Daftar 1si :

3 5 . K e s e h a t a n Jlwa

Karya Sriwidodo

Artikel : 3 Kesehatan Jiwa di Indonesia 10 Upaya Pencegahan Dalam Kesehatan Jiwa 18 Upaya Rehabilitasi Sebagai Salah Satu Upaya Kesehatan 23 Komputerisasi Data Demografik dan Psikiatrik Pasien Mental di Indonesia 28 Pengertian Pertanggungjawaban Kriminal Atas Perbuatan Individual Dalam Rangka Visum et Repertum Psikiatrikum 34 Psiko Geriatrik Sekilas Pintas 39 Kesukaran Belajar 46 Pendidikan Anak Usia Balita
53 Pendengaran Pada Usia Lanjut (Presbiakusis) 56 Diagnosis dan Pengobatan Filariasis 59 Perkembangan : Dispareunia

Antibiotika Profilaktik ? Individu vs Masyarakat

Tulisan dalam majalah ini merupakan pandangan/pendapat masing-masing penulis dan tidak selalu merupakan pandangan atau kebijakan instansi/lembaga/bagian tempet kerja si penulis.

62 64 65 67 68

Hukum & Etika : Tepatkah Tindakan Saudara ? Catatan Singkat Humor Ilmu Kedokteran Ruang Penyegar dan Penambah Ilmu Kedokteran Abstrak-abstrak

Artikel

Kesehatan Jiwa di Indonesia
Prof. Dr. R. Kusumanto Setyonegoro Gurubesar Ilmu Kedokteran Jiwa Fakultas Kedokteran Jiwa Universitas Indonesia Kepala Direktorat Kesehatan Jiwa Depkes RI, Jakarta

Landasan Hukum dan Dokumen Intemasional Landasan ini terdiri dari beberapa produk legislatif, yaitu : 1. Undang-Undang nomor 9/1960 tentang Pokok-Pokok Kesehatan. 2. Undang-Undang nomor 3/1966 tentang Kesehatan Jiwa. 3. Undang-Undang nomor 9/1976 tentang Narkotik. Dan beberapa Dokumen Internasional, seperti : 4. "World Health Organization (WHO), Constitution". 5. Alma Ata, USSR, 1978, "International Conference on Primary Health Care", yang disponsori bersama oleh WHO dan UNICEF. Kesehatan Jiwa (KESWA) Berdasarkan landasan hukum dan dokumen internasional ini Memasuki bidang Psikiatri untuk kemudian bergiat di pe- dapat ditarik hal-hal sebagai berikut: layanan keswa, seorang dokter sering merasa dirinya didorong oleh stimulasi intelektual; luasnya materi subjek, termasuk Tentang kesehatan (UUPokok Pokok Kesehatan) berbagai tantangan dan tuntutan manusiawi dan ilmiah; serta Bab I : Ketentuan Umum, fasal 2. undangan untuk melaksanakan kontak dengan para sejawatnya "Yang dimaksud dengan kesehatan dalam Undang-Undang yang menguji sensitivitas interpersonal, toleransi dan flek- ini meliputi kesehatan badan, rohani (mental) dan sosial, dan sibilitas. Demikian pula keprihatinan dan keinginan untuk bukan hanya keadaan yang bebas dari penyakit, cacad dan kemengetahui lebih lanjut tentang condition humaine. lemahan". Psikiatri jelas bukanlah merupakan suatu panacea untuk Bab II : Tugas Pemerintah, fasal 8 ayat 2. penderitaan manusia, tetapi yang penting disadari adalah bahwa Ayat ini lebih menjabarkan lagi istilah "sakit, yaitu termasuk kesehatan jiwa; yaitu pengetrapan dari prinsip-prinsip psikiatri — cacad (invaliditas). secara individual di dalam kelompok maupun masyarakat, — kelemahan (weakness; feeble conditions; keterbelakangan dapat membantu meringankan dan memecahkan permasalahan dalam perkembangan fisik dan mental). manusiawi yang delikat. Oleh sebab itu, bertentangan dengan — usia lanjut (geriatric conditions; dengan atau tanpa pendapat sebagian orang, psikiatri merupakan salah satu seni kelainan yang sifatnya mental). dasar sentral dari ilmu kedokteran. Ini sudah disadari oleh rakyat Tentang kesehatan jiwa (UU Kesehatan Jiwa) dan bangsa Indonesia, yaitu sejak permulaan ditegaskannya Undang-undang ini menjelaskan hal dan materi kesehatan jiwa, pelayanan kesehatan dan kesehatan jiwa secara sistimatik dan integratif. Ditetapkan melalui Undang-Undang Pokok dan dengan pasti mengemukakan definisi sebagai berikut : Bab I : Ketentuan Umum, fasal 1 ayat 1 Kesehatan (nomor 9/1960); Undang-Undang Kesehatan Jiwa (nomor 3/1966); dan lebih jelas lagi dalam Undang-Undang "Kesehatan jiwa adalah kesehatan jiwa yang sehat menurut Narkotik (nomor 9/1976). ilmu kedokteran sebagai unsur daripada kesehatan, seperti PENDAHULUAN Kegiatan dan kesibukan manusia sehari-hari tidak jarang membuat individu cenderung untuk menitikberatkan pentingnya kesibukan/kegiatan itu. Malah mungkin ia agak mengalami obsesif-relatif dengan program hariannya. Oleh sebab itu, sering pula dianjurkan agar manusia menoleh ke sejarah dan meninjau ke masa depan. Ini agar ia dapat meyakinkan diri bahwa relativitas dari problematik yang dihadapinya perlu diprioritaskan, sehingga ia dapat mengembangkan sense of evolution, progress and contribution dari kegiatan tersebut.

Cermin Dunia Kedokteran No. 35, 1984

3

(c) Perbaikan tempat kerja dan suasana kerja dalam perusahaan dan sebagainya. the ability to live harmoniously in a changing environment is essential to such development. Ini berarti. (e) Hubungan dengan pihak hukum dan pengadilan sangat erat.q. sesuai dengan ilmu kesehatan jiwa. atau di fasilitas keswa lain." (b) Mengenai anak (pertumbuhan dan perkembangan) "Health development of the child is of basic importance." Dalam hubungan ini. 3) Syarat-syarat untuk melaksanakan ketentuan tersebut dalam ayat (1) dan (2) ditetapkan oleh Menteri Kesehatan. • WHO Constitution Dokumen ini memberikan anjuran dan justifikasi suatu pendekatan holistik terhadap materi kesehatan manusia. intelektuil dan emosionil yang optimal dari seseorang. di bawah Gubernur/KDH tingkat I dan II di semua propinsi yang sudah mempunyai RS Jiwa Pemerintah (Pedoman Kerja BPKJM. Perlu diketahui. walaupun peraturan pelaksanaan Menteri Kesehatan yang dimaksud dalam fasal 32 hingga kini belum ditetapkan. (b) Mengusahakan keseimbangan jiwa dengan menyesuaikan penempatan tenaga selaras dengan bakat dan kemampuan. (a) Mengenai konsep kesehatan "Health is a state of complete physical. Departemen Kesehatan. Menjangkau pasien rawat dalam. (a) Perawatan dan pengobatan bagi mereka yang terganggu berat dilakukan dalam RS Jiwa yang pada dasarnya tersedia di semua propinsi RI. Jakarta*. RS Umum dan Pushealth of the people. • Tentang Narkotik (UUNarkotik) Undang-Undang ini menjelaskan tentang materi narkotik. mental and social wellbeing and not merely the absence of disease or infirmity. 2) Pecandu narkotik yang telah cukup umur wajib melaporkan diri kepada pejabat yang telah ditunjuk oleh Menteri Kesehatan. sebagai berikut : (a) Merpelihara kesehatan jiwa dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. (d) Semua perawatan pasien di RS Jiwa dan fasilitas kesehatan jiwa yang representatif di seluruh Indonesia dimonitor oleh Sistim Informasi Keswa. khususnya karena menyangkut hak milik dan harta benda penderita. fasal 32. Demikian pula visum et repertum psikiatrikum." kesmas). tapi dalam kenyataan sehari-hari semua penderita yang dikirimkan itu langsung menuju kepada dokter puskesmas/RS Umum terdekat. fasal 3 Fasal ini memberitahukan tentang usaha-usaha pemerintah c. (b) Perawatan dan pengobatan senantiasa dilakukan atas permintaan (tidak pernah atas paksaan).yang termaksud dalam fasal 2 UU Pokok-Pokok Kesehatan. Ini dituangkan dalam pernyataan-pernyataan di bawah ini. edisi 2 (berlaku 1984—1994). laporan dan tabulasi diterbitkan setiap tahun. sehingga memang sudah selayaknya Pemerintah RI memperhatikan dan membina bidang pelayanan kesehatan jiwa ini secara khusus. dan pembentukan BPKJM (Badan Pembina Kesehatan Jiwa Masyarakat). 1984 . Bab II Pemeliharaan kesehatan jiwa. pasien ambulan (di RS Jiwa/fasilitas keswa. Puskesmas public are of the utmost importance in the improvement of the yang melaksanakan Proyek In tegrasi Keswa." Penjelasan mengenai fasal ini. Bila dana tersedia. Ini menandaskan sikap open door policy dalam pelayanan kesehatan jiwa. 4 Cermin Dunia Kedokteran No. pasien rehabilitasi. (e) Usaha-usaha lain yang dianggap perlu oleh Menteri Kesehatan. yaitu "Kesehatan Jiwa (mental health) menurut faham ilmu kedokteran sekarang adalah suatu kondisi yang memungkinkan perkembangan fisik. 35. bila permintaan itu datang dari pihak masyarakat sesuai syarat-syarat yang berlaku untuk semua permintaan perawatan di RS Jiwa. Bab III : Perawatan dan pengobatan Bab IV : Harta benda milik penderita Bab V : Penampungan bekas penderita penyakit jiwa Bab-bab dan masing-masing fasalnya memberitahukan hal. Ditkeswa (Direktorat Kesehatan Jiwa) telah mengeluarkan instruksi (1973) yang berlaku hingga sekarang: "Para penderita ketergantungan narkotik. Kebayoran Baru. Perkembangan itu berjalan selaras dengan orang-orang lain. (d) Mempertinggi taraf kesehatan jiwa seseorang dalam hubungannya dengan keluarga dan masyarakat. (f) Keterlibatan keluarga dan masyarakat dalam kesehatan jiwa sangat erat dan mendalam. alkohol dan substansi (obat) yang tercantum dalam PP DGJ (1984) dan ICD — 9/WHO. yang berpusat pada Direktorat Kesehatan Jiwa. Beberapa pokok yang khususnya menyangkut kesehatan dan kesehatan jiwa: Bab VIII: Pengobatan dan rehabilitasi korban penyalahgunaan narkotik dan usaha penanggulangannya." (c) Mengenai informasi kepada masyarakat * Sistim ini meliputi DIPAM (Daftar Isian Pasien Mental) yang dikelola "Informed opinion and active participation on the part of the dengan teknik komputer. menyangkut responsibility and accountability concepts yang merupakan bidang kepentingan bersama antara Psikiatri dan disiplin-disiplin yuridis/legal. Makna kesehatan jiwa mempunyai sifat-sifat yang harmonis (serasi). Geneva lihat Lampiran). hal khusus. yang kemudian meneruskannya kepada RS Ketergantungan Obat di Jalan Fatmawati. alkohol. dan wajib membawanya kepada dokter terdekat untuk mendapatkan pengobatan dan perawatan yang diperlukan. terbitan Direktorat Kesehatan Jiwa. bahwa dokter/psikiater tersebut harus dapat membuat diagnosis tertentu seperti yang tercantum dalam buku Pedoman Penggolongan Diagnosa Gangguan Jiwa. dan substansi (obat) dapat diterima untuk terapi dan rehabilitasi di semua RS Jiwa Pemerintah dan Swasta. Tindakan tersebut benar dan menjamin bantuan medik-psikiatrik yang tepat. Ini menciptakan kulminasi dalam pembentukan konsep kesehatan jiwa masyarakat (keswamas). atau RS Jiwa Pemerintah terdekat. 1983). Depkes RI. (c) Perawatan dan pengobatan yang dimaksud itu harus disetujui oleh dokter/psikiater yang bertanggung jawab. perlu ditegaskan diagnostik di bidang penyalahgunaan narkotik. dan memperhatikan semua segi dalam penghidupan manusia dan dalam hubungannya dengan manusia lain. 1) Orang tua/wali dari seorang pecandu narkotik yang belum cukup umur wajib melaporkan pecandu tersebut kepada pejabat yang ditunjuk oleh Menteri Kesehatan.

ibukota Kazakh Soviet Socialist Republic di bawah sponsorship gabungan WHO dan UNICEF. usia. kenakalan remaja. perubahan sosial yang cepat (sebagai hasil dari perkembangan ekonomi. maka kesehatan jiwa masyarakat merupakan (a) Suatu orientasi dalam keswa. guna memperkokoh orientasi keswa mereka. Stressing that Primary Health Care should focus on the main health problems in the community. Tidak kurang dari 40 juta manusia di dunia menderita gangguan jiwa berat. (c) Diikhtiarkan agar ada suatu kontinuitas dari berbagai pelayanan (keswa. of which it is the central function and main focus. scientifically sound and socially acceptable methods and technology made universally accesible to individuals and families in the community through their full participation and at a cost that the community and the country can afford to maintain at every stage of their development in the spirit of self-reliance and self-determination. (j) Mengusahakan agar seluruh lapisan masyarakat (golongan ekonomi. It forms an integral part both of the country's health system. including family planning. the family and the community with the national health system. (c) Primary Health Care Approach (Summary and Discussions 15) The conference considered primary health care to be essential care based on practical. — Adequate supply of safe water. narkotik dan substansi (obat). Beberapa karakteristik lain yang melekat pada upaya keswamas adalah sebagai berikut: (a) Terutama sekali tertuju kepada kelompok-kelompok masyrakat (walaupun fokus terhadap individu tidak diabaikan. Beberapa hasil penting perlu dikemukakan: (a) Declaration of Alma Ata. 1984 5 . USSR." • Alma Ata. but recognizing that these problems and ways of solving them will vary from one country and community to another. It is the first level of contact of individuals.(d) Mengenai tanggung jawab pemerintah "Government have the responsibility for the health of their people which can be fulfilled only by the provision of adequate health and social measures. and provision of essential drugs. Recommends that primary health care should include at least: — Education concerning prevailing health problems and the methods of identifying. — Prevention and control of locally endemic diseases. dan sebagainya) dapat mengambil manfaat dari upaya keswamas. retardasi mental dan gangguan Cermin Dunia Kedokteran No. kesejahteraan dan sebagainya). BERBAGAI KEGIATAN Orientasi Di hampir semua negara berkembang. Kesehatan Jiwa Masyarakat (KESWAMAS) Sesuai dengan istilahnya. gaya hidup yang kurang sehat. — Appropriate treatment of common diseases and injuries. berfungsinya keluarga. Ditambah keterbatasan dari sumber-sumber dana dan manusia yang ahli. USSR. khususnya sektor kesehatan/kesehatan jiwa/pendidikan/kesejahteraan sosial/keagamaan/penerangan/keluarga berencana/dan sektorsektor lain yang ada relevansi dengan keswa. bringing health care as close as possible to where people live and work. industrialisasi. — Promotion of mental health. 1978 Konferensi ini diadakan pada tanggal 6 — 12 September 1978 di kota Alma Ata. (b) Content of Primary Health Care (Recommendation 5) The conference. and of the overall social and economic development of the community. (b) Dititikberatkan kepada upaya prevensi dan promosi. Sistim pendukung tradisional mengalami erosi. Kondisi-kondisi itu jelas akan menambah beban dari sistim pelayanan kesehatan yang sudah sangat besar beban rutinnya. urbanisasi dan proses-proses lain yang berkaitan dengan itu) telah diketahui membawa serta akibat-akibat buruk terhadap struktur keluarga. (f) Mengutamakan peran serta masyarakat. (e) Berupaya melaksanakan "kegiatan psikoterapi singkat" (brief psychotherapy). sosial. is a fundamental right and that the attainment of the highest possible level of health is a most important world-wide social goal whose realization requires the action of many other social and economic sectors in addition to the health sector. mental and social well-being. dan tertuju kepada intervensi kondisikondisi krisis. demikian pula daya tahan keluarga dan individu menghadapi stres. (g) Mengusahakan pendidikan keswa bagi pejabat/petugas di bidang-bidang pelayanan kemanusiaan (human services). (h) Mengusahakan kerjasama yang mantap dan erat dengan bidang kesehatan masyarakat (public health). Baik yang dilaksanakan secara hospital based maupun ambulatory. (i) Melaksanakan research epidemiologi keswa. semua dapat merupakan indikasi daripada disorganisasi sosial tertentu. (b) Mencakup semua upaya yang dilaksanakan di masyarakat. Dengan demikian maka diikthiarkan agar pelayanan-pelayanan itumerupakan suatu sistim keswa yang komprehensif. kekerasan dan pengrusakan. — Immunication against the major infectious diseases. ancaman penyakit atau disabilitas sehingga peranan sosial mereka terganggu. tidak hanya terapi dan rehabilitasi. — Promotion of food supply and proper nutrition. preventing and controlling them. (d) Mengutamakan suatu kerjasama intersektoral. Section I The Conference strongly reaffirms that health which is a state of complete physical. and constitute the first element of a continuing health care process. dan dengan sendirinya taraf keswa dari individu-individu. and not merely the absence of disease and infirmity. di bawah nama kesehatan jiwa. — Maternal and child health care. and basic sanitation. jenis-jenis gangguan keswa. maka dapat dikatakan bahwa jaringan pelayanan keswa perlu diperkuat dengan segera dan merata. Berbagai laporan tentang keretakan rumah tangga. dan kira-kira dua kali dari jumlah tersebut menderita gangguan jiwa akibat ketergantungan alkohol. 35.

yang setiap indidari 200 juta manusia yang menderita gangguan tersebut se. Akan tetapi. Disertasi FKUI1967. terapi dan rehabilitasi kofarmakologi. dan kadang-kadang juga pasien menggunakan dosis yang diharuskan (patient complianstruktural antara kondisi organo-biologik dan keadaan sosio. biokimia. diperhitungkan ada makin luas diketahui serta diakui di kalangan profesional atau 6—18 ribu penderita psikotik. pasien dan dokter dapat dicatat berbagai perilaku khusus yang Prospek masa depan (penelitian.000 tahun perjalanan evolusinya. Oleh sebab itu. implikasinya.ce)? Bagaimana perbandingan faktual antara efek dan efek sampingan? kultural yang berkembang. masing. ** Kusumanto Setyonegoro. tendensi untuk berorientasi pada penyakit integratif farmakoterapi dan psikoterapi serta implikasiperlu dijadikan satu dengan observasi klinik dan humanistik. dan hal-hal lain yang berkaitan).* suportif yang sangat realistik. stres dan golongan sosio-ekonomik. sedang. Memang benar. dan mengamalkan pengetrapan menyeluruh secara bersif. merupakan bidang yang belum cukup dinilai. Khususnya mengenai bidang litasi yaitu eklektik-holistikDetail-prinzip dan Ganzheit-prinzip psikofarmakologi. dan substansi/obat lain). Penderita epilepsi di dunia gaimana stres itu dapat diatur dan diarahkan agar psikopatoloditaksir berjumlah 15 juta.upaya yang lebih banyak dan mendalam. masing unit pelaksana dari RS Jiwa dan Fasilitas Keswa di seluruh Indonesia. terapi dan rehabimental emosional individual.antara stres dan penyakit. Segi-segi organobiologik. kondisi mental emosional dari gambaran manusiawi yang mulai Kota Jakarta yang berpenduduk 6 juta. tidak kurang mempresipitasi suatu keadaan gawat darurat. percobaan kotik) berjumlah 1—3 per mil dari seluruh penduduk. pengaruh obat terhadap daya ingat (memory). Dokter/psikiater.vidu atau keluarga dapat memberikan formulasinya masinghingga efisiensi kerja atau hidupnya merosot. berbagai upaya prevensi stres dan krisis bukan merudari seluruh morbiditas umat manusia dan tidak dapat diabai. dan psiPendekatan prevensi. pengetrapan praktis) indikatif.kultural dari peristiwa-peristiwa seperti bunuh-diri. phronia.bingan sosial-lingkungan tetap merupakan suatu tantangan benya lingkungan sosio-kultural tempat ia hidup dan berkembang sar. Dengan demikian. Tapi. elektroensefalografi. Dugaan mengenai jumlah pasien gik yang mengancam dapat dikurangi tarafnya. sebalik.000 hing. yang merupakan dimensi baru dalam pelayanan kesehatan jiwa. Akan tetapi. hal seperti itu akan • Efektivitas terapi yang dilaksanakan sering merupakan bimenambah penilaian perspektif kita terhadap hakekat dang yang sulit dinilai secara pasti. Promotion and Protection mawas (BP KJM: Badan Pembina Kesehatan Jiwa Maysarakat).mantap. serta baorganik lain dari susunan saraf pusat. dengan gangguan jiwa yang relatif ringan (neurotik) itu Contoh lainnya yaitu krisis. ansietas. disiplin perawatan. terdapat unsur spekulasi dalam upaya me. rekontruksi sejarah evolusi itu. Perhitungan untuk penderita neurotik dan lain-lain Kedokteran biologik memperhatikan secara mendalam bidangdengan sendirinya jauh lebih besar. disiplin psikologi klinik.pakan lembaga yang fantastis. depresi serta frustasi merupakan kondisikan yang relatif ringan (neurotik) antara 40—60 per mil. Pendekatan eklektik-holistik dalam Ilmu tetap menunggu penjabaran dan penelitian yang lebih luas dan Psikiatri di Indonesia dengan minat khusus kepada Masalah Schizo. antidepremadai.awam. bidang neurofisiologi. • Penilaian komparatif dari satu jenis terapi dibandingkan jeSalah satu faktor sosio-kultural yang umum diketahui adanis terapi lain. lah kondisi stres. of Mental Health. tidak saja di bidang keswa. dokter.** rehabilitasi. problematik umat manusia. • Segi psiko-edukatif Merupakan salah satu segi yang sering diabaikan oleh seorang uji coba klinik (preklinik. kita dapat melainkan juga di bidang kedokteran lainnya. Ia merupakan peristiwa yang bervariasi. Dengan demikian pula. • 6 Cermin Dunia Kedokteran No. Apakah benar mengetahui hubungan fungsional.• Terapi integratif dari psikoterapi. Bimbingan psikoterapeutik kemudian menjadi ilmiah dari berbagai kegiatan yang dilaksanakan di masinglangkah berikutnya yang layak dilaksanakan. stres dan keretakan marital. tetapi yang justru dipentingkan dalam praktek keswa. farmakoterapi dan bimga 100. dan lain-lain). serta relevansi dan korelasinya terhadap kondisi Landasan dasar dari pendekatan prevensi. melainkan sumber-sumber kan baik di dunia berkembang atau maju. 35. an segera di RS Jiwa atau klinik Psikiatri untuk pengobatan Segi organobiologik intensif. Dengan sendirinya makna sosioDi Indonesia. dan tergantung dari lokasinya. evoked potentials.bunuh-diri. 1984-1989. semuanya merupakan bidang perhatian yang sehingga kejadian-kejadian dalamproses relasi-interrelasi antara serius. stres dan lingkungan. psiko-edukatif dan sosio-kultural Oleh sebab itu. gangguan kesehatan jiwa merupakan bagian yang cukup besar Jadi. antropologi medik dan lain-lain masih perlu melaksanakan telah berubah dengan sangat radikal dan fenomenal. mekanisme dasar (dengan masing-masing hipodengan mengetahui pendalaman ilmiah pendukung secara metesis mengenai khasiat dan mekanisme neuroleptik. sleep tanggung jawab. klinik-terapeutik. sub-bidang tertentu seperti klasifikasi obat perlu dipertemukan masing-masing relevansi dan korelasinya psikofarmaka. polygrams. metodik neurofisiologi (EEG. 1984 . diperhitungkan gangguan jiwa berat (psi. pendekatan Teknologi medik. proses diagnostik dipermudah dan Pelayanan keswa secara kontinu memperhatikan landasan dipertajam. misalnya Demikian pula di bidang prevensi melalui Upaya Bina Kes* WHO 7th Programme of Work. Diantaranya: • Segi sosio-kultural Dasar-dasar genetik manusia tidak berubah dalam 50. 10% di antaranya perlu perawat. Berbagai hubungannya diketahui. perhatian makin berkembang karena perlu diusahakan agar dua prinsip itu terjalin secara integratif relevansinya yang langsung dengan upaya terapi dan dan sistematik.

dan diusahakan agar dapat dilaksanakan seluruhnya di dalam negeri. 4) Integrasi keswa di Pelayanan Kesehatan Umum* (RS Umum. Secara rutin penghimpunan data berdasarkan DIPAM (Daftar Isian Pasien Mental) dilaksanakan sejak 1971. diantaranya: hukum. terapi dan rehabilitasi. 3) Penataran dan spesialisasi khusus dilaksanakan secara kontinu. Yogyakarta dan Surabaya. including striking loss of recent memory. Berbagai proyek prevensi dan promosi keswa ditunjang untuk dilaksanakan. hallucinations of any kind. MASA DEPAN Perspektif masa depan dari psikiatri dan kesehatan jiwa sekarang diliputi oleh kemantapan kepercayaan. Yang sekarang diperlukan berupa suatu sense of commitment dan sense of precision dalam membimbing dan mengarahkan pelayanan kesehatan pada umumnya di mana pelayanan keswa merupakan suatu unsur yang integral. In some of these states. Upaya diagnostik. Tujuan umum lainnya terarah kepada inkorporasi dan pemantapan pengetahuan keswa di pelayanan kesehatan umum dan berbagai segi perkembangan sosial. illusions. sejak 1980. Tambahan pendidikan di luar negeri bila perlu tetap dipertimbangkan. ahli pekerjaan sosial dan para administrator keswa. dan masing-masing implikasinya. occurring in alcoholics as the Cermin Dunia Kedokteran No. juga disediakan RS Jiwa Pemerintah lain/tambahan di Propinsi yang sama. and restlessness. withdrawal of alcohol can be of aetiological significance. Tujuannya agar dalam setiap propinsi terdapat satu RS Jiwa Pemerintah. Salah satu tujuan umum agar permasalahan yang ada dibatasi/dikurangi. UndangUndang Narkotik nomor 9/1976. sleep studies. dan lain-lain. mental dan sosial yang relevan terhadap problematik kesehatan perlu dipertajam dan diperjelas secara spesifik. Bila kebutuhannya mendesak. Implementasi dari program itu dengan sendirinya juga bergantung kepada teknologi medik-psikiatrik yang tersedia. serta fasilitas struktural yang tersedia. delusions. khususnya di bidang mental-emosional dan neurologik tertentu (seperti: ancaman gangguan serebrovaskular.0 Delirium tremens Acute or subacute organic psychotic states in alcoholics. Diantaranya. pengadilan. alcoholic A syndrome of prominent and lasting reduction of memory span. Sikap indifference dan indefinite terhadap kesehatan jiwa dalam era di mana "sumber daya manusia" diutamakan sudah tidak lagi memadai.PROGRAM Sebagaimana lazimnya. Semarang. characterized by clouded consciousness. Visum et Repertum Psikiatrik. sumber daya manusia ahli. Bandung. rehabilitasi dan prevensi perlu diindentifikasi dan dilimitasi secara positif. terapi. Kegiatan penelitian meliputi berbagai upaya survai epidemiologik. suatu program sangat terikat pada berbagai kondisi faktual seperti dana. Dalam hubungan ini. sejak 1975). dan pasien rehabilitasi. teknologi dan lain-lain. khususnya bila terdapat berbagai hambatan dari sumber-sumber dana. Training and Services. sesuai pengarahan Ka-Kanwil propinsi masing-masing. Undang-undang pokok Kesehatan 9/1960 dan UU Kesehatan Jiwa 3/1966 nyata benar saling melengkapi dan menyempurnakan. 2) Pembentukan dan pembinaan suatu jaringan RS Jiwa Pemerintah yang makin merata dianggap sebagai suatu kebutuhan. Pengembangan Bina Keswamas (BP KJM: Badan Pembina Kesehatan Jiawa Masyarakat) dilaksanakan terus dengan mengundang peran•serta dari semua sektor yang relevan. disamping konsultasi periodik (diantaranya: tentang proyek "gelandangan psikotik" dan "pasung"). Penataran periodik dilaksanakan bagi para perawat. maka upaya keswa swasta dianggap dapat membantu program pemerintah. Puskesmas. Observasi longitudinal dari upaya kesehatan di Indonesia agaknya cukup memberi petunjuk ke arah tersebut. bahwa segi mental-emosional dari pelayanan kesehatan akan diperhatikan dengan lebih memadai. disorientation. disordered time appreciation and confabulation. Dengan demikian. tetap merupakan fokus yang besar. mengenai hal-hal * Publikasi: Integrasi Kesehatan Jiwa di Puskesmas seperti KUHAP. tremor and sometimes fever. dalam menilai dan menghadapi permasalahan keswa/keswamas. konvulsif dan disabilitas motorik lainnya). Problematik fisik. notably visual and tactile. merupakan salah satu indikator kesungguhan hati dari Pemerintah RI (Depkes RI) dan pihak Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Excludes: alcoholism without psychosis (303) 291. meliputi pasien yang dirawat. Lampiran: ICD — 9. Alcoholic delirium 291. dan dikuasai oleh masingmasing bidang prevensi. defects of nutrition are thought to play an important role. secara perlahan-lahan pelayanan kesehatan umum dapat letih optimal memanfaatkan berbagai kemampuan dan kemungkinan (potentialities) yang diteliti dan diamalkan di bidang kesehatan jiwa individual maupun masyarakat. penegakkan hukum. pasien berobat jalan. Demikian pula permasalahan yang terikat pada penyalahgunaan narkotik. uji-klinik psikotropik. peralatan. 1984 7 . 1) Berfungsinya Direktorat Kesehatan Jiwa sebagai WHOSEARO Collaborating Centre in Research.1 Korsakov's psychosis. Jakarta. fear. Interface dan kerjasama dengan berbagai disiplin di luar kesehatan jiwa merupakan bidang kegiatan baru. 35. ahli psikologi. tetap dijalankan terus sehingga tercapai sasaran untuk meliputi 10% dari RS Umum (tipe C/D) dan Puskesmas. pendidilcan keahlian psikiatri (lamanya 3—4 tahun) dapat dilaksanakan di Fakultas Kedokteran Universitas Negeri di Medan. sosi-ekonomi dan lain-lain. Ini bila dianggap layak ditinjau dari sudut demografi. 5) Penelitian dan penghimpunan data. alkohol dan sub-. Section V 291 Alcoholic psychoses Organic psychotic states due mainly to excessive consumption of alcohol. stansi (obat dan lain-lain).

psychic and usually also physical.-) arteriosclerosis (290.sequel to an acute alcoholic psychosis [especially delirium tremens] or more rarely in the course of chronic alcoholism.. gastrointestinal and muscular complaints.3) Individual indiosyncratic reactions to comparatively small quantities of a drug. with slight or no clouding of consciousness and much anxious restlessness in which auditory hallucinations. Excludes: physiological side-effects of drugs [e. as specified for alcohol under 291. 292. Excludes: the described fonditions with confusion or delirium (293. if so also make the appropriate 304 coding. confusion. Alcoholic paranoia Excludes: nonalcoholic paranoid states (297. Auditory hallucinations usually predominate. A person may be dependent on alcohol and other drugs. disorientation.9 Unspecified Alcoholic: mania NOS psychosis NOS Alcoholism (chronic) with psychosis 293. These are regarded as individual idiosyncratic reactions to alcohol. 1984 . both should be coded. predominate.g. barbiturates and the opiate and LSD groups] and solvents. tolerance may or may not be present. dystonias] expected brief psychotic reactions to hallucinogens ["bad trips"] (305.0) 291.2 Pathological drug intoxication 291.0) 291.–) states following LSD or other hallucinogens. mostly of voices uttering insults and threats.3 Other alcoholic hallucinosis A psychosis usually of less than six months' duration. not due to excessive consumption and without conspicuous neurological signs of intoxication. which take the form of acute. of the above type.9 Unspecified 293 Transient organic psychotic conditions States characterized by clouded consciousness.0) severe states characterized by one or more symptoms such as convulsions.4) senility (290. associated with large or prolonged intake of drugs. anxiety. It is usually accompanied by peripheral neuritis and may be associated with Wernicke's encephalopathy. lasting hours or days. paranoid type (295. metabolic or cerebro traumatic organic vascular disorder psychosis Epileptic: confusional state twilight state 303 Alcohol dependence syndrome A state.0 (delirium tremens) to less Acute: Acute: delirium psycho-organic syndrome infective psychosis psychosis associated with endoorganic reaction postcrine. and sometimes to avoid the discomfort of its absence. resulting from taking alcohol. Depressive and paranoid symptoms may also be present but are not the main feature.3) 292.3) dementia due to: alcohol (291. Some of the syndromes in this group are not as severe as most conditions labelled "psychotic" but they are included here for practical reasons. Alcoholic dementia NOS Chronic alcoholic brain syndrome 292. 292 Drug psychoses Syndromes that do not fit the descriptions given in 295–298 ( nonorganic psychoses) and which are due to consumption of drugs [notably amphetamines. 8 Cermin Dunia Kedokteran No.4 Pathological drunkenness Acute psychotic episodes induced by relatively small amounts of alcohol.2 Other alcoholic dementia Nonhallucinatory demential occurring in association with alcoholism but not characterized by the features of either delirium tremens or Korsakov's psychosis.-) if present. characterized by behavioural and other responses that always include a compulsion to take alcohol on a continuous or periodic basis in order to experience its psychic effects. infectious. Excludes: Confusional state or delirium superimposed on senile dementia (298.0) 291.0 Acute confusional state Short-lived states.–) schizophrenia. They are usually due to some intra-or extracerebral toxic. tremor. and there may be anxiety and restlessness. Excludes: simple drunkenness (305. illusions and often vivid hallucinations. brief psychotic states of any type. and mild disorientation and memory disturbance.–) and paranoid states (297. Use additional E Code to identify the drug and also code drug dependence (304. metabolic or other systemic disturbance and are generally reversible.1 Paranoid and/or hallucinatory states induced by drugs States of more than a few days but not usually of more than a few months duration. Use additional code to identify the associated physical or neurological condition. Alcoholic polyneuritic psychosis Excludes: Korsakov's psychosis: NOS (294.3) 291.8 Other 292. 35.–) taking the form of chronic hallucinosis with clear consciousness in an alcoholic 291. 292. If dependence is associated with alcoholic psychosis or with physical complications.8 Other alcohol withdrawal syndrome Excludes: delirium tremens (291.0) nonalcoholic (294. Excludes: schizophrenia (295.5 Alcoholic jealousy Chronic paranoid psychosis characterized by delusional jealousy and associated with alcoholism. restlessness. lasting only a few days or less [''bad trips"] (305. notably of the amphetamine and LSD groups.0 Drug withdrawal syndrome States associated with drug withdrawal ranging from severe.

1 Tobacco Cases in which tobacco is used to the detriment of a person's health or social functioning or in which there is tobacco dependence. such as: cirrhosis of liver (571.1) 304.9 Unspecified Drug addiction NOS Drug dependence NOS Untuk segala surat-surat.—) gastritis (535.6 Cocaine type 304.2 Cocaine Coca leaves and derivatives 304.4 Barbiturates and tranquillizers Cases where a person has taken the drug to the detriment of his health or social functioning.O.4 Amphetamine type and other psychostimulants Phenmetrazine Hallucinogens LSD and derivatives Mescaline 304. and sometimes to avoid the discomfort of its absence. 35.1 Barbiturate type Barbiturates Nonbarbiturate sedatives and tranquillizers with a similar effect: chlordiazepoxide diazepam glutethimide mepr obamate 304. for whom no other diagnosis is possible. Drunkenness NOS "Hangover" (alcohol) Excessive drinking of alcohol Inebriety NOS NOS Excludes: alcoholic psychoses (291." LSD reaction 305. 305.—) gastritis (535. in doses above or for periods beyond those normally regarded as therapeutic. — because tobacco differs from other drugs of dependence in its psychotoxic effects.5 tobacco dependence (305.0 Alcohol Cases of acute intoxication or "hangover" effects. Excludes: alcohol dependence syndrome (303) drug dependence (304. such as: cirrhosis of liver (571.6 Other Absinthe addiction Excludes: Glue sniffing Psilocybin Methylphenidate 304.2) epilepsy (345.3) 305.7 Amphetamine type 305.5 Morphine type 305.Acute drunkenness in alcoholism Chronic alcoholism Excludes: Dispomania 304. code the disorder.0) physical complications of alcohol.7 Combinations of morphine type drug with any other 304.8 Antidepressants 305. 1984 9 .0 Morphine type Heroin Methadone Opium Opium alkaloids and their derivatives Synthetics with morphine-like effects 304. Box 3105 Jakarta 10002 305 Nondependent abuse of drugs Includes cases where a person. Tolerance may or may not be present.9 Other.3) 304 Drug dependence A state. Dependence is included here rather than under 304. has come under medical care because of the maladaptive effect of a drug on which he is not dependent (as defined in Cermin Dunia Kedokteran No. When drug abuse is secondary to a psychiatric disorder. Excludes: nondependent abuse of drugs (305. 3 Hallucinogens Cases of acute intoxication or "bad trips.3 Cannabis Hemp Hashish Marijuana 305.—4drug withdrawal syndrome (292.—) 305.—) drunkenness NOS (305. psychic and sometimes also physical. A person may be dependent on more than one drug. resulting from taking a drug.—) physical complications of alcohol.0) poisoning by drugs or medicaments (960—979) alcoholic psychoses (291. —) and that he has taken on his own initiative to the detriment of his health or social functioning. Tobacco dependence 305. pergunakan alamat : Redaksi Majalah Cermin Dunia Kedokteran P.2 Cannabis 305. characterized by behavioural and other responses that always include a compulsion to take a drug on a continuous or periodic basis in order to experience its psychic effects.8 Combinations excluding morphine type drug 304.2) epilepsy (345. mixed or unspecified "Laxative habit" Misuse of drugs NOS Nonprescribed use of drugs or patent medicinals 304.

pada abad ke-18 dan awal abad ke-19. Pola raga yang telah disebutkan walaupun sangat berorientasi pada ilmu kedokteran fisik. Penyakit kolera digambarkan olehnya dengan gejala pada saluran cerna. yang meninggal telah meminum air dari pompa yang sama itu. ngan gerakan penyingkiran "miasma" memberi basil yang amat besar. 35. Roan DPM Kepala Sub Direktorat Pencegahan dan Peningkatan Kesehatan Jiwa. John Snow. 1984 . kematian ibu yang melahirkan telah berkurang menjadi sepertujuh dari angka pada tahun 1750. para ahli sanitasi dan humaniter Eropah dan Amerika telah menyatakan bahwa semua bau busuk atau tumpukan sampah merupakan sebab dari semua penyakit. Direktorat Kesehatan Jiwa.Upaya Pencegahan Dalam Kesehatan Jiwa Dr. terutama kepada orang yang se kamar atau bangsal yang padat sehingga mudah terjadi penularan. Pada tahun 1847. Gerakan kesehatan masyarakat pada mulanya memang berusaha menyelenggarakan sanitasi lingkungan untuk mencegah penyakit. tuberkulosis. W. Florence Nightingale dengan profesi sebagai perawat telah menyatakan bahwa penyakit cacar tentu terdapat penyebab pertamanya yang kemudian menyebar dan menyerang secara berantai kepada orang -lain. paratifus. Tumpukan sampah dan tergenangnya air kotor dianggap sebagai bahan berbahaya dan dapat mencemari air minum. Para pendukung teori miasma beranggapan bahwa jalan untuk mencegah penyakit ialah dengan mengubah lingkungan dan menyingkirkan sumber miasma itu. peristiwa digunakan sebagai pola raga (model) dari upaya pencegahan dalam arti yang sesungguhnya.M. yang pada zaman itu dikenal de. demam kuning. serta mengusahakan kampanye kebersihan dan pembuangan sampah sebagai usaha terbaik untuk pencegahan terhadap penyakit. demikian juga angka kejadian penyakit tifus abdominalis. Penduduk yang bermukim di dekat paya-paya sangat rentan terhadap gas metan sehingga dapat timbul penyakit panas yang kemudian dikenal sebagai penyakit malaria (udara yang busuk). John Snow mengambil kesimpulan bahwa penyakit itu ada hubungannya dengan air pompa itu yang tercemar dari sumbernya di Sungai Thames. Sejak saat itu. seorang dokter Dinas Kesehatan Kota London telah mengamati dengan cermat pecahnya dan penyebaran wabah penyakit kolera di tengah kota London abad pertengahan di mana persediaan air minum diambil dari pompa air di tengah jalan. Setelah usaha itu pada tahun 1800. Hal ini memang berlaku untuk penyakit infeksi dan gangguan gizi. ketahui adanya vibrio cholerae. Teori ini yang bermula pada zaman Hippokrates menyatakan bahwa bahan yang beracun ini timbul dari tanah dan disebarkan oleh angin. Pada saat berkecamuknya perang Krimea (1853. Jauh sebelum diterimanya teori kuman. sedangkan kasus penyakitnya tersebar luas di tengah kota London dan sebagian besar meninggal. dan dapat diduga juga berlaku untuk banyak kondisi penderitaan manusia lainnya termasuk gangguan dan penyakit jiwa. Pada waktu itu belum di. Teori miasma beranggapan bahwa tanah yang dicemari oleh sampah memberikan miasma ke udara dan dapat menyebabkan timbulnya penyakit infeksi yang gawat. Setelah itu maka angka kejadian penyakit kolera di Tengah Kota London reda. Oleh sebab itu. namun tidak urung sangat mempengaruhi jalan pikir para dokter ahli jiwa di kemudian hari untuk menggunakan daya analisa 10 Cermin Dunia Kedokteran No. orang yang tinggal bersama belum tentu tertular.1856). kolera dan kematian bayi telah dapat ditekan lebih drastik. muntah dan diare yang hebat. Ternyata kampanye untuk memelihara kebersihan dan menghilangkan bau busuk. ia mengambil kebijaksanaan untuk menanggalkan batang pompa air itu dan membuangnya sehingga penduduk tidak lagi dapat mengambil air minum dari padanya. Tindakannya merupakan satu upaya pertama dari pencegahan dalam Kesehatan Masyarakat. Depkes RI PENDAHULUAN Sejarah kedokteran membuktikan bahwa usaha pencegahan ternyata lebih berhasil dari pada usaha pengobatan.

nakan pembentukan kepribadian. dan dengan demikian upaya pencegahannya da.lam upaya ini dipilih kelompok penduduk tertentu untuk ditang peristiwa kecelakaan kendaraan bermotor. ganik. Pencegahan dapat disamakan dengan usaha rehabilitasi. Oleh sebab itu. Kegagalan dalam upaya ini dan melewati lam waktu 50 tahun terakhir ini dengan cara pecegahan.kat. Para sarjana sejak saat itu telah mengenal 3 jenis upaya BATASAN TENTANG PENCEGAHAN DALAM KESEHAT. 35. . mudian kondisi jalan raya (permukaannya).sebanyak mungkin adanya ketidakmampuan penderita akibat an sebagai penyebabnya ialah kuman malaria yang dibawa gangguannya itu sehingga penderita masih dapat menggunakan oleh nyamuk jenis tertentu. dapat diharapkan. konsultasi yang diberikan kepada para ahli hukum yang sering angka kejadian demensia paralitika dapat diturunkan. sehingga metoda pencegahan dengan cara biologik tidak pat direncanakan dan dilaksanakan dengan lebih berhasilguna. (2) pengenalan tentang ciri lingkungannya atau "environ(2) Pencegahan sekunder.karena faktor psikologik dan bukan faktor biologik. cuaca atau cahaya. ialah upaya untuk menurunkan kerentanan seseorang terhadap satu stres tertentu. penting untuk meneliti unsur yang mempenga. Contohnya suatu upaya pendidikan kesehatan atau kesehatan jiwa masyarakat melalui media massa.gangguan atau penyakit tidak akan timbul sama sekali. yang akan berguna untuk dirinya atau masyarakatnya pada Sedikitnya 2 jenis gangguan jiwa telah dapat dihapuskan da.masa kritik ini.meninggalnya orangtua atau akan datangnya ujian.pencegahan. Kelompok risiko tinggi lainnya ialah dijumpai lagi gangguan tersebut. membuat nyamuknya tidak berdaya dan meng. yaitu nyamuk (dengan kumannya). dengan harapan agar gangguannya cepat semmudian menimbulkan suatu gangguan atau penyakit. vitalitas atau kekuatan. taraf ketahanan terhadap kelelahan. dan hingga dapat dilaksanakan pengobatan yang segera. Ke. Masa ini merupakan masa kritik dalam perkembangan seUsaha mengurangi kecelakaan ditujukan pada ketiga unsur seorang sehingga olehnya dapat diciptakan seorang manusia tersebut di atas. Penyakit kedua yang dapat diatasi terkena debu tambang yang berbahaya. sesedikit mungkin menimbulkan sequelae.seperti tentang kesehatan umumnya. lebih Cermin Dunia Kedokteran No. Upaya ini (3) pengenalan dari penyebab atau "agent" . Ke. Jadi pencegahan terhadap malaria harus disebutkan pendekatan terhadap : berhasil bila ada upaya meningkatkan ketahanan para pen. (3) Kelompok penduduk dengan risiko tinggi (high risk group).masa mendatang. menurunkan faktor stres pada sumbernya. upaya nya. merupakan upaya untuk mengemment" aspek yang memberi tekanan fisik atau psikolobangkan teknik untuk menemukan secepatnya masalahnya segik. secara garis besar dapat dibagi dua. Kebanyakan gangguan jiwa terjadi oleh suatu penyakit. Kedua. Usaha ini yang berpaya di daerah tropik dan subtropik.pola atau urutan sebenarnya dapat disamakan dengan upaya pengobatan atau peristiwa dari lingkungannya yang memberi sties dan keupaya kuratif. Dalam upaya pencegahan perlu dipikirkan tentang siapa seterhadap malaria secara teoritik dapat dilaksanakan debagai penerima dari upaya ini.umum. pola genetik. Mebuh. juga penyebabnya. sudah terlambat dan tidak lagi mudah dilaksadua jenis gangguan itu kebetulan disebabkan oleh faktor or.psikologik untuk mencegah terjadinya.agar belajar dan mendapatkan pengetahuan yang semestinya. (1) Pencegahan primer. Dalam hal ini dapat atau lingkungannya. mabuk atau mengemudikan kendaraan terlalu cepat tahun semasa mereka memasuki sekolah. Dalam kesehatan jiwa secara dramatik ialah demensia paralitika.John Snow itu untuk meneliti angka kejadian gangguan dan banyak gangguan dan penyakit jiwa tidak diketahui penyebabpenyakit jiwa. Pengemudi berikan pengolahan. merupakan usaha untuk meringankan sebutkan bahwa seseorang penderita memang mempunyai kerentanan tertentu terhadap penyakit tersebut. yang tumbuh dalam daerah sisa kemampuannya untuk menolong dirinya sendiri. dewasa ini sedang diusahakan suatu rangkaian usaha ruhi : (1) unsur individu yang rentan atau "host" yang perlu diketa. namun kini praktis sudah tidakpernah kiatrik di kemudian hari. Kelompok penduduk perlu dingan mengolah calon penderita yang akan diserang. kemudi. 1984 11 . kan di sini untuk memberikan landasan pengertian tentang Misalnya vaksinasi terhadap cacar merupakan satu upaya pembahasan dalam tulisan ini.nya. upaya ini merupakan usaha agar suatu AN DAN KESEHATAN JIWA Beberapa konsep dalam upaya kesehatan patut dikemuka. Dengan ditemukannya pe. Upaya nyebab penyakit sifilis dan pengobatannya dengan penisilin. (2) Tahap perkembangan tertentu (milestone approach). Namun demikian. ngambil penyakit malaria sebagai contoh. pengolahan ini memembuat kemungkinan kecelakaan lebih besar. Upaya psikologik ini hui hal ihwalnya -. Dalam meninjau perkembangan pencegahan primer. dan sebagainya. identifikasi agar supaya efisien dan efektif. Pertama. suatu kondisi karena kekurangan niasin dalam makanannya. Kondisi mobil rupakan satu transisi dalam membaca perubahan pada mereka itu sendiri sebagai penyebab (agent) telah dibuktikan juga.menggunakan sinar las atau para pekerja di tambang agar tidak guan ini dapat dihilangkan. Sekitar menghadapi permohonan cerai dengan bukti yang mengtahun 1920 penderita demensia paralitika ini berjumlah antara hubungkan pecahnya satu perkawinan dengan gangguan psi8 – 10% dalam RS Jiwa. yang lebih jarang. suatu psikosa upaya menghadapi krisis (crisis intervention) seperti organik oleh karena infeksi sifilis. daDengan membuat cara pikir yang sama dapat ditinjau ten. Yang pertama ialah Gangguan psikotik karena pelagra. hapus paya tempat nyamuk itu berkembang. Contohnya pada sejumlah anak umur 6 yang lelah. contohnya memberikan kaca pengaman bagi para pekerja yang Dengan menambah zat ini dalam makanannya praktis gang. maka dapat di (3) Pencegahan tarsier. yang paling kisah masa lalunya.(1) Seluruh penduduk (total population) dalam satu masyaraduduknya.

tetapi juga kelompok dan organisasi masyarakat serta Pada saat ini. jiwa (psikiater. Makna kesehatan jiwa mempunyai sifat yang manusia. dan epidemiologi experimental sering tidak Mengenai bidang khusus yang menjadi perhatian dan dapat dibedakan dari evaluasi program.dikerahkan. seluruh tenaga ahli kesehatan kesehatan sudah dapat dilaksanakan dengan lebih mudah. yaitu Undang-undang tentang Kesehatan semua data telah terkumpul untuk mengadakan evaluasi itu. Dalam mempelajari faktor penentu dari DI INDONESIA penyebaran itu. Dalam mempelajari penyebaran dari penyakit atau gangguan. perbaikan tempat kerja dan suasana kerja dalam perusahaan dan sebagainya sesuai dengan ilmu kesehatan jiwa. mengusahakan keseimbangan jiwa dengan meyesuaikan kecuali dapat diminta semua informasi atau angka tentang penempatan tenaga selaras dengan bakat dan kemampuankesehatan jiwa. dengan demikian lebih memajukan dan melitas kesehatan dan kesehatan jiwa. telah memberikan dukungan yang begitu besar terhadap informatika dan informasi bagi manusia dalam waktu BERBAGAI ILMU PENGETAHUAN YANG MENDUKUNG singkat dan cara yang relatif sangat mudah. an pesatnya. dan memperhatikan semua segi dalam ke.berusaha untuk mengarahkan upaya kesehatan jiwa yang secara sunya upaya pencegahannya. khususnya psikologi. pengolahan angka yang khusus dibutuhkan untuk tujuan tertentu. Semua ilmu pengetahuan ini pada rutin terikat pada Rumah Sakit Jiwa keluar lingkungan Rumah dasarnya mempelajari perilaku manusia secara individual atau Sakit dan ke arah memasuki lingkungan dan pemukiman kelompok dari sejak -dahulu hingga saat ini dari pola ber. dukung kecepatan pencapaian fasilitas sehingga upaya penceEpidemiologi gahan para penderita dan yang perlu ditangani masalah gangguEpidemiologi ialah ilmu yang mempelajari penyebaran dan annya dapat cepat diatasi. 1984 . karena Direktorat Kesehatan Jiwa berpendapat munikasi seperti media massa yang mendapat banyak sambutbahwa pengetahuan keahlian yang khusus yang dimiliki oleh para tenaga ahli itu sekaligus mengandung tanggung jawab mo- 12 Cermin Dunia Kedokteran No. dapat juga memberikan semua keterangan yang nya. Depkes RI telah pologi dan sosiologi dengan sendirinya merupakan sumbangsih yang sangat besar dalam pengembangan kesehatan jiwa. mempertinggi taraf kesehatan jiwa seseorang dalam hubungsendirinya akan melancarkan upaya lain yang tertuju.hidupan manusia dan dalam hubungannya dengan manusia lain. Bagi orangtua yang an. field-study). Dengan demikian. memelihara kesehatan jiwa dalam pertumbuhan dan perkembangan anak-anak. dimana ilmu dan sarana komunikasi sudah masyarakat itu sendiri. sasaran dari upaya kesehatan jiwa disebutkan bahwa : Sistem Infonnasi Kesehatan Jiwa Dalam bidang kesehatan jiwa usaha pemerintah meliputi : Suatu cara pencatatan informasi tentang kesehatan jiwa yang a. kita memasuki bidang PROGRAM USAHA PENCEGAHAN KESEHATAN JIWA epidemiologi deskriptif. Bila analisa ter. Dari pusat tersebut b. Extensifikasi dari pelayanan kesehatan jiwa itu menjadi permulaan dari suatu "gerak extra-mural" sehingga pikirnya." arch. khu. tidak saja menjangkau Puskesmas dan Rumah Sakit Umum tipe Ilmu dan sarana komunikasi C dan D."Kesehatan Jiwa (Mental Health) menurut faham ilmu sebut dapat dicoba dalam suatu program untuk mempelajari kedokteran pada dewasa ini adalah satu kondisi yang mekebenaran dari penyebab itu. maka kegiatan pencegahan Dalam gerak extra -mural itu. Ilmu Pengetahuan Sosial e. 35. dipusatkan dalam satu lembaga tertentu. usaha lain yang dianggap perlu oleh Menteri Kesehatan. ada kaitannya dengan upaya pencegahan. Dengan demikian c. budayanya dan projeksi ke masa depan. annya dengan keluarga dan masyarakat.masyarakat umum. antro.sosial dan lainnya) komunikasi juga dapat dilaksanakan lebih cepat. putera-puterinya sudah mencapai umur 18 th dan siap meIlmu pengetahuan komputer ninggalkan mereka untuk menuntut pendidikan yang lebih tinggi. Dengan demikian menningkatkan efisiensi. Epidemiologi analitik erat hubungannya dengan harmonis (serasi). akan sangat bermanfaat digunakan. penelitian terapan atau penelitian di lapangan (applied rese. 3 tahun 1966 yang menjelaskan sebagai berikut : maka upaya ini disebut epidemiologi analitik. Bila atas landasan hukum. maka kita mencoba untuk meneliti Upaya kesehatan jiwa di Indonsia pada umumnya didasarkan penyebarannya agar dapat mengidentifikasi penyebabnya. segala informasi akan di dapatkan dengan mudah dan dengan d. maka kita memasuki bidang mungkinkan perkembangan fisik. agar orangtua tidak merasa kesepian dan berakibat buruk Ilmu komputer yang hingga kini sudah berkembang demikibagi kehidupan emosional mereka. epidemiologi timal dari seseorang dan perkembangan itu berjalan selaras dedeskriptif berhubungan erat dengan demografi dan ekologi ngan orang lain. Ilmu pengetahuan biding sosial. intelek dan emosi yang opepidemiologi experimental. motivasinya. Alat ko. dokter perawat. pekerja. mencapai tingkat yang memadai. Jiwa No. UPAYA PENCEGAHAN Teknologi transportasi Paint dikemukakan di sini beberapa kondisi dan ilmu peKemajuan teknologi terutama teknologi transportasi telah ngetahuan yang sampai saat ini dapat diinkorporasikan dalam memberikan kemudahan bagi penduduk untuk mencapai fasiupaya pencegahan.pekerja yang sudah menghadapi pensiun. Sejak tahun 1971. faktor penentu dari prevalensi penyakit. Direktorat Kesehatan Jiwa.

Untuk menciptakan dan mengembangkan kesadaran dari mengusahakan ceramah dan penyuluhan yang ditujukan kepada anggota masyarakat tentang pentingnya pembinaan keluarga orang-orang yang memegang peran penting dalam kehidupan demi tercapai keadaan sejahtera. 1984 13 . salah satu untuk meningkatkan kondisi dan kegiatan kesehatan jiwa. raan fasilitas kesehatan jiwa di masyarakat. perumahan yang memadai. cukup. Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang berbagai baik fisik maupun mental. Agar anggota masyarakat dapat juga bertindak secara dini dan praktis sebagai suatu "agent" untuk memberikan penyuluhan kepada orang lain di sekitarnya dalam menghadapi berbagai kesulitan atau gangguan yang sederhana. bahwa isi dan maknanya harus disampaikan secara merata individu mencapai tingkat kesehatan jiwa kepada seluruh jajaran pelayanan kesehatan di Indonsia. sehingga membuat mereka masukkan azas-azas kesehatan jiwa secara dini dalam pelayanmenjadi lebih sedih dan putus asa sehingga mengabaikan annya.anggota keluarga dan pencegahan kesehatan jiwa ialah. dengan mengadakan penmasyarakat agar mengambil tanggung jawab untuk mengasuh dekatan pelayanan kesehatan jiwa pada masyarakat melalui usaha dan mengobati anggota keluarga yang sedang sakit atau Integrasi Kesehatan Jiwa baik di Puskesmas maupun Rumah Sakit terganggu jiwanya. yang mencoba untuk mencegah timbulnya wabah di kalangan penduduk dan ternyata mendapatkan hasil yang sangat memuaskan. pada umumnya dapat berguna bagi keluarga dan masyarakat. 3). Tujuan Penyuluhan Kesehatan Jiwa Tujuan dari usaha ini merupakan salah suatu upaya agar 4. Meningkatkan penggunaan sarana pelayanan kesehatan jiwa yang tersedia. • Tujuan Umum PENYULUHAN KESEHATAN JIWA yang setinggi-tinggi- Falsafah pencegahan semula timbul sebagai suatu pengertian dalam Kesehatan Masyarakat. Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam perencanaan mendapat tempat hidup yang layak. Menyebarluaskan faham kesehatan jiwa secara sistematik. Suatu penyampaian informasi tentang kesehatan jiwa dan penyakit jiwa oleh para ahli di bidang kesehatan jiwa kepada suatu kelompok hadirin atau pendengar yang awam. Konsep pencegahan ini oleh Direktorat Kesehatan Jiwa secara 5. Membantu masyarakat agar mampu memprakarsai atau ber upaya dalam kegiatan kesehatan jiwa baik secara perorangan maupun berkelompok. Cermin Dunia Kedokteran No. Tidak menjadi korban dari rasa dosa dan cenderung menyalahkan diri sendiri. 35. yaitu ruang gerak yang dan pelaksanaan program kesehatan jiwa. dalam melaksanakan berbagai peraturan pemerintah yang Tugas Penyuluhan Kesehatan Jiwa dilaksanakan oleh para menyangkut usaha -usaha kesehatan jiwa. 4.nya melalui ikhtiarnya sendiri. bahkan usaha tersebut ternyata lebih efektif daripada usaha pengobatan.ril. Ini berarti bahwa lingkungan hidup gangguan dan penyakit jiwa dalam masyarakat. 5. Mendorong masyarakat agar bergotong royong dalam metersedia kesempatan untuk mendapat pendidikan. Menciptakan nilai dan norma sosial yang menunjang upaya konkrit dimanifestasikan dalam upaya kesehatan jiwa. Demikian pula dalam Kesehatan Jiwa diharapkan bahwa • Tujuan Khusus konsep tersebut dapat pula dilaksanakan. menitik beratkan pada usaha untuk faham kesehatan jiwa seperti yang tercantum dalam Unmenciptakan suasana yang baik dan serasi dalam keluarga demi dang-Undang Kesehatan Jiwa No. Mendapat dukungan dan kerjasama dari kelompok penentu SEHATAN JIWA. petugas kesehatan jiwa melalui jalur yang telah tersedia. tumbuh dan. 1. yaitu Fasilitas Kesehatan Jiwa/Rumah Sakit Jiwa Pemerintah yang Hasil-hasil Yang Diharapkan dapat bekerja sama dengan berbagai organisasi masyarakat dalam 1. diartikan sebagai berikut : 1). Usaha lain yang dilaksanakan sehubungan dengan usaha 2. bila terjadi gangguan atau penyakit jiwa agar mereka fasih dalam melayani masalah kesehatan jiwa dan di kalangan anggota keluarga. 3. Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang fahambidang kesehatan jiwa. Umum type C dan D dengan maksud untuk mengadakan pembinaan. 2). Suatu kampanye luas tentang kesehatan jiwa. 2. cukup tempat untuk bermain. dan dapat meneruskan informasi itu kepada orang lain untuk juga mempergunakan fasilitas tersebut. diantaranya adalah melalui PENYULUHAN KE6. berkembangnya seorang anak manusia yang sehat 2. suasana yang sehat. produktif dan kreatif. Untuk menciptakan kesadaran bagi. suasana aman ngusahakan daya dan dana demi pengadaan dan pemelihadan sentosa serta saling mempercayai dan hormat menghormati. bah. atau Arti Penyuluhan Kesehatan Jiwa sekurang-kurangnya agar dapat kembali aktif dan masih tetap Konsep penyuluhan kesehatan jiwa. Agar anggota masyarakat mendapat informasi yang secukupnya sehingga dapat mempergunakan fasilitas kesehatan jiwa untuk keperluan dirinya sendiri maupun keluarganya. kan seluruh anggota masyarakat Indonesia. 3. Pencegahan dalam 1. 3 tahun 1966. Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan jiwa sebagai suatu milik masyarakat yang berharga. tempat suami istri berada harus se-optimal mungkin agar anak 3. bagi para dokter dan petugas Puskesmas dan Rumah Sakit Umum. aman dan bahagia. untuk mengobatkan anggota keluarganya hingga sembuh. sehingga masyarakat ("orang penentu") agar mereka lebih memahami dan kehidupan mental para anggotanya dapat terlaksana dalam menghayati hakekat dan "mission" Kesehatan Jiwa.

Sistim rujukan dalam pelayanan kesehatan jiwa. Fasilitas Kesehatan Pemerintah lainnya. majalah. Jalur Penyuluhan Kesehatan Jiwa — keterbelakangan mental. ilmu pemenanggulangi berbagai masalah kesehatan jiwa ngetahuan perilaku (behavioral sciences). — Konsultasi pribadi. Jalur yang dipergunakan meliputi : e. Sarana yang disediakan Pemerintah sudah memungkinkan dewasa ini. Prosedur/jalur untuk mendapatkan pelayanan kesehatan jiwa. Agar anggota masyarakat lebih memahami permasalahan gangguan dan penyakit jiwa. b. Minat (interest) — kelompok penentu Penilaian (evaluation) — organisasi profesi (diluar kesehatan) — organisasi masyarakat. — Murid sekolah/orang tua murid. pekerja sosial. • Pendekatan secara massa : b. Kelompok khusus yaitu kelompok dalam masyarakat yang sederhana maupun yang lebih kompleks. — psikogeriatri. Pesan Tambahan 14 Cermin Dunia Kedokteran No. 35. ilmu masyarakat dan dengan demikian dapat turut membantu sosial.6. Kebijaksaan Pemerintah yang berkaitan dengan kesehatan 7. Perkembangan individu secara psikososial dan psikoseksual Ceramah dan wawancara melalui : d. Lain-lain. ahli mampu melaksanakan usaha-usaha kesehatan jiwa baik yang psikologi. Penjajakan (trial) — lembaga pendidikan Penerimaan dalam motivasi (adoption) — dan lain-lain Penyampaian pesan penyuluhan kesehatan jiwa kepada sasaran dapat dilaksanakan melalui berbagai cara pendekatan: Isi Penyuluhan • Pendekatan melalui kelompok: — RT/RW A. Cara penanggulangan gangguan dan penyakit jiwa yang 1. kelompok. Faham tentang Kesehatan Jiwa. malahan mencemoohkan para penderita tersebut. dan untuk mencapai hal tersebut perlu diadakan pembagian dalam beberapa kelompok masyarakat. Agar anggota masyarakat secara berswadaya dapat jiwa. Hidup perkawinan dan berbagai problematiknya. Tugas dan fungsi tenaga kesehatan jiwa. Materi penting yang perlu diketahui : — Dan sebagainya. — Karyawan Pemerintah/Swasta 3. kit Jiwa. 1984 . yang diperlukan untuk menentukan prioritas penanganan masalah dan pentahapan pelaksanaan penyuluhan. Pembahasan tentang proses terjadinya dan berbagai bentuk — Radio dari gangguan dan penyakit jiwa seperti : — Televisi — psikosa organik dan fungsional — Surat kabar. Pesan Pokok — Organisasi masyarakat 1. Ilmu pengetahuan lainnya yang mendukung dan berkaitan pemerintah dalam meningkatkan taraf kesehatan jiwa dengan usaha-usaha kesehatan jiwa seperti: psikologi. ilmu antropologi. Balai Pengog. Puskesmas. maupun individu dengan menggunakan berbagai metoda dan teknik audiovisual dan demonstrasi kasus yang disesuaikan dan dapat diterima oleh hadirin/pendengar. paramedik. Adapun proses tersebut dapat dibayangkan sebagai berikut: dapat berperan penting dalam bidang kesehatan jiwa seperti : Kesadaran (awareness) — pejabat pemerintah. masyarakat. batan. sehingga berdasarkan pengetahuannya mengenai penderitaan pasien mental. Departemen Kesehatan Republik Indonesia: Rumah Saf. a. — ketergantungan obat dan alkohol. — gangguan tingkah laku dan kelainan seksual. 3. melaksanakan usaha untuk membantu masyarakat dan 4. Departemen-Departemen lain yang menyelenggarakan program penyuluhan. Cara Penyampaian Pesan-pesan penyuluhan disampaikan melalui pendekatan massa. 2. Kelompok profesi yang mempunyai kegiatan dalam bidang terjadi proses pengenalan dan perkembangan sehingga seseorang dapat mencapai suatu titik ketrampilan tertentu dan kesehatan seperti: dokter. guru — kenakalan anak dan remaja. — neurosa • Pendekatan melalui perorangan dan keluarga misalnya: — gangguan kepribadian — Melalui kegiatan/praktek dokter. Pesan-pesan tersebut disampaikan sedemikian rupa hingga 1. ahli psikologi. c. Fasilitas dan sarana kesehatan jiwa yang tersedia. dan sebagainya. B. guru dan ahli perilaku manusia. Sasaran Penyuluhan kesehatan jiwa ditujukan kepada seluruh lapis-an masyarakat. 2. mereka 1. psikofarmakologi. Faham Tri Upaya Bina Jiwa. tidak akan bertindak keliru atau bersikap memusuhi atau 2. dan lain-lain. Rumah Sakit Umum. a.

Akhirnya "konsultasi" perlu dibedakan dari "kerjasama atau kolaborasi". dan seorang yang meminta konsul. d. Organisasi swasta b. Pembinaan dan monitoring terhadap pelaksanaan penyuluhan kesehatan jiwa. konsultasi dan penerima konsultasi mempunyai kedudukan setaraf dan saling menghormati kedudukannya. tetapi melalui suatu badan atau perorangan yang menyelenggarakan pelayanan kepada Mien. Istilah "konsultasi" telah lama dikenal dalam praktek kedokteran. Selain itu. "Konsultasi" juga dibedakan dari "instruksi atau pendidikan" atas dasar: 1. Konsultasi administratif yang tertuju pada program Cermin Dunia Kedokteran No. 5. bahwa konsultan mungkin keahliannya dan kedudukannya tidak setaraf dengan orang yang meminta konsultasi itu. Dalam kesehatan jiwa. tetapi hanya membantu agar tujuan dari pekerjaan itu dapat tercapai. masyarakat penentu b. 1. 3. Lingkungan perusahaan/industri/business. Bantuan Tenaga. 3. Tujuan dari konsultasi ialah memajukan hasil karya dan bukan meningkatkan hanya kemampuan penyesuaian diri pasien. tiadanya kurikulum pendidikan yang terencana dalam konsultasi itu. Ilmiah dan lain-lain.2. seorang konsultan yang dianggap ahli dalam salah satu bidang ilmu pengetahuan. d. profesi yang berkaitan dengan kesehatan jiwa. kebebasan yang relatif dari penerima konsultasi untuk tidak terikat pada instruksi atau saran yang diberikan. yaitu suatu interaksi antara dua orang ahli. 3. 3. 4. masyarakat umum. 35. Dalam hal ini si penerima psikoterapi yang biasanya seorang pasien dan mengakui bahwa ia bermasalah dan mengizinkan intervensi dari luar oleh pemberi psikoterapi untuk mengatasi masalahnya. "Konsultasi" perlu dibedakan dari "Supervisi' atas dasar : 1. psikiatri sosial dan kesehatan jiwa masyarakat. Hal ini demikian karena: 1. Penyempurnaan materi dan penyusunan program penyuluhan kesehatan jiwa. Konsultasi kasus yang tertuju pada klien 2. Pelaksanaan penyuluhan kesehatan jiwa dengan urutan prioritas sebagai berikut : a. baik di tingkat pusat maupun daerah oleh organisasi Pemerintah maupun masyarakat. Organisasi lainnya. 1984 15 . bahwa konsultan tidak mempunyai tanggung jawab langsung secara administratif terhadap orang atau badan yang diberikan konsultasi itu. KONSULTASI KESEHATAN JIWA Upaya ini berusaha untuk memberikan pelayanan kesehatan jiwa secara tidak langsung kepada klien. bahwa konsultasi diberikan secara tidak teratur menurut kebutuhan sesaat saja dan tidak terus-menerus. Konsultasi pada saat ini dianggap sebagai salah satu teknik yang akan banyak digunakan dalam psikologi sosial. Fakultas Kedokteran Universitas Negeri. Konsultasi kasus yang tertuju pada penerima konsultasi (consultee) 3. Kelompok organisasi dalam masyarakat. namun demikian Caplan (1963) telah mengemukakan 4 jenis konsultasi. c. kelompok-kelompok berminat dalam masyarakat. "Konsultasi" juga perlu dibedakan dari "psikoterapi". 5. 2. 4. Atau suatu kesulitan dalam perencanaan program yang lebih luas dan perlu bantuan dan nasihatnya dalam mensukseskan program pelayanan yang luas. Dalam hal ini ia mungkin menghadapi-kesulitan yang dianggapnya di luar dari keahliannya. Non Pemerintah a. Pada konsultasi tidak ada perjanjian bahwa konsultan akan turut melaksanakan rencana pekerjaan dari penerima konsultasi. bahwa konsultan tidak berkuasa atas orang yang diberikan konsultasi secara mutlak dan dapat mempergunakan atau tidak mempergunakan hasil konsultasi itu. membina dan mengembangkan kelompok sosial. Da-lam psikoterapi jelas terdapat hubungan yang bersifat kontrak antara pemberi dan penerima psikoterapi. Struktur pelayanan kesehatan jiwa di Indonsia (Rumah Sakit Jiwa. "konsultasi" diartikan agak berlainan. 4. tiadanya evaluasi atau penilaian dari hasil karya belajar penerima konsultasi itu. program dan kesadaran tentang kesehatan jiwa dan kemampuan untuk mengatasinya. memberi kemungkinan mendidik prinsip kesehatan jiwa kepada para ahli lain dalam masyarakat. Pembentukan organisasi pelaksana penyuluhan kesehatan jiwa. Memungkinkan pencapaian kelompok masyarakat yang relatif besar dibandingkan dengan jumlah pekerja yang kecil 2. yang berarti upaya bantuan yang dimintakan pada seorang konsultan di luar ilmu kedokteran guna membantu dalam rencana formulasi dan diagnosis serta pengobatan seorang penderita. sebagai salah satu jalan keluar dari masalah kekurangan tenaga di bidang upaya kesehatan jiwa. Yayasan-Yayasan Kesehatan Jiwa dan psikiater-psikiater) dapat diminta bantuannya bila organisasi Pemerintah/Non Pemerintah merencanakan upaya kesehatan jiwa preventif secara insidentil atau periodik. c. Penilaian hasil guna penyuluhan kesehatan jiwa sebagai unsur masukan bagi penyempurnaan materi dan penyusunan program. Langkah-Iangkah Untuk mencapai tujuan penyuluhan kesehatan jiwa perlu diambil langkah-langkah sebagai berikut : 1. 2. 2. Beberapa jenis konsultasi kesehatan jiwa Dibandingkan dengan psikoterapi. konsultasi kesehatan jiwa masih belum demikian berkembang. Bagian Psikiatri Rumah Sakit ABRI. namun pengetahuan itu dapat digunakan untuk membantu mengatasi kesulitan tersebut. sebagai pusat pelayanan atau pemeliharaan dari instansi kesehatan lain yang mungkin kurang mampu melayani kesehatan jiwa atau yang jauh dari pusat sehingga tidak dapat mengambil manfaat dari kemajuan ilmu.

Sri Lanka. mereka ini merupakan para pendukung dilapisan terdepan untuk lie. maupun tindakan yang perlu dalam masalah kesehatan jiwa. Badan Kerjasama Pembina Kesehatan Jiwa Masyarakat ini oleh Menteri Dalam Negeri telah dibuatkan Surat Keputusannya untuk diberlakukan di seluruh Propinsi di Indonesia. Ternyata setelah beberapa perbandingan dapat diambil kesimpulan bahwa para petugas pelayanan kesehatan primer ternyata mampu dan fasih dalam menegakkan diagnosis dan terapi sederhana bagi para penderita yang datang dengan gangguan jiwa dan atau psikososial. dibantu oleh Direktur Rumah Sakit Jiwa setempat sebagai sekretarisnya. yang kemudian akan disusul oleh Bangladesh serta negara anggota yang tergabung dalam Kawaan Asia Tenggara (Nepal. Pada tahun 1980 telah dimulai projek integrasi kesehatan jiwa di Rumah Sakit Umum tipe C dan D. Tetapi dalam permulaan projeknya masih diberikan bantuan yang penuh dari Rumah Sakit Jiwa terdekat sebagai Rumah Sakit Pembina dengan satu tim yang khusus yang terdiri dari dokter. nemu kasus sekaligus sebagai pendukung usaha pencegahan primer. Oleh sebab itu. Kalimantan dan daerah lain di seluruh Indonesia. walaupun masih dalam jangkauan yang terbatas oleh karena biaya dan tenaga. INTEGRASI KESEHATAN JIWA DI PUSKESMAS DAN RUMAH SAKIT UMUM Sejak tahun 1974 telah dilaksanakan proyek integrasi kesehatan jiwa di Puskesmas. yang dianggap mempunyai kemampuan yang terlengkap untuk mengatasi gangguan jiwa ini. Pada prinsipnya upaya pelayanan ini berupa suatu upaya konsultasi bagi para petugas Puskesmas untuk dapat melaksanakan pelayanan atas kemampuan mereka sendiri. dan hingga kini sudah terdapat 21 Propinsi yang telah membentuk Badan Kerjasama tersebut dan telah giat dalam menanggulangi beberapa gejolak di dalam masyarakat. Sehingga kemampuan Rumah Sakit Umum tersebut dapat ditingkatkan untuk melayani penderita gangguan jiwa secara ambulatorik maupun perawatan menginap. serta Sosial. seperti tindak kekerasan diantara anak sekolah. dengan cara mengadakan penataran khusus bagi para dokter umum dan perawat dari Rumah Sakit Umum yang bersangkutan. Bersamaan dengan beberapa Pusat Kery jasama di India. serta Wakil dari Kepala Kantor Wilayah Kesehatan. tentang rehabilitasi para penderita gangguan jiwa serta beberapa masalah pendidikan. Oleh sebab itu Direktorat Kesehatan Jiwa Depkes RI sejak 1981 telah ditunjuk sebagai Pusat Kerjasama dalam research tersebut. Konsultasi administratit yang tertuju pada penerima konsultasi (consultee) Dinas konsuitasi kesehatan jiwa bagi perorangan atau badan ang menyelenggarakan pelayanan kepada klien telah disediaseksinya di Direktorat Kesehatan Jiwa. Thailand. membentuk satu wadah yang giat melaksanakan konsultasi. Agama. maka dapat dilihat bahwa Puskesmas merupakan satu tempat rujukan tingkat primer yang dapat menyaring pada taraf pertama para penderita gangguan dan penyakit jiwa yang dapat diatasi di sini. Burma. definisinya serta tindakan yang patut dilakukan oleh petugas puskesmas. psikiater. Dan secara serentak mencoba menanggulangi masalah yang dialami oleh masing-masing Kanwil serta berusaha untuk mencari penyelesaian yang sebaik. dunia lainnya. Upaya ini mula-mula hanya dilaksanakan di Jawa dan Bali. Sulawesi. Kecuali itu juga telah disiapkan sebuah Pedoman Kerja Puskesmas sebagai pegangan terutama seksi 11 yang memberikan ulasan tentang jenis gangguan dan penyakit jiwa. perawat psikiatrik dan pekerja sosial dengan dilengkapi kendaraan dan persediaan obat psikotropik yang cukup untuk dibawa dan diberikan secara teratur kepada para penderita yang datang berkunjung ke Puskesmas. Oleh karena itu dapat diambil sebagai teladan bagi negara lain di kawasan Asia Tenggara ini atau kawasan 16 Cermin Dunia Kedokteran No. Kepala Daerah Tingkat I yang biasanya diketuai oleh Sekretaris Wilayah Daerah. Mongolia dan Korea Utara) telah mengadakan Penelitian bersama dalam beberapa hal yang menyangkut kegiatan pelayanan kesehatan jiwa di dalam pelayanan kesehatan primer yang melibatkan para petugas kesehatan. Pedoman ini merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari Klasifikasi Internasional Mengenai Penyakit. Kecuali bersepakat. Pendidikan dan Kebudayaan. Sedangkan Rumah Sakit Jiwa yang terletak di Ibukota Propinsi akan menjadi tempat rujukan tingkat tersier. Maldives. mereka telah menyumbangkan pengetahuan dan istilah dalam ilmu kedokteran jiwa untuk dibakukan dalam Pedoman tersebut sehingga karya ini dijadikan sebagai panutan dalam pendidikan psikiatri di Indonesia. maka kegiatan ini dinilai sebagai satu hal yang baru dan bermanfaat dalam memajukan peran kesehatan jiwa dalam kesehatan umum. 35. Di dalam upaya integrasi kesehatan jiwa di dalam upaya kesehatan umum. 1984 . baiknya. PEDOMAN PENGGOLONGAN DIAGNOSIS GANGGUAN JIWA DI INDONESIA Pedoman Penggolongan Diagnosis Gangguan Jiwa di Indonesia ini merupakan satu karya yang dikoordinasi oleh Direktorat Kesehatan Jiwa dan anggotanya. tetapi kini sudah diperluas ke Sumatera. ahli psikologi. termasuk dokter dan perawatnya dalam kemampuan mereka melayani para penderita kesehatan jiwa. sehingga dapat mengurangi jumlah penderita yang akan mengunjungi Rumah Sakit Umum tipe C dan D yang merupakan tempat rujukan tingkat sekunder. sebagaimana telah diterjemahkan dan dibakukan beberapa istilah di dalam bahasa Indonesia dan yang diharapkan nantinya akan dipergunakan oleh semua DIREKTORAT KESEHATAN JIWA SEBAGAI WORLD HEALTH ORGANIZATION SOUTH EAST ASIA REGIONAL OFFICE COLLABORATING CENTRE FOR RESEARCH AND TRAINING IN MENTAL HEALTH Sebagai konsekuensi dari upaya integrasi kesehatan jiwa di upaya kesehatan umum yang telah dirintis di Indonesia.4. terdiri dari para pejabat dari bagian psikiatri berbagai Pusat Pendidikan psikiatri terkemuka di Indonesia. BADAN PEMBINA KESEHATAN JIWA MASYARAKAT Badan tersebut adalah suatu sistem yang dibentuk oleh Gubernur. Cedera dan Sebab Kematian. susul oleh Bangladesh. Fungsi dari Badan kerjasama ini ialah konsultatif. Penerangan.

upaya pencegahan mengundang banyak sekali saran. Sepintas lalu Pedoman ini tiada hubungannya dengan upaya pencegahan sebagai satu upaya medik teknik. namun dipihak lain juga yang masih terikat pada konsep lama dari kesehatan jiwa itu sendiri. Oleh karena itu masih nampak beberapa ke. maka dapat diambil maknanya bahwa dengan adanya Klasifikasi dan Pedoman ini maka Komunikasi dan pencatatan tentang penyakit akan lebih terarah dan dimengerti oleh pembacanya dan perencananya. Dengan demikian memudahkan dalam pelaksanaan upaya kesehatan terutama pencegahan dan pengobatan serta rehabilitasinya. Karangan ini disajikan demi untuk mengundang saran dan usul itu. Cermin Dunia Kedokteran No. Sebagai satu cabang ilmu yang masih muda. PENUTUP Upaya pencegahan dalam ilmu kedokteran jiwa dan ke sehatan jiwa masih merupakan satu cabang upaya yang masih muda dan baru dikembangkan dalam beberapa puluh tahun terakhir ini saja. 35. namun bila didalami lebih lanjut. lemahan dalam pelaksanaannya. Di satu pihak kesulitan itu timbul oleh karena kekurangan tenaga pelaksananya yang masih langka. 1984 17 . Demikian juga yang menyangkut praktek di dalam masyarakat yang masih belum mantap.petugas dan fasilitas kesehatan dalam penulisan diagnosis dan pelaporan ke Pusat. agar dapat lebih dimanfaatkan praktek upaya pencegahan kesehatan jiwa. usul tindakan dan polemik yang hangat.

yaitu: rehabilitasi mental bagi semua penderita cacat. Ini akan melibatkan berbagai sektor dengan peranannya masing-masing. Rehabilitasi pasien mental telah dikembangkan di Indonesia baik melalui pelayanan di Rumah Sakit Jiwa. Pengenalan dan penetapan adanya jenis penyakit tertentu itu (diagnosis). Upaya rehabilitasi di bidang kesehatan yang biasa disebut sebagai rehabilitasi medik ini. 1984 . tetapi juga kesehatan dan kondisikondisi lain akibat penyakit. Proses yang merupakan intrinsic situation tersebut dapat kita kenali bila memanifestasikan diri berupa tanda-tanda (sign) dan gejala (simtom). juga merupakan tantangan yang semakin lama semakin besar. sedang proses selanjutnya yang terjadi akibat penyakit dan yang mempengaruhi kepribadian dan peran sosial seseorang pada waktu itu masih diabaikan. pada suatu saat seseorang akan sakit. patologi dan manifestasi kliniknya. Kesehatan jiwa menaruh perhatian besar terhadap upaya rehabilitasi. PENDAHULUAN Pokok perhatian ilmu kedokteran pada waktu ini bukan lagi terbatas pada penyakit saja. upaya preventif-promotif. Upaya rehabilitasi di bidang kesehatan selain merupakan upaya kesehatan yang relatif paling baru. Misalnya kecacatan yang dapat berupa impairment. ataupun handicap. penyakit (morbus) merupakan proses patologik yang disebabkan oleh. disability. dan upaya rehabilitasi. dan rehabilitasi bagi penderita gangguan mental. merupakan kelanjutan daripada upaya kuratif. sesuai dengan yang dirumuskan oleh WHO dalam "Constitution of World Health Organization" 1946. Ini sesuai dengan pengertian sehat yang berarti "keadaan yang meliputi kesehatan badan. Model medik (medical model) ini: etiologi __> patologi __> manifestasi secara klasik menjadi perhatian bidang kedokteran. biasanya didasarkan pada: etiologi.O. Dengan adanya proses patologik yang bermanifestasi secara klinik.Upaya Rehabilitasi Sebagai Salah Satu Upaya Kesehatan dr. maka kondisi sehat dan akhirnya juga kondisi cacat kini telah menjadi perhatian bidang kesehatan. Menurut ilmu kedokteran. Oleh karenanya perlu dipertahankan atau dipelihara dan bahkan dapat ditingkatkan setinggi mungkin." 18 Cermin Dunia Kedokteran No. rohani (mental) dan sosial„ dan bukan hanya keadaan yang bebas dari penyakit. Di samping itu. khususnya terhadap dua hal. Gardjito Kepala Sub-Direktorat Rehabilitasi Direktorat Kesehatan Jiwa Departemen Kesehatan R. S. Namun bagaimanapun baiknya upaya preventif dan promotif itu dijalankan. juga melalui kerjasama dengan berbagai sektor. Upaya kesehatan yang ditujukan kepada hal tersebut biasa disebut dengan upaya kesehatan preventif dan promotif. Demikian pula upaya kesehatan yang komprehensif merupakan upaya atau intervensi yang ditujukan ke tiga kondisi tersebut. BERBAGAI KONDISI KESEHATAN DAN UPAYA KESEHATAN YANG BERSANGKUTAN Kondisi sehat."* Kondisi sehat merupakan kondisi yang bersifat positif dan dinamik. dan lebih mempertajam pandangan kita terhadap berbagai kondisi kesehatan serta proses yang meliputinya. juga merupakan awal dari upaya rehabilitasi terpadu. 35. cacat dan kelemahan. 9 tahun 1960 tentang PokokPokok Kesehatan ini. seseorang akan menghayati atau menyadari bahwa ia sakit (kesehatannya terganggu) atau merasa tidak sehat * Batasan kesehatan menurut UU No. sbb: " Health is a state of complete physical and social well-being and not merely the absence of disease and infirmity. sakit dan cacat Di samping kondisi sakit yang merupakan perhatian pertama dari ilmu kedokteran.adanya satu atau lebih faktor penyebab (etiologi) yang terjadi di dalam diri seseorang. yang kita kenal dengan upaya kuratif. konsep kecacatan dan rehabilitasi kini telah memperluas cakrawala ilmu kedokteran dan bidang kesehatan.I.

atau struktur lain termasuk fungsi-fungsi kejiwaan (inteligensia. yaitu mengalami "objektifikasi" sehingga beberapa kegiatan yang biasa tak mampu dijalankan. Kondisi ini mencerminkan konsekuensi seseorang dalam budayanya. Social integration 6.proses: intrinsik eksteriorisasi objektifikasi sosialisasi comfort). and Handicaps" (1980).(ill-health). "disability". Other psychological 3. Personal care 4. • Kasus 1. diri pribadi (person). dan lain-lain). Orientation 2. dan hubungan interpersonal dengan keluarga terganggu." Cermin Dunia Kedokteran No. memori. Generalized. abulia dan gangguan proses fikir. kesembuhan dengan akibat cacat. Impairment adalah hilangnya atau adanya kelainan (abnormalitas) daripada struktur dan fungsi anatomik. dibedakan antara penyakit akut dan kronik. disability. Secara garis besar. makan. Lebih lanjut klasifikasi dari ketiga kondisi cacat tersebut dapat dilihat dalam buku petunjuk yang diterbitkan WHO: " International Classication of Impairments. dan dapat bersifat profresif atau regresif. dan ketunaan untuk handicap. ketidakmampuan untuk "disability".Disability : tidak dapat berjalan (locomotor disability) Oleh kungan atau kehidupan sosialnya. Keadaan ini disebut handicap. Kondisi ini merupakan pula " eksteriorisasi" daripada keadaan patologik dan pada dasarnya mencerminkan adanya gangguan fungsi pada tingkat organ. Hancap : Tak dapat mengasuh anaknya (gagal berperan ibu). dan handicap. jaringan. : tak mampu mengarahkan kemauan dan interesnya terhadap tugas sehari-hari. impairment.disability handicap karena itu perawatan dirinya perlu dibantu Handicap (personal care disability) : kemampuan kerja sangat terbatas dan tidak dapat bepergian dan mencari nafkah (physical dependent. Aural 5. kesadaran. occupation handicap) • Kasus 2. klasifikasi kecacatan menurut WHO itu sebagai berikut (daftar kategori pertama): IMPAIRMENT 1. gangguan pada tingkat: organ person kehidupan sosial Berdasarkan pada cepat-lambatnya penyakit itu timbul dan Untuk memperjelas perbedaan ketiga kondisi cacat itu* berjalan. seks dan faktor sosial-budaya). Language 4. Skeletal 8. dan handicap berturut-turut merupakan proses:. merasa nyeri (pain) atau merasa tidak enak dis. Penyakit dapat berakhir dengan kesembuhan sempurna (restitutio ad integrum). Other activity restriction HANDICAP 1. 1984 19 . Body disposition 6. ADL (activity of daily living). dan lingkungannya yang berpangkal pada adanya impairment atau disability. kemampuan. 35. kemampuan dan dalam hubungannya dengan ling. emosi. Intellectual 2. fisiologi atau psikologik. Hubungan ini dapat digambarkan dengan bagan berikut: penyakit — impairment -. mobility. Ini biasa disebut dengan upaya kuratif. Dapat disimpulkan bahwa berbagai kondisi kesehatan itu: penyakit. maka kemunduran yang terjadi pada seseorang itu akan membatasi atau mencegah dirinya berperan normal (sesuai umur. intrinsik. Impairment inteligensi subnormal Disability : kelambatan dalam menguasai ketrampilan dan pengetahuan Handicap : tak dapat melaksanakan tugas rumah tangga. Padanan dalam bahasa Indonesia yang tepat tidak ada. Dalam bidang kesehatan kita membedakan kondisi cacat menjadi tiga yaitu: impairment. sensory and other DISABILITY 1. Behavior 2. Occupation 5. dan lain-lain. Other Upaya kesehatan komprehensif ditujukan kepada berbagai kondisi kesehatan baik yang berupa penyakit. dan hubungan sosialnya sangat terbatas. kesehatan dan cacat. namun dapat disarankan: kelainan untuk impairment. Kondisi ini dapat bersifat sementara atau menetap dan termasuk adanya anomali. Physical dependence 3. hilangnya: anggota badan. Proses selanjutnya terjadi pada tingkat diri pribadi seseorang (person) akibat kesadarannya akan impairment. kerusakan. kontak dengan realitas berkurang. Disabilities. dan sosialisasi yang terjadi pada seseorang pada tingkat: organ. eksteriorisasi. Kondisi ini dapat bersifat sementara atau menetap. kemauan. Seorang lelaki pada waktu kecil terserang polio sistem) yang terkena. Mobility 4. son. atau berakhir dengan kematian. Ocular 6. disability. berpakaian sendiri). retardasi mental. upaya pre* Istilah "cacat" dalam bahasa Indonesia meliputi tiga kondisi yang dalam bahasa Inggris disebut dengan "impairment". ekonominya. sosialnya. Disability berhubungan dengan kemampuan dalam bentuk kegiatan dan perilaku yang biasa diterima sebagai bagian penting dari kehidupan sehari-hari. Dexterity 7. Situational 8. Particular skill 9. Impairment Disability Seorang ibu dengan dua anak selama beberapa tahun dirawat di RS Jiwa dengan skizofrenia. tak sekolah. Locomotor 5. Masing. terhambat atau perilakunya mengalami perubahan. misalnya: merawat diri (mandi. organ tubuh. organisma secara keseluruhan) yang akan tercermin dalam Impairment : paralisis kedua tungkai perilaku. dan tingkat kehidupan sosialnya serta yang membatasi fungsi (functional limitation). perilaku dan peran sosialnya. Akhirnya bila terjadi proses sosialisasi daripada impairment atau disability. dan "handicap". dapat bersifat balik pulih atau tidak. obyektifitkasi. menjaga penampilan dan kesehatan dirinya. Economic selfsufficience 7. • Kasus 3 Seorang anak lelaki umur 15 tahun. : halusinasi pendengaran. Kondisi ini disebut disability yang berarti keterbatasan atau kekurangmampuan (akibat adanya impairment) untuk melakukan kegiatan dalam batas-batas dan cara yang dianggap normal bagi manusia. Visceral 7. Disfiguring 9. persepsi. diri pribadi seseorang (perdengan akibat kedua tungkainya lumpuh dan mengalami atrofi. Communication 3.dengan beberapa contoh berikut: masing mempunyai pengarvh dan akibat terhadap bagian (organ. berjalan. proses fikir.

Masalah dapat pula ditinjau dari: besarnya jumlah penderita yang memerlukan program yang baik. 1984. dan upaya rehabilitasi. gangguan jiwa organik pada otak (brain Sakit Upaya Kuratif damage). Upaya rehabilitasi medik meliputi berbagai kegiatan pelayanan kesehatan. disability dan handicap). dan juga dapat ditinjau dari penderitanya sendiri. mental dan sosial). Masalah penderita cacat bersifat kompleks artinya meliputi banyak segi. khususnya terhadap dua sangkutan : hal. pendidikan. yaitu: (1) aspek mental (psikososial) penderita cacat (fisik.retardasi mental Handicap (Ketunaan) . (2) Diperkirakan pasien psikotik yang dirawat di RS Jiwa di Kembali Mampu Berfungsi Indonesia. keluarganya.ventif-promotif.7 per seribu penduduk). sosial. psikologi. ekonomi. 1984 . occupational therapy. di antara jumlah penderita cacat (10% dari populasi) yang tergolong: Disability (Ketidak-mampuan) . masyarakat dan pemerintah. Besarnya masalah "cacat mental" dapat digambarkan deImpairment (Kelainan) ngan data berikut: 1 Prevensi cacat tingkat II (1) Menurut perkiraan WHO (1978). Upaya rehabilitasi dalam arti luas (rehabilitasi terpadu) merupakan serangkaian upaya medik. edukasional 100 dan sosial. dan peSehat nyalah-gunaan obat/narkotik. Pemberian obat baik yang bersifat maintenance ataupun yang bersifat subsitutif. psikiatri dan sosial-medik yang diperlukan. Latihan dan bimbingan kejuruan tertentu. REHABILITASI PASIEN MENTAL Berbagai upaya kesehatan dan kedudukan upaya rehabilitasi Ruang Ingkup dan besarnya masalah medik Bagan di bawah menunjukkan berbagai upaya kesehatan dan Psikiatri dan kesehatan jiwa menaruh perhatian besar pada hubungannya dengan berbagai kondisi kesehatan yang ber. vokasional. Upaya rehabilitasi dalam bidang kesehatan yang biasa disebut dengan rehabilitasi medik. Fisioterapi.Prevensi cacat tingkat I menjadi lingkup perhatian kesehatan jiwa.780 100 merupakan awal dari upaya rehabilitasi vokasional. 35. yaitu: Jenis-jenis gangguan jiwa dapat dilihat pada buku 'International Classification of Diseases (Revisi IX) dan Buku Pedoman Penggolongan Jiwa Indonesia — Revisi II.masing 7. speech therapy. dan untuk pasien jumlah pasien yang memerlukan program rehabilitasi yaitu = mental. yaitu semua tindakan medik yang ditujukan untuk mencegah terjadinya cacat (impairment.gangguan psikotik fungsional Prevensi cacat tingkat III Upaya Rehabilitasi . yaitu: kesehatan. sosial. juga 7. dan lain-lain. jelas merupakan kesinambungan dari upaya kuratif. 1969). Pelayanan perawatan.000 buah dan Bed Occupancy Rate 90—100%. group psychotherapy dan terapi khusus yang lain.penyalahgunaan obat.upaya rehabilitasi (secara keseluruhan).000X 90 X 60 = 3. epilepsi. Pembedahan baik yang bersifat korektif ataupun plastik. Pemberian dan latihan penggunaan alat bantu atau alat pengganti tubuh. Rehabilitasi ss. Kapasitas tempat tidur total dari 26 RS Jiwa di Indonesia seUpaya rehabilitasi medik yang meliputi baik untuk pasien kitar 7. dan Kondisi Kesehatan dan Gangguannya Upaya Kesehataan (2) rehabilitasi pasien mental. Rehabilitasi pasien mental pada dasarnya meliputi semua Lebih Sehat jenis gangguan jiwa* . 20 Cermin Dunia Kedokteran No. retardasi mental. maka dengan gangguan fisik (rehabilitasi fisik). Lihat bagan dibawah: Pasien psikotik yang secara khusus perlu diperhatikan di Indonesia ialah pasien psikotik gelandangan (psychotic destitues) dan pasung. Upaya Promotif Di samping itu. edukasional dan vokasional yang terkoordinasi untuk melatih (kembali) seseorang yang cacat agar dapat mencapai kemampuan fungsionalnya setinggi mungkin (WHO. 50—60% itu kronik dan perlu program rehabilitasi Ketingkat Setinggi Mungkin yang intensif. narkotik dan alkohol masing-masing adalah 7. walaupun terutama untuk mereka yang tkronik dan yang tergolong psikosis.7% nya (atau masing. psiko-geriatrik dan gangguan psikososial juga -•-. dan atau meningkatkan kemampuan fungsional seseorang semaksimal mungkin dari cacat yang dideritanya.

Kegiatan rehabilitasi ini dibagi dalam tahap-tahap: (a) Tahap persiapan: agar pasien dapat dipulangkan atau disalurkan ke masyarakat. Demikian pula kegiatan after care dapat dilaksanakan oleh RSU atau Puskesmas terdekat dengan tempat tinggal pasien. Dengan kemajuan ilmu dan teknologi di bidang kedokteran jiwa. — berbagai terapi sosial untuk mempercepat proses kesembuhan dan resosialisasinya.lain). RSJ menjadi bersifat "terbuka" dengan pelayanan yang bersifat mediko. BP 1GM terutama dapat memperlancar pelaksanaan kerjasama di dalam mengatasi masalah pasien psikotik gelandangan dan pasung. Kerjasama dengan Departemen Tenaga Kerja untuk melatih pasien mental telah dilaksanakan sejak Pelita III. Setiap kegiatan dalam tahapan rehabilitasi merupakan proses yang berkesinambungan. Badan itu merupakan forum konsultatif. Perubahan itu terutama dilandasi pula dengan UU No. petugas ketenaga-kerjaan. Sosial. Lebih-lebih bila disadari bahwa hai ini akan menjadi makin besar di masa mendatang. pelaksanaannya juga dengan bantuan dan kerjasama instansi lain (Dinas Sosial dan Dinas lain). atau shelthered). Kerjasama dengan Departemen Perindustrian untuk melatih para instruktur kerja juga telah dilaksanakan sejak Pelita III. Pada waktu itu pasien telah diberikan kegiatan kerja dalam werkterapie (biasanya pertanian). antara lain dengan adanya penemuan psikofarmaka yang sangat efektif mengatasi gangguan jiwa. 3 tahun 1966 tentang Kesehatan Jiwa sebagai pengganti Het Reglement op het Krankzinnigenwezen tahun 1897. music therapy. Sejak itu pula mulai dikembangkan upaya rehabilitasi pasien mental di RSJ dengan meningkatkan fasilitas pelayanan dan kegiatan. informatif dan fasilitatif dalam pembinaan kesehatan jiwa masyarakat termasuk upaya rehabilitasi pasien mental. ahli okupasiterapi. Panti Laras di Cengkareng. petugas pendidikan. tenaga administrasi. me- Cermin Dunia Kedokteran No. Di setiap Unit Rehabilitasi RSJ tersedia fasilitas untuk pelaksanaan berbagai kegiatan rehabilitasi. Eksistensi pelayanan rehabilitasi pasien mental di RSJ dimantapkan setelah ada SK Menkes RI No. sport dan sebagainya) maka fungsi RSJ mengalami modernisasi. instruktor latihan kerja. pertanian. (b) Tahap penyaluran berupa pemulangan pasien ke keluarga dan juga penempatan kerja (open job placement. Kerjasama di tingkat daerah telah diperkuat dengan terbentuknya Badan Pembina Kesehatan Jiwa Masyarakat (BP KJM) yang dibentuk oleh Gubernur atas instruksi Menteri Dalam Negeri. 1984 21 . Pelaksanaan RS Jiwa dulu dibangun dengan konsep perawatan "tertutup" dan bersifat "custodial". seperti Phalamarta di Cibadak. Pemasukan pasien masih berdasar keputusan hakim. Pendekatan elektik-holistik berarti pula pendekatan yang bersifat multidisipliner yaitu pendekatan dari berbagai disiplin ilmu. serta juga untuk mendapat ketrampilan kerja tertentu (kerajinan. Khusus untuk tahap penyaluran. petugas sosial. 35. disarankan untuk memandang dan menelaah manusia serta masalahnya dari aspek-aspek yang dapat digolongkan: (a) organobiologik (biosistem) (b) psikologik atau psiko-edukatif (psikosistem) (c) sosio-kultural secara mendalam (eklektik) yang merupakan satu kesatuan utuh (holistik). di mana setiap RSJ ada satu unit pelaksana teknis khusus untuk pelayanan rehabilitasi (Unit Rehabilitasi). Tugas seorang dokter selain harus dapat mengobati. mengurus diri. bahkan kini dirasa bukan hanya sebagai masalah orangtua atau masyarakat. tetapi juga telah mulai dirasa sebagai masalah nasional. perawat. 135 Th 1978 tentang Organisasi dan Tatalaksana RSJ. Pembinaan kerjasama pada tingkat Pusat telah dimulai sejak tahun 1971 dengan dibentuknya Tim Koordinasi Rehabilitasi dan Penanggulangan Pasien Mental yang sampai sekarang masih berjalan. dilaksanakan oleh berbagai macam tenaga pelaksana (fungsional dan struktural) yang bekerjasama dalam satu team-work dibawah pimpinan psikiater. — berbagai pendidikan dan latihan serta penyuluhan dan bimbingan kejuruan. meliputi: — seleksi/evaluasi untuk menetapkan jenis terapi kerja Occupational therapy) dan latihan kerja yang sesuai dengan keadaan pasien (cacat dan potensi-potensinya). Pada tahun 1978 dikeluarkan Piagam Kerjasama Tiga Menteri (Kesehatan. dan Nakertrans) yang memperkokoh kerjasama antara ketiga Departemen yang bersangkutan. dan lain. mobilitas dan komunikasi. dan merupakan "asylum mental". Rujukan dan kerjasama lintas sektor Beberapa pasien yang tak dapat dipulangkan ke keluarga dan masih memerlukan latihan kerja jangka panjang. pendekatan semacam itu telah dicoba dan diterapkan dalam pelaksanaan. pekerja sosial. Dalam upaya rehabilitasi pasien mental. termasuk di sini pendidikan dan latihan agar dapat hidup mandiri. pertukangan. teknik pengobatan masih minimal sehingga sangat langka yang dapat dipulangkan lagi ke keluarga. occupational therapy. dan sebagainya. yaitu RSU dan Puskesmas yang telah menjalankan upaya kesehatan jiwa secara integratif dan berdasarkan rujukan. industri. (c) Tahap pengawasan yang dikerjakan oleh RSJ adalah pelayanan lanjut (aftercare service) dan kunjungan rumah (home visit) oleh petugas RSJ. Oleh karenanya pasien dapat lebih mudah dan cepat dipulangkan.Pendekatan masalah Dalam kesehatan jiwa/psikiatri di Indonesia. Ini terdiri dari: psikiater. PENUTUP Masalah cacat dan rehabilitasi telah mulai mendapat perhatian baik oleh petugas kesehatan. psikolog. selective. namun konsep rehabilitasi belum berkembang.sosial. atau perlu penyaluran kerja yang bersifat sheltered dapat dirujuk ke Panti Sosial terdekat yang dikhususkan untuk menampung penderita cacat mental. dokter. pengetrapan psikoterapi dan terapi sosial (terapi rekreasi. Demikian pula dalam masalah cacat dan upaya rehabilitasi pasien mental. isolatif dan terpencil dari masyarakat.

Simposium Rehabilitasi. WHO Report of WHA fungsional pasiennya agar dapat hidup sebagai orang yang (A29/DOC/2). and Upaya rehabilitasi medik (fisik dan mental) mempunyai 4. terpadu. Jakarta.ringankan penderitaan dan menyenangkan pasien. Kusumanto Setyonegoro dan Garjito SO. 1984 . International Classification of Impairments.karena masih tersisa cacatnya -. Demikian pula halnya dengan rehabilitasi pasien mental 6. 1981 . kedudukan yang penting. 1980. Disabilities. ASEAN Forum on the Rehabilitation of the Psychosocially Disabled Person. Kesehatan Jiwa Ditjen Yankes Dekes RI. Geneva. baik sebagai upaya kesehatan yang 5. Ditjen Yankes Depkes RI. Bahkan kini juga harus dapat KEPUSTAKAAN menolong pasiennya yang telah sembuh itu -. Prasacatan pasiennya yang telah sembuh. 2. Palembang. Dit. Pedoman Kerja Badan Pembina Kesehatan Jiwa Masyarakat (BP KJM). andicaps. Kesehatan Jiwa. telah mengalami perkembangan. 24—25 April 1981. dan untuk setiap penyakit ran. seorang dokter selain menetapkan diagnosis ran.untuk dapat meningkatkan kemampuan 1. 29 Nop — 4 Dec. Rehabilitation of the Psychosocially Disabled. 1983. Pedoman Rehabilitasi Pasien Mental Rumah Sakit Jiwa di Indonesia. juga harus pun dalam kerjasamanya dengan berbagai sektor. Garjito SO. 1976 . 1983.3. Tinjauan Kesehatan Jiwa Mengenai Disabilitas Psikososial dan Rehabilitasinya. produktif dan berperan dalam masyarakat. Disability Prevention and Rehabilitation. paripurna maupun sebagai bagian awal dari upaya rehabilitasi Dit. berswasembada. WHO. PrasaDalam hal ini. baik dalam RSJ mau- 22 Cermin Dunia Kedokteran No. 35. keluarga atau masyarakat. dapat mengupayakan peningkatan derajat kesehatan seseorang. atau cacat harus difikirkan bagaimana upaya rehabilitasinya. penyakit juga harus dapat menetapkan jenis dan derajat keca.

q. 1984 23 . Rudy Salan Kepala Subdirektorat Epidemiologi dan Psikofarmakologi Direktorat Kesehatan Jiwa. Sejak 1971 Departemen Kesehatan RI c. Sistim pencatatan dan pelaporan pada waktu itu bersifat laporan tentang pasien yang dirawat di RS Jiwa saja. maka pekerjaannya menjadi lebih rumit lagi. dan sanatorium swasta. SEJARAH PERKEMBANGAN SISTIM INFORMASI KESEHATAN JIWA Sejak Direktorat Kesehatan Jiwa dibentuk sebagai instansi utama dalam lingkungan Departemen Kesehatan RI untuk mengurus dan mengatur kegiatan kesehatan jiwa di seluruh Indonesia pada tahun enampuluhan. dengan kapasitas total untuk seluruh Indonesia sekitar 7000 tempat tidur. Fakultas Kedokteran. Bila ini semuanya dihitung. Laporan-laporan ini biasanya dibuat sekali dalam tiga bulan. New York. perubahanperubahan yang agak sering ini mempunyai efek merugikan. yang berakibat turnover pasien menjadi lebih cepat dan jumlah pasien menjadi cukup besar. maka lama perawatan pasien mental dapat diperpendek menjadi 1-3 bulan. khususnya laporan yang merupakan masukan untuk maksud administratif. Dalam jumlah ini belum termasuk kapasitas tempat tidur dari fasilitas perawatan pasien mental di luar RS Jiwa Pemerintah.laporan ini mengalami perubahan-perubahan untuk perbaikan. Akan tetapi walaupun perbaikan. namun dapat dibayangkan bahwa menyusun laporan berkala dari sekian banyak fasilitas perawatan pasien mental dan mengolah datanya secara sentral. begitu pula di bidang ilmu kedokteran.perbaikan tercapai juga. maka mulai diciptakan suatu sistim pencatatan dan pelaporan tentang kegiatan RS Jiwa dan keadaan pasiennya.pasien mental. Dalam karangan ini akan dilaporkan pengembangan suatu sistim informasi tentang pasien mental yang berobat di fasilitas-fasilitas kesehatan jiwa dengan implikasi internasional. Proyek ini. Walaupun jumlah tempat tidur di Indonsia relatif kurang dibandingkan dengan negara. seperti misalnya : RSU. Dengan adanya pengobatan modern dengan obat-obat psikofarmaka. Direktorat Kesehatan Jiwa mulai mengadakan pencatatan dan pelaporan tentang data demografik dan kondisi pasien mental di seluruh Indonesia. Di seluruh Indonesia sekarang tersebar 30 RS Jiwa Pemerintah dengan kapasitas tempat tidur masingmasing RS Jiwa sekitar 300 = 500 tempat tidur. atau istilah. merupakan pekerjaan yang tidak ringan dan cukup kompleks. Proyek ini yang dimulai dengan pengumpulan data dari pasien yang dirawat di dalam rumah sakit jiwa di seluruh Indonesia dilaksanakan dalam rangka kerjasama antara Direktorat Kesehatan Jiwa dengan International Committee Against Mental Illness (ICAMI). maka dapat dibayangkan bahwa untuk mengatasi kesulitan ini satu-satunya cara adalah otomatisasi pencatatan dan pelaporan pasien mental. diperkirakan kapasitas tempat tidur bagi pasien mental adalah kira-kira 8000 tempat tidur. mulai tampak beberapa ketimpanganketimpangan yang pada kesempatan ini disebutkan sebagian saja. perlu dicatat pula bahwa jumlah psikiater Indonesia masih jauh dari memadai dengan sekitar 1-2 psikiater bagi RS Jiwa di luar Jawa dan 4-8 psikiater bagi RSJ di Jawa.Komputerisasi Data Demografik dan Psikiatrik Pasien Mental di Indonesia dr.negara lain. Selama beberapa tahun laporan.istilah yang kurang jelas batasannya. yang meliputi ruang lingkup nasional dimungkinkan karena semua aktivitas pelayanan kesehatan jiwa Pemerintah berada di bawah naungan atau dikoordinasi oleh Direktorat Kesehatan Jiwa. yaitu terjadinya kebingungan antara para penyusun laporan perihal pengisian beberapa elemen dalam laporan yang kurang jelas pengertiannya. Dapat disebut di sini beberapa contoh. Apabila di samping itu akan diadakan monitoring dari kondisi pasien. Depkes RI PENDAHULUAN Perkembangan dan pemanfaatan teknologi modern sudah meresap di segala lapangan kehidupan. Melihat hal demikian. misalnya kriteria untuk mengklasifikasi diagnosis klinik dalam diagnosis Cermin Dunia Kedokteran No. RS ABRI. Dengan pembuatan laporan-laporan secara konservatif ini. 35. USA. Selain itu.

S. Ini berarti bahwa psikiater harus secara aktif diikutsertakan dalam sistim informasi ini. Sebagai formulir dasar untuk pencatatan dan pelaporan digunakan kuesioner dari ICAMI yang dikenal dengan nama General Purpose Psychiatric Questionnaire (GPPQ). 1984 . Laporan-laporan ini pun tidak menyediakan kesempatan dalam sistimnya untuk memberikan semacam umpan balik (feedback) kepada rumah sakit yang bersangkutan. Pada tahun 1970. Berdasarkan pengalaman-pengalaman yang menggembirakan ini. New York.A. Terjemahan dalam bahasa Indonesia telah dipersiapkan dengan penyesuaian items-nya. Format asli yang digunakan untuk optical scanning bagi komputer IBM 360 model 30 dirubah dan disesuaikan dengan keadaan di Indonesia. kerjasama tadi diperluas dengan melibatkan Direktorat Kesehatan Jiwa agar supaya pembaharuan dapat mencakup seluruh Tanah Air. ICAMI telah melakukan kerjasama dengan Bagian Psikiatri. dikembangkan pada tahun 1973 dan digunakan pada RSJ yang memiliki unit rehabilitasi. sebab dengan kurangnya jumlah psikiater dan dokter di RSJ acapkali status pasien hanya diisi seperlunya saja.kesukaran yang cukup besar untuk melumpuhkan kegiatan Direktorat Kesehatan Jiwa sebagai instansi yang berwenang dalam upaya kesehatan jiwa di Indonesia. Kuesioner ini merupakan daftar isian multiple choice yang berisi data demografik dan psikiatrik dari pasien mental. pekerjaan dokter di RSJ untuk menyusun status pasien dapat dipersingkat sekali. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (Psychiatric Pilot Project). pasien yang dipulangkan atau melarikan diri. diadakan perluasan proyek ke daerah di luar Jawa dalam tahun 1972. Sejak sukses pertama itu mulai dikembangkan DIPAM lain. dan lain informasi untuk perencanaan dan evaluasi. Mengingat kesukaran. Sejak 1972 hingga kini Direktorat Kesehatan Jiwa menerbitkan laporan profil dan kondisi pasien mental dari semua fasilitas psikiatrik setiap tahunnya3. hal mana adalah esensial bagi suatu sistim pencatatan dan pelaporan yang baik. Walaupun empat DIPAM ini dikembangkan tersendiri. dan pada akhir 1971 telah dapat dihasilkan tabulasi pertama dari 1314 pasien mental1. dan penjajagan terhadap pengolahan dan pengelolaan sistim informasi ini. harus digunakan istilah-istilah yang pengertiannya tidak meragukan lagi.petugas di rumah sakit untuk menyusun laporan yang tepat dan akurat. terbentuklah tim khusus di Direktorat Kesehatan Jiwa untuk menangani masalah sistim informasi ini. di samping bagi staf RSJ merupakan bahan penting untuk memperbaiki kegiatan RSJ seoptimal mungkin. Dari DIPAM Pemulangan yang dikombinasikan dengan DIPAM Rawat RS dapat disusun "patient movement data". Pada tahun 1977 dikembangkan DIPAM Rawat Jalan yang maksudnya digunakan dalam pelayanan pada poliklinik psikiatri khusus bagi pasien yang berobat jalan saja. Salah satu kendala bagi sistim pencatatan dan pelaporan yang sebenarnya merupakan kendala yang umum bagi upaya pengumpulan data di Indonesia. Dari hasil ujicoba ini diadakan perbaikan-perbaikan dan perubahanperubahan dalam daftar isian dan sistim pengelolaannya. 35. diadakan ujicoba dari daftar isian ini di RSJ di Jawa dan Bali. Lagi pula data yang minim itu tidak sempat diolah karena untuk mengolahnya perlu tenaga khusus. penggunaan istilah pasien baru dan lama. Salah satu ciri khas bagi ilmu psikiatri adalah bahwa dalam tubuh disiplin ilmu ini terdapat banyak aliran dan orientasi teoritik yang berakibat bahwa antara para psikiater terdapat cara penyusunan laporan pasien berdasarkan orientasi masingmasing. Setelah daftar isian yang digunakan sudah mantap. Dengan adanya narrative print-out. Mulai triwulan pertama dalam tahun 1971. U. Mereka biasanya kurang pula menghayati pentingnya untuk mengirim data dan laporanlaporan yang akurat. dan petugas administrator rutin mempunyai tugas terbatas pada segi administratif dari sistim informasi ini saja. lama perawatan. Pada tahun 1980 dikembangkan DIPAM Pemulangan yang diisi apabila pasien yang dirawat di RSJ dipulangkan.1965.1964 . pada dewasa ini sedang diusahakan suatu lin- 24 Cermin Dunia Kedokteran No. Kedua hasil ini dianggap penting sebagai umpan-balik bagi RSJ. untuk menyusun suatu sistim informasi yang dapat memenuhi persyaratan tersebut. yaitu mereka yang ditugaskan melaksanakan pengumpulan data dan menyusun laporan laporan pada umumnya tidak atau kurang minat terhadap bahasa angka. Sejak April 1971 proyek ini berjalan dengan lancar di Jawa dan Bali. yang pengolahannya menggunakan komputer. dan pencatat maupun pelapor harus memiliki expertise di bidang psikiatri yang lebih besar dibandingkan dengan petugaspetugas sebelumnya. yaitu pengaturan ketertiban penyimpanan dan pengiriman data dan tugas-tugas administratif lain. perlu disusun suatu status mentalis pasien yang mencatat hal-hal dasar tentang kondisi pasien yang dapat diterima oleh semua psikiater sebagai data utama dalam pencatatan dan pelaporan mereka.angka. DIPAM Rehabilitasi yang merupakan suatu formulir pencatatan dan pelaporan tentang pasien mental yang mengalami proses rehabilitasi. Umpan balik merupakan dorongan yang positif bagi petugas. Untuk dapat menciptakan suatu sistim informasi yang meliputi semua aliran psikiatrik yang terdapat di antara para psikiater. maka namanya diganti dengan Daftar Isian Pasien Mental Rawat Rumah Sakit atau DIPAM Rawat RS. Berdasarkan pengalaman-pengalaman preliminer ini. Pada tahun . dsb. maka sejak beberapa tahun dicarilah penyusunan suatu sistim informasi tentang pasien mental dengan berpedoman pada beberapa kriteria sebagai berikut : sistim dan proses pencatatan dan pelaporan harus efisien dan efektif. Laporan dan tabulasi statistik juga merupakan umpan balik yang cukup baik. Mengingat hal-hal di atas ini. Hasil print-out berupa dua macam : (1) ceritera informatif (narrative) dari pasien-pasien mental dalam bahasa Inggris dan Indonesia (2) laporan statistik dari data yang tercantum dalam kuesioner. dan pada akhir tahun 1972 dapatlah tercakup seluruh jajaran RSJ dari Sabang sampai Abepura di bawah naungan Direktorat Kesehatan Jiwa dan fasilitas psikiatrik lainnya2. karena dari data itu pimpinan RSJ dapat dengan mudah mengetahui profil pasien mental di RSJ-nya dan dapat membandingkannya dengan RSJ lain.statistik. yang acapkali sangat berbeda. maka Direktorat Kesehatan Jiwa telah mengadakan kerjasama dengan International Committee Against Mental Illness (ICAMI).

cepatnya timbul penyakit. dan perbaikan data bila diperlukan. perkiraan taraf inteligensi. Pemeriksaan DIPAM oleh petugas di RSJ atau fasilitas psikiatrik. DIPAM Rawat RS Bagian I : Bagian ini berisi informasi administratif dan personal. prognosis dan pengobatan sebelum masuk rumah sakit. tahanan. maka codingsheets dikumpulkan dan dikirim ke pusat pengolahan untuk dialihkan kepada keypunch cards. 35. Editing oleh komputer. 1984 25 . penyakit jiwa dalam keluarga atau penyakit lain. Hospital summary batch-editing report yang melaporkan persentase dari items yang diisi secara tidak tepat. umur. perawatan sebelumnya. Laporan ini dimaksudkan agar supaya pars pengisi DIPAM dapat memusatkan perhatiannya pada items tertentu yang diisi secara kurang memuaskan. Untuk tujuan itu. fasilitas psikiatrik. Mengingat syarat utama bagi pengolahan data secara oto matik yaitu data harus bersih. seperti dibesarkan di tempat urban atau rural. dan aktivitas dalam masyarakat. rujukan. dalam sistim ini telah dikembangkan suatu batch-editing system4 di mana setiap kiriman data diperiksa melalui komputer perihal kekurangankekurangan atau kesalahan. 3. semua data yang telah dikirimkan oleh fasilitas-fasilitas psikiatrik diolah bersama dalam suatu tabulasi statistik yang diterbitkan setiap tahunnya. data diperiksa kembali oleh seorang petugas perihal kelengkapan mformasi dalam DIPAM. yang satu kopi nanti akan dikirimkan kepada rumah sakit yang bersangkutan dan satu kopi disimpan dalam ruangan khusus di Direktorat Kesehatan Jiwa. bercerai. tanggal masuk rumah sakit. dan beberapa items yang penting untuk dianalisa seperti jenis kelamin. jenis kelamin. hukuman. dan sumber anamnesis.unsur sebagai berikut : 1. aktivitas keagamaan. Untuk itu. Direktorat Kesehatan Jiwa merupakan instansi sentral yang mengkoordinasi se luruh sistim dan mengadakan pengolahan secara sentral dari data pasien mental yang tertera dalam sistim DIPAM. Setelah semuanya dianggap lengkap. Bagian III : Bagian ini berisi data tentang evaluasi pasien. ISI DARI DIPAM Sebagai gambaran dari ruang lingkup perangkat data pada sistim informasi DIPAM. seperti: nama. seleksi dan testing psikologik untuk menentukan bakat untuk latihan-latihan tertentu. namun setiap waktu dapat dimintakan tabel-tabel lain di luar tabel standarapabila ini dibutuhkan oleh salah satu fasilitas psikiatrik misalnya untuk usaha administratif atau riset.sakit. mampuan untuk beradaptasi sosial dan prestasi pekerjaan. DIPAM Rehabilitasi Dipam ini terdiri dari 3 bagian : Bagian I : Bagian ini berisi data tentang latar belakang sosiokultural. dokter yang memeriksa. ke .psikiatrik. maka koreksi data perlu dilakukan untuk menjamin keabsahan data. 2. apakah ada items yang kurang atau lupa diisi. b. tanggal masuk. komposisi dari rumah tangga. Items yang menjadi perhatiannya khusus itu dicetak dengan tipografi agak beda dari items lainnya. PENGELOLAAN SISTIM INFORMASI Sejak sistim informasi ini diciptakan. Bagian II: Bagian ini berisi data medik. alamat tempat lahir. Di sini juga ditanyakan tentang latar belakang lingkungan. Yang menjadi perhatian utama dalam pemeriksaan ini adalah items yang berisi nomor identifikasi pasien. Untuk ini telah dikembangkan suatu batch-editing program yang terdiri dari 3 macam hasil keluaran : a. nomor identifikasi rumah. keadaan perumahan. Cermin Dunia Kedokteran No. Informasi tentang orang tua pasien ditanyakan di bagian ini pula. c. perilaku kriminal. dokter atau perawat yang bersangkutan sesuai dengan bidangnya. penyalahgunaan alkohol dan obat-obatan. pisah atau kawin kembali. Hospital summary batch -editing report Untuk semua fasilitas psikiatrik yang dimaksudkan agar petugas di Direktorat Kesehatan Jiwa dapat secara tepat dan cepat memperoleh gambaran tentang kualitas laporan yang dibuat oleh fasilitas .fasilitas psikiatrik.kage yang memungkinkan mengikuti perjalanan masing-masing pasien dari mulai kontak pertama dengan fasilitas psikiatrik hingga kontak terakhir. pengobatan pasien dalam ruangan. Pemeriksaan DIPAM oleh petugas di Direktorat Kesehatan Jiwa perihal data esensial yang diperlukan untuk menjamin input yang baik. diagnosis dsb. pekerjaan. jumlah orang yang hidup bersama dengan pasien dsb. nomor identifikasi. Selanjutnya ada informasi tentang pendidikan. jumlah episode. Setelah itu codingsheet yang ada pada formulir DIPAM dirobek. Pada akhir tahun kalender. kan beberapa contoh data yang dicatat dan dilaporkan. Bagi fasilitas-fasilitas psikiatrik di Jawa. sedangkan bagi fasilitas. Semua DIPAM diisi oleh psikiater. codingsheet ini dikirim setiap 2 minggu sekali.kesalahan yang masih terdapat dalam data. Dalam sistim ini terdapat unsur . remisi. diagnosis pada waktu masuk. yaitu apakah mereka masih hidup. Sekalipun dalam buku laporan statistik ini diterbitkan 56 tabel standar dan 10 grafik. sikap keluarga terhadap penyakit pasien. diagnosis. Error analysis report yang mengidentifikasi kesalahan yang dibuat dalam masing-masing pengiriman. 2. status perkawinan. DIPAM aslinya dikembalikan ke tempat asalnya. Sesampainya di Direktorat Kesehatan Jiwa. 1. dan codingsheet dikirimkan ke Direktorat Kesehatan Jiwa untuk diolah lebih lanjut. Bagian II : Bagian ini meliputi data tentang pemeriksaan pre liminer. informasi tentang pekerjaan dan prestasi serta partisipasi keluarga dalam usaha rehabilitasi.fasilitas psikiatrik di luar Jawa sekali sebulan. Punched cards yang memuat semua data kemudian dimasukkan ke dalam kom puter yang menghasilkan narrative print-out. dalam karangan ini akan dikemuka. cross-tabulation programs telah dipersiapkan oleh Direktorat Kesehatan Jiwa. Selanjutnya pada tiap fasilitas psikiatrik DIPAM dikumpulkan oleh seorang administrator (koordinator) yang memeriksa secara teliti masing-masing DIPAM. Di sini ditanyakan tentang lamanya episode penyakit sekarang.

DIPAM Pemulangan DIPAM ini tidak berdiri sendiri dan harus dikaitkan dengan data yang terdapat dalam DIPAM Rawat RS. maupun untuk mengambil keputusan. 9. dalam DI PAM ini terdapat pula dua bagian yang terdiri dari data demografik dan psikiatrik dengan diagnosis . dan prognosis. PENGGUNAAN DARI SISTIM INFORMASI INI Dengan adanya sistim informasi ini. dapat pula diperoleh data medik-psikiatrik tentang perkembangan penyakit pasien dari permulaan hingga kini. Beberapa kecenderungan perubahan dalam variabel umur dan taraf sosial-ekonomis dapat jelas terlihat dari tahun ke tahun. informasi secara stabil akan dapat menstimulasi penelitian-penelitian epidemiologik yang lebih canggih‚ 4.6 bulan. maka perbandingan dapat dibuat antara daerah satu dengan daerah lain. dan rencana follow-up selanjutnya. diagnosis akhir. MANFAAT DARI SISTIM INFORMASI INI Perihal manfaat dari proyek ini dapat dikemukakan beberapa hal sebagai berikut : 1. Kegunaan yang sangat menonjol adalah dalam hal memonitoring penyalahgunaan obat narkotik claim masyarakat. Selanjutnya dicantumkan suatu prognosis di lihat dari segi mental maupun sosial. admission rates antara propinsi -propinsi di Indonesia berbeda cukup jauh. dapat dibuatkan komparasi antara praktek diagnosis macam-macam fasilitas psikiatrik 8. dari pola rujukan terlihat bahwa kebanyakan pasien dikirim untuk dirawat di RS Jiwa oleh keluarganya. dan sebagainya akan berguna sebagai masukan untuk perubahan kebijaksanaan pengelolaan rumah sakit 5-7 3 Bidang Penelitian Karena data diperoleh dari semua bagian di Indonsia berdasarkan kriteria pencatatan yang sama. 5-6. Dari data yang diperoleh hingga kini. maka komunikasi antara psikiater dapat lebih dipermudah. telah diletakkan dasar infrastruktur dari suatu sistim yang mantap dan yang dapat dikembangkan lebih lanjut.000 penduduk. hanya Direktorat Kesehatan Jiwa yang memiliki data tentang penyalahgunaan obat narkotik yang dirawat di RS Jiwa. Kualitas pelayanan dapat pula dibandingkan dan perbaikan dapat disarankan. bahwa keterlambatan mengobati pasien mental ke rumah sakit adalah sekitar 2. Data yang dicatat dalam DIPAM ini jauh lebih sederhana. Selain daripada itu. Ini dapat mengarahkan penelitian-penelitian operasional dan evaluatif lebih lanjut. DIPAM Rawat Jalan Sebagaimana disusun dalam DIPAM Rawat RS. mengingat bahwa pengisiannya harus selesai dalam situ kali kunjungan dibandingkan dengan DIPAM Rawat RS yang untuk pengisiannya diberikan waktu satu minggu. Bidang administratif dan perencanaan Analisis data dari DIPAM dapat berguna bagi administrator perencana. 26 Cermin Dunia Kedokteran No. Dengan menggunakan Pedoman Penggolongan Diagnosa Gangguan Jiwa (PPDGJ) I. dan sebagian kecil saja yang dikirim oleh polisi atau pengadilan. Informasi tentang beban dan jumlah pasien. kaitkan dengan DIPAM Rawat RS. dapat dikemukakan. yang menunjukkan bahwa jumlah kapasitas tempat tidur untuk pasien mental dan jumlah RS Jiwa masih jauh di bawah negara-negara berkembang lain. Dengan demikian. adaan pasien mental di Indonesia. terdapat data tentang pengobatan yang diberikan selama perawatan. Beberapa trend diagnostik dengan segera dapat dilihat dan dimonitor bila ini diperlukan.Aspek rekreasi dan penyesuaian pribadi dinilai pula dalam bagian ini. Colombo Plan dsb. Strategi terapi dan obat-obatan yang pemah diberikan kepada pasien dapat langsung dilihat sehingga tidak perlu lagi dicoba obat psiko-farmaka lain. hubungan antara perawatan pertama (first admission) dan perawatan berkali-kali. 4. ini sangat erat kaitannya dengan kepadatan penduduk. Dengan adanya kriteria yang seragam dan yang disetujui bersama. Selain itu. 35. Selain itu. dapat dipertanggungjawabkan pembangunan RS Jiwa barn di propinsi-propinsi yang belum memiliki RS Jiwa. Karena kemantapan data ini. Selain beberapa data identifikasi yang memungkinkan DIPAM ini di. Penelitian selanjutnya menunjukkan bahwa para pengobat tradisional memegang peranan yang cukup penting dalam masa-masa pertama seorang menderita sakit jiwa. Bidang Pendidikan Mengisi DIPAM itu sendiri merupakan suatu pengalaman edukatif. maka setiap tahun data ini dikutip dalam laporan tahunan ASEAN DRUG EXPERT MEETING dan badan-badan internasional seperti WHO. Dari Data ini dapat dilihat perkembangan penyalahgunaan obat narkotik secara epidemiologik yang memuncak pada tahun 19721974. Bidang medik-psikiatrik Sistim ini memungkinkan pencatatan yang lebih lengkap dari pada dengan cara yang konvensional. Data statistik rumah sakit yang mantap dapat dikumpulkan dari tahun ke tahun. Tentang penerimaan pasien untuk dirawat. 2. karena banyak data dapat direkam dan diolah dengan menggunakan unit pengolahan otomatik. dan akhirnya disusun suatu rencana follow up. berguna pula untuk merencanakan ketenagaan. 3. perubahan-perubahan sesuai dengan musim (seasonal trends). menurun pada tahun 1977 . kebutuhan akan obat-obatan . Para administrator sekarang sudah memperoleh gambaran yang lebih komprehensif tentang ke. dapat dilihat rumah sakit mans yang menerima pasien kronik lebih banyak dibandingkan dengan rumah sakit lain 6. Selain data sosiodemografik. dan selanjutnya memperlihatkan pola endemik10. Ini berarti di dalam masa itu jelas terdapat usaha pengobatan lain dan berada di luar ruang lingkup dari sistim rumah sakit jiwa. terapi tindak lanjut. Informasi ini selain bernilai sebagai data epidemiologik. Dari data ini dapat pula dihitung hospital admission rates per 100. 1984 .1978. Para dokter dan petugas paramedik dilatih untuk mengemukakan pertanyaan yang lebih akurat dan secara lebih sistematik. Pada waktu penyalahgunaan obat narkotik mulai memasuki Indonesia di tahun 1969 dan memuncak pada tahun 1973. tanggal pemulangan dan jenis terminasi perawatan. 1973.

8. 35. Kes RI 4. 1984 27 .1977 (4) : 97 . Laska EM and Bank R. jelas bahwa suatu sistim informasi tentang pasien mental dengan menggunakan teknologi modern dapat dilakukan juga di negara yang sedang berkembang dan berpenghasilan rendah. Salan R. 5. 2. The use of computers by the Ministry of Health in Indonesia. Sadono B. KEPUSTAKAAN 1.107. Departemen Kesehatan. Malaysia 14-20 May 1979.1979. Salan R and Sadono B. Taintor. Proceedings Workshop on Reduction of Demand for Illicit Drgu s in South East Asia. Kuala Lumpur. Jiwa 8 1975. Tjahjsna 1. R. Saban. 1975. Malaysia. Proceedings of the Second Regional Seminar on Psychotropic Medication. Setyonegoro IC. Laska EM et al Eds. Eksaserbasi gangguan mental sebagai parameter efektivitas terapi dalam psikiatri. Jiwa 10. Dep. New York: Human Sciences Press. Zebulon and Kline. Satin R dan Sadono B. namun setelah sistim cukup stabil. Salan R. Salan R The Indonesian automated information system for mental patients. Laporan Subdit Pengembangan Program Direktorat Kesehatan Jiwa. (3) : 33-53.PENUTUP Dari apa yang telah diuraikan di atas. 9. 1977.A computerized recording system for mental patients in Indonesia. Direk torat Kesehatan Jiwa. 3. Jiwa 14 1981. in Information Support to Mental Health Programs. Nathan. in Safeguarding Psychiatric Privacy — Computer Systems and Their Uses. Utilization of mental helath data system for helath planning. Buku Laporan Paden Mental dan Narkotik di Rumah Sakit Jiwa di Indonesia. National mental hospital reporting programme: some trends in the number and characteristics of drug users in Indonesia 1972 . 10. Direktorat Kesehatan Jiwa. Eds. (2) : 91 -111. General Purpose Psychiatric Qustionnaire. 7. (terbitan setiap tahun dart tahun 1972-1982).1977. Direktorat Kesehatan Jiwa. National Workshop on Psychiatric Epidemiology. A Colombo Plan PUbliation. John Wiley and Sons. Inc. 1971. 1983. Cermin Dunia Kedokteran No. and Salan R. Personal Characteristics of first admissions in mental hospitals in Indonesia. Satan R. Walaupun biaya pada waktu mulai menegakkan sistim ini tinggi. 1973. 6. Penang. biaya dapat dikurangi secara memuaskan dengan kegunaan yang melebihi dari sistim informasi konvensional lain.

lamaya satu tahun untuk diperiksa. 1984 . Dapat dilihat suatu 28 Cermin Dunia Kedokteran No. toerekenbaarheid. Di satu pihak ilmu hukum mengintroduksi pengertian dan istilah ini dalam perundangundangan. 35. Titik sentuh ini merupakan hal unik yang tidak didapati pada cabang-cabang ilmu kedokteran lain. dalam fasal 44 ayat I dan 2 disebut hal-hal sebagai berikut : 1) Barang siapa mengerjakan sesuatu perbuatan. Kongres Nasional III. Salah satu istilah yang ingin diketengahkan di sini adalah : "tidak dapat dipertanggungkan kepadanya" atau dalam bahasa Belanda aslinya "niet kan worden toogerekend" Banyak hal telah ditulis dan dibahas tentang pertanggungan atau pertanggungjawaban ini. 2) Jika nyata perbuatan itu tidak dapat dipertanggungkan kepadanya karena kurang sempurna akalnya atau karena sakit berubah akal. maka Hakim boleh memerintahkan menempatkan ia di rumah sakit gila selama . Depkes RI Salah satu titik sentuh di antara sekian banyak titik sentuh antara disiplin ilmu kedokteran jiwa dan ilmu hukum pada forum peradilan adalah pengertian tentang pertanggungjawaban kriminal (kadang-kadang juga disebut pertanggungjawaban pidana. karena sejak dahulu dirasakan adanya unsur ketidakadilan bila peraturan-peraturan hukum yang berlaku untuk orang normal diterapkan kepada mereka yang terganggu jiwanya. tetapi di lain fihak para penegak hukum selalu menanyakan kepada ahli ilmu kedokteran jiwa untuk menetapkan apakah suatu perbuatan melanggar hukum (pidana) dapat diptertanggungjawabkan kepada seorang terdakwa yang diduga terganggu jiwanya. Beberapa aspek telah disorot antara lain : falsafahnya. Medan. Bahwa makna sikap manusiawi dari peradilan di negara kita tercermin dalam fasal 44 KUH Pidana tidak dapat diragukan lagi Yang menjadi masalah di sini yaitu batasan. seorang tersangka atau terdakwa diragukan kondisi kesehatan jiwanya saat ia melakukan perbuatan pidana. pertanggungjawaban pidana dikaitkan dengan kemauan bebas dan aliran determinisma. puma akalnya atau karena sakit berubah akal tidak boleh dihukum.batasan dan istilahistilah. karena dalam pendidikan kedokteran tidak ada suatu mata pelajaran khusus yang membahas dan mengkuliahkan semua seluk-beluk pertanggungjawaban pidana. Rudy Salan Kepala Subdirektorat Epidemiologi dan Psikofarmakologi Direktorat Kesehatan Jiwa. namun justru dengan adanya sikap manusiawi ini timbul masalah-masalah lain yang mempersukar penilaian hakim atau penegak hukum. maka yang berwenang dalam sidang peradilan dapat memanggil seorang ahli kedokteran jiwa (psikia ter). Bila dalam suatu perkara pidana. PNPNCH. Tujuannya untuk menetapkan apakah terdakwa itu menderita gangguan jiwa atau tidak. Sikap yang amat manusiawi dari peradilan ini perlu dipuji. Namun demikian hingga kini belum dicapai kesepakatan tentang batasan-batasan dari pertanggungjawaban pidana ini. Sikap yang demikian dalam peradilan memang masuk akal. yang dalam prakteknya dokter ahli jiwalah yang harus menentukan. yang tidak dapat dipertanggungkan kepadanya karena kurang sem* Naskah disampaikan dalam Simposium Psikiatri Kehakiman.Pengertian Pertanggungjawaban Kriminal Atas Perbuatan Individual Dalam Rangka Visum et Repertum Psikiatrikum dr. Konsekuensi dari keterangan ahli ini : ada tidaknya gangguan atau penyakit jiwa pada terdakwa akan dikaitkan dengan dapat atau tidaknya dipertanggungjawabkan tindak pidana tersebut kepadanya. Sejauh manakah hukum biasa dapat diberlakukan terhadap seorang yang ada gangguan jiwanya? Sejauhmanakah perkecualian dapat diberikan? Ini semua merupakan pertimbangan yang cukup rumit bagi hakim. Dalam KUH Pidana yang hingga kini masih berlaku. Jadi jelaslah bahwa konsep dan pengertian pertanggungjawaban pidana merupakan konsep hukum tanpa diberikan batasan-batasan yang tegas. toerekeningsvatbaarheid. Problema di sini. JOJuli ‚ 2 Agustus 1984. pertanggungjawaban pidana dalam kaitannya dengan fungsi ego1 dsb. criminal responsibility). seorang dokter tidak dapat dianggap kompeten menentukan pertanggungjawaban pidana ini. untuk memberikan keterangan ahli dalam sidang peradil an.

Dalam hal penyidik menganggap perlu. walaupun pada dasarnya hakim sudah mempunyai dugaan tertentu tentang pertanggungjawaban tersangka atau terdakwa. (KUHAP fasal 120 ayat 1) 2. keterangan ahli c. Dilihat dari segi teori psikodinamik. Tentang kemampuan dan kompetensi seorang psikiater untuk menetapkan pertanggungjawaban pidana seorang terdakwa. Sebelum adanya KUHAP. dan biasanya dalam redaksi dari permintaan itu ditanyakan apakah tindak pidana yang dilakukan oleh terdakwa dapat dipertanggungjawabkan kepadanya atau tidak.4 sedang tugas seorang psikiater hanya menetapkan fakta medik-psikiatrik saja.yaitu pemeriksaan visum et repertum psikiatrikum dijalankan karena diharuskan oleh prosedur hukum. (KUHAP fasal 65). dan biasanya hakim dengan penuh kepercayaan akan iktikad baik para psikiater menerima keterangan ahli dengan baik. di mana beberapa fasalfasal dan lampirannya mengatur secara teknis pelaksanaan keterangan ahli kedokteran jiwa. Dengan demikian keterangan ahli yang dahulunya hanya dapat diminta oleh hakim. Tapi ketentuan yang tercantum di dalamnya ternyata belum memberikan jaminan perlindungan terhadap hak azasi manusia dan perlindungan terhadap harkat dan martabat manusia sebagaimana wajarnya dimiliki oleh suatu negara s. Oleh karena itu. (KUHAP fasal 179 ayat 1). hakimlah yang selanjutnya menetapkan apakah terdakwa dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya atau tidak. Tambahan Lembaran Negara Nomor 81) serta semua peraturan pelaksanaannya dan ketentuan yang diatur dalam peraturan perundang undangan lainnya. Untuk menjelaskan hal ini perlu diterangkan sedikit tentang lahirnya KUHAP. pemberian keterangan ahli kedokteran jiwa dalam rangka visum et repertum hanya dimintakan oleh hakim saja (Undang-Undang nomor 3 tahun 1966 tentang Kesehatan Jiwa fasal 5 ayat 1 sub e). Keterangan ahli ialah apa yang seorang ahli nyatakandi sidang pengadilan (KUHAP fasal 186). surat d. yang mau tidak mau akan menimbulkan beranekaragam permasalahan. telah dicoba pula ditetapkan tentang tidak dapat nya dipertanggungjawabkan suatu tindak pidana dari kurang berkembangnya ego 1 Di samping pendapat. sepanjang hal ini mengenai hukum acara pidana perlu dicabut dan diganti dengan hukum acara pidana baru yang mempunyai ciri kodifikasi dan unifikasi berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar1945. Dari psikiater diharapkan untuk memberi jawaban konfirmatif atau non-konfirmatif dalam kesimpulan pemeriksaannya terhadap pertanyaan tentang pertanggungjawaban. petunjuk e. Alat bukti 1. antara para dokter sendiri timbul pendapat.daerah sentuh antara disiplin ilmu kedokteran jiwa dan disiplin ilrnu hukum yang kabur. schuld. Het Herziene Inlandsch Reglement berhubungan dengan Undang-Undang Nomor 1 Drt tahun 1951 (Lembaran Negara tahun 1951 nomor 59. Kesan kami . (KUHAP fasal 180 ayat 1). ia dapat minta pendapat orang ahli atau orang yang memiliki keahlian khusus. 3. 1993/KDJ/U/70 tentang Perawatan Penderita Penyakit Jiwa tahun 1970. Beberapa fasal yang menentukan batasan dan mengatur prosedur penulisan keterangan ahli dalam KUHAP sesuai dengan jiwa perlindungan terhadap hak azasi manusia. hakim ketua sidang dapat minta keterangan ahli dan dapat pula minta agar diajukan bahan baru oleh yang berkepentingan. kurang jelas pengertian maupun konsepnya. namun hingga kini belum timbul persoalanpersoalan yang merumitkan kedudukan mereka. ada pula pendapat-pendapat yang bertentangan.yang kami akui merupakan kesan yang sangat pribadi dan mungkin tidak disetujui oleh banyak orang . 3. Hanya psikiaterlah yang dapat menentukannya secara ilmiah2. Alat bukti yang sah ialah a. Ada yang berpendapat bahwa masalah pertanggungjawaban (atau kesalahan.pendapat ini. Setiap orang yang diminta pendapatnya sebagai ahli kedokteran kehakiman atau dokter atau ahli lainnya wajib memberikan keterangan ahli demi keadilan. yaitu hanya hakimlah yang dapat menetapkan apakah suatu perbuatan dapat dipertanggungjawabkan atau tidak. yaitu RIB. Pengalaman menunjukkan bahwa di Indonesia kasus-kasus kontroversial jarang dikemukakan kepada para psikiater. keterangan terdakwa (KUHAP fasal 184 ayat 1) Minta pendapat orang ahli 1. keterangan saksi b. 35. Dengan latar belakang medik-psikiatrik ini.pendapat yang berbeda. Akan tetapi dengan diundangkannya KUHAP pada tahun 1981. Walaupun bagi beberapa psikiatel dirasakan berat menjawab pertanyaan secara demikian. khususnya dalam suatu proses peradilan di bawah sorotan mass media dan masyarakat. ditetapkan hanya satu hukum acara pidana yang berlaku untuk seluruh Indonesia. peraturan yang menjadi dasar bagi pelaksanaan hukum acara pidana dalam lingkungan peradilan umum adalah Reglemen Indonesia yang diperbarui (RIB) atau yang juga dikenal dengan Het Herziene Inlandsch Reglement atau HIR (Staatblad tahun 1941 nomor 44). tahun 1951. Sesual dengan peraturan Menteri Kesehatan No.3. Tersangka atau terdakwa berhak untuk mengusahakan dan mengajukan saksi dan atau seseorang yang memiliki keahlian khusus guna memberikan keterangan yang menguntungkan bagi dirinya. sekarang dapat diminta pula oleh Cermin Dunia Kedokteran No. karena dianggapnya terletak di luar expertise mereka sebagai ahli dalam ilmu kedokteran. menyatakan hal-hal sebagai berikut : Keterangan ahli 1. Dalam hal diperlukan untuk menjernihkan duduknya persoalan yang timbul di sidang pengadilan. 1984 29 . culpa) adalah masalah psikiatri dan oleh karenanya seorang psikiater dapat lebih pasti menentukannya daripada hakim. Keterangan ahli adalah keterangan yang diberikan oleh seorang yang memiliki keahlian khusus tentang hal yang diperlukan untuk membuat terang suatu perkara pidana guna kepentingan pemeriksaan (KUHAP Ketentuan Umum fasal 1 hutir 28) 2. situasinya menjadi lain. Dengan adanya undangundang Nomor 1 Drt. Pada masa sebelum KUHAP berlaku.

keputusan ini tidak sempat dijadikan prinsip kecakapan dan kemampuan7.. schuld in engere zin). Keadaan demikian dapat menyukarkan kedudukan dan kredibilitas psikiater sebagai saksi dalam suatu proses peradilan. Peraturan-peraturan baru ini dapat menimbulkan situasi di man keterangan ahli jiwa diminta oleh beberapa pihak (lebih dari satu permintaan). Dengan perkembangan ilmu kedokteran jiwa yang sangat pesat akhir-akhir ini. dan ilmu kedokteran jiwa pada khususnya6 Setidak . dan ini hanya dapat dicegah dengan mengorbankan jiwanya sendiri. 1. Kelakuan dengan sikap yang kurang berhati-hati atau lalai (unsur kealpaan : culpa. labouring under melancholy distemper . Karen sebagai orang yang saleh dia tidak mau melakukan tindakan tercela bunuh diri. maka dia melakukan percobaan pembunuhan terhadap rajanya dengan perhitungan bahwa negara akan 1. yaitu : golongan pendapat dari Eropa Barat (Perancis. Menyadari bahwa perbuatan-perbuatan itu tidak dibenarkan deranged state of mind at he time. hakim Kenyon menyatakan: "If a man is in a 2. hakim Bracton mengemukakan tes bahwa seorang dianggap sakit jiwa bila kelakuannya bagaikan binatang buas (wild beast). Apakah yang sekarang dapat dipakai sebagai pedoman. Pada hakekatnya pendapat . Si pelaku sanggup. Unsur-unsur toerekenbaarheid menurut Pompe adalah : Suatu kemampuan berpikir dari pelaku yang memungkinkan dia menguasai pikirannya serta menentukan kehendak atau kemauannya. Pada tahun 1535. Pada kesempatan ini akan dikemukakan pendapat dari beberapa ahli saja.pendapat ini dapat dikelompokan dalam 2 golongan besar. account or number 29 pence. mati berkat strategi pembelaan dari pembela Thomas Erskine.. Menentukan kemauannya terhadap perbuatan . " Tes ini yang juga dikenal dengan nama wild beast test. Selain itu. ". Fitz-Herbet membuat formulasi suatu tes yang membebaskan seseorang dari hukuman apabila : ". Dalam penjelasan kepada sendiri.pendapat ini perlu diketengahkan sebagai bahan pertimbangan bagi psikiater bila ia diminta membuat keterangan ahli dalam sidang peradilan. katakanlah sebagian keterangan ahli a charge dana decharge. Pada tahun 1800 terjadi suatu peristiwa di mana seorang yang bernama James Hadfield melakukan percobaan pembunuhan terhadap raja George III dari Inggris.. ordinarily as great understanding as a child of fourteen years hath " 8 Pada tahun 1724. dapat dibayangkan terjadinya situasi dikemukakannya beberapa keterangan dengan kesimpulan tentang pertanggungjawaban pidana yang berbeda-beda. toerekeningsvatbaarheid itu suatu kenormalan dan kematangan psikis yang membawa tiga macam kecakapan (geschiktheid) : dibenarkan." James Hadfield dibebaskan dari hukuman 3. Suatu sikap psikis pelaku berhubung dengan kelakuannya. demikian rupa sehingga atas Perdana Menteri Inggris. suatu keputusan dalam peradilan Inggris yang terkenal dengan Arnold case mengemukakan suatu tes untuk membebaskan seorang terdakwa yang sakit jiwanya apabila : "The dependent had to totally deprived of his reason so that he did not know what he is doing any more than an infant or a wild beast would have known. atau sekurang-kurangnya pegangan bagi psikiater untuk menentukan pertanggungjawaban pidana itu sesuai dengan apa yang diharapkan oleh orang yang berwenang dalam suatu sidang peradilan? Beberapa ahli hukum dan psikiater kehakiman telah mencoba memberikan sumbangan pikiran tentang masalah pertanggungjawaban ini. Di Inggris. Dapat memahami arti dan akibat sungguh-sungguh perbuatan menjatuhkan hukuman mati kepadanya. Kelakuan yang disengaja (unsur sengaja).. Betapa jauhnya implikasi dan besarnya pengaruh terhadap interpretasi dari pertanggungjawaban pidana ini dapat diduga tapi sukar dibayangkan. Tidak ada alasan untuk menghapuskan pertanggungjawaban pidana pelaku (unsur toerekenbaarheid) 4 Menurut Van Hamel. Jadi kesimpulannya toerekeningsvaatbaarheid berarti Walaupun demikian." 8 Satu abad kemudian. Jerman dan Belanda) dan golongan pendapat dari lingkungan Anglo-Saxon (Inggris dan USA). di samping adanya beraneka-ragam orientasi ilmiah dan teoritik dalam ilmu kedokteran jiwa. cakap atau mampu mengetahui bahwa perbuatannya itu melanggar hukum dan sesuai dengan kemauannya7. peradilan berusaha menyusun suatu tes untuk menentukan apakah seorang terdakwa dapat mempertanggungjawabkan tindak pidananya atau tidak. perlu diingat apabila pertanggungjawaban pidana dikaitkan dengan gangguan atau penyakit jiwa. dan dapat diduga demikian pula pada pelaku7. Simons mengatakan: terekeningsvatbaarheid dapat diPada tahun 1812 terjadi peristiwa pembunuhan yang berhasil pandang sebagai suatu keadaan psikis. 2. Spencer Percival. a. 2. Sir Matthew Hale. Toerekeningsvatbaarheid (dapat dipertanggungjawabkan). konsep pertnggungjawaban pidana juga tidak bisa luput dari konsep sakit dan sehat dalam ilmu kedokteran pada umumnya. merupakan suatu tes yang hampir serupa dengan apa yang pernah diputuskan 500 tahun yang lalu. 35.tidaknya bagi seorang yang berasal dari disiplin ilmu kedokteran. b. dalam keyakinannya yang salah (delusi) : bahwa Tuhan akan menghancurkan dunia. nor tell who was his father or mother. 1984 . answerable for his act. 3. he is not criminally oleh masyarakat. hukum8. dan .. Oleh sebab itu pula pelaku dapat menentukan kehendaknya sesuai dengan pendapatnya (tentang makna dan akibat kelakuannya). 3..penyidik (polisi) dan tersangka atau terdakwa sendiri. Pendapat . Oleh sebab itu pelaku dapat mengerti makna dan akibat kelakuannya. Pertanggungjawaban pidana menurut hukum pidana terdiri dari tiga unsur : 1. anggota juri. Kemampuan berpikir itu terdapat pada orang normal..perbuatan itu. yang dilakukan menjatuhkan hukuman dari sudut umum atau pribadi dapat oleh seorang bernama Bellingham. ahli dalam masalah orang kriminil yang sakit jiwa mengemukakan tes di mana seorang tidak dapat dipertanggungjawabkan perbuatannya apabila is : . Pada tahun 1265. Walaupun pada 30 Cermin Dunia Kedokteran No. or how old he is.

it must be cleary proved that at the time of the committing of the act. until the contrary be proved to their satisfaction. Bila wrong di sini berarti melawan hukum. Zilborg selanjutnyamengatakan : "To force a psychiatrist to talk in terms of the ability to distinguish between right and wrong and of legal responsibility is . Dia menilai seluruh kepribadian terdakwa dan menelaah perbuatannya dari segi alam sadar maupun tak sadar. and that to establish a defense on the ground of insanity. as not to know the nature and quality of the act he was doing. Sesuai dengan hukum yang berlaku waktu itu M'Naghten dibebaskan. Bagi seorang psikiater tindakan melawan hukum tidak selalu ditentukan oleh perbuatan berencana yang sadar. his testimony on this issue is largely conjecture or a reflection of his own personal judgements of whether or not the defendant should be held responsible 9. Lord Mansfield sebagai hakim mengemukakan alasannya atas dasar bahwa seorang terdakwa adalah sakit jiwa apabila dia tidak dapat membedakan yang benar dari yang salah (right from wrong) 9 Peristiwa bersejarah yang sempat menggemparkan Inggris pada waktu itu adalah pembunuhan yang dilakukan oleh seorang Scot bernama Daniel M'Naghten terhadap sekretaris pribadi Perdana Menteri Inggris Sir Robert Peel. dan sekalipun ia dapat membedakan right from wrong tetap menderita sakit jiwa. yang bernama Edward Drummond. maka kepada A tidak dapat dipertanggungjawabkan perbuatannya itu9. Menurut para ahli hukum jiwa dipengaruhi oleh akal dan kemauan babas. Untuk membalas dendam atas ketidakadilan terhadap dirinya yang sesuai dengan delusinya itu. the party accused with labouring under such a defect of reason. defect dan kompleksitas data medik-psikiatrik. or if he did know it. Namun terhadap "M'Naghten rule" ini ada beberapa kritik yang perlu dikemukakan di sini. Durham yang telah melakukan pencurian dianggap sehat karena dapat membedakan right from wrong. 1984 31 . Contoh perbedaan ini dikemukakan oleh Sir James Stephen sebagai berikut : A telah membunuh B. Tetapi kritik yang lebih penting yaitu tes ini hanya dapat digunakan terutama pada terdakwa yang menderita halusinasi dan delusi. disease. M'Naghten menderita delusi persekutif dan menganggap bahwa partai Tories yang berkuasa pada waktu itu mengguber-uber dan membuatnya bangkrut. Where a person labours under partial delusions only and is not in other respects insane. sehingga akhirnya "Durham rule" pada tahun 1972 ditinggalkan dan diganti dengan Model Penal Code dari The American Law Institute. Seorang psikiater menilai terdakwa lebih mendalam daripada hanya perbuatan itu sendiri. Akan tetapi psikiater dalam peradilan ini menyatakan bahwa Durham pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa. dan berhubungan dengan itu pertanggungjawaban pidana. Berdasarkan kasus ini dikemukakan Durham Rule" sebagai berikut : An accused is not criminally responsible if his unlawful act was the product of mental disease or mental defect. to force him to violate the Hippocratic Oath. even to violate the oath he takes as a witness to tell the truth and nothing but the truth. dan tindakan ini akan menyelamatkan umat manusia. Dalam sidang peradilan 9 dokter menyatakan bahwa Daniel M'Naghten menderita sakit jiwa. Ia dimasukkan dalam Rumah Sakit Jiwa selama 22 tahun. 9" Apa yang dikemukakan oleh Zilborg ini menyangkut inti dari perbedaan persepsi para jurist dan psikiater tentang sakit jiwa. 9" Berdasarkan ini. 35. and to possess a sufficient degree of reason to be responsible for his crimes. Mengingat kekurangan-kekurangan dari "M'Naghten rule" ini. it is the difference between knowledge divorced from affect and knowledge so fused with knowledge that it becomes a human reality. Para hakim maupun anggota juri menjadi bingung dengan istilah product. Hasilnya terkenal dengan nama "M 'Naghten rule" yang singkatnya berbunyi sebagai berikut : "They ought to be told in all cases that every man is presumed to be sane. Namun sekarang timbul masalah baru. ia menghadang Edward Drummond yang disangka Sir Robert Peel dan ditembaknya sampai mati. . namun hakim memutuskan Bellingham tetap salah dan dihukum gantung. ia tetap melakukannyakarena dia berpendapat (delusi) bahwa pembunuhan terhadap B adalah karena perintah dari Tuhan. he must be considered in the same situation as to responsibility as if the facts with respect to which the delusion exist were real 8. tetapi apabila wrong berarti tindakan a moral.11 "M'Naghten rule" ini penting karena berlaku di Inggris lebih dari 100 tahun dan juga di sebagian besar dari negara bagian di USA. akan tetapi hanya merupakan hasil akhir dari runtuhnya sistim adaptif mental. Walaupun A mengetahui bahwa tindakan ini melawan hukum. hingga meninggal dunia. mengemukakan apa yang dikenal dengan "Durham rule". Bagi seorang psikiater. from disease of the mind. Pembebasan M'Naghten menimbulkan heboh besar dalam parlemen Inggris. kepada psikiater diberikan kesempatan sebanyak mungkin untuk mengungkapkan bukti-bukti medik-psikiatrik tentang kondisi kesehatan jiwa terdakwa11. terdakwa dengan gejala-gejala lain yang sama berat sakit jiwanya tes right or wrong tidak dapat diterapkan. USA. pada tahun 1954 hakim David Bazelon dari District of Columbia. The American Bar Foundation menyatakan : "Since the psychiatrist cannot accunrtely determine the defedant's capacity to distinguish right from wrong on the basis of his medical expertise. dan suatu perbuatan adalah hasil dari perbuatan berencana yang sadar (consciously determined intent). Dalam rangka ini Zilborg mengatakan : "This fundamental difference between verbal and purely intellectual knowledge and the mysterious other kind of knowledge is familiar to every clinical psychiatrist.10. Tentang masalah right or wrong ini (tes ini juga dinamakan right or wrong test) tidak pernah dijelaskan secara lebih terperinci apakah salah ini menyangkut segi legal atau segi moral.waktu itu pembela mengemukakan sakit jiwa sebagai dasar pembelaan. that he did not know that he was doing what was wrong.. Oleh karena itu ia diadili. A person is not responsible for criminal conduct if at the time of such conduct as a result of mental disease or defect he lacks substantial capacity either to appreciate the Cermin Dunia Kedokteran No. sehingga dia melarikan diri dari Scotland. dan beberapa hari kemudian 15 ahli hukum diminta menyusun pedoman untuk menentukan pertanggungjawaban kriminal. 8 Dengan adanya "Durham rule" ini. Tes ini sebagai berikut : 1. maka merupakan tindakan kriminal.

kelemahan ini dapat diduga akan beralih menjadi titik rawan dalam proses peradilan maupun profesi psikiater. As used in this Article. Mengingat adanya beberapa titik rawan ini. apakah kelainan jiwanya sedemikian keadaannya. maka jawabanjawaban terhadap 2 pertanyaan di atas (lihat noot) adalah: 1. Ini bukan suatu hasil "pengukuran" atau "konstatasi". khususnya bagi gangguan jiwa. Juga tampak bahwa psikiater tidak mempunyai pegangan sesuatu tes yang dapat dipakai. 2) Apakah hukuman terhadap orang ini.psikiatrik yang didapatkan selama pemeriksaan. Untuk menyusun pendapat ini memang diperlukan penelitian fakta. Jika ada. dan penilaian tanggungjawab itu merupakan suatu moral act. Akan tetapi apabila sakit dan sehat dikaitkan dengan pertanggungjawaban pidana.psikiatrik. akan berguna untuk mencegah mereka melakukan perbuatan. dan dibuat oleh hakim dalam surat permintaannya). Adakah pada terdakwa kelainan jiwa yang tidak biasa pada waktu ia menjalankan perbuatan yang menyebabkan ia didakwa itu. 1984 . Di antara fungsi. seorang psikiater maupun penegak hukum 32 Cermin Dunia Kedokteran No. sebagian besar psikiater yang bekerja di Rumah Sakit Jiwa Pemerintah melukiskan kesimpulannya sebagai tertera dalam lampiran Peraturan Menteri Kesehatan. ya. 35. karena sedapat . dan karenanya secara prinsip tidak dapat diperiksa menurut psikiatei dan psikologi 13 Tanggungjawab dalam arti yang positif merupakan konsep moral philisophy. masing-masing psikiater dalam laporannya kepada pengadilan membuat kesimpulan berdasarkan pendapat masingmasing tentang pertanggungjawaban pidana. 8 Dalam model Penal Code terdapat beberapa kemajuan. 25 . Di Jakarta diguna kan semacam right or wrong test. dan pengetahuan ilmu kedokteran sebagai landasan rasional untuk menentukan pertanggungjawaban pidana ini menjadi kurang tepat. Tidak. maka persoalan sakit dari sehat menjadi persoalan moral dan sosial.26Januari 1984 di Jakarta.perbuatan yang diancam hukuman itu? (deterrent efficiency).gambaran yang jelas mengenai terjadinya perubahan d a r i terdakwa (penderita yang melanggar hukum) dan alasan-alasan yang menetapkan terdakwa (penderita) dapat dipersalahkan atau tidak. misalnya fungsi intensional dan fungsi volational atau dengan kata lain : fungsi kemampuan memaksudkan suatu tujuan dan fungsi kemampuan mengarahkan kemauan6. Direktorat Kesehatan R.criminality (wrongfulness) of his conduct or to conform his conduct to the requirement of the law. atau dianggap dapat dipertanggungjawabkan atas perbuatannya atau tidak. Kesimpulan : Dengan perumusan yang singkat dari apa yang telah diformulasikan dalam diagnosis dan hasil. Beberapa pengertian pokok yang dapat dikemukakan : Pertanggungjawaban itu sebenarnya soal moril dan metafisik. dan halhal lain yang berkaitan dengan visum et repertum psikiatrik. Untuk mengoperasionalisasikan pengertian sakit. tapi lebih sederhana dari M' Naghten rule 1 2 Setelah berlakunya Peraturan Menteri Kesehatan Tentang Perawatan Penderita Penyakit Jiwa No. perlu dicari konsep-konsep operasionalnya. 2. 2. tentunya berdasarkan data medik. Oleh karena itu. sedikit banyak Noot : (sebagai contoh. pendapat yang dikemukakannya didasarkan atas pendapat pribadi psikiater yang bersangkutan.hasil dalam pemeriksaan somatis dan psikologik. Dengan cacat ini dimaksudkan ketidakmampuan atau keterbatasan dalam sesuatu fungsi individu dibanding dengan kemampuan yang selayaknya ada pada usia dan fase perkembangan individu itu6.6 Karena kedua pengertian pertanggungjawaban pidana. Dengan adanya KUHAP.dapatnya dicari dasar rasional untuk bertindak moral (a rational basis for moral action)6 Seorang psikiater dalam laporannya perlu menyatakan apakah terdakwa menderita penyakit atau gangguan jiwa. Di sini jelas bahwa psikiater diwajibkan menjawab pertanyaan apakah suatu perbuatan pidana dapat dipertanggungjawabkan kepada seseorang terdakwa atau tidak. a l pengertian lack of substantial capacity yang memungkinkan operasionalisasi dari pengertian sakit yang kemudian dalam perumusan di Indonesia dikaitkan dengan pengertian operasional dari pertanggungjawaban pidana.fungsi yang dapat terkena disabilitas. dan sakit atau sehat merupakan pengertian yang terletak pada tare konseptual. Setelah ditinjau beberapa tes untuk menentukan pertanggungjawaban pidana yang dikemukakan oleh ahli-ahli di bidang hukum dan ilmu kedokteran jiwa. ya. Untuk pengoperasionalisasikan pertanggungjawaban pidana dapat dikemukakan pertanyaan : "Apakah orang ini bertanggungjawab (penuh) atas perbuatan kriminal itu. melainkan suatu pendapat (judgment). maka tidak dapat dikatakan ada penyakit. 1.I. 1993/ KDJ/U/70 tahun 1970.bahan pemikiran dalam kelompok studi ini kemudian disempurnakan dalam Pertemuan Keifer Kesehatan Jiwa Tentang Visum et Repertum Psychiatricum 1984. sejak Februari 1983 telah menyusun suatu kelompok studi non formal untuk mempelajari masalah ini. dapat dikatakan bahwa adanya penyakit setidak-tidaknya mengakibatkan cacat dalam taraf tertentu (disability). diberi gambaran. sehingga dapat dimengerti bahwa ia tidak cukup dapat atau tidak dapat seluruhnya mempertimbangkan dan mempertanggungjawabkan perbuatan yang didakwakan kepadanya itu. timbul pertanyaan. sehingga ia dapat dan wajar dihukum? Ini dapat dirumuskan menjadi pertanyaanpertanyaan : 1) Apakah hukuman akan berguna terhadap orang ini untuk mengubah perilakunya ke arah yang lebih baik? (efficient punishability). Oleh karena itu. jika diketahui oleh orang banyak. Berhubung dengan hal-hal tersebut di atas. the terms "mental disease of defect" do not include an abnormality manifested only by repeated criminal or otherwise anti-social conduct. Bila ini tidak ada. Dalam praktek ilmu kedokteran murni masalah konseptual tentang sakit dan sehat sebenarnya tidak terlalu mengganggu tindakan ilmiah kedokteran sehari-hari. sedikit banyak 2. Bahan . Jelaslah kiranya betapa lemah dan tidak pastinya kedudukan psikiater dalam peradilan. bagaimanakah sekarang keadaannya di Indonesia? Sebelum tahun 1970. Tidak.

saran-saran dan perbaikan-perbaikan yang mungkin dapat dimasukkan dalam suatu pedoman tentang Visum et Reperturn psilciatrik yang direncanakan akan disusun oleh Direktorat Kesehatan Jiwa. Williams and Wilikins. Lawrence C. Amsterdam 4 : 351 . Hasan Basri Saanin Dt. David. Psychiatry today. 8th Ed.dapat memakai pedoman sebagai berikut : (a) Konsep-konsep operasional tentang pertanggungjawaban pidana sesuai dengan gagasan pemasyarakatan dengan memperhatikan : • Daya guna pidana terhadap terpidana sebagai pengu• bah perilakunya (efficient punishability). 6. (Hasil Pertemuan Kerja 1984). (b) Konsep operasional tentang penyakit dengan memperhatikan keterbatasan kemampuan (disability) berupa : • Ketidakmampuan memaksudkan suatu tujuan yang sadar (disability intention). Modern clinical psychiatry. Slovenko. Jakarta Ghalia Indonesia 1983. Lubis. London : Penguin Books. Kolb. Baltimore. Cermin Dunia Kedokteran No. Psychiatrische en neurologische bladen. Freedman and Sadock (Eds). Thomas G and Appelbaum Paul S. De psychiatrische expert en de toerekenbaarheid. 35. Clinical handbook of psychiatry and the law. RI. namun perumusan tentang pertanggungjawaban pidana yang telah dikemukakan di atas (dan merupakan semacam konsensus dalam suatu pertemuan kerja antara disiplin ilmu hukum. Robitscher. Jonas. Forum ini kami anggap merupakan tempat yang cukup baik untuk mengajukan kritikan. New York: Mc Graw-Hill Company. Tokyo : Sauders Company. DB : Peralihan dalam konsep tanggungjawab kriminil. 1980. Proseding Pertemuan Kerja Kesehatan Jiwa Tentang Visum et Repertum Psychiatricum 1984. 7. Proseding Pertemuan Kerja Kesehatan Jiwa Tentang Visum et Repertum Psychiatricum 1984. Budiarto M dan Fattah Zainal Abdul. 1984. 3. 1984 33 . Ralph. 1982. Soal pembuktian dalam psikiatei kehakirnan. Tan Pariaman. Gutheil. 1984. Lubis DB (Konsep gangguan jiwa dan tanggung jawab pidana. Philadelphia. Tan Pariaman. 6 Mei 1984 kepada Staf Ahli Menteri Kesehatan. Law and psychiatry — in Comprehensive textbook of psychiatry/III — Kaplan. Depkes. H.20. KEPUSTAKAAN 1. Namun demikian dapat dirasakan banyak ahli yang kurang puas. Jiwa 3 1970(1):4-11. 12. Carp EADE Gerechtelijke psychiatrie. Depkes RI 1984.356. Psikiater dan peradilan n (revisi). Meyer. penegak hukum dan instansi lain yang ada hubungannya dengan problem ini) merupakan perumusan yang pada saat ini cukup memadai. 9. Direktorat Kesehatan Jiwa. Surat tanggapan terhadap Hasil Pertemuan Kerja Kesehatan Jiwa Tentang Visum et Repertum Psychiatricum. Hasan Basri Saanin Dt. Amsterdam : Scheltema en Holkeme NV. Jiwa 3 1970. Direktorat Kesehatan Jiwa. 1956. 1973.Clark. 4. (1) : 2 . Keterangan ahli dalam Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) (Masalah keterangan ahli tertulis dan lisan oleh psikiater). • Daya guna pidana terhadap terpidana dan masyarakat sebagai upaya menakut-nakuti untuk mencegah perbuatan kriminil (deterrent efficiency). 1953. B Pursuit of agreement — psychiatry and the law. • Ketidakmampuan mengarahkan kemauan (disability in intention). 8. Lubis DB. Walaupun kita sadar bahwa masalah pertanggungjawaban pidana yang dikaitkan dengan kondisi mental seorang tersangka/terdakwa merupakan hal yang sangat rumit dan kompleks. 2. 10. ilmu kedokteran. Toronto Lippencot Company 1966. 5. 13. Stafford . H. 11.

na- sional maupun regional secara periodik dan teratur. Mengikut sertakan Badan Pembina Kesehatan Jiwa Masyarakat yang telah ada di propinsi-propinsi. Alzheimer syndrome b. Mengadakan komunikasi yang setingkat di level nasional dari berbagai organisasi. 5. late mania 6. maka pada akhir abad ini. Pengobatan dan perawatan jangka pendek. paraphrenia) 34 Cermin Dunia Kedokteran No. : Oleh sebab itu.l 1. Dirintisnya suatu hubungan yang baik dengan fasilitasfasilitas kesehatan yang telah ada. antara lain : 1. Affective psychoses : a. terutama bagi mereka-mereka yang mempunyai kelainan psiko-geriatrik yang tidak dapat lagi dirawat dalam fasilitas yang telah ada. 1984 . Mengatur agar data dapat dikumpulkan secara sistematik. 2. Tony Setiabudhi Bagian Psikiatri Fakultas Kedokteran Universitas Trisaksi. 4. late depression b. moderate psycho organic syndrome c. 8. c. secara terarah dan terpadu . 35. dan adalah tugas kita bersama agar rekomendasi tadi tidak mubazir. antara lain : hubungan yang baik dengan puskesmas maupun keluargakeluarga penderita. Acute confusional state 4. Untuk ini. Atrophi senile psychosis : a.khususnya untuk ASEAN/Indonesia. Mengusahakan beberapa jenis kursus-kursus pra-pensiun. Pembentukan institusi yang dapat memberikan pelayanan jangka panjang. KELAINAN-KELAINAN PSIKO GERIATRIK YANG PERLU DIKETAHUI Sebaiknya diungkapkan terlebih dahulu beberapa kelainan mental yang telah di ekspos oleh WHO sejak tahun 1980. Meningkatkan pengetahuan masyarakat di bidang psikogeriatrik. mild psycho . dengan menyebarluaskan pengetahuan di bidang ini. Schizophrenia . jangkauan pelayanan kesehatan mental baik melalui rumah sakit maupun yang bukan rumah sakit harus ditingkatkan. b. Pick's disease 5. maka diharapkan agar sistem kekeluargaan lebih dipererat. Pelayanan psiko-geriatrik akan diadakan sejalan dengan fasilitas kesehatan jiwa yang telah ada.Psiko Geriatrik Sekilas Pintas dr. disesuaikan dengan kebutuhan. Mengingat pentingnya sistem kesehatan yang komperhensip bagi para usia lanjut. Mengusahakan agar bagi para lanjut usia yang masih energetik dan berkapasitas unggul. Jakarta PENDAHULUAN John Henderson mengungkapkan : Dengan meningkatnya sarana kesehatan maupun upaya yang telah dilakukan oleh banyak negara di dunia. Jelas bahwa rekomendasi tersebut di atas memerlukan pengolahan lebih lanjut. moderate senile dementia 2. Mengorganisir diadakannya pertemuan secara lokal. diperkirakan sekitar 60% dari populasi yang dikelompokkan "elderly group" akan berada di negara-negara berkembang. 6. Memulai dan merintis diadakannya dana dan fasilitas untuk riset. Paranoid Syndrome (incl. 11. Mild psycho organic syndrome b.organic syndrome b.penanganan masalah ini hendaknya sudah dimulai sejak sekarang. Presennile dementia : a. 3.Late schizophrenia 7. 7. agar mereka ikut aktif dalam menangani problema usia lanjut di Indonesia. khususnya tentang penyakit para lanjut usia. memperoleh tempat terhormat dalam masyarakat (senior citizens) 10. Memulai dengan "kurikulum formal". Ini tentunya menyangkut: a. Arteriosclerotic psychosis and other cerebrovascular diseases : a. 9. severe psycho organic syndrome 3.

permulaan proses degenerasi dari otak. Secara garis besar. yakni degenerasi otak di daerah lobus frontalis. proses ateroma dari pembuluh darah besar yang berada di basis kranium. e. b. di mana penulis pernah menjadi anggotanya. c. gangguan orientasi. ternyata juga dipakai di beberapa tempat lainnya. Perlu dikemukakan. Morbus Jacob .Creutzfeldt Selain gejala-gejala demensia. d. Dibawah ini akan diungkapkan salah satu pembagian yang telah dirintis oleh 'Psycho geriatrische werkgroup dari Den Haag". gelisah dan lain-lain. b. c. Demensia ini mempunyai gambaran yang hampir mirip dengan demensia Presenilis jenis Alzheimer. didapati konfabulasi. Sindroma Serebro . proses fibrotik maupun hialinisasi dari pembuluh darah sedang maupun kecil yang memperdarahi otak. Hidrosefalus komunrkcantes ("normotensive . disertai pula gejala-gejala gangguan ekstra piramidal seperti hipokinesia. gangguan afek. gangguan orientasi terhadap waktu. ensefalomalasi yang diakibatkan infark yang terjadi sebagai proses tertutupnya aliran darah otak oleh trombus atau Cermin Dunia Kedokteran No. e. j. karena mereka mendasarkan pembagian tadi atas "Sindromasindroma klinik" atau "Simtom kompleks" yang telah dihayati selama bertahun tahun. Morbus Pick Selain gejala-gejala demensia. ginjal akibat kelainan vaskular ekstra serebral. bahwa penyakit ini diakibatkan oleh virus. intoksikasi. dan dijumpai pula atrofi dari berbagai alat tubuh akibat kekurangan protein/kalori dan akibatnya terjadi emasiasi. Permulaan dari penyakit korsakow. Kadang-kadang dijumpai seranganserangan epileptik. bahwa semua kelompok penyakit di atas dapat ditemui dalam klasifikasi ICD. gangguan dari fungsi alat-alat vital seperti : jantung. dari bersifat lebih progresif. Morbus Alzheimer Gambaran penyakitnya seperti pada demensia senilis. desintegrasi terhadap kepribadiannya. delirium. Proses ini berlangsung secara progresif. maupun katatonia. insight (wawasan) yang terganggu. karena kemajuan dibidang psiko geriatrik demikian pesatnya sehingga beberapa negara telah mempunyai pusat-pusat pengembangan tersendiri dengan kelompok-kelompok studi yang cukup ampuh. pembagian tersebut adalah sebagai berikut2 : Sindroma amnestdc dan sindroma amnestik-konfabdatoar Gejala utama pada sindroma ini ialah : a. gangguan daya ingat. tapi di sin : penyakit yang diakibatkan alkoholisme kronik ini disertai dengan polineuritis. kelainan ini dapat dibedakan dalam : a. Sindroma Demensia — Global Sindrom ini biasanya diakibatkan oleh proses degeneratif yang luas. Bila penyakit ini berlarut. mioklonia serta gejala-gejala kelainan piramidal. dan apabila penderita meninggal : tidak sepotongpun dari anggota tubuhnya yang diperkenankan untuk didonorkan (termasuk korneanya). 3 . g. sehingga terjadi atrofi serebri. maka dapat saja dijumpai gejala-gejala yang lebih hebat seperti : gangguan kepribadian yang mengarah pada psikopat. c. Beberapa negara Anglosaxon maupun Continental sampai saat ini merupakan negara feeder bagi keputusan-keputusan WHO. lain-lain (ensefalopati). gangguan daya ingat. Gejala selanjutnya berbentuk : a. tidak didapati kelainan-kelainan di bidang emosional. Pembagian ini. Terapi : dengan memasang drain. d.Vaskular Kelainan-kelainan yang dapat mengakibatkan sindroma ini adalah : a. b. dan sering dijumpai secara familier. dan dapat berakibat: minat maupun inisiatif kurang. c. kelainan-kelainan di bidang hemodinamika. Hanya pada demensia presenilis terjadi pada usia yang lebih muda. b. karena pelaporan yang menggunakan klasifrkasi inilah yang nantinya dapat diproses secara seragam. gangguan pada ketertiban dalam melakukan aktifitas harian. kita tidak boleh menutup mata. disertai dengan kelainan-kelainan : — inkontinensia — gangguan pada susunan piramidal (tungkai) — gaya berjalan/gait juga terganggu (apraksia) Pada pemeriksaan melalui Pneumoensofalografi maupun melalui gamma-sisternografi (dengan I 131). paranoid. i. sulit dalam mengungkapkan kesan-kesan terhadap peristiwa tertentu. f. Kelainan ini dapat menyertai suatu : a. terutama mengenai hal-hal yang barn terjadi/recent. c. disertai pula afasi motorik. gangguan serebrovaskular. pengetahuan maupun pengalaman-pengalamannya sendiri menjadi mundur. juga tentang sejarah dirinya sendiri. Walaupun demikian. terutama orientasi terhadap waktu. Changes of personality occuring in old age Patut diketahui. dan dapat dimengerti oleh para ilmiawan lainnya dalam berkomunikasi. akan tampak pelebaran ventrikel tanpa diserta suatu atrofi kortikal. Pada sindroma amnestik-konfabulatoar. d. tempat dan personal. h. karena sistem limbik pada penderita ini masih baik. gangguan kesadaran. d. rigiditas. Demensia Pre Senilis Secara patologik anatomis. penyakit-penyakit infeksi tubuh. 35. f. terdapat kelainan afaso-aprakso-agnostisia e. Kecuali no. proses skierosis dari arteriol-arteriol otak. trauma kapitis. gangguan metabolisme. karena secara patologik anatomis pun kelainannya memang serupa. temporo-oksipitalis dan daerah hipokampus. 1984 35 . b.hydrocephalus") Gejalanya mirip seperti demensia yang ringan. Neuroses : — acute psychogenic reaction — reactive development 9.8. ini penting artinya dalam dunia ilmiah.

yang dapat diakibatkan oleh : a. CVD maupun TIA — Kelainan. perlu dipertanyakan. — Apakah waham-waham tadi sudah ada sebelumnya? Kalau memang sudah ada. Kelainan intrakranial lainnya seperti trauma kapitis. (orang tua biasanya mudah mengalami intoksikasi akibat proses metabolisme obat-obat tadi yang terganggu). Gangguan metabolisme dan intoksikasi : Diabetes melitus. Gangguan pada sistim traktus sirkulatorius : a. hipoglikemi (zat asam tidak dapat dibakar) B. Gangguan ekstra . infeksi intrakranial dan lain-lain.obatan. maka secara topikal dikenal gejala. d. intoksikasi obat. e. sejak kapan? — Apakah kecurigaannya bertambah? (ingat akan sifatsifat karikaturistik pada usia lanjut) — Apakah kecurigaannya berkisar pada orang-orang atau benda-benda yang masih realistik. dekompensasi jantung. Obat-obat yang sering menyebabkan ini antara lain : barbiturat. narkotik) d. Depresi yang non-psikotik. gangguan ritine/irama jantung. psikotropik dan lain-lain. kor pulmonale. D. — Kelainan. Di daerah kortikobulbar (kiri/kanan) dapat mengakibatkan paralisis pseudobulbar. gangguan tekanan darah (hipertensi yang tak terkontrol. kelainan paruparu/jantung) b. b. kualitas trombosit yang jelek dan sebagainya. atau pada hal-hal yang 36 Cermin Dunia Kedokteran No. saraf-saraf otak mengalami defisiensi. nyeri akibat parestesi maupun neuralgia Gejala-gejala klinik tadi tentu saja dapat menetap bila kejadiannya terjadi berulangkali. f. gangguan tidur. sakit kepala (seperti tertekan) yang menghilang bila penderita istirahat. nekrosis parenkim otak akibat berkurangnya oksigenisasi (infark yang tidak/lengkap atau oleh hal-hal lain) Gejala-gejala klinik yang menonjol antara lain : — labilitas emosional — gejala. infark jantung. Hipoksemia (gangguan pada hemoglobin. Kelainan-kelainan serebro vaskular seperti emboli otak. E. konsentrasi maupun inisiatifnya berkurang. 35. atau hal-hal lain seperti: — fase depresi dari kepribadian yang siklotimik — "bagian" dari sindroma organik lainnya — reaksi neurotik/eksogen lainnya • Reaksi Manik Juga dalam hal ini. Hipoksia. berkenaan dengan faktor-faktor hemodinamik yang dapat mengakibatkan penurunan tekanan darah.psikotik yang umumnya dapat diakibatkan oleh: — kelainan kepribadian yang memang sudah ada — reaksi eksogenik — bagian dari kelainan organik Kelainan yang disertai waham dan atau halusinasi (sindroma paranoid) Waham yang terdapat pada penderita usia lanjut. polisitemia. meningginya visokositas darah. histotoksik (akibat obat-obat tertentu.kelainan sistemik. Gangguan Afektif • Reaksi Depresi Harus dibedakan antara yang psikotik dan yang non-psikotik. Kelainan-kelainan pada darah : anemia. harus dicari kausanya: apakah aidbat psikotrauma. Psikosa Simptomatik Biasanya timbul bersamaan dengan kelainan.kelainan neurologik dapat berupa : a. Di daerah kapsula interna : terkenal sebagai Hemisindrom. komplikasi-komplikasi post operatif. hiper/hipotiroid d. kinidin. kelainan katub jantung.kelainan yang menyerupai Neurastenia (pseudonneurastenin) yang dapat berupa : a. infeksi-infeksi umum lainnya. Perlu diperhatikan hal-hal lain.serebral yang dapat mempengaruhi perdarahan otak A. misalnya hal-hal yang dapat mengakibatkan uremia atau spedoremia. e. perlu dibedakan antara yang psikotik atau yang non. gangguan emosional (mudah depresi/tersinggung). dan umumnya dapat secara mudah dikenal karena timbul kelainan-kelainan yang berupa : — penurunan kesadaran — halusinasi (bila terjadinya mendadak dan disertai kegelisahan disebut sindroma delirium) Sindroma di atas dapat diakibatkan oleh : a. Cave b. perdarahan otak dan lain-lain. Di daerah batang otak dan pons. iskemia (akibat kehilangan darah atau tensi yang merendah) c. gangguan kesadaran b. tumor otak. maupun keadaan hipoglikemia dapat mengakibatkan gangguan oksigenasi otak. klonus rahang disertai forced laughing/forced crying sebagai aid-bat hidup emosi yang tak terkendali. trombosis otak.disartri. disfagia. paresis c. seringkali disertai edema otak. b. dismasesi. dapat mengakibatkan Parkinsonisme. atau andrenalin.gejalanya seringkali bersifat fluktuatif maupun remitens — secara anamnestik terdapat kelainan neurologik sebelumnya berupa : hilangnya kesadaran sementara. konsentrasi darah maupun akibat obat-obat lain yang dapat mengganggunya. 1984 . terlampau sensitif terhadap obat-obat tertentu seperti digitalis.embolus. b. c. gangguan piramidal maupun ekstra piramidal d. Kelainan pada ginjal. e.gejala berikut : a. c. gangguan endokrin seperti diabetes melitus. Tergantung dari tempat lokalisasinya. c. aseton. maupun hipotensi dapat mengakibatkan gangguan peredaran darah otak) C. rasa berputar bila berdiri secara mendadak.

pada penderita ini: belum ada perpecahan kepribadian. adalah tugas kita bersama untuk akibatkan oleh isolasi sosial yang dialami para usia lanjut. maupun ekskresinya. Sering kali perlu diberikan penerangan landaskan kelainan sistemik (psikosis simtomatik).2. biasanya sudah ada sejak penderita masih muda. bahwa setiap manusia dapat menderita penyakit tadi pada usianya Perlu dijelaskan di sini. 1984 . tanpa ada trauma psikik — isi waham biasanya berbentuk bizar — sebelumnya memang sudah pernah menderita penyakit serupa — sudah terdapat perpecahan kepribadian — keadaan afektif/hidup emosi sudah tidak adekuat lagi. Sesuaikanlah dosis obat pada setiap penderita — Neurosis hipokondrik 6. meringankan penderitaan mereka 3. Metabolisme sistematik.kompulsif) — Kepribadian histerik — Kepribadian astenik — Kepribadian antisosial — Kepribadian pasif. Gunakanlah dosis efektif terkecil Kelainan atau gangguan kepribadian 37 Cermin Dunia Kedokteran No. maka dikatakan: sindroma ini penderita karena dianggap memalukan? Demikian pula merupakan sindroma paranoid — halusinatoar yang bermasyarakat setempat. Apakah keluarga penderita menerima si sakit — bila penyakit ini berjalan sejajar dengan proses sisseperti layaknya? Atau bersikap antipati dan mengucilkan tematik/kelainan organik. Misalnya sistem CHAM maupun PSE. agar para usia lanjut ini sedapat Pendekatan terapeutik yang umum bagi penderita gangguan mungkin dirawat di lingkungannya sendiri. Ini karena bungannya dengan halusinasi yang dihayati) setiap orang yang berusia lanjut telah mengalami kemunduran — penderita dapat menceritakan semua wahamnya secara tidak hanya di bidang fisik. Kondisi — waham semacam ini baru terjadi pada usia lanjut fisik dari individu tadi harus diperiksa dengan seksama.abstrak? — Apakah ia masih dapat memberikan alasan-alasan yang tepat tentang waham/kecurigaannya? — Apakah keadaan afektif orang tadi maupun hidup emosinya masih adekuat? — Apakah terjadi isolasi secara sosial? — Apakah kecurigaan tadi berkembang bersamaan dengan mundurnya gejala organik/sistemik? — Apakah disertai perpecahan kepribadian? Beberapa diagnosis banding yang dipikirkan ialah: A.kelainan somatik yang pada usia lanjut terjadi secara multipatologik. Neurosis Pendekatan tersebut mencakup: Biasanya sudah pernah ditemukan pada waktu orang tadi masih • Pengobatan secara organobiologik muda. Parafrenia — wahamnya bersifat primer — isi waham seringkali bizar — umumnya juga sudah terjadi sebelum proses senil — tapi. dianjurkan agar setiap dokter dapat menguasai teknik pemeriksaan yang sempurna.obatan pun agak berbeda. dan dapat a). 35. bahwa sindroma ini seringkali di. sejak dari absorbsi. Karena itu. tapi juga mentalnya. Yang dikelompokkan dalam kelainan di atas. mental masih tetap dapat diaplikasikan. sebelum — tak pernah dijumpai perpecahan kepribadian terapi dengan psikotropik diberikan 3-5 — afek penderita biasanya menyertai pada waham yang diYang tak kalah pentingnya adalah pendekatan terhadap linghayati kungan penderita.4 Karena itu perlu ditekankan. Untuk dapat menegakkan diagnosis dengan tepat di bidang psikogeriatrik.yang lanjut. Timbanglah manfaat dan risikonya dengan memperhi— Neurosis histerik (baik jenis konversi maupun disosiasi) tungkan prinsip "Primum est non nocere" — Neurosis fobik 2.obat. sehingga dapat dicapai basil yang maksimal. Sindroma Paranoid — Halusinatoar Perlu ditekankan di sini. distribusi. Gejala-gejalanya pun seperti pada neurosis lain. riksa detoksifikasi di alat-alat dalam. bahwa penanganan penderita usia lanjut — waham terjadinya secara sekunder (seringkali ada huagak berbeda dengan perawatan penderita yang lain.agresif — Deviasi seksual Kombinasi dari gejala. pada kelainan psikiatrik pun. hal serupa ini dapat terjadi. PENGOBATAN/PERAWATAN C.gejala di atas Tidak saja kelainan. Skizofrenia: — wahamnya biasa terjadi primer. sebab itu dapat dirabarasakan oleh si peme. — Neurosis obsesif' kompulsif dan kenalilah obat pilihan ini untuk setiap indikasi — Neurosis depresif 3. dan dapat berupa: — Kepribadian paranoid — Kepribadian afektif (siklotimik) — Kepribadian skizoid — Kepribadian eksplosif — Kepribadian anankastik (obsesif. Gunakanlah pertama-tama obat yang paling established. Pemberian obat-obat Pedoman6 berbentuk: — Neurosis cemas 1.4 B. Batasilah pemberian jenis obat seminimal mungkin — Neurosis depersonalisasi 5. Gunakanlah obat pilihan yang anda ketahui paling baik — Neurosis neurasteni 4.

terapi di atas sudah tidak dilakukan lagi. terapi fisik yang dimaksudkan di bidang psikiatri 10. sleep therapy. Usia Lanjut dan aspek Psikososialnya di Indonesia. Janganlah ketinggalan menggunakan obat baru yang penderita beban aib dan sebagainya. sebaiknya pemberian obat 3 Agustus 1982 (Media Hospitalia : 64. 1984 . cardiazol shock therapy dan electroconvulsive therapy. Tetapi. apabila sudah tidak diperlukan lagi. dalam : Handlei ding voor Psychogeriatrische Assistenten. Jakarta 29 Nopember — 3 Desember 1982. Cocokkanlah kebenaran data promosi pabrik obat. Sepuluh Dasar Pemilihan Obat. Psycho — Geriatric Problems in Indonesia. 8. Setiabudhi T. 38 Cermin Dunia Kedokteran No. (lebih) baik 10. • Terapi psikologik Biasanya dilakukan psikoterapi jenis sugestif . WHO's Global Programme on Care of the Aged. Henderson J. mendasari gejala tadi (banyak penderita yang sudah terbiasa meminum suatu obat. Departemen Kesehatan. disajikan dalam : Diskusi panel Angkatan '45 di Jakarta 4 Desember tertentu untuk mempertahankan kesegaran jasmani mereka. De Bejaarde Patient en de Terminologie. Sistim Kesehatan Nasional. 1982. diadakan review dalam pemberian obat-obat tadi secara rutin dalam : Mean Teaching Seminar on Psycho — Geriatric Pro(b) Pengobatan di bidang fisik blems. Apabila sikap keluarga terdekat (yang sehari-hari berhu7. Setyonegoro K. psycho surgeGeriatri. — Hindarilah pemakaian obat-obat perangsang. Kelainan fisik dan Mental yang Sering Dijumpai Pada — Bila dengan pemakaian obat baru (tambahan obat) penderita Usia Lanjut. KPPIK X.suportif. Medisch Contact. Di antara para penderita tadi. Bloemendaal pp 11-23. Seringkali diperlukan pula counseling therapy yang menyangkut keluarga maupun teman-teman terdekatnya.Sudah tentu keadaan semacam ini sulit diatasi oleh keluarga maupun lingkungannya. 1982. Selain KEPUSTAKAAN itu. Setiabudhi T. Bonokamsi Dipoyono. Pilihlah cara pemberian obat yang paling aman. telah pula diamalkan Goldfarb Brief Psychotherapy. Karena kita harus waspada terhadap efek 5. masih ada beberapa hal kecil yang perlu diperhati kan: — Jangan tergesa-gesa memberikan obat simtomatik pada para penderita lanjut usia. menganggap 9. Janganlah memilih preparat terbaru. Jakarta menunjukkan gejala kemunduran. dan dalam waktu-waktu tertentu secara periodik. tanpa mengetahui penyebab yang 1. sering memarahi penderita. dianjurkan agar 7. Adress of the Minister for Health Republic of Indonesia. 35. atau malah merugikannya. 11. berakibat habituasi dan dependency 4. Bila perilaku penderita sangat membahayakan dirinya atau lingkungannya. Misalnya: 8. FKUI — Semua obat harus secepat mungkin dihentikan pemakaiannya Jakarta 1979. Di Indonesia. • Pendekatan di bidang sosio budaya Seringkalidiperlukan environmental manipulation untuk memperbaiki lingkungan penderita (jangan sampai terisolir/ditelantarkan). Prayitno A. Untuk ini. Ringoir DJB. Saat ini. yakni jenis psikoterapi yang dilaksanakan secara singkat. Diagnostiek van Syndromen. hanya terapi dengan ECT masih kadang-kadang dipergunakan dengan indikasiyang sangat ketat dan tepat. at the inaugural Session of the Asean Teaching Seminar on Psychogeriatric Problems. Keadaan fisik maupun kebersihan dari penderita perlu mendapat perhatian yang optimal(antara lain keadaan gizinya). Suwarjono Suryaningrat. bila dihentikan pemakaiannya justru 2. v Dijk C. literatur 6. mengakibatkan gejala ketergantungan) 3. 21 : 23 Mei 1980. pp 50-55. tadi dihentikan. tanpa bungan dengan penderita) tidak menguntungkan si mengurangi efektivitasnya penderi ta. karena barunya menelantarkan. rapy. Direktorat sampingnya yang mungkin masih belum pernah tertulis dalam Kesehatan Jiwa Departemen Kesehatan. untuk itu indikasinya adalah: 1. Pada banyak orang berusia lanjut. Demikian pula Group therapy kadang-kadang membawa basil yang baik. diperlukan latihan-latihan fisik 9. Beberapa Fikiran — Preliminer Mengenai Problematik Usia Lanjut Ditinjau dari Sudut Kesehatan Jiwa. Iwan Darmansyah. Jakarta 29 November 1982 — 3 Desember 1982. tentunya ada pula yang memerlukan penanganan khusus dan perawatan dalam institut tersendiri. Sistim Kesehatan Nasional dan Kaitannya dengan mencakup : insulin coma therapy. dalam simposium Usia Lanjut Yang Bahagia.2. ry. dipresentasikan pada Panel Diskusi Dewan Harian Angkatan '45 di Jakarta tanggal 3 — 4 Desember 1982. pp 2-6). karena akan dalam : Asean Teaching Seminar on Psyco — Geriatric Problems.

termasuk : bidang Pendidikan (Pedagog/Ortopedagog). Ghozali Bagian Ilmu Kedokteran Jiwa Fakultas Universitas Airlangga. 1984 39 . segala usaha dilakukan untuk mengatasinya. SEBAB-SEBAB KESUKARAN BELAJAR Dari pendapat beberapa pengarang. Pekerja Sosial. • Inteligensi anak justru tinggi (Superior – Genius dengan IQ >110) • Anak belum siap/ matang untuk mengikuti pelajaran di sekolah (belum siap untuk belajar membaca.Kesukaran Belajar dr Ny. walaupun pendapat mereka umumnya hampir mina atau tidak saling bertentangan. perlu penelitian yang lebih luas mengenai sebab-sebab kesukaran belajar. Psikologi. Agar dapat diciptakan program baru dalam pendidikan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan anak. Endang W. termasuk perhatian terhadap cara-cara pengatasan kesukaran belajar juga semakin bertambah. English & Heinicke kemudian menekankan adanya banyak faktor yang menyebabkan anak sukar belajar. THT.padahal pelajaran matematika cukup baik dan inteligensinormal. Saraf (Neurologi). teman-temannya dan sebagainya. baik untuk anak-anak yang mengalami kesukaran belajar dengan derajat inteligensi kurang.7 murid). sering timbul pertanya an: "Apakah arti "Belajar" itu? Belajar adalah perubahan tingkah laku pada individu akibat latihan. orang tuanya. Dalam penelitian ini dianjurkan untuk memasukkan berbagai macam disiplin keilmuan. menulis. • Kesukaran anak dalam membaca (disleksia). • Persoalan dalam kehidupan emosiny atau tingkah lakunya. dan sebagainya. tetapi saling berkaitan atau terdapat bersama-sama pada seorang anak. English & Pearson menekankan bahwa seorang individu akan berkemauan belajar bila ia merasa dicintai oleh lingkungannya. • Kerusakan jaringan otak (radang otak. normal maupun inteligensi tinggi. Surabaya PENDAHULUAN Perhatian mengenai sebab-sebab kesulitan belajar pada anak makin meningkat sejak 10 tahun terakhir ini. Sebelum kita menginjak lebih jauh. kami berkesimpulan bahwa sebab-sebab kesukaran belajar ialah : • Inteligensi anak rendah (pembawaah sejak lahir IQ < 85) . sebegitu jauh masih belum ada keseragaman mengenai klasifikasi dan macam-macam jenis kesukaran belajar ini. Psikiatri. Kesukaran Belajar adalah kesukaran mendapatkan perubahan tingkah laku yang diinginkan meskipun latihan telah dilakukan. Namun. – Kelas khusus untuk anakyang sangat terganggu emosinya (1 kelas terdiri dari 5 . Terutama untuk anak-anak. • Gangguan fisik (kelelahan. Kanak-kanak (Pediatri). • Hambatan atau gangguan dalam pendengaran/penglihatan. 35. Salah satu usaha dengan melakukan penekanan lebih besar pada program baru dalam pendidikan. Cermin Dunia Kedokteran No. Dengan meningkatnya perhatian terhadap kesulitan belajar ini. berhitung). Sebab . ia akan mau belajar bila ia merasa dicintai oleh gurunya.sebab kesukaran belajar di atas mungkin tidak berdiri sendiri. Program baru dalam pendidikan ini misalnya dalam bentuk: – Remedial Teaching – Good progressive Schools – Sekolah khusus atau kelas khusus untuk anak dengan inteligensi tinggi. penyakit menahun). Mata . tumor otak) • Pengaruh lingkungan (merasa tak disenangi guru/teman/ orang tua atau wali). Tujuan pendekatan multidisipliner ini ialah agar mendapat gambaran sebabsebab kesukaran belajar secara lebih jelas sehingga dapat dibuat diagnosis yang lebih tepat. rudapaksa kepala. Bimbingan & Penyuluhan (BP) pada tiap sekolah dan sebagainya.

yaitu menumbuhkan perasaan tak senang dari guru-guru sekolah dan orang tua kepadanya. dan dapat menggondol juara kelas sehingga anak merasa puas atas prestasinya. jangan selalu ditolong untuk naik. Anak ini ditempatkan pada sekolah SD biasa di mana tak ada pembagian kelas dan setiap anak mendapat pelajaran sistern modul yang berbeda-beda tergantung kemajuan belajarnya. 35. bermain sendiri ataupun menjadi gelisah dengan mengganggu teman-temannya. atau mengganggu teman-temannya di dalam kelas. barmain sendiri. kemudian oleh guru dinaikkan kelas terus agar anak tak merasa rendah diri. sebaiknya anak ditempatkan pada kelas yang sesuai dengan kemampuannya. atau tidak mau mengerjakan tugas-tugas di sekolah (tak mau menulis. Anak menjadi mudah marah. anak dapat bersikap: Menghindarkan diri secara fisik terhadap pelajaran sekolah dengan cara membolos (truancy). pelajaran kelas II dan kelas III SD saja sukar diikuti. tetapi hanya laporan kemajuan atau kemunduran belajar yang disampaikan guru kepada orang tua anak. gangguan koordinasi motorik dan sebagainya. sama baiknya dengan menurunkan setingkat lebih rendah asal sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan anak. Reaksi membolos sekolah ini justru menimbulkan persoalan baru dengan pimpinan sekolah dan orang tuanya. Itali dan negara Eropah lainnya). Anak sering menunjukkan perasaan rendah diri. Anak terpaksa masuk TK lagi. kesukaran membaca. Penilaian guru yang keliru ini menambah kegelisahannya. Ini dilakukan agar ketidakmampuannya tak tampak. tak dapat masuk SD karena usianya kurang. Agar kesukaran belajar pada anak dengan inteligensi rendah ini tidak berlarut-larut. dan anak-anak ini biasanya masih masuk SD biasa. Anak berpendapat lebih baik mengganggu teman daripada mengerjakan pekerjaan di sekolah. yakni dengan cara melamun di sekolah (pelajaran sekolah tidak diperhatikan). maka apa yang terjadi? "Anak justru kehilangan waktu bertahuntahun duduk di dalam kelas tanpa mengerti atau menangkap pelajaran yang diajarkan". Menghindarkan diri secara psikis. bahkan menunjukkan rasa permusuhan terhadap teman-teman dan gurunya. Makin lama perhatian anak terhadap pelajaran sekolah makin berkurang karena kebosanannya. Dengan gejala-gejala di atas. ada cacad badan yang malu bila masuk SD biasa. anak selalu mengganggu teman-temannya sehingga sering mendapat hukuman dari guru. tetapi dibantu dengan les tambahan --> 2 — 3 kali dalam seminggu.Inteligensi anak rendah (IQ <85) Anak yang dilahirkan dengan inteligensi rendah (faktor keturunan. Penanganan Biasanya sekolah ini digunakan untuk anak dengan ganggu- 40 Cermin Dunia Kedokteran No. sedangkan prestasi belajar anak tak menunjukkan kemajuan. Nason L. • Anak dengan inteleigensi rendah (IQ 35 — 70). Sekolah Luar Biasa. Saat membolos sekolah mungkin anak pergi sendiri mengembara keliling kota atau bergabung dengan anak-anak nakal (masuk gang anak nakal). Remedial Teaching itu sekolah tambahan tanpa perbedaan tingkat kelas. dapat ditempatkan di: 1. Dapat dididik setaraf dengan kelas II — III SD. prestasi belajar anak makin menurun. berpendapat bahwa menyesuaikan kemampuan anak dengan cara menaikkan setingkat Iebih tinggi. dalam masa perkembangannya baik frsik. Di dalam kelas. Dengan pembagian: (a) IQ 50 — 70 (Retardasi Mental Ringan). Waktu anak banyak dipakai untuk melamun. 1984 . hiperaktif. Remedial Teaching Untuk anak dengan inteligensi normal/subnormal. Inteligensi anak tinggi (IQ > 110) Anak dengan inteligensi tinggi dapat mengalami kemunduran dalam prestasi belajarnya karena merasa bosan terhadap pelajaran sekolah yang dirasakan mudah baginya. Anak makin sering melamun atau mengganggu teman-temannya. Sekolah Slow learner ---> bila tersedia sekolahnya. merasa tidak disenangi. Akhirnya prestasi anak makin menurun dan anak dinilai guru bodoh karena tak dapat menjawab pertanyaanpertanyaan guru mengenai pelajaran-pelajaran di sekolah. padahal tugas pelajaran di sekolah belum dikerjakan atau dikerjakan secara lambat dan seenaknya. Dapat dididik setaraf dengan kelas IV — VI SD. maju ke muka kelas dan sebagainya). kesukaran dalam persalinan. (b) IQ 35 — 50 (Retardasi Mental Sedang). Anak merasa bosan di sekolah karena hanya pekerjaan yang mudah-mudah saja disuruh oleh guru untuk dikerjakan setiap hari. Sekolah SD dengan mutu sedang. Bila anak dengan inteligensi normal dapat mengerjakan tugas pelajaran di sekolah selama rata-rata 1 jam. maka jangankan pelajaran kelas IV SD dapat dimengerti. Bila tak naik kelas. menyanyi. yang memang tak pernah diperhatikan atau dipelajarinya. Contoh: Anak ditolong supaya naik kelas terus sampai kelas IV SD. yakni: • Anak dengan inteligensi Subnormal (IQ 70 — 85). di mana anak dibantu pelajaran sekolahnya secara individual. tetapi menurun prestasi belajarnya karena ada gangguan emosi. 3. Contoh: Anak usia 5½ tahun tamat TK-0 besar. dan sebagainya). Penanganan an emosi. Anak tidak mendapatkan nilai rapor . apalagi bila teman-temannya selalu mengejek prestasi belajarnya. adaptasi sosial maupun inteligensi memang lebih lambat dibandingkan dengan anak yang inteligensinya normal. maka anak dengan inteligensi tinggi dapat menyelesaikan tugas tersebut hanya dalam waktu 1/4 jam. Sisa 3/4 jam dapat dipakai anak ini untuk melamun. Akibat nya anak jarang berhasil dalam usaha belajarnya. Good Progressive School. Akhirnya anak dapat dipindahkan ke SD kelas I. Bila usia anak makin meningkat. membaca. sehingga ia justru lebih malas dan selalu menghindar bila disuruh belajar. dapat ditempatkan di: 1. kelainan metabolisme. hiar tinggal kelas. sering bertengkar dan mengganggu teman-temannya di sekolah. 2. Bila rasa permusuhan ini tidak diperlihatkan. dan perhatian terhadap pelajaran makin menurun. bahkan kadang-kadang membolos sekolah karena bosan terhadap pelajaran sekolah yang dianggapnya terlalu mudah. 2. Jarman.Y. (Sekolah ini telah diadakan di Amerika.

p.Penanganan Sebelum anak diajar belajar membaca dan menulis. Contoh-contoh kematangan fungsi: misalnya: • Senso motorik. belajarnya. b. menulis dan berhitung. • tanggapan ruang dan orientasi bidang sebaliknya harus dimantapkan lebih dahulu kematangan fungsi • kognitif sensomotorik. ruang. bentuk g e o m e t r i k : 0 mana tak ada perbedaan kelas dalam sekolah. maka anak tetap English berpendapat. mengeluarkan macam-macam bentuk dalam gerakan. pengajaran secara mengenal garis horizontal.fungsi tersebut di atas.dapat mengolah rangsangan panca indera sesuai yang didisediakan program tambahan (Enriched programe) untuk perlukan untuk belajar membaca. — menggambar dan menulis.► latihan koordinasi motorik halus. lni akan membaca. muka/belauntuk memisahkan anakanak ini. di kubus. masih merupakan masalah sampai — membuka halaman buku sekarang. akan sia-sia hasilnya mengajar anak sukar untuk dapat membaca dan menulis.latihan orientasi dalam bidang dan tanggapan — berjalan. menulis. jongkok. 1984 41 .pelajaran melipat kertas.mengenal skema badan dan ruangan sekelilingnya sebelah — menegakkan kepala kanan/kiri. Pendidik lain berpendapat bahwa anak dengan • Kognitif: inteligensi tinggi tetap berada di dalam kelas biasa. Q 00 A Cermin Dunia Kedokteran No. dan berhitung. yakni usia di mana tercapai siap untuk belajar membaca dan menulis. juga — Anak harus dapat mengerti bahasa yang diucapkan ternyata program akselerasi tidak merugikan aspek mental orang lain (bahasa reseptif). membolak-balik halaman . . kotak. mengisi waktu yang luang mereka. menulis. anak dapat membaTerman dan Oden meneliti 1351 anak inteligensi tinggi deyangkan sesuai dan melakukan sesuatu yang diperlukan ngan program percepatan pendidikan (program akselerasi). garis lengkung individual. dengan luarkan). dapat: kotak — + latihan sensomotorik. Anak belum siap atau matang untuk mengikuti pelajaran Bila anak belajar membaca dan menulis. dan juga dapat emosional anak didik..Meskipun masih ada perbedaan pendapat tentang • Koordinasi motorik halus: pelaksanaan pendidikan anak-anak potensial ini. menulis dan berhitung untuk menerima pelajaran ini belum tercapai. yakni anak didik diberikan kesempatan untuk meloncati • Tanggapan ruang dan orientasi bidang: beberapa kelas secara bertahap. atas/bawah. yang diperlukan untuk belajar membaca dan menulis. — menggerakkan tungkai. kaki besar/kecil -. dan menganggap anak tangan kesiapan belajar hal-hal tersebut di atas. belajar ini menyakitkan anak. berhitung bila anak belum mencapai kemamengecewakan guru dan orang tuanya.kanak. untuk membaca.. tangan dan jari . malas. latihan jalan. Bila masih be• koordinasi motorik kasar dan halus lum matang.mengenal bentuk•bentuk geometrik: Adanya integrasi yang baik antara tanggapan sensorik dan memasukkan. Tetapi — menangkap bola bagaimana caranya. menangkap bola. menggerakkan lengan. -. perlu disi-fungsi: • sensomotorik teliti kematangan fungsi. pelajaran membaca dan berhitung perlu ditunda. melompat. memasukkan benang dalam merjan menjadi kalung. Sebagian para pendidik menganjurkan cara "Skipping ". sebut biasanya terdapat pada pelajaran taman kanak.berdasarkan tanggapan dan ingatan. dan anak dapat maju terus menurut kemampuan — dapat membedakan huruf: d. kecakapan bahasa reseptif dan bahasa ekspresif. akhirnya — koordinasi antara mata dan tangan didapatkan konsensus untuk memberikan perhatian dan — memegang benda kecil kekhususan pada anak dengan inteligensi tinggi. muka/belakang. tetapi . tanggapan ruang. orientasi dalam bidang. dan menyediakan kelas khusus kang yang terbatas pada anak dengan inteligensi tinggi saja. — mengenal bentuk benda: Pearson GHJ berpendapat bahwa anak dengan inteligensi tinggi dapat dimasukkan pada "Good progressive School". koordinasi motorik kasar/ • bahasa reseptif (penerimaan) dan bahasa ekspresif (mengehalus. atas/bawah. luas/sempit. hingga sering memarahinya. • Koordinasi motorik kasar. ternyata didapatkan bahwa prestasi kelompok anak ini lebih baik • Bahasa reseptif dan bahasa ekspresif: daripada kelompok anak cerdas tanpa program akselerasi. sehingga bila anak nantinya sudah yaitu sekitar usia 4 -. keta• ketajaman melihat dan mendengar jaman penglihatan dan pendengaran. padahal kesiapan anak membaca. garis vertikal. menulis dan berhitung.10 tahun. menulis dan berhitung diperlukan kematangan fung. atau merasa malas untuk belajar membaca dan menulis lagi. Latihan untuk mempercepat kematangan fungsi. Suasana stadium kesiapan belajar ini untuk setiap anak berbeda-beda. Ada pula yang menganjurkan — dapat membedakan kanan/kiri. mengeluarkan/menyatakan perasaan atau buah pikirannya (bahasa ekspresif) secara baik. Jika fungsi-fungsi tersebut belum berkembang dengan baik. Beberapa pengarang berpendapat bahwa untuk belajar membaca. Tercapainya ini keras kepala. cara latihan pemantapan fungsi.fungsi tersebut di atas. .fungsi termaka anak-anak sukar belajar membaca. 35. pengalaman yang kematangan hubungan intra kortikal antara bermacam-macam menyakitkan ini masih terbayang dan anak akan tetap menolak pusat otak.

menindas atau memusehingga hambatan belajar dapat diatasi. pelajaran. visual dan pendengaran. anak dapat mulai diajar membaca. sehingga akhirnya Terjadinya kerusakan jaringan otak biasanya akibat: timbul kesukaran belajar. dianjurkan Pengaruh lingkungan atau suasana belajar yang menyakitkan anak untuk diperiksakan ke bagian mata. Sebaiknya gangguan atau baik karena tanggapan visual kurang sempurna. memarahi dan menghukumnya. karena kaitan antara pengamatan rusakan jaringan otak. Ini menyebabkan tergang. Bila tak ada kemajuan. taman—tamat. tanggapan visual atau pendengaran bila kan anak mengalami kesukaran dalam dikte. dan mengusahakan agar anak dapat berkembang Bila ada tanda-tanda anak mengalami gangguan tanggapan sesuai dengan kemampuannya. 35.obatan (imipramine. akibatnya anak sukar mengikuti pelajaran di sekolah. Akibatnya anak malas kekurangan vitamin (avitaminosis). amphetamine. Timbulnya kesukaran belajar pada anak dengan kerusakan jaringan otak biasanya karena: • derajat inteligensi menurun terutama sukar untuk berpikir abstrak. maka tanggapan penglihatan (visual) terganggu. gerakan dengan bahasa dan berpikir terjadilah pengertian tentang bidang.jongkok. guru selalu akan mengakibatkan hasrat belajar menurun. anak tak dapat hambatan itu dikurangi. — konsentrasi menurun — perhatian mudah berubah — emosi labil: mudah cemas. tranquilizer dan sebagainya). • ada gejala hiperkinetik dengan tanda. bahkan dipukul. Anak selalu teringat pada suasana belajar gunya fungsi otak. mudah menangis dan tertawa. menulis. Lingkungan yang tak menyenangkan anak pada saat belajar Kerusakan jaringan otak akan menyebabkan anak malas belajar. tanggapan visual Hambatan/gangguan dalam pendengaran atau penglihatan dan orientasi dalam bidang. Bila anak motorik halus. parit—parut latihan ketajaman pendengaran. akhirnya anak tak pergi ke sekolah dan tak mau belajar. serta melatih purna. • radang otak Penanganan • 42 Cermin Dunia Kedokteran No. b/d). menulis. menulis. juga terjadi bila anak belajar dengan orang tua di rumah selalu dimarahi. dikte. Demikian juga bila nyebab gangguan tersebut. gejalanya dengan obat. Untuk belajar membaca. — menyuruh anak menyebutkan kembali kata-kata yang hampir bersamaan bunyinya misalnya: dor—tor. THT atau bagian Saraf. yang dapat mengakibatkan lambatnya anak yang menyakitkan di masa lalu sehingga menolak belajar. dapat dikurangi gejalabelajar membaca. vertikal dan horizontal. Bila kematangan fungsi. menulis. bentuk garis miring. serta mengenal nada dan irama. — keras kepala. sukar mengamati atau membedakan bentuk benda. akibatnya anak sukar menerima atau dan gerakan. Bila merasa dibenci gurunya. nya Anak yang mengalami gangguan fisik karena merasa lelah mencintai dirinya. Suasana belajar Penanganan yang menyakitkan ini menyebabkan anak malas belajar sehingAnak yang mengalami gangguan fisik sebaiknya dicari pega akhirnya kesukaran belajar akan timbul. penyakit menahun) bila anak mencintai gurunya. — menangkap isi cerita ibu guru dan menceritakan kembali apa yang sudah diceritakan ibu guru latihan bahasa reseptif. mengangkat lengan/tungkai —> latihan koordinasi motorik kasar. merusak dan berkelahi. Ini menangkap pelajaran. Jika pengertian tentang bidang tidak mengikuti pelajaran dengan baik.Penanganan Karena banyaknya gangguan yang dialami anak dengan kengenal orientasi dalam bidang. tanggapan pendengaran juga kurang sem• Latihan koordinasi motorik kasar dan halus. vertikal. berhitung. bentuk Gejala-gejala di atas menyebabkan anak sukar menangkap geometri. ruda paksa kepala • tumor otak • trauma kelahiran dan sebagainya. membaca ada gangguan dalam bidang ini. Sebaliknya bila anak sukar membedakan bunyi kata-kata haloperidol. mudah memukul.atau menolak belajar. kulinya. dibentak-bentak. miring. Yang terpenting agar orang tua menerima anak dengan Penanganan gangguan ini. 1984 . • Sering ada gangguan fungsi sensomotorik. misalnya: • Anak dengan gejala hiperkinetik. dikte.fungsi tersebut telah dicapai. Gangguan dalam tanggapan pendengaran ini menyebabfungsi sensomotorik. Tanggapan visual ini sangat diperlukan untuk me. dan anak juga merasakan guru. stop—top.tanda: — hiperaktivitas: selalu bergerak. anak perlu dilatih ketajaman penglihatan dan pendengarannya. — menyuruh anak membedakan bentuk. Anak mau belajar dan menurut apa yang dikatakan gurunya Gangguan fisik (kelelahan. berhitung sangat • Kadang-kadang ada gangguan koordinasi motorik kasar dan diperlukan ketajaman penglihatan dan pendengaran. sukar diatur dan berbuat seenaknya sendiri. menyalahkan. — agresifitas. bentuk angka/huruf (9/6. ingatan bahasa ekspresif. yang hampir sama.bentuk geometri dan membedakan antara garis-garis horizontal. untuk selanjutnya dapat diobati temannya di sekolah selalu mengancam. berhitung. merasakan suasana belajar menyakitkan. dan tentunya dalam suasana belajar yang menyenangkan anak sehingga kesukaran belajar dapat dihindari. lengkung —> latihan ketajaman penglihatan. maka anak Penyakit menahun misalnya: kekurangan darah (anemia).

melempar. . hiperaktif atau menyen diri. Disleksia primer 1D a'<> Ciri-ciri: Ada kesukaran membaca terutama dalam mengin. sehingga penyebab kesukaran belajar dapat diketahui dan prestasi anak dapat meningkat kembali. • penglihatan. Mungkin ada persoalan pada dirinya hingga mengganggu ‚ disuruh meniru bentuk bentuk geometrik: konsentrasi belajar. . ini men ma ketajaman penglihatan. dan berusaha mengatasi persoalannya. Untuk itu anak perlu ditempatkan pada Penanganan Remedial Teaching yang akan mengajar anak dalam 3 hal. p. diminta untuk meniru garis-garis yang menghubungkan titik-titik di bawah ini (spatial relationship). terutatak mau bergaul. diajar membaca. Perbandingan anak laki-laki : anak perempuan = 5 : 1 Gejala-gejala: __ sukar berpikir abstrak __ sukar membuat konsep berpikir. dengan sendirinya perhatian terhadap pelajaran menurun dan • membaca kata: dor. Pada anak biasanya kesedihan ‚ menyusun kata terbalik-balik (reversal) atau susunan kata tak mnadi tidak berlangsung lama. Kesukaran membaca (disleksia) ini dibagi 2 macam: Misalnya: Coba gambar bentuk segitiga. anak disuruh Kesukaran membaca. negro – . b. Anak ini sukar membaca gainya. 2. perhaPenanganan tiannya terhadap pelajaran berkurang sehingga prestasi belajarnya Anak dengan disleksia primer perlu bimbingan khusus untuk makin menurun. memukul dan sebasoal berhitung juga memakai kalimat.Tetapi kadang. persegi 1. tetapi justru sering ditunjukkan dalam teratur. unjukkan anak mengalami gangguan emosi atau tingkah laku.Sebaiknya orang tua atau guru tidak langsung memarahi anak bila anak tak mau belajar.110) tanpa contoh.hari natal pada bulan Juli . kata-kata dalam kalimat. skema badan.simbol huruf atau kata-kata. • t • . akhirnya timbul kesukaran belajar.malu. bersalah.bulatan. 1) Menggunakan ketajaman pencerapan panca indera. Bila orang tua di rumah merasakan dirinya tak dapat sabar dan telaten dalam mengajar anak. sebaiknya tugas mengajar diserahkan keluarga lain atau guru les yang dapat mengajar dengan sabar dan telaten serta disenangi oleh anak. ‚ sukar membedakan huruf: d. padahal pelajaran matematika cukup menggambarkan masirig-masing bentuk geometrik tersebut baik dan derajat inteligensi normal (IQ: 86 . tetapi dengan penuh pengertian dan kasih sayang menanyakan kepada anak apa sebabnya anak malas belajar. dikte dan __ hiperaktivitas: tak bisa diam merangkai suku kata.musim hujan pada bulan Mei . disebabkan kelainan biologis dan tidak didapatkan kelainan saraf yang nyata. jumlah dan waktu Contoh: . ‚ bila bentuk geometrik yang ditiru sudah benar. Persoalan dalam kehidupan emosi atau tingkah lakunya • kecakapan berhitung atau matematika jauh lebih baik dariEnglish dan Pearson berpendapat bahwa proses belajar akan pada membaca. khawatir. meskipun kemampuan berhitungnya baik __ menarik diri: tak mau bergaul tetapi lama-lama kemampuan berhitung pun terganggu karena __ agresifitas: sering merusak. Keakraban hubungan orang tua atau guru dengan anak perlu diciptakan agar anak mau mengutarakan isi hatinya. berhasil bila anak dapat memusatkan perhatian pada pelajaran. 10% dari anak dengan inteligensi normal menderita disleksia primer.rata-rata tinggi orang wanita Amerika 2„ meter . . perabaan. yaitu: Bila anak saat sekolah sering nakal. mudah marah. cemas atau menangis. nergo bentuk tingkah lakunya. • kemampuan ketrampilan motorik lebih baik daripada keTetapi bila seseorang merasa sedih. . menunjukkan anak mengalami ketegangan atau konflik. bujur sangkat dan sebagainya. tegrasi simbol. • dapat mengulang . dir sama saja tanpa berbeda. • dapat menyebutkan atau membunyikan beberapa kata tetapi tidak dapat mengerti artinya atau menggambarkan maknanya. . misalnya: Contoh: ‚ mandi madin nrego __ kenakalan: sering mengganggu temannya Pada disleksia primer dengan gejala sukar membaca. juga sukar mengartikan kalimat Adanya gangguan emosi dan tingkah laku pada anak/remaja sehingga timbul kesukaran belajar. kadang konflik anak terlalu dalam sehingga perlu pemberian 01 psikoterapi. Disleksia primer panjang. untuk ukuran panjang. Sebaiknyaguru atau orang tua waspada akan hal ini. individu tersebut selalu termenung memikirkan persoalannya. Disleksia sekunder ‚ ditanya bedabentuk dalam gambar di bawah ini (visual figure-background perception). • sukar membedakan skema atau anggota badan sebelah kanan atau kiri. Mendekati anak untuk mencari penyebab atau latar belakangnya.penduduk Indonesia: 10 juta. alfabet tetapi tak dapat merangkai suku kata untuk membuat kata atau kalimat. hingga mampuan verbal.

menolak membaca. pengobatan terutama ditujukan untuk menghilangkan gangguan emosi atau tingkah lakunya. jari telunjuk. Latihan: • bahasa reseptif: mengerti isi kalimat atau isi cerita. teman dan orang tuanya mencintai atau menyenangi anak.. staf bimbingan dan penyuluhan sekolah atau orang tua anak tersebut. tabung. stop-top taman-tamat. perabaan. Gejala: Karen dasar kemampuan membaca sebenarnya baik. -. yang biasanya dapat ditangani oleh seorang psikolog atau psikiater.do/00' re 7 mi N gangguan psikosomatik dan sebagainya. DIAGNOSIS KESUKARAN BELAJAR — kotak persegi panjang — kubus: • Skema badan --->posisi anggota badan: — ditanya mana: — telinga kiri — tangan kanan — mata kiri .. Dalam membuat dianogis sebaiknya diperhatikan sebab-sebab kesukaran belajar yang telah diuraikan. do — do . yang mana ibu jari. jari tengah. Bila orang tua membawa anak tersebut ke dokter. sesudah benda tersebut diraba baik. .ditanya apakah bentuk benda ini.— ditanyakan pada anak (position in space). berbagai disiplin keilmuan. — Dihitung semua jumlah jari jari.. gangguan penyesuaian diri atau gangguan kepribadian. d. mengutakan maksud hati atau isi pikirannya. depresi. Y gambar bulatan mana dari urutan bulatan y yang sama dengan bulatan x Position in space dipakai pada anak yang sukar membedakan huruf: b. Disleksia Sekunder • kemampuan membaca terganggu karena dipengaruhi oleh kecemasan. dan bahasa ekspresif. • sebenarnya dasar tekntic kemampuan membaca masih baik ( intak). lengan ke bawah dan sebagainya. p (reversals). Kemajuan biasanya cepat karena dasar kemampuan membacanya memang masih — tabung ouiat uan seoagamya.bentuknya bagaimana? — coba tirukan lagu benda ini! 3) Mengembangkan kemampuan bahasa: bahasa reseptif. • pendengaran — Anak disuruh menirukan nada tinggi dan nada rendah. sehingga dapat ditentukan pendidikan dan pelajaran yang bagaimana paling sesuai untuk anak. jari manis.. Diagnosis kesukaran belajar ini harus dilakukan secara teliti dan diperlukan team ahli dari. sajak-sajak. 2) Mengembangkan integrasi dua atau tiga macam pencerapan: penglihatan.. lalu membaca banyak salah. dor-tor. Pertama-tama yang mengetahui gejala kesukaran belajar pada anak biasanya pendidik (guru). Ditanya: — benda apa ini? coba raba .i bundar. • kadang. — Pada saat membaca kadang-kadang penderita dapat membaca dengan baik. — bundar: bola Penanganan anak disuruh menirukan kata-kata: bar-dar. — Membaca lalu berhenti. PENCEGAHAN Agar frekuensi kesukaran belajar ini dapat dikurangi atau malah dihindari perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut: 1) Ciptakan suasana belajar yang menyenangkan.kadang anak dibawa ke dokter bukan karena keluhan tak dapat membaca tetapi karena keluhan: — penyesuaian diri yang buruk — kenakalan — tidak mau pergi ke sekolah — neurosa — posisi yang terbalik pada urutan kursi. bolak-balik ‘.Anak harus merasakan bahwa guru. kurang motivasi belajar. kotak dan sebagai• nya. jari kelingkung. biasanya dibawa ke dokter anak ( pediater). Pada saat inilah diperlukan kerja sama dokter anak dengan berbagai team ahli lain agar diagnosis kesukaran belajar dapat diketahui secara tepat. • bahasa ekspresif: menceritakan kembali isi cerita. dengan tujuan untuk mengatasi kesukaran belajar anaknya. kubus. atau banyak salah biasanya karena isi • perabaan bacaan mirip dengan konfliknya/ketegangannya atau anak — Diminta untuk meraba benda: teringat akan konfliknya/ketegangannya..telinga kanan — Coba ditarik: — tungkai ke muka — tungkai ke belakang — lengan ke samping kanan/kiri — lengan ke atas. -. --. — dilatih diskriminasi irama dalam nyanyian. tetapi kemampuan membaca tersebut digunakan secara kurang efektif karena dipengaruhi faktor emosi. Contoh: lonceng berlagu -bentuk bulat. parit-parut muda-mudi. kemudian berhenti. Latihan membaca atau menulis dapat dilakukan di tempat Remedial Teaching. dan pendengaran.

2:47–55. 1973. Jiwa.Dennott JP New York. 16. Am J Orthopsychiat 1967. 3: 54 – 58. 9. Eisenberg L. Difficulties in learning in Childhood Psychopathology by Harrison SI and Mc. Psychiatric implications of brain damage in children. 7. Nason LJ. 1980. New York. 9 : 444 – 450. Varekamp LCV. 5) Guru atau orang tua sebaliknya dapat memperkirakan derajat inteligensi anak dengan memperhatikan kemampuan belajar anak secara teliti. sehingga dapat diketahui derajat inteligensi anak meskipun tes inteligensi kadang-kadang dapat keliru hasilnya terutama bila anak tak bersedia mengerjakan "tes inteligensi dengan baik sesuai dengan kemampuannya". Special Classes for Emotionally disturbed Children Am J Orthopsychiat 1964. Cohen TB berpendapat bahwa kecemasan ringan dapat meningkatkan motivasi belajar tetapi kecemasan berat dapat menurunkan prestasi belajar. pp 774 – 7 87. Learning Disabilities. Frostig M.– Harus dihindari terjadinya situasi ketegangan saat mengajar anak. Cara pencegahan timbulnya kesukaran belajar. New York: International Universities Press. Sebab-sebab dan penanganan kesukaran belajar. 13. 14. Anwar AID. 3. menulis dan berhitung perlu diteliti apakah fungsi-fungsi tertentu yang diperlukan untuk persiapan belajar sudah berkembang dengan baik (fungsi sensomotorik. 35. Bisgyer JL et al. koordinasi motorik. Thompson LJ. Am J Orthopsychiat April 1977. Inc. Bakat dan prestasi. 17. Cacat mental dan kesulitan belajar. Cermin Dunia Kedokteran No. Rabinovitch RD et al. 1. pp 662 – 698. membuat PR lebih banyak. 32 : 462 – 472. 34 : 95 – 101. Anak-anak yang berkelainan. Psychopathology by Harrison SI and Mc. Gubahan K. Tetapi sebaliknya guru atau orang tua menyelidiki sebab dan latar belakang anak mengapa sampai berbuat salah atau nakal. International Universities Press Inc. New York: 1972. Inc. Contoh: Anak tidak membuat pekerjaan rumah beberapa kali. 11. Tahun II. Am J Orthopsychiat 1962. 33 : 665 – 671. Help your Child succeed in School. Jiwa. Am J Orthopsychiat 1963. dan justru harus diciptakan keakraban hubungan dengan anak sehingga anak dapat mengutarakan kesulitannya dengan bebas. A Research approach to reading retardation in childood Psychopathology by Harrison SI and Mc. 1983. Grunebaum. 8. Cara membuat diagnosis. Reading Disability: Teaching Through Stimulation of Dificit Perceptual Areas. Silver AA et al. Dermott JF. Visual Perception in the Brain Injured Child. 1984 45 . dapat dilakukan tes inteligensi oleh seorang psikolog. 10. Abdul Syukur. 130 : 393 – 399. misalnya:berdiri di muka kelas. 34 : 6969 – 704.Dermott JF. Intelligensi yang tersembunyi. Am J Psychiat 1973. perlu mendapat hukuman. Jiwa. – Bila anak berbuat baik juga harus diberikan pujian oleh orang tua/guru agar perbuatan baik ini selalu diulangi. 4 : 81 – 87. Anak yang tidak sanggup membaca.Graw Hill Company. 2) Hindari kelelahan fisik atau penyakit menahun agar gariah belajar anak tidak terganggu. Fathers of Sons with primary neurotic learning inhibitions. 2. Dewan Nasional Kesejahteraan Jakarta. English OS and Pearson GH. 6) Guru atau orang tua sebaiknya selalu bersikap konsisten (tetap) pada anak. 1972. Cohen TB. sebelum mengatakan bahwa anak ini bodoh. – Bila anak berbuat salah tunjukkan kesalahannya. RINGKASAN – – – – Telah kami bicarakan mengenai: Definisi belajar dan kesukaran belajar. 4) Gangguan emosi dan tingkah laku dapat dikurangi atau dihindari agar tidak mengganggu konsentrasi belajar atau kemampuan membaca anak. anak perlu mendapat hukuman. Arch Gen Psychiat 1963 . Tahun XVI. July 1969. pp 445 – 455. 1972. 12. Sajono T. 37 : 744 – 751. Prediction of Underchievement in kindergarten Children. Hardjawana B. International Universities Press. Jilid 2. 3) Sebelum anak diajar membaca. Mc. 1980. Masdani J. Silver AA et al. Jiwa. Bila kesalahan ini dilakukan berulangkali dan disengaja. in Childhood. Bila orang tua ragu-ragu. Specific Reading Disability. pp 457 – 486. KEPUSTAKAAN 6. Tahun XIII. Indah Jaya Bandung. Heinicke CM. Des. April 1977. 2: 1 – 7. Masalah anak-anak dengan inteligensi superior. 15. tanggapan ruang/ orientasi bidang dan bahasa). 5. Learning Disturbance in Childhood in Manual of Child Psychopathology by Wolman B et al. 1972. Tahun X. 4. kognitif.

menjadi orang yang berguna.Pendidikan Anak Usia Balita dr. — tak mengijinkan atau memberikan apa yang diinginkan 46 Cermin Dunia Kedokteran No. Sistem kakek/nenek atau paman/bibi bila se rumah. janganlah terlalu mengatur urusan orang tua atau selalu menentukan pendidikan anak. sebaiknya anak dapat merasakan bahwa ia disayangi. batasan sistem orang tua anak. maksudnya orang tua jangan terlalu ikut campur atau selalu mengatur aktivitas anak. yang sangat penting dalam perkembangan kepribadian anak. ia selalu dapat mengharapkan bantuan dan pertolongan orang tua. pendidikan anak dapat dititipkan sementara pada kakek/nenek atau paman/bibi. Di dalam keluarga biasanya ada 2 atau 3 sistem yakni : 1. misalnya telunjuk ditunjuk• kan ke atas. Demikian juga kakek/nenek atau paman/bibi yang tinggal se rumah dengan orang tua. saling tidak memperhatikan kebutuhan masing-masing seperti hidup sendiri dan tidak ada komunikasi yang baik dalam keluarga. terutama orang tua yang melakukan peranan dalarn mendidik anak merupakan keluarga yang baik yaitu: • harmonis • saling pengertian • saling menghormati • saling menolong atau mendorong • batasan hubungan fungsi/sistem orang tua — anak --. Kecuali bila orang tua sedang tidak ada di rumah. disenangi. dihargai dan diterima dalam keluarga.> jelas kakek/nenek — orang tua --. dan diterangkan juga alasannya dengan kata-kata sederhana dan singkat sesuai daya tangkap anak. Hanya dalam suasana demikian anak dapat memiliki kepercayaan diri sendiri. Surabaya Sebelum dapat mendidik anak dengan baik. N y . diharapkan keluarga. yang kemudian sesudah itu berbaik lagi seperti semula. orangtua — kakek/ nenek atau paman/bibi menjadi kabur. terutama orang tua berfungsi utama dalam pendidikan anak yang baik. mereka harus tahu bahwa orang tua tetap sayang kepadanya. Sistem anak 3. — sikap yang tak membenarkan. dengan syarat pendidikan mereka tidak berbeda dengan orang tua. Penting juga keyakinan anak bahwa bila timbul kesulitan. sebaiknya yang memegang peranan dalam penentuan pendidikan anak adalah orang tua. yakni dalam keluarga saling tidak acuh. Orang tua harus dapat mengusahakan suatu lingkungan hidup yang sebaik-baiknya bagi anak. Misalnya kelak ia dapat berdiri sendiri.> jelas Keluarga. Bila ada paman/bibi atau kakek/nenek yang tinggal serumah. ataupun sebaliknya anak jangan mengatur segala urusan orang - tua. 1984 . Walaupun kadang-kadang anak melanggar tata tertib sehingga mereka patut menerima hukuman. Justru ini tidak boleh terjadi di dalam keluarga. • Jika anak tetap membandel. sikap orang tua — muka masam/tak tersenyum — suara tak enak atau nada suara yang keras/nada marah. karena segala peranan dan tingkah lakunya dapat ditiru anak. Baik dalam mendidik anak usia balita maupun dalam mendidik anak/remaja. Sistem orang tua 2. taat pada tatatertib dan suka bekerja. Dr. Jika demikian. Endang Warsiki Ghozali Bagian Psikiatri Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga/RS.> jelas paman/bibi — orang tua --. Hal sebaliknya juga tidak baik terjadi dalam keluarga bila batasan ketiga sistem di atas menjadi terlalu jelas atau terlalu kaku/jauh. Soetomo. Diharapkan agar orang tua dapat merupakan contoh yang baik bagi anak. tidak tergantung kepada orang lain. Tetapi begitu orang tua sudah berada di rumah lagi maka segera orang tua yang memegang peranan kembali. Cara menunjukkan pada anak bahwa orang tua tidak setuju dengan perbuatan atau tindakan anak yang kurang baik : • Pertama-tama anak diberitahu bahwa perbuatan yang dilakukan tidak baik. Marah maupun hukuman jangan ditujukan pada diri anak tetapi pada kesalahan atau perbuatannya. supaya ia dapat berkembang ke arah yang diinginkan. diperhatikan. 35. Batasan ketiga sistem ini harus jelas. tak ada gejala gejala kecemasan yang berat.

merasa kurang dicintai sebab terlalu disakiti badannya. Lambang nyata yang diberikan orang tua pada tingkah laku anak yang baik akan terus mengingatkan anak terhadap keberhasilannya. • ciuman atau pelukan • memberikan sesuatu yang diingini anak • memberi penghargaan berupa hadiah yang nyata : gula-gula. Walau sebenarnya dalam hati kecil mereka bertanya: "Bagaimana ya tingkah laku yang salah. Aturan-aturan ini hendaknya membantu dan membimbing anak. sehingga anak merasa bebas untuk mengutarakan segala isi hatinya maupun persoalannya terhadap orang tuanya. sehingga anak mendapat bimbingan yang • Bila tetap membandel terus. Hadiah harus diberikan segera sesudah tingkah laku anak yang baik dilakukan. hal ini sering mengakibatkan gairah kerja anak berkurang. Bila anak terus menerus diperintah. Usaha orang tua agar dapat menambah kesenangan dan eratnya hubungan kekeluargaan misalnya : • minum teh bersama • makan bersama (family table talking) • permainan bersama • rekreasi bersama • bergurau bersama • perayaan hari ulang tahun dan sebagainya. anak akan belajar bertanggung jawab atas pekerjaannya. perlu diperhatikan : • usia anak • perkembangan jiwa anak • adakah kelainan biologis pada anak misalnya : kelainan metabolisme. tergantung macam kultural dan situasi sosial. melainkan juga daya ciptanya. Dengan demikian diharapkan anak dapat bekembang menjadi dewasa dengan baik. Bila anak merasakan bahwa orang tuanya menyayangi. misalnya : menyapu. melainkan atas kesadarannya sendiri. trauma Cermin Dunia Kedokteran No. orang tua dapat memukul pantat/paha anak. hebat. berlari saat menyeberang di jalan yang ramai. • pekerjaan-pekerjaan yang harus dilaksanakan tak boleh dilupakan (melatih tanggung-jawab anak). jangan terlalu keras atau sampai berlebihan (supaya kapok). yakni dengan memberi tugas sehari-hari yang harus dikerjakan di rumah. anak. Tetapi janganlah selalu menjanjikan anak akan memberi sesuatu/hadiah bila melakukan kebaikan karena : • orang tua mungkin tidak dapat memenuhi janjinya. Saya tahu dan percaya biasanya kamu tidak berbuat demikian. Bila kita memuji hasil karyanya meskipun hasilnya itu kurang baik. • tak boleh memukul saudara atau teman tanpa sebab • tak boleh melakukan aktivitas yang sangat berbahaya misalnya: bermain api. Mungkin masih banyak lagi aktivitas lain yang tidak boleh dilakukan oleh anak. menghargai. 35. Batasan tingkah laku anak yang merupakan aturan tata-tertib dalam keluarga akan merupakan pedoman bagi anak-anak. Ini agar tidak timbul rasa dendam pada anak dan kehilangan kepercayaan dirinya. Misalnya cara orang tua memberitahu anak bila melakukan perbuatan yang salah: "Kamu tak bisa melakukan hal seperti ini. bersikap tetap (konsistensi) dan berwibawa serta melatih disiplin. misalnya : • membersihkan tempat tidur • menyapu rumah • mengemasi meja makan • membersihkan sepatu dan sebagainya Tugas yang diberikan sudah tentu harus sesuai dengan umur anak. radang otak. tidak boleh terlampau banyak sehingga sangat membatasi aktivitas anak dalam segala bidang. waktu tidur) anak harus sudah berada di rumah. • melawan permintaan orang tua yang cukup beralasan dan sebagainya. orang tua sekaligus membesarkan kepercayaan anak pada dirinya sendiri. anak menjadi malas (apatis) dan selalu tergantung kepada orang tua." Jika anak dihukum bila bertingkah laku buruk. anak dapat melakukan identifikasi dengan baik terhadap orang tuanya. Misalnya : • Pada waktu tertentu (waktu makan. lain kali jangan ya. Diusahakan agar hubungan orang tua dan anak cukup akrab. baik dalam memecahkan persoalannya. • menghargai atau memperhatikan milik orang lain. gangguan organik otak. 1984 46 . bekerja tidak atas perintah. kok saya tidak pernah diberitahu?" Persetujuan terhadap tingkah laku anak yang baik dapat berupa : • pujian • tersenyum • ucapan terima kasih atas bantuannya • perubahan dalam sifat atau nada suara : wah-wah. asal pujian itu sifatnya wajar saja. Melatih tanggung-jawab pada anak juga harus diajarkan. karena menyebabkan rasa dendam anak pada orang tua. Janganlah beranggapan bahwa dengan memuji anak akan menjadi sombong (besar kepala). penuh pengertian dan pertimbangan. uang. • sampai ke mana ia boleh pergi. orang tua harus ingat juga untuk memuji atau memberi penghargaan bila anak bertingkah laku baik. naik di tempat tinggi sekali. Dengan melatih bekerja. tidak akan berbuat baik bila tidak diberi upah. bintang (lambang). Dengan demikian komunikasi antara anggota keluarga selalu terjadi. • akan membiasakan anak. Dengan memberikan penghargaan pada anak. Sebaiknya anak dibiarkan melakukan sesuatu menurut rencana dan kehendak mereka sendiri. anak akan merasa bangga dan senang serta menambah kepercayaan dirinya. Dalam mendidik anak usia balita. hanya anak yang nakal saja yang berbuat demikian. angka-angka (points). bukan diri anak sendui. Ini tidak saja merangsang inisiatif anak. sehingga anak dapat mengerti apa yang diperbolehkan dan apa yang tidak dibolehkan. Pukulan ini hanya sebagai peringatan. Orang tua sebaiknya merangsang inisiatif anak dan memberikan kebebasan anak untuk berkembang.Hukuman-hukuman ini menitikberatkan perbuatan anak yang salah. boneka. Tentu saja anak menjadi sombong bila tingkah laku baik maupun buruk selalu dibenarkan dan mendapat pujian. Batasan-batasan tingkah laku anak ini maksudnya melatih anak supaya ia dapat mengendalikan diri serta mengenal disiplin dan tanggung jawab.

Menangkap suara.melayani tamu/orang tua saat makan. kita dapat mengobservasi apakah anak sudah berkembang seperti yang diharapkan umumnya pada anak normal atau mengalami kelambatan. bunyikan. bila jumlah nasi banyak anak malas makan. –Diajarkan agar anak sudah dapat : . tahun –Dapat membedakan makanan dengan benda yang tak dapat dimakan. Tentu saja bimbingan ini tidak diperuntukkan anak dengan keterbelakangan mental (retardasi mental) yang memang sudah terlambat dalam perkembangannya.kelahiran rudapaksa kepala dan sebagainya. guru dan sebagainya.gerakan tangan ke mulut ngan ke mulut . MAKAN Umur Tujuan Diharapkan Tercapai – ada refleks mengisap – dapat menelan bubur . –Dapat minum tanpa tumpah. pengaruh teman. tetapi dapat dipakai sebagai pedoman untuk mengetahui apakah perkembangan anak terlambat atau tidak. dan latihan berak dan kencing pada tempat yang sesuai (WC/ kamar mandi . –Dapat memegang gelas kecii dengan tangan. hal ini dapat merupakan salah satu penyebab terjadinya kelambatan perkembangan fisik. –Diberi penerangan mengenai aturan makan. Bila ada kelainan biologis pada anak.menyiapkan . –Mulai menggunakan sendok diputar-putar di mangkok. –Dapat memasukkan sendok 1½ . kemampuan berbicara. –Masih sukar memasukkan sendok ke mulut –Teruskan memberi makanan yang dapat dipegang : roti biskuit. –Berilah makanan sedikit dulu. –Dapat lancar bergaul & benbicara saat makan. –Dapat makan sendiri di me2½ . – Dapat memegang botolnya sendiri. 1984 . –Mendorong anak untuk membantu mengatur meja makan. Ekspresi muka. –Mendorong anak untuk melakukan kebutuhannya sendiri (self help) –Berilah kesempatan pada anak melatih ketrampilan menyeduk nasi. menelan dan bemafas Aktivitas yang dianjurkan – Ubahlah posisi menetek bila ada kesukaran mengisap. berbicara saat makan (tidak kaku). mata. Di bawah ini akan diterangkan cara membimbing anak usia balita (The Washington Guide) untuk orang . – Perkenalkan cangkir atau gelas dengan cairan sedikit untuk diminum. – Letakkan anak dalam posisi relaks dan menyenangkan pada saat memberi makan. – Dapat minum di gelas (di cangkir) dengan bantuan. tuk mengembangkan : – Dapat menggerakkan ta. 1-1½ tahun –Dapat memegang cangkir dengan jari-jarinya –Dapat menaikkan cangkir dan meminumnya. – Dapat mengenal botol susu dengan melihat. – Mulai memegang sendok. aktivitas bermain. ba1 -3 –menggerakkan bulan dan bila mendengar suara dekat telinganya –tersenyum bila dirangsang sosial (dibuai) Aktivitas Yang Dianjurkan –Observasi. A. –Berila h kesempatan untuk makan sendiri dengan pining & cangkir dari plastik/seng yang tidak pecah –Sebaiknya pining cekung.dilatih memegang botol 4-8 – Dapat mengunyah makanbulan an. ketrampilan motorik.toilet training). –Dapat mengambil nasi dengan sendpk nasi (centong) –Membutuhkan sedikit bantuan sejak makan di meja. – Tawarkan sendok untuk dipegang bila ada perhatian.dapat mengkoordinir antara mengisap. –Sering bermain dengan makanan. –Senang membantu mengatur meja makan (piring. gelas). Bila tidak ada kelainan biologis pada anak maka sebab kelambatan perkembangan anak pada umur balita mungkin karena sebab lingkungan. – Makan dengan jari jari. – Perkenalkan dan berilah – Lidah digunakan menggerakkan makanan dalam makanan roti biskuit unmulut.4 ja dengan sedikit makanan tahun tercecer. Dengan mengetahui perkembangan jiwa anak. sendok. Bimbingan pada anak usia balita ini meliputi melatih anak dapat makan sendiri. – Perkenalkan makanan bubur sehari-hari disuapkan dengan sendok kecil. 35. 4-5 tahun KEMAMPUAN BERBICARA Umur Tujuan Diharapkan Tercapai Kemampuan. pergerakkan badan bila suara di.2½ ke dalam mulut dengan benat. – Dudukkan anak di kursi tinggi untuk bersama-sama makan di meja dengan keluarga . sendok dapat dimasukkan dengan mudah & mengambil nasi juga mudah. – Berilah makanan path anak sesuai dengan kebutuhannya. –Layanilah anak makan dengan cara yang menarik/menyenangkan. –Diajarkan anak biasa bergaul. –Tersenyum dan berbicara pelan dengan nada menyenangkah sambil : 9-12 bulan 48 Cermin Dunia Kedokteran No. mental dan sosialisasi anak. – Family Table talking 1-3 bulan –Dapat makan sendiri dengan baik. dap at makan biskuit. –Berikan minuman sesudah makan supaya tak banyak minum. misalnya karena kekeliruan cara mendidik orang tua. –Diminta anak untuk bercerita saat makan mengenak hal-hal yang terjadi hari ini (kejadian di sekolah waktu bennain-main). –Jangan memaksa anak waktu makan.tua agar anak dapat berkembang normal seperti yang diharapkan sesuai dengan usianya. –Diberanikan untuk makan sendiri dengan sendok.

Mengeluarkan kata-kata/ kalimat –Dapat mengatakan 2 macam kata-kata yang berbeda misalnya : 1.cerita . Mengeluarkan suara bulan –Dapat meniru suara tertentu misalnya : –batuk-batuk –suara dari bibir. ke bioskop. dada – pipis. 1½-2½ tahun dung. –Tampak perhatian dengan perintah sederhana. dada. 9-12 B. Mengeluarkan suara –Mengeluarkan 3 kata lagi selain mama. –Godalah bayi dengan menggelitik sampai tertawa. ke kebun binatang lalu diskusikan dengan anak.da. yang spesifik untuk orang tuanya. kemampuan A. Menangkap suara –Bila nama bayi disebut bayi bergerak-gerak.ambilkan bola . 1984 49 . mengatakan keinginannya. di belakang.macam permainan . lidah –Dapat menyebut 2 kata : mama. 35. –Berilah perintah sederhana : . Mengeluarkan suara –keluar suara mengisap dalam menangis dapat dibedakan : . Menangkap suara –memperhatikan orang yang mengajak bicara –Menyatakan keinginan dengan isyarat –Melihat keanggotaan keluarga bila namanya dipanggil. ambil bola di meja 2.mandi . B. di muka. –Berilah jawaban singkat sederhana pada setiap pertanyaan anak –Ajaklah rekreasi: ke laut. Mengeluarkan suara –tertawa keras bila digoda –dapat bersuara huruf hidup ba ba di di huruf mati : m. –Diberanikan anak untuk berkata-kata dan mengatakan apa yang diinginkan. Menangkap pembicaraan –dapat mengikuti cerita TV sampai lama.memegang .sakit .datanglah ke sini –Berilah suara dari bibir lidah di mana bayi dapat meniru (melatih bicara) –Ajaklah bicara bayi bila sedang : .bukapintu . memandikan dan sebagainya. jangan memakai bahasa isyarat. ma-ma – tanpa arti. sajak.meraba . –Bila dapat peganglah bendanya lalu tunjukkan namanya. Kemampuan A. –dapat menyebut nama benda yang digambar.duduklah . burung. –Kadang-kadang dapat menyebutkan nama benda yang diminta. makan. 4-5 tahun -Teruskan untuk menunjukkan nama benda yang dilihat & dipakai anak. Mengeluarkan kata-kata/ kalimat –dapat menyebut dirinya laki-laki/perempuan.rasa tak nyaman . –dapat mengerti perintah lebih panjang (3-4 perintah) B Mengeluarkan pendapat –dapat menyebut macammacam nama uang logam –dapat menjawab pertanyaan dengan baik –dapat menerangkan arti kata: topi. bersuara: dada baba –Ditawarkan mainan dengan suara – badan bergerak akan memegang. –Ajaklah anak berbicara selama makan –Sebutkan & hitunglah jumlah benda-benda di meja –Usahakan agar anak melihat muka kita selama kita menyebut nama benda –Sediakan waktu ± Ya jam sehari untuk menerangkan nama benda atau binatang dalam gambar/ buku. anjing.makan . –Diberanikan anak untuk mengulangi : . –dapat memilih benda yang lebih kecil atau besar bila disuruh –dapat mengerti kata depan: di bawah. –dapat mengerti giliran bermain –dapat melaksanakan perintah orang tua.tutup pintu .lapar A. bola –dapat lancar bertanya –dapat menyebut 4 macam warna –Ajaklah anak bermain dengan benda-benda yang berwarna –Diajarkan anak menyebutkan dan mengatakan/ menggunakan kata-kata dengan benar –Bentuklah kelompok anak-anak untuk bergiliran menyebut nama-nama benda di buku gambar – Ijinkan anak untuk memilih sendiri: .berikan adik . Menangkap suara –Mata dapat mencari sumber suara –dapat membedakan suara menyenangkan (musik-tertawa) dan menegangkan (suara keras-menangis) –dapat menaikkan kedua tangannya bila ibu datang 4-8 bulan mengucapkan: "Ikut saya" B. minta kue –Dapat menyebutkan namanama benda di dalam gambar: kucing. sambil menunjukkan barangnya. mata) –Dapat melaksanakan 2 . B. mimik. bennain bola 2. Kemampuan A.macam cerita .bermain-main 2½-4 tahun 1-1½ tahun –Bari petunjuk nama barang untuk makan. –Bicaralah dengan bayi selama merawat. kuda (± 100-200 kata) –Sering menyebut dirinya aku/saya daripada namanya (mulai pakai kata ganti orang).bukalah sepatumu –Dengarkan keterangan anak tentang gambar yang dibuat.aktivitas apa akan dilakukan –Berikan kesempatan anak untuk memainkan peranan cerita yang dikarangnya Cermin Dunia Kedokteran No. –Tunjukkan nama kegunaannya. berikan ke ibu B.B. Kemampuan A.3 perintah secara verbal misalnya : 1. alat rumah tangga. –Tunjukkan pada anak ucapan kata-kata dari mulut ibu. –Diberanikan anak untuk Kemampuan A. m –dapat bereaksi dengan suara bila diajak bicara –dapat bicara da. Menangkap pembicaraan –dapat mengerti nilai macam-macam uang logam.membuai bayi –Hindari bayi agar jangan menangis lama dan terus menerus.berdirilah .nyanyian. memberi makan. –Usahakan kontak mata selama bicara –Tirukan suara yangdiucapkan bayi. di atas. –dapat bercerita/menyanyi –dapat menyebutkan semua huruf abjad –Bacalah cerita keluarga/ anak-anak humor dengan lebih terperinci (detail) –Dilatih anak untuk melakukan perintah orang tua . Menangkap Pembicaraan –Bisa menunjukkan bagian tubuh yang disebut (hi- .

–Dapat mengambil barangbarang kecil. 35. turun tangga – Melatih anak melihat suatu kegiatan. –Menangkap botol/mainan dengan kedua tangannya. 9-12 bulan 2½-4 tahun –Berjalan turun tangga dengan kaki bergantian –Dapat meloncat dengan satu kaki selama ± 10 detik –Dapat meniru : . –Ajaklah bayi bermain ci . –Mula-mula duduk dengan sedikit bantuan dengan kepala & punggung tegak. cangkir.menyilakan tamu makan.tumit 4-5 tahun– .ujung jari kaki – Dapat meniru gambar segi empat – Dapat menangkap bola yang dilemparkan – Berikan musik dan permainan untuk menyelaraskan koordinasi tangan & kaki (meloncat-loncat. lalu dapat duduk sendiri. 1½-2½ tahun –Dapat berlari-lari –Dapat naik & turun tangga dengan 1 kaki –Dapat melempar bola dengan tangan di atas bahu –Dapat meloncat di tempat. –Berikan macam-macam benda berwarna lunak 1-3 bulan 1-1½ tahun 4-8 bulan –Bermain dengan tubuh sendiri –Mencari benda-benda dan mencoba memegangnya serta memukulnya – hal ini selalu diulanginya –Dapat memnedakan orang 50 Cermin Dunia Kedokteran No.bulatan .kapur . boneka kain dan benda lunak lainnya —Mulai m emperkenalkan anak untuk berayun-ayun —Berilah mainan yang dapat didorong kesekitarnya. —Berjalan naik tangga dengan bantuan. lalu anak diberanikan untuk mencobanya – meniru menulis garis lurus – membuat menara – Berikan sepeda roda 3 dan melatih kaki anak menjalankan pedal sepeda. bulan – Dapat mengikuti semua obyek yang dapat dilihatnya –Tempatkan bayi dalam posisi telungkup –Bantulah bayi dalam posisi duduk dengan kepabanya tegak –Berilah kesempatan untuk melihat aktivitas semua orang –Berikan macam-macam mainan. ku: bus dan sebagainya yang beraneka warna –Berikan juga mainan-maman kecil yang lunak sampai keras atau yang berbunyi –Bantulah bayi dalam posisi duduk bila kepala dan punggung sudah tegak stabil. menulis de ngan kertas dan pensil berwarna —Berilah anak mainan seperti : kubus. —Dapat bangun sendiri ke posisi duduk —Dapat merangkak —Mula-mula pegangan dalam posisi berdiri —Lama-lama berdiri sendiri. bola.luk .tanah liat .cat air . menani) guna memperbaiki koordinasi motorik.pensil .malam – Berilah kesempatan anak untuk : . —Ijinkan bayi untuk bangun berusaha berdiri —Berilah kesempatan dan tempat untuk latihan bayi merangkak. kubus dan sebagainya) —Memberi kesempatan untuk melatih anak berjalan dan menaiki tangga dengan pertolongan —Memimpin anak dalam aktivitas membalik halaman buku.papan tulis – Keseimbangan badan baik – Dapat meloncat-loncat – Dapat berjalan dengan : .–Diajarkan aturan tata tertib pergaulan misalnya : .ba berikan waktu bayi untuk bermain sendiri dengan bagian-bagian tubuhnya .ganis bersilang –Dapat menggambar terdiri dari 3 bagian – Biarkan anak melakukan kombinasi macam-macam mainan dan membutuhkan benda-benda dari : .berayun-ayun . —Dapat membalik-balik halaman buku BERMAIN Umur Tujuan Diharapkan Tercapai Aktivitas Yang Diharapkan —Diam bila digendong —Memandang muka orang lain dan benda di sekitarnya. Dilatih anak dituntun untuk latihan berjalan —Ajaklah anak bermainmain kapal terbang untuk latihan memegang dengan jari-jari (juga disediakan benda-benda. merangkak waktu turun tangga. —Dapat berjalan berapa langkah tanpa bantuan. diraba & digendong ibunya —Berikan ayunan mainan berwarna yang dapat dilihat anak & tak dapat dijangkau dengan tangannya. –Dapat memindahkan main4-8 an dari satu tangan ke tabulan ngan lainnya. misalnya kubus.memanjat – Berikan kesempatan anak aktivitas menggambar dengan : . misalnya: sendok. –Dapat mengendarai sepeda roda 3 –Dapat meniru garis lurus (vertikal) –Dapat membuat menara dari 4 balok atau lebih – Memberi kesempatan pada anak untuk mempraktekkan dan mengembangkan aktivitas – lari-lari – naik. boneka. cangkir. duduk KETRAMPILAN MOTORIK Umur Tujuan Diharapkan Tercapai Aktivitas Yang Dianjurkan – Kepala dipegang ke atas hati-hati bila bayi telungkup 1-3 – Kepala dapat tegak bila dibantu dalam posisi duduk. 1984 . benda-benda plastik. —Diberanikan bayi untuk dipegang.mengucapkan terima kasih .

: menggelindingkan bola.melap.Dapat diperkenalkan untuk menggambar dengan: pensil berwarna. -Didorong untuk melukis dengan cat air dan menggambar . .Mulai menunjukkan pola yang teratur dalam kencing dan berak . misalnya: membaca koran. 1-1½ tahun -Bermain sendiri atau betmain dengan anak lain.menari-nari . tidak lebih dari 1-2 jam.Kadang-kadang anak harus diingatkan untuk kencing sesudah : . -Lebih menyenangi alat mainan -Menyenangi aktivitas berjalan -Menarik-narik benda mainan -Senang melempar.Dapat menunjukkan celana basah 1-1½ tahun 1½-2½ tahun -Mengetahui lebih dahulu kebutuhan untuk kencing/ berak. cat air.Lanjutkan melakukan interval yang teratur dalam melatih kencing & berak. benda -Lebih senang bermain dengan 2-3 anak 9-12 bulan -Dapat menaruh dan mengeluarkan benda dari kaleng -Dapat memeriksa obyek yang dipegang di tangan -Dapat membetikan mainan ke orang lain tanpa jatuh (lepas) --Mencoba mengeluarkan benda dari genggaman ibu.air .kayu dibuat mobil.tanah liat dibuat kue -Dirasakan pada anak alat yang berayun-ayun misalnya : . tetapi belum dapat bermain bersama menurut aturan -Dapat menggunakan mainan besar & kecil -Cara bermain kasar dan kacau serta lebih lama daripada sebelumnya -Senang mendengar sajak dan nyanyi di TV -Dapat membangun sesuatu yang baru dari benda mainan. atau keras yang dapat dipegang bayi -Berikan mainan yang terapung waktu mandi.makan .Bereaksilah cepat pada tanda-tanda anak akan kencing dengan mengajak anak ke kamar mandi atau dengan melepaskan celananya. la akan kencing/berak 2½ -4 tahun -Mulai bermain bersama dengan anak lain (helpmate) yakni : . 4-5 tahun -Dapat bermain drama dan perhatian terhadap pergi tamasya -Senang memotong dan melekatkan benda menjadi bentuk benda yang kreatif -Menyelesaikan semua aktivitas.sabun .Berilah pakaian yang mudah dibuka anak bila berak/kencing . mengambil benda kemudian melempar lagi -Sering meniru tingkah laku orang.Hargailah anak bila berhasil berak . Umur MELATIH KENCING DAN BERAK DI KAMAR MANDI DAN WC Tujuan Diharapkan Tercapai Aktivitas Yang Dianjurkan .Yakinkan pada anak untuk mengganti popok bila basah karena ngompol/ berak sehingga anak mulai mengalami perbedaan rasanya bila popok basah dan kering. . -Lanjutkan permainan antara ibu dan bayi.batu . misalnya : .Dudukkan anak pada toilet (jamban) WC atau pispot pada saat yang tepat untuk waktu yang pendek. -Mengeluarkan kata-kata bi. pispot harus diletakkan di kamar mandi . setiap hari . . buku & majalah -Doronglah anak agar meniru aktivitas orang dewasa.pasir .ada cerita pendek -Bimbinglah tangan anak secara aktif menggunakan: kapur. .Biasanya 1-2 kali sehari .Senang membuat benda yang dapat dikenal dari tanah liat -Berilah kesempatan untuk memotong dan melekatkan benda-benda -Berilah benda-benda mainan untuk membangun bangunan yang kuat.Jika pakai pispot.berwarna-warna . -Berilah kesempatan anak dapat memasukkan dan menumpahkan benda dari kaleng/doos -Berikan mainan yang besar atau kecil untuk bermain -Usahakan untuk bersamasama bermain dengan ibu/anak lain.meloncat-loncat .12 bulan -Dapat bermain berdampingan anak lain.benda-benda yang dikenal . .manyanyi 1½-2½ tahun . -Dapat main bersama-sama (ci-luk-ba) dengan ibu dan anak lain.ayunan .Didorong untuk bermain fantasi & mainkan drama .Hargai anak bila berhasil berak .tidur . menyapu. menyapu.kayu misalnya : . -Didorong untuk bermain musik & menyanyi -Didorong untuk ikut berpartisipasi dalam kelompok : .naik kuda -Diperkenalkan buku anak-anak dengan berisi . binatang .tanah liat .kursi goyang .Akan ada gerakan perlistatik usus akan berak bila anak ditaruh di WC pada saat yang tepat.Didorong untuk menulis angka-angka dan huruf . -Perkenalkan dengan anak lain meskipun anak belum dapat bermain rukun dengan anak lain (selalu mau menang sendiri) -Berilah alat mainan musik. pensil dan lain-lain. 9. kegiatan lain. .Perhatikan tanda-tanda yang mengatakan anak kencing atau berak .membigi mainan dan bergiliran bermain -Dalam bermain banyak menunjukkan fantasinya -Senang bermain menggabungkan macam-macam -Didorong untuk bermain dengan kelompok anakanak. mis. -Berikan alat-alat bermain baru yang dapat dibentuk dan dirasakan seperti : .Interval anak tidak kencing.asing dari keluarganya.

Pembinaan anak dalam keluarga. 4. Management of Emotional Problems of children an and adolescents 2nd Ed.cawik/membersihkan dubur sesudah berak KEPUSTAKAAN 1. cen.1 9 4 Anak sudah dapat kencing/ berak sendiri dan sudah tidak tergantung kepada Hargailah anak untuk keberhasilannya tidak ngompol dan ngebrok. Teaching children with development problems 2nd Ed. 1974. 3.66.96. Duffy CJ . 1980.membasuh tangan . USA: Harvard University Press. I L /4U K g D O K 1 6 . pp 75 .kencing/berak 2½ . 1 7 7 . 9/R SE/Vi'' S A Y . Gunarsa SD .4 akan –Bersikaplah seperti tidak derung untuk mempertatahun hankan berak terlalu lama tahu bila ngompol/ngebrok jauhi sikap membu–Mungkin kadang -kadang at malu atau menghina masih ngompol/ngebrok anak –Masih butuh bantuan "cawik" 4-5 tahun orang lain... mudah dibuka pintunya.. MKJ 7 Oktober 1981. 1970.30. Warsiki E.Sa" r/AP SAyA KEMARI Do/creR S E L A L c / N 6 / N NEN ER / i SA ". 6. pp 46 . USA: Medical Examination Publ. Psikologi untuk membimbing.. pp 3 . Families & Family therapy.6. Jakarta: BPK Gunung Mulia. 5. a t Kfywro''Y 52 Cermin Dunia Kedokteran No..pp 63 . Philadelphia: JB Lippincott Company. 1984 .melepas pakaian .65. Co. USA: The CV Mosby Company. Minuchin S. e m SEN/. mudah dibuka –Buatkan pakaian yang –Terus mengatakan bahwa mudah dibuka anak bila berak/kencing. Child Psychiatry. 35. –Kamar mandi harus mudah digunakan.–bermain-main –Bawalah kencing di kamar mandi sebelum tidur malam. 1974: pp 16 .G. –Dapat bertanggung jawab –Mungkin masih diingatuntuk kencing dan berak kan untuk kencing pada sendiri jika pakaian sederwaktu-waktu tertentu hana.. !'~--/ /rv StSUN66ON/Y(i pANTE5gN. 2. 1974. bila : . Chapman AH . Barnard KE et al.

tuli karena suara bising. Tetapi Weston menulis sebaliknya dengan perbandingan laki-laki wanita 2 : 3. yaitu gangguan di bagian konduksi yang biasanya dapat diobati dengan basil memuaskan.Pendengaran Pada Usia Lanjut (Presbiakusis) dr. trombosis atau perdarahan-perdarahan kecil. mengejeknya atau lain-lain lagi. Penyakit infeksi (morbili. dari derajat yang ringan sampai dengan yang berat. dan usahausaha yang dapat dilakukan untuk mengobatinya. Tumor. sekret pada otitis media). Faktor lain yang mempengaruhi presbiakusis ialah : 1. caftan (darah. 2. kinin. Dalam kavum timpani : kelebihan (kekurangan) udara pada okiusi tuba. atau malah mentertawakannya. penyakit kelenjar tiroid) 2.65 tahun. Gangguan ini dibagi dalam dua bagian besar. MS Wiyadi Bagian Ilmu Penyakit Telinga. tumor. Bila kekurang pendengaran ini berat. Presbiakusis : tuli karena usia lanjut. dan pada bagian persepsi yang biasanya sulit diobati. Sebagian sudah timbul pada usia 40 tahun atau disebut presbiakusis prekoks. 3. Dalam perjalanan mencapai usia lanjut. Kemunduran ini dirasakan sebagai kurangnya pendengaran. 5. Banyak penyelidik melihat hubungan presbiakusis dengan aterosklerosis. penyebabnya ialah : 1. Penyakit Meniere. Tetapi tidak dengan arteriosklerosis dan hipertensi. ankilosis stapes pada otosklerosis dan luksasi oleh trauma. Sudden deafness (penyakit tabung darah. 6. Didapatkan pula dalam satu famili ada yang lebih banyak terjadi dibanding famili lain. Kerusakan membrana timpani : perforasi. sklerosis. 3. parotitis. infeksi dengan virus). tetapi yang lain pada usia 80 tahun masih mempunyai pendengaran baik. 4. — Eksotoksin : obat-obat (dihidrostreptomisin. Trauma akustik : letusan hebat (ledakan born). Tentang jenis kelamin. Avitaminosis 3. meningitis. tak perduli kepadanya. 2. penyakit ginjal. kebanyakan penulis menulis laki-laki lebih banyak dari pada wanita. Faktor yang penting ialah faktor trauma akustik atau kebisingan. 1984 53 . Cermin Dunia Kedokteran No. Timbulnya kadang-kadang sangat individuil. Faktor lingkungan dan pekerjaan sebelumnya. Pada osikula : gerakannya terganggu oleh sikatriks. • Gangguan di bagian konduksi menimbulkan tuli konduksi. Perubahan terjadi pada koklea akibat insufisiensi vaskular oleh karena spasme. Penderita sering membantah karena mengira orang lain-lain marah-marah kepadanya. Frekuensi terbanyak pada usia 60 . ruptur . akan menimbulkan banyak masalah bagi penderita dengan orangorang sekitarnya. Fraktur dasar tengkorak (trauma kapitis) 7. salisilat) dan bahan-bahan dari industri dalam bentuk gas (karbonmonoksid) — Endotoksin : (diabetes. Banyak merokok dan stres diperkirakan sebagai penyebab presbiakusis prekoks. Misalnya salah faham dalam komunikasi. Weston mendapatkan 70% pasien presbiakusis dengan arteriosklerosis. 35. benda asing) atau tumor. penyebabnya ialah : 1. 9. alat pendengaran dapat mengalami berbagai gangguan. alergi. Surabaya PENDAHULUAN1 Seperti organ-organ yang lain. Soetomo. Maksud tulisan ini ialah untuk sekedar memberi gambaran tentang kurangnya pendengaran karena usia lanjut. Hidung dan Tenggorok Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga/RS Dr. Diet dengan tinggi lemak tidak hanya menyebabkan penyakit kardiovaskular tetapi juga memperjelek pendengaran. telinga pun mengalami kemunduran pada usia lanjut. Dalam meatus akustikus eksterna : cairan (sekret. 8. kecuali bila menimbulkan ensefalopati. Toksin. kanamimisin. Diet dapat juga mempengaruhi terjadinya presbiakusis. letusan senjata api. lues) 4. air) dan benda padat (serumen. ETIOLOGI DAN PATOLOGI2 Ketulian pada usia lanjut (presbiakusis) biasanya bilateral dan simetris. • Gangguan di bagian persepsi menimbulkan tuli persepsi. destruksi karena otitis media.

obati. Proses patologik pada presbiakusis dapat terjadi pada 1. Koklea 2. Nervus auditivus 3. Susunan saraf pucat. KELUHAN YANG MENYERTAI PRESBIAKUSIS 2 PENGOBATAN Didasarkan pada 4 kelompok obat-obatan : 1. Hormon 2. Obat vasodilatator 3. Obat lipoproteinolitik 4. Vitamin

1. Hormon Kecuali keluhan pendengaran berkurang, maka keluhan Pernah dicoba dengan hormon hipofise secara intravena. Ada lain ialah : yang mencoba hormon wanita pada wanita usia lanjut. 1. Tinitus : suara berdenging ini dikeluhkan pada 50% dari Kemudian kedua seks hormon dikombinasi dan diberikan pada penderita presbiakusis. Biasanya terus menerus dan bernada penderita. Mungkin tinitusnya berkurang atau pendengaran tinggi. Lain dengan tinitus pada penyakit Meniere yang biasubjektif sedikit membaik, tapi secara objektif masih diragukan. sanya bernada rendah. Tinitus biasanya tidaklah sangat 2. Vasodilator mengganggu seperti intoksikasi telinga atau pada traumatic Seperti asam nikotinat dan derivatnya menyebabkan vasodeafness. dilatasi perifer, dan pemberian dosis tinggi dalam waktu yang 2. Diplakusis : yaitu distorsi dari pada tingginya nada atau lama menurunkan bloodlipid pada orang hiperkolesterolemia. frekuensi. Dapat terjadi pada satu atau kedua telinga. BiaEfek terapeutik pada presbiakusis disebabkan oleh dilatasi sanya tak terlalu mengganggu kecuali pada musikus-musikus. koklear dan pembuluh darah di otak akibat aksi 3. Vertigo : dikeluhkan pada 30% dari penderita. Apakah ini lipoproteinolitik dari obat tersebut. berasal dari labirin atau bukan tak bisa dipastikan. Hanya Contoh lain misalnya Ronicol dan Hydergin. didapatkan 60% dari penderita mempunyai reaksi kalori yang tidak normal. Mungkin vertigo ini pada usia lanjut berasal dari 3. Obat lipoproteinolitik Heparin i.v. 250 mg setiap hari selama 8 hari. Kemajuan aubrain stem atau perubahan pembuluh darah di sentral. diometrik didapat pada 25% penderita. Vertigo dan tinitus PEMERIKSAAN menghilang pada 45% penderita. 4. Vitamin Kecuali dari umur, otoskopi dan audiologi penting dalam Vitamin B kompleks memberikan 43,5% kemajuan dalam menegakkan diagnosis presbiakusis. Pemeriksaan audiogram pendengaran. Data-data terperinci dari laporan Weston ini nada murni terjadi penurunan pada frekuensi di atas 1000 Hz. tidak diberitakan. Ada beberapa jenis audiogram yang sesuai dengan kelainan Vitamin A banyak dicoba dengan hasil yang lebih memuaskan. patologik seperti yang didasarkan pada pembagian menurut Schuknecht. ALAT PEMBANTU MENDENGAR (APM) DIAGNOSIS BANDING Bila semua pengobatan tak memberi hasil, maka harapan terakhir ialah pada APM atau hearing aid. Ada tiga bentuk yang 1. Tull persepsi pada otosklerosis stadium lanjut Penyakit ini merupakan kelainan tulang yang kebetulan pada " umum : foot plate" dari tulang pendengaran stapes. Hanya di sini pada 1. "Pocket". Daya pembesaran baik hanya karena berbentuk agak besar maka penderita kebanyakan mau memakainya. audiogramnya masih terlihat faktor tuli konduksi. "Ear level". Diletakkan di belakang telinga hingga bisa ditutupi 2. 2. Penyakit Meniere rambut pada wanita atau laki-laki berambut gondrong. Penyakit yang ditandai dengan vertigo, tinitus dan gejala3. Kacamata. Pembesarannya kurang dan harganya mahal. gejala sistem saraf otonom seperti muntah-muntah, keringat " dingin, muka pucat sampai dengan diare. Dapat dibedakan Ada satu bentuk lagi yang disebut telinga ajaib", dipasarkan oleh perusahaan tertentu. Hanya pembesarannya sangat terbatas dengan pemeriksaan audiometri, yaitu melihat audiogramnya. sedang harganya mahal. 3. Trauma akustik Untuk pemakaian APM, perlu disesuaikan hasil audiogramnya Ketulian sebab kebisingan atau suara-suara keras. Dapat dengan daya kemampuan APM. Jadi perlu dicoba seperti dibedakan dengan pemeriksaan audiometri, yaitu pure tone audiogram, SISI tes, Tone Decay tes dan speech audiogram. pemakaian kacamata. PENCEGAHAN Ada dua faktor yang relevan yaitu : 1. Hindari suara keras, ramai dan kebisingan. 2. Hindari diet yang berlemak. Hal-hal lain yang dianjurkan ialah hindari dingin yang berlebihan, rokok yang berlebihan dan stres. Anemia, kekurangan vitamin dan insufisiensi kardiovaskular juga harus segera diPROGNOSIS
2

Ada dua bentuk presbiakusis yang berbeda dalam prognosisnya. 1. Slowly increasing deafness. Ini yang lebih sering, jarang sampai terjadi tuli total atau tuli yang berat.

54 Cermin Dunia Kedokteran No. 35, 1984

2. Apoplectiform

increase. Ketulian sangat mendadak dan sangat berat. Sebabnya diperkirakan perdarahan atau trom- 1. bosis.

KEPUSTAKAAN

RINGKASAN Telah diuraikan tentang presbiakusis atau pendengaran pada usia lanjut, hal-hal yang mempengaruhinya, pencegahan yang dapat dianjurkan dan pengobatan yang bisa dilakukan.

Wiyadi MS. Pemeliharaan Pendengaran. Majalah Kedokteran Surabaya, 1 9 7 9 ; 1 6 : 44. 2. Ballantyne J & Groves J. Scott-Browns Diseases of the Ear, Nose and Throat 3rd ed. vol 2. Ear, London: Butterworths, 1972; p. 456-464. 3. Schmidt PH. Presbyacusis. The Present Status. Nederlandse Keel-Neus-0orheelkundige Vereniging. June 3, 1966.

Diagnosis dan Pengobatan Filariasis
dr. Ketut Ngurah

Bagian Parasitologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Denpasar

PENDAHULUAN 1-3 Filariasis di Indonesia telah dikenal sejak lama. Menurut beberapa laporan hingga saat ini hanya diketahui tiga spesies filaria sebagai penyebabnya. Mereka adalah Wuchereria bancrofti, Brugia malayi dan Brugia timori. Ketiganya berbeda dalam hal morfologi, distribusi dan vektornya, serta gejala kli nisnya, terutama pada stadium akhir. Walaupun filrariasis tidak menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius, namun dampak psikososialnya lebih dirasakah oleh penderita. Sebab penderita filariasis sangat mungkin akan menyandang cacat selama hayatnya.

DIAGNOSIS1-5 Pada prinsipnya diagnosis filariasis dapat ditegakkan berdasarkan atas gejala klinik, riwayat penyakit, dan pemeriksaan laboratorik. Filariasis bancrofti GEJALA-GEJALA KLINIK DAN RIWAYAT PENYAKIT I) Asimtomatik Sering terjadi di daerah-daerah endemik. Pada penderita Baik cacing dewasa maupun mikrofilarianya dapat menim- terdapat pembesaran kelenjar mikrofilaremia dan eosinofilia bulkan gejala- gejala klinik. Namun cacing dewasanya menim- tanpa simtom. Masa inkubasi biologik satu tahun, yaitu dari saat bulkan efek patologik dan gejala klinik yang lebih nyata, justru masuknya larva stadium III sampai terbentuk mikrofilaria dalam terjadi setelah cacing itu mati. tubuh penderita. Sedangkan masa laten atau saat terdapatnya Mikrofilaria di dalam paru-paru sering menimbulkan sin- mikrofilaria sampai timbul gejala- gejala peradangan bisa droma yang disebut sindroma Meyer- Kouwenaar atau Eosinofi- berlangsung seumur hidup tanpa disadari. lia Pulmonalis Tropikalis (Occult Filariasis). Gejala- gejalanya 2) Stadium akut adalah subfebris, hipereosinofilia (20 - 90%), limfedema, diser- Menunjukkan gejala- gejala peradangan karena kepekaan tertaisimtom paru-paru berupa batuk-batuk paroksismal dan sesak hadap metabolik cacing hidup maupun yang mati. Manifesnapas seperti asma. Rontgen toraks menunjukkan corakan tasinya berupa limfangitis, limfadenitis, epididimitis, funibertambah di sekitar bronkus dan bercak-bercak infiltrat tersebar kulitis, orkitis, disertai demam, sakit kepala, muntah- muntah di seluruh paru-paru. Tetapi simtom paru-paru tidak selalu dan lesu. Simtom- simtom itu timbul setelah bekerja berat dan menyertainya sehingga occult filariasis agaknya lebih cocok berlangsung 2 - 3 minggu. untuk nama sindroma tersebut.

Cacing dewasa dalam saluran limfe menyebabkan reaksi retikuloendotil berupa penebalan endotil, edema, penumpukan fibrin, inflitrasi sel sel eosinofil, histiosit, epiteloid, limfosit dan sel-sel Datia. Akhirnya akan terjadi oblitrasi endolimfatik. Pada perilimfatik juga terjadi perubahan- perubahan yang sama sehingga saluran limfe tertekan dari dalam dan luar. Akibatnya, cacing terjepit dan mati di dalam saluran limfe. Perubahan- perubahan saluran limfe bisa berupa obstruksi, atresia, atau dilatasi dengan saluran berliku-liku. Cacing-cacing yang mati menimbulkan kalsifikasi, fibrosis dan oblitrasi total saluran limfe sehingga terjadi elefantiasis. Elefantiasis merupakan fase akhir dari filariasis setelah terjadi peradangan yang berulang ulang. Gejala- gejala klinik dari ketiga spesies filaria dapat dijabarkan sebagai berikut :

56 Cermin Dunia Kedokteran No. 35, 1984

metanol 250 cc) 1 : 10 dalam cairan buffer pH 7. baru merupakan penderita tersangka. limfangitis dan limfadenitis. Endapannya dilarutkan kembali dengan cairan tadi sehingga volumenya menjadi 0. III atau IV. Pemeriksaan darah tepi Pengambilan darah dilakukan antara pukul 20. Tidak pernah dijumpai pada urogenital. pitting edema dan kulit masih normal.60 menit. dibilas dan dikeringkan. Dikatakan bahwa cara kedua atau yang memakai saringan ini lebih sensitif. 4) Sering ada pruritus pada permulaan penyakit. Atau dengan kata lain. 35. lalu ditusuk dengan vaksinostil.2. Cairan di bagian atas dituangkan ke dalam tabung bersih. Tetesan darah diisap dengan pipet Hb sebanyak 20 mm3 kemudian diteteskan di atas kaca benda steril dan tetesan dilebarkan hingga diameternya menjadi 1 . — Difiksasi dengan metilalkohol selama 1 . Trias ini berlangsung secara periodik terutama setelah bekerja berat.00. Biasanya diambil dari ujung jari I. dibilas dan kemudian dikeringkan.000 ppm. lalu dibagi dua : 1 cc darah dimasukkan ke dalam tabung pemusing (centrifuge). Sebaiknya dibuat tiga sediaan untuk setiap penderita.5 cc dan diaduk sampai homogen. Endapannya diperiksa di bawah mikroskop. Caranya : ujung jari dibersihkan dengan alkoho1 70%.gejala penyumbatan sebagai kelanjutan stadium akut yang terjadi berulang-ulang. Juga terdapat hidrokel dan kiluria. Untuk dapat membedakannya harus memakai pembesaran 10 x 100 dengan oli emersi. cara tersebut bisa menyebabkan perubahan dan kekacauan periodisitas mikrofilaria. diteteskan sedikit di atas kaca benda dan ditutup dengan kaca tutup. kemudian dibilas dengan air bersih. Cermin Dunia Kedokteran No. — Dibilas lagi dengan air bersih secara hati-hati. kita bisa bekerja pada siang hari apalagi untuk suatu riset yang harus memeriksa penderita dalam jumlah banyak. Filariasis timori Gejala. ▪ Pemeriksaan untuk menemukan mikrofilaria 1. Tidak pernah pada tangan.3) Stadium menahun Timbul gejala.500 . kemudian disemprotkan melalui tabung plastik yang berisi saringan dengan lubang berpenampang 5 mikron (millipore corp) untuk menyaring mikrofilaria. Sering berupa limfadenitis inguinalis atau femoralis akut dengan retrograde lymphangitis. Ketiga spesies filaria dapat dibedakan berdasarkan lekukan tubuh. Selain itu. but dipulas dengan larutan hematoksilin panas selama 5 menit. lalu dilihat di bawah mikroskop.2 menit agar sel-sel darah hemolisis. limfangitis dan limfadenitis. Selanjutnya kertas saring diletakkan di atas kaca benda. Pemeriksaan mikrofilaria dengan cara provokasi Tujuan adalah agar bisa melakukan pengambilan darah pada siang hari. Juga tidak pernah djumpai hidrokel dan elefantiasis skrotalis. Mikrofilaremia biasanya hanya pada permulaan penyakit. alat-alat genitalia dan payudara. ditutup dengan kaca tutup bundar. — Dipulas dengan larutan Giemsa (Giemsa powder 3.tandanya adalah limfedema pada satu ekstremitas (asimetris). ada atau tidak inti tambahan pada ekor dan susunan nukleus dalam tubuhnya.500-2. kemudian pecah dan sembuh dengan meninggalkan jaringan parut. — Preparat telah siap untuk diperiksa di bawah mikroskop. 3) Elefantiasis dengan atau tanpa penebalan kulit terjadi pada ekstremitas bawah berupa pembengkakan ringan pada pergelangan kaki.000 ppm. hasilnya tidak sama dengan hasil pemeriksaan yang dilakukan pada malam hari. 3) Elefantiasis hanya di bawah lutut dan siku. Kerugiannya. diaduk 1 . dipakai 10 cc larutan formalin air garam faal 0.gejalanya hampir sama dengan Filariasis malayi.2 cm. Besok dini hari. PEMERIKSAAN LABORATORIK Gejala gejala klinik saja belum bisa memastikan diagnosis filariasis. Pemeriksaan cairan hidrokel dan kiluria 10 cc spesimen (cairan hidrokel atau cairan kiluria) dipusing dengan kecepatan 1. Untuk memfiksasi. Prosedurnya adalah sebagai berikut : 2 cc spesimen diambil dari darah vena. Seperti misalnya pada occult filarasis dan elefantiasis. 2) Jaringan parut timbul akibat pecahnya abses kelenjar limfe dan saluran limfe di daerah trigonum femoralis dan permukaan sebelah dalam paha. Preparat diwarnai dengan Giemsa dan prosedurnya sebagai berikut : — Sediaan yang sudah kering dihemolisis dengan air bersih (air kran) hingga warna merah hilang. yaitu : 1) Demam. Cara lain untuk mendeteksi mikrofilaria dalam darah tepi yakni dengan metode konsentrasi.22. ditambah 9 cc larutan formalin 2% lalu dipusing (disentrifus) selama 5 menit dengan kecepatan 1. sebab mikrofilaria tidak selalu dijumpai di dalam darah tepi.2 selama 10 menit. Tanda. ditetesi 1 . Cairan ini diambil dengan pipet.5% disemprotkan melalui tabung plastik. lalu dikeringkan. Sisa darah tadi (1 cc) dimasukkan ke dalam bejana Eriemeyer yang berisi 19 cc larutan Teepol dan garam faal 5%.00 . kemudian dilihat di bawah mikroskop.2 menit. 2) Kadang-kadang limfadenitis menjadi abses. Diagnosis lebih dapat dipercaya jika ditemukan mikrofilaria atau cacing dewasanya. 2. Cara pemeriksaan : Mula-mula diperiksa dengan pembesaran 1 0 x 10. ditunggu 30 . Penderita diberikan minum 100 mg tablet dietilkarbamazin.8 gram. rasio ruang pada kepala (cephalic space). Mikrofilaria akan tampak seperti potongan benang yang dicampakkan. Filariasis malayi 1) Febris. kertas saring terse-. Tetapi belum bisa dibedakan antara ketiga spesies filaria. gliserol 250 cc. kemudian dilakukan pemeriksaan darah tepi seperti cara di atas. Namun agaknya tidak begitu mudah mendiagnosisnya. selanjutnya dikeringkan semalam. Keuntungannya. Elefantiasis pada seluruh ekstremitas atas maupun bawah.2 tetes oli emersi. 1984 57 .

Immunodiagnosis of Bancroftian Filariasis. Serological Diagnosis of Bancroftian and Malayan Filariasis. 7. Comparative Efficiency of the Indirect Hemagglutination Test. Partono F dkk. Obat dapat diberikan setiap hari.000 disuntikkan intradermal pada penderita.14 hari. Farmakologi dan Terapi. Pertemuan Ilmiah II IKAYANA FK UNUD Denpasar. Chatterjee KD MD. Tetapi. 4. 2.5 tahun. Edisi 2. 403 . Kortikosteroid digunakan untuk mencegah atau mengurangi reaksi alergi. Am J Trop Med Hyg. limfangitis dan limfadenitis karena reaksi alergi yang disebabkan oleh destruksi mikrofilaria maupun cacing dewasa yang telah mati. Published 1973. pp. misalnya tidur memakai tes yang paling dapat dipercaya dan prosedurnya lebih kelambu. Grove DU et al. PENGOBATAN 2. demam. 1978. 1980. pp. namun kurang kucing. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Untuk pengobatan massal. WHO menganjurkan pengobatan filariasis bancrofti dengan dosis 6 mg/kg berat badan per hari sebanyak 12 dosis atau lebih. 3. wanita hamil. 2) Pemeriksaan hapus darah untuk mengetahui eosinofilia. 1984 . Bagian Farmakologi FK UI Jakarta. Detilkarbamazin sampai sekarang masih merupakan obat pilihan utama. Pemeriksaan imunoglobulin Membunuh nyamuk. kera) merupakan sumber infeksi. Tes ini banyak dipakai pada penyelidikan epidemiologi. Kortikosteroid. 41. Dikatakan bahwa obat ini tidak toksik dan tidak menimbulkan resistensi. juga untuk mencegah komplikasinya. Am J Trop Med Hyg. Hasilnya dibaca setelah 30 menit.6.01 cc Ag Diforilaria immitis (Filaria pada binatang) yang telah diencerkan 1/8. Namun cara ini cukup rumit dan penuh risiko. memasang kawat kasa pada lubang angin atau jesederhana dibandingkan tes yang lainnya. 6. 58 Cermin Dunia Kedokteran No. Partono F.satunya pengobatan adalah dengan pembedahan. Antibiotika untuk mencegah infeksi sekunder. Atau 6 mg/kg berat badan selama 6 hari. nama dagang Hetrazan atau Filarzan.513. berperanan untuk diagnosis kasus.usaha. 982 . Ini disebabkan oleh reaksi obat itu sendiri. dela rumah dan memakai obat pengusir nyamuk. sebab di samping manusia sebagai munosorbent assay (ELISA).7 kan 50 mg. peranannya dalam penyelidikan epidemiologi. Apabila tampak biduran dengan diameter lebih dari 2 cm maka tes dinyatakan positif. 30 (5). untuk fluorescent antibody test (IFAT). Jika telah terjadi elefantiasis maka satu. Anak berumur lebih dari 10 tahun diberi- KEPUSTAKAAN 1. 1981.987. Dengan kata lain hasilnya 2) Menghindari gigitan nyamuk. Dietilkarbamazin.muntah dan kemerahan pada kulit. Simposium Masalah Penyakit Parasit dalam Program Pelayanan Kesehatan Munuju Masyarakat Bebas Parasit dan Sehat Gizi. indirect pun secara massal di daerah-daerah endemik. Semua tes tersebut banyak sumber infeksi. 4. 3) Memberantas vektor.3. muntah. seminggu sekali atau sebulan sekali. Sulistia Gan dkk. Reaksi lokal berupa pruritus. buhan air. 5.nyamuk.tempat mikrofilaremia tanpa gejala menahun dan belum pernah perindukan nyamuk dengan meningkatkan kebersihan lingdiobati. Pada occult filariasis terjadi hipereosinofilia (20 . Obat-obat yang dipakai adalah : 1. 2. and Enzyme Linked Immunosorbent Assay done with Wucherreria bancrofti Microfilarial Antigens. Antibiotika. Pengobatan Brugia timori dengan Pemberian DEC Takaran Rendah oleh Penduduk kepada Penduduk. • Tes imuno-alergik Tes alergik 1) Tes intradermal 0. Beberapa Aspek Wuchereria bancrofti di Jakarta. juga binatang-binatang peliharaan (anjing. Wartana N dkk.• Pemeriksaan untuk menemukan cacing dewasa Cacing dewasa yang masih hidup dapat dikeluarkan dari nodul-nodul kelenjar limfe dengan biopsi. Cetak ulang 1981. 1976. Dikatakan pula bahwa ELISA merupakan Dapat dilakukan usaha. Namun tidak boleh diberikan kepada anak berumur di bawah 2 tahun (berat 0 . tetapi sangat toksik sehingga obat ini jarang digunakan. nyeri otot. 3. Nomor Khusus Cermin Dunia Kedokteran. 27 (3). Memusnahkan tempat. baik individual mau(CFT). dan keadaan umum jelek atau sakit berat. Persenyawaan arsen. 1980. Indonesia. PENCEGAHAN 1. Dosisnya adalah 2 mg/kg berat badan dibagi dalam tiga dosis selama 7 .3 Tes imunologik 1) Menghilangkan sumber infeksi. Efek samping dietilkarbamazin bisa berupa reaksi umum maupun lokal. 35. Indirect Fluorescent Antibody Test. Reaksi umum berupa pusing. Yang sering dipakai adalah complement fixation test Usahakan mengobati semua penderita. dosis yang dianjurkan seperti berikut : 4 mg/kg berat badan selama 10 hari. 189 199. Ninth Edition. Semakin dini dilakukan pengobatan. tergantung kondisi dan situasi setempat. sedangkan yang berumur kurang dari 10 tahun diberikan 25 mg seminggu sekali selama 1. hasilnya akan lebih baik. Tetapi cara pemeriksaan ini masih dalam penyelikungan. 1983. Parasitologi (Protozoology and Helminthology) in Relation to Clinical Medicine. masih diragukan. Tujuan pengobatan selain untuk membunuh mikrofilaria dan cacing dewasa. Filariasis di Indonesia (Aspek Diagnosis dan Pengobatan). Kaliraj P et al. Untuk cacing yang sudah mati dan kalsifikasi dapat dideteksi dengan foto Rontgen. baik bentuk dewasa maupun IgG dan IgE meningkat pada penderita filariasis dengan larvanya dengan pestisida.90%). 508 . Misalnya membersihkan got-got dan tumbuh-tumdikan. Persenyawaan arsen dapat dipakai membunuh cacing dewasa betina. dan enzyme linked imfilariasis malayi lebih sulit. indirect hemaglutination test (IHAT).7 kg).

Tidak jarang penyebabnya mudah diketahui dengan menentukan tempat rasa nyeri dan saat mulainya -. Penyempitan vagina akibat perubahan atropik mungkin suatu hal yang nyata pada wanita postmenopause. Tapi. nyeri di tengah siklus haid. Rasa nyeri pada pemeriksaan dalam. Terapi perilaku. pemeriksaan vagina dengan pelan-pelan. Endometriosis biasanya disertai gejala lain seperti dismenore. yang menghasilkan nyeri mirip waktu koitus. Penyebab lain dari dispareunia sekunder ialah vaginitis. Lebih jauh lagi. Perubahan-perubahan atropik (asalkan tidak terlalu lama) biasanya menunjukkan respons terhadap terapi lokal atau sistemik dengan estrogen. Prosedur ini sering diaakukan untuk dispareunia . Padahal dibutuhkan waktu serta kesabaran. Bukti-bukti lain diperlukan. nyeri. dengan penilaian klinik yang teliti. lubrikasi tak ada sehingga menimbulkan nyeri Penyebab yang mendasarinyaperlu dicari dengan cermat agar pengobatan dapat berhasil. retroversi itu sendiri tidaklah menunjukkan penyakit asalkan uterus masih mobil. serta penemuan klasik di pelvis yaitu nodul-nodul kecil. Suatu lingkaran setan mungkin timbul: setiap rasa nyeri selama koitus akan menyebabkan ansietas dan menghalangi arousal. memerlukan belajar kembali (relearning) perilaku seksualnya. Tapi. Pada pasien yang merasa "vaginanya kecil". namun dapat juga tak berarti bila si pasien tidak santai. Spasme levator mungkin merupakan mekanisme protektif pada pasien dengan lesi pelvik yang nyeri. Dispareunia superfisial primer. takut hamil. Satu wawancara singkat dalam klinik ginekologik yang penuh pasien mungkin tak cukup untuk mengungkapkan latar belakang tadi. bila sesuai. langkah selanjutnya adalah merujuk pasien dan partnernya. akibat tiadanya arousal. sementara himen yang utuh tak selalu harus diterima sebagai penyebab dispareunia penyebab sebenarnya mungkin harus dicari di tempat lain. sendirisendiri atau bersama-sama. menyebabkan dispareunia. meskipun pasien belum mengeluhkan "keputihan". Dalam hal ini. ia adalah suatu simtom yang mungkin tidak akan dikeluarkan oleh pasien meskipun ia merupakan alasan utama untuk datang berobat : masalah yang sebenarnya itu sering perlu ditanyakan langsung pada pasien. banyak. dan kebiasaan untuk menggantung uterus dalam posisi anterversi kini tidak populer lagi karena hasilnya sering mengecewakan. riwayat seksualnya. atau bahkan ingatan akan pemeriksaan vagina yang menyakitkan atau pengalaman seksual yang tak menyenangkan.Dispareunia Dispareunia .meskipun pendekatan semacam itu juga punya risiko akibat terlalu sederhana. mungkin akibat himen yang terlalu kaku. atau pembesaran uterus akibat adenomiosis atau fibroids. Namun tiadanya gambaran tersebut di atas tidak selalu menyingkirkandiagnosis. sedang spasme levator ani mungkin dapat diatasi dengan memberi petunjuk pada pasien (dan mungkin juga partnernya) tentang teknik-teknik seksual. seperti juga ketidakcocokan perkawinan. Karena jahitan yang terlalu tegang atau menghasilkan "jembatan" kulit pada introitus tanpa didukung oleh otot di bawahnya dapat menyebabkan nyeri hebat di kemudian hari. Dispareunia tidak boleh disebut psikogenik hanya karena penyebab fisik tidak diketemukan. atau seolah-olah demikian akibat spasme otot levator ani pada wanita-wanita yang lebih muda. Spasme semacam itu paling mudah dirasakan pada dinding posterior vagina dan dapat ditunjukkan pada pasien. 35. Buku-buku teks sering membagi penyebab dispareunia dalam penyebab fisik dan psikologik. dapat ditemukan beberapa pasien yang akan cocok untuk menjalani prosedur tadi. dan keadaan jiwanya. sedang dispareunia superfisial sekunder mungkin disebabkan oleh infeksi atau jahitan episiotorni yang tidak benar. tanda-tanda fisik tak boleh membuat kita lengah. yang dihubungkan dengan penyakit pelvis. kepada ahli terapi psiko seksual. mungkin timbul akibat penyakit inflamasi pelvik. Pemeriksaan mungkin akan banyak memberi informasi dalam keadaan -keadaan itu. dan hanya visualisasi direk ke dalam pelvis dengan laparoskopi dapat memberi keputusan final. dan sebaliknya. di ligamen uterosakral. hasilnya mungkin memuaskan. pasien harus dianjurkan untuk mencoba beberapa posisi koitus karena mungkin ditemukan satu posisi yang tidak menyakitkan. lebih baik lagi bila kemudian pasien diminta memeriksa sendiri dengan jarinya atau spekulum. keadaan perkawinannya.dalam bila tidak ada tanda-tanda fisik lain.500 laparoskopi. Tapi seperti semua prosedur bedah lainnya. tapi pembagian ini tidak selalu dapat dibenarkan. bukan penyakit. Pada wanita usia 15-50 tahun ia biasanya disebabkan oleh Candida dan lebih jarang oleh Trichomonas. yang secara klasik dihubungkan dengan retroversi uterus. misalnya.Tapi. Bila tidak ditemukan jawaban. Dispareunia "dalam" (tidak superfisial) mungkin bersifat primer. Di sini ansietas dikurangi dengan melarang koitus dan menganjurkan Cermin Dunia Kedokteran No. adalah suatu simtom.hubungan seksual yang sulit dan menyakitkan. dapat membantu memuaskan pasien bahwa ukuran vaginanya normal. endometriosis. Sebelum pembedahan. Depresi merupakan penyebab penting dari dispareunia. terutama bila sedang haid. Praktek rutin menyerahkan penjahitan episiotomi pada mahasiswa -mahasiswa kedokteran tidaklah dapat dibenarkan. dalam kasus ini. atau sekunder. 1984 59 . ia punya risiko : angka kematian adalah satu dalam 12. Wawancara itu sendiri kadang kala sudah merupakan terapi. beratnya gejala mungkin tidak sebanding dengan tingkat penyakit. seperti pendapat pasien tentang koitus. Adanya uterus dalam posisi retroversi dapat menempatkan ovarium dalam posisi yang peka di kantung Douglas.

Keefektifan profilaksis doksisiklin di bagian dunia lain dapat diramalkan. keadaan ini dapat diatasi dengan baik dengan mengeksisi kulit tersebut. di mana mikroorganisme multiresisten akan menghancurkan manusia. penyakit kelamin) atau terutama untuk alasan-alasan ekonomi (misalnya. dalam bentuk faktor-R ke mikroorganisme lain. memaksa kita. Beberapa ilmuwan percaya bahwa kita dapat sungguh. pneumokokus. dapat membawa gen-gen resisten untuk hampir semua antibiotika. Faktor-R. penggunaan antibiotika yang rasional untuk terapi dan profilaksis dapat didefmisikan. Studi-studi ini dilakukan pada daerah. yang disertai dengan fokus-fokus eritematous pada bagian lateral lingkaran himen. kecuali kalau suatu kuman vibrio yang secara efisien membawa faktor-R telah terseleksi. kita dipaksa untuk menerima konsekuensi. Di Kenya dan Maroko. coil enterotoksin sering resisten terhadap antibiotika. Esch. suatu tetrasiklin 60 Cermin Dunia Kedokteran No. dan gonore. Pengalaman orang Tanzania itu mungkin mencerminkan hasilhasil dari tekanan selektif antibiotika yang sangat tinggi. demam reumatik. selama perjangkitan. tetrasiklin pernah digunakan sebagai profilaksis massal dalam suatu usaha mengendalikan berjangkitnya kolera.konsekuensi ekologik. Kejadian ini jelas luar biasa. dalam profilaksis terhadap endokarditis bakterial. dan mempertanyakan apakah indikasi-indikasi terakhir tadi diijinkan. Mereka tidak hanya berproliferasi. Peringatan ini timbul karena terlihatnya tekanan selektif dalam lingkungan mikrobial manusia dan hewan karena penggunaan antibiotika spektrum luas dan peningkatan penggunaan antibiotika. telah menunjukkan bahwa minosiklin dosis tunggal. coli enterotoksigenik. misalnya gonokokus. mencegah komplikasi flu) atau penyakit di mana tersedia metodemetode pencegahan yang lain (misalnya. Menurut mereka. Pasien juga harus diseleksi dengan cermat agar tidak banyak pasien menjalani operasi yang tak perlu. 35. maka kuman yang resisten akan hilang bila penggunaan obat yang meluas dihentikan. Studi akhir-akhir ini yang menggunakan tetrasiklin profilaksis untuk kolera. masyarakat kedokteran. tapi sekarang telah diikuti oleh yang lain-lain. secara efektif mencegah 80 sampai 90% kemungkinan diare pada pelancong di antara sukarelawan Peace Corps yang baru tiba. tuberkulosis dan infeksi pasca bedah). dan V. pelahan-lahan maju lewat berbagai jenis cara perangsangan dan akhirnya koitus. berdasarkan pada kepekaan antibiotika terhadap Esch. Bila antibiotika digunakan terutama untuk mengobati individu atau untuk mencegah infeksi yang membahayakan jiwa pada mereka yang mempunyai risiko tinggi (misalnya. Meski belum sepenuhnya dipahami. dan mungkin bahkan punya gen-gen penghasil enterotoksin dan gen resistensi terhadap antibiotika dalam plasmid yang sama. Melalui percobaan pada hewan dan percobaan-percobaan terkontrol pada manusia.daerah geografis di mana Escherichia coli enterotoksigenik (penyebab utama diare pada pelancong) sangat sensitif terhadap antibiotika — suatu gejala yang diduga disebabkan karena Esch. mungkin karena organisme ini sedikit membawa faktor-R. Mikroorganisme terseleksi karena mereka mempunyai alat genetik untuk melawan efek antibiotika. yang diberikan sekali sehari selama 3 minggu.anggota Angkatan Laut AS di Timur jauh. Antibiotika Profilaktik? Individu vs Masyarakat Masyarakat kedokteran terus menyaksikan kenyataan keberhasilan mikroorganisme menyesuaikan diri untuk hidupbersama-sama dengan antibiotika dan antimikroba sejenis itu. Penyebaran faktor-R berlangsung lebih efisien dalam lingkungan yang tertutup dan selektif. Tapi di bagian lain dunia. coli yang membawa plasmid enterotoksin mungkin sulit membawa faktor-R. Walaupun faktor-R telah ada dalam bakteri manusia terbatas sampai datangnya zaman antibiotika. Vibrio cholerae yang tahan terhadap tetrasiklin muncul dengan frekuensi yang mengkhawatirkan. tetapi juga meneruskan bahan genetik ini. Ini diperkirakan disebabkan oleh peradangan kronik dari kelenjar yang mengeluarkan mukus pada batas antara kulit labia dan vagina. seringkali dengan tidak mempedulikan spesiesnya. kita mempunyai alasan untuk lebih khawatir akan kemungkinan bahaya potensialnya terhadap masyarakat. patut dikomentari karena efek ekologinya. dan karena gen-gen resistensi terhadap antibiotika lain pada plasmid yang sama juga sering ikut berpindah selama seleksi. dan lebih sedikit terjadi pada lingkungan yang terbuka di mana faktorfaktor bakterial lain selain resistensi antibiotika adalah lebih penting untuk kelangsungan hidup. mulai dengan ciuman dan rabaan dengan berpakaian lengkap.serangkaian "latihan" pada pasangan tersebut. dengan berbagai pengetahuan kita di atas. di luar kromosom). Namun prosedur ini masih baru dan perlu follow-up jangka panjang mengenai keefektivannya. diare pada pelancong. Harrison dan kawan-kawan dalam penelitiannya terhadap anggota. cholerae tetap sensitif terhadap obat itu. 1984 . Baru-baru ini ditemukan juga penyebab "barn" di Johns Hopkins Hospital. untuk membuat beberapa penuntun penggunaannya. meningitis meningokokus. dalam obatobat untuk hewan atau sebagai pemacu pertumbuhan dalam makanan ternak). Stafilokokus dan organisme usus gram negatiflah yang pertamatama memperlihatkan kemampuan adaptasi ini. yang berupa plasmid (yaitu DNA melingkar. masih ada sejumlah pasien yang tak dapat kita beri terapi apa-apa kecuali simpati dan dukungan mental bahwa secara medis tak ada apa-apa. karena faktor-R yang membawa gen-gen resistensi terhadap tetrasiklin adalah yang paling umum ditemukan. Tetrasiklin adalah yang paling penting. seperti traktus gastrointestinalis dari pasien rawattinggal yang menerima antibiotika. Di Tanzania. suatu tetrasiklin longacting.sungguh kembali'ke "zaman pra-antibiotika". pengaruh ekologis dari antibiotika dapat nyata diamati. Penggunaannya juga dapat meningkatkan penyebaran Esch. Bila digunakan antibiotika untuk mencegah penyakit yang sedang (misalnya diare pada pelancong. doksisiklin. karena tetrasiklin telah digunakan untuk pengobatan kolera di hampir seluruh dunia selama kirakira 15 tahun. Sayangnya. coil yang membawa plasmid yang menaikkan virulensinya. Haemophilus influenza dan akhir-akhir ini.

" merupakan dalih utama. Namun untuk ini-pun diperlukan keberanian. Yang dapat segera mengambil tindakan ialah Departemen Kesehatan. kemungkinan gangguan imunologik dan peningkatan kerentaan terhadap infeksi usus — secara potensial berbahaya. sekaligus mengambil alih sebagian kekhawatiran para pelaksana tadi. Cermin Dunia Kedokteran No. Apakah penggunaan antibiotika profilaksis ini akan mempertinggi tekanan selektif yang kini telah ada akibat penggunaan terapeutik secara luas? Pertanyaan itu lebih terlihat bersifat kuantitatif daripada kualitatif. 1984 61 . Karena kebanyakan gonokokus di berbagai negara dapat dicegah dengan profilaksis minosiklin. mukaan mukosa bisa dimanfaatkan untuk membuat obat antiperlekatan yang khusus. dokter harus mempertimbangkan keuntungan dan risiko terhadap masyarakat di samping terhadap individu. pun bila sukses besar. digabungkan dengan studi ekologis dan epidemiologis dari plasmid bakteri itu.acting yang lain. keuntungan secara individual adalah jelas: penyakit dapat dicegah tanpa efek-efek obat yang merugikan. nampaknya paling banter suatu usaha sementara. serta banyaknya (mayoritas?) dokter yang masih memberikan antibiotika secara serampangan. bagaimanapun. Pengamatan (surveillance) terhadap bakteri yang mengandung faktor-R. Keberanian mengambil alih sebagian tanggung jawab pelaksana di unit-unit tadi. Informasi mengenai perlekatan bakteri pada per. pertimbangan di atas dapat condong ke arah yang tak semestinya. "Toh usaha satu dokter tak akan banyak mempengaruhi. dua pertanyaan penting tidak dapat terjawab oleh studi itu: Apakah ada risiko terkena sifilis sekalipun gonore dapat dicegah? Bagaimana risiko berkembangnya jceadaan pembawa penyakit (carrier) tanpa gejala (asimptomatik). dapat mencegah infeksi oleh gonokokus yang sensitif terhadap tetrasiklin bila diberikan kepada mereka sesaat setelah melakukan hubungan seksual dengan WTS. karena yang menjadi panutan — dalam masalah ini — sering tidak memberi teladan yang baik dalam praktek swastanya. nampaknya adalah bijaksana untuk membatasi penggunaan antibiotika profilaksis untuk keadaan di mana tidak ada cara lain yang tersedia. Usaha ini diharapkan akan membuahkan cara imunisasi yang efektif. Perkembangan cara mencegah infeksi mukosal dengan bahanbahan lain selain antibiotika juga harus diberi prioritas yang tinggi. demi keuntungan individual yang lebih besar — reputasi dokter. dan jawabannya sulit diperoleh. dengan menginstruksikan tata-cara penggunaan antibiotika di klinik-klinik pemerintah dan puskesmas-puskesmas. Sedang dilakukan penelitian. Dalam studi-studi pencegahan diare pada pelancong dan gonore. vaksinasi nampaknya merupakan pemecahan yang tepat untuk infeksi-infeksi umum pada permukaan mukosa. Jadi risiko dan keuntungan profilaksis tetrasiklin lebih melibatkan masyarakat daripada individu. Dari mana perbaikan dapat dimulai? Pendidikan di uriiversitas tak banyak dapat diharapkan.penelitian untuk mengidentifikasi antigen yang cocok dan cara merangsang sistem imuno-sekretorik. yang dapat menahan kolonisasi bak- teri. yang sebaiknya digantikan sesegera mungkin dengan teknik lain yang gangguan ekologisnya kecil. Harus dijelaskan bahwa selama studi ini. Sebelum memberikan antibiotika untuk mencegah penyakit. Akhirnya.long. dengan banyaknya antibiotika yang beredar luas di pasaran gelap. timbul pertanyaan: Apakah ada tempat untuk profilaksis semacam itu? Sayang sekali. Sampai tersedia metode semacam itu. yang sering disebabkan oleh gonokokus yang memerlukan nutrisi khusus? Pertanyaanpertanyaan ini harus dijawab sebelum dapat menilai keuntungan dari profilaksis ini. Risiko pemakaian tetrasiklin — reaksi alergi. 35. tetapi untuk tidak sering terjadi. Antibiotika profilaksis. tidak terjadi gonore pada pemakai kondom. Terjadilah: keuntungan kecil bagi individu lebih diutamakan daripada risiko besar bagi masyarakat. dapat memberikan informasi yang relevan. Akan tetapi.

Hukum & Etika Tepatkah Tindakan Saudara? Dalam rangka turut mensukseskan Program Nasional Keluarga Berencana. dokter memenuhi perrnintaan si ibu. sehingga sejawat kita tergugah untuk membantu. Tapi kali ini suaminya mengetahui tentang pemasangan spiral itu. yaitu diperkenankan campur pada hari-hari yang tidak subur! Ternyata. Misalnya cara-cara lain yang bisa diikuti suami. Atas pertimbangan keadaan sosial ekonomi keluarga itu serta jumlah anak yang lebih dari cukup. 1984 . Di sin kelemahan etis tindakan sejawat tersebut. baik aspek sosial keuangan keluarga. apakah sebelumnya suami pemah diikutsertakan dalam perencanaan keluarga. cuma tidak mau memakai kondom. Hal ini dikeluhkan oleh si ibu kepada dokternya hampir setiap minggu. 35. Bila suami telah yakin akan manfaat mengatur jumlah keluarga dan sudah bersedia untuk tidak menambah anggota keluarga lagi. yang dilakukan tanpa sepengetahuan suami dan tetap tidak diketahui suami. Atau dalam bahasa keras. permasalahannya tidaklah "hitam" atau " putih" sehingga tidak mudah mengatakan benar atau tidak tindakan sejawat tersebut. lebih-lebih lagi karena ternyata sang suami yang "dibohongi" sampai dua kali itu temyata cukup kooperatif. setelah itu tidak ada keluhan lagi dari sang suami. mungkin sekali saudara pernah menghadapi kasuskasus yang menyangkut usaha pengendalian angka kelahiran pada pasangan-pasangan usia subur. Itikad baiknya kesampaian. beberapa hal memerlukan penjelasan tambahan ataupun terpaksa diberi asumsi. baik yang dapat dilakukan isteri maupun yang dapat dilakukan suami. karena perencanaan keluarga harus dimusyawarahkan pertama-tama oleh keluarga itu sendiri. Saya Idra. sebaiknya mengikuti sistim kalender. dengan akibat si suami mengeluh karena merasa terganggu waktu bersetubuh. Nah. metode yang dipilih seolah-olah tujuan menghalalkan cara. Nah. Berikut ini akan diuraikan pengalaman seorang teman sejawat dalam Proyek Nasional tersebut. sebagai pencari nafkah tunggal adalah seorang pegawai negeri golongan rendah. kesehatan keluarga dan juga semua cara kontrasepsi. seperti sistim kalender. vasektomi. Hal ini sebaiknya tidak dilakukan. Sepasang suami istri sudah memiliki 6 (enam) orang anak dengan usia yang berkisar antara 3 sampai 14 tahun. Dalam menilai kasus ini. atau sudah 40 tahun lebih. Setelah pemasangan spiral yang kedua kali dan ketahuan oleh suami. tetapi caranya kurang baik. sejawat kita masih belum merasa perlu mengikutsertakan suami. yaitu menipu keduanya dan berhasil. Perlu diketahui bahwa ibu ini termasuk golongan wanita yang tidak tahan terhadap berbagai kontraseptif oral. sejawat kita yang beritikad baik ini melakukan "tipuan" ganda. cara yang baik ialah: pada saat pertama suami hares diikutsertakan dengan memberikan semua penjelasan yang diperlukan. (d) Tindakan sejawat yang menyerupai pengeluaran spiral.dak diketahui. dan waktu bersetubuh si suami merasa terganggu. Setelah 2 tahun berlalu. Agar tidak menjadi hamil. Selama 2 tahun tidak ada keluhan dari pasangan suami istri Mi. pendidikan dan masa depan anak. Sayang. maka dikatakan kepada si istri: "Katakan kepada suamimu bahwa spiral sudah dikeluarkan dan tidak akan mengganggunya lagi. maka penilaian terhadap tindakan sejawat tersebut pun tidak dapat "hitam" atau "putih" Mungkin sekali pasangan ini masih dalam usia subur. tidak oleh satu pihak saja. dokter menganjurkan agar IUD diganti dengan yang baru. apa umurnya di atas 35 tahun atau lebih rendah karena kawin muda. (b) Pada waktu pemakaian IUD 2 tahun pertama. Dengan jumlah anak yang setengah lusin itu si ibu takut akan hamil lagi. menurut saudara tepatkah tindakan teman sejawat ini? Mungkin saudara dapat mengusulkan cara lain yang lebih baik? OLH (a) Berapa umur pasangan ini? Mengingat anak tertua sudah 14 tahun. apa alasan (untuk tidak memberitahu suami)nya? Dari uraian kasus ada kesan bahwa suami bukan tidak mau ber KB. Kenapa demikian? Untuk mendapatkan jalan keluar baru. menimbulkan pertanyaan: apakah keluhan suami tidak tapi psikis saja setelah mengetahui adanya spiral? Sehingga dilakukan "penipuan" yang ternyata berhasil. dengan memberikan penjelasan yang diperlukan. yang berakibat hilangnya keluhan. sedangkan si suami tidak mau menggunakan kondom. lni dituruti oleh si ibu. Ini dibuktikan karena sang suami mau ikut sistim kalender. tanpa merusak atau mengurangi kebahagiaan kehidupan rumah tangga pada umumnya dan kepuasan sek- Komentar TANGGAPAN DARI SEGI ETIK KEDOKTERAN Dalam menelaah kasus yang dikemukakan. satu hal yang kentara tampil ialah. akan tetapi si ibu kuatir hamil lagi. sehingga tanpa sepengetahuan suaminya ia minta pertolongan seorang dokter untuk dipasangkan IUD. tetapi langsung saja memasang spiral. (c) Juga ti. antara lain: 62 Cermin Dunia Kedokteran No. Sang suami. barulah dimusyawarahkan cara yang dapat diterima oleh kedua belah pihak. Setelah mengemukakan beberapa "gap" dalam permasalahan ini. kesejahteraan keluarga yang ada. akhirnya dokter mengambil keputusan sebagai berikut: Setelah melakukan suatu tindakan yang menyerupai pengeluaran spiral. sejawat ini tidak mengikutsertakan sang suami. Dokter bersedia untuk mengeluarkan IUD-nya.

atau jika si wanita itu sampai menderita kerugian dokter dapat dituntut karena melakukan perbuatan melawan hukum yang menimbulkan kerugian bagi "orang lain" (onrechtmatige daat). suatu perbuatan tidak dapat dipidana. yaitu hasil yang dicapai tidak sesuai dengan apa yang dijanjikan (KUH Perdata fasal 1243 dan fasal 1266). Tapi sebenarnya yang menjadi persoalan pokok ialah mengapa dokter itu mencampuri kehidupan pribadi (private life) dan mengabaikan hak-hak si wanita tadi? Apakah nantinya si wanita itu menjadi hamil atau tidak dengan dikeluarkannya IUD tadi. yang mudah itu tidak selalu yang terbaik. Jakarta. Hal serupa juga terdapat pada "ijin operasi" bagi wanita yang akan melahirkan dan yang harus ditanda tangani oleh suaminya. Seringkali yang terbaik. begitu pula mendapat pelayanan kesehatan adalah haknya sebagai warga negara. peraturan itu janggal atau tidak. namun secara bathiniah sang isteri tidak bahagia.undangan pidana yang telah ada. Kiranya sudah tiba waktunya untuk meneliti kembali peraturan. dr. Bagaimana sikap dokfer. buatannya dapat digolongkan dalam "wanprestatie". Mengapa dokter harus mencampurinya? Hal serupa tercermin dalam peraturan di klinik Keluarga Berencana milik pemerintah.peraturan dalam dunia kedokteran kita yang ada TANGGAPAN DARI SEGI HUKUM KEDOKTERAN sangkut pautnya dengan hukum. Menurut hukum pidana persoalannya agak lain. pihak yang "berkomplot". Biarpun di permukaan nampak berhasil karena tidak hamil. di mana si wanita yang ingin menggunakan obat/alat kontrasepsi harus mendapat ijin/persetujuan suaminya. Sebaliknya jika perbuatan itu sampai ketahuan. Dalam KUH Pidana fasal 1 ditentukan. Begitu pula kalau perbuatan dokter itu tidak ketahuan ia juga tidak akan dituntut. karena ia dihalangi untuk kawin lagi. kalau wanita itu mengatakan bahwa ia tidak sudi meminta ijin/persetujuan suaminya. Sebagai alasan dikemukakan: jika si suami tidak memberi ijin/persetujuan itu. minan the right to live bagi si wanita itu. karena apa yang ingin ia lakukan terhadap dirinya merupakan hak azasinya. 35. tapi dalam KUH Pidana kita tidak terdapat suatu fasal yang cocok untuk kasus ini. maka medr.sual pada khususnya. Bukankah dengan menolak si wanita ini Cermin Dunia Kedokteran No. Jadi dokter itu tidak dapat dituntut menurut hukum pidana. 1984 63 . Apakah dengan ketentuan tadi dokter bukannya memberi kesempatan yang baik bagi si suami untuk dengan aman "membunuh" isterinya itu? Dalam hal ini seharusnya ijin/persetujuan diminta dari si pasien sendiri dan si suami paling-paling hanya menjadi saksi saja. Masri Roestam Direktorat Transfuri Darah PMI/ Ketua IDI Cabang Jakarta Pusat kita jelas-jelas mengabaikan haknya? Contoh lain yang akibatnya mungkin lebih besar yaitu? abortus provokatus berdasarkan indikasi media. dalam kasus ini sang isteri akan selalu merasa bersalah dan akan selalu ada perasaan khawatir bila (sampai) ketahuan. sebetulnya bukanlah urusan dokter. Mungkin waktu KUH Pidana kita dibuat. kecuali berdasarkan kekuatan perundang. Sebab. Handoko Tjondroputranto nurut hukum perdata dokter itu dapat dituntut karena perLembaga Kriminologi Universitas Indonesia. belum terpikir akan adanya kemungkinan kasus demikian. Mengapa harus dimintakan persetujuan dari si suami? Di man letak ja-. Ini sesuai dengan KUH Perdata fasal 1365 yang sudah sama-sama kita kenal sejak di bangku kuliah. bagaimanapun "berhasil 'nya cara "penipuan". mungkin ia menuduh isterinya telah menyeleweng dan mungkin terjadi perceraian. bagaimanapun sulitnya sejawat tersebut harus mengusahakan yang terbaik bagi pasangan yang ingin ditolong. justru diperoleh dengan susah payah dan penuh ketekunan. bukan sekedar memuaskan satu pihak yang kebetulan pasien sendiri! Memang pula. H. Jadi. sehingga diketahui apakah Kalau maling tidak tertangkap tentunya juga tidak dihukum. karena diburu rasa bersalah dan was-was akan ketahuan suami. Walaupun perbuatan dokter itu sebenamya dapat digolongkan sebagai suatu penipuan. jika si suami yang "menentukan" hidup atau matinya? Bayangkan saja ada seorang suami yang menginginkan kematian isterinya.

Simtom-simtomnya itu mirip dengan simtom dari gangguan somatisasi seperti yang tertera dalam American "Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders". harus diingat pula bahwa resep tradisional tertua yang mujarab itu rasa simpati dan harapan. Mungkin akan menimbulkan lokal antritis hipertrofi. Brit Med J 1984. Dalam keadaan khusus. melaporkan sebuah kasus demikian. Waktu melakukan persetubuhan. seorang lakilaki termasuk ejakulasi prekoks bila tidak dapat membuat pasangannya mencapai orgasmus sebanyak 50% dari jumlah koitusnya.9 • Denyut jantung seorang atlit lebih lambat.Catatan Singkat Selama ini. 35. Sydney. Lebih seringnya denyut ektopik pada jantung atlit itu mungkin menjadi gejala klinik yang penting. Perbedaan-perbedaan ini hilang segera setelah merokok dihentikan. ii : 425 . Keluhan ini berkurang setelah si istri mencuci dadanya untuk menghilangkan noda-noda krirn yang telah berpindah tempat tersebut. Med J Australia 1983. yaitu sakit kepala dan flushing waktu melakukan hubungan sex. Baru kemudian ditemukan ia mengalami destruksi sendi metakarpofalangeal I dan menyebabkan artropati. Brit Med J 1984. maupun menjadi berkapsul dan inert.ternyata menimbulkan komplikasi aneh. Mary. 288: 1461 • Mengapa merokok sigaret meningkatkan risiko untuk timbulnya kanker ? Penyelidikan di Kanematsu Memorial Institute. keracunan sistemik. konsentrasi beberapa imunoglobulin dalam serum mereka juga lebih rendah dari normal. Tentu saja. tidak seorang pun d a r i mereka yang berhasil mencapai tujuannya. ejakulasi prekoks diartikan sebagai ejakulasi yang terjadi kurang atau dalam waktu 30 detik sampai 2 merit setelah masuknya penis ke dalam vagina. yaitu: hidup tanpa ansietas. 50% pasien kanker itu lebih suka bila diagnosisnya tidak diutarakan Bull New York Acad Med 1984. 288: 1461 64 Cermin Dunia Kedokteran No. seorang laki-laki usia 50 tahun yang mengalami kecelakaan lalu lintas harus dilakukan intubasi dan ventilasi. Mungkin cacing itu telah bermigrasi d a r i perut penderita ke faringnya! Respiratory Care 1984. 1984 . ditemukan pipa endotrakealnya tersumbat oleh gumpalan-gumpalan cacing gelang. tetapi terhadap pasangannya! Dr. Tapi. Dalam buku itu juga diterangkan cara-cara untuk menghilangkan adiksi terhadap obat-obat benzodiazepines. secara tiba-tiba is meninggal. selama 12 tahun tidak merasakan apa-apa. Am Heart J. insidensi untuk metastasis lebih tinggi daripada mereka yang tidak merokok. Tidak selamanya pasien ingin diberitahu keadaan yang sebenarnya — sesungguhnya bukti-bukti menunjukkan. menunjukkan bahwa limfosit d a r i para perokok dapat menurunkan aktivitas sel pembuluh alamiah. Masters & Johnson pertama kali mempertimbangkan faktor wanita dalam defmisinya. Waktu nekropsi. wanitanya jangan yang termasuk "type non-orgasmic "! • Pernahkah anda mendengar Sindroma Briquet? Ia merupakan istilah yang lebih sopan dari histeria. bukan pada dirinya sendiri. untuk mengontrol gejalanya. Ini membantu menerangkan mengapa pada perokok -perokok dengan melanoma. tidak seorangpun yang dapat meramalkan apa yang akan terjadi bila sebutir peluru bersarang dalam tubuh. Lancet 1983 (i) June 25 p. Tampaknya. Seorang laki-laki dengan penyakit jantung iskemia. Katanya.60:226—32 • Satu di antara lima wanita di Inggris minum obat-obat penenang. Demikian menurut Celia Haddon dalam bukunya " Women and Tranquilizer". dan beberapa malah adiksi. Tapi. Phillip Lewis d a r i RS St. menggunakan krim isosorbid dinitrat yang dipleskan pada bagian depan lengan atas. atau tidak sampai 10 kali gerakan turun naiknya penis di dalam vagina. dan mempunyai stroke volume yang lebih besar — tapi pada mereka ditemukan juga semacam keanehan.29:368—70 • Dalam mengutamakan kejujuran terhadap pasien. • Apakah peluru yang bersarang dalam tubuh harus selalu diangkat bila tidak menimbulkan keluhan? Seorang lakilaki yang secara tidak sengaja telah menembak kakinya dengan pistol kaliber 22. 1441 • Terjadi di Brazil.. istrinya mengeluh sakit kepala. QT interval memanjang dan aritmia ventrikular lebih sering timbul daripada orang-orang yang bukan atlit. London. 107:608—9 Krim isosorbid dinitrat yang digunakan untuk mengontrol serangan angina pektoris. Briquet sebenarnya nama orang yang menerangkan simtom-simtom klasik pada tahun 1859. 1984.

1984 65 ." dr Ny Elly H. ." Lalu saya tertawa terbahak-bahak dan pasien tersebut juga berkenan untuk ikut tertawa bersama-sama dengan saya. istri kedua anak dua juga. penderita diberi resep obatobat mentereng serta tidak lupa membumbuinya dengan basa-basi alakadarnya. Jika saya kesini lagi. Baru saja duduk." Suami : "Benar dok saya setuju dua anak cukup. Dokter: "Syukurlah mau mengikuti tentang KB." Dokter: "Maunya ingin berapa anak?" Suami : "Katanya dua anak cukup Jadi nanti dua sesudah istri " saya melahirkan. Jadi. Bali OBAT MUJARAB Seorang pasien tua berasal dari lereng gunung Merbabu. dokter ! Kalau saya istirahat. Salatiga SATU-SATUNYA Dokter : "Apanya yang sakit?" Pasien : "Kepala burung saya bengkak. hemmmm." Dokter " ???? Wah ini bukan KB Keluarga berencana. pasien tersebut saya beri resep sambil saya beri tabu. 35. Bali Cermin Dunia Kedokteran No. Ketut Ngurah Denpasar. ke dokter hewan saja" Pasien : ????? dr. Baura Malang YANG PERTAMA DAN TERAKHIR Seorang penderita (P) dari Desa datang berobat pada seorang dokter spesialis (DS) yang praktek di Kota Anu. pasien tersebut datang lagi untuk yang kedua kalinya dengan mak sud mencabutkan giginya yang lain. Pak. dokter!" Dokter : "Hm. Istri saya yang pertama dua anak laki-laki semua. pasien tersebut telah memberi komentar kepada saya : "Wah obat dari pak dokter mujarab sekali. .: "Djagat dewo bathoro yo jagat pangestungkoro . Setelah saya cabut.: "Ini saya beri obat. perut saya nanti ikut istirahat. Kapten drg Haryono X A.Setelah di dalam (kamar praktek) terjadi dialog antara suami pasien dan dokter: Dokter: "Sudah punya anak berapa? Suami : "Satu dok. sapi saya yang cuma tinggal seekor pasti lepas dari tangan saya hanya untuk biaya pemeriksaan saja. Setelah diperiksa secara lengkap. Bapak perlu istirahat yang cukup. lukanya sudah tidak sakit lagi." Tiga hari kemudian." Lalu dia menunjukkan resep dari saya yang disobek tinggal tiga per empat bagian. harus dihabiskan supaya lukanya lekas sembuh ya. DS : "Selain berobat. Yani G-5. mencabutkan giginya di ternpat praktek saya. Ketut Ngurah Denpasar. tetapi keluarga besar nantinya. kunjungan saya ini merupakan yang pertama dan sekaligus yang terakhir !" DS : ??????? dr. Baru saya makan seperempat. karena yang seperempatnya telah dimakannya ! Saya cuma dapat terbengong-bengong. Dan rajin-rajinlah kontrol kembali !" P : "Maaf.HUMOR ILMU KEDOKTERAN KB Seorang ibu hamil diantar suaminya untuk periksa kehamilannya.

.. ibu sang pemuda yang setia menunggui. jelas tiada harapan lagi bagi putra ibu!" Ibu: "Ohhh . : "Maaf. Ketut Ngurah Denpasar.KURANG MENOLONG Seorang detailmen (DI) dengan bersemangat mempromosikan obatnya kepada seorang dokter. buat anak saya ini?" Dr. " Dr: " Ya. . Ketut Ngurah Denpasar.. secara tidak sadar bertanya kepada dokter yang merawat anaknya. dokter! Apakah masih ada harapan .. .... 35. ini saya bawa produk terbaru. Bali PEKERJAAN YANG AMAN . kelainan kulit akibat kerja menduduki 50-60% dari seluruh penyakit akibat kerja. .. ?????!" dr. . dst. besok akan diresmikan. ." Dl: "Maksud dokter??!" Dr: "Harganya mencekik leher. bronkodilator poten! Dapat melonggarkan pernapasan dengan cepat... Pada suatu hari. Bali TIADA HARAPAN BAGIMU Seorang pemuda telah lama mendekam di rumah sakit karena tumor hati. ..." Peserta: "Pekerjaan apa itu?" Dokter: "Pengemis! karena belum ada laporan mereka alergi terhadap Uang logam. Martono Medan... . T. . Dl: "Dok. Ibu: "Tolong katakan dengan terus terang. putri saya ini sudah punya tunangan sah. 1984 ... tapi nanti bisa menyesakkan napas pasien dengan segera.. Jadi." demikianlah seorang Dokter Perusahaan mengakhiri ceramahnya..." dr.. Bung!" dr. Peserta: "Apakah ada pekerjaan yang tidak menimbulkan penyakit/kelainan kulit?" Dokter (setelah berpikir sejenak): "Ada.. d s t . Sumut 66 Cermin Dunia Kedokteran No... . Kebetulan pula putri Pak Dokter ikut menjenguk karena teman sekuliah sang pemuda.

perlu dilukan pendekatan terhadap: (a) seluruh penduduk (total population) (b) kelompok penduduk dengan golongan usia tertentu (c) kelompok penduduk dengan risiko tinggi (d) benar semua (e) bukan salah satu di atas. Yang termasuk upaya pencegahan sekunder ialah : (a) memberi kacamata pengaman bagi pekerja yang menggunakan sinar las (b) mengobati penderita yang sakit (c) vaksinasi (d) menurunkan kerentanan seseorang terhadap stres (e) menurunkan faktor sties pada sumbernya 3. Ciri khas pada Filariasis bancrofti ialah: (a) terdapat hidrokel dan kiluria (b) Elefantiasis hanya di bawah lutu dan siku (c) sering ada pruritus pada permulaan penyakit (d) disamping manusia. Untuk melaksanakan upaya pencegahan tersebut. yang berupa plasmid. tidak dapat meneruskan bahan genetik ini ke mikroorganisme lain (c) faktor R. Menutut KUHAP pasal 184 ayatl. yang bukan merupakan alat bukti yang sah ialah: (a) keterangan saksi (b) keterangan ahli (c) surat/petunjuk (d) keterangan terdakwa (e) bukan salah satu di atas 6. Pilih satu dari lima pernyataan di bawah ini yang benar (a) Kuman pneumokokus tidak pernah dapat menyesuaikan diri untuk hidup bersama-sama dengan antibiotika (b) mikroorganisme yang mempunyai alat genetik untuk melawan antibiotika. dapat membawa gengen resisten untuk hampir semua antibiotika (d) penyebaran faktorR lebih efisien dalam lingkungan yang terbuka daripada lingkungan yang tertutup. Yang tidak dapat meminta keterangan alhi dalam sidang peradilan ialah: (a) hakim (b) polisi (c) terdakwa (d) tersangka (e) bukan salah satu diatas 5. yaitu: upaya pencegahan primer. seperti traktus gastrointestinalis dari pasien rawat tinggal yang menerima antibiotika (e) antibiotika profilaktik itu penting untuk menghindarr terjadinya mikroorganisme yang resisten terhadap antibiotika 1. Dalam bidang kesehatan dan kesehatan jiwa. Yang dimaksud dengan sehat dalam Undang-undang Pokok Kesehatan ialah: (a) bebas dari penyakit (b) bebas dari cacad (c) bebas dari kelemahan (d) bebas dari penyakit. 35. Faktor-faktor yang dapat menimbulkan presbiakusis adalah sebagai berikut. 4. kecuali: (a) inteligensi anak rendah (b) inteligensi anak normal (c) inteligensi anak terlalu tinggi Cermin Dunia Kedokteran No. kecuali: (a) lingkungan/pekeijaan di tempat yang bising (b) diet tinggi lemak (c) banyak merokok (d) sering membersihkan serumen dalan Hang telinga (e) stres 8. cacad & kelemahan (e) bukan salah satu di atas 2. ada 3 jenis upaya pencegahan. 1984 67 . sekunder dan tersier. Yang dapat merupakan penyebab kesukaran belajar pada anak ialah sebagai berikut.RUANO PENYEGAR DAN PENAMBAH ILMU KEDOKTERAN Dapatkah saudara menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini ??? (d) lingkungan yang tidak menyenangkan (e) adanya gangguan fisik 7. Penyebab dispareunia antara lain: (a) infeksi atau jahitan episiotomi yang tidak benar (b) vaginitis (c) retroversi uterus (d) psikogenik (e) semua benar 10. binatang peliharaan dapat merupakan sumber infeksi (e) tidak pemah asimtomatik 9.

Chinese Academy of Medical Sciences. Kesimpulan : 100 mg aspirin (ASA) per hari itu efektif untuk menghalangi formasi dan agregasi dari tromboksan platelet. aspirin dosis rendah malah memberikan basil yang lebih baik dan efek toksiknya pun lebih sedikit. untuk menjamin lancarnya suplai oksigen ke otot jantung. Dalam suatu percobaan. menunjukkan bahwa obat tersebut secara terapeutik efektif untuk kasus-kasus: penyakit Hodgkin (13/31). dipilih secara random kelompok diobati dan kelompok kontrol. dapat hidup lebih dari 10 tahun. Pemberian obat ini dimulai 24 jam setelah operasi. Ca paru jenis sel kecil (5/14). Jumlah total pengeluaran untuk riset mengenai penyakit-penyakit tropis itu kira-kira sama dengan biaya militer dunia per jam ± $ 100 juta. Penyakit cacar telah dibasmi dengan biaya. Kris Brit Med J 1984. Pasien. Kris China Med Trib 1983 Sept 25 p.02 • • OBAT BARU UNTUK KANKER Glisifosforamid. 30% d a r i graft tersebut mengalami oklusi kembali pada tahun pertama. Menekan fungsi platelet dengan aspirin dosis tinggi ternyata tidak dapat memperbaiki patensi dari by pass tadi.1% biaya minter dunia per tahun. frekuensi aritmia ventrikuler meningkat pada kelompok kontrol dibandingkan dengan kelompok diobati.pasien kanker yang diobati dengan kombinasi d a r i obat ini dan kemoterapeutik lain.1264 68 Cermin Dunia Kedokteran No. Ini kurang d a r i 0. Tapi. suatu obat anti kanker baru yang dikembangkan oleh Institute of Material Medicine. D a r i 60 pasien. dan pada beberapa kasus fibroma rahim. Biaya program untuk memenuhi kesehatan esensial dan kebutuhan makanan di negara. mulai digunakan dalam tahun 1983. Ca mamae (38/86). akut dan kronik leukemia. 35. ada komentar-komentar sebagai berikut • • • • Biaya untuk minter di seluruh dunia ( $ 750. Hasil percobaan klinis terhadap 301 pasien dengan tumor ganas stadium lanjut.000 juta per tahun) itu lebih besar daripada total penghasilan per tahun d a r i separuh penduduk miskin di dunia. Setelah pembedahan. $ 600 juta. Harga 1 senjata nuklir kapalselam setara dengan budget untuk pendidikan per tahun d a r i 23 negara-negara dunia ke 3 dengan 160 juta anak sekolah. is 1261 . limfoma yang non Hodgkin (34/66). Aplikasi lokal d a r i obat ini juga dinyatakan efektif untuk mengobati ulkus pada Ca mamae dan Ca serviks. 90% dari kelompok diobati dan 68% dari kelompok kontrol graft-nya masih paten. 288 : 1901 . oklusi terjadi pada 62% dari kelompok kontrol.pasien penyakit jantung iskemik. 5 ASPIRIN DOSIS RENDAH UNTUK MENCEGAH OKLUSI PEMBULUH DARAH KORONER SETELAH DILAKUKAN "BY PASS" Akhir-akhir ini. Kris Lancet 1984. Biaya imunisasi 1 juta anak dari penyakit-penyakit yang dapat dicegah ( $ 5 juta) sama dengan harga satu misil Pershing II. Setelah 4 bulan.ABSTRAK -ABSTRAK PERANG NUKLIR : DAPAT DICEGAH ATAU TIDAK? Dalam suatu konferensi pencegahan perang nuklir di Helsinki yang dihadiri oleh 450 dokter dari 53 negara. Ini karena deposit d a r i platelet dan trombus. Percobaan dilakukan secara double blind. Pada kelompok diobati diberikan aspirin (ASA) 100 mg per hari. Selama percobaan ini tidak ditemukan adanya efek samping.negara dunia ke 3 selama 20 tahun itu diperkirakan kurang daripada biaya satu tahun untuk persenjataan dunia. sedangkan kelompok kontrol diberikan plasebo. Deposit ini juga menyebabkan perubahan-perubahan sklerotik lebih lanjut. operasi untuk membuat bypass pada pembuluh-pembuluh darah koroner banyak dilakukan pada pasien. 1984 . Ca embrionik d a r i testis dan Ca nasofaring. sedangkan dari kelompok diobati hanya 27%. Akhirnya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful