Daftar 1si :

3 5 . K e s e h a t a n Jlwa

Karya Sriwidodo

Artikel : 3 Kesehatan Jiwa di Indonesia 10 Upaya Pencegahan Dalam Kesehatan Jiwa 18 Upaya Rehabilitasi Sebagai Salah Satu Upaya Kesehatan 23 Komputerisasi Data Demografik dan Psikiatrik Pasien Mental di Indonesia 28 Pengertian Pertanggungjawaban Kriminal Atas Perbuatan Individual Dalam Rangka Visum et Repertum Psikiatrikum 34 Psiko Geriatrik Sekilas Pintas 39 Kesukaran Belajar 46 Pendidikan Anak Usia Balita
53 Pendengaran Pada Usia Lanjut (Presbiakusis) 56 Diagnosis dan Pengobatan Filariasis 59 Perkembangan : Dispareunia

Antibiotika Profilaktik ? Individu vs Masyarakat

Tulisan dalam majalah ini merupakan pandangan/pendapat masing-masing penulis dan tidak selalu merupakan pandangan atau kebijakan instansi/lembaga/bagian tempet kerja si penulis.

62 64 65 67 68

Hukum & Etika : Tepatkah Tindakan Saudara ? Catatan Singkat Humor Ilmu Kedokteran Ruang Penyegar dan Penambah Ilmu Kedokteran Abstrak-abstrak

Artikel

Kesehatan Jiwa di Indonesia
Prof. Dr. R. Kusumanto Setyonegoro Gurubesar Ilmu Kedokteran Jiwa Fakultas Kedokteran Jiwa Universitas Indonesia Kepala Direktorat Kesehatan Jiwa Depkes RI, Jakarta

Landasan Hukum dan Dokumen Intemasional Landasan ini terdiri dari beberapa produk legislatif, yaitu : 1. Undang-Undang nomor 9/1960 tentang Pokok-Pokok Kesehatan. 2. Undang-Undang nomor 3/1966 tentang Kesehatan Jiwa. 3. Undang-Undang nomor 9/1976 tentang Narkotik. Dan beberapa Dokumen Internasional, seperti : 4. "World Health Organization (WHO), Constitution". 5. Alma Ata, USSR, 1978, "International Conference on Primary Health Care", yang disponsori bersama oleh WHO dan UNICEF. Kesehatan Jiwa (KESWA) Berdasarkan landasan hukum dan dokumen internasional ini Memasuki bidang Psikiatri untuk kemudian bergiat di pe- dapat ditarik hal-hal sebagai berikut: layanan keswa, seorang dokter sering merasa dirinya didorong oleh stimulasi intelektual; luasnya materi subjek, termasuk Tentang kesehatan (UUPokok Pokok Kesehatan) berbagai tantangan dan tuntutan manusiawi dan ilmiah; serta Bab I : Ketentuan Umum, fasal 2. undangan untuk melaksanakan kontak dengan para sejawatnya "Yang dimaksud dengan kesehatan dalam Undang-Undang yang menguji sensitivitas interpersonal, toleransi dan flek- ini meliputi kesehatan badan, rohani (mental) dan sosial, dan sibilitas. Demikian pula keprihatinan dan keinginan untuk bukan hanya keadaan yang bebas dari penyakit, cacad dan kemengetahui lebih lanjut tentang condition humaine. lemahan". Psikiatri jelas bukanlah merupakan suatu panacea untuk Bab II : Tugas Pemerintah, fasal 8 ayat 2. penderitaan manusia, tetapi yang penting disadari adalah bahwa Ayat ini lebih menjabarkan lagi istilah "sakit, yaitu termasuk kesehatan jiwa; yaitu pengetrapan dari prinsip-prinsip psikiatri — cacad (invaliditas). secara individual di dalam kelompok maupun masyarakat, — kelemahan (weakness; feeble conditions; keterbelakangan dapat membantu meringankan dan memecahkan permasalahan dalam perkembangan fisik dan mental). manusiawi yang delikat. Oleh sebab itu, bertentangan dengan — usia lanjut (geriatric conditions; dengan atau tanpa pendapat sebagian orang, psikiatri merupakan salah satu seni kelainan yang sifatnya mental). dasar sentral dari ilmu kedokteran. Ini sudah disadari oleh rakyat Tentang kesehatan jiwa (UU Kesehatan Jiwa) dan bangsa Indonesia, yaitu sejak permulaan ditegaskannya Undang-undang ini menjelaskan hal dan materi kesehatan jiwa, pelayanan kesehatan dan kesehatan jiwa secara sistimatik dan integratif. Ditetapkan melalui Undang-Undang Pokok dan dengan pasti mengemukakan definisi sebagai berikut : Bab I : Ketentuan Umum, fasal 1 ayat 1 Kesehatan (nomor 9/1960); Undang-Undang Kesehatan Jiwa (nomor 3/1966); dan lebih jelas lagi dalam Undang-Undang "Kesehatan jiwa adalah kesehatan jiwa yang sehat menurut Narkotik (nomor 9/1976). ilmu kedokteran sebagai unsur daripada kesehatan, seperti PENDAHULUAN Kegiatan dan kesibukan manusia sehari-hari tidak jarang membuat individu cenderung untuk menitikberatkan pentingnya kesibukan/kegiatan itu. Malah mungkin ia agak mengalami obsesif-relatif dengan program hariannya. Oleh sebab itu, sering pula dianjurkan agar manusia menoleh ke sejarah dan meninjau ke masa depan. Ini agar ia dapat meyakinkan diri bahwa relativitas dari problematik yang dihadapinya perlu diprioritaskan, sehingga ia dapat mengembangkan sense of evolution, progress and contribution dari kegiatan tersebut.

Cermin Dunia Kedokteran No. 35, 1984

3

atau RS Jiwa Pemerintah terdekat. Bab III : Perawatan dan pengobatan Bab IV : Harta benda milik penderita Bab V : Penampungan bekas penderita penyakit jiwa Bab-bab dan masing-masing fasalnya memberitahukan hal. (f) Keterlibatan keluarga dan masyarakat dalam kesehatan jiwa sangat erat dan mendalam. mental and social wellbeing and not merely the absence of disease or infirmity. fasal 32. 35. atau di fasilitas keswa lain. bahwa dokter/psikiater tersebut harus dapat membuat diagnosis tertentu seperti yang tercantum dalam buku Pedoman Penggolongan Diagnosa Gangguan Jiwa. • Tentang Narkotik (UUNarkotik) Undang-Undang ini menjelaskan tentang materi narkotik. yaitu "Kesehatan Jiwa (mental health) menurut faham ilmu kedokteran sekarang adalah suatu kondisi yang memungkinkan perkembangan fisik. alkohol. (b) Mengusahakan keseimbangan jiwa dengan menyesuaikan penempatan tenaga selaras dengan bakat dan kemampuan. Depkes RI. Geneva lihat Lampiran). Demikian pula visum et repertum psikiatrikum. Perlu diketahui. Ini berarti. Jakarta*. (c) Perbaikan tempat kerja dan suasana kerja dalam perusahaan dan sebagainya. Perkembangan itu berjalan selaras dengan orang-orang lain. fasal 3 Fasal ini memberitahukan tentang usaha-usaha pemerintah c. (a) Perawatan dan pengobatan bagi mereka yang terganggu berat dilakukan dalam RS Jiwa yang pada dasarnya tersedia di semua propinsi RI. Ditkeswa (Direktorat Kesehatan Jiwa) telah mengeluarkan instruksi (1973) yang berlaku hingga sekarang: "Para penderita ketergantungan narkotik. Menjangkau pasien rawat dalam. alkohol dan substansi (obat) yang tercantum dalam PP DGJ (1984) dan ICD — 9/WHO. pasien rehabilitasi. 4 Cermin Dunia Kedokteran No. intelektuil dan emosionil yang optimal dari seseorang. (c) Perawatan dan pengobatan yang dimaksud itu harus disetujui oleh dokter/psikiater yang bertanggung jawab. dan pembentukan BPKJM (Badan Pembina Kesehatan Jiwa Masyarakat). khususnya karena menyangkut hak milik dan harta benda penderita.q. 1984 ." Dalam hubungan ini. (a) Mengenai konsep kesehatan "Health is a state of complete physical. RS Umum dan Pushealth of the people. pasien ambulan (di RS Jiwa/fasilitas keswa. edisi 2 (berlaku 1984—1994). dan wajib membawanya kepada dokter terdekat untuk mendapatkan pengobatan dan perawatan yang diperlukan. sehingga memang sudah selayaknya Pemerintah RI memperhatikan dan membina bidang pelayanan kesehatan jiwa ini secara khusus. terbitan Direktorat Kesehatan Jiwa. (e) Hubungan dengan pihak hukum dan pengadilan sangat erat." Penjelasan mengenai fasal ini. yang berpusat pada Direktorat Kesehatan Jiwa. Ini menciptakan kulminasi dalam pembentukan konsep kesehatan jiwa masyarakat (keswamas). 1) Orang tua/wali dari seorang pecandu narkotik yang belum cukup umur wajib melaporkan pecandu tersebut kepada pejabat yang ditunjuk oleh Menteri Kesehatan. Tindakan tersebut benar dan menjamin bantuan medik-psikiatrik yang tepat. (d) Semua perawatan pasien di RS Jiwa dan fasilitas kesehatan jiwa yang representatif di seluruh Indonesia dimonitor oleh Sistim Informasi Keswa. perlu ditegaskan diagnostik di bidang penyalahgunaan narkotik. tapi dalam kenyataan sehari-hari semua penderita yang dikirimkan itu langsung menuju kepada dokter puskesmas/RS Umum terdekat. the ability to live harmoniously in a changing environment is essential to such development. hal khusus. (b) Perawatan dan pengobatan senantiasa dilakukan atas permintaan (tidak pernah atas paksaan). menyangkut responsibility and accountability concepts yang merupakan bidang kepentingan bersama antara Psikiatri dan disiplin-disiplin yuridis/legal. 2) Pecandu narkotik yang telah cukup umur wajib melaporkan diri kepada pejabat yang telah ditunjuk oleh Menteri Kesehatan. Bab II Pemeliharaan kesehatan jiwa. di bawah Gubernur/KDH tingkat I dan II di semua propinsi yang sudah mempunyai RS Jiwa Pemerintah (Pedoman Kerja BPKJM.yang termaksud dalam fasal 2 UU Pokok-Pokok Kesehatan." (b) Mengenai anak (pertumbuhan dan perkembangan) "Health development of the child is of basic importance. sebagai berikut : (a) Merpelihara kesehatan jiwa dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. dan substansi (obat) dapat diterima untuk terapi dan rehabilitasi di semua RS Jiwa Pemerintah dan Swasta. Kebayoran Baru. Bila dana tersedia. 1983). (e) Usaha-usaha lain yang dianggap perlu oleh Menteri Kesehatan. 3) Syarat-syarat untuk melaksanakan ketentuan tersebut dalam ayat (1) dan (2) ditetapkan oleh Menteri Kesehatan. Beberapa pokok yang khususnya menyangkut kesehatan dan kesehatan jiwa: Bab VIII: Pengobatan dan rehabilitasi korban penyalahgunaan narkotik dan usaha penanggulangannya. bila permintaan itu datang dari pihak masyarakat sesuai syarat-syarat yang berlaku untuk semua permintaan perawatan di RS Jiwa. Departemen Kesehatan. Makna kesehatan jiwa mempunyai sifat-sifat yang harmonis (serasi). • WHO Constitution Dokumen ini memberikan anjuran dan justifikasi suatu pendekatan holistik terhadap materi kesehatan manusia. Ini dituangkan dalam pernyataan-pernyataan di bawah ini. walaupun peraturan pelaksanaan Menteri Kesehatan yang dimaksud dalam fasal 32 hingga kini belum ditetapkan. laporan dan tabulasi diterbitkan setiap tahun. Puskesmas public are of the utmost importance in the improvement of the yang melaksanakan Proyek In tegrasi Keswa. Ini menandaskan sikap open door policy dalam pelayanan kesehatan jiwa. sesuai dengan ilmu kesehatan jiwa." (c) Mengenai informasi kepada masyarakat * Sistim ini meliputi DIPAM (Daftar Isian Pasien Mental) yang dikelola "Informed opinion and active participation on the part of the dengan teknik komputer. (d) Mempertinggi taraf kesehatan jiwa seseorang dalam hubungannya dengan keluarga dan masyarakat. yang kemudian meneruskannya kepada RS Ketergantungan Obat di Jalan Fatmawati." kesmas). dan memperhatikan semua segi dalam penghidupan manusia dan dalam hubungannya dengan manusia lain.

retardasi mental dan gangguan Cermin Dunia Kedokteran No. Kondisi-kondisi itu jelas akan menambah beban dari sistim pelayanan kesehatan yang sudah sangat besar beban rutinnya. kekerasan dan pengrusakan. maka dapat dikatakan bahwa jaringan pelayanan keswa perlu diperkuat dengan segera dan merata. — Maternal and child health care. bringing health care as close as possible to where people live and work. — Immunication against the major infectious diseases. scientifically sound and socially acceptable methods and technology made universally accesible to individuals and families in the community through their full participation and at a cost that the community and the country can afford to maintain at every stage of their development in the spirit of self-reliance and self-determination. kesejahteraan dan sebagainya). (i) Melaksanakan research epidemiologi keswa. maka kesehatan jiwa masyarakat merupakan (a) Suatu orientasi dalam keswa. urbanisasi dan proses-proses lain yang berkaitan dengan itu) telah diketahui membawa serta akibat-akibat buruk terhadap struktur keluarga. (d) Mengutamakan suatu kerjasama intersektoral. and provision of essential drugs. 1984 5 . Berbagai laporan tentang keretakan rumah tangga. dan sebagainya) dapat mengambil manfaat dari upaya keswamas. the family and the community with the national health system. (f) Mengutamakan peran serta masyarakat. 1978 Konferensi ini diadakan pada tanggal 6 — 12 September 1978 di kota Alma Ata. and of the overall social and economic development of the community." • Alma Ata. Ditambah keterbatasan dari sumber-sumber dana dan manusia yang ahli. gaya hidup yang kurang sehat. Section I The Conference strongly reaffirms that health which is a state of complete physical. Beberapa karakteristik lain yang melekat pada upaya keswamas adalah sebagai berikut: (a) Terutama sekali tertuju kepada kelompok-kelompok masyrakat (walaupun fokus terhadap individu tidak diabaikan. dan dengan sendirinya taraf keswa dari individu-individu. di bawah nama kesehatan jiwa. berfungsinya keluarga. Sistim pendukung tradisional mengalami erosi. demikian pula daya tahan keluarga dan individu menghadapi stres. (b) Content of Primary Health Care (Recommendation 5) The conference. tidak hanya terapi dan rehabilitasi. It is the first level of contact of individuals. Dengan demikian maka diikthiarkan agar pelayanan-pelayanan itumerupakan suatu sistim keswa yang komprehensif. mental and social well-being. (b) Mencakup semua upaya yang dilaksanakan di masyarakat. (c) Primary Health Care Approach (Summary and Discussions 15) The conference considered primary health care to be essential care based on practical. jenis-jenis gangguan keswa. (e) Berupaya melaksanakan "kegiatan psikoterapi singkat" (brief psychotherapy). is a fundamental right and that the attainment of the highest possible level of health is a most important world-wide social goal whose realization requires the action of many other social and economic sectors in addition to the health sector. khususnya sektor kesehatan/kesehatan jiwa/pendidikan/kesejahteraan sosial/keagamaan/penerangan/keluarga berencana/dan sektorsektor lain yang ada relevansi dengan keswa. (g) Mengusahakan pendidikan keswa bagi pejabat/petugas di bidang-bidang pelayanan kemanusiaan (human services). (b) Dititikberatkan kepada upaya prevensi dan promosi. including family planning. but recognizing that these problems and ways of solving them will vary from one country and community to another.(d) Mengenai tanggung jawab pemerintah "Government have the responsibility for the health of their people which can be fulfilled only by the provision of adequate health and social measures. Stressing that Primary Health Care should focus on the main health problems in the community. 35. Baik yang dilaksanakan secara hospital based maupun ambulatory. (c) Diikhtiarkan agar ada suatu kontinuitas dari berbagai pelayanan (keswa. guna memperkokoh orientasi keswa mereka. (h) Mengusahakan kerjasama yang mantap dan erat dengan bidang kesehatan masyarakat (public health). semua dapat merupakan indikasi daripada disorganisasi sosial tertentu. — Appropriate treatment of common diseases and injuries. Tidak kurang dari 40 juta manusia di dunia menderita gangguan jiwa berat. and not merely the absence of disease and infirmity. kenakalan remaja. sosial. usia. Recommends that primary health care should include at least: — Education concerning prevailing health problems and the methods of identifying. dan tertuju kepada intervensi kondisikondisi krisis. industrialisasi. — Adequate supply of safe water. BERBAGAI KEGIATAN Orientasi Di hampir semua negara berkembang. ibukota Kazakh Soviet Socialist Republic di bawah sponsorship gabungan WHO dan UNICEF. dan kira-kira dua kali dari jumlah tersebut menderita gangguan jiwa akibat ketergantungan alkohol. preventing and controlling them. narkotik dan substansi (obat). USSR. It forms an integral part both of the country's health system. (j) Mengusahakan agar seluruh lapisan masyarakat (golongan ekonomi. ancaman penyakit atau disabilitas sehingga peranan sosial mereka terganggu. Beberapa hasil penting perlu dikemukakan: (a) Declaration of Alma Ata. perubahan sosial yang cepat (sebagai hasil dari perkembangan ekonomi. USSR. — Prevention and control of locally endemic diseases. Kesehatan Jiwa Masyarakat (KESWAMAS) Sesuai dengan istilahnya. of which it is the central function and main focus. and basic sanitation. and constitute the first element of a continuing health care process. — Promotion of mental health. — Promotion of food supply and proper nutrition.

melainkan sumber-sumber kan baik di dunia berkembang atau maju. masing. Dugaan mengenai jumlah pasien gik yang mengancam dapat dikurangi tarafnya. tidak kurang mempresipitasi suatu keadaan gawat darurat. antropologi medik dan lain-lain masih perlu melaksanakan telah berubah dengan sangat radikal dan fenomenal. antidepremadai. kita dapat melainkan juga di bidang kedokteran lainnya. Penderita epilepsi di dunia gaimana stres itu dapat diatur dan diarahkan agar psikopatoloditaksir berjumlah 15 juta. masing unit pelaksana dari RS Jiwa dan Fasilitas Keswa di seluruh Indonesia. problematik umat manusia. dan hal-hal lain yang berkaitan). stres dan keretakan marital. dan tergantung dari lokasinya. psiko-edukatif dan sosio-kultural Oleh sebab itu. yang merupakan dimensi baru dalam pelayanan kesehatan jiwa. serta baorganik lain dari susunan saraf pusat. dan lain-lain). sub-bidang tertentu seperti klasifikasi obat perlu dipertemukan masing-masing relevansi dan korelasinya psikofarmaka. Perhitungan untuk penderita neurotik dan lain-lain Kedokteran biologik memperhatikan secara mendalam bidangdengan sendirinya jauh lebih besar.mantap.antara stres dan penyakit. sedang.000 tahun perjalanan evolusinya.kultural dari peristiwa-peristiwa seperti bunuh-diri. 1984-1989. Bimbingan psikoterapeutik kemudian menjadi ilmiah dari berbagai kegiatan yang dilaksanakan di masinglangkah berikutnya yang layak dilaksanakan.ce)? Bagaimana perbandingan faktual antara efek dan efek sampingan? kultural yang berkembang. perhatian makin berkembang karena perlu diusahakan agar dua prinsip itu terjalin secara integratif relevansinya yang langsung dengan upaya terapi dan dan sistematik. gangguan kesehatan jiwa merupakan bagian yang cukup besar Jadi.pakan lembaga yang fantastis. metodik neurofisiologi (EEG. polygrams. Dengan demikian pula. dan substansi/obat lain). terapi dan rehabilitasi kofarmakologi. diperhitungkan gangguan jiwa berat (psi. dokter. proses diagnostik dipermudah dan Pelayanan keswa secara kontinu memperhatikan landasan dipertajam. Dengan demikian.bingan sosial-lingkungan tetap merupakan suatu tantangan benya lingkungan sosio-kultural tempat ia hidup dan berkembang sar. sebalik. mekanisme dasar (dengan masing-masing hipodengan mengetahui pendalaman ilmiah pendukung secara metesis mengenai khasiat dan mekanisme neuroleptik. lah kondisi stres. Tapi. merupakan bidang yang belum cukup dinilai. serta relevansi dan korelasinya terhadap kondisi Landasan dasar dari pendekatan prevensi. tetapi yang justru dipentingkan dalam praktek keswa. terapi dan rehabimental emosional individual.* suportif yang sangat realistik. stres dan golongan sosio-ekonomik. Segi-segi organobiologik. pasien dan dokter dapat dicatat berbagai perilaku khusus yang Prospek masa depan (penelitian. Memang benar. klinik-terapeutik. diperhitungkan ada makin luas diketahui serta diakui di kalangan profesional atau 6—18 ribu penderita psikotik.• Terapi integratif dari psikoterapi.bunuh-diri. yang setiap indidari 200 juta manusia yang menderita gangguan tersebut se.** rehabilitasi. 10% di antaranya perlu perawat. Disertasi FKUI1967. • Segi psiko-edukatif Merupakan salah satu segi yang sering diabaikan oleh seorang uji coba klinik (preklinik. Oleh sebab itu. disiplin perawatan. percobaan kotik) berjumlah 1—3 per mil dari seluruh penduduk. sleep tanggung jawab. phronia. semuanya merupakan bidang perhatian yang sehingga kejadian-kejadian dalamproses relasi-interrelasi antara serius. disiplin psikologi klinik.upaya yang lebih banyak dan mendalam. kondisi mental emosional dari gambaran manusiawi yang mulai Kota Jakarta yang berpenduduk 6 juta.vidu atau keluarga dapat memberikan formulasinya masinghingga efisiensi kerja atau hidupnya merosot. • Penilaian komparatif dari satu jenis terapi dibandingkan jeSalah satu faktor sosio-kultural yang umum diketahui adanis terapi lain. Dokter/psikiater. evoked potentials. Apakah benar mengetahui hubungan fungsional. depresi serta frustasi merupakan kondisikan yang relatif ringan (neurotik) antara 40—60 per mil. tendensi untuk berorientasi pada penyakit integratif farmakoterapi dan psikoterapi serta implikasiperlu dijadikan satu dengan observasi klinik dan humanistik. farmakoterapi dan bimga 100. dan kadang-kadang juga pasien menggunakan dosis yang diharuskan (patient complianstruktural antara kondisi organo-biologik dan keadaan sosio. rekontruksi sejarah evolusi itu. of Mental Health. 1984 . • 6 Cermin Dunia Kedokteran No. Akan tetapi. tidak saja di bidang keswa. Promotion and Protection mawas (BP KJM: Badan Pembina Kesehatan Jiwa Maysarakat). implikasinya. Pendekatan eklektik-holistik dalam Ilmu tetap menunggu penjabaran dan penelitian yang lebih luas dan Psikiatri di Indonesia dengan minat khusus kepada Masalah Schizo. ansietas. pendekatan Teknologi medik. terdapat unsur spekulasi dalam upaya me. pengaruh obat terhadap daya ingat (memory). biokimia.awam. Ia merupakan peristiwa yang bervariasi. hal seperti itu akan • Efektivitas terapi yang dilaksanakan sering merupakan bimenambah penilaian perspektif kita terhadap hakekat dang yang sulit dinilai secara pasti. ** Kusumanto Setyonegoro.000 hing. Diantaranya: • Segi sosio-kultural Dasar-dasar genetik manusia tidak berubah dalam 50. stres dan lingkungan. bidang neurofisiologi. misalnya Demikian pula di bidang prevensi melalui Upaya Bina Kes* WHO 7th Programme of Work. dan mengamalkan pengetrapan menyeluruh secara bersif. dengan gangguan jiwa yang relatif ringan (neurotik) itu Contoh lainnya yaitu krisis. berbagai upaya prevensi stres dan krisis bukan merudari seluruh morbiditas umat manusia dan tidak dapat diabai. 35. Akan tetapi. an segera di RS Jiwa atau klinik Psikiatri untuk pengobatan Segi organobiologik intensif. Berbagai hubungannya diketahui. elektroensefalografi. pengetrapan praktis) indikatif. Khususnya mengenai bidang litasi yaitu eklektik-holistikDetail-prinzip dan Ganzheit-prinzip psikofarmakologi. dan psiPendekatan prevensi. Dengan sendirinya makna sosioDi Indonesia.

and restlessness. 4) Integrasi keswa di Pelayanan Kesehatan Umum* (RS Umum. Semarang. meliputi pasien yang dirawat. Puskesmas. terapi dan rehabilitasi. alcoholic A syndrome of prominent and lasting reduction of memory span. characterized by clouded consciousness. Lampiran: ICD — 9. tetap dijalankan terus sehingga tercapai sasaran untuk meliputi 10% dari RS Umum (tipe C/D) dan Puskesmas. Observasi longitudinal dari upaya kesehatan di Indonesia agaknya cukup memberi petunjuk ke arah tersebut. diantaranya: hukum. Secara rutin penghimpunan data berdasarkan DIPAM (Daftar Isian Pasien Mental) dilaksanakan sejak 1971. 1984 7 . sleep studies. pendidilcan keahlian psikiatri (lamanya 3—4 tahun) dapat dilaksanakan di Fakultas Kedokteran Universitas Negeri di Medan. tremor and sometimes fever. Kegiatan penelitian meliputi berbagai upaya survai epidemiologik. dan diusahakan agar dapat dilaksanakan seluruhnya di dalam negeri. Yogyakarta dan Surabaya. Pengembangan Bina Keswamas (BP KJM: Badan Pembina Kesehatan Jiawa Masyarakat) dilaksanakan terus dengan mengundang peran•serta dari semua sektor yang relevan. sumber daya manusia ahli. disordered time appreciation and confabulation. Bila kebutuhannya mendesak. notably visual and tactile. Section V 291 Alcoholic psychoses Organic psychotic states due mainly to excessive consumption of alcohol. Upaya diagnostik. Yang sekarang diperlukan berupa suatu sense of commitment dan sense of precision dalam membimbing dan mengarahkan pelayanan kesehatan pada umumnya di mana pelayanan keswa merupakan suatu unsur yang integral. occurring in alcoholics as the Cermin Dunia Kedokteran No. Alcoholic delirium 291. dan dikuasai oleh masingmasing bidang prevensi. bahwa segi mental-emosional dari pelayanan kesehatan akan diperhatikan dengan lebih memadai. Implementasi dari program itu dengan sendirinya juga bergantung kepada teknologi medik-psikiatrik yang tersedia. Penataran periodik dilaksanakan bagi para perawat. penegakkan hukum. dan lain-lain. dan masing-masing implikasinya. tetap merupakan fokus yang besar. 3) Penataran dan spesialisasi khusus dilaksanakan secara kontinu. sesuai pengarahan Ka-Kanwil propinsi masing-masing. serta fasilitas struktural yang tersedia. Tujuannya agar dalam setiap propinsi terdapat satu RS Jiwa Pemerintah. stansi (obat dan lain-lain). defects of nutrition are thought to play an important role. In some of these states. dan pasien rehabilitasi. Tujuan umum lainnya terarah kepada inkorporasi dan pemantapan pengetahuan keswa di pelayanan kesehatan umum dan berbagai segi perkembangan sosial. Bandung. Berbagai proyek prevensi dan promosi keswa ditunjang untuk dilaksanakan. maka upaya keswa swasta dianggap dapat membantu program pemerintah. pasien berobat jalan. 1) Berfungsinya Direktorat Kesehatan Jiwa sebagai WHOSEARO Collaborating Centre in Research. mengenai hal-hal * Publikasi: Integrasi Kesehatan Jiwa di Puskesmas seperti KUHAP. Salah satu tujuan umum agar permasalahan yang ada dibatasi/dikurangi. Sikap indifference dan indefinite terhadap kesehatan jiwa dalam era di mana "sumber daya manusia" diutamakan sudah tidak lagi memadai. Problematik fisik. alkohol dan sub-. dalam menilai dan menghadapi permasalahan keswa/keswamas. sejak 1980. ahli psikologi. disorientation. including striking loss of recent memory. terapi. khususnya di bidang mental-emosional dan neurologik tertentu (seperti: ancaman gangguan serebrovaskular. Excludes: alcoholism without psychosis (303) 291. 5) Penelitian dan penghimpunan data. 2) Pembentukan dan pembinaan suatu jaringan RS Jiwa Pemerintah yang makin merata dianggap sebagai suatu kebutuhan. peralatan. Undang-undang pokok Kesehatan 9/1960 dan UU Kesehatan Jiwa 3/1966 nyata benar saling melengkapi dan menyempurnakan. Jakarta. Dengan demikian. 35. Dalam hubungan ini.PROGRAM Sebagaimana lazimnya. sejak 1975). MASA DEPAN Perspektif masa depan dari psikiatri dan kesehatan jiwa sekarang diliputi oleh kemantapan kepercayaan. Ini bila dianggap layak ditinjau dari sudut demografi. Visum et Repertum Psikiatrik. fear. khususnya bila terdapat berbagai hambatan dari sumber-sumber dana. juga disediakan RS Jiwa Pemerintah lain/tambahan di Propinsi yang sama. ahli pekerjaan sosial dan para administrator keswa. Diantaranya. uji-klinik psikotropik.0 Delirium tremens Acute or subacute organic psychotic states in alcoholics. merupakan salah satu indikator kesungguhan hati dari Pemerintah RI (Depkes RI) dan pihak Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). hallucinations of any kind. teknologi dan lain-lain. sosi-ekonomi dan lain-lain. Tambahan pendidikan di luar negeri bila perlu tetap dipertimbangkan. pengadilan. Demikian pula permasalahan yang terikat pada penyalahgunaan narkotik. disamping konsultasi periodik (diantaranya: tentang proyek "gelandangan psikotik" dan "pasung").1 Korsakov's psychosis. delusions. illusions. UndangUndang Narkotik nomor 9/1976. suatu program sangat terikat pada berbagai kondisi faktual seperti dana. rehabilitasi dan prevensi perlu diindentifikasi dan dilimitasi secara positif. konvulsif dan disabilitas motorik lainnya). Training and Services. Interface dan kerjasama dengan berbagai disiplin di luar kesehatan jiwa merupakan bidang kegiatan baru. secara perlahan-lahan pelayanan kesehatan umum dapat letih optimal memanfaatkan berbagai kemampuan dan kemungkinan (potentialities) yang diteliti dan diamalkan di bidang kesehatan jiwa individual maupun masyarakat. withdrawal of alcohol can be of aetiological significance. mental dan sosial yang relevan terhadap problematik kesehatan perlu dipertajam dan diperjelas secara spesifik.

Use additional code to identify the associated physical or neurological condition.2 Other alcoholic dementia Nonhallucinatory demential occurring in association with alcoholism but not characterized by the features of either delirium tremens or Korsakov's psychosis.. 292.1 Paranoid and/or hallucinatory states induced by drugs States of more than a few days but not usually of more than a few months duration. 35.3) 292. characterized by behavioural and other responses that always include a compulsion to take alcohol on a continuous or periodic basis in order to experience its psychic effects.4) senility (290. if so also make the appropriate 304 coding. not due to excessive consumption and without conspicuous neurological signs of intoxication. and mild disorientation and memory disturbance. Excludes: simple drunkenness (305. tolerance may or may not be present. associated with large or prolonged intake of drugs. Alcoholic dementia NOS Chronic alcoholic brain syndrome 292. psychic and usually also physical. These are regarded as individual idiosyncratic reactions to alcohol.4 Pathological drunkenness Acute psychotic episodes induced by relatively small amounts of alcohol.9 Unspecified 293 Transient organic psychotic conditions States characterized by clouded consciousness.0) severe states characterized by one or more symptoms such as convulsions.9 Unspecified Alcoholic: mania NOS psychosis NOS Alcoholism (chronic) with psychosis 293.8 Other alcohol withdrawal syndrome Excludes: delirium tremens (291.sequel to an acute alcoholic psychosis [especially delirium tremens] or more rarely in the course of chronic alcoholism.0) nonalcoholic (294. with slight or no clouding of consciousness and much anxious restlessness in which auditory hallucinations. Some of the syndromes in this group are not as severe as most conditions labelled "psychotic" but they are included here for practical reasons. Excludes: the described fonditions with confusion or delirium (293. both should be coded. 292. lasting hours or days. infectious. disorientation. lasting only a few days or less [''bad trips"] (305. of the above type. 8 Cermin Dunia Kedokteran No. paranoid type (295.0) 291.g.–) states following LSD or other hallucinogens. 1984 . tremor. It is usually accompanied by peripheral neuritis and may be associated with Wernicke's encephalopathy. metabolic or other systemic disturbance and are generally reversible.0 Acute confusional state Short-lived states.8 Other 292.0 (delirium tremens) to less Acute: Acute: delirium psycho-organic syndrome infective psychosis psychosis associated with endoorganic reaction postcrine.–) and paranoid states (297. Alcoholic polyneuritic psychosis Excludes: Korsakov's psychosis: NOS (294. Excludes: schizophrenia (295.3) dementia due to: alcohol (291. Use additional E Code to identify the drug and also code drug dependence (304. dystonias] expected brief psychotic reactions to hallucinogens ["bad trips"] (305. which take the form of acute. Excludes: physiological side-effects of drugs [e. and sometimes to avoid the discomfort of its absence. restlessness. resulting from taking alcohol. predominate. They are usually due to some intra-or extracerebral toxic.2 Pathological drug intoxication 291.5 Alcoholic jealousy Chronic paranoid psychosis characterized by delusional jealousy and associated with alcoholism.-) if present. illusions and often vivid hallucinations.3) 291.–) schizophrenia. Excludes: Confusional state or delirium superimposed on senile dementia (298.–) taking the form of chronic hallucinosis with clear consciousness in an alcoholic 291. barbiturates and the opiate and LSD groups] and solvents. brief psychotic states of any type.0 Drug withdrawal syndrome States associated with drug withdrawal ranging from severe. as specified for alcohol under 291. Alcoholic paranoia Excludes: nonalcoholic paranoid states (297.3 Other alcoholic hallucinosis A psychosis usually of less than six months' duration. anxiety.0) 291.-) arteriosclerosis (290. 292 Drug psychoses Syndromes that do not fit the descriptions given in 295–298 ( nonorganic psychoses) and which are due to consumption of drugs [notably amphetamines. A person may be dependent on alcohol and other drugs. gastrointestinal and muscular complaints.3) Individual indiosyncratic reactions to comparatively small quantities of a drug. Auditory hallucinations usually predominate. Depressive and paranoid symptoms may also be present but are not the main feature. notably of the amphetamine and LSD groups. metabolic or cerebro traumatic organic vascular disorder psychosis Epileptic: confusional state twilight state 303 Alcohol dependence syndrome A state. and there may be anxiety and restlessness. If dependence is associated with alcoholic psychosis or with physical complications. confusion. mostly of voices uttering insults and threats.0) 291.

characterized by behavioural and other responses that always include a compulsion to take a drug on a continuous or periodic basis in order to experience its psychic effects. 305. When drug abuse is secondary to a psychiatric disorder.6 Cocaine type 304. Box 3105 Jakarta 10002 305 Nondependent abuse of drugs Includes cases where a person. pergunakan alamat : Redaksi Majalah Cermin Dunia Kedokteran P. and sometimes to avoid the discomfort of its absence.8 Combinations excluding morphine type drug 304. Excludes: nondependent abuse of drugs (305.2 Cannabis 305. — because tobacco differs from other drugs of dependence in its psychotoxic effects.4 Amphetamine type and other psychostimulants Phenmetrazine Hallucinogens LSD and derivatives Mescaline 304. mixed or unspecified "Laxative habit" Misuse of drugs NOS Nonprescribed use of drugs or patent medicinals 304." LSD reaction 305.9 Other. such as: cirrhosis of liver (571.7 Amphetamine type 305.5 tobacco dependence (305. A person may be dependent on more than one drug. Drunkenness NOS "Hangover" (alcohol) Excessive drinking of alcohol Inebriety NOS NOS Excludes: alcoholic psychoses (291.5 Morphine type 305. in doses above or for periods beyond those normally regarded as therapeutic.8 Antidepressants 305.—) drunkenness NOS (305.—) gastritis (535.1 Barbiturate type Barbiturates Nonbarbiturate sedatives and tranquillizers with a similar effect: chlordiazepoxide diazepam glutethimide mepr obamate 304. psychic and sometimes also physical. code the disorder.4 Barbiturates and tranquillizers Cases where a person has taken the drug to the detriment of his health or social functioning.7 Combinations of morphine type drug with any other 304.—) 305. 1984 9 .6 Other Absinthe addiction Excludes: Glue sniffing Psilocybin Methylphenidate 304. —) and that he has taken on his own initiative to the detriment of his health or social functioning. Tolerance may or may not be present.0) physical complications of alcohol.1 Tobacco Cases in which tobacco is used to the detriment of a person's health or social functioning or in which there is tobacco dependence.0 Alcohol Cases of acute intoxication or "hangover" effects. 35.2 Cocaine Coca leaves and derivatives 304.3) 305.0) poisoning by drugs or medicaments (960—979) alcoholic psychoses (291.2) epilepsy (345.—) gastritis (535.Acute drunkenness in alcoholism Chronic alcoholism Excludes: Dispomania 304.1) 304. resulting from taking a drug. Tobacco dependence 305. has come under medical care because of the maladaptive effect of a drug on which he is not dependent (as defined in Cermin Dunia Kedokteran No. Excludes: alcohol dependence syndrome (303) drug dependence (304.0 Morphine type Heroin Methadone Opium Opium alkaloids and their derivatives Synthetics with morphine-like effects 304. Dependence is included here rather than under 304.—) physical complications of alcohol. such as: cirrhosis of liver (571.O.3 Cannabis Hemp Hashish Marijuana 305. for whom no other diagnosis is possible.3) 304 Drug dependence A state. 3 Hallucinogens Cases of acute intoxication or "bad trips.—4drug withdrawal syndrome (292.2) epilepsy (345.9 Unspecified Drug addiction NOS Drug dependence NOS Untuk segala surat-surat.

Penyakit kolera digambarkan olehnya dengan gejala pada saluran cerna. Jauh sebelum diterimanya teori kuman.M. muntah dan diare yang hebat. Pada waktu itu belum di. Tindakannya merupakan satu upaya pertama dari pencegahan dalam Kesehatan Masyarakat. para ahli sanitasi dan humaniter Eropah dan Amerika telah menyatakan bahwa semua bau busuk atau tumpukan sampah merupakan sebab dari semua penyakit.1856). Para pendukung teori miasma beranggapan bahwa jalan untuk mencegah penyakit ialah dengan mengubah lingkungan dan menyingkirkan sumber miasma itu. sedangkan kasus penyakitnya tersebar luas di tengah kota London dan sebagian besar meninggal. 1984 . ketahui adanya vibrio cholerae. Ternyata kampanye untuk memelihara kebersihan dan menghilangkan bau busuk. Teori ini yang bermula pada zaman Hippokrates menyatakan bahwa bahan yang beracun ini timbul dari tanah dan disebarkan oleh angin. peristiwa digunakan sebagai pola raga (model) dari upaya pencegahan dalam arti yang sesungguhnya. Florence Nightingale dengan profesi sebagai perawat telah menyatakan bahwa penyakit cacar tentu terdapat penyebab pertamanya yang kemudian menyebar dan menyerang secara berantai kepada orang -lain. yang meninggal telah meminum air dari pompa yang sama itu. dan dapat diduga juga berlaku untuk banyak kondisi penderitaan manusia lainnya termasuk gangguan dan penyakit jiwa. John Snow. ngan gerakan penyingkiran "miasma" memberi basil yang amat besar. Pola raga yang telah disebutkan walaupun sangat berorientasi pada ilmu kedokteran fisik. Sejak saat itu. Pada saat berkecamuknya perang Krimea (1853. ia mengambil kebijaksanaan untuk menanggalkan batang pompa air itu dan membuangnya sehingga penduduk tidak lagi dapat mengambil air minum dari padanya. W. Direktorat Kesehatan Jiwa. 35. serta mengusahakan kampanye kebersihan dan pembuangan sampah sebagai usaha terbaik untuk pencegahan terhadap penyakit. John Snow mengambil kesimpulan bahwa penyakit itu ada hubungannya dengan air pompa itu yang tercemar dari sumbernya di Sungai Thames. Setelah itu maka angka kejadian penyakit kolera di Tengah Kota London reda. seorang dokter Dinas Kesehatan Kota London telah mengamati dengan cermat pecahnya dan penyebaran wabah penyakit kolera di tengah kota London abad pertengahan di mana persediaan air minum diambil dari pompa air di tengah jalan. Pada tahun 1847. demam kuning. Roan DPM Kepala Sub Direktorat Pencegahan dan Peningkatan Kesehatan Jiwa. Penduduk yang bermukim di dekat paya-paya sangat rentan terhadap gas metan sehingga dapat timbul penyakit panas yang kemudian dikenal sebagai penyakit malaria (udara yang busuk). Depkes RI PENDAHULUAN Sejarah kedokteran membuktikan bahwa usaha pencegahan ternyata lebih berhasil dari pada usaha pengobatan. Teori miasma beranggapan bahwa tanah yang dicemari oleh sampah memberikan miasma ke udara dan dapat menyebabkan timbulnya penyakit infeksi yang gawat. kolera dan kematian bayi telah dapat ditekan lebih drastik. Oleh sebab itu. Setelah usaha itu pada tahun 1800. kematian ibu yang melahirkan telah berkurang menjadi sepertujuh dari angka pada tahun 1750. Tumpukan sampah dan tergenangnya air kotor dianggap sebagai bahan berbahaya dan dapat mencemari air minum.Upaya Pencegahan Dalam Kesehatan Jiwa Dr. namun tidak urung sangat mempengaruhi jalan pikir para dokter ahli jiwa di kemudian hari untuk menggunakan daya analisa 10 Cermin Dunia Kedokteran No. yang pada zaman itu dikenal de. demikian juga angka kejadian penyakit tifus abdominalis. terutama kepada orang yang se kamar atau bangsal yang padat sehingga mudah terjadi penularan. pada abad ke-18 dan awal abad ke-19. Gerakan kesehatan masyarakat pada mulanya memang berusaha menyelenggarakan sanitasi lingkungan untuk mencegah penyakit. Hal ini memang berlaku untuk penyakit infeksi dan gangguan gizi. tuberkulosis. paratifus. orang yang tinggal bersama belum tentu tertular.

