LAPORAN KEGIATAN

PAMERAN SEJARAH MUSEUM MPU TANTULAR

Oleh: Dewinda Nur Mayaningsari (09) Evita Izza Dwiyanti (13)

SEKOLAH UNGGULAN TERPADU (SUT)

SMA NEGERI 2 LUMAJANG
Jln. HOS. Cokroaminoto 159, Lumajang 67311 Telp/Fax. (0334) 881036 TAHUN AJARAN 2012-2013

mandiri dan berakhlaq mulia.2 TUJUAN PEMBUATA LAPORAN Secara khusus tujuan pembuatan laporan ini adalah : a. wayang.2 TUJUAN 1. Menumbukan motivasi pada siswa untuk menghargai peninggalanpeninggalan berupa arca. b. 1. Dengan pendidikan dan belajar yang tekun dapat membawa kita semua untuk mewujudkan cita-cita dan impian yang telah kita harapkan di jaman modern dan global ini. diharapakan dapat memacu siswa SMA Negeri 2 Lumajang untuk selalu menggali dan menggali potensi yang dimiliki dan dapat mengoptimalkan pengembangan pendidikan yang berada di SMA Negeri 2 Lumajang. Untuk mengetahui peninggalan-peninggalan masyarakat pada jaman dulu. Melalui kunjungan ke Pameran Museum Mpu Tantular ini. semua ini diperlukan keinginan dan kemauan yang lebih dalam dari diri kita masing-masing. keris.2. Meningkatkan wawasan siswa tentang peninggalan-peninggalan berupa arca. . Dalam era globalisasi kita semua diharapkan terus berusaha meningkatkan sumber daya yang handal dan berkualitas yang mampu bersaing secara efektif.BAB I PENDAHULUAN 1. wayang. keris. kritis. kreatif. sehingga siswa dapat merasakan situasi dan kondisi yang dihadapi tidak sama bila belajar di dalam dan lingkungan sekolah.2. Dalam situasi dan kondisi sekarang ini tanpa adanya pendidikan yang memadai sulit untuk memacu diri kita untuk menggapai masa depan yang lebih cerah . keris. dll serta budaya Nusantara dan menjadi manusia yang mampu berpikir logis. Memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenal lebih dekat tentang peninggalan-peninggalan berupa arca. Untuk dapat mencapai tujan yang tepat maka kami mengadakan kunjungan ke Pameran Museum Mpu Tantular. maka guru pendamping sekolah kami mendorong para siswanya untuk belajar di luar kelas dengan cara kunjungan ke Pameran Museum Mpu Tantular.1 LATAR BELAKANG KUNJUNGAN Pendidikan merupakan modal terpenting dijaman sekarang ini. dll. 1. Kunjungan kali ini bersamaan dengan siswa SD sampai SMA bahkan perguruan tinggi dan masyarakat luas pencinta budaya. Untuk dapat mencapai hal tersebut. dll dan budaya daerah lain melalui proses pengamatan langsung dilingkungan Pameran Museum Mpu Tantular c. wayang.1 TUJUAN KUNJUNGAN Tujuan kunjungan ke Pameran Museum Mpu Tantular adalah : a.

Untuk menambah wawasan masyarakat. Untuk memenuhi ketuntasan dalam mata pelajaran Sejarah c.00-21.b. Veteran no.4 WAKTU DAN TEMPAT Pameran Mpu Tantular Tanggal Pelaksanaan Waktu Pelaksanaan Tempat Pelaksanaan Tanggal Kunjungan Waktu Kunjungan : 11-13 Februari 2013 : 09.44 WIB .3 MANFAAT Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat: 1. Jl.00 WIB : Gedung Guru. d. khusunya pelajar dan mahasiswa.00-15. tentang peninggalan-peninggalan pada jaman dahulu 2. Untuk menambah pengetahuan masyrakat peninggalan-peninggalan pada jaman dahulu 1.18 Lumajang : 12 Februari 2013 : 15. Sebagai informasi untuk peserta kunjungan tahun yang akan datang 1. Sebagai tanda bukti telah melakukan kunjungan ke Pameran Museum Mpu Tantular.

Simbol Garuda yang membawa kendi (kamandalu) berisi amrta (air kehidupan). Pemberian naman “Mpu Tantular” bagi museum ini adalah untuk mengabadikan pujangga besar Majapahit pengarang kitab Arjunawijaya dan Sutasoma yang didalamnya mengandung falsafah Bhineka Tunggal Ika yang dijadikan semboyan bangsa Indonesia.09 gram. Selanjutnya pada tanggal 14 Mei 2004 menempati lokasi tetap di Jl. dan 13 Pebruari 2013. merupakan symbol kekuasaan dewa Siwa. kemudian pindah ke Jl. 2. maka kami dating pada hari senin atau awal pameran dibuka. Raya Buduran-Jembatan Layang Sidoarjo.BAB II PEMBAHASAN 2.163. Museum ini pada mulanya terletak di Raadhius Ketabang.2 Profil Museum Mpu Tantular Museum Mpu Tantular merupakan kelanjutan Stedelijk Historisch Museum Surabaya yang didirikan oleh Von Feber. Simbol raksasa dengan kedua tangan seolah bersikap menyangga. Taman Mayangkara 6 Surabaya. Data – data yang kami kumpulkan melalui pengambilan gambar dari setiap benda – benda.3 Isi Pameran Museum Mpu Tantular No 1 Peninggalan Keterangan Hiasan ini dibuat dari emas 22 karat dengan berat keseluruhan 1. Simbol raksasa yang membawa gada kemungkinan merupakan penggambaran raksasa sebagai penjaga air Amrta. Di atasnya terdapat gambar telapak tangan kiri yang dilengkapi dengan hiasan motif lidah api.1 Pengumpulan Data Pameran dibuka pada pukul Sembilan pagi dan ditutup pada jam sembilan malam. Garudeya . merupakan penggambaran dari gana (raksasa setengah dewa) untuk menjaga bangunan suci. Demi menghindari banyaknya pengunjung yang datang ke tempat pameran. Supaya kita tahu asal – usulnya. Dan pameran tersebut diselenggarakan di tiga hari. Pemuda 3 Surabaya dan berikutnya pindah lagi ke Jl. 2. 12. yaitu tanggal 11. Dari benda – benda tersebut kami juga mengambil keterangan ketengan benda. tahun 1933.

Wayang Timplong . Alat musiknya sederhana. Instrumen yang digunakan sangat sederhana. Wayang Thengul 3 Kapak Tangkai Kapak Lonjong Beliung Penarah Kapak Genggam Serpih Tengkorak Tulang Paha Gading Kaki Gajah Purba Tanduk Kerbau Wayang Potehi disebut juga wayang boneka. Merupakan kesenian peranakan tionghoa.2 Kata Thengul berasal dari kata metentheng terus methungul. Berdurasi 2 sampai 3 jam dalam pergelarannya. Bercerita tentang pahlawan. Teknologi Masa Neolitik dan Fosil 4 Wayang Potehi 5 Disebut juga wayang gung. Panji Laras Bangun dan cerita – cerita tokoh setempat. Istilah ini menggambarkan spirit untuk selalu tampil di setiap jaman. Mulai dikenal tahun 1910. Terbuat dari kayu mentaos. Lakon yang bermain dalam pergelaran antara lain Panji Asmara Bangun. Bentuk fisiknya hampir sama dengan wayang golek. suri tauladan dan budi pekerti dari dataran cina. Pergelaran biasanya pada malam sampai pagi.

Konon kata wayang berasal dari bahasa jawa yang artinya bayangan. kejeniusan local dipengaruhi oleh kebudayaan asing. Menceritakan tentang Umat katoloik yang rindu pada wahyu Allah. Dapat dimainkan siang atau malam hari. Dalang dan sinden memakai pakaian tertutup. Konon katanya Sadat berasal dari Sarana dakwah dan tabligh. Berdurasi 3 sampai 4 jam Wayang Sadat : berasal dari trenggalek. Berkembang pada Pulau Jawa dan Bali yang dipengaruhi oleh kebudayaan hindu. Gelang perak Perhiasan . Bercerita tentang Sunan – sunan.6 Wayang Wahyu : Wayang kulit yang berasal dari Surabaya. Berdurasi 4-5 jam. Disebut bayangan karena penonton dapat melihat pertunjukan dari belakang layar. Namun. Wayang Kulit Wayang Wahyu (bawah) & Wayang Sadat (atas) 7 8 Gelang Liontin Genta Kalung kuku macan Kalung Kalung klonthongan Binggel Gelang.

Nantinya ada tokoh bertopeng yang bercerita melawan pasukan berkuda. Pada akhir pergelaran biasanya ditutup dengan aksi – aksi akrobatik. Biasanya dipergelarkan pada bersih desa atau proklamasi. Jaranan Bhuto 11 Merupakan kesenian urban.9 Berasal dari Tulungagung. hal itu terlihat dari gerakan – gerakannya. Jaranan Sentherewe 10 Berasal dari Banyuwangi. Dinamakan jaranan bhuto karena bermuka bhuto. Bercerita yang pada intinya kebajikan akan menang melawan kejahatan. Topeng Sandur Manduro . Dimainkan oleh sekitar 12 orang. Banyak dipengaruhi oleh tarian remo. menggambarkan prajurit berkuda dalam pencarian Dewi Sekartaji. Dimainkan oleh enam orang.

Topeng Sumenep 3. Topeng Bali . Topeng Malang 2.1.

Semoga laporan kegiatan kunjungan ke Pameran Museum Mpu Tantular ini dapat bermanfaat bagi pembaca sekalian. Kami sadar bahwa laporan ini masih banyak kekurangan. jadi kami mohon kritik dan saran dari pembaca. .BAB III PENUTUP Demikian laporan kegiatan kunjungan ke Pameran Museum Mpu Tantular ini.

museum-mputantular.LAMPIRAN-LAMPIRAN Referensi Data : www.com .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful