyak dari kapal tanker ke laut mencapai 3. Tumpahan minyak merusak kehidupan di laut.6 juta ton. diantaranya burung dan ikan.9 juta ton sampai 6. .

yaitu : a. kaca. bubur yang berasal dari sisa kegiatan dan atau proses pengolahan. Limbah padat adalah hasil buangan industri yang berupa padatan. limbah . pengolahan limbah ini sifatnya untuk mempermudah sistem pembuangan. Contohnya : limbah dari pabrik tapioka yang berupa onggok. Contohnya : limbah dari pabrik gula yaitu tetes. limbah dari pabrik pengalengan jamur. Limbah pabrik tahu masih banyak mengandung protein dapat dimanfaatkan sebagai media untuk pertumbuhan mikroba misalnya untuk produksi Protein Sel Tunggal/PST atau untuk alga. limbah yang memiliki nilai ekonomis limbah yang dengan proses lebih lanjut/diolah dapat memberikan nilai tambah. termasuk di sini limbah B3. limbah dari industri pengolahan unggas. 2. onggok. . tekstil. Limbah padat dibagi 2. dan lain-lain. limbah dari pabrik gula berupa bagase. ampas tebunya dapat dijadikan bubur pulp dan dipakai untuk pabrik kertas.PENANGANAN LIMBAH Limbah adalah bahan sisa pada suatu kegiatan dan/atau proses produksi. dapat dipakai sebagai bahan baku pabrik alkohol. Limbah Cair adalah sisa dari proses usaha dan/atau kegiatan yang berwujud cair. b. misalnya Chlorella sp. Contohnya:limbah pabrik tekstil yang biasanya terutama berupa zat-zat pewarna Berdasarkan sifatnya limbah dapat dibedakan menjadi : 1. Contohnya antara lain : Limbah dari pabrik tahu dan tempe yang banyak mengandung protein. limbah non ekonomis limbah yang tidak akan memberikan nilai tambah walaupun sudah diolah. tidak dapat didegradasi contoh plastik. 2. lumpur. Limbah dapat dibedakan berdasarkan nilai ekonomisnya dapat digolongkan dalam 2 golongan yaitu : 1. potongan logam. dapat didegradasi. contohnya sampah bahan organik.

Saringan trickling memiliki 3 sistem utama yaitu: . Contohnya : limbah dari pabrik semen Proses Pengolahan limbah dapat dilakukan dengan cara : a.Lumpur aktif (Activated Sludge) Lumpur adalah materi yang tidak larut yang selalu nampak kehadirannya di dalam setiap tahap pengolahan. Kegunaannya untuk mengolah air buangan dengan mekanisme aliran air yang jatuh dan mengalir perlahan-lahan melalui lapisan batu untuk kemudian disaring. Proses pengolahan secara aerobik : Prinsip pengolahan secara aerobik adalah menguraikan secara sempurna senyawa organik yang berasal dari buangan di dalam periode waktu yang relatif singkat.Saringan trickling (Trickling Filter) Merupakan suatu bejana yang tersusun oleh lapisan materi kasar. jumlah sumber nutrien 2. Limbah gas/asap adalah sisa dari proses usaha dan/atau kegiatan yang berwujud gas/asap. 3. tersusun oleh serat-serat organik yang kaya akan selulosa dan di dalamnya terhimpun kehidupan mikroorganisme .dari industri pengolahan susu. keras dan kedap air. jumlah oksigen Contoh dari proses pengolahan limbah secara aerobik antara lain : . Penguraian dilakukan terutama dilakukan oleh bakteri dan hal ini dipengaruhi oleh : 1.

(c) Kolam pengoksidaan juga dapat digunakan untuk mengolah air sisa industri dan air yang mengandung logam berat.Parit oksidasi (Oxidation Ditch) . Sehingga tidak sesuai jika dibuat di kawasan yang tanahnya mahal. Ikan dapat dibiakkan dalam kolam maturasi. kolam maturasi.1. (b) Alga yang hidup dalam kolam mempunyai potensi sebagai sumber protein yang tinggi dan dapat digunakan untuk perikanan. Distributor 2. Hal ini terjadi jika tidak ada cahaya matahari (ketika hujan dan waktu malam). (c) Untuk membuat kolam pengoksidaan diperlukan kawasan yang luas jika dibandingkan dengan sistem konvensional yang lain.Pencernaan aerobik . Pengolahan 3. Kebutuhan pengoperasiannya minimum. Kekurangan kolam pengoksidaan seperti berikut: (a) Kolam pengoksidaan ini untuk mengalirkan efluen dengan kepekatan suspended solis (SS) dan BOD yang tinggi (b) Pengeluaran bau yang busuk mengganggu penduduk yang tinggal di sekitar kolam ini. dan kolam anaerob. kelebihan kolam ini : (a) Beban BOD pada kadar rendah dapat menghasilkan kualitas efluen sehingga 97 %. Pengumpul . . (d) Pengoperasiannya mudah. Terdapat beberapa kolam yang utama digunakan yaitu kolam fakultatif.Kolam oksidasi/stabilisasi (Oxidation Ponds) Kolam ini tidak memerlukan biaya yang mahal.

Digunakan antara lain untuk menangani limbah kota.Dibandingkan dengan proses lumpur aktif konvensional.Kontraktor biologik berputar (rotating biological contractor) Analog dengan rotating trickling filter/penyaring menetes berputar.Perabukan Cairan Merupakan suatu proses penanganan limbah organik yang pekat secara aerobik dimana energi yang berasal dari oksidasi limbah dilakukan oleh mikroorganisme dihasilkan pada suhu operasi yang dinaikkan. produksi babi dan unggas. b. yaitu efisiensi penurunan BOD dapat mencapai 85%-90% (dibandingkan 80%-85%) dan lumpur yang dihasilkan lebih sedikit. axidation ditch mempunyai beberapa kelebihan. pengolahan sayuran dan indutri perekat dan kertas. Keberhasilan proses perabukan cairan ditentukan oleh aerob yang dapat memindahkan oksigen yang cukup untuk memnuhi kebutuhan oksigen dari campuran cairan yang pekat. Senyawa berbentuk anorganik . . Proses pengolahan secara anaerobik Proses pengolahan secara anaerobik terjadi disebabkan oleh adanya aktivitas mikroorganisme pada saat tidak ada oksigen bebas. air limbah yang berasal dari industri pengemasan daging. minuman keras dan anggur. meningkatkan laju reaksi oleh mikroorganisme dan membantu menghasilkan stabilitas bahan organik yang cepat dan detuksi patogen. babi dan susu. Selain efisiensi yang lebih tinggi (90%-95%). Naiknya suhu akan menyebabkan : kekentalan padatan total tertinggi menurun (di bawah kondisi aerob).Karusel . susu dan keju. . Proses ini digunakan pada rabuk sapi.

Kecepatan degradasi biopolimer tergantung pada jumlah jenis bakteri yang ada dalam reaktor. maka pengolahan dilakukan secara anaerobik. • Fermentasi gula dan asam amino. Tahapan yang terjadi dalam proses anaerobik adalah : 1. sehingga membutuhkan waktu yang lebih panjang antara dua sampai lima hari untuk penggandaannya.atau organik pekat yang umumnya berasal dari industri sukar atau lambat sekali untuk diolah secara aerobik. • Dekarboksilasi asam asetat menjadi metan. Hasil akhir pengolahan secara anaerobik adalah CO2 dan CH4. regressi dalam stadia asam 3. Sedangkan kelemahan proses pengolahan cara anaerobik adalah pada kemampuan pertumbuhan bakteri metan yang sangat rendah. • B – oksidasi anaerobik asam lemak rantai panjang dan alkohol. fermentasi dalam stadia basa Prinsip proses pengolahan secara anaerobik adalah menghilangkan atau mendegradasi bahan karbon organik dalam limbah cair atau sludge. fermentasi dalam stadia asam 2. Keuntungan proses secara anaerobik adalah tidak membutuhkan energi untuk aerasi. efisiensi dalam mengubah substrat dengan kondisi-kondisi waktu . lumpur atau sludge yang dihasilkan sedikit. • Oksidasi hidrogen menjadi metan. sehingga diperlukan reaktor yang bervolume cukup besar. polutan yang berupa bahan organik (misalnya : polisakarida. Proses degradasi dalam pengolahan secara anaerobik tersebut dibagi dalam beberapa tahap : • Hidrolisi molekul organik polimer . • Oksidasi anaerobik produk antara seperti asam lemak (kecuali asam asetat). protein dan lemak) hampir semuanya dikonversi ke bentuk gas metan (biogas) yang memiliki nilai kalor cukup tinggi.

Proses Dua Tahap . supaya mikroorganisme didalam reaktor tidak keluar dari reaktor atau wash out.tinggal substrat di dalam reaktor. yaitu : . kecepatan alir efluen. temperatur dan pH yang terjadi di dalam bioreaktor maka reaksi kecepatan terbatas. Minimum waktu tinggal harus lebih besar dari waktu generasi metan sendiri. 1977) Contoh pengolahan secara aerobik antara lain : lagun anaerobik. Bioremediasi Bioremediasi merupakan suatu teknologi inovatif pengolahan limbah. bakteri). serta ramah dan aman bagi lingkungan. temperatur dan pH di dalam bioreaktor. dengan biaya operasi yang relatif murah.Cara Konvensional . Bioremediasi adalah proses pembersihan pencemaran tanah dengan menggunakan mikroorganisme (jamur. . yang dapat menjadi teknologi alternatif dalam menangani pencemaran yang diakibatkan oleh kegiatan pertambangan di Indonesia. kecepatan alir efluen. Bioremediasi ini teknik penanganan limbah atau pemulihan lingkungan. akan cenderung membentuk metan dari asam asetat dan dari asam lemak dengan kondisi stabil atau steady state.Proses Menggunakan Saringan Anaerobik (Loehr. Faktor lain yang mempengaruhi proses antara lain waktu tinggal atau lamanya substrat berada dalam suatu reaktor sebelum dikeluarkan sebagai sebagai supernatan atau digested sludge (efluen).Proses Dua Tahap dengan Daur Ulang Padatan . Bioremediasi bertujuan untuk memecah atau mendegradasi zat pencemar menjadi bahan yang kurang beracun atau tidak beracun (karbon dioksida dan air). Penanganan limbah secara anaerobik ada 4 jenis proses. reaksi substrat dengan kondisi seperti waktu tinggal substrat di dalam reaktor. Jika substrat yang mudah larut dominan. digester dan filter anaerobik.

Sementara bioremediasi ex-situ atau pembersihan off-side dilakukan dengan cara tanah yang tercemar digali dan dipindahkan ke dalam penampungan yang lebih terkontrol. mampu meremediasi jenis kontaminan dan jenis tanah yang lebih beragam. venting (injeksi). mampu me-remediasi jenis kontaminan dan jenis tanah yang lebih beragam. yaitu mikroorganisme yang memiliki kemampuan biotransformasi khusus 3. Sedangkan keunggulannya antara lain proses bisa lebih cepat dan mudah untuk dikontrol. tanah tersebut disimpan di bak/tanki yang kedap. Bioremediasi ex-situ meliputi penggalian tanah yang tercemar dan kemudian dibawa ke daerah yang aman. Pembersihan on-site adalah pembersihan di lokasi. kemudian zat pembersih dipompakan ke bak/tangki tersebut. yaitu in-situ (atau on-site) dan ex-situ (atau off-site). dsb 2. stimulasi aktivitas mikroorganisme asli (di lokasi tercemar) dengan penambahan nutrien. dan bioremediasi. terdiri dari pembersihan. sifat dan struktur geologis lapisan tanah. Caranya yaitu. Selanjutnya zat pencemar dipompakan keluar dari bak yang kemudian diolah dengan instalasi pengolah air limbah. dan lebih mudah dikontrol dibanding dengan bioremediasi in-situ. penggunaan tanaman (phytoremediation) untuk menghilangkan atau mengubah pencemar.Ada dua jenis bioremediasi. kelembaban tanah. derajat keasaman tanah. Ada 4 teknik dasar yang biasa digunakan dlm bioremediasi: 1. Kelemahan bioremediasi ex-situ ini jauh lebih mahal dan rumit. penerapan immobilized enzymes 4. optimasi pH. Bioremediasi ex-situ dapat berlangsung lebih cepat. inokulasi (penanaman) mikroorganisme di lokasi tercemar. tanah tersebut dibersihkan dari zat pencemar. Pembersihan ini lebih murah dan lebih mudah. . Proses bioremediasi harus memperhatikan antara lain temperatur tanah. kemudian diberi perlakuan khusus dengan menggunakan mikroba. pengaturan kondisi redoks. Setelah itu di daerah aman.

ketersediaan air. . perbandingan C : N kurang dari 30:1. Bakteri ini kemudian akan menguraikan limbah minyak bumi yang telah dikondisikan sedemikian rupa sehingga sesuai dengan kebutuhan hidup bakteri tersebut.Proses bioremediasi Contoh bioremediasi bagi lingkungan yang tercemar minyak bumi. dan ketersediaan oksigen. nutrien (N. Yang pertama dilakukan adalah mengaktifkan bakteri alami pengurai minyak bumi yang ada di dalam tanah yang mengalami pencemaran tersebut. K). P. . inilah yang disebut sistem bioremediasi.lokasi sumber pencemar. Dalam waktu yang cukup singkat kandungan minyak akan berkurang dan akhirnya hilang.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful