I.

Prinsip Kolaborasi

Kerjasama pada tahap perncanaan dan tindakan serta berbagi dalam keputusan dan tanggung jawab. Kolaborasi didasarkan pada konsep tujuan umum, kontribusi praktisi profesional, kolegalitas, komunikasi dan praktek yang difokuskan kepada pasien dengan kepercayaan sebagai konsep umum kolaborasi. • • II. Point penting : Kerjasama dan kesetaraan (esensi dasar) Point lainnya : Kebersamaan, berbagi tugas, tanggung jawab, dan tanggung gugat Tujuan

• Memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dengan menggabungkan keahlian unik profesional • • • • •

Produktivitas maksimal serta efektifitas dan efesiensi sumber daya Meningkatnya profesionalisme dan kepuasan kerja, dan loyalitas Meningkatnya kohesifitas antar profesional Kejelasan peran dalam berinteraksi antar profesional Menumbuhkan komunikasi, kolegalitas, dan menghargai dan memahami orang lain

Menghasilkan outcome yang lebih baik bagi pasien dalam mecapai upaya penyembuhan dan memperbaiki kualitas hidup III. Manfaat

• Memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dengan menggabungkan keahlian unik profesional. • • •

Memaksimalkan produktivitas serta efektifitas dan efisiensi sumber daya. Meningkatkan profesionalisme, loyalitas, dan kepuasan kerja. Meningkatkan kohesivitas antar tenaga kesehatan profesional.

Memberikan kejelasan peran dalam berinteraksi antar tenaga kesehatan profesional sehingga dapat saling menghormati dan bekerja sama. • • • IV. Meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan kesehatan Peningkatan akses ke berbagai pelayanan kesehatan Untuk tim kesehatan, memiliki pengetahuan, ketrampilan, dan pengalaman Cara Membangun dan Mempertahankan Kolaborasi Tim Kesehatan

Menurut Kepmenkes.1. 4 fungsi pokok SK menurut WHO a. ada 6 subsistem a. Membangun komitmen dan kepercayaan antarprofesi kesehatan untuk saling bekerja sama 3. Membuat rencana jangka pendek dan jangka panjang dalam strategi penanganan pasien V. ada dari WHO ada SKN (SK Nasional) 2. SDM Kesehatan diakui pemerintah dan diakui oleh pemerintah dengan masyarakat sebagai unsur penggerak 6. Sistem Pelayanan Kesehatan 1. SK Daerah 5. Pembiayaan Kesehatan c. Penyediaan SDM d. diharapkan masyarakat dapat mendapatkan pelayan kesehatan yang layak dengan tepat serta dengan orang yang sesuai dalam bidangnya dan dalam kerangka kolaborasi kesehatan . Pelay Kesehatan b. Regulator/Stewardship 3. Pemberdayaan Masyarakat f. Di Indonesia ada SK Provinsi. Fokus dalam meningkatkan kualitas hidup pasien 6. Pembiayaan Kesehatan c. Upaya Kesehatan b. Sistem kesehatan. Menggunakan cara komunikasi yang efektif 7. Mengetahui tugas dan wewenang/batasan masing-masing profesi kesehatan 2. SDM d. Manajemen Kesehatan 4. Bekerja dalam kesetaraan profesi 5. Menyediakan waktu khusus untuk sharing pengetahuan dan pemecahan masalah dari pasien 4. Obat dan Perbekalan Kesehatan e. Jadi.

374/Menkes/SK/V/2009.Sumber : Kepmenkes RI No. Tentang Sistem Kesehatan Nasional .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful