Daftar 1si :

3 5 . K e s e h a t a n Jlwa

Karya Sriwidodo

Artikel : 3 Kesehatan Jiwa di Indonesia 10 Upaya Pencegahan Dalam Kesehatan Jiwa 18 Upaya Rehabilitasi Sebagai Salah Satu Upaya Kesehatan 23 Komputerisasi Data Demografik dan Psikiatrik Pasien Mental di Indonesia 28 Pengertian Pertanggungjawaban Kriminal Atas Perbuatan Individual Dalam Rangka Visum et Repertum Psikiatrikum 34 Psiko Geriatrik Sekilas Pintas 39 Kesukaran Belajar 46 Pendidikan Anak Usia Balita
53 Pendengaran Pada Usia Lanjut (Presbiakusis) 56 Diagnosis dan Pengobatan Filariasis 59 Perkembangan : Dispareunia

Antibiotika Profilaktik ? Individu vs Masyarakat

Tulisan dalam majalah ini merupakan pandangan/pendapat masing-masing penulis dan tidak selalu merupakan pandangan atau kebijakan instansi/lembaga/bagian tempet kerja si penulis.

62 64 65 67 68

Hukum & Etika : Tepatkah Tindakan Saudara ? Catatan Singkat Humor Ilmu Kedokteran Ruang Penyegar dan Penambah Ilmu Kedokteran Abstrak-abstrak

Artikel

Kesehatan Jiwa di Indonesia
Prof. Dr. R. Kusumanto Setyonegoro Gurubesar Ilmu Kedokteran Jiwa Fakultas Kedokteran Jiwa Universitas Indonesia Kepala Direktorat Kesehatan Jiwa Depkes RI, Jakarta

Landasan Hukum dan Dokumen Intemasional Landasan ini terdiri dari beberapa produk legislatif, yaitu : 1. Undang-Undang nomor 9/1960 tentang Pokok-Pokok Kesehatan. 2. Undang-Undang nomor 3/1966 tentang Kesehatan Jiwa. 3. Undang-Undang nomor 9/1976 tentang Narkotik. Dan beberapa Dokumen Internasional, seperti : 4. "World Health Organization (WHO), Constitution". 5. Alma Ata, USSR, 1978, "International Conference on Primary Health Care", yang disponsori bersama oleh WHO dan UNICEF. Kesehatan Jiwa (KESWA) Berdasarkan landasan hukum dan dokumen internasional ini Memasuki bidang Psikiatri untuk kemudian bergiat di pe- dapat ditarik hal-hal sebagai berikut: layanan keswa, seorang dokter sering merasa dirinya didorong oleh stimulasi intelektual; luasnya materi subjek, termasuk Tentang kesehatan (UUPokok Pokok Kesehatan) berbagai tantangan dan tuntutan manusiawi dan ilmiah; serta Bab I : Ketentuan Umum, fasal 2. undangan untuk melaksanakan kontak dengan para sejawatnya "Yang dimaksud dengan kesehatan dalam Undang-Undang yang menguji sensitivitas interpersonal, toleransi dan flek- ini meliputi kesehatan badan, rohani (mental) dan sosial, dan sibilitas. Demikian pula keprihatinan dan keinginan untuk bukan hanya keadaan yang bebas dari penyakit, cacad dan kemengetahui lebih lanjut tentang condition humaine. lemahan". Psikiatri jelas bukanlah merupakan suatu panacea untuk Bab II : Tugas Pemerintah, fasal 8 ayat 2. penderitaan manusia, tetapi yang penting disadari adalah bahwa Ayat ini lebih menjabarkan lagi istilah "sakit, yaitu termasuk kesehatan jiwa; yaitu pengetrapan dari prinsip-prinsip psikiatri — cacad (invaliditas). secara individual di dalam kelompok maupun masyarakat, — kelemahan (weakness; feeble conditions; keterbelakangan dapat membantu meringankan dan memecahkan permasalahan dalam perkembangan fisik dan mental). manusiawi yang delikat. Oleh sebab itu, bertentangan dengan — usia lanjut (geriatric conditions; dengan atau tanpa pendapat sebagian orang, psikiatri merupakan salah satu seni kelainan yang sifatnya mental). dasar sentral dari ilmu kedokteran. Ini sudah disadari oleh rakyat Tentang kesehatan jiwa (UU Kesehatan Jiwa) dan bangsa Indonesia, yaitu sejak permulaan ditegaskannya Undang-undang ini menjelaskan hal dan materi kesehatan jiwa, pelayanan kesehatan dan kesehatan jiwa secara sistimatik dan integratif. Ditetapkan melalui Undang-Undang Pokok dan dengan pasti mengemukakan definisi sebagai berikut : Bab I : Ketentuan Umum, fasal 1 ayat 1 Kesehatan (nomor 9/1960); Undang-Undang Kesehatan Jiwa (nomor 3/1966); dan lebih jelas lagi dalam Undang-Undang "Kesehatan jiwa adalah kesehatan jiwa yang sehat menurut Narkotik (nomor 9/1976). ilmu kedokteran sebagai unsur daripada kesehatan, seperti PENDAHULUAN Kegiatan dan kesibukan manusia sehari-hari tidak jarang membuat individu cenderung untuk menitikberatkan pentingnya kesibukan/kegiatan itu. Malah mungkin ia agak mengalami obsesif-relatif dengan program hariannya. Oleh sebab itu, sering pula dianjurkan agar manusia menoleh ke sejarah dan meninjau ke masa depan. Ini agar ia dapat meyakinkan diri bahwa relativitas dari problematik yang dihadapinya perlu diprioritaskan, sehingga ia dapat mengembangkan sense of evolution, progress and contribution dari kegiatan tersebut.

Cermin Dunia Kedokteran No. 35, 1984

3

sehingga memang sudah selayaknya Pemerintah RI memperhatikan dan membina bidang pelayanan kesehatan jiwa ini secara khusus. dan wajib membawanya kepada dokter terdekat untuk mendapatkan pengobatan dan perawatan yang diperlukan. Menjangkau pasien rawat dalam. perlu ditegaskan diagnostik di bidang penyalahgunaan narkotik. atau di fasilitas keswa lain. Jakarta*. Ini menciptakan kulminasi dalam pembentukan konsep kesehatan jiwa masyarakat (keswamas). hal khusus. 3) Syarat-syarat untuk melaksanakan ketentuan tersebut dalam ayat (1) dan (2) ditetapkan oleh Menteri Kesehatan. Ini dituangkan dalam pernyataan-pernyataan di bawah ini. RS Umum dan Pushealth of the people. 1983). di bawah Gubernur/KDH tingkat I dan II di semua propinsi yang sudah mempunyai RS Jiwa Pemerintah (Pedoman Kerja BPKJM. yaitu "Kesehatan Jiwa (mental health) menurut faham ilmu kedokteran sekarang adalah suatu kondisi yang memungkinkan perkembangan fisik. alkohol dan substansi (obat) yang tercantum dalam PP DGJ (1984) dan ICD — 9/WHO. (e) Hubungan dengan pihak hukum dan pengadilan sangat erat. laporan dan tabulasi diterbitkan setiap tahun. pasien rehabilitasi. dan memperhatikan semua segi dalam penghidupan manusia dan dalam hubungannya dengan manusia lain. 1984 . yang kemudian meneruskannya kepada RS Ketergantungan Obat di Jalan Fatmawati. (f) Keterlibatan keluarga dan masyarakat dalam kesehatan jiwa sangat erat dan mendalam. (c) Perawatan dan pengobatan yang dimaksud itu harus disetujui oleh dokter/psikiater yang bertanggung jawab." kesmas). (a) Perawatan dan pengobatan bagi mereka yang terganggu berat dilakukan dalam RS Jiwa yang pada dasarnya tersedia di semua propinsi RI. Demikian pula visum et repertum psikiatrikum. yang berpusat pada Direktorat Kesehatan Jiwa. intelektuil dan emosionil yang optimal dari seseorang. (d) Semua perawatan pasien di RS Jiwa dan fasilitas kesehatan jiwa yang representatif di seluruh Indonesia dimonitor oleh Sistim Informasi Keswa. Puskesmas public are of the utmost importance in the improvement of the yang melaksanakan Proyek In tegrasi Keswa. khususnya karena menyangkut hak milik dan harta benda penderita. bahwa dokter/psikiater tersebut harus dapat membuat diagnosis tertentu seperti yang tercantum dalam buku Pedoman Penggolongan Diagnosa Gangguan Jiwa. sesuai dengan ilmu kesehatan jiwa. (d) Mempertinggi taraf kesehatan jiwa seseorang dalam hubungannya dengan keluarga dan masyarakat. 35. Perlu diketahui. dan pembentukan BPKJM (Badan Pembina Kesehatan Jiwa Masyarakat). fasal 3 Fasal ini memberitahukan tentang usaha-usaha pemerintah c. (b) Mengusahakan keseimbangan jiwa dengan menyesuaikan penempatan tenaga selaras dengan bakat dan kemampuan. Perkembangan itu berjalan selaras dengan orang-orang lain." (c) Mengenai informasi kepada masyarakat * Sistim ini meliputi DIPAM (Daftar Isian Pasien Mental) yang dikelola "Informed opinion and active participation on the part of the dengan teknik komputer. walaupun peraturan pelaksanaan Menteri Kesehatan yang dimaksud dalam fasal 32 hingga kini belum ditetapkan. (b) Perawatan dan pengobatan senantiasa dilakukan atas permintaan (tidak pernah atas paksaan). Bila dana tersedia. • Tentang Narkotik (UUNarkotik) Undang-Undang ini menjelaskan tentang materi narkotik." (b) Mengenai anak (pertumbuhan dan perkembangan) "Health development of the child is of basic importance. Ini berarti. Beberapa pokok yang khususnya menyangkut kesehatan dan kesehatan jiwa: Bab VIII: Pengobatan dan rehabilitasi korban penyalahgunaan narkotik dan usaha penanggulangannya. Ditkeswa (Direktorat Kesehatan Jiwa) telah mengeluarkan instruksi (1973) yang berlaku hingga sekarang: "Para penderita ketergantungan narkotik. 2) Pecandu narkotik yang telah cukup umur wajib melaporkan diri kepada pejabat yang telah ditunjuk oleh Menteri Kesehatan. (a) Mengenai konsep kesehatan "Health is a state of complete physical. Ini menandaskan sikap open door policy dalam pelayanan kesehatan jiwa. dan substansi (obat) dapat diterima untuk terapi dan rehabilitasi di semua RS Jiwa Pemerintah dan Swasta." Dalam hubungan ini. alkohol. terbitan Direktorat Kesehatan Jiwa. fasal 32. edisi 2 (berlaku 1984—1994). Makna kesehatan jiwa mempunyai sifat-sifat yang harmonis (serasi). 4 Cermin Dunia Kedokteran No. tapi dalam kenyataan sehari-hari semua penderita yang dikirimkan itu langsung menuju kepada dokter puskesmas/RS Umum terdekat.q. pasien ambulan (di RS Jiwa/fasilitas keswa. bila permintaan itu datang dari pihak masyarakat sesuai syarat-syarat yang berlaku untuk semua permintaan perawatan di RS Jiwa. menyangkut responsibility and accountability concepts yang merupakan bidang kepentingan bersama antara Psikiatri dan disiplin-disiplin yuridis/legal. • WHO Constitution Dokumen ini memberikan anjuran dan justifikasi suatu pendekatan holistik terhadap materi kesehatan manusia. Kebayoran Baru. Bab II Pemeliharaan kesehatan jiwa. Tindakan tersebut benar dan menjamin bantuan medik-psikiatrik yang tepat." Penjelasan mengenai fasal ini. 1) Orang tua/wali dari seorang pecandu narkotik yang belum cukup umur wajib melaporkan pecandu tersebut kepada pejabat yang ditunjuk oleh Menteri Kesehatan. Departemen Kesehatan. Bab III : Perawatan dan pengobatan Bab IV : Harta benda milik penderita Bab V : Penampungan bekas penderita penyakit jiwa Bab-bab dan masing-masing fasalnya memberitahukan hal. atau RS Jiwa Pemerintah terdekat. sebagai berikut : (a) Merpelihara kesehatan jiwa dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. mental and social wellbeing and not merely the absence of disease or infirmity.yang termaksud dalam fasal 2 UU Pokok-Pokok Kesehatan. (c) Perbaikan tempat kerja dan suasana kerja dalam perusahaan dan sebagainya. the ability to live harmoniously in a changing environment is essential to such development. Geneva lihat Lampiran). Depkes RI. (e) Usaha-usaha lain yang dianggap perlu oleh Menteri Kesehatan.

BERBAGAI KEGIATAN Orientasi Di hampir semua negara berkembang. — Adequate supply of safe water. (b) Content of Primary Health Care (Recommendation 5) The conference. ibukota Kazakh Soviet Socialist Republic di bawah sponsorship gabungan WHO dan UNICEF. dan dengan sendirinya taraf keswa dari individu-individu. 35. (h) Mengusahakan kerjasama yang mantap dan erat dengan bidang kesehatan masyarakat (public health). kenakalan remaja. bringing health care as close as possible to where people live and work. (j) Mengusahakan agar seluruh lapisan masyarakat (golongan ekonomi. demikian pula daya tahan keluarga dan individu menghadapi stres. and provision of essential drugs. (b) Dititikberatkan kepada upaya prevensi dan promosi. Tidak kurang dari 40 juta manusia di dunia menderita gangguan jiwa berat. gaya hidup yang kurang sehat. (d) Mengutamakan suatu kerjasama intersektoral. (b) Mencakup semua upaya yang dilaksanakan di masyarakat. tidak hanya terapi dan rehabilitasi. and basic sanitation. Baik yang dilaksanakan secara hospital based maupun ambulatory. — Promotion of mental health. berfungsinya keluarga. 1978 Konferensi ini diadakan pada tanggal 6 — 12 September 1978 di kota Alma Ata. semua dapat merupakan indikasi daripada disorganisasi sosial tertentu. narkotik dan substansi (obat). — Maternal and child health care. — Prevention and control of locally endemic diseases. Dengan demikian maka diikthiarkan agar pelayanan-pelayanan itumerupakan suatu sistim keswa yang komprehensif. usia. and constitute the first element of a continuing health care process. and not merely the absence of disease and infirmity. dan tertuju kepada intervensi kondisikondisi krisis. (e) Berupaya melaksanakan "kegiatan psikoterapi singkat" (brief psychotherapy). Sistim pendukung tradisional mengalami erosi. (f) Mengutamakan peran serta masyarakat. the family and the community with the national health system. — Immunication against the major infectious diseases. Ditambah keterbatasan dari sumber-sumber dana dan manusia yang ahli. Beberapa hasil penting perlu dikemukakan: (a) Declaration of Alma Ata. USSR. khususnya sektor kesehatan/kesehatan jiwa/pendidikan/kesejahteraan sosial/keagamaan/penerangan/keluarga berencana/dan sektorsektor lain yang ada relevansi dengan keswa. preventing and controlling them. dan sebagainya) dapat mengambil manfaat dari upaya keswamas. and of the overall social and economic development of the community. mental and social well-being. Stressing that Primary Health Care should focus on the main health problems in the community. including family planning. (g) Mengusahakan pendidikan keswa bagi pejabat/petugas di bidang-bidang pelayanan kemanusiaan (human services). Beberapa karakteristik lain yang melekat pada upaya keswamas adalah sebagai berikut: (a) Terutama sekali tertuju kepada kelompok-kelompok masyrakat (walaupun fokus terhadap individu tidak diabaikan. 1984 5 . kekerasan dan pengrusakan. Berbagai laporan tentang keretakan rumah tangga. scientifically sound and socially acceptable methods and technology made universally accesible to individuals and families in the community through their full participation and at a cost that the community and the country can afford to maintain at every stage of their development in the spirit of self-reliance and self-determination. It is the first level of contact of individuals. Kesehatan Jiwa Masyarakat (KESWAMAS) Sesuai dengan istilahnya. urbanisasi dan proses-proses lain yang berkaitan dengan itu) telah diketahui membawa serta akibat-akibat buruk terhadap struktur keluarga. — Appropriate treatment of common diseases and injuries. perubahan sosial yang cepat (sebagai hasil dari perkembangan ekonomi. di bawah nama kesehatan jiwa. retardasi mental dan gangguan Cermin Dunia Kedokteran No. jenis-jenis gangguan keswa. Kondisi-kondisi itu jelas akan menambah beban dari sistim pelayanan kesehatan yang sudah sangat besar beban rutinnya. maka kesehatan jiwa masyarakat merupakan (a) Suatu orientasi dalam keswa. industrialisasi. is a fundamental right and that the attainment of the highest possible level of health is a most important world-wide social goal whose realization requires the action of many other social and economic sectors in addition to the health sector. ancaman penyakit atau disabilitas sehingga peranan sosial mereka terganggu. (c) Diikhtiarkan agar ada suatu kontinuitas dari berbagai pelayanan (keswa. Recommends that primary health care should include at least: — Education concerning prevailing health problems and the methods of identifying. (i) Melaksanakan research epidemiologi keswa.(d) Mengenai tanggung jawab pemerintah "Government have the responsibility for the health of their people which can be fulfilled only by the provision of adequate health and social measures. dan kira-kira dua kali dari jumlah tersebut menderita gangguan jiwa akibat ketergantungan alkohol. but recognizing that these problems and ways of solving them will vary from one country and community to another. guna memperkokoh orientasi keswa mereka. It forms an integral part both of the country's health system. of which it is the central function and main focus. USSR. kesejahteraan dan sebagainya). sosial. (c) Primary Health Care Approach (Summary and Discussions 15) The conference considered primary health care to be essential care based on practical." • Alma Ata. maka dapat dikatakan bahwa jaringan pelayanan keswa perlu diperkuat dengan segera dan merata. Section I The Conference strongly reaffirms that health which is a state of complete physical. — Promotion of food supply and proper nutrition.

merupakan bidang yang belum cukup dinilai. sleep tanggung jawab. sedang. Diantaranya: • Segi sosio-kultural Dasar-dasar genetik manusia tidak berubah dalam 50. dan kadang-kadang juga pasien menggunakan dosis yang diharuskan (patient complianstruktural antara kondisi organo-biologik dan keadaan sosio. 1984-1989. dan tergantung dari lokasinya. berbagai upaya prevensi stres dan krisis bukan merudari seluruh morbiditas umat manusia dan tidak dapat diabai. stres dan keretakan marital. dan hal-hal lain yang berkaitan).pakan lembaga yang fantastis. Oleh sebab itu. yang merupakan dimensi baru dalam pelayanan kesehatan jiwa. an segera di RS Jiwa atau klinik Psikiatri untuk pengobatan Segi organobiologik intensif. Dugaan mengenai jumlah pasien gik yang mengancam dapat dikurangi tarafnya. dan substansi/obat lain). dokter. implikasinya. yang setiap indidari 200 juta manusia yang menderita gangguan tersebut se. Penderita epilepsi di dunia gaimana stres itu dapat diatur dan diarahkan agar psikopatoloditaksir berjumlah 15 juta. Bimbingan psikoterapeutik kemudian menjadi ilmiah dari berbagai kegiatan yang dilaksanakan di masinglangkah berikutnya yang layak dilaksanakan. Akan tetapi. ** Kusumanto Setyonegoro. disiplin psikologi klinik. antropologi medik dan lain-lain masih perlu melaksanakan telah berubah dengan sangat radikal dan fenomenal. Khususnya mengenai bidang litasi yaitu eklektik-holistikDetail-prinzip dan Ganzheit-prinzip psikofarmakologi. lah kondisi stres. kondisi mental emosional dari gambaran manusiawi yang mulai Kota Jakarta yang berpenduduk 6 juta. misalnya Demikian pula di bidang prevensi melalui Upaya Bina Kes* WHO 7th Programme of Work. melainkan sumber-sumber kan baik di dunia berkembang atau maju. terapi dan rehabilitasi kofarmakologi. klinik-terapeutik.mantap. serta relevansi dan korelasinya terhadap kondisi Landasan dasar dari pendekatan prevensi. • Segi psiko-edukatif Merupakan salah satu segi yang sering diabaikan oleh seorang uji coba klinik (preklinik. dan mengamalkan pengetrapan menyeluruh secara bersif. Dengan demikian. • 6 Cermin Dunia Kedokteran No. Dokter/psikiater. antidepremadai.000 hing. tendensi untuk berorientasi pada penyakit integratif farmakoterapi dan psikoterapi serta implikasiperlu dijadikan satu dengan observasi klinik dan humanistik. bidang neurofisiologi. terapi dan rehabimental emosional individual. 35. Memang benar. Perhitungan untuk penderita neurotik dan lain-lain Kedokteran biologik memperhatikan secara mendalam bidangdengan sendirinya jauh lebih besar. Tapi. metodik neurofisiologi (EEG.bunuh-diri. polygrams.ce)? Bagaimana perbandingan faktual antara efek dan efek sampingan? kultural yang berkembang.upaya yang lebih banyak dan mendalam. Dengan demikian pula. phronia. masing. pengaruh obat terhadap daya ingat (memory). of Mental Health. kita dapat melainkan juga di bidang kedokteran lainnya. Promotion and Protection mawas (BP KJM: Badan Pembina Kesehatan Jiwa Maysarakat). tetapi yang justru dipentingkan dalam praktek keswa. tidak kurang mempresipitasi suatu keadaan gawat darurat. mekanisme dasar (dengan masing-masing hipodengan mengetahui pendalaman ilmiah pendukung secara metesis mengenai khasiat dan mekanisme neuroleptik. Segi-segi organobiologik.000 tahun perjalanan evolusinya. pendekatan Teknologi medik. Disertasi FKUI1967. 10% di antaranya perlu perawat. Akan tetapi.• Terapi integratif dari psikoterapi. disiplin perawatan. 1984 . rekontruksi sejarah evolusi itu. ansietas.kultural dari peristiwa-peristiwa seperti bunuh-diri. diperhitungkan gangguan jiwa berat (psi.** rehabilitasi. problematik umat manusia. Ia merupakan peristiwa yang bervariasi.bingan sosial-lingkungan tetap merupakan suatu tantangan benya lingkungan sosio-kultural tempat ia hidup dan berkembang sar. • Penilaian komparatif dari satu jenis terapi dibandingkan jeSalah satu faktor sosio-kultural yang umum diketahui adanis terapi lain. tidak saja di bidang keswa. Berbagai hubungannya diketahui. stres dan golongan sosio-ekonomik.awam. biokimia. pasien dan dokter dapat dicatat berbagai perilaku khusus yang Prospek masa depan (penelitian. depresi serta frustasi merupakan kondisikan yang relatif ringan (neurotik) antara 40—60 per mil. Pendekatan eklektik-holistik dalam Ilmu tetap menunggu penjabaran dan penelitian yang lebih luas dan Psikiatri di Indonesia dengan minat khusus kepada Masalah Schizo. perhatian makin berkembang karena perlu diusahakan agar dua prinsip itu terjalin secara integratif relevansinya yang langsung dengan upaya terapi dan dan sistematik. sebalik.antara stres dan penyakit. pengetrapan praktis) indikatif. serta baorganik lain dari susunan saraf pusat. percobaan kotik) berjumlah 1—3 per mil dari seluruh penduduk. psiko-edukatif dan sosio-kultural Oleh sebab itu. diperhitungkan ada makin luas diketahui serta diakui di kalangan profesional atau 6—18 ribu penderita psikotik. dan lain-lain). masing unit pelaksana dari RS Jiwa dan Fasilitas Keswa di seluruh Indonesia. sub-bidang tertentu seperti klasifikasi obat perlu dipertemukan masing-masing relevansi dan korelasinya psikofarmaka. hal seperti itu akan • Efektivitas terapi yang dilaksanakan sering merupakan bimenambah penilaian perspektif kita terhadap hakekat dang yang sulit dinilai secara pasti. terdapat unsur spekulasi dalam upaya me. semuanya merupakan bidang perhatian yang sehingga kejadian-kejadian dalamproses relasi-interrelasi antara serius. elektroensefalografi. farmakoterapi dan bimga 100. dengan gangguan jiwa yang relatif ringan (neurotik) itu Contoh lainnya yaitu krisis. evoked potentials. stres dan lingkungan. Dengan sendirinya makna sosioDi Indonesia.vidu atau keluarga dapat memberikan formulasinya masinghingga efisiensi kerja atau hidupnya merosot. dan psiPendekatan prevensi. gangguan kesehatan jiwa merupakan bagian yang cukup besar Jadi. Apakah benar mengetahui hubungan fungsional. proses diagnostik dipermudah dan Pelayanan keswa secara kontinu memperhatikan landasan dipertajam.* suportif yang sangat realistik.

diantaranya: hukum. Observasi longitudinal dari upaya kesehatan di Indonesia agaknya cukup memberi petunjuk ke arah tersebut. defects of nutrition are thought to play an important role. delusions. Tujuan umum lainnya terarah kepada inkorporasi dan pemantapan pengetahuan keswa di pelayanan kesehatan umum dan berbagai segi perkembangan sosial. and restlessness. disorientation. uji-klinik psikotropik. alcoholic A syndrome of prominent and lasting reduction of memory span. Diantaranya. sosi-ekonomi dan lain-lain. peralatan. Semarang. Tujuannya agar dalam setiap propinsi terdapat satu RS Jiwa Pemerintah. fear. notably visual and tactile. penegakkan hukum. In some of these states. 3) Penataran dan spesialisasi khusus dilaksanakan secara kontinu. Bila kebutuhannya mendesak. pendidilcan keahlian psikiatri (lamanya 3—4 tahun) dapat dilaksanakan di Fakultas Kedokteran Universitas Negeri di Medan. Secara rutin penghimpunan data berdasarkan DIPAM (Daftar Isian Pasien Mental) dilaksanakan sejak 1971. alkohol dan sub-. suatu program sangat terikat pada berbagai kondisi faktual seperti dana. occurring in alcoholics as the Cermin Dunia Kedokteran No. mental dan sosial yang relevan terhadap problematik kesehatan perlu dipertajam dan diperjelas secara spesifik. Yang sekarang diperlukan berupa suatu sense of commitment dan sense of precision dalam membimbing dan mengarahkan pelayanan kesehatan pada umumnya di mana pelayanan keswa merupakan suatu unsur yang integral. Section V 291 Alcoholic psychoses Organic psychotic states due mainly to excessive consumption of alcohol. pasien berobat jalan. Lampiran: ICD — 9. 1984 7 . sejak 1980. khususnya bila terdapat berbagai hambatan dari sumber-sumber dana. pengadilan. Visum et Repertum Psikiatrik. Kegiatan penelitian meliputi berbagai upaya survai epidemiologik.1 Korsakov's psychosis. Implementasi dari program itu dengan sendirinya juga bergantung kepada teknologi medik-psikiatrik yang tersedia. withdrawal of alcohol can be of aetiological significance. terapi. maka upaya keswa swasta dianggap dapat membantu program pemerintah. Undang-undang pokok Kesehatan 9/1960 dan UU Kesehatan Jiwa 3/1966 nyata benar saling melengkapi dan menyempurnakan. stansi (obat dan lain-lain). tremor and sometimes fever. Demikian pula permasalahan yang terikat pada penyalahgunaan narkotik. ahli psikologi. Problematik fisik. characterized by clouded consciousness. dan dikuasai oleh masingmasing bidang prevensi.0 Delirium tremens Acute or subacute organic psychotic states in alcoholics. illusions. Alcoholic delirium 291. secara perlahan-lahan pelayanan kesehatan umum dapat letih optimal memanfaatkan berbagai kemampuan dan kemungkinan (potentialities) yang diteliti dan diamalkan di bidang kesehatan jiwa individual maupun masyarakat. Bandung. dalam menilai dan menghadapi permasalahan keswa/keswamas. Puskesmas. konvulsif dan disabilitas motorik lainnya). 4) Integrasi keswa di Pelayanan Kesehatan Umum* (RS Umum. Yogyakarta dan Surabaya. disamping konsultasi periodik (diantaranya: tentang proyek "gelandangan psikotik" dan "pasung"). Tambahan pendidikan di luar negeri bila perlu tetap dipertimbangkan. khususnya di bidang mental-emosional dan neurologik tertentu (seperti: ancaman gangguan serebrovaskular. Interface dan kerjasama dengan berbagai disiplin di luar kesehatan jiwa merupakan bidang kegiatan baru. Ini bila dianggap layak ditinjau dari sudut demografi. sleep studies. juga disediakan RS Jiwa Pemerintah lain/tambahan di Propinsi yang sama. Training and Services. Penataran periodik dilaksanakan bagi para perawat. serta fasilitas struktural yang tersedia. 1) Berfungsinya Direktorat Kesehatan Jiwa sebagai WHOSEARO Collaborating Centre in Research. sesuai pengarahan Ka-Kanwil propinsi masing-masing. dan pasien rehabilitasi. MASA DEPAN Perspektif masa depan dari psikiatri dan kesehatan jiwa sekarang diliputi oleh kemantapan kepercayaan. 2) Pembentukan dan pembinaan suatu jaringan RS Jiwa Pemerintah yang makin merata dianggap sebagai suatu kebutuhan. ahli pekerjaan sosial dan para administrator keswa. 5) Penelitian dan penghimpunan data. terapi dan rehabilitasi. Dalam hubungan ini. teknologi dan lain-lain. dan lain-lain. hallucinations of any kind. dan diusahakan agar dapat dilaksanakan seluruhnya di dalam negeri. Jakarta. UndangUndang Narkotik nomor 9/1976. sumber daya manusia ahli. tetap merupakan fokus yang besar. Berbagai proyek prevensi dan promosi keswa ditunjang untuk dilaksanakan. Sikap indifference dan indefinite terhadap kesehatan jiwa dalam era di mana "sumber daya manusia" diutamakan sudah tidak lagi memadai. merupakan salah satu indikator kesungguhan hati dari Pemerintah RI (Depkes RI) dan pihak Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Pengembangan Bina Keswamas (BP KJM: Badan Pembina Kesehatan Jiawa Masyarakat) dilaksanakan terus dengan mengundang peran•serta dari semua sektor yang relevan. dan masing-masing implikasinya. including striking loss of recent memory. 35. Excludes: alcoholism without psychosis (303) 291. sejak 1975). tetap dijalankan terus sehingga tercapai sasaran untuk meliputi 10% dari RS Umum (tipe C/D) dan Puskesmas. Salah satu tujuan umum agar permasalahan yang ada dibatasi/dikurangi. rehabilitasi dan prevensi perlu diindentifikasi dan dilimitasi secara positif. bahwa segi mental-emosional dari pelayanan kesehatan akan diperhatikan dengan lebih memadai.PROGRAM Sebagaimana lazimnya. disordered time appreciation and confabulation. Upaya diagnostik. Dengan demikian. meliputi pasien yang dirawat. mengenai hal-hal * Publikasi: Integrasi Kesehatan Jiwa di Puskesmas seperti KUHAP.

0) 291.sequel to an acute alcoholic psychosis [especially delirium tremens] or more rarely in the course of chronic alcoholism.2 Pathological drug intoxication 291. Some of the syndromes in this group are not as severe as most conditions labelled "psychotic" but they are included here for practical reasons. dystonias] expected brief psychotic reactions to hallucinogens ["bad trips"] (305. not due to excessive consumption and without conspicuous neurological signs of intoxication.1 Paranoid and/or hallucinatory states induced by drugs States of more than a few days but not usually of more than a few months duration. gastrointestinal and muscular complaints. Use additional E Code to identify the drug and also code drug dependence (304. metabolic or other systemic disturbance and are generally reversible.–) taking the form of chronic hallucinosis with clear consciousness in an alcoholic 291.–) and paranoid states (297. disorientation. if so also make the appropriate 304 coding. illusions and often vivid hallucinations. If dependence is associated with alcoholic psychosis or with physical complications.0) 291.g.2 Other alcoholic dementia Nonhallucinatory demential occurring in association with alcoholism but not characterized by the features of either delirium tremens or Korsakov's psychosis.0 Drug withdrawal syndrome States associated with drug withdrawal ranging from severe. 8 Cermin Dunia Kedokteran No. infectious.8 Other alcohol withdrawal syndrome Excludes: delirium tremens (291. Use additional code to identify the associated physical or neurological condition. notably of the amphetamine and LSD groups. 35. Excludes: Confusional state or delirium superimposed on senile dementia (298.-) arteriosclerosis (290. lasting hours or days. resulting from taking alcohol. predominate. tremor. Excludes: simple drunkenness (305. 292 Drug psychoses Syndromes that do not fit the descriptions given in 295–298 ( nonorganic psychoses) and which are due to consumption of drugs [notably amphetamines. Depressive and paranoid symptoms may also be present but are not the main feature. 292.0 (delirium tremens) to less Acute: Acute: delirium psycho-organic syndrome infective psychosis psychosis associated with endoorganic reaction postcrine. Alcoholic dementia NOS Chronic alcoholic brain syndrome 292. both should be coded. These are regarded as individual idiosyncratic reactions to alcohol. Alcoholic polyneuritic psychosis Excludes: Korsakov's psychosis: NOS (294. brief psychotic states of any type. paranoid type (295. which take the form of acute. with slight or no clouding of consciousness and much anxious restlessness in which auditory hallucinations.0) 291.-) if present. Excludes: schizophrenia (295. They are usually due to some intra-or extracerebral toxic.8 Other 292. Excludes: physiological side-effects of drugs [e. It is usually accompanied by peripheral neuritis and may be associated with Wernicke's encephalopathy. Alcoholic paranoia Excludes: nonalcoholic paranoid states (297. psychic and usually also physical. tolerance may or may not be present.3) Individual indiosyncratic reactions to comparatively small quantities of a drug. barbiturates and the opiate and LSD groups] and solvents. and there may be anxiety and restlessness. 292.–) states following LSD or other hallucinogens. A person may be dependent on alcohol and other drugs.9 Unspecified Alcoholic: mania NOS psychosis NOS Alcoholism (chronic) with psychosis 293. 1984 . of the above type. and sometimes to avoid the discomfort of its absence.4 Pathological drunkenness Acute psychotic episodes induced by relatively small amounts of alcohol.5 Alcoholic jealousy Chronic paranoid psychosis characterized by delusional jealousy and associated with alcoholism.9 Unspecified 293 Transient organic psychotic conditions States characterized by clouded consciousness. metabolic or cerebro traumatic organic vascular disorder psychosis Epileptic: confusional state twilight state 303 Alcohol dependence syndrome A state.4) senility (290.3) 292.3) 291.–) schizophrenia. associated with large or prolonged intake of drugs. anxiety.0) nonalcoholic (294.0 Acute confusional state Short-lived states. Auditory hallucinations usually predominate. Excludes: the described fonditions with confusion or delirium (293.3 Other alcoholic hallucinosis A psychosis usually of less than six months' duration. characterized by behavioural and other responses that always include a compulsion to take alcohol on a continuous or periodic basis in order to experience its psychic effects. and mild disorientation and memory disturbance. confusion. lasting only a few days or less [''bad trips"] (305. as specified for alcohol under 291. mostly of voices uttering insults and threats. restlessness..0) severe states characterized by one or more symptoms such as convulsions.3) dementia due to: alcohol (291.

psychic and sometimes also physical. Drunkenness NOS "Hangover" (alcohol) Excessive drinking of alcohol Inebriety NOS NOS Excludes: alcoholic psychoses (291. Dependence is included here rather than under 304.O. characterized by behavioural and other responses that always include a compulsion to take a drug on a continuous or periodic basis in order to experience its psychic effects. Tolerance may or may not be present.—) drunkenness NOS (305.—) physical complications of alcohol. such as: cirrhosis of liver (571. When drug abuse is secondary to a psychiatric disorder.0 Morphine type Heroin Methadone Opium Opium alkaloids and their derivatives Synthetics with morphine-like effects 304.0) physical complications of alcohol. Excludes: nondependent abuse of drugs (305.0) poisoning by drugs or medicaments (960—979) alcoholic psychoses (291. in doses above or for periods beyond those normally regarded as therapeutic. Excludes: alcohol dependence syndrome (303) drug dependence (304.2) epilepsy (345. —) and that he has taken on his own initiative to the detriment of his health or social functioning.—) 305. resulting from taking a drug.6 Other Absinthe addiction Excludes: Glue sniffing Psilocybin Methylphenidate 304. for whom no other diagnosis is possible.—) gastritis (535.—4drug withdrawal syndrome (292. Box 3105 Jakarta 10002 305 Nondependent abuse of drugs Includes cases where a person.Acute drunkenness in alcoholism Chronic alcoholism Excludes: Dispomania 304.1 Tobacco Cases in which tobacco is used to the detriment of a person's health or social functioning or in which there is tobacco dependence. such as: cirrhosis of liver (571.0 Alcohol Cases of acute intoxication or "hangover" effects.9 Other. 305.1 Barbiturate type Barbiturates Nonbarbiturate sedatives and tranquillizers with a similar effect: chlordiazepoxide diazepam glutethimide mepr obamate 304.2 Cannabis 305.3) 305.8 Antidepressants 305.2 Cocaine Coca leaves and derivatives 304. A person may be dependent on more than one drug. 3 Hallucinogens Cases of acute intoxication or "bad trips.2) epilepsy (345.9 Unspecified Drug addiction NOS Drug dependence NOS Untuk segala surat-surat. and sometimes to avoid the discomfort of its absence. 1984 9 . has come under medical care because of the maladaptive effect of a drug on which he is not dependent (as defined in Cermin Dunia Kedokteran No.6 Cocaine type 304.3) 304 Drug dependence A state.8 Combinations excluding morphine type drug 304.5 Morphine type 305.7 Amphetamine type 305.7 Combinations of morphine type drug with any other 304.5 tobacco dependence (305. — because tobacco differs from other drugs of dependence in its psychotoxic effects.4 Amphetamine type and other psychostimulants Phenmetrazine Hallucinogens LSD and derivatives Mescaline 304.—) gastritis (535.3 Cannabis Hemp Hashish Marijuana 305." LSD reaction 305. mixed or unspecified "Laxative habit" Misuse of drugs NOS Nonprescribed use of drugs or patent medicinals 304. pergunakan alamat : Redaksi Majalah Cermin Dunia Kedokteran P.1) 304.4 Barbiturates and tranquillizers Cases where a person has taken the drug to the detriment of his health or social functioning. 35. code the disorder. Tobacco dependence 305.

yang meninggal telah meminum air dari pompa yang sama itu.M. Teori ini yang bermula pada zaman Hippokrates menyatakan bahwa bahan yang beracun ini timbul dari tanah dan disebarkan oleh angin. Depkes RI PENDAHULUAN Sejarah kedokteran membuktikan bahwa usaha pencegahan ternyata lebih berhasil dari pada usaha pengobatan. Pada saat berkecamuknya perang Krimea (1853. muntah dan diare yang hebat. Pada tahun 1847. Direktorat Kesehatan Jiwa. peristiwa digunakan sebagai pola raga (model) dari upaya pencegahan dalam arti yang sesungguhnya. ketahui adanya vibrio cholerae. terutama kepada orang yang se kamar atau bangsal yang padat sehingga mudah terjadi penularan. 35. paratifus. Jauh sebelum diterimanya teori kuman. Setelah usaha itu pada tahun 1800. orang yang tinggal bersama belum tentu tertular.Upaya Pencegahan Dalam Kesehatan Jiwa Dr. kematian ibu yang melahirkan telah berkurang menjadi sepertujuh dari angka pada tahun 1750. dan dapat diduga juga berlaku untuk banyak kondisi penderitaan manusia lainnya termasuk gangguan dan penyakit jiwa. seorang dokter Dinas Kesehatan Kota London telah mengamati dengan cermat pecahnya dan penyebaran wabah penyakit kolera di tengah kota London abad pertengahan di mana persediaan air minum diambil dari pompa air di tengah jalan. ia mengambil kebijaksanaan untuk menanggalkan batang pompa air itu dan membuangnya sehingga penduduk tidak lagi dapat mengambil air minum dari padanya. tuberkulosis. Ternyata kampanye untuk memelihara kebersihan dan menghilangkan bau busuk. demikian juga angka kejadian penyakit tifus abdominalis. sedangkan kasus penyakitnya tersebar luas di tengah kota London dan sebagian besar meninggal. Hal ini memang berlaku untuk penyakit infeksi dan gangguan gizi. namun tidak urung sangat mempengaruhi jalan pikir para dokter ahli jiwa di kemudian hari untuk menggunakan daya analisa 10 Cermin Dunia Kedokteran No. pada abad ke-18 dan awal abad ke-19. Para pendukung teori miasma beranggapan bahwa jalan untuk mencegah penyakit ialah dengan mengubah lingkungan dan menyingkirkan sumber miasma itu. Sejak saat itu. demam kuning. John Snow mengambil kesimpulan bahwa penyakit itu ada hubungannya dengan air pompa itu yang tercemar dari sumbernya di Sungai Thames. serta mengusahakan kampanye kebersihan dan pembuangan sampah sebagai usaha terbaik untuk pencegahan terhadap penyakit. Penduduk yang bermukim di dekat paya-paya sangat rentan terhadap gas metan sehingga dapat timbul penyakit panas yang kemudian dikenal sebagai penyakit malaria (udara yang busuk). John Snow. Gerakan kesehatan masyarakat pada mulanya memang berusaha menyelenggarakan sanitasi lingkungan untuk mencegah penyakit. Tindakannya merupakan satu upaya pertama dari pencegahan dalam Kesehatan Masyarakat. Tumpukan sampah dan tergenangnya air kotor dianggap sebagai bahan berbahaya dan dapat mencemari air minum. 1984 . Teori miasma beranggapan bahwa tanah yang dicemari oleh sampah memberikan miasma ke udara dan dapat menyebabkan timbulnya penyakit infeksi yang gawat. Pada waktu itu belum di. kolera dan kematian bayi telah dapat ditekan lebih drastik. Oleh sebab itu. Florence Nightingale dengan profesi sebagai perawat telah menyatakan bahwa penyakit cacar tentu terdapat penyebab pertamanya yang kemudian menyebar dan menyerang secara berantai kepada orang -lain. Roan DPM Kepala Sub Direktorat Pencegahan dan Peningkatan Kesehatan Jiwa. Pola raga yang telah disebutkan walaupun sangat berorientasi pada ilmu kedokteran fisik. ngan gerakan penyingkiran "miasma" memberi basil yang amat besar. W. Setelah itu maka angka kejadian penyakit kolera di Tengah Kota London reda. para ahli sanitasi dan humaniter Eropah dan Amerika telah menyatakan bahwa semua bau busuk atau tumpukan sampah merupakan sebab dari semua penyakit.1856). Penyakit kolera digambarkan olehnya dengan gejala pada saluran cerna. yang pada zaman itu dikenal de.

Pertama. Sekitar menghadapi permohonan cerai dengan bukti yang mengtahun 1920 penderita demensia paralitika ini berjumlah antara hubungkan pecahnya satu perkawinan dengan gangguan psi8 – 10% dalam RS Jiwa. Para sarjana sejak saat itu telah mengenal 3 jenis upaya BATASAN TENTANG PENCEGAHAN DALAM KESEHAT. yang lebih jarang. Usaha ini yang berpaya di daerah tropik dan subtropik.sebanyak mungkin adanya ketidakmampuan penderita akibat an sebagai penyebabnya ialah kuman malaria yang dibawa gangguannya itu sehingga penderita masih dapat menggunakan oleh nyamuk jenis tertentu. Upaya psikologik ini hui hal ihwalnya -. dan dengan demikian upaya pencegahannya da. ngambil penyakit malaria sebagai contoh. contohnya memberikan kaca pengaman bagi para pekerja yang Dengan menambah zat ini dalam makanannya praktis gang. sudah terlambat dan tidak lagi mudah dilaksadua jenis gangguan itu kebetulan disebabkan oleh faktor or. ialah upaya untuk menurunkan kerentanan seseorang terhadap satu stres tertentu. dengan harapan agar gangguannya cepat semmudian menimbulkan suatu gangguan atau penyakit. Contohnya pada sejumlah anak umur 6 yang lelah.John Snow itu untuk meneliti angka kejadian gangguan dan banyak gangguan dan penyakit jiwa tidak diketahui penyebabpenyakit jiwa.nya. upaya ini merupakan usaha agar suatu AN DAN KESEHATAN JIWA Beberapa konsep dalam upaya kesehatan patut dikemuka. (2) Tahap perkembangan tertentu (milestone approach).karena faktor psikologik dan bukan faktor biologik. vitalitas atau kekuatan. pengolahan ini memembuat kemungkinan kecelakaan lebih besar. taraf ketahanan terhadap kelelahan.masa kritik ini. konsultasi yang diberikan kepada para ahli hukum yang sering angka kejadian demensia paralitika dapat diturunkan. Kegagalan dalam upaya ini dan melewati lam waktu 50 tahun terakhir ini dengan cara pecegahan. dan hingga dapat dilaksanakan pengobatan yang segera.meninggalnya orangtua atau akan datangnya ujian.pencegahan. 1984 11 . pola genetik. merupakan upaya untuk mengemment" aspek yang memberi tekanan fisik atau psikolobangkan teknik untuk menemukan secepatnya masalahnya segik.(1) Seluruh penduduk (total population) dalam satu masyaraduduknya. daDengan membuat cara pikir yang sama dapat ditinjau ten. Contohnya suatu upaya pendidikan kesehatan atau kesehatan jiwa masyarakat melalui media massa. Penyakit kedua yang dapat diatasi terkena debu tambang yang berbahaya. suatu psikosa upaya menghadapi krisis (crisis intervention) seperti organik oleh karena infeksi sifilis. Upaya ini (3) pengenalan dari penyebab atau "agent" . suatu kondisi karena kekurangan niasin dalam makanannya. Pengemudi berikan pengolahan. maka dapat di (3) Pencegahan tarsier. kan di sini untuk memberikan landasan pengertian tentang Misalnya vaksinasi terhadap cacar merupakan satu upaya pembahasan dalam tulisan ini. Kelompok penduduk perlu dingan mengolah calon penderita yang akan diserang. yang akan berguna untuk dirinya atau masyarakatnya pada Sedikitnya 2 jenis gangguan jiwa telah dapat dihapuskan da.umum.nakan pembentukan kepribadian.psikologik untuk mencegah terjadinya. Oleh sebab itu. Pencegahan dapat disamakan dengan usaha rehabilitasi. Dalam upaya pencegahan perlu dipikirkan tentang siapa seterhadap malaria secara teoritik dapat dilaksanakan debagai penerima dari upaya ini. Dengan ditemukannya pe. hapus paya tempat nyamuk itu berkembang. dan sebagainya.gangguan atau penyakit tidak akan timbul sama sekali. mudian kondisi jalan raya (permukaannya).masa mendatang. . lebih Cermin Dunia Kedokteran No. membuat nyamuknya tidak berdaya dan meng. Kelompok risiko tinggi lainnya ialah dijumpai lagi gangguan tersebut. ganik. Ke. juga penyebabnya. 35. identifikasi agar supaya efisien dan efektif. upaya nya. Dalam kesehatan jiwa secara dramatik ialah demensia paralitika.kat.lam upaya ini dipilih kelompok penduduk tertentu untuk ditang peristiwa kecelakaan kendaraan bermotor. penting untuk meneliti unsur yang mempenga. dapat diharapkan. Jadi pencegahan terhadap malaria harus disebutkan pendekatan terhadap : berhasil bila ada upaya meningkatkan ketahanan para pen.seperti tentang kesehatan umumnya.menggunakan sinar las atau para pekerja di tambang agar tidak guan ini dapat dihilangkan.pola atau urutan sebenarnya dapat disamakan dengan upaya pengobatan atau peristiwa dari lingkungannya yang memberi sties dan keupaya kuratif. yaitu nyamuk (dengan kumannya). mabuk atau mengemudikan kendaraan terlalu cepat tahun semasa mereka memasuki sekolah. merupakan usaha untuk meringankan sebutkan bahwa seseorang penderita memang mempunyai kerentanan tertentu terhadap penyakit tersebut. namun kini praktis sudah tidakpernah kiatrik di kemudian hari. Kebanyakan gangguan jiwa terjadi oleh suatu penyakit.agar belajar dan mendapatkan pengetahuan yang semestinya. Masa ini merupakan masa kritik dalam perkembangan seUsaha mengurangi kecelakaan ditujukan pada ketiga unsur seorang sehingga olehnya dapat diciptakan seorang manusia tersebut di atas. (1) Pencegahan primer. (2) pengenalan tentang ciri lingkungannya atau "environ(2) Pencegahan sekunder. Namun demikian. secara garis besar dapat dibagi dua. cuaca atau cahaya. yang paling kisah masa lalunya. sesedikit mungkin menimbulkan sequelae. Ke. Upaya nyebab penyakit sifilis dan pengobatannya dengan penisilin. yang tumbuh dalam daerah sisa kemampuannya untuk menolong dirinya sendiri. dewasa ini sedang diusahakan suatu rangkaian usaha ruhi : (1) unsur individu yang rentan atau "host" yang perlu diketa. kemudi. Kedua. Dalam hal ini dapat atau lingkungannya. sehingga metoda pencegahan dengan cara biologik tidak pat direncanakan dan dilaksanakan dengan lebih berhasilguna. (3) Kelompok penduduk dengan risiko tinggi (high risk group). menurunkan faktor stres pada sumbernya. Kondisi mobil rupakan satu transisi dalam membaca perubahan pada mereka itu sendiri sebagai penyebab (agent) telah dibuktikan juga. Dalam meninjau perkembangan pencegahan primer. Mebuh. Yang pertama ialah Gangguan psikotik karena pelagra.

khu. Jiwa No. akan sangat bermanfaat digunakan. perbaikan tempat kerja dan suasana kerja dalam perusahaan dan sebagainya sesuai dengan ilmu kesehatan jiwa. dipusatkan dalam satu lembaga tertentu. putera-puterinya sudah mencapai umur 18 th dan siap meIlmu pengetahuan komputer ninggalkan mereka untuk menuntut pendidikan yang lebih tinggi. Ilmu pengetahuan biding sosial. mengusahakan keseimbangan jiwa dengan meyesuaikan kecuali dapat diminta semua informasi atau angka tentang penempatan tenaga selaras dengan bakat dan kemampuankesehatan jiwa. mencapai tingkat yang memadai.dikerahkan. epidemiologi timal dari seseorang dan perkembangan itu berjalan selaras dedeskriptif berhubungan erat dengan demografi dan ekologi ngan orang lain. Dari pusat tersebut b. maka kita mencoba untuk meneliti Upaya kesehatan jiwa di Indonsia pada umumnya didasarkan penyebarannya agar dapat mengidentifikasi penyebabnya." arch. 3 tahun 1966 yang menjelaskan sebagai berikut : maka upaya ini disebut epidemiologi analitik. Dengan demikian.berusaha untuk mengarahkan upaya kesehatan jiwa yang secara sunya upaya pencegahannya. Dengan demikian c. dan epidemiologi experimental sering tidak Mengenai bidang khusus yang menjadi perhatian dan dapat dibedakan dari evaluasi program. dan memperhatikan semua segi dalam ke. Depkes RI telah pologi dan sosiologi dengan sendirinya merupakan sumbangsih yang sangat besar dalam pengembangan kesehatan jiwa. Bila analisa ter."Kesehatan Jiwa (Mental Health) menurut faham ilmu sebut dapat dicoba dalam suatu program untuk mempelajari kedokteran pada dewasa ini adalah satu kondisi yang mekebenaran dari penyebab itu. motivasinya. segala informasi akan di dapatkan dengan mudah dan dengan d. 1984 . Epidemiologi analitik erat hubungannya dengan harmonis (serasi). dengan demikian lebih memajukan dan melitas kesehatan dan kesehatan jiwa. kita memasuki bidang PROGRAM USAHA PENCEGAHAN KESEHATAN JIWA epidemiologi deskriptif. Bagi orangtua yang an. dimana ilmu dan sarana komunikasi sudah masyarakat itu sendiri. Direktorat Kesehatan Jiwa. Makna kesehatan jiwa mempunyai sifat yang manusia. budayanya dan projeksi ke masa depan.pekerja yang sudah menghadapi pensiun. Ilmu Pengetahuan Sosial e. Dengan demikian menningkatkan efisiensi. Alat ko. pekerja. antro. telah memberikan dukungan yang begitu besar terhadap informatika dan informasi bagi manusia dalam waktu BERBAGAI ILMU PENGETAHUAN YANG MENDUKUNG singkat dan cara yang relatif sangat mudah. maka kita memasuki bidang mungkinkan perkembangan fisik. mempertinggi taraf kesehatan jiwa seseorang dalam hubungsendirinya akan melancarkan upaya lain yang tertuju. tetapi juga kelompok dan organisasi masyarakat serta Pada saat ini. faktor penentu dari prevalensi penyakit. memelihara kesehatan jiwa dalam pertumbuhan dan perkembangan anak-anak. UPAYA PENCEGAHAN Teknologi transportasi Paint dikemukakan di sini beberapa kondisi dan ilmu peKemajuan teknologi terutama teknologi transportasi telah ngetahuan yang sampai saat ini dapat diinkorporasikan dalam memberikan kemudahan bagi penduduk untuk mencapai fasiupaya pencegahan. Dalam mempelajari faktor penentu dari DI INDONESIA penyebaran itu. Sejak tahun 1971. sasaran dari upaya kesehatan jiwa disebutkan bahwa : Sistem Infonnasi Kesehatan Jiwa Dalam bidang kesehatan jiwa usaha pemerintah meliputi : Suatu cara pencatatan informasi tentang kesehatan jiwa yang a. usaha lain yang dianggap perlu oleh Menteri Kesehatan. Extensifikasi dari pelayanan kesehatan jiwa itu menjadi permulaan dari suatu "gerak extra-mural" sehingga pikirnya. an pesatnya. intelek dan emosi yang opepidemiologi experimental. annya dengan keluarga dan masyarakat. khususnya psikologi. seluruh tenaga ahli kesehatan kesehatan sudah dapat dilaksanakan dengan lebih mudah. Dalam mempelajari penyebaran dari penyakit atau gangguan. dukung kecepatan pencapaian fasilitas sehingga upaya penceEpidemiologi gahan para penderita dan yang perlu ditangani masalah gangguEpidemiologi ialah ilmu yang mempelajari penyebaran dan annya dapat cepat diatasi. dokter perawat. Semua ilmu pengetahuan ini pada rutin terikat pada Rumah Sakit Jiwa keluar lingkungan Rumah dasarnya mempelajari perilaku manusia secara individual atau Sakit dan ke arah memasuki lingkungan dan pemukiman kelompok dari sejak -dahulu hingga saat ini dari pola ber. 35. maka kegiatan pencegahan Dalam gerak extra -mural itu. agar orangtua tidak merasa kesepian dan berakibat buruk Ilmu komputer yang hingga kini sudah berkembang demikibagi kehidupan emosional mereka. karena Direktorat Kesehatan Jiwa berpendapat munikasi seperti media massa yang mendapat banyak sambutbahwa pengetahuan keahlian yang khusus yang dimiliki oleh para tenaga ahli itu sekaligus mengandung tanggung jawab mo- 12 Cermin Dunia Kedokteran No. yaitu Undang-undang tentang Kesehatan semua data telah terkumpul untuk mengadakan evaluasi itu.masyarakat umum. field-study).hidupan manusia dan dalam hubungannya dengan manusia lain. dapat juga memberikan semua keterangan yang nya. Bila atas landasan hukum. pengolahan angka yang khusus dibutuhkan untuk tujuan tertentu. tidak saja menjangkau Puskesmas dan Rumah Sakit Umum tipe Ilmu dan sarana komunikasi C dan D. jiwa (psikiater.sosial dan lainnya) komunikasi juga dapat dilaksanakan lebih cepat. ada kaitannya dengan upaya pencegahan. penelitian terapan atau penelitian di lapangan (applied rese.

Tujuan Penyuluhan Kesehatan Jiwa Tujuan dari usaha ini merupakan salah suatu upaya agar 4. Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang berbagai baik fisik maupun mental. dengan mengadakan penmasyarakat agar mengambil tanggung jawab untuk mengasuh dekatan pelayanan kesehatan jiwa pada masyarakat melalui usaha dan mengobati anggota keluarga yang sedang sakit atau Integrasi Kesehatan Jiwa baik di Puskesmas maupun Rumah Sakit terganggu jiwanya. cukup. bagi para dokter dan petugas Puskesmas dan Rumah Sakit Umum. raan fasilitas kesehatan jiwa di masyarakat. • Tujuan Umum PENYULUHAN KESEHATAN JIWA yang setinggi-tinggi- Falsafah pencegahan semula timbul sebagai suatu pengertian dalam Kesehatan Masyarakat. Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam perencanaan mendapat tempat hidup yang layak.nya melalui ikhtiarnya sendiri. suasana yang sehat. berkembangnya seorang anak manusia yang sehat 2. kan seluruh anggota masyarakat Indonesia. bah. aman dan bahagia. Cermin Dunia Kedokteran No. 3. Suatu kampanye luas tentang kesehatan jiwa. yaitu Fasilitas Kesehatan Jiwa/Rumah Sakit Jiwa Pemerintah yang Hasil-hasil Yang Diharapkan dapat bekerja sama dengan berbagai organisasi masyarakat dalam 1. Ini berarti bahwa lingkungan hidup gangguan dan penyakit jiwa dalam masyarakat. dalam melaksanakan berbagai peraturan pemerintah yang Tugas Penyuluhan Kesehatan Jiwa dilaksanakan oleh para menyangkut usaha -usaha kesehatan jiwa. Mendapat dukungan dan kerjasama dari kelompok penentu SEHATAN JIWA. Tidak menjadi korban dari rasa dosa dan cenderung menyalahkan diri sendiri. atau Arti Penyuluhan Kesehatan Jiwa sekurang-kurangnya agar dapat kembali aktif dan masih tetap Konsep penyuluhan kesehatan jiwa. Meningkatkan penggunaan sarana pelayanan kesehatan jiwa yang tersedia. bahwa isi dan maknanya harus disampaikan secara merata individu mencapai tingkat kesehatan jiwa kepada seluruh jajaran pelayanan kesehatan di Indonsia. Menyebarluaskan faham kesehatan jiwa secara sistematik. tumbuh dan. 4. petugas kesehatan jiwa melalui jalur yang telah tersedia. yaitu ruang gerak yang dan pelaksanaan program kesehatan jiwa. menitik beratkan pada usaha untuk faham kesehatan jiwa seperti yang tercantum dalam Unmenciptakan suasana yang baik dan serasi dalam keluarga demi dang-Undang Kesehatan Jiwa No. cukup tempat untuk bermain. sehingga membuat mereka masukkan azas-azas kesehatan jiwa secara dini dalam pelayanmenjadi lebih sedih dan putus asa sehingga mengabaikan annya. 2). Demikian pula dalam Kesehatan Jiwa diharapkan bahwa • Tujuan Khusus konsep tersebut dapat pula dilaksanakan. pada umumnya dapat berguna bagi keluarga dan masyarakat. tempat suami istri berada harus se-optimal mungkin agar anak 3. produktif dan kreatif. Usaha lain yang dilaksanakan sehubungan dengan usaha 2. perumahan yang memadai. Mendorong masyarakat agar bergotong royong dalam metersedia kesempatan untuk mendapat pendidikan. Konsep pencegahan ini oleh Direktorat Kesehatan Jiwa secara 5. dan dapat meneruskan informasi itu kepada orang lain untuk juga mempergunakan fasilitas tersebut. diartikan sebagai berikut : 1). Membantu masyarakat agar mampu memprakarsai atau ber upaya dalam kegiatan kesehatan jiwa baik secara perorangan maupun berkelompok. Agar anggota masyarakat dapat juga bertindak secara dini dan praktis sebagai suatu "agent" untuk memberikan penyuluhan kepada orang lain di sekitarnya dalam menghadapi berbagai kesulitan atau gangguan yang sederhana. Umum type C dan D dengan maksud untuk mengadakan pembinaan. Agar anggota masyarakat mendapat informasi yang secukupnya sehingga dapat mempergunakan fasilitas kesehatan jiwa untuk keperluan dirinya sendiri maupun keluarganya. Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan jiwa sebagai suatu milik masyarakat yang berharga. Suatu penyampaian informasi tentang kesehatan jiwa dan penyakit jiwa oleh para ahli di bidang kesehatan jiwa kepada suatu kelompok hadirin atau pendengar yang awam. 3). bila terjadi gangguan atau penyakit jiwa agar mereka fasih dalam melayani masalah kesehatan jiwa dan di kalangan anggota keluarga.anggota keluarga dan pencegahan kesehatan jiwa ialah. diantaranya adalah melalui PENYULUHAN KE6. 2. untuk mengobatkan anggota keluarganya hingga sembuh. Untuk menciptakan dan mengembangkan kesadaran dari mengusahakan ceramah dan penyuluhan yang ditujukan kepada anggota masyarakat tentang pentingnya pembinaan keluarga orang-orang yang memegang peran penting dalam kehidupan demi tercapai keadaan sejahtera. bahkan usaha tersebut ternyata lebih efektif daripada usaha pengobatan. yang mencoba untuk mencegah timbulnya wabah di kalangan penduduk dan ternyata mendapatkan hasil yang sangat memuaskan. Untuk menciptakan kesadaran bagi. 35. 3 tahun 1966. 3. Pencegahan dalam 1. 5. Menciptakan nilai dan norma sosial yang menunjang upaya konkrit dimanifestasikan dalam upaya kesehatan jiwa. sehingga masyarakat ("orang penentu") agar mereka lebih memahami dan kehidupan mental para anggotanya dapat terlaksana dalam menghayati hakekat dan "mission" Kesehatan Jiwa. 1. Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang fahambidang kesehatan jiwa. suasana aman ngusahakan daya dan dana demi pengadaan dan pemelihadan sentosa serta saling mempercayai dan hormat menghormati. salah satu untuk meningkatkan kondisi dan kegiatan kesehatan jiwa. 1984 13 .ril.

2. kit Jiwa. ilmu antropologi. guru — kenakalan anak dan remaja. — psikogeriatri. 35. 3. pekerja sosial. Prosedur/jalur untuk mendapatkan pelayanan kesehatan jiwa. Cara penanggulangan gangguan dan penyakit jiwa yang 1. Agar anggota masyarakat secara berswadaya dapat jiwa. Penjajakan (trial) — lembaga pendidikan Penerimaan dalam motivasi (adoption) — dan lain-lain Penyampaian pesan penyuluhan kesehatan jiwa kepada sasaran dapat dilaksanakan melalui berbagai cara pendekatan: Isi Penyuluhan • Pendekatan melalui kelompok: — RT/RW A. • Pendekatan secara massa : b. Balai Pengog. — ketergantungan obat dan alkohol. Pesan Pokok — Organisasi masyarakat 1. Kebijaksaan Pemerintah yang berkaitan dengan kesehatan 7. psikofarmakologi. guru dan ahli perilaku manusia. Adapun proses tersebut dapat dibayangkan sebagai berikut: dapat berperan penting dalam bidang kesehatan jiwa seperti : Kesadaran (awareness) — pejabat pemerintah. B. b. Sasaran Penyuluhan kesehatan jiwa ditujukan kepada seluruh lapis-an masyarakat. Pesan Tambahan 14 Cermin Dunia Kedokteran No. ilmu masyarakat dan dengan demikian dapat turut membantu sosial. Agar anggota masyarakat lebih memahami permasalahan gangguan dan penyakit jiwa. mereka 1. Jalur yang dipergunakan meliputi : e. Faham Tri Upaya Bina Jiwa. Fasilitas dan sarana kesehatan jiwa yang tersedia. Minat (interest) — kelompok penentu Penilaian (evaluation) — organisasi profesi (diluar kesehatan) — organisasi masyarakat. — Murid sekolah/orang tua murid. Pesan-pesan tersebut disampaikan sedemikian rupa hingga 1. 1984 . melaksanakan usaha untuk membantu masyarakat dan 4. majalah. Kelompok profesi yang mempunyai kegiatan dalam bidang terjadi proses pengenalan dan perkembangan sehingga seseorang dapat mencapai suatu titik ketrampilan tertentu dan kesehatan seperti: dokter. tidak akan bertindak keliru atau bersikap memusuhi atau 2. Sarana yang disediakan Pemerintah sudah memungkinkan dewasa ini. — Konsultasi pribadi. Rumah Sakit Umum. Jalur Penyuluhan Kesehatan Jiwa — keterbelakangan mental. Tugas dan fungsi tenaga kesehatan jiwa. Departemen Kesehatan Republik Indonesia: Rumah Saf. — gangguan tingkah laku dan kelainan seksual. Ilmu pengetahuan lainnya yang mendukung dan berkaitan pemerintah dalam meningkatkan taraf kesehatan jiwa dengan usaha-usaha kesehatan jiwa seperti: psikologi.6. a. Lain-lain. sehingga berdasarkan pengetahuannya mengenai penderitaan pasien mental. maupun individu dengan menggunakan berbagai metoda dan teknik audiovisual dan demonstrasi kasus yang disesuaikan dan dapat diterima oleh hadirin/pendengar. yang diperlukan untuk menentukan prioritas penanganan masalah dan pentahapan pelaksanaan penyuluhan. Pembahasan tentang proses terjadinya dan berbagai bentuk — Radio dari gangguan dan penyakit jiwa seperti : — Televisi — psikosa organik dan fungsional — Surat kabar. Puskesmas. Departemen-Departemen lain yang menyelenggarakan program penyuluhan. Fasilitas Kesehatan Pemerintah lainnya. batan. c. kelompok. — Karyawan Pemerintah/Swasta 3. 2. ahli mampu melaksanakan usaha-usaha kesehatan jiwa baik yang psikologi. Kelompok khusus yaitu kelompok dalam masyarakat yang sederhana maupun yang lebih kompleks. — neurosa • Pendekatan melalui perorangan dan keluarga misalnya: — gangguan kepribadian — Melalui kegiatan/praktek dokter. paramedik. masyarakat. ilmu pemenanggulangi berbagai masalah kesehatan jiwa ngetahuan perilaku (behavioral sciences). malahan mencemoohkan para penderita tersebut. dan lain-lain. dan untuk mencapai hal tersebut perlu diadakan pembagian dalam beberapa kelompok masyarakat. ahli psikologi. Perkembangan individu secara psikososial dan psikoseksual Ceramah dan wawancara melalui : d. Sistim rujukan dalam pelayanan kesehatan jiwa. a. Cara Penyampaian Pesan-pesan penyuluhan disampaikan melalui pendekatan massa. Faham tentang Kesehatan Jiwa. dan sebagainya. Hidup perkawinan dan berbagai problematiknya. Materi penting yang perlu diketahui : — Dan sebagainya.

Istilah "konsultasi" telah lama dikenal dalam praktek kedokteran. memberi kemungkinan mendidik prinsip kesehatan jiwa kepada para ahli lain dalam masyarakat. 5. 2. Organisasi swasta b. Memungkinkan pencapaian kelompok masyarakat yang relatif besar dibandingkan dengan jumlah pekerja yang kecil 2. tiadanya kurikulum pendidikan yang terencana dalam konsultasi itu. seorang konsultan yang dianggap ahli dalam salah satu bidang ilmu pengetahuan. masyarakat penentu b. Tujuan dari konsultasi ialah memajukan hasil karya dan bukan meningkatkan hanya kemampuan penyesuaian diri pasien. tetapi hanya membantu agar tujuan dari pekerjaan itu dapat tercapai. "Konsultasi" juga dibedakan dari "instruksi atau pendidikan" atas dasar: 1. 1984 15 . Penyempurnaan materi dan penyusunan program penyuluhan kesehatan jiwa. Da-lam psikoterapi jelas terdapat hubungan yang bersifat kontrak antara pemberi dan penerima psikoterapi. Struktur pelayanan kesehatan jiwa di Indonsia (Rumah Sakit Jiwa. bahwa konsultan tidak mempunyai tanggung jawab langsung secara administratif terhadap orang atau badan yang diberikan konsultasi itu. Yayasan-Yayasan Kesehatan Jiwa dan psikiater-psikiater) dapat diminta bantuannya bila organisasi Pemerintah/Non Pemerintah merencanakan upaya kesehatan jiwa preventif secara insidentil atau periodik. konsultasi kesehatan jiwa masih belum demikian berkembang. Akhirnya "konsultasi" perlu dibedakan dari "kerjasama atau kolaborasi". kelompok-kelompok berminat dalam masyarakat. "Konsultasi" perlu dibedakan dari "Supervisi' atas dasar : 1. "Konsultasi" juga perlu dibedakan dari "psikoterapi". 4. 3. namun demikian Caplan (1963) telah mengemukakan 4 jenis konsultasi. Lingkungan perusahaan/industri/business. Bagian Psikiatri Rumah Sakit ABRI. masyarakat umum. Atau suatu kesulitan dalam perencanaan program yang lebih luas dan perlu bantuan dan nasihatnya dalam mensukseskan program pelayanan yang luas. Pada konsultasi tidak ada perjanjian bahwa konsultan akan turut melaksanakan rencana pekerjaan dari penerima konsultasi. bahwa konsultan tidak berkuasa atas orang yang diberikan konsultasi secara mutlak dan dapat mempergunakan atau tidak mempergunakan hasil konsultasi itu. Dalam kesehatan jiwa. 35. 2. membina dan mengembangkan kelompok sosial. KONSULTASI KESEHATAN JIWA Upaya ini berusaha untuk memberikan pelayanan kesehatan jiwa secara tidak langsung kepada klien. tiadanya evaluasi atau penilaian dari hasil karya belajar penerima konsultasi itu. program dan kesadaran tentang kesehatan jiwa dan kemampuan untuk mengatasinya. Pelaksanaan penyuluhan kesehatan jiwa dengan urutan prioritas sebagai berikut : a. Dalam hal ini ia mungkin menghadapi-kesulitan yang dianggapnya di luar dari keahliannya. tetapi melalui suatu badan atau perorangan yang menyelenggarakan pelayanan kepada Mien. Kelompok organisasi dalam masyarakat. yang berarti upaya bantuan yang dimintakan pada seorang konsultan di luar ilmu kedokteran guna membantu dalam rencana formulasi dan diagnosis serta pengobatan seorang penderita. Non Pemerintah a. 1. dan seorang yang meminta konsul. bahwa konsultasi diberikan secara tidak teratur menurut kebutuhan sesaat saja dan tidak terus-menerus. sebagai salah satu jalan keluar dari masalah kekurangan tenaga di bidang upaya kesehatan jiwa. bahwa konsultan mungkin keahliannya dan kedudukannya tidak setaraf dengan orang yang meminta konsultasi itu. konsultasi dan penerima konsultasi mempunyai kedudukan setaraf dan saling menghormati kedudukannya. Dalam hal ini si penerima psikoterapi yang biasanya seorang pasien dan mengakui bahwa ia bermasalah dan mengizinkan intervensi dari luar oleh pemberi psikoterapi untuk mengatasi masalahnya. Beberapa jenis konsultasi kesehatan jiwa Dibandingkan dengan psikoterapi. Pembentukan organisasi pelaksana penyuluhan kesehatan jiwa. c. Fakultas Kedokteran Universitas Negeri. Konsultasi administratif yang tertuju pada program Cermin Dunia Kedokteran No. sebagai pusat pelayanan atau pemeliharaan dari instansi kesehatan lain yang mungkin kurang mampu melayani kesehatan jiwa atau yang jauh dari pusat sehingga tidak dapat mengambil manfaat dari kemajuan ilmu. Penilaian hasil guna penyuluhan kesehatan jiwa sebagai unsur masukan bagi penyempurnaan materi dan penyusunan program. Ilmiah dan lain-lain. c. 3. yaitu suatu interaksi antara dua orang ahli. Selain itu. 3. Pembinaan dan monitoring terhadap pelaksanaan penyuluhan kesehatan jiwa. Konsultasi pada saat ini dianggap sebagai salah satu teknik yang akan banyak digunakan dalam psikologi sosial. 4. Organisasi lainnya. namun pengetahuan itu dapat digunakan untuk membantu mengatasi kesulitan tersebut. 2. Hal ini demikian karena: 1. 4. d.2. Konsultasi kasus yang tertuju pada klien 2. 3. psikiatri sosial dan kesehatan jiwa masyarakat. Konsultasi kasus yang tertuju pada penerima konsultasi (consultee) 3. Bantuan Tenaga. Langkah-Iangkah Untuk mencapai tujuan penyuluhan kesehatan jiwa perlu diambil langkah-langkah sebagai berikut : 1. d. profesi yang berkaitan dengan kesehatan jiwa. kebebasan yang relatif dari penerima konsultasi untuk tidak terikat pada instruksi atau saran yang diberikan. "konsultasi" diartikan agak berlainan. 5. baik di tingkat pusat maupun daerah oleh organisasi Pemerintah maupun masyarakat.

terdiri dari para pejabat dari bagian psikiatri berbagai Pusat Pendidikan psikiatri terkemuka di Indonesia. Upaya ini mula-mula hanya dilaksanakan di Jawa dan Bali. sebagaimana telah diterjemahkan dan dibakukan beberapa istilah di dalam bahasa Indonesia dan yang diharapkan nantinya akan dipergunakan oleh semua DIREKTORAT KESEHATAN JIWA SEBAGAI WORLD HEALTH ORGANIZATION SOUTH EAST ASIA REGIONAL OFFICE COLLABORATING CENTRE FOR RESEARCH AND TRAINING IN MENTAL HEALTH Sebagai konsekuensi dari upaya integrasi kesehatan jiwa di upaya kesehatan umum yang telah dirintis di Indonesia. baiknya. Agama. Dan secara serentak mencoba menanggulangi masalah yang dialami oleh masing-masing Kanwil serta berusaha untuk mencari penyelesaian yang sebaik. Badan Kerjasama Pembina Kesehatan Jiwa Masyarakat ini oleh Menteri Dalam Negeri telah dibuatkan Surat Keputusannya untuk diberlakukan di seluruh Propinsi di Indonesia. yang kemudian akan disusul oleh Bangladesh serta negara anggota yang tergabung dalam Kawaan Asia Tenggara (Nepal. Burma. seperti tindak kekerasan diantara anak sekolah. mereka ini merupakan para pendukung dilapisan terdepan untuk lie. Oleh karena itu dapat diambil sebagai teladan bagi negara lain di kawasan Asia Tenggara ini atau kawasan 16 Cermin Dunia Kedokteran No. nemu kasus sekaligus sebagai pendukung usaha pencegahan primer. Thailand. dan hingga kini sudah terdapat 21 Propinsi yang telah membentuk Badan Kerjasama tersebut dan telah giat dalam menanggulangi beberapa gejolak di dalam masyarakat. Penerangan. dunia lainnya. perawat psikiatrik dan pekerja sosial dengan dilengkapi kendaraan dan persediaan obat psikotropik yang cukup untuk dibawa dan diberikan secara teratur kepada para penderita yang datang berkunjung ke Puskesmas. Pada tahun 1980 telah dimulai projek integrasi kesehatan jiwa di Rumah Sakit Umum tipe C dan D. Sri Lanka. Oleh sebab itu. termasuk dokter dan perawatnya dalam kemampuan mereka melayani para penderita kesehatan jiwa. dibantu oleh Direktur Rumah Sakit Jiwa setempat sebagai sekretarisnya. Fungsi dari Badan kerjasama ini ialah konsultatif. Ternyata setelah beberapa perbandingan dapat diambil kesimpulan bahwa para petugas pelayanan kesehatan primer ternyata mampu dan fasih dalam menegakkan diagnosis dan terapi sederhana bagi para penderita yang datang dengan gangguan jiwa dan atau psikososial. maka kegiatan ini dinilai sebagai satu hal yang baru dan bermanfaat dalam memajukan peran kesehatan jiwa dalam kesehatan umum. 35. Pedoman ini merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari Klasifikasi Internasional Mengenai Penyakit. Bersamaan dengan beberapa Pusat Kery jasama di India. 1984 . PEDOMAN PENGGOLONGAN DIAGNOSIS GANGGUAN JIWA DI INDONESIA Pedoman Penggolongan Diagnosis Gangguan Jiwa di Indonesia ini merupakan satu karya yang dikoordinasi oleh Direktorat Kesehatan Jiwa dan anggotanya. maka dapat dilihat bahwa Puskesmas merupakan satu tempat rujukan tingkat primer yang dapat menyaring pada taraf pertama para penderita gangguan dan penyakit jiwa yang dapat diatasi di sini. Kepala Daerah Tingkat I yang biasanya diketuai oleh Sekretaris Wilayah Daerah. serta Sosial. Mongolia dan Korea Utara) telah mengadakan Penelitian bersama dalam beberapa hal yang menyangkut kegiatan pelayanan kesehatan jiwa di dalam pelayanan kesehatan primer yang melibatkan para petugas kesehatan. dengan cara mengadakan penataran khusus bagi para dokter umum dan perawat dari Rumah Sakit Umum yang bersangkutan. Sulawesi. Oleh sebab itu Direktorat Kesehatan Jiwa Depkes RI sejak 1981 telah ditunjuk sebagai Pusat Kerjasama dalam research tersebut. psikiater. maupun tindakan yang perlu dalam masalah kesehatan jiwa. tentang rehabilitasi para penderita gangguan jiwa serta beberapa masalah pendidikan. yang dianggap mempunyai kemampuan yang terlengkap untuk mengatasi gangguan jiwa ini. mereka telah menyumbangkan pengetahuan dan istilah dalam ilmu kedokteran jiwa untuk dibakukan dalam Pedoman tersebut sehingga karya ini dijadikan sebagai panutan dalam pendidikan psikiatri di Indonesia. Pendidikan dan Kebudayaan. sehingga dapat mengurangi jumlah penderita yang akan mengunjungi Rumah Sakit Umum tipe C dan D yang merupakan tempat rujukan tingkat sekunder. Maldives. Kecuali bersepakat. Di dalam upaya integrasi kesehatan jiwa di dalam upaya kesehatan umum. Kecuali itu juga telah disiapkan sebuah Pedoman Kerja Puskesmas sebagai pegangan terutama seksi 11 yang memberikan ulasan tentang jenis gangguan dan penyakit jiwa. definisinya serta tindakan yang patut dilakukan oleh petugas puskesmas. Sehingga kemampuan Rumah Sakit Umum tersebut dapat ditingkatkan untuk melayani penderita gangguan jiwa secara ambulatorik maupun perawatan menginap. Konsultasi administratit yang tertuju pada penerima konsultasi (consultee) Dinas konsuitasi kesehatan jiwa bagi perorangan atau badan ang menyelenggarakan pelayanan kepada klien telah disediaseksinya di Direktorat Kesehatan