PANDUAN PENYUSUNAN TELAAHAN STAF DIKLAT PRAJABATAN SMK JALUR PELAKSANA

I.

PENDAHULUAN

Diklat Prajabatan SMK Jalur Pelaksana merupakan salah satau jenis diklat yang diselenggarakan oleh PT PLN (Persero), dalam rangka seleksi pegawai baru. Dalam pelaksanaanya diklat prajabatan SMK dilakukan oleh PT PLN (Persero) Pusdiklat. Beberapa program diklat yang terkandung dalam diklat prajabatan adalah sebagai berikut : 1. 2. 3. 4. Program diklat pembinaan fisik dan mental (kesemaptaan), Program diklat pengenalan Perusahaan; Program diklat pembidangan ; Program On The Job Training (OJT).

Dari beberapan program diklat tersebut, program on the job training (OJT) merupakan kegiatan diklaat yang harus diikuti oleh Siswa prajabatan SMK, sebagai tahapan akhir pelaksanaan diklat prajabatan SMK. Dalam program on the job training (OJT) Siswa prajabatan SMK mendapat tugas untuk menyusun TELAAHAN STAF. Tugas yang dimaksud sebagai salah satu persyaratan agar dapat dinyatakan lulus untuk diangkat menjadi pegawai. Telahan staf adalah dokumen resmi staf yang berisi analisa singkat terhadap masalah / persoalan yang dihadapi Perusahaan / Unit / Sub Unit, yang disertai dengan pembahasan dan saransaran tindakan, guna memberikan nilai tambah kepada Perusahaan / Unit / Sub Unit dalam bentuk tulisan untuk disampaikan kepada pimpinan. Penyusunan telaahan staf yang benar dan baik oleh Siswa prjabatan SMK, diperlukan PANDUAN PENYUSUNAN TELAAHAN STAF. Oleh karena itu agar Siswa prajabatan SMK dapat menyelesaian tugas menyusun telaahan staf secara efektif, maka disusunlah panduan telaahan staf yang dimaksud.

II.

MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud penyusunan telaahan staf adalah untuk meningkatkan kemampuan Siswa prajabatan SMK dalam mencurahkan gagasan / pikiran dengan menulis sebagai pengembangan berpikir ke berbagai sudut pandang. Tujuan penyusunan telaahan staf adalah membantu memecahkan permasalahan / persoalan yang dihadapi pimpinan dan membantu pimpinan dalam mengambil keputusan.

III.

FUNGSI

Telaahan staf memiliki berbagai fungsi dalam mendukung operasional Perusahaan / Unit / Sub Unit. Oleh karena itu fungsi-fungsi yang melekat pada telaahan staf, antara lain sebagai berikut :

Dari tahap pra anggapan tersebut. 6. STANDAR FORMAT PENULISAN Dalam penyusunan telaahan staf. 3. Standar format tersebut disusun agar dalam penulisan telaahan staf Siswa OJT terdapat keseragaman / kesamaan. Menyiapkan rencana kegiatan penyelesaian permasalahan / persoalan Perusahaan / Unit / Sub Unit 5. TEMA DAN TOPIK Tema telaahan staf disusun sesuai dengan isu-isu strategis atau key performance indicator yang terjadi di Perusahaan / Unit / Sub Unit di tempat OJT Siswa OJT Topik telaahan staf disusun berdasarkan salah satu tema isu-isu strategis atau key performance indicator Perusahaan / Unit / Sub Unit Siswa OJT di tempat OJT Siswa OJT VI. yang digunakan sebagai landasan berpikir untuk penyelesaiaannya. selanjutnya dianalisis dan dibahas berdasarkan fakta yang mempengaruhi serta disimpulkan dan disarankan untuk ditindak lanjuti.1. Sumber permasalahan / persoalan sebelum diselesaikan disusun pra anggapan. Membuat perkiraan penyelesaian suatu permaslahan / persoalan Perusahaan / Unit / Sub Unit 3. Dengan demikian akan memudahkan dalam melakukan evaluasi hasil telaahan staf yang dimaksud. Menyediakan keterangan terhadap pemasalahan / persoalan Perusahaan / Unit / Sub Unit yang akan diselesaikan 2. SUMBER Penyusunan telaahan staf dapat dilakukan dengan mengacu kepada permasalahan / persoalan yang ebrsumber dari pimpinan atau atasan dan atau dari permasalahan / persoalan yang ditemukan sendiri oleh Siswa OJT di tempat OJT. V. Halaman Judul Lembar Pengesahan Kata Pengantar Daftar Isi Daftar Tabel / Gambar (bila ada) Abstrak (Ringkasan) Bagian Pokok : . Mengajukan saran tindak lanjut penyelesaian permasalahan / persoalan Perusahaan / Unit / Sub Unit 4. 4. Siswa OJT perlu memperhatikan standar format penulisan. 7. Menganalisa keputusan menjadi kebijaksanaan dari hasil analisa permasalahan / persoalan yang dihadapi Perusahaan / Unit / Sub Unit 6. Format penulisan telaahan staf adalah sebagai berikut : 1. 5. 2. Mengadakan pengawasan terhadap hasil tindak lanjut yang dilakukan dalam penyelesaian permasalahan / persoalan Peerusahaan / Unit / Sub Unit IV.

3. Mentor. Pembahasan 7. Pada halaman pengesahan . Pada halaman judul ditulis pula tahun penulisan telaahan staf. Demikian pula ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung penyelesaian penulisan telaahan staf. Persoalan 7. Kata Pengantar Pada halam kata pengantar ditulis ucapan syukur kepada Alloh.6. Latar Belakang 7.SWT. Pra-Anggapan 7. Halaman Pengesahan Pada halam pengesahan ditulis judul telaahan staf.7. ditulis keseluruhan isi materi telaahan staf yang disusun. nama penulis. nomor induk. Judul sebaiknya disusun secara ekspresif. dilengkapi dengan cap / stempel Unit tempat OJT.7. Halaman Judul Pada halaman judul . nomor induk dan jabatan serta Unit tempat OJT dilaksanakan. 4. .2.5. Bagian Akhir . ditulis JUDUL telaahan staf dengan huruf besar (KAPITAL). Judul disusun sesuai dengan dan mengacu pada permasalahan / persoalan yang dipilih / ditemukan. sehingga menarik pembaca. Daftar Isi Pada halaman daftar isi.3. seperti daftar gambar. Kesimpulan dan Saran Tindak Lanjut 8. yang telah memberikan kesempatan kepada Siswa untuk menyelesaikan tugas penyusunan telaahan staf. Fakta Yang Mempengaruhi 7.Lampiran-Lampiran Penjelasan masing-masing bab pada format telaahan staf sebagaimana tersebut diatas. Permasalahan 7. Selanjutnya pada akhir kata pengantar ditulis harapan yang menyatakan semoga telaahan staf yang disusun dapat bermanfaat. dan jabatan. 2. Selanjutnya pada halaman pengesahan harus ditanda tangani oleh Siswa OJT. daftar tabel.1. Dengan demikian tidak membuka peluang untuk penafsiran ganda.4. Pada halaman judul juga ditulis dengan jelas nama penulis. adalah sebagai berkut : 1. daftar lampiran dan sebagainya. Disamping irtu ditulis pula daftar lain yang mendukung kandungan materi dari telaahan staf. Manajer SDM dan General Manager Unit tempat OJT. harus dicantumkan tanggal sesuai dengan tanggal pada saat dilakukan pengesahaan.

Dengan kata lain latar belakang memuat dasar tujuan. Persoalan dapat dirumuskan pula sebagai penyimpangan antara pengalaman dengan kenyataan atau penyimpangan antara yang direncanakan dengan kenyataan. yaitu hal-hal atau sesuatu yang perlu penyelesaian. Ringkasan materi tersebut meliputi latar belakang. Latar Belakang Permasalahan Persoalan Pra Anggapan Fakta Yang Mempengaruhi Pembahasan Kesimpulan Tindakan Yang disarankan Penjelasan dari masing-masing sub bab sebagaimana tersebut di atas. Persoalan Pada bab persoalan ditulis maasalah yang bersifat negatif. perbaikaan. Abstrak Pada halaman abstak (ringkasan) telaahan staf. d. sehinggga menjadi persoalan yang harus diselesaiakan. Dengan demikian pada bab latar belakang ditulis apa. Dengan demikian. mengapa permasalahan / persoalan dibahas dalam penulisan telaahan staf yang dilakukan oleh Siswa OJT b. Latar Belakang Pada bab latar belakang . pembahasan dan kesimpulan serta tindakan yang disarankan. h. Permasalahan Pada bab permasalahan ditulis hal atau sesuatu yang harus diselesiakan. dapat memahami kandungan materi telaahan staf secara keseluruhan. permasalahan. saripati dari muatan telaahan staf. Masingmasing sub bab dalam bab pokok tersebut adalah sebagai berikut : a. sehingga dapat memberikan nilai tambah kepada Unit / Sub Unit dalam meningoptimalkan kinerja. Demikian pula persoalan dapat terjadi sebagai akibat dari persaingan taua komoetsisi dalam penyelesaian suatu pekerjaan. pendekatan dan alasan pemilihan permasalahan / persoalan dalam telaahan staf. c. karena merupakan masalah yang dihadapi Unit / Sub Unit tempat OJT. 6. disusun ringkasan. pemecahan. Bab Pokok Pada Bab Pokok dimuat materi yang merupakan inti dari isi suatu telaahan staf. g. b. Oleh . e. Disamping itu persoalan juga merupakan pengaduan dari halhal atau sesuatu yang tidak sesuai dengan sistem.5. intisari. apabila pembaca membaca abstrak. adalah sebagai berikut : a. Dengan demikian rumusan permasalahan merupakan arah dalam proses pemecahan masalah melalui pembahasan dengan tingkat analisa masing-masing Siswa OJT c. Dengan kata lain abstrak merupakan cerminan isi keseluruhan telaahan staf. ditulis dasar pertimbangan pemilihan permasalahan / persoalan yang dianalisa dalam telaahan staf. mekanisme dalam pelaksanaan pekerjaan. f. Dalam hal ini masalah yang dihadapi Unit / Sub Unit merupakan persoalan yang harus diselesaikan atau dipecahkan.

h. Dalam pembahasan terkandung pengertian proses. Dalam hal ini pra anggapan merupakan prasangka atau jawaban sementara dari rumusan persoalan yang dianggap kebenarannya. Sedangkan metode deduktif menyimpulkan dari suatu kumpulan data / informasi kemudian baru disimpulkan. kreatifitas Siswa OJT dalam mengupas gagasan dan sistematika penelaahan yang teratur terhadap persoalan yang disusun dalam telaahan staf. Dengan demikian fakta yang mempengaruhi merupakan sesuatu yang benarbenar ada atau terjadi yang menjadi landasan dalam menyelesaiakan persoalan yang diungkapkan pada telaahan staf. Dengan kata lain pra anggapan merupakan semacam hipotesa atau jawaban sementara dari persoalan yang dianggap benar. Tindakan Yang Disarankan Pada bab tentang tindakan yang disarankan. Kesimpulan Pada bab kesimpulan. Disamping itu tindakan yang disarankan dapat berupa masukan. g. etis sebagai suatu hal yang harus dipecahkan. d. e. Fakta Yang Mempengaruhi Pada bab fakta yang mempengaruhi. f. perbuatan. Metode induktif menyimpulkan sesuatu dari beberapa data / informasi yang disampaikan. Disamping itu dalam pembahasan dibahas juga mengenai alternatif penyelesaian persoalan disertai dengan penelaahan fakta-fakta melalui metode analisis permasalahan / persoalan. ciata-cita atau pendapat yang dikemukakan untuk dipertimbangkan dalam mengatasi permadsalahan / persoalan. sehingga menghasilkan kesimpulan yang logis dan dapat diterima oleh pengambil keputusan. ditulis perbuatan / kegiatan riil apa yang disarankan untk dilakukan dalkam menyelesaikan persoalan. . Pra-Anggapan Pada bab pra anggapan. berdasarkan apa-apa yang diuraikan dalam pembahasan. ditulis pandangan / pendapat / keyakinan yang ada sebelumnya atau yang melandasi pandangan lain atau tindakan yang berkaitan dengan pekerjaan di Unit / Sub Unit. Perbuatan / kegiatan peketrjaan tersebut juga merupakan sesuatu yang dapat dilaksnakan untuk mengatasi suatu permasalahan / persoalan. ditulis hal / keadaan / peristiwa / sesuatu yang merupakan kenyataan yang menjadi landasan dalam menyelesaiaikan persoalan yang disusun dalam telaahan staf. Disamping itu fakta yang mempengaruhi merupakan teori / ketentuan / aturan / SOP dan sejenisnya yang melandasi penyelesaian persoalan. signifikan. diselesaikan. Dalam menyususn kesimpulan harus mengacu kepada materi yang telah dibahas dan konsisten dengan analisis permasalahan / persoalan Dalam menyusun kesimpulan dapat digunakan keputusan yang direoleh dengan metode induktif dan deduktif. Pembahasan Pada bab pembahasan ditulis. Pekerjaan yang disarankan tersebut harus sesuai dengan batas wewenang pimpinan yang menerima hasil telaahan staf.karena itu rumusan persoalan dalam telaahan staf harus fesible. cara membahas / mengupas rangkaian fakta-fakta. jelas. berisi ikhtisar / menyarikan materi / isi / kandungan penulisan telaahan staf. sehingga pembahasan menghasilkan pengupasan terhadap persoalan. usulan anjuran.

dengan menggunakan norma-norma pengetikan yang disepakati bersama dan sesuai dengan pedoman ejaan yang disempurnakan.VII. seperti yang dari dan e. Pengetikan Kalimat Alinea baru diketik sebaris dengan baris di atasnya dengan jarak 2 spasi. tidak menggunakan singkatan seperti tdk.. Judul anak Sub bab ditulis mulai dari sebelah kiri dengan indensi 5 (lima) pukulan yang diberi garis bawah. lalu diikuti oleh kalimat berikutnya. dan sebagainya Teknik Pengetikan 1. jelas. Huruf pertama setiap kata ditulis dengan huruf besar (huruf kapital). satu kesatuan. Bab.. METODOLOGI PENULISAN TELAAHAN STAF Metodologi penulisan telaahan staf ditetapkan untuk menstandarisasi penyusunan. dgn. Judul Sub-bab ditulis mulai dari sebeleh kiri. Jika masih ada sub judul dalam tingkatan yang lebih rendah. ditulis seperti pada butir di atas. Sub-bab dan a. dari. yg. tsb. sederhana. Gunakan Bahasa Indonesia sesuai dengan pedoman baku tata bahasa dan ejaan yang disempurnakan. dan. Jarak pengetikan. Jumlah halaman yang tidak sesuai dengan ketentuan jumlah halaman tersebut dapat mengurangi penilaian. huruf pertama setiap kata ditulis dengan huruf besar (huruf kapital). Times New Roman style) 2. Pengetikan kutipan langsung yang lebih dari 3 baris diketik 1 spasi menjorok ke dalam dan semuanya tanpa diberi tanda petik . seperti yang. Jarak pengetikan antara Bab dan Sub bab 3 spasi. 4. Telaahan Staf diketik 1. kecuali kata-kata tugas. mengutamakan istilah yang mudah dimengerti. Beberapa ketentuan yang harus ditaati dalam pengetikan telaahan staf adalah sebagai berikut :    Telaahan Staf harus ditulis minimal 15 halaman dan maksimal 30 halaman. Usahakan tulisan sistematis.5 spasi pada kertas berukuran A4 (font 12. Judul bab diketik di tengah tengah dengan huruf besar dan dengan jarak 4 cm dari tepi atas tanpa digaris bawahi c... d. Batas pengetikan  Samping kiri 4 cm  Samping kanan 3 cm  Batas atas dan bawah masing masing 3 cm 3. Sub-bab dan kalimat di bawahnya 2 Spasi b. kecuali kata kata tugas.

kata pengantar dan daftar isi memakai angka romawi kecil dan diketik sebelah kanan bawah (i. ii dan seterusnya).2.5. BaB Tubuh/pokok sampai dengan bagian penutup memakai angka arab dan diketik sebelah kanan bawah (1. FORMAT TELAAHAN STAF . nama.3 dan seterusnya). Penomoran Halaman BaB pendahuluan yang meliputi halaman judul. VIII.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

dengan harapan penyusunan telaahan staf oleh Siswa OJT dan bimbingan yang dilakukan oleh Mentor dan pembinaan yanhg dilakukan oleh MSDM PLN Unit Induk dapat dilaksnakan dengan benar dan baik. SUHARTO . PENUTUP Demikian Penduan Penyusunan Telaahan Staf ini disusun. September 2012 PT PLN (Persero) PUSDIKLAT KEPALA. Akhirnya semoga penduan ini dapat bermanfaat. Jakarta.IX.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful