P. 1
jahe

jahe

|Views: 6|Likes:
Published by Herry MohamMed

More info:

Published by: Herry MohamMed on Mar 13, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/19/2013

pdf

text

original

GINGER HOT

Anda ingin sehat! Tidak harus ke dokter. Mulailah dari yang terdekat, mudah dan murah.

Mengenai Saya
ginger Lihat profil lengkapku <a href="http://www2.shoutmix.com/?kikipartini">View shoutbox</a> ShoutMix chat widget

Label
   

GINGER/Jahe and Me (1) sekilas JAHE/GINGER (1) Seleksi benih (1) varietas (1)

Arsip Blog

▼ 2009 (5) o ▼ Agustus (2)  Pembibitan JAHE  Jenis/ Varietas Unggul JAHE o ► April (3)

All About Papaya
    

Pemula Yang Berhasil Dua Jempol untuk Polisi Perairan Polda Banten Mengunjungi Kebun Pepaya Milik Pa Anton dan beberapa petani pepaya di Gianyar – Bali. si KRIBO (kritis dan heboh) dan Artis Dini nyasar ke kebun pepaya saya (akan tayang tgl. 28/09/2012 di MNCTV) Tunggu Tanggal Tayangnya di MNCTV (Lintas Pagi)

Pengikut Rabu, 05 Agustus 2009
Jenis/ Varietas Unggul JAHE
Berdasarkan referensi dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, Balitbang Pertanian di Cimanggu-Bogor tahun 2007, varietas unggul jahe yang sudah dilepas /di-release diantaranya Cimanggu_1 untuk jahe putih besar (JPB), Halina 1,2,3 dan 4 untuk jahe putih kecil (JPK) dan Jahira 1 dan 2 untuk jahe merah (JM); dengan karakteristik yang berbeda.

Uraian Tanaman Tanaman Jahe Divisi : Spermatophyta Sub-divisi : Angiospermae Kelas : Monocotyledoneae . Bukankah sebuah peluang yang cukup besar bagi para Petani untuk mendapat porsi dalam memenuhi kebutuhan akan produk pertanian yaitu JAHE. mendorong permintaan yang besar atas JAHE. jhai (Madura).Untuk potensi produksi yang paling besar dihasilkan oleh JPB yaitu antara 17-37 ton/ha. JAHE merupakan tanaman obat berupa tumbuhan rumpun berbatang semu. Untuk kadar fenol.2 . seperti bandrek.blogspot. http://gingerhotfresh. melito (Gorontalo). geraka (Ternate). se-famili dengan temu-temuan lainnya seperti temu lawak (Cucuma xanthorrizha). leng kuas (Languas galanga) dan lainlain.3. ronde. Produk pertanian ini telah banyak beredar baik dalam bentuk olahan pabrik atau pun racikan dari resep-resep tradisional. kunyit (Curcuma domestica). Sedangkan kandungan minyak atsiri maksimum dikandung oleh JM atau jahe merah yaitu antara 2. JAHE susu ataupun wedang JAHE. kencur (Kaempferia galanga).html Budidaya Jahe Posted by carabudidaya. beeuing (Gayo). temu hitam (Curcuma aeruginosa). jae (Jawa dan Bali). bahing (Batak Karo).com in perkebunan | 0 comments Cuaca yang dingin menusuk tulang menjadi alasan utama seseorang untuk mencari penghangat (penghangat yang sebenarnya : red). jahi (Lampung). sedangkan yang lainnya maksimum hanya 16 ton/ha. JAHE (Sunda). Menjamurnya warung-warung tenda pinggir jalan terutama yang menjual minuman penghangat. Selain sebagai minuman JAHE juga di kenal luas sebagai bahan utama obat-obatan. dsb. bumbu masak dan obat-obatan tradisional.68%. banyak dikandung oleh jahe putih ukuran kecil maupun jahe merah. Selain kopi hal yang paling di cari dalam kondisi dingin adalah JAHE. Nama daerah JAHE antara lain halia (Aceh). sekoteng. Oleh karena itu kedua bangsa ini disebut-sebut sebagai bangsa yang pertama kali memanfaatkan JAHE terutama sebagai bahan minuman. JAHE termasuk dalam suku temu-temuan (Zingiberaceae). JAHE berasal dari Asia Pasifik yang tersebar dari India sampai Cina. sipodeh (Minangkabau). seperti obat masuk angin dan aneka jenis obat gosok.com/2009/08/jenis-varietas-unggul-jahe.

JAHE merah Rimpangnya berwarna merah dan lebih kecil dari pada JAHE putih kecil. mahkota bunga berbentuk tabung 2 – 2. Jenis Tanaman Jahe JAHE dibedakan menjadi 3 jenis berdasarkan ukuran. JAHE putih/kuning kecil atau disebut juga JAHE sunti atau JAHE emprit Ruasnya kecil. panjang 7. Jenis JAHE ini bias dikonsumsi baik saat berumur muda maupun berumur tua. lebar 3 – 3. tangkai daun berbulu. biskuit.5 mm. bundar pada ujungnya. panjang 2 – 4 mm . berbintikbintik berwarna putih kekuningan. bandrek. dan tidak berbulu. panjang 12 – 15 mm . lalap. panjang 25 cm. Rimpang JAHE dapat digunakan sebagai bumbu masak. lebar 1 – 1. Umumnya dikenal 3 varietas JAHE. JAHE ini cocok untuk ramuan obat-obatan.5 – 2.Ordo : Zingiberales Famili : Zingiberaceae Genus : Zingiber Species : Zingiber officinale Ciri-Ciri Morfologis Jahe Terna berbatang semu. lebar 1. Kandungan minyak atsirinya lebih besar dari pada JAHE gajah. letaknya berdekatan atau rapat.5 cm.5 – 10 mm. berbentuk lanset.5 – 1. hampir tidak berbulu. Dewasa ini para petani cabe menggunakan JAHE sebagai pestisida alami. panjang 1. baik sebagai JAHE segar maupun JAHE olahan. tidak berbulu. atau untuk diekstrak oleoresin dan minyak atsirinya. JAHE putih/kuning besar atau disebut juga JAHE gajah atau JAHE badak Rimpangnya lebih besar dan gemuk. sekoteng dan sirup. helainya agak sempit.5 – 5 cm. rimpang bila dipotong berwarna kuning atau jingga. industri jamu tradisional. bentuk lidah daun memanjang. sehingga cocok untuk ramuan obatobatan. berwarna hijau cerah. gela p. kue. tinggi 30 cm sampai 1 m. JAHE merah selalu dipanen setelah tua. Daun sempit. daun pelindung berbentuk bundar telur terbalik. sangat tajam . 2. rahis berbulu jarang . panjang 9 mm . sehingga rasanya lebih pedas. berwarna kuning kehijauan. minyak wangi. lebar 8 – 15 mm .75 cm . dan juga memiliki kandungan minyak atsiri yang sama dengan JAHE kecil. gagang bunga hampir tidak berbulu. ruas rimpangnya lebih menggembung dari kedua varietas lainnya. sisik pada gagang terdapat 5 – 7 buah. sama seperti JAHE kecil. bibir berwarna ungu. . 3.5 cm. pemberi aroma dan rasa pada makanan seperti roti. panjang malai 3. dibuat acar. tangkai putik 2mm. bentuk dan warna rimpangnya. JAHE ini selalu dipanen setelah berumur tua. yaitu : 1. diolah menjadi asinan JAHE. panjang sisik 3 – 5 cm. berbentuk tongkat atau bundar telur yang sempit. panjang 2. disamping seratnya tinggi. agak rata sampai agak sedikit menggembung. berbentuk tajam. 2. kembang gula dan berbagai Manfaat Tanaman Jahe JAHE juga dapat digunakan pada industri obat. kepala sari berwarna ungu. seludang agak berbulu.75 cm .75 – 3 kali lebarnya. Perbungaan berupa malai tersembul dipermukaan tanah.5 mm. panjang 15 – 23 mm.

Adapun manfaat secara pharmakologi antara lain adalah sebagai karminatif (peluruh kentut). A. sistim guludan atau dengan sistim pris (parit).Dalam perdagangan JAHE dijual dalam bentuk segar. karena dapat menghambat pertumbuhan. anti rematik. Jarak tanam yang digunakan untuk penanaman jahe . pengolahan tanahnya harus hati-hati disesuaikan dengan lapisan tanah tersebut dan jangan dicangkul atau digarpu terlalu dalam sehingga tercampur antara lapisan olah dengan lapisan tanah bawah. Budidaya Jahe Untuk mencapai hasil yang optimal didalam budidaya jahe putih besar. Untuk tanah dengan lapisan olah tipis. dibersihkan dari ranting-ranting dan sisa-sisa tanaman yang sukar lapuk. anti inflamasi. peluruh keringat. hal ini dapat mengakibatkan tanaman kurang subur tumbuhnya. jahe putih kecil maupun jahe merah. anti piretik. selain menggunakan varietas unggul yang jelas asal usulnya perlu diperhatikan juga cara budidayanya.Persiapan lahan tanaman jahe Sebelum tanam dilakukan pengolahan tanah. JAHE bubuk dan awetan JAHE. Disamping itu terdapat hasil olahan JAHE seperti: minyak astiri dan koresin yang diperoleh dengan cara penyulingan yang berguna sebagai bahan pencampur dalam minuman beralkohol. dibuat bedengan searah lereng (untuk tanah yang miring). anti pengerasan pembuluh darah. campuran sosis dan lain-lain. serta merangsang pengeluaran getah lambung dan getah empedu. Pada bedengan atau guludan kemudian dibuat lubang tanam.Jarak tanam Benih jahe ditanam sedalam 5 – 7 cm dengan tunas menghadap ke atas. anti muntah. anti mikroba dan parasit. es krim. Tanah diolah sedemikian rupa agar gembur dan dibersihkan dari gulma. B. pereda kejang. jangan terbalik. Pengolahan tanah dilakukan dengan cara menggarpu dan mencangkul tanah sedalam 30 cm. kering. Setelah tanah diolah dan digemburkan.

Selain itu. kutu perisai (Aspidiella hartii) yang menyerang rimpang mulai dari pertanaman dan menyebabkan penampilan rimpang kurang baik serta bercak daun yang disebabkan oleh cendawan (Phyllosticta sp. diberikan pada saat tanam. penggunaan benih sehat. diberikan 2 – 4 minggu sebelum tanam. jahe putih kecil dan jahe merah 60 cm x 40 cm. Untuk mengurangi intensitas penyiangan bisa digunakan mulsa tebal dari jerami atau sekam. .5 bulan setelah tanam dengan memakai benih cadangan yang sudah diseleksi dan disemaikan. b. masing-masing 1/3 dosis setiap pemberian. Syrpidae). POLA TANAM TANAMAN JAHE Untuk meningkatkan produktivitas lahan. Penyiangan setelah umur 4 bulan perlu dilakukan secara hati-hati agar tidak merusak perakaran yang dapat menyebabkan masuknya benih penyakit. agar rimpang selalu tertutup tanah. menghindari perlukaan (penggunaan abu sekam). Pupuk urea diberikan 3 kali pada umur 1. Sampai saat ini belum ada metode pengendalian yang memadai. a. Hama yang cukup signifikan adalah lalat rimpang Mimergralla coeruleifrons (Diptera. Micropezidae) dan Eumerus figurans (Diptera. Penyulaman Menyulam tanaman yang tidak tumbuh dilakukan pada umur 1– 1. 2 dan 3 bulan setelah tanam sebanyak 400 – 600 kg/ha. Tanaman yang terserang layu bakteri segera dicabut dan dibakar untuk menghindari meluasnya serangan OPT. pergiliran tanaman. inspeksi secara rutin. D. seperti penggunaan lahan sehat.putih besar yang dipanen tua adalah 80 cm x 40 cm atau 60 cm x 40 cm. Sedangkan dosis pupuk buatan SP-36 300 – 400 kg/ha dan KCl 300 – 400 kg/ha. Penyiangan gulma Sampai tanaman berumur 6 – 7 bulan banyak tumbuh gulma. dengan dilakukan pembumbunan. sesuai dengan kondisi lahan. Tindakan mencegah perluasan penyakit ini dengan menyemprotkan fungisida segera setelah terlihat ada serangan (diulang setiap minggu sekali).). sanitasi tanaman sakit. Pada umur 4 bulan setelah tanam dapat pula diberikan pupuk kandang ke dua sebanyak 20 ton/ha. Pembumbunan Pembumbunan mulai dilakukan pada saat telah terbentuk rumpun dengan 4 – 5 anakan. inspeksi kebun secara rutin. d. c. pembuatan saluran irigasi supaya tidak ada air menggenang dan aliran air tidak melalui petak sehat (sanitasi). pembersihan sisa tanaman dan gulma. drainase akan selalu terpelihara.Pemeliharaan Pemeliharaan dilakukan agar tanaman dapat tumbuh dan berproduksi dengan baik. perlakuan benih sehat (antibiotik). kecuali dengan menerapkan tindakan-tindakan untuk mencegah masuknya benih penyakit. Penyakit utama pada jahe adalah busuk rimpang yang disebabkan oleh serangan bakteri layu (Ralstonia solanacearum). Pengendalian organisme pengganggu tanaman Pengendalian hama penyakit dilakukan sesuai dengan keperluan. Serangan penyakit ini apabila terjadi pada tanaman muda (sebelum 6 bulan) akan menyebabkan penurunan produksi yang cukup signifikan. sehingga penyiangan perlu dilakukan secara intensif secara bersih.Pemupukan Pupuk kandang domba atau sapi yang sudah masak sebanyak 20 ton/ha. C. jahe dapat ditumpangsarikan dengan tanaman pangan seperti kacang-kacangan dan tanaman sayuran.

kadar oleoresin 5. Tetapi. rimpang untuk benih dipanen pada umur 10 – 12 bulan. cangkul. dihasilkan rata-rata 16 ton/ha rimpang segar dengan kadar minyak atsiri 1. Sedangkan jahe merah 22 ton/ha dengan kadar minyak atsiri 3.87%. mutu rimpang jahe segar dikatagorikan sebagai berikut: Mutu I : bobot 250 g/rimpang. kapang maksimum 10% http://carabudidaya.39 – 8.6%. kulitnya tidak terkelupas. JPK 6) dengan cara budidaya yang direkomendasikan. benda asing maksimum 3%.PANEN TANAMAN JAHE Panen untuk konsumsi dimulai pada umur 6 sampai 10 bulan.36%.8%. kadar oleoresin 2. tidak mengandung benda asing dan kapang.2 – 3. Cara panen dilakukan dengan membongkar seluruh rimpangnya menggunakan garpu. memenuhi standar Materia Medika Indonesia (MMI).86 – 6.com/budidaya-jahe/ . kemudian tanah yang menempel dibersihkan.7 – 3. Mutu rimpang dari varietas unggul Cimanggu-1 dan calon varietas unggul jahe putih kecil dan jahe merah. kulit yang terkelupas maksimum 10%. Berdasarkan standar perdagangan. Mutu II : bobot 150 – 249 g/rimpang. calon varietas unggul jahe putih kecil (JPK 3. tidak mengandung benda asing dan kapang. kulitnya tidak terkelupas. Dengan menggunakan varietas unggul jahe putih besar (Cimanggu-1) dihasilkan rata-rata 27 ton rimpang segar. Mutu III : bobot sesuai hasil analisis.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->