Makalah 1 KETERAMPILAN PROSES DASAR PADA PEMBELAJARAN IPA

Oktober 27, 2008 — Wahidin oleh : Dadan wahidin UPI kampus Purwakarta BAB I <!– @page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } H3 { margin-top: 0in; margin-bottom: 0in } H3.western { font-family: ―Times New Roman‖, serif; font-size: 12pt } H3.cjk { font-family: ―Lucida Sans Unicode‖; fontsize: 12pt } H3.ctl { font-family: ―Tahoma‖; font-size: 12pt } P { margin-bottom: 0in; text-align: justify } –>

A. Pengertian Pendekatan keterampilan proses dapat diartikan sebagai wawasan atau anutan pengembangan keterampilan- keterampilan intelektual, sosial dan fisik yang bersumber dari kemampuan- kemampuan mendasar yang prinsipnya telah ada dalam diri siswa (DEPDIKBUD, dalam Moedjiono, 1992/ 1993 : 14) Menurut Semiawan, dkk (Nasution, 2007 : 1.9-1.10) menyatakan bahwa keterampilan proses adalah keterampilan fisik dan mental terkait dengan kemampuan- kemampuan yang mendasar yang dimiliki, dikuasai dan diaplikasikan dalam suatu kegiatan ilmiah, sehingga para ilmuan berhasil menemukan sesuatu yang baru. Dimyati dan Mudjiono (Sumantri, 1998/1999: 113) mengungkapkan bahwa pendekatan keterampilan proses bukanlah tindakan instruksional yang berada diluar jangkauan kemampuan peserta didik. Pendekatan ini justru bermaksud mengembangkan kemampuan- kamapuan yang dimiliki peserta didik. B. Jenis- Jenis Pendekatan Keterampilan Proses Dasar Khusus untuk keterampilan proses dasar, proses- prosesnya meliputi keterampilan mengobservasi, mengklasifikasi, mengobservasi, mengklasifikasikan, mengukur, mengkomunikasikan, menginferensi, memprediksi, mengenal hubungan ruang dan waktu, serta mengenal hubungan- hubungan angka. 1. Keterampilan Mengobservasi Keterampilan mengobservasi menurut Esler dan Esler (1984) adalah keterampilan yang dikembangkan dengan menggunakan semua indera yang kita miliki untuk mengidentifikasi dan memberikan nama sifat- sifat dari objek- objek atau kejadian- kejadian. Definisi serupa disampaikan oleh Abruscato (1988) yang menyatakan bahwa mengobservasi artinya mengunakan segenap panca indera untuk memperoleh imformasi atau data mengenai benda atau kejadian. (Nasution, 2007: 1.8- 1.9) Kegiatan yang dapat dilakukan yang berkaitan dengan kegiatan mengobservasi misalnya menjelaskan sifat- sifat yang dimiliki oleh benda- benda, sistem- sistem, dan organisme hidup. Sifat yang dimiliki ini dapat berupa tekstur, warna, bau, bentuk ukuran, dan lain- lain. Contoh yang lebih konkret, seorang guru sering membuka pelajaran dengan menggunakan kalimat tanya seperti apa yang engkau lihat ? atau bagaimana rasa, bau, bentuk, atau tekstur…? Atau mungkin guru

menyuruh siswa untuk menjelaskan suatu kejadian secara menyeluruh sebagai pendahuluan dari suatu diskusi. 2. Keterampilan Mengklasifikasi Keterampilan mengklasifikasi menurut Esler dan Esler merupakan ketermpilan yang dikembangkan melalui latihan- latihan mengkategorikan benda- benda berdasarkan pada (set yang ditetapkan sebelumnya dari ) sifat- sifat benda tersebut. Menurut Abruscato mengkalsifikasi merupakan proses yang digunakan para ilmuan untuk menentukan golongan bendabenda atau kegaitan- kegiatan. (Nasution, 2007 : 1.15) Bentuk- bentuk yang dapat dilakukan untuk melatih keterampilan ini misalnya memilih bentuk- bentuk kertas, yang berbentuk kubus, gambargambar hewan, daun- daun, atau kancing- kancing berdasarkan sifatsifat benda tersebut. Sistem- sistem klasifikasi berbagai tingkatan dapat dibentuk dari gambar- gambar hewan dan tumbuhan (yang digunting dari majalah) dan menempelkannya pada papan buletin sekolah atau papan panjang di kelas. Contoh kegiatan yang lain adalah dengan menugaskan siswa untuk membangun skema klasifikasi sederhana dan menggunakannya untuk kalsifikasi organisme- organisme dari carta yang diperlihatkan oleh guru, atau yang ada didalam kelas, atau gambar tumbuh- tumbuhan dan hewan- hewan yang dibawa murid sebagai sumber klasifikasi 3. Keterampilan Mengukur Keterampilan mengukur menurut Esler dan Esler dapat dikembangkan melalui kegiatan- kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan satuan- satuan yang cocok dari ukuran panjang, luas, isi, waktu, berat, dan sebagainya. Abruscato menyatakan bahwa mengukur adalah suatu cara yang kita lakukan untuk mengukur observasi. Sedangkan menurut Carin, mengukur adalah membuat observasi kuantitatif dengan membandingkannya terhadap standar yang kovensional atau standar non konvensional. (Nasution, 2007 : 1.20) Keterampilan dalam mengukur memerlukan kemampuan untuk menggunakan alat ukur secara benar dan kemampuan untuk menerapkan cara perhitungan dengan menggunakan alat- alat ukur. Langkah pertama proses mengukur lebih menekankan pada pertimbangan dan pemilihan instrumen (alat) ukur yang tepat untuk digunakan dan menentukan perkiraan sautu objek tertentu sebelum melakukan pengukuran dengan suatu alat ukur untuk mendapatkan ukuran yang tepat. Untuk melakukan latihan pengukuran, bisa menggunakan alat ukur yang dibuat sendiri atau dikembangkan dari benda- benda yang ada disekitar. Sedangkan pada tahap selanjutnya, menggunakan alat ukur yang telah baku digunakan sebagai alat ukur. Sebagai contoh, dalam pengukuran jarak, bisa menggunakan potongan kayu, benang, ukuran tangan, atau kaki sebagai satuan ukurnya. Sedangkan dalam pengukuran isi, bisa menggunakan biji- bijian atau kancing yang akan dimasukkan untuk mengisi benda yang akan diukur.

Contoh kegiatan mengukur dengan alat ukur standar/ baku adalah siswa memperkirakan dimensi linear dari benda- benda (misalnya yang ada di dalam kelas) dengan menggunkan satuan centi meter (cm), dekameter (dm), atau meter (m). Kemudian siswa dapat menggunakan meteran (alat ukur, mistar atau penggaris) untuk pengukuran benda sebenarnya. 4. Keterampilan Mengkomunikasikan Menurut Abruscato (Nasution, 2007: 1.44 ) mengkomunikasikan adalah menyampaikan hasil pengamatan yang berhasil dikumpulkan atau menyampaikan hasil penyelidikan. Menurut Esler dan Esler ((Nasution, 2007: 1.44) dapat dikembangkan dengan menghimpun informasi dari grafik atau gambar yang menjelaskan benda- benda serta kejadainkejadian secara rinci. Kegiatan untuk keterampilan ini dapat berupa kegiatan membaut dan menginterpretasi informasi dari grafik, charta, peta, gambar, dan lainlain. Misalnya siswa mengembangkan keterampilan mengkomunikasikan deskripsi benda- benda dan kejadian tertentu secar rinci. Siswa diminta untuk mengamati dan mendeskrifsikan beberapa jenis hewan- hewan kecil ( seperti ukuran, bentuk, warna, tekstur, dan cara geraknya), kemudain siswa tersebut menjelaskan deskrifsi tentang objek yang diamati didepan kelas. 5. Keterampilan Menginferensi Keterampilan menginferensi menurut Esler dan Esler dapat dikatakan juga sebagai keterampilan membuat kesimpulan sementara. Menurut Abruscato , menginferensi/ menduga/ menyimpulakan secara sementara adalah adalah menggunakan logika untuk memebuat kesimpulan dari apa yagn di observasi( Nasution, 2007 : 1.49) Contoh kegiatan untuk mengembangkan keterampilan ini adalah dengan menggunakan suatu benda yang dibungkus sehingga siswa pada mulanya tidak tahu apa benda tersebut. Siswa kemudian mengguncangguncang bungkusan yang berisi benda itu, kemudian menciumnya dan menduganya apa yang ada di dalam bungkusan ini. Dari kegiatan ini, siswa akan belajar bahwa akan muncul lebih dari satu jenis inferensi yang dibuat untuk menjelaskan suatu hasil observasi. Disamping itu juga belajar bahwa inferensi dapat diperbaiki begitu hasil observasi dibuat. 6. Keterampilan Memprediksi Memprediksi adalah meramal secara khusus tentangapa yang akan terjadi lpada observasi yang akan datang (Abruscato Nasution, 2007 : 1.55) atau membuat perkiraan kejadian atau keadaan yang akan datang yang diharapkan akan terjadi (Carin, 1992). Keterampilan memprediksi menurut Esler dan Esler adalah keterampilan memperkirakan kejadian yang akan datang berdasarkan dari kejadian- kejadian yang terjadi sekarang, keterampialn menggunakna grafik untuk menyisipkan dan meramalkan terkaan- terkaan atau dugaan- dugaan. (Nasution, 2007 : 1.55)

Jadi dapat dikatakan bahwa memprediksi sebagai menyatakan dugaan beberapa kejadian mendatang atas dasar suatu kejadian yang telah diketahui Contoh kegiatan untuk melatih kegiatan ini adalah memprediksi berapa lama (dalam menit, atau detik) lilin yang menyala akan tetap menyala jika kemudian ditutup dengan toples (dalam berbagai ukuran) yang ditelungkupkan. 7. Keterampilan Mengenal Hubungan Ruang dan Waktu Keterampilan mengenal hubungan ruang dan waktu menurut Esler dan Esler meliputi keterampilan menjelaskan posisi suatu benda terhadap lainnya atau terhadap waktu atau keterampilan megnubah bentuk dan posisi suatu benda setelah beberapa waktu. Sedangkan menurut Abruscato menggunakan hubungan ruangwaktu merupakan keterampilan proses yan gberkaitan dengan penjelasan- penjelasan hubungan- hubunagn tentang ruang dan waktu beserta perubahan waktu. Untuk membantu mengembangkan pengertian siswa terhadap hubungan waktu- ruang, seorang guru dapat memberikan pelajaran tentang pengenalan dan persamaan bentuk- bentuk dua dimensi (seperti kubus, prisma, elips). Seorang guru dapat menyuruh sisiwa menjelaskan posisinya terhadap sesuatu, misalnya seorang siswa dapat menyatakan bahwa ia berada ia berada di baridsan ketiga bangku kedua dari kiri gurunya. 8. Keterampilan Mengenal Hubungan Bilangan- bilangan Keterampilan mengenal hubungan bilangan- bilangan menurut Esler dan Esler meliputi kegaitan menemukan hubungan kuantitatif diantara data dan menggunakan garis biangan untuk membuat operasi aritmatika (matematika). Carin mengemukakan bahwa menggunakan angka adalah mengaplikasikan aturan- aturan atau rumus- ruumus matematik untuk menghitung jumlah atau menentukan hubungan dari pengukuran dasar. Menurut Abruscato, menggunakan bilangan merupakan salah satu kemampuan dasar pada keterampilan proses.( Nasution, 2007: 1.611.62). Kegiatan yang dapat digunakan untuk melatih keterampilan ini adalah menentukan nilai pi dengan mengukur suatu rangkaian silinder, menggunakan garis bilangan untuk operasi penambahan dan perkalian. Latihan- latihan yang mengharuskan siswa untuk mengurutkan dan membandingkan benda- benda atau data berdasarkan faktor numerik membantu untuk mengembangkan keterampilan ini. contoh pertanyaan yang membantu siswa agar mengerti tentang hubungan bilangan antara lain adalah : ― lebih jauh mana benda A jika dibandingkan dengan benda B?‖ ― Berapa derajat suhu tersebut turun dari – 100 C ke – 200 C ? ‖

BAB III PENUTUP A. Kesimpulan Pendekatan keterampilan proses dapat diartikan sebagai wawasan atau anutan pengembangan keterampilan- keterampilan intelektual, sosial dan fisik yang bersumber dari kemampuan- kemampuan mendasar yang prinsipnya telah ada dalam diri siswa (DEPDIKBUD, dalam Moedjiono, 1992/ 1993 : 14) Keterampilan proses dasar, meliputi keterampilan mengobservasi, mengklasifikasi, mengobservasi, mengklasifikasikan, mengukur, mengkomunikasikan, menginferensi, memprediksi, mengenal hubungan ruang dan waktu, serta mengenal hubungan- hubungan angka. B. SARAN Untuk mengoptimilisasikan proses pembelajaran bidang studi Ilmu Pengetahuan Alam di sekolah dasar, terkadang membutuhkan alat peraga atau media pembelajaran yang bersifat modern, seperti audio visual dan alat peraga atau media pembelajaran tersebut terkesan mahal, sehingga semua sekolah dasar tidak mampu memilikinya yang dampaknya akan menghambat daripada proses pembelajaran IPA disekolah dasar.

dkk.1998/ 1999. 1992/ 1993. Jakarta: DEPDIKBUD Ditulis dalam Makalah Jurusan IPA.DAFTAR PUSTAKA Nasution. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: DEPDIKBUD Sumantri. Pendidikan IPA di SD.komentar » . Strategi Belajar Mengajar. Noehi. Dimyati. Jakarta : Universitas Terbuka Moedjiono dan Moh.2007. Makalah Perencanaan Pembelajaran. 9 Komentar . Mulyani dan Johar Permana. Makalah ilmu Pendidikan.

Berbagai kemudahan memperoleh informasi dari berbagai penjuru dunia dalam hitungan detik. Salah satu fungsi dari perpustakaan sekolah adalah mengembangkan pendidikan. Dengan teknologi yang luas ini hanyalah sebuah desa yang global yang kecil. sudah saatnya kita memanfaatkan teknologi informasi tersebut. yang pada ―zaman batu― dianggap sebagai sesuatu yang tidak mungkin. yaitu dari sisi penyedia layanan dan dari sisi pemakai layanan.Dalam dunia pendidikan di Indonesia. Hal itu dapat ditunjukkan dengan masih saja ada keluhan para pengguna perpustakaan. Teknologi informasi akan memberikan nilai tambah dalam proses pembelajaran. perpustakaan harus menyediakan berbagai informasi dan berusaha mempertemukan antara pengguna dengan informasi yang disediakan. Seorang guru akan dengan mudah mencari bahan-bahan ajar yang sesuai dengan bidangnya. Sekilas Kegiatan Pelayanan Perpustakaan Sekolah Kegiatan pelayanan perpustakaan dapat dilihat dari dua sisi.S Pendahuluan Dewasa ini perkembangan dan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telahberjalan dengan sangat pesat. Perpustakaan yang dikatakan sebagai jantungnya dunia pendidikan masih sakit dan belum kunjung sembuh. Perpustakaan diharapkan mampu mengikuti tuntutan dan perkembangan informasi yang ada. yang masih kecewa karena pelayanan yang tidak memuaskan. 2009 — Wahidin PENDIDIKAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DALAM DUNIA PERPUSTAKAAN SEKOLAH Oleh Aisya Gulita Oktariyani. through ICT this big world is only a global little village. Informasi yang didapat bisa diperoleh dari perpustakaan sekolah. tampil penuh percaya diri. S. peran. Dalam pemanfaatan teknologi informasi diharapkan tingkat daya pikir serta kreativitas guru dan siswa serta masyarakat dapat berkembang dengan pesat. lantaran informasi yang dibutuhkan tidak tersedia di perpustakaan. kini telah menjadi kenyataan. Dari sisi penyedia . dan usaha perpustakaan hingga kini tampaknya belum dapat diraih dan terpenuhi sebagaimana mestinya.1999:50). Fungsi. Hal ini berkaitan dengan semakin tingginya kebutuhan informasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak semuanya diperoleh dalam lingkungan sekolah. dan memfungsikan dirinya sebagai penyaji informasi yang andal. Untuk memenuhi kebutuhan penggunanya. yakni memberikan kepada pengguna untuk dapat memanfaatkan seluruh informasi yang disajikan oleh perpustakaan (Karmidi.Makalah 2 PENDIDIKAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DALAM DUNIA PERPUSTAKAAN SEKOLAH Maret 4. seorang siswa dapat mendalami ilmu yang didapatkan dengan didukung kemampuan untuk mencari informasii tambahan di luar yang diajarkan oleh guru.

Perkembangan Sistem Komputer Perpustakaan Sekolah Dalam laporannya pada tahun 1972. penempatan pustaka di rak. Pengadaan pustaka: pembelian. CD. media elektronis (antara lain: berkas elektronis di disk. Pustaka yang dimaksud di atas meliputi media cetak (antara lain: buku.layanan. penyedia layanan juga menyediakan ruang beserta saranaprasarana yang diperlukan untuk kegiatan penggunaan layanan perpustakaan. Pemeliharaan pustaka: perbaikan dari kerusakan. Selain itu. pelangganan. 2. dapat dikatakan terdiri dari perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software). secara umum. penyimpanan dalam media lain (misal: dari buku ke CDROM). Alasan lain adalah dengan system berbasis computer. Peralatan pengolahan data (processor): CPU (Central Processing Unit) . 3. Peralatan pemasukan data (input): antara lain. teknologi informasi merupakan gabungan antara teknologi komputer dan teknologi komunikasi data. · Membaca/memanfaatkan pustaka (di ruang perpustakaan) · Meminjamkan pustaka (untuk dibawa ke luar perpustakaan) Seringkali pengguna layanan juga melakukan kegiatan menyalin isi pustaka dengan cara menulis di buku catatannya atau mengfotokopi isi pustaka. Selain itu. Pengembangan system computer adalah untuk menyediakan suatu system standar yang bisa dipakai bersama di antara perpustakaan yang bekerja sama. Teknologi komputer. keyboard. Perangkat keras terdiri dari: 1. Dari sisi pengguna layanan. surat kabar). menelusuri rak-rak buku. yaitu penyediaan jasa dengan biaya yang murah dan perolehan keuntungan dengan pengeluaran yang minimal. sering pula pengguna layanan meminta bantuan staf perpustakaan untuk mencari pustaka. majalah. tugas-tugas yang diemban oleh perpustakaan dapat diselesaikan secara lebih akurat. pemeliharaan agar tidak rusak. Penyiapan pustaka: antara lain. Pengembangan system tersebut memungkinkan penyediaan akses pada online catalog di perpustakaan dan penelusuran yang luas pada literaturliteratur tertentu yang sudah tersimpan dalam CD-ROM serta kemampuan untuk pembuatan informasi manajemen. terdapat beberapa kegiatan sebagai berikut: · Mencari pustaka: mencari dari katalog. dan seringkali pula: mencarikan pustaka atas permintaan pengguna layanan. Line mengemukakan dua alasan yang berkaitan dengan pengembangan system computer di perpustakaan. cepat. 4. Seperti dijelaskan di atas. pemberian label. kegiatan pelayanan perpustakaan meliputi: 1. dan katalogosasi. pencarian/pengumpulan. internet) dan media foto/slide. Pemberian layanan: antara lain. pengeluaran pustaka untuk dipinjamkan (sirkulasi). bar code scanner 2. dan terkontrol.

Perangkat lunak pengolah angka (spreadsheet): untuk melakukan perhitungan dan membuat grafik dari hitungan. Peralatan penampilan keluaran data (output): layar/monitor. pengolahan.3. Perkembangan Teknologi Perpustakaan Sekolah di Indonesia Dalam konteksi Indonesia. dan yang kedua: aplikasi khusus. Perangkat lunak pengolah data (database): untuk melakukan pemasukan. 3. Aplikasi umum digunakan oleh ―semua‖ kegiatan. perangkat lunak dapat dibedakan menjadi dua kelompok. hardisk. CD. mereka akan . Akses dengan teknologi komunikasi semakin cepat dan berkapasitas semakin besar yang memungkinkan pengiriman gambar secara multi media dan interaktif. Perangkat lunak pengolah kata (word processor): untuk menyusun dokumen tertulis/naratif. pengorganisasian. Penyimpanan data (storage): disket. Perangkat lunak pengolah gambar: untuk membuat gambar dan mengolah foto menjadi gambar elektronis yang mudah diubah-ubah. seseorang dapat menelusuri kepustakaan besar di dunia dari jarak jauh (dengan fasilitas internet). 5. Secara umum. Hal yang sangat menggembirakan adalah respons teknologi yang dikembangkan oleh perpustakaan IPB Bogor. Karena tanpa respons yang positif terhadap teknologi. sedangkan pada perpustakaan baru terlihat secara signifikan pada paro terakhir tahun 1990-an. secara cepat dan akurat. Selain itu. yaitu yang pertama: kelompok aplikasi umum. antara lain meliputi: 1. 2. pencetak/printer 4. harga semakin relatif lebih murah. Selain aplikasi yang umum. Ia mengembangkan perangkat lunak CDS/ISIS dengan berbagai proses modifikasi yang selanjutnya mengadakan kerjasama pemasangan system perangkat lunak tersebut. banyak terdapat pula aplikasi yang khusus dibuat untuk kegiatan tertentu. Untuk mengendalikan perangkat keras diperlukan perangkat lunak. Pada pertengahan tahun 1990-an jumlah perpustakaan yang memanfaatkan untuk pembuatan catalog tercetak juga masih sangat sedikit. Data kepustakaan pada saat ini dapat diakses dari jarak jauh lewat kabel atau udarra (gelombang radio) dengan memanfaatkan teknologi komunikasi. Dengan berbekal komputer dan modem serta sambungan telpon. penyimpanan dan pengambilan kembali data. misal: perangkat lunak sirkulasi pustaka. Era tahun 2002-an. Kemajuan teknologi perangkat keras cenderung menuju pengecilan ukuran perangkat keras. perkembangan dan kemajuan teknologi yang pesat menantang pustakawan dan staf perpustakaan ataupun pusat-pusat informasi untuk berbenah diri. Perangkat lunak presentasi multimedia. 4. teknologi informasi baru mulai berkembang satu setengah dasawarsa terakhir. tetapi dibarengi oleh peningkatan kecepatan pengolahan dan penampilan data serta pelipatgandaan kapasitas penyimpanan.

pemanfaatan kemajuan teknologi informasi untuk mendukung kegiatan pelayanan perpustakaan meliputi: 1. Sistem pelayanan yang cepat. mudah dan akurat dapat membantu para pemakai. Pelayanan Perpustakaan didukung Kemajuan Teknologi Informasi Perkembangan teknologi saat ini sangat besar pengaruhya terhadap individu maupun organisasi dalam mengakses informasi. kegiatan pelayanan perpustakaan dapat dilihat dari dua sisi. Sebagian besar perpustakaan. Ragam akses ke layanan perpustakaan tidak lagi dibatasi oleh jarak dan memungkinkan untuk banyak orang. 3.ditinggalkan oleh pemakai dan tergilas oleh derasnya informasi. Seperti dijelaskan dimuka. baik perpustakaan umum. Pengadaan bahan pustaka: pembelian. Pencarian pustaka lewat katalog dapat dilakukan dengan bantuan . Fasilitas jaringan (network) nasional dan internasional berkembang dengan pesat. Pemberian layanan Pemberial layanan sirkulasi dan pencarian pustaka dapat didukung oleh suatu sistem informasi yang khusus dibuat untuk itu. pemberian label dan katalogisasi Penyiapan pustaka dapat lebih lancar dan terintegrasi dengan memanfaatkan perangkat lunak umum (olah kata dan olah angka) maupun dengan perangkat lunak yang khusus dibuat untuk mendukung pengolahan pustaka. perpustakaan perlu mempunyai ruang-ruang komputer yang dilengkapi dengan jaringan komunikasi data (LAN dan akses internet) serta CD-ROM berisi informasi pustaka. pemesanan maupun pembelian/pembayarannya dapat dilakukan lewat internet. 2. yaitu dari sisi penyedia layanan dan dari sisi pemakai layanan. pencarian / pengumpulan Pencarian informasi pustaka yang dijual oleh penerbit di dunia dapat dilakukan lewat akses internet. 4. sekolah. Dalam era informasi. Pada kedua sisi dibahas pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung tiap kegiatan. Hal ini juga terkait dengan banyaknya perpustakaan sekolah pada era teknologi ini memanfaatkan beberapa perangkat lunak yang ada digunakan untuk system pelayanan. Dari sisi penyedia layanan. Hal itu berimbas pada cakupan kerja perpustakaan. demikian juga. Penyiapan pustaka: antara lain. pelangganan. perguruan tinggi. Pemeliharaan pustaka Penyimpanan pustaka dari bentuk buku ke dalam media berupa CD dapat dilakukan dengan teknologi komputer. dan perpustakaan khusus telah membuka jaringan internet yang memungkinkan akses ke seluruh dunia dan melakukan diskusi ataupun seminar jarak jauh. Dari sisi pengguna layanan. Information superhighway yang dibangun di seluruh dunia dapat menghubungkan pemakai pada layanan informasi digital melalui jaringan telekomunikasi global. kemajuan teknologi informasi perlu dimanfaatkan untuk mendukung beberapa kegiatan sebagai berikut: 1.

Ditulis dalam Makalah Jurusan IPA. pengguna layanan perpustakaan tidak harus berada dibangunan perpustakaan. Kepala UPT Pusat Komputer UGM. 2. Makalah Pengelolaan Pendidikan.suatu sistem informasi perpustakaan 2. Samnet Publications. Selain keuntungan dari teknologi informasi di atas. mempercepat dan mempernyaman layanan. tapi dapat berada dimanapun untuk membaca/memanfaatkan layanan perpustakaan (situasi ini biasa disebut sebagai virtual library. 1995).lihat Smith dkk. 3. Kebiasaan membaca di kalangan kita yang belum tinggi. 3. disket. Untuk menyalin isi pustaka elektronis (CD-ROM. Dengan teknologi informasi. IN. M (editors). A. beberapa hal masih perlu mendapat perhatian. (Terutama Part VIII: Using the Internet : Libraries). Peminjaman pustaka di era informasi tidak lagi dibatasi oleh koleksi perpustakaan setempat.E. dan Reece. berkas internet) dapat dilakukan dengan mengkopinya ke disket milik pengguna. Remaja Rosdakarya. Koswara. WAN. A. Bandung. Indianapolis. Dinamika Informasi dalam Era Global. Internet). Pembacaan/pemanfaatan pustaka (di ruang perpustakaan) tidak hanya dilakukan terhadap media cetak tetapi juga terhadap media elektronis (CD-ROM). makalah konsep dasar teknologi. Daftar Pustaka Smith. Dengan memanfaatkan akses jarak jauh (LAN. Makalah ilmu Pendidikan. Keterbatasan dana Perkembangan teknologi juga membantu untuk pengembangan perpustakaan sekolah karena pertumbuhan era informasi maka perpustakaan sekolah dapat mengenal lebih pentingnya teknologidan tidak ketinggalan jauh dengan perpustakaan lainnya.. Penutup: Aplikasi Teknologi Informasi Sistem Perpustakaan Sekolah di masa depan Kemajuan teknologi informasi dapat dimanfaatkan dalam layanan perpustakaan untuk lebih memperlancar. Situasi seperti ini disebut sebagai library without walls. * Achmad Djunaedi. antara lain: 1. Owen. hardisk) dengan bantuan sistem komputer dan teknologi komunikasi data. Keterbatasan ketersediaan data untuk pengadaan perangkat teknologi informasi. tapi mendunia (karena pustaka berupa berkas elektronis). Perpustakaan sekolah dapat membantu anak dalam mengembangakan ilmu dan pengetahuan.M. 1995. The internet Unleashed 1996. makalah inovasi pendidikan.komentar » . 3 Komentar .dkk.1998. semua koleksi pustaka di beberapa perpustakaan yang berjauhan dapat diintegrasikan sehingga mempermudah pencarian pustaka oleh pengguna dari manapun.

Kertas Semua jenis kertas dapat didaur ulang. Macam-macam Limbah ynag Dapat Di Daur Ulang a. daur ulang juga bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan akan barang baku suatu produk. gelas dan piring yang baru. 2010 by cahyobiologi 1.Tujuan Daur Ulang a. Pengertian Daur Ulang Daur Ulang adalah penggunaan kembali material atau barang yang sudah tidak digunakan untuk menjadi produk lain. Gelas Botol kecap. mendapatkan tambahan penghasilan. oleh Endah TS . d. seperti kertas koran dan kertas kardus.mengurangi sampah anorganik karna sampah anorganik ada yang dapat bertahan 300 tahun ke depan e. b. botol minuman. Pemisahan Pisahkan material yang dapat di daur ulang dengan sampah yang harus di buang ke penimbunann sampah. dan botol sampo. b. c.Daur Ulang Limbah June 23. Ditinjau dari penggunaan bahan bakar. menjaga keseimbangan ekosistem mahluk hidup yang terdapat pada lingkungan d. 2. botol munyak pelumas. Selain berfungsi mengurangi jumlah sampah yang harus di buang ke tempat pembuangan akhir. adanya daur ulang dapat menghemat energi yang harus dikeluarkan suau pabrik. Miasalnya dijadikan tas. Langkah-langkah Daur Ulang a. melestarikan kehidupan mahluk hidup yang terdapat pada suatu lingkungan tertentu c. 3. Aluminum Kaleng bekas makanan dan minuman dapat dimanfaatkan kembal sebagai kaleng pengemas. Penyimpanan Simpan material kering yang sudah dipisahkan tadi kedalam kotak yang tertutup. e. Hasil pengolahan sampah tersebut pada akhirnya dapat di jual. 4. Pengiriman atau Penjualan Barang-barang yang sudah terkimpul dapat di jual ke pabrik-pabrik yang membutuhkan material bekas sebagai bahan baku atau di jual ke pemulung. c. borol sirup dan gelas/piring pecah dapat digunakan untuk membuat botol. Plastik Limbah plastik dapat dilarutkan dan di proses lagi menjadi bahan pembungkus untuk berbagai keperluan. Baja Baja sisi kpnstruksi bangunan akan berguna sebagai bahan baku pembuatan baja baru. timbunlah sampah rumah tangga tersebut pada loasi pembuatan kompos. Usahakan agar kotak yang tertutup hanya berisi satu jenis material tertentu. menghindari pencemaran atau kerusakan lingkungan b. misalnya berupa kertas bekas atau botol bekas. Jika akan membuat kompos. Pastikan material tersebut kosong dan akan lebh baik lagi jika dalam keadaan bersih.

mencuci dan keperluan lain. Sumber polutan dapat berasal dari mana-mana.Dapat lebih berhati-hati dalam menggunakan air yang bersih dan yang terpolusi 1.Makalah 3 MAKALAH BIOLOGI TENTANG POLUSI AIR September 13.Ditulis dikertas buram.2 Permasalahan Permasalahan yang terjadi : .Supaya siswa dapat lebih memahami bahaya polusi air . plastik. Air yang demikian biasa disebut air kotor atau disebut pula air yang terpolusi. Contohnya limbah-limbah industri dibuang dan dialirkan ke sungai. Tetapi adakalanya kita melihat air yang berwarna keruh dan berbau serta sering kali bercampur dengan benda-benda sampah seperti kaleng. 1. . 2008 — Wahidin BAB I PENDAHULUAN 1.1 Pengertian Polusi Air Salah satu dampak negatif kemajuan ilmu dan teknologi yang tidak .Apabila polusi air disebabkan oleh zat-zat kimia buatan manusia mempunyai dampak negatif. Darimana polutan itu berasal ? Bagi kita.1 Latar Belakang Masalah Dalam kehidupan sehari-hari kita memerlukan air bersih untuk minum.Dapat membedakan antara air yang bersih dari polusi dan air yang sudah terpolusi .3 Tujuan .Dapat mengakibatkan penyakit bagi manusia dan hewan yang hidup didarat dan diair akan mati oleh racun. Semua akhirnya bermuara di sungai dan pencemaran polutan air ini dapat merugikan manusia bila manusia mengkonsumsi air yang tercemar.Dengan mencari dari buku-buku Biologi dan buku-buku bacaan lainnya. BAB II PEMBAHASAN a.4 Metode Metode yang kami gunakan : . 2. memasak. tidak berbau. dan sampah organic. khususnya masyarakat pedesaan sungai adalah sumber air sehari-hari.Mengumpulkan informasi . dan tidak beracun. . Pemandangan seperti ini kita jumpai pada aliran sungai atau dikolam-kolam. Air tersebut mempunyai standar 3 B yaitu tidak berwarna. 1.

Kotoran manusia Kotoran manusia berasal dari saluran pembuangan tinja manusia. Kadarnya melebihi batas normal 2. Oleh karena itu. Residu Pestisida Organiklorin Residu ini berasal dari penyemprotan pestisida padaa tanaman untuk membunuh serangga. unsur atau komponen lain yang merugikan kedalam lingkungan akibat aktivitas manusia atau proses alami. plastik dan alat listrik. zat-zat yang dihasilkan makhluk hidup dan sebagainya.2 Macam-Macam Sumber Polusi Air Sumber polusi air antara lain limbah industri. suara. energi. c. Ada beberapa tipe polutan yang dapat masuk perairan yaitu : bahan-bahan yang mengandung bibit penyakit. Beberapa contoh polutannya sebagai berikut : a. Logam-logam Berat Logam berat berasal dari industri bahan kimia. b. d. rasa dan warna. f. Minyak dan Hidrokarbon Minyak dan hidrokarbon dapat berasal dari kebocoran pada roda dan kapal pengangkut minyak. Fosfat berasal dari penggunaan pupuk buatan yang berlebihan dan deterjen. makhluk hidup.digunakan dengan benar adalah terjadinya polusi (pencemaran). Berada pada tempat dan waktu yang tidak tepat. Polusi Air adalah peristiwa masuknya zat. e. 2. radiasi. g. polusi terhadap lingkungan perludideteksi secara dini dan ditangani segera dan terpadu. bahan kimia. Sesuatu benda dapat dikatakan polutan bila : 1. Limbah Pertanian Limbah pertanian berasal dari kotoran hewan dan tempat penyimpanan makanan ternak. energi. Radio Nuklida Radio nuklida atau unsur radioaktif berasal dari kebocoran tangki penyimpanan limbah radioaktif. Dan segala sesuatu yang menyebabkan polusi disebut Polutan. Adanya polutan dalam jumlah yang berlebihan menyebabkan lingkungan tidak dapat mengadakan pembersihan sendiri (regenerasi). Kualitas air terganggu ditandai dengan perubahan bau. Poliklorin Bifenil (PCB) Senyawa ini berasal dari pemanfaatan bahan-bahan pelumas. pertanian dan rumah tangga. bahan-bahan yang banyak membutuhkan oksigen untuk pengurainya. panas. Polutan dapat berupa debu. Nitrat dan Nitrit Kedua senyawa ini berasal dari penggunaan pupuk buatan yang berlebihan dan proses pembusukan materi organic. unsur atau komponen lainnya kedalam air sehingga kualitas air terganggu. Fosfat. h. penambangan dan bensin. bahan-bahan kimia . i. Polusi adalah peristiwa masuknya zat.

Laut dapat pula tecemar oleh minyak yang asalnya mungkin dari pemukiman. tetraklorida. melalui sungai atau dari kapal tanker yang rusak. dan bahan-bahan yang mengandung radioaktif dan panas. krom. pengurainya tidak sempurna dan menyebabkan air berubah warnanya dan berbau busuk. Akan tetapi rahmat dapat menjadi ujian apabila kita tidak mengelolanyadengan benar. Polutan ini dapat merusak kehidupan air sekitar muara sungai dan sebagian kecil laut muara. air raksa. . Pembuangan sampah dapat mengakibatkan kadar O2 terlarut dalam air semakin berkurang karena sebagian besar dipergunakan oleh bakteri pembusuk. Penggunaan insektisida seperti DDT (Dichloro Diphenil Trichonethan) oleh para petani. Akibatnya dalam waktu tertentu (temporer) air akan mengalir disekitar lingkungan rumah kita. Karena itu yang disebut polusi air karena banyak kita yang kurang disiplin. Bahan-bahan yang berbahaya masuk kelaut atau samudera mempunyai akibat jangka panjang yang belum diketahui. Berbagai polutan memerlukan O2 untuk pengurainya. Sejumlah besar limbah dari sungai akan masuk kelaut. burung dan hewan laut lainnya. uradium. terjadi akibat air meluap dari jalur-jalur aliran (sungai) dengan volume air yang besar. Banyak jenis kerang-kerangan yang mungkin mengandung zat yang berbahaya untuk dimakan. Belakangan ini musibah karena polusi air datang seakan tidak terbendung lagi disetip musim hujan. Musibah banjir dapat terbagi dua akibat polusi air antara lain : 1. efek keracunan hingga dapat dilihat di Jepang. Pembuangan sampah organic maupun yang anorganic yang dibuang kesungai terus-menerus. timah. sebagai contoh. pabrik. karbon dan lain-lain. Minyak dapat mematikan. Terjadinya pembusukan yang berlebihan diperairan dapat pula menyebabkan pencemeran. Banjir bandang (banjir besar). Jika O2 kurang . Bahan-bahan tesebut dapat merusak organ tubuh manusia atau dapat menyebabkan kanker. Bahan atau logam yang berbahaya seperti arsenat. 2. Apabila jalur-jalur alirannya terganggu dan lahan resapannya terbatas. misalnya dalam kebersihan lingkungan dan membuang sampah sembarangan. bahan-bahan yang tidak sedimen (endapan). air akan mengalir kesegala penjuru mengisi ruang-ruang yang paling rendah.organic dari industri atau limbah pupuk pertanian. Jika kita amati.3 Bahaya Dari Akibat Polusi Air Bibit-bibit penyakit berbagai zat yang bersifat racun dan bahan radioaktif dapat merugikan manusia. Sebenarnya air hujan adalah rahmat. air adalah unsur alam yang penting bagi manusia dengan sifat mengalir dan meresapnya. benzon. untuk memberantas hama tanaman dan serangga penyebar penyakit lain secara berlabihan dapat mengakibatkan pencemaran air. selain mencemari air. 2. Akhirnya terjadilah banjir. terutama dimusim hujan ini akan menimbulkan banjir. Banjir genangan yaitu banjir local (setempat) akibat tergenangnya / terkonsentrasinya air hujan disuatu daerah yang saluran air (arainase) dan lahan resapannya terbatas.

Karena ini banyak usaha untuk menajaga agar tanah tetap bersih misalnya: 1. bahkan burung h. Terganggunya kehidupan organisme air karena berkurangnya. penggunaan bahan dari paving blok (blok – blok adukan beton yang disusun dengan rongga – rongga resapan air disela – selanya. air tanah yang tercemar akan tetap tercemar dalam yang waktu yang sangat lama. Tersumbatnya penyaring reservoir. Pembuangan limbah industri diatur sehingga tidak mencermari lingkungan atau ekosistem 3. walau tidak ada bahan pencemaran yang masuk. dan menyebabkan perubahan ekologi e.4 Usaha-usaha Mengatasi dan Mencegah Polusi Air Pengenceran dan penguraian polutan air tanah sulit sekali karena airnya tidak mengalir dan tidak mengandung bakteri pengurai yang aerob jadi. Mutasi sel. Memperluas gerakan penghijauan 5. Akibat yang ditimbulkan oleh polusi air: a. juga membunuh serangga dan makhluk berguna terutama predator g. kanker. seperti plankton. Akibat penggunaan pertisida yang berlebihan sesuai selain membunuh hama dan penyakit. dalam merencanakan jalan – jalan lingkungan baik itu program pemerintah maupun swadaya masyarakat sebaiknya memilih material jalan yang menyerap air misalnya. Hal yang tidak kalah pentingnya adalah penataan . Pendangkalan dasar perairan d. Terjadinya ledakan ganggang dan tumbuhan air (eurotrofikasi) c. dan leukeumia 2. Banjir Bandang dapat diatasi secara meluas dengan didukung berbagai disiplin ilmu 2. Pengawasan terhadap penggunaan jenis – jenis pestisida dan zat – zat kimia lain yang dapat menimbulkan pencemaran 4. hal ini berlaku pula pada banjir genangan di bawah ini ada sejumlah langkah yang dapat kita lakukan untuk mencegah banjir genangan : 1. kandungan oksigen b. Memberikan kesadaran terhadap masyaratkat tentang arti lingkungan hidup sehingga manusia lebih lebih mencintai lingkungan hidupnya 7. Melakukan intensifikasi pertanian Adapun cara lain untuk mengatasi polusi air atau yang dikenai dengan sebutan banjir pun ada dua macam 1. banjir genangan dapat diatasi dengan membersihkan air dari penyumbatan yang mengakibatkan air meluap banyak orang mengatakan ‖ lebih baik mecegah dari pada mengatasi‖. iakn. Kematian biota kuno.Merkuri yang dibuang sebuah industri plastik keteluk minamata terakumulasi di jaringan tubuh ikan dan masyarakat yang mengkonsumsinya menderita cacat dan meninggal. Tindakan tegas terhadap perilaku pencemaran lingkungan 6. Menempatkan daerah industri atau pabrik jauh dari daerah perumahan atau pemukiman 2. Dalam jangka panjang adalah kanker dan kelahiran cacat f.

Apabila air banjir masuk kerumah mencapai ketinggian 20-50 cm satu – satunya jalan adalah meninggikan lantai rumah kita diatas ambang permukaan air banjir e. energi unsure atau komponen lain ke dalam lingkungan akibat aktifitas manusia atau proses alami Segala sesuatu yang menyebabkan polusi disebut polutan Polusi air adalah peristiwa masuknya zat. air dapat dialirkan kesumur – sumur resapan. Dengan membuat sumur resapan air hujan tersebut. Persediaan air bersih dalam tanah disekitar rumah kita cukup baik dan banyak b. Apabila air hujan tidak tertampung dalam sebuah selokan – selokan rumah / talang – talang rumah. pertanian. dan rumah tangga Polusi air juga dapat menimbulkan bencana diantaranya banjir Elektrofikasi adalah penimbunan mineral yang menyebabkan peledakan alga secara serentak menutupi pencemaran air Bahan atau logam berbahaya seperti arsenat. benzon. Janganlah membuang sampah atau mengeluarkan air limbah rumah tangga (air bekas mandi. Cara ini sudah umum dilakukan orang hanya teknisnya sering kurang terencana secara mendetail BAB III PENUTUP 3. Fungsi sumur resapan air ini untuk mempercepat air meresap kedalam tanah. Tanah bekas galian sumur dapat dipergunakan untuk menimbun lahan – lahan yang rendah atau meninggikan lantai rumah c. buatlah sumur – sumur resapan air hujan sebanyak – banyaknya.saluran / drainase lingkjungan pembuatannyapun harus bersamaan dengan pembuatan jalan tersebut 2. cucian dan sebagainya) kedalam sumur resapan air hujan karena bisa mencemarkan kandungan air tanah. energi. buatlah sumur resapan tersendiri d. sebenarnya kita dapat memperoleh manfaat seperti berikut: a.1 Kesimpulan Berdasarkan pembahasan dari Bab II dapat disimpulkan sebagai berikut : Polusi adalah peristiwa masuknya zat. timah dan lain – lain dapat merusak organ tubuh manusia dan menyebabkan kanker Akibat yang ditimbulkan polusi air dalam zangua pasang adalah kanker dan kelahiran bayi cacat  Melakukan intensifikasi pertanian Banjir genangan dapat diatasi dengan membersihkan saluran air dari penyumbatan . atau komponen lainya ke dalam air sehingga kualitas air terganggu Sumber polusi air antara lain limbah industri. Khusus untuk buangan air limbah rumah tangga. Apabila di halaman pekarangan rumah kita masih terdapat ruang – ruang terbuka. unsure. Cara lain adalah membuat tanggul di depan pintu masuk rumah kita.

Ahya M Salman. W. Sebaiknya kita berhati-hati dalam menggunakan air. Jagalah agar air di lingkungan rumah dan sekitarnya agar tetap bersih dan terhindar dari pencemaran air. Jakarta Santiyono. Sukarno. 1993. Biologi I untuk Sekolah Menengah Umum.3. karena air itu ada yang terpolusi dan tidak terpolusi. Biologi I untuk Sekolah Menengah Umum. Jakarta : Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. penerbit Erlangga Ditulis dalam Makalah Biologi. Jangan membuang sampah kesungai. 1994. pusat perbukuan. Depdikbud. 24 Komentar . 1993.komentar » . Biologi I untuk Sekolah Menengah Umum.2 Saran Saran yang penulis akan sampaikan : Hindari pemakaian obat pemberantas hama dan serangga secara berlebihan. dan jika terjadi penimbunan sampah di sungai akan mengakibatkan banjir DAFTAR PUSTAKA Djambur.

1 Latar Belakang Dimulai dengan tumbuhnya berbagai penyakit – penyakit baru di dunia terutama mengenai lingkungan.Merumuskan masalah yang akan diterangkan dan menyusunnya dengan jelas .2 Permasalahan Adapun permasalahan – permasalahan yang akan di bahas dalam karya tulis ini sebagai berikut: . setiap angggota diharuskan memberi laporan kepada penanggung jawab karya tulis ini selengkap mungkin 1.3 Tujuan Di dunia ini banyak sekali hal – hal yang melatarbelakangi tentang terjadinya polusi udara. Jadi. 2008 — Wahidin BAB I PENDAHULUAN 1.Makalah 4 MAKALAH BIOLOGI TENTANG PENGERTIAN POLUSI DAN POLUTAN September 13. baik untuk kehidupan manusia maupun makhluk lain ? . kami telah susun karya tulis ini dengan rinci 1. Oleh karena itu.Apa saja faktor yang menyebabkan polusi ini terjadi ? . karya tulis ini disusun untuk . Sebab itu. Oleh karena itu.Menentukan tema yang akan di bahas . selain itu. Maka dari itu karya tulis ini akan dilengkapi dengan faktor – faktor yang timbul dan upaya – upaya yang dapat dilakukan mengenai masalah polusi udara. Banyak negara – negara maju mengadakan penelitian untuk mengetahui apa penyebab dari polusi ini dan didapat bahwa semua ini sebagian besar karena ulah manusia.4 Metode Karya tulis ini diambil dari berbagai macam buku pedoman dari masing – masing anggota.6 Kegunaan Banyak sekali masalah yang dihadapi makhluk hidup terutama manusia.Dampak apa timbul jika polusi udara terjadi. dapat diketahui bahwa tujuan dari karya tulis ini adalah selain untuk dijadikan pedoman juga untuk melihat kenapa polusi ini terjadi 1. baik dari media elektronik maupun media cetak.Menggunakan kata – kat yang mudah di mengerti oleh pembaca 1. Mereka kebanyakan tidak memikirkan apa yang akan terjadi nanti hanya ingin menikmati sekarang.5 Sistematika Ada beberapa cara / sistematika untuk dapat menyusun karya tulis ini yaitu diantaranya: . kami telah melakukan suatu wawancara dengan narasumber yang mengerti dibidang lingkungan serta mencari dari berbagai media.Upaya apa saja yang harus dilakukan untuk mencegah tumbulnya polusi udara dan bagaimana cara mengatasinya ? 1.

Polusi berarti pencemaran 2. Polusi berarti masuknya bahan pencemar (Polutan) sebagai akibat dari kegiatan manusia atau proses alam yang ditemukan di tempat. Apa Saja Polutan Udara Itu Dan Darimana Polutan Itu Berasal ? 1. dan jumlah yang tidak selayaknya b. Apakah Polusi Itu ? 1. Polutan terjadinya jika suatu lingkungan tercemar atau kotor karena adanya suatu zat yang dapat mengurangi kualitas tempat tersebut 2. Polusi dimana sesuai tempatnya masing – masing misalnya. Dimana Polusi Itu berada ? 1.1 Pengertian Polusi a. air. Polusi udara terjadi jika ada penambahan komponen udara atau bahan kimia yang kehadirannya membahayakan organisme 2. karena perbuatanya itu akan mendatangkan bencana bagi kehidupan kita nanti BAB II PEMBAHASAN 2. energi. Nitrogen oksida berasal dari proses pembakaran dan pembentukan asap kabut fito kimia 6. polusi air. Apakah Polutan Itu ? 1. zat. Apa Macam – Macam Polusi Itu ? 1. Polutan adalah suatu zat / substan yang menyebabkan terjadinya polusi b. Polusi sangat beragam sekali sesuai dengan letak / tempat polusi itu terjadi 2. Polusi udara adalah penyusunan kualitas udara sampai pada yang mengganggu kehidupan karena masuknya polutan kedalam udara 2. polusi tanah dan polusi suara d. atau komponen lain kedalam lingkungan yang menyebabkan berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau proses alam 3. polusi udara. Hydrogen karbon berasal dari mesin mobil dan penyedot udara . Senyawa belerang berasal dari pembakaran batu bara 2. saat. Mengapa Polutan Itu Ada ? 1. Apa Yang Dimaksud Dengan Polusi Udara ? 1. dan asbes yang hancur bisannya berbentuk asap 3. udara bahkan suara 2. Dalam ruangan atau tempat pembuangan sampah banyak sekali kotoran / kuman yang dapat menyebabkan polusi c. Klorofuosokarbon (CFC) berasal dari kebocoran gas lemari pendingin. Polusi dapat kita jumpai misalnya di tanah. Karbondioksida beasal dari pembakaran bahan bakar dan hutan serta asap kendaraan bermotor 4. Terjadinya suatu perpindahan antara gaya tarik degan zat tersebut c. Polusi merupakan masuknya makhluk hidup. bahan pelarut dan bahan pengembang pada plastik busa 5.2 Macam – Macam Polutan a. bijih besi.mengingatkan dan menyadarkan manusia. Partikulat berasal dari pembakaran serat asbes. Polutan berarti pencemar 2.

Mana yang membahayakan antara CO dan CO2 dan kenapa ? . Senyawa belerang mengakibatkan perkaratan logam. Sebutkan polutan dan akibat yang ditimbulkannya dari polusi udara! 1. Partikulat mengakibatkan asbestosis. akan menimbulkan gangguan b.Jalan – jalan harus diperlebar untuk menghindari dari kemacetan . Hidrokarbon mengakibatkan pembentukan asap kabut fitokimia 7. Manusia merupakan bagian dari lingkungan maksudnya manusialah yang menentukan kulaitas dari pada lingkungan.4 Upaya Yang Dilakukan a.Efek rumah kaca yaitu tertahannya cahaya matahari dari bumi ke atmosfir oleh polutan CO2 sehingga menaikan suhu bumi 2.. Karbon Dioksida mengakibatkan perubahan iklim dan menimbulkan ― Efek rumah kaca‖ yang ditandai dengan naiknya suhu udara 4. menghargai . dan lain – lain 2.Sampah – sampah daur ulang dengan cara fotosintesis . Banyak sekali cara untuk mengatasi CO yaitu: . diperlukan manusia – manusia yang sadar lingkungan 2. Contok pengoksida adalah pereaksi asetit nitrat d. Apa peranan manusia dalam lingkungan ? 1. Apa dampak atau akibat jika polusi terus menerus bertambah ? 1.Setiap pabrik harus memiliki cerobong asap yang tinggi .Yang paling membahayakan adalah CO atau karbon monoksida karena CO merupakan hasil dari pembakaran tidak sempurna yang jika terisap akan lebih reaktif diikat oleh hemoglobin sehingga seseorang kekurangan oksigen 2. pelapukan batuan.7. penyakit paru – paru dan kanker 3.Selalu merawat mesin – mesin kendaraan 2. Pengoksidasi mengakibatkan rusaknya hasil pertanian dan kesehatan manusia c. Untuk itu.3 Dampak Yang Timbul a. Makluk hidup memerlukan lingkungan biotic dan abiotik yang spesifik. penyakit bronchitis. Akan tetapi. Oleh karena itu. Oleh karena itu. manusia selalu memenuhi kebutuhan hidupnya dengan berbagai cara yang dapat mengubah kondisi lingkungan dan berdampak negatif yaitu berupa terganggunya keseimbangan lingkungan 2. Nitrogen Oksida mengakibatkan hujan asam karena dapat melarutkan asam pada benda – benda dan dapat merontokan daun – daun pohon 6. manusia bukanlah segalanya dari lingkungan. Pengoksida berasal dari nitrogen oksida dan hidrokarbon dari mobil. Manusia diciptakan Tuhan untuk menghuni bumi. kita hendaknya memperbanyak penanaman tumbuhan pelindung b. Dihutan banyak sekali tumbuhan hijau yang sangat penting peranannya bagi kehidupan namun manusia sering menebangnya dengan liar. Klorofluorokarbon (CFC) mengakibatkan terjadinya penipisan lapisan ozon yang juga dapat menyebabkan naiknya suhu udara bumi 5. Apa yang dimaksud dengan efek rumah kaca ? . Bagaimana cara mengatasi karbon monoksida (CO) ? 1. Pada aktivitas manusia. Jika lingkungan disekitarnya tercemar.

air atau tanah Salah satu contoh yang mengotori udara adalah karbon dioksida (CO2).2 Saran Pencemaran udara di kota – kota besar semakin marak apalagi dijalanan asap – asap kendaraan kian berterbangan. Intisari. Pengelolaan Lingkungan Hidup. Mahardono. Polusi merupakan penyebaran zat – zat yang berbahaya dan mengotori udara. Ir. Botani. Manusia sebagai anggota dari lingkungan yang harus melaksanakan kewajiban dalam menjaga kelestarian.B Boejin. Sumarwoto.1 Kesimpulan Sebegitu banyak permsalahan yang dihadapi makhluk hidup. 1961. Tapi hanya ada satu permasalahan yang sangat berbahaya bagi kehidupan yakni polusi. Menanami hutan – hutan gundul dengan tumbuhan – tumbuhan pelindung d. Karena hal ini berarti menjaga kelangsungan hidup manusia BAB III PENUTUP 3. Merawat benda – benda yang mudah berkarat seperti besi. Karmon monoksida (CO) dan Klorofluorokarbon (CFC) yang sangat berbahaya dari polutan – polutan lainnya. Intermasa . 2003. Oleh karena itu. Memilih lokasi industri di tempat yang jauh dari permukaan pada lahan yang tidak produktif b. Moh. Bukan dijalanan saja tetapi dekat pabrik – pabrik yang mengakibatkan polusi udara semakin menyabar. 1997 Monokultur. Jakarta: Pranja Pratama 4. Merawat mesin – mesin kendaraan e. Obor : Lembaga Ekologi UNPAD 5. O. 1982. baja dan lain – lain DAFTAR PUSTAKA 1. Bandung: Grafindo media Pratama 2.lingkungan berarti menghargai diri sendiri 3. Dari ketiga polutan tersebut ada satu yang paling parah dampaknya yakni karbon monoksida Polutan ini merupakan hasil pembakaran yang tidak sempurna yang jika diserap akan lebih reaktif diikat oleh hemoglobin sehingga seseorang akan kekurangan oksigen dan menyebabkan kematian. kita harus peduli pada lingkungan dengan cara mengikuti peraturan – peraturan lingkungan dan etika lingkungan 3. kestabilan dan keindahan alam. Klaten: Intan 3. Adapun solusi yang harus kita lakukan demi mengurangi polusi ini adalah sebagai berikut: a. Sri umiyani. K. Melengkapi cerobong asap pabrik dengan alat penyaring udara serta mempertinggi cerobong tersebut c. Bandung: PT. Biologi. Salman Akhyar. Biologi. A. 1995.

anak dan para siswa di sekolah.konsep untuk mengembangkan kepintaran berganda. Guru yang begini adalah realita kebanyakan guru. dan lain.guru.lain.guru hanya memiliki kepintaran tunggal. dan lainlain. Namun kebijakan ini tidak berimbang kalau guru. Salah satu judul atau topik yang sering diangkat orang dalam berbagai seminar dan talkshow adalah bagaimana melejitkan potensi diri dan menumbuhkembangkan pendidikan yang berimbang antara ―imtaq dan iptek‖. Bagaimana realita tentang kualitas guru. juga cakap dalam hal lain. motivator. seminar dan lewat cyber atau internet. Motivasi yang mereka berikan kepada siswa terasa juga biasa.selain menguasai bidang studinya.atau topik tentang mengembangkan kepintaran berganda antara IQ. umumnya guru.menjadi generasi muda yang memiliki multiplied intelligent dengan harapan kelak bisa hidup indah. 2008 — Wahidin Guru Perlu Memiliki Kecerdasan Berganda Oleh : Marjohan Guru SMA Negeri 3 Batusangkar (Program Layanan Keunggulan) Kepedulian orang terhadap pendidikan dewasa ini sudah meningkat. Untuk mereka sengaja dirancang berbagai program. mudah dan jauh dari gelisah. counselor. Namun bila ada guru yang memiliki beberapa kepintaran.guru dan konsep kepintaran berganda mereka pada banyak sekolah ? apakah mereka sudah memiliki kepintarasn berganda atau malah mereka hanya memiliki kemampuan pas.mutiplied intelligent. pelatihan atau training disertai dengan segudang resep bagaimana agar mereka bisa memiliki kepintaran berganda. yaitu hanya sekedar menguasai mata pelajaran mereka saja. seperti pintar berpidato.biasa saja. Namun konsep dan teori tentang kecerdasan berganda corongnya lebih banyak mengarah kepada dunia anak.dan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sekarang kita dapat menemui ratusan artikel yang berbicara tentang peningkatan kualitas pendidikan melalui surat kabar. EQ dan SQ. Konsep. hangat pribadinya. Siswa memandang guru yang demikian sebagai guru yang biasa.pasan saja sebagai seorang guru (?). maka guru yang demikian pasti memiliki tempat spesial dalam hati anak didik mereka. pandai komputer dan internet.kalau mereka tidak memiliki kepintaran berganda.Makalah 5 Guru Perlu Memiliki Kecerdasan Berganda Oktober 18. Guru dengan kepintaran berganda seperti yang disebutkan tadi agaknya .guru nya sendiri belum memiliki kepintaran berganda. majalah. Pada banyak sekolah. Menerapkan dan mengarahkan corong konsep pendidikan kepintaran berganda kepada anak didik di sekolah dapat dianggap sebagai langkah yang tepat.ini kemudian dibawa ke dalam dunia pendidikan (ke sekolah) dan ke dalam rumah tangga. Bagaimana guru bisa menerapkan perannya yang cukup banyak seperti sebagai educator.iman dan taqwa.biasa saja.

asal bapak senang. Kalau kuota guru masih kurang maka kuota ini bisa disisip dan bisa dipesan lewat memo orang. budaya demam mengambil barang kredit. Respon generasi muda juga menentukan eksistensi dan kualitas guru.cerdas kognitifnya. atau sikap sejak awal. cerdas affektifnya dan cerdas psikomotoriknya. Pada akhirnya bermunculanlah guru.kalau ada motivasi.guru seperti fenomena yang disebutkan di atasyaitu guru guru yang kurang kritis dan berbudaya floating thingking. bagaimana menjadi guru .guru yang sebagian bukan the right man on the right place. budaya otoriter dan suka membentak. berbudaya instant. Kini guru guru musti punya paradigma.bearaktifitas sedikit tetapi ingin memperoleh hasil yang cepat dan untungnya besar. budaya senang melakukan rekayasa. budaya demam bergosip. Mengapa refleksi di atas bisa menjadi fenomena dikalangan sebahagian kaum pendidik (?). .iming hidup enak. Budaya instant tentu harus dijauhi. budaya ABS.biasa saja.dapat diberi label sebagai guru yang profesional atau guru yang berkualitas. Guru yang begini tentu sangat menyenangkan. Maka akibatnya kualitas guru. Tetap saja pada banyak sekolah siswa tergolong pintar pada mulanya segan untuk memilih karir guru sebagai cita. keinginan dan usaha maka tentu saja mereka bisa-musti menjadi guru. dan lain. Adalah suatu hikmah sejak lapangan kerja menjadi makin sulit dan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) menjadi idaman bagi sebagian mahasiswa di universitas.fikiran suka mengambang-. namun populasi mereka tentu saja tidak banyak. Itu pun diakibatkan oleh faktor‗X‖. dan begitu juga dengan budaya lain seperti budaya floating thinking. karena PNS sudah memberi iming.orang yang berkuasa di atas.cita mereka. budaya demam lomba penampilan.atau agar tidak perlu susah payah mencari kerja.guru yang spesial bagi anak didiknya. Kalau ada itu pun hanya bagi segelintir siswa saja. Barangkali fenomena ini terjadi akibat sikap mental.poin ini agaknya lebih bersifat refleksi terhadap fenomena dalam dunia pendidikan kita. juga ada yang terjebak kedalam budaya instant.bentak sampai kepada budaya hedonisme – kesukaaan untuk mencari kesenangan melulu. Poin. seperti halnya kaum remaja. seperti karena alasan ekonomi orangtua. Namun setiap guru.lain. Umumnya siswa yang tergolong pintar dengan tingkat ekonomi orangtua yang lebih mapan memilih universitas non kependidikan yang berada di pulau Jawa.guru secara umum cendrung biasa. Mereka adalah guru yang memiliki karakter. Pilihan mereka untuk kategori karir guru jatuh pada pilihan yang ke sekian.pauk dan uang tujada (tunjangan daerah) maka mereka yang belajar di Universitas non kependidikan memutar haluan untuk menyerbu program akta kependidikan agar nanti bisa melamar menjadi guru. miskin kreatifitas.maka terjaringlah guru. ada uang lauk. Tentu saja hal ini menjadi hak pribadi setiap warga negara. Sebahagian guru. Dahulu menjadi guru begitu mudah dan gampang.budaya yang menginginkan hasil bisa diperoleh serba cepat.

Mereka.guru. mengembangkan kemampuan berbahasa lisan dan tulisan.kepada Khalik (Sang pencipta alam) ini. dan melakukan koresponden. maka mereka perlu melakukan kontemplasi. natural. Sedangkan kecerdasan spiritual adalah bagaimana menghayati dan mengabdi kan diri – beribadah. kecerdasan emosi dan kecerdasan spiritual. karena kecerdasan berganda juga patut untuk dimiliki oleh guru. dengan bukunya Quantum Teaching. dan mengembangkan sikap. Paradigma ini bisa dicapai kalau mereka mengembangkan diri. Mereka perlu untuk melakukan rekreasi dan merasakan betapa alam ciptaan Tuhan itu begitu indah dan menyegarkan. language. mengikuti organisasi.bermartabat dan profesional. Mereka harus memahami prinsip ―go back to the nature‖ memiliki rasa peduli pada alam dan lingkungan. misalnya. memiliki teman yang luas. Untuk melengkapi konsep kepintaran berganda untuk poin interpersonal yang lain. Ini mencakup tiga unsur yaitu intelligent quotient. tak perlu ditunggu.rasa seni.sungguh sangat bermanfaat bagi pengembangan diri dan untuk itu konsep ini harus dilaksanakan sekarang juga. interpersonal. Sementara guru. intrapersonal dan logis. Agus Nggermanto (2003) juga memberikan sedikip resep. Ia mengatakan bahwa orang (atau guru) yang memiliki kepintaran berganda harus menguasai atau memiliki bidang: seni. Untuk mengimplementasikan konsep kepintaran berganda tersebut bagi diri sendiri maka setiap guru perlu untuk memiliki sense of art.gurunya dibiarkan saja memiliki kepintaran tunggal atau tidak pintar sama sekali sebagai seorang guru.tunggu sampai datang hari esok. Adalah pilihan yang tidak bijak bila hanya anak didik saja yang diminta dan diusahakan untuk mengembangkan diri untuk memiliki kepintaran berganda.seperti karakter senang .paru selalu sehat. Mengimplementasikan konsep kepintaran berganda – mutliplied intelligent. Pengembangan kepintaran berganda lain nya adalah untuk bidang natural. Kecerdasan otak mencakup unsur logis (matematika) dan linguistik (verbal atau bahasa). telah memberi kaum pendidik inspirasi tentang bagaimana untuk memiliki kepintaran berganda itu. Kecerdasan emosional mencakup unsur interpersonal dan intrapersonal. Setelah memahami konsep kepintaran berganda. atau kecerdasan otak. body. Bobi De Porter (2002). maka mereka juga perlu untuk mengembangkan karakter karakter positif. Kemudian setiap guru perlu untuk memiliki badan yang bugar. music. Ia mengatakan bahwa untuk memiliki kepintaran berganda maka setiap orang (guru) perlu untuk mengimplementasikan konsep multi intelegensi. emotional quotient dan spiritual quotient.merenungan tentang kelebihan dan kekurangan diri. Mereka perlu untuk melibatkan diri dalam pergaulan . harus berpikir untuk memiliki kecerdasan berganda. Sehubungan dengan konsep pengembangan kepintaran berganda. Kemudian mereka juga perlu mengembamgkan kemampuan berlogika. mereka perlu berolahraga untuk mengeluarkan keringat agar jantung dan paru.sikap positif.

Ki Hajar Dewantoro. sudah mewarisi kita konsep untuk memiliki kepintaran berganda. Makalah Pengelolaan Pendidikan. resepnya cukup sederhada yaitu: ing madya mangun karso. Makalah Penelitian Tindakan Kelas. Tokoh pendidikan Indonesia . Makalah ilmu Pendidikan. Kalau sekarang banyak ajakan datang agar guru perlu mengubah diri untuk menjadi guru yang bermartabat dan guru profesional. tutwuri handayani.komentar » . Makalah Psikologi. ing ngarso sung tulodo. Makalah Pengelolaan Kelas. Makalah Bimbingan Konseling. 11 Komentar .berfikir positif. maka salah satu wujud untuk menjadi guru yang demikian adalah melalui konsep pengembangan diri menjadi kaum pendidik dengan kepintaran berganda Ditulis dalam Makalah Belajar Dan Pembelajaran. Makalah Evaluasi Pembelajaran.

Bandung.MS FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS PADJADJARAN KATA PENGANTAR Makalah ini mengangkat judul tentang ―Strategi Perencanaan Sumberdaya Manusia yang efektif‖. Dengan selesainya makalah ini . 6 4. ii 1. Untuk merancang dan mengembangkan perencanaan sumber daya manusia yang efektif bukanlah pekerjaan yang mudah. Tahapan Perencanaan SDM …………………………………………. Keselarasan antara perencanaan sumber daya manusia (SDM) dapat membangun kinerja organisasi yang mampu mengadaptasi dengan perubahan tadi.Entang Adhy Muhtar. 2009 — Wahidin M a k a l a h Disusun Oleh : H. 3 3.Drs. yang digunakan untuk memprediksikualitas dan kuantitas kebutuhan sumber daya manusia dalam jangka pendek dan jangka panjang yang menggabungkan program pengembangan dan kebijaksanaan SDM. Pebruari 2007 Penulis DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ……………………………………………………. Kesenjangan dalam Perencanaan Sumber daya Manusia … 9 . pertimbangan jangka pendek maupun jangka panjang.kami ucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan kontribusi dalam penulisan makalah ini.. human resources planning. Dalam pelaksanaannya. Hal ini didasarkan pada suatu pemikiran bahwa organisasi publik maupun bisnis saat ini dihadapkan pada suatu perubahan kondisi lingkungan yang semakin cepat . Semoga bermamfaat. dan ketiga. Tiga tahap perencanaan yang saling terkait. perencanaan sumber daya manusia harus disesuaikan dengan strategi tertentu.Makalah 6 STRATEGI PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA YANG EFEKTIF Maret 25.. i DAFTAR ISI …………………………………………………………. Manfaat Pengembangan SDM di Masa Depan ……………. Berbagai Pengertian dan Strategi Perencanaan SDM ……. seperti strategic planning yang bertujuan untuk mempertahankan kelangsungan organisasi dalam lingkungan persaingan. Perencanaan sumber daya manusia harus diintegrasikan dengan tujuan perencanaan jangka pendek dan jangka panjang organisasi. yang menunjukkan demand terhadap SDM. Hal ini diperlukan agar organisasi bisa terus survive dan dapat berkembang sesuai dengan tuntutan perubahan yang sangat cepat dan dinamis . operational planning. Kedua. Hal ini dimaksudkan untuk meminimalisikan adanya kesenjangan agar tujuan dengan kenyataan dan sekaligus menfasilitasi keefektifan organisasi dapat dicapai. 8 5. Pendahuluan ………………………………………………………… 1 2. dia membutuhkan suatu pemikiran..

perencanaan sumber. Dalam perkembangannya. perencanaan sumber manusia juga meliputi pengumpulan data yang dapat digunakan untuk mengevaluasi keefektrifan program-program yang sedang berjalan dan memberikan informasi kepada perencanaan bagi pemenuhan kebutuhan untuk revisi peramalan dan program pada saat diperlukan. 14 DAFTAR PUSTAKA………………………………………………………. 2. Oleh karena itu disini diperlukan adanya langkah-langkah manajemen guna lebih menjamin bahwa organisasi tersedia tenaga kerja yang tepat untuk menduduki berbagai jabatan. PENDAHULUAN. Oleh karena itu. 1990). menurut Riva‘i( 2004:35) ―tanpa didukung pegawai/karyawan yang sesuai baiik segi kuantitatif. dan peningkatan diversitas tenaga kerja membuktikan perlunya kebutuhan perencanaan SDM. Keselarasan antara bisnis dan perencanaan sumber daya manusia (SDM) dapat membangun perencanaan bisnis yang pada akhirnya menentukan kebutuhan SDM.maka organisasi/perusahaan itu tidak akan mampu mempertahankan keberadaannya. dibandingkandengan prediksi ketersediaan yang berasal dari program-program SDM. antara lain: globalisasi. Implementasi Perencanaan SDM…………………………………. strategi dan operasionalnya .kualitatif. Perencanaan sumber daya manusia (Human Resource Planning) merupakan proses manajemen dalam menentukan pergerakan sumber daya manusia organisasi dari posisi yang diinginkan di masa depan. kemajuan teknologi. Beberapa faktoreksternal yang mempengaruhi aktivitas bisnis dan perencanaan SDM.6. Dengan demikian. proyeksi de3mografis terhadap angkatan kerja di masa depan akan membawa implikasi bagi pengelolaan sumber daya manusia yang efetif. Sebuah organisasi dalam mewujudkan eksistensinya dalam rangka mencapai tujuan memerlukan perencanaan Sumber daya manusia yang efektif. 11 7.. sedangkan sumber daya manusia adalah seperangkat proses-proses dan aktivitas yang dilakukan bersama oleh manajer sumber daya manusia dan manajer lini untuk menyelesaikan masalah organisasi yang terkait dengan manusia. Perubahan karakteristik angkatan kerja yang ditandai oleh berkurangnya tingkat pertumbuhan tenaga kerja. Dengan demikian. 16 STRATEGI PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA YANG EFEKTIF 1. pertumbuhan ekonomi dan perubahan komposisi angkatan kerja. Penutup …………………………………………………………………. Peramalan kebutuhan sumber daya manusiadi masa depan serta perencanaan pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia tersebut merupakan bagian dalam perencanaan sumber daya manusia yang meliputi pencapaian tujuan dan implementasi program-program.. perencanaan sumber daya manusia harus disesuaikan dengan strategi tertentu agar tujuan utama dalam memflitasi keefektifan organisasi dapat tercapai. fungsi. perencanaan sumber daya manusia merupakan suatu proses menterjemahkan strategi bisnis menjadi kebutuhan sumber daya manusia baik kualitatif maupun kuantitatif melalui tahapan tertentu. Suatu organisasi. Berbagai Pengertian dan Strategi Perencanaan SDM Mondy & Noe (1995) mendefinisikan Perencanan SDM sebagai proses yang secara sistematis mengkaji keadaan sumberdaya manusia untuk memastikan bahwa jumlah dan kualitas . Tujuan utama perencanaan adalah memfasilitasi keefektifan organisasi. semakin meningkatnya masa kerja bagi golongan tua. Strategi bisnis di masa yang akan datang yang dipengaruhi perubahan kondisi lingkungan menuntut manajer untuk mengembangkan program-program yang mampu menterjemahkan current issues dan mendukung rencana bisnis masa depan. mengembangkan dan memajukan dimasa yang akan datang‖. yang harus diintegrasikan dengan tujuan perencanaan jangka pendek dan jangka panjang organisasi (Jackson & Schuler. pekerjaan yang sesuai dengan kebutuhan . Tujuan dari integrasi system adalah untuk menciptakan proses prediksi demand sumber daya manusia yang muncul dari perencanaan strategik dan operasional secara kuantitatif.

biaya. dalam rangka menciptakan proses yang memprediksi demand sumber daya manusia yang muncul dari perencanaan strategik dan operasional secara kuantitatif dibandingkan dengan prediksi ketersediaan yang berasal dari program-program SDM. proses manajemen dalam menentukan pergerakan sumber daya manusia organisasi dari posisinya saat ini menuju posisi yang diinginkan di masa depan. 2. terdapat tiga tipe perencanaan yang saling terkait dan merupakan satu kesatuan sistem perencanaan tunggal.(Nawawi.perencanaan SDM dapat bermamfaat untuk : 1. 1990). Kemudian yang sifatnya opersional . sistematrik. waktu yang diperlukan . yang menunjukkandemand terhadap SDM. dan Ketiga. strategic planning yang bertujuan untuk mempertahankan kelangsungan organisasi dalam lingkungan persaingan. 2.Mengembangkan ―sense of urgency‖ dan komitmen untuk bertindak.sehingga dapat meningkatkan efisiensi guna kesejahteraanpegawai/karyawan.Meningkatkan pendayagunaan SDM guna memberi kontribusi terbaik. human resources planning. Kedua. operational planning. Kemudian Eric Vetter dalam Jackson & Schuler (1990) dan Schuler & Walker (1990) mendefinisikan Perencanaan sumber daya manusia (HR Planning) sebagai. Untuk merancang dan mengembangkan perencanaan sumber daya manusia yang efektif menurut Manzini (1996) untuk. 4. 3. yang digunakan untuk memprediksi kualitas dan kuantitas kebutuhan sumber daya manusia dalam jangka pendek dan jangka panjang yang menmggabungkan program pengembangan dan kebijaksanaan SDM.Penghematan tenaga. akan tersedia pada saat mereka dibutuhkan‖. Manfaat Pengembangan SDM di Masa Depan Pimpinan yang secara teratur melakukan proses pengembangan strategi sumber daya manusia pada organisasinya akan memperoleh manfaat berupa distinctive capability dalam beberapa hal dibandingkan dengan mereka yang tidak melakukan. perncanaan sumber daya manusia dipandang sebagai proses linear. Dari beberapa pengertian tadi . Dari konsep tersebut. seperti :Yang sifatnya strategis yakni : 1. tujuan perencanaan sumber daya manusia adalah memastikan bahwa orang yang tepat berada pada tempat dan waktu yang tepat.sehingga hal tersebut harus disesuaikan dengan rencana organisasi secara menyeluruh. diserta tren pergeseran organisasi dewasa ini. yaitu mengupayakan yang terbaik dan tercepat dalam memenuhi kebutuhan tuntutan/pasar (Schuler & Walker.Menyelaraskan aktivitas SDM dengan sasaran organisasi agar setiap pegawai/tenaga kerja dapat mengotimalkan potensi dan ketrampilannya guna meningkatkan kinerja organisasi.Kemampuan mendifinisikan kesempatan maupun ancaman bagi sumber daya manusia dalam mencapai tujuan bisnis. Pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia organisasi di masa depan ditentukan oleh kondisi faktor lingkungan dan ketidakpastian. dengan menggunakan data dan proses masa lalu (short-term) sebagai pedoman perencanaan di masa depan (long-term).manakala terjadi perubahan dan tuntutan tujuan pengintegrasian perencanaan sumber daya manusia adalah untuk mengidentifikasi dan menggabubungkan faktor-faktor perencanaan yang saling terkait.maka perencanaan SDM adalah serangkaian kegiatan atau aktivitas yang dilakukan secara sistematis dan strategis yang berkaitan dengan peramalan kebutuhan tenaga kerja/pegawai dimasa yang akan datang dalam suatu organisasi (publik. Perencanaan sumber daya manusia dengan perencanaan strategik perlu diintegrasikan untuk memudahkan organisasi melakukan berbagai tindakan yang diperlukan . 3.bisnis ) dengan menggunakan sumber informasi yang tepat guna penyediaan tenaga kerja dalam jumlah dan kualitas sesuai yang dibutuhkan. 1997: 143) . Adapun dalam perencanaan tersebut memerlukan suatu strategi yang didalamnya terdapat seperangkat proses-proses dan aktivitas yang dilakukan bersama oleh manajer sumber daya manusia pada setiap level manajemen untuk menyelesaikan masalah organisasi guna meningkatkan kinerja organisasi saat ini dan masa depan serta menghasilkan keunggulan bersaing berkelanjutan.Dapat memicu pemikiran baru dalam memandang isu-isu sumber daya manusia dengan orientasi dan mendisdik patisipan serta menyajikan perluasan perspektif. Organisasi dituntut untuk semakin mengandalkan pada speed atau kecepatan. dan konsisten. Pertama. Salah satu alasan untuk mengintegrasikan perencanaan sumber daya manusia dengan perencanaan strategik dan operasional adalah untuk mengidentifikasi human resources gap antara demand dan supply.Menguji komitmen manajemen terhadap tindakan yang dilakukan sehingga dapat menciptakan proses bagi alokasi sumber daya program-program spesifik dan aktivitas. Dengan demikian.dengan ketrampilan yang tepat. 3.

tapi kemelencengan bisa saja terjadi. · Manajer lini dan Biro kepegawaian/ sumber daya manusia saling berbagi tanggung jawab dan kegiatan.Merancang dan mengimplementasikan programprogram yang dapat memudahkan organisasi untuk pencapaian tujuan perencanaan sumber daya manusia 4. serta merencanakan penyesuaian kebijakan yang paling tepat. maupun jangka panjang (lebih dari tiga tahun). pendekatan yang digunakan dalam merencanakan sumber daya manusia adalah dengan actiondriven . kendati telah ada perhitungan dan pertimbangan berdasarkan kecenderungan dan data yang tersedia. Manpower planning menggambarkan pendekatan tradisional dalam upaya forecasting apakah ada ketidaksesuaian antara supply dan demand tenaga kerja.‖ implikasinya menjadi tidak sama dengan ―manpower planning‖ meski tekniknya mencakup hal yang sama. 1995) : Pertama. Kesenjangan dalam Perencanaan Sumber daya Manusia Dalam perencanaan SDM tidaklah semudah apa yang dibayangkan. Perencanaan sumber daya manusia merupakan kondisi penting dari ―integrasi bisnis‖ dan ―strategik. Integrasi antara aspek-aspek perencanaan sumber daya manusia terhadap pengembangan bisnis sebaiknya memastikan bahwa kebutuhan perencanaan sumber daya manusia harus dilihat sebagai suatu tanggung jawab ini. · Departemen sumber daya manusia berperan dalam melatih manajer dalam praktik-praktik sumber daya manusia dan meningkatkan kesadaran para manajer berhubungan dengan HR concerns 4. Tahapan Perencanaan SDM Menurut Jackson dan Schuler (1990). kelompok faktor-faktor yang berkaitan dengan sifat manajemen dan ketrampilan serta kemampuan manajer yang memiliki preferensi bagi adatasi pragmatik di luar konseptualisasi. 1990) : · Manajer lini menangani aktivitas sumber daya manusia (strategik dan manajerial). sementara administrasi sumber daya manusia ditangani oleh pimpinan unit teknis operasional. Rothwell (1995) menawarkan suatu teknik perencanaan sumber daya manusia yang meliputi tahap : (1) investigasi baik pada lingkungan eksternal. (Schuler & Walker. internal. dan lain-lain. (4) utilasi. Keempat tahap tersebut dapat diimplementasikan pada pencapaian tujuan jangka pendek (kurang dari satu tahun).Pengumpulan dan analisis data untuk meramalkan permintaan maupun persediaan sumber daya manusia yang diekspektasikan bagi perencanaan bisnis masa depan. 2. Kedua. Langkahlangkah tersebut meliputi : 1. yang dapat . dalam kontek manajer lini sebagai pemilik dan sumber daya manusia sebagai konsultan. sehingga terjadi kesenjangan antara kebijakan sebelumnya dengan aspek teknis operasional secara empiris . karena kebijakan perencanaan tidak dibuat secara detil. Sementara itu. Hal ini wajar karena selain adanya dinamika organisasi juga adanya perubahan faktor lingkungan . menengah (dua sampai tiga tahun). Proses perencanaan sering tidak berjalan sebagaimana mestinya. kebijakan yang tidak diantisipasisi sebelumnya. dan rasa ketidakpercayaan terhadap teori atau perencanaan. 5. Perencanaan sumber daya manusia umumnya dipandang sebagai ciri penting dari tipe ideal model MSDM meski pada praktiknya tidak selalu harus dijadikan prioritas utama. yang ditujukan bagi manpower dan kemudian memberikan feedback bagi proses awal. pelatihan.Mengembangkan tujuan perencanaan sumber daya manusia 3. promosi. organisasional: (2) forecasting atau peramalan atas ketersediaan supply dan demand sumber daya manusia saat ini dan masa depan.Adapun pola yang dapat digunakan dalam penyusunan strategi sumber daya manusia organisasi di masa depan antara lain . meskipun nampak adanya peningkatan kebutuhan bagi perencanaan. perencanaan menjadi suatu problema yang dirasa tidak bermanfaat karena adanya perubahan pada lingkungan eksternal organisasi.Mengawasi dan mengevaluasi program-program yang berjalan. realitas dan bergesernya kaleidoskop prioritas kebijakan dan strategi yang ditentukan oleh keterlibatan interes group yang memiliki power. daripada melakukan perhitungan numerik dwengan angka yang besar untuk seluruh bagian organisasi. perencanaan sumber daya manusia yang tepat membutuhkan langkah-langkah tertentu berkaitan dengan aktivitas perencanaan sumber daya manusia menuju organisasi modern.yang memudahkan organisasi untuk menfokuskan bagian tertentu dengan lebih akurat atau skill-need. Persoalan yang dihadapi dalam perencanaan sumber daya manusia dalam pengembangan dan implementasinya dari strategi sumber daya manusia dapat dikelompokkan ke dalam empat permasalah (Rothwell. (3) perencanaan bagi rekrumen. Ketiga.

Permasalahan tersebut merupakan sebuah resiko yang perlu adanya antisipasi dengan menerapkan aspek fleksibilitas . Dimasukkannya hal-hal berikut sebagai bagian audit yang lebih luas atau tinjauan fungsi SDM : · Nilai tambah yang diperoleh organisasi. c. 6. Prosedur investasi manusia.enyampaikan produk-produk inovatif atau pelayanan berkualitas yang difokuskan melalui strategi bisnis dalam proses rekrutmen. kurangnya pengertian manajemen lini. dapat dijelaskan bahwa tujuan perencanaan sumber daya manusia adalh memastikan bahwa orang yang tepat berada pada tempat dan waktu yang tepat. nilai dan budaya secara keseluruhan. · Dalam pemenuhan target departemen sumber daya manusia atau penetapan fungsi · Dalam pengwasan pencapaian ―equal opportunity target‖ dalam hal gender atau ras · Sebagai bagian bentuk internal atau eksternal bench-marking komporasi dari perencanaan sumber daya manusia yang digunakan dan outcomes dalam bagian lain di organisasi yang sama e. 2002 : 61) dapat diimplementasikan dalam proses rekrutmen dan perencanaan karir. struktur organisasi dan perubahan. penelitian dan sistem pengembangan. Evaluasi Perencanaan SDM Perencana sumber daya manusia dapat digunakan sebagai indikator kesesuaian antara supply dan demand bagi sejumlah orang-orang yang ada dalam organisasi dengan keterampilan yang sesuai : perencanaan sumber daya manusia juga berguna sebagai ―early warning‖ organisasi terhadap implikasi strategi bisnis bagi pengembangan sumber daya manusia dengan melakukan audit terhadap SDM. Namun sedapat mungkin manajer telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi secara cermat setiap perkembangan yang terjadi . strategi bisnis dan panduan. keterampilan dan sikap dan pengalaman yang dimiliki. Seberapa jauh fleksibelitas dan efisiensi organisasi ditentukan oleh kebijakan pemerintah. baik fiskal maupun pasar tenaga kerja. b. b. kekosongan terisi.tentu ada upaya mengatasi jalan keluar yang terbaik. Perencanaan MSDM dapat dijadikan petunjuk dan memberikan wawasan masa yang akan datang bagi orang-orang yang diperlukan untuk m. Prosedur total kualitas. perlu pengawasan bagi hasil pelatihan terhadap analisis kebutuhan pelatihan bagi seluruh karyawan berbasis kontinyuitas. biaya berkurang. sistem reward. Sistem mentoring formal maupun informal diperkenalkan untuk membantu pencapaian pengembangan karir. sehingga hal tersebut harus . jika ada kekurangan dan kelemahan .manakala terjadi kesenjangan di lapangan. pendekatan teoritik konseptual yang dilakukan dalam pengujian kematangan perencanaan sumber daya manusia sangat idealistik dan preskriptif. misalnya dalam mengembangkan manusia atau pengurangan perpindahan tenaga kerja. Oleh karena itu diperlukan pendekatan baru yang mempertimbangkan kombinasi kompetensi karyawan melalui pengetahuan. Teknik-teknik yang dapat digunakan dalam evaluasi perencanaan sumber daya manusia meliputi : a. perlu bagi kebutu8han pengawasan dan dapat menggambarkan atensi bagi ketidakcukupan SDM b. Sedangkan tingkat audit tergantung pada tujuan organisasi dan seberapa jauh analisis terhadap keberhasilan maupunb penyimpangan dapat dilakukan. Audit sederhana terhadap sasaran apaqkah memenuhi tujuan. Evaluasi sebagai bagian dari audit komunikasi generalv atau survai sikap karyawan d. di sisi lain tidak memenuhi realita organisasi dan cara manajer mengatasi masalahmasalah spesifik. Keempat. Melakukan review atas penilaian individu. Implementasi Perencanaan SDM Pemilihan teknik merupakan starting point dalam melaksanakan berbagai aktivitas yang berhubungan dengan gaya manajeral. Oleh karena itu diperlukan analisis terhadap perencanaan yang dibuat dengan menreapkan analisi SWOT. dan kurangnya rencana korporasi. Perencanaan Karir Hal ini membutuhkan pengertian proses-proses yang diintegrasikan pada karekteristik individual dan preferensi dengan implikasinya pada : budaya organisasi. karena pada dasarnya sebuah bangunan perencanaan SDM tidak harus dibongkar secara mendasar . Pendekatan analitis bagi utilisasi sumber daya manusia dan pengawasan hasil c. Evaluasi sebagai bagian dari tinjauan prosedur organisasi lain sesuai standar penggunaan : a.disebabkan oleh kurangnya data. dan sebagainya. sebelumnya dilihat sebagai alasan perencanaan manpower tradisional. c. Beberapa teknik perencanaan sumber daya manusia (Nursanti. a. serat penilaian dan sistem promosi. nilai dan gaya. Beberapa organisasi dewasa ini menekankan pada tanggung jawab individual bagi pengembangan karir masing-masing. Rekrutmen Identifikasi kemungkinan ketidakcocokan antara supply dan demand serta penyesuaian melalui rekrutmen. Dengan demikian.

Mondy . 1995.R.E. 7(29):3-8 Riva‘i. 2.S. 2000. Jakarta . Dalam pelaksanaannya.RM. R. perencanaan sumber daya manusia harusdisesuaikan dengan strategi tertentu. Hal ini dimaksudkan untukmeminimalisikan adanya kesenjangan agar tujuan dengan kenyataan dan sekaligus menfasilitasi keefektifan organisasi dapat dicapai. & Walker. T. S. 1990. Human Resource Management: A Critical Text . 1990. West Publishing Company . Rothwell. N. Manajemen Sumberdaya Manusia untuk Perusahaan : dari teori ke praktek. Manajemen Sumberdaya Manusia. Gadjah Mada University Press.. 2001. 3. J. Purnama. Human Resource Strategy: Focusing on Issues and Actions. Strategi Teintegrasi Dalam Perencanaan SDM . Storey (ED).disesuaikan dengan rencana organisasi secara menyeluruh. Yogyakarta.Desy. Perencanaan sumber daya manusia (Human Resource Planning) merupakan salah satu fungsi dalam Manajemen Sumberdaya manusia yang mengorientasi pada bagaimana menyusun langkah-langkah strategi menyiapkan sumberdaya manusia (pegawai/karyawan) dalam suatu organisasi secara tepat dalam jumlah dan kualitas yang diperlukan . Penutup.S.1995. Usahawan. dalam Usmara. & Schuler.. Yogyakarta. DAFTAR PUSTAKA Jackson. Perencanaan sumber daya manusia awal difokuskan pada perencanaan kebutuhan sumber daya manusia di masa depan serta cara pencapaian tujuannya dan implementasi programprogram. Veithzal. Human Resource Planning. A (ed). Paradigma Baru Manajemen Sumber Daya Manusia. New York. 2004. R. Nursanti. Allyn & Bacon Nawawi.Human Resource Management. Human Resource Planning: Challenges for Industrial/Organization Psychologists. New York. Amara books.W & Noe III. Salah satu hasil evaluasi penerapan program jangkan panjang dapat ditujukan bagi perencanaan program suksesi. S. Perencanaan sumber daya manusia harus diintegrasikan dengan tujuan perencanaan jangka pendek dan jangka panjang organisasi. Hadari. Jakarta. yang kemudian berkembang. Berdasarkan uraian sebelumnya. proses manajemen dalam menentukan pergerakan sumber daya manusia organisasi dari posisinya saat ini menuju posisi yang diinginkan di masa depan dengan menggunakan data sebagai pedoman perencanaan di masa depan . West Publishing Company .Perencanaan SDM sebagai. Hal ini diperlukan agar organisasi bisa terus survive dan dapat berkembang sesuai dengan tuntutan perubahan yang sangat cepat dan dinamis . pada bab ini penulis mengemukakan beberapa kesimpulan : 1. In J. London: Routledge Schuler.W. 2002. 7 . termasuk dalam hal pengumpulan data untuk mengevaluasi keefektifan program yang sedang berjalan dan memberikan informasi kepada perencana bagi pemenuhan kebutuhan untuk revisi peramalan dan program daat diperlukan. Organizational Dynamics.RadjaGrapindo Persada. Massahusetts. Membangun Keunggulan Bersaing Melalui Integrasi Perencanaan Strategik dan Perendanaan SDM.

Jenis motivasi ini timbul sebagai akibat pengaruh dari luar individu. Adapun menurut Mc. Donald ini mengandung tiga elemen/ciri pokok dalam motivasi itu. Sobry Sutikno Pembelajaran efektif. menjamin kelangsungan dan memberikan arah kegiatan belajar. tetapi atas dasar kemauan sendiri. Ada beberapa strategi yang bisa digunakan oleh guru untuk menumbuhkan motivasi belajar siswa. atau paksaan dari orang lain sehingga dengan keadaan demikian siswa mau melakukan sesuatu atau belajar. . Dari pengertian yang dikemukakan oleh Mc. Berbagai gangguan yang ada disekitarnya. Dalam kegiatan belajar. Makin jelas tujuan maka makin besar pula motivasi dalam belajar. bukan membuat Anda pusing. Donald. Pada permulaan belajar mengajar seharusnya terlebih dahulu seorang guru menjelaskan mengenai Tujuan Instruksional Khusus yang akan dicapainya kepada siwa. Rasa ingin tahunya lebih banyak terhadap materi pelajaran yang diberikan. Namun pada intinya bahwa motivasi merupakan kondisi psikologis yang mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu. sebab seseorang yang tidak mempunyai motivasi dalam belajar. tidak akan mungkin melakukan aktivitas belajar. motivasi dapat dikatakan sebagai keseluruhan daya penggerak di dalam diri siswa yang menimbulkan. Jenis motivasi ini timbul dari dalam diri individu sendiri tanpa ada paksaan dorongan orang lain. sehingga diharapkan tujuan dapat tercapai.Makalah 7 PERAN GURU DALAM MEMBANGKITKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA November 8. maka motivasi ekstrinsik yang merupakan dorongan dari luar dirinya mutlak diperlukan. • Motivasi Ekstrinsik. sebagai berikut: 1. apakah karena adanya ajakan. Bahkan motif dapat diartikan sebagai suatu kondisi intern (kesiapsiagaan). Lain halnya bagi siswa yang tidak ada motivasi di dalam dirinya. motivasi adalah perubahan energi dalam diri seseorang yang ditandai dengan munculnya ―feeling‖ dan di dahului dengan tanggapan terhadap adanya tujuan. yakni motivasi itu mengawalinya terjadinya perubahan energi. yaitu motivasi Intrinsik dan motivasi ektrinsik. Motivasi ada dua. Karena di dalam diri siswa tersebut ada motivasi. kurang dapat mempengaruhinya agar memecahkan perhatiannya. yaitu motivasi intrinsik. Di sini tugas guru adalah membangkitkan motivasi peserta didik sehingga ia mau melakukan belajar. bukanlah masalah bagi guru. Bagi siswa yang selalu memperhatikan materi pelajaran yang diberikan. Sobry Sutikno - Motivasi berpangkal dari kata motif yang dapat diartikan sebagai daya penggerak yang ada di dalam diri seseorang untuk melakukan aktivitas-aktivitas tertentu demi tercapainya suatu tujuan. ditandai dengan adanya feeling. • Motivasi Intrinsik. motivasi sangat diperlukan. – M. Siswa yang demikian biasanya dengan kesadaran sendiri memperhatikan penjelasan guru. 2008 — Wahidin Oleh M. Dalam kegiatan belajar. suruhan. akan tetapi bagaimana tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan mudah dan menyenangkan. dan dirangsang karena adanya tujuan. Menjelaskan tujuan belajar ke peserta didik.

3. Saingan/kompetisi Guru berusaha mengadakan persaingan di antara siswanya untuk meningkatkan prestasi belajarnya. 6. siswa yang belum berprestasi akan termotivasi untuk bisa mengejar siswa yang berprestasi. Kecamatan Jereweh. Hadiah Berikan hadiah untuk siswa yang berprestasi. Hukuman ini diberikan dengan harapan agar siswa tersebut mau merubah diri dan berusaha memacu motivasi belajarnya. Makalah ilmu Pendidikan. 4. Membantu kesulitan belajar anak didik secara individual maupun kelompok 9.2. Hal ini akan memacu semangat mereka untuk bisa belajar lebih giat lagi. KSB) Ditulis dalam Makalah Belajar Dan Pembelajaran. Menggunakan metode yang bervariasi. Membentuk kebiasaan belajar yang baik 8. Di samping itu. dan 10. Makalah Bimbingan Konseling. 5. . Makalah Evaluasi Pembelajaran. 7. Makalah Perencanaan Pembelajaran. Tentunya pujian yang bersifat membangun. Hukuman Hukuman diberikan kepada siswa yang berbuat kesalahan saat proses belajar mengajar. Makalah Kurikulum Dan Pembelajaran. berusaha memperbaiki hasil prestasi yang telah dicapai sebelumnya. Desa Dasan Anyar. Membangkitkan dorongan kepada anak didik untuk belajar Strateginya adalah dengan memberikan perhatian maksimal ke peserta didik. Menggunakan media yang baik dan sesuai dengan tujuan pembelajaran *Penulis adalah Direktur Eksekutif YNTP for research and Development Kabupaten Sumbawa Barat – NTB (Tode Dasan. Pujian Sudah sepantasnya siswa yang berprestasi untuk diberikan penghargaan atau pujian.

Makalah 8 MAKALAH ILMU PENDIDIKAN TENTANG PENGGUNAAN MEDIA SUMBER BELAJAR DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR September 26. buku / perpustakaan. B. Macam-macam Media Klasifikasi media dapat dilihat dari jenisnya. Karena itu sumber belajar adalah segala sesuatu yang dapat dipergunakan sebagai tempat dimana bahan pengajaran terdapat atau asal untuk belajar seseorang. cassette recorder. Media Visual Adalah media yang mengandalkan indra penglihatan. Audiovisual gerak . Penggunaan media harus menunjang tujuan pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik. seperti : radio. Media Sebagai Sumber Belajar Udin Saripudin dan Winataputra (199.65) mengelompokkan sumber ―belajar menjadi lima kategori yaitu : manusia. yang berarti perantara atau pengantar. rangkai foto. b. Pengertian Media Media berasal dari bahasa latin dan merupakan bentuk jamak dari kata ―Madiam‖. piringan hitam media ini tidak cocok untuk orang yang mempuyai kelainan dalam pendengaran. gambar dan lain-lain. D. daya liputnya dan dari bahan serta cara pembuatannya. media massa. cetakan dan juga yang menampilkan gambar atau simbol yang bergerak seperti film bisu. Setiap materi pelajaran memiliki tingkat kesukaran yang bervariasi dan untuk menyederhanakan tingkat kesukaran tersebut diperlukan kehadiran media sebagai alat bantu seperti : globe. Secara luas media dapat diartikan dengan manusia. peristiwa benda atau peristiwa yang memungkinkan anak didik memperoleh pengetahuan dan keterampilan. Media Auditif Adalah media yang hanya mengandalkan kemmpuan suara saja. grafik. 2008 — Wahidin PENGGUNAAN MEDIA SUMBER BELAJAR DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR A. Disamping itu media juga mempunyai fungsi untuk mengatasi kebosanan dan kelahan yang diakibatkan dari penjelasan guru yang sukar di mengerti. Media ini dibagi ke dalam : 1. film kartun. Media Sebagai Alat Bantu Media sebagai alat bantu dalam proses belajar mengajar adalah sebagai suatu kenyataan yang tidak dapat dipungkiri. Media ini menampilkan gambar diam seperti film. Dengan demikian media merupakan wahana penyalur informasi atau penyalur pesan. alam lingkungan dan media pendidikan. C. Media dibagi ke dalam : a. karena memang gurulah yang menghendakinya untuk membantu tugas guru dalam menyampaikan pesan-pesan dari bahan pelajaran yang di berikan oleh guru kepada anak didik. gambar atau lukisan. 1) Dilihat dari jenisnya. Audiovisual diam 2. Media Audiovisual Adalah media yang mempunyai unsur rupa dan gambar. c.

Keefektifan dan Efisiensi penggunaan. Dasar Pertimbangan Pemilihan dan Penggunaan Media Disamping harus memenuhi prinsip pemilihan dalam penggunaan media juga harus memperhatikan faktor – faktor : a. Guru dapat mengembangkan media sesuai kemampuannya dengan tidak mengabaikan prinsip-prinsip dan faktor-faktor dalam memilih dan menentukan media yang akan digunakan dalam proses belajar mengajar. b. Sasaran Program d. 3. . Media yang digunakan guru sebagai penjelas dari keterangan terhadap suatu bahan yang guru sampaikan. Media dapat memunculkan permasalahan untuk dikaji lebih lanjut dan dipecahkan oleh para siswa. 2. Contoh : film. Karakteristik media sangat diperlukan dalam penetapan penggunaan media. F. Objektivitas b. c. Alternatif Pilihan Guru harus mampu menetapkan atau memutuskan media yang tepat dan sesuai dengan materi pelajaran. Media dibagi ke dalam : a. sehingga tidak memanfaatkan media secara sembarangan. c. Situasi dan kondisi e. b. Pengembangan dan Pemanfaatan Media Sumber Peranan media akan terlihat jika guru pandai memanfaatkannya. G. Media sederhana b.2) Dilihat dari daya liputnya. Contoh : radio dan televise. Sudirman N. Kualitas Teknik f. Ketika fungsi-fungsi media pelajaran diaplikasikan ke dalam proses belajar mengajar maka akan terlihat peranannnya sebagai berikut : a. Program Pengajaran c. (1991) mengemukakan beberapa prinsip pemilihan media pengajaran. Bertolak dari fungsi dan peranan media diharapkan pemahaman guru terhadap media menjadi lebih jelas. 3) Dilihat dari bahan pembatannya. Media sebagai sumber belajar bagi siswa. Media dan daya liput luas dan serentak. soun slide. Media dibagi : a. Prinsip Pemilihan dan Penggunaan Metode Drs. film rangkai. Tujuan Pemilihan Memilih media harus dengan maksud dan tujuan yang jelas. Karakteristik Media Pengajaran Setiap media mempunyai karakteristik tertentu jadi pemahaman. Media kompleks E. Media dengan daya liput terbatas oleh ruang dan tempat. Media untuk pengajaran individual Media ini digunakan hanya untuk seorang diri Contoh : modul berprogram dan pengajaran melalui komputer. 1.

1. Makalah ilmu Pendidikan. Persiapan guru. 5. 4.komentar » . Siswa atau kelas harus mempunyai persiapan dalam menerima pelajaran dengan menggunakan media tertentu. Ditulis dalam Makalah Belajar Dan Pembelajaran. Pada fase ini siswa belajar dengan memanfaatkan media pengajaran. 12 Komentar . Makalah Media Pembelajaran. Persiapan kelas. Langkah kegiatan belajar siswa. Pada langkah ini kegiatan belajar di evaluasi sampai sejauh mana tujuan pengajaran tercapai. Pada fase ini guru memilih dan memanfaatkan media massa yang akan dimanfaatkan guna mencapai tujuan. Langkah evaluasi pengajaran. 3. Makalah Kurikulum Dan Pembelajaran. Merumuskan tujuan pengajaran dengan memanfaatkan media.Langkah-langkah dalam pemanfaatan media. 2. Pada fase ini penyajian bahan pelajaran dengan memanfaatkan media pengajaran. yang sekaligus dapat dinilai sejauh mana pengaruh media sebagai alat bantu dapat menunjang keberhasilan proses belajar siswa. 6. Langkah penyajian dan pemanfaatan media.

percobaan. referensi. Pertama. dialog atau melalui simulasi role-play). kekuatan auditorial terletak pada indera ‗pendengaran‘ (mendengar dan menyimak penjelasan atau cerita). 2008 — Wahidin Belajar itu menyenangkan. Pelaksanaan Pakem harus memperhatikan bakat. menyentuh atau melakukan). Kedua. Seorang guru harus mengetahui secara pasti mengapa seorang siswa memiliki berbagai macam motif dalam belajar. yang disebut researchmindedness dalam pola pikir siswa. multi-media. Prinsip pembelajaran konstruktivisme yang berorientasi pada masalah dan tantangan akan menghasilkan sikap mental profesional. rekan siswa. Dengan pembelajaran konstruktivisme memungkinkan terjadinya pembelajaran berbasis masalah. dan apa yang mereka telah lakukan). dan kekuatan kinestetik terletak pada ‗perabaan‘ (seperti menunjuk. dengan memahami kecenderungan potensi . lingkungan dsb). proses Eksplorasi (siswa mengalami langsung dengan melibatkan semua indera mereka melalui pengamatan. faktor motivasi merupakan kunci utama. proses Interaksi (siswa berinteraksi secara aktif dengan guru. Fokus pembelajarannya adalah pada ‗mempelajari cara belajar‘ (learning how to learn) dan bukan hanya semata pada mempelajari substansi mata pelajaran. Keempat. tetapi membentuk karakter dan sikap mental profesional yang berorientasi pada global mindset. dan (4) motivasi prestasi (siswa belajar karena ingin menunjukkan kepada orang lain bahwa dia mampu melakukan tugas yang diberikan oleh gurunya). (2) motivasi instrumental (siswa belajar karena akan menerima konsekuensi: reward atau punishment). Siswa sebagai stakeholder terlibat langsung dengan masalah. dan tertantang untuk belajar menyelesaikan berbagai masalah yang relevan dengan kehidupan mereka. Sedangkan pendekatan. proses Refleksi. sehingga kegiatan pembelajaran selalu menantang dan menyenangkan. Dalam paradigma baru pendidikan. Ketiga. proses Komunikasi (siswa mengkomunikasikan pengalaman belajar mereka dengan guru dan rekan siswa lain melalui cerita.Makalah 9 Pembelajaran PAKEM II November 5. tujuan pembelajaran bukan hanya untuk merubah perilaku siswa. Untuk mencapai keberhasilan proses belajar. Dengan skenario pembelajaran berbasis masalah ini siswa akan berusaha memberdayakan seluruh potensi akademik dan strategi yang mereka miliki untuk menyelesaikan masalah secara individu/kelompok. Pakem yang merupakan singkatan dari pembelajaran aktif. Mengapa Pakem. (3) motivasi sosial (siswa belajar karena ide dan gagasannya ingin dihargai). Karena proses belajar yang menyenangkan bisa meningkatkan motivasi belajar yang tinggi bagi siswa guna menghasilkan produk belajar yang berkualitas. grafik atau dengan melihat suatu peristiwa). kreatif. penyelidikan dan/atau wawancara). Ada empat katagori yang perlu diketahui oleh seorang guru yang baik terkait dengan motivasi ―mengapa siswa belajar‖. Jadi. yaitu (1) motivasi intrinsik (siswa belajar karena tertarik dengan tugas-tugas yang diberikan). Siswa harus menjadi arsitek dalam proses belajar mereka sendiri. Tapi. Dengan modalitas visual dimaksudkan bahwa kekuatan belajar siswa terletak pada indera ‗mata‘ (membaca teks. auditorial dan kinestetik. Kita semua setuju bahwa pembelajaran yang menyenangkan merupakan dambaan dari setiap peserta didik. yaitu modalitas visual. siapa yang menjadi stakeholder dalam proses pembelajaran yang menyenangkan itu? Jawabannya adalah siswa. (siswa memikirkan kembali tentang kebermaknaan apa yang mereka telah pelajari. dan bukan semata potensi akademiknya. merupakan sebuah model pembelajaran kontekstual yang melibatkan paling sedikit empat prinsip utama dalam proses pembelajarannya. minat dan modalitas belajar siswa. efektif dan menyenangkan. Dalam pendekatan pembelajaran Quantum (Quantum Learning) ada tiga macam modalitas siswa. strategi dan metoda pembelajarannya adalah mengacu pada konsep konstruktivisme yang mendorong dan menghargai usaha belajar siswa dengan proses enquiry & discovery learning.

pertanyaan-pertanyaan yang memerlukan pemikiran yang dalam untuk sebuah solusi atau yang bersifat mengundang. Contoh pertanyaan-pertanyaan berikut dapat memprovokasi siswa untuk berpikir tentang kasus yang dibahas.modalitas siswa tersebut. 1. . bisa diterapkan antara lain dalam salah satu kegiatan belajar kelompok (studi kasus). Bandingkan situasi ini dengan situasi sekarang ! 3. Memahami potensi siswa yang tersembunyi dan mendorongnya untuk berkembang sesuai dengan kecenderungan bakat dan minat mereka. yang harus dipahami dan dilakukan oleh seorang guru yang baik dalam proses pembelajaran terhadap siswa: 1. kolaboratif. Memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar meningkatkan rasa tanggung jawab dalam melaksanakan tugas dan bantuan jika mereka membutuhkan. Menurut Wassermen (1994). Misalnya dengan menggunakan kata kerja : menggambarkan. Mengakui pekerjaan siswa dalam satu bidang untuk memberikan semangat pada pekerjaan lain berikutnya. Peranan Seorang Guru. John B. Menggunakan kemampuan fantasi dalam proses pembelajaran untuk membangun hubungan dengan realitas dan kehidupan nyata. karakter. membandingkan. Mendorong terjadinya proses pembelajaran interaktif. Mendorong siswa untuk terus maju mencapai sukses dalam bidang yang diminati dan penghargaan atas prestasi mereka. Ceriterakan contoh yang sama dengan pengalaman Anda sendiri ! Para siswa bisa juga diminta untuk menjawab sejumlah pertanyaan yang nampaknya sesuai dengan semua skenario. 9. Selanjutnya bentuk-bentuk pertanyaan yang dapat menggugah terjadinya ‖pembelajaran aktif. 12. Mendorong dan menghargai keterlibatan individu siswa secara penuh dalam proyek-proyek pembelajaran mandiri. menguraikan atau dengan menggunakan kata-kata: apa. Biggs and Ross Telfer. Menciptakan suasana belajar yang kondusif dan bebas dari tekanan dan intimidasi dalam usaha meyakinkan minat belajar siswa. Agar pelaksanaan Pakem berjalan sebagaimana diharapkan. Menghargai potensi siswa yang lemah/lamban dan memperlihatkan entuisme terhadap ide serta gagasan mereka. 3. Menyatakan kapada para siswa bahwa guru-guru merupakan mitra mereka dan perannya sebagai motivator dan fasilitator bagi siswa. bukan instruksi atau memerintah. metoda/atau materi pembelajaran kontekstual yang relevan dengan kecenderungan potensi atau modalitas belajar siswa. edisi kedua. mengapa atau bagaimana dalam kalimat bertanya. efektif dan menyenangkan‖ (Pakem). Berikut adalah beberapa contoh bentuk pertanyaan yang bisa memberikan respon kreatif terhadap pertanyaan-pertanyaan tersebut. Memberikan tes/ujian yang bisa mendorong terjadinya umpan balik dan semangat/gairah pada siswa untuk ingin mempelajari materi lebih dalam. 10. 11. 2. inkuiri dan diskaveri agar terbentuk budaya belajar yang bermakna (meaningful learning) pada siswa. menyebutkan paling tidak ada 12 aspek dari sebuah pembelajaran kreatif. 6. 4. 1987. 5. bakat dan minat serta modalitas gaya belajar individu siswa. menjelaskan. Jelaskan bagaimana situasi ini bisa ditangani secara berbeda ? 2. kreatif. Memuji keindahan perbedaan potensi. 8. maka seorang guru harus mampu merancang media. dalam bukunya ―The Process of Learning‖. 7.

sikap dan keterampilan. Seakan ada korelasi antara ketersediaan ‘media bahan ajar‘ di sekolah dengan keberhasilan pembelajarn siswa. Prinsip pembelajaran yang perlu dilakukan: ‖Jangan meminta siswa Anda hanya untuk mendengarkan. Media dan bahan ajar. bagaimana Anda menilai diri Anda sendiri ? 3. proaktif dan kreatif untuk mencari dan merancang media/bahan ajar alternatif yang mudah. baru juga Perlu dicatat ‖bukan tanggung belajar‖ tetapi jawab tetapi utama paradigma belajar‖. para guru dapat memilih dan merancang media pembelajaran alternatif dengan menggunakan berbagai sumber lainnya. tetapi tidak semua sekolah mampu mengaksesnya. Ini tentu saja melibatkan Professional Judgment dengan memperhatikan sifat obyektivitas dan keadilan. Apakah sebuah ‖Penilaian Mendorong Pembelajaran ?‖ atau apakah ‖pembelajaran itu untuk mempersiapkan sebuah tes ? ‖ atau apakah ‘Pembelajaran dan Tes‘ tersebut dilakukan guna mendapatkan pengakuan tentang kompetensi yang diperlukan siswa atau sekolah? Dalam pelaksanaan konsep Pakem.1. Jadi. seorang guru mau tidak mau harus berperan aktif. Jangan membuat siswa Anda memperhatikan saja. pendekatan Penilaian Acuan Norma (PAN) dan Penilaian Acuan Patokan (PAP) merupakan pendekatan penilaian alternatif yang paling representatif untuk menentukan keberhasilan pembelajaran Model Pakem. Untuk ini. Tanpa merendahkan sifat dan nilai multimedia elektronik. Tetapi yakinkan siswa Anda untuk melakukannya. karena mereka hanya bisa mengingat. penilaian dimaksudkan untuk mengukur tingkat keberhasilan siswa. Kita yakin bahwa pihak manajemen sekolah sudah menyadarinya. siswanya untuk memberikan berpartisipasi mereka membantu proses guru siswa mengarahkan yang mengembangkan bahwa tugas minat pembelajaran dalam mau terencana. Dengan melihat kebelakang. Apa yang Anda bayangkan sebagai kemungkinan dari akibat tindakan tersebut ? 2. Tetapi. aktif. Penggunaan perangkat multimedia seperti ICT sungguh sangat ideal. seperti bahan baku yang murah dan mudah di dapat. melalui para guru memfasilitasinya dan tanpa mendominasi. . guna memotivasi dan merangsang proses pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan. Jawaban para guru ini cukup masuk akal. Tetapi tetap memiliki relevansi dengan tema mata pelajaran yang sedang dipelajari siswa. baik itu keberhasilan dalam proses maupun keberhasilan dalam lulusan (output). pasti mereka akan mengerti‖. murah dan sederhana. Kita juga sepakat bahwa salah satu penyebab ketidakberhasilan proses pemblajarn siswa di sekolah adalah kurangnya media dan bahan ajar. seperti bahan baku kertas/plastik. Penilaian harus mencakup paling sedikit tiga aspek : pengetahuan. Penilaian Hasil Belajar. sebuah alasan klasik selalu kita dengar bahwa ‖sekolah tidak punya dana untuk itu‖!. Keberhasilan proses dimaksudkan bahwa siswa berpartisipasi aktif. Dengan mengatakan yang sesungguhnya. karena mereka akan lupa. yang ditetapkan dalam sebuah kurikulum. ‖Media dan Bahan Ajar‖ selalu menjasi penyebab ketidakberhasilan sebuah proses pembelajaran di sekolah. Inilah yang disebut efektif dan menyenangkan. tumbuh-tumbuhan. kreatif dan senang selama mengikuti kegiatan pembelajaran. dan pendidikan ‖bukan membuat mata ‖membuat cara mengajarkan ‖mengajarkan bagaimana mempelajari mata pelajaran ‖. Dalam pembelajaran Model Pakem. apa kesimpulan Anda tentang isu penting itu ? Proses Pakem dan pembelajaran jika peran akan para berlangsung dalam seperti berinteraksi yang dengan diharapkan siswanya kesempatan bakat dan siswa pelajaran‖ dalam selalu untuk dan pelaksanaan memberikan konsep motivasi. kayu dan sebagainya. Sedangkan keberhasilan lulusan (output) adalah siswa mampu menguasai sejumlah kompetensi dan standar kompetensi dari setiap Mata Pelajaran. Sebuah pertanyaan untuk direnungkan. penilaian harus dilakukan dan diakui secara komulatif. Sebuah harapan yang selalu menjadi wacana di antara para pendidik/guru kita dalam melaksanakan tugas mengajar mereka di sekolah adalah tidak tersedianya ‘media pembelajaran dan bahan ajar‘ yang cukup memadai.

kurang menarik bagi para peserta didik sehingga berakibat kurang optimalnya penguasaan materi bagi peserta didik. saya melihat bagaimana seorang guru fisika di sebuah Sekolah Kejuruan (Berlin) menggunakan alat peraga simulasi (Holikopter) yang dibuat dari kertas karton yang diapungkan didepan kelas dengan menggunakan sebuah blower untuk memudahkan para siswa dalam memahami prinsip-prinsip yang berkaitan dengan mata pelajaran fisika tersebut. Dalam oleh merancang seorang guru sebuah adalah media pembelajaran. Media seperti yang yang karakteristik ‘Quantum tarik media – modalitas belajar individu Style peserta disebutkan dirancang dalam harus pendekatan memiliki Learning‘ tersendiri pembelajaran Based dan guna yang Learning Inventory‘. PRINSIP PAKEM Prinsip PAKEM antara lain: 1.Ed Dalam proses belajar mengajar sangat diperlukan strategi pembelajaran yang sangat baik dan cocok untuk situasi dan kondisi siswa. Unsur kreatifitas itu bukan terletak pada produk/media yang sudah jadi. Perlu dicatat bahwa tujuan akhir mempelajari sebuah mata pelajaran adalah agar para siswa memiliki kompetensi sebagaimana ditetapkan dalam Standar Kompetensi (baca Kurikulum Nasional). mental maupun emosional . Jadi. CIRI-CIRI / KARAKTERISTIK PAKEM Ciri-ciri/karakteristik PAKEM adalah: a. B. model ‘pembelajaran aktif. tetapi dirancang oleh seorang guru mata pelajaran fisika itu sendiri. Strategi yang sangat cocok dan menarik peserta didik dalam pembelajaran sekarang ini dikenal dengan nama PAKEM (Pembelajaran Aktif Kreatif Efektif dan Menyenangkan) PAKEM adalah sebuah model pembelajaran yang memungkinkan peserta didik mengejakan kegiatan yang beragam untuk mengembangkan keterampilan dan pemahaman dengan penekanan kepada belajar sambil bekerja. Dengan demikian diharapkan para siswa akan terlibat dalam proses pembelajaran tuntas (Mastery Learning) dan bermakna (Meaningful Learning). waktu dan/atau guru. Untuk itu langkah/skenario penyajian pembelajarn dalam setiap topik/mata pelajaran harus dituliskan secara jelas dalam sebuah Modul. Mendorong kreativitas peserta didik &guru c. adalah ajar‘ media harus Sementara elektronik dengan agar cukup representatif digunakan ‘bahan Ini tanpa (Computer modular proses Learning). Pembelajarannya menyenangkan utamanya bagi peserta didik C. ALASAN PENERAPAN PAKEM PAKEM diterapkan dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa pembelajaran model konvensional dinilai menjemukan. Proses pembelajarannya mudah dipahami dan sangat menyenangkan. Pembelajarannya mengaktifkan peserta didik b. menyenangkan dan efektif. harus selalu terikat dengan ruang kelas. daya ini merangsang relatif proses pembelajaran menyenangkan. efektif dan menyenangkan‘. sementara guru menggunakan berbagai sumber dan alat bantu belajar termasuk pemanfaatan lingkungan supaya pembelajaran lebih menarik. ditulis oleh: Drs. dan aspek yang gaya paling penting untuk diperhatikan didik. atau yang kita sebut dengan PAKEM itu tidak selalu mahal. A. Saya kira inilah yang disebut guru yang kreatif. Media simulasi ini tidak dibeli sudah jadi. tetapi lebih pada pola fikir dan strategi yang digunakan secara tepat oleh seorang guru itu sendiri dalam merancang dan mengajarkan materi pelajarannya. fleksibel. Mengalami: peserta didik terlibat secara aktif baik fisik. mengacu yang Selanjutnya pada skenario Bloom dan penyajian sistem terjadi dengan pendekatan dinamis Taksonomi. dimaksudkan pembelajaran terstruktur.Dalam kesempatan melakukan studi banding di Jerman. Pembelajarannya efektif d. Anwar Fuady. kreatif. M.

15 Komentar . dan (g) Meningkatkan kualitas pendidikan. makalah inovasi pendidikan. Meningkatkan kualitas pendidikan F. Dalam pembelajaran dengan pendekatan model Pakem. Menentukan strategi pembelajaran 6. tertulis. MERANCANG DAN MELAKSANAKAN PENILAIAN PEMBELAJARAN MODEL PAKEM 1. 2. Komunikasi: kegiatan pembelajaran memungkinkan terjadinya komunikasi antara guru dan peserta diidik 3. Dalam pembelajaran. Membantu dan mendorong siswa 4. (f) Akuntabilitas lembaga. Akuntabilitas lembaga 7. Merancang penilaian dilakukan bersamaan dengan merancang pembelajaran tersebut. kuesioner. (e) Menentukan strategi pembelajaran. JENIS PENILAIAN SESUAI DG PEMBELAJARAN MODEL PAKEM 1. dan portofolio. bentuk penilaian non tes dilakukan dengan menggunakan skala sikap. 4. Penilaian yang sesuai dengan pembelajaran model Pakem adalah penilaian otentik yang merupakan proses pengumpulan informasi oleh guru tentang perkembangan dan pencapaian pembelajaran yang dilakukan oleh peserta didik melalui berbagai teknik yang mampu mengungkapkan. penilaian dirancang sebagaimana dengan penilaian otentik. (b) Menentukan kebutuhan pembelajaran.2. Membantu dan mendorong guru untuk mengajar yang lebih baik 5. studi kasus. E. Sementara itu. 3. TUJUAN PENILAIAN PEMBELAJARAN MODEL PAKEM 1. dan perbuatan. Menentukan kebutuhan pembelajaran 3. dengan pendekatan Pakem rangkaian penilaian ini seyogiayanya dilakukan oleh seorang guru. makalah Manajemen Pendidikan. cek lis. Refkesi: kegiatan pembelajarannya memungkinkan peserta didik memikirkan kembali apa yang telah dilakukan D. 2. Bentuk penilaian tes dapat dilakukan secara lisan. Interaksi: kegiatan pembelajarannyaa memungkinkan terjadinya interaksi multi arah 4. membuktikan atau menunjukkan secara tepat bahwa tujuan pembelajaran telah benar-benar dikuasai dan dicapai. Artinya. guru selain sebagai fasilitator juga melakukan penilaian dengan berbagai alat yang sesuai dengan kegiatan yang dilakukan oleh siswa. (d) Membantu dan mendorong guru untuk mengajar yang lebih baik. Hal ini disebabkan setiap jenis atau bentuk penilaian tersebut memiliki beberapa kelemahan selain keunggulan. Tujuan Penilaian otentik itu sendiri adalah untuk: (a) Menilai Kemampuan Individual melalui tugas tertentu. selama pembelajaran itu berlangsung. Makalah ilmu Pendidikan. Ditulis dalam Makalah Kurikulum Dan Pembelajaran. Penilaian disesuaikan dengan pendekatan dan metode yang dilaksanakan dalam pembelajaran. Menilai kemampuan individual melalui tugas tertentu 2. (c) Membantu dan mendorong siswa.komentar » .

2008 — Wahidin I. Hal ini berlaku baik bagi guru (metode mengajar) maupun bagi siswa (metode belajar). lingkup dan urutan kegiatan yang dapat memberikan pengalaman belajar kepada siswa (Gerlach dan Ely). adalah cara. Metode bersifat prosedural. Strategi belajar-mengajar tidak hanya terbatas pada prosedur kegiatan. sedangkan teknik lebih bersifat implementatif. Tiap tingkah laku yang harus dipelajari perlu dipraktekkan. Menurut Gropper sesuai dengan Ely bahwa perlu adanya kaitan antara strategi belajar mengajar dengan tujuan pengajaran. melainkan juga termasuk di dalamnya materi atau paket pengajarannya (Dick dan Carey). PENGERTIAN STRATEGI. tetapi hasilnya guru A berbeda dengan guru B karena teknik pelaksanaannya yang berbeda. makin efektif pula pencapaian tujuan (Winamo Surakhmad) Kadang-kadang metode juga dibedakan dengan teknik. Jadi tiap guru mungakui mempunyai teknik yang berbeda dalam melaksanakan metode yang sama. Makin baik metode yang dipakai. yang meliputi sifat. Dapat disimpulkan bahwa strategi terdiri dan metode dan teknik atau prosedur yang menjamin siswa .Makalah 10 Pendekatan CBSA Oktober 27. Keduanya telah mengetahui bagaimana prosedur pelaksanaan metode ceramah yang efektif. yang di dalam fungsinya merupakan alat untuk mencapai suatu tujuan. Strategi belajar-mengajar terdiri dari metode dan teknik (prosedur) yang akan menjamin siswa betul-betul akan mencapai tujuan. METODE DAN TEKNIK BELAJAR MENGAJAR Strategi belajar-mengajar adalah cara-cara yang dipilih untuk menyampaikan materi pelajaran dalam lingkungan pengajaran tertentu. Karena setiap materi dan tujuan pengajaran berbeda satu sama lain. strategi lebih luas daripada metode atau teknik pengajaran. Contoh: Guru A dengan guru B sama-sama menggunakan metode ceramah. Strategi belajar-mengajar terdiri atas semua komponen materi pengajaran dan prosedur yang akan digunakan untuk membantu siswa mencapai tujuan pengajaran tertentu dengan kata lain strategi belajar-mengajar juga merupakan pemilihan jenis latihan tertentu yang cocok dengan tujuan yang akan dicapai (Gropper). STRATEGI DAN METODE 1. agar diperoleh langkah-langkah kegiatan belajar-mengajar yang efektif dan efisien. Maksudnya merupakan pelaksanaan apa yang sesungguhnya terjadi (dilakukan guru) untuk mencapai tujuan. Ia mengatakan bahwa strategi belajar-mengajar ialah suatu rencana untuk pencapaian tujuan. Metode. makajenis kegiatan yang harus dipraktekkan oleh siswa memerlukan persyaratan yang berbeda pula.

kaset video. kaset audio. Mahasiswa diminta membaca dua buah buku tentang jenis-jenis diskusi dari Winamo Surakhmad dan Raka Joni. disebut ekspositorik. Pengajaran telah diolah oleh guru sehingga siap disampaikan kepada siswa. 4. Metode atau teknik pengajaran merupakan bagian dari strategi pengajaran. 3. terdapat suatu rumusan tujuan khusus pengajaran sebagai benikut: “Para mahasiswa calon guru diharapkan dapat mengidentifikasi minimal empat jenis (bentuk) diskusi sebagai metode mengajar”. pada umumnya guru menggunakan dua kutub strategi serta metode mengajar yang lebih dari dua macam. . Expository dan Discovery/Inquiry : “Exposition” (ekspositorik) yang berarti guru hanya memberikan informasi yang berupa teori. berdasarkan bentuk dan pendekatan: 1. Sedangkan berbagai media seperti film. secara kelompok. Strategi lebih luas dari metode atau teknik pengajaran. dan siswa diharapkan belajar dari informasi yang diterimanya itu. guru dapat memilih berbagai metode seperti ceramah. Dalam mengatur strategi. KLASIFIKASI STRATEGI BELAJAR-MENGAJAR Klasifikasi strategi belajar-mengajar. Mahasiswa diminta mendemonstrasikan cara-cara berdiskusi sesuai dengan jenis yang dipelajari. Siswa hanya menerima saja informasi yang diberikan oleh guru.mencapai tujuan. Hampir tidak ada unsur discovery (penemuan). generalisasi. Untuk lebih memperjelas perbedaan tersebut. yaitu dengan menggunakan metode demonstrasi dan diskusi. bahkan menggunakan metode campuran. sedangkan kelompok yang lain mengamati sambil mencatat kekurangankekurangannya untuk didiskusikan setelah demonstrasi itu selesai. ikutilah contoh berikut: Dalam suatu Satuan Acara Perkuliahan (SAP) untuk mata kuliah Metode-metode mengajar bagi para mahasiswa program Akta IV. diskusi. Dalam suatu pengajaran. hukum atau dalil beserta bukti bukti yang mendukung. tanya jawab. gambar dan lain-lain dapat digunakan sebagai bagian dan teknik teknik yang dipilih. Strategi yang dipilih untuk mencapai tujuan pengajaran tersebut misalnya: 1. Mahasiswa diminta mengemukakan empat bentuk diskusi yang pernah dilihatnya. Mahasiswa diharapkan mencatat hasil diskusi kelas. Dari contoh tersebut dapat kita lihat bahwa teknik pengajaran adalah kegiatan no 3 dan 4. Sedangkan seluruh kegiatan tersebut di atas merupakan strategi yang disusun guru untuk mencapai tujuan pengajaran. 2. demonstrasi dan sebagainya.

Strategi mana yang lebih dominan digunakan oleh guru tampak pada contoh berikut: Pada Taman kanak-kanak. Sehingga suatu ketika ekspositorik – discovery/inquiry dapat berfungsi sebagai strategi belajar-mengajar. mereka diharapkan menerima dan melaksanakan informasi/penjelasan tersebut. Discovery dan Inquiry : . aturan untuk menyeberang jalan dengan menggunakan gambar untuk menunjukkan aturan : Berdiri pada jalur penyeberangan. guru menjelaskan kepada anak-anak. 1. Dalam contoh tersebut. kemungkinan mencari jalan lain kalau dianggap kurang baik. Akan tetapi strategi itu dapat menjadi discovery atau inquiry bila guru menyuruh anak-anak kecil itu merencanakan sendiri jalan dari rumah masing masing. Tugas tersebut memungkinkan siswa mengajukan pertanyaan pertanyaan sebelum mereka sampai pada penemuan-penemuan yang dianggapnya terbaik. Ia merigemukakan aturan umum dan mengharap anak-anak akan mengikuti/mentaati aturan tersebut. guru menggunakan strategi ekspositorik. Guru dapat mengkombinasikan berbagai metode yang dianggapnya paling efektif untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Guru dapat memilih metode ceramah. Mungkin mereka perlu menguji cobakan penemuannya. Dengan film sebagai media tersebut. dan sebagainya. ia hanya akan menyampaikan pesan berturut-turut sampai pada pemecahan masalah/eksperimen bila guru ingin banyak melibatkan siswa secara aktif. tetapi suatu ketika juga berfungsi sebagai metode belajarmengajar.Suatu saat guru dapat menggunakan strategi ekspositorik dengan metode ekspositorik juga. akan merupakan strategi ekspositori bila direncanakan untuk menjelaskan kepada siswa tentang apa yang harus mereka perbuat. Begitu pula dengan discovery/inquiry. Dan contoh sederhana tersebut dapat kita lihat bahwa suatu strategi yang diterapkan guru. menanti lampu lintas sesuai dengan urutan wama. tidak selalu mutlak ekspositorik atau discovery. Strategi ini akan menyebabkan anak berpikir untuk dapat menemukan jalan yang dianggap terbaik bagi dirinya masing-masing. Dengan menunjukkan sebuah media film yang berjudul “Pengamanan jalan menuju sekolah guru ingin membantu siswa untuk merencanakan jalan yang terbaik dan sekolah ke rumah masing-masing dan menetapkan peraturan untuk perjalanan yang aman dari dan ke sekolah.

merancang eksperi men. merupakan perluasan dari discovery (discovery yang digunakan lebih mendalam) Artinya. melaksanakan eksperimen. sedangkan inquiry adalah baik untuk siswa-siswa di kelas yang lebih tinggi. segi tiga. mengumpulkan data. Konsep atau prinsip yang harus ditemukan siswa melalui keglatan tersebut perlu ditulis dengan jelas. J. bundar. Kegiatan metode penemuan oleh siswa berupa penyelidikan/percobaan untuk menemukan konsep-konsep atau prinsip-prinsip yang telah ditetapkan 7. Perlu dikembangkan pertanyaan-pertanyaan yang bersifat terbuka. Prinsip misalnya “Setiap logam bila dipanaskan memuai” Inquiry. Discovery (penemuan) adalah proses mental dimana siswa mengasimilasikan suatu konsep atau suatu prinsip. Jelas tingkat/kelasnya (dinyatakan dengan jelas tingkat siswa yang akan diberi pelajaran. guru ke situasi yang melibatkan siswa dalam proses mental melalui tukar pendapat yang berwujud diskusi. yang dinyatakan dengan pernyataan atau pertanyaan 2. yang mengarah pada kegiatan yang dilakukan siswa. menjelaskan. membuat kesimpulan dan sebagainya. Selanjutnya Sund mengatakan bahwa penggunaan discovery dalam batas-batas tertentu adalah baik untuk kelas-kelas rendah. inquiry mengandung proses mental yang lebih tinggi tingkatannya. misalnya.Discovery (penemuan) sering dipertukarkan pemakaiannya dengan inquiry (penyelidikan). . menganalisis data. Sedangkan konsep. melaksanakan eksperimen. mengamati. 6. demokrasi. merumuskan problema. (pelajaran dengan penemuan terpimpin) yang langkah-langkahnya sebagai berikut: 1. Diskusi sebagai pengarahan sebelum siswa melaksanakan kegiatan. Richard Suchman mencoba mengalihkan kegiatan belajar-mengajar dari situasi yang didominasi. yang diharapkan dalam kegiatan. energi dan sebagai. DR. 8. Proses berpikir kritis perlu dijelaskan untuk menunjukkan adanya mental operasional siswa. Misalnya. membuat kesimpulan. mengelompokkan. 4. Alat/bahan perlu disediakan sesuai dengan kebutuhan siswa dalam melaksanakan kegiatan 5. Proses mental misalnya. Salah satu bentuknya disebut Guided Discovery Lesson. misalnya SMP kelas III) 3. Adanya problema yang akan dipecahkan. dan sebagainya. seminar dan sebagainya.

informasi . Menemukan masalah 2. Jalan lain yang dapat ditempuh adalah memasukkan suatu benda ke dalam suatu kelompok tertentu dan mengemukakan beberapa contoh dan kelompok itu yang dinyatakan sebagai jenis kelompok tersebut.9. Analisis proses inquiry. Misalnya iklim. pohon dan rumah. Pengumpulan data untuk memperoleh kejelasan 3. Hanya saja kadar (tingkat) keterlibatan siswa itulah yang berbeda. rangkap. akibat dan suatu hasil belajar yang dinamakan “konsep”. bahasa atau konsep matematis. Pendekatan Cara Belajar Stswa Aktif (CBSA) Pendekatan ini sebenamya telah ada sejak dulu. Semuanya itu menunjukkan pada suatu konsep yang nyata (concrete concept). Pengumpulan data untuk mengadakan percobaan 4. halus. Namun dalam hal ini kita khususkan pada pembahasan yang berkaitan dengan kegiatan belajar-mengajar. karena merupakan sesuatu yang abstrak. Suatu saat seseorang dapat belajar mengenal kesimpulan benda-benda dengan jalan membedakannya satu sama lain. atau obyek-obyek yang kita kenal seperti rambut. Sedangkan langkah-langkah inquiry menurut dia meliputi: 1. merah. Perumusan keterangan yang diperoleh 5. Proses menghubung-hubungkan dan mengorganisasikan konsep yang satu dengan yang lain dilakukan melalui kemampuan kognitif 1. ialah bahwa di dalam kelas mesti terdapat kegiatan belajar yang mengaktifkan siswa (melibatkan siswa secara aktif). Pendekatan konsep : Terlebih dahulu harus kita ingat bahwa istilah “concept” (konsep) mempunyai beberapa arti. Kalau dahulu guru lebih banyak menjejalkan fakta. kucing. Jalan yang kedua inilah yang memungkinkan seseorang mengenal suatu benda atau peristiwa sebagai suatu anggota kelompok tertentu. yang ditunjukkan melalui tingkah laku individu dalam mengemukakan sifat-sifat suatu obyek seperti : bundar. massa. 1. Kita harus memperhatikan pengertian yang paling mendasar dari istilah “konsep”. mungkin juga ditunjukkan melalui definisi/batasan. Ada catatan guru yang meliputi penjelasan tentang hal-hal yang sulit dan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi hasil terutama kalau penyelidikan mengalami kegagalan atau tak berjalan Sebagaimana mestinya. maka konsep yang telah diperoleh tersebut dapat digunakan untuk mengorganisasikan gejala-gejala yang ada di dalam kehidupan. Bila seseorang telah mengenal suatu konsep. Gagne mengatakan bahwa selain konsep konkret yang bisa kita pelajari melalui pengamatan.

sehingga mereka memperoleh konsep. siswa akan mampu menemukan dan mengembangkan sendin fakta dan kosep serta mengembangkan sikap dan nilai yang dituntut. Oleh sebab itu guru diharapkan mempunyai kemampuan profesional sehingga ia dapat menganalisis situasi instruksional kemudian mampu merencanakan sistem pengajaran yang efektif dan efisien. tendensi atau kemungkinan kemungkinan yang menyebabkan siswa itu selalu aktif dan dinamis. maka kewajiban gurulah untuk merangsang agar mereka mampu menampilkan potensi itu. Prinsip-Prinsip CBSA yang nampak pada 4 dimensi sebagai berikut: a. akan tetapi saat ini dikembangkan suatu keterampilan untuk memproses perolehan siswa. Prinsip-prinsip CBSA: Dan uraian di atas kita ketahui bahwa prinsip CBSA adalah tingkah laku belajar yang mendasarkan pada kegiatan-kegiatan yang nampak. Siswa pada hakekatnya memiliki potensi atau kemampuan yang belum terbentuk secara jelas. Dengan demikian dapat kita lihat tingkah laku siswa yang muncul dalam suatu kegiatan belajar mengajar karena memang sengaja dirancang untuk itu. Kegiatan belajar-mengajar tidak lagi berpusat pada siswa (student centered). betapapun sederhananya. tetapi terutama juga terletak pada diri siswa yang memiliki potensi.atau konsep kepada siswa. Para guru dapat menumbuhkan keterampilan-keterampilan pada iswa sesuai dengan taraf perkembangannya. Dalam menerapkan konsep CBSA. yang menggambarkan tingkat keterlibatan siswa dalam proses belajar-mengajar baik intelektual-emosional maupun fisik. Hakekat dad CBSA adalah proses keterlibatan intelektual-emosional siswa dalam kegiatan belajar mengajar yang memungkinkan terjadinya: o o o Proses asimilasi/pengalaman kognitif. yaitu: yang memungkinkan terbentuknya keterampilan Proses penghayatan dan internalisasi nilai. Dengan mengembangkan keterampilan keterampilan memproses perolehan. Dimensi subjek didik : . yaitu: yang memungkinkan terbentuknya pengetahuan Proses perbuatan/pengalaman langsung. hakekat CBSA perlu dijabarkani menjadi bagian-bagian kecil yang dapat kita sebut sebagai prinsip-pninsip CBSA sebagai suatu tingkah laku konkret yang dapat diamati. hakekat CBSA tidak saja terletak pada tingkat keterlibatan intelektual-emosional. Proses belajar-mengajar seperti inilah yang dapat menciptakan siswa belajar aktif. yaitu: yang memungkinkan terbentuknya nilai dan sikap Walaupun demikian.

hangat. o o o Kemampuan guru dalam menjalankan peranannya sebagai inovator dan motivator. Dimensi Program o Tujuan instruksional. Dimensi Guru o Adanya usaha dan guru untuk mendorong siswa dalam meningkatka kegairahan serta partisipasi siswa secara aktif dalam proses belajar-mengajar. disesuaikan dengan situasi dan kondisi. merupakan suatu hal yang sangat penting diperhatikan guru. o Keberanian untuk mencari kesempatan untuk berpartisipasi dalam persiapan maupun tindak lanjut dan suatu proses belajar-mengajar maupun tindak lanjut dan suatu proses belajar mengajar. Rambu-rambu CBSA : Yang dimaksud dengan rambu-rambu CBSA adalah perwujudan prinsip-prinsip CBSA yang dapat . o Kreatifitas siswa dalam menyelesaikan kegiatan belajar sehingga dapat mencapai suatu keberhasilan tertentu. antara guru-siswa maupun antara siswa sendiri dalam proses belajar-mengajar. o Program yang fleksibel (luwes). Keberanian tersebut terwujud karena memang direnca nakan oleh guru. b. pendapat serta dorongan-dorongan yang ada pada siswa dalam proses belajar-mengajar. konsep serta materi pelajaran yang memenuhi kebutuhan. Hal mi terwujud bila guru bersikap demokratis. o Adanya suasana gembira dan bergairah pada siswa dalam proses belajar-mengajar. Dimensi situasi belajar-mengajar o Situasi belajar yang menjelmakan komunikasi yang baik. mama serta tingkat kemampuan masing-masing. keinginan. Sikap demokratis yang ada pada guru dalam proses belajar-mengajar.o Keberanian mewujudkan minat. dimana siswa tanpa ragu-ragu mengeluarkani pendapat. o Program yang memungkinkan terjadinya pengembangan konsep mau pun aktivitas siswa dalam proses belajar-mengajar. misalnya dengan format mengajar melalui diskusi kelompok. o Kemampuan untuk menggunakan berbagai jenis strategi belajar-mengajar serta penggunaan multi media. c. yang memang dirancang oleh guru. o Kreatifitas siswa dalam menyelesaikan kegiatan belajar sehingga dapat mencapai suatu keberhasilan tertentu yang memang dirancang olch guru. o Peranan bebas dalam mengerjakan sesuatu tanpa merasa ada tekanan dan siapapun termasuk guru. bersahabat. Pemberian kesempatan kepada siswa untuk belajar sesuai dengan cara. minat serta kemampuan siswa. Kemampuan mi akan menimbulkan lingkuñgan belajar yang merangsang siswa untuk mencapai tujuan. d.

e. Bila pada pelaksanaan pengajaran untuk pencapaian tujuan tertentu. dapat dikelompokkan sebagai berikut: Menurut Benjamin S. pengajaran yang berorientasi pada kelompok kadang-kadang lebih efektif. Berdasarkan domein-domein tujuan : Strategi belajar-mengajar berdasarkan domein/kawasan/ranah tujuan. namun kadar CBSA itu pasti ada. aspek sikap. Bagaimanapun lemahnya seorang guru. 2) Domein afektif. keterampilan. Rambu-rambu tersebut dapat dilihat dari beberapa dimensi. Bloom CS. Pengelompokan ini biasanya terbentuk atas kesamaan minat dan berorientasi pada suatu tugas atau permasalahan yang akan dikerjakan. Jadi bukan menentukan ada atau tidak adanya kadar CBSA dalam proses belajar-mengajar. Pengelompokkan berdasarkan persamaan minat : Pada suatu guru perlu memberi kesempatan kepada siswa untuk berkelompok berdasarkan kesamaan minat. alat atau media serta perhatian guru. siswa harus dijadikan satukelompok maka hal mi mudah dilaksanakan. akan tetapi ada pula yang lebih tepat untuk proses belajar secara kelompok. Contoh untuk strategi belajar-mengajar berdasarkan kecepatan siswa adalah pengajaran modul. ada tiga domein ialah: 1) Domein kognitif. Siswa akan mengembangkan potensinya secara optimal bila berada disekeliling teman yang hampir sama tingkat perkembangan intelektualnya. yang berguna untuk menentukan tingkat CBSA dan suatu proses belajar-mengajar. Strategi ini memungkinkan siswa untuk belajar lebih cepat bagi mereka yang mampu.diukur dan rentangan yang paling rendah sampai pada rentangan yang paling tinggi. . sedangkan bagi mereka yang kurang. yang menitik beratkan aspek cipta. b. Rambu-rambu tersebut dapat digunakan sebagai ukuran untuk menentukan apakah suatu proses belajar-mengajar memiliki kadar CBSA yang tinggi atau rendah. Ditinjau dari segi waktu. a. d. Pengelompokan berdasarkan kemampuan : Pengelompokan yang homogin han didasarkan pada kemampuan siswa. Berdasarkan pengelompokan siswa : Strategi belajar-mengajar yang dipilih oleh guru hams disesuaikan dengan tujuan pengajaran serta materi tertentu. c. Ada materi yang sesuai untuk proses belajar secara individual. walaupun rendah. untuk aspek gerak. akan belajar sesuai dengan batas kemampuannya. 3) Dornein psikomotor. Berdasarkan kecepatan nzasing-rnasing siswa : Pada saat-saat tertentu siswa dapat diberi kebebasan untuk memilih materi pelajaran dengan media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan mereka masing-masing.

2) Strategi kognitif. masih ada pengelompokkan yang lebih komprehensif dalam arti meninjau beberapa faktor sekaligus seperti. Akan tetapi dapat terjadi sebaliknya. Rumpun model interaksi sosial b. Struktur peristiwa belajar-mengajar : Struktur peristiwa belajar. Peranan guru-siswa dalam mengolah pesan : Tiap peristiwa belajar-mengajar bertujuan untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Pendapat ini dikemukakan oleh Bruce Joyce dan Marsha Well dengan mengemukakan rumpun model-model mengajar sebagai berikut : a. T. dibedakan antara : Pengajaran klasikal (kelompok besar) dan kelompok kecil (antara 5 – 7 orang) atau pengajaran Individual (perorangan). misalnya guru tidak boleh menyimpang dari persiapan mengajar yang telah direncanakan. Pesan tersebut dapat diolah sendiri secara tuntas oleh guru sebelum disampaikan kepada . tujuan serta lingkungan belajar. Struktur yang disebut terakhir ini memberi kesempatan kepada siswa untuk ikut berperan dalam menentukan apa yang akan dipelajari dan bagaimana langkah langkah yang akan ditempuh. materi serta prosedur yang ditempuh ditentukan selama pelajaran berlangsung. pengetahuan dan keterampilan tertentu kepada siswa. Pengaturan guru-siswa : o Dari segi pengaturan guru dapat dibedakan antara : Pengajaran yang diberikan oleh seorang guru atau oleh tim o Hubungan guru-siswa. bahwa tujuan khusus pengajaran. Rumpun model modifikasi tingkah laku. 2. 4) Keterampilan motorik.Gagne mengklasifikasi lima macam kemampuan ialah: 1) Keterampilan intelektual. 5) Sikap dan nilai. 3. wawasan tentang manusia dan dunianya. sebagai berikut: 1. dapat dibedakan : Hubungan guru-siswa melalui tatap muka secara langsung ataukah melalui media cetak maupun media audio visual. ingin menyampaikan pesan. Di samping pengelompokan (klasifikasi) tersebut di atas. dapat bersifat tertutup dalam arti segala sesuatunya telah ditentukan secara ketat. informasi. Raka Joni mengemukakan suatu kerangka acuan yang dapat digunakan untuk memahami strategi belajar-mengajar. o Dari segi siswa. Rumpun model pengelola informasi Rumpun model personal-humanistik c. 3) Informasi verbal.

dinamakan strategi yang bersifat induktif. Pengajaran yang disampaikan dalam keadaan siap untuk ditedma siswa. Strategi yang dipilih guru untuk aspek ini didasarkan pada perhitungan bahwa strategi tersebut akan dapat membentuk sebagaimana besar siswa untuk mencapai hasil yang optimal. Tujuan yang bersifat kognitif biasanya lebih mudah. lebih sukar untuk diuraikan (dijabarkan) dan diukur. dalam kondisi yang bagaimana serta seberapa tingkat keberhasilan yang diharapkan. Agar siswa dapat melaksanakan kegiatan belajar-mengajar secara optimal. selanjutnya guru harus memikirkan pertanyaan berikut : “Strategi manakah yang paling efektif dan efisien untuk membantu tiap siswa dalam pencapaian tujuan yang telah dirumuskan?” Pertanyaan ini sangat sederhana namun sukar untuk dijawab. disebut strategi ekspositorik. Pertama menentukan tujuan dalam arti merumuskan tujuan dengan jelas sehingga dapat diketahui apa yang diharapkan dapat dilakukan siswa. Langkah yang harus ditempuh adalah sebagai berikut. dapat terjadi bahwa proses pengolahan pesan bertolak dari contoh-contoh konkret atau peristiwa-peristiwa khusus kemudian diambil suatu kesimpulan (generalisasi atau pnnsip-pnnsip yang bersifat umum). Disamping itu tujuan yang bersifat afektif seperti sikap dan perasaan. 4. Dan strategi heuristik dapat dibedakan menjadi dua jenis ialah penemuan (discovery) dan penyelidikan (inquiry). sedangkan yang masih harus diolah oleh siswa dinamakan heudstik atau hipotetik. juga tiap guru pun mempunyai kemampuan dan kwalifikasi yang berbeda pula. karena tiap siswa mempunyai kemampuan yang berbeda. . Pemilihan strategi belajar-mengajar Titik tolak untuk penentuan strategi belajar-mengajar tersebut adalah perumusan tujuan pengajaran secara jelas. Strategi belajarmengajar yang dimulai dari hal-hal yang khusus menuju ke umum tersebut.siswa. Proses pengolahan pesan : Dalam peristiwa belajar-mengajar. namun dapat juga siswa sendid yang diharapkan kepada siswa. yang keduanya telah diterangkan pada awal bab ini. Pertanyaan inipun tidak mudah dijawab. sebab selain setiap siswa berbeda. Tetapi strategi memang harus dipilih untuk membantu siswa mencapai tujuan secara efektif dan produktif. namun dapat juga siswa sendid yang diharapkan mengolah dengan bantuan sedikit atau banyak dan guru.

menurut Gerlach dan Ely adalah: 1. strategi yang paling efisien ialah menunjukkan gambar jenis-jenis serangga itu dan diberi nama. sehingga waktu diadakan tes mereka dapat menjawab dengan betul. guru memberi pertanyaan tentang beberapa spesies tertentu yang akhirnya siswa dapat membedakan mana yang termasuk serangga dan mana yang bukan serangga. Efektifitas : Strategi yang paling efisien tidak selalu merupakan strategi yang efektif. dengan kemajuan teknologi. dengan sketsa atau slide kemudian siswa diminta membedakan manakah yang termasuk serangga. Efisiensi : Seorang guru biologi akan mengajar insekta (serangga). Tujuan pengajarannya berbunyi : Diberikan lima belas jenis gambar binatang. Mereka dapat mencari data tersebut dari buku-buku di perpustakaan atau melihat kembali gambar (sketsa) yang ditunjukkan guru kemudian mencocokkannya. dan sebagainya. Untuk mencapai tujuan tersebut. Metode terakhir ini memang membawa siswa pada suatu pengertian yang sama dengan yang dicapai melalui ekspository. 2. yang belum diberi nama. bukan hanya sekedar menghafal. guru dapat mengatasi perbedaan kemampuan siswa melalui berbagai jenis media instruksional. siswa dapat menunjukkan delapan jenis binatang yang termasuk jenis serangga. Namun inquiry membawa siswa untuk mempelajari konsep atau pnnsip yang berguna untuk mengembangkan kemampuan menyelidiki. ciri-cirinya. Dengan menunjuk beberapa gambar. Kriteria Pemilihan Strategi Belajar-mengajar. Guru dapat menunjukkan berbagai jenis binatang. tetapi pencapaiannya jauh lebih lama. Strategi ini lebih tepat. sementara guru membimbing kelompok lain yang dianggap masih lemah. Jadi efisiensi akan . Kegiatan ini sampai pada perolehan konsep tentang serangga. bentuk dan susunan tubuhnya. Untuk mencapai tujuan tersebut dengan strategi inquiry mungkin oleh suatu konsep. sekelompok siswa belajar melalui modul atau kaset audio. Dengan kata lain mereka dianggap telah mencapai tujuan pengajaran yang telah ditetapkan Strategi ekspository tersebut memang merupakan strategi yang efisien untuk pencapaian tujuan yang bersifat hafalan. Misalnya. Selanjutnya para siswa diminta mempelajari di rumah untuk dihafal cirinya. Guru menjawab pertanyaan siswa dengan jawaban pelajari lebih jauh.Namun guru tidak boleh berhenti sampai disitu. kemudian siswa diminta memperhatikan ciri-cirinya.

Biasanya guru tidak secara murni menggunakan ekspository maupun discovery. kemudian memilih strategi yang lain efektif dan efisien untuk mencapainya. Suatu cara untuk mengukur efektifitas ialah dengan jalan menentukan transferbilitas (kemampuan memindahkan) prinsip-prinsip yang dipelajari. Makalah Pengelolaan Pendidikan.komentar » . 186). Kriteria lain : Pertimbangan lain yang cukup penting dalam penentuan strategi maupun metode adalah tingkat keterlibatan siswa. P. Makalah Evaluasi Pembelajaran. Strategi inquiry biasanya memberikan tantangan yang lebih intensif dalam hal keterlibatan siswa. Guru yang kreatif akan melihat tujuan yang akan dicapai dan kemampuan yang dimiliki siswa. Makalah Media Pembelajaran. 3. 4 Komentar . maka strategi itu efisien. Bila tujuan tercapai. Ditulis dalam Makalah Belajar Dan Pembelajaran. Sedangkan pada strategi ekspository siswa cenderung lebih pasif.merupakan pemborosan bila tujuan akhir tidak tercapai. masih harus dipertanyakan seberapa jauh efektifitasnya. Kalau tujuan dapat dicapai dalam waktu yang lebih singkat dengan suatu strategi tertentu dari pada strategi yang lain. melainkan campuran. (Ely. Makalah Kurikulum Dan Pembelajaran. Kalau kemampuan mentransfer informasi atau skill yang dipelajari lebih besar dicapai melalui suatu strategi tertentu dibandingkan strategi yang lain. maka strategi tersebut lebih efektif untuk pencapaian tujuan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful