GANGGUAN ALAM FIKIRAN Proses fikir meliputi proses pertimbangan (Judgement), pemahaman (Comprehension) ingatan serta penalaran (reasoning

) 1. Gangguan bentuk fikiran : Semua penyimpangan dari pemikiran rasional, logis dan terapan, gangguan asosiasi a. Inkoherensi : biaya kacau, tak dapat dimengerti, hubungan kata-kata tidak logis, tanpa tata bahasa b. Asosiasi longgar : Gagasan-gagasan bergeser dari satu subyek ke subyek lain dalam cara yang sama seklai tigak berhubungan c. Loncat fikir (Flight Of Ideas) : Verbalisasi atau permainan kata-kata yang cepat dan terus meneerus dari satu id eke ide lain, pendengar mungkin mampu mengikutinya d. Hambatan-hambatan terputusnya aliran berfikir secara tiba-tiba sebelum fikiran atau gagasan deselesaikan 2. Gangguan isi fikiran a. Waham = Delusion : Keyakinan patologis yang tak sesuai dengan realitas dan tak dapat dikoreksi walaupun telah diberikan bukti-bukti bahwa keyakinannya salah, dan tidak sesuai dengan budaya setempat.  Contoh : waham kebesaran (Delusion Of Gradeur), waham kejar, waham cemburu b. Obsesi : Fikiran yang meneta dan berulang-ulang biarpun tidak dikehendakinya dan kalau akan dihilangkan, menjadi cemas, obsesi dapat menimbulkan kompulsi, yaitu perbuatan yang diulang-ulang c. Preokupasi = Fikiran terpaku hanya pada satu ide yang biasanya berhubungan dengan keadaan yang bernada emosional yang kuat d. Fobia : Rasa takut yang irasional terhadap sesuau benda atau keadaan yang tak dapat dihilangkan atau ditekan oleh pasien, biarpun diketahuinya bahwa hal itu irasional 3. Gangguan Persepsi Persepsi = Daya mengenai barang,. Kualitas atau hubungan serta perbedaan melalui proses mengamati, mengetahui dan mengartikan setelah pancaindera mendapat rangsangan a. Halusinasi : persepsi pancaindera tanpa ada rangsangan 1. Halusinasi visual 2. Halusinasi oditorik

. Ilusi = persepsi pancaindera yang salah terhadap suatu rangsangan c. Halusinasi gustatorik 5. Derealisasi : perasaan aneh tentang lingkungannya dan tidak menurut kenyataan. Halusinasi taktil b. 4. Deporsonalisasi : perasaan aneh tentang dirinya atau perasaan bahwa pribadinya tidak seperti biasanya lagi d. Halusinasi olfaktorik 4.3. umpamanya segala sesuatu dialaminya seperti dalam impiannya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful