Anatomi dan Fisiologi Sistem Tulang

Pengertian Sistem Tulang  Menurut Sweltzer S.C. Dan Bare B.G. Tulang manusia saling berhubungan satu dengan yang lain dalam berbagai bentuk untuk memperoleh fungsi sistem muskuloskeletal yang optimal.

Jaringan Penyusun Tulang
 Menurut Price S.A. Dan Wilson, L.M. (1995) sistem tulang terdiri atas : Sendi, otot, rangka, tendon, ligamen, bursa,dan jaringan khusus penghubung.

Bagian-Bagian Tulang
 Tulang Kompakta Lapisan luar yang padat dan keras, menutupi seluruh bagian tulang, tersusun mengelilingi sepanjang kanal yang disebut kanalis haversian.  Tulang Concellus Tulang berbentuk seperti sarang lebah terdapat di bagian dalam tulang kompakta dengan susunan tulang seperti batang, mampu untuk menahan berat dan tekanan yang dibebankan setiap tulang.

Pada bagian dalam terdapat rongga berisi sumsum tulang. tungkai bawah. serta lengan atas dan lengan bawah.Tulang Pipih Tulang pipih berbentuk gepeng memipih. Tulang ini mempunyai inti tulang spongiosa yang dikelilingi tulang kompak. dan tulang belikat. Contoh: tulang telapak tangan dan kaki. tulang rusuk. tulang tengkorak. serta ruas-ruas tulang belakang.Tulang Pendek Tulang pendek berbentuk seperti seperti kubus atau pendek tidak beraturan. Contoh. Contoh: Tulang paha.Jenis-Jenis Tulang Berdasarkan bentuknya.Tulang Pipa (Tulang Panjang) Tulang pipa berbentuk seperti tabung yang kedua ujungnya bulat (epifisis) dan bagian tengah silindris (diafisis). tulang dibedakan sebagai berikut: 1). 3). Tulang pipih mempunyai dua lapisan tulang kompak yang disebut lamina eksterna dan interna ossis karnii. .  2). Kedua lapisan dipisahkan oleh satu lapisan tulang spongiosa disebut diploe. Hampir seluruh bagian terdiri-dari tulang kompak (tulang padat) dengan sedikit komponen tulang spongiosa (tulang berongga-rongga).

 Berdasarkan jenisnya. Tulang keras dibedakan menjadi dua . 1). Matriks yang berserabut lebih banyak mengandung zat kalogen (zat perekat logam). misalnya pada tulang pipa. Kedua senyawa ini menyebabkan tulang menjadi keras. tulang dapat dibedakan menjadi tulang rawan dan tulang keras. Osteoblast pada lacuna menjadi tidak aktif dan disebut osteosit (sel tulang). matriks tulang rapat dan padat. yaitu tulang kompak dan tulang spons (tulang berongga). Rongga-rongga .Tulang Keras (Osteon) Tulang keras merupakan kumpulan sel-sel tulang yang mengeluarkan matriks yang mengandung senyawa kapur dan fosfat.  2). Pada tulang keras atau tulang kompak. Lama kelamaan kondroblast terkurung oleh matriksnya sendiri dalam ruang yang disebut lacuna. Kondroblast dalam lacuna bersifat tidak aktif dan disebut kondrosit (sel tulang rawan). Matriks pada tulang rawan umumnya adalah hialin yang homogen dan jernih.Tulang Rawan (Kartilago) Tulang rawan terdiri-dari sel-sel tulang yang mengeluarkan matriks disebut kondrin yang dihasilkan oleh kondroblast (sel-sel pembentuk kartilago). Pada tulang spons matriksnya berongga.

Struktur Tulang Tulang terdiri atas sel dan matrik 1. misalnya pada epifisis tulang pipa. Penting untuk menebalkan tulang dan menyembuhkan fraktur. Apabila berwarna kuning. misalnya pada diafisis tulang pipa. Merupakan bagian sel yang paling dalam yang membentuk sel sel tulang. berarti mengandung sel-sel darah merah. Bagian bahan dasar sampai bahan organik: • Kalsium fosfat dan garam lain 70% • bahan organik 30 % 3.pada tulang spons diisi oleh jaringan sumsum tulang. Periostium Membran yang kuat dan kaya akan vaskularisasi dari jaringan ikat. berarti mengandung sel-sel lemak. 2. kecuali diantara persendian dimana tulang terbungkus oleh rawan. bilamana matur disebut sebut sebagai osteosit dan akan membentuk tulang atau osteoklas yaitu tulang yang hancur. hampir melekat pada bagian luar dari bagian tulang. Apabila berwarna merah. . Sel-sel tulang yang disebut juga osteoblas. Matriks dibentuk oleh bahan dasar serat dan garamgaram.

Menahan jaringan tubuh dan memberi bentuk pada rangka 2. Pergerakan .Fungsi Tulang 1. Meindungi organ organ tubuh seperti kranium (tulang otak) melindungi otak 3.

Osteomilitis : inflamasi pada tulang 6. Osteoporosis : terjadi karena penurunan penulangan (osifikasi) akibat peningkatan resopsi (penurunan pembentukan tulang) 3.  Sel – sel yang utama berperan dalam pembentukan dan resorpsi tulang adalah osteoblas dan osteoklas. Fraktur : patah tulang 5. Osteomalasia : keadaan dimana terjadi penurunan mineralisasi tulang 4. .4. keduanya berasal dari sum – sum tulang. Gudang menyimpannya mineral seperti kalsium dan hematopoesis Proses penulangan  Jaringan tulang dibentuk oleh kristal – kristal kecil kalsium dan fosfor yang melekat pada jaringan yang menahan serat protein. Periostitis : inflamasi pada periosteum. Tempat melekatnya otot 5. Osteoklerosis : kelainan tulang akibat peningkatan peningkatan kalsifikasi tulang karena hipoparatiroid 2. Penyakit Pada Tulang 1.