MAKALAH MENGENAI PEMUKIMAN KUMUH

MAKALAH MENGENAI PEMUKIMAN KUMUH Di susun untuk memenuhi tugas Mata kuliah Teknik Komunikasi (TKP050)

Disusun oleh: NUR FITRI KHOIRUNNISA 21040111060042

PROGRAM STUDI DIPLOMA III PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2012

DAFTAR ISI 1. 2. 2.1 2.2 2.3 3. 3.1 3.2 3.3 3.4 4. 4.1 4.2 5. DAFTAR ISI........................................................................................ i BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang................................................................................. 1 Rumusan Masalah............................................................................ 2 Tujuan.............................................................................................. 2 BAB II ISI Pengertian dan Karakteristik Pemukiman Kumuh........................... 3 Sebab dan Proses Terbentuknya Pemukiman Kumuh..................... 5 Masalah-masalah Akibat Pemukiman Kumuh................................. 5 Upaya Mengatasi Pemukiman Kumuh............................................ 8 BAB III KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan...................................................................................... 10 Saran................................................................................................ 10 DAFTAR PUSTAKA......................................................................... 11

Keluhan yang paling sering disampaikan mengenai pemukiman masyarakat miskin tersebut adalah rendahnya kualitas lingkungan yang dianggap sebagai bagian kota yang harus disingkirkan. 1. 2. 3. Untuk mengetahui masalah-masalah yang timbul akibat pemukiman kumuh. Bagaimana upaya untuk mengatasi pemukiman kumuh? 1.2 Rumusan Masalah 1.1 Latar Belakang Bagi kota-kota besar di Indonesia. Untuk mengetahui pengertian dan karakteristik pemukiman kumuh.i BAB I PENDAHULUAN 1. 4. Beragam upaya dan program dilakukan untuk mengatasinya. Dapat dijelaskan bahwa bukanlah kemauan mereka untuk menjadi sumber masalah bagi kota namun karena faktor-faktor ketidakberdayaanlah yang membuat mereka terpaksa menjadi ancaman bagi eksistensi kota yang mensejahterahkan. namun masih saja banyak kita jumpai pemukiman masyarakat miskin di hampir setiap sudut kota yang disertai dengan ketidaktertiban dalam hidup bermasyarakat di perkotaan. Misalnya pendirian rumah maupun kios dagang secara liar di lahan-lahan pinggir jalan sehingga mengganggu ketertiban lalu lintas yang akhirnya menimbulkan kemacetan jalanan kota. Apa masalah-masalah yang timbul akibat pemukiman kumuh? 4. Bagaimanakah pengertian dan karakteristik pemukiman kumuh? 2. .3 Tujuan Tujuan dari penulisan makalah ini adalah: 1. Kemiskinan merupakan salah satu masalah sosial di Indonesia yang tidak mudah untuk diatasi. Terbentuknya pemukiman kumuh sering disebut sebagai slum area dan dipandang potensial menimbulkan banyak masalah perkotaan karena dapat merupakan sumber timbulnya berbagai perilaku menyimpang seperti kejahatan dan sumber penyakit sosial lainnya. Untuk mengetahui sebab dan proses terbentuknya pemukiman kumuh. Untuk mengetahui upaya untuk mengatasi pemukiman kumuh. persoalan kemiskinan merupakan masalah yang serius karena dikhawatirkan akan menyebabkan terjadinya kantong-kantong kemiskinan yang kronis dan kemudian menyebabkan lahirnya berbagai persoalan sosial di luar kontrol atau kemampuan pemerintah kota untuk menangani dan mengawasinya. Masyarakat miskin di perkotaan itu unik dengan berbagai problematika sosialnya sehingga perlu mengupas akar masalah dan merumuskan solusi terbaik bagi kesejahteraan mereka. Bagaimanakah sebab dan proses terbentuknya pemukiman kumuh? 3.

Para penghuni lingkungan pemukiman kumuh pada umumnya bermata pencaharian tidak tetap dalam usaha non formal dengan tingkat pendidikan rendah 4. Kehadirannya perlu dilihat dan diperlukan sebagai bagian sistem kota yang satu. penghasilan penghuninya amat rendah (miskin) 3. Kriteria Umum Pemukiman Kumuh: 1. Dengan keadaan fisik yang substandar. maka fasilitas lingkungan tersebut tak sulit mendapatkannya. Tidak dapat dilayani berbagai fasilitas kota 4. kecuali dibuka peluang untuk mendorong mobilitas tersebut. Meskipun terbatas. Ada kemungkinan dilayani oleh berbagai fasilitas kota dalam kesatuan program pembangunan kota pada umumnya. Namun karena lokasinya dekat dengan pemukiman yang ada. lambat laun menjadi kumuh yang disebabkan oleh adanya mobilitas sosial ekonomi yang stagnan. selalu dapat diterima dan berdiam di sana. Pada umumnya penghuni mengalami kemacetan mobilitas pada tingkat yang paling bawah. Menurut Johan Silas Pemukiman Kumuh dapat diartikan menjadi dua bagian. Sedangkan fasilitas perkotaan secara langsung tidak terlayani karena tidak tersedia. Hampir setiap orang tanpa syarat yang bertele-tele pada setiap saat dan tingkat kemampuan membayar apapun.BAB II ISI 2. Pemukiman ini secara fisik memberikan manfaat pokok. 2. yaitu dekat tempat mencari nafkah (opportunity value) dan harga rumah juga murah (asas keterjangkauan) baik membeli atau menyewa. Berada di lokasi tidak legal 2.1 Pengertian dan Karakteristik Pemukiman Kumuh Pemukiman adalah bagian dari lingkungan hidup di luar kawasan lindung dan dapat merupakan kawasan perkotaan dan perdesaan yang berfungsi sebagai lingkungan tempat tinggal/hunian dan tempat kegiatan yang mendukung kehidupan masyarakat. tetapi tidak semua begitu saja dapat dianggap permanen. namun masih dapat ditingkatkan. Sedangkan kata “kumuh” menurut kamus besar bahasa indonesia diartikan sebagai kotor atau cemar. Keadaan fisik hunian minim dan perkembangannya lambat. Tidak diinginkan kehadirannya oleh umum (kecuali yang berkepentingan) . 3. Manfaat pemukiman disamping pertimbangan lapangan kerja dan harga murah adalah kesempatan mendapatkannya atau aksesibilitas tinggi. Pengertian pemukiman kumuh yang kedua ialah kawasan yang lokasi penyebarannya secara geografis terdesak perkembangan kota yang semula baik. Sedangkan kawasan pemukiman berkepadatan tinggi merupakan embrio pemukiman kumuh. Keadaan rumah pada pemukiman kumuh terpaksa dibawah standar rata-rata 6 m2/orang. Kriteria Khusus Pemukiman Kumuh: 1. yang pertama ialah kawasan yang proses pembentukannya karena keterbatasan kota dalam menampung perkembangan kota sehingga timbul kompetisi dalam menggunakan lahan perkotaan. 5. 2. Mandiri dan produktif dalam banyak aspek. Karakteristik Pemukiman Kumuh : (Menurut Johan Silas) 1. namun terletak pada tempat yang perlu dibenahi. meskipun tidak miskin serta tidak menunggu bantuan pemerintah. 6.

selain itu juga karena menerima kenyataan bahwa impian yang mereka harapkan mengenai kehidupan di kota tidak sesuai dengan yang diharapkan dan tidak dapat memperbaiki kehidupan masyarakat. Ledakan penduduk di kotakota besar. Terbentuknya pemukiman kumuh yang sering disebut sebagai slum area dipandang potensial menimbulkan banyak masalah perkotaan. Lebih lanjut.3 Masalah-masalah Akibat Pemukiman Kumuh Perumahan kumuh dapat mengakibatkan berbagai dampak. Dari segi pemerintahan. tidak teratur dan tidak memiliki prasarana dan sarana lingkungan yang memenuhi standar teknis dan kesehatan. Perhatian utama pada penghuni pemukiman ini adalah kerja keras mencari nafkah atau hanya sekedar memenuhi kebutuhan sehari-hari agar tetap bertahan hidup dan bahkan tidak sedikit warga setempat yang menjadi pengangguran. Sebab Terbentuknya Pemukiman Kumuh. Pemukiman kumuh selalu menempati lahan dekat pasar kerja (non formal). sehingga tidak sedikit . Dibangunnya perumahan oleh sektor non-formal. pemerintah dianggap dan dipandang tidak cakap dan tidak peduli dalam menangani pelayanan terhadap masyarakat. karena dapat menjadi sumber timbulnya berbagai perilaku menyimpang.5. budaya dan asal daerah. Sementara pada dampak sosial. Kondisi kualitas kehidupan ini yang mengakibatkan semakin banyaknya penyimpangan perilaku penduduk penghuninya. hal ini mengakibatkan ketidakseimbangan antara pertambahan penduduk dengan kemampuan pemerintah untuk menyediakan pemukiman-pemukiman baru. Sedangkan bagi masyarakat yang kurang mampu akan cenderung memilih tempat tinggal di pusat kota khususnya kelompok masyarakat urbanisasi yang ingin mencari pekerjaan dikota. Masyarakat yang tinggal di pemukiman kumuh pada umumnya terdiri dari golongangolongan yang tidak berhasil mencapai kehidupan yang layak. ekonomi.2 Sebab dan Proses Terbentuknya Pemukiman Kumuh a. Sehingga tanggung jawab terhadap disiplin lingkungan. norma sosial dan hukum. seperti pasar kota. Masyarakat yang mampu cenderung memilih tempat huniannya keluar dari pusat kota. yang padat. Penduduk di pemukiman kumuh tersebut memiliki persamaan. 2. Kepadatan penduduk di daerah-daerah ini cenderung semakin meningkat dengan berbagai latar belakang sosial. 2. Tidak tersedianya fasilitas perumahan yang terjangkau oleh kantong masyarakat yang kurang mampu serta kebutuhan akan akses ke tempat usaha menjadi penyebab timbulnya lingkungan pemukiman kumuh di perkotaan. dimana sebagian masyarakat kumuh adalah masyarakat berpenghasilan rendah dengan kemampuan ekonomi menengah ke bawah dianggap sebagai sumber ketidakteraturan dan ketidakpatuhan terhadap norma-norma sosial. dan disekitar bantaran sungai kota. b. Dalam perkembangan suatu kota sangat erat kaitannya dengan mobilitas penduduknya. Terjadinya perilaku menyimpang ini karena sulitnya mencari atau menciptakan pekerjaan sendiri dengan keahlian dan kemampuan yang terbatas. terutama dari segi latar belakang sosial ekonomi-pendidikan yang rendah. Proses Terbentuknya Pemukiman Kumuh. perkampungan pinggir kota. sehingga para pendatang akan mencari alternatif tinggal di pemukiman kumuh untuk mempertahankan kehidupan di kota. baik secara perorangan maupun dibangunkan oleh orang lain dapat mengakibatkan munculnya lingkungan perumahan kumuh. Pemukiman kumuh umumnya di pusat-pusat perdagangan. keahlian terbatas dan kemampuan adaptasi lingkungan (kota) yang kurang memadai. ada sistem angkutan yang memadai dan dapat dimanfaatkan secara umum walau tidak selalu murah. seperti kejahatan. solidaritas sosial serta tolong menolong menjadi terabaikan dan kurang diperhatikan. kesehatan. dan sumber penyakit sosial lainnya. baik karena urbanisasi maupun karena kelahiran yang tidak terkendali juga dapat menjadi salah satu penyebab terbentuknya pemukiman kumuh.

tidak memiliki KTP dan menghindar dari kegiatan-kegiatan kemasyarakatan seperti gotong-royong dan kegiatan sosial lainnya. mencorat-coret tembok/bangunan fasilitas umum. penyediaan serta usaha perbaikan perumahan dan lingkungan pemukiman pada umumnya. fasilitas MCK yang tidak memadai 2. minum obat terlarang. sanitasi. tidak tersedianya jaringan drainase 5. rumah yang berhimpitan satu sama lain membuat wilayah pemukiman rawan akan bahaya kebakaran 3. Perilaku menyimpang yang sering dijumpai pada pemukiman kumuh adalah perilaku yang bertentangan dengan norma-norma sosial. peningkatan lapangan pekerjaan dan pendapatan kelompok miskin serta peningkatan pelayanan dasar bagi kelompok miskin dan pengembangan institusi penanggulangan kemiskinan. ukuran bangunan yang sangat sempit dan tidak memenuhi standard untuk bangunan layak huni 2. jaringan listrik yang semrawut 7. Bagi kalangan remaja dan pengangguran. Disamping itu juga pesatnya pertumbuhan penduduk kota dan lapangan pekerjaan di wilayah perkotaan mengakibatkan semakin banyaknya pertumbuhan pemukiman-pemukiman kumuh yang menyertainya dan menghiasi areal perkotaan tanpa penataan yang berarti. pengrusakan fasilitas umum. Cara Mengatasi Pemukiman Kumuh: . kurangnya suplai air bersih 6. penipuan. menghindari pajak. Peningkatan pelayanan dasar ini dapat diwujudkan dengan peningkatan air bersih. melakukan pungutan liar. tradisi dan kelaziman yang berlaku sebagaimana kehendak sebagian besar anggota masyarakat. Akibat lebih lanjut perilaku menyimpang tersebut bisa mengarah kepada tindakan kejahatan (kriminal) seperti pencurian. gelandangan dan pengemis yang sangat rentan terhadap terjadinya perilaku menyimpang dan berbagai tindak kejahatan. biasanya penyimpangan perilakunya berupa mabuk-mabukan. (b) masalah perilaku menyimpang sebagai akibat dari adanya kekaburan atau ketiadaan norma pada masyarakat migran di perkotaan. Keadaan seperti itu cenderung menimbulkan masalah-masalah baru yang menyangkut: (a) masalah persediaan ruang yang semakin terbatas terutama masalah pemukiman untuk golongan ekonomi lemah dan masalah penyediaan lapangan pekerjaan di daerah perkotaan. pembunuhan. mencopet dan perbuatan kekerasan lainnya. Kondisi kehidupan yang sedang mengalami benturan antara perkembangan teknologi dengan keterbatasan potensi sumber daya yang tersedia juga turut membuka celah timbulnya perilaku menyimpang dan tindak kejahatan dari para penghuni pemukiman kumuh tersebut. begadang dan berjoget di pinggir jalan dengan musik keras sampai pagi.4 Upaya Mengatasi Pemukiman Kumuh Kemiskinan merupakan salah satu penyebab timbulnya pemukiman kumuh di kawasan perkotaan. memutar blue film. adu ayam. sarana jalan yang sempit dan tidak memadai 4. pemerkosaan. pelacuran. Kecenderungan terjadinya perilaku menyimpang (deviant behaviour) ini juga diperkuat oleh pola kehidupan kota yang lebih mementingkan diri sendiri atau kelompoknya yang sering bertentangan dengan nilai-nilai moral dan norma-norma sosial dalam masyarakat. Pada dasarnya kemiskinan dapat ditanggulangi dengan adanya pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan pemerataan. penodongan. dan lain-lain. Wujud perilaku menyimpang di pemukiman kumuh ini berupa perbuatan tidak disiplin lingkungan seperti membuang sampah dan kotoran di sembarang tempat. Secara umum permasalahan yang sering terjadi di daerah pemukiman kumuh adalah: 1.masyarakat yang menjadi pengangguran. perkelahian.

2 Saran Pemerintah selain memberikan rumah susun juga harus memberikan lapangan pekerjaan bagi mereka yang belum punya pekerjaan dan masyarakat harus selalu menjaga lingkungannya agar tetap indah. tertur dan indah. tertib dan asri. masyarakat juga harus menjaga lingkungannya agar tetap bersih. rapi. 2. Sehingga diperlukan kerjasama antara pemerintah. Selain usaha dari pemerintah diharapkan masyarakat juga ikut terlibat dalam mengatasi pemukiman kumuh di perkotaan. . bersih. pemukiman kumuh tidak dapat diatasi dengan pembangunan fisik semata-mata tetapi yang lebih penting yaitu mengubah prilaku dan budaya dari masyarakat di kawasan kumuh. dan teratur. seperti kejahatan. pihak swasta dan masyarakat untuk mengatasi adanya pemukiman kumuh.1 Kesimpulan Tumbuhnya pemukiman kumuh adalah akibat dari ledakan penduduk di kota-kota besar yang mengakibatkan ketidakseimbangan antara pertambahan penduduk dengan kemampuan pemerintah untuk menyediakan pemukiman-pemukiman baru sehingga para pendatang akan mencari alternatif tinggal di pemukiman kumuh untuk mempertahankan kehidupan di kota. yang ditujukan untuk memperbaiki kondisi kesehatan lingkungan dan sarana lingkungan yang ada. Daerah kumuh yang terbentuk ini sering dipandang potensial menimbulkan banyak masalah perkotaan karena dapat menjadi sumber timbulnya berbagai perilaku menyimpang. dan sumber penyakit sosial lainnya.Cara mengatasi pemukiman kumuh ini dapat dilakukan oleh pemerintah dengan cara menjalin kerjasama dengan pihak swasta dan masyarakat yang tinggal di pemukiman kumuh tersebut. 3.1. Sehingga akan tercipta lingkungan yang nyaman. Program Perbaikan Kampung. Jadi. BAB III PENUTUP 3. Program uji coba peremajaan lingkungan kumuh yang dilakukan dengan membongkar lingkungan kumuh dan perumahan kumuh yang ada serta menggantinya dengan rumah susun yang memenuhi syarat. Sehingga permasalahan pemukiman kumuh ini dapat diatasi dengan tuntas. Namun.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful