TEHNIK KALIBRASI PESTISIDA

5:33 AM MASPARY

Bagaimana kabar petani Indonesia? Semoga kesuksesan dan keberhasilan selalu menyertai anda semua. Kita jumpa lagi dengan Gerbang Pertanian dengan beberapa tips dan informasi tentang pertanian spesial untuk para petani Indonesia. Kali ini maspary ingin sedikit mengulas ilmu yang tidak begitu penting bagi para petani semua, tetapi artikel tentang tehnik kalibrasi pestisida ini mungkin penting untuk para mahasiswa yang sedang mengambil mata kuliah tentang aplikasi pestisida. Kenapa saya bilang tidak penting? karena saya belum pernah melihat petani (dari jawa barat sampai jawa timur) yang menerapkan tehnik kalibrasi pestisida sebelum melakukan aplikasi pestisida pada lahannya. Bahkan banyak petani yang nggak tahu apa itu tehnik kalibrasi pestisida. Tehnik kalibrasi pestisida dilakukan untuk mengkalibrasi/ mengestimasi atau memperkirakan kebutuhan larutan pestisida/ ZPT dan pupuk daun yang diperlukan untuk diaplikasikan pada lahan kita. Jika kita mengetahui kebutuhan total air yang diperlukan untuk menyemprot (aplikasi) kita akan mudah menentukan konsentrasi pestisida/ ZPT atau pupuk daun yang akan kita gunakan. Hal ini sangat erat kaitanya dengan penggunaan pestisida yang ketentuan kebutuhannya menggunakan dosis bukan konsentrasi. Masih ada yang bingung ya? Biasanya dalam petunjuk penggunaan pestisida ada 2 istilah yang digunakan untuk mengetahui jumlah kebutuhan pestisida:
 

Dosis adalah jumlah pestisida yang diperlukan dalam satuan luas, pohon, atau batang. Contoh : penggunaan POC merek A adalah 2 Liter/ hektar Konsentrasi adalah jumlah pestisida yang diperlukan dalam satuan liter. Contoh: yang harus diaplikasikan POC merek A adalah 7 ml/ Liter air.

Para petani biasanya kurang sabar untuk melakukan kalibrasi pestisida atau mungkin mereka sudah sangat hafal kebutuhan larutan pestisida yang harus diaplikasikan ketanamannya. Misalnya petani sudah tahu butuh berapa tangki 14 liter untuk mengaplikasiakan pestisida untuk mengendalikan wereng pada tanaman umur 50 hst. Kebutuhan pestisida ini akan selalu berbeda sesuai dengan kebiasaan/ cara menyemprot, jenis tanaman, umur tanaman dan hama yang akan dikendalikan. Kebutuhan larutan untuk mengendalikan hama wereng jelas lebih banyak daripada hama walang sangit. Kebutukan larutan pestisida untuk menyemprot tanaman cabe jelas lebih banyak daripada tanaman kacang tanah. Penggunaan larutan pestisida untuk tanaman 1 minggu jelas lebih sedikit jika dibanding dengan tanaman umur 2 bulan. . Cara tehnik kalibrasi pestisida: 1. Siapkan pengukur waktu (jam atau stopwatch)

Lakukan lagi penyemprotan dengan jumlah waktu yang sama hanya saja tidak pada tanaman tetapi tampung air tersebut dalam ember. kalikan air yang anda tampung tadi dengan berapa kali luas lahan sample yang kita semprot tadi dibanding dengan luas lahan kita . Lakukan penyemprotan pada satuan luas terkecil lahan kita (misalnya: 1 bedeng. Siapkan tangki berisi air bersih dan pompa sampai penuh.gerbangpertanian. Atau lebih ringkasnya juga bisa dihitung dengan cara : 2000 ml POC : 10 Tangki semprot = 200 ml POC / tangki semprot. Catat lama waktu penyemprotan satuan luas terkecil lahan kita. 7. Di akses seni 25/2/2013 jam 11. Untuk mengetahui jumlah total larutan semprot. Kalau dirumuskan mungkin seperti ini: Vt = Vs X ( Lt : Ls) Keterangan : . Harapan saya justru bisa menambah wawasan para pembaca semua bahkan bisa bermanfaat dan dapat diaplikasikan oleh para petani Indonesia. 28 ml POC/ liter air. Ukur lama waktu penyemprotan yang akan kita lakukan 4. 3.Vs : Volume air hasil kalibrasi (yg ditampung di ember) . Semoga artikel saya tersebut tidak membuat bingung pembaca Gerbang pertanian semua karena saya tidak pas dalam menjelaskannya.com/2011/07/tehnikkalibrasi-pestisida. berapa ml per tangki harus kita aplikasikan? POC tersebut akan diaplikasikan ke tanaman padi umur 2 bulan.Ls : Luas lahan sample Contoh aplikasi: Sebuah POC harus diaplikasikan dengan dosis 2 liter/ hektar.2.28 X 14 = 200 ml POC tersebut.Vt : Kebutuhan Volume total untuk menyemprot suatu lahan .html Cara Mengitung Kalibrasi alat semprot (sprayer) . 6. Konsentrasi yang diperlukan adalah 2000 ml POC : 140 = 14. Dengan contoh seperti itu kita harus mengetahui kebutuhan larutan pestisida yang kita perlukan untuk diaplikasikan pada tanaman kita. Sebagai contoh larutan yang kita perlukan untuk menyemprot padi umur 2 bulan dalam setiap hektar adalah 10 tangki 14 liter .Lt : Luas lahan total .30 wita http://www. Sehingga tiap tangki kita perlu memberi konsentrasi 14. Berarti kita memerlukan larutan semprot 140 liter untuk per hektarnya. Ukur berapa ml larutan tersebut 8. 2 m persegi. 2 meter bedeng dll) 5. (maspary).

5. Panjang dan luasan areal yang dapat disemprot dengan 2. maka banyaknya air yang dibutuhkan adalah: Volume air = 10.Isi tangki alat semprot dengan air bersih sebanyak 2.5 liter air tersebut.Ukur panjang areal yang dapat disemprot dengan 2.000 m2 x 2 5 liter air/50 M2 = 500 liter/ha.5 liter tersebut habis.5 III.5 liter menggunakan nosel polijet warna biru. Apabila takaran herbisida yang akan digunakan adalah 3 liter (3000 ml) per hektar maka herbisida yang dibutuhkan untuk 15 liter air pencampur adalah: Volume herbisida = (15 liter x 3000 ml)/500 liter = 90 ml herbisida /15 liter air .5 liter air/1.Memperkecil terjadinya keracunan pada tanaman akibat penumpukan herbisida 3. Kalibrasi harus dilakukan pada setiap kali akan melakukan penyemprotan yang gunanya adalah : 1. misalnya nosel polijet warna biru lebar semprotnya 1.rata 33.Lakukan penyemprotan pada areal yang akan disemprot dengan kecepatan dan tekanan yang sama sampai air 2.5 m 2.5 liter . 33 49.Siapkan alat semprot yang baik dengan jenis nosel yang sesuai dengan kebutuhan.3m = 10.3 50 Bila luas areal yang akan disemprot adalah 1 hektar (10. 33 49.5 II.000 m2 ). Ulangan Panjang (m) Luas (m2) I.Lakukan penyemprotan sebanyak 3 kali dan hitung panjang serta luas areal yang dapat disernprot seperti contoh berikut. 4. 34 51 Rata .Mengitung Kalibrasi alat semprot (sprayer) Kalibrasi adalah menghitung/mengukur kebutuhan air suatu alat semprot untuk luasan areal tertentu.Memperkecil pencemaran lingkungan. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat ditempuh dalam melaksanakan kalibrasi: 1.000 m2 x 2.5 mx33.Menghindari pemborosan herbisida 2.Pompa tangki sebanyak 1012 kali hingga tekanan udara di dalam tangki cukup penuh 3.

Dengan kondisi seperti ini. Masih belum banyak digunakan oleh para petani di lahan pertanian. Bahan pestisida organik yang mereka gunakan antara lain daun tembakau. tetapi memanjat dengan cara membelit. dengan bentuk dan ukuran sebesar biji buncis.POTENSI BUDI DAYA TUBA Posted on 19/03/2012 by foragri Tingginya harga pestisida belakangan ini. meskipun peribahasa “Air susu dibalas dengan air tuba. Di lain pihak. Hingga biji yang terkumpul harus segera disemai. hanya mengenal tuba sebagai racun untuk menangkap ikan di sungai. Alternatif lain adalah penggunaan net putih (kain kelambu). sayuran dan buah-buahan.” masih tetap diajarkan di sekolah. agar tanaman mampu menghasilkan bunga dan buah (biji). Pertumbuhan tuba agak lamban. varietas. dengan media pasir campur humus atau kompos. Polong tuba akan berjatuhan di sekitar tajuk tanaman. Bunga tuba berbentuk malai dengan warna pink cerah. Namun daun tembakau dan tumbukan biji teh. potensial menimbulkan gangguan kesehatan. . sayuran dan buah-buahan. Derris elliptica). maupun vegetatif (stek batang/cabang). akan lebih ekonomis menggunakan biji yang disemai. kurang dari satu bulan. yakni batangnya berkayu. Cara seperti ini sudah lazim dilakukan untuk budidaya buah-buahan dan sayuran di beberapa negara. sayuran dan buah-buahan masih terlalu mahal. penggunaan net pada lahan pertanian antara lain dilakukan di areal penanaman tembakau cerutu di Klaten. menjadi salah satu alternatif yang menarik. Bagi petani Indonesia (perorangan). Di Indonesia. Meskipun perbanyakan secara massal. ### Salah satu sumber pestisida organik yang potensial untuk dibudidayakan secara massal adalah tuba (jenu. telah mengakibatkan petani kesulitan mengatasi serangan hama dan penyakit. Wadah semai harus cukup tinggi. akan lebih cepat menghasilkan individu tanaman baru. kita sudah melupakan tanaman tuba. Tuba bisa diperbanyak dengan cara generatif (melalui biji). Jarang sekali orang yang mengenal sosok tumbuhan ini. Misalnya di Jepang dan Taiwan. konsumen juga mulai sadar. sub spesies. dan kultivar Derris. dengan ukuran cukup panjang. dan biji teh. Penggunaan pestisida organik sebenarnya juga sudah biasa dilakukan petani. Masyarakat pedesaan. bahwa penggunaan pestisida kimia pada budidaya komoditas pangan. Tuba adalah tumbuhan liana. sebab akar tuba akan tumbuh terlebih dahulu. dan tidak menimbulkan timbunan residu yang mencemari lingkungan. yang menutup seluruh areal pertanian. yang hanya berisi satu biji. Diperlukan umur di atas 5 tahun. penggunaan pestisida organik dalam budidaya komoditas pangan. Penyemaian dilakukan dalam wadah pot yang cukup besar (tinggi). tetapi yang paling banyak dibudidayakan masyarakat hanyalah Derris elliptica. tetapi masih sebatas pada budidaya udang dan bandeng di tambak air payau. Masa dorman biji tuba sangat singkat. penggunaan net untuk buididaya tanaman pangan. Hingga budidaya tuba memerlukan tiang atau tumbuhan lain sebagai panjatan. Perbanyakan dengan stek batang/cabang. Sekarang ini. Masing-masing kuntum bunga akan menghasilkan polong. Sebenarnya ada sekitar 204 spesies. Hasilnya cukup efektif.. dan Jember.

diambil dengan cara ditumbuk. akar tuba dipanen. ditanam dengan jarak rapat pada bedengan. Penyemaian bisa dilakukan dalam pot dengan merdia pasir dan humus. dengan hasil yang akan semakin tinggi. kemudian dicampur air. Tubatoxin. hal itu akan memberikan lebih banyak manfaat bagi manusia dan lingkungan. hingga yang keluar hanyalah tunas bakal batang.Penyemaian biji tuba memerlukan waktu sekitar dua bulan. sampai tunas stek tumbuh. untuk dipanen tahun depan. wadah semai dibongkar. atau di dalam lubang semai. Pot dan lubang semai harus disungkup dengan plastik bening. Akar tuba mengandung Rotenone. Setelah tunas keluar. bisa langsung digunakan sebagai pestisida. seperti halnya budidaya kentang atau ubijalar. Warna air tuba yang putih seperti susu inilah yang telah mengilhami nenek moyang kita menciptakan kiasan: “Air susu dibalas dengan air tuba!” (R) # # # http://foragri. dengan panjang potongan 30 cm. baru akan menumbuhkan tunas. diolesi Rootone atau Bioroota (zat perangsang pertumbuhan akar). Pembukaan sungkup dilakukan secara bertahap. atau gelas plastik yang telah dilubangi bagian bawahnya. bisa ditanam kembali. Keping biji tuba akan tetap berada dalam media. bisa dikeringkan dan disimpan. Beda dengan benih stek yang pada umur tiga sampai empat bulan sudah bisa dipindah ke lapangan. dengan cara penyemprotan menggunakan sprayer. Setelah satu tahun. Rotenone dari akar tuba. dan kecambah tuba dengan akarnya yang sangat panjang itu dipindah satu-satu ke pot paling kecil. Budi daya tuba secara massal untuk tujuan komersial. Kalau tidak tersedia dua bahan ini. atau dijadikan bahan stek baru. Air tumbukan akar tuba akan berwarna putih susu. tidak memerlukan tiang panjatan. hingga semai tidak stres. Benih hasil semaian biji maupun setek. Tanaman yang sudah dipanen akarnya. yag merupakan racun kontak sangat kuat. Bagian pangkal potongan stek. Sebagian tajuk tananan dibuang. atau Paraderil (C23H22O6).35 Lobster Air tawar 6:05 PM Labels: PESTISIDA NABATI EKSTRAK UNTUK ATASI SERANGAN HAMA Ekstrak Tanaman Untuk Atasi Hama Indonesia punya kekayaan keragaman hayati yang luar biasa. Jika digunakan secara optimal. Hasil panen akar tuba. bisa diganti dengan cairan umbi bawang merah yang dipotong. Semaian tuba dari biji baru bisa ditanam di lapangan pada umur di atas satu tahun. Aplikasi dalam pemberantasan hama di lahan pertanian.com/2012/03/19/potensi-budi-daya-tuba/ Di akses seni 25/2/2013 jam 15. bedengan dibongkar. . dilakukan seperti biasa.wordpress. dan berbau sangat keras khas Rotenone. ### Bahan stek tuba berupa cabang atau ranting berdiameter sebesar pensil atau jari tangan orang dewasa.

Pada ekstraksi jahe yang menggunakan metode tepung.html . juga meng-hambat penetasan telur pada keong mas yang kerap menjadi hama padi.blogspot. menghalau. umbi bawang putih. rimpang jahe dibersihkan. biji nimba.com/2010/01/ekstrak-untuk-atasi-serangan-hama. bunga kemuning. lengkuas. kacang merah. “Ekstrak lengkuas bersiaft sistemik. meliputi metode tepung. Sebagian tanaman yang diolah menjadi biopestisida merupakan tanaman yang banyak ditemukan dan dipelihara masyarakat. yang dilumuri ekstrak tersebut akan awet disimpan sampai enam bulan.Dari 37. lengkuas. Cairan ekstrak dari tiga tanaman tersebut meracuni jaringan sel serangga . Khasiat serupa ditemukan pada tanaman bawang putih. dan kulit duku. dan campuran air. dan lengkuas yang disemprotkan pada belalang kembara (Locusta migratoria) muda akan mematikan hama itu hanya dalam waktu sekitar 30 menit. dan kacang tanah.. Ekstrak racun yang terkandung dalam daun akan mencegah serangan kutu daun. Ekstrak yang disemprot ke kumpulan telur keong mas merusak sel-sel telur dan memutus per-kembangbiakkan hewan yang kerap merusak tanaman padi itu. Untuk keperluan itu. Jahe yang sudah dihaluskan dicampur air agar membentuk adonan. kunyit.12 persen. Ekstrak bunga kenanga. cabai merah. Ekstrak biji nimba yang memiliki daya untuk mematikan 70 persen telur keong mas yang banyak terdapat di daun padi dan tunggul-tunggul sawah. dan di-haluskan menjadi tepung. serta menghambat perkembangan ulat dan serangga yang menjadi hama pada tanaman dan tempat penyimpanan makanan. Cairan ekstrak bunga kemuning bahkan efektif mematikan kumbang kacang hanya dengan kadar 1. kunyit. kedelai. tembakau. diserap akar tanaman. Campuran ekstrak serai wangi. Beberap ekstrak yang dihasilkan juga memiliki kegunaan lebih. pasta. Ke dalam cairan perasan dicelupkan beras dan kacang-kacangan. serta daun avokat yang masing-masing berfungsi mencegah serangan kutu pada tempat penyimpanan beras dan kacangkacangan. dapat memanfaatkan cairan ekstrak lengkuas. dan dibawa ke jaringan daun. Selain itu. Pembuatan ekstrak tanaman dilakukan secara sederhana. lalu dimasukkan ke kantong dan diperas. kulit jeruk. biji nimba. Kemudian. Daun kubis yang diberi ekstrak itu akan menjadi toksin atau racun yang mematikan ulat. Email ThisBlogThis!Share to TwitterShare to Facebook http://informasi-budidaya. rendam. sejenis kacang kapri yang tumbuh di Jerman. Biopestisida yang diciptakan memiliki kegunaan mematikan. temu hitam. seperti kacang hijau. serbuk jahe dicampur dengan beras atau kacang-kacangan guna mempertahankan masa penyimpanan makanan tersebut. Ekstrak tanaman dari temu putih. biji selasih. dan daun nimba tidak menghambat perkecambahan benih kacang hijau sehingga aman untuk ditanam meskipun disimpan dalam waktu lama. Pencegahan hama kutu daun pada tanaman kacang pea. Jahe juga bisa diolah melalui metode pasta. jahe. daun kenanga. dikupas. Beberapa jenis kacang-kacangan.000 spesies flora Indonesia yang telah diidentifikasi. baru sekitar satu persen yang dimanfaatkan untuk biopesti-sida. Khasiat ekstrak jahe dan temu putih untuk menghambat serangan ulat kubis (Plutella xylostella Linn).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful