P. 1
Jenis Limbah Industri

Jenis Limbah Industri

|Views: 38|Likes:
Published by Regina Pacis
bahan ajar pengetahuan lingkungan tentang limbah industri.
bahan ajar pengetahuan lingkungan tentang limbah industri.

More info:

Categories:Types, Resumes & CVs
Published by: Regina Pacis on Mar 09, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/04/2013

pdf

text

original

Jenis Limbah Industri

Limbah berdasarkan nilai ekonominya dirinci menjadi limbah yang mempunyai nilai
ekonomis dan limbah nonekonomis. Limbah yang mempunyai nilai ekonomis yaitu limbah dengan proses lanjut akan memberikan nilai tambah. Misalnya: tetes merupakan limbah pabrik gula. Tetes menjadi bahan baku untuk pabrik alkohol. Ampas tebu dapat dijadikan bahan baku untuk pabrik kertas, sebab ampas tebu melalui proses sulfinasi dapat menghasilkan bubur pulp. Banyak lagi limbah pabrik tertentu yang dapat diolah untuk menghasilkan produk baru dan menciptakan nilai tambah. Limbah nonekonomis adalah limbah yang diolah dalam proses bentuk apapun tidak akan memberikan nilai tambah, kecuali mempermudah sistem pembuangan. Limbah jenis ini yang sering menjadi persoalan pencemaran dan merusakkan lingkungan; Dilihat dari sumber limbah dapat merupakan hasil sampingan dan juga dapat merupakan semacam "katalisator". Karena sesuatu bahan membutuhkan air pada permulaan proses, sedangkan pada akhir proses air ini harus dibuang lagi yang ternyata telah mengandung sejumlah zat berbahaya dan beracun. Di samping itu ada pula sejumlah air terkandung dalam bahan baku harus dikeluarkan bersama buangan lain. Ada limbah yang terkandung dalam bahan dan harus dibuang setelah proses produksi. Tapi ada pula pabrik menghasilkan limbah karena penambahan bahan penolong. Sesuai dengan sifatnya, limbah digolongkan menjadi 3 bagian, yaitu: limbah cair, limbah gas/asap dan limbah padat. Ada industri tertentu menghasilkan limbah cair dan limbah padat yang sukar dibedakan. Ada beberapa hal yang sering keliru mengidentifikasi limbah cair, yaitu buangan air yang berasal dari pendinginan. Sebuah pabrik membutuhkan air untuk pendinginan mesin, lalu memanfaatkan air sungai yang sudah tercemar disebabkan oleh sektor lain. Karena kebutuhan air hanya untuk pendinginan dan tidak untuk lain-lain, tidaklah tepat bila air yang sudah tercemar itu dikatakan bersumber dari pabrik tersebut. Pabrik hanya menggunakan air yang sudah air yang sudah tercemar pabrik harus selalu dilakukan pada berbagai tempat dengan waktu berbeda agar sampel yang diteliti benar-benar menunjukkan keadaan sebenarnya. Limbah gas/asap adalah limbah yang memanfaatkan udara sebagai media. Pabrik mengeluarkan gas, asap, partikel, debu melalui udara, dibantu angin memberikan

jangkauan pencemaran yang cukup luas. Gas, asap dan lain-lain berakumulasi/bercampur dengan udara basah mengakibatkan partikel tambah berat dan malam hari turun bersama embun. Limbah padat adalah limbah yang sesuai dengan sifat benda padat merupakan sampingan hasil proses produksi. Pada beberapa industri tertentu limbah ini sering menjadi masalah baru sebab untuk proses pembuangannya membutuhkan satu pabrik pula. Limbah penduduk kota menjadikan kota menghadapi problema kebersihan. Kadang-kadang bukan hanya sistem pengolahannya menjadi persoalan tapi bermakna, dibuang setelah diolah. Menurut sifat dan bawaan limbah mempunyai karakteristik baik fisika, kimia maupun biologi. Limbah air memiliki ketiga karakteristik ini, sedangkan limbah gas yang sering dinilai berdasarkan satu karakteristik saja seperti halnya limbah padat. Berbeda dengan limbah padat yang menjadi penilaian adalah karakteristik fisikanya, sedangkan karakteristik kimia dan biologi mendapat penilaian dari sudut akibat. Limbah padat dilihat dari akibat kualitatif sedangkan limbah air dan limbah gas dilihat dari sudut kualitatif maupun kuantitatif.

Limbah Cair
Limbah cair bersumber dari pabrik yang biasanya banyak menggunakan air dalam sistem prosesnya. Di samping itu ada pula bahan baku mengandung air sehingga dalam proses pengolahannya air harus dibuang. Air terikut dalam proses pengolahan kemudian dibuang misalnya ketika dipergunakan untuk pencuci suatu bahan sebelum diproses lanjut. Air ditambah bahan kimia tertentu kemudian diproses dan setelah itu dibuang. Semua jenis perlakuan ini mengakibatkan buangan air.

Limbah Gas dan Partikel
Udara adalah media pencemar untuk limbah gas. Limbah gas atau asap yang diproduksi pabrik keluar bersamaan dengan udara. Secara alamiah udara mengandung unsur kimia seperti O2, N2, NO2, CO2, H2 dan Jainlain. Penambahan gas ke dalam udara melampaui kandungan alami akibat kegiatan manusia akan menurunkan kualitas udara. Zat pencemar melalui udara diklasifikasikan menjadi dua bagian yaitu partikel dan gas. Partikel adalah butiran halus dan masih mungkin terlihat dengan mata telanjang seperti uap air, debu, asap, kabut dan fume-Sedangkan pencemaran berbentuk gas

Limbah organik ialah limbah yang dapat diuraikan oleh organisme detrivor karena berasal dari bahan-bahan organik. Limbah Padat Limbah padat adalah hasil buangan industri berupa padatan. hidrokarbon dan lain-lain. antara lain adalah plastik. Gas-gas ini antara lain SO2. atau penghancuran . logam. dan kaleng. Namun. minyak bumi dan berasal dari proses industri. atau kotoran ayam. Limbah anorganik yang dapat di daur ulang. seperti plastik. Limbah organik dapat dimanfaatkan baik secara langsung (contohnya untuk makanan ternak) maupun secara tidak langsung melalui proses daur ulang (contohnya pengomposan dan biogas). macam polusi dan limbah Lingkungan terdiri dari komponen biotik dan abiotik. limbah yang dapat didaur ulang tersebut harus diolah terlebih dahulu dengan cara sanitary landfill. Ciri. Produksi limbah yang berlebihan dapat menimbulkan masalah bagi lingkungan. tumbuhan sebagai produsen ada dalam jumlah yang mencukupi untuk perlindungan dan makanan bagi konsumen tiKegiatan yang dilakukan makhluk hidup banyak menghasilkan limbah. bubur yang berasal dari sisa proses pengolahan. Berdasarkan komponen penyusunnya. plastik. seperti mineral. sifat. limbah dibedakan menjadi dua jenis. lingkungan tersebut berada dalam keseimbangan atau stabil. Di hutan. CO2. dan kaca. lumpur. yaitu limbah padat yaitu dapat didaur ulang. potongan logam dan kedua limbah padat yang tidak punya nilai ekonomis. pembakaran (incineration).tanya aapat dirasakan melalui penciuman (untuk gas tertentu) ataupun akibat langsung. Limbah anorganik adalah limbah yang tidak dapat diuraikan oleh organisme detrivor atau diuraikan tetapi dalam jangka waktu yang lama. misalnya kulit pisang. diolah kembali kemudian dibuang dan dibakar. Limbah ini dapat dikategorikan menjadi dua bagian. NOx. seperti botol. Contoh lingkungan aIami yang seimbang adalah hutan. Jika komponen biotik berada dalam komposisi yang proporsional antara tingkat trofik dengan komponen abiotik yang mendukung kehidupan komponen biotik. Bahan yang diuraikan berasal dari sumber daya alam yang tidak dapat diperbaruhi. yaitu limbah organik dan limbah anorganik. Bagi limbah padat yang tidak punya nilai ekonomis dapat ditangani dengan berbagai cara antara lain ditimbun pada suatu tempat. tekstil. Contoh limbah organik ialah limbah yang berasal dari tumbuhan dan hewan. CO.

Perubahan lingkungan dapat terjadi karena alam maupun aktivitas manusia. Penebangan hutan secara besar-besaran mengakibatkan fungsi hutan sebagai penahan air hujan akan berkurang. Daya dukung lingkungan adalah kemampuan lingkungan mendukung kehidupan berbagai makhluk hidup di dalamnya. Akibatnya hanya sedikit air yang terserap oleh tanah sehingga sebagian besar air akan mengalir sebagai air permukaan yang dapat mengakibatkan tanah longsor dan banjir. dan ayam hutan maka harimau akan memangsa hewan-hewan tersebut. Daya lenting lingkungan adalah kemampuan lingkungan untuk pulih kembali pada keadaan seimbang jika mengalami perubahan atau gangguan. Keseimbangan lingkungan tidak statis. Kemampuan hutan mendukung kelangsungan hidup harimau dengan adanya hewan mangsa adalah contoh daya dukung lingkungan. tikus. Hilangnya pohon-pohon dapat mengakibatkan tidak adanya perakaran yang dapat menahan air hujan. Jumlah rusa juga dapat berkembang kembali selama perburuan tidak dilakukan terusmenerus. misalnya penebangan hutan. rusa dan monyet. misalnya harimau. artinya dapat terjadi penurunan atau kenaikan populasi tiap jenis tumbuhan dan hewan serta berbagai komponen biotik. lingkungan mampu menanggulangi perubahan-perubahan selama perubahan tersebut masih dalam daya dukung dan daya lentingnya.(pulverisation). Lingkungan terdiri dari komponen biotik dan abiotik.ngkat pertama. seperti kelinci. Jumlah masingmasing komponen biotik tersebut tidak mendominasi satu dengan yang lainnya sehingga terbentuk rantai makanan yang seimbang. Keseimbangan lingkungan dapat menjadi rusak. misalnya harimau. Tumbuhan di hutan dapat berkembang dengan baik karena kondisi lingkungan abiotik yang sesuai. Hewan sebagai konsumen tingkat pertama berada dalam jumlah yang mencukupi untuk kehidupan konsumen tingkat kedua. Perubahan lingkungan yang disebabkan oleh manusia dan berakibat pada alam. Bertambahnya kembali jumlah rusa setelah berkurangnya perburuan adalah contoh daya lenting lingkungan. Jika komponen biotik berada dalam . musang. dan ular. Dengan demikian. Sebagai contoh jumlah rusa yang berkurang karena diburu manusia tidak berpengaruh terhadap kelangsungan hidup pemangsanya. seperti burung pemakan tumbuhan. Perubahan komponen biotik dan abiotik dalam batas-batas tertentu tidak mengganggu keseimbangan lingkungan. artinya lingkungan menjadi tidak seimbang jika terjadi perubahan yang melebihi daya dukung dan daya lentingnya. Selama masih ada hewan lain di hutan.

Keseimbangan lingkungan tidak statis. Hewan sebagai konsumen tingkat pertama berada dalam jumlah yang mencukupi untuk kehidupan konsumen tingkat kedua. Jumlah masingmasing komponen biotik tersebut tidak mendominasi satu dengan yang lainnya sehingga terbentuk rantai makanan yang seimbang. Daya dukung lingkungan adalah kemampuan lingkungan mendukung kehidupan berbagai makhluk hidup di dalamnya. seperti burung pemakan tumbuhan. musang. Di hutan. Contoh lingkungan alami yang seimbang adalah hutan. tumbuhan sebagai produsen ada dalam jumlah yang mencukupi untuk perlindungan dan makanan bagi konsumen tingkat pertama. Perubahan komponen biotik dan abiotik dalam batas-batas tertentu tidak mengganggu keseimbangan lingkungan. Daya lenting lingkungan adalah kemampuan lingkungan untuk pulih kembali pada keadaan seimbang jika mengalami perubahan atau gangguan. Selama masih ada hewan lain di hutan. rusa dan monyet. tikus. artinya dapat terjadi penurunan atau kenaikan populasi tiap jenis tumbuhan dan hewan serta berbagai komponen biotik. Jumlah rusa juga dapat berkembang kembali selama perburuan tidak dilakukan terusmenerus.komposisi yang proporsional antara tingkat trofik dengan komponen abiotik yang mendukung kehidupan komponen biotik. Sebagai contoh jumlah rusa yang berkurang karena diburu manusia tidak berpengaruh terhadap kelangsungan hidup pemangsanya. misalnya harimau. lingkungan mampu menanggulangi perubahan-perubahan selama perubahan tersebut . dan ular. Kemampuan hutan mendukung kelangsungan hidup harimau dengan adanya hewan mangsa adalah contoh daya dukung lingkungan. Bertambahnya kembali jumlah rusa setelah berkurangnya perburuan adalah contoh daya lenting lingkungan. misalnya harimau. lingkungan tersebut berada dalam keseimbangan atau stabil. seperti kelinci. dan ayam hutan maka harimau akan memangsa hewan-hewan tersebut. Dengan demikian. Tumbuhan di hutan dapat berkembang dengan baik karena kondisi lingkungan abiotik yang sesuai.

000 meter kubik per hari. Sejumlah upaya telah dilakukan untuk menangulangi luapan lumpur.000 meter kubik per hari. Penebangan hutan secara besar-besaran mengakibatkan fungsi hutan sebagai penahan air hujan akan berkurang. sehingga kerugian diperkirakan mencapai 10. Banjir lumpur panas Sidoarjo. diantaranya dengan membuat tanggul untuk membendung area genangan lumpur. Keseimbangan lingkungan dapat menjadi rusak. . Perubahan lingkungan yang disebabkan oleh manusia dan berakibat pada alam. misalnya penebangan hutan. Jawa Timur merupakan kasus menyemburnya lumpur panas yang diduga diakibatkan oleh aktivitas pengeboran untuk eksplorasi gas.masih dalam daya dukung dan daya lentingnya.9 milyar per tahun. Perubahan lingkungan dapat terjadi karena alam maupun aktivitas manusia. Namun tanggul akhirnya jebol. dan sekarang ini mencapai 135. kerugian oleh banjir lumpur panas tersebut mengakibatkan produksi tambak pada lahan seluas 989 hektar di dua kecamatan dan 1600 hektar di pesisir Sidoarjo mengalami kegagalan panen. Semburan lumpur tersebut menurut data dari pertama kali mencapai volume 5000 meter kubik perhari. Akibatnya hanya sedikit air yang terserap oleh tanah sehingga sebagian besar air akan mengalir sebagai air permukaan yang dapat mengakibatkan tanah longsor dan banjir. artinya lingkungan menjadi tidak seimbang jika terjadi perubahan yang melebihi daya dukung dan daya lentingnya. Menurut Menteri kelautan dan perikanan. Hilangnya pohon-pohon dapat mengakibatkan tidak adanya perakaran yang dapat menahan air hujan. Kemudian meningkat menjadi 40.

No Polutan Dihasilkan dari 1 Karbon dioksida (CO2) Pemakaian bahan bakar fosil (minyak bumi atau batubara). mengolah hasil industri primer seperti industri makanan. antara lain sebagai berikut: 1. dan industri logam. kehutanan. pertambangan. 2 Sulfur dioksida (SO2) nitrogen monoksida (NO) . transportasi. dan perikanan. industri tekstil. Industri sekunder. pembakaran gas alam dan hutan. perkebunan. mengupayakan kebutuhan dari alam secara langsung. Sumber pencemaran udara berasal dari kendaraan bermotor. Ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai hasil perkembangan budaya digunakan untuk mengembangkan berbagai industri yang dapat memenuhi kebutuhan manusia. Sumber pencemaran udara di setiap wilayah atau daerah berbeda-beda. Upaya pemenuhan kebutuhan menusia dipengaruhi oleh perkembangan budaya. Atmosfer merupakan lapisan udara yang menyelubungi bumi sampai ketinggian 300 km. Perkembangan industri tidak hanya mengubah lingkungan tetapi juga menimbulkan pencemaran Pencemaran udara Pencemaran udara berhubungan dengan pencemaran atmosfer bumi. menghasilkan jasa atau pelayanan seperti industri informasi dan komunikasi. kegiatan rumah tangga. Kebutuhan ini akan menjadi semakin meningkat sejalan dengan meningkatnya jumlah penduduk. Industri primer.TENTANG LIMBAH Kegiatan manusia mengubah lingkungan dilakukan karena adanya kebutuhan hidup. respirasi. industri kertas. peternakan. industri pengolahan minyak bumi. Sumber pencemaran udara berasal dari kegiatan alami dan aktivitas manusia. 3. serta pembusukan. Industri tersier. dan industri. 2. dan perdagangan. seperti pertanian.

3 Karbonmonoksida (CO) Pemakaian bahan bakar fosil (minyak bumi atau batubara) dan gas buangan kendaraan bermotor yang pembakarannya tidak sempurna. misalnya gas buangan kendaraan. . lemari es. dan perlengkapan yang menggunakan penyemprot aerosol. 4 Kloro Fluoro Carbon (CFC) Pendingin ruangan.Pemakaian bahan bakar fosil (minyak bumi atau batubara).

Karbon monoksida dalam tubuh manusia lebih cepat berikatan dengan hemoglobin daripada oksigen. Karbon monoksida yang berada di kota besar sebagian besar berasal dari pembuangan gas kendaraan bermotor yang gas-gas pembakarannya tidak sempurna. udara yang tercemar gas karbon monoksida (CO) jika dihirup seseorang akan menimbulkan keracunan. Beberapa orang akan menderita defisiensi oksigen dalam jaringan tubuhnya ketika haemoglobin darahnya berikatan dengan karbon monoksida sebesar 5%. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa jumlah karbon dioksida yang dilepaskan ke udara terus mengalami peningkatan. jika orang tersebut terlambat ditolong dapat mengakibatkan kematian. Pada skala mikro atau lokal. misalnya fenomena hujan asam dalam skala regional. Misalnya. karbon dioksida dilepaskan ke udara. industri. pencemaran udara berdampak pada kesehatan manusia.Dampak pencemaran udara dapat berskala mikro dan makro. dan pertanian. Karbon dioksida (CO2) Pembakaran bahan bakar fosil seperti batubara. dan tidak stabil. dan gas alam telah lama dilakukan untuk pemenuhan kebutuhan manusia terhadap energi. Apakah dampak peningkatan CO2 terhadap lingkungan? Karbon monoksida (CO) Gas karbon monoksida (CO) merupakan gas yang tidak berbau. tidak berasa. sedangkan dalam skala global adalah efek rumah kaca dan penipisan lapisan ozon. Selain itu. Ketika bahan bakar minyak tersebut dibakar. Jika di udara terdapat karbon monoksida. karbon monoksida dapat berasal dari pembakaran bahan bakar fosil serta proses industri. Seorang perokok haemoglobin darahnya sering ditemukan mengandung karbon monoksida lebih dari 10%. minyak. . Dampak pencemaran udara berskala makro. Misalnya untuk berbagai keperluan rumah tangga. oksigen akan kalah cepat berikatan dengan hemoglobin.

Kandungan karbon monoksida yang mencapai 0. dan gagal jantung. Selain itu. Peningkatan konsentrasi sulfur di atmosfer dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada manusia.% di udara dapat mengganggu metabolisme tubuh organisme. .Defisiensi oksigen dalam tubuh dapat menyebabkan seseorang menderita sakit kepala dan pusing.1. Oleh karena itu. Partikel-partikel ini biasanya sulit dibersihkan bila sudah mencapai alveoli sehingga menyebabkan iritasi dan mengganggu pertukaran gas.000 mg m-3 . Sulfur dioksida Sulfur dioksida dilepaskan ke udara ketika terjadi pembakaran bahan bakar fosil dan pelelehan biji logam. Konsentrasi SO2 yang masih diijinkan ialah antara 0. terutama menyebabkan penyakit bronkitis. yaitu 3. radang paru-paru (pneumonia). Tingginya konsentrasi sulfur dioksida di udara seringkali menimbulkan kerusakan pada tanaman pertanian dan perkebunan. bahan polutan tersebut dapat merusak tumbuhan.3 sampai 1. ketika memanaskan mesin kendaraan di dalam garasi sebaiknya pintu garasi dibuka agar gas CO yang terbentuk tidak terakumulasi di dalam ruangan dan terhirup. Akan tetapi. Peroksiasil nitrat yang dibentuk di dalam jelaga sering menyebabkan iritasi pada mata dan paru-paru. konsentrasi senyawa tersebut menjadi lebih tinggi. Nitrogen oksida Nitrogen oksida memainkan peranan penting di dalam penyusunan jelaga fotokimia.0 mg m-3. Tumbuhan mengabsorbsi sulfur dioksida dari udara melalui stomata. Pencemaran sulfur (sulfur oksida) di sekitar daerah pencairan tembaga dapat menyebabkan kerusakan pada vegetasi hingga mencapai jarak beberapa kilometer jauhnya. Nitrogen dioksida dihasilkan oleh gas buangan kendaraan bermotor. di daerah yang dekat dengan industri berat.

Hujan asam juga akan mengakibatkan berkaratnya benda-benda yang terbuat dari logam. Gejala ini disebut efek rumah kaca karena diumpamakan dengan fenomena yang terjadi di dalam rumah kaca. sinar matahari dapat dengan mudah masuk ke dalamnya. tanaman pertanian. dan danau. Sebagian sinar matahari tersebut digunakan oleh tumbuhan dan sebagian lagi dipantulkan kembali ke arah kaca. sehingga mempengaruhi kehidupan organisme tanah. 2 SO2 + O2 2 SO3 Sulfur trioksida kemudian bereaksi dengan uap air membentuk asam sulfat. . Sinar yang dipantulkan ini tidak dapat keluar dari rumah kaca dan mengalami pemantulan berulang-ulang. sungai. misalnya jembatan dan rel kereta api. sulfur dioksida berreaksi dengan oksigen membentuk sulfur trioksida. dan perkebunan. serta kesehatan manusia. Selain itu.Hujan asam Dua gas yang dihasilkan dari pembakaran mesin kendaraan serta pembangkit listrik tenaga disel dan batubara yang utama adalah sulfur dioksida (SO2) dan nitrogen dioksida (NO2). serta rusaknya berbagai bangunan. Pada rumah kaca. Gas yang dihasilkan tersebut bereaksi di udara membentuk asam yang jatuh ke bumi bersama dengan hujan dan salju. Efek rumah kaca (green house effect) Efek rumah kaca merupakan gejala peningkatan suhu dipemukaan bumi yang terjadi karena meningkatnya kadar CO2 (karbon dioksida) di atmosfer. air. SO3 + H2O H2SO4 Uap air yang telah mengandung asam ini menjadi bagian dari awan yang akhirnya turun ke bumi sebagai hujan asam atau salju asam. Hujan asam dapat mengakibatkan kerusakan hutan. hujan asam akan menyebabkan penurunan pH tanah. Energi yang dihasilkan meningkatkan suhu rumah kaca sehingga rumah kaca menjadi panas. Misalnya.

Seperti kaca dalam rumah kaca. Efek rumah kaca menimbulkan perubahan iklim. kekeringan atau curah hujan yang tinggi di berbagai tempat dapat mempengaruhi produktivitas budidaya pertanian. mesin pendingin dan proses pembuatan plastik atau karet busa. Kenaikan suhu menyebabkan mencairnya gunung es di kutub utara dan selatan. sedangkan daerah yang kering menjadi semakin kering. CFC yang berikatan dengan ozon menyebabkan . sehingga menyebabkan berbagai kota dan wilayah pinggir laut akan tenggelam. Lapisan ozon terdapat pada lapisan atmosfer yang disebut stratosfer. Gas CFC (Chloro Fluoro Carbon) yang berasal dari produk aerosol (gas penyemprot). dan kehidupan manusia. Radiasi panas yang dipantulkan kembali ke ruang angkasa merupakan radiasi infra merah. misalnya suhu bumi meningkat rata-rata 3°C sampai 4°C pada abad ke-21. jika sampai ke lapisan stratosfer akan berikatan dengan ozon. Lapisan ozon ini berfungsi menahan 99% radiasi sinar Ultra violet (UV) yang dipancarkan ke matahari. Kondisi ini mengakibatkan naiknya permukaan air laut.Di bumi. Keadaan inilah yang menyebabkan suhu di permukaan bumi meningkat atau yang disebut dengan pemanasan global (global warning). perikanan. Gas penyerap panas yang paling penting di atmosfer adalah H2O dan CO2. H2O dan CO2 tidak dapat menyerap seluruh radiasi infra merah sehingga sebagian radiasi tersebut dipantulkan kembali ke bumi. radiasi panas yang berasal dari matahari ke bumi diumpamakan seperti menembus dinding kaca rumah kaca. Penipisan lapisan ozon Lapisan ozon (O3) adalah lapisan gas yang menyelimuti bumi pada ketinggian ± 30 km diatas bumi. Sebagian radiasi dipantulkan oleh benda-benda yang berada di permukaan bumi ke ruang angkasa. Radiasi panas tersebut tidak diserap seluruhnya oleh bumi. Sebagian radiasi infra merah tersebut dapat diserap oleh gas penyerap panas (disebut: gas rumah kaca). peternakan.

perkebunan. Dampak genetik pada interfase menyebabkan terjadinya perubahan gen pada AND atau dikenal sebagai mutasi gen. Selain berasal dari matahari. Akan tetapi bentuk radiasi akibat aktivitas manusia akan menimbulkan polusi. serta kerusakan tanaman budidaya pertanian. Sinar UV yang sampai ke bumi akan menyebakan kerusakan pada kehidupan di bumi. Misalnya. radiasi dapat juga berasal dari luar angkasa. . Dampak somatik (sel tubuh) adalah seseorang memiliki otak yang lebih kecil daripada ukuran normal. cacat mental. Lubang ini akan mengurangi fungsi lapisan ozon sebagai penahan sinar UV. Dampak radiasi dapat dilihat pada tingkat genetik dan sel tubuh. berupa penipisan lapisan ozon. dan gangguan fisik lainnya serta leukemia. kegiatan pertanian. Pencemaran tanah Pencemaran tanah berasal dari limbah rumah tangga. Bentuk-bentuk radiasi berupa kegiatan uji coba bom nuklir dan penggunaan bom nuklir oleh manusia dapat berupa gelombang elektromagnetik dan partikel subatomik. berupa sinar kosmis dan mineral-mineral radioaktif dalam batubatuan. radiasi matahari yang mengandung sinar ultraviolet dan gelombang infra merah. Radiasi Makhluk hidup sudah lama menjadi objek dari bermacammacam bentuk radiasi. Kerusakan tersebut antara lain gangguan pada rantai makanan di laut. serta mempengaruhi kesehatan manusia. dan pertambangan. Kedua macam bentuk radiasi tersebut dapat mengancam kehidupan makhluk hidup. Penipisan lapisan ozon di beberapa tempat telah membentuk lubang seperti di atas Antartika dan kutub Utara.terurainya molekul ozon sehingga terjadi kerusakan lapisan ozon.

Hewan dan tumbuhan air dapat tumbuh dengan baik. memasak. hewan air yang mampu hidup dengan baik di bawah kondisi defisiensi oksigen. Sampah dalam jumlah banyak seperti di kota-kota besar. Setelah digunakan. danau. dan udara. limbah organik lebih terurai secara sempurna sehingga kandungan oksigen dalam air kembali normal. mencuci. Air buangan rumah tangga atau dikenal sebagai limbah domestik mengandung 95% sampai 99% air dan sisanya berupa limbah organik . seperti plastik dan logam sulit terurai sehingga berpengaruh pada kemampuan tanah menyerap air.. dan rasa. penggunaan pupuk buatan. misalnya bau. air digunakan untuk minum. Di sana dapat ditemukan Tubifex sp. Air tanah yang menurun kualitasnya dapat terlihat dari perubahan fisiknya. berperan besar dalam pencemaran tanah. Beberapa jenis sampah. warna. bahkan terdapat lapisan minyak. Tanah yang mengandung sampah diatasnya akan menjadi tempat hidup berbagai mikroorganisme penyebab penyakit. persediaan oksigen dalam perairan tersebut semakin berkurang. seperti urea dan asam urik yang kemudian akan terurai menjadi amoniak dan nitrit. Selain itu limbah rumah tangga terpenting adalah sampah. air dibuang atau mengalir ke selokan. Semakin ke hilir atau ke arah muara. Limbah pertanian Dalam kegiatan pertanian. air. Selanjutnya. zat kimia pemberantas hama . Sebagian dari air buangan terdiri atas komponen nitrogen. dan laut. air tersebut mengalir ke sungai.Limbah rumah tangga Dalam rumah tangga. dan berbagai keperluan lainnya. Sebaliknya. Pencemaran oleh mikroorganisme dan polutan lainnya dari sampah akan mengurangi kualitas air tanah. Pada perairan yang dimasuki oleh limbah rumah tangga biasanya akan menyebabkan populasi ganggang menjadi meningkat pesat sebagai akibat banyaknya persediaan nutrien.

Pestisida dan herbisida memiliki sifat sulit terurai dan dapat bertahan lama di dalam tanah. biji-bijian yang telah mendapat perlakuan fungisida yang mengandung metal merkuri tidak pernahdimanfaatkan untuk bahan makanan. Insektisida merupakan bahan kimia yang digunakan untuk membunuh serangga hama. Percobaan pada kelinci dan kera menggunakan dosis herbisida diatas 25% menunjukkan bahwa pemberian makanan dan minuman yang dicampur herbisida dapat menyebabkan organ hati dan ginjal hewan tersebut mudah terkena tumor dan kanker.(pestisida). dan herbisida dapat mencemari sungai karena zat-zat tersebut dapat terbawa air . dan pemberantas tumbuhan pengganggu (herbisida) dapat mencemari tanah. pestisida. Fungisida merupakan pestisida yang digunakan untuk mengontrol atau memberantas cendawan (fungi) yang dianggap sebagai wabah atau penyakit. sejak metal merkuri sangat beracun terhadap manusia. Senyawa organoklorin utama di dalam insektisida adalah DDT (Dikloro Difenil Trikloroetana) dapat membunuh mikroorganisme yang sangat penting bagi proses pembusukan. sehingga kesuburan tanah terganggu Tanah yang tercemar pupuk kimiawi. Akan tetapi. Fungisida dapat memberi dampak buruk terhadap lingkungan. Residu pestisida dan herbisida ini membahayakan kehidupan organisme tanah. Penyemprotan fungisida dapat melindungi tanaman pertanian dari serangan cendawan parasit dan mencegah biji (benih) menjadi busuk di dalam tanah sebelum berkecambah. Herbisida merupakan pestisida yang 40% produknya sudah digunakan di dunia. dan air. Jenis pestisida ini sudah digunakan manusia sejak lama. Para petani menggunakan herbisida untuk mengontrol atau mematikan sehingga tanaman pertanian dapat tumbuh dengan baik.

pertanian. Salah satu kegiatan penambangan yang memiliki pengaruh besar mencemarkan tanah adalah penambangan emas. dan akan retak-retak pada musim kemarau. Penggunaan bahan-bahan kimiawi secara terus menerus akan mengakibatkan kerusakan tekstur tanah. polusi tanah terjadi akibat penggunaan merkuri (Hg) dalam proses pemisahan emas dari bijinya. seperti danau dan sungai. dan akhirnya mati. pelebaran sungai. serta perairan laut. pertambangan minyak lepas pantai. dan mengganggu kesehatan manusia. limbah rumah tangga. Merkuri tergolong sebagai bahan berbahaya dan beracun yang dapat mematikan tumbuhan. Limbah rumah tangga . Penggunaan pupuk buatan secara berlebihan menyebabkan tanah menjadi masam. akhirnya mengendap di tanah. Pada penambangan emas. industri. Sumber pencemaran air. serta kebocoran kapal tanker pengangkut minyak. Pertambangan Aktivitas penambangan bahan galian juga dapat menimbulkan pencemaran tanah.hujan atau erosi. yang selanjutnya berpengaruh terhadap produktivitas tanaman. berkurang produksinya. misalnya pengerukan pasir. organisme tanah. Pencemaran tanah oleh pestisida dan herbisida terjadi saat dilakukan penyemprotan. tanah mengeras. Sisa-sisa penyemprotan tersebut akan terbawa oleh air hujan. Tanaman menjadi layu. Pencemaran air Pencemaran air meliputi pencemaran di perairan darat.

dan herbisida. pestisida. hewan yang meminum air tersebut dan juga manusia yang menggunakan air tersebut untuk kebutuhan seharihari.Limbah rumah tangga seperti deterjen. Jika kadar oskigen suatu perairaan turun sampai kurang dari 5 mg per liter. Proses penguraian sampah dan deterjen memerlukan oksigen sehingga kadar oksigen dalam air dapat berkurang. dan herbisida dapat meracuni organisme air. sampah organik dan anorganik yang mengandung miikroorganisme dapat menimbulkan penyakit. ikan. Sungai yang tercemar deterjen. dan anorganik memberikan andil cukup besar dalam pencemaran air sungai. seperti plankton. dan kotoran ke bendungan. terutama di daerah perkotaan. yaitu manusia. Residu pestisida seperti DDT yang terakumulasi dalam tubuh ikan dan biota lainnya dapat terbawa dalam rantai makanan ke tingkat trofil yang lebih tinggi. serta laut dapat menyebabkan meningkatnya zat-zat hara di perairan. Kondisi ini mengakibatkan kurangnya oksigen dan mendorong terjadinya kehidupan organisme anaerob. masuknya pupuk pertanian. Peningkatan tersebut mengakibatkan pertumbuhan ganggang atau enceng gondok menjadi pesat (blooming). sampah organik. terutama bagi masyarakat yang mengunakan sungai sebagai sumber kehidupan sehari-hari. Fenomena ini disebut sebagai eutrofikasi. danau. Setiap tahun diperkirakan . Limbah pertambangan Pencemaran minyak di laut terutama disebabkan oleh limbah pertambangan minyak lepas pantai dan kebocoran kapal tanker yang mengangkut minyak. sampah. Pencemaran air oleh pupuk. maka kehidupan biota air seperti ikan terancam. Limbah pertanian Kegiatan pertanian dapat menyebabkan pencemaran air terutama karena penggunaan pupuk buatan. Pertumbuhan ganggang atau enceng gondok yang cepat dan kemudian mati membutuhkan banyak oksigen untuk menguraikannya. pestisida. Selain itu.

Minyak yang menempel pada bulu burung dan insang ikan mengakibatkan kematian hewan tersebut. Tumpahan minyak merusak kehidupan di laut.6 juta ton.9 juta ton sampai 6. .jumlah kebocoran dan tumpahan minyak dari kapal tanker ke laut mencapai 3. diantaranya burung dan ikan.

lumpur. b. limbah dari pabrik gula berupa bagase. Contohnya : limbah dari pabrik tapioka yang berupa onggok. 2. misalnya Chlorella sp. 2. limbah dari industri pengolahan unggas. Limbah Cair adalah sisa dari proses usaha dan/atau kegiatan yang berwujud cair. limbah non ekonomis limbah yang tidak akan memberikan nilai tambah walaupun sudah diolah. limbah . dapat didegradasi. limbah yang memiliki nilai ekonomis limbah yang dengan proses lebih lanjut/diolah dapat memberikan nilai tambah. dapat dipakai sebagai bahan baku pabrik alkohol. onggok. contohnya sampah bahan organik. ampas tebunya dapat dijadikan bubur pulp dan dipakai untuk pabrik kertas. Limbah padat adalah hasil buangan industri yang berupa padatan. yaitu : a. limbah dari pabrik pengalengan jamur. potongan logam. kaca. pengolahan limbah ini sifatnya untuk mempermudah sistem pembuangan. Contohnya : limbah dari pabrik gula yaitu tetes. tekstil. Contohnya antara lain : Limbah dari pabrik tahu dan tempe yang banyak mengandung protein. . Limbah pabrik tahu masih banyak mengandung protein dapat dimanfaatkan sebagai media untuk pertumbuhan mikroba misalnya untuk produksi Protein Sel Tunggal/PST atau untuk alga. Limbah dapat dibedakan berdasarkan nilai ekonomisnya dapat digolongkan dalam 2 golongan yaitu : 1. dan lain-lain. bubur yang berasal dari sisa kegiatan dan atau proses pengolahan. tidak dapat didegradasi contoh plastik.PENANGANAN LIMBAH Limbah adalah bahan sisa pada suatu kegiatan dan/atau proses produksi. Limbah padat dibagi 2. termasuk di sini limbah B3. Contohnya:limbah pabrik tekstil yang biasanya terutama berupa zat-zat pewarna Berdasarkan sifatnya limbah dapat dibedakan menjadi : 1.

Saringan trickling memiliki 3 sistem utama yaitu: .dari industri pengolahan susu.Saringan trickling (Trickling Filter) Merupakan suatu bejana yang tersusun oleh lapisan materi kasar. Contohnya : limbah dari pabrik semen Proses Pengolahan limbah dapat dilakukan dengan cara : a. Proses pengolahan secara aerobik : Prinsip pengolahan secara aerobik adalah menguraikan secara sempurna senyawa organik yang berasal dari buangan di dalam periode waktu yang relatif singkat.Lumpur aktif (Activated Sludge) Lumpur adalah materi yang tidak larut yang selalu nampak kehadirannya di dalam setiap tahap pengolahan. 3. tersusun oleh serat-serat organik yang kaya akan selulosa dan di dalamnya terhimpun kehidupan mikroorganisme . jumlah sumber nutrien 2. Kegunaannya untuk mengolah air buangan dengan mekanisme aliran air yang jatuh dan mengalir perlahan-lahan melalui lapisan batu untuk kemudian disaring. Limbah gas/asap adalah sisa dari proses usaha dan/atau kegiatan yang berwujud gas/asap. Penguraian dilakukan terutama dilakukan oleh bakteri dan hal ini dipengaruhi oleh : 1. keras dan kedap air. jumlah oksigen Contoh dari proses pengolahan limbah secara aerobik antara lain : .

(b) Alga yang hidup dalam kolam mempunyai potensi sebagai sumber protein yang tinggi dan dapat digunakan untuk perikanan. Hal ini terjadi jika tidak ada cahaya matahari (ketika hujan dan waktu malam).Pencernaan aerobik . Pengumpul . kolam maturasi. Kebutuhan pengoperasiannya minimum. (c) Untuk membuat kolam pengoksidaan diperlukan kawasan yang luas jika dibandingkan dengan sistem konvensional yang lain. Terdapat beberapa kolam yang utama digunakan yaitu kolam fakultatif. dan kolam anaerob. Distributor 2. . Ikan dapat dibiakkan dalam kolam maturasi. Pengolahan 3. Sehingga tidak sesuai jika dibuat di kawasan yang tanahnya mahal.1.Kolam oksidasi/stabilisasi (Oxidation Ponds) Kolam ini tidak memerlukan biaya yang mahal. Kekurangan kolam pengoksidaan seperti berikut: (a) Kolam pengoksidaan ini untuk mengalirkan efluen dengan kepekatan suspended solis (SS) dan BOD yang tinggi (b) Pengeluaran bau yang busuk mengganggu penduduk yang tinggal di sekitar kolam ini. (c) Kolam pengoksidaan juga dapat digunakan untuk mengolah air sisa industri dan air yang mengandung logam berat.Parit oksidasi (Oxidation Ditch) . kelebihan kolam ini : (a) Beban BOD pada kadar rendah dapat menghasilkan kualitas efluen sehingga 97 %. (d) Pengoperasiannya mudah.

Senyawa berbentuk anorganik . meningkatkan laju reaksi oleh mikroorganisme dan membantu menghasilkan stabilitas bahan organik yang cepat dan detuksi patogen. pengolahan sayuran dan indutri perekat dan kertas. axidation ditch mempunyai beberapa kelebihan. susu dan keju. yaitu efisiensi penurunan BOD dapat mencapai 85%-90% (dibandingkan 80%-85%) dan lumpur yang dihasilkan lebih sedikit.Dibandingkan dengan proses lumpur aktif konvensional. Proses pengolahan secara anaerobik Proses pengolahan secara anaerobik terjadi disebabkan oleh adanya aktivitas mikroorganisme pada saat tidak ada oksigen bebas. . air limbah yang berasal dari industri pengemasan daging. Selain efisiensi yang lebih tinggi (90%-95%). Digunakan antara lain untuk menangani limbah kota. Naiknya suhu akan menyebabkan : kekentalan padatan total tertinggi menurun (di bawah kondisi aerob).Karusel . minuman keras dan anggur. b.Perabukan Cairan Merupakan suatu proses penanganan limbah organik yang pekat secara aerobik dimana energi yang berasal dari oksidasi limbah dilakukan oleh mikroorganisme dihasilkan pada suhu operasi yang dinaikkan. Proses ini digunakan pada rabuk sapi. babi dan susu.Kontraktor biologik berputar (rotating biological contractor) Analog dengan rotating trickling filter/penyaring menetes berputar. Keberhasilan proses perabukan cairan ditentukan oleh aerob yang dapat memindahkan oksigen yang cukup untuk memnuhi kebutuhan oksigen dari campuran cairan yang pekat. . produksi babi dan unggas.

• Oksidasi anaerobik produk antara seperti asam lemak (kecuali asam asetat). sehingga diperlukan reaktor yang bervolume cukup besar. • Dekarboksilasi asam asetat menjadi metan. Keuntungan proses secara anaerobik adalah tidak membutuhkan energi untuk aerasi. • Fermentasi gula dan asam amino. maka pengolahan dilakukan secara anaerobik. polutan yang berupa bahan organik (misalnya : polisakarida. fermentasi dalam stadia basa Prinsip proses pengolahan secara anaerobik adalah menghilangkan atau mendegradasi bahan karbon organik dalam limbah cair atau sludge. efisiensi dalam mengubah substrat dengan kondisi-kondisi waktu . Tahapan yang terjadi dalam proses anaerobik adalah : 1. • Oksidasi hidrogen menjadi metan. Kecepatan degradasi biopolimer tergantung pada jumlah jenis bakteri yang ada dalam reaktor. lumpur atau sludge yang dihasilkan sedikit. protein dan lemak) hampir semuanya dikonversi ke bentuk gas metan (biogas) yang memiliki nilai kalor cukup tinggi. sehingga membutuhkan waktu yang lebih panjang antara dua sampai lima hari untuk penggandaannya. Sedangkan kelemahan proses pengolahan cara anaerobik adalah pada kemampuan pertumbuhan bakteri metan yang sangat rendah.atau organik pekat yang umumnya berasal dari industri sukar atau lambat sekali untuk diolah secara aerobik. Proses degradasi dalam pengolahan secara anaerobik tersebut dibagi dalam beberapa tahap : • Hidrolisi molekul organik polimer . • B – oksidasi anaerobik asam lemak rantai panjang dan alkohol. fermentasi dalam stadia asam 2. Hasil akhir pengolahan secara anaerobik adalah CO2 dan CH4. regressi dalam stadia asam 3.

temperatur dan pH yang terjadi di dalam bioreaktor maka reaksi kecepatan terbatas. supaya mikroorganisme didalam reaktor tidak keluar dari reaktor atau wash out. Faktor lain yang mempengaruhi proses antara lain waktu tinggal atau lamanya substrat berada dalam suatu reaktor sebelum dikeluarkan sebagai sebagai supernatan atau digested sludge (efluen). Bioremediasi bertujuan untuk memecah atau mendegradasi zat pencemar menjadi bahan yang kurang beracun atau tidak beracun (karbon dioksida dan air). 1977) Contoh pengolahan secara aerobik antara lain : lagun anaerobik. serta ramah dan aman bagi lingkungan. Bioremediasi Bioremediasi merupakan suatu teknologi inovatif pengolahan limbah.Proses Dua Tahap . dengan biaya operasi yang relatif murah. kecepatan alir efluen. temperatur dan pH di dalam bioreaktor.Proses Dua Tahap dengan Daur Ulang Padatan .Proses Menggunakan Saringan Anaerobik (Loehr. digester dan filter anaerobik. Bioremediasi adalah proses pembersihan pencemaran tanah dengan menggunakan mikroorganisme (jamur. akan cenderung membentuk metan dari asam asetat dan dari asam lemak dengan kondisi stabil atau steady state. . Jika substrat yang mudah larut dominan. reaksi substrat dengan kondisi seperti waktu tinggal substrat di dalam reaktor. yaitu : . yang dapat menjadi teknologi alternatif dalam menangani pencemaran yang diakibatkan oleh kegiatan pertambangan di Indonesia. bakteri).Cara Konvensional . kecepatan alir efluen. Minimum waktu tinggal harus lebih besar dari waktu generasi metan sendiri. Penanganan limbah secara anaerobik ada 4 jenis proses.tinggal substrat di dalam reaktor. Bioremediasi ini teknik penanganan limbah atau pemulihan lingkungan.

Kelemahan bioremediasi ex-situ ini jauh lebih mahal dan rumit. inokulasi (penanaman) mikroorganisme di lokasi tercemar. tanah tersebut disimpan di bak/tanki yang kedap. stimulasi aktivitas mikroorganisme asli (di lokasi tercemar) dengan penambahan nutrien. dan lebih mudah dikontrol dibanding dengan bioremediasi in-situ. penggunaan tanaman (phytoremediation) untuk menghilangkan atau mengubah pencemar. Caranya yaitu. Selanjutnya zat pencemar dipompakan keluar dari bak yang kemudian diolah dengan instalasi pengolah air limbah. Sementara bioremediasi ex-situ atau pembersihan off-side dilakukan dengan cara tanah yang tercemar digali dan dipindahkan ke dalam penampungan yang lebih terkontrol. dan bioremediasi. optimasi pH. sifat dan struktur geologis lapisan tanah. Setelah itu di daerah aman. venting (injeksi). kelembaban tanah. . mampu meremediasi jenis kontaminan dan jenis tanah yang lebih beragam. terdiri dari pembersihan. mampu me-remediasi jenis kontaminan dan jenis tanah yang lebih beragam. Bioremediasi ex-situ dapat berlangsung lebih cepat. yaitu in-situ (atau on-site) dan ex-situ (atau off-site).Ada dua jenis bioremediasi. penerapan immobilized enzymes 4. dsb 2. yaitu mikroorganisme yang memiliki kemampuan biotransformasi khusus 3. Pembersihan ini lebih murah dan lebih mudah. Ada 4 teknik dasar yang biasa digunakan dlm bioremediasi: 1. Sedangkan keunggulannya antara lain proses bisa lebih cepat dan mudah untuk dikontrol. tanah tersebut dibersihkan dari zat pencemar. kemudian zat pembersih dipompakan ke bak/tangki tersebut. Pembersihan on-site adalah pembersihan di lokasi. pengaturan kondisi redoks. Bioremediasi ex-situ meliputi penggalian tanah yang tercemar dan kemudian dibawa ke daerah yang aman. kemudian diberi perlakuan khusus dengan menggunakan mikroba. Proses bioremediasi harus memperhatikan antara lain temperatur tanah. derajat keasaman tanah.

K).Proses bioremediasi Contoh bioremediasi bagi lingkungan yang tercemar minyak bumi.lokasi sumber pencemar. Bakteri ini kemudian akan menguraikan limbah minyak bumi yang telah dikondisikan sedemikian rupa sehingga sesuai dengan kebutuhan hidup bakteri tersebut. . nutrien (N. dan ketersediaan oksigen. Dalam waktu yang cukup singkat kandungan minyak akan berkurang dan akhirnya hilang. perbandingan C : N kurang dari 30:1. inilah yang disebut sistem bioremediasi. Yang pertama dilakukan adalah mengaktifkan bakteri alami pengurai minyak bumi yang ada di dalam tanah yang mengalami pencemaran tersebut. ketersediaan air. P. .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->