MAKALAH AKTUALISASI PANCASILA DALAM KEHIDUPAN BERMASYARAKAT

Disusun untuk memenuhi tugas Pendidikan Pancasila Yang dibina oleh Ibu Nofi Sri Utami

Oleh: Kelompok 8 David Candra . K Dwi Panglipuringtias Indri Widyarti Shofiana Fitri Sulis Setiowati (110533406983) (110533406984) (110533406971) (110533406987) (110533406980) PTI 2011 Offering A

FAKULTAS TEKNIK JURUSAN TEKNIK ELEKTRO PRODI S1 PENDIDIKAN TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS NEGERI MALANG MALANG

Pebruari 2013

KATA PENGANTAR

Syukur alhamdulilah, kiranya tiada kata yang dapat diucapkan kecuali puji syukur kehadirat Allah SWT yang selalu melindungi, mencurahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penyusunan makalah yang berjudul “Aktualisasi

Pancasila

Dalam

Kehidupan

Bermasyarakat” dapat diselesaikan dengan lancar. Oleh karena itu, pada kesempatan ini penulis menyampaikan hormat setinggitingginya dan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini. Ucapan ini ditujukan kepada yang terhormat: 1. Bapak Nofi Sri Utami selaku dosen pembimbing yang telah memberikan pengarahan dan masukan terhadap penyusunan makalah ini 2. Semua pihak yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu yang telah membantu kelancaran pembuatan makalah ini Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih banyak kekurangan, sehingga saran dan kritik yang bersifat membangun sangat diharapkan penulis untuk menyempurnakan makalah ini. Akhir kata, semoga makalah ini bermanfaat bagi pihak-pihak yang membutuhkan dan dapat digunakan sebagai bahan kajian untuk masalah-masalah sejenis. Amien.

Malang, 17 Pebruari 2013

Penyusun
i

.................4 a............... B.............23 PENUTUP ..... BIDANG POLITIK ..............24 - ii ............................................................................................................................................................................................ ...................................................................................................................................................... ...... ...4 PEMBAHASAN ................. Latar Belakang Masalah ...............................4 Definisi Aktualisasi Pancasila .................. 2...................... Definisi ...................................1 A..............................................................................................................................................................................5 - Tujuan Aktualisasi Pancasila ........................................ B....................... 3. i DAFTAR ISI ..............................17 Cara mengaktualisasi pancasila dalam kehidupan masyarakat .......................................................................................................................................12 BIDANG SOSIAL BUDAYA .......... .........................................3 Tujuan.................................................6 1....... ................ Definisi Pancasila .................................................11 BIDANG EKONOMI......................................................... ................................................................................... .............. Hambatan Dalam Melakukan Aktualisasi Pancasila ..........................................................................................................................1 PENDAHULUAN ..................... KESIMPULAN ............................................................................. D... ................................ .............................. ii BAB I ...................................... .................. ............................................................ ............................................. ................ ..................................................3 - BAB II .....19 - BAB III ......................23 A.....23 - DAFTAR RUJUKAN ..................................14 BIDANG HUKUM .4 A............1 Rumusan Masalah .................................... ........................................... ......................................... ....... b................................................................................................................................ ..... ................................................ .................................... 4.....................................................................................................................................................15 - C.......................DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ..................................................................................................... .............. C.........................................................................................................

Dengan kata lain. penggunaan narkoba. Sebagai warga negara Indonesia. Hal ini menegaskan bahwa Pancasila merupakan suatu acuan yang dijadikan dasar dalam bertindak oleh segenap bangsa Indonesia. Kegelisahan pun muncul di kalangan para orang tua. Nilai. Dalam perjalanan sejarah eksistensi Pancasila sebagai dasar filsafat Negara Republik Indonesia mengalami berbagai macam interpretasi dan manipulasi politik dalam kehidupan sehari-hari. pemuka agama. Antara lain seks bebas. Hal ini tertuang dalam alinea keempat Undang – Undang Dasar tahun 1945. apalagi para pendidik. Mulai dari ringan. yang berarti bahwa segala macam peraturan perundangundangan dan kebijakan yang diambil oleh para penyelenggara Negara tidak boleh bertentangan dengan Pancasila. dan penyuluhan dan himbauan kepada seluruh warga masyarakat. Namun sayangnya tidak semua pihak yang mengambil sikap. pancasila tidak lagi diletakkan sebagai dasar filsafat serta pandangan hidup bangsa dan Negara Indonesia melainkan direduksi. maka kita diwajibkan untuk mengaktualisasi berbagai nilai –nilai yang terkandung dalam Pancasila dalam berbagai bidang kehidupan.BAB I PENDAHULUAN A. masyarakat. Dampak yang paling serius atas manipulasi pancasila adalah terjadinya kasus – kasus sosial yang terjadi beberapa tahun belakangan.nilai dari Pancasila berasal dari akar budaya bangsa Indonesia yang luhur. -1- . peran serta kontibusi yang jelas dan nyata untuk mencari jalan keluar mengenai masalah – masalah sosial yang sedang terjadi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah pengarahan. dan berbagai aktifitas yang menyimpang lainnya. dibatasi dan dimanipulasi demi kepentingan politik penguasa Negara pada saat itu. perilaku menyimpang dan tindak kriminal. Latar Belakang Masalah Pancasila merupakan dasar Negara Indonesia yang dirumuskan oleh para pendiri bangsa dan secara resmi disahkan oleh PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945. sedang hingga sampai yang berat. terorisme. Sebagai suatu dasar Negara maka Pancasila senantiasa dijadikan landasan dalam pengaturan kehidupan bernegara. dalam bentuk tindak pelanggaan. penyuluhan.

Di dalam realitasnya. yang dapat menimbulkan kerancuan pendapat tentang isi Pancasila yang benar dan sesungguhnya. yang semestinya harus diketahui dan dipahami untuk dimanifestasikan dalam kehidupan sosial.Terdapat norma – norma yang tidak berfungsi lagi atau bahkan hilang akibat era globalisasi.12 Tahun 1968. ideologi. Pancasila yang benar dan sah (otentik) adalah yang tercantum dalam alinea keempat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. menghayati. dan mengaktualisasi nilai – nilai Pancasila dalam kehidupan kita sehari-hari. Sedangkan mempelajari Pancasila sebagai dasar negara. Pancasila tidak berpaham individualisme dan tidak berpaham kolektivisme. Bahkan bukan berpaham teokrasi dan bukan perpaham sekuler.. tanggal 13 April 1968. yakni manusia yang selalu berpedoman teguh pada Pancasila. kehidupan mengalami disfungsi nilai – nilai. Pancasila bukan berpaham komunisme dan bukan berpaham kapitalisme. ajaran tentang nilai-nilai budaya dan pandangan hidup bangsa Indonesia adalah kewajiban moral seluruh warga negara Indonesia. serta bergesernya nilai etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Posisi Pancasila inilah yang merepotkan penerapan nilai-nilainya ke dalam kehidupan praktis berbangsa dan bernegara. Masyarakat Indonesia yang terbiasa santun dalam berprilaku. mempunyai kearifan local yang kaya dan pluralis. Penegasan tersebut diperlukan untuk menghindari tata urutan atau rumusan sistematik yang berbeda. -2- . Makalah ini dibuat agar kita senantiasa mencintai. memudarnya kesadaran terhadap nilai – nilai budaya bangsa. Hal itu ditegaskan melalui Instruksi Presiden RI No. Sehingga kelak apabila kita terjun ke masyarakat kita akan menjadi manusia Pancasila. Berdasarkan alasan serta kenyataan objektif tersebut maka seluruh bagian dari masyarakat Indonesia harus bertanggungjawab bersama untuk mengaktualisasikan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Semua ini menegaskan bahwa terjadi ketidakpastian jati diri dan karakter bangsa yang bermuara pada disorientasi dan belum dihayatinya nilai – nilai Pancasila sebagi filosofi dan ideologi bangsa ini. melaksanakan musyawarah mufakat dalam menyelesaikan masalah. serta bersikap toleran dan gotong – royong mulai cenderung berubah menjadi hagemoni – hagemoni kelompok yang saling mengalahkan dan berprilaku tidak jujur.

4. Apa sajakah hambatan dalam melakukan aktualisasi pancasila? 7. 5. Untuk mengetahui hambatan-hambatan yang memperngaruhi aktualisasi pancasila. Apa yang dimaksud dengan aktualisasi pancasila? 3. Untuk mengetahui bagaimana kita sebagai bangsa Indonesia mengamalkan Pancasila dan UUD 1945 dalam aspek sosial.B. Seberapa penting aktualisasi pancasila dalam era globalisasi? 5. Bagaimana cara mengaktualisasi Pancasila dalam kehidupan masyarakat? C. Apa yang dimaksud dengan pancasila? 2. Untuk memahami pengetian dari pancasila dan aktualisasi pancasila 2. budaya dan ekonomi? 6. hokum. Untuk mengetahui tujuan adanya aktualisasi pancasila 3. hokum. budaya dan ekonomi. Apakah tujuana danya aktualisasi pancasila? 4. Rumusan Masalah Berdasarkan uraian diatas maka makalah ini secara khusus membahas permasalahan sebagai berikut : 1. Untuk mengetahui pentingnya aktualisasi pancasila dalam kehidupan bermasyarakat di era grobalisasi. 6. Bagaimana aktualisasi pancasila dalam aspek sosial. Untuk mengetahui bagaimana kita sebagai bangsa Indonesia mengaktualisasi Pancasila dalam kehidupan masyarakat -3- . Tujuan 1.

Secara histories Istilah pancasila pertama kali digunakan oleh masyarakat India yang beragama budha. istilah pancasila digunakan oleh Bung karno untuk memeberi nama pada lima dasar atau lima prinsip Negara -4- . . madat (menghisap candu). maling (mencuri).syiila itu sendiri dalam bahasa Indonesia menjadi susila artinya tingkah laku yang baik. madhon (berzina).Secara terminologis Dimulai sejak sidang BPUPKI tanggal 1 juni 1945. Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa pancasyila berarti lima dasar sedangkan pancasyiila 2. 3.tidak boleh berjiwa dengki d. panca berarti "lima" syila (dengan huruf i pendek) berarti "batu sendi". Definisi a. berarti lima aturan tingkah laku yang penting. main (berjudi).Secara Etimologi Pancasila berasal dari bahasa India yaitu bahasa sansekerta."tingkah laku yang baik atau penting".tidak boleh melakukan kekerasan b.BAB II PEMBAHASAN A.tidak boleh berbohong e.dari keima larangan tersebut masih menjadi pegangan moral orang-orang jawa sampai sekarang.tidak boleh mabuk minuman keras Dalam istilah jawa pancasila disebut dengan istilah molimo yang terdiri dari lima golongan yaitu mateni (membunuh).tidak boleh mencuri c. "alas" atau "dasar". syiila (dengan huruf i panjang ) berarti "peraturan". Definisi Pancasila 1. dan pancasila itu sendiri berarti lima aturan atu five moral principles. Istilah pancasila juga terdapat dalam kitab sutasoma karangan empu tantular didalam kitab ini pancasila berarti berbatu sendi yang lima selain itu juga mempunyai arti pelaksanaan kesusilaan yang lima yaitu a.

Aktualisasi Pancasila. Sedangkan aktualisasi pancasila.menurut beliau sendiri pancasila diperolehnya dari temanya yang seorang ahli bahasa. Aktualisasi Pancasila secara Obyektif Aktualisasi Pancasila secara Obyektif artinya. driyakarya. dijumpai dalam bentuk norma hukum. dan norma-norma moral. Selain hal itu sebagian pakar seperti moh yamin notonogoro. dapat dibedakan ke dalam 2 jenis : 1. b. serta merealisasikannya dalam kehidupan berBangsa dan berNegara. serta seluruh aspek penyelenggaraan negara. maupun semua bidang kenegaraan lainnya. penjabaran nilai-nilai Pancasila dalam bentuk norma-norma. serta pelaksanaan konkretnya didasarkan pada dasar falsafah negara (Pancasila) -5- . kenegaraan. dan Yudikatif. Aktualisasi Obyektif ini terutama berkaitan dengan peraturan perundang-undangan Indonesia Contohnya : dalam penyelenggaraan kenegaraan maupun tertib hukum Indonesia. Sedangkan realisasinya dikaitkan dengan tingkah laku semua warga negara dalam masyarakat. berBangsa dan berNegara. berpendapat pancasila adalah filsafat oleh karena itu pancasila sebagai ratio dari pada kehidupan Negara dan bangsa itu yang sesuai dengan akal yang merupakan sumber kekuasaan jiwa bagi peningkatan martabat kehidupan manusia yang tidak ada taranya serta pandangan hidup dalam bernegara dan ideology Negara dalam arti cita-cita Negara yana menjadi basis bagi system kenegaraan. Dalam aktualisasi Pancasila ini.Indonesia merdeka. berarti penjabaran nilai-nilai pancasila dalam bentuk norma-norma. realisasi penjabaran nilainilai Pancasila dalam bentuk norma-norma dalam setiap aspek penyelenggaraan negara. Eksekutif. baik dalam bidang Legislatif. asas politik dan tujuan negara. Definisi Aktualisasi Pancasila Aktualisasi merupakan suatu bentuk kegiatan melakukan realisasi antara pemahaman akan nilai dan norma dengan tindakan dan perbuatan yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

-6- . yakninya Pancasila.Pendidikan dan lain sebagainya. diantaranya: . artinya realisasi penjabaran nilai-nilai Pancasila dalam bentuk norma-norma ke dalam diri setiap pribadi. . setiap individu. setiap penduduk. aktualisasi ini berkaitan dengan kesadaran . Masyarakat memahami secara mendalam konsep.Kesejahteraan . setiap penguasa dan setiap orang Indonesia. asas politik dan tujuan negara.Pemerintahan. . B. perundang-undangan dan peradilan. Maka dengan hal inilah bangsa Indonesia memiliki ciri karakteristik yang menunjukkan perbedaannya dengan bangsa lain.Hukum. 2. ketaatan serta kesiapan individu untuk mengamalkan Pancasila (norma-norma moral).Politik dalam negeri dan luar negeri.Keselamatan. prinsip. 1. keamanan dan pertahanan. Aktualisasi Pancasila secara Subyektif Aktualisasi Subyektif. dan demikian itu disebut dengan Kepribadian Bangsa Indonesia (Kepribadian Pancasila). setiap warga negara. . berbangsa dan bernegara antara lain. .Garis-garis Besar Haluan Negara. dan nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Aktualisasi Subyektif ini lebih penting dari Aktualisasi Obyektif.Kebudayaan. Aktualisasi Pancasila subyektif ini diharapkan dapat tercapai agar nilai-nilai pancasila tetap melekat dalam hati sanubari bangsa Indonesia. perseorangan.Seluruh hidup kenegaraan dan tertib hukum di Indonenesia didasarkan atas serta diliputi oleh dasar filsafat negara. . karena Aktualisasi Pancasila yang subyektif merupakan kunci keberhasilan Aktualisasi Pancasila secara Obyektif. Tujuan Aktualisasi Pancasila Tujuan aktualisasi Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat. .

kemauan. yudikatif pusat dan daerah. c) Anggota legislatif. tenteram. Masyarakat memiliki keyakinan akan ketangguhan. pandangan. namun masih ada harapan di masa mendatang untuk sebuah kehidupan berbangsa dan bernegara yang aman. ketepatan. Masyarakat memiliki pemahaman. nilai bangsa dan negara dalam NKRI. adil. Globalisasi membuka peluang-peluang baru untuk peningkatan kesejahteraan manusia melalui kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. 3. cendekiawan. suku. wanita. adat dan masyarakat. Sebagai bangsa kita tidak mungkin menutup diri dari pergaulan dengan bangsa asing. b) Insan pers. makmur dan sejahtera. dan kebenaran pancasila sebagai ideologi nasional. pemuda. eksekutif. budaya dan bahasa. Keterbukaan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi pada eraglobalisasi ini tidak mungkin kita abaikan begitu saja. Proses akulturasi budaya sebagai akibat frekuensi hubungan antar bangsa yang semakin intensif merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindarkan lagi. -7- . f) Masyarakat luas. Akan tetapi globalisasi juga memberikan tantangan kepada suatu bangsa akan kekuatannya menghadapi pengaruh global pada semua aspek kehidupan berbangsa dan bernegara dapatkah ia menjaga eksistensinya atau justru menjadi korban atas semua pengaruh global tersebut. tetapi akan menjadi musibah atau mendatangkan masalah bagi bangsa yang tidak mempunyai kesiapan untuk memasukinya.2. Meskipun kita sebagai bangsa pernah beberapakali ―terluka‖ karena ada pertikaian antar agama. dan kemampuan mengimplementasikan pancasila dalam berbagai bidang kehidupan. d) Tokoh agama. A. pendidikan. Sasaran aktualisasi pancasila : a) Elite politik. Oleh karena itu globalisasi dapat menjadi berkah apabila suatu bangsa dapat memanfaatkan peluang dengan tepat. Pentingnya aktualisasi pancasila dalam era globalisasi Kehadiran era globalisasi membawa dampak positif maupun negatif. e) Pengusaha.

anggota legislatif serta kepala nilai daerah secara langsung. Oleh karena. Sehingga pelaksanaan kegiatan- kegiatan tersebut selalu mencerminkan kepribadian bangsa Indonesia yang berPancasila. mempertahankan. Apabila dikaitkan dengan pendidikan politik. kebebasan berpendapat. secara langsung Pancasila telah dijadikan etika politik seluruh seluruh komponen bangsa dan negara Indonesia. pemahaman terhadap Pancasila sebagai etika politik merupakan salah satu bagian dari tujuan diberikannya -8- . Pancasila merupakan landasan dan tujuan kehidupan politikbangsa kita. Akan tetapi. harus selalu didasari oleh nilai- Pancasila. Berkaitan dengan hal tersebut. pemilihan presiden. tetapi diamalkan dalam kehidupan politik bangsa dan negara kita yang terus berkembang. seperti adanya kebebasan mendirikan partai politik. Oleh karena itu diperlukan sikap yang tepat dalam merespon masuknya arus globalisasi supaya kita tidak sekedar menjadi obyek dari segala perubahan tersebut tetapi menjadi subyek yang mampu memilih pengaruh budaya luar dan tata nilai yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa. wakil presiden. Proses reformasi yang sedang berjalan di Indonesia merupakan bukti kedinamisan kehidupan politik masyarakat Indonesia. kedinamisan itu jangan sampai menanggalkan nilai-nilai Pancasila. bersamaan sistem dengan dan politik perubahan demokrasi Pancasila jati zaman. akan terus sehingga Dengan berkembang senantiasa perkembangan dirinya. Kehidupan politik rakyat Indonesia selalu didasari oleh nilai-nilai Pancasila. Kehidupan politik yang semakin demokratis dengan ditandai olehnya terbukanya saluran aspirasi politik masyarakat. yaitu sistem kualitas politik yang tidak hanya kuat. Nilai-nilanya bukan saja dihayati dan dibudayakan. tetapi juga memiliki kemandirian tinggi yang memungkinkannya untuk membangun atau mengembangkan dirinya secara terus-menerus sesuai dengan tuntutan aspirasi masyarakatnya demikian.Akibatnya nilai-nilai sosial budaya negara lain yang belum tentu sesuai dengan kepribadian bangsa kita pun akan masuk dan berkembang di dalam masyarakat. memelihara dan memperkuat relevansinya dalam kehidupan politik. proses pembangunan politik yang sedang berlangsung di negara kita sekarang ini harus diarahkan pada proses implementasi sistem politik demokrasi Pancasila yang handal.

sikap dan perilaku pada semua aspek kehidupan bermasyarakat. akan tetapi disesuaikan dengan dasar norma-norma dan kepribadian suatu bangsa. Sikap menerima semua pengaruh barat dan menjadikan kebudayaan barat sebagai akibat atau asal model. Tuntutan dan aspirasi masyarakat terakomodasi secara positif disertai upaya-upaya pengembangan. Oleh karena Pendidikan Politik yang diberikan kepada warga negara harus mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara sekaligus sebagai etika politik. sehingga nilai-nilai Pancasila akan selalu hidup dalam berbagai dimensi kehidupan setiap warga negara.pendidikan politik. tetapi menolak tegas -9- . bangsa Indonesia menentukan sikap untuk selektif terhadap segala kemajuan yang datang. Sikap selektif artinya: tidak menolak atau menerima kebudayaan barat begitu saja. antara lain: a. Adapun perubahan yang negatif harus dideteksi dan diwaspadai sejak dini serta melakukan aksi pencegahan berbagai bentuk dan sifat potensi ancaman terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). c. Dalam menghadapi pengaruh globalisasi ada tiga sikap merespons yang dapat dilakukan. dan implementasi Pancasila dalam semua aspek kehidupan. Artinya kita tidak mungkin menutup diri dari segala perubahan tetapi kita harus tetap waspada bahkan menolak terhadap pengaruh negatif dari perubahan tersebut. Dengan demikian kita akan menerima segala pengaruh yang bersifat positif demi kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyat. Berdasarkan beberapa alternatif sikap dalam menghadapi pengaruh globalisasi tersebut di atas. b. Perubahan yang positif dapat memantapkan nilai- nilai Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa dan mengembangkan kehidupan nasional yang lebih berkualitas. Sikap anti modernisasi yaitu: sikap menolak semua pengaruh modernisasi barat atau globalisasi. penjabaran. Pandangan yang ekstrim ini menganggap kebudayaan barat semua negatif. pemasyarakatan. Fenomena globalisasi berpengaruh kepada pergeseran atau perubahan tata nilai. peningkatan pemahaman. sebagaimana dikemukakan oleh Pojman (2003:1) yang memandang kajian dan pemikiran tentang falsafah negara menjadi keharusan dalam rangka memahami pertanyaan besar ―why I should be obey the state? (mengapa kita mesti menaati negara?). berbangsa da n bernegara.

5) Bangsa Indonesia harus meningkatkan perannya dalam pergaulan Internasional yang menyangkut masalah isu sentral yang berkaitan dengan demokrasi.segala pengaruh yang akan membawa akibat kesensaraan rakyat dan hilangnya kepribadian atau jati diri kita sebagai bangsa. mulai dari kehidupan pribadi. 4) Bangsa Indonesia harus mempunyai sikap dalam menjaga nilai-nilai luhur bangsa Indonesia yang bermartabat. HAM. Jadi adanya kehadiran globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia. hukum dan ekonomi Untuk dapat berfungsi penuh sebagai perekat bangsa. Sikap yang harus ditunjukan dalam pengaruh globalisasi terhadap kehidupan bangsa dan Negara adalah sebagai berikut : 1) Bangsa Indonesia harus mempunyai sikap dan tindakan riil terhadap bentukbentuk kekerasan yang berkaitan dengan pelanggaran hak asasi manusia dan mengecam pihak-pihak yang melakukannya tanpa adanya tekanan dari berbagai pihak. seperti aksi kekerasan . B. pornografi.Sejalan dengan banyaknya saluran komunikasi dan informasi yang banyak bertentangan dengan nilai-nilai kepribadian bangsa Indonesia. penistaan agama. Aktualisasi pancasila dalam aspek sosial.10 - . dan keamanan karena Indonesia sebagai salah satu bangsa yang besar mempunyai kepentingan pula dalam masalah-masalah tersebut. Pengaruh tersebut meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif. Dampak-dampak pengaruh globalisasi tersebut kita kembalikan kepada diri kita sendiri sebagai generasi muda Indonesia agar tetap menjaga etika dan budaya. 2) Pemerintah ikut serta dalam misi perdamaian dunia dibwah komando PBB di daerah-daerah konflik. lingkungan hidup. Adapun dasar atau ukuran nilai-nilai tersebut sesuai dengan kepribadian kita tentu saja adalah ideologi nasional yaitu Pancasila. dan lain-lain. 3) Bangsa Indonesia harus bertindak tegas terhadap berbagai bentuk intervensi dari negara-negara lain atau lembaga Internasional. . agar kita tidak terkena dampak negatif dari globalisasi. Pancasila harus diimplementasikan dalam segala tingkat kehidupan.

Oleh karena itu. yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang Berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada Ketuhanan Yang Maha Esa. ekonomi. terjadi intervensi politik berkaitan dengan isu demokrasi. dan hukum sebagai berikut : 1. berbangsa dan bernegara (Pancasila).bermasyarakat. hak asasi manusia. sebagai pengamalan dari Pancasila Indonesia perlu memosisikan diri dalam mengambil sikap politik yang berorientasi pada kepentingan nasionalnya. sedang gencar-gencarnya Negara maju dalam melakukan politik luar negeriny yang selalu mengintervensi Negara lain dengan tujuan tertentu.. bukan pada kepentingan Negara lain. Sehingga segala unsur-unsur dalam organisasi sosial politik seperti para pegawai Republik Indonesia harus mengikuti pedoman pengamalan Pancasial agar berkepribadian Pancasila karena mereka selain warga negara Indonesia. dan tempat-tempat yang melalui agenda politiknya. Persatuan Indonesia dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan. Globalisasi merupakan sekutu masyarakat dan bukan lawan seperti terkesan selama ini. juga sebagai abdi masyarakat. lingkungan hidup yang justru merugikan negara kuat. Selama ini. Tetapi perlu diingat pula bahwa setiap agenda politik Indonesia di era global harus sejalan dengan apa yang menjadi aspirasi dan kepentingan rakyat Indonesia.11 - . pertambangan Blok Cepu. menyangkut ekspolitasi sumber daya alam di Freeport. Organisasi sosial politik adalah wadah pemimpin-pemimpin bangsa dalam bidangnya masing-masing sesuai dengan keahliannya. Dimana demokrasi pancasila itu merupakan system pemerintahan dari rakyat dalam arti rakyat adalah awal mula kekuasaan Negara sehingga rakyat harus ikut serta dalam pemerintahan untuk mewujudkan suatu cita-cita. terorisme. dengan begitu maka segala . serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia‖. peran dan tanggung jawabnya. Misalnya. dan dalam segala aspek meliputi politik. Sehingga system politik Indonesia adalah Demokrasi pancasila. Kemasusiaan yang adil dan beradab. maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-undang dasar Negara Indonesia. sosial budaya. BIDANG POLITIK Landasan aksiologis (sumber nilai) system politik Indonesia adalah dalam pembukaan UUD 1945 alenia IV ―…. Selain itu.

Para elit politik dan golongan atas seharusnya konsisten memegang dan mengaplikasikan nilai-nilai Pancasila dalam setiap tindakan. pemerintah tidak punya banyak pilihan. .kendala akan mudah dihadapi dan tujuan serta cita-cita hidup bangsa Indonesia akan terwujud. North American Free Trade Agreement ( NAFTA ). Ekonomi menurut pancasila adalah berdasarkan asas kebersamaan. Dengan demikian pelaku ekonomi di Indonesia dalam menjalankan usahanya tidak melakukan persaingan bebas. ASEAN Free Trade Agreement ( AFTA ). Mengapa tidak diterapkan. dan nepotisme selalu muncul ke permukaan. Pemberlakuan pasar bebas dan perdagangan bebas menciptakan iklim kompetisi yang ketat. ‖Take it or Die‖ atau lebih dikenal dengan istilah ‖The Death of Government‖. kolusi. Dalam era globalisasi saat ini . kekeluargaan artinya walaupun terjadi persaingan namun tetap dalam kerangka tujuan bersama sehingga tidak terjadi persaingan bebas yang mematikan. aktifitas perekonomian berkembang pesat melampaui batas Negara.12 - . meskipun sebagian dari mereka akan mendapat keuntungan yang lebih besar dan menjanjikan. sehingga gagal untuk membuat mereka kapok atau gentar. Bermacam-macam usaha dan program telah dilakukan oleh setiap pemerintahan yang berkuasa dalam memberantas korupsi tetapi secara umum hukuman bagi mereka tidak sebanding dengan kesalahannya. Hal ini dilakukan karena pengamalan dalam bidang ekonomi harus berdasarkan kekeluargaan. Kalau kedepan pemerintah masih ingin bertahan hidup dan berperan dalam paradigma baru ini maka orientasi birokrasi pemerintahan seharusnya segera diubah menjadi public services management. Regionalisme dan aliansi ekonomi berkembang pesat dengan adanya aliansi-aliansi ekonomi seperti Asia-Pasific Economic Cooperation ( APEC ). Jadi interaksi antar pelaku ekonomi sama-sama menguntungkan dan tidak saling menjatuhkan. dan European Union ( EU). Sejak Republik Indonesia berdiri. misalnya hukuman mati atau penjara 150 tahun bagi yang terbukti. maka pemerintah perlu bersikap. Karena globalisasi adalah sebuah kepastian sejarah. BIDANG EKONOMI Seiring dengan kemajuan teknologi Informasi yang menghadirkan kemudahan dalam melakukan akses informasi. Kemajuan tersebut telah mendorong globalisasi ekonomi yang membentuk pasar bebas. mendorong setiap negara mendorong mengembangkan produk-produk unggulan yang kompetitif. masalah korupsi. 2.

Manullang. Fakta yang menyedihkan adalah Indonesia sudah mencapai tingkat ketergantungan (kecanduan) yang sangat tinggi terhadap utang luar negeri. antara kemanjaan (ketergantungan) pemerintah kepada IMF. karena pemerintah dalam proses pemberdayaan masyarakat lemah masih parsial dan cenderung dualisme. 1993). akan mendapat pukulan mahadasyat dari arus globalisasi. tepatnya negara-negara donor (Bogdanowicz-Bindert. sejak pertengahan 1997 krisis ekonomi yang menimpa Indonesia masih terasa hingga hari ini. Penyebabnya adalah berbagai hambatan yang melekat pada praktik yang dijalankan dalam sistem pinjaman internasional. nasionalisme ekonomi & demokrasi ekonomi 3. ekonomika etik dan ekonomika humanistik 2. 1993). Keputusan pemerintah yang terkesan tergesa-gesa dalam mengambil kebijakan untuk segera memasuki industrialisasi dengan meninggalkan agraris. tidak mencerminkan model perekonomian yang . Bahkan menurut sebagian pakar langkah Orde baru dinilai sebagai langkah spekulatif seperti mengundi nasib. Namun pada kenyataannya. hasil yang didapat.Pilar Sistem Ekonomi Pancasila yang meliputi : 1. masyarakat Indonesia yang sejak dahulu berbasis agraris Sebagai konsekuensinya. Kekhawatiran ini muncul. ekonomi berkeadilan sosial. Sampai sejauh ini belum ada resep yang manjur untuk bisa keluar dari belitan utang. Jika hingga saat ini kualitas perekonomian belum menampakkan perubahan yang signifikan. Prof. Seorang pengamat Ekonomi Indonesia. ternyata perekonomiannya tidak lebih dari sekedar economic bubble. setelah 30 tahun dicekoki ideologi ‗ekonomisme‘ itu justru kualitas hidup masyarakat Indonesia semakin merosot tajam (dekadensia). sementara keterbatasan akomodasi bentuk perekonomian masyarakat yang tersebar (diversity of economy style) di seluruh pelosok negeri tidak tersentuh.13 - . the unbelieveble progress of development. pasalnya. mengatakan bahwa selama bertahun-tahun berbagai resep telah dibuat untuk menyembuhkan penyakit utang Internasional. Laurence A. tidak menutup kemungkinan. Di tingkat Asia. tetapi hampir disepakati bahwa langkah pengobatan yang diterapkan pada krisis utang telah gagal. telah menciptakan masalah baru bagi national economic development. Indonesia yang oleh sebuah studi dari The World Bank (1993) disebut sebagai bagian dari Asia miracle economics. yang mudah sirna begitu diterpa badai krisis (World Bank. Hal ini juga terlihat jelas pada kebijakan-kebijakan pemerintah yang tidak proporsional.

terutama dalam kehidupan sosial budaya. Perubahan sosial berikutnya bahwa pluralitas tidak terfocus hanya pada aspek SARA. bahkan aturan yang tegas terhadap fenomena tersebut dalam menjaga nilai-nilai yang selama ini dijaga oleh bangsa Indonesia. bahkan menggeser nilai-nilai lokal yang selama ini diprtahankan.telah dibangun oleh para Founding Father terdahulu. yaitu : a. baik disekolah. pendidikan. adalah dengan adanya himbauan. Hal ini dapat ditunjukan adanya perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin modern dan konsumtif. pencabutan subsidi di tengah masyarakat yang sedang sulit mencari sesuap nasi. serta adat istiadat. yaitu sikap yang lebih mementingkan nilai materi daripada yang lainnya sehingga dapat merusak sendisendi kehidupan yang menjunjung keadilan dan moralitas. dalam bidang sosial budaya tampak nyata berpengaruh dalam setiap aktivitas kehidupan masyarakat Indonesia. misalnya. pergaulan dan kebiasaan hidup.14 - . pendidikan keagamaan dan acara-acara lain yang memberikan perhatian terhadap etika dan moral bangsa Indonesia. Sikap yang harus ditunjukkan terhadap pengaruh tersebut . Sikap individualisme yang memengaruhi budaya masyarakat Indonesia yang biasa bergotong-royong dan kekeluargaan. Hal ini dapat dilihat pada beberapa kasus. pengaruh sikap materialistis dan sekularisme. norma. atau jaring pengaman sosial (JPS) lain yang selalu salah alamat. Dari setiap dampak yang ditimbulkan. Berikut sikap pengamalan dari pancasila dalam menghadapi kehidupan sosial saat ini. mengelabuhi masyarakat dengan raskin (beras untuk rakyat miskin). Selain itu. b. Cara efektif dalam menangkalnya adalah dengan melalui pendidikan formal maupun nonformal. 3. Hal tersebut perlu diperhatikan dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia. tetapi dimasa yang akan datang kemajemukan masyarakt Indonesia yang sangat . Gaya hidup masyarakat harus diselaraskan dengan nilai. estetika. sekularisme perlu juga diwaspadai karena Indonesia sebagai negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai Ketuhanan. terutama yang berkaitan dengan mode pakaian. c. BIDANG SOSIAL BUDAYA Perkembangan dunia yang tanpa batas dapat menimbukan dampak positif maupun dampak negativ. Sikap yang harus ditunjukkan oleh masyarakat Indonesia sebagai pengamalan dari Pancasila dalam menghadapi nilai-nilai globalisasi.

15 - .tetapi rumusan Pancasila tetap berlaku didalamnya. Presiden Soekarno menegaskan bahwa ideologi Pancasila tidak berdasarkan faham liberalisme ala dunia Barat dan faham sosialis ala dunia Timur. Bila Pancasila tidak tersentuh dengan kehidupan nyata. ideologi Pancasila lahir dan digali dari dalam bumi Indonesia sendiri. Pancasila tidak akan bergema. Pancasila akan kehilangan makna bila para elite tidak mau bersikap atau bertindak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Oleh sebab itu. nasionalisme .heterogen ditandai dengan adanya sinergi dari peran. 4. Maka. Kini. Secara singkat Pancasila berintikan Ketuhanan Yang Maha Esa (sila pertama). pengenalan serta pemasyarakatan akan tetapi sampai pada tingkat kemampuan mental kejiwaan manusia yaitu sampai pada tingkat akal. Pancasila bisa diterima sebagai dasar negara Indonesia merdeka. tetapi tetap berakar pada kepribadian dan gagasan-gagasan bangsa Indonesia sendiri. lambat-laun pengertian dan kesetiaan rakyat terhadap Pancasila akan kabur dan secara perlahanlahan menghilang. rasa dan kehendak manusia. BIDANG HUKUM Pancasila bukan mendadak terlahir pada saat Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945. Jika begitu. Pembudayaan Pancasila tidak hanya pada kulit luar budaya misalnya hanya pada tingkat propaganda. Ini menunjukan bahwa filter Pancasila tidak berperan optimal. maka Pancasila tak lebih dari rumusan beku yang tercantum dalam Pembukaan UUD ‘45. tetapi melalui proses panjang sejalan dengan panjangnya perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Sehingga kontribusi profesi individu/kelompok itulah yang akan mendapat tempat dimanapun mereka berprestasi. itu terjadi karena pengamalan Pancasila tidak sepenuhnya dilakukan oleh bangsa Indonesia. kendati bangsa Indonesia pernah memiliki tiga kali pergantian UUD. yang terpenting adalah bagaimana rakyat. Oleh karena itu harus ada tindakan lanjut agar budaya bangsa Indonesia sesuai dengan Pancasila. Sejarah telah mencatat. melaksanakan Pancasila dalam segala sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila terlahir dalam nuansa perjuangan dengan melihat pengalaman dan gagasan-gagasan bangsa lain. Di depan Sidang Umum PBB. terutama kalangan elite nasional. 30 September 1960. Jangan lagi menjadikan Pancasila sekadar rangkaian kata-kata indah tanpa makna. Tetapi. Juga bukan merupakan hasil kawinan keduanya. fungsi dan profesionalisme individu atau kelompok.

Kedua. dan sejahtera. pertama. demokrasi (sila keempat).(sila kedua). pengembangan prinsip-prinsip yang berbasis pada filosofi kemanusiaan dalam nilai-nilai Pancasila. pemantapan jati diri bangsa. belum konsisten merupakan mega pekerjaan rumah serta jalan panjang yang harus ditempuh dalam bidang hukum. Dialog—bukan konfrontasi.III/MPR/2000. atau agama. Kelima sila dalam Pancasila telah memberikan arah bagi setiap perjalanan bangsa-bangsa di dunia dengan nilai-nilai yang berlaku universal. 4. damai. kian terpuruk . maka cita-cita dunia mencapai keadaan aman. kini ada kecenderungan munculnya sinisme masyarakat terhadap setiap gagasan dan upaya pembaharuan hukum yang dimunculkan oleh negara maupun civil society. Pancasila bukan hanya sekadar fondasi nasional negara Indonesia. Karena cita-cita Pancasila sangat sesuai dengan dambaan dan cita-cita masyarakat dunia. dan keadilan sosial (sila kelima). sistem hukum yang masih banyak mengacu pada sistem hukum kolonial. Namun saat ini betapa rapuhnya sistem dan penegakkan hukum (law enforcement) di negeri ini dan karena itu merupakan salah satu kendala utama yang menghambat kemajuan bangsa.XX/MPRS/1966 dan Ketetapan MPRNo. sebagian besar masyarakat menganggap putusan Mahkamah Agung itu mengusik keadilan masyarakat sehingga menimbulkan rasa kekecewaan yang sangat besar. 3. contohnya setelah putusan Kasasi Akbar Tanjung. Keadilan—bukan standar ganda. Akibatnya. warna kulit. Dalam kehidupan kebersamaan antar bangsa di dunia. Tanpa membedakan ras. tetapi sebuah kenyataan. tetapi berlaku universal bagi semua komunitas dunia internasional. 5. termasuk lembaga-lembaga penegak hukum. Jika demikian. Dan dari berbagai macam rumusan Pancasila. dalam era globalisasi yang harus diperhatikan.16 - . Perdamaian—bukan perang. bukan lagi sebagai sebuah keniscayaan. penegakkan hukum yang masih terkesan tebang pilih. Kerjasama—bukan eksploitasi. setiap negara selaku warga dunia dapat menjalankan Pancasila dengan teramat mudah. . Demokrasi—bukan penindasan. yang sah dan benar adalah rumusan Pancasila yang terdapat dalam pembukaan UUD 1945 sesuai dengan Ketetapan MPRS No. Kepercayaan masyarakat terhadap supremasi hukum. internasionalisme (sila ketiga). 2. Sesungguhnya. antara lain: 1.

bahkan sudah mengarah ke krisis ideologi bangsa. sedikit banyak telah mencuci otak penghuni bangsa ini. Hambatan Dalam Melakukan Aktualisasi Pancasila Kencangnya hembusan angin globalisasi dengan segala macam dampak yang ditimbulkan telah menerjang bangsa ini dengan intensitas begitu tinggi. bersamaan dengan arus globalisasi yang berkembang. Dampak dari itu semua menyebabkan melencengnya perilaku dari masyarakat terhadap ideologi bangsa Pancasila yang seharusnya sebagai pandangan dan pegangan hidup bangsa Indonesia itu. slogan dalam setiap kesempatan bahkan tak luput dari hiasan semata tanpa memperdulikan lagi pengimplementasian pengamalannya. hingga membuat lunturnya semangat kebangsaan dan pemahaman ideologi bangsanya sendiri dan tanpa sadar telah merubah pola pikir dan gaya hidup kearah kebarat-baratan yang notabene sebagai bagian dari masyarakat lebih modern. dan ini akan terus bergolak menggerogoti Pancasila lebih dalam lagi hingga akhirnya tumbang dan lenyap ditelan derasnya modernisasi. Kenyataan ini disebabkan apa yang namanya ideologi Pancasila selama ini hanya diperlakukan sebagai tema. namun dalam implementasinya itu perlu adanya pengkajian secara mendalam tentang baik dan buruknya. Berbagai macam ketimpangan yang berkembang di tengah masyarakat hingga menimbulkan lunturnya jatidiri bangsa itu berdampak pada keterpurukan bangsa ini ke dalam krisis multi dimensi. membuat terciptanya perilaku masyarakat yang meleceng dari seharusnya seperti yang telah digariskan oleh ideologi Pancasila. Hadirnya “Budaya Populer” yang telah menguasai perilaku insan bangsa ini merupakan jilmaan atas berkuasanya budaya luar mempengaruhi dan menguasai serta mempermainkan jiwa-jiwa republik ini yang tak dibentengi dengan kuatnya penanaman ideologi Pancasila di dalam dirinya. Bangsa ini sebenarnya tidak menutup mata atas datangnya kebudayaan luar hadir dan tumbuh di tengah-tengah masyarakat.17 - .C. hal tersebut dikarenakan penerapan ideologi negara yang membedakannya. Keberadaan ideologi Pancasila pada kenyataannya telah kalah pamornya dengan ideologi-ideologi lain yang telah terserap oleh warganya. Jika hal ini tidak diantisipasi . Eksisnya budaya impor yang mengusung beragam faham-faham ideologi dari luar itu. hal tersebut bertujuan sebagai filter terhadap budaya yang datang tidak mematikan budaya lokal. sedikit banyak telah mempengaruhi perilaku masyarakat negeri ini ke arah tumbuhnya masyarakat kapitalis.

Dalam situasi semacam ini masyarakat rawan denga tindakantindakan ke arah negatif. Dari keadaan yang demikian itu. hingga negeri ini memunculkan manusia-manusia yang berjiwa korup. sehingga lontaran pendapat yang ada ditengah masyarakat menganggapnya kegiatan penataran P4 itu gagal total dan akibatnya kefatalan persepsi yang dilahirkan dalam pikiran masyarakat terhadap Ideologi Pancasila selalu dengan sikap yang sinis dan mala menjadi bahan tertawaan oleh masyarakat terhadap segala sesuatu yang berhubungan dengan Pancasila. karena hasilnya nanti diharapkan terlahir insan-insan negeri ini sejiwa dengan isi yang ada di dalam ke lima sila dari Pancasila itu sendiri. individualistik. dan bukan tidak mungkin dapat kehilangan kendali diri hingga berdampak pada lunturnya jatidiri bangsa. Dampak dari hal ini maka lahirlah sikap-sikap yang melenceng dari garis besar yang ada dalam kelima sila dari Pancasila itu sendiri. Dampak dari kegiatan ini berimbas pada munculnya persepsi masyarakat bahwa kegiatan penataran P4 adalah pekerjaan yang sia-sia dan tidak ada gunanya. ‖Ketika terjadi krisis tentang jatidiri bangsa.secara serius oleh seluruh komponen negeri ini. bukan tidak mungkin Negara Kesatuan Republik Indonesia akan rontok Ideologinya oleh masyarakatnya sendiri. karena dianggap tidak berpihak kepadanya dan mencoba mencari-cari ideologi lain termasuk memuja-muja bangsa lain dari berbagai aspek yang mereka pahami dan dengan serta merta caranya sendiri. mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari‖ (Naya Sujana. beringas. maka hasilnya tidak dapat diharapkan sebagaimana mestinya.18 - . 2008). Penyelenggaraan suatu kegiatan semacam Penataran P4 yang dilakukan kepada berjuta-juta masyarakat negeri ini dengan berbagai macam pola pendukung itu. hedonis serta faham-faham melenceng dari makna-makna Pancasila hingga menimbulkan suatu krisis budaya. ternyata tidak mampu menghasilkan manusia Indonesia seutuhnya seperti yang diharapkan sebagai mana mestinya. kapitalis. hanya membuang waktu dan tenaga saja. materialis. Padahal tujuan awal diadakannya penataran P4 adalah sangat baik. maka masyarakat tidak peduli lagi tentang ideologi bangsanya. Dikarena dalam pengelolaan penyelengaraan Penataran P4 tidak benar dan terarah serta penerimaannya dengan suatu hal keterpaksaan dari para pesertanya itu. Seiring dengan kencangnya arus globalisasi yang mengusung beragam ideologi dari dunia barat dengan intensitas tingginya . maka secara tidak langsung akan tercipta suatu pembudayaan sikap yang memperburuk keadaan peradaban bangsa ini pada taraf yang sangat memprihatinkan hingga melahirkan pembiadaban budaya. hal tersebut disebabkan tidak adanya pegang hidup yang kuat dalam dirinya.

Pancasila dihadapannya seolah-olah merupakan barang bekas. Dampak dari itu semua telah terekam dalam realitas kehidupan di tengah masyarakat. sehingga masyarakat tak mau menanggapinya bahkan timbul suatu kecenderungan untuk menjauhinya… gila…orang-orang yang sudah termakan oleh provokasi atas eksisnya budaya impor…!. D.19 - . dan tanpa sadar telah merubah pola pikir dan gaya hidup kearah kebarat-baratan yang notabene sebagai bagian dari masyarakat lebih modern. atas melencengnya perilaku dari masyarakat akibat pengaruh eksisnya budaya impor yang telah mencuci otak penghuni bangsa ini hingga membuat lunturnya semangat kebangsaan dan pemahaman ideologi bangsanya sendiri. .penyebaran dalam situs virtual digital. secara berkala sedikit banyak mempengaruhi perilaku masyarakat negeri ini lebih banyak ke arah negatifnya daripda ke arah positifnya. baik norma hukum. Berapa banyak negeri ini yang perilakunya jelas-jelas mengingkari dari nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. produk gagal dan aliran rezim orde baru. Cara mengaktualisasi pancasila dalam kehidupan masyarakat Aktualisasi Pancasila adalah bagaimana nilai-nilai Pancasila benar-benar dapat tercermin dalam sikap dan perilaku seluruh warga negara mulai dari aparatur Negara sampai kepada rakyat biasa. tetap dan tak berubah. Nilai-nilai Pancasila yang bersumber pada hakikat Pancasila adalah bersifat universal. Nilai-nilai tersebut dapat dijabarkan dalam setiap aspek dalam penyelenggaraan Negara dan dalam wujud norma-norma. ―Keadaan ini disebabkan oleh kenyataan tidak dimaknainya secara benar tentang sistem nilai. matanya merah melotot menndakan sikap berontak dan pikirannya bercampur baur penuh dengan ketidak jelasan hingga melahirkan sikap sinis terhadapnya. dalam pikirannya seolah-olah Pancasila sebagai penghambat modernisasi sehingga kalau diajak ngomong tentang Pancasila kupingnya menjadi panas. dimana keberadaannya sulit dibendung lagi pergerakannya. Masyarakat negeri ini telah termakan oleh beragam ideologi yang terbawa oleh kencangnya arus globalisasi melanda negeri ini. wawasan hidup dan sikap yang berlaku di masyarakat selama ini dan tidak dibatinkannya pilar-pilar kebudayaan itu dalam diri setiap anggota masyarakat negeri ini‖ (Kunjana Rahardi. 2000).

Dan negara kita menjadi makmur dan menjadi negara yang terpandang Aktualisasi Pancasila juga akan membuat tercapainya tujuan nasional. ini bisa membangun nilai moral bangsa kita dan masyarakat Indonesia menjadi kuat dan tidak kalah pada era Globalisai.20 - - . Dari kelima sila yang terkandung dalam pancasila teraktualisasi dalam kehidupan bermasyarakat seperti : Sila I  Ketuhanan yang maha esa Aktualisasi pancasila dalam kehidupan bermasyarakat sesuai sila I tercermin dalam kehidupan religious atau kehidupan beragama.Walaupun sulit untuk mencapainya tetapi harus terus untuk teap mengusahakannya.suku dan ras. Proses kehidupan yang tercermin dari nilai nilai pancasila pada hakikatnya adalah konteks aktualisasi pancasila yang sebenarnya. Aktualisasi pancasila dalam kehidupan bermasyarakat terimplementasi kedalam tingkah laku semua mayarakata Indonesia. lingkungan pemerintahan dengan perwakilan anggota dewan dari seluruh suku di Indonesia Sila III  Persatuan Indonesia Aktualisasi pancasila dalam kehidupan bermasyarakat sesuai sila ke III tercermin dari sikap persatuan antar golongan untuk satu tujuan membangun Negara menjadi lebih baik lagi. maupun norma-norma moral yang harus dilaksanakan dan diamalkan oleh setiap warga Negara Indonesia. Sehingga dengan mengaktualisasikan Pancasila. Indonesia mengakui perbedaan agama dan tradisi yang berbeda. lingkungan kampus. Sila II  Kemanusiaan yang adil dan beradab Aktualisasi pancasila dalam kehidupan bermasyarakat sesuai sila ke II tercermin dari cara memanusiakan manusia dalam hidup bermasyarakat. Konteks aktualisasi pada sila ke II tercermin dalam tingkah laku masyarakat yang hidup rukun dengan berbagai suku dan budaya yang berbeda seperti lingkungan perumahan yang terdiri dari beberapa suku.menghargai antar umat beragama hidup rukun berdampingan. Masyarakat Indonesia menjunjung tinggi nilai nilai kemanusiaan.yang terdapat dalam UUD ‘45 alinea ke 4.cerminan sikap saling toleransi.kenegaraan. . Dengan berpedoman pada sila ke I. tidak membeda bedakan antar golongan.

Hal ini terbukti dari sikap masyarakat yang sering mengadakan musyawarah mulai dari lingkup kecil hingga lingkup pemerintahan yaitu pesta demokrasi. Sila V  Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia Aktualisasi pancasila dalam kehidupan bermasyarakat sesuai dengan sila ke V - - tercermin dari pemerataan dalam konteks keadilan bersama. Senagai bangsa Indonesia. tradisi adanya musyawarah untuk pengambilan keputusan sudah ada sedah dahulu. merebut hak bangsa yang terjajah oleh Negara lain dan saling melindungi antar msyarakat Sila IV  Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat dan kebijaksanaan dalam permusyawaratan Aktualisasi pancasila dalam kehidupan bermasyarakat sesuai dengan sila ke IV tercermin dari sikap pengambilan keputusan yang dilakukan secara mufakat. Kesepakatan kita sebagai suatu kesepakatan yang luhur untuk mendirikan negara Indonesia yang berdasarkan pada Pancasila mengandung konsekuensi bahwa kita harus merealisasikan Pancasila itu dalam setiap aspek penyelenggaraan negara dan tingkah – laku dalam bermasyarakat.21 - . Permasalah pokok dalam aktualisasi Pancasila adalah bagaimana wujud realisasinya itu. Berdasarkan pada hakikat sifat kodrat manusia bahwa setiap manusia adalah sebagai individu dan sekaligus sebagai makhluk sosial. Dari aktualisasi pancasila dalam kehidupan bermasyarakat tentu tidak semua perilaku masyarakat sesuai dengan nilai nilai pancasila. yaitu bagaimanna nilai – nilai pancasila yang universal itu dijabarkan dalam bentuk – bentuk norma yang jelas dalam kaitannya dengan tingkah – laku semua warga negara dalam bermasyarakat. Masyarakat merukan elemen terpenting sebuah Negara untuk mewujudkan tujuan Negara. Jika masyrakat tidak menggunakan pedomannya dengan benar maka tujuan yang seharusnya bias dicapai akan sulit untuk di capai. berbangsa dan bernegara. . berbangsa dan bernegara serta dalam kaitannya dengan segala aspek penyelenggaraan negara.Hal ini terbukti dari pembuktian masyarakat untuk memfilter budaya. sehingga semua masalah yang menyangkut kepentingan bersama hendaknya dimusyawarah. Dalam implementasinya terjadi degradasi nilai nilai pancasila.

menciptakan system kehidupan yang tertib. mengarahkan masyarakat menjadi masyarakat yang cerdas dan mandiri. adil dan dinamis.22 - . aman. serta system pendidikan nasiaonal yang menunjang sosialisasi nilai – nilai Pancasila dan menginternalisasikan ke dalam diri insan Indonesia . Upaya mengembangkan masyarakat untuk memiliki perilaku dan sikap bertannggung jawab secara etis.Berbagi permasalahan pokok negara terus – menerus muncul dan tantangan yang dihadapi untuk mengatasinya pun tak kalah sulitnya.

eksekutif. berarti penjabaran nilai-nilai pancasila dalam bentuk normanorma. KESIMPULAN Dari pembahasan tersebut. adat dan masyarakat. f) masyarakat luas. Sasaran aktualisasi nilai-nilai Pancasila: a) elite politik. ketepatan. Pentingnya aktualisasi pancasila adalah karena kehadiran globalisasi yang dapat membawa pengaruh bagi kehidupan suatu negara. c) anggota legislatif. a) Masyarakat memahami secara mendalam konsep. melalui. dan nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. yaitu. 1.BAB III PENUTUP A. b) insan pers. kebenaran rasional. c) Masyarakat memiliki pemahaman. Strategi untuk menerapakan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat majemuk. 3. pemuda. d) tokoh agama. wanita. prinsip. dapat kita ambil beberapa kesimpulan dalam penulisan makalah ini. kemauan. 6. b) Tahap internalisasi: usaha memasukkan gagasan tersebut dalam hati sanubari setiap warga negara sehingga benar-benar memahami dan bersedia menerimanya sebagai suatu kebenaran. pendidikan. a) Tahap artikulasi: pemberian penjelasan yang mantap tentang isi kandungan. baik dalam pemikiran maupun perbuatan. b) Masyarakat memiliki keyakinan akan ketangguhan. . pandangan. cendekiawan. 4. nilai bangsa dan negara dalam NKRI.23 - . yudikatif pusat dan daerah. serta merealisasikannya dalam kehidupan berBangsa dan berNegara 2. Tujuan dari aktualisasi nilai-nilai Pancasila adalah. struktur dan tujuan implementasi Pancasila. Agar nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dapat diaktualisasikan oleh segenap warga masyarakat yang majemuk maka beberapa pedoman pengimplementasian nilai-nilai Pancasila tersebut diatas. harusnya menjadi sebuah kesepakatan mutlak yang harus ditaati oleh seluruh warga masyarakat yang majemuk. Aktualisasi pancasila. dan kebenaran pancasila sebagai ideologi nasional. e) pengusaha. 5. c) Tahap aktualisasi: aplikasi gagasan tersebut dalam berbagai bidang kehidupan secara nyata. dan kemampuan mengimplementasikan pancasila dalam berbagai bidang kehidupan.

Pengamalan pancasila.00 WIB Dewa.00 WIB Indah Utami. 2010.com/2010/01/aktualisasi-pancasila-di-era. Hatta Muhammad. Jakarta.com/2012/10/aktualisasi-implementasi-pancasila.blogspot. 1998.DAFTAR RUJUKAN Anonim. M. 2011. Jakarta.html diakses pada tanggal 14 Februari 2013 pukul 17. Pukul 17. Mutiara . Makalah: Dinamika Aktualisasi nilai Pancasila dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara.blogspot. dapartemen pendidikan dan kebudayaan.html (Online) diakses pada tanggal 14 Februari 2013 pukul 17.wikipedia. Uraian Pancasila.html (online) diakses pada tanggal 16 Pebruari 2013. Jakarta. http://oneberbagimateri. Aktualisasi Pancasila Dalam berbagai aspek. 2012. Panitia Lima. http://jumridahusni.S. . Yogyakarta. Pepra.24 - .50 Husni. Pendidikan Pancasila. Wikipedia.Makalah :Revitalisasi Penerapan Pancasil dalam Kehidupan Bangsa yang Multi Kultur dan Multi Religi. 2012.org/wiki/Korupsi. Astim. Sejarah Nasional Indonesia. http://pepradewa.blogspot. Jumrida. Aktualisasi Pancasila Dalam Era Globalisasi. 2012 Korupsi.com /2011/12/aktualisasi-pancasila. Anggara.blogspot.00 WIB Mulyono.com/2011/07/aktualisasi-pancasila-dalam-berbagai. Dwi.com/2012/03/pengertian-dan-pengaruh-globalisasi. 1997. (Online) http://chumyelith. 2008. Diakses pada tanggal 17 Pebruari 2013. Bambang sumadio. Aktualisasi Pancasila. Aryakamara.1984.blogspot. http://deni- anggara.html (Online) diakses pada tanggal 14 Februari 2013 pukul 17. DRS. http://id. Pengertian dan Pengaruh globalisasi. Aktualisasi/Implementasi Pancasila.html (Online) diakses pada tanggal 14 Februari 2013 pukul 17.00 WIB Deni. Riyanto. Kaelan. 2011.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful