RENCANA PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING
Satuan Pendidikan Kelas/Semester Jenis Layanan Alokasi waktu Pertemuan : : : : : SMPN 1 DUDUKSAMPEYAN GRESIK 8 / Ganjil Informasi, Pembelajaran dan Bimb. Kelp. 1 X 40 menit 1

A. Tugas Perkembangan 3 B. Kompetensi Dasar C. Indikator D. Bidang Bimbingan E. Fungsi Bimbingan F. Pengalaman Layanan G. Materi layanan

: Mencapai pola hubungan yang baik dengan teman sebaya dalam perannya sebagai pria dan wanita : Memahami peran pribadi dalam kelompok sebaya sebagai pria atau wanita : Mengidentifikasi peran pribadi sebagai pria atau wanita : Pribadi : Pemahaman : 1. Siswa direspon dengan pertanyaan untuk memberikan contoh peran 2. Memahami peran pribadi sebagai pria atau wanita :

‘Peran pribadi sebagai pria atau wanita” Peranan adalah suatu kompleks pengharapan manusia terhadap caranya individu harus bersikap dan berbuat dalam situasi tertentu berdasrkan situasi tertentu berdasarkan status dan fungsi sosialnya. Peran pribadi adalah pengharapan – pengharapan tingkah laku di dalam status tertentu yang berhubungan erat dengan sifat- sifat khusus dari individu itu sendiri. Dalam kehidupan sehari – hari antara laki-laki dan perempuan memiliki peran masing-masing yang tidak dapat dihindari, karena merupakan kodratnya sebagai makhluk ciptaan Tuhan. Wanita dewasa adalah seorang ibu, seorang ratu rumah tangga yang memiliki kewajiban mengatur rumah tangga, mendidik anak, mengelola keuangan rumah tangga, menyiapkan semua keperluan keluarga dan sebagainya. Sementara anak perempuan (gadis) adalah calon ibu yang harus mempersiapkan diri menghadapi dunia keibuan. Anak perempuan harus banyak belajar tentang berbagai hal yang berhubungan dengan kewanitaan dan pengaturan rumah tangga. Ada kata mutiara tentang wanita, yakni wanita adalah tiang negara, Jika baik seorng wanita maka baiklah negara itu dan jika rusak wanita maka rusak pula negara. Hal ini menunjukkkan bahwa demikian mulia peran seorang wanita dalam mendidik anak, maka bila seorang ibu memiliki nilai-nilai kehidupan yang baik / positif, ia akan berhasil dalam mendidik anak-anaknya dan sebaliknya apabila seorang ibu memiliki nilai-nilai kehidupan yang tidak baik maka ia kan gagal dalam mendidik anaknya, sehingga rusaklah generasi penerus. Walaupun peran bapak juga ada dalam hal mendidik anak tetapi kewajiban utama mendidik anak adalah tugas ibu. ini merupakan kodrat peranan wanita yang harus diterima. Sehingga setinggi apapun kedudukan seorang ibu dalam karir atau jabatannya, kewajiban utama memperhatikan keluarga tetap harus dilaksanakan. Untuk itulah ibu mendapat predikat mulia dalam keluarga, sebagai seorang ratu, bahkan surga seorang anak terletak ditelapak kaki ibu. Maka anak wajib menghormati ibunya, baik semasa ibunya masih hidup atau setelah meninggal dunia. Ibu adalah cahaya dalam rumah tangga. Tanpa ibu, dunia serasa gelap gulita. Laki-laki dewasa adalah seorang bapak, pemimpin dalam rumah tangga, bertanggung jawab terhadap seluruh anggota keluarga, wajib melindungi, mengayomi dan memenuhi kebutuhan keluarag, baik kebutuhan jasmani maupun rohaninya. Laki-laki muda adalah calon bapak yang juga harus mempersiapkan diri memasuki dunia kebapakan, menjadi pemimpin yang bertanggung jawab pada semua yang menjadi bawahannnya (yang dipimpin). Pada hakikatnya semua orang adah pemimpin, minimal pemimpin bagi dirinya sendiri. Wanita juga berhak menjadi pemimpin sesuai dengan kemampuaanya. Tetapi tidak semua wanita bisa menjadi pemimpin, bahkan ada beberapa wanita yang suka dipimpin daripada menjadi pemimpin. Walaupun kesempatan itu terbuka lebar dengan adanya emansipasi wanita dan kesetaraan gender. Berbeda

dengan laki-laki, semua laki-laki adalah pemimpin, dan harus bisa menjadi pemimpin. Sebab selain memimpin diri sendiri, lelaki dewasa juga harus memimpin keluarganya, anak dan istrinya. Peranan ini tidak bisa dihindari dan harus diterima sebagai kodrat manusia. Begitu pula peran seorang wanita sebagai ibu yang harus melahirkan, mengasuh, mendidik anak serta mengatur rumah tangga harus diterima. Walaupun wanita tersebut adalah pemimpin dunia, tetapi kodrat sebagai wanita dan sebagai ibu harus diterima, tidak boleh dihindari atau di tolak karena hal itu merupaka kodrat wanita. Untuk dapat melakukan peran masing-masing sebagai pria atau wanita, kita perlu memahami diri. Siapa kita? apa kebutuhan kita? bagaimana cara kita berprilaku? dan sebagainya. Mari kita pelajari satu persatu. Wanita : bersifat lembut, penuh kasih, penuh perhatian, teliti, rapi, disukai dan menyukai lakilaki. Karena disukai banyak laki-laki, maka wanita harus bisa menjaga diri. Mulai dari cara berbicara, berpakaian, duduk, berdiri, berjalan, berdandan, makan, minum, berperilaku dan lain-lain haruslah diatur. Memang tampaknya terlalu banyak atauran, tetapi jika ingin menjadi wanita sejati dan berpribadi sebagai wanita anggun dan bijaksana, maka hal tersebut harus dilaksanakan. Wanita sering diibaratkan sebagai bunga mawar, jika mekar akan di sukai banyak orang. Namun jika telah layu, tidak indah akan dibuang disembarang tempat, tidak ada harganya lagi. Wanita juga diibaratkan seperti gelas kristal, jika utuh, indah akan bernilai tinggi atau berharga sangat mahal. Tetapi jika retak sedikit saja atau bahkan pecah, serupiah pun tidak akan laku dijual. Tidak berharga, karena itu berhati-hatilah para gadis. Jagalah keindahanmu. Laki-laki : bersifat keras, kuat, memiliki prinsip hidup yang kuat, egois, cenderung kurang perhatian kepada orang lain dan kurang sabar. Umumnya laki-laki lebih suka menjadi pemimpin daripada dipimpin, apalagi oleh wanita. Disinilah letak keegoisan laki-laki sebagai pemimpin, lelaki haruslah melengkapi diri dengan sifat-sifat dan sikap serta perilaku yang dituntut oleh jabatan tersebut. Pemimpin haruslah bijaksana, adil, mau memperhatikan orang lain, memperhitungkan setiap langkah terhadap manfaat dan kerugiannnya, tegas tetapi tidak kasar dan memberi teladan kepada yang dipimpin. Jika anda ingin menjadi pemimpin yang berhasil dalam segala hal, maka perhatikanlah yang anda pimpin, jangan egois. Belajarlah dari keberhasilan pemimpin yang anda kenal atau yang anda idolakan menjadi pemimpin bukan berarti bebas dari aturan. Justru sebaliknya harus memberi contoh yang baik tentang kedisiplinan dan ketaatan terhadap peraturan yang telah disepakati. Mau memimpin harus mau dipimpin. H. Evaluasi Siswa diberi pertanyaan atau tugas : 1. Siswa mengidentifikasi sifat-sifat laki-laki dan wanita. 2. Siswa mengidentifikasi peran pribadi sebagai seorang laki-laki dewasa atau wanita dewasa. I. Tindak lanjut 1. Siswa yang belum memahami materi diberi layanan bimbingan kelompok kecil; 2. Siswa yang memiliki masalah,sehingga tidak aktif dalam layanan di kelas akan diberi layanan konseling; 3. Siswa yang memiliki masalah setelah layanan materi di kelas akan diberi layanan konseling.

Mengetahui : Kepala SMPN 1 Duduksampeyan,

Duduksampeyan, 13 Juli 2009 Konselor/Guru Pembimbing,

Drs. H. Imron, M.Pd. NIP. 131847230

Drs.H.Arifin NIP. 131782027

RENCANA PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING
Satuan Pendidikan Kelas/Semester Jenis Layanan Alokasi waktu Pertemuan : : : : : SMPN 1 DUDUKSAMPEYAN GRESIK 8 / Ganjil Informasi, Pembelajaran dan Bimb. Kelp. 1 X 40 menit 2

A. Tugas Perkembangan 4 B. Kompetensi Dasar C. Indikator D. Bidang Bimbingan E. Fungsi Bimbingan F. Pengalaman Layanan

: Peran pribadi sebagai pria atau wanita dan bersifat positif terhadap diri sendiri : Menerima peran pribadi dalam kelompok sebaya sebagai pria atau wanita. : Melatih diri untuk berperan sebagai pria tau wanita Memiliki sikap positif terhadap diri sendiri. : Pribadi : Pengembangan : 1. Siswa direspon untuk dapat menyebutkan sifat laki-laki sesuai dengan kodratnya; 2. Siswa direspon untuk dapat memberikan contoh peran perempuan sebagai perempuan dan bersikap sesuai dengan kodratnya; 4. Siswa diberi penjelasan tentang cara memerankan pribadi sesuai dengan kodratnya; 5. Siswa diberi penjelasan sebab-sebab seseorang harus berperan sesuai dengan kodratnya 6. Siswa mengerjakan LKS.

G. Materi layanan

:

“Peran pribadi sebagai pria atau wanita dan bersikap positif terhadap diri sendiri” Kesetaraan gender dan emansipasi wanita telah lama diperjuangkan oleh para pahlawan wanita dunia. Pahlawan wanita di indonesia yang pertama kali mendobrak ketidak-adilan terhadap perempuan adalah ibu Raden Ajeng Kartini. Karena itu setiap tahun hari kelahiran R.A. Kartini diperingati sebagai hari besar nasional sebagai wujud rasa terima kasih dan syukur atas diakuinya kesetaraan gender di indonesia. Tidak ada lagi pengekangan terhadap kaum perempuan. Laki-laki dan perempuan mendapat hak perlakuan yang sama dalam pendidikan, karir, jabatan dan kehidupan sosial lainnya. Namun demikian harus diingat bahwa kodrat wanita berbeda dengan pria, sehingga dalam menerima peran pribadi kita tidak boleh melupakannya. Laki-laki harus berperan sebagai laki-laki dan perempuan harus berperan sebagai perempuan. Tidak boleh terbalik atau dibalik. Laki-laki tidak berhak memerankan diri sebagai perempuan, sebaliknya perempuan tidak boleh memerankan diri sebagai lakilaki sebab hal itu membahayakan kondisi kejiiwaan pribadi. Kita harus bisa menerima keadaan kita sebagaiman kodrat yang diberikan oleh yang Maha Kuasa. Laki-laki atau perempuan, apapun dan bagaimanapun kondisi kita adalah hal terbaik bagi kita dari sang pencipta. Merubah kodrat pribadi sama halnya dengan tidak mensyukuri nikmat Tuhan. Penerimaan terhadap kodrat sebagai pria atau wanita dan bersikap serta berperan dengan tepat merupakan sikap positif terhadap diri sendiri. Laki-laki dan perempuan akan dipersatukan Melaluipernikahan,suatu babak baru Dalam kehidupan untuk mewujudkan Peran pribadi dalam keluarga Laki-laki berperan sebagai laki-laki dan bersikap sesuai dengan kodratnya, yaitu gentlemen, gagah, pemberani, melindungi, tidak cengeng, tegas, berwibawa, tidak “ kemayu ” (bersikap seperti perempuan), maskulin dan lain-lain.

Perempuan bersikap sebagai perempuan sesuai dengan kodratnya, yaitu lembut, feminin/ anggun tapi tegas dan berwibawa, menyejukkan hati, penuh kasih sayang, merawat dan merias diri dengan baik sesuai kondisi yang menuntut, tetapi harus juga menjaga diri dan mempertahankan harga diri. H. Evaluasi 1. Siswa diberi beri tugas secara kelompok untuk memberikan contoh sikap laki-laki sesuai dengan kodratnya; 2. Siswa memberikan alasan manfaat dari sikap pribadi yang positif. I. Tindak lanjut 1. Siswa yang belum memahami materi diberi layanan bimbingan kelompok kecil; 2. Siswa yang memiliki masalah,sehingga tidak aktif dalam layanan di kelas akan diberi layanan konseling; 3. Siswa yang memiliki masalah setelah layanan materi di kelas akan diberi layanan konseling.

Mengetahui : Kepala SMPN 1 Duduksampeyan,

Duduksampeyan, 13 Juli 2009 Konselor/Guru Pembimbing,

Drs. H. Imron, M.Pd. NIP. 131847230

Drs.H.Arifin NIP. 131782027

Tidak terpilih bukan tidak mampu namun mungkin belum saatnya terpilih. Siswa yang memiliki masalah. Saling menghargai dan menghormati adalah kunci dalam setiap menyelesaikan tugas secara kelompok. Kelp. Kompetensi Dasar C. bila anda terpilih menjadi pemimipin (laki-laki atau perempuan) sebaiknya tidak menolak.. Berikanlah contoh peran dalam masing-masing kelompok. sahabat. Tindak lanjut 1. 2. 3. jika keputusan tersebut merupakan hasil musyawarah bersama. Penjelasan tentangkelompok sebaya. Materi layanan “ Mewujudkan peran pribadi” Kelompok sebaya adalah sekelompok anak / kumpulan dua anak atau lebih yang berusia sama atau hampir sama. : G. sebagai anggota kelompok sebaya. Karena itu anda perlu tetap berusaha. Tugas Perkembangan 3 B. Indikator D.RENCANA PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING Satuan Pendidikan Kelas/Semester Jenis Layanan Alokasi waktu Pertemuan : : : : : SMPN 1 DUDUKSAMPEYAN GRESIK 8 / Ganjil Informasi. Penjelasan tentang cara mewujudkan peran pribadi. Siswa yang belum memahami materi diberi Layanan Bimbingan kelompok kecil. Bidang Bimbingan E. Berikanlah contoh peran dalam kelompok sebaya. Siswa yang memiliki masalah setelah layanan materi di kelas akan diberi Layanan Konseling. Pengalaman Layanan : Mencapai hubungan yang baik dengan teman sebaya dalam peranannya sebagai pria atau wanita : Menjalankan peran pribadi dalam kelompok sebaya sebagai pria atau wanita : Mewujudkan peran pribadi sebagai pria atau wanita : Pribadi : Pemahaman : 1. Tetapi tidak ada paksaan atau tekanan apapun. Fungsi Bimbingan F. berupaya untuk mengaktualisasikan diri dan mempromosikan diri. H. anda harus berjiwa besar dan tetap bersikap positif kepada pimpinan terpilih dan kepada anggota lainnya. 5. Tunjukkan anda bisa !. 2. 1 X 40 menit 3 A. 3. Penjelasan tentang beberapa peran pribadi dalam kelompok. I. 2. Keberhasilan kelompok tergantung pada kerja sama dan hubungan kekeluaargaan kelompok tersebut. Dalam menentukan peran hendaknya tidak membedakan jenis kelamin (misalnya pemimpin tidak harus laki-laki). . atau kepemimpinan anda belum tampak. Memberikan contoh menentukan peran pribadi 4.sehingga tidak aktif dalam layanan di kelas akan diberi Layanan Konseling. Jika tidak terpilih. Siswa mengerjakan LKS. Sebaiknya menjaga keadilan gender dengan mementukan peran dalam kelompok sesuai dengan kemampuan atau potensi yang dimiliki. Pembelajaran dan Bimb. pimpinan kelompok atau anggota kelompok. Evaluasi 1. Peran dalam kelompok sebaya pada umumnya sebagai teman.

13 Juli 2009 Konselor/Guru Pembimbing.Pd.Arifin NIP. 131847230 Drs. M. Duduksampeyan. H. Imron. 131782027 . Drs.Mengetahui : Kepala SMPN 1 Duduksampeyan. NIP.H.

: G. Siswa mengerjakan LKS. Kompetensi Dasar C. tidak boleh mengolok-olok. Indikator D. Perlu diingat. 3. sesuai dengan norma atau nilai-nilai yang berlaku di masyarakat. Pola hubungan soisial dengan teman sebaya terbentuk karena interaksi individu dan pemenuhan kebutuhan berkelompok. Penjelasan tentang beberapa bentuk pola hubungan sebaya yang berbentuk kelompok. Berteman adalah salah satu bentuk pola hubungan sosial sebaya. harus ada batas etika pergaulan atau tata-krama yang menjaga hubungan tersebut tetap pada garis yang diperbolehkan. 2. 4. Bidang Bimbingan E. beberapa ciri psychis remaja adalah emosional. hanya tahu kesenangan tanpa memikirkan akibat buruk dari perilakunya. Sebaliknya wanita harus menghormati pria. sangat tidak sopan. remaja akan terjerumus ke dalam pergaulan bebas yang berdampak negatif terhadap masa depan mereka. baik dalam berteman maupun organisasi. hanya dibatasi oleh etika pergaulan. . teman pena. teman belajar. walaupun mungkin tubuh si wanita lebih besar dan tinggi daripada teman prianya. Menjadi wanita sejati atau pria sejati. karena sudah kodratnya harus melindungi wanita. Bagaimanapun bentuknya. Fungsi Bimbingan F. Tugas Perkembangan 3 B. Selain dari berteman. Pria. Kelp. teman curahan hati. sebagai laki-laki atau perempuan dan bersikap sesuai dengan peran yang menunutut kita. baik laki-laki maupun perempuan. Penjelasan tentang bentuk-bentuk pola hubungan teman sebaya. Sebab pertumbuhan dan perkembangan anak satu dengan yang lain tidak sama. Apalagi sampai melecehkan. Pergaulan antara pria dan wanita. Memberikan contoh model pertemanan yang ada di masyarakat sebaya. group musik sebaya. Peran pribadi pria dan wanita dalam kelompok ini tidak dibedakan. 1 X 40 menit 4 A. dengan kriteria di atas. hubungan sosialnya akan semakin luas. 5. menghina atau merendahkan. Penjelasan tentang cara membentuk pola hubungan yang sehat. belum bisa mengendalikan diri. teman karib atau sahabat. Pengalaman Layanan : Mencapai pola hubungan yang baik dengan teman sebaya dalam peranannya sebagai pria atau wanita : Memahami pola hubungan sosial dengan teman sebaya dalam peranannya sebagai pria atau wanita : Melatih diri untuk mengatur pola hubungan yang sehat dengan teman sebaya : Sosial : Pemahaman : 1. bentuk pola hubungan sosial sebaya bisa berupa kelompok atau organosasi misalnya OSIS (organisasi siswa intra sekolah). antara lain teman kecil. Saling menghormati dan saling menjaga hubungan antar teman sangat diperlukan dalam membentuk pola hubungan sebaya ini. Bukan malah menyakiti atau mencelakakannya. Yang paling penting dalam hal ini adalah kita harus bisa menerima kodrat. teman dekat. Materi layanan “Pola hubungan yang sehat” Semua anak harus berteman. teman bekerja dan lain-lain.RENCANA PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING Satuan Pendidikan Kelas/Semester Jenis Layanan Alokasi waktu Pertemuan : : : : : SMPN 1 DUDUKSAMPEYAN GRESIK 8 / Ganjil Informasi. teman sekolah. study club atau kelompok belajar. Banyak model pertemanan yang ada di masyarakat sebaya. club olah raga dan lain-lain. mudah terpengaruh. Sebab tanpa batas etika pergaulan. Karena itu kewaspadaan dan kehati-hatian dalam berteman sangat dibutuhkan. Semakin dewasa usia seseorang. Pembelajaran dan Bimb. remaja masjid. menggaanggu tanpa etiket.

Tindak lanjut 1. antara lain tentang keorganisasian. 131847230 Drs. M. 2. Evaluasi 1. Berikanlah contoh bentuk pola hubungan teman sebaya.H. 13 Juli 2009 Konselor/Guru Pembimbing. H. Bekerja sama dengan orang lain sampai berkompetisi melalui berbagai lomba yang diadakan di sekolah ataupun di luar sekolah. Mengetahui : Kepala SMPN 1 Duduksampeyan. 2. OSIS adalah wadah seluruh kegiatan siswa di lingkungan sekolah. Berikanlah contoh bentuk pola hubungan teman sebaya yang berupa kelompok. Kesempatan untuk mengembangkan bakat dan kemampuan terbuka lebar.Arifin NIP. Melalui beberapa bidang garapan yang ada dalam struktur organisasi. Imron. Siswa yang belum memahami materi diberi Layanan Bimbingan kelompok kecil. Drs.Pd. Pola hubungan sosial dengan teman sebaya di dalam siswa intra sekolah akan tergambar melalui kerja sama dalam pelaksanaan program OSIS di sekolah. dengan bimbingan dan arahan dari para pembina OSIS. membentuk pola hubungan dengan teman sebaya. Siswa yang memiliki masalah sehingga tidak aktif dalam layanan di kelas akan diberi Layanan Konseling. H. 3.Di sekolah siswa wajib mengikuti atau wajib menjadi anggota OSIS. Duduksampeyan. Di sini siswa dapat melatih diri dalam berbagai hal. Dalam organisasi inilah semua aspirasi dan kreativitas siswa di tampung dan dikembangkan. NIP. I. Siswa yang memiliki masalah setelah layanan materi di kelas akan diberi Layanan Konseling. 131782027 .

Memberi tugas kelompok untuk menerapkan dan membentuk kelompok dengan jumlah genap. Dan untuk pelaksanaan sehari-hari diperlukan pembagian tugas yang jelas. Beberapa tips agar jalinan hubungan sosial dapat bertahan lama dan bermanfaat dalam kehidupan bermasyarakat: a. Indikator D. informasi yang dimiliki dan didapat kurang banyak dan wawasan kurang luas. agar tidak ada yang merasa terisolir atau tidak diperhatikan teman lain yang bisa diajak bicara. Pengalaman Layanan : Mencapai pola hubungan yang baik dengan teman sebaya dalam perannya sebagai pria atau wanita : Menjalin pola hubungan sosial dengan teman sebaya dalam perannya sebagai pria atau wanita. Siswa mengerjakan LKS. tidak berburuk sangka Untuk membentuk suatu kelompok. saling percaya 1. 2. : Menjalin hubungan sosial dan bersikappositiof terhadap teman G. saling membutuhkan d. supaya tidak terjadi kesalahpahaman antar teman. 1 X 40 menit 5 A. Pembelajaran dan Bimb. Hal ini untuk menjaga perasaan anggota. hendaknya berjumlah genap. saling menghormati c. 2. Menjaga komunikasi antar anggota. Jumlah anggota tidak terlalu banyak dan tidak terlalu sedikit antara 4 sampai 6 orang cukup untuk membentuk kelompok. tidak mengganggu hak pribadinya g. Dasar-dasar menjalin hubungan sosial dengan teman sebaya. Bidang Bimbingan E. : Sosial : Pengembangan : 1. saling mendukung e. saling menjaga kerahasiaan antar teman f. Kelp. Fungsi Bimbingan F. melainkan dimanfaatkan untuk saling bertukar pikiran dan berbagai informasi demi perkembangan diri daaaan kelompok di masa depan. sementara terlalu sedikit juga akan kesulitan menyelasaikan tugas. Terlalu banyak anggota tidak akan efektif dalam melaksanakan tugas. Pembentukan kelompok ini bukan sekedar untuk kumpul-kumpul saja.RENCANA PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING Satuan Pendidikan Kelas/Semester Jenis Layanan Alokasi waktu Pertemuan : : : : : SMPN 1 DUDUKSAMPEYAN GRESIK 8 / Ganjil Informasi. : Menjalin pola hubunga sosial dengan teman sebaya sesuai perannya sebagai pria atau wanita dan bersikap positif terhadap teman. Materi layanan a. dibawah koordinasi salah satu anggota. . Yang terpenting adalah keterbukaan dan kepercayaan yang kuat diantara anggota. Memberi tugas kelompok untuk membahas dampak tidak memperhatikan tips agar jalinan hubungan sosial tahan lama . b. 3. Bermusyawarah dalam menyelesaikan berbagai konflik yang terjadi dalam kelompok. Tugas Perkembangan 3 B. Kompetensi Dasar C.

Mengetahui : Kepala SMPN 1 Duduksampeyan. Hilangkan pikiran negatif terhadap teman. Menghormati anggota keluarga teman.b. M. H. Tiap anggota kelompok memerankan contoh komunikasi yang sehat dalam kelompoknya.H. bila berkunjung harus tetap menjaga kesopanan bertamu. baik melalui kata-kata atau sikap. Tidak saling mencurigai. Evaluasi 1. jangan mengolok-olok kekurangannya atau menyebut nama orang tuanya. 2. Imron.Arifin NIP. 131782027 . f.Pd. dengan cara mengkonfirmasikan terlebih dahulu semua informasi yang diterima. Menjaga keterbukaan antar anggota. H. d. sehingga tidak aktif dalam layanan di kelas akan diberi layanan konseling. Panggil dengan nama baiknya. 131847230 Drs. Duduksampeyan. 2. c. Siswa yang belum memahami materi diberi layanan bimbingan kelompok kecil. Tindak lanjut 1. Siswa yang memiliki masalah setelah layanan materi di kelas akan diberi layanan konseling. Siswa yang memiliki masalah. 3. h. tidak dengan kemarahan atau ketersinggungan. Drs. NIP. e. 13 Juli 2009 Konselor/Guru Pembimbing. Tiap anggota kelompok dapat menjelaskan dampak tidak memperhatikan tips menjalin hubungan sosial. I. Menjaga perasaan teman dengan tidak menyinggungnya. Menaggapi sikap dan pembicaraan teman dengan pikiran positif. tetapi harus tetap menghormati hal-hal yang bersifat rahasia atau pribadi.

harus mampu mempengaruhi teman lainnya untuk melakukan hal-hal yang baik. Contohnya. Memberi contoh yang dapat dijadikan teladan bagi teman sebaya. Indikator D. Pengalaman Layanan : Mencapai pola hubungan yang baik dengan teman sebaya dalam peranannya sebagai pria atau wanita : Memahami pengaruh hubungan teman sebaya terhadap kegiatan belajar : Mengetahui pengaruh positif dan pengaruh negatif hubungan teman sebaya terhadap kegiata belajar. maka menghindari pengaruh negatif harus diupayakan sebijaksana mungkin. seorang siswa biasanya rajin masuk sekolah. Tugas Perkembangan 3 B. belajar merupakan kegiatan yang membosankan. Tetapi sejak menjalin pertemanan dengan seseorang. tidak pernah terlambat. Materi layanan 1. Kelp. Pengaruh positif biasanya dapat dilihat dari perubahan perilaku seseorang setelah menjalin hubungan sosial atau pertemanan. ramah kepada teman . yang hakikatnya adalah seorang terpelajar dan calon pemimpin bangsa. Siswa diberi penjelasan tentang Pengaruh positif dalam hubungan sosial. yang bermanfaat bagi masyarakat dan meninggalkan hal-hal yang tidak baik. 1 X 40 menit 6 A. Siswa diberi penjelasan tentang pengaruh hubungan dalam kehidupan sosial yang lebih luas terhadap kegiatan belajar. biasanya seseorang kurang bersemangat belajar. 2. dari yang tidak baik atau kurang baik menjadi lebih baik lagi. Karena itu kegiatan ini rawan sekali terhadap pengaruh negatif. Bidang Bimbingan E. bahwa menghindari pengaruh negatif bukan berarti menghindari teman atau terlalu pilih-pilih teman. Demi keselamatan diri sendiri dan berlangsungnya hubungan pertemanan. Pengaruh seperti ini harus dihindari sebab pengaruh seperti ini bisa merusak masa depan anda.RENCANA PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING Satuan Pendidikan Kelas/Semester Jenis Layanan Alokasi waktu Pertemuan : : : : : SMPN 1 DUDUKSAMPEYAN GRESIK 8 / Ganjil Informasi. Dampak pengaruh teman sebaya dalam kegiatan belajar Bagi sebagian siswa. bahkan mulai belajar membolos. : Belajar : Pemahaman : 1. G. Kompetensi Dasar C. 3. Siswa mengerjakan LKS. atau dari tidak baik menjadi semakin tidak baik. Contoh. seperti sikap patuh terhadap peraturan sekolah. Pengaruh Negatif Adalah pengaruh buruk dari hasil pertemanan yang dapat merusak kehidupan dan masa depan seseorang. sehingga tidak akan menimbulkan korban baik secara psychis atau fisik. Pembelajaran dan Bimb. dan pengaruh ini bisa diterima dan dikembangkan. 2. Pengaruh Positif Adalah pengaruh baik dari hasil pertemanan yang bisa dikembangkan dan bermanfaat untuk kehidupan mendatang. Siswa diberi penjelasan tentang Pengaruh negatif dalam hubungan sosial 4. justru sering terlambat datang kesekolah. Sebagai seorang siswa. berpenampilan rapi. Pengaruh negatif biasanya ditunjukkan oleh perubahan perilaku seseorang dari baik menjadi tidak baik. Tetapi harus diingat. 3. Fungsi Bimbingan F. sejak menjalin pola hubungan sosial atau pertemanan ini menjadi lebih bersemangat dan rajin belajar sehingga prestasinya meningkat. : Pengaruh hubungan teman sebaya dalam kegiatan belajar.

I. 3. Siswa yang belum memahami materi di beri Layanan Bimbingan kelompok kecil. 2. Imron. Drs. 131782027 . 13 Juli 2009 Konselor/Guru Pembimbing. Sebutkan beberapa contoh pengaruh negatif dari hubungan teman sebaya terhadap kegiatan belajar.H.Pd. Tindak lanjut 1. rajin. sehingga tidak aktif dalam layanan di kelas akan diberi Layanan Konseling. NIP. Mengetahui : Kepala SMPN 1 Duduksampeyan.Arifin NIP. ringan-tangan dalam membantu semua yang membutuhkan bantuan. H. 2. Evaluasi 1. Siswa yang memiliki masalah setelah layanan materi di kelas akan di beri Layanan Konseling. Duduksampeyan. Sebutkan beberapa contoh pengaruh positif dari hubungan teman sebaya terhadap kegiatan belajar.dan guru serta semua personil yang ada di sekolah. M. H. 131847230 Drs. Siswa yang memiliki masalah.

Menyelesaikan masalah-masalah belajar bersama. 2. Mengahadapi hal-hal seperti ini. tanpa ada pemaksaan kehendak kepada sesama teman. Bidang Bimbingan E. Diawali dengan ajakan untuk belajar bersama/membentuk kelompok belajar. seperti adanya ancaman bila tidak mengikuti kemauan seseorang atau sekelompok teman. tanpa mereka merasa bahwa kita telah mempengaruhinya. Apabila ternyata mengalami kesulitan untuk memecahkan masalah ini. Siswa mengerjakan LKS. baik secara fisik atau psychis dalam . 4. bukan karena pengaruh kita. Jangan sampai ada korban. kerajinan dalam melaksanakan tugas dan kehadiran dalam kegiatan belajar serta berpartisipasi dalam kelompok belajar atau dalam melaksanakan tugas kelompok. Sehingga terkesan mereka berbuat baik. Mewujudkan Pengaruh positif bukan berarti memaksakan pendapat atau kehendak kepada orang lain. Menjelaskan pengaruh negatif dari kehidupan sosial terhadap kegiatan belajar. melainkan berusaha mengajak teman berbuat baik. maka jalan terbaik adalah konsultasi dengan guru pembimbing. maka sebaiknya kita mengadakan pendekatan dan musyawarah. Demikianlah cara mewujudkan pengaruh positif terhadap kegiatan belajar. 3. Bila dalam kelompok belajar ternyata ada anggota yang tidak mau melakukan kegiatan yang telah disepakati. 2. paksaan untuk melakukan sesuatu yang tidak disukai dan lain-lain. setelah menemukan permasalahan. 3. karena memang mereka sudah baik. 3. Wujud pengaruh negatif dari teman sebaya Umumnya muncul berupa tekanan-tekanan dari teman sebaya. Langkah-langkah mewujudkan pengaruh positif : 1. Berdiskusi tentang perkembangan belajar di sekolah. Materi layanan “ Mewujudkan pengaruh positif dan menghindari pengaruh negatif hubungan teman sebaya terhadap kegiatan belajar “ 1. Tugas Perkembangan 3 B. : G. 1 X 40 menit 7 A. Usahakan kita bisa menghindari pengaruh ini tanpa harus menyinggung perasaan teman lain. Kelp. Menjelaskan beberapa sebab penyimpangan prilaku termasuk penyimpangan proses belajar. Memberikan motivasi untuk mewujudkan pengaruh positif dan menghindari pengaruh negatif dari kehidupan sosial terhadap kegiatan belajar. Kompetensi Dasar C. Pembelajaran dan Bimb. Menjelaskan pengaruh positif dari kehidupan sosial terhadap kegiatan belajar. 2. maka berusahalah mencari alternatif pemecahannya. Fungsi Bimbingan F. kita harus bijaksana. Dalam hubungan sosial ini pun kita tetap harus menghormati teman. Pengaruh baik dalam kegiatan belajar akan terwujud dalam bentuk motivasi belajar semakin tinggi. Pengalaman Layanan : Mencapai pola hubunganyang baik dengan teman sebaya dalam peranannya sebagai pria atau wanita : Mewujudkan pengaruh positif dan menghindari pengaruh negatif dari hubungan teman sebaya terhadap kegiatan belajar : Membentuk kelompok belajar : Belajar : Pengembangan dan pencegahan : 1. Indikator D.RENCANA PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING Satuan Pendidikan Kelas/Semester Jenis Layanan Alokasi waktu Pertemuan : : : : : SMPN 1 DUDUKSAMPEYAN GRESIK 8 / Ganjil Informasi. Dicari apa sebabnya. 5.

Tindak lanjut 1.menghadapi teman semacam ini. NIP. Imron. khususnya dalam hal peningkatan prestasi belajar. H. I. Mengetahui : Kepala SMPN 1 Duduksampeyan. H. sebaiknya segera berkonsultasi dengan guru pembimbing. Ahmadah As. Duduksampeyan.Pd. S. 3. 13Juli 2009 Konselor/Guru Pembimbing.. Bagaimana cara mewujudkan pengaruh positif dan menghindari pengaruh negatif dari kehidupan sosial terhadap kegiatan belajar?. 131847230 L. 2. Bila tidak mampu menghindari. 510148966 . M. Bila kondisi tidak memungkinkan. Siswa yang memiliki masalah. Jadi hindarilah teman-teman yang kiranya akan membawa pengaruh negatif dan merugikan anda. Evaluasi 1. Bahkan mungkin akan membawa korban. sebaiknya anda berkonsultasi dengan guru pembimbing untuk mengatasi masalah ini. Siswa yang belum memahami materi diberi layanan bimbingan kelompok kecil. 2. Siswa yang memiliki masalah setelah layanan materi di kelas akan diberi layanan konseling. sebab resiko dari pengambilan keputusan anda akan berat.Pd. sehingga tidak aktif dalam layanan di kelas akan diberi layanan konseling. Jangan dibiarkan berlarut-larut. 3. H. NIP. Sebutkan pengaruh positif dari hubungan teman sebaya terhadap kegiatan belajar!. Sebutkan pengaruh negatif dari hubungan teman sebaya terhadap kegiatan belajar!. Semakin lama anda menyimpan masalah akan semakin sulit mengatasinya. Drs.

mungkin juga anda telah membaca majalah dan koran yang ada lowongan pekerjaan. Tugas Perkembangan 3 B. bahkan mungkin selamanya. : membentuk kelompok diskusi tentang karir : Karir : Pemahaman : 1. pilihan bahkan upaya pengembangan karir seseorang. Salah satu sumber informasi yang dapat kita manfaatkan adalah kehadiran teman di sekitar kita. bertanya atau bertukar fikiran mengenai pekerjaaan yang menjadi gambaran cita-cita di masa depan. karena tidak mempersiapkan sejak dini. ketika anda sudah mampu mengamati beberapa karir yang ada di dalam lingkungan keluarga. dapat menjamin kehidupan diri dan keluarganya serta dapat dinikmati dalam waktu lama. Siswa mengerjakan LKS.. 4. : G. Fungsi Bimbingan F. Tetapi sedikit orang yang mampu mewujudkan cita-cita tersebut. diperlukan sumber informasi yang akurat dan dapat di percaya. sesuai dengan keinginannya. 2. Untuk itu diperlukan banyak informasi tentang dunia kerja atau dunia karier. 3. menghasilkan uang. Ketika mash kecil ibu guru / bapak guru sering bertanya apa cita-cita kamu jika sudah besar? Atau kamu ingin jadi apa? Hal ini berbeda lagi dengan masa ketika anda menginjak masa remaja. Pada gilirannya siapa yang sering anda ajak untuk berdiskusi. kelompok yang sering mencari pembenaran terhadap pilihan karir yang mereka senagi. tanpa program. Tujuan akhir dari proses pembelajaran adalah untuk mencapai karir atau bekerja. Materi layanan “ memanfaatkan hubungan teman sebaya dalam upaya pengembangan karir“. termasuk dalam pandangan. menyongsong masa depan yang gemilang. teman yang memiliki pengetahuan atau pengalaman di bidang karier dan sebagainya. sejahtera dan bahagia. Kelp. Sumber informasi dapat berupa media cetak. Indikator D. Setiap orang mendambahkan pekerjaan yang baik. tanpa kenyamanan dan kesejahteraan. Bimbingan karier mengajak para siswa belajar mempersiapakan diri menghadapi dunia karier. Bidang Bimbingan E. Untuk mendapatkan informasi karier yang sebanyak-banyaknya. tokoh masyarakat. Sehingga pada akhirnya banyak orang kecewa karena tidakmendapat pekerjaan yang layak baginya atau hanya sekedar bekerja. Banyak orang yang tidak mengetahui tujuan dia belajar atau sekolah. Telah disebutkan bahwa teman sebaya adalah kelompok sosial yang berpengaruh bagi remaja.mereka adalah kelompok sebaya. . Pembelajaran dan Bimb. nyaman. orang-orang yang sudah bekerja. Siswa diberi penjelasan tentang prinsip-prinsip menggali informasi tentang pengembangan persiapan karir. Kompetensi Dasar C. Pengalaman Layanan : Mencapai pola hubungan yang baik dengan teman sebaya dalam peranannya sebagai pria atau wanita : Memanfaatkan hubungan teman sebaya dalam upaya pengembangan karir. Banyak orang yang tidak memiliki persiapan akan jadi apa dia kelak.RENCANA PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING Satuan Pendidikan Kelas/Semester Jenis Layanan Alokasi waktu Pertemuan : : : : : SMPN 1 DUDUKSAMPEYAN GRESIK 8 / Ganjil Informasi. agar para siswa memiliki wawasan yang luas dan banyak alternatif karier atau pekerjaan yang dapat di jalani. Siswa diberi penjelasan tentang kaitan antara teman sebaya dengan pengembangan karir . Siswa diberi penjelasan tentang mempersiapkan diri menghadapi dunia karir. mendapat kehidupan yang layak. elektronik. 1 X 40 menit 8 A. lingkungan masyarakat atau anda telah melihat acara televisi yang menampilkan berbagai macam karir. Hidup hanya dijalani.

Evaluasi 1. S. Siswa yang memiliki masalah setelah layanan materi di kelas akan diberi layanan konseling. Siswa yang memiliki masalah. Mengetahui : Kepala SMPN 1 Duduksampeyan. 4. NIP. Membagi tugas untuk mencari informasi karier melalui media elektronik. 3. I. Menggambarkan karier masing-masing orang tua siswa. H. 2. H.Pd. kita dapat mendapatkan banyak informasi tentang berbagai hal termasuk masalah karier. 510148966 . 7. Bahkan sampai dewasa pun kita bisa mengajak teman untuk bekerjasama dalam dunia karier. Jelaskan bagaimana cara menggali informasi karier!. atau sekedar ngobrol masalah karier yang diketahui. Jelaskan kaitan antara teman dengan dunia bekerja!. 3. Siswa yang belum memahami materi diberi layanan bimbingan kelompok kecil. atau karier saudara. Membagi tugas untuk mencari informasi karier melalui kunjungan kerja / belajar ke perusahaan-perusahaan atau instansi terdekat.Pd. Imron.. 5. NIP. 2. Menggali informasi tentang pengembangan persiapan karier dapat dilakukan bersama teman melalui : 1. Tindak lanjut 1. Ahmadah As. 6. H. 131847230 L. 2. Semakin banyak teman. Diskusi kelompok.Teman adalah sumber informasi yang tak ternilai harganya. Membagi tugas untuk mencari informasi karier melalui media cetak. Menceritakan perkembangan karier yang diketahui oleh masing-masing siswa. Dari teman. M. Sebutkan sumber informasi yang dapat di pakai untuk pengembangan karier!. 3. Drs. Duduksampeyan. sehingga tidak aktif dalam layanan di kelas akan diberi layanan konseling. akan semakin banyak pula informasi yang dapat kita manfaatkan untuk mempersiapakan karier. 13 Juli 2009 Konselor/Guru Pembimbing. Membagi tugas untuk mencari informasi karier melalui wawancara dengan tokoh masyarakat.

1 X 40 menit 9 A. kreativitas. Kini wanita indonesia sudah bisa berdiri sama tinggi duduk sama rendah dengan kaum pria di dalam berbagai hal. Indikator D. 2.Kartini telah berhasil memperjuangkan hak-hak kaum wanita indonesia dalam kesetaraan gender. Siswa diberi penjelasan bahwa emansipasi wanita sejak jaman dahulu sudah di mulia . R. anggota masyarakat dan warga negara. Pembelajaran dan Bimb. Namun R. yang terpenting dibutuhkan dalam sebuah pekerjaan adalah kemampuan.A. d. Kelp. e.A. Tugas Perkembangan 8 B. Bidang Bimbingan E. Kompetensi Dasar C. namun dalam berkarir pria dan wanita memiliki persamaan hak dan tanggung-jawab tangan yang sama. Disiplin dalam menjalankan tugas serta aktif dan kreatif untuk mengikuti (menyelesaikan) tantangannya. pria juga demikian memiliki tanggung jawab yang lebih besar dalam menghadapi keluarga. wawasan dan pengalaman dalam karier. wanita menjadi tentara. kakak menjadi karyawan sebuah perusahaan sampai pada kakek yang telah pensiun menjadi tentara atau PNS yang lain. Karena itu kesempatan bagi pria atau wanita untuk mengembangkan karier tetap sama. : G. Bahkan untuk menyaksikannya pun tidak sempat. contoh pria berkarir sebagai perancang busana. Pengalaman Layanan : Mengenal sistem etika dan nilai-nilai bagi pedoman hidup sebagai pribadi. Persamaan hak dan kewajiban masih tetap mempertimbangkan bahwa kodrat seorang wanita adalah seorang ibu bagi anak-anak yang dilahirkan. Siswa diberi penjelasan tentang kesempatan bagi pria dan wanita untuk mengembangkan karir. ibu menjadi seorang guru. Dikatakan antara pria dan wanita tidak ada perbedaan dalam karir. Mampu memanfaatkan kesempatan/peluang dalam karier. Di jaman sekarang anda sudah mengetahui bermacam-macam karir bahkan di lingkungan keluarga sendiri anda telah bertanya tentang karier ayah misalnya sebagai pengusaha. : Memahami bahwa baik pria atau wanita mempunyai kedudukan yang sama dalam bekerja dan pengembangan karier. Mampu menjadikan hambatan sebagai peluang. keterampilan. di lingkungan sosial masyarakat. wanita menjadi tehnisi mobil dan sebagainya.Kartini tidak pernah mendapat kesempatan untuk menikmati hasil perjuangannya sampai akhir hayatnya. . Materi layanan “ Pria atau wanita mempunyai kedudukan yang sama dalam bekerja dan mengembangkan karier “ Pria dan wanita jelas berbeda jika di tinjau dari jenis kelamin. pria menjadi koki profesional. : Melatih diri menghargai pekerjaan orang lain : Karir : Pengembangan : 1. b. Mampu dan tidak putus asa. c. Fungsi Bimbingan F. 3. Siswa mengerjakan LKS. Lincah dan terus belajar agar lebih profesional.yang menjadikan mereka bisa berhasil atau sukses adalah : a.RENCANA PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING Satuan Pendidikan Kelas/Semester Jenis Layanan Alokasi waktu Pertemuan : : : : : SMPN 1 DUDUKSAMPEYAN GRESIK 8 / Ganjil Informasi.

S. Beliau adalah figur wanita karier yang dapat di teladani oleh para wanita sampai saat ini. M. Siswa yang memiliki masalah. Sudah banyak ibu guru olahraga yang mengukur prestasi di tingkat dunia. Karier ini memiliki prospek yang sangat bagus di masa depan karena semakin maju dan berkembangnya media komunikasi di dunia ini. NIP. H. H. buletin. Tindak lanjut 1. Siswa yang belum memahami materi diberi Layanan Bimbingan kelompok kecil.A. karier ini pada jaman dahulu hanya bisa dikerjakan oleh laki-laki.W. Di dalam dunia karierpun. media entertainment dan lain-lain.Pd. NIP. 3.Pd. Imron. 16 Juli 2007 Konselor/Guru Pembimbing. Ratu Tri Buana Tungga Dewi.Sebenarnya. Banyak TV bermunculan yang membutuhkan banyak tenaga fotografer. majalah. . dulu juga hanya diminati dan dikerjakan oleh para lelaki saja. seperti zaman Ratu Balqis. Karier sebagai guru olah-raga. Megawati Soekarno Putri. Siswa yang memiliki masalah setelah layanan materi di kelas akan diberi Layanan Konseling. Ratu Juliana. kini juga diminati banyak wanita. 510148966 . Tetapi sekarang banyak wanita yang mengembangkan hobi fotografi menjadi sebuah karier yang menjanjikan berpenghasilan cukup. 2. Fotografer. Ahmadah As. Margareth Teacher. Drs. yaitu Siti Khadijah. Evaluasi 1. Bersaing dengan kaum pria. sampai sekarang tinggal kemauan para wanita itu sendiri untuk berdiri tegak menyamakan prestasi dengan kaum pria. Jelaskan cara mengembangkan karier agar sukses!. dan lain-lain. sebenarnya wanita sudah menunujukkan keberhasilan sejak jaman Nabi Muhammad S. Mengetahui : Kepala SMPN 1 Duduksampeyan. sehingga tidak aktif dalam layanan di kelas akan diberi Layanan Konseling. Ini menunjukkan bahwa sebenarnya wanita telah mendapat kesempatan untuk berkarier sejak lama. Hal ini terbukti melalui sejarah panjang dunia sejak dahulu sampai sekarang yang mencatat banyak pemimpin-pemimpin wanita yang mengalami masa kejayaan dan tidak kalah dengan pria.. juga media cetak seperti surat kabar. Sekarang karier ini pun banyak di minati oleh kaum wanita. Indira Gandhi. 2. Hal ini membuktikan dengan keberhasilan istri Nabi Muhammad di dunia perdagangan. Jelaskan bahwa sejak dahulu kala emansipasi wanita sudah di mulai !. 3. Karier ini pun memiliki prospek masa depan yang bagus pula. H. emansipasi wanita atau kesetaraan gender sudah mulai sejak zaman dahulu kala. 131847230 L. Berilah contoh bahwa antara pria dan wanita tidak ada perbedaan dalam berkarier! I. Duduksampeyan.

Tugas Perkembangan 8 B. hal tersebut tergantung pada etika dan nila-nilai hidup yang mampu berpengaruh pada pribadi seseorang. Materi layanan “ Konsep etika dan nilai pedoman hidup sebagai pribadi dan anggota masyarakat“ A. Pembelajaran dan Bimb. Bidang Bimbingan E.RENCANA PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING Satuan Pendidikan Kelas/Semester Jenis Layanan Alokasi waktu Pertemuan : : : : : SMPN 1 DUDUKSAMPEYAN GRESIK 8 / Ganjil Informasi. Siswa mengerjakan LKS. Indikator D. Faktor yang dapat mewujudkan nilai-nilai kehidupan. 3. demikian inilah yang disebut “prinsip kehidupan”. anggota masyarakat dan warga negara : Memiliki kesadaran perlunya sistem etika dan nilai bagi pedoman hidup pribadi dan anggota masyarakat. ini sebabkan setiap individu mempunyai lingkungan yang sangat berbeda. Kompetensi Dasar C. Hal ini merupakan kebiasaan serta tata cara dalam kehidupan etika serta nilai-nilai tersebut akhirnya menjadi pedoman hidup dalam diri setiap individu dan mengakar kuat dalam kepribadian. 1 X 40 menit 10 A. Dibawah ini tertulis daftar pernyataan tentang etika dan nilai-nilai kehidupan atau aspek-aspek kehidupan yang mengambarkan beberapa sikap pribadi seseorang yang antara lain : 1. Menjelaskan macam-macam etika dan nilai-nilai kehidupan. : Siswa memiliki konsep sistem etika dan nilai pedoman hidup sebagai pribadi dan anggota masyrakat : Pribadi : Pemahaman : 1. sehingga akan menjadi pedoman hidup.. baik pada lingkungan keluarga. seringkali etika serta nilai-nilai kehidupan yang diberikan keluarga sangat berbeda dengan etika yang diterima anak di sekolah. Etika dan nilai-nilai pada setiap individu tidaklah sama. Menjelaskan tentang prinsip kehidupan. 4. Itu semua dikarenakan masing-masing memiliki fungsi serta kebudayaan yang tidak searah. maka tentu terdapat kesamaan dalam tujuan yang diperolah. akan tetapi jika anak dapat memahami intisari dari hal tersebut. Kelp. bahkan terkadang bertolak belakang dengan apa yang diterima di masyarakat secara luas. Etika dalam kasih sayang . Pengalaman Layanan : Mengenal sistem etika dan nilai-nilai bagi pedoman hidup sebagai. : G. yakni berbeda antara individu yang satu dengan individu yang lainnya. pemikiran dan tindakan etika sebagai tolak ukur dan segala tindakan. sekolah maupun lingkungan masyarakat luas. Etika dalam kekuasaan Yaitu berusaha menguasai. Etika dan Nilai Pedoman Hidup sebagai Pribadi Dalam sikap prilaku sehari-hari seseorang selalu berpedoman kepada “etika“ dan ”Nilai sebagai pedoman hidup”. 2. memiliki mempengaruhi terhadap orang lain 3. Fungsi Bimbingan F. Etika dalam keagamaan Yaitu mengakui adanya kekuasaan Tuhan Allah yang mutlak terhadap seluruh alam sehingga kita percaya bahwa segala perbuatan kita diketahui olah Tuhan Yang Maha Kuasa 2. Etika dalam moral Diantaranya adalah keyakinan. 4.

Etika dalam keadilan Yaitu sesuatu sikap yang menunujukkan cara memandang segala sesuatu pada tempat dan keadaan sebagaimana adanya tanpa membedakan cantik{rupa}. hal seperti ini dimaksudkan anak dapat berperilaku seperti yang diajarkan. B. D. seperti adat atau kebiasaan dan sopan santun dalam kehidupan masyarakat. E. 3. Etika dalam kejujuran Yaitu suatu pernyataan yang datang dari hati nurani. Hal itu menjadi sangat penting dalam membantu menetapkan pilihan yang tepat untuk melanjutkan sekolah serta penetapan dalam pemilihan pekerjaan dimasa yang akan datang benar-benar sesuai dengan bakat. Etika dalam kebijaksanaan Yaitu kebiasaaan dalam nmengambil keputusan berdasarkan pertimbangan. Beberapa pendekatan untuk mempelajari tingkah laku moral adalah : 1. Etika dan Nilai Pedoman Hidup sebagai Anggota Masyarakat Etika dan nilai-nilai kehidupan sebagai norma untuk masyarakat maka senantiasa menyangkut baik dan buruk. Etika dalam kebebasan Yaitu melakukan sesuatu yang diinginkan tanpa perasaan terpaksa dan terikat serta tanpa mengganggu ketentraman orang lain. Secara sadar atau tidak orang tua maupun bapak atau ibu guru juga mengajarkan pula tentang tata cara beretika seperti : keluar dan masuk rumah. berbicara dan sebagainya. memberi hormat. Nilai-nilai pedoman hidup antara lain : a. Senyum . Tata cara memberi hormat. 5. Apabila hendak menerima sesuatu hendaknya dengan tangan kanan. Setiap orang di tuntut untuk bersikap sopan. Etika dalam kesenangan Yaitu sesuatu yang memberikan rasa senang atau gembira. kemampuan dan nilai-nilai kehidupan sehingga akan terjadi kepuasan dan kebahagian hidup. 9. b. Langkah-langkah yang mudah dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari untuk mewujudkan nilai-nilai pedoman hidup dilingkungan masyarakat luas adalah : 1. Etika Normatif yaitu etika yang bertumpuh pada prinsip-prinsip etis atau norma-norma yang kebenarannya tidak bisa di tawar lagi. c. Oleh karena itu seberapa jauh mengetahui bermacam-macam nilai kehidupan. Maka dengan etika dan norma tersebut diharapkan agar seseorang dalam kehidupannya ditengah masyarakat dapat saling membantu. 8.Yaitu rasa kasih sayang kuat dalam ikatan batin yang kuat dan hubungan yang saling menghargai. Meta Etika yaitu mempelajari dan mengkaji secara khusus tentang ucapan-ucapan yang etis. Etika Diskriptif yaitu menggambarkan perilaku moral atau tentang perilaku. Sedangkan yang dimaksud nilai pedoman hidup adalah norma-norma yang berlaku dalam masyarakat. menghormati dan memikirkan kepentingan serta kebaikan orang lain. materi{harta benda}. oleh karena itu manusia mengkaji berbagai perilaku moral yang terdapat beberapa pendekatan untuk mempelajari tingkah laku moral. minat. berbicara. Etika sebagai ilmu yang memberikan tuntutan sebagaimana lewat cara berfikir rasionalnya. C. saling menyayangi. dan saling percaya serta saling mencintai. antara sopan dan santun. tolong menolong. berpakaian serta menyapa. hal ini merupakan awal dari proses pengenalan diri terhadap nilai-nilai etika yang berlaku pada masyarakat. Sehabis menerima sesuatu hendaknya mengucapakan rasa terima kasih. 7. sedangkan etika dan kesopanan seseorang merupakan tuntutan masyarakat di mana dan kapan saja. pangkat {kedudukan}dan sejenisnya. 6. Contoh : Adat istiadat yang boleh atau tiadak boleh dilakukan. menyapa. setia. 2.

2.sehingga tidak aktif dalam layanan di kelas akan diberi layanan konseling. Salam Adalah suatu ucapan yang di berikan pada saat bertemu dengan orang lain. silaturrohim merupakan kegiatan yang wajib dilaksanakan oleh setiap manusia. NIP. Oleh karenanya maka apabila kita melaksanakan sitarurrahim. M. dan menunujukkan adanya perhatian terhadap orang lain serta dapat menyejukkan hati yang sedang susah. Duduksampeyan. 131847230 L. Santun Berarti membantu mengasihi dan menyayangi. Sopan Artinya memberi hormat atau menghargai seseorang sesuai dngan norma agama dan norma yang berlaku. Tindak lanjut 1. Jelaskan langkah-langkah untuk mewujudkan nilai-nilai pedoman hidup di lingkungan masyarakat luas !. 2. NIP. orang yang di anggap lemah terutama teman-teman kita yang perlu di bantu. Nilai pedoman hidup tersebut di atas sering digunakan dalam hubungan sosial yang di sebut “silaturrohim” yang berarti menyambungkan kasih sayang antara manusia yang satu dengan manusia yang lainnya. yang dapat bermakna memberikan hormat serta memberika do’a agar selamat dan sejahtera. Siswa yang belum memahami materi diberi layanan bimbingan kelompok kecil. H. Imron. 16 Juli 2007 Konselor/Guru Pembimbing. Demikian juga dalam agama. kita selalu diharapkan dapat bersikap santun terhadap orang yang dekat dengan kita. Siswa yang memiliki masalah setelah layanan materi di kelas akan diberi layanan konseling. berarti kita telah melaksanakan perintah agama yang mempunyai nilai ibadah. H. Drs. H. Sebutkan beberapa pendekatan untuk mempelajari tingkah laku moral !. 3. I. Senyum juga tidak memerlukan modal dan tidak menurunkan derajat seseorang.Pd. 5. 4.Pd. ini berarti sikap perilakunya dalam sehari-hari baik. Siswa yang memiliki masalah. 2..Adalah ekspresi jiwa yang menggambarkan kebaikan. 3. 510148966 . Sapa / tegur Artinya memberikan isyarat bahasa yang bernuansa keakraban dan tali-kasih terhadap seseorang yang dijumpai. Sapa juga menunujukkan bahwa seseorang tersebut memperhatikan dan peduli terhadap seseorang. Evaluasi 1. Mengetahui : Kepala SMPN 1 Duduksampeyan. S. bersahabat. Ahmadah As.

4. Bidang Bimbingan E. Indikator D. Kelp. anggota masyarakat. membantu dan berhubungan /bergaul. sehingga apa yang di perbuat akan menjadi suatu kebiasaan. Menjelaskan beberapa kebutuhan manusia yang bersifat negatif. akan tetapi dalam bergaul ada nilai-nilai yang harus dijadikan pedoman . Tugas Perkembangan 8 B. seperti halnya hormat kepada orang tua. : Memiliki dorongan yang kuat untuk berperilaku sesuai dengan sistem etika dan nilai bagi pedoman hidup sebagai peribadi dan anggota masyarakat. 2. Fungsi Bimbingan F. akan tetapi juga digerakkan oleh rasa tanggung-jawab sosial dalam rangka untuk mewujudkan penemuan jati diri yang sangat besar pengaruhnya terhadap situasi dalam menentukan perilaku diri sendiri. Dalam situasi seperti ini seringkali anak di tuntut supaya mampu berperilaku sesuai dengan etika yang berlaku. yang kesemuanya sudah tertulis dalam tata tertib sekolah. Menjelaskan penerapan etika berbicara. Sedangkan di lingkungan sekolah juga diajarkan untk dapat mentaati peraturan-peraturan sekolah dengan disiplin dan penuh semangat yang tinggi. Materi layanan : “ Motivasi yang mendorong berperilaku sesuai etika dan nilai pedoman hidup “ Tokoh dari pandangan humanistik yang bernama “Roger” telah memberikan pendapatnya yaitu : “ Manusia itu memiliki dorongan untuk mengarahkan perilakunya ketujuan yang positif sebagai penentu nasibnya sendiri dan perilaku manusia itu selalu berkembang dan berubah untuk menjadi pribadi yang maju dan sempurna.RENCANA PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING Satuan Pendidikan Kelas/Semester Jenis Layanan Alokasi waktu Pertemuan : : : : : SMPN 1 DUDUKSAMPEYAN GRESIK 8 / Ganjil Informasi. Pengalaman Layanan G. : Sosial : Informasi pembelajaran. aamaka akan terbentuklah suatu prinsip yang kuat dalam diri. hal yang demikian itu dilaksanakan secara bergotong-royong. 1 X 40 menit 11 A. C. 3. Kompetensi Dasar : Mengenal sistem etika dan nilai-nilai bagi pedoman hidup sebagai pribadi. : 1. misalnya di lingkungan rumah anak selalu diajarkan perilaku yang disertai tanggung-jawab. Pada dasarnya manusia itu di tuntut untuk saling mengenal. dan minat manusia. Siswa mengerjakan LKS. baik kegiatan yang dilaksanakan di kampung maupun kegiatan yang dilaksanakan di masyarakat secara luas seperti kerja bakti di masjid atau mushollah. Akan tetapi berbeda dalam lingkungan masyarakat yang senantiasa di ajarkan berbagai cara untuk dapat bermasyarakat secara luas melalui berbagai macam kegiatan. Dari berbagai uraian dan contoh di atas tersebut dapat di ambil kesimpulan bahwa dalam sikap dan perilaku sehari-hari harus selalu berpedoman pada etika dan nilai-nilai yang berlaku. melaksanakan ibadah sesuai dengan ajarannya dan saling menyayangi sesama anggota keluarga serta dapat memberikan contoh yang baik terhadap adik-adiknya. menelpon dan berpakaian. Dan apabila hal itu dapat mengakar kuat terhadap kehidupan. : Memiliki etika dalam bergaul. yang selanjutnya akan menjadi nilai-nilai diri sendiri. selain itu diajarkan pula cara bergaul dan serta tenggang-rasa antar warga. Pembelajaran dan Bimb. sehingga perilakunya dapat memuaskan masyarakat secara luas ”. Merespon siswa untuk menyebutkan cara menumbuhkan motivasi seseorang dalam berperilaku. bertemu. Motivasi perilaku manusia itu semata-mata tidak hanya digerakkan oleh dorongan yang dapat memuaskan diri sendiri.

S. Memberikan ucapan salam penghormat. Dibawah ini ada beberapa contoh dalam penerapan etika dalam pergaulan antar lain : 1. Drs. Berbicara yang di anggap penting. e. c.Pd. b. c. c. 3. 3. Meskipun berbeda pendapat dengan kita. Duduksampeyan. I.supaya tingkah-laku dapat di terima oleh masyarakat secara luas. Serasikan warna pakaian dengan warna kulit. H. Bertanyalah untuk tujuan saling mengenal. Kebutuhan untuk mencapai hasil. Jika berjabat tangan jangan terlalu keras . Pakaian harus ganti 2 kali. Tindak lanjut 1. 2. NIP. Harus menyesuaikan waktu dan keadaan untuk berbicara. c. Mengunakan bahasa yang sopan dan tidak keras. c. Ahmadah As. Jangan berbicara yang bermakna mencela. H. Etika dalam berbicara a. d. Etika dalam menelpon a. Siswa yang belum memahami materi diberi Layanan Bimbingan kelompok kecil. d.Pd. 2. namun tetap kita hargai. 4. Etika dalam berpakaian a.sehingga tidak aktif dalam layanan di kelas akan diberi Layanan Konseling. 4. NIP. Bagaiman etika berbicara dan berkenalan?. b. Jangan menjelek-jelekan. b. Etika dalam memberi hormat a. 6. Siswa yang memiliki masalah. Jangan berperasangkah. Mengetahui : Kepala SMPN 1 Duduksampeyan. Jelaskan kebutuhan manusia yang bersifat negatif menurut morgan!. Menjunjung nilai-nilai kemanusian. 510148966 . Kebutuhan untuk berbuat sesuatu dalam beraktivitas. Siswa yang memiliki masalah setelah layanan materi di kelas akan diberi Layanan Konseling. Etika dalam memelihara kebersihan badan dan mental a.bersih dan pantas tidak perlu mahal. Berbicara seperlunya dan jelas agar tidak membosankan. 2. c. Imron. berbicara dengan jujur dan berterus-terang. Berpakaianlah yang sopan . 16 Juli 2007 Konselor/Guru Pembimbing. 5. Kuku dan gigi harus bersih. b.rapi. Jangan berpakaian yang sempit/ketat maupun longgar. Kebutuhan untuk mngatasi kesulitan. M. Untuk mengakhiri pembicaraan mengucapkan salam. Mulailah dalam berkenalan dengan senyum. Kebutuhan untuk menyenangkan orang lain. 3. e. f. 131847230 L. b. Jangan berbicara yang dapat menyinggung perasanya.. Bagi lelaki. 2. d. Evaluasi 1. H. Etika dalam berkenalan a. Mengucapkan salam dan menyebutkan identitas diri. rambut dan kumis sebaiknya rapi. b. Menghargai keberadaan pada pribadinya. Menurut “Morgan” yang di tulis kembali oleh “Nasution” maka di katakan bahwa manusia hidup ini memiliki berbagai kebutuhan yang bersifat negtif hal itu antara lain : 1. tingkah-laku itu juga merupakan cermin pribadi terhadap diri sendiri.

6. hak cipta orang lain. 4. 3. pikiran serta pendapat. 3. Kelp. 6. Pengalaman Layanan : Mengenal sistem etika dan nilai-nilai bagi pedoman hidup sebagai pribadi. Berani menyatakan yang salah adalah salah dan yang benar adalah benar. baik hambatan yang muncul dari dalam diri siswa maupun dari luar siswa. Mengucapakan salam kepada kepala sekolah. Siswa direspon untuk menyebutkan tatacara dalam pergaulan antar warga di sekoalah. Kurang mengerti bagaimana caranya dalam mencari. Pembelajaran dan Bimb. Siswa mengerjakan LKS. bapak/ibu guru beserta staf karyawan maupun antar sesama teman. 2. Berani mengakui kesalahan dan meminta maaf. 2. 4. . Menyampaikan pendapat secara sopan.RENCANA PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING Satuan Pendidikan Kelas/Semester Jenis Layanan Alokasi waktu Pertemuan : : : : : SMPN 1 DUDUKSAMPEYAN GRESIK 8 / Ganjil Informasi. Menggunakan bahasa yang sopan dan beradab. mempertahankan. 7. 9. Tatacara dalam pergaulan antar warga di sekolah : 1. 4. B. latar-belakang budaya. 2. ucapan serta perilaku. hal yang demikian itu di karenakan adanya hambatan-hambatan yang muncul. Menghormati ide-ide. 5. A. Menghargai perbedaan agama. Indikator D. Sedangkan sifat-sifat tersebut adalah : 1. Materi layanan : “Aspek-aspek sosial dalam etika dan nilai pedoman hidup “ Etika dan nilai hidup adalah sebagai unsur sifat kepribadian yang dapat terwujud melalui perilaku seseorang. 3. Pembelajaran etika di sekolah merupakan latihan yang di laksanakan secara terus menerus. Etika yang ditampilkan atas dorongan untuk memenuhi kebutuhan diri sendiri. Kurang memahami tentang cara-cara bergaul dengan baik. Membiasakan diri mengucapkan terima kasih apabila mendapat bantuan dari orang lain. Etika seseorang selalu berkembang. Tugas Perkembangan 5 B. 8. Kompetensi Dasar C. Fungsi Bimbingan F. Etika yaang terbentuk cenderung mewujudkan kesejajaran antara pikiran. Bentuk-bentuk hambatan dalam mengadakan hubungan sosial yaitu : 1. 2. anggota masyarakat dan warga negara. 5. dan hak milik teman serta warga sekolah. Saling menghormati antar sesama teman. Siswa diberi penjelasan tentang hambatan dalam mengadakan hubungan sosial. Etika dapat diajarkan secara langsung sebagai pengiring mata pelajaran. Meskipun demikian akan tetapi dalam melaksanakan pergaulan tidaklah selalu dapt terlaksana secara mulus. Bidang Bimbingan E. : Memahami aspek-aspek sosial dalam sistem etika dan nilai bagi pedoman hidup sebagai pribadi. memupuk dalam persahabatan. Dalam beretika seseorang cenderung untuk mengutamakan kebijakan sesuai hati nuraninya. anggota masyarakat dan warga negara : Memahami aspek sosial dalam sistem etika dan nilai pedoman : Sosial : Pemahaman : 1. Siswa diberi penjelasan tentang etika dan nilai kehidupan sebagai unsur sifat kepribadian. 1 X 40 menit 12 A. G.

bukan saja rugi pada diri sendiri. 4. Pelanggaran terhadap etika sangat merugikan bagi siapapun. Siswa yang belum memahami materi diberi Layanan Bimbingan kelompok kecil..Pd. Evaluasi 1. Tindak lanjut 1. 2. M. NIP. Mengetahui : Kepala SMPN 1 Duduksampeyan. Mempunyai pandangan yang salah tentang pergaulan. S. 2. H. 510148966 . sekolah. Tidak memiliki prinsip yang kuat. Ahmadah As. Drs. Siswa yang memiliki masalah.sehingga mudah terpengaruh dalam pergaulan.Pd. H. Cobalah jelaskan bahwa etika dan nilai pedoman hidup adala sebagai unsur sifat kepribadian yang dapat terwujud melalui perilaku seseorang !. NIP. 131847230 L. tetapi keluarga.3. Oleh karena itu pergaulan selalu membawa dampak baik yang positif maupun yang negatif bagi keberhasilan seseorang dalam mencapai serta mewujudkan karier pada masa depan hal seperti ini tata cara dalam bergaul memiliki peranan yang sangat penting dan bahkan dapat mempengaruhi cita-cita diri sendiri. Bagaimana usaha Anda agar terjalin hubungan sosial yang baik!. Siswa yang memiliki masalah setelah layanan materi di kelas akan diberi Layanan Konseling. H. 16 Juli 2007 Konselor/Guru Pembimbing.sehingga tidak aktif dalam layanan di kelas akan diberi Layanan Konseling. masa depan bahkan orang-orang yang tidak bermasalah ikut menjadi korban. I. Imron. 3. Duduksampeyan.

Tata tertib yang berhubungan dengan kelakuan antara lain a. Siswa diberi contoh tentang memerapakanetika dalam lingkungan masyarakat . anggota masyarakat dan warga negara. Hadir di sekolah tepat waktu. Siswa mengerjakan LKS. Berpakain bersih. b. Penerapan etika dalam lingkungan masyarakat 1. 1 X 40 menit 13 A. Patuh dan taat dalam menjalankan perintah agama. Tata Tertib yang berhubungan dengan kerapian a. 3. 6. Memakai seragam lengkap dengan atribut. Siswa diberi penjelasan tentang penerapan etika dalam keluaraga. e. 3. di sekolah dan lingkungan. 2. c. 2. c. Penerapan Etika dalam lingkungan sekolah 1. rapi dan sopan. . Fungsi Bimbingan F. Kelp. : Mentaati dan melaksanakan aturan dirumah. : Mewujudkan aspek-aspek sosial dalam sistem etika dan nilai bagi pedoman hidup sebagai pribadi. b. Penerapan etika dalam lingkungan keluarga : 1. 4. d. Berbakti kepada kedua orang tua. anggota masyarakat dan warga negara. Selalu mengerjakan tugas. Pengalaman Layanan : Mengenal sistem etika dan nilai bagi pedoman hidup sebagai pribadi. 3. Bidang Bimbingan E. Menghargai kepada semua anggota keluarga. b. Rambut pendek rapi. Tidak mengotori serta merusak sarana maupun prasarana. Kompetensi Dasar C. Saling membantu dan tolong menolong. c. namun dalam menjalani hubungan sosilal tersebut terdapat nilai yang harus dijadikan sebagai pedoman dan juga harus diterapakan dalam kehidupan seharihari. agar dapat saling mengenal dan membantu. A. d. B. C. Tugas Perkembangan 8 B. 2. Turut menjaga nama baik keluaraga. Aktif piket dan kegiatan ekstarkurukuler.RENCANA PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING Satuan Pendidikan Kelas/Semester Jenis Layanan Alokasi waktu Pertemuan : : : : : SMPN 1 DUDUKSAMPEYAN GRESIK 8 / Ganjil Informasi. Pembelajaran dan Bimb. Mengikuti proses belajar dengan baik. Selalu membuang sampah pada tempatnya. Indikator D. 7. sehingga perilaku tersebut dapat di terima di masyarakat. Berkata jujur dan bertanggung jawab. d. Tata tertib yang berhubungan dengan kerajinan a. G. Hormat dan patuh terhadap Bapak/Ibu Guru/karyawan sekolah. : Sosial : Pemahaman : 1. Mengikuti upacara bendera. Tidak terlibat perkelahian antar pelajar. Materi layanan : “ Mewujudkan aspek sosial dalam etika dan nilai pedoman hidup “ Pada prinsipnya manusia di tuntut untuk menjalin hubungan. Mau menghormati dan menghargai pendapat teman. Bersikap menghargai orang lain. Peduli terhadap kebersihan di lingkungan dan sekitarnya. 5.

Siswa yang belum memahami materi diberi Layanan Bimbingan kelompok kecil.Pd. Berpenampilan yang luwes dan bijaksana. NIP. Menghormati yang lebih tua dan menyayangi yang muda. norma kesusilaan dan norma hukum. Mengetahui : Kepala SMPN 1 Duduksampeyan. Siswa yang memiliki masalah. 3. M. 2. H. Cobalah beri contoh penerapan etika dalam lingkungan sekolah!. Siswa yang memiliki masalah setelah layanan materi di kelas akan diberi Layanan Konseling.. 3. Suka menolong. H.sehingga tidak aktif dalam layanan di kelas akan diberi Layanan Konseling. Tindak lanjut 1. Bersikap ramah dan santun dalam berbicara. 5. 131847230 L. Ikut dalamkegiatan sosial. Drs. S. 2. Evaluasi 1. Ahmadah As. 16 Juli 2007 Konselor/Guru Pembimbing. Sedangkan norma kesopanan merupakan peraturan yang timbul dari pergaulan segolongan manusia.Pd. Peraturan peraturan itu diikuti dan ditaati sebagai pedoman yang mengatur tingkah laku manusia terhadap manusia yang ada di sekitarnya. 4. 7. Apakah Anda pernah melakukan kegiatan dalam masyarakat yang berkaitan penerapan etika dalam masyarakat ? Coba berikan contohnya!. I. 510148966 . Tidak mengganggu tetangga. 6. NIP. Imron.2. Dengan demikian maka masalah etika dalam realitanya ada yang di katakan norma kesopanan. Duduksampeyan. 8. H. Suka menjenguk kerabat dan tetangga yang sakit.

Pengertian Etika dalam belajar adalah tatacara yang harus di lakukan selama proses pembelajaran itu berlangsung yang sesuai dengan situasi dan kondisi. Siswa mengerjakan LKS. 2. 6. 3. Senantiasa berdo’a sebelum dan sesudah belajar. Kompetensi Dasar : Mencapai pola hubunganyang baik dengan teman sebaya dalam peranannya sebagai pria atau wanita : Mewujudkan pengaruh sistem etika dan nilai bagi pedoman hidup sebagai pribadi. 3. Belajar dari berbagai sumber belajar. Menumbhkan berfikir positif. : Belajar : Pemahaman : 1. 4. Oleh karean maka seseorang harus memahami tentang etika dalam belajar yang efektif dan efisien. Mengatur waktu belajar. Pengalaman Layanan G. Belajar sendiri maupun kelompok. Kelp. : Menerapkan etika dalam belajar. 6. Berusaha belajar tekun. Tugas Perkembangan 3 B. Siswa diberi penjelasan tentang penilaian hasil belajar : 4. 5. 4. 5. situasi dan kondisi tersebut memiliki makna tidak bertentangan dengan peraturan yang berlaku baik yang berupa tata-tertib maupum kebudayaan tertentu. Indikator D. Siswa diberi penjelasan tentang Pengaruhmemberi semangat belajar. 7. Bidang Bimbingan E. Banyak membaca bahan-bahan pelajaran. Niat belajar yang tertanam dalam hati. Bertanya kepada guru atau teman jika mengalami kesulitan. Pembelajaran dan Bimb. Kognitif (Perubahan secara pengetahuan) . Tempat belajar yang nyaman. : Pengaruh sistem etika dan nilai pedoman hidup daklam kegiatan belajar C. Materi layanan 1. 3. 2. Banyak latihan so’al. Keberhasilan belajar seseorang banyak di pengaruhi oleh bagaimana cara serta etika belajar yang di lakukan. Fungsi Bimbingan F. 8. Selalu mensyukuri atas kemudahan serta keberhasilan dalam aktivitas belajar itu adalah rahmat dari Tuhan. anggota masyarakat dan warga negara dalam kegiatan belajar. Perubaha sikap merupakan tanda dari hasil kegiatan belajar 1. Hal-hal yang dapat menumbuhkan semangat belajar antara lain : 1. 2. 4. Menumbuhkan semangat belajar dari orang –orang yang memiliki etika. 3. Membuat rangkuman. Belajar dari pengalaman orang lain. 2. 1 X 40 menit 14 A.RENCANA PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING Satuan Pendidikan Kelas/Semester Jenis Layanan Alokasi waktu Pertemuan : : : : : SMPN 1 DUDUKSAMPEYAN GRESIK 8 / Ganjil Informasi. Siswa diberi penjelasan tentang pengaruh menerapkan etika dalam belajar di sekolah agar sukses. Cara beretika dalam belajar di sekolah supaya memperoleh hasil yang optimal antara lain: 1.

2. 16 Juli 2007 Konselor/Guru Pembimbing. Drs. I. M. Afektif (perubahan secara sikap) Yaitu perubahan tentang perilaku yang telah di dapat oleh anak setelah adanya proses belajar.Pd. Sebutkan beberapa contoh hal-hal yang dapat menumbuhkan semangat belajar. Imron. Mengetahui : Kepala SMPN 1 Duduksampeyan. Tindak lanjut 1. Evaluasi 1. Duduksampeyan. NIP. Sebutkan beberapa cara beretika dalam belajar di sekolah supaya memperoleh hasil yang optimal. H. 2. misalnya dari tidak mengerti menjadi mengerti. misalnya perilaku yang semula negatif menjadi positif. 3.Pd. 2. Siswa yang memiliki masalah.. NIP. misalnya dari yang tidak terampil menjadi terampil. S. sehingga tidak aktif dalam layanan di kelas akan diberi Layanan Konseling.Yaitu suatu perubahan dalm hal pengetahuannya yang telah di dapat oleh anak setelah adanya proses belajar. 131847230 L. H. Siswa yang memiliki masalah setelah layanan materi di kelas akan di beri Layanan Konseling. Siswa yang belum memahami materi diberi Layanan Bimbingan kelompok kecil. Psikomotorik (Perubahan secara ketrampilan) Yaitu perubahan tentang ketrampilan yang dihasilkan dari proses belajar. Ahmadah As. 3. 510148966 . H.

1 X 40 menit 15 A. seperti alat-alat tulis. setiap siswa memiliki cara beretika dalam belajarnya. Indikator : Mengenal sitem etika dan nilai-nilai bagi pedoman hidup sebagai pribadi. Tugas Perkembangan 8 B. Mengerjakan tugas dan latihan yang diberikan oleh guru di sekolah. Mengulang atau menghafal pelajaran. 2. 3. anggota masyarakat dan warga negara. a. 3. baik etika yang di peroleh dari keluarga maupun yang di peroleh dari sekolah.RENCANA PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING Satuan Pendidikan Kelas/Semester Jenis Layanan Alokasi waktu Pertemuan : : : : : SMPN 1 DUDUKSAMPEYAN GRESIK 8 / Ganjil Informasi. c. Berdo’a sebelum pelajaran di mulai. Mengatur waktu belajar. 6. Belajar mengendalikan diri. b. Cara belajar di sekolah a. : Menerapakan cara belajar di kelas Melatih diri belajar secara mandiri dan kelompok Mengikuti kegiatan sesuai usia di lingkungan masyarakat : Belajar : Pengembangan dan pencegahan : 1. Bidang Bimbingan E. Kelp. Membuat ringkasan. Kompetensi Dasar C. Mencatat dan membuat kesimpulan. : Mewujudkan pengaruh sistem etika dan nilai bgi pedoman hidup sebagai pribadi. d. disiplin. b. Belajar dengan memberikan penghargaan terhadap nilai-nilai budaya dan menghargai orang lain. Memperhatikan penjelasan guru. Cara belajar di rumah a. 2. : D. Cara. Menjelaskan cara-cara belajar yang efektif dan efisien. berkomunikasi bergaul dan belajar memotivasi diri dan prang lain. e. Menyiapkan diri sebelum guru masuk. buku mata pelajaran. Cara belajar di lingkungan masyarakat. Bertanya kepada guru jika kurang memahami. b. c. Belajar berorganisasi. Materi layanan “ Mewujudkan pengaruh etika dan nilai pedoman hidup dalam kegiatan belajar “ Pengaruh etika dan nilai-nilai dalam kegiatan belajar antara lain dapat menentukan keberhasilan belajar itu sendiri. 2. Dalam proses pembelajaran didalam kelas yaitu : 1. Mendiskusikan dengan teman tentang materi yang di bahas guru tadi. Membaca dengan baik. Belajar mempunyai kepercayaan diri sendiri dan bertanggung jawab. Belajar mandiri/sendiri. 4. Pembelajaran dan Bimb.Cara belajar yang efektif dan efisien antara lain : 1. 5. Siswa mengerjakan LKS. Fungsi Bimbingan F. Belajar dengan kelompok. . d. anggota masyarakat dan warga negara. c. Pengalaman Layanan G.

2. 3..Pd. Mampu menghindari hal-hal yang berbau porno. Sebutkan cara belajar di rumah yang efektif!. 16 Juli 2007 Konselor/Guru Pembimbing. 5. NIP. Menghindari hal-hal yang mungkin dapat menghancurkan diri sendiri.Secara umum dapat di tegaskan bahwa terdapat cara-cara yang lebih tepat dalam melaksanakan proses pembelajaran pada lingkungan masyarakat tentang etika dan nilai hidup bagi diri seseorang yang antara lain : 1.Pd. NIP. Mengetahui : Kepala SMPN 1 Duduksampeyan. 4. S. M. H. 2. Evaluasi 1. I. Siswa yang memiliki masalah setelah layanan materi di kelas akan diberi layanan konseling. Imron.?. 3. Siswa yang belum memahami materi diberi layanan bimbingan kelompok kecil. H. Bagaimana cara mewujudkan proses pembelajaran di lingkungan masyarakat. Tindak lanjut 1. Membiasakan berbuat baik kepada siapapun. Harus tekun menjalankan perintah agama. 2. 3. 510148966 . Siswa yang memiliki masalah. Duduksampeyan. Drs. H. Dapat mengatasi pergaulan yang tidak baik.sehingga tidak aktif dalam layanan di kelas akan diberi layanan konseling. Ahmadah As. 131847230 L. Sebutkan cara belajar di sekolah yang efektif dan efisien!.

Bidang Bimbingan E. Dapat menyesuaikan diri dengan suasana sekolah. Hal. Kemampuan diri. 4. sehingga akan menimbulkan dampak yang negatif dalam perkembangan psikologi anak. Siswa diberi penjelasan tentang hal-hal yang harus diperhatikan dalam pengembangan karir. Mengetahui jenis-jenis pekerjaan yang sesuai dengan potensi. 5. Tugas Perkembangan 8 B. 3. Pekerjaan yang dapat memuaskan bagi diri sendiri maupun keluarga. 2. 3. Siswa mengetahui berbagai kemungkinan pendidikan yang ada padanya. Kompetensi Dasar C. Memahami kelemahannya dan kekuatanya untuk keberhasilan pendidikannya. 3. sehingga dapat mengarahkan semua potensi. 2. 2.hal yang harus di perhatikan dalam pengembangan karier anatara lain : 1. kemampuan. 3. 4.RENCANA PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING Satuan Pendidikan Kelas/Semester Jenis Layanan Alokasi waktu Pertemuan : : : : : SMPN 1 DUDUKSAMPEYAN GRESIK 8 / Ganjil Informasi. : Karir : Pemahaman : 1. Dapat menilai dan memahami dirinya sendiri mengenai potensi dasar. Siswa mengerjakan LKS. bakat dan minat untuk keberhasilannya. 3. sikap dan kecakapan yang dimiliki. Terdapat 3 hal kepuasan dalam mengembangkan karir yaitu : 1. Manfaat etika dan nilai-nilai dalam pemilihan pekerjaan yang antara lain : 1.. Mampu dalam memilih sekolah sesuai dengan pilihannya. Pengalaman Layanan : Mengenal sistem etika dan nilai-nilai bagi pedoman hidup sebagai pribadi. kemampuan. anggota masyarakat dan warga negara. : G. Kesalahan dalam menentukan atau memilih studi lanjutan maka akan menyebabkan kemungkinan tertutupnya lapangan pekerjaan di masa mendatang serta juga dapat menyebabkan kegagalan dalam belajar di sekolah. : Memahami penerapan sistem etika dan nilai dalam pekerjaan dan pengembangan karir. Kelp. Faktor-faktor dala memilih jurusan meliputi bakat. Pembelajaran dan Bimb. Materi layanan “ Penerapan sistem etika dan niali dalam pekerjaan dan pengembangan karir “. Fungsi Bimbingan F. Faktor biaya. 2. Mempelajari dan mengetahui tingkat kepuasan yang di capai dari suatu pekerjaan. . 1 X 40 menit 16 A. minat dan kepribadian. Siswa diberi penjelasan tentang hambata-hambatan dalam pemilihan karir. minat dan bakat. Siswa diberi penjelasan tentang tiga hal yang menjadi kepuasan dalam mengembangkan karir. 2. Pekerjaan yang dapat memuasakan bagi negara dan bangsanya. Pekerjaan yang dapat memuaskan bagi perusahaan dan instansinya. bakat dan minat serta sifat-sifat pribadi yang berhubungan dengan pelajaran. Indikator D. Memahami potensi. Hal-hal yang dapat di lakukan dalam menyesuaian antara karir dengan jabatan yang di harapkan di masa mendatang adalah : 1. : Memahami penerapan sistem etika dan nilai dalam pekerjaan dan pengembangan karier.

Dapat menemukan dan mengatasi hambatan yang terjadi. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam mengingkatkan usaha pekerjaanya antara lain : 1. Duduksampeyan. Siswa yang memiliki masalah setelah layanan materi di kelas akan diberi layanan konseling. 3. Evaluasi 1. 2.. 2. Tidak bisa mengambil keputusan. Pendidikan yang diperoleh tidak sesuai dengan pekerjaan. Bersifat ulet. Siswa yang memiliki masalah. 16 Juli 2007 Konselor/Guru Pembimbing. NIP. 3. 6. Adapun hambatan-hambatan dalam pemilihan pekerjaan yaitu : 1. Disiplin waktu. S. Pemilihan pekerjaan yang tidak sesuai. M. 5. Dapat merencanakan masa depannya. Selalu berkembang melaui ide-ide yang mengarah pada kemajuan kerja. 2. sehingga tidak aktif dalam layanan di kelas akan diberi layanan konseling. 5. Memiliki kesadaran tentang kebutuhan yang selau berkembang. Ahmadah As. Drs. H. Imron.4. 3. Siswa yang belum memahami materi diberi layanan bimbingan kelompok kecil. Kurangnya informasi dan pemahaman terhadap diri sendiri terhadap suatu pekerjaan yang menjadi cita-citanya. Mengetahui : Kepala SMPN 1 Duduksampeyan. 510148966 . 4. H. Pandai menjalin hubungan antar relasi. NIP. sehingga dapat menemukan karir dan kehidupan yang sesuai dengan dirinya. H. 131847230 L. 4. Menanamkan perasaan senang terhadap yang di kerjakan. I. Tindak lanjut 1.Pd. 2. 5. Jelaskan hambatan-hambatan dalam pemilihan pekerjaan!. 3. Jelaskan manfaat etika dan nilai-nilai dalam pemilihan pekerjaan !.Pd. Sebutkan hal-hal yang dapat di lakukan dalam penyesuaian antara karir dan jabatan yang di harapkan di masa depan !. Tidak adanya pemilihan penempatan pekerjaan.

.

2. 2. b. STPDN DI jakarta. Politeknik Perguruan tinggi yang menyelanggarakan pendidikan terapan dalam sejumlah bidang pengetahuan khusus praktikum dan kuliah lapangan lebih banyak diberikan pada kuliah teori. Pendidikan tinggi adalah suatu jenjang pendidikan yang akan ditempuh secara formal mulai dari tingkat menengah atas(SMA). UNIBRAW. : Memahami arti pengetahuan dan ketrampilan Mengetahui pengetahuan dan ketrampilan yang menjadi program sekolah Mengetahui manfaat kegiatan ekstrakurikuler di sekolah B. Contph : AKABRI. Pengertian Aspek-aspek sosial Aspek-aspek sosial adalah bagian-bagian yang terkait dengan masyarakat. UNAIR POLI GIGI Dan KESEHATAN MASYARAKAT. Kompetensi Dasar C. ditekankan pada pengetahuan praktis lewat kuliah dan praktek lapangan dengan program non gelar. Bentuk Perguruan Tinggi di Indonesia : a. Sedangkan sekolah adalah lingkungan sosial yang lebih kecil dibandingkan dengan masyarakat.AKADEMI BANK. Siswa diberi penjelasan tentang kesempatan bagi pria dan wanita untuk mengembangkan karir.STELKOM. Akademik Perguruan tinggi yang menyelenggarakan program pendidikan kejuruan. Contoh : POLITEKNIK di ITS.STIKOM. Siswa diberi penjelasan bahwa emansipasi wanita sejak jaman dahulu sudah di mulia . Institut . Fungsi Bimbingan F. Tugas Perkembangan 6 : Mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan kebutuhannya untuk mengikuti dan melanjutkan pelajaran dan atau mempersiapkan karir serta berperan dalam kehidupan masyarakat. Bidang Bimbingan E. : G. d.AKAMIGAS. Kelp. ABA. c. Indikator D. Bertujuan mencetak tenaga profesional program diploma non gelar. Siswa mengerjakan LKS.. : Memiliki kesadaran dan dorongan yang kuat untuk menguasai pengetahuan dan ketrampilan yang menjadi program sekolah.RENCANA PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING Satuan Pendidikan Kelas/Semester Jenis Layanan Alokasi waktu Pertemuan : : : : : SMPN 1 DUDUKSAMPEYAN GRESIK 8 /Genap Informasi. Pembelajaran dan Bimb. Pengalaman Layanan : Sosial : Pengembangan : 1. Sekolah Tinggi Perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan satu bidang ilmu kejuruan yang terdiri atas satu fakultas dan terdiri dan terbagi menjadi banyak jurusan program seperti diploma dan S-1 Contoh : STAN.STIE. Sekolah Menengah Atas (SMA) dan SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) 3.tingkat menengah kejuruan (SMK) sampai tingkat/ jenjang perguruan tinggi. 1 X 40 menit 1 A. Materi layanan “Aspek-aspek sosial dari upaya melanjutkan pendidikan tinggi” 1. 3.

Siswa yang memiliki masalah.Pd. Institut terdiri dari berbagai fakultas dan jurusan dengan jenjang pendidikan S0 (Sarjana muda). Contoh : UNAIR. UI. 2.Pertanian dan seni dan sebagainya). Berilah contoh bentuk perguruan tinggi di indonesia ! I. 131847230 Drs. H. Duduksampeyan. Evaluasi 1. 3.Arifin NIP. UBAYA. Tindak lanjut 1. S1 (Sarjan Strata satu). e.ITS.UGM.sehingga tidak aktif dalam layanan di kelas akan diberi Layanan Konseling. Imron.IPB. Drs. 131782027 .Perguruan tinggi yang melaksanakan program pendidikan keilmuan dan kejuruan dalam bidang ilmu pengetahuan (Kependidikan. H. 3. M. Contoh : ITB. UNESA.S2. 16 Pebruari 2007 Konselor/Guru Pembimbing. Jenjang pendidikannya bermacam-macam dari S0 sampai S3 terganmtung kemampuan masing-masing fakultas. Siswa yang memiliki masalah setelah layanan materi di kelas akan diberi Layanan Konseling.S3. Teknologi. Mengetahui : Kepala SMPN 1 Duduksampeyan.H.UNMUH. Jelaskan Bentuk Perguruan Tinggi di Indonesia !. Jelaskan pendidikan tionggi !. 2. Siswa yang belum memahami materi diberi Layanan Bimbingan kelompok kecil.UNTAG.IAIN dan IKIP. Universitas Perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan dan keilmuan dan kejuruan dalam bidang ilmu pengetahuan yang berbeda terdiri dari beb erapa fakultas dengan berbagai jurusan. NIP.

2. Memilih beberapa pelajaran yang anda senangi. Mencari teman akrab yang dapat diajak bertukar pikiran.RENCANA PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING Satuan Pendidikan Kelas/Semester Jenis Layanan Alokasi waktu Pertemuan : : : : : SMPN 1 DUDUKSAMPEYAN GRESIK 8 / Genap Informasi. sehingga tidak aktif dalam layanan di kelas akan diberi layanan konseling. 2. Kompetensi Dasar C.cara memotivasi diri untuk pelajaran yang lebih tinggi !. I. Evaluasi 1. 4. Memilih beberapa guru yang menjadi favorit anda. Menjelaskan tentang cara memitivasi diri untuk betah dan senag di sekolah. 3. Mempunyai impian dan cita-cita. Dengan menumbuhkan rasa percaya diri bahwa pelajaran sesulit apapun pasti bisa saya selesaikan. Pembelajaran dan Bimb. 2. . : G. B. Mengetahui berbagai laboratorium beserta isi dan kegunaannya. Menjelaskan cara memotivasi diri untuk pelajaran pada tingkat yang lebih tinggi. jika saya dapat memimpikan masa depan. 7. Kelp. Pengalaman Layanan : Sosial : Pemahaman : 1. Siswa yang memiliki masalah. Cara memotivasi diri untk betah dan senag di sekolah : 1. Tugas Perkembangan 6 : Mengembangkan pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan kebutuhannya untuk mengikuti dan melanjutkan pelajaran dan atau mempersiapkan karir serta berperan dalam kehidupan masyarkat. saya pasti bisa melakukannya. Memilih program ekstra yang menjadi bakat anda. Materi layanan “ Aspek –aspek sosial persiapan karieri“ A. Mencari kantin sekolah yang menyediakan makanan kesukaan. jelaskan cara. Bidang Bimbingan E. : Memahami dan mewujudkan aspek-aspek sosial dalam persiapan karier dan kehidupan bermasyarakat. Siswa yang belum memahami materi diberi layanan bimbingan kelompok kecil. B. 2. 3. 3.. Fungsi Bimbingan F. 5. Cara memotivasi diri untuk pelajaran pada tingkat yang lebih tinggi : 1. 6. Siswa yang memiliki masalah setelah layanan materi di kelas akan diberi layanan konseling. 1 X 40 menit 2 A. Tindak lanjut 1. Mengenal beberapa karyawan sekolah untuk mempermudah administrasi sekolah. : Mengetahui cara memotivasi diri untuk betah dan senang di sekolah Mengetahui cara memotivasi dirinya untuk melanjutkan pelajaran pada tingkat yang lebih tinggi. 2. Siswa mengerjakan LKS. H. Indikator D. 3. Menumbuhkan keyakinan bahwa kalau teman saya bisa pasti saya juga busa. sebutkan beberapa cara untuk memotivasi diri untuk betah dan senang di sekolah !.

H. NIP. 16 Pebruari 2007 Konselor/Guru Pembimbing. H. M. 131782027 . Duduksampeyan. Drs. Imron.Arifin NIP. 131847230 Drs.Mengetahui : Kepala SMPN 1 Duduksampeyan.Pd.

Indikator D. Memiliki kreatifitas tinggi. d. Memilih karir yang sesuai dengan kemampuan diri. Menjelaskan beberapa langkah-langkah dalam mewujudkan persiapan karir. Persiapan karir adalah satu upaya untuk mempersiapkan diri dalam dalam pekerjaan yang di inginkan dengan mengetahui kemampuan. Pengalaman Layanan G. 3. b. Materi layanan : “ Memiliki kesadaran dan dorongan untuk mempersiapkan arah karir “ 1. ketrampilan khusus. b. Faktor fisik antara lain : a. : Mengetahui syarat pekerjaan baik fisik dan psikis. tidak putus asa. Tugas Perkembangan 6 : Mengembangkan kemampuan dan keterampilan sesuai dengan kebutuhannya untuk mengikuti dan melanjutkan pelajaran dan atau mempersiapkan karir serta berperan dalam kehidupan masyarakat . Kekuatan dan daya tubuh. Mengupayakan agar keadaan fisisk dan psikis dapat memenuhi syarat. 2. Wiraswasta. c.Asing. minat. Merespon siswa untuk menyebutkan Jenis-jenis karir pada hasil tes IQ masing-masing. keadaan fisik/ psikis dan motivasi dari orang tua atau orang lain di sekitar kita. c. Pengertian karir Karir adalah perkembangan atau kemajuan dalam kehidupan pekerjaan atau jabatan . Mendata atau menelaah keadaan diri. bakat. d. Syarat pekerjaan di zaman ini adalah : a. Pembelajaran dan Bimb. 3. Menjelaskan syarat yang harus di penuhi untuk mencari pekerjaan di zaman sekarang ini. Pegawai Negeri. Melanjutkan pendidikan formal. Modali diri dengan keterampilan. 4. d. c. Kelp. .RENCANA PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING Satuan Pendidikan Kelas/Semester Jenis Layanan Alokasi waktu Pertemuan : : : : : SMPN 1 DUDUKSAMPEYAN GRESIK 8 / Genap Informasi. Siswa mengerjakan LKS. 5. b. B. 1 X 40 menit 3 A. Mengetahu langkah-langkah dalam mewujudkan persiapan karir : Pribadi : Informasi pembelajaran. : 1. Swasta. Langkah-langkah dalam mewujudkan persiapan karir : a. b. Mempersiapkan diri secara fisik dan psikis. Jasa. Fungsi Bimbingan F. Mengutamakan keterampilan khusus seperti B. 4. komputer. : Memiliki kesadaran dan dorongan yang kuat untuk mempersiapkan arah karir yang cocock pada dirinya. Jenis-jenis karir a. Bidang Bimbingan E. Mengembangkan keterampilan. 2. e. Kesehatan. Kompetensi Dasar C.

Pd. 16 Pebruari 2007 Konselor/Guru Pembimbing. 3. b.H. 2. Kekurangan fisik yang di perbolehkan. M. Jelaskan faktor fisik dan psikis yang harus dipersiapkan untuk mewujudkan karir. Siswa yang memiliki masalah. Mengetahui : Kepala SMPN 1 Duduksampeyan. Tindak lanjut 1. Siswa yang belum memahami materi diberi Layanan Bimbingan kelompok kecil. H. SQ/ Kecerdasan spiritual. NIP. 131782027 .Arifin NIP. Besar dan tinggi badan. Ketrampilan. 131847230 Drs. ESQ/ kecerdasan Emosi.c.sehingga tidak aktif dalam layanan di kelas akan diberi Layanan Konseling. Evaluasi 1. Imron. Siswa yang memiliki masalah setelah layanan materi di kelas akan diberi Layanan Konseling. 6. Kemampuan atau kecerdasan baik secara IQ/kecerdsan. Faktor psikis antara lain : a. Bakat dan Minat H. e. Bagaimana yang harus di penuhi untuk mendapatkan pekerjaan di zaman sekarang ini I.! 2. Duduksampeyan. d. Drs.

Masyarakat adalah tempat sekaligus guru dalam membentuk kepribadian saya dengan membiasakan diri berprilaku sesuai dengan norma-norma dan nilai-nilai. mulailah dari kegiatan yang ringan yaitu dengan ikut membantu membersihkan lingkungan sekitar rumah. Materi layanan : “ Metivasi untuk berperan aktif dalam masyarakat “ 1. Masyarakat adalah tempat yang dapat memberi bekal ketrampilan dan pelatihan mawas diri agar mampu mengendalikan diri. b. b. Pembelajaran dan Bimb. 2. : Memahami pengertian peran aktif. 3. keluarga dan jmasyarakat. Tugas Perkembangan 6 : Mengembangkan kemampuan dan keterampilan sesuai dengan kebutuhannya untuk mengikuti dan melanjutkan pelajaran dan atau mempersiapkan karir serta berperan dalam kehidupan masyarakat . Pengalaman Layanan : Pribadi : Informasi pembelajaran. G. Indikator D. 2. c. Fungsi Bimbingan F. Kelp. Peran aktif dalam masyarakat a.RENCANA PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING Satuan Pendidikan Kelas/Semester Jenis Layanan Alokasi waktu Pertemuan : : : : : SMPN 1 DUDUKSAMPEYAN GRESIK 8 / Genap Informasi. Pengertian peran aktif Peran aktif adalah tingkah laku yang di harapkan dari seseorang sesuai dengan status yang di milikinya secara langsung. Masyarakat adalah tempat saya bersosialisasi untuk meningkatkan kemampuan saya dalam berinteraksi dan berkomunikasi secara lebih baik agar saya lebih berperan sesuai dengan status dan usia saya . Menjelaskan beberapa langkah-langkah dalam mewujudkan persiapan karir. ikut serta menjaga ketertiban dan keamanan yaitu dengan tidak melakukan tindakan atau perbuatan yang merugikan diri sendiri. 4. 1 X 40 menit 4 A. karena : a. . 3. : Memiliki kesadaran dan dorongan yang kuat untuk berperan aktif dalam kehidupan masyarakat. Siswa mengerjakan LKS. Merespon siswa untuk menyebutkan Jenis-jenis karir pada hasil tes IQ masing-masing. Kompetensi Dasar C. B. Mengetahui motivasi dan semangat untuk berperan dalam masyarakat. berarti peran pelajar seusia siswa SMP tidak sama dengan peran orang dewasa/ orang yang lebih tua dari mereka. adat istiadat dan kepercayaan yang berlaku dalam masyarakat. Memberi contph peran aktif dalam m asyarakat. Peran aktif yang diterapkan oleh siswa di sesuaikan dengan usia dan statusnya sebagai pelajar. Motivasi dan semamgat untuk berperan dalam masyarakat. Menjelaskan syarat yang harus di penuhi untuk mencari pekerjaan di zaman sekarang ini. Bidang Bimbingan E. : 1.

Mengetahui : Kepala SMPN 1 Duduksampeyan.c. 131782027 . M. mengucap terima kasih jika telah diberi sesuatu atau bantuan oleh orang lain. 131847230 Drs.sehingga tidak aktif dalam layanan di kelas akan diberi Layanan Konseling. 3. Bagaimana cara berperan aktif dalam masyarakat. f. Jadilah contoh bagi siswa seusia anda. Evaluasi 1. I. ikut serta dalam kegiatan yang di selenggarakan oleh masyarakat berkaitan dengan harihari besar atau acara-acar penting yang melibatkan anda seperti kegiatan lombah di hari ulang tahun kemeerdekaan RI. Imron. Siswa yang belum memahami materi diberi Layanan Bimbingan kelompok kecil. Jelaskan motivasi apa saja yang memebuat seseorang untuk berperan dalam masyarakat! 2. 16 Pebruari 2007 Konselor/Guru Pembimbing.Pd. 2. Drs.merayakan hari raya idul qurban dengan membantu menyembelih dan membagi-bagikan binatang qurban. Tindak lanjut 1. Terapkan materi pelajaran dan ketrampilan yang anda peroleh dari sekolah seperti ikut sholat jum’at di masjid kampung anda. e. Terapkan materi budi pekerti yang di ajarkan di sekolah atau dari keluarga seperti tersenyum dan memberi salam jika bertemu dengan seseorang. Siswa yang memiliki masalah.H. H.Arifin NIP. NIP. H. dan kebiasaan kecil lain yang berkaitan dengan tata krama. mengadakan olahraga jalan sehat tiap hari minggu. mengadakan acara untuk menggalai dana sumbangan teman anada yang sakit kewras dan sebagainaya. d. dan sebagainya. Duduksampeyan. Siswa yang memiliki masalah setelah layanan materi di kelas akan diberi Layanan Konseling. di bawah usia anda bahkan usia diatas anada seperti sebagai ketua kelompok belajar di lingkungan sekitar anda yang anggotanya terdiri dari siswa yang berasal dari sekolah yang berbeda-beda.

2. memainkan alat musik Sepak bola. P. Tugas Perkembangan 6 : Mengembangkan kemampuan dan ketrampilan sesuai dengan kebutuhannya untuk mengikuti dan melanjutkan pelajaran dan atau mempersiapkan karir serta berperan dalam kehidupan masyarakat. Kompetensi Dasar C. Siswa diberi penjelasan tentang kesempatan bagi pria dan wanita untuk mengembangkan karir. 3. Pengertian pengetahuan dan ketrampilan Pengetahuan adalah suatu ilmu / wawasan yang di peroleh dari proses belajar dengan membaca. terampil menggambar dengan sekala Mahir dalam komputer. : Memahami arti pengetahuan dan ketrampilan Mengetahui pengetahuan dan ketrampilan yang menjadi program sekolah Mengetahui manfaat kegiatan ekstrakurikuler di sekolah B. bongkar pasang alat elektronik.Indonesia/B. mengamati. : G. Keterampilan teknologi Jenis keterampilan Membaca Al-Qur’an dengan benar. IPS g. Fungsi Bimbingan F. Indikator D. 1 X 40 menit 1 A. MTK h. Materi layanan “Memiliki kesadaran dan dorongan yang kuat untuk menguasai pengetahuan dan ketrapilan” 1. Pendidikan Seni d. Kelp. menirukan dan gerakan. IPA f. membuat karya ilmiah Melukis. membaca peta.A. Keterampilan adalah suatu proses belajar yang di barengi dengan teknik / cara menghasilkan suatu karya atau kecakpan sehingga terbentuklah suatu keahlian dalam suatu bidang keahlian tertentu. bertanam. Siswa mengerjakan LKS. sholat Berkomunikasi dengan bebagai bahasa. bermain peran. Pembelajaran dan Bimb. Pengalaman Layanan : Pribadi : Pengembangan : 1. : Memiliki kesadaran dan dorongan yang kuat untuk menguasai pengetahuan dan ketrampilan yang menjadi program sekolah. bola volly dan bola basket Penelitian. menari. .RENCANA PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING Satuan Pendidikan Kelas/Semester Jenis Layanan Alokasi waktu Pertemuan : : : : : SMPN 1 DUDUKSAMPEYAN GRESIK 8 /Genap Informasi. B.I b. menceritakan sejarah Cepat dan tepat dalam berhitung. P.Inggris c. menyanyi. Pengetahuan dan ketrampilan yang menjadi program sekolah Materi pelajaran di sertai ketrampilan Materi pelajaran a. Siswa diberi penjelasan bahwa emansipasi wanita sejak jaman dahulu sudah di mulia . 2. Jasmani e. berternak Mengolah usaha kecil. Bidang Bimbingan E.

Pd. Jelaskan pengetahuan dan ketrampilan !. Anda memulai kegiatan sekolah dengan perasaan senang. H. Grup Qosidah e. j. 16 Pebruari 2007 Konselor/Guru Pembimbing. Duduksampeyan.H. Siswa yang memiliki masalah. Siswa yang belum memahami materi diberi Layanan Bimbingan kelompok kecil. g. piano. 2. 131847230 Drs. menyanyi.Arifin NIP. i. Anda mengtahui tujuan dari setiap mata pelajaran atau kegiatan ekstra. menyanyi Membuat karya ilmiah Mengoperasikan komputer Mahir berbasket Qiro’ah Biola. KIR Komputer Bola Basket Seni Baca Al-Qur’an Seni Musik B. 3. bas Percakapan B. 1. H. Grup Band d. menari Lebih mahir dalam memainkan alat musik. NIP. Inggris Mahir dalam kepemimpinan 4.sehingga tidak aktif dalam layanan di kelas akan diberi Layanan Konseling. Drs. Kegiatan ekstrakurikuler Adalah satu atu lebih kegiatan yang dilakukan di luar jam pelajaran tetapi masih merupakan program sekolah. Karate c. Inggris Conversation Pramuka Jenis Ketrampilan Memainkan salah satu jenis musik menjadi mayoret. 3. Anda dapat merasakan secara positif manfaat dari kegiatan. Imron. Berilah contoh pengetahuan dan ketrampilan! I. Anda dapat menerapakan hasil kegiatan sekolah di rumah atau di masyarakat. Tindak lanjut 1. 4. 2. Kegitan ekstrakurikuler a. f. Memperagakan berbagai teknik karate Lebih mahir dalam memainkan alat musik. 5. Jelaskan caramenumbuhkan kesadaran diri dan dorongan untuk menguasai pengetahuan dan kertampilan!. Siswa yang memiliki masalah setelah layanan materi di kelas akan diberi Layanan Konseling. h. Mengetahui : Kepala SMPN 1 Duduksampeyan. dan kemampuan yang lebih khusus sehingga siswa di harapkan lebih terlatih dan terampil dalam bidang atau kegiatan yang di pilih. Evaluasi 1. Drum Band b. gitar. k. Kegiatan ekstrakurikuler mengarah pada bakat. 131782027 . M. minat. 2.3. Anda mengetahui tujuan dalam menerima pelajaran atau ketrampilan. Syarat untuk menumbuhkan kesadaran diri dan dorongan untuk meguasai pengetahuan dan ketrampilan sesuai program sekolah. 3.

Pembelajaran dan Bimb. 2. Siswa yang belum memahami materi diberi layanan bimbingan kelompok kecil. 5. H. I. 2. Mempunyai impian dan cita-cita. Siswa mengerjakan LKS.RENCANA PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING Satuan Pendidikan Kelas/Semester Jenis Layanan Alokasi waktu Pertemuan : : : : : SMPN 1 DUDUKSAMPEYAN GRESIK 8 / Genap Informasi. Cara memotivasi diri untk betah dan senag di sekolah : 1. Indikator D. Pengalaman Layanan : Pribadi : Pemahaman : 1. Siswa yang memiliki masalah setelah layanan materi di kelas akan diberi layanan konseling. B. Memilih beberapa pelajaran yang anda senangi. : Mengetahui cara memotivasi diri untuk betah dan senang di sekolah Mengetahui cara memotivasi dirinya untuk melanjutkan pelajaran pada tingkat yang lebih tinggi. Memilih program ekstra yang menjadi bakat anda. Mengetahui berbagai laboratorium beserta isi dan kegunaannya. jelaskan cara. 7. 2. saya pasti bisa melakukannya. sebutkan beberapa cara untuk memotivasi diri untuk betah dan senang di sekolah !. Tindak lanjut 1. 3. Materi layanan “ Memiliki kesadaran dan dorongan yang kuat untuk menguasai pelajaran yang lebih tinggi“ A. Mencari teman akrab yang dapat diajak bertukar pikiran. Siswa yang memiliki masalah. 2. 4. Evaluasi 1. Menumbuhkan keyakinan bahwa kalau teman saya bisa pasti saya juga busa. Memilih beberapa guru yang menjadi favorit anda. B. Dengan menumbuhkan rasa percaya diri bahwa pelajaran sesulit apapun pasti bisa saya selesaikan. : G. Bidang Bimbingan E. .cara memotivasi diri untuk pelajaran yang lebih tinggi !. jika saya dapat memimpikan masa depan. 1 X 40 menit 2 A. Cara memotivasi diri untuk pelajaran pada tingkat yang lebih tinggi : 1. : Memiliki kesadaran dan dorongan yang kuat untuk melanjutkan pelajaran pada tingkat yang lebih tinggi. Menjelaskan cara memotivasi diri untuk pelajaran pada tingkat yang lebih tinggi. 6. 2. 3. sehingga tidak aktif dalam layanan di kelas akan diberi layanan konseling. Kompetensi Dasar C. 3. Kelp. Fungsi Bimbingan F. Mengenal beberapa karyawan sekolah untuk mempermudah administrasi sekolah. Mencari kantin sekolah yang menyediakan makanan kesukaan. 3. Tugas Perkembangan 6 : Mengembangkan kemampuan dan keterampilan sesuai dengan kebutuhannya untuk mengikuti dan melanjutkan pelajaran dan atau mempersiapkan karir serta berperan dalam kehidupan masyarkat. Menjelaskan tentang cara memitivasi diri untuk betah dan senag di sekolah.

H. NIP. Imron. M.Pd.Mengetahui : Kepala SMPN 1 Duduksampeyan. 131847230 . Drs.

keadaan fisik/ psikis dan motivasi dari orang tua atau orang lain di sekitar kita. Materi layanan : “ Memiliki kesadaran dan dorongan untuk mempersiapkan arah karir “ 1. d. Mengembangkan keterampilan. Faktor fisik antara lain : a. Indikator D. Kesehatan. Swasta. b. 5. Jenis-jenis karir a. ketrampilan khusus. Kompetensi Dasar C. : Memiliki kesadaran dan dorongan yang kuat untuk mempersiapkan arah karir yang cocock pada dirinya. Jasa. 4. c. Mendata atau menelaah keadaan diri. bakat. Wiraswasta. 2. Pengertian karir Karir adalah perkembangan atau kemajuan dalam kehidupan pekerjaan atau jabatan . Memilih karir yang sesuai dengan kemampuan diri. Persiapan karir adalah satu upaya untuk mempersiapkan diri dalam dalam pekerjaan yang di inginkan dengan mengetahui kemampuan. Memiliki kreatifitas tinggi.Asing. Merespon siswa untuk menyebutkan Jenis-jenis karir pada hasil tes IQ masing-masing. 3. Kelp. b. B. Bidang Bimbingan E. Fungsi Bimbingan F. d. Menjelaskan syarat yang harus di penuhi untuk mencari pekerjaan di zaman sekarang ini. komputer. . Tugas Perkembangan 6 : Mengembangkan kemampuan dan keterampilan sesuai dengan kebutuhannya untuk mengikuti dan melanjutkan pelajaran dan atau mempersiapkan karir serta berperan dalam kehidupan masyarakat . Melanjutkan pendidikan formal. minat. 1 X 40 menit 3 A. b. Mengupayakan agar keadaan fisisk dan psikis dapat memenuhi syarat. c. 3. Syarat pekerjaan di zaman ini adalah : a. Mempersiapkan diri secara fisik dan psikis. Mengetahu langkah-langkah dalam mewujudkan persiapan karir : Pribadi : Informasi pembelajaran. d. Modali diri dengan keterampilan. Menjelaskan beberapa langkah-langkah dalam mewujudkan persiapan karir. tidak putus asa. Pembelajaran dan Bimb. Mengutamakan keterampilan khusus seperti B. : Mengetahui syarat pekerjaan baik fisik dan psikis. Pegawai Negeri. 4. 2. : 1. e. Pengalaman Layanan G. c. b. Siswa mengerjakan LKS. Langkah-langkah dalam mewujudkan persiapan karir : a. Kekuatan dan daya tubuh.RENCANA PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING Satuan Pendidikan Kelas/Semester Jenis Layanan Alokasi waktu Pertemuan : : : : : SMPN 1 DUDUKSAMPEYAN GRESIK 8 / Genap Informasi.

Ketrampilan. Bakat dan Minat H. Faktor psikis antara lain : a. ESQ/ kecerdasan Emosi.Pd. e. H. NIP.c. Kekurangan fisik yang di perbolehkan. Siswa yang memiliki masalah setelah layanan materi di kelas akan diberi Layanan Konseling.sehingga tidak aktif dalam layanan di kelas akan diberi Layanan Konseling. Bagaimana yang harus di penuhi untuk mendapatkan pekerjaan di zaman sekarang ini I. Siswa yang belum memahami materi diberi Layanan Bimbingan kelompok kecil. Drs. d. 3. Besar dan tinggi badan. Imron. Tindak lanjut 1. Siswa yang memiliki masalah. Jelaskan faktor fisik dan psikis yang harus dipersiapkan untuk mewujudkan karir.! 2. Kemampuan atau kecerdasan baik secara IQ/kecerdsan. Mengetahui : Kepala SMPN 1 Duduksampeyan. SQ/ Kecerdasan spiritual. 2. M. Evaluasi 1. b. 6. 131847230 .

Peran aktif yang diterapkan oleh siswa di sesuaikan dengan usia dan statusnya sebagai pelajar. Masyarakat adalah tempat yang dapat memberi bekal ketrampilan dan pelatihan mawas diri agar mampu mengendalikan diri. Menjelaskan syarat yang harus di penuhi untuk mencari pekerjaan di zaman sekarang ini. ikut serta menjaga ketertiban dan keamanan yaitu dengan tidak melakukan tindakan atau perbuatan yang merugikan diri sendiri. Memberi contph peran aktif dalam m asyarakat.RENCANA PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING Satuan Pendidikan Kelas/Semester Jenis Layanan Alokasi waktu Pertemuan : : : : : SMPN 1 DUDUKSAMPEYAN GRESIK 8 / Genap Informasi. Fungsi Bimbingan F. 2. Indikator D. . Materi layanan : “ Metivasi untuk berperan aktif dalam masyarakat “ 1. 3. 4. G. Mengetahui motivasi dan semangat untuk berperan dalam masyarakat. Pembelajaran dan Bimb. b. B. Merespon siswa untuk menyebutkan Jenis-jenis karir pada hasil tes IQ masing-masing. 1 X 40 menit 4 A. Pengertian peran aktif Peran aktif adalah tingkah laku yang di harapkan dari seseorang sesuai dengan status yang di milikinya secara langsung. Masyarakat adalah tempat sekaligus guru dalam membentuk kepribadian saya dengan membiasakan diri berprilaku sesuai dengan norma-norma dan nilai-nilai. Bidang Bimbingan E. 3. Tugas Perkembangan 6 : Mengembangkan kemampuan dan keterampilan sesuai dengan kebutuhannya untuk mengikuti dan melanjutkan pelajaran dan atau mempersiapkan karir serta berperan dalam kehidupan masyarakat . berarti peran pelajar seusia siswa SMP tidak sama dengan peran orang dewasa/ orang yang lebih tua dari mereka. : Memahami pengertian peran aktif. Kompetensi Dasar C. Kelp. : 1. Menjelaskan beberapa langkah-langkah dalam mewujudkan persiapan karir. Peran aktif dalam masyarakat a. : Memiliki kesadaran dan dorongan yang kuat untuk berperan aktif dalam kehidupan masyarakat. Siswa mengerjakan LKS. keluarga dan jmasyarakat. karena : a. b. c. mulailah dari kegiatan yang ringan yaitu dengan ikut membantu membersihkan lingkungan sekitar rumah. adat istiadat dan kepercayaan yang berlaku dalam masyarakat. Motivasi dan semamgat untuk berperan dalam masyarakat. Masyarakat adalah tempat saya bersosialisasi untuk meningkatkan kemampuan saya dalam berinteraksi dan berkomunikasi secara lebih baik agar saya lebih berperan sesuai dengan status dan usia saya . 2. Pengalaman Layanan : Pribadi : Informasi pembelajaran.

Pd. d. Tindak lanjut 1. I. Evaluasi 1.c. Siswa yang belum memahami materi diberi Layanan Bimbingan kelompok kecil. Bagaimana cara berperan aktif dalam masyarakat. 2. f. Terapkan materi budi pekerti yang di ajarkan di sekolah atau dari keluarga seperti tersenyum dan memberi salam jika bertemu dengan seseorang. M. ikut serta dalam kegiatan yang di selenggarakan oleh masyarakat berkaitan dengan harihari besar atau acara-acar penting yang melibatkan anda seperti kegiatan lombah di hari ulang tahun kemeerdekaan RI. dan kebiasaan kecil lain yang berkaitan dengan tata krama. Siswa yang memiliki masalah setelah layanan materi di kelas akan diberi Layanan Konseling. Imron. Jelaskan motivasi apa saja yang memebuat seseorang untuk berperan dalam masyarakat! 2.merayakan hari raya idul qurban dengan membantu menyembelih dan membagi-bagikan binatang qurban. di bawah usia anda bahkan usia diatas anada seperti sebagai ketua kelompok belajar di lingkungan sekitar anda yang anggotanya terdiri dari siswa yang berasal dari sekolah yang berbeda-beda. H. dan sebagainya. 3. mengucap terima kasih jika telah diberi sesuatu atau bantuan oleh orang lain. mengadakan acara untuk menggalai dana sumbangan teman anada yang sakit kewras dan sebagainaya. 131847230 . Drs.sehingga tidak aktif dalam layanan di kelas akan diberi Layanan Konseling. Mengetahui : Kepala SMPN 1 Duduksampeyan. e. NIP. Terapkan materi pelajaran dan ketrampilan yang anda peroleh dari sekolah seperti ikut sholat jum’at di masjid kampung anda. H. Jadilah contoh bagi siswa seusia anda. mengadakan olahraga jalan sehat tiap hari minggu. Siswa yang memiliki masalah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful