P. 1
Gerbang Logika Nand,Nor, Dan X-Or

Gerbang Logika Nand,Nor, Dan X-Or

|Views: 274|Likes:
Published by Abdul Rohman Sayyid

More info:

Published by: Abdul Rohman Sayyid on Mar 13, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/24/2015

pdf

text

original

GERBANG LOGIKA NAND, NOR DAN XOR Abdul Rohman Sayyid(1211703002)*, Cut Wulandayu(1211703008), Muhammad Purwanto

(1211703022), Muklis Nugraha(1209703025) Asisten : Bambang Hadirus Putra (1210703006) Tanggal Praktikum: 26/02/2013 Abstract: Logic gate language constitutes a system's forming basic digital. Where does gate constitute a logic series with one output and one or many entries. Meanwhile alone logic word used to mean as a process for taking a decision. A logic that just gets to declare for correctness or incorrectly, while is right therefore logic will issue point hight or “ 1 ” and while a logic declare for falses therefore point which will besued which is low or “ 0 ”, this logic so-called ordinary with binary logic. Logic gate can be utilized to do special functions, e.g. And, Or, Nand, Not or Ex Or. Attempt already being done of a decision making by use of logic gate Nand, Nor , and Xor can as compared to cognitive aught in percoban this. On logic gate series on each, have a condition that variably, for from each logic has individuality that variably so secretory outputan will have point that variably too. And while than among attempt and theory apparently assesses entry and outputan corresponds to bolean's theory. Key word: Logic gate, Nand, Nor and x Or Abstrak: Bahasa gerbang logika merupakan suatu dasar pembentukan system digital. Dimana gerbang

merupakan suatu rangkaian logika dengan satu keluaran dan satu atau beberapa masukan. Sedangkan kata logika sendiri dapat diartikan sebagai suatu proses untuk pengambilan suatu keputusan. Suatu logika yang hanya dapat menyatakan benar atau salah, ketika benar maka logika akan mengeluarkan nilai hight atau “1” dan ketika suatu logika menyatakan salah maka nilai yang akan dikeluarkan yaitu low atau “0”, logika ini biasa disebut dengan logika biner. Gerbang logika dapat digunakan untuk melakukan fungsi-fungsi khusus, misalnya And, Or, Nand, Not atau Ex-Or. Percobaan yang telah dilakukan dari suatu pengambilan keputusan dengan menggunakan gerbang logika Nand, Nor, dan Xor dapat dibandingkan dengan teori yang ada dalam percoban ini. Pada rangkaian gerbang logika pada masing-masing, mempunyai suatu kondisi yang berbeda-beda, karena dari masing-masing logika mempunyai ciri khas yang berbeda-beda sehingga outputan yang keluar akan mempunyai nilai yang berbeda-beda pula. Dan ketika dibandingkan antara percobaan dan teori ternyata nilai masukan dan outputan sesuai dengan teori bolean. Kata kunci : Gerbang logika, Nand, Nor dan X-Or

I. PENDAHULUAN 1.1. Tujuan a. Mengerti dan memahami gerbang-gerbang logika dasar Nand, Nor, dan Xot b. Mengerti dan memahami ekspresi – ekspresi bolean

1.2. Teori Dasar Percobaan ini dilatarbelakangi oleh sesuatu keinginan untuk mengetahui serta membuktikan hasil pengukuran pada percobaan yang dilakukan dengan persamaan yang telah ditentukan oleh teori sebelumnya, apakah hasil percobaan dengan persamaan memilki perbedaan atau tidak. Di dalam elektronika digital sering digunakan kata logika yang diartikan sebagai suatu proses pengambilan keputusan. Misalnya, apakah suatu lampu peringatan harus menyala atau mati, apakah relay harus terbuka atau tertutup. Logika seperti itu disebut logika biner yang hasilnya menyatakan benar atau salah (0 atau 1). Gerbang logika dapat mempunyai beberapa masukan yang masing-masing mempunyai salah satu dari dua keadaan logika yaitu 0 dan 1. Gerbang logika dapat digunakan untuk melakukan fungsi-fungsi khusus, misalnya And, Or, Nand, Not atau Ex-Or. a. Gerbang NAND

Gerbang NAND adalah suatu singkatan dari NOT dan AND, atau suatu fungsi AND yang dibalikkan. Dengan kata lain bahwa gerbang NAND akan menghasilkan sinyal keluaran rendah jika semua sinyal masukan bernilai tinggi. Gerbang logika NAND terdapat pada IC 7400. Gerbang NAND merupakan pengembangan dari gerbang AND, atau gerbang ini sebenarnya adalah gerbang AND yang keluarannya diasang gerbang NOT. Adapun cara kerjanya adalah sesuai dengan operasi AND, kemudian hasil dari operasi tersebut akan di operasikan lagi dengan fungsi NOT. Dengan kata lain fungsi NAND adalah kebalikan dengan fungsi AND. Contoh aplikasi gerbang NAND pada IC 7400

b. Gerbang NOR

Gerbang NOR adalah suatu singkatan dari NOT dan OR, atau suatu fungsi OR yang dibalikkan sehingga dapat dikatakan bahwa gerbang NOR akan menghasilkan sinyal keluaran tinggi jika semua sinyal masukannya bernilai rendah. Gerbang logika NOR terdapat pada IC 7402. Gerbang logika NOR adalah pengembangan dari gerbang OR, pengembangan ini berupa pemasangan gerbang NOT pada output deri gerbang OR. Contoh aplikasi gerbang NOR pada IC 7402

c. Gerbang XOR

Gerbang XOR akan menghasilkan sinyal keluaran rendah jika semua sinyal masukan bernilai rendah atau semua masukan bernilai tinggi atau dengan kata lain bahwa XOR akan menghasilkan sinyal keluaran rendah jika masukan bernilai sama semua. Adapun cara kerja dari gerbang XOR adalah jika input dari A dan B adalah 1 semua atau 0 semua, maka outputnya adalah 0. Jika input dari A dan B memiliki nilai yang berbeda, maka outputnya adalah 1. Contoh aplikasi gerbang XOR pada IC 7486

d. Gerbang XNOR

Gerbang XNOR akan menghasilkan sinyal keluaran tinggi jika semua sinyal masukan bernilai sama (kebalikan dari gabungan XOR). Gerbang logika XNOR terdapat pada IC 74266. Contoh aplikasi gerbang XOR pada IC 74266

II. METODE PERCOBAAN 2.1. Alat dan Bahan Alat dan bahan yang digunakan dalam perconaan ini hanyalah menggunakan logical circuit untuk gerbang logikana Nand, Nor, dan Xor. 2.2. Prosedur Kerja Dalam percobaan gerbang logika Nand, Nor, dan Xor hal pertama yang harus kita lakukan yaitu memeriksa alat logical circuit dan memastikan alat masih dapat digunakan dengan baik, kemudian menghidupkan saklar pada logical circuit dan mengoperasikan alat sesuai dengan teori yang digunakan dalam percobaan ini yaitu teori bolean dengan menggunakan biner. Dimana A dan B sebagai inputan dan Y sebagai outputannya.

III. DATA DAN PENGOLAHAN 3.1. Data Tabel 3.1.1. Tabel kebenaran untuk gerbang logika Nand No. 1. 2. 3. 4. Gerbang Logika Nand ANand 0 1 0 1 BNand 1 0 0 1 YNand

Tabel 3.1.2. Tabel kebenaran untuk gerbang logika Nor

No. 1. 2.

Gerbang Logika Nor ANor 0 1 BNor 1 0 YNor

3. 4.

0 1

0 1

Tabel 3.1.1. Tabel kebenaran untuk gerbang logika Xor

No. 1. 2. 3. 4.

Gerbang Logika Xor AXor 0 1 0 1 BXor 1 0 0 1 YXor

3.2. Pengolahan Data 3.2.1 Tabel Kebenaran Tabel 3.2.1. Tabel kebenaran untuk gerbang logika Nand No. 1. 2. 3. 4. Gerbang Logika Nand ANand 0 1 0 1 BNand 1 0 0 1 YNand 1 1 1 0

Pada rangkaian gerbang logika Nand merupakan suatu ingkaran dari gerbang logika And. Dimana pada A dan B merupakan inputan dan outputan ditandai dengan huruf Y. Jika pada saat kedua inputan A dan B (Semua inputan) bernilai “1” atau hight maka outputan yang akan keluar pada Y akan bernilai low atau “0”

Tabel 3.2.2. Tabel kebenaran untuk gerbang logika Nor

No. 1. 2. 3. 4.

Gerbang Logika Nor ANor 0 1 0 1 BNor 1 0 0 1 YNor 0 0 1 0

Pada rangkaian gerbang logika Nor merupakan suatu ingkaran dari gerbang logika Or. Dimana pada A dan B merupakan inputan dan outputan ditandai dengan huruf Y. Jika pada saat salah satu inputan A atau B bernilai “1” atau hight maka outputan yang akan keluar pada Y akan bernilai hight atau “1”

Tabel 3.2.3. Tabel kebenaran untuk gerbang logika Xor

No. 1. 2. 3. 4.

Gerbang Logika Xor AXor 0 1 0 1 BXor 1 0 0 1 YXor 1 1 0 0

Pada rangkaian gerbang logika Xor merupakan kependekan dari executive-Or . Dimana pada A dan B merupakan inputan dan outputan ditandai dengan huruf Y. Jika pada saat salah satu inputan A atau B mempunyai nilai yang berbeda maka outputan yang akan keluar pada Y akan bernilai hight atau “1”. Dan begitu sebaliknya Apabila inputan mempunyai nilai yang sama maka outputan yang akan keluar bernilai “0”

IV. ANALISIS DATA Dari percobaan yang telah dilakukan kita dapat membandingkan antara suatu teori dengan konsep pada gerbang logika Nand, Nor, dan Xor. Bahasa gerbang logika merupakan suatu dasar pembentukan system digital. Dimana gerbang merupakan suatu rangkaian logika dengan satu keluaran dan satu atau beberapa masukan. Sedangkan kata logika sendiri dapat diartikan sebagai suatu proses untuk pengambilan suatu keputusan. Suatu logika yang hanya dapat menyatakan benar atau salah, ketika benar maka logika akan mengeluarkan nilai hight atau “1” dan ketika suatu logika menyatakan salah maka nilai yang akan dikeluarkan yaitu low atau “0”, logika ini biasa disebut dengan logika biner. Pada saat pengambilan suatu keputusan dalam gerbang logika Nand, table kebenaran menyatakan bahwa suatu gerbang Nand memiliki dua atau lebih dari dua sinyal masukan tetapi hanya satu sinyal keluaran. Dalam gerbang Nand, untuk menghasilkan suatu sinyal keluaran yang tinggi maka sinyal masukan harus bernilai tinggi dan low atau pun low dan low. Namun apabila kedua masukan bernilai hight maka outputan akan bernilai low. Adapun cara kerja dari gerbang logika Nand adalah jika semua inputnya adalah “1” atau hight, maka outputnya akan bernilai “0”. Akan tetapi jika

salah satu nilai inputan bernilai low atau “0” maka outputan yang keluar akan bernilai hight atau “1” juga. Adapun contoh dari aplikasi gerbang logika NAND terdapat pada IC 7400 Pada suatu pengambilan keputusan dalam gerbang logika Nor, pada dasarnya table kebenaran dalam gerbang logika Nor merupakan suatu kebalikan dari table kebenaran gerbang logika Or. Dimana pada gerbang logika Nor sama – sama memliki dua atau lebih dari dua sinyal inputan, tetapi hanya ada satu sinyal ouputan yang keluar. Adapun cara kerja dari gerbang logika Nor adalah jika kedua atau salah satu nilai inputan bernilai hight atau “1” maka outputan yang akan dikeluarkan akan bernilai low atau “0”. Namun akan tetapi jika kedua inputan bernilai low atau “0” maka nilai outputan yang akan dikeluarkan akan bernilai hight atau “1” hal ini membuktikan bahwa gerbang logika Nor merupakan kebalikan dari gerbang logika Or. Adapun aplikasi dari gerbang logika Nor terdapat pada IC 7402. Gerbang logika X-Or terkadang sering disebut juga sebagai Executive-Or. Gerbang X-Or akan menghasilkan sinyal keluaran rendah jika semua sinyal masukan bernilai rendah atau semua masukan bernilai tinggi atau dengan kata lain bahwa X-Or akan menghasilkan sinyal keluaran rendah jika masukan bernilai sama semua. Adapun cara kerja dari gerbang Jika pada saat salah satu inputan A atau B mempunyai nilai yang berbeda maka outputan yang akan keluar pada Y akan bernilai hight atau “1”. Dan begitu sebaliknya Apabila inputan mempunyai nilai yang sama maka outputan yang akan keluar bernilai “0”. Adapun aplikasi gerbang logika Not terdapat pada IC 7486. Setelah percobaan yang telah dilakukan dari suatu pengambilan keputusan dengan menggunakan gerbang logika Nand, Nor, dan Xor dapat dibandingkan dengan teori yang ada dalam percoban ini. Pada rangkaian gerbang logika pada masing-masing, mempunyai suatu kondisi yang berbeda-beda, karena dari masing-masing logika mempunyai ciri khas yang berbeda-beda sehingga outputan yang keluar akan mempunyai nilai yang berbeda-beda pula. Dan ketika dibandingkan antara percobaan dan teori ternyata nilai masukan dan outputan sesuai dengan teori bolean. V. KESIMPULAN Dari percobaan yang telah dilakukan, telah didapatkan suatu kesimpulan dari percobaan ini yaitu a. Gerbang logika merupakan suatu rangkaian dengan satu atau lebih dari suatu sinyal masukan tetapi hanya menghasilkan satu sinyal berupa tegangan tinggi (1) atau tegangan rendah (0). b. Dalam gerbang logika, ada beberapa gerbang logika dasar, yaitu berupa gerbang logika Nand, Nor, dan Xor dimana dari setiap gerbang logika ini mempunyai cirri khas yang berbeda-beda. c. Pada percobaan ini, suatu table kebenaran dari setiap gerbang logika terbukti dengan teori.

VI. PUSTAKA 1) Mada, S. WS, 2012. Elektronika Dasar 2. Jurusan Fisika UIN sunan Gunung Djati Bandung. Bolabot: Bandung 2) Anonim, 2012. Gerbang logika. http://ilmukomputer.org/wp-content/uploads/

2007/10/anjars-gerbang-logika.pdf. Diakses pada 28 April 2012. Makassar 3) Reka, S. Rio, 1999, Fisika dan teknologi semikonduktor, PT. Pradnya Paramita;Jakarta 4) M. Tenri, 2012. Elektronika Dasar 2. Laboratorium Elektronika Dan Instrumen Jurusan Fisika Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Hasanuddin: Makassar

Lampiran

Circuit rangkaian inverting dari Nand, Nor, dan X-Or”

Circuit Rangkaian dari Nand

Circuit Rangkaian dari NOR

Circuit Rangkaian dari X-Or

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->