P. 1
Selayang Pandang Madrasah

Selayang Pandang Madrasah

|Views: 10|Likes:
Published by Opix Tikus

More info:

Published by: Opix Tikus on Mar 12, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/12/2014

pdf

text

original

GAMBARAN UMUM SEKOLAH

A. Letak Geografis Secara geografis MTs Negeri Kebonagung berlokasi dijalan raya Kebonagung Purwoasri Kebonagung Pacitan. MTs Negeri Kebonagung merupakan sekolah yang berada di dataran rendah kurang lebih 3 Km dari pusat kota, dan terlatak di Desa Purwoasri Kecamatan Kebonagung Kabupaten Pacitan, dengan luas tanah pada lokasi sekolahan 5.175 m² sesuai surat ukur yang tertanggal 01-12-1998. Potensi daerah disekitar Madrasah sebelah timur perkampungan atau perumahan penduduk, bagian utara jalur lintas selatan (JLS) dan persawahan, bagian barat yaitu perkampungan, persawahan dan lembaga pendidikan yaitu SMP Negeri Kebonagung dan selatan selain persawahan hutan juga pegunungan yang tinggi.

B. Sejarah Singkat MTs Negeri Kebonagung berdiri pada tahun 1984 dengan status Madrasah swasta yang terletak di Desa Purwoasri Kecamatan Kebonagung Kabupaten Pacitan, yang merupakan wilayah Home industri Gerabah dan sentral pertanian. Selanjutnya pada tahun 1993 Madrasah mengalami perubahan menjadi madrasah Negeri di bawah naungan Departemen Agama pada masa itu. Pada tahun 1999 karena adanya pelebaran jalan, MTs Negeri yang semula terletak di Dusun Purwoasri berpindah ke Dusun Jati Desa Purwoasri Kecamatan Kebonagung Kabupaten Pacitan dan saat ini MTs Negeri

1

Kebonagung berada di jalur Lintas selatan pulau jawa yang sangat setrategis dalam bidang ekonomi dan pendidikan. MTs Negeri Kebonagung merupakn lembaga pendidikan yang memiliki tujuan mengembangkan kolaborasi pendidikan Agama dan pendidikan Umum serta mengembangkan ketrampilan (life skill) sesuai dengan potensi yang ada di daerah setempat yaitu ketrampilan bertani dan pembuatan gerabah.

C. Setruktur Organisasi Demi perkembangan dan kemajuan MTs Negeri Kebonagung, dibentuk sebuah setruktur organisasi dengan jabatan tertinggi Kepala Sekolah yang di Usulkan oleh KAKANKEMENAG Kab/Kota yang di Tetapkan

KAKANKEMENAG Kanwil provinsi Jawa Timur, yang dibantu Kepala Tata Usaha,Wakil Kepala Madrasah, Tenaga pendidik, unsur staf, dan bekerja sama dengan Komite sekolah yang masing-masing mempunyai tugas sesuai dengan tupoksinya, adapun tugas-tugasnya tersebut adalah: 1. Kepala Madrsah Kepala Madrsah Bertugas Sebagai edukator, manajer, administrator dan supervisor. a. Kepala Madrasah adalah penanggung jawab pelaksanaan

pendidikan Madrasah, termasuk didalam adalah penanggung jawab pelaksanaan administrasi Madrasah. b. Kepala Madrasah mempunyai tugas merencanakan,

mengorganisasi, mengawasi dan mengevaluasi seluruh proses

2

pendidikan di Madrasah yang meliputi aspek educatif dan administratif. Aspek educatif meliputi hal-hal yang berhubungan dengan pelaksanaan kurikulum sedangkan aspek administratif meliputi pengaturan : 1. 2. 3. 4. 5. 6. Administrasi Belajar mengajar Administrasi siswa Administrasi kepegawaian Administrasi Keuangan Administrasi Perpustakaan Administrasi Hubungan dengan masyarakat

c. Agar tugas dan fungsi Kepala Madrasah berjalan dengan baik dan dapat mencapai sasaran perlu adanya jadwal kerja kepala Madrasah yang mencakup 1. Kegiatan harian; 2. Kegiatan mingguan; 3. Kegiatan bulanan; 4. Kegiatan catur wulan; 5. Kegiatan ahir tahun pelajaran; dan 6. Kegiatan awal tahun pelajaran.

3

2. Kepala Urusan Tata Usaha a. Kepala Urusan Tata Usaha adalah penanggung jawab pelayanan pendidikan di madrasah. b. Ruang lingkup tugasnya adalah membantu kepala Madrsah dalam menanggapi pengaturan. 1. Kesiswaan 2. Ketenagaan 3. Peralatan pengajaran 4. Pemeliharaan gedung dan perlengkapan Madrasah serta perpustakaan Madrasah. 5. Keuangan 6. Surat menyurat

3. Wakil Kepala Madrasah. Tugas Wakil Kepala Madrasah adalah membantu dalam urusan urusan tugas kepala Madrasah dan dalam hal tertentu mewakili

kepala Madrasah baik kedalam maupun keluar, bila kepala Madrsah berhalangan. Sesuai dengan banyaknya kelompok belajar (kelas) ada 4 urusan yang perlu penanganan yang terarah dan perlu dikelola oleh wakil kepala Madrasah yaitu: a. Urusan Kurikulum Ruang lingkup meliputi pengurusan kegiatan proses belajar mengajar baik kurikuler, ekstrakurikuler, maupun kegiatan

4

pengenmbangan kemampuan guru melalui MGMP atau latihan kerja (inservice dan on-service training) serta pelaksanaan penilaian kegiatan Madrasah. b. Urusan Kesiswaan. Ruang lingkupnya mencakup 1. Pembinaan OSIS

2. Pengarahan dan pengendalian siswa dalam rangka menegakan kedisiplinan dan tata tertib Madrasah. 3. Pembinaan dan pelaksanaan koordinasi keamanan, kekeluargaan, dan kerindangan (6K) 4. Pengabdian masyarakat. c. Urusan Sarana/Prasarana Ruang lingkupnya mencakup 1. Menyusun rencana kebutuhan sarana/prasarana 2. Mengkoordinasikan pendayagunaan sarana/prasarana 3. Mengelola pembiyaan alat-alat sekolah d. Urusan hubungan/kerjasama dengan masyarakat Ruang lingkupnya mencakup 1. Memberikan penjelasan tentang kebijaksanaan

Madrasah, situasi, dan pengembangan madrasah sesuai pendelegasian Kepala Madrasah. 2. Menampung saran-saran dan pendapat masyarakat untuk memajukan Madrasah.

5

3. Memmbantu mewujutkan kerjasama dengan lembagalembaga yang berhubungan dengan usaha dan kegiatan pengabdian masyarakat.

4. Wali Kelas Wali kelas dijabat oleh seorang Guru, tugasnya membantu kepala Madrasah dalam kegiatan : a. Mengelola kelas baik teknis administratif maupun edukatif b. Memberi bahan-bahan masukan kepada guru

pembimbing tentang siswa yang ada di bawah asuhanya. 5. Guru pembimbing Bimbingan dan konseling ditangani oleh guru pembimbing atau guru mata pelajaran yang dianggap mampu menagani tugas tersebut.

D. Guru dan Karyawan Data pendidik dan tenaga kependidikan Tenaga pendidik berjumlah 24 orang dengan status 17 PNS dan 7 Guru Tetap Non PNS serta tenaga kependidikan 9 karyawan 5 PNS dan 4 Pegawai Tetap Non PNS. Sedangkan Kwalifikasi Akademik S-2 Sejumlah 1 orang S-1 sejumlah 28 orang D-2 Sejumlah 2 orang dan SLTA 3 orang.

6

E. Peserta Didik Peserta didik berjumlah 152 siswa, terdiri dari 9 rombel. kelas VII 50 siswa peserta didik dibagi 3 rombel, kelas VIII 53 siswa dibagi 3 rombel dan kelas IX 48 dibagi 3 rombel.Dari jumlah peserta didik yang ada 70% berasal dari Desa-desa wilayah Kecamatan Kebonagung dengan latar belakang sosial ekonomi yang beragam dan cara pandang pendidikan yang berbeda-beda pula.

7

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->