P. 1
Contoh Pemerintah Dalam Menegakkan HAM

Contoh Pemerintah Dalam Menegakkan HAM

|Views: 411|Likes:
Published by nisrina04
PKN
PKN

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: nisrina04 on Mar 12, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/26/2014

pdf

text

original

Contoh Pemerintah dalam Menegakkan Hak Asasi Manusia ( HAM

)
` HAM ( Hak Asasi Manusia ) adalah hak yang melekat pada diri setiap manusia sejak awal dilahirkan yang berlaku seumur hidup dan tidak dapat diganggu gugat siapa pun. 6 Jenis Hak Asasi Manusia Dunia adalah sbb : 1. Hak asasi pribadi / personal right, contohnya : hak kebebasan untuk bergerak, berpergian dan berpindah – pindah tempat, hak kebebasan mengeluarkan atau menyatakan pendapat, hak kebebasan memilih dan aktif di organisasi atau perkumpulan, hak kebebasan memilih, memeluk dan menjalankan agama dan kepercayaan yang diyakini masing – masing. 2. Hak asasi politik / political right, contohnya : hak untuk memilih dan dipilih dalam suatu pemerintahan, hak ikut serta dalam kegiatan pemerintahan, hak membuat dan mendirikan parpol / partai politik dan organisasi politik lainnya. 3. Hak asasi hukum / legal equality right, contohnya : hak mendapatkan perlakuan yang sama dalam hukum dan pemerintahan, hak untuk menjadi pegawai negeri sipil / PNS, hak untuk membuat dan mengajukan suatu usulan petisi. 4. Hak asasi ekonomi / propoerty rights, contohnya : hak kebebasan melakukan kegiatan jual – beli, hak kebebasan mengadakan perjanjian kontrak, hak kebebasan menyelanggarakan sewa – menyewa, hutang – piutang, hak untuk memiliki sesuatu, hak memiliki dan mendapatkan pekerjaan yang layak. 5. Hak asasi peradilan / procedural right, contohnya : hak mendapat pembelaan hukum dari pengadilan, hak persamaan atas perlakuan penggeledahan, penangkapan, penahanan dan penyelidikan di mata hukum. 6. Hak asasi sosial budaya / social culture right, contohnya : hak menentukan, memilih dan mendapatkan pendidikan, hak mendapatkan pengajaran, hak untuk mengembangkan budaya yang sesuai dengan bakat dan minat. Contoh pemerintah dalam menegakkan HAM  Indonesia menyambut baik kerjasama internasional dalam upaya menegakkan HAM di seluruh dunia / di setiap negara dan Indonesia sangat merespon terhadap pelanggaran HAM Internasional. Hal ini dapat dibuktikan dengan kecaman Presiden atas beberapa agresi militer di beberapa daerah akhir – akhir ini Indonesia juga memaksa PBB untuk bertindak tegas kepada Israel yang telah menginvasi Palestina dan menimbulkan banyak korban sipil, wanita dan anak – anak. Komitmen pemerintah Indonesia dalam mewujudkan penegakan HAM, antara lain telah ditujukan dalam prioritas pembangunan nasional tahun 2000 – 2004 (Propenas) dalam pembangunan kelembagaan yang berkaitan dengan HAM. Dalam hali kelembagaan telah dibentuk Kemnas HAM dengan Kepres nomor 50 tahun 1993 serta pembangunan Komisi Anti Kekerasan terhadap Perempuan. Pengeluaran UU No. 39 tahun 1999 tentang HAM, UU No. 26 tahun 2000 tentang peradilan HAM, serta masih banyak UU yang lain yang belum tersebutkan menyangkut penegakan HAM.

Makna Setiap Alinea dalam Pembukaan UUD 1945
1. Alinea Pertama Dari pembukaan UUD 1945 yang berbunyi “ Bahwa kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan”. Kalimat tersebut menunjukkan keteguhan dan kuatnya motivasi bangsa Indonesia untuk melawan penjajahan untuk merdeka, dengan demikian segala bentuk penjajahan haram hukumnya dan segera harus dienyahkan dari muka bumi ini karena bertentangan dengan nilai – nilai kemanusiaan dan keadilan. 2. Alinea Kedua Yang berbunyi “ Dan pergerakkan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentausa mengantarkan rakyat Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur “. Kalimat tersebut membuktikan adanya penghargaan atas perjuangan bangsa Indonesia selama ini dan menimbulkan kesadaran bahwa keadaan sekarang tidak dapat menentukan keadaan kemarin dan langkah sekarang akan menentukan keadaan yang akan datang. Nilai – nilai yang tercermin dalam kalimat diatas adalah negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur hal ini perlu diwujudkan. Alinea ini mewujudkan adanya ketetapan dan ketajaman penilaian. • • • Bahwa perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampai pada saat tingkat yang menentukan, Bahwa momentum yang telah dicapai tersebut harus dimanfaatkan untuk menyatakan kemerdekaan, Bahwa kemerdekaan tersebut bukan merupakan tujuan akhir tetapi masih harus diisi dengan mewujudkan negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

3.

Alinea Ketiga Yang berbunyi “ Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaannya ”. Pernyataan ini bukan saja menegaskan lagi apa yang menjadi motivasi rill dan materiil bangsa Indonesia untuk menyatakan kemerdekaannya, tetapi menjadi keyakinan motivasi spritualnya, bahwa maksud dan tujuannya juga menyatakan kemerdekaannya atas berkah Allah Yang Maha Esa. Dengan demikian bangsa Indonesia mendambakan kehidupan yang berkesinambungan kehidupan materiil dan spritual, keseimbangan dunia dan akhirat.

4.

Alinea Keempat Yang berbunyi “ Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu Pemerintahan Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang – Undang Dasar Negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan kepada Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Alinea ini merumuskan dengan padat sekali tujuan dan prinsip – prinsip dasar untuk mencapai tujuan bangsa Indonesia setelah menyatakan dirinya merdeka. Tujuan nasional Negara Indonesia dirumuskan dengan “ Pemerintahan Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial ”. Sedangkan prinsip dasar untuk dipegang teguh untuk mencapai tujuan itu adalah dengan menyusun kemerdekaan Indonesia itu dalam suatu Undang – Undang Dasar Negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dan berdasarkan Pancasila. Dengan rumusan yang panjang dan padat ini, alinea ke – 4 Pembukaan UUD 1945 sekaligus menegaskan : 1) Negara Indonesia mempunyai fungsi yang sekaligus menjadi tujuannya yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, Negara Indonesia berbentuk Republik dan berkedaulatan rakyat, Negara Indonesia mempunyai dasar falsafah Pancasila yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

2) 3)

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->