Ke. Dalam kesehatan jiwa secara dramatik ialah demensia paralitika. Oleh sebab itu.kat.gangguan atau penyakit tidak akan timbul sama sekali. Upaya ini (3) pengenalan dari penyebab atau "agent" .karena faktor psikologik dan bukan faktor biologik. penting untuk meneliti unsur yang mempenga. Kelompok risiko tinggi lainnya ialah dijumpai lagi gangguan tersebut.psikologik untuk mencegah terjadinya. kemudi.pola atau urutan sebenarnya dapat disamakan dengan upaya pengobatan atau peristiwa dari lingkungannya yang memberi sties dan keupaya kuratif. yang tumbuh dalam daerah sisa kemampuannya untuk menolong dirinya sendiri. (1) Pencegahan primer.sebanyak mungkin adanya ketidakmampuan penderita akibat an sebagai penyebabnya ialah kuman malaria yang dibawa gangguannya itu sehingga penderita masih dapat menggunakan oleh nyamuk jenis tertentu. dapat diharapkan. Pengemudi berikan pengolahan. yang lebih jarang. Kelompok penduduk perlu dingan mengolah calon penderita yang akan diserang. pola genetik. dan hingga dapat dilaksanakan pengobatan yang segera. Masa ini merupakan masa kritik dalam perkembangan seUsaha mengurangi kecelakaan ditujukan pada ketiga unsur seorang sehingga olehnya dapat diciptakan seorang manusia tersebut di atas. (2) pengenalan tentang ciri lingkungannya atau "environ(2) Pencegahan sekunder. Dalam upaya pencegahan perlu dipikirkan tentang siapa seterhadap malaria secara teoritik dapat dilaksanakan debagai penerima dari upaya ini. suatu psikosa upaya menghadapi krisis (crisis intervention) seperti organik oleh karena infeksi sifilis. Upaya nyebab penyakit sifilis dan pengobatannya dengan penisilin. yang akan berguna untuk dirinya atau masyarakatnya pada Sedikitnya 2 jenis gangguan jiwa telah dapat dihapuskan da. Yang pertama ialah Gangguan psikotik karena pelagra. Dalam hal ini dapat atau lingkungannya. mudian kondisi jalan raya (permukaannya).menggunakan sinar las atau para pekerja di tambang agar tidak guan ini dapat dihilangkan. yaitu nyamuk (dengan kumannya). sesedikit mungkin menimbulkan sequelae. sehingga metoda pencegahan dengan cara biologik tidak pat direncanakan dan dilaksanakan dengan lebih berhasilguna. dan dengan demikian upaya pencegahannya da. taraf ketahanan terhadap kelelahan. Kondisi mobil rupakan satu transisi dalam membaca perubahan pada mereka itu sendiri sebagai penyebab (agent) telah dibuktikan juga. (3) Kelompok penduduk dengan risiko tinggi (high risk group). Contohnya pada sejumlah anak umur 6 yang lelah. upaya ini merupakan usaha agar suatu AN DAN KESEHATAN JIWA Beberapa konsep dalam upaya kesehatan patut dikemuka. dengan harapan agar gangguannya cepat semmudian menimbulkan suatu gangguan atau penyakit. cuaca atau cahaya. kan di sini untuk memberikan landasan pengertian tentang Misalnya vaksinasi terhadap cacar merupakan satu upaya pembahasan dalam tulisan ini.masa mendatang. daDengan membuat cara pikir yang sama dapat ditinjau ten. namun kini praktis sudah tidakpernah kiatrik di kemudian hari. 1984 11 . Upaya psikologik ini hui hal ihwalnya -. (2) Tahap perkembangan tertentu (milestone approach). contohnya memberikan kaca pengaman bagi para pekerja yang Dengan menambah zat ini dalam makanannya praktis gang. .nya. sudah terlambat dan tidak lagi mudah dilaksadua jenis gangguan itu kebetulan disebabkan oleh faktor or. dan sebagainya. Kegagalan dalam upaya ini dan melewati lam waktu 50 tahun terakhir ini dengan cara pecegahan. Usaha ini yang berpaya di daerah tropik dan subtropik. Kedua. Namun demikian.John Snow itu untuk meneliti angka kejadian gangguan dan banyak gangguan dan penyakit jiwa tidak diketahui penyebabpenyakit jiwa.masa kritik ini. juga penyebabnya. suatu kondisi karena kekurangan niasin dalam makanannya.seperti tentang kesehatan umumnya. ngambil penyakit malaria sebagai contoh. mabuk atau mengemudikan kendaraan terlalu cepat tahun semasa mereka memasuki sekolah. upaya nya. Ke. identifikasi agar supaya efisien dan efektif. yang paling kisah masa lalunya. vitalitas atau kekuatan. hapus paya tempat nyamuk itu berkembang. Jadi pencegahan terhadap malaria harus disebutkan pendekatan terhadap : berhasil bila ada upaya meningkatkan ketahanan para pen.lam upaya ini dipilih kelompok penduduk tertentu untuk ditang peristiwa kecelakaan kendaraan bermotor. Pertama. menurunkan faktor stres pada sumbernya. Penyakit kedua yang dapat diatasi terkena debu tambang yang berbahaya.agar belajar dan mendapatkan pengetahuan yang semestinya. lebih Cermin Dunia Kedokteran No. Mebuh. merupakan usaha untuk meringankan sebutkan bahwa seseorang penderita memang mempunyai kerentanan tertentu terhadap penyakit tersebut. pengolahan ini memembuat kemungkinan kecelakaan lebih besar. merupakan upaya untuk mengemment" aspek yang memberi tekanan fisik atau psikolobangkan teknik untuk menemukan secepatnya masalahnya segik. secara garis besar dapat dibagi dua. Sekitar menghadapi permohonan cerai dengan bukti yang mengtahun 1920 penderita demensia paralitika ini berjumlah antara hubungkan pecahnya satu perkawinan dengan gangguan psi8 – 10% dalam RS Jiwa. konsultasi yang diberikan kepada para ahli hukum yang sering angka kejadian demensia paralitika dapat diturunkan. dewasa ini sedang diusahakan suatu rangkaian usaha ruhi : (1) unsur individu yang rentan atau "host" yang perlu diketa. Contohnya suatu upaya pendidikan kesehatan atau kesehatan jiwa masyarakat melalui media massa. Dalam meninjau perkembangan pencegahan primer. ialah upaya untuk menurunkan kerentanan seseorang terhadap satu stres tertentu. Kebanyakan gangguan jiwa terjadi oleh suatu penyakit. Pencegahan dapat disamakan dengan usaha rehabilitasi. Para sarjana sejak saat itu telah mengenal 3 jenis upaya BATASAN TENTANG PENCEGAHAN DALAM KESEHAT. Dengan ditemukannya pe. maka dapat di (3) Pencegahan tarsier.meninggalnya orangtua atau akan datangnya ujian. membuat nyamuknya tidak berdaya dan meng.umum.nakan pembentukan kepribadian. 35. ganik.(1) Seluruh penduduk (total population) dalam satu masyaraduduknya.pencegahan.

sosial dan lainnya) komunikasi juga dapat dilaksanakan lebih cepat. dan memperhatikan semua segi dalam ke. pengolahan angka yang khusus dibutuhkan untuk tujuan tertentu. intelek dan emosi yang opepidemiologi experimental. epidemiologi timal dari seseorang dan perkembangan itu berjalan selaras dedeskriptif berhubungan erat dengan demografi dan ekologi ngan orang lain. dengan demikian lebih memajukan dan melitas kesehatan dan kesehatan jiwa. Makna kesehatan jiwa mempunyai sifat yang manusia. dan epidemiologi experimental sering tidak Mengenai bidang khusus yang menjadi perhatian dan dapat dibedakan dari evaluasi program.hidupan manusia dan dalam hubungannya dengan manusia lain. an pesatnya. annya dengan keluarga dan masyarakat. 1984 . maka kita mencoba untuk meneliti Upaya kesehatan jiwa di Indonsia pada umumnya didasarkan penyebarannya agar dapat mengidentifikasi penyebabnya. dokter perawat. khususnya psikologi. akan sangat bermanfaat digunakan. Bila atas landasan hukum. Dalam mempelajari faktor penentu dari DI INDONESIA penyebaran itu. Sejak tahun 1971. ada kaitannya dengan upaya pencegahan." arch. usaha lain yang dianggap perlu oleh Menteri Kesehatan. segala informasi akan di dapatkan dengan mudah dan dengan d. maka kita memasuki bidang mungkinkan perkembangan fisik. Ilmu Pengetahuan Sosial e. Dari pusat tersebut b. Dalam mempelajari penyebaran dari penyakit atau gangguan. Dengan demikian menningkatkan efisiensi. sasaran dari upaya kesehatan jiwa disebutkan bahwa : Sistem Infonnasi Kesehatan Jiwa Dalam bidang kesehatan jiwa usaha pemerintah meliputi : Suatu cara pencatatan informasi tentang kesehatan jiwa yang a. mengusahakan keseimbangan jiwa dengan meyesuaikan kecuali dapat diminta semua informasi atau angka tentang penempatan tenaga selaras dengan bakat dan kemampuankesehatan jiwa. Depkes RI telah pologi dan sosiologi dengan sendirinya merupakan sumbangsih yang sangat besar dalam pengembangan kesehatan jiwa. Alat ko. telah memberikan dukungan yang begitu besar terhadap informatika dan informasi bagi manusia dalam waktu BERBAGAI ILMU PENGETAHUAN YANG MENDUKUNG singkat dan cara yang relatif sangat mudah. perbaikan tempat kerja dan suasana kerja dalam perusahaan dan sebagainya sesuai dengan ilmu kesehatan jiwa. maka kegiatan pencegahan Dalam gerak extra -mural itu. motivasinya. Epidemiologi analitik erat hubungannya dengan harmonis (serasi).berusaha untuk mengarahkan upaya kesehatan jiwa yang secara sunya upaya pencegahannya. 3 tahun 1966 yang menjelaskan sebagai berikut : maka upaya ini disebut epidemiologi analitik.masyarakat umum. memelihara kesehatan jiwa dalam pertumbuhan dan perkembangan anak-anak. Extensifikasi dari pelayanan kesehatan jiwa itu menjadi permulaan dari suatu "gerak extra-mural" sehingga pikirnya. dimana ilmu dan sarana komunikasi sudah masyarakat itu sendiri. antro. Bagi orangtua yang an. kita memasuki bidang PROGRAM USAHA PENCEGAHAN KESEHATAN JIWA epidemiologi deskriptif. Dengan demikian c. dukung kecepatan pencapaian fasilitas sehingga upaya penceEpidemiologi gahan para penderita dan yang perlu ditangani masalah gangguEpidemiologi ialah ilmu yang mempelajari penyebaran dan annya dapat cepat diatasi. faktor penentu dari prevalensi penyakit. Bila analisa ter. mencapai tingkat yang memadai. UPAYA PENCEGAHAN Teknologi transportasi Paint dikemukakan di sini beberapa kondisi dan ilmu peKemajuan teknologi terutama teknologi transportasi telah ngetahuan yang sampai saat ini dapat diinkorporasikan dalam memberikan kemudahan bagi penduduk untuk mencapai fasiupaya pencegahan. Direktorat Kesehatan Jiwa."Kesehatan Jiwa (Mental Health) menurut faham ilmu sebut dapat dicoba dalam suatu program untuk mempelajari kedokteran pada dewasa ini adalah satu kondisi yang mekebenaran dari penyebab itu.pekerja yang sudah menghadapi pensiun. budayanya dan projeksi ke masa depan. agar orangtua tidak merasa kesepian dan berakibat buruk Ilmu komputer yang hingga kini sudah berkembang demikibagi kehidupan emosional mereka. mempertinggi taraf kesehatan jiwa seseorang dalam hubungsendirinya akan melancarkan upaya lain yang tertuju. dipusatkan dalam satu lembaga tertentu. penelitian terapan atau penelitian di lapangan (applied rese. jiwa (psikiater. field-study). Ilmu pengetahuan biding sosial. khu. 35.dikerahkan. yaitu Undang-undang tentang Kesehatan semua data telah terkumpul untuk mengadakan evaluasi itu. karena Direktorat Kesehatan Jiwa berpendapat munikasi seperti media massa yang mendapat banyak sambutbahwa pengetahuan keahlian yang khusus yang dimiliki oleh para tenaga ahli itu sekaligus mengandung tanggung jawab mo- 12 Cermin Dunia Kedokteran No. seluruh tenaga ahli kesehatan kesehatan sudah dapat dilaksanakan dengan lebih mudah. putera-puterinya sudah mencapai umur 18 th dan siap meIlmu pengetahuan komputer ninggalkan mereka untuk menuntut pendidikan yang lebih tinggi. tidak saja menjangkau Puskesmas dan Rumah Sakit Umum tipe Ilmu dan sarana komunikasi C dan D. Jiwa No. Semua ilmu pengetahuan ini pada rutin terikat pada Rumah Sakit Jiwa keluar lingkungan Rumah dasarnya mempelajari perilaku manusia secara individual atau Sakit dan ke arah memasuki lingkungan dan pemukiman kelompok dari sejak -dahulu hingga saat ini dari pola ber. tetapi juga kelompok dan organisasi masyarakat serta Pada saat ini. dapat juga memberikan semua keterangan yang nya. pekerja. Dengan demikian.

2. Cermin Dunia Kedokteran No. tumbuh dan.ril. Suatu kampanye luas tentang kesehatan jiwa. menitik beratkan pada usaha untuk faham kesehatan jiwa seperti yang tercantum dalam Unmenciptakan suasana yang baik dan serasi dalam keluarga demi dang-Undang Kesehatan Jiwa No. bahkan usaha tersebut ternyata lebih efektif daripada usaha pengobatan. Umum type C dan D dengan maksud untuk mengadakan pembinaan. sehingga membuat mereka masukkan azas-azas kesehatan jiwa secara dini dalam pelayanmenjadi lebih sedih dan putus asa sehingga mengabaikan annya. 2). bahwa isi dan maknanya harus disampaikan secara merata individu mencapai tingkat kesehatan jiwa kepada seluruh jajaran pelayanan kesehatan di Indonsia. dengan mengadakan penmasyarakat agar mengambil tanggung jawab untuk mengasuh dekatan pelayanan kesehatan jiwa pada masyarakat melalui usaha dan mengobati anggota keluarga yang sedang sakit atau Integrasi Kesehatan Jiwa baik di Puskesmas maupun Rumah Sakit terganggu jiwanya. bila terjadi gangguan atau penyakit jiwa agar mereka fasih dalam melayani masalah kesehatan jiwa dan di kalangan anggota keluarga. Tujuan Penyuluhan Kesehatan Jiwa Tujuan dari usaha ini merupakan salah suatu upaya agar 4. 3 tahun 1966. Agar anggota masyarakat dapat juga bertindak secara dini dan praktis sebagai suatu "agent" untuk memberikan penyuluhan kepada orang lain di sekitarnya dalam menghadapi berbagai kesulitan atau gangguan yang sederhana. raan fasilitas kesehatan jiwa di masyarakat. dalam melaksanakan berbagai peraturan pemerintah yang Tugas Penyuluhan Kesehatan Jiwa dilaksanakan oleh para menyangkut usaha -usaha kesehatan jiwa. diantaranya adalah melalui PENYULUHAN KE6. cukup tempat untuk bermain. Untuk menciptakan dan mengembangkan kesadaran dari mengusahakan ceramah dan penyuluhan yang ditujukan kepada anggota masyarakat tentang pentingnya pembinaan keluarga orang-orang yang memegang peran penting dalam kehidupan demi tercapai keadaan sejahtera. Suatu penyampaian informasi tentang kesehatan jiwa dan penyakit jiwa oleh para ahli di bidang kesehatan jiwa kepada suatu kelompok hadirin atau pendengar yang awam. • Tujuan Umum PENYULUHAN KESEHATAN JIWA yang setinggi-tinggi- Falsafah pencegahan semula timbul sebagai suatu pengertian dalam Kesehatan Masyarakat. 3). yang mencoba untuk mencegah timbulnya wabah di kalangan penduduk dan ternyata mendapatkan hasil yang sangat memuaskan. diartikan sebagai berikut : 1). 5. kan seluruh anggota masyarakat Indonesia. Menyebarluaskan faham kesehatan jiwa secara sistematik. cukup. tempat suami istri berada harus se-optimal mungkin agar anak 3. 1984 13 . Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan jiwa sebagai suatu milik masyarakat yang berharga. Meningkatkan penggunaan sarana pelayanan kesehatan jiwa yang tersedia. yaitu ruang gerak yang dan pelaksanaan program kesehatan jiwa. suasana aman ngusahakan daya dan dana demi pengadaan dan pemelihadan sentosa serta saling mempercayai dan hormat menghormati. perumahan yang memadai. atau Arti Penyuluhan Kesehatan Jiwa sekurang-kurangnya agar dapat kembali aktif dan masih tetap Konsep penyuluhan kesehatan jiwa. suasana yang sehat. Mendapat dukungan dan kerjasama dari kelompok penentu SEHATAN JIWA. Usaha lain yang dilaksanakan sehubungan dengan usaha 2. Ini berarti bahwa lingkungan hidup gangguan dan penyakit jiwa dalam masyarakat. sehingga masyarakat ("orang penentu") agar mereka lebih memahami dan kehidupan mental para anggotanya dapat terlaksana dalam menghayati hakekat dan "mission" Kesehatan Jiwa. bagi para dokter dan petugas Puskesmas dan Rumah Sakit Umum. Konsep pencegahan ini oleh Direktorat Kesehatan Jiwa secara 5. 3. Pencegahan dalam 1. untuk mengobatkan anggota keluarganya hingga sembuh. Untuk menciptakan kesadaran bagi. berkembangnya seorang anak manusia yang sehat 2. bah. Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang berbagai baik fisik maupun mental. petugas kesehatan jiwa melalui jalur yang telah tersedia. yaitu Fasilitas Kesehatan Jiwa/Rumah Sakit Jiwa Pemerintah yang Hasil-hasil Yang Diharapkan dapat bekerja sama dengan berbagai organisasi masyarakat dalam 1. 35. 4. Menciptakan nilai dan norma sosial yang menunjang upaya konkrit dimanifestasikan dalam upaya kesehatan jiwa. pada umumnya dapat berguna bagi keluarga dan masyarakat. 1. aman dan bahagia. salah satu untuk meningkatkan kondisi dan kegiatan kesehatan jiwa. Demikian pula dalam Kesehatan Jiwa diharapkan bahwa • Tujuan Khusus konsep tersebut dapat pula dilaksanakan.nya melalui ikhtiarnya sendiri.anggota keluarga dan pencegahan kesehatan jiwa ialah. Tidak menjadi korban dari rasa dosa dan cenderung menyalahkan diri sendiri. dan dapat meneruskan informasi itu kepada orang lain untuk juga mempergunakan fasilitas tersebut. 3. Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam perencanaan mendapat tempat hidup yang layak. Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang fahambidang kesehatan jiwa. produktif dan kreatif. Agar anggota masyarakat mendapat informasi yang secukupnya sehingga dapat mempergunakan fasilitas kesehatan jiwa untuk keperluan dirinya sendiri maupun keluarganya. Mendorong masyarakat agar bergotong royong dalam metersedia kesempatan untuk mendapat pendidikan. Membantu masyarakat agar mampu memprakarsai atau ber upaya dalam kegiatan kesehatan jiwa baik secara perorangan maupun berkelompok.

B. sehingga berdasarkan pengetahuannya mengenai penderitaan pasien mental. Ilmu pengetahuan lainnya yang mendukung dan berkaitan pemerintah dalam meningkatkan taraf kesehatan jiwa dengan usaha-usaha kesehatan jiwa seperti: psikologi. batan. masyarakat. Cara Penyampaian Pesan-pesan penyuluhan disampaikan melalui pendekatan massa. Materi penting yang perlu diketahui : — Dan sebagainya. — psikogeriatri. maupun individu dengan menggunakan berbagai metoda dan teknik audiovisual dan demonstrasi kasus yang disesuaikan dan dapat diterima oleh hadirin/pendengar. Jalur yang dipergunakan meliputi : e. a. Sistim rujukan dalam pelayanan kesehatan jiwa. dan sebagainya. Sarana yang disediakan Pemerintah sudah memungkinkan dewasa ini. Agar anggota masyarakat secara berswadaya dapat jiwa. ilmu pemenanggulangi berbagai masalah kesehatan jiwa ngetahuan perilaku (behavioral sciences). Puskesmas. tidak akan bertindak keliru atau bersikap memusuhi atau 2. melaksanakan usaha untuk membantu masyarakat dan 4. 1984 . Kelompok khusus yaitu kelompok dalam masyarakat yang sederhana maupun yang lebih kompleks. Perkembangan individu secara psikososial dan psikoseksual Ceramah dan wawancara melalui : d. psikofarmakologi. Pesan Tambahan 14 Cermin Dunia Kedokteran No. Departemen-Departemen lain yang menyelenggarakan program penyuluhan. mereka 1. ahli mampu melaksanakan usaha-usaha kesehatan jiwa baik yang psikologi. Hidup perkawinan dan berbagai problematiknya. 2. Minat (interest) — kelompok penentu Penilaian (evaluation) — organisasi profesi (diluar kesehatan) — organisasi masyarakat. dan lain-lain. Sasaran Penyuluhan kesehatan jiwa ditujukan kepada seluruh lapis-an masyarakat. Tugas dan fungsi tenaga kesehatan jiwa. — ketergantungan obat dan alkohol. Pembahasan tentang proses terjadinya dan berbagai bentuk — Radio dari gangguan dan penyakit jiwa seperti : — Televisi — psikosa organik dan fungsional — Surat kabar. Fasilitas Kesehatan Pemerintah lainnya. paramedik. Cara penanggulangan gangguan dan penyakit jiwa yang 1. 2. c. dan untuk mencapai hal tersebut perlu diadakan pembagian dalam beberapa kelompok masyarakat. — Konsultasi pribadi. Pesan Pokok — Organisasi masyarakat 1. kit Jiwa. b. yang diperlukan untuk menentukan prioritas penanganan masalah dan pentahapan pelaksanaan penyuluhan. Agar anggota masyarakat lebih memahami permasalahan gangguan dan penyakit jiwa. ahli psikologi. Kebijaksaan Pemerintah yang berkaitan dengan kesehatan 7. • Pendekatan secara massa : b. ilmu antropologi. majalah. Penjajakan (trial) — lembaga pendidikan Penerimaan dalam motivasi (adoption) — dan lain-lain Penyampaian pesan penyuluhan kesehatan jiwa kepada sasaran dapat dilaksanakan melalui berbagai cara pendekatan: Isi Penyuluhan • Pendekatan melalui kelompok: — RT/RW A. Jalur Penyuluhan Kesehatan Jiwa — keterbelakangan mental. ilmu masyarakat dan dengan demikian dapat turut membantu sosial. kelompok. — gangguan tingkah laku dan kelainan seksual. — neurosa • Pendekatan melalui perorangan dan keluarga misalnya: — gangguan kepribadian — Melalui kegiatan/praktek dokter. — Karyawan Pemerintah/Swasta 3.6. Lain-lain. guru — kenakalan anak dan remaja. Adapun proses tersebut dapat dibayangkan sebagai berikut: dapat berperan penting dalam bidang kesehatan jiwa seperti : Kesadaran (awareness) — pejabat pemerintah. Prosedur/jalur untuk mendapatkan pelayanan kesehatan jiwa. Faham tentang Kesehatan Jiwa. a. Faham Tri Upaya Bina Jiwa. Fasilitas dan sarana kesehatan jiwa yang tersedia. 35. — Murid sekolah/orang tua murid. malahan mencemoohkan para penderita tersebut. 3. Kelompok profesi yang mempunyai kegiatan dalam bidang terjadi proses pengenalan dan perkembangan sehingga seseorang dapat mencapai suatu titik ketrampilan tertentu dan kesehatan seperti: dokter. pekerja sosial. Pesan-pesan tersebut disampaikan sedemikian rupa hingga 1. Rumah Sakit Umum. Departemen Kesehatan Republik Indonesia: Rumah Saf. guru dan ahli perilaku manusia. Balai Pengog.

profesi yang berkaitan dengan kesehatan jiwa. masyarakat penentu b. Organisasi lainnya. Dalam hal ini ia mungkin menghadapi-kesulitan yang dianggapnya di luar dari keahliannya. Dalam hal ini si penerima psikoterapi yang biasanya seorang pasien dan mengakui bahwa ia bermasalah dan mengizinkan intervensi dari luar oleh pemberi psikoterapi untuk mengatasi masalahnya. yaitu suatu interaksi antara dua orang ahli. "Konsultasi" juga perlu dibedakan dari "psikoterapi". Atau suatu kesulitan dalam perencanaan program yang lebih luas dan perlu bantuan dan nasihatnya dalam mensukseskan program pelayanan yang luas. bahwa konsultan tidak mempunyai tanggung jawab langsung secara administratif terhadap orang atau badan yang diberikan konsultasi itu. memberi kemungkinan mendidik prinsip kesehatan jiwa kepada para ahli lain dalam masyarakat. d. seorang konsultan yang dianggap ahli dalam salah satu bidang ilmu pengetahuan. Konsultasi kasus yang tertuju pada klien 2. program dan kesadaran tentang kesehatan jiwa dan kemampuan untuk mengatasinya. 1984 15 . Dalam kesehatan jiwa. Pada konsultasi tidak ada perjanjian bahwa konsultan akan turut melaksanakan rencana pekerjaan dari penerima konsultasi. Penyempurnaan materi dan penyusunan program penyuluhan kesehatan jiwa. 4. "konsultasi" diartikan agak berlainan. Konsultasi pada saat ini dianggap sebagai salah satu teknik yang akan banyak digunakan dalam psikologi sosial. Bantuan Tenaga. Lingkungan perusahaan/industri/business. konsultasi kesehatan jiwa masih belum demikian berkembang. Konsultasi kasus yang tertuju pada penerima konsultasi (consultee) 3. c. Da-lam psikoterapi jelas terdapat hubungan yang bersifat kontrak antara pemberi dan penerima psikoterapi. Langkah-Iangkah Untuk mencapai tujuan penyuluhan kesehatan jiwa perlu diambil langkah-langkah sebagai berikut : 1. Pembentukan organisasi pelaksana penyuluhan kesehatan jiwa. Pembinaan dan monitoring terhadap pelaksanaan penyuluhan kesehatan jiwa. sebagai salah satu jalan keluar dari masalah kekurangan tenaga di bidang upaya kesehatan jiwa. tetapi hanya membantu agar tujuan dari pekerjaan itu dapat tercapai. membina dan mengembangkan kelompok sosial. Bagian Psikiatri Rumah Sakit ABRI. Tujuan dari konsultasi ialah memajukan hasil karya dan bukan meningkatkan hanya kemampuan penyesuaian diri pasien. 5. 4. 35. 4. 2. KONSULTASI KESEHATAN JIWA Upaya ini berusaha untuk memberikan pelayanan kesehatan jiwa secara tidak langsung kepada klien. 3. namun demikian Caplan (1963) telah mengemukakan 4 jenis konsultasi. tiadanya evaluasi atau penilaian dari hasil karya belajar penerima konsultasi itu. dan seorang yang meminta konsul. tetapi melalui suatu badan atau perorangan yang menyelenggarakan pelayanan kepada Mien. namun pengetahuan itu dapat digunakan untuk membantu mengatasi kesulitan tersebut. Penilaian hasil guna penyuluhan kesehatan jiwa sebagai unsur masukan bagi penyempurnaan materi dan penyusunan program. Konsultasi administratif yang tertuju pada program Cermin Dunia Kedokteran No. d. Istilah "konsultasi" telah lama dikenal dalam praktek kedokteran. psikiatri sosial dan kesehatan jiwa masyarakat. bahwa konsultasi diberikan secara tidak teratur menurut kebutuhan sesaat saja dan tidak terus-menerus. Memungkinkan pencapaian kelompok masyarakat yang relatif besar dibandingkan dengan jumlah pekerja yang kecil 2. Hal ini demikian karena: 1. kebebasan yang relatif dari penerima konsultasi untuk tidak terikat pada instruksi atau saran yang diberikan. Fakultas Kedokteran Universitas Negeri. 2. Selain itu.2. Pelaksanaan penyuluhan kesehatan jiwa dengan urutan prioritas sebagai berikut : a. 2. c. 3. kelompok-kelompok berminat dalam masyarakat. Akhirnya "konsultasi" perlu dibedakan dari "kerjasama atau kolaborasi". Yayasan-Yayasan Kesehatan Jiwa dan psikiater-psikiater) dapat diminta bantuannya bila organisasi Pemerintah/Non Pemerintah merencanakan upaya kesehatan jiwa preventif secara insidentil atau periodik. bahwa konsultan mungkin keahliannya dan kedudukannya tidak setaraf dengan orang yang meminta konsultasi itu. "Konsultasi" juga dibedakan dari "instruksi atau pendidikan" atas dasar: 1. 3. masyarakat umum. Beberapa jenis konsultasi kesehatan jiwa Dibandingkan dengan psikoterapi. 3. Organisasi swasta b. yang berarti upaya bantuan yang dimintakan pada seorang konsultan di luar ilmu kedokteran guna membantu dalam rencana formulasi dan diagnosis serta pengobatan seorang penderita. 5. bahwa konsultan tidak berkuasa atas orang yang diberikan konsultasi secara mutlak dan dapat mempergunakan atau tidak mempergunakan hasil konsultasi itu. Struktur pelayanan kesehatan jiwa di Indonsia (Rumah Sakit Jiwa. Ilmiah dan lain-lain. konsultasi dan penerima konsultasi mempunyai kedudukan setaraf dan saling menghormati kedudukannya. 1. baik di tingkat pusat maupun daerah oleh organisasi Pemerintah maupun masyarakat. tiadanya kurikulum pendidikan yang terencana dalam konsultasi itu. "Konsultasi" perlu dibedakan dari "Supervisi' atas dasar : 1. Non Pemerintah a. Kelompok organisasi dalam masyarakat. sebagai pusat pelayanan atau pemeliharaan dari instansi kesehatan lain yang mungkin kurang mampu melayani kesehatan jiwa atau yang jauh dari pusat sehingga tidak dapat mengambil manfaat dari kemajuan ilmu.

psikiater.4. 1984 . Pada prinsipnya upaya pelayanan ini berupa suatu upaya konsultasi bagi para petugas Puskesmas untuk dapat melaksanakan pelayanan atas kemampuan mereka sendiri. INTEGRASI KESEHATAN JIWA DI PUSKESMAS DAN RUMAH SAKIT UMUM Sejak tahun 1974 telah dilaksanakan proyek integrasi kesehatan jiwa di Puskesmas. Kepala Daerah Tingkat I yang biasanya diketuai oleh Sekretaris Wilayah Daerah. baiknya. Maldives. walaupun masih dalam jangkauan yang terbatas oleh karena biaya dan tenaga. terdiri dari para pejabat dari bagian psikiatri berbagai Pusat Pendidikan psikiatri terkemuka di Indonesia. Dan secara serentak mencoba menanggulangi masalah yang dialami oleh masing-masing Kanwil serta berusaha untuk mencari penyelesaian yang sebaik. Agama. BADAN PEMBINA KESEHATAN JIWA MASYARAKAT Badan tersebut adalah suatu sistem yang dibentuk oleh Gubernur. Pada tahun 1980 telah dimulai projek integrasi kesehatan jiwa di Rumah Sakit Umum tipe C dan D. Ternyata setelah beberapa perbandingan dapat diambil kesimpulan bahwa para petugas pelayanan kesehatan primer ternyata mampu dan fasih dalam menegakkan diagnosis dan terapi sederhana bagi para penderita yang datang dengan gangguan jiwa dan atau psikososial. 35. maka dapat dilihat bahwa Puskesmas merupakan satu tempat rujukan tingkat primer yang dapat menyaring pada taraf pertama para penderita gangguan dan penyakit jiwa yang dapat diatasi di sini. Oleh sebab itu Direktorat Kesehatan Jiwa Depkes RI sejak 1981 telah ditunjuk sebagai Pusat Kerjasama dalam research tersebut. tetapi kini sudah diperluas ke Sumatera. dibantu oleh Direktur Rumah Sakit Jiwa setempat sebagai sekretarisnya. Upaya ini mula-mula hanya dilaksanakan di Jawa dan Bali. seperti tindak kekerasan diantara anak sekolah. PEDOMAN PENGGOLONGAN DIAGNOSIS GANGGUAN JIWA DI INDONESIA Pedoman Penggolongan Diagnosis Gangguan Jiwa di Indonesia ini merupakan satu karya yang dikoordinasi oleh Direktorat Kesehatan Jiwa dan anggotanya. Di dalam upaya integrasi kesehatan jiwa di dalam upaya kesehatan umum. Sulawesi. dan hingga kini sudah terdapat 21 Propinsi yang telah membentuk Badan Kerjasama tersebut dan telah giat dalam menanggulangi beberapa gejolak di dalam masyarakat. ahli psikologi. nemu kasus sekaligus sebagai pendukung usaha pencegahan primer. serta Wakil dari Kepala Kantor Wilayah Kesehatan. Kalimantan dan daerah lain di seluruh Indonesia. maupun tindakan yang perlu dalam masalah kesehatan jiwa. Mongolia dan Korea Utara) telah mengadakan Penelitian bersama dalam beberapa hal yang menyangkut kegiatan pelayanan kesehatan jiwa di dalam pelayanan kesehatan primer yang melibatkan para petugas kesehatan. definisinya serta tindakan yang patut dilakukan oleh petugas puskesmas. maka kegiatan ini dinilai sebagai satu hal yang baru dan bermanfaat dalam memajukan peran kesehatan jiwa dalam kesehatan umum. Oleh sebab itu. Konsultasi administratit yang tertuju pada penerima konsultasi (consultee) Dinas konsuitasi kesehatan jiwa bagi perorangan atau badan ang menyelenggarakan pelayanan kepada klien telah disediaseksinya di Direktorat Kesehatan Jiwa. yang dianggap mempunyai kemampuan yang terlengkap untuk mengatasi gangguan jiwa ini. Burma. Kecuali bersepakat. Badan Kerjasama Pembina Kesehatan Jiwa Masyarakat ini oleh Menteri Dalam Negeri telah dibuatkan Surat Keputusannya untuk diberlakukan di seluruh Propinsi di Indonesia. Cedera dan Sebab Kematian. mereka ini merupakan para pendukung dilapisan terdepan untuk lie. Sri Lanka. Sehingga kemampuan Rumah Sakit Umum tersebut dapat ditingkatkan untuk melayani penderita gangguan jiwa secara ambulatorik maupun perawatan menginap. Bersamaan dengan beberapa Pusat Kery jasama di India. perawat psikiatrik dan pekerja sosial dengan dilengkapi kendaraan dan persediaan obat psikotropik yang cukup untuk dibawa dan diberikan secara teratur kepada para penderita yang datang berkunjung ke Puskesmas. Oleh karena itu dapat diambil sebagai teladan bagi negara lain di kawasan Asia Tenggara ini atau kawasan 16 Cermin Dunia Kedokteran No. Kecuali itu juga telah disiapkan sebuah Pedoman Kerja Puskesmas sebagai pegangan terutama seksi 11 yang memberikan ulasan tentang jenis gangguan dan penyakit jiwa. mereka telah menyumbangkan pengetahuan dan istilah dalam ilmu kedokteran jiwa untuk dibakukan dalam Pedoman tersebut sehingga karya ini dijadikan sebagai panutan dalam pendidikan psikiatri di Indonesia. dengan cara mengadakan penataran khusus bagi para dokter umum dan perawat dari Rumah Sakit Umum yang bersangkutan. sehingga dapat mengurangi jumlah penderita yang akan mengunjungi Rumah Sakit Umum tipe C dan D yang merupakan tempat rujukan tingkat sekunder. sebagaimana telah diterjemahkan dan dibakukan beberapa istilah di dalam bahasa Indonesia dan yang diharapkan nantinya akan dipergunakan oleh semua DIREKTORAT KESEHATAN JIWA SEBAGAI WORLD HEALTH ORGANIZATION SOUTH EAST ASIA REGIONAL OFFICE COLLABORATING CENTRE FOR RESEARCH AND TRAINING IN MENTAL HEALTH Sebagai konsekuensi dari upaya integrasi kesehatan jiwa di upaya kesehatan umum yang telah dirintis di Indonesia. Fungsi dari Badan kerjasama ini ialah konsultatif. tentang rehabilitasi para penderita gangguan jiwa serta beberapa masalah pendidikan. termasuk dokter dan perawatnya dalam kemampuan mereka melayani para penderita kesehatan jiwa. Sedangkan Rumah Sakit Jiwa yang terletak di Ibukota Propinsi akan menjadi tempat rujukan tingkat tersier. Tetapi dalam permulaan projeknya masih diberikan bantuan yang penuh dari Rumah Sakit Jiwa terdekat sebagai Rumah Sakit Pembina dengan satu tim yang khusus yang terdiri dari dokter. membentuk satu wadah yang giat melaksanakan konsultasi. susul oleh Bangladesh. Pedoman ini merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari Klasifikasi Internasional Mengenai Penyakit. dunia lainnya. serta Sosial. Thailand. yang kemudian akan disusul oleh Bangladesh serta negara anggota yang tergabung dalam Kawaan Asia Tenggara (Nepal. Penerangan. Pendidikan dan Kebudayaan.

agar dapat lebih dimanfaatkan praktek upaya pencegahan kesehatan jiwa. namun dipihak lain juga yang masih terikat pada konsep lama dari kesehatan jiwa itu sendiri. maka dapat diambil maknanya bahwa dengan adanya Klasifikasi dan Pedoman ini maka Komunikasi dan pencatatan tentang penyakit akan lebih terarah dan dimengerti oleh pembacanya dan perencananya. Di satu pihak kesulitan itu timbul oleh karena kekurangan tenaga pelaksananya yang masih langka. Sebagai satu cabang ilmu yang masih muda. Karangan ini disajikan demi untuk mengundang saran dan usul itu. Oleh karena itu masih nampak beberapa ke. usul tindakan dan polemik yang hangat. PENUTUP Upaya pencegahan dalam ilmu kedokteran jiwa dan ke sehatan jiwa masih merupakan satu cabang upaya yang masih muda dan baru dikembangkan dalam beberapa puluh tahun terakhir ini saja. 35. 1984 17 . namun bila didalami lebih lanjut. Cermin Dunia Kedokteran No. lemahan dalam pelaksanaannya. Dengan demikian memudahkan dalam pelaksanaan upaya kesehatan terutama pencegahan dan pengobatan serta rehabilitasinya. upaya pencegahan mengundang banyak sekali saran. Demikian juga yang menyangkut praktek di dalam masyarakat yang masih belum mantap. Sepintas lalu Pedoman ini tiada hubungannya dengan upaya pencegahan sebagai satu upaya medik teknik.petugas dan fasilitas kesehatan dalam penulisan diagnosis dan pelaporan ke Pusat.

O. sedang proses selanjutnya yang terjadi akibat penyakit dan yang mempengaruhi kepribadian dan peran sosial seseorang pada waktu itu masih diabaikan. tetapi juga kesehatan dan kondisikondisi lain akibat penyakit. maka kondisi sehat dan akhirnya juga kondisi cacat kini telah menjadi perhatian bidang kesehatan. Proses yang merupakan intrinsic situation tersebut dapat kita kenali bila memanifestasikan diri berupa tanda-tanda (sign) dan gejala (simtom).I. Model medik (medical model) ini: etiologi __> patologi __> manifestasi secara klasik menjadi perhatian bidang kedokteran. sesuai dengan yang dirumuskan oleh WHO dalam "Constitution of World Health Organization" 1946. S. biasanya didasarkan pada: etiologi. 9 tahun 1960 tentang PokokPokok Kesehatan ini. Misalnya kecacatan yang dapat berupa impairment. Menurut ilmu kedokteran. yaitu: rehabilitasi mental bagi semua penderita cacat. Upaya kesehatan yang ditujukan kepada hal tersebut biasa disebut dengan upaya kesehatan preventif dan promotif. Rehabilitasi pasien mental telah dikembangkan di Indonesia baik melalui pelayanan di Rumah Sakit Jiwa. ataupun handicap. BERBAGAI KONDISI KESEHATAN DAN UPAYA KESEHATAN YANG BERSANGKUTAN Kondisi sehat." 18 Cermin Dunia Kedokteran No. PENDAHULUAN Pokok perhatian ilmu kedokteran pada waktu ini bukan lagi terbatas pada penyakit saja. sbb: " Health is a state of complete physical and social well-being and not merely the absence of disease and infirmity. Demikian pula upaya kesehatan yang komprehensif merupakan upaya atau intervensi yang ditujukan ke tiga kondisi tersebut. dan upaya rehabilitasi. dan lebih mempertajam pandangan kita terhadap berbagai kondisi kesehatan serta proses yang meliputinya. juga melalui kerjasama dengan berbagai sektor. juga merupakan awal dari upaya rehabilitasi terpadu.adanya satu atau lebih faktor penyebab (etiologi) yang terjadi di dalam diri seseorang. 1984 . merupakan kelanjutan daripada upaya kuratif. khususnya terhadap dua hal. Di samping itu. 35. Pengenalan dan penetapan adanya jenis penyakit tertentu itu (diagnosis). Ini sesuai dengan pengertian sehat yang berarti "keadaan yang meliputi kesehatan badan. rohani (mental) dan sosial„ dan bukan hanya keadaan yang bebas dari penyakit. yang kita kenal dengan upaya kuratif. Kesehatan jiwa menaruh perhatian besar terhadap upaya rehabilitasi."* Kondisi sehat merupakan kondisi yang bersifat positif dan dinamik. Upaya rehabilitasi di bidang kesehatan selain merupakan upaya kesehatan yang relatif paling baru. pada suatu saat seseorang akan sakit. cacat dan kelemahan. Upaya rehabilitasi di bidang kesehatan yang biasa disebut sebagai rehabilitasi medik ini. juga merupakan tantangan yang semakin lama semakin besar.Upaya Rehabilitasi Sebagai Salah Satu Upaya Kesehatan dr. Namun bagaimanapun baiknya upaya preventif dan promotif itu dijalankan. sakit dan cacat Di samping kondisi sakit yang merupakan perhatian pertama dari ilmu kedokteran. seseorang akan menghayati atau menyadari bahwa ia sakit (kesehatannya terganggu) atau merasa tidak sehat * Batasan kesehatan menurut UU No. upaya preventif-promotif. Gardjito Kepala Sub-Direktorat Rehabilitasi Direktorat Kesehatan Jiwa Departemen Kesehatan R. Oleh karenanya perlu dipertahankan atau dipelihara dan bahkan dapat ditingkatkan setinggi mungkin. dan rehabilitasi bagi penderita gangguan mental. disability. Dengan adanya proses patologik yang bermanifestasi secara klinik. patologi dan manifestasi kliniknya. konsep kecacatan dan rehabilitasi kini telah memperluas cakrawala ilmu kedokteran dan bidang kesehatan. penyakit (morbus) merupakan proses patologik yang disebabkan oleh. Ini akan melibatkan berbagai sektor dengan peranannya masing-masing.

35. seks dan faktor sosial-budaya). merasa nyeri (pain) atau merasa tidak enak dis. Physical dependence 3. dibedakan antara penyakit akut dan kronik. jaringan. diri pribadi seseorang (perdengan akibat kedua tungkainya lumpuh dan mengalami atrofi. berpakaian sendiri). Kondisi ini merupakan pula " eksteriorisasi" daripada keadaan patologik dan pada dasarnya mencerminkan adanya gangguan fungsi pada tingkat organ. hilangnya: anggota badan. retardasi mental. Other psychological 3. atau struktur lain termasuk fungsi-fungsi kejiwaan (inteligensia. son. Ocular 6. gangguan pada tingkat: organ person kehidupan sosial Berdasarkan pada cepat-lambatnya penyakit itu timbul dan Untuk memperjelas perbedaan ketiga kondisi cacat itu* berjalan. dan lain-lain. • Kasus 1. Kondisi ini mencerminkan konsekuensi seseorang dalam budayanya. Kondisi ini dapat bersifat sementara atau menetap. kemauan. dan hubungan sosialnya sangat terbatas. dan lingkungannya yang berpangkal pada adanya impairment atau disability. makan. dan "handicap". kontak dengan realitas berkurang. Seorang lelaki pada waktu kecil terserang polio sistem) yang terkena. Other Upaya kesehatan komprehensif ditujukan kepada berbagai kondisi kesehatan baik yang berupa penyakit. atau berakhir dengan kematian. "disability". menjaga penampilan dan kesehatan dirinya." Cermin Dunia Kedokteran No. dan handicap. eksteriorisasi. impairment. Dexterity 7. kemampuan dan dalam hubungannya dengan ling. Hancap : Tak dapat mengasuh anaknya (gagal berperan ibu). Communication 3. fisiologi atau psikologik. : halusinasi pendengaran. Akhirnya bila terjadi proses sosialisasi daripada impairment atau disability. abulia dan gangguan proses fikir. klasifikasi kecacatan menurut WHO itu sebagai berikut (daftar kategori pertama): IMPAIRMENT 1. dan ketunaan untuk handicap. diri pribadi (person). Intellectual 2. terhambat atau perilakunya mengalami perubahan. Impairment inteligensi subnormal Disability : kelambatan dalam menguasai ketrampilan dan pengetahuan Handicap : tak dapat melaksanakan tugas rumah tangga. organ tubuh. Locomotor 5. yaitu mengalami "objektifikasi" sehingga beberapa kegiatan yang biasa tak mampu dijalankan. ekonominya. Masing. Mobility 4. Disabilities. dan handicap berturut-turut merupakan proses:. Economic selfsufficience 7.(ill-health). berjalan. dan tingkat kehidupan sosialnya serta yang membatasi fungsi (functional limitation). memori. maka kemunduran yang terjadi pada seseorang itu akan membatasi atau mencegah dirinya berperan normal (sesuai umur. Occupation 5. sensory and other DISABILITY 1. disability. Penyakit dapat berakhir dengan kesembuhan sempurna (restitutio ad integrum). perilaku dan peran sosialnya. Other activity restriction HANDICAP 1.dengan beberapa contoh berikut: masing mempunyai pengarvh dan akibat terhadap bagian (organ. Behavior 2. Disfiguring 9. kemampuan. occupation handicap) • Kasus 2. and Handicaps" (1980). Generalized. Kondisi ini dapat bersifat sementara atau menetap dan termasuk adanya anomali. persepsi. Dapat disimpulkan bahwa berbagai kondisi kesehatan itu: penyakit. ketidakmampuan untuk "disability". Keadaan ini disebut handicap. dapat bersifat balik pulih atau tidak. kesadaran. dan lain-lain). Kondisi ini disebut disability yang berarti keterbatasan atau kekurangmampuan (akibat adanya impairment) untuk melakukan kegiatan dalam batas-batas dan cara yang dianggap normal bagi manusia. Body disposition 6. Situational 8. disability.disability handicap karena itu perawatan dirinya perlu dibantu Handicap (personal care disability) : kemampuan kerja sangat terbatas dan tidak dapat bepergian dan mencari nafkah (physical dependent. organisma secara keseluruhan) yang akan tercermin dalam Impairment : paralisis kedua tungkai perilaku. kesembuhan dengan akibat cacat. 1984 19 . emosi. Orientation 2. Impairment adalah hilangnya atau adanya kelainan (abnormalitas) daripada struktur dan fungsi anatomik. Secara garis besar. Impairment Disability Seorang ibu dengan dua anak selama beberapa tahun dirawat di RS Jiwa dengan skizofrenia. Dalam bidang kesehatan kita membedakan kondisi cacat menjadi tiga yaitu: impairment. Language 4. Social integration 6. intrinsik. Proses selanjutnya terjadi pada tingkat diri pribadi seseorang (person) akibat kesadarannya akan impairment. kesehatan dan cacat. Aural 5. dan hubungan interpersonal dengan keluarga terganggu.Disability : tidak dapat berjalan (locomotor disability) Oleh kungan atau kehidupan sosialnya. Particular skill 9. Padanan dalam bahasa Indonesia yang tepat tidak ada. tak sekolah. sosialnya. Skeletal 8. obyektifitkasi. Ini biasa disebut dengan upaya kuratif. dan dapat bersifat profresif atau regresif. Personal care 4. namun dapat disarankan: kelainan untuk impairment. mobility. ADL (activity of daily living). upaya pre* Istilah "cacat" dalam bahasa Indonesia meliputi tiga kondisi yang dalam bahasa Inggris disebut dengan "impairment". misalnya: merawat diri (mandi. Hubungan ini dapat digambarkan dengan bagan berikut: penyakit — impairment -. Lebih lanjut klasifikasi dari ketiga kondisi cacat tersebut dapat dilihat dalam buku petunjuk yang diterbitkan WHO: " International Classication of Impairments. Visceral 7. proses fikir. : tak mampu mengarahkan kemauan dan interesnya terhadap tugas sehari-hari. • Kasus 3 Seorang anak lelaki umur 15 tahun.proses: intrinsik eksteriorisasi objektifikasi sosialisasi comfort). kerusakan. Disability berhubungan dengan kemampuan dalam bentuk kegiatan dan perilaku yang biasa diterima sebagai bagian penting dari kehidupan sehari-hari. dan sosialisasi yang terjadi pada seseorang pada tingkat: organ.

yaitu: Jenis-jenis gangguan jiwa dapat dilihat pada buku 'International Classification of Diseases (Revisi IX) dan Buku Pedoman Penggolongan Jiwa Indonesia — Revisi II. dan Kondisi Kesehatan dan Gangguannya Upaya Kesehataan (2) rehabilitasi pasien mental.Prevensi cacat tingkat I menjadi lingkup perhatian kesehatan jiwa.retardasi mental Handicap (Ketunaan) . dan upaya rehabilitasi. khususnya terhadap dua sangkutan : hal. 50—60% itu kronik dan perlu program rehabilitasi Ketingkat Setinggi Mungkin yang intensif. masyarakat dan pemerintah. maka dengan gangguan fisik (rehabilitasi fisik). Pelayanan perawatan. Upaya Promotif Di samping itu. sosial. gangguan jiwa organik pada otak (brain Sakit Upaya Kuratif damage). jelas merupakan kesinambungan dari upaya kuratif.000 buah dan Bed Occupancy Rate 90—100%. psikologi. Upaya rehabilitasi dalam arti luas (rehabilitasi terpadu) merupakan serangkaian upaya medik.masing 7. di antara jumlah penderita cacat (10% dari populasi) yang tergolong: Disability (Ketidak-mampuan) . Pemberian dan latihan penggunaan alat bantu atau alat pengganti tubuh. mental dan sosial).gangguan psikotik fungsional Prevensi cacat tingkat III Upaya Rehabilitasi . yaitu: kesehatan. dan untuk pasien jumlah pasien yang memerlukan program rehabilitasi yaitu = mental. speech therapy. edukasional dan vokasional yang terkoordinasi untuk melatih (kembali) seseorang yang cacat agar dapat mencapai kemampuan fungsionalnya setinggi mungkin (WHO. yaitu: (1) aspek mental (psikososial) penderita cacat (fisik. 1984. edukasional 100 dan sosial. 35. Masalah penderita cacat bersifat kompleks artinya meliputi banyak segi. (2) Diperkirakan pasien psikotik yang dirawat di RS Jiwa di Kembali Mampu Berfungsi Indonesia. Pembedahan baik yang bersifat korektif ataupun plastik. dan lain-lain. psikiatri dan sosial-medik yang diperlukan. Rehabilitasi pasien mental pada dasarnya meliputi semua Lebih Sehat jenis gangguan jiwa* . 1984 . Lihat bagan dibawah: Pasien psikotik yang secara khusus perlu diperhatikan di Indonesia ialah pasien psikotik gelandangan (psychotic destitues) dan pasung. keluarganya. 1969). dan peSehat nyalah-gunaan obat/narkotik. walaupun terutama untuk mereka yang tkronik dan yang tergolong psikosis.780 100 merupakan awal dari upaya rehabilitasi vokasional. juga 7. sosial.7 per seribu penduduk). retardasi mental. dan juga dapat ditinjau dari penderitanya sendiri. disability dan handicap). Upaya rehabilitasi dalam bidang kesehatan yang biasa disebut dengan rehabilitasi medik. Fisioterapi. yaitu semua tindakan medik yang ditujukan untuk mencegah terjadinya cacat (impairment.ventif-promotif. Latihan dan bimbingan kejuruan tertentu. psiko-geriatrik dan gangguan psikososial juga -•-. Pemberian obat baik yang bersifat maintenance ataupun yang bersifat subsitutif. Masalah dapat pula ditinjau dari: besarnya jumlah penderita yang memerlukan program yang baik. pendidikan. dan atau meningkatkan kemampuan fungsional seseorang semaksimal mungkin dari cacat yang dideritanya. Upaya rehabilitasi medik meliputi berbagai kegiatan pelayanan kesehatan. Kapasitas tempat tidur total dari 26 RS Jiwa di Indonesia seUpaya rehabilitasi medik yang meliputi baik untuk pasien kitar 7. Besarnya masalah "cacat mental" dapat digambarkan deImpairment (Kelainan) ngan data berikut: 1 Prevensi cacat tingkat II (1) Menurut perkiraan WHO (1978). epilepsi. REHABILITASI PASIEN MENTAL Berbagai upaya kesehatan dan kedudukan upaya rehabilitasi Ruang Ingkup dan besarnya masalah medik Bagan di bawah menunjukkan berbagai upaya kesehatan dan Psikiatri dan kesehatan jiwa menaruh perhatian besar pada hubungannya dengan berbagai kondisi kesehatan yang ber.000X 90 X 60 = 3. Rehabilitasi ss.upaya rehabilitasi (secara keseluruhan). ekonomi.7% nya (atau masing. narkotik dan alkohol masing-masing adalah 7. 20 Cermin Dunia Kedokteran No. occupational therapy. group psychotherapy dan terapi khusus yang lain. vokasional.penyalahgunaan obat.

industri. Khusus untuk tahap penyaluran. tetapi juga telah mulai dirasa sebagai masalah nasional. disarankan untuk memandang dan menelaah manusia serta masalahnya dari aspek-aspek yang dapat digolongkan: (a) organobiologik (biosistem) (b) psikologik atau psiko-edukatif (psikosistem) (c) sosio-kultural secara mendalam (eklektik) yang merupakan satu kesatuan utuh (holistik). Kegiatan rehabilitasi ini dibagi dalam tahap-tahap: (a) Tahap persiapan: agar pasien dapat dipulangkan atau disalurkan ke masyarakat. atau perlu penyaluran kerja yang bersifat sheltered dapat dirujuk ke Panti Sosial terdekat yang dikhususkan untuk menampung penderita cacat mental. termasuk di sini pendidikan dan latihan agar dapat hidup mandiri. yaitu RSU dan Puskesmas yang telah menjalankan upaya kesehatan jiwa secara integratif dan berdasarkan rujukan. dan sebagainya. Pembinaan kerjasama pada tingkat Pusat telah dimulai sejak tahun 1971 dengan dibentuknya Tim Koordinasi Rehabilitasi dan Penanggulangan Pasien Mental yang sampai sekarang masih berjalan. Sejak itu pula mulai dikembangkan upaya rehabilitasi pasien mental di RSJ dengan meningkatkan fasilitas pelayanan dan kegiatan.lain). dan lain. ahli okupasiterapi. music therapy. — berbagai pendidikan dan latihan serta penyuluhan dan bimbingan kejuruan. antara lain dengan adanya penemuan psikofarmaka yang sangat efektif mengatasi gangguan jiwa. Pada tahun 1978 dikeluarkan Piagam Kerjasama Tiga Menteri (Kesehatan. dilaksanakan oleh berbagai macam tenaga pelaksana (fungsional dan struktural) yang bekerjasama dalam satu team-work dibawah pimpinan psikiater. pertanian. informatif dan fasilitatif dalam pembinaan kesehatan jiwa masyarakat termasuk upaya rehabilitasi pasien mental. selective.Pendekatan masalah Dalam kesehatan jiwa/psikiatri di Indonesia. 135 Th 1978 tentang Organisasi dan Tatalaksana RSJ. dan merupakan "asylum mental". Perubahan itu terutama dilandasi pula dengan UU No. Oleh karenanya pasien dapat lebih mudah dan cepat dipulangkan. petugas pendidikan. Demikian pula kegiatan after care dapat dilaksanakan oleh RSU atau Puskesmas terdekat dengan tempat tinggal pasien. tenaga administrasi. Lebih-lebih bila disadari bahwa hai ini akan menjadi makin besar di masa mendatang. pelaksanaannya juga dengan bantuan dan kerjasama instansi lain (Dinas Sosial dan Dinas lain). Dalam upaya rehabilitasi pasien mental. di mana setiap RSJ ada satu unit pelaksana teknis khusus untuk pelayanan rehabilitasi (Unit Rehabilitasi). instruktor latihan kerja. petugas ketenaga-kerjaan. Pada waktu itu pasien telah diberikan kegiatan kerja dalam werkterapie (biasanya pertanian). Pendekatan elektik-holistik berarti pula pendekatan yang bersifat multidisipliner yaitu pendekatan dari berbagai disiplin ilmu. teknik pengobatan masih minimal sehingga sangat langka yang dapat dipulangkan lagi ke keluarga. isolatif dan terpencil dari masyarakat. sport dan sebagainya) maka fungsi RSJ mengalami modernisasi. me- Cermin Dunia Kedokteran No. bahkan kini dirasa bukan hanya sebagai masalah orangtua atau masyarakat. Panti Laras di Cengkareng. pekerja sosial. pengetrapan psikoterapi dan terapi sosial (terapi rekreasi. atau shelthered). petugas sosial. BP 1GM terutama dapat memperlancar pelaksanaan kerjasama di dalam mengatasi masalah pasien psikotik gelandangan dan pasung. Kerjasama di tingkat daerah telah diperkuat dengan terbentuknya Badan Pembina Kesehatan Jiwa Masyarakat (BP KJM) yang dibentuk oleh Gubernur atas instruksi Menteri Dalam Negeri. Sosial. Dengan kemajuan ilmu dan teknologi di bidang kedokteran jiwa. Di setiap Unit Rehabilitasi RSJ tersedia fasilitas untuk pelaksanaan berbagai kegiatan rehabilitasi. dan Nakertrans) yang memperkokoh kerjasama antara ketiga Departemen yang bersangkutan. Pemasukan pasien masih berdasar keputusan hakim.sosial. Pelaksanaan RS Jiwa dulu dibangun dengan konsep perawatan "tertutup" dan bersifat "custodial". Kerjasama dengan Departemen Tenaga Kerja untuk melatih pasien mental telah dilaksanakan sejak Pelita III. serta juga untuk mendapat ketrampilan kerja tertentu (kerajinan. (b) Tahap penyaluran berupa pemulangan pasien ke keluarga dan juga penempatan kerja (open job placement. psikolog. Eksistensi pelayanan rehabilitasi pasien mental di RSJ dimantapkan setelah ada SK Menkes RI No. — berbagai terapi sosial untuk mempercepat proses kesembuhan dan resosialisasinya. mobilitas dan komunikasi. Badan itu merupakan forum konsultatif. seperti Phalamarta di Cibadak. 35. mengurus diri. dokter. Rujukan dan kerjasama lintas sektor Beberapa pasien yang tak dapat dipulangkan ke keluarga dan masih memerlukan latihan kerja jangka panjang. perawat. Setiap kegiatan dalam tahapan rehabilitasi merupakan proses yang berkesinambungan. (c) Tahap pengawasan yang dikerjakan oleh RSJ adalah pelayanan lanjut (aftercare service) dan kunjungan rumah (home visit) oleh petugas RSJ. Kerjasama dengan Departemen Perindustrian untuk melatih para instruktur kerja juga telah dilaksanakan sejak Pelita III. PENUTUP Masalah cacat dan rehabilitasi telah mulai mendapat perhatian baik oleh petugas kesehatan. Tugas seorang dokter selain harus dapat mengobati. meliputi: — seleksi/evaluasi untuk menetapkan jenis terapi kerja Occupational therapy) dan latihan kerja yang sesuai dengan keadaan pasien (cacat dan potensi-potensinya). pertukangan. 3 tahun 1966 tentang Kesehatan Jiwa sebagai pengganti Het Reglement op het Krankzinnigenwezen tahun 1897. occupational therapy. Ini terdiri dari: psikiater. 1984 21 . RSJ menjadi bersifat "terbuka" dengan pelayanan yang bersifat mediko. Demikian pula dalam masalah cacat dan upaya rehabilitasi pasien mental. namun konsep rehabilitasi belum berkembang. pendekatan semacam itu telah dicoba dan diterapkan dalam pelaksanaan.

1984 . Kusumanto Setyonegoro dan Garjito SO. andicaps. juga harus pun dalam kerjasamanya dengan berbagai sektor. berswasembada. seorang dokter selain menetapkan diagnosis ran. Jakarta. Disability Prevention and Rehabilitation. kedudukan yang penting. Bahkan kini juga harus dapat KEPUSTAKAAN menolong pasiennya yang telah sembuh itu -. Dit. 2. baik dalam RSJ mau- 22 Cermin Dunia Kedokteran No. ASEAN Forum on the Rehabilitation of the Psychosocially Disabled Person. telah mengalami perkembangan. Disabilities. 35. 1976 . atau cacat harus difikirkan bagaimana upaya rehabilitasinya. Garjito SO.ringankan penderitaan dan menyenangkan pasien.untuk dapat meningkatkan kemampuan 1. Ditjen Yankes Depkes RI. paripurna maupun sebagai bagian awal dari upaya rehabilitasi Dit.3.karena masih tersisa cacatnya -. Simposium Rehabilitasi. terpadu. Tinjauan Kesehatan Jiwa Mengenai Disabilitas Psikososial dan Rehabilitasinya. keluarga atau masyarakat. and Upaya rehabilitasi medik (fisik dan mental) mempunyai 4. PrasaDalam hal ini. penyakit juga harus dapat menetapkan jenis dan derajat keca. Pedoman Rehabilitasi Pasien Mental Rumah Sakit Jiwa di Indonesia. 24—25 April 1981. Prasacatan pasiennya yang telah sembuh. International Classification of Impairments. 29 Nop — 4 Dec. 1983. Demikian pula halnya dengan rehabilitasi pasien mental 6. 1980. WHO. WHO Report of WHA fungsional pasiennya agar dapat hidup sebagai orang yang (A29/DOC/2). produktif dan berperan dalam masyarakat. Rehabilitation of the Psychosocially Disabled. dapat mengupayakan peningkatan derajat kesehatan seseorang. 1981 . Pedoman Kerja Badan Pembina Kesehatan Jiwa Masyarakat (BP KJM). baik sebagai upaya kesehatan yang 5. Palembang. Geneva. dan untuk setiap penyakit ran. Kesehatan Jiwa Ditjen Yankes Dekes RI. Kesehatan Jiwa. 1983.

Proyek ini.laporan ini mengalami perubahan-perubahan untuk perbaikan. perubahanperubahan yang agak sering ini mempunyai efek merugikan. Dapat disebut di sini beberapa contoh. perlu dicatat pula bahwa jumlah psikiater Indonesia masih jauh dari memadai dengan sekitar 1-2 psikiater bagi RS Jiwa di luar Jawa dan 4-8 psikiater bagi RSJ di Jawa. Rudy Salan Kepala Subdirektorat Epidemiologi dan Psikofarmakologi Direktorat Kesehatan Jiwa. atau istilah. maka mulai diciptakan suatu sistim pencatatan dan pelaporan tentang kegiatan RS Jiwa dan keadaan pasiennya.negara lain. 35. maka lama perawatan pasien mental dapat diperpendek menjadi 1-3 bulan. dengan kapasitas total untuk seluruh Indonesia sekitar 7000 tempat tidur. Akan tetapi walaupun perbaikan. Dengan pembuatan laporan-laporan secara konservatif ini. RS ABRI.istilah yang kurang jelas batasannya.Komputerisasi Data Demografik dan Psikiatrik Pasien Mental di Indonesia dr. Bila ini semuanya dihitung. yang berakibat turnover pasien menjadi lebih cepat dan jumlah pasien menjadi cukup besar. Direktorat Kesehatan Jiwa mulai mengadakan pencatatan dan pelaporan tentang data demografik dan kondisi pasien mental di seluruh Indonesia. Dalam jumlah ini belum termasuk kapasitas tempat tidur dari fasilitas perawatan pasien mental di luar RS Jiwa Pemerintah. seperti misalnya : RSU. mulai tampak beberapa ketimpanganketimpangan yang pada kesempatan ini disebutkan sebagian saja. yaitu terjadinya kebingungan antara para penyusun laporan perihal pengisian beberapa elemen dalam laporan yang kurang jelas pengertiannya. khususnya laporan yang merupakan masukan untuk maksud administratif. Walaupun jumlah tempat tidur di Indonsia relatif kurang dibandingkan dengan negara. Depkes RI PENDAHULUAN Perkembangan dan pemanfaatan teknologi modern sudah meresap di segala lapangan kehidupan. merupakan pekerjaan yang tidak ringan dan cukup kompleks. begitu pula di bidang ilmu kedokteran. SEJARAH PERKEMBANGAN SISTIM INFORMASI KESEHATAN JIWA Sejak Direktorat Kesehatan Jiwa dibentuk sebagai instansi utama dalam lingkungan Departemen Kesehatan RI untuk mengurus dan mengatur kegiatan kesehatan jiwa di seluruh Indonesia pada tahun enampuluhan. Di seluruh Indonesia sekarang tersebar 30 RS Jiwa Pemerintah dengan kapasitas tempat tidur masingmasing RS Jiwa sekitar 300 = 500 tempat tidur. diperkirakan kapasitas tempat tidur bagi pasien mental adalah kira-kira 8000 tempat tidur. Sistim pencatatan dan pelaporan pada waktu itu bersifat laporan tentang pasien yang dirawat di RS Jiwa saja. Sejak 1971 Departemen Kesehatan RI c.q. Selama beberapa tahun laporan. maka pekerjaannya menjadi lebih rumit lagi. Laporan-laporan ini biasanya dibuat sekali dalam tiga bulan.pasien mental. Apabila di samping itu akan diadakan monitoring dari kondisi pasien. 1984 23 . Dengan adanya pengobatan modern dengan obat-obat psikofarmaka. Melihat hal demikian. Fakultas Kedokteran. Selain itu. dan sanatorium swasta. maka dapat dibayangkan bahwa untuk mengatasi kesulitan ini satu-satunya cara adalah otomatisasi pencatatan dan pelaporan pasien mental. Proyek ini yang dimulai dengan pengumpulan data dari pasien yang dirawat di dalam rumah sakit jiwa di seluruh Indonesia dilaksanakan dalam rangka kerjasama antara Direktorat Kesehatan Jiwa dengan International Committee Against Mental Illness (ICAMI). USA. misalnya kriteria untuk mengklasifikasi diagnosis klinik dalam diagnosis Cermin Dunia Kedokteran No. New York. namun dapat dibayangkan bahwa menyusun laporan berkala dari sekian banyak fasilitas perawatan pasien mental dan mengolah datanya secara sentral. yang meliputi ruang lingkup nasional dimungkinkan karena semua aktivitas pelayanan kesehatan jiwa Pemerintah berada di bawah naungan atau dikoordinasi oleh Direktorat Kesehatan Jiwa.perbaikan tercapai juga. Dalam karangan ini akan dilaporkan pengembangan suatu sistim informasi tentang pasien mental yang berobat di fasilitas-fasilitas kesehatan jiwa dengan implikasi internasional.

1965. pasien yang dipulangkan atau melarikan diri. yaitu pengaturan ketertiban penyimpanan dan pengiriman data dan tugas-tugas administratif lain. Setelah daftar isian yang digunakan sudah mantap. Lagi pula data yang minim itu tidak sempat diolah karena untuk mengolahnya perlu tenaga khusus. Walaupun empat DIPAM ini dikembangkan tersendiri. sebab dengan kurangnya jumlah psikiater dan dokter di RSJ acapkali status pasien hanya diisi seperlunya saja. Pada tahun . penggunaan istilah pasien baru dan lama. dan pencatat maupun pelapor harus memiliki expertise di bidang psikiatri yang lebih besar dibandingkan dengan petugaspetugas sebelumnya. pada dewasa ini sedang diusahakan suatu lin- 24 Cermin Dunia Kedokteran No. untuk menyusun suatu sistim informasi yang dapat memenuhi persyaratan tersebut. perlu disusun suatu status mentalis pasien yang mencatat hal-hal dasar tentang kondisi pasien yang dapat diterima oleh semua psikiater sebagai data utama dalam pencatatan dan pelaporan mereka. karena dari data itu pimpinan RSJ dapat dengan mudah mengetahui profil pasien mental di RSJ-nya dan dapat membandingkannya dengan RSJ lain. Sebagai formulir dasar untuk pencatatan dan pelaporan digunakan kuesioner dari ICAMI yang dikenal dengan nama General Purpose Psychiatric Questionnaire (GPPQ). Kuesioner ini merupakan daftar isian multiple choice yang berisi data demografik dan psikiatrik dari pasien mental. hal mana adalah esensial bagi suatu sistim pencatatan dan pelaporan yang baik.statistik. Laporan-laporan ini pun tidak menyediakan kesempatan dalam sistimnya untuk memberikan semacam umpan balik (feedback) kepada rumah sakit yang bersangkutan. dan petugas administrator rutin mempunyai tugas terbatas pada segi administratif dari sistim informasi ini saja.1964 . Dari hasil ujicoba ini diadakan perbaikan-perbaikan dan perubahanperubahan dalam daftar isian dan sistim pengelolaannya. yang acapkali sangat berbeda. dsb. terbentuklah tim khusus di Direktorat Kesehatan Jiwa untuk menangani masalah sistim informasi ini. New York. Salah satu ciri khas bagi ilmu psikiatri adalah bahwa dalam tubuh disiplin ilmu ini terdapat banyak aliran dan orientasi teoritik yang berakibat bahwa antara para psikiater terdapat cara penyusunan laporan pasien berdasarkan orientasi masingmasing. yang pengolahannya menggunakan komputer. Untuk dapat menciptakan suatu sistim informasi yang meliputi semua aliran psikiatrik yang terdapat di antara para psikiater. Dari DIPAM Pemulangan yang dikombinasikan dengan DIPAM Rawat RS dapat disusun "patient movement data". Sejak 1972 hingga kini Direktorat Kesehatan Jiwa menerbitkan laporan profil dan kondisi pasien mental dari semua fasilitas psikiatrik setiap tahunnya3. Sejak April 1971 proyek ini berjalan dengan lancar di Jawa dan Bali. DIPAM Rehabilitasi yang merupakan suatu formulir pencatatan dan pelaporan tentang pasien mental yang mengalami proses rehabilitasi. Mengingat kesukaran. Mengingat hal-hal di atas ini. Pada tahun 1977 dikembangkan DIPAM Rawat Jalan yang maksudnya digunakan dalam pelayanan pada poliklinik psikiatri khusus bagi pasien yang berobat jalan saja. maka Direktorat Kesehatan Jiwa telah mengadakan kerjasama dengan International Committee Against Mental Illness (ICAMI). kerjasama tadi diperluas dengan melibatkan Direktorat Kesehatan Jiwa agar supaya pembaharuan dapat mencakup seluruh Tanah Air. U. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (Psychiatric Pilot Project). 35. diadakan perluasan proyek ke daerah di luar Jawa dalam tahun 1972. yaitu mereka yang ditugaskan melaksanakan pengumpulan data dan menyusun laporan laporan pada umumnya tidak atau kurang minat terhadap bahasa angka.A. Pada tahun 1970. Ini berarti bahwa psikiater harus secara aktif diikutsertakan dalam sistim informasi ini. Terjemahan dalam bahasa Indonesia telah dipersiapkan dengan penyesuaian items-nya. Dengan adanya narrative print-out. diadakan ujicoba dari daftar isian ini di RSJ di Jawa dan Bali. dan penjajagan terhadap pengolahan dan pengelolaan sistim informasi ini. Hasil print-out berupa dua macam : (1) ceritera informatif (narrative) dari pasien-pasien mental dalam bahasa Inggris dan Indonesia (2) laporan statistik dari data yang tercantum dalam kuesioner. harus digunakan istilah-istilah yang pengertiannya tidak meragukan lagi. di samping bagi staf RSJ merupakan bahan penting untuk memperbaiki kegiatan RSJ seoptimal mungkin.petugas di rumah sakit untuk menyusun laporan yang tepat dan akurat. Kedua hasil ini dianggap penting sebagai umpan-balik bagi RSJ. Umpan balik merupakan dorongan yang positif bagi petugas. Berdasarkan pengalaman-pengalaman preliminer ini. dan pada akhir 1971 telah dapat dihasilkan tabulasi pertama dari 1314 pasien mental1. Sejak sukses pertama itu mulai dikembangkan DIPAM lain.angka. maka sejak beberapa tahun dicarilah penyusunan suatu sistim informasi tentang pasien mental dengan berpedoman pada beberapa kriteria sebagai berikut : sistim dan proses pencatatan dan pelaporan harus efisien dan efektif. Laporan dan tabulasi statistik juga merupakan umpan balik yang cukup baik. 1984 .kesukaran yang cukup besar untuk melumpuhkan kegiatan Direktorat Kesehatan Jiwa sebagai instansi yang berwenang dalam upaya kesehatan jiwa di Indonesia. pekerjaan dokter di RSJ untuk menyusun status pasien dapat dipersingkat sekali. Mereka biasanya kurang pula menghayati pentingnya untuk mengirim data dan laporanlaporan yang akurat. lama perawatan. dikembangkan pada tahun 1973 dan digunakan pada RSJ yang memiliki unit rehabilitasi. ICAMI telah melakukan kerjasama dengan Bagian Psikiatri. Salah satu kendala bagi sistim pencatatan dan pelaporan yang sebenarnya merupakan kendala yang umum bagi upaya pengumpulan data di Indonesia. dan pada akhir tahun 1972 dapatlah tercakup seluruh jajaran RSJ dari Sabang sampai Abepura di bawah naungan Direktorat Kesehatan Jiwa dan fasilitas psikiatrik lainnya2. Pada tahun 1980 dikembangkan DIPAM Pemulangan yang diisi apabila pasien yang dirawat di RSJ dipulangkan. dan lain informasi untuk perencanaan dan evaluasi.S. Berdasarkan pengalaman-pengalaman yang menggembirakan ini. Mulai triwulan pertama dalam tahun 1971. Format asli yang digunakan untuk optical scanning bagi komputer IBM 360 model 30 dirubah dan disesuaikan dengan keadaan di Indonesia. maka namanya diganti dengan Daftar Isian Pasien Mental Rawat Rumah Sakit atau DIPAM Rawat RS.

sakit. status perkawinan. 1. tanggal masuk. nomor identifikasi. diagnosis. seleksi dan testing psikologik untuk menentukan bakat untuk latihan-latihan tertentu. cepatnya timbul penyakit. jenis kelamin. alamat tempat lahir. perawatan sebelumnya. 2. Selanjutnya ada informasi tentang pendidikan. semua data yang telah dikirimkan oleh fasilitas-fasilitas psikiatrik diolah bersama dalam suatu tabulasi statistik yang diterbitkan setiap tahunnya. aktivitas keagamaan. informasi tentang pekerjaan dan prestasi serta partisipasi keluarga dalam usaha rehabilitasi. Untuk itu.kesalahan yang masih terdapat dalam data. umur. fasilitas psikiatrik. namun setiap waktu dapat dimintakan tabel-tabel lain di luar tabel standarapabila ini dibutuhkan oleh salah satu fasilitas psikiatrik misalnya untuk usaha administratif atau riset. Pada akhir tahun kalender. tanggal masuk rumah sakit. PENGELOLAAN SISTIM INFORMASI Sejak sistim informasi ini diciptakan. Bagian II : Bagian ini meliputi data tentang pemeriksaan pre liminer. Semua DIPAM diisi oleh psikiater. data diperiksa kembali oleh seorang petugas perihal kelengkapan mformasi dalam DIPAM. dan beberapa items yang penting untuk dianalisa seperti jenis kelamin. Setelah semuanya dianggap lengkap. Error analysis report yang mengidentifikasi kesalahan yang dibuat dalam masing-masing pengiriman. mampuan untuk beradaptasi sosial dan prestasi pekerjaan. dalam karangan ini akan dikemuka. dokter atau perawat yang bersangkutan sesuai dengan bidangnya. Untuk ini telah dikembangkan suatu batch-editing program yang terdiri dari 3 macam hasil keluaran : a.unsur sebagai berikut : 1. seperti dibesarkan di tempat urban atau rural. dan sumber anamnesis. remisi. seperti: nama. ISI DARI DIPAM Sebagai gambaran dari ruang lingkup perangkat data pada sistim informasi DIPAM. Mengingat syarat utama bagi pengolahan data secara oto matik yaitu data harus bersih. Di sini juga ditanyakan tentang latar belakang lingkungan. jumlah episode. pekerjaan. c. diagnosis pada waktu masuk. perilaku kriminal. Pemeriksaan DIPAM oleh petugas di RSJ atau fasilitas psikiatrik. Yang menjadi perhatian utama dalam pemeriksaan ini adalah items yang berisi nomor identifikasi pasien. DIPAM aslinya dikembalikan ke tempat asalnya. Bagian III : Bagian ini berisi data tentang evaluasi pasien. Di sini ditanyakan tentang lamanya episode penyakit sekarang. keadaan perumahan. Hospital summary batch -editing report Untuk semua fasilitas psikiatrik yang dimaksudkan agar petugas di Direktorat Kesehatan Jiwa dapat secara tepat dan cepat memperoleh gambaran tentang kualitas laporan yang dibuat oleh fasilitas . sikap keluarga terhadap penyakit pasien. kan beberapa contoh data yang dicatat dan dilaporkan. dan codingsheet dikirimkan ke Direktorat Kesehatan Jiwa untuk diolah lebih lanjut. Untuk tujuan itu. Items yang menjadi perhatiannya khusus itu dicetak dengan tipografi agak beda dari items lainnya. dan perbaikan data bila diperlukan. Laporan ini dimaksudkan agar supaya pars pengisi DIPAM dapat memusatkan perhatiannya pada items tertentu yang diisi secara kurang memuaskan. Bagian II: Bagian ini berisi data medik. dan aktivitas dalam masyarakat. ke . penyakit jiwa dalam keluarga atau penyakit lain. sedangkan bagi fasilitas. 2. pisah atau kawin kembali. rujukan.fasilitas psikiatrik. apakah ada items yang kurang atau lupa diisi. codingsheet ini dikirim setiap 2 minggu sekali. yaitu apakah mereka masih hidup. maka koreksi data perlu dilakukan untuk menjamin keabsahan data. Editing oleh komputer. tahanan. perkiraan taraf inteligensi. Setelah itu codingsheet yang ada pada formulir DIPAM dirobek. Sekalipun dalam buku laporan statistik ini diterbitkan 56 tabel standar dan 10 grafik. nomor identifikasi rumah. Sesampainya di Direktorat Kesehatan Jiwa. cross-tabulation programs telah dipersiapkan oleh Direktorat Kesehatan Jiwa. pengobatan pasien dalam ruangan. yang satu kopi nanti akan dikirimkan kepada rumah sakit yang bersangkutan dan satu kopi disimpan dalam ruangan khusus di Direktorat Kesehatan Jiwa. maka codingsheets dikumpulkan dan dikirim ke pusat pengolahan untuk dialihkan kepada keypunch cards. Informasi tentang orang tua pasien ditanyakan di bagian ini pula. Cermin Dunia Kedokteran No. dokter yang memeriksa. dalam sistim ini telah dikembangkan suatu batch-editing system4 di mana setiap kiriman data diperiksa melalui komputer perihal kekurangankekurangan atau kesalahan.psikiatrik. prognosis dan pengobatan sebelum masuk rumah sakit. komposisi dari rumah tangga. Direktorat Kesehatan Jiwa merupakan instansi sentral yang mengkoordinasi se luruh sistim dan mengadakan pengolahan secara sentral dari data pasien mental yang tertera dalam sistim DIPAM. Punched cards yang memuat semua data kemudian dimasukkan ke dalam kom puter yang menghasilkan narrative print-out. DIPAM Rehabilitasi Dipam ini terdiri dari 3 bagian : Bagian I : Bagian ini berisi data tentang latar belakang sosiokultural. Dalam sistim ini terdapat unsur . jumlah orang yang hidup bersama dengan pasien dsb. hukuman. 35. Bagi fasilitas-fasilitas psikiatrik di Jawa. penyalahgunaan alkohol dan obat-obatan. 3. Hospital summary batch-editing report yang melaporkan persentase dari items yang diisi secara tidak tepat. bercerai. Selanjutnya pada tiap fasilitas psikiatrik DIPAM dikumpulkan oleh seorang administrator (koordinator) yang memeriksa secara teliti masing-masing DIPAM.fasilitas psikiatrik di luar Jawa sekali sebulan. b. Pemeriksaan DIPAM oleh petugas di Direktorat Kesehatan Jiwa perihal data esensial yang diperlukan untuk menjamin input yang baik.kage yang memungkinkan mengikuti perjalanan masing-masing pasien dari mulai kontak pertama dengan fasilitas psikiatrik hingga kontak terakhir. diagnosis dsb. DIPAM Rawat RS Bagian I : Bagian ini berisi informasi administratif dan personal. 1984 25 .

dapat dikemukakan. maka komunikasi antara psikiater dapat lebih dipermudah. maupun untuk mengambil keputusan. Data yang dicatat dalam DIPAM ini jauh lebih sederhana. admission rates antara propinsi -propinsi di Indonesia berbeda cukup jauh. dan selanjutnya memperlihatkan pola endemik10. mengingat bahwa pengisiannya harus selesai dalam situ kali kunjungan dibandingkan dengan DIPAM Rawat RS yang untuk pengisiannya diberikan waktu satu minggu. dapat dilihat rumah sakit mans yang menerima pasien kronik lebih banyak dibandingkan dengan rumah sakit lain 6. Dengan menggunakan Pedoman Penggolongan Diagnosa Gangguan Jiwa (PPDGJ) I. kebutuhan akan obat-obatan . dapat dipertanggungjawabkan pembangunan RS Jiwa barn di propinsi-propinsi yang belum memiliki RS Jiwa. Informasi ini selain bernilai sebagai data epidemiologik. 35. Data statistik rumah sakit yang mantap dapat dikumpulkan dari tahun ke tahun. Bidang medik-psikiatrik Sistim ini memungkinkan pencatatan yang lebih lengkap dari pada dengan cara yang konvensional. Selain itu. Bidang administratif dan perencanaan Analisis data dari DIPAM dapat berguna bagi administrator perencana. 1984 . berguna pula untuk merencanakan ketenagaan. PENGGUNAAN DARI SISTIM INFORMASI INI Dengan adanya sistim informasi ini. kaitkan dengan DIPAM Rawat RS. karena banyak data dapat direkam dan diolah dengan menggunakan unit pengolahan otomatik. Selain data sosiodemografik. menurun pada tahun 1977 . Ini dapat mengarahkan penelitian-penelitian operasional dan evaluatif lebih lanjut. Beberapa kecenderungan perubahan dalam variabel umur dan taraf sosial-ekonomis dapat jelas terlihat dari tahun ke tahun. Selanjutnya dicantumkan suatu prognosis di lihat dari segi mental maupun sosial. telah diletakkan dasar infrastruktur dari suatu sistim yang mantap dan yang dapat dikembangkan lebih lanjut. Para dokter dan petugas paramedik dilatih untuk mengemukakan pertanyaan yang lebih akurat dan secara lebih sistematik. dan prognosis.6 bulan. Beberapa trend diagnostik dengan segera dapat dilihat dan dimonitor bila ini diperlukan. perubahan-perubahan sesuai dengan musim (seasonal trends). Tentang penerimaan pasien untuk dirawat. Ini berarti di dalam masa itu jelas terdapat usaha pengobatan lain dan berada di luar ruang lingkup dari sistim rumah sakit jiwa. DIPAM Pemulangan DIPAM ini tidak berdiri sendiri dan harus dikaitkan dengan data yang terdapat dalam DIPAM Rawat RS. Kualitas pelayanan dapat pula dibandingkan dan perbaikan dapat disarankan.1978. diagnosis akhir. Pada waktu penyalahgunaan obat narkotik mulai memasuki Indonesia di tahun 1969 dan memuncak pada tahun 1973. Selain beberapa data identifikasi yang memungkinkan DIPAM ini di. Dari data yang diperoleh hingga kini. Dengan demikian. Kegunaan yang sangat menonjol adalah dalam hal memonitoring penyalahgunaan obat narkotik claim masyarakat. yang menunjukkan bahwa jumlah kapasitas tempat tidur untuk pasien mental dan jumlah RS Jiwa masih jauh di bawah negara-negara berkembang lain. 4. Karena kemantapan data ini. dan sebagainya akan berguna sebagai masukan untuk perubahan kebijaksanaan pengelolaan rumah sakit 5-7 3 Bidang Penelitian Karena data diperoleh dari semua bagian di Indonsia berdasarkan kriteria pencatatan yang sama. maka setiap tahun data ini dikutip dalam laporan tahunan ASEAN DRUG EXPERT MEETING dan badan-badan internasional seperti WHO. dari pola rujukan terlihat bahwa kebanyakan pasien dikirim untuk dirawat di RS Jiwa oleh keluarganya. tanggal pemulangan dan jenis terminasi perawatan. Selain itu. bahwa keterlambatan mengobati pasien mental ke rumah sakit adalah sekitar 2. DIPAM Rawat Jalan Sebagaimana disusun dalam DIPAM Rawat RS. dan sebagian kecil saja yang dikirim oleh polisi atau pengadilan. maka perbandingan dapat dibuat antara daerah satu dengan daerah lain. Strategi terapi dan obat-obatan yang pemah diberikan kepada pasien dapat langsung dilihat sehingga tidak perlu lagi dicoba obat psiko-farmaka lain. dapat pula diperoleh data medik-psikiatrik tentang perkembangan penyakit pasien dari permulaan hingga kini. adaan pasien mental di Indonesia. hubungan antara perawatan pertama (first admission) dan perawatan berkali-kali. terapi tindak lanjut. 5-6. ini sangat erat kaitannya dengan kepadatan penduduk. Dari data ini dapat pula dihitung hospital admission rates per 100. Selain daripada itu. dan rencana follow-up selanjutnya. 3. dan akhirnya disusun suatu rencana follow up. Dengan adanya kriteria yang seragam dan yang disetujui bersama. dapat dibuatkan komparasi antara praktek diagnosis macam-macam fasilitas psikiatrik 8. 9. terdapat data tentang pengobatan yang diberikan selama perawatan.Aspek rekreasi dan penyesuaian pribadi dinilai pula dalam bagian ini. Penelitian selanjutnya menunjukkan bahwa para pengobat tradisional memegang peranan yang cukup penting dalam masa-masa pertama seorang menderita sakit jiwa. Informasi tentang beban dan jumlah pasien. Para administrator sekarang sudah memperoleh gambaran yang lebih komprehensif tentang ke. 2. Dari Data ini dapat dilihat perkembangan penyalahgunaan obat narkotik secara epidemiologik yang memuncak pada tahun 19721974. 26 Cermin Dunia Kedokteran No.000 penduduk. informasi secara stabil akan dapat menstimulasi penelitian-penelitian epidemiologik yang lebih canggih‚ 4. Bidang Pendidikan Mengisi DIPAM itu sendiri merupakan suatu pengalaman edukatif. MANFAAT DARI SISTIM INFORMASI INI Perihal manfaat dari proyek ini dapat dikemukakan beberapa hal sebagai berikut : 1. 1973. Colombo Plan dsb. dalam DI PAM ini terdapat pula dua bagian yang terdiri dari data demografik dan psikiatrik dengan diagnosis . hanya Direktorat Kesehatan Jiwa yang memiliki data tentang penyalahgunaan obat narkotik yang dirawat di RS Jiwa.

Proceedings Workshop on Reduction of Demand for Illicit Drgu s in South East Asia. 1984 27 . Departemen Kesehatan. Cermin Dunia Kedokteran No. 1973. Zebulon and Kline.107.PENUTUP Dari apa yang telah diuraikan di atas. Salan R.1977 (4) : 97 . 1983. A Colombo Plan PUbliation. Kes RI 4. Setyonegoro IC. in Safeguarding Psychiatric Privacy — Computer Systems and Their Uses. Jiwa 14 1981. KEPUSTAKAAN 1. 35. jelas bahwa suatu sistim informasi tentang pasien mental dengan menggunakan teknologi modern dapat dilakukan juga di negara yang sedang berkembang dan berpenghasilan rendah. Laporan Subdit Pengembangan Program Direktorat Kesehatan Jiwa. Jiwa 10. Nathan. 7. 1971. Inc. Satin R dan Sadono B. Laska EM et al Eds. John Wiley and Sons. Sadono B. Tjahjsna 1. namun setelah sistim cukup stabil. (terbitan setiap tahun dart tahun 1972-1982). 3. 1975. and Salan R. (3) : 33-53. Utilization of mental helath data system for helath planning. Salan R and Sadono B. Laska EM and Bank R. Eksaserbasi gangguan mental sebagai parameter efektivitas terapi dalam psikiatri. (2) : 91 -111. 8. 2. Jiwa 8 1975. Walaupun biaya pada waktu mulai menegakkan sistim ini tinggi. General Purpose Psychiatric Qustionnaire. Taintor. 10. New York: Human Sciences Press. 5. Malaysia 14-20 May 1979. Saban. R. Direk torat Kesehatan Jiwa.1977. Satan R. Salan R The Indonesian automated information system for mental patients. Eds. 6. Kuala Lumpur.1979. Personal Characteristics of first admissions in mental hospitals in Indonesia. Dep. biaya dapat dikurangi secara memuaskan dengan kegunaan yang melebihi dari sistim informasi konvensional lain. Proceedings of the Second Regional Seminar on Psychotropic Medication. Salan R. National Workshop on Psychiatric Epidemiology. Buku Laporan Paden Mental dan Narkotik di Rumah Sakit Jiwa di Indonesia. The use of computers by the Ministry of Health in Indonesia. National mental hospital reporting programme: some trends in the number and characteristics of drug users in Indonesia 1972 . Penang. Direktorat Kesehatan Jiwa. in Information Support to Mental Health Programs. 9. Malaysia. 1977. Direktorat Kesehatan Jiwa.A computerized recording system for mental patients in Indonesia.

Problema di sini. Konsekuensi dari keterangan ahli ini : ada tidaknya gangguan atau penyakit jiwa pada terdakwa akan dikaitkan dengan dapat atau tidaknya dipertanggungjawabkan tindak pidana tersebut kepadanya. Tujuannya untuk menetapkan apakah terdakwa itu menderita gangguan jiwa atau tidak. Kongres Nasional III. pertanggungjawaban pidana dikaitkan dengan kemauan bebas dan aliran determinisma. Medan. PNPNCH. 2) Jika nyata perbuatan itu tidak dapat dipertanggungkan kepadanya karena kurang sempurna akalnya atau karena sakit berubah akal. karena sejak dahulu dirasakan adanya unsur ketidakadilan bila peraturan-peraturan hukum yang berlaku untuk orang normal diterapkan kepada mereka yang terganggu jiwanya. Rudy Salan Kepala Subdirektorat Epidemiologi dan Psikofarmakologi Direktorat Kesehatan Jiwa. Dalam KUH Pidana yang hingga kini masih berlaku. Titik sentuh ini merupakan hal unik yang tidak didapati pada cabang-cabang ilmu kedokteran lain. Sejauh manakah hukum biasa dapat diberlakukan terhadap seorang yang ada gangguan jiwanya? Sejauhmanakah perkecualian dapat diberikan? Ini semua merupakan pertimbangan yang cukup rumit bagi hakim. Beberapa aspek telah disorot antara lain : falsafahnya. puma akalnya atau karena sakit berubah akal tidak boleh dihukum. Namun demikian hingga kini belum dicapai kesepakatan tentang batasan-batasan dari pertanggungjawaban pidana ini. toerekenbaarheid. dalam fasal 44 ayat I dan 2 disebut hal-hal sebagai berikut : 1) Barang siapa mengerjakan sesuatu perbuatan.batasan dan istilahistilah. yang tidak dapat dipertanggungkan kepadanya karena kurang sem* Naskah disampaikan dalam Simposium Psikiatri Kehakiman. namun justru dengan adanya sikap manusiawi ini timbul masalah-masalah lain yang mempersukar penilaian hakim atau penegak hukum. karena dalam pendidikan kedokteran tidak ada suatu mata pelajaran khusus yang membahas dan mengkuliahkan semua seluk-beluk pertanggungjawaban pidana. toerekeningsvatbaarheid. untuk memberikan keterangan ahli dalam sidang peradil an. Jadi jelaslah bahwa konsep dan pengertian pertanggungjawaban pidana merupakan konsep hukum tanpa diberikan batasan-batasan yang tegas. pertanggungjawaban pidana dalam kaitannya dengan fungsi ego1 dsb. Sikap yang amat manusiawi dari peradilan ini perlu dipuji. seorang dokter tidak dapat dianggap kompeten menentukan pertanggungjawaban pidana ini. Depkes RI Salah satu titik sentuh di antara sekian banyak titik sentuh antara disiplin ilmu kedokteran jiwa dan ilmu hukum pada forum peradilan adalah pengertian tentang pertanggungjawaban kriminal (kadang-kadang juga disebut pertanggungjawaban pidana. seorang tersangka atau terdakwa diragukan kondisi kesehatan jiwanya saat ia melakukan perbuatan pidana. tetapi di lain fihak para penegak hukum selalu menanyakan kepada ahli ilmu kedokteran jiwa untuk menetapkan apakah suatu perbuatan melanggar hukum (pidana) dapat diptertanggungjawabkan kepada seorang terdakwa yang diduga terganggu jiwanya.lamaya satu tahun untuk diperiksa. 1984 . Di satu pihak ilmu hukum mengintroduksi pengertian dan istilah ini dalam perundangundangan. Bila dalam suatu perkara pidana. Salah satu istilah yang ingin diketengahkan di sini adalah : "tidak dapat dipertanggungkan kepadanya" atau dalam bahasa Belanda aslinya "niet kan worden toogerekend" Banyak hal telah ditulis dan dibahas tentang pertanggungan atau pertanggungjawaban ini. maka Hakim boleh memerintahkan menempatkan ia di rumah sakit gila selama . maka yang berwenang dalam sidang peradilan dapat memanggil seorang ahli kedokteran jiwa (psikia ter). Bahwa makna sikap manusiawi dari peradilan di negara kita tercermin dalam fasal 44 KUH Pidana tidak dapat diragukan lagi Yang menjadi masalah di sini yaitu batasan. JOJuli ‚ 2 Agustus 1984. criminal responsibility). Dapat dilihat suatu 28 Cermin Dunia Kedokteran No. yang dalam prakteknya dokter ahli jiwalah yang harus menentukan. 35.Pengertian Pertanggungjawaban Kriminal Atas Perbuatan Individual Dalam Rangka Visum et Repertum Psikiatrikum dr. Sikap yang demikian dalam peradilan memang masuk akal.

Untuk menjelaskan hal ini perlu diterangkan sedikit tentang lahirnya KUHAP. hakim ketua sidang dapat minta keterangan ahli dan dapat pula minta agar diajukan bahan baru oleh yang berkepentingan. 1993/KDJ/U/70 tentang Perawatan Penderita Penyakit Jiwa tahun 1970. ada pula pendapat-pendapat yang bertentangan. Dilihat dari segi teori psikodinamik. petunjuk e. (KUHAP fasal 180 ayat 1). Pengalaman menunjukkan bahwa di Indonesia kasus-kasus kontroversial jarang dikemukakan kepada para psikiater.4 sedang tugas seorang psikiater hanya menetapkan fakta medik-psikiatrik saja. (KUHAP fasal 120 ayat 1) 2. keterangan terdakwa (KUHAP fasal 184 ayat 1) Minta pendapat orang ahli 1. Sebelum adanya KUHAP. Setiap orang yang diminta pendapatnya sebagai ahli kedokteran kehakiman atau dokter atau ahli lainnya wajib memberikan keterangan ahli demi keadilan.yang kami akui merupakan kesan yang sangat pribadi dan mungkin tidak disetujui oleh banyak orang . keterangan ahli c. Walaupun bagi beberapa psikiatel dirasakan berat menjawab pertanyaan secara demikian. Alat bukti yang sah ialah a. Oleh karena itu. Akan tetapi dengan diundangkannya KUHAP pada tahun 1981. Alat bukti 1. sekarang dapat diminta pula oleh Cermin Dunia Kedokteran No. yang mau tidak mau akan menimbulkan beranekaragam permasalahan. schuld. Tersangka atau terdakwa berhak untuk mengusahakan dan mengajukan saksi dan atau seseorang yang memiliki keahlian khusus guna memberikan keterangan yang menguntungkan bagi dirinya.3. telah dicoba pula ditetapkan tentang tidak dapat nya dipertanggungjawabkan suatu tindak pidana dari kurang berkembangnya ego 1 Di samping pendapat. antara para dokter sendiri timbul pendapat. 3. Dengan adanya undangundang Nomor 1 Drt. sepanjang hal ini mengenai hukum acara pidana perlu dicabut dan diganti dengan hukum acara pidana baru yang mempunyai ciri kodifikasi dan unifikasi berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar1945. culpa) adalah masalah psikiatri dan oleh karenanya seorang psikiater dapat lebih pasti menentukannya daripada hakim.pendapat yang berbeda. menyatakan hal-hal sebagai berikut : Keterangan ahli 1. tahun 1951. yaitu hanya hakimlah yang dapat menetapkan apakah suatu perbuatan dapat dipertanggungjawabkan atau tidak. Beberapa fasal yang menentukan batasan dan mengatur prosedur penulisan keterangan ahli dalam KUHAP sesuai dengan jiwa perlindungan terhadap hak azasi manusia. Ada yang berpendapat bahwa masalah pertanggungjawaban (atau kesalahan. Dari psikiater diharapkan untuk memberi jawaban konfirmatif atau non-konfirmatif dalam kesimpulan pemeriksaannya terhadap pertanyaan tentang pertanggungjawaban. namun hingga kini belum timbul persoalanpersoalan yang merumitkan kedudukan mereka. 35. (KUHAP fasal 179 ayat 1). Dalam hal penyidik menganggap perlu. Pada masa sebelum KUHAP berlaku. yaitu RIB. 3. Dengan latar belakang medik-psikiatrik ini. hakimlah yang selanjutnya menetapkan apakah terdakwa dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya atau tidak. karena dianggapnya terletak di luar expertise mereka sebagai ahli dalam ilmu kedokteran. situasinya menjadi lain. Tambahan Lembaran Negara Nomor 81) serta semua peraturan pelaksanaannya dan ketentuan yang diatur dalam peraturan perundang undangan lainnya. dan biasanya dalam redaksi dari permintaan itu ditanyakan apakah tindak pidana yang dilakukan oleh terdakwa dapat dipertanggungjawabkan kepadanya atau tidak. pemberian keterangan ahli kedokteran jiwa dalam rangka visum et repertum hanya dimintakan oleh hakim saja (Undang-Undang nomor 3 tahun 1966 tentang Kesehatan Jiwa fasal 5 ayat 1 sub e). surat d. 1984 29 .pendapat ini. ditetapkan hanya satu hukum acara pidana yang berlaku untuk seluruh Indonesia. Sesual dengan peraturan Menteri Kesehatan No. Tentang kemampuan dan kompetensi seorang psikiater untuk menetapkan pertanggungjawaban pidana seorang terdakwa. Keterangan ahli adalah keterangan yang diberikan oleh seorang yang memiliki keahlian khusus tentang hal yang diperlukan untuk membuat terang suatu perkara pidana guna kepentingan pemeriksaan (KUHAP Ketentuan Umum fasal 1 hutir 28) 2. Het Herziene Inlandsch Reglement berhubungan dengan Undang-Undang Nomor 1 Drt tahun 1951 (Lembaran Negara tahun 1951 nomor 59.daerah sentuh antara disiplin ilmu kedokteran jiwa dan disiplin ilrnu hukum yang kabur.yaitu pemeriksaan visum et repertum psikiatrikum dijalankan karena diharuskan oleh prosedur hukum. ia dapat minta pendapat orang ahli atau orang yang memiliki keahlian khusus. Hanya psikiaterlah yang dapat menentukannya secara ilmiah2. dan biasanya hakim dengan penuh kepercayaan akan iktikad baik para psikiater menerima keterangan ahli dengan baik. Dalam hal diperlukan untuk menjernihkan duduknya persoalan yang timbul di sidang pengadilan. peraturan yang menjadi dasar bagi pelaksanaan hukum acara pidana dalam lingkungan peradilan umum adalah Reglemen Indonesia yang diperbarui (RIB) atau yang juga dikenal dengan Het Herziene Inlandsch Reglement atau HIR (Staatblad tahun 1941 nomor 44). Keterangan ahli ialah apa yang seorang ahli nyatakandi sidang pengadilan (KUHAP fasal 186). keterangan saksi b. Kesan kami . khususnya dalam suatu proses peradilan di bawah sorotan mass media dan masyarakat. Tapi ketentuan yang tercantum di dalamnya ternyata belum memberikan jaminan perlindungan terhadap hak azasi manusia dan perlindungan terhadap harkat dan martabat manusia sebagaimana wajarnya dimiliki oleh suatu negara s. walaupun pada dasarnya hakim sudah mempunyai dugaan tertentu tentang pertanggungjawaban tersangka atau terdakwa. kurang jelas pengertian maupun konsepnya. (KUHAP fasal 65). di mana beberapa fasalfasal dan lampirannya mengatur secara teknis pelaksanaan keterangan ahli kedokteran jiwa. Dengan demikian keterangan ahli yang dahulunya hanya dapat diminta oleh hakim.

Peraturan-peraturan baru ini dapat menimbulkan situasi di man keterangan ahli jiwa diminta oleh beberapa pihak (lebih dari satu permintaan). b. " Tes ini yang juga dikenal dengan nama wild beast test. Pada tahun 1800 terjadi suatu peristiwa di mana seorang yang bernama James Hadfield melakukan percobaan pembunuhan terhadap raja George III dari Inggris. Toerekeningsvatbaarheid (dapat dipertanggungjawabkan). hukum8. konsep pertnggungjawaban pidana juga tidak bisa luput dari konsep sakit dan sehat dalam ilmu kedokteran pada umumnya. 3. Menentukan kemauannya terhadap perbuatan . schuld in engere zin). dan ilmu kedokteran jiwa pada khususnya6 Setidak . Fitz-Herbet membuat formulasi suatu tes yang membebaskan seseorang dari hukuman apabila : ". toerekeningsvatbaarheid itu suatu kenormalan dan kematangan psikis yang membawa tiga macam kecakapan (geschiktheid) : dibenarkan. Pada tahun 1535. Karen sebagai orang yang saleh dia tidak mau melakukan tindakan tercela bunuh diri. Di Inggris..pendapat ini perlu diketengahkan sebagai bahan pertimbangan bagi psikiater bila ia diminta membuat keterangan ahli dalam sidang peradilan. katakanlah sebagian keterangan ahli a charge dana decharge. 1. Kelakuan yang disengaja (unsur sengaja). 1984 . labouring under melancholy distemper . Suatu sikap psikis pelaku berhubung dengan kelakuannya. Apakah yang sekarang dapat dipakai sebagai pedoman. Pada kesempatan ini akan dikemukakan pendapat dari beberapa ahli saja. di samping adanya beraneka-ragam orientasi ilmiah dan teoritik dalam ilmu kedokteran jiwa. atau sekurang-kurangnya pegangan bagi psikiater untuk menentukan pertanggungjawaban pidana itu sesuai dengan apa yang diharapkan oleh orang yang berwenang dalam suatu sidang peradilan? Beberapa ahli hukum dan psikiater kehakiman telah mencoba memberikan sumbangan pikiran tentang masalah pertanggungjawaban ini. Dapat memahami arti dan akibat sungguh-sungguh perbuatan menjatuhkan hukuman mati kepadanya. nor tell who was his father or mother. he is not criminally oleh masyarakat.perbuatan itu. hakim Kenyon menyatakan: "If a man is in a 2. ahli dalam masalah orang kriminil yang sakit jiwa mengemukakan tes di mana seorang tidak dapat dipertanggungjawabkan perbuatannya apabila is : . Keadaan demikian dapat menyukarkan kedudukan dan kredibilitas psikiater sebagai saksi dalam suatu proses peradilan." James Hadfield dibebaskan dari hukuman 3. or how old he is. Dalam penjelasan kepada sendiri. Kelakuan dengan sikap yang kurang berhati-hati atau lalai (unsur kealpaan : culpa. keputusan ini tidak sempat dijadikan prinsip kecakapan dan kemampuan7. ordinarily as great understanding as a child of fourteen years hath " 8 Pada tahun 1724. demikian rupa sehingga atas Perdana Menteri Inggris.. Pendapat . 2. dan dapat diduga demikian pula pada pelaku7. Jadi kesimpulannya toerekeningsvaatbaarheid berarti Walaupun demikian. Simons mengatakan: terekeningsvatbaarheid dapat diPada tahun 1812 terjadi peristiwa pembunuhan yang berhasil pandang sebagai suatu keadaan psikis.. Walaupun pada 30 Cermin Dunia Kedokteran No. 3.tidaknya bagi seorang yang berasal dari disiplin ilmu kedokteran. 35. Si pelaku sanggup. Tidak ada alasan untuk menghapuskan pertanggungjawaban pidana pelaku (unsur toerekenbaarheid) 4 Menurut Van Hamel. dapat dibayangkan terjadinya situasi dikemukakannya beberapa keterangan dengan kesimpulan tentang pertanggungjawaban pidana yang berbeda-beda. account or number 29 pence. Menyadari bahwa perbuatan-perbuatan itu tidak dibenarkan deranged state of mind at he time. cakap atau mampu mengetahui bahwa perbuatannya itu melanggar hukum dan sesuai dengan kemauannya7. Pertanggungjawaban pidana menurut hukum pidana terdiri dari tiga unsur : 1. Pada hakekatnya pendapat . perlu diingat apabila pertanggungjawaban pidana dikaitkan dengan gangguan atau penyakit jiwa. Kemampuan berpikir itu terdapat pada orang normal. ".penyidik (polisi) dan tersangka atau terdakwa sendiri. suatu keputusan dalam peradilan Inggris yang terkenal dengan Arnold case mengemukakan suatu tes untuk membebaskan seorang terdakwa yang sakit jiwanya apabila : "The dependent had to totally deprived of his reason so that he did not know what he is doing any more than an infant or a wild beast would have known. Betapa jauhnya implikasi dan besarnya pengaruh terhadap interpretasi dari pertanggungjawaban pidana ini dapat diduga tapi sukar dibayangkan. Selain itu. anggota juri. Dengan perkembangan ilmu kedokteran jiwa yang sangat pesat akhir-akhir ini.pendapat ini dapat dikelompokan dalam 2 golongan besar. Sir Matthew Hale. dan . dan ini hanya dapat dicegah dengan mengorbankan jiwanya sendiri. dalam keyakinannya yang salah (delusi) : bahwa Tuhan akan menghancurkan dunia. mati berkat strategi pembelaan dari pembela Thomas Erskine. peradilan berusaha menyusun suatu tes untuk menentukan apakah seorang terdakwa dapat mempertanggungjawabkan tindak pidananya atau tidak.. Unsur-unsur toerekenbaarheid menurut Pompe adalah : Suatu kemampuan berpikir dari pelaku yang memungkinkan dia menguasai pikirannya serta menentukan kehendak atau kemauannya. Pada tahun 1265. merupakan suatu tes yang hampir serupa dengan apa yang pernah diputuskan 500 tahun yang lalu. Jerman dan Belanda) dan golongan pendapat dari lingkungan Anglo-Saxon (Inggris dan USA). yaitu : golongan pendapat dari Eropa Barat (Perancis.. hakim Bracton mengemukakan tes bahwa seorang dianggap sakit jiwa bila kelakuannya bagaikan binatang buas (wild beast). 2. Oleh sebab itu pula pelaku dapat menentukan kehendaknya sesuai dengan pendapatnya (tentang makna dan akibat kelakuannya).. answerable for his act. Spencer Percival. yang dilakukan menjatuhkan hukuman dari sudut umum atau pribadi dapat oleh seorang bernama Bellingham. Oleh sebab itu pelaku dapat mengerti makna dan akibat kelakuannya. a.. maka dia melakukan percobaan pembunuhan terhadap rajanya dengan perhitungan bahwa negara akan 1." 8 Satu abad kemudian.

dan suatu perbuatan adalah hasil dari perbuatan berencana yang sadar (consciously determined intent). even to violate the oath he takes as a witness to tell the truth and nothing but the truth. The American Bar Foundation menyatakan : "Since the psychiatrist cannot accunrtely determine the defedant's capacity to distinguish right from wrong on the basis of his medical expertise. Ia dimasukkan dalam Rumah Sakit Jiwa selama 22 tahun. dan sekalipun ia dapat membedakan right from wrong tetap menderita sakit jiwa. Tes ini sebagai berikut : 1. Bagi seorang psikiater. until the contrary be proved to their satisfaction. Sesuai dengan hukum yang berlaku waktu itu M'Naghten dibebaskan. disease. sehingga dia melarikan diri dari Scotland. 8 Dengan adanya "Durham rule" ini.10. 35. Dia menilai seluruh kepribadian terdakwa dan menelaah perbuatannya dari segi alam sadar maupun tak sadar. Walaupun A mengetahui bahwa tindakan ini melawan hukum. yang bernama Edward Drummond. pada tahun 1954 hakim David Bazelon dari District of Columbia. or if he did know it. Oleh karena itu ia diadili. 9" Apa yang dikemukakan oleh Zilborg ini menyangkut inti dari perbedaan persepsi para jurist dan psikiater tentang sakit jiwa. Menurut para ahli hukum jiwa dipengaruhi oleh akal dan kemauan babas. Dalam sidang peradilan 9 dokter menyatakan bahwa Daniel M'Naghten menderita sakit jiwa. Bagi seorang psikiater tindakan melawan hukum tidak selalu ditentukan oleh perbuatan berencana yang sadar. Zilborg selanjutnyamengatakan : "To force a psychiatrist to talk in terms of the ability to distinguish between right and wrong and of legal responsibility is .. USA. Seorang psikiater menilai terdakwa lebih mendalam daripada hanya perbuatan itu sendiri. kepada psikiater diberikan kesempatan sebanyak mungkin untuk mengungkapkan bukti-bukti medik-psikiatrik tentang kondisi kesehatan jiwa terdakwa11. Tentang masalah right or wrong ini (tes ini juga dinamakan right or wrong test) tidak pernah dijelaskan secara lebih terperinci apakah salah ini menyangkut segi legal atau segi moral. Lord Mansfield sebagai hakim mengemukakan alasannya atas dasar bahwa seorang terdakwa adalah sakit jiwa apabila dia tidak dapat membedakan yang benar dari yang salah (right from wrong) 9 Peristiwa bersejarah yang sempat menggemparkan Inggris pada waktu itu adalah pembunuhan yang dilakukan oleh seorang Scot bernama Daniel M'Naghten terhadap sekretaris pribadi Perdana Menteri Inggris Sir Robert Peel.waktu itu pembela mengemukakan sakit jiwa sebagai dasar pembelaan. Mengingat kekurangan-kekurangan dari "M'Naghten rule" ini.11 "M'Naghten rule" ini penting karena berlaku di Inggris lebih dari 100 tahun dan juga di sebagian besar dari negara bagian di USA. Para hakim maupun anggota juri menjadi bingung dengan istilah product. Pembebasan M'Naghten menimbulkan heboh besar dalam parlemen Inggris. Where a person labours under partial delusions only and is not in other respects insane. maka kepada A tidak dapat dipertanggungjawabkan perbuatannya itu9. and that to establish a defense on the ground of insanity. mengemukakan apa yang dikenal dengan "Durham rule". Akan tetapi psikiater dalam peradilan ini menyatakan bahwa Durham pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa. namun hakim memutuskan Bellingham tetap salah dan dihukum gantung. the party accused with labouring under such a defect of reason. tetapi apabila wrong berarti tindakan a moral. ia tetap melakukannyakarena dia berpendapat (delusi) bahwa pembunuhan terhadap B adalah karena perintah dari Tuhan. and to possess a sufficient degree of reason to be responsible for his crimes. it must be cleary proved that at the time of the committing of the act. from disease of the mind. akan tetapi hanya merupakan hasil akhir dari runtuhnya sistim adaptif mental. Dalam rangka ini Zilborg mengatakan : "This fundamental difference between verbal and purely intellectual knowledge and the mysterious other kind of knowledge is familiar to every clinical psychiatrist. his testimony on this issue is largely conjecture or a reflection of his own personal judgements of whether or not the defendant should be held responsible 9. as not to know the nature and quality of the act he was doing. hingga meninggal dunia. Contoh perbedaan ini dikemukakan oleh Sir James Stephen sebagai berikut : A telah membunuh B. sehingga akhirnya "Durham rule" pada tahun 1972 ditinggalkan dan diganti dengan Model Penal Code dari The American Law Institute. dan berhubungan dengan itu pertanggungjawaban pidana. defect dan kompleksitas data medik-psikiatrik. 1984 31 . to force him to violate the Hippocratic Oath. dan beberapa hari kemudian 15 ahli hukum diminta menyusun pedoman untuk menentukan pertanggungjawaban kriminal. maka merupakan tindakan kriminal. Tetapi kritik yang lebih penting yaitu tes ini hanya dapat digunakan terutama pada terdakwa yang menderita halusinasi dan delusi. dan tindakan ini akan menyelamatkan umat manusia. Namun sekarang timbul masalah baru. that he did not know that he was doing what was wrong. Hasilnya terkenal dengan nama "M 'Naghten rule" yang singkatnya berbunyi sebagai berikut : "They ought to be told in all cases that every man is presumed to be sane. ia menghadang Edward Drummond yang disangka Sir Robert Peel dan ditembaknya sampai mati. Untuk membalas dendam atas ketidakadilan terhadap dirinya yang sesuai dengan delusinya itu. M'Naghten menderita delusi persekutif dan menganggap bahwa partai Tories yang berkuasa pada waktu itu mengguber-uber dan membuatnya bangkrut. it is the difference between knowledge divorced from affect and knowledge so fused with knowledge that it becomes a human reality. . Namun terhadap "M'Naghten rule" ini ada beberapa kritik yang perlu dikemukakan di sini. terdakwa dengan gejala-gejala lain yang sama berat sakit jiwanya tes right or wrong tidak dapat diterapkan. Durham yang telah melakukan pencurian dianggap sehat karena dapat membedakan right from wrong. he must be considered in the same situation as to responsibility as if the facts with respect to which the delusion exist were real 8. Berdasarkan kasus ini dikemukakan Durham Rule" sebagai berikut : An accused is not criminally responsible if his unlawful act was the product of mental disease or mental defect. Bila wrong di sini berarti melawan hukum. A person is not responsible for criminal conduct if at the time of such conduct as a result of mental disease or defect he lacks substantial capacity either to appreciate the Cermin Dunia Kedokteran No. 9" Berdasarkan ini.

I. seorang psikiater maupun penegak hukum 32 Cermin Dunia Kedokteran No. Juga tampak bahwa psikiater tidak mempunyai pegangan sesuatu tes yang dapat dipakai. Di Jakarta diguna kan semacam right or wrong test. Tidak. Jelaslah kiranya betapa lemah dan tidak pastinya kedudukan psikiater dalam peradilan. Bahan . atau dianggap dapat dipertanggungjawabkan atas perbuatannya atau tidak. perlu dicari konsep-konsep operasionalnya. 35. bagaimanakah sekarang keadaannya di Indonesia? Sebelum tahun 1970. a l pengertian lack of substantial capacity yang memungkinkan operasionalisasi dari pengertian sakit yang kemudian dalam perumusan di Indonesia dikaitkan dengan pengertian operasional dari pertanggungjawaban pidana. Adakah pada terdakwa kelainan jiwa yang tidak biasa pada waktu ia menjalankan perbuatan yang menyebabkan ia didakwa itu. Bila ini tidak ada. 25 . apakah kelainan jiwanya sedemikian keadaannya. Beberapa pengertian pokok yang dapat dikemukakan : Pertanggungjawaban itu sebenarnya soal moril dan metafisik.psikiatrik yang didapatkan selama pemeriksaan. Untuk menyusun pendapat ini memang diperlukan penelitian fakta.psikiatrik. Berhubung dengan hal-hal tersebut di atas. dan halhal lain yang berkaitan dengan visum et repertum psikiatrik. Kesimpulan : Dengan perumusan yang singkat dari apa yang telah diformulasikan dalam diagnosis dan hasil. dan dibuat oleh hakim dalam surat permintaannya). Ini bukan suatu hasil "pengukuran" atau "konstatasi". Oleh karena itu. ya. 1993/ KDJ/U/70 tahun 1970. sehingga dapat dimengerti bahwa ia tidak cukup dapat atau tidak dapat seluruhnya mempertimbangkan dan mempertanggungjawabkan perbuatan yang didakwakan kepadanya itu. Di sini jelas bahwa psikiater diwajibkan menjawab pertanyaan apakah suatu perbuatan pidana dapat dipertanggungjawabkan kepada seseorang terdakwa atau tidak.hasil dalam pemeriksaan somatis dan psikologik. 2) Apakah hukuman terhadap orang ini. ya. Untuk pengoperasionalisasikan pertanggungjawaban pidana dapat dikemukakan pertanyaan : "Apakah orang ini bertanggungjawab (penuh) atas perbuatan kriminal itu.criminality (wrongfulness) of his conduct or to conform his conduct to the requirement of the law.fungsi yang dapat terkena disabilitas.gambaran yang jelas mengenai terjadinya perubahan d a r i terdakwa (penderita yang melanggar hukum) dan alasan-alasan yang menetapkan terdakwa (penderita) dapat dipersalahkan atau tidak.perbuatan yang diancam hukuman itu? (deterrent efficiency). 2. sedikit banyak Noot : (sebagai contoh. Jika ada. timbul pertanyaan.6 Karena kedua pengertian pertanggungjawaban pidana. maka persoalan sakit dari sehat menjadi persoalan moral dan sosial. Untuk mengoperasionalisasikan pengertian sakit.dapatnya dicari dasar rasional untuk bertindak moral (a rational basis for moral action)6 Seorang psikiater dalam laporannya perlu menyatakan apakah terdakwa menderita penyakit atau gangguan jiwa.26Januari 1984 di Jakarta. akan berguna untuk mencegah mereka melakukan perbuatan. masing-masing psikiater dalam laporannya kepada pengadilan membuat kesimpulan berdasarkan pendapat masingmasing tentang pertanggungjawaban pidana. Tidak. sebagian besar psikiater yang bekerja di Rumah Sakit Jiwa Pemerintah melukiskan kesimpulannya sebagai tertera dalam lampiran Peraturan Menteri Kesehatan. sejak Februari 1983 telah menyusun suatu kelompok studi non formal untuk mempelajari masalah ini. dapat dikatakan bahwa adanya penyakit setidak-tidaknya mengakibatkan cacat dalam taraf tertentu (disability). diberi gambaran. melainkan suatu pendapat (judgment). kelemahan ini dapat diduga akan beralih menjadi titik rawan dalam proses peradilan maupun profesi psikiater. maka jawabanjawaban terhadap 2 pertanyaan di atas (lihat noot) adalah: 1. Dengan cacat ini dimaksudkan ketidakmampuan atau keterbatasan dalam sesuatu fungsi individu dibanding dengan kemampuan yang selayaknya ada pada usia dan fase perkembangan individu itu6. dan penilaian tanggungjawab itu merupakan suatu moral act. 1984 . khususnya bagi gangguan jiwa. Akan tetapi apabila sakit dan sehat dikaitkan dengan pertanggungjawaban pidana. karena sedapat . 1. dan sakit atau sehat merupakan pengertian yang terletak pada tare konseptual. Mengingat adanya beberapa titik rawan ini. tapi lebih sederhana dari M' Naghten rule 1 2 Setelah berlakunya Peraturan Menteri Kesehatan Tentang Perawatan Penderita Penyakit Jiwa No.bahan pemikiran dalam kelompok studi ini kemudian disempurnakan dalam Pertemuan Keifer Kesehatan Jiwa Tentang Visum et Repertum Psychiatricum 1984. maka tidak dapat dikatakan ada penyakit. dan karenanya secara prinsip tidak dapat diperiksa menurut psikiatei dan psikologi 13 Tanggungjawab dalam arti yang positif merupakan konsep moral philisophy. jika diketahui oleh orang banyak. pendapat yang dikemukakannya didasarkan atas pendapat pribadi psikiater yang bersangkutan. Setelah ditinjau beberapa tes untuk menentukan pertanggungjawaban pidana yang dikemukakan oleh ahli-ahli di bidang hukum dan ilmu kedokteran jiwa. Oleh karena itu. the terms "mental disease of defect" do not include an abnormality manifested only by repeated criminal or otherwise anti-social conduct. sehingga ia dapat dan wajar dihukum? Ini dapat dirumuskan menjadi pertanyaanpertanyaan : 1) Apakah hukuman akan berguna terhadap orang ini untuk mengubah perilakunya ke arah yang lebih baik? (efficient punishability). Direktorat Kesehatan R. sedikit banyak 2. misalnya fungsi intensional dan fungsi volational atau dengan kata lain : fungsi kemampuan memaksudkan suatu tujuan dan fungsi kemampuan mengarahkan kemauan6. Dalam praktek ilmu kedokteran murni masalah konseptual tentang sakit dan sehat sebenarnya tidak terlalu mengganggu tindakan ilmiah kedokteran sehari-hari. Dengan adanya KUHAP. 2. dan pengetahuan ilmu kedokteran sebagai landasan rasional untuk menentukan pertanggungjawaban pidana ini menjadi kurang tepat. Di antara fungsi. As used in this Article. 8 Dalam model Penal Code terdapat beberapa kemajuan. tentunya berdasarkan data medik.

Kolb. Budiarto M dan Fattah Zainal Abdul. Lubis DB (Konsep gangguan jiwa dan tanggung jawab pidana. Forum ini kami anggap merupakan tempat yang cukup baik untuk mengajukan kritikan. Toronto Lippencot Company 1966. Slovenko.dapat memakai pedoman sebagai berikut : (a) Konsep-konsep operasional tentang pertanggungjawaban pidana sesuai dengan gagasan pemasyarakatan dengan memperhatikan : • Daya guna pidana terhadap terpidana sebagai pengu• bah perilakunya (efficient punishability). 8. Amsterdam 4 : 351 . H. Lubis DB. Hasan Basri Saanin Dt. 5. Gutheil. Psikiater dan peradilan n (revisi). Lawrence C. DB : Peralihan dalam konsep tanggungjawab kriminil. Namun demikian dapat dirasakan banyak ahli yang kurang puas. Jiwa 3 1970(1):4-11. 1956. Lubis. 9. • Ketidakmampuan mengarahkan kemauan (disability in intention). Robitscher. 13. 1984. Surat tanggapan terhadap Hasil Pertemuan Kerja Kesehatan Jiwa Tentang Visum et Repertum Psychiatricum. Cermin Dunia Kedokteran No. 1982. ilmu kedokteran. 3. David. Baltimore. 6 Mei 1984 kepada Staf Ahli Menteri Kesehatan.20. (Hasil Pertemuan Kerja 1984). Psychiatrische en neurologische bladen. B Pursuit of agreement — psychiatry and the law. Jonas. 1953. 6. Soal pembuktian dalam psikiatei kehakirnan. Modern clinical psychiatry. KEPUSTAKAAN 1. Depkes RI 1984. (b) Konsep operasional tentang penyakit dengan memperhatikan keterbatasan kemampuan (disability) berupa : • Ketidakmampuan memaksudkan suatu tujuan yang sadar (disability intention). Jiwa 3 1970. Jakarta Ghalia Indonesia 1983. penegak hukum dan instansi lain yang ada hubungannya dengan problem ini) merupakan perumusan yang pada saat ini cukup memadai. Direktorat Kesehatan Jiwa. • Daya guna pidana terhadap terpidana dan masyarakat sebagai upaya menakut-nakuti untuk mencegah perbuatan kriminil (deterrent efficiency). Depkes. 1980. 7. 1984 33 . Thomas G and Appelbaum Paul S.356. Carp EADE Gerechtelijke psychiatrie. 1984. Law and psychiatry — in Comprehensive textbook of psychiatry/III — Kaplan. 8th Ed. Psychiatry today. Meyer. De psychiatrische expert en de toerekenbaarheid. 10. Proseding Pertemuan Kerja Kesehatan Jiwa Tentang Visum et Repertum Psychiatricum 1984. 12. 4. H. 1973. Tan Pariaman.Clark. London : Penguin Books. Stafford . Philadelphia. New York: Mc Graw-Hill Company. Walaupun kita sadar bahwa masalah pertanggungjawaban pidana yang dikaitkan dengan kondisi mental seorang tersangka/terdakwa merupakan hal yang sangat rumit dan kompleks. Williams and Wilikins. Clinical handbook of psychiatry and the law. saran-saran dan perbaikan-perbaikan yang mungkin dapat dimasukkan dalam suatu pedoman tentang Visum et Reperturn psilciatrik yang direncanakan akan disusun oleh Direktorat Kesehatan Jiwa. namun perumusan tentang pertanggungjawaban pidana yang telah dikemukakan di atas (dan merupakan semacam konsensus dalam suatu pertemuan kerja antara disiplin ilmu hukum. Keterangan ahli dalam Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) (Masalah keterangan ahli tertulis dan lisan oleh psikiater). 2. Direktorat Kesehatan Jiwa. Proseding Pertemuan Kerja Kesehatan Jiwa Tentang Visum et Repertum Psychiatricum 1984. Tokyo : Sauders Company. Amsterdam : Scheltema en Holkeme NV. Hasan Basri Saanin Dt. 35. 11. Tan Pariaman. Ralph. Freedman and Sadock (Eds). (1) : 2 . RI.

memperoleh tempat terhormat dalam masyarakat (senior citizens) 10. 4. 35. Pick's disease 5. Mengusahakan agar bagi para lanjut usia yang masih energetik dan berkapasitas unggul. KELAINAN-KELAINAN PSIKO GERIATRIK YANG PERLU DIKETAHUI Sebaiknya diungkapkan terlebih dahulu beberapa kelainan mental yang telah di ekspos oleh WHO sejak tahun 1980. 6. Mengorganisir diadakannya pertemuan secara lokal. Paranoid Syndrome (incl. severe psycho organic syndrome 3. mild psycho . Mengadakan komunikasi yang setingkat di level nasional dari berbagai organisasi. c.khususnya untuk ASEAN/Indonesia. Jakarta PENDAHULUAN John Henderson mengungkapkan : Dengan meningkatnya sarana kesehatan maupun upaya yang telah dilakukan oleh banyak negara di dunia. Mengusahakan beberapa jenis kursus-kursus pra-pensiun. terutama bagi mereka-mereka yang mempunyai kelainan psiko-geriatrik yang tidak dapat lagi dirawat dalam fasilitas yang telah ada. 5. jangkauan pelayanan kesehatan mental baik melalui rumah sakit maupun yang bukan rumah sakit harus ditingkatkan.Late schizophrenia 7. maka diharapkan agar sistem kekeluargaan lebih dipererat. b. Ini tentunya menyangkut: a. antara lain : 1. Mild psycho organic syndrome b. Alzheimer syndrome b. Pelayanan psiko-geriatrik akan diadakan sejalan dengan fasilitas kesehatan jiwa yang telah ada. antara lain : hubungan yang baik dengan puskesmas maupun keluargakeluarga penderita. 8. maka pada akhir abad ini. Presennile dementia : a. Affective psychoses : a. Memulai dengan "kurikulum formal". diperkirakan sekitar 60% dari populasi yang dikelompokkan "elderly group" akan berada di negara-negara berkembang. Mengikut sertakan Badan Pembina Kesehatan Jiwa Masyarakat yang telah ada di propinsi-propinsi. Acute confusional state 4. Mengingat pentingnya sistem kesehatan yang komperhensip bagi para usia lanjut. Untuk ini. khususnya tentang penyakit para lanjut usia. 11. late depression b. Pembentukan institusi yang dapat memberikan pelayanan jangka panjang. Schizophrenia . secara terarah dan terpadu . Pengobatan dan perawatan jangka pendek. Meningkatkan pengetahuan masyarakat di bidang psikogeriatrik.l 1. na- sional maupun regional secara periodik dan teratur.Psiko Geriatrik Sekilas Pintas dr. dan adalah tugas kita bersama agar rekomendasi tadi tidak mubazir. Mengatur agar data dapat dikumpulkan secara sistematik. paraphrenia) 34 Cermin Dunia Kedokteran No. dengan menyebarluaskan pengetahuan di bidang ini. disesuaikan dengan kebutuhan.penanganan masalah ini hendaknya sudah dimulai sejak sekarang. moderate senile dementia 2. : Oleh sebab itu. Arteriosclerotic psychosis and other cerebrovascular diseases : a. 3. 1984 . 2. agar mereka ikut aktif dalam menangani problema usia lanjut di Indonesia. late mania 6. Tony Setiabudhi Bagian Psikiatri Fakultas Kedokteran Universitas Trisaksi. moderate psycho organic syndrome c. Jelas bahwa rekomendasi tersebut di atas memerlukan pengolahan lebih lanjut. Atrophi senile psychosis : a.organic syndrome b. 7. 9. Memulai dan merintis diadakannya dana dan fasilitas untuk riset. Dirintisnya suatu hubungan yang baik dengan fasilitasfasilitas kesehatan yang telah ada.

tempat dan personal. dan sering dijumpai secara familier. proses ateroma dari pembuluh darah besar yang berada di basis kranium. 1984 35 . dari bersifat lebih progresif. karena secara patologik anatomis pun kelainannya memang serupa. Perlu dikemukakan. gangguan dari fungsi alat-alat vital seperti : jantung. ginjal akibat kelainan vaskular ekstra serebral. c. bahwa semua kelompok penyakit di atas dapat ditemui dalam klasifikasi ICD. paranoid. trauma kapitis. penyakit-penyakit infeksi tubuh. maka dapat saja dijumpai gejala-gejala yang lebih hebat seperti : gangguan kepribadian yang mengarah pada psikopat.Creutzfeldt Selain gejala-gejala demensia. terdapat kelainan afaso-aprakso-agnostisia e. sulit dalam mengungkapkan kesan-kesan terhadap peristiwa tertentu. 35. Secara garis besar. c.hydrocephalus") Gejalanya mirip seperti demensia yang ringan. c. b. karena sistem limbik pada penderita ini masih baik. akan tampak pelebaran ventrikel tanpa diserta suatu atrofi kortikal. permulaan proses degenerasi dari otak. c. karena pelaporan yang menggunakan klasifrkasi inilah yang nantinya dapat diproses secara seragam. ensefalomalasi yang diakibatkan infark yang terjadi sebagai proses tertutupnya aliran darah otak oleh trombus atau Cermin Dunia Kedokteran No. dan dijumpai pula atrofi dari berbagai alat tubuh akibat kekurangan protein/kalori dan akibatnya terjadi emasiasi. d. ternyata juga dipakai di beberapa tempat lainnya. i. d. proses fibrotik maupun hialinisasi dari pembuluh darah sedang maupun kecil yang memperdarahi otak. mioklonia serta gejala-gejala kelainan piramidal. ini penting artinya dalam dunia ilmiah. Kelainan ini dapat menyertai suatu : a. karena kemajuan dibidang psiko geriatrik demikian pesatnya sehingga beberapa negara telah mempunyai pusat-pusat pengembangan tersendiri dengan kelompok-kelompok studi yang cukup ampuh. gangguan serebrovaskular. gangguan pada ketertiban dalam melakukan aktifitas harian. gangguan daya ingat. lain-lain (ensefalopati). bahwa penyakit ini diakibatkan oleh virus. d. dan apabila penderita meninggal : tidak sepotongpun dari anggota tubuhnya yang diperkenankan untuk didonorkan (termasuk korneanya). yakni degenerasi otak di daerah lobus frontalis. Morbus Jacob . j.8. Demensia ini mempunyai gambaran yang hampir mirip dengan demensia Presenilis jenis Alzheimer. h. tapi di sin : penyakit yang diakibatkan alkoholisme kronik ini disertai dengan polineuritis. juga tentang sejarah dirinya sendiri. gangguan afek. rigiditas. e. Proses ini berlangsung secara progresif. Gejala selanjutnya berbentuk : a. Pada sindroma amnestik-konfabulatoar. desintegrasi terhadap kepribadiannya. c. b. Kadang-kadang dijumpai seranganserangan epileptik. f. kelainan ini dapat dibedakan dalam : a. pembagian tersebut adalah sebagai berikut2 : Sindroma amnestdc dan sindroma amnestik-konfabdatoar Gejala utama pada sindroma ini ialah : a. delirium. insight (wawasan) yang terganggu. Permulaan dari penyakit korsakow. d. Hanya pada demensia presenilis terjadi pada usia yang lebih muda.Vaskular Kelainan-kelainan yang dapat mengakibatkan sindroma ini adalah : a. Sindroma Demensia — Global Sindrom ini biasanya diakibatkan oleh proses degeneratif yang luas. kelainan-kelainan di bidang hemodinamika. dan dapat dimengerti oleh para ilmiawan lainnya dalam berkomunikasi. Dibawah ini akan diungkapkan salah satu pembagian yang telah dirintis oleh 'Psycho geriatrische werkgroup dari Den Haag". Neuroses : — acute psychogenic reaction — reactive development 9. dan dapat berakibat: minat maupun inisiatif kurang. sehingga terjadi atrofi serebri. pengetahuan maupun pengalaman-pengalamannya sendiri menjadi mundur. temporo-oksipitalis dan daerah hipokampus. Demensia Pre Senilis Secara patologik anatomis. didapati konfabulasi. gangguan orientasi terhadap waktu. Morbus Pick Selain gejala-gejala demensia. gangguan kesadaran. intoksikasi. gelisah dan lain-lain. b. terutama mengenai hal-hal yang barn terjadi/recent. b. gangguan daya ingat. proses skierosis dari arteriol-arteriol otak. 3 . di mana penulis pernah menjadi anggotanya. Changes of personality occuring in old age Patut diketahui. tidak didapati kelainan-kelainan di bidang emosional. Kecuali no. Sindroma Serebro . f. disertai pula gejala-gejala gangguan ekstra piramidal seperti hipokinesia. Bila penyakit ini berlarut. karena mereka mendasarkan pembagian tadi atas "Sindromasindroma klinik" atau "Simtom kompleks" yang telah dihayati selama bertahun tahun. b. gangguan orientasi. terutama orientasi terhadap waktu. Pembagian ini. Hidrosefalus komunrkcantes ("normotensive . gangguan metabolisme. Morbus Alzheimer Gambaran penyakitnya seperti pada demensia senilis. disertai pula afasi motorik. Walaupun demikian. e. kita tidak boleh menutup mata. maupun katatonia. disertai dengan kelainan-kelainan : — inkontinensia — gangguan pada susunan piramidal (tungkai) — gaya berjalan/gait juga terganggu (apraksia) Pada pemeriksaan melalui Pneumoensofalografi maupun melalui gamma-sisternografi (dengan I 131). g. Terapi : dengan memasang drain. Beberapa negara Anglosaxon maupun Continental sampai saat ini merupakan negara feeder bagi keputusan-keputusan WHO.

Hipoksemia (gangguan pada hemoglobin.gejalanya seringkali bersifat fluktuatif maupun remitens — secara anamnestik terdapat kelainan neurologik sebelumnya berupa : hilangnya kesadaran sementara. — Kelainan. c. disfagia. paresis c. intoksikasi obat. Gangguan Afektif • Reaksi Depresi Harus dibedakan antara yang psikotik dan yang non-psikotik. hiper/hipotiroid d. Psikosa Simptomatik Biasanya timbul bersamaan dengan kelainan. dekompensasi jantung. atau hal-hal lain seperti: — fase depresi dari kepribadian yang siklotimik — "bagian" dari sindroma organik lainnya — reaksi neurotik/eksogen lainnya • Reaksi Manik Juga dalam hal ini. atau pada hal-hal yang 36 Cermin Dunia Kedokteran No.obatan.serebral yang dapat mempengaruhi perdarahan otak A. gangguan ritine/irama jantung. Kelainan intrakranial lainnya seperti trauma kapitis. Gangguan ekstra . dismasesi. konsentrasi darah maupun akibat obat-obat lain yang dapat mengganggunya. iskemia (akibat kehilangan darah atau tensi yang merendah) c. 35. komplikasi-komplikasi post operatif. aseton. kualitas trombosit yang jelek dan sebagainya. D. maupun hipotensi dapat mengakibatkan gangguan peredaran darah otak) C. gangguan kesadaran b. — Apakah waham-waham tadi sudah ada sebelumnya? Kalau memang sudah ada. gangguan tekanan darah (hipertensi yang tak terkontrol. konsentrasi maupun inisiatifnya berkurang. perdarahan otak dan lain-lain. gangguan piramidal maupun ekstra piramidal d. e. misalnya hal-hal yang dapat mengakibatkan uremia atau spedoremia. dan umumnya dapat secara mudah dikenal karena timbul kelainan-kelainan yang berupa : — penurunan kesadaran — halusinasi (bila terjadinya mendadak dan disertai kegelisahan disebut sindroma delirium) Sindroma di atas dapat diakibatkan oleh : a. f.kelainan yang menyerupai Neurastenia (pseudonneurastenin) yang dapat berupa : a.gejala berikut : a. Perlu diperhatikan hal-hal lain. gangguan endokrin seperti diabetes melitus. sejak kapan? — Apakah kecurigaannya bertambah? (ingat akan sifatsifat karikaturistik pada usia lanjut) — Apakah kecurigaannya berkisar pada orang-orang atau benda-benda yang masih realistik. maupun keadaan hipoglikemia dapat mengakibatkan gangguan oksigenasi otak. Di daerah batang otak dan pons.disartri. polisitemia. seringkali disertai edema otak. dapat mengakibatkan Parkinsonisme. yang dapat diakibatkan oleh : a. b. klonus rahang disertai forced laughing/forced crying sebagai aid-bat hidup emosi yang tak terkendali. Kelainan-kelainan serebro vaskular seperti emboli otak. Di daerah kortikobulbar (kiri/kanan) dapat mengakibatkan paralisis pseudobulbar. nekrosis parenkim otak akibat berkurangnya oksigenisasi (infark yang tidak/lengkap atau oleh hal-hal lain) Gejala-gejala klinik yang menonjol antara lain : — labilitas emosional — gejala. atau andrenalin. meningginya visokositas darah. infark jantung. trombosis otak. saraf-saraf otak mengalami defisiensi.kelainan sistemik. harus dicari kausanya: apakah aidbat psikotrauma. infeksi intrakranial dan lain-lain. Di daerah kapsula interna : terkenal sebagai Hemisindrom. tumor otak. Obat-obat yang sering menyebabkan ini antara lain : barbiturat. c. gangguan emosional (mudah depresi/tersinggung). gangguan tidur. Kelainan-kelainan pada darah : anemia.kelainan neurologik dapat berupa : a. hipoglikemi (zat asam tidak dapat dibakar) B. rasa berputar bila berdiri secara mendadak. (orang tua biasanya mudah mengalami intoksikasi akibat proses metabolisme obat-obat tadi yang terganggu). 1984 . kor pulmonale. perlu dibedakan antara yang psikotik atau yang non. E. kelainan katub jantung. kelainan paruparu/jantung) b. maka secara topikal dikenal gejala. e. sakit kepala (seperti tertekan) yang menghilang bila penderita istirahat.embolus. kinidin. terlampau sensitif terhadap obat-obat tertentu seperti digitalis. Kelainan pada ginjal. Hipoksia. Depresi yang non-psikotik. Tergantung dari tempat lokalisasinya. e. d. nyeri akibat parestesi maupun neuralgia Gejala-gejala klinik tadi tentu saja dapat menetap bila kejadiannya terjadi berulangkali. b. psikotropik dan lain-lain. berkenaan dengan faktor-faktor hemodinamik yang dapat mengakibatkan penurunan tekanan darah. perlu dipertanyakan. CVD maupun TIA — Kelainan. Gangguan pada sistim traktus sirkulatorius : a. infeksi-infeksi umum lainnya.psikotik yang umumnya dapat diakibatkan oleh: — kelainan kepribadian yang memang sudah ada — reaksi eksogenik — bagian dari kelainan organik Kelainan yang disertai waham dan atau halusinasi (sindroma paranoid) Waham yang terdapat pada penderita usia lanjut. histotoksik (akibat obat-obat tertentu. b. Gangguan metabolisme dan intoksikasi : Diabetes melitus. Cave b. c. narkotik) d.

Yang dikelompokkan dalam kelainan di atas. riksa detoksifikasi di alat-alat dalam.gejala di atas Tidak saja kelainan. sebab itu dapat dirabarasakan oleh si peme. maka dikatakan: sindroma ini penderita karena dianggap memalukan? Demikian pula merupakan sindroma paranoid — halusinatoar yang bermasyarakat setempat. — Neurosis obsesif' kompulsif dan kenalilah obat pilihan ini untuk setiap indikasi — Neurosis depresif 3. hal serupa ini dapat terjadi. PENGOBATAN/PERAWATAN C. bahwa setiap manusia dapat menderita penyakit tadi pada usianya Perlu dijelaskan di sini. distribusi. meringankan penderitaan mereka 3.4 Karena itu perlu ditekankan.obat. 1984 . biasanya sudah ada sejak penderita masih muda. pada kelainan psikiatrik pun. Kondisi — waham semacam ini baru terjadi pada usia lanjut fisik dari individu tadi harus diperiksa dengan seksama. dan dapat a).obatan pun agak berbeda. Skizofrenia: — wahamnya biasa terjadi primer. Karena itu.abstrak? — Apakah ia masih dapat memberikan alasan-alasan yang tepat tentang waham/kecurigaannya? — Apakah keadaan afektif orang tadi maupun hidup emosinya masih adekuat? — Apakah terjadi isolasi secara sosial? — Apakah kecurigaan tadi berkembang bersamaan dengan mundurnya gejala organik/sistemik? — Apakah disertai perpecahan kepribadian? Beberapa diagnosis banding yang dipikirkan ialah: A. Gejala-gejalanya pun seperti pada neurosis lain. Timbanglah manfaat dan risikonya dengan memperhi— Neurosis histerik (baik jenis konversi maupun disosiasi) tungkan prinsip "Primum est non nocere" — Neurosis fobik 2.kompulsif) — Kepribadian histerik — Kepribadian astenik — Kepribadian antisosial — Kepribadian pasif. tapi juga mentalnya. Apakah keluarga penderita menerima si sakit — bila penyakit ini berjalan sejajar dengan proses sisseperti layaknya? Atau bersikap antipati dan mengucilkan tematik/kelainan organik. Metabolisme sistematik. pada penderita ini: belum ada perpecahan kepribadian. adalah tugas kita bersama untuk akibatkan oleh isolasi sosial yang dialami para usia lanjut. Batasilah pemberian jenis obat seminimal mungkin — Neurosis depersonalisasi 5. maupun ekskresinya.yang lanjut. bahwa sindroma ini seringkali di. Gunakanlah pertama-tama obat yang paling established. 35. mental masih tetap dapat diaplikasikan. Parafrenia — wahamnya bersifat primer — isi waham seringkali bizar — umumnya juga sudah terjadi sebelum proses senil — tapi. dianjurkan agar setiap dokter dapat menguasai teknik pemeriksaan yang sempurna. Pemberian obat-obat Pedoman6 berbentuk: — Neurosis cemas 1. Gunakanlah obat pilihan yang anda ketahui paling baik — Neurosis neurasteni 4.kelainan somatik yang pada usia lanjut terjadi secara multipatologik. bahwa penanganan penderita usia lanjut — waham terjadinya secara sekunder (seringkali ada huagak berbeda dengan perawatan penderita yang lain. agar para usia lanjut ini sedapat Pendekatan terapeutik yang umum bagi penderita gangguan mungkin dirawat di lingkungannya sendiri. sejak dari absorbsi.2. tanpa ada trauma psikik — isi waham biasanya berbentuk bizar — sebelumnya memang sudah pernah menderita penyakit serupa — sudah terdapat perpecahan kepribadian — keadaan afektif/hidup emosi sudah tidak adekuat lagi. Sering kali perlu diberikan penerangan landaskan kelainan sistemik (psikosis simtomatik). Ini karena bungannya dengan halusinasi yang dihayati) setiap orang yang berusia lanjut telah mengalami kemunduran — penderita dapat menceritakan semua wahamnya secara tidak hanya di bidang fisik. sehingga dapat dicapai basil yang maksimal.agresif — Deviasi seksual Kombinasi dari gejala. dan dapat berupa: — Kepribadian paranoid — Kepribadian afektif (siklotimik) — Kepribadian skizoid — Kepribadian eksplosif — Kepribadian anankastik (obsesif. Sesuaikanlah dosis obat pada setiap penderita — Neurosis hipokondrik 6. Misalnya sistem CHAM maupun PSE. Gunakanlah dosis efektif terkecil Kelainan atau gangguan kepribadian 37 Cermin Dunia Kedokteran No. Untuk dapat menegakkan diagnosis dengan tepat di bidang psikogeriatrik. Sindroma Paranoid — Halusinatoar Perlu ditekankan di sini. sebelum — tak pernah dijumpai perpecahan kepribadian terapi dengan psikotropik diberikan 3-5 — afek penderita biasanya menyertai pada waham yang diYang tak kalah pentingnya adalah pendekatan terhadap linghayati kungan penderita.4 B. Neurosis Pendekatan tersebut mencakup: Biasanya sudah pernah ditemukan pada waktu orang tadi masih • Pengobatan secara organobiologik muda.

Direktorat sampingnya yang mungkin masih belum pernah tertulis dalam Kesehatan Jiwa Departemen Kesehatan. rapy. Selain KEPUSTAKAAN itu. Jakarta menunjukkan gejala kemunduran. dalam simposium Usia Lanjut Yang Bahagia. — Hindarilah pemakaian obat-obat perangsang. diperlukan latihan-latihan fisik 9. 1982. psycho surgeGeriatri. Medisch Contact. tanpa bungan dengan penderita) tidak menguntungkan si mengurangi efektivitasnya penderi ta. FKUI — Semua obat harus secepat mungkin dihentikan pemakaiannya Jakarta 1979. 1982. Sepuluh Dasar Pemilihan Obat. Untuk ini. telah pula diamalkan Goldfarb Brief Psychotherapy. Cocokkanlah kebenaran data promosi pabrik obat. Keadaan fisik maupun kebersihan dari penderita perlu mendapat perhatian yang optimal(antara lain keadaan gizinya). dan dalam waktu-waktu tertentu secara periodik. Misalnya: 8. yakni jenis psikoterapi yang dilaksanakan secara singkat. Adress of the Minister for Health Republic of Indonesia. • Pendekatan di bidang sosio budaya Seringkalidiperlukan environmental manipulation untuk memperbaiki lingkungan penderita (jangan sampai terisolir/ditelantarkan). dalam : Handlei ding voor Psychogeriatrische Assistenten. pp 2-6). Bloemendaal pp 11-23. cardiazol shock therapy dan electroconvulsive therapy. Seringkali diperlukan pula counseling therapy yang menyangkut keluarga maupun teman-teman terdekatnya. Jakarta 29 November 1982 — 3 Desember 1982. at the inaugural Session of the Asean Teaching Seminar on Psychogeriatric Problems. Pada banyak orang berusia lanjut. WHO's Global Programme on Care of the Aged. 38 Cermin Dunia Kedokteran No. Saat ini. 1984 . Prayitno A. dipresentasikan pada Panel Diskusi Dewan Harian Angkatan '45 di Jakarta tanggal 3 — 4 Desember 1982. Kelainan fisik dan Mental yang Sering Dijumpai Pada — Bila dengan pemakaian obat baru (tambahan obat) penderita Usia Lanjut. untuk itu indikasinya adalah: 1. v Dijk C. Usia Lanjut dan aspek Psikososialnya di Indonesia. sering memarahi penderita. Jakarta 29 Nopember — 3 Desember 1982. mendasari gejala tadi (banyak penderita yang sudah terbiasa meminum suatu obat. KPPIK X. sebaiknya pemberian obat 3 Agustus 1982 (Media Hospitalia : 64. diadakan review dalam pemberian obat-obat tadi secara rutin dalam : Mean Teaching Seminar on Psycho — Geriatric Pro(b) Pengobatan di bidang fisik blems. Apabila sikap keluarga terdekat (yang sehari-hari berhu7. De Bejaarde Patient en de Terminologie. (lebih) baik 10. menganggap 9. pp 50-55. Janganlah ketinggalan menggunakan obat baru yang penderita beban aib dan sebagainya. Beberapa Fikiran — Preliminer Mengenai Problematik Usia Lanjut Ditinjau dari Sudut Kesehatan Jiwa. berakibat habituasi dan dependency 4. terapi fisik yang dimaksudkan di bidang psikiatri 10. Suwarjono Suryaningrat. apabila sudah tidak diperlukan lagi. literatur 6. Departemen Kesehatan. hanya terapi dengan ECT masih kadang-kadang dipergunakan dengan indikasiyang sangat ketat dan tepat. • Terapi psikologik Biasanya dilakukan psikoterapi jenis sugestif . 35. Janganlah memilih preparat terbaru. Demikian pula Group therapy kadang-kadang membawa basil yang baik. Di Indonesia. Ringoir DJB. tentunya ada pula yang memerlukan penanganan khusus dan perawatan dalam institut tersendiri. karena barunya menelantarkan. Di antara para penderita tadi. karena akan dalam : Asean Teaching Seminar on Psyco — Geriatric Problems. disajikan dalam : Diskusi panel Angkatan '45 di Jakarta 4 Desember tertentu untuk mempertahankan kesegaran jasmani mereka. Iwan Darmansyah. Setiabudhi T. sleep therapy. Henderson J. Diagnostiek van Syndromen. atau malah merugikannya. 8.Sudah tentu keadaan semacam ini sulit diatasi oleh keluarga maupun lingkungannya. bila dihentikan pemakaiannya justru 2. ry. Tetapi. Sistim Kesehatan Nasional dan Kaitannya dengan mencakup : insulin coma therapy. Pilihlah cara pemberian obat yang paling aman. Setyonegoro K. Psycho — Geriatric Problems in Indonesia. mengakibatkan gejala ketergantungan) 3. 11. tadi dihentikan. dianjurkan agar 7. Bonokamsi Dipoyono.suportif. masih ada beberapa hal kecil yang perlu diperhati kan: — Jangan tergesa-gesa memberikan obat simtomatik pada para penderita lanjut usia. Setiabudhi T. Karena kita harus waspada terhadap efek 5. Sistim Kesehatan Nasional. tanpa mengetahui penyebab yang 1.2. Bila perilaku penderita sangat membahayakan dirinya atau lingkungannya. terapi di atas sudah tidak dilakukan lagi. 21 : 23 Mei 1980.

• Inteligensi anak justru tinggi (Superior – Genius dengan IQ >110) • Anak belum siap/ matang untuk mengikuti pelajaran di sekolah (belum siap untuk belajar membaca. English & Pearson menekankan bahwa seorang individu akan berkemauan belajar bila ia merasa dicintai oleh lingkungannya. tetapi saling berkaitan atau terdapat bersama-sama pada seorang anak. Surabaya PENDAHULUAN Perhatian mengenai sebab-sebab kesulitan belajar pada anak makin meningkat sejak 10 tahun terakhir ini. termasuk : bidang Pendidikan (Pedagog/Ortopedagog).Kesukaran Belajar dr Ny. ia akan mau belajar bila ia merasa dicintai oleh gurunya. Terutama untuk anak-anak. rudapaksa kepala.sebab kesukaran belajar di atas mungkin tidak berdiri sendiri. Dengan meningkatnya perhatian terhadap kesulitan belajar ini. Kesukaran Belajar adalah kesukaran mendapatkan perubahan tingkah laku yang diinginkan meskipun latihan telah dilakukan. • Gangguan fisik (kelelahan. Dalam penelitian ini dianjurkan untuk memasukkan berbagai macam disiplin keilmuan. Pekerja Sosial. Sebelum kita menginjak lebih jauh. Salah satu usaha dengan melakukan penekanan lebih besar pada program baru dalam pendidikan. – Kelas khusus untuk anakyang sangat terganggu emosinya (1 kelas terdiri dari 5 . Namun. • Kesukaran anak dalam membaca (disleksia). 35. penyakit menahun). Tujuan pendekatan multidisipliner ini ialah agar mendapat gambaran sebabsebab kesukaran belajar secara lebih jelas sehingga dapat dibuat diagnosis yang lebih tepat. normal maupun inteligensi tinggi.7 murid). Sebab . Psikiatri. perlu penelitian yang lebih luas mengenai sebab-sebab kesukaran belajar. Psikologi. sering timbul pertanya an: "Apakah arti "Belajar" itu? Belajar adalah perubahan tingkah laku pada individu akibat latihan. kami berkesimpulan bahwa sebab-sebab kesukaran belajar ialah : • Inteligensi anak rendah (pembawaah sejak lahir IQ < 85) . • Hambatan atau gangguan dalam pendengaran/penglihatan. Program baru dalam pendidikan ini misalnya dalam bentuk: – Remedial Teaching – Good progressive Schools – Sekolah khusus atau kelas khusus untuk anak dengan inteligensi tinggi. Cermin Dunia Kedokteran No. sebegitu jauh masih belum ada keseragaman mengenai klasifikasi dan macam-macam jenis kesukaran belajar ini. Mata . berhitung). segala usaha dilakukan untuk mengatasinya. English & Heinicke kemudian menekankan adanya banyak faktor yang menyebabkan anak sukar belajar. dan sebagainya. Endang W. teman-temannya dan sebagainya. Saraf (Neurologi). baik untuk anak-anak yang mengalami kesukaran belajar dengan derajat inteligensi kurang. termasuk perhatian terhadap cara-cara pengatasan kesukaran belajar juga semakin bertambah. Kanak-kanak (Pediatri). 1984 39 . Agar dapat diciptakan program baru dalam pendidikan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan anak. orang tuanya. SEBAB-SEBAB KESUKARAN BELAJAR Dari pendapat beberapa pengarang. • Persoalan dalam kehidupan emosiny atau tingkah lakunya. Bimbingan & Penyuluhan (BP) pada tiap sekolah dan sebagainya. walaupun pendapat mereka umumnya hampir mina atau tidak saling bertentangan. THT. menulis. Ghozali Bagian Ilmu Kedokteran Jiwa Fakultas Universitas Airlangga. • Kerusakan jaringan otak (radang otak.padahal pelajaran matematika cukup baik dan inteligensinormal. tumor otak) • Pengaruh lingkungan (merasa tak disenangi guru/teman/ orang tua atau wali).

sama baiknya dengan menurunkan setingkat lebih rendah asal sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan anak. jangan selalu ditolong untuk naik. apalagi bila teman-temannya selalu mengejek prestasi belajarnya. yang memang tak pernah diperhatikan atau dipelajarinya. gangguan koordinasi motorik dan sebagainya. Akibat nya anak jarang berhasil dalam usaha belajarnya. Anak merasa bosan di sekolah karena hanya pekerjaan yang mudah-mudah saja disuruh oleh guru untuk dikerjakan setiap hari. Sekolah SD dengan mutu sedang. Remedial Teaching itu sekolah tambahan tanpa perbedaan tingkat kelas. kesukaran membaca. atau mengganggu teman-temannya di dalam kelas. Itali dan negara Eropah lainnya). Reaksi membolos sekolah ini justru menimbulkan persoalan baru dengan pimpinan sekolah dan orang tuanya. Waktu anak banyak dipakai untuk melamun. 3. tak dapat masuk SD karena usianya kurang. (Sekolah ini telah diadakan di Amerika. Anak ini ditempatkan pada sekolah SD biasa di mana tak ada pembagian kelas dan setiap anak mendapat pelajaran sistern modul yang berbeda-beda tergantung kemajuan belajarnya. prestasi belajar anak makin menurun. yaitu menumbuhkan perasaan tak senang dari guru-guru sekolah dan orang tua kepadanya. maka anak dengan inteligensi tinggi dapat menyelesaikan tugas tersebut hanya dalam waktu 1/4 jam. Dapat dididik setaraf dengan kelas IV — VI SD. maju ke muka kelas dan sebagainya). 2.Y. menyanyi. pelajaran kelas II dan kelas III SD saja sukar diikuti. di mana anak dibantu pelajaran sekolahnya secara individual. dan dapat menggondol juara kelas sehingga anak merasa puas atas prestasinya. 1984 . Anak makin sering melamun atau mengganggu teman-temannya. 35. bermain sendiri ataupun menjadi gelisah dengan mengganggu teman-temannya. Contoh: Anak ditolong supaya naik kelas terus sampai kelas IV SD. yakni: • Anak dengan inteligensi Subnormal (IQ 70 — 85). atau tidak mau mengerjakan tugas-tugas di sekolah (tak mau menulis. Saat membolos sekolah mungkin anak pergi sendiri mengembara keliling kota atau bergabung dengan anak-anak nakal (masuk gang anak nakal). Anak tidak mendapatkan nilai rapor . Bila rasa permusuhan ini tidak diperlihatkan. tetapi menurun prestasi belajarnya karena ada gangguan emosi. Bila tak naik kelas. Agar kesukaran belajar pada anak dengan inteligensi rendah ini tidak berlarut-larut. adaptasi sosial maupun inteligensi memang lebih lambat dibandingkan dengan anak yang inteligensinya normal. sedangkan prestasi belajar anak tak menunjukkan kemajuan. dan anak-anak ini biasanya masih masuk SD biasa. Inteligensi anak tinggi (IQ > 110) Anak dengan inteligensi tinggi dapat mengalami kemunduran dalam prestasi belajarnya karena merasa bosan terhadap pelajaran sekolah yang dirasakan mudah baginya. sebaiknya anak ditempatkan pada kelas yang sesuai dengan kemampuannya. kemudian oleh guru dinaikkan kelas terus agar anak tak merasa rendah diri. hiar tinggal kelas. Jarman. berpendapat bahwa menyesuaikan kemampuan anak dengan cara menaikkan setingkat Iebih tinggi. Anak berpendapat lebih baik mengganggu teman daripada mengerjakan pekerjaan di sekolah. membaca. Remedial Teaching Untuk anak dengan inteligensi normal/subnormal. bahkan menunjukkan rasa permusuhan terhadap teman-teman dan gurunya. Contoh: Anak usia 5½ tahun tamat TK-0 besar. Anak menjadi mudah marah. tetapi hanya laporan kemajuan atau kemunduran belajar yang disampaikan guru kepada orang tua anak. Sekolah Luar Biasa. Anak terpaksa masuk TK lagi. anak dapat bersikap: Menghindarkan diri secara fisik terhadap pelajaran sekolah dengan cara membolos (truancy). Di dalam kelas. Penanganan Biasanya sekolah ini digunakan untuk anak dengan ganggu- 40 Cermin Dunia Kedokteran No. Sekolah Slow learner ---> bila tersedia sekolahnya. Makin lama perhatian anak terhadap pelajaran sekolah makin berkurang karena kebosanannya. Akhirnya prestasi anak makin menurun dan anak dinilai guru bodoh karena tak dapat menjawab pertanyaanpertanyaan guru mengenai pelajaran-pelajaran di sekolah. kesukaran dalam persalinan. Dapat dididik setaraf dengan kelas II — III SD. (b) IQ 35 — 50 (Retardasi Mental Sedang). dapat ditempatkan di: 1. maka jangankan pelajaran kelas IV SD dapat dimengerti. Sisa 3/4 jam dapat dipakai anak ini untuk melamun. sering bertengkar dan mengganggu teman-temannya di sekolah. hiperaktif. dan sebagainya). Bila anak dengan inteligensi normal dapat mengerjakan tugas pelajaran di sekolah selama rata-rata 1 jam. dalam masa perkembangannya baik frsik. yakni dengan cara melamun di sekolah (pelajaran sekolah tidak diperhatikan). bahkan kadang-kadang membolos sekolah karena bosan terhadap pelajaran sekolah yang dianggapnya terlalu mudah. Dengan gejala-gejala di atas. Bila usia anak makin meningkat. Ini dilakukan agar ketidakmampuannya tak tampak. Anak sering menunjukkan perasaan rendah diri. kelainan metabolisme. Nason L.Inteligensi anak rendah (IQ <85) Anak yang dilahirkan dengan inteligensi rendah (faktor keturunan. Penilaian guru yang keliru ini menambah kegelisahannya. Good Progressive School. ada cacad badan yang malu bila masuk SD biasa. sehingga ia justru lebih malas dan selalu menghindar bila disuruh belajar. maka apa yang terjadi? "Anak justru kehilangan waktu bertahuntahun duduk di dalam kelas tanpa mengerti atau menangkap pelajaran yang diajarkan". Akhirnya anak dapat dipindahkan ke SD kelas I. • Anak dengan inteleigensi rendah (IQ 35 — 70). Menghindarkan diri secara psikis. padahal tugas pelajaran di sekolah belum dikerjakan atau dikerjakan secara lambat dan seenaknya. tetapi dibantu dengan les tambahan --> 2 — 3 kali dalam seminggu. merasa tidak disenangi. Penanganan an emosi. anak selalu mengganggu teman-temannya sehingga sering mendapat hukuman dari guru. 2. dapat ditempatkan di: 1. barmain sendiri. Dengan pembagian: (a) IQ 50 — 70 (Retardasi Mental Ringan). dan perhatian terhadap pelajaran makin menurun.

padahal kesiapan anak membaca. Q 00 A Cermin Dunia Kedokteran No.pelajaran melipat kertas. mengeluarkan macam-macam bentuk dalam gerakan. mengeluarkan/menyatakan perasaan atau buah pikirannya (bahasa ekspresif) secara baik. mengisi waktu yang luang mereka. Bila masih be• koordinasi motorik kasar dan halus lum matang. menulis. ruang. malas. memasukkan benang dalam merjan menjadi kalung. . tangan dan jari . atau merasa malas untuk belajar membaca dan menulis lagi. maka anak tetap English berpendapat. dan menganggap anak tangan kesiapan belajar hal-hal tersebut di atas.fungsi tersebut di atas. kecakapan bahasa reseptif dan bahasa ekspresif. belajarnya.mengenal skema badan dan ruangan sekelilingnya sebelah — menegakkan kepala kanan/kiri. — menggerakkan tungkai. Tetapi — menangkap bola bagaimana caranya. orientasi dalam bidang.Penanganan Sebelum anak diajar belajar membaca dan menulis.dapat mengolah rangsangan panca indera sesuai yang didisediakan program tambahan (Enriched programe) untuk perlukan untuk belajar membaca.latihan orientasi dalam bidang dan tanggapan — berjalan. sehingga bila anak nantinya sudah yaitu sekitar usia 4 -. muka/belauntuk memisahkan anakanak ini. Suasana stadium kesiapan belajar ini untuk setiap anak berbeda-beda. Tercapainya ini keras kepala. Beberapa pengarang berpendapat bahwa untuk belajar membaca. 1984 41 . menangkap bola. latihan jalan.fungsi termaka anak-anak sukar belajar membaca. dapat: kotak — + latihan sensomotorik. dan juga dapat emosional anak didik. atas/bawah. perlu disi-fungsi: • sensomotorik teliti kematangan fungsi. muka/belakang.. menulis dan berhitung. akhirnya — koordinasi antara mata dan tangan didapatkan konsensus untuk memberikan perhatian dan — memegang benda kecil kekhususan pada anak dengan inteligensi tinggi. sebut biasanya terdapat pada pelajaran taman kanak.mengenal bentuk•bentuk geometrik: Adanya integrasi yang baik antara tanggapan sensorik dan memasukkan. jongkok. juga — Anak harus dapat mengerti bahasa yang diucapkan ternyata program akselerasi tidak merugikan aspek mental orang lain (bahasa reseptif). pengalaman yang kematangan hubungan intra kortikal antara bermacam-macam menyakitkan ini masih terbayang dan anak akan tetap menolak pusat otak. garis vertikal.fungsi tersebut di atas. masih merupakan masalah sampai — membuka halaman buku sekarang. berhitung bila anak belum mencapai kemamengecewakan guru dan orang tuanya. menulis dan berhitung untuk menerima pelajaran ini belum tercapai. keta• ketajaman melihat dan mendengar jaman penglihatan dan pendengaran. anak dapat membaTerman dan Oden meneliti 1351 anak inteligensi tinggi deyangkan sesuai dan melakukan sesuatu yang diperlukan ngan program percepatan pendidikan (program akselerasi). 35. bentuk g e o m e t r i k : 0 mana tak ada perbedaan kelas dalam sekolah. — menggambar dan menulis. atas/bawah. • Koordinasi motorik kasar. pelajaran membaca dan berhitung perlu ditunda. melompat. Ada pula yang menganjurkan — dapat membedakan kanan/kiri. akan sia-sia hasilnya mengajar anak sukar untuk dapat membaca dan menulis. untuk membaca. di kubus. dan anak dapat maju terus menurut kemampuan — dapat membedakan huruf: d. menulis dan berhitung diperlukan kematangan fung. Pendidik lain berpendapat bahwa anak dengan • Kognitif: inteligensi tinggi tetap berada di dalam kelas biasa. yang diperlukan untuk belajar membaca dan menulis. membolak-balik halaman . menulis. p. kaki besar/kecil -. dan menyediakan kelas khusus kang yang terbatas pada anak dengan inteligensi tinggi saja. koordinasi motorik kasar/ • bahasa reseptif (penerimaan) dan bahasa ekspresif (mengehalus.Meskipun masih ada perbedaan pendapat tentang • Koordinasi motorik halus: pelaksanaan pendidikan anak-anak potensial ini. b. dan berhitung. lni akan membaca. yakni anak didik diberikan kesempatan untuk meloncati • Tanggapan ruang dan orientasi bidang: beberapa kelas secara bertahap. • tanggapan ruang dan orientasi bidang sebaliknya harus dimantapkan lebih dahulu kematangan fungsi • kognitif sensomotorik.. belajar ini menyakitkan anak. menulis dan berhitung. — mengenal bentuk benda: Pearson GHJ berpendapat bahwa anak dengan inteligensi tinggi dapat dimasukkan pada "Good progressive School". . -. Anak belum siap atau matang untuk mengikuti pelajaran Bila anak belajar membaca dan menulis. kotak.► latihan koordinasi motorik halus. Latihan untuk mempercepat kematangan fungsi. ternyata didapatkan bahwa prestasi kelompok anak ini lebih baik • Bahasa reseptif dan bahasa ekspresif: daripada kelompok anak cerdas tanpa program akselerasi. luas/sempit. menggerakkan lengan. cara latihan pemantapan fungsi. Jika fungsi-fungsi tersebut belum berkembang dengan baik. hingga sering memarahinya.berdasarkan tanggapan dan ingatan. Contoh-contoh kematangan fungsi: misalnya: • Senso motorik. garis lengkung individual. dengan luarkan). yakni usia di mana tercapai siap untuk belajar membaca dan menulis. Sebagian para pendidik menganjurkan cara "Skipping ". tanggapan ruang.10 tahun. tetapi . pengajaran secara mengenal garis horizontal.kanak.

juga terjadi bila anak belajar dengan orang tua di rumah selalu dimarahi.jongkok. yang dapat mengakibatkan lambatnya anak yang menyakitkan di masa lalu sehingga menolak belajar. memarahi dan menghukumnya. ingatan bahasa ekspresif. Anak selalu teringat pada suasana belajar gunya fungsi otak. menulis. Anak mau belajar dan menurut apa yang dikatakan gurunya Gangguan fisik (kelelahan. • radang otak Penanganan • 42 Cermin Dunia Kedokteran No. 35. parit—parut latihan ketajaman pendengaran. Sebaliknya bila anak sukar membedakan bunyi kata-kata haloperidol.bentuk geometri dan membedakan antara garis-garis horizontal. • ada gejala hiperkinetik dengan tanda. yang hampir sama. amphetamine. dianjurkan Pengaruh lingkungan atau suasana belajar yang menyakitkan anak untuk diperiksakan ke bagian mata. dikte. Ini menyebabkan tergang. berhitung sangat • Kadang-kadang ada gangguan koordinasi motorik kasar dan diperlukan ketajaman penglihatan dan pendengaran. Untuk belajar membaca. merusak dan berkelahi. mengangkat lengan/tungkai —> latihan koordinasi motorik kasar. penyakit menahun) bila anak mencintai gurunya. akhirnya anak tak pergi ke sekolah dan tak mau belajar. sukar mengamati atau membedakan bentuk benda. Bila anak motorik halus. Bila merasa dibenci gurunya. menulis. dan mengusahakan agar anak dapat berkembang Bila ada tanda-tanda anak mengalami gangguan tanggapan sesuai dengan kemampuannya. tanggapan pendengaran juga kurang sem• Latihan koordinasi motorik kasar dan halus. gejalanya dengan obat. dikte. nya Anak yang mengalami gangguan fisik karena merasa lelah mencintai dirinya. bentuk angka/huruf (9/6. akibatnya anak sukar mengikuti pelajaran di sekolah. bentuk Gejala-gejala di atas menyebabkan anak sukar menangkap geometri. Bila kematangan fungsi. serta mengenal nada dan irama. Gangguan dalam tanggapan pendengaran ini menyebabfungsi sensomotorik. THT atau bagian Saraf. Yang terpenting agar orang tua menerima anak dengan Penanganan gangguan ini. misalnya: • Anak dengan gejala hiperkinetik.atau menolak belajar. Sebaiknya gangguan atau baik karena tanggapan visual kurang sempurna. — menyuruh anak menyebutkan kembali kata-kata yang hampir bersamaan bunyinya misalnya: dor—tor. — agresifitas. sukar diatur dan berbuat seenaknya sendiri. tanggapan visual atau pendengaran bila kan anak mengalami kesukaran dalam dikte. akibatnya anak sukar menerima atau dan gerakan. menulis. Demikian juga bila nyebab gangguan tersebut. menulis. tanggapan visual Hambatan/gangguan dalam pendengaran atau penglihatan dan orientasi dalam bidang. Tanggapan visual ini sangat diperlukan untuk me.tanda: — hiperaktivitas: selalu bergerak. mudah menangis dan tertawa. Akibatnya anak malas kekurangan vitamin (avitaminosis). anak dapat mulai diajar membaca. lengkung —> latihan ketajaman penglihatan. pelajaran. Suasana belajar Penanganan yang menyakitkan ini menyebabkan anak malas belajar sehingAnak yang mengalami gangguan fisik sebaiknya dicari pega akhirnya kesukaran belajar akan timbul. menyalahkan. dapat dikurangi gejalabelajar membaca. — konsentrasi menurun — perhatian mudah berubah — emosi labil: mudah cemas. vertikal dan horizontal. Bila tak ada kemajuan. • Sering ada gangguan fungsi sensomotorik. karena kaitan antara pengamatan rusakan jaringan otak. Ini menangkap pelajaran. bahkan dipukul. tranquilizer dan sebagainya). Lingkungan yang tak menyenangkan anak pada saat belajar Kerusakan jaringan otak akan menyebabkan anak malas belajar. dan anak juga merasakan guru. miring. visual dan pendengaran. ruda paksa kepala • tumor otak • trauma kelahiran dan sebagainya. berhitung. menindas atau memusehingga hambatan belajar dapat diatasi. anak perlu dilatih ketajaman penglihatan dan pendengarannya. dan tentunya dalam suasana belajar yang menyenangkan anak sehingga kesukaran belajar dapat dihindari. vertikal.obatan (imipramine. gerakan dengan bahasa dan berpikir terjadilah pengertian tentang bidang. Jika pengertian tentang bidang tidak mengikuti pelajaran dengan baik. b/d).Penanganan Karena banyaknya gangguan yang dialami anak dengan kengenal orientasi dalam bidang. bentuk garis miring. taman—tamat. stop—top. maka tanggapan penglihatan (visual) terganggu. — menangkap isi cerita ibu guru dan menceritakan kembali apa yang sudah diceritakan ibu guru latihan bahasa reseptif. berhitung. Timbulnya kesukaran belajar pada anak dengan kerusakan jaringan otak biasanya karena: • derajat inteligensi menurun terutama sukar untuk berpikir abstrak. mudah memukul. kulinya. guru selalu akan mengakibatkan hasrat belajar menurun. — keras kepala. — menyuruh anak membedakan bentuk. dibentak-bentak. untuk selanjutnya dapat diobati temannya di sekolah selalu mengancam. merasakan suasana belajar menyakitkan. 1984 . maka anak Penyakit menahun misalnya: kekurangan darah (anemia). serta melatih purna.fungsi tersebut telah dicapai. membaca ada gangguan dalam bidang ini. anak tak dapat hambatan itu dikurangi. sehingga akhirnya Terjadinya kerusakan jaringan otak biasanya akibat: timbul kesukaran belajar.

padahal pelajaran matematika cukup menggambarkan masirig-masing bentuk geometrik tersebut baik dan derajat inteligensi normal (IQ: 86 . Mungkin ada persoalan pada dirinya hingga mengganggu ‚ disuruh meniru bentuk bentuk geometrik: konsentrasi belajar. misalnya: Contoh: ‚ mandi madin nrego __ kenakalan: sering mengganggu temannya Pada disleksia primer dengan gejala sukar membaca. meskipun kemampuan berhitungnya baik __ menarik diri: tak mau bergaul tetapi lama-lama kemampuan berhitung pun terganggu karena __ agresifitas: sering merusak. mudah marah. juga sukar mengartikan kalimat Adanya gangguan emosi dan tingkah laku pada anak/remaja sehingga timbul kesukaran belajar. . dikte dan __ hiperaktivitas: tak bisa diam merangkai suku kata. jumlah dan waktu Contoh: . diminta untuk meniru garis-garis yang menghubungkan titik-titik di bawah ini (spatial relationship). • dapat mengulang . p. Untuk itu anak perlu ditempatkan pada Penanganan Remedial Teaching yang akan mengajar anak dalam 3 hal.bulatan.penduduk Indonesia: 10 juta. disebabkan kelainan biologis dan tidak didapatkan kelainan saraf yang nyata. Mendekati anak untuk mencari penyebab atau latar belakangnya. dengan sendirinya perhatian terhadap pelajaran menurun dan • membaca kata: dor. tetapi justru sering ditunjukkan dalam teratur. sehingga penyebab kesukaran belajar dapat diketahui dan prestasi anak dapat meningkat kembali. kata-kata dalam kalimat. . anak disuruh Kesukaran membaca. yaitu: Bila anak saat sekolah sering nakal. cemas atau menangis. . individu tersebut selalu termenung memikirkan persoalannya. khawatir. sebaiknya tugas mengajar diserahkan keluarga lain atau guru les yang dapat mengajar dengan sabar dan telaten serta disenangi oleh anak. Disleksia sekunder ‚ ditanya bedabentuk dalam gambar di bawah ini (visual figure-background perception).110) tanpa contoh. • kemampuan ketrampilan motorik lebih baik daripada keTetapi bila seseorang merasa sedih. persegi 1. Perbandingan anak laki-laki : anak perempuan = 5 : 1 Gejala-gejala: __ sukar berpikir abstrak __ sukar membuat konsep berpikir. alfabet tetapi tak dapat merangkai suku kata untuk membuat kata atau kalimat. hiperaktif atau menyen diri.hari natal pada bulan Juli . tetapi dengan penuh pengertian dan kasih sayang menanyakan kepada anak apa sebabnya anak malas belajar. tegrasi simbol.Tetapi kadang. ini men ma ketajaman penglihatan. diajar membaca. terutatak mau bergaul. bersalah. ‚ sukar membedakan huruf: d. negro – . menunjukkan anak mengalami ketegangan atau konflik. akhirnya timbul kesukaran belajar. Persoalan dalam kehidupan emosi atau tingkah lakunya • kecakapan berhitung atau matematika jauh lebih baik dariEnglish dan Pearson berpendapat bahwa proses belajar akan pada membaca.malu. ‚ bila bentuk geometrik yang ditiru sudah benar. perhaPenanganan tiannya terhadap pelajaran berkurang sehingga prestasi belajarnya Anak dengan disleksia primer perlu bimbingan khusus untuk makin menurun. dan berusaha mengatasi persoalannya. berhasil bila anak dapat memusatkan perhatian pada pelajaran. skema badan.rata-rata tinggi orang wanita Amerika 2„ meter . 2. memukul dan sebasoal berhitung juga memakai kalimat. b.musim hujan pada bulan Mei . kadang konflik anak terlalu dalam sehingga perlu pemberian 01 psikoterapi. nergo bentuk tingkah lakunya. • sukar membedakan skema atau anggota badan sebelah kanan atau kiri. • penglihatan. Disleksia primer panjang. • dapat menyebutkan atau membunyikan beberapa kata tetapi tidak dapat mengerti artinya atau menggambarkan maknanya. Keakraban hubungan orang tua atau guru dengan anak perlu diciptakan agar anak mau mengutarakan isi hatinya. . 10% dari anak dengan inteligensi normal menderita disleksia primer. • t • . Kesukaran membaca (disleksia) ini dibagi 2 macam: Misalnya: Coba gambar bentuk segitiga. dir sama saja tanpa berbeda. Pada anak biasanya kesedihan ‚ menyusun kata terbalik-balik (reversal) atau susunan kata tak mnadi tidak berlangsung lama. Bila orang tua di rumah merasakan dirinya tak dapat sabar dan telaten dalam mengajar anak. Disleksia primer 1D a'<> Ciri-ciri: Ada kesukaran membaca terutama dalam mengin. . perabaan. untuk ukuran panjang.Sebaiknya orang tua atau guru tidak langsung memarahi anak bila anak tak mau belajar. 1) Menggunakan ketajaman pencerapan panca indera.simbol huruf atau kata-kata. melempar. Anak ini sukar membaca gainya. hingga mampuan verbal. bujur sangkat dan sebagainya. Sebaiknyaguru atau orang tua waspada akan hal ini. unjukkan anak mengalami gangguan emosi atau tingkah laku.

. do — do . Gejala: Karen dasar kemampuan membaca sebenarnya baik..ditanya apakah bentuk benda ini. --. Bila orang tua membawa anak tersebut ke dokter. yang biasanya dapat ditangani oleh seorang psikolog atau psikiater.. yang mana ibu jari. parit-parut muda-mudi. kotak dan sebagai• nya.. d. sajak-sajak. Latihan: • bahasa reseptif: mengerti isi kalimat atau isi cerita.Anak harus merasakan bahwa guru. • pendengaran — Anak disuruh menirukan nada tinggi dan nada rendah.telinga kanan — Coba ditarik: — tungkai ke muka — tungkai ke belakang — lengan ke samping kanan/kiri — lengan ke atas. mengutakan maksud hati atau isi pikirannya. Contoh: lonceng berlagu -bentuk bulat. menolak membaca. • kadang. lengan ke bawah dan sebagainya. — Membaca lalu berhenti. jari kelingkung. dor-tor. DIAGNOSIS KESUKARAN BELAJAR — kotak persegi panjang — kubus: • Skema badan --->posisi anggota badan: — ditanya mana: — telinga kiri — tangan kanan — mata kiri . — bundar: bola Penanganan anak disuruh menirukan kata-kata: bar-dar. teman dan orang tuanya mencintai atau menyenangi anak. bolak-balik ‘.bentuknya bagaimana? — coba tirukan lagu benda ini! 3) Mengembangkan kemampuan bahasa: bahasa reseptif. kemudian berhenti. — dilatih diskriminasi irama dalam nyanyian. dan pendengaran. Pada saat inilah diperlukan kerja sama dokter anak dengan berbagai team ahli lain agar diagnosis kesukaran belajar dapat diketahui secara tepat.i bundar. -. tabung. sesudah benda tersebut diraba baik. jari telunjuk. Latihan membaca atau menulis dapat dilakukan di tempat Remedial Teaching. p (reversals). stop-top taman-tamat. berbagai disiplin keilmuan.do/00' re 7 mi N gangguan psikosomatik dan sebagainya. • bahasa ekspresif: menceritakan kembali isi cerita.. . Kemajuan biasanya cepat karena dasar kemampuan membacanya memang masih — tabung ouiat uan seoagamya. kubus. • sebenarnya dasar tekntic kemampuan membaca masih baik ( intak). Ditanya: — benda apa ini? coba raba . Disleksia Sekunder • kemampuan membaca terganggu karena dipengaruhi oleh kecemasan. atau banyak salah biasanya karena isi • perabaan bacaan mirip dengan konfliknya/ketegangannya atau anak — Diminta untuk meraba benda: teringat akan konfliknya/ketegangannya.— ditanyakan pada anak (position in space). kurang motivasi belajar. — Pada saat membaca kadang-kadang penderita dapat membaca dengan baik. depresi. — Dihitung semua jumlah jari jari. biasanya dibawa ke dokter anak ( pediater). lalu membaca banyak salah. sehingga dapat ditentukan pendidikan dan pelajaran yang bagaimana paling sesuai untuk anak. Diagnosis kesukaran belajar ini harus dilakukan secara teliti dan diperlukan team ahli dari. staf bimbingan dan penyuluhan sekolah atau orang tua anak tersebut. tetapi kemampuan membaca tersebut digunakan secara kurang efektif karena dipengaruhi faktor emosi. dengan tujuan untuk mengatasi kesukaran belajar anaknya. 2) Mengembangkan integrasi dua atau tiga macam pencerapan: penglihatan. -. Y gambar bulatan mana dari urutan bulatan y yang sama dengan bulatan x Position in space dipakai pada anak yang sukar membedakan huruf: b. jari manis. perabaan. dan bahasa ekspresif. pengobatan terutama ditujukan untuk menghilangkan gangguan emosi atau tingkah lakunya. Dalam membuat dianogis sebaiknya diperhatikan sebab-sebab kesukaran belajar yang telah diuraikan. PENCEGAHAN Agar frekuensi kesukaran belajar ini dapat dikurangi atau malah dihindari perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut: 1) Ciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Pertama-tama yang mengetahui gejala kesukaran belajar pada anak biasanya pendidik (guru)..kadang anak dibawa ke dokter bukan karena keluhan tak dapat membaca tetapi karena keluhan: — penyesuaian diri yang buruk — kenakalan — tidak mau pergi ke sekolah — neurosa — posisi yang terbalik pada urutan kursi. jari tengah. gangguan penyesuaian diri atau gangguan kepribadian.

Psychopathology by Harrison SI and Mc. 17. 5. New York: International Universities Press. pp 457 – 486. Rabinovitch RD et al. – Bila anak berbuat baik juga harus diberikan pujian oleh orang tua/guru agar perbuatan baik ini selalu diulangi. 4 : 81 – 87.Dermott JF. Dermott JF. Jilid 2. Tahun XVI. kognitif. 8. 2) Hindari kelelahan fisik atau penyakit menahun agar gariah belajar anak tidak terganggu. 1980. 13. Sajono T. Sebab-sebab dan penanganan kesukaran belajar. 14. Masdani J. Cermin Dunia Kedokteran No. Help your Child succeed in School. Arch Gen Psychiat 1963 . Bisgyer JL et al. International Universities Press. tanggapan ruang/ orientasi bidang dan bahasa). 7. 3: 54 – 58.– Harus dihindari terjadinya situasi ketegangan saat mengajar anak. 1972. Abdul Syukur. Psychiatric implications of brain damage in children. koordinasi motorik. Jiwa. sehingga dapat diketahui derajat inteligensi anak meskipun tes inteligensi kadang-kadang dapat keliru hasilnya terutama bila anak tak bersedia mengerjakan "tes inteligensi dengan baik sesuai dengan kemampuannya". pp 445 – 455. 1972. 1984 45 . 4) Gangguan emosi dan tingkah laku dapat dikurangi atau dihindari agar tidak mengganggu konsentrasi belajar atau kemampuan membaca anak. Heinicke CM. Varekamp LCV. Inc. 3) Sebelum anak diajar membaca. 11. Anwar AID. 37 : 744 – 751. 1973. Nason LJ. Inc. Frostig M. 15. dan justru harus diciptakan keakraban hubungan dengan anak sehingga anak dapat mengutarakan kesulitannya dengan bebas. 1983. 4. Prediction of Underchievement in kindergarten Children. 32 : 462 – 472. 1. Tahun II. Cohen TB berpendapat bahwa kecemasan ringan dapat meningkatkan motivasi belajar tetapi kecemasan berat dapat menurunkan prestasi belajar. Am J Orthopsychiat 1967. Jiwa. Cacat mental dan kesulitan belajar. Silver AA et al. misalnya:berdiri di muka kelas. Jiwa. A Research approach to reading retardation in childood Psychopathology by Harrison SI and Mc.Graw Hill Company. 34 : 95 – 101. Am J Orthopsychiat 1962. English OS and Pearson GH. Dewan Nasional Kesejahteraan Jakarta. 16. Special Classes for Emotionally disturbed Children Am J Orthopsychiat 1964. – Bila anak berbuat salah tunjukkan kesalahannya. Difficulties in learning in Childhood Psychopathology by Harrison SI and Mc. New York. Tahun XIII. July 1969. Anak yang tidak sanggup membaca. 130 : 393 – 399. Contoh: Anak tidak membuat pekerjaan rumah beberapa kali. 9. Specific Reading Disability. April 1977. 12. 9 : 444 – 450. Gubahan K. 1972. Learning Disabilities. Indah Jaya Bandung. pp 662 – 698. International Universities Press Inc. KEPUSTAKAAN 6. Des. Am J Psychiat 1973. 10. Learning Disturbance in Childhood in Manual of Child Psychopathology by Wolman B et al. 35. Cara pencegahan timbulnya kesukaran belajar. Fathers of Sons with primary neurotic learning inhibitions. Mc. Masalah anak-anak dengan inteligensi superior. 6) Guru atau orang tua sebaiknya selalu bersikap konsisten (tetap) pada anak. Thompson LJ. in Childhood. menulis dan berhitung perlu diteliti apakah fungsi-fungsi tertentu yang diperlukan untuk persiapan belajar sudah berkembang dengan baik (fungsi sensomotorik. perlu mendapat hukuman. dapat dilakukan tes inteligensi oleh seorang psikolog. Am J Orthopsychiat April 1977. Jiwa. 3. Bila orang tua ragu-ragu. Bakat dan prestasi. Cara membuat diagnosis. Anak-anak yang berkelainan. sebelum mengatakan bahwa anak ini bodoh. New York: 1972. Reading Disability: Teaching Through Stimulation of Dificit Perceptual Areas.2:47–55. Tetapi sebaliknya guru atau orang tua menyelidiki sebab dan latar belakang anak mengapa sampai berbuat salah atau nakal. Eisenberg L. Cohen TB. 5) Guru atau orang tua sebaliknya dapat memperkirakan derajat inteligensi anak dengan memperhatikan kemampuan belajar anak secara teliti. Grunebaum. pp 774 – 7 87. 2. membuat PR lebih banyak. Silver AA et al. Bila kesalahan ini dilakukan berulangkali dan disengaja. anak perlu mendapat hukuman.Dennott JP New York. 33 : 665 – 671. Hardjawana B. Tahun X. Intelligensi yang tersembunyi. Visual Perception in the Brain Injured Child. 2: 1 – 7. RINGKASAN – – – – Telah kami bicarakan mengenai: Definisi belajar dan kesukaran belajar. 34 : 6969 – 704. Am J Orthopsychiat 1963. 1980.

dihargai dan diterima dalam keluarga. ia selalu dapat mengharapkan bantuan dan pertolongan orang tua. Baik dalam mendidik anak usia balita maupun dalam mendidik anak/remaja. menjadi orang yang berguna. Bila ada paman/bibi atau kakek/nenek yang tinggal serumah. supaya ia dapat berkembang ke arah yang diinginkan. janganlah terlalu mengatur urusan orang tua atau selalu menentukan pendidikan anak. orangtua — kakek/ nenek atau paman/bibi menjadi kabur. Di dalam keluarga biasanya ada 2 atau 3 sistem yakni : 1. dan diterangkan juga alasannya dengan kata-kata sederhana dan singkat sesuai daya tangkap anak. Cara menunjukkan pada anak bahwa orang tua tidak setuju dengan perbuatan atau tindakan anak yang kurang baik : • Pertama-tama anak diberitahu bahwa perbuatan yang dilakukan tidak baik. Hal sebaliknya juga tidak baik terjadi dalam keluarga bila batasan ketiga sistem di atas menjadi terlalu jelas atau terlalu kaku/jauh. Endang Warsiki Ghozali Bagian Psikiatri Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga/RS. pendidikan anak dapat dititipkan sementara pada kakek/nenek atau paman/bibi. karena segala peranan dan tingkah lakunya dapat ditiru anak. dengan syarat pendidikan mereka tidak berbeda dengan orang tua. Sistem orang tua 2. taat pada tatatertib dan suka bekerja. Surabaya Sebelum dapat mendidik anak dengan baik. sebaiknya yang memegang peranan dalam penentuan pendidikan anak adalah orang tua. tak ada gejala gejala kecemasan yang berat. Justru ini tidak boleh terjadi di dalam keluarga. ataupun sebaliknya anak jangan mengatur segala urusan orang - tua. 1984 . mereka harus tahu bahwa orang tua tetap sayang kepadanya. Penting juga keyakinan anak bahwa bila timbul kesulitan. 35. Batasan ketiga sistem ini harus jelas. Marah maupun hukuman jangan ditujukan pada diri anak tetapi pada kesalahan atau perbuatannya. Demikian juga kakek/nenek atau paman/bibi yang tinggal se rumah dengan orang tua. terutama orang tua berfungsi utama dalam pendidikan anak yang baik.> jelas Keluarga. yang kemudian sesudah itu berbaik lagi seperti semula. Jika demikian.Pendidikan Anak Usia Balita dr. sikap orang tua — muka masam/tak tersenyum — suara tak enak atau nada suara yang keras/nada marah. disenangi. Kecuali bila orang tua sedang tidak ada di rumah. batasan sistem orang tua anak. Walaupun kadang-kadang anak melanggar tata tertib sehingga mereka patut menerima hukuman. saling tidak memperhatikan kebutuhan masing-masing seperti hidup sendiri dan tidak ada komunikasi yang baik dalam keluarga. Soetomo. — tak mengijinkan atau memberikan apa yang diinginkan 46 Cermin Dunia Kedokteran No. diperhatikan. Dr. Misalnya kelak ia dapat berdiri sendiri. • Jika anak tetap membandel. yang sangat penting dalam perkembangan kepribadian anak. diharapkan keluarga. misalnya telunjuk ditunjuk• kan ke atas. sebaiknya anak dapat merasakan bahwa ia disayangi. Sistem anak 3. Sistem kakek/nenek atau paman/bibi bila se rumah. tidak tergantung kepada orang lain.> jelas paman/bibi — orang tua --. yakni dalam keluarga saling tidak acuh.> jelas kakek/nenek — orang tua --. Tetapi begitu orang tua sudah berada di rumah lagi maka segera orang tua yang memegang peranan kembali. Orang tua harus dapat mengusahakan suatu lingkungan hidup yang sebaik-baiknya bagi anak. maksudnya orang tua jangan terlalu ikut campur atau selalu mengatur aktivitas anak. Hanya dalam suasana demikian anak dapat memiliki kepercayaan diri sendiri. terutama orang tua yang melakukan peranan dalarn mendidik anak merupakan keluarga yang baik yaitu: • harmonis • saling pengertian • saling menghormati • saling menolong atau mendorong • batasan hubungan fungsi/sistem orang tua — anak --. Diharapkan agar orang tua dapat merupakan contoh yang baik bagi anak. N y . — sikap yang tak membenarkan.

sehingga anak dapat mengerti apa yang diperbolehkan dan apa yang tidak dibolehkan. anak akan merasa bangga dan senang serta menambah kepercayaan dirinya. waktu tidur) anak harus sudah berada di rumah. Hadiah harus diberikan segera sesudah tingkah laku anak yang baik dilakukan. Orang tua sebaiknya merangsang inisiatif anak dan memberikan kebebasan anak untuk berkembang. orang tua dapat memukul pantat/paha anak. melainkan atas kesadarannya sendiri. penuh pengertian dan pertimbangan. Sebaiknya anak dibiarkan melakukan sesuatu menurut rencana dan kehendak mereka sendiri. trauma Cermin Dunia Kedokteran No. Pukulan ini hanya sebagai peringatan. Bila kita memuji hasil karyanya meskipun hasilnya itu kurang baik. Dengan melatih bekerja. naik di tempat tinggi sekali. jangan terlalu keras atau sampai berlebihan (supaya kapok). Saya tahu dan percaya biasanya kamu tidak berbuat demikian. Misalnya : • Pada waktu tertentu (waktu makan. 1984 46 . sehingga anak merasa bebas untuk mengutarakan segala isi hatinya maupun persoalannya terhadap orang tuanya. Dengan demikian komunikasi antara anggota keluarga selalu terjadi. Ini tidak saja merangsang inisiatif anak. Dengan demikian diharapkan anak dapat bekembang menjadi dewasa dengan baik. hanya anak yang nakal saja yang berbuat demikian. anak akan belajar bertanggung jawab atas pekerjaannya. bekerja tidak atas perintah.Hukuman-hukuman ini menitikberatkan perbuatan anak yang salah. • pekerjaan-pekerjaan yang harus dilaksanakan tak boleh dilupakan (melatih tanggung-jawab anak). gangguan organik otak. anak menjadi malas (apatis) dan selalu tergantung kepada orang tua. Batasan-batasan tingkah laku anak ini maksudnya melatih anak supaya ia dapat mengendalikan diri serta mengenal disiplin dan tanggung jawab. 35. tergantung macam kultural dan situasi sosial. Lambang nyata yang diberikan orang tua pada tingkah laku anak yang baik akan terus mengingatkan anak terhadap keberhasilannya. Dalam mendidik anak usia balita. angka-angka (points). Dengan memberikan penghargaan pada anak. kok saya tidak pernah diberitahu?" Persetujuan terhadap tingkah laku anak yang baik dapat berupa : • pujian • tersenyum • ucapan terima kasih atas bantuannya • perubahan dalam sifat atau nada suara : wah-wah. orang tua sekaligus membesarkan kepercayaan anak pada dirinya sendiri. bukan diri anak sendui. Walau sebenarnya dalam hati kecil mereka bertanya: "Bagaimana ya tingkah laku yang salah. hal ini sering mengakibatkan gairah kerja anak berkurang. menghargai. karena menyebabkan rasa dendam anak pada orang tua. Melatih tanggung-jawab pada anak juga harus diajarkan. • ciuman atau pelukan • memberikan sesuatu yang diingini anak • memberi penghargaan berupa hadiah yang nyata : gula-gula. • akan membiasakan anak. hebat. perlu diperhatikan : • usia anak • perkembangan jiwa anak • adakah kelainan biologis pada anak misalnya : kelainan metabolisme. Diusahakan agar hubungan orang tua dan anak cukup akrab. tidak boleh terlampau banyak sehingga sangat membatasi aktivitas anak dalam segala bidang. Misalnya cara orang tua memberitahu anak bila melakukan perbuatan yang salah: "Kamu tak bisa melakukan hal seperti ini. Mungkin masih banyak lagi aktivitas lain yang tidak boleh dilakukan oleh anak. Bila anak merasakan bahwa orang tuanya menyayangi. radang otak. Batasan tingkah laku anak yang merupakan aturan tata-tertib dalam keluarga akan merupakan pedoman bagi anak-anak. • melawan permintaan orang tua yang cukup beralasan dan sebagainya. berlari saat menyeberang di jalan yang ramai. orang tua harus ingat juga untuk memuji atau memberi penghargaan bila anak bertingkah laku baik. merasa kurang dicintai sebab terlalu disakiti badannya. lain kali jangan ya. Ini agar tidak timbul rasa dendam pada anak dan kehilangan kepercayaan dirinya. bersikap tetap (konsistensi) dan berwibawa serta melatih disiplin. Tentu saja anak menjadi sombong bila tingkah laku baik maupun buruk selalu dibenarkan dan mendapat pujian. sehingga anak mendapat bimbingan yang • Bila tetap membandel terus. anak. Aturan-aturan ini hendaknya membantu dan membimbing anak. uang. • sampai ke mana ia boleh pergi. misalnya : • membersihkan tempat tidur • menyapu rumah • mengemasi meja makan • membersihkan sepatu dan sebagainya Tugas yang diberikan sudah tentu harus sesuai dengan umur anak. boneka." Jika anak dihukum bila bertingkah laku buruk. Bila anak terus menerus diperintah. • tak boleh memukul saudara atau teman tanpa sebab • tak boleh melakukan aktivitas yang sangat berbahaya misalnya: bermain api. asal pujian itu sifatnya wajar saja. misalnya : menyapu. anak dapat melakukan identifikasi dengan baik terhadap orang tuanya. • menghargai atau memperhatikan milik orang lain. tidak akan berbuat baik bila tidak diberi upah. bintang (lambang). Janganlah beranggapan bahwa dengan memuji anak akan menjadi sombong (besar kepala). baik dalam memecahkan persoalannya. Tetapi janganlah selalu menjanjikan anak akan memberi sesuatu/hadiah bila melakukan kebaikan karena : • orang tua mungkin tidak dapat memenuhi janjinya. yakni dengan memberi tugas sehari-hari yang harus dikerjakan di rumah. melainkan juga daya ciptanya. Usaha orang tua agar dapat menambah kesenangan dan eratnya hubungan kekeluargaan misalnya : • minum teh bersama • makan bersama (family table talking) • permainan bersama • rekreasi bersama • bergurau bersama • perayaan hari ulang tahun dan sebagainya.

4 ja dengan sedikit makanan tahun tercecer. –Layanilah anak makan dengan cara yang menarik/menyenangkan. MAKAN Umur Tujuan Diharapkan Tercapai – ada refleks mengisap – dapat menelan bubur . ba1 -3 –menggerakkan bulan dan bila mendengar suara dekat telinganya –tersenyum bila dirangsang sosial (dibuai) Aktivitas Yang Dianjurkan –Observasi.menyiapkan . gelas). –Diajarkan agar anak sudah dapat : . kemampuan berbicara. – Dapat memegang botolnya sendiri.2½ ke dalam mulut dengan benat. tahun –Dapat membedakan makanan dengan benda yang tak dapat dimakan. Tentu saja bimbingan ini tidak diperuntukkan anak dengan keterbelakangan mental (retardasi mental) yang memang sudah terlambat dalam perkembangannya. berbicara saat makan (tidak kaku). –Senang membantu mengatur meja makan (piring. –Diberi penerangan mengenai aturan makan. bunyikan. kita dapat mengobservasi apakah anak sudah berkembang seperti yang diharapkan umumnya pada anak normal atau mengalami kelambatan. –Jangan memaksa anak waktu makan. sendok. –Diberanikan untuk makan sendiri dengan sendok. – Dapat minum di gelas (di cangkir) dengan bantuan. – Mulai memegang sendok. –Dapat lancar bergaul & benbicara saat makan. Dengan mengetahui perkembangan jiwa anak. –Mulai menggunakan sendok diputar-putar di mangkok. bila jumlah nasi banyak anak malas makan. –Diminta anak untuk bercerita saat makan mengenak hal-hal yang terjadi hari ini (kejadian di sekolah waktu bennain-main). dan latihan berak dan kencing pada tempat yang sesuai (WC/ kamar mandi .dapat mengkoordinir antara mengisap. mata. hal ini dapat merupakan salah satu penyebab terjadinya kelambatan perkembangan fisik. –Mendorong anak untuk membantu mengatur meja makan. sendok dapat dimasukkan dengan mudah & mengambil nasi juga mudah. – Family Table talking 1-3 bulan –Dapat makan sendiri dengan baik.dilatih memegang botol 4-8 – Dapat mengunyah makanbulan an. 1984 . –Berilah makanan sedikit dulu. –Dapat mengambil nasi dengan sendpk nasi (centong) –Membutuhkan sedikit bantuan sejak makan di meja. menelan dan bemafas Aktivitas yang dianjurkan – Ubahlah posisi menetek bila ada kesukaran mengisap. –Diajarkan anak biasa bergaul. –Sering bermain dengan makanan. tuk mengembangkan : – Dapat menggerakkan ta. – Tawarkan sendok untuk dipegang bila ada perhatian. aktivitas bermain. –Dapat minum tanpa tumpah. ketrampilan motorik. dap at makan biskuit. –Berikan minuman sesudah makan supaya tak banyak minum. pergerakkan badan bila suara di. Menangkap suara. –Mendorong anak untuk melakukan kebutuhannya sendiri (self help) –Berilah kesempatan pada anak melatih ketrampilan menyeduk nasi. 1-1½ tahun –Dapat memegang cangkir dengan jari-jarinya –Dapat menaikkan cangkir dan meminumnya. Bimbingan pada anak usia balita ini meliputi melatih anak dapat makan sendiri. –Tersenyum dan berbicara pelan dengan nada menyenangkah sambil : 9-12 bulan 48 Cermin Dunia Kedokteran No. –Dapat memasukkan sendok 1½ . guru dan sebagainya. – Perkenalkan dan berilah – Lidah digunakan menggerakkan makanan dalam makanan roti biskuit unmulut. – Berilah makanan path anak sesuai dengan kebutuhannya. –Berila h kesempatan untuk makan sendiri dengan pining & cangkir dari plastik/seng yang tidak pecah –Sebaiknya pining cekung. tetapi dapat dipakai sebagai pedoman untuk mengetahui apakah perkembangan anak terlambat atau tidak. – Perkenalkan cangkir atau gelas dengan cairan sedikit untuk diminum. Bila ada kelainan biologis pada anak. 35. – Dapat mengenal botol susu dengan melihat.gerakan tangan ke mulut ngan ke mulut .tua agar anak dapat berkembang normal seperti yang diharapkan sesuai dengan usianya. Ekspresi muka.melayani tamu/orang tua saat makan. –Dapat makan sendiri di me2½ . A. – Dudukkan anak di kursi tinggi untuk bersama-sama makan di meja dengan keluarga .toilet training). –Masih sukar memasukkan sendok ke mulut –Teruskan memberi makanan yang dapat dipegang : roti biskuit. 4-5 tahun KEMAMPUAN BERBICARA Umur Tujuan Diharapkan Tercapai Kemampuan. –Dapat memegang gelas kecii dengan tangan. – Makan dengan jari jari. misalnya karena kekeliruan cara mendidik orang tua.kelahiran rudapaksa kepala dan sebagainya. pengaruh teman. – Perkenalkan makanan bubur sehari-hari disuapkan dengan sendok kecil. Di bawah ini akan diterangkan cara membimbing anak usia balita (The Washington Guide) untuk orang . mental dan sosialisasi anak. Bila tidak ada kelainan biologis pada anak maka sebab kelambatan perkembangan anak pada umur balita mungkin karena sebab lingkungan. – Letakkan anak dalam posisi relaks dan menyenangkan pada saat memberi makan.

berdirilah . ambil bola di meja 2.da. kuda (± 100-200 kata) –Sering menyebut dirinya aku/saya daripada namanya (mulai pakai kata ganti orang). ma-ma – tanpa arti. Menangkap suara –Mata dapat mencari sumber suara –dapat membedakan suara menyenangkan (musik-tertawa) dan menegangkan (suara keras-menangis) –dapat menaikkan kedua tangannya bila ibu datang 4-8 bulan mengucapkan: "Ikut saya" B. mata) –Dapat melaksanakan 2 . di atas. sambil menunjukkan barangnya. jangan memakai bahasa isyarat. –Kadang-kadang dapat menyebutkan nama benda yang diminta. dada – pipis. dada. Kemampuan A. –Tunjukkan nama kegunaannya.bukalah sepatumu –Dengarkan keterangan anak tentang gambar yang dibuat. m –dapat bereaksi dengan suara bila diajak bicara –dapat bicara da. –Usahakan kontak mata selama bicara –Tirukan suara yangdiucapkan bayi. Kemampuan A. –dapat mengerti giliran bermain –dapat melaksanakan perintah orang tua. –Bila dapat peganglah bendanya lalu tunjukkan namanya. Menangkap pembicaraan –dapat mengerti nilai macam-macam uang logam. mengatakan keinginannya.makan . –Diberanikan anak untuk mengulangi : . sajak. yang spesifik untuk orang tuanya. –dapat bercerita/menyanyi –dapat menyebutkan semua huruf abjad –Bacalah cerita keluarga/ anak-anak humor dengan lebih terperinci (detail) –Dilatih anak untuk melakukan perintah orang tua .bukapintu . berikan ke ibu B. ke bioskop. –Berilah perintah sederhana : . –dapat mengerti perintah lebih panjang (3-4 perintah) B Mengeluarkan pendapat –dapat menyebut macammacam nama uang logam –dapat menjawab pertanyaan dengan baik –dapat menerangkan arti kata: topi.bermain-main 2½-4 tahun 1-1½ tahun –Bari petunjuk nama barang untuk makan.mandi . alat rumah tangga. memberi makan.3 perintah secara verbal misalnya : 1. kemampuan A. Menangkap Pembicaraan –Bisa menunjukkan bagian tubuh yang disebut (hi- .tutup pintu .B.rasa tak nyaman . –dapat menyebut nama benda yang digambar. Mengeluarkan suara –keluar suara mengisap dalam menangis dapat dibedakan : . –Ajaklah anak berbicara selama makan –Sebutkan & hitunglah jumlah benda-benda di meja –Usahakan agar anak melihat muka kita selama kita menyebut nama benda –Sediakan waktu ± Ya jam sehari untuk menerangkan nama benda atau binatang dalam gambar/ buku. di muka.lapar A. minta kue –Dapat menyebutkan namanama benda di dalam gambar: kucing. –Bicaralah dengan bayi selama merawat.meraba .membuai bayi –Hindari bayi agar jangan menangis lama dan terus menerus. –dapat memilih benda yang lebih kecil atau besar bila disuruh –dapat mengerti kata depan: di bawah. 4-5 tahun -Teruskan untuk menunjukkan nama benda yang dilihat & dipakai anak. 9-12 B.duduklah . bola –dapat lancar bertanya –dapat menyebut 4 macam warna –Ajaklah anak bermain dengan benda-benda yang berwarna –Diajarkan anak menyebutkan dan mengatakan/ menggunakan kata-kata dengan benar –Bentuklah kelompok anak-anak untuk bergiliran menyebut nama-nama benda di buku gambar – Ijinkan anak untuk memilih sendiri: . makan.memegang .cerita . –Godalah bayi dengan menggelitik sampai tertawa. –Tunjukkan pada anak ucapan kata-kata dari mulut ibu. anjing. burung. di belakang. memandikan dan sebagainya. lidah –Dapat menyebut 2 kata : mama. bersuara: dada baba –Ditawarkan mainan dengan suara – badan bergerak akan memegang.macam permainan .ambilkan bola . Menangkap pembicaraan –dapat mengikuti cerita TV sampai lama. Mengeluarkan kata-kata/ kalimat –dapat menyebut dirinya laki-laki/perempuan.datanglah ke sini –Berilah suara dari bibir lidah di mana bayi dapat meniru (melatih bicara) –Ajaklah bicara bayi bila sedang : . bennain bola 2.berikan adik .sakit . B. 1984 49 . B. Mengeluarkan suara bulan –Dapat meniru suara tertentu misalnya : –batuk-batuk –suara dari bibir. –Tampak perhatian dengan perintah sederhana.nyanyian. Mengeluarkan kata-kata/ kalimat –Dapat mengatakan 2 macam kata-kata yang berbeda misalnya : 1. 1½-2½ tahun dung. Menangkap suara –memperhatikan orang yang mengajak bicara –Menyatakan keinginan dengan isyarat –Melihat keanggotaan keluarga bila namanya dipanggil. Mengeluarkan suara –Mengeluarkan 3 kata lagi selain mama. mimik. –Diberanikan anak untuk berkata-kata dan mengatakan apa yang diinginkan. 35. ke kebun binatang lalu diskusikan dengan anak. Mengeluarkan suara –tertawa keras bila digoda –dapat bersuara huruf hidup ba ba di di huruf mati : m. –Berilah jawaban singkat sederhana pada setiap pertanyaan anak –Ajaklah rekreasi: ke laut.aktivitas apa akan dilakukan –Berikan kesempatan anak untuk memainkan peranan cerita yang dikarangnya Cermin Dunia Kedokteran No. –Diberanikan anak untuk Kemampuan A. Menangkap suara –Bila nama bayi disebut bayi bergerak-gerak.macam cerita . Kemampuan A.

cangkir. 1984 . lalu dapat duduk sendiri. turun tangga – Melatih anak melihat suatu kegiatan.ba berikan waktu bayi untuk bermain sendiri dengan bagian-bagian tubuhnya .pensil . –Menangkap botol/mainan dengan kedua tangannya.memanjat – Berikan kesempatan anak aktivitas menggambar dengan : . 35. misalnya: sendok.ganis bersilang –Dapat menggambar terdiri dari 3 bagian – Biarkan anak melakukan kombinasi macam-macam mainan dan membutuhkan benda-benda dari : .ujung jari kaki – Dapat meniru gambar segi empat – Dapat menangkap bola yang dilemparkan – Berikan musik dan permainan untuk menyelaraskan koordinasi tangan & kaki (meloncat-loncat. –Dapat mengendarai sepeda roda 3 –Dapat meniru garis lurus (vertikal) –Dapat membuat menara dari 4 balok atau lebih – Memberi kesempatan pada anak untuk mempraktekkan dan mengembangkan aktivitas – lari-lari – naik.menyilakan tamu makan. Dilatih anak dituntun untuk latihan berjalan —Ajaklah anak bermainmain kapal terbang untuk latihan memegang dengan jari-jari (juga disediakan benda-benda. merangkak waktu turun tangga. —Ijinkan bayi untuk bangun berusaha berdiri —Berilah kesempatan dan tempat untuk latihan bayi merangkak. menani) guna memperbaiki koordinasi motorik. –Dapat mengambil barangbarang kecil. —Dapat berjalan berapa langkah tanpa bantuan.papan tulis – Keseimbangan badan baik – Dapat meloncat-loncat – Dapat berjalan dengan : .tanah liat . –Dapat memindahkan main4-8 an dari satu tangan ke tabulan ngan lainnya. duduk KETRAMPILAN MOTORIK Umur Tujuan Diharapkan Tercapai Aktivitas Yang Dianjurkan – Kepala dipegang ke atas hati-hati bila bayi telungkup 1-3 – Kepala dapat tegak bila dibantu dalam posisi duduk.mengucapkan terima kasih . —Diberanikan bayi untuk dipegang. 1½-2½ tahun –Dapat berlari-lari –Dapat naik & turun tangga dengan 1 kaki –Dapat melempar bola dengan tangan di atas bahu –Dapat meloncat di tempat. —Dapat membalik-balik halaman buku BERMAIN Umur Tujuan Diharapkan Tercapai Aktivitas Yang Diharapkan —Diam bila digendong —Memandang muka orang lain dan benda di sekitarnya. –Ajaklah bayi bermain ci . –Mula-mula duduk dengan sedikit bantuan dengan kepala & punggung tegak. diraba & digendong ibunya —Berikan ayunan mainan berwarna yang dapat dilihat anak & tak dapat dijangkau dengan tangannya. –Berikan macam-macam benda berwarna lunak 1-3 bulan 1-1½ tahun 4-8 bulan –Bermain dengan tubuh sendiri –Mencari benda-benda dan mencoba memegangnya serta memukulnya – hal ini selalu diulanginya –Dapat memnedakan orang 50 Cermin Dunia Kedokteran No. boneka kain dan benda lunak lainnya —Mulai m emperkenalkan anak untuk berayun-ayun —Berilah mainan yang dapat didorong kesekitarnya.tumit 4-5 tahun– . boneka. bola.malam – Berilah kesempatan anak untuk : . benda-benda plastik. bulan – Dapat mengikuti semua obyek yang dapat dilihatnya –Tempatkan bayi dalam posisi telungkup –Bantulah bayi dalam posisi duduk dengan kepabanya tegak –Berilah kesempatan untuk melihat aktivitas semua orang –Berikan macam-macam mainan.cat air . misalnya kubus.luk . kubus dan sebagainya) —Memberi kesempatan untuk melatih anak berjalan dan menaiki tangga dengan pertolongan —Memimpin anak dalam aktivitas membalik halaman buku.kapur . cangkir.–Diajarkan aturan tata tertib pergaulan misalnya : . —Berjalan naik tangga dengan bantuan. —Dapat bangun sendiri ke posisi duduk —Dapat merangkak —Mula-mula pegangan dalam posisi berdiri —Lama-lama berdiri sendiri. lalu anak diberanikan untuk mencobanya – meniru menulis garis lurus – membuat menara – Berikan sepeda roda 3 dan melatih kaki anak menjalankan pedal sepeda. 9-12 bulan 2½-4 tahun –Berjalan turun tangga dengan kaki bergantian –Dapat meloncat dengan satu kaki selama ± 10 detik –Dapat meniru : . menulis de ngan kertas dan pensil berwarna —Berilah anak mainan seperti : kubus.berayun-ayun . ku: bus dan sebagainya yang beraneka warna –Berikan juga mainan-maman kecil yang lunak sampai keras atau yang berbunyi –Bantulah bayi dalam posisi duduk bila kepala dan punggung sudah tegak stabil.bulatan .

kayu dibuat mobil.tanah liat .Dudukkan anak pada toilet (jamban) WC atau pispot pada saat yang tepat untuk waktu yang pendek. -Berilah kesempatan anak dapat memasukkan dan menumpahkan benda dari kaleng/doos -Berikan mainan yang besar atau kecil untuk bermain -Usahakan untuk bersamasama bermain dengan ibu/anak lain. setiap hari . .12 bulan -Dapat bermain berdampingan anak lain. . pispot harus diletakkan di kamar mandi . tetapi belum dapat bermain bersama menurut aturan -Dapat menggunakan mainan besar & kecil -Cara bermain kasar dan kacau serta lebih lama daripada sebelumnya -Senang mendengar sajak dan nyanyi di TV -Dapat membangun sesuatu yang baru dari benda mainan. -Dapat main bersama-sama (ci-luk-ba) dengan ibu dan anak lain. la akan kencing/berak 2½ -4 tahun -Mulai bermain bersama dengan anak lain (helpmate) yakni : .tidur . . 9.Yakinkan pada anak untuk mengganti popok bila basah karena ngompol/ berak sehingga anak mulai mengalami perbedaan rasanya bila popok basah dan kering. mis. -Lebih menyenangi alat mainan -Menyenangi aktivitas berjalan -Menarik-narik benda mainan -Senang melempar. -Berikan alat-alat bermain baru yang dapat dibentuk dan dirasakan seperti : . misalnya: membaca koran. : menggelindingkan bola.Jika pakai pispot. atau keras yang dapat dipegang bayi -Berikan mainan yang terapung waktu mandi.meloncat-loncat . .Akan ada gerakan perlistatik usus akan berak bila anak ditaruh di WC pada saat yang tepat. -Didorong untuk melukis dengan cat air dan menggambar .makan .Bereaksilah cepat pada tanda-tanda anak akan kencing dengan mengajak anak ke kamar mandi atau dengan melepaskan celananya. pensil dan lain-lain.membigi mainan dan bergiliran bermain -Dalam bermain banyak menunjukkan fantasinya -Senang bermain menggabungkan macam-macam -Didorong untuk bermain dengan kelompok anakanak. Umur MELATIH KENCING DAN BERAK DI KAMAR MANDI DAN WC Tujuan Diharapkan Tercapai Aktivitas Yang Dianjurkan .Lanjutkan melakukan interval yang teratur dalam melatih kencing & berak. -Didorong untuk bermain musik & menyanyi -Didorong untuk ikut berpartisipasi dalam kelompok : . .Kadang-kadang anak harus diingatkan untuk kencing sesudah : .Berilah pakaian yang mudah dibuka anak bila berak/kencing .Hargailah anak bila berhasil berak .manyanyi 1½-2½ tahun .ada cerita pendek -Bimbinglah tangan anak secara aktif menggunakan: kapur. 4-5 tahun -Dapat bermain drama dan perhatian terhadap pergi tamasya -Senang memotong dan melekatkan benda menjadi bentuk benda yang kreatif -Menyelesaikan semua aktivitas.ayunan . menyapu.Dapat diperkenalkan untuk menggambar dengan: pensil berwarna.menari-nari .sabun . -Perkenalkan dengan anak lain meskipun anak belum dapat bermain rukun dengan anak lain (selalu mau menang sendiri) -Berilah alat mainan musik.berwarna-warna .kursi goyang .Biasanya 1-2 kali sehari . benda -Lebih senang bermain dengan 2-3 anak 9-12 bulan -Dapat menaruh dan mengeluarkan benda dari kaleng -Dapat memeriksa obyek yang dipegang di tangan -Dapat membetikan mainan ke orang lain tanpa jatuh (lepas) --Mencoba mengeluarkan benda dari genggaman ibu. kegiatan lain. mengambil benda kemudian melempar lagi -Sering meniru tingkah laku orang. misalnya : . buku & majalah -Doronglah anak agar meniru aktivitas orang dewasa.kayu misalnya : . 1-1½ tahun -Bermain sendiri atau betmain dengan anak lain. binatang .tanah liat dibuat kue -Dirasakan pada anak alat yang berayun-ayun misalnya : .asing dari keluarganya.melap. menyapu.Didorong untuk menulis angka-angka dan huruf . .benda-benda yang dikenal .Dapat menunjukkan celana basah 1-1½ tahun 1½-2½ tahun -Mengetahui lebih dahulu kebutuhan untuk kencing/ berak.Perhatikan tanda-tanda yang mengatakan anak kencing atau berak .Hargai anak bila berhasil berak . -Lanjutkan permainan antara ibu dan bayi.batu .naik kuda -Diperkenalkan buku anak-anak dengan berisi .Mulai menunjukkan pola yang teratur dalam kencing dan berak .pasir . tidak lebih dari 1-2 jam. cat air.Interval anak tidak kencing.air . -Mengeluarkan kata-kata bi.Senang membuat benda yang dapat dikenal dari tanah liat -Berilah kesempatan untuk memotong dan melekatkan benda-benda -Berilah benda-benda mainan untuk membangun bangunan yang kuat.Didorong untuk bermain fantasi & mainkan drama .

96. !'~--/ /rv StSUN66ON/Y(i pANTE5gN. 4. Management of Emotional Problems of children an and adolescents 2nd Ed. 1974: pp 16 . 2. Philadelphia: JB Lippincott Company. Minuchin S.pp 63 . Barnard KE et al. pp 3 . 1970. Pembinaan anak dalam keluarga... a t Kfywro''Y 52 Cermin Dunia Kedokteran No. USA: The CV Mosby Company.membasuh tangan .66. Warsiki E. 9/R SE/Vi'' S A Y .1 9 4 Anak sudah dapat kencing/ berak sendiri dan sudah tidak tergantung kepada Hargailah anak untuk keberhasilannya tidak ngompol dan ngebrok. USA: Medical Examination Publ.65.6. 3. 6. 5. 1 7 7 ..4 akan –Bersikaplah seperti tidak derung untuk mempertatahun hankan berak terlalu lama tahu bila ngompol/ngebrok jauhi sikap membu–Mungkin kadang -kadang at malu atau menghina masih ngompol/ngebrok anak –Masih butuh bantuan "cawik" 4-5 tahun orang lain. 1974.30. Jakarta: BPK Gunung Mulia. bila : .. Co. e m SEN/. MKJ 7 Oktober 1981. 35. mudah dibuka pintunya.melepas pakaian . USA: Harvard University Press.Sa" r/AP SAyA KEMARI Do/creR S E L A L c / N 6 / N NEN ER / i SA ".cawik/membersihkan dubur sesudah berak KEPUSTAKAAN 1. 1984 . Duffy CJ . Child Psychiatry. pp 75 .–bermain-main –Bawalah kencing di kamar mandi sebelum tidur malam. mudah dibuka –Buatkan pakaian yang –Terus mengatakan bahwa mudah dibuka anak bila berak/kencing. 1980. cen.G. pp 46 . Teaching children with development problems 2nd Ed.. Families & Family therapy. 1974. –Dapat bertanggung jawab –Mungkin masih diingatuntuk kencing dan berak kan untuk kencing pada sendiri jika pakaian sederwaktu-waktu tertentu hana.. I L /4U K g D O K 1 6 . –Kamar mandi harus mudah digunakan. Chapman AH .kencing/berak 2½ . Psikologi untuk membimbing. Gunarsa SD .

meningitis. Timbulnya kadang-kadang sangat individuil. — Eksotoksin : obat-obat (dihidrostreptomisin. Presbiakusis : tuli karena usia lanjut. sklerosis. atau malah mentertawakannya. Frekuensi terbanyak pada usia 60 . Hidung dan Tenggorok Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga/RS Dr. parotitis. Diet dengan tinggi lemak tidak hanya menyebabkan penyakit kardiovaskular tetapi juga memperjelek pendengaran. alat pendengaran dapat mengalami berbagai gangguan. 3. penyebabnya ialah : 1. Didapatkan pula dalam satu famili ada yang lebih banyak terjadi dibanding famili lain. Diet dapat juga mempengaruhi terjadinya presbiakusis. penyebabnya ialah : 1. Dalam meatus akustikus eksterna : cairan (sekret. Tetapi tidak dengan arteriosklerosis dan hipertensi. 8. Misalnya salah faham dalam komunikasi. Pada osikula : gerakannya terganggu oleh sikatriks. sekret pada otitis media). Penderita sering membantah karena mengira orang lain-lain marah-marah kepadanya. Kemunduran ini dirasakan sebagai kurangnya pendengaran. caftan (darah. 2. Tumor. 1984 53 . Dalam perjalanan mencapai usia lanjut. Sebagian sudah timbul pada usia 40 tahun atau disebut presbiakusis prekoks. ankilosis stapes pada otosklerosis dan luksasi oleh trauma. telinga pun mengalami kemunduran pada usia lanjut. dari derajat yang ringan sampai dengan yang berat. • Gangguan di bagian persepsi menimbulkan tuli persepsi. Toksin. Penyakit Meniere. Faktor lain yang mempengaruhi presbiakusis ialah : 1. tetapi yang lain pada usia 80 tahun masih mempunyai pendengaran baik. benda asing) atau tumor. Faktor lingkungan dan pekerjaan sebelumnya. tumor. penyakit ginjal. 6. Bila kekurang pendengaran ini berat. Dalam kavum timpani : kelebihan (kekurangan) udara pada okiusi tuba. Maksud tulisan ini ialah untuk sekedar memberi gambaran tentang kurangnya pendengaran karena usia lanjut. alergi. 3. 5. Tetapi Weston menulis sebaliknya dengan perbandingan laki-laki wanita 2 : 3. trombosis atau perdarahan-perdarahan kecil. • Gangguan di bagian konduksi menimbulkan tuli konduksi. infeksi dengan virus). akan menimbulkan banyak masalah bagi penderita dengan orangorang sekitarnya. Avitaminosis 3. lues) 4. yaitu gangguan di bagian konduksi yang biasanya dapat diobati dengan basil memuaskan. MS Wiyadi Bagian Ilmu Penyakit Telinga.Pendengaran Pada Usia Lanjut (Presbiakusis) dr. kanamimisin. salisilat) dan bahan-bahan dari industri dalam bentuk gas (karbonmonoksid) — Endotoksin : (diabetes. Cermin Dunia Kedokteran No. Weston mendapatkan 70% pasien presbiakusis dengan arteriosklerosis. Banyak merokok dan stres diperkirakan sebagai penyebab presbiakusis prekoks. Soetomo. 9. Perubahan terjadi pada koklea akibat insufisiensi vaskular oleh karena spasme. Surabaya PENDAHULUAN1 Seperti organ-organ yang lain. ruptur . Fraktur dasar tengkorak (trauma kapitis) 7.65 tahun. tak perduli kepadanya. 2. penyakit kelenjar tiroid) 2. Kerusakan membrana timpani : perforasi. Sudden deafness (penyakit tabung darah. ETIOLOGI DAN PATOLOGI2 Ketulian pada usia lanjut (presbiakusis) biasanya bilateral dan simetris. tuli karena suara bising. 4. 35. Faktor yang penting ialah faktor trauma akustik atau kebisingan. mengejeknya atau lain-lain lagi. kebanyakan penulis menulis laki-laki lebih banyak dari pada wanita. Penyakit infeksi (morbili. Tentang jenis kelamin. Banyak penyelidik melihat hubungan presbiakusis dengan aterosklerosis. air) dan benda padat (serumen. letusan senjata api. destruksi karena otitis media. Gangguan ini dibagi dalam dua bagian besar. dan pada bagian persepsi yang biasanya sulit diobati. dan usahausaha yang dapat dilakukan untuk mengobatinya. kecuali bila menimbulkan ensefalopati. kinin. Trauma akustik : letusan hebat (ledakan born).

obati. Proses patologik pada presbiakusis dapat terjadi pada 1. Koklea 2. Nervus auditivus 3. Susunan saraf pucat. KELUHAN YANG MENYERTAI PRESBIAKUSIS 2 PENGOBATAN Didasarkan pada 4 kelompok obat-obatan : 1. Hormon 2. Obat vasodilatator 3. Obat lipoproteinolitik 4. Vitamin

1. Hormon Kecuali keluhan pendengaran berkurang, maka keluhan Pernah dicoba dengan hormon hipofise secara intravena. Ada lain ialah : yang mencoba hormon wanita pada wanita usia lanjut. 1. Tinitus : suara berdenging ini dikeluhkan pada 50% dari Kemudian kedua seks hormon dikombinasi dan diberikan pada penderita presbiakusis. Biasanya terus menerus dan bernada penderita. Mungkin tinitusnya berkurang atau pendengaran tinggi. Lain dengan tinitus pada penyakit Meniere yang biasubjektif sedikit membaik, tapi secara objektif masih diragukan. sanya bernada rendah. Tinitus biasanya tidaklah sangat 2. Vasodilator mengganggu seperti intoksikasi telinga atau pada traumatic Seperti asam nikotinat dan derivatnya menyebabkan vasodeafness. dilatasi perifer, dan pemberian dosis tinggi dalam waktu yang 2. Diplakusis : yaitu distorsi dari pada tingginya nada atau lama menurunkan bloodlipid pada orang hiperkolesterolemia. frekuensi. Dapat terjadi pada satu atau kedua telinga. BiaEfek terapeutik pada presbiakusis disebabkan oleh dilatasi sanya tak terlalu mengganggu kecuali pada musikus-musikus. koklear dan pembuluh darah di otak akibat aksi 3. Vertigo : dikeluhkan pada 30% dari penderita. Apakah ini lipoproteinolitik dari obat tersebut. berasal dari labirin atau bukan tak bisa dipastikan. Hanya Contoh lain misalnya Ronicol dan Hydergin. didapatkan 60% dari penderita mempunyai reaksi kalori yang tidak normal. Mungkin vertigo ini pada usia lanjut berasal dari 3. Obat lipoproteinolitik Heparin i.v. 250 mg setiap hari selama 8 hari. Kemajuan aubrain stem atau perubahan pembuluh darah di sentral. diometrik didapat pada 25% penderita. Vertigo dan tinitus PEMERIKSAAN menghilang pada 45% penderita. 4. Vitamin Kecuali dari umur, otoskopi dan audiologi penting dalam Vitamin B kompleks memberikan 43,5% kemajuan dalam menegakkan diagnosis presbiakusis. Pemeriksaan audiogram pendengaran. Data-data terperinci dari laporan Weston ini nada murni terjadi penurunan pada frekuensi di atas 1000 Hz. tidak diberitakan. Ada beberapa jenis audiogram yang sesuai dengan kelainan Vitamin A banyak dicoba dengan hasil yang lebih memuaskan. patologik seperti yang didasarkan pada pembagian menurut Schuknecht. ALAT PEMBANTU MENDENGAR (APM) DIAGNOSIS BANDING Bila semua pengobatan tak memberi hasil, maka harapan terakhir ialah pada APM atau hearing aid. Ada tiga bentuk yang 1. Tull persepsi pada otosklerosis stadium lanjut Penyakit ini merupakan kelainan tulang yang kebetulan pada " umum : foot plate" dari tulang pendengaran stapes. Hanya di sini pada 1. "Pocket". Daya pembesaran baik hanya karena berbentuk agak besar maka penderita kebanyakan mau memakainya. audiogramnya masih terlihat faktor tuli konduksi. "Ear level". Diletakkan di belakang telinga hingga bisa ditutupi 2. 2. Penyakit Meniere rambut pada wanita atau laki-laki berambut gondrong. Penyakit yang ditandai dengan vertigo, tinitus dan gejala3. Kacamata. Pembesarannya kurang dan harganya mahal. gejala sistem saraf otonom seperti muntah-muntah, keringat " dingin, muka pucat sampai dengan diare. Dapat dibedakan Ada satu bentuk lagi yang disebut telinga ajaib", dipasarkan oleh perusahaan tertentu. Hanya pembesarannya sangat terbatas dengan pemeriksaan audiometri, yaitu melihat audiogramnya. sedang harganya mahal. 3. Trauma akustik Untuk pemakaian APM, perlu disesuaikan hasil audiogramnya Ketulian sebab kebisingan atau suara-suara keras. Dapat dengan daya kemampuan APM. Jadi perlu dicoba seperti dibedakan dengan pemeriksaan audiometri, yaitu pure tone audiogram, SISI tes, Tone Decay tes dan speech audiogram. pemakaian kacamata. PENCEGAHAN Ada dua faktor yang relevan yaitu : 1. Hindari suara keras, ramai dan kebisingan. 2. Hindari diet yang berlemak. Hal-hal lain yang dianjurkan ialah hindari dingin yang berlebihan, rokok yang berlebihan dan stres. Anemia, kekurangan vitamin dan insufisiensi kardiovaskular juga harus segera diPROGNOSIS
2

Ada dua bentuk presbiakusis yang berbeda dalam prognosisnya. 1. Slowly increasing deafness. Ini yang lebih sering, jarang sampai terjadi tuli total atau tuli yang berat.

54 Cermin Dunia Kedokteran No. 35, 1984

2. Apoplectiform

increase. Ketulian sangat mendadak dan sangat berat. Sebabnya diperkirakan perdarahan atau trom- 1. bosis.

KEPUSTAKAAN

RINGKASAN Telah diuraikan tentang presbiakusis atau pendengaran pada usia lanjut, hal-hal yang mempengaruhinya, pencegahan yang dapat dianjurkan dan pengobatan yang bisa dilakukan.

Wiyadi MS. Pemeliharaan Pendengaran. Majalah Kedokteran Surabaya, 1 9 7 9 ; 1 6 : 44. 2. Ballantyne J & Groves J. Scott-Browns Diseases of the Ear, Nose and Throat 3rd ed. vol 2. Ear, London: Butterworths, 1972; p. 456-464. 3. Schmidt PH. Presbyacusis. The Present Status. Nederlandse Keel-Neus-0orheelkundige Vereniging. June 3, 1966.

Diagnosis dan Pengobatan Filariasis
dr. Ketut Ngurah

Bagian Parasitologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Denpasar

PENDAHULUAN 1-3 Filariasis di Indonesia telah dikenal sejak lama. Menurut beberapa laporan hingga saat ini hanya diketahui tiga spesies filaria sebagai penyebabnya. Mereka adalah Wuchereria bancrofti, Brugia malayi dan Brugia timori. Ketiganya berbeda dalam hal morfologi, distribusi dan vektornya, serta gejala kli nisnya, terutama pada stadium akhir. Walaupun filrariasis tidak menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius, namun dampak psikososialnya lebih dirasakah oleh penderita. Sebab penderita filariasis sangat mungkin akan menyandang cacat selama hayatnya.

DIAGNOSIS1-5 Pada prinsipnya diagnosis filariasis dapat ditegakkan berdasarkan atas gejala klinik, riwayat penyakit, dan pemeriksaan laboratorik. Filariasis bancrofti GEJALA-GEJALA KLINIK DAN RIWAYAT PENYAKIT I) Asimtomatik Sering terjadi di daerah-daerah endemik. Pada penderita Baik cacing dewasa maupun mikrofilarianya dapat menim- terdapat pembesaran kelenjar mikrofilaremia dan eosinofilia bulkan gejala- gejala klinik. Namun cacing dewasanya menim- tanpa simtom. Masa inkubasi biologik satu tahun, yaitu dari saat bulkan efek patologik dan gejala klinik yang lebih nyata, justru masuknya larva stadium III sampai terbentuk mikrofilaria dalam terjadi setelah cacing itu mati. tubuh penderita. Sedangkan masa laten atau saat terdapatnya Mikrofilaria di dalam paru-paru sering menimbulkan sin- mikrofilaria sampai timbul gejala- gejala peradangan bisa droma yang disebut sindroma Meyer- Kouwenaar atau Eosinofi- berlangsung seumur hidup tanpa disadari. lia Pulmonalis Tropikalis (Occult Filariasis). Gejala- gejalanya 2) Stadium akut adalah subfebris, hipereosinofilia (20 - 90%), limfedema, diser- Menunjukkan gejala- gejala peradangan karena kepekaan tertaisimtom paru-paru berupa batuk-batuk paroksismal dan sesak hadap metabolik cacing hidup maupun yang mati. Manifesnapas seperti asma. Rontgen toraks menunjukkan corakan tasinya berupa limfangitis, limfadenitis, epididimitis, funibertambah di sekitar bronkus dan bercak-bercak infiltrat tersebar kulitis, orkitis, disertai demam, sakit kepala, muntah- muntah di seluruh paru-paru. Tetapi simtom paru-paru tidak selalu dan lesu. Simtom- simtom itu timbul setelah bekerja berat dan menyertainya sehingga occult filariasis agaknya lebih cocok berlangsung 2 - 3 minggu. untuk nama sindroma tersebut.

Cacing dewasa dalam saluran limfe menyebabkan reaksi retikuloendotil berupa penebalan endotil, edema, penumpukan fibrin, inflitrasi sel sel eosinofil, histiosit, epiteloid, limfosit dan sel-sel Datia. Akhirnya akan terjadi oblitrasi endolimfatik. Pada perilimfatik juga terjadi perubahan- perubahan yang sama sehingga saluran limfe tertekan dari dalam dan luar. Akibatnya, cacing terjepit dan mati di dalam saluran limfe. Perubahan- perubahan saluran limfe bisa berupa obstruksi, atresia, atau dilatasi dengan saluran berliku-liku. Cacing-cacing yang mati menimbulkan kalsifikasi, fibrosis dan oblitrasi total saluran limfe sehingga terjadi elefantiasis. Elefantiasis merupakan fase akhir dari filariasis setelah terjadi peradangan yang berulang ulang. Gejala- gejala klinik dari ketiga spesies filaria dapat dijabarkan sebagai berikut :

56 Cermin Dunia Kedokteran No. 35, 1984

sebab mikrofilaria tidak selalu dijumpai di dalam darah tepi.2 tetes oli emersi. 4) Sering ada pruritus pada permulaan penyakit. dibilas dan kemudian dikeringkan.500 .60 menit.2 selama 10 menit. dibilas dan dikeringkan. Cara pemeriksaan : Mula-mula diperiksa dengan pembesaran 1 0 x 10. limfangitis dan limfadenitis. Dikatakan bahwa cara kedua atau yang memakai saringan ini lebih sensitif.500-2.00. Tetesan darah diisap dengan pipet Hb sebanyak 20 mm3 kemudian diteteskan di atas kaca benda steril dan tetesan dilebarkan hingga diameternya menjadi 1 . ditutup dengan kaca tutup bundar. Sisa darah tadi (1 cc) dimasukkan ke dalam bejana Eriemeyer yang berisi 19 cc larutan Teepol dan garam faal 5%. baru merupakan penderita tersangka. Untuk dapat membedakannya harus memakai pembesaran 10 x 100 dengan oli emersi. 2. PEMERIKSAAN LABORATORIK Gejala gejala klinik saja belum bisa memastikan diagnosis filariasis. Pemeriksaan darah tepi Pengambilan darah dilakukan antara pukul 20. Tidak pernah pada tangan. 3) Elefantiasis dengan atau tanpa penebalan kulit terjadi pada ekstremitas bawah berupa pembengkakan ringan pada pergelangan kaki. Caranya : ujung jari dibersihkan dengan alkoho1 70%. lalu dikeringkan. kemudian disemprotkan melalui tabung plastik yang berisi saringan dengan lubang berpenampang 5 mikron (millipore corp) untuk menyaring mikrofilaria.gejalanya hampir sama dengan Filariasis malayi.gejala penyumbatan sebagai kelanjutan stadium akut yang terjadi berulang-ulang. kemudian dilihat di bawah mikroskop.2 menit agar sel-sel darah hemolisis.tandanya adalah limfedema pada satu ekstremitas (asimetris). kertas saring terse-. Sering berupa limfadenitis inguinalis atau femoralis akut dengan retrograde lymphangitis. Seperti misalnya pada occult filarasis dan elefantiasis. — Difiksasi dengan metilalkohol selama 1 . Besok dini hari. gliserol 250 cc. Penderita diberikan minum 100 mg tablet dietilkarbamazin. Juga terdapat hidrokel dan kiluria. Tetapi belum bisa dibedakan antara ketiga spesies filaria. diteteskan sedikit di atas kaca benda dan ditutup dengan kaca tutup. — Dipulas dengan larutan Giemsa (Giemsa powder 3. ▪ Pemeriksaan untuk menemukan mikrofilaria 1. Pemeriksaan mikrofilaria dengan cara provokasi Tujuan adalah agar bisa melakukan pengambilan darah pada siang hari. Elefantiasis pada seluruh ekstremitas atas maupun bawah. yaitu : 1) Demam. ada atau tidak inti tambahan pada ekor dan susunan nukleus dalam tubuhnya. ditunggu 30 . Biasanya diambil dari ujung jari I. Mikrofilaremia biasanya hanya pada permulaan penyakit. Kerugiannya. dipakai 10 cc larutan formalin air garam faal 0. Endapannya diperiksa di bawah mikroskop. Filariasis malayi 1) Febris. Ketiga spesies filaria dapat dibedakan berdasarkan lekukan tubuh.000 ppm. Sebaiknya dibuat tiga sediaan untuk setiap penderita. lalu ditusuk dengan vaksinostil. Tidak pernah dijumpai pada urogenital.2. 3) Elefantiasis hanya di bawah lutut dan siku. Tanda. 1984 57 . Atau dengan kata lain. selanjutnya dikeringkan semalam. III atau IV.8 gram. — Dibilas lagi dengan air bersih secara hati-hati. Juga tidak pernah djumpai hidrokel dan elefantiasis skrotalis. metanol 250 cc) 1 : 10 dalam cairan buffer pH 7. kita bisa bekerja pada siang hari apalagi untuk suatu riset yang harus memeriksa penderita dalam jumlah banyak. Endapannya dilarutkan kembali dengan cairan tadi sehingga volumenya menjadi 0. kemudian dilakukan pemeriksaan darah tepi seperti cara di atas. but dipulas dengan larutan hematoksilin panas selama 5 menit. Selanjutnya kertas saring diletakkan di atas kaca benda. Cermin Dunia Kedokteran No. kemudian dibilas dengan air bersih. 2) Jaringan parut timbul akibat pecahnya abses kelenjar limfe dan saluran limfe di daerah trigonum femoralis dan permukaan sebelah dalam paha. Pemeriksaan cairan hidrokel dan kiluria 10 cc spesimen (cairan hidrokel atau cairan kiluria) dipusing dengan kecepatan 1. rasio ruang pada kepala (cephalic space). ditetesi 1 . ditambah 9 cc larutan formalin 2% lalu dipusing (disentrifus) selama 5 menit dengan kecepatan 1. Untuk memfiksasi. Keuntungannya.5% disemprotkan melalui tabung plastik.2 cm. Namun agaknya tidak begitu mudah mendiagnosisnya.00 . lalu dibagi dua : 1 cc darah dimasukkan ke dalam tabung pemusing (centrifuge). Preparat diwarnai dengan Giemsa dan prosedurnya sebagai berikut : — Sediaan yang sudah kering dihemolisis dengan air bersih (air kran) hingga warna merah hilang. Mikrofilaria akan tampak seperti potongan benang yang dicampakkan. limfangitis dan limfadenitis.3) Stadium menahun Timbul gejala. Trias ini berlangsung secara periodik terutama setelah bekerja berat.22. Prosedurnya adalah sebagai berikut : 2 cc spesimen diambil dari darah vena. Filariasis timori Gejala. Cara lain untuk mendeteksi mikrofilaria dalam darah tepi yakni dengan metode konsentrasi. Cairan ini diambil dengan pipet. lalu dilihat di bawah mikroskop. Cairan di bagian atas dituangkan ke dalam tabung bersih. kemudian pecah dan sembuh dengan meninggalkan jaringan parut.000 ppm.2 menit. diaduk 1 .5 cc dan diaduk sampai homogen. 35. 2) Kadang-kadang limfadenitis menjadi abses. Diagnosis lebih dapat dipercaya jika ditemukan mikrofilaria atau cacing dewasanya. alat-alat genitalia dan payudara. — Preparat telah siap untuk diperiksa di bawah mikroskop. Selain itu. cara tersebut bisa menyebabkan perubahan dan kekacauan periodisitas mikrofilaria. pitting edema dan kulit masih normal. hasilnya tidak sama dengan hasil pemeriksaan yang dilakukan pada malam hari.

7 kg). Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Chatterjee KD MD. pp. Tetapi. Ninth Edition. Anak berumur lebih dari 10 tahun diberi- KEPUSTAKAAN 1. Ini disebabkan oleh reaksi obat itu sendiri. Pertemuan Ilmiah II IKAYANA FK UNUD Denpasar. 1976. Partono F dkk. 1980. hasilnya akan lebih baik. Atau 6 mg/kg berat badan selama 6 hari. 6. tetapi sangat toksik sehingga obat ini jarang digunakan. Obat-obat yang dipakai adalah : 1.6. 27 (3). Persenyawaan arsen. Kortikosteroid digunakan untuk mencegah atau mengurangi reaksi alergi. untuk fluorescent antibody test (IFAT).nyamuk. Simposium Masalah Penyakit Parasit dalam Program Pelayanan Kesehatan Munuju Masyarakat Bebas Parasit dan Sehat Gizi. Persenyawaan arsen dapat dipakai membunuh cacing dewasa betina. Immunodiagnosis of Bancroftian Filariasis. demam.tempat mikrofilaremia tanpa gejala menahun dan belum pernah perindukan nyamuk dengan meningkatkan kebersihan lingdiobati. dela rumah dan memakai obat pengusir nyamuk. Published 1973. 4. Indonesia. 4. 3. Sulistia Gan dkk. seminggu sekali atau sebulan sekali. juga untuk mencegah komplikasinya. Dietilkarbamazin. Yang sering dipakai adalah complement fixation test Usahakan mengobati semua penderita. muntah. PENCEGAHAN 1. wanita hamil. Grove DU et al. Tes ini banyak dipakai pada penyelidikan epidemiologi. nama dagang Hetrazan atau Filarzan. Apabila tampak biduran dengan diameter lebih dari 2 cm maka tes dinyatakan positif. Jika telah terjadi elefantiasis maka satu. 35. Untuk cacing yang sudah mati dan kalsifikasi dapat dideteksi dengan foto Rontgen. Dikatakan bahwa obat ini tidak toksik dan tidak menimbulkan resistensi.987. Dosisnya adalah 2 mg/kg berat badan dibagi dalam tiga dosis selama 7 . Parasitologi (Protozoology and Helminthology) in Relation to Clinical Medicine. 1983. Namun cara ini cukup rumit dan penuh risiko. Farmakologi dan Terapi. pp. Tetapi cara pemeriksaan ini masih dalam penyelikungan. Detilkarbamazin sampai sekarang masih merupakan obat pilihan utama. Bagian Farmakologi FK UI Jakarta. Am J Trop Med Hyg.• Pemeriksaan untuk menemukan cacing dewasa Cacing dewasa yang masih hidup dapat dikeluarkan dari nodul-nodul kelenjar limfe dengan biopsi. namun kurang kucing. indirect pun secara massal di daerah-daerah endemik. sedangkan yang berumur kurang dari 10 tahun diberikan 25 mg seminggu sekali selama 1. Memusnahkan tempat. 1980. Kortikosteroid. baik bentuk dewasa maupun IgG dan IgE meningkat pada penderita filariasis dengan larvanya dengan pestisida. Reaksi umum berupa pusing. tergantung kondisi dan situasi setempat. Kaliraj P et al. Misalnya membersihkan got-got dan tumbuh-tumdikan. nyeri otot. 189 199. 7. 3. Antibiotika. Filariasis di Indonesia (Aspek Diagnosis dan Pengobatan). berperanan untuk diagnosis kasus. 41. Edisi 2. 5. buhan air. Namun tidak boleh diberikan kepada anak berumur di bawah 2 tahun (berat 0 . Dengan kata lain hasilnya 2) Menghindari gigitan nyamuk. misalnya tidur memakai tes yang paling dapat dipercaya dan prosedurnya lebih kelambu. Comparative Efficiency of the Indirect Hemagglutination Test. Untuk pengobatan massal. kera) merupakan sumber infeksi. 982 . Beberapa Aspek Wuchereria bancrofti di Jakarta. WHO menganjurkan pengobatan filariasis bancrofti dengan dosis 6 mg/kg berat badan per hari sebanyak 12 dosis atau lebih. 2) Pemeriksaan hapus darah untuk mengetahui eosinofilia. 30 (5). PENGOBATAN 2. 2. Pengobatan Brugia timori dengan Pemberian DEC Takaran Rendah oleh Penduduk kepada Penduduk. 1984 . 508 . Semakin dini dilakukan pengobatan.3 Tes imunologik 1) Menghilangkan sumber infeksi. Antibiotika untuk mencegah infeksi sekunder. 1981. dan keadaan umum jelek atau sakit berat. masih diragukan. 58 Cermin Dunia Kedokteran No. Nomor Khusus Cermin Dunia Kedokteran. dosis yang dianjurkan seperti berikut : 4 mg/kg berat badan selama 10 hari.usaha.90%).513. Tujuan pengobatan selain untuk membunuh mikrofilaria dan cacing dewasa. baik individual mau(CFT).01 cc Ag Diforilaria immitis (Filaria pada binatang) yang telah diencerkan 1/8. and Enzyme Linked Immunosorbent Assay done with Wucherreria bancrofti Microfilarial Antigens. Reaksi lokal berupa pruritus. 1978.14 hari. 403 . juga binatang-binatang peliharaan (anjing.7 kan 50 mg.3. Wartana N dkk.000 disuntikkan intradermal pada penderita. Hasilnya dibaca setelah 30 menit. indirect hemaglutination test (IHAT).muntah dan kemerahan pada kulit. Efek samping dietilkarbamazin bisa berupa reaksi umum maupun lokal. Am J Trop Med Hyg. Indirect Fluorescent Antibody Test.satunya pengobatan adalah dengan pembedahan. Pada occult filariasis terjadi hipereosinofilia (20 . sebab di samping manusia sebagai munosorbent assay (ELISA). Serological Diagnosis of Bancroftian and Malayan Filariasis. limfangitis dan limfadenitis karena reaksi alergi yang disebabkan oleh destruksi mikrofilaria maupun cacing dewasa yang telah mati. 2. Obat dapat diberikan setiap hari. Cetak ulang 1981.5 tahun. peranannya dalam penyelidikan epidemiologi. memasang kawat kasa pada lubang angin atau jesederhana dibandingkan tes yang lainnya. Semua tes tersebut banyak sumber infeksi. 3) Memberantas vektor. • Tes imuno-alergik Tes alergik 1) Tes intradermal 0. Pemeriksaan imunoglobulin Membunuh nyamuk. Dikatakan pula bahwa ELISA merupakan Dapat dilakukan usaha. Partono F. dan enzyme linked imfilariasis malayi lebih sulit.

kepada ahli terapi psiko seksual. Namun tiadanya gambaran tersebut di atas tidak selalu menyingkirkandiagnosis. Prosedur ini sering diaakukan untuk dispareunia . Sebelum pembedahan. yang menghasilkan nyeri mirip waktu koitus. dapat membantu memuaskan pasien bahwa ukuran vaginanya normal. namun dapat juga tak berarti bila si pasien tidak santai. pasien harus dianjurkan untuk mencoba beberapa posisi koitus karena mungkin ditemukan satu posisi yang tidak menyakitkan. tapi pembagian ini tidak selalu dapat dibenarkan. misalnya. tanda-tanda fisik tak boleh membuat kita lengah. dan keadaan jiwanya. banyak. Bila tidak ditemukan jawaban. 35. nyeri. Spasme semacam itu paling mudah dirasakan pada dinding posterior vagina dan dapat ditunjukkan pada pasien. sendirisendiri atau bersama-sama. sementara himen yang utuh tak selalu harus diterima sebagai penyebab dispareunia penyebab sebenarnya mungkin harus dicari di tempat lain. bila sesuai. lubrikasi tak ada sehingga menimbulkan nyeri Penyebab yang mendasarinyaperlu dicari dengan cermat agar pengobatan dapat berhasil. atau pembesaran uterus akibat adenomiosis atau fibroids. Karena jahitan yang terlalu tegang atau menghasilkan "jembatan" kulit pada introitus tanpa didukung oleh otot di bawahnya dapat menyebabkan nyeri hebat di kemudian hari. Penyempitan vagina akibat perubahan atropik mungkin suatu hal yang nyata pada wanita postmenopause. yang dihubungkan dengan penyakit pelvis. Dispareunia superfisial primer. Dispareunia tidak boleh disebut psikogenik hanya karena penyebab fisik tidak diketemukan. Dalam hal ini. ia adalah suatu simtom yang mungkin tidak akan dikeluarkan oleh pasien meskipun ia merupakan alasan utama untuk datang berobat : masalah yang sebenarnya itu sering perlu ditanyakan langsung pada pasien. Suatu lingkaran setan mungkin timbul: setiap rasa nyeri selama koitus akan menyebabkan ansietas dan menghalangi arousal. retroversi itu sendiri tidaklah menunjukkan penyakit asalkan uterus masih mobil. Pada wanita usia 15-50 tahun ia biasanya disebabkan oleh Candida dan lebih jarang oleh Trichomonas. lebih baik lagi bila kemudian pasien diminta memeriksa sendiri dengan jarinya atau spekulum.meskipun pendekatan semacam itu juga punya risiko akibat terlalu sederhana. Satu wawancara singkat dalam klinik ginekologik yang penuh pasien mungkin tak cukup untuk mengungkapkan latar belakang tadi. di ligamen uterosakral. pemeriksaan vagina dengan pelan-pelan. Spasme levator mungkin merupakan mekanisme protektif pada pasien dengan lesi pelvik yang nyeri. dan kebiasaan untuk menggantung uterus dalam posisi anterversi kini tidak populer lagi karena hasilnya sering mengecewakan. Di sini ansietas dikurangi dengan melarang koitus dan menganjurkan Cermin Dunia Kedokteran No. Pemeriksaan mungkin akan banyak memberi informasi dalam keadaan -keadaan itu. terutama bila sedang haid. menyebabkan dispareunia. Lebih jauh lagi. Bukti-bukti lain diperlukan. Depresi merupakan penyebab penting dari dispareunia. seperti pendapat pasien tentang koitus. seperti juga ketidakcocokan perkawinan. adalah suatu simtom. sedang spasme levator ani mungkin dapat diatasi dengan memberi petunjuk pada pasien (dan mungkin juga partnernya) tentang teknik-teknik seksual. memerlukan belajar kembali (relearning) perilaku seksualnya. keadaan perkawinannya. Tapi seperti semua prosedur bedah lainnya. atau seolah-olah demikian akibat spasme otot levator ani pada wanita-wanita yang lebih muda. mungkin timbul akibat penyakit inflamasi pelvik. 1984 59 . Wawancara itu sendiri kadang kala sudah merupakan terapi. takut hamil. nyeri di tengah siklus haid. Praktek rutin menyerahkan penjahitan episiotomi pada mahasiswa -mahasiswa kedokteran tidaklah dapat dibenarkan. ia punya risiko : angka kematian adalah satu dalam 12. Terapi perilaku. Perubahan-perubahan atropik (asalkan tidak terlalu lama) biasanya menunjukkan respons terhadap terapi lokal atau sistemik dengan estrogen.dalam bila tidak ada tanda-tanda fisik lain. dan sebaliknya. Buku-buku teks sering membagi penyebab dispareunia dalam penyebab fisik dan psikologik. langkah selanjutnya adalah merujuk pasien dan partnernya. Adanya uterus dalam posisi retroversi dapat menempatkan ovarium dalam posisi yang peka di kantung Douglas. serta penemuan klasik di pelvis yaitu nodul-nodul kecil. Dispareunia "dalam" (tidak superfisial) mungkin bersifat primer. Tidak jarang penyebabnya mudah diketahui dengan menentukan tempat rasa nyeri dan saat mulainya -. beratnya gejala mungkin tidak sebanding dengan tingkat penyakit. meskipun pasien belum mengeluhkan "keputihan". sedang dispareunia superfisial sekunder mungkin disebabkan oleh infeksi atau jahitan episiotorni yang tidak benar. riwayat seksualnya.Dispareunia Dispareunia . yang secara klasik dihubungkan dengan retroversi uterus.Tapi. Padahal dibutuhkan waktu serta kesabaran. dalam kasus ini. Tapi. Pada pasien yang merasa "vaginanya kecil". bukan penyakit. hasilnya mungkin memuaskan.hubungan seksual yang sulit dan menyakitkan. dan hanya visualisasi direk ke dalam pelvis dengan laparoskopi dapat memberi keputusan final. atau sekunder. dapat ditemukan beberapa pasien yang akan cocok untuk menjalani prosedur tadi. dengan penilaian klinik yang teliti. atau bahkan ingatan akan pemeriksaan vagina yang menyakitkan atau pengalaman seksual yang tak menyenangkan. Rasa nyeri pada pemeriksaan dalam. Penyebab lain dari dispareunia sekunder ialah vaginitis. Endometriosis biasanya disertai gejala lain seperti dismenore.500 laparoskopi. endometriosis. akibat tiadanya arousal. Tapi. mungkin akibat himen yang terlalu kaku.

mencegah komplikasi flu) atau penyakit di mana tersedia metodemetode pencegahan yang lain (misalnya. Studi-studi ini dilakukan pada daerah. pneumokokus. untuk membuat beberapa penuntun penggunaannya. memaksa kita. yang disertai dengan fokus-fokus eritematous pada bagian lateral lingkaran himen. Peringatan ini timbul karena terlihatnya tekanan selektif dalam lingkungan mikrobial manusia dan hewan karena penggunaan antibiotika spektrum luas dan peningkatan penggunaan antibiotika. Bila digunakan antibiotika untuk mencegah penyakit yang sedang (misalnya diare pada pelancong. dan lebih sedikit terjadi pada lingkungan yang terbuka di mana faktorfaktor bakterial lain selain resistensi antibiotika adalah lebih penting untuk kelangsungan hidup. Di Tanzania. Haemophilus influenza dan akhir-akhir ini. kecuali kalau suatu kuman vibrio yang secara efisien membawa faktor-R telah terseleksi. Namun prosedur ini masih baru dan perlu follow-up jangka panjang mengenai keefektivannya. karena tetrasiklin telah digunakan untuk pengobatan kolera di hampir seluruh dunia selama kirakira 15 tahun. tetapi juga meneruskan bahan genetik ini. tetrasiklin pernah digunakan sebagai profilaksis massal dalam suatu usaha mengendalikan berjangkitnya kolera. dan karena gen-gen resistensi terhadap antibiotika lain pada plasmid yang sama juga sering ikut berpindah selama seleksi. tuberkulosis dan infeksi pasca bedah). secara efektif mencegah 80 sampai 90% kemungkinan diare pada pelancong di antara sukarelawan Peace Corps yang baru tiba. seperti traktus gastrointestinalis dari pasien rawattinggal yang menerima antibiotika. Stafilokokus dan organisme usus gram negatiflah yang pertamatama memperlihatkan kemampuan adaptasi ini.anggota Angkatan Laut AS di Timur jauh. berdasarkan pada kepekaan antibiotika terhadap Esch. Pengalaman orang Tanzania itu mungkin mencerminkan hasilhasil dari tekanan selektif antibiotika yang sangat tinggi. misalnya gonokokus. Tetrasiklin adalah yang paling penting. dalam profilaksis terhadap endokarditis bakterial. dalam obatobat untuk hewan atau sebagai pemacu pertumbuhan dalam makanan ternak). Studi akhir-akhir ini yang menggunakan tetrasiklin profilaksis untuk kolera. cholerae tetap sensitif terhadap obat itu. Ini diperkirakan disebabkan oleh peradangan kronik dari kelenjar yang mengeluarkan mukus pada batas antara kulit labia dan vagina. tapi sekarang telah diikuti oleh yang lain-lain. dapat membawa gen-gen resisten untuk hampir semua antibiotika. coil yang membawa plasmid yang menaikkan virulensinya. Esch. masyarakat kedokteran.konsekuensi ekologik. Antibiotika Profilaktik? Individu vs Masyarakat Masyarakat kedokteran terus menyaksikan kenyataan keberhasilan mikroorganisme menyesuaikan diri untuk hidupbersama-sama dengan antibiotika dan antimikroba sejenis itu. Vibrio cholerae yang tahan terhadap tetrasiklin muncul dengan frekuensi yang mengkhawatirkan. Harrison dan kawan-kawan dalam penelitiannya terhadap anggota. suatu tetrasiklin 60 Cermin Dunia Kedokteran No. masih ada sejumlah pasien yang tak dapat kita beri terapi apa-apa kecuali simpati dan dukungan mental bahwa secara medis tak ada apa-apa. meningitis meningokokus. demam reumatik. Mikroorganisme terseleksi karena mereka mempunyai alat genetik untuk melawan efek antibiotika. Penyebaran faktor-R berlangsung lebih efisien dalam lingkungan yang tertutup dan selektif. Baru-baru ini ditemukan juga penyebab "barn" di Johns Hopkins Hospital. di luar kromosom). coli yang membawa plasmid enterotoksin mungkin sulit membawa faktor-R. dan mungkin bahkan punya gen-gen penghasil enterotoksin dan gen resistensi terhadap antibiotika dalam plasmid yang sama. pengaruh ekologis dari antibiotika dapat nyata diamati. di mana mikroorganisme multiresisten akan menghancurkan manusia. doksisiklin. Tapi di bagian lain dunia. Melalui percobaan pada hewan dan percobaan-percobaan terkontrol pada manusia. patut dikomentari karena efek ekologinya.daerah geografis di mana Escherichia coli enterotoksigenik (penyebab utama diare pada pelancong) sangat sensitif terhadap antibiotika — suatu gejala yang diduga disebabkan karena Esch. Penggunaannya juga dapat meningkatkan penyebaran Esch.sungguh kembali'ke "zaman pra-antibiotika". Meski belum sepenuhnya dipahami. kita dipaksa untuk menerima konsekuensi.serangkaian "latihan" pada pasangan tersebut. 1984 . penyakit kelamin) atau terutama untuk alasan-alasan ekonomi (misalnya. dan V. Di Kenya dan Maroko. 35. Menurut mereka. mulai dengan ciuman dan rabaan dengan berpakaian lengkap. kita mempunyai alasan untuk lebih khawatir akan kemungkinan bahaya potensialnya terhadap masyarakat. dengan berbagai pengetahuan kita di atas. dan gonore. Faktor-R. telah menunjukkan bahwa minosiklin dosis tunggal. Keefektifan profilaksis doksisiklin di bagian dunia lain dapat diramalkan. selama perjangkitan. mungkin karena organisme ini sedikit membawa faktor-R. diare pada pelancong. coil enterotoksin sering resisten terhadap antibiotika. coli enterotoksigenik. yang diberikan sekali sehari selama 3 minggu. maka kuman yang resisten akan hilang bila penggunaan obat yang meluas dihentikan. suatu tetrasiklin longacting. penggunaan antibiotika yang rasional untuk terapi dan profilaksis dapat didefmisikan. dan mempertanyakan apakah indikasi-indikasi terakhir tadi diijinkan. yang berupa plasmid (yaitu DNA melingkar. Bila antibiotika digunakan terutama untuk mengobati individu atau untuk mencegah infeksi yang membahayakan jiwa pada mereka yang mempunyai risiko tinggi (misalnya. dalam bentuk faktor-R ke mikroorganisme lain. karena faktor-R yang membawa gen-gen resistensi terhadap tetrasiklin adalah yang paling umum ditemukan. keadaan ini dapat diatasi dengan baik dengan mengeksisi kulit tersebut. Walaupun faktor-R telah ada dalam bakteri manusia terbatas sampai datangnya zaman antibiotika. Sayangnya. Pasien juga harus diseleksi dengan cermat agar tidak banyak pasien menjalani operasi yang tak perlu. pelahan-lahan maju lewat berbagai jenis cara perangsangan dan akhirnya koitus. Beberapa ilmuwan percaya bahwa kita dapat sungguh. Kejadian ini jelas luar biasa. seringkali dengan tidak mempedulikan spesiesnya. Mereka tidak hanya berproliferasi.

karena yang menjadi panutan — dalam masalah ini — sering tidak memberi teladan yang baik dalam praktek swastanya. dokter harus mempertimbangkan keuntungan dan risiko terhadap masyarakat di samping terhadap individu. Harus dijelaskan bahwa selama studi ini. timbul pertanyaan: Apakah ada tempat untuk profilaksis semacam itu? Sayang sekali. dengan banyaknya antibiotika yang beredar luas di pasaran gelap. Informasi mengenai perlekatan bakteri pada per. Sampai tersedia metode semacam itu. "Toh usaha satu dokter tak akan banyak mempengaruhi. Usaha ini diharapkan akan membuahkan cara imunisasi yang efektif. pertimbangan di atas dapat condong ke arah yang tak semestinya. sekaligus mengambil alih sebagian kekhawatiran para pelaksana tadi. Akan tetapi. Pengamatan (surveillance) terhadap bakteri yang mengandung faktor-R. dengan menginstruksikan tata-cara penggunaan antibiotika di klinik-klinik pemerintah dan puskesmas-puskesmas. nampaknya adalah bijaksana untuk membatasi penggunaan antibiotika profilaksis untuk keadaan di mana tidak ada cara lain yang tersedia. Namun untuk ini-pun diperlukan keberanian. yang sebaiknya digantikan sesegera mungkin dengan teknik lain yang gangguan ekologisnya kecil. yang sering disebabkan oleh gonokokus yang memerlukan nutrisi khusus? Pertanyaanpertanyaan ini harus dijawab sebelum dapat menilai keuntungan dari profilaksis ini. Akhirnya. nampaknya paling banter suatu usaha sementara. Karena kebanyakan gonokokus di berbagai negara dapat dicegah dengan profilaksis minosiklin. keuntungan secara individual adalah jelas: penyakit dapat dicegah tanpa efek-efek obat yang merugikan. tidak terjadi gonore pada pemakai kondom. 1984 61 . dua pertanyaan penting tidak dapat terjawab oleh studi itu: Apakah ada risiko terkena sifilis sekalipun gonore dapat dicegah? Bagaimana risiko berkembangnya jceadaan pembawa penyakit (carrier) tanpa gejala (asimptomatik). Perkembangan cara mencegah infeksi mukosal dengan bahanbahan lain selain antibiotika juga harus diberi prioritas yang tinggi. Keberanian mengambil alih sebagian tanggung jawab pelaksana di unit-unit tadi.long. digabungkan dengan studi ekologis dan epidemiologis dari plasmid bakteri itu.penelitian untuk mengidentifikasi antigen yang cocok dan cara merangsang sistem imuno-sekretorik. vaksinasi nampaknya merupakan pemecahan yang tepat untuk infeksi-infeksi umum pada permukaan mukosa. dapat mencegah infeksi oleh gonokokus yang sensitif terhadap tetrasiklin bila diberikan kepada mereka sesaat setelah melakukan hubungan seksual dengan WTS. Sedang dilakukan penelitian. pun bila sukses besar. Dalam studi-studi pencegahan diare pada pelancong dan gonore. Sebelum memberikan antibiotika untuk mencegah penyakit. 35. Dari mana perbaikan dapat dimulai? Pendidikan di uriiversitas tak banyak dapat diharapkan. Risiko pemakaian tetrasiklin — reaksi alergi. bagaimanapun. dan jawabannya sulit diperoleh. dapat memberikan informasi yang relevan. Terjadilah: keuntungan kecil bagi individu lebih diutamakan daripada risiko besar bagi masyarakat. serta banyaknya (mayoritas?) dokter yang masih memberikan antibiotika secara serampangan. Apakah penggunaan antibiotika profilaksis ini akan mempertinggi tekanan selektif yang kini telah ada akibat penggunaan terapeutik secara luas? Pertanyaan itu lebih terlihat bersifat kuantitatif daripada kualitatif. tetapi untuk tidak sering terjadi. Cermin Dunia Kedokteran No. Yang dapat segera mengambil tindakan ialah Departemen Kesehatan." merupakan dalih utama. kemungkinan gangguan imunologik dan peningkatan kerentaan terhadap infeksi usus — secara potensial berbahaya. yang dapat menahan kolonisasi bak- teri. Jadi risiko dan keuntungan profilaksis tetrasiklin lebih melibatkan masyarakat daripada individu. demi keuntungan individual yang lebih besar — reputasi dokter.acting yang lain. mukaan mukosa bisa dimanfaatkan untuk membuat obat antiperlekatan yang khusus. Antibiotika profilaksis.

karena perencanaan keluarga harus dimusyawarahkan pertama-tama oleh keluarga itu sendiri. Misalnya cara-cara lain yang bisa diikuti suami. tetapi caranya kurang baik. sejawat ini tidak mengikutsertakan sang suami.dak diketahui. lni dituruti oleh si ibu. sejawat kita yang beritikad baik ini melakukan "tipuan" ganda. mungkin sekali saudara pernah menghadapi kasuskasus yang menyangkut usaha pengendalian angka kelahiran pada pasangan-pasangan usia subur. Atas pertimbangan keadaan sosial ekonomi keluarga itu serta jumlah anak yang lebih dari cukup. permasalahannya tidaklah "hitam" atau " putih" sehingga tidak mudah mengatakan benar atau tidak tindakan sejawat tersebut. lebih-lebih lagi karena ternyata sang suami yang "dibohongi" sampai dua kali itu temyata cukup kooperatif. (b) Pada waktu pemakaian IUD 2 tahun pertama. Saya Idra. cara yang baik ialah: pada saat pertama suami hares diikutsertakan dengan memberikan semua penjelasan yang diperlukan. Atau dalam bahasa keras. dan waktu bersetubuh si suami merasa terganggu. Selama 2 tahun tidak ada keluhan dari pasangan suami istri Mi. antara lain: 62 Cermin Dunia Kedokteran No.Hukum & Etika Tepatkah Tindakan Saudara? Dalam rangka turut mensukseskan Program Nasional Keluarga Berencana. Setelah pemasangan spiral yang kedua kali dan ketahuan oleh suami. akan tetapi si ibu kuatir hamil lagi. Bila suami telah yakin akan manfaat mengatur jumlah keluarga dan sudah bersedia untuk tidak menambah anggota keluarga lagi. yang dilakukan tanpa sepengetahuan suami dan tetap tidak diketahui suami. seperti sistim kalender. yaitu diperkenankan campur pada hari-hari yang tidak subur! Ternyata. maka penilaian terhadap tindakan sejawat tersebut pun tidak dapat "hitam" atau "putih" Mungkin sekali pasangan ini masih dalam usia subur. menurut saudara tepatkah tindakan teman sejawat ini? Mungkin saudara dapat mengusulkan cara lain yang lebih baik? OLH (a) Berapa umur pasangan ini? Mengingat anak tertua sudah 14 tahun. sebagai pencari nafkah tunggal adalah seorang pegawai negeri golongan rendah. apa alasan (untuk tidak memberitahu suami)nya? Dari uraian kasus ada kesan bahwa suami bukan tidak mau ber KB. Dalam menilai kasus ini. Ini dibuktikan karena sang suami mau ikut sistim kalender. Di sin kelemahan etis tindakan sejawat tersebut. dokter menganjurkan agar IUD diganti dengan yang baru. tanpa merusak atau mengurangi kebahagiaan kehidupan rumah tangga pada umumnya dan kepuasan sek- Komentar TANGGAPAN DARI SEGI ETIK KEDOKTERAN Dalam menelaah kasus yang dikemukakan. Agar tidak menjadi hamil. Nah. apakah sebelumnya suami pemah diikutsertakan dalam perencanaan keluarga. dengan akibat si suami mengeluh karena merasa terganggu waktu bersetubuh. dokter memenuhi perrnintaan si ibu. Nah. pendidikan dan masa depan anak. vasektomi. Sang suami. atau sudah 40 tahun lebih. barulah dimusyawarahkan cara yang dapat diterima oleh kedua belah pihak. Itikad baiknya kesampaian. Tapi kali ini suaminya mengetahui tentang pemasangan spiral itu. sehingga sejawat kita tergugah untuk membantu. baik yang dapat dilakukan isteri maupun yang dapat dilakukan suami. tidak oleh satu pihak saja. Hal ini sebaiknya tidak dilakukan. sejawat kita masih belum merasa perlu mengikutsertakan suami. kesehatan keluarga dan juga semua cara kontrasepsi. tetapi langsung saja memasang spiral. sebaiknya mengikuti sistim kalender. Sepasang suami istri sudah memiliki 6 (enam) orang anak dengan usia yang berkisar antara 3 sampai 14 tahun. baik aspek sosial keuangan keluarga. apa umurnya di atas 35 tahun atau lebih rendah karena kawin muda. metode yang dipilih seolah-olah tujuan menghalalkan cara. akhirnya dokter mengambil keputusan sebagai berikut: Setelah melakukan suatu tindakan yang menyerupai pengeluaran spiral. satu hal yang kentara tampil ialah. yang berakibat hilangnya keluhan. (c) Juga ti. 1984 . setelah itu tidak ada keluhan lagi dari sang suami. Kenapa demikian? Untuk mendapatkan jalan keluar baru. dengan memberikan penjelasan yang diperlukan. Setelah mengemukakan beberapa "gap" dalam permasalahan ini. cuma tidak mau memakai kondom. beberapa hal memerlukan penjelasan tambahan ataupun terpaksa diberi asumsi. Dokter bersedia untuk mengeluarkan IUD-nya. maka dikatakan kepada si istri: "Katakan kepada suamimu bahwa spiral sudah dikeluarkan dan tidak akan mengganggunya lagi. Setelah 2 tahun berlalu. Perlu diketahui bahwa ibu ini termasuk golongan wanita yang tidak tahan terhadap berbagai kontraseptif oral. sedangkan si suami tidak mau menggunakan kondom. Hal ini dikeluhkan oleh si ibu kepada dokternya hampir setiap minggu. 35. Dengan jumlah anak yang setengah lusin itu si ibu takut akan hamil lagi. yaitu menipu keduanya dan berhasil. sehingga tanpa sepengetahuan suaminya ia minta pertolongan seorang dokter untuk dipasangkan IUD. kesejahteraan keluarga yang ada. menimbulkan pertanyaan: apakah keluhan suami tidak tapi psikis saja setelah mengetahui adanya spiral? Sehingga dilakukan "penipuan" yang ternyata berhasil. Berikut ini akan diuraikan pengalaman seorang teman sejawat dalam Proyek Nasional tersebut. Sayang. (d) Tindakan sejawat yang menyerupai pengeluaran spiral.

tapi dalam KUH Pidana kita tidak terdapat suatu fasal yang cocok untuk kasus ini. Sebaliknya jika perbuatan itu sampai ketahuan. Menurut hukum pidana persoalannya agak lain. buatannya dapat digolongkan dalam "wanprestatie". Kiranya sudah tiba waktunya untuk meneliti kembali peraturan. di mana si wanita yang ingin menggunakan obat/alat kontrasepsi harus mendapat ijin/persetujuan suaminya. Mengapa harus dimintakan persetujuan dari si suami? Di man letak ja-. namun secara bathiniah sang isteri tidak bahagia. Ini sesuai dengan KUH Perdata fasal 1365 yang sudah sama-sama kita kenal sejak di bangku kuliah.peraturan dalam dunia kedokteran kita yang ada TANGGAPAN DARI SEGI HUKUM KEDOKTERAN sangkut pautnya dengan hukum. karena apa yang ingin ia lakukan terhadap dirinya merupakan hak azasinya. 35. bukan sekedar memuaskan satu pihak yang kebetulan pasien sendiri! Memang pula. Handoko Tjondroputranto nurut hukum perdata dokter itu dapat dituntut karena perLembaga Kriminologi Universitas Indonesia. Apakah dengan ketentuan tadi dokter bukannya memberi kesempatan yang baik bagi si suami untuk dengan aman "membunuh" isterinya itu? Dalam hal ini seharusnya ijin/persetujuan diminta dari si pasien sendiri dan si suami paling-paling hanya menjadi saksi saja. minan the right to live bagi si wanita itu. atau jika si wanita itu sampai menderita kerugian dokter dapat dituntut karena melakukan perbuatan melawan hukum yang menimbulkan kerugian bagi "orang lain" (onrechtmatige daat). Dalam KUH Pidana fasal 1 ditentukan. Walaupun perbuatan dokter itu sebenamya dapat digolongkan sebagai suatu penipuan. yang mudah itu tidak selalu yang terbaik. kalau wanita itu mengatakan bahwa ia tidak sudi meminta ijin/persetujuan suaminya. dalam kasus ini sang isteri akan selalu merasa bersalah dan akan selalu ada perasaan khawatir bila (sampai) ketahuan. Hal serupa juga terdapat pada "ijin operasi" bagi wanita yang akan melahirkan dan yang harus ditanda tangani oleh suaminya. Bagaimana sikap dokfer. bagaimanapun "berhasil 'nya cara "penipuan". Seringkali yang terbaik. jika si suami yang "menentukan" hidup atau matinya? Bayangkan saja ada seorang suami yang menginginkan kematian isterinya. karena diburu rasa bersalah dan was-was akan ketahuan suami. Mungkin waktu KUH Pidana kita dibuat. Masri Roestam Direktorat Transfuri Darah PMI/ Ketua IDI Cabang Jakarta Pusat kita jelas-jelas mengabaikan haknya? Contoh lain yang akibatnya mungkin lebih besar yaitu? abortus provokatus berdasarkan indikasi media. mungkin ia menuduh isterinya telah menyeleweng dan mungkin terjadi perceraian. 1984 63 . H. Jadi. pihak yang "berkomplot". belum terpikir akan adanya kemungkinan kasus demikian. yaitu hasil yang dicapai tidak sesuai dengan apa yang dijanjikan (KUH Perdata fasal 1243 dan fasal 1266). begitu pula mendapat pelayanan kesehatan adalah haknya sebagai warga negara.undangan pidana yang telah ada. karena ia dihalangi untuk kawin lagi. Jakarta. sebetulnya bukanlah urusan dokter. justru diperoleh dengan susah payah dan penuh ketekunan. Sebab. bagaimanapun sulitnya sejawat tersebut harus mengusahakan yang terbaik bagi pasangan yang ingin ditolong.sual pada khususnya. suatu perbuatan tidak dapat dipidana. sehingga diketahui apakah Kalau maling tidak tertangkap tentunya juga tidak dihukum. dr. Bukankah dengan menolak si wanita ini Cermin Dunia Kedokteran No. Sebagai alasan dikemukakan: jika si suami tidak memberi ijin/persetujuan itu. Tapi sebenarnya yang menjadi persoalan pokok ialah mengapa dokter itu mencampuri kehidupan pribadi (private life) dan mengabaikan hak-hak si wanita tadi? Apakah nantinya si wanita itu menjadi hamil atau tidak dengan dikeluarkannya IUD tadi. peraturan itu janggal atau tidak. Begitu pula kalau perbuatan dokter itu tidak ketahuan ia juga tidak akan dituntut. Mengapa dokter harus mencampurinya? Hal serupa tercermin dalam peraturan di klinik Keluarga Berencana milik pemerintah. Biarpun di permukaan nampak berhasil karena tidak hamil. Jadi dokter itu tidak dapat dituntut menurut hukum pidana. maka medr. kecuali berdasarkan kekuatan perundang.

tetapi terhadap pasangannya! Dr. melaporkan sebuah kasus demikian. tidak seorang pun d a r i mereka yang berhasil mencapai tujuannya. 1984. Lebih seringnya denyut ektopik pada jantung atlit itu mungkin menjadi gejala klinik yang penting. Tentu saja. Tapi. Katanya. Tidak selamanya pasien ingin diberitahu keadaan yang sebenarnya — sesungguhnya bukti-bukti menunjukkan. Med J Australia 1983. London. menggunakan krim isosorbid dinitrat yang dipleskan pada bagian depan lengan atas.9 • Denyut jantung seorang atlit lebih lambat. QT interval memanjang dan aritmia ventrikular lebih sering timbul daripada orang-orang yang bukan atlit. atau tidak sampai 10 kali gerakan turun naiknya penis di dalam vagina. ditemukan pipa endotrakealnya tersumbat oleh gumpalan-gumpalan cacing gelang. Dalam buku itu juga diterangkan cara-cara untuk menghilangkan adiksi terhadap obat-obat benzodiazepines. harus diingat pula bahwa resep tradisional tertua yang mujarab itu rasa simpati dan harapan. Tampaknya. Am Heart J. Mary. Demikian menurut Celia Haddon dalam bukunya " Women and Tranquilizer". Keluhan ini berkurang setelah si istri mencuci dadanya untuk menghilangkan noda-noda krirn yang telah berpindah tempat tersebut. 1984 . Waktu melakukan persetubuhan. Brit Med J 1984. seorang laki-laki usia 50 tahun yang mengalami kecelakaan lalu lintas harus dilakukan intubasi dan ventilasi. 107:608—9 Krim isosorbid dinitrat yang digunakan untuk mengontrol serangan angina pektoris. 50% pasien kanker itu lebih suka bila diagnosisnya tidak diutarakan Bull New York Acad Med 1984. • Apakah peluru yang bersarang dalam tubuh harus selalu diangkat bila tidak menimbulkan keluhan? Seorang lakilaki yang secara tidak sengaja telah menembak kakinya dengan pistol kaliber 22.ternyata menimbulkan komplikasi aneh.. Lancet 1983 (i) June 25 p. Perbedaan-perbedaan ini hilang segera setelah merokok dihentikan. Tapi. 1441 • Terjadi di Brazil. dan beberapa malah adiksi. menunjukkan bahwa limfosit d a r i para perokok dapat menurunkan aktivitas sel pembuluh alamiah. Sydney. Simtom-simtomnya itu mirip dengan simtom dari gangguan somatisasi seperti yang tertera dalam American "Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders". istrinya mengeluh sakit kepala. Seorang laki-laki dengan penyakit jantung iskemia. yaitu sakit kepala dan flushing waktu melakukan hubungan sex. 35.29:368—70 • Dalam mengutamakan kejujuran terhadap pasien.60:226—32 • Satu di antara lima wanita di Inggris minum obat-obat penenang.Catatan Singkat Selama ini. selama 12 tahun tidak merasakan apa-apa. Briquet sebenarnya nama orang yang menerangkan simtom-simtom klasik pada tahun 1859. keracunan sistemik. dan mempunyai stroke volume yang lebih besar — tapi pada mereka ditemukan juga semacam keanehan. Phillip Lewis d a r i RS St. wanitanya jangan yang termasuk "type non-orgasmic "! • Pernahkah anda mendengar Sindroma Briquet? Ia merupakan istilah yang lebih sopan dari histeria. Mungkin akan menimbulkan lokal antritis hipertrofi. bukan pada dirinya sendiri. ii : 425 . seorang lakilaki termasuk ejakulasi prekoks bila tidak dapat membuat pasangannya mencapai orgasmus sebanyak 50% dari jumlah koitusnya. 288: 1461 64 Cermin Dunia Kedokteran No. untuk mengontrol gejalanya. Dalam keadaan khusus. tidak seorangpun yang dapat meramalkan apa yang akan terjadi bila sebutir peluru bersarang dalam tubuh. Waktu nekropsi. ejakulasi prekoks diartikan sebagai ejakulasi yang terjadi kurang atau dalam waktu 30 detik sampai 2 merit setelah masuknya penis ke dalam vagina. 288: 1461 • Mengapa merokok sigaret meningkatkan risiko untuk timbulnya kanker ? Penyelidikan di Kanematsu Memorial Institute. insidensi untuk metastasis lebih tinggi daripada mereka yang tidak merokok. Baru kemudian ditemukan ia mengalami destruksi sendi metakarpofalangeal I dan menyebabkan artropati. Mungkin cacing itu telah bermigrasi d a r i perut penderita ke faringnya! Respiratory Care 1984. secara tiba-tiba is meninggal. Masters & Johnson pertama kali mempertimbangkan faktor wanita dalam defmisinya. konsentrasi beberapa imunoglobulin dalam serum mereka juga lebih rendah dari normal. yaitu: hidup tanpa ansietas. maupun menjadi berkapsul dan inert. Brit Med J 1984. Ini membantu menerangkan mengapa pada perokok -perokok dengan melanoma.

dokter!" Dokter : "Hm. 35.: "Ini saya beri obat.Setelah di dalam (kamar praktek) terjadi dialog antara suami pasien dan dokter: Dokter: "Sudah punya anak berapa? Suami : "Satu dok. ke dokter hewan saja" Pasien : ????? dr. Jadi. Bapak perlu istirahat yang cukup." Lalu dia menunjukkan resep dari saya yang disobek tinggal tiga per empat bagian. Ketut Ngurah Denpasar. Istri saya yang pertama dua anak laki-laki semua. lukanya sudah tidak sakit lagi. Baru saya makan seperempat. Kapten drg Haryono X A. Ketut Ngurah Denpasar. Bali OBAT MUJARAB Seorang pasien tua berasal dari lereng gunung Merbabu. Jika saya kesini lagi. Pak." Suami : "Benar dok saya setuju dua anak cukup. pasien tersebut telah memberi komentar kepada saya : "Wah obat dari pak dokter mujarab sekali. dokter ! Kalau saya istirahat. Dokter: "Syukurlah mau mengikuti tentang KB. pasien tersebut saya beri resep sambil saya beri tabu. tetapi keluarga besar nantinya. mencabutkan giginya di ternpat praktek saya. perut saya nanti ikut istirahat. Baura Malang YANG PERTAMA DAN TERAKHIR Seorang penderita (P) dari Desa datang berobat pada seorang dokter spesialis (DS) yang praktek di Kota Anu. harus dihabiskan supaya lukanya lekas sembuh ya. karena yang seperempatnya telah dimakannya ! Saya cuma dapat terbengong-bengong. . DS : "Selain berobat. penderita diberi resep obatobat mentereng serta tidak lupa membumbuinya dengan basa-basi alakadarnya. istri kedua anak dua juga." Tiga hari kemudian. pasien tersebut datang lagi untuk yang kedua kalinya dengan mak sud mencabutkan giginya yang lain. Bali Cermin Dunia Kedokteran No." Dokter: "Maunya ingin berapa anak?" Suami : "Katanya dua anak cukup Jadi nanti dua sesudah istri " saya melahirkan. Setelah saya cabut. Baru saja duduk. Dan rajin-rajinlah kontrol kembali !" P : "Maaf.: "Djagat dewo bathoro yo jagat pangestungkoro . 1984 65 . . Salatiga SATU-SATUNYA Dokter : "Apanya yang sakit?" Pasien : "Kepala burung saya bengkak. hemmmm. sapi saya yang cuma tinggal seekor pasti lepas dari tangan saya hanya untuk biaya pemeriksaan saja." Dokter " ???? Wah ini bukan KB Keluarga berencana. Setelah diperiksa secara lengkap." dr Ny Elly H.HUMOR ILMU KEDOKTERAN KB Seorang ibu hamil diantar suaminya untuk periksa kehamilannya." Lalu saya tertawa terbahak-bahak dan pasien tersebut juga berkenan untuk ikut tertawa bersama-sama dengan saya. Yani G-5. kunjungan saya ini merupakan yang pertama dan sekaligus yang terakhir !" DS : ??????? dr.

dokter! Apakah masih ada harapan . Bali TIADA HARAPAN BAGIMU Seorang pemuda telah lama mendekam di rumah sakit karena tumor hati.." demikianlah seorang Dokter Perusahaan mengakhiri ceramahnya. . 35.... ini saya bawa produk terbaru. d s t ... buat anak saya ini?" Dr. . Dl: "Dok.. 1984 .. besok akan diresmikan. Sumut 66 Cermin Dunia Kedokteran No... . .KURANG MENOLONG Seorang detailmen (DI) dengan bersemangat mempromosikan obatnya kepada seorang dokter. jelas tiada harapan lagi bagi putra ibu!" Ibu: "Ohhh . Pada suatu hari. kelainan kulit akibat kerja menduduki 50-60% dari seluruh penyakit akibat kerja. Ketut Ngurah Denpasar.. " Dr: " Ya. T. dst.. ." Peserta: "Pekerjaan apa itu?" Dokter: "Pengemis! karena belum ada laporan mereka alergi terhadap Uang logam... tapi nanti bisa menyesakkan napas pasien dengan segera.. Jadi.. secara tidak sadar bertanya kepada dokter yang merawat anaknya. Ibu: "Tolong katakan dengan terus terang." dr. . ibu sang pemuda yang setia menunggui. Bali PEKERJAAN YANG AMAN . . Martono Medan. ?????!" dr.. bronkodilator poten! Dapat melonggarkan pernapasan dengan cepat. putri saya ini sudah punya tunangan sah. . Ketut Ngurah Denpasar. ... Bung!" dr... Peserta: "Apakah ada pekerjaan yang tidak menimbulkan penyakit/kelainan kulit?" Dokter (setelah berpikir sejenak): "Ada... : "Maaf." Dl: "Maksud dokter??!" Dr: "Harganya mencekik leher. Kebetulan pula putri Pak Dokter ikut menjenguk karena teman sekuliah sang pemuda.

35. Yang dapat merupakan penyebab kesukaran belajar pada anak ialah sebagai berikut. Penyebab dispareunia antara lain: (a) infeksi atau jahitan episiotomi yang tidak benar (b) vaginitis (c) retroversi uterus (d) psikogenik (e) semua benar 10. Faktor-faktor yang dapat menimbulkan presbiakusis adalah sebagai berikut. Ciri khas pada Filariasis bancrofti ialah: (a) terdapat hidrokel dan kiluria (b) Elefantiasis hanya di bawah lutu dan siku (c) sering ada pruritus pada permulaan penyakit (d) disamping manusia. Untuk melaksanakan upaya pencegahan tersebut. perlu dilukan pendekatan terhadap: (a) seluruh penduduk (total population) (b) kelompok penduduk dengan golongan usia tertentu (c) kelompok penduduk dengan risiko tinggi (d) benar semua (e) bukan salah satu di atas. yang berupa plasmid.RUANO PENYEGAR DAN PENAMBAH ILMU KEDOKTERAN Dapatkah saudara menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini ??? (d) lingkungan yang tidak menyenangkan (e) adanya gangguan fisik 7. kecuali: (a) inteligensi anak rendah (b) inteligensi anak normal (c) inteligensi anak terlalu tinggi Cermin Dunia Kedokteran No. binatang peliharaan dapat merupakan sumber infeksi (e) tidak pemah asimtomatik 9. yang bukan merupakan alat bukti yang sah ialah: (a) keterangan saksi (b) keterangan ahli (c) surat/petunjuk (d) keterangan terdakwa (e) bukan salah satu di atas 6. tidak dapat meneruskan bahan genetik ini ke mikroorganisme lain (c) faktor R. 1984 67 . seperti traktus gastrointestinalis dari pasien rawat tinggal yang menerima antibiotika (e) antibiotika profilaktik itu penting untuk menghindarr terjadinya mikroorganisme yang resisten terhadap antibiotika 1. cacad & kelemahan (e) bukan salah satu di atas 2. Yang dimaksud dengan sehat dalam Undang-undang Pokok Kesehatan ialah: (a) bebas dari penyakit (b) bebas dari cacad (c) bebas dari kelemahan (d) bebas dari penyakit. yaitu: upaya pencegahan primer. Yang tidak dapat meminta keterangan alhi dalam sidang peradilan ialah: (a) hakim (b) polisi (c) terdakwa (d) tersangka (e) bukan salah satu diatas 5. dapat membawa gengen resisten untuk hampir semua antibiotika (d) penyebaran faktorR lebih efisien dalam lingkungan yang terbuka daripada lingkungan yang tertutup. Pilih satu dari lima pernyataan di bawah ini yang benar (a) Kuman pneumokokus tidak pernah dapat menyesuaikan diri untuk hidup bersama-sama dengan antibiotika (b) mikroorganisme yang mempunyai alat genetik untuk melawan antibiotika. sekunder dan tersier. kecuali: (a) lingkungan/pekeijaan di tempat yang bising (b) diet tinggi lemak (c) banyak merokok (d) sering membersihkan serumen dalan Hang telinga (e) stres 8. ada 3 jenis upaya pencegahan. Menutut KUHAP pasal 184 ayatl. 4. Dalam bidang kesehatan dan kesehatan jiwa. Yang termasuk upaya pencegahan sekunder ialah : (a) memberi kacamata pengaman bagi pekerja yang menggunakan sinar las (b) mengobati penderita yang sakit (c) vaksinasi (d) menurunkan kerentanan seseorang terhadap stres (e) menurunkan faktor sties pada sumbernya 3.

Biaya imunisasi 1 juta anak dari penyakit-penyakit yang dapat dicegah ( $ 5 juta) sama dengan harga satu misil Pershing II. 35.02 • • OBAT BARU UNTUK KANKER Glisifosforamid. Ca embrionik d a r i testis dan Ca nasofaring. Kris Lancet 1984. 30% d a r i graft tersebut mengalami oklusi kembali pada tahun pertama. Chinese Academy of Medical Sciences. Setelah 4 bulan. Pemberian obat ini dimulai 24 jam setelah operasi. Tapi. dapat hidup lebih dari 10 tahun. Selama percobaan ini tidak ditemukan adanya efek samping. is 1261 . Ini karena deposit d a r i platelet dan trombus. Ca paru jenis sel kecil (5/14). Akhirnya.000 juta per tahun) itu lebih besar daripada total penghasilan per tahun d a r i separuh penduduk miskin di dunia. Kris Brit Med J 1984. Aplikasi lokal d a r i obat ini juga dinyatakan efektif untuk mengobati ulkus pada Ca mamae dan Ca serviks. aspirin dosis rendah malah memberikan basil yang lebih baik dan efek toksiknya pun lebih sedikit. frekuensi aritmia ventrikuler meningkat pada kelompok kontrol dibandingkan dengan kelompok diobati. 288 : 1901 . Ini kurang d a r i 0. dan pada beberapa kasus fibroma rahim. ada komentar-komentar sebagai berikut • • • • Biaya untuk minter di seluruh dunia ( $ 750. Menekan fungsi platelet dengan aspirin dosis tinggi ternyata tidak dapat memperbaiki patensi dari by pass tadi. Hasil percobaan klinis terhadap 301 pasien dengan tumor ganas stadium lanjut. Penyakit cacar telah dibasmi dengan biaya. Setelah pembedahan. operasi untuk membuat bypass pada pembuluh-pembuluh darah koroner banyak dilakukan pada pasien. sedangkan kelompok kontrol diberikan plasebo. D a r i 60 pasien. Pasien. Kris China Med Trib 1983 Sept 25 p. Dalam suatu percobaan. akut dan kronik leukemia. oklusi terjadi pada 62% dari kelompok kontrol.negara dunia ke 3 selama 20 tahun itu diperkirakan kurang daripada biaya satu tahun untuk persenjataan dunia. limfoma yang non Hodgkin (34/66). Jumlah total pengeluaran untuk riset mengenai penyakit-penyakit tropis itu kira-kira sama dengan biaya militer dunia per jam ± $ 100 juta.ABSTRAK -ABSTRAK PERANG NUKLIR : DAPAT DICEGAH ATAU TIDAK? Dalam suatu konferensi pencegahan perang nuklir di Helsinki yang dihadiri oleh 450 dokter dari 53 negara. Biaya program untuk memenuhi kesehatan esensial dan kebutuhan makanan di negara. Pada kelompok diobati diberikan aspirin (ASA) 100 mg per hari.1264 68 Cermin Dunia Kedokteran No. Deposit ini juga menyebabkan perubahan-perubahan sklerotik lebih lanjut. sedangkan dari kelompok diobati hanya 27%.pasien penyakit jantung iskemik.1% biaya minter dunia per tahun. mulai digunakan dalam tahun 1983. 1984 . Percobaan dilakukan secara double blind. Ca mamae (38/86). suatu obat anti kanker baru yang dikembangkan oleh Institute of Material Medicine. Kesimpulan : 100 mg aspirin (ASA) per hari itu efektif untuk menghalangi formasi dan agregasi dari tromboksan platelet. Harga 1 senjata nuklir kapalselam setara dengan budget untuk pendidikan per tahun d a r i 23 negara-negara dunia ke 3 dengan 160 juta anak sekolah. dipilih secara random kelompok diobati dan kelompok kontrol. $ 600 juta. 90% dari kelompok diobati dan 68% dari kelompok kontrol graft-nya masih paten. menunjukkan bahwa obat tersebut secara terapeutik efektif untuk kasus-kasus: penyakit Hodgkin (13/31).pasien kanker yang diobati dengan kombinasi d a r i obat ini dan kemoterapeutik lain. untuk menjamin lancarnya suplai oksigen ke otot jantung. 5 ASPIRIN DOSIS RENDAH UNTUK MENCEGAH OKLUSI PEMBULUH DARAH KORONER SETELAH DILAKUKAN "BY PASS" Akhir-akhir ini.