P. 1
Ketrampilan Dasar Praktek Klinik (Kdpk)

Ketrampilan Dasar Praktek Klinik (Kdpk)

|Views: 465|Likes:

More info:

Published by: Dian Rahma Ridwansyah on Mar 11, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/10/2014

pdf

text

original

KETRAMPILAN DASAR PRAKTEK KLINIK

HOMEOSTASIS DAN HEMODINAMIK
• •

A Homeostasis Homeostasis merupakan suatu keadaan tubuh untuk mempertahankan keseimbangan dalam mempertahankan kondisi yang dialaminya. Proses homeostasis ini dapat terjadi apabila tubuh mengalami stres yang ada sehingga tubuh secara alamiah akan melakukan mekanisme pertahanan diri untuk menjaga kondisi yang seimbang, atau juga dapat dikatakan bahwa homeostasis adalah suatu proses perubahan yang terus-menerus untuk memelihara stabilitas dan beradaptasi terhadap kondisi lingkungan sekitarnya. Homeostasis yang terdapat dalam tubuh manusia dapat dikendalikan oleh suatu sistem endokrin dan syaraf otonom. Secara alamiah proses homeostasis dapat terjadi dalam tubuh manusia.

Dalam mempelajari cara tubuh melakukan proses homeostasis ini dapat melalui empat cara yaitu : 1. Self regulation. Sistem ini dapat terjadi secara otomatis pada orang yang sehat seperti dalam pengaturan proses sistem fisiologis tubuh manusia. 2. Cara kompensasi Tubuh akan cenderung bereaksi terhadap ketidaknormalan dalam tubuh. Sebagai contoh, apabila secara tiba-tiba lingkungan menjadi dingin, maka pembuluh darah perifer akan mengalami konstriksi dan merangsang pembuluh darah bagian dalam untuk meningkatkan kegiatan (misalnya menggigil) yang dapat menghasilkan panas sehingga suhu tetap stabil, pelebaran pupil untuk meningkatkan persepsi visual pada saat terjadi ancaman terhadap tubuh, peningkatan keringat untuk mengontrol kenaikan suhu badan.

• •

• •

• •

3. Cara umpan balik negatif Proses ini merupakan penyimpangan dari keadaan normal. Dalam keadaan abnormal tubuh secara otomatis akan melakukan mekanisme umpan balik untuk menyeimbangkan penyimpangan yang terjadi.

• •

4. Umpan balik untuk mengoreksi ketidakseimbangan fisiologis. Sebagai contoh apabila seseorang mengalami hipoksia akan terjadi proses peningkatan denyut jantung untuk membawa darah dan oksigen yang cukup ke sel tubuh. Homeostasis psikologis berfokus pada keseimbangan emosional dan kesejahteraan mental. Proses ini didapat dari pengalaman hidup dan interaksi dengan orang lain serta dipengaruhi oleh norma dan kultur masyarakat. Contoh homeostasis psikologis adalah mekanisme pertahanan diri seperti menangis, tertawa, berteriak, memukul.
• •

NPUT OUTPUT

HOMEOSTASIS • B.Hemodinamik

Prinsip integralitas. proses hidup yang dinamis. Prinsip resonansi. Prinsip helicy. Pada proses ini manusia tidak hanya melakukan penyesuaian diri. Perubahan proses kehidupan ini terjadi secara terus-menerus karena adanya interaksi manusia dengan lingkungan yang saling mempengaruhi. Prinsip bahwa setiap perubahan dalam proses kehidupan manusia berlangsung perlahanlahan dan terdapat hubungan antara manusia dan lingkungan. selalu berinteraksi dengan lingkungan yang dapat dipengaruhi dan mempengaruhinya. mengingat manusia memiliki pengalaman beradaptasi dengan lingkungan. • Proses homeodinamik bermula dari teori tentang manusia sebagai unit yang merupakan satu kesatuan utuh. Prinsip bahwa proses kehidupan manusia selalu berirama dan frekuensinya bervariasi. • • 2. • • .• Homeodinamik merupakan pertukaran energi secara terus-menerus antara manusia dan lingkungan sekitarnya. Prinsip utama dalam hubungan antara manusia dengan lingkungan yang tidak dapat dipisahkan. • • • Adapun beberapa prinsip hemodinamik adalah sebagai berikut : 1. tetapi terus berinteraksi dengan lingkungan agar mampu mempertahankan hidupnya. 3. memiliki karakter yang berbeda-beda. serta memiliki keunikan tersendiri dalam proses homeodinamik ini.

3. . manusia akan berfikir keras dan bergerak untuk berusaha mendapatkan. manusia menyesuaikan diri dengan prioritas yang ada. Lalu jika gagal memenuhi kebutuhannya. Kebutuhan rasa aman dan perlindungan dibagi menjadi a) Perlindunngan fisik meliputi perlindungan atas ancaman terhadap tubuh atau hidup b) Perlindungan psikologis. 1. Dapat terjadi seara alamiah apabila tubuh mengalami stress. setiap orang memiliki kebutuhan yang sama. 2. Homeotatis 2. Akan tetapi karena terdapat perbedaan budaya. 208 Sub Pokok Bahasan : 1. Dalam memenuhi kebutuhannya. berupa kebutuhan Ciri Kebutuhan Dasar pada Manusia Manusia memiliki kebutuhan dasar yang bersifat heterogen. Faktor yang Mempengaruhi Pemenuhan Kebutuhan Dasar pada Manusia Pemenuhan kebutuhan dasar pada manusia dipengaruhi oleh berbagai faktor sebagai berikut: 1. Kebutuhan akan harga diri maupun perasaan dihargai oleh orang lain 3. 4. maka kebutuhan tersebutpun ikut berbeda. Penyakit Hubungan keluarga Konsep diri Tahap perkembangan HOMEOSTASIS Homeostasis adalah suatu proses yang terjadi secara terus-menerus untuk memelihara stabilitas dan beradaptasi terhadap kondisi lingkungan sekitarnya.KETRAMPILAN DASAR PRAKTEK KLINIK Mata Kuliah : KDPK (Keterampilan Dasar Praktik Kebidanan) Kode Mata Kuliah : Bd. Kebutuhan Dasar pada Manusia Menurut Abraham Maslow Abraham Maslow mengemukakan Teori Hierarki Kebutuhan yang menyatakanbahwa setiap manusia memiliki lima kebutuhan dasar. yaitu: 1. Kebutuhan fisiologis merupakan kebutuhan paling dasar pada manusia 2. yaitu kebutuhan untuk memiliki dan dimiliki. Kebutuhan rasa cinta. Homeostasis merupakan mekanisme tubuh untuk mempertahankan keseimbangan dalam menghadapi berbagai kondisi yang dialaminya. Pada dasarnya. 2. Kebutuhan aktualisasi diri merupakan kebutuhan tertinggi dalam hierarki Maslow. yaitu perlindungan atas ancaman dari pengalamanyang baru dan asing. Hemodinamik PENDAHULUAN KONSEP KEBUTUHAN DASAR PADA MANUSIA Kebutuhan dasar pada manusia merupakan unsur-unsur yang dibutuhkan oleh manusia dalam menjaga keseimbangan baik secara fisiologis maupun fisiologis.

HOMEODINAMIK Homeodinamik merupakan pertukaran energi antara manusia dan lingkungan sekitar secara terus menerus. Homeodinamik merupakan pertukaran energi antara manusia dan linkungan sekitar secara terus menerus 4. 2. keamanan dan cinta yang merupakan hal yang penting untuk bertahan hidup dan kesehatan. Proses homeostasis fisiologis terjadi melalui empat cara yaitu: 1. Kebutuhan dasar manusia adalah hal-hal seperti makanan. 3. 3. 4. Untuk mencapai aktualisasi diri diperlukan konsep diri yang sehat. Homeostasis adalah suatu proses yang terjadi secara terus-menerus untuk memelihara stabilitas dan beradaptasi terhadap kondisi lingkungan sekitarnya 2. Pada proses ini manusia tidak hanya melakukan penyesuaian diri. Dalam tubuh manusia. 3. Pengaturan diri (self regulation) Kompensasi Umpan balik negatif Umpan balik positif Homeostasis psikologis berfokus pada keseimbangan emosional dankesejahteraan mental. prinsip resonansi dan prinsip helicy KEBUTUHAN FISIK MANUSIA Mata Kuliah : KDPK (Keterampilan Dasar Praktik Kebidanan) Kode Mata Kuliah : Bd. 2. Body mekanik dan posisi Keamanan dan kenyamanan lingkungan Ambulasi Istirahat dan tidur PENDAHULUAN Manusia selalu berusaha untuk mempertahankan keseimbangan hidupnya.Homeostasis terdiri atas homeostasis fisiologis dan psikologis. Prinsip integral Prinsip resonansi Prinsip helicy KESIMPULAN 1. 208 Sub Pokok Bahasan: 1. Kebutuhan yang dinyatakan memiliki tingkat paling tinggi dlm kebutuhan manusia adalah tercapainya aktualisasi diri. Homeostasis terdiri atas homeostasis fisiologis dan psikologis 3. 4. Hirarki kebutuhan dasar manusia menurut Maslow adalah sebuah teori yang dapat digunakan untuk memahami hubungan antara kebutuhan dasar manusia pad saat memberikan asuhan. Proses ini didapat dari pengalaman hidup dan interaksi dengan orang lain serta dipengaruhi oleh norma dan kultur masyarakat. Hirarki kebutuhan dasar manusia menurut Abraham Maslow sebagai berikut berdasarkan prioritas: . 1. terdapat beberapa prinsip menurut teori Rogers sebagai berikut : 1. 4. Prinsip hemodinamik: prinsip integral. 2. 3. Untuk mempertahankan keseimbangan tersebut manusia mempunyai kebutuhan tertentu yang harus terpenuhi dengan baik. homeostasis fisiologis dikendalikan oleh system endokrin dan system saraf otonom. 2. air. Jadi inti dari proses homeostasis adalah keseimbangan dalam tubuh. tetapi terus berinteraksi dengan lingkungan agar mampu mempertahankan hidupnya. Dalam poses homeodinamik.

5. Gerakan(ambulating) Gerakan yang benar dapat membantu dalam mempertahankan keseimbangan tubuh. posisi orang yang duduk akan berbeda dengan orang yang jongkok. Contoh pada saat berjalan. Merupakan bagian dari kebutuhan aktivitas manusia. Memutar(pivoting) Gerakan untuk berputarnya anggota tubuh dengan bertumpu pada tulang belakang. Contoh. 1. 4. 1. Mekanika tubuh adalah cara menggunakan tubuh secara efesien. eliminasi. Mengangkat(lifting) Cara pergerakan dengan menggunakan daya tarik ke atas. 2. 3. Menahan (squatting) Dalam melakukan pergantian. posisi menahan selalu berubah. 1. 2. Status kesehatan Perubahan status kesehatan dapat mmengaruhi system muskulos keletal dan system saraf berupa penurunan koordinasi. Ada beberapa kebutuhan fisik manusia yang akan dibahas yaitu body mekanika dan posisi. sekstinggal Kebutuhan fisiologis atau kebutuhan fisik manusia merupakan kebutuhan yang paling mendasar yang harus terpenuhi agar kelangsungan hidup bisa bertahan. Beberapa pergerakan dasar yang harus diperhatikan yaitu: 1. perasan dimiliki dan hubungan yang berarti dengan orang lain) Keamanan dan keselamtan ( Keselamatan fisik dan keselamatan fisiologis) Kebutuhan Fisiologis ( Oksigen. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Mekanika Tubuh 1. 1. KEBUTUHAN MEKANIKA TUBUH Merupakan usaha koordinasi dari muskuloskeletal dan system saraf untuk mempertahankan keseimbangan tubuh dengan tepat. Menarik(pulling) Menarik dengan benar akan memudahkan dalam memindahkan benda. serta aman dalam menggerakkan dan mempertahankan keseimbangan selama beraktivitas. cairan.Aktualissi diri (Kebutuhan yg harus dipenuhi diri sendiri) Harga Diri ( Kebutuhan yang harus difikirkan oleh diri sendiri dan orang lain) Cinta dan rasa ingin memiliki ( Kasih sayang. istirahat. 1. Nutrisi . terkoordinasi. yaitu tidak banyak mengeluarkan tenaga. nutrisi. keamanan dan kenyamanan lingkungan. tempat . 1. 1. temperature. ambulasi dan istirahat/tidur.

Situasi dan kebiasaan Menyebabkan perubahan mekanika tubuh dan ambulasi. Posisi Genu Pektoral Posisi menungging dengan kedua kaki ditekuk dan dada menempel pada bagian atas tempat tidur. Posisi Sim Posisi miring ke kanan atau ke kiri. dan memasang alat kontrasepsi. dan untuk pasien pasca bedah. 3. sehingga dapat mengganggu koordinasi antara system musculoskeletal dan saraf. 1. Dilakukan untuk merawat dan memeriksa genetalia serta proses persalinan. Untuk fowler(45°-90°) dan semifowler(15°-45°). dan pada pasien shock dan pada pasien yang dipasang skintraksi pada kakinya. Pengetahuan Pengetahuan yang baik akan mengurangi energi yang telah dikeluarkan. KEAMANAN DAN KENYAMANAN LINGKUNGAN . 1. 1.Membantu proses pertumbuhan tulang dan perbaikan sel. memfasilitasi fungsi pernapasan. Dilakukan untuk memberi kenyamanan dan untuk mempermudah tindakan pemeriksaan rectum atau pemberian huknah atau obat-obatan lain melalui anus. 4. Dilakukan untuk mempertahankan kenyamanan. Dilakukan untuk memeriksa genetalia pada proses persalinan. bagian kepala tempat tidur lebih tinggi atau dinaikkan. Emosi Penyebab menurunnya kemampuan mekanika tubuh dan ambulasi yang baik. dan pengetahuan yang kurang akan menjadikan seseorang berisiko mengalami gangguan koordinasi system musculoskeletal dan saraf. 6. PENGATURAN POSISI Pengaturan posisi yang dapat dilakukan pada pasien ketika mendapatkan asuhan. Posisi Litotomi Posisi berbaring terlentang dengan mengangkat kedua kaki dan menariknya ke atas bagian perut. Kekurang nutrisi menyebabkan kelemahan otot dan memudahkan terjadinya penyakit. Dilakukan untuk melancarkan peredaran darah ke otak. 5. Posisi Trendelenburg Posisi pasien berbaring di tempat tidur dengan bagian kepala lebih rendah daripada bagian kaki. seperti: Posisi Fowler Posisi setengah duduk atau duduk. 1. Posisi Dorsal Recumbent Posisi berbaring terlentang dengan kedua lutut fleksi(ditarik atau direnggangkan). Gaya hidup Menyebabkan stress dan kemungkinan besar akan menimbulkan kecerobohan dalam beraktivitas. Dilakukan untuk memeriksa daerah rectum dan sigmoid dan untuk membantu merubah letak kepala janin pada bayi yang sungsang.

5. Oksigen Kelembaban Pengurangan Bahaya Fisik Pengurangan Transmisi Patoge Pengontrolan Polusi Faktor-faktor yang mempengaruhi: 1. 4. 9. 3. Mengkaji tingkat kemampuan pasien untuk melindungi diri Menjaga keselamatan psien yang gelisah Dari infeksi Mengunci roda kereta dorong saat berhenti Penghalang sisi tempat tidur Bel yg mudah dijangkau Meja yang mudah dijangkau Kereta dorong ada penghalangnya Kebersihan lantau 10. 3. Usia Tingkat Kesadaran Emosi Status Metabolisme Gangguan persepsi sensori Informasi/komunikasi Penggunaan antibiotik Keadaan imunitas Ketidakmampuan tubuh dlm memproduksi sel drh putih 10. 5. 4. Tingkat pengetahuan Macam-macam bahaya/kecelakaan: 1. Di RS : Mikroorganisme Cahaya Kebisingan Cedera Kesalahan prosedur Peralatan medik. . 2. 8. 3. 9. 7. 4. 6. Status nutrisi 11. Prosedur tindakan. Kebutuhan Fisiologis: 1. 2. dll Kenyamanan Konsep kenyamanan memiliki subjektivitas yang sama dengan nyeri.KEAMANAN LINGKUNGAN Lingkungan Klien mencakup semua faktor fisik dan psikososial yang mempengaruhi atau berakibat terhadap kehidupan dan kelangsungan hidup klien. Di rumah 2. dll Pencegahan Kecelakaan di RS: 1. 2. 8. 7. 5. 6.

kenyamanan lingkungan juga harus diperhatikan. 3. Menyiapkan Tempat Tidur Jenis persiapan tempat tidur 1. Pengertian mengganti alat tenun tanpa pasien diatasnya adalah Mengganti alat tenun kotor pada tempat tidur klien dengan memindahkan klien kekursi/tempat duduk. Tempat tidur pasien harus selalu bersih dan rapi 2. 2. 5. 4. 7. Penggunaan linen bersih harus seuai kebutuhan dan tidak boros. Unoccupid bed (tempat tidur yang belum ada klien di atasnya) Pengertian menyiapkan tempat tidur pasien baru: Tempat tidur yang disiapkan untuk klien yang baru masuk atau menjalani rawat inap. 3.Sifat nyeri Merupakan suatu kondisi yang lebih dari sekedar sensasi tunggal yang disebabkan oleh stimulus tertentu Faktor-faktor yang mempengaruhi nyeri : 1. Closed bed (tempat tidur tertutup) 2. Membersihkan perasaan senang dan meningkatkan rasa nyaman pada pasien/klien 2. 5. 1. Usia Jenis Kelamin Kebudayaan Makna nyeri Perhatian 6. Linen diganti sesuai kebutuhan dan sewaktu-waktu jika kotor 3. Memelihara kebersihan dan kerapian . 10. Aether bed (tempat tidur pasca operasi) 2. Open bed (tempat tidur terbuka) 3. 2. Meningkatkan mobilisasi klien 3. Persiapan tempat tidur 1. Unoccupid bed (tempat tidur yang belum ada klien di atasnya 1. Tujuan mengganti alat tenun tanpa pasien diatasnya adalah: 1. 6. 4. Lingkungan yang nyaman akan menunjang cepatnya kesembuhan pasien. 9. 8. Occupied bed (mengganti tempat tidur dengan klien diatasnya) Prinsip perawatan tempat tidur antara lain : 1. Ansietas Keletihan Pengalaman sebelum Pengalaman sebelum Dukungan Keluarga Meningkatkan Kenyamanan/Strategi kesehatan 1. Sentuhan teraupeutik Akupresure Relaksasi dan Teknik Imajinasi Imajinasi terbimbing Bimbingan Antisipasi Distraksi KENYAMANAN LINGKUNGAN Selain keamanan untuk pasien yang perlu dijaga.

AMBULASI DAN MOBILISASI Ambulasi merupakan upaya seseoranga untuk melakukan latihan jalan atau berpindah tempat. 3. 2. Mencegah penyulit/komplikasi post op/pasca bedah 1. Mobilisasi sebagian Kemampuan seseorang untuk bergerak dengan batasan yang jelas sehingga tidak mampu bergerak secara bebas. 1. Memelihara kebersihan dan kerapian. Jenis-jenis Mobilisasi 1. Mobilisasi penuh Kemampuan seseorang untuk bergerak secara penuh dan bebas sehingga dapat melakukan interaksi social dan menjalankan peran sehari-hari. Mencegah terjadinya dekubitus 3. Proses penyakit/injury Dapat mempengaruhi fungsi sistem tubuh. Tingkat energi seseorang . Membersihkan perasaan senang dan meningkatkan rasa nyaman pada pasien/klien 2. Kebudayaan Sebagai contoh. Mobilitas merupakan suatu kemampuan individu untuk bergerak secara bebas. 1. Gaya hidup Dapat mempengaruhi kemampuan mobilitas seseorang. Mengganti Alat Tenun fengan Pasien diatasnya (Occupied bed) Pengertian mengganti alat tenun dengan pasien diatasnya adalah Mengganti alat tenun kotor pada tempat tidur klien tanpa memindahkan klien Tujuan: 1. Mobilitas sebagian temporer 2. 1. 1. yaitu: 1.orang yang memiliki budaya sering berjalan jauh memiliki kemamapuan mobilitas yang kuat. 2. Tujuan menyiapkan tempat tidur pasien post op/pasca bedah: 1. 4. Mobilitas sebagian dibagi menjadi dua jenis. Menghangatkan klien 2. mudah dan teratur. 1. Mobilitas sebagian permanen Faktor-faktor yang Mempengaruhi Mobilitas Mobilitas seseorang dapat dipengaruhi oleh: 1. 2.Menyiapkan Tempat Tidur Pasien Post Op Pengertian menyiapkan tempat tidur pasien Post Op adalah: Tempat tidur yang disiapkan untuk klien pasca operasi yang dapat narkose (obat bius). 1.

kemudian masukkan tangan ke bawah tubuh pasien. Angkat bersama-sama dan pindahkan ke branchard 9. Bantu pasien dengan 2-3 orang. 5. Membantu ambulasi dengan memindahkan pasien Cara Pelaksanaan : 1. Mempunyai sejumlah kepuasan terhadap aktivitas yang memepunyai tujuan. 5. dibutuhkan energi yang cukup. Berdiri menghadap pasien. Karekteristik Istirahat Pada tahun 1967. melainkan juga berhenti sejenak. 2. 4. 6. 2. Atur posisi pasien di branchard KEBUTUHAN ISTIRAHAT Pengertian Istirahat Keadaan yang relaks tanpa adanya tekanan emosional dan bukan dalam keadaan tidak beraktivitas. Narrow mengemukakan enam karakteristik yang berhubungan dengan istirahat: 1. Meras diterima. 2. Silangkan tangan pasien di depan dada. Tekuk lutut anda.Untuk dapat melakukan mobilitas yang baik. 3. Fisiologi Tidur Pengaturan kegiatan tidur yang melibatkan hubungan mekanisme selebral secara bergantian agar mengaktifkan dan menekan pusat otak untuk dapat tidur dan bangun. Tindakan yang Berhubungan dengan Ambulasi dan Mobilitas 1. Bebas dari gangguan ketidaknyamanan. Atur branchard dalam posisi terkunci. orang kedua meletakkan tangan di bawah pinggang dan panggul pasien dan orang ketiga meletakkan tangan di bawah pinggul dan kaki. Duduk ditempat di atas tempat tidur 2. 1. 3. 8. Mengetahui adanya bantuan sewaktu memerlukan. Latihan ambulasi 1. Turun dan berdiri 3. Jelaskan pada pasien mengenai prosedur yang akan dilakukan. Orang pertama meletakkan tangan di bawah leher/ bahu dan bawah pinggang. Pengertian Tidur Suatu kondisi tidak sadar di mana individu dapat dibangunkan oleh stimulus atau sensori yang sesuai. Mengetahui apa yang sedang terjadi. 1. Merasakan bahwa segala sesuatu dapat diatasi. 5. Membantu berjalan 1. Usia dan status perkembangan Kemampuan atau kematangan fungsi alat gerak sejalan dengan perkembagan usia. . 7. 6. KEBUTUHAN TIDUR Kebutuhan tidur pada manusia bergantung pada tingkat perkembangan. 4.

Biasanya disertai dengan mimpi aktif 2. endokrin. menunjukkan inhibisi kuat proyeksi spinal atas sistem pengaktivasi retikularis 4. Tidur ini penting Fungsi dan Tujuan Tidur Fungsi dan tujuan masih belum diketahui secara jelas. dan kesehatan. Tidur gelombang lambat (slow wave sleep)/ nonrapid eye movement (NREM) Tahap tidur jenis NREM a. tidur diduga bermanfaat untuk menjaga keseimbangan mental. Kualitas tersebut dapat menunjukkan adanya kemampuan individu untuk tidur dan memperoleh jumlah istirahat sesuai dengan kebutuhannya. 7. b. tekanan darah meningkat atau berfluktuasi. terjadi beberapa gerakan otot yang tidak teratur. Hal ini disebabkan oleh adanya dominasi sistem saraf parasimpatis sehingga sulit untuk bangun. dan lain-lainnya juga menurun aktivitasnya. 1. frekuensi napas. emosional. Tonus otot selama tidur nyenyak sangat tertekan. Frekuensi jantung dan pernapasan menjadi tidak teratur. Penyakit . Tahap 2 Merupakan tahap tidur ringan dan proses tubuh terus menurun.Jenis-jenis tidur Terdapat dua jenis tidur yaitu: jenis tidur yang disebabkan oleh menurunnya kegiatan di dalam sistem pengaktivasi retikularis dan jenis tidur yang disebabkan oleh penyaluran isyarat-isyarat abnormal dari dalam otak. Berikut ini merupakan faktor yang dapat mempengaruhi pemenuhan kebutuhan tidur. c. Energi yang tersimpan selama tidur diarahkan untuk fungsi-fungsi seluler yang penting. Tahap 3 Merupakan tahap tidur dengan ciri denyut nadi. 6. Selain itu. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tidur Kualitas dan kuantitas tidur dipengaruhi oleh beberapa faktor. sekresi gaster meningkat. Tahap 1 Adalah tahap transisi antara bangun dan tidur. gerak bola mata cepat. jarang bergerak. Tahap 4 Merupakan tahap tidur dalam dengan ciri kecepatan jantung dan pernapasan turun. sulit dibangunkan. dan proses tubuh lainnya lambat. Lebih sulit dibangunkan daripada selama tidur nyenyak NREM. dan metabolisme meningkat. nadi cepat dan irregular. jenis tidur ini disebut dengan jenis tidur poradoks atau tidur rapid eye movement (NREM) 1. d. antara lain: 1. 2. Pada otot perifer. Meskipun demikian. sistem kardiovaskuler. Tidur paradoks/ tidur rapid eye movement (REM) Ciri tidur REM adalah: 1. 3. stres pada paru-paru. sekresi lambung menurun dan tonus otot menurun. Mata cepat tertutup dan terbuka. 5.

baik secara kualitas maupun kuantitas. 6. terutama infeksi limpa. kebutuhan gizi yang kurang dapat juga mempengaruhi proses tidur. Obat Beberapa jenis obat yang mempengaruhi proses tidur. sehingga dapat mempengaruhi proses tidur. 1. seperti penyakit yang disebabkan oleh infeksi. Seseorang yang memiliki masalah psikologis akan mengalami kegelisahan sehingga sulit untuk tidur. Banyak penyakit yang dapat memperbesar kebutuhan tidur. 3. lebih dari sembilan jam pada malam hari. Misalnya. 1. golongan beta bloker dapat berefek pada timbulnya insomnia. Motivasi Merupakan suatu dorongan atau keinginan seseorang untuk tidur. Stress psikologis Kondisi stres psikologis dapat terjadi pada seseorang akibat ketegangan jiwa. 3. Latihan dan kelelahan Keletihan akibat aktivitas yang tinggi dapat memerlukan lebih banyak tidur untuk menjaga keseimbangan energi yang telah dikeluarkan. seperti jenis golongan obat diuretik yang dapat menyebabkan insomnia. Hipersomnia Merupakan gangguan tidur dengan kriteria tidur berlebihan. 1. 2. Enuresis .Sakit dapat mempengaruhi kebutuhan tidur seseorang. antidepresan yang dapat menekan REM. Nutrisi Terpenuhinya kebutuhan nutrisi dapat mempercepat proses tidur. 4. 1. yaitu pada tahap III dan IV dari tidur NREM. 4. Konsumsi protein yang tinggi dapat menyebabkan individu tersebut akan mempercepat proses terjadinya tidur. Sebaliknya. 1. 1. Insomnia Merupakan suatu keadaan yang menyebabkan individu tidak mampu mendapatkan tidur yang adekuat. Parasomnia Merupakan kumpulan beberapa penyakit yang dapat mengganggu pola tidur. Pada umumnya. sehingga individu tersebut hanya tidur sebentar atau susah tidur. 2. Demikian sebaliknya. Gangguan/Masalah Kebutuhan Tidur 1. 7. dan golongan narkotik dapat menekan REM sehingga mudah mengantuk. somnambulisme (berjalan-jalan dalam tidur) yang banyak terjadi pada anak-anak. Hal tersebut terlihat pada seseorang yang telah melakukan aktivitas dan mencapai kelelahan. 5. Lingkungan Keadaan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seseorang dapat -nempercepat proses terjadinya tidur. kafein yang dapat meningkatkan saraf simpatis sehingga menyebabkan kesulitan untuk tidur. bahkan terkadang sulit untuk tidur. lingkungan yang tidak aman dan nyaman bagi seseorang dapat menyebabkan hilangnya ketenangan sehingga mempengaruhi proses tidur.

Ambulasi merupakan upaya seseoranga untuk melakukan latihan jalan atau berpindah tempat. Lingkungan yang nyaman akan menunjang cepatnya kesembuhan pasien. Hak-hak klien 2. Rasa aman dan nyaman PENDAHULUAN Manusia adalah mahluk biopsikososial yang unik dan menerapkan sistem terbuka serta saling berinteraksi. Apnea tidur dan mendengkur Mendengkur tidak termasuk gangguan tidur. Mobilitas merupakan suatu kemampuan individu untuk bergerak secara bebas. Lingkungan Klien mencakup semua faktor fisik dan psikososial yang mempengaruhi atau berakibat terhadap kehidupan dan kelangsungan hidup klien 3. 208 Sub Pokok Bahasan : 1. Keseimbangan yang dipertahankan oleh setiap individu untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya. 6. tetapi mendengkur yang disertai dengan keadaan apnea dapat menjadi masalah. seperti tidur dalam keadaan berdiri. mudah dan teratur. melainkan juga berhenti sejenak. Kebutuhan istirahat adalah keadaan yang relaks tanpa adanya tekanan emosional dan bukan dalam keadaan tidak beraktivitas.Merupakan buang air kecil yang tidak disengaja pada waktu tidur atau disebut juga dengan istilah mengompol. Mengigau Merupakan suatu gangguan tidur bila terjadi terlalu sering dan di luar kebiasaan menyebabkan kualitas dan kebutuhan tidur berkurang. Body mekanik/ mekanika tubuh merupakan usaha koordinasi dari muskuloskeletal dan system saraf untuk mempertahankan keseimbangan tubuh dengan tepat 2. 5. Ada beberapa kebutuhan manusia yang patut diketahui untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan terhadap klien. KEBUTUHAN PSIKOSOSIAL Mata Kuliah : KDPK (Keterampilan Dasar Praktik Kebidanan) Kode Mata Kuliah : Bd. karena adanya rintangan dalam pengaliran udara di hidung dan mulut pada waktu tidur. 4. atau di tengah pembicaraan. PENUTUP KESIMPULAN 1. Gangguan pola tidur secara umum Suatu keadaan ketika individu mengalami atau mempunyai resiko peubahan jumlah dan kualitas pola istirahat yang menyebabkan ketidaknyamanan atau mengganggu gaya hidup yang diinginkan. Narkolepsi Merupakan keadaan tidur yang tidak dapat dikendalikan. 5. mengemudikan kendaraan. Manusia selalu berusaha untuk mempertahankan keseimbangan hidupnya. 8. sedangkan seseorang dikatakan sakit apabila gagal dalam mempertahankan keseimbangan diri dan lingkungannya. Setiap . 7. keadaan ini disebut sehat.

sedangkan bidan mempunyai kewajiban/ keharusan untuk pasien. 16. Alternatif terapi lainnya. adil dan jujur. 11. 2. Hak-hak tersebut adalah : 1. Pasien berhak mendapat informasi yang meliputi : 1. 3. Penyakit yang diderita Tindakan kebidanan yang akan dilakuukan. Pasien berhak meminta atas privacy dan kerahasiaan penyakit yang diderita termasuk datadata medisnya. 13. 7.klien mempunyai hak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal. sedangkan kewajiban adalah sesuatu yang diberikan oleh bidan. HAK-HAK KLIEN Hak dan kewajiban adalah hubungan timbal balik dalam kehidupan sosial sehari-hari. Hak pasti berhubungan dengan individu yaitu pasien. dokter dan organisasi pelayanan kesehatan lainnya. 14. Pasien berhak memperoleh pelayanan kebidanan sesuai dengan profesi bidan tanpa diskriminasi 4. Jadi hak adalah sesuatu yang diterima oleh pasien. maka B mempunyai kewajiban terhadap A. 5. Pasien berhak didampingi keluarganya dalam keadaan kritis. Pasien berhak atas pelayanan yang manusia. Pasien berhak memperoleh informasi mengenai tata tertib dan peraturan yang berlaku di rumah sakit / institusi pelayanan kesehatan. 9. Prognosanya Perkiraan biaya pengobatan. Pasien berhak dirawat oleh dokter yang secara bebas menentukan pendapat kritis dan pendapat etisnya tanpa campur tangan dari pihak luar. Pasien berhak memilih dokter dan kelas perawatan sesuai dengan keinginannya sesuai dengan peraturan yang berlaku di rumah sakit. Pasien berhak menyetujui/ memberikan izin atas tindakan yang akan dilakukan oleh dokter sehubungan dengan penyakit yang dideritanya. Seharusnya juga ada hak yang harus diterima oleh bidan dan kewajiban yang harus diberikan oleh pasien. 6. . 4. 5. Pasien berhak atas keamanan dan keselamatan dirinya selama dalam perawatan di rumah sakit. Hak klien adalah hak pribadi yang dimiliki manusia sebagai hak klien. Bila seorang memiliki hak terhadap B. Pasien berhak menjalankan ibadah sesuai agama kepercayaan yang dianutnya selama hal itu tidak mengganggupasien lainnya. 15. persalinan nifas dan bayinya yang baru dilakhirkan. Pasien berhak meminta konsultasi kepada dokter lain yang terdaftar di rumah sakit tersebut (second opinion) terhadap penyakit yang dideritanya sepengetahuan dokter yang merwat. Pasien berhak memilih bidan yang akan menolongnya sesuai dengan keinginannya. 12. 8. 2. Pasien berhak mendapat pendampingan suami atau keluarga selam persalinan berlangsung. 3. Hakhak tersebut diharapkan mampu memberikan dukungan terhadap pemeliharaan pasien yang lebih efektif sehingga diperoleh kepuasa yang lebih besar oleh pasien. Pasien berhak menolak tindakan yang hendak dilakukan terhadap dirinya dan mengakhiri pengobatan serta perawatan atas tanggung jawab sendiri sesudah memperoleh informasi yang jelas tentang penyakitnya. 10. Pasien berhak mendapatkan informasi yang meliputi kehamilan.

Pasien berhak mendapatkan perlindungan hukum atas terjadinya kasus mal praktek. Pasien berkewajiban untuk mematuhi segala instruksi dokter. 3. Pasien/ penanggungjawabnya berkewajiban untuk melunasi semua imbalan atas jasa pelayanan rumah sakit atau institusi pelayanan kesehatan dokter.17. Kewajiban Pasien 1. mempertahnkn suhu. 2. 1. pertumbuhan dan pengantian sel yang rusak • Eliminasi Eliminasi merupakan proses pembuangan sisa-sisa metabolisme tubuh • Tempat Tinggal Lingkungan tempat tinggal yang kotor bisa meningkatkan risiko terjadinya penyakit. 4. Kebutuhan Fisiologis Kebutuhan fisiologis merupakan kebutuhan yang paling mendasar yang harus terpenuhi agar kelangsungan hidup bisa bertahan. bidan dan perawat. Ada 8 kebutuhan secara fisiologis diantaranya : • Oksigenasi Oksigen adalah slh satu komponen gas dan unsur vital dalm proses metabolisme untuk mempertahankan kelangsungan hidup seluruh sel manusia. fungsi enzim. perawat yang merawatnya. • Aktivitas dan Istirahat Tidur Kebutuhan aktivitas (pergerakan) istirahat merupakan kesatuan yang saling berhubungan . Pasien dan keluarganya berkewajjiban unytuk mentaati segala peraturan dan tata tertib rumah sakit/ institusi pelayanan kesehatan. Hirarki kebutuhan dasar manusia menurut Abraham maslow sebagai berikut berdasarkan prioritas : 1. Pasien dan atau penanggungnya berkewajiban memenuhi hal-hal yang selalu disepakati/ janjian yang teklah dibuatnya. Untuk mempertahankan keseimbangan tersebut manusia mempunyai kebutuhan tertentu yang harus terpenuhi dengan baik. • Cairan dan Elektrolit Kebutuhan cairan dan elektrolit adalah suatu proses dinamik karena metabolisme tubuh membutuhkan perubahan. pergerakan tubuh. selain itu kondisi yang berantakan dan kurang bersihpun menjadi faktor pencetus terjadinya penularan penyakit menulr. Cairan dan Elektrolit saling berhubungan. bidan . Manusia selalu berusaha untuk mempertahankan keseimbangan hidupnya. Keseimbangan yang dipertahankan oleh setiap individu untuk menyesuaikan diri dengan dengan lingkungannya. • Nutrisi Tubuh memerlukan energi untuk fungsi-fungsi organ tubuh. RASA AMAN DAN NYAMAN Rasa Aman Manusia adalah mahluk biopsikososial yang unik dan menerapkan sistem terbuka serta saling berinteraksi. Pasien berhak menerima/ menolak bimbingan moral maupun spiritual 18.

harga diri dan tingkat kesejahteraan 1. Penyakit Hubungan yang berarti dari keluarga. serta ditandai dengan adanya peningkatam tegangan otot. etika.• Seks Kebutuhan seksual dan perilaku bagaimana untuk memenuhinya dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya : umur. Walaupun kebutuhan umumnya harus dipenuhi. Faktor – faktor yang mempengaruhi Pemenuhan Kebutuhan 1. yakni: nyeri akut merupakan nyeri yang timbul secara mendadak dan cepat mendadak dan cepat menghilang. beberapa kebutuhan yang tidak berpengaruh akan mempengaruhi kebutuhan lainnya. dan hanya orang tersebutlah yang dapat menjelaskan atau mengevaluasi rasa nyeri yang dialaminya. Sifatnya sangat subjektif karena perasaan nyeri berbeda pada setiap orang dalam hal skala atau tingkatannya. Seseorang memenuhi kebutuhannya sesuai prioritas 3. 3. Kebutuhan saling berkaitan. support person Konsep diri Tahap perkembangan Rasa Nyaman (Bebas Nyeri) Pengertian Nyeri Merupakan kondisi berupa perasaan yang tidak menyenangkan. nilai. Dan nyeri kronis merupakan nyeri yang timbul secara perlahan –lahan. sedangkan keamanan adalah keadaan aman dan tentram. 4. 4. 5. biasanya berlangsung dalam waktu cukup lama. Kebutuhan dapat membuat sesorang berfikir dan bergerak untuk memenuhi rangsangan dari eksternal maupun internal 6. Cinta dan Rasa Memiliki Memberi dan menerima kasih sayang. Keamanan dan Keselamatan Keselamatan adalah suatu keadaan seseorng atau lebih yang terhindar dari ancaman bahaya/kecelakaan. beberap kebutuhan dapt di tunda 4. Seseorang dapat merasakan adanya kebutuhan dengan merespon dengan berbagai cara 7. dimana setiap kebutuhan dimodifikasi sesuai dengan kultur 2. Klasifikasi Nyeri Secara umum dibagi menjadi dua. 2. punya dedikasi yang tinggi. social budaya. tidak melebihi enam bulan. 2. . tidk emosional. Aktualissi Diri Dapat mengenal diri dengn baik. Kegagalan dalam memenuhi kebutuhan menghasilkan keseimbangan 5. kreatif dan lain-lain Karakteristik Kebutuhan Dasar Manusia 1. Harga Diri Perasan tidak tergantung kompeten dan respek terhadapdiri sendiri dn orang lain 1. yaitu lebih dari enam bulan. Setiap orang mempunyai kebutuhan dasar yang sama. 3. • • Keamanan Fisik Keamanan Psikologi 1. kehangatan dan persahabatan serta mendapat tempat dalm keluarga dan kelompok social 1.

Rasa aman dan nyaman merupakan kebutuhan dasar manusia.di antaranya adalah: 1. Kebutuhan Fisiologis Keamanan dan Keselamatan Cinta dan Rasa Memiliki Harga Diri Aktualisasi Diri 1. 2. Arti nyeri Persepsi nyeri Toleransi nyeri Reaksi terhadap nyeri PENUTUP 1. 2. Coba sebutkan dan berikan contohnya kebutuhan dasar berdasarkan abraham maslow! 4. sedangkan Kewajiban adalah sesuatu yang diberikan oleh bidan. 5. 2. 2. 4. Teori Nyeri Terdapat beberapa teori tengtang terjadinya rangsangan nyeri. 1. 4.Stimulus Nyeri Terdapat beberapa jenis stimulasi nyeri. 3. Seharusnya juga ada hak yang harus diterima oleh bidan dan kewajiban yang harus diberikan oleh pasien. KESIMPULAN Hak – hak klien Hak klien adalah hak pribadi yang dimiliki manusia sebagai hak klien Hak adalah sesuatu yang diterima oleh pasien. 4. Coba sebutkan 5 hak – hak klien dan contohnya ! 2. 2. di antaranya: 1. Bagaimana menurut pendapat anda apakah setiap kebutuhan harus terpenuhi? . Trauma pada jaringan tubuh Gangguan pada jaringan tubuh Tumor Iskemia pada jaringan Spasme otot. 3. setiap kebutuhan menbuat adanya keseimbangnan dalam kehidupan manusia. 4. Rasa Aman dan Nyaman Manusia sebagai makhluk biopsikososial yang unik dan menerapkan sistem terbuka serta saling berinteraksi. Coba jelaskan perbedaan antara hak dan kewajiban pada klien 3. 3. Kebutuhan dasar manusia menurut Abraham Maslow terdapat 5 kebutuhan dasar yang disususn berdasarkan prioritas nya yaitu : 1. 3. Hak klien adalah hak pribadi yang dimiliki manusia sebagai hak klien. Teori pemisahan Teori pola Teori pengendalian gerbang Teori transmisi dan inhibisi Faktor yang Memengaruhi Nyeri Pengalaman nyeri pada seseorang dapat dipengaruhi oleh beberapa hal. 5. EVALUASI 1. di antaranya: 1.

5. coba jelaskn dengn singkat ! . Jika kebutuhan tingkat tinggi dapat tercapai apakah kebutuhan dalam tingkat rendah juga harus tercapai dulu.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->