Daftar 1si :

3 5 . K e s e h a t a n Jlwa

Karya Sriwidodo

Artikel : 3 Kesehatan Jiwa di Indonesia 10 Upaya Pencegahan Dalam Kesehatan Jiwa 18 Upaya Rehabilitasi Sebagai Salah Satu Upaya Kesehatan 23 Komputerisasi Data Demografik dan Psikiatrik Pasien Mental di Indonesia 28 Pengertian Pertanggungjawaban Kriminal Atas Perbuatan Individual Dalam Rangka Visum et Repertum Psikiatrikum 34 Psiko Geriatrik Sekilas Pintas 39 Kesukaran Belajar 46 Pendidikan Anak Usia Balita
53 Pendengaran Pada Usia Lanjut (Presbiakusis) 56 Diagnosis dan Pengobatan Filariasis 59 Perkembangan : Dispareunia

Antibiotika Profilaktik ? Individu vs Masyarakat

Tulisan dalam majalah ini merupakan pandangan/pendapat masing-masing penulis dan tidak selalu merupakan pandangan atau kebijakan instansi/lembaga/bagian tempet kerja si penulis.

62 64 65 67 68

Hukum & Etika : Tepatkah Tindakan Saudara ? Catatan Singkat Humor Ilmu Kedokteran Ruang Penyegar dan Penambah Ilmu Kedokteran Abstrak-abstrak

Artikel

Kesehatan Jiwa di Indonesia
Prof. Dr. R. Kusumanto Setyonegoro Gurubesar Ilmu Kedokteran Jiwa Fakultas Kedokteran Jiwa Universitas Indonesia Kepala Direktorat Kesehatan Jiwa Depkes RI, Jakarta

Landasan Hukum dan Dokumen Intemasional Landasan ini terdiri dari beberapa produk legislatif, yaitu : 1. Undang-Undang nomor 9/1960 tentang Pokok-Pokok Kesehatan. 2. Undang-Undang nomor 3/1966 tentang Kesehatan Jiwa. 3. Undang-Undang nomor 9/1976 tentang Narkotik. Dan beberapa Dokumen Internasional, seperti : 4. "World Health Organization (WHO), Constitution". 5. Alma Ata, USSR, 1978, "International Conference on Primary Health Care", yang disponsori bersama oleh WHO dan UNICEF. Kesehatan Jiwa (KESWA) Berdasarkan landasan hukum dan dokumen internasional ini Memasuki bidang Psikiatri untuk kemudian bergiat di pe- dapat ditarik hal-hal sebagai berikut: layanan keswa, seorang dokter sering merasa dirinya didorong oleh stimulasi intelektual; luasnya materi subjek, termasuk Tentang kesehatan (UUPokok Pokok Kesehatan) berbagai tantangan dan tuntutan manusiawi dan ilmiah; serta Bab I : Ketentuan Umum, fasal 2. undangan untuk melaksanakan kontak dengan para sejawatnya "Yang dimaksud dengan kesehatan dalam Undang-Undang yang menguji sensitivitas interpersonal, toleransi dan flek- ini meliputi kesehatan badan, rohani (mental) dan sosial, dan sibilitas. Demikian pula keprihatinan dan keinginan untuk bukan hanya keadaan yang bebas dari penyakit, cacad dan kemengetahui lebih lanjut tentang condition humaine. lemahan". Psikiatri jelas bukanlah merupakan suatu panacea untuk Bab II : Tugas Pemerintah, fasal 8 ayat 2. penderitaan manusia, tetapi yang penting disadari adalah bahwa Ayat ini lebih menjabarkan lagi istilah "sakit, yaitu termasuk kesehatan jiwa; yaitu pengetrapan dari prinsip-prinsip psikiatri — cacad (invaliditas). secara individual di dalam kelompok maupun masyarakat, — kelemahan (weakness; feeble conditions; keterbelakangan dapat membantu meringankan dan memecahkan permasalahan dalam perkembangan fisik dan mental). manusiawi yang delikat. Oleh sebab itu, bertentangan dengan — usia lanjut (geriatric conditions; dengan atau tanpa pendapat sebagian orang, psikiatri merupakan salah satu seni kelainan yang sifatnya mental). dasar sentral dari ilmu kedokteran. Ini sudah disadari oleh rakyat Tentang kesehatan jiwa (UU Kesehatan Jiwa) dan bangsa Indonesia, yaitu sejak permulaan ditegaskannya Undang-undang ini menjelaskan hal dan materi kesehatan jiwa, pelayanan kesehatan dan kesehatan jiwa secara sistimatik dan integratif. Ditetapkan melalui Undang-Undang Pokok dan dengan pasti mengemukakan definisi sebagai berikut : Bab I : Ketentuan Umum, fasal 1 ayat 1 Kesehatan (nomor 9/1960); Undang-Undang Kesehatan Jiwa (nomor 3/1966); dan lebih jelas lagi dalam Undang-Undang "Kesehatan jiwa adalah kesehatan jiwa yang sehat menurut Narkotik (nomor 9/1976). ilmu kedokteran sebagai unsur daripada kesehatan, seperti PENDAHULUAN Kegiatan dan kesibukan manusia sehari-hari tidak jarang membuat individu cenderung untuk menitikberatkan pentingnya kesibukan/kegiatan itu. Malah mungkin ia agak mengalami obsesif-relatif dengan program hariannya. Oleh sebab itu, sering pula dianjurkan agar manusia menoleh ke sejarah dan meninjau ke masa depan. Ini agar ia dapat meyakinkan diri bahwa relativitas dari problematik yang dihadapinya perlu diprioritaskan, sehingga ia dapat mengembangkan sense of evolution, progress and contribution dari kegiatan tersebut.

Cermin Dunia Kedokteran No. 35, 1984

3

35. fasal 3 Fasal ini memberitahukan tentang usaha-usaha pemerintah c. Geneva lihat Lampiran). walaupun peraturan pelaksanaan Menteri Kesehatan yang dimaksud dalam fasal 32 hingga kini belum ditetapkan. 3) Syarat-syarat untuk melaksanakan ketentuan tersebut dalam ayat (1) dan (2) ditetapkan oleh Menteri Kesehatan. 2) Pecandu narkotik yang telah cukup umur wajib melaporkan diri kepada pejabat yang telah ditunjuk oleh Menteri Kesehatan. 4 Cermin Dunia Kedokteran No. yang kemudian meneruskannya kepada RS Ketergantungan Obat di Jalan Fatmawati. menyangkut responsibility and accountability concepts yang merupakan bidang kepentingan bersama antara Psikiatri dan disiplin-disiplin yuridis/legal. (f) Keterlibatan keluarga dan masyarakat dalam kesehatan jiwa sangat erat dan mendalam. 1984 . atau di fasilitas keswa lain. 1983). Makna kesehatan jiwa mempunyai sifat-sifat yang harmonis (serasi). (e) Usaha-usaha lain yang dianggap perlu oleh Menteri Kesehatan. yang berpusat pada Direktorat Kesehatan Jiwa. Bab II Pemeliharaan kesehatan jiwa. atau RS Jiwa Pemerintah terdekat. yaitu "Kesehatan Jiwa (mental health) menurut faham ilmu kedokteran sekarang adalah suatu kondisi yang memungkinkan perkembangan fisik. pasien ambulan (di RS Jiwa/fasilitas keswa." Penjelasan mengenai fasal ini. Demikian pula visum et repertum psikiatrikum. Menjangkau pasien rawat dalam. Bab III : Perawatan dan pengobatan Bab IV : Harta benda milik penderita Bab V : Penampungan bekas penderita penyakit jiwa Bab-bab dan masing-masing fasalnya memberitahukan hal. sesuai dengan ilmu kesehatan jiwa. perlu ditegaskan diagnostik di bidang penyalahgunaan narkotik. the ability to live harmoniously in a changing environment is essential to such development. (d) Semua perawatan pasien di RS Jiwa dan fasilitas kesehatan jiwa yang representatif di seluruh Indonesia dimonitor oleh Sistim Informasi Keswa. Beberapa pokok yang khususnya menyangkut kesehatan dan kesehatan jiwa: Bab VIII: Pengobatan dan rehabilitasi korban penyalahgunaan narkotik dan usaha penanggulangannya." (c) Mengenai informasi kepada masyarakat * Sistim ini meliputi DIPAM (Daftar Isian Pasien Mental) yang dikelola "Informed opinion and active participation on the part of the dengan teknik komputer. Kebayoran Baru. (b) Perawatan dan pengobatan senantiasa dilakukan atas permintaan (tidak pernah atas paksaan). Perkembangan itu berjalan selaras dengan orang-orang lain. Ini berarti. Depkes RI. edisi 2 (berlaku 1984—1994). Puskesmas public are of the utmost importance in the improvement of the yang melaksanakan Proyek In tegrasi Keswa. • Tentang Narkotik (UUNarkotik) Undang-Undang ini menjelaskan tentang materi narkotik. (c) Perbaikan tempat kerja dan suasana kerja dalam perusahaan dan sebagainya. bahwa dokter/psikiater tersebut harus dapat membuat diagnosis tertentu seperti yang tercantum dalam buku Pedoman Penggolongan Diagnosa Gangguan Jiwa. dan wajib membawanya kepada dokter terdekat untuk mendapatkan pengobatan dan perawatan yang diperlukan. intelektuil dan emosionil yang optimal dari seseorang. (a) Perawatan dan pengobatan bagi mereka yang terganggu berat dilakukan dalam RS Jiwa yang pada dasarnya tersedia di semua propinsi RI. Ditkeswa (Direktorat Kesehatan Jiwa) telah mengeluarkan instruksi (1973) yang berlaku hingga sekarang: "Para penderita ketergantungan narkotik. sebagai berikut : (a) Merpelihara kesehatan jiwa dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. (c) Perawatan dan pengobatan yang dimaksud itu harus disetujui oleh dokter/psikiater yang bertanggung jawab. Bila dana tersedia. pasien rehabilitasi. dan substansi (obat) dapat diterima untuk terapi dan rehabilitasi di semua RS Jiwa Pemerintah dan Swasta." Dalam hubungan ini. (e) Hubungan dengan pihak hukum dan pengadilan sangat erat. 1) Orang tua/wali dari seorang pecandu narkotik yang belum cukup umur wajib melaporkan pecandu tersebut kepada pejabat yang ditunjuk oleh Menteri Kesehatan. Ini dituangkan dalam pernyataan-pernyataan di bawah ini. Jakarta*. Departemen Kesehatan. laporan dan tabulasi diterbitkan setiap tahun. (d) Mempertinggi taraf kesehatan jiwa seseorang dalam hubungannya dengan keluarga dan masyarakat.yang termaksud dalam fasal 2 UU Pokok-Pokok Kesehatan. terbitan Direktorat Kesehatan Jiwa. di bawah Gubernur/KDH tingkat I dan II di semua propinsi yang sudah mempunyai RS Jiwa Pemerintah (Pedoman Kerja BPKJM. dan pembentukan BPKJM (Badan Pembina Kesehatan Jiwa Masyarakat). (a) Mengenai konsep kesehatan "Health is a state of complete physical." (b) Mengenai anak (pertumbuhan dan perkembangan) "Health development of the child is of basic importance. sehingga memang sudah selayaknya Pemerintah RI memperhatikan dan membina bidang pelayanan kesehatan jiwa ini secara khusus. khususnya karena menyangkut hak milik dan harta benda penderita." kesmas). alkohol. Ini menandaskan sikap open door policy dalam pelayanan kesehatan jiwa. alkohol dan substansi (obat) yang tercantum dalam PP DGJ (1984) dan ICD — 9/WHO. Tindakan tersebut benar dan menjamin bantuan medik-psikiatrik yang tepat. Ini menciptakan kulminasi dalam pembentukan konsep kesehatan jiwa masyarakat (keswamas).q. Perlu diketahui. (b) Mengusahakan keseimbangan jiwa dengan menyesuaikan penempatan tenaga selaras dengan bakat dan kemampuan. mental and social wellbeing and not merely the absence of disease or infirmity. hal khusus. fasal 32. tapi dalam kenyataan sehari-hari semua penderita yang dikirimkan itu langsung menuju kepada dokter puskesmas/RS Umum terdekat. bila permintaan itu datang dari pihak masyarakat sesuai syarat-syarat yang berlaku untuk semua permintaan perawatan di RS Jiwa. dan memperhatikan semua segi dalam penghidupan manusia dan dalam hubungannya dengan manusia lain. • WHO Constitution Dokumen ini memberikan anjuran dan justifikasi suatu pendekatan holistik terhadap materi kesehatan manusia. RS Umum dan Pushealth of the people.

semua dapat merupakan indikasi daripada disorganisasi sosial tertentu. maka kesehatan jiwa masyarakat merupakan (a) Suatu orientasi dalam keswa. Ditambah keterbatasan dari sumber-sumber dana dan manusia yang ahli. — Prevention and control of locally endemic diseases. (b) Dititikberatkan kepada upaya prevensi dan promosi. Berbagai laporan tentang keretakan rumah tangga. of which it is the central function and main focus. (c) Primary Health Care Approach (Summary and Discussions 15) The conference considered primary health care to be essential care based on practical. 35. mental and social well-being. Recommends that primary health care should include at least: — Education concerning prevailing health problems and the methods of identifying. urbanisasi dan proses-proses lain yang berkaitan dengan itu) telah diketahui membawa serta akibat-akibat buruk terhadap struktur keluarga. but recognizing that these problems and ways of solving them will vary from one country and community to another. dan sebagainya) dapat mengambil manfaat dari upaya keswamas. 1978 Konferensi ini diadakan pada tanggal 6 — 12 September 1978 di kota Alma Ata. (j) Mengusahakan agar seluruh lapisan masyarakat (golongan ekonomi. berfungsinya keluarga. tidak hanya terapi dan rehabilitasi. (d) Mengutamakan suatu kerjasama intersektoral. USSR. and basic sanitation. and provision of essential drugs. — Adequate supply of safe water. is a fundamental right and that the attainment of the highest possible level of health is a most important world-wide social goal whose realization requires the action of many other social and economic sectors in addition to the health sector. dan dengan sendirinya taraf keswa dari individu-individu. — Immunication against the major infectious diseases. gaya hidup yang kurang sehat. industrialisasi." • Alma Ata. 1984 5 . kenakalan remaja. kesejahteraan dan sebagainya). maka dapat dikatakan bahwa jaringan pelayanan keswa perlu diperkuat dengan segera dan merata. Kondisi-kondisi itu jelas akan menambah beban dari sistim pelayanan kesehatan yang sudah sangat besar beban rutinnya. Tidak kurang dari 40 juta manusia di dunia menderita gangguan jiwa berat. ancaman penyakit atau disabilitas sehingga peranan sosial mereka terganggu. the family and the community with the national health system. (h) Mengusahakan kerjasama yang mantap dan erat dengan bidang kesehatan masyarakat (public health). including family planning. retardasi mental dan gangguan Cermin Dunia Kedokteran No. (g) Mengusahakan pendidikan keswa bagi pejabat/petugas di bidang-bidang pelayanan kemanusiaan (human services).(d) Mengenai tanggung jawab pemerintah "Government have the responsibility for the health of their people which can be fulfilled only by the provision of adequate health and social measures. Stressing that Primary Health Care should focus on the main health problems in the community. (c) Diikhtiarkan agar ada suatu kontinuitas dari berbagai pelayanan (keswa. Section I The Conference strongly reaffirms that health which is a state of complete physical. — Maternal and child health care. scientifically sound and socially acceptable methods and technology made universally accesible to individuals and families in the community through their full participation and at a cost that the community and the country can afford to maintain at every stage of their development in the spirit of self-reliance and self-determination. BERBAGAI KEGIATAN Orientasi Di hampir semua negara berkembang. bringing health care as close as possible to where people live and work. di bawah nama kesehatan jiwa. dan kira-kira dua kali dari jumlah tersebut menderita gangguan jiwa akibat ketergantungan alkohol. Sistim pendukung tradisional mengalami erosi. perubahan sosial yang cepat (sebagai hasil dari perkembangan ekonomi. (b) Content of Primary Health Care (Recommendation 5) The conference. khususnya sektor kesehatan/kesehatan jiwa/pendidikan/kesejahteraan sosial/keagamaan/penerangan/keluarga berencana/dan sektorsektor lain yang ada relevansi dengan keswa. usia. narkotik dan substansi (obat). dan tertuju kepada intervensi kondisikondisi krisis. and constitute the first element of a continuing health care process. and not merely the absence of disease and infirmity. Baik yang dilaksanakan secara hospital based maupun ambulatory. ibukota Kazakh Soviet Socialist Republic di bawah sponsorship gabungan WHO dan UNICEF. (i) Melaksanakan research epidemiologi keswa. — Promotion of mental health. (e) Berupaya melaksanakan "kegiatan psikoterapi singkat" (brief psychotherapy). demikian pula daya tahan keluarga dan individu menghadapi stres. guna memperkokoh orientasi keswa mereka. — Appropriate treatment of common diseases and injuries. (b) Mencakup semua upaya yang dilaksanakan di masyarakat. jenis-jenis gangguan keswa. (f) Mengutamakan peran serta masyarakat. preventing and controlling them. USSR. — Promotion of food supply and proper nutrition. Beberapa hasil penting perlu dikemukakan: (a) Declaration of Alma Ata. kekerasan dan pengrusakan. It forms an integral part both of the country's health system. sosial. It is the first level of contact of individuals. and of the overall social and economic development of the community. Kesehatan Jiwa Masyarakat (KESWAMAS) Sesuai dengan istilahnya. Beberapa karakteristik lain yang melekat pada upaya keswamas adalah sebagai berikut: (a) Terutama sekali tertuju kepada kelompok-kelompok masyrakat (walaupun fokus terhadap individu tidak diabaikan. Dengan demikian maka diikthiarkan agar pelayanan-pelayanan itumerupakan suatu sistim keswa yang komprehensif.

sebalik. problematik umat manusia.• Terapi integratif dari psikoterapi. • Penilaian komparatif dari satu jenis terapi dibandingkan jeSalah satu faktor sosio-kultural yang umum diketahui adanis terapi lain. percobaan kotik) berjumlah 1—3 per mil dari seluruh penduduk. evoked potentials.awam. pengaruh obat terhadap daya ingat (memory). rekontruksi sejarah evolusi itu. dan psiPendekatan prevensi. tetapi yang justru dipentingkan dalam praktek keswa. Tapi. Dengan sendirinya makna sosioDi Indonesia. sleep tanggung jawab. tidak saja di bidang keswa. ** Kusumanto Setyonegoro.** rehabilitasi. merupakan bidang yang belum cukup dinilai.ce)? Bagaimana perbandingan faktual antara efek dan efek sampingan? kultural yang berkembang.kultural dari peristiwa-peristiwa seperti bunuh-diri. Bimbingan psikoterapeutik kemudian menjadi ilmiah dari berbagai kegiatan yang dilaksanakan di masinglangkah berikutnya yang layak dilaksanakan. Dengan demikian pula. Akan tetapi. depresi serta frustasi merupakan kondisikan yang relatif ringan (neurotik) antara 40—60 per mil. dan tergantung dari lokasinya. antidepremadai. gangguan kesehatan jiwa merupakan bagian yang cukup besar Jadi. • 6 Cermin Dunia Kedokteran No. pengetrapan praktis) indikatif. 1984-1989. sub-bidang tertentu seperti klasifikasi obat perlu dipertemukan masing-masing relevansi dan korelasinya psikofarmaka. Oleh sebab itu. 10% di antaranya perlu perawat.bingan sosial-lingkungan tetap merupakan suatu tantangan benya lingkungan sosio-kultural tempat ia hidup dan berkembang sar. tidak kurang mempresipitasi suatu keadaan gawat darurat. yang setiap indidari 200 juta manusia yang menderita gangguan tersebut se. Akan tetapi. dokter.bunuh-diri.vidu atau keluarga dapat memberikan formulasinya masinghingga efisiensi kerja atau hidupnya merosot. an segera di RS Jiwa atau klinik Psikiatri untuk pengobatan Segi organobiologik intensif. ansietas. Diantaranya: • Segi sosio-kultural Dasar-dasar genetik manusia tidak berubah dalam 50. terapi dan rehabimental emosional individual. mekanisme dasar (dengan masing-masing hipodengan mengetahui pendalaman ilmiah pendukung secara metesis mengenai khasiat dan mekanisme neuroleptik. berbagai upaya prevensi stres dan krisis bukan merudari seluruh morbiditas umat manusia dan tidak dapat diabai. dan kadang-kadang juga pasien menggunakan dosis yang diharuskan (patient complianstruktural antara kondisi organo-biologik dan keadaan sosio. pasien dan dokter dapat dicatat berbagai perilaku khusus yang Prospek masa depan (penelitian. dan lain-lain). hal seperti itu akan • Efektivitas terapi yang dilaksanakan sering merupakan bimenambah penilaian perspektif kita terhadap hakekat dang yang sulit dinilai secara pasti.pakan lembaga yang fantastis. Khususnya mengenai bidang litasi yaitu eklektik-holistikDetail-prinzip dan Ganzheit-prinzip psikofarmakologi. farmakoterapi dan bimga 100. misalnya Demikian pula di bidang prevensi melalui Upaya Bina Kes* WHO 7th Programme of Work. phronia.000 tahun perjalanan evolusinya. • Segi psiko-edukatif Merupakan salah satu segi yang sering diabaikan oleh seorang uji coba klinik (preklinik. Promotion and Protection mawas (BP KJM: Badan Pembina Kesehatan Jiwa Maysarakat). elektroensefalografi. 35. serta baorganik lain dari susunan saraf pusat. terdapat unsur spekulasi dalam upaya me. bidang neurofisiologi.upaya yang lebih banyak dan mendalam. perhatian makin berkembang karena perlu diusahakan agar dua prinsip itu terjalin secara integratif relevansinya yang langsung dengan upaya terapi dan dan sistematik. lah kondisi stres. melainkan sumber-sumber kan baik di dunia berkembang atau maju. dengan gangguan jiwa yang relatif ringan (neurotik) itu Contoh lainnya yaitu krisis. kondisi mental emosional dari gambaran manusiawi yang mulai Kota Jakarta yang berpenduduk 6 juta. sedang. stres dan keretakan marital. klinik-terapeutik.antara stres dan penyakit. masing unit pelaksana dari RS Jiwa dan Fasilitas Keswa di seluruh Indonesia.* suportif yang sangat realistik. implikasinya. polygrams. diperhitungkan gangguan jiwa berat (psi. dan mengamalkan pengetrapan menyeluruh secara bersif. pendekatan Teknologi medik. proses diagnostik dipermudah dan Pelayanan keswa secara kontinu memperhatikan landasan dipertajam. biokimia. Disertasi FKUI1967. Memang benar. semuanya merupakan bidang perhatian yang sehingga kejadian-kejadian dalamproses relasi-interrelasi antara serius. Dokter/psikiater. antropologi medik dan lain-lain masih perlu melaksanakan telah berubah dengan sangat radikal dan fenomenal. Ia merupakan peristiwa yang bervariasi. yang merupakan dimensi baru dalam pelayanan kesehatan jiwa. disiplin psikologi klinik. masing. tendensi untuk berorientasi pada penyakit integratif farmakoterapi dan psikoterapi serta implikasiperlu dijadikan satu dengan observasi klinik dan humanistik.000 hing.mantap. Apakah benar mengetahui hubungan fungsional. psiko-edukatif dan sosio-kultural Oleh sebab itu. terapi dan rehabilitasi kofarmakologi. dan hal-hal lain yang berkaitan). metodik neurofisiologi (EEG. Dengan demikian. disiplin perawatan. kita dapat melainkan juga di bidang kedokteran lainnya. 1984 . of Mental Health. Dugaan mengenai jumlah pasien gik yang mengancam dapat dikurangi tarafnya. diperhitungkan ada makin luas diketahui serta diakui di kalangan profesional atau 6—18 ribu penderita psikotik. stres dan lingkungan. stres dan golongan sosio-ekonomik. dan substansi/obat lain). Pendekatan eklektik-holistik dalam Ilmu tetap menunggu penjabaran dan penelitian yang lebih luas dan Psikiatri di Indonesia dengan minat khusus kepada Masalah Schizo. Perhitungan untuk penderita neurotik dan lain-lain Kedokteran biologik memperhatikan secara mendalam bidangdengan sendirinya jauh lebih besar. Penderita epilepsi di dunia gaimana stres itu dapat diatur dan diarahkan agar psikopatoloditaksir berjumlah 15 juta. Berbagai hubungannya diketahui. Segi-segi organobiologik. serta relevansi dan korelasinya terhadap kondisi Landasan dasar dari pendekatan prevensi.

Bandung. peralatan. tetap dijalankan terus sehingga tercapai sasaran untuk meliputi 10% dari RS Umum (tipe C/D) dan Puskesmas. Tujuan umum lainnya terarah kepada inkorporasi dan pemantapan pengetahuan keswa di pelayanan kesehatan umum dan berbagai segi perkembangan sosial. Upaya diagnostik. Dalam hubungan ini. MASA DEPAN Perspektif masa depan dari psikiatri dan kesehatan jiwa sekarang diliputi oleh kemantapan kepercayaan. Ini bila dianggap layak ditinjau dari sudut demografi. In some of these states. Undang-undang pokok Kesehatan 9/1960 dan UU Kesehatan Jiwa 3/1966 nyata benar saling melengkapi dan menyempurnakan. rehabilitasi dan prevensi perlu diindentifikasi dan dilimitasi secara positif. konvulsif dan disabilitas motorik lainnya). uji-klinik psikotropik. tremor and sometimes fever. dan pasien rehabilitasi. Interface dan kerjasama dengan berbagai disiplin di luar kesehatan jiwa merupakan bidang kegiatan baru. disamping konsultasi periodik (diantaranya: tentang proyek "gelandangan psikotik" dan "pasung"). Diantaranya. mental dan sosial yang relevan terhadap problematik kesehatan perlu dipertajam dan diperjelas secara spesifik. Sikap indifference dan indefinite terhadap kesehatan jiwa dalam era di mana "sumber daya manusia" diutamakan sudah tidak lagi memadai. Penataran periodik dilaksanakan bagi para perawat. Dengan demikian. dan dikuasai oleh masingmasing bidang prevensi. ahli psikologi. terapi dan rehabilitasi. Training and Services. khususnya bila terdapat berbagai hambatan dari sumber-sumber dana. merupakan salah satu indikator kesungguhan hati dari Pemerintah RI (Depkes RI) dan pihak Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). 1984 7 . pendidilcan keahlian psikiatri (lamanya 3—4 tahun) dapat dilaksanakan di Fakultas Kedokteran Universitas Negeri di Medan. Section V 291 Alcoholic psychoses Organic psychotic states due mainly to excessive consumption of alcohol. disordered time appreciation and confabulation. hallucinations of any kind. penegakkan hukum. occurring in alcoholics as the Cermin Dunia Kedokteran No. Yang sekarang diperlukan berupa suatu sense of commitment dan sense of precision dalam membimbing dan mengarahkan pelayanan kesehatan pada umumnya di mana pelayanan keswa merupakan suatu unsur yang integral. Observasi longitudinal dari upaya kesehatan di Indonesia agaknya cukup memberi petunjuk ke arah tersebut. suatu program sangat terikat pada berbagai kondisi faktual seperti dana. sejak 1980. Jakarta. Puskesmas. khususnya di bidang mental-emosional dan neurologik tertentu (seperti: ancaman gangguan serebrovaskular. dan masing-masing implikasinya. disorientation. terapi. 2) Pembentukan dan pembinaan suatu jaringan RS Jiwa Pemerintah yang makin merata dianggap sebagai suatu kebutuhan. sleep studies. withdrawal of alcohol can be of aetiological significance. 35. Tujuannya agar dalam setiap propinsi terdapat satu RS Jiwa Pemerintah. dan diusahakan agar dapat dilaksanakan seluruhnya di dalam negeri. alkohol dan sub-. Salah satu tujuan umum agar permasalahan yang ada dibatasi/dikurangi. diantaranya: hukum. Bila kebutuhannya mendesak. sejak 1975). serta fasilitas struktural yang tersedia. stansi (obat dan lain-lain). delusions. Secara rutin penghimpunan data berdasarkan DIPAM (Daftar Isian Pasien Mental) dilaksanakan sejak 1971. including striking loss of recent memory. pengadilan. secara perlahan-lahan pelayanan kesehatan umum dapat letih optimal memanfaatkan berbagai kemampuan dan kemungkinan (potentialities) yang diteliti dan diamalkan di bidang kesehatan jiwa individual maupun masyarakat. 5) Penelitian dan penghimpunan data. 3) Penataran dan spesialisasi khusus dilaksanakan secara kontinu. bahwa segi mental-emosional dari pelayanan kesehatan akan diperhatikan dengan lebih memadai. Tambahan pendidikan di luar negeri bila perlu tetap dipertimbangkan. illusions.PROGRAM Sebagaimana lazimnya. dalam menilai dan menghadapi permasalahan keswa/keswamas. Visum et Repertum Psikiatrik. maka upaya keswa swasta dianggap dapat membantu program pemerintah. Excludes: alcoholism without psychosis (303) 291. 1) Berfungsinya Direktorat Kesehatan Jiwa sebagai WHOSEARO Collaborating Centre in Research. Lampiran: ICD — 9. meliputi pasien yang dirawat. Alcoholic delirium 291. UndangUndang Narkotik nomor 9/1976. sesuai pengarahan Ka-Kanwil propinsi masing-masing. tetap merupakan fokus yang besar. Implementasi dari program itu dengan sendirinya juga bergantung kepada teknologi medik-psikiatrik yang tersedia. teknologi dan lain-lain. fear. pasien berobat jalan. defects of nutrition are thought to play an important role. Yogyakarta dan Surabaya.0 Delirium tremens Acute or subacute organic psychotic states in alcoholics. Kegiatan penelitian meliputi berbagai upaya survai epidemiologik. and restlessness. ahli pekerjaan sosial dan para administrator keswa. Problematik fisik. Berbagai proyek prevensi dan promosi keswa ditunjang untuk dilaksanakan. juga disediakan RS Jiwa Pemerintah lain/tambahan di Propinsi yang sama. notably visual and tactile. Semarang. 4) Integrasi keswa di Pelayanan Kesehatan Umum* (RS Umum. mengenai hal-hal * Publikasi: Integrasi Kesehatan Jiwa di Puskesmas seperti KUHAP. dan lain-lain. characterized by clouded consciousness. sosi-ekonomi dan lain-lain. Demikian pula permasalahan yang terikat pada penyalahgunaan narkotik. sumber daya manusia ahli.1 Korsakov's psychosis. Pengembangan Bina Keswamas (BP KJM: Badan Pembina Kesehatan Jiawa Masyarakat) dilaksanakan terus dengan mengundang peran•serta dari semua sektor yang relevan. alcoholic A syndrome of prominent and lasting reduction of memory span.

8 Other alcohol withdrawal syndrome Excludes: delirium tremens (291. lasting hours or days.–) taking the form of chronic hallucinosis with clear consciousness in an alcoholic 291.1 Paranoid and/or hallucinatory states induced by drugs States of more than a few days but not usually of more than a few months duration. Alcoholic dementia NOS Chronic alcoholic brain syndrome 292. It is usually accompanied by peripheral neuritis and may be associated with Wernicke's encephalopathy. paranoid type (295. Depressive and paranoid symptoms may also be present but are not the main feature. dystonias] expected brief psychotic reactions to hallucinogens ["bad trips"] (305. brief psychotic states of any type.3 Other alcoholic hallucinosis A psychosis usually of less than six months' duration. mostly of voices uttering insults and threats. anxiety. as specified for alcohol under 291.sequel to an acute alcoholic psychosis [especially delirium tremens] or more rarely in the course of chronic alcoholism.–) states following LSD or other hallucinogens. These are regarded as individual idiosyncratic reactions to alcohol. tremor. infectious. barbiturates and the opiate and LSD groups] and solvents.3) Individual indiosyncratic reactions to comparatively small quantities of a drug. Excludes: simple drunkenness (305.-) if present.5 Alcoholic jealousy Chronic paranoid psychosis characterized by delusional jealousy and associated with alcoholism.8 Other 292. and mild disorientation and memory disturbance. Excludes: schizophrenia (295. 8 Cermin Dunia Kedokteran No. not due to excessive consumption and without conspicuous neurological signs of intoxication. 292. restlessness. Alcoholic polyneuritic psychosis Excludes: Korsakov's psychosis: NOS (294. and there may be anxiety and restlessness.3) 291.9 Unspecified 293 Transient organic psychotic conditions States characterized by clouded consciousness.0 Drug withdrawal syndrome States associated with drug withdrawal ranging from severe.–) schizophrenia. They are usually due to some intra-or extracerebral toxic. characterized by behavioural and other responses that always include a compulsion to take alcohol on a continuous or periodic basis in order to experience its psychic effects. predominate. and sometimes to avoid the discomfort of its absence. Excludes: the described fonditions with confusion or delirium (293.0 Acute confusional state Short-lived states.2 Other alcoholic dementia Nonhallucinatory demential occurring in association with alcoholism but not characterized by the features of either delirium tremens or Korsakov's psychosis. disorientation.4 Pathological drunkenness Acute psychotic episodes induced by relatively small amounts of alcohol.4) senility (290.-) arteriosclerosis (290. metabolic or cerebro traumatic organic vascular disorder psychosis Epileptic: confusional state twilight state 303 Alcohol dependence syndrome A state. 292. 292 Drug psychoses Syndromes that do not fit the descriptions given in 295–298 ( nonorganic psychoses) and which are due to consumption of drugs [notably amphetamines. resulting from taking alcohol. notably of the amphetamine and LSD groups. of the above type. A person may be dependent on alcohol and other drugs. Use additional E Code to identify the drug and also code drug dependence (304. tolerance may or may not be present. Alcoholic paranoia Excludes: nonalcoholic paranoid states (297.0) severe states characterized by one or more symptoms such as convulsions.3) dementia due to: alcohol (291. with slight or no clouding of consciousness and much anxious restlessness in which auditory hallucinations. which take the form of acute.. both should be coded. metabolic or other systemic disturbance and are generally reversible. Auditory hallucinations usually predominate. 35.3) 292.–) and paranoid states (297. If dependence is associated with alcoholic psychosis or with physical complications.0) 291. psychic and usually also physical.0) 291. illusions and often vivid hallucinations.2 Pathological drug intoxication 291.9 Unspecified Alcoholic: mania NOS psychosis NOS Alcoholism (chronic) with psychosis 293. if so also make the appropriate 304 coding. Use additional code to identify the associated physical or neurological condition.g. gastrointestinal and muscular complaints. Excludes: physiological side-effects of drugs [e. Excludes: Confusional state or delirium superimposed on senile dementia (298.0) 291. associated with large or prolonged intake of drugs. lasting only a few days or less [''bad trips"] (305.0) nonalcoholic (294. 1984 . confusion.0 (delirium tremens) to less Acute: Acute: delirium psycho-organic syndrome infective psychosis psychosis associated with endoorganic reaction postcrine. Some of the syndromes in this group are not as severe as most conditions labelled "psychotic" but they are included here for practical reasons.

3 Cannabis Hemp Hashish Marijuana 305. 1984 9 . Tolerance may or may not be present.—) gastritis (535.0) physical complications of alcohol. Box 3105 Jakarta 10002 305 Nondependent abuse of drugs Includes cases where a person. such as: cirrhosis of liver (571.3) 304 Drug dependence A state.2 Cocaine Coca leaves and derivatives 304." LSD reaction 305.6 Other Absinthe addiction Excludes: Glue sniffing Psilocybin Methylphenidate 304. Drunkenness NOS "Hangover" (alcohol) Excessive drinking of alcohol Inebriety NOS NOS Excludes: alcoholic psychoses (291. psychic and sometimes also physical.2) epilepsy (345. Excludes: nondependent abuse of drugs (305.8 Antidepressants 305.2) epilepsy (345.9 Other.1 Barbiturate type Barbiturates Nonbarbiturate sedatives and tranquillizers with a similar effect: chlordiazepoxide diazepam glutethimide mepr obamate 304. mixed or unspecified "Laxative habit" Misuse of drugs NOS Nonprescribed use of drugs or patent medicinals 304. 3 Hallucinogens Cases of acute intoxication or "bad trips.3) 305.0) poisoning by drugs or medicaments (960—979) alcoholic psychoses (291.—) 305.O. 305. Tobacco dependence 305.5 tobacco dependence (305.—) physical complications of alcohol. for whom no other diagnosis is possible. such as: cirrhosis of liver (571.4 Barbiturates and tranquillizers Cases where a person has taken the drug to the detriment of his health or social functioning. — because tobacco differs from other drugs of dependence in its psychotoxic effects. pergunakan alamat : Redaksi Majalah Cermin Dunia Kedokteran P.8 Combinations excluding morphine type drug 304. and sometimes to avoid the discomfort of its absence.1 Tobacco Cases in which tobacco is used to the detriment of a person's health or social functioning or in which there is tobacco dependence. resulting from taking a drug. When drug abuse is secondary to a psychiatric disorder. code the disorder.—4drug withdrawal syndrome (292.Acute drunkenness in alcoholism Chronic alcoholism Excludes: Dispomania 304. —) and that he has taken on his own initiative to the detriment of his health or social functioning.2 Cannabis 305.—) drunkenness NOS (305. 35.0 Morphine type Heroin Methadone Opium Opium alkaloids and their derivatives Synthetics with morphine-like effects 304. has come under medical care because of the maladaptive effect of a drug on which he is not dependent (as defined in Cermin Dunia Kedokteran No.4 Amphetamine type and other psychostimulants Phenmetrazine Hallucinogens LSD and derivatives Mescaline 304.6 Cocaine type 304. Dependence is included here rather than under 304. in doses above or for periods beyond those normally regarded as therapeutic.—) gastritis (535. A person may be dependent on more than one drug.5 Morphine type 305.1) 304.7 Amphetamine type 305.0 Alcohol Cases of acute intoxication or "hangover" effects. Excludes: alcohol dependence syndrome (303) drug dependence (304.9 Unspecified Drug addiction NOS Drug dependence NOS Untuk segala surat-surat. characterized by behavioural and other responses that always include a compulsion to take a drug on a continuous or periodic basis in order to experience its psychic effects.7 Combinations of morphine type drug with any other 304.

John Snow mengambil kesimpulan bahwa penyakit itu ada hubungannya dengan air pompa itu yang tercemar dari sumbernya di Sungai Thames. Hal ini memang berlaku untuk penyakit infeksi dan gangguan gizi.M. Tindakannya merupakan satu upaya pertama dari pencegahan dalam Kesehatan Masyarakat. dan dapat diduga juga berlaku untuk banyak kondisi penderitaan manusia lainnya termasuk gangguan dan penyakit jiwa. Penyakit kolera digambarkan olehnya dengan gejala pada saluran cerna. Gerakan kesehatan masyarakat pada mulanya memang berusaha menyelenggarakan sanitasi lingkungan untuk mencegah penyakit. Pada saat berkecamuknya perang Krimea (1853. demam kuning. 1984 . Sejak saat itu. Florence Nightingale dengan profesi sebagai perawat telah menyatakan bahwa penyakit cacar tentu terdapat penyebab pertamanya yang kemudian menyebar dan menyerang secara berantai kepada orang -lain. Pola raga yang telah disebutkan walaupun sangat berorientasi pada ilmu kedokteran fisik. Penduduk yang bermukim di dekat paya-paya sangat rentan terhadap gas metan sehingga dapat timbul penyakit panas yang kemudian dikenal sebagai penyakit malaria (udara yang busuk). paratifus. Para pendukung teori miasma beranggapan bahwa jalan untuk mencegah penyakit ialah dengan mengubah lingkungan dan menyingkirkan sumber miasma itu. demikian juga angka kejadian penyakit tifus abdominalis. ia mengambil kebijaksanaan untuk menanggalkan batang pompa air itu dan membuangnya sehingga penduduk tidak lagi dapat mengambil air minum dari padanya. Depkes RI PENDAHULUAN Sejarah kedokteran membuktikan bahwa usaha pencegahan ternyata lebih berhasil dari pada usaha pengobatan. tuberkulosis. sedangkan kasus penyakitnya tersebar luas di tengah kota London dan sebagian besar meninggal. namun tidak urung sangat mempengaruhi jalan pikir para dokter ahli jiwa di kemudian hari untuk menggunakan daya analisa 10 Cermin Dunia Kedokteran No. Ternyata kampanye untuk memelihara kebersihan dan menghilangkan bau busuk.Upaya Pencegahan Dalam Kesehatan Jiwa Dr. Direktorat Kesehatan Jiwa.1856). Teori miasma beranggapan bahwa tanah yang dicemari oleh sampah memberikan miasma ke udara dan dapat menyebabkan timbulnya penyakit infeksi yang gawat. pada abad ke-18 dan awal abad ke-19. seorang dokter Dinas Kesehatan Kota London telah mengamati dengan cermat pecahnya dan penyebaran wabah penyakit kolera di tengah kota London abad pertengahan di mana persediaan air minum diambil dari pompa air di tengah jalan. para ahli sanitasi dan humaniter Eropah dan Amerika telah menyatakan bahwa semua bau busuk atau tumpukan sampah merupakan sebab dari semua penyakit. Pada waktu itu belum di. peristiwa digunakan sebagai pola raga (model) dari upaya pencegahan dalam arti yang sesungguhnya. Setelah usaha itu pada tahun 1800. Pada tahun 1847. ngan gerakan penyingkiran "miasma" memberi basil yang amat besar. yang pada zaman itu dikenal de. terutama kepada orang yang se kamar atau bangsal yang padat sehingga mudah terjadi penularan. Teori ini yang bermula pada zaman Hippokrates menyatakan bahwa bahan yang beracun ini timbul dari tanah dan disebarkan oleh angin. John Snow. muntah dan diare yang hebat. Setelah itu maka angka kejadian penyakit kolera di Tengah Kota London reda. ketahui adanya vibrio cholerae. Jauh sebelum diterimanya teori kuman. kolera dan kematian bayi telah dapat ditekan lebih drastik. Tumpukan sampah dan tergenangnya air kotor dianggap sebagai bahan berbahaya dan dapat mencemari air minum. 35. W. yang meninggal telah meminum air dari pompa yang sama itu. Oleh sebab itu. kematian ibu yang melahirkan telah berkurang menjadi sepertujuh dari angka pada tahun 1750. serta mengusahakan kampanye kebersihan dan pembuangan sampah sebagai usaha terbaik untuk pencegahan terhadap penyakit. orang yang tinggal bersama belum tentu tertular. Roan DPM Kepala Sub Direktorat Pencegahan dan Peningkatan Kesehatan Jiwa.

Jadi pencegahan terhadap malaria harus disebutkan pendekatan terhadap : berhasil bila ada upaya meningkatkan ketahanan para pen. 35. penting untuk meneliti unsur yang mempenga. juga penyebabnya. sesedikit mungkin menimbulkan sequelae. menurunkan faktor stres pada sumbernya. Dalam upaya pencegahan perlu dipikirkan tentang siapa seterhadap malaria secara teoritik dapat dilaksanakan debagai penerima dari upaya ini. Dengan ditemukannya pe.nya.gangguan atau penyakit tidak akan timbul sama sekali. cuaca atau cahaya.pencegahan. secara garis besar dapat dibagi dua. lebih Cermin Dunia Kedokteran No. mabuk atau mengemudikan kendaraan terlalu cepat tahun semasa mereka memasuki sekolah. Para sarjana sejak saat itu telah mengenal 3 jenis upaya BATASAN TENTANG PENCEGAHAN DALAM KESEHAT.psikologik untuk mencegah terjadinya. dapat diharapkan. konsultasi yang diberikan kepada para ahli hukum yang sering angka kejadian demensia paralitika dapat diturunkan.pola atau urutan sebenarnya dapat disamakan dengan upaya pengobatan atau peristiwa dari lingkungannya yang memberi sties dan keupaya kuratif.agar belajar dan mendapatkan pengetahuan yang semestinya. daDengan membuat cara pikir yang sama dapat ditinjau ten. . yang paling kisah masa lalunya. ialah upaya untuk menurunkan kerentanan seseorang terhadap satu stres tertentu. membuat nyamuknya tidak berdaya dan meng. Dalam kesehatan jiwa secara dramatik ialah demensia paralitika.John Snow itu untuk meneliti angka kejadian gangguan dan banyak gangguan dan penyakit jiwa tidak diketahui penyebabpenyakit jiwa.menggunakan sinar las atau para pekerja di tambang agar tidak guan ini dapat dihilangkan. Sekitar menghadapi permohonan cerai dengan bukti yang mengtahun 1920 penderita demensia paralitika ini berjumlah antara hubungkan pecahnya satu perkawinan dengan gangguan psi8 – 10% dalam RS Jiwa.seperti tentang kesehatan umumnya. Masa ini merupakan masa kritik dalam perkembangan seUsaha mengurangi kecelakaan ditujukan pada ketiga unsur seorang sehingga olehnya dapat diciptakan seorang manusia tersebut di atas.kat. Ke.sebanyak mungkin adanya ketidakmampuan penderita akibat an sebagai penyebabnya ialah kuman malaria yang dibawa gangguannya itu sehingga penderita masih dapat menggunakan oleh nyamuk jenis tertentu. Usaha ini yang berpaya di daerah tropik dan subtropik. Penyakit kedua yang dapat diatasi terkena debu tambang yang berbahaya.meninggalnya orangtua atau akan datangnya ujian. upaya nya. Namun demikian.(1) Seluruh penduduk (total population) dalam satu masyaraduduknya. yang tumbuh dalam daerah sisa kemampuannya untuk menolong dirinya sendiri. ganik. (3) Kelompok penduduk dengan risiko tinggi (high risk group). Oleh sebab itu. Upaya psikologik ini hui hal ihwalnya -. yaitu nyamuk (dengan kumannya).masa kritik ini. dan hingga dapat dilaksanakan pengobatan yang segera. Contohnya pada sejumlah anak umur 6 yang lelah. dan sebagainya. (2) Tahap perkembangan tertentu (milestone approach). Kelompok risiko tinggi lainnya ialah dijumpai lagi gangguan tersebut. dewasa ini sedang diusahakan suatu rangkaian usaha ruhi : (1) unsur individu yang rentan atau "host" yang perlu diketa. suatu psikosa upaya menghadapi krisis (crisis intervention) seperti organik oleh karena infeksi sifilis. dengan harapan agar gangguannya cepat semmudian menimbulkan suatu gangguan atau penyakit. namun kini praktis sudah tidakpernah kiatrik di kemudian hari. Kegagalan dalam upaya ini dan melewati lam waktu 50 tahun terakhir ini dengan cara pecegahan. merupakan usaha untuk meringankan sebutkan bahwa seseorang penderita memang mempunyai kerentanan tertentu terhadap penyakit tersebut. Kedua.umum. 1984 11 . Dalam hal ini dapat atau lingkungannya.karena faktor psikologik dan bukan faktor biologik. (1) Pencegahan primer. Kebanyakan gangguan jiwa terjadi oleh suatu penyakit. Kelompok penduduk perlu dingan mengolah calon penderita yang akan diserang. contohnya memberikan kaca pengaman bagi para pekerja yang Dengan menambah zat ini dalam makanannya praktis gang. suatu kondisi karena kekurangan niasin dalam makanannya. Contohnya suatu upaya pendidikan kesehatan atau kesehatan jiwa masyarakat melalui media massa. Mebuh. Upaya nyebab penyakit sifilis dan pengobatannya dengan penisilin. mudian kondisi jalan raya (permukaannya). sehingga metoda pencegahan dengan cara biologik tidak pat direncanakan dan dilaksanakan dengan lebih berhasilguna. Pertama. Upaya ini (3) pengenalan dari penyebab atau "agent" . yang akan berguna untuk dirinya atau masyarakatnya pada Sedikitnya 2 jenis gangguan jiwa telah dapat dihapuskan da. Pencegahan dapat disamakan dengan usaha rehabilitasi. Ke. Pengemudi berikan pengolahan. Dalam meninjau perkembangan pencegahan primer. yang lebih jarang. Kondisi mobil rupakan satu transisi dalam membaca perubahan pada mereka itu sendiri sebagai penyebab (agent) telah dibuktikan juga. sudah terlambat dan tidak lagi mudah dilaksadua jenis gangguan itu kebetulan disebabkan oleh faktor or. (2) pengenalan tentang ciri lingkungannya atau "environ(2) Pencegahan sekunder. pola genetik. pengolahan ini memembuat kemungkinan kecelakaan lebih besar. hapus paya tempat nyamuk itu berkembang. Yang pertama ialah Gangguan psikotik karena pelagra.masa mendatang. dan dengan demikian upaya pencegahannya da. kan di sini untuk memberikan landasan pengertian tentang Misalnya vaksinasi terhadap cacar merupakan satu upaya pembahasan dalam tulisan ini.lam upaya ini dipilih kelompok penduduk tertentu untuk ditang peristiwa kecelakaan kendaraan bermotor. vitalitas atau kekuatan.nakan pembentukan kepribadian. ngambil penyakit malaria sebagai contoh. taraf ketahanan terhadap kelelahan. upaya ini merupakan usaha agar suatu AN DAN KESEHATAN JIWA Beberapa konsep dalam upaya kesehatan patut dikemuka. identifikasi agar supaya efisien dan efektif. maka dapat di (3) Pencegahan tarsier. merupakan upaya untuk mengemment" aspek yang memberi tekanan fisik atau psikolobangkan teknik untuk menemukan secepatnya masalahnya segik. kemudi.

khu. Dari pusat tersebut b. mengusahakan keseimbangan jiwa dengan meyesuaikan kecuali dapat diminta semua informasi atau angka tentang penempatan tenaga selaras dengan bakat dan kemampuankesehatan jiwa. antro. jiwa (psikiater.hidupan manusia dan dalam hubungannya dengan manusia lain. telah memberikan dukungan yang begitu besar terhadap informatika dan informasi bagi manusia dalam waktu BERBAGAI ILMU PENGETAHUAN YANG MENDUKUNG singkat dan cara yang relatif sangat mudah. tetapi juga kelompok dan organisasi masyarakat serta Pada saat ini. motivasinya. sasaran dari upaya kesehatan jiwa disebutkan bahwa : Sistem Infonnasi Kesehatan Jiwa Dalam bidang kesehatan jiwa usaha pemerintah meliputi : Suatu cara pencatatan informasi tentang kesehatan jiwa yang a. 35. an pesatnya. field-study). Depkes RI telah pologi dan sosiologi dengan sendirinya merupakan sumbangsih yang sangat besar dalam pengembangan kesehatan jiwa. pengolahan angka yang khusus dibutuhkan untuk tujuan tertentu. Epidemiologi analitik erat hubungannya dengan harmonis (serasi). ada kaitannya dengan upaya pencegahan. Dengan demikian. dipusatkan dalam satu lembaga tertentu. dengan demikian lebih memajukan dan melitas kesehatan dan kesehatan jiwa. kita memasuki bidang PROGRAM USAHA PENCEGAHAN KESEHATAN JIWA epidemiologi deskriptif. intelek dan emosi yang opepidemiologi experimental. dukung kecepatan pencapaian fasilitas sehingga upaya penceEpidemiologi gahan para penderita dan yang perlu ditangani masalah gangguEpidemiologi ialah ilmu yang mempelajari penyebaran dan annya dapat cepat diatasi. dapat juga memberikan semua keterangan yang nya. Dalam mempelajari penyebaran dari penyakit atau gangguan. putera-puterinya sudah mencapai umur 18 th dan siap meIlmu pengetahuan komputer ninggalkan mereka untuk menuntut pendidikan yang lebih tinggi. karena Direktorat Kesehatan Jiwa berpendapat munikasi seperti media massa yang mendapat banyak sambutbahwa pengetahuan keahlian yang khusus yang dimiliki oleh para tenaga ahli itu sekaligus mengandung tanggung jawab mo- 12 Cermin Dunia Kedokteran No. agar orangtua tidak merasa kesepian dan berakibat buruk Ilmu komputer yang hingga kini sudah berkembang demikibagi kehidupan emosional mereka. Ilmu Pengetahuan Sosial e. Dalam mempelajari faktor penentu dari DI INDONESIA penyebaran itu. tidak saja menjangkau Puskesmas dan Rumah Sakit Umum tipe Ilmu dan sarana komunikasi C dan D. Makna kesehatan jiwa mempunyai sifat yang manusia. usaha lain yang dianggap perlu oleh Menteri Kesehatan. penelitian terapan atau penelitian di lapangan (applied rese. faktor penentu dari prevalensi penyakit. Direktorat Kesehatan Jiwa.pekerja yang sudah menghadapi pensiun. akan sangat bermanfaat digunakan. Extensifikasi dari pelayanan kesehatan jiwa itu menjadi permulaan dari suatu "gerak extra-mural" sehingga pikirnya. Ilmu pengetahuan biding sosial. dokter perawat. dan epidemiologi experimental sering tidak Mengenai bidang khusus yang menjadi perhatian dan dapat dibedakan dari evaluasi program. Jiwa No."Kesehatan Jiwa (Mental Health) menurut faham ilmu sebut dapat dicoba dalam suatu program untuk mempelajari kedokteran pada dewasa ini adalah satu kondisi yang mekebenaran dari penyebab itu. maka kita mencoba untuk meneliti Upaya kesehatan jiwa di Indonsia pada umumnya didasarkan penyebarannya agar dapat mengidentifikasi penyebabnya. Alat ko. maka kegiatan pencegahan Dalam gerak extra -mural itu. Bagi orangtua yang an." arch. yaitu Undang-undang tentang Kesehatan semua data telah terkumpul untuk mengadakan evaluasi itu. Dengan demikian c. segala informasi akan di dapatkan dengan mudah dan dengan d.masyarakat umum. 3 tahun 1966 yang menjelaskan sebagai berikut : maka upaya ini disebut epidemiologi analitik. annya dengan keluarga dan masyarakat. seluruh tenaga ahli kesehatan kesehatan sudah dapat dilaksanakan dengan lebih mudah. UPAYA PENCEGAHAN Teknologi transportasi Paint dikemukakan di sini beberapa kondisi dan ilmu peKemajuan teknologi terutama teknologi transportasi telah ngetahuan yang sampai saat ini dapat diinkorporasikan dalam memberikan kemudahan bagi penduduk untuk mencapai fasiupaya pencegahan.berusaha untuk mengarahkan upaya kesehatan jiwa yang secara sunya upaya pencegahannya. 1984 . Bila analisa ter. dan memperhatikan semua segi dalam ke. Dengan demikian menningkatkan efisiensi.sosial dan lainnya) komunikasi juga dapat dilaksanakan lebih cepat. dimana ilmu dan sarana komunikasi sudah masyarakat itu sendiri. mempertinggi taraf kesehatan jiwa seseorang dalam hubungsendirinya akan melancarkan upaya lain yang tertuju. budayanya dan projeksi ke masa depan. memelihara kesehatan jiwa dalam pertumbuhan dan perkembangan anak-anak. perbaikan tempat kerja dan suasana kerja dalam perusahaan dan sebagainya sesuai dengan ilmu kesehatan jiwa. Semua ilmu pengetahuan ini pada rutin terikat pada Rumah Sakit Jiwa keluar lingkungan Rumah dasarnya mempelajari perilaku manusia secara individual atau Sakit dan ke arah memasuki lingkungan dan pemukiman kelompok dari sejak -dahulu hingga saat ini dari pola ber. epidemiologi timal dari seseorang dan perkembangan itu berjalan selaras dedeskriptif berhubungan erat dengan demografi dan ekologi ngan orang lain.dikerahkan. mencapai tingkat yang memadai. Sejak tahun 1971. pekerja. Bila atas landasan hukum. khususnya psikologi. maka kita memasuki bidang mungkinkan perkembangan fisik.

• Tujuan Umum PENYULUHAN KESEHATAN JIWA yang setinggi-tinggi- Falsafah pencegahan semula timbul sebagai suatu pengertian dalam Kesehatan Masyarakat. bahwa isi dan maknanya harus disampaikan secara merata individu mencapai tingkat kesehatan jiwa kepada seluruh jajaran pelayanan kesehatan di Indonsia. raan fasilitas kesehatan jiwa di masyarakat. tempat suami istri berada harus se-optimal mungkin agar anak 3. 2. bila terjadi gangguan atau penyakit jiwa agar mereka fasih dalam melayani masalah kesehatan jiwa dan di kalangan anggota keluarga. Tidak menjadi korban dari rasa dosa dan cenderung menyalahkan diri sendiri. Mendapat dukungan dan kerjasama dari kelompok penentu SEHATAN JIWA. dengan mengadakan penmasyarakat agar mengambil tanggung jawab untuk mengasuh dekatan pelayanan kesehatan jiwa pada masyarakat melalui usaha dan mengobati anggota keluarga yang sedang sakit atau Integrasi Kesehatan Jiwa baik di Puskesmas maupun Rumah Sakit terganggu jiwanya. Umum type C dan D dengan maksud untuk mengadakan pembinaan. suasana aman ngusahakan daya dan dana demi pengadaan dan pemelihadan sentosa serta saling mempercayai dan hormat menghormati. Tujuan Penyuluhan Kesehatan Jiwa Tujuan dari usaha ini merupakan salah suatu upaya agar 4. 1. 3). diantaranya adalah melalui PENYULUHAN KE6. 3 tahun 1966. Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam perencanaan mendapat tempat hidup yang layak. produktif dan kreatif. atau Arti Penyuluhan Kesehatan Jiwa sekurang-kurangnya agar dapat kembali aktif dan masih tetap Konsep penyuluhan kesehatan jiwa. 3. Untuk menciptakan kesadaran bagi. Untuk menciptakan dan mengembangkan kesadaran dari mengusahakan ceramah dan penyuluhan yang ditujukan kepada anggota masyarakat tentang pentingnya pembinaan keluarga orang-orang yang memegang peran penting dalam kehidupan demi tercapai keadaan sejahtera. untuk mengobatkan anggota keluarganya hingga sembuh.anggota keluarga dan pencegahan kesehatan jiwa ialah. Konsep pencegahan ini oleh Direktorat Kesehatan Jiwa secara 5. Ini berarti bahwa lingkungan hidup gangguan dan penyakit jiwa dalam masyarakat. 35. Cermin Dunia Kedokteran No. Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang fahambidang kesehatan jiwa. bah. Usaha lain yang dilaksanakan sehubungan dengan usaha 2. 5. Menyebarluaskan faham kesehatan jiwa secara sistematik. Suatu kampanye luas tentang kesehatan jiwa. Menciptakan nilai dan norma sosial yang menunjang upaya konkrit dimanifestasikan dalam upaya kesehatan jiwa. aman dan bahagia. petugas kesehatan jiwa melalui jalur yang telah tersedia. pada umumnya dapat berguna bagi keluarga dan masyarakat. Agar anggota masyarakat dapat juga bertindak secara dini dan praktis sebagai suatu "agent" untuk memberikan penyuluhan kepada orang lain di sekitarnya dalam menghadapi berbagai kesulitan atau gangguan yang sederhana. suasana yang sehat. diartikan sebagai berikut : 1). bagi para dokter dan petugas Puskesmas dan Rumah Sakit Umum. kan seluruh anggota masyarakat Indonesia. perumahan yang memadai. Agar anggota masyarakat mendapat informasi yang secukupnya sehingga dapat mempergunakan fasilitas kesehatan jiwa untuk keperluan dirinya sendiri maupun keluarganya. sehingga masyarakat ("orang penentu") agar mereka lebih memahami dan kehidupan mental para anggotanya dapat terlaksana dalam menghayati hakekat dan "mission" Kesehatan Jiwa. Suatu penyampaian informasi tentang kesehatan jiwa dan penyakit jiwa oleh para ahli di bidang kesehatan jiwa kepada suatu kelompok hadirin atau pendengar yang awam. yang mencoba untuk mencegah timbulnya wabah di kalangan penduduk dan ternyata mendapatkan hasil yang sangat memuaskan. Mendorong masyarakat agar bergotong royong dalam metersedia kesempatan untuk mendapat pendidikan. dalam melaksanakan berbagai peraturan pemerintah yang Tugas Penyuluhan Kesehatan Jiwa dilaksanakan oleh para menyangkut usaha -usaha kesehatan jiwa. yaitu Fasilitas Kesehatan Jiwa/Rumah Sakit Jiwa Pemerintah yang Hasil-hasil Yang Diharapkan dapat bekerja sama dengan berbagai organisasi masyarakat dalam 1. Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan jiwa sebagai suatu milik masyarakat yang berharga. Demikian pula dalam Kesehatan Jiwa diharapkan bahwa • Tujuan Khusus konsep tersebut dapat pula dilaksanakan. bahkan usaha tersebut ternyata lebih efektif daripada usaha pengobatan. tumbuh dan. sehingga membuat mereka masukkan azas-azas kesehatan jiwa secara dini dalam pelayanmenjadi lebih sedih dan putus asa sehingga mengabaikan annya. berkembangnya seorang anak manusia yang sehat 2. menitik beratkan pada usaha untuk faham kesehatan jiwa seperti yang tercantum dalam Unmenciptakan suasana yang baik dan serasi dalam keluarga demi dang-Undang Kesehatan Jiwa No. 4. cukup tempat untuk bermain. salah satu untuk meningkatkan kondisi dan kegiatan kesehatan jiwa. 2). cukup. Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang berbagai baik fisik maupun mental. yaitu ruang gerak yang dan pelaksanaan program kesehatan jiwa.ril. 3. 1984 13 . Meningkatkan penggunaan sarana pelayanan kesehatan jiwa yang tersedia. Pencegahan dalam 1.nya melalui ikhtiarnya sendiri. dan dapat meneruskan informasi itu kepada orang lain untuk juga mempergunakan fasilitas tersebut. Membantu masyarakat agar mampu memprakarsai atau ber upaya dalam kegiatan kesehatan jiwa baik secara perorangan maupun berkelompok.

2. Adapun proses tersebut dapat dibayangkan sebagai berikut: dapat berperan penting dalam bidang kesehatan jiwa seperti : Kesadaran (awareness) — pejabat pemerintah. mereka 1. Ilmu pengetahuan lainnya yang mendukung dan berkaitan pemerintah dalam meningkatkan taraf kesehatan jiwa dengan usaha-usaha kesehatan jiwa seperti: psikologi. Rumah Sakit Umum. Lain-lain. ahli mampu melaksanakan usaha-usaha kesehatan jiwa baik yang psikologi. Tugas dan fungsi tenaga kesehatan jiwa. — Karyawan Pemerintah/Swasta 3. Pembahasan tentang proses terjadinya dan berbagai bentuk — Radio dari gangguan dan penyakit jiwa seperti : — Televisi — psikosa organik dan fungsional — Surat kabar. maupun individu dengan menggunakan berbagai metoda dan teknik audiovisual dan demonstrasi kasus yang disesuaikan dan dapat diterima oleh hadirin/pendengar. a. — Konsultasi pribadi. Kelompok profesi yang mempunyai kegiatan dalam bidang terjadi proses pengenalan dan perkembangan sehingga seseorang dapat mencapai suatu titik ketrampilan tertentu dan kesehatan seperti: dokter. — neurosa • Pendekatan melalui perorangan dan keluarga misalnya: — gangguan kepribadian — Melalui kegiatan/praktek dokter. Pesan Tambahan 14 Cermin Dunia Kedokteran No. — Murid sekolah/orang tua murid. tidak akan bertindak keliru atau bersikap memusuhi atau 2. 35. dan untuk mencapai hal tersebut perlu diadakan pembagian dalam beberapa kelompok masyarakat. Minat (interest) — kelompok penentu Penilaian (evaluation) — organisasi profesi (diluar kesehatan) — organisasi masyarakat. kit Jiwa. Departemen-Departemen lain yang menyelenggarakan program penyuluhan. — ketergantungan obat dan alkohol. dan lain-lain. c. Hidup perkawinan dan berbagai problematiknya. Perkembangan individu secara psikososial dan psikoseksual Ceramah dan wawancara melalui : d. Cara penanggulangan gangguan dan penyakit jiwa yang 1. Jalur yang dipergunakan meliputi : e. Kelompok khusus yaitu kelompok dalam masyarakat yang sederhana maupun yang lebih kompleks. melaksanakan usaha untuk membantu masyarakat dan 4. Sarana yang disediakan Pemerintah sudah memungkinkan dewasa ini. 2. Sasaran Penyuluhan kesehatan jiwa ditujukan kepada seluruh lapis-an masyarakat. Puskesmas. ilmu antropologi. Fasilitas Kesehatan Pemerintah lainnya. guru — kenakalan anak dan remaja. ilmu pemenanggulangi berbagai masalah kesehatan jiwa ngetahuan perilaku (behavioral sciences). ilmu masyarakat dan dengan demikian dapat turut membantu sosial. batan. a. Penjajakan (trial) — lembaga pendidikan Penerimaan dalam motivasi (adoption) — dan lain-lain Penyampaian pesan penyuluhan kesehatan jiwa kepada sasaran dapat dilaksanakan melalui berbagai cara pendekatan: Isi Penyuluhan • Pendekatan melalui kelompok: — RT/RW A. sehingga berdasarkan pengetahuannya mengenai penderitaan pasien mental. • Pendekatan secara massa : b. Pesan Pokok — Organisasi masyarakat 1. Sistim rujukan dalam pelayanan kesehatan jiwa. Kebijaksaan Pemerintah yang berkaitan dengan kesehatan 7. malahan mencemoohkan para penderita tersebut. 3. Materi penting yang perlu diketahui : — Dan sebagainya. 1984 . Prosedur/jalur untuk mendapatkan pelayanan kesehatan jiwa. Agar anggota masyarakat lebih memahami permasalahan gangguan dan penyakit jiwa. Jalur Penyuluhan Kesehatan Jiwa — keterbelakangan mental. — gangguan tingkah laku dan kelainan seksual. majalah. Balai Pengog. ahli psikologi. yang diperlukan untuk menentukan prioritas penanganan masalah dan pentahapan pelaksanaan penyuluhan. B. dan sebagainya. b. masyarakat. Faham tentang Kesehatan Jiwa.6. guru dan ahli perilaku manusia. paramedik. Cara Penyampaian Pesan-pesan penyuluhan disampaikan melalui pendekatan massa. psikofarmakologi. — psikogeriatri. Departemen Kesehatan Republik Indonesia: Rumah Saf. pekerja sosial. Pesan-pesan tersebut disampaikan sedemikian rupa hingga 1. kelompok. Faham Tri Upaya Bina Jiwa. Fasilitas dan sarana kesehatan jiwa yang tersedia. Agar anggota masyarakat secara berswadaya dapat jiwa.

5. Organisasi lainnya. yang berarti upaya bantuan yang dimintakan pada seorang konsultan di luar ilmu kedokteran guna membantu dalam rencana formulasi dan diagnosis serta pengobatan seorang penderita. Non Pemerintah a. Akhirnya "konsultasi" perlu dibedakan dari "kerjasama atau kolaborasi". c. 5. Ilmiah dan lain-lain.2. "Konsultasi" juga perlu dibedakan dari "psikoterapi". Penyempurnaan materi dan penyusunan program penyuluhan kesehatan jiwa. kelompok-kelompok berminat dalam masyarakat. tiadanya kurikulum pendidikan yang terencana dalam konsultasi itu. 4. 3. Pembentukan organisasi pelaksana penyuluhan kesehatan jiwa. 3. Beberapa jenis konsultasi kesehatan jiwa Dibandingkan dengan psikoterapi. c. konsultasi dan penerima konsultasi mempunyai kedudukan setaraf dan saling menghormati kedudukannya. KONSULTASI KESEHATAN JIWA Upaya ini berusaha untuk memberikan pelayanan kesehatan jiwa secara tidak langsung kepada klien. tiadanya evaluasi atau penilaian dari hasil karya belajar penerima konsultasi itu. "Konsultasi" perlu dibedakan dari "Supervisi' atas dasar : 1. Hal ini demikian karena: 1. Bantuan Tenaga. Konsultasi pada saat ini dianggap sebagai salah satu teknik yang akan banyak digunakan dalam psikologi sosial. Konsultasi administratif yang tertuju pada program Cermin Dunia Kedokteran No. Struktur pelayanan kesehatan jiwa di Indonsia (Rumah Sakit Jiwa. Selain itu. Lingkungan perusahaan/industri/business. Konsultasi kasus yang tertuju pada penerima konsultasi (consultee) 3. d. Pada konsultasi tidak ada perjanjian bahwa konsultan akan turut melaksanakan rencana pekerjaan dari penerima konsultasi. Istilah "konsultasi" telah lama dikenal dalam praktek kedokteran. program dan kesadaran tentang kesehatan jiwa dan kemampuan untuk mengatasinya. memberi kemungkinan mendidik prinsip kesehatan jiwa kepada para ahli lain dalam masyarakat. 35. 1984 15 . Dalam hal ini si penerima psikoterapi yang biasanya seorang pasien dan mengakui bahwa ia bermasalah dan mengizinkan intervensi dari luar oleh pemberi psikoterapi untuk mengatasi masalahnya. baik di tingkat pusat maupun daerah oleh organisasi Pemerintah maupun masyarakat. Yayasan-Yayasan Kesehatan Jiwa dan psikiater-psikiater) dapat diminta bantuannya bila organisasi Pemerintah/Non Pemerintah merencanakan upaya kesehatan jiwa preventif secara insidentil atau periodik. sebagai salah satu jalan keluar dari masalah kekurangan tenaga di bidang upaya kesehatan jiwa. Memungkinkan pencapaian kelompok masyarakat yang relatif besar dibandingkan dengan jumlah pekerja yang kecil 2. bahwa konsultan tidak berkuasa atas orang yang diberikan konsultasi secara mutlak dan dapat mempergunakan atau tidak mempergunakan hasil konsultasi itu. 4. sebagai pusat pelayanan atau pemeliharaan dari instansi kesehatan lain yang mungkin kurang mampu melayani kesehatan jiwa atau yang jauh dari pusat sehingga tidak dapat mengambil manfaat dari kemajuan ilmu. Tujuan dari konsultasi ialah memajukan hasil karya dan bukan meningkatkan hanya kemampuan penyesuaian diri pasien. namun pengetahuan itu dapat digunakan untuk membantu mengatasi kesulitan tersebut. bahwa konsultasi diberikan secara tidak teratur menurut kebutuhan sesaat saja dan tidak terus-menerus. dan seorang yang meminta konsul. bahwa konsultan mungkin keahliannya dan kedudukannya tidak setaraf dengan orang yang meminta konsultasi itu. Langkah-Iangkah Untuk mencapai tujuan penyuluhan kesehatan jiwa perlu diambil langkah-langkah sebagai berikut : 1. 2. Kelompok organisasi dalam masyarakat. Penilaian hasil guna penyuluhan kesehatan jiwa sebagai unsur masukan bagi penyempurnaan materi dan penyusunan program. 2. namun demikian Caplan (1963) telah mengemukakan 4 jenis konsultasi. Bagian Psikiatri Rumah Sakit ABRI. tetapi melalui suatu badan atau perorangan yang menyelenggarakan pelayanan kepada Mien. kebebasan yang relatif dari penerima konsultasi untuk tidak terikat pada instruksi atau saran yang diberikan. Da-lam psikoterapi jelas terdapat hubungan yang bersifat kontrak antara pemberi dan penerima psikoterapi. konsultasi kesehatan jiwa masih belum demikian berkembang. Dalam kesehatan jiwa. psikiatri sosial dan kesehatan jiwa masyarakat. seorang konsultan yang dianggap ahli dalam salah satu bidang ilmu pengetahuan. Pelaksanaan penyuluhan kesehatan jiwa dengan urutan prioritas sebagai berikut : a. 3. "konsultasi" diartikan agak berlainan. "Konsultasi" juga dibedakan dari "instruksi atau pendidikan" atas dasar: 1. d. 3. membina dan mengembangkan kelompok sosial. bahwa konsultan tidak mempunyai tanggung jawab langsung secara administratif terhadap orang atau badan yang diberikan konsultasi itu. 1. Atau suatu kesulitan dalam perencanaan program yang lebih luas dan perlu bantuan dan nasihatnya dalam mensukseskan program pelayanan yang luas. tetapi hanya membantu agar tujuan dari pekerjaan itu dapat tercapai. profesi yang berkaitan dengan kesehatan jiwa. yaitu suatu interaksi antara dua orang ahli. Fakultas Kedokteran Universitas Negeri. Pembinaan dan monitoring terhadap pelaksanaan penyuluhan kesehatan jiwa. Dalam hal ini ia mungkin menghadapi-kesulitan yang dianggapnya di luar dari keahliannya. masyarakat penentu b. masyarakat umum. 2. Konsultasi kasus yang tertuju pada klien 2. 4. Organisasi swasta b.

Agama. Pada prinsipnya upaya pelayanan ini berupa suatu upaya konsultasi bagi para petugas Puskesmas untuk dapat melaksanakan pelayanan atas kemampuan mereka sendiri. Sedangkan Rumah Sakit Jiwa yang terletak di Ibukota Propinsi akan menjadi tempat rujukan tingkat tersier. dibantu oleh Direktur Rumah Sakit Jiwa setempat sebagai sekretarisnya. perawat psikiatrik dan pekerja sosial dengan dilengkapi kendaraan dan persediaan obat psikotropik yang cukup untuk dibawa dan diberikan secara teratur kepada para penderita yang datang berkunjung ke Puskesmas. Ternyata setelah beberapa perbandingan dapat diambil kesimpulan bahwa para petugas pelayanan kesehatan primer ternyata mampu dan fasih dalam menegakkan diagnosis dan terapi sederhana bagi para penderita yang datang dengan gangguan jiwa dan atau psikososial. sebagaimana telah diterjemahkan dan dibakukan beberapa istilah di dalam bahasa Indonesia dan yang diharapkan nantinya akan dipergunakan oleh semua DIREKTORAT KESEHATAN JIWA SEBAGAI WORLD HEALTH ORGANIZATION SOUTH EAST ASIA REGIONAL OFFICE COLLABORATING CENTRE FOR RESEARCH AND TRAINING IN MENTAL HEALTH Sebagai konsekuensi dari upaya integrasi kesehatan jiwa di upaya kesehatan umum yang telah dirintis di Indonesia. Upaya ini mula-mula hanya dilaksanakan di Jawa dan Bali. dengan cara mengadakan penataran khusus bagi para dokter umum dan perawat dari Rumah Sakit Umum yang bersangkutan. walaupun masih dalam jangkauan yang terbatas oleh karena biaya dan tenaga. Penerangan. Dan secara serentak mencoba menanggulangi masalah yang dialami oleh masing-masing Kanwil serta berusaha untuk mencari penyelesaian yang sebaik. Thailand. serta Wakil dari Kepala Kantor Wilayah Kesehatan. Fungsi dari Badan kerjasama ini ialah konsultatif. susul oleh Bangladesh. yang dianggap mempunyai kemampuan yang terlengkap untuk mengatasi gangguan jiwa ini. BADAN PEMBINA KESEHATAN JIWA MASYARAKAT Badan tersebut adalah suatu sistem yang dibentuk oleh Gubernur. INTEGRASI KESEHATAN JIWA DI PUSKESMAS DAN RUMAH SAKIT UMUM Sejak tahun 1974 telah dilaksanakan proyek integrasi kesehatan jiwa di Puskesmas. nemu kasus sekaligus sebagai pendukung usaha pencegahan primer. Burma. Tetapi dalam permulaan projeknya masih diberikan bantuan yang penuh dari Rumah Sakit Jiwa terdekat sebagai Rumah Sakit Pembina dengan satu tim yang khusus yang terdiri dari dokter. terdiri dari para pejabat dari bagian psikiatri berbagai Pusat Pendidikan psikiatri terkemuka di Indonesia. membentuk satu wadah yang giat melaksanakan konsultasi. Bersamaan dengan beberapa Pusat Kery jasama di India. mereka ini merupakan para pendukung dilapisan terdepan untuk lie. Oleh sebab itu Direktorat Kesehatan Jiwa Depkes RI sejak 1981 telah ditunjuk sebagai Pusat Kerjasama dalam research tersebut. Sulawesi. tentang rehabilitasi para penderita gangguan jiwa serta beberapa masalah pendidikan. Maldives. Pada tahun 1980 telah dimulai projek integrasi kesehatan jiwa di Rumah Sakit Umum tipe C dan D. Mongolia dan Korea Utara) telah mengadakan Penelitian bersama dalam beberapa hal yang menyangkut kegiatan pelayanan kesehatan jiwa di dalam pelayanan kesehatan primer yang melibatkan para petugas kesehatan. maupun tindakan yang perlu dalam masalah kesehatan jiwa. mereka telah menyumbangkan pengetahuan dan istilah dalam ilmu kedokteran jiwa untuk dibakukan dalam Pedoman tersebut sehingga karya ini dijadikan sebagai panutan dalam pendidikan psikiatri di Indonesia. PEDOMAN PENGGOLONGAN DIAGNOSIS GANGGUAN JIWA DI INDONESIA Pedoman Penggolongan Diagnosis Gangguan Jiwa di Indonesia ini merupakan satu karya yang dikoordinasi oleh Direktorat Kesehatan Jiwa dan anggotanya. dan hingga kini sudah terdapat 21 Propinsi yang telah membentuk Badan Kerjasama tersebut dan telah giat dalam menanggulangi beberapa gejolak di dalam masyarakat. Pendidikan dan Kebudayaan. tetapi kini sudah diperluas ke Sumatera. definisinya serta tindakan yang patut dilakukan oleh petugas puskesmas. yang kemudian akan disusul oleh Bangladesh serta negara anggota yang tergabung dalam Kawaan Asia Tenggara (Nepal. Kepala Daerah Tingkat I yang biasanya diketuai oleh Sekretaris Wilayah Daerah. maka dapat dilihat bahwa Puskesmas merupakan satu tempat rujukan tingkat primer yang dapat menyaring pada taraf pertama para penderita gangguan dan penyakit jiwa yang dapat diatasi di sini. psikiater. Pedoman ini merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari Klasifikasi Internasional Mengenai Penyakit. Kalimantan dan daerah lain di seluruh Indonesia. termasuk dokter dan perawatnya dalam kemampuan mereka melayani para penderita kesehatan jiwa. baiknya. maka kegiatan ini dinilai sebagai satu hal yang baru dan bermanfaat dalam memajukan peran kesehatan jiwa dalam kesehatan umum.4. dunia lainnya. Kecuali itu juga telah disiapkan sebuah Pedoman Kerja Puskesmas sebagai pegangan terutama seksi 11 yang memberikan ulasan tentang jenis gangguan dan penyakit jiwa. Badan Kerjasama Pembina Kesehatan Jiwa Masyarakat ini oleh Menteri Dalam Negeri telah dibuatkan Surat Keputusannya untuk diberlakukan di seluruh Propinsi di Indonesia. 35. Konsultasi administratit yang tertuju pada penerima konsultasi (consultee) Dinas konsuitasi kesehatan jiwa bagi perorangan atau badan ang menyelenggarakan pelayanan kepada klien telah disediaseksinya di Direktorat Kesehatan Jiwa. Sehingga kemampuan Rumah Sakit Umum tersebut dapat ditingkatkan untuk melayani penderita gangguan jiwa secara ambulatorik maupun perawatan menginap. serta Sosial. Oleh sebab itu. 1984 . sehingga dapat mengurangi jumlah penderita yang akan mengunjungi Rumah Sakit Umum tipe C dan D yang merupakan tempat rujukan tingkat sekunder. Cedera dan Sebab Kematian. Oleh karena itu dapat diambil sebagai teladan bagi negara lain di kawasan Asia Tenggara ini atau kawasan 16 Cermin Dunia Kedokteran No. seperti tindak kekerasan diantara anak sekolah. ahli psikologi. Sri Lanka. Di dalam upaya integrasi kesehatan jiwa di dalam upaya kesehatan umum. Kecuali bersepakat.

Karangan ini disajikan demi untuk mengundang saran dan usul itu. Cermin Dunia Kedokteran No. Oleh karena itu masih nampak beberapa ke. Demikian juga yang menyangkut praktek di dalam masyarakat yang masih belum mantap. Di satu pihak kesulitan itu timbul oleh karena kekurangan tenaga pelaksananya yang masih langka. Dengan demikian memudahkan dalam pelaksanaan upaya kesehatan terutama pencegahan dan pengobatan serta rehabilitasinya. PENUTUP Upaya pencegahan dalam ilmu kedokteran jiwa dan ke sehatan jiwa masih merupakan satu cabang upaya yang masih muda dan baru dikembangkan dalam beberapa puluh tahun terakhir ini saja. 35. usul tindakan dan polemik yang hangat. namun bila didalami lebih lanjut. Sepintas lalu Pedoman ini tiada hubungannya dengan upaya pencegahan sebagai satu upaya medik teknik. namun dipihak lain juga yang masih terikat pada konsep lama dari kesehatan jiwa itu sendiri. 1984 17 . lemahan dalam pelaksanaannya. upaya pencegahan mengundang banyak sekali saran.petugas dan fasilitas kesehatan dalam penulisan diagnosis dan pelaporan ke Pusat. Sebagai satu cabang ilmu yang masih muda. maka dapat diambil maknanya bahwa dengan adanya Klasifikasi dan Pedoman ini maka Komunikasi dan pencatatan tentang penyakit akan lebih terarah dan dimengerti oleh pembacanya dan perencananya. agar dapat lebih dimanfaatkan praktek upaya pencegahan kesehatan jiwa.

Demikian pula upaya kesehatan yang komprehensif merupakan upaya atau intervensi yang ditujukan ke tiga kondisi tersebut. juga melalui kerjasama dengan berbagai sektor. juga merupakan awal dari upaya rehabilitasi terpadu. Model medik (medical model) ini: etiologi __> patologi __> manifestasi secara klasik menjadi perhatian bidang kedokteran. merupakan kelanjutan daripada upaya kuratif. Oleh karenanya perlu dipertahankan atau dipelihara dan bahkan dapat ditingkatkan setinggi mungkin. sesuai dengan yang dirumuskan oleh WHO dalam "Constitution of World Health Organization" 1946. penyakit (morbus) merupakan proses patologik yang disebabkan oleh. cacat dan kelemahan. PENDAHULUAN Pokok perhatian ilmu kedokteran pada waktu ini bukan lagi terbatas pada penyakit saja.Upaya Rehabilitasi Sebagai Salah Satu Upaya Kesehatan dr. 35. Upaya rehabilitasi di bidang kesehatan selain merupakan upaya kesehatan yang relatif paling baru. disability. Upaya rehabilitasi di bidang kesehatan yang biasa disebut sebagai rehabilitasi medik ini. sedang proses selanjutnya yang terjadi akibat penyakit dan yang mempengaruhi kepribadian dan peran sosial seseorang pada waktu itu masih diabaikan. Misalnya kecacatan yang dapat berupa impairment. seseorang akan menghayati atau menyadari bahwa ia sakit (kesehatannya terganggu) atau merasa tidak sehat * Batasan kesehatan menurut UU No. Namun bagaimanapun baiknya upaya preventif dan promotif itu dijalankan. yang kita kenal dengan upaya kuratif. 9 tahun 1960 tentang PokokPokok Kesehatan ini. ataupun handicap. pada suatu saat seseorang akan sakit. dan rehabilitasi bagi penderita gangguan mental. khususnya terhadap dua hal. Dengan adanya proses patologik yang bermanifestasi secara klinik. juga merupakan tantangan yang semakin lama semakin besar. dan upaya rehabilitasi." 18 Cermin Dunia Kedokteran No. yaitu: rehabilitasi mental bagi semua penderita cacat. Ini sesuai dengan pengertian sehat yang berarti "keadaan yang meliputi kesehatan badan. Kesehatan jiwa menaruh perhatian besar terhadap upaya rehabilitasi. 1984 . rohani (mental) dan sosial„ dan bukan hanya keadaan yang bebas dari penyakit. sbb: " Health is a state of complete physical and social well-being and not merely the absence of disease and infirmity. biasanya didasarkan pada: etiologi. dan lebih mempertajam pandangan kita terhadap berbagai kondisi kesehatan serta proses yang meliputinya. upaya preventif-promotif. S. Proses yang merupakan intrinsic situation tersebut dapat kita kenali bila memanifestasikan diri berupa tanda-tanda (sign) dan gejala (simtom). Rehabilitasi pasien mental telah dikembangkan di Indonesia baik melalui pelayanan di Rumah Sakit Jiwa. maka kondisi sehat dan akhirnya juga kondisi cacat kini telah menjadi perhatian bidang kesehatan. Upaya kesehatan yang ditujukan kepada hal tersebut biasa disebut dengan upaya kesehatan preventif dan promotif. patologi dan manifestasi kliniknya.adanya satu atau lebih faktor penyebab (etiologi) yang terjadi di dalam diri seseorang. Menurut ilmu kedokteran. konsep kecacatan dan rehabilitasi kini telah memperluas cakrawala ilmu kedokteran dan bidang kesehatan. tetapi juga kesehatan dan kondisikondisi lain akibat penyakit. Ini akan melibatkan berbagai sektor dengan peranannya masing-masing. BERBAGAI KONDISI KESEHATAN DAN UPAYA KESEHATAN YANG BERSANGKUTAN Kondisi sehat."* Kondisi sehat merupakan kondisi yang bersifat positif dan dinamik. Gardjito Kepala Sub-Direktorat Rehabilitasi Direktorat Kesehatan Jiwa Departemen Kesehatan R. sakit dan cacat Di samping kondisi sakit yang merupakan perhatian pertama dari ilmu kedokteran.O. Di samping itu. Pengenalan dan penetapan adanya jenis penyakit tertentu itu (diagnosis).I.

Kondisi ini disebut disability yang berarti keterbatasan atau kekurangmampuan (akibat adanya impairment) untuk melakukan kegiatan dalam batas-batas dan cara yang dianggap normal bagi manusia. Kondisi ini dapat bersifat sementara atau menetap. Locomotor 5. • Kasus 1. : tak mampu mengarahkan kemauan dan interesnya terhadap tugas sehari-hari. dan "handicap". Kondisi ini mencerminkan konsekuensi seseorang dalam budayanya. kesadaran. proses fikir. eksteriorisasi. berjalan. atau berakhir dengan kematian. Other Upaya kesehatan komprehensif ditujukan kepada berbagai kondisi kesehatan baik yang berupa penyakit. Occupation 5. obyektifitkasi. fisiologi atau psikologik. Orientation 2. • Kasus 3 Seorang anak lelaki umur 15 tahun. disability. hilangnya: anggota badan. Dexterity 7. Physical dependence 3. organ tubuh. retardasi mental. dan lain-lain). kontak dengan realitas berkurang. dan ketunaan untuk handicap. perilaku dan peran sosialnya. abulia dan gangguan proses fikir. dan hubungan interpersonal dengan keluarga terganggu. Intellectual 2. Dalam bidang kesehatan kita membedakan kondisi cacat menjadi tiga yaitu: impairment. Disfiguring 9. makan. Seorang lelaki pada waktu kecil terserang polio sistem) yang terkena. dan handicap. disability. occupation handicap) • Kasus 2. Akhirnya bila terjadi proses sosialisasi daripada impairment atau disability. yaitu mengalami "objektifikasi" sehingga beberapa kegiatan yang biasa tak mampu dijalankan. kemampuan. Economic selfsufficience 7. ekonominya.dengan beberapa contoh berikut: masing mempunyai pengarvh dan akibat terhadap bagian (organ. Ini biasa disebut dengan upaya kuratif. 1984 19 . gangguan pada tingkat: organ person kehidupan sosial Berdasarkan pada cepat-lambatnya penyakit itu timbul dan Untuk memperjelas perbedaan ketiga kondisi cacat itu* berjalan. sosialnya. namun dapat disarankan: kelainan untuk impairment. Personal care 4. : halusinasi pendengaran. Body disposition 6. Behavior 2.disability handicap karena itu perawatan dirinya perlu dibantu Handicap (personal care disability) : kemampuan kerja sangat terbatas dan tidak dapat bepergian dan mencari nafkah (physical dependent. Kondisi ini merupakan pula " eksteriorisasi" daripada keadaan patologik dan pada dasarnya mencerminkan adanya gangguan fungsi pada tingkat organ. misalnya: merawat diri (mandi. sensory and other DISABILITY 1. seks dan faktor sosial-budaya). Other activity restriction HANDICAP 1. Other psychological 3. Dapat disimpulkan bahwa berbagai kondisi kesehatan itu: penyakit. Masing.Disability : tidak dapat berjalan (locomotor disability) Oleh kungan atau kehidupan sosialnya. Disability berhubungan dengan kemampuan dalam bentuk kegiatan dan perilaku yang biasa diterima sebagai bagian penting dari kehidupan sehari-hari. Keadaan ini disebut handicap. Visceral 7. Skeletal 8. organisma secara keseluruhan) yang akan tercermin dalam Impairment : paralisis kedua tungkai perilaku. mobility. Secara garis besar. dan tingkat kehidupan sosialnya serta yang membatasi fungsi (functional limitation). Particular skill 9. diri pribadi seseorang (perdengan akibat kedua tungkainya lumpuh dan mengalami atrofi. dan lingkungannya yang berpangkal pada adanya impairment atau disability. terhambat atau perilakunya mengalami perubahan. emosi. dan handicap berturut-turut merupakan proses:. kerusakan. Kondisi ini dapat bersifat sementara atau menetap dan termasuk adanya anomali. dapat bersifat balik pulih atau tidak. 35. dan hubungan sosialnya sangat terbatas. Generalized. dibedakan antara penyakit akut dan kronik. persepsi. upaya pre* Istilah "cacat" dalam bahasa Indonesia meliputi tiga kondisi yang dalam bahasa Inggris disebut dengan "impairment". Hubungan ini dapat digambarkan dengan bagan berikut: penyakit — impairment -. kesembuhan dengan akibat cacat. Mobility 4. kemauan. jaringan. son. intrinsik. dan lain-lain. ketidakmampuan untuk "disability". Impairment inteligensi subnormal Disability : kelambatan dalam menguasai ketrampilan dan pengetahuan Handicap : tak dapat melaksanakan tugas rumah tangga. dan sosialisasi yang terjadi pada seseorang pada tingkat: organ. maka kemunduran yang terjadi pada seseorang itu akan membatasi atau mencegah dirinya berperan normal (sesuai umur. diri pribadi (person). tak sekolah. Proses selanjutnya terjadi pada tingkat diri pribadi seseorang (person) akibat kesadarannya akan impairment." Cermin Dunia Kedokteran No. Impairment Disability Seorang ibu dengan dua anak selama beberapa tahun dirawat di RS Jiwa dengan skizofrenia. "disability". merasa nyeri (pain) atau merasa tidak enak dis.(ill-health). Situational 8. ADL (activity of daily living). impairment. dan dapat bersifat profresif atau regresif. atau struktur lain termasuk fungsi-fungsi kejiwaan (inteligensia. Communication 3. Padanan dalam bahasa Indonesia yang tepat tidak ada. menjaga penampilan dan kesehatan dirinya.proses: intrinsik eksteriorisasi objektifikasi sosialisasi comfort). kesehatan dan cacat. klasifikasi kecacatan menurut WHO itu sebagai berikut (daftar kategori pertama): IMPAIRMENT 1. Aural 5. Penyakit dapat berakhir dengan kesembuhan sempurna (restitutio ad integrum). memori. Ocular 6. Disabilities. Impairment adalah hilangnya atau adanya kelainan (abnormalitas) daripada struktur dan fungsi anatomik. Hancap : Tak dapat mengasuh anaknya (gagal berperan ibu). and Handicaps" (1980). Language 4. Lebih lanjut klasifikasi dari ketiga kondisi cacat tersebut dapat dilihat dalam buku petunjuk yang diterbitkan WHO: " International Classication of Impairments. berpakaian sendiri). Social integration 6. kemampuan dan dalam hubungannya dengan ling.

edukasional dan vokasional yang terkoordinasi untuk melatih (kembali) seseorang yang cacat agar dapat mencapai kemampuan fungsionalnya setinggi mungkin (WHO.7 per seribu penduduk). sosial.7% nya (atau masing. 1969). Upaya rehabilitasi dalam bidang kesehatan yang biasa disebut dengan rehabilitasi medik. maka dengan gangguan fisik (rehabilitasi fisik). Rehabilitasi pasien mental pada dasarnya meliputi semua Lebih Sehat jenis gangguan jiwa* . 20 Cermin Dunia Kedokteran No. jelas merupakan kesinambungan dari upaya kuratif. di antara jumlah penderita cacat (10% dari populasi) yang tergolong: Disability (Ketidak-mampuan) . Latihan dan bimbingan kejuruan tertentu. dan atau meningkatkan kemampuan fungsional seseorang semaksimal mungkin dari cacat yang dideritanya.retardasi mental Handicap (Ketunaan) . Kapasitas tempat tidur total dari 26 RS Jiwa di Indonesia seUpaya rehabilitasi medik yang meliputi baik untuk pasien kitar 7. 50—60% itu kronik dan perlu program rehabilitasi Ketingkat Setinggi Mungkin yang intensif. dan Kondisi Kesehatan dan Gangguannya Upaya Kesehataan (2) rehabilitasi pasien mental. Lihat bagan dibawah: Pasien psikotik yang secara khusus perlu diperhatikan di Indonesia ialah pasien psikotik gelandangan (psychotic destitues) dan pasung.upaya rehabilitasi (secara keseluruhan). 1984 . Rehabilitasi ss. keluarganya. Besarnya masalah "cacat mental" dapat digambarkan deImpairment (Kelainan) ngan data berikut: 1 Prevensi cacat tingkat II (1) Menurut perkiraan WHO (1978). dan upaya rehabilitasi. REHABILITASI PASIEN MENTAL Berbagai upaya kesehatan dan kedudukan upaya rehabilitasi Ruang Ingkup dan besarnya masalah medik Bagan di bawah menunjukkan berbagai upaya kesehatan dan Psikiatri dan kesehatan jiwa menaruh perhatian besar pada hubungannya dengan berbagai kondisi kesehatan yang ber. Pemberian obat baik yang bersifat maintenance ataupun yang bersifat subsitutif.gangguan psikotik fungsional Prevensi cacat tingkat III Upaya Rehabilitasi . mental dan sosial). group psychotherapy dan terapi khusus yang lain. dan peSehat nyalah-gunaan obat/narkotik. Upaya Promotif Di samping itu. dan lain-lain. psikologi. 1984. Pelayanan perawatan. gangguan jiwa organik pada otak (brain Sakit Upaya Kuratif damage).000 buah dan Bed Occupancy Rate 90—100%.ventif-promotif. psikiatri dan sosial-medik yang diperlukan.penyalahgunaan obat. ekonomi. Upaya rehabilitasi medik meliputi berbagai kegiatan pelayanan kesehatan. epilepsi. disability dan handicap). Upaya rehabilitasi dalam arti luas (rehabilitasi terpadu) merupakan serangkaian upaya medik. yaitu: Jenis-jenis gangguan jiwa dapat dilihat pada buku 'International Classification of Diseases (Revisi IX) dan Buku Pedoman Penggolongan Jiwa Indonesia — Revisi II. speech therapy. pendidikan. (2) Diperkirakan pasien psikotik yang dirawat di RS Jiwa di Kembali Mampu Berfungsi Indonesia. yaitu: (1) aspek mental (psikososial) penderita cacat (fisik.000X 90 X 60 = 3. Pemberian dan latihan penggunaan alat bantu atau alat pengganti tubuh. yaitu: kesehatan. yaitu semua tindakan medik yang ditujukan untuk mencegah terjadinya cacat (impairment. khususnya terhadap dua sangkutan : hal. 35. Fisioterapi. juga 7. dan untuk pasien jumlah pasien yang memerlukan program rehabilitasi yaitu = mental.780 100 merupakan awal dari upaya rehabilitasi vokasional. sosial. walaupun terutama untuk mereka yang tkronik dan yang tergolong psikosis.Prevensi cacat tingkat I menjadi lingkup perhatian kesehatan jiwa. dan juga dapat ditinjau dari penderitanya sendiri. Masalah dapat pula ditinjau dari: besarnya jumlah penderita yang memerlukan program yang baik. narkotik dan alkohol masing-masing adalah 7. vokasional.masing 7. Pembedahan baik yang bersifat korektif ataupun plastik. retardasi mental. edukasional 100 dan sosial. occupational therapy. psiko-geriatrik dan gangguan psikososial juga -•-. Masalah penderita cacat bersifat kompleks artinya meliputi banyak segi. masyarakat dan pemerintah.

(c) Tahap pengawasan yang dikerjakan oleh RSJ adalah pelayanan lanjut (aftercare service) dan kunjungan rumah (home visit) oleh petugas RSJ. me- Cermin Dunia Kedokteran No. informatif dan fasilitatif dalam pembinaan kesehatan jiwa masyarakat termasuk upaya rehabilitasi pasien mental. seperti Phalamarta di Cibadak. sport dan sebagainya) maka fungsi RSJ mengalami modernisasi. teknik pengobatan masih minimal sehingga sangat langka yang dapat dipulangkan lagi ke keluarga. Pendekatan elektik-holistik berarti pula pendekatan yang bersifat multidisipliner yaitu pendekatan dari berbagai disiplin ilmu. termasuk di sini pendidikan dan latihan agar dapat hidup mandiri. Pemasukan pasien masih berdasar keputusan hakim. Perubahan itu terutama dilandasi pula dengan UU No. Ini terdiri dari: psikiater. petugas ketenaga-kerjaan. atau shelthered). mengurus diri. PENUTUP Masalah cacat dan rehabilitasi telah mulai mendapat perhatian baik oleh petugas kesehatan. 135 Th 1978 tentang Organisasi dan Tatalaksana RSJ. Dalam upaya rehabilitasi pasien mental. dokter. tetapi juga telah mulai dirasa sebagai masalah nasional. namun konsep rehabilitasi belum berkembang.sosial. Sejak itu pula mulai dikembangkan upaya rehabilitasi pasien mental di RSJ dengan meningkatkan fasilitas pelayanan dan kegiatan. atau perlu penyaluran kerja yang bersifat sheltered dapat dirujuk ke Panti Sosial terdekat yang dikhususkan untuk menampung penderita cacat mental. music therapy. petugas pendidikan. BP 1GM terutama dapat memperlancar pelaksanaan kerjasama di dalam mengatasi masalah pasien psikotik gelandangan dan pasung. pekerja sosial. perawat. tenaga administrasi. Di setiap Unit Rehabilitasi RSJ tersedia fasilitas untuk pelaksanaan berbagai kegiatan rehabilitasi. Pelaksanaan RS Jiwa dulu dibangun dengan konsep perawatan "tertutup" dan bersifat "custodial". Kerjasama dengan Departemen Tenaga Kerja untuk melatih pasien mental telah dilaksanakan sejak Pelita III. instruktor latihan kerja. Kegiatan rehabilitasi ini dibagi dalam tahap-tahap: (a) Tahap persiapan: agar pasien dapat dipulangkan atau disalurkan ke masyarakat. selective. — berbagai pendidikan dan latihan serta penyuluhan dan bimbingan kejuruan. petugas sosial. dan sebagainya. mobilitas dan komunikasi. di mana setiap RSJ ada satu unit pelaksana teknis khusus untuk pelayanan rehabilitasi (Unit Rehabilitasi). dan lain. Eksistensi pelayanan rehabilitasi pasien mental di RSJ dimantapkan setelah ada SK Menkes RI No. Badan itu merupakan forum konsultatif. Kerjasama di tingkat daerah telah diperkuat dengan terbentuknya Badan Pembina Kesehatan Jiwa Masyarakat (BP KJM) yang dibentuk oleh Gubernur atas instruksi Menteri Dalam Negeri. dan Nakertrans) yang memperkokoh kerjasama antara ketiga Departemen yang bersangkutan. yaitu RSU dan Puskesmas yang telah menjalankan upaya kesehatan jiwa secara integratif dan berdasarkan rujukan. dan merupakan "asylum mental". — berbagai terapi sosial untuk mempercepat proses kesembuhan dan resosialisasinya. meliputi: — seleksi/evaluasi untuk menetapkan jenis terapi kerja Occupational therapy) dan latihan kerja yang sesuai dengan keadaan pasien (cacat dan potensi-potensinya). Pada tahun 1978 dikeluarkan Piagam Kerjasama Tiga Menteri (Kesehatan. Pembinaan kerjasama pada tingkat Pusat telah dimulai sejak tahun 1971 dengan dibentuknya Tim Koordinasi Rehabilitasi dan Penanggulangan Pasien Mental yang sampai sekarang masih berjalan. 1984 21 . Pada waktu itu pasien telah diberikan kegiatan kerja dalam werkterapie (biasanya pertanian). RSJ menjadi bersifat "terbuka" dengan pelayanan yang bersifat mediko. Dengan kemajuan ilmu dan teknologi di bidang kedokteran jiwa. 35. Panti Laras di Cengkareng. pendekatan semacam itu telah dicoba dan diterapkan dalam pelaksanaan. industri. pertanian. Khusus untuk tahap penyaluran.Pendekatan masalah Dalam kesehatan jiwa/psikiatri di Indonesia. ahli okupasiterapi. Demikian pula kegiatan after care dapat dilaksanakan oleh RSU atau Puskesmas terdekat dengan tempat tinggal pasien. Tugas seorang dokter selain harus dapat mengobati. serta juga untuk mendapat ketrampilan kerja tertentu (kerajinan. dilaksanakan oleh berbagai macam tenaga pelaksana (fungsional dan struktural) yang bekerjasama dalam satu team-work dibawah pimpinan psikiater. isolatif dan terpencil dari masyarakat. bahkan kini dirasa bukan hanya sebagai masalah orangtua atau masyarakat. Rujukan dan kerjasama lintas sektor Beberapa pasien yang tak dapat dipulangkan ke keluarga dan masih memerlukan latihan kerja jangka panjang. psikolog. Setiap kegiatan dalam tahapan rehabilitasi merupakan proses yang berkesinambungan.lain). Sosial. Oleh karenanya pasien dapat lebih mudah dan cepat dipulangkan. 3 tahun 1966 tentang Kesehatan Jiwa sebagai pengganti Het Reglement op het Krankzinnigenwezen tahun 1897. disarankan untuk memandang dan menelaah manusia serta masalahnya dari aspek-aspek yang dapat digolongkan: (a) organobiologik (biosistem) (b) psikologik atau psiko-edukatif (psikosistem) (c) sosio-kultural secara mendalam (eklektik) yang merupakan satu kesatuan utuh (holistik). pertukangan. Demikian pula dalam masalah cacat dan upaya rehabilitasi pasien mental. occupational therapy. Lebih-lebih bila disadari bahwa hai ini akan menjadi makin besar di masa mendatang. (b) Tahap penyaluran berupa pemulangan pasien ke keluarga dan juga penempatan kerja (open job placement. Kerjasama dengan Departemen Perindustrian untuk melatih para instruktur kerja juga telah dilaksanakan sejak Pelita III. pengetrapan psikoterapi dan terapi sosial (terapi rekreasi. pelaksanaannya juga dengan bantuan dan kerjasama instansi lain (Dinas Sosial dan Dinas lain). antara lain dengan adanya penemuan psikofarmaka yang sangat efektif mengatasi gangguan jiwa.

WHO Report of WHA fungsional pasiennya agar dapat hidup sebagai orang yang (A29/DOC/2). 24—25 April 1981. juga harus pun dalam kerjasamanya dengan berbagai sektor. 1980. Pedoman Rehabilitasi Pasien Mental Rumah Sakit Jiwa di Indonesia. International Classification of Impairments. 1983. dan untuk setiap penyakit ran.karena masih tersisa cacatnya -. Ditjen Yankes Depkes RI. Pedoman Kerja Badan Pembina Kesehatan Jiwa Masyarakat (BP KJM). atau cacat harus difikirkan bagaimana upaya rehabilitasinya. Kesehatan Jiwa. kedudukan yang penting. Kesehatan Jiwa Ditjen Yankes Dekes RI.3. dapat mengupayakan peningkatan derajat kesehatan seseorang. WHO. 1981 . 1984 . andicaps. 1976 . penyakit juga harus dapat menetapkan jenis dan derajat keca. Jakarta.untuk dapat meningkatkan kemampuan 1. ASEAN Forum on the Rehabilitation of the Psychosocially Disabled Person. 1983. Garjito SO. Dit.ringankan penderitaan dan menyenangkan pasien. PrasaDalam hal ini. Disability Prevention and Rehabilitation. keluarga atau masyarakat. berswasembada. 2. Geneva. Palembang. Tinjauan Kesehatan Jiwa Mengenai Disabilitas Psikososial dan Rehabilitasinya. seorang dokter selain menetapkan diagnosis ran. 29 Nop — 4 Dec. Bahkan kini juga harus dapat KEPUSTAKAAN menolong pasiennya yang telah sembuh itu -. Disabilities. Rehabilitation of the Psychosocially Disabled. and Upaya rehabilitasi medik (fisik dan mental) mempunyai 4. Kusumanto Setyonegoro dan Garjito SO. terpadu. baik sebagai upaya kesehatan yang 5. Prasacatan pasiennya yang telah sembuh. baik dalam RSJ mau- 22 Cermin Dunia Kedokteran No. produktif dan berperan dalam masyarakat. Demikian pula halnya dengan rehabilitasi pasien mental 6. paripurna maupun sebagai bagian awal dari upaya rehabilitasi Dit. 35. telah mengalami perkembangan. Simposium Rehabilitasi.

Direktorat Kesehatan Jiwa mulai mengadakan pencatatan dan pelaporan tentang data demografik dan kondisi pasien mental di seluruh Indonesia.negara lain. Selain itu. mulai tampak beberapa ketimpanganketimpangan yang pada kesempatan ini disebutkan sebagian saja. Depkes RI PENDAHULUAN Perkembangan dan pemanfaatan teknologi modern sudah meresap di segala lapangan kehidupan. Dengan adanya pengobatan modern dengan obat-obat psikofarmaka. seperti misalnya : RSU. maka pekerjaannya menjadi lebih rumit lagi. merupakan pekerjaan yang tidak ringan dan cukup kompleks. yang meliputi ruang lingkup nasional dimungkinkan karena semua aktivitas pelayanan kesehatan jiwa Pemerintah berada di bawah naungan atau dikoordinasi oleh Direktorat Kesehatan Jiwa. 35. Sejak 1971 Departemen Kesehatan RI c. Melihat hal demikian. Sistim pencatatan dan pelaporan pada waktu itu bersifat laporan tentang pasien yang dirawat di RS Jiwa saja. Laporan-laporan ini biasanya dibuat sekali dalam tiga bulan. perlu dicatat pula bahwa jumlah psikiater Indonesia masih jauh dari memadai dengan sekitar 1-2 psikiater bagi RS Jiwa di luar Jawa dan 4-8 psikiater bagi RSJ di Jawa. Rudy Salan Kepala Subdirektorat Epidemiologi dan Psikofarmakologi Direktorat Kesehatan Jiwa.q.Komputerisasi Data Demografik dan Psikiatrik Pasien Mental di Indonesia dr. Walaupun jumlah tempat tidur di Indonsia relatif kurang dibandingkan dengan negara. maka mulai diciptakan suatu sistim pencatatan dan pelaporan tentang kegiatan RS Jiwa dan keadaan pasiennya. khususnya laporan yang merupakan masukan untuk maksud administratif.laporan ini mengalami perubahan-perubahan untuk perbaikan. Dalam karangan ini akan dilaporkan pengembangan suatu sistim informasi tentang pasien mental yang berobat di fasilitas-fasilitas kesehatan jiwa dengan implikasi internasional. USA. Akan tetapi walaupun perbaikan. Bila ini semuanya dihitung. dengan kapasitas total untuk seluruh Indonesia sekitar 7000 tempat tidur. New York. Fakultas Kedokteran. RS ABRI. Di seluruh Indonesia sekarang tersebar 30 RS Jiwa Pemerintah dengan kapasitas tempat tidur masingmasing RS Jiwa sekitar 300 = 500 tempat tidur. Proyek ini. atau istilah.istilah yang kurang jelas batasannya.perbaikan tercapai juga. dan sanatorium swasta. diperkirakan kapasitas tempat tidur bagi pasien mental adalah kira-kira 8000 tempat tidur. yang berakibat turnover pasien menjadi lebih cepat dan jumlah pasien menjadi cukup besar. Dapat disebut di sini beberapa contoh. SEJARAH PERKEMBANGAN SISTIM INFORMASI KESEHATAN JIWA Sejak Direktorat Kesehatan Jiwa dibentuk sebagai instansi utama dalam lingkungan Departemen Kesehatan RI untuk mengurus dan mengatur kegiatan kesehatan jiwa di seluruh Indonesia pada tahun enampuluhan. Selama beberapa tahun laporan. maka dapat dibayangkan bahwa untuk mengatasi kesulitan ini satu-satunya cara adalah otomatisasi pencatatan dan pelaporan pasien mental. namun dapat dibayangkan bahwa menyusun laporan berkala dari sekian banyak fasilitas perawatan pasien mental dan mengolah datanya secara sentral. Dalam jumlah ini belum termasuk kapasitas tempat tidur dari fasilitas perawatan pasien mental di luar RS Jiwa Pemerintah. perubahanperubahan yang agak sering ini mempunyai efek merugikan. begitu pula di bidang ilmu kedokteran. maka lama perawatan pasien mental dapat diperpendek menjadi 1-3 bulan. misalnya kriteria untuk mengklasifikasi diagnosis klinik dalam diagnosis Cermin Dunia Kedokteran No. yaitu terjadinya kebingungan antara para penyusun laporan perihal pengisian beberapa elemen dalam laporan yang kurang jelas pengertiannya.pasien mental. Apabila di samping itu akan diadakan monitoring dari kondisi pasien. Proyek ini yang dimulai dengan pengumpulan data dari pasien yang dirawat di dalam rumah sakit jiwa di seluruh Indonesia dilaksanakan dalam rangka kerjasama antara Direktorat Kesehatan Jiwa dengan International Committee Against Mental Illness (ICAMI). 1984 23 . Dengan pembuatan laporan-laporan secara konservatif ini.

diadakan perluasan proyek ke daerah di luar Jawa dalam tahun 1972. dan pada akhir 1971 telah dapat dihasilkan tabulasi pertama dari 1314 pasien mental1. kerjasama tadi diperluas dengan melibatkan Direktorat Kesehatan Jiwa agar supaya pembaharuan dapat mencakup seluruh Tanah Air. diadakan ujicoba dari daftar isian ini di RSJ di Jawa dan Bali. Dari DIPAM Pemulangan yang dikombinasikan dengan DIPAM Rawat RS dapat disusun "patient movement data". dikembangkan pada tahun 1973 dan digunakan pada RSJ yang memiliki unit rehabilitasi. pasien yang dipulangkan atau melarikan diri. maka Direktorat Kesehatan Jiwa telah mengadakan kerjasama dengan International Committee Against Mental Illness (ICAMI). Sejak April 1971 proyek ini berjalan dengan lancar di Jawa dan Bali. dsb. harus digunakan istilah-istilah yang pengertiannya tidak meragukan lagi. Setelah daftar isian yang digunakan sudah mantap. U.statistik. yaitu pengaturan ketertiban penyimpanan dan pengiriman data dan tugas-tugas administratif lain. Sebagai formulir dasar untuk pencatatan dan pelaporan digunakan kuesioner dari ICAMI yang dikenal dengan nama General Purpose Psychiatric Questionnaire (GPPQ). dan pada akhir tahun 1972 dapatlah tercakup seluruh jajaran RSJ dari Sabang sampai Abepura di bawah naungan Direktorat Kesehatan Jiwa dan fasilitas psikiatrik lainnya2. sebab dengan kurangnya jumlah psikiater dan dokter di RSJ acapkali status pasien hanya diisi seperlunya saja. 35. hal mana adalah esensial bagi suatu sistim pencatatan dan pelaporan yang baik.1964 . Mulai triwulan pertama dalam tahun 1971. dan petugas administrator rutin mempunyai tugas terbatas pada segi administratif dari sistim informasi ini saja. 1984 . Pada tahun 1970. dan lain informasi untuk perencanaan dan evaluasi. yaitu mereka yang ditugaskan melaksanakan pengumpulan data dan menyusun laporan laporan pada umumnya tidak atau kurang minat terhadap bahasa angka. Ini berarti bahwa psikiater harus secara aktif diikutsertakan dalam sistim informasi ini. Kedua hasil ini dianggap penting sebagai umpan-balik bagi RSJ. yang acapkali sangat berbeda. terbentuklah tim khusus di Direktorat Kesehatan Jiwa untuk menangani masalah sistim informasi ini. Sejak sukses pertama itu mulai dikembangkan DIPAM lain. Mengingat kesukaran. Salah satu kendala bagi sistim pencatatan dan pelaporan yang sebenarnya merupakan kendala yang umum bagi upaya pengumpulan data di Indonesia. dan pencatat maupun pelapor harus memiliki expertise di bidang psikiatri yang lebih besar dibandingkan dengan petugaspetugas sebelumnya. Berdasarkan pengalaman-pengalaman preliminer ini. Pada tahun . Walaupun empat DIPAM ini dikembangkan tersendiri. Laporan-laporan ini pun tidak menyediakan kesempatan dalam sistimnya untuk memberikan semacam umpan balik (feedback) kepada rumah sakit yang bersangkutan.1965. Terjemahan dalam bahasa Indonesia telah dipersiapkan dengan penyesuaian items-nya. Format asli yang digunakan untuk optical scanning bagi komputer IBM 360 model 30 dirubah dan disesuaikan dengan keadaan di Indonesia. yang pengolahannya menggunakan komputer. maka namanya diganti dengan Daftar Isian Pasien Mental Rawat Rumah Sakit atau DIPAM Rawat RS. Pada tahun 1980 dikembangkan DIPAM Pemulangan yang diisi apabila pasien yang dirawat di RSJ dipulangkan. penggunaan istilah pasien baru dan lama. lama perawatan. Sejak 1972 hingga kini Direktorat Kesehatan Jiwa menerbitkan laporan profil dan kondisi pasien mental dari semua fasilitas psikiatrik setiap tahunnya3.petugas di rumah sakit untuk menyusun laporan yang tepat dan akurat. Berdasarkan pengalaman-pengalaman yang menggembirakan ini. Hasil print-out berupa dua macam : (1) ceritera informatif (narrative) dari pasien-pasien mental dalam bahasa Inggris dan Indonesia (2) laporan statistik dari data yang tercantum dalam kuesioner. DIPAM Rehabilitasi yang merupakan suatu formulir pencatatan dan pelaporan tentang pasien mental yang mengalami proses rehabilitasi. Dengan adanya narrative print-out. Pada tahun 1977 dikembangkan DIPAM Rawat Jalan yang maksudnya digunakan dalam pelayanan pada poliklinik psikiatri khusus bagi pasien yang berobat jalan saja. untuk menyusun suatu sistim informasi yang dapat memenuhi persyaratan tersebut. karena dari data itu pimpinan RSJ dapat dengan mudah mengetahui profil pasien mental di RSJ-nya dan dapat membandingkannya dengan RSJ lain. Mereka biasanya kurang pula menghayati pentingnya untuk mengirim data dan laporanlaporan yang akurat. di samping bagi staf RSJ merupakan bahan penting untuk memperbaiki kegiatan RSJ seoptimal mungkin. Untuk dapat menciptakan suatu sistim informasi yang meliputi semua aliran psikiatrik yang terdapat di antara para psikiater. New York.kesukaran yang cukup besar untuk melumpuhkan kegiatan Direktorat Kesehatan Jiwa sebagai instansi yang berwenang dalam upaya kesehatan jiwa di Indonesia.A. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (Psychiatric Pilot Project).angka. Lagi pula data yang minim itu tidak sempat diolah karena untuk mengolahnya perlu tenaga khusus. perlu disusun suatu status mentalis pasien yang mencatat hal-hal dasar tentang kondisi pasien yang dapat diterima oleh semua psikiater sebagai data utama dalam pencatatan dan pelaporan mereka. pada dewasa ini sedang diusahakan suatu lin- 24 Cermin Dunia Kedokteran No. Laporan dan tabulasi statistik juga merupakan umpan balik yang cukup baik. Umpan balik merupakan dorongan yang positif bagi petugas. dan penjajagan terhadap pengolahan dan pengelolaan sistim informasi ini. Mengingat hal-hal di atas ini.S. maka sejak beberapa tahun dicarilah penyusunan suatu sistim informasi tentang pasien mental dengan berpedoman pada beberapa kriteria sebagai berikut : sistim dan proses pencatatan dan pelaporan harus efisien dan efektif. Dari hasil ujicoba ini diadakan perbaikan-perbaikan dan perubahanperubahan dalam daftar isian dan sistim pengelolaannya. ICAMI telah melakukan kerjasama dengan Bagian Psikiatri. Kuesioner ini merupakan daftar isian multiple choice yang berisi data demografik dan psikiatrik dari pasien mental. pekerjaan dokter di RSJ untuk menyusun status pasien dapat dipersingkat sekali. Salah satu ciri khas bagi ilmu psikiatri adalah bahwa dalam tubuh disiplin ilmu ini terdapat banyak aliran dan orientasi teoritik yang berakibat bahwa antara para psikiater terdapat cara penyusunan laporan pasien berdasarkan orientasi masingmasing.

ISI DARI DIPAM Sebagai gambaran dari ruang lingkup perangkat data pada sistim informasi DIPAM.fasilitas psikiatrik. DIPAM aslinya dikembalikan ke tempat asalnya. seperti: nama. dokter atau perawat yang bersangkutan sesuai dengan bidangnya. apakah ada items yang kurang atau lupa diisi. remisi. Untuk ini telah dikembangkan suatu batch-editing program yang terdiri dari 3 macam hasil keluaran : a. aktivitas keagamaan. Direktorat Kesehatan Jiwa merupakan instansi sentral yang mengkoordinasi se luruh sistim dan mengadakan pengolahan secara sentral dari data pasien mental yang tertera dalam sistim DIPAM. perawatan sebelumnya. Informasi tentang orang tua pasien ditanyakan di bagian ini pula. seleksi dan testing psikologik untuk menentukan bakat untuk latihan-latihan tertentu. penyalahgunaan alkohol dan obat-obatan. Sesampainya di Direktorat Kesehatan Jiwa. Hospital summary batch -editing report Untuk semua fasilitas psikiatrik yang dimaksudkan agar petugas di Direktorat Kesehatan Jiwa dapat secara tepat dan cepat memperoleh gambaran tentang kualitas laporan yang dibuat oleh fasilitas . keadaan perumahan. dan codingsheet dikirimkan ke Direktorat Kesehatan Jiwa untuk diolah lebih lanjut. pengobatan pasien dalam ruangan. Bagian II: Bagian ini berisi data medik. Di sini ditanyakan tentang lamanya episode penyakit sekarang. perkiraan taraf inteligensi. diagnosis dsb. 3. Bagian II : Bagian ini meliputi data tentang pemeriksaan pre liminer. Items yang menjadi perhatiannya khusus itu dicetak dengan tipografi agak beda dari items lainnya. sedangkan bagi fasilitas. Editing oleh komputer. seperti dibesarkan di tempat urban atau rural. 2. rujukan. maka koreksi data perlu dilakukan untuk menjamin keabsahan data. Laporan ini dimaksudkan agar supaya pars pengisi DIPAM dapat memusatkan perhatiannya pada items tertentu yang diisi secara kurang memuaskan. jumlah orang yang hidup bersama dengan pasien dsb. alamat tempat lahir. umur. ke .unsur sebagai berikut : 1. 2. nomor identifikasi rumah. prognosis dan pengobatan sebelum masuk rumah sakit. 1. cepatnya timbul penyakit.psikiatrik. dan beberapa items yang penting untuk dianalisa seperti jenis kelamin. Selanjutnya ada informasi tentang pendidikan. bercerai. informasi tentang pekerjaan dan prestasi serta partisipasi keluarga dalam usaha rehabilitasi. Pemeriksaan DIPAM oleh petugas di Direktorat Kesehatan Jiwa perihal data esensial yang diperlukan untuk menjamin input yang baik. codingsheet ini dikirim setiap 2 minggu sekali. 35.kage yang memungkinkan mengikuti perjalanan masing-masing pasien dari mulai kontak pertama dengan fasilitas psikiatrik hingga kontak terakhir. diagnosis pada waktu masuk. dalam sistim ini telah dikembangkan suatu batch-editing system4 di mana setiap kiriman data diperiksa melalui komputer perihal kekurangankekurangan atau kesalahan. kan beberapa contoh data yang dicatat dan dilaporkan. penyakit jiwa dalam keluarga atau penyakit lain. diagnosis. Bagi fasilitas-fasilitas psikiatrik di Jawa. dan perbaikan data bila diperlukan. maka codingsheets dikumpulkan dan dikirim ke pusat pengolahan untuk dialihkan kepada keypunch cards. Sekalipun dalam buku laporan statistik ini diterbitkan 56 tabel standar dan 10 grafik. tahanan. PENGELOLAAN SISTIM INFORMASI Sejak sistim informasi ini diciptakan. dan aktivitas dalam masyarakat. pekerjaan.fasilitas psikiatrik di luar Jawa sekali sebulan. Pemeriksaan DIPAM oleh petugas di RSJ atau fasilitas psikiatrik. dalam karangan ini akan dikemuka. cross-tabulation programs telah dipersiapkan oleh Direktorat Kesehatan Jiwa. Punched cards yang memuat semua data kemudian dimasukkan ke dalam kom puter yang menghasilkan narrative print-out. Semua DIPAM diisi oleh psikiater. DIPAM Rehabilitasi Dipam ini terdiri dari 3 bagian : Bagian I : Bagian ini berisi data tentang latar belakang sosiokultural. perilaku kriminal. jumlah episode. nomor identifikasi. hukuman. Bagian III : Bagian ini berisi data tentang evaluasi pasien. Yang menjadi perhatian utama dalam pemeriksaan ini adalah items yang berisi nomor identifikasi pasien. sikap keluarga terhadap penyakit pasien. Selanjutnya pada tiap fasilitas psikiatrik DIPAM dikumpulkan oleh seorang administrator (koordinator) yang memeriksa secara teliti masing-masing DIPAM. dokter yang memeriksa.kesalahan yang masih terdapat dalam data. mampuan untuk beradaptasi sosial dan prestasi pekerjaan. data diperiksa kembali oleh seorang petugas perihal kelengkapan mformasi dalam DIPAM. Dalam sistim ini terdapat unsur . komposisi dari rumah tangga. DIPAM Rawat RS Bagian I : Bagian ini berisi informasi administratif dan personal. Untuk tujuan itu. Untuk itu. namun setiap waktu dapat dimintakan tabel-tabel lain di luar tabel standarapabila ini dibutuhkan oleh salah satu fasilitas psikiatrik misalnya untuk usaha administratif atau riset. Setelah itu codingsheet yang ada pada formulir DIPAM dirobek. Hospital summary batch-editing report yang melaporkan persentase dari items yang diisi secara tidak tepat. dan sumber anamnesis. yang satu kopi nanti akan dikirimkan kepada rumah sakit yang bersangkutan dan satu kopi disimpan dalam ruangan khusus di Direktorat Kesehatan Jiwa. pisah atau kawin kembali. Setelah semuanya dianggap lengkap. Mengingat syarat utama bagi pengolahan data secara oto matik yaitu data harus bersih. Di sini juga ditanyakan tentang latar belakang lingkungan. c. 1984 25 . fasilitas psikiatrik. b. jenis kelamin. yaitu apakah mereka masih hidup. semua data yang telah dikirimkan oleh fasilitas-fasilitas psikiatrik diolah bersama dalam suatu tabulasi statistik yang diterbitkan setiap tahunnya. Pada akhir tahun kalender. Error analysis report yang mengidentifikasi kesalahan yang dibuat dalam masing-masing pengiriman. tanggal masuk. tanggal masuk rumah sakit.sakit. status perkawinan. Cermin Dunia Kedokteran No.

PENGGUNAAN DARI SISTIM INFORMASI INI Dengan adanya sistim informasi ini. 4. dan prognosis. DIPAM Pemulangan DIPAM ini tidak berdiri sendiri dan harus dikaitkan dengan data yang terdapat dalam DIPAM Rawat RS. Ini dapat mengarahkan penelitian-penelitian operasional dan evaluatif lebih lanjut. kaitkan dengan DIPAM Rawat RS. Beberapa kecenderungan perubahan dalam variabel umur dan taraf sosial-ekonomis dapat jelas terlihat dari tahun ke tahun. Para dokter dan petugas paramedik dilatih untuk mengemukakan pertanyaan yang lebih akurat dan secara lebih sistematik. dan selanjutnya memperlihatkan pola endemik10. dapat dikemukakan. bahwa keterlambatan mengobati pasien mental ke rumah sakit adalah sekitar 2. dalam DI PAM ini terdapat pula dua bagian yang terdiri dari data demografik dan psikiatrik dengan diagnosis . maka komunikasi antara psikiater dapat lebih dipermudah. dan sebagainya akan berguna sebagai masukan untuk perubahan kebijaksanaan pengelolaan rumah sakit 5-7 3 Bidang Penelitian Karena data diperoleh dari semua bagian di Indonsia berdasarkan kriteria pencatatan yang sama. terapi tindak lanjut. Para administrator sekarang sudah memperoleh gambaran yang lebih komprehensif tentang ke. adaan pasien mental di Indonesia. Informasi tentang beban dan jumlah pasien. dapat dilihat rumah sakit mans yang menerima pasien kronik lebih banyak dibandingkan dengan rumah sakit lain 6. Bidang administratif dan perencanaan Analisis data dari DIPAM dapat berguna bagi administrator perencana. Dari Data ini dapat dilihat perkembangan penyalahgunaan obat narkotik secara epidemiologik yang memuncak pada tahun 19721974. karena banyak data dapat direkam dan diolah dengan menggunakan unit pengolahan otomatik. ini sangat erat kaitannya dengan kepadatan penduduk. Ini berarti di dalam masa itu jelas terdapat usaha pengobatan lain dan berada di luar ruang lingkup dari sistim rumah sakit jiwa. Beberapa trend diagnostik dengan segera dapat dilihat dan dimonitor bila ini diperlukan. dapat pula diperoleh data medik-psikiatrik tentang perkembangan penyakit pasien dari permulaan hingga kini. hanya Direktorat Kesehatan Jiwa yang memiliki data tentang penyalahgunaan obat narkotik yang dirawat di RS Jiwa. Strategi terapi dan obat-obatan yang pemah diberikan kepada pasien dapat langsung dilihat sehingga tidak perlu lagi dicoba obat psiko-farmaka lain. tanggal pemulangan dan jenis terminasi perawatan. kebutuhan akan obat-obatan . Kualitas pelayanan dapat pula dibandingkan dan perbaikan dapat disarankan. menurun pada tahun 1977 . Karena kemantapan data ini. Dari data yang diperoleh hingga kini.000 penduduk. 3. dapat dibuatkan komparasi antara praktek diagnosis macam-macam fasilitas psikiatrik 8. yang menunjukkan bahwa jumlah kapasitas tempat tidur untuk pasien mental dan jumlah RS Jiwa masih jauh di bawah negara-negara berkembang lain. maka setiap tahun data ini dikutip dalam laporan tahunan ASEAN DRUG EXPERT MEETING dan badan-badan internasional seperti WHO. 35. hubungan antara perawatan pertama (first admission) dan perawatan berkali-kali. Dengan demikian. dari pola rujukan terlihat bahwa kebanyakan pasien dikirim untuk dirawat di RS Jiwa oleh keluarganya. admission rates antara propinsi -propinsi di Indonesia berbeda cukup jauh. diagnosis akhir. Dengan adanya kriteria yang seragam dan yang disetujui bersama. Kegunaan yang sangat menonjol adalah dalam hal memonitoring penyalahgunaan obat narkotik claim masyarakat. 1984 . Bidang Pendidikan Mengisi DIPAM itu sendiri merupakan suatu pengalaman edukatif. Selain daripada itu. Selain itu. Data statistik rumah sakit yang mantap dapat dikumpulkan dari tahun ke tahun. Bidang medik-psikiatrik Sistim ini memungkinkan pencatatan yang lebih lengkap dari pada dengan cara yang konvensional. dan sebagian kecil saja yang dikirim oleh polisi atau pengadilan. Colombo Plan dsb. Penelitian selanjutnya menunjukkan bahwa para pengobat tradisional memegang peranan yang cukup penting dalam masa-masa pertama seorang menderita sakit jiwa. maka perbandingan dapat dibuat antara daerah satu dengan daerah lain. telah diletakkan dasar infrastruktur dari suatu sistim yang mantap dan yang dapat dikembangkan lebih lanjut. dan rencana follow-up selanjutnya. Dengan menggunakan Pedoman Penggolongan Diagnosa Gangguan Jiwa (PPDGJ) I. dan akhirnya disusun suatu rencana follow up. MANFAAT DARI SISTIM INFORMASI INI Perihal manfaat dari proyek ini dapat dikemukakan beberapa hal sebagai berikut : 1. maupun untuk mengambil keputusan. 26 Cermin Dunia Kedokteran No. Data yang dicatat dalam DIPAM ini jauh lebih sederhana. perubahan-perubahan sesuai dengan musim (seasonal trends).Aspek rekreasi dan penyesuaian pribadi dinilai pula dalam bagian ini. Selain itu. Selain beberapa data identifikasi yang memungkinkan DIPAM ini di.6 bulan. mengingat bahwa pengisiannya harus selesai dalam situ kali kunjungan dibandingkan dengan DIPAM Rawat RS yang untuk pengisiannya diberikan waktu satu minggu. 2. Dari data ini dapat pula dihitung hospital admission rates per 100. dapat dipertanggungjawabkan pembangunan RS Jiwa barn di propinsi-propinsi yang belum memiliki RS Jiwa.1978. Tentang penerimaan pasien untuk dirawat. Selain data sosiodemografik. 5-6. berguna pula untuk merencanakan ketenagaan. Selanjutnya dicantumkan suatu prognosis di lihat dari segi mental maupun sosial. Pada waktu penyalahgunaan obat narkotik mulai memasuki Indonesia di tahun 1969 dan memuncak pada tahun 1973. DIPAM Rawat Jalan Sebagaimana disusun dalam DIPAM Rawat RS. informasi secara stabil akan dapat menstimulasi penelitian-penelitian epidemiologik yang lebih canggih‚ 4. terdapat data tentang pengobatan yang diberikan selama perawatan. Informasi ini selain bernilai sebagai data epidemiologik. 1973. 9.

Malaysia. 1984 27 .1977.1979. National Workshop on Psychiatric Epidemiology. biaya dapat dikurangi secara memuaskan dengan kegunaan yang melebihi dari sistim informasi konvensional lain. Eds. 1971. R.A computerized recording system for mental patients in Indonesia. 3. General Purpose Psychiatric Qustionnaire. Proceedings of the Second Regional Seminar on Psychotropic Medication. Satan R. 2. Setyonegoro IC. Nathan. Saban. Kuala Lumpur. 1983. Malaysia 14-20 May 1979. Salan R and Sadono B. Jiwa 14 1981. Salan R.PENUTUP Dari apa yang telah diuraikan di atas. The use of computers by the Ministry of Health in Indonesia. in Safeguarding Psychiatric Privacy — Computer Systems and Their Uses. and Salan R. (3) : 33-53. Jiwa 8 1975. Buku Laporan Paden Mental dan Narkotik di Rumah Sakit Jiwa di Indonesia. John Wiley and Sons. Eksaserbasi gangguan mental sebagai parameter efektivitas terapi dalam psikiatri. Proceedings Workshop on Reduction of Demand for Illicit Drgu s in South East Asia. Salan R. Utilization of mental helath data system for helath planning. Departemen Kesehatan. 10. Direktorat Kesehatan Jiwa. 7.1977 (4) : 97 . 9. A Colombo Plan PUbliation. Taintor. Sadono B. 8. KEPUSTAKAAN 1. Direktorat Kesehatan Jiwa. 35. Penang. namun setelah sistim cukup stabil. Direk torat Kesehatan Jiwa. 1973. jelas bahwa suatu sistim informasi tentang pasien mental dengan menggunakan teknologi modern dapat dilakukan juga di negara yang sedang berkembang dan berpenghasilan rendah. (2) : 91 -111. Walaupun biaya pada waktu mulai menegakkan sistim ini tinggi. New York: Human Sciences Press. 1977. Laska EM and Bank R. 1975. Dep. Satin R dan Sadono B. Laska EM et al Eds. Zebulon and Kline. Personal Characteristics of first admissions in mental hospitals in Indonesia. 6. (terbitan setiap tahun dart tahun 1972-1982). Laporan Subdit Pengembangan Program Direktorat Kesehatan Jiwa. 5. in Information Support to Mental Health Programs. Kes RI 4. Salan R The Indonesian automated information system for mental patients. Jiwa 10.107. Cermin Dunia Kedokteran No. Tjahjsna 1. Inc. National mental hospital reporting programme: some trends in the number and characteristics of drug users in Indonesia 1972 .

yang dalam prakteknya dokter ahli jiwalah yang harus menentukan. criminal responsibility). Konsekuensi dari keterangan ahli ini : ada tidaknya gangguan atau penyakit jiwa pada terdakwa akan dikaitkan dengan dapat atau tidaknya dipertanggungjawabkan tindak pidana tersebut kepadanya. Dalam KUH Pidana yang hingga kini masih berlaku. Tujuannya untuk menetapkan apakah terdakwa itu menderita gangguan jiwa atau tidak. Bila dalam suatu perkara pidana. Depkes RI Salah satu titik sentuh di antara sekian banyak titik sentuh antara disiplin ilmu kedokteran jiwa dan ilmu hukum pada forum peradilan adalah pengertian tentang pertanggungjawaban kriminal (kadang-kadang juga disebut pertanggungjawaban pidana. Dapat dilihat suatu 28 Cermin Dunia Kedokteran No. Namun demikian hingga kini belum dicapai kesepakatan tentang batasan-batasan dari pertanggungjawaban pidana ini. 1984 . Sejauh manakah hukum biasa dapat diberlakukan terhadap seorang yang ada gangguan jiwanya? Sejauhmanakah perkecualian dapat diberikan? Ini semua merupakan pertimbangan yang cukup rumit bagi hakim. karena sejak dahulu dirasakan adanya unsur ketidakadilan bila peraturan-peraturan hukum yang berlaku untuk orang normal diterapkan kepada mereka yang terganggu jiwanya. untuk memberikan keterangan ahli dalam sidang peradil an. namun justru dengan adanya sikap manusiawi ini timbul masalah-masalah lain yang mempersukar penilaian hakim atau penegak hukum. PNPNCH. 35. Rudy Salan Kepala Subdirektorat Epidemiologi dan Psikofarmakologi Direktorat Kesehatan Jiwa. dalam fasal 44 ayat I dan 2 disebut hal-hal sebagai berikut : 1) Barang siapa mengerjakan sesuatu perbuatan. seorang dokter tidak dapat dianggap kompeten menentukan pertanggungjawaban pidana ini. pertanggungjawaban pidana dalam kaitannya dengan fungsi ego1 dsb. yang tidak dapat dipertanggungkan kepadanya karena kurang sem* Naskah disampaikan dalam Simposium Psikiatri Kehakiman. JOJuli ‚ 2 Agustus 1984.batasan dan istilahistilah.Pengertian Pertanggungjawaban Kriminal Atas Perbuatan Individual Dalam Rangka Visum et Repertum Psikiatrikum dr. Medan. maka yang berwenang dalam sidang peradilan dapat memanggil seorang ahli kedokteran jiwa (psikia ter). Di satu pihak ilmu hukum mengintroduksi pengertian dan istilah ini dalam perundangundangan. pertanggungjawaban pidana dikaitkan dengan kemauan bebas dan aliran determinisma. Problema di sini. Sikap yang demikian dalam peradilan memang masuk akal. tetapi di lain fihak para penegak hukum selalu menanyakan kepada ahli ilmu kedokteran jiwa untuk menetapkan apakah suatu perbuatan melanggar hukum (pidana) dapat diptertanggungjawabkan kepada seorang terdakwa yang diduga terganggu jiwanya. Bahwa makna sikap manusiawi dari peradilan di negara kita tercermin dalam fasal 44 KUH Pidana tidak dapat diragukan lagi Yang menjadi masalah di sini yaitu batasan. Salah satu istilah yang ingin diketengahkan di sini adalah : "tidak dapat dipertanggungkan kepadanya" atau dalam bahasa Belanda aslinya "niet kan worden toogerekend" Banyak hal telah ditulis dan dibahas tentang pertanggungan atau pertanggungjawaban ini. Titik sentuh ini merupakan hal unik yang tidak didapati pada cabang-cabang ilmu kedokteran lain. seorang tersangka atau terdakwa diragukan kondisi kesehatan jiwanya saat ia melakukan perbuatan pidana. Kongres Nasional III. karena dalam pendidikan kedokteran tidak ada suatu mata pelajaran khusus yang membahas dan mengkuliahkan semua seluk-beluk pertanggungjawaban pidana.lamaya satu tahun untuk diperiksa. 2) Jika nyata perbuatan itu tidak dapat dipertanggungkan kepadanya karena kurang sempurna akalnya atau karena sakit berubah akal. Beberapa aspek telah disorot antara lain : falsafahnya. Sikap yang amat manusiawi dari peradilan ini perlu dipuji. puma akalnya atau karena sakit berubah akal tidak boleh dihukum. maka Hakim boleh memerintahkan menempatkan ia di rumah sakit gila selama . toerekeningsvatbaarheid. toerekenbaarheid. Jadi jelaslah bahwa konsep dan pengertian pertanggungjawaban pidana merupakan konsep hukum tanpa diberikan batasan-batasan yang tegas.

situasinya menjadi lain. Beberapa fasal yang menentukan batasan dan mengatur prosedur penulisan keterangan ahli dalam KUHAP sesuai dengan jiwa perlindungan terhadap hak azasi manusia. sekarang dapat diminta pula oleh Cermin Dunia Kedokteran No. Tersangka atau terdakwa berhak untuk mengusahakan dan mengajukan saksi dan atau seseorang yang memiliki keahlian khusus guna memberikan keterangan yang menguntungkan bagi dirinya. 3. Keterangan ahli adalah keterangan yang diberikan oleh seorang yang memiliki keahlian khusus tentang hal yang diperlukan untuk membuat terang suatu perkara pidana guna kepentingan pemeriksaan (KUHAP Ketentuan Umum fasal 1 hutir 28) 2. Alat bukti 1. Tentang kemampuan dan kompetensi seorang psikiater untuk menetapkan pertanggungjawaban pidana seorang terdakwa. keterangan ahli c. Oleh karena itu. pemberian keterangan ahli kedokteran jiwa dalam rangka visum et repertum hanya dimintakan oleh hakim saja (Undang-Undang nomor 3 tahun 1966 tentang Kesehatan Jiwa fasal 5 ayat 1 sub e). yaitu hanya hakimlah yang dapat menetapkan apakah suatu perbuatan dapat dipertanggungjawabkan atau tidak.yang kami akui merupakan kesan yang sangat pribadi dan mungkin tidak disetujui oleh banyak orang . ditetapkan hanya satu hukum acara pidana yang berlaku untuk seluruh Indonesia. ada pula pendapat-pendapat yang bertentangan. Tapi ketentuan yang tercantum di dalamnya ternyata belum memberikan jaminan perlindungan terhadap hak azasi manusia dan perlindungan terhadap harkat dan martabat manusia sebagaimana wajarnya dimiliki oleh suatu negara s. antara para dokter sendiri timbul pendapat. Dari psikiater diharapkan untuk memberi jawaban konfirmatif atau non-konfirmatif dalam kesimpulan pemeriksaannya terhadap pertanyaan tentang pertanggungjawaban. Ada yang berpendapat bahwa masalah pertanggungjawaban (atau kesalahan. (KUHAP fasal 179 ayat 1). di mana beberapa fasalfasal dan lampirannya mengatur secara teknis pelaksanaan keterangan ahli kedokteran jiwa. telah dicoba pula ditetapkan tentang tidak dapat nya dipertanggungjawabkan suatu tindak pidana dari kurang berkembangnya ego 1 Di samping pendapat.pendapat yang berbeda. Kesan kami . peraturan yang menjadi dasar bagi pelaksanaan hukum acara pidana dalam lingkungan peradilan umum adalah Reglemen Indonesia yang diperbarui (RIB) atau yang juga dikenal dengan Het Herziene Inlandsch Reglement atau HIR (Staatblad tahun 1941 nomor 44). ia dapat minta pendapat orang ahli atau orang yang memiliki keahlian khusus. Sebelum adanya KUHAP. Dengan demikian keterangan ahli yang dahulunya hanya dapat diminta oleh hakim. keterangan saksi b. 1984 29 . khususnya dalam suatu proses peradilan di bawah sorotan mass media dan masyarakat. Pada masa sebelum KUHAP berlaku. Alat bukti yang sah ialah a. 35. namun hingga kini belum timbul persoalanpersoalan yang merumitkan kedudukan mereka. Dalam hal diperlukan untuk menjernihkan duduknya persoalan yang timbul di sidang pengadilan. (KUHAP fasal 120 ayat 1) 2. (KUHAP fasal 65). schuld. Keterangan ahli ialah apa yang seorang ahli nyatakandi sidang pengadilan (KUHAP fasal 186).4 sedang tugas seorang psikiater hanya menetapkan fakta medik-psikiatrik saja. menyatakan hal-hal sebagai berikut : Keterangan ahli 1. hakim ketua sidang dapat minta keterangan ahli dan dapat pula minta agar diajukan bahan baru oleh yang berkepentingan. culpa) adalah masalah psikiatri dan oleh karenanya seorang psikiater dapat lebih pasti menentukannya daripada hakim. walaupun pada dasarnya hakim sudah mempunyai dugaan tertentu tentang pertanggungjawaban tersangka atau terdakwa. Untuk menjelaskan hal ini perlu diterangkan sedikit tentang lahirnya KUHAP. Dilihat dari segi teori psikodinamik. 1993/KDJ/U/70 tentang Perawatan Penderita Penyakit Jiwa tahun 1970. Tambahan Lembaran Negara Nomor 81) serta semua peraturan pelaksanaannya dan ketentuan yang diatur dalam peraturan perundang undangan lainnya. karena dianggapnya terletak di luar expertise mereka sebagai ahli dalam ilmu kedokteran. Het Herziene Inlandsch Reglement berhubungan dengan Undang-Undang Nomor 1 Drt tahun 1951 (Lembaran Negara tahun 1951 nomor 59. surat d. Dalam hal penyidik menganggap perlu. keterangan terdakwa (KUHAP fasal 184 ayat 1) Minta pendapat orang ahli 1. petunjuk e. Dengan adanya undangundang Nomor 1 Drt. kurang jelas pengertian maupun konsepnya.yaitu pemeriksaan visum et repertum psikiatrikum dijalankan karena diharuskan oleh prosedur hukum. yang mau tidak mau akan menimbulkan beranekaragam permasalahan.daerah sentuh antara disiplin ilmu kedokteran jiwa dan disiplin ilrnu hukum yang kabur. dan biasanya dalam redaksi dari permintaan itu ditanyakan apakah tindak pidana yang dilakukan oleh terdakwa dapat dipertanggungjawabkan kepadanya atau tidak.pendapat ini. Hanya psikiaterlah yang dapat menentukannya secara ilmiah2. tahun 1951. Walaupun bagi beberapa psikiatel dirasakan berat menjawab pertanyaan secara demikian. Dengan latar belakang medik-psikiatrik ini.3. 3. dan biasanya hakim dengan penuh kepercayaan akan iktikad baik para psikiater menerima keterangan ahli dengan baik. Pengalaman menunjukkan bahwa di Indonesia kasus-kasus kontroversial jarang dikemukakan kepada para psikiater. sepanjang hal ini mengenai hukum acara pidana perlu dicabut dan diganti dengan hukum acara pidana baru yang mempunyai ciri kodifikasi dan unifikasi berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar1945. yaitu RIB. Akan tetapi dengan diundangkannya KUHAP pada tahun 1981. (KUHAP fasal 180 ayat 1). Sesual dengan peraturan Menteri Kesehatan No. Setiap orang yang diminta pendapatnya sebagai ahli kedokteran kehakiman atau dokter atau ahli lainnya wajib memberikan keterangan ahli demi keadilan. hakimlah yang selanjutnya menetapkan apakah terdakwa dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya atau tidak.

Pada tahun 1535. Apakah yang sekarang dapat dipakai sebagai pedoman. b. ". yaitu : golongan pendapat dari Eropa Barat (Perancis. schuld in engere zin). Pertanggungjawaban pidana menurut hukum pidana terdiri dari tiga unsur : 1. Walaupun pada 30 Cermin Dunia Kedokteran No. perlu diingat apabila pertanggungjawaban pidana dikaitkan dengan gangguan atau penyakit jiwa. Pada tahun 1265. dalam keyakinannya yang salah (delusi) : bahwa Tuhan akan menghancurkan dunia.penyidik (polisi) dan tersangka atau terdakwa sendiri. hakim Kenyon menyatakan: "If a man is in a 2. konsep pertnggungjawaban pidana juga tidak bisa luput dari konsep sakit dan sehat dalam ilmu kedokteran pada umumnya." James Hadfield dibebaskan dari hukuman 3. Keadaan demikian dapat menyukarkan kedudukan dan kredibilitas psikiater sebagai saksi dalam suatu proses peradilan.tidaknya bagi seorang yang berasal dari disiplin ilmu kedokteran. Simons mengatakan: terekeningsvatbaarheid dapat diPada tahun 1812 terjadi peristiwa pembunuhan yang berhasil pandang sebagai suatu keadaan psikis. 2. he is not criminally oleh masyarakat. Kelakuan yang disengaja (unsur sengaja). Pada kesempatan ini akan dikemukakan pendapat dari beberapa ahli saja. dapat dibayangkan terjadinya situasi dikemukakannya beberapa keterangan dengan kesimpulan tentang pertanggungjawaban pidana yang berbeda-beda. labouring under melancholy distemper . dan . ahli dalam masalah orang kriminil yang sakit jiwa mengemukakan tes di mana seorang tidak dapat dipertanggungjawabkan perbuatannya apabila is : .pendapat ini perlu diketengahkan sebagai bahan pertimbangan bagi psikiater bila ia diminta membuat keterangan ahli dalam sidang peradilan. Pada hakekatnya pendapat . Dengan perkembangan ilmu kedokteran jiwa yang sangat pesat akhir-akhir ini. 3. a. merupakan suatu tes yang hampir serupa dengan apa yang pernah diputuskan 500 tahun yang lalu. peradilan berusaha menyusun suatu tes untuk menentukan apakah seorang terdakwa dapat mempertanggungjawabkan tindak pidananya atau tidak. Pendapat . Dalam penjelasan kepada sendiri. Menyadari bahwa perbuatan-perbuatan itu tidak dibenarkan deranged state of mind at he time." 8 Satu abad kemudian.. account or number 29 pence. Menentukan kemauannya terhadap perbuatan . di samping adanya beraneka-ragam orientasi ilmiah dan teoritik dalam ilmu kedokteran jiwa. nor tell who was his father or mother.. Kemampuan berpikir itu terdapat pada orang normal. yang dilakukan menjatuhkan hukuman dari sudut umum atau pribadi dapat oleh seorang bernama Bellingham. Si pelaku sanggup. Pada tahun 1800 terjadi suatu peristiwa di mana seorang yang bernama James Hadfield melakukan percobaan pembunuhan terhadap raja George III dari Inggris. Suatu sikap psikis pelaku berhubung dengan kelakuannya. Jadi kesimpulannya toerekeningsvaatbaarheid berarti Walaupun demikian. maka dia melakukan percobaan pembunuhan terhadap rajanya dengan perhitungan bahwa negara akan 1.. 1984 . Oleh sebab itu pelaku dapat mengerti makna dan akibat kelakuannya. Sir Matthew Hale. dan ini hanya dapat dicegah dengan mengorbankan jiwanya sendiri. cakap atau mampu mengetahui bahwa perbuatannya itu melanggar hukum dan sesuai dengan kemauannya7. 2.. Selain itu. Spencer Percival. suatu keputusan dalam peradilan Inggris yang terkenal dengan Arnold case mengemukakan suatu tes untuk membebaskan seorang terdakwa yang sakit jiwanya apabila : "The dependent had to totally deprived of his reason so that he did not know what he is doing any more than an infant or a wild beast would have known. Toerekeningsvatbaarheid (dapat dipertanggungjawabkan). Jerman dan Belanda) dan golongan pendapat dari lingkungan Anglo-Saxon (Inggris dan USA). 35. atau sekurang-kurangnya pegangan bagi psikiater untuk menentukan pertanggungjawaban pidana itu sesuai dengan apa yang diharapkan oleh orang yang berwenang dalam suatu sidang peradilan? Beberapa ahli hukum dan psikiater kehakiman telah mencoba memberikan sumbangan pikiran tentang masalah pertanggungjawaban ini. 3. Tidak ada alasan untuk menghapuskan pertanggungjawaban pidana pelaku (unsur toerekenbaarheid) 4 Menurut Van Hamel. keputusan ini tidak sempat dijadikan prinsip kecakapan dan kemampuan7. katakanlah sebagian keterangan ahli a charge dana decharge.. mati berkat strategi pembelaan dari pembela Thomas Erskine.pendapat ini dapat dikelompokan dalam 2 golongan besar. hakim Bracton mengemukakan tes bahwa seorang dianggap sakit jiwa bila kelakuannya bagaikan binatang buas (wild beast). answerable for his act. Betapa jauhnya implikasi dan besarnya pengaruh terhadap interpretasi dari pertanggungjawaban pidana ini dapat diduga tapi sukar dibayangkan. demikian rupa sehingga atas Perdana Menteri Inggris. Unsur-unsur toerekenbaarheid menurut Pompe adalah : Suatu kemampuan berpikir dari pelaku yang memungkinkan dia menguasai pikirannya serta menentukan kehendak atau kemauannya. Fitz-Herbet membuat formulasi suatu tes yang membebaskan seseorang dari hukuman apabila : ".. anggota juri. ordinarily as great understanding as a child of fourteen years hath " 8 Pada tahun 1724. or how old he is.perbuatan itu. dan ilmu kedokteran jiwa pada khususnya6 Setidak . " Tes ini yang juga dikenal dengan nama wild beast test. Kelakuan dengan sikap yang kurang berhati-hati atau lalai (unsur kealpaan : culpa. toerekeningsvatbaarheid itu suatu kenormalan dan kematangan psikis yang membawa tiga macam kecakapan (geschiktheid) : dibenarkan. Karen sebagai orang yang saleh dia tidak mau melakukan tindakan tercela bunuh diri. Di Inggris. Oleh sebab itu pula pelaku dapat menentukan kehendaknya sesuai dengan pendapatnya (tentang makna dan akibat kelakuannya). Dapat memahami arti dan akibat sungguh-sungguh perbuatan menjatuhkan hukuman mati kepadanya. 1. hukum8. dan dapat diduga demikian pula pada pelaku7.. Peraturan-peraturan baru ini dapat menimbulkan situasi di man keterangan ahli jiwa diminta oleh beberapa pihak (lebih dari satu permintaan).

Mengingat kekurangan-kekurangan dari "M'Naghten rule" ini. The American Bar Foundation menyatakan : "Since the psychiatrist cannot accunrtely determine the defedant's capacity to distinguish right from wrong on the basis of his medical expertise. dan suatu perbuatan adalah hasil dari perbuatan berencana yang sadar (consciously determined intent). defect dan kompleksitas data medik-psikiatrik. Pembebasan M'Naghten menimbulkan heboh besar dalam parlemen Inggris. Bila wrong di sini berarti melawan hukum. USA. Untuk membalas dendam atas ketidakadilan terhadap dirinya yang sesuai dengan delusinya itu. Namun sekarang timbul masalah baru.. Bagi seorang psikiater. yang bernama Edward Drummond. mengemukakan apa yang dikenal dengan "Durham rule".10. Menurut para ahli hukum jiwa dipengaruhi oleh akal dan kemauan babas. sehingga akhirnya "Durham rule" pada tahun 1972 ditinggalkan dan diganti dengan Model Penal Code dari The American Law Institute. Tentang masalah right or wrong ini (tes ini juga dinamakan right or wrong test) tidak pernah dijelaskan secara lebih terperinci apakah salah ini menyangkut segi legal atau segi moral. the party accused with labouring under such a defect of reason. Tetapi kritik yang lebih penting yaitu tes ini hanya dapat digunakan terutama pada terdakwa yang menderita halusinasi dan delusi. dan berhubungan dengan itu pertanggungjawaban pidana. 35. M'Naghten menderita delusi persekutif dan menganggap bahwa partai Tories yang berkuasa pada waktu itu mengguber-uber dan membuatnya bangkrut. dan beberapa hari kemudian 15 ahli hukum diminta menyusun pedoman untuk menentukan pertanggungjawaban kriminal. pada tahun 1954 hakim David Bazelon dari District of Columbia. 1984 31 . sehingga dia melarikan diri dari Scotland. Durham yang telah melakukan pencurian dianggap sehat karena dapat membedakan right from wrong. hingga meninggal dunia. Sesuai dengan hukum yang berlaku waktu itu M'Naghten dibebaskan. Akan tetapi psikiater dalam peradilan ini menyatakan bahwa Durham pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa. it must be cleary proved that at the time of the committing of the act.waktu itu pembela mengemukakan sakit jiwa sebagai dasar pembelaan. A person is not responsible for criminal conduct if at the time of such conduct as a result of mental disease or defect he lacks substantial capacity either to appreciate the Cermin Dunia Kedokteran No. Ia dimasukkan dalam Rumah Sakit Jiwa selama 22 tahun. as not to know the nature and quality of the act he was doing. akan tetapi hanya merupakan hasil akhir dari runtuhnya sistim adaptif mental. namun hakim memutuskan Bellingham tetap salah dan dihukum gantung. dan tindakan ini akan menyelamatkan umat manusia. Hasilnya terkenal dengan nama "M 'Naghten rule" yang singkatnya berbunyi sebagai berikut : "They ought to be told in all cases that every man is presumed to be sane. Namun terhadap "M'Naghten rule" ini ada beberapa kritik yang perlu dikemukakan di sini. dan sekalipun ia dapat membedakan right from wrong tetap menderita sakit jiwa. ia menghadang Edward Drummond yang disangka Sir Robert Peel dan ditembaknya sampai mati. even to violate the oath he takes as a witness to tell the truth and nothing but the truth. his testimony on this issue is largely conjecture or a reflection of his own personal judgements of whether or not the defendant should be held responsible 9. Bagi seorang psikiater tindakan melawan hukum tidak selalu ditentukan oleh perbuatan berencana yang sadar. Dalam rangka ini Zilborg mengatakan : "This fundamental difference between verbal and purely intellectual knowledge and the mysterious other kind of knowledge is familiar to every clinical psychiatrist.11 "M'Naghten rule" ini penting karena berlaku di Inggris lebih dari 100 tahun dan juga di sebagian besar dari negara bagian di USA. . 9" Berdasarkan ini. disease. maka merupakan tindakan kriminal. he must be considered in the same situation as to responsibility as if the facts with respect to which the delusion exist were real 8. 8 Dengan adanya "Durham rule" ini. tetapi apabila wrong berarti tindakan a moral. Tes ini sebagai berikut : 1. maka kepada A tidak dapat dipertanggungjawabkan perbuatannya itu9. Lord Mansfield sebagai hakim mengemukakan alasannya atas dasar bahwa seorang terdakwa adalah sakit jiwa apabila dia tidak dapat membedakan yang benar dari yang salah (right from wrong) 9 Peristiwa bersejarah yang sempat menggemparkan Inggris pada waktu itu adalah pembunuhan yang dilakukan oleh seorang Scot bernama Daniel M'Naghten terhadap sekretaris pribadi Perdana Menteri Inggris Sir Robert Peel. to force him to violate the Hippocratic Oath. Zilborg selanjutnyamengatakan : "To force a psychiatrist to talk in terms of the ability to distinguish between right and wrong and of legal responsibility is . that he did not know that he was doing what was wrong. Seorang psikiater menilai terdakwa lebih mendalam daripada hanya perbuatan itu sendiri. ia tetap melakukannyakarena dia berpendapat (delusi) bahwa pembunuhan terhadap B adalah karena perintah dari Tuhan. until the contrary be proved to their satisfaction. or if he did know it. and that to establish a defense on the ground of insanity. Berdasarkan kasus ini dikemukakan Durham Rule" sebagai berikut : An accused is not criminally responsible if his unlawful act was the product of mental disease or mental defect. Para hakim maupun anggota juri menjadi bingung dengan istilah product. Oleh karena itu ia diadili. terdakwa dengan gejala-gejala lain yang sama berat sakit jiwanya tes right or wrong tidak dapat diterapkan. 9" Apa yang dikemukakan oleh Zilborg ini menyangkut inti dari perbedaan persepsi para jurist dan psikiater tentang sakit jiwa. it is the difference between knowledge divorced from affect and knowledge so fused with knowledge that it becomes a human reality. from disease of the mind. Where a person labours under partial delusions only and is not in other respects insane. Dia menilai seluruh kepribadian terdakwa dan menelaah perbuatannya dari segi alam sadar maupun tak sadar. Dalam sidang peradilan 9 dokter menyatakan bahwa Daniel M'Naghten menderita sakit jiwa. kepada psikiater diberikan kesempatan sebanyak mungkin untuk mengungkapkan bukti-bukti medik-psikiatrik tentang kondisi kesehatan jiwa terdakwa11. Walaupun A mengetahui bahwa tindakan ini melawan hukum. Contoh perbedaan ini dikemukakan oleh Sir James Stephen sebagai berikut : A telah membunuh B. and to possess a sufficient degree of reason to be responsible for his crimes.

dan karenanya secara prinsip tidak dapat diperiksa menurut psikiatei dan psikologi 13 Tanggungjawab dalam arti yang positif merupakan konsep moral philisophy. atau dianggap dapat dipertanggungjawabkan atas perbuatannya atau tidak. Dengan adanya KUHAP. dan halhal lain yang berkaitan dengan visum et repertum psikiatrik. maka jawabanjawaban terhadap 2 pertanyaan di atas (lihat noot) adalah: 1. Bila ini tidak ada. sehingga dapat dimengerti bahwa ia tidak cukup dapat atau tidak dapat seluruhnya mempertimbangkan dan mempertanggungjawabkan perbuatan yang didakwakan kepadanya itu. Jika ada. Untuk mengoperasionalisasikan pengertian sakit. Di sini jelas bahwa psikiater diwajibkan menjawab pertanyaan apakah suatu perbuatan pidana dapat dipertanggungjawabkan kepada seseorang terdakwa atau tidak. the terms "mental disease of defect" do not include an abnormality manifested only by repeated criminal or otherwise anti-social conduct. As used in this Article. Untuk menyusun pendapat ini memang diperlukan penelitian fakta. bagaimanakah sekarang keadaannya di Indonesia? Sebelum tahun 1970. dan sakit atau sehat merupakan pengertian yang terletak pada tare konseptual. melainkan suatu pendapat (judgment). timbul pertanyaan. tapi lebih sederhana dari M' Naghten rule 1 2 Setelah berlakunya Peraturan Menteri Kesehatan Tentang Perawatan Penderita Penyakit Jiwa No.perbuatan yang diancam hukuman itu? (deterrent efficiency). 2) Apakah hukuman terhadap orang ini. tentunya berdasarkan data medik.I. Berhubung dengan hal-hal tersebut di atas. Tidak. Oleh karena itu.fungsi yang dapat terkena disabilitas.gambaran yang jelas mengenai terjadinya perubahan d a r i terdakwa (penderita yang melanggar hukum) dan alasan-alasan yang menetapkan terdakwa (penderita) dapat dipersalahkan atau tidak. maka persoalan sakit dari sehat menjadi persoalan moral dan sosial. 2. Di antara fungsi. maka tidak dapat dikatakan ada penyakit. Di Jakarta diguna kan semacam right or wrong test. Bahan . ya. sejak Februari 1983 telah menyusun suatu kelompok studi non formal untuk mempelajari masalah ini. sedikit banyak 2. Jelaslah kiranya betapa lemah dan tidak pastinya kedudukan psikiater dalam peradilan.psikiatrik yang didapatkan selama pemeriksaan. 8 Dalam model Penal Code terdapat beberapa kemajuan. Direktorat Kesehatan R. khususnya bagi gangguan jiwa. Kesimpulan : Dengan perumusan yang singkat dari apa yang telah diformulasikan dalam diagnosis dan hasil. diberi gambaran. pendapat yang dikemukakannya didasarkan atas pendapat pribadi psikiater yang bersangkutan. dan pengetahuan ilmu kedokteran sebagai landasan rasional untuk menentukan pertanggungjawaban pidana ini menjadi kurang tepat. sehingga ia dapat dan wajar dihukum? Ini dapat dirumuskan menjadi pertanyaanpertanyaan : 1) Apakah hukuman akan berguna terhadap orang ini untuk mengubah perilakunya ke arah yang lebih baik? (efficient punishability). misalnya fungsi intensional dan fungsi volational atau dengan kata lain : fungsi kemampuan memaksudkan suatu tujuan dan fungsi kemampuan mengarahkan kemauan6. 35. ya. Akan tetapi apabila sakit dan sehat dikaitkan dengan pertanggungjawaban pidana. Beberapa pengertian pokok yang dapat dikemukakan : Pertanggungjawaban itu sebenarnya soal moril dan metafisik. 1993/ KDJ/U/70 tahun 1970. Mengingat adanya beberapa titik rawan ini. seorang psikiater maupun penegak hukum 32 Cermin Dunia Kedokteran No. Juga tampak bahwa psikiater tidak mempunyai pegangan sesuatu tes yang dapat dipakai. Tidak. jika diketahui oleh orang banyak. Untuk pengoperasionalisasikan pertanggungjawaban pidana dapat dikemukakan pertanyaan : "Apakah orang ini bertanggungjawab (penuh) atas perbuatan kriminal itu. sebagian besar psikiater yang bekerja di Rumah Sakit Jiwa Pemerintah melukiskan kesimpulannya sebagai tertera dalam lampiran Peraturan Menteri Kesehatan.bahan pemikiran dalam kelompok studi ini kemudian disempurnakan dalam Pertemuan Keifer Kesehatan Jiwa Tentang Visum et Repertum Psychiatricum 1984. 2.dapatnya dicari dasar rasional untuk bertindak moral (a rational basis for moral action)6 Seorang psikiater dalam laporannya perlu menyatakan apakah terdakwa menderita penyakit atau gangguan jiwa. dan penilaian tanggungjawab itu merupakan suatu moral act.26Januari 1984 di Jakarta. Dengan cacat ini dimaksudkan ketidakmampuan atau keterbatasan dalam sesuatu fungsi individu dibanding dengan kemampuan yang selayaknya ada pada usia dan fase perkembangan individu itu6.hasil dalam pemeriksaan somatis dan psikologik. a l pengertian lack of substantial capacity yang memungkinkan operasionalisasi dari pengertian sakit yang kemudian dalam perumusan di Indonesia dikaitkan dengan pengertian operasional dari pertanggungjawaban pidana. Dalam praktek ilmu kedokteran murni masalah konseptual tentang sakit dan sehat sebenarnya tidak terlalu mengganggu tindakan ilmiah kedokteran sehari-hari. Ini bukan suatu hasil "pengukuran" atau "konstatasi". masing-masing psikiater dalam laporannya kepada pengadilan membuat kesimpulan berdasarkan pendapat masingmasing tentang pertanggungjawaban pidana. dapat dikatakan bahwa adanya penyakit setidak-tidaknya mengakibatkan cacat dalam taraf tertentu (disability). 25 . apakah kelainan jiwanya sedemikian keadaannya.6 Karena kedua pengertian pertanggungjawaban pidana. kelemahan ini dapat diduga akan beralih menjadi titik rawan dalam proses peradilan maupun profesi psikiater. Oleh karena itu.psikiatrik. 1984 . Setelah ditinjau beberapa tes untuk menentukan pertanggungjawaban pidana yang dikemukakan oleh ahli-ahli di bidang hukum dan ilmu kedokteran jiwa. perlu dicari konsep-konsep operasionalnya. 1. sedikit banyak Noot : (sebagai contoh. karena sedapat . dan dibuat oleh hakim dalam surat permintaannya). Adakah pada terdakwa kelainan jiwa yang tidak biasa pada waktu ia menjalankan perbuatan yang menyebabkan ia didakwa itu.criminality (wrongfulness) of his conduct or to conform his conduct to the requirement of the law. akan berguna untuk mencegah mereka melakukan perbuatan.

Soal pembuktian dalam psikiatei kehakirnan. B Pursuit of agreement — psychiatry and the law. Proseding Pertemuan Kerja Kesehatan Jiwa Tentang Visum et Repertum Psychiatricum 1984. Jonas. Philadelphia. (b) Konsep operasional tentang penyakit dengan memperhatikan keterbatasan kemampuan (disability) berupa : • Ketidakmampuan memaksudkan suatu tujuan yang sadar (disability intention). Carp EADE Gerechtelijke psychiatrie. 1984. 7.356. 1973. 1953. 12. KEPUSTAKAAN 1. Clinical handbook of psychiatry and the law. Lubis. Ralph. Cermin Dunia Kedokteran No. 1980. Psikiater dan peradilan n (revisi). 3. namun perumusan tentang pertanggungjawaban pidana yang telah dikemukakan di atas (dan merupakan semacam konsensus dalam suatu pertemuan kerja antara disiplin ilmu hukum. RI. 11. David. Amsterdam : Scheltema en Holkeme NV. Surat tanggapan terhadap Hasil Pertemuan Kerja Kesehatan Jiwa Tentang Visum et Repertum Psychiatricum. 8. 13. Namun demikian dapat dirasakan banyak ahli yang kurang puas. Direktorat Kesehatan Jiwa. Tan Pariaman. Jiwa 3 1970(1):4-11. Psychiatry today. Kolb. 1982. 35. Direktorat Kesehatan Jiwa. Lubis DB (Konsep gangguan jiwa dan tanggung jawab pidana. ilmu kedokteran. Keterangan ahli dalam Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) (Masalah keterangan ahli tertulis dan lisan oleh psikiater). • Daya guna pidana terhadap terpidana dan masyarakat sebagai upaya menakut-nakuti untuk mencegah perbuatan kriminil (deterrent efficiency). Freedman and Sadock (Eds). Hasan Basri Saanin Dt. 9. Tan Pariaman. Proseding Pertemuan Kerja Kesehatan Jiwa Tentang Visum et Repertum Psychiatricum 1984. 6. Jakarta Ghalia Indonesia 1983. Depkes. Modern clinical psychiatry. H. Gutheil. 1984 33 . Law and psychiatry — in Comprehensive textbook of psychiatry/III — Kaplan. Meyer. penegak hukum dan instansi lain yang ada hubungannya dengan problem ini) merupakan perumusan yang pada saat ini cukup memadai. Hasan Basri Saanin Dt. 4.dapat memakai pedoman sebagai berikut : (a) Konsep-konsep operasional tentang pertanggungjawaban pidana sesuai dengan gagasan pemasyarakatan dengan memperhatikan : • Daya guna pidana terhadap terpidana sebagai pengu• bah perilakunya (efficient punishability). Depkes RI 1984. Lubis DB. Amsterdam 4 : 351 .Clark. saran-saran dan perbaikan-perbaikan yang mungkin dapat dimasukkan dalam suatu pedoman tentang Visum et Reperturn psilciatrik yang direncanakan akan disusun oleh Direktorat Kesehatan Jiwa. 6 Mei 1984 kepada Staf Ahli Menteri Kesehatan. 5. Jiwa 3 1970. Budiarto M dan Fattah Zainal Abdul. Toronto Lippencot Company 1966. Stafford .20. De psychiatrische expert en de toerekenbaarheid. Slovenko. Williams and Wilikins. (1) : 2 . London : Penguin Books. Baltimore. 1956. DB : Peralihan dalam konsep tanggungjawab kriminil. New York: Mc Graw-Hill Company. Psychiatrische en neurologische bladen. 1984. Walaupun kita sadar bahwa masalah pertanggungjawaban pidana yang dikaitkan dengan kondisi mental seorang tersangka/terdakwa merupakan hal yang sangat rumit dan kompleks. Tokyo : Sauders Company. 8th Ed. (Hasil Pertemuan Kerja 1984). 2. Thomas G and Appelbaum Paul S. Lawrence C. H. • Ketidakmampuan mengarahkan kemauan (disability in intention). Robitscher. Forum ini kami anggap merupakan tempat yang cukup baik untuk mengajukan kritikan. 10.

Mengusahakan beberapa jenis kursus-kursus pra-pensiun. jangkauan pelayanan kesehatan mental baik melalui rumah sakit maupun yang bukan rumah sakit harus ditingkatkan. 3. late depression b. Mengikut sertakan Badan Pembina Kesehatan Jiwa Masyarakat yang telah ada di propinsi-propinsi. late mania 6. Schizophrenia . dan adalah tugas kita bersama agar rekomendasi tadi tidak mubazir. Pick's disease 5. mild psycho . 6. 8. severe psycho organic syndrome 3. agar mereka ikut aktif dalam menangani problema usia lanjut di Indonesia.khususnya untuk ASEAN/Indonesia. b.penanganan masalah ini hendaknya sudah dimulai sejak sekarang.l 1. Mengadakan komunikasi yang setingkat di level nasional dari berbagai organisasi. Mengorganisir diadakannya pertemuan secara lokal. 7. c. Untuk ini.organic syndrome b. khususnya tentang penyakit para lanjut usia. maka pada akhir abad ini. 5. Memulai dan merintis diadakannya dana dan fasilitas untuk riset. 9. 11. Alzheimer syndrome b. diperkirakan sekitar 60% dari populasi yang dikelompokkan "elderly group" akan berada di negara-negara berkembang. antara lain : hubungan yang baik dengan puskesmas maupun keluargakeluarga penderita. moderate psycho organic syndrome c. Mild psycho organic syndrome b. Ini tentunya menyangkut: a. Mengatur agar data dapat dikumpulkan secara sistematik. Pelayanan psiko-geriatrik akan diadakan sejalan dengan fasilitas kesehatan jiwa yang telah ada. Paranoid Syndrome (incl.Late schizophrenia 7. 35. dengan menyebarluaskan pengetahuan di bidang ini. KELAINAN-KELAINAN PSIKO GERIATRIK YANG PERLU DIKETAHUI Sebaiknya diungkapkan terlebih dahulu beberapa kelainan mental yang telah di ekspos oleh WHO sejak tahun 1980. na- sional maupun regional secara periodik dan teratur. 4. secara terarah dan terpadu .Psiko Geriatrik Sekilas Pintas dr. memperoleh tempat terhormat dalam masyarakat (senior citizens) 10. Dirintisnya suatu hubungan yang baik dengan fasilitasfasilitas kesehatan yang telah ada. antara lain : 1. terutama bagi mereka-mereka yang mempunyai kelainan psiko-geriatrik yang tidak dapat lagi dirawat dalam fasilitas yang telah ada. Atrophi senile psychosis : a. Mengingat pentingnya sistem kesehatan yang komperhensip bagi para usia lanjut. 1984 . Jakarta PENDAHULUAN John Henderson mengungkapkan : Dengan meningkatnya sarana kesehatan maupun upaya yang telah dilakukan oleh banyak negara di dunia. disesuaikan dengan kebutuhan. Arteriosclerotic psychosis and other cerebrovascular diseases : a. Pengobatan dan perawatan jangka pendek. : Oleh sebab itu. moderate senile dementia 2. Mengusahakan agar bagi para lanjut usia yang masih energetik dan berkapasitas unggul. Pembentukan institusi yang dapat memberikan pelayanan jangka panjang. Meningkatkan pengetahuan masyarakat di bidang psikogeriatrik. Tony Setiabudhi Bagian Psikiatri Fakultas Kedokteran Universitas Trisaksi. Memulai dengan "kurikulum formal". Jelas bahwa rekomendasi tersebut di atas memerlukan pengolahan lebih lanjut. maka diharapkan agar sistem kekeluargaan lebih dipererat. paraphrenia) 34 Cermin Dunia Kedokteran No. 2. Presennile dementia : a. Affective psychoses : a. Acute confusional state 4.

c. karena pelaporan yang menggunakan klasifrkasi inilah yang nantinya dapat diproses secara seragam. rigiditas. Proses ini berlangsung secara progresif. gangguan orientasi. dan dijumpai pula atrofi dari berbagai alat tubuh akibat kekurangan protein/kalori dan akibatnya terjadi emasiasi. Neuroses : — acute psychogenic reaction — reactive development 9. dan dapat berakibat: minat maupun inisiatif kurang. delirium. c. maka dapat saja dijumpai gejala-gejala yang lebih hebat seperti : gangguan kepribadian yang mengarah pada psikopat. Walaupun demikian. ginjal akibat kelainan vaskular ekstra serebral.8. Secara garis besar. temporo-oksipitalis dan daerah hipokampus. f. 3 . gangguan daya ingat.Vaskular Kelainan-kelainan yang dapat mengakibatkan sindroma ini adalah : a. Kelainan ini dapat menyertai suatu : a. Demensia Pre Senilis Secara patologik anatomis. juga tentang sejarah dirinya sendiri. di mana penulis pernah menjadi anggotanya. dan sering dijumpai secara familier. penyakit-penyakit infeksi tubuh. sulit dalam mengungkapkan kesan-kesan terhadap peristiwa tertentu. Changes of personality occuring in old age Patut diketahui. j. yakni degenerasi otak di daerah lobus frontalis. dari bersifat lebih progresif. Sindroma Demensia — Global Sindrom ini biasanya diakibatkan oleh proses degeneratif yang luas. karena sistem limbik pada penderita ini masih baik. d. karena mereka mendasarkan pembagian tadi atas "Sindromasindroma klinik" atau "Simtom kompleks" yang telah dihayati selama bertahun tahun. tempat dan personal. b. proses skierosis dari arteriol-arteriol otak. Hidrosefalus komunrkcantes ("normotensive . dan dapat dimengerti oleh para ilmiawan lainnya dalam berkomunikasi. gangguan dari fungsi alat-alat vital seperti : jantung. lain-lain (ensefalopati). gangguan daya ingat. insight (wawasan) yang terganggu. gangguan kesadaran. disertai dengan kelainan-kelainan : — inkontinensia — gangguan pada susunan piramidal (tungkai) — gaya berjalan/gait juga terganggu (apraksia) Pada pemeriksaan melalui Pneumoensofalografi maupun melalui gamma-sisternografi (dengan I 131). c. gangguan serebrovaskular. 35. desintegrasi terhadap kepribadiannya. pembagian tersebut adalah sebagai berikut2 : Sindroma amnestdc dan sindroma amnestik-konfabdatoar Gejala utama pada sindroma ini ialah : a. pengetahuan maupun pengalaman-pengalamannya sendiri menjadi mundur. Morbus Pick Selain gejala-gejala demensia. Beberapa negara Anglosaxon maupun Continental sampai saat ini merupakan negara feeder bagi keputusan-keputusan WHO. akan tampak pelebaran ventrikel tanpa diserta suatu atrofi kortikal. gelisah dan lain-lain. Dibawah ini akan diungkapkan salah satu pembagian yang telah dirintis oleh 'Psycho geriatrische werkgroup dari Den Haag". terutama orientasi terhadap waktu. b. Sindroma Serebro . intoksikasi. terutama mengenai hal-hal yang barn terjadi/recent. bahwa semua kelompok penyakit di atas dapat ditemui dalam klasifikasi ICD. disertai pula gejala-gejala gangguan ekstra piramidal seperti hipokinesia. gangguan orientasi terhadap waktu. trauma kapitis. karena secara patologik anatomis pun kelainannya memang serupa. proses ateroma dari pembuluh darah besar yang berada di basis kranium. d. Demensia ini mempunyai gambaran yang hampir mirip dengan demensia Presenilis jenis Alzheimer. kelainan-kelainan di bidang hemodinamika. gangguan afek. c. dan apabila penderita meninggal : tidak sepotongpun dari anggota tubuhnya yang diperkenankan untuk didonorkan (termasuk korneanya). Morbus Alzheimer Gambaran penyakitnya seperti pada demensia senilis. terdapat kelainan afaso-aprakso-agnostisia e. sehingga terjadi atrofi serebri. ini penting artinya dalam dunia ilmiah. Terapi : dengan memasang drain. ternyata juga dipakai di beberapa tempat lainnya. Permulaan dari penyakit korsakow. karena kemajuan dibidang psiko geriatrik demikian pesatnya sehingga beberapa negara telah mempunyai pusat-pusat pengembangan tersendiri dengan kelompok-kelompok studi yang cukup ampuh. paranoid. gangguan pada ketertiban dalam melakukan aktifitas harian. ensefalomalasi yang diakibatkan infark yang terjadi sebagai proses tertutupnya aliran darah otak oleh trombus atau Cermin Dunia Kedokteran No. maupun katatonia. g.Creutzfeldt Selain gejala-gejala demensia. disertai pula afasi motorik. proses fibrotik maupun hialinisasi dari pembuluh darah sedang maupun kecil yang memperdarahi otak. e. e. Pembagian ini. c. Morbus Jacob . Bila penyakit ini berlarut. Kecuali no. Perlu dikemukakan. b. Pada sindroma amnestik-konfabulatoar. b.hydrocephalus") Gejalanya mirip seperti demensia yang ringan. f. Kadang-kadang dijumpai seranganserangan epileptik. b. h. d. Gejala selanjutnya berbentuk : a. kita tidak boleh menutup mata. bahwa penyakit ini diakibatkan oleh virus. d. tidak didapati kelainan-kelainan di bidang emosional. kelainan ini dapat dibedakan dalam : a. Hanya pada demensia presenilis terjadi pada usia yang lebih muda. 1984 35 . didapati konfabulasi. tapi di sin : penyakit yang diakibatkan alkoholisme kronik ini disertai dengan polineuritis. mioklonia serta gejala-gejala kelainan piramidal. gangguan metabolisme. i. permulaan proses degenerasi dari otak.

gangguan kesadaran b. Cave b. hipoglikemi (zat asam tidak dapat dibakar) B. gangguan emosional (mudah depresi/tersinggung). perlu dibedakan antara yang psikotik atau yang non. 35.kelainan yang menyerupai Neurastenia (pseudonneurastenin) yang dapat berupa : a. kinidin. D. e. atau pada hal-hal yang 36 Cermin Dunia Kedokteran No. maka secara topikal dikenal gejala. gangguan piramidal maupun ekstra piramidal d. e.obatan. misalnya hal-hal yang dapat mengakibatkan uremia atau spedoremia. perlu dipertanyakan. — Kelainan.gejalanya seringkali bersifat fluktuatif maupun remitens — secara anamnestik terdapat kelainan neurologik sebelumnya berupa : hilangnya kesadaran sementara. harus dicari kausanya: apakah aidbat psikotrauma. infeksi intrakranial dan lain-lain. berkenaan dengan faktor-faktor hemodinamik yang dapat mengakibatkan penurunan tekanan darah. gangguan tekanan darah (hipertensi yang tak terkontrol. Tergantung dari tempat lokalisasinya. f. saraf-saraf otak mengalami defisiensi. histotoksik (akibat obat-obat tertentu. b. terlampau sensitif terhadap obat-obat tertentu seperti digitalis. — Apakah waham-waham tadi sudah ada sebelumnya? Kalau memang sudah ada. kelainan paruparu/jantung) b. Perlu diperhatikan hal-hal lain. Hipoksemia (gangguan pada hemoglobin. Di daerah batang otak dan pons. E. iskemia (akibat kehilangan darah atau tensi yang merendah) c. Gangguan pada sistim traktus sirkulatorius : a. b. dekompensasi jantung. CVD maupun TIA — Kelainan.psikotik yang umumnya dapat diakibatkan oleh: — kelainan kepribadian yang memang sudah ada — reaksi eksogenik — bagian dari kelainan organik Kelainan yang disertai waham dan atau halusinasi (sindroma paranoid) Waham yang terdapat pada penderita usia lanjut. tumor otak. klonus rahang disertai forced laughing/forced crying sebagai aid-bat hidup emosi yang tak terkendali. Kelainan pada ginjal. dismasesi. trombosis otak. kor pulmonale. konsentrasi darah maupun akibat obat-obat lain yang dapat mengganggunya. sakit kepala (seperti tertekan) yang menghilang bila penderita istirahat. seringkali disertai edema otak. d. Depresi yang non-psikotik. Gangguan metabolisme dan intoksikasi : Diabetes melitus.disartri. Gangguan ekstra . Kelainan-kelainan serebro vaskular seperti emboli otak. dapat mengakibatkan Parkinsonisme. atau andrenalin. b. e. kualitas trombosit yang jelek dan sebagainya. (orang tua biasanya mudah mengalami intoksikasi akibat proses metabolisme obat-obat tadi yang terganggu). aseton. Di daerah kapsula interna : terkenal sebagai Hemisindrom. komplikasi-komplikasi post operatif. narkotik) d. Kelainan intrakranial lainnya seperti trauma kapitis. polisitemia. gangguan endokrin seperti diabetes melitus. Psikosa Simptomatik Biasanya timbul bersamaan dengan kelainan. psikotropik dan lain-lain.kelainan neurologik dapat berupa : a. konsentrasi maupun inisiatifnya berkurang. Gangguan Afektif • Reaksi Depresi Harus dibedakan antara yang psikotik dan yang non-psikotik. rasa berputar bila berdiri secara mendadak. c.serebral yang dapat mempengaruhi perdarahan otak A. dan umumnya dapat secara mudah dikenal karena timbul kelainan-kelainan yang berupa : — penurunan kesadaran — halusinasi (bila terjadinya mendadak dan disertai kegelisahan disebut sindroma delirium) Sindroma di atas dapat diakibatkan oleh : a.kelainan sistemik. intoksikasi obat. maupun hipotensi dapat mengakibatkan gangguan peredaran darah otak) C. c. kelainan katub jantung. Di daerah kortikobulbar (kiri/kanan) dapat mengakibatkan paralisis pseudobulbar. paresis c.embolus. meningginya visokositas darah. 1984 . Kelainan-kelainan pada darah : anemia. hiper/hipotiroid d. gangguan ritine/irama jantung. infeksi-infeksi umum lainnya. disfagia.gejala berikut : a. yang dapat diakibatkan oleh : a. Hipoksia. atau hal-hal lain seperti: — fase depresi dari kepribadian yang siklotimik — "bagian" dari sindroma organik lainnya — reaksi neurotik/eksogen lainnya • Reaksi Manik Juga dalam hal ini. infark jantung. Obat-obat yang sering menyebabkan ini antara lain : barbiturat. sejak kapan? — Apakah kecurigaannya bertambah? (ingat akan sifatsifat karikaturistik pada usia lanjut) — Apakah kecurigaannya berkisar pada orang-orang atau benda-benda yang masih realistik. perdarahan otak dan lain-lain. gangguan tidur. maupun keadaan hipoglikemia dapat mengakibatkan gangguan oksigenasi otak. nekrosis parenkim otak akibat berkurangnya oksigenisasi (infark yang tidak/lengkap atau oleh hal-hal lain) Gejala-gejala klinik yang menonjol antara lain : — labilitas emosional — gejala. nyeri akibat parestesi maupun neuralgia Gejala-gejala klinik tadi tentu saja dapat menetap bila kejadiannya terjadi berulangkali. c.

4 Karena itu perlu ditekankan.agresif — Deviasi seksual Kombinasi dari gejala. dan dapat berupa: — Kepribadian paranoid — Kepribadian afektif (siklotimik) — Kepribadian skizoid — Kepribadian eksplosif — Kepribadian anankastik (obsesif. bahwa setiap manusia dapat menderita penyakit tadi pada usianya Perlu dijelaskan di sini.kelainan somatik yang pada usia lanjut terjadi secara multipatologik. 35. hal serupa ini dapat terjadi. PENGOBATAN/PERAWATAN C. Kondisi — waham semacam ini baru terjadi pada usia lanjut fisik dari individu tadi harus diperiksa dengan seksama. tanpa ada trauma psikik — isi waham biasanya berbentuk bizar — sebelumnya memang sudah pernah menderita penyakit serupa — sudah terdapat perpecahan kepribadian — keadaan afektif/hidup emosi sudah tidak adekuat lagi. sebab itu dapat dirabarasakan oleh si peme.obatan pun agak berbeda. Skizofrenia: — wahamnya biasa terjadi primer. Gunakanlah dosis efektif terkecil Kelainan atau gangguan kepribadian 37 Cermin Dunia Kedokteran No. Misalnya sistem CHAM maupun PSE. dianjurkan agar setiap dokter dapat menguasai teknik pemeriksaan yang sempurna. Yang dikelompokkan dalam kelainan di atas. — Neurosis obsesif' kompulsif dan kenalilah obat pilihan ini untuk setiap indikasi — Neurosis depresif 3. 1984 . sejak dari absorbsi. Metabolisme sistematik.abstrak? — Apakah ia masih dapat memberikan alasan-alasan yang tepat tentang waham/kecurigaannya? — Apakah keadaan afektif orang tadi maupun hidup emosinya masih adekuat? — Apakah terjadi isolasi secara sosial? — Apakah kecurigaan tadi berkembang bersamaan dengan mundurnya gejala organik/sistemik? — Apakah disertai perpecahan kepribadian? Beberapa diagnosis banding yang dipikirkan ialah: A. Apakah keluarga penderita menerima si sakit — bila penyakit ini berjalan sejajar dengan proses sisseperti layaknya? Atau bersikap antipati dan mengucilkan tematik/kelainan organik. meringankan penderitaan mereka 3. Sindroma Paranoid — Halusinatoar Perlu ditekankan di sini.4 B.2. maka dikatakan: sindroma ini penderita karena dianggap memalukan? Demikian pula merupakan sindroma paranoid — halusinatoar yang bermasyarakat setempat. bahwa sindroma ini seringkali di. Sesuaikanlah dosis obat pada setiap penderita — Neurosis hipokondrik 6. Gejala-gejalanya pun seperti pada neurosis lain. distribusi. Gunakanlah pertama-tama obat yang paling established. Karena itu. Gunakanlah obat pilihan yang anda ketahui paling baik — Neurosis neurasteni 4. Batasilah pemberian jenis obat seminimal mungkin — Neurosis depersonalisasi 5. Sering kali perlu diberikan penerangan landaskan kelainan sistemik (psikosis simtomatik). sehingga dapat dicapai basil yang maksimal. biasanya sudah ada sejak penderita masih muda. bahwa penanganan penderita usia lanjut — waham terjadinya secara sekunder (seringkali ada huagak berbeda dengan perawatan penderita yang lain. pada kelainan psikiatrik pun. Pemberian obat-obat Pedoman6 berbentuk: — Neurosis cemas 1. pada penderita ini: belum ada perpecahan kepribadian. Ini karena bungannya dengan halusinasi yang dihayati) setiap orang yang berusia lanjut telah mengalami kemunduran — penderita dapat menceritakan semua wahamnya secara tidak hanya di bidang fisik. agar para usia lanjut ini sedapat Pendekatan terapeutik yang umum bagi penderita gangguan mungkin dirawat di lingkungannya sendiri. riksa detoksifikasi di alat-alat dalam.kompulsif) — Kepribadian histerik — Kepribadian astenik — Kepribadian antisosial — Kepribadian pasif. Neurosis Pendekatan tersebut mencakup: Biasanya sudah pernah ditemukan pada waktu orang tadi masih • Pengobatan secara organobiologik muda. Parafrenia — wahamnya bersifat primer — isi waham seringkali bizar — umumnya juga sudah terjadi sebelum proses senil — tapi. dan dapat a). tapi juga mentalnya.yang lanjut. maupun ekskresinya. Untuk dapat menegakkan diagnosis dengan tepat di bidang psikogeriatrik. sebelum — tak pernah dijumpai perpecahan kepribadian terapi dengan psikotropik diberikan 3-5 — afek penderita biasanya menyertai pada waham yang diYang tak kalah pentingnya adalah pendekatan terhadap linghayati kungan penderita.gejala di atas Tidak saja kelainan. mental masih tetap dapat diaplikasikan. Timbanglah manfaat dan risikonya dengan memperhi— Neurosis histerik (baik jenis konversi maupun disosiasi) tungkan prinsip "Primum est non nocere" — Neurosis fobik 2.obat. adalah tugas kita bersama untuk akibatkan oleh isolasi sosial yang dialami para usia lanjut.

2. 35. dalam : Handlei ding voor Psychogeriatrische Assistenten. hanya terapi dengan ECT masih kadang-kadang dipergunakan dengan indikasiyang sangat ketat dan tepat. Direktorat sampingnya yang mungkin masih belum pernah tertulis dalam Kesehatan Jiwa Departemen Kesehatan. Ringoir DJB. ry. Adress of the Minister for Health Republic of Indonesia. tanpa mengetahui penyebab yang 1. dipresentasikan pada Panel Diskusi Dewan Harian Angkatan '45 di Jakarta tanggal 3 — 4 Desember 1982. Bloemendaal pp 11-23. Sistim Kesehatan Nasional. Jakarta menunjukkan gejala kemunduran. Keadaan fisik maupun kebersihan dari penderita perlu mendapat perhatian yang optimal(antara lain keadaan gizinya). Diagnostiek van Syndromen. Setiabudhi T. Setiabudhi T. Karena kita harus waspada terhadap efek 5. bila dihentikan pemakaiannya justru 2. Pilihlah cara pemberian obat yang paling aman. (lebih) baik 10. karena akan dalam : Asean Teaching Seminar on Psyco — Geriatric Problems. De Bejaarde Patient en de Terminologie. cardiazol shock therapy dan electroconvulsive therapy. Kelainan fisik dan Mental yang Sering Dijumpai Pada — Bila dengan pemakaian obat baru (tambahan obat) penderita Usia Lanjut. Sistim Kesehatan Nasional dan Kaitannya dengan mencakup : insulin coma therapy. Pada banyak orang berusia lanjut. dianjurkan agar 7.suportif. telah pula diamalkan Goldfarb Brief Psychotherapy. dan dalam waktu-waktu tertentu secara periodik. Beberapa Fikiran — Preliminer Mengenai Problematik Usia Lanjut Ditinjau dari Sudut Kesehatan Jiwa. — Hindarilah pemakaian obat-obat perangsang. rapy. Medisch Contact. terapi di atas sudah tidak dilakukan lagi. • Terapi psikologik Biasanya dilakukan psikoterapi jenis sugestif . diadakan review dalam pemberian obat-obat tadi secara rutin dalam : Mean Teaching Seminar on Psycho — Geriatric Pro(b) Pengobatan di bidang fisik blems. pp 50-55. Di antara para penderita tadi. WHO's Global Programme on Care of the Aged. untuk itu indikasinya adalah: 1. atau malah merugikannya. tentunya ada pula yang memerlukan penanganan khusus dan perawatan dalam institut tersendiri. literatur 6. Departemen Kesehatan. 1984 . Janganlah memilih preparat terbaru. Cocokkanlah kebenaran data promosi pabrik obat. yakni jenis psikoterapi yang dilaksanakan secara singkat. 11. dalam simposium Usia Lanjut Yang Bahagia. 21 : 23 Mei 1980. pp 2-6). Suwarjono Suryaningrat. diperlukan latihan-latihan fisik 9. berakibat habituasi dan dependency 4. terapi fisik yang dimaksudkan di bidang psikiatri 10. KPPIK X. apabila sudah tidak diperlukan lagi. Apabila sikap keluarga terdekat (yang sehari-hari berhu7. Janganlah ketinggalan menggunakan obat baru yang penderita beban aib dan sebagainya. 1982. Setyonegoro K. v Dijk C. mengakibatkan gejala ketergantungan) 3. Jakarta 29 Nopember — 3 Desember 1982. at the inaugural Session of the Asean Teaching Seminar on Psychogeriatric Problems. 1982. Usia Lanjut dan aspek Psikososialnya di Indonesia. Seringkali diperlukan pula counseling therapy yang menyangkut keluarga maupun teman-teman terdekatnya. Di Indonesia. sebaiknya pemberian obat 3 Agustus 1982 (Media Hospitalia : 64. Saat ini. Sepuluh Dasar Pemilihan Obat. karena barunya menelantarkan. Henderson J. 8. menganggap 9. 38 Cermin Dunia Kedokteran No. Iwan Darmansyah. masih ada beberapa hal kecil yang perlu diperhati kan: — Jangan tergesa-gesa memberikan obat simtomatik pada para penderita lanjut usia. mendasari gejala tadi (banyak penderita yang sudah terbiasa meminum suatu obat. Misalnya: 8. Bila perilaku penderita sangat membahayakan dirinya atau lingkungannya. tadi dihentikan. psycho surgeGeriatri. sleep therapy. Tetapi. Bonokamsi Dipoyono.Sudah tentu keadaan semacam ini sulit diatasi oleh keluarga maupun lingkungannya. Untuk ini. Jakarta 29 November 1982 — 3 Desember 1982. tanpa bungan dengan penderita) tidak menguntungkan si mengurangi efektivitasnya penderi ta. disajikan dalam : Diskusi panel Angkatan '45 di Jakarta 4 Desember tertentu untuk mempertahankan kesegaran jasmani mereka. Psycho — Geriatric Problems in Indonesia. sering memarahi penderita. Demikian pula Group therapy kadang-kadang membawa basil yang baik. FKUI — Semua obat harus secepat mungkin dihentikan pemakaiannya Jakarta 1979. Prayitno A. • Pendekatan di bidang sosio budaya Seringkalidiperlukan environmental manipulation untuk memperbaiki lingkungan penderita (jangan sampai terisolir/ditelantarkan). Selain KEPUSTAKAAN itu.

• Inteligensi anak justru tinggi (Superior – Genius dengan IQ >110) • Anak belum siap/ matang untuk mengikuti pelajaran di sekolah (belum siap untuk belajar membaca. • Kerusakan jaringan otak (radang otak. rudapaksa kepala. Salah satu usaha dengan melakukan penekanan lebih besar pada program baru dalam pendidikan. tetapi saling berkaitan atau terdapat bersama-sama pada seorang anak. – Kelas khusus untuk anakyang sangat terganggu emosinya (1 kelas terdiri dari 5 . THT.7 murid). • Gangguan fisik (kelelahan. Namun. normal maupun inteligensi tinggi. orang tuanya. berhitung). kami berkesimpulan bahwa sebab-sebab kesukaran belajar ialah : • Inteligensi anak rendah (pembawaah sejak lahir IQ < 85) . Saraf (Neurologi). Kesukaran Belajar adalah kesukaran mendapatkan perubahan tingkah laku yang diinginkan meskipun latihan telah dilakukan. termasuk perhatian terhadap cara-cara pengatasan kesukaran belajar juga semakin bertambah. Cermin Dunia Kedokteran No. Endang W. 35. sebegitu jauh masih belum ada keseragaman mengenai klasifikasi dan macam-macam jenis kesukaran belajar ini. Dalam penelitian ini dianjurkan untuk memasukkan berbagai macam disiplin keilmuan. Agar dapat diciptakan program baru dalam pendidikan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan anak. Ghozali Bagian Ilmu Kedokteran Jiwa Fakultas Universitas Airlangga. ia akan mau belajar bila ia merasa dicintai oleh gurunya. 1984 39 . baik untuk anak-anak yang mengalami kesukaran belajar dengan derajat inteligensi kurang. perlu penelitian yang lebih luas mengenai sebab-sebab kesukaran belajar. walaupun pendapat mereka umumnya hampir mina atau tidak saling bertentangan. English & Pearson menekankan bahwa seorang individu akan berkemauan belajar bila ia merasa dicintai oleh lingkungannya. English & Heinicke kemudian menekankan adanya banyak faktor yang menyebabkan anak sukar belajar.sebab kesukaran belajar di atas mungkin tidak berdiri sendiri. • Hambatan atau gangguan dalam pendengaran/penglihatan. Surabaya PENDAHULUAN Perhatian mengenai sebab-sebab kesulitan belajar pada anak makin meningkat sejak 10 tahun terakhir ini. • Kesukaran anak dalam membaca (disleksia). Psikologi. menulis. Bimbingan & Penyuluhan (BP) pada tiap sekolah dan sebagainya. teman-temannya dan sebagainya. Tujuan pendekatan multidisipliner ini ialah agar mendapat gambaran sebabsebab kesukaran belajar secara lebih jelas sehingga dapat dibuat diagnosis yang lebih tepat. Dengan meningkatnya perhatian terhadap kesulitan belajar ini. Psikiatri. Kanak-kanak (Pediatri). Terutama untuk anak-anak. tumor otak) • Pengaruh lingkungan (merasa tak disenangi guru/teman/ orang tua atau wali). Program baru dalam pendidikan ini misalnya dalam bentuk: – Remedial Teaching – Good progressive Schools – Sekolah khusus atau kelas khusus untuk anak dengan inteligensi tinggi. Sebelum kita menginjak lebih jauh. termasuk : bidang Pendidikan (Pedagog/Ortopedagog). • Persoalan dalam kehidupan emosiny atau tingkah lakunya. segala usaha dilakukan untuk mengatasinya. penyakit menahun). sering timbul pertanya an: "Apakah arti "Belajar" itu? Belajar adalah perubahan tingkah laku pada individu akibat latihan.padahal pelajaran matematika cukup baik dan inteligensinormal. SEBAB-SEBAB KESUKARAN BELAJAR Dari pendapat beberapa pengarang. Sebab . dan sebagainya. Pekerja Sosial.Kesukaran Belajar dr Ny. Mata .

(b) IQ 35 — 50 (Retardasi Mental Sedang). Jarman. dan dapat menggondol juara kelas sehingga anak merasa puas atas prestasinya. 2. Di dalam kelas. Akibat nya anak jarang berhasil dalam usaha belajarnya. anak selalu mengganggu teman-temannya sehingga sering mendapat hukuman dari guru. Ini dilakukan agar ketidakmampuannya tak tampak. Contoh: Anak usia 5½ tahun tamat TK-0 besar. prestasi belajar anak makin menurun. kemudian oleh guru dinaikkan kelas terus agar anak tak merasa rendah diri. sebaiknya anak ditempatkan pada kelas yang sesuai dengan kemampuannya. yakni dengan cara melamun di sekolah (pelajaran sekolah tidak diperhatikan). Anak tidak mendapatkan nilai rapor . Anak sering menunjukkan perasaan rendah diri. Saat membolos sekolah mungkin anak pergi sendiri mengembara keliling kota atau bergabung dengan anak-anak nakal (masuk gang anak nakal). Dapat dididik setaraf dengan kelas IV — VI SD. dapat ditempatkan di: 1. ada cacad badan yang malu bila masuk SD biasa. Penanganan Biasanya sekolah ini digunakan untuk anak dengan ganggu- 40 Cermin Dunia Kedokteran No. hiar tinggal kelas. kesukaran dalam persalinan. Bila tak naik kelas. Sisa 3/4 jam dapat dipakai anak ini untuk melamun. tetapi hanya laporan kemajuan atau kemunduran belajar yang disampaikan guru kepada orang tua anak. Agar kesukaran belajar pada anak dengan inteligensi rendah ini tidak berlarut-larut. Dengan gejala-gejala di atas. kelainan metabolisme. dan anak-anak ini biasanya masih masuk SD biasa. bahkan menunjukkan rasa permusuhan terhadap teman-teman dan gurunya. Sekolah SD dengan mutu sedang. tak dapat masuk SD karena usianya kurang. maka apa yang terjadi? "Anak justru kehilangan waktu bertahuntahun duduk di dalam kelas tanpa mengerti atau menangkap pelajaran yang diajarkan". Akhirnya anak dapat dipindahkan ke SD kelas I.Y. tetapi dibantu dengan les tambahan --> 2 — 3 kali dalam seminggu. 3. sering bertengkar dan mengganggu teman-temannya di sekolah. Remedial Teaching itu sekolah tambahan tanpa perbedaan tingkat kelas. sama baiknya dengan menurunkan setingkat lebih rendah asal sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan anak. atau tidak mau mengerjakan tugas-tugas di sekolah (tak mau menulis. • Anak dengan inteleigensi rendah (IQ 35 — 70). padahal tugas pelajaran di sekolah belum dikerjakan atau dikerjakan secara lambat dan seenaknya. membaca. Waktu anak banyak dipakai untuk melamun. Dapat dididik setaraf dengan kelas II — III SD. bahkan kadang-kadang membolos sekolah karena bosan terhadap pelajaran sekolah yang dianggapnya terlalu mudah. menyanyi. Anak terpaksa masuk TK lagi. kesukaran membaca. jangan selalu ditolong untuk naik. Itali dan negara Eropah lainnya). Anak merasa bosan di sekolah karena hanya pekerjaan yang mudah-mudah saja disuruh oleh guru untuk dikerjakan setiap hari. Bila anak dengan inteligensi normal dapat mengerjakan tugas pelajaran di sekolah selama rata-rata 1 jam. Nason L. Anak menjadi mudah marah. gangguan koordinasi motorik dan sebagainya. Bila rasa permusuhan ini tidak diperlihatkan. Bila usia anak makin meningkat. yang memang tak pernah diperhatikan atau dipelajarinya. atau mengganggu teman-temannya di dalam kelas. anak dapat bersikap: Menghindarkan diri secara fisik terhadap pelajaran sekolah dengan cara membolos (truancy). hiperaktif. di mana anak dibantu pelajaran sekolahnya secara individual. yaitu menumbuhkan perasaan tak senang dari guru-guru sekolah dan orang tua kepadanya. Anak makin sering melamun atau mengganggu teman-temannya. 2. dapat ditempatkan di: 1. Dengan pembagian: (a) IQ 50 — 70 (Retardasi Mental Ringan). Sekolah Slow learner ---> bila tersedia sekolahnya. Akhirnya prestasi anak makin menurun dan anak dinilai guru bodoh karena tak dapat menjawab pertanyaanpertanyaan guru mengenai pelajaran-pelajaran di sekolah. Penilaian guru yang keliru ini menambah kegelisahannya. Sekolah Luar Biasa. Reaksi membolos sekolah ini justru menimbulkan persoalan baru dengan pimpinan sekolah dan orang tuanya. Anak berpendapat lebih baik mengganggu teman daripada mengerjakan pekerjaan di sekolah. Remedial Teaching Untuk anak dengan inteligensi normal/subnormal. adaptasi sosial maupun inteligensi memang lebih lambat dibandingkan dengan anak yang inteligensinya normal. Menghindarkan diri secara psikis. maka anak dengan inteligensi tinggi dapat menyelesaikan tugas tersebut hanya dalam waktu 1/4 jam. Inteligensi anak tinggi (IQ > 110) Anak dengan inteligensi tinggi dapat mengalami kemunduran dalam prestasi belajarnya karena merasa bosan terhadap pelajaran sekolah yang dirasakan mudah baginya. 1984 . Makin lama perhatian anak terhadap pelajaran sekolah makin berkurang karena kebosanannya. Good Progressive School. Contoh: Anak ditolong supaya naik kelas terus sampai kelas IV SD. Anak ini ditempatkan pada sekolah SD biasa di mana tak ada pembagian kelas dan setiap anak mendapat pelajaran sistern modul yang berbeda-beda tergantung kemajuan belajarnya. maju ke muka kelas dan sebagainya). bermain sendiri ataupun menjadi gelisah dengan mengganggu teman-temannya. merasa tidak disenangi. berpendapat bahwa menyesuaikan kemampuan anak dengan cara menaikkan setingkat Iebih tinggi. maka jangankan pelajaran kelas IV SD dapat dimengerti. dan sebagainya). dan perhatian terhadap pelajaran makin menurun. apalagi bila teman-temannya selalu mengejek prestasi belajarnya. Penanganan an emosi. yakni: • Anak dengan inteligensi Subnormal (IQ 70 — 85). 35. sehingga ia justru lebih malas dan selalu menghindar bila disuruh belajar.Inteligensi anak rendah (IQ <85) Anak yang dilahirkan dengan inteligensi rendah (faktor keturunan. sedangkan prestasi belajar anak tak menunjukkan kemajuan. tetapi menurun prestasi belajarnya karena ada gangguan emosi. dalam masa perkembangannya baik frsik. barmain sendiri. pelajaran kelas II dan kelas III SD saja sukar diikuti. (Sekolah ini telah diadakan di Amerika.

melompat.berdasarkan tanggapan dan ingatan.Meskipun masih ada perbedaan pendapat tentang • Koordinasi motorik halus: pelaksanaan pendidikan anak-anak potensial ini. akan sia-sia hasilnya mengajar anak sukar untuk dapat membaca dan menulis. mengeluarkan macam-macam bentuk dalam gerakan. — menggambar dan menulis. Ada pula yang menganjurkan — dapat membedakan kanan/kiri. mengisi waktu yang luang mereka. memasukkan benang dalam merjan menjadi kalung. kecakapan bahasa reseptif dan bahasa ekspresif. tanggapan ruang. Tercapainya ini keras kepala. Latihan untuk mempercepat kematangan fungsi. menulis. akhirnya — koordinasi antara mata dan tangan didapatkan konsensus untuk memberikan perhatian dan — memegang benda kecil kekhususan pada anak dengan inteligensi tinggi. muka/belauntuk memisahkan anakanak ini. anak dapat membaTerman dan Oden meneliti 1351 anak inteligensi tinggi deyangkan sesuai dan melakukan sesuatu yang diperlukan ngan program percepatan pendidikan (program akselerasi). perlu disi-fungsi: • sensomotorik teliti kematangan fungsi. belajar ini menyakitkan anak. hingga sering memarahinya.fungsi termaka anak-anak sukar belajar membaca. menulis dan berhitung. Suasana stadium kesiapan belajar ini untuk setiap anak berbeda-beda.Penanganan Sebelum anak diajar belajar membaca dan menulis. dan juga dapat emosional anak didik. Tetapi — menangkap bola bagaimana caranya. -. garis vertikal. yakni anak didik diberikan kesempatan untuk meloncati • Tanggapan ruang dan orientasi bidang: beberapa kelas secara bertahap.latihan orientasi dalam bidang dan tanggapan — berjalan. maka anak tetap English berpendapat. juga — Anak harus dapat mengerti bahasa yang diucapkan ternyata program akselerasi tidak merugikan aspek mental orang lain (bahasa reseptif). • Koordinasi motorik kasar. menulis dan berhitung diperlukan kematangan fung. malas. luas/sempit.. ruang. lni akan membaca. yakni usia di mana tercapai siap untuk belajar membaca dan menulis.mengenal bentuk•bentuk geometrik: Adanya integrasi yang baik antara tanggapan sensorik dan memasukkan. Beberapa pengarang berpendapat bahwa untuk belajar membaca. • tanggapan ruang dan orientasi bidang sebaliknya harus dimantapkan lebih dahulu kematangan fungsi • kognitif sensomotorik. jongkok. menulis dan berhitung untuk menerima pelajaran ini belum tercapai. muka/belakang. pengajaran secara mengenal garis horizontal. Sebagian para pendidik menganjurkan cara "Skipping ". atas/bawah. di kubus.fungsi tersebut di atas. 1984 41 .. dan menyediakan kelas khusus kang yang terbatas pada anak dengan inteligensi tinggi saja. menangkap bola. orientasi dalam bidang. dengan luarkan). b. tetapi . latihan jalan. garis lengkung individual. p.kanak. untuk membaca.10 tahun. kaki besar/kecil -. dan menganggap anak tangan kesiapan belajar hal-hal tersebut di atas. — mengenal bentuk benda: Pearson GHJ berpendapat bahwa anak dengan inteligensi tinggi dapat dimasukkan pada "Good progressive School". padahal kesiapan anak membaca. Anak belum siap atau matang untuk mengikuti pelajaran Bila anak belajar membaca dan menulis. dapat: kotak — + latihan sensomotorik. belajarnya. menulis dan berhitung.pelajaran melipat kertas. sebut biasanya terdapat pada pelajaran taman kanak. Pendidik lain berpendapat bahwa anak dengan • Kognitif: inteligensi tinggi tetap berada di dalam kelas biasa. koordinasi motorik kasar/ • bahasa reseptif (penerimaan) dan bahasa ekspresif (mengehalus. Q 00 A Cermin Dunia Kedokteran No. membolak-balik halaman . — menggerakkan tungkai. bentuk g e o m e t r i k : 0 mana tak ada perbedaan kelas dalam sekolah. ternyata didapatkan bahwa prestasi kelompok anak ini lebih baik • Bahasa reseptif dan bahasa ekspresif: daripada kelompok anak cerdas tanpa program akselerasi. 35. berhitung bila anak belum mencapai kemamengecewakan guru dan orang tuanya.mengenal skema badan dan ruangan sekelilingnya sebelah — menegakkan kepala kanan/kiri. pelajaran membaca dan berhitung perlu ditunda. . Jika fungsi-fungsi tersebut belum berkembang dengan baik. Bila masih be• koordinasi motorik kasar dan halus lum matang. atas/bawah. dan berhitung. . atau merasa malas untuk belajar membaca dan menulis lagi.fungsi tersebut di atas. dan anak dapat maju terus menurut kemampuan — dapat membedakan huruf: d. pengalaman yang kematangan hubungan intra kortikal antara bermacam-macam menyakitkan ini masih terbayang dan anak akan tetap menolak pusat otak. menggerakkan lengan. kotak. menulis. sehingga bila anak nantinya sudah yaitu sekitar usia 4 -. yang diperlukan untuk belajar membaca dan menulis.dapat mengolah rangsangan panca indera sesuai yang didisediakan program tambahan (Enriched programe) untuk perlukan untuk belajar membaca. masih merupakan masalah sampai — membuka halaman buku sekarang.► latihan koordinasi motorik halus. cara latihan pemantapan fungsi. mengeluarkan/menyatakan perasaan atau buah pikirannya (bahasa ekspresif) secara baik. keta• ketajaman melihat dan mendengar jaman penglihatan dan pendengaran. tangan dan jari . Contoh-contoh kematangan fungsi: misalnya: • Senso motorik.

dikte. vertikal dan horizontal. maka tanggapan penglihatan (visual) terganggu. Sebaliknya bila anak sukar membedakan bunyi kata-kata haloperidol. lengkung —> latihan ketajaman penglihatan. menulis. membaca ada gangguan dalam bidang ini. parit—parut latihan ketajaman pendengaran.bentuk geometri dan membedakan antara garis-garis horizontal. amphetamine.tanda: — hiperaktivitas: selalu bergerak. akibatnya anak sukar menerima atau dan gerakan. mudah menangis dan tertawa. kulinya. 35. b/d). dianjurkan Pengaruh lingkungan atau suasana belajar yang menyakitkan anak untuk diperiksakan ke bagian mata. untuk selanjutnya dapat diobati temannya di sekolah selalu mengancam. Anak selalu teringat pada suasana belajar gunya fungsi otak. Anak mau belajar dan menurut apa yang dikatakan gurunya Gangguan fisik (kelelahan. sukar diatur dan berbuat seenaknya sendiri. Jika pengertian tentang bidang tidak mengikuti pelajaran dengan baik. berhitung. juga terjadi bila anak belajar dengan orang tua di rumah selalu dimarahi. menulis. maka anak Penyakit menahun misalnya: kekurangan darah (anemia).Penanganan Karena banyaknya gangguan yang dialami anak dengan kengenal orientasi dalam bidang.obatan (imipramine. akhirnya anak tak pergi ke sekolah dan tak mau belajar. Ini menyebabkan tergang. Lingkungan yang tak menyenangkan anak pada saat belajar Kerusakan jaringan otak akan menyebabkan anak malas belajar. dikte. — menyuruh anak membedakan bentuk. tranquilizer dan sebagainya). bentuk Gejala-gejala di atas menyebabkan anak sukar menangkap geometri. ingatan bahasa ekspresif. akibatnya anak sukar mengikuti pelajaran di sekolah. sukar mengamati atau membedakan bentuk benda. Sebaiknya gangguan atau baik karena tanggapan visual kurang sempurna. bentuk garis miring. Bila tak ada kemajuan. THT atau bagian Saraf. anak tak dapat hambatan itu dikurangi. memarahi dan menghukumnya. anak dapat mulai diajar membaca.jongkok. ruda paksa kepala • tumor otak • trauma kelahiran dan sebagainya. sehingga akhirnya Terjadinya kerusakan jaringan otak biasanya akibat: timbul kesukaran belajar. stop—top. gerakan dengan bahasa dan berpikir terjadilah pengertian tentang bidang. Bila kematangan fungsi. guru selalu akan mengakibatkan hasrat belajar menurun. pelajaran. Ini menangkap pelajaran. tanggapan pendengaran juga kurang sem• Latihan koordinasi motorik kasar dan halus.atau menolak belajar. karena kaitan antara pengamatan rusakan jaringan otak. bahkan dipukul. vertikal. dan mengusahakan agar anak dapat berkembang Bila ada tanda-tanda anak mengalami gangguan tanggapan sesuai dengan kemampuannya. Bila anak motorik halus. menyalahkan. dan tentunya dalam suasana belajar yang menyenangkan anak sehingga kesukaran belajar dapat dihindari. berhitung sangat • Kadang-kadang ada gangguan koordinasi motorik kasar dan diperlukan ketajaman penglihatan dan pendengaran. serta mengenal nada dan irama. Tanggapan visual ini sangat diperlukan untuk me. menulis. • ada gejala hiperkinetik dengan tanda. merusak dan berkelahi. bentuk angka/huruf (9/6. — menyuruh anak menyebutkan kembali kata-kata yang hampir bersamaan bunyinya misalnya: dor—tor. Akibatnya anak malas kekurangan vitamin (avitaminosis). Yang terpenting agar orang tua menerima anak dengan Penanganan gangguan ini. miring. — konsentrasi menurun — perhatian mudah berubah — emosi labil: mudah cemas. menindas atau memusehingga hambatan belajar dapat diatasi. — keras kepala. Untuk belajar membaca. mengangkat lengan/tungkai —> latihan koordinasi motorik kasar. nya Anak yang mengalami gangguan fisik karena merasa lelah mencintai dirinya. Demikian juga bila nyebab gangguan tersebut. yang hampir sama. • Sering ada gangguan fungsi sensomotorik. misalnya: • Anak dengan gejala hiperkinetik. visual dan pendengaran. 1984 . Suasana belajar Penanganan yang menyakitkan ini menyebabkan anak malas belajar sehingAnak yang mengalami gangguan fisik sebaiknya dicari pega akhirnya kesukaran belajar akan timbul. taman—tamat.fungsi tersebut telah dicapai. merasakan suasana belajar menyakitkan. — agresifitas. mudah memukul. dapat dikurangi gejalabelajar membaca. penyakit menahun) bila anak mencintai gurunya. gejalanya dengan obat. tanggapan visual atau pendengaran bila kan anak mengalami kesukaran dalam dikte. • radang otak Penanganan • 42 Cermin Dunia Kedokteran No. tanggapan visual Hambatan/gangguan dalam pendengaran atau penglihatan dan orientasi dalam bidang. yang dapat mengakibatkan lambatnya anak yang menyakitkan di masa lalu sehingga menolak belajar. dibentak-bentak. serta melatih purna. anak perlu dilatih ketajaman penglihatan dan pendengarannya. berhitung. — menangkap isi cerita ibu guru dan menceritakan kembali apa yang sudah diceritakan ibu guru latihan bahasa reseptif. menulis. Timbulnya kesukaran belajar pada anak dengan kerusakan jaringan otak biasanya karena: • derajat inteligensi menurun terutama sukar untuk berpikir abstrak. Bila merasa dibenci gurunya. dan anak juga merasakan guru. Gangguan dalam tanggapan pendengaran ini menyebabfungsi sensomotorik.

simbol huruf atau kata-kata. juga sukar mengartikan kalimat Adanya gangguan emosi dan tingkah laku pada anak/remaja sehingga timbul kesukaran belajar. hingga mampuan verbal. ‚ sukar membedakan huruf: d. negro – . . khawatir. melempar. perabaan. Anak ini sukar membaca gainya. • penglihatan. Persoalan dalam kehidupan emosi atau tingkah lakunya • kecakapan berhitung atau matematika jauh lebih baik dariEnglish dan Pearson berpendapat bahwa proses belajar akan pada membaca. terutatak mau bergaul. • dapat menyebutkan atau membunyikan beberapa kata tetapi tidak dapat mengerti artinya atau menggambarkan maknanya. padahal pelajaran matematika cukup menggambarkan masirig-masing bentuk geometrik tersebut baik dan derajat inteligensi normal (IQ: 86 . dan berusaha mengatasi persoalannya. berhasil bila anak dapat memusatkan perhatian pada pelajaran.rata-rata tinggi orang wanita Amerika 2„ meter . Mungkin ada persoalan pada dirinya hingga mengganggu ‚ disuruh meniru bentuk bentuk geometrik: konsentrasi belajar. cemas atau menangis. jumlah dan waktu Contoh: . 2. Untuk itu anak perlu ditempatkan pada Penanganan Remedial Teaching yang akan mengajar anak dalam 3 hal. • dapat mengulang . Perbandingan anak laki-laki : anak perempuan = 5 : 1 Gejala-gejala: __ sukar berpikir abstrak __ sukar membuat konsep berpikir. • kemampuan ketrampilan motorik lebih baik daripada keTetapi bila seseorang merasa sedih.bulatan. . unjukkan anak mengalami gangguan emosi atau tingkah laku. bersalah. tetapi dengan penuh pengertian dan kasih sayang menanyakan kepada anak apa sebabnya anak malas belajar.Sebaiknya orang tua atau guru tidak langsung memarahi anak bila anak tak mau belajar. perhaPenanganan tiannya terhadap pelajaran berkurang sehingga prestasi belajarnya Anak dengan disleksia primer perlu bimbingan khusus untuk makin menurun.hari natal pada bulan Juli .malu. 1) Menggunakan ketajaman pencerapan panca indera. Sebaiknyaguru atau orang tua waspada akan hal ini. anak disuruh Kesukaran membaca. Kesukaran membaca (disleksia) ini dibagi 2 macam: Misalnya: Coba gambar bentuk segitiga. p. untuk ukuran panjang. • t • . hiperaktif atau menyen diri. Disleksia sekunder ‚ ditanya bedabentuk dalam gambar di bawah ini (visual figure-background perception). . kata-kata dalam kalimat. tetapi justru sering ditunjukkan dalam teratur. disebabkan kelainan biologis dan tidak didapatkan kelainan saraf yang nyata.110) tanpa contoh. menunjukkan anak mengalami ketegangan atau konflik. mudah marah. akhirnya timbul kesukaran belajar. persegi 1. dir sama saja tanpa berbeda. meskipun kemampuan berhitungnya baik __ menarik diri: tak mau bergaul tetapi lama-lama kemampuan berhitung pun terganggu karena __ agresifitas: sering merusak. sebaiknya tugas mengajar diserahkan keluarga lain atau guru les yang dapat mengajar dengan sabar dan telaten serta disenangi oleh anak. misalnya: Contoh: ‚ mandi madin nrego __ kenakalan: sering mengganggu temannya Pada disleksia primer dengan gejala sukar membaca. • sukar membedakan skema atau anggota badan sebelah kanan atau kiri. Disleksia primer panjang. Pada anak biasanya kesedihan ‚ menyusun kata terbalik-balik (reversal) atau susunan kata tak mnadi tidak berlangsung lama.Tetapi kadang. memukul dan sebasoal berhitung juga memakai kalimat. alfabet tetapi tak dapat merangkai suku kata untuk membuat kata atau kalimat. bujur sangkat dan sebagainya. diajar membaca. Keakraban hubungan orang tua atau guru dengan anak perlu diciptakan agar anak mau mengutarakan isi hatinya. . kadang konflik anak terlalu dalam sehingga perlu pemberian 01 psikoterapi. diminta untuk meniru garis-garis yang menghubungkan titik-titik di bawah ini (spatial relationship). Bila orang tua di rumah merasakan dirinya tak dapat sabar dan telaten dalam mengajar anak. dengan sendirinya perhatian terhadap pelajaran menurun dan • membaca kata: dor.penduduk Indonesia: 10 juta. ‚ bila bentuk geometrik yang ditiru sudah benar. . dikte dan __ hiperaktivitas: tak bisa diam merangkai suku kata. b. Mendekati anak untuk mencari penyebab atau latar belakangnya. nergo bentuk tingkah lakunya. 10% dari anak dengan inteligensi normal menderita disleksia primer. individu tersebut selalu termenung memikirkan persoalannya.musim hujan pada bulan Mei . yaitu: Bila anak saat sekolah sering nakal. ini men ma ketajaman penglihatan. Disleksia primer 1D a'<> Ciri-ciri: Ada kesukaran membaca terutama dalam mengin. sehingga penyebab kesukaran belajar dapat diketahui dan prestasi anak dapat meningkat kembali. skema badan. tegrasi simbol.

— dilatih diskriminasi irama dalam nyanyian. kurang motivasi belajar. sajak-sajak. tabung.. dan pendengaran. staf bimbingan dan penyuluhan sekolah atau orang tua anak tersebut. do — do . Pada saat inilah diperlukan kerja sama dokter anak dengan berbagai team ahli lain agar diagnosis kesukaran belajar dapat diketahui secara tepat. bolak-balik ‘.ditanya apakah bentuk benda ini. Ditanya: — benda apa ini? coba raba . depresi.i bundar. -. p (reversals). teman dan orang tuanya mencintai atau menyenangi anak.. biasanya dibawa ke dokter anak ( pediater). Contoh: lonceng berlagu -bentuk bulat. tetapi kemampuan membaca tersebut digunakan secara kurang efektif karena dipengaruhi faktor emosi.kadang anak dibawa ke dokter bukan karena keluhan tak dapat membaca tetapi karena keluhan: — penyesuaian diri yang buruk — kenakalan — tidak mau pergi ke sekolah — neurosa — posisi yang terbalik pada urutan kursi. Latihan membaca atau menulis dapat dilakukan di tempat Remedial Teaching. sesudah benda tersebut diraba baik. 2) Mengembangkan integrasi dua atau tiga macam pencerapan: penglihatan. Pertama-tama yang mengetahui gejala kesukaran belajar pada anak biasanya pendidik (guru). • pendengaran — Anak disuruh menirukan nada tinggi dan nada rendah.. — Pada saat membaca kadang-kadang penderita dapat membaca dengan baik. menolak membaca. Gejala: Karen dasar kemampuan membaca sebenarnya baik. jari manis.bentuknya bagaimana? — coba tirukan lagu benda ini! 3) Mengembangkan kemampuan bahasa: bahasa reseptif. kubus. lalu membaca banyak salah. atau banyak salah biasanya karena isi • perabaan bacaan mirip dengan konfliknya/ketegangannya atau anak — Diminta untuk meraba benda: teringat akan konfliknya/ketegangannya. d. jari tengah. -. pengobatan terutama ditujukan untuk menghilangkan gangguan emosi atau tingkah lakunya. jari kelingkung.do/00' re 7 mi N gangguan psikosomatik dan sebagainya. dan bahasa ekspresif. — Membaca lalu berhenti. Diagnosis kesukaran belajar ini harus dilakukan secara teliti dan diperlukan team ahli dari. parit-parut muda-mudi. jari telunjuk. perabaan. Y gambar bulatan mana dari urutan bulatan y yang sama dengan bulatan x Position in space dipakai pada anak yang sukar membedakan huruf: b. PENCEGAHAN Agar frekuensi kesukaran belajar ini dapat dikurangi atau malah dihindari perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut: 1) Ciptakan suasana belajar yang menyenangkan. dengan tujuan untuk mengatasi kesukaran belajar anaknya. — bundar: bola Penanganan anak disuruh menirukan kata-kata: bar-dar. yang biasanya dapat ditangani oleh seorang psikolog atau psikiater. sehingga dapat ditentukan pendidikan dan pelajaran yang bagaimana paling sesuai untuk anak. yang mana ibu jari. kemudian berhenti. DIAGNOSIS KESUKARAN BELAJAR — kotak persegi panjang — kubus: • Skema badan --->posisi anggota badan: — ditanya mana: — telinga kiri — tangan kanan — mata kiri . Bila orang tua membawa anak tersebut ke dokter.telinga kanan — Coba ditarik: — tungkai ke muka — tungkai ke belakang — lengan ke samping kanan/kiri — lengan ke atas.. kotak dan sebagai• nya. stop-top taman-tamat.. . Dalam membuat dianogis sebaiknya diperhatikan sebab-sebab kesukaran belajar yang telah diuraikan. • sebenarnya dasar tekntic kemampuan membaca masih baik ( intak). berbagai disiplin keilmuan. mengutakan maksud hati atau isi pikirannya. — Dihitung semua jumlah jari jari. Latihan: • bahasa reseptif: mengerti isi kalimat atau isi cerita. lengan ke bawah dan sebagainya. gangguan penyesuaian diri atau gangguan kepribadian. • kadang. Disleksia Sekunder • kemampuan membaca terganggu karena dipengaruhi oleh kecemasan.. Kemajuan biasanya cepat karena dasar kemampuan membacanya memang masih — tabung ouiat uan seoagamya.Anak harus merasakan bahwa guru.— ditanyakan pada anak (position in space). • bahasa ekspresif: menceritakan kembali isi cerita. dor-tor. --.

Contoh: Anak tidak membuat pekerjaan rumah beberapa kali. Help your Child succeed in School. Bila kesalahan ini dilakukan berulangkali dan disengaja. in Childhood. Bila orang tua ragu-ragu. Tahun XIII. – Bila anak berbuat salah tunjukkan kesalahannya. International Universities Press Inc. Special Classes for Emotionally disturbed Children Am J Orthopsychiat 1964.Graw Hill Company. pp 445 – 455. New York: International Universities Press. 3. 14. anak perlu mendapat hukuman. Psychiatric implications of brain damage in children. 1984 45 . Tetapi sebaliknya guru atau orang tua menyelidiki sebab dan latar belakang anak mengapa sampai berbuat salah atau nakal. tanggapan ruang/ orientasi bidang dan bahasa). Tahun XVI. 8. Jiwa. 6) Guru atau orang tua sebaiknya selalu bersikap konsisten (tetap) pada anak. 1972. 1983. 34 : 95 – 101. Inc. 2: 1 – 7. Frostig M. 35. Jiwa. Prediction of Underchievement in kindergarten Children. 5) Guru atau orang tua sebaliknya dapat memperkirakan derajat inteligensi anak dengan memperhatikan kemampuan belajar anak secara teliti. Dewan Nasional Kesejahteraan Jakarta. Bisgyer JL et al. Silver AA et al. 1. 5. Grunebaum. 11. 4. Sajono T. menulis dan berhitung perlu diteliti apakah fungsi-fungsi tertentu yang diperlukan untuk persiapan belajar sudah berkembang dengan baik (fungsi sensomotorik. July 1969. Thompson LJ. sehingga dapat diketahui derajat inteligensi anak meskipun tes inteligensi kadang-kadang dapat keliru hasilnya terutama bila anak tak bersedia mengerjakan "tes inteligensi dengan baik sesuai dengan kemampuannya". Difficulties in learning in Childhood Psychopathology by Harrison SI and Mc. Cermin Dunia Kedokteran No. 1980. 10. 3: 54 – 58. Jiwa. Am J Orthopsychiat 1962. dan justru harus diciptakan keakraban hubungan dengan anak sehingga anak dapat mengutarakan kesulitannya dengan bebas. 1972. Heinicke CM. Tahun II. 4 : 81 – 87. RINGKASAN – – – – Telah kami bicarakan mengenai: Definisi belajar dan kesukaran belajar. Nason LJ. kognitif. 13. 1972. 33 : 665 – 671. – Bila anak berbuat baik juga harus diberikan pujian oleh orang tua/guru agar perbuatan baik ini selalu diulangi. 17. Bakat dan prestasi. Visual Perception in the Brain Injured Child. Reading Disability: Teaching Through Stimulation of Dificit Perceptual Areas. Cara pencegahan timbulnya kesukaran belajar. 16. Cacat mental dan kesulitan belajar. 1973. 2) Hindari kelelahan fisik atau penyakit menahun agar gariah belajar anak tidak terganggu. Psychopathology by Harrison SI and Mc. Am J Orthopsychiat 1967. Inc. Silver AA et al. Specific Reading Disability. 9. Anwar AID. Indah Jaya Bandung. 34 : 6969 – 704. koordinasi motorik. 32 : 462 – 472. 9 : 444 – 450. Mc. Jiwa. Des. Am J Orthopsychiat April 1977. dapat dilakukan tes inteligensi oleh seorang psikolog. Arch Gen Psychiat 1963 . Cara membuat diagnosis. Anak-anak yang berkelainan. New York: 1972. pp 457 – 486. Gubahan K. Cohen TB berpendapat bahwa kecemasan ringan dapat meningkatkan motivasi belajar tetapi kecemasan berat dapat menurunkan prestasi belajar. Sebab-sebab dan penanganan kesukaran belajar. 130 : 393 – 399. Jilid 2. pp 774 – 7 87. sebelum mengatakan bahwa anak ini bodoh. A Research approach to reading retardation in childood Psychopathology by Harrison SI and Mc. Am J Orthopsychiat 1963. Cohen TB. 7. Rabinovitch RD et al. perlu mendapat hukuman.2:47–55. 4) Gangguan emosi dan tingkah laku dapat dikurangi atau dihindari agar tidak mengganggu konsentrasi belajar atau kemampuan membaca anak. Dermott JF. English OS and Pearson GH. Learning Disturbance in Childhood in Manual of Child Psychopathology by Wolman B et al. pp 662 – 698. 12. 1980. Anak yang tidak sanggup membaca. Learning Disabilities. KEPUSTAKAAN 6.Dermott JF. misalnya:berdiri di muka kelas. membuat PR lebih banyak. 2. Intelligensi yang tersembunyi. Am J Psychiat 1973. Abdul Syukur. New York.– Harus dihindari terjadinya situasi ketegangan saat mengajar anak. Varekamp LCV.Dennott JP New York. 15. Masalah anak-anak dengan inteligensi superior. Masdani J. April 1977. Fathers of Sons with primary neurotic learning inhibitions. Hardjawana B. Eisenberg L. 37 : 744 – 751. International Universities Press. 3) Sebelum anak diajar membaca. Tahun X.

terutama orang tua berfungsi utama dalam pendidikan anak yang baik. saling tidak memperhatikan kebutuhan masing-masing seperti hidup sendiri dan tidak ada komunikasi yang baik dalam keluarga. ataupun sebaliknya anak jangan mengatur segala urusan orang - tua.Pendidikan Anak Usia Balita dr. yang kemudian sesudah itu berbaik lagi seperti semula. terutama orang tua yang melakukan peranan dalarn mendidik anak merupakan keluarga yang baik yaitu: • harmonis • saling pengertian • saling menghormati • saling menolong atau mendorong • batasan hubungan fungsi/sistem orang tua — anak --.> jelas kakek/nenek — orang tua --. Endang Warsiki Ghozali Bagian Psikiatri Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga/RS. disenangi. sikap orang tua — muka masam/tak tersenyum — suara tak enak atau nada suara yang keras/nada marah. dihargai dan diterima dalam keluarga. orangtua — kakek/ nenek atau paman/bibi menjadi kabur. janganlah terlalu mengatur urusan orang tua atau selalu menentukan pendidikan anak.> jelas Keluarga. N y . ia selalu dapat mengharapkan bantuan dan pertolongan orang tua. Penting juga keyakinan anak bahwa bila timbul kesulitan. dengan syarat pendidikan mereka tidak berbeda dengan orang tua. mereka harus tahu bahwa orang tua tetap sayang kepadanya. misalnya telunjuk ditunjuk• kan ke atas. pendidikan anak dapat dititipkan sementara pada kakek/nenek atau paman/bibi. Bila ada paman/bibi atau kakek/nenek yang tinggal serumah. Dr. Demikian juga kakek/nenek atau paman/bibi yang tinggal se rumah dengan orang tua. sebaiknya anak dapat merasakan bahwa ia disayangi.> jelas paman/bibi — orang tua --. Kecuali bila orang tua sedang tidak ada di rumah. menjadi orang yang berguna. — sikap yang tak membenarkan. Sistem orang tua 2. taat pada tatatertib dan suka bekerja. Surabaya Sebelum dapat mendidik anak dengan baik. yakni dalam keluarga saling tidak acuh. Marah maupun hukuman jangan ditujukan pada diri anak tetapi pada kesalahan atau perbuatannya. Hanya dalam suasana demikian anak dapat memiliki kepercayaan diri sendiri. sebaiknya yang memegang peranan dalam penentuan pendidikan anak adalah orang tua. yang sangat penting dalam perkembangan kepribadian anak. Batasan ketiga sistem ini harus jelas. Sistem anak 3. Di dalam keluarga biasanya ada 2 atau 3 sistem yakni : 1. maksudnya orang tua jangan terlalu ikut campur atau selalu mengatur aktivitas anak. supaya ia dapat berkembang ke arah yang diinginkan. Cara menunjukkan pada anak bahwa orang tua tidak setuju dengan perbuatan atau tindakan anak yang kurang baik : • Pertama-tama anak diberitahu bahwa perbuatan yang dilakukan tidak baik. Walaupun kadang-kadang anak melanggar tata tertib sehingga mereka patut menerima hukuman. diperhatikan. 35. tidak tergantung kepada orang lain. batasan sistem orang tua anak. Sistem kakek/nenek atau paman/bibi bila se rumah. dan diterangkan juga alasannya dengan kata-kata sederhana dan singkat sesuai daya tangkap anak. Diharapkan agar orang tua dapat merupakan contoh yang baik bagi anak. Tetapi begitu orang tua sudah berada di rumah lagi maka segera orang tua yang memegang peranan kembali. 1984 . Hal sebaliknya juga tidak baik terjadi dalam keluarga bila batasan ketiga sistem di atas menjadi terlalu jelas atau terlalu kaku/jauh. Baik dalam mendidik anak usia balita maupun dalam mendidik anak/remaja. Orang tua harus dapat mengusahakan suatu lingkungan hidup yang sebaik-baiknya bagi anak. Soetomo. karena segala peranan dan tingkah lakunya dapat ditiru anak. Justru ini tidak boleh terjadi di dalam keluarga. diharapkan keluarga. • Jika anak tetap membandel. Misalnya kelak ia dapat berdiri sendiri. tak ada gejala gejala kecemasan yang berat. — tak mengijinkan atau memberikan apa yang diinginkan 46 Cermin Dunia Kedokteran No. Jika demikian.

orang tua harus ingat juga untuk memuji atau memberi penghargaan bila anak bertingkah laku baik. menghargai. Melatih tanggung-jawab pada anak juga harus diajarkan. melainkan juga daya ciptanya. anak menjadi malas (apatis) dan selalu tergantung kepada orang tua. Mungkin masih banyak lagi aktivitas lain yang tidak boleh dilakukan oleh anak. Dengan demikian diharapkan anak dapat bekembang menjadi dewasa dengan baik. Batasan tingkah laku anak yang merupakan aturan tata-tertib dalam keluarga akan merupakan pedoman bagi anak-anak. bukan diri anak sendui. jangan terlalu keras atau sampai berlebihan (supaya kapok). Aturan-aturan ini hendaknya membantu dan membimbing anak. penuh pengertian dan pertimbangan. anak akan belajar bertanggung jawab atas pekerjaannya. Pukulan ini hanya sebagai peringatan. merasa kurang dicintai sebab terlalu disakiti badannya. • menghargai atau memperhatikan milik orang lain. Ini tidak saja merangsang inisiatif anak. sehingga anak dapat mengerti apa yang diperbolehkan dan apa yang tidak dibolehkan. misalnya : • membersihkan tempat tidur • menyapu rumah • mengemasi meja makan • membersihkan sepatu dan sebagainya Tugas yang diberikan sudah tentu harus sesuai dengan umur anak. • ciuman atau pelukan • memberikan sesuatu yang diingini anak • memberi penghargaan berupa hadiah yang nyata : gula-gula. sehingga anak mendapat bimbingan yang • Bila tetap membandel terus. Ini agar tidak timbul rasa dendam pada anak dan kehilangan kepercayaan dirinya. Tentu saja anak menjadi sombong bila tingkah laku baik maupun buruk selalu dibenarkan dan mendapat pujian. tidak akan berbuat baik bila tidak diberi upah. Dengan memberikan penghargaan pada anak. anak akan merasa bangga dan senang serta menambah kepercayaan dirinya. gangguan organik otak. • sampai ke mana ia boleh pergi. baik dalam memecahkan persoalannya. Hadiah harus diberikan segera sesudah tingkah laku anak yang baik dilakukan. bersikap tetap (konsistensi) dan berwibawa serta melatih disiplin. naik di tempat tinggi sekali. boneka. bintang (lambang). anak. radang otak. berlari saat menyeberang di jalan yang ramai. anak dapat melakukan identifikasi dengan baik terhadap orang tuanya. 35. angka-angka (points). Janganlah beranggapan bahwa dengan memuji anak akan menjadi sombong (besar kepala). • akan membiasakan anak. orang tua sekaligus membesarkan kepercayaan anak pada dirinya sendiri. Bila anak terus menerus diperintah. Lambang nyata yang diberikan orang tua pada tingkah laku anak yang baik akan terus mengingatkan anak terhadap keberhasilannya. Misalnya : • Pada waktu tertentu (waktu makan. Bila kita memuji hasil karyanya meskipun hasilnya itu kurang baik." Jika anak dihukum bila bertingkah laku buruk. Misalnya cara orang tua memberitahu anak bila melakukan perbuatan yang salah: "Kamu tak bisa melakukan hal seperti ini. Dengan demikian komunikasi antara anggota keluarga selalu terjadi. Dengan melatih bekerja. kok saya tidak pernah diberitahu?" Persetujuan terhadap tingkah laku anak yang baik dapat berupa : • pujian • tersenyum • ucapan terima kasih atas bantuannya • perubahan dalam sifat atau nada suara : wah-wah. • melawan permintaan orang tua yang cukup beralasan dan sebagainya. Saya tahu dan percaya biasanya kamu tidak berbuat demikian. tergantung macam kultural dan situasi sosial. Batasan-batasan tingkah laku anak ini maksudnya melatih anak supaya ia dapat mengendalikan diri serta mengenal disiplin dan tanggung jawab. perlu diperhatikan : • usia anak • perkembangan jiwa anak • adakah kelainan biologis pada anak misalnya : kelainan metabolisme. hebat. waktu tidur) anak harus sudah berada di rumah. Orang tua sebaiknya merangsang inisiatif anak dan memberikan kebebasan anak untuk berkembang. • pekerjaan-pekerjaan yang harus dilaksanakan tak boleh dilupakan (melatih tanggung-jawab anak).Hukuman-hukuman ini menitikberatkan perbuatan anak yang salah. Usaha orang tua agar dapat menambah kesenangan dan eratnya hubungan kekeluargaan misalnya : • minum teh bersama • makan bersama (family table talking) • permainan bersama • rekreasi bersama • bergurau bersama • perayaan hari ulang tahun dan sebagainya. orang tua dapat memukul pantat/paha anak. Diusahakan agar hubungan orang tua dan anak cukup akrab. bekerja tidak atas perintah. misalnya : menyapu. Bila anak merasakan bahwa orang tuanya menyayangi. yakni dengan memberi tugas sehari-hari yang harus dikerjakan di rumah. uang. • tak boleh memukul saudara atau teman tanpa sebab • tak boleh melakukan aktivitas yang sangat berbahaya misalnya: bermain api. trauma Cermin Dunia Kedokteran No. hal ini sering mengakibatkan gairah kerja anak berkurang. 1984 46 . karena menyebabkan rasa dendam anak pada orang tua. lain kali jangan ya. hanya anak yang nakal saja yang berbuat demikian. Walau sebenarnya dalam hati kecil mereka bertanya: "Bagaimana ya tingkah laku yang salah. melainkan atas kesadarannya sendiri. Tetapi janganlah selalu menjanjikan anak akan memberi sesuatu/hadiah bila melakukan kebaikan karena : • orang tua mungkin tidak dapat memenuhi janjinya. asal pujian itu sifatnya wajar saja. Dalam mendidik anak usia balita. sehingga anak merasa bebas untuk mengutarakan segala isi hatinya maupun persoalannya terhadap orang tuanya. Sebaiknya anak dibiarkan melakukan sesuatu menurut rencana dan kehendak mereka sendiri. tidak boleh terlampau banyak sehingga sangat membatasi aktivitas anak dalam segala bidang.

MAKAN Umur Tujuan Diharapkan Tercapai – ada refleks mengisap – dapat menelan bubur . – Dapat memegang botolnya sendiri. – Berilah makanan path anak sesuai dengan kebutuhannya. aktivitas bermain. –Dapat makan sendiri di me2½ . Menangkap suara. – Perkenalkan cangkir atau gelas dengan cairan sedikit untuk diminum. Bila tidak ada kelainan biologis pada anak maka sebab kelambatan perkembangan anak pada umur balita mungkin karena sebab lingkungan. –Mendorong anak untuk melakukan kebutuhannya sendiri (self help) –Berilah kesempatan pada anak melatih ketrampilan menyeduk nasi. –Diajarkan anak biasa bergaul. dap at makan biskuit. tuk mengembangkan : – Dapat menggerakkan ta. tahun –Dapat membedakan makanan dengan benda yang tak dapat dimakan. –Layanilah anak makan dengan cara yang menarik/menyenangkan. mata. misalnya karena kekeliruan cara mendidik orang tua. –Diminta anak untuk bercerita saat makan mengenak hal-hal yang terjadi hari ini (kejadian di sekolah waktu bennain-main). –Jangan memaksa anak waktu makan. Bimbingan pada anak usia balita ini meliputi melatih anak dapat makan sendiri. menelan dan bemafas Aktivitas yang dianjurkan – Ubahlah posisi menetek bila ada kesukaran mengisap.kelahiran rudapaksa kepala dan sebagainya.tua agar anak dapat berkembang normal seperti yang diharapkan sesuai dengan usianya. kemampuan berbicara. –Diajarkan agar anak sudah dapat : . kita dapat mengobservasi apakah anak sudah berkembang seperti yang diharapkan umumnya pada anak normal atau mengalami kelambatan.4 ja dengan sedikit makanan tahun tercecer. –Masih sukar memasukkan sendok ke mulut –Teruskan memberi makanan yang dapat dipegang : roti biskuit. –Berilah makanan sedikit dulu. sendok. pengaruh teman. Ekspresi muka. Bila ada kelainan biologis pada anak. 4-5 tahun KEMAMPUAN BERBICARA Umur Tujuan Diharapkan Tercapai Kemampuan. – Perkenalkan dan berilah – Lidah digunakan menggerakkan makanan dalam makanan roti biskuit unmulut. guru dan sebagainya. hal ini dapat merupakan salah satu penyebab terjadinya kelambatan perkembangan fisik. mental dan sosialisasi anak.toilet training). gelas). sendok dapat dimasukkan dengan mudah & mengambil nasi juga mudah. 1-1½ tahun –Dapat memegang cangkir dengan jari-jarinya –Dapat menaikkan cangkir dan meminumnya. tetapi dapat dipakai sebagai pedoman untuk mengetahui apakah perkembangan anak terlambat atau tidak. –Diberanikan untuk makan sendiri dengan sendok. –Dapat memegang gelas kecii dengan tangan. –Mendorong anak untuk membantu mengatur meja makan. – Dapat minum di gelas (di cangkir) dengan bantuan.gerakan tangan ke mulut ngan ke mulut . –Mulai menggunakan sendok diputar-putar di mangkok. ketrampilan motorik. –Senang membantu mengatur meja makan (piring. 1984 . –Tersenyum dan berbicara pelan dengan nada menyenangkah sambil : 9-12 bulan 48 Cermin Dunia Kedokteran No. –Dapat memasukkan sendok 1½ . Di bawah ini akan diterangkan cara membimbing anak usia balita (The Washington Guide) untuk orang . A. berbicara saat makan (tidak kaku). –Berila h kesempatan untuk makan sendiri dengan pining & cangkir dari plastik/seng yang tidak pecah –Sebaiknya pining cekung. bunyikan.melayani tamu/orang tua saat makan. – Dapat mengenal botol susu dengan melihat. –Berikan minuman sesudah makan supaya tak banyak minum. ba1 -3 –menggerakkan bulan dan bila mendengar suara dekat telinganya –tersenyum bila dirangsang sosial (dibuai) Aktivitas Yang Dianjurkan –Observasi. dan latihan berak dan kencing pada tempat yang sesuai (WC/ kamar mandi . bila jumlah nasi banyak anak malas makan. –Sering bermain dengan makanan.dilatih memegang botol 4-8 – Dapat mengunyah makanbulan an.2½ ke dalam mulut dengan benat. –Dapat lancar bergaul & benbicara saat makan. Dengan mengetahui perkembangan jiwa anak. pergerakkan badan bila suara di. – Letakkan anak dalam posisi relaks dan menyenangkan pada saat memberi makan. – Tawarkan sendok untuk dipegang bila ada perhatian. – Family Table talking 1-3 bulan –Dapat makan sendiri dengan baik. 35. Tentu saja bimbingan ini tidak diperuntukkan anak dengan keterbelakangan mental (retardasi mental) yang memang sudah terlambat dalam perkembangannya. – Dudukkan anak di kursi tinggi untuk bersama-sama makan di meja dengan keluarga . – Mulai memegang sendok. – Perkenalkan makanan bubur sehari-hari disuapkan dengan sendok kecil.menyiapkan . –Dapat mengambil nasi dengan sendpk nasi (centong) –Membutuhkan sedikit bantuan sejak makan di meja. – Makan dengan jari jari. –Dapat minum tanpa tumpah.dapat mengkoordinir antara mengisap. –Diberi penerangan mengenai aturan makan.

1984 49 . –dapat bercerita/menyanyi –dapat menyebutkan semua huruf abjad –Bacalah cerita keluarga/ anak-anak humor dengan lebih terperinci (detail) –Dilatih anak untuk melakukan perintah orang tua .datanglah ke sini –Berilah suara dari bibir lidah di mana bayi dapat meniru (melatih bicara) –Ajaklah bicara bayi bila sedang : . Mengeluarkan suara –tertawa keras bila digoda –dapat bersuara huruf hidup ba ba di di huruf mati : m. ke bioskop. di belakang. Kemampuan A. –Tunjukkan pada anak ucapan kata-kata dari mulut ibu. Mengeluarkan suara bulan –Dapat meniru suara tertentu misalnya : –batuk-batuk –suara dari bibir.meraba .lapar A. –Tunjukkan nama kegunaannya.sakit . –Diberanikan anak untuk mengulangi : .macam permainan . mengatakan keinginannya. –Berilah jawaban singkat sederhana pada setiap pertanyaan anak –Ajaklah rekreasi: ke laut. bola –dapat lancar bertanya –dapat menyebut 4 macam warna –Ajaklah anak bermain dengan benda-benda yang berwarna –Diajarkan anak menyebutkan dan mengatakan/ menggunakan kata-kata dengan benar –Bentuklah kelompok anak-anak untuk bergiliran menyebut nama-nama benda di buku gambar – Ijinkan anak untuk memilih sendiri: . alat rumah tangga. m –dapat bereaksi dengan suara bila diajak bicara –dapat bicara da. –Diberanikan anak untuk berkata-kata dan mengatakan apa yang diinginkan.memegang .3 perintah secara verbal misalnya : 1.macam cerita . memandikan dan sebagainya.aktivitas apa akan dilakukan –Berikan kesempatan anak untuk memainkan peranan cerita yang dikarangnya Cermin Dunia Kedokteran No.bermain-main 2½-4 tahun 1-1½ tahun –Bari petunjuk nama barang untuk makan. dada. dada – pipis. ma-ma – tanpa arti.mandi .duduklah . –Ajaklah anak berbicara selama makan –Sebutkan & hitunglah jumlah benda-benda di meja –Usahakan agar anak melihat muka kita selama kita menyebut nama benda –Sediakan waktu ± Ya jam sehari untuk menerangkan nama benda atau binatang dalam gambar/ buku.B. Menangkap suara –memperhatikan orang yang mengajak bicara –Menyatakan keinginan dengan isyarat –Melihat keanggotaan keluarga bila namanya dipanggil. burung. –Kadang-kadang dapat menyebutkan nama benda yang diminta. jangan memakai bahasa isyarat. B.da. –Diberanikan anak untuk Kemampuan A. 4-5 tahun -Teruskan untuk menunjukkan nama benda yang dilihat & dipakai anak. Menangkap suara –Mata dapat mencari sumber suara –dapat membedakan suara menyenangkan (musik-tertawa) dan menegangkan (suara keras-menangis) –dapat menaikkan kedua tangannya bila ibu datang 4-8 bulan mengucapkan: "Ikut saya" B. Kemampuan A. bersuara: dada baba –Ditawarkan mainan dengan suara – badan bergerak akan memegang.bukapintu . B. mata) –Dapat melaksanakan 2 . Menangkap pembicaraan –dapat mengerti nilai macam-macam uang logam.rasa tak nyaman . Mengeluarkan suara –Mengeluarkan 3 kata lagi selain mama. bennain bola 2. Menangkap Pembicaraan –Bisa menunjukkan bagian tubuh yang disebut (hi- . –Godalah bayi dengan menggelitik sampai tertawa.berdirilah . minta kue –Dapat menyebutkan namanama benda di dalam gambar: kucing. di atas.bukalah sepatumu –Dengarkan keterangan anak tentang gambar yang dibuat. berikan ke ibu B. makan. Kemampuan A. –Tampak perhatian dengan perintah sederhana. –dapat mengerti perintah lebih panjang (3-4 perintah) B Mengeluarkan pendapat –dapat menyebut macammacam nama uang logam –dapat menjawab pertanyaan dengan baik –dapat menerangkan arti kata: topi. ambil bola di meja 2. Mengeluarkan suara –keluar suara mengisap dalam menangis dapat dibedakan : . 35. lidah –Dapat menyebut 2 kata : mama. 1½-2½ tahun dung. –Bicaralah dengan bayi selama merawat. –dapat mengerti giliran bermain –dapat melaksanakan perintah orang tua.cerita . mimik.membuai bayi –Hindari bayi agar jangan menangis lama dan terus menerus. kemampuan A. sambil menunjukkan barangnya. –Bila dapat peganglah bendanya lalu tunjukkan namanya. anjing. Mengeluarkan kata-kata/ kalimat –Dapat mengatakan 2 macam kata-kata yang berbeda misalnya : 1. memberi makan. Menangkap pembicaraan –dapat mengikuti cerita TV sampai lama. ke kebun binatang lalu diskusikan dengan anak. –dapat memilih benda yang lebih kecil atau besar bila disuruh –dapat mengerti kata depan: di bawah. –Usahakan kontak mata selama bicara –Tirukan suara yangdiucapkan bayi.tutup pintu . –Berilah perintah sederhana : .nyanyian. Menangkap suara –Bila nama bayi disebut bayi bergerak-gerak.berikan adik . di muka. yang spesifik untuk orang tuanya. 9-12 B. –dapat menyebut nama benda yang digambar.ambilkan bola . kuda (± 100-200 kata) –Sering menyebut dirinya aku/saya daripada namanya (mulai pakai kata ganti orang). sajak.makan . Mengeluarkan kata-kata/ kalimat –dapat menyebut dirinya laki-laki/perempuan.

bulatan . menani) guna memperbaiki koordinasi motorik. misalnya: sendok. –Dapat mengambil barangbarang kecil. —Ijinkan bayi untuk bangun berusaha berdiri —Berilah kesempatan dan tempat untuk latihan bayi merangkak.pensil . kubus dan sebagainya) —Memberi kesempatan untuk melatih anak berjalan dan menaiki tangga dengan pertolongan —Memimpin anak dalam aktivitas membalik halaman buku.menyilakan tamu makan. merangkak waktu turun tangga. lalu anak diberanikan untuk mencobanya – meniru menulis garis lurus – membuat menara – Berikan sepeda roda 3 dan melatih kaki anak menjalankan pedal sepeda. –Berikan macam-macam benda berwarna lunak 1-3 bulan 1-1½ tahun 4-8 bulan –Bermain dengan tubuh sendiri –Mencari benda-benda dan mencoba memegangnya serta memukulnya – hal ini selalu diulanginya –Dapat memnedakan orang 50 Cermin Dunia Kedokteran No. ku: bus dan sebagainya yang beraneka warna –Berikan juga mainan-maman kecil yang lunak sampai keras atau yang berbunyi –Bantulah bayi dalam posisi duduk bila kepala dan punggung sudah tegak stabil. —Berjalan naik tangga dengan bantuan. —Dapat berjalan berapa langkah tanpa bantuan. —Dapat membalik-balik halaman buku BERMAIN Umur Tujuan Diharapkan Tercapai Aktivitas Yang Diharapkan —Diam bila digendong —Memandang muka orang lain dan benda di sekitarnya. 1984 .cat air .kapur . diraba & digendong ibunya —Berikan ayunan mainan berwarna yang dapat dilihat anak & tak dapat dijangkau dengan tangannya. cangkir. 35. menulis de ngan kertas dan pensil berwarna —Berilah anak mainan seperti : kubus. –Menangkap botol/mainan dengan kedua tangannya. boneka.malam – Berilah kesempatan anak untuk : .papan tulis – Keseimbangan badan baik – Dapat meloncat-loncat – Dapat berjalan dengan : .luk . lalu dapat duduk sendiri. duduk KETRAMPILAN MOTORIK Umur Tujuan Diharapkan Tercapai Aktivitas Yang Dianjurkan – Kepala dipegang ke atas hati-hati bila bayi telungkup 1-3 – Kepala dapat tegak bila dibantu dalam posisi duduk. –Ajaklah bayi bermain ci .ba berikan waktu bayi untuk bermain sendiri dengan bagian-bagian tubuhnya . benda-benda plastik.ganis bersilang –Dapat menggambar terdiri dari 3 bagian – Biarkan anak melakukan kombinasi macam-macam mainan dan membutuhkan benda-benda dari : .tumit 4-5 tahun– . –Mula-mula duduk dengan sedikit bantuan dengan kepala & punggung tegak.tanah liat . boneka kain dan benda lunak lainnya —Mulai m emperkenalkan anak untuk berayun-ayun —Berilah mainan yang dapat didorong kesekitarnya.mengucapkan terima kasih . bulan – Dapat mengikuti semua obyek yang dapat dilihatnya –Tempatkan bayi dalam posisi telungkup –Bantulah bayi dalam posisi duduk dengan kepabanya tegak –Berilah kesempatan untuk melihat aktivitas semua orang –Berikan macam-macam mainan.berayun-ayun .memanjat – Berikan kesempatan anak aktivitas menggambar dengan : . 1½-2½ tahun –Dapat berlari-lari –Dapat naik & turun tangga dengan 1 kaki –Dapat melempar bola dengan tangan di atas bahu –Dapat meloncat di tempat. —Diberanikan bayi untuk dipegang.ujung jari kaki – Dapat meniru gambar segi empat – Dapat menangkap bola yang dilemparkan – Berikan musik dan permainan untuk menyelaraskan koordinasi tangan & kaki (meloncat-loncat. –Dapat mengendarai sepeda roda 3 –Dapat meniru garis lurus (vertikal) –Dapat membuat menara dari 4 balok atau lebih – Memberi kesempatan pada anak untuk mempraktekkan dan mengembangkan aktivitas – lari-lari – naik. turun tangga – Melatih anak melihat suatu kegiatan. —Dapat bangun sendiri ke posisi duduk —Dapat merangkak —Mula-mula pegangan dalam posisi berdiri —Lama-lama berdiri sendiri. bola. cangkir. –Dapat memindahkan main4-8 an dari satu tangan ke tabulan ngan lainnya. 9-12 bulan 2½-4 tahun –Berjalan turun tangga dengan kaki bergantian –Dapat meloncat dengan satu kaki selama ± 10 detik –Dapat meniru : . Dilatih anak dituntun untuk latihan berjalan —Ajaklah anak bermainmain kapal terbang untuk latihan memegang dengan jari-jari (juga disediakan benda-benda. misalnya kubus.–Diajarkan aturan tata tertib pergaulan misalnya : .

setiap hari .melap.Didorong untuk bermain fantasi & mainkan drama .air .naik kuda -Diperkenalkan buku anak-anak dengan berisi . -Berilah kesempatan anak dapat memasukkan dan menumpahkan benda dari kaleng/doos -Berikan mainan yang besar atau kecil untuk bermain -Usahakan untuk bersamasama bermain dengan ibu/anak lain. .Biasanya 1-2 kali sehari . tidak lebih dari 1-2 jam.makan .Dapat diperkenalkan untuk menggambar dengan: pensil berwarna.asing dari keluarganya. 4-5 tahun -Dapat bermain drama dan perhatian terhadap pergi tamasya -Senang memotong dan melekatkan benda menjadi bentuk benda yang kreatif -Menyelesaikan semua aktivitas. cat air.menari-nari .Didorong untuk menulis angka-angka dan huruf . benda -Lebih senang bermain dengan 2-3 anak 9-12 bulan -Dapat menaruh dan mengeluarkan benda dari kaleng -Dapat memeriksa obyek yang dipegang di tangan -Dapat membetikan mainan ke orang lain tanpa jatuh (lepas) --Mencoba mengeluarkan benda dari genggaman ibu. -Lebih menyenangi alat mainan -Menyenangi aktivitas berjalan -Menarik-narik benda mainan -Senang melempar.Jika pakai pispot. mengambil benda kemudian melempar lagi -Sering meniru tingkah laku orang.Hargai anak bila berhasil berak .kayu dibuat mobil. . -Didorong untuk melukis dengan cat air dan menggambar . misalnya: membaca koran. pispot harus diletakkan di kamar mandi .ada cerita pendek -Bimbinglah tangan anak secara aktif menggunakan: kapur. .Senang membuat benda yang dapat dikenal dari tanah liat -Berilah kesempatan untuk memotong dan melekatkan benda-benda -Berilah benda-benda mainan untuk membangun bangunan yang kuat. .12 bulan -Dapat bermain berdampingan anak lain.Akan ada gerakan perlistatik usus akan berak bila anak ditaruh di WC pada saat yang tepat.Berilah pakaian yang mudah dibuka anak bila berak/kencing . 1-1½ tahun -Bermain sendiri atau betmain dengan anak lain. -Berikan alat-alat bermain baru yang dapat dibentuk dan dirasakan seperti : . la akan kencing/berak 2½ -4 tahun -Mulai bermain bersama dengan anak lain (helpmate) yakni : .meloncat-loncat .pasir .Dudukkan anak pada toilet (jamban) WC atau pispot pada saat yang tepat untuk waktu yang pendek.Interval anak tidak kencing.Perhatikan tanda-tanda yang mengatakan anak kencing atau berak . misalnya : . -Lanjutkan permainan antara ibu dan bayi.kursi goyang .Mulai menunjukkan pola yang teratur dalam kencing dan berak . : menggelindingkan bola.manyanyi 1½-2½ tahun . -Dapat main bersama-sama (ci-luk-ba) dengan ibu dan anak lain. buku & majalah -Doronglah anak agar meniru aktivitas orang dewasa.Hargailah anak bila berhasil berak .Dapat menunjukkan celana basah 1-1½ tahun 1½-2½ tahun -Mengetahui lebih dahulu kebutuhan untuk kencing/ berak.tanah liat .Yakinkan pada anak untuk mengganti popok bila basah karena ngompol/ berak sehingga anak mulai mengalami perbedaan rasanya bila popok basah dan kering.benda-benda yang dikenal .ayunan .Lanjutkan melakukan interval yang teratur dalam melatih kencing & berak.tanah liat dibuat kue -Dirasakan pada anak alat yang berayun-ayun misalnya : .berwarna-warna .Kadang-kadang anak harus diingatkan untuk kencing sesudah : .batu .sabun . tetapi belum dapat bermain bersama menurut aturan -Dapat menggunakan mainan besar & kecil -Cara bermain kasar dan kacau serta lebih lama daripada sebelumnya -Senang mendengar sajak dan nyanyi di TV -Dapat membangun sesuatu yang baru dari benda mainan. -Didorong untuk bermain musik & menyanyi -Didorong untuk ikut berpartisipasi dalam kelompok : . binatang . . kegiatan lain.tidur . . -Perkenalkan dengan anak lain meskipun anak belum dapat bermain rukun dengan anak lain (selalu mau menang sendiri) -Berilah alat mainan musik. mis. atau keras yang dapat dipegang bayi -Berikan mainan yang terapung waktu mandi.membigi mainan dan bergiliran bermain -Dalam bermain banyak menunjukkan fantasinya -Senang bermain menggabungkan macam-macam -Didorong untuk bermain dengan kelompok anakanak. pensil dan lain-lain. Umur MELATIH KENCING DAN BERAK DI KAMAR MANDI DAN WC Tujuan Diharapkan Tercapai Aktivitas Yang Dianjurkan .kayu misalnya : . 9.Bereaksilah cepat pada tanda-tanda anak akan kencing dengan mengajak anak ke kamar mandi atau dengan melepaskan celananya. menyapu. menyapu. -Mengeluarkan kata-kata bi.

. 1 7 7 . pp 46 . Minuchin S. Duffy CJ . cen. a t Kfywro''Y 52 Cermin Dunia Kedokteran No.G. Warsiki E.4 akan –Bersikaplah seperti tidak derung untuk mempertatahun hankan berak terlalu lama tahu bila ngompol/ngebrok jauhi sikap membu–Mungkin kadang -kadang at malu atau menghina masih ngompol/ngebrok anak –Masih butuh bantuan "cawik" 4-5 tahun orang lain..membasuh tangan . –Kamar mandi harus mudah digunakan. 1974: pp 16 . Families & Family therapy. 1984 . pp 3 . Teaching children with development problems 2nd Ed.1 9 4 Anak sudah dapat kencing/ berak sendiri dan sudah tidak tergantung kepada Hargailah anak untuk keberhasilannya tidak ngompol dan ngebrok.30. Jakarta: BPK Gunung Mulia. 1974.96. mudah dibuka –Buatkan pakaian yang –Terus mengatakan bahwa mudah dibuka anak bila berak/kencing.. USA: Medical Examination Publ. pp 75 .66. Co. 1974. 5. Pembinaan anak dalam keluarga.65. USA: The CV Mosby Company. MKJ 7 Oktober 1981.–bermain-main –Bawalah kencing di kamar mandi sebelum tidur malam. Gunarsa SD . e m SEN/.. I L /4U K g D O K 1 6 . –Dapat bertanggung jawab –Mungkin masih diingatuntuk kencing dan berak kan untuk kencing pada sendiri jika pakaian sederwaktu-waktu tertentu hana. 3.Sa" r/AP SAyA KEMARI Do/creR S E L A L c / N 6 / N NEN ER / i SA ".kencing/berak 2½ . Chapman AH . 35. Philadelphia: JB Lippincott Company. Psikologi untuk membimbing. 9/R SE/Vi'' S A Y .melepas pakaian . !'~--/ /rv StSUN66ON/Y(i pANTE5gN.. mudah dibuka pintunya. 2. bila : . USA: Harvard University Press. Management of Emotional Problems of children an and adolescents 2nd Ed. 4. 1980.pp 63 . 6.cawik/membersihkan dubur sesudah berak KEPUSTAKAAN 1..6. 1970. Barnard KE et al. Child Psychiatry.

Faktor yang penting ialah faktor trauma akustik atau kebisingan. penyebabnya ialah : 1. meningitis. Penderita sering membantah karena mengira orang lain-lain marah-marah kepadanya. Surabaya PENDAHULUAN1 Seperti organ-organ yang lain. 6. 8. mengejeknya atau lain-lain lagi. ETIOLOGI DAN PATOLOGI2 Ketulian pada usia lanjut (presbiakusis) biasanya bilateral dan simetris. Soetomo. kanamimisin. • Gangguan di bagian konduksi menimbulkan tuli konduksi. lues) 4. alat pendengaran dapat mengalami berbagai gangguan. Tentang jenis kelamin. • Gangguan di bagian persepsi menimbulkan tuli persepsi. Frekuensi terbanyak pada usia 60 . 35. ankilosis stapes pada otosklerosis dan luksasi oleh trauma. penyakit kelenjar tiroid) 2. Sebagian sudah timbul pada usia 40 tahun atau disebut presbiakusis prekoks. tuli karena suara bising. Tetapi tidak dengan arteriosklerosis dan hipertensi. sekret pada otitis media). Dalam perjalanan mencapai usia lanjut. Misalnya salah faham dalam komunikasi. dan usahausaha yang dapat dilakukan untuk mengobatinya. salisilat) dan bahan-bahan dari industri dalam bentuk gas (karbonmonoksid) — Endotoksin : (diabetes. Didapatkan pula dalam satu famili ada yang lebih banyak terjadi dibanding famili lain. atau malah mentertawakannya. Timbulnya kadang-kadang sangat individuil. 2. Perubahan terjadi pada koklea akibat insufisiensi vaskular oleh karena spasme. Sudden deafness (penyakit tabung darah. kinin. Hidung dan Tenggorok Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga/RS Dr. 2. dan pada bagian persepsi yang biasanya sulit diobati. tumor. Faktor lingkungan dan pekerjaan sebelumnya. parotitis. penyebabnya ialah : 1. Penyakit infeksi (morbili. Tetapi Weston menulis sebaliknya dengan perbandingan laki-laki wanita 2 : 3. tetapi yang lain pada usia 80 tahun masih mempunyai pendengaran baik. kecuali bila menimbulkan ensefalopati. Dalam kavum timpani : kelebihan (kekurangan) udara pada okiusi tuba. destruksi karena otitis media. Penyakit Meniere. 9. Gangguan ini dibagi dalam dua bagian besar. Kerusakan membrana timpani : perforasi. — Eksotoksin : obat-obat (dihidrostreptomisin.Pendengaran Pada Usia Lanjut (Presbiakusis) dr. letusan senjata api. alergi. Weston mendapatkan 70% pasien presbiakusis dengan arteriosklerosis. Faktor lain yang mempengaruhi presbiakusis ialah : 1. 3. Maksud tulisan ini ialah untuk sekedar memberi gambaran tentang kurangnya pendengaran karena usia lanjut. akan menimbulkan banyak masalah bagi penderita dengan orangorang sekitarnya. Pada osikula : gerakannya terganggu oleh sikatriks. 1984 53 . tak perduli kepadanya. penyakit ginjal. benda asing) atau tumor. air) dan benda padat (serumen. Dalam meatus akustikus eksterna : cairan (sekret. caftan (darah. Banyak merokok dan stres diperkirakan sebagai penyebab presbiakusis prekoks. Tumor. Presbiakusis : tuli karena usia lanjut. Banyak penyelidik melihat hubungan presbiakusis dengan aterosklerosis. infeksi dengan virus). Cermin Dunia Kedokteran No. Bila kekurang pendengaran ini berat.65 tahun. yaitu gangguan di bagian konduksi yang biasanya dapat diobati dengan basil memuaskan. 5. 3. Avitaminosis 3. kebanyakan penulis menulis laki-laki lebih banyak dari pada wanita. trombosis atau perdarahan-perdarahan kecil. Toksin. telinga pun mengalami kemunduran pada usia lanjut. MS Wiyadi Bagian Ilmu Penyakit Telinga. ruptur . dari derajat yang ringan sampai dengan yang berat. Kemunduran ini dirasakan sebagai kurangnya pendengaran. 4. Diet dapat juga mempengaruhi terjadinya presbiakusis. sklerosis. Diet dengan tinggi lemak tidak hanya menyebabkan penyakit kardiovaskular tetapi juga memperjelek pendengaran. Fraktur dasar tengkorak (trauma kapitis) 7. Trauma akustik : letusan hebat (ledakan born).

obati. Proses patologik pada presbiakusis dapat terjadi pada 1. Koklea 2. Nervus auditivus 3. Susunan saraf pucat. KELUHAN YANG MENYERTAI PRESBIAKUSIS 2 PENGOBATAN Didasarkan pada 4 kelompok obat-obatan : 1. Hormon 2. Obat vasodilatator 3. Obat lipoproteinolitik 4. Vitamin

1. Hormon Kecuali keluhan pendengaran berkurang, maka keluhan Pernah dicoba dengan hormon hipofise secara intravena. Ada lain ialah : yang mencoba hormon wanita pada wanita usia lanjut. 1. Tinitus : suara berdenging ini dikeluhkan pada 50% dari Kemudian kedua seks hormon dikombinasi dan diberikan pada penderita presbiakusis. Biasanya terus menerus dan bernada penderita. Mungkin tinitusnya berkurang atau pendengaran tinggi. Lain dengan tinitus pada penyakit Meniere yang biasubjektif sedikit membaik, tapi secara objektif masih diragukan. sanya bernada rendah. Tinitus biasanya tidaklah sangat 2. Vasodilator mengganggu seperti intoksikasi telinga atau pada traumatic Seperti asam nikotinat dan derivatnya menyebabkan vasodeafness. dilatasi perifer, dan pemberian dosis tinggi dalam waktu yang 2. Diplakusis : yaitu distorsi dari pada tingginya nada atau lama menurunkan bloodlipid pada orang hiperkolesterolemia. frekuensi. Dapat terjadi pada satu atau kedua telinga. BiaEfek terapeutik pada presbiakusis disebabkan oleh dilatasi sanya tak terlalu mengganggu kecuali pada musikus-musikus. koklear dan pembuluh darah di otak akibat aksi 3. Vertigo : dikeluhkan pada 30% dari penderita. Apakah ini lipoproteinolitik dari obat tersebut. berasal dari labirin atau bukan tak bisa dipastikan. Hanya Contoh lain misalnya Ronicol dan Hydergin. didapatkan 60% dari penderita mempunyai reaksi kalori yang tidak normal. Mungkin vertigo ini pada usia lanjut berasal dari 3. Obat lipoproteinolitik Heparin i.v. 250 mg setiap hari selama 8 hari. Kemajuan aubrain stem atau perubahan pembuluh darah di sentral. diometrik didapat pada 25% penderita. Vertigo dan tinitus PEMERIKSAAN menghilang pada 45% penderita. 4. Vitamin Kecuali dari umur, otoskopi dan audiologi penting dalam Vitamin B kompleks memberikan 43,5% kemajuan dalam menegakkan diagnosis presbiakusis. Pemeriksaan audiogram pendengaran. Data-data terperinci dari laporan Weston ini nada murni terjadi penurunan pada frekuensi di atas 1000 Hz. tidak diberitakan. Ada beberapa jenis audiogram yang sesuai dengan kelainan Vitamin A banyak dicoba dengan hasil yang lebih memuaskan. patologik seperti yang didasarkan pada pembagian menurut Schuknecht. ALAT PEMBANTU MENDENGAR (APM) DIAGNOSIS BANDING Bila semua pengobatan tak memberi hasil, maka harapan terakhir ialah pada APM atau hearing aid. Ada tiga bentuk yang 1. Tull persepsi pada otosklerosis stadium lanjut Penyakit ini merupakan kelainan tulang yang kebetulan pada " umum : foot plate" dari tulang pendengaran stapes. Hanya di sini pada 1. "Pocket". Daya pembesaran baik hanya karena berbentuk agak besar maka penderita kebanyakan mau memakainya. audiogramnya masih terlihat faktor tuli konduksi. "Ear level". Diletakkan di belakang telinga hingga bisa ditutupi 2. 2. Penyakit Meniere rambut pada wanita atau laki-laki berambut gondrong. Penyakit yang ditandai dengan vertigo, tinitus dan gejala3. Kacamata. Pembesarannya kurang dan harganya mahal. gejala sistem saraf otonom seperti muntah-muntah, keringat " dingin, muka pucat sampai dengan diare. Dapat dibedakan Ada satu bentuk lagi yang disebut telinga ajaib", dipasarkan oleh perusahaan tertentu. Hanya pembesarannya sangat terbatas dengan pemeriksaan audiometri, yaitu melihat audiogramnya. sedang harganya mahal. 3. Trauma akustik Untuk pemakaian APM, perlu disesuaikan hasil audiogramnya Ketulian sebab kebisingan atau suara-suara keras. Dapat dengan daya kemampuan APM. Jadi perlu dicoba seperti dibedakan dengan pemeriksaan audiometri, yaitu pure tone audiogram, SISI tes, Tone Decay tes dan speech audiogram. pemakaian kacamata. PENCEGAHAN Ada dua faktor yang relevan yaitu : 1. Hindari suara keras, ramai dan kebisingan. 2. Hindari diet yang berlemak. Hal-hal lain yang dianjurkan ialah hindari dingin yang berlebihan, rokok yang berlebihan dan stres. Anemia, kekurangan vitamin dan insufisiensi kardiovaskular juga harus segera diPROGNOSIS
2

Ada dua bentuk presbiakusis yang berbeda dalam prognosisnya. 1. Slowly increasing deafness. Ini yang lebih sering, jarang sampai terjadi tuli total atau tuli yang berat.

54 Cermin Dunia Kedokteran No. 35, 1984

2. Apoplectiform

increase. Ketulian sangat mendadak dan sangat berat. Sebabnya diperkirakan perdarahan atau trom- 1. bosis.

KEPUSTAKAAN

RINGKASAN Telah diuraikan tentang presbiakusis atau pendengaran pada usia lanjut, hal-hal yang mempengaruhinya, pencegahan yang dapat dianjurkan dan pengobatan yang bisa dilakukan.

Wiyadi MS. Pemeliharaan Pendengaran. Majalah Kedokteran Surabaya, 1 9 7 9 ; 1 6 : 44. 2. Ballantyne J & Groves J. Scott-Browns Diseases of the Ear, Nose and Throat 3rd ed. vol 2. Ear, London: Butterworths, 1972; p. 456-464. 3. Schmidt PH. Presbyacusis. The Present Status. Nederlandse Keel-Neus-0orheelkundige Vereniging. June 3, 1966.

Diagnosis dan Pengobatan Filariasis
dr. Ketut Ngurah

Bagian Parasitologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Denpasar

PENDAHULUAN 1-3 Filariasis di Indonesia telah dikenal sejak lama. Menurut beberapa laporan hingga saat ini hanya diketahui tiga spesies filaria sebagai penyebabnya. Mereka adalah Wuchereria bancrofti, Brugia malayi dan Brugia timori. Ketiganya berbeda dalam hal morfologi, distribusi dan vektornya, serta gejala kli nisnya, terutama pada stadium akhir. Walaupun filrariasis tidak menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius, namun dampak psikososialnya lebih dirasakah oleh penderita. Sebab penderita filariasis sangat mungkin akan menyandang cacat selama hayatnya.

DIAGNOSIS1-5 Pada prinsipnya diagnosis filariasis dapat ditegakkan berdasarkan atas gejala klinik, riwayat penyakit, dan pemeriksaan laboratorik. Filariasis bancrofti GEJALA-GEJALA KLINIK DAN RIWAYAT PENYAKIT I) Asimtomatik Sering terjadi di daerah-daerah endemik. Pada penderita Baik cacing dewasa maupun mikrofilarianya dapat menim- terdapat pembesaran kelenjar mikrofilaremia dan eosinofilia bulkan gejala- gejala klinik. Namun cacing dewasanya menim- tanpa simtom. Masa inkubasi biologik satu tahun, yaitu dari saat bulkan efek patologik dan gejala klinik yang lebih nyata, justru masuknya larva stadium III sampai terbentuk mikrofilaria dalam terjadi setelah cacing itu mati. tubuh penderita. Sedangkan masa laten atau saat terdapatnya Mikrofilaria di dalam paru-paru sering menimbulkan sin- mikrofilaria sampai timbul gejala- gejala peradangan bisa droma yang disebut sindroma Meyer- Kouwenaar atau Eosinofi- berlangsung seumur hidup tanpa disadari. lia Pulmonalis Tropikalis (Occult Filariasis). Gejala- gejalanya 2) Stadium akut adalah subfebris, hipereosinofilia (20 - 90%), limfedema, diser- Menunjukkan gejala- gejala peradangan karena kepekaan tertaisimtom paru-paru berupa batuk-batuk paroksismal dan sesak hadap metabolik cacing hidup maupun yang mati. Manifesnapas seperti asma. Rontgen toraks menunjukkan corakan tasinya berupa limfangitis, limfadenitis, epididimitis, funibertambah di sekitar bronkus dan bercak-bercak infiltrat tersebar kulitis, orkitis, disertai demam, sakit kepala, muntah- muntah di seluruh paru-paru. Tetapi simtom paru-paru tidak selalu dan lesu. Simtom- simtom itu timbul setelah bekerja berat dan menyertainya sehingga occult filariasis agaknya lebih cocok berlangsung 2 - 3 minggu. untuk nama sindroma tersebut.

Cacing dewasa dalam saluran limfe menyebabkan reaksi retikuloendotil berupa penebalan endotil, edema, penumpukan fibrin, inflitrasi sel sel eosinofil, histiosit, epiteloid, limfosit dan sel-sel Datia. Akhirnya akan terjadi oblitrasi endolimfatik. Pada perilimfatik juga terjadi perubahan- perubahan yang sama sehingga saluran limfe tertekan dari dalam dan luar. Akibatnya, cacing terjepit dan mati di dalam saluran limfe. Perubahan- perubahan saluran limfe bisa berupa obstruksi, atresia, atau dilatasi dengan saluran berliku-liku. Cacing-cacing yang mati menimbulkan kalsifikasi, fibrosis dan oblitrasi total saluran limfe sehingga terjadi elefantiasis. Elefantiasis merupakan fase akhir dari filariasis setelah terjadi peradangan yang berulang ulang. Gejala- gejala klinik dari ketiga spesies filaria dapat dijabarkan sebagai berikut :

56 Cermin Dunia Kedokteran No. 35, 1984

yaitu : 1) Demam. gliserol 250 cc.22. Elefantiasis pada seluruh ekstremitas atas maupun bawah. 2. — Dipulas dengan larutan Giemsa (Giemsa powder 3. 1984 57 . Besok dini hari. Tanda. selanjutnya dikeringkan semalam.2 selama 10 menit. lalu ditusuk dengan vaksinostil. Filariasis malayi 1) Febris.000 ppm.2. 2) Kadang-kadang limfadenitis menjadi abses. Selanjutnya kertas saring diletakkan di atas kaca benda. Cara lain untuk mendeteksi mikrofilaria dalam darah tepi yakni dengan metode konsentrasi. Tidak pernah dijumpai pada urogenital.8 gram.gejala penyumbatan sebagai kelanjutan stadium akut yang terjadi berulang-ulang. kemudian dibilas dengan air bersih. — Difiksasi dengan metilalkohol selama 1 . 35. Filariasis timori Gejala. Keuntungannya. PEMERIKSAAN LABORATORIK Gejala gejala klinik saja belum bisa memastikan diagnosis filariasis. metanol 250 cc) 1 : 10 dalam cairan buffer pH 7. Cermin Dunia Kedokteran No. Untuk memfiksasi. dipakai 10 cc larutan formalin air garam faal 0.2 menit agar sel-sel darah hemolisis.500-2. Diagnosis lebih dapat dipercaya jika ditemukan mikrofilaria atau cacing dewasanya.gejalanya hampir sama dengan Filariasis malayi. Juga terdapat hidrokel dan kiluria. Endapannya diperiksa di bawah mikroskop. Dikatakan bahwa cara kedua atau yang memakai saringan ini lebih sensitif.tandanya adalah limfedema pada satu ekstremitas (asimetris). rasio ruang pada kepala (cephalic space). Sebaiknya dibuat tiga sediaan untuk setiap penderita. — Dibilas lagi dengan air bersih secara hati-hati. kemudian disemprotkan melalui tabung plastik yang berisi saringan dengan lubang berpenampang 5 mikron (millipore corp) untuk menyaring mikrofilaria. ditambah 9 cc larutan formalin 2% lalu dipusing (disentrifus) selama 5 menit dengan kecepatan 1. kertas saring terse-. Preparat diwarnai dengan Giemsa dan prosedurnya sebagai berikut : — Sediaan yang sudah kering dihemolisis dengan air bersih (air kran) hingga warna merah hilang.2 menit. lalu dikeringkan.5 cc dan diaduk sampai homogen. cara tersebut bisa menyebabkan perubahan dan kekacauan periodisitas mikrofilaria. 3) Elefantiasis dengan atau tanpa penebalan kulit terjadi pada ekstremitas bawah berupa pembengkakan ringan pada pergelangan kaki. sebab mikrofilaria tidak selalu dijumpai di dalam darah tepi. baru merupakan penderita tersangka. ▪ Pemeriksaan untuk menemukan mikrofilaria 1. lalu dibagi dua : 1 cc darah dimasukkan ke dalam tabung pemusing (centrifuge). 4) Sering ada pruritus pada permulaan penyakit. lalu dilihat di bawah mikroskop. ada atau tidak inti tambahan pada ekor dan susunan nukleus dalam tubuhnya. pitting edema dan kulit masih normal. ditunggu 30 . hasilnya tidak sama dengan hasil pemeriksaan yang dilakukan pada malam hari.60 menit. dibilas dan kemudian dikeringkan. Tetesan darah diisap dengan pipet Hb sebanyak 20 mm3 kemudian diteteskan di atas kaca benda steril dan tetesan dilebarkan hingga diameternya menjadi 1 . Namun agaknya tidak begitu mudah mendiagnosisnya. Untuk dapat membedakannya harus memakai pembesaran 10 x 100 dengan oli emersi. Mikrofilaremia biasanya hanya pada permulaan penyakit. — Preparat telah siap untuk diperiksa di bawah mikroskop. Cairan di bagian atas dituangkan ke dalam tabung bersih. Prosedurnya adalah sebagai berikut : 2 cc spesimen diambil dari darah vena. limfangitis dan limfadenitis. Pemeriksaan mikrofilaria dengan cara provokasi Tujuan adalah agar bisa melakukan pengambilan darah pada siang hari.5% disemprotkan melalui tabung plastik. Trias ini berlangsung secara periodik terutama setelah bekerja berat. Sering berupa limfadenitis inguinalis atau femoralis akut dengan retrograde lymphangitis. Kerugiannya. diteteskan sedikit di atas kaca benda dan ditutup dengan kaca tutup. limfangitis dan limfadenitis. Cairan ini diambil dengan pipet. 2) Jaringan parut timbul akibat pecahnya abses kelenjar limfe dan saluran limfe di daerah trigonum femoralis dan permukaan sebelah dalam paha. Pemeriksaan darah tepi Pengambilan darah dilakukan antara pukul 20. Tidak pernah pada tangan.500 . Tetapi belum bisa dibedakan antara ketiga spesies filaria. kita bisa bekerja pada siang hari apalagi untuk suatu riset yang harus memeriksa penderita dalam jumlah banyak. Cara pemeriksaan : Mula-mula diperiksa dengan pembesaran 1 0 x 10. III atau IV. kemudian dilihat di bawah mikroskop.000 ppm. Pemeriksaan cairan hidrokel dan kiluria 10 cc spesimen (cairan hidrokel atau cairan kiluria) dipusing dengan kecepatan 1. Caranya : ujung jari dibersihkan dengan alkoho1 70%. Atau dengan kata lain. Biasanya diambil dari ujung jari I. ditetesi 1 . but dipulas dengan larutan hematoksilin panas selama 5 menit. Seperti misalnya pada occult filarasis dan elefantiasis.00. kemudian pecah dan sembuh dengan meninggalkan jaringan parut.2 cm.00 . kemudian dilakukan pemeriksaan darah tepi seperti cara di atas.3) Stadium menahun Timbul gejala. 3) Elefantiasis hanya di bawah lutut dan siku. dibilas dan dikeringkan. Ketiga spesies filaria dapat dibedakan berdasarkan lekukan tubuh. Selain itu. Mikrofilaria akan tampak seperti potongan benang yang dicampakkan. alat-alat genitalia dan payudara. Sisa darah tadi (1 cc) dimasukkan ke dalam bejana Eriemeyer yang berisi 19 cc larutan Teepol dan garam faal 5%. Endapannya dilarutkan kembali dengan cairan tadi sehingga volumenya menjadi 0. Juga tidak pernah djumpai hidrokel dan elefantiasis skrotalis. diaduk 1 . ditutup dengan kaca tutup bundar.2 tetes oli emersi. Penderita diberikan minum 100 mg tablet dietilkarbamazin.

Am J Trop Med Hyg.muntah dan kemerahan pada kulit. 2. 189 199.satunya pengobatan adalah dengan pembedahan. Grove DU et al. Farmakologi dan Terapi. Simposium Masalah Penyakit Parasit dalam Program Pelayanan Kesehatan Munuju Masyarakat Bebas Parasit dan Sehat Gizi. juga binatang-binatang peliharaan (anjing. Semakin dini dilakukan pengobatan. juga untuk mencegah komplikasinya. Kaliraj P et al. berperanan untuk diagnosis kasus. peranannya dalam penyelidikan epidemiologi. sebab di samping manusia sebagai munosorbent assay (ELISA).000 disuntikkan intradermal pada penderita. 982 . Dietilkarbamazin. Partono F dkk. 1976. 403 . Persenyawaan arsen dapat dipakai membunuh cacing dewasa betina. 4. Efek samping dietilkarbamazin bisa berupa reaksi umum maupun lokal. Reaksi lokal berupa pruritus. Pertemuan Ilmiah II IKAYANA FK UNUD Denpasar.14 hari. Indirect Fluorescent Antibody Test. 1978. PENGOBATAN 2. 30 (5). Immunodiagnosis of Bancroftian Filariasis. Jika telah terjadi elefantiasis maka satu. 1983. 5. Memusnahkan tempat. Yang sering dipakai adalah complement fixation test Usahakan mengobati semua penderita. Hasilnya dibaca setelah 30 menit. Ninth Edition. seminggu sekali atau sebulan sekali.90%). Persenyawaan arsen. Namun cara ini cukup rumit dan penuh risiko. Tetapi. nyeri otot. Partono F. Semua tes tersebut banyak sumber infeksi.7 kan 50 mg. Dengan kata lain hasilnya 2) Menghindari gigitan nyamuk. pp.987. 27 (3). Pengobatan Brugia timori dengan Pemberian DEC Takaran Rendah oleh Penduduk kepada Penduduk. Tes ini banyak dipakai pada penyelidikan epidemiologi. 41. Published 1973. indirect pun secara massal di daerah-daerah endemik. Beberapa Aspek Wuchereria bancrofti di Jakarta. 2) Pemeriksaan hapus darah untuk mengetahui eosinofilia. sedangkan yang berumur kurang dari 10 tahun diberikan 25 mg seminggu sekali selama 1. Anak berumur lebih dari 10 tahun diberi- KEPUSTAKAAN 1. Filariasis di Indonesia (Aspek Diagnosis dan Pengobatan). nama dagang Hetrazan atau Filarzan.01 cc Ag Diforilaria immitis (Filaria pada binatang) yang telah diencerkan 1/8. Kortikosteroid digunakan untuk mencegah atau mengurangi reaksi alergi. 35. untuk fluorescent antibody test (IFAT). Antibiotika. Pada occult filariasis terjadi hipereosinofilia (20 . 58 Cermin Dunia Kedokteran No. 3) Memberantas vektor. 508 . memasang kawat kasa pada lubang angin atau jesederhana dibandingkan tes yang lainnya. Am J Trop Med Hyg. Pemeriksaan imunoglobulin Membunuh nyamuk. Reaksi umum berupa pusing. 3. dan enzyme linked imfilariasis malayi lebih sulit. dela rumah dan memakai obat pengusir nyamuk. tetapi sangat toksik sehingga obat ini jarang digunakan. namun kurang kucing. demam. muntah. Apabila tampak biduran dengan diameter lebih dari 2 cm maka tes dinyatakan positif. 4.6. 1980. hasilnya akan lebih baik.5 tahun. Cetak ulang 1981. Serological Diagnosis of Bancroftian and Malayan Filariasis. Atau 6 mg/kg berat badan selama 6 hari. 1981. misalnya tidur memakai tes yang paling dapat dipercaya dan prosedurnya lebih kelambu. masih diragukan. 7. 3. buhan air. Dikatakan bahwa obat ini tidak toksik dan tidak menimbulkan resistensi. 6. WHO menganjurkan pengobatan filariasis bancrofti dengan dosis 6 mg/kg berat badan per hari sebanyak 12 dosis atau lebih. • Tes imuno-alergik Tes alergik 1) Tes intradermal 0.7 kg). Bagian Farmakologi FK UI Jakarta.513. Tujuan pengobatan selain untuk membunuh mikrofilaria dan cacing dewasa. and Enzyme Linked Immunosorbent Assay done with Wucherreria bancrofti Microfilarial Antigens. 1980. Untuk pengobatan massal. Obat-obat yang dipakai adalah : 1.• Pemeriksaan untuk menemukan cacing dewasa Cacing dewasa yang masih hidup dapat dikeluarkan dari nodul-nodul kelenjar limfe dengan biopsi. Namun tidak boleh diberikan kepada anak berumur di bawah 2 tahun (berat 0 . 2. wanita hamil. Antibiotika untuk mencegah infeksi sekunder. Indonesia. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Tetapi cara pemeriksaan ini masih dalam penyelikungan. Detilkarbamazin sampai sekarang masih merupakan obat pilihan utama. Sulistia Gan dkk. Nomor Khusus Cermin Dunia Kedokteran. 1984 . Obat dapat diberikan setiap hari. Untuk cacing yang sudah mati dan kalsifikasi dapat dideteksi dengan foto Rontgen. Misalnya membersihkan got-got dan tumbuh-tumdikan. Edisi 2. Comparative Efficiency of the Indirect Hemagglutination Test. dan keadaan umum jelek atau sakit berat. baik individual mau(CFT). tergantung kondisi dan situasi setempat. Dikatakan pula bahwa ELISA merupakan Dapat dilakukan usaha.nyamuk. Wartana N dkk. PENCEGAHAN 1. pp. Dosisnya adalah 2 mg/kg berat badan dibagi dalam tiga dosis selama 7 . Ini disebabkan oleh reaksi obat itu sendiri. limfangitis dan limfadenitis karena reaksi alergi yang disebabkan oleh destruksi mikrofilaria maupun cacing dewasa yang telah mati. baik bentuk dewasa maupun IgG dan IgE meningkat pada penderita filariasis dengan larvanya dengan pestisida. dosis yang dianjurkan seperti berikut : 4 mg/kg berat badan selama 10 hari. kera) merupakan sumber infeksi.usaha. Parasitologi (Protozoology and Helminthology) in Relation to Clinical Medicine. indirect hemaglutination test (IHAT). Chatterjee KD MD.tempat mikrofilaremia tanpa gejala menahun dan belum pernah perindukan nyamuk dengan meningkatkan kebersihan lingdiobati.3.3 Tes imunologik 1) Menghilangkan sumber infeksi. Kortikosteroid.

menyebabkan dispareunia. pasien harus dianjurkan untuk mencoba beberapa posisi koitus karena mungkin ditemukan satu posisi yang tidak menyakitkan. mungkin timbul akibat penyakit inflamasi pelvik. Satu wawancara singkat dalam klinik ginekologik yang penuh pasien mungkin tak cukup untuk mengungkapkan latar belakang tadi. di ligamen uterosakral. langkah selanjutnya adalah merujuk pasien dan partnernya. Dispareunia superfisial primer. seperti pendapat pasien tentang koitus. meskipun pasien belum mengeluhkan "keputihan". lebih baik lagi bila kemudian pasien diminta memeriksa sendiri dengan jarinya atau spekulum. keadaan perkawinannya. Tidak jarang penyebabnya mudah diketahui dengan menentukan tempat rasa nyeri dan saat mulainya -. Padahal dibutuhkan waktu serta kesabaran. sementara himen yang utuh tak selalu harus diterima sebagai penyebab dispareunia penyebab sebenarnya mungkin harus dicari di tempat lain. bila sesuai. Karena jahitan yang terlalu tegang atau menghasilkan "jembatan" kulit pada introitus tanpa didukung oleh otot di bawahnya dapat menyebabkan nyeri hebat di kemudian hari. misalnya. ia punya risiko : angka kematian adalah satu dalam 12. tanda-tanda fisik tak boleh membuat kita lengah. Sebelum pembedahan. retroversi itu sendiri tidaklah menunjukkan penyakit asalkan uterus masih mobil. sedang spasme levator ani mungkin dapat diatasi dengan memberi petunjuk pada pasien (dan mungkin juga partnernya) tentang teknik-teknik seksual. Wawancara itu sendiri kadang kala sudah merupakan terapi. atau sekunder. ia adalah suatu simtom yang mungkin tidak akan dikeluarkan oleh pasien meskipun ia merupakan alasan utama untuk datang berobat : masalah yang sebenarnya itu sering perlu ditanyakan langsung pada pasien. Di sini ansietas dikurangi dengan melarang koitus dan menganjurkan Cermin Dunia Kedokteran No. Lebih jauh lagi. Penyebab lain dari dispareunia sekunder ialah vaginitis. dan hanya visualisasi direk ke dalam pelvis dengan laparoskopi dapat memberi keputusan final. 35. 1984 59 . dan sebaliknya. Praktek rutin menyerahkan penjahitan episiotomi pada mahasiswa -mahasiswa kedokteran tidaklah dapat dibenarkan. sendirisendiri atau bersama-sama. Tapi. Suatu lingkaran setan mungkin timbul: setiap rasa nyeri selama koitus akan menyebabkan ansietas dan menghalangi arousal. dan kebiasaan untuk menggantung uterus dalam posisi anterversi kini tidak populer lagi karena hasilnya sering mengecewakan. lubrikasi tak ada sehingga menimbulkan nyeri Penyebab yang mendasarinyaperlu dicari dengan cermat agar pengobatan dapat berhasil. dapat membantu memuaskan pasien bahwa ukuran vaginanya normal. takut hamil. bukan penyakit. namun dapat juga tak berarti bila si pasien tidak santai. Spasme levator mungkin merupakan mekanisme protektif pada pasien dengan lesi pelvik yang nyeri. kepada ahli terapi psiko seksual.hubungan seksual yang sulit dan menyakitkan. hasilnya mungkin memuaskan. atau bahkan ingatan akan pemeriksaan vagina yang menyakitkan atau pengalaman seksual yang tak menyenangkan. pemeriksaan vagina dengan pelan-pelan. Tapi. Depresi merupakan penyebab penting dari dispareunia. sedang dispareunia superfisial sekunder mungkin disebabkan oleh infeksi atau jahitan episiotorni yang tidak benar. serta penemuan klasik di pelvis yaitu nodul-nodul kecil. seperti juga ketidakcocokan perkawinan. Pada wanita usia 15-50 tahun ia biasanya disebabkan oleh Candida dan lebih jarang oleh Trichomonas. adalah suatu simtom.Tapi. Penyempitan vagina akibat perubahan atropik mungkin suatu hal yang nyata pada wanita postmenopause.500 laparoskopi.dalam bila tidak ada tanda-tanda fisik lain. dapat ditemukan beberapa pasien yang akan cocok untuk menjalani prosedur tadi. Dalam hal ini. Pemeriksaan mungkin akan banyak memberi informasi dalam keadaan -keadaan itu. terutama bila sedang haid. akibat tiadanya arousal. tapi pembagian ini tidak selalu dapat dibenarkan. riwayat seksualnya. endometriosis. yang menghasilkan nyeri mirip waktu koitus. Prosedur ini sering diaakukan untuk dispareunia . Spasme semacam itu paling mudah dirasakan pada dinding posterior vagina dan dapat ditunjukkan pada pasien. Dispareunia "dalam" (tidak superfisial) mungkin bersifat primer. Namun tiadanya gambaran tersebut di atas tidak selalu menyingkirkandiagnosis. dengan penilaian klinik yang teliti. Buku-buku teks sering membagi penyebab dispareunia dalam penyebab fisik dan psikologik. banyak. Dispareunia tidak boleh disebut psikogenik hanya karena penyebab fisik tidak diketemukan. nyeri. Tapi seperti semua prosedur bedah lainnya. Pada pasien yang merasa "vaginanya kecil". Terapi perilaku. Endometriosis biasanya disertai gejala lain seperti dismenore. dan keadaan jiwanya. atau seolah-olah demikian akibat spasme otot levator ani pada wanita-wanita yang lebih muda. atau pembesaran uterus akibat adenomiosis atau fibroids. dalam kasus ini. memerlukan belajar kembali (relearning) perilaku seksualnya.Dispareunia Dispareunia . beratnya gejala mungkin tidak sebanding dengan tingkat penyakit. mungkin akibat himen yang terlalu kaku. Bila tidak ditemukan jawaban. yang dihubungkan dengan penyakit pelvis. yang secara klasik dihubungkan dengan retroversi uterus. Adanya uterus dalam posisi retroversi dapat menempatkan ovarium dalam posisi yang peka di kantung Douglas. Bukti-bukti lain diperlukan. Rasa nyeri pada pemeriksaan dalam.meskipun pendekatan semacam itu juga punya risiko akibat terlalu sederhana. Perubahan-perubahan atropik (asalkan tidak terlalu lama) biasanya menunjukkan respons terhadap terapi lokal atau sistemik dengan estrogen. nyeri di tengah siklus haid.

untuk membuat beberapa penuntun penggunaannya. Bila digunakan antibiotika untuk mencegah penyakit yang sedang (misalnya diare pada pelancong. 35. 1984 . Peringatan ini timbul karena terlihatnya tekanan selektif dalam lingkungan mikrobial manusia dan hewan karena penggunaan antibiotika spektrum luas dan peningkatan penggunaan antibiotika. penggunaan antibiotika yang rasional untuk terapi dan profilaksis dapat didefmisikan. tetapi juga meneruskan bahan genetik ini. yang diberikan sekali sehari selama 3 minggu.daerah geografis di mana Escherichia coli enterotoksigenik (penyebab utama diare pada pelancong) sangat sensitif terhadap antibiotika — suatu gejala yang diduga disebabkan karena Esch. Haemophilus influenza dan akhir-akhir ini. secara efektif mencegah 80 sampai 90% kemungkinan diare pada pelancong di antara sukarelawan Peace Corps yang baru tiba. coil yang membawa plasmid yang menaikkan virulensinya. Pengalaman orang Tanzania itu mungkin mencerminkan hasilhasil dari tekanan selektif antibiotika yang sangat tinggi. Melalui percobaan pada hewan dan percobaan-percobaan terkontrol pada manusia. Mereka tidak hanya berproliferasi. Kejadian ini jelas luar biasa. dengan berbagai pengetahuan kita di atas. Keefektifan profilaksis doksisiklin di bagian dunia lain dapat diramalkan.anggota Angkatan Laut AS di Timur jauh. suatu tetrasiklin 60 Cermin Dunia Kedokteran No. Mikroorganisme terseleksi karena mereka mempunyai alat genetik untuk melawan efek antibiotika. coli enterotoksigenik. Walaupun faktor-R telah ada dalam bakteri manusia terbatas sampai datangnya zaman antibiotika. dan lebih sedikit terjadi pada lingkungan yang terbuka di mana faktorfaktor bakterial lain selain resistensi antibiotika adalah lebih penting untuk kelangsungan hidup. dalam profilaksis terhadap endokarditis bakterial. Tapi di bagian lain dunia. Penggunaannya juga dapat meningkatkan penyebaran Esch. Vibrio cholerae yang tahan terhadap tetrasiklin muncul dengan frekuensi yang mengkhawatirkan. Stafilokokus dan organisme usus gram negatiflah yang pertamatama memperlihatkan kemampuan adaptasi ini. penyakit kelamin) atau terutama untuk alasan-alasan ekonomi (misalnya. Di Kenya dan Maroko. masyarakat kedokteran. meningitis meningokokus. Tetrasiklin adalah yang paling penting. demam reumatik. Harrison dan kawan-kawan dalam penelitiannya terhadap anggota. dapat membawa gen-gen resisten untuk hampir semua antibiotika. memaksa kita. tapi sekarang telah diikuti oleh yang lain-lain. yang disertai dengan fokus-fokus eritematous pada bagian lateral lingkaran himen. kecuali kalau suatu kuman vibrio yang secara efisien membawa faktor-R telah terseleksi.serangkaian "latihan" pada pasangan tersebut. Di Tanzania. telah menunjukkan bahwa minosiklin dosis tunggal. Bila antibiotika digunakan terutama untuk mengobati individu atau untuk mencegah infeksi yang membahayakan jiwa pada mereka yang mempunyai risiko tinggi (misalnya. Studi akhir-akhir ini yang menggunakan tetrasiklin profilaksis untuk kolera. Namun prosedur ini masih baru dan perlu follow-up jangka panjang mengenai keefektivannya. mulai dengan ciuman dan rabaan dengan berpakaian lengkap. pneumokokus. kita mempunyai alasan untuk lebih khawatir akan kemungkinan bahaya potensialnya terhadap masyarakat.konsekuensi ekologik. misalnya gonokokus. dan mungkin bahkan punya gen-gen penghasil enterotoksin dan gen resistensi terhadap antibiotika dalam plasmid yang sama. patut dikomentari karena efek ekologinya.sungguh kembali'ke "zaman pra-antibiotika". dan V. Faktor-R. masih ada sejumlah pasien yang tak dapat kita beri terapi apa-apa kecuali simpati dan dukungan mental bahwa secara medis tak ada apa-apa. karena tetrasiklin telah digunakan untuk pengobatan kolera di hampir seluruh dunia selama kirakira 15 tahun. kita dipaksa untuk menerima konsekuensi. Sayangnya. keadaan ini dapat diatasi dengan baik dengan mengeksisi kulit tersebut. Pasien juga harus diseleksi dengan cermat agar tidak banyak pasien menjalani operasi yang tak perlu. dan gonore. Menurut mereka. suatu tetrasiklin longacting. berdasarkan pada kepekaan antibiotika terhadap Esch. dalam bentuk faktor-R ke mikroorganisme lain. cholerae tetap sensitif terhadap obat itu. mencegah komplikasi flu) atau penyakit di mana tersedia metodemetode pencegahan yang lain (misalnya. pengaruh ekologis dari antibiotika dapat nyata diamati. di mana mikroorganisme multiresisten akan menghancurkan manusia. dan mempertanyakan apakah indikasi-indikasi terakhir tadi diijinkan. dan karena gen-gen resistensi terhadap antibiotika lain pada plasmid yang sama juga sering ikut berpindah selama seleksi. tetrasiklin pernah digunakan sebagai profilaksis massal dalam suatu usaha mengendalikan berjangkitnya kolera. mungkin karena organisme ini sedikit membawa faktor-R. Antibiotika Profilaktik? Individu vs Masyarakat Masyarakat kedokteran terus menyaksikan kenyataan keberhasilan mikroorganisme menyesuaikan diri untuk hidupbersama-sama dengan antibiotika dan antimikroba sejenis itu. Meski belum sepenuhnya dipahami. dalam obatobat untuk hewan atau sebagai pemacu pertumbuhan dalam makanan ternak). diare pada pelancong. seperti traktus gastrointestinalis dari pasien rawattinggal yang menerima antibiotika. seringkali dengan tidak mempedulikan spesiesnya. di luar kromosom). Studi-studi ini dilakukan pada daerah. selama perjangkitan. Ini diperkirakan disebabkan oleh peradangan kronik dari kelenjar yang mengeluarkan mukus pada batas antara kulit labia dan vagina. karena faktor-R yang membawa gen-gen resistensi terhadap tetrasiklin adalah yang paling umum ditemukan. coil enterotoksin sering resisten terhadap antibiotika. maka kuman yang resisten akan hilang bila penggunaan obat yang meluas dihentikan. tuberkulosis dan infeksi pasca bedah). coli yang membawa plasmid enterotoksin mungkin sulit membawa faktor-R. pelahan-lahan maju lewat berbagai jenis cara perangsangan dan akhirnya koitus. Penyebaran faktor-R berlangsung lebih efisien dalam lingkungan yang tertutup dan selektif. yang berupa plasmid (yaitu DNA melingkar. Baru-baru ini ditemukan juga penyebab "barn" di Johns Hopkins Hospital. Esch. Beberapa ilmuwan percaya bahwa kita dapat sungguh. doksisiklin.

Keberanian mengambil alih sebagian tanggung jawab pelaksana di unit-unit tadi. Pengamatan (surveillance) terhadap bakteri yang mengandung faktor-R.long. kemungkinan gangguan imunologik dan peningkatan kerentaan terhadap infeksi usus — secara potensial berbahaya. nampaknya paling banter suatu usaha sementara. Sampai tersedia metode semacam itu. dengan banyaknya antibiotika yang beredar luas di pasaran gelap. Antibiotika profilaksis. Apakah penggunaan antibiotika profilaksis ini akan mempertinggi tekanan selektif yang kini telah ada akibat penggunaan terapeutik secara luas? Pertanyaan itu lebih terlihat bersifat kuantitatif daripada kualitatif. Namun untuk ini-pun diperlukan keberanian. dan jawabannya sulit diperoleh." merupakan dalih utama. dapat mencegah infeksi oleh gonokokus yang sensitif terhadap tetrasiklin bila diberikan kepada mereka sesaat setelah melakukan hubungan seksual dengan WTS. karena yang menjadi panutan — dalam masalah ini — sering tidak memberi teladan yang baik dalam praktek swastanya. Dari mana perbaikan dapat dimulai? Pendidikan di uriiversitas tak banyak dapat diharapkan. Informasi mengenai perlekatan bakteri pada per. 35. nampaknya adalah bijaksana untuk membatasi penggunaan antibiotika profilaksis untuk keadaan di mana tidak ada cara lain yang tersedia. demi keuntungan individual yang lebih besar — reputasi dokter.acting yang lain. Akan tetapi. yang sebaiknya digantikan sesegera mungkin dengan teknik lain yang gangguan ekologisnya kecil. dengan menginstruksikan tata-cara penggunaan antibiotika di klinik-klinik pemerintah dan puskesmas-puskesmas. Akhirnya. vaksinasi nampaknya merupakan pemecahan yang tepat untuk infeksi-infeksi umum pada permukaan mukosa. Cermin Dunia Kedokteran No. keuntungan secara individual adalah jelas: penyakit dapat dicegah tanpa efek-efek obat yang merugikan.penelitian untuk mengidentifikasi antigen yang cocok dan cara merangsang sistem imuno-sekretorik. pertimbangan di atas dapat condong ke arah yang tak semestinya. dua pertanyaan penting tidak dapat terjawab oleh studi itu: Apakah ada risiko terkena sifilis sekalipun gonore dapat dicegah? Bagaimana risiko berkembangnya jceadaan pembawa penyakit (carrier) tanpa gejala (asimptomatik). Terjadilah: keuntungan kecil bagi individu lebih diutamakan daripada risiko besar bagi masyarakat. serta banyaknya (mayoritas?) dokter yang masih memberikan antibiotika secara serampangan. bagaimanapun. Harus dijelaskan bahwa selama studi ini. 1984 61 . Sebelum memberikan antibiotika untuk mencegah penyakit. Dalam studi-studi pencegahan diare pada pelancong dan gonore. mukaan mukosa bisa dimanfaatkan untuk membuat obat antiperlekatan yang khusus. Karena kebanyakan gonokokus di berbagai negara dapat dicegah dengan profilaksis minosiklin. Sedang dilakukan penelitian. tidak terjadi gonore pada pemakai kondom. dapat memberikan informasi yang relevan. yang dapat menahan kolonisasi bak- teri. dokter harus mempertimbangkan keuntungan dan risiko terhadap masyarakat di samping terhadap individu. timbul pertanyaan: Apakah ada tempat untuk profilaksis semacam itu? Sayang sekali. Yang dapat segera mengambil tindakan ialah Departemen Kesehatan. tetapi untuk tidak sering terjadi. digabungkan dengan studi ekologis dan epidemiologis dari plasmid bakteri itu. Jadi risiko dan keuntungan profilaksis tetrasiklin lebih melibatkan masyarakat daripada individu. pun bila sukses besar. "Toh usaha satu dokter tak akan banyak mempengaruhi. Risiko pemakaian tetrasiklin — reaksi alergi. yang sering disebabkan oleh gonokokus yang memerlukan nutrisi khusus? Pertanyaanpertanyaan ini harus dijawab sebelum dapat menilai keuntungan dari profilaksis ini. sekaligus mengambil alih sebagian kekhawatiran para pelaksana tadi. Usaha ini diharapkan akan membuahkan cara imunisasi yang efektif. Perkembangan cara mencegah infeksi mukosal dengan bahanbahan lain selain antibiotika juga harus diberi prioritas yang tinggi.

sebaiknya mengikuti sistim kalender. barulah dimusyawarahkan cara yang dapat diterima oleh kedua belah pihak. pendidikan dan masa depan anak. Kenapa demikian? Untuk mendapatkan jalan keluar baru. dengan memberikan penjelasan yang diperlukan. yang berakibat hilangnya keluhan. apa umurnya di atas 35 tahun atau lebih rendah karena kawin muda. Setelah 2 tahun berlalu. sejawat kita yang beritikad baik ini melakukan "tipuan" ganda. lebih-lebih lagi karena ternyata sang suami yang "dibohongi" sampai dua kali itu temyata cukup kooperatif. Di sin kelemahan etis tindakan sejawat tersebut.dak diketahui. sehingga sejawat kita tergugah untuk membantu. Sang suami. Dokter bersedia untuk mengeluarkan IUD-nya. (d) Tindakan sejawat yang menyerupai pengeluaran spiral. yaitu menipu keduanya dan berhasil. satu hal yang kentara tampil ialah. yang dilakukan tanpa sepengetahuan suami dan tetap tidak diketahui suami. Itikad baiknya kesampaian. Sepasang suami istri sudah memiliki 6 (enam) orang anak dengan usia yang berkisar antara 3 sampai 14 tahun. Nah. Dalam menilai kasus ini. tetapi langsung saja memasang spiral. metode yang dipilih seolah-olah tujuan menghalalkan cara. Hal ini sebaiknya tidak dilakukan. karena perencanaan keluarga harus dimusyawarahkan pertama-tama oleh keluarga itu sendiri. Dengan jumlah anak yang setengah lusin itu si ibu takut akan hamil lagi. tanpa merusak atau mengurangi kebahagiaan kehidupan rumah tangga pada umumnya dan kepuasan sek- Komentar TANGGAPAN DARI SEGI ETIK KEDOKTERAN Dalam menelaah kasus yang dikemukakan. tetapi caranya kurang baik. akan tetapi si ibu kuatir hamil lagi. Perlu diketahui bahwa ibu ini termasuk golongan wanita yang tidak tahan terhadap berbagai kontraseptif oral. cara yang baik ialah: pada saat pertama suami hares diikutsertakan dengan memberikan semua penjelasan yang diperlukan. Bila suami telah yakin akan manfaat mengatur jumlah keluarga dan sudah bersedia untuk tidak menambah anggota keluarga lagi. Tapi kali ini suaminya mengetahui tentang pemasangan spiral itu. sehingga tanpa sepengetahuan suaminya ia minta pertolongan seorang dokter untuk dipasangkan IUD. maka dikatakan kepada si istri: "Katakan kepada suamimu bahwa spiral sudah dikeluarkan dan tidak akan mengganggunya lagi. Nah. Agar tidak menjadi hamil. Setelah mengemukakan beberapa "gap" dalam permasalahan ini. Ini dibuktikan karena sang suami mau ikut sistim kalender. (c) Juga ti. 1984 . kesehatan keluarga dan juga semua cara kontrasepsi. kesejahteraan keluarga yang ada. yaitu diperkenankan campur pada hari-hari yang tidak subur! Ternyata. Berikut ini akan diuraikan pengalaman seorang teman sejawat dalam Proyek Nasional tersebut. baik aspek sosial keuangan keluarga.Hukum & Etika Tepatkah Tindakan Saudara? Dalam rangka turut mensukseskan Program Nasional Keluarga Berencana. mungkin sekali saudara pernah menghadapi kasuskasus yang menyangkut usaha pengendalian angka kelahiran pada pasangan-pasangan usia subur. sebagai pencari nafkah tunggal adalah seorang pegawai negeri golongan rendah. dokter memenuhi perrnintaan si ibu. 35. (b) Pada waktu pemakaian IUD 2 tahun pertama. Saya Idra. cuma tidak mau memakai kondom. menurut saudara tepatkah tindakan teman sejawat ini? Mungkin saudara dapat mengusulkan cara lain yang lebih baik? OLH (a) Berapa umur pasangan ini? Mengingat anak tertua sudah 14 tahun. sedangkan si suami tidak mau menggunakan kondom. atau sudah 40 tahun lebih. dokter menganjurkan agar IUD diganti dengan yang baru. apakah sebelumnya suami pemah diikutsertakan dalam perencanaan keluarga. Atas pertimbangan keadaan sosial ekonomi keluarga itu serta jumlah anak yang lebih dari cukup. sejawat kita masih belum merasa perlu mengikutsertakan suami. tidak oleh satu pihak saja. sejawat ini tidak mengikutsertakan sang suami. Hal ini dikeluhkan oleh si ibu kepada dokternya hampir setiap minggu. akhirnya dokter mengambil keputusan sebagai berikut: Setelah melakukan suatu tindakan yang menyerupai pengeluaran spiral. lni dituruti oleh si ibu. dan waktu bersetubuh si suami merasa terganggu. Misalnya cara-cara lain yang bisa diikuti suami. menimbulkan pertanyaan: apakah keluhan suami tidak tapi psikis saja setelah mengetahui adanya spiral? Sehingga dilakukan "penipuan" yang ternyata berhasil. beberapa hal memerlukan penjelasan tambahan ataupun terpaksa diberi asumsi. antara lain: 62 Cermin Dunia Kedokteran No. Setelah pemasangan spiral yang kedua kali dan ketahuan oleh suami. apa alasan (untuk tidak memberitahu suami)nya? Dari uraian kasus ada kesan bahwa suami bukan tidak mau ber KB. baik yang dapat dilakukan isteri maupun yang dapat dilakukan suami. setelah itu tidak ada keluhan lagi dari sang suami. Sayang. permasalahannya tidaklah "hitam" atau " putih" sehingga tidak mudah mengatakan benar atau tidak tindakan sejawat tersebut. maka penilaian terhadap tindakan sejawat tersebut pun tidak dapat "hitam" atau "putih" Mungkin sekali pasangan ini masih dalam usia subur. vasektomi. Selama 2 tahun tidak ada keluhan dari pasangan suami istri Mi. dengan akibat si suami mengeluh karena merasa terganggu waktu bersetubuh. seperti sistim kalender. Atau dalam bahasa keras.

sebetulnya bukanlah urusan dokter. Menurut hukum pidana persoalannya agak lain. sehingga diketahui apakah Kalau maling tidak tertangkap tentunya juga tidak dihukum. karena diburu rasa bersalah dan was-was akan ketahuan suami. Jadi dokter itu tidak dapat dituntut menurut hukum pidana. justru diperoleh dengan susah payah dan penuh ketekunan. minan the right to live bagi si wanita itu. dalam kasus ini sang isteri akan selalu merasa bersalah dan akan selalu ada perasaan khawatir bila (sampai) ketahuan. buatannya dapat digolongkan dalam "wanprestatie". maka medr.sual pada khususnya. Bagaimana sikap dokfer. bagaimanapun "berhasil 'nya cara "penipuan". namun secara bathiniah sang isteri tidak bahagia. Mengapa dokter harus mencampurinya? Hal serupa tercermin dalam peraturan di klinik Keluarga Berencana milik pemerintah. peraturan itu janggal atau tidak.peraturan dalam dunia kedokteran kita yang ada TANGGAPAN DARI SEGI HUKUM KEDOKTERAN sangkut pautnya dengan hukum. pihak yang "berkomplot". karena ia dihalangi untuk kawin lagi. di mana si wanita yang ingin menggunakan obat/alat kontrasepsi harus mendapat ijin/persetujuan suaminya. suatu perbuatan tidak dapat dipidana. Mengapa harus dimintakan persetujuan dari si suami? Di man letak ja-. Mungkin waktu KUH Pidana kita dibuat. Apakah dengan ketentuan tadi dokter bukannya memberi kesempatan yang baik bagi si suami untuk dengan aman "membunuh" isterinya itu? Dalam hal ini seharusnya ijin/persetujuan diminta dari si pasien sendiri dan si suami paling-paling hanya menjadi saksi saja. kecuali berdasarkan kekuatan perundang. mungkin ia menuduh isterinya telah menyeleweng dan mungkin terjadi perceraian. 1984 63 . Begitu pula kalau perbuatan dokter itu tidak ketahuan ia juga tidak akan dituntut. Tapi sebenarnya yang menjadi persoalan pokok ialah mengapa dokter itu mencampuri kehidupan pribadi (private life) dan mengabaikan hak-hak si wanita tadi? Apakah nantinya si wanita itu menjadi hamil atau tidak dengan dikeluarkannya IUD tadi. belum terpikir akan adanya kemungkinan kasus demikian. kalau wanita itu mengatakan bahwa ia tidak sudi meminta ijin/persetujuan suaminya. begitu pula mendapat pelayanan kesehatan adalah haknya sebagai warga negara. Bukankah dengan menolak si wanita ini Cermin Dunia Kedokteran No. Sebagai alasan dikemukakan: jika si suami tidak memberi ijin/persetujuan itu. Seringkali yang terbaik. Hal serupa juga terdapat pada "ijin operasi" bagi wanita yang akan melahirkan dan yang harus ditanda tangani oleh suaminya. bagaimanapun sulitnya sejawat tersebut harus mengusahakan yang terbaik bagi pasangan yang ingin ditolong. Handoko Tjondroputranto nurut hukum perdata dokter itu dapat dituntut karena perLembaga Kriminologi Universitas Indonesia. 35. Walaupun perbuatan dokter itu sebenamya dapat digolongkan sebagai suatu penipuan. Jakarta. Jadi. karena apa yang ingin ia lakukan terhadap dirinya merupakan hak azasinya. H. jika si suami yang "menentukan" hidup atau matinya? Bayangkan saja ada seorang suami yang menginginkan kematian isterinya. dr. atau jika si wanita itu sampai menderita kerugian dokter dapat dituntut karena melakukan perbuatan melawan hukum yang menimbulkan kerugian bagi "orang lain" (onrechtmatige daat). tapi dalam KUH Pidana kita tidak terdapat suatu fasal yang cocok untuk kasus ini. Sebab. Biarpun di permukaan nampak berhasil karena tidak hamil. Dalam KUH Pidana fasal 1 ditentukan. Masri Roestam Direktorat Transfuri Darah PMI/ Ketua IDI Cabang Jakarta Pusat kita jelas-jelas mengabaikan haknya? Contoh lain yang akibatnya mungkin lebih besar yaitu? abortus provokatus berdasarkan indikasi media.undangan pidana yang telah ada. Kiranya sudah tiba waktunya untuk meneliti kembali peraturan. Ini sesuai dengan KUH Perdata fasal 1365 yang sudah sama-sama kita kenal sejak di bangku kuliah. yaitu hasil yang dicapai tidak sesuai dengan apa yang dijanjikan (KUH Perdata fasal 1243 dan fasal 1266). bukan sekedar memuaskan satu pihak yang kebetulan pasien sendiri! Memang pula. Sebaliknya jika perbuatan itu sampai ketahuan. yang mudah itu tidak selalu yang terbaik.

QT interval memanjang dan aritmia ventrikular lebih sering timbul daripada orang-orang yang bukan atlit. dan beberapa malah adiksi. • Apakah peluru yang bersarang dalam tubuh harus selalu diangkat bila tidak menimbulkan keluhan? Seorang lakilaki yang secara tidak sengaja telah menembak kakinya dengan pistol kaliber 22. harus diingat pula bahwa resep tradisional tertua yang mujarab itu rasa simpati dan harapan. dan mempunyai stroke volume yang lebih besar — tapi pada mereka ditemukan juga semacam keanehan. Demikian menurut Celia Haddon dalam bukunya " Women and Tranquilizer". Katanya. bukan pada dirinya sendiri. wanitanya jangan yang termasuk "type non-orgasmic "! • Pernahkah anda mendengar Sindroma Briquet? Ia merupakan istilah yang lebih sopan dari histeria. Briquet sebenarnya nama orang yang menerangkan simtom-simtom klasik pada tahun 1859. Baru kemudian ditemukan ia mengalami destruksi sendi metakarpofalangeal I dan menyebabkan artropati. Tapi. Seorang laki-laki dengan penyakit jantung iskemia. Tentu saja. atau tidak sampai 10 kali gerakan turun naiknya penis di dalam vagina. yaitu sakit kepala dan flushing waktu melakukan hubungan sex. 1441 • Terjadi di Brazil. insidensi untuk metastasis lebih tinggi daripada mereka yang tidak merokok. Dalam keadaan khusus.9 • Denyut jantung seorang atlit lebih lambat. Masters & Johnson pertama kali mempertimbangkan faktor wanita dalam defmisinya.60:226—32 • Satu di antara lima wanita di Inggris minum obat-obat penenang. Ini membantu menerangkan mengapa pada perokok -perokok dengan melanoma. Am Heart J. Lebih seringnya denyut ektopik pada jantung atlit itu mungkin menjadi gejala klinik yang penting. Sydney. Mungkin akan menimbulkan lokal antritis hipertrofi. Brit Med J 1984. menggunakan krim isosorbid dinitrat yang dipleskan pada bagian depan lengan atas. ii : 425 . maupun menjadi berkapsul dan inert. Brit Med J 1984. tidak seorangpun yang dapat meramalkan apa yang akan terjadi bila sebutir peluru bersarang dalam tubuh. menunjukkan bahwa limfosit d a r i para perokok dapat menurunkan aktivitas sel pembuluh alamiah. Simtom-simtomnya itu mirip dengan simtom dari gangguan somatisasi seperti yang tertera dalam American "Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders". melaporkan sebuah kasus demikian. keracunan sistemik.Catatan Singkat Selama ini.ternyata menimbulkan komplikasi aneh. secara tiba-tiba is meninggal. tidak seorang pun d a r i mereka yang berhasil mencapai tujuannya. ejakulasi prekoks diartikan sebagai ejakulasi yang terjadi kurang atau dalam waktu 30 detik sampai 2 merit setelah masuknya penis ke dalam vagina. seorang laki-laki usia 50 tahun yang mengalami kecelakaan lalu lintas harus dilakukan intubasi dan ventilasi. yaitu: hidup tanpa ansietas. 107:608—9 Krim isosorbid dinitrat yang digunakan untuk mengontrol serangan angina pektoris. Phillip Lewis d a r i RS St.29:368—70 • Dalam mengutamakan kejujuran terhadap pasien. Lancet 1983 (i) June 25 p. Waktu nekropsi. 288: 1461 • Mengapa merokok sigaret meningkatkan risiko untuk timbulnya kanker ? Penyelidikan di Kanematsu Memorial Institute. Perbedaan-perbedaan ini hilang segera setelah merokok dihentikan.. Waktu melakukan persetubuhan. untuk mengontrol gejalanya. London. 288: 1461 64 Cermin Dunia Kedokteran No. selama 12 tahun tidak merasakan apa-apa. Tidak selamanya pasien ingin diberitahu keadaan yang sebenarnya — sesungguhnya bukti-bukti menunjukkan. Dalam buku itu juga diterangkan cara-cara untuk menghilangkan adiksi terhadap obat-obat benzodiazepines. Tapi. 35. Mungkin cacing itu telah bermigrasi d a r i perut penderita ke faringnya! Respiratory Care 1984. konsentrasi beberapa imunoglobulin dalam serum mereka juga lebih rendah dari normal. 1984 . Tampaknya. 50% pasien kanker itu lebih suka bila diagnosisnya tidak diutarakan Bull New York Acad Med 1984. Mary. ditemukan pipa endotrakealnya tersumbat oleh gumpalan-gumpalan cacing gelang. tetapi terhadap pasangannya! Dr. 1984. Med J Australia 1983. seorang lakilaki termasuk ejakulasi prekoks bila tidak dapat membuat pasangannya mencapai orgasmus sebanyak 50% dari jumlah koitusnya. istrinya mengeluh sakit kepala. Keluhan ini berkurang setelah si istri mencuci dadanya untuk menghilangkan noda-noda krirn yang telah berpindah tempat tersebut.

. tetapi keluarga besar nantinya. mencabutkan giginya di ternpat praktek saya.Setelah di dalam (kamar praktek) terjadi dialog antara suami pasien dan dokter: Dokter: "Sudah punya anak berapa? Suami : "Satu dok. penderita diberi resep obatobat mentereng serta tidak lupa membumbuinya dengan basa-basi alakadarnya." Tiga hari kemudian. Ketut Ngurah Denpasar. Yani G-5. harus dihabiskan supaya lukanya lekas sembuh ya." Dokter " ???? Wah ini bukan KB Keluarga berencana. . Salatiga SATU-SATUNYA Dokter : "Apanya yang sakit?" Pasien : "Kepala burung saya bengkak. karena yang seperempatnya telah dimakannya ! Saya cuma dapat terbengong-bengong. Kapten drg Haryono X A. sapi saya yang cuma tinggal seekor pasti lepas dari tangan saya hanya untuk biaya pemeriksaan saja. Setelah diperiksa secara lengkap.HUMOR ILMU KEDOKTERAN KB Seorang ibu hamil diantar suaminya untuk periksa kehamilannya. pasien tersebut datang lagi untuk yang kedua kalinya dengan mak sud mencabutkan giginya yang lain. Baura Malang YANG PERTAMA DAN TERAKHIR Seorang penderita (P) dari Desa datang berobat pada seorang dokter spesialis (DS) yang praktek di Kota Anu. pasien tersebut saya beri resep sambil saya beri tabu. Baru saja duduk. dokter!" Dokter : "Hm. Jika saya kesini lagi. istri kedua anak dua juga." dr Ny Elly H. Ketut Ngurah Denpasar. hemmmm. Istri saya yang pertama dua anak laki-laki semua. perut saya nanti ikut istirahat. 35. Jadi." Lalu saya tertawa terbahak-bahak dan pasien tersebut juga berkenan untuk ikut tertawa bersama-sama dengan saya. Dokter: "Syukurlah mau mengikuti tentang KB. DS : "Selain berobat. Setelah saya cabut. pasien tersebut telah memberi komentar kepada saya : "Wah obat dari pak dokter mujarab sekali.: "Djagat dewo bathoro yo jagat pangestungkoro . ke dokter hewan saja" Pasien : ????? dr." Dokter: "Maunya ingin berapa anak?" Suami : "Katanya dua anak cukup Jadi nanti dua sesudah istri " saya melahirkan. Bali OBAT MUJARAB Seorang pasien tua berasal dari lereng gunung Merbabu. Dan rajin-rajinlah kontrol kembali !" P : "Maaf. 1984 65 . kunjungan saya ini merupakan yang pertama dan sekaligus yang terakhir !" DS : ??????? dr. dokter ! Kalau saya istirahat. Pak." Suami : "Benar dok saya setuju dua anak cukup. lukanya sudah tidak sakit lagi. Bali Cermin Dunia Kedokteran No." Lalu dia menunjukkan resep dari saya yang disobek tinggal tiga per empat bagian. Bapak perlu istirahat yang cukup. Baru saya makan seperempat.: "Ini saya beri obat.

: "Maaf. secara tidak sadar bertanya kepada dokter yang merawat anaknya. dst. Martono Medan. ini saya bawa produk terbaru." Dl: "Maksud dokter??!" Dr: "Harganya mencekik leher. Pada suatu hari. Ketut Ngurah Denpasar.. Kebetulan pula putri Pak Dokter ikut menjenguk karena teman sekuliah sang pemuda. 35.. Bali TIADA HARAPAN BAGIMU Seorang pemuda telah lama mendekam di rumah sakit karena tumor hati. . putri saya ini sudah punya tunangan sah. .. Jadi.. ?????!" dr... Ibu: "Tolong katakan dengan terus terang." dr.. besok akan diresmikan... Sumut 66 Cermin Dunia Kedokteran No. ibu sang pemuda yang setia menunggui.. T.. ." Peserta: "Pekerjaan apa itu?" Dokter: "Pengemis! karena belum ada laporan mereka alergi terhadap Uang logam.. jelas tiada harapan lagi bagi putra ibu!" Ibu: "Ohhh . . 1984 . . . dokter! Apakah masih ada harapan .. " Dr: " Ya. Bali PEKERJAAN YANG AMAN . buat anak saya ini?" Dr. Ketut Ngurah Denpasar.KURANG MENOLONG Seorang detailmen (DI) dengan bersemangat mempromosikan obatnya kepada seorang dokter.... Peserta: "Apakah ada pekerjaan yang tidak menimbulkan penyakit/kelainan kulit?" Dokter (setelah berpikir sejenak): "Ada. tapi nanti bisa menyesakkan napas pasien dengan segera. . kelainan kulit akibat kerja menduduki 50-60% dari seluruh penyakit akibat kerja. bronkodilator poten! Dapat melonggarkan pernapasan dengan cepat. . d s t .." demikianlah seorang Dokter Perusahaan mengakhiri ceramahnya.. Dl: "Dok..... . Bung!" dr..

yaitu: upaya pencegahan primer. yang berupa plasmid. tidak dapat meneruskan bahan genetik ini ke mikroorganisme lain (c) faktor R. cacad & kelemahan (e) bukan salah satu di atas 2. 4. kecuali: (a) inteligensi anak rendah (b) inteligensi anak normal (c) inteligensi anak terlalu tinggi Cermin Dunia Kedokteran No. yang bukan merupakan alat bukti yang sah ialah: (a) keterangan saksi (b) keterangan ahli (c) surat/petunjuk (d) keterangan terdakwa (e) bukan salah satu di atas 6. 1984 67 . Faktor-faktor yang dapat menimbulkan presbiakusis adalah sebagai berikut. ada 3 jenis upaya pencegahan. Penyebab dispareunia antara lain: (a) infeksi atau jahitan episiotomi yang tidak benar (b) vaginitis (c) retroversi uterus (d) psikogenik (e) semua benar 10. binatang peliharaan dapat merupakan sumber infeksi (e) tidak pemah asimtomatik 9. perlu dilukan pendekatan terhadap: (a) seluruh penduduk (total population) (b) kelompok penduduk dengan golongan usia tertentu (c) kelompok penduduk dengan risiko tinggi (d) benar semua (e) bukan salah satu di atas. Yang dapat merupakan penyebab kesukaran belajar pada anak ialah sebagai berikut. Yang tidak dapat meminta keterangan alhi dalam sidang peradilan ialah: (a) hakim (b) polisi (c) terdakwa (d) tersangka (e) bukan salah satu diatas 5. 35. Ciri khas pada Filariasis bancrofti ialah: (a) terdapat hidrokel dan kiluria (b) Elefantiasis hanya di bawah lutu dan siku (c) sering ada pruritus pada permulaan penyakit (d) disamping manusia. Yang termasuk upaya pencegahan sekunder ialah : (a) memberi kacamata pengaman bagi pekerja yang menggunakan sinar las (b) mengobati penderita yang sakit (c) vaksinasi (d) menurunkan kerentanan seseorang terhadap stres (e) menurunkan faktor sties pada sumbernya 3. sekunder dan tersier. kecuali: (a) lingkungan/pekeijaan di tempat yang bising (b) diet tinggi lemak (c) banyak merokok (d) sering membersihkan serumen dalan Hang telinga (e) stres 8.RUANO PENYEGAR DAN PENAMBAH ILMU KEDOKTERAN Dapatkah saudara menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini ??? (d) lingkungan yang tidak menyenangkan (e) adanya gangguan fisik 7. seperti traktus gastrointestinalis dari pasien rawat tinggal yang menerima antibiotika (e) antibiotika profilaktik itu penting untuk menghindarr terjadinya mikroorganisme yang resisten terhadap antibiotika 1. Untuk melaksanakan upaya pencegahan tersebut. dapat membawa gengen resisten untuk hampir semua antibiotika (d) penyebaran faktorR lebih efisien dalam lingkungan yang terbuka daripada lingkungan yang tertutup. Dalam bidang kesehatan dan kesehatan jiwa. Yang dimaksud dengan sehat dalam Undang-undang Pokok Kesehatan ialah: (a) bebas dari penyakit (b) bebas dari cacad (c) bebas dari kelemahan (d) bebas dari penyakit. Pilih satu dari lima pernyataan di bawah ini yang benar (a) Kuman pneumokokus tidak pernah dapat menyesuaikan diri untuk hidup bersama-sama dengan antibiotika (b) mikroorganisme yang mempunyai alat genetik untuk melawan antibiotika. Menutut KUHAP pasal 184 ayatl.

D a r i 60 pasien. dan pada beberapa kasus fibroma rahim. Ini kurang d a r i 0. Tapi.negara dunia ke 3 selama 20 tahun itu diperkirakan kurang daripada biaya satu tahun untuk persenjataan dunia. 5 ASPIRIN DOSIS RENDAH UNTUK MENCEGAH OKLUSI PEMBULUH DARAH KORONER SETELAH DILAKUKAN "BY PASS" Akhir-akhir ini. Percobaan dilakukan secara double blind. limfoma yang non Hodgkin (34/66). Akhirnya.1264 68 Cermin Dunia Kedokteran No. oklusi terjadi pada 62% dari kelompok kontrol. Pasien. dipilih secara random kelompok diobati dan kelompok kontrol. 30% d a r i graft tersebut mengalami oklusi kembali pada tahun pertama. Harga 1 senjata nuklir kapalselam setara dengan budget untuk pendidikan per tahun d a r i 23 negara-negara dunia ke 3 dengan 160 juta anak sekolah. Pada kelompok diobati diberikan aspirin (ASA) 100 mg per hari. untuk menjamin lancarnya suplai oksigen ke otot jantung. sedangkan kelompok kontrol diberikan plasebo. mulai digunakan dalam tahun 1983. suatu obat anti kanker baru yang dikembangkan oleh Institute of Material Medicine. menunjukkan bahwa obat tersebut secara terapeutik efektif untuk kasus-kasus: penyakit Hodgkin (13/31).02 • • OBAT BARU UNTUK KANKER Glisifosforamid. $ 600 juta. operasi untuk membuat bypass pada pembuluh-pembuluh darah koroner banyak dilakukan pada pasien. Deposit ini juga menyebabkan perubahan-perubahan sklerotik lebih lanjut. Ca paru jenis sel kecil (5/14).1% biaya minter dunia per tahun. Setelah pembedahan. is 1261 . Hasil percobaan klinis terhadap 301 pasien dengan tumor ganas stadium lanjut. Ca mamae (38/86). Biaya imunisasi 1 juta anak dari penyakit-penyakit yang dapat dicegah ( $ 5 juta) sama dengan harga satu misil Pershing II. Jumlah total pengeluaran untuk riset mengenai penyakit-penyakit tropis itu kira-kira sama dengan biaya militer dunia per jam ± $ 100 juta. Penyakit cacar telah dibasmi dengan biaya. 1984 . frekuensi aritmia ventrikuler meningkat pada kelompok kontrol dibandingkan dengan kelompok diobati. dapat hidup lebih dari 10 tahun. 288 : 1901 . aspirin dosis rendah malah memberikan basil yang lebih baik dan efek toksiknya pun lebih sedikit. Menekan fungsi platelet dengan aspirin dosis tinggi ternyata tidak dapat memperbaiki patensi dari by pass tadi. Pemberian obat ini dimulai 24 jam setelah operasi. akut dan kronik leukemia. Chinese Academy of Medical Sciences. Setelah 4 bulan. Biaya program untuk memenuhi kesehatan esensial dan kebutuhan makanan di negara. Dalam suatu percobaan. 35. sedangkan dari kelompok diobati hanya 27%. Kesimpulan : 100 mg aspirin (ASA) per hari itu efektif untuk menghalangi formasi dan agregasi dari tromboksan platelet. ada komentar-komentar sebagai berikut • • • • Biaya untuk minter di seluruh dunia ( $ 750. 90% dari kelompok diobati dan 68% dari kelompok kontrol graft-nya masih paten.pasien penyakit jantung iskemik. Aplikasi lokal d a r i obat ini juga dinyatakan efektif untuk mengobati ulkus pada Ca mamae dan Ca serviks. Kris Lancet 1984.000 juta per tahun) itu lebih besar daripada total penghasilan per tahun d a r i separuh penduduk miskin di dunia. Kris China Med Trib 1983 Sept 25 p. Selama percobaan ini tidak ditemukan adanya efek samping.ABSTRAK -ABSTRAK PERANG NUKLIR : DAPAT DICEGAH ATAU TIDAK? Dalam suatu konferensi pencegahan perang nuklir di Helsinki yang dihadiri oleh 450 dokter dari 53 negara. Kris Brit Med J 1984.pasien kanker yang diobati dengan kombinasi d a r i obat ini dan kemoterapeutik lain. Ini karena deposit d a r i platelet dan trombus. Ca embrionik d a r i testis dan Ca nasofaring.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful