THE EFFECT OF Fe2+ DAN Mn2+ IONS TOWARD β-CAROTENE PRODUCTIVITY BY PHYTOPLANKTON Isochrysis aff galbana (T-iso

)
a

Erna mayasari, Indah Raya & Hasnah Natsir

Chemistry Department, Faculty of Mathematics & Natural Sciences Hasanuddin University Makassar 90245
a

E-mail : ernamayasari.unhas@yahoo.com

ABSTRACT The research aimed to find out the effect of Fe2+ and Mn2+ towards β-carotene productivity as result of oxidative stress from photosystem (PS II). The phytoplanton Isocrysis aff galbana (T-iso) were the microalgae species which had the high lipid content primarily and had potentiality to produce β-carotene as the β-carotene supplement. Analysis method was carried out by the sonication extraction for short and cheap in the lysis cell of phytoplankton biomassa, infra red (IR) to find out the interaction metal ion and UV/VIS spectrophotometer to determine β-carotene concentration. The research result indicateds that Fe2+ has higher impact than Mn2+ on the β-carotene productivity. The interaction of ions metal indicates as M-N, -O-M and M←OH-C complex in the phytoplankton amino acid. The β-carotene concentration is 4,97 µg/g DW in addition Fe2+ 0,30 ppm and 1,95 µg/g DW in Mn2+ 0,20 ppm. The dry weight concentrations of β-carotene indicates that I. aff galbana with Fe2+ addition has potential as β-carotene supplement. Key word: I. aff galbana; Fe2+; Mn2+; β-carotene

PENDAHULUAN Spesies-spesies mikroalga telah digunakan secara luas di negara-negara maju karena pertumbuhan yang lebih sederhana dibandingkan dengan tanaman tingkat tinggi (Guedes dkk, 2011). Karotenoid dari fitoplankton dapat berperan sebagai antioksidan (Wanasundara dan Shahidi, 2005), oleh karena fungsinya sebagai antioksidan maka terjadi peningkatan pemanfaatan secara komersial sebagai bahan pewarna dibidang farmasi, kosmetik dan makanan (Gouveia dkk, 2008). Aktivitas antioksidan yang kuat diketahui dari ekstrak kasar metanol Isochrysis aff galbana, Chlorella vulgaris, Nannochloropsis oculata, Tetraselmis tetrathele dan Chaetoceros calcitrans (Natrah dkk dalam Gouveia dkk, 2008). Isochrysis aff galbana adalah kloning Isochrysis galbana yang diambil dari Negara Tahiti. Selain memiliki kandungan protein yang tinggi, spesies ini juga mampu memproduksi asam lemak tidak jenuh berantai panjang (Long chain polyunsaturated fatty acid-LC PUFA), utamanya EPA (eicosapentaenoic acid) dan DHA (docosahexsaenoic acid). I. aff galbana (T-iso) sangat sesuai sebagai suatu sumber nutrisi dengan pertumbuhan yang cepat. Hal ini menyebabkan I. aff galbana (T-iso) berpotensi pada industri makanan sebagai sumber LC PUFA sebagai alternatif pengganti minyak ikan, menyediakan pula sterol, tokoferol dan pigmen perwarnaan (Gouveia dkk, 2008). Pada penelitian Fidalgo dkk (1998) I. aff galbana (T-iso) memiliki PUFA dengan konsentrasi tinggi yang terbagi atas EPA 27,66% dan DHA 14,13% dari total asam lemak. Suplemen β-karoten merupakan salah satu pilihan sumber antioksidan (Gouveia dkk, 2008) yang dapat dikonsumsi. Namun, suplemen β-karoten produk sintetik hanya mengandung isomer trans-β-karoten (all-trans-β-carotene) suatu provitamin A (Hess dkk, 2005) yang akan terkonversi menjadi vitamin A. Sedangkan isomer 9-cis-β-karoten (9-cis- β-carotene) yang memiliki aktivitas antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan trans-β-karoten (all-trans-βcarotene), hanya terdapat pada produk alami (Interclinical Laboratories, 2010). Sehingga perlu diupayakan produk alami yang dapat menghasilkan 9-cis-β-karoten yang maksimal sehingga pada penelitian ini diberikan penambahan Fe2+ dan Mn2+ masing-masing pada kultur pertumbuhan I. aff galbana.

13 No. oven SPNISOSFD. Pertumbuhan Fitoplankton Penentuan pola pertumbuhan fitolankton.5H2O. 2 kultur dan N2 adalah kepadatan sel fitoplankton kultur. tanpa dan dengan paparan ion logam pada konsentrasi MTC. HASIL DAN PEMBAHASAN Dengan V1 adalah volume stok. N1 adalah kepadatan sel fitoplankton stok. 2. Sonikator Ultrasonik dan Spektrofotometer UVVIS. Campuran larutan Conwy ini ditambahkan ke dalam air laut steril yang tidak mengandung fitoplankton dengan perbandingan 2 mL per 1000 mL air laut yang telah steril. MnSO4. Vol. V2 adalah volume 1. 5. Kultur murni Isochrysis aff. neraca digital Ohauss NO AP 110. Pertumbuhan Sel I. Untuk memperoleh kepadatan fitoplankton yang diinginkan. 3. Ektraksi β-karoten dengan Metode Sonikasi Pengerjaan ini dilakukan pada ruangan dengan pencahayaan berintensitas rendah dan ruangan dingin. Selanjutnya. galbana (T-iso). Handcounter. Perhitungan kepadatan sel. Ion logam Fe dan Mn merupakan logam essensial yang terlibat dalam proses fotosintesis dan sebagai kofaktor antioksidan enzim. digunakan rumus: V1 N1 = V2 N2 (1) melalui mikroskop dengan menggunakan haemocytometer.2H2O. Contoh diambil dengan pipet tetes. dengan tabung tertutup kemudian disonikasi selama 50 menit pada suhu 40 oC. kemudian salinitasnya diukur dengan menggunakan salinometer dan disaring. Biomassa fitoplankton yang diperoleh. aff galbana (T-iso) Fitoplankton 8 . FeSO4.4H2O. aff. kemudian diamati melalui mikroskop. NaNO3). aff galbana. campuran stok A dan B ditambahkan 1 tetes larutan vitamin stok C. Kepadatan sel fitoplankton diamati METODE PENELITIAN Alat dan Bahan Alat gelas yang umum digunakan.THE EFFECT OF Fe2+ DAN Mn2+ IONS TOWARD Spektrofotometer infra merah (IR) digunakan untuk mengetahui data awal gugus fungsi yang berinteraksi dengan ion logam Fe2+ dan Mn2+ pada mekanisme produktivitas pembentukan β-karoten oleh jenis fitoplankton I.6H2O. pengenceran dilakukan untuk memperoleh salinitas air laut yang sesuai untuk spesies uji.7H2O.a. aff galbana (IG) Air laut disterilkan terlebih dahulu. NaH2PO4. dilakukan serangkaian kultur fitoplankton uji. Salinometer. pada kondisi tanpa dan masingmasing dengan penambahan logam Fe2+ dan Mn2+. dikeringkan lalu digerus dan disaring. Setelah 3 hari. dilakukan dengan menghitung jumlah sel per milliliter medium setiap 1 hari. (NH4)6Mo7O24. menggunakan rumus: sel mL Jumlah sel dalam 4 kotak x 10 Jumlah blok 4 Jumlah 2 4. Sampel kemudian disentrifugasi selama 20 menit dengan kecepatan 5000 rpm dan diambil supernatannya untuk analisis β-karoten yang dibandingkan dengan standar β-karoten pada penggunaan spektroskopi UV-VIS. MnCl2. Oleh karena itu pada penelitian ini dilakukan penambahan logam Fe2+ dan Mn2+ untuk mengetahui efeknya terhadap produktivitas β-karoten dalam Isochrysis aff. β-karoten bubuk serta akuades. 200 mL kultur dipindahkan ke botol 500 mL dan dilakukan pengamatan setiap hari untuk panambahan Fe2+ dan Mn2+ pada I. Galbana (diperoleh dari pembudidayaan fitoplankton Jepara Jogyakarta). H3BO3. diteteskan sekitar 1-2 tetes pada haemocytometer. galbana. Identifikasi dengan FT IR Identifikasi gugus fungsi yang berpotensi mengikat Fe2+ dan Mn2+. medium terdiri dari Stok A (FeCl3. FT-IR SHIMADZU 820 1PC. dianalisis dengan menggunakan spektrofotometer infra merah (IR). CuSO4. Prosedur Kerja 1. Stok B (ZnCl2. Mikroskop. Stok C (Vitamin B12 dan Vitamin B1). CoCl2. Na2EDTA. Penyiapan Medium Conwy Larutan nutrien stok A 1000 mL ditambahkan dengan larutan nutrien stok B 2 mL. aseton p.H2O. Sentrifugasi. dimasukkan ke dalam tabung sentrifus dan dicampur dengan aseton sebanyak 3 mL. Biomassa tanpa dan dengan paparan ion logam. Haemocytometer (Neubauerimproved). Fitoplankton dipanen.4H2O. Konsentrasi Fe2+ dan Mn2+ yang dapat Ditoleransi (MTC) I.6H2O. Selanjutnya. Konsentrasi MTC (Maximum Tolerance Concentration) diperoleh dengan melihat pertumbuhan tertinggi pada variasi konsentrasi untuk masing-masing fitoplankton.

0 ppm). Hari ke tiga. 1.5 dan 2. 0. belum mengalami kenaikan yang signifikan. 1.3.2. berikut ini. pembelahan sel optimal mulai terjadi. 2 (a) Gambar 1. 0.THE EFFECT OF Fe2+ DAN Mn2+ IONS TOWARD Pada penelitian ini digunakan spesies I. 13 No.4. dimana pertumbuhan fitoplankton tinggi terjadi pada hari ke-13 untuk konsentrasi Fe2+ 1. Grafik Kepadatan sel Fitoplankton I. aff galbana ditampilkan pada Gambar 2.0 ppm). Kultur terhadap spesies uji dilakukan penambahan masing-masing dengan ion logam Fe2+ dan Mn2+ untuk berbagai variasi konsentrasi. aff galbana (T-iso) (b) Gambar 2.aff galbana (T-iso) Pada grafik tersebut diketahui bahwa waktu pertumbuhan yang dibutuhkan I.Pengamatan dihentikan pada hari ke-14.8. 2.0 ppm (1620 x 104 sel/mL) dan pertumbuhan rendah pada hari yang sama adalah 0.6. aff galbana (a) tanpa dan Paparan Fe2+ dan (b) ) tanpa dan Paparan Mn2+ pada berbagai Konsentrasi Konsentrasi Fe2+ yang dapat ditoleransi oleh I. 0. Pola pertumbuhan tanpa penambahan ion logam ditunjukkan pada Gambar 1.0.0. 9 . Pola pertumbuhan untuk kontrol dan semua variasi konsentrasi memperlihatkan pola yang relatif sama. 0.1.3. Penambahan ion logam mulai dilakukan pada hari ketiga pengkulturan.aff galbana. 0. 1. 0.1. Pola Pertumbuhan Sel I. 0. Hal ini ditunjukkan dimana hingga hari kedua kepadatan sel.aff galbana untuk beradaptasi dalam medium kultur Conwy relatif singkat yaitu dua hari.2.6. Pada Gambar 2 (b) menunjukkan pola pertumbuhan kepadatan sel I. Gambar ini memperlihatkan pola pertumbuhan kepadatan sel I. 0. Hasil Penentuan Konsentrasi Fe2+ dan Mn2+ yang dapat Ditoleransi (MTC) oleh Fitoplankton I.3 ppm (695 x 104 sel/mL). aff galbana tanpa dan dengan penambahan Fe2+ untuk berbagai konsentrasi (0.4. Pengamatan dan penghitungan kepadatan sel dilakukan setiap hari hingga diperoleh grafik pertumbuhan sel (Gambar 2).8. 0.5 dan 2. Vol. 1. 0. aff galbana tanpa dan dengan penambahan Mn2+ berbagai konsentrasi (0.

THE EFFECT OF Fe2+ DAN M 2+ IONS TOWARD Mn Kontrol (0. Kelompok yang terdiri dari empat Mn berasosiasi dengan kompleks oksigen (OEC_Oxygen Evolving Complex terikat _Oxygen Complex) pada protein fotosistem II (PSII) (Millaleo dkk. 13 No. Pessarakli. a) IG. 2004.4 ppm pada hari yang sama. dimana terjadi penurunan pada hari ke ke-14.0 ppm) dan semua variasi konsentrasi memperlihatkan pola pertumbuhan yang sama. aff galbana dengan Penambahan Fe2+ dan Mn2+ Identifikasi gugus dan identifikasi inte interaksi yang mungkin terjadi antara ion logam dan fitoplankton dilakukan dengan mengguna akan spektroskopi Infra merah. 2005. I. aff galbana) membutuhk konsentrasi ) membutuhkan Mn2+ yang lebih tinggi untuk pembelahan dan perkembangan selnya. 2 Peran penting ion logam Mn pada proses fotosintesis terletak pada sistem pemecahan air pada fotosistem II. b) IG + Fe2+ Gambar 3. sebagai tambahan nutrisi dan membantu proses fotosintesis (Matsuzawa dkk. 2010). Mekanisme Reaksi Tahapan Fotokimia yang Melibatkan Pelepasan Elektron (2H2O → O2 + 4H+ + 4 e-) pada PS II (Sumber: Miles. Pertumbuhan tinggi pada fitoplankton dengan penambahan Mn2+ diberikan oleh 1. (a) (b) Gambar 4. Allen dkk. Hal yang sangat menarik teramati dari penambahan Mn2+ pada konsentrasi tinggi 1. Identifikasi Gugus Fungsi I. Sementara pertumbuhan rendah berada pada mbuhan daerah konsentrasi yang rendah. 2010. Penambahan konsentrasi Fe2+ yang agak tinggi pada I. Konsentrasi maksimum Fe2+ yang dapat ditoleransi pada I. Millaleo dkk. ini menunjukkan pada proses fotosintesis lebih membutuhkan ion logam Mn untuk memproduksi O2 yang terletak pada proses fotosistem II (FS II) (Gambar 3). 2003) 10 . B.. yang menyiapkan elektron ang untuk transfer elektron fotosintesis.0 ppm Fe2+ masih bersifat nutrien yang membantu perkembangan sel. 3. aff galbana ialah pada konsentrasi 1 dan 1. Pada mikroalga. ion logam Fe memainkan peran sangat penting dalam regulasi metabolisme sel sebagai unsur essensial. Pertumbuhan tinggi ditunjukkan pada penambahan Mn2+. Vol. aff galbana . Pengamatan terakhir dilakukan pada hari ke ke-14 dengan merujuk kecenderungan pola pertumbuhan tersebut. Dinding sel yang agak keras pada spesies ini ditengarai dapat menyebabkan absorbsi nutrien tidak begitu mudah sehingga dengan penambahan ngga 1.5 ppm (1710 x 104 sel/mL) pada hari ke ke-13 dan pertumbuhan rendah (730 x 104 sel/mL) diberikan pada konsentrasi 0.5 ppm untuk Mn2+. Berikut spektrumnya disajikan pada gambar ktrumnya 4 dan 5. yang mana diketahui dalam Chrichton (2005) dan Millaleo dkk (2010) bahwa ion logam Mn berfungsi dalam proses fotosintesis dan struktur sel.0 1. aff galbana memberikan pertumbuhan yang berikan tinggi. Spektrum IR biomassa I. (IG).5 ppm. 2011).

dengan adanya Fe2+ sebagai katalis maka akan menghasilkan radikal hidroksil (OH ). 2+ Penambahan Mn menunjukkan interaksi –O-M pada daerah 450 dan 493. dan juga pada reaksi Fenton (Manahan. b) IG + Mn2+ Kemungkinan pengikatan untuk spesies I.5 kali berat kering kontrol. (IG). 2003): sehingga memicu peningkatan produktifitas β-karoten sebagai salah satu jenis antioksid karoten antioksidan dalam proses perlindungan sel dari senyawa radikal. aff galbana diperoleh 4.97 µg/g untuk penambahan 0.30 ppm Fe2+. bahwa kosentrasi ini sama dengan penambahan konsentrasi Fe2+ yang memberikan pertumbuhan rendah.THE EFFECT OF Fe2+ DAN M 2+ IONS TOWARD Mn Vol. aff galbana . Proses ekstraksi dilakukan dengan metode sonikasi untuk mengefisienkan waktu dan mendapatkan ekstrak yang lebih banyak serta digunakan volume gunakan pelarut yang lebih sedikit. EDTA Pertumbuhan rendah tersebut. Konsentrasi berat kering pada I. Interaksi –O-M pada 408. Enzim katalase inilah yang menyebabkan hidrogen peroksida memproduksi O2 dan H2O.78 M cm-1 untuk penambahan Fe2+. menunjukkan konsentrasi β β-karoten yang tinggi pada spesies ini. 2003. Spektrum IR biomassa I. Pertumbuhan rendah pada produktifitas karotenoid juga dinyatakan oleh Hadi dkk (2008) dalam artikelnya. kemungkinan disebabkan oleh Fe2+ merupakan katalis yang efektif dalam memecah H2O2 (Manahan. Pergeseran kecil pada daerah bilangan gelombang 3417. Metode ini memanfaatkan gelombang ultrasonik yang dapat menghancurkan sel sehingga mempercepat proses pemindahan massa senyawa dari dalam sel ke pelarut. 11 . a) IG. 13 No. Grafik Analisis β β-karoten pada I. Namun. aff galbana (gambar 4 dan 5) memperlihatkan interaksi M-N dengan penambahan Fe2+ serta N Mn2+. Jika diamati. 2005) yang diproduksi dari anion radikal superoksida oleh aksi enzim dismutase superoksida. Analisis data IR yang menunjukkan adanya senyawa kompleks M M←OHC. diberikan pada reaksi Haber Haber-Weiss (Manahan. aff galbana Karoten untuk Penambaan Fe2+ dan Mn2+ Biomassa masing-masing spesies diekstraksi. 2003): (b) Gambar 5. Koolman dan Roehm.72 cm-1. aff galbana yaitu 3. masing baik dengan penambahan Fe2+ maupun dengan penambahan Mn2+ pada berbagai konsentrasi. Data Analisis β-Karoten pada I.78 cm-1. dengan penambahan Fe2+ dibandingkan Mn2+. Puncak ini mendukung adanya senyawa kompleks M←OH-C yang terbentuk pada penambahan Fe2+ yang ditunjukkan pada daerah 3448. Penelitian tentang pertu ertumbuhan rendah yang diikuti dengan penurunan jumlah biomassa terjadi pula pada jenis Haemotococcus pluvialis dengan penambahan Fe2+-EDTA oleh Cai dkk (2009). terlihat ntrol. 4.86 cm-1 menujukkan interaksi gugus fungsi (ikatan van der aksi Walls atau hidrogen). 2 (a) Gambar 6 . mendukung fungsi Fe2+ dan Mn2+ sebagai kofaktor enzim. Jika dibandingkan dengan kontrol. maka perbedaan yang sangat signifikan terjadi pada spesies I. aff galbana (IG) pada Penambahan Fe2+ atau Mn2+ pada berbagai Konsentrasi Pada penambahan Fe2+ (Gambar 6).91 dan 493.

Manganese as Essential and Toxic Element for Plants: Transport. P. Matsuzawa. Dunaliella salinaMarine Phytoplankton. Gouveia. Antioxidants: Science. 4. M. S.. Sukenik. Accumulation and Resistance and Mechanisms. J.. dan Shiraiwa. 2011. Ahu. 2008.. S. Photosystem I and II. B. Soil Sci. Interaksi logam Fe2+ dan Mn2+ terhadap fitoplankton uji didominasi oleh pembentukan senyawa kompleks M←OH-C.5 kali konsentrasi berat kering. F. 2002.3 ppm dan 1. S. Interclinical Laboratories Pty Limited. dan Bandarra.M. Data ini dibandingkan dengan kontrol memberikan perbedaan sinifikan dengan I. Microalgae in Novel Food Product. 2. Inc: 1-37. Australia. dan Alberdi. A. D. dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. 2007. M. (online).. 27 (2) : 370-375. 12: 103. X. Torres. S. 19 (11): 1330-1335. M. M.. C. A.20 ppm... Futatsugawa.. Chin. K. Chen. Mora. Y. I. Toicological Chemistry and Biochemistry. Limnol. memperlihatkan konsentrasi berat kering I. 13 No. Handbook of PhotosynthesisChapter 44: Heavy Metal Toxicity Induced Alteration in Photosynthetic Metabolims in Plants. L. M. Biotechnology and Bioprocess Engineering. Selain itu. Zhe. Cai. 2003.edu/faculty/bmiles/lectu res/photosystems.. A. K. aff galbana.95 µg/g). Hess.. F. Aquaculture. J.. 16 (12): 645-655... dan Kong.. de Paula. Liu. 3. (http://www. M. J. 1998.R. Trends in Plant Science. Microalgae As Source of High Added-Value Compound-Brief Riview of Recent Work. J. A. Puthyiyaveetil.pdf. Technology and Applications. NMCC Annual Report. Sera. Q. M. Prog. E. Iran. USA: 401. P. 0. Abstrack: Change in element composition of microalgal cells under iron-deficient conditions: basic study on homeostasis of element utilization. J.. Botanical Monograph. 166:105-116. John Wiley and Son’s: 431442. F. J. dan Nield.2 ppm pada I. M.. Sousa. 2nd edition. 2 Research Developments. 2008. J. Review: A structural Phylogenetic Map for Chloroplast Photosynthesis.. aff galbana dengan penambahan Fe2+ berpotensi dikembangkan sebagai suplemen β-karoten. Raymundo. 2004. Harvest Plus-UK: 4-28. D.. Ivanov. Shariati. CRC Press.. R. USA: 2.... Food Chemistry 12 . aff galbana (1.. 10 (4): 476-494. Pessarakli. C. Biotechnol.. Hal ini kemungkinan terjadi dimana ion logam Mn memiliki potensial reduksi yang kecil dibandingkan ion logam Fe. DAFTAR PUSTAKA Allen. L. Amaro. Z. Interclinical Laboratories. 27 (3): 597-613. A. M. H. G. F. I. Lipid Classes and Fatty Acid Profile of The Marine Microalga Isochrysis aff. CRC Press. dan Herrero. konsentrasi berat kering β-karoten pada spesies ini tidak terlalu dipengaruhi oleh penambahan Mn2+.. B. Li. Y.. A.. M. 2009. Guedes. Microalgal Biotechnology: Carotenoid and Glycerol Production by The Green Algae Dunaliella Isolated from the Gave-Khooni Salt Marsh. A. Vol. R. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian tersebut. L. Effect of Iron Electrovalence and Spesies on Growth and Astaxanthin Production of Haemotococcus pluvialis. Technical Monograph Series: Influence of Provitamin A Carotenoids of Iron. peroksidase dan superoksidase (SOD) yang memainkan peran protektif terhadap tekanan radikal (Manahan. Wanasundara.... Fidalgo. 2010. 2005. 2003). Cid. T. Environ Sci. dan Hurrell. Thurnham. S. N.97 µg/g BK pada penambahan Fe2+ 0. Hu. Batista. Effect of Nitrogen Source and Growth Phase on Proximate Biochemical Composition.THE EFFECT OF Fe2+ DAN Mn2+ IONS TOWARD Penambahan Mn2+ (Gambar 5). L. 27 Juli 2012) Millaleo.. Oceanol. Abstrak: Cobalt and Manganese Stress in the Microalga Pavlova viridis (Prymnesiophyceae): Effect on Lipid Peroxidation and Antioxidant enzymes..tamu. Manahan. I.. 13: 540-544.Plant Nutr. Nova Science Publishers. Z. Reyes-Diaz. Penambahan Fe2+ secara umum memiliki pengaruh yang lebih besar dibandingkan dengan penambahan Mn2+ untuk produksi β-karoten. Miles.95 µg/g BK pada penambahan Mn2+ 0. L.. P. dan Afsharzadeh. 2005. P. Peningkatan produktifitas konsentrasi berat kering β-karoten tertinggi yaitu 4. dan Shahidi. dan Anxiang. Hadi. W. Zinc and Vitamin A Status. Q. 2011. Mn2+ memiliki peran yang dominan sebagai kofaktor dari katalase. Secara umum. 2005. galbana. aff galbana diperoleh 1.. dan Malcata. W/. M. 2010.