logika-informatika-2

Logical Connectives – Penghubung Logika / Operator Logika

http://erizal.livejournal.com http://erizal.wordpress.com

• Pernyataan majemuk terdiri dari satu atau
lebih pernyataan sederhana yang dihubungkan dengan kata hubung kalimat (connective) tertentu. Dalam bahasa Indonesia kita sering menggunakan kata-kata “tidak”, “dan”, “atau”, “jika. . . maka. . .”, “jika dan hanya jika”.

Logika Informatika

12/03/13

| Page 2

.dan. Logika Informatika 12/03/13 | Page 3 ...maka.. Jika....atau..SIMBOL ⌐ atau ¯ Λ V =>  ARTI Tidak/Bukan/Not/Negasi Dan/And/Konjungsi Atau/Or/Disjungsi Implikasi Biimplikasi BENTUK Tidak.. ...... .jika dan hanya jika.... ..

Definisi : Ingkaran suatu pernyataan adalah pernyataan yang bernilai benar. Ingkaran pernyataan p ditulis ~ p Logika Informatika 12/03/13 | Page 4 • • .• Perhatikan pernyataan : “Sekarang hari hujan” bagaimana ingkaran pernyataan itu ? Anda dapat dengan mudah menjawab : "Sekarang hari tidak hujan”. Jika pernyataan semula bernilai benar maka ingkaran pernyataan itu bernilai salah. jika pernyataan semula salah. dan sebaliknya.

not p.• Negasi (Not). dinyatakan dengan tabel kebenaran berikut ini: p 0 1 ∼p 1 0 0 adalah False 1 adalah True Logika Informatika 12/03/13 | Page 5 . Jika p adalah proposisi. negasinya. (dinotasikan dengan ~p) .

Logika Informatika 12/03/13 | Page 6 .• Contoh :  Jika p : Jakarta ibu kota RI (B) maka ~ p : Tidak benar bahwa Jakarta ibu kota RI (S) atau ~ p : Jakarta bukan ibu kota RI (S)  Jika q : Zainal memakai kaca mata maka ~ q : Tidak benar bahwa Zainal memakai kaca mata atau ~ q : Zaibal tidak memakai kaca mata ~ q akan bernilai salah jika Zainal benar-benar memakai kaca mata.

• Contoh :  Jika r : 2 + 3 > 6 (S) maka ~r : Tidak benar bahwa 2 + 3 > 6 (B) atau ~ r : 2 + 3 ≤ 6 (B) Logika Informatika 12/03/13 | Page 7 .

Contoh: 13 adalah bilangan prima dan 13 lebih kecil daripada 7. Logika Informatika 12/03/13 | Page 8 .• Definisi : Akan bernilai salah jika sekurang• • kurangnya salah satu kalimat penyusun bernilai salah Hanya jika kedua kalimat komponennya benar maka keseluruhan kalimat akan bernilai benar.

• Konjungsi dari dua pernyataan p dan q ditulis • • p ∧ q. dan dibaca ‘p dan q’. Pernyataan p ∧ q juga disebut sebagai pernyataan konjungtif. p q p ∧q Notasi : p ∧ q 0 0 0 Tabel Kebenaran : 0 1 0 1 0 0 1 1 1 12/03/13 | Page 9 Logika Informatika . Masing-masing p dan q disebut komponen (sub pernyataan).

Contoh: (12 ≤15) V (12>=15) Logika Informatika 12/03/13 | Page 10 .• Akan bernilai benar jika sekurang-kurangnya • • salah satu kalimat penyusun bernilai benar Hanya jika kedua kalimat komponennya salah maka keseluruhan kalimat akan bernilai salah.

• Notasi : p ∨ q • Tabel Kebenaran : p 0 0 1 1 q 0 1 0 1 p ∨q 0 1 1 1 Logika Informatika 12/03/13 | Page 11 .

Logika Informatika 12/03/13 | Page 12 • . diartikan sebagai “Tidak mungkin peristiwa p terjadi. Dalam implikasi p ⇒ q. p disebut hipotesa (anteseden) dan q disebut konklusi (konsekuen). tetapi peristiwa q tidak terjadi”. maka kita melihat bahwa “Jika p maka q” dapat diartikan sebagai “Bilamana p terjadi maka q juga terjadi” atau dapat juga.• Bila kita menganggap pernyataan q sebagai suatu peristiwa.

• Banyak pernyataan. pernyataan demikian disebut implikasi atau pernyataan bersyarat (kondisional) dan ditulis sebagai p ⇒ q. terutama dalam matematika. Pernyataan p ⇒ q juga disebut sebagai pernyataan implikatif atau pernyataan kondisional. Pernyataan p ⇒ q dapat dibaca:     Jika p maka q p berimplikasi q p hanya jika q q jika p 12/03/13 | Page 13 Logika Informatika . yang berbentuk “jika p maka q”.

then).. statement kondisional if p then q (dinotasikan dengan p → q) . Definisi: Kondisional (If. Jika p dan q adalah proposisi. dinyatakan dengan tabel kebenaran berikut ini : p q p →q 0 0 1 1 Logika Informatika 0 1 0 1 1 1 0 1 12/03/13 | Page 14 .• Definisi : Implikasi p ⇒ q bernilai benar jika • anteseden salah atau konsekuen benar.

• Akan bernilai benar jika :  Anteseden salah  Konsekuen benar • Contoh :  Jika kamu rajin kamu akan berhasil  Saya segera keluar dari perusahaan ini jika saya tidak mendapat kenaikan gaji  Jika saya lulus ujian. maka saya akan diwisuda  Saya akan pergi ke toko buku jika ada sahabat yang menemani Logika Informatika 12/03/13 | Page 15 .

Implikasi ini disebut implikasi material.• Berbeda dengan pengertian implikasi seharihari maka pengertian implikasi disini hanya ditentukan oleh nilai kebenaran dari anteseden dan konsekuennya saja. Sedang implikasi yang dijumpai dalam percakapan sehari-hari disebut implikasi biasa (ordinary implication). Logika Informatika 12/03/13 | Page 16 • . dan bukan oleh ada atau tidak adanya hubungan isi antara anteseden dan konsekuen.

Logika Informatika 12/03/13 | Page 17 . dan s : x bilangan bulat positif (S) maka p ⇒ q : jika x bilangan cacah maka x bilangan bulat positif (S).• Contoh :  jika p : burung mempunyai sayap (B). dan q : 2 + 3 = 5 (B) maka p ⇒ q : jika burung mempunyai sayap maka 2 + 3 = 5 (B)  jika r : x bilangan cacah (B).

• A jika dan hanya jika B. Logika Informatika 12/03/13 | Page 18 . berarti : (A=>B) Λ • (B=>A) Kesimpulan: A  B bernilai benar jika keduanya bernilai benar atau keduanya bernilai salah.

• Definisi: Kondisional dua arah (If and only if). dinyatakan dengan tabel kebenaran berikut ini: p q p↔q 0 0 1 0 1 0 1 0 0 1 1 1 Logika Informatika 12/03/13 | Page 19 . Jika p dan q adalah proposisi. statement kondisional dua arah p jika dan hanya jika q (dinotasikan dengan p q) .

Pertanyaan demikian disebut bikondisional atau biimplikasi atau pernyataan bersyarat ganda dan ditulis sebagai p ⇔ q. serta dibaca p jika dan hanya jika q (disingkat dengan p jhj q atau p bhb q).• Dalam matematika juga banyak didapati • pernyataan yang berbentuk “p bila dan hanya bila q” atau “p jika dan hanya jika q”. Logika Informatika 12/03/13 | Page 20 .

 Sehingga dapat dikatakan “Segi tiga ABC sama kaki merupakan syarat perlu dan cukup untuk kedua sudut Logika Informatika 12/03/13 | Page 21 alasnya sama besar”.• Contoh : ”Jika segi tiga ABC sama kaki maka kedua sudut alasnya sama besar”.  . juga kedua sudut alas sama besar merupakan syarat perlu dan cukup untuk segi tiga ABC sama kaki.  Kemudian perhatikan: “Jika kedua sudut alas segi tiga ABC sama besar maka segi tiga itu sama kaki”. Jelas implikasi ini bernilai benar. Jelas bahwa implikasi ini juga bernilai benar.  Sehingga segi tiga ABC sama kaki merupakan syarat perlu dan cukup bagi kedua alasnya sama besar.

dan saya merasa dingin merupakan syarat perlu dan cukup bagi saya memakai mantel.• Contoh :  Perhatikan kalimat: “Saya memakai mantel jika dan hanya jika saya merasa dingin”. Terlihat bahwa kedua peristiwa itu terjadi serentak. Pengertian kita adalah “Jika saya memakai mantel maka saya merasa dingin” dan juga “Jika saya merasa dingin maka saya memakai mantel”. Terlihat bahwa jika saya memakai mantel merupakan syarat perlu dan cukup bagi saya merasa dingin. Logika Informatika 12/03/13 | Page 22 .

Logika Informatika 12/03/13 | Page 23 . Saya tidak bohong (true) Anda mendapat nilai kurang dari 95. maka anda akan mendapat nilai A • Contoh tersebut bisa mempunyai 4 kasus : • • • Anda mendapat nila kurang dari 95 (false) dan anda tidak dapat nilai A (false)...• Contoh :  Jika anda mendapat nilai 95 atau lebih dalam ujian akhir. Saya bohong (false) Teruskan 2 kasus berikutnya. anda juga dapat nilai A (true).

Jack orang yang bodoh atau ia pandai tetapi malas Logika Informatika 12/03/13 | Page 24 . Jack tidak pandai ataupun rajin.• A : Jack orang yang pandai • B : Jack orang yang rajin • Tulislah bentuk simbolis dari kalimat-kalimat ini :     Jack orang yang bodoh tetapi rajin. Jack orang yang pandai atau ia malas.

http://erizal.wordpress.livejournal.com http://erizal.com .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful