P. 1
7536864-Cdk-035-Kesehatan-Jiwa

7536864-Cdk-035-Kesehatan-Jiwa

|Views: 124|Likes:
Published by ulfa_marina

More info:

Published by: ulfa_marina on Mar 13, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/24/2013

pdf

text

original

Daftar 1si :

3 5 . K e s e h a t a n Jlwa

Karya Sriwidodo

Artikel : 3 Kesehatan Jiwa di Indonesia 10 Upaya Pencegahan Dalam Kesehatan Jiwa 18 Upaya Rehabilitasi Sebagai Salah Satu Upaya Kesehatan 23 Komputerisasi Data Demografik dan Psikiatrik Pasien Mental di Indonesia 28 Pengertian Pertanggungjawaban Kriminal Atas Perbuatan Individual Dalam Rangka Visum et Repertum Psikiatrikum 34 Psiko Geriatrik Sekilas Pintas 39 Kesukaran Belajar 46 Pendidikan Anak Usia Balita
53 Pendengaran Pada Usia Lanjut (Presbiakusis) 56 Diagnosis dan Pengobatan Filariasis 59 Perkembangan : Dispareunia

Antibiotika Profilaktik ? Individu vs Masyarakat

Tulisan dalam majalah ini merupakan pandangan/pendapat masing-masing penulis dan tidak selalu merupakan pandangan atau kebijakan instansi/lembaga/bagian tempet kerja si penulis.

62 64 65 67 68

Hukum & Etika : Tepatkah Tindakan Saudara ? Catatan Singkat Humor Ilmu Kedokteran Ruang Penyegar dan Penambah Ilmu Kedokteran Abstrak-abstrak

Artikel

Kesehatan Jiwa di Indonesia
Prof. Dr. R. Kusumanto Setyonegoro Gurubesar Ilmu Kedokteran Jiwa Fakultas Kedokteran Jiwa Universitas Indonesia Kepala Direktorat Kesehatan Jiwa Depkes RI, Jakarta

Landasan Hukum dan Dokumen Intemasional Landasan ini terdiri dari beberapa produk legislatif, yaitu : 1. Undang-Undang nomor 9/1960 tentang Pokok-Pokok Kesehatan. 2. Undang-Undang nomor 3/1966 tentang Kesehatan Jiwa. 3. Undang-Undang nomor 9/1976 tentang Narkotik. Dan beberapa Dokumen Internasional, seperti : 4. "World Health Organization (WHO), Constitution". 5. Alma Ata, USSR, 1978, "International Conference on Primary Health Care", yang disponsori bersama oleh WHO dan UNICEF. Kesehatan Jiwa (KESWA) Berdasarkan landasan hukum dan dokumen internasional ini Memasuki bidang Psikiatri untuk kemudian bergiat di pe- dapat ditarik hal-hal sebagai berikut: layanan keswa, seorang dokter sering merasa dirinya didorong oleh stimulasi intelektual; luasnya materi subjek, termasuk Tentang kesehatan (UUPokok Pokok Kesehatan) berbagai tantangan dan tuntutan manusiawi dan ilmiah; serta Bab I : Ketentuan Umum, fasal 2. undangan untuk melaksanakan kontak dengan para sejawatnya "Yang dimaksud dengan kesehatan dalam Undang-Undang yang menguji sensitivitas interpersonal, toleransi dan flek- ini meliputi kesehatan badan, rohani (mental) dan sosial, dan sibilitas. Demikian pula keprihatinan dan keinginan untuk bukan hanya keadaan yang bebas dari penyakit, cacad dan kemengetahui lebih lanjut tentang condition humaine. lemahan". Psikiatri jelas bukanlah merupakan suatu panacea untuk Bab II : Tugas Pemerintah, fasal 8 ayat 2. penderitaan manusia, tetapi yang penting disadari adalah bahwa Ayat ini lebih menjabarkan lagi istilah "sakit, yaitu termasuk kesehatan jiwa; yaitu pengetrapan dari prinsip-prinsip psikiatri — cacad (invaliditas). secara individual di dalam kelompok maupun masyarakat, — kelemahan (weakness; feeble conditions; keterbelakangan dapat membantu meringankan dan memecahkan permasalahan dalam perkembangan fisik dan mental). manusiawi yang delikat. Oleh sebab itu, bertentangan dengan — usia lanjut (geriatric conditions; dengan atau tanpa pendapat sebagian orang, psikiatri merupakan salah satu seni kelainan yang sifatnya mental). dasar sentral dari ilmu kedokteran. Ini sudah disadari oleh rakyat Tentang kesehatan jiwa (UU Kesehatan Jiwa) dan bangsa Indonesia, yaitu sejak permulaan ditegaskannya Undang-undang ini menjelaskan hal dan materi kesehatan jiwa, pelayanan kesehatan dan kesehatan jiwa secara sistimatik dan integratif. Ditetapkan melalui Undang-Undang Pokok dan dengan pasti mengemukakan definisi sebagai berikut : Bab I : Ketentuan Umum, fasal 1 ayat 1 Kesehatan (nomor 9/1960); Undang-Undang Kesehatan Jiwa (nomor 3/1966); dan lebih jelas lagi dalam Undang-Undang "Kesehatan jiwa adalah kesehatan jiwa yang sehat menurut Narkotik (nomor 9/1976). ilmu kedokteran sebagai unsur daripada kesehatan, seperti PENDAHULUAN Kegiatan dan kesibukan manusia sehari-hari tidak jarang membuat individu cenderung untuk menitikberatkan pentingnya kesibukan/kegiatan itu. Malah mungkin ia agak mengalami obsesif-relatif dengan program hariannya. Oleh sebab itu, sering pula dianjurkan agar manusia menoleh ke sejarah dan meninjau ke masa depan. Ini agar ia dapat meyakinkan diri bahwa relativitas dari problematik yang dihadapinya perlu diprioritaskan, sehingga ia dapat mengembangkan sense of evolution, progress and contribution dari kegiatan tersebut.

Cermin Dunia Kedokteran No. 35, 1984

3

Departemen Kesehatan. sebagai berikut : (a) Merpelihara kesehatan jiwa dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Jakarta*. (d) Mempertinggi taraf kesehatan jiwa seseorang dalam hubungannya dengan keluarga dan masyarakat. Geneva lihat Lampiran). (b) Perawatan dan pengobatan senantiasa dilakukan atas permintaan (tidak pernah atas paksaan). dan pembentukan BPKJM (Badan Pembina Kesehatan Jiwa Masyarakat). 1) Orang tua/wali dari seorang pecandu narkotik yang belum cukup umur wajib melaporkan pecandu tersebut kepada pejabat yang ditunjuk oleh Menteri Kesehatan. Perkembangan itu berjalan selaras dengan orang-orang lain. Depkes RI. atau RS Jiwa Pemerintah terdekat. Kebayoran Baru. Demikian pula visum et repertum psikiatrikum." kesmas).yang termaksud dalam fasal 2 UU Pokok-Pokok Kesehatan. walaupun peraturan pelaksanaan Menteri Kesehatan yang dimaksud dalam fasal 32 hingga kini belum ditetapkan." (b) Mengenai anak (pertumbuhan dan perkembangan) "Health development of the child is of basic importance. (c) Perbaikan tempat kerja dan suasana kerja dalam perusahaan dan sebagainya. hal khusus. (e) Usaha-usaha lain yang dianggap perlu oleh Menteri Kesehatan. Bab II Pemeliharaan kesehatan jiwa. edisi 2 (berlaku 1984—1994). 4 Cermin Dunia Kedokteran No. tapi dalam kenyataan sehari-hari semua penderita yang dikirimkan itu langsung menuju kepada dokter puskesmas/RS Umum terdekat. Makna kesehatan jiwa mempunyai sifat-sifat yang harmonis (serasi). perlu ditegaskan diagnostik di bidang penyalahgunaan narkotik. alkohol. fasal 32. sesuai dengan ilmu kesehatan jiwa. • WHO Constitution Dokumen ini memberikan anjuran dan justifikasi suatu pendekatan holistik terhadap materi kesehatan manusia. khususnya karena menyangkut hak milik dan harta benda penderita. (b) Mengusahakan keseimbangan jiwa dengan menyesuaikan penempatan tenaga selaras dengan bakat dan kemampuan. (a) Perawatan dan pengobatan bagi mereka yang terganggu berat dilakukan dalam RS Jiwa yang pada dasarnya tersedia di semua propinsi RI. yang kemudian meneruskannya kepada RS Ketergantungan Obat di Jalan Fatmawati. di bawah Gubernur/KDH tingkat I dan II di semua propinsi yang sudah mempunyai RS Jiwa Pemerintah (Pedoman Kerja BPKJM. Beberapa pokok yang khususnya menyangkut kesehatan dan kesehatan jiwa: Bab VIII: Pengobatan dan rehabilitasi korban penyalahgunaan narkotik dan usaha penanggulangannya. alkohol dan substansi (obat) yang tercantum dalam PP DGJ (1984) dan ICD — 9/WHO. Bab III : Perawatan dan pengobatan Bab IV : Harta benda milik penderita Bab V : Penampungan bekas penderita penyakit jiwa Bab-bab dan masing-masing fasalnya memberitahukan hal. (e) Hubungan dengan pihak hukum dan pengadilan sangat erat." Penjelasan mengenai fasal ini. mental and social wellbeing and not merely the absence of disease or infirmity. dan wajib membawanya kepada dokter terdekat untuk mendapatkan pengobatan dan perawatan yang diperlukan. dan substansi (obat) dapat diterima untuk terapi dan rehabilitasi di semua RS Jiwa Pemerintah dan Swasta. Ini menandaskan sikap open door policy dalam pelayanan kesehatan jiwa. 1984 . (f) Keterlibatan keluarga dan masyarakat dalam kesehatan jiwa sangat erat dan mendalam. dan memperhatikan semua segi dalam penghidupan manusia dan dalam hubungannya dengan manusia lain. (d) Semua perawatan pasien di RS Jiwa dan fasilitas kesehatan jiwa yang representatif di seluruh Indonesia dimonitor oleh Sistim Informasi Keswa. RS Umum dan Pushealth of the people. Perlu diketahui. yang berpusat pada Direktorat Kesehatan Jiwa. the ability to live harmoniously in a changing environment is essential to such development. pasien rehabilitasi. atau di fasilitas keswa lain. Ditkeswa (Direktorat Kesehatan Jiwa) telah mengeluarkan instruksi (1973) yang berlaku hingga sekarang: "Para penderita ketergantungan narkotik. yaitu "Kesehatan Jiwa (mental health) menurut faham ilmu kedokteran sekarang adalah suatu kondisi yang memungkinkan perkembangan fisik. Ini berarti. (a) Mengenai konsep kesehatan "Health is a state of complete physical. Menjangkau pasien rawat dalam. menyangkut responsibility and accountability concepts yang merupakan bidang kepentingan bersama antara Psikiatri dan disiplin-disiplin yuridis/legal. sehingga memang sudah selayaknya Pemerintah RI memperhatikan dan membina bidang pelayanan kesehatan jiwa ini secara khusus. (c) Perawatan dan pengobatan yang dimaksud itu harus disetujui oleh dokter/psikiater yang bertanggung jawab. 1983)." (c) Mengenai informasi kepada masyarakat * Sistim ini meliputi DIPAM (Daftar Isian Pasien Mental) yang dikelola "Informed opinion and active participation on the part of the dengan teknik komputer. • Tentang Narkotik (UUNarkotik) Undang-Undang ini menjelaskan tentang materi narkotik. Puskesmas public are of the utmost importance in the improvement of the yang melaksanakan Proyek In tegrasi Keswa. bahwa dokter/psikiater tersebut harus dapat membuat diagnosis tertentu seperti yang tercantum dalam buku Pedoman Penggolongan Diagnosa Gangguan Jiwa. Ini dituangkan dalam pernyataan-pernyataan di bawah ini. 2) Pecandu narkotik yang telah cukup umur wajib melaporkan diri kepada pejabat yang telah ditunjuk oleh Menteri Kesehatan. laporan dan tabulasi diterbitkan setiap tahun. intelektuil dan emosionil yang optimal dari seseorang. bila permintaan itu datang dari pihak masyarakat sesuai syarat-syarat yang berlaku untuk semua permintaan perawatan di RS Jiwa. 3) Syarat-syarat untuk melaksanakan ketentuan tersebut dalam ayat (1) dan (2) ditetapkan oleh Menteri Kesehatan. terbitan Direktorat Kesehatan Jiwa. pasien ambulan (di RS Jiwa/fasilitas keswa. Ini menciptakan kulminasi dalam pembentukan konsep kesehatan jiwa masyarakat (keswamas). Bila dana tersedia. Tindakan tersebut benar dan menjamin bantuan medik-psikiatrik yang tepat." Dalam hubungan ini. 35.q. fasal 3 Fasal ini memberitahukan tentang usaha-usaha pemerintah c.

demikian pula daya tahan keluarga dan individu menghadapi stres. (h) Mengusahakan kerjasama yang mantap dan erat dengan bidang kesehatan masyarakat (public health). and basic sanitation. — Maternal and child health care. Stressing that Primary Health Care should focus on the main health problems in the community. khususnya sektor kesehatan/kesehatan jiwa/pendidikan/kesejahteraan sosial/keagamaan/penerangan/keluarga berencana/dan sektorsektor lain yang ada relevansi dengan keswa. USSR. (c) Diikhtiarkan agar ada suatu kontinuitas dari berbagai pelayanan (keswa. gaya hidup yang kurang sehat. dan tertuju kepada intervensi kondisikondisi krisis. scientifically sound and socially acceptable methods and technology made universally accesible to individuals and families in the community through their full participation and at a cost that the community and the country can afford to maintain at every stage of their development in the spirit of self-reliance and self-determination. (c) Primary Health Care Approach (Summary and Discussions 15) The conference considered primary health care to be essential care based on practical. kesejahteraan dan sebagainya). narkotik dan substansi (obat). bringing health care as close as possible to where people live and work. mental and social well-being. BERBAGAI KEGIATAN Orientasi Di hampir semua negara berkembang. 35. tidak hanya terapi dan rehabilitasi. ancaman penyakit atau disabilitas sehingga peranan sosial mereka terganggu. di bawah nama kesehatan jiwa. maka dapat dikatakan bahwa jaringan pelayanan keswa perlu diperkuat dengan segera dan merata. retardasi mental dan gangguan Cermin Dunia Kedokteran No. semua dapat merupakan indikasi daripada disorganisasi sosial tertentu. berfungsinya keluarga. perubahan sosial yang cepat (sebagai hasil dari perkembangan ekonomi. It forms an integral part both of the country's health system. Section I The Conference strongly reaffirms that health which is a state of complete physical.(d) Mengenai tanggung jawab pemerintah "Government have the responsibility for the health of their people which can be fulfilled only by the provision of adequate health and social measures. (e) Berupaya melaksanakan "kegiatan psikoterapi singkat" (brief psychotherapy). ibukota Kazakh Soviet Socialist Republic di bawah sponsorship gabungan WHO dan UNICEF. sosial. (f) Mengutamakan peran serta masyarakat. Beberapa hasil penting perlu dikemukakan: (a) Declaration of Alma Ata. 1978 Konferensi ini diadakan pada tanggal 6 — 12 September 1978 di kota Alma Ata. Ditambah keterbatasan dari sumber-sumber dana dan manusia yang ahli." • Alma Ata. — Immunication against the major infectious diseases. (b) Dititikberatkan kepada upaya prevensi dan promosi. Kondisi-kondisi itu jelas akan menambah beban dari sistim pelayanan kesehatan yang sudah sangat besar beban rutinnya. (b) Content of Primary Health Care (Recommendation 5) The conference. 1984 5 . — Appropriate treatment of common diseases and injuries. the family and the community with the national health system. kekerasan dan pengrusakan. kenakalan remaja. of which it is the central function and main focus. dan dengan sendirinya taraf keswa dari individu-individu. Recommends that primary health care should include at least: — Education concerning prevailing health problems and the methods of identifying. jenis-jenis gangguan keswa. Baik yang dilaksanakan secara hospital based maupun ambulatory. but recognizing that these problems and ways of solving them will vary from one country and community to another. Beberapa karakteristik lain yang melekat pada upaya keswamas adalah sebagai berikut: (a) Terutama sekali tertuju kepada kelompok-kelompok masyrakat (walaupun fokus terhadap individu tidak diabaikan. — Prevention and control of locally endemic diseases. (i) Melaksanakan research epidemiologi keswa. usia. Sistim pendukung tradisional mengalami erosi. dan sebagainya) dapat mengambil manfaat dari upaya keswamas. Berbagai laporan tentang keretakan rumah tangga. — Promotion of food supply and proper nutrition. guna memperkokoh orientasi keswa mereka. and provision of essential drugs. Kesehatan Jiwa Masyarakat (KESWAMAS) Sesuai dengan istilahnya. (d) Mengutamakan suatu kerjasama intersektoral. including family planning. Dengan demikian maka diikthiarkan agar pelayanan-pelayanan itumerupakan suatu sistim keswa yang komprehensif. industrialisasi. (g) Mengusahakan pendidikan keswa bagi pejabat/petugas di bidang-bidang pelayanan kemanusiaan (human services). — Adequate supply of safe water. USSR. preventing and controlling them. (j) Mengusahakan agar seluruh lapisan masyarakat (golongan ekonomi. Tidak kurang dari 40 juta manusia di dunia menderita gangguan jiwa berat. (b) Mencakup semua upaya yang dilaksanakan di masyarakat. and of the overall social and economic development of the community. It is the first level of contact of individuals. is a fundamental right and that the attainment of the highest possible level of health is a most important world-wide social goal whose realization requires the action of many other social and economic sectors in addition to the health sector. and not merely the absence of disease and infirmity. urbanisasi dan proses-proses lain yang berkaitan dengan itu) telah diketahui membawa serta akibat-akibat buruk terhadap struktur keluarga. maka kesehatan jiwa masyarakat merupakan (a) Suatu orientasi dalam keswa. and constitute the first element of a continuing health care process. — Promotion of mental health. dan kira-kira dua kali dari jumlah tersebut menderita gangguan jiwa akibat ketergantungan alkohol.

Pendekatan eklektik-holistik dalam Ilmu tetap menunggu penjabaran dan penelitian yang lebih luas dan Psikiatri di Indonesia dengan minat khusus kepada Masalah Schizo. implikasinya. Dengan sendirinya makna sosioDi Indonesia. lah kondisi stres. Segi-segi organobiologik. masing. melainkan sumber-sumber kan baik di dunia berkembang atau maju. dan tergantung dari lokasinya. yang setiap indidari 200 juta manusia yang menderita gangguan tersebut se. kita dapat melainkan juga di bidang kedokteran lainnya. psiko-edukatif dan sosio-kultural Oleh sebab itu. ansietas. tetapi yang justru dipentingkan dalam praktek keswa. dan substansi/obat lain). mekanisme dasar (dengan masing-masing hipodengan mengetahui pendalaman ilmiah pendukung secara metesis mengenai khasiat dan mekanisme neuroleptik. evoked potentials. sub-bidang tertentu seperti klasifikasi obat perlu dipertemukan masing-masing relevansi dan korelasinya psikofarmaka. dan kadang-kadang juga pasien menggunakan dosis yang diharuskan (patient complianstruktural antara kondisi organo-biologik dan keadaan sosio. tendensi untuk berorientasi pada penyakit integratif farmakoterapi dan psikoterapi serta implikasiperlu dijadikan satu dengan observasi klinik dan humanistik. diperhitungkan ada makin luas diketahui serta diakui di kalangan profesional atau 6—18 ribu penderita psikotik. Perhitungan untuk penderita neurotik dan lain-lain Kedokteran biologik memperhatikan secara mendalam bidangdengan sendirinya jauh lebih besar. kondisi mental emosional dari gambaran manusiawi yang mulai Kota Jakarta yang berpenduduk 6 juta. Khususnya mengenai bidang litasi yaitu eklektik-holistikDetail-prinzip dan Ganzheit-prinzip psikofarmakologi. Ia merupakan peristiwa yang bervariasi.** rehabilitasi. Diantaranya: • Segi sosio-kultural Dasar-dasar genetik manusia tidak berubah dalam 50. terdapat unsur spekulasi dalam upaya me. Akan tetapi. disiplin perawatan. terapi dan rehabimental emosional individual. antropologi medik dan lain-lain masih perlu melaksanakan telah berubah dengan sangat radikal dan fenomenal.bingan sosial-lingkungan tetap merupakan suatu tantangan benya lingkungan sosio-kultural tempat ia hidup dan berkembang sar. Promotion and Protection mawas (BP KJM: Badan Pembina Kesehatan Jiwa Maysarakat). depresi serta frustasi merupakan kondisikan yang relatif ringan (neurotik) antara 40—60 per mil.antara stres dan penyakit. pendekatan Teknologi medik. 1984-1989. diperhitungkan gangguan jiwa berat (psi. terapi dan rehabilitasi kofarmakologi. berbagai upaya prevensi stres dan krisis bukan merudari seluruh morbiditas umat manusia dan tidak dapat diabai. • Penilaian komparatif dari satu jenis terapi dibandingkan jeSalah satu faktor sosio-kultural yang umum diketahui adanis terapi lain. tidak kurang mempresipitasi suatu keadaan gawat darurat.pakan lembaga yang fantastis. rekontruksi sejarah evolusi itu. phronia.* suportif yang sangat realistik. Tapi. Penderita epilepsi di dunia gaimana stres itu dapat diatur dan diarahkan agar psikopatoloditaksir berjumlah 15 juta. serta baorganik lain dari susunan saraf pusat.kultural dari peristiwa-peristiwa seperti bunuh-diri. perhatian makin berkembang karena perlu diusahakan agar dua prinsip itu terjalin secara integratif relevansinya yang langsung dengan upaya terapi dan dan sistematik. polygrams. dokter.000 hing. Dugaan mengenai jumlah pasien gik yang mengancam dapat dikurangi tarafnya. Apakah benar mengetahui hubungan fungsional.ce)? Bagaimana perbandingan faktual antara efek dan efek sampingan? kultural yang berkembang. dan mengamalkan pengetrapan menyeluruh secara bersif. gangguan kesehatan jiwa merupakan bagian yang cukup besar Jadi. proses diagnostik dipermudah dan Pelayanan keswa secara kontinu memperhatikan landasan dipertajam.mantap. misalnya Demikian pula di bidang prevensi melalui Upaya Bina Kes* WHO 7th Programme of Work.bunuh-diri.vidu atau keluarga dapat memberikan formulasinya masinghingga efisiensi kerja atau hidupnya merosot. problematik umat manusia. ** Kusumanto Setyonegoro. antidepremadai. sedang. semuanya merupakan bidang perhatian yang sehingga kejadian-kejadian dalamproses relasi-interrelasi antara serius. pengaruh obat terhadap daya ingat (memory). 35. hal seperti itu akan • Efektivitas terapi yang dilaksanakan sering merupakan bimenambah penilaian perspektif kita terhadap hakekat dang yang sulit dinilai secara pasti.awam. Bimbingan psikoterapeutik kemudian menjadi ilmiah dari berbagai kegiatan yang dilaksanakan di masinglangkah berikutnya yang layak dilaksanakan. of Mental Health. masing unit pelaksana dari RS Jiwa dan Fasilitas Keswa di seluruh Indonesia. pengetrapan praktis) indikatif. stres dan keretakan marital. tidak saja di bidang keswa. biokimia.• Terapi integratif dari psikoterapi. klinik-terapeutik. Memang benar. sebalik. Disertasi FKUI1967. percobaan kotik) berjumlah 1—3 per mil dari seluruh penduduk. Berbagai hubungannya diketahui. 1984 . pasien dan dokter dapat dicatat berbagai perilaku khusus yang Prospek masa depan (penelitian.upaya yang lebih banyak dan mendalam. merupakan bidang yang belum cukup dinilai. sleep tanggung jawab. metodik neurofisiologi (EEG. an segera di RS Jiwa atau klinik Psikiatri untuk pengobatan Segi organobiologik intensif. Akan tetapi. stres dan lingkungan. Oleh sebab itu. disiplin psikologi klinik. 10% di antaranya perlu perawat. dan lain-lain). Dengan demikian. Dengan demikian pula. dan psiPendekatan prevensi. • Segi psiko-edukatif Merupakan salah satu segi yang sering diabaikan oleh seorang uji coba klinik (preklinik. serta relevansi dan korelasinya terhadap kondisi Landasan dasar dari pendekatan prevensi. stres dan golongan sosio-ekonomik. elektroensefalografi. farmakoterapi dan bimga 100. • 6 Cermin Dunia Kedokteran No. dan hal-hal lain yang berkaitan). dengan gangguan jiwa yang relatif ringan (neurotik) itu Contoh lainnya yaitu krisis. Dokter/psikiater.000 tahun perjalanan evolusinya. yang merupakan dimensi baru dalam pelayanan kesehatan jiwa. bidang neurofisiologi.

2) Pembentukan dan pembinaan suatu jaringan RS Jiwa Pemerintah yang makin merata dianggap sebagai suatu kebutuhan. Berbagai proyek prevensi dan promosi keswa ditunjang untuk dilaksanakan. Tambahan pendidikan di luar negeri bila perlu tetap dipertimbangkan. pendidilcan keahlian psikiatri (lamanya 3—4 tahun) dapat dilaksanakan di Fakultas Kedokteran Universitas Negeri di Medan. In some of these states. dan masing-masing implikasinya. mental dan sosial yang relevan terhadap problematik kesehatan perlu dipertajam dan diperjelas secara spesifik. meliputi pasien yang dirawat.0 Delirium tremens Acute or subacute organic psychotic states in alcoholics. 1984 7 . illusions. Pengembangan Bina Keswamas (BP KJM: Badan Pembina Kesehatan Jiawa Masyarakat) dilaksanakan terus dengan mengundang peran•serta dari semua sektor yang relevan. tetap dijalankan terus sehingga tercapai sasaran untuk meliputi 10% dari RS Umum (tipe C/D) dan Puskesmas. Undang-undang pokok Kesehatan 9/1960 dan UU Kesehatan Jiwa 3/1966 nyata benar saling melengkapi dan menyempurnakan. Kegiatan penelitian meliputi berbagai upaya survai epidemiologik. 3) Penataran dan spesialisasi khusus dilaksanakan secara kontinu. Excludes: alcoholism without psychosis (303) 291. and restlessness. pengadilan. Visum et Repertum Psikiatrik. ahli psikologi. Demikian pula permasalahan yang terikat pada penyalahgunaan narkotik. bahwa segi mental-emosional dari pelayanan kesehatan akan diperhatikan dengan lebih memadai. khususnya bila terdapat berbagai hambatan dari sumber-sumber dana. Tujuan umum lainnya terarah kepada inkorporasi dan pemantapan pengetahuan keswa di pelayanan kesehatan umum dan berbagai segi perkembangan sosial. merupakan salah satu indikator kesungguhan hati dari Pemerintah RI (Depkes RI) dan pihak Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Jakarta. Upaya diagnostik. dan dikuasai oleh masingmasing bidang prevensi. sumber daya manusia ahli. ahli pekerjaan sosial dan para administrator keswa. defects of nutrition are thought to play an important role. delusions. terapi. Semarang. including striking loss of recent memory. UndangUndang Narkotik nomor 9/1976. serta fasilitas struktural yang tersedia. peralatan. withdrawal of alcohol can be of aetiological significance. uji-klinik psikotropik. Yang sekarang diperlukan berupa suatu sense of commitment dan sense of precision dalam membimbing dan mengarahkan pelayanan kesehatan pada umumnya di mana pelayanan keswa merupakan suatu unsur yang integral. Interface dan kerjasama dengan berbagai disiplin di luar kesehatan jiwa merupakan bidang kegiatan baru. mengenai hal-hal * Publikasi: Integrasi Kesehatan Jiwa di Puskesmas seperti KUHAP. rehabilitasi dan prevensi perlu diindentifikasi dan dilimitasi secara positif. occurring in alcoholics as the Cermin Dunia Kedokteran No. dan lain-lain. khususnya di bidang mental-emosional dan neurologik tertentu (seperti: ancaman gangguan serebrovaskular. Yogyakarta dan Surabaya. Tujuannya agar dalam setiap propinsi terdapat satu RS Jiwa Pemerintah. diantaranya: hukum. Ini bila dianggap layak ditinjau dari sudut demografi. Dengan demikian. 5) Penelitian dan penghimpunan data. sejak 1975). Implementasi dari program itu dengan sendirinya juga bergantung kepada teknologi medik-psikiatrik yang tersedia. terapi dan rehabilitasi. Bila kebutuhannya mendesak. dalam menilai dan menghadapi permasalahan keswa/keswamas. Alcoholic delirium 291. hallucinations of any kind. 35. Problematik fisik.PROGRAM Sebagaimana lazimnya. Sikap indifference dan indefinite terhadap kesehatan jiwa dalam era di mana "sumber daya manusia" diutamakan sudah tidak lagi memadai. konvulsif dan disabilitas motorik lainnya). Observasi longitudinal dari upaya kesehatan di Indonesia agaknya cukup memberi petunjuk ke arah tersebut. characterized by clouded consciousness. Penataran periodik dilaksanakan bagi para perawat. penegakkan hukum. fear. tremor and sometimes fever. sleep studies. pasien berobat jalan. dan pasien rehabilitasi. disorientation. 4) Integrasi keswa di Pelayanan Kesehatan Umum* (RS Umum. alcoholic A syndrome of prominent and lasting reduction of memory span. Diantaranya. Section V 291 Alcoholic psychoses Organic psychotic states due mainly to excessive consumption of alcohol. sejak 1980. Salah satu tujuan umum agar permasalahan yang ada dibatasi/dikurangi. disamping konsultasi periodik (diantaranya: tentang proyek "gelandangan psikotik" dan "pasung"). dan diusahakan agar dapat dilaksanakan seluruhnya di dalam negeri. notably visual and tactile. MASA DEPAN Perspektif masa depan dari psikiatri dan kesehatan jiwa sekarang diliputi oleh kemantapan kepercayaan. sosi-ekonomi dan lain-lain. Lampiran: ICD — 9. Bandung. Training and Services. secara perlahan-lahan pelayanan kesehatan umum dapat letih optimal memanfaatkan berbagai kemampuan dan kemungkinan (potentialities) yang diteliti dan diamalkan di bidang kesehatan jiwa individual maupun masyarakat. sesuai pengarahan Ka-Kanwil propinsi masing-masing. Puskesmas. 1) Berfungsinya Direktorat Kesehatan Jiwa sebagai WHOSEARO Collaborating Centre in Research. tetap merupakan fokus yang besar. maka upaya keswa swasta dianggap dapat membantu program pemerintah. stansi (obat dan lain-lain). Secara rutin penghimpunan data berdasarkan DIPAM (Daftar Isian Pasien Mental) dilaksanakan sejak 1971. disordered time appreciation and confabulation. juga disediakan RS Jiwa Pemerintah lain/tambahan di Propinsi yang sama.1 Korsakov's psychosis. suatu program sangat terikat pada berbagai kondisi faktual seperti dana. Dalam hubungan ini. alkohol dan sub-. teknologi dan lain-lain.

illusions and often vivid hallucinations. characterized by behavioural and other responses that always include a compulsion to take alcohol on a continuous or periodic basis in order to experience its psychic effects.0 Acute confusional state Short-lived states.0) severe states characterized by one or more symptoms such as convulsions. not due to excessive consumption and without conspicuous neurological signs of intoxication.3) Individual indiosyncratic reactions to comparatively small quantities of a drug. anxiety. Excludes: simple drunkenness (305. Excludes: the described fonditions with confusion or delirium (293. if so also make the appropriate 304 coding. and there may be anxiety and restlessness.4) senility (290. 292 Drug psychoses Syndromes that do not fit the descriptions given in 295–298 ( nonorganic psychoses) and which are due to consumption of drugs [notably amphetamines.-) arteriosclerosis (290.0 (delirium tremens) to less Acute: Acute: delirium psycho-organic syndrome infective psychosis psychosis associated with endoorganic reaction postcrine.3) dementia due to: alcohol (291.–) schizophrenia.-) if present. restlessness. which take the form of acute. These are regarded as individual idiosyncratic reactions to alcohol. 35. Auditory hallucinations usually predominate. tremor.3 Other alcoholic hallucinosis A psychosis usually of less than six months' duration.5 Alcoholic jealousy Chronic paranoid psychosis characterized by delusional jealousy and associated with alcoholism.0 Drug withdrawal syndrome States associated with drug withdrawal ranging from severe. Alcoholic dementia NOS Chronic alcoholic brain syndrome 292. If dependence is associated with alcoholic psychosis or with physical complications. 292. lasting hours or days. Alcoholic paranoia Excludes: nonalcoholic paranoid states (297. Excludes: schizophrenia (295. 8 Cermin Dunia Kedokteran No. paranoid type (295. confusion.8 Other alcohol withdrawal syndrome Excludes: delirium tremens (291.4 Pathological drunkenness Acute psychotic episodes induced by relatively small amounts of alcohol. resulting from taking alcohol. notably of the amphetamine and LSD groups. lasting only a few days or less [''bad trips"] (305. infectious.0) 291. They are usually due to some intra-or extracerebral toxic.–) and paranoid states (297. Alcoholic polyneuritic psychosis Excludes: Korsakov's psychosis: NOS (294. Some of the syndromes in this group are not as severe as most conditions labelled "psychotic" but they are included here for practical reasons.1 Paranoid and/or hallucinatory states induced by drugs States of more than a few days but not usually of more than a few months duration. gastrointestinal and muscular complaints..3) 292.9 Unspecified 293 Transient organic psychotic conditions States characterized by clouded consciousness.2 Other alcoholic dementia Nonhallucinatory demential occurring in association with alcoholism but not characterized by the features of either delirium tremens or Korsakov's psychosis.8 Other 292.9 Unspecified Alcoholic: mania NOS psychosis NOS Alcoholism (chronic) with psychosis 293. dystonias] expected brief psychotic reactions to hallucinogens ["bad trips"] (305. brief psychotic states of any type. 292. metabolic or cerebro traumatic organic vascular disorder psychosis Epileptic: confusional state twilight state 303 Alcohol dependence syndrome A state. Excludes: physiological side-effects of drugs [e. associated with large or prolonged intake of drugs. Depressive and paranoid symptoms may also be present but are not the main feature. tolerance may or may not be present. of the above type. barbiturates and the opiate and LSD groups] and solvents. Excludes: Confusional state or delirium superimposed on senile dementia (298.–) taking the form of chronic hallucinosis with clear consciousness in an alcoholic 291. disorientation. It is usually accompanied by peripheral neuritis and may be associated with Wernicke's encephalopathy.–) states following LSD or other hallucinogens. psychic and usually also physical. and mild disorientation and memory disturbance. A person may be dependent on alcohol and other drugs. metabolic or other systemic disturbance and are generally reversible.0) 291. as specified for alcohol under 291. Use additional code to identify the associated physical or neurological condition.g. Use additional E Code to identify the drug and also code drug dependence (304.0) nonalcoholic (294. with slight or no clouding of consciousness and much anxious restlessness in which auditory hallucinations. mostly of voices uttering insults and threats. 1984 .3) 291. both should be coded.sequel to an acute alcoholic psychosis [especially delirium tremens] or more rarely in the course of chronic alcoholism.0) 291. predominate.2 Pathological drug intoxication 291. and sometimes to avoid the discomfort of its absence.

4 Barbiturates and tranquillizers Cases where a person has taken the drug to the detriment of his health or social functioning." LSD reaction 305.7 Combinations of morphine type drug with any other 304.2 Cannabis 305.7 Amphetamine type 305.4 Amphetamine type and other psychostimulants Phenmetrazine Hallucinogens LSD and derivatives Mescaline 304. characterized by behavioural and other responses that always include a compulsion to take a drug on a continuous or periodic basis in order to experience its psychic effects. Excludes: alcohol dependence syndrome (303) drug dependence (304.9 Unspecified Drug addiction NOS Drug dependence NOS Untuk segala surat-surat. for whom no other diagnosis is possible.3) 305.0 Morphine type Heroin Methadone Opium Opium alkaloids and their derivatives Synthetics with morphine-like effects 304.—4drug withdrawal syndrome (292.5 tobacco dependence (305.1) 304. has come under medical care because of the maladaptive effect of a drug on which he is not dependent (as defined in Cermin Dunia Kedokteran No.6 Other Absinthe addiction Excludes: Glue sniffing Psilocybin Methylphenidate 304. in doses above or for periods beyond those normally regarded as therapeutic.0) poisoning by drugs or medicaments (960—979) alcoholic psychoses (291.3 Cannabis Hemp Hashish Marijuana 305.2 Cocaine Coca leaves and derivatives 304. pergunakan alamat : Redaksi Majalah Cermin Dunia Kedokteran P.2) epilepsy (345. such as: cirrhosis of liver (571.5 Morphine type 305. — because tobacco differs from other drugs of dependence in its psychotoxic effects. Tobacco dependence 305.O. Excludes: nondependent abuse of drugs (305. psychic and sometimes also physical. 3 Hallucinogens Cases of acute intoxication or "bad trips. resulting from taking a drug. When drug abuse is secondary to a psychiatric disorder. such as: cirrhosis of liver (571. Dependence is included here rather than under 304.0 Alcohol Cases of acute intoxication or "hangover" effects. Box 3105 Jakarta 10002 305 Nondependent abuse of drugs Includes cases where a person.—) physical complications of alcohol.0) physical complications of alcohol. Tolerance may or may not be present.1 Barbiturate type Barbiturates Nonbarbiturate sedatives and tranquillizers with a similar effect: chlordiazepoxide diazepam glutethimide mepr obamate 304.8 Antidepressants 305. 305. code the disorder. —) and that he has taken on his own initiative to the detriment of his health or social functioning. Drunkenness NOS "Hangover" (alcohol) Excessive drinking of alcohol Inebriety NOS NOS Excludes: alcoholic psychoses (291.6 Cocaine type 304.Acute drunkenness in alcoholism Chronic alcoholism Excludes: Dispomania 304.3) 304 Drug dependence A state. A person may be dependent on more than one drug. 1984 9 .—) 305.9 Other. and sometimes to avoid the discomfort of its absence.1 Tobacco Cases in which tobacco is used to the detriment of a person's health or social functioning or in which there is tobacco dependence.2) epilepsy (345.—) gastritis (535. 35. mixed or unspecified "Laxative habit" Misuse of drugs NOS Nonprescribed use of drugs or patent medicinals 304.8 Combinations excluding morphine type drug 304.—) drunkenness NOS (305.—) gastritis (535.

Ternyata kampanye untuk memelihara kebersihan dan menghilangkan bau busuk. Teori miasma beranggapan bahwa tanah yang dicemari oleh sampah memberikan miasma ke udara dan dapat menyebabkan timbulnya penyakit infeksi yang gawat. Penduduk yang bermukim di dekat paya-paya sangat rentan terhadap gas metan sehingga dapat timbul penyakit panas yang kemudian dikenal sebagai penyakit malaria (udara yang busuk). demam kuning. Pada saat berkecamuknya perang Krimea (1853. Direktorat Kesehatan Jiwa. Tindakannya merupakan satu upaya pertama dari pencegahan dalam Kesehatan Masyarakat. Setelah usaha itu pada tahun 1800. Depkes RI PENDAHULUAN Sejarah kedokteran membuktikan bahwa usaha pencegahan ternyata lebih berhasil dari pada usaha pengobatan. pada abad ke-18 dan awal abad ke-19. Para pendukung teori miasma beranggapan bahwa jalan untuk mencegah penyakit ialah dengan mengubah lingkungan dan menyingkirkan sumber miasma itu. W. tuberkulosis. Jauh sebelum diterimanya teori kuman. Tumpukan sampah dan tergenangnya air kotor dianggap sebagai bahan berbahaya dan dapat mencemari air minum. 35. Gerakan kesehatan masyarakat pada mulanya memang berusaha menyelenggarakan sanitasi lingkungan untuk mencegah penyakit. ketahui adanya vibrio cholerae. orang yang tinggal bersama belum tentu tertular. Oleh sebab itu. paratifus. serta mengusahakan kampanye kebersihan dan pembuangan sampah sebagai usaha terbaik untuk pencegahan terhadap penyakit. Pola raga yang telah disebutkan walaupun sangat berorientasi pada ilmu kedokteran fisik. yang pada zaman itu dikenal de. Pada waktu itu belum di.Upaya Pencegahan Dalam Kesehatan Jiwa Dr. sedangkan kasus penyakitnya tersebar luas di tengah kota London dan sebagian besar meninggal. Penyakit kolera digambarkan olehnya dengan gejala pada saluran cerna.M. kematian ibu yang melahirkan telah berkurang menjadi sepertujuh dari angka pada tahun 1750. Florence Nightingale dengan profesi sebagai perawat telah menyatakan bahwa penyakit cacar tentu terdapat penyebab pertamanya yang kemudian menyebar dan menyerang secara berantai kepada orang -lain. peristiwa digunakan sebagai pola raga (model) dari upaya pencegahan dalam arti yang sesungguhnya. kolera dan kematian bayi telah dapat ditekan lebih drastik.1856). 1984 . Teori ini yang bermula pada zaman Hippokrates menyatakan bahwa bahan yang beracun ini timbul dari tanah dan disebarkan oleh angin. ia mengambil kebijaksanaan untuk menanggalkan batang pompa air itu dan membuangnya sehingga penduduk tidak lagi dapat mengambil air minum dari padanya. Setelah itu maka angka kejadian penyakit kolera di Tengah Kota London reda. yang meninggal telah meminum air dari pompa yang sama itu. Sejak saat itu. John Snow. ngan gerakan penyingkiran "miasma" memberi basil yang amat besar. Pada tahun 1847. dan dapat diduga juga berlaku untuk banyak kondisi penderitaan manusia lainnya termasuk gangguan dan penyakit jiwa. namun tidak urung sangat mempengaruhi jalan pikir para dokter ahli jiwa di kemudian hari untuk menggunakan daya analisa 10 Cermin Dunia Kedokteran No. Roan DPM Kepala Sub Direktorat Pencegahan dan Peningkatan Kesehatan Jiwa. demikian juga angka kejadian penyakit tifus abdominalis. Hal ini memang berlaku untuk penyakit infeksi dan gangguan gizi. para ahli sanitasi dan humaniter Eropah dan Amerika telah menyatakan bahwa semua bau busuk atau tumpukan sampah merupakan sebab dari semua penyakit. seorang dokter Dinas Kesehatan Kota London telah mengamati dengan cermat pecahnya dan penyebaran wabah penyakit kolera di tengah kota London abad pertengahan di mana persediaan air minum diambil dari pompa air di tengah jalan. terutama kepada orang yang se kamar atau bangsal yang padat sehingga mudah terjadi penularan. John Snow mengambil kesimpulan bahwa penyakit itu ada hubungannya dengan air pompa itu yang tercemar dari sumbernya di Sungai Thames. muntah dan diare yang hebat.

yaitu nyamuk (dengan kumannya). (2) pengenalan tentang ciri lingkungannya atau "environ(2) Pencegahan sekunder. yang lebih jarang. Upaya ini (3) pengenalan dari penyebab atau "agent" . taraf ketahanan terhadap kelelahan. juga penyebabnya. Oleh sebab itu. Pertama. mabuk atau mengemudikan kendaraan terlalu cepat tahun semasa mereka memasuki sekolah. Contohnya pada sejumlah anak umur 6 yang lelah.meninggalnya orangtua atau akan datangnya ujian. Pencegahan dapat disamakan dengan usaha rehabilitasi. Yang pertama ialah Gangguan psikotik karena pelagra. sesedikit mungkin menimbulkan sequelae. Ke. Pengemudi berikan pengolahan. membuat nyamuknya tidak berdaya dan meng. sudah terlambat dan tidak lagi mudah dilaksadua jenis gangguan itu kebetulan disebabkan oleh faktor or. secara garis besar dapat dibagi dua. merupakan upaya untuk mengemment" aspek yang memberi tekanan fisik atau psikolobangkan teknik untuk menemukan secepatnya masalahnya segik.karena faktor psikologik dan bukan faktor biologik. Jadi pencegahan terhadap malaria harus disebutkan pendekatan terhadap : berhasil bila ada upaya meningkatkan ketahanan para pen. Dalam upaya pencegahan perlu dipikirkan tentang siapa seterhadap malaria secara teoritik dapat dilaksanakan debagai penerima dari upaya ini.psikologik untuk mencegah terjadinya. lebih Cermin Dunia Kedokteran No. Usaha ini yang berpaya di daerah tropik dan subtropik. Kegagalan dalam upaya ini dan melewati lam waktu 50 tahun terakhir ini dengan cara pecegahan. namun kini praktis sudah tidakpernah kiatrik di kemudian hari. ganik.masa kritik ini.(1) Seluruh penduduk (total population) dalam satu masyaraduduknya. yang tumbuh dalam daerah sisa kemampuannya untuk menolong dirinya sendiri. (1) Pencegahan primer. ngambil penyakit malaria sebagai contoh.agar belajar dan mendapatkan pengetahuan yang semestinya. contohnya memberikan kaca pengaman bagi para pekerja yang Dengan menambah zat ini dalam makanannya praktis gang. Masa ini merupakan masa kritik dalam perkembangan seUsaha mengurangi kecelakaan ditujukan pada ketiga unsur seorang sehingga olehnya dapat diciptakan seorang manusia tersebut di atas.seperti tentang kesehatan umumnya. menurunkan faktor stres pada sumbernya. 1984 11 . Dalam meninjau perkembangan pencegahan primer. Upaya nyebab penyakit sifilis dan pengobatannya dengan penisilin. dan sebagainya. Kondisi mobil rupakan satu transisi dalam membaca perubahan pada mereka itu sendiri sebagai penyebab (agent) telah dibuktikan juga. (2) Tahap perkembangan tertentu (milestone approach).sebanyak mungkin adanya ketidakmampuan penderita akibat an sebagai penyebabnya ialah kuman malaria yang dibawa gangguannya itu sehingga penderita masih dapat menggunakan oleh nyamuk jenis tertentu. Dalam kesehatan jiwa secara dramatik ialah demensia paralitika.kat. Contohnya suatu upaya pendidikan kesehatan atau kesehatan jiwa masyarakat melalui media massa. suatu kondisi karena kekurangan niasin dalam makanannya. upaya ini merupakan usaha agar suatu AN DAN KESEHATAN JIWA Beberapa konsep dalam upaya kesehatan patut dikemuka.lam upaya ini dipilih kelompok penduduk tertentu untuk ditang peristiwa kecelakaan kendaraan bermotor.nakan pembentukan kepribadian. Para sarjana sejak saat itu telah mengenal 3 jenis upaya BATASAN TENTANG PENCEGAHAN DALAM KESEHAT. Penyakit kedua yang dapat diatasi terkena debu tambang yang berbahaya. dengan harapan agar gangguannya cepat semmudian menimbulkan suatu gangguan atau penyakit. mudian kondisi jalan raya (permukaannya). 35. sehingga metoda pencegahan dengan cara biologik tidak pat direncanakan dan dilaksanakan dengan lebih berhasilguna. Dalam hal ini dapat atau lingkungannya. yang akan berguna untuk dirinya atau masyarakatnya pada Sedikitnya 2 jenis gangguan jiwa telah dapat dihapuskan da. kemudi.nya. identifikasi agar supaya efisien dan efektif. upaya nya. maka dapat di (3) Pencegahan tarsier. merupakan usaha untuk meringankan sebutkan bahwa seseorang penderita memang mempunyai kerentanan tertentu terhadap penyakit tersebut. Kelompok risiko tinggi lainnya ialah dijumpai lagi gangguan tersebut. yang paling kisah masa lalunya. Mebuh. Dengan ditemukannya pe.masa mendatang. penting untuk meneliti unsur yang mempenga. dewasa ini sedang diusahakan suatu rangkaian usaha ruhi : (1) unsur individu yang rentan atau "host" yang perlu diketa. pola genetik. dan hingga dapat dilaksanakan pengobatan yang segera. cuaca atau cahaya. ialah upaya untuk menurunkan kerentanan seseorang terhadap satu stres tertentu.umum. konsultasi yang diberikan kepada para ahli hukum yang sering angka kejadian demensia paralitika dapat diturunkan. Namun demikian. daDengan membuat cara pikir yang sama dapat ditinjau ten. dapat diharapkan. kan di sini untuk memberikan landasan pengertian tentang Misalnya vaksinasi terhadap cacar merupakan satu upaya pembahasan dalam tulisan ini. Kebanyakan gangguan jiwa terjadi oleh suatu penyakit. dan dengan demikian upaya pencegahannya da. hapus paya tempat nyamuk itu berkembang.menggunakan sinar las atau para pekerja di tambang agar tidak guan ini dapat dihilangkan.pola atau urutan sebenarnya dapat disamakan dengan upaya pengobatan atau peristiwa dari lingkungannya yang memberi sties dan keupaya kuratif. Kedua. Sekitar menghadapi permohonan cerai dengan bukti yang mengtahun 1920 penderita demensia paralitika ini berjumlah antara hubungkan pecahnya satu perkawinan dengan gangguan psi8 – 10% dalam RS Jiwa. pengolahan ini memembuat kemungkinan kecelakaan lebih besar. (3) Kelompok penduduk dengan risiko tinggi (high risk group). Upaya psikologik ini hui hal ihwalnya -.John Snow itu untuk meneliti angka kejadian gangguan dan banyak gangguan dan penyakit jiwa tidak diketahui penyebabpenyakit jiwa. . Ke. Kelompok penduduk perlu dingan mengolah calon penderita yang akan diserang. suatu psikosa upaya menghadapi krisis (crisis intervention) seperti organik oleh karena infeksi sifilis. vitalitas atau kekuatan.gangguan atau penyakit tidak akan timbul sama sekali.pencegahan.

budayanya dan projeksi ke masa depan. Extensifikasi dari pelayanan kesehatan jiwa itu menjadi permulaan dari suatu "gerak extra-mural" sehingga pikirnya. jiwa (psikiater. Dengan demikian c. Bila analisa ter. Ilmu pengetahuan biding sosial. pengolahan angka yang khusus dibutuhkan untuk tujuan tertentu. usaha lain yang dianggap perlu oleh Menteri Kesehatan. kita memasuki bidang PROGRAM USAHA PENCEGAHAN KESEHATAN JIWA epidemiologi deskriptif. dan memperhatikan semua segi dalam ke. dimana ilmu dan sarana komunikasi sudah masyarakat itu sendiri. ada kaitannya dengan upaya pencegahan. sasaran dari upaya kesehatan jiwa disebutkan bahwa : Sistem Infonnasi Kesehatan Jiwa Dalam bidang kesehatan jiwa usaha pemerintah meliputi : Suatu cara pencatatan informasi tentang kesehatan jiwa yang a. seluruh tenaga ahli kesehatan kesehatan sudah dapat dilaksanakan dengan lebih mudah.sosial dan lainnya) komunikasi juga dapat dilaksanakan lebih cepat. mengusahakan keseimbangan jiwa dengan meyesuaikan kecuali dapat diminta semua informasi atau angka tentang penempatan tenaga selaras dengan bakat dan kemampuankesehatan jiwa. intelek dan emosi yang opepidemiologi experimental. Dengan demikian menningkatkan efisiensi. memelihara kesehatan jiwa dalam pertumbuhan dan perkembangan anak-anak. maka kita memasuki bidang mungkinkan perkembangan fisik." arch. Bagi orangtua yang an. motivasinya. pekerja. dokter perawat. 1984 . Semua ilmu pengetahuan ini pada rutin terikat pada Rumah Sakit Jiwa keluar lingkungan Rumah dasarnya mempelajari perilaku manusia secara individual atau Sakit dan ke arah memasuki lingkungan dan pemukiman kelompok dari sejak -dahulu hingga saat ini dari pola ber. field-study). dapat juga memberikan semua keterangan yang nya. Direktorat Kesehatan Jiwa.pekerja yang sudah menghadapi pensiun. annya dengan keluarga dan masyarakat. Epidemiologi analitik erat hubungannya dengan harmonis (serasi). Dalam mempelajari faktor penentu dari DI INDONESIA penyebaran itu.masyarakat umum. tidak saja menjangkau Puskesmas dan Rumah Sakit Umum tipe Ilmu dan sarana komunikasi C dan D. mempertinggi taraf kesehatan jiwa seseorang dalam hubungsendirinya akan melancarkan upaya lain yang tertuju. Ilmu Pengetahuan Sosial e.dikerahkan. dipusatkan dalam satu lembaga tertentu. akan sangat bermanfaat digunakan. dan epidemiologi experimental sering tidak Mengenai bidang khusus yang menjadi perhatian dan dapat dibedakan dari evaluasi program. putera-puterinya sudah mencapai umur 18 th dan siap meIlmu pengetahuan komputer ninggalkan mereka untuk menuntut pendidikan yang lebih tinggi. Sejak tahun 1971. Depkes RI telah pologi dan sosiologi dengan sendirinya merupakan sumbangsih yang sangat besar dalam pengembangan kesehatan jiwa."Kesehatan Jiwa (Mental Health) menurut faham ilmu sebut dapat dicoba dalam suatu program untuk mempelajari kedokteran pada dewasa ini adalah satu kondisi yang mekebenaran dari penyebab itu. yaitu Undang-undang tentang Kesehatan semua data telah terkumpul untuk mengadakan evaluasi itu. perbaikan tempat kerja dan suasana kerja dalam perusahaan dan sebagainya sesuai dengan ilmu kesehatan jiwa. dukung kecepatan pencapaian fasilitas sehingga upaya penceEpidemiologi gahan para penderita dan yang perlu ditangani masalah gangguEpidemiologi ialah ilmu yang mempelajari penyebaran dan annya dapat cepat diatasi. faktor penentu dari prevalensi penyakit. khu. 35. agar orangtua tidak merasa kesepian dan berakibat buruk Ilmu komputer yang hingga kini sudah berkembang demikibagi kehidupan emosional mereka. dengan demikian lebih memajukan dan melitas kesehatan dan kesehatan jiwa. Dari pusat tersebut b. Jiwa No. karena Direktorat Kesehatan Jiwa berpendapat munikasi seperti media massa yang mendapat banyak sambutbahwa pengetahuan keahlian yang khusus yang dimiliki oleh para tenaga ahli itu sekaligus mengandung tanggung jawab mo- 12 Cermin Dunia Kedokteran No. khususnya psikologi. mencapai tingkat yang memadai. maka kita mencoba untuk meneliti Upaya kesehatan jiwa di Indonsia pada umumnya didasarkan penyebarannya agar dapat mengidentifikasi penyebabnya. 3 tahun 1966 yang menjelaskan sebagai berikut : maka upaya ini disebut epidemiologi analitik. telah memberikan dukungan yang begitu besar terhadap informatika dan informasi bagi manusia dalam waktu BERBAGAI ILMU PENGETAHUAN YANG MENDUKUNG singkat dan cara yang relatif sangat mudah. penelitian terapan atau penelitian di lapangan (applied rese. Dengan demikian. segala informasi akan di dapatkan dengan mudah dan dengan d. epidemiologi timal dari seseorang dan perkembangan itu berjalan selaras dedeskriptif berhubungan erat dengan demografi dan ekologi ngan orang lain. tetapi juga kelompok dan organisasi masyarakat serta Pada saat ini. maka kegiatan pencegahan Dalam gerak extra -mural itu.berusaha untuk mengarahkan upaya kesehatan jiwa yang secara sunya upaya pencegahannya.hidupan manusia dan dalam hubungannya dengan manusia lain. Dalam mempelajari penyebaran dari penyakit atau gangguan. UPAYA PENCEGAHAN Teknologi transportasi Paint dikemukakan di sini beberapa kondisi dan ilmu peKemajuan teknologi terutama teknologi transportasi telah ngetahuan yang sampai saat ini dapat diinkorporasikan dalam memberikan kemudahan bagi penduduk untuk mencapai fasiupaya pencegahan. Bila atas landasan hukum. an pesatnya. antro. Makna kesehatan jiwa mempunyai sifat yang manusia. Alat ko.

Agar anggota masyarakat dapat juga bertindak secara dini dan praktis sebagai suatu "agent" untuk memberikan penyuluhan kepada orang lain di sekitarnya dalam menghadapi berbagai kesulitan atau gangguan yang sederhana. Demikian pula dalam Kesehatan Jiwa diharapkan bahwa • Tujuan Khusus konsep tersebut dapat pula dilaksanakan. Membantu masyarakat agar mampu memprakarsai atau ber upaya dalam kegiatan kesehatan jiwa baik secara perorangan maupun berkelompok. Konsep pencegahan ini oleh Direktorat Kesehatan Jiwa secara 5. Tujuan Penyuluhan Kesehatan Jiwa Tujuan dari usaha ini merupakan salah suatu upaya agar 4. • Tujuan Umum PENYULUHAN KESEHATAN JIWA yang setinggi-tinggi- Falsafah pencegahan semula timbul sebagai suatu pengertian dalam Kesehatan Masyarakat. Suatu kampanye luas tentang kesehatan jiwa. kan seluruh anggota masyarakat Indonesia. Cermin Dunia Kedokteran No. Ini berarti bahwa lingkungan hidup gangguan dan penyakit jiwa dalam masyarakat. Agar anggota masyarakat mendapat informasi yang secukupnya sehingga dapat mempergunakan fasilitas kesehatan jiwa untuk keperluan dirinya sendiri maupun keluarganya. Meningkatkan penggunaan sarana pelayanan kesehatan jiwa yang tersedia. yaitu ruang gerak yang dan pelaksanaan program kesehatan jiwa. yang mencoba untuk mencegah timbulnya wabah di kalangan penduduk dan ternyata mendapatkan hasil yang sangat memuaskan.ril. Menyebarluaskan faham kesehatan jiwa secara sistematik. petugas kesehatan jiwa melalui jalur yang telah tersedia. Tidak menjadi korban dari rasa dosa dan cenderung menyalahkan diri sendiri. produktif dan kreatif. dalam melaksanakan berbagai peraturan pemerintah yang Tugas Penyuluhan Kesehatan Jiwa dilaksanakan oleh para menyangkut usaha -usaha kesehatan jiwa. suasana aman ngusahakan daya dan dana demi pengadaan dan pemelihadan sentosa serta saling mempercayai dan hormat menghormati. suasana yang sehat. untuk mengobatkan anggota keluarganya hingga sembuh. 4. Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam perencanaan mendapat tempat hidup yang layak. salah satu untuk meningkatkan kondisi dan kegiatan kesehatan jiwa. menitik beratkan pada usaha untuk faham kesehatan jiwa seperti yang tercantum dalam Unmenciptakan suasana yang baik dan serasi dalam keluarga demi dang-Undang Kesehatan Jiwa No. 1. Menciptakan nilai dan norma sosial yang menunjang upaya konkrit dimanifestasikan dalam upaya kesehatan jiwa. 5. pada umumnya dapat berguna bagi keluarga dan masyarakat. bagi para dokter dan petugas Puskesmas dan Rumah Sakit Umum. Mendapat dukungan dan kerjasama dari kelompok penentu SEHATAN JIWA. yaitu Fasilitas Kesehatan Jiwa/Rumah Sakit Jiwa Pemerintah yang Hasil-hasil Yang Diharapkan dapat bekerja sama dengan berbagai organisasi masyarakat dalam 1. berkembangnya seorang anak manusia yang sehat 2. atau Arti Penyuluhan Kesehatan Jiwa sekurang-kurangnya agar dapat kembali aktif dan masih tetap Konsep penyuluhan kesehatan jiwa. 3. Pencegahan dalam 1. cukup tempat untuk bermain. Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan jiwa sebagai suatu milik masyarakat yang berharga. Untuk menciptakan kesadaran bagi. dan dapat meneruskan informasi itu kepada orang lain untuk juga mempergunakan fasilitas tersebut. 3). dengan mengadakan penmasyarakat agar mengambil tanggung jawab untuk mengasuh dekatan pelayanan kesehatan jiwa pada masyarakat melalui usaha dan mengobati anggota keluarga yang sedang sakit atau Integrasi Kesehatan Jiwa baik di Puskesmas maupun Rumah Sakit terganggu jiwanya. 3. cukup. perumahan yang memadai. tumbuh dan. 3 tahun 1966.anggota keluarga dan pencegahan kesehatan jiwa ialah. bila terjadi gangguan atau penyakit jiwa agar mereka fasih dalam melayani masalah kesehatan jiwa dan di kalangan anggota keluarga. 2). sehingga membuat mereka masukkan azas-azas kesehatan jiwa secara dini dalam pelayanmenjadi lebih sedih dan putus asa sehingga mengabaikan annya.nya melalui ikhtiarnya sendiri. 35. tempat suami istri berada harus se-optimal mungkin agar anak 3. Suatu penyampaian informasi tentang kesehatan jiwa dan penyakit jiwa oleh para ahli di bidang kesehatan jiwa kepada suatu kelompok hadirin atau pendengar yang awam. Mendorong masyarakat agar bergotong royong dalam metersedia kesempatan untuk mendapat pendidikan. sehingga masyarakat ("orang penentu") agar mereka lebih memahami dan kehidupan mental para anggotanya dapat terlaksana dalam menghayati hakekat dan "mission" Kesehatan Jiwa. diantaranya adalah melalui PENYULUHAN KE6. aman dan bahagia. Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang berbagai baik fisik maupun mental. bahwa isi dan maknanya harus disampaikan secara merata individu mencapai tingkat kesehatan jiwa kepada seluruh jajaran pelayanan kesehatan di Indonsia. raan fasilitas kesehatan jiwa di masyarakat. Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang fahambidang kesehatan jiwa. bahkan usaha tersebut ternyata lebih efektif daripada usaha pengobatan. 1984 13 . bah. Umum type C dan D dengan maksud untuk mengadakan pembinaan. 2. diartikan sebagai berikut : 1). Untuk menciptakan dan mengembangkan kesadaran dari mengusahakan ceramah dan penyuluhan yang ditujukan kepada anggota masyarakat tentang pentingnya pembinaan keluarga orang-orang yang memegang peran penting dalam kehidupan demi tercapai keadaan sejahtera. Usaha lain yang dilaksanakan sehubungan dengan usaha 2.

1984 . Puskesmas. ahli psikologi. dan lain-lain. majalah. Fasilitas Kesehatan Pemerintah lainnya. Agar anggota masyarakat secara berswadaya dapat jiwa. 2. ilmu antropologi. Faham tentang Kesehatan Jiwa. dan sebagainya. — neurosa • Pendekatan melalui perorangan dan keluarga misalnya: — gangguan kepribadian — Melalui kegiatan/praktek dokter. melaksanakan usaha untuk membantu masyarakat dan 4. Faham Tri Upaya Bina Jiwa. paramedik. Tugas dan fungsi tenaga kesehatan jiwa. b. — gangguan tingkah laku dan kelainan seksual. Kelompok profesi yang mempunyai kegiatan dalam bidang terjadi proses pengenalan dan perkembangan sehingga seseorang dapat mencapai suatu titik ketrampilan tertentu dan kesehatan seperti: dokter. Lain-lain. — Murid sekolah/orang tua murid. B. Departemen-Departemen lain yang menyelenggarakan program penyuluhan. guru dan ahli perilaku manusia. Prosedur/jalur untuk mendapatkan pelayanan kesehatan jiwa. Adapun proses tersebut dapat dibayangkan sebagai berikut: dapat berperan penting dalam bidang kesehatan jiwa seperti : Kesadaran (awareness) — pejabat pemerintah. batan. Perkembangan individu secara psikososial dan psikoseksual Ceramah dan wawancara melalui : d. Pesan-pesan tersebut disampaikan sedemikian rupa hingga 1. guru — kenakalan anak dan remaja.6. Pembahasan tentang proses terjadinya dan berbagai bentuk — Radio dari gangguan dan penyakit jiwa seperti : — Televisi — psikosa organik dan fungsional — Surat kabar. — psikogeriatri. pekerja sosial. Pesan Tambahan 14 Cermin Dunia Kedokteran No. Sistim rujukan dalam pelayanan kesehatan jiwa. — Konsultasi pribadi. Cara penanggulangan gangguan dan penyakit jiwa yang 1. ilmu masyarakat dan dengan demikian dapat turut membantu sosial. dan untuk mencapai hal tersebut perlu diadakan pembagian dalam beberapa kelompok masyarakat. Pesan Pokok — Organisasi masyarakat 1. Rumah Sakit Umum. Kebijaksaan Pemerintah yang berkaitan dengan kesehatan 7. maupun individu dengan menggunakan berbagai metoda dan teknik audiovisual dan demonstrasi kasus yang disesuaikan dan dapat diterima oleh hadirin/pendengar. Hidup perkawinan dan berbagai problematiknya. • Pendekatan secara massa : b. sehingga berdasarkan pengetahuannya mengenai penderitaan pasien mental. Jalur yang dipergunakan meliputi : e. — ketergantungan obat dan alkohol. Sasaran Penyuluhan kesehatan jiwa ditujukan kepada seluruh lapis-an masyarakat. Penjajakan (trial) — lembaga pendidikan Penerimaan dalam motivasi (adoption) — dan lain-lain Penyampaian pesan penyuluhan kesehatan jiwa kepada sasaran dapat dilaksanakan melalui berbagai cara pendekatan: Isi Penyuluhan • Pendekatan melalui kelompok: — RT/RW A. 35. yang diperlukan untuk menentukan prioritas penanganan masalah dan pentahapan pelaksanaan penyuluhan. psikofarmakologi. Minat (interest) — kelompok penentu Penilaian (evaluation) — organisasi profesi (diluar kesehatan) — organisasi masyarakat. ilmu pemenanggulangi berbagai masalah kesehatan jiwa ngetahuan perilaku (behavioral sciences). 3. — Karyawan Pemerintah/Swasta 3. c. malahan mencemoohkan para penderita tersebut. masyarakat. Ilmu pengetahuan lainnya yang mendukung dan berkaitan pemerintah dalam meningkatkan taraf kesehatan jiwa dengan usaha-usaha kesehatan jiwa seperti: psikologi. Cara Penyampaian Pesan-pesan penyuluhan disampaikan melalui pendekatan massa. a. Fasilitas dan sarana kesehatan jiwa yang tersedia. Sarana yang disediakan Pemerintah sudah memungkinkan dewasa ini. Agar anggota masyarakat lebih memahami permasalahan gangguan dan penyakit jiwa. kelompok. mereka 1. Departemen Kesehatan Republik Indonesia: Rumah Saf. Materi penting yang perlu diketahui : — Dan sebagainya. tidak akan bertindak keliru atau bersikap memusuhi atau 2. kit Jiwa. Balai Pengog. Kelompok khusus yaitu kelompok dalam masyarakat yang sederhana maupun yang lebih kompleks. Jalur Penyuluhan Kesehatan Jiwa — keterbelakangan mental. 2. ahli mampu melaksanakan usaha-usaha kesehatan jiwa baik yang psikologi. a.

Lingkungan perusahaan/industri/business. c. Pembentukan organisasi pelaksana penyuluhan kesehatan jiwa. namun demikian Caplan (1963) telah mengemukakan 4 jenis konsultasi. 2. Dalam hal ini si penerima psikoterapi yang biasanya seorang pasien dan mengakui bahwa ia bermasalah dan mengizinkan intervensi dari luar oleh pemberi psikoterapi untuk mengatasi masalahnya. Konsultasi administratif yang tertuju pada program Cermin Dunia Kedokteran No. 4. 2. tiadanya kurikulum pendidikan yang terencana dalam konsultasi itu. 5. bahwa konsultan tidak berkuasa atas orang yang diberikan konsultasi secara mutlak dan dapat mempergunakan atau tidak mempergunakan hasil konsultasi itu. tetapi hanya membantu agar tujuan dari pekerjaan itu dapat tercapai. seorang konsultan yang dianggap ahli dalam salah satu bidang ilmu pengetahuan. konsultasi kesehatan jiwa masih belum demikian berkembang. Organisasi swasta b. Ilmiah dan lain-lain. Yayasan-Yayasan Kesehatan Jiwa dan psikiater-psikiater) dapat diminta bantuannya bila organisasi Pemerintah/Non Pemerintah merencanakan upaya kesehatan jiwa preventif secara insidentil atau periodik. program dan kesadaran tentang kesehatan jiwa dan kemampuan untuk mengatasinya. Pelaksanaan penyuluhan kesehatan jiwa dengan urutan prioritas sebagai berikut : a. Memungkinkan pencapaian kelompok masyarakat yang relatif besar dibandingkan dengan jumlah pekerja yang kecil 2. 3. tetapi melalui suatu badan atau perorangan yang menyelenggarakan pelayanan kepada Mien. bahwa konsultan mungkin keahliannya dan kedudukannya tidak setaraf dengan orang yang meminta konsultasi itu. Hal ini demikian karena: 1. Tujuan dari konsultasi ialah memajukan hasil karya dan bukan meningkatkan hanya kemampuan penyesuaian diri pasien. masyarakat umum. 3. KONSULTASI KESEHATAN JIWA Upaya ini berusaha untuk memberikan pelayanan kesehatan jiwa secara tidak langsung kepada klien. kebebasan yang relatif dari penerima konsultasi untuk tidak terikat pada instruksi atau saran yang diberikan. 1. sebagai pusat pelayanan atau pemeliharaan dari instansi kesehatan lain yang mungkin kurang mampu melayani kesehatan jiwa atau yang jauh dari pusat sehingga tidak dapat mengambil manfaat dari kemajuan ilmu. Konsultasi kasus yang tertuju pada penerima konsultasi (consultee) 3. Konsultasi pada saat ini dianggap sebagai salah satu teknik yang akan banyak digunakan dalam psikologi sosial. namun pengetahuan itu dapat digunakan untuk membantu mengatasi kesulitan tersebut. profesi yang berkaitan dengan kesehatan jiwa.2. Bantuan Tenaga. "Konsultasi" juga dibedakan dari "instruksi atau pendidikan" atas dasar: 1. Fakultas Kedokteran Universitas Negeri. 35. Bagian Psikiatri Rumah Sakit ABRI. dan seorang yang meminta konsul. d. baik di tingkat pusat maupun daerah oleh organisasi Pemerintah maupun masyarakat. "Konsultasi" juga perlu dibedakan dari "psikoterapi". Penilaian hasil guna penyuluhan kesehatan jiwa sebagai unsur masukan bagi penyempurnaan materi dan penyusunan program. 1984 15 . membina dan mengembangkan kelompok sosial. Da-lam psikoterapi jelas terdapat hubungan yang bersifat kontrak antara pemberi dan penerima psikoterapi. Akhirnya "konsultasi" perlu dibedakan dari "kerjasama atau kolaborasi". Beberapa jenis konsultasi kesehatan jiwa Dibandingkan dengan psikoterapi. bahwa konsultan tidak mempunyai tanggung jawab langsung secara administratif terhadap orang atau badan yang diberikan konsultasi itu. d. memberi kemungkinan mendidik prinsip kesehatan jiwa kepada para ahli lain dalam masyarakat. Dalam hal ini ia mungkin menghadapi-kesulitan yang dianggapnya di luar dari keahliannya. Atau suatu kesulitan dalam perencanaan program yang lebih luas dan perlu bantuan dan nasihatnya dalam mensukseskan program pelayanan yang luas. tiadanya evaluasi atau penilaian dari hasil karya belajar penerima konsultasi itu. Kelompok organisasi dalam masyarakat. 4. psikiatri sosial dan kesehatan jiwa masyarakat. "konsultasi" diartikan agak berlainan. 2. yang berarti upaya bantuan yang dimintakan pada seorang konsultan di luar ilmu kedokteran guna membantu dalam rencana formulasi dan diagnosis serta pengobatan seorang penderita. Langkah-Iangkah Untuk mencapai tujuan penyuluhan kesehatan jiwa perlu diambil langkah-langkah sebagai berikut : 1. c. Penyempurnaan materi dan penyusunan program penyuluhan kesehatan jiwa. masyarakat penentu b. 3. Non Pemerintah a. Organisasi lainnya. Selain itu. Konsultasi kasus yang tertuju pada klien 2. sebagai salah satu jalan keluar dari masalah kekurangan tenaga di bidang upaya kesehatan jiwa. kelompok-kelompok berminat dalam masyarakat. Pembinaan dan monitoring terhadap pelaksanaan penyuluhan kesehatan jiwa. 4. Istilah "konsultasi" telah lama dikenal dalam praktek kedokteran. Pada konsultasi tidak ada perjanjian bahwa konsultan akan turut melaksanakan rencana pekerjaan dari penerima konsultasi. "Konsultasi" perlu dibedakan dari "Supervisi' atas dasar : 1. bahwa konsultasi diberikan secara tidak teratur menurut kebutuhan sesaat saja dan tidak terus-menerus. 5. Dalam kesehatan jiwa. Struktur pelayanan kesehatan jiwa di Indonsia (Rumah Sakit Jiwa. konsultasi dan penerima konsultasi mempunyai kedudukan setaraf dan saling menghormati kedudukannya. 3. yaitu suatu interaksi antara dua orang ahli.

35. walaupun masih dalam jangkauan yang terbatas oleh karena biaya dan tenaga. PEDOMAN PENGGOLONGAN DIAGNOSIS GANGGUAN JIWA DI INDONESIA Pedoman Penggolongan Diagnosis Gangguan Jiwa di Indonesia ini merupakan satu karya yang dikoordinasi oleh Direktorat Kesehatan Jiwa dan anggotanya. yang kemudian akan disusul oleh Bangladesh serta negara anggota yang tergabung dalam Kawaan Asia Tenggara (Nepal. Kalimantan dan daerah lain di seluruh Indonesia. Bersamaan dengan beberapa Pusat Kery jasama di India. Di dalam upaya integrasi kesehatan jiwa di dalam upaya kesehatan umum. serta Sosial. Penerangan. Pendidikan dan Kebudayaan. seperti tindak kekerasan diantara anak sekolah. Ternyata setelah beberapa perbandingan dapat diambil kesimpulan bahwa para petugas pelayanan kesehatan primer ternyata mampu dan fasih dalam menegakkan diagnosis dan terapi sederhana bagi para penderita yang datang dengan gangguan jiwa dan atau psikososial. Pada tahun 1980 telah dimulai projek integrasi kesehatan jiwa di Rumah Sakit Umum tipe C dan D. Maldives. Mongolia dan Korea Utara) telah mengadakan Penelitian bersama dalam beberapa hal yang menyangkut kegiatan pelayanan kesehatan jiwa di dalam pelayanan kesehatan primer yang melibatkan para petugas kesehatan. Sulawesi. Dan secara serentak mencoba menanggulangi masalah yang dialami oleh masing-masing Kanwil serta berusaha untuk mencari penyelesaian yang sebaik. Sehingga kemampuan Rumah Sakit Umum tersebut dapat ditingkatkan untuk melayani penderita gangguan jiwa secara ambulatorik maupun perawatan menginap. baiknya. dibantu oleh Direktur Rumah Sakit Jiwa setempat sebagai sekretarisnya.4. maupun tindakan yang perlu dalam masalah kesehatan jiwa. ahli psikologi. Konsultasi administratit yang tertuju pada penerima konsultasi (consultee) Dinas konsuitasi kesehatan jiwa bagi perorangan atau badan ang menyelenggarakan pelayanan kepada klien telah disediaseksinya di Direktorat Kesehatan Jiwa. Oleh sebab itu. psikiater. termasuk dokter dan perawatnya dalam kemampuan mereka melayani para penderita kesehatan jiwa. Kepala Daerah Tingkat I yang biasanya diketuai oleh Sekretaris Wilayah Daerah. Upaya ini mula-mula hanya dilaksanakan di Jawa dan Bali. INTEGRASI KESEHATAN JIWA DI PUSKESMAS DAN RUMAH SAKIT UMUM Sejak tahun 1974 telah dilaksanakan proyek integrasi kesehatan jiwa di Puskesmas. terdiri dari para pejabat dari bagian psikiatri berbagai Pusat Pendidikan psikiatri terkemuka di Indonesia. mereka telah menyumbangkan pengetahuan dan istilah dalam ilmu kedokteran jiwa untuk dibakukan dalam Pedoman tersebut sehingga karya ini dijadikan sebagai panutan dalam pendidikan psikiatri di Indonesia. BADAN PEMBINA KESEHATAN JIWA MASYARAKAT Badan tersebut adalah suatu sistem yang dibentuk oleh Gubernur. tetapi kini sudah diperluas ke Sumatera. dunia lainnya. dengan cara mengadakan penataran khusus bagi para dokter umum dan perawat dari Rumah Sakit Umum yang bersangkutan. Kecuali itu juga telah disiapkan sebuah Pedoman Kerja Puskesmas sebagai pegangan terutama seksi 11 yang memberikan ulasan tentang jenis gangguan dan penyakit jiwa. Pada prinsipnya upaya pelayanan ini berupa suatu upaya konsultasi bagi para petugas Puskesmas untuk dapat melaksanakan pelayanan atas kemampuan mereka sendiri. perawat psikiatrik dan pekerja sosial dengan dilengkapi kendaraan dan persediaan obat psikotropik yang cukup untuk dibawa dan diberikan secara teratur kepada para penderita yang datang berkunjung ke Puskesmas. Tetapi dalam permulaan projeknya masih diberikan bantuan yang penuh dari Rumah Sakit Jiwa terdekat sebagai Rumah Sakit Pembina dengan satu tim yang khusus yang terdiri dari dokter. definisinya serta tindakan yang patut dilakukan oleh petugas puskesmas. susul oleh Bangladesh. Oleh sebab itu Direktorat Kesehatan Jiwa Depkes RI sejak 1981 telah ditunjuk sebagai Pusat Kerjasama dalam research tersebut. yang dianggap mempunyai kemampuan yang terlengkap untuk mengatasi gangguan jiwa ini. 1984 . sehingga dapat mengurangi jumlah penderita yang akan mengunjungi Rumah Sakit Umum tipe C dan D yang merupakan tempat rujukan tingkat sekunder. mereka ini merupakan para pendukung dilapisan terdepan untuk lie. Sri Lanka. maka dapat dilihat bahwa Puskesmas merupakan satu tempat rujukan tingkat primer yang dapat menyaring pada taraf pertama para penderita gangguan dan penyakit jiwa yang dapat diatasi di sini. maka kegiatan ini dinilai sebagai satu hal yang baru dan bermanfaat dalam memajukan peran kesehatan jiwa dalam kesehatan umum. Kecuali bersepakat. Burma. Sedangkan Rumah Sakit Jiwa yang terletak di Ibukota Propinsi akan menjadi tempat rujukan tingkat tersier. Cedera dan Sebab Kematian. sebagaimana telah diterjemahkan dan dibakukan beberapa istilah di dalam bahasa Indonesia dan yang diharapkan nantinya akan dipergunakan oleh semua DIREKTORAT KESEHATAN JIWA SEBAGAI WORLD HEALTH ORGANIZATION SOUTH EAST ASIA REGIONAL OFFICE COLLABORATING CENTRE FOR RESEARCH AND TRAINING IN MENTAL HEALTH Sebagai konsekuensi dari upaya integrasi kesehatan jiwa di upaya kesehatan umum yang telah dirintis di Indonesia. membentuk satu wadah yang giat melaksanakan konsultasi. Oleh karena itu dapat diambil sebagai teladan bagi negara lain di kawasan Asia Tenggara ini atau kawasan 16 Cermin Dunia Kedokteran No. nemu kasus sekaligus sebagai pendukung usaha pencegahan primer. Badan Kerjasama Pembina Kesehatan Jiwa Masyarakat ini oleh Menteri Dalam Negeri telah dibuatkan Surat Keputusannya untuk diberlakukan di seluruh Propinsi di Indonesia. Thailand. Pedoman ini merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari Klasifikasi Internasional Mengenai Penyakit. dan hingga kini sudah terdapat 21 Propinsi yang telah membentuk Badan Kerjasama tersebut dan telah giat dalam menanggulangi beberapa gejolak di dalam masyarakat. serta Wakil dari Kepala Kantor Wilayah Kesehatan. tentang rehabilitasi para penderita gangguan jiwa serta beberapa masalah pendidikan. Fungsi dari Badan kerjasama ini ialah konsultatif. Agama.

Karangan ini disajikan demi untuk mengundang saran dan usul itu. Sebagai satu cabang ilmu yang masih muda. Dengan demikian memudahkan dalam pelaksanaan upaya kesehatan terutama pencegahan dan pengobatan serta rehabilitasinya. 35. Oleh karena itu masih nampak beberapa ke. Demikian juga yang menyangkut praktek di dalam masyarakat yang masih belum mantap. upaya pencegahan mengundang banyak sekali saran. maka dapat diambil maknanya bahwa dengan adanya Klasifikasi dan Pedoman ini maka Komunikasi dan pencatatan tentang penyakit akan lebih terarah dan dimengerti oleh pembacanya dan perencananya. Sepintas lalu Pedoman ini tiada hubungannya dengan upaya pencegahan sebagai satu upaya medik teknik. 1984 17 . namun dipihak lain juga yang masih terikat pada konsep lama dari kesehatan jiwa itu sendiri.petugas dan fasilitas kesehatan dalam penulisan diagnosis dan pelaporan ke Pusat. PENUTUP Upaya pencegahan dalam ilmu kedokteran jiwa dan ke sehatan jiwa masih merupakan satu cabang upaya yang masih muda dan baru dikembangkan dalam beberapa puluh tahun terakhir ini saja. Cermin Dunia Kedokteran No. agar dapat lebih dimanfaatkan praktek upaya pencegahan kesehatan jiwa. namun bila didalami lebih lanjut. lemahan dalam pelaksanaannya. Di satu pihak kesulitan itu timbul oleh karena kekurangan tenaga pelaksananya yang masih langka. usul tindakan dan polemik yang hangat.

konsep kecacatan dan rehabilitasi kini telah memperluas cakrawala ilmu kedokteran dan bidang kesehatan. dan upaya rehabilitasi. dan rehabilitasi bagi penderita gangguan mental. Di samping itu. 9 tahun 1960 tentang PokokPokok Kesehatan ini. disability. upaya preventif-promotif. penyakit (morbus) merupakan proses patologik yang disebabkan oleh. Namun bagaimanapun baiknya upaya preventif dan promotif itu dijalankan. sedang proses selanjutnya yang terjadi akibat penyakit dan yang mempengaruhi kepribadian dan peran sosial seseorang pada waktu itu masih diabaikan. pada suatu saat seseorang akan sakit. yang kita kenal dengan upaya kuratif. seseorang akan menghayati atau menyadari bahwa ia sakit (kesehatannya terganggu) atau merasa tidak sehat * Batasan kesehatan menurut UU No.O. khususnya terhadap dua hal. yaitu: rehabilitasi mental bagi semua penderita cacat. cacat dan kelemahan. juga melalui kerjasama dengan berbagai sektor. Upaya rehabilitasi di bidang kesehatan yang biasa disebut sebagai rehabilitasi medik ini. Ini akan melibatkan berbagai sektor dengan peranannya masing-masing. 35." 18 Cermin Dunia Kedokteran No. merupakan kelanjutan daripada upaya kuratif. sbb: " Health is a state of complete physical and social well-being and not merely the absence of disease and infirmity. maka kondisi sehat dan akhirnya juga kondisi cacat kini telah menjadi perhatian bidang kesehatan. S. sakit dan cacat Di samping kondisi sakit yang merupakan perhatian pertama dari ilmu kedokteran. biasanya didasarkan pada: etiologi. PENDAHULUAN Pokok perhatian ilmu kedokteran pada waktu ini bukan lagi terbatas pada penyakit saja. ataupun handicap. Dengan adanya proses patologik yang bermanifestasi secara klinik. Pengenalan dan penetapan adanya jenis penyakit tertentu itu (diagnosis). Gardjito Kepala Sub-Direktorat Rehabilitasi Direktorat Kesehatan Jiwa Departemen Kesehatan R.adanya satu atau lebih faktor penyebab (etiologi) yang terjadi di dalam diri seseorang.Upaya Rehabilitasi Sebagai Salah Satu Upaya Kesehatan dr. Menurut ilmu kedokteran. juga merupakan tantangan yang semakin lama semakin besar. juga merupakan awal dari upaya rehabilitasi terpadu. Proses yang merupakan intrinsic situation tersebut dapat kita kenali bila memanifestasikan diri berupa tanda-tanda (sign) dan gejala (simtom). Rehabilitasi pasien mental telah dikembangkan di Indonesia baik melalui pelayanan di Rumah Sakit Jiwa. Demikian pula upaya kesehatan yang komprehensif merupakan upaya atau intervensi yang ditujukan ke tiga kondisi tersebut. patologi dan manifestasi kliniknya. rohani (mental) dan sosial„ dan bukan hanya keadaan yang bebas dari penyakit.I. dan lebih mempertajam pandangan kita terhadap berbagai kondisi kesehatan serta proses yang meliputinya. Upaya kesehatan yang ditujukan kepada hal tersebut biasa disebut dengan upaya kesehatan preventif dan promotif."* Kondisi sehat merupakan kondisi yang bersifat positif dan dinamik. Model medik (medical model) ini: etiologi __> patologi __> manifestasi secara klasik menjadi perhatian bidang kedokteran. sesuai dengan yang dirumuskan oleh WHO dalam "Constitution of World Health Organization" 1946. 1984 . Kesehatan jiwa menaruh perhatian besar terhadap upaya rehabilitasi. Upaya rehabilitasi di bidang kesehatan selain merupakan upaya kesehatan yang relatif paling baru. BERBAGAI KONDISI KESEHATAN DAN UPAYA KESEHATAN YANG BERSANGKUTAN Kondisi sehat. Ini sesuai dengan pengertian sehat yang berarti "keadaan yang meliputi kesehatan badan. Misalnya kecacatan yang dapat berupa impairment. Oleh karenanya perlu dipertahankan atau dipelihara dan bahkan dapat ditingkatkan setinggi mungkin. tetapi juga kesehatan dan kondisikondisi lain akibat penyakit.

and Handicaps" (1980). Disfiguring 9. sosialnya. diri pribadi seseorang (perdengan akibat kedua tungkainya lumpuh dan mengalami atrofi. Akhirnya bila terjadi proses sosialisasi daripada impairment atau disability. emosi. Ocular 6. dan handicap. gangguan pada tingkat: organ person kehidupan sosial Berdasarkan pada cepat-lambatnya penyakit itu timbul dan Untuk memperjelas perbedaan ketiga kondisi cacat itu* berjalan. misalnya: merawat diri (mandi. kemampuan. obyektifitkasi. berjalan. intrinsik. berpakaian sendiri). Kondisi ini dapat bersifat sementara atau menetap. mobility. makan. Dexterity 7. • Kasus 3 Seorang anak lelaki umur 15 tahun. Mobility 4. Language 4.disability handicap karena itu perawatan dirinya perlu dibantu Handicap (personal care disability) : kemampuan kerja sangat terbatas dan tidak dapat bepergian dan mencari nafkah (physical dependent. Aural 5. terhambat atau perilakunya mengalami perubahan. : tak mampu mengarahkan kemauan dan interesnya terhadap tugas sehari-hari. abulia dan gangguan proses fikir. Lebih lanjut klasifikasi dari ketiga kondisi cacat tersebut dapat dilihat dalam buku petunjuk yang diterbitkan WHO: " International Classication of Impairments. dan dapat bersifat profresif atau regresif. dan lingkungannya yang berpangkal pada adanya impairment atau disability. occupation handicap) • Kasus 2. atau struktur lain termasuk fungsi-fungsi kejiwaan (inteligensia. disability. Intellectual 2. kerusakan. Communication 3. dan "handicap". Other Upaya kesehatan komprehensif ditujukan kepada berbagai kondisi kesehatan baik yang berupa penyakit. • Kasus 1.dengan beberapa contoh berikut: masing mempunyai pengarvh dan akibat terhadap bagian (organ. organisma secara keseluruhan) yang akan tercermin dalam Impairment : paralisis kedua tungkai perilaku. Impairment adalah hilangnya atau adanya kelainan (abnormalitas) daripada struktur dan fungsi anatomik. Kondisi ini mencerminkan konsekuensi seseorang dalam budayanya. eksteriorisasi. merasa nyeri (pain) atau merasa tidak enak dis.Disability : tidak dapat berjalan (locomotor disability) Oleh kungan atau kehidupan sosialnya. ekonominya. dan lain-lain). Visceral 7. Social integration 6. Proses selanjutnya terjadi pada tingkat diri pribadi seseorang (person) akibat kesadarannya akan impairment. perilaku dan peran sosialnya. 1984 19 . Impairment Disability Seorang ibu dengan dua anak selama beberapa tahun dirawat di RS Jiwa dengan skizofrenia. organ tubuh. dibedakan antara penyakit akut dan kronik. kesembuhan dengan akibat cacat. dan tingkat kehidupan sosialnya serta yang membatasi fungsi (functional limitation)." Cermin Dunia Kedokteran No. diri pribadi (person). seks dan faktor sosial-budaya). Seorang lelaki pada waktu kecil terserang polio sistem) yang terkena. Behavior 2. Hubungan ini dapat digambarkan dengan bagan berikut: penyakit — impairment -. Disability berhubungan dengan kemampuan dalam bentuk kegiatan dan perilaku yang biasa diterima sebagai bagian penting dari kehidupan sehari-hari. hilangnya: anggota badan. Penyakit dapat berakhir dengan kesembuhan sempurna (restitutio ad integrum). fisiologi atau psikologik. Disabilities. dan ketunaan untuk handicap. Situational 8. kemampuan dan dalam hubungannya dengan ling. yaitu mengalami "objektifikasi" sehingga beberapa kegiatan yang biasa tak mampu dijalankan. kesehatan dan cacat. Physical dependence 3. dan lain-lain. dan handicap berturut-turut merupakan proses:. impairment. Personal care 4. kontak dengan realitas berkurang.proses: intrinsik eksteriorisasi objektifikasi sosialisasi comfort). Keadaan ini disebut handicap. dan hubungan interpersonal dengan keluarga terganggu. Kondisi ini merupakan pula " eksteriorisasi" daripada keadaan patologik dan pada dasarnya mencerminkan adanya gangguan fungsi pada tingkat organ. Other activity restriction HANDICAP 1. "disability". upaya pre* Istilah "cacat" dalam bahasa Indonesia meliputi tiga kondisi yang dalam bahasa Inggris disebut dengan "impairment". Secara garis besar. Locomotor 5. dan sosialisasi yang terjadi pada seseorang pada tingkat: organ. Padanan dalam bahasa Indonesia yang tepat tidak ada.(ill-health). persepsi. klasifikasi kecacatan menurut WHO itu sebagai berikut (daftar kategori pertama): IMPAIRMENT 1. retardasi mental. Orientation 2. sensory and other DISABILITY 1. Kondisi ini dapat bersifat sementara atau menetap dan termasuk adanya anomali. kesadaran. Economic selfsufficience 7. namun dapat disarankan: kelainan untuk impairment. proses fikir. menjaga penampilan dan kesehatan dirinya. 35. Impairment inteligensi subnormal Disability : kelambatan dalam menguasai ketrampilan dan pengetahuan Handicap : tak dapat melaksanakan tugas rumah tangga. atau berakhir dengan kematian. maka kemunduran yang terjadi pada seseorang itu akan membatasi atau mencegah dirinya berperan normal (sesuai umur. memori. Dalam bidang kesehatan kita membedakan kondisi cacat menjadi tiga yaitu: impairment. Hancap : Tak dapat mengasuh anaknya (gagal berperan ibu). son. Kondisi ini disebut disability yang berarti keterbatasan atau kekurangmampuan (akibat adanya impairment) untuk melakukan kegiatan dalam batas-batas dan cara yang dianggap normal bagi manusia. Masing. kemauan. ketidakmampuan untuk "disability". Skeletal 8. Ini biasa disebut dengan upaya kuratif. Dapat disimpulkan bahwa berbagai kondisi kesehatan itu: penyakit. Other psychological 3. : halusinasi pendengaran. ADL (activity of daily living). dapat bersifat balik pulih atau tidak. dan hubungan sosialnya sangat terbatas. Generalized. Particular skill 9. Occupation 5. Body disposition 6. tak sekolah. jaringan. disability.

mental dan sosial).masing 7. Pemberian obat baik yang bersifat maintenance ataupun yang bersifat subsitutif. Rehabilitasi pasien mental pada dasarnya meliputi semua Lebih Sehat jenis gangguan jiwa* . Kapasitas tempat tidur total dari 26 RS Jiwa di Indonesia seUpaya rehabilitasi medik yang meliputi baik untuk pasien kitar 7. speech therapy. dan juga dapat ditinjau dari penderitanya sendiri. Pelayanan perawatan. Lihat bagan dibawah: Pasien psikotik yang secara khusus perlu diperhatikan di Indonesia ialah pasien psikotik gelandangan (psychotic destitues) dan pasung.780 100 merupakan awal dari upaya rehabilitasi vokasional. jelas merupakan kesinambungan dari upaya kuratif. edukasional dan vokasional yang terkoordinasi untuk melatih (kembali) seseorang yang cacat agar dapat mencapai kemampuan fungsionalnya setinggi mungkin (WHO.000 buah dan Bed Occupancy Rate 90—100%. masyarakat dan pemerintah. 1984. Fisioterapi. keluarganya. 1984 . 20 Cermin Dunia Kedokteran No.penyalahgunaan obat. retardasi mental. disability dan handicap). edukasional 100 dan sosial. Masalah penderita cacat bersifat kompleks artinya meliputi banyak segi. (2) Diperkirakan pasien psikotik yang dirawat di RS Jiwa di Kembali Mampu Berfungsi Indonesia. dan lain-lain. Masalah dapat pula ditinjau dari: besarnya jumlah penderita yang memerlukan program yang baik. 50—60% itu kronik dan perlu program rehabilitasi Ketingkat Setinggi Mungkin yang intensif. Latihan dan bimbingan kejuruan tertentu. sosial.ventif-promotif. ekonomi. dan Kondisi Kesehatan dan Gangguannya Upaya Kesehataan (2) rehabilitasi pasien mental.000X 90 X 60 = 3. REHABILITASI PASIEN MENTAL Berbagai upaya kesehatan dan kedudukan upaya rehabilitasi Ruang Ingkup dan besarnya masalah medik Bagan di bawah menunjukkan berbagai upaya kesehatan dan Psikiatri dan kesehatan jiwa menaruh perhatian besar pada hubungannya dengan berbagai kondisi kesehatan yang ber. sosial. dan upaya rehabilitasi. yaitu: (1) aspek mental (psikososial) penderita cacat (fisik. gangguan jiwa organik pada otak (brain Sakit Upaya Kuratif damage). di antara jumlah penderita cacat (10% dari populasi) yang tergolong: Disability (Ketidak-mampuan) .Prevensi cacat tingkat I menjadi lingkup perhatian kesehatan jiwa. Rehabilitasi ss. Upaya rehabilitasi dalam arti luas (rehabilitasi terpadu) merupakan serangkaian upaya medik. Upaya rehabilitasi dalam bidang kesehatan yang biasa disebut dengan rehabilitasi medik. narkotik dan alkohol masing-masing adalah 7. yaitu: kesehatan. Upaya rehabilitasi medik meliputi berbagai kegiatan pelayanan kesehatan. Pemberian dan latihan penggunaan alat bantu atau alat pengganti tubuh. juga 7. psikiatri dan sosial-medik yang diperlukan. Upaya Promotif Di samping itu. dan atau meningkatkan kemampuan fungsional seseorang semaksimal mungkin dari cacat yang dideritanya. yaitu semua tindakan medik yang ditujukan untuk mencegah terjadinya cacat (impairment. Besarnya masalah "cacat mental" dapat digambarkan deImpairment (Kelainan) ngan data berikut: 1 Prevensi cacat tingkat II (1) Menurut perkiraan WHO (1978). psikologi. dan peSehat nyalah-gunaan obat/narkotik. vokasional. dan untuk pasien jumlah pasien yang memerlukan program rehabilitasi yaitu = mental. occupational therapy.7 per seribu penduduk). khususnya terhadap dua sangkutan : hal. 35. Pembedahan baik yang bersifat korektif ataupun plastik. epilepsi.gangguan psikotik fungsional Prevensi cacat tingkat III Upaya Rehabilitasi .retardasi mental Handicap (Ketunaan) .upaya rehabilitasi (secara keseluruhan). pendidikan. walaupun terutama untuk mereka yang tkronik dan yang tergolong psikosis. maka dengan gangguan fisik (rehabilitasi fisik).7% nya (atau masing. psiko-geriatrik dan gangguan psikososial juga -•-. yaitu: Jenis-jenis gangguan jiwa dapat dilihat pada buku 'International Classification of Diseases (Revisi IX) dan Buku Pedoman Penggolongan Jiwa Indonesia — Revisi II. 1969). group psychotherapy dan terapi khusus yang lain.

mengurus diri. petugas pendidikan. dan merupakan "asylum mental". Kerjasama dengan Departemen Perindustrian untuk melatih para instruktur kerja juga telah dilaksanakan sejak Pelita III. Rujukan dan kerjasama lintas sektor Beberapa pasien yang tak dapat dipulangkan ke keluarga dan masih memerlukan latihan kerja jangka panjang. Pemasukan pasien masih berdasar keputusan hakim. 135 Th 1978 tentang Organisasi dan Tatalaksana RSJ. sport dan sebagainya) maka fungsi RSJ mengalami modernisasi. seperti Phalamarta di Cibadak. Tugas seorang dokter selain harus dapat mengobati. termasuk di sini pendidikan dan latihan agar dapat hidup mandiri. petugas sosial. pelaksanaannya juga dengan bantuan dan kerjasama instansi lain (Dinas Sosial dan Dinas lain). Kegiatan rehabilitasi ini dibagi dalam tahap-tahap: (a) Tahap persiapan: agar pasien dapat dipulangkan atau disalurkan ke masyarakat. disarankan untuk memandang dan menelaah manusia serta masalahnya dari aspek-aspek yang dapat digolongkan: (a) organobiologik (biosistem) (b) psikologik atau psiko-edukatif (psikosistem) (c) sosio-kultural secara mendalam (eklektik) yang merupakan satu kesatuan utuh (holistik). Setiap kegiatan dalam tahapan rehabilitasi merupakan proses yang berkesinambungan. BP 1GM terutama dapat memperlancar pelaksanaan kerjasama di dalam mengatasi masalah pasien psikotik gelandangan dan pasung. Oleh karenanya pasien dapat lebih mudah dan cepat dipulangkan. pertukangan. tenaga administrasi. mobilitas dan komunikasi. 3 tahun 1966 tentang Kesehatan Jiwa sebagai pengganti Het Reglement op het Krankzinnigenwezen tahun 1897. selective. Demikian pula dalam masalah cacat dan upaya rehabilitasi pasien mental. pekerja sosial. Pada waktu itu pasien telah diberikan kegiatan kerja dalam werkterapie (biasanya pertanian). Dengan kemajuan ilmu dan teknologi di bidang kedokteran jiwa. Demikian pula kegiatan after care dapat dilaksanakan oleh RSU atau Puskesmas terdekat dengan tempat tinggal pasien. 35. Badan itu merupakan forum konsultatif.Pendekatan masalah Dalam kesehatan jiwa/psikiatri di Indonesia. music therapy. Di setiap Unit Rehabilitasi RSJ tersedia fasilitas untuk pelaksanaan berbagai kegiatan rehabilitasi. Sosial. occupational therapy.sosial. Pada tahun 1978 dikeluarkan Piagam Kerjasama Tiga Menteri (Kesehatan. dan Nakertrans) yang memperkokoh kerjasama antara ketiga Departemen yang bersangkutan. namun konsep rehabilitasi belum berkembang. psikolog. Ini terdiri dari: psikiater. informatif dan fasilitatif dalam pembinaan kesehatan jiwa masyarakat termasuk upaya rehabilitasi pasien mental. dan sebagainya. (c) Tahap pengawasan yang dikerjakan oleh RSJ adalah pelayanan lanjut (aftercare service) dan kunjungan rumah (home visit) oleh petugas RSJ. antara lain dengan adanya penemuan psikofarmaka yang sangat efektif mengatasi gangguan jiwa. pengetrapan psikoterapi dan terapi sosial (terapi rekreasi. meliputi: — seleksi/evaluasi untuk menetapkan jenis terapi kerja Occupational therapy) dan latihan kerja yang sesuai dengan keadaan pasien (cacat dan potensi-potensinya). dokter. Pelaksanaan RS Jiwa dulu dibangun dengan konsep perawatan "tertutup" dan bersifat "custodial". 1984 21 .lain). isolatif dan terpencil dari masyarakat. — berbagai pendidikan dan latihan serta penyuluhan dan bimbingan kejuruan. Khusus untuk tahap penyaluran. industri. Dalam upaya rehabilitasi pasien mental. petugas ketenaga-kerjaan. RSJ menjadi bersifat "terbuka" dengan pelayanan yang bersifat mediko. perawat. yaitu RSU dan Puskesmas yang telah menjalankan upaya kesehatan jiwa secara integratif dan berdasarkan rujukan. teknik pengobatan masih minimal sehingga sangat langka yang dapat dipulangkan lagi ke keluarga. serta juga untuk mendapat ketrampilan kerja tertentu (kerajinan. atau shelthered). Pendekatan elektik-holistik berarti pula pendekatan yang bersifat multidisipliner yaitu pendekatan dari berbagai disiplin ilmu. Panti Laras di Cengkareng. dilaksanakan oleh berbagai macam tenaga pelaksana (fungsional dan struktural) yang bekerjasama dalam satu team-work dibawah pimpinan psikiater. Kerjasama di tingkat daerah telah diperkuat dengan terbentuknya Badan Pembina Kesehatan Jiwa Masyarakat (BP KJM) yang dibentuk oleh Gubernur atas instruksi Menteri Dalam Negeri. Sejak itu pula mulai dikembangkan upaya rehabilitasi pasien mental di RSJ dengan meningkatkan fasilitas pelayanan dan kegiatan. tetapi juga telah mulai dirasa sebagai masalah nasional. Kerjasama dengan Departemen Tenaga Kerja untuk melatih pasien mental telah dilaksanakan sejak Pelita III. Pembinaan kerjasama pada tingkat Pusat telah dimulai sejak tahun 1971 dengan dibentuknya Tim Koordinasi Rehabilitasi dan Penanggulangan Pasien Mental yang sampai sekarang masih berjalan. me- Cermin Dunia Kedokteran No. pendekatan semacam itu telah dicoba dan diterapkan dalam pelaksanaan. dan lain. ahli okupasiterapi. atau perlu penyaluran kerja yang bersifat sheltered dapat dirujuk ke Panti Sosial terdekat yang dikhususkan untuk menampung penderita cacat mental. Perubahan itu terutama dilandasi pula dengan UU No. PENUTUP Masalah cacat dan rehabilitasi telah mulai mendapat perhatian baik oleh petugas kesehatan. Lebih-lebih bila disadari bahwa hai ini akan menjadi makin besar di masa mendatang. Eksistensi pelayanan rehabilitasi pasien mental di RSJ dimantapkan setelah ada SK Menkes RI No. instruktor latihan kerja. (b) Tahap penyaluran berupa pemulangan pasien ke keluarga dan juga penempatan kerja (open job placement. bahkan kini dirasa bukan hanya sebagai masalah orangtua atau masyarakat. di mana setiap RSJ ada satu unit pelaksana teknis khusus untuk pelayanan rehabilitasi (Unit Rehabilitasi). pertanian. — berbagai terapi sosial untuk mempercepat proses kesembuhan dan resosialisasinya.

1984 . 24—25 April 1981. baik sebagai upaya kesehatan yang 5. ASEAN Forum on the Rehabilitation of the Psychosocially Disabled Person. penyakit juga harus dapat menetapkan jenis dan derajat keca. Jakarta. dapat mengupayakan peningkatan derajat kesehatan seseorang. paripurna maupun sebagai bagian awal dari upaya rehabilitasi Dit. berswasembada. Kusumanto Setyonegoro dan Garjito SO. produktif dan berperan dalam masyarakat.untuk dapat meningkatkan kemampuan 1. juga harus pun dalam kerjasamanya dengan berbagai sektor. Bahkan kini juga harus dapat KEPUSTAKAAN menolong pasiennya yang telah sembuh itu -. andicaps. 1981 . 1983. Kesehatan Jiwa.ringankan penderitaan dan menyenangkan pasien. Ditjen Yankes Depkes RI. and Upaya rehabilitasi medik (fisik dan mental) mempunyai 4. 1976 . Demikian pula halnya dengan rehabilitasi pasien mental 6. WHO Report of WHA fungsional pasiennya agar dapat hidup sebagai orang yang (A29/DOC/2). baik dalam RSJ mau- 22 Cermin Dunia Kedokteran No. Dit.karena masih tersisa cacatnya -. Disability Prevention and Rehabilitation. Geneva. 1983. Pedoman Kerja Badan Pembina Kesehatan Jiwa Masyarakat (BP KJM). 1980. Pedoman Rehabilitasi Pasien Mental Rumah Sakit Jiwa di Indonesia. dan untuk setiap penyakit ran. Kesehatan Jiwa Ditjen Yankes Dekes RI. International Classification of Impairments. telah mengalami perkembangan. atau cacat harus difikirkan bagaimana upaya rehabilitasinya. Prasacatan pasiennya yang telah sembuh. Disabilities. 29 Nop — 4 Dec. 2. terpadu. seorang dokter selain menetapkan diagnosis ran. PrasaDalam hal ini. kedudukan yang penting. Palembang. keluarga atau masyarakat. 35. Rehabilitation of the Psychosocially Disabled. WHO.3. Tinjauan Kesehatan Jiwa Mengenai Disabilitas Psikososial dan Rehabilitasinya. Simposium Rehabilitasi. Garjito SO.

Sejak 1971 Departemen Kesehatan RI c. Akan tetapi walaupun perbaikan. Depkes RI PENDAHULUAN Perkembangan dan pemanfaatan teknologi modern sudah meresap di segala lapangan kehidupan. mulai tampak beberapa ketimpanganketimpangan yang pada kesempatan ini disebutkan sebagian saja. maka dapat dibayangkan bahwa untuk mengatasi kesulitan ini satu-satunya cara adalah otomatisasi pencatatan dan pelaporan pasien mental. yang berakibat turnover pasien menjadi lebih cepat dan jumlah pasien menjadi cukup besar.pasien mental. perlu dicatat pula bahwa jumlah psikiater Indonesia masih jauh dari memadai dengan sekitar 1-2 psikiater bagi RS Jiwa di luar Jawa dan 4-8 psikiater bagi RSJ di Jawa. SEJARAH PERKEMBANGAN SISTIM INFORMASI KESEHATAN JIWA Sejak Direktorat Kesehatan Jiwa dibentuk sebagai instansi utama dalam lingkungan Departemen Kesehatan RI untuk mengurus dan mengatur kegiatan kesehatan jiwa di seluruh Indonesia pada tahun enampuluhan.istilah yang kurang jelas batasannya. maka mulai diciptakan suatu sistim pencatatan dan pelaporan tentang kegiatan RS Jiwa dan keadaan pasiennya. dan sanatorium swasta.q.perbaikan tercapai juga. Walaupun jumlah tempat tidur di Indonsia relatif kurang dibandingkan dengan negara. namun dapat dibayangkan bahwa menyusun laporan berkala dari sekian banyak fasilitas perawatan pasien mental dan mengolah datanya secara sentral. Bila ini semuanya dihitung. dengan kapasitas total untuk seluruh Indonesia sekitar 7000 tempat tidur. 35. misalnya kriteria untuk mengklasifikasi diagnosis klinik dalam diagnosis Cermin Dunia Kedokteran No. Direktorat Kesehatan Jiwa mulai mengadakan pencatatan dan pelaporan tentang data demografik dan kondisi pasien mental di seluruh Indonesia. Di seluruh Indonesia sekarang tersebar 30 RS Jiwa Pemerintah dengan kapasitas tempat tidur masingmasing RS Jiwa sekitar 300 = 500 tempat tidur. merupakan pekerjaan yang tidak ringan dan cukup kompleks.Komputerisasi Data Demografik dan Psikiatrik Pasien Mental di Indonesia dr. yang meliputi ruang lingkup nasional dimungkinkan karena semua aktivitas pelayanan kesehatan jiwa Pemerintah berada di bawah naungan atau dikoordinasi oleh Direktorat Kesehatan Jiwa. Selain itu. Dengan pembuatan laporan-laporan secara konservatif ini. 1984 23 . Sistim pencatatan dan pelaporan pada waktu itu bersifat laporan tentang pasien yang dirawat di RS Jiwa saja. Fakultas Kedokteran. RS ABRI. Melihat hal demikian. Laporan-laporan ini biasanya dibuat sekali dalam tiga bulan. Dengan adanya pengobatan modern dengan obat-obat psikofarmaka. Proyek ini. perubahanperubahan yang agak sering ini mempunyai efek merugikan. begitu pula di bidang ilmu kedokteran.negara lain. seperti misalnya : RSU. Dapat disebut di sini beberapa contoh. Dalam jumlah ini belum termasuk kapasitas tempat tidur dari fasilitas perawatan pasien mental di luar RS Jiwa Pemerintah. maka lama perawatan pasien mental dapat diperpendek menjadi 1-3 bulan. diperkirakan kapasitas tempat tidur bagi pasien mental adalah kira-kira 8000 tempat tidur. khususnya laporan yang merupakan masukan untuk maksud administratif. maka pekerjaannya menjadi lebih rumit lagi. Proyek ini yang dimulai dengan pengumpulan data dari pasien yang dirawat di dalam rumah sakit jiwa di seluruh Indonesia dilaksanakan dalam rangka kerjasama antara Direktorat Kesehatan Jiwa dengan International Committee Against Mental Illness (ICAMI). New York. yaitu terjadinya kebingungan antara para penyusun laporan perihal pengisian beberapa elemen dalam laporan yang kurang jelas pengertiannya. Apabila di samping itu akan diadakan monitoring dari kondisi pasien. Selama beberapa tahun laporan. Rudy Salan Kepala Subdirektorat Epidemiologi dan Psikofarmakologi Direktorat Kesehatan Jiwa.laporan ini mengalami perubahan-perubahan untuk perbaikan. Dalam karangan ini akan dilaporkan pengembangan suatu sistim informasi tentang pasien mental yang berobat di fasilitas-fasilitas kesehatan jiwa dengan implikasi internasional. atau istilah. USA.

Berdasarkan pengalaman-pengalaman preliminer ini. Mereka biasanya kurang pula menghayati pentingnya untuk mengirim data dan laporanlaporan yang akurat. Kedua hasil ini dianggap penting sebagai umpan-balik bagi RSJ. 1984 . Mengingat kesukaran. Sejak 1972 hingga kini Direktorat Kesehatan Jiwa menerbitkan laporan profil dan kondisi pasien mental dari semua fasilitas psikiatrik setiap tahunnya3. yang pengolahannya menggunakan komputer. kerjasama tadi diperluas dengan melibatkan Direktorat Kesehatan Jiwa agar supaya pembaharuan dapat mencakup seluruh Tanah Air. pekerjaan dokter di RSJ untuk menyusun status pasien dapat dipersingkat sekali. Sebagai formulir dasar untuk pencatatan dan pelaporan digunakan kuesioner dari ICAMI yang dikenal dengan nama General Purpose Psychiatric Questionnaire (GPPQ).statistik. dikembangkan pada tahun 1973 dan digunakan pada RSJ yang memiliki unit rehabilitasi.1964 . New York. penggunaan istilah pasien baru dan lama.1965. dan lain informasi untuk perencanaan dan evaluasi. 35. Format asli yang digunakan untuk optical scanning bagi komputer IBM 360 model 30 dirubah dan disesuaikan dengan keadaan di Indonesia. di samping bagi staf RSJ merupakan bahan penting untuk memperbaiki kegiatan RSJ seoptimal mungkin. Laporan-laporan ini pun tidak menyediakan kesempatan dalam sistimnya untuk memberikan semacam umpan balik (feedback) kepada rumah sakit yang bersangkutan. lama perawatan. maka namanya diganti dengan Daftar Isian Pasien Mental Rawat Rumah Sakit atau DIPAM Rawat RS. harus digunakan istilah-istilah yang pengertiannya tidak meragukan lagi.kesukaran yang cukup besar untuk melumpuhkan kegiatan Direktorat Kesehatan Jiwa sebagai instansi yang berwenang dalam upaya kesehatan jiwa di Indonesia. pasien yang dipulangkan atau melarikan diri. Ini berarti bahwa psikiater harus secara aktif diikutsertakan dalam sistim informasi ini. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (Psychiatric Pilot Project). U. Walaupun empat DIPAM ini dikembangkan tersendiri. karena dari data itu pimpinan RSJ dapat dengan mudah mengetahui profil pasien mental di RSJ-nya dan dapat membandingkannya dengan RSJ lain. DIPAM Rehabilitasi yang merupakan suatu formulir pencatatan dan pelaporan tentang pasien mental yang mengalami proses rehabilitasi. dan pada akhir 1971 telah dapat dihasilkan tabulasi pertama dari 1314 pasien mental1. Berdasarkan pengalaman-pengalaman yang menggembirakan ini. Dari DIPAM Pemulangan yang dikombinasikan dengan DIPAM Rawat RS dapat disusun "patient movement data". sebab dengan kurangnya jumlah psikiater dan dokter di RSJ acapkali status pasien hanya diisi seperlunya saja. diadakan perluasan proyek ke daerah di luar Jawa dalam tahun 1972. yaitu pengaturan ketertiban penyimpanan dan pengiriman data dan tugas-tugas administratif lain. yaitu mereka yang ditugaskan melaksanakan pengumpulan data dan menyusun laporan laporan pada umumnya tidak atau kurang minat terhadap bahasa angka. Mengingat hal-hal di atas ini. dsb. Untuk dapat menciptakan suatu sistim informasi yang meliputi semua aliran psikiatrik yang terdapat di antara para psikiater. Terjemahan dalam bahasa Indonesia telah dipersiapkan dengan penyesuaian items-nya. Sejak April 1971 proyek ini berjalan dengan lancar di Jawa dan Bali. dan petugas administrator rutin mempunyai tugas terbatas pada segi administratif dari sistim informasi ini saja. Sejak sukses pertama itu mulai dikembangkan DIPAM lain. Pada tahun 1977 dikembangkan DIPAM Rawat Jalan yang maksudnya digunakan dalam pelayanan pada poliklinik psikiatri khusus bagi pasien yang berobat jalan saja. maka Direktorat Kesehatan Jiwa telah mengadakan kerjasama dengan International Committee Against Mental Illness (ICAMI). perlu disusun suatu status mentalis pasien yang mencatat hal-hal dasar tentang kondisi pasien yang dapat diterima oleh semua psikiater sebagai data utama dalam pencatatan dan pelaporan mereka. terbentuklah tim khusus di Direktorat Kesehatan Jiwa untuk menangani masalah sistim informasi ini. Mulai triwulan pertama dalam tahun 1971. yang acapkali sangat berbeda. Salah satu ciri khas bagi ilmu psikiatri adalah bahwa dalam tubuh disiplin ilmu ini terdapat banyak aliran dan orientasi teoritik yang berakibat bahwa antara para psikiater terdapat cara penyusunan laporan pasien berdasarkan orientasi masingmasing. Umpan balik merupakan dorongan yang positif bagi petugas. Pada tahun 1980 dikembangkan DIPAM Pemulangan yang diisi apabila pasien yang dirawat di RSJ dipulangkan. pada dewasa ini sedang diusahakan suatu lin- 24 Cermin Dunia Kedokteran No. Kuesioner ini merupakan daftar isian multiple choice yang berisi data demografik dan psikiatrik dari pasien mental. Pada tahun . dan penjajagan terhadap pengolahan dan pengelolaan sistim informasi ini. hal mana adalah esensial bagi suatu sistim pencatatan dan pelaporan yang baik. dan pada akhir tahun 1972 dapatlah tercakup seluruh jajaran RSJ dari Sabang sampai Abepura di bawah naungan Direktorat Kesehatan Jiwa dan fasilitas psikiatrik lainnya2. maka sejak beberapa tahun dicarilah penyusunan suatu sistim informasi tentang pasien mental dengan berpedoman pada beberapa kriteria sebagai berikut : sistim dan proses pencatatan dan pelaporan harus efisien dan efektif. dan pencatat maupun pelapor harus memiliki expertise di bidang psikiatri yang lebih besar dibandingkan dengan petugaspetugas sebelumnya. Dari hasil ujicoba ini diadakan perbaikan-perbaikan dan perubahanperubahan dalam daftar isian dan sistim pengelolaannya. untuk menyusun suatu sistim informasi yang dapat memenuhi persyaratan tersebut.angka.petugas di rumah sakit untuk menyusun laporan yang tepat dan akurat. ICAMI telah melakukan kerjasama dengan Bagian Psikiatri. Lagi pula data yang minim itu tidak sempat diolah karena untuk mengolahnya perlu tenaga khusus. Setelah daftar isian yang digunakan sudah mantap. Dengan adanya narrative print-out. Hasil print-out berupa dua macam : (1) ceritera informatif (narrative) dari pasien-pasien mental dalam bahasa Inggris dan Indonesia (2) laporan statistik dari data yang tercantum dalam kuesioner. diadakan ujicoba dari daftar isian ini di RSJ di Jawa dan Bali. Pada tahun 1970. Laporan dan tabulasi statistik juga merupakan umpan balik yang cukup baik.A.S. Salah satu kendala bagi sistim pencatatan dan pelaporan yang sebenarnya merupakan kendala yang umum bagi upaya pengumpulan data di Indonesia.

Pemeriksaan DIPAM oleh petugas di Direktorat Kesehatan Jiwa perihal data esensial yang diperlukan untuk menjamin input yang baik. hukuman. DIPAM aslinya dikembalikan ke tempat asalnya. umur.sakit. DIPAM Rawat RS Bagian I : Bagian ini berisi informasi administratif dan personal.fasilitas psikiatrik.psikiatrik. maka koreksi data perlu dilakukan untuk menjamin keabsahan data. remisi. seleksi dan testing psikologik untuk menentukan bakat untuk latihan-latihan tertentu. Dalam sistim ini terdapat unsur . dan codingsheet dikirimkan ke Direktorat Kesehatan Jiwa untuk diolah lebih lanjut. dokter yang memeriksa. tanggal masuk. aktivitas keagamaan. dan beberapa items yang penting untuk dianalisa seperti jenis kelamin. diagnosis. Sekalipun dalam buku laporan statistik ini diterbitkan 56 tabel standar dan 10 grafik. pekerjaan. Di sini ditanyakan tentang lamanya episode penyakit sekarang. prognosis dan pengobatan sebelum masuk rumah sakit. Hospital summary batch -editing report Untuk semua fasilitas psikiatrik yang dimaksudkan agar petugas di Direktorat Kesehatan Jiwa dapat secara tepat dan cepat memperoleh gambaran tentang kualitas laporan yang dibuat oleh fasilitas . sikap keluarga terhadap penyakit pasien. Laporan ini dimaksudkan agar supaya pars pengisi DIPAM dapat memusatkan perhatiannya pada items tertentu yang diisi secara kurang memuaskan. Bagian III : Bagian ini berisi data tentang evaluasi pasien. Hospital summary batch-editing report yang melaporkan persentase dari items yang diisi secara tidak tepat. Bagi fasilitas-fasilitas psikiatrik di Jawa. data diperiksa kembali oleh seorang petugas perihal kelengkapan mformasi dalam DIPAM. tahanan. Direktorat Kesehatan Jiwa merupakan instansi sentral yang mengkoordinasi se luruh sistim dan mengadakan pengolahan secara sentral dari data pasien mental yang tertera dalam sistim DIPAM. Setelah itu codingsheet yang ada pada formulir DIPAM dirobek. Setelah semuanya dianggap lengkap. yang satu kopi nanti akan dikirimkan kepada rumah sakit yang bersangkutan dan satu kopi disimpan dalam ruangan khusus di Direktorat Kesehatan Jiwa. cepatnya timbul penyakit. 35. Editing oleh komputer. ISI DARI DIPAM Sebagai gambaran dari ruang lingkup perangkat data pada sistim informasi DIPAM.kesalahan yang masih terdapat dalam data. rujukan. pengobatan pasien dalam ruangan. 2. seperti: nama. jenis kelamin. Mengingat syarat utama bagi pengolahan data secara oto matik yaitu data harus bersih. yaitu apakah mereka masih hidup. cross-tabulation programs telah dipersiapkan oleh Direktorat Kesehatan Jiwa. fasilitas psikiatrik. perawatan sebelumnya. 3. ke . 1. Items yang menjadi perhatiannya khusus itu dicetak dengan tipografi agak beda dari items lainnya. Pemeriksaan DIPAM oleh petugas di RSJ atau fasilitas psikiatrik. c. maka codingsheets dikumpulkan dan dikirim ke pusat pengolahan untuk dialihkan kepada keypunch cards. Untuk tujuan itu. seperti dibesarkan di tempat urban atau rural. PENGELOLAAN SISTIM INFORMASI Sejak sistim informasi ini diciptakan. semua data yang telah dikirimkan oleh fasilitas-fasilitas psikiatrik diolah bersama dalam suatu tabulasi statistik yang diterbitkan setiap tahunnya. Sesampainya di Direktorat Kesehatan Jiwa. DIPAM Rehabilitasi Dipam ini terdiri dari 3 bagian : Bagian I : Bagian ini berisi data tentang latar belakang sosiokultural. Untuk itu. jumlah orang yang hidup bersama dengan pasien dsb. dan perbaikan data bila diperlukan. Untuk ini telah dikembangkan suatu batch-editing program yang terdiri dari 3 macam hasil keluaran : a. dan sumber anamnesis. nomor identifikasi rumah. Error analysis report yang mengidentifikasi kesalahan yang dibuat dalam masing-masing pengiriman. penyakit jiwa dalam keluarga atau penyakit lain. Yang menjadi perhatian utama dalam pemeriksaan ini adalah items yang berisi nomor identifikasi pasien. pisah atau kawin kembali. bercerai. codingsheet ini dikirim setiap 2 minggu sekali. Informasi tentang orang tua pasien ditanyakan di bagian ini pula. dalam karangan ini akan dikemuka. diagnosis pada waktu masuk. Di sini juga ditanyakan tentang latar belakang lingkungan. mampuan untuk beradaptasi sosial dan prestasi pekerjaan. tanggal masuk rumah sakit. Selanjutnya ada informasi tentang pendidikan. jumlah episode. Pada akhir tahun kalender. Cermin Dunia Kedokteran No. dan aktivitas dalam masyarakat. namun setiap waktu dapat dimintakan tabel-tabel lain di luar tabel standarapabila ini dibutuhkan oleh salah satu fasilitas psikiatrik misalnya untuk usaha administratif atau riset. b. komposisi dari rumah tangga. kan beberapa contoh data yang dicatat dan dilaporkan. status perkawinan. perkiraan taraf inteligensi. penyalahgunaan alkohol dan obat-obatan.kage yang memungkinkan mengikuti perjalanan masing-masing pasien dari mulai kontak pertama dengan fasilitas psikiatrik hingga kontak terakhir.unsur sebagai berikut : 1.fasilitas psikiatrik di luar Jawa sekali sebulan. dokter atau perawat yang bersangkutan sesuai dengan bidangnya. Bagian II : Bagian ini meliputi data tentang pemeriksaan pre liminer. 2. dalam sistim ini telah dikembangkan suatu batch-editing system4 di mana setiap kiriman data diperiksa melalui komputer perihal kekurangankekurangan atau kesalahan. informasi tentang pekerjaan dan prestasi serta partisipasi keluarga dalam usaha rehabilitasi. Selanjutnya pada tiap fasilitas psikiatrik DIPAM dikumpulkan oleh seorang administrator (koordinator) yang memeriksa secara teliti masing-masing DIPAM. keadaan perumahan. perilaku kriminal. nomor identifikasi. sedangkan bagi fasilitas. diagnosis dsb. apakah ada items yang kurang atau lupa diisi. 1984 25 . alamat tempat lahir. Bagian II: Bagian ini berisi data medik. Semua DIPAM diisi oleh psikiater. Punched cards yang memuat semua data kemudian dimasukkan ke dalam kom puter yang menghasilkan narrative print-out.

maka setiap tahun data ini dikutip dalam laporan tahunan ASEAN DRUG EXPERT MEETING dan badan-badan internasional seperti WHO. dalam DI PAM ini terdapat pula dua bagian yang terdiri dari data demografik dan psikiatrik dengan diagnosis . dan akhirnya disusun suatu rencana follow up. Strategi terapi dan obat-obatan yang pemah diberikan kepada pasien dapat langsung dilihat sehingga tidak perlu lagi dicoba obat psiko-farmaka lain. Beberapa kecenderungan perubahan dalam variabel umur dan taraf sosial-ekonomis dapat jelas terlihat dari tahun ke tahun. yang menunjukkan bahwa jumlah kapasitas tempat tidur untuk pasien mental dan jumlah RS Jiwa masih jauh di bawah negara-negara berkembang lain. dan sebagian kecil saja yang dikirim oleh polisi atau pengadilan. berguna pula untuk merencanakan ketenagaan. Selain beberapa data identifikasi yang memungkinkan DIPAM ini di. 1973. dan prognosis. Selain itu. terdapat data tentang pengobatan yang diberikan selama perawatan. Dengan menggunakan Pedoman Penggolongan Diagnosa Gangguan Jiwa (PPDGJ) I. DIPAM Rawat Jalan Sebagaimana disusun dalam DIPAM Rawat RS. Beberapa trend diagnostik dengan segera dapat dilihat dan dimonitor bila ini diperlukan. Selanjutnya dicantumkan suatu prognosis di lihat dari segi mental maupun sosial. adaan pasien mental di Indonesia. dan rencana follow-up selanjutnya. informasi secara stabil akan dapat menstimulasi penelitian-penelitian epidemiologik yang lebih canggih‚ 4. Ini dapat mengarahkan penelitian-penelitian operasional dan evaluatif lebih lanjut. Dengan demikian.1978. dan sebagainya akan berguna sebagai masukan untuk perubahan kebijaksanaan pengelolaan rumah sakit 5-7 3 Bidang Penelitian Karena data diperoleh dari semua bagian di Indonsia berdasarkan kriteria pencatatan yang sama. hubungan antara perawatan pertama (first admission) dan perawatan berkali-kali. Dari Data ini dapat dilihat perkembangan penyalahgunaan obat narkotik secara epidemiologik yang memuncak pada tahun 19721974. kaitkan dengan DIPAM Rawat RS. 9. 35. Penelitian selanjutnya menunjukkan bahwa para pengobat tradisional memegang peranan yang cukup penting dalam masa-masa pertama seorang menderita sakit jiwa. Bidang administratif dan perencanaan Analisis data dari DIPAM dapat berguna bagi administrator perencana. MANFAAT DARI SISTIM INFORMASI INI Perihal manfaat dari proyek ini dapat dikemukakan beberapa hal sebagai berikut : 1. Bidang Pendidikan Mengisi DIPAM itu sendiri merupakan suatu pengalaman edukatif. dan selanjutnya memperlihatkan pola endemik10. maka komunikasi antara psikiater dapat lebih dipermudah. Selain daripada itu. Selain data sosiodemografik. Bidang medik-psikiatrik Sistim ini memungkinkan pencatatan yang lebih lengkap dari pada dengan cara yang konvensional. Dari data yang diperoleh hingga kini. Informasi ini selain bernilai sebagai data epidemiologik. Kualitas pelayanan dapat pula dibandingkan dan perbaikan dapat disarankan. dapat dikemukakan. dapat pula diperoleh data medik-psikiatrik tentang perkembangan penyakit pasien dari permulaan hingga kini. Pada waktu penyalahgunaan obat narkotik mulai memasuki Indonesia di tahun 1969 dan memuncak pada tahun 1973. mengingat bahwa pengisiannya harus selesai dalam situ kali kunjungan dibandingkan dengan DIPAM Rawat RS yang untuk pengisiannya diberikan waktu satu minggu. Para administrator sekarang sudah memperoleh gambaran yang lebih komprehensif tentang ke. Kegunaan yang sangat menonjol adalah dalam hal memonitoring penyalahgunaan obat narkotik claim masyarakat. terapi tindak lanjut. DIPAM Pemulangan DIPAM ini tidak berdiri sendiri dan harus dikaitkan dengan data yang terdapat dalam DIPAM Rawat RS. kebutuhan akan obat-obatan . 2. 3. 4. 5-6. Selain itu. Para dokter dan petugas paramedik dilatih untuk mengemukakan pertanyaan yang lebih akurat dan secara lebih sistematik. menurun pada tahun 1977 .000 penduduk. Informasi tentang beban dan jumlah pasien. PENGGUNAAN DARI SISTIM INFORMASI INI Dengan adanya sistim informasi ini. telah diletakkan dasar infrastruktur dari suatu sistim yang mantap dan yang dapat dikembangkan lebih lanjut. dari pola rujukan terlihat bahwa kebanyakan pasien dikirim untuk dirawat di RS Jiwa oleh keluarganya. Tentang penerimaan pasien untuk dirawat. tanggal pemulangan dan jenis terminasi perawatan.Aspek rekreasi dan penyesuaian pribadi dinilai pula dalam bagian ini. maka perbandingan dapat dibuat antara daerah satu dengan daerah lain. 1984 . 26 Cermin Dunia Kedokteran No. Colombo Plan dsb. dapat dipertanggungjawabkan pembangunan RS Jiwa barn di propinsi-propinsi yang belum memiliki RS Jiwa. Ini berarti di dalam masa itu jelas terdapat usaha pengobatan lain dan berada di luar ruang lingkup dari sistim rumah sakit jiwa.6 bulan. karena banyak data dapat direkam dan diolah dengan menggunakan unit pengolahan otomatik. perubahan-perubahan sesuai dengan musim (seasonal trends). dapat dilihat rumah sakit mans yang menerima pasien kronik lebih banyak dibandingkan dengan rumah sakit lain 6. Data statistik rumah sakit yang mantap dapat dikumpulkan dari tahun ke tahun. ini sangat erat kaitannya dengan kepadatan penduduk. Dari data ini dapat pula dihitung hospital admission rates per 100. diagnosis akhir. bahwa keterlambatan mengobati pasien mental ke rumah sakit adalah sekitar 2. hanya Direktorat Kesehatan Jiwa yang memiliki data tentang penyalahgunaan obat narkotik yang dirawat di RS Jiwa. Karena kemantapan data ini. maupun untuk mengambil keputusan. Dengan adanya kriteria yang seragam dan yang disetujui bersama. admission rates antara propinsi -propinsi di Indonesia berbeda cukup jauh. Data yang dicatat dalam DIPAM ini jauh lebih sederhana. dapat dibuatkan komparasi antara praktek diagnosis macam-macam fasilitas psikiatrik 8.

6. Direktorat Kesehatan Jiwa. Zebulon and Kline.107. Inc. Buku Laporan Paden Mental dan Narkotik di Rumah Sakit Jiwa di Indonesia. jelas bahwa suatu sistim informasi tentang pasien mental dengan menggunakan teknologi modern dapat dilakukan juga di negara yang sedang berkembang dan berpenghasilan rendah. 1971. The use of computers by the Ministry of Health in Indonesia. 3.PENUTUP Dari apa yang telah diuraikan di atas. Proceedings Workshop on Reduction of Demand for Illicit Drgu s in South East Asia. Eds. Laporan Subdit Pengembangan Program Direktorat Kesehatan Jiwa. Proceedings of the Second Regional Seminar on Psychotropic Medication.A computerized recording system for mental patients in Indonesia. A Colombo Plan PUbliation. Utilization of mental helath data system for helath planning. Cermin Dunia Kedokteran No. General Purpose Psychiatric Qustionnaire. 10. John Wiley and Sons. (2) : 91 -111. biaya dapat dikurangi secara memuaskan dengan kegunaan yang melebihi dari sistim informasi konvensional lain. Salan R and Sadono B. 1975. Personal Characteristics of first admissions in mental hospitals in Indonesia. in Information Support to Mental Health Programs. Satan R. 35. 2. 5. Dep. Salan R. Eksaserbasi gangguan mental sebagai parameter efektivitas terapi dalam psikiatri. (terbitan setiap tahun dart tahun 1972-1982). 9. Setyonegoro IC. Tjahjsna 1. Jiwa 10. National mental hospital reporting programme: some trends in the number and characteristics of drug users in Indonesia 1972 . and Salan R. 7. Departemen Kesehatan. 1973. Jiwa 14 1981. KEPUSTAKAAN 1. Laska EM et al Eds. Sadono B.1977. Salan R. National Workshop on Psychiatric Epidemiology. R. Laska EM and Bank R. Taintor. Nathan. (3) : 33-53. Direk torat Kesehatan Jiwa. 1984 27 . Walaupun biaya pada waktu mulai menegakkan sistim ini tinggi.1979. Malaysia. 8. New York: Human Sciences Press. Malaysia 14-20 May 1979. in Safeguarding Psychiatric Privacy — Computer Systems and Their Uses. Satin R dan Sadono B. Direktorat Kesehatan Jiwa. Jiwa 8 1975. Saban. 1983. Penang. namun setelah sistim cukup stabil. Kes RI 4. Kuala Lumpur. Salan R The Indonesian automated information system for mental patients.1977 (4) : 97 . 1977.

Di satu pihak ilmu hukum mengintroduksi pengertian dan istilah ini dalam perundangundangan. PNPNCH. Kongres Nasional III. 2) Jika nyata perbuatan itu tidak dapat dipertanggungkan kepadanya karena kurang sempurna akalnya atau karena sakit berubah akal. Sejauh manakah hukum biasa dapat diberlakukan terhadap seorang yang ada gangguan jiwanya? Sejauhmanakah perkecualian dapat diberikan? Ini semua merupakan pertimbangan yang cukup rumit bagi hakim. toerekeningsvatbaarheid. Bila dalam suatu perkara pidana. Salah satu istilah yang ingin diketengahkan di sini adalah : "tidak dapat dipertanggungkan kepadanya" atau dalam bahasa Belanda aslinya "niet kan worden toogerekend" Banyak hal telah ditulis dan dibahas tentang pertanggungan atau pertanggungjawaban ini. seorang tersangka atau terdakwa diragukan kondisi kesehatan jiwanya saat ia melakukan perbuatan pidana. 35. criminal responsibility). Tujuannya untuk menetapkan apakah terdakwa itu menderita gangguan jiwa atau tidak. Dapat dilihat suatu 28 Cermin Dunia Kedokteran No. karena dalam pendidikan kedokteran tidak ada suatu mata pelajaran khusus yang membahas dan mengkuliahkan semua seluk-beluk pertanggungjawaban pidana. Bahwa makna sikap manusiawi dari peradilan di negara kita tercermin dalam fasal 44 KUH Pidana tidak dapat diragukan lagi Yang menjadi masalah di sini yaitu batasan. maka Hakim boleh memerintahkan menempatkan ia di rumah sakit gila selama . 1984 . karena sejak dahulu dirasakan adanya unsur ketidakadilan bila peraturan-peraturan hukum yang berlaku untuk orang normal diterapkan kepada mereka yang terganggu jiwanya.Pengertian Pertanggungjawaban Kriminal Atas Perbuatan Individual Dalam Rangka Visum et Repertum Psikiatrikum dr. Problema di sini.lamaya satu tahun untuk diperiksa. yang tidak dapat dipertanggungkan kepadanya karena kurang sem* Naskah disampaikan dalam Simposium Psikiatri Kehakiman. Sikap yang demikian dalam peradilan memang masuk akal. namun justru dengan adanya sikap manusiawi ini timbul masalah-masalah lain yang mempersukar penilaian hakim atau penegak hukum. Depkes RI Salah satu titik sentuh di antara sekian banyak titik sentuh antara disiplin ilmu kedokteran jiwa dan ilmu hukum pada forum peradilan adalah pengertian tentang pertanggungjawaban kriminal (kadang-kadang juga disebut pertanggungjawaban pidana. pertanggungjawaban pidana dikaitkan dengan kemauan bebas dan aliran determinisma. puma akalnya atau karena sakit berubah akal tidak boleh dihukum. untuk memberikan keterangan ahli dalam sidang peradil an. Titik sentuh ini merupakan hal unik yang tidak didapati pada cabang-cabang ilmu kedokteran lain. maka yang berwenang dalam sidang peradilan dapat memanggil seorang ahli kedokteran jiwa (psikia ter).batasan dan istilahistilah. pertanggungjawaban pidana dalam kaitannya dengan fungsi ego1 dsb. Dalam KUH Pidana yang hingga kini masih berlaku. Namun demikian hingga kini belum dicapai kesepakatan tentang batasan-batasan dari pertanggungjawaban pidana ini. seorang dokter tidak dapat dianggap kompeten menentukan pertanggungjawaban pidana ini. yang dalam prakteknya dokter ahli jiwalah yang harus menentukan. Konsekuensi dari keterangan ahli ini : ada tidaknya gangguan atau penyakit jiwa pada terdakwa akan dikaitkan dengan dapat atau tidaknya dipertanggungjawabkan tindak pidana tersebut kepadanya. Jadi jelaslah bahwa konsep dan pengertian pertanggungjawaban pidana merupakan konsep hukum tanpa diberikan batasan-batasan yang tegas. dalam fasal 44 ayat I dan 2 disebut hal-hal sebagai berikut : 1) Barang siapa mengerjakan sesuatu perbuatan. Medan. Sikap yang amat manusiawi dari peradilan ini perlu dipuji. tetapi di lain fihak para penegak hukum selalu menanyakan kepada ahli ilmu kedokteran jiwa untuk menetapkan apakah suatu perbuatan melanggar hukum (pidana) dapat diptertanggungjawabkan kepada seorang terdakwa yang diduga terganggu jiwanya. Beberapa aspek telah disorot antara lain : falsafahnya. JOJuli ‚ 2 Agustus 1984. toerekenbaarheid. Rudy Salan Kepala Subdirektorat Epidemiologi dan Psikofarmakologi Direktorat Kesehatan Jiwa.

3. peraturan yang menjadi dasar bagi pelaksanaan hukum acara pidana dalam lingkungan peradilan umum adalah Reglemen Indonesia yang diperbarui (RIB) atau yang juga dikenal dengan Het Herziene Inlandsch Reglement atau HIR (Staatblad tahun 1941 nomor 44). 1993/KDJ/U/70 tentang Perawatan Penderita Penyakit Jiwa tahun 1970. Kesan kami . sekarang dapat diminta pula oleh Cermin Dunia Kedokteran No. Walaupun bagi beberapa psikiatel dirasakan berat menjawab pertanyaan secara demikian. Tentang kemampuan dan kompetensi seorang psikiater untuk menetapkan pertanggungjawaban pidana seorang terdakwa. (KUHAP fasal 179 ayat 1). pemberian keterangan ahli kedokteran jiwa dalam rangka visum et repertum hanya dimintakan oleh hakim saja (Undang-Undang nomor 3 tahun 1966 tentang Kesehatan Jiwa fasal 5 ayat 1 sub e). (KUHAP fasal 120 ayat 1) 2. Tapi ketentuan yang tercantum di dalamnya ternyata belum memberikan jaminan perlindungan terhadap hak azasi manusia dan perlindungan terhadap harkat dan martabat manusia sebagaimana wajarnya dimiliki oleh suatu negara s. 35. situasinya menjadi lain. keterangan ahli c. Pengalaman menunjukkan bahwa di Indonesia kasus-kasus kontroversial jarang dikemukakan kepada para psikiater.4 sedang tugas seorang psikiater hanya menetapkan fakta medik-psikiatrik saja. Tersangka atau terdakwa berhak untuk mengusahakan dan mengajukan saksi dan atau seseorang yang memiliki keahlian khusus guna memberikan keterangan yang menguntungkan bagi dirinya. keterangan saksi b. keterangan terdakwa (KUHAP fasal 184 ayat 1) Minta pendapat orang ahli 1. khususnya dalam suatu proses peradilan di bawah sorotan mass media dan masyarakat. namun hingga kini belum timbul persoalanpersoalan yang merumitkan kedudukan mereka.pendapat yang berbeda. surat d. Untuk menjelaskan hal ini perlu diterangkan sedikit tentang lahirnya KUHAP. yang mau tidak mau akan menimbulkan beranekaragam permasalahan. Beberapa fasal yang menentukan batasan dan mengatur prosedur penulisan keterangan ahli dalam KUHAP sesuai dengan jiwa perlindungan terhadap hak azasi manusia. Ada yang berpendapat bahwa masalah pertanggungjawaban (atau kesalahan. yaitu RIB. Dengan adanya undangundang Nomor 1 Drt. culpa) adalah masalah psikiatri dan oleh karenanya seorang psikiater dapat lebih pasti menentukannya daripada hakim. hakim ketua sidang dapat minta keterangan ahli dan dapat pula minta agar diajukan bahan baru oleh yang berkepentingan.daerah sentuh antara disiplin ilmu kedokteran jiwa dan disiplin ilrnu hukum yang kabur. (KUHAP fasal 65). Sebelum adanya KUHAP.pendapat ini. menyatakan hal-hal sebagai berikut : Keterangan ahli 1. hakimlah yang selanjutnya menetapkan apakah terdakwa dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya atau tidak. sepanjang hal ini mengenai hukum acara pidana perlu dicabut dan diganti dengan hukum acara pidana baru yang mempunyai ciri kodifikasi dan unifikasi berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar1945. 3. Keterangan ahli ialah apa yang seorang ahli nyatakandi sidang pengadilan (KUHAP fasal 186). Dari psikiater diharapkan untuk memberi jawaban konfirmatif atau non-konfirmatif dalam kesimpulan pemeriksaannya terhadap pertanyaan tentang pertanggungjawaban. Tambahan Lembaran Negara Nomor 81) serta semua peraturan pelaksanaannya dan ketentuan yang diatur dalam peraturan perundang undangan lainnya. dan biasanya hakim dengan penuh kepercayaan akan iktikad baik para psikiater menerima keterangan ahli dengan baik.yaitu pemeriksaan visum et repertum psikiatrikum dijalankan karena diharuskan oleh prosedur hukum. Akan tetapi dengan diundangkannya KUHAP pada tahun 1981. Dilihat dari segi teori psikodinamik. (KUHAP fasal 180 ayat 1). yaitu hanya hakimlah yang dapat menetapkan apakah suatu perbuatan dapat dipertanggungjawabkan atau tidak. Dengan latar belakang medik-psikiatrik ini. Dalam hal diperlukan untuk menjernihkan duduknya persoalan yang timbul di sidang pengadilan. walaupun pada dasarnya hakim sudah mempunyai dugaan tertentu tentang pertanggungjawaban tersangka atau terdakwa. Hanya psikiaterlah yang dapat menentukannya secara ilmiah2. tahun 1951. antara para dokter sendiri timbul pendapat. di mana beberapa fasalfasal dan lampirannya mengatur secara teknis pelaksanaan keterangan ahli kedokteran jiwa. ia dapat minta pendapat orang ahli atau orang yang memiliki keahlian khusus. Setiap orang yang diminta pendapatnya sebagai ahli kedokteran kehakiman atau dokter atau ahli lainnya wajib memberikan keterangan ahli demi keadilan. 3. Oleh karena itu. 1984 29 . Alat bukti yang sah ialah a. Keterangan ahli adalah keterangan yang diberikan oleh seorang yang memiliki keahlian khusus tentang hal yang diperlukan untuk membuat terang suatu perkara pidana guna kepentingan pemeriksaan (KUHAP Ketentuan Umum fasal 1 hutir 28) 2. Het Herziene Inlandsch Reglement berhubungan dengan Undang-Undang Nomor 1 Drt tahun 1951 (Lembaran Negara tahun 1951 nomor 59. telah dicoba pula ditetapkan tentang tidak dapat nya dipertanggungjawabkan suatu tindak pidana dari kurang berkembangnya ego 1 Di samping pendapat. Alat bukti 1. Sesual dengan peraturan Menteri Kesehatan No. Dengan demikian keterangan ahli yang dahulunya hanya dapat diminta oleh hakim. petunjuk e. schuld. karena dianggapnya terletak di luar expertise mereka sebagai ahli dalam ilmu kedokteran.yang kami akui merupakan kesan yang sangat pribadi dan mungkin tidak disetujui oleh banyak orang . ditetapkan hanya satu hukum acara pidana yang berlaku untuk seluruh Indonesia. Dalam hal penyidik menganggap perlu. dan biasanya dalam redaksi dari permintaan itu ditanyakan apakah tindak pidana yang dilakukan oleh terdakwa dapat dipertanggungjawabkan kepadanya atau tidak. ada pula pendapat-pendapat yang bertentangan. Pada masa sebelum KUHAP berlaku. kurang jelas pengertian maupun konsepnya.

atau sekurang-kurangnya pegangan bagi psikiater untuk menentukan pertanggungjawaban pidana itu sesuai dengan apa yang diharapkan oleh orang yang berwenang dalam suatu sidang peradilan? Beberapa ahli hukum dan psikiater kehakiman telah mencoba memberikan sumbangan pikiran tentang masalah pertanggungjawaban ini. a. he is not criminally oleh masyarakat.perbuatan itu. Dengan perkembangan ilmu kedokteran jiwa yang sangat pesat akhir-akhir ini.pendapat ini perlu diketengahkan sebagai bahan pertimbangan bagi psikiater bila ia diminta membuat keterangan ahli dalam sidang peradilan. cakap atau mampu mengetahui bahwa perbuatannya itu melanggar hukum dan sesuai dengan kemauannya7. Fitz-Herbet membuat formulasi suatu tes yang membebaskan seseorang dari hukuman apabila : ". b. perlu diingat apabila pertanggungjawaban pidana dikaitkan dengan gangguan atau penyakit jiwa. Pada kesempatan ini akan dikemukakan pendapat dari beberapa ahli saja. Walaupun pada 30 Cermin Dunia Kedokteran No. Pada tahun 1535. katakanlah sebagian keterangan ahli a charge dana decharge. 1984 . or how old he is.pendapat ini dapat dikelompokan dalam 2 golongan besar. " Tes ini yang juga dikenal dengan nama wild beast test. ordinarily as great understanding as a child of fourteen years hath " 8 Pada tahun 1724. Toerekeningsvatbaarheid (dapat dipertanggungjawabkan). maka dia melakukan percobaan pembunuhan terhadap rajanya dengan perhitungan bahwa negara akan 1. Kemampuan berpikir itu terdapat pada orang normal. ahli dalam masalah orang kriminil yang sakit jiwa mengemukakan tes di mana seorang tidak dapat dipertanggungjawabkan perbuatannya apabila is : .. 35. 1." James Hadfield dibebaskan dari hukuman 3. suatu keputusan dalam peradilan Inggris yang terkenal dengan Arnold case mengemukakan suatu tes untuk membebaskan seorang terdakwa yang sakit jiwanya apabila : "The dependent had to totally deprived of his reason so that he did not know what he is doing any more than an infant or a wild beast would have known. anggota juri. account or number 29 pence. Selain itu. Suatu sikap psikis pelaku berhubung dengan kelakuannya. Jerman dan Belanda) dan golongan pendapat dari lingkungan Anglo-Saxon (Inggris dan USA). Simons mengatakan: terekeningsvatbaarheid dapat diPada tahun 1812 terjadi peristiwa pembunuhan yang berhasil pandang sebagai suatu keadaan psikis. yaitu : golongan pendapat dari Eropa Barat (Perancis.. 2. Dalam penjelasan kepada sendiri. answerable for his act. Spencer Percival. di samping adanya beraneka-ragam orientasi ilmiah dan teoritik dalam ilmu kedokteran jiwa. Dapat memahami arti dan akibat sungguh-sungguh perbuatan menjatuhkan hukuman mati kepadanya.. Karen sebagai orang yang saleh dia tidak mau melakukan tindakan tercela bunuh diri. Oleh sebab itu pula pelaku dapat menentukan kehendaknya sesuai dengan pendapatnya (tentang makna dan akibat kelakuannya). Pada tahun 1265. dan ilmu kedokteran jiwa pada khususnya6 Setidak . Sir Matthew Hale. Oleh sebab itu pelaku dapat mengerti makna dan akibat kelakuannya.. dapat dibayangkan terjadinya situasi dikemukakannya beberapa keterangan dengan kesimpulan tentang pertanggungjawaban pidana yang berbeda-beda. Pada tahun 1800 terjadi suatu peristiwa di mana seorang yang bernama James Hadfield melakukan percobaan pembunuhan terhadap raja George III dari Inggris. toerekeningsvatbaarheid itu suatu kenormalan dan kematangan psikis yang membawa tiga macam kecakapan (geschiktheid) : dibenarkan. Di Inggris. yang dilakukan menjatuhkan hukuman dari sudut umum atau pribadi dapat oleh seorang bernama Bellingham. hakim Kenyon menyatakan: "If a man is in a 2. Menyadari bahwa perbuatan-perbuatan itu tidak dibenarkan deranged state of mind at he time. Si pelaku sanggup. konsep pertnggungjawaban pidana juga tidak bisa luput dari konsep sakit dan sehat dalam ilmu kedokteran pada umumnya. 3. merupakan suatu tes yang hampir serupa dengan apa yang pernah diputuskan 500 tahun yang lalu. dan dapat diduga demikian pula pada pelaku7. schuld in engere zin). dalam keyakinannya yang salah (delusi) : bahwa Tuhan akan menghancurkan dunia. hukum8. dan ..tidaknya bagi seorang yang berasal dari disiplin ilmu kedokteran. Jadi kesimpulannya toerekeningsvaatbaarheid berarti Walaupun demikian. demikian rupa sehingga atas Perdana Menteri Inggris. Unsur-unsur toerekenbaarheid menurut Pompe adalah : Suatu kemampuan berpikir dari pelaku yang memungkinkan dia menguasai pikirannya serta menentukan kehendak atau kemauannya. Tidak ada alasan untuk menghapuskan pertanggungjawaban pidana pelaku (unsur toerekenbaarheid) 4 Menurut Van Hamel.penyidik (polisi) dan tersangka atau terdakwa sendiri. Betapa jauhnya implikasi dan besarnya pengaruh terhadap interpretasi dari pertanggungjawaban pidana ini dapat diduga tapi sukar dibayangkan. Kelakuan yang disengaja (unsur sengaja). Apakah yang sekarang dapat dipakai sebagai pedoman. labouring under melancholy distemper . nor tell who was his father or mother. mati berkat strategi pembelaan dari pembela Thomas Erskine. Menentukan kemauannya terhadap perbuatan . dan ini hanya dapat dicegah dengan mengorbankan jiwanya sendiri." 8 Satu abad kemudian. 3... peradilan berusaha menyusun suatu tes untuk menentukan apakah seorang terdakwa dapat mempertanggungjawabkan tindak pidananya atau tidak. Pendapat . 2. hakim Bracton mengemukakan tes bahwa seorang dianggap sakit jiwa bila kelakuannya bagaikan binatang buas (wild beast). Kelakuan dengan sikap yang kurang berhati-hati atau lalai (unsur kealpaan : culpa. Keadaan demikian dapat menyukarkan kedudukan dan kredibilitas psikiater sebagai saksi dalam suatu proses peradilan. Peraturan-peraturan baru ini dapat menimbulkan situasi di man keterangan ahli jiwa diminta oleh beberapa pihak (lebih dari satu permintaan). Pada hakekatnya pendapat . keputusan ini tidak sempat dijadikan prinsip kecakapan dan kemampuan7. Pertanggungjawaban pidana menurut hukum pidana terdiri dari tiga unsur : 1. ".

until the contrary be proved to their satisfaction. Bagi seorang psikiater. it must be cleary proved that at the time of the committing of the act. Contoh perbedaan ini dikemukakan oleh Sir James Stephen sebagai berikut : A telah membunuh B. Namun terhadap "M'Naghten rule" ini ada beberapa kritik yang perlu dikemukakan di sini. even to violate the oath he takes as a witness to tell the truth and nothing but the truth. dan beberapa hari kemudian 15 ahli hukum diminta menyusun pedoman untuk menentukan pertanggungjawaban kriminal. 9" Berdasarkan ini. 1984 31 . hingga meninggal dunia. Ia dimasukkan dalam Rumah Sakit Jiwa selama 22 tahun. sehingga dia melarikan diri dari Scotland. sehingga akhirnya "Durham rule" pada tahun 1972 ditinggalkan dan diganti dengan Model Penal Code dari The American Law Institute. Dia menilai seluruh kepribadian terdakwa dan menelaah perbuatannya dari segi alam sadar maupun tak sadar. M'Naghten menderita delusi persekutif dan menganggap bahwa partai Tories yang berkuasa pada waktu itu mengguber-uber dan membuatnya bangkrut. Zilborg selanjutnyamengatakan : "To force a psychiatrist to talk in terms of the ability to distinguish between right and wrong and of legal responsibility is . pada tahun 1954 hakim David Bazelon dari District of Columbia. Oleh karena itu ia diadili. kepada psikiater diberikan kesempatan sebanyak mungkin untuk mengungkapkan bukti-bukti medik-psikiatrik tentang kondisi kesehatan jiwa terdakwa11. Dalam rangka ini Zilborg mengatakan : "This fundamental difference between verbal and purely intellectual knowledge and the mysterious other kind of knowledge is familiar to every clinical psychiatrist. akan tetapi hanya merupakan hasil akhir dari runtuhnya sistim adaptif mental. Seorang psikiater menilai terdakwa lebih mendalam daripada hanya perbuatan itu sendiri. dan suatu perbuatan adalah hasil dari perbuatan berencana yang sadar (consciously determined intent). the party accused with labouring under such a defect of reason. ia menghadang Edward Drummond yang disangka Sir Robert Peel dan ditembaknya sampai mati. maka merupakan tindakan kriminal. 35. that he did not know that he was doing what was wrong. Tes ini sebagai berikut : 1. Tentang masalah right or wrong ini (tes ini juga dinamakan right or wrong test) tidak pernah dijelaskan secara lebih terperinci apakah salah ini menyangkut segi legal atau segi moral. Menurut para ahli hukum jiwa dipengaruhi oleh akal dan kemauan babas. Bila wrong di sini berarti melawan hukum. from disease of the mind. . tetapi apabila wrong berarti tindakan a moral. 8 Dengan adanya "Durham rule" ini. Berdasarkan kasus ini dikemukakan Durham Rule" sebagai berikut : An accused is not criminally responsible if his unlawful act was the product of mental disease or mental defect. Hasilnya terkenal dengan nama "M 'Naghten rule" yang singkatnya berbunyi sebagai berikut : "They ought to be told in all cases that every man is presumed to be sane.. disease. Lord Mansfield sebagai hakim mengemukakan alasannya atas dasar bahwa seorang terdakwa adalah sakit jiwa apabila dia tidak dapat membedakan yang benar dari yang salah (right from wrong) 9 Peristiwa bersejarah yang sempat menggemparkan Inggris pada waktu itu adalah pembunuhan yang dilakukan oleh seorang Scot bernama Daniel M'Naghten terhadap sekretaris pribadi Perdana Menteri Inggris Sir Robert Peel. ia tetap melakukannyakarena dia berpendapat (delusi) bahwa pembunuhan terhadap B adalah karena perintah dari Tuhan. he must be considered in the same situation as to responsibility as if the facts with respect to which the delusion exist were real 8. namun hakim memutuskan Bellingham tetap salah dan dihukum gantung. terdakwa dengan gejala-gejala lain yang sama berat sakit jiwanya tes right or wrong tidak dapat diterapkan. or if he did know it. Untuk membalas dendam atas ketidakadilan terhadap dirinya yang sesuai dengan delusinya itu. A person is not responsible for criminal conduct if at the time of such conduct as a result of mental disease or defect he lacks substantial capacity either to appreciate the Cermin Dunia Kedokteran No. Where a person labours under partial delusions only and is not in other respects insane. to force him to violate the Hippocratic Oath. Sesuai dengan hukum yang berlaku waktu itu M'Naghten dibebaskan.waktu itu pembela mengemukakan sakit jiwa sebagai dasar pembelaan.10. mengemukakan apa yang dikenal dengan "Durham rule". Akan tetapi psikiater dalam peradilan ini menyatakan bahwa Durham pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa. Tetapi kritik yang lebih penting yaitu tes ini hanya dapat digunakan terutama pada terdakwa yang menderita halusinasi dan delusi. his testimony on this issue is largely conjecture or a reflection of his own personal judgements of whether or not the defendant should be held responsible 9. Para hakim maupun anggota juri menjadi bingung dengan istilah product. Walaupun A mengetahui bahwa tindakan ini melawan hukum. Pembebasan M'Naghten menimbulkan heboh besar dalam parlemen Inggris. and to possess a sufficient degree of reason to be responsible for his crimes. Bagi seorang psikiater tindakan melawan hukum tidak selalu ditentukan oleh perbuatan berencana yang sadar. Namun sekarang timbul masalah baru.11 "M'Naghten rule" ini penting karena berlaku di Inggris lebih dari 100 tahun dan juga di sebagian besar dari negara bagian di USA. as not to know the nature and quality of the act he was doing. dan berhubungan dengan itu pertanggungjawaban pidana. yang bernama Edward Drummond. defect dan kompleksitas data medik-psikiatrik. Mengingat kekurangan-kekurangan dari "M'Naghten rule" ini. Dalam sidang peradilan 9 dokter menyatakan bahwa Daniel M'Naghten menderita sakit jiwa. USA. and that to establish a defense on the ground of insanity. maka kepada A tidak dapat dipertanggungjawabkan perbuatannya itu9. 9" Apa yang dikemukakan oleh Zilborg ini menyangkut inti dari perbedaan persepsi para jurist dan psikiater tentang sakit jiwa. it is the difference between knowledge divorced from affect and knowledge so fused with knowledge that it becomes a human reality. Durham yang telah melakukan pencurian dianggap sehat karena dapat membedakan right from wrong. The American Bar Foundation menyatakan : "Since the psychiatrist cannot accunrtely determine the defedant's capacity to distinguish right from wrong on the basis of his medical expertise. dan sekalipun ia dapat membedakan right from wrong tetap menderita sakit jiwa. dan tindakan ini akan menyelamatkan umat manusia.

dan dibuat oleh hakim dalam surat permintaannya). seorang psikiater maupun penegak hukum 32 Cermin Dunia Kedokteran No. Tidak. Dengan adanya KUHAP. atau dianggap dapat dipertanggungjawabkan atas perbuatannya atau tidak.psikiatrik.6 Karena kedua pengertian pertanggungjawaban pidana. ya. jika diketahui oleh orang banyak. Adakah pada terdakwa kelainan jiwa yang tidak biasa pada waktu ia menjalankan perbuatan yang menyebabkan ia didakwa itu. pendapat yang dikemukakannya didasarkan atas pendapat pribadi psikiater yang bersangkutan. dan pengetahuan ilmu kedokteran sebagai landasan rasional untuk menentukan pertanggungjawaban pidana ini menjadi kurang tepat.fungsi yang dapat terkena disabilitas. 25 . As used in this Article. Untuk menyusun pendapat ini memang diperlukan penelitian fakta. Ini bukan suatu hasil "pengukuran" atau "konstatasi". Setelah ditinjau beberapa tes untuk menentukan pertanggungjawaban pidana yang dikemukakan oleh ahli-ahli di bidang hukum dan ilmu kedokteran jiwa. perlu dicari konsep-konsep operasionalnya. Oleh karena itu. maka persoalan sakit dari sehat menjadi persoalan moral dan sosial. bagaimanakah sekarang keadaannya di Indonesia? Sebelum tahun 1970. akan berguna untuk mencegah mereka melakukan perbuatan. dan halhal lain yang berkaitan dengan visum et repertum psikiatrik. 1. Oleh karena itu. Di antara fungsi. Dalam praktek ilmu kedokteran murni masalah konseptual tentang sakit dan sehat sebenarnya tidak terlalu mengganggu tindakan ilmiah kedokteran sehari-hari. sebagian besar psikiater yang bekerja di Rumah Sakit Jiwa Pemerintah melukiskan kesimpulannya sebagai tertera dalam lampiran Peraturan Menteri Kesehatan. Mengingat adanya beberapa titik rawan ini.26Januari 1984 di Jakarta. 1984 . Jika ada. maka jawabanjawaban terhadap 2 pertanyaan di atas (lihat noot) adalah: 1. dan karenanya secara prinsip tidak dapat diperiksa menurut psikiatei dan psikologi 13 Tanggungjawab dalam arti yang positif merupakan konsep moral philisophy. sehingga ia dapat dan wajar dihukum? Ini dapat dirumuskan menjadi pertanyaanpertanyaan : 1) Apakah hukuman akan berguna terhadap orang ini untuk mengubah perilakunya ke arah yang lebih baik? (efficient punishability).perbuatan yang diancam hukuman itu? (deterrent efficiency). 2) Apakah hukuman terhadap orang ini. tentunya berdasarkan data medik. Direktorat Kesehatan R. masing-masing psikiater dalam laporannya kepada pengadilan membuat kesimpulan berdasarkan pendapat masingmasing tentang pertanggungjawaban pidana. timbul pertanyaan. Beberapa pengertian pokok yang dapat dikemukakan : Pertanggungjawaban itu sebenarnya soal moril dan metafisik. misalnya fungsi intensional dan fungsi volational atau dengan kata lain : fungsi kemampuan memaksudkan suatu tujuan dan fungsi kemampuan mengarahkan kemauan6. sejak Februari 1983 telah menyusun suatu kelompok studi non formal untuk mempelajari masalah ini. tapi lebih sederhana dari M' Naghten rule 1 2 Setelah berlakunya Peraturan Menteri Kesehatan Tentang Perawatan Penderita Penyakit Jiwa No. Dengan cacat ini dimaksudkan ketidakmampuan atau keterbatasan dalam sesuatu fungsi individu dibanding dengan kemampuan yang selayaknya ada pada usia dan fase perkembangan individu itu6. Akan tetapi apabila sakit dan sehat dikaitkan dengan pertanggungjawaban pidana.bahan pemikiran dalam kelompok studi ini kemudian disempurnakan dalam Pertemuan Keifer Kesehatan Jiwa Tentang Visum et Repertum Psychiatricum 1984. kelemahan ini dapat diduga akan beralih menjadi titik rawan dalam proses peradilan maupun profesi psikiater. Di Jakarta diguna kan semacam right or wrong test. ya. Untuk mengoperasionalisasikan pengertian sakit. Kesimpulan : Dengan perumusan yang singkat dari apa yang telah diformulasikan dalam diagnosis dan hasil. melainkan suatu pendapat (judgment).I. dan penilaian tanggungjawab itu merupakan suatu moral act. Tidak. 1993/ KDJ/U/70 tahun 1970. Jelaslah kiranya betapa lemah dan tidak pastinya kedudukan psikiater dalam peradilan. maka tidak dapat dikatakan ada penyakit.psikiatrik yang didapatkan selama pemeriksaan. 2.criminality (wrongfulness) of his conduct or to conform his conduct to the requirement of the law.dapatnya dicari dasar rasional untuk bertindak moral (a rational basis for moral action)6 Seorang psikiater dalam laporannya perlu menyatakan apakah terdakwa menderita penyakit atau gangguan jiwa.gambaran yang jelas mengenai terjadinya perubahan d a r i terdakwa (penderita yang melanggar hukum) dan alasan-alasan yang menetapkan terdakwa (penderita) dapat dipersalahkan atau tidak. apakah kelainan jiwanya sedemikian keadaannya. karena sedapat . 8 Dalam model Penal Code terdapat beberapa kemajuan. sedikit banyak Noot : (sebagai contoh. diberi gambaran. khususnya bagi gangguan jiwa. Berhubung dengan hal-hal tersebut di atas. 2. a l pengertian lack of substantial capacity yang memungkinkan operasionalisasi dari pengertian sakit yang kemudian dalam perumusan di Indonesia dikaitkan dengan pengertian operasional dari pertanggungjawaban pidana. Di sini jelas bahwa psikiater diwajibkan menjawab pertanyaan apakah suatu perbuatan pidana dapat dipertanggungjawabkan kepada seseorang terdakwa atau tidak. Juga tampak bahwa psikiater tidak mempunyai pegangan sesuatu tes yang dapat dipakai. Bila ini tidak ada. Untuk pengoperasionalisasikan pertanggungjawaban pidana dapat dikemukakan pertanyaan : "Apakah orang ini bertanggungjawab (penuh) atas perbuatan kriminal itu. sedikit banyak 2. dan sakit atau sehat merupakan pengertian yang terletak pada tare konseptual.hasil dalam pemeriksaan somatis dan psikologik. 35. the terms "mental disease of defect" do not include an abnormality manifested only by repeated criminal or otherwise anti-social conduct. dapat dikatakan bahwa adanya penyakit setidak-tidaknya mengakibatkan cacat dalam taraf tertentu (disability). Bahan . sehingga dapat dimengerti bahwa ia tidak cukup dapat atau tidak dapat seluruhnya mempertimbangkan dan mempertanggungjawabkan perbuatan yang didakwakan kepadanya itu.

H. 8th Ed. Lubis DB. Thomas G and Appelbaum Paul S. Hasan Basri Saanin Dt. DB : Peralihan dalam konsep tanggungjawab kriminil. 4. Philadelphia. Tokyo : Sauders Company. namun perumusan tentang pertanggungjawaban pidana yang telah dikemukakan di atas (dan merupakan semacam konsensus dalam suatu pertemuan kerja antara disiplin ilmu hukum. penegak hukum dan instansi lain yang ada hubungannya dengan problem ini) merupakan perumusan yang pada saat ini cukup memadai. Kolb. Amsterdam : Scheltema en Holkeme NV. Freedman and Sadock (Eds). Amsterdam 4 : 351 . 6. saran-saran dan perbaikan-perbaikan yang mungkin dapat dimasukkan dalam suatu pedoman tentang Visum et Reperturn psilciatrik yang direncanakan akan disusun oleh Direktorat Kesehatan Jiwa. Carp EADE Gerechtelijke psychiatrie. Surat tanggapan terhadap Hasil Pertemuan Kerja Kesehatan Jiwa Tentang Visum et Repertum Psychiatricum. (1) : 2 .20. Depkes RI 1984. Soal pembuktian dalam psikiatei kehakirnan. 13. Tan Pariaman. Keterangan ahli dalam Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) (Masalah keterangan ahli tertulis dan lisan oleh psikiater). Cermin Dunia Kedokteran No. Law and psychiatry — in Comprehensive textbook of psychiatry/III — Kaplan. Clinical handbook of psychiatry and the law.dapat memakai pedoman sebagai berikut : (a) Konsep-konsep operasional tentang pertanggungjawaban pidana sesuai dengan gagasan pemasyarakatan dengan memperhatikan : • Daya guna pidana terhadap terpidana sebagai pengu• bah perilakunya (efficient punishability). Jakarta Ghalia Indonesia 1983. Psikiater dan peradilan n (revisi). Hasan Basri Saanin Dt. 1980. 1982. Jonas. 1984 33 . Lubis. Psychiatrische en neurologische bladen. 3. Forum ini kami anggap merupakan tempat yang cukup baik untuk mengajukan kritikan. KEPUSTAKAAN 1. Lawrence C. Robitscher. 1953. London : Penguin Books. Direktorat Kesehatan Jiwa. Tan Pariaman. De psychiatrische expert en de toerekenbaarheid. 8. H. (Hasil Pertemuan Kerja 1984). David. Proseding Pertemuan Kerja Kesehatan Jiwa Tentang Visum et Repertum Psychiatricum 1984. 1984. Depkes. 6 Mei 1984 kepada Staf Ahli Menteri Kesehatan.356. 5. 9. Meyer. Williams and Wilikins. 1956. New York: Mc Graw-Hill Company. Namun demikian dapat dirasakan banyak ahli yang kurang puas. Slovenko. Toronto Lippencot Company 1966. Jiwa 3 1970(1):4-11. Modern clinical psychiatry. 35. RI. 10. Budiarto M dan Fattah Zainal Abdul. 12. 1984. Proseding Pertemuan Kerja Kesehatan Jiwa Tentang Visum et Repertum Psychiatricum 1984. Psychiatry today. Lubis DB (Konsep gangguan jiwa dan tanggung jawab pidana. Jiwa 3 1970. • Ketidakmampuan mengarahkan kemauan (disability in intention). 1973. Walaupun kita sadar bahwa masalah pertanggungjawaban pidana yang dikaitkan dengan kondisi mental seorang tersangka/terdakwa merupakan hal yang sangat rumit dan kompleks. Stafford . Gutheil. Ralph.Clark. Direktorat Kesehatan Jiwa. (b) Konsep operasional tentang penyakit dengan memperhatikan keterbatasan kemampuan (disability) berupa : • Ketidakmampuan memaksudkan suatu tujuan yang sadar (disability intention). 7. ilmu kedokteran. 11. B Pursuit of agreement — psychiatry and the law. 2. Baltimore. • Daya guna pidana terhadap terpidana dan masyarakat sebagai upaya menakut-nakuti untuk mencegah perbuatan kriminil (deterrent efficiency).

penanganan masalah ini hendaknya sudah dimulai sejak sekarang. b. c. agar mereka ikut aktif dalam menangani problema usia lanjut di Indonesia. Mengatur agar data dapat dikumpulkan secara sistematik. Atrophi senile psychosis : a. 7. 11. moderate senile dementia 2. antara lain : hubungan yang baik dengan puskesmas maupun keluargakeluarga penderita. Dirintisnya suatu hubungan yang baik dengan fasilitasfasilitas kesehatan yang telah ada. secara terarah dan terpadu . Pembentukan institusi yang dapat memberikan pelayanan jangka panjang. Jakarta PENDAHULUAN John Henderson mengungkapkan : Dengan meningkatnya sarana kesehatan maupun upaya yang telah dilakukan oleh banyak negara di dunia. 4. KELAINAN-KELAINAN PSIKO GERIATRIK YANG PERLU DIKETAHUI Sebaiknya diungkapkan terlebih dahulu beberapa kelainan mental yang telah di ekspos oleh WHO sejak tahun 1980. Mengadakan komunikasi yang setingkat di level nasional dari berbagai organisasi. Mengikut sertakan Badan Pembina Kesehatan Jiwa Masyarakat yang telah ada di propinsi-propinsi. Mengorganisir diadakannya pertemuan secara lokal.Late schizophrenia 7. 3. paraphrenia) 34 Cermin Dunia Kedokteran No. Tony Setiabudhi Bagian Psikiatri Fakultas Kedokteran Universitas Trisaksi.l 1. Mengingat pentingnya sistem kesehatan yang komperhensip bagi para usia lanjut. memperoleh tempat terhormat dalam masyarakat (senior citizens) 10. antara lain : 1. maka diharapkan agar sistem kekeluargaan lebih dipererat. mild psycho . terutama bagi mereka-mereka yang mempunyai kelainan psiko-geriatrik yang tidak dapat lagi dirawat dalam fasilitas yang telah ada. Mengusahakan beberapa jenis kursus-kursus pra-pensiun. dan adalah tugas kita bersama agar rekomendasi tadi tidak mubazir. Paranoid Syndrome (incl. na- sional maupun regional secara periodik dan teratur. Acute confusional state 4. severe psycho organic syndrome 3. Mild psycho organic syndrome b. 35. moderate psycho organic syndrome c. dengan menyebarluaskan pengetahuan di bidang ini. diperkirakan sekitar 60% dari populasi yang dikelompokkan "elderly group" akan berada di negara-negara berkembang. 8. Alzheimer syndrome b. 1984 .Psiko Geriatrik Sekilas Pintas dr.khususnya untuk ASEAN/Indonesia. 6. 5. Ini tentunya menyangkut: a. khususnya tentang penyakit para lanjut usia. Mengusahakan agar bagi para lanjut usia yang masih energetik dan berkapasitas unggul.organic syndrome b. Untuk ini. Schizophrenia . late mania 6. jangkauan pelayanan kesehatan mental baik melalui rumah sakit maupun yang bukan rumah sakit harus ditingkatkan. late depression b. Memulai dengan "kurikulum formal". Pick's disease 5. Jelas bahwa rekomendasi tersebut di atas memerlukan pengolahan lebih lanjut. Affective psychoses : a. Arteriosclerotic psychosis and other cerebrovascular diseases : a. maka pada akhir abad ini. Memulai dan merintis diadakannya dana dan fasilitas untuk riset. : Oleh sebab itu. disesuaikan dengan kebutuhan. Pengobatan dan perawatan jangka pendek. Meningkatkan pengetahuan masyarakat di bidang psikogeriatrik. Presennile dementia : a. 9. 2. Pelayanan psiko-geriatrik akan diadakan sejalan dengan fasilitas kesehatan jiwa yang telah ada.

d. pembagian tersebut adalah sebagai berikut2 : Sindroma amnestdc dan sindroma amnestik-konfabdatoar Gejala utama pada sindroma ini ialah : a. disertai dengan kelainan-kelainan : — inkontinensia — gangguan pada susunan piramidal (tungkai) — gaya berjalan/gait juga terganggu (apraksia) Pada pemeriksaan melalui Pneumoensofalografi maupun melalui gamma-sisternografi (dengan I 131). akan tampak pelebaran ventrikel tanpa diserta suatu atrofi kortikal. h. e. delirium. terdapat kelainan afaso-aprakso-agnostisia e. bahwa penyakit ini diakibatkan oleh virus. kelainan-kelainan di bidang hemodinamika. proses skierosis dari arteriol-arteriol otak. Hanya pada demensia presenilis terjadi pada usia yang lebih muda. dan dijumpai pula atrofi dari berbagai alat tubuh akibat kekurangan protein/kalori dan akibatnya terjadi emasiasi. Walaupun demikian. c. gelisah dan lain-lain. b. penyakit-penyakit infeksi tubuh. b. Bila penyakit ini berlarut. permulaan proses degenerasi dari otak. lain-lain (ensefalopati). karena sistem limbik pada penderita ini masih baik. c. gangguan pada ketertiban dalam melakukan aktifitas harian.Vaskular Kelainan-kelainan yang dapat mengakibatkan sindroma ini adalah : a. intoksikasi. dari bersifat lebih progresif. dan dapat berakibat: minat maupun inisiatif kurang. 35. Neuroses : — acute psychogenic reaction — reactive development 9. Dibawah ini akan diungkapkan salah satu pembagian yang telah dirintis oleh 'Psycho geriatrische werkgroup dari Den Haag". Sindroma Serebro . j. gangguan afek. c. e. dan apabila penderita meninggal : tidak sepotongpun dari anggota tubuhnya yang diperkenankan untuk didonorkan (termasuk korneanya). f. gangguan daya ingat. Demensia Pre Senilis Secara patologik anatomis. desintegrasi terhadap kepribadiannya. kita tidak boleh menutup mata. disertai pula afasi motorik. sehingga terjadi atrofi serebri. disertai pula gejala-gejala gangguan ekstra piramidal seperti hipokinesia. maupun katatonia. ini penting artinya dalam dunia ilmiah. Pembagian ini. dan dapat dimengerti oleh para ilmiawan lainnya dalam berkomunikasi. d. tempat dan personal. proses fibrotik maupun hialinisasi dari pembuluh darah sedang maupun kecil yang memperdarahi otak. karena mereka mendasarkan pembagian tadi atas "Sindromasindroma klinik" atau "Simtom kompleks" yang telah dihayati selama bertahun tahun. gangguan daya ingat. didapati konfabulasi. d. ginjal akibat kelainan vaskular ekstra serebral.8. Pada sindroma amnestik-konfabulatoar. Demensia ini mempunyai gambaran yang hampir mirip dengan demensia Presenilis jenis Alzheimer. Morbus Alzheimer Gambaran penyakitnya seperti pada demensia senilis. temporo-oksipitalis dan daerah hipokampus. Hidrosefalus komunrkcantes ("normotensive . di mana penulis pernah menjadi anggotanya. gangguan serebrovaskular. c. Gejala selanjutnya berbentuk : a. Kelainan ini dapat menyertai suatu : a. kelainan ini dapat dibedakan dalam : a. c. Kadang-kadang dijumpai seranganserangan epileptik. Proses ini berlangsung secara progresif. yakni degenerasi otak di daerah lobus frontalis. mioklonia serta gejala-gejala kelainan piramidal. g. rigiditas. dan sering dijumpai secara familier. gangguan kesadaran. b. 1984 35 . Beberapa negara Anglosaxon maupun Continental sampai saat ini merupakan negara feeder bagi keputusan-keputusan WHO. bahwa semua kelompok penyakit di atas dapat ditemui dalam klasifikasi ICD. terutama orientasi terhadap waktu. ensefalomalasi yang diakibatkan infark yang terjadi sebagai proses tertutupnya aliran darah otak oleh trombus atau Cermin Dunia Kedokteran No. Sindroma Demensia — Global Sindrom ini biasanya diakibatkan oleh proses degeneratif yang luas. tapi di sin : penyakit yang diakibatkan alkoholisme kronik ini disertai dengan polineuritis. Perlu dikemukakan. karena secara patologik anatomis pun kelainannya memang serupa. karena pelaporan yang menggunakan klasifrkasi inilah yang nantinya dapat diproses secara seragam. gangguan metabolisme. insight (wawasan) yang terganggu. Terapi : dengan memasang drain. Secara garis besar. b. terutama mengenai hal-hal yang barn terjadi/recent. gangguan orientasi terhadap waktu. Permulaan dari penyakit korsakow. proses ateroma dari pembuluh darah besar yang berada di basis kranium. Morbus Jacob . i. gangguan dari fungsi alat-alat vital seperti : jantung. Kecuali no. sulit dalam mengungkapkan kesan-kesan terhadap peristiwa tertentu. maka dapat saja dijumpai gejala-gejala yang lebih hebat seperti : gangguan kepribadian yang mengarah pada psikopat. karena kemajuan dibidang psiko geriatrik demikian pesatnya sehingga beberapa negara telah mempunyai pusat-pusat pengembangan tersendiri dengan kelompok-kelompok studi yang cukup ampuh. f. d.Creutzfeldt Selain gejala-gejala demensia. tidak didapati kelainan-kelainan di bidang emosional. ternyata juga dipakai di beberapa tempat lainnya. Changes of personality occuring in old age Patut diketahui. juga tentang sejarah dirinya sendiri.hydrocephalus") Gejalanya mirip seperti demensia yang ringan. Morbus Pick Selain gejala-gejala demensia. b. 3 . paranoid. trauma kapitis. pengetahuan maupun pengalaman-pengalamannya sendiri menjadi mundur. gangguan orientasi.

Kelainan pada ginjal.embolus. hipoglikemi (zat asam tidak dapat dibakar) B. perdarahan otak dan lain-lain. c. atau andrenalin. Cave b. Psikosa Simptomatik Biasanya timbul bersamaan dengan kelainan. maupun keadaan hipoglikemia dapat mengakibatkan gangguan oksigenasi otak. meningginya visokositas darah. gangguan ritine/irama jantung. Depresi yang non-psikotik.kelainan yang menyerupai Neurastenia (pseudonneurastenin) yang dapat berupa : a. disfagia. yang dapat diakibatkan oleh : a.psikotik yang umumnya dapat diakibatkan oleh: — kelainan kepribadian yang memang sudah ada — reaksi eksogenik — bagian dari kelainan organik Kelainan yang disertai waham dan atau halusinasi (sindroma paranoid) Waham yang terdapat pada penderita usia lanjut. rasa berputar bila berdiri secara mendadak. Obat-obat yang sering menyebabkan ini antara lain : barbiturat.gejalanya seringkali bersifat fluktuatif maupun remitens — secara anamnestik terdapat kelainan neurologik sebelumnya berupa : hilangnya kesadaran sementara. e. atau hal-hal lain seperti: — fase depresi dari kepribadian yang siklotimik — "bagian" dari sindroma organik lainnya — reaksi neurotik/eksogen lainnya • Reaksi Manik Juga dalam hal ini. dan umumnya dapat secara mudah dikenal karena timbul kelainan-kelainan yang berupa : — penurunan kesadaran — halusinasi (bila terjadinya mendadak dan disertai kegelisahan disebut sindroma delirium) Sindroma di atas dapat diakibatkan oleh : a. Di daerah batang otak dan pons. Di daerah kapsula interna : terkenal sebagai Hemisindrom. d.obatan. gangguan kesadaran b. Hipoksia.kelainan neurologik dapat berupa : a. klonus rahang disertai forced laughing/forced crying sebagai aid-bat hidup emosi yang tak terkendali. psikotropik dan lain-lain. (orang tua biasanya mudah mengalami intoksikasi akibat proses metabolisme obat-obat tadi yang terganggu). gangguan tekanan darah (hipertensi yang tak terkontrol. berkenaan dengan faktor-faktor hemodinamik yang dapat mengakibatkan penurunan tekanan darah. Kelainan-kelainan serebro vaskular seperti emboli otak. komplikasi-komplikasi post operatif. Gangguan metabolisme dan intoksikasi : Diabetes melitus. maka secara topikal dikenal gejala. intoksikasi obat. nekrosis parenkim otak akibat berkurangnya oksigenisasi (infark yang tidak/lengkap atau oleh hal-hal lain) Gejala-gejala klinik yang menonjol antara lain : — labilitas emosional — gejala. b. D. Gangguan Afektif • Reaksi Depresi Harus dibedakan antara yang psikotik dan yang non-psikotik. kelainan paruparu/jantung) b. narkotik) d. konsentrasi darah maupun akibat obat-obat lain yang dapat mengganggunya. harus dicari kausanya: apakah aidbat psikotrauma. kualitas trombosit yang jelek dan sebagainya. kinidin. sejak kapan? — Apakah kecurigaannya bertambah? (ingat akan sifatsifat karikaturistik pada usia lanjut) — Apakah kecurigaannya berkisar pada orang-orang atau benda-benda yang masih realistik.kelainan sistemik. hiper/hipotiroid d. b. E. gangguan tidur. Hipoksemia (gangguan pada hemoglobin. Kelainan intrakranial lainnya seperti trauma kapitis. Tergantung dari tempat lokalisasinya. seringkali disertai edema otak. c. kor pulmonale. misalnya hal-hal yang dapat mengakibatkan uremia atau spedoremia.serebral yang dapat mempengaruhi perdarahan otak A. trombosis otak. b. konsentrasi maupun inisiatifnya berkurang. gangguan emosional (mudah depresi/tersinggung). terlampau sensitif terhadap obat-obat tertentu seperti digitalis. perlu dibedakan antara yang psikotik atau yang non. maupun hipotensi dapat mengakibatkan gangguan peredaran darah otak) C. c. 35. Gangguan ekstra . gangguan endokrin seperti diabetes melitus. — Apakah waham-waham tadi sudah ada sebelumnya? Kalau memang sudah ada. Kelainan-kelainan pada darah : anemia. gangguan piramidal maupun ekstra piramidal d. histotoksik (akibat obat-obat tertentu.gejala berikut : a. Gangguan pada sistim traktus sirkulatorius : a. kelainan katub jantung. tumor otak. CVD maupun TIA — Kelainan. polisitemia. dekompensasi jantung. 1984 . saraf-saraf otak mengalami defisiensi. dismasesi. infeksi intrakranial dan lain-lain. Di daerah kortikobulbar (kiri/kanan) dapat mengakibatkan paralisis pseudobulbar. e. dapat mengakibatkan Parkinsonisme. infeksi-infeksi umum lainnya. iskemia (akibat kehilangan darah atau tensi yang merendah) c. Perlu diperhatikan hal-hal lain. e. nyeri akibat parestesi maupun neuralgia Gejala-gejala klinik tadi tentu saja dapat menetap bila kejadiannya terjadi berulangkali. infark jantung. perlu dipertanyakan. aseton. sakit kepala (seperti tertekan) yang menghilang bila penderita istirahat.disartri. — Kelainan. f. atau pada hal-hal yang 36 Cermin Dunia Kedokteran No. paresis c.

agresif — Deviasi seksual Kombinasi dari gejala.yang lanjut. 35. bahwa penanganan penderita usia lanjut — waham terjadinya secara sekunder (seringkali ada huagak berbeda dengan perawatan penderita yang lain. Yang dikelompokkan dalam kelainan di atas. Parafrenia — wahamnya bersifat primer — isi waham seringkali bizar — umumnya juga sudah terjadi sebelum proses senil — tapi. pada penderita ini: belum ada perpecahan kepribadian. PENGOBATAN/PERAWATAN C. Karena itu. Gunakanlah pertama-tama obat yang paling established.kompulsif) — Kepribadian histerik — Kepribadian astenik — Kepribadian antisosial — Kepribadian pasif. Neurosis Pendekatan tersebut mencakup: Biasanya sudah pernah ditemukan pada waktu orang tadi masih • Pengobatan secara organobiologik muda. Sesuaikanlah dosis obat pada setiap penderita — Neurosis hipokondrik 6. distribusi. dan dapat a). dan dapat berupa: — Kepribadian paranoid — Kepribadian afektif (siklotimik) — Kepribadian skizoid — Kepribadian eksplosif — Kepribadian anankastik (obsesif. Gejala-gejalanya pun seperti pada neurosis lain. Sering kali perlu diberikan penerangan landaskan kelainan sistemik (psikosis simtomatik). Timbanglah manfaat dan risikonya dengan memperhi— Neurosis histerik (baik jenis konversi maupun disosiasi) tungkan prinsip "Primum est non nocere" — Neurosis fobik 2. Sindroma Paranoid — Halusinatoar Perlu ditekankan di sini. Apakah keluarga penderita menerima si sakit — bila penyakit ini berjalan sejajar dengan proses sisseperti layaknya? Atau bersikap antipati dan mengucilkan tematik/kelainan organik. agar para usia lanjut ini sedapat Pendekatan terapeutik yang umum bagi penderita gangguan mungkin dirawat di lingkungannya sendiri. bahwa setiap manusia dapat menderita penyakit tadi pada usianya Perlu dijelaskan di sini.obatan pun agak berbeda. riksa detoksifikasi di alat-alat dalam. Untuk dapat menegakkan diagnosis dengan tepat di bidang psikogeriatrik. tapi juga mentalnya. pada kelainan psikiatrik pun. Kondisi — waham semacam ini baru terjadi pada usia lanjut fisik dari individu tadi harus diperiksa dengan seksama.obat.4 Karena itu perlu ditekankan. bahwa sindroma ini seringkali di. biasanya sudah ada sejak penderita masih muda. adalah tugas kita bersama untuk akibatkan oleh isolasi sosial yang dialami para usia lanjut.2. tanpa ada trauma psikik — isi waham biasanya berbentuk bizar — sebelumnya memang sudah pernah menderita penyakit serupa — sudah terdapat perpecahan kepribadian — keadaan afektif/hidup emosi sudah tidak adekuat lagi. hal serupa ini dapat terjadi. Misalnya sistem CHAM maupun PSE. mental masih tetap dapat diaplikasikan. Skizofrenia: — wahamnya biasa terjadi primer. Gunakanlah obat pilihan yang anda ketahui paling baik — Neurosis neurasteni 4.abstrak? — Apakah ia masih dapat memberikan alasan-alasan yang tepat tentang waham/kecurigaannya? — Apakah keadaan afektif orang tadi maupun hidup emosinya masih adekuat? — Apakah terjadi isolasi secara sosial? — Apakah kecurigaan tadi berkembang bersamaan dengan mundurnya gejala organik/sistemik? — Apakah disertai perpecahan kepribadian? Beberapa diagnosis banding yang dipikirkan ialah: A. — Neurosis obsesif' kompulsif dan kenalilah obat pilihan ini untuk setiap indikasi — Neurosis depresif 3. Gunakanlah dosis efektif terkecil Kelainan atau gangguan kepribadian 37 Cermin Dunia Kedokteran No. sejak dari absorbsi. dianjurkan agar setiap dokter dapat menguasai teknik pemeriksaan yang sempurna. Batasilah pemberian jenis obat seminimal mungkin — Neurosis depersonalisasi 5.gejala di atas Tidak saja kelainan. Metabolisme sistematik.4 B. meringankan penderitaan mereka 3. maupun ekskresinya. maka dikatakan: sindroma ini penderita karena dianggap memalukan? Demikian pula merupakan sindroma paranoid — halusinatoar yang bermasyarakat setempat.kelainan somatik yang pada usia lanjut terjadi secara multipatologik. 1984 . sehingga dapat dicapai basil yang maksimal. sebab itu dapat dirabarasakan oleh si peme. Pemberian obat-obat Pedoman6 berbentuk: — Neurosis cemas 1. Ini karena bungannya dengan halusinasi yang dihayati) setiap orang yang berusia lanjut telah mengalami kemunduran — penderita dapat menceritakan semua wahamnya secara tidak hanya di bidang fisik. sebelum — tak pernah dijumpai perpecahan kepribadian terapi dengan psikotropik diberikan 3-5 — afek penderita biasanya menyertai pada waham yang diYang tak kalah pentingnya adalah pendekatan terhadap linghayati kungan penderita.

Psycho — Geriatric Problems in Indonesia. literatur 6. Suwarjono Suryaningrat. 1982.Sudah tentu keadaan semacam ini sulit diatasi oleh keluarga maupun lingkungannya. Cocokkanlah kebenaran data promosi pabrik obat. hanya terapi dengan ECT masih kadang-kadang dipergunakan dengan indikasiyang sangat ketat dan tepat. Sistim Kesehatan Nasional. Saat ini. pp 50-55. Pada banyak orang berusia lanjut. Jakarta menunjukkan gejala kemunduran. Bloemendaal pp 11-23. De Bejaarde Patient en de Terminologie. Apabila sikap keluarga terdekat (yang sehari-hari berhu7. Untuk ini. pp 2-6). 1984 . Bonokamsi Dipoyono. Bila perilaku penderita sangat membahayakan dirinya atau lingkungannya. • Terapi psikologik Biasanya dilakukan psikoterapi jenis sugestif . Demikian pula Group therapy kadang-kadang membawa basil yang baik. telah pula diamalkan Goldfarb Brief Psychotherapy. sebaiknya pemberian obat 3 Agustus 1982 (Media Hospitalia : 64. untuk itu indikasinya adalah: 1. Henderson J. diadakan review dalam pemberian obat-obat tadi secara rutin dalam : Mean Teaching Seminar on Psycho — Geriatric Pro(b) Pengobatan di bidang fisik blems. Adress of the Minister for Health Republic of Indonesia.suportif. (lebih) baik 10. rapy. 38 Cermin Dunia Kedokteran No. Di antara para penderita tadi. sleep therapy. atau malah merugikannya. dalam simposium Usia Lanjut Yang Bahagia. Ringoir DJB. cardiazol shock therapy dan electroconvulsive therapy. 35. bila dihentikan pemakaiannya justru 2. tanpa mengetahui penyebab yang 1. disajikan dalam : Diskusi panel Angkatan '45 di Jakarta 4 Desember tertentu untuk mempertahankan kesegaran jasmani mereka. Sistim Kesehatan Nasional dan Kaitannya dengan mencakup : insulin coma therapy. 1982. Setiabudhi T. KPPIK X. dianjurkan agar 7. mendasari gejala tadi (banyak penderita yang sudah terbiasa meminum suatu obat. ry. Selain KEPUSTAKAAN itu. Keadaan fisik maupun kebersihan dari penderita perlu mendapat perhatian yang optimal(antara lain keadaan gizinya). Kelainan fisik dan Mental yang Sering Dijumpai Pada — Bila dengan pemakaian obat baru (tambahan obat) penderita Usia Lanjut. Setiabudhi T. Medisch Contact.2. at the inaugural Session of the Asean Teaching Seminar on Psychogeriatric Problems. FKUI — Semua obat harus secepat mungkin dihentikan pemakaiannya Jakarta 1979. terapi fisik yang dimaksudkan di bidang psikiatri 10. dalam : Handlei ding voor Psychogeriatrische Assistenten. Janganlah memilih preparat terbaru. berakibat habituasi dan dependency 4. v Dijk C. Pilihlah cara pemberian obat yang paling aman. tanpa bungan dengan penderita) tidak menguntungkan si mengurangi efektivitasnya penderi ta. 21 : 23 Mei 1980. tentunya ada pula yang memerlukan penanganan khusus dan perawatan dalam institut tersendiri. Karena kita harus waspada terhadap efek 5. Tetapi. dipresentasikan pada Panel Diskusi Dewan Harian Angkatan '45 di Jakarta tanggal 3 — 4 Desember 1982. Sepuluh Dasar Pemilihan Obat. tadi dihentikan. 11. — Hindarilah pemakaian obat-obat perangsang. psycho surgeGeriatri. Jakarta 29 November 1982 — 3 Desember 1982. karena akan dalam : Asean Teaching Seminar on Psyco — Geriatric Problems. Diagnostiek van Syndromen. sering memarahi penderita. Jakarta 29 Nopember — 3 Desember 1982. Departemen Kesehatan. Misalnya: 8. menganggap 9. Prayitno A. Setyonegoro K. 8. yakni jenis psikoterapi yang dilaksanakan secara singkat. Direktorat sampingnya yang mungkin masih belum pernah tertulis dalam Kesehatan Jiwa Departemen Kesehatan. terapi di atas sudah tidak dilakukan lagi. Di Indonesia. • Pendekatan di bidang sosio budaya Seringkalidiperlukan environmental manipulation untuk memperbaiki lingkungan penderita (jangan sampai terisolir/ditelantarkan). Janganlah ketinggalan menggunakan obat baru yang penderita beban aib dan sebagainya. apabila sudah tidak diperlukan lagi. karena barunya menelantarkan. WHO's Global Programme on Care of the Aged. Iwan Darmansyah. masih ada beberapa hal kecil yang perlu diperhati kan: — Jangan tergesa-gesa memberikan obat simtomatik pada para penderita lanjut usia. Usia Lanjut dan aspek Psikososialnya di Indonesia. mengakibatkan gejala ketergantungan) 3. Seringkali diperlukan pula counseling therapy yang menyangkut keluarga maupun teman-teman terdekatnya. dan dalam waktu-waktu tertentu secara periodik. diperlukan latihan-latihan fisik 9. Beberapa Fikiran — Preliminer Mengenai Problematik Usia Lanjut Ditinjau dari Sudut Kesehatan Jiwa.

Tujuan pendekatan multidisipliner ini ialah agar mendapat gambaran sebabsebab kesukaran belajar secara lebih jelas sehingga dapat dibuat diagnosis yang lebih tepat.padahal pelajaran matematika cukup baik dan inteligensinormal.sebab kesukaran belajar di atas mungkin tidak berdiri sendiri. termasuk : bidang Pendidikan (Pedagog/Ortopedagog). rudapaksa kepala. Dengan meningkatnya perhatian terhadap kesulitan belajar ini. berhitung). Namun. Agar dapat diciptakan program baru dalam pendidikan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan anak. Surabaya PENDAHULUAN Perhatian mengenai sebab-sebab kesulitan belajar pada anak makin meningkat sejak 10 tahun terakhir ini. • Kesukaran anak dalam membaca (disleksia). 1984 39 . THT. SEBAB-SEBAB KESUKARAN BELAJAR Dari pendapat beberapa pengarang. teman-temannya dan sebagainya.Kesukaran Belajar dr Ny. termasuk perhatian terhadap cara-cara pengatasan kesukaran belajar juga semakin bertambah. menulis. Sebelum kita menginjak lebih jauh. Terutama untuk anak-anak. Dalam penelitian ini dianjurkan untuk memasukkan berbagai macam disiplin keilmuan. • Persoalan dalam kehidupan emosiny atau tingkah lakunya. Ghozali Bagian Ilmu Kedokteran Jiwa Fakultas Universitas Airlangga. • Kerusakan jaringan otak (radang otak. Sebab . Pekerja Sosial. Saraf (Neurologi). Kanak-kanak (Pediatri). – Kelas khusus untuk anakyang sangat terganggu emosinya (1 kelas terdiri dari 5 . Salah satu usaha dengan melakukan penekanan lebih besar pada program baru dalam pendidikan. penyakit menahun). baik untuk anak-anak yang mengalami kesukaran belajar dengan derajat inteligensi kurang. ia akan mau belajar bila ia merasa dicintai oleh gurunya. orang tuanya. perlu penelitian yang lebih luas mengenai sebab-sebab kesukaran belajar.7 murid). sebegitu jauh masih belum ada keseragaman mengenai klasifikasi dan macam-macam jenis kesukaran belajar ini. Program baru dalam pendidikan ini misalnya dalam bentuk: – Remedial Teaching – Good progressive Schools – Sekolah khusus atau kelas khusus untuk anak dengan inteligensi tinggi. • Gangguan fisik (kelelahan. English & Heinicke kemudian menekankan adanya banyak faktor yang menyebabkan anak sukar belajar. kami berkesimpulan bahwa sebab-sebab kesukaran belajar ialah : • Inteligensi anak rendah (pembawaah sejak lahir IQ < 85) . • Hambatan atau gangguan dalam pendengaran/penglihatan. Cermin Dunia Kedokteran No. dan sebagainya. • Inteligensi anak justru tinggi (Superior – Genius dengan IQ >110) • Anak belum siap/ matang untuk mengikuti pelajaran di sekolah (belum siap untuk belajar membaca. sering timbul pertanya an: "Apakah arti "Belajar" itu? Belajar adalah perubahan tingkah laku pada individu akibat latihan. English & Pearson menekankan bahwa seorang individu akan berkemauan belajar bila ia merasa dicintai oleh lingkungannya. tetapi saling berkaitan atau terdapat bersama-sama pada seorang anak. normal maupun inteligensi tinggi. Psikiatri. Bimbingan & Penyuluhan (BP) pada tiap sekolah dan sebagainya. Kesukaran Belajar adalah kesukaran mendapatkan perubahan tingkah laku yang diinginkan meskipun latihan telah dilakukan. tumor otak) • Pengaruh lingkungan (merasa tak disenangi guru/teman/ orang tua atau wali). Endang W. Psikologi. segala usaha dilakukan untuk mengatasinya. 35. Mata . walaupun pendapat mereka umumnya hampir mina atau tidak saling bertentangan.

yakni dengan cara melamun di sekolah (pelajaran sekolah tidak diperhatikan). 2. anak selalu mengganggu teman-temannya sehingga sering mendapat hukuman dari guru. adaptasi sosial maupun inteligensi memang lebih lambat dibandingkan dengan anak yang inteligensinya normal. padahal tugas pelajaran di sekolah belum dikerjakan atau dikerjakan secara lambat dan seenaknya. Anak sering menunjukkan perasaan rendah diri. yakni: • Anak dengan inteligensi Subnormal (IQ 70 — 85). Penanganan an emosi. Agar kesukaran belajar pada anak dengan inteligensi rendah ini tidak berlarut-larut. Anak terpaksa masuk TK lagi. sebaiknya anak ditempatkan pada kelas yang sesuai dengan kemampuannya. Inteligensi anak tinggi (IQ > 110) Anak dengan inteligensi tinggi dapat mengalami kemunduran dalam prestasi belajarnya karena merasa bosan terhadap pelajaran sekolah yang dirasakan mudah baginya. merasa tidak disenangi. Reaksi membolos sekolah ini justru menimbulkan persoalan baru dengan pimpinan sekolah dan orang tuanya. bahkan kadang-kadang membolos sekolah karena bosan terhadap pelajaran sekolah yang dianggapnya terlalu mudah. 1984 . Anak berpendapat lebih baik mengganggu teman daripada mengerjakan pekerjaan di sekolah. kelainan metabolisme. Bila rasa permusuhan ini tidak diperlihatkan. Bila usia anak makin meningkat. Remedial Teaching itu sekolah tambahan tanpa perbedaan tingkat kelas. Itali dan negara Eropah lainnya). 3. Dapat dididik setaraf dengan kelas II — III SD. Contoh: Anak usia 5½ tahun tamat TK-0 besar. gangguan koordinasi motorik dan sebagainya. jangan selalu ditolong untuk naik. Sekolah Slow learner ---> bila tersedia sekolahnya. yaitu menumbuhkan perasaan tak senang dari guru-guru sekolah dan orang tua kepadanya. pelajaran kelas II dan kelas III SD saja sukar diikuti. dan sebagainya). Saat membolos sekolah mungkin anak pergi sendiri mengembara keliling kota atau bergabung dengan anak-anak nakal (masuk gang anak nakal). yang memang tak pernah diperhatikan atau dipelajarinya. Akhirnya prestasi anak makin menurun dan anak dinilai guru bodoh karena tak dapat menjawab pertanyaanpertanyaan guru mengenai pelajaran-pelajaran di sekolah. Sekolah SD dengan mutu sedang. tetapi dibantu dengan les tambahan --> 2 — 3 kali dalam seminggu. Ini dilakukan agar ketidakmampuannya tak tampak. sedangkan prestasi belajar anak tak menunjukkan kemajuan. Anak merasa bosan di sekolah karena hanya pekerjaan yang mudah-mudah saja disuruh oleh guru untuk dikerjakan setiap hari. kesukaran dalam persalinan. Good Progressive School. Bila tak naik kelas. membaca. Akibat nya anak jarang berhasil dalam usaha belajarnya. • Anak dengan inteleigensi rendah (IQ 35 — 70). (b) IQ 35 — 50 (Retardasi Mental Sedang). dalam masa perkembangannya baik frsik. bahkan menunjukkan rasa permusuhan terhadap teman-teman dan gurunya. Akhirnya anak dapat dipindahkan ke SD kelas I. menyanyi. Penilaian guru yang keliru ini menambah kegelisahannya. dan dapat menggondol juara kelas sehingga anak merasa puas atas prestasinya. Dengan gejala-gejala di atas. Anak menjadi mudah marah. Contoh: Anak ditolong supaya naik kelas terus sampai kelas IV SD. Menghindarkan diri secara psikis. (Sekolah ini telah diadakan di Amerika.Y. dan perhatian terhadap pelajaran makin menurun. maka anak dengan inteligensi tinggi dapat menyelesaikan tugas tersebut hanya dalam waktu 1/4 jam. Anak ini ditempatkan pada sekolah SD biasa di mana tak ada pembagian kelas dan setiap anak mendapat pelajaran sistern modul yang berbeda-beda tergantung kemajuan belajarnya. atau tidak mau mengerjakan tugas-tugas di sekolah (tak mau menulis. maju ke muka kelas dan sebagainya). Anak makin sering melamun atau mengganggu teman-temannya. maka apa yang terjadi? "Anak justru kehilangan waktu bertahuntahun duduk di dalam kelas tanpa mengerti atau menangkap pelajaran yang diajarkan". barmain sendiri. ada cacad badan yang malu bila masuk SD biasa. 35. tak dapat masuk SD karena usianya kurang. Penanganan Biasanya sekolah ini digunakan untuk anak dengan ganggu- 40 Cermin Dunia Kedokteran No. maka jangankan pelajaran kelas IV SD dapat dimengerti. Makin lama perhatian anak terhadap pelajaran sekolah makin berkurang karena kebosanannya. atau mengganggu teman-temannya di dalam kelas. 2. tetapi menurun prestasi belajarnya karena ada gangguan emosi. berpendapat bahwa menyesuaikan kemampuan anak dengan cara menaikkan setingkat Iebih tinggi. kesukaran membaca. di mana anak dibantu pelajaran sekolahnya secara individual. dapat ditempatkan di: 1. hiar tinggal kelas. Remedial Teaching Untuk anak dengan inteligensi normal/subnormal. kemudian oleh guru dinaikkan kelas terus agar anak tak merasa rendah diri. Sekolah Luar Biasa. Jarman. Anak tidak mendapatkan nilai rapor . Waktu anak banyak dipakai untuk melamun. sering bertengkar dan mengganggu teman-temannya di sekolah. Dengan pembagian: (a) IQ 50 — 70 (Retardasi Mental Ringan). hiperaktif. Sisa 3/4 jam dapat dipakai anak ini untuk melamun. sehingga ia justru lebih malas dan selalu menghindar bila disuruh belajar. prestasi belajar anak makin menurun. sama baiknya dengan menurunkan setingkat lebih rendah asal sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan anak.Inteligensi anak rendah (IQ <85) Anak yang dilahirkan dengan inteligensi rendah (faktor keturunan. Dapat dididik setaraf dengan kelas IV — VI SD. dan anak-anak ini biasanya masih masuk SD biasa. apalagi bila teman-temannya selalu mengejek prestasi belajarnya. Di dalam kelas. bermain sendiri ataupun menjadi gelisah dengan mengganggu teman-temannya. anak dapat bersikap: Menghindarkan diri secara fisik terhadap pelajaran sekolah dengan cara membolos (truancy). tetapi hanya laporan kemajuan atau kemunduran belajar yang disampaikan guru kepada orang tua anak. Bila anak dengan inteligensi normal dapat mengerjakan tugas pelajaran di sekolah selama rata-rata 1 jam. Nason L. dapat ditempatkan di: 1.

menulis dan berhitung untuk menerima pelajaran ini belum tercapai. lni akan membaca. Anak belum siap atau matang untuk mengikuti pelajaran Bila anak belajar membaca dan menulis. 1984 41 . muka/belakang. • tanggapan ruang dan orientasi bidang sebaliknya harus dimantapkan lebih dahulu kematangan fungsi • kognitif sensomotorik. ..latihan orientasi dalam bidang dan tanggapan — berjalan. kecakapan bahasa reseptif dan bahasa ekspresif. dan berhitung. dan menyediakan kelas khusus kang yang terbatas pada anak dengan inteligensi tinggi saja. memasukkan benang dalam merjan menjadi kalung. sebut biasanya terdapat pada pelajaran taman kanak. luas/sempit. — menggambar dan menulis. Bila masih be• koordinasi motorik kasar dan halus lum matang. belajar ini menyakitkan anak.dapat mengolah rangsangan panca indera sesuai yang didisediakan program tambahan (Enriched programe) untuk perlukan untuk belajar membaca. di kubus. Beberapa pengarang berpendapat bahwa untuk belajar membaca. p. yakni usia di mana tercapai siap untuk belajar membaca dan menulis. untuk membaca. dengan luarkan). Latihan untuk mempercepat kematangan fungsi. yang diperlukan untuk belajar membaca dan menulis. menulis dan berhitung diperlukan kematangan fung.pelajaran melipat kertas. latihan jalan. yakni anak didik diberikan kesempatan untuk meloncati • Tanggapan ruang dan orientasi bidang: beberapa kelas secara bertahap. perlu disi-fungsi: • sensomotorik teliti kematangan fungsi. melompat. kotak. dapat: kotak — + latihan sensomotorik. keta• ketajaman melihat dan mendengar jaman penglihatan dan pendengaran. Tetapi — menangkap bola bagaimana caranya. b. menulis dan berhitung. • Koordinasi motorik kasar. pelajaran membaca dan berhitung perlu ditunda. berhitung bila anak belum mencapai kemamengecewakan guru dan orang tuanya. mengisi waktu yang luang mereka. menggerakkan lengan. Q 00 A Cermin Dunia Kedokteran No. sehingga bila anak nantinya sudah yaitu sekitar usia 4 -.Meskipun masih ada perbedaan pendapat tentang • Koordinasi motorik halus: pelaksanaan pendidikan anak-anak potensial ini. dan juga dapat emosional anak didik. tanggapan ruang. ternyata didapatkan bahwa prestasi kelompok anak ini lebih baik • Bahasa reseptif dan bahasa ekspresif: daripada kelompok anak cerdas tanpa program akselerasi. garis lengkung individual. Ada pula yang menganjurkan — dapat membedakan kanan/kiri.mengenal bentuk•bentuk geometrik: Adanya integrasi yang baik antara tanggapan sensorik dan memasukkan. Suasana stadium kesiapan belajar ini untuk setiap anak berbeda-beda. menulis dan berhitung. atas/bawah. mengeluarkan/menyatakan perasaan atau buah pikirannya (bahasa ekspresif) secara baik. 35. malas. membolak-balik halaman . — mengenal bentuk benda: Pearson GHJ berpendapat bahwa anak dengan inteligensi tinggi dapat dimasukkan pada "Good progressive School". dan menganggap anak tangan kesiapan belajar hal-hal tersebut di atas. akan sia-sia hasilnya mengajar anak sukar untuk dapat membaca dan menulis. akhirnya — koordinasi antara mata dan tangan didapatkan konsensus untuk memberikan perhatian dan — memegang benda kecil kekhususan pada anak dengan inteligensi tinggi. mengeluarkan macam-macam bentuk dalam gerakan.fungsi tersebut di atas. menulis. Contoh-contoh kematangan fungsi: misalnya: • Senso motorik. . Tercapainya ini keras kepala. ruang. menulis.► latihan koordinasi motorik halus. orientasi dalam bidang. pengalaman yang kematangan hubungan intra kortikal antara bermacam-macam menyakitkan ini masih terbayang dan anak akan tetap menolak pusat otak. kaki besar/kecil -. tetapi . juga — Anak harus dapat mengerti bahasa yang diucapkan ternyata program akselerasi tidak merugikan aspek mental orang lain (bahasa reseptif). — menggerakkan tungkai. Pendidik lain berpendapat bahwa anak dengan • Kognitif: inteligensi tinggi tetap berada di dalam kelas biasa. masih merupakan masalah sampai — membuka halaman buku sekarang.fungsi termaka anak-anak sukar belajar membaca. koordinasi motorik kasar/ • bahasa reseptif (penerimaan) dan bahasa ekspresif (mengehalus. jongkok. cara latihan pemantapan fungsi. pengajaran secara mengenal garis horizontal. atas/bawah. menangkap bola.10 tahun.berdasarkan tanggapan dan ingatan. tangan dan jari . anak dapat membaTerman dan Oden meneliti 1351 anak inteligensi tinggi deyangkan sesuai dan melakukan sesuatu yang diperlukan ngan program percepatan pendidikan (program akselerasi).kanak. padahal kesiapan anak membaca. atau merasa malas untuk belajar membaca dan menulis lagi. bentuk g e o m e t r i k : 0 mana tak ada perbedaan kelas dalam sekolah. belajarnya. Jika fungsi-fungsi tersebut belum berkembang dengan baik. dan anak dapat maju terus menurut kemampuan — dapat membedakan huruf: d. Sebagian para pendidik menganjurkan cara "Skipping ". garis vertikal. muka/belauntuk memisahkan anakanak ini.mengenal skema badan dan ruangan sekelilingnya sebelah — menegakkan kepala kanan/kiri. -. hingga sering memarahinya.fungsi tersebut di atas.. maka anak tetap English berpendapat.Penanganan Sebelum anak diajar belajar membaca dan menulis.

berhitung. merasakan suasana belajar menyakitkan. mudah menangis dan tertawa. kulinya. • ada gejala hiperkinetik dengan tanda. sukar diatur dan berbuat seenaknya sendiri. anak tak dapat hambatan itu dikurangi.Penanganan Karena banyaknya gangguan yang dialami anak dengan kengenal orientasi dalam bidang.atau menolak belajar. menindas atau memusehingga hambatan belajar dapat diatasi. akhirnya anak tak pergi ke sekolah dan tak mau belajar. mudah memukul. visual dan pendengaran. misalnya: • Anak dengan gejala hiperkinetik. tanggapan pendengaran juga kurang sem• Latihan koordinasi motorik kasar dan halus. Bila tak ada kemajuan.jongkok. tanggapan visual atau pendengaran bila kan anak mengalami kesukaran dalam dikte. bentuk angka/huruf (9/6. Bila merasa dibenci gurunya. bentuk garis miring. serta melatih purna. menulis. pelajaran. ingatan bahasa ekspresif. berhitung sangat • Kadang-kadang ada gangguan koordinasi motorik kasar dan diperlukan ketajaman penglihatan dan pendengaran. untuk selanjutnya dapat diobati temannya di sekolah selalu mengancam. dapat dikurangi gejalabelajar membaca. karena kaitan antara pengamatan rusakan jaringan otak. guru selalu akan mengakibatkan hasrat belajar menurun. Ini menangkap pelajaran. tranquilizer dan sebagainya). dikte. merusak dan berkelahi. penyakit menahun) bila anak mencintai gurunya. akibatnya anak sukar mengikuti pelajaran di sekolah. • radang otak Penanganan • 42 Cermin Dunia Kedokteran No. vertikal. — menangkap isi cerita ibu guru dan menceritakan kembali apa yang sudah diceritakan ibu guru latihan bahasa reseptif. membaca ada gangguan dalam bidang ini.bentuk geometri dan membedakan antara garis-garis horizontal. juga terjadi bila anak belajar dengan orang tua di rumah selalu dimarahi. Jika pengertian tentang bidang tidak mengikuti pelajaran dengan baik. berhitung. sukar mengamati atau membedakan bentuk benda. maka tanggapan penglihatan (visual) terganggu. dianjurkan Pengaruh lingkungan atau suasana belajar yang menyakitkan anak untuk diperiksakan ke bagian mata. Akibatnya anak malas kekurangan vitamin (avitaminosis). — agresifitas. 1984 . yang dapat mengakibatkan lambatnya anak yang menyakitkan di masa lalu sehingga menolak belajar. Tanggapan visual ini sangat diperlukan untuk me. serta mengenal nada dan irama. dan tentunya dalam suasana belajar yang menyenangkan anak sehingga kesukaran belajar dapat dihindari. bentuk Gejala-gejala di atas menyebabkan anak sukar menangkap geometri. dan anak juga merasakan guru. tanggapan visual Hambatan/gangguan dalam pendengaran atau penglihatan dan orientasi dalam bidang. lengkung —> latihan ketajaman penglihatan. — menyuruh anak menyebutkan kembali kata-kata yang hampir bersamaan bunyinya misalnya: dor—tor. 35. b/d). dan mengusahakan agar anak dapat berkembang Bila ada tanda-tanda anak mengalami gangguan tanggapan sesuai dengan kemampuannya. akibatnya anak sukar menerima atau dan gerakan. menulis. — menyuruh anak membedakan bentuk. bahkan dipukul. menulis. ruda paksa kepala • tumor otak • trauma kelahiran dan sebagainya. — keras kepala. Demikian juga bila nyebab gangguan tersebut. dibentak-bentak. Bila anak motorik halus. yang hampir sama. vertikal dan horizontal. amphetamine. • Sering ada gangguan fungsi sensomotorik. mengangkat lengan/tungkai —> latihan koordinasi motorik kasar. Timbulnya kesukaran belajar pada anak dengan kerusakan jaringan otak biasanya karena: • derajat inteligensi menurun terutama sukar untuk berpikir abstrak. memarahi dan menghukumnya. maka anak Penyakit menahun misalnya: kekurangan darah (anemia). nya Anak yang mengalami gangguan fisik karena merasa lelah mencintai dirinya.fungsi tersebut telah dicapai. — konsentrasi menurun — perhatian mudah berubah — emosi labil: mudah cemas. Untuk belajar membaca. sehingga akhirnya Terjadinya kerusakan jaringan otak biasanya akibat: timbul kesukaran belajar. stop—top. Yang terpenting agar orang tua menerima anak dengan Penanganan gangguan ini. menyalahkan. Bila kematangan fungsi. Sebaiknya gangguan atau baik karena tanggapan visual kurang sempurna. Suasana belajar Penanganan yang menyakitkan ini menyebabkan anak malas belajar sehingAnak yang mengalami gangguan fisik sebaiknya dicari pega akhirnya kesukaran belajar akan timbul. Lingkungan yang tak menyenangkan anak pada saat belajar Kerusakan jaringan otak akan menyebabkan anak malas belajar. THT atau bagian Saraf. miring. gejalanya dengan obat. Gangguan dalam tanggapan pendengaran ini menyebabfungsi sensomotorik. dikte. menulis. gerakan dengan bahasa dan berpikir terjadilah pengertian tentang bidang.obatan (imipramine. Sebaliknya bila anak sukar membedakan bunyi kata-kata haloperidol. Anak selalu teringat pada suasana belajar gunya fungsi otak. taman—tamat. anak perlu dilatih ketajaman penglihatan dan pendengarannya. Ini menyebabkan tergang. anak dapat mulai diajar membaca. Anak mau belajar dan menurut apa yang dikatakan gurunya Gangguan fisik (kelelahan. parit—parut latihan ketajaman pendengaran.tanda: — hiperaktivitas: selalu bergerak.

disebabkan kelainan biologis dan tidak didapatkan kelainan saraf yang nyata. skema badan. Persoalan dalam kehidupan emosi atau tingkah lakunya • kecakapan berhitung atau matematika jauh lebih baik dariEnglish dan Pearson berpendapat bahwa proses belajar akan pada membaca. • kemampuan ketrampilan motorik lebih baik daripada keTetapi bila seseorang merasa sedih. meskipun kemampuan berhitungnya baik __ menarik diri: tak mau bergaul tetapi lama-lama kemampuan berhitung pun terganggu karena __ agresifitas: sering merusak.Sebaiknya orang tua atau guru tidak langsung memarahi anak bila anak tak mau belajar. menunjukkan anak mengalami ketegangan atau konflik. Keakraban hubungan orang tua atau guru dengan anak perlu diciptakan agar anak mau mengutarakan isi hatinya. sehingga penyebab kesukaran belajar dapat diketahui dan prestasi anak dapat meningkat kembali. dikte dan __ hiperaktivitas: tak bisa diam merangkai suku kata.penduduk Indonesia: 10 juta. • t • . berhasil bila anak dapat memusatkan perhatian pada pelajaran. untuk ukuran panjang. Pada anak biasanya kesedihan ‚ menyusun kata terbalik-balik (reversal) atau susunan kata tak mnadi tidak berlangsung lama. bersalah.bulatan. jumlah dan waktu Contoh: .hari natal pada bulan Juli .musim hujan pada bulan Mei . b. sebaiknya tugas mengajar diserahkan keluarga lain atau guru les yang dapat mengajar dengan sabar dan telaten serta disenangi oleh anak. tegrasi simbol.110) tanpa contoh. Bila orang tua di rumah merasakan dirinya tak dapat sabar dan telaten dalam mengajar anak. tetapi justru sering ditunjukkan dalam teratur. unjukkan anak mengalami gangguan emosi atau tingkah laku. melempar.Tetapi kadang. Anak ini sukar membaca gainya. tetapi dengan penuh pengertian dan kasih sayang menanyakan kepada anak apa sebabnya anak malas belajar.rata-rata tinggi orang wanita Amerika 2„ meter . kadang konflik anak terlalu dalam sehingga perlu pemberian 01 psikoterapi. . . alfabet tetapi tak dapat merangkai suku kata untuk membuat kata atau kalimat. • dapat mengulang . Sebaiknyaguru atau orang tua waspada akan hal ini. khawatir. 1) Menggunakan ketajaman pencerapan panca indera. ini men ma ketajaman penglihatan. yaitu: Bila anak saat sekolah sering nakal. mudah marah. dan berusaha mengatasi persoalannya. Kesukaran membaca (disleksia) ini dibagi 2 macam: Misalnya: Coba gambar bentuk segitiga. • penglihatan. . juga sukar mengartikan kalimat Adanya gangguan emosi dan tingkah laku pada anak/remaja sehingga timbul kesukaran belajar. p. memukul dan sebasoal berhitung juga memakai kalimat. anak disuruh Kesukaran membaca. • sukar membedakan skema atau anggota badan sebelah kanan atau kiri. diminta untuk meniru garis-garis yang menghubungkan titik-titik di bawah ini (spatial relationship). Mungkin ada persoalan pada dirinya hingga mengganggu ‚ disuruh meniru bentuk bentuk geometrik: konsentrasi belajar. negro – . perabaan. Disleksia primer 1D a'<> Ciri-ciri: Ada kesukaran membaca terutama dalam mengin. perhaPenanganan tiannya terhadap pelajaran berkurang sehingga prestasi belajarnya Anak dengan disleksia primer perlu bimbingan khusus untuk makin menurun.malu. . Disleksia primer panjang. kata-kata dalam kalimat. . Mendekati anak untuk mencari penyebab atau latar belakangnya. Perbandingan anak laki-laki : anak perempuan = 5 : 1 Gejala-gejala: __ sukar berpikir abstrak __ sukar membuat konsep berpikir. Disleksia sekunder ‚ ditanya bedabentuk dalam gambar di bawah ini (visual figure-background perception). bujur sangkat dan sebagainya. • dapat menyebutkan atau membunyikan beberapa kata tetapi tidak dapat mengerti artinya atau menggambarkan maknanya. cemas atau menangis. misalnya: Contoh: ‚ mandi madin nrego __ kenakalan: sering mengganggu temannya Pada disleksia primer dengan gejala sukar membaca. 10% dari anak dengan inteligensi normal menderita disleksia primer. akhirnya timbul kesukaran belajar. diajar membaca. nergo bentuk tingkah lakunya. hiperaktif atau menyen diri. individu tersebut selalu termenung memikirkan persoalannya. Untuk itu anak perlu ditempatkan pada Penanganan Remedial Teaching yang akan mengajar anak dalam 3 hal. dengan sendirinya perhatian terhadap pelajaran menurun dan • membaca kata: dor. ‚ sukar membedakan huruf: d. hingga mampuan verbal. persegi 1. dir sama saja tanpa berbeda. ‚ bila bentuk geometrik yang ditiru sudah benar. terutatak mau bergaul. padahal pelajaran matematika cukup menggambarkan masirig-masing bentuk geometrik tersebut baik dan derajat inteligensi normal (IQ: 86 . 2.simbol huruf atau kata-kata.

teman dan orang tuanya mencintai atau menyenangi anak. pengobatan terutama ditujukan untuk menghilangkan gangguan emosi atau tingkah lakunya. staf bimbingan dan penyuluhan sekolah atau orang tua anak tersebut. • bahasa ekspresif: menceritakan kembali isi cerita. • pendengaran — Anak disuruh menirukan nada tinggi dan nada rendah. dan bahasa ekspresif. Latihan: • bahasa reseptif: mengerti isi kalimat atau isi cerita. sehingga dapat ditentukan pendidikan dan pelajaran yang bagaimana paling sesuai untuk anak. dengan tujuan untuk mengatasi kesukaran belajar anaknya.. parit-parut muda-mudi. tabung.kadang anak dibawa ke dokter bukan karena keluhan tak dapat membaca tetapi karena keluhan: — penyesuaian diri yang buruk — kenakalan — tidak mau pergi ke sekolah — neurosa — posisi yang terbalik pada urutan kursi. gangguan penyesuaian diri atau gangguan kepribadian. lengan ke bawah dan sebagainya. Ditanya: — benda apa ini? coba raba . sesudah benda tersebut diraba baik. DIAGNOSIS KESUKARAN BELAJAR — kotak persegi panjang — kubus: • Skema badan --->posisi anggota badan: — ditanya mana: — telinga kiri — tangan kanan — mata kiri . — bundar: bola Penanganan anak disuruh menirukan kata-kata: bar-dar.— ditanyakan pada anak (position in space).i bundar. yang mana ibu jari. stop-top taman-tamat. • kadang. — Pada saat membaca kadang-kadang penderita dapat membaca dengan baik. Diagnosis kesukaran belajar ini harus dilakukan secara teliti dan diperlukan team ahli dari. Contoh: lonceng berlagu -bentuk bulat. depresi. lalu membaca banyak salah. Latihan membaca atau menulis dapat dilakukan di tempat Remedial Teaching. bolak-balik ‘.. mengutakan maksud hati atau isi pikirannya.. jari manis. perabaan. Pada saat inilah diperlukan kerja sama dokter anak dengan berbagai team ahli lain agar diagnosis kesukaran belajar dapat diketahui secara tepat. Kemajuan biasanya cepat karena dasar kemampuan membacanya memang masih — tabung ouiat uan seoagamya. tetapi kemampuan membaca tersebut digunakan secara kurang efektif karena dipengaruhi faktor emosi. atau banyak salah biasanya karena isi • perabaan bacaan mirip dengan konfliknya/ketegangannya atau anak — Diminta untuk meraba benda: teringat akan konfliknya/ketegangannya. p (reversals). kemudian berhenti. dor-tor. 2) Mengembangkan integrasi dua atau tiga macam pencerapan: penglihatan.. — Membaca lalu berhenti. • sebenarnya dasar tekntic kemampuan membaca masih baik ( intak). -. menolak membaca. — dilatih diskriminasi irama dalam nyanyian. Dalam membuat dianogis sebaiknya diperhatikan sebab-sebab kesukaran belajar yang telah diuraikan. — Dihitung semua jumlah jari jari. Bila orang tua membawa anak tersebut ke dokter. yang biasanya dapat ditangani oleh seorang psikolog atau psikiater. Gejala: Karen dasar kemampuan membaca sebenarnya baik. kubus. --..do/00' re 7 mi N gangguan psikosomatik dan sebagainya. Pertama-tama yang mengetahui gejala kesukaran belajar pada anak biasanya pendidik (guru). kurang motivasi belajar. do — do . jari kelingkung. Disleksia Sekunder • kemampuan membaca terganggu karena dipengaruhi oleh kecemasan. dan pendengaran.Anak harus merasakan bahwa guru. . Y gambar bulatan mana dari urutan bulatan y yang sama dengan bulatan x Position in space dipakai pada anak yang sukar membedakan huruf: b.ditanya apakah bentuk benda ini. PENCEGAHAN Agar frekuensi kesukaran belajar ini dapat dikurangi atau malah dihindari perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut: 1) Ciptakan suasana belajar yang menyenangkan. jari telunjuk. d. biasanya dibawa ke dokter anak ( pediater). sajak-sajak.bentuknya bagaimana? — coba tirukan lagu benda ini! 3) Mengembangkan kemampuan bahasa: bahasa reseptif.telinga kanan — Coba ditarik: — tungkai ke muka — tungkai ke belakang — lengan ke samping kanan/kiri — lengan ke atas. kotak dan sebagai• nya.. -. berbagai disiplin keilmuan. jari tengah.

12. 17. Thompson LJ. Varekamp LCV. Dermott JF. 13. 6) Guru atau orang tua sebaiknya selalu bersikap konsisten (tetap) pada anak. Help your Child succeed in School. Jiwa. – Bila anak berbuat baik juga harus diberikan pujian oleh orang tua/guru agar perbuatan baik ini selalu diulangi. 1973. Inc. pp 662 – 698. Masdani J. sebelum mengatakan bahwa anak ini bodoh. Am J Orthopsychiat 1967. Psychopathology by Harrison SI and Mc. English OS and Pearson GH. Am J Orthopsychiat 1962. 2) Hindari kelelahan fisik atau penyakit menahun agar gariah belajar anak tidak terganggu. anak perlu mendapat hukuman. Bila kesalahan ini dilakukan berulangkali dan disengaja. International Universities Press Inc. Anak-anak yang berkelainan. Tetapi sebaliknya guru atau orang tua menyelidiki sebab dan latar belakang anak mengapa sampai berbuat salah atau nakal. Hardjawana B. Silver AA et al.Dermott JF. Jiwa. Learning Disturbance in Childhood in Manual of Child Psychopathology by Wolman B et al. menulis dan berhitung perlu diteliti apakah fungsi-fungsi tertentu yang diperlukan untuk persiapan belajar sudah berkembang dengan baik (fungsi sensomotorik. Nason LJ. 4) Gangguan emosi dan tingkah laku dapat dikurangi atau dihindari agar tidak mengganggu konsentrasi belajar atau kemampuan membaca anak. 1. Frostig M. Cara membuat diagnosis. Jiwa. pp 445 – 455. pp 774 – 7 87. 35. International Universities Press. 2: 1 – 7. perlu mendapat hukuman. 14. 8. New York: 1972. Tahun XIII. Masalah anak-anak dengan inteligensi superior. misalnya:berdiri di muka kelas. Bisgyer JL et al. Specific Reading Disability.– Harus dihindari terjadinya situasi ketegangan saat mengajar anak. Heinicke CM. Cacat mental dan kesulitan belajar. Jilid 2. 7. Visual Perception in the Brain Injured Child. Prediction of Underchievement in kindergarten Children. Psychiatric implications of brain damage in children. RINGKASAN – – – – Telah kami bicarakan mengenai: Definisi belajar dan kesukaran belajar. 4 : 81 – 87. New York: International Universities Press. 11. 3: 54 – 58. 5. 3) Sebelum anak diajar membaca. pp 457 – 486. kognitif. dapat dilakukan tes inteligensi oleh seorang psikolog. Cara pencegahan timbulnya kesukaran belajar. 5) Guru atau orang tua sebaliknya dapat memperkirakan derajat inteligensi anak dengan memperhatikan kemampuan belajar anak secara teliti. Eisenberg L. Tahun II. Mc. Rabinovitch RD et al. 33 : 665 – 671.2:47–55. membuat PR lebih banyak. Cohen TB berpendapat bahwa kecemasan ringan dapat meningkatkan motivasi belajar tetapi kecemasan berat dapat menurunkan prestasi belajar. in Childhood. Sajono T. Fathers of Sons with primary neurotic learning inhibitions. Bila orang tua ragu-ragu. 37 : 744 – 751. – Bila anak berbuat salah tunjukkan kesalahannya. Difficulties in learning in Childhood Psychopathology by Harrison SI and Mc. 1984 45 . Dewan Nasional Kesejahteraan Jakarta. Indah Jaya Bandung. July 1969. 130 : 393 – 399. dan justru harus diciptakan keakraban hubungan dengan anak sehingga anak dapat mengutarakan kesulitannya dengan bebas. tanggapan ruang/ orientasi bidang dan bahasa). Tahun X. 9.Graw Hill Company. 1980. 15. Special Classes for Emotionally disturbed Children Am J Orthopsychiat 1964. Learning Disabilities. Abdul Syukur. Des. Intelligensi yang tersembunyi.Dennott JP New York. 3. Cohen TB. 4. KEPUSTAKAAN 6. Silver AA et al. Cermin Dunia Kedokteran No. 10. New York. koordinasi motorik. Contoh: Anak tidak membuat pekerjaan rumah beberapa kali. 16. 1983. Inc. Anak yang tidak sanggup membaca. Sebab-sebab dan penanganan kesukaran belajar. Am J Orthopsychiat April 1977. Grunebaum. Anwar AID. Arch Gen Psychiat 1963 . Am J Psychiat 1973. 34 : 95 – 101. 32 : 462 – 472. 9 : 444 – 450. Am J Orthopsychiat 1963. 1980. A Research approach to reading retardation in childood Psychopathology by Harrison SI and Mc. Jiwa. sehingga dapat diketahui derajat inteligensi anak meskipun tes inteligensi kadang-kadang dapat keliru hasilnya terutama bila anak tak bersedia mengerjakan "tes inteligensi dengan baik sesuai dengan kemampuannya". 1972. Bakat dan prestasi. Reading Disability: Teaching Through Stimulation of Dificit Perceptual Areas. 2. April 1977. 1972. 1972. Gubahan K. Tahun XVI. 34 : 6969 – 704.

Pendidikan Anak Usia Balita dr. misalnya telunjuk ditunjuk• kan ke atas. supaya ia dapat berkembang ke arah yang diinginkan. Baik dalam mendidik anak usia balita maupun dalam mendidik anak/remaja. — tak mengijinkan atau memberikan apa yang diinginkan 46 Cermin Dunia Kedokteran No. Endang Warsiki Ghozali Bagian Psikiatri Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga/RS. maksudnya orang tua jangan terlalu ikut campur atau selalu mengatur aktivitas anak.> jelas Keluarga. Sistem kakek/nenek atau paman/bibi bila se rumah. Jika demikian. Batasan ketiga sistem ini harus jelas. 35. • Jika anak tetap membandel. Tetapi begitu orang tua sudah berada di rumah lagi maka segera orang tua yang memegang peranan kembali. saling tidak memperhatikan kebutuhan masing-masing seperti hidup sendiri dan tidak ada komunikasi yang baik dalam keluarga. — sikap yang tak membenarkan. Penting juga keyakinan anak bahwa bila timbul kesulitan. diharapkan keluarga. Sistem anak 3. ataupun sebaliknya anak jangan mengatur segala urusan orang - tua. sebaiknya anak dapat merasakan bahwa ia disayangi. Justru ini tidak boleh terjadi di dalam keluarga. Diharapkan agar orang tua dapat merupakan contoh yang baik bagi anak. Demikian juga kakek/nenek atau paman/bibi yang tinggal se rumah dengan orang tua. batasan sistem orang tua anak. dengan syarat pendidikan mereka tidak berbeda dengan orang tua. terutama orang tua berfungsi utama dalam pendidikan anak yang baik. Hanya dalam suasana demikian anak dapat memiliki kepercayaan diri sendiri. diperhatikan. Orang tua harus dapat mengusahakan suatu lingkungan hidup yang sebaik-baiknya bagi anak. Cara menunjukkan pada anak bahwa orang tua tidak setuju dengan perbuatan atau tindakan anak yang kurang baik : • Pertama-tama anak diberitahu bahwa perbuatan yang dilakukan tidak baik. dihargai dan diterima dalam keluarga. tidak tergantung kepada orang lain. Walaupun kadang-kadang anak melanggar tata tertib sehingga mereka patut menerima hukuman. janganlah terlalu mengatur urusan orang tua atau selalu menentukan pendidikan anak. Bila ada paman/bibi atau kakek/nenek yang tinggal serumah. Kecuali bila orang tua sedang tidak ada di rumah. taat pada tatatertib dan suka bekerja. Sistem orang tua 2.> jelas paman/bibi — orang tua --. yang kemudian sesudah itu berbaik lagi seperti semula. pendidikan anak dapat dititipkan sementara pada kakek/nenek atau paman/bibi. ia selalu dapat mengharapkan bantuan dan pertolongan orang tua. 1984 . dan diterangkan juga alasannya dengan kata-kata sederhana dan singkat sesuai daya tangkap anak. tak ada gejala gejala kecemasan yang berat. yang sangat penting dalam perkembangan kepribadian anak. menjadi orang yang berguna. Surabaya Sebelum dapat mendidik anak dengan baik. Soetomo. Di dalam keluarga biasanya ada 2 atau 3 sistem yakni : 1. N y . sikap orang tua — muka masam/tak tersenyum — suara tak enak atau nada suara yang keras/nada marah. Misalnya kelak ia dapat berdiri sendiri. yakni dalam keluarga saling tidak acuh. mereka harus tahu bahwa orang tua tetap sayang kepadanya. Dr. Hal sebaliknya juga tidak baik terjadi dalam keluarga bila batasan ketiga sistem di atas menjadi terlalu jelas atau terlalu kaku/jauh.> jelas kakek/nenek — orang tua --. karena segala peranan dan tingkah lakunya dapat ditiru anak. terutama orang tua yang melakukan peranan dalarn mendidik anak merupakan keluarga yang baik yaitu: • harmonis • saling pengertian • saling menghormati • saling menolong atau mendorong • batasan hubungan fungsi/sistem orang tua — anak --. disenangi. sebaiknya yang memegang peranan dalam penentuan pendidikan anak adalah orang tua. Marah maupun hukuman jangan ditujukan pada diri anak tetapi pada kesalahan atau perbuatannya. orangtua — kakek/ nenek atau paman/bibi menjadi kabur.

trauma Cermin Dunia Kedokteran No. Diusahakan agar hubungan orang tua dan anak cukup akrab. Misalnya : • Pada waktu tertentu (waktu makan. Ini agar tidak timbul rasa dendam pada anak dan kehilangan kepercayaan dirinya. Dengan demikian komunikasi antara anggota keluarga selalu terjadi. Orang tua sebaiknya merangsang inisiatif anak dan memberikan kebebasan anak untuk berkembang. uang. tidak akan berbuat baik bila tidak diberi upah. perlu diperhatikan : • usia anak • perkembangan jiwa anak • adakah kelainan biologis pada anak misalnya : kelainan metabolisme. Mungkin masih banyak lagi aktivitas lain yang tidak boleh dilakukan oleh anak. Bila kita memuji hasil karyanya meskipun hasilnya itu kurang baik. 35. jangan terlalu keras atau sampai berlebihan (supaya kapok). sehingga anak merasa bebas untuk mengutarakan segala isi hatinya maupun persoalannya terhadap orang tuanya. • sampai ke mana ia boleh pergi. naik di tempat tinggi sekali. Dalam mendidik anak usia balita. anak akan belajar bertanggung jawab atas pekerjaannya. angka-angka (points). lain kali jangan ya. Aturan-aturan ini hendaknya membantu dan membimbing anak.Hukuman-hukuman ini menitikberatkan perbuatan anak yang salah. Sebaiknya anak dibiarkan melakukan sesuatu menurut rencana dan kehendak mereka sendiri. Dengan demikian diharapkan anak dapat bekembang menjadi dewasa dengan baik. baik dalam memecahkan persoalannya. Bila anak terus menerus diperintah. • menghargai atau memperhatikan milik orang lain. melainkan juga daya ciptanya. hanya anak yang nakal saja yang berbuat demikian. menghargai. Misalnya cara orang tua memberitahu anak bila melakukan perbuatan yang salah: "Kamu tak bisa melakukan hal seperti ini. hebat. penuh pengertian dan pertimbangan. Batasan-batasan tingkah laku anak ini maksudnya melatih anak supaya ia dapat mengendalikan diri serta mengenal disiplin dan tanggung jawab. Saya tahu dan percaya biasanya kamu tidak berbuat demikian. misalnya : menyapu. Bila anak merasakan bahwa orang tuanya menyayangi. • ciuman atau pelukan • memberikan sesuatu yang diingini anak • memberi penghargaan berupa hadiah yang nyata : gula-gula. kok saya tidak pernah diberitahu?" Persetujuan terhadap tingkah laku anak yang baik dapat berupa : • pujian • tersenyum • ucapan terima kasih atas bantuannya • perubahan dalam sifat atau nada suara : wah-wah. anak. bersikap tetap (konsistensi) dan berwibawa serta melatih disiplin. boneka. waktu tidur) anak harus sudah berada di rumah." Jika anak dihukum bila bertingkah laku buruk. merasa kurang dicintai sebab terlalu disakiti badannya. Pukulan ini hanya sebagai peringatan. Ini tidak saja merangsang inisiatif anak. Melatih tanggung-jawab pada anak juga harus diajarkan. misalnya : • membersihkan tempat tidur • menyapu rumah • mengemasi meja makan • membersihkan sepatu dan sebagainya Tugas yang diberikan sudah tentu harus sesuai dengan umur anak. orang tua sekaligus membesarkan kepercayaan anak pada dirinya sendiri. Lambang nyata yang diberikan orang tua pada tingkah laku anak yang baik akan terus mengingatkan anak terhadap keberhasilannya. Walau sebenarnya dalam hati kecil mereka bertanya: "Bagaimana ya tingkah laku yang salah. bintang (lambang). Hadiah harus diberikan segera sesudah tingkah laku anak yang baik dilakukan. tidak boleh terlampau banyak sehingga sangat membatasi aktivitas anak dalam segala bidang. anak akan merasa bangga dan senang serta menambah kepercayaan dirinya. Tentu saja anak menjadi sombong bila tingkah laku baik maupun buruk selalu dibenarkan dan mendapat pujian. Tetapi janganlah selalu menjanjikan anak akan memberi sesuatu/hadiah bila melakukan kebaikan karena : • orang tua mungkin tidak dapat memenuhi janjinya. karena menyebabkan rasa dendam anak pada orang tua. sehingga anak mendapat bimbingan yang • Bila tetap membandel terus. Janganlah beranggapan bahwa dengan memuji anak akan menjadi sombong (besar kepala). • melawan permintaan orang tua yang cukup beralasan dan sebagainya. 1984 46 . hal ini sering mengakibatkan gairah kerja anak berkurang. bekerja tidak atas perintah. asal pujian itu sifatnya wajar saja. orang tua harus ingat juga untuk memuji atau memberi penghargaan bila anak bertingkah laku baik. berlari saat menyeberang di jalan yang ramai. Usaha orang tua agar dapat menambah kesenangan dan eratnya hubungan kekeluargaan misalnya : • minum teh bersama • makan bersama (family table talking) • permainan bersama • rekreasi bersama • bergurau bersama • perayaan hari ulang tahun dan sebagainya. • pekerjaan-pekerjaan yang harus dilaksanakan tak boleh dilupakan (melatih tanggung-jawab anak). Dengan melatih bekerja. yakni dengan memberi tugas sehari-hari yang harus dikerjakan di rumah. • tak boleh memukul saudara atau teman tanpa sebab • tak boleh melakukan aktivitas yang sangat berbahaya misalnya: bermain api. • akan membiasakan anak. anak menjadi malas (apatis) dan selalu tergantung kepada orang tua. gangguan organik otak. Dengan memberikan penghargaan pada anak. tergantung macam kultural dan situasi sosial. sehingga anak dapat mengerti apa yang diperbolehkan dan apa yang tidak dibolehkan. orang tua dapat memukul pantat/paha anak. anak dapat melakukan identifikasi dengan baik terhadap orang tuanya. bukan diri anak sendui. melainkan atas kesadarannya sendiri. radang otak. Batasan tingkah laku anak yang merupakan aturan tata-tertib dalam keluarga akan merupakan pedoman bagi anak-anak.

–Berila h kesempatan untuk makan sendiri dengan pining & cangkir dari plastik/seng yang tidak pecah –Sebaiknya pining cekung. misalnya karena kekeliruan cara mendidik orang tua.2½ ke dalam mulut dengan benat. –Diminta anak untuk bercerita saat makan mengenak hal-hal yang terjadi hari ini (kejadian di sekolah waktu bennain-main).dilatih memegang botol 4-8 – Dapat mengunyah makanbulan an. –Senang membantu mengatur meja makan (piring. –Mulai menggunakan sendok diputar-putar di mangkok. –Dapat mengambil nasi dengan sendpk nasi (centong) –Membutuhkan sedikit bantuan sejak makan di meja. Bila ada kelainan biologis pada anak. –Mendorong anak untuk membantu mengatur meja makan. Bila tidak ada kelainan biologis pada anak maka sebab kelambatan perkembangan anak pada umur balita mungkin karena sebab lingkungan. –Diberanikan untuk makan sendiri dengan sendok. – Dapat memegang botolnya sendiri. pengaruh teman.gerakan tangan ke mulut ngan ke mulut . tahun –Dapat membedakan makanan dengan benda yang tak dapat dimakan.4 ja dengan sedikit makanan tahun tercecer. kita dapat mengobservasi apakah anak sudah berkembang seperti yang diharapkan umumnya pada anak normal atau mengalami kelambatan. tuk mengembangkan : – Dapat menggerakkan ta. – Perkenalkan cangkir atau gelas dengan cairan sedikit untuk diminum. –Jangan memaksa anak waktu makan. – Dudukkan anak di kursi tinggi untuk bersama-sama makan di meja dengan keluarga . – Dapat mengenal botol susu dengan melihat. –Layanilah anak makan dengan cara yang menarik/menyenangkan. Dengan mengetahui perkembangan jiwa anak. Di bawah ini akan diterangkan cara membimbing anak usia balita (The Washington Guide) untuk orang . tetapi dapat dipakai sebagai pedoman untuk mengetahui apakah perkembangan anak terlambat atau tidak. ketrampilan motorik. –Masih sukar memasukkan sendok ke mulut –Teruskan memberi makanan yang dapat dipegang : roti biskuit. Tentu saja bimbingan ini tidak diperuntukkan anak dengan keterbelakangan mental (retardasi mental) yang memang sudah terlambat dalam perkembangannya. – Perkenalkan dan berilah – Lidah digunakan menggerakkan makanan dalam makanan roti biskuit unmulut. Ekspresi muka. 1-1½ tahun –Dapat memegang cangkir dengan jari-jarinya –Dapat menaikkan cangkir dan meminumnya. hal ini dapat merupakan salah satu penyebab terjadinya kelambatan perkembangan fisik. sendok dapat dimasukkan dengan mudah & mengambil nasi juga mudah. bila jumlah nasi banyak anak malas makan.toilet training). 35. –Dapat makan sendiri di me2½ . –Dapat memasukkan sendok 1½ . –Berilah makanan sedikit dulu.dapat mengkoordinir antara mengisap. mental dan sosialisasi anak. –Diajarkan agar anak sudah dapat : . – Tawarkan sendok untuk dipegang bila ada perhatian. Menangkap suara. Bimbingan pada anak usia balita ini meliputi melatih anak dapat makan sendiri. – Berilah makanan path anak sesuai dengan kebutuhannya. pergerakkan badan bila suara di. dan latihan berak dan kencing pada tempat yang sesuai (WC/ kamar mandi . –Berikan minuman sesudah makan supaya tak banyak minum. –Tersenyum dan berbicara pelan dengan nada menyenangkah sambil : 9-12 bulan 48 Cermin Dunia Kedokteran No. – Letakkan anak dalam posisi relaks dan menyenangkan pada saat memberi makan. aktivitas bermain.menyiapkan . guru dan sebagainya. –Dapat memegang gelas kecii dengan tangan.melayani tamu/orang tua saat makan. – Family Table talking 1-3 bulan –Dapat makan sendiri dengan baik. 4-5 tahun KEMAMPUAN BERBICARA Umur Tujuan Diharapkan Tercapai Kemampuan. dap at makan biskuit. –Dapat minum tanpa tumpah.tua agar anak dapat berkembang normal seperti yang diharapkan sesuai dengan usianya. – Makan dengan jari jari. menelan dan bemafas Aktivitas yang dianjurkan – Ubahlah posisi menetek bila ada kesukaran mengisap. –Dapat lancar bergaul & benbicara saat makan. 1984 . kemampuan berbicara. sendok. –Mendorong anak untuk melakukan kebutuhannya sendiri (self help) –Berilah kesempatan pada anak melatih ketrampilan menyeduk nasi. – Dapat minum di gelas (di cangkir) dengan bantuan. mata. bunyikan. berbicara saat makan (tidak kaku). –Sering bermain dengan makanan. ba1 -3 –menggerakkan bulan dan bila mendengar suara dekat telinganya –tersenyum bila dirangsang sosial (dibuai) Aktivitas Yang Dianjurkan –Observasi. – Mulai memegang sendok. gelas). MAKAN Umur Tujuan Diharapkan Tercapai – ada refleks mengisap – dapat menelan bubur . –Diajarkan anak biasa bergaul. A.kelahiran rudapaksa kepala dan sebagainya. –Diberi penerangan mengenai aturan makan. – Perkenalkan makanan bubur sehari-hari disuapkan dengan sendok kecil.

–Berilah jawaban singkat sederhana pada setiap pertanyaan anak –Ajaklah rekreasi: ke laut. B. Kemampuan A. 9-12 B. –Godalah bayi dengan menggelitik sampai tertawa. Menangkap pembicaraan –dapat mengikuti cerita TV sampai lama. dada – pipis. –Berilah perintah sederhana : . Menangkap pembicaraan –dapat mengerti nilai macam-macam uang logam. –Diberanikan anak untuk mengulangi : .macam cerita .nyanyian. –Bila dapat peganglah bendanya lalu tunjukkan namanya. –dapat menyebut nama benda yang digambar. di atas. minta kue –Dapat menyebutkan namanama benda di dalam gambar: kucing. dada.rasa tak nyaman . mengatakan keinginannya. mata) –Dapat melaksanakan 2 . B.tutup pintu . –Ajaklah anak berbicara selama makan –Sebutkan & hitunglah jumlah benda-benda di meja –Usahakan agar anak melihat muka kita selama kita menyebut nama benda –Sediakan waktu ± Ya jam sehari untuk menerangkan nama benda atau binatang dalam gambar/ buku. –dapat bercerita/menyanyi –dapat menyebutkan semua huruf abjad –Bacalah cerita keluarga/ anak-anak humor dengan lebih terperinci (detail) –Dilatih anak untuk melakukan perintah orang tua . sambil menunjukkan barangnya. di belakang. memandikan dan sebagainya. 4-5 tahun -Teruskan untuk menunjukkan nama benda yang dilihat & dipakai anak. Mengeluarkan suara –Mengeluarkan 3 kata lagi selain mama. 1984 49 .3 perintah secara verbal misalnya : 1. 1½-2½ tahun dung.bukapintu . berikan ke ibu B.da. yang spesifik untuk orang tuanya.duduklah .ambilkan bola . Kemampuan A. jangan memakai bahasa isyarat.bukalah sepatumu –Dengarkan keterangan anak tentang gambar yang dibuat. –Kadang-kadang dapat menyebutkan nama benda yang diminta.memegang .sakit . –dapat mengerti giliran bermain –dapat melaksanakan perintah orang tua. –dapat memilih benda yang lebih kecil atau besar bila disuruh –dapat mengerti kata depan: di bawah. bersuara: dada baba –Ditawarkan mainan dengan suara – badan bergerak akan memegang. Mengeluarkan kata-kata/ kalimat –dapat menyebut dirinya laki-laki/perempuan. –Diberanikan anak untuk Kemampuan A. anjing. di muka. –Usahakan kontak mata selama bicara –Tirukan suara yangdiucapkan bayi. –Tunjukkan pada anak ucapan kata-kata dari mulut ibu. kuda (± 100-200 kata) –Sering menyebut dirinya aku/saya daripada namanya (mulai pakai kata ganti orang). 35. Mengeluarkan suara –tertawa keras bila digoda –dapat bersuara huruf hidup ba ba di di huruf mati : m. ma-ma – tanpa arti. ambil bola di meja 2. –dapat mengerti perintah lebih panjang (3-4 perintah) B Mengeluarkan pendapat –dapat menyebut macammacam nama uang logam –dapat menjawab pertanyaan dengan baik –dapat menerangkan arti kata: topi.aktivitas apa akan dilakukan –Berikan kesempatan anak untuk memainkan peranan cerita yang dikarangnya Cermin Dunia Kedokteran No.makan . bola –dapat lancar bertanya –dapat menyebut 4 macam warna –Ajaklah anak bermain dengan benda-benda yang berwarna –Diajarkan anak menyebutkan dan mengatakan/ menggunakan kata-kata dengan benar –Bentuklah kelompok anak-anak untuk bergiliran menyebut nama-nama benda di buku gambar – Ijinkan anak untuk memilih sendiri: . ke bioskop. ke kebun binatang lalu diskusikan dengan anak. –Tampak perhatian dengan perintah sederhana. Menangkap suara –memperhatikan orang yang mengajak bicara –Menyatakan keinginan dengan isyarat –Melihat keanggotaan keluarga bila namanya dipanggil. Menangkap Pembicaraan –Bisa menunjukkan bagian tubuh yang disebut (hi- . bennain bola 2.cerita . Kemampuan A. Menangkap suara –Bila nama bayi disebut bayi bergerak-gerak. lidah –Dapat menyebut 2 kata : mama. –Bicaralah dengan bayi selama merawat. kemampuan A. m –dapat bereaksi dengan suara bila diajak bicara –dapat bicara da. Mengeluarkan suara –keluar suara mengisap dalam menangis dapat dibedakan : . Mengeluarkan kata-kata/ kalimat –Dapat mengatakan 2 macam kata-kata yang berbeda misalnya : 1. sajak. burung. memberi makan. Menangkap suara –Mata dapat mencari sumber suara –dapat membedakan suara menyenangkan (musik-tertawa) dan menegangkan (suara keras-menangis) –dapat menaikkan kedua tangannya bila ibu datang 4-8 bulan mengucapkan: "Ikut saya" B.berdirilah .membuai bayi –Hindari bayi agar jangan menangis lama dan terus menerus.berikan adik .mandi .meraba . makan. alat rumah tangga.datanglah ke sini –Berilah suara dari bibir lidah di mana bayi dapat meniru (melatih bicara) –Ajaklah bicara bayi bila sedang : .lapar A. –Diberanikan anak untuk berkata-kata dan mengatakan apa yang diinginkan. mimik.bermain-main 2½-4 tahun 1-1½ tahun –Bari petunjuk nama barang untuk makan.B. –Tunjukkan nama kegunaannya.macam permainan . Mengeluarkan suara bulan –Dapat meniru suara tertentu misalnya : –batuk-batuk –suara dari bibir.

cangkir. ku: bus dan sebagainya yang beraneka warna –Berikan juga mainan-maman kecil yang lunak sampai keras atau yang berbunyi –Bantulah bayi dalam posisi duduk bila kepala dan punggung sudah tegak stabil. benda-benda plastik. menulis de ngan kertas dan pensil berwarna —Berilah anak mainan seperti : kubus.bulatan .pensil .berayun-ayun .ba berikan waktu bayi untuk bermain sendiri dengan bagian-bagian tubuhnya . —Diberanikan bayi untuk dipegang. 1½-2½ tahun –Dapat berlari-lari –Dapat naik & turun tangga dengan 1 kaki –Dapat melempar bola dengan tangan di atas bahu –Dapat meloncat di tempat. menani) guna memperbaiki koordinasi motorik. —Dapat membalik-balik halaman buku BERMAIN Umur Tujuan Diharapkan Tercapai Aktivitas Yang Diharapkan —Diam bila digendong —Memandang muka orang lain dan benda di sekitarnya. bulan – Dapat mengikuti semua obyek yang dapat dilihatnya –Tempatkan bayi dalam posisi telungkup –Bantulah bayi dalam posisi duduk dengan kepabanya tegak –Berilah kesempatan untuk melihat aktivitas semua orang –Berikan macam-macam mainan.memanjat – Berikan kesempatan anak aktivitas menggambar dengan : . 1984 . cangkir.–Diajarkan aturan tata tertib pergaulan misalnya : . kubus dan sebagainya) —Memberi kesempatan untuk melatih anak berjalan dan menaiki tangga dengan pertolongan —Memimpin anak dalam aktivitas membalik halaman buku. misalnya kubus.malam – Berilah kesempatan anak untuk : .menyilakan tamu makan. Dilatih anak dituntun untuk latihan berjalan —Ajaklah anak bermainmain kapal terbang untuk latihan memegang dengan jari-jari (juga disediakan benda-benda. boneka. –Mula-mula duduk dengan sedikit bantuan dengan kepala & punggung tegak.tumit 4-5 tahun– . –Menangkap botol/mainan dengan kedua tangannya.kapur . —Berjalan naik tangga dengan bantuan. lalu anak diberanikan untuk mencobanya – meniru menulis garis lurus – membuat menara – Berikan sepeda roda 3 dan melatih kaki anak menjalankan pedal sepeda. –Berikan macam-macam benda berwarna lunak 1-3 bulan 1-1½ tahun 4-8 bulan –Bermain dengan tubuh sendiri –Mencari benda-benda dan mencoba memegangnya serta memukulnya – hal ini selalu diulanginya –Dapat memnedakan orang 50 Cermin Dunia Kedokteran No.cat air . boneka kain dan benda lunak lainnya —Mulai m emperkenalkan anak untuk berayun-ayun —Berilah mainan yang dapat didorong kesekitarnya.luk .mengucapkan terima kasih . bola. —Ijinkan bayi untuk bangun berusaha berdiri —Berilah kesempatan dan tempat untuk latihan bayi merangkak. misalnya: sendok. –Ajaklah bayi bermain ci . –Dapat memindahkan main4-8 an dari satu tangan ke tabulan ngan lainnya.papan tulis – Keseimbangan badan baik – Dapat meloncat-loncat – Dapat berjalan dengan : .ganis bersilang –Dapat menggambar terdiri dari 3 bagian – Biarkan anak melakukan kombinasi macam-macam mainan dan membutuhkan benda-benda dari : . —Dapat berjalan berapa langkah tanpa bantuan. 9-12 bulan 2½-4 tahun –Berjalan turun tangga dengan kaki bergantian –Dapat meloncat dengan satu kaki selama ± 10 detik –Dapat meniru : . duduk KETRAMPILAN MOTORIK Umur Tujuan Diharapkan Tercapai Aktivitas Yang Dianjurkan – Kepala dipegang ke atas hati-hati bila bayi telungkup 1-3 – Kepala dapat tegak bila dibantu dalam posisi duduk. merangkak waktu turun tangga.tanah liat .ujung jari kaki – Dapat meniru gambar segi empat – Dapat menangkap bola yang dilemparkan – Berikan musik dan permainan untuk menyelaraskan koordinasi tangan & kaki (meloncat-loncat. —Dapat bangun sendiri ke posisi duduk —Dapat merangkak —Mula-mula pegangan dalam posisi berdiri —Lama-lama berdiri sendiri. 35. turun tangga – Melatih anak melihat suatu kegiatan. –Dapat mengambil barangbarang kecil. lalu dapat duduk sendiri. diraba & digendong ibunya —Berikan ayunan mainan berwarna yang dapat dilihat anak & tak dapat dijangkau dengan tangannya. –Dapat mengendarai sepeda roda 3 –Dapat meniru garis lurus (vertikal) –Dapat membuat menara dari 4 balok atau lebih – Memberi kesempatan pada anak untuk mempraktekkan dan mengembangkan aktivitas – lari-lari – naik.

misalnya: membaca koran.ayunan .tidur .Kadang-kadang anak harus diingatkan untuk kencing sesudah : .12 bulan -Dapat bermain berdampingan anak lain.Biasanya 1-2 kali sehari .pasir . pensil dan lain-lain. tetapi belum dapat bermain bersama menurut aturan -Dapat menggunakan mainan besar & kecil -Cara bermain kasar dan kacau serta lebih lama daripada sebelumnya -Senang mendengar sajak dan nyanyi di TV -Dapat membangun sesuatu yang baru dari benda mainan.kayu misalnya : . pispot harus diletakkan di kamar mandi . cat air. menyapu. -Lebih menyenangi alat mainan -Menyenangi aktivitas berjalan -Menarik-narik benda mainan -Senang melempar. . -Berilah kesempatan anak dapat memasukkan dan menumpahkan benda dari kaleng/doos -Berikan mainan yang besar atau kecil untuk bermain -Usahakan untuk bersamasama bermain dengan ibu/anak lain. -Didorong untuk melukis dengan cat air dan menggambar .Akan ada gerakan perlistatik usus akan berak bila anak ditaruh di WC pada saat yang tepat. .Interval anak tidak kencing. .sabun .Bereaksilah cepat pada tanda-tanda anak akan kencing dengan mengajak anak ke kamar mandi atau dengan melepaskan celananya. -Perkenalkan dengan anak lain meskipun anak belum dapat bermain rukun dengan anak lain (selalu mau menang sendiri) -Berilah alat mainan musik.Berilah pakaian yang mudah dibuka anak bila berak/kencing .kayu dibuat mobil. -Berikan alat-alat bermain baru yang dapat dibentuk dan dirasakan seperti : .Yakinkan pada anak untuk mengganti popok bila basah karena ngompol/ berak sehingga anak mulai mengalami perbedaan rasanya bila popok basah dan kering. 1-1½ tahun -Bermain sendiri atau betmain dengan anak lain. benda -Lebih senang bermain dengan 2-3 anak 9-12 bulan -Dapat menaruh dan mengeluarkan benda dari kaleng -Dapat memeriksa obyek yang dipegang di tangan -Dapat membetikan mainan ke orang lain tanpa jatuh (lepas) --Mencoba mengeluarkan benda dari genggaman ibu. 4-5 tahun -Dapat bermain drama dan perhatian terhadap pergi tamasya -Senang memotong dan melekatkan benda menjadi bentuk benda yang kreatif -Menyelesaikan semua aktivitas.Senang membuat benda yang dapat dikenal dari tanah liat -Berilah kesempatan untuk memotong dan melekatkan benda-benda -Berilah benda-benda mainan untuk membangun bangunan yang kuat. mis.Hargai anak bila berhasil berak .membigi mainan dan bergiliran bermain -Dalam bermain banyak menunjukkan fantasinya -Senang bermain menggabungkan macam-macam -Didorong untuk bermain dengan kelompok anakanak. .naik kuda -Diperkenalkan buku anak-anak dengan berisi .tanah liat dibuat kue -Dirasakan pada anak alat yang berayun-ayun misalnya : . buku & majalah -Doronglah anak agar meniru aktivitas orang dewasa.manyanyi 1½-2½ tahun . la akan kencing/berak 2½ -4 tahun -Mulai bermain bersama dengan anak lain (helpmate) yakni : . atau keras yang dapat dipegang bayi -Berikan mainan yang terapung waktu mandi.Didorong untuk menulis angka-angka dan huruf . setiap hari .berwarna-warna . kegiatan lain.tanah liat .Dudukkan anak pada toilet (jamban) WC atau pispot pada saat yang tepat untuk waktu yang pendek. menyapu.Jika pakai pispot. Umur MELATIH KENCING DAN BERAK DI KAMAR MANDI DAN WC Tujuan Diharapkan Tercapai Aktivitas Yang Dianjurkan .Dapat menunjukkan celana basah 1-1½ tahun 1½-2½ tahun -Mengetahui lebih dahulu kebutuhan untuk kencing/ berak.Perhatikan tanda-tanda yang mengatakan anak kencing atau berak .Hargailah anak bila berhasil berak .menari-nari . .melap. -Lanjutkan permainan antara ibu dan bayi.kursi goyang .batu .ada cerita pendek -Bimbinglah tangan anak secara aktif menggunakan: kapur.asing dari keluarganya. misalnya : . mengambil benda kemudian melempar lagi -Sering meniru tingkah laku orang.Didorong untuk bermain fantasi & mainkan drama .benda-benda yang dikenal . tidak lebih dari 1-2 jam. -Mengeluarkan kata-kata bi.air . binatang .meloncat-loncat . 9. .makan . -Dapat main bersama-sama (ci-luk-ba) dengan ibu dan anak lain.Dapat diperkenalkan untuk menggambar dengan: pensil berwarna.Mulai menunjukkan pola yang teratur dalam kencing dan berak .Lanjutkan melakukan interval yang teratur dalam melatih kencing & berak. : menggelindingkan bola. -Didorong untuk bermain musik & menyanyi -Didorong untuk ikut berpartisipasi dalam kelompok : .

3. MKJ 7 Oktober 1981. mudah dibuka pintunya. a t Kfywro''Y 52 Cermin Dunia Kedokteran No.6. Teaching children with development problems 2nd Ed.96. USA: Medical Examination Publ. !'~--/ /rv StSUN66ON/Y(i pANTE5gN. 1970. Gunarsa SD . cen. 2. Jakarta: BPK Gunung Mulia.cawik/membersihkan dubur sesudah berak KEPUSTAKAAN 1... 1 7 7 . pp 3 . Psikologi untuk membimbing. USA: The CV Mosby Company.30. Philadelphia: JB Lippincott Company. bila : . Minuchin S. I L /4U K g D O K 1 6 . 1980.66. 4. Families & Family therapy. 9/R SE/Vi'' S A Y .membasuh tangan . pp 75 . 6.4 akan –Bersikaplah seperti tidak derung untuk mempertatahun hankan berak terlalu lama tahu bila ngompol/ngebrok jauhi sikap membu–Mungkin kadang -kadang at malu atau menghina masih ngompol/ngebrok anak –Masih butuh bantuan "cawik" 4-5 tahun orang lain. mudah dibuka –Buatkan pakaian yang –Terus mengatakan bahwa mudah dibuka anak bila berak/kencing. –Dapat bertanggung jawab –Mungkin masih diingatuntuk kencing dan berak kan untuk kencing pada sendiri jika pakaian sederwaktu-waktu tertentu hana. 5. 1974.melepas pakaian . Pembinaan anak dalam keluarga.. Management of Emotional Problems of children an and adolescents 2nd Ed.1 9 4 Anak sudah dapat kencing/ berak sendiri dan sudah tidak tergantung kepada Hargailah anak untuk keberhasilannya tidak ngompol dan ngebrok.Sa" r/AP SAyA KEMARI Do/creR S E L A L c / N 6 / N NEN ER / i SA ". Chapman AH .. Warsiki E. e m SEN/.65. –Kamar mandi harus mudah digunakan.. USA: Harvard University Press. Co. 1974.G.. 1974: pp 16 .pp 63 . Duffy CJ . Child Psychiatry.–bermain-main –Bawalah kencing di kamar mandi sebelum tidur malam. Barnard KE et al. pp 46 . 35. 1984 .kencing/berak 2½ .

Tentang jenis kelamin. tumor. Kemunduran ini dirasakan sebagai kurangnya pendengaran. Penyakit infeksi (morbili. Kerusakan membrana timpani : perforasi. Bila kekurang pendengaran ini berat. kinin. Soetomo. penyakit ginjal. alat pendengaran dapat mengalami berbagai gangguan. letusan senjata api. Perubahan terjadi pada koklea akibat insufisiensi vaskular oleh karena spasme. — Eksotoksin : obat-obat (dihidrostreptomisin. • Gangguan di bagian persepsi menimbulkan tuli persepsi. Faktor yang penting ialah faktor trauma akustik atau kebisingan. 35. penyebabnya ialah : 1. ankilosis stapes pada otosklerosis dan luksasi oleh trauma. Frekuensi terbanyak pada usia 60 . infeksi dengan virus). salisilat) dan bahan-bahan dari industri dalam bentuk gas (karbonmonoksid) — Endotoksin : (diabetes. 8. Presbiakusis : tuli karena usia lanjut. dari derajat yang ringan sampai dengan yang berat. air) dan benda padat (serumen. Maksud tulisan ini ialah untuk sekedar memberi gambaran tentang kurangnya pendengaran karena usia lanjut. Tetapi tidak dengan arteriosklerosis dan hipertensi. atau malah mentertawakannya. Banyak penyelidik melihat hubungan presbiakusis dengan aterosklerosis. Hidung dan Tenggorok Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga/RS Dr. yaitu gangguan di bagian konduksi yang biasanya dapat diobati dengan basil memuaskan. Sebagian sudah timbul pada usia 40 tahun atau disebut presbiakusis prekoks. dan pada bagian persepsi yang biasanya sulit diobati. parotitis. ruptur . 4. Fraktur dasar tengkorak (trauma kapitis) 7. akan menimbulkan banyak masalah bagi penderita dengan orangorang sekitarnya. penyebabnya ialah : 1. Avitaminosis 3. 3. Dalam meatus akustikus eksterna : cairan (sekret. Faktor lingkungan dan pekerjaan sebelumnya. Tetapi Weston menulis sebaliknya dengan perbandingan laki-laki wanita 2 : 3. Banyak merokok dan stres diperkirakan sebagai penyebab presbiakusis prekoks. Faktor lain yang mempengaruhi presbiakusis ialah : 1. tuli karena suara bising. • Gangguan di bagian konduksi menimbulkan tuli konduksi. 2. destruksi karena otitis media. caftan (darah. 3. tak perduli kepadanya.65 tahun. penyakit kelenjar tiroid) 2. meningitis. ETIOLOGI DAN PATOLOGI2 Ketulian pada usia lanjut (presbiakusis) biasanya bilateral dan simetris. lues) 4. benda asing) atau tumor. Diet dapat juga mempengaruhi terjadinya presbiakusis. Misalnya salah faham dalam komunikasi. tetapi yang lain pada usia 80 tahun masih mempunyai pendengaran baik. Didapatkan pula dalam satu famili ada yang lebih banyak terjadi dibanding famili lain. 9. kecuali bila menimbulkan ensefalopati. Toksin. 2. 5. mengejeknya atau lain-lain lagi. Weston mendapatkan 70% pasien presbiakusis dengan arteriosklerosis. 1984 53 . Cermin Dunia Kedokteran No. sklerosis. Trauma akustik : letusan hebat (ledakan born). Sudden deafness (penyakit tabung darah. telinga pun mengalami kemunduran pada usia lanjut. Gangguan ini dibagi dalam dua bagian besar. kanamimisin. Dalam perjalanan mencapai usia lanjut. Pada osikula : gerakannya terganggu oleh sikatriks. 6. alergi. trombosis atau perdarahan-perdarahan kecil.Pendengaran Pada Usia Lanjut (Presbiakusis) dr. Dalam kavum timpani : kelebihan (kekurangan) udara pada okiusi tuba. Penyakit Meniere. Timbulnya kadang-kadang sangat individuil. dan usahausaha yang dapat dilakukan untuk mengobatinya. Diet dengan tinggi lemak tidak hanya menyebabkan penyakit kardiovaskular tetapi juga memperjelek pendengaran. sekret pada otitis media). kebanyakan penulis menulis laki-laki lebih banyak dari pada wanita. MS Wiyadi Bagian Ilmu Penyakit Telinga. Surabaya PENDAHULUAN1 Seperti organ-organ yang lain. Penderita sering membantah karena mengira orang lain-lain marah-marah kepadanya. Tumor.

obati. Proses patologik pada presbiakusis dapat terjadi pada 1. Koklea 2. Nervus auditivus 3. Susunan saraf pucat. KELUHAN YANG MENYERTAI PRESBIAKUSIS 2 PENGOBATAN Didasarkan pada 4 kelompok obat-obatan : 1. Hormon 2. Obat vasodilatator 3. Obat lipoproteinolitik 4. Vitamin

1. Hormon Kecuali keluhan pendengaran berkurang, maka keluhan Pernah dicoba dengan hormon hipofise secara intravena. Ada lain ialah : yang mencoba hormon wanita pada wanita usia lanjut. 1. Tinitus : suara berdenging ini dikeluhkan pada 50% dari Kemudian kedua seks hormon dikombinasi dan diberikan pada penderita presbiakusis. Biasanya terus menerus dan bernada penderita. Mungkin tinitusnya berkurang atau pendengaran tinggi. Lain dengan tinitus pada penyakit Meniere yang biasubjektif sedikit membaik, tapi secara objektif masih diragukan. sanya bernada rendah. Tinitus biasanya tidaklah sangat 2. Vasodilator mengganggu seperti intoksikasi telinga atau pada traumatic Seperti asam nikotinat dan derivatnya menyebabkan vasodeafness. dilatasi perifer, dan pemberian dosis tinggi dalam waktu yang 2. Diplakusis : yaitu distorsi dari pada tingginya nada atau lama menurunkan bloodlipid pada orang hiperkolesterolemia. frekuensi. Dapat terjadi pada satu atau kedua telinga. BiaEfek terapeutik pada presbiakusis disebabkan oleh dilatasi sanya tak terlalu mengganggu kecuali pada musikus-musikus. koklear dan pembuluh darah di otak akibat aksi 3. Vertigo : dikeluhkan pada 30% dari penderita. Apakah ini lipoproteinolitik dari obat tersebut. berasal dari labirin atau bukan tak bisa dipastikan. Hanya Contoh lain misalnya Ronicol dan Hydergin. didapatkan 60% dari penderita mempunyai reaksi kalori yang tidak normal. Mungkin vertigo ini pada usia lanjut berasal dari 3. Obat lipoproteinolitik Heparin i.v. 250 mg setiap hari selama 8 hari. Kemajuan aubrain stem atau perubahan pembuluh darah di sentral. diometrik didapat pada 25% penderita. Vertigo dan tinitus PEMERIKSAAN menghilang pada 45% penderita. 4. Vitamin Kecuali dari umur, otoskopi dan audiologi penting dalam Vitamin B kompleks memberikan 43,5% kemajuan dalam menegakkan diagnosis presbiakusis. Pemeriksaan audiogram pendengaran. Data-data terperinci dari laporan Weston ini nada murni terjadi penurunan pada frekuensi di atas 1000 Hz. tidak diberitakan. Ada beberapa jenis audiogram yang sesuai dengan kelainan Vitamin A banyak dicoba dengan hasil yang lebih memuaskan. patologik seperti yang didasarkan pada pembagian menurut Schuknecht. ALAT PEMBANTU MENDENGAR (APM) DIAGNOSIS BANDING Bila semua pengobatan tak memberi hasil, maka harapan terakhir ialah pada APM atau hearing aid. Ada tiga bentuk yang 1. Tull persepsi pada otosklerosis stadium lanjut Penyakit ini merupakan kelainan tulang yang kebetulan pada " umum : foot plate" dari tulang pendengaran stapes. Hanya di sini pada 1. "Pocket". Daya pembesaran baik hanya karena berbentuk agak besar maka penderita kebanyakan mau memakainya. audiogramnya masih terlihat faktor tuli konduksi. "Ear level". Diletakkan di belakang telinga hingga bisa ditutupi 2. 2. Penyakit Meniere rambut pada wanita atau laki-laki berambut gondrong. Penyakit yang ditandai dengan vertigo, tinitus dan gejala3. Kacamata. Pembesarannya kurang dan harganya mahal. gejala sistem saraf otonom seperti muntah-muntah, keringat " dingin, muka pucat sampai dengan diare. Dapat dibedakan Ada satu bentuk lagi yang disebut telinga ajaib", dipasarkan oleh perusahaan tertentu. Hanya pembesarannya sangat terbatas dengan pemeriksaan audiometri, yaitu melihat audiogramnya. sedang harganya mahal. 3. Trauma akustik Untuk pemakaian APM, perlu disesuaikan hasil audiogramnya Ketulian sebab kebisingan atau suara-suara keras. Dapat dengan daya kemampuan APM. Jadi perlu dicoba seperti dibedakan dengan pemeriksaan audiometri, yaitu pure tone audiogram, SISI tes, Tone Decay tes dan speech audiogram. pemakaian kacamata. PENCEGAHAN Ada dua faktor yang relevan yaitu : 1. Hindari suara keras, ramai dan kebisingan. 2. Hindari diet yang berlemak. Hal-hal lain yang dianjurkan ialah hindari dingin yang berlebihan, rokok yang berlebihan dan stres. Anemia, kekurangan vitamin dan insufisiensi kardiovaskular juga harus segera diPROGNOSIS
2

Ada dua bentuk presbiakusis yang berbeda dalam prognosisnya. 1. Slowly increasing deafness. Ini yang lebih sering, jarang sampai terjadi tuli total atau tuli yang berat.

54 Cermin Dunia Kedokteran No. 35, 1984

2. Apoplectiform

increase. Ketulian sangat mendadak dan sangat berat. Sebabnya diperkirakan perdarahan atau trom- 1. bosis.

KEPUSTAKAAN

RINGKASAN Telah diuraikan tentang presbiakusis atau pendengaran pada usia lanjut, hal-hal yang mempengaruhinya, pencegahan yang dapat dianjurkan dan pengobatan yang bisa dilakukan.

Wiyadi MS. Pemeliharaan Pendengaran. Majalah Kedokteran Surabaya, 1 9 7 9 ; 1 6 : 44. 2. Ballantyne J & Groves J. Scott-Browns Diseases of the Ear, Nose and Throat 3rd ed. vol 2. Ear, London: Butterworths, 1972; p. 456-464. 3. Schmidt PH. Presbyacusis. The Present Status. Nederlandse Keel-Neus-0orheelkundige Vereniging. June 3, 1966.

Diagnosis dan Pengobatan Filariasis
dr. Ketut Ngurah

Bagian Parasitologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Denpasar

PENDAHULUAN 1-3 Filariasis di Indonesia telah dikenal sejak lama. Menurut beberapa laporan hingga saat ini hanya diketahui tiga spesies filaria sebagai penyebabnya. Mereka adalah Wuchereria bancrofti, Brugia malayi dan Brugia timori. Ketiganya berbeda dalam hal morfologi, distribusi dan vektornya, serta gejala kli nisnya, terutama pada stadium akhir. Walaupun filrariasis tidak menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius, namun dampak psikososialnya lebih dirasakah oleh penderita. Sebab penderita filariasis sangat mungkin akan menyandang cacat selama hayatnya.

DIAGNOSIS1-5 Pada prinsipnya diagnosis filariasis dapat ditegakkan berdasarkan atas gejala klinik, riwayat penyakit, dan pemeriksaan laboratorik. Filariasis bancrofti GEJALA-GEJALA KLINIK DAN RIWAYAT PENYAKIT I) Asimtomatik Sering terjadi di daerah-daerah endemik. Pada penderita Baik cacing dewasa maupun mikrofilarianya dapat menim- terdapat pembesaran kelenjar mikrofilaremia dan eosinofilia bulkan gejala- gejala klinik. Namun cacing dewasanya menim- tanpa simtom. Masa inkubasi biologik satu tahun, yaitu dari saat bulkan efek patologik dan gejala klinik yang lebih nyata, justru masuknya larva stadium III sampai terbentuk mikrofilaria dalam terjadi setelah cacing itu mati. tubuh penderita. Sedangkan masa laten atau saat terdapatnya Mikrofilaria di dalam paru-paru sering menimbulkan sin- mikrofilaria sampai timbul gejala- gejala peradangan bisa droma yang disebut sindroma Meyer- Kouwenaar atau Eosinofi- berlangsung seumur hidup tanpa disadari. lia Pulmonalis Tropikalis (Occult Filariasis). Gejala- gejalanya 2) Stadium akut adalah subfebris, hipereosinofilia (20 - 90%), limfedema, diser- Menunjukkan gejala- gejala peradangan karena kepekaan tertaisimtom paru-paru berupa batuk-batuk paroksismal dan sesak hadap metabolik cacing hidup maupun yang mati. Manifesnapas seperti asma. Rontgen toraks menunjukkan corakan tasinya berupa limfangitis, limfadenitis, epididimitis, funibertambah di sekitar bronkus dan bercak-bercak infiltrat tersebar kulitis, orkitis, disertai demam, sakit kepala, muntah- muntah di seluruh paru-paru. Tetapi simtom paru-paru tidak selalu dan lesu. Simtom- simtom itu timbul setelah bekerja berat dan menyertainya sehingga occult filariasis agaknya lebih cocok berlangsung 2 - 3 minggu. untuk nama sindroma tersebut.

Cacing dewasa dalam saluran limfe menyebabkan reaksi retikuloendotil berupa penebalan endotil, edema, penumpukan fibrin, inflitrasi sel sel eosinofil, histiosit, epiteloid, limfosit dan sel-sel Datia. Akhirnya akan terjadi oblitrasi endolimfatik. Pada perilimfatik juga terjadi perubahan- perubahan yang sama sehingga saluran limfe tertekan dari dalam dan luar. Akibatnya, cacing terjepit dan mati di dalam saluran limfe. Perubahan- perubahan saluran limfe bisa berupa obstruksi, atresia, atau dilatasi dengan saluran berliku-liku. Cacing-cacing yang mati menimbulkan kalsifikasi, fibrosis dan oblitrasi total saluran limfe sehingga terjadi elefantiasis. Elefantiasis merupakan fase akhir dari filariasis setelah terjadi peradangan yang berulang ulang. Gejala- gejala klinik dari ketiga spesies filaria dapat dijabarkan sebagai berikut :

56 Cermin Dunia Kedokteran No. 35, 1984

— Difiksasi dengan metilalkohol selama 1 . Biasanya diambil dari ujung jari I. Pemeriksaan darah tepi Pengambilan darah dilakukan antara pukul 20.2 menit agar sel-sel darah hemolisis.5% disemprotkan melalui tabung plastik. dipakai 10 cc larutan formalin air garam faal 0. Juga tidak pernah djumpai hidrokel dan elefantiasis skrotalis. ditambah 9 cc larutan formalin 2% lalu dipusing (disentrifus) selama 5 menit dengan kecepatan 1. yaitu : 1) Demam.000 ppm. Preparat diwarnai dengan Giemsa dan prosedurnya sebagai berikut : — Sediaan yang sudah kering dihemolisis dengan air bersih (air kran) hingga warna merah hilang. Caranya : ujung jari dibersihkan dengan alkoho1 70%. baru merupakan penderita tersangka. Namun agaknya tidak begitu mudah mendiagnosisnya. 2) Jaringan parut timbul akibat pecahnya abses kelenjar limfe dan saluran limfe di daerah trigonum femoralis dan permukaan sebelah dalam paha.gejalanya hampir sama dengan Filariasis malayi. Cermin Dunia Kedokteran No. dibilas dan kemudian dikeringkan. cara tersebut bisa menyebabkan perubahan dan kekacauan periodisitas mikrofilaria. kemudian disemprotkan melalui tabung plastik yang berisi saringan dengan lubang berpenampang 5 mikron (millipore corp) untuk menyaring mikrofilaria.00 . kemudian dibilas dengan air bersih. Juga terdapat hidrokel dan kiluria.2 cm. Atau dengan kata lain. 2.60 menit. metanol 250 cc) 1 : 10 dalam cairan buffer pH 7.tandanya adalah limfedema pada satu ekstremitas (asimetris). kemudian dilihat di bawah mikroskop. Keuntungannya. Mikrofilaremia biasanya hanya pada permulaan penyakit. diaduk 1 . Tidak pernah pada tangan.5 cc dan diaduk sampai homogen. kemudian dilakukan pemeriksaan darah tepi seperti cara di atas. Untuk memfiksasi. but dipulas dengan larutan hematoksilin panas selama 5 menit. Sebaiknya dibuat tiga sediaan untuk setiap penderita.3) Stadium menahun Timbul gejala. Pemeriksaan mikrofilaria dengan cara provokasi Tujuan adalah agar bisa melakukan pengambilan darah pada siang hari. Seperti misalnya pada occult filarasis dan elefantiasis. Trias ini berlangsung secara periodik terutama setelah bekerja berat. Cara lain untuk mendeteksi mikrofilaria dalam darah tepi yakni dengan metode konsentrasi.22.2 tetes oli emersi. III atau IV. Penderita diberikan minum 100 mg tablet dietilkarbamazin. Cara pemeriksaan : Mula-mula diperiksa dengan pembesaran 1 0 x 10. — Dipulas dengan larutan Giemsa (Giemsa powder 3. Untuk dapat membedakannya harus memakai pembesaran 10 x 100 dengan oli emersi. pitting edema dan kulit masih normal. 35. Dikatakan bahwa cara kedua atau yang memakai saringan ini lebih sensitif. 2) Kadang-kadang limfadenitis menjadi abses. Diagnosis lebih dapat dipercaya jika ditemukan mikrofilaria atau cacing dewasanya. Kerugiannya. Filariasis timori Gejala. Prosedurnya adalah sebagai berikut : 2 cc spesimen diambil dari darah vena. PEMERIKSAAN LABORATORIK Gejala gejala klinik saja belum bisa memastikan diagnosis filariasis. 3) Elefantiasis hanya di bawah lutut dan siku. hasilnya tidak sama dengan hasil pemeriksaan yang dilakukan pada malam hari.gejala penyumbatan sebagai kelanjutan stadium akut yang terjadi berulang-ulang. Besok dini hari. Tetesan darah diisap dengan pipet Hb sebanyak 20 mm3 kemudian diteteskan di atas kaca benda steril dan tetesan dilebarkan hingga diameternya menjadi 1 . limfangitis dan limfadenitis. Mikrofilaria akan tampak seperti potongan benang yang dicampakkan. ditetesi 1 . Filariasis malayi 1) Febris. — Preparat telah siap untuk diperiksa di bawah mikroskop. Endapannya diperiksa di bawah mikroskop. 1984 57 . Cairan ini diambil dengan pipet. lalu ditusuk dengan vaksinostil. Tetapi belum bisa dibedakan antara ketiga spesies filaria. Selanjutnya kertas saring diletakkan di atas kaca benda. rasio ruang pada kepala (cephalic space). dibilas dan dikeringkan. kertas saring terse-. sebab mikrofilaria tidak selalu dijumpai di dalam darah tepi. Endapannya dilarutkan kembali dengan cairan tadi sehingga volumenya menjadi 0. diteteskan sedikit di atas kaca benda dan ditutup dengan kaca tutup. Sisa darah tadi (1 cc) dimasukkan ke dalam bejana Eriemeyer yang berisi 19 cc larutan Teepol dan garam faal 5%.500-2. ditunggu 30 . kita bisa bekerja pada siang hari apalagi untuk suatu riset yang harus memeriksa penderita dalam jumlah banyak. 3) Elefantiasis dengan atau tanpa penebalan kulit terjadi pada ekstremitas bawah berupa pembengkakan ringan pada pergelangan kaki.00. lalu dilihat di bawah mikroskop.8 gram. Ketiga spesies filaria dapat dibedakan berdasarkan lekukan tubuh. lalu dikeringkan. Elefantiasis pada seluruh ekstremitas atas maupun bawah. gliserol 250 cc. Tidak pernah dijumpai pada urogenital. — Dibilas lagi dengan air bersih secara hati-hati.2 selama 10 menit. ditutup dengan kaca tutup bundar. lalu dibagi dua : 1 cc darah dimasukkan ke dalam tabung pemusing (centrifuge). ▪ Pemeriksaan untuk menemukan mikrofilaria 1. ada atau tidak inti tambahan pada ekor dan susunan nukleus dalam tubuhnya. Tanda. alat-alat genitalia dan payudara.2 menit.000 ppm. kemudian pecah dan sembuh dengan meninggalkan jaringan parut.500 . Sering berupa limfadenitis inguinalis atau femoralis akut dengan retrograde lymphangitis. 4) Sering ada pruritus pada permulaan penyakit. Pemeriksaan cairan hidrokel dan kiluria 10 cc spesimen (cairan hidrokel atau cairan kiluria) dipusing dengan kecepatan 1. Cairan di bagian atas dituangkan ke dalam tabung bersih. selanjutnya dikeringkan semalam. limfangitis dan limfadenitis.2. Selain itu.

1976. Serological Diagnosis of Bancroftian and Malayan Filariasis. Farmakologi dan Terapi.tempat mikrofilaremia tanpa gejala menahun dan belum pernah perindukan nyamuk dengan meningkatkan kebersihan lingdiobati. demam. and Enzyme Linked Immunosorbent Assay done with Wucherreria bancrofti Microfilarial Antigens. Dikatakan pula bahwa ELISA merupakan Dapat dilakukan usaha. 1983. Atau 6 mg/kg berat badan selama 6 hari. baik bentuk dewasa maupun IgG dan IgE meningkat pada penderita filariasis dengan larvanya dengan pestisida.6. Pertemuan Ilmiah II IKAYANA FK UNUD Denpasar. 1981. Dikatakan bahwa obat ini tidak toksik dan tidak menimbulkan resistensi. Immunodiagnosis of Bancroftian Filariasis. Indonesia. Cetak ulang 1981. namun kurang kucing. Pemeriksaan imunoglobulin Membunuh nyamuk. nyeri otot. 3) Memberantas vektor. buhan air. PENCEGAHAN 1. untuk fluorescent antibody test (IFAT). peranannya dalam penyelidikan epidemiologi. indirect hemaglutination test (IHAT).muntah dan kemerahan pada kulit. 403 . dela rumah dan memakai obat pengusir nyamuk. Partono F dkk. seminggu sekali atau sebulan sekali. masih diragukan. Nomor Khusus Cermin Dunia Kedokteran. 1980. dan keadaan umum jelek atau sakit berat. Reaksi umum berupa pusing. baik individual mau(CFT). Anak berumur lebih dari 10 tahun diberi- KEPUSTAKAAN 1. Chatterjee KD MD. 58 Cermin Dunia Kedokteran No. 2. • Tes imuno-alergik Tes alergik 1) Tes intradermal 0. 1980. Filariasis di Indonesia (Aspek Diagnosis dan Pengobatan). 27 (3). Indirect Fluorescent Antibody Test. Dietilkarbamazin. Antibiotika. PENGOBATAN 2.01 cc Ag Diforilaria immitis (Filaria pada binatang) yang telah diencerkan 1/8. sedangkan yang berumur kurang dari 10 tahun diberikan 25 mg seminggu sekali selama 1. Detilkarbamazin sampai sekarang masih merupakan obat pilihan utama. 2. Comparative Efficiency of the Indirect Hemagglutination Test. Yang sering dipakai adalah complement fixation test Usahakan mengobati semua penderita.satunya pengobatan adalah dengan pembedahan. Tujuan pengobatan selain untuk membunuh mikrofilaria dan cacing dewasa. Obat dapat diberikan setiap hari. Am J Trop Med Hyg. Ninth Edition.987. Kortikosteroid digunakan untuk mencegah atau mengurangi reaksi alergi.nyamuk. 1984 .000 disuntikkan intradermal pada penderita.7 kg). tergantung kondisi dan situasi setempat. Simposium Masalah Penyakit Parasit dalam Program Pelayanan Kesehatan Munuju Masyarakat Bebas Parasit dan Sehat Gizi. Namun cara ini cukup rumit dan penuh risiko. Untuk cacing yang sudah mati dan kalsifikasi dapat dideteksi dengan foto Rontgen. Misalnya membersihkan got-got dan tumbuh-tumdikan.90%). Pada occult filariasis terjadi hipereosinofilia (20 . wanita hamil. Pengobatan Brugia timori dengan Pemberian DEC Takaran Rendah oleh Penduduk kepada Penduduk. Am J Trop Med Hyg. Persenyawaan arsen dapat dipakai membunuh cacing dewasa betina.14 hari. muntah. Jika telah terjadi elefantiasis maka satu. 35. indirect pun secara massal di daerah-daerah endemik. pp.3 Tes imunologik 1) Menghilangkan sumber infeksi. Semua tes tersebut banyak sumber infeksi. Bagian Farmakologi FK UI Jakarta.5 tahun. memasang kawat kasa pada lubang angin atau jesederhana dibandingkan tes yang lainnya. juga untuk mencegah komplikasinya. Hasilnya dibaca setelah 30 menit. 6. tetapi sangat toksik sehingga obat ini jarang digunakan. dan enzyme linked imfilariasis malayi lebih sulit. Tetapi. Sulistia Gan dkk. 1978. Beberapa Aspek Wuchereria bancrofti di Jakarta. Apabila tampak biduran dengan diameter lebih dari 2 cm maka tes dinyatakan positif. pp. Memusnahkan tempat. WHO menganjurkan pengobatan filariasis bancrofti dengan dosis 6 mg/kg berat badan per hari sebanyak 12 dosis atau lebih. 3. sebab di samping manusia sebagai munosorbent assay (ELISA). Tes ini banyak dipakai pada penyelidikan epidemiologi. 4. Persenyawaan arsen. juga binatang-binatang peliharaan (anjing.7 kan 50 mg. Efek samping dietilkarbamazin bisa berupa reaksi umum maupun lokal. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Parasitologi (Protozoology and Helminthology) in Relation to Clinical Medicine.usaha. 30 (5). kera) merupakan sumber infeksi. 41. Grove DU et al.• Pemeriksaan untuk menemukan cacing dewasa Cacing dewasa yang masih hidup dapat dikeluarkan dari nodul-nodul kelenjar limfe dengan biopsi. hasilnya akan lebih baik. Partono F. misalnya tidur memakai tes yang paling dapat dipercaya dan prosedurnya lebih kelambu. Wartana N dkk. Dengan kata lain hasilnya 2) Menghindari gigitan nyamuk. 5. Antibiotika untuk mencegah infeksi sekunder. Kaliraj P et al. Untuk pengobatan massal. 7.3. Tetapi cara pemeriksaan ini masih dalam penyelikungan. berperanan untuk diagnosis kasus. 2) Pemeriksaan hapus darah untuk mengetahui eosinofilia. Semakin dini dilakukan pengobatan. limfangitis dan limfadenitis karena reaksi alergi yang disebabkan oleh destruksi mikrofilaria maupun cacing dewasa yang telah mati. Namun tidak boleh diberikan kepada anak berumur di bawah 2 tahun (berat 0 . Reaksi lokal berupa pruritus. Edisi 2. 3. 982 . 508 . 189 199.513. Dosisnya adalah 2 mg/kg berat badan dibagi dalam tiga dosis selama 7 . Published 1973. dosis yang dianjurkan seperti berikut : 4 mg/kg berat badan selama 10 hari. 4. Obat-obat yang dipakai adalah : 1. nama dagang Hetrazan atau Filarzan. Ini disebabkan oleh reaksi obat itu sendiri. Kortikosteroid.

lubrikasi tak ada sehingga menimbulkan nyeri Penyebab yang mendasarinyaperlu dicari dengan cermat agar pengobatan dapat berhasil. Pada wanita usia 15-50 tahun ia biasanya disebabkan oleh Candida dan lebih jarang oleh Trichomonas. retroversi itu sendiri tidaklah menunjukkan penyakit asalkan uterus masih mobil. Endometriosis biasanya disertai gejala lain seperti dismenore. ia punya risiko : angka kematian adalah satu dalam 12. Buku-buku teks sering membagi penyebab dispareunia dalam penyebab fisik dan psikologik.hubungan seksual yang sulit dan menyakitkan. yang secara klasik dihubungkan dengan retroversi uterus.Tapi.meskipun pendekatan semacam itu juga punya risiko akibat terlalu sederhana. bila sesuai. lebih baik lagi bila kemudian pasien diminta memeriksa sendiri dengan jarinya atau spekulum. langkah selanjutnya adalah merujuk pasien dan partnernya. tapi pembagian ini tidak selalu dapat dibenarkan.dalam bila tidak ada tanda-tanda fisik lain. Bila tidak ditemukan jawaban. keadaan perkawinannya. dapat membantu memuaskan pasien bahwa ukuran vaginanya normal. yang menghasilkan nyeri mirip waktu koitus. dalam kasus ini. Penyebab lain dari dispareunia sekunder ialah vaginitis. Namun tiadanya gambaran tersebut di atas tidak selalu menyingkirkandiagnosis. Bukti-bukti lain diperlukan. atau seolah-olah demikian akibat spasme otot levator ani pada wanita-wanita yang lebih muda. pemeriksaan vagina dengan pelan-pelan. Tapi seperti semua prosedur bedah lainnya. Satu wawancara singkat dalam klinik ginekologik yang penuh pasien mungkin tak cukup untuk mengungkapkan latar belakang tadi. Tapi. sedang spasme levator ani mungkin dapat diatasi dengan memberi petunjuk pada pasien (dan mungkin juga partnernya) tentang teknik-teknik seksual. nyeri di tengah siklus haid. Perubahan-perubahan atropik (asalkan tidak terlalu lama) biasanya menunjukkan respons terhadap terapi lokal atau sistemik dengan estrogen. 1984 59 . seperti pendapat pasien tentang koitus. kepada ahli terapi psiko seksual. Karena jahitan yang terlalu tegang atau menghasilkan "jembatan" kulit pada introitus tanpa didukung oleh otot di bawahnya dapat menyebabkan nyeri hebat di kemudian hari. terutama bila sedang haid. mungkin akibat himen yang terlalu kaku. Padahal dibutuhkan waktu serta kesabaran. dengan penilaian klinik yang teliti. riwayat seksualnya. Pada pasien yang merasa "vaginanya kecil". seperti juga ketidakcocokan perkawinan. tanda-tanda fisik tak boleh membuat kita lengah. Praktek rutin menyerahkan penjahitan episiotomi pada mahasiswa -mahasiswa kedokteran tidaklah dapat dibenarkan. atau sekunder. memerlukan belajar kembali (relearning) perilaku seksualnya. Wawancara itu sendiri kadang kala sudah merupakan terapi. Sebelum pembedahan. sendirisendiri atau bersama-sama. Tapi. di ligamen uterosakral.500 laparoskopi. namun dapat juga tak berarti bila si pasien tidak santai. dan keadaan jiwanya. Dispareunia "dalam" (tidak superfisial) mungkin bersifat primer. nyeri. Adanya uterus dalam posisi retroversi dapat menempatkan ovarium dalam posisi yang peka di kantung Douglas. bukan penyakit. meskipun pasien belum mengeluhkan "keputihan". 35. Prosedur ini sering diaakukan untuk dispareunia . misalnya. Suatu lingkaran setan mungkin timbul: setiap rasa nyeri selama koitus akan menyebabkan ansietas dan menghalangi arousal.Dispareunia Dispareunia . akibat tiadanya arousal. dan kebiasaan untuk menggantung uterus dalam posisi anterversi kini tidak populer lagi karena hasilnya sering mengecewakan. Depresi merupakan penyebab penting dari dispareunia. Lebih jauh lagi. yang dihubungkan dengan penyakit pelvis. sementara himen yang utuh tak selalu harus diterima sebagai penyebab dispareunia penyebab sebenarnya mungkin harus dicari di tempat lain. dan hanya visualisasi direk ke dalam pelvis dengan laparoskopi dapat memberi keputusan final. atau bahkan ingatan akan pemeriksaan vagina yang menyakitkan atau pengalaman seksual yang tak menyenangkan. menyebabkan dispareunia. mungkin timbul akibat penyakit inflamasi pelvik. Tidak jarang penyebabnya mudah diketahui dengan menentukan tempat rasa nyeri dan saat mulainya -. Penyempitan vagina akibat perubahan atropik mungkin suatu hal yang nyata pada wanita postmenopause. atau pembesaran uterus akibat adenomiosis atau fibroids. Spasme semacam itu paling mudah dirasakan pada dinding posterior vagina dan dapat ditunjukkan pada pasien. adalah suatu simtom. takut hamil. banyak. Rasa nyeri pada pemeriksaan dalam. sedang dispareunia superfisial sekunder mungkin disebabkan oleh infeksi atau jahitan episiotorni yang tidak benar. serta penemuan klasik di pelvis yaitu nodul-nodul kecil. Terapi perilaku. hasilnya mungkin memuaskan. dapat ditemukan beberapa pasien yang akan cocok untuk menjalani prosedur tadi. ia adalah suatu simtom yang mungkin tidak akan dikeluarkan oleh pasien meskipun ia merupakan alasan utama untuk datang berobat : masalah yang sebenarnya itu sering perlu ditanyakan langsung pada pasien. Dispareunia tidak boleh disebut psikogenik hanya karena penyebab fisik tidak diketemukan. Dispareunia superfisial primer. Dalam hal ini. Spasme levator mungkin merupakan mekanisme protektif pada pasien dengan lesi pelvik yang nyeri. Pemeriksaan mungkin akan banyak memberi informasi dalam keadaan -keadaan itu. dan sebaliknya. pasien harus dianjurkan untuk mencoba beberapa posisi koitus karena mungkin ditemukan satu posisi yang tidak menyakitkan. endometriosis. beratnya gejala mungkin tidak sebanding dengan tingkat penyakit. Di sini ansietas dikurangi dengan melarang koitus dan menganjurkan Cermin Dunia Kedokteran No.

Bila antibiotika digunakan terutama untuk mengobati individu atau untuk mencegah infeksi yang membahayakan jiwa pada mereka yang mempunyai risiko tinggi (misalnya. Tapi di bagian lain dunia. seperti traktus gastrointestinalis dari pasien rawattinggal yang menerima antibiotika. untuk membuat beberapa penuntun penggunaannya. mungkin karena organisme ini sedikit membawa faktor-R. yang diberikan sekali sehari selama 3 minggu. dan lebih sedikit terjadi pada lingkungan yang terbuka di mana faktorfaktor bakterial lain selain resistensi antibiotika adalah lebih penting untuk kelangsungan hidup. dan mungkin bahkan punya gen-gen penghasil enterotoksin dan gen resistensi terhadap antibiotika dalam plasmid yang sama. demam reumatik. penyakit kelamin) atau terutama untuk alasan-alasan ekonomi (misalnya. Antibiotika Profilaktik? Individu vs Masyarakat Masyarakat kedokteran terus menyaksikan kenyataan keberhasilan mikroorganisme menyesuaikan diri untuk hidupbersama-sama dengan antibiotika dan antimikroba sejenis itu. Ini diperkirakan disebabkan oleh peradangan kronik dari kelenjar yang mengeluarkan mukus pada batas antara kulit labia dan vagina. Haemophilus influenza dan akhir-akhir ini. dan V. Tetrasiklin adalah yang paling penting.anggota Angkatan Laut AS di Timur jauh. selama perjangkitan. Beberapa ilmuwan percaya bahwa kita dapat sungguh. dengan berbagai pengetahuan kita di atas. Faktor-R. dan mempertanyakan apakah indikasi-indikasi terakhir tadi diijinkan. Keefektifan profilaksis doksisiklin di bagian dunia lain dapat diramalkan. Sayangnya. secara efektif mencegah 80 sampai 90% kemungkinan diare pada pelancong di antara sukarelawan Peace Corps yang baru tiba. cholerae tetap sensitif terhadap obat itu. kita dipaksa untuk menerima konsekuensi. Kejadian ini jelas luar biasa. Pengalaman orang Tanzania itu mungkin mencerminkan hasilhasil dari tekanan selektif antibiotika yang sangat tinggi. di mana mikroorganisme multiresisten akan menghancurkan manusia. pneumokokus. Baru-baru ini ditemukan juga penyebab "barn" di Johns Hopkins Hospital. keadaan ini dapat diatasi dengan baik dengan mengeksisi kulit tersebut. Bila digunakan antibiotika untuk mencegah penyakit yang sedang (misalnya diare pada pelancong. Vibrio cholerae yang tahan terhadap tetrasiklin muncul dengan frekuensi yang mengkhawatirkan. tapi sekarang telah diikuti oleh yang lain-lain. berdasarkan pada kepekaan antibiotika terhadap Esch. karena faktor-R yang membawa gen-gen resistensi terhadap tetrasiklin adalah yang paling umum ditemukan. yang berupa plasmid (yaitu DNA melingkar. Melalui percobaan pada hewan dan percobaan-percobaan terkontrol pada manusia. penggunaan antibiotika yang rasional untuk terapi dan profilaksis dapat didefmisikan. masyarakat kedokteran. Namun prosedur ini masih baru dan perlu follow-up jangka panjang mengenai keefektivannya. yang disertai dengan fokus-fokus eritematous pada bagian lateral lingkaran himen. suatu tetrasiklin 60 Cermin Dunia Kedokteran No. Peringatan ini timbul karena terlihatnya tekanan selektif dalam lingkungan mikrobial manusia dan hewan karena penggunaan antibiotika spektrum luas dan peningkatan penggunaan antibiotika.daerah geografis di mana Escherichia coli enterotoksigenik (penyebab utama diare pada pelancong) sangat sensitif terhadap antibiotika — suatu gejala yang diduga disebabkan karena Esch. di luar kromosom). 35.serangkaian "latihan" pada pasangan tersebut. coli yang membawa plasmid enterotoksin mungkin sulit membawa faktor-R. tetapi juga meneruskan bahan genetik ini. Di Kenya dan Maroko. coli enterotoksigenik. Penggunaannya juga dapat meningkatkan penyebaran Esch. maka kuman yang resisten akan hilang bila penggunaan obat yang meluas dihentikan. memaksa kita. Pasien juga harus diseleksi dengan cermat agar tidak banyak pasien menjalani operasi yang tak perlu. doksisiklin. Penyebaran faktor-R berlangsung lebih efisien dalam lingkungan yang tertutup dan selektif. coil enterotoksin sering resisten terhadap antibiotika. Studi akhir-akhir ini yang menggunakan tetrasiklin profilaksis untuk kolera. pelahan-lahan maju lewat berbagai jenis cara perangsangan dan akhirnya koitus. diare pada pelancong. Esch. mulai dengan ciuman dan rabaan dengan berpakaian lengkap. dapat membawa gen-gen resisten untuk hampir semua antibiotika. patut dikomentari karena efek ekologinya. pengaruh ekologis dari antibiotika dapat nyata diamati. tuberkulosis dan infeksi pasca bedah). tetrasiklin pernah digunakan sebagai profilaksis massal dalam suatu usaha mengendalikan berjangkitnya kolera. dalam obatobat untuk hewan atau sebagai pemacu pertumbuhan dalam makanan ternak). kita mempunyai alasan untuk lebih khawatir akan kemungkinan bahaya potensialnya terhadap masyarakat. Di Tanzania. Walaupun faktor-R telah ada dalam bakteri manusia terbatas sampai datangnya zaman antibiotika. Meski belum sepenuhnya dipahami. Stafilokokus dan organisme usus gram negatiflah yang pertamatama memperlihatkan kemampuan adaptasi ini. coil yang membawa plasmid yang menaikkan virulensinya. Menurut mereka. 1984 . dan gonore. Harrison dan kawan-kawan dalam penelitiannya terhadap anggota. Studi-studi ini dilakukan pada daerah. suatu tetrasiklin longacting. telah menunjukkan bahwa minosiklin dosis tunggal. Mikroorganisme terseleksi karena mereka mempunyai alat genetik untuk melawan efek antibiotika.sungguh kembali'ke "zaman pra-antibiotika". misalnya gonokokus.konsekuensi ekologik. mencegah komplikasi flu) atau penyakit di mana tersedia metodemetode pencegahan yang lain (misalnya. meningitis meningokokus. dalam profilaksis terhadap endokarditis bakterial. masih ada sejumlah pasien yang tak dapat kita beri terapi apa-apa kecuali simpati dan dukungan mental bahwa secara medis tak ada apa-apa. dan karena gen-gen resistensi terhadap antibiotika lain pada plasmid yang sama juga sering ikut berpindah selama seleksi. seringkali dengan tidak mempedulikan spesiesnya. dalam bentuk faktor-R ke mikroorganisme lain. karena tetrasiklin telah digunakan untuk pengobatan kolera di hampir seluruh dunia selama kirakira 15 tahun. Mereka tidak hanya berproliferasi. kecuali kalau suatu kuman vibrio yang secara efisien membawa faktor-R telah terseleksi.

"Toh usaha satu dokter tak akan banyak mempengaruhi. Usaha ini diharapkan akan membuahkan cara imunisasi yang efektif. vaksinasi nampaknya merupakan pemecahan yang tepat untuk infeksi-infeksi umum pada permukaan mukosa. keuntungan secara individual adalah jelas: penyakit dapat dicegah tanpa efek-efek obat yang merugikan. 1984 61 . dapat memberikan informasi yang relevan. pertimbangan di atas dapat condong ke arah yang tak semestinya. Apakah penggunaan antibiotika profilaksis ini akan mempertinggi tekanan selektif yang kini telah ada akibat penggunaan terapeutik secara luas? Pertanyaan itu lebih terlihat bersifat kuantitatif daripada kualitatif. Yang dapat segera mengambil tindakan ialah Departemen Kesehatan. demi keuntungan individual yang lebih besar — reputasi dokter. Perkembangan cara mencegah infeksi mukosal dengan bahanbahan lain selain antibiotika juga harus diberi prioritas yang tinggi. nampaknya paling banter suatu usaha sementara. Sedang dilakukan penelitian. yang dapat menahan kolonisasi bak- teri. bagaimanapun. Antibiotika profilaksis. 35. Dalam studi-studi pencegahan diare pada pelancong dan gonore. digabungkan dengan studi ekologis dan epidemiologis dari plasmid bakteri itu.penelitian untuk mengidentifikasi antigen yang cocok dan cara merangsang sistem imuno-sekretorik.acting yang lain. Karena kebanyakan gonokokus di berbagai negara dapat dicegah dengan profilaksis minosiklin. dengan banyaknya antibiotika yang beredar luas di pasaran gelap. karena yang menjadi panutan — dalam masalah ini — sering tidak memberi teladan yang baik dalam praktek swastanya. sekaligus mengambil alih sebagian kekhawatiran para pelaksana tadi. tetapi untuk tidak sering terjadi. dokter harus mempertimbangkan keuntungan dan risiko terhadap masyarakat di samping terhadap individu. Dari mana perbaikan dapat dimulai? Pendidikan di uriiversitas tak banyak dapat diharapkan. Terjadilah: keuntungan kecil bagi individu lebih diutamakan daripada risiko besar bagi masyarakat. dengan menginstruksikan tata-cara penggunaan antibiotika di klinik-klinik pemerintah dan puskesmas-puskesmas.long. dua pertanyaan penting tidak dapat terjawab oleh studi itu: Apakah ada risiko terkena sifilis sekalipun gonore dapat dicegah? Bagaimana risiko berkembangnya jceadaan pembawa penyakit (carrier) tanpa gejala (asimptomatik). Akan tetapi. Akhirnya. Pengamatan (surveillance) terhadap bakteri yang mengandung faktor-R. Keberanian mengambil alih sebagian tanggung jawab pelaksana di unit-unit tadi. Namun untuk ini-pun diperlukan keberanian." merupakan dalih utama. kemungkinan gangguan imunologik dan peningkatan kerentaan terhadap infeksi usus — secara potensial berbahaya. Harus dijelaskan bahwa selama studi ini. nampaknya adalah bijaksana untuk membatasi penggunaan antibiotika profilaksis untuk keadaan di mana tidak ada cara lain yang tersedia. Informasi mengenai perlekatan bakteri pada per. Sampai tersedia metode semacam itu. dapat mencegah infeksi oleh gonokokus yang sensitif terhadap tetrasiklin bila diberikan kepada mereka sesaat setelah melakukan hubungan seksual dengan WTS. Cermin Dunia Kedokteran No. Sebelum memberikan antibiotika untuk mencegah penyakit. serta banyaknya (mayoritas?) dokter yang masih memberikan antibiotika secara serampangan. Jadi risiko dan keuntungan profilaksis tetrasiklin lebih melibatkan masyarakat daripada individu. mukaan mukosa bisa dimanfaatkan untuk membuat obat antiperlekatan yang khusus. Risiko pemakaian tetrasiklin — reaksi alergi. yang sebaiknya digantikan sesegera mungkin dengan teknik lain yang gangguan ekologisnya kecil. pun bila sukses besar. timbul pertanyaan: Apakah ada tempat untuk profilaksis semacam itu? Sayang sekali. dan jawabannya sulit diperoleh. yang sering disebabkan oleh gonokokus yang memerlukan nutrisi khusus? Pertanyaanpertanyaan ini harus dijawab sebelum dapat menilai keuntungan dari profilaksis ini. tidak terjadi gonore pada pemakai kondom.

Setelah pemasangan spiral yang kedua kali dan ketahuan oleh suami. satu hal yang kentara tampil ialah. cuma tidak mau memakai kondom. dengan memberikan penjelasan yang diperlukan. tidak oleh satu pihak saja. karena perencanaan keluarga harus dimusyawarahkan pertama-tama oleh keluarga itu sendiri. sebagai pencari nafkah tunggal adalah seorang pegawai negeri golongan rendah. tanpa merusak atau mengurangi kebahagiaan kehidupan rumah tangga pada umumnya dan kepuasan sek- Komentar TANGGAPAN DARI SEGI ETIK KEDOKTERAN Dalam menelaah kasus yang dikemukakan. apakah sebelumnya suami pemah diikutsertakan dalam perencanaan keluarga. Itikad baiknya kesampaian. Kenapa demikian? Untuk mendapatkan jalan keluar baru. beberapa hal memerlukan penjelasan tambahan ataupun terpaksa diberi asumsi. cara yang baik ialah: pada saat pertama suami hares diikutsertakan dengan memberikan semua penjelasan yang diperlukan. tetapi langsung saja memasang spiral. Hal ini sebaiknya tidak dilakukan. Di sin kelemahan etis tindakan sejawat tersebut. Ini dibuktikan karena sang suami mau ikut sistim kalender. mungkin sekali saudara pernah menghadapi kasuskasus yang menyangkut usaha pengendalian angka kelahiran pada pasangan-pasangan usia subur. atau sudah 40 tahun lebih. Nah.dak diketahui. Nah. Saya Idra. yang dilakukan tanpa sepengetahuan suami dan tetap tidak diketahui suami. sejawat ini tidak mengikutsertakan sang suami. dan waktu bersetubuh si suami merasa terganggu. Hal ini dikeluhkan oleh si ibu kepada dokternya hampir setiap minggu. (d) Tindakan sejawat yang menyerupai pengeluaran spiral. Selama 2 tahun tidak ada keluhan dari pasangan suami istri Mi. apa alasan (untuk tidak memberitahu suami)nya? Dari uraian kasus ada kesan bahwa suami bukan tidak mau ber KB. baik yang dapat dilakukan isteri maupun yang dapat dilakukan suami.Hukum & Etika Tepatkah Tindakan Saudara? Dalam rangka turut mensukseskan Program Nasional Keluarga Berencana. Dokter bersedia untuk mengeluarkan IUD-nya. sebaiknya mengikuti sistim kalender. Sepasang suami istri sudah memiliki 6 (enam) orang anak dengan usia yang berkisar antara 3 sampai 14 tahun. Misalnya cara-cara lain yang bisa diikuti suami. (b) Pada waktu pemakaian IUD 2 tahun pertama. menurut saudara tepatkah tindakan teman sejawat ini? Mungkin saudara dapat mengusulkan cara lain yang lebih baik? OLH (a) Berapa umur pasangan ini? Mengingat anak tertua sudah 14 tahun. Dengan jumlah anak yang setengah lusin itu si ibu takut akan hamil lagi. sedangkan si suami tidak mau menggunakan kondom. Berikut ini akan diuraikan pengalaman seorang teman sejawat dalam Proyek Nasional tersebut. Atas pertimbangan keadaan sosial ekonomi keluarga itu serta jumlah anak yang lebih dari cukup. lni dituruti oleh si ibu. 35. lebih-lebih lagi karena ternyata sang suami yang "dibohongi" sampai dua kali itu temyata cukup kooperatif. Atau dalam bahasa keras. Setelah mengemukakan beberapa "gap" dalam permasalahan ini. permasalahannya tidaklah "hitam" atau " putih" sehingga tidak mudah mengatakan benar atau tidak tindakan sejawat tersebut. menimbulkan pertanyaan: apakah keluhan suami tidak tapi psikis saja setelah mengetahui adanya spiral? Sehingga dilakukan "penipuan" yang ternyata berhasil. yaitu menipu keduanya dan berhasil. dokter memenuhi perrnintaan si ibu. maka penilaian terhadap tindakan sejawat tersebut pun tidak dapat "hitam" atau "putih" Mungkin sekali pasangan ini masih dalam usia subur. tetapi caranya kurang baik. seperti sistim kalender. kesejahteraan keluarga yang ada. sehingga sejawat kita tergugah untuk membantu. yaitu diperkenankan campur pada hari-hari yang tidak subur! Ternyata. Dalam menilai kasus ini. sejawat kita yang beritikad baik ini melakukan "tipuan" ganda. akhirnya dokter mengambil keputusan sebagai berikut: Setelah melakukan suatu tindakan yang menyerupai pengeluaran spiral. kesehatan keluarga dan juga semua cara kontrasepsi. Tapi kali ini suaminya mengetahui tentang pemasangan spiral itu. Sayang. Bila suami telah yakin akan manfaat mengatur jumlah keluarga dan sudah bersedia untuk tidak menambah anggota keluarga lagi. Agar tidak menjadi hamil. 1984 . (c) Juga ti. baik aspek sosial keuangan keluarga. Setelah 2 tahun berlalu. vasektomi. maka dikatakan kepada si istri: "Katakan kepada suamimu bahwa spiral sudah dikeluarkan dan tidak akan mengganggunya lagi. apa umurnya di atas 35 tahun atau lebih rendah karena kawin muda. sejawat kita masih belum merasa perlu mengikutsertakan suami. akan tetapi si ibu kuatir hamil lagi. Sang suami. yang berakibat hilangnya keluhan. dokter menganjurkan agar IUD diganti dengan yang baru. metode yang dipilih seolah-olah tujuan menghalalkan cara. dengan akibat si suami mengeluh karena merasa terganggu waktu bersetubuh. barulah dimusyawarahkan cara yang dapat diterima oleh kedua belah pihak. Perlu diketahui bahwa ibu ini termasuk golongan wanita yang tidak tahan terhadap berbagai kontraseptif oral. pendidikan dan masa depan anak. setelah itu tidak ada keluhan lagi dari sang suami. sehingga tanpa sepengetahuan suaminya ia minta pertolongan seorang dokter untuk dipasangkan IUD. antara lain: 62 Cermin Dunia Kedokteran No.

Begitu pula kalau perbuatan dokter itu tidak ketahuan ia juga tidak akan dituntut. 35. maka medr. Tapi sebenarnya yang menjadi persoalan pokok ialah mengapa dokter itu mencampuri kehidupan pribadi (private life) dan mengabaikan hak-hak si wanita tadi? Apakah nantinya si wanita itu menjadi hamil atau tidak dengan dikeluarkannya IUD tadi. Ini sesuai dengan KUH Perdata fasal 1365 yang sudah sama-sama kita kenal sejak di bangku kuliah. karena diburu rasa bersalah dan was-was akan ketahuan suami. Seringkali yang terbaik. Kiranya sudah tiba waktunya untuk meneliti kembali peraturan. jika si suami yang "menentukan" hidup atau matinya? Bayangkan saja ada seorang suami yang menginginkan kematian isterinya. 1984 63 . sehingga diketahui apakah Kalau maling tidak tertangkap tentunya juga tidak dihukum. Bagaimana sikap dokfer. Walaupun perbuatan dokter itu sebenamya dapat digolongkan sebagai suatu penipuan. Masri Roestam Direktorat Transfuri Darah PMI/ Ketua IDI Cabang Jakarta Pusat kita jelas-jelas mengabaikan haknya? Contoh lain yang akibatnya mungkin lebih besar yaitu? abortus provokatus berdasarkan indikasi media. dr. Jadi. yang mudah itu tidak selalu yang terbaik. suatu perbuatan tidak dapat dipidana. minan the right to live bagi si wanita itu. kecuali berdasarkan kekuatan perundang. Mengapa dokter harus mencampurinya? Hal serupa tercermin dalam peraturan di klinik Keluarga Berencana milik pemerintah. namun secara bathiniah sang isteri tidak bahagia. buatannya dapat digolongkan dalam "wanprestatie". kalau wanita itu mengatakan bahwa ia tidak sudi meminta ijin/persetujuan suaminya. di mana si wanita yang ingin menggunakan obat/alat kontrasepsi harus mendapat ijin/persetujuan suaminya. Mengapa harus dimintakan persetujuan dari si suami? Di man letak ja-. peraturan itu janggal atau tidak. Jakarta. H. yaitu hasil yang dicapai tidak sesuai dengan apa yang dijanjikan (KUH Perdata fasal 1243 dan fasal 1266). Menurut hukum pidana persoalannya agak lain. Apakah dengan ketentuan tadi dokter bukannya memberi kesempatan yang baik bagi si suami untuk dengan aman "membunuh" isterinya itu? Dalam hal ini seharusnya ijin/persetujuan diminta dari si pasien sendiri dan si suami paling-paling hanya menjadi saksi saja. Sebaliknya jika perbuatan itu sampai ketahuan. justru diperoleh dengan susah payah dan penuh ketekunan. mungkin ia menuduh isterinya telah menyeleweng dan mungkin terjadi perceraian. Handoko Tjondroputranto nurut hukum perdata dokter itu dapat dituntut karena perLembaga Kriminologi Universitas Indonesia. Sebagai alasan dikemukakan: jika si suami tidak memberi ijin/persetujuan itu. dalam kasus ini sang isteri akan selalu merasa bersalah dan akan selalu ada perasaan khawatir bila (sampai) ketahuan. Biarpun di permukaan nampak berhasil karena tidak hamil. begitu pula mendapat pelayanan kesehatan adalah haknya sebagai warga negara. bukan sekedar memuaskan satu pihak yang kebetulan pasien sendiri! Memang pula.peraturan dalam dunia kedokteran kita yang ada TANGGAPAN DARI SEGI HUKUM KEDOKTERAN sangkut pautnya dengan hukum. atau jika si wanita itu sampai menderita kerugian dokter dapat dituntut karena melakukan perbuatan melawan hukum yang menimbulkan kerugian bagi "orang lain" (onrechtmatige daat).undangan pidana yang telah ada. pihak yang "berkomplot". Dalam KUH Pidana fasal 1 ditentukan. belum terpikir akan adanya kemungkinan kasus demikian. Sebab. Mungkin waktu KUH Pidana kita dibuat. Hal serupa juga terdapat pada "ijin operasi" bagi wanita yang akan melahirkan dan yang harus ditanda tangani oleh suaminya. sebetulnya bukanlah urusan dokter. Jadi dokter itu tidak dapat dituntut menurut hukum pidana. bagaimanapun "berhasil 'nya cara "penipuan". tapi dalam KUH Pidana kita tidak terdapat suatu fasal yang cocok untuk kasus ini. karena ia dihalangi untuk kawin lagi. Bukankah dengan menolak si wanita ini Cermin Dunia Kedokteran No. bagaimanapun sulitnya sejawat tersebut harus mengusahakan yang terbaik bagi pasangan yang ingin ditolong. karena apa yang ingin ia lakukan terhadap dirinya merupakan hak azasinya.sual pada khususnya.

Lancet 1983 (i) June 25 p.9 • Denyut jantung seorang atlit lebih lambat. Ini membantu menerangkan mengapa pada perokok -perokok dengan melanoma. Baru kemudian ditemukan ia mengalami destruksi sendi metakarpofalangeal I dan menyebabkan artropati. ejakulasi prekoks diartikan sebagai ejakulasi yang terjadi kurang atau dalam waktu 30 detik sampai 2 merit setelah masuknya penis ke dalam vagina. yaitu sakit kepala dan flushing waktu melakukan hubungan sex. istrinya mengeluh sakit kepala. Simtom-simtomnya itu mirip dengan simtom dari gangguan somatisasi seperti yang tertera dalam American "Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders". maupun menjadi berkapsul dan inert. dan mempunyai stroke volume yang lebih besar — tapi pada mereka ditemukan juga semacam keanehan.60:226—32 • Satu di antara lima wanita di Inggris minum obat-obat penenang. Sydney. Mungkin cacing itu telah bermigrasi d a r i perut penderita ke faringnya! Respiratory Care 1984. ii : 425 . Seorang laki-laki dengan penyakit jantung iskemia. selama 12 tahun tidak merasakan apa-apa. Tentu saja. 107:608—9 Krim isosorbid dinitrat yang digunakan untuk mengontrol serangan angina pektoris. insidensi untuk metastasis lebih tinggi daripada mereka yang tidak merokok. Keluhan ini berkurang setelah si istri mencuci dadanya untuk menghilangkan noda-noda krirn yang telah berpindah tempat tersebut. Mungkin akan menimbulkan lokal antritis hipertrofi. untuk mengontrol gejalanya. Perbedaan-perbedaan ini hilang segera setelah merokok dihentikan.. melaporkan sebuah kasus demikian. Briquet sebenarnya nama orang yang menerangkan simtom-simtom klasik pada tahun 1859. 50% pasien kanker itu lebih suka bila diagnosisnya tidak diutarakan Bull New York Acad Med 1984. 288: 1461 • Mengapa merokok sigaret meningkatkan risiko untuk timbulnya kanker ? Penyelidikan di Kanematsu Memorial Institute. Dalam buku itu juga diterangkan cara-cara untuk menghilangkan adiksi terhadap obat-obat benzodiazepines. Masters & Johnson pertama kali mempertimbangkan faktor wanita dalam defmisinya. London. Waktu nekropsi. seorang lakilaki termasuk ejakulasi prekoks bila tidak dapat membuat pasangannya mencapai orgasmus sebanyak 50% dari jumlah koitusnya. Waktu melakukan persetubuhan. 1984 . dan beberapa malah adiksi. bukan pada dirinya sendiri. Brit Med J 1984. seorang laki-laki usia 50 tahun yang mengalami kecelakaan lalu lintas harus dilakukan intubasi dan ventilasi. secara tiba-tiba is meninggal. tidak seorang pun d a r i mereka yang berhasil mencapai tujuannya. yaitu: hidup tanpa ansietas. Brit Med J 1984. konsentrasi beberapa imunoglobulin dalam serum mereka juga lebih rendah dari normal. wanitanya jangan yang termasuk "type non-orgasmic "! • Pernahkah anda mendengar Sindroma Briquet? Ia merupakan istilah yang lebih sopan dari histeria. Med J Australia 1983.ternyata menimbulkan komplikasi aneh. • Apakah peluru yang bersarang dalam tubuh harus selalu diangkat bila tidak menimbulkan keluhan? Seorang lakilaki yang secara tidak sengaja telah menembak kakinya dengan pistol kaliber 22. tidak seorangpun yang dapat meramalkan apa yang akan terjadi bila sebutir peluru bersarang dalam tubuh. keracunan sistemik. Tapi. Am Heart J. Dalam keadaan khusus. ditemukan pipa endotrakealnya tersumbat oleh gumpalan-gumpalan cacing gelang. menggunakan krim isosorbid dinitrat yang dipleskan pada bagian depan lengan atas. 35. atau tidak sampai 10 kali gerakan turun naiknya penis di dalam vagina. Mary. 1984. tetapi terhadap pasangannya! Dr. harus diingat pula bahwa resep tradisional tertua yang mujarab itu rasa simpati dan harapan.29:368—70 • Dalam mengutamakan kejujuran terhadap pasien. 288: 1461 64 Cermin Dunia Kedokteran No. QT interval memanjang dan aritmia ventrikular lebih sering timbul daripada orang-orang yang bukan atlit. Tampaknya. Lebih seringnya denyut ektopik pada jantung atlit itu mungkin menjadi gejala klinik yang penting. Demikian menurut Celia Haddon dalam bukunya " Women and Tranquilizer". Phillip Lewis d a r i RS St. 1441 • Terjadi di Brazil. menunjukkan bahwa limfosit d a r i para perokok dapat menurunkan aktivitas sel pembuluh alamiah. Katanya.Catatan Singkat Selama ini. Tidak selamanya pasien ingin diberitahu keadaan yang sebenarnya — sesungguhnya bukti-bukti menunjukkan. Tapi.

1984 65 . Baru saja duduk." Lalu saya tertawa terbahak-bahak dan pasien tersebut juga berkenan untuk ikut tertawa bersama-sama dengan saya. harus dihabiskan supaya lukanya lekas sembuh ya. .HUMOR ILMU KEDOKTERAN KB Seorang ibu hamil diantar suaminya untuk periksa kehamilannya.: "Ini saya beri obat. . Jadi. DS : "Selain berobat. penderita diberi resep obatobat mentereng serta tidak lupa membumbuinya dengan basa-basi alakadarnya. Bali OBAT MUJARAB Seorang pasien tua berasal dari lereng gunung Merbabu. Setelah saya cabut. Dan rajin-rajinlah kontrol kembali !" P : "Maaf. Ketut Ngurah Denpasar.Setelah di dalam (kamar praktek) terjadi dialog antara suami pasien dan dokter: Dokter: "Sudah punya anak berapa? Suami : "Satu dok. tetapi keluarga besar nantinya. dokter ! Kalau saya istirahat. Bapak perlu istirahat yang cukup. Setelah diperiksa secara lengkap." Lalu dia menunjukkan resep dari saya yang disobek tinggal tiga per empat bagian. lukanya sudah tidak sakit lagi. Kapten drg Haryono X A. Baru saya makan seperempat. istri kedua anak dua juga. pasien tersebut telah memberi komentar kepada saya : "Wah obat dari pak dokter mujarab sekali. pasien tersebut datang lagi untuk yang kedua kalinya dengan mak sud mencabutkan giginya yang lain." dr Ny Elly H. sapi saya yang cuma tinggal seekor pasti lepas dari tangan saya hanya untuk biaya pemeriksaan saja." Suami : "Benar dok saya setuju dua anak cukup." Dokter " ???? Wah ini bukan KB Keluarga berencana. 35. Pak. Baura Malang YANG PERTAMA DAN TERAKHIR Seorang penderita (P) dari Desa datang berobat pada seorang dokter spesialis (DS) yang praktek di Kota Anu. kunjungan saya ini merupakan yang pertama dan sekaligus yang terakhir !" DS : ??????? dr. Ketut Ngurah Denpasar. ke dokter hewan saja" Pasien : ????? dr.: "Djagat dewo bathoro yo jagat pangestungkoro . Salatiga SATU-SATUNYA Dokter : "Apanya yang sakit?" Pasien : "Kepala burung saya bengkak." Tiga hari kemudian. dokter!" Dokter : "Hm. pasien tersebut saya beri resep sambil saya beri tabu. Yani G-5." Dokter: "Maunya ingin berapa anak?" Suami : "Katanya dua anak cukup Jadi nanti dua sesudah istri " saya melahirkan. hemmmm. Jika saya kesini lagi. Istri saya yang pertama dua anak laki-laki semua. Bali Cermin Dunia Kedokteran No. karena yang seperempatnya telah dimakannya ! Saya cuma dapat terbengong-bengong. perut saya nanti ikut istirahat. mencabutkan giginya di ternpat praktek saya. Dokter: "Syukurlah mau mengikuti tentang KB.

. ." dr. . buat anak saya ini?" Dr. Ketut Ngurah Denpasar. Peserta: "Apakah ada pekerjaan yang tidak menimbulkan penyakit/kelainan kulit?" Dokter (setelah berpikir sejenak): "Ada. . Ibu: "Tolong katakan dengan terus terang. Bung!" dr. 1984 . Ketut Ngurah Denpasar. d s t .. T. ?????!" dr.KURANG MENOLONG Seorang detailmen (DI) dengan bersemangat mempromosikan obatnya kepada seorang dokter.. dokter! Apakah masih ada harapan . putri saya ini sudah punya tunangan sah.. : "Maaf. Martono Medan. Pada suatu hari. jelas tiada harapan lagi bagi putra ibu!" Ibu: "Ohhh . tapi nanti bisa menyesakkan napas pasien dengan segera.... " Dr: " Ya...." Dl: "Maksud dokter??!" Dr: "Harganya mencekik leher.. bronkodilator poten! Dapat melonggarkan pernapasan dengan cepat. ibu sang pemuda yang setia menunggui. . besok akan diresmikan. Dl: "Dok... Bali TIADA HARAPAN BAGIMU Seorang pemuda telah lama mendekam di rumah sakit karena tumor hati.... Bali PEKERJAAN YANG AMAN . ini saya bawa produk terbaru... Kebetulan pula putri Pak Dokter ikut menjenguk karena teman sekuliah sang pemuda. . . ..." Peserta: "Pekerjaan apa itu?" Dokter: "Pengemis! karena belum ada laporan mereka alergi terhadap Uang logam.. 35. Jadi. dst. Sumut 66 Cermin Dunia Kedokteran No. kelainan kulit akibat kerja menduduki 50-60% dari seluruh penyakit akibat kerja.. . ." demikianlah seorang Dokter Perusahaan mengakhiri ceramahnya.. secara tidak sadar bertanya kepada dokter yang merawat anaknya.

yang bukan merupakan alat bukti yang sah ialah: (a) keterangan saksi (b) keterangan ahli (c) surat/petunjuk (d) keterangan terdakwa (e) bukan salah satu di atas 6.RUANO PENYEGAR DAN PENAMBAH ILMU KEDOKTERAN Dapatkah saudara menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini ??? (d) lingkungan yang tidak menyenangkan (e) adanya gangguan fisik 7. Dalam bidang kesehatan dan kesehatan jiwa. Yang dapat merupakan penyebab kesukaran belajar pada anak ialah sebagai berikut. Penyebab dispareunia antara lain: (a) infeksi atau jahitan episiotomi yang tidak benar (b) vaginitis (c) retroversi uterus (d) psikogenik (e) semua benar 10. Yang dimaksud dengan sehat dalam Undang-undang Pokok Kesehatan ialah: (a) bebas dari penyakit (b) bebas dari cacad (c) bebas dari kelemahan (d) bebas dari penyakit. sekunder dan tersier. cacad & kelemahan (e) bukan salah satu di atas 2. seperti traktus gastrointestinalis dari pasien rawat tinggal yang menerima antibiotika (e) antibiotika profilaktik itu penting untuk menghindarr terjadinya mikroorganisme yang resisten terhadap antibiotika 1. Untuk melaksanakan upaya pencegahan tersebut. perlu dilukan pendekatan terhadap: (a) seluruh penduduk (total population) (b) kelompok penduduk dengan golongan usia tertentu (c) kelompok penduduk dengan risiko tinggi (d) benar semua (e) bukan salah satu di atas. Yang termasuk upaya pencegahan sekunder ialah : (a) memberi kacamata pengaman bagi pekerja yang menggunakan sinar las (b) mengobati penderita yang sakit (c) vaksinasi (d) menurunkan kerentanan seseorang terhadap stres (e) menurunkan faktor sties pada sumbernya 3. 4. yaitu: upaya pencegahan primer. 1984 67 . 35. Pilih satu dari lima pernyataan di bawah ini yang benar (a) Kuman pneumokokus tidak pernah dapat menyesuaikan diri untuk hidup bersama-sama dengan antibiotika (b) mikroorganisme yang mempunyai alat genetik untuk melawan antibiotika. Ciri khas pada Filariasis bancrofti ialah: (a) terdapat hidrokel dan kiluria (b) Elefantiasis hanya di bawah lutu dan siku (c) sering ada pruritus pada permulaan penyakit (d) disamping manusia. binatang peliharaan dapat merupakan sumber infeksi (e) tidak pemah asimtomatik 9. Menutut KUHAP pasal 184 ayatl. ada 3 jenis upaya pencegahan. Faktor-faktor yang dapat menimbulkan presbiakusis adalah sebagai berikut. kecuali: (a) inteligensi anak rendah (b) inteligensi anak normal (c) inteligensi anak terlalu tinggi Cermin Dunia Kedokteran No. tidak dapat meneruskan bahan genetik ini ke mikroorganisme lain (c) faktor R. Yang tidak dapat meminta keterangan alhi dalam sidang peradilan ialah: (a) hakim (b) polisi (c) terdakwa (d) tersangka (e) bukan salah satu diatas 5. dapat membawa gengen resisten untuk hampir semua antibiotika (d) penyebaran faktorR lebih efisien dalam lingkungan yang terbuka daripada lingkungan yang tertutup. kecuali: (a) lingkungan/pekeijaan di tempat yang bising (b) diet tinggi lemak (c) banyak merokok (d) sering membersihkan serumen dalan Hang telinga (e) stres 8. yang berupa plasmid.

suatu obat anti kanker baru yang dikembangkan oleh Institute of Material Medicine. Ca paru jenis sel kecil (5/14). Kris China Med Trib 1983 Sept 25 p. Ini kurang d a r i 0.pasien penyakit jantung iskemik. Chinese Academy of Medical Sciences. operasi untuk membuat bypass pada pembuluh-pembuluh darah koroner banyak dilakukan pada pasien. D a r i 60 pasien. ada komentar-komentar sebagai berikut • • • • Biaya untuk minter di seluruh dunia ( $ 750. 5 ASPIRIN DOSIS RENDAH UNTUK MENCEGAH OKLUSI PEMBULUH DARAH KORONER SETELAH DILAKUKAN "BY PASS" Akhir-akhir ini. Setelah 4 bulan.ABSTRAK -ABSTRAK PERANG NUKLIR : DAPAT DICEGAH ATAU TIDAK? Dalam suatu konferensi pencegahan perang nuklir di Helsinki yang dihadiri oleh 450 dokter dari 53 negara. Selama percobaan ini tidak ditemukan adanya efek samping. dan pada beberapa kasus fibroma rahim. Pada kelompok diobati diberikan aspirin (ASA) 100 mg per hari.1264 68 Cermin Dunia Kedokteran No. Dalam suatu percobaan. Biaya program untuk memenuhi kesehatan esensial dan kebutuhan makanan di negara. 35. Pemberian obat ini dimulai 24 jam setelah operasi. sedangkan dari kelompok diobati hanya 27%. Deposit ini juga menyebabkan perubahan-perubahan sklerotik lebih lanjut. Kesimpulan : 100 mg aspirin (ASA) per hari itu efektif untuk menghalangi formasi dan agregasi dari tromboksan platelet. 90% dari kelompok diobati dan 68% dari kelompok kontrol graft-nya masih paten. 1984 .02 • • OBAT BARU UNTUK KANKER Glisifosforamid. 30% d a r i graft tersebut mengalami oklusi kembali pada tahun pertama. Tapi. Kris Brit Med J 1984. dipilih secara random kelompok diobati dan kelompok kontrol. Ca mamae (38/86). mulai digunakan dalam tahun 1983. Akhirnya. Biaya imunisasi 1 juta anak dari penyakit-penyakit yang dapat dicegah ( $ 5 juta) sama dengan harga satu misil Pershing II. dapat hidup lebih dari 10 tahun. Ca embrionik d a r i testis dan Ca nasofaring. oklusi terjadi pada 62% dari kelompok kontrol. Kris Lancet 1984. Hasil percobaan klinis terhadap 301 pasien dengan tumor ganas stadium lanjut.pasien kanker yang diobati dengan kombinasi d a r i obat ini dan kemoterapeutik lain. Setelah pembedahan. limfoma yang non Hodgkin (34/66). is 1261 . Harga 1 senjata nuklir kapalselam setara dengan budget untuk pendidikan per tahun d a r i 23 negara-negara dunia ke 3 dengan 160 juta anak sekolah. $ 600 juta.000 juta per tahun) itu lebih besar daripada total penghasilan per tahun d a r i separuh penduduk miskin di dunia. Pasien.1% biaya minter dunia per tahun. sedangkan kelompok kontrol diberikan plasebo. Penyakit cacar telah dibasmi dengan biaya. Percobaan dilakukan secara double blind. Ini karena deposit d a r i platelet dan trombus. Jumlah total pengeluaran untuk riset mengenai penyakit-penyakit tropis itu kira-kira sama dengan biaya militer dunia per jam ± $ 100 juta.negara dunia ke 3 selama 20 tahun itu diperkirakan kurang daripada biaya satu tahun untuk persenjataan dunia. aspirin dosis rendah malah memberikan basil yang lebih baik dan efek toksiknya pun lebih sedikit. 288 : 1901 . Menekan fungsi platelet dengan aspirin dosis tinggi ternyata tidak dapat memperbaiki patensi dari by pass tadi. frekuensi aritmia ventrikuler meningkat pada kelompok kontrol dibandingkan dengan kelompok diobati. Aplikasi lokal d a r i obat ini juga dinyatakan efektif untuk mengobati ulkus pada Ca mamae dan Ca serviks. menunjukkan bahwa obat tersebut secara terapeutik efektif untuk kasus-kasus: penyakit Hodgkin (13/31). akut dan kronik leukemia. untuk menjamin lancarnya suplai oksigen ke otot jantung.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->