BAB I PENDAHULUAN 1.

1Latar Belakang Politik Politik merupakan suatu proses pembentukan dan pembagian kekuasaan dalammasyarakat yang antara lain berwujud proses pembuatan keputusan, khususnya dalam negara. Pengertian ini merupakan upaya penggabungan antara berbagai definisi yang berbeda mengenai hakikat politik yang dikenal dalam ilmu politik. Politik nasional menggariskan usaha-usaha untuk mencapai tujuan nasional yang dalam perumusannya dibagi dalam tahap-tahap utama, yaitu jangka panjang, jangka menengah dan jangka pendek. Politik nasional meliputi: 1. Politik dalam negeri, yang diarahkan untuk mengangkat, meninggikan, dan memelihara harkat dan derajat dan potensi rakyat Indonesia yang pernah mengalami kehinaan dan kemelaratan akibat penjajahan menuju sifat-sifat bangsa yang terhormat, dan dapat dibanggakan. 2. Politik luar negeri yang bersifat bebas aktif anti imperialism dan kolonialisme dalam segala bentuk dan manifestasinya, mengabdi kepada kepentingan nasional dan amanat penderitaan rakyat serta diarahkan kepada pembentukan solidaritas antar bangsa terutama bangsa Asia-Afrika dan Negara-negara non Aligned.

3. Politik ekonomi yang bersifat swasembada /swadaya dengan tidak berarti mengisolasi diri, tetapi diarahkan kepada peningkatan taraf hidup dan daya kreasi rakyat Indonesia sebesar-besarnya. 4. Politik pertahanan keamanan, yang bersifat defensive aktif dan diarahkan kepada pengamanan serta perlindungan bangsa dan Negara serta usaha-usaha nasional dan penanggulangan segala macam tantangan, ancaman, dan hambatan. Hal-hal yang berkaitan dengan politik :

Partai dan Golongan Roger F Saltou yang mendefinisikan partai politik sebagai kelompok warga negara yang sedikit banyak terorganisasikan, yang bertindak sebagai suatu kesatuan politik dan dengan memanfaatkan kekuasaannya untuk memilih, bertujuan untuk menguasai pemerintahan dan menjalankan kebijakan umum yang mereka buat.

Hubungan Internasional hubungan internasional adalah hubungan antar negara, namun dalam perkembangan konsep ini bergeser untuk mencakup semua interaksi yang berlangsung lintas batas negara

Masyarakat adalah sekumpulan orang orang yang mendiami wilayah suatu negara.

Kekuasaan Dalam teori politik menunjuk pada kemampuan untuk membuat orang lain melakukan sesuatu yang tidak dikehendakinya. Max Weber menuliskan adanya tiga sumber kekuasaan: pertama dari perundangundangan yakni kewenangan; kedua, dari kekerasan seperti penguasaan senjata; ketiga, dari karisma.

Negara negara merupakan suatu kawasan teritorial yang didalamnya terdapat sejumlah penduduk yang mendiaminya, dan memiliki kedaulatan untuk menjalankan pemerintahan, dan keberadaannya diakui oleh negara lain. Korelasi strategi nasional dan politik nasional Strategi nasional adalah cara melaksanakan politik nasional tersebut dalam rangka mencapai tujuan dan sasaran nasionalnya. Agar strategi nasional ini berjalan sesuai dengan apa yang dikehendaki oleh politik nasional, maka terlebih dahulu harus diadakan pemikiran strategi yaitu melaksanakan telaah strategi dan perkiraan strategi yang berarti berfikir secara intensif, analitis, sintesis, serta menyeluruh. Politik nasional adalah penentu tujuan nasional dalam bentuk GBHN, sedang strategi nasional adalah merupakan upaya pencapaian tujuan nasional yang ditentukan oleh politik nasional diwujudkan dalam bentuk repelita. Politik dan strategi nasional sangat dipengaruhi oleh unsure-unsur ideology, politik, ekonomi, social budaya, dan hankam serta ancaman dari dalam maupun dari luar negeri. Oleh karena itu syarat utama bagi pelaksanaan politik dan strategi nasional adalah terciptanya stabilitas nasional. Pelaksanaan politik dan strategi nasional dirumuskan melalui proses yang disebut pemikiran startegi, yaitu pemikiran strategi tingkat nasional yang mampu mempertemukan antara :

1. Sasaran-sasaran alternative 2. Cara bertindak yang dipilih 3. Kekuatan nasional yang tersedia. 4. Tersedianya anggaran dan pembiayaan. 5. Tersedianya data dan informasi yang up to date. Oleh karena politik dan strategi nasional tersebut merupakan budi daya bangsa dan Negara Republik Indonesia untuk mempertahankan eksistensi dan kelangsungan hidupnya maka: 1. Harus tercipta suatu stabilitas nasional yang mantap. 2. Tata bina nasional yang baik. 3. Peran serta seluruh warga Negara secara positif. 4. Mencegah dan mengurangi segala ancaman, gangguan, hambatan, maupun tantangan yang timbul maupun tantangan yang diperkirakan akan timbul. Didalam proses perumusan politik dan strategi nasional perlu diperhatikan azas-azas sebagai berikut : 1. Azas keterpaduan dan prioritas. 2. Azas manfaat dan prioritas. 3. Azas kekenyalan dan pandangan jauh ke depan. 4. Azas pembagian kewenangan dan tanggung jawab.

strategi adalah politik dalam pelaksanaan.. sedangkan Clausewitz dengan tegas membedakan politik dan strategi. maka strategi nasional merupakan pelaksanaan dari kebijakan nasional. Startegi nasional adalah seni dan ilmu mengembangkan dan menggunakan kekuatan nasional dalam masa damai maupun masa perang untuk mendukung pencapaian tujuan-tujuan yang ditetapkan politik nasional. dinamis. Dalam rangka nasional. Antoine Henri Jomini (1779-1869) dan Karl Von Clausewitz secara ilmiah Jomini memberikan pengertian yang bersifat deskriptif. 3. Membahas secara sederhana tentang Politik dan Startegi .3 Tujuan Penulisan 1.Strategi Strategi berasal dari kata yunani strategis yang artinya the art of the general.2 Rumusan Masalah Yang akan dibahas dalam makalah ini adalah tentang 2 poin yaitu: Sistem Konstitusi Sistem Plitik dan Ketatanegaraan Indonesia 1. Memenuhi salah satu tugas mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan 2. 1. atau dengan kata lain. Menambah pengetahuan tentang pendidikan kewarga negaraan. disesuaikan dengan kondisi. Dengan demikian maka strategi nasional sebagai rencana dan pelaksanaan harus kenyal. Ia katakan bahwa strategi adalah seni menyelenggarakan perang diatas peta dan meliputi seluruh wawasan operasi. situasi dan kemampuan disamping nilai seni.

istilah ini merujuk secara khusus untuk menetapkan konstitusi nasional sebagai prinsipprinsip dasar politik. terdapat konstitusi politik atau hukum akan tetapi mengandung pula arti konstitusi ekonomi.BAB II PEMBAHASAN A. struktur. pengambilan keputusan. prosedur. Konstitusi bagi organisasi pemerintahan negara yang dimaksud terdapat beragam bentuk dan kompleksitas strukturnya. dan aturan dasar organisasi tersebut. lihatdaftar konstitusi nasional. kebijakan dan distibusi maupun alokasi. karakter.constituere) dalam bahasa prancis yaitu “constiture” dalam bahsa jerman “vertassung” dalam ketatanegaraan RI diartikan sama dengan Undang – undang dasar. konstitusi harus diartikan dalam artian tidak semuanya berupa dokumen tertulis (formal). negara. Jenis organisasi yang menggunakan konsep Konstitusi termasuk:      Organisasi pemerintahan (transnasional. konstitusi memuat aturan dan prinsip-prinsip entitas politik dan hukum. kekuasaan. istilah konstitusi sering di identikkan dengan suatu kodifikasi atas dokumen yang tertulis dan di Inggris memiliki konstitusi tidak dalam bentuk kodifikasi akan tetapi berdasarkan pada yurisprudensi dalam ketatanegaraan negara Inggris dan mana pula juga Konstitusi Istilah konstitusi berasal dari bahasa inggris yaitu “Constitution” dan berasal dari bahasa belanda “constitue” dalam bahasa latin (contitutio. Pengertiang Sistem Konstitusi Konstitusi (bahasa Latin: constitutio) dalam negara adalah sebuah norma sistem politik dan hukum bentukan pada pemerintahan negara . nasional atau regional) organisasi sukarela persatuan dagang partai politik perusahaan Pengertian KONSTITUSI Konstitusi pada umumnya bersifat kodifikasi yaitu sebuah dokumen yang berisian aturan-aturan untuk menjalankan suatu organisasi pemerintahan negara. Dalam bentukan organisasi konstitusi menjelaskan bentuk. Konstitusi / UUD dapat diartikan peraturan dasar dan yang memuat ketentuan – . namun menurut para ahli ilmu hukum maupun ilmu politik konstitusi harus diterjemahkan termasuk kesepakatan politik. aktivitas.Dalam kasus bentukan negara. Dewasa ini. prinsip-prinsip dasar hukum termasuk dalam bentukan struktur. wewenang dan kewajiban pemerintahan negara pada umumnya. namun dalam pengertian ini.biasanya dikodifikasikan sebagai dokumen tertulis . Untuk melihat konstitusi pemerintahan negara tertentu. Istilah konstitusi dapat diterapkan kepada seluruh hukum yang mendefinisikan fungsi pemerintahan negara. Konstitusi umumnya merujuk pada penjaminan hak kepada warga masyarakatnya.

konstitusi tidak akan berjalan dengan baik dan bisa saja kekuasaan penguasa akan merajalela Dan bisa merugikan rakyat banyak 2) Melindungi Ham maksudnya setiap penguasa berhak menghormati Ham orang lain dan hak memperoleh perlindungan hukum dalam hal melaksanakan haknya. tetapi juga nyata berlaku dalam masyarakat dalam arti berlaku efgektif dan dilaksanakan secara murni dan konsekuen. pengertian konstitusi menurut para ahli 1) K. 2) Herman heller. konstitusi adalah hubungan antara kekuasaaan yang terdapat di dalam masyarakat seperti golongan yang mempunyai kedudukan nyata di dalam masyarakat misalnya kepala negara angkatan perang. Konstitusi tidak hanya bersifat yuridis tetapi juga sosiologis dan politis 3) Lasalle. partai politik dsb 4) L.undangan. 3) Pedoman penyelengaraan negara maksudnya tanpa adanya pedoman konstitusi negara kita tidak akan berdiri dengan kokoh. Nilai konstitusi yaitu: 1. o Konstitusi sebagai bentuk negara o Konstitusi sebagai faktor integrasi o Konstitusi sebagai sistem tertutup dari norma hukum yang tertinggi di dalam negara b) Konstitusi dalam artoi relatif dibagi menjadi 2 pengertian yaitu konstitusi sebagai tuntyutan dari golongan borjuis agar haknya dapat dijamin oleh penguasa dan konstitusi sebagai sebuah konstitusi dalam arti formil (konstitrusi dapat berupa terttulis) dan konstitusi dalam arti materiil (konstitusi yang dilihat dari segi isinya) c) konstitusi dalam arti positif adalah sebagai sebuah keputusan politik yang tertinggi sehingga mampu mengubah tatanan kehidupan kenegaraan d) konstitusi dalam arti ideal yaitu konstitusi yang memuat adanya jaminan atas hak asasi serta perlindungannya B. tetrapi tidak . 2. Wheare. Jadi konstitusi berarti menetapkan secara bersama. C. konstitusi adalah keseluruhan sistem ketaatanegaraaan suatu negara yang berupa kumpulan peraturan yang membentuk mengatur /memerintah dalam pemerintahan suatu negara.j Van Apeldoorn. Nilai normatif adalah suatu konstitusi yang resmi diterima oleh suatu bangsa dan bagi mereka konstitusi itu tidak hanya berlaku dalam arti hukum (legal).ketentuan pokok dan menjadi satu sumber perundang. 6) Carl schmitt membagi konstitusi dalam 4 pengertian yaitu: a) Konstitusi dalam arti absolut mempunyai 4 sub pengertian yaitu. istilah konstitusi berasal dari bahasa latin cisme yang berarati bewrsama dengan dan statute yang berarti membuat sesuatu agar berdiri. konstitusi mempunyai arti luas daripada UUD. tujuan konstitusi yaitu: 1) Membatasi kekuasaan penguasa agar tidak bertindak sewenang – wenang maksudnya tanpa membatasi kekuasaan penguasa. o Konstitusi sebagai kesatuan organisasi yang mencakup hukum dan semua organisasi yang ada di dalam negara. konstitusi memuat baik peraturan tertulis maupun peraturan tak tertulis 5) Koernimanto soetopawiro. Nilai nominal adalah suatu konstitusi yang menurut hukum berlaku. C. Konstitusi adalah keseluruhan peraturan baik yang tertulis maupun tidak tertulis yang mengatur secara mengikat cara suatu pemerintahan diselenggarakan dalam suatu masyarakata negara A.

norma dalam penyelenggaraan negara. Strong konstitusi terdiri dari:  Konstitusi tertulis (dokumentary constiutution / writen constitution) adalah aturan – aturan pokok dasar negara . Melinmdungi asas demokrasi Menciptakan kedaulatan tertinggi yang berada ditangan rakyat Untuk melaksanakan dasar negara Menentukan suatu hukum yang bersifat adil F. 2) secara teoritis konstitusi dibedakan menjadi: a) konstitusi politik adalah berisi tentang norma. 2) Tidak bertentangan dengan UUD 1945 3) Memperhatikan pelaksanaan UUD 1945. Dalam memobilisasi kekuasaan. demikian juga aturan dasar lainnya yang mengatur perikehidupan suatu bangsa di dalam persekutuan hukum negara. rumusan filosofis negara. Syarat terjadinya konstitusi yaitu: Agar suatu bentuk pemerintahan dapat dijalankan secara demokrasi dengan memperhatikan kepentingan rakyat. bangunan negara dan tata negara. 4) unsur /substansi sebuah konstitusi yaitu: a) Menurut sri sumantri konstitusi berisi 3 hal pokok yaitu: 1) Jaminan terhadap Ham dan warga negara 2) Susunan ketatanegaraan yang bersdifat fundamental 3) Pembagian dan poembatasan tugas ketatanegaraan b) Menurut Miriam budiarjo. Macam – macam konstitusi 1) Menurut CF. Ketidak sempurnaan itu disebabkan pasal – pasal tertentu tidak berlaku / tidsak seluruh pasal – pasal yang terdapat dalam UUD itu berlaku bagi seluruh wilayah negara. hubungan rakyat dengan pemerintah. 3) bedasarkan sifat dari konstitusi yaitu: 1) Flexible / luwes apabila konstitusi / undang undang dasar memungkinkan untuk berubah sesuai dengan perkembangan. konstitusi memuat tentang: Organisasi negara HAM Prosedur penyelesaian masalah pelanggaran hukum Cara perubahan konstitusi.sempurna. 2) Rigid / kaku apabila konstitusi / undang undang dasar jika sulit untuk diubah. Adapun syarat – syarat konvensi adalah: 1) Diakui dan dipergunakan berulang – ulang dalam praktik penyelenggaraan negara. sistem ekonomi. 3. konstitusi berisi tentang: 1) Pernyataan ideologis 2) Pembagian kekuasaan negara 3) Jaminan HAM (hak asasi manusia) 4) Perubahan konstitusi 5) Larangan perubahan konstitusi E. penguasa menggunakan konstitusi sebagai alat untuk melaksanakan kekuasaan politik.  Konstitusi tidak tertulis / konvensi(nondokumentary constitution) adalah berupa kebiasaan ketatanegaraan yang sering timbul. Kedudukan konstitusi (UUD) Dengan adanya UUD baik penguasa dapat mengetahui aturan / ketentuan pokok mendasar mengenai ketatanegaraan . sistem sosial. D. hubuyngan antar lembaga negara. c) Menurut koerniatmanto soetopawiro. Nilai semantik adalah suatu konstitusi yang berlaku hanya untuk kepentingan penguasa saja. dan sistem politik yang ingin dikembangkan bangsa itu. Sebagai hukum dasar Sebagai hukum yang tertinggi . b) Konstitusi sosial adalah konstitusi yang mengandung cita – cita sosial bangsa.

dan yudikatif ). media massa. Dalam hal ini yang dimaksud suprastruktur politik adalah Lembaga-Lembaga Negara. Komisi Yudisial. Lembaga-lembaga ini yang akan membuat keputusan-keputusan yang berkaitan dengan kepentingan umum. Kelompok Penekan (Presure Group). seleksi dan penyusunan skala prioritasnya. pemerintahan baru terbentuk sebagai hasil revolusi ini yang kadang – kadang membuat sesuatu UUD yang kemudian mendapat persetujuan rakyat. DPR. Keterkaitan konstitusi dengan UUD yaitu: Konstitusi adalah hukum dasar tertulis dan tidak ter tulis sedangkan UUD adalah hukum dasar tertulis. Dengan adanya partisipasi masyarakt diharapkan keputusan yang dibuat pemerintah sesuai dengan aspirasi dan kehendak rakyat. Tuntutan dan dukungan sebagai input dalam proses pembuatan keputusan. . cita – cita dan tujuan negara yang tertuang dalam pembukaan UUD suatu negara. upaya-upaya mewujudkan tujuan. Alat/Media Komunikasi Politik. eksekutif. DPD. pengambilan keputusan. Lembaga-lembaga tersebut di Indonesia diatur dalam UUD 1945 yakni MPR. Presiden dan Wakil Presiden. perubahan konstitusi / UUD yaitu: Secara revolusi. Mahkamah Agung. Dalam Penyusunan keputusan-keputusan kebijaksanaan diperlukan adanya kekuatan yang seimbang dan terjalinnya kerjasama yang baik antara suprastruktur dan infrastruktur politik sehingga memudahkan terwujudnya cita-cita dan tujuan-tujuan masyarakat/Negara. UUD/konstitusi berubah secara berangsur – angsur yang dapat menimbulkan suatu UUD. Secara evolusi. melalui badan-badan inilah masyarakat dapat menyalurkan aspirasinya. Badan yang ada di masyarakat seperti Parpol. keterkaitan antara dasar negara dengan konstitusi yaitu: keterkaitan antara dasar negara dengan konstitusi nampak pada gagasan dasar. dan pranata politik lainnya adalah merupakan infrastruktur politik. Pengertian sistem Politik di Indonesia Sistem politik Indonesia diartikan sebagai kumpulan atau keseluruhan berbagai kegiatan dalam Negara Indonesia yang berkaitan dengan kepentingan umum termasuk proses penentuan tujuan. Kelompok kepentingan (Interest Group). Tokoh Politik (Political Figure). Cara Berpolitik Melalui Suprastruktur dan Infrastruktur politik Yang termasuk dalam Suprastruktur politik adalah emua lembaga-lembaga negara yang tersbut di dalam konstitusi negara ( termasuk fungsi legislatif. secara otomatis UUD yang sama tidak berlaku lagi. H. Mahkamah Konstitusi. 2. Ormas.G. SISTEM POLITIK DAN KETATANEGARAAN DI INDONESIA Suprastruktur dan Infrastruktur Politik di Indonesia 1. konstitusi menyangkut cara suatu pemeritahan diselenggarakan. Uud memiliki sifat mengikat oleh karenanya makin elastik sifatnya aturan itui makin baik. Dasar negara sebagai pedoaman penyelenggaraan negara secara tertulis termuat dalam konstitusi suatu negara I.

Latar belakang tuntutan perubahan UUD 1945 antara lain karena pada masa Orde Baru. serta mempertegas sistem pemerintahan presidensiil. kekuasaan tertinggi di tanganMPR (dan pada kenyataannya bukan di tangan rakyat). terlebih dahulu harus minta pendapat rakyat melalui referendum. Pemerintah menyatakan akan menjalankan UUD 1945 dan Pancasila secara murni dan konsekuen. HAM. tanggal 1-9 November 2001 → Perubahan Ketiga UUD 1945 Sidang Tahunan MPR 2002. kekuasaan yang sangat besar pada Presiden. kedaulatan rakyat. UUD 1945 juga menjadi konstitusi yang sangat "sakral". tanggal 14-21 Oktober 1999 → Perubahan Pertama UUD 1945 Sidang Tahunan MPR 2000. Dalam kurun waktu 1999-2002. pembagian kekuasaan. diantara melalui sejumlah peraturan:  Ketetapan MPR Nomor I/MPR/1983 yang menyatakan bahwa MPR berketetapan untuk mempertahankan UUD 1945. tanggal 7-18 Agustus 2000 → Perubahan Kedua UUD 1945 Sidang Tahunan MPR 2001. Perubahan UUD 1945 dengan kesepakatan diantaranya tidak mengubah Pembukaan UUD 1945. tanggal 1-11 Agustus 2002 → Perubahan Keempat UUD 1945    . Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1985 tentang Referendum.B. serta kenyataan rumusan UUD 1945 tentang semangat penyelenggara negara yang belum cukup didukung ketentuan konstitusi. Tujuan perubahan UUD 1945 waktu itu adalah menyempurnakan aturan dasar seperti tatanan negara. serta hal-hal lain yang sesuai dengan perkembangan aspirasi dan kebutuhan bangsa. Pada masa Orde Baru. Namun pelaksanaannya ternyata menyimpang dari Pancasila dan UUD 1945 yang murni.terutama pelanggaran pasal 23 (hutang Konglomerat/private debt dijadikan beban rakyat Indonesia/public debt) dan 33 UUD 1945 yang memberi kekuasaan pada fihak swasta untuk menghancur hutan dan sumberalam kita. tetap mempertahankan susunan kenegaraan (staat structuur) kesatuan atau selanjutnya lebih dikenal sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pengertian. yang merupakan pelaksanaan TAP MPR Nomor IV/MPR/1983. UUD 1945 mengalami 4 kali perubahan yang ditetapkan dalam Sidang Umum dan Sidang Tahunan MPR:  Sidang Umum MPR 1999.   Salah satu tuntutan Reformasi 1998 adalah dilakukannya perubahan (amandemen) terhadap UUD 1945. kedudukan. sifat dan fungsi UUD 1945 Pada masa Orde Baru (1966-1998). eksistensi negara demokrasi dan negara hukum. tidak berkehendak akan melakukan perubahan terhadapnya Ketetapan MPR Nomor IV/MPR/1983 tentang Referendum yang antara lain menyatakan bahwa bila MPR berkehendak mengubah UUD 1945. adanya pasal-pasal yang terlalu "luwes" (sehingga dapat menimbulkan mulitafsir).

Lestari. adil dan makmur. mempunyai nilai-nilai yang universal dan lestari. Dalam alenia itu jelas apa yang dikehendaki dan diharapkan oleh para pengantar kemerdekaan. dengan pernyataan itu bukan saja bangsa Indonesia bertekkad untuk merdeka . Dengan ini digambarkan bahwa bangsa Indonesia mendambakan kehidupan yang berkeseimbanan kehidupan material dan sprituil. keadaan sekarang tidak dapat dipisahkan dari keadaan kemarin dan langkah yang kita ambil sekarang akan menentukan keadaan yang akan datang. menunjukan kuatnya pendirian bangsa Indonesia menghadapi masalah . dan untuk memeajukan kesejahteraan umum. ini juga berarti adanya kesadaran bahwa. mencerdaskan kehidupan bangsa. 2) Makna alenia-alenia pembukaan UUD 1945 Alenia pertama dari pembukaan UUD 1945. maupun dalam hubungan bangsa-bangsa di Dunia. berdaulat. yang merupakan sumber dari cita hukum dan cita moral yang ingin ditegakan baik dalam lingkungan nasional. bahwa maksud dan tindakannya menyatakan kemerdekaan itu diberkati oleh Allah yang maha kuasa. Alenia kedua menunjukan kebanggaan dan peghargaan kita atas perjuangan bangsa Indonesia selama ini. Sedangkan prinsip besar yang tetap . adil dan makmur. tetapi juga menjadi keyakinan. c) Bahwa kemerdekaan tersebut bukan merupakan tujuan ahir tetapi masih harus terus diisi dengan mewujudkan bangsa Indonesia yang merseka. karena mengandung dinamika masyarakat dan akan tetap menjadi landasan perjuangan bangsa dan Negara selama bangsa Indonesia tetap setia terhadap Negara proklamasi 17 Agustus 1945. bersatu. perdamaian abadi dan keadilan sosial”. maka pembukaan UUD 1945 merupakan sumber dari motivasi dan aspirasi perjuangan dan tekad bangsa Indonesia. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan. Alenia yang ketiga menegaskan lagi apa yang menjadi motivasi riil dan materil bangsa Indonesia untuk menyatakan kemerdekaanya. tetapi akan terus berdiri di barisan paling depan untuk menentang dan menghapuskan penjajahan diatas dunia. bersatu. motivasi sepiritual . b) Bahwa momentum yangtelah berhasil dicapai tersebut harus dimanfaatkan untuk menyatakan kemerdekaan. Universal karena mengandung nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh bangsa-bangsa yang berada dimuka bumi. Tujuan perjuangan bangsa Indonesia dirumuskan dengan: “Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia serta seluruh tumph darah Indonesia. setiap alenia dan kata-katanya mengandung arti dan makna yang sangat dalam. ialah Negara Indonesia yang merdeka. keseimbangan kehidupan baik di dunia maupun di aherat. Pembukaan yang telah dirumuskan secara khidmat dalam (4) alenia itu.C. berdaulat. Alenia ini menunjukan adanya ketepatan dan ketajaman penilaian: a) Bahwa perjuangan pergerakan di Indonesia telah pada tingkat yang menentukan. Alenia keempat merumuskan dengan padat sekali tujuan dan prinsip-prinsip dasar untuk mencapai ttujuan bangsa Indonesia setelah menyatakan dirinya merdeka. PEMBUKAAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 1) Makna pembukaan UUD 1945 bagi perjuangan bangsa Indonesia Apabila UUD merupakan sumber hukum tertinggi yang berlaku di Indonesia. Nilainilai itulah yang selalu menjiwai segenap jiwa bangsa Indonesia dan terus berusaha untuk mewujudkannya.

tidak bersifat absolutisme. c) Kekuasaan Negara yang tertinggi. Pasal-pasal yang berisi materi hubungan Negara dengan warga Negara dan penduduknya serta dengan dipertegas dalam pembukaan UUD 1945. juga dijelaskan dalam UUD 1945. yang berisi konsepsi Negara diberbagai bidang: PolEkSosHanKam dan lain-lain. wewenang dan berkesinambungan dengan kelembagaan Negara. Kedaulatan rakyat di pegang oleh suatu badan yang bernama MPR.sebagai penjelmaan seluruh rakyat Indonesia. juga merupakan rangkakian kesatuan pasal-pasal yang bulat dan terpadu. Tugas dan wewenang MPR yang menentukan jalanya bangsa dan Negara yaitu berupa : · Menetapkan UUD · Menetapkan GBHN · Mengangkat Presiden dan Wakil Presiden. perdamaian abadi.dipegang teguh untuk mencapai tujuan itu adalah dengan: menyusun kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-undang Dasar Negara Indonesia. yaitu: a. didalamnya termasuk pengaturan kedudukan. b) Sistem konstitusional. yang mengandung semangat dan merupakan perwujudan dari pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945. memejukan kesejahteraan umum. Sistem pemerintahan Negara Indonesia di jelaskan dengan teran dan sisematis dalam penjelasan UUD 1945. d) Presiden adalahpenyelenggara pemerintah Negara yang tertinggi di bawah MPR. Pasal-pasal yang berisi materi sistem pmerintahan Negara. f) Mentri Negara adalah pembantu presiden. Ø Negara Indonesia berbentuk Republik dan berkedaulatan rakyat. tugas. dan keadilan sosial. Didalamnya berisi materi yang dibedakan menjadi dua. C.penjelasan UUD 1945 menyatakan dibawah MPR.Pemerintah berdasarkan atas sistem konstitusi.ditangan MPR (Die gezamte staat gewalt lieght elleim beir der majelis). yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.Penjelasan UUD 1945 menyatakan :‟‟Presiden mengangkat dan memperhentikan menterimenteri Negara . Ø Negara Indonesia mempunyai dasar falsafah Pancasila. yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat yang berdasarkan pada Pancasila. Presiden ialah penyelenggara kekuasaan tertinggi. b. Dengan rumusan yan panjang dan padat ini. Mentri Negara tidak bertanggung jawab kepada DPR.Didalm penjelasan itu dikenal 7 buah kunci pokok: a) Indonesia adalah Negara yang berdasarkan atas hukum (Rechtsstaan).NegaraIndonesia berdasarkan atas hukum tidak berdasarkan tatas kekuatan belaka (Machtsstaan). 4 pasal aturan peralihan dan 2 ayat aturan tambahan. BATANG TUBUH UUD 1945 UUD 1945 yang terdiri dari 37 pasal. alenia keempat pembukaan Unang-undang Dasar sekaligus menegaskan: Ø Negara Indonesia mempunyai fungsi yang sekaligus menjadi tujuannya. e) Presiden tidak bertanggung jawab kepada DPR. mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan.

dimana Presiden berkedudukan sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan. Indinesia pernah menjalani sistem pemerintahan federal di bawah Republik Serikat (RIS) selama tujuh bulan (27 Desember 1949 – 17 agustus 1950). Penjelasan UUD 1945 menyatakan: meskipun kepala Negara tidak bertanggung jawab kepada DPR. Mereka sepakat menyatukan rakyat yang berasal dari beragam suku bangsa. dan budaya yang tersebar di ribuan pulau kecil. agama. dengan memakai sistem demokrasi. dimana kedaulaulatan berada di tangan rakyat oleh rakyat untuk rakyat. setelah tercapai kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945. Indonesia menganut sistem pemerintahan presindesil. Para Bapak Bangsa yang meletakkan dasar pembentukan negara Indonesia. Setelah terjatuhnya orde . KESIMPULAN Indonesia adalah negara kesatuan berbentuk republik.g) Kekuasaan Kepala Negara tidak terbatas. namun kembali ke bentuk pemerintahan Republik. ia bukan diktator artinya kekuasaannya tidak terbatas. di bawah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Lembaga legislatif terdiri atas Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dab Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).org/wiki/Konstitusi http://id.baru (1996 .1997). kewenangan tugas. Saat ini UUD 1945 telah mengalami beberapa kali amandemen yang telah memasuki tahap amandemen ke empat.com/2012/04/sistem-politik-dan-ketatanegaraan. Lembaga Eksekutif terdiri atas Presiden.html . yang mengatur kedudukan dan tanggung jawab penyelenggara negara. memberi nasihat dan.eksekutif. seleksi dan penyusunan skala prioritasnya. pengawasan. pemerintah merespon desakan daerah – daerah sangat sentalistis dengan mebawarkan konsep otonomi daerah untuk mewujudkan desentralisasi kekuasaan. Konstitusi Negara Indonesia adalah Undang – Undang Dasar 1945.wikipedia.org/wiki/Politik http://nuugraahaailsa.wikipedia. yang dalam menjalankan tugasnya di bantu oleh seorang wakil presiden dan kabinet. fungsi adminsitrasi. Di tingakat regional. Fungsi MA adalah melakukan pengadilan. pemerintahan provinsi dipimpin oleh seorang gubernur. sedangkandi pemerintahan kabupaten/kotamadya dipimpin oleh seorang bupati/walikota/ lembaga yudikatif menjalankan kekuasaan kehakiman yang dilakukan oleh Mahkamah Agung (MA) sebagai lembaga kehakiman tertinggi bersama badan – badan kehakiman lain yang berada di bawahnya. dan yudikatif). upaya – upaya mewujudkan tujuan. Sistem poliyik Indonesia diartikan sebagai kumpulan atau keseluruhan berbagai kegiatan dalam Negara Indonesia yang berkaitan dengan kepentingan umum termasuk proses penetuan tujuan.blogspot. Amandemen konstitusi ini mengakibatkan perubahan mendasar terhadap tugas dan hubungan – hubungan dan lembaga – lembaga negara. UUD 1945 juga mengatur hak dan kewajiban warga engara. DAFTAR PUSTAKA Sumber : http://id. pengambilang keputusan. dan hubungan antara lembaga – lembaga negara (legislatif.

............................... Sistem Politik dan Ketatanegaraan Indonesia....................................................... Sistem Konstitusi ......................................POLITIK DAN STRATEGI KATA PENGANTAR Pertama – tama kami panjatkan puji syukur atas rahmat dan ridho Allah SWT........................................................................ 8 Penutup........... 4 Sistem konstitusi............................. 10 ...................................................................................................................................................................................................... Mungkin dalam pembuatan makalah ini terdapat kesalahan yang belum saya ketahui........................ Jakarta........................ Demi tercapainya makalah yang sempurna.................. 3 Politik dan strategi................................................ 6 Sistem politik dan ketatanegaraaan indonesia.. Dalam makalah ini saya menjelaskan tentang Sistem Politik dan Strategi......................................................... Maka dari itu saya mohon saran dan kritik dari teman-teman maupun dosen................................. 12 maret 2012 Penulis DAFTAR ISI Kata pengantar ....... 2 Pendahuluan...................................................... 1 Daftar isi................. Tidak lupa saya ucapkan terimakasih kepada Bpk.......................... Burhanuddin selaku dosen pendidikan kewarganegaraan (pkn) yang membimbing saya dalam pengerjaan tugas makalah ini..................................... karena tanpa rahmat dan ridhonya saya tidak dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik dan selesai tepat waktu.....................................

Wawasan Nusantara. jalan. berarti urusan. termasuk dalam ilmu ekonomi maupun bidang olahraga. dan medannya. UUD 1945. dan jangka panjang. Politik nasional diartikan sebagai kebijakan umum dan pengambilan kebijakan untuk mencapai suatu cita-cita dan tujuan nasional. dan teia. Dalam pengertian umum. dan Ketahanan Nasional. Dengan demikian definisi politik nasional adalah asas. cara. dan alat yang digunakan untuk mencapai cita-cita atau tujuan tertentu. jalan. dan pengendalian) serta penggunaan kekuatan nasional untuk mencapai tujuan nasional. adalah suatu rangkaian asas (prinsip). Politics memberikan asas. serta kebijaksanaan negara tentang pembinaan (perencanaan. pengembangan. cara. dan alat yang digunakan untuk mencapai tujuan tertentu yang kita kehendaki. cita-cita nasional. POLITIK DAN STRATEGI Pengertian politik . pemeliharaan. karena di dalamnya terkandung dasar negara. Sedangkan policy memberikan pertimbangan cara pelaksanaan asas. strategi adalah cara untuk mendapatkan kemenangan atau pencapaian tujuan. Dalam bahasa Indonesia. keadaan. Politik merupakan suatu rangkaian asas. yaitu negara. keadaan. politik dalam arti politics mempunyai makna kepentingan umum warga negara suatu bangsa. Jadi strategi nasional adalah cara melaksanakan politik nasional dalam mencapai sasaran dan tujuan yang ditetapkan oleh politik nasional. tetapi sudah digunakan secara luas. jangka menengah. arah. kata “politik” berasal dari bahasa Yunani Politeia. dan arah tersebut sebaik-baiknya. Karl von Clausewitz (1780-1831) berpendapat bahwa strategi adalah pengetahuan tentang penggunaan pertempuran untuk memenangkan peperangan. Strategi nasional disusun untuk pelaksanaan politik nasional. usaha.PENDAHULUAN Secara etimologis. misalnya strategi jangka pendek. Sedangkan perang itu sendiri merupakan kelanjutan dari politik. Dalam abad modern sekarang ini penggunaan kata strategi tidak lagi terbatas pada konsep atau seni seorang panglima dalam peperangan. berarti kesatuan masyarakat yang berdiri sendiri. prinsip. Penyusunan politik dan strategi nasional perlu memahami pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam sistem manajemen nasional yang berlandaskan ideologi Pancasila. haluan. jalan. Landasan pemikiran dalam sistem manajemen nasional ini sangat penting sebagai kerangka acuan dalam penyusunan politik dan strategi nasional. dan konsep strategis bangsa Indonesia. Strategi berasal dari bahasa Yunani strategia yang diartikan sebagai “the art of the general” atau seni seorang panglima yang biasanya digunakan dalam peperangan. Politics dalam bahasa Inggris. Politics dan policy memiliki hubungan yang erat dan timbal balik. yang akar katanya adalah polis.

jalan. cara atau alat yag akan digunakan untuk mencapai tujuan. Politik dalam arti politics adalah rangkaian asas/prinsip. keadaan. yaitu politik dalam arti kepentingan umum (politics) dan politik dalam arti kebijakan (policy). Untuk melaksanakan tujuan itu diperlukan kebijakan-kebijakan umum (public policies) yang menyangkut pengaturan dan pembagian atau alokasi dari sumber-sumber yang ada. Karl von . Pengambilan Keputusan Pengambilan keputusan adalah aspek utama politik. Jadi. Dalam bahasa Indonesia. kekuasaan. b. Dalam pengambilan keputusan perlu diperhatikan siapa pengambil keputusan itu dan untuk siapa keputusan itu dibuat. Ia harus dibagi secara adil. dan arah tersebut sebaikbaiknya. jalan. Sedangkan politik dalam arti policy adalah penggunaan pertimbangan tertentu yang dapat menjamin terlaksananya usaha untuk mewujudkan keinginan atau cita-cita yang dikehendaki. politik adalah pengambilan keputusan melalui sarana umum. Dalam politik yang perlu diperhatikan adalah bagaimana kekuasaan itu diperoleh. Nilai adalah sesuatu yang diinginkan dan penting. Politik membicarakan bagaimana pembagian dan pengalokasian nilai-nilai secara mengikat. Kebijakan Umum Kebijakan (policy) merupakan suatu kumpulan keputusan yang diambil oleh seseorang atau kelompok politik dalam memilih tujuan dan cara e. Distribusi Distribusi adalah pembagian dan pengalokasian nilai-nilai (values) dalam masyarakat. dan distribusi atau alokasi sumber daya. Kekuasaan Kekuasaan adalah kemampuan seseorang atau kelompok untuk mempengaruhi tingkah laku orang atau kelompok lain sesuai dengan keinginannya. pengambilan keputusan (decisionmaking) mengenai seleksi antara beberapa alternatif dan penyusunan skala prioritas dari tujuan-tujuan yang telah ditentukan.berarti kesatuan masyarakat yang berdiri sendiri.Politik (etimologis) adalah segala sesuatu yag berkaitan dengan urusan yang menyangkut kepentingan dari sekelompok masyarakat (negara).yaitu negara. pembagian.Kata Politik secara etimologis berasal dari bahasa Yunani Politeia. dan bagaimana melaksanakannya. Policy merupakan cara pelaksanaan asas. Pelaksanaan tujuan itu memerlukan kebijakan-kebijakan umum (public policies) yang menyangkut pengaturan. d. atau alokasi sumber-sumber yang ada.Politics dan policy mempunyai hubungan yang erat dan timbal balik. pengambilan keputusan. Dapat disimpulkan bahwa politik adalah bermacam-macam kegiatan yang menyangkut proses penentuan tujuan-tujuan dari sistem negara dan upaya-upaya dalam mewujudkan tujuan itu. Dengan demikian. Politik secara umum menyangkut proses penentuan tujuan negara dan cara melaksanakannya. yang akar katanya adalah polis. Negara Negara merupakan suatu organisasi dalam satu wilayah yang memiliki kekuasaan tertinggi yang ditaati oleh rakyatnya. kebijakan (policy). c. a. Keputusan yang diambil menyangkut sektor publik dari suatu negara. politik membicarakan hal-hal yang berkaitan dengan negara. Secara umum politik mempunyai dua arti. bagaimana mempertahankannya. Pengertian Strategi Strategi berasal dari bahasa Yunani strategia yang diartikan sebagai “the art of the general” atau seni seorang panglima yang biasanya digunakan dalam peperangan.

Dalam pengertian umum. Sovernin Lohman menjelaskan bahwa dalam konstitusi harus memuat unsur unsur sebagai berikut: 1. haluan. Hal ini dapat diketahui dari paham Socrates yang kemudian dikembangkan oleh muridnya Plato. Salus Publica Supreme lex” yang berarti rajalah yang berhak menentukan organisasi/struktur negara. Diduga „'Konstitusi Athena‟ yang ditulis oleh seorang Xenophon (abad 425 SM) merupakan konstitusi pertama. yang memuat ajaran-ajaran Plato tentang negara atau hukum. Sehingga lahirlah semboyan yang berbunyi “Pricep Legibus Solutus est. Dapat diduga pula bahwa pemahaman orang tentang apa yang diartikan Konstitusi. pengembangan. Sedangkan strategi nasional adalah cara melaksanakan politik nasional dalam mencapai sasaran dan tujuan yang ditetapkan oleh politik nasional. usaha serta kebijaksanaan negara tentang pembinaan (perencanaan. strategi tidak hanya menjadi monopoli para jendral atau bidang militer. termasuk dalam ilmu ekonomi maupun bidang olahraga. Sedangkan perang itu sendiri merupakan kelanjutan dari politik. Dengan demikian istilah konstitusi pada zaman Yunani Purba. SISTEM KONSTITUSI Secara historis. Dengan demikian definisi politik nasional adalah asas. karena mempunyai kekuatan membentuk agar tidak bercerai berai. sejalan dengan pemikiran orang-orang yunani kuno tentang negara. dan pengendalian) serta penggunaan kekuatan nasional untuk mencapai tujuan nasional. artinya bahwa konstitusi merupakan konklusi dari kesepakatan masyarakat untuk membina negara dan pemerintahanyang akan mengatur mereka. strategi adalah cara untuk mendapatkan kemenangan atau pencapaian tujuan. istilah konstitusi telah lama dikenal yaitu sejak Zaman Yunani Kuno. tetapi sudah digunakan secara luas. Tujuan Konstitusi Lebih jelas. Dalam abad modern sekarang ini penggunaan kata strategi tidak lagi terbatas pada konsep atau seni seorang panglima dalam peperangan. oleh karena itu adalah satusatunya pembuat undang-undang. karena konstitusi saat itu belum diletakkan dalam suatu naskah yang tertulis. Dalam masyarakat Yunani Purba dikatakan. strategi adalah cara untuk mendapat-kan kemenangan atau pencapaian tujuan. baru diartikan secara materiil. tetapi telah meluas ke segala bidang kehidupan. Dalam kebudayaan Yunani. istilah konstitusi berhubungan erat dengan ucapan Respublica Contituere. Perbedaan dari istilah tersebut adalah bahwa Politea mengandung kekuasaan lebih tinggi daripada nomoi. dan bukunya Nomoi atau undangundang. dalam bukunya Politea atau negara. Konstitusi Athena dipandang sebagai alat demokrasi yang sempurna. bahwa politea diartikansebagai konstitusi. pemeliharaan. danjuga tulisan Aristoteles dan bukunya Politica yang membicarakan tentang negara dan hukum (keadilan). sedangkan nomoi adalah undang-undang biasa. Dengan demikian. Politik dan strategi nasional Politik nasional diartikan sebagai kebijakan umum dan pengambilan kebijakan untuk mencapai suatu cita-cita dan tujuan nasional. Dalam pengertian umum. Konstitusi dipandang sebagai perwujudan perjanjian masyarakat (kontrak sosial). .Clausewitz (1780-1831) berpendapat bahwa strategi adalah pengetahuan tentang penggunaan pertempuran untuk memenangkan peperangan.

Tujuan-tujuan adanya konstitusi tersebut. yaitu sistem politik demokrasi dan sistem politik otoritarian. Samuel Huntington dalam buku Gelombang Demokratisasi Ketiga (2001) membuat pembedaan antara sistem politik demokrasi dan sistem politik nondemokrasi. Pendapat yang hampir sama dikemukakan oleh Loewenstein. Secara spesifik C. adanya konstitusi memiliki tujuan untuk membatasi kewenangan pemerintah dalam menjamin hak-hak yang diperintah dan merumuskan pelaksanaan kekuasaan yang berdaulat. to quarantee the right of the governed. yaitu: 1. dan fasis. 3. rezim otoritarian. Konstitusi sebagai forma regimenis yaitu kerangka bangunan pemerintahan (Solly Lubis.F Strong memberikan batasan tentang tujuan konstitusi – sebagaimana dikutipThaib – sebagai berikut: are to limit the arbitrary action of the government. klasifikasi sistem politik di era modern ini terbagi dua. secara ringkas dapat diklasifikasikan menjadi tiga tujuan. 3. Hakikat demokrasi itu sendiri adalah kekuasaan dalam negara berada di tangan rakyat. Secara teoretis. and to define the operation of the sovereign power (Thaba. 2. Ia mengatakan bahwa konstitusi merupakan sarana dasar untuk mengawasi proses-proses kekuasaan. rezim militer. Konstitusi sebagai piagam yang menjamin hak-hak asasi manusia dan warga negara sekaligus penentuan batas-batas hak dan kewajiban warga negara dan alat-alat pemerintahannya. Pembagian atas sistem politik demokrasi dan sistem politik otoriter ini didasarkan atas: . rezim komunis. Konstitusi bertujuan untuk memberikan pembatasan sekaligus pengawasan terhadap kekuasaan politik. 1982: 48) Pada prinsipnya. Sistem politik nondemokrasi atau otoriter ini mencakup: monarki absolut. SISTEM POLITIK DAN KETATANEGARAAN INDONESIA Sistem politik yang dianut negara Indonesia adalah sistem politik demokrasi. kediktatoran. Hal ini secara jelas dinyatakan dalam Pasal 1 ayat (2) UUD 1945 bahwa “Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut UndangUndang Dasar”.2. Konstitusi bertujuan memberikan batasan-batasan ketetapan bagi para penguasa dalam menjalankan kekuasaannya. 2001: 27). Konstitusi bertujuan untuk melepaskan kontrol kekuasaan dari penguasa itu sendiri.

sedangkan bentuk pemerintahan disebut kerajaan apabila cara pengangkatan kepala negara melalui pewarisan secara turun-temurun. Negara kesatuan adalah negara yang bersusunan tunggal. Indonesia belum pernah berubah menjadi negara kerajaan atau monarki. Di dalam negara kesatuan. Bentuk pemerintahan adalah republik C. Pembedaan ini didasarkan pada segi cara penunjukan atau pengangkatan kepala negara. Kewenangan pemerintah terhadap aspek-aspek kehidupan warganya 2.yaitu sistem pemerintahan parlementer dan sistem pemerintahan presidensiil. Hal ini terjadi antara Desember 1949 sampai dengan Agustus 1950. satu Undang-Undang Dasar yang berlaku untuk seluruh warga negaranya. Sistem politik adalah demokrasi atau kedaulatan rakyat A .Klasifikasi . Adapun bentuk pemerintahan. Bentuk Negara Kesatuan UUD 1945 menetapkan bahwa bentuk susunan negara Indonesia adalah kesatuan bukan serikat atau federal. Pemerintahan pusat inilah yang pada tingkat terakhir dan tertinggi dapat memutuskan segala sesuatu yang terjadi di dalam negara. Sistem Pemerintahan Presidensil Berdasarkan ketentuan-ketentuan dalam UUD 1945. Klasifikasi ini mengikuti ajaran Nicollo Machiavelli (1469-1527). sedang “republik” adalah bentuk pemerintahan. Bentuk negara Indonesia pernah mengalami perubahan. ada dua klasifikasi bentuk pemerintahan di era modern. dan satu parlemen (badan perwakilan rakyat). B . Bentuk negara adalah negara kesatuan B. yang berbentuk Republik”. Bentuk Pemerintahan Republik UUD 1945 menetapkan bahwa bentuk pemerintahan Indonesia adalah republik bukan monarki atau kerajaan. Suatu bentuk negara yang tidak terdiri atas negara yang didalamnya tidak tidak terdapat daerah yang bersifat negara.1. Maka di dalam negara kesatuan hanya terdapat seorang kepala negara. Dasar penetapan ini tertuang dalam Pasal 1 ayat (1) UUD 1945 yang menyatakan: “Negara Indonesia ialah Negara Kesatuan. C. kekuasaan mengatur seluruh daerahnya ada di tangan pemerintahan pusat. Sistem pemerintahan adalah presidensiil D. Dasar penetapan ini tertuang dalam Pasal 1 ayat (1) UUD 1945 yang menyatakan “Negara Indonesia ialah Negara Kesatuan yang berbentuk Republik”. yaitu dari negara kesatuan menjadi negara serikat. Secara teoretis. Pemerintah dalam negara kesatuan memiliki kekuasaan untuk mengatur seluruh uruisan pemeritahan dalam negara tersebut. Secara teoretis. satu kepala pemerintahan. Sekarang ini bangsa Indonesia telah sepakat bahwa perihal bentuk negara kesatuan dan bentuk Politeknik Telkom Pendidikan Kewarganegaraan2-20 Politik dan Strategi pemerintahan republik tidak akan ada perubahan. Bentuk pemerintahan disebut republik apabila cara pengangkatan kepala negara melalui pemilihan. yaitu republik dan monarki atau kerajaan. Hal ini ditunjukkan pada Pasal 37 ayat (5) naskah UUD 1945 Perubahan Keempat yang menyatakan “Khusus mengenai bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak dapat dilakukan perubahan”. sistem pemerintahan dibagi dalam dua klasifikasi besar. Tanggung jawab pemerintah terhadap warga negara Sistem ketatanegaraan indonesia menurut UUD 1945. Sistem ketatanegaraan Indonesia adalah sebagai berikut : A.Indonesia menganut sistem pemerintahan presidensiil. Berdasarkan pasal tersebut dapat diketahui bahwa “kesatuan” adalah bentuk negara.

Sistem ketatanegaraan Indonesia adalah sebagai berikut : A. cara. sistem politik yang dianut negara Indonesia adalah sistem politik demokrasi. Bentuk negara adalah negara kesatuan B. Hakikat demokrasi itu sendiri adalah kekuasaan dalam negara berada di tangan rakyat. Sistem politik yang dianut negara Indonesia adalah sistem politik demokrasi. Politics dan policy memiliki hubungan yang erat dan timbal balik . sistem politik demokrasi di Indonesia adalah sistem politik demokrasi Pancasila. Hal ini secara jelas dinyatakan dalam Pasal 1 ayat (2) UUD 1945 bahwa “Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut UndangUndang Dasar”. PENUTUP Demikian makalah tentang Sistem Politik dan Strategi.sistem pemerintahan parlementer dan presidensiil didasarkan pada hubungan antara kekuasaan eksekutif dan legislatif. jalan. KESIMPULAN Jadi politik dalam bahasa indonesia merupakan suatu rangkaian asas. Bentuk pemerintahan adalah republik C.Sistem Politik Demokrasi Seperti yang sudah dikemukakan sebelumnya. yaitu sistem politik demokrasi yang didasarkan atas nilai-nilai dasar Pancasila. prinsip.google.html .blogspot. keadaan. Sistem pemerintahan adalah presidensiil D.(2007). Sistem ketatanegaraan indonesia menurut UUD 1945. tetapi telah meluas ke segala bidang kehidupan. dan alat yang digunakan untuk mencapai tujuan tertentu yang kita kehendaki. Jakarta: Piranti Darma Kalokatama www. Sistem politik adalah demokrasi atau kedaulatan rakyat DAFTAR PUSTAKA Wijianto. Hakikat demokrasi itu sendiri adalah kekuasaan dalam negara berada di tangan rakyat. Hal ini secara jelas dinyatakan dalam Pasal 1 ayat (2) UUD 1945 bahwa “Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut UndangUndang Dasar”. Dengan demikian strategi tidak hanya menjadi monopoli para jendral atau bidang militer. Sistem pemerintahan disebut parlementer apabila badan eksekutif sebagai pelaksana kekuasaan eksekutif mendapat pengawasan langsung dari badan legislatif. Sistem Konstitusi .com http://hestisilviana19.com/2012/04/politik-dan-strategi. Secara normatif sistem politik demokrasi yang dianut di Indonesia didasarkan atas nilainilai bangsa yaitu Pancasila.Sedangkan dalam pengertian umum strategi adalah cara untuk mendapatkan kemenangan atau pencapaian tujuan. Sistem pemerintahan disebut presidensiil apabila badan eksekutif berada di luar pengawasan langsung badan legislatif. D. Pendidikan kewarganegaraan. Oleh karena itu. Sistem Politik dan Ketatanegaraan Indonesia semoga bermanfaat bagi kita semua.

Pengertian Sistem Sistem adalah suatu kebulatan atau keseluruhan yang kompleks dan terorganisasi. Istilah politik dalam ketatanegaraan berkaitan dengan tata cara pemerintahan. Lembaga-lembaga tersebut di Indonesia diatur dalam UUD 1945 yakni MPR. prinsip. Politik biasanya menyangkut kegiatan partai politik. DPD. 2. Sejarah Sistem Politik di Indonesia . DPR. B. Pengertian Politik Politik berasal dari bahasa yunani yaitu “polis” yang artinya Negara kota.SISTEM POLITIK DAN KETATANEGARAAN INDONESIA A. Pengertian Sistem Politik Menurut Drs. Pengertian Sistem Politik di Indonesia Sistem politik Indonesia diartikan sebagai kumpulan atau keseluruhan berbagai kegiatan dalam Negara Indonesia yang berkaitan dengan kepentingan umum termasuk proses penentuan tujuan. Sukarno. Politik adalah semua lembaga-lembaga negara yang tersebut di dalam konstitusi negara ( termasuk fungsi legislatif. Dalam Penyusunan keputusan-keputusan kebijaksanaan diperlukan adanya kekuatan yang seimbang dan terjalinnya kerjasama yang baik antara suprastruktur dan infrastruktur politik sehingga memudahkan terwujudnya cita-cita dan tujuan-tujuan masyarakat/Negara. yang membentuk satu kesatuan yang berhubungan satu sama lain untuk mengatur pemerintahan serta melaksanakan dan mempertahankan kekuasaan dengan cara mengatur individu atau kelompok individu satu sama lain atau dengan Negara dan hubungan Negara dengan Negara. 3. Pengertian Sistem Politik 1. Dapat disimpulkan bahwa politik adalah interaksi antara pemerintah dan masyarakat dalam rangka proses pembuatan kebijakan dan keputusan yang mengikat tentang kebaikan bersama masyarakat yang tinggal dalam suatu wilayah tertentu. sistem politik adalah sekumpulan pendapat. Dalam hal ini yang dimaksud suprastruktur politik adalah Lembaga-Lembaga Negara. eksekutif. tentara dan organisasi kemasyarakatan. dan yudikatif ). 4. Presiden dan Wakil Presiden.

Dalam menyelenggaran pengawasan tingkah laku individu dan kelompok maka dibutuhkan adanya pengaturan. Pandangan mengenai keberhasilan dalam menghadapi tantangan ini berbeda diantara para pakar politik. Pengaruh ini akan memunculkan perubahan politik. hal ini mengakibatkan keterlibatan masyarakat terkekang. Pendekatan yang harus dilakukan dengan pendekatan integratif yaitu pendekatan sistem. Sedangkan pada masa modern sekarang ahli politik melihatnya dari tingkat prestasi (performance level) yaitu seberapa besar pengaruh lingkungan dalam masyarakat. Adapun pelaku perubahan politik bisa dari elit politik. Pajak inilah yang kemudian menghidupkan negara. Demikian pula dengan pajak sebagai pemasukan negara itu harus kembali didistribusikan dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah. karena sistem ini dikelilingi oleh lingkungan yang memiliki tantangan dan tekanan. Regulasi individu sering memunculkan benturan pendapat. yaitu kemampuan Sumber daya alam dan sumber daya manusia. Seperti ketika pemerintah membutuhkan maka kemudian regulasi diperketat. pertambangan yang ketika datang para penanam modal domestik itu akan memberikan pemasukan bagi pemerintah berupa pajak. Dalam proses politik biasanya di dalamnya terdapat interaksi fungsional yaitu proses aliran yang berputar menjaga eksistensinya.Sejarah Sistem Politik Indonesia bisa dilihat dari proses politik yang terjadi di dalamnya. SDA yang dimiliki oleh masyarakat dan negara diolah sedemikian rupa untuk dapat didistribusikan secara merata. Seperti pengelolaan minyak tanah. Kapabilitas simbolik. Namun dalam menguraikannya tidak cukup sekedar melihat sejarah Bangsa Indonesia tapi diperlukan analisis sistem agar lebih efektif. 4. tetapi juga tidak bisa dilihat dari pendekatan tradisional dengan melakukan proyeksi sejarah yang hanya berupa pemotretan sekilas. 2. Kapabilitas Distributif. Kapabilitas Regulatif (pengaturan). misalkan seperti sembako yang diharuskan dapat merata distribusinya keseluruh masyarakat. . Proes mengkonversi input menjadi output dilakukan oleh penjaga gawang (gatekeeper). Ahli politik zaman klasik seperti Aristoteles dan Plato dan diikuti oleh teoritisi liberal abad ke-18 dan 19 melihat prestasi politik diukur dari sudut moral. Sistem politik merupakan sistem yang terbuka. Dalam melakukan analisis sistem bisa dengan pendekatan satu segi pandangan saja seperti dari sistem kepartaian. artinya kemampuan pemerintah dalam berkreasi dan secara selektif membuat kebijakan yang akan diterima oleh rakyat. atau dari kelompok infrastruktur politik dan dari lingkungan internasional. Semakin diterima kebijakan yang dibuat pemerintah maka semakin baik kapabilitas simbolik sistem. 3. Terdapat 5 kapabilitas yang menjadi penilaian prestasi sebuah sistem politik : 1. Perubahan ini besaran maupun isi aliran berupa input dan output. Kapabilitas Ekstraktif. lingkungan luar masyarakat dan lingkungan internasional. pelaku-saranan-tujuan dan pengambilan keputusan Kapabilitas sistem adalah kemampuan sistem untuk menghadapi kenyataan dan tantangan. Kemampuan SDA biasanya masih bersifat potensial sampai kemudian digunakan secara maksimal oleh pemerintah.

bahkan sekarang banyak negara yang memiliki kapabilitas ekstraktif berupa perdagangan internasional.html . Minimal dalam kapabilitas internasional ini negara kaya atau berkuasa (superpower) memberikan hibah (grants) dan pinjaman (loan) kepada negara-negara berkembang. Kapabilitas responsif. output berupa kebijakan pemerintah sejauh mana dipengaruhi oleh masukan atau adanya partisipasi masyarakat sebagai inputnya akan menjadi ukuran kapabilitas responsif. Sebuah negara tidak bisa sendirian hidup dalam dunia yang mengglobal saat ini. http://dwisaputro3006.com/2012/04/sistem-konstitusi-dan-sistem-politik.blogspot. kapabilitas dalam negeri dan internasional. dalam proses politik terdapat hubungan antara input dan output.5.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful