P. 1
Terapi Rehabilitasi Medik Pasca Operasi Trauma Pleksus Brachialis.docx

Terapi Rehabilitasi Medik Pasca Operasi Trauma Pleksus Brachialis.docx

|Views: 76|Likes:
Published by Julianda Eprianti

More info:

Published by: Julianda Eprianti on Mar 12, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/20/2013

pdf

text

original

Terapi Rehabilitasi Medik Pasca Operasi Trauma Pleksus Brachialis

Setelah pembedahan immobilisasi bahu dilakukan selama 3-4 minggu. Terapi rehabilitasi dilakukan setelah 4 minggu paska operasi dengan gerakan pasif pada semua sendi anggota gerak atas untuk mempertahankan luas gerak sendi. Stimulasi elektrik diberikan pada minggu ketiga sampai ada perbaikan motorik. Pasien secara terus menerus diobservasi dan apabila terdapat tanda-tanda perbaikan motorik, latihan aktif bisa segera dimulai. Latihan biofeedback bermanfaat bagi pasien agar otot-otot yang mengalami reinnervasi bisa mempunyai kontrol yang lebih baik. Paska operasi free muscle transfer Setelah transfer otot, ekstremitas atas diimobilisasi dengan bahu abduksi 30, fleksi 60 dan rotasi internal, siku fleksi 100. Pergelangan tangan posisi neutral, jari-jari dalam posisi fleksi atau ekstensi tergantung jenis rekonstruksinya. Ekstremitas dibantu dengan arm brace dan cast selama 8 minggu, selanjutnya dengan sling untuk mencegah subluksasi sendi glenohumeral sampai pulihnya otot gelang bahu. Statik splint pada pergelangan tangan dengan posisi netral dan ketiga sendi-sendi dalam posisi intrinsik plus untuk mencegah deformitas intrinsik minus selama rehabilitasi. Dilakukan juga latihan gerak sendi gentle pasif pada sendi bahu, siku dan semua jari-jari, kecuali pada pergelangan tangan. Pemberian elektro stimulasi pada transfer otot dan saraf yang di repair dilakukan pada target otot yg paralisa seperti pada otot gracilis, tricep brachii, supraspinatus dan infraspinatus. Elektro stimulasi intensitas rendah diberikan mulai pada minggu ketiga paska operasi dan tetap dilanjutkan sampai EMG menunjukkan adanya reinervasi. Enam minggu paska operasi selama menjaga regangan berlebihan dari jahitan otot dan tendon, dilakukan ekstensi pergelangan tangan dan mulai dilatih pasif ekstensi siku. Sendi metacarpal juga digerakkan pasif untuk mencegah deformitas claw hand. Ortesa fungsional digunakan untuk mengimobilisasi ekstremitas atas. Dapat digunakan tipe airbag (nakamura brace) untuk imobilisasi sendi bahu dan siku. Sembilan minggu paska operasi, ortesa airbag dilepas dan ortesa elbow sling dipakai untuk mencegah subluksasi bahu. Setelah Reinervasi Setelah EMG menunjukkan reinervasi pada transfer otot, biasanya 3 - 8 bulan paska operasi, EMG biofeedback dimulai untuk melatih transfer otot menggerakkan siku dan jari. Teknik elektromiografi feedback di mulai untuk melatih otot yang ditransfer untuk menggerakkan siku dan jari dimana pasien biasanya kesulitan mengkontraksikan ototnya secara efektif. Pada alat biofeedback terdapat level nilai ambang yang dapat diatur oleh terapis atau pasien sendiri. Saat otot berkontraksi pada level ini, suatu nada berbunyi, layar osciloskop akan merekam respons ini. Level ini dapat diatur sesuai tujuan yang akan dicapai. Lempeng elektroda ditempelkan pada otot, kemudian pasien diminta untuk mengkontraksikan ototnya. Pada saat permulaan biasanya EMG discharge sulit didapatkan, tetapi dengan latihan yang kontinu, EMG discharge otot akan mulai tampak. Latihan EMG biofeedback dilakukan 4 kali seminggu dan tiap sesi selama 10 - 70 menit, dan latihan segera dihentikan bila ada tanda-tanda kelelahan.. Efektivitas latihan biofeedback tidak dapat dicapai bila pasien tidak mempunyai motivasi dan konsentrasi yang cukup.

Menggunakan teknik-teknik untuk aktivitas sehari-hari. elektro stimulasi dapat dipergunakan sesuai indikasi. Terapi Rekreasi Terapi ini sebagai strategi dan aktivitas kompensasi sehingga dapat menggantikan berkurang dan hilangnya fungsi ekstremitas. mengontrol edema defisit sensoris. Waktu sesi terapi seharusnya pendek dan dihentikan saat terjadi kelelahan dengan ditandai penurunan kemampuan pasien mencapai tingkat yang diinginkan. membuat ortesa yg tepat untuk membantu fungsi tangan. Terapi Okupasi Terapi okupasi terutama diperlukan untuk : Memelihara luas gerak sendi bahu. siku dan lengan. menggunakan peralatan bantu serta latihan penguatan dengan mandiri. TENS. intensitas aktivitas motor unit dan frekuensi kontraksi otot akan meningkat.Reedukasi otot diindikasikan saat pasien menunjukkan kontraksi aktif minimal yang tampak pada otot dan group otot. termasuk teknik menggunakan satu lengan. Pada beberapa kasus. Ortesa pada paska Trauma Pleksus Brakialis Pada umumnya penderita dengan injury pleksus brakialis akan menggunakan lengan disisi kontralateral untuk beraktivitas. Tujuan reedukasi otot untuk pasien adalah mengaktifkan kembali kontrol volunter otot. komunikasi. mengetik. Ketika pasien bekerja dengan otot yang lemah. Pemanasan. ultrasound diatermi. interferensial stimulasi. Untuk itu orthosis didesain sesuai kebutuhan penderita Orthosis untuk penderita injury pleksus brakialis dibuat terutama untuk mensuport bagian bahu dan siku . Dilakukan juga penguatan otot-otot leher dan koreksi imbalans otot-otot ekstremitas atas. Melatih kemampuan untuk menulis. penderita memerlukan kedua tangan untuk melakukan aktivitas yang lebih kompleks.

menulis menggambar. sehingga penderita mampu melakukan gerakan pada pergelangan tangan dan pinch pada jari-jarinya Orthosis ini dapat membantu penderita paska trauma untuk melakukan aktivitas sehari-hari seperti makan dan minum dari gelas atau botol. Beberapa orthosis digerakkan menggunakan sistem myoelektrik. membuka dan menutup pintu. . menggosok gigi. menyisir rambut. membawa barang-barang. umumnya terbatas pada metode kontrolnya sehingga tidak banyak didesain.Sedangkan untuk prehension tangan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->