P. 1
MODUL MATEMATIKA KELAS XI IPA SEMESTER II edit ANIN.docx

MODUL MATEMATIKA KELAS XI IPA SEMESTER II edit ANIN.docx

|Views: 767|Likes:

More info:

Published by: Marcellinus Filronset on Mar 11, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/22/2014

pdf

text

original

Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA

Easy Math

Quantum Cendikia
0


Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA
Easy Math

Quantum Cendikia
1

BAB I.
SUKU BANYAK

Sumber : mathsolar (2012)
Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA
Easy Math

Quantum Cendikia
2



Bentuk Keterangan

,

, ...,

,

suku

,

, ...,

,

koefisien

,

, ...,

,

suku utama

koefisien utama
n (pangkat tertinggi x) derajat

konstanta
Contoh:
3x
5
–x
3
+ 2x – 10 disebut
suku banyak dalam x berderajat 5.
koefisien x
5
adalah 3
koefisien x
4
adalah 0
koefisien x
3
adalah -1
koefisien x
2
adalah 0
koefisien x adalah 2 dan
suku tetapnya adalah – 10.




1. Suku banyak f(x) (x – k) faktor dari f(x) jika dan hanya jika k akar dari f(x) = 0
2. Cara menentukan akar-akar rasional persamaan suku banyak f(x)
a. Jumlah semua koefisiennya = 0  x=1 merupakan akar dari f(x) = 0
b. Jumlah koefisien x pangkat genap = jumlah koefisien x pangkat ganjil,  x=-1 merupakan
akar dari f(x) = 0
c. Jika langkah a dan b tidak memenuhi, maka gunakan cara trial and error.




Akar- Akar Rasional Dari Persamaan Suku Banyak
2
Bentuk Umum
1

Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA
Easy Math

Quantum Cendikia
3

1. Cara Subtitusi
Suku banyak ()

untuk x=k adalah

Contoh:
Diketahui f(x) = 3x
4
–x
2
+ 1. Tentukan f(2)!
Jawab:
f(x) = 3x
4
–x
2
+ 1
f(2) = 3(2)
4
–(2)
2
+ 1 = 48 – 4 + 1 = 45



()

Nilai Suku Banyak
4

Bentuk Khusus Akar Persamaan Kuadrat
3
Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA
Easy Math

Quantum Cendikia
4

2. Cara Horner atau Sintetik
Apabila f(x) = ax
3
+ bx
2
+ cx + d, maka f(k) diperoleh dengan skema berikut:
k a b c d
ak k(ak +b) = ak
2
+ bk k(ak
2
+ bk + c) = ak
3
+ bk
2
+ck
a ak +b ak
2
+ bk + c ak
3
+ bk
2
+ ck + d = f(k)

Contoh:
1. Hitunglah f(3) jika f(x) = 2x
3
+ 4x
2
– 6x – 1!
Jawab:
3 2 4 -6 -1
3×2=6 3×10=30 3×24=72
2 6+4=10 30+(-6)=24 72+(-1)= 71
Jadi, f(3) = 71

2. Hitunglah f(-2) jika f(x) = 3x
4
– 5x
2
+ 6x – 7!
Jawab:
-2
3 0 -5 6 -7
+ -6 12 -14 16
3 -6 7 -8 9
Jadi, f(-2) = 9

() = a
n
k
n
+ a
n-1
k
n-1
+ … + a
1
k + a
o

() = b
n
k
n
+ b
n-1
k
n-1
+ … + b
1
k + b
o

() = (), jika :

Suku banyak F(x) berderajat n dibagi oleh suku banyak H(x) berderajat k, (k < n) :

Fungsi Keterangan derajat
F(x) Suku Banyak n
P(x) Pembagi k
H(x) Hasil Bagi n-k
S(x) Sisa k-1
F(x) = P(x) . H(x) + S(x)
Derajat Suku Banyak Hasil Bagi dan Sisa Pembagian

6
Kesamaan Suku Banyak

5
+
+
Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA
Easy Math

Quantum Cendikia
5


Metode pembagian ada dua yaitu cara bersusun dan cara Horner.

Contoh:
1. Tentukan hasil bagi dan sisanya apabila (x
3
+ 2 x
2
– 5x – 10) dibagi (x – 1)!
Jawab:
Cara I : dengan cara bersusun:

12
2 2
10 2
3 2
10 5 3
10 5 2 1
2 3
2
2
2 3
2 3
2
÷
+ ÷
÷ ÷
÷
÷ ÷
÷
÷ ÷ + ÷
÷ +
x
x
x x
x x
x x
x x x x
x x

Cara II : dengan cara Horner:
1
1 2 -5 -10
+
1 3
-2
1 3 -2 -12

2. Tentukan hasil bagi dan sisa pembagian jika 3x
4
+ 4x
3
– 5x
2
– 2x + 5 dibagi (x
2
+ 2x + 3)!
Jawab:
Karena x
2
+ 2x + 3 tidak dapat difaktorkan, maka dilakukan pembagian biasa.

Hasil bagi = 3x
2
– 2x – 10
Metode pembagian dari Horner:
1. Angka terakhir (paling kanan) dari hasil pembagian Horner merupakan sisa
pembagian tersebut.
2. Angka-angka lainnya merupakan koefisien dari hasil bagi tersebut.
3. Pangkat hasil bagi sama dengan pangkat suku banyak dikurangi satu.
Jadi, hasil bagi = x
2
– 3x – 2
sisa = - 12


Jadi, hasil bagi = x
2
+ 3x – 2
sisa = - 12


Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA
Easy Math

Quantum Cendikia
6

Sisa pembagian = 24x + 35

3. Tentukanlah hasil bagi dan sisanya jika 2x
3
+ x
2
+ 5x – 1 dibagi (x
2
– 1)!
Jawab:
Karena (x
2
– 1) dapat difaktorkan menjadi (x + 1)(x – 1), maka pembagian dapat
dilakukan dengan 2 cara.
a. Cara Susun

b. Cara Horner
x
2
– 1 difaktorkan menjadi (x + 1)(x – 1)

Hasil bagi = 2x + 1
Sisa pembagian = 7x




Jika suku banyak f(x) dibagi:
1. (x – k) maka sisanya f(k).
2. (ax + b) maka sisanya f (

)
3. (x – a) (x – b) maka sisanya px +q, dengan p dan q dicari
dengan menyelesaikan sistem persamaan:
 f(a) = ap + q
 g(b) = bp + q
4. (x – k) sisanya f(k) = 0 maka dikatakan:
 f(x) habis dibagi oleh (x – k)
 (x – k) merupakan faktor dari f(k)
 x = k merupakan akar dari persamaan f(x) = 0

TEOREMA SISA
7
Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA
Easy Math

Quantum Cendikia
7

Contoh:
1. Tentukan sisanya apabila (x
3
– 2x
2
– 8) dibagi oleh (x – 3)!
Jawab:
f(x) = x
3
– 2x
2
– 8
f(3) = 3
3
– 2.3
2
– 8 = 27 – 18 – 8 = 1
Jadi, sisanya adalah 1.
2. Tentukan sisanya apabila (x
2
– 6x + 10) dibagi oleh (x – 2)(x – 3)!
Jawab:
f(x) = g(x) . h(x) + s(x)
f(x) = x
2
– 6x + 10 = (x – 2)(x – 3) . h(x) + (px + q)
f(2) = 2
2
– 6.2 + 10 = 2p + q  2p + q = 2 . . . . . . (1)
f(3) = 3
2
– 6.2 + 10 = 3p + q  3p + q = 1 . . . . . . (2)
Eliminasi persamaan (1) dan (2): 2p
+ q = 2
3p + q = 1
-p = 1
p = - 1
Dari p = -1 dan persamaan (1):
2p + q = 2
2(-1) + q = 2
q= 4


Jadi, sisanya adalah –x + 4.



Contoh:
Tentukan nilai a dan b apabila suku banyak x
4
+ 2ax
2
– 10x – 3b habis dibagi
x
2
+ 2x – 3!
Jawab:
Misalkan f(x) = x
4
+ 2ax
2
– 10x – 3b
Karena x
2
+ 2x – 3 = (x + 3)(x – 1) dan f(x) habis dibagi oleh x
2
+ 2x – 3, maka f(x) habis
dibagi (x + 3)(x – 1).
1. Jika (x – a) merupakan faktor dari f(x) maka f(a) = 0.
2. Jika f(a) = 0 maka (x – a) merupakan faktor dari f(x)
3. Jika pada suku banyak f(x) berlaku f(a) = 0, f(b) = 0 dan f(c) = 0, maka f(x)
habis dibagi (x – a) (x – b) (x – c)
4. Jika (x – a) adalah faktor dari f(x) maka x = a adalah akar dari f(x)
5. Jika f(x) dibagi (x – a) (x – b) maka sisanya:
S =
()
()
()
()
()
()
6. Jika f(x) dibagi oleh (x – a) (x – b) (x – c) maka sisanya:
S =
()()
()()
()
()()
()()
()
()()
()()
()

TEOREMA FAKTOR
8
Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA
Easy Math

Quantum Cendikia
8

f(-3) = (-3)
4
+ 2a(-3)
2
– 10(-3) – 3b = 0
= 81 + 18a + 30 – 3b = 0
= 18a – 3b + 111 = 0 . . . . . . (1)
f(1) = (1)
4
+ 2a(1)
2
– 10(1) – 3b = 0
= 1 + 2a – 10 – 3b = 0
= 2a – 3b – 9 = 0 . . . . . . . (2)
Dari persamaan (1) dan (2):
18a – 3b + 111 = 0
2a – 3b – 9 = 0
16a + 120 = 0
16a = - 120
a = -

= - 7 ½
Subtitusikan a = -7 ½ pada
persamaan(2):
2a – 3b – 9 = 0
2(-7 ½ ) – 3b – 9 = 0
-15 – 3b – 9 = 0
- 3b = 24
b = - 8
Jadi, a = - 7 ½ dan b = - 8.



A. Pilih salah satu jawaban yang tepat !

1. Jika f(x) = 6x
3
+7x
2
+kx -24 dan f( 1 ) = 0 maka nilai f( -1) adalah . . . .
a. -34 b. -15 c. -8 d. 15 e. 31
2. Suatu fungsi f(x) = 16x
4
-4x
3
+8x
2
–x + 1 dibagi (2x + 1) maka sisanya adalah..
a. 4 b. 5 c. 6 d. 7 e. 8
3. Bila x
3
-4x
2
+5x + p dan x
2
+3x -2 dibagi (x +1) diperoleh sisa yang sama, maka nilai p
adalah . . . .
a. 6 b. 4 c. -2 d. -4 e. -6
4. Suatu fungsi f(x) = 2x
5
-6x
3
+ x – 1 dibagi oleh (x + 1) sisanya adalah . . . .
a. -3 b. -2 c. -1 d. 1 e. 2
5. Nilai suku banyak f(x) = 10x
3
-11x
2
-7x +16 untuk x = -1 adalah . . . .
a. 1 b. 2 c. 8 d. 10 e. 12
6. Bila f(x) = 3x
3
+-11x + a habis dibagi oleh 3x -1 maka nilai a adalah . . . .
a. 5 b. 3 c. 2 d. 1 e. -1
7. Bila f(x) = 3x
4
-2x
3
+4x
2
+ px -12 habis dibagi oleh (x – 1), maka nilai p adalah..
a. 7 b. 5 c. 3 d. 1 e. -1
Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA
Easy Math

Quantum Cendikia
9

8. Bila 2x
3
–x
2
–ax + 7 dan x
3
+3x
2
-4x -1 dibagi ( x + 1) diperoleh sisa yang sama, maka
nilai a = . . . .
a. -10 b. -1 c. 1 d. 5 e. 10
9. Hasil bagi dan sisa pembagian suku banyak x
5
-3x
4
+3x
2
+x + 3 oleh x -3 berturut-
turut adalah . . . .
a. x
4
+3x +10 sisa 21 c. x
4
+3x +10 sisa 30 e. x
4
+3x +10 sisa 33
b. x
4
+3x +10 sisa 28 d. x
4
+3x +10 sisa 31
10. Suatu fungsi -x
2
-15x +x
4
+4x
3
-11 dibagi oleh x
2
+x -16, maka sisanya adalah . . .
a. x – 2 b. x +1 c. x + 3 d. x – 4 e. x + 2
11. Salah satu faktor dari 4x
3
+14x
2
+4x -6 adalah . . .
a. 2x +1 b. 2x +3 c. 2x -3 d. 2x -1 e. 2x -2
12. Suku banyak 4x
4
-5x
2
+7x - 9 dibagi (x + 2) maka Sisanya adalah . . .
a. -25 b. -26 c. -27 d. -28 e. -30
13. Bila x
5
-2x
3
+4x - 7 dibagi (3x -6) diperoleh sisa . . . .
a. 15 b. 16 c. 17 d. 18 e. 19
14. Suatu fungsi f(x) = x
3
-5x
2
-8x + k habis dibagi oleh (x - 2), nilai k = . . .
a. 22 b. 24 c. 26 d. 28 e. 30
15. Jika suku banyak f(x) = x
4
+5x
3
-2x
2
+Ax +B habis dibagi x
2
-1, maka A + B =...
a. -5 b. -4 c. -3 d. -2 e. -1
16. Bila f(x) = 2x
3
-6x
2
+7x + a jika dibagi oleh x + 3 sisanya 11, maka nilai a adalah...
a. 140 b. 141 c. 142 d. 143 e. 144
17. Bila f(x) dibagi (x +2) sisanya -1 dan dibagi (x -1) sisanya 2. Maka bila dibagi oleh x
2
+
x -2 sisanya adalah . . . .
a. x -4 b. x +3 c. x +2 d. x -2 e. x + 1
18. Bila f(x) = 7x + 5x
5
-12 –x
3
+2x
6
-14x
4
jika dibagi dengan 1 + x + x
2
, maka sisanya
adalah . . . .
a. 14 -x b. 16 -12x c. 15 +8x d. -16-12x e. 7 -x
19. Suatu suku banyak f(x) dibagi oleh x -2 sisanya 8, dan jika dibagi x + 3 sisanya -7. Sisa
pembagian f(x) jika dibagi oleh x
2
+x -6 adalah . . . .
a. 9x -7 b. x +6 c. 2x +3 d. x -4 e. 3x + 2
20. Salah satu akar persamaan 2x
3
-7x
2
-7x + 30 = 0 adalah 3, maka jumlah dua akar yang
lain adalah . . . .
a. – ½ b. ½ c. 1 d. 3 e. 5

B. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar !
1. Tentukan Sisa pembagian berikut ini:
a. (7x
6
+5x
4
+x – 2) : (x + 1)
b. (6x
3
+2x
2
-8x -11) : ( 2x – 1)
c. (-15x
4
-8x
5
+12x –x
3
+2 ) : (x -2)
2. Tentukan nilai dari fungsi suku banyak berikut ini:
a. f(x) = 5 – 6x
2
+ x + 17x
5
-14x
3
-8x
6
untuk x = -1
Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA
Easy Math

Quantum Cendikia
10

b. f(x) = -x
2
-15x +x
4
+4x
3
-11 untuk x = ½
3. Tentukan hasil bagi dan sisa pembagian suku banyak berikut ini!
a. x
3
+4x
2
+x – 6 dibagi oleh x
2
+ 5x +6
b. 2x
4
-17x
3
+2x
2
+180x -90 dibagi oleh x – 2
c. 7x
2
-40 +2x + x
3
dibagi oleh x
2
+2x -8
d. -8 -18x + x
2
+2x
3
dibagi oleh -12 +x + x
2

4. Apabila x -2 merupakan faktor dari 2x
3
+3x
2
-8x -12, Tentukan faktor-faktor lainnya !
5. Tentukan sisa pembagian dari f(x) = 4x
4
-2x
3
+6x
2
+x + 8 oleh (2x -1)
6. Tentukan faktor linier dari 2x
3
+x
2
-13x + 6 !
7. Jika f(x) dibagi (x +2) bersisa 7 dan dibagi (x -3) bersisa 10. Tentukan sisanya jika dibagi
x
2
– x – 6 !
8. Buktikan bahwa x = 2 merupakan akar persamaan x
3
-6x
2
+11x -6 = 0, kemudian
tentukanlah akar-akar yang lain !


ooo000O000ooo























Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA
Easy Math

Quantum Cendikia
11

BAB II.
KOMPOSISI FUNGSI DAN FUNGSI INVERS



Sumber : mathsolar (2012)
Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA
Easy Math

Quantum Cendikia
12


1. Relasi dua himpunan
adalah hubungan antar elemen-elemen pada kedua himpunan tersebut menurut aturan
tertentu.
2. Fungsi/pemetaan dari himpunan A ke himpunan B
adalah relasi yang memasangkan/memetakan setiap anggota himpunan A ke tepat satu
anggota himpunan B.
Penyajian :
a. Diagram panah
b. Diagram kartesius
c. Himpunan pasangan berurutan
d. Menggunakan rumus
3. Notasi fungsi
a. Himpunan A disebut daerah asal (domain)
b. Himpunan B disebut daerah kawan (kodomain)
c. Himpunan semua peta dari Himpunan A disebut range
(daerah hasil)
d. Pemetaan dari A ke B yang memetakan setiap x A ke
f(x) B dinotasikan sbb :
f(x) : A B
x f(x) = y

Catatan :
- x disebut prapeta dari y,
- y disebut peta/ bayangan dari
- x disebut variabel bebas (variabel yang nilainya tidak tergantung variabel lain).
- y disebut variabel terikat (variabel yang nilainya tergantung dengan variabel lain).
Bentuk Syarat
()
()
()
()
() √()
()
() ()
()

()
()
()





PENGERTIAN
Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA
Easy Math

Quantum Cendikia
13




Fungsi Injektif
(Fungsi Satu-Satu/
Into)


setiap unsur yang berbeda di A memiliki peta yang saling berbeda di B
Fungsi Surjektif
(Fungsi Pada/ Onto)

Setiap unsur di B memiliki prapeta di A
Fungsi Bijektif
(Korespondensi
Satu-Satu)

Gabungan sifat injektif dan surjektif








JENIS-JENIS FUNGSI
B
Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA
Easy Math

Quantum Cendikia
14



Fungsi komposisi adalah fungsi hasil kombinasi dua fungsi atau lebih

Fungsi f : A → B dengan f: x → y atau y = f (x)
Fungsi g : B → C dengan g: y → z atau z = g(y) = g (f(x))
Fungsi h : A → C dengan h: x → z atau z = h(x) = g (f(x))

h (x) = g (f(x))
atau
h (x) = (g o f)(x) = g(f(x))

g o f dibaca g bundaran f (g komposisi f)
h disebut fungsi komposisi

Komposisi dari tiga fungsi, yaitu ( f o g o h) (x) = f (g(h(x)))
Sehingga,
( f o g o h) (x) = f (g(h(x)))
( h o g o f) (x) = h (g(f(x)))


Sifat Keterangan
Tidak komutatif f o g
=
g o f
Berlaku Assosiatif ( f o g ) o h = f o ( g o h )
Terdapat fungsi Identitas i(x) = x (f o i)(x) = (i o f)(x)

Sifat Fungsi Komposisi
2
Pengertian
1
x
y
z
C
Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA
Easy Math

Quantum Cendikia
15





- Fungsi invers berarti fungsi kebalikan.
- Simbol f
-1
(x) merupakan invers dari f(x),
sehingga f
-1
(x) = f(y).



1. Jika f adalah fungsi dari A ke B, f
-1
adalah fungsi invers dari f dari B ke A jika dan hanya jika f
fungsi bijektif
f
-1
o f = I
A
dan f o f
-1
= I
B
2. Untuk menentukan fungsi invers dari suatu fungsi dapat dilakukan dengan cara
a. Buatlah permisalan f(x) = y pada persamaan.
b. Persamaan tersebut disesuaikan dengan f(x) = y, sehingga ditemukan fungsi dalam y
dan nyatakanlah x = f(y).
c. Gantilah y dengan x, sehingga f(y) = f
–1
(x).

Contoh:
Diketahui fungsi f(x) = 2x + 5, x € R
a. Tentukan rumus f
-1

b. Hitunglah f
-1
(0), dan f
-1
(2)
Jawab:
a. Misalkan y = f(x)
y = 2x + 5
2x = y – 5
x =
2
5 ÷ y

f
-1
(y) =
5
2 ÷ y

Jadi, rumus untuk f
-1
(x) adalah
2
5 ÷ x

Syarat Agar Suatu Fungsi Memiliki Invers
1
D
Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA
Easy Math

Quantum Cendikia
16

b. Dari f
-1
(x) =
2
5 ÷ x
, diperoleh
f
-1
(0) =
2
5 0 ÷
=
2
5 ÷
,
f
-1
(2) =
2
5 2 ÷
=
2
3 ÷





(f o g)
-1
(x) = (g
-1
o f
-1
)(x)
(g o f)
-1
(x) = (f
-1
o g
-1
)(x)

Contoh:
Fungsi f : R R dinyatakan dengan f(x) = 2x – 6. Tentukan rumus fungsi inversnya.
Jawab:
Misalkan nilai fungsi f adalah f(x) = y, maka:
2x – 6 = y
2x = y + 6
x =

x = ½ y + 3
Jadi, rumus fungsi invers f adalah f
-1
(x) = ½ x + 3







Fungsi Invers dan Fungsi Komposisi
2
Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA
Easy Math

Quantum Cendikia
17


A. Pilih salah satu alternatif jawaban yang tepat !
1. Jika f(x) = 2x + 7, g(x) = x
2
-4x +6 dan (f + g)(x) = 28 maka nilai x yang memenuhi adalah . . .
a. -5 atau 2 c. 3 atau -5 e. -3 atau 5
b. -2 atau -5 d. 3 atau 5
2. Diketahui f(x) = 2x + 1 dan g(x) = x +2, Jika (f o g)(x) = 5, maka nilai x adalah . . .
a. 3 atau ½ c. -3 atau – ½ e. -3 atau 3/2
b. 3 atau – ½ d. 3 atau 3/2
3. Bila diketahui f(x) = x
2
+x -2 dan g(x) = x
2
–x -6, maka =
) (
) (
x f
x g

a.
2
1
+
÷
x
x
b.
3
1
+
÷
x
x
c.
1
3
÷
÷
x
x
d.
2
3
+
÷
x
x
e.
1
2
÷
+
x
x

4. Suatu fungsi f(x) = 12x
2
+3 dan g(x) = 1 + x , maka (f –g)(3) = . . .
a. 107 b. 108 c. 109 d. 110 e. 111
5. Jika p(x) = g(x) + f(x) dan f(x) = 2x +6, serta p(x) = 6x -12 maka g(x) adalah . . .
a. 4x -6 b. 4x +6 c. 6 -4x d. 4x -18 e. 8x -18
6. Bila f(x) = x
2
dan g(x) = 4x =1, maka (f o g)(x) adalah . . .
a. 16x
2
+8x +1 c. 8x
2
+16x -1 e. 6x
2
-8x -1
b. 16x
2
+8x -1 d. 8x
2
+16x +1
7. Bila f(x) = x + 2 dan (g o f)(x) = 6 -3x
2
, maka g(x)= . . .
a. -3x
2
-8 c. -3x
2
-12x -6 e. -3x
2
–x +4
b. -3x
2
+12x -6 d. -3x
2
+x + 8
8. Bila g(x -1) = 4x
2
-8x + 4 dan (f o g)(x) = 8x
2
+ 3 . maka f(1)= . . .
a. -2 b. 0 c. 3 d. 5 e. 11
9. Diketahui f(x) = x
2
, g(x) = 2x +1 dan h(x) =
x
1
, maka (h o g o f)(x)= . . .
a.
1 2
1
2
+ x
b. 1
2
2
+
x
c.
8 4
1
2
+ x
d. 1
4
2
+
x
e.
) 1 2 (
1
+ x

10. Jika diketahui f(x) = 4x
2
-1 , g(x) = 3x -2 dan akar-akar dari (f o g)(p) = 63 adalah p dan
q, maka nilai p.q = . . .
a. -
4
3
b. -
3
1
c. -
4
1
d.
4
3
e.
3
7

11. Jika f(x) =5
3x
dan f
-1
(x) invers dari f(x), maka nilai f
-1
(5 5 ) adalah .............
a. -
2
1
b.
6
1
c.
2
1
d.1 e.
2
3

Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA
Easy Math

Quantum Cendikia
18

12. Fungsi f ditentukan oleh f(x) =
3
1 2
÷
+
x
x
, x = 3 jika f
-1
invers dari f, maka f
-1
(x+1) =. . . .
a.
2
1 3
÷
÷
x
x
, x = 2 c.
1
2 3
÷
+
x
x
, x = 2 e.
1
4 3
÷
+
x
x
, x = 2
b.
2
4 3
÷
+
x
x
, x = 2 d.
1
1 3
+
+
x
x
, x = -2
13. Bila fungsi f:R→R dan g: R→R di tentukan oleh rumus f(x) = x – 3 dan
g (x) = 3 – 2x , maka (f o g )
-1
adalah . . .
a. 2x b. 3 – ½ x c. – ½ d. -2x e. ½x-3
14. Jika f
-1
adalah invers dari f(x) , g
-1
(x) adalah invers dari g (x) . maka (f o g)(x) inversnya (f o
g )
-1
(x). Apabila f(x) = 7x – 1 dan g (x) =
2
1
x – 5 maka : (f o g)
-1
(x) untuk x = – 4 adalah . . .
a. 22 b. 18 c.50 d. 8
7
4
e. 11
7
3

15. Jika fungsi f(x) = x
3
dan g (x) =3x -4 , maka (g
-1
o f
-1
) (8) =. . .
a. 1 b. 2 c. 3

d. 4

e. 5

16. Jika diketahui f(x) = 2 dan g (x) = 3 – 5x maka (g f)
-1
(x) = . . .
a.

( 6+x) b.

(3- x) c.

(6 – x) d.

(3+x) e.

(6 - x )
17. Diberikan g(x) = 2x- 2dan h (x) = 2x maka (h
-1
o g
-1
) (1) =. . .
a. 0 b.2 c.
2
log 3 d. -1 +
2
log 3 e. log
2
3

18. Fungsi f ditentukan oleh f(x) =
1 2
4 3
+
+
x
x
, x = - ½, Jika f
-1
invers dari f maka
f
-1
(x+2 )=. . .
a. f
-1
(x) =
1 2
2
÷
+
x
x
dimana x = - ½ d. f
-1
(x) =
1 2
2
+
÷
x
x
dimana x = - ½
b. f
-1
(x) =
1 2
3 2
÷
+
x
x
dimana x = ½ e. f
-1
(x) =
x
x
2
dimana x = ½
c. f
-1
(x) =
1 2
2
+
÷
x
x
dimana x = 1

19. Diketahui f(x) = 3
x+4
. Nilai f
-1
(x) dan f
-1
(81) adalah .........................
a. f
-1
(x) =
3
Log x- 4 , f
-1
( 81) =0 d. f
-1
(x) =
3
Log 3-x , f
-1
(81) = 3
b. f
-1
(x) =
3
Log 4-x , f
-1
(81 ) =1 e. f
-1
(x) =
2
Log 3 –x , f
-1
(81) = 2
c. f
-1
(x) =
4
Log 3-x , f
-1
(81) = 0

20. Diketahui fungsi f(x) =2x +1 ; g(x) = 2x-1 , mak nilai f
-1
(4) ............
a. f
-1
(4) = 8 d. f
-1
(4) = 2 ½
b. f
-1
(4) = 1 ½ e. f
-1
(4) =2
c. f
-1
(4) = 3

Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA
Easy Math

Quantum Cendikia
19

B. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar !

1. Diketahui f(x) = 3x -1 dan (f o g)(x) = 8x + 10, Maka tentukan g(x) !
2. Jika f(x) = x
2
-5x dan g(x) = 2x -3 dan h(x) = 3 + x .Tentukan g(x) – 3 h(x) + 2 f(x) !
3. Jika (f o g)(x) = x
2
-4x +3 dan f(x) = x -1, Tentukan g(x) dan g(-3) !
4. Diketahui f(x) =
5
1 2
+
÷
x
x
dan (f o g)(x) =
3 4
2 6
+
÷
x
x
, Tentukan fungsi g(x) !
5. Diketahui f(x) =
4
1 4
÷
+
x
x
dengan x R e , Tentukan fungsi invers f
-1
(x) !
6. Diketahui f
-1
(x) = 2x +1 dan (f
-1
o g
-1
)(x) =
3 8
7 6
+
÷
x
x
, Tentukan nilai g(2) !
7. Diketahui f
-1
(x) =
5
1 ÷ x
dan g
-1
(x) =
2
3 x ÷
, Tentukan: (g o f)
-1
dan (g o f)
-1
(2) !



Ooo000ooO
























Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA
Easy Math

Quantum Cendikia
20

BAB III.
LIMIT FUNGSI

Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA
Easy Math

Quantum Cendikia
21


Limit dalam kata sehari-hari :
Mendekati hampir, sedikit lagi, atau harga batas, sesuatu yang dekat tetapi tidak dapat
dicapai.

Ilustrasi limit

Fungsi ini tak memiliki nilai, bila x = 1 ( mengapa ?? )
Tapi jika x hanya mendekati 1 , maka f(x) mendekati nilai berapa …… ?

Perhatikan tabel berikut ini :


Tabel di atas menunjukkan :
1. Nilai f(x) untuk x mendekati 1 dari kiri (dari bilangan yang lebih kecil ) maka f(x) mendekati
3. Dapat ditulis

2. Nilai f(x) untuk x mendekati 1 dari kanan (dari bilangan yang lebih besar) maka f(x)
mendekati 3. Dapat ditulis

3. Jadi

Limit fungsi berarti pendekatan nilai fungsi. Bermanfaat untuk menentukan nilai fungsi yang
memiliki nilai tak tentu. Misalkan fungsi f(x) didefinisikan disekitar x = a , maka:

L x f
a x
=
÷
) ( lim

Jika dan hanya jika :
L x f L x f
a x a x
= =
+ ÷ ÷
÷
) ( lim ) ( lim





Pengertian Limit
1
Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA
Easy Math

Quantum Cendikia
22




1. Bentuk
) ( lim x f
a x÷
dapat diselesaikan dengan :
a. Subtitusi, nilai a ke fungsi  jika hasilnya ada dan tertentu (contoh
b
a
,
b
0
)
b. Faktorisasi  Jika hasil tak tentu (
· ·
· 0
, ,
0
0
). Caranya :
o Memfaktorkan pembilang dan penyebut
o Membagi faktor yang sama
o Substitusikan nilai x = a

c. Perkalian sekawan. Jika pembilang atau penyebut memuat bentuk akar, maka
sebelum difaktorkan dikalikan dulu dengan bentuk sekawannya.

d. Dalil L’hospital  Cara cepat / khusus. Jika f(a) = g(a) = 0 atau f(a) = g(a) = ~.
Caranya :
o Menurunkan pembilang dan penyebut sampai dengan ada hasil,
o jika belum ada turunkan lagi.

) (
) (
lim
x g
x f
a x÷
=
) ( '
) ( '
lim
x g
x f
a x÷
=
) ( "
) ( "
lim
x g
x f
a x÷
, dst

2. Bentuk
) ( lim x f
x · ÷


a. Limit bentuk

, diselesaikan dengan cara :
o membagi pembilang dan penyebut dengan variabel berpangkat tertinggi
o Rumus Praktis :

...
...
lim
+
+
· ÷
m
n
x
bx
ax


jika n < m  L = 0
n = m  L =

n > m  L = ~


Menentukan Limit Fungsi
2
Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA
Easy Math

Quantum Cendikia
23

b. Limit bentuk ~ - ~ atau ~ + ~ , diselesaikan dengan cara :
o Perkalian sekawan
o Rumus Praktis :


L q px b ax
x
= + ÷ +
· ÷
lim

jika a < p  L = - ~
a = p  L = 0
a > p  L = ~



R r qx px c bx ax
x
= + + ÷ + +
· ÷
2 2
lim

jika a < p  R = - ~
a = p  R =



a > p  L = ~



Berikut ini adalah teorema limit yang sering digunakan untuk menentukan limit fungsi:



1. k k
c x
=
÷
lim
2.
c x c x
c x
x g x f x g x f
÷ ÷
÷
+ = ± ) ( lim ) ( lim ) ( ) ( ( lim
3. ) ( lim ) ( lim x f k x kf
c x c x ÷ ÷
=
4. ). ( lim ). ( lim )) ( ). ( ( lim x g x f x g x f
c x c x c x ÷ ÷ ÷
=
5.
) ( lim
) ( lim
) (
) (
lim
x g
x f
g g
x f
c x
c x
c x
÷
÷
÷
= dengan g(x)≠0
6.
n
c x
n
c x
x f x f )) ( lim ( )) ( ( lim
÷ ÷
=
7.
p
c x
p
c x
x f x f ) ( lim ) ( lim
÷ ÷
= dengan 0 ) ( lim >
÷
x f
c x
dengan p genap.

TEOREMA LIMIT
3
Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA
Easy Math

Quantum Cendikia
24

Contoh:
) 6 8 ( lim
2
3
÷ +
÷
x x
x
= 6 lim 8 lim lim
3 3
2
3 ÷ ÷ ÷
+ +
x x x
x x
= 6 lim lim 8 lim
3 3
2
3 ÷ ÷ ÷
+ +
x x x
x x
= 3
2
+ 8.3 -6 = 27



Limit fungsi trigonometri memiliki bentuk khusus. Bentuk ini dapat digunakan sebagai dasar
dalam menentukan nilai limit fungsinya.

Contoh:

1. 2 2 1 2
2
2 sin
lim
2
2
2 sin
lim
2 sin
lim
0 0 0
= × = × = × =
÷ ÷ ÷
x
x
x
x
x
x
x
x
x x x


2. 1
sin
lim sin
1
lim
1
sin lim = = =
· ÷ · ÷ · ÷
y
y
y
y x
x
y y x










Limit Fungsi Trigonometri
4
Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA
Easy Math

Quantum Cendikia
25


A. Pilih salah satu alternatif jawaban yang tepat!
1.
1
4
3
2
2
+
÷
÷
x
x
Lim
x
sama dengan . . .
a. 0 b. 1 c.
9
1
d.
3
2
e. ·
2. Nilai dari:
x
x
Lim
x
÷
÷
÷
2
4
4
adalah . . .
a. 0 b. 1 c. 2 d. 4 e. 6
3. Nilai dari:
2 3
1 2
2
2
1
÷ ÷
÷ ÷
÷
x x
x x
Lim
x
= . . .
a.
5
3
b.
3
2
c. ½ d. 0 e. ·


4.
7 4
9
2
2
3
+ ÷
÷
÷
x
x
Lim
x
adalah . . .
a. 8 b. 4 c.
4
9
d. 1 e. 0
5.
5 16
9
2
2
3
÷ +
÷
÷
x
x
Lim
x
adalah . . .
a. 10 b. 8 c. 5 d. -3 e. -5

6. Nilai dari:
3 3
2
a x
ax x
Lim
a x
÷
÷
÷
adalah . . .
a. -
a
3
1
b.
a
3
1
c. -3a d. 3a e.
a 3
1


7. Nilai untuk:
2
2
2
10 7 7
x
x x
Lim
x
÷
÷ ÷
· ÷
adalah . . .
a.
3
10
b. 0 c. -7 d. ·

e. Tak tentu
8. Nilai dari:
25
5
25
÷
÷
÷
x
x
Lim
x
adalah . . .
a. 0 b.1 c. 2 d. · e.
10
1

Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA
Easy Math

Quantum Cendikia
26

9.
5 3
4
2
2
2
+ ÷
÷
÷
x
x
Lim
x
adalah . . .
a. 6 b. 8 c. 9 d. 10 e. 12

10.
4 9
25
2
2
5
÷ ÷
÷
÷
x
x
Lim
x
adalah . . .
a. 0 b. 1 c. 2 d. 8 e. ·


11.
2
0
cos .
x
x x x
Lim
x
÷
÷
adalah . . .
a. 0 b. 1 c. 2 d.
2
1
e. -
2
1


12. adalah . . .
a. 2 b. 1 c. d. -
2
1
e. -1
13.
x x Lim
x
5 tan ). 2 (
2
÷
÷
t
t
adalah . . .
a.
5
4
b.
5
3
c. d. e.
4
1


14.
x x x
x x
Lim
x
cos .
tan .
2 2
0
+
÷
adalah . . .
a.-3 b. - c.
3
1
d.
3
2
e.
2
1


15. Nilai dari : adalah . . .
a. -2 b. - 2 c. -1 d. 2 e. 2

16. Nilai ) 3 . )(cot (sin
0
x an x Lim

adalah:
a. 0 b. 1/3 c. 1 d. 3 e. ·

17.
x
x x
Lim
x
3 . cos 3 3
3 cos 1 .
2
0
÷
÷
÷
adalah . . .
a. -
9
2
b. -
7
1
c.
9
1
d.
9
2
e. 1

x x
x x
Lim
x
tan . 2
sin .
2 . 2
0 ÷
2
1
5
2
2
1
5
2
1 sin
sin 1
2
0
÷
÷
÷
x
x
Lim
x
Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA
Easy Math

Quantum Cendikia
27

18.
x x
x x
Lim
x
2 tan . cos
3 tan . 2 sin
2
0 ÷
adalah . . .
a. 6 b. 5 c.
2
7
d. 2 e. -2
19.
x x
x x
Lim
x
2 tan . 3 sin
) 1 6 .(cos
2
2
0
÷
÷
adalah . . .
a. 3 b. 2 c. -1 d. -2 e. -3

20.
3
0
2 tan 2 sin
x
x x
Lim
x
÷
÷
adalah . . .
a. 0 b. -1 c. -2 d. -3 e. -4


B. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar !

Tentukan nilai Limit fungsi-fungsi berikut ini:

1.
(
¸
(

¸

÷
÷
÷
÷
1
2
1
1
2
1
x x
Lim
x
5. ( ) x x Lim
x
÷ +
· ÷
1

2.
2
10 3
2
2
+
+ ÷
÷ ÷
x
x x
Lim
x
6.
x x
x
Lim
x
÷ ÷ +
÷
1 1
0


3.
x x
x
Lim
x
2 sin .
3 cos 1
0
÷
÷
7.
x x
x x x x
Lim
x
3 sin sin . 3
18 sin 10 sin 6 sin 2 sin
0
÷
÷ + +
÷


4.
x x
x
Lim
x
2 tan .
1 3 cos
0
÷
÷








Ooo000ooO





Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA
Easy Math

Quantum Cendikia
28

BAB IV.
TURUNAN FUNGSI

Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA
Easy Math

Quantum Cendikia
29



Laju perubahan nilai f terhadap variabelnya adalah :

f ′(x) disebut turunan fungsi f. Bagian kalkulus yang berhubungan dengan itu disebut
kalkulus differensial.

Fungsi Aljabar

||

||


Fungsi Trigonometri

Fungsi Invers Trigonometri

||√

||√

RUMUS-RUMUS TURUNAN
2
Pengertian Turunan
1
Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA
Easy Math

Quantum Cendikia
30


Fungsi Hiperbolik

Fungsi Logaritma

()

()
()

()

()
()


Fungsi Eksponen

( )


Contoh:
Sifat-Sifat Turunan
3
Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA
Easy Math

Quantum Cendikia
31

1. Carilah f (x) jika: f(x) = 3x
2
+ 7x
u = 3x
2
→u' = 3 × 2 × x
2–1
= 6x
1
= 6x
v = 7x →v' = 7 × 1 × x
1
– 1 = 7x
0
= 7 × 1 = 7
Jadi jika f(x) = u + v, maka f ‘(x) = u' + v' = 6x + 7

2. Carilah
dx
dy
jika y = (2x + 1)(x – 5)



- Suatu titik (x,y) : x adalah absis dan y adalah ordinat
- Persamaan garis lurus jika diketahui melalui dua titik, yaitu (x
1
,y
1
) dan (x
2
,y
2
) adalah

=

- Persamaan garis lurus jika diketahui gradiennya (m) dan melalui (x
1
,y
1
) adalah :
y – y
1
= m ( x-x
1
)
- Diketahui persamaan garis k ; y = m
1
x + p dan persamaan garis l : y = m
2
x+p
a. Jika garis k // l ( saling sejajar ) maka m
1
= m
2

b. Jika garis k ± l ( saling tegak lurus ) maka m
1
.m
2
= -1
Gradien garis singgung pada kurva y = f(x) di titik (x
1
,y
1
) adalah m = f ’(x).
Persamaan garis singgung pada kurva di titik (x1, y1) dengan gradien m di mana m = f ‘(x)
adalah:


Contoh:
Jika diketahui f(x) = 5 – x , tentukan gradien garis singgung kurva tersebut di titik yang
ordinatnya 3.

Persamaan Garis Singgung
pada Kurva
1
Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA
Easy Math

Quantum Cendikia
32

Jawab :



A. Pengertian Fungsi Naik dan Fungsi Turun

Fungsi Naik :
Suatu fungsi f disebut naik dalam suatu interval jika
untuk setiap nilai x
1
dan x
2
pada interval itu, berlaku :
jika x
1
< x
2
maka f(x
1
) < f(x
2
)


Fungsi Turun :
Suatu fungsi f disebut turun dalam suatu interval jika
untuk setiap nilai x
1
dan x
2
pada interval itu, berlaku :
jika x
1
< x
2
maka f(x
1
) > f(x
2
)















Fungsi Naik dan Turun
2
Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA
Easy Math

Quantum Cendikia
33

Fungsi Naik, Fungsi Turun & Turunan Pertama

Dari gambar terlihat :
Jika fungsi naik, gradien garis singgung positif  turunan pertama positif
Jika fungsi turun, gradien garis singgung negatif  turunan pertama negatif

Jadi turunan pertama dapat dipakai untuk melihat apakah sebuah fungsi (sedang) naik atau
turun.

Catatan :
Jika f ’ (x) > 0 disemua interval : fungsi monoton naik ( selalu naik )
f ’ (x) < 0 disemua interval : fungsi monoton turun ( selalu turun )
f ’ (x) ≥ 0 disemua interval : fungsi tidak pernah turun
f ’ (x) ≤ 0 disemua interval : fungsi tidak pernah naik
f ’ (x) = 0 : fungsi tidak naik dan tidak turun ( fungsi stasioner )

Contoh:
Tentukan interval-interval dari fungsi f(x) = x
2
– 4x agar fungsi:
a. naik,
b. turun.
f(x) = x
2
– 4x → f ‘(x) = 2x – 4
a. Syarat supaya fungsi naik adalah:
f ‘(x) > 0
2x – 4 > 0
2x > 4
b. Syarat supaya fungsi turun adalah:
f ‘(x) < 0
2x – 4 < 0
2x < 4
x < 2

Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA
Easy Math

Quantum Cendikia
34

Kecekungan Kurva dan Turunan Kedua


Hubungan Kecekungan Kurva dan Turunan Kedua


Kurva Cekung ke Atas jika
x < a ; f ’ (x) < 0
x = a ; f ’ (x) = 0  f ’ (x) naik  f ” (x) > 0
x > a ; f ’ (x) > 0


Kurva Cekung ke Bawah jika
x < a ; f ’ (x) > 0
x = a ; f ’ (x) = 0  f ’ (x) turun  f ” (x) < 0
x > a ; f ’ (x) < 0



Kesimpulan : Jika kurva cekung ke atas, maka f ”(x) > 0
Jika kurva cekung ke bawah, maka f ”(x) < 0






Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA
Easy Math

Quantum Cendikia
35

B. Nilai Stasioner dan Jenisnya
Perhatikan grafik y = f (x) berikut :


di x = a, grafik tidak sedang naik dan tidak sedang turun, fungsi mencapai keadaan kritis,
nilai fungsi di x = a disebut nilai stasioner (critical value/ stasionery value)
di x= b dan di x=c terjadi hal yang sama

Jenis Nilai Stasioner
Jadi jika f ‘(x) = 0 terdapat nilai stasioner, nilai stasioner tersebut ada 4 jenis :

1. Nilai ( Balik ) Maksimum



Pada x < a ; f ‘ (x) > 0
x = a ; f ‘ (x) = 0
x > a ; f ‘ (x) < 0
di x = a mengalami perubahan dari naik menjadi turun
f (a) : nilai ( balik ) maksimum
( a, f(a) ) : titik balik maksimum
2. Nilai ( Balik ) Minimum



Pada x < a ; f ‘ (x) < 0
x = a ; f ‘ (x) = 0
x > a ; f ‘ (x) > 0
di x = a mengalami perubahan dari turun menjadi naik
f (a) : nilai ( balik ) minimum
( a, f(a) ) : titik balik minimum





Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA
Easy Math

Quantum Cendikia
36

3. Ordinat titik belok horizontal
( nilai belok positif )


Titik belok adalah titik dimana terjadi perubahan dari
konkaf/cekung ke bawah jadi ke atas atau sebaliknya
Pada x < a ; f ‘ (x) > 0
x = a ; f ‘ (x) = 0
x > a ; f ‘ (x) > 0
f (a) : ordinat titik belok horisontal
( a, f(a) ) : titik belok horizontal

4. Ordinat titik belok horizontal
( nilai belok negatif )



Pada x < a ; f ‘ (x) < 0
x = a ; f ‘ (x) = 0
x > a ; f ‘ (x) < 0
f (a) : ordinat titik belok horisontal
( a, f(a) ) : titik belok horizontal


Menentukan Jenis Nilai Stasioner dengan “Uji Turunan Kedua”
Jika f ‘ (a) : 0
f “(a) > 0  f (a) : nilai balik minimum
Jika f ‘ (a) = 0
f ”(a) < 0  f (a) : nilai baik maksimum
Jika f “(a) = 0  mungkin ( a,f(a) ); berupa titik belok horizontal
( apabila tanda f “(x) di kiri dan kanan-nya berbeda tanda )

Contoh:
Tentukan nilai stasioner dan jenisnya dari fungsi f(x) = x
3
+ 9x
2
+ 24x + 8!

Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA
Easy Math

Quantum Cendikia
37




Langkah-langkah dalam menggambar grafik suatu fungsi aljabar/suatu kurva :
1. Menentukan titik potong dengan sumbu-sumbu koordinat (sumbu x dan y)
a. Titik potong dengan sumbu x, yaitu saat y = 0
b. Titik potong dengan sumbu y, yaitu saat x = 0
2. Menentukan titik-titik stasioner dan jenisnya
(titik balik minimum, titik balik maksimum, dan titik belok)
3. Menentukan beberapa titik bantu ( jika diperlukan )
Pilihlah beberapa nilai x kemudian carilah nilai y-nya dengan mensubstitusikan nilai x
pada fungsi f(x)

4. Gambarkan titik-titik pada bidang koordinat
5. Hubungkan titik-titik ini dengan kurva yang mulus

Contoh:
Gambarlah grafik kurva y = 3x
2
– x
3
.
a. Titik potong kurva dengan sumbu X, dipenuhi bila y = 0, maka diperoleh:
3x
2
– x
3
= 0
x
2
(3 – x) = 0
x
1
= x
2
= 0 atau 3 – x = 0
x
3
= 3
Jadi, titik potong dengan sumbu X adalah (0, 0) dan (3, 0).
Titik potong kurva dengan sumbu Y, dipenuhi bila x = 0, maka diperoleh:
y = 3x
2
– x
2

Menggambar Grafik Fungsi Aljabar
3
Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA
Easy Math

Quantum Cendikia
38

= 3 × 0 – 0
= 0
Jadi, titik potong dengan sumbu Y adalah (0, 0).
b. Mencari titik-titik stasioner, syarat f ′(x) = 0
y = 3x
2
– x
3

y' = 0
6x – 3x
2
= 0
3x (2 – x) = 0
x = 0 atau x = 2
Untuk x = 0→y = 0 dan untuk x = 2→y = 4.

Jadi, titik (0, 0) merupakan titik balik minimum dan (2, 4) merupakan titik balik maksimum.
c. Untuk x besar positif, maka y = besar negatif. Untuk x besar negatif, maka y = besar positif.



Langkah-langkah menentukan nilai maksimum dan minimum di interval tertutup sebagai
berikut :
a. Menentukan nilai fungsi pada ujung-ujung interval yang diberikan
b. Menentukan nilai stasioner fungsi tersebut
c. Menentukan nilai minimum dan maksimum dari hasil (a) dan (b) yang masuk dalam
interval

Contoh:
Tentukan nilai maksimum dan minimum untuk fungsi f(x) = 6x2 – x3 pada interval –1 < x < 3.
Nilai Maksimum & Minimum di Interval Tertutup
1
Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA
Easy Math

Quantum Cendikia
39

Fungsi f(x) = 6x
2
– x
3
pada interval –1 < x < 3.
Nilai fungsi pada batas interval:
f(–1) = 6 (–1)
2
– (–1)
3
= 6 + 1 = 7
f(3) = 6 (3)
2
– (3)
3
= 54 – 27 = 27
Nilai stasioner fungsi:
f ‘(x) = 12x – 3x
2
→12x – 3x
2
= 0
3x (4 – x) = 0
x = 0 atau x = 4
x = 0 di dalam interval (dicari nilai fungsinya)
x = 4 di luar interval (tidak dicari nilai fungsinya)
f(0) = 6 (0)2 – (0)3 = 0
Diperoleh f(–1) = 7, f(2) = 16, f(3) = 27.
Jadi, nilai maksimum adalah 27 dan nilai minimum adalah 0.


Soal cerita atau persoalan yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari dapat diselesaikan
dengan menggunakan stasioner yaitu nilai maksimum dan minimum.

Contoh:
Sebuah bola dilempar vertikal ke atas. Dalam waktu t detik ketinggian yang dicapai
oleh bola dengan persamaan h(t) = 36t – 9t
2
.
a. Tentukan waktu (t) yang diperlukan sehingga tinggi bola maksimum.
b. Tentukan tinggi maksimum yang dicapai bola itu.
Jawab:
a. h(t) = 72t – 9t
2

h'(t) = 72 – 18t
Agar mencapai maksimum maka h'(t) = 0
h'(t) = 72 – 18t
0 = 72 – 18t
18t = 72
t =
72
18
= 4 detik
b. Tinggi maksimum yang dicapai bola itu adalah:
h(t) = 72t – 9t
2

= (72 × 4) – (9 × 4
2
)
= (72 × 4) – (9 × 16)
= 288 – 144 = 144 meter

Penggunaan Nilai Maksimum dan Minimum
2
Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA
Easy Math

Quantum Cendikia
40



Fungsi ()
Turunan Pertama

()

Turunan Kedua

()

Turunan Ketiga

()

Contoh:
Tentukan

dari fungsi f(x) = x
3
– 5x
2
+ 7.
Jawab :


Apabila S = f(t) adalah perubahan jarak dalam fungsi waktu t, maka
v =
dt
ds

a =
dt
dv
=
2
2
dt
s d

s = jarak / perpindahan
v = kecepatan
a = percepatan
t = waktu

Contoh:
Jika suatu benda yang bergerak ditunjukkan oleh rumus s = 10t + 5t
2
, dengan menggunakan
h
t f h t f
h
) ( ) (
lim
0
÷ +
÷
, tentukan:
a. kecepatan pada setiap saat,
b. percepatan pada setiap saat.
Menentukan Nilai Kecepatan dan Percepatan
2
Turunan Kedua Suatu Fungsi
1
Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA
Easy Math

Quantum Cendikia
41


Jawab:





Contoh:
Hitunglah
x
x
x
5 sin
lim
0 ÷
menggunakan teorema L'Hopital!
Teorema L’Hospital
3
Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA
Easy Math

Quantum Cendikia
42

Jawab :



A. Pilih salah satu alternatif jawaban yang tepat !
1. Diketahui g(x) =
x
x 1 2 +
, maka
..........
) 3 ( ) 3 (
0
=
÷ +
÷
h
g h f
Lim
h

a. -
3
1
b. -
9
1
c.
9
1
d.
3
1
e.
12
1

2. Jika f(x) =
6
3
2
x maka Nilai dari: f’(1) = adalah . . ..
a. 4 b. 6 c. 8 d. 12 e. 16
3. Jika y = 2x
2
+ x maka y ’ = . . .
a. 2x + x c. 4x - x e. 2x -
x
1

b. 4x +
x 2
1
d. x +
x
1

4. Jika f(x) = 3x
2
-4x + 5 dan f ’(a) = 5, maka nilai a adalah . . .
a.
3
1
b.
2
1
c. 1 d.
2
3
e. 2

5. Jika f(x) = x
3
-2x
2
dan g(x) = 2x
2
+ 4x serta h(x) = f(x) – g(x) , maka h’(x) = . . .
a. 3x
2
+8x -4 c. 3x
2
-8x -4 e. 3x
2
-8x +4
b. 3x
2
-4 d. 3x
2
+ 4
6. Jika y = x
2

(
¸
(

¸

+
x
x
1
, maka
dx
dy
adalah . . .
a. x
3
+ x
x
c. 3x
2
+
x
e. 3x
2
+
2
1

b. 3x
2
+
2
3
x
d. 3x
2
+
2
1
x

Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA
Easy Math

Quantum Cendikia
43

7. Jika f(x) =
2
2 3
2
+
÷
x
x
maka Nilai dari f ’(0) adalah . . ..
a.
2
3
b. 1 c. ½ d. ¼ e. 0
8. Jika f(x) =
x
x x
sin
cos sin +
maka nilai dari f ’
(
¸
(

¸

2
t
adalah . . . .
a. 1 b. ½ c. 0 d. -½ e. -1
9. Jika f(x) = 2x . tan x , maka f ’(x) = . . .
a. 2 sin
2
x c. 2 tan x + sec
2
x e.tan x + 2x sec
2
x
b. 2x sec
2
x d. 2(tanx +x sec
2
x)
10. Jika f(x) = cos
5
(4x -2) maka f ’ (x) adalah . . . .
a. -5 cos
4
(4x -2) . sin (4x -2) d. 10 cos
3
(4x -2).sin (8x -4)
b. 5 cos
4
(4x -2). sin (4x-2) e. - 10 cos
3
(4x -2).sin (8x -4)
c. 20 cos
4
(4x -2) . sin (2x -1)
11. Persamaan garis singgung kurva y = 2x
3
+ 1 di titik (1,3) adalah.............
a. y = 6x – 9 c. y = 6x – 6 e. y = 6x – 3
b. y = 3x + 3 d. y = 3x+ 6
12. Persamaan garis singgung kurva y = x
2
+ 2 yang tegak lurus garis 2y +x = 0 adalah.........


a. y – 2x + 5 c. y = -2x – 5 e. y = 2x +5
b. y = 2x – 5 d. y = 2x + 1
13. Nilai stasioner dari f(x) x
2
– 10 x dicapai untuk . . .
a. a. x = 6 b. x = 5 c. x = 4 d. x = -2 e. x = -4
14. Nilai stasioner dari f(x) = x
3
– 3x
2
- 45x +2 dicapai untuk . . . .
a. x = -3 atau x = - 6 c. x = -5 atau x = 3 e. x=-3 ataux=5
b. x = -6 atau x = 5 d. x = -6 atau x = -5
15. Nilai balik minimum dari fungsi f(x) =4x
3
– 21x
2
- 24x +96 adalah . . . .
a. 256 b. 32 c. – 16 d. -80 e. -196
16. Nilai maksimum dari f(x) = -2x
2
+4x – 5 pada interval 2 6 s s x adalah ........
a.-3 b. -5 c. -11 d.-24 e. -53
17. Grafik fungsi y = x
3
– 9x
2
+15x +2 turun pada interval . . . . .
a. 2 < x < 3 c. 1 < x < 5 e. -1 < x < 6
b. x < 2 ataux>3 d. x<1 atau x>5
18. Fungsi f(x) = x
3
– 6x
2
+9x +2 turun pada interval . . . .
a. x <1atau x > 3 c. x < -3 atau x > -1 e. -1<x<3
b. -3 < x < -1 d. 1<x<3
19. Untuk 0 < x < 2, maka grafik fungsi f(x) = x
3
- 2x
2
+ 1 adalah . . . .
a. selalu naik c. Selalu turun e.naik kemudian turun
b. Turun kemudian naik d. Berulang kali naik turun
20. Fungsi y = x
3
-6x
2
+9x – 2 naik pada interval . . . .
a. x 3 1 > s ataux c.x <-3 atau x>1 e. x <1 atau x>3
b. b. 0 <x<3 d. 4 1 s s x
Modul Matematika SMA Kelas XI Program IPA
Easy Math

Quantum Cendikia
44


B. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar !
1. Tentukan turunan pertama dari : y =
2
1
2
(
¸
(

¸

÷
x
x x !
2. Jika f(x) =
2 2
1
2
÷
÷
x
x
maka tentukan nilai dari f’(2) = !
3. Tentukan turunan pertama dari : f(x) = sin 3x tan x + 2x !
4. Diketahui f(x) = a + b sin x dan f
(
¸
(

¸

6
t
= 4 serta f ’
(
¸
(

¸

3
t
= 1. Tentukan nilai dari a
2
+ b!
5. Tentukan Turunan pertama dari : y = (2x -1)
2
sin (2x -1)!
6. Diketahui kurva y = x
3
+2ax
2
+6. Jika garis singgung kurva tersebut di x= -1 adalah y = -5x -1,
maka tentukan nilai a!
7. Tentukan interval agar fungsi berikut naik !
a. f(x) = 3x
4
+ 4x
3
- 12x
2
+5
b. f(x) = 2 24
3
1
2 3
+ ÷ + x x x


8. Tentukan batas – batas nilai a agar fungsi f(x) = 3
3
1
3
1
2 3
+ + + ax ax x

selalu naik untuk
semua x bilangan real !
9. Tentukan nilai maksimum dan minimum dari fungsi – fungsi berikut !
a. f(x) = 2x
2
– 16x +14, 6 0 s s x
b.
f(x) = x
3
– 9x
2
+15x,
6 2 s s x

10. Panjang sebuah balok adalah dua kali lebarnya dengan luas permukaan 300cm
2
. Jika lebar
balok x, maka :
a. Nyatakan fungsi Volume dalam x.
b. Tentukan Volume maksimum.

Ooo000ooO

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->