P. 1
Ringkasan Materi Tentang Fungsi Dan Grafiknya

Ringkasan Materi Tentang Fungsi Dan Grafiknya

|Views: 733|Likes:
Published by An Nin Dita

More info:

Published by: An Nin Dita on Mar 12, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/24/2014

pdf

text

original

 Buatlah ringkasan materi tentang Fungsi dan Grafiknya ( Fungsi

Linier dan Fungsi Kuadrat ), lengkapi dengan contoh soal dan
penyelesaiannya

A. Fungsi atau Pemetaan
Fungsi atau pemetaan adalah relasi himpunan A ke himpunan B yang memasangkan setiap
anggota himpunan A dengan tepat pada satu anggota himpunan B.
Jika fungsi itu diberi nama f, maka fungsi tersebut dituliskan dengan lambing B A f ÷ :
(dibaca: f memetakan A ke B)
Apabila fungsi f memetakan setiap x € A dengan tepat ke satu anggota y € B, maka
y x f ÷ : (dibaca: y adalah peta dari x oleh f)
Peta dari x € A oleh fungsi f sering dituliskan sebagai f(x) dan bentuk f(x) disebut rumus bagi
fungsi f.
Sebagai contoh, fungsi 3 2 :
2
+ ÷ ÷ x x x f dapat dinyatakan:
a) Rumus untuk fungsi f adalah ( ) 3 2
2
+ ÷ = x x x f dengan R x e .
b) Peta dari 0 adalah ( ) 3 3 ) 0 ( 2 0 0
2
= + ÷ = f
Peta dari 1 adalah ( ) 2 3 ) 1 ( 2 1 1
2
= + ÷ = f , . . . dan seterusnya.
Ingat bahwa f(0) adalah nilai fungsi f(x) untuk x = 0.
Jadi, secara umum f(a) = a
2
– 2a +3 adalah nilai fungsi f untuk x = a.
c) Grafik fungsi f digambarkan dengan persamaan 3 2
2
+ ÷ = x x y .

B. Daerah Asal, Daerah Kawan, dan Daerah Hasil
Misalkan f sebuah fungsi yang memetakkan tiap anggota himpunan A ke himpunan B (
B A f ÷ : ), maka:
a) Himpunan A dinamakan daerah asal (domain) fungsi f
b) Himpunan B dinamakan daerah kawan (kodomain) fungsi f
c) Himpunan semua anggota B yang dipasangkan dengan tiap anggota himpunan A
dinamakan wilayah hasil (range) fungsi f.




C. Fungsi Linier
Fungsi linier adalah fungsi ) (x f y = dengan ) 0 , , ( ) ( = e + = a R b a b ax x f untuk semua x
dalam daerah asalnya. Fungsi linier juga dikenal sebagai fungsi polinom atau fungsi
sukubanyak berderajat satu dalam variable x.
Grafik fungsi linier b ax x f y + = = ) ( dalam bidang cartesius berupa garis lurus yang tidak
sejajar dengan sumbu X maupun sumbu Y. grafik fungsi linier ini memotong sumbu Y di
sebuah titik dengan ordinat y = b. Bilangan a disebut gradient atau koefisien arah dari garis
lurus tersebut, dan o o, tan = a adalah sudut yang dibentuk oleh garis lurus terhadap sumbu
X positif.
Untuk menggambar grafik fungsi linier bisa dilakukan dengan dua cara yaitu dengan
membuat tabel dan dengan menentukan titik potong dengan sumbu x dan sumbu y.
Contoh : Gambarlah grafik fungsi y = 2x + 3
Penyelesaian :
- Dengan membuat tabel :
Y = 2x + 3
x -1 0 1
y 1 3 5


D. Fungsi Kuadrat
Fungsi kuadrat adalah ) 0 , , , ( ) (
2
= e + + = = a R c b a c bx ax x f y untuk semua nilai x dalam
daerah asalnya. Fungsi kuadrat juga dikenal sebagai fungsi polinom atau fungsi sukubanyak
berderajat dua dalam variable x.
Misalkan a, b, dan c bilangan real dan 0 = a , maka fungsi yang dirumuskan oleh
c bx ax x f + + =
2
) ( dinamakan fungsi kuadrat dalam peubah x.
Grafik fungsi kuadrat c bx ax x f y + + = =
2
) ( dalam bidang cartesius dikenal sebagai
parabola.

 Buatlah ringkasan materi tentang Fungsi Komposisi dan Fungsi
Invers , lengkapi dengan contoh soal dan penyelesaiannya.

1. Fungsi Kuadrat
Fungsi kuadrat adalah ) 0 , , , ( ) (
2
= e + + = = a R c b a c bx ax x f y untuk semua nilai x dalam
darah asalnya. Fungsi kuadrat juga dikenal sebagai fungsi polinom atau fungsi sukubanyak
berderajat dua dalam variable x.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->