Pendahuluan Hutan merupakan sumberdaya alam yang tidak ternilai karena didalamnya terkandung keanekaragaman hayati sebagai sumber

plasma nutfah, sumber hasil hutan kayu dan non-kayu, pengatur tata air, pencegah banjir dan erosi serta kesuburan tanah, perlindungan alam hayati untuk kepentingan ilmu pengetahuan, kebudayaan, rekreasi, pariwisata dan sebagainya Kebakaran hutan merupakan salah satu bentuk gangguan yang makin sering terjadi. Dampak negatif yang ditimbulkan oleh kebakaran hutan cukup besar mencakup kerusakan ekologis, menurunnya keanekaragaman hayati, merosotnya nilai ekonomi hutan dan produktivitas tanah, perubahan iklim mikro maupun global, dan asapnya mengganggu kesehatan masyarakat serta mengganggu transportasi baik darat, sungai, danau, laut dan udara. Gangguan asap karena kebakaran hutan Indonesia akhir-akhir ini telah melintasi batas negara. Berbagai upaya pencegahan dan perlindungan kebakaran hutan telah dilakukan termasuk mengefektifkan perangkat hukum (undang-undang, PP, dan SK Menteri sampai Dirjen), namun belum memberikan hasil yang optimal. Sejak kebakaran hutan yang cukup besar tahun 1982/83 di Kalimantan Timur, intensitas kebakaran hutan makin sering terjadi dan sebarannya makin meluas

sebab utama dari kebakaran hutan adalah pembukaan lahan yang meliputi:  Pembakaran lahan yang tidak terkendali sehingga merembet ke lahan lain Pembukaan lahan tersebut dilaksanakan baik oleh masyarakat maupun perusahaan. pertanian lahan kering. Dalam beberapa kasus.Pembahasan Api sebagai alat atau teknologi awal yang dikuasai manusia untuk mengubah lingkungan hidup dan sumberdaya alam dimulai pada pertengahan hingga akhir zaman Paleolitik. berkomunikasi sosial disekitar api unggun dan sebagainya (Soeriaatmadja. Penggunaan lahan yang menjadikan lahan rawan kebakaran. sonor dan mencari ikan. Sejak manusia mengenal dan menguasai teknologi api. Konflik antara pihak pemerintah. Salah satu persoalan lingkungan yang muncul hampir setiap tahun di Indonesia yaitu kebakaran hutan. HTI. penduduk lokal juga melakukan pembakaran untuk memprotes pengambil-alihan lahan mereka oleh perusahaan kelapa sawit. meningkatkan kualitas lahan pengembalaan. misalnya di lahan bekas HPH dan di daerah yang beralang-alang. Namun bila pembukaan lahan dilaksanakan dengan pembakaran dalam skala besar.000700.400. 1997).000 tahun lalu. maka api dianggap sebagai modal dasar bagi perkembangan manusia karena dapat digunakan untuk membuka hutan. memburu satwa liar. Faktor alam biasa terjadi pada musim kemarau ketika cuaca sangat panas. dan dengan demikian perusahaan akan lebih mudah dapat mengambil alih lahan dengan melakukan pembayaran ganti rugi yang murah bagi penduduk asli. Namun. Pembukaan lahan dilaksanakan untuk usaha perkebunan. ingkat pendapatan masyarakat yang relatif rendah. perusahaan dan masyarakat karena status lahan sengketa Perusahaan-perusahaan kelapa sawit kemudian menyewa tenaga kerja dari luar untuk bekerja dan membakar lahan masyarakat lokal yang lahannya ingin diambil alih oleh perusahaan. mengusir satwa liar. untuk mengusir masyarakat. Tahukah kawan mengapa kebakaran hutan itu terjadi'?? Kebakaran hutan terjadi karena faktor alam dan faktor manusia. pembukaan lahan yang paling berbahaya adalah di daerah rawa/gambut. murah dan cepat untuk pembukaan lahan Kurangnya penegakan hukum terhadap perusahaan yang melanggar peraturan pembukaan lahan      . 1. sehingga terpaksa memilih alternatif yang mudah. Kebakaran mengurangi nilai lahan dengan cara membuat lahan menjadi terdegradasi. kebakaran tersebut sulit terkendali.

hutan-hutan yang telah dibalak. Sistem perladangan tradisional dari penduduk setempat yang berpindah-pindah. Kecerobohan manusia antara lain membuang puntung rokok secara sembarangan dan lupa mematikan api di perkemahan.Penyebab kebakaran hutan lain. dan ditumbuhi semak belukar. Hutan-hutan tropis basah yang belum terganggu umumnya benar-benar tahan terhadap kebakaran dan hanya akan terbakar setelah periode kemarau yang berkepanjangan. Aktivitas vulkanis seperti terkena aliran lahar atau awan panas dari letusan gunung berapi. mengalami degradasi. Sebaliknya. . antara lain:     Sambaran petir pada hutan yang kering karena musim kemarau yang panjang. jauh lebih rentan terhadap kebakaran.

Penutup Kebakaran hutan merupakan salah satu bentuk gangguan yang makin sering terjadi. sungai. Dampak negatif yang ditimbulkan oleh kebakaran hutan cukup besar mencakup kerusakan ekologis. perubahan iklim mikro maupun global. dan asapnya mengganggu kesehatan masyarakat serta mengganggu transportasi baik darat. . danau. merosotnya nilai ekonomi hutan dan produktivitas tanah. menurunnya keanekaragaman hayati. laut dan udara.

Artikel Ilmiah Populer Penyebab Kebakaran Hutan Memenuhi Salah Satu Mata Kuliah Pendidikan lingkungan Disusun oleh : Alfat Agustian (2224120750) Kelas : 1B PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA SERANG-BANTEN 2012 .