seni. 4. Metode Hermeneutiku yaitu menemukan makna dibalik objek dan kohenensi historis yaitu pemahaman yang didasarkan hukum logika. kepribadian. bahasa. 1. nilai sebagai unsur yaitu adat. Sistem : yaitu utuh. moralm religious. Tidak Langsung Berdasarkan historis terdapat pada kepribadian dan pandangan hidup bangsa : Nilai : Ketuhanan. budaya dan hukum O -objek material : Pancasila bersifat empiris (social budaya dalam masyarakat berbangsa dan bernegara. Pancasila merupakan pedoman bagi bangsa Indonesia : -objek formal : pancasila dapat dibahas dari berbagai sudut pandang (moral. .budaya. PPKI-BPUPKI dan Panitia 9. 3. PANCASILA Proses terbentuknya pancasila terbagi menjadi 2 yaitu : Langsung dan Tidak Langsung. situasi dan kondisi. karakter. Agama. dan komponen tanpa adanya pertentangan didalamnya dan merupakan suatu kesatuan yang sistematik. asaa mula pancasila berdasaran pengetahuan dan pengalaman kita ) 2. Kausa Efisien 2. kerakyatan dan keadilan. Metode : Seperangkat cara untuk mendapatkan kebenaran yang objektif. Langsung Berdasarkan filasafat kausa terbagi menjadi 3 yaitu : 1. bergantung objek. KERANGKA ILIMIAH DAN SYARAT-SYARAT ILMIAH Kerangka ilmiah yaitu ilmu dan pengetahuan syarat-syarat ilmiah : 1. setiap sila merupakan kesatuan yang utuh yang tidak dapat dipisahkan. dan teknologi.budaya dan religious. sistem sosial.1. objek (formal dan material) : non empiris (nilai budaya. sifat dan pola budaya) 2. universal : kebenarannya tidak terbatas oleh waktu. : Soekarno-Hatta dalam siding BPUPKI dan pembahas pembetuk Pancasila. satu kesatuan dan berhubungan : interedisi dan interdependansi . adat istiadat. persatuan. berkaitan dengan hasil budaya (sejarah). Telah ada secara historis : empiris terkandung dalam masyarakat : budaya yaitu. sistem pergaulan. kemanusiaan. social. ekonomi. bulat. : Asal nilai. ruang. Kasua Materialis 3. religi ada dalam kepribadian bangsa . keadaan. Kausa Formalis : Asal mula dasar Negara. 2.

atau dikatakan pula sebagai intersubjektif. Selanjutnya dinyatakan bahwa penelitian ilmiah dilakukan dengan berlandaskan pada metode ilmiah. yaitu mengandung kebenaran yang bersifat universal. Dimulai dengan rasa ingin tahu danmecari kepastian dengan ragu-ragu. . dengan kata lain dapat diterima oleh orang-orang lain/ahli-ahli lain. Tiga syarat ilmu pengetahuan tersebut telah diuraikan secara lengkap pada sub bab di atas. Sedangkan penelitian ilmiah harus dilakukan secara sistematik dan objektif (Suparlan P. 1994). Penelitian ilmiah sebagai pelaksanaan metode ilmiah harus sestematik dan objektif. yaitu merupakan kesatuan teori-teori yang tersusun sebagai suatu sistem. yaitu teori tersebut terbuka untuk diteliti oleh orang lain/ahli lain.. Relatif yaitu tergantung ketepatan penelitian Agar dapat diuraikan proses terbentuknya ilmu pengetahuan ilmiah. ilmu pengetahuan ilmiah harus memenuhi tiga syarat. FILSAFAT Filsafat yaitu proses mencari kebenaran dengan adanya penelitian dan ada fakta bukti yang objektif. 3) Dapat dipertanggungjawabkan. sedang metode ilmiah merupakan suatu kerangka bagi terciptanya ilmu pengetahuan ilmiah. Menurut Karlina Supeli Laksono dalam Filsafat Ilmu Pengetahuan (Epsitomologi) pada Pascasarjana Universitas Indonesia tahun 1998/1999. Maka jelaslah bahwa ilmu pengetahuan juga mempersyaratkan sistematik dan objektif. yaitu: 1) Sistematik.Untuk mencari kebenaran ilmiah : `1. Kebenaraan terbagi menjadi dua yaitu : kebenaran meterologi yaitu kebenaran ilmiah dan ilmiah yaitu kebenaran yang diawali dengan keraguan. sehingga hasil penelitian bersifat universal. Pandangan ini sejalan dengan pandangan Parsudi Suparlan yang menyatakan bahwa Metode Ilmiah adalah suatu kerangka landasan bagi terciptanya pengetahuan ilmiah. mutlak yaitu diawali dengan keyakinan hukum keraguan 2. perlu terlebih dahulu diuraikan syarat-syarat ilmu pengetahuan ilmiah. 2) Objektif.

gagasan ide. Negara. Filsafat pancasila tidak hanya sekedar berusaha memperoleh gambaran dan penjelasan (deskriptif) juga mencari absen dan sebab secara mendalam mengenai keberadaan kedudukan Pancasila sehingga memebrikan upaya bagi pemecahan masalah. Dasar Aksioologis : Nilai (value). keyakinan yangmenyeluruh dan sistematis menyagkut dan mengatur prilaku kelompok manusia tertentu dalam berbagai bidang kehidupan. sehingga membutuhkan untuk membentuk negara sebagai lemabga kemasyarkatan atau organisasi yang memiliki cirri : harapan. . hasil consensus/ kesepakatan bersama dan tidak diciptakan oleh Negara tertentu. Filsafat : Logika(benar atau salah). Ideologi terbagi menjadi dua : 1. sifatnya mendasar dan spekulatif. pedoman bagi manusia dan pedoman utnuk rakyat. kesatuan. bukan berasal dari bangsa lain bukan hasil seseorang atau kelompok dan dirumuskan oleh wakil bangsa atau dalam membentuk Negara. negara dalam perilaku juga tindakan.karakteristik Filsafat : menyeluruh. Etika (baik buruk) dan estetika (Indah dan jelak ) FILSAFAT PANCASILA Dasar ontologism : manusia sebagai makhluk sosial dan makhluk Tuhan YME Dasar Epistemologi : Dasar pengetahuan. Ideologi tertutup Cita-cita satu kelompok untuk perubahan sosial masyarakata . Dasar Negara yaitu dikembangkan berdasarkan kepentingan golongan kelas sosial (politik dan sosial ekonomi) falsafah sebagai kumpulan. Manusia membutuhkan lambing bersama untuk melindungi haknya. Dasar antologis : Suatu kesatuan yang utuh ats dasar manusia. ajaran-ajaran tentang pengertian dasar. IDEOLOGI yaitu ilmu pengetahuan ide-ide. religious. 2. pemikiran sebagai dasar bagi rakyat. Ideologi terbuka Nilai-nilai bukan dari luar tetapi dari daam budaya masyarakat. moral. Nilai-nilai yang ada pada bangsa Indonesia sendiri. sistem cita-cita. tuntutan yang konkrit dan ketaatan yang mutlak. ide.

proses politik. harapan tersebut yaitu nilai yang dianggap benar memiliki derajat yang tinggi sebagai dasar negara dalam sikap dan kehidupan. Makna bagi bangsa dan negara yaitu : 1. 4. gagasan. membimbing utnuk mencapai tujuan melalui realisasi pembangunan 3. perilaku politik. legitimasi.[1] Pengertian ini merupakan upaya penggabungan antara berbagai definisi yang berbeda mengenai hakikat politik yang dikenal dalam ilmu politik. dan juga tidak kalah pentingnya untuk mengetahui seluk beluk tentang partai politik. mampu mengadaptasikan pada perubahan sesuai aspirasi bangsa/ NKRI 5.3 Partai dan Golongan o 2. bangsa dan bernegara. yaitu antara lain:     politik adalah usaha yang ditempuh warga negara untuk mewujudkan kebaikan bersama (teori klasik Aristoteles) politik adalah hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan dan negara politik merupakan kegiatan yang diarahkan untuk mendapatkan dan mempertahankan kekuasaan di masyarakat politik adalah segala sesuatu tentang proses perumusan dan pelaksanaan kebijakan publik. cita-cita. partisipasi politik. khususnya dalam negara. bersifat terbuka. Politik adalah seni dan ilmu untuk meraih kekuasaan secara konstitusional maupun nonkonstitusional. Daftar isi     1 Etimologi 2 Ilmu politik o 2. masyarakat. Dalam konteks memahami politik perlu dipahami beberapa kunci. antara lain: kekuasaan politik.2 Lembaga politik o 2. POLITIK Politik adalah proses pembentukan dan pembagian kekuasaan dalam masyarakat yang antara lain berwujud proses pembuatan keputusan.Ide. Di samping itu politik juga dapat ditilik dari sudut pandang berbeda.4 Hubungan Internasional 3 Masyarakat 4 Kekuasaan . anti sipatik. Mencerminkan cara berfikir. berbangsa dan juga bernegara. semnagat dalam kehidupan bermasyaratkat. sistem politik. menentukan eksistensi bangsa dan negara 2.1 Teori politik o 2. Sumber motivasi .

rasisme. globalisme. lembaga negara.1 Tokoh-tokoh politik o 6. imperialisme. kedaulatan. organisasi bisa formal maupun informal. liberalisme. pembangunan politik. perbandingan politik. Lembaga politik Secara awam berarti suatu organisasi.autoritarian. tetapi lembaga bisa juga merupakan suatu kebiasaan atau perilaku yang terpola. Dalam konteks ini suatu organisasi juga adalah suatu perilaku yang terpola dengan memberikan jabatan pada orang-orang tertentu untuk menjalankan fungsi tertentu demi pencapaian tujuan bersama. Lembaga politik adalah perilaku politik yang terpola dalam bidang politik. fundamentalisme keagamaan. kapitalisme.negara kota). sosialisme. federalisme. Terdapat banyak sekali sistem politik yang dikembangkan oleh negara negara di dunia antara lain: anarkisme. konsep tentang sistem politik. Kata "politis" berarti hal-hal yang berhubungan dengan politik. Kata "politisi" berarti orang-orang yang menekuni hal politik.2 Pemikir-pemikir politik  6.2 Indonesia 7 Perilaku politik 8 Lihat pula 9 Referensi Etimologi Politik berasal dari bahasa Belanda politiek dan bahasa Inggris politics. perubahan sosial. feminisme. monarki. Bahasan dalam Teori Politik antara lain adalah filsafat politik. theokrasi. marxisme.     5 Negara 6 Tokoh dan pemikir ilmu politik o 6. negara.1 Mancanegara  6. kekuasaan. dsb.warga negara) dan πόλις (polis . nasionalisme. Perkawinan adalah lembaga sosial. libertarianisme.yang berhubungan dengan negara) dengan akar katanya πολίτης (polites . bagaimana mencapai tujuan tersebut serta segala konsekuensinya. masyarakat. diktatorisme. meritokrasi. legitimasi. . komunisme.2. demokrasi. Secara etimologi kata "politik" masih berhubungan dengan polisi. kebijakan.2. baik yang diakui oleh negara lewat KUA atau Catatan Sipil di Indonesia maupun yang diakui oleh masyarakat saja tanpa pengakuan negara. yang masing-masing bersumber dari bahasa Yunani τα πολιτικά (politika . oligarki dsb. Ilmu politik Teori politik Teori politik merupakan kajian mengenai konsep penentuan tujuan politik. totaliterisme. fasisme.

merupakan bukti diperlukannya legitimasi multilateralisme yang dilakukan lewat PBB. organisasi nirlaba. bahwa ada kedudukan pasti bagi orang-orang berdasarkan kelahiran atau profesi sebagai bangsawan politik dan yang lain sebagai rakyat biasa) menjadi lembaga yang terbuka dan mencerminkan keinginan orang banyak untuk mendapatkan kesejahteraan. saat tiap individu terlindungi hak-haknya bahkan dibantu oleh negara untuk bisa teraktualisasikan. Sedangkan dalam konsep baru hubungan internasional. PBB menjadi relatif lebih efektif untuk melegitimasi suatu tindakan internasional sebagai tindakan multilateral dan bukan tindakan unilateral atau sepihak. bahkan perorangan bisa menjadi aktor yang berperan penting dalam politik internasional. Karena diyakini bahwa dengan demikian kesejahteraan yang sesungguhnya baru bisa dicapai. setelah berakhirnya perang dingin dan realitas politik cenderung menjadi unipolar dengan Amerika Serikat sebagai kekuatan Hiper Power. Upaya AS untuk mendapatkan dukungan atas inisiatifnya menyerbu Irak dengan melibatkan PBB. Transparancy International laporan indeks persepsi korupsi-nya di Indonesia mempunyai pengaruh yang besar. perusahaan. Dalam periode perang dingin PBB harus mencerminkan realitas politik bipolar sehingga sering tidak bisa membuat keputusan efektif. Untuk melembagakan demokrasi diperlukan hukum dan perundang-undangan dan perangkat struktural yang akan terus mendorong terpolanya perilaku demokratis sampai bisa menjadi pandangan hidup. Bukan lembaga pemilihan umumnya (atau sekarang KPU-nya) melainkan seluruh perilaku yang terpola dalam kita mencari dan menentukan siapa yang akan menjadi pemimpin ataupun wakil kita untuk duduk di parlemen. Dalam bentuk klasiknya hubungan internasional diperankan hanya oleh para diplomat (dan mata-mata) selain tentara dalam medan peperangan. namun dalam perkembangan konsep ini bergeser untuk mencakup semua interaksi yang berlangsung lintas batas negara. Yaitu bagaimana menjadikan perilaku pengambilan keputusan untuk dan atas nama orang banyak bisa berjalan sesuai dengan norma-norma demokrasi. Persoalan utama dalam negara yang tengah melalui proses transisi menuju demokrasi seperti indonesia saat ini adalah pelembagaan demokrasi. Persatuan Bangsa Bangsa atau PBB merupakan organisasi internasional terpenting. karena hampir seluruh negara di dunia menjadi anggotanya. umumnya yang harus diatasi adalah merobah lembaga feodalistik (perilaku yang terpola secara feodal. Partai dan Golongan Hubungan Internasional Dalam bentuk klasiknya hubungan internasional adalah hubungan antar negara. . Peran perusahaan multinasional seperti Monsanto dalam WTO (World Trade Organization/Organisasi Perdagangan Dunia) misalnya mungkin jauh lebih besar dari peran Republik Indonesia. saat tiap individu berhubungan dengan individu lain sesuai dengan norma dan hukum yang berlaku. berbagai organisasi internasional.Pemilihan pejabat. yakni proses penentuan siapa yang akan menduduki jabatan tertentu dan kemudian menjalankan fungsi tertentu (sering sebagai pemimpin dalam suatu bidang/masyarakat tertentu) adalah lembaga demokrasi.

yang mengarahkan pada keteraturan suatu negara (konfederasi?). ke arah kerumitan dengan kemungkinan setiap orang bisa menjadi aktor dan memengaruhi jalannya politik baik di tingkat global maupun lokal. Douglas E Ramage. Samuel P Huntington. Lenin. dari karisma. ketiga. Max Weber menuliskan adanya tiga sumber kekuasaan: pertama dari perundangundangan yakni kewenangan. saat ini sudah ada usulan untuk membuat pasukan perdamaian dunia (peace keeping force) yang bersifat tetap dan berada di bawah komando PBB. modern maupun kontempoter antara lain adalah: Aristoteles. Adam Smith. Cicero. Masyarakat adalah sekumpulan orang orang yang mendiami wilayah suatu negara. ketentuan yang tersebut diatas merupakan syarat berdirinya suatu negara menurut konferensi Montevideo pada tahun 1933 Tokoh dan pemikir ilmu politik Tokoh-tokoh politik Pemikir-pemikir politik Mancanegara Tokoh tokoh pemikir Ilmu Politik dari kalangan teoris klasik. John Locke. Kekuasaan Dalam teori politik menunjuk pada kemampuan untuk membuat orang lain melakukan sesuatu yang tidak dikehendakinya. Friedrich Engels. dari kekerasan seperti penguasaan senjata. Negara negara merupakan suatu kawasan teritorial yang didalamnya terdapat sejumlah penduduk yang mendiaminya. Nicolo Machiavelli. Indonesia . dan keberadaannya diakui oleh negara lain. Immanuel Kant. Rousseau. Harold Crouch. Polisi PBB ini yang menjadi Civpol (Civilian Police/polisi sipil) pertama saat Timor Timur lepas dari Republik Indonesia. Saat misalnya PBB telah memiliki semacam polisi tetap yang setiap saat bisa dikerahkan oleh Sekertaris Jendral PBB untuk beroperasi di daerah operasi PBB. Hubungan internasional telah bergeser jauh dari dunia eksklusif para diplomat dengan segala protokol dan keteraturannya. Martin Luther. Max Weber. kedua. Hal ini diharapkan bisa mempercepat reaksi PBB dalam mengatasi berbagai konflik bersenjata. dan memiliki kedaulatan untuk menjalankan pemerintahan.Untuk mengatasi berbagai konflik bersenjata yang kerap meletus dengan cepat di berbagai belahan dunia misalnya. Karl Marx. Thomas Hobbes. Pada sisi lain juga terlihat kemungkinan munculnya pemerintahan dunia dalam bentuk PBB. Antonio Gramsci.

Menurut Nietzsche. merupakan suatu hal yang objektif dan membentuk semacam “dunia nilai”. nilai yang dimaksudkan adalah tingkat atau derajat yang diinginkan oleh manusia. Yang dapat ditangkap adalah barang atau laku perbuatan yang mengandung nilai itu. Ada dua pandangan tentang cara beradanya nilai. Nilai itu ideal. yaitu: Nilai sebagai sesuatu yang ada pada objek itu sendiri (objektif). Perilaku politik Perilaku politik atau (Inggris:Politic Behaviour)adalah perilaku yang dilakukan oleh insan/individu atau kelompok guna memenuhi hak dan kewajibannya sebagai insan politik. Salim Said dan Ramlan Surbakti. b. Nilai sebagai sesuatu yang bergantung kepada penangkapan dan perasaan orang (subjektif). indah (nilai estetika). benar (nilai kebenaran). Nilai. Karena itu. dan sebagainya. nilai adalah sesuatu yang abstrak dan tidak dapat disentuh oleh panca indera. nilai (value : Inggris) sering dihubungkan dengan masalah kebaikan. baik (nilai moral). yang menjadi ukuran tertinggi dari perilaku manusia (menurut filsuf Max Scheler dan Nocolia Hartman). mengikuti ormas atau organisasi masyarakat atau lsm lembaga swadaya masyarakat Ikut serta dalam pesta politik Ikut mengkritik atau menurunkan para pelaku politik yang berotoritas Berhak untuk menjadi pimpinan politik Berkewajiban untuk melakukan hak dan kewajibannya sebagai insan politik guna melakukan perilaku politik yang telah disusun secara baik oleh undang-undang dasar dan perundangan hukum yang berlaku NILAI YANG TERMASUK FILSAFAT NILAI PARADIGMA PEMBANGUNAN Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Paradigma Pembangunan Pengertian Nilai Dalam pandangan filsafat. religius (nilai religi).Beberapa tokoh pemikir dan penulis materi Ilmu Politik dan Hubungan Internasional dari Indonesia adalah: Miriam Budiharjo. Sesuatu dikatakan mempunyai nilai apabila sesuatu itu berguna.Seorang individu/kelompok diwajibkan oleh negara untuk melakukan hak dan kewajibannya guna melakukan perilaku politik adapun yang dimaksud dengan perilaku politik contohnya adalah:       Melakukan pemilihan untuk memilih wakil rakyat / pemimpin Mengikuti dan berhak menjadi insan politik yang mengikuti suatu partai politik atau parpol . . bersifat ide. yang merupakan tujuan dari kehendak manusia yang benar. sering ditata a.

  menurut susunan tingkatannya yang dimulai dari bawah. Seorang ayah berani bertarung maut demi menyelamatkan anaknya. sarana. Dari pandangan dan pemahaman tentang nilai. sehingga manusia akan menerima atau menolak kehadirannya. dan negara. berikut ini ada beberapa pengertian tentang nilai. bijaksana. misalnya: 1. nilai-nilai pribadi (sosialis). Nilai-nilai yang mendarah daging Yaitu nilai yang telah menjadi kepribadian bawah sadar atau yang mendorong timbulnya tindakan tanpa berfikir lagi. yang indah.  Ciri-ciri Nilai : a. tetapi apa yang diinginkan. Kamus Ilmiah Populer: Nilai adalah ide tentang apa yang baik. nilai diri estetis (keindahan. Nilai bukanlah soal benar atau salah. b. 2. yang menyadarkan manusia akan hakikat dan martabatnya. Nilai yang dominan Merupakan nilai yang dianggap lebih penting daripada nilai-nilai lainnya. Nilai bukanlah keinginan. mengarahkan sikap dan perilaku manusia. yang berguna. Kesimpulannya. timbul perasaan malu atau bersalah yang mendalam dan sukar dilupakan. Banyaknya orang yang menganut nilai tersebut. Konsekuensinya. tetapi soal dikehendaki atau tidak. Kehadiran nilai dalam kehidupan manusia dapat menimbulkan aksi dan reaksi. yang memperkaya batin. Hal ini nampak pada pilihan yang dilakukan seseorang pada waktu berhadapan dengan beberapa alternatif tindakan yang harus diambil. nilai adalah kualitas ketentuan yang bermakna bagi kehidupan manusia perorangan. Nilai merupakan kumpulan sikap dan perasaan-perasaan yang selalu diperlihatkan melalui perilaku oleh manusia. yaitu: nilai hedonis (kenikmatan). yang berpengaruh pada pemilihan pola. Beberapa pertimbangan dominan atau tidaknya nilai tersebut adalah sebagai berikut. Orang yang taat beragama akan menderita beban mental apabila melanggar salah satu dari norma agama tersebut. kecantikan).  Nursal Luth dan Dainel Fernandez: Nilai adalah perasaan-perasaan tentang apa yang diinginkan atau tidak diinginkan yang mempengaruhi perilaku sosial dari orang yang memiliki nilai itu. 1. Kluckhoorn: Nilai adalah suatu konsepsi yang eksplisit khas dari perorangan atau karakteristik dari sekelompok yang orang mengenai sesuatu yang didambakan. disenangi atau tidak. benar. nilai itu bukan hanya diharapkan tetapi diusahakan sebagai sesuatu yang pantas dan benar bagi diri sendiri dan orang lain. Ukuran-ukuran yang dipakai untuk mengatasi kemauan pada saat dan situasi tertentu itulah yang disebut dengan nilai. . nilai akan menjadi tujuan hidup yang ingin diwujudkan dalam kenyataan. Bila dilanggar. 2. dan tujuan dari tindakan. Lamanya nilai itu dirasakan oleh para anggota kelompok tersebut. Nilai bersumber pada budi yang berfungsi mendorong. Laboratorium Pancasila IKIP Malang: Nilai adalah sesuatu yang berharga. bangsa. nilai biologis (kemuliaan). masyarakat. baik yang bersifat objektif maupun subjektif. Artinya. dan apa yang berguna sifatnya lebih abstrak dari norma. dan yang paling atas adalah nilai religius (kesucian). nilai utilitaris (kegunaan).

c. Nilai kerohanian. yaitu segala sesuatu yang berguna bagi manusia untuk dapat mengadakan kegiatan atau aktivitas. Tidak boleh melakukan perbuatan yang anti ketuhanan dan anti kehidupan beragama. budi. inter. Nilai religius. antara lain: a. dan tingkah laku bangsa Indonesia. maupun antara umat beragama. Nilai moral/kebaikan yang bersumber dari unsur kehendak/kemauan (karsa dan etika). yang dijadikan sebagai sumber nilai dalam kehidupan bermasyarakat. Dr. Negara menjamin bagi setiap penduduk untuk beribadat menurut agama dan kepercayaan masing-masing. b. 1. serta nilai yang menyangkut hak asasi yang paling asasi. Regulasi UU atau Kepmen yang menjamin kelangsungan hidup beragama. kerohanian yang tinggi dan mutlak yang bersumber dari keyakinan manusia. yaitu segala sesuatu yang berguna bagi rohani manusia. Notonagoro. Tingginya kedudukan (prestise) orang-orang yang membawakan nilai itu. Nilai vital. 3. berbangsa. Nilai material. dan bernegara adalah Pancasila. hubungan manusia dengan Sang Pencipta.3. Nilai rohani dapat dibedakan atas empat macam. Dijamin dalam Pasal 29 UUD 2945. 2. Macam-macam Nilai : Menurut pandangan Prof. secara umum dapat dilihat dalam penjelasan berikut ini. yaitu: 1. perbuatan. dan negara menggunakan Pancasila sebagai dasar moral atau norma dan tolak ukur tentang baik buruk dan benar salahnya sikap. yaitu segala sesuatu yang berguna bagi unsur manusia. Nilai kebenaran / kenyataan yang bersumber dari unsur akal manusia (ratio. Nilai keindahan yang bersumber dari unsur manusia (perasaan dan estetis). Mengatur hubungan negara dan agama. Mengembangkan kehidupan toleransi baik antar. Ketuhanan Yang Maha Esa Merupakan bentuk keyakinan yang berpangkat dari kesadaran manusia sebagai makhluk Tuhan. bangsa. Pancasila dalam kedudukannya sebagai sumber nilai. .   Program pembinaan dan pelaksanaan selalu dicantumkan dalam GBHN. nilai dapat dibagi menjadi tiga bagian.       Pancasila sebagai Sumber Nilai Bagi bangsa Indonesia. Tingginya usaha untuk mempertahankan nilai itu. d. 4. Hal ini berarti bahwa seluruh tatanan kehidupan masyarakat. Kemanusiaan yang adil dan beradab Merupakan bentuk kesadaran manusia terhadap potensi budi nurani dalam hubungan dengan norma-norma kebudayaan pada umumnya. cipta). yaitu merupakan nilai ketuhanan. 2.

politik. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia Setiap rakyat Indonesia diperlakukan dengan adil dalam bidang hukum. ekonomi. aman. dan kegotongroyongan. dan keamanan. 5. 20. Regulasi dalam bentuk peraturan perundang-undangan sudah banyak dihasilkan. 28. dan 34 UUD 1945. Mendahulukan kepentingan negara dan masyarakat. Adanya nilai patriotik serta penghargaan rasa kebangsaan sebagai realitas yang dinamis.                  . sosial budaya. Menghargai sikap etis berupa tanggung jawab yang harus ditunaikan sebagai amanat seluruh rakyat baik kepada manusia maupun kepada Tuhannya. dan sosial. 2. adil. Menghargai hasil karya orang lain. Manifestasi paham kebangsaan yang memberi tempat bagi keagamaan budaya atau etnis. 19. 32. sederhana. 35. yang adil dan bermutu tinggi karena kemampuannya yang berbudaya. 36. 18. Menjunjung tinggi tradisi kejuangan dan kerelaan untuk berkorban dan membela kehormatan bangsa dan negara. 33. Mengandung nilai cinta kasih dan nilai etis yang menghargai keberanian untuk membela kebenaran. Menghargai keseimbangan antara kepentingan pribadi dan masyarakat. Regulasi dalam bentuk peraturan perundang-undangan sudah banyak dihasilkan. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan Paham kedaulatan yang bersumber kepada nilai kebersamaan. kebudayaan. Dijelmakan dalam Pasal 1 (ayat 2). 22. 3. Musyawarah merupakan cermin sikap dan pandangan hidup bahwa kemauan rakyat adalah kebenaran dan keabsahan yang tinggi. santun dan menghormati harkat kemanusiaan. kekeluargaan. Adanya keselarasan. ekonomi. 11. 22 A-B. Regulasi dalam bentuk peraturan perundang-undangan sudah banyak dihasilkan.            Adanya konsep nilai kemanusiaan yang lengkap. Dijelmakan dalam Pasal 1. 21. Menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia. Tidak adanya golongan tirani minoritas dan mayoritas. Dijelmakan dalam Pasal 26. Kedermawanan terhadap sesama. 6. 4. 28A-J. 5. 7. dan 31 UUD 1945. 16. dan sejahtera. Menolak adanya kesewenang-wenangan serta pemerasan kepada sesama. Regulasi dalam bentuk peraturan perundang-undangan sudah banyak dihasilkan. 3. Dijelmakan dalam Pasal 27. 4. 30. dan kerja keras. meyakini adanya prinsip persamaan harkat dan martabat sebagai hamba Tuhan. keseimbangan. dan 37. Menegakkan nilai kebenaran dan keadilan dalam kehidupan yang bebas. sikap hidup hemat. 36A-C UUD 1945. Menghargai kesukarelaan dan kesadaran daripada memaksakan sesuatu kepada orang lain. Manusia Indoensia adalah bagian dari warga dunia. 27. dan keserasian hak dan kewajiban rakyat Indonesia. Persatuan Indonesia Persatuan dan kesatuan dalam arti ideologis.

dinamis. jika pelaksanaan pembangunan di tangan orang yang sarat KKN dan tidak bertanggung jawab. maupun dalam evaluasinya. dan karakter ilmu pengetahuan tersebut. akan tetapi menjadi suatu kebutuhan sebagai pendorong semangat pentingnya paradigma arah pembangunan yang baik dan benar di segala bidang kehidupan. Paradigma. Berdasarkan konseptualisasi paradigma pembangunan tersebut di atas. yang merupakan sumber hukum. Pembangunan tidak hanya bersifat kuantitatif tetapi juga kualitatif (manusia seutuhnya). acuan. metode serta cara penerapan dalam ilmu pengetahuan sehingga sangat menentukan sifat. Oleh sebab itiu. dan negara. nilai-ninlai. pelaksanaan. Pancasila dalam paradigma pembangunan sekarang dan di masa-masa yang akan datang bukanlah lamunan kosong. pengorganisasian. Menurut Thomas S. Jati diri atau kepribadian bangsa Indonesia yang ramah tamah. dan tujuan yang ingin dicapai di setiap program pembangunan Negara Kesatuan Republik Indonesia. maka segala modal.Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan 1.maka loyalitas terhadap ideologi Pancasila dituntut dalam bentuk sikap. paradigma adalah asumsi-asumsi teoritis yang umum (merupakan suatu sumber nilai). Kuhn. Paradigma juga dapat diartikan sebagai cara pandang. karena hendak dijadikan sebagai landasan. paradigma diartikan seperangkat unsur bahasa yang sebagian bersifat konstan (tetap) dan yang sebagian berubah-ubah. serta solidaritas yang tinggi. pikiran m ilmu pengetahuan dan teknologi yang diterapkan dapat membahayakan sekaligus merugikan masyarakat. pola. Karena manusia adalah pelaku dan sekaligus tujuan dari pembangunan itu sendiri. prinsip dasar atau cara memecahkan masalah yang dianut oleh suatu masyarakat pada masa tertentu. Inilah sesungguhnya wujud negara sebagai konsekuensi logis yang bangga dan mencintai ideologi negaranya yang benar-benar telah menghayati. Di dalamnya terdapat proses perubahan yang terus-menerus menuju kemajuan dan perbaikan ke arah tujuan yang dicita-citakan. atau contoh. dan perbuatan yang nyata dan terukur. Sejak negara republik Indonesia diproklamasikan tangagl 17 Agustu 1945 hingga kapanpun-selama kita masih menjadi warga Indonesia. Dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia. Dengan demikian. Pengertian Paradigma Pembangunan Kata paradigma mengandung arti model. bangsa. 2. dan optimistis. Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan Sejak tanggal 18 Agustus 1945. Dalam pembangunan nasional. Pancasila adalah suatu paradigma. tingkah laku. metode. kekeluargaan dan musyawarah. mengamalkan dan mengamankannya dari derasnya sistem-sistem ideologi bangsa/negara modern dewasa ini. akan mewarnai jiwa pembangunan nasional baik dalam perencanaan. juga dapat diartikan suatu gugusan pemikiran. Sedangkan kata pembangunan menunjukkan adanya pertubmbuhan. bangsa Indonesia telah sepakat bulat menerima Pancasila sebagai dasar negera sebagai perwujudan falsafah hidup bangsa dan sekaligus ideologi nasional. pengawasan. metode-metode. ciri. kata pembangunan mengandung pamahaman akan adanya penalaran dan pandangan yang logis. perluasan ekspansi yang bertalian dengan keadaan yang harus digali dan yang harus dibangun agar dicapai kemajuan di masa yang akan datang. nilai. maka unsur manusia dalam pembangunan sangat penting dan sentral. .

makanan) dan terikat pada hukum alam yaitu sebab akibat (hukum kausalitas) yang bersifat obyektif. Hal ini berarti bahwa Pancasila mempunyai fungsi dan peranan sebagai pedoman dan pegangan dalam sikap. Runes : Ilmu yang paling umum yang mengandung usaha untuk mencari kebijakan dan cinta akan kebijakan. Hakikat dan pokok-pokok yang terkandung dalam pancasila adalah : 1. hidup berkembang biak. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa. dan tata nilai (etika). berarti bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila itu dijadikan dasar dan pedoman dalam mengatur tata kehidupan bernegara seperti diatur . Pancasila sebagai dasar negara. menyeluruh. Aliran ini bertentangan dengan aliran materialisme dan idealisme. bernegara bagi warga Negara Indonesia dimanapun mere berada. melainkan oleh watak isi dan nilai ajarannya. berarti bahwa nilai-ilai yang terkandung dalam pancasila itu dijadikan tuntutan dan pegangan dalam mengatur sikap dan tingkat laku manusia indonesia dalam hubungannya dengan Tuhan.Pengertian Filasat Filsafat berasal dari bahasa Yunani yaitu philosophia : philo/philos/philen yang artinya cinta/pencinta/mencintai. Pengertian Filsafat menurut D. cita-cita dan keyakinan. Jadi filsafat adalah cinta akan kebijakan atau hakekat kebenaran. Semua realitas itu ditentukan oleh materi (misal benda ekonomi. kemudia tua. karena manusia mempunya akal budi. hewan dan manusia. Aliran Idealisme Mengajarkan bahwa ide atau spirit manusia yang menentukan hidup dan pengertian manusia. sistematis. Aliran-aliran Filsafat Aliran Materialisme Mengajarkan bahwa hakekat realistas kesemestaan termasuk makhluk hidup dan manusia ialah materi. termasuk teori terjadinya pengetahuan manusia dan logika. filsafat sebagai pandangan hidup dan filsafat dalam arti praktis. akhirnya mati. Nilai-Nilai Pancasila Berwujud dan Bersifat Filosofis. masyarakat dan alam semester 2. Suatu ajaran filsafat yang bulat mengajarkan tentang sumber dan hakikat realitas. Aliran Realisme Mengajarkan bahwa kehidupan yang tampak seperti tumbuh-tumbuhan. filsafat hidup. kesedaran rohani. dan universal untuk mencari hakikat sesuatu. Sistem Filsafat Yang mendasari tokoh filsafat dalam melahirkan perbedaan-perbedaan mendasar antar ajaran filsafat adalah perbedaan latar belakang tata nilai dan alam kehidupan. tingkah laku dan perbuatan dalam kehidupan sehari-hari dan dalam kehidupan berbangsa. Pancasila dapat digolongkan sebagai filsafat dalam arti produk. Berfilsafat artinya berfikir sedalam-dalamnya (merenung) terhadap suatu metodik. Perbedaan aliran bukan ditentukan oleh tempat dan waktu lahirnya filsafat.

termasuk di dalamnya ada alam. Sedangkan secara induktif yaitu dengan mengamati gejala-gejala sosial budaya masyarakat.dalam UUD 1945. atau ilmu. alam metafisika). epistemologi dan axiologi. Ontologi Menurut Runes adalah teori tentang keberadaan atau eksistensinya. susunan. Wawasan filsafat meliputi 3 bidang yaitu ontologi. alam semesta. Pancasila dijadikan sebagai pedoman bertingkah laku. dan sematik. Menurut Aristoteles adalah ilmu yang mempelajari hakikat sesuai atau disamakan artinya dengan metafisika. yakni sesuai yang diinginkan. sosial budaya dan pertahanan dan keamanan. syarat. metode dan validitas ilmu pengetahuan. . Pancasila yang dirumuskan dalam Pembukaan UUD 1945 merupakan suatu kebulatan yang utuh. dalam kehidupan bangsa Indonesia diakui bahwa nilai pancasila adalah pandangan hidup. Filsafat pancasila yang abstrak tercermin dalam pembukaan UUD 1945 4. Pengertian Pancasila Secara Filsafati Filsafat pancasila dapat diartikan sebagai refleksi kritis dan rasional tentang pancasila sebagai dasar negara dan kenyataan budaya bangsa dengan tujuan untuk mendapatkan pokok-pokok pengertian secara mendasar dan menyeluruh. kriteria dan kedudukan metafisika sebagai suatu nilai. Jadi ontologi adalah bidang filsafat yang menyelidiki makna yang ada (eksitensi dan keberadaan) sumber ada. benda. serta batas dan validitas ilmu pengetahuan. dan berbuat dalam segala bdang kehidupan. kesatuan tafsir sila-sila pancasila harus bersumber dan berdasrkan pembukaan dan batang tubuh UUD 1945 Oleh karena itu secara filosofis. pikiran. Yang termasuk cabang episteomologi adalah Matematika. metafisika. hahkiat ada. 3. proses dan syarat terjadinya pengetahuan. Artinya ontologi adalah menjangkau adanya tuhan dan alam gaib seperti rohani dan kehidupan sesudah kematian (alam dibalik dunia. teori. merefleksikannya dan menarik arti dan makna yang hakiki dari gejalagejala itu. Epistemologi Menurut Runes adalah bidang atau filsafat yang menyelidiki asal. Axiologi Menurut Runes berarti manfaat. meliputi bidang ekonomi. 5. logika. Pembahasan filsafat dapat dilakukan secara Deduktif yaitu dengan mencari hakikat pancasila serta menganalisis dan menyusunya secara sistematis menjadi keuutuhan pandangan yang komprehensif. Dalam pengertian modern axiologi disamakan dengan teori nilai . Bidang ontologi meliputi : Penyelidikan tentang keberadaan manusia. jenis ada. manusia. politik. dan kesemestaan atau kosomologi. Epistemologi meneliti sumber pengetahuan. disukai atau yang baik dan juga yang menyelediki hakikat nilai.

Kesejahteraan menjadi tujuan hidp bersama Isi pemikiran filsafat pancasila sebagai suatu filsafat tentang negara adalah bahwa pancasila memberi jawaban yang mendasar dan menyeluruh atas masalah-masalah asasi : 1. Masalah keempat : Apa tujuan negara ? dijawab dengan prinsip negara kesejahteraan 5. Masalah pertama : Apa negera itu ? dijawab dengan prinsip kebangsaan indonesia 2. Masalah kelima : bagaimana hubungan antara agama dan negara ? dijawab dengan prinsip Ketuhanan yang maha esa. Nilai-Nilai Pancasila Menjadi Dasar Dan Arah Keseimbangan Antara Hak Dan Kewajiban Asasi Manusia. Hubungan manusia dengan sesamanya baik dalam fungsinya sebagai warga masyarakat. peranan dan kedudukan bangsa sangat penting. sumber nilai. Pancasila mengakui adanya kekuatan gaib yang di luar manusia menjadi pencipta. Alasan yang prinsipil pancasila sebagai pandangan hidup dengan fungsinya tersebut di atas adalah : 1. axiologi dapat disimpulkan : 1. pengatur serta penguasa alam semesta 2. dan warga negara. Masalah kedua : Bagaimana hubungan antara bangsa dan negara ? dijawab dengan prinsip perikemanusiaan 3. Tingkah laku moral yang berwujud etika 2. ekspresi etika yang berujud estetika atau seni keindahan 3. Mengatur keseimbangan dalam hubungan dan keserasian-keserasian dimana untuk menciptakannya perlu pengendalian diri 3. Kekeluargaan dan gotong royong. Hubungan manusia dengan alam sekitar yang meliputi hewan. jenis dan tingkatan nilai dan hakikat nilai. Hubungan Horizontal. Dalam mengatur hubungan. Hubungan manusia dengan Tuhan YME sebagai penjelmaan dari nilai ketuhanan yang maha esa.Menurut Brameld. warga bangsa. . Hubungan vertikal. 4. Dalam hubungan ini manusia mempunyai kewajiban untuk melaksanakan perintahnya dan menjauhi laranganya. kebersamaan serta musyarawah untuk mufakat dijadikan sendi kehidupan 5. tumbuhan dan alam dengan segala kekayaannya. Nilai-nilai dari sila-sila pancasila terkandung beberapa hubungan manusia yang melahirkan keseimbangan antara hak dan kewajiban yaitu . Hubungan Alamiah. sosio politik Jadi axiologi adalah cabang filsafat yang menyelidiki makna nilai. Masalah ketiga: siapakah sumber dan pemegang kekuasaan negara ? dijawab dengan prinsip demokasi 4.

Pancasila juga terlahir dari sejarah Indonesia yang panjang dan penuh perjuangan mencapai kemerdekaan. haruslah dilandasi dengan asas-asas Pancasila. Maka bangsa ini bisa dikatakan bangsa yang Pancasilais bila semua masayarakat Indonesia dapat merasakan kemakmuran dan keamanan ekonomi di Negara ini. Bila pemerintah dan masyarakat ingin mengembalikan jati diri bangsa. Pancasila sebagai falsafah negara merupakan rumusan nilai nilai idealism bangsa yang secara konseptual memberikan tuntunan politik bagi rakyat dan pemerintah tentang bagaimana menemukan pemecahan persoalan negara secara mandiri dan bermartabat. karena memang Pancasila adalah acuan kita dalam hidup berbangsa dan bernegara.Pancasila adalah falsafah dan ideologi bangsa ini yang belum tergantikan hingga saat ini. agar Negara ini tidak kehilangan kendali dalam dan tetap focus dalam upaya untuk mensejahterakan rakyat. Pancasila sebagai ideologi bangsa mempunyai makna fungsional sebagai penopang solidaritas nasional dan sekaligus sebagai sumber inspirasi pembangunan untuk mewujudkan keadilan sosial yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia. Pancasila merupakan ”national identity” yang berperan mewadahi berbagai peredaan maupun konflik yang seringkali muncul dalam sub budaya nasional. Komitmen kita pada eksistensi Pancasila sebagai dasar Negara sudah final. akan tetapi lebih dari itu kemerdekaan yang harus dicapai bangsa Indonesia adalah kemerdekaan diri. Bila dikaitkan dengan kondisi yang ada saat ini. Sebagai konsep dan nilai-nilai normatif. kecuali Pancasila mesti terus di suarakan. Indonesia dan Pancasila adalah realitas historis dari hasil perjuangan rakyat yang melepaskan diri dari penjajahan dan penindasan. Dalam falsafah Pancasila. memulihkan nama baiknya. termasuk masalah keterpurukan ekonomi saat ini. Pemerintah sangat bertanggung jawaba akan hal ini demi menjaga identitas bangsa dan upaya untuk mengembalikan jati diri bangsa. Maka sebaiknya bangsa ini harus bisa mempurifikasi dan menghayati makna dari semua sila Pancasila. Mengembalikan jati diri bangsa adalah hal yang berat. Menghidupkan kembali wacana publik tentang Pancasila harus didasari suatu fakta riil akan pentingnya identitas national. Hal ini wajib dipenuhi untuk menjaga dan mempererat persatuan dan kesatuan bangsa. tentu jauh dari kekeliruan. Dengan membumikan susbstansi dan nilai yang dikandungnya. Di dalamnya banyak nilai-nilai yang membentuk karakter dan budaya bangsa. Mengharuskan tidak ada pilihan lain. akan tetapi bila pemerintah memperhatikan kesejahteraan bangsa dan tetap berdiri di atas ideologi Pancasila maka bangsa ini akan mampu untuk mengembalikan jati diri bangsa ini. untuk hidup sebagai bangsa yang lebih bermartabat dan lebih sejahtera. Pancasila sebagai Ideologi Negara . masayarakat Indonesia tidak hanya berjuang demi kemerdekaan wilayah semata. Semua kebijakan ekonomi yang menyangkut dengan investor dan bantuan asing. Simbol pemersatu dan identitas nasional yang bisa diterima berbagai kalangan harus terus di jaga. Yang dimaksud oleh kemerdekaan diri adalah kondisi ekonomi yang mbaik dan kemakmuran menyeluruh bagi semua rakyat Indonesia.

Ideologi dipandang sebagai sistem pemikiran yang diciptakan oleh suatu kekuatan untukkepentingan kekuatan itu sendiri. Pancasila merupakan sumber dari segala sumber hukum. Ideologi meminta kesetiaan yang tegas tanpa kompromi ± karenanya bersifat dogmatik-. Ideologi lebih dipandang sebagai ³belief system´ dan ³power system´ daripada hal yang bersifatilmiah dan falsafahiah Pancasila Sebagai Sistem Filsafat Pancasila disebut FILSAFAT karena Pancasila memenuhi ciri-ciri sebagai filsafat yakni :1. Monodualisme dan monopluralisme atau integralistik yang mengutamakan ketuhanan. . Pancasila telah dinyatakan dalam GBHN 1983 sebagai ³satu-satunya azas´ dalamhidup bermasyarakat dan bernegara. Memiliki corak universal terutama sila I dan sila II serta corak nasional Indonesia terutama silanIII. Sekalipun nyata bobot dan latar belakangyang bersifat politis. Sila-sila Pancasila merupakan satu kesatuan sistem yang bulat dan utuh (sebagai suatu totalitas) Filsafat Pancasila Sebagai Dasar Negara Republik Indonesia Dalam pengertian ini.5. dan radikal mencari kebenaran yang hakiki2.5. Pancasila telah menjadi obyek aneka kajianfilsafat. B ukti Pancasila Sebagai Dasar Falsafah Negara Indonesia Sebagai filsafat dan pandangan hidup bangsa Indonesia. Memiliki ciri-ciri dimensi idealitas. Antara lain terkenallah temuan Notonagoro dalam kajian filsafat hukum. Ideologi tidak ditekankan pada kebenarankebenaran intelektual melainkan pada manfaat-manfaat praktikal3. serasi dan seimbang)7. Pancasila merupakan suatu dasar nilai serta norma untuk mengaturpemerintahan negara atau dengan kata lain Pancasila merupakan suatu dasar untuk mengaturpenyelenggaraan negara. universal. fundamental. Idealisme fungsional (dasar dan fungsi serta tujuan idiil (sekaligus)6. integral. Sistematis. kesatuandan kekeluargaan4. Filsafat yang monotheis dan religius yang mempercayai adanya sumber kesemestaan yaituTuhan yang Maha Esa3.2.1. realitas dan fleksibilitas8.4. wilayah serta pemerintahan negara. Pancasilamerupakan sumber kaidah hukum negara yang secara konstitusional mengatur negara RepublikIndonesia beserta seluruh unsur-unsurnya yaitu rakyat. Ideologi Mengandung suatu eksklusifisme total serta determinisme yang monolitik. bahwa Pancasilaadalah sumber dari segala sumber hukum di Indonesia. IV dan V. Harmoni Idiil (asas selaras.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful