P. 1
Perc Millikan Fmipa

Perc Millikan Fmipa

|Views: 17|Likes:
Published by Gusde Putra Manuaba
Perc Millikan Fmipa
Perc Millikan Fmipa

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Gusde Putra Manuaba on Mar 13, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/25/2013

pdf

text

original

PERCOBAAN VI TETES MILLIKAN 1.

Tujuan Mengamati jejak partikel pada percobaan tetes milikan, dengan menentukan : Jari-jari tetes minyak. Muatan tetes minyak. Muatan elektron Dasar Teori Percobaan yang dilakukan oleh Robert Andrew Millikan di Universitas Chicago ( 1990-1993 ), telah memperoleh hasil analisis dari percobaannya bahwa muatan elementer electron adalah 1,6 x 10-19 C. Hasil ini tidak diperoleh secara sederhana. Namun memerlukan pemikiran yang rumit, yang akhirnya kita dapat menyederhanakan dalam bentuk percobaan menggunakan tetes minyak Millikan. Dasar mula yang harus dipahami adalah kecenderungan sebuah zat dalam keadaan bebas adalah membentuk luas permukaan sekecil – kecilnya dengan volume sebesar – besarnya. Hal ini menunjukkan bahwa bentuk bola akan memiliki volume maksimum dengan permukaan yang paling minimum. Bola (tetes minyak) yang jatuh saat jatuh di dalam medium udara akan mengalami gaya apung dan gaya gesekan dengan udara, selain gaya berat. Gaya gesekan dengan udara identik dengan adanya viskositas jika kelereng jatuh dalam oli, akibatnya kecepatan tetes ini dalam udara akan mencapai kecepatan terminal yang tidak membesar lagi, untuk lebih jelasnya dapat digambarkan sebagai berikut Fa Fa Fa Fg Fg Fg

2.

W W W (a) (b) (c) Gambar 1 : a. Sebuah tetes minyak berada di udara dan mengalami jatuh bebas. b. Tetes minyak bergerak ke bawah karena gaya berat dan medan listrik. c. Tetes minyak bergerak ke atas karena medan listrik. Saat benda bergerak ke bawah W lebih besar dari Fa dan Fg, sehingga akan memiliki percepatan yang arahnya ke bawah. Jika sudah mencapai kecepatan terminal, kecepatan benda selalu tetap, berarti resultan gaya yang bekerja pada benda nol. Secara matematis : W = Fa + Fg (1) ν ρ b g = ν ρ a g + 6 Π rη rν r (2) maka kecepatan terminalnya : 2r 2 g ( ρ b − ρ a ) νr = (3) gη Dapat juga sebuah tetes minyak tadi diberi muatan ( + ) kemudian di letakkan di antara plat sejajar yang berjarak d dan beda petensial v. Jika mmuatan tetes minyak Q, sebuah tetes minyak yang bergerak kebawah akan mendapat gaya Coulomb dan gaya berat serta gaya yang menghambat adalah gaya gesekan dan apung. W + Fq = Fa + Fg (4) qν (5) ν ρb g + pot = ν ρ a g + 6 Π η rν r d kecepatan terminalnya diperoleh : qν (6) νg ( ρ b − ρ a ) + pot = 6Π ηrν r d

Alat dan Bahan Power Supply Voltmeter Saklar Ganda d. Menyiapkan stop watch untuk mencatat waktu. 4. c. hingga diperoleh 3 data. Perangkat Tetes Minyak Milikan Prosedur Percobaan a. b. Mencatat waktu untuk tetes minyak dari jari–jari ke-2 menuju jari–jari ke-3 sampai tiga data pada tegangan 320 Volt. Memilih dan mengamati satu tetes minyak yang jelas. kemudian membalik polaritas untuk mencatat waktu naik (Ta) dari jari–jari ke-3 sampai jari–jari ke-2 sambil mengatur tegangan di 340 Volt. 5. pengambilan data dan analisis data yang telah anda lakukan. d. Menyemprotkan minyak. Pelaporan Apa yang dapat anda simpulkan dari hasil percobaan. 6. memasang voltmeter untuk mengukur tegangan tersebut.matan dalam bentuk tabel. Analisis Data Tentukan jari – jari tetes minyak (r) ! Tentukan muatan tetes minyak (Q) ! Tentukan muatan elektron (e) ! 7. c. . h. i. memberi tegangan pelat kapasitor. Menghubungkan lampu penerang teropong ke sumber 6. gaya gesekannya berarti ke bawah searah dengan gaya berat : W + Fg = Fa + Fq (7) qν pot -ν ρb g + 6 Π η rν r = -νρ a g + (8) d kecepatan terminalnya diperoleh : qν pot -νg ( ρ b − ρ a ) + (9) = 6Π ηrν r d Jika persamaan ( 6 ) dikurangkan dengan persamaan ( 9 ) akan diperoleh jari–jari tetes minyak 3 η (ν r1 − ν r 2 ) r= ( 10 ) 2 g ( ρb − ρ a ) Jika persamaan ( 6 ) di tambah dengan persamaan ( 9 ) akan diperoleh : 3Πηdr (ν r1 − ν r 2 ) q= ( 11 ) ν pot dimana q adalah muatan tetes minyak yang terdiri dari n muatan elementer 3. Stop watch f. e. Memasang sumber radioaktif pada tempatnya. Kabel Penghubung e. 3.3 volt AC power supply. 2. a. Mencatat hasil penga230.Tetes minyak yang bergerak ke atas. Mengatur micrometer pada teropong untuk mengamati gerak tetes minyak (tidak terlalu terang ) agar tetes minyak dapat diamati. f. Mengulangi langkah f dan g kemudian dilanjutkan mencatat waktu untuk tiap tetes minyak dimulai dari jari–jari ke-2 sampai jari–jari ke-3 untuk waktu turun (Tb). b. Menghubungkan power supply ke sumber tegangan PLN. j. Tabel Data Pengamatan Dari hasil pengumpulan data dapat disajikan dalam bentuk tabel seperti di bawah ini : 320 volt 340 volt No t (sekon) t (sekon) 1. mengamati gerakan minyak. g.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->