Daftar 1si :

3 5 . K e s e h a t a n Jlwa

Karya Sriwidodo

Artikel : 3 Kesehatan Jiwa di Indonesia 10 Upaya Pencegahan Dalam Kesehatan Jiwa 18 Upaya Rehabilitasi Sebagai Salah Satu Upaya Kesehatan 23 Komputerisasi Data Demografik dan Psikiatrik Pasien Mental di Indonesia 28 Pengertian Pertanggungjawaban Kriminal Atas Perbuatan Individual Dalam Rangka Visum et Repertum Psikiatrikum 34 Psiko Geriatrik Sekilas Pintas 39 Kesukaran Belajar 46 Pendidikan Anak Usia Balita
53 Pendengaran Pada Usia Lanjut (Presbiakusis) 56 Diagnosis dan Pengobatan Filariasis 59 Perkembangan : Dispareunia

Antibiotika Profilaktik ? Individu vs Masyarakat

Tulisan dalam majalah ini merupakan pandangan/pendapat masing-masing penulis dan tidak selalu merupakan pandangan atau kebijakan instansi/lembaga/bagian tempet kerja si penulis.

62 64 65 67 68

Hukum & Etika : Tepatkah Tindakan Saudara ? Catatan Singkat Humor Ilmu Kedokteran Ruang Penyegar dan Penambah Ilmu Kedokteran Abstrak-abstrak

Artikel

Kesehatan Jiwa di Indonesia
Prof. Dr. R. Kusumanto Setyonegoro Gurubesar Ilmu Kedokteran Jiwa Fakultas Kedokteran Jiwa Universitas Indonesia Kepala Direktorat Kesehatan Jiwa Depkes RI, Jakarta

Landasan Hukum dan Dokumen Intemasional Landasan ini terdiri dari beberapa produk legislatif, yaitu : 1. Undang-Undang nomor 9/1960 tentang Pokok-Pokok Kesehatan. 2. Undang-Undang nomor 3/1966 tentang Kesehatan Jiwa. 3. Undang-Undang nomor 9/1976 tentang Narkotik. Dan beberapa Dokumen Internasional, seperti : 4. "World Health Organization (WHO), Constitution". 5. Alma Ata, USSR, 1978, "International Conference on Primary Health Care", yang disponsori bersama oleh WHO dan UNICEF. Kesehatan Jiwa (KESWA) Berdasarkan landasan hukum dan dokumen internasional ini Memasuki bidang Psikiatri untuk kemudian bergiat di pe- dapat ditarik hal-hal sebagai berikut: layanan keswa, seorang dokter sering merasa dirinya didorong oleh stimulasi intelektual; luasnya materi subjek, termasuk Tentang kesehatan (UUPokok Pokok Kesehatan) berbagai tantangan dan tuntutan manusiawi dan ilmiah; serta Bab I : Ketentuan Umum, fasal 2. undangan untuk melaksanakan kontak dengan para sejawatnya "Yang dimaksud dengan kesehatan dalam Undang-Undang yang menguji sensitivitas interpersonal, toleransi dan flek- ini meliputi kesehatan badan, rohani (mental) dan sosial, dan sibilitas. Demikian pula keprihatinan dan keinginan untuk bukan hanya keadaan yang bebas dari penyakit, cacad dan kemengetahui lebih lanjut tentang condition humaine. lemahan". Psikiatri jelas bukanlah merupakan suatu panacea untuk Bab II : Tugas Pemerintah, fasal 8 ayat 2. penderitaan manusia, tetapi yang penting disadari adalah bahwa Ayat ini lebih menjabarkan lagi istilah "sakit, yaitu termasuk kesehatan jiwa; yaitu pengetrapan dari prinsip-prinsip psikiatri — cacad (invaliditas). secara individual di dalam kelompok maupun masyarakat, — kelemahan (weakness; feeble conditions; keterbelakangan dapat membantu meringankan dan memecahkan permasalahan dalam perkembangan fisik dan mental). manusiawi yang delikat. Oleh sebab itu, bertentangan dengan — usia lanjut (geriatric conditions; dengan atau tanpa pendapat sebagian orang, psikiatri merupakan salah satu seni kelainan yang sifatnya mental). dasar sentral dari ilmu kedokteran. Ini sudah disadari oleh rakyat Tentang kesehatan jiwa (UU Kesehatan Jiwa) dan bangsa Indonesia, yaitu sejak permulaan ditegaskannya Undang-undang ini menjelaskan hal dan materi kesehatan jiwa, pelayanan kesehatan dan kesehatan jiwa secara sistimatik dan integratif. Ditetapkan melalui Undang-Undang Pokok dan dengan pasti mengemukakan definisi sebagai berikut : Bab I : Ketentuan Umum, fasal 1 ayat 1 Kesehatan (nomor 9/1960); Undang-Undang Kesehatan Jiwa (nomor 3/1966); dan lebih jelas lagi dalam Undang-Undang "Kesehatan jiwa adalah kesehatan jiwa yang sehat menurut Narkotik (nomor 9/1976). ilmu kedokteran sebagai unsur daripada kesehatan, seperti PENDAHULUAN Kegiatan dan kesibukan manusia sehari-hari tidak jarang membuat individu cenderung untuk menitikberatkan pentingnya kesibukan/kegiatan itu. Malah mungkin ia agak mengalami obsesif-relatif dengan program hariannya. Oleh sebab itu, sering pula dianjurkan agar manusia menoleh ke sejarah dan meninjau ke masa depan. Ini agar ia dapat meyakinkan diri bahwa relativitas dari problematik yang dihadapinya perlu diprioritaskan, sehingga ia dapat mengembangkan sense of evolution, progress and contribution dari kegiatan tersebut.

Cermin Dunia Kedokteran No. 35, 1984

3

fasal 32. edisi 2 (berlaku 1984—1994). (b) Perawatan dan pengobatan senantiasa dilakukan atas permintaan (tidak pernah atas paksaan). (c) Perawatan dan pengobatan yang dimaksud itu harus disetujui oleh dokter/psikiater yang bertanggung jawab. Geneva lihat Lampiran). Beberapa pokok yang khususnya menyangkut kesehatan dan kesehatan jiwa: Bab VIII: Pengobatan dan rehabilitasi korban penyalahgunaan narkotik dan usaha penanggulangannya." kesmas)." (c) Mengenai informasi kepada masyarakat * Sistim ini meliputi DIPAM (Daftar Isian Pasien Mental) yang dikelola "Informed opinion and active participation on the part of the dengan teknik komputer. Bab II Pemeliharaan kesehatan jiwa. the ability to live harmoniously in a changing environment is essential to such development. Ini menciptakan kulminasi dalam pembentukan konsep kesehatan jiwa masyarakat (keswamas). (b) Mengusahakan keseimbangan jiwa dengan menyesuaikan penempatan tenaga selaras dengan bakat dan kemampuan. laporan dan tabulasi diterbitkan setiap tahun. Ini dituangkan dalam pernyataan-pernyataan di bawah ini. sebagai berikut : (a) Merpelihara kesehatan jiwa dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Perkembangan itu berjalan selaras dengan orang-orang lain. (d) Mempertinggi taraf kesehatan jiwa seseorang dalam hubungannya dengan keluarga dan masyarakat. Menjangkau pasien rawat dalam. (e) Hubungan dengan pihak hukum dan pengadilan sangat erat. • WHO Constitution Dokumen ini memberikan anjuran dan justifikasi suatu pendekatan holistik terhadap materi kesehatan manusia. mental and social wellbeing and not merely the absence of disease or infirmity. 1984 .yang termaksud dalam fasal 2 UU Pokok-Pokok Kesehatan. pasien ambulan (di RS Jiwa/fasilitas keswa." Penjelasan mengenai fasal ini. Kebayoran Baru. Departemen Kesehatan. Ini menandaskan sikap open door policy dalam pelayanan kesehatan jiwa." Dalam hubungan ini. (a) Perawatan dan pengobatan bagi mereka yang terganggu berat dilakukan dalam RS Jiwa yang pada dasarnya tersedia di semua propinsi RI. 3) Syarat-syarat untuk melaksanakan ketentuan tersebut dalam ayat (1) dan (2) ditetapkan oleh Menteri Kesehatan. menyangkut responsibility and accountability concepts yang merupakan bidang kepentingan bersama antara Psikiatri dan disiplin-disiplin yuridis/legal. intelektuil dan emosionil yang optimal dari seseorang. Ini berarti. dan pembentukan BPKJM (Badan Pembina Kesehatan Jiwa Masyarakat). yang berpusat pada Direktorat Kesehatan Jiwa. 1) Orang tua/wali dari seorang pecandu narkotik yang belum cukup umur wajib melaporkan pecandu tersebut kepada pejabat yang ditunjuk oleh Menteri Kesehatan. sesuai dengan ilmu kesehatan jiwa. (c) Perbaikan tempat kerja dan suasana kerja dalam perusahaan dan sebagainya. 35. sehingga memang sudah selayaknya Pemerintah RI memperhatikan dan membina bidang pelayanan kesehatan jiwa ini secara khusus. khususnya karena menyangkut hak milik dan harta benda penderita. fasal 3 Fasal ini memberitahukan tentang usaha-usaha pemerintah c. Perlu diketahui. Depkes RI. alkohol dan substansi (obat) yang tercantum dalam PP DGJ (1984) dan ICD — 9/WHO. Ditkeswa (Direktorat Kesehatan Jiwa) telah mengeluarkan instruksi (1973) yang berlaku hingga sekarang: "Para penderita ketergantungan narkotik. perlu ditegaskan diagnostik di bidang penyalahgunaan narkotik. dan substansi (obat) dapat diterima untuk terapi dan rehabilitasi di semua RS Jiwa Pemerintah dan Swasta. 2) Pecandu narkotik yang telah cukup umur wajib melaporkan diri kepada pejabat yang telah ditunjuk oleh Menteri Kesehatan. 4 Cermin Dunia Kedokteran No. Bila dana tersedia. (f) Keterlibatan keluarga dan masyarakat dalam kesehatan jiwa sangat erat dan mendalam. Jakarta*. yang kemudian meneruskannya kepada RS Ketergantungan Obat di Jalan Fatmawati. yaitu "Kesehatan Jiwa (mental health) menurut faham ilmu kedokteran sekarang adalah suatu kondisi yang memungkinkan perkembangan fisik. (a) Mengenai konsep kesehatan "Health is a state of complete physical. tapi dalam kenyataan sehari-hari semua penderita yang dikirimkan itu langsung menuju kepada dokter puskesmas/RS Umum terdekat. alkohol. pasien rehabilitasi. bila permintaan itu datang dari pihak masyarakat sesuai syarat-syarat yang berlaku untuk semua permintaan perawatan di RS Jiwa. bahwa dokter/psikiater tersebut harus dapat membuat diagnosis tertentu seperti yang tercantum dalam buku Pedoman Penggolongan Diagnosa Gangguan Jiwa. hal khusus. atau RS Jiwa Pemerintah terdekat. terbitan Direktorat Kesehatan Jiwa. Puskesmas public are of the utmost importance in the improvement of the yang melaksanakan Proyek In tegrasi Keswa. Tindakan tersebut benar dan menjamin bantuan medik-psikiatrik yang tepat. dan memperhatikan semua segi dalam penghidupan manusia dan dalam hubungannya dengan manusia lain. RS Umum dan Pushealth of the people. atau di fasilitas keswa lain. di bawah Gubernur/KDH tingkat I dan II di semua propinsi yang sudah mempunyai RS Jiwa Pemerintah (Pedoman Kerja BPKJM. Bab III : Perawatan dan pengobatan Bab IV : Harta benda milik penderita Bab V : Penampungan bekas penderita penyakit jiwa Bab-bab dan masing-masing fasalnya memberitahukan hal. • Tentang Narkotik (UUNarkotik) Undang-Undang ini menjelaskan tentang materi narkotik. (d) Semua perawatan pasien di RS Jiwa dan fasilitas kesehatan jiwa yang representatif di seluruh Indonesia dimonitor oleh Sistim Informasi Keswa." (b) Mengenai anak (pertumbuhan dan perkembangan) "Health development of the child is of basic importance. dan wajib membawanya kepada dokter terdekat untuk mendapatkan pengobatan dan perawatan yang diperlukan.q. walaupun peraturan pelaksanaan Menteri Kesehatan yang dimaksud dalam fasal 32 hingga kini belum ditetapkan. Demikian pula visum et repertum psikiatrikum. Makna kesehatan jiwa mempunyai sifat-sifat yang harmonis (serasi). 1983). (e) Usaha-usaha lain yang dianggap perlu oleh Menteri Kesehatan.

maka dapat dikatakan bahwa jaringan pelayanan keswa perlu diperkuat dengan segera dan merata. bringing health care as close as possible to where people live and work. 1984 5 . It is the first level of contact of individuals. is a fundamental right and that the attainment of the highest possible level of health is a most important world-wide social goal whose realization requires the action of many other social and economic sectors in addition to the health sector. (i) Melaksanakan research epidemiologi keswa.(d) Mengenai tanggung jawab pemerintah "Government have the responsibility for the health of their people which can be fulfilled only by the provision of adequate health and social measures. perubahan sosial yang cepat (sebagai hasil dari perkembangan ekonomi." • Alma Ata. kekerasan dan pengrusakan. (e) Berupaya melaksanakan "kegiatan psikoterapi singkat" (brief psychotherapy). and constitute the first element of a continuing health care process. sosial. Baik yang dilaksanakan secara hospital based maupun ambulatory. but recognizing that these problems and ways of solving them will vary from one country and community to another. Ditambah keterbatasan dari sumber-sumber dana dan manusia yang ahli. Kesehatan Jiwa Masyarakat (KESWAMAS) Sesuai dengan istilahnya. Beberapa hasil penting perlu dikemukakan: (a) Declaration of Alma Ata. guna memperkokoh orientasi keswa mereka. jenis-jenis gangguan keswa. (c) Diikhtiarkan agar ada suatu kontinuitas dari berbagai pelayanan (keswa. semua dapat merupakan indikasi daripada disorganisasi sosial tertentu. USSR. Beberapa karakteristik lain yang melekat pada upaya keswamas adalah sebagai berikut: (a) Terutama sekali tertuju kepada kelompok-kelompok masyrakat (walaupun fokus terhadap individu tidak diabaikan. dan tertuju kepada intervensi kondisikondisi krisis. — Promotion of mental health. — Appropriate treatment of common diseases and injuries. industrialisasi. retardasi mental dan gangguan Cermin Dunia Kedokteran No. kesejahteraan dan sebagainya). urbanisasi dan proses-proses lain yang berkaitan dengan itu) telah diketahui membawa serta akibat-akibat buruk terhadap struktur keluarga. mental and social well-being. berfungsinya keluarga. (h) Mengusahakan kerjasama yang mantap dan erat dengan bidang kesehatan masyarakat (public health). and provision of essential drugs. — Maternal and child health care. BERBAGAI KEGIATAN Orientasi Di hampir semua negara berkembang. (d) Mengutamakan suatu kerjasama intersektoral. narkotik dan substansi (obat). (b) Content of Primary Health Care (Recommendation 5) The conference. including family planning. — Adequate supply of safe water. demikian pula daya tahan keluarga dan individu menghadapi stres. and basic sanitation. (g) Mengusahakan pendidikan keswa bagi pejabat/petugas di bidang-bidang pelayanan kemanusiaan (human services). Dengan demikian maka diikthiarkan agar pelayanan-pelayanan itumerupakan suatu sistim keswa yang komprehensif. Section I The Conference strongly reaffirms that health which is a state of complete physical. USSR. — Prevention and control of locally endemic diseases. — Promotion of food supply and proper nutrition. of which it is the central function and main focus. (b) Dititikberatkan kepada upaya prevensi dan promosi. usia. Recommends that primary health care should include at least: — Education concerning prevailing health problems and the methods of identifying. and of the overall social and economic development of the community. Stressing that Primary Health Care should focus on the main health problems in the community. maka kesehatan jiwa masyarakat merupakan (a) Suatu orientasi dalam keswa. gaya hidup yang kurang sehat. preventing and controlling them. scientifically sound and socially acceptable methods and technology made universally accesible to individuals and families in the community through their full participation and at a cost that the community and the country can afford to maintain at every stage of their development in the spirit of self-reliance and self-determination. khususnya sektor kesehatan/kesehatan jiwa/pendidikan/kesejahteraan sosial/keagamaan/penerangan/keluarga berencana/dan sektorsektor lain yang ada relevansi dengan keswa. the family and the community with the national health system. di bawah nama kesehatan jiwa. dan kira-kira dua kali dari jumlah tersebut menderita gangguan jiwa akibat ketergantungan alkohol. (f) Mengutamakan peran serta masyarakat. dan sebagainya) dapat mengambil manfaat dari upaya keswamas. (c) Primary Health Care Approach (Summary and Discussions 15) The conference considered primary health care to be essential care based on practical. — Immunication against the major infectious diseases. tidak hanya terapi dan rehabilitasi. ibukota Kazakh Soviet Socialist Republic di bawah sponsorship gabungan WHO dan UNICEF. ancaman penyakit atau disabilitas sehingga peranan sosial mereka terganggu. (j) Mengusahakan agar seluruh lapisan masyarakat (golongan ekonomi. kenakalan remaja. Kondisi-kondisi itu jelas akan menambah beban dari sistim pelayanan kesehatan yang sudah sangat besar beban rutinnya. Tidak kurang dari 40 juta manusia di dunia menderita gangguan jiwa berat. (b) Mencakup semua upaya yang dilaksanakan di masyarakat. 1978 Konferensi ini diadakan pada tanggal 6 — 12 September 1978 di kota Alma Ata. 35. and not merely the absence of disease and infirmity. Berbagai laporan tentang keretakan rumah tangga. It forms an integral part both of the country's health system. Sistim pendukung tradisional mengalami erosi. dan dengan sendirinya taraf keswa dari individu-individu.

Memang benar.awam. Khususnya mengenai bidang litasi yaitu eklektik-holistikDetail-prinzip dan Ganzheit-prinzip psikofarmakologi. Oleh sebab itu. melainkan sumber-sumber kan baik di dunia berkembang atau maju. gangguan kesehatan jiwa merupakan bagian yang cukup besar Jadi. misalnya Demikian pula di bidang prevensi melalui Upaya Bina Kes* WHO 7th Programme of Work.* suportif yang sangat realistik. dan mengamalkan pengetrapan menyeluruh secara bersif. metodik neurofisiologi (EEG. 35.ce)? Bagaimana perbandingan faktual antara efek dan efek sampingan? kultural yang berkembang. terapi dan rehabilitasi kofarmakologi. dan substansi/obat lain). tidak kurang mempresipitasi suatu keadaan gawat darurat. serta relevansi dan korelasinya terhadap kondisi Landasan dasar dari pendekatan prevensi. perhatian makin berkembang karena perlu diusahakan agar dua prinsip itu terjalin secara integratif relevansinya yang langsung dengan upaya terapi dan dan sistematik. kondisi mental emosional dari gambaran manusiawi yang mulai Kota Jakarta yang berpenduduk 6 juta. Dokter/psikiater. dokter. implikasinya. sedang. ** Kusumanto Setyonegoro. Berbagai hubungannya diketahui. pasien dan dokter dapat dicatat berbagai perilaku khusus yang Prospek masa depan (penelitian. masing unit pelaksana dari RS Jiwa dan Fasilitas Keswa di seluruh Indonesia. • Penilaian komparatif dari satu jenis terapi dibandingkan jeSalah satu faktor sosio-kultural yang umum diketahui adanis terapi lain. Promotion and Protection mawas (BP KJM: Badan Pembina Kesehatan Jiwa Maysarakat). rekontruksi sejarah evolusi itu.000 tahun perjalanan evolusinya. Segi-segi organobiologik. disiplin psikologi klinik.• Terapi integratif dari psikoterapi. Disertasi FKUI1967. depresi serta frustasi merupakan kondisikan yang relatif ringan (neurotik) antara 40—60 per mil. evoked potentials. phronia. stres dan golongan sosio-ekonomik. stres dan keretakan marital. Dengan demikian pula.upaya yang lebih banyak dan mendalam. antropologi medik dan lain-lain masih perlu melaksanakan telah berubah dengan sangat radikal dan fenomenal. disiplin perawatan.antara stres dan penyakit. Dengan sendirinya makna sosioDi Indonesia. Dugaan mengenai jumlah pasien gik yang mengancam dapat dikurangi tarafnya. lah kondisi stres. Pendekatan eklektik-holistik dalam Ilmu tetap menunggu penjabaran dan penelitian yang lebih luas dan Psikiatri di Indonesia dengan minat khusus kepada Masalah Schizo. tetapi yang justru dipentingkan dalam praktek keswa. tendensi untuk berorientasi pada penyakit integratif farmakoterapi dan psikoterapi serta implikasiperlu dijadikan satu dengan observasi klinik dan humanistik. 10% di antaranya perlu perawat. Perhitungan untuk penderita neurotik dan lain-lain Kedokteran biologik memperhatikan secara mendalam bidangdengan sendirinya jauh lebih besar. semuanya merupakan bidang perhatian yang sehingga kejadian-kejadian dalamproses relasi-interrelasi antara serius. • Segi psiko-edukatif Merupakan salah satu segi yang sering diabaikan oleh seorang uji coba klinik (preklinik.pakan lembaga yang fantastis. Diantaranya: • Segi sosio-kultural Dasar-dasar genetik manusia tidak berubah dalam 50. Ia merupakan peristiwa yang bervariasi. dan tergantung dari lokasinya.mantap. serta baorganik lain dari susunan saraf pusat. percobaan kotik) berjumlah 1—3 per mil dari seluruh penduduk.bingan sosial-lingkungan tetap merupakan suatu tantangan benya lingkungan sosio-kultural tempat ia hidup dan berkembang sar. dengan gangguan jiwa yang relatif ringan (neurotik) itu Contoh lainnya yaitu krisis. sleep tanggung jawab. mekanisme dasar (dengan masing-masing hipodengan mengetahui pendalaman ilmiah pendukung secara metesis mengenai khasiat dan mekanisme neuroleptik.** rehabilitasi. diperhitungkan gangguan jiwa berat (psi. Apakah benar mengetahui hubungan fungsional. • 6 Cermin Dunia Kedokteran No. elektroensefalografi. Akan tetapi. tidak saja di bidang keswa. psiko-edukatif dan sosio-kultural Oleh sebab itu. pengetrapan praktis) indikatif. pengaruh obat terhadap daya ingat (memory). problematik umat manusia. yang setiap indidari 200 juta manusia yang menderita gangguan tersebut se. dan kadang-kadang juga pasien menggunakan dosis yang diharuskan (patient complianstruktural antara kondisi organo-biologik dan keadaan sosio. ansietas.vidu atau keluarga dapat memberikan formulasinya masinghingga efisiensi kerja atau hidupnya merosot. biokimia. dan psiPendekatan prevensi.bunuh-diri. klinik-terapeutik.kultural dari peristiwa-peristiwa seperti bunuh-diri. diperhitungkan ada makin luas diketahui serta diakui di kalangan profesional atau 6—18 ribu penderita psikotik. sebalik. merupakan bidang yang belum cukup dinilai. stres dan lingkungan. Dengan demikian. proses diagnostik dipermudah dan Pelayanan keswa secara kontinu memperhatikan landasan dipertajam. pendekatan Teknologi medik. Penderita epilepsi di dunia gaimana stres itu dapat diatur dan diarahkan agar psikopatoloditaksir berjumlah 15 juta.000 hing. kita dapat melainkan juga di bidang kedokteran lainnya. farmakoterapi dan bimga 100. berbagai upaya prevensi stres dan krisis bukan merudari seluruh morbiditas umat manusia dan tidak dapat diabai. an segera di RS Jiwa atau klinik Psikiatri untuk pengobatan Segi organobiologik intensif. yang merupakan dimensi baru dalam pelayanan kesehatan jiwa. dan hal-hal lain yang berkaitan). Tapi. Akan tetapi. Bimbingan psikoterapeutik kemudian menjadi ilmiah dari berbagai kegiatan yang dilaksanakan di masinglangkah berikutnya yang layak dilaksanakan. 1984 . polygrams. of Mental Health. sub-bidang tertentu seperti klasifikasi obat perlu dipertemukan masing-masing relevansi dan korelasinya psikofarmaka. masing. terapi dan rehabimental emosional individual. 1984-1989. terdapat unsur spekulasi dalam upaya me. antidepremadai. hal seperti itu akan • Efektivitas terapi yang dilaksanakan sering merupakan bimenambah penilaian perspektif kita terhadap hakekat dang yang sulit dinilai secara pasti. bidang neurofisiologi. dan lain-lain).

4) Integrasi keswa di Pelayanan Kesehatan Umum* (RS Umum. Upaya diagnostik. Secara rutin penghimpunan data berdasarkan DIPAM (Daftar Isian Pasien Mental) dilaksanakan sejak 1971. Tujuan umum lainnya terarah kepada inkorporasi dan pemantapan pengetahuan keswa di pelayanan kesehatan umum dan berbagai segi perkembangan sosial. including striking loss of recent memory. 3) Penataran dan spesialisasi khusus dilaksanakan secara kontinu. Sikap indifference dan indefinite terhadap kesehatan jiwa dalam era di mana "sumber daya manusia" diutamakan sudah tidak lagi memadai. 2) Pembentukan dan pembinaan suatu jaringan RS Jiwa Pemerintah yang makin merata dianggap sebagai suatu kebutuhan. 35. terapi dan rehabilitasi. mengenai hal-hal * Publikasi: Integrasi Kesehatan Jiwa di Puskesmas seperti KUHAP. Undang-undang pokok Kesehatan 9/1960 dan UU Kesehatan Jiwa 3/1966 nyata benar saling melengkapi dan menyempurnakan. Tujuannya agar dalam setiap propinsi terdapat satu RS Jiwa Pemerintah. sejak 1975). sleep studies. disordered time appreciation and confabulation. In some of these states. diantaranya: hukum. khususnya bila terdapat berbagai hambatan dari sumber-sumber dana. Bila kebutuhannya mendesak. terapi. pasien berobat jalan. UndangUndang Narkotik nomor 9/1976. fear. defects of nutrition are thought to play an important role. tremor and sometimes fever. Jakarta. stansi (obat dan lain-lain). Penataran periodik dilaksanakan bagi para perawat. Alcoholic delirium 291. Dengan demikian. pendidilcan keahlian psikiatri (lamanya 3—4 tahun) dapat dilaksanakan di Fakultas Kedokteran Universitas Negeri di Medan. tetap dijalankan terus sehingga tercapai sasaran untuk meliputi 10% dari RS Umum (tipe C/D) dan Puskesmas. Semarang. pengadilan. illusions. dan dikuasai oleh masingmasing bidang prevensi. Kegiatan penelitian meliputi berbagai upaya survai epidemiologik. sejak 1980.0 Delirium tremens Acute or subacute organic psychotic states in alcoholics. Pengembangan Bina Keswamas (BP KJM: Badan Pembina Kesehatan Jiawa Masyarakat) dilaksanakan terus dengan mengundang peran•serta dari semua sektor yang relevan. Implementasi dari program itu dengan sendirinya juga bergantung kepada teknologi medik-psikiatrik yang tersedia. sosi-ekonomi dan lain-lain. Yang sekarang diperlukan berupa suatu sense of commitment dan sense of precision dalam membimbing dan mengarahkan pelayanan kesehatan pada umumnya di mana pelayanan keswa merupakan suatu unsur yang integral. teknologi dan lain-lain. delusions. maka upaya keswa swasta dianggap dapat membantu program pemerintah. dan lain-lain. secara perlahan-lahan pelayanan kesehatan umum dapat letih optimal memanfaatkan berbagai kemampuan dan kemungkinan (potentialities) yang diteliti dan diamalkan di bidang kesehatan jiwa individual maupun masyarakat. Berbagai proyek prevensi dan promosi keswa ditunjang untuk dilaksanakan. 5) Penelitian dan penghimpunan data. characterized by clouded consciousness. suatu program sangat terikat pada berbagai kondisi faktual seperti dana. peralatan. sesuai pengarahan Ka-Kanwil propinsi masing-masing. Lampiran: ICD — 9. Yogyakarta dan Surabaya. disorientation. mental dan sosial yang relevan terhadap problematik kesehatan perlu dipertajam dan diperjelas secara spesifik. meliputi pasien yang dirawat. juga disediakan RS Jiwa Pemerintah lain/tambahan di Propinsi yang sama. Problematik fisik. serta fasilitas struktural yang tersedia. Section V 291 Alcoholic psychoses Organic psychotic states due mainly to excessive consumption of alcohol. dan masing-masing implikasinya. and restlessness. Visum et Repertum Psikiatrik. Bandung. penegakkan hukum. MASA DEPAN Perspektif masa depan dari psikiatri dan kesehatan jiwa sekarang diliputi oleh kemantapan kepercayaan. alcoholic A syndrome of prominent and lasting reduction of memory span. Excludes: alcoholism without psychosis (303) 291. rehabilitasi dan prevensi perlu diindentifikasi dan dilimitasi secara positif. dan pasien rehabilitasi. bahwa segi mental-emosional dari pelayanan kesehatan akan diperhatikan dengan lebih memadai.1 Korsakov's psychosis. Demikian pula permasalahan yang terikat pada penyalahgunaan narkotik. konvulsif dan disabilitas motorik lainnya). ahli psikologi. Ini bila dianggap layak ditinjau dari sudut demografi. disamping konsultasi periodik (diantaranya: tentang proyek "gelandangan psikotik" dan "pasung"). dalam menilai dan menghadapi permasalahan keswa/keswamas. Dalam hubungan ini. Salah satu tujuan umum agar permasalahan yang ada dibatasi/dikurangi. khususnya di bidang mental-emosional dan neurologik tertentu (seperti: ancaman gangguan serebrovaskular.PROGRAM Sebagaimana lazimnya. Puskesmas. occurring in alcoholics as the Cermin Dunia Kedokteran No. hallucinations of any kind. alkohol dan sub-. 1) Berfungsinya Direktorat Kesehatan Jiwa sebagai WHOSEARO Collaborating Centre in Research. withdrawal of alcohol can be of aetiological significance. Training and Services. 1984 7 . merupakan salah satu indikator kesungguhan hati dari Pemerintah RI (Depkes RI) dan pihak Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). notably visual and tactile. Observasi longitudinal dari upaya kesehatan di Indonesia agaknya cukup memberi petunjuk ke arah tersebut. tetap merupakan fokus yang besar. sumber daya manusia ahli. ahli pekerjaan sosial dan para administrator keswa. Interface dan kerjasama dengan berbagai disiplin di luar kesehatan jiwa merupakan bidang kegiatan baru. dan diusahakan agar dapat dilaksanakan seluruhnya di dalam negeri. Tambahan pendidikan di luar negeri bila perlu tetap dipertimbangkan. Diantaranya. uji-klinik psikotropik.

anxiety. confusion. if so also make the appropriate 304 coding.3) 291.0) nonalcoholic (294.1 Paranoid and/or hallucinatory states induced by drugs States of more than a few days but not usually of more than a few months duration. tolerance may or may not be present. Alcoholic paranoia Excludes: nonalcoholic paranoid states (297. infectious. Use additional code to identify the associated physical or neurological condition. as specified for alcohol under 291. paranoid type (295.sequel to an acute alcoholic psychosis [especially delirium tremens] or more rarely in the course of chronic alcoholism. These are regarded as individual idiosyncratic reactions to alcohol. and sometimes to avoid the discomfort of its absence. 292.4) senility (290. 35.0) 291.2 Other alcoholic dementia Nonhallucinatory demential occurring in association with alcoholism but not characterized by the features of either delirium tremens or Korsakov's psychosis. mostly of voices uttering insults and threats. notably of the amphetamine and LSD groups. tremor. Excludes: the described fonditions with confusion or delirium (293.2 Pathological drug intoxication 291. Use additional E Code to identify the drug and also code drug dependence (304.8 Other alcohol withdrawal syndrome Excludes: delirium tremens (291.4 Pathological drunkenness Acute psychotic episodes induced by relatively small amounts of alcohol.-) if present. brief psychotic states of any type. resulting from taking alcohol.5 Alcoholic jealousy Chronic paranoid psychosis characterized by delusional jealousy and associated with alcoholism. with slight or no clouding of consciousness and much anxious restlessness in which auditory hallucinations. Auditory hallucinations usually predominate.–) schizophrenia. predominate.3) 292. Some of the syndromes in this group are not as severe as most conditions labelled "psychotic" but they are included here for practical reasons. associated with large or prolonged intake of drugs.0) severe states characterized by one or more symptoms such as convulsions. Excludes: schizophrenia (295.–) and paranoid states (297. Alcoholic dementia NOS Chronic alcoholic brain syndrome 292. lasting only a few days or less [''bad trips"] (305. 292.0) 291. illusions and often vivid hallucinations.0 Drug withdrawal syndrome States associated with drug withdrawal ranging from severe. lasting hours or days. disorientation. If dependence is associated with alcoholic psychosis or with physical complications.0 Acute confusional state Short-lived states.3) Individual indiosyncratic reactions to comparatively small quantities of a drug. and there may be anxiety and restlessness.–) states following LSD or other hallucinogens. and mild disorientation and memory disturbance. Excludes: simple drunkenness (305.g. which take the form of acute. A person may be dependent on alcohol and other drugs.8 Other 292. Depressive and paranoid symptoms may also be present but are not the main feature. both should be coded. 8 Cermin Dunia Kedokteran No.0 (delirium tremens) to less Acute: Acute: delirium psycho-organic syndrome infective psychosis psychosis associated with endoorganic reaction postcrine.3) dementia due to: alcohol (291. gastrointestinal and muscular complaints. Alcoholic polyneuritic psychosis Excludes: Korsakov's psychosis: NOS (294. characterized by behavioural and other responses that always include a compulsion to take alcohol on a continuous or periodic basis in order to experience its psychic effects.. It is usually accompanied by peripheral neuritis and may be associated with Wernicke's encephalopathy.9 Unspecified 293 Transient organic psychotic conditions States characterized by clouded consciousness. Excludes: Confusional state or delirium superimposed on senile dementia (298.-) arteriosclerosis (290. barbiturates and the opiate and LSD groups] and solvents. 292 Drug psychoses Syndromes that do not fit the descriptions given in 295–298 ( nonorganic psychoses) and which are due to consumption of drugs [notably amphetamines. psychic and usually also physical.–) taking the form of chronic hallucinosis with clear consciousness in an alcoholic 291. restlessness. dystonias] expected brief psychotic reactions to hallucinogens ["bad trips"] (305. They are usually due to some intra-or extracerebral toxic. metabolic or other systemic disturbance and are generally reversible. of the above type.0) 291. Excludes: physiological side-effects of drugs [e. not due to excessive consumption and without conspicuous neurological signs of intoxication. 1984 . metabolic or cerebro traumatic organic vascular disorder psychosis Epileptic: confusional state twilight state 303 Alcohol dependence syndrome A state.3 Other alcoholic hallucinosis A psychosis usually of less than six months' duration.9 Unspecified Alcoholic: mania NOS psychosis NOS Alcoholism (chronic) with psychosis 293.

0) physical complications of alcohol.3) 305.4 Barbiturates and tranquillizers Cases where a person has taken the drug to the detriment of his health or social functioning.5 tobacco dependence (305.6 Cocaine type 304.9 Other. psychic and sometimes also physical.7 Combinations of morphine type drug with any other 304. When drug abuse is secondary to a psychiatric disorder. code the disorder.—) physical complications of alcohol. 1984 9 . has come under medical care because of the maladaptive effect of a drug on which he is not dependent (as defined in Cermin Dunia Kedokteran No. Tolerance may or may not be present.—) gastritis (535. characterized by behavioural and other responses that always include a compulsion to take a drug on a continuous or periodic basis in order to experience its psychic effects. mixed or unspecified "Laxative habit" Misuse of drugs NOS Nonprescribed use of drugs or patent medicinals 304.2 Cannabis 305.1 Barbiturate type Barbiturates Nonbarbiturate sedatives and tranquillizers with a similar effect: chlordiazepoxide diazepam glutethimide mepr obamate 304.2 Cocaine Coca leaves and derivatives 304. —) and that he has taken on his own initiative to the detriment of his health or social functioning.6 Other Absinthe addiction Excludes: Glue sniffing Psilocybin Methylphenidate 304. Box 3105 Jakarta 10002 305 Nondependent abuse of drugs Includes cases where a person.—) drunkenness NOS (305." LSD reaction 305.3) 304 Drug dependence A state.3 Cannabis Hemp Hashish Marijuana 305. 3 Hallucinogens Cases of acute intoxication or "bad trips. resulting from taking a drug.—) gastritis (535.0) poisoning by drugs or medicaments (960—979) alcoholic psychoses (291.0 Morphine type Heroin Methadone Opium Opium alkaloids and their derivatives Synthetics with morphine-like effects 304. and sometimes to avoid the discomfort of its absence.4 Amphetamine type and other psychostimulants Phenmetrazine Hallucinogens LSD and derivatives Mescaline 304. 35.2) epilepsy (345. pergunakan alamat : Redaksi Majalah Cermin Dunia Kedokteran P.2) epilepsy (345.O.0 Alcohol Cases of acute intoxication or "hangover" effects. A person may be dependent on more than one drug.5 Morphine type 305. Dependence is included here rather than under 304.8 Combinations excluding morphine type drug 304.1 Tobacco Cases in which tobacco is used to the detriment of a person's health or social functioning or in which there is tobacco dependence.7 Amphetamine type 305. 305. Excludes: nondependent abuse of drugs (305. for whom no other diagnosis is possible.8 Antidepressants 305.—4drug withdrawal syndrome (292. Drunkenness NOS "Hangover" (alcohol) Excessive drinking of alcohol Inebriety NOS NOS Excludes: alcoholic psychoses (291.—) 305. — because tobacco differs from other drugs of dependence in its psychotoxic effects.1) 304.Acute drunkenness in alcoholism Chronic alcoholism Excludes: Dispomania 304. Tobacco dependence 305. Excludes: alcohol dependence syndrome (303) drug dependence (304.9 Unspecified Drug addiction NOS Drug dependence NOS Untuk segala surat-surat. such as: cirrhosis of liver (571. such as: cirrhosis of liver (571. in doses above or for periods beyond those normally regarded as therapeutic.

W. sedangkan kasus penyakitnya tersebar luas di tengah kota London dan sebagian besar meninggal. ketahui adanya vibrio cholerae. Pada saat berkecamuknya perang Krimea (1853. Direktorat Kesehatan Jiwa. Sejak saat itu. Teori miasma beranggapan bahwa tanah yang dicemari oleh sampah memberikan miasma ke udara dan dapat menyebabkan timbulnya penyakit infeksi yang gawat. Penduduk yang bermukim di dekat paya-paya sangat rentan terhadap gas metan sehingga dapat timbul penyakit panas yang kemudian dikenal sebagai penyakit malaria (udara yang busuk). serta mengusahakan kampanye kebersihan dan pembuangan sampah sebagai usaha terbaik untuk pencegahan terhadap penyakit. demikian juga angka kejadian penyakit tifus abdominalis. paratifus.M. John Snow. terutama kepada orang yang se kamar atau bangsal yang padat sehingga mudah terjadi penularan. kolera dan kematian bayi telah dapat ditekan lebih drastik. Setelah usaha itu pada tahun 1800. demam kuning. ia mengambil kebijaksanaan untuk menanggalkan batang pompa air itu dan membuangnya sehingga penduduk tidak lagi dapat mengambil air minum dari padanya. Pada tahun 1847. peristiwa digunakan sebagai pola raga (model) dari upaya pencegahan dalam arti yang sesungguhnya.1856). Para pendukung teori miasma beranggapan bahwa jalan untuk mencegah penyakit ialah dengan mengubah lingkungan dan menyingkirkan sumber miasma itu. dan dapat diduga juga berlaku untuk banyak kondisi penderitaan manusia lainnya termasuk gangguan dan penyakit jiwa. Gerakan kesehatan masyarakat pada mulanya memang berusaha menyelenggarakan sanitasi lingkungan untuk mencegah penyakit. Penyakit kolera digambarkan olehnya dengan gejala pada saluran cerna. 35. Teori ini yang bermula pada zaman Hippokrates menyatakan bahwa bahan yang beracun ini timbul dari tanah dan disebarkan oleh angin. ngan gerakan penyingkiran "miasma" memberi basil yang amat besar.Upaya Pencegahan Dalam Kesehatan Jiwa Dr. Tumpukan sampah dan tergenangnya air kotor dianggap sebagai bahan berbahaya dan dapat mencemari air minum. Ternyata kampanye untuk memelihara kebersihan dan menghilangkan bau busuk. Jauh sebelum diterimanya teori kuman. Pada waktu itu belum di. Depkes RI PENDAHULUAN Sejarah kedokteran membuktikan bahwa usaha pencegahan ternyata lebih berhasil dari pada usaha pengobatan. 1984 . Florence Nightingale dengan profesi sebagai perawat telah menyatakan bahwa penyakit cacar tentu terdapat penyebab pertamanya yang kemudian menyebar dan menyerang secara berantai kepada orang -lain. pada abad ke-18 dan awal abad ke-19. yang pada zaman itu dikenal de. Roan DPM Kepala Sub Direktorat Pencegahan dan Peningkatan Kesehatan Jiwa. tuberkulosis. Pola raga yang telah disebutkan walaupun sangat berorientasi pada ilmu kedokteran fisik. Oleh sebab itu. yang meninggal telah meminum air dari pompa yang sama itu. Hal ini memang berlaku untuk penyakit infeksi dan gangguan gizi. Setelah itu maka angka kejadian penyakit kolera di Tengah Kota London reda. kematian ibu yang melahirkan telah berkurang menjadi sepertujuh dari angka pada tahun 1750. Tindakannya merupakan satu upaya pertama dari pencegahan dalam Kesehatan Masyarakat. muntah dan diare yang hebat. seorang dokter Dinas Kesehatan Kota London telah mengamati dengan cermat pecahnya dan penyebaran wabah penyakit kolera di tengah kota London abad pertengahan di mana persediaan air minum diambil dari pompa air di tengah jalan. namun tidak urung sangat mempengaruhi jalan pikir para dokter ahli jiwa di kemudian hari untuk menggunakan daya analisa 10 Cermin Dunia Kedokteran No. para ahli sanitasi dan humaniter Eropah dan Amerika telah menyatakan bahwa semua bau busuk atau tumpukan sampah merupakan sebab dari semua penyakit. John Snow mengambil kesimpulan bahwa penyakit itu ada hubungannya dengan air pompa itu yang tercemar dari sumbernya di Sungai Thames. orang yang tinggal bersama belum tentu tertular.

Usaha ini yang berpaya di daerah tropik dan subtropik. penting untuk meneliti unsur yang mempenga.lam upaya ini dipilih kelompok penduduk tertentu untuk ditang peristiwa kecelakaan kendaraan bermotor. Kelompok risiko tinggi lainnya ialah dijumpai lagi gangguan tersebut. yang akan berguna untuk dirinya atau masyarakatnya pada Sedikitnya 2 jenis gangguan jiwa telah dapat dihapuskan da. Dengan ditemukannya pe. Pengemudi berikan pengolahan.nya. upaya ini merupakan usaha agar suatu AN DAN KESEHATAN JIWA Beberapa konsep dalam upaya kesehatan patut dikemuka.seperti tentang kesehatan umumnya. Kedua. namun kini praktis sudah tidakpernah kiatrik di kemudian hari. sudah terlambat dan tidak lagi mudah dilaksadua jenis gangguan itu kebetulan disebabkan oleh faktor or. dewasa ini sedang diusahakan suatu rangkaian usaha ruhi : (1) unsur individu yang rentan atau "host" yang perlu diketa.psikologik untuk mencegah terjadinya. Namun demikian. yaitu nyamuk (dengan kumannya).nakan pembentukan kepribadian. Pencegahan dapat disamakan dengan usaha rehabilitasi.John Snow itu untuk meneliti angka kejadian gangguan dan banyak gangguan dan penyakit jiwa tidak diketahui penyebabpenyakit jiwa. 1984 11 . mudian kondisi jalan raya (permukaannya). Upaya psikologik ini hui hal ihwalnya -.menggunakan sinar las atau para pekerja di tambang agar tidak guan ini dapat dihilangkan. Kelompok penduduk perlu dingan mengolah calon penderita yang akan diserang. suatu psikosa upaya menghadapi krisis (crisis intervention) seperti organik oleh karena infeksi sifilis.agar belajar dan mendapatkan pengetahuan yang semestinya. Upaya nyebab penyakit sifilis dan pengobatannya dengan penisilin. juga penyebabnya. (3) Kelompok penduduk dengan risiko tinggi (high risk group). 35. Para sarjana sejak saat itu telah mengenal 3 jenis upaya BATASAN TENTANG PENCEGAHAN DALAM KESEHAT. Dalam meninjau perkembangan pencegahan primer. mabuk atau mengemudikan kendaraan terlalu cepat tahun semasa mereka memasuki sekolah. dan dengan demikian upaya pencegahannya da.pencegahan. Oleh sebab itu. Masa ini merupakan masa kritik dalam perkembangan seUsaha mengurangi kecelakaan ditujukan pada ketiga unsur seorang sehingga olehnya dapat diciptakan seorang manusia tersebut di atas. Pertama. Yang pertama ialah Gangguan psikotik karena pelagra. yang paling kisah masa lalunya.masa kritik ini. . Dalam kesehatan jiwa secara dramatik ialah demensia paralitika. maka dapat di (3) Pencegahan tarsier.sebanyak mungkin adanya ketidakmampuan penderita akibat an sebagai penyebabnya ialah kuman malaria yang dibawa gangguannya itu sehingga penderita masih dapat menggunakan oleh nyamuk jenis tertentu. Jadi pencegahan terhadap malaria harus disebutkan pendekatan terhadap : berhasil bila ada upaya meningkatkan ketahanan para pen.(1) Seluruh penduduk (total population) dalam satu masyaraduduknya.umum. upaya nya. merupakan usaha untuk meringankan sebutkan bahwa seseorang penderita memang mempunyai kerentanan tertentu terhadap penyakit tersebut. Sekitar menghadapi permohonan cerai dengan bukti yang mengtahun 1920 penderita demensia paralitika ini berjumlah antara hubungkan pecahnya satu perkawinan dengan gangguan psi8 – 10% dalam RS Jiwa. lebih Cermin Dunia Kedokteran No. Contohnya pada sejumlah anak umur 6 yang lelah. hapus paya tempat nyamuk itu berkembang.karena faktor psikologik dan bukan faktor biologik. daDengan membuat cara pikir yang sama dapat ditinjau ten. sesedikit mungkin menimbulkan sequelae. (2) pengenalan tentang ciri lingkungannya atau "environ(2) Pencegahan sekunder. Upaya ini (3) pengenalan dari penyebab atau "agent" . sehingga metoda pencegahan dengan cara biologik tidak pat direncanakan dan dilaksanakan dengan lebih berhasilguna. pola genetik. dapat diharapkan. Kebanyakan gangguan jiwa terjadi oleh suatu penyakit. Penyakit kedua yang dapat diatasi terkena debu tambang yang berbahaya. dengan harapan agar gangguannya cepat semmudian menimbulkan suatu gangguan atau penyakit. contohnya memberikan kaca pengaman bagi para pekerja yang Dengan menambah zat ini dalam makanannya praktis gang. konsultasi yang diberikan kepada para ahli hukum yang sering angka kejadian demensia paralitika dapat diturunkan. yang lebih jarang. merupakan upaya untuk mengemment" aspek yang memberi tekanan fisik atau psikolobangkan teknik untuk menemukan secepatnya masalahnya segik. secara garis besar dapat dibagi dua. taraf ketahanan terhadap kelelahan.meninggalnya orangtua atau akan datangnya ujian. Mebuh. yang tumbuh dalam daerah sisa kemampuannya untuk menolong dirinya sendiri. Ke. Dalam hal ini dapat atau lingkungannya. pengolahan ini memembuat kemungkinan kecelakaan lebih besar.kat. ngambil penyakit malaria sebagai contoh. dan sebagainya. dan hingga dapat dilaksanakan pengobatan yang segera. ganik. Kegagalan dalam upaya ini dan melewati lam waktu 50 tahun terakhir ini dengan cara pecegahan. kan di sini untuk memberikan landasan pengertian tentang Misalnya vaksinasi terhadap cacar merupakan satu upaya pembahasan dalam tulisan ini. Ke.gangguan atau penyakit tidak akan timbul sama sekali. menurunkan faktor stres pada sumbernya. Contohnya suatu upaya pendidikan kesehatan atau kesehatan jiwa masyarakat melalui media massa. Dalam upaya pencegahan perlu dipikirkan tentang siapa seterhadap malaria secara teoritik dapat dilaksanakan debagai penerima dari upaya ini. kemudi. identifikasi agar supaya efisien dan efektif.masa mendatang. vitalitas atau kekuatan. (1) Pencegahan primer. suatu kondisi karena kekurangan niasin dalam makanannya. ialah upaya untuk menurunkan kerentanan seseorang terhadap satu stres tertentu. (2) Tahap perkembangan tertentu (milestone approach). membuat nyamuknya tidak berdaya dan meng. Kondisi mobil rupakan satu transisi dalam membaca perubahan pada mereka itu sendiri sebagai penyebab (agent) telah dibuktikan juga. cuaca atau cahaya.pola atau urutan sebenarnya dapat disamakan dengan upaya pengobatan atau peristiwa dari lingkungannya yang memberi sties dan keupaya kuratif.

dan epidemiologi experimental sering tidak Mengenai bidang khusus yang menjadi perhatian dan dapat dibedakan dari evaluasi program. kita memasuki bidang PROGRAM USAHA PENCEGAHAN KESEHATAN JIWA epidemiologi deskriptif. annya dengan keluarga dan masyarakat.berusaha untuk mengarahkan upaya kesehatan jiwa yang secara sunya upaya pencegahannya. dan memperhatikan semua segi dalam ke.dikerahkan. telah memberikan dukungan yang begitu besar terhadap informatika dan informasi bagi manusia dalam waktu BERBAGAI ILMU PENGETAHUAN YANG MENDUKUNG singkat dan cara yang relatif sangat mudah. field-study). Bagi orangtua yang an. Extensifikasi dari pelayanan kesehatan jiwa itu menjadi permulaan dari suatu "gerak extra-mural" sehingga pikirnya. Ilmu pengetahuan biding sosial. dengan demikian lebih memajukan dan melitas kesehatan dan kesehatan jiwa. Sejak tahun 1971. Dengan demikian. dipusatkan dalam satu lembaga tertentu.sosial dan lainnya) komunikasi juga dapat dilaksanakan lebih cepat.masyarakat umum. mempertinggi taraf kesehatan jiwa seseorang dalam hubungsendirinya akan melancarkan upaya lain yang tertuju. yaitu Undang-undang tentang Kesehatan semua data telah terkumpul untuk mengadakan evaluasi itu. dapat juga memberikan semua keterangan yang nya. budayanya dan projeksi ke masa depan. sasaran dari upaya kesehatan jiwa disebutkan bahwa : Sistem Infonnasi Kesehatan Jiwa Dalam bidang kesehatan jiwa usaha pemerintah meliputi : Suatu cara pencatatan informasi tentang kesehatan jiwa yang a. karena Direktorat Kesehatan Jiwa berpendapat munikasi seperti media massa yang mendapat banyak sambutbahwa pengetahuan keahlian yang khusus yang dimiliki oleh para tenaga ahli itu sekaligus mengandung tanggung jawab mo- 12 Cermin Dunia Kedokteran No. pengolahan angka yang khusus dibutuhkan untuk tujuan tertentu. usaha lain yang dianggap perlu oleh Menteri Kesehatan. Dari pusat tersebut b. Bila analisa ter. mencapai tingkat yang memadai. Dengan demikian menningkatkan efisiensi. maka kegiatan pencegahan Dalam gerak extra -mural itu. faktor penentu dari prevalensi penyakit. ada kaitannya dengan upaya pencegahan. Jiwa No. an pesatnya. khu. tidak saja menjangkau Puskesmas dan Rumah Sakit Umum tipe Ilmu dan sarana komunikasi C dan D. agar orangtua tidak merasa kesepian dan berakibat buruk Ilmu komputer yang hingga kini sudah berkembang demikibagi kehidupan emosional mereka. pekerja. mengusahakan keseimbangan jiwa dengan meyesuaikan kecuali dapat diminta semua informasi atau angka tentang penempatan tenaga selaras dengan bakat dan kemampuankesehatan jiwa." arch. Depkes RI telah pologi dan sosiologi dengan sendirinya merupakan sumbangsih yang sangat besar dalam pengembangan kesehatan jiwa. Dengan demikian c. penelitian terapan atau penelitian di lapangan (applied rese. Dalam mempelajari faktor penentu dari DI INDONESIA penyebaran itu. seluruh tenaga ahli kesehatan kesehatan sudah dapat dilaksanakan dengan lebih mudah. Makna kesehatan jiwa mempunyai sifat yang manusia. Dalam mempelajari penyebaran dari penyakit atau gangguan. UPAYA PENCEGAHAN Teknologi transportasi Paint dikemukakan di sini beberapa kondisi dan ilmu peKemajuan teknologi terutama teknologi transportasi telah ngetahuan yang sampai saat ini dapat diinkorporasikan dalam memberikan kemudahan bagi penduduk untuk mencapai fasiupaya pencegahan. akan sangat bermanfaat digunakan. maka kita mencoba untuk meneliti Upaya kesehatan jiwa di Indonsia pada umumnya didasarkan penyebarannya agar dapat mengidentifikasi penyebabnya. Semua ilmu pengetahuan ini pada rutin terikat pada Rumah Sakit Jiwa keluar lingkungan Rumah dasarnya mempelajari perilaku manusia secara individual atau Sakit dan ke arah memasuki lingkungan dan pemukiman kelompok dari sejak -dahulu hingga saat ini dari pola ber. 35. epidemiologi timal dari seseorang dan perkembangan itu berjalan selaras dedeskriptif berhubungan erat dengan demografi dan ekologi ngan orang lain. segala informasi akan di dapatkan dengan mudah dan dengan d. antro. maka kita memasuki bidang mungkinkan perkembangan fisik. Direktorat Kesehatan Jiwa. dukung kecepatan pencapaian fasilitas sehingga upaya penceEpidemiologi gahan para penderita dan yang perlu ditangani masalah gangguEpidemiologi ialah ilmu yang mempelajari penyebaran dan annya dapat cepat diatasi. khususnya psikologi. Alat ko. perbaikan tempat kerja dan suasana kerja dalam perusahaan dan sebagainya sesuai dengan ilmu kesehatan jiwa. memelihara kesehatan jiwa dalam pertumbuhan dan perkembangan anak-anak."Kesehatan Jiwa (Mental Health) menurut faham ilmu sebut dapat dicoba dalam suatu program untuk mempelajari kedokteran pada dewasa ini adalah satu kondisi yang mekebenaran dari penyebab itu. intelek dan emosi yang opepidemiologi experimental. 1984 . putera-puterinya sudah mencapai umur 18 th dan siap meIlmu pengetahuan komputer ninggalkan mereka untuk menuntut pendidikan yang lebih tinggi. dimana ilmu dan sarana komunikasi sudah masyarakat itu sendiri. Bila atas landasan hukum. Epidemiologi analitik erat hubungannya dengan harmonis (serasi). tetapi juga kelompok dan organisasi masyarakat serta Pada saat ini. 3 tahun 1966 yang menjelaskan sebagai berikut : maka upaya ini disebut epidemiologi analitik. motivasinya. Ilmu Pengetahuan Sosial e.hidupan manusia dan dalam hubungannya dengan manusia lain. jiwa (psikiater. dokter perawat.pekerja yang sudah menghadapi pensiun.

Tujuan Penyuluhan Kesehatan Jiwa Tujuan dari usaha ini merupakan salah suatu upaya agar 4. salah satu untuk meningkatkan kondisi dan kegiatan kesehatan jiwa. Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang fahambidang kesehatan jiwa. suasana yang sehat. diantaranya adalah melalui PENYULUHAN KE6. Suatu penyampaian informasi tentang kesehatan jiwa dan penyakit jiwa oleh para ahli di bidang kesehatan jiwa kepada suatu kelompok hadirin atau pendengar yang awam. perumahan yang memadai. bagi para dokter dan petugas Puskesmas dan Rumah Sakit Umum. yang mencoba untuk mencegah timbulnya wabah di kalangan penduduk dan ternyata mendapatkan hasil yang sangat memuaskan. atau Arti Penyuluhan Kesehatan Jiwa sekurang-kurangnya agar dapat kembali aktif dan masih tetap Konsep penyuluhan kesehatan jiwa. untuk mengobatkan anggota keluarganya hingga sembuh. raan fasilitas kesehatan jiwa di masyarakat. Mendapat dukungan dan kerjasama dari kelompok penentu SEHATAN JIWA. berkembangnya seorang anak manusia yang sehat 2. Agar anggota masyarakat mendapat informasi yang secukupnya sehingga dapat mempergunakan fasilitas kesehatan jiwa untuk keperluan dirinya sendiri maupun keluarganya. dalam melaksanakan berbagai peraturan pemerintah yang Tugas Penyuluhan Kesehatan Jiwa dilaksanakan oleh para menyangkut usaha -usaha kesehatan jiwa. sehingga membuat mereka masukkan azas-azas kesehatan jiwa secara dini dalam pelayanmenjadi lebih sedih dan putus asa sehingga mengabaikan annya. Meningkatkan penggunaan sarana pelayanan kesehatan jiwa yang tersedia.anggota keluarga dan pencegahan kesehatan jiwa ialah. suasana aman ngusahakan daya dan dana demi pengadaan dan pemelihadan sentosa serta saling mempercayai dan hormat menghormati. Mendorong masyarakat agar bergotong royong dalam metersedia kesempatan untuk mendapat pendidikan.nya melalui ikhtiarnya sendiri. Umum type C dan D dengan maksud untuk mengadakan pembinaan. Membantu masyarakat agar mampu memprakarsai atau ber upaya dalam kegiatan kesehatan jiwa baik secara perorangan maupun berkelompok. Tidak menjadi korban dari rasa dosa dan cenderung menyalahkan diri sendiri. Usaha lain yang dilaksanakan sehubungan dengan usaha 2. Untuk menciptakan kesadaran bagi. pada umumnya dapat berguna bagi keluarga dan masyarakat. Agar anggota masyarakat dapat juga bertindak secara dini dan praktis sebagai suatu "agent" untuk memberikan penyuluhan kepada orang lain di sekitarnya dalam menghadapi berbagai kesulitan atau gangguan yang sederhana. cukup tempat untuk bermain. bahwa isi dan maknanya harus disampaikan secara merata individu mencapai tingkat kesehatan jiwa kepada seluruh jajaran pelayanan kesehatan di Indonsia. 3. sehingga masyarakat ("orang penentu") agar mereka lebih memahami dan kehidupan mental para anggotanya dapat terlaksana dalam menghayati hakekat dan "mission" Kesehatan Jiwa.ril. Demikian pula dalam Kesehatan Jiwa diharapkan bahwa • Tujuan Khusus konsep tersebut dapat pula dilaksanakan. dan dapat meneruskan informasi itu kepada orang lain untuk juga mempergunakan fasilitas tersebut. 2. Menciptakan nilai dan norma sosial yang menunjang upaya konkrit dimanifestasikan dalam upaya kesehatan jiwa. 3). menitik beratkan pada usaha untuk faham kesehatan jiwa seperti yang tercantum dalam Unmenciptakan suasana yang baik dan serasi dalam keluarga demi dang-Undang Kesehatan Jiwa No. aman dan bahagia. produktif dan kreatif. 3 tahun 1966. Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam perencanaan mendapat tempat hidup yang layak. 35. 2). Suatu kampanye luas tentang kesehatan jiwa. Cermin Dunia Kedokteran No. Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan jiwa sebagai suatu milik masyarakat yang berharga. dengan mengadakan penmasyarakat agar mengambil tanggung jawab untuk mengasuh dekatan pelayanan kesehatan jiwa pada masyarakat melalui usaha dan mengobati anggota keluarga yang sedang sakit atau Integrasi Kesehatan Jiwa baik di Puskesmas maupun Rumah Sakit terganggu jiwanya. Pencegahan dalam 1. kan seluruh anggota masyarakat Indonesia. yaitu Fasilitas Kesehatan Jiwa/Rumah Sakit Jiwa Pemerintah yang Hasil-hasil Yang Diharapkan dapat bekerja sama dengan berbagai organisasi masyarakat dalam 1. yaitu ruang gerak yang dan pelaksanaan program kesehatan jiwa. cukup. bila terjadi gangguan atau penyakit jiwa agar mereka fasih dalam melayani masalah kesehatan jiwa dan di kalangan anggota keluarga. Untuk menciptakan dan mengembangkan kesadaran dari mengusahakan ceramah dan penyuluhan yang ditujukan kepada anggota masyarakat tentang pentingnya pembinaan keluarga orang-orang yang memegang peran penting dalam kehidupan demi tercapai keadaan sejahtera. Konsep pencegahan ini oleh Direktorat Kesehatan Jiwa secara 5. • Tujuan Umum PENYULUHAN KESEHATAN JIWA yang setinggi-tinggi- Falsafah pencegahan semula timbul sebagai suatu pengertian dalam Kesehatan Masyarakat. 4. Menyebarluaskan faham kesehatan jiwa secara sistematik. petugas kesehatan jiwa melalui jalur yang telah tersedia. 5. bah. 3. Ini berarti bahwa lingkungan hidup gangguan dan penyakit jiwa dalam masyarakat. 1. diartikan sebagai berikut : 1). 1984 13 . bahkan usaha tersebut ternyata lebih efektif daripada usaha pengobatan. tempat suami istri berada harus se-optimal mungkin agar anak 3. tumbuh dan. Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang berbagai baik fisik maupun mental.

guru — kenakalan anak dan remaja. batan. Perkembangan individu secara psikososial dan psikoseksual Ceramah dan wawancara melalui : d. Pembahasan tentang proses terjadinya dan berbagai bentuk — Radio dari gangguan dan penyakit jiwa seperti : — Televisi — psikosa organik dan fungsional — Surat kabar. b. ahli mampu melaksanakan usaha-usaha kesehatan jiwa baik yang psikologi. Lain-lain. dan sebagainya. Jalur yang dipergunakan meliputi : e. Departemen Kesehatan Republik Indonesia: Rumah Saf. guru dan ahli perilaku manusia. tidak akan bertindak keliru atau bersikap memusuhi atau 2. ahli psikologi. — psikogeriatri. Jalur Penyuluhan Kesehatan Jiwa — keterbelakangan mental. Minat (interest) — kelompok penentu Penilaian (evaluation) — organisasi profesi (diluar kesehatan) — organisasi masyarakat. Sistim rujukan dalam pelayanan kesehatan jiwa. maupun individu dengan menggunakan berbagai metoda dan teknik audiovisual dan demonstrasi kasus yang disesuaikan dan dapat diterima oleh hadirin/pendengar. Faham tentang Kesehatan Jiwa. Kebijaksaan Pemerintah yang berkaitan dengan kesehatan 7. Hidup perkawinan dan berbagai problematiknya. pekerja sosial. psikofarmakologi. ilmu masyarakat dan dengan demikian dapat turut membantu sosial. Cara Penyampaian Pesan-pesan penyuluhan disampaikan melalui pendekatan massa. Agar anggota masyarakat lebih memahami permasalahan gangguan dan penyakit jiwa. melaksanakan usaha untuk membantu masyarakat dan 4. a. — neurosa • Pendekatan melalui perorangan dan keluarga misalnya: — gangguan kepribadian — Melalui kegiatan/praktek dokter. dan untuk mencapai hal tersebut perlu diadakan pembagian dalam beberapa kelompok masyarakat. Adapun proses tersebut dapat dibayangkan sebagai berikut: dapat berperan penting dalam bidang kesehatan jiwa seperti : Kesadaran (awareness) — pejabat pemerintah. Ilmu pengetahuan lainnya yang mendukung dan berkaitan pemerintah dalam meningkatkan taraf kesehatan jiwa dengan usaha-usaha kesehatan jiwa seperti: psikologi. malahan mencemoohkan para penderita tersebut.6. — Murid sekolah/orang tua murid. Cara penanggulangan gangguan dan penyakit jiwa yang 1. Kelompok khusus yaitu kelompok dalam masyarakat yang sederhana maupun yang lebih kompleks. paramedik. Pesan Pokok — Organisasi masyarakat 1. majalah. 3. 1984 . — gangguan tingkah laku dan kelainan seksual. Departemen-Departemen lain yang menyelenggarakan program penyuluhan. Tugas dan fungsi tenaga kesehatan jiwa. Fasilitas Kesehatan Pemerintah lainnya. — Konsultasi pribadi. — Karyawan Pemerintah/Swasta 3. Fasilitas dan sarana kesehatan jiwa yang tersedia. mereka 1. c. Faham Tri Upaya Bina Jiwa. ilmu antropologi. Balai Pengog. ilmu pemenanggulangi berbagai masalah kesehatan jiwa ngetahuan perilaku (behavioral sciences). a. Sarana yang disediakan Pemerintah sudah memungkinkan dewasa ini. Sasaran Penyuluhan kesehatan jiwa ditujukan kepada seluruh lapis-an masyarakat. kelompok. 35. Kelompok profesi yang mempunyai kegiatan dalam bidang terjadi proses pengenalan dan perkembangan sehingga seseorang dapat mencapai suatu titik ketrampilan tertentu dan kesehatan seperti: dokter. Materi penting yang perlu diketahui : — Dan sebagainya. 2. Pesan Tambahan 14 Cermin Dunia Kedokteran No. yang diperlukan untuk menentukan prioritas penanganan masalah dan pentahapan pelaksanaan penyuluhan. B. sehingga berdasarkan pengetahuannya mengenai penderitaan pasien mental. 2. Agar anggota masyarakat secara berswadaya dapat jiwa. masyarakat. kit Jiwa. Pesan-pesan tersebut disampaikan sedemikian rupa hingga 1. Prosedur/jalur untuk mendapatkan pelayanan kesehatan jiwa. Penjajakan (trial) — lembaga pendidikan Penerimaan dalam motivasi (adoption) — dan lain-lain Penyampaian pesan penyuluhan kesehatan jiwa kepada sasaran dapat dilaksanakan melalui berbagai cara pendekatan: Isi Penyuluhan • Pendekatan melalui kelompok: — RT/RW A. Puskesmas. — ketergantungan obat dan alkohol. dan lain-lain. Rumah Sakit Umum. • Pendekatan secara massa : b.

Beberapa jenis konsultasi kesehatan jiwa Dibandingkan dengan psikoterapi. Konsultasi administratif yang tertuju pada program Cermin Dunia Kedokteran No. Dalam kesehatan jiwa. Konsultasi kasus yang tertuju pada penerima konsultasi (consultee) 3. Ilmiah dan lain-lain. "Konsultasi" perlu dibedakan dari "Supervisi' atas dasar : 1. Organisasi lainnya. 2. seorang konsultan yang dianggap ahli dalam salah satu bidang ilmu pengetahuan. Pembentukan organisasi pelaksana penyuluhan kesehatan jiwa. namun pengetahuan itu dapat digunakan untuk membantu mengatasi kesulitan tersebut. Memungkinkan pencapaian kelompok masyarakat yang relatif besar dibandingkan dengan jumlah pekerja yang kecil 2. Bagian Psikiatri Rumah Sakit ABRI. program dan kesadaran tentang kesehatan jiwa dan kemampuan untuk mengatasinya. Penilaian hasil guna penyuluhan kesehatan jiwa sebagai unsur masukan bagi penyempurnaan materi dan penyusunan program. Lingkungan perusahaan/industri/business. Pelaksanaan penyuluhan kesehatan jiwa dengan urutan prioritas sebagai berikut : a. c. Tujuan dari konsultasi ialah memajukan hasil karya dan bukan meningkatkan hanya kemampuan penyesuaian diri pasien. Bantuan Tenaga. 5. Dalam hal ini si penerima psikoterapi yang biasanya seorang pasien dan mengakui bahwa ia bermasalah dan mengizinkan intervensi dari luar oleh pemberi psikoterapi untuk mengatasi masalahnya. 3. psikiatri sosial dan kesehatan jiwa masyarakat. memberi kemungkinan mendidik prinsip kesehatan jiwa kepada para ahli lain dalam masyarakat. 3. konsultasi kesehatan jiwa masih belum demikian berkembang. Struktur pelayanan kesehatan jiwa di Indonsia (Rumah Sakit Jiwa. 3. Istilah "konsultasi" telah lama dikenal dalam praktek kedokteran. 3. masyarakat penentu b. "Konsultasi" juga perlu dibedakan dari "psikoterapi". Konsultasi pada saat ini dianggap sebagai salah satu teknik yang akan banyak digunakan dalam psikologi sosial. 1. sebagai salah satu jalan keluar dari masalah kekurangan tenaga di bidang upaya kesehatan jiwa. Kelompok organisasi dalam masyarakat. d. tiadanya evaluasi atau penilaian dari hasil karya belajar penerima konsultasi itu. 4. namun demikian Caplan (1963) telah mengemukakan 4 jenis konsultasi. Hal ini demikian karena: 1. 4. Organisasi swasta b. bahwa konsultasi diberikan secara tidak teratur menurut kebutuhan sesaat saja dan tidak terus-menerus. Fakultas Kedokteran Universitas Negeri. d. 35. Yayasan-Yayasan Kesehatan Jiwa dan psikiater-psikiater) dapat diminta bantuannya bila organisasi Pemerintah/Non Pemerintah merencanakan upaya kesehatan jiwa preventif secara insidentil atau periodik. KONSULTASI KESEHATAN JIWA Upaya ini berusaha untuk memberikan pelayanan kesehatan jiwa secara tidak langsung kepada klien. baik di tingkat pusat maupun daerah oleh organisasi Pemerintah maupun masyarakat. tiadanya kurikulum pendidikan yang terencana dalam konsultasi itu. Dalam hal ini ia mungkin menghadapi-kesulitan yang dianggapnya di luar dari keahliannya. 2. "konsultasi" diartikan agak berlainan. sebagai pusat pelayanan atau pemeliharaan dari instansi kesehatan lain yang mungkin kurang mampu melayani kesehatan jiwa atau yang jauh dari pusat sehingga tidak dapat mengambil manfaat dari kemajuan ilmu. Langkah-Iangkah Untuk mencapai tujuan penyuluhan kesehatan jiwa perlu diambil langkah-langkah sebagai berikut : 1. 4. yaitu suatu interaksi antara dua orang ahli. 1984 15 . konsultasi dan penerima konsultasi mempunyai kedudukan setaraf dan saling menghormati kedudukannya. membina dan mengembangkan kelompok sosial. masyarakat umum. kebebasan yang relatif dari penerima konsultasi untuk tidak terikat pada instruksi atau saran yang diberikan. yang berarti upaya bantuan yang dimintakan pada seorang konsultan di luar ilmu kedokteran guna membantu dalam rencana formulasi dan diagnosis serta pengobatan seorang penderita. Selain itu. kelompok-kelompok berminat dalam masyarakat. Atau suatu kesulitan dalam perencanaan program yang lebih luas dan perlu bantuan dan nasihatnya dalam mensukseskan program pelayanan yang luas. profesi yang berkaitan dengan kesehatan jiwa. "Konsultasi" juga dibedakan dari "instruksi atau pendidikan" atas dasar: 1. bahwa konsultan mungkin keahliannya dan kedudukannya tidak setaraf dengan orang yang meminta konsultasi itu. tetapi hanya membantu agar tujuan dari pekerjaan itu dapat tercapai. Akhirnya "konsultasi" perlu dibedakan dari "kerjasama atau kolaborasi". Pembinaan dan monitoring terhadap pelaksanaan penyuluhan kesehatan jiwa. bahwa konsultan tidak mempunyai tanggung jawab langsung secara administratif terhadap orang atau badan yang diberikan konsultasi itu.2. Konsultasi kasus yang tertuju pada klien 2. Pada konsultasi tidak ada perjanjian bahwa konsultan akan turut melaksanakan rencana pekerjaan dari penerima konsultasi. tetapi melalui suatu badan atau perorangan yang menyelenggarakan pelayanan kepada Mien. Penyempurnaan materi dan penyusunan program penyuluhan kesehatan jiwa. bahwa konsultan tidak berkuasa atas orang yang diberikan konsultasi secara mutlak dan dapat mempergunakan atau tidak mempergunakan hasil konsultasi itu. dan seorang yang meminta konsul. 5. 2. c. Da-lam psikoterapi jelas terdapat hubungan yang bersifat kontrak antara pemberi dan penerima psikoterapi. Non Pemerintah a.

Ternyata setelah beberapa perbandingan dapat diambil kesimpulan bahwa para petugas pelayanan kesehatan primer ternyata mampu dan fasih dalam menegakkan diagnosis dan terapi sederhana bagi para penderita yang datang dengan gangguan jiwa dan atau psikososial. Sri Lanka. Badan Kerjasama Pembina Kesehatan Jiwa Masyarakat ini oleh Menteri Dalam Negeri telah dibuatkan Surat Keputusannya untuk diberlakukan di seluruh Propinsi di Indonesia. Penerangan. Tetapi dalam permulaan projeknya masih diberikan bantuan yang penuh dari Rumah Sakit Jiwa terdekat sebagai Rumah Sakit Pembina dengan satu tim yang khusus yang terdiri dari dokter. Konsultasi administratit yang tertuju pada penerima konsultasi (consultee) Dinas konsuitasi kesehatan jiwa bagi perorangan atau badan ang menyelenggarakan pelayanan kepada klien telah disediaseksinya di Direktorat Kesehatan Jiwa. ahli psikologi. Oleh karena itu dapat diambil sebagai teladan bagi negara lain di kawasan Asia Tenggara ini atau kawasan 16 Cermin Dunia Kedokteran No. Kepala Daerah Tingkat I yang biasanya diketuai oleh Sekretaris Wilayah Daerah. seperti tindak kekerasan diantara anak sekolah. Thailand. nemu kasus sekaligus sebagai pendukung usaha pencegahan primer.4. mereka telah menyumbangkan pengetahuan dan istilah dalam ilmu kedokteran jiwa untuk dibakukan dalam Pedoman tersebut sehingga karya ini dijadikan sebagai panutan dalam pendidikan psikiatri di Indonesia. Fungsi dari Badan kerjasama ini ialah konsultatif. Pada prinsipnya upaya pelayanan ini berupa suatu upaya konsultasi bagi para petugas Puskesmas untuk dapat melaksanakan pelayanan atas kemampuan mereka sendiri. mereka ini merupakan para pendukung dilapisan terdepan untuk lie. dibantu oleh Direktur Rumah Sakit Jiwa setempat sebagai sekretarisnya. sebagaimana telah diterjemahkan dan dibakukan beberapa istilah di dalam bahasa Indonesia dan yang diharapkan nantinya akan dipergunakan oleh semua DIREKTORAT KESEHATAN JIWA SEBAGAI WORLD HEALTH ORGANIZATION SOUTH EAST ASIA REGIONAL OFFICE COLLABORATING CENTRE FOR RESEARCH AND TRAINING IN MENTAL HEALTH Sebagai konsekuensi dari upaya integrasi kesehatan jiwa di upaya kesehatan umum yang telah dirintis di Indonesia. Sedangkan Rumah Sakit Jiwa yang terletak di Ibukota Propinsi akan menjadi tempat rujukan tingkat tersier. Bersamaan dengan beberapa Pusat Kery jasama di India. walaupun masih dalam jangkauan yang terbatas oleh karena biaya dan tenaga. Pada tahun 1980 telah dimulai projek integrasi kesehatan jiwa di Rumah Sakit Umum tipe C dan D. Oleh sebab itu Direktorat Kesehatan Jiwa Depkes RI sejak 1981 telah ditunjuk sebagai Pusat Kerjasama dalam research tersebut. Agama. susul oleh Bangladesh. termasuk dokter dan perawatnya dalam kemampuan mereka melayani para penderita kesehatan jiwa. Dan secara serentak mencoba menanggulangi masalah yang dialami oleh masing-masing Kanwil serta berusaha untuk mencari penyelesaian yang sebaik. perawat psikiatrik dan pekerja sosial dengan dilengkapi kendaraan dan persediaan obat psikotropik yang cukup untuk dibawa dan diberikan secara teratur kepada para penderita yang datang berkunjung ke Puskesmas. dunia lainnya. dengan cara mengadakan penataran khusus bagi para dokter umum dan perawat dari Rumah Sakit Umum yang bersangkutan. Maldives. maupun tindakan yang perlu dalam masalah kesehatan jiwa. Sehingga kemampuan Rumah Sakit Umum tersebut dapat ditingkatkan untuk melayani penderita gangguan jiwa secara ambulatorik maupun perawatan menginap. definisinya serta tindakan yang patut dilakukan oleh petugas puskesmas. PEDOMAN PENGGOLONGAN DIAGNOSIS GANGGUAN JIWA DI INDONESIA Pedoman Penggolongan Diagnosis Gangguan Jiwa di Indonesia ini merupakan satu karya yang dikoordinasi oleh Direktorat Kesehatan Jiwa dan anggotanya. Kecuali itu juga telah disiapkan sebuah Pedoman Kerja Puskesmas sebagai pegangan terutama seksi 11 yang memberikan ulasan tentang jenis gangguan dan penyakit jiwa. 1984 . INTEGRASI KESEHATAN JIWA DI PUSKESMAS DAN RUMAH SAKIT UMUM Sejak tahun 1974 telah dilaksanakan proyek integrasi kesehatan jiwa di Puskesmas. sehingga dapat mengurangi jumlah penderita yang akan mengunjungi Rumah Sakit Umum tipe C dan D yang merupakan tempat rujukan tingkat sekunder. Kecuali bersepakat. Oleh sebab itu. maka kegiatan ini dinilai sebagai satu hal yang baru dan bermanfaat dalam memajukan peran kesehatan jiwa dalam kesehatan umum. baiknya. Sulawesi. yang kemudian akan disusul oleh Bangladesh serta negara anggota yang tergabung dalam Kawaan Asia Tenggara (Nepal. maka dapat dilihat bahwa Puskesmas merupakan satu tempat rujukan tingkat primer yang dapat menyaring pada taraf pertama para penderita gangguan dan penyakit jiwa yang dapat diatasi di sini. psikiater. yang dianggap mempunyai kemampuan yang terlengkap untuk mengatasi gangguan jiwa ini. Cedera dan Sebab Kematian. Burma. Mongolia dan Korea Utara) telah mengadakan Penelitian bersama dalam beberapa hal yang menyangkut kegiatan pelayanan kesehatan jiwa di dalam pelayanan kesehatan primer yang melibatkan para petugas kesehatan. Pedoman ini merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari Klasifikasi Internasional Mengenai Penyakit. Di dalam upaya integrasi kesehatan jiwa di dalam upaya kesehatan umum. Upaya ini mula-mula hanya dilaksanakan di Jawa dan Bali. dan hingga kini sudah terdapat 21 Propinsi yang telah membentuk Badan Kerjasama tersebut dan telah giat dalam menanggulangi beberapa gejolak di dalam masyarakat. serta Wakil dari Kepala Kantor Wilayah Kesehatan. BADAN PEMBINA KESEHATAN JIWA MASYARAKAT Badan tersebut adalah suatu sistem yang dibentuk oleh Gubernur. membentuk satu wadah yang giat melaksanakan konsultasi. Pendidikan dan Kebudayaan. tentang rehabilitasi para penderita gangguan jiwa serta beberapa masalah pendidikan. 35. serta Sosial. terdiri dari para pejabat dari bagian psikiatri berbagai Pusat Pendidikan psikiatri terkemuka di Indonesia. Kalimantan dan daerah lain di seluruh Indonesia. tetapi kini sudah diperluas ke Sumatera.

agar dapat lebih dimanfaatkan praktek upaya pencegahan kesehatan jiwa. Sepintas lalu Pedoman ini tiada hubungannya dengan upaya pencegahan sebagai satu upaya medik teknik. Cermin Dunia Kedokteran No. namun dipihak lain juga yang masih terikat pada konsep lama dari kesehatan jiwa itu sendiri. Di satu pihak kesulitan itu timbul oleh karena kekurangan tenaga pelaksananya yang masih langka. PENUTUP Upaya pencegahan dalam ilmu kedokteran jiwa dan ke sehatan jiwa masih merupakan satu cabang upaya yang masih muda dan baru dikembangkan dalam beberapa puluh tahun terakhir ini saja. Oleh karena itu masih nampak beberapa ke. Dengan demikian memudahkan dalam pelaksanaan upaya kesehatan terutama pencegahan dan pengobatan serta rehabilitasinya. upaya pencegahan mengundang banyak sekali saran. 1984 17 . Sebagai satu cabang ilmu yang masih muda. usul tindakan dan polemik yang hangat. maka dapat diambil maknanya bahwa dengan adanya Klasifikasi dan Pedoman ini maka Komunikasi dan pencatatan tentang penyakit akan lebih terarah dan dimengerti oleh pembacanya dan perencananya. namun bila didalami lebih lanjut. Demikian juga yang menyangkut praktek di dalam masyarakat yang masih belum mantap. 35.petugas dan fasilitas kesehatan dalam penulisan diagnosis dan pelaporan ke Pusat. Karangan ini disajikan demi untuk mengundang saran dan usul itu. lemahan dalam pelaksanaannya.

khususnya terhadap dua hal. Upaya kesehatan yang ditujukan kepada hal tersebut biasa disebut dengan upaya kesehatan preventif dan promotif. Oleh karenanya perlu dipertahankan atau dipelihara dan bahkan dapat ditingkatkan setinggi mungkin. penyakit (morbus) merupakan proses patologik yang disebabkan oleh." 18 Cermin Dunia Kedokteran No. Upaya rehabilitasi di bidang kesehatan selain merupakan upaya kesehatan yang relatif paling baru. sbb: " Health is a state of complete physical and social well-being and not merely the absence of disease and infirmity. dan lebih mempertajam pandangan kita terhadap berbagai kondisi kesehatan serta proses yang meliputinya. Gardjito Kepala Sub-Direktorat Rehabilitasi Direktorat Kesehatan Jiwa Departemen Kesehatan R. Di samping itu. Proses yang merupakan intrinsic situation tersebut dapat kita kenali bila memanifestasikan diri berupa tanda-tanda (sign) dan gejala (simtom). yang kita kenal dengan upaya kuratif. Namun bagaimanapun baiknya upaya preventif dan promotif itu dijalankan. dan upaya rehabilitasi. seseorang akan menghayati atau menyadari bahwa ia sakit (kesehatannya terganggu) atau merasa tidak sehat * Batasan kesehatan menurut UU No. upaya preventif-promotif. ataupun handicap.Upaya Rehabilitasi Sebagai Salah Satu Upaya Kesehatan dr. S. konsep kecacatan dan rehabilitasi kini telah memperluas cakrawala ilmu kedokteran dan bidang kesehatan. disability. Kesehatan jiwa menaruh perhatian besar terhadap upaya rehabilitasi. juga melalui kerjasama dengan berbagai sektor. 9 tahun 1960 tentang PokokPokok Kesehatan ini. patologi dan manifestasi kliniknya. cacat dan kelemahan. Ini akan melibatkan berbagai sektor dengan peranannya masing-masing. tetapi juga kesehatan dan kondisikondisi lain akibat penyakit. Demikian pula upaya kesehatan yang komprehensif merupakan upaya atau intervensi yang ditujukan ke tiga kondisi tersebut. maka kondisi sehat dan akhirnya juga kondisi cacat kini telah menjadi perhatian bidang kesehatan. Model medik (medical model) ini: etiologi __> patologi __> manifestasi secara klasik menjadi perhatian bidang kedokteran. Rehabilitasi pasien mental telah dikembangkan di Indonesia baik melalui pelayanan di Rumah Sakit Jiwa. rohani (mental) dan sosial„ dan bukan hanya keadaan yang bebas dari penyakit. Misalnya kecacatan yang dapat berupa impairment. Menurut ilmu kedokteran. merupakan kelanjutan daripada upaya kuratif. yaitu: rehabilitasi mental bagi semua penderita cacat. Pengenalan dan penetapan adanya jenis penyakit tertentu itu (diagnosis). juga merupakan awal dari upaya rehabilitasi terpadu. dan rehabilitasi bagi penderita gangguan mental. 1984 ."* Kondisi sehat merupakan kondisi yang bersifat positif dan dinamik.adanya satu atau lebih faktor penyebab (etiologi) yang terjadi di dalam diri seseorang.I. pada suatu saat seseorang akan sakit. BERBAGAI KONDISI KESEHATAN DAN UPAYA KESEHATAN YANG BERSANGKUTAN Kondisi sehat. Dengan adanya proses patologik yang bermanifestasi secara klinik. 35. Upaya rehabilitasi di bidang kesehatan yang biasa disebut sebagai rehabilitasi medik ini. biasanya didasarkan pada: etiologi. sakit dan cacat Di samping kondisi sakit yang merupakan perhatian pertama dari ilmu kedokteran. juga merupakan tantangan yang semakin lama semakin besar. Ini sesuai dengan pengertian sehat yang berarti "keadaan yang meliputi kesehatan badan. PENDAHULUAN Pokok perhatian ilmu kedokteran pada waktu ini bukan lagi terbatas pada penyakit saja. sesuai dengan yang dirumuskan oleh WHO dalam "Constitution of World Health Organization" 1946.O. sedang proses selanjutnya yang terjadi akibat penyakit dan yang mempengaruhi kepribadian dan peran sosial seseorang pada waktu itu masih diabaikan.

disability handicap karena itu perawatan dirinya perlu dibantu Handicap (personal care disability) : kemampuan kerja sangat terbatas dan tidak dapat bepergian dan mencari nafkah (physical dependent. Impairment adalah hilangnya atau adanya kelainan (abnormalitas) daripada struktur dan fungsi anatomik. Personal care 4. Disability berhubungan dengan kemampuan dalam bentuk kegiatan dan perilaku yang biasa diterima sebagai bagian penting dari kehidupan sehari-hari. • Kasus 1. diri pribadi (person). Impairment Disability Seorang ibu dengan dua anak selama beberapa tahun dirawat di RS Jiwa dengan skizofrenia. Ini biasa disebut dengan upaya kuratif. dan lain-lain. dan tingkat kehidupan sosialnya serta yang membatasi fungsi (functional limitation). Other Upaya kesehatan komprehensif ditujukan kepada berbagai kondisi kesehatan baik yang berupa penyakit. proses fikir. Other psychological 3. persepsi. Lebih lanjut klasifikasi dari ketiga kondisi cacat tersebut dapat dilihat dalam buku petunjuk yang diterbitkan WHO: " International Classication of Impairments. disability. Physical dependence 3. dan "handicap". dan handicap. atau berakhir dengan kematian. Kondisi ini dapat bersifat sementara atau menetap dan termasuk adanya anomali.proses: intrinsik eksteriorisasi objektifikasi sosialisasi comfort). Skeletal 8. Intellectual 2. sensory and other DISABILITY 1. ADL (activity of daily living). dan hubungan interpersonal dengan keluarga terganggu.(ill-health). Particular skill 9. organ tubuh. abulia dan gangguan proses fikir. kemampuan dan dalam hubungannya dengan ling. Padanan dalam bahasa Indonesia yang tepat tidak ada. kesehatan dan cacat. Behavior 2. Disabilities. ekonominya. diri pribadi seseorang (perdengan akibat kedua tungkainya lumpuh dan mengalami atrofi. berpakaian sendiri). fisiologi atau psikologik. Visceral 7. dan lain-lain). Dexterity 7. intrinsik. kemampuan. memori. makan. : tak mampu mengarahkan kemauan dan interesnya terhadap tugas sehari-hari. dan sosialisasi yang terjadi pada seseorang pada tingkat: organ. • Kasus 3 Seorang anak lelaki umur 15 tahun. dan dapat bersifat profresif atau regresif. kesembuhan dengan akibat cacat. Impairment inteligensi subnormal Disability : kelambatan dalam menguasai ketrampilan dan pengetahuan Handicap : tak dapat melaksanakan tugas rumah tangga. Keadaan ini disebut handicap. Body disposition 6. kemauan. dan handicap berturut-turut merupakan proses:. Aural 5. kesadaran. namun dapat disarankan: kelainan untuk impairment. organisma secara keseluruhan) yang akan tercermin dalam Impairment : paralisis kedua tungkai perilaku. son. dan lingkungannya yang berpangkal pada adanya impairment atau disability. impairment. obyektifitkasi. gangguan pada tingkat: organ person kehidupan sosial Berdasarkan pada cepat-lambatnya penyakit itu timbul dan Untuk memperjelas perbedaan ketiga kondisi cacat itu* berjalan.dengan beberapa contoh berikut: masing mempunyai pengarvh dan akibat terhadap bagian (organ. maka kemunduran yang terjadi pada seseorang itu akan membatasi atau mencegah dirinya berperan normal (sesuai umur. berjalan. Language 4. merasa nyeri (pain) atau merasa tidak enak dis. Orientation 2. yaitu mengalami "objektifikasi" sehingga beberapa kegiatan yang biasa tak mampu dijalankan. perilaku dan peran sosialnya. hilangnya: anggota badan. "disability". 1984 19 . Kondisi ini disebut disability yang berarti keterbatasan atau kekurangmampuan (akibat adanya impairment) untuk melakukan kegiatan dalam batas-batas dan cara yang dianggap normal bagi manusia. occupation handicap) • Kasus 2. Mobility 4. dan hubungan sosialnya sangat terbatas. Other activity restriction HANDICAP 1. and Handicaps" (1980). Social integration 6. Akhirnya bila terjadi proses sosialisasi daripada impairment atau disability. seks dan faktor sosial-budaya). klasifikasi kecacatan menurut WHO itu sebagai berikut (daftar kategori pertama): IMPAIRMENT 1. menjaga penampilan dan kesehatan dirinya. Kondisi ini mencerminkan konsekuensi seseorang dalam budayanya. Situational 8. Hubungan ini dapat digambarkan dengan bagan berikut: penyakit — impairment -." Cermin Dunia Kedokteran No. Masing. kontak dengan realitas berkurang. eksteriorisasi. emosi. dapat bersifat balik pulih atau tidak. Dalam bidang kesehatan kita membedakan kondisi cacat menjadi tiga yaitu: impairment. Generalized. misalnya: merawat diri (mandi. kerusakan. Hancap : Tak dapat mengasuh anaknya (gagal berperan ibu). Proses selanjutnya terjadi pada tingkat diri pribadi seseorang (person) akibat kesadarannya akan impairment. upaya pre* Istilah "cacat" dalam bahasa Indonesia meliputi tiga kondisi yang dalam bahasa Inggris disebut dengan "impairment". tak sekolah. Occupation 5. Economic selfsufficience 7. terhambat atau perilakunya mengalami perubahan. Secara garis besar. Seorang lelaki pada waktu kecil terserang polio sistem) yang terkena. Dapat disimpulkan bahwa berbagai kondisi kesehatan itu: penyakit. Penyakit dapat berakhir dengan kesembuhan sempurna (restitutio ad integrum). retardasi mental. : halusinasi pendengaran. atau struktur lain termasuk fungsi-fungsi kejiwaan (inteligensia. dan ketunaan untuk handicap. Kondisi ini dapat bersifat sementara atau menetap. jaringan.Disability : tidak dapat berjalan (locomotor disability) Oleh kungan atau kehidupan sosialnya. Ocular 6. Locomotor 5. disability. Kondisi ini merupakan pula " eksteriorisasi" daripada keadaan patologik dan pada dasarnya mencerminkan adanya gangguan fungsi pada tingkat organ. sosialnya. Communication 3. ketidakmampuan untuk "disability". 35. mobility. dibedakan antara penyakit akut dan kronik. Disfiguring 9.

edukasional 100 dan sosial. Masalah penderita cacat bersifat kompleks artinya meliputi banyak segi. dan peSehat nyalah-gunaan obat/narkotik. speech therapy. gangguan jiwa organik pada otak (brain Sakit Upaya Kuratif damage). 35. khususnya terhadap dua sangkutan : hal. yaitu: Jenis-jenis gangguan jiwa dapat dilihat pada buku 'International Classification of Diseases (Revisi IX) dan Buku Pedoman Penggolongan Jiwa Indonesia — Revisi II. yaitu: kesehatan. pendidikan. dan atau meningkatkan kemampuan fungsional seseorang semaksimal mungkin dari cacat yang dideritanya. dan Kondisi Kesehatan dan Gangguannya Upaya Kesehataan (2) rehabilitasi pasien mental. edukasional dan vokasional yang terkoordinasi untuk melatih (kembali) seseorang yang cacat agar dapat mencapai kemampuan fungsionalnya setinggi mungkin (WHO. di antara jumlah penderita cacat (10% dari populasi) yang tergolong: Disability (Ketidak-mampuan) . group psychotherapy dan terapi khusus yang lain. Upaya rehabilitasi dalam bidang kesehatan yang biasa disebut dengan rehabilitasi medik. Rehabilitasi ss.masing 7. Pemberian obat baik yang bersifat maintenance ataupun yang bersifat subsitutif. juga 7. Pelayanan perawatan. ekonomi.gangguan psikotik fungsional Prevensi cacat tingkat III Upaya Rehabilitasi . Upaya rehabilitasi dalam arti luas (rehabilitasi terpadu) merupakan serangkaian upaya medik. yaitu: (1) aspek mental (psikososial) penderita cacat (fisik. dan lain-lain. masyarakat dan pemerintah. psikiatri dan sosial-medik yang diperlukan. yaitu semua tindakan medik yang ditujukan untuk mencegah terjadinya cacat (impairment. disability dan handicap). epilepsi.7 per seribu penduduk). REHABILITASI PASIEN MENTAL Berbagai upaya kesehatan dan kedudukan upaya rehabilitasi Ruang Ingkup dan besarnya masalah medik Bagan di bawah menunjukkan berbagai upaya kesehatan dan Psikiatri dan kesehatan jiwa menaruh perhatian besar pada hubungannya dengan berbagai kondisi kesehatan yang ber. Pemberian dan latihan penggunaan alat bantu atau alat pengganti tubuh. keluarganya. 20 Cermin Dunia Kedokteran No. Latihan dan bimbingan kejuruan tertentu. Kapasitas tempat tidur total dari 26 RS Jiwa di Indonesia seUpaya rehabilitasi medik yang meliputi baik untuk pasien kitar 7. occupational therapy. (2) Diperkirakan pasien psikotik yang dirawat di RS Jiwa di Kembali Mampu Berfungsi Indonesia. mental dan sosial). vokasional. Upaya rehabilitasi medik meliputi berbagai kegiatan pelayanan kesehatan. narkotik dan alkohol masing-masing adalah 7. retardasi mental. jelas merupakan kesinambungan dari upaya kuratif. 50—60% itu kronik dan perlu program rehabilitasi Ketingkat Setinggi Mungkin yang intensif. Pembedahan baik yang bersifat korektif ataupun plastik. dan juga dapat ditinjau dari penderitanya sendiri. Fisioterapi.retardasi mental Handicap (Ketunaan) . walaupun terutama untuk mereka yang tkronik dan yang tergolong psikosis. dan upaya rehabilitasi.ventif-promotif. 1984 . psiko-geriatrik dan gangguan psikososial juga -•-. dan untuk pasien jumlah pasien yang memerlukan program rehabilitasi yaitu = mental.780 100 merupakan awal dari upaya rehabilitasi vokasional. 1984. Lihat bagan dibawah: Pasien psikotik yang secara khusus perlu diperhatikan di Indonesia ialah pasien psikotik gelandangan (psychotic destitues) dan pasung.Prevensi cacat tingkat I menjadi lingkup perhatian kesehatan jiwa.penyalahgunaan obat.upaya rehabilitasi (secara keseluruhan). Upaya Promotif Di samping itu.7% nya (atau masing. 1969). Besarnya masalah "cacat mental" dapat digambarkan deImpairment (Kelainan) ngan data berikut: 1 Prevensi cacat tingkat II (1) Menurut perkiraan WHO (1978). Rehabilitasi pasien mental pada dasarnya meliputi semua Lebih Sehat jenis gangguan jiwa* .000 buah dan Bed Occupancy Rate 90—100%. sosial. sosial. Masalah dapat pula ditinjau dari: besarnya jumlah penderita yang memerlukan program yang baik. maka dengan gangguan fisik (rehabilitasi fisik).000X 90 X 60 = 3. psikologi.

Sosial. 1984 21 . Dengan kemajuan ilmu dan teknologi di bidang kedokteran jiwa. PENUTUP Masalah cacat dan rehabilitasi telah mulai mendapat perhatian baik oleh petugas kesehatan. RSJ menjadi bersifat "terbuka" dengan pelayanan yang bersifat mediko. Pemasukan pasien masih berdasar keputusan hakim. Ini terdiri dari: psikiater. seperti Phalamarta di Cibadak. Dalam upaya rehabilitasi pasien mental. selective. dilaksanakan oleh berbagai macam tenaga pelaksana (fungsional dan struktural) yang bekerjasama dalam satu team-work dibawah pimpinan psikiater. atau perlu penyaluran kerja yang bersifat sheltered dapat dirujuk ke Panti Sosial terdekat yang dikhususkan untuk menampung penderita cacat mental. dokter. 135 Th 1978 tentang Organisasi dan Tatalaksana RSJ.lain). Perubahan itu terutama dilandasi pula dengan UU No. namun konsep rehabilitasi belum berkembang. music therapy. petugas pendidikan. atau shelthered). Kerjasama di tingkat daerah telah diperkuat dengan terbentuknya Badan Pembina Kesehatan Jiwa Masyarakat (BP KJM) yang dibentuk oleh Gubernur atas instruksi Menteri Dalam Negeri. me- Cermin Dunia Kedokteran No. Kegiatan rehabilitasi ini dibagi dalam tahap-tahap: (a) Tahap persiapan: agar pasien dapat dipulangkan atau disalurkan ke masyarakat. Lebih-lebih bila disadari bahwa hai ini akan menjadi makin besar di masa mendatang. isolatif dan terpencil dari masyarakat. Eksistensi pelayanan rehabilitasi pasien mental di RSJ dimantapkan setelah ada SK Menkes RI No. ahli okupasiterapi. yaitu RSU dan Puskesmas yang telah menjalankan upaya kesehatan jiwa secara integratif dan berdasarkan rujukan. sport dan sebagainya) maka fungsi RSJ mengalami modernisasi. Kerjasama dengan Departemen Tenaga Kerja untuk melatih pasien mental telah dilaksanakan sejak Pelita III. occupational therapy. Khusus untuk tahap penyaluran. disarankan untuk memandang dan menelaah manusia serta masalahnya dari aspek-aspek yang dapat digolongkan: (a) organobiologik (biosistem) (b) psikologik atau psiko-edukatif (psikosistem) (c) sosio-kultural secara mendalam (eklektik) yang merupakan satu kesatuan utuh (holistik). bahkan kini dirasa bukan hanya sebagai masalah orangtua atau masyarakat. psikolog. petugas ketenaga-kerjaan. tenaga administrasi. pengetrapan psikoterapi dan terapi sosial (terapi rekreasi. Pada tahun 1978 dikeluarkan Piagam Kerjasama Tiga Menteri (Kesehatan. dan sebagainya. pertukangan. termasuk di sini pendidikan dan latihan agar dapat hidup mandiri. Demikian pula dalam masalah cacat dan upaya rehabilitasi pasien mental. — berbagai pendidikan dan latihan serta penyuluhan dan bimbingan kejuruan. mobilitas dan komunikasi. Panti Laras di Cengkareng. pendekatan semacam itu telah dicoba dan diterapkan dalam pelaksanaan. Di setiap Unit Rehabilitasi RSJ tersedia fasilitas untuk pelaksanaan berbagai kegiatan rehabilitasi. tetapi juga telah mulai dirasa sebagai masalah nasional.sosial. pertanian. Tugas seorang dokter selain harus dapat mengobati. mengurus diri. dan merupakan "asylum mental". Pembinaan kerjasama pada tingkat Pusat telah dimulai sejak tahun 1971 dengan dibentuknya Tim Koordinasi Rehabilitasi dan Penanggulangan Pasien Mental yang sampai sekarang masih berjalan. 35. di mana setiap RSJ ada satu unit pelaksana teknis khusus untuk pelayanan rehabilitasi (Unit Rehabilitasi). informatif dan fasilitatif dalam pembinaan kesehatan jiwa masyarakat termasuk upaya rehabilitasi pasien mental. perawat. meliputi: — seleksi/evaluasi untuk menetapkan jenis terapi kerja Occupational therapy) dan latihan kerja yang sesuai dengan keadaan pasien (cacat dan potensi-potensinya). serta juga untuk mendapat ketrampilan kerja tertentu (kerajinan.Pendekatan masalah Dalam kesehatan jiwa/psikiatri di Indonesia. (b) Tahap penyaluran berupa pemulangan pasien ke keluarga dan juga penempatan kerja (open job placement. instruktor latihan kerja. Pendekatan elektik-holistik berarti pula pendekatan yang bersifat multidisipliner yaitu pendekatan dari berbagai disiplin ilmu. (c) Tahap pengawasan yang dikerjakan oleh RSJ adalah pelayanan lanjut (aftercare service) dan kunjungan rumah (home visit) oleh petugas RSJ. teknik pengobatan masih minimal sehingga sangat langka yang dapat dipulangkan lagi ke keluarga. Demikian pula kegiatan after care dapat dilaksanakan oleh RSU atau Puskesmas terdekat dengan tempat tinggal pasien. Sejak itu pula mulai dikembangkan upaya rehabilitasi pasien mental di RSJ dengan meningkatkan fasilitas pelayanan dan kegiatan. Setiap kegiatan dalam tahapan rehabilitasi merupakan proses yang berkesinambungan. dan Nakertrans) yang memperkokoh kerjasama antara ketiga Departemen yang bersangkutan. Pada waktu itu pasien telah diberikan kegiatan kerja dalam werkterapie (biasanya pertanian). antara lain dengan adanya penemuan psikofarmaka yang sangat efektif mengatasi gangguan jiwa. dan lain. Kerjasama dengan Departemen Perindustrian untuk melatih para instruktur kerja juga telah dilaksanakan sejak Pelita III. pelaksanaannya juga dengan bantuan dan kerjasama instansi lain (Dinas Sosial dan Dinas lain). 3 tahun 1966 tentang Kesehatan Jiwa sebagai pengganti Het Reglement op het Krankzinnigenwezen tahun 1897. Rujukan dan kerjasama lintas sektor Beberapa pasien yang tak dapat dipulangkan ke keluarga dan masih memerlukan latihan kerja jangka panjang. Oleh karenanya pasien dapat lebih mudah dan cepat dipulangkan. Badan itu merupakan forum konsultatif. — berbagai terapi sosial untuk mempercepat proses kesembuhan dan resosialisasinya. petugas sosial. industri. BP 1GM terutama dapat memperlancar pelaksanaan kerjasama di dalam mengatasi masalah pasien psikotik gelandangan dan pasung. pekerja sosial. Pelaksanaan RS Jiwa dulu dibangun dengan konsep perawatan "tertutup" dan bersifat "custodial".

Jakarta. 2. 35. Prasacatan pasiennya yang telah sembuh. Pedoman Kerja Badan Pembina Kesehatan Jiwa Masyarakat (BP KJM). dapat mengupayakan peningkatan derajat kesehatan seseorang. Ditjen Yankes Depkes RI. Pedoman Rehabilitasi Pasien Mental Rumah Sakit Jiwa di Indonesia. terpadu. paripurna maupun sebagai bagian awal dari upaya rehabilitasi Dit. dan untuk setiap penyakit ran. ASEAN Forum on the Rehabilitation of the Psychosocially Disabled Person.untuk dapat meningkatkan kemampuan 1. penyakit juga harus dapat menetapkan jenis dan derajat keca. seorang dokter selain menetapkan diagnosis ran. 24—25 April 1981. Simposium Rehabilitasi. 1984 . keluarga atau masyarakat. 29 Nop — 4 Dec. Garjito SO.karena masih tersisa cacatnya -. 1983. Rehabilitation of the Psychosocially Disabled. baik sebagai upaya kesehatan yang 5. Kesehatan Jiwa Ditjen Yankes Dekes RI. atau cacat harus difikirkan bagaimana upaya rehabilitasinya. and Upaya rehabilitasi medik (fisik dan mental) mempunyai 4. Tinjauan Kesehatan Jiwa Mengenai Disabilitas Psikososial dan Rehabilitasinya.3. WHO. Geneva.ringankan penderitaan dan menyenangkan pasien. 1983. baik dalam RSJ mau- 22 Cermin Dunia Kedokteran No. Dit. Bahkan kini juga harus dapat KEPUSTAKAAN menolong pasiennya yang telah sembuh itu -. Kesehatan Jiwa. 1981 . 1976 . Kusumanto Setyonegoro dan Garjito SO. WHO Report of WHA fungsional pasiennya agar dapat hidup sebagai orang yang (A29/DOC/2). Palembang. andicaps. berswasembada. International Classification of Impairments. kedudukan yang penting. Disability Prevention and Rehabilitation. telah mengalami perkembangan. juga harus pun dalam kerjasamanya dengan berbagai sektor. 1980. Disabilities. Demikian pula halnya dengan rehabilitasi pasien mental 6. produktif dan berperan dalam masyarakat. PrasaDalam hal ini.

SEJARAH PERKEMBANGAN SISTIM INFORMASI KESEHATAN JIWA Sejak Direktorat Kesehatan Jiwa dibentuk sebagai instansi utama dalam lingkungan Departemen Kesehatan RI untuk mengurus dan mengatur kegiatan kesehatan jiwa di seluruh Indonesia pada tahun enampuluhan.laporan ini mengalami perubahan-perubahan untuk perbaikan. Fakultas Kedokteran. mulai tampak beberapa ketimpanganketimpangan yang pada kesempatan ini disebutkan sebagian saja. Sejak 1971 Departemen Kesehatan RI c. Walaupun jumlah tempat tidur di Indonsia relatif kurang dibandingkan dengan negara. Dengan adanya pengobatan modern dengan obat-obat psikofarmaka. maka lama perawatan pasien mental dapat diperpendek menjadi 1-3 bulan. misalnya kriteria untuk mengklasifikasi diagnosis klinik dalam diagnosis Cermin Dunia Kedokteran No. Proyek ini. Proyek ini yang dimulai dengan pengumpulan data dari pasien yang dirawat di dalam rumah sakit jiwa di seluruh Indonesia dilaksanakan dalam rangka kerjasama antara Direktorat Kesehatan Jiwa dengan International Committee Against Mental Illness (ICAMI). perubahanperubahan yang agak sering ini mempunyai efek merugikan.istilah yang kurang jelas batasannya. 1984 23 . dan sanatorium swasta.pasien mental. Dapat disebut di sini beberapa contoh. yaitu terjadinya kebingungan antara para penyusun laporan perihal pengisian beberapa elemen dalam laporan yang kurang jelas pengertiannya. 35. yang berakibat turnover pasien menjadi lebih cepat dan jumlah pasien menjadi cukup besar. Dengan pembuatan laporan-laporan secara konservatif ini. Direktorat Kesehatan Jiwa mulai mengadakan pencatatan dan pelaporan tentang data demografik dan kondisi pasien mental di seluruh Indonesia. Sistim pencatatan dan pelaporan pada waktu itu bersifat laporan tentang pasien yang dirawat di RS Jiwa saja. Dalam jumlah ini belum termasuk kapasitas tempat tidur dari fasilitas perawatan pasien mental di luar RS Jiwa Pemerintah. Selama beberapa tahun laporan. maka pekerjaannya menjadi lebih rumit lagi. dengan kapasitas total untuk seluruh Indonesia sekitar 7000 tempat tidur. Akan tetapi walaupun perbaikan. namun dapat dibayangkan bahwa menyusun laporan berkala dari sekian banyak fasilitas perawatan pasien mental dan mengolah datanya secara sentral. USA. khususnya laporan yang merupakan masukan untuk maksud administratif. Rudy Salan Kepala Subdirektorat Epidemiologi dan Psikofarmakologi Direktorat Kesehatan Jiwa. Selain itu.q. atau istilah.perbaikan tercapai juga. RS ABRI. seperti misalnya : RSU. Depkes RI PENDAHULUAN Perkembangan dan pemanfaatan teknologi modern sudah meresap di segala lapangan kehidupan.negara lain. Di seluruh Indonesia sekarang tersebar 30 RS Jiwa Pemerintah dengan kapasitas tempat tidur masingmasing RS Jiwa sekitar 300 = 500 tempat tidur. Dalam karangan ini akan dilaporkan pengembangan suatu sistim informasi tentang pasien mental yang berobat di fasilitas-fasilitas kesehatan jiwa dengan implikasi internasional. yang meliputi ruang lingkup nasional dimungkinkan karena semua aktivitas pelayanan kesehatan jiwa Pemerintah berada di bawah naungan atau dikoordinasi oleh Direktorat Kesehatan Jiwa. Bila ini semuanya dihitung. perlu dicatat pula bahwa jumlah psikiater Indonesia masih jauh dari memadai dengan sekitar 1-2 psikiater bagi RS Jiwa di luar Jawa dan 4-8 psikiater bagi RSJ di Jawa. diperkirakan kapasitas tempat tidur bagi pasien mental adalah kira-kira 8000 tempat tidur. begitu pula di bidang ilmu kedokteran. Apabila di samping itu akan diadakan monitoring dari kondisi pasien. maka dapat dibayangkan bahwa untuk mengatasi kesulitan ini satu-satunya cara adalah otomatisasi pencatatan dan pelaporan pasien mental. Laporan-laporan ini biasanya dibuat sekali dalam tiga bulan. New York. merupakan pekerjaan yang tidak ringan dan cukup kompleks. Melihat hal demikian. maka mulai diciptakan suatu sistim pencatatan dan pelaporan tentang kegiatan RS Jiwa dan keadaan pasiennya.Komputerisasi Data Demografik dan Psikiatrik Pasien Mental di Indonesia dr.

Laporan-laporan ini pun tidak menyediakan kesempatan dalam sistimnya untuk memberikan semacam umpan balik (feedback) kepada rumah sakit yang bersangkutan. Lagi pula data yang minim itu tidak sempat diolah karena untuk mengolahnya perlu tenaga khusus. dan lain informasi untuk perencanaan dan evaluasi. hal mana adalah esensial bagi suatu sistim pencatatan dan pelaporan yang baik. Pada tahun 1977 dikembangkan DIPAM Rawat Jalan yang maksudnya digunakan dalam pelayanan pada poliklinik psikiatri khusus bagi pasien yang berobat jalan saja. diadakan ujicoba dari daftar isian ini di RSJ di Jawa dan Bali.1964 . maka Direktorat Kesehatan Jiwa telah mengadakan kerjasama dengan International Committee Against Mental Illness (ICAMI). maka namanya diganti dengan Daftar Isian Pasien Mental Rawat Rumah Sakit atau DIPAM Rawat RS. Sejak sukses pertama itu mulai dikembangkan DIPAM lain. dan penjajagan terhadap pengolahan dan pengelolaan sistim informasi ini. harus digunakan istilah-istilah yang pengertiannya tidak meragukan lagi. Salah satu ciri khas bagi ilmu psikiatri adalah bahwa dalam tubuh disiplin ilmu ini terdapat banyak aliran dan orientasi teoritik yang berakibat bahwa antara para psikiater terdapat cara penyusunan laporan pasien berdasarkan orientasi masingmasing. untuk menyusun suatu sistim informasi yang dapat memenuhi persyaratan tersebut. yang acapkali sangat berbeda. Terjemahan dalam bahasa Indonesia telah dipersiapkan dengan penyesuaian items-nya. Sejak 1972 hingga kini Direktorat Kesehatan Jiwa menerbitkan laporan profil dan kondisi pasien mental dari semua fasilitas psikiatrik setiap tahunnya3. Kuesioner ini merupakan daftar isian multiple choice yang berisi data demografik dan psikiatrik dari pasien mental. yang pengolahannya menggunakan komputer. kerjasama tadi diperluas dengan melibatkan Direktorat Kesehatan Jiwa agar supaya pembaharuan dapat mencakup seluruh Tanah Air. dan pada akhir 1971 telah dapat dihasilkan tabulasi pertama dari 1314 pasien mental1.kesukaran yang cukup besar untuk melumpuhkan kegiatan Direktorat Kesehatan Jiwa sebagai instansi yang berwenang dalam upaya kesehatan jiwa di Indonesia. pada dewasa ini sedang diusahakan suatu lin- 24 Cermin Dunia Kedokteran No. diadakan perluasan proyek ke daerah di luar Jawa dalam tahun 1972. dsb. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (Psychiatric Pilot Project). dikembangkan pada tahun 1973 dan digunakan pada RSJ yang memiliki unit rehabilitasi. Mulai triwulan pertama dalam tahun 1971. Setelah daftar isian yang digunakan sudah mantap. pekerjaan dokter di RSJ untuk menyusun status pasien dapat dipersingkat sekali. lama perawatan. Untuk dapat menciptakan suatu sistim informasi yang meliputi semua aliran psikiatrik yang terdapat di antara para psikiater. 35. dan petugas administrator rutin mempunyai tugas terbatas pada segi administratif dari sistim informasi ini saja.A. sebab dengan kurangnya jumlah psikiater dan dokter di RSJ acapkali status pasien hanya diisi seperlunya saja. terbentuklah tim khusus di Direktorat Kesehatan Jiwa untuk menangani masalah sistim informasi ini. yaitu mereka yang ditugaskan melaksanakan pengumpulan data dan menyusun laporan laporan pada umumnya tidak atau kurang minat terhadap bahasa angka. Mereka biasanya kurang pula menghayati pentingnya untuk mengirim data dan laporanlaporan yang akurat. dan pada akhir tahun 1972 dapatlah tercakup seluruh jajaran RSJ dari Sabang sampai Abepura di bawah naungan Direktorat Kesehatan Jiwa dan fasilitas psikiatrik lainnya2. Walaupun empat DIPAM ini dikembangkan tersendiri. Dengan adanya narrative print-out. Ini berarti bahwa psikiater harus secara aktif diikutsertakan dalam sistim informasi ini. penggunaan istilah pasien baru dan lama. maka sejak beberapa tahun dicarilah penyusunan suatu sistim informasi tentang pasien mental dengan berpedoman pada beberapa kriteria sebagai berikut : sistim dan proses pencatatan dan pelaporan harus efisien dan efektif. Sebagai formulir dasar untuk pencatatan dan pelaporan digunakan kuesioner dari ICAMI yang dikenal dengan nama General Purpose Psychiatric Questionnaire (GPPQ). U. 1984 . Mengingat kesukaran. Mengingat hal-hal di atas ini. Pada tahun 1980 dikembangkan DIPAM Pemulangan yang diisi apabila pasien yang dirawat di RSJ dipulangkan. Kedua hasil ini dianggap penting sebagai umpan-balik bagi RSJ.S.angka. ICAMI telah melakukan kerjasama dengan Bagian Psikiatri. New York. DIPAM Rehabilitasi yang merupakan suatu formulir pencatatan dan pelaporan tentang pasien mental yang mengalami proses rehabilitasi. Salah satu kendala bagi sistim pencatatan dan pelaporan yang sebenarnya merupakan kendala yang umum bagi upaya pengumpulan data di Indonesia.statistik. di samping bagi staf RSJ merupakan bahan penting untuk memperbaiki kegiatan RSJ seoptimal mungkin. perlu disusun suatu status mentalis pasien yang mencatat hal-hal dasar tentang kondisi pasien yang dapat diterima oleh semua psikiater sebagai data utama dalam pencatatan dan pelaporan mereka. Berdasarkan pengalaman-pengalaman preliminer ini.1965. karena dari data itu pimpinan RSJ dapat dengan mudah mengetahui profil pasien mental di RSJ-nya dan dapat membandingkannya dengan RSJ lain.petugas di rumah sakit untuk menyusun laporan yang tepat dan akurat. Laporan dan tabulasi statistik juga merupakan umpan balik yang cukup baik. Hasil print-out berupa dua macam : (1) ceritera informatif (narrative) dari pasien-pasien mental dalam bahasa Inggris dan Indonesia (2) laporan statistik dari data yang tercantum dalam kuesioner. Format asli yang digunakan untuk optical scanning bagi komputer IBM 360 model 30 dirubah dan disesuaikan dengan keadaan di Indonesia. Sejak April 1971 proyek ini berjalan dengan lancar di Jawa dan Bali. dan pencatat maupun pelapor harus memiliki expertise di bidang psikiatri yang lebih besar dibandingkan dengan petugaspetugas sebelumnya. Pada tahun 1970. Dari hasil ujicoba ini diadakan perbaikan-perbaikan dan perubahanperubahan dalam daftar isian dan sistim pengelolaannya. Umpan balik merupakan dorongan yang positif bagi petugas. yaitu pengaturan ketertiban penyimpanan dan pengiriman data dan tugas-tugas administratif lain. pasien yang dipulangkan atau melarikan diri. Pada tahun . Berdasarkan pengalaman-pengalaman yang menggembirakan ini. Dari DIPAM Pemulangan yang dikombinasikan dengan DIPAM Rawat RS dapat disusun "patient movement data".

yaitu apakah mereka masih hidup.unsur sebagai berikut : 1. c. DIPAM aslinya dikembalikan ke tempat asalnya. dalam sistim ini telah dikembangkan suatu batch-editing system4 di mana setiap kiriman data diperiksa melalui komputer perihal kekurangankekurangan atau kesalahan. Dalam sistim ini terdapat unsur . sedangkan bagi fasilitas. nomor identifikasi rumah. 3. Punched cards yang memuat semua data kemudian dimasukkan ke dalam kom puter yang menghasilkan narrative print-out. Items yang menjadi perhatiannya khusus itu dicetak dengan tipografi agak beda dari items lainnya. 2. jumlah orang yang hidup bersama dengan pasien dsb. sikap keluarga terhadap penyakit pasien. tahanan. Yang menjadi perhatian utama dalam pemeriksaan ini adalah items yang berisi nomor identifikasi pasien. dokter atau perawat yang bersangkutan sesuai dengan bidangnya. Informasi tentang orang tua pasien ditanyakan di bagian ini pula. Setelah semuanya dianggap lengkap. diagnosis dsb. ke . Setelah itu codingsheet yang ada pada formulir DIPAM dirobek. nomor identifikasi. fasilitas psikiatrik. Pemeriksaan DIPAM oleh petugas di RSJ atau fasilitas psikiatrik. alamat tempat lahir. tanggal masuk rumah sakit. aktivitas keagamaan. dan sumber anamnesis. Bagian III : Bagian ini berisi data tentang evaluasi pasien. Direktorat Kesehatan Jiwa merupakan instansi sentral yang mengkoordinasi se luruh sistim dan mengadakan pengolahan secara sentral dari data pasien mental yang tertera dalam sistim DIPAM. cross-tabulation programs telah dipersiapkan oleh Direktorat Kesehatan Jiwa. Laporan ini dimaksudkan agar supaya pars pengisi DIPAM dapat memusatkan perhatiannya pada items tertentu yang diisi secara kurang memuaskan. Untuk tujuan itu. semua data yang telah dikirimkan oleh fasilitas-fasilitas psikiatrik diolah bersama dalam suatu tabulasi statistik yang diterbitkan setiap tahunnya.kage yang memungkinkan mengikuti perjalanan masing-masing pasien dari mulai kontak pertama dengan fasilitas psikiatrik hingga kontak terakhir. seleksi dan testing psikologik untuk menentukan bakat untuk latihan-latihan tertentu.fasilitas psikiatrik. prognosis dan pengobatan sebelum masuk rumah sakit. kan beberapa contoh data yang dicatat dan dilaporkan. Bagi fasilitas-fasilitas psikiatrik di Jawa. jumlah episode. tanggal masuk. PENGELOLAAN SISTIM INFORMASI Sejak sistim informasi ini diciptakan. 1984 25 . dan beberapa items yang penting untuk dianalisa seperti jenis kelamin. data diperiksa kembali oleh seorang petugas perihal kelengkapan mformasi dalam DIPAM. dan perbaikan data bila diperlukan. dan aktivitas dalam masyarakat. Selanjutnya ada informasi tentang pendidikan. Hospital summary batch-editing report yang melaporkan persentase dari items yang diisi secara tidak tepat. Error analysis report yang mengidentifikasi kesalahan yang dibuat dalam masing-masing pengiriman. rujukan. pengobatan pasien dalam ruangan.sakit. Pada akhir tahun kalender. seperti dibesarkan di tempat urban atau rural. Sekalipun dalam buku laporan statistik ini diterbitkan 56 tabel standar dan 10 grafik. keadaan perumahan. apakah ada items yang kurang atau lupa diisi. yang satu kopi nanti akan dikirimkan kepada rumah sakit yang bersangkutan dan satu kopi disimpan dalam ruangan khusus di Direktorat Kesehatan Jiwa. penyalahgunaan alkohol dan obat-obatan. penyakit jiwa dalam keluarga atau penyakit lain. Bagian II : Bagian ini meliputi data tentang pemeriksaan pre liminer. remisi. pekerjaan.psikiatrik. dalam karangan ini akan dikemuka. seperti: nama. perilaku kriminal. perkiraan taraf inteligensi. cepatnya timbul penyakit. Mengingat syarat utama bagi pengolahan data secara oto matik yaitu data harus bersih. dokter yang memeriksa.kesalahan yang masih terdapat dalam data. umur. 35. Di sini juga ditanyakan tentang latar belakang lingkungan. hukuman. Selanjutnya pada tiap fasilitas psikiatrik DIPAM dikumpulkan oleh seorang administrator (koordinator) yang memeriksa secara teliti masing-masing DIPAM. ISI DARI DIPAM Sebagai gambaran dari ruang lingkup perangkat data pada sistim informasi DIPAM. Untuk ini telah dikembangkan suatu batch-editing program yang terdiri dari 3 macam hasil keluaran : a. dan codingsheet dikirimkan ke Direktorat Kesehatan Jiwa untuk diolah lebih lanjut. pisah atau kawin kembali. diagnosis pada waktu masuk. maka codingsheets dikumpulkan dan dikirim ke pusat pengolahan untuk dialihkan kepada keypunch cards. Editing oleh komputer. mampuan untuk beradaptasi sosial dan prestasi pekerjaan. status perkawinan. maka koreksi data perlu dilakukan untuk menjamin keabsahan data. informasi tentang pekerjaan dan prestasi serta partisipasi keluarga dalam usaha rehabilitasi. Hospital summary batch -editing report Untuk semua fasilitas psikiatrik yang dimaksudkan agar petugas di Direktorat Kesehatan Jiwa dapat secara tepat dan cepat memperoleh gambaran tentang kualitas laporan yang dibuat oleh fasilitas . namun setiap waktu dapat dimintakan tabel-tabel lain di luar tabel standarapabila ini dibutuhkan oleh salah satu fasilitas psikiatrik misalnya untuk usaha administratif atau riset. Sesampainya di Direktorat Kesehatan Jiwa. 1. codingsheet ini dikirim setiap 2 minggu sekali. Cermin Dunia Kedokteran No. diagnosis. DIPAM Rawat RS Bagian I : Bagian ini berisi informasi administratif dan personal. komposisi dari rumah tangga. Di sini ditanyakan tentang lamanya episode penyakit sekarang.fasilitas psikiatrik di luar Jawa sekali sebulan. 2. Semua DIPAM diisi oleh psikiater. Bagian II: Bagian ini berisi data medik. perawatan sebelumnya. b. bercerai. DIPAM Rehabilitasi Dipam ini terdiri dari 3 bagian : Bagian I : Bagian ini berisi data tentang latar belakang sosiokultural. Untuk itu. Pemeriksaan DIPAM oleh petugas di Direktorat Kesehatan Jiwa perihal data esensial yang diperlukan untuk menjamin input yang baik. jenis kelamin.

Ini berarti di dalam masa itu jelas terdapat usaha pengobatan lain dan berada di luar ruang lingkup dari sistim rumah sakit jiwa. diagnosis akhir. Para administrator sekarang sudah memperoleh gambaran yang lebih komprehensif tentang ke. 5-6. maka setiap tahun data ini dikutip dalam laporan tahunan ASEAN DRUG EXPERT MEETING dan badan-badan internasional seperti WHO. Pada waktu penyalahgunaan obat narkotik mulai memasuki Indonesia di tahun 1969 dan memuncak pada tahun 1973. 2. tanggal pemulangan dan jenis terminasi perawatan. Colombo Plan dsb. Informasi ini selain bernilai sebagai data epidemiologik. dan sebagian kecil saja yang dikirim oleh polisi atau pengadilan. adaan pasien mental di Indonesia. Selain daripada itu. Selanjutnya dicantumkan suatu prognosis di lihat dari segi mental maupun sosial. hanya Direktorat Kesehatan Jiwa yang memiliki data tentang penyalahgunaan obat narkotik yang dirawat di RS Jiwa. Selain itu. maka perbandingan dapat dibuat antara daerah satu dengan daerah lain. Data statistik rumah sakit yang mantap dapat dikumpulkan dari tahun ke tahun.1978. Ini dapat mengarahkan penelitian-penelitian operasional dan evaluatif lebih lanjut. Penelitian selanjutnya menunjukkan bahwa para pengobat tradisional memegang peranan yang cukup penting dalam masa-masa pertama seorang menderita sakit jiwa. 1973. Bidang medik-psikiatrik Sistim ini memungkinkan pencatatan yang lebih lengkap dari pada dengan cara yang konvensional. telah diletakkan dasar infrastruktur dari suatu sistim yang mantap dan yang dapat dikembangkan lebih lanjut. terdapat data tentang pengobatan yang diberikan selama perawatan. 1984 . Data yang dicatat dalam DIPAM ini jauh lebih sederhana. Selain beberapa data identifikasi yang memungkinkan DIPAM ini di. DIPAM Pemulangan DIPAM ini tidak berdiri sendiri dan harus dikaitkan dengan data yang terdapat dalam DIPAM Rawat RS. dan selanjutnya memperlihatkan pola endemik10. dari pola rujukan terlihat bahwa kebanyakan pasien dikirim untuk dirawat di RS Jiwa oleh keluarganya. 26 Cermin Dunia Kedokteran No. kebutuhan akan obat-obatan . dan prognosis. 3. Bidang administratif dan perencanaan Analisis data dari DIPAM dapat berguna bagi administrator perencana. 4. Strategi terapi dan obat-obatan yang pemah diberikan kepada pasien dapat langsung dilihat sehingga tidak perlu lagi dicoba obat psiko-farmaka lain. Dengan menggunakan Pedoman Penggolongan Diagnosa Gangguan Jiwa (PPDGJ) I. perubahan-perubahan sesuai dengan musim (seasonal trends). Dari data yang diperoleh hingga kini. dapat pula diperoleh data medik-psikiatrik tentang perkembangan penyakit pasien dari permulaan hingga kini. maka komunikasi antara psikiater dapat lebih dipermudah. dalam DI PAM ini terdapat pula dua bagian yang terdiri dari data demografik dan psikiatrik dengan diagnosis . Tentang penerimaan pasien untuk dirawat. PENGGUNAAN DARI SISTIM INFORMASI INI Dengan adanya sistim informasi ini. bahwa keterlambatan mengobati pasien mental ke rumah sakit adalah sekitar 2. kaitkan dengan DIPAM Rawat RS.000 penduduk. informasi secara stabil akan dapat menstimulasi penelitian-penelitian epidemiologik yang lebih canggih‚ 4. Kualitas pelayanan dapat pula dibandingkan dan perbaikan dapat disarankan. dan akhirnya disusun suatu rencana follow up. DIPAM Rawat Jalan Sebagaimana disusun dalam DIPAM Rawat RS.Aspek rekreasi dan penyesuaian pribadi dinilai pula dalam bagian ini. dan rencana follow-up selanjutnya. 35. karena banyak data dapat direkam dan diolah dengan menggunakan unit pengolahan otomatik. hubungan antara perawatan pertama (first admission) dan perawatan berkali-kali. mengingat bahwa pengisiannya harus selesai dalam situ kali kunjungan dibandingkan dengan DIPAM Rawat RS yang untuk pengisiannya diberikan waktu satu minggu. Dengan adanya kriteria yang seragam dan yang disetujui bersama. Karena kemantapan data ini. dapat dilihat rumah sakit mans yang menerima pasien kronik lebih banyak dibandingkan dengan rumah sakit lain 6. dapat dipertanggungjawabkan pembangunan RS Jiwa barn di propinsi-propinsi yang belum memiliki RS Jiwa. yang menunjukkan bahwa jumlah kapasitas tempat tidur untuk pasien mental dan jumlah RS Jiwa masih jauh di bawah negara-negara berkembang lain. ini sangat erat kaitannya dengan kepadatan penduduk. dapat dikemukakan. Dari Data ini dapat dilihat perkembangan penyalahgunaan obat narkotik secara epidemiologik yang memuncak pada tahun 19721974. dan sebagainya akan berguna sebagai masukan untuk perubahan kebijaksanaan pengelolaan rumah sakit 5-7 3 Bidang Penelitian Karena data diperoleh dari semua bagian di Indonsia berdasarkan kriteria pencatatan yang sama. maupun untuk mengambil keputusan. Informasi tentang beban dan jumlah pasien. Beberapa trend diagnostik dengan segera dapat dilihat dan dimonitor bila ini diperlukan. berguna pula untuk merencanakan ketenagaan. Selain data sosiodemografik. terapi tindak lanjut. MANFAAT DARI SISTIM INFORMASI INI Perihal manfaat dari proyek ini dapat dikemukakan beberapa hal sebagai berikut : 1. Dari data ini dapat pula dihitung hospital admission rates per 100. admission rates antara propinsi -propinsi di Indonesia berbeda cukup jauh. dapat dibuatkan komparasi antara praktek diagnosis macam-macam fasilitas psikiatrik 8. menurun pada tahun 1977 . Selain itu. 9. Bidang Pendidikan Mengisi DIPAM itu sendiri merupakan suatu pengalaman edukatif. Dengan demikian. Kegunaan yang sangat menonjol adalah dalam hal memonitoring penyalahgunaan obat narkotik claim masyarakat. Para dokter dan petugas paramedik dilatih untuk mengemukakan pertanyaan yang lebih akurat dan secara lebih sistematik. Beberapa kecenderungan perubahan dalam variabel umur dan taraf sosial-ekonomis dapat jelas terlihat dari tahun ke tahun.6 bulan.

Proceedings of the Second Regional Seminar on Psychotropic Medication. Zebulon and Kline. Satin R dan Sadono B. in Information Support to Mental Health Programs. Laska EM et al Eds. 10. (2) : 91 -111. 8. namun setelah sistim cukup stabil. 1983. in Safeguarding Psychiatric Privacy — Computer Systems and Their Uses. jelas bahwa suatu sistim informasi tentang pasien mental dengan menggunakan teknologi modern dapat dilakukan juga di negara yang sedang berkembang dan berpenghasilan rendah. 35. Saban. Cermin Dunia Kedokteran No. 6. 2. biaya dapat dikurangi secara memuaskan dengan kegunaan yang melebihi dari sistim informasi konvensional lain. Dep. 7. The use of computers by the Ministry of Health in Indonesia.1977 (4) : 97 . Satan R. Sadono B. and Salan R. R. Inc. Kes RI 4. Walaupun biaya pada waktu mulai menegakkan sistim ini tinggi. Setyonegoro IC. Proceedings Workshop on Reduction of Demand for Illicit Drgu s in South East Asia. Salan R. Salan R.1979. 1971. Kuala Lumpur. Nathan. KEPUSTAKAAN 1.PENUTUP Dari apa yang telah diuraikan di atas. Buku Laporan Paden Mental dan Narkotik di Rumah Sakit Jiwa di Indonesia. Jiwa 14 1981. 1973. New York: Human Sciences Press. Direktorat Kesehatan Jiwa. Laporan Subdit Pengembangan Program Direktorat Kesehatan Jiwa. 1977. Eds. Direk torat Kesehatan Jiwa. Departemen Kesehatan. Malaysia 14-20 May 1979. 1984 27 . Eksaserbasi gangguan mental sebagai parameter efektivitas terapi dalam psikiatri. Direktorat Kesehatan Jiwa. National mental hospital reporting programme: some trends in the number and characteristics of drug users in Indonesia 1972 . 9. General Purpose Psychiatric Qustionnaire. National Workshop on Psychiatric Epidemiology. 5. John Wiley and Sons. 1975. 3. Personal Characteristics of first admissions in mental hospitals in Indonesia. A Colombo Plan PUbliation. Penang. Salan R and Sadono B. (3) : 33-53. Malaysia. Jiwa 8 1975.1977. Taintor. Laska EM and Bank R. Jiwa 10. Utilization of mental helath data system for helath planning.107. Salan R The Indonesian automated information system for mental patients. (terbitan setiap tahun dart tahun 1972-1982).A computerized recording system for mental patients in Indonesia. Tjahjsna 1.

toerekeningsvatbaarheid. yang dalam prakteknya dokter ahli jiwalah yang harus menentukan. Bila dalam suatu perkara pidana. PNPNCH.lamaya satu tahun untuk diperiksa. Beberapa aspek telah disorot antara lain : falsafahnya. karena dalam pendidikan kedokteran tidak ada suatu mata pelajaran khusus yang membahas dan mengkuliahkan semua seluk-beluk pertanggungjawaban pidana. Dapat dilihat suatu 28 Cermin Dunia Kedokteran No. tetapi di lain fihak para penegak hukum selalu menanyakan kepada ahli ilmu kedokteran jiwa untuk menetapkan apakah suatu perbuatan melanggar hukum (pidana) dapat diptertanggungjawabkan kepada seorang terdakwa yang diduga terganggu jiwanya. karena sejak dahulu dirasakan adanya unsur ketidakadilan bila peraturan-peraturan hukum yang berlaku untuk orang normal diterapkan kepada mereka yang terganggu jiwanya. namun justru dengan adanya sikap manusiawi ini timbul masalah-masalah lain yang mempersukar penilaian hakim atau penegak hukum. Salah satu istilah yang ingin diketengahkan di sini adalah : "tidak dapat dipertanggungkan kepadanya" atau dalam bahasa Belanda aslinya "niet kan worden toogerekend" Banyak hal telah ditulis dan dibahas tentang pertanggungan atau pertanggungjawaban ini. Medan. maka yang berwenang dalam sidang peradilan dapat memanggil seorang ahli kedokteran jiwa (psikia ter). Kongres Nasional III. maka Hakim boleh memerintahkan menempatkan ia di rumah sakit gila selama . Depkes RI Salah satu titik sentuh di antara sekian banyak titik sentuh antara disiplin ilmu kedokteran jiwa dan ilmu hukum pada forum peradilan adalah pengertian tentang pertanggungjawaban kriminal (kadang-kadang juga disebut pertanggungjawaban pidana.Pengertian Pertanggungjawaban Kriminal Atas Perbuatan Individual Dalam Rangka Visum et Repertum Psikiatrikum dr. seorang tersangka atau terdakwa diragukan kondisi kesehatan jiwanya saat ia melakukan perbuatan pidana. Tujuannya untuk menetapkan apakah terdakwa itu menderita gangguan jiwa atau tidak. untuk memberikan keterangan ahli dalam sidang peradil an. JOJuli ‚ 2 Agustus 1984. Sikap yang amat manusiawi dari peradilan ini perlu dipuji. Problema di sini. toerekenbaarheid. pertanggungjawaban pidana dalam kaitannya dengan fungsi ego1 dsb. pertanggungjawaban pidana dikaitkan dengan kemauan bebas dan aliran determinisma. Dalam KUH Pidana yang hingga kini masih berlaku. puma akalnya atau karena sakit berubah akal tidak boleh dihukum. Di satu pihak ilmu hukum mengintroduksi pengertian dan istilah ini dalam perundangundangan. Titik sentuh ini merupakan hal unik yang tidak didapati pada cabang-cabang ilmu kedokteran lain. yang tidak dapat dipertanggungkan kepadanya karena kurang sem* Naskah disampaikan dalam Simposium Psikiatri Kehakiman. criminal responsibility).batasan dan istilahistilah. Sikap yang demikian dalam peradilan memang masuk akal. Namun demikian hingga kini belum dicapai kesepakatan tentang batasan-batasan dari pertanggungjawaban pidana ini. dalam fasal 44 ayat I dan 2 disebut hal-hal sebagai berikut : 1) Barang siapa mengerjakan sesuatu perbuatan. Sejauh manakah hukum biasa dapat diberlakukan terhadap seorang yang ada gangguan jiwanya? Sejauhmanakah perkecualian dapat diberikan? Ini semua merupakan pertimbangan yang cukup rumit bagi hakim. Konsekuensi dari keterangan ahli ini : ada tidaknya gangguan atau penyakit jiwa pada terdakwa akan dikaitkan dengan dapat atau tidaknya dipertanggungjawabkan tindak pidana tersebut kepadanya. Rudy Salan Kepala Subdirektorat Epidemiologi dan Psikofarmakologi Direktorat Kesehatan Jiwa. 35. Bahwa makna sikap manusiawi dari peradilan di negara kita tercermin dalam fasal 44 KUH Pidana tidak dapat diragukan lagi Yang menjadi masalah di sini yaitu batasan. 2) Jika nyata perbuatan itu tidak dapat dipertanggungkan kepadanya karena kurang sempurna akalnya atau karena sakit berubah akal. seorang dokter tidak dapat dianggap kompeten menentukan pertanggungjawaban pidana ini. 1984 . Jadi jelaslah bahwa konsep dan pengertian pertanggungjawaban pidana merupakan konsep hukum tanpa diberikan batasan-batasan yang tegas.

Keterangan ahli adalah keterangan yang diberikan oleh seorang yang memiliki keahlian khusus tentang hal yang diperlukan untuk membuat terang suatu perkara pidana guna kepentingan pemeriksaan (KUHAP Ketentuan Umum fasal 1 hutir 28) 2. (KUHAP fasal 65). sepanjang hal ini mengenai hukum acara pidana perlu dicabut dan diganti dengan hukum acara pidana baru yang mempunyai ciri kodifikasi dan unifikasi berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar1945. (KUHAP fasal 179 ayat 1). Walaupun bagi beberapa psikiatel dirasakan berat menjawab pertanyaan secara demikian. keterangan ahli c. Tersangka atau terdakwa berhak untuk mengusahakan dan mengajukan saksi dan atau seseorang yang memiliki keahlian khusus guna memberikan keterangan yang menguntungkan bagi dirinya. kurang jelas pengertian maupun konsepnya. 3. di mana beberapa fasalfasal dan lampirannya mengatur secara teknis pelaksanaan keterangan ahli kedokteran jiwa. dan biasanya hakim dengan penuh kepercayaan akan iktikad baik para psikiater menerima keterangan ahli dengan baik. Beberapa fasal yang menentukan batasan dan mengatur prosedur penulisan keterangan ahli dalam KUHAP sesuai dengan jiwa perlindungan terhadap hak azasi manusia. Dalam hal diperlukan untuk menjernihkan duduknya persoalan yang timbul di sidang pengadilan. walaupun pada dasarnya hakim sudah mempunyai dugaan tertentu tentang pertanggungjawaban tersangka atau terdakwa. Dalam hal penyidik menganggap perlu. Pada masa sebelum KUHAP berlaku. Dengan latar belakang medik-psikiatrik ini. hakimlah yang selanjutnya menetapkan apakah terdakwa dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya atau tidak. Setiap orang yang diminta pendapatnya sebagai ahli kedokteran kehakiman atau dokter atau ahli lainnya wajib memberikan keterangan ahli demi keadilan. Dengan adanya undangundang Nomor 1 Drt. Akan tetapi dengan diundangkannya KUHAP pada tahun 1981. Alat bukti 1. (KUHAP fasal 120 ayat 1) 2. menyatakan hal-hal sebagai berikut : Keterangan ahli 1. petunjuk e. surat d. Ada yang berpendapat bahwa masalah pertanggungjawaban (atau kesalahan.3. 35. ditetapkan hanya satu hukum acara pidana yang berlaku untuk seluruh Indonesia. Dari psikiater diharapkan untuk memberi jawaban konfirmatif atau non-konfirmatif dalam kesimpulan pemeriksaannya terhadap pertanyaan tentang pertanggungjawaban. yang mau tidak mau akan menimbulkan beranekaragam permasalahan. Kesan kami .pendapat ini. yaitu hanya hakimlah yang dapat menetapkan apakah suatu perbuatan dapat dipertanggungjawabkan atau tidak. schuld. ia dapat minta pendapat orang ahli atau orang yang memiliki keahlian khusus.pendapat yang berbeda. Sebelum adanya KUHAP. keterangan terdakwa (KUHAP fasal 184 ayat 1) Minta pendapat orang ahli 1. Tambahan Lembaran Negara Nomor 81) serta semua peraturan pelaksanaannya dan ketentuan yang diatur dalam peraturan perundang undangan lainnya. Oleh karena itu. 1984 29 . Hanya psikiaterlah yang dapat menentukannya secara ilmiah2. tahun 1951.yaitu pemeriksaan visum et repertum psikiatrikum dijalankan karena diharuskan oleh prosedur hukum. situasinya menjadi lain. dan biasanya dalam redaksi dari permintaan itu ditanyakan apakah tindak pidana yang dilakukan oleh terdakwa dapat dipertanggungjawabkan kepadanya atau tidak. peraturan yang menjadi dasar bagi pelaksanaan hukum acara pidana dalam lingkungan peradilan umum adalah Reglemen Indonesia yang diperbarui (RIB) atau yang juga dikenal dengan Het Herziene Inlandsch Reglement atau HIR (Staatblad tahun 1941 nomor 44). ada pula pendapat-pendapat yang bertentangan. 3.daerah sentuh antara disiplin ilmu kedokteran jiwa dan disiplin ilrnu hukum yang kabur. Het Herziene Inlandsch Reglement berhubungan dengan Undang-Undang Nomor 1 Drt tahun 1951 (Lembaran Negara tahun 1951 nomor 59.yang kami akui merupakan kesan yang sangat pribadi dan mungkin tidak disetujui oleh banyak orang . khususnya dalam suatu proses peradilan di bawah sorotan mass media dan masyarakat. keterangan saksi b.4 sedang tugas seorang psikiater hanya menetapkan fakta medik-psikiatrik saja. Dilihat dari segi teori psikodinamik. Untuk menjelaskan hal ini perlu diterangkan sedikit tentang lahirnya KUHAP. Keterangan ahli ialah apa yang seorang ahli nyatakandi sidang pengadilan (KUHAP fasal 186). namun hingga kini belum timbul persoalanpersoalan yang merumitkan kedudukan mereka. Dengan demikian keterangan ahli yang dahulunya hanya dapat diminta oleh hakim. (KUHAP fasal 180 ayat 1). yaitu RIB. pemberian keterangan ahli kedokteran jiwa dalam rangka visum et repertum hanya dimintakan oleh hakim saja (Undang-Undang nomor 3 tahun 1966 tentang Kesehatan Jiwa fasal 5 ayat 1 sub e). sekarang dapat diminta pula oleh Cermin Dunia Kedokteran No. karena dianggapnya terletak di luar expertise mereka sebagai ahli dalam ilmu kedokteran. culpa) adalah masalah psikiatri dan oleh karenanya seorang psikiater dapat lebih pasti menentukannya daripada hakim. telah dicoba pula ditetapkan tentang tidak dapat nya dipertanggungjawabkan suatu tindak pidana dari kurang berkembangnya ego 1 Di samping pendapat. Tentang kemampuan dan kompetensi seorang psikiater untuk menetapkan pertanggungjawaban pidana seorang terdakwa. Tapi ketentuan yang tercantum di dalamnya ternyata belum memberikan jaminan perlindungan terhadap hak azasi manusia dan perlindungan terhadap harkat dan martabat manusia sebagaimana wajarnya dimiliki oleh suatu negara s. Sesual dengan peraturan Menteri Kesehatan No. Alat bukti yang sah ialah a. antara para dokter sendiri timbul pendapat. 1993/KDJ/U/70 tentang Perawatan Penderita Penyakit Jiwa tahun 1970. Pengalaman menunjukkan bahwa di Indonesia kasus-kasus kontroversial jarang dikemukakan kepada para psikiater. hakim ketua sidang dapat minta keterangan ahli dan dapat pula minta agar diajukan bahan baru oleh yang berkepentingan.

Menentukan kemauannya terhadap perbuatan . Keadaan demikian dapat menyukarkan kedudukan dan kredibilitas psikiater sebagai saksi dalam suatu proses peradilan. 3. dalam keyakinannya yang salah (delusi) : bahwa Tuhan akan menghancurkan dunia. Betapa jauhnya implikasi dan besarnya pengaruh terhadap interpretasi dari pertanggungjawaban pidana ini dapat diduga tapi sukar dibayangkan. Apakah yang sekarang dapat dipakai sebagai pedoman. Pendapat ." 8 Satu abad kemudian. yaitu : golongan pendapat dari Eropa Barat (Perancis. dan dapat diduga demikian pula pada pelaku7.pendapat ini dapat dikelompokan dalam 2 golongan besar. Di Inggris.pendapat ini perlu diketengahkan sebagai bahan pertimbangan bagi psikiater bila ia diminta membuat keterangan ahli dalam sidang peradilan. 2. hakim Kenyon menyatakan: "If a man is in a 2. yang dilakukan menjatuhkan hukuman dari sudut umum atau pribadi dapat oleh seorang bernama Bellingham. Jadi kesimpulannya toerekeningsvaatbaarheid berarti Walaupun demikian. konsep pertnggungjawaban pidana juga tidak bisa luput dari konsep sakit dan sehat dalam ilmu kedokteran pada umumnya. Walaupun pada 30 Cermin Dunia Kedokteran No. Si pelaku sanggup. Peraturan-peraturan baru ini dapat menimbulkan situasi di man keterangan ahli jiwa diminta oleh beberapa pihak (lebih dari satu permintaan). ".perbuatan itu.. toerekeningsvatbaarheid itu suatu kenormalan dan kematangan psikis yang membawa tiga macam kecakapan (geschiktheid) : dibenarkan. Unsur-unsur toerekenbaarheid menurut Pompe adalah : Suatu kemampuan berpikir dari pelaku yang memungkinkan dia menguasai pikirannya serta menentukan kehendak atau kemauannya. Dalam penjelasan kepada sendiri. 3. Kemampuan berpikir itu terdapat pada orang normal. Pada tahun 1265. Toerekeningsvatbaarheid (dapat dipertanggungjawabkan). ahli dalam masalah orang kriminil yang sakit jiwa mengemukakan tes di mana seorang tidak dapat dipertanggungjawabkan perbuatannya apabila is : . " Tes ini yang juga dikenal dengan nama wild beast test.. Karen sebagai orang yang saleh dia tidak mau melakukan tindakan tercela bunuh diri. katakanlah sebagian keterangan ahli a charge dana decharge. he is not criminally oleh masyarakat. keputusan ini tidak sempat dijadikan prinsip kecakapan dan kemampuan7. Dapat memahami arti dan akibat sungguh-sungguh perbuatan menjatuhkan hukuman mati kepadanya. Jerman dan Belanda) dan golongan pendapat dari lingkungan Anglo-Saxon (Inggris dan USA). Kelakuan yang disengaja (unsur sengaja). Oleh sebab itu pelaku dapat mengerti makna dan akibat kelakuannya..penyidik (polisi) dan tersangka atau terdakwa sendiri. schuld in engere zin). di samping adanya beraneka-ragam orientasi ilmiah dan teoritik dalam ilmu kedokteran jiwa. dan ini hanya dapat dicegah dengan mengorbankan jiwanya sendiri. account or number 29 pence. Tidak ada alasan untuk menghapuskan pertanggungjawaban pidana pelaku (unsur toerekenbaarheid) 4 Menurut Van Hamel. Dengan perkembangan ilmu kedokteran jiwa yang sangat pesat akhir-akhir ini.. Simons mengatakan: terekeningsvatbaarheid dapat diPada tahun 1812 terjadi peristiwa pembunuhan yang berhasil pandang sebagai suatu keadaan psikis.. or how old he is.tidaknya bagi seorang yang berasal dari disiplin ilmu kedokteran. dan . dapat dibayangkan terjadinya situasi dikemukakannya beberapa keterangan dengan kesimpulan tentang pertanggungjawaban pidana yang berbeda-beda. 35. 2. Suatu sikap psikis pelaku berhubung dengan kelakuannya." James Hadfield dibebaskan dari hukuman 3. atau sekurang-kurangnya pegangan bagi psikiater untuk menentukan pertanggungjawaban pidana itu sesuai dengan apa yang diharapkan oleh orang yang berwenang dalam suatu sidang peradilan? Beberapa ahli hukum dan psikiater kehakiman telah mencoba memberikan sumbangan pikiran tentang masalah pertanggungjawaban ini.. Selain itu. hukum8. Menyadari bahwa perbuatan-perbuatan itu tidak dibenarkan deranged state of mind at he time. a. Oleh sebab itu pula pelaku dapat menentukan kehendaknya sesuai dengan pendapatnya (tentang makna dan akibat kelakuannya). nor tell who was his father or mother. Sir Matthew Hale. Pada tahun 1535. Pertanggungjawaban pidana menurut hukum pidana terdiri dari tiga unsur : 1. Spencer Percival. ordinarily as great understanding as a child of fourteen years hath " 8 Pada tahun 1724. hakim Bracton mengemukakan tes bahwa seorang dianggap sakit jiwa bila kelakuannya bagaikan binatang buas (wild beast). cakap atau mampu mengetahui bahwa perbuatannya itu melanggar hukum dan sesuai dengan kemauannya7. Pada kesempatan ini akan dikemukakan pendapat dari beberapa ahli saja. peradilan berusaha menyusun suatu tes untuk menentukan apakah seorang terdakwa dapat mempertanggungjawabkan tindak pidananya atau tidak. perlu diingat apabila pertanggungjawaban pidana dikaitkan dengan gangguan atau penyakit jiwa. maka dia melakukan percobaan pembunuhan terhadap rajanya dengan perhitungan bahwa negara akan 1. suatu keputusan dalam peradilan Inggris yang terkenal dengan Arnold case mengemukakan suatu tes untuk membebaskan seorang terdakwa yang sakit jiwanya apabila : "The dependent had to totally deprived of his reason so that he did not know what he is doing any more than an infant or a wild beast would have known. Kelakuan dengan sikap yang kurang berhati-hati atau lalai (unsur kealpaan : culpa. anggota juri. mati berkat strategi pembelaan dari pembela Thomas Erskine. 1. dan ilmu kedokteran jiwa pada khususnya6 Setidak . labouring under melancholy distemper . b.. Pada tahun 1800 terjadi suatu peristiwa di mana seorang yang bernama James Hadfield melakukan percobaan pembunuhan terhadap raja George III dari Inggris. Fitz-Herbet membuat formulasi suatu tes yang membebaskan seseorang dari hukuman apabila : ". answerable for his act. 1984 . demikian rupa sehingga atas Perdana Menteri Inggris. Pada hakekatnya pendapat . merupakan suatu tes yang hampir serupa dengan apa yang pernah diputuskan 500 tahun yang lalu.

Seorang psikiater menilai terdakwa lebih mendalam daripada hanya perbuatan itu sendiri. namun hakim memutuskan Bellingham tetap salah dan dihukum gantung. and to possess a sufficient degree of reason to be responsible for his crimes. the party accused with labouring under such a defect of reason. Walaupun A mengetahui bahwa tindakan ini melawan hukum. Dia menilai seluruh kepribadian terdakwa dan menelaah perbuatannya dari segi alam sadar maupun tak sadar. dan berhubungan dengan itu pertanggungjawaban pidana. mengemukakan apa yang dikenal dengan "Durham rule". it is the difference between knowledge divorced from affect and knowledge so fused with knowledge that it becomes a human reality. Pembebasan M'Naghten menimbulkan heboh besar dalam parlemen Inggris. Dalam sidang peradilan 9 dokter menyatakan bahwa Daniel M'Naghten menderita sakit jiwa. Namun sekarang timbul masalah baru. ia tetap melakukannyakarena dia berpendapat (delusi) bahwa pembunuhan terhadap B adalah karena perintah dari Tuhan. dan tindakan ini akan menyelamatkan umat manusia. 9" Apa yang dikemukakan oleh Zilborg ini menyangkut inti dari perbedaan persepsi para jurist dan psikiater tentang sakit jiwa. pada tahun 1954 hakim David Bazelon dari District of Columbia. Oleh karena itu ia diadili. terdakwa dengan gejala-gejala lain yang sama berat sakit jiwanya tes right or wrong tidak dapat diterapkan. Lord Mansfield sebagai hakim mengemukakan alasannya atas dasar bahwa seorang terdakwa adalah sakit jiwa apabila dia tidak dapat membedakan yang benar dari yang salah (right from wrong) 9 Peristiwa bersejarah yang sempat menggemparkan Inggris pada waktu itu adalah pembunuhan yang dilakukan oleh seorang Scot bernama Daniel M'Naghten terhadap sekretaris pribadi Perdana Menteri Inggris Sir Robert Peel. dan suatu perbuatan adalah hasil dari perbuatan berencana yang sadar (consciously determined intent). Dalam rangka ini Zilborg mengatakan : "This fundamental difference between verbal and purely intellectual knowledge and the mysterious other kind of knowledge is familiar to every clinical psychiatrist. 9" Berdasarkan ini. M'Naghten menderita delusi persekutif dan menganggap bahwa partai Tories yang berkuasa pada waktu itu mengguber-uber dan membuatnya bangkrut. USA. disease. sehingga dia melarikan diri dari Scotland. Where a person labours under partial delusions only and is not in other respects insane. tetapi apabila wrong berarti tindakan a moral. he must be considered in the same situation as to responsibility as if the facts with respect to which the delusion exist were real 8. and that to establish a defense on the ground of insanity. Akan tetapi psikiater dalam peradilan ini menyatakan bahwa Durham pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa. akan tetapi hanya merupakan hasil akhir dari runtuhnya sistim adaptif mental. Mengingat kekurangan-kekurangan dari "M'Naghten rule" ini. ia menghadang Edward Drummond yang disangka Sir Robert Peel dan ditembaknya sampai mati. until the contrary be proved to their satisfaction. dan sekalipun ia dapat membedakan right from wrong tetap menderita sakit jiwa. sehingga akhirnya "Durham rule" pada tahun 1972 ditinggalkan dan diganti dengan Model Penal Code dari The American Law Institute. dan beberapa hari kemudian 15 ahli hukum diminta menyusun pedoman untuk menentukan pertanggungjawaban kriminal.11 "M'Naghten rule" ini penting karena berlaku di Inggris lebih dari 100 tahun dan juga di sebagian besar dari negara bagian di USA. Hasilnya terkenal dengan nama "M 'Naghten rule" yang singkatnya berbunyi sebagai berikut : "They ought to be told in all cases that every man is presumed to be sane. yang bernama Edward Drummond. Para hakim maupun anggota juri menjadi bingung dengan istilah product. hingga meninggal dunia. or if he did know it. maka kepada A tidak dapat dipertanggungjawabkan perbuatannya itu9. it must be cleary proved that at the time of the committing of the act. Bagi seorang psikiater. Bila wrong di sini berarti melawan hukum. The American Bar Foundation menyatakan : "Since the psychiatrist cannot accunrtely determine the defedant's capacity to distinguish right from wrong on the basis of his medical expertise. defect dan kompleksitas data medik-psikiatrik. Sesuai dengan hukum yang berlaku waktu itu M'Naghten dibebaskan. from disease of the mind. Durham yang telah melakukan pencurian dianggap sehat karena dapat membedakan right from wrong. Tes ini sebagai berikut : 1. kepada psikiater diberikan kesempatan sebanyak mungkin untuk mengungkapkan bukti-bukti medik-psikiatrik tentang kondisi kesehatan jiwa terdakwa11. Bagi seorang psikiater tindakan melawan hukum tidak selalu ditentukan oleh perbuatan berencana yang sadar. Berdasarkan kasus ini dikemukakan Durham Rule" sebagai berikut : An accused is not criminally responsible if his unlawful act was the product of mental disease or mental defect. Zilborg selanjutnyamengatakan : "To force a psychiatrist to talk in terms of the ability to distinguish between right and wrong and of legal responsibility is . 1984 31 .10. . 35. A person is not responsible for criminal conduct if at the time of such conduct as a result of mental disease or defect he lacks substantial capacity either to appreciate the Cermin Dunia Kedokteran No. as not to know the nature and quality of the act he was doing. even to violate the oath he takes as a witness to tell the truth and nothing but the truth. Tetapi kritik yang lebih penting yaitu tes ini hanya dapat digunakan terutama pada terdakwa yang menderita halusinasi dan delusi. Contoh perbedaan ini dikemukakan oleh Sir James Stephen sebagai berikut : A telah membunuh B. Menurut para ahli hukum jiwa dipengaruhi oleh akal dan kemauan babas. his testimony on this issue is largely conjecture or a reflection of his own personal judgements of whether or not the defendant should be held responsible 9. to force him to violate the Hippocratic Oath. Tentang masalah right or wrong ini (tes ini juga dinamakan right or wrong test) tidak pernah dijelaskan secara lebih terperinci apakah salah ini menyangkut segi legal atau segi moral. Ia dimasukkan dalam Rumah Sakit Jiwa selama 22 tahun. Namun terhadap "M'Naghten rule" ini ada beberapa kritik yang perlu dikemukakan di sini. Untuk membalas dendam atas ketidakadilan terhadap dirinya yang sesuai dengan delusinya itu. maka merupakan tindakan kriminal. 8 Dengan adanya "Durham rule" ini.. that he did not know that he was doing what was wrong.waktu itu pembela mengemukakan sakit jiwa sebagai dasar pembelaan.

25 . ya. 1984 . 2. Juga tampak bahwa psikiater tidak mempunyai pegangan sesuatu tes yang dapat dipakai. Dengan adanya KUHAP. Di antara fungsi.I. apakah kelainan jiwanya sedemikian keadaannya. Di Jakarta diguna kan semacam right or wrong test. maka tidak dapat dikatakan ada penyakit. diberi gambaran. Jika ada. bagaimanakah sekarang keadaannya di Indonesia? Sebelum tahun 1970. pendapat yang dikemukakannya didasarkan atas pendapat pribadi psikiater yang bersangkutan. jika diketahui oleh orang banyak. Jelaslah kiranya betapa lemah dan tidak pastinya kedudukan psikiater dalam peradilan. sedikit banyak 2.hasil dalam pemeriksaan somatis dan psikologik. 8 Dalam model Penal Code terdapat beberapa kemajuan. Ini bukan suatu hasil "pengukuran" atau "konstatasi". Akan tetapi apabila sakit dan sehat dikaitkan dengan pertanggungjawaban pidana. 35. kelemahan ini dapat diduga akan beralih menjadi titik rawan dalam proses peradilan maupun profesi psikiater. Beberapa pengertian pokok yang dapat dikemukakan : Pertanggungjawaban itu sebenarnya soal moril dan metafisik.bahan pemikiran dalam kelompok studi ini kemudian disempurnakan dalam Pertemuan Keifer Kesehatan Jiwa Tentang Visum et Repertum Psychiatricum 1984. Tidak. maka jawabanjawaban terhadap 2 pertanyaan di atas (lihat noot) adalah: 1.gambaran yang jelas mengenai terjadinya perubahan d a r i terdakwa (penderita yang melanggar hukum) dan alasan-alasan yang menetapkan terdakwa (penderita) dapat dipersalahkan atau tidak. dan pengetahuan ilmu kedokteran sebagai landasan rasional untuk menentukan pertanggungjawaban pidana ini menjadi kurang tepat. Tidak. the terms "mental disease of defect" do not include an abnormality manifested only by repeated criminal or otherwise anti-social conduct. sehingga ia dapat dan wajar dihukum? Ini dapat dirumuskan menjadi pertanyaanpertanyaan : 1) Apakah hukuman akan berguna terhadap orang ini untuk mengubah perilakunya ke arah yang lebih baik? (efficient punishability). dapat dikatakan bahwa adanya penyakit setidak-tidaknya mengakibatkan cacat dalam taraf tertentu (disability). akan berguna untuk mencegah mereka melakukan perbuatan. a l pengertian lack of substantial capacity yang memungkinkan operasionalisasi dari pengertian sakit yang kemudian dalam perumusan di Indonesia dikaitkan dengan pengertian operasional dari pertanggungjawaban pidana. sehingga dapat dimengerti bahwa ia tidak cukup dapat atau tidak dapat seluruhnya mempertimbangkan dan mempertanggungjawabkan perbuatan yang didakwakan kepadanya itu. Kesimpulan : Dengan perumusan yang singkat dari apa yang telah diformulasikan dalam diagnosis dan hasil. dan dibuat oleh hakim dalam surat permintaannya). Bila ini tidak ada. dan sakit atau sehat merupakan pengertian yang terletak pada tare konseptual. tentunya berdasarkan data medik. 1993/ KDJ/U/70 tahun 1970. sejak Februari 1983 telah menyusun suatu kelompok studi non formal untuk mempelajari masalah ini. khususnya bagi gangguan jiwa. Direktorat Kesehatan R. Dengan cacat ini dimaksudkan ketidakmampuan atau keterbatasan dalam sesuatu fungsi individu dibanding dengan kemampuan yang selayaknya ada pada usia dan fase perkembangan individu itu6. As used in this Article. karena sedapat . Bahan .fungsi yang dapat terkena disabilitas. maka persoalan sakit dari sehat menjadi persoalan moral dan sosial. dan penilaian tanggungjawab itu merupakan suatu moral act.perbuatan yang diancam hukuman itu? (deterrent efficiency). Dalam praktek ilmu kedokteran murni masalah konseptual tentang sakit dan sehat sebenarnya tidak terlalu mengganggu tindakan ilmiah kedokteran sehari-hari. masing-masing psikiater dalam laporannya kepada pengadilan membuat kesimpulan berdasarkan pendapat masingmasing tentang pertanggungjawaban pidana.psikiatrik yang didapatkan selama pemeriksaan.criminality (wrongfulness) of his conduct or to conform his conduct to the requirement of the law. melainkan suatu pendapat (judgment). tapi lebih sederhana dari M' Naghten rule 1 2 Setelah berlakunya Peraturan Menteri Kesehatan Tentang Perawatan Penderita Penyakit Jiwa No. Untuk mengoperasionalisasikan pengertian sakit. 1. 2) Apakah hukuman terhadap orang ini. atau dianggap dapat dipertanggungjawabkan atas perbuatannya atau tidak. sebagian besar psikiater yang bekerja di Rumah Sakit Jiwa Pemerintah melukiskan kesimpulannya sebagai tertera dalam lampiran Peraturan Menteri Kesehatan. Berhubung dengan hal-hal tersebut di atas.26Januari 1984 di Jakarta. Di sini jelas bahwa psikiater diwajibkan menjawab pertanyaan apakah suatu perbuatan pidana dapat dipertanggungjawabkan kepada seseorang terdakwa atau tidak. ya. timbul pertanyaan.dapatnya dicari dasar rasional untuk bertindak moral (a rational basis for moral action)6 Seorang psikiater dalam laporannya perlu menyatakan apakah terdakwa menderita penyakit atau gangguan jiwa. sedikit banyak Noot : (sebagai contoh. Setelah ditinjau beberapa tes untuk menentukan pertanggungjawaban pidana yang dikemukakan oleh ahli-ahli di bidang hukum dan ilmu kedokteran jiwa. Untuk pengoperasionalisasikan pertanggungjawaban pidana dapat dikemukakan pertanyaan : "Apakah orang ini bertanggungjawab (penuh) atas perbuatan kriminal itu. Oleh karena itu. misalnya fungsi intensional dan fungsi volational atau dengan kata lain : fungsi kemampuan memaksudkan suatu tujuan dan fungsi kemampuan mengarahkan kemauan6. 2. perlu dicari konsep-konsep operasionalnya. Untuk menyusun pendapat ini memang diperlukan penelitian fakta. dan halhal lain yang berkaitan dengan visum et repertum psikiatrik. dan karenanya secara prinsip tidak dapat diperiksa menurut psikiatei dan psikologi 13 Tanggungjawab dalam arti yang positif merupakan konsep moral philisophy.6 Karena kedua pengertian pertanggungjawaban pidana. seorang psikiater maupun penegak hukum 32 Cermin Dunia Kedokteran No. Mengingat adanya beberapa titik rawan ini.psikiatrik. Oleh karena itu. Adakah pada terdakwa kelainan jiwa yang tidak biasa pada waktu ia menjalankan perbuatan yang menyebabkan ia didakwa itu.

Hasan Basri Saanin Dt. 12. Freedman and Sadock (Eds). 7. 2. Psikiater dan peradilan n (revisi).20. 3. Meyer. Budiarto M dan Fattah Zainal Abdul. Jakarta Ghalia Indonesia 1983. Jiwa 3 1970. Amsterdam 4 : 351 . Gutheil. Thomas G and Appelbaum Paul S. 11. Modern clinical psychiatry. Philadelphia. 9. Williams and Wilikins. Amsterdam : Scheltema en Holkeme NV. 8th Ed. 1953. Robitscher. ilmu kedokteran. New York: Mc Graw-Hill Company. B Pursuit of agreement — psychiatry and the law. • Ketidakmampuan mengarahkan kemauan (disability in intention). Depkes. Lawrence C. 1982. 10. Psychiatrische en neurologische bladen. London : Penguin Books. 13.dapat memakai pedoman sebagai berikut : (a) Konsep-konsep operasional tentang pertanggungjawaban pidana sesuai dengan gagasan pemasyarakatan dengan memperhatikan : • Daya guna pidana terhadap terpidana sebagai pengu• bah perilakunya (efficient punishability). H. Keterangan ahli dalam Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) (Masalah keterangan ahli tertulis dan lisan oleh psikiater). 1973. Psychiatry today. 6 Mei 1984 kepada Staf Ahli Menteri Kesehatan. KEPUSTAKAAN 1. Ralph. Walaupun kita sadar bahwa masalah pertanggungjawaban pidana yang dikaitkan dengan kondisi mental seorang tersangka/terdakwa merupakan hal yang sangat rumit dan kompleks. Namun demikian dapat dirasakan banyak ahli yang kurang puas. RI.Clark. Baltimore. 8. David. Stafford . Lubis. H. 6. namun perumusan tentang pertanggungjawaban pidana yang telah dikemukakan di atas (dan merupakan semacam konsensus dalam suatu pertemuan kerja antara disiplin ilmu hukum. Proseding Pertemuan Kerja Kesehatan Jiwa Tentang Visum et Repertum Psychiatricum 1984. Direktorat Kesehatan Jiwa. Jonas. Lubis DB (Konsep gangguan jiwa dan tanggung jawab pidana. Tan Pariaman. Cermin Dunia Kedokteran No. 1984 33 . Law and psychiatry — in Comprehensive textbook of psychiatry/III — Kaplan. Lubis DB. Clinical handbook of psychiatry and the law. (b) Konsep operasional tentang penyakit dengan memperhatikan keterbatasan kemampuan (disability) berupa : • Ketidakmampuan memaksudkan suatu tujuan yang sadar (disability intention). Direktorat Kesehatan Jiwa. De psychiatrische expert en de toerekenbaarheid. penegak hukum dan instansi lain yang ada hubungannya dengan problem ini) merupakan perumusan yang pada saat ini cukup memadai. Forum ini kami anggap merupakan tempat yang cukup baik untuk mengajukan kritikan. (Hasil Pertemuan Kerja 1984). Tan Pariaman. Tokyo : Sauders Company. Surat tanggapan terhadap Hasil Pertemuan Kerja Kesehatan Jiwa Tentang Visum et Repertum Psychiatricum. (1) : 2 .356. 5. Kolb. Slovenko. Toronto Lippencot Company 1966. Soal pembuktian dalam psikiatei kehakirnan. DB : Peralihan dalam konsep tanggungjawab kriminil. 35. Jiwa 3 1970(1):4-11. Carp EADE Gerechtelijke psychiatrie. Depkes RI 1984. • Daya guna pidana terhadap terpidana dan masyarakat sebagai upaya menakut-nakuti untuk mencegah perbuatan kriminil (deterrent efficiency). saran-saran dan perbaikan-perbaikan yang mungkin dapat dimasukkan dalam suatu pedoman tentang Visum et Reperturn psilciatrik yang direncanakan akan disusun oleh Direktorat Kesehatan Jiwa. Proseding Pertemuan Kerja Kesehatan Jiwa Tentang Visum et Repertum Psychiatricum 1984. 1956. 1984. 4. 1984. Hasan Basri Saanin Dt. 1980.

maka pada akhir abad ini. Alzheimer syndrome b. na- sional maupun regional secara periodik dan teratur. 3. Memulai dan merintis diadakannya dana dan fasilitas untuk riset. Arteriosclerotic psychosis and other cerebrovascular diseases : a. maka diharapkan agar sistem kekeluargaan lebih dipererat. Mengorganisir diadakannya pertemuan secara lokal. moderate senile dementia 2. : Oleh sebab itu. diperkirakan sekitar 60% dari populasi yang dikelompokkan "elderly group" akan berada di negara-negara berkembang. agar mereka ikut aktif dalam menangani problema usia lanjut di Indonesia. Meningkatkan pengetahuan masyarakat di bidang psikogeriatrik. antara lain : hubungan yang baik dengan puskesmas maupun keluargakeluarga penderita. Atrophi senile psychosis : a. secara terarah dan terpadu . Pembentukan institusi yang dapat memberikan pelayanan jangka panjang. Schizophrenia . khususnya tentang penyakit para lanjut usia. Memulai dengan "kurikulum formal". Acute confusional state 4. Ini tentunya menyangkut: a. b. mild psycho . Mengusahakan agar bagi para lanjut usia yang masih energetik dan berkapasitas unggul. 4.Psiko Geriatrik Sekilas Pintas dr. Pick's disease 5.organic syndrome b. 7. Pengobatan dan perawatan jangka pendek. terutama bagi mereka-mereka yang mempunyai kelainan psiko-geriatrik yang tidak dapat lagi dirawat dalam fasilitas yang telah ada. severe psycho organic syndrome 3. 11.Late schizophrenia 7. Tony Setiabudhi Bagian Psikiatri Fakultas Kedokteran Universitas Trisaksi. 1984 . jangkauan pelayanan kesehatan mental baik melalui rumah sakit maupun yang bukan rumah sakit harus ditingkatkan. Jakarta PENDAHULUAN John Henderson mengungkapkan : Dengan meningkatnya sarana kesehatan maupun upaya yang telah dilakukan oleh banyak negara di dunia. Paranoid Syndrome (incl. moderate psycho organic syndrome c.l 1. Mengingat pentingnya sistem kesehatan yang komperhensip bagi para usia lanjut. 5. c. 6. 2. KELAINAN-KELAINAN PSIKO GERIATRIK YANG PERLU DIKETAHUI Sebaiknya diungkapkan terlebih dahulu beberapa kelainan mental yang telah di ekspos oleh WHO sejak tahun 1980. memperoleh tempat terhormat dalam masyarakat (senior citizens) 10. dengan menyebarluaskan pengetahuan di bidang ini. Jelas bahwa rekomendasi tersebut di atas memerlukan pengolahan lebih lanjut.khususnya untuk ASEAN/Indonesia. Presennile dementia : a. paraphrenia) 34 Cermin Dunia Kedokteran No. Pelayanan psiko-geriatrik akan diadakan sejalan dengan fasilitas kesehatan jiwa yang telah ada. antara lain : 1. late mania 6. 8. dan adalah tugas kita bersama agar rekomendasi tadi tidak mubazir.penanganan masalah ini hendaknya sudah dimulai sejak sekarang. 9. Mengikut sertakan Badan Pembina Kesehatan Jiwa Masyarakat yang telah ada di propinsi-propinsi. Mengusahakan beberapa jenis kursus-kursus pra-pensiun. Affective psychoses : a. Untuk ini. Mild psycho organic syndrome b. late depression b. Dirintisnya suatu hubungan yang baik dengan fasilitasfasilitas kesehatan yang telah ada. Mengatur agar data dapat dikumpulkan secara sistematik. Mengadakan komunikasi yang setingkat di level nasional dari berbagai organisasi. 35. disesuaikan dengan kebutuhan.

b. dari bersifat lebih progresif. dan apabila penderita meninggal : tidak sepotongpun dari anggota tubuhnya yang diperkenankan untuk didonorkan (termasuk korneanya). c. ginjal akibat kelainan vaskular ekstra serebral. terdapat kelainan afaso-aprakso-agnostisia e. karena pelaporan yang menggunakan klasifrkasi inilah yang nantinya dapat diproses secara seragam. b.hydrocephalus") Gejalanya mirip seperti demensia yang ringan. Morbus Jacob . permulaan proses degenerasi dari otak. dan dijumpai pula atrofi dari berbagai alat tubuh akibat kekurangan protein/kalori dan akibatnya terjadi emasiasi. bahwa penyakit ini diakibatkan oleh virus. c. Kelainan ini dapat menyertai suatu : a. kita tidak boleh menutup mata. Beberapa negara Anglosaxon maupun Continental sampai saat ini merupakan negara feeder bagi keputusan-keputusan WHO. tidak didapati kelainan-kelainan di bidang emosional. gangguan orientasi terhadap waktu. juga tentang sejarah dirinya sendiri. Proses ini berlangsung secara progresif. akan tampak pelebaran ventrikel tanpa diserta suatu atrofi kortikal. terutama orientasi terhadap waktu. pengetahuan maupun pengalaman-pengalamannya sendiri menjadi mundur. karena kemajuan dibidang psiko geriatrik demikian pesatnya sehingga beberapa negara telah mempunyai pusat-pusat pengembangan tersendiri dengan kelompok-kelompok studi yang cukup ampuh. maka dapat saja dijumpai gejala-gejala yang lebih hebat seperti : gangguan kepribadian yang mengarah pada psikopat. disertai dengan kelainan-kelainan : — inkontinensia — gangguan pada susunan piramidal (tungkai) — gaya berjalan/gait juga terganggu (apraksia) Pada pemeriksaan melalui Pneumoensofalografi maupun melalui gamma-sisternografi (dengan I 131). temporo-oksipitalis dan daerah hipokampus. penyakit-penyakit infeksi tubuh. Kadang-kadang dijumpai seranganserangan epileptik. didapati konfabulasi. dan dapat berakibat: minat maupun inisiatif kurang. 3 . gangguan daya ingat. Morbus Pick Selain gejala-gejala demensia. e. f. f. Gejala selanjutnya berbentuk : a. b. Secara garis besar. gangguan orientasi. Demensia Pre Senilis Secara patologik anatomis. Hanya pada demensia presenilis terjadi pada usia yang lebih muda. desintegrasi terhadap kepribadiannya. gangguan kesadaran. proses skierosis dari arteriol-arteriol otak. lain-lain (ensefalopati). d. mioklonia serta gejala-gejala kelainan piramidal. proses fibrotik maupun hialinisasi dari pembuluh darah sedang maupun kecil yang memperdarahi otak. Morbus Alzheimer Gambaran penyakitnya seperti pada demensia senilis. e. pembagian tersebut adalah sebagai berikut2 : Sindroma amnestdc dan sindroma amnestik-konfabdatoar Gejala utama pada sindroma ini ialah : a. karena secara patologik anatomis pun kelainannya memang serupa. tapi di sin : penyakit yang diakibatkan alkoholisme kronik ini disertai dengan polineuritis. Perlu dikemukakan. ini penting artinya dalam dunia ilmiah. j. Permulaan dari penyakit korsakow. Pada sindroma amnestik-konfabulatoar. Kecuali no. sehingga terjadi atrofi serebri. Demensia ini mempunyai gambaran yang hampir mirip dengan demensia Presenilis jenis Alzheimer. Hidrosefalus komunrkcantes ("normotensive . c. d. b. Terapi : dengan memasang drain. proses ateroma dari pembuluh darah besar yang berada di basis kranium. terutama mengenai hal-hal yang barn terjadi/recent. Sindroma Demensia — Global Sindrom ini biasanya diakibatkan oleh proses degeneratif yang luas. maupun katatonia. gangguan dari fungsi alat-alat vital seperti : jantung. g. gangguan daya ingat. Walaupun demikian. ensefalomalasi yang diakibatkan infark yang terjadi sebagai proses tertutupnya aliran darah otak oleh trombus atau Cermin Dunia Kedokteran No. d. gelisah dan lain-lain. karena mereka mendasarkan pembagian tadi atas "Sindromasindroma klinik" atau "Simtom kompleks" yang telah dihayati selama bertahun tahun. c. Changes of personality occuring in old age Patut diketahui. gangguan metabolisme. di mana penulis pernah menjadi anggotanya. delirium. gangguan serebrovaskular. disertai pula gejala-gejala gangguan ekstra piramidal seperti hipokinesia. i. ternyata juga dipakai di beberapa tempat lainnya. karena sistem limbik pada penderita ini masih baik. h. c.8. kelainan ini dapat dibedakan dalam : a. Neuroses : — acute psychogenic reaction — reactive development 9. Bila penyakit ini berlarut. rigiditas. yakni degenerasi otak di daerah lobus frontalis. bahwa semua kelompok penyakit di atas dapat ditemui dalam klasifikasi ICD. dan dapat dimengerti oleh para ilmiawan lainnya dalam berkomunikasi. sulit dalam mengungkapkan kesan-kesan terhadap peristiwa tertentu. Sindroma Serebro . paranoid. gangguan afek. tempat dan personal. gangguan pada ketertiban dalam melakukan aktifitas harian. kelainan-kelainan di bidang hemodinamika. 35. b.Creutzfeldt Selain gejala-gejala demensia. 1984 35 . d. Pembagian ini. Dibawah ini akan diungkapkan salah satu pembagian yang telah dirintis oleh 'Psycho geriatrische werkgroup dari Den Haag". disertai pula afasi motorik. trauma kapitis. insight (wawasan) yang terganggu. dan sering dijumpai secara familier. intoksikasi.Vaskular Kelainan-kelainan yang dapat mengakibatkan sindroma ini adalah : a.

disartri. komplikasi-komplikasi post operatif.kelainan sistemik. disfagia.serebral yang dapat mempengaruhi perdarahan otak A. perdarahan otak dan lain-lain. dapat mengakibatkan Parkinsonisme. konsentrasi maupun inisiatifnya berkurang. tumor otak. kualitas trombosit yang jelek dan sebagainya. maupun hipotensi dapat mengakibatkan gangguan peredaran darah otak) C. — Apakah waham-waham tadi sudah ada sebelumnya? Kalau memang sudah ada. Cave b. kinidin. dan umumnya dapat secara mudah dikenal karena timbul kelainan-kelainan yang berupa : — penurunan kesadaran — halusinasi (bila terjadinya mendadak dan disertai kegelisahan disebut sindroma delirium) Sindroma di atas dapat diakibatkan oleh : a. f. dekompensasi jantung. gangguan kesadaran b. Gangguan metabolisme dan intoksikasi : Diabetes melitus. kelainan paruparu/jantung) b. kelainan katub jantung. yang dapat diakibatkan oleh : a.psikotik yang umumnya dapat diakibatkan oleh: — kelainan kepribadian yang memang sudah ada — reaksi eksogenik — bagian dari kelainan organik Kelainan yang disertai waham dan atau halusinasi (sindroma paranoid) Waham yang terdapat pada penderita usia lanjut. konsentrasi darah maupun akibat obat-obat lain yang dapat mengganggunya. (orang tua biasanya mudah mengalami intoksikasi akibat proses metabolisme obat-obat tadi yang terganggu). gangguan ritine/irama jantung. infeksi-infeksi umum lainnya. e. Hipoksemia (gangguan pada hemoglobin. saraf-saraf otak mengalami defisiensi. dismasesi.gejala berikut : a. Psikosa Simptomatik Biasanya timbul bersamaan dengan kelainan. gangguan emosional (mudah depresi/tersinggung). c. c.kelainan neurologik dapat berupa : a. Kelainan-kelainan serebro vaskular seperti emboli otak. Depresi yang non-psikotik. — Kelainan.embolus. gangguan tidur. E. infeksi intrakranial dan lain-lain. maka secara topikal dikenal gejala. d. D. trombosis otak.kelainan yang menyerupai Neurastenia (pseudonneurastenin) yang dapat berupa : a. Kelainan pada ginjal. paresis c. Di daerah kortikobulbar (kiri/kanan) dapat mengakibatkan paralisis pseudobulbar. c. Hipoksia. e. terlampau sensitif terhadap obat-obat tertentu seperti digitalis. nyeri akibat parestesi maupun neuralgia Gejala-gejala klinik tadi tentu saja dapat menetap bila kejadiannya terjadi berulangkali. Di daerah kapsula interna : terkenal sebagai Hemisindrom.obatan. Gangguan Afektif • Reaksi Depresi Harus dibedakan antara yang psikotik dan yang non-psikotik. b. perlu dibedakan antara yang psikotik atau yang non. maupun keadaan hipoglikemia dapat mengakibatkan gangguan oksigenasi otak. b. gangguan tekanan darah (hipertensi yang tak terkontrol. Di daerah batang otak dan pons. aseton. CVD maupun TIA — Kelainan. histotoksik (akibat obat-obat tertentu. Kelainan-kelainan pada darah : anemia. Tergantung dari tempat lokalisasinya. harus dicari kausanya: apakah aidbat psikotrauma. seringkali disertai edema otak. berkenaan dengan faktor-faktor hemodinamik yang dapat mengakibatkan penurunan tekanan darah. 35.gejalanya seringkali bersifat fluktuatif maupun remitens — secara anamnestik terdapat kelainan neurologik sebelumnya berupa : hilangnya kesadaran sementara. hiper/hipotiroid d. atau andrenalin. hipoglikemi (zat asam tidak dapat dibakar) B. Perlu diperhatikan hal-hal lain. Gangguan pada sistim traktus sirkulatorius : a. nekrosis parenkim otak akibat berkurangnya oksigenisasi (infark yang tidak/lengkap atau oleh hal-hal lain) Gejala-gejala klinik yang menonjol antara lain : — labilitas emosional — gejala. atau pada hal-hal yang 36 Cermin Dunia Kedokteran No. rasa berputar bila berdiri secara mendadak. intoksikasi obat. misalnya hal-hal yang dapat mengakibatkan uremia atau spedoremia. e. meningginya visokositas darah. psikotropik dan lain-lain. b. sejak kapan? — Apakah kecurigaannya bertambah? (ingat akan sifatsifat karikaturistik pada usia lanjut) — Apakah kecurigaannya berkisar pada orang-orang atau benda-benda yang masih realistik. infark jantung. perlu dipertanyakan. iskemia (akibat kehilangan darah atau tensi yang merendah) c. Obat-obat yang sering menyebabkan ini antara lain : barbiturat. atau hal-hal lain seperti: — fase depresi dari kepribadian yang siklotimik — "bagian" dari sindroma organik lainnya — reaksi neurotik/eksogen lainnya • Reaksi Manik Juga dalam hal ini. 1984 . sakit kepala (seperti tertekan) yang menghilang bila penderita istirahat. gangguan endokrin seperti diabetes melitus. Kelainan intrakranial lainnya seperti trauma kapitis. klonus rahang disertai forced laughing/forced crying sebagai aid-bat hidup emosi yang tak terkendali. narkotik) d. gangguan piramidal maupun ekstra piramidal d. kor pulmonale. polisitemia. Gangguan ekstra .

dianjurkan agar setiap dokter dapat menguasai teknik pemeriksaan yang sempurna. sebab itu dapat dirabarasakan oleh si peme. sejak dari absorbsi. hal serupa ini dapat terjadi. biasanya sudah ada sejak penderita masih muda. sehingga dapat dicapai basil yang maksimal. dan dapat a). Sering kali perlu diberikan penerangan landaskan kelainan sistemik (psikosis simtomatik). bahwa setiap manusia dapat menderita penyakit tadi pada usianya Perlu dijelaskan di sini.abstrak? — Apakah ia masih dapat memberikan alasan-alasan yang tepat tentang waham/kecurigaannya? — Apakah keadaan afektif orang tadi maupun hidup emosinya masih adekuat? — Apakah terjadi isolasi secara sosial? — Apakah kecurigaan tadi berkembang bersamaan dengan mundurnya gejala organik/sistemik? — Apakah disertai perpecahan kepribadian? Beberapa diagnosis banding yang dipikirkan ialah: A. Batasilah pemberian jenis obat seminimal mungkin — Neurosis depersonalisasi 5.yang lanjut. 35. tapi juga mentalnya.kelainan somatik yang pada usia lanjut terjadi secara multipatologik.kompulsif) — Kepribadian histerik — Kepribadian astenik — Kepribadian antisosial — Kepribadian pasif. agar para usia lanjut ini sedapat Pendekatan terapeutik yang umum bagi penderita gangguan mungkin dirawat di lingkungannya sendiri.agresif — Deviasi seksual Kombinasi dari gejala. Gunakanlah dosis efektif terkecil Kelainan atau gangguan kepribadian 37 Cermin Dunia Kedokteran No. Sindroma Paranoid — Halusinatoar Perlu ditekankan di sini. pada kelainan psikiatrik pun.gejala di atas Tidak saja kelainan. Kondisi — waham semacam ini baru terjadi pada usia lanjut fisik dari individu tadi harus diperiksa dengan seksama. Untuk dapat menegakkan diagnosis dengan tepat di bidang psikogeriatrik. bahwa sindroma ini seringkali di. Metabolisme sistematik. Parafrenia — wahamnya bersifat primer — isi waham seringkali bizar — umumnya juga sudah terjadi sebelum proses senil — tapi. Apakah keluarga penderita menerima si sakit — bila penyakit ini berjalan sejajar dengan proses sisseperti layaknya? Atau bersikap antipati dan mengucilkan tematik/kelainan organik. dan dapat berupa: — Kepribadian paranoid — Kepribadian afektif (siklotimik) — Kepribadian skizoid — Kepribadian eksplosif — Kepribadian anankastik (obsesif. sebelum — tak pernah dijumpai perpecahan kepribadian terapi dengan psikotropik diberikan 3-5 — afek penderita biasanya menyertai pada waham yang diYang tak kalah pentingnya adalah pendekatan terhadap linghayati kungan penderita. mental masih tetap dapat diaplikasikan. Neurosis Pendekatan tersebut mencakup: Biasanya sudah pernah ditemukan pada waktu orang tadi masih • Pengobatan secara organobiologik muda. Yang dikelompokkan dalam kelainan di atas. Gunakanlah pertama-tama obat yang paling established. Misalnya sistem CHAM maupun PSE. Ini karena bungannya dengan halusinasi yang dihayati) setiap orang yang berusia lanjut telah mengalami kemunduran — penderita dapat menceritakan semua wahamnya secara tidak hanya di bidang fisik. maka dikatakan: sindroma ini penderita karena dianggap memalukan? Demikian pula merupakan sindroma paranoid — halusinatoar yang bermasyarakat setempat. — Neurosis obsesif' kompulsif dan kenalilah obat pilihan ini untuk setiap indikasi — Neurosis depresif 3. riksa detoksifikasi di alat-alat dalam. meringankan penderitaan mereka 3. Pemberian obat-obat Pedoman6 berbentuk: — Neurosis cemas 1. Gunakanlah obat pilihan yang anda ketahui paling baik — Neurosis neurasteni 4. Skizofrenia: — wahamnya biasa terjadi primer. tanpa ada trauma psikik — isi waham biasanya berbentuk bizar — sebelumnya memang sudah pernah menderita penyakit serupa — sudah terdapat perpecahan kepribadian — keadaan afektif/hidup emosi sudah tidak adekuat lagi. Karena itu.obat. distribusi.2. 1984 . Gejala-gejalanya pun seperti pada neurosis lain.4 Karena itu perlu ditekankan. PENGOBATAN/PERAWATAN C. bahwa penanganan penderita usia lanjut — waham terjadinya secara sekunder (seringkali ada huagak berbeda dengan perawatan penderita yang lain. Timbanglah manfaat dan risikonya dengan memperhi— Neurosis histerik (baik jenis konversi maupun disosiasi) tungkan prinsip "Primum est non nocere" — Neurosis fobik 2.4 B.obatan pun agak berbeda. Sesuaikanlah dosis obat pada setiap penderita — Neurosis hipokondrik 6. adalah tugas kita bersama untuk akibatkan oleh isolasi sosial yang dialami para usia lanjut. maupun ekskresinya. pada penderita ini: belum ada perpecahan kepribadian.

• Pendekatan di bidang sosio budaya Seringkalidiperlukan environmental manipulation untuk memperbaiki lingkungan penderita (jangan sampai terisolir/ditelantarkan). Apabila sikap keluarga terdekat (yang sehari-hari berhu7. sebaiknya pemberian obat 3 Agustus 1982 (Media Hospitalia : 64. mendasari gejala tadi (banyak penderita yang sudah terbiasa meminum suatu obat. terapi di atas sudah tidak dilakukan lagi. bila dihentikan pemakaiannya justru 2. Di Indonesia. • Terapi psikologik Biasanya dilakukan psikoterapi jenis sugestif . untuk itu indikasinya adalah: 1. Setyonegoro K. 21 : 23 Mei 1980. masih ada beberapa hal kecil yang perlu diperhati kan: — Jangan tergesa-gesa memberikan obat simtomatik pada para penderita lanjut usia. pp 50-55. Iwan Darmansyah. Karena kita harus waspada terhadap efek 5. Jakarta menunjukkan gejala kemunduran. Bonokamsi Dipoyono. karena akan dalam : Asean Teaching Seminar on Psyco — Geriatric Problems. terapi fisik yang dimaksudkan di bidang psikiatri 10. rapy. 1982. menganggap 9. Departemen Kesehatan. berakibat habituasi dan dependency 4. KPPIK X. Pilihlah cara pemberian obat yang paling aman. Suwarjono Suryaningrat. 38 Cermin Dunia Kedokteran No. 1984 . Selain KEPUSTAKAAN itu. diperlukan latihan-latihan fisik 9. 35. telah pula diamalkan Goldfarb Brief Psychotherapy. Pada banyak orang berusia lanjut. atau malah merugikannya. pp 2-6). apabila sudah tidak diperlukan lagi. Janganlah ketinggalan menggunakan obat baru yang penderita beban aib dan sebagainya. Kelainan fisik dan Mental yang Sering Dijumpai Pada — Bila dengan pemakaian obat baru (tambahan obat) penderita Usia Lanjut. hanya terapi dengan ECT masih kadang-kadang dipergunakan dengan indikasiyang sangat ketat dan tepat. at the inaugural Session of the Asean Teaching Seminar on Psychogeriatric Problems. tentunya ada pula yang memerlukan penanganan khusus dan perawatan dalam institut tersendiri. tadi dihentikan. dalam simposium Usia Lanjut Yang Bahagia.2. v Dijk C. Keadaan fisik maupun kebersihan dari penderita perlu mendapat perhatian yang optimal(antara lain keadaan gizinya). Adress of the Minister for Health Republic of Indonesia. Janganlah memilih preparat terbaru. Cocokkanlah kebenaran data promosi pabrik obat. Medisch Contact. Tetapi. FKUI — Semua obat harus secepat mungkin dihentikan pemakaiannya Jakarta 1979. Henderson J. literatur 6. Bila perilaku penderita sangat membahayakan dirinya atau lingkungannya. tanpa bungan dengan penderita) tidak menguntungkan si mengurangi efektivitasnya penderi ta. karena barunya menelantarkan. Ringoir DJB. Di antara para penderita tadi. Usia Lanjut dan aspek Psikososialnya di Indonesia. Direktorat sampingnya yang mungkin masih belum pernah tertulis dalam Kesehatan Jiwa Departemen Kesehatan. sering memarahi penderita. 1982. diadakan review dalam pemberian obat-obat tadi secara rutin dalam : Mean Teaching Seminar on Psycho — Geriatric Pro(b) Pengobatan di bidang fisik blems. Bloemendaal pp 11-23. Saat ini. sleep therapy. mengakibatkan gejala ketergantungan) 3. (lebih) baik 10. dalam : Handlei ding voor Psychogeriatrische Assistenten. Sepuluh Dasar Pemilihan Obat. yakni jenis psikoterapi yang dilaksanakan secara singkat. Sistim Kesehatan Nasional dan Kaitannya dengan mencakup : insulin coma therapy. Demikian pula Group therapy kadang-kadang membawa basil yang baik. WHO's Global Programme on Care of the Aged. Untuk ini. cardiazol shock therapy dan electroconvulsive therapy. dan dalam waktu-waktu tertentu secara periodik. 8. Misalnya: 8. dipresentasikan pada Panel Diskusi Dewan Harian Angkatan '45 di Jakarta tanggal 3 — 4 Desember 1982. dianjurkan agar 7. Jakarta 29 November 1982 — 3 Desember 1982. Setiabudhi T. tanpa mengetahui penyebab yang 1. Psycho — Geriatric Problems in Indonesia. psycho surgeGeriatri. Prayitno A. 11. Beberapa Fikiran — Preliminer Mengenai Problematik Usia Lanjut Ditinjau dari Sudut Kesehatan Jiwa. Jakarta 29 Nopember — 3 Desember 1982. Seringkali diperlukan pula counseling therapy yang menyangkut keluarga maupun teman-teman terdekatnya.Sudah tentu keadaan semacam ini sulit diatasi oleh keluarga maupun lingkungannya. disajikan dalam : Diskusi panel Angkatan '45 di Jakarta 4 Desember tertentu untuk mempertahankan kesegaran jasmani mereka. Diagnostiek van Syndromen. Sistim Kesehatan Nasional. ry. De Bejaarde Patient en de Terminologie. — Hindarilah pemakaian obat-obat perangsang.suportif. Setiabudhi T.

tetapi saling berkaitan atau terdapat bersama-sama pada seorang anak. Endang W. Namun.sebab kesukaran belajar di atas mungkin tidak berdiri sendiri. kami berkesimpulan bahwa sebab-sebab kesukaran belajar ialah : • Inteligensi anak rendah (pembawaah sejak lahir IQ < 85) . Tujuan pendekatan multidisipliner ini ialah agar mendapat gambaran sebabsebab kesukaran belajar secara lebih jelas sehingga dapat dibuat diagnosis yang lebih tepat. 1984 39 . Program baru dalam pendidikan ini misalnya dalam bentuk: – Remedial Teaching – Good progressive Schools – Sekolah khusus atau kelas khusus untuk anak dengan inteligensi tinggi. Dalam penelitian ini dianjurkan untuk memasukkan berbagai macam disiplin keilmuan. berhitung). sering timbul pertanya an: "Apakah arti "Belajar" itu? Belajar adalah perubahan tingkah laku pada individu akibat latihan. • Inteligensi anak justru tinggi (Superior – Genius dengan IQ >110) • Anak belum siap/ matang untuk mengikuti pelajaran di sekolah (belum siap untuk belajar membaca. Salah satu usaha dengan melakukan penekanan lebih besar pada program baru dalam pendidikan. termasuk perhatian terhadap cara-cara pengatasan kesukaran belajar juga semakin bertambah. • Hambatan atau gangguan dalam pendengaran/penglihatan. – Kelas khusus untuk anakyang sangat terganggu emosinya (1 kelas terdiri dari 5 . Pekerja Sosial. 35. menulis. dan sebagainya. • Persoalan dalam kehidupan emosiny atau tingkah lakunya. Sebelum kita menginjak lebih jauh.Kesukaran Belajar dr Ny. Cermin Dunia Kedokteran No.7 murid).padahal pelajaran matematika cukup baik dan inteligensinormal. Kanak-kanak (Pediatri). Dengan meningkatnya perhatian terhadap kesulitan belajar ini. perlu penelitian yang lebih luas mengenai sebab-sebab kesukaran belajar. baik untuk anak-anak yang mengalami kesukaran belajar dengan derajat inteligensi kurang. sebegitu jauh masih belum ada keseragaman mengenai klasifikasi dan macam-macam jenis kesukaran belajar ini. penyakit menahun). segala usaha dilakukan untuk mengatasinya. English & Pearson menekankan bahwa seorang individu akan berkemauan belajar bila ia merasa dicintai oleh lingkungannya. Psikologi. Psikiatri. Bimbingan & Penyuluhan (BP) pada tiap sekolah dan sebagainya. tumor otak) • Pengaruh lingkungan (merasa tak disenangi guru/teman/ orang tua atau wali). SEBAB-SEBAB KESUKARAN BELAJAR Dari pendapat beberapa pengarang. rudapaksa kepala. Mata . normal maupun inteligensi tinggi. Surabaya PENDAHULUAN Perhatian mengenai sebab-sebab kesulitan belajar pada anak makin meningkat sejak 10 tahun terakhir ini. • Gangguan fisik (kelelahan. THT. walaupun pendapat mereka umumnya hampir mina atau tidak saling bertentangan. Ghozali Bagian Ilmu Kedokteran Jiwa Fakultas Universitas Airlangga. Agar dapat diciptakan program baru dalam pendidikan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan anak. • Kesukaran anak dalam membaca (disleksia). Sebab . Saraf (Neurologi). termasuk : bidang Pendidikan (Pedagog/Ortopedagog). ia akan mau belajar bila ia merasa dicintai oleh gurunya. orang tuanya. • Kerusakan jaringan otak (radang otak. English & Heinicke kemudian menekankan adanya banyak faktor yang menyebabkan anak sukar belajar. Terutama untuk anak-anak. Kesukaran Belajar adalah kesukaran mendapatkan perubahan tingkah laku yang diinginkan meskipun latihan telah dilakukan. teman-temannya dan sebagainya.

Bila rasa permusuhan ini tidak diperlihatkan. Dapat dididik setaraf dengan kelas IV — VI SD. tetapi menurun prestasi belajarnya karena ada gangguan emosi. 2. Sekolah Slow learner ---> bila tersedia sekolahnya. sama baiknya dengan menurunkan setingkat lebih rendah asal sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan anak. Anak ini ditempatkan pada sekolah SD biasa di mana tak ada pembagian kelas dan setiap anak mendapat pelajaran sistern modul yang berbeda-beda tergantung kemajuan belajarnya. Makin lama perhatian anak terhadap pelajaran sekolah makin berkurang karena kebosanannya. anak dapat bersikap: Menghindarkan diri secara fisik terhadap pelajaran sekolah dengan cara membolos (truancy). Sekolah SD dengan mutu sedang. Akhirnya anak dapat dipindahkan ke SD kelas I. dan dapat menggondol juara kelas sehingga anak merasa puas atas prestasinya. kesukaran dalam persalinan. hiar tinggal kelas. Itali dan negara Eropah lainnya). membaca. bahkan kadang-kadang membolos sekolah karena bosan terhadap pelajaran sekolah yang dianggapnya terlalu mudah. • Anak dengan inteleigensi rendah (IQ 35 — 70). Contoh: Anak ditolong supaya naik kelas terus sampai kelas IV SD. sehingga ia justru lebih malas dan selalu menghindar bila disuruh belajar. yakni dengan cara melamun di sekolah (pelajaran sekolah tidak diperhatikan). Dengan pembagian: (a) IQ 50 — 70 (Retardasi Mental Ringan). dan perhatian terhadap pelajaran makin menurun. yang memang tak pernah diperhatikan atau dipelajarinya. Anak makin sering melamun atau mengganggu teman-temannya. tetapi dibantu dengan les tambahan --> 2 — 3 kali dalam seminggu. hiperaktif. Remedial Teaching Untuk anak dengan inteligensi normal/subnormal. atau tidak mau mengerjakan tugas-tugas di sekolah (tak mau menulis. dan anak-anak ini biasanya masih masuk SD biasa. Bila tak naik kelas. adaptasi sosial maupun inteligensi memang lebih lambat dibandingkan dengan anak yang inteligensinya normal. sebaiknya anak ditempatkan pada kelas yang sesuai dengan kemampuannya. 35. maka apa yang terjadi? "Anak justru kehilangan waktu bertahuntahun duduk di dalam kelas tanpa mengerti atau menangkap pelajaran yang diajarkan". Sisa 3/4 jam dapat dipakai anak ini untuk melamun. Penanganan an emosi. 2. ada cacad badan yang malu bila masuk SD biasa.Y. Ini dilakukan agar ketidakmampuannya tak tampak. 1984 . barmain sendiri. maka jangankan pelajaran kelas IV SD dapat dimengerti. Anak berpendapat lebih baik mengganggu teman daripada mengerjakan pekerjaan di sekolah. Bila anak dengan inteligensi normal dapat mengerjakan tugas pelajaran di sekolah selama rata-rata 1 jam. Akhirnya prestasi anak makin menurun dan anak dinilai guru bodoh karena tak dapat menjawab pertanyaanpertanyaan guru mengenai pelajaran-pelajaran di sekolah. tetapi hanya laporan kemajuan atau kemunduran belajar yang disampaikan guru kepada orang tua anak. menyanyi. 3. Inteligensi anak tinggi (IQ > 110) Anak dengan inteligensi tinggi dapat mengalami kemunduran dalam prestasi belajarnya karena merasa bosan terhadap pelajaran sekolah yang dirasakan mudah baginya. Jarman. Good Progressive School. Anak sering menunjukkan perasaan rendah diri. (Sekolah ini telah diadakan di Amerika. yakni: • Anak dengan inteligensi Subnormal (IQ 70 — 85). Remedial Teaching itu sekolah tambahan tanpa perbedaan tingkat kelas. kelainan metabolisme. sedangkan prestasi belajar anak tak menunjukkan kemajuan. kesukaran membaca. merasa tidak disenangi. berpendapat bahwa menyesuaikan kemampuan anak dengan cara menaikkan setingkat Iebih tinggi. Anak merasa bosan di sekolah karena hanya pekerjaan yang mudah-mudah saja disuruh oleh guru untuk dikerjakan setiap hari. Nason L. padahal tugas pelajaran di sekolah belum dikerjakan atau dikerjakan secara lambat dan seenaknya. maju ke muka kelas dan sebagainya). Sekolah Luar Biasa. Anak tidak mendapatkan nilai rapor . prestasi belajar anak makin menurun. anak selalu mengganggu teman-temannya sehingga sering mendapat hukuman dari guru. apalagi bila teman-temannya selalu mengejek prestasi belajarnya. kemudian oleh guru dinaikkan kelas terus agar anak tak merasa rendah diri. dan sebagainya). bahkan menunjukkan rasa permusuhan terhadap teman-teman dan gurunya. Bila usia anak makin meningkat. tak dapat masuk SD karena usianya kurang. (b) IQ 35 — 50 (Retardasi Mental Sedang). atau mengganggu teman-temannya di dalam kelas. sering bertengkar dan mengganggu teman-temannya di sekolah. dalam masa perkembangannya baik frsik. dapat ditempatkan di: 1. Di dalam kelas. Menghindarkan diri secara psikis. di mana anak dibantu pelajaran sekolahnya secara individual.Inteligensi anak rendah (IQ <85) Anak yang dilahirkan dengan inteligensi rendah (faktor keturunan. Penanganan Biasanya sekolah ini digunakan untuk anak dengan ganggu- 40 Cermin Dunia Kedokteran No. Waktu anak banyak dipakai untuk melamun. Contoh: Anak usia 5½ tahun tamat TK-0 besar. Akibat nya anak jarang berhasil dalam usaha belajarnya. yaitu menumbuhkan perasaan tak senang dari guru-guru sekolah dan orang tua kepadanya. dapat ditempatkan di: 1. Dapat dididik setaraf dengan kelas II — III SD. Reaksi membolos sekolah ini justru menimbulkan persoalan baru dengan pimpinan sekolah dan orang tuanya. Dengan gejala-gejala di atas. Anak terpaksa masuk TK lagi. gangguan koordinasi motorik dan sebagainya. Agar kesukaran belajar pada anak dengan inteligensi rendah ini tidak berlarut-larut. Saat membolos sekolah mungkin anak pergi sendiri mengembara keliling kota atau bergabung dengan anak-anak nakal (masuk gang anak nakal). bermain sendiri ataupun menjadi gelisah dengan mengganggu teman-temannya. Penilaian guru yang keliru ini menambah kegelisahannya. jangan selalu ditolong untuk naik. maka anak dengan inteligensi tinggi dapat menyelesaikan tugas tersebut hanya dalam waktu 1/4 jam. Anak menjadi mudah marah. pelajaran kelas II dan kelas III SD saja sukar diikuti.

fungsi tersebut di atas. -..pelajaran melipat kertas. akhirnya — koordinasi antara mata dan tangan didapatkan konsensus untuk memberikan perhatian dan — memegang benda kecil kekhususan pada anak dengan inteligensi tinggi. Latihan untuk mempercepat kematangan fungsi. hingga sering memarahinya. pengajaran secara mengenal garis horizontal.► latihan koordinasi motorik halus. anak dapat membaTerman dan Oden meneliti 1351 anak inteligensi tinggi deyangkan sesuai dan melakukan sesuatu yang diperlukan ngan program percepatan pendidikan (program akselerasi). menulis dan berhitung diperlukan kematangan fung. ruang.fungsi tersebut di atas. — menggerakkan tungkai. belajarnya. menangkap bola. juga — Anak harus dapat mengerti bahasa yang diucapkan ternyata program akselerasi tidak merugikan aspek mental orang lain (bahasa reseptif). tetapi . memasukkan benang dalam merjan menjadi kalung. — mengenal bentuk benda: Pearson GHJ berpendapat bahwa anak dengan inteligensi tinggi dapat dimasukkan pada "Good progressive School".. orientasi dalam bidang. mengeluarkan macam-macam bentuk dalam gerakan. dengan luarkan). perlu disi-fungsi: • sensomotorik teliti kematangan fungsi. maka anak tetap English berpendapat. 35. . menulis dan berhitung. membolak-balik halaman . dan menyediakan kelas khusus kang yang terbatas pada anak dengan inteligensi tinggi saja. — menggambar dan menulis. kotak. luas/sempit.mengenal bentuk•bentuk geometrik: Adanya integrasi yang baik antara tanggapan sensorik dan memasukkan. Jika fungsi-fungsi tersebut belum berkembang dengan baik. .kanak. koordinasi motorik kasar/ • bahasa reseptif (penerimaan) dan bahasa ekspresif (mengehalus. yang diperlukan untuk belajar membaca dan menulis. mengeluarkan/menyatakan perasaan atau buah pikirannya (bahasa ekspresif) secara baik. menggerakkan lengan. mengisi waktu yang luang mereka. kaki besar/kecil -. untuk membaca. padahal kesiapan anak membaca. malas. berhitung bila anak belum mencapai kemamengecewakan guru dan orang tuanya. lni akan membaca. sebut biasanya terdapat pada pelajaran taman kanak. muka/belauntuk memisahkan anakanak ini. garis vertikal. Beberapa pengarang berpendapat bahwa untuk belajar membaca. menulis dan berhitung untuk menerima pelajaran ini belum tercapai. Q 00 A Cermin Dunia Kedokteran No.fungsi termaka anak-anak sukar belajar membaca.dapat mengolah rangsangan panca indera sesuai yang didisediakan program tambahan (Enriched programe) untuk perlukan untuk belajar membaca. Suasana stadium kesiapan belajar ini untuk setiap anak berbeda-beda. keta• ketajaman melihat dan mendengar jaman penglihatan dan pendengaran. menulis. bentuk g e o m e t r i k : 0 mana tak ada perbedaan kelas dalam sekolah. di kubus. belajar ini menyakitkan anak. menulis dan berhitung.mengenal skema badan dan ruangan sekelilingnya sebelah — menegakkan kepala kanan/kiri. dan menganggap anak tangan kesiapan belajar hal-hal tersebut di atas. melompat. • Koordinasi motorik kasar. Contoh-contoh kematangan fungsi: misalnya: • Senso motorik. cara latihan pemantapan fungsi. p. tanggapan ruang. 1984 41 . pengalaman yang kematangan hubungan intra kortikal antara bermacam-macam menyakitkan ini masih terbayang dan anak akan tetap menolak pusat otak. b.Penanganan Sebelum anak diajar belajar membaca dan menulis. pelajaran membaca dan berhitung perlu ditunda. tangan dan jari . • tanggapan ruang dan orientasi bidang sebaliknya harus dimantapkan lebih dahulu kematangan fungsi • kognitif sensomotorik. latihan jalan. garis lengkung individual. atas/bawah. kecakapan bahasa reseptif dan bahasa ekspresif. Sebagian para pendidik menganjurkan cara "Skipping ". atas/bawah. yakni usia di mana tercapai siap untuk belajar membaca dan menulis. dapat: kotak — + latihan sensomotorik. Ada pula yang menganjurkan — dapat membedakan kanan/kiri. Tercapainya ini keras kepala.10 tahun. Bila masih be• koordinasi motorik kasar dan halus lum matang.Meskipun masih ada perbedaan pendapat tentang • Koordinasi motorik halus: pelaksanaan pendidikan anak-anak potensial ini.latihan orientasi dalam bidang dan tanggapan — berjalan. jongkok. Tetapi — menangkap bola bagaimana caranya.berdasarkan tanggapan dan ingatan. muka/belakang. akan sia-sia hasilnya mengajar anak sukar untuk dapat membaca dan menulis. yakni anak didik diberikan kesempatan untuk meloncati • Tanggapan ruang dan orientasi bidang: beberapa kelas secara bertahap. ternyata didapatkan bahwa prestasi kelompok anak ini lebih baik • Bahasa reseptif dan bahasa ekspresif: daripada kelompok anak cerdas tanpa program akselerasi. atau merasa malas untuk belajar membaca dan menulis lagi. masih merupakan masalah sampai — membuka halaman buku sekarang. Pendidik lain berpendapat bahwa anak dengan • Kognitif: inteligensi tinggi tetap berada di dalam kelas biasa. dan berhitung. Anak belum siap atau matang untuk mengikuti pelajaran Bila anak belajar membaca dan menulis. sehingga bila anak nantinya sudah yaitu sekitar usia 4 -. dan juga dapat emosional anak didik. dan anak dapat maju terus menurut kemampuan — dapat membedakan huruf: d. menulis.

Gangguan dalam tanggapan pendengaran ini menyebabfungsi sensomotorik. ruda paksa kepala • tumor otak • trauma kelahiran dan sebagainya. dianjurkan Pengaruh lingkungan atau suasana belajar yang menyakitkan anak untuk diperiksakan ke bagian mata. bentuk garis miring. lengkung —> latihan ketajaman penglihatan. akhirnya anak tak pergi ke sekolah dan tak mau belajar. guru selalu akan mengakibatkan hasrat belajar menurun. Tanggapan visual ini sangat diperlukan untuk me. Bila merasa dibenci gurunya. yang dapat mengakibatkan lambatnya anak yang menyakitkan di masa lalu sehingga menolak belajar. pelajaran. Ini menyebabkan tergang. penyakit menahun) bila anak mencintai gurunya. sehingga akhirnya Terjadinya kerusakan jaringan otak biasanya akibat: timbul kesukaran belajar. akibatnya anak sukar menerima atau dan gerakan. — keras kepala. dan anak juga merasakan guru. merasakan suasana belajar menyakitkan. gejalanya dengan obat. • ada gejala hiperkinetik dengan tanda. membaca ada gangguan dalam bidang ini. Lingkungan yang tak menyenangkan anak pada saat belajar Kerusakan jaringan otak akan menyebabkan anak malas belajar. vertikal dan horizontal. 1984 . sukar diatur dan berbuat seenaknya sendiri.atau menolak belajar. berhitung. menulis. — agresifitas. juga terjadi bila anak belajar dengan orang tua di rumah selalu dimarahi. Demikian juga bila nyebab gangguan tersebut. maka tanggapan penglihatan (visual) terganggu. Untuk belajar membaca. dan tentunya dalam suasana belajar yang menyenangkan anak sehingga kesukaran belajar dapat dihindari. Yang terpenting agar orang tua menerima anak dengan Penanganan gangguan ini. Akibatnya anak malas kekurangan vitamin (avitaminosis). memarahi dan menghukumnya. berhitung. tanggapan pendengaran juga kurang sem• Latihan koordinasi motorik kasar dan halus.jongkok. anak perlu dilatih ketajaman penglihatan dan pendengarannya. vertikal. stop—top. taman—tamat. Ini menangkap pelajaran. sukar mengamati atau membedakan bentuk benda. THT atau bagian Saraf. gerakan dengan bahasa dan berpikir terjadilah pengertian tentang bidang. mudah menangis dan tertawa. menulis. parit—parut latihan ketajaman pendengaran. anak dapat mulai diajar membaca. — menangkap isi cerita ibu guru dan menceritakan kembali apa yang sudah diceritakan ibu guru latihan bahasa reseptif. akibatnya anak sukar mengikuti pelajaran di sekolah. mengangkat lengan/tungkai —> latihan koordinasi motorik kasar. 35. untuk selanjutnya dapat diobati temannya di sekolah selalu mengancam. nya Anak yang mengalami gangguan fisik karena merasa lelah mencintai dirinya. bentuk Gejala-gejala di atas menyebabkan anak sukar menangkap geometri. tanggapan visual Hambatan/gangguan dalam pendengaran atau penglihatan dan orientasi dalam bidang. dapat dikurangi gejalabelajar membaca. dibentak-bentak. bentuk angka/huruf (9/6. serta mengenal nada dan irama. menulis. mudah memukul. tranquilizer dan sebagainya). — konsentrasi menurun — perhatian mudah berubah — emosi labil: mudah cemas. Bila kematangan fungsi. • radang otak Penanganan • 42 Cermin Dunia Kedokteran No. • Sering ada gangguan fungsi sensomotorik. anak tak dapat hambatan itu dikurangi. b/d). tanggapan visual atau pendengaran bila kan anak mengalami kesukaran dalam dikte. merusak dan berkelahi. ingatan bahasa ekspresif. amphetamine. Sebaliknya bila anak sukar membedakan bunyi kata-kata haloperidol. berhitung sangat • Kadang-kadang ada gangguan koordinasi motorik kasar dan diperlukan ketajaman penglihatan dan pendengaran. menyalahkan. dikte. dikte. Bila anak motorik halus. Timbulnya kesukaran belajar pada anak dengan kerusakan jaringan otak biasanya karena: • derajat inteligensi menurun terutama sukar untuk berpikir abstrak.obatan (imipramine. — menyuruh anak membedakan bentuk. miring. dan mengusahakan agar anak dapat berkembang Bila ada tanda-tanda anak mengalami gangguan tanggapan sesuai dengan kemampuannya.tanda: — hiperaktivitas: selalu bergerak. yang hampir sama. Suasana belajar Penanganan yang menyakitkan ini menyebabkan anak malas belajar sehingAnak yang mengalami gangguan fisik sebaiknya dicari pega akhirnya kesukaran belajar akan timbul. misalnya: • Anak dengan gejala hiperkinetik. serta melatih purna.bentuk geometri dan membedakan antara garis-garis horizontal. bahkan dipukul. menulis. menindas atau memusehingga hambatan belajar dapat diatasi.fungsi tersebut telah dicapai. Anak selalu teringat pada suasana belajar gunya fungsi otak. maka anak Penyakit menahun misalnya: kekurangan darah (anemia). visual dan pendengaran. Sebaiknya gangguan atau baik karena tanggapan visual kurang sempurna. Bila tak ada kemajuan. kulinya.Penanganan Karena banyaknya gangguan yang dialami anak dengan kengenal orientasi dalam bidang. — menyuruh anak menyebutkan kembali kata-kata yang hampir bersamaan bunyinya misalnya: dor—tor. karena kaitan antara pengamatan rusakan jaringan otak. Anak mau belajar dan menurut apa yang dikatakan gurunya Gangguan fisik (kelelahan. Jika pengertian tentang bidang tidak mengikuti pelajaran dengan baik.

Sebaiknya orang tua atau guru tidak langsung memarahi anak bila anak tak mau belajar. unjukkan anak mengalami gangguan emosi atau tingkah laku. • t • . dir sama saja tanpa berbeda. . cemas atau menangis.hari natal pada bulan Juli . ‚ sukar membedakan huruf: d. 1) Menggunakan ketajaman pencerapan panca indera. hingga mampuan verbal. Persoalan dalam kehidupan emosi atau tingkah lakunya • kecakapan berhitung atau matematika jauh lebih baik dariEnglish dan Pearson berpendapat bahwa proses belajar akan pada membaca. 2. dengan sendirinya perhatian terhadap pelajaran menurun dan • membaca kata: dor. ini men ma ketajaman penglihatan. Anak ini sukar membaca gainya. kata-kata dalam kalimat. Mendekati anak untuk mencari penyebab atau latar belakangnya. negro – . • dapat mengulang . . menunjukkan anak mengalami ketegangan atau konflik. Perbandingan anak laki-laki : anak perempuan = 5 : 1 Gejala-gejala: __ sukar berpikir abstrak __ sukar membuat konsep berpikir. perhaPenanganan tiannya terhadap pelajaran berkurang sehingga prestasi belajarnya Anak dengan disleksia primer perlu bimbingan khusus untuk makin menurun. terutatak mau bergaul.Tetapi kadang. nergo bentuk tingkah lakunya. sebaiknya tugas mengajar diserahkan keluarga lain atau guru les yang dapat mengajar dengan sabar dan telaten serta disenangi oleh anak.rata-rata tinggi orang wanita Amerika 2„ meter . anak disuruh Kesukaran membaca. b. • kemampuan ketrampilan motorik lebih baik daripada keTetapi bila seseorang merasa sedih. dikte dan __ hiperaktivitas: tak bisa diam merangkai suku kata.bulatan. berhasil bila anak dapat memusatkan perhatian pada pelajaran. perabaan.musim hujan pada bulan Mei . Disleksia primer 1D a'<> Ciri-ciri: Ada kesukaran membaca terutama dalam mengin. Mungkin ada persoalan pada dirinya hingga mengganggu ‚ disuruh meniru bentuk bentuk geometrik: konsentrasi belajar. bujur sangkat dan sebagainya. 10% dari anak dengan inteligensi normal menderita disleksia primer. diminta untuk meniru garis-garis yang menghubungkan titik-titik di bawah ini (spatial relationship). melempar. . Bila orang tua di rumah merasakan dirinya tak dapat sabar dan telaten dalam mengajar anak. p. juga sukar mengartikan kalimat Adanya gangguan emosi dan tingkah laku pada anak/remaja sehingga timbul kesukaran belajar. jumlah dan waktu Contoh: . ‚ bila bentuk geometrik yang ditiru sudah benar. • penglihatan. meskipun kemampuan berhitungnya baik __ menarik diri: tak mau bergaul tetapi lama-lama kemampuan berhitung pun terganggu karena __ agresifitas: sering merusak.simbol huruf atau kata-kata. yaitu: Bila anak saat sekolah sering nakal. memukul dan sebasoal berhitung juga memakai kalimat. .110) tanpa contoh. kadang konflik anak terlalu dalam sehingga perlu pemberian 01 psikoterapi. Disleksia primer panjang. skema badan. mudah marah. diajar membaca. sehingga penyebab kesukaran belajar dapat diketahui dan prestasi anak dapat meningkat kembali.penduduk Indonesia: 10 juta. • sukar membedakan skema atau anggota badan sebelah kanan atau kiri.malu. persegi 1. misalnya: Contoh: ‚ mandi madin nrego __ kenakalan: sering mengganggu temannya Pada disleksia primer dengan gejala sukar membaca. Untuk itu anak perlu ditempatkan pada Penanganan Remedial Teaching yang akan mengajar anak dalam 3 hal. . akhirnya timbul kesukaran belajar. Keakraban hubungan orang tua atau guru dengan anak perlu diciptakan agar anak mau mengutarakan isi hatinya. Sebaiknyaguru atau orang tua waspada akan hal ini. Disleksia sekunder ‚ ditanya bedabentuk dalam gambar di bawah ini (visual figure-background perception). tetapi justru sering ditunjukkan dalam teratur. disebabkan kelainan biologis dan tidak didapatkan kelainan saraf yang nyata. tetapi dengan penuh pengertian dan kasih sayang menanyakan kepada anak apa sebabnya anak malas belajar. dan berusaha mengatasi persoalannya. • dapat menyebutkan atau membunyikan beberapa kata tetapi tidak dapat mengerti artinya atau menggambarkan maknanya. Pada anak biasanya kesedihan ‚ menyusun kata terbalik-balik (reversal) atau susunan kata tak mnadi tidak berlangsung lama. Kesukaran membaca (disleksia) ini dibagi 2 macam: Misalnya: Coba gambar bentuk segitiga. untuk ukuran panjang. padahal pelajaran matematika cukup menggambarkan masirig-masing bentuk geometrik tersebut baik dan derajat inteligensi normal (IQ: 86 . khawatir. bersalah. individu tersebut selalu termenung memikirkan persoalannya. hiperaktif atau menyen diri. alfabet tetapi tak dapat merangkai suku kata untuk membuat kata atau kalimat. tegrasi simbol.

menolak membaca. • sebenarnya dasar tekntic kemampuan membaca masih baik ( intak). Disleksia Sekunder • kemampuan membaca terganggu karena dipengaruhi oleh kecemasan. dor-tor. parit-parut muda-mudi. — Dihitung semua jumlah jari jari. — bundar: bola Penanganan anak disuruh menirukan kata-kata: bar-dar. — dilatih diskriminasi irama dalam nyanyian.. teman dan orang tuanya mencintai atau menyenangi anak. yang biasanya dapat ditangani oleh seorang psikolog atau psikiater. Pada saat inilah diperlukan kerja sama dokter anak dengan berbagai team ahli lain agar diagnosis kesukaran belajar dapat diketahui secara tepat. dan pendengaran. Y gambar bulatan mana dari urutan bulatan y yang sama dengan bulatan x Position in space dipakai pada anak yang sukar membedakan huruf: b. Gejala: Karen dasar kemampuan membaca sebenarnya baik. -. Diagnosis kesukaran belajar ini harus dilakukan secara teliti dan diperlukan team ahli dari. bolak-balik ‘. Dalam membuat dianogis sebaiknya diperhatikan sebab-sebab kesukaran belajar yang telah diuraikan. • kadang. yang mana ibu jari. PENCEGAHAN Agar frekuensi kesukaran belajar ini dapat dikurangi atau malah dihindari perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut: 1) Ciptakan suasana belajar yang menyenangkan. lengan ke bawah dan sebagainya. do — do . Contoh: lonceng berlagu -bentuk bulat. kemudian berhenti. Bila orang tua membawa anak tersebut ke dokter. tabung. atau banyak salah biasanya karena isi • perabaan bacaan mirip dengan konfliknya/ketegangannya atau anak — Diminta untuk meraba benda: teringat akan konfliknya/ketegangannya. stop-top taman-tamat. -.— ditanyakan pada anak (position in space).bentuknya bagaimana? — coba tirukan lagu benda ini! 3) Mengembangkan kemampuan bahasa: bahasa reseptif. Latihan membaca atau menulis dapat dilakukan di tempat Remedial Teaching. kotak dan sebagai• nya.kadang anak dibawa ke dokter bukan karena keluhan tak dapat membaca tetapi karena keluhan: — penyesuaian diri yang buruk — kenakalan — tidak mau pergi ke sekolah — neurosa — posisi yang terbalik pada urutan kursi. jari manis. Pertama-tama yang mengetahui gejala kesukaran belajar pada anak biasanya pendidik (guru). kurang motivasi belajar. Latihan: • bahasa reseptif: mengerti isi kalimat atau isi cerita. sehingga dapat ditentukan pendidikan dan pelajaran yang bagaimana paling sesuai untuk anak. pengobatan terutama ditujukan untuk menghilangkan gangguan emosi atau tingkah lakunya. sajak-sajak.i bundar. depresi.. — Pada saat membaca kadang-kadang penderita dapat membaca dengan baik. biasanya dibawa ke dokter anak ( pediater). dengan tujuan untuk mengatasi kesukaran belajar anaknya. jari kelingkung.. 2) Mengembangkan integrasi dua atau tiga macam pencerapan: penglihatan.telinga kanan — Coba ditarik: — tungkai ke muka — tungkai ke belakang — lengan ke samping kanan/kiri — lengan ke atas. Kemajuan biasanya cepat karena dasar kemampuan membacanya memang masih — tabung ouiat uan seoagamya.do/00' re 7 mi N gangguan psikosomatik dan sebagainya. — Membaca lalu berhenti. . dan bahasa ekspresif.. sesudah benda tersebut diraba baik. jari telunjuk. mengutakan maksud hati atau isi pikirannya. --. d. kubus.. jari tengah.. tetapi kemampuan membaca tersebut digunakan secara kurang efektif karena dipengaruhi faktor emosi. • pendengaran — Anak disuruh menirukan nada tinggi dan nada rendah.Anak harus merasakan bahwa guru. berbagai disiplin keilmuan. lalu membaca banyak salah. gangguan penyesuaian diri atau gangguan kepribadian. Ditanya: — benda apa ini? coba raba . DIAGNOSIS KESUKARAN BELAJAR — kotak persegi panjang — kubus: • Skema badan --->posisi anggota badan: — ditanya mana: — telinga kiri — tangan kanan — mata kiri . p (reversals). staf bimbingan dan penyuluhan sekolah atau orang tua anak tersebut. • bahasa ekspresif: menceritakan kembali isi cerita.ditanya apakah bentuk benda ini. perabaan.

Inc. 130 : 393 – 399. Fathers of Sons with primary neurotic learning inhibitions. Am J Orthopsychiat 1967. RINGKASAN – – – – Telah kami bicarakan mengenai: Definisi belajar dan kesukaran belajar. Des. 33 : 665 – 671. Cohen TB berpendapat bahwa kecemasan ringan dapat meningkatkan motivasi belajar tetapi kecemasan berat dapat menurunkan prestasi belajar. 34 : 6969 – 704. Jiwa. New York: 1972. Specific Reading Disability. KEPUSTAKAAN 6. 37 : 744 – 751. koordinasi motorik. 34 : 95 – 101. Cermin Dunia Kedokteran No.Graw Hill Company. Varekamp LCV. 9 : 444 – 450. 1983. Masalah anak-anak dengan inteligensi superior. 2. 2) Hindari kelelahan fisik atau penyakit menahun agar gariah belajar anak tidak terganggu. Silver AA et al. 3: 54 – 58. New York. tanggapan ruang/ orientasi bidang dan bahasa). Anwar AID. 35. Jilid 2. 15. 1. Arch Gen Psychiat 1963 . Intelligensi yang tersembunyi. pp 662 – 698. Learning Disabilities. 1972. Cohen TB. sehingga dapat diketahui derajat inteligensi anak meskipun tes inteligensi kadang-kadang dapat keliru hasilnya terutama bila anak tak bersedia mengerjakan "tes inteligensi dengan baik sesuai dengan kemampuannya". Reading Disability: Teaching Through Stimulation of Dificit Perceptual Areas. pp 445 – 455.Dermott JF. Anak yang tidak sanggup membaca. in Childhood. Prediction of Underchievement in kindergarten Children. 16. Bisgyer JL et al. 17. 5. pp 774 – 7 87. Thompson LJ. Sajono T. dapat dilakukan tes inteligensi oleh seorang psikolog. July 1969. 2: 1 – 7. sebelum mengatakan bahwa anak ini bodoh.2:47–55. 8. Tahun II. Visual Perception in the Brain Injured Child. 1972. New York: International Universities Press. misalnya:berdiri di muka kelas. 4) Gangguan emosi dan tingkah laku dapat dikurangi atau dihindari agar tidak mengganggu konsentrasi belajar atau kemampuan membaca anak. 6) Guru atau orang tua sebaiknya selalu bersikap konsisten (tetap) pada anak. 1984 45 . A Research approach to reading retardation in childood Psychopathology by Harrison SI and Mc. International Universities Press. Learning Disturbance in Childhood in Manual of Child Psychopathology by Wolman B et al. 5) Guru atau orang tua sebaliknya dapat memperkirakan derajat inteligensi anak dengan memperhatikan kemampuan belajar anak secara teliti. 12. Inc. Am J Psychiat 1973. dan justru harus diciptakan keakraban hubungan dengan anak sehingga anak dapat mengutarakan kesulitannya dengan bebas. kognitif. membuat PR lebih banyak. Special Classes for Emotionally disturbed Children Am J Orthopsychiat 1964. Grunebaum. Am J Orthopsychiat 1962. English OS and Pearson GH. 4. Gubahan K. 11. Tahun X. Bila orang tua ragu-ragu. Help your Child succeed in School. 3. Masdani J. Tahun XIII. Dermott JF. International Universities Press Inc. 1980.Dennott JP New York. 14. – Bila anak berbuat salah tunjukkan kesalahannya. Psychopathology by Harrison SI and Mc. Cacat mental dan kesulitan belajar. Dewan Nasional Kesejahteraan Jakarta. 3) Sebelum anak diajar membaca. 7. Difficulties in learning in Childhood Psychopathology by Harrison SI and Mc. 1973. Jiwa. Jiwa. Bakat dan prestasi. Abdul Syukur. Bila kesalahan ini dilakukan berulangkali dan disengaja. Nason LJ. Mc. Sebab-sebab dan penanganan kesukaran belajar. Am J Orthopsychiat 1963. 32 : 462 – 472. 1980. anak perlu mendapat hukuman. 10. Anak-anak yang berkelainan. Eisenberg L. Frostig M. Silver AA et al. 9. Cara pencegahan timbulnya kesukaran belajar. Tahun XVI. 1972. pp 457 – 486. Jiwa. April 1977. Am J Orthopsychiat April 1977. Indah Jaya Bandung. Tetapi sebaliknya guru atau orang tua menyelidiki sebab dan latar belakang anak mengapa sampai berbuat salah atau nakal. menulis dan berhitung perlu diteliti apakah fungsi-fungsi tertentu yang diperlukan untuk persiapan belajar sudah berkembang dengan baik (fungsi sensomotorik.– Harus dihindari terjadinya situasi ketegangan saat mengajar anak. Rabinovitch RD et al. Heinicke CM. 4 : 81 – 87. 13. Cara membuat diagnosis. – Bila anak berbuat baik juga harus diberikan pujian oleh orang tua/guru agar perbuatan baik ini selalu diulangi. Psychiatric implications of brain damage in children. Contoh: Anak tidak membuat pekerjaan rumah beberapa kali. Hardjawana B. perlu mendapat hukuman.

> jelas paman/bibi — orang tua --. orangtua — kakek/ nenek atau paman/bibi menjadi kabur. sebaiknya anak dapat merasakan bahwa ia disayangi. 1984 . diharapkan keluarga. sikap orang tua — muka masam/tak tersenyum — suara tak enak atau nada suara yang keras/nada marah. dihargai dan diterima dalam keluarga. taat pada tatatertib dan suka bekerja. batasan sistem orang tua anak. Kecuali bila orang tua sedang tidak ada di rumah. ia selalu dapat mengharapkan bantuan dan pertolongan orang tua.Pendidikan Anak Usia Balita dr. Orang tua harus dapat mengusahakan suatu lingkungan hidup yang sebaik-baiknya bagi anak. mereka harus tahu bahwa orang tua tetap sayang kepadanya. disenangi. 35. Marah maupun hukuman jangan ditujukan pada diri anak tetapi pada kesalahan atau perbuatannya. Sistem kakek/nenek atau paman/bibi bila se rumah. Endang Warsiki Ghozali Bagian Psikiatri Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga/RS. Bila ada paman/bibi atau kakek/nenek yang tinggal serumah. dengan syarat pendidikan mereka tidak berbeda dengan orang tua. dan diterangkan juga alasannya dengan kata-kata sederhana dan singkat sesuai daya tangkap anak. Batasan ketiga sistem ini harus jelas. yakni dalam keluarga saling tidak acuh. saling tidak memperhatikan kebutuhan masing-masing seperti hidup sendiri dan tidak ada komunikasi yang baik dalam keluarga. Hanya dalam suasana demikian anak dapat memiliki kepercayaan diri sendiri. maksudnya orang tua jangan terlalu ikut campur atau selalu mengatur aktivitas anak.> jelas Keluarga. — tak mengijinkan atau memberikan apa yang diinginkan 46 Cermin Dunia Kedokteran No. Justru ini tidak boleh terjadi di dalam keluarga. — sikap yang tak membenarkan. sebaiknya yang memegang peranan dalam penentuan pendidikan anak adalah orang tua. Di dalam keluarga biasanya ada 2 atau 3 sistem yakni : 1. tidak tergantung kepada orang lain. Hal sebaliknya juga tidak baik terjadi dalam keluarga bila batasan ketiga sistem di atas menjadi terlalu jelas atau terlalu kaku/jauh. Diharapkan agar orang tua dapat merupakan contoh yang baik bagi anak. N y . karena segala peranan dan tingkah lakunya dapat ditiru anak. yang sangat penting dalam perkembangan kepribadian anak. Dr. misalnya telunjuk ditunjuk• kan ke atas. Soetomo.> jelas kakek/nenek — orang tua --. Cara menunjukkan pada anak bahwa orang tua tidak setuju dengan perbuatan atau tindakan anak yang kurang baik : • Pertama-tama anak diberitahu bahwa perbuatan yang dilakukan tidak baik. Surabaya Sebelum dapat mendidik anak dengan baik. menjadi orang yang berguna. Baik dalam mendidik anak usia balita maupun dalam mendidik anak/remaja. Tetapi begitu orang tua sudah berada di rumah lagi maka segera orang tua yang memegang peranan kembali. janganlah terlalu mengatur urusan orang tua atau selalu menentukan pendidikan anak. Demikian juga kakek/nenek atau paman/bibi yang tinggal se rumah dengan orang tua. Penting juga keyakinan anak bahwa bila timbul kesulitan. • Jika anak tetap membandel. Sistem anak 3. terutama orang tua yang melakukan peranan dalarn mendidik anak merupakan keluarga yang baik yaitu: • harmonis • saling pengertian • saling menghormati • saling menolong atau mendorong • batasan hubungan fungsi/sistem orang tua — anak --. yang kemudian sesudah itu berbaik lagi seperti semula. tak ada gejala gejala kecemasan yang berat. Misalnya kelak ia dapat berdiri sendiri. terutama orang tua berfungsi utama dalam pendidikan anak yang baik. Walaupun kadang-kadang anak melanggar tata tertib sehingga mereka patut menerima hukuman. Jika demikian. ataupun sebaliknya anak jangan mengatur segala urusan orang - tua. diperhatikan. pendidikan anak dapat dititipkan sementara pada kakek/nenek atau paman/bibi. supaya ia dapat berkembang ke arah yang diinginkan. Sistem orang tua 2.

Dengan demikian komunikasi antara anggota keluarga selalu terjadi. Dengan melatih bekerja. bintang (lambang). Bila anak merasakan bahwa orang tuanya menyayangi. orang tua dapat memukul pantat/paha anak. Dalam mendidik anak usia balita. Misalnya : • Pada waktu tertentu (waktu makan. Diusahakan agar hubungan orang tua dan anak cukup akrab. menghargai. yakni dengan memberi tugas sehari-hari yang harus dikerjakan di rumah. hal ini sering mengakibatkan gairah kerja anak berkurang. • sampai ke mana ia boleh pergi. sehingga anak mendapat bimbingan yang • Bila tetap membandel terus. anak dapat melakukan identifikasi dengan baik terhadap orang tuanya. melainkan atas kesadarannya sendiri. Misalnya cara orang tua memberitahu anak bila melakukan perbuatan yang salah: "Kamu tak bisa melakukan hal seperti ini. orang tua harus ingat juga untuk memuji atau memberi penghargaan bila anak bertingkah laku baik. bukan diri anak sendui. Saya tahu dan percaya biasanya kamu tidak berbuat demikian. misalnya : • membersihkan tempat tidur • menyapu rumah • mengemasi meja makan • membersihkan sepatu dan sebagainya Tugas yang diberikan sudah tentu harus sesuai dengan umur anak. asal pujian itu sifatnya wajar saja. • menghargai atau memperhatikan milik orang lain. sehingga anak merasa bebas untuk mengutarakan segala isi hatinya maupun persoalannya terhadap orang tuanya. gangguan organik otak. boneka. Sebaiknya anak dibiarkan melakukan sesuatu menurut rencana dan kehendak mereka sendiri. Tentu saja anak menjadi sombong bila tingkah laku baik maupun buruk selalu dibenarkan dan mendapat pujian. penuh pengertian dan pertimbangan. Hadiah harus diberikan segera sesudah tingkah laku anak yang baik dilakukan. Dengan memberikan penghargaan pada anak. Usaha orang tua agar dapat menambah kesenangan dan eratnya hubungan kekeluargaan misalnya : • minum teh bersama • makan bersama (family table talking) • permainan bersama • rekreasi bersama • bergurau bersama • perayaan hari ulang tahun dan sebagainya. Lambang nyata yang diberikan orang tua pada tingkah laku anak yang baik akan terus mengingatkan anak terhadap keberhasilannya. 1984 46 . hebat. Batasan-batasan tingkah laku anak ini maksudnya melatih anak supaya ia dapat mengendalikan diri serta mengenal disiplin dan tanggung jawab. tergantung macam kultural dan situasi sosial. anak menjadi malas (apatis) dan selalu tergantung kepada orang tua. Orang tua sebaiknya merangsang inisiatif anak dan memberikan kebebasan anak untuk berkembang. tidak akan berbuat baik bila tidak diberi upah. misalnya : menyapu.Hukuman-hukuman ini menitikberatkan perbuatan anak yang salah. Ini tidak saja merangsang inisiatif anak. lain kali jangan ya. angka-angka (points). bekerja tidak atas perintah. radang otak. Janganlah beranggapan bahwa dengan memuji anak akan menjadi sombong (besar kepala). melainkan juga daya ciptanya. Melatih tanggung-jawab pada anak juga harus diajarkan. orang tua sekaligus membesarkan kepercayaan anak pada dirinya sendiri. anak akan belajar bertanggung jawab atas pekerjaannya. berlari saat menyeberang di jalan yang ramai. kok saya tidak pernah diberitahu?" Persetujuan terhadap tingkah laku anak yang baik dapat berupa : • pujian • tersenyum • ucapan terima kasih atas bantuannya • perubahan dalam sifat atau nada suara : wah-wah. baik dalam memecahkan persoalannya. • ciuman atau pelukan • memberikan sesuatu yang diingini anak • memberi penghargaan berupa hadiah yang nyata : gula-gula. merasa kurang dicintai sebab terlalu disakiti badannya. waktu tidur) anak harus sudah berada di rumah. Dengan demikian diharapkan anak dapat bekembang menjadi dewasa dengan baik. Ini agar tidak timbul rasa dendam pada anak dan kehilangan kepercayaan dirinya. • akan membiasakan anak. uang. • melawan permintaan orang tua yang cukup beralasan dan sebagainya. tidak boleh terlampau banyak sehingga sangat membatasi aktivitas anak dalam segala bidang. anak akan merasa bangga dan senang serta menambah kepercayaan dirinya. karena menyebabkan rasa dendam anak pada orang tua. anak. • pekerjaan-pekerjaan yang harus dilaksanakan tak boleh dilupakan (melatih tanggung-jawab anak). perlu diperhatikan : • usia anak • perkembangan jiwa anak • adakah kelainan biologis pada anak misalnya : kelainan metabolisme. trauma Cermin Dunia Kedokteran No. jangan terlalu keras atau sampai berlebihan (supaya kapok). hanya anak yang nakal saja yang berbuat demikian." Jika anak dihukum bila bertingkah laku buruk. Mungkin masih banyak lagi aktivitas lain yang tidak boleh dilakukan oleh anak. naik di tempat tinggi sekali. Bila anak terus menerus diperintah. Pukulan ini hanya sebagai peringatan. Aturan-aturan ini hendaknya membantu dan membimbing anak. • tak boleh memukul saudara atau teman tanpa sebab • tak boleh melakukan aktivitas yang sangat berbahaya misalnya: bermain api. bersikap tetap (konsistensi) dan berwibawa serta melatih disiplin. Tetapi janganlah selalu menjanjikan anak akan memberi sesuatu/hadiah bila melakukan kebaikan karena : • orang tua mungkin tidak dapat memenuhi janjinya. Walau sebenarnya dalam hati kecil mereka bertanya: "Bagaimana ya tingkah laku yang salah. sehingga anak dapat mengerti apa yang diperbolehkan dan apa yang tidak dibolehkan. Bila kita memuji hasil karyanya meskipun hasilnya itu kurang baik. Batasan tingkah laku anak yang merupakan aturan tata-tertib dalam keluarga akan merupakan pedoman bagi anak-anak. 35.

1-1½ tahun –Dapat memegang cangkir dengan jari-jarinya –Dapat menaikkan cangkir dan meminumnya. misalnya karena kekeliruan cara mendidik orang tua. berbicara saat makan (tidak kaku). Dengan mengetahui perkembangan jiwa anak.menyiapkan . –Dapat lancar bergaul & benbicara saat makan.dapat mengkoordinir antara mengisap. 4-5 tahun KEMAMPUAN BERBICARA Umur Tujuan Diharapkan Tercapai Kemampuan. Ekspresi muka. ketrampilan motorik. – Perkenalkan makanan bubur sehari-hari disuapkan dengan sendok kecil. Bila ada kelainan biologis pada anak. – Dapat mengenal botol susu dengan melihat. menelan dan bemafas Aktivitas yang dianjurkan – Ubahlah posisi menetek bila ada kesukaran mengisap. –Diminta anak untuk bercerita saat makan mengenak hal-hal yang terjadi hari ini (kejadian di sekolah waktu bennain-main). –Dapat makan sendiri di me2½ . mental dan sosialisasi anak. bila jumlah nasi banyak anak malas makan. tahun –Dapat membedakan makanan dengan benda yang tak dapat dimakan. dan latihan berak dan kencing pada tempat yang sesuai (WC/ kamar mandi . aktivitas bermain. –Diberi penerangan mengenai aturan makan. – Dapat memegang botolnya sendiri. –Jangan memaksa anak waktu makan. kita dapat mengobservasi apakah anak sudah berkembang seperti yang diharapkan umumnya pada anak normal atau mengalami kelambatan. tuk mengembangkan : – Dapat menggerakkan ta. –Diajarkan agar anak sudah dapat : . MAKAN Umur Tujuan Diharapkan Tercapai – ada refleks mengisap – dapat menelan bubur .2½ ke dalam mulut dengan benat. – Dudukkan anak di kursi tinggi untuk bersama-sama makan di meja dengan keluarga . sendok. –Masih sukar memasukkan sendok ke mulut –Teruskan memberi makanan yang dapat dipegang : roti biskuit. – Berilah makanan path anak sesuai dengan kebutuhannya.4 ja dengan sedikit makanan tahun tercecer. mata. hal ini dapat merupakan salah satu penyebab terjadinya kelambatan perkembangan fisik. – Perkenalkan cangkir atau gelas dengan cairan sedikit untuk diminum. Menangkap suara. – Tawarkan sendok untuk dipegang bila ada perhatian. –Layanilah anak makan dengan cara yang menarik/menyenangkan. –Senang membantu mengatur meja makan (piring. –Diberanikan untuk makan sendiri dengan sendok. –Mulai menggunakan sendok diputar-putar di mangkok. – Perkenalkan dan berilah – Lidah digunakan menggerakkan makanan dalam makanan roti biskuit unmulut. –Berikan minuman sesudah makan supaya tak banyak minum.gerakan tangan ke mulut ngan ke mulut .melayani tamu/orang tua saat makan. bunyikan. gelas). tetapi dapat dipakai sebagai pedoman untuk mengetahui apakah perkembangan anak terlambat atau tidak. 1984 . – Family Table talking 1-3 bulan –Dapat makan sendiri dengan baik. Bimbingan pada anak usia balita ini meliputi melatih anak dapat makan sendiri. – Letakkan anak dalam posisi relaks dan menyenangkan pada saat memberi makan. ba1 -3 –menggerakkan bulan dan bila mendengar suara dekat telinganya –tersenyum bila dirangsang sosial (dibuai) Aktivitas Yang Dianjurkan –Observasi. 35. –Mendorong anak untuk melakukan kebutuhannya sendiri (self help) –Berilah kesempatan pada anak melatih ketrampilan menyeduk nasi. Di bawah ini akan diterangkan cara membimbing anak usia balita (The Washington Guide) untuk orang . –Berilah makanan sedikit dulu.kelahiran rudapaksa kepala dan sebagainya. sendok dapat dimasukkan dengan mudah & mengambil nasi juga mudah. pergerakkan badan bila suara di. – Dapat minum di gelas (di cangkir) dengan bantuan. –Tersenyum dan berbicara pelan dengan nada menyenangkah sambil : 9-12 bulan 48 Cermin Dunia Kedokteran No. guru dan sebagainya. –Sering bermain dengan makanan. –Dapat memegang gelas kecii dengan tangan. –Diajarkan anak biasa bergaul. Bila tidak ada kelainan biologis pada anak maka sebab kelambatan perkembangan anak pada umur balita mungkin karena sebab lingkungan. – Makan dengan jari jari. kemampuan berbicara. –Dapat minum tanpa tumpah. –Dapat memasukkan sendok 1½ . –Mendorong anak untuk membantu mengatur meja makan. A. dap at makan biskuit. –Berila h kesempatan untuk makan sendiri dengan pining & cangkir dari plastik/seng yang tidak pecah –Sebaiknya pining cekung. –Dapat mengambil nasi dengan sendpk nasi (centong) –Membutuhkan sedikit bantuan sejak makan di meja. pengaruh teman.tua agar anak dapat berkembang normal seperti yang diharapkan sesuai dengan usianya. Tentu saja bimbingan ini tidak diperuntukkan anak dengan keterbelakangan mental (retardasi mental) yang memang sudah terlambat dalam perkembangannya. – Mulai memegang sendok.toilet training).dilatih memegang botol 4-8 – Dapat mengunyah makanbulan an.

lidah –Dapat menyebut 2 kata : mama.duduklah . dada – pipis.ambilkan bola . yang spesifik untuk orang tuanya. Menangkap pembicaraan –dapat mengerti nilai macam-macam uang logam. kuda (± 100-200 kata) –Sering menyebut dirinya aku/saya daripada namanya (mulai pakai kata ganti orang). Kemampuan A. burung. –dapat menyebut nama benda yang digambar. minta kue –Dapat menyebutkan namanama benda di dalam gambar: kucing. Kemampuan A. kemampuan A. Menangkap suara –memperhatikan orang yang mengajak bicara –Menyatakan keinginan dengan isyarat –Melihat keanggotaan keluarga bila namanya dipanggil. 1984 49 . mimik. 1½-2½ tahun dung.rasa tak nyaman .macam cerita .mandi . memberi makan. ke kebun binatang lalu diskusikan dengan anak. –Ajaklah anak berbicara selama makan –Sebutkan & hitunglah jumlah benda-benda di meja –Usahakan agar anak melihat muka kita selama kita menyebut nama benda –Sediakan waktu ± Ya jam sehari untuk menerangkan nama benda atau binatang dalam gambar/ buku.bukapintu . mengatakan keinginannya. anjing.da. –Bicaralah dengan bayi selama merawat. sambil menunjukkan barangnya. Mengeluarkan kata-kata/ kalimat –Dapat mengatakan 2 macam kata-kata yang berbeda misalnya : 1. alat rumah tangga.berikan adik . –Godalah bayi dengan menggelitik sampai tertawa. sajak.nyanyian.memegang .aktivitas apa akan dilakukan –Berikan kesempatan anak untuk memainkan peranan cerita yang dikarangnya Cermin Dunia Kedokteran No. Mengeluarkan kata-kata/ kalimat –dapat menyebut dirinya laki-laki/perempuan. –dapat mengerti giliran bermain –dapat melaksanakan perintah orang tua. 35. makan. –Diberanikan anak untuk Kemampuan A.cerita . di muka. Menangkap Pembicaraan –Bisa menunjukkan bagian tubuh yang disebut (hi- . bola –dapat lancar bertanya –dapat menyebut 4 macam warna –Ajaklah anak bermain dengan benda-benda yang berwarna –Diajarkan anak menyebutkan dan mengatakan/ menggunakan kata-kata dengan benar –Bentuklah kelompok anak-anak untuk bergiliran menyebut nama-nama benda di buku gambar – Ijinkan anak untuk memilih sendiri: . B. ma-ma – tanpa arti. Mengeluarkan suara –Mengeluarkan 3 kata lagi selain mama. berikan ke ibu B. 9-12 B.sakit . dada. m –dapat bereaksi dengan suara bila diajak bicara –dapat bicara da.lapar A. –Kadang-kadang dapat menyebutkan nama benda yang diminta. di belakang.B. –Tunjukkan pada anak ucapan kata-kata dari mulut ibu.makan .berdirilah . –Diberanikan anak untuk berkata-kata dan mengatakan apa yang diinginkan. –Tunjukkan nama kegunaannya.bermain-main 2½-4 tahun 1-1½ tahun –Bari petunjuk nama barang untuk makan.datanglah ke sini –Berilah suara dari bibir lidah di mana bayi dapat meniru (melatih bicara) –Ajaklah bicara bayi bila sedang : . jangan memakai bahasa isyarat. –Berilah perintah sederhana : . –dapat bercerita/menyanyi –dapat menyebutkan semua huruf abjad –Bacalah cerita keluarga/ anak-anak humor dengan lebih terperinci (detail) –Dilatih anak untuk melakukan perintah orang tua . mata) –Dapat melaksanakan 2 . Kemampuan A.3 perintah secara verbal misalnya : 1. –Bila dapat peganglah bendanya lalu tunjukkan namanya. di atas. Mengeluarkan suara bulan –Dapat meniru suara tertentu misalnya : –batuk-batuk –suara dari bibir. –Tampak perhatian dengan perintah sederhana. memandikan dan sebagainya. Menangkap pembicaraan –dapat mengikuti cerita TV sampai lama. B. –Berilah jawaban singkat sederhana pada setiap pertanyaan anak –Ajaklah rekreasi: ke laut. ke bioskop. Menangkap suara –Bila nama bayi disebut bayi bergerak-gerak.bukalah sepatumu –Dengarkan keterangan anak tentang gambar yang dibuat. –dapat mengerti perintah lebih panjang (3-4 perintah) B Mengeluarkan pendapat –dapat menyebut macammacam nama uang logam –dapat menjawab pertanyaan dengan baik –dapat menerangkan arti kata: topi.tutup pintu . bennain bola 2.meraba . bersuara: dada baba –Ditawarkan mainan dengan suara – badan bergerak akan memegang.macam permainan . –dapat memilih benda yang lebih kecil atau besar bila disuruh –dapat mengerti kata depan: di bawah. ambil bola di meja 2. Menangkap suara –Mata dapat mencari sumber suara –dapat membedakan suara menyenangkan (musik-tertawa) dan menegangkan (suara keras-menangis) –dapat menaikkan kedua tangannya bila ibu datang 4-8 bulan mengucapkan: "Ikut saya" B. Mengeluarkan suara –tertawa keras bila digoda –dapat bersuara huruf hidup ba ba di di huruf mati : m.membuai bayi –Hindari bayi agar jangan menangis lama dan terus menerus. Mengeluarkan suara –keluar suara mengisap dalam menangis dapat dibedakan : . 4-5 tahun -Teruskan untuk menunjukkan nama benda yang dilihat & dipakai anak. –Diberanikan anak untuk mengulangi : . –Usahakan kontak mata selama bicara –Tirukan suara yangdiucapkan bayi.

menulis de ngan kertas dan pensil berwarna —Berilah anak mainan seperti : kubus.cat air . –Dapat mengambil barangbarang kecil. boneka. —Dapat bangun sendiri ke posisi duduk —Dapat merangkak —Mula-mula pegangan dalam posisi berdiri —Lama-lama berdiri sendiri. —Dapat membalik-balik halaman buku BERMAIN Umur Tujuan Diharapkan Tercapai Aktivitas Yang Diharapkan —Diam bila digendong —Memandang muka orang lain dan benda di sekitarnya.malam – Berilah kesempatan anak untuk : . –Menangkap botol/mainan dengan kedua tangannya. —Berjalan naik tangga dengan bantuan. 1984 . Dilatih anak dituntun untuk latihan berjalan —Ajaklah anak bermainmain kapal terbang untuk latihan memegang dengan jari-jari (juga disediakan benda-benda. cangkir. cangkir.ganis bersilang –Dapat menggambar terdiri dari 3 bagian – Biarkan anak melakukan kombinasi macam-macam mainan dan membutuhkan benda-benda dari : . —Ijinkan bayi untuk bangun berusaha berdiri —Berilah kesempatan dan tempat untuk latihan bayi merangkak.papan tulis – Keseimbangan badan baik – Dapat meloncat-loncat – Dapat berjalan dengan : . 1½-2½ tahun –Dapat berlari-lari –Dapat naik & turun tangga dengan 1 kaki –Dapat melempar bola dengan tangan di atas bahu –Dapat meloncat di tempat. lalu dapat duduk sendiri. misalnya: sendok.kapur . kubus dan sebagainya) —Memberi kesempatan untuk melatih anak berjalan dan menaiki tangga dengan pertolongan —Memimpin anak dalam aktivitas membalik halaman buku. boneka kain dan benda lunak lainnya —Mulai m emperkenalkan anak untuk berayun-ayun —Berilah mainan yang dapat didorong kesekitarnya. ku: bus dan sebagainya yang beraneka warna –Berikan juga mainan-maman kecil yang lunak sampai keras atau yang berbunyi –Bantulah bayi dalam posisi duduk bila kepala dan punggung sudah tegak stabil.bulatan . –Dapat memindahkan main4-8 an dari satu tangan ke tabulan ngan lainnya. merangkak waktu turun tangga. menani) guna memperbaiki koordinasi motorik.menyilakan tamu makan.tumit 4-5 tahun– .berayun-ayun . misalnya kubus. benda-benda plastik.pensil .tanah liat .–Diajarkan aturan tata tertib pergaulan misalnya : . bola. –Ajaklah bayi bermain ci .luk . –Berikan macam-macam benda berwarna lunak 1-3 bulan 1-1½ tahun 4-8 bulan –Bermain dengan tubuh sendiri –Mencari benda-benda dan mencoba memegangnya serta memukulnya – hal ini selalu diulanginya –Dapat memnedakan orang 50 Cermin Dunia Kedokteran No.memanjat – Berikan kesempatan anak aktivitas menggambar dengan : . —Diberanikan bayi untuk dipegang. –Mula-mula duduk dengan sedikit bantuan dengan kepala & punggung tegak. —Dapat berjalan berapa langkah tanpa bantuan. diraba & digendong ibunya —Berikan ayunan mainan berwarna yang dapat dilihat anak & tak dapat dijangkau dengan tangannya. 9-12 bulan 2½-4 tahun –Berjalan turun tangga dengan kaki bergantian –Dapat meloncat dengan satu kaki selama ± 10 detik –Dapat meniru : . lalu anak diberanikan untuk mencobanya – meniru menulis garis lurus – membuat menara – Berikan sepeda roda 3 dan melatih kaki anak menjalankan pedal sepeda. 35.ujung jari kaki – Dapat meniru gambar segi empat – Dapat menangkap bola yang dilemparkan – Berikan musik dan permainan untuk menyelaraskan koordinasi tangan & kaki (meloncat-loncat. turun tangga – Melatih anak melihat suatu kegiatan.mengucapkan terima kasih . duduk KETRAMPILAN MOTORIK Umur Tujuan Diharapkan Tercapai Aktivitas Yang Dianjurkan – Kepala dipegang ke atas hati-hati bila bayi telungkup 1-3 – Kepala dapat tegak bila dibantu dalam posisi duduk.ba berikan waktu bayi untuk bermain sendiri dengan bagian-bagian tubuhnya . bulan – Dapat mengikuti semua obyek yang dapat dilihatnya –Tempatkan bayi dalam posisi telungkup –Bantulah bayi dalam posisi duduk dengan kepabanya tegak –Berilah kesempatan untuk melihat aktivitas semua orang –Berikan macam-macam mainan. –Dapat mengendarai sepeda roda 3 –Dapat meniru garis lurus (vertikal) –Dapat membuat menara dari 4 balok atau lebih – Memberi kesempatan pada anak untuk mempraktekkan dan mengembangkan aktivitas – lari-lari – naik.

menari-nari .Interval anak tidak kencing. .Biasanya 1-2 kali sehari .Yakinkan pada anak untuk mengganti popok bila basah karena ngompol/ berak sehingga anak mulai mengalami perbedaan rasanya bila popok basah dan kering.Jika pakai pispot.melap. -Lebih menyenangi alat mainan -Menyenangi aktivitas berjalan -Menarik-narik benda mainan -Senang melempar.Dudukkan anak pada toilet (jamban) WC atau pispot pada saat yang tepat untuk waktu yang pendek. . .batu .kursi goyang . misalnya: membaca koran. cat air. misalnya : . 1-1½ tahun -Bermain sendiri atau betmain dengan anak lain.Hargailah anak bila berhasil berak .tidur . setiap hari . mis.Kadang-kadang anak harus diingatkan untuk kencing sesudah : .Lanjutkan melakukan interval yang teratur dalam melatih kencing & berak. 4-5 tahun -Dapat bermain drama dan perhatian terhadap pergi tamasya -Senang memotong dan melekatkan benda menjadi bentuk benda yang kreatif -Menyelesaikan semua aktivitas. menyapu. -Perkenalkan dengan anak lain meskipun anak belum dapat bermain rukun dengan anak lain (selalu mau menang sendiri) -Berilah alat mainan musik.Perhatikan tanda-tanda yang mengatakan anak kencing atau berak . . tidak lebih dari 1-2 jam.12 bulan -Dapat bermain berdampingan anak lain. -Lanjutkan permainan antara ibu dan bayi.benda-benda yang dikenal .Mulai menunjukkan pola yang teratur dalam kencing dan berak . buku & majalah -Doronglah anak agar meniru aktivitas orang dewasa. -Berikan alat-alat bermain baru yang dapat dibentuk dan dirasakan seperti : . la akan kencing/berak 2½ -4 tahun -Mulai bermain bersama dengan anak lain (helpmate) yakni : .kayu misalnya : . benda -Lebih senang bermain dengan 2-3 anak 9-12 bulan -Dapat menaruh dan mengeluarkan benda dari kaleng -Dapat memeriksa obyek yang dipegang di tangan -Dapat membetikan mainan ke orang lain tanpa jatuh (lepas) --Mencoba mengeluarkan benda dari genggaman ibu.Berilah pakaian yang mudah dibuka anak bila berak/kencing .asing dari keluarganya. -Didorong untuk melukis dengan cat air dan menggambar .Bereaksilah cepat pada tanda-tanda anak akan kencing dengan mengajak anak ke kamar mandi atau dengan melepaskan celananya.Didorong untuk menulis angka-angka dan huruf .ada cerita pendek -Bimbinglah tangan anak secara aktif menggunakan: kapur. menyapu.tanah liat . -Mengeluarkan kata-kata bi. -Dapat main bersama-sama (ci-luk-ba) dengan ibu dan anak lain. mengambil benda kemudian melempar lagi -Sering meniru tingkah laku orang.makan . .meloncat-loncat . kegiatan lain. : menggelindingkan bola.pasir . binatang .Dapat diperkenalkan untuk menggambar dengan: pensil berwarna. .naik kuda -Diperkenalkan buku anak-anak dengan berisi . 9. atau keras yang dapat dipegang bayi -Berikan mainan yang terapung waktu mandi.Akan ada gerakan perlistatik usus akan berak bila anak ditaruh di WC pada saat yang tepat.air . pensil dan lain-lain.Senang membuat benda yang dapat dikenal dari tanah liat -Berilah kesempatan untuk memotong dan melekatkan benda-benda -Berilah benda-benda mainan untuk membangun bangunan yang kuat.kayu dibuat mobil. -Didorong untuk bermain musik & menyanyi -Didorong untuk ikut berpartisipasi dalam kelompok : .Dapat menunjukkan celana basah 1-1½ tahun 1½-2½ tahun -Mengetahui lebih dahulu kebutuhan untuk kencing/ berak.ayunan . Umur MELATIH KENCING DAN BERAK DI KAMAR MANDI DAN WC Tujuan Diharapkan Tercapai Aktivitas Yang Dianjurkan .tanah liat dibuat kue -Dirasakan pada anak alat yang berayun-ayun misalnya : . tetapi belum dapat bermain bersama menurut aturan -Dapat menggunakan mainan besar & kecil -Cara bermain kasar dan kacau serta lebih lama daripada sebelumnya -Senang mendengar sajak dan nyanyi di TV -Dapat membangun sesuatu yang baru dari benda mainan.sabun .berwarna-warna .Hargai anak bila berhasil berak .manyanyi 1½-2½ tahun .membigi mainan dan bergiliran bermain -Dalam bermain banyak menunjukkan fantasinya -Senang bermain menggabungkan macam-macam -Didorong untuk bermain dengan kelompok anakanak. pispot harus diletakkan di kamar mandi . -Berilah kesempatan anak dapat memasukkan dan menumpahkan benda dari kaleng/doos -Berikan mainan yang besar atau kecil untuk bermain -Usahakan untuk bersamasama bermain dengan ibu/anak lain.Didorong untuk bermain fantasi & mainkan drama .

. e m SEN/. pp 3 . USA: Medical Examination Publ. I L /4U K g D O K 1 6 . Warsiki E. 1970.96.G. mudah dibuka pintunya.. USA: The CV Mosby Company. 9/R SE/Vi'' S A Y . 1974. Duffy CJ . 6.Sa" r/AP SAyA KEMARI Do/creR S E L A L c / N 6 / N NEN ER / i SA ". Minuchin S. 1974: pp 16 .kencing/berak 2½ . –Kamar mandi harus mudah digunakan.30. 1 7 7 . pp 46 .membasuh tangan . Teaching children with development problems 2nd Ed.pp 63 . Jakarta: BPK Gunung Mulia.. 3. bila : . 1974. 35.66. Co. 2. 4. Child Psychiatry.65.4 akan –Bersikaplah seperti tidak derung untuk mempertatahun hankan berak terlalu lama tahu bila ngompol/ngebrok jauhi sikap membu–Mungkin kadang -kadang at malu atau menghina masih ngompol/ngebrok anak –Masih butuh bantuan "cawik" 4-5 tahun orang lain.6. !'~--/ /rv StSUN66ON/Y(i pANTE5gN.cawik/membersihkan dubur sesudah berak KEPUSTAKAAN 1. a t Kfywro''Y 52 Cermin Dunia Kedokteran No. Psikologi untuk membimbing.1 9 4 Anak sudah dapat kencing/ berak sendiri dan sudah tidak tergantung kepada Hargailah anak untuk keberhasilannya tidak ngompol dan ngebrok. mudah dibuka –Buatkan pakaian yang –Terus mengatakan bahwa mudah dibuka anak bila berak/kencing.melepas pakaian . Management of Emotional Problems of children an and adolescents 2nd Ed.. Families & Family therapy. USA: Harvard University Press.. 5. –Dapat bertanggung jawab –Mungkin masih diingatuntuk kencing dan berak kan untuk kencing pada sendiri jika pakaian sederwaktu-waktu tertentu hana. pp 75 .–bermain-main –Bawalah kencing di kamar mandi sebelum tidur malam. cen. MKJ 7 Oktober 1981. Chapman AH . 1980. Philadelphia: JB Lippincott Company. Gunarsa SD . Pembinaan anak dalam keluarga.. Barnard KE et al. 1984 .

2. Didapatkan pula dalam satu famili ada yang lebih banyak terjadi dibanding famili lain. • Gangguan di bagian persepsi menimbulkan tuli persepsi. meningitis. infeksi dengan virus). Dalam meatus akustikus eksterna : cairan (sekret. Banyak penyelidik melihat hubungan presbiakusis dengan aterosklerosis. 4. 3. penyebabnya ialah : 1. Penyakit infeksi (morbili. penyakit kelenjar tiroid) 2. kinin. • Gangguan di bagian konduksi menimbulkan tuli konduksi. Faktor lain yang mempengaruhi presbiakusis ialah : 1. Surabaya PENDAHULUAN1 Seperti organ-organ yang lain. Diet dapat juga mempengaruhi terjadinya presbiakusis. 3. ankilosis stapes pada otosklerosis dan luksasi oleh trauma. akan menimbulkan banyak masalah bagi penderita dengan orangorang sekitarnya. Penderita sering membantah karena mengira orang lain-lain marah-marah kepadanya. 1984 53 . Timbulnya kadang-kadang sangat individuil. Kemunduran ini dirasakan sebagai kurangnya pendengaran. sklerosis. MS Wiyadi Bagian Ilmu Penyakit Telinga. kebanyakan penulis menulis laki-laki lebih banyak dari pada wanita. Avitaminosis 3. 9. Banyak merokok dan stres diperkirakan sebagai penyebab presbiakusis prekoks. Presbiakusis : tuli karena usia lanjut. 8. letusan senjata api. tetapi yang lain pada usia 80 tahun masih mempunyai pendengaran baik.65 tahun. mengejeknya atau lain-lain lagi. Tetapi Weston menulis sebaliknya dengan perbandingan laki-laki wanita 2 : 3. Hidung dan Tenggorok Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga/RS Dr. salisilat) dan bahan-bahan dari industri dalam bentuk gas (karbonmonoksid) — Endotoksin : (diabetes. Penyakit Meniere. air) dan benda padat (serumen.Pendengaran Pada Usia Lanjut (Presbiakusis) dr. destruksi karena otitis media. Cermin Dunia Kedokteran No. yaitu gangguan di bagian konduksi yang biasanya dapat diobati dengan basil memuaskan. Faktor lingkungan dan pekerjaan sebelumnya. Diet dengan tinggi lemak tidak hanya menyebabkan penyakit kardiovaskular tetapi juga memperjelek pendengaran. Tumor. 2. Frekuensi terbanyak pada usia 60 . Faktor yang penting ialah faktor trauma akustik atau kebisingan. 6. alat pendengaran dapat mengalami berbagai gangguan. dan pada bagian persepsi yang biasanya sulit diobati. tuli karena suara bising. Weston mendapatkan 70% pasien presbiakusis dengan arteriosklerosis. trombosis atau perdarahan-perdarahan kecil. caftan (darah. Soetomo. kecuali bila menimbulkan ensefalopati. kanamimisin. Toksin. telinga pun mengalami kemunduran pada usia lanjut. Trauma akustik : letusan hebat (ledakan born). Perubahan terjadi pada koklea akibat insufisiensi vaskular oleh karena spasme. lues) 4. — Eksotoksin : obat-obat (dihidrostreptomisin. alergi. benda asing) atau tumor. penyebabnya ialah : 1. Pada osikula : gerakannya terganggu oleh sikatriks. parotitis. atau malah mentertawakannya. Misalnya salah faham dalam komunikasi. Sebagian sudah timbul pada usia 40 tahun atau disebut presbiakusis prekoks. Maksud tulisan ini ialah untuk sekedar memberi gambaran tentang kurangnya pendengaran karena usia lanjut. dari derajat yang ringan sampai dengan yang berat. tumor. ruptur . Gangguan ini dibagi dalam dua bagian besar. sekret pada otitis media). Tentang jenis kelamin. Bila kekurang pendengaran ini berat. penyakit ginjal. Sudden deafness (penyakit tabung darah. Dalam perjalanan mencapai usia lanjut. tak perduli kepadanya. 5. ETIOLOGI DAN PATOLOGI2 Ketulian pada usia lanjut (presbiakusis) biasanya bilateral dan simetris. Tetapi tidak dengan arteriosklerosis dan hipertensi. Fraktur dasar tengkorak (trauma kapitis) 7. 35. Kerusakan membrana timpani : perforasi. dan usahausaha yang dapat dilakukan untuk mengobatinya. Dalam kavum timpani : kelebihan (kekurangan) udara pada okiusi tuba.

obati. Proses patologik pada presbiakusis dapat terjadi pada 1. Koklea 2. Nervus auditivus 3. Susunan saraf pucat. KELUHAN YANG MENYERTAI PRESBIAKUSIS 2 PENGOBATAN Didasarkan pada 4 kelompok obat-obatan : 1. Hormon 2. Obat vasodilatator 3. Obat lipoproteinolitik 4. Vitamin

1. Hormon Kecuali keluhan pendengaran berkurang, maka keluhan Pernah dicoba dengan hormon hipofise secara intravena. Ada lain ialah : yang mencoba hormon wanita pada wanita usia lanjut. 1. Tinitus : suara berdenging ini dikeluhkan pada 50% dari Kemudian kedua seks hormon dikombinasi dan diberikan pada penderita presbiakusis. Biasanya terus menerus dan bernada penderita. Mungkin tinitusnya berkurang atau pendengaran tinggi. Lain dengan tinitus pada penyakit Meniere yang biasubjektif sedikit membaik, tapi secara objektif masih diragukan. sanya bernada rendah. Tinitus biasanya tidaklah sangat 2. Vasodilator mengganggu seperti intoksikasi telinga atau pada traumatic Seperti asam nikotinat dan derivatnya menyebabkan vasodeafness. dilatasi perifer, dan pemberian dosis tinggi dalam waktu yang 2. Diplakusis : yaitu distorsi dari pada tingginya nada atau lama menurunkan bloodlipid pada orang hiperkolesterolemia. frekuensi. Dapat terjadi pada satu atau kedua telinga. BiaEfek terapeutik pada presbiakusis disebabkan oleh dilatasi sanya tak terlalu mengganggu kecuali pada musikus-musikus. koklear dan pembuluh darah di otak akibat aksi 3. Vertigo : dikeluhkan pada 30% dari penderita. Apakah ini lipoproteinolitik dari obat tersebut. berasal dari labirin atau bukan tak bisa dipastikan. Hanya Contoh lain misalnya Ronicol dan Hydergin. didapatkan 60% dari penderita mempunyai reaksi kalori yang tidak normal. Mungkin vertigo ini pada usia lanjut berasal dari 3. Obat lipoproteinolitik Heparin i.v. 250 mg setiap hari selama 8 hari. Kemajuan aubrain stem atau perubahan pembuluh darah di sentral. diometrik didapat pada 25% penderita. Vertigo dan tinitus PEMERIKSAAN menghilang pada 45% penderita. 4. Vitamin Kecuali dari umur, otoskopi dan audiologi penting dalam Vitamin B kompleks memberikan 43,5% kemajuan dalam menegakkan diagnosis presbiakusis. Pemeriksaan audiogram pendengaran. Data-data terperinci dari laporan Weston ini nada murni terjadi penurunan pada frekuensi di atas 1000 Hz. tidak diberitakan. Ada beberapa jenis audiogram yang sesuai dengan kelainan Vitamin A banyak dicoba dengan hasil yang lebih memuaskan. patologik seperti yang didasarkan pada pembagian menurut Schuknecht. ALAT PEMBANTU MENDENGAR (APM) DIAGNOSIS BANDING Bila semua pengobatan tak memberi hasil, maka harapan terakhir ialah pada APM atau hearing aid. Ada tiga bentuk yang 1. Tull persepsi pada otosklerosis stadium lanjut Penyakit ini merupakan kelainan tulang yang kebetulan pada " umum : foot plate" dari tulang pendengaran stapes. Hanya di sini pada 1. "Pocket". Daya pembesaran baik hanya karena berbentuk agak besar maka penderita kebanyakan mau memakainya. audiogramnya masih terlihat faktor tuli konduksi. "Ear level". Diletakkan di belakang telinga hingga bisa ditutupi 2. 2. Penyakit Meniere rambut pada wanita atau laki-laki berambut gondrong. Penyakit yang ditandai dengan vertigo, tinitus dan gejala3. Kacamata. Pembesarannya kurang dan harganya mahal. gejala sistem saraf otonom seperti muntah-muntah, keringat " dingin, muka pucat sampai dengan diare. Dapat dibedakan Ada satu bentuk lagi yang disebut telinga ajaib", dipasarkan oleh perusahaan tertentu. Hanya pembesarannya sangat terbatas dengan pemeriksaan audiometri, yaitu melihat audiogramnya. sedang harganya mahal. 3. Trauma akustik Untuk pemakaian APM, perlu disesuaikan hasil audiogramnya Ketulian sebab kebisingan atau suara-suara keras. Dapat dengan daya kemampuan APM. Jadi perlu dicoba seperti dibedakan dengan pemeriksaan audiometri, yaitu pure tone audiogram, SISI tes, Tone Decay tes dan speech audiogram. pemakaian kacamata. PENCEGAHAN Ada dua faktor yang relevan yaitu : 1. Hindari suara keras, ramai dan kebisingan. 2. Hindari diet yang berlemak. Hal-hal lain yang dianjurkan ialah hindari dingin yang berlebihan, rokok yang berlebihan dan stres. Anemia, kekurangan vitamin dan insufisiensi kardiovaskular juga harus segera diPROGNOSIS
2

Ada dua bentuk presbiakusis yang berbeda dalam prognosisnya. 1. Slowly increasing deafness. Ini yang lebih sering, jarang sampai terjadi tuli total atau tuli yang berat.

54 Cermin Dunia Kedokteran No. 35, 1984

2. Apoplectiform

increase. Ketulian sangat mendadak dan sangat berat. Sebabnya diperkirakan perdarahan atau trom- 1. bosis.

KEPUSTAKAAN

RINGKASAN Telah diuraikan tentang presbiakusis atau pendengaran pada usia lanjut, hal-hal yang mempengaruhinya, pencegahan yang dapat dianjurkan dan pengobatan yang bisa dilakukan.

Wiyadi MS. Pemeliharaan Pendengaran. Majalah Kedokteran Surabaya, 1 9 7 9 ; 1 6 : 44. 2. Ballantyne J & Groves J. Scott-Browns Diseases of the Ear, Nose and Throat 3rd ed. vol 2. Ear, London: Butterworths, 1972; p. 456-464. 3. Schmidt PH. Presbyacusis. The Present Status. Nederlandse Keel-Neus-0orheelkundige Vereniging. June 3, 1966.

Diagnosis dan Pengobatan Filariasis
dr. Ketut Ngurah

Bagian Parasitologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Denpasar

PENDAHULUAN 1-3 Filariasis di Indonesia telah dikenal sejak lama. Menurut beberapa laporan hingga saat ini hanya diketahui tiga spesies filaria sebagai penyebabnya. Mereka adalah Wuchereria bancrofti, Brugia malayi dan Brugia timori. Ketiganya berbeda dalam hal morfologi, distribusi dan vektornya, serta gejala kli nisnya, terutama pada stadium akhir. Walaupun filrariasis tidak menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius, namun dampak psikososialnya lebih dirasakah oleh penderita. Sebab penderita filariasis sangat mungkin akan menyandang cacat selama hayatnya.

DIAGNOSIS1-5 Pada prinsipnya diagnosis filariasis dapat ditegakkan berdasarkan atas gejala klinik, riwayat penyakit, dan pemeriksaan laboratorik. Filariasis bancrofti GEJALA-GEJALA KLINIK DAN RIWAYAT PENYAKIT I) Asimtomatik Sering terjadi di daerah-daerah endemik. Pada penderita Baik cacing dewasa maupun mikrofilarianya dapat menim- terdapat pembesaran kelenjar mikrofilaremia dan eosinofilia bulkan gejala- gejala klinik. Namun cacing dewasanya menim- tanpa simtom. Masa inkubasi biologik satu tahun, yaitu dari saat bulkan efek patologik dan gejala klinik yang lebih nyata, justru masuknya larva stadium III sampai terbentuk mikrofilaria dalam terjadi setelah cacing itu mati. tubuh penderita. Sedangkan masa laten atau saat terdapatnya Mikrofilaria di dalam paru-paru sering menimbulkan sin- mikrofilaria sampai timbul gejala- gejala peradangan bisa droma yang disebut sindroma Meyer- Kouwenaar atau Eosinofi- berlangsung seumur hidup tanpa disadari. lia Pulmonalis Tropikalis (Occult Filariasis). Gejala- gejalanya 2) Stadium akut adalah subfebris, hipereosinofilia (20 - 90%), limfedema, diser- Menunjukkan gejala- gejala peradangan karena kepekaan tertaisimtom paru-paru berupa batuk-batuk paroksismal dan sesak hadap metabolik cacing hidup maupun yang mati. Manifesnapas seperti asma. Rontgen toraks menunjukkan corakan tasinya berupa limfangitis, limfadenitis, epididimitis, funibertambah di sekitar bronkus dan bercak-bercak infiltrat tersebar kulitis, orkitis, disertai demam, sakit kepala, muntah- muntah di seluruh paru-paru. Tetapi simtom paru-paru tidak selalu dan lesu. Simtom- simtom itu timbul setelah bekerja berat dan menyertainya sehingga occult filariasis agaknya lebih cocok berlangsung 2 - 3 minggu. untuk nama sindroma tersebut.

Cacing dewasa dalam saluran limfe menyebabkan reaksi retikuloendotil berupa penebalan endotil, edema, penumpukan fibrin, inflitrasi sel sel eosinofil, histiosit, epiteloid, limfosit dan sel-sel Datia. Akhirnya akan terjadi oblitrasi endolimfatik. Pada perilimfatik juga terjadi perubahan- perubahan yang sama sehingga saluran limfe tertekan dari dalam dan luar. Akibatnya, cacing terjepit dan mati di dalam saluran limfe. Perubahan- perubahan saluran limfe bisa berupa obstruksi, atresia, atau dilatasi dengan saluran berliku-liku. Cacing-cacing yang mati menimbulkan kalsifikasi, fibrosis dan oblitrasi total saluran limfe sehingga terjadi elefantiasis. Elefantiasis merupakan fase akhir dari filariasis setelah terjadi peradangan yang berulang ulang. Gejala- gejala klinik dari ketiga spesies filaria dapat dijabarkan sebagai berikut :

56 Cermin Dunia Kedokteran No. 35, 1984

Namun agaknya tidak begitu mudah mendiagnosisnya. limfangitis dan limfadenitis.2 menit agar sel-sel darah hemolisis. but dipulas dengan larutan hematoksilin panas selama 5 menit. Biasanya diambil dari ujung jari I. sebab mikrofilaria tidak selalu dijumpai di dalam darah tepi. Endapannya diperiksa di bawah mikroskop.500-2. Juga terdapat hidrokel dan kiluria. III atau IV. ada atau tidak inti tambahan pada ekor dan susunan nukleus dalam tubuhnya. lalu dibagi dua : 1 cc darah dimasukkan ke dalam tabung pemusing (centrifuge). Atau dengan kata lain. rasio ruang pada kepala (cephalic space). Diagnosis lebih dapat dipercaya jika ditemukan mikrofilaria atau cacing dewasanya. yaitu : 1) Demam. lalu ditusuk dengan vaksinostil. ▪ Pemeriksaan untuk menemukan mikrofilaria 1. Filariasis timori Gejala.gejala penyumbatan sebagai kelanjutan stadium akut yang terjadi berulang-ulang. alat-alat genitalia dan payudara. Untuk memfiksasi. kemudian disemprotkan melalui tabung plastik yang berisi saringan dengan lubang berpenampang 5 mikron (millipore corp) untuk menyaring mikrofilaria.22. 35.00. ditetesi 1 . kemudian dilakukan pemeriksaan darah tepi seperti cara di atas. Caranya : ujung jari dibersihkan dengan alkoho1 70%. Elefantiasis pada seluruh ekstremitas atas maupun bawah. diteteskan sedikit di atas kaca benda dan ditutup dengan kaca tutup. metanol 250 cc) 1 : 10 dalam cairan buffer pH 7. Prosedurnya adalah sebagai berikut : 2 cc spesimen diambil dari darah vena. Preparat diwarnai dengan Giemsa dan prosedurnya sebagai berikut : — Sediaan yang sudah kering dihemolisis dengan air bersih (air kran) hingga warna merah hilang. Tidak pernah pada tangan. Cermin Dunia Kedokteran No. Cairan ini diambil dengan pipet.5% disemprotkan melalui tabung plastik. Filariasis malayi 1) Febris. Pemeriksaan darah tepi Pengambilan darah dilakukan antara pukul 20. selanjutnya dikeringkan semalam.5 cc dan diaduk sampai homogen.00 . ditambah 9 cc larutan formalin 2% lalu dipusing (disentrifus) selama 5 menit dengan kecepatan 1. lalu dilihat di bawah mikroskop.500 . Sering berupa limfadenitis inguinalis atau femoralis akut dengan retrograde lymphangitis. — Dibilas lagi dengan air bersih secara hati-hati. dibilas dan dikeringkan. Cara pemeriksaan : Mula-mula diperiksa dengan pembesaran 1 0 x 10. 3) Elefantiasis hanya di bawah lutut dan siku.000 ppm.3) Stadium menahun Timbul gejala. cara tersebut bisa menyebabkan perubahan dan kekacauan periodisitas mikrofilaria. Tidak pernah dijumpai pada urogenital. 2) Jaringan parut timbul akibat pecahnya abses kelenjar limfe dan saluran limfe di daerah trigonum femoralis dan permukaan sebelah dalam paha. kemudian dilihat di bawah mikroskop. Kerugiannya.2. pitting edema dan kulit masih normal. — Dipulas dengan larutan Giemsa (Giemsa powder 3. gliserol 250 cc. Mikrofilaria akan tampak seperti potongan benang yang dicampakkan. hasilnya tidak sama dengan hasil pemeriksaan yang dilakukan pada malam hari. ditutup dengan kaca tutup bundar. Cara lain untuk mendeteksi mikrofilaria dalam darah tepi yakni dengan metode konsentrasi. Endapannya dilarutkan kembali dengan cairan tadi sehingga volumenya menjadi 0. Untuk dapat membedakannya harus memakai pembesaran 10 x 100 dengan oli emersi.2 menit. 2. kita bisa bekerja pada siang hari apalagi untuk suatu riset yang harus memeriksa penderita dalam jumlah banyak. kertas saring terse-. dibilas dan kemudian dikeringkan. Ketiga spesies filaria dapat dibedakan berdasarkan lekukan tubuh. 4) Sering ada pruritus pada permulaan penyakit. Mikrofilaremia biasanya hanya pada permulaan penyakit. — Difiksasi dengan metilalkohol selama 1 . Pemeriksaan mikrofilaria dengan cara provokasi Tujuan adalah agar bisa melakukan pengambilan darah pada siang hari.60 menit. Juga tidak pernah djumpai hidrokel dan elefantiasis skrotalis. kemudian pecah dan sembuh dengan meninggalkan jaringan parut.000 ppm. Seperti misalnya pada occult filarasis dan elefantiasis. kemudian dibilas dengan air bersih. Selain itu. Pemeriksaan cairan hidrokel dan kiluria 10 cc spesimen (cairan hidrokel atau cairan kiluria) dipusing dengan kecepatan 1. ditunggu 30 . Tetapi belum bisa dibedakan antara ketiga spesies filaria. Penderita diberikan minum 100 mg tablet dietilkarbamazin. Cairan di bagian atas dituangkan ke dalam tabung bersih. PEMERIKSAAN LABORATORIK Gejala gejala klinik saja belum bisa memastikan diagnosis filariasis. Selanjutnya kertas saring diletakkan di atas kaca benda. — Preparat telah siap untuk diperiksa di bawah mikroskop.8 gram. dipakai 10 cc larutan formalin air garam faal 0. Trias ini berlangsung secara periodik terutama setelah bekerja berat. Dikatakan bahwa cara kedua atau yang memakai saringan ini lebih sensitif.2 tetes oli emersi. lalu dikeringkan. 1984 57 . Tetesan darah diisap dengan pipet Hb sebanyak 20 mm3 kemudian diteteskan di atas kaca benda steril dan tetesan dilebarkan hingga diameternya menjadi 1 . 3) Elefantiasis dengan atau tanpa penebalan kulit terjadi pada ekstremitas bawah berupa pembengkakan ringan pada pergelangan kaki. Sisa darah tadi (1 cc) dimasukkan ke dalam bejana Eriemeyer yang berisi 19 cc larutan Teepol dan garam faal 5%. limfangitis dan limfadenitis. Sebaiknya dibuat tiga sediaan untuk setiap penderita.2 selama 10 menit. baru merupakan penderita tersangka. diaduk 1 . Keuntungannya.tandanya adalah limfedema pada satu ekstremitas (asimetris). Tanda.gejalanya hampir sama dengan Filariasis malayi.2 cm. 2) Kadang-kadang limfadenitis menjadi abses. Besok dini hari.

Dietilkarbamazin.000 disuntikkan intradermal pada penderita.muntah dan kemerahan pada kulit. Indonesia. namun kurang kucing. indirect hemaglutination test (IHAT). Ninth Edition. Comparative Efficiency of the Indirect Hemagglutination Test. 41. Parasitologi (Protozoology and Helminthology) in Relation to Clinical Medicine. Published 1973. Am J Trop Med Hyg. Namun tidak boleh diberikan kepada anak berumur di bawah 2 tahun (berat 0 . Kaliraj P et al. Pertemuan Ilmiah II IKAYANA FK UNUD Denpasar.usaha.tempat mikrofilaremia tanpa gejala menahun dan belum pernah perindukan nyamuk dengan meningkatkan kebersihan lingdiobati. Reaksi lokal berupa pruritus. Immunodiagnosis of Bancroftian Filariasis. memasang kawat kasa pada lubang angin atau jesederhana dibandingkan tes yang lainnya. 508 . dela rumah dan memakai obat pengusir nyamuk. nyeri otot. 3. Farmakologi dan Terapi. Pengobatan Brugia timori dengan Pemberian DEC Takaran Rendah oleh Penduduk kepada Penduduk. juga untuk mencegah komplikasinya. WHO menganjurkan pengobatan filariasis bancrofti dengan dosis 6 mg/kg berat badan per hari sebanyak 12 dosis atau lebih. nama dagang Hetrazan atau Filarzan. Antibiotika. tergantung kondisi dan situasi setempat. Tetapi cara pemeriksaan ini masih dalam penyelikungan. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. 35. Wartana N dkk.14 hari.3 Tes imunologik 1) Menghilangkan sumber infeksi.987. 1980. dosis yang dianjurkan seperti berikut : 4 mg/kg berat badan selama 10 hari. masih diragukan. 1983. misalnya tidur memakai tes yang paling dapat dipercaya dan prosedurnya lebih kelambu. 7. Untuk pengobatan massal. 982 . 2) Pemeriksaan hapus darah untuk mengetahui eosinofilia. Semakin dini dilakukan pengobatan. Beberapa Aspek Wuchereria bancrofti di Jakarta. sebab di samping manusia sebagai munosorbent assay (ELISA). Efek samping dietilkarbamazin bisa berupa reaksi umum maupun lokal.5 tahun. Antibiotika untuk mencegah infeksi sekunder. Semua tes tersebut banyak sumber infeksi. Serological Diagnosis of Bancroftian and Malayan Filariasis.nyamuk. Memusnahkan tempat. tetapi sangat toksik sehingga obat ini jarang digunakan. Tes ini banyak dipakai pada penyelidikan epidemiologi.7 kan 50 mg. Yang sering dipakai adalah complement fixation test Usahakan mengobati semua penderita. 2. hasilnya akan lebih baik. Sulistia Gan dkk. Obat-obat yang dipakai adalah : 1. Anak berumur lebih dari 10 tahun diberi- KEPUSTAKAAN 1. indirect pun secara massal di daerah-daerah endemik. 27 (3). untuk fluorescent antibody test (IFAT). 189 199. Persenyawaan arsen dapat dipakai membunuh cacing dewasa betina. Grove DU et al. 2. Tetapi. Simposium Masalah Penyakit Parasit dalam Program Pelayanan Kesehatan Munuju Masyarakat Bebas Parasit dan Sehat Gizi. 5. Jika telah terjadi elefantiasis maka satu.01 cc Ag Diforilaria immitis (Filaria pada binatang) yang telah diencerkan 1/8. Filariasis di Indonesia (Aspek Diagnosis dan Pengobatan). pp. Hasilnya dibaca setelah 30 menit. juga binatang-binatang peliharaan (anjing. Dikatakan bahwa obat ini tidak toksik dan tidak menimbulkan resistensi. Kortikosteroid. muntah. Detilkarbamazin sampai sekarang masih merupakan obat pilihan utama. berperanan untuk diagnosis kasus. Cetak ulang 1981. Kortikosteroid digunakan untuk mencegah atau mengurangi reaksi alergi. sedangkan yang berumur kurang dari 10 tahun diberikan 25 mg seminggu sekali selama 1. PENCEGAHAN 1. Persenyawaan arsen. 4. Namun cara ini cukup rumit dan penuh risiko. Ini disebabkan oleh reaksi obat itu sendiri. 1981. 3) Memberantas vektor.satunya pengobatan adalah dengan pembedahan. Chatterjee KD MD. seminggu sekali atau sebulan sekali. dan keadaan umum jelek atau sakit berat. Bagian Farmakologi FK UI Jakarta.6. Untuk cacing yang sudah mati dan kalsifikasi dapat dideteksi dengan foto Rontgen. • Tes imuno-alergik Tes alergik 1) Tes intradermal 0. Nomor Khusus Cermin Dunia Kedokteran. 403 . 1978. and Enzyme Linked Immunosorbent Assay done with Wucherreria bancrofti Microfilarial Antigens. Misalnya membersihkan got-got dan tumbuh-tumdikan. dan enzyme linked imfilariasis malayi lebih sulit. Apabila tampak biduran dengan diameter lebih dari 2 cm maka tes dinyatakan positif. 30 (5). PENGOBATAN 2.513. wanita hamil. demam. baik bentuk dewasa maupun IgG dan IgE meningkat pada penderita filariasis dengan larvanya dengan pestisida. 1980.90%).3. Dikatakan pula bahwa ELISA merupakan Dapat dilakukan usaha. pp. Reaksi umum berupa pusing. Tujuan pengobatan selain untuk membunuh mikrofilaria dan cacing dewasa. 6. Pemeriksaan imunoglobulin Membunuh nyamuk. peranannya dalam penyelidikan epidemiologi. baik individual mau(CFT). 1976. buhan air. Atau 6 mg/kg berat badan selama 6 hari. 1984 . Partono F dkk. limfangitis dan limfadenitis karena reaksi alergi yang disebabkan oleh destruksi mikrofilaria maupun cacing dewasa yang telah mati. 58 Cermin Dunia Kedokteran No. 3. Am J Trop Med Hyg. Pada occult filariasis terjadi hipereosinofilia (20 .• Pemeriksaan untuk menemukan cacing dewasa Cacing dewasa yang masih hidup dapat dikeluarkan dari nodul-nodul kelenjar limfe dengan biopsi. 4. Indirect Fluorescent Antibody Test. Dosisnya adalah 2 mg/kg berat badan dibagi dalam tiga dosis selama 7 . kera) merupakan sumber infeksi. Dengan kata lain hasilnya 2) Menghindari gigitan nyamuk. Partono F.7 kg). Obat dapat diberikan setiap hari. Edisi 2.

sementara himen yang utuh tak selalu harus diterima sebagai penyebab dispareunia penyebab sebenarnya mungkin harus dicari di tempat lain. namun dapat juga tak berarti bila si pasien tidak santai. beratnya gejala mungkin tidak sebanding dengan tingkat penyakit. Satu wawancara singkat dalam klinik ginekologik yang penuh pasien mungkin tak cukup untuk mengungkapkan latar belakang tadi. yang secara klasik dihubungkan dengan retroversi uterus. sendirisendiri atau bersama-sama. bukan penyakit. Penyempitan vagina akibat perubahan atropik mungkin suatu hal yang nyata pada wanita postmenopause. nyeri. di ligamen uterosakral. tanda-tanda fisik tak boleh membuat kita lengah. menyebabkan dispareunia. langkah selanjutnya adalah merujuk pasien dan partnernya. Dalam hal ini. pemeriksaan vagina dengan pelan-pelan. atau pembesaran uterus akibat adenomiosis atau fibroids. lebih baik lagi bila kemudian pasien diminta memeriksa sendiri dengan jarinya atau spekulum. dalam kasus ini. tapi pembagian ini tidak selalu dapat dibenarkan. akibat tiadanya arousal. Spasme levator mungkin merupakan mekanisme protektif pada pasien dengan lesi pelvik yang nyeri. mungkin akibat himen yang terlalu kaku. dan hanya visualisasi direk ke dalam pelvis dengan laparoskopi dapat memberi keputusan final. 35. atau bahkan ingatan akan pemeriksaan vagina yang menyakitkan atau pengalaman seksual yang tak menyenangkan. Dispareunia tidak boleh disebut psikogenik hanya karena penyebab fisik tidak diketemukan. Namun tiadanya gambaran tersebut di atas tidak selalu menyingkirkandiagnosis. Praktek rutin menyerahkan penjahitan episiotomi pada mahasiswa -mahasiswa kedokteran tidaklah dapat dibenarkan. ia adalah suatu simtom yang mungkin tidak akan dikeluarkan oleh pasien meskipun ia merupakan alasan utama untuk datang berobat : masalah yang sebenarnya itu sering perlu ditanyakan langsung pada pasien. Dispareunia superfisial primer. Pada wanita usia 15-50 tahun ia biasanya disebabkan oleh Candida dan lebih jarang oleh Trichomonas. Prosedur ini sering diaakukan untuk dispareunia . endometriosis. Padahal dibutuhkan waktu serta kesabaran. seperti pendapat pasien tentang koitus. Adanya uterus dalam posisi retroversi dapat menempatkan ovarium dalam posisi yang peka di kantung Douglas. Endometriosis biasanya disertai gejala lain seperti dismenore. banyak. Wawancara itu sendiri kadang kala sudah merupakan terapi. serta penemuan klasik di pelvis yaitu nodul-nodul kecil. sedang spasme levator ani mungkin dapat diatasi dengan memberi petunjuk pada pasien (dan mungkin juga partnernya) tentang teknik-teknik seksual. dengan penilaian klinik yang teliti. memerlukan belajar kembali (relearning) perilaku seksualnya. Rasa nyeri pada pemeriksaan dalam. 1984 59 . Tapi. Pada pasien yang merasa "vaginanya kecil". Tapi. Tidak jarang penyebabnya mudah diketahui dengan menentukan tempat rasa nyeri dan saat mulainya -. keadaan perkawinannya. sedang dispareunia superfisial sekunder mungkin disebabkan oleh infeksi atau jahitan episiotorni yang tidak benar. seperti juga ketidakcocokan perkawinan.meskipun pendekatan semacam itu juga punya risiko akibat terlalu sederhana. Terapi perilaku. retroversi itu sendiri tidaklah menunjukkan penyakit asalkan uterus masih mobil. Tapi seperti semua prosedur bedah lainnya. yang dihubungkan dengan penyakit pelvis.dalam bila tidak ada tanda-tanda fisik lain. ia punya risiko : angka kematian adalah satu dalam 12.Tapi.hubungan seksual yang sulit dan menyakitkan. Di sini ansietas dikurangi dengan melarang koitus dan menganjurkan Cermin Dunia Kedokteran No. Dispareunia "dalam" (tidak superfisial) mungkin bersifat primer. misalnya. Bukti-bukti lain diperlukan. mungkin timbul akibat penyakit inflamasi pelvik. riwayat seksualnya. pasien harus dianjurkan untuk mencoba beberapa posisi koitus karena mungkin ditemukan satu posisi yang tidak menyakitkan. Spasme semacam itu paling mudah dirasakan pada dinding posterior vagina dan dapat ditunjukkan pada pasien. Penyebab lain dari dispareunia sekunder ialah vaginitis.500 laparoskopi. dapat ditemukan beberapa pasien yang akan cocok untuk menjalani prosedur tadi. dan sebaliknya. Karena jahitan yang terlalu tegang atau menghasilkan "jembatan" kulit pada introitus tanpa didukung oleh otot di bawahnya dapat menyebabkan nyeri hebat di kemudian hari. lubrikasi tak ada sehingga menimbulkan nyeri Penyebab yang mendasarinyaperlu dicari dengan cermat agar pengobatan dapat berhasil. yang menghasilkan nyeri mirip waktu koitus. dan keadaan jiwanya. takut hamil. Buku-buku teks sering membagi penyebab dispareunia dalam penyebab fisik dan psikologik. Bila tidak ditemukan jawaban. Suatu lingkaran setan mungkin timbul: setiap rasa nyeri selama koitus akan menyebabkan ansietas dan menghalangi arousal. nyeri di tengah siklus haid. Sebelum pembedahan. meskipun pasien belum mengeluhkan "keputihan". Lebih jauh lagi. Depresi merupakan penyebab penting dari dispareunia. hasilnya mungkin memuaskan.Dispareunia Dispareunia . dan kebiasaan untuk menggantung uterus dalam posisi anterversi kini tidak populer lagi karena hasilnya sering mengecewakan. Pemeriksaan mungkin akan banyak memberi informasi dalam keadaan -keadaan itu. bila sesuai. atau seolah-olah demikian akibat spasme otot levator ani pada wanita-wanita yang lebih muda. dapat membantu memuaskan pasien bahwa ukuran vaginanya normal. adalah suatu simtom. Perubahan-perubahan atropik (asalkan tidak terlalu lama) biasanya menunjukkan respons terhadap terapi lokal atau sistemik dengan estrogen. atau sekunder. kepada ahli terapi psiko seksual. terutama bila sedang haid.

Penggunaannya juga dapat meningkatkan penyebaran Esch. dalam bentuk faktor-R ke mikroorganisme lain. Namun prosedur ini masih baru dan perlu follow-up jangka panjang mengenai keefektivannya. yang disertai dengan fokus-fokus eritematous pada bagian lateral lingkaran himen. kecuali kalau suatu kuman vibrio yang secara efisien membawa faktor-R telah terseleksi. mulai dengan ciuman dan rabaan dengan berpakaian lengkap. tuberkulosis dan infeksi pasca bedah). maka kuman yang resisten akan hilang bila penggunaan obat yang meluas dihentikan. Meski belum sepenuhnya dipahami. Penyebaran faktor-R berlangsung lebih efisien dalam lingkungan yang tertutup dan selektif. Harrison dan kawan-kawan dalam penelitiannya terhadap anggota. Stafilokokus dan organisme usus gram negatiflah yang pertamatama memperlihatkan kemampuan adaptasi ini. berdasarkan pada kepekaan antibiotika terhadap Esch. yang berupa plasmid (yaitu DNA melingkar. Bila antibiotika digunakan terutama untuk mengobati individu atau untuk mencegah infeksi yang membahayakan jiwa pada mereka yang mempunyai risiko tinggi (misalnya. seperti traktus gastrointestinalis dari pasien rawattinggal yang menerima antibiotika. meningitis meningokokus. Pengalaman orang Tanzania itu mungkin mencerminkan hasilhasil dari tekanan selektif antibiotika yang sangat tinggi. dan mungkin bahkan punya gen-gen penghasil enterotoksin dan gen resistensi terhadap antibiotika dalam plasmid yang sama. di mana mikroorganisme multiresisten akan menghancurkan manusia. tetapi juga meneruskan bahan genetik ini. Studi akhir-akhir ini yang menggunakan tetrasiklin profilaksis untuk kolera. yang diberikan sekali sehari selama 3 minggu. dan V. Studi-studi ini dilakukan pada daerah. 1984 . Haemophilus influenza dan akhir-akhir ini. secara efektif mencegah 80 sampai 90% kemungkinan diare pada pelancong di antara sukarelawan Peace Corps yang baru tiba. doksisiklin. Peringatan ini timbul karena terlihatnya tekanan selektif dalam lingkungan mikrobial manusia dan hewan karena penggunaan antibiotika spektrum luas dan peningkatan penggunaan antibiotika.konsekuensi ekologik. Mereka tidak hanya berproliferasi. Beberapa ilmuwan percaya bahwa kita dapat sungguh. dengan berbagai pengetahuan kita di atas. dalam obatobat untuk hewan atau sebagai pemacu pertumbuhan dalam makanan ternak). diare pada pelancong. Vibrio cholerae yang tahan terhadap tetrasiklin muncul dengan frekuensi yang mengkhawatirkan. dan lebih sedikit terjadi pada lingkungan yang terbuka di mana faktorfaktor bakterial lain selain resistensi antibiotika adalah lebih penting untuk kelangsungan hidup. untuk membuat beberapa penuntun penggunaannya. Di Tanzania. dapat membawa gen-gen resisten untuk hampir semua antibiotika. Walaupun faktor-R telah ada dalam bakteri manusia terbatas sampai datangnya zaman antibiotika. Melalui percobaan pada hewan dan percobaan-percobaan terkontrol pada manusia. coli yang membawa plasmid enterotoksin mungkin sulit membawa faktor-R. Kejadian ini jelas luar biasa. suatu tetrasiklin 60 Cermin Dunia Kedokteran No. keadaan ini dapat diatasi dengan baik dengan mengeksisi kulit tersebut. selama perjangkitan. Sayangnya. Di Kenya dan Maroko. Tapi di bagian lain dunia. demam reumatik. coil yang membawa plasmid yang menaikkan virulensinya. Menurut mereka. Tetrasiklin adalah yang paling penting. seringkali dengan tidak mempedulikan spesiesnya. Pasien juga harus diseleksi dengan cermat agar tidak banyak pasien menjalani operasi yang tak perlu. cholerae tetap sensitif terhadap obat itu. mungkin karena organisme ini sedikit membawa faktor-R. karena tetrasiklin telah digunakan untuk pengobatan kolera di hampir seluruh dunia selama kirakira 15 tahun. suatu tetrasiklin longacting. kita dipaksa untuk menerima konsekuensi. pelahan-lahan maju lewat berbagai jenis cara perangsangan dan akhirnya koitus. dan mempertanyakan apakah indikasi-indikasi terakhir tadi diijinkan. Keefektifan profilaksis doksisiklin di bagian dunia lain dapat diramalkan. mencegah komplikasi flu) atau penyakit di mana tersedia metodemetode pencegahan yang lain (misalnya. 35. penyakit kelamin) atau terutama untuk alasan-alasan ekonomi (misalnya. dan karena gen-gen resistensi terhadap antibiotika lain pada plasmid yang sama juga sering ikut berpindah selama seleksi. tapi sekarang telah diikuti oleh yang lain-lain. Mikroorganisme terseleksi karena mereka mempunyai alat genetik untuk melawan efek antibiotika. kita mempunyai alasan untuk lebih khawatir akan kemungkinan bahaya potensialnya terhadap masyarakat.anggota Angkatan Laut AS di Timur jauh. misalnya gonokokus. karena faktor-R yang membawa gen-gen resistensi terhadap tetrasiklin adalah yang paling umum ditemukan. patut dikomentari karena efek ekologinya. penggunaan antibiotika yang rasional untuk terapi dan profilaksis dapat didefmisikan. pengaruh ekologis dari antibiotika dapat nyata diamati. Esch. pneumokokus. masyarakat kedokteran. Faktor-R. coli enterotoksigenik. Baru-baru ini ditemukan juga penyebab "barn" di Johns Hopkins Hospital.serangkaian "latihan" pada pasangan tersebut. masih ada sejumlah pasien yang tak dapat kita beri terapi apa-apa kecuali simpati dan dukungan mental bahwa secara medis tak ada apa-apa. tetrasiklin pernah digunakan sebagai profilaksis massal dalam suatu usaha mengendalikan berjangkitnya kolera. Ini diperkirakan disebabkan oleh peradangan kronik dari kelenjar yang mengeluarkan mukus pada batas antara kulit labia dan vagina. Antibiotika Profilaktik? Individu vs Masyarakat Masyarakat kedokteran terus menyaksikan kenyataan keberhasilan mikroorganisme menyesuaikan diri untuk hidupbersama-sama dengan antibiotika dan antimikroba sejenis itu. dalam profilaksis terhadap endokarditis bakterial. Bila digunakan antibiotika untuk mencegah penyakit yang sedang (misalnya diare pada pelancong. dan gonore. di luar kromosom). telah menunjukkan bahwa minosiklin dosis tunggal.daerah geografis di mana Escherichia coli enterotoksigenik (penyebab utama diare pada pelancong) sangat sensitif terhadap antibiotika — suatu gejala yang diduga disebabkan karena Esch. memaksa kita.sungguh kembali'ke "zaman pra-antibiotika". coil enterotoksin sering resisten terhadap antibiotika.

Karena kebanyakan gonokokus di berbagai negara dapat dicegah dengan profilaksis minosiklin. dan jawabannya sulit diperoleh. 35. Risiko pemakaian tetrasiklin — reaksi alergi. keuntungan secara individual adalah jelas: penyakit dapat dicegah tanpa efek-efek obat yang merugikan. mukaan mukosa bisa dimanfaatkan untuk membuat obat antiperlekatan yang khusus. serta banyaknya (mayoritas?) dokter yang masih memberikan antibiotika secara serampangan.penelitian untuk mengidentifikasi antigen yang cocok dan cara merangsang sistem imuno-sekretorik. vaksinasi nampaknya merupakan pemecahan yang tepat untuk infeksi-infeksi umum pada permukaan mukosa. sekaligus mengambil alih sebagian kekhawatiran para pelaksana tadi. dengan banyaknya antibiotika yang beredar luas di pasaran gelap. Usaha ini diharapkan akan membuahkan cara imunisasi yang efektif. tetapi untuk tidak sering terjadi. Akhirnya. dengan menginstruksikan tata-cara penggunaan antibiotika di klinik-klinik pemerintah dan puskesmas-puskesmas. Sebelum memberikan antibiotika untuk mencegah penyakit. Harus dijelaskan bahwa selama studi ini. kemungkinan gangguan imunologik dan peningkatan kerentaan terhadap infeksi usus — secara potensial berbahaya. digabungkan dengan studi ekologis dan epidemiologis dari plasmid bakteri itu. Pengamatan (surveillance) terhadap bakteri yang mengandung faktor-R. Cermin Dunia Kedokteran No. pun bila sukses besar. Jadi risiko dan keuntungan profilaksis tetrasiklin lebih melibatkan masyarakat daripada individu. demi keuntungan individual yang lebih besar — reputasi dokter. dokter harus mempertimbangkan keuntungan dan risiko terhadap masyarakat di samping terhadap individu. Dari mana perbaikan dapat dimulai? Pendidikan di uriiversitas tak banyak dapat diharapkan. Yang dapat segera mengambil tindakan ialah Departemen Kesehatan. nampaknya paling banter suatu usaha sementara. Keberanian mengambil alih sebagian tanggung jawab pelaksana di unit-unit tadi. Antibiotika profilaksis.acting yang lain. Dalam studi-studi pencegahan diare pada pelancong dan gonore. Sampai tersedia metode semacam itu. dapat memberikan informasi yang relevan." merupakan dalih utama. Sedang dilakukan penelitian. dua pertanyaan penting tidak dapat terjawab oleh studi itu: Apakah ada risiko terkena sifilis sekalipun gonore dapat dicegah? Bagaimana risiko berkembangnya jceadaan pembawa penyakit (carrier) tanpa gejala (asimptomatik). pertimbangan di atas dapat condong ke arah yang tak semestinya. yang dapat menahan kolonisasi bak- teri. karena yang menjadi panutan — dalam masalah ini — sering tidak memberi teladan yang baik dalam praktek swastanya. Terjadilah: keuntungan kecil bagi individu lebih diutamakan daripada risiko besar bagi masyarakat. "Toh usaha satu dokter tak akan banyak mempengaruhi. yang sering disebabkan oleh gonokokus yang memerlukan nutrisi khusus? Pertanyaanpertanyaan ini harus dijawab sebelum dapat menilai keuntungan dari profilaksis ini. 1984 61 . Informasi mengenai perlekatan bakteri pada per. bagaimanapun.long. nampaknya adalah bijaksana untuk membatasi penggunaan antibiotika profilaksis untuk keadaan di mana tidak ada cara lain yang tersedia. Akan tetapi. timbul pertanyaan: Apakah ada tempat untuk profilaksis semacam itu? Sayang sekali. Namun untuk ini-pun diperlukan keberanian. Apakah penggunaan antibiotika profilaksis ini akan mempertinggi tekanan selektif yang kini telah ada akibat penggunaan terapeutik secara luas? Pertanyaan itu lebih terlihat bersifat kuantitatif daripada kualitatif. dapat mencegah infeksi oleh gonokokus yang sensitif terhadap tetrasiklin bila diberikan kepada mereka sesaat setelah melakukan hubungan seksual dengan WTS. tidak terjadi gonore pada pemakai kondom. yang sebaiknya digantikan sesegera mungkin dengan teknik lain yang gangguan ekologisnya kecil. Perkembangan cara mencegah infeksi mukosal dengan bahanbahan lain selain antibiotika juga harus diberi prioritas yang tinggi.

dokter memenuhi perrnintaan si ibu. Tapi kali ini suaminya mengetahui tentang pemasangan spiral itu.dak diketahui. Sang suami. yaitu diperkenankan campur pada hari-hari yang tidak subur! Ternyata. antara lain: 62 Cermin Dunia Kedokteran No. sejawat kita masih belum merasa perlu mengikutsertakan suami. seperti sistim kalender. dan waktu bersetubuh si suami merasa terganggu. Nah. Hal ini sebaiknya tidak dilakukan. Setelah mengemukakan beberapa "gap" dalam permasalahan ini. maka dikatakan kepada si istri: "Katakan kepada suamimu bahwa spiral sudah dikeluarkan dan tidak akan mengganggunya lagi. vasektomi. sebaiknya mengikuti sistim kalender. akan tetapi si ibu kuatir hamil lagi. Ini dibuktikan karena sang suami mau ikut sistim kalender. tanpa merusak atau mengurangi kebahagiaan kehidupan rumah tangga pada umumnya dan kepuasan sek- Komentar TANGGAPAN DARI SEGI ETIK KEDOKTERAN Dalam menelaah kasus yang dikemukakan. menurut saudara tepatkah tindakan teman sejawat ini? Mungkin saudara dapat mengusulkan cara lain yang lebih baik? OLH (a) Berapa umur pasangan ini? Mengingat anak tertua sudah 14 tahun. mungkin sekali saudara pernah menghadapi kasuskasus yang menyangkut usaha pengendalian angka kelahiran pada pasangan-pasangan usia subur. permasalahannya tidaklah "hitam" atau " putih" sehingga tidak mudah mengatakan benar atau tidak tindakan sejawat tersebut. yaitu menipu keduanya dan berhasil. sebagai pencari nafkah tunggal adalah seorang pegawai negeri golongan rendah. karena perencanaan keluarga harus dimusyawarahkan pertama-tama oleh keluarga itu sendiri. sedangkan si suami tidak mau menggunakan kondom. dokter menganjurkan agar IUD diganti dengan yang baru. sejawat kita yang beritikad baik ini melakukan "tipuan" ganda. lebih-lebih lagi karena ternyata sang suami yang "dibohongi" sampai dua kali itu temyata cukup kooperatif. apa alasan (untuk tidak memberitahu suami)nya? Dari uraian kasus ada kesan bahwa suami bukan tidak mau ber KB. (d) Tindakan sejawat yang menyerupai pengeluaran spiral. Dengan jumlah anak yang setengah lusin itu si ibu takut akan hamil lagi. Agar tidak menjadi hamil. Hal ini dikeluhkan oleh si ibu kepada dokternya hampir setiap minggu. Dokter bersedia untuk mengeluarkan IUD-nya. apa umurnya di atas 35 tahun atau lebih rendah karena kawin muda. baik aspek sosial keuangan keluarga. akhirnya dokter mengambil keputusan sebagai berikut: Setelah melakukan suatu tindakan yang menyerupai pengeluaran spiral. tetapi caranya kurang baik. barulah dimusyawarahkan cara yang dapat diterima oleh kedua belah pihak. Selama 2 tahun tidak ada keluhan dari pasangan suami istri Mi. setelah itu tidak ada keluhan lagi dari sang suami. beberapa hal memerlukan penjelasan tambahan ataupun terpaksa diberi asumsi. Atas pertimbangan keadaan sosial ekonomi keluarga itu serta jumlah anak yang lebih dari cukup. Setelah pemasangan spiral yang kedua kali dan ketahuan oleh suami. (b) Pada waktu pemakaian IUD 2 tahun pertama. tetapi langsung saja memasang spiral. 1984 . Berikut ini akan diuraikan pengalaman seorang teman sejawat dalam Proyek Nasional tersebut. yang berakibat hilangnya keluhan. Nah. Misalnya cara-cara lain yang bisa diikuti suami. apakah sebelumnya suami pemah diikutsertakan dalam perencanaan keluarga. Atau dalam bahasa keras. cara yang baik ialah: pada saat pertama suami hares diikutsertakan dengan memberikan semua penjelasan yang diperlukan. maka penilaian terhadap tindakan sejawat tersebut pun tidak dapat "hitam" atau "putih" Mungkin sekali pasangan ini masih dalam usia subur. metode yang dipilih seolah-olah tujuan menghalalkan cara. cuma tidak mau memakai kondom. dengan akibat si suami mengeluh karena merasa terganggu waktu bersetubuh. Dalam menilai kasus ini. menimbulkan pertanyaan: apakah keluhan suami tidak tapi psikis saja setelah mengetahui adanya spiral? Sehingga dilakukan "penipuan" yang ternyata berhasil. kesehatan keluarga dan juga semua cara kontrasepsi. baik yang dapat dilakukan isteri maupun yang dapat dilakukan suami. Di sin kelemahan etis tindakan sejawat tersebut. 35. Setelah 2 tahun berlalu. tidak oleh satu pihak saja. atau sudah 40 tahun lebih. Itikad baiknya kesampaian. kesejahteraan keluarga yang ada. pendidikan dan masa depan anak. Saya Idra. sejawat ini tidak mengikutsertakan sang suami. Kenapa demikian? Untuk mendapatkan jalan keluar baru. Sepasang suami istri sudah memiliki 6 (enam) orang anak dengan usia yang berkisar antara 3 sampai 14 tahun. satu hal yang kentara tampil ialah. lni dituruti oleh si ibu. (c) Juga ti. yang dilakukan tanpa sepengetahuan suami dan tetap tidak diketahui suami.Hukum & Etika Tepatkah Tindakan Saudara? Dalam rangka turut mensukseskan Program Nasional Keluarga Berencana. Perlu diketahui bahwa ibu ini termasuk golongan wanita yang tidak tahan terhadap berbagai kontraseptif oral. Bila suami telah yakin akan manfaat mengatur jumlah keluarga dan sudah bersedia untuk tidak menambah anggota keluarga lagi. sehingga sejawat kita tergugah untuk membantu. sehingga tanpa sepengetahuan suaminya ia minta pertolongan seorang dokter untuk dipasangkan IUD. Sayang. dengan memberikan penjelasan yang diperlukan.

kecuali berdasarkan kekuatan perundang. Walaupun perbuatan dokter itu sebenamya dapat digolongkan sebagai suatu penipuan. Ini sesuai dengan KUH Perdata fasal 1365 yang sudah sama-sama kita kenal sejak di bangku kuliah. Sebaliknya jika perbuatan itu sampai ketahuan. Bagaimana sikap dokfer. tapi dalam KUH Pidana kita tidak terdapat suatu fasal yang cocok untuk kasus ini. sehingga diketahui apakah Kalau maling tidak tertangkap tentunya juga tidak dihukum. Dalam KUH Pidana fasal 1 ditentukan. H. dalam kasus ini sang isteri akan selalu merasa bersalah dan akan selalu ada perasaan khawatir bila (sampai) ketahuan. jika si suami yang "menentukan" hidup atau matinya? Bayangkan saja ada seorang suami yang menginginkan kematian isterinya. karena ia dihalangi untuk kawin lagi. sebetulnya bukanlah urusan dokter. dr. suatu perbuatan tidak dapat dipidana. buatannya dapat digolongkan dalam "wanprestatie". kalau wanita itu mengatakan bahwa ia tidak sudi meminta ijin/persetujuan suaminya. karena diburu rasa bersalah dan was-was akan ketahuan suami. Menurut hukum pidana persoalannya agak lain. Handoko Tjondroputranto nurut hukum perdata dokter itu dapat dituntut karena perLembaga Kriminologi Universitas Indonesia. Hal serupa juga terdapat pada "ijin operasi" bagi wanita yang akan melahirkan dan yang harus ditanda tangani oleh suaminya. maka medr. Kiranya sudah tiba waktunya untuk meneliti kembali peraturan. bukan sekedar memuaskan satu pihak yang kebetulan pasien sendiri! Memang pula. Seringkali yang terbaik. Jadi dokter itu tidak dapat dituntut menurut hukum pidana. Tapi sebenarnya yang menjadi persoalan pokok ialah mengapa dokter itu mencampuri kehidupan pribadi (private life) dan mengabaikan hak-hak si wanita tadi? Apakah nantinya si wanita itu menjadi hamil atau tidak dengan dikeluarkannya IUD tadi. bagaimanapun "berhasil 'nya cara "penipuan". Begitu pula kalau perbuatan dokter itu tidak ketahuan ia juga tidak akan dituntut. pihak yang "berkomplot". belum terpikir akan adanya kemungkinan kasus demikian. begitu pula mendapat pelayanan kesehatan adalah haknya sebagai warga negara. Masri Roestam Direktorat Transfuri Darah PMI/ Ketua IDI Cabang Jakarta Pusat kita jelas-jelas mengabaikan haknya? Contoh lain yang akibatnya mungkin lebih besar yaitu? abortus provokatus berdasarkan indikasi media. di mana si wanita yang ingin menggunakan obat/alat kontrasepsi harus mendapat ijin/persetujuan suaminya. peraturan itu janggal atau tidak. Mengapa harus dimintakan persetujuan dari si suami? Di man letak ja-.undangan pidana yang telah ada. Sebagai alasan dikemukakan: jika si suami tidak memberi ijin/persetujuan itu. yang mudah itu tidak selalu yang terbaik. Jadi. namun secara bathiniah sang isteri tidak bahagia. bagaimanapun sulitnya sejawat tersebut harus mengusahakan yang terbaik bagi pasangan yang ingin ditolong. Bukankah dengan menolak si wanita ini Cermin Dunia Kedokteran No. yaitu hasil yang dicapai tidak sesuai dengan apa yang dijanjikan (KUH Perdata fasal 1243 dan fasal 1266). Mengapa dokter harus mencampurinya? Hal serupa tercermin dalam peraturan di klinik Keluarga Berencana milik pemerintah. Sebab. atau jika si wanita itu sampai menderita kerugian dokter dapat dituntut karena melakukan perbuatan melawan hukum yang menimbulkan kerugian bagi "orang lain" (onrechtmatige daat). karena apa yang ingin ia lakukan terhadap dirinya merupakan hak azasinya. minan the right to live bagi si wanita itu. 35. Jakarta. justru diperoleh dengan susah payah dan penuh ketekunan. 1984 63 . Biarpun di permukaan nampak berhasil karena tidak hamil. Mungkin waktu KUH Pidana kita dibuat.peraturan dalam dunia kedokteran kita yang ada TANGGAPAN DARI SEGI HUKUM KEDOKTERAN sangkut pautnya dengan hukum.sual pada khususnya. mungkin ia menuduh isterinya telah menyeleweng dan mungkin terjadi perceraian. Apakah dengan ketentuan tadi dokter bukannya memberi kesempatan yang baik bagi si suami untuk dengan aman "membunuh" isterinya itu? Dalam hal ini seharusnya ijin/persetujuan diminta dari si pasien sendiri dan si suami paling-paling hanya menjadi saksi saja.

Am Heart J. Dalam keadaan khusus. 1984. Ini membantu menerangkan mengapa pada perokok -perokok dengan melanoma. Tapi.. istrinya mengeluh sakit kepala. seorang laki-laki usia 50 tahun yang mengalami kecelakaan lalu lintas harus dilakukan intubasi dan ventilasi. seorang lakilaki termasuk ejakulasi prekoks bila tidak dapat membuat pasangannya mencapai orgasmus sebanyak 50% dari jumlah koitusnya. Simtom-simtomnya itu mirip dengan simtom dari gangguan somatisasi seperti yang tertera dalam American "Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders". Lancet 1983 (i) June 25 p.Catatan Singkat Selama ini. Keluhan ini berkurang setelah si istri mencuci dadanya untuk menghilangkan noda-noda krirn yang telah berpindah tempat tersebut. Brit Med J 1984. Perbedaan-perbedaan ini hilang segera setelah merokok dihentikan. 50% pasien kanker itu lebih suka bila diagnosisnya tidak diutarakan Bull New York Acad Med 1984. insidensi untuk metastasis lebih tinggi daripada mereka yang tidak merokok. tetapi terhadap pasangannya! Dr. Waktu nekropsi. Tentu saja. Briquet sebenarnya nama orang yang menerangkan simtom-simtom klasik pada tahun 1859. Mary.60:226—32 • Satu di antara lima wanita di Inggris minum obat-obat penenang. maupun menjadi berkapsul dan inert. 288: 1461 • Mengapa merokok sigaret meningkatkan risiko untuk timbulnya kanker ? Penyelidikan di Kanematsu Memorial Institute. Katanya. untuk mengontrol gejalanya. harus diingat pula bahwa resep tradisional tertua yang mujarab itu rasa simpati dan harapan. Demikian menurut Celia Haddon dalam bukunya " Women and Tranquilizer". 107:608—9 Krim isosorbid dinitrat yang digunakan untuk mengontrol serangan angina pektoris.ternyata menimbulkan komplikasi aneh. tidak seorangpun yang dapat meramalkan apa yang akan terjadi bila sebutir peluru bersarang dalam tubuh. Dalam buku itu juga diterangkan cara-cara untuk menghilangkan adiksi terhadap obat-obat benzodiazepines. Med J Australia 1983. London. • Apakah peluru yang bersarang dalam tubuh harus selalu diangkat bila tidak menimbulkan keluhan? Seorang lakilaki yang secara tidak sengaja telah menembak kakinya dengan pistol kaliber 22. Seorang laki-laki dengan penyakit jantung iskemia. QT interval memanjang dan aritmia ventrikular lebih sering timbul daripada orang-orang yang bukan atlit. menggunakan krim isosorbid dinitrat yang dipleskan pada bagian depan lengan atas. Brit Med J 1984. secara tiba-tiba is meninggal. yaitu sakit kepala dan flushing waktu melakukan hubungan sex. ii : 425 . Sydney. menunjukkan bahwa limfosit d a r i para perokok dapat menurunkan aktivitas sel pembuluh alamiah. tidak seorang pun d a r i mereka yang berhasil mencapai tujuannya. 35. konsentrasi beberapa imunoglobulin dalam serum mereka juga lebih rendah dari normal. Waktu melakukan persetubuhan. Baru kemudian ditemukan ia mengalami destruksi sendi metakarpofalangeal I dan menyebabkan artropati. wanitanya jangan yang termasuk "type non-orgasmic "! • Pernahkah anda mendengar Sindroma Briquet? Ia merupakan istilah yang lebih sopan dari histeria. 1441 • Terjadi di Brazil. Mungkin akan menimbulkan lokal antritis hipertrofi. Phillip Lewis d a r i RS St.29:368—70 • Dalam mengutamakan kejujuran terhadap pasien. Tidak selamanya pasien ingin diberitahu keadaan yang sebenarnya — sesungguhnya bukti-bukti menunjukkan. Tampaknya. keracunan sistemik. 1984 . Masters & Johnson pertama kali mempertimbangkan faktor wanita dalam defmisinya.9 • Denyut jantung seorang atlit lebih lambat. selama 12 tahun tidak merasakan apa-apa. dan beberapa malah adiksi. melaporkan sebuah kasus demikian. Tapi. bukan pada dirinya sendiri. atau tidak sampai 10 kali gerakan turun naiknya penis di dalam vagina. ditemukan pipa endotrakealnya tersumbat oleh gumpalan-gumpalan cacing gelang. ejakulasi prekoks diartikan sebagai ejakulasi yang terjadi kurang atau dalam waktu 30 detik sampai 2 merit setelah masuknya penis ke dalam vagina. 288: 1461 64 Cermin Dunia Kedokteran No. dan mempunyai stroke volume yang lebih besar — tapi pada mereka ditemukan juga semacam keanehan. yaitu: hidup tanpa ansietas. Lebih seringnya denyut ektopik pada jantung atlit itu mungkin menjadi gejala klinik yang penting. Mungkin cacing itu telah bermigrasi d a r i perut penderita ke faringnya! Respiratory Care 1984.

: "Ini saya beri obat. dokter!" Dokter : "Hm." Lalu dia menunjukkan resep dari saya yang disobek tinggal tiga per empat bagian. pasien tersebut saya beri resep sambil saya beri tabu. 1984 65 . Istri saya yang pertama dua anak laki-laki semua. Salatiga SATU-SATUNYA Dokter : "Apanya yang sakit?" Pasien : "Kepala burung saya bengkak. Baru saya makan seperempat. Jadi. hemmmm. karena yang seperempatnya telah dimakannya ! Saya cuma dapat terbengong-bengong. penderita diberi resep obatobat mentereng serta tidak lupa membumbuinya dengan basa-basi alakadarnya. ke dokter hewan saja" Pasien : ????? dr. sapi saya yang cuma tinggal seekor pasti lepas dari tangan saya hanya untuk biaya pemeriksaan saja. pasien tersebut telah memberi komentar kepada saya : "Wah obat dari pak dokter mujarab sekali. Setelah saya cabut." Dokter " ???? Wah ini bukan KB Keluarga berencana. dokter ! Kalau saya istirahat. pasien tersebut datang lagi untuk yang kedua kalinya dengan mak sud mencabutkan giginya yang lain. Jika saya kesini lagi." Lalu saya tertawa terbahak-bahak dan pasien tersebut juga berkenan untuk ikut tertawa bersama-sama dengan saya. Ketut Ngurah Denpasar. mencabutkan giginya di ternpat praktek saya. Kapten drg Haryono X A." Tiga hari kemudian. Bali OBAT MUJARAB Seorang pasien tua berasal dari lereng gunung Merbabu." dr Ny Elly H." Dokter: "Maunya ingin berapa anak?" Suami : "Katanya dua anak cukup Jadi nanti dua sesudah istri " saya melahirkan. Dan rajin-rajinlah kontrol kembali !" P : "Maaf. . perut saya nanti ikut istirahat. Ketut Ngurah Denpasar. istri kedua anak dua juga. Setelah diperiksa secara lengkap. Baura Malang YANG PERTAMA DAN TERAKHIR Seorang penderita (P) dari Desa datang berobat pada seorang dokter spesialis (DS) yang praktek di Kota Anu." Suami : "Benar dok saya setuju dua anak cukup. Dokter: "Syukurlah mau mengikuti tentang KB.Setelah di dalam (kamar praktek) terjadi dialog antara suami pasien dan dokter: Dokter: "Sudah punya anak berapa? Suami : "Satu dok. Bapak perlu istirahat yang cukup. .HUMOR ILMU KEDOKTERAN KB Seorang ibu hamil diantar suaminya untuk periksa kehamilannya. Baru saja duduk. Pak. kunjungan saya ini merupakan yang pertama dan sekaligus yang terakhir !" DS : ??????? dr. tetapi keluarga besar nantinya. harus dihabiskan supaya lukanya lekas sembuh ya.: "Djagat dewo bathoro yo jagat pangestungkoro . 35. Bali Cermin Dunia Kedokteran No. Yani G-5. DS : "Selain berobat. lukanya sudah tidak sakit lagi.

secara tidak sadar bertanya kepada dokter yang merawat anaknya.. Sumut 66 Cermin Dunia Kedokteran No. Jadi.... besok akan diresmikan.. : "Maaf. tapi nanti bisa menyesakkan napas pasien dengan segera. Bung!" dr. buat anak saya ini?" Dr. Kebetulan pula putri Pak Dokter ikut menjenguk karena teman sekuliah sang pemuda.. putri saya ini sudah punya tunangan sah.. . ibu sang pemuda yang setia menunggui. Dl: "Dok.. ini saya bawa produk terbaru. kelainan kulit akibat kerja menduduki 50-60% dari seluruh penyakit akibat kerja. Bali PEKERJAAN YANG AMAN ." demikianlah seorang Dokter Perusahaan mengakhiri ceramahnya. " Dr: " Ya. . T. Ibu: "Tolong katakan dengan terus terang." dr.." Peserta: "Pekerjaan apa itu?" Dokter: "Pengemis! karena belum ada laporan mereka alergi terhadap Uang logam.. Martono Medan. . ...KURANG MENOLONG Seorang detailmen (DI) dengan bersemangat mempromosikan obatnya kepada seorang dokter.. 1984 ... 35.. Bali TIADA HARAPAN BAGIMU Seorang pemuda telah lama mendekam di rumah sakit karena tumor hati. . Peserta: "Apakah ada pekerjaan yang tidak menimbulkan penyakit/kelainan kulit?" Dokter (setelah berpikir sejenak): "Ada.. dokter! Apakah masih ada harapan .. jelas tiada harapan lagi bagi putra ibu!" Ibu: "Ohhh . ." Dl: "Maksud dokter??!" Dr: "Harganya mencekik leher... Ketut Ngurah Denpasar. Ketut Ngurah Denpasar.. . Pada suatu hari. . ?????!" dr.. dst. bronkodilator poten! Dapat melonggarkan pernapasan dengan cepat. . d s t ..

Ciri khas pada Filariasis bancrofti ialah: (a) terdapat hidrokel dan kiluria (b) Elefantiasis hanya di bawah lutu dan siku (c) sering ada pruritus pada permulaan penyakit (d) disamping manusia. Menutut KUHAP pasal 184 ayatl. Penyebab dispareunia antara lain: (a) infeksi atau jahitan episiotomi yang tidak benar (b) vaginitis (c) retroversi uterus (d) psikogenik (e) semua benar 10. kecuali: (a) inteligensi anak rendah (b) inteligensi anak normal (c) inteligensi anak terlalu tinggi Cermin Dunia Kedokteran No.RUANO PENYEGAR DAN PENAMBAH ILMU KEDOKTERAN Dapatkah saudara menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini ??? (d) lingkungan yang tidak menyenangkan (e) adanya gangguan fisik 7. Faktor-faktor yang dapat menimbulkan presbiakusis adalah sebagai berikut. sekunder dan tersier. yaitu: upaya pencegahan primer. seperti traktus gastrointestinalis dari pasien rawat tinggal yang menerima antibiotika (e) antibiotika profilaktik itu penting untuk menghindarr terjadinya mikroorganisme yang resisten terhadap antibiotika 1. Yang dapat merupakan penyebab kesukaran belajar pada anak ialah sebagai berikut. Dalam bidang kesehatan dan kesehatan jiwa. 35. ada 3 jenis upaya pencegahan. yang berupa plasmid. yang bukan merupakan alat bukti yang sah ialah: (a) keterangan saksi (b) keterangan ahli (c) surat/petunjuk (d) keterangan terdakwa (e) bukan salah satu di atas 6. Yang dimaksud dengan sehat dalam Undang-undang Pokok Kesehatan ialah: (a) bebas dari penyakit (b) bebas dari cacad (c) bebas dari kelemahan (d) bebas dari penyakit. cacad & kelemahan (e) bukan salah satu di atas 2. dapat membawa gengen resisten untuk hampir semua antibiotika (d) penyebaran faktorR lebih efisien dalam lingkungan yang terbuka daripada lingkungan yang tertutup. Yang termasuk upaya pencegahan sekunder ialah : (a) memberi kacamata pengaman bagi pekerja yang menggunakan sinar las (b) mengobati penderita yang sakit (c) vaksinasi (d) menurunkan kerentanan seseorang terhadap stres (e) menurunkan faktor sties pada sumbernya 3. Untuk melaksanakan upaya pencegahan tersebut. kecuali: (a) lingkungan/pekeijaan di tempat yang bising (b) diet tinggi lemak (c) banyak merokok (d) sering membersihkan serumen dalan Hang telinga (e) stres 8. Pilih satu dari lima pernyataan di bawah ini yang benar (a) Kuman pneumokokus tidak pernah dapat menyesuaikan diri untuk hidup bersama-sama dengan antibiotika (b) mikroorganisme yang mempunyai alat genetik untuk melawan antibiotika. binatang peliharaan dapat merupakan sumber infeksi (e) tidak pemah asimtomatik 9. tidak dapat meneruskan bahan genetik ini ke mikroorganisme lain (c) faktor R. perlu dilukan pendekatan terhadap: (a) seluruh penduduk (total population) (b) kelompok penduduk dengan golongan usia tertentu (c) kelompok penduduk dengan risiko tinggi (d) benar semua (e) bukan salah satu di atas. 4. Yang tidak dapat meminta keterangan alhi dalam sidang peradilan ialah: (a) hakim (b) polisi (c) terdakwa (d) tersangka (e) bukan salah satu diatas 5. 1984 67 .

35. Kesimpulan : 100 mg aspirin (ASA) per hari itu efektif untuk menghalangi formasi dan agregasi dari tromboksan platelet. Akhirnya. aspirin dosis rendah malah memberikan basil yang lebih baik dan efek toksiknya pun lebih sedikit.1% biaya minter dunia per tahun. Ca embrionik d a r i testis dan Ca nasofaring. Dalam suatu percobaan.pasien kanker yang diobati dengan kombinasi d a r i obat ini dan kemoterapeutik lain. Percobaan dilakukan secara double blind. Menekan fungsi platelet dengan aspirin dosis tinggi ternyata tidak dapat memperbaiki patensi dari by pass tadi. oklusi terjadi pada 62% dari kelompok kontrol. menunjukkan bahwa obat tersebut secara terapeutik efektif untuk kasus-kasus: penyakit Hodgkin (13/31). dipilih secara random kelompok diobati dan kelompok kontrol. Setelah 4 bulan. $ 600 juta.1264 68 Cermin Dunia Kedokteran No. suatu obat anti kanker baru yang dikembangkan oleh Institute of Material Medicine. Kris Lancet 1984.ABSTRAK -ABSTRAK PERANG NUKLIR : DAPAT DICEGAH ATAU TIDAK? Dalam suatu konferensi pencegahan perang nuklir di Helsinki yang dihadiri oleh 450 dokter dari 53 negara. Selama percobaan ini tidak ditemukan adanya efek samping. Pasien. 30% d a r i graft tersebut mengalami oklusi kembali pada tahun pertama. Tapi. limfoma yang non Hodgkin (34/66). Pada kelompok diobati diberikan aspirin (ASA) 100 mg per hari. Kris Brit Med J 1984. Ca paru jenis sel kecil (5/14). sedangkan kelompok kontrol diberikan plasebo. Deposit ini juga menyebabkan perubahan-perubahan sklerotik lebih lanjut. frekuensi aritmia ventrikuler meningkat pada kelompok kontrol dibandingkan dengan kelompok diobati. Setelah pembedahan. 90% dari kelompok diobati dan 68% dari kelompok kontrol graft-nya masih paten. dapat hidup lebih dari 10 tahun. Ini kurang d a r i 0. Ini karena deposit d a r i platelet dan trombus. akut dan kronik leukemia. 1984 . Harga 1 senjata nuklir kapalselam setara dengan budget untuk pendidikan per tahun d a r i 23 negara-negara dunia ke 3 dengan 160 juta anak sekolah. Jumlah total pengeluaran untuk riset mengenai penyakit-penyakit tropis itu kira-kira sama dengan biaya militer dunia per jam ± $ 100 juta. ada komentar-komentar sebagai berikut • • • • Biaya untuk minter di seluruh dunia ( $ 750.02 • • OBAT BARU UNTUK KANKER Glisifosforamid.pasien penyakit jantung iskemik. D a r i 60 pasien. sedangkan dari kelompok diobati hanya 27%. 288 : 1901 . Pemberian obat ini dimulai 24 jam setelah operasi. Penyakit cacar telah dibasmi dengan biaya. Kris China Med Trib 1983 Sept 25 p. dan pada beberapa kasus fibroma rahim. Chinese Academy of Medical Sciences. Hasil percobaan klinis terhadap 301 pasien dengan tumor ganas stadium lanjut. operasi untuk membuat bypass pada pembuluh-pembuluh darah koroner banyak dilakukan pada pasien. Aplikasi lokal d a r i obat ini juga dinyatakan efektif untuk mengobati ulkus pada Ca mamae dan Ca serviks. untuk menjamin lancarnya suplai oksigen ke otot jantung. mulai digunakan dalam tahun 1983.negara dunia ke 3 selama 20 tahun itu diperkirakan kurang daripada biaya satu tahun untuk persenjataan dunia. Ca mamae (38/86). is 1261 . Biaya program untuk memenuhi kesehatan esensial dan kebutuhan makanan di negara. Biaya imunisasi 1 juta anak dari penyakit-penyakit yang dapat dicegah ( $ 5 juta) sama dengan harga satu misil Pershing II. 5 ASPIRIN DOSIS RENDAH UNTUK MENCEGAH OKLUSI PEMBULUH DARAH KORONER SETELAH DILAKUKAN "BY PASS" Akhir-akhir ini.000 juta per tahun) itu lebih besar daripada total penghasilan per tahun d a r i separuh penduduk miskin di dunia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful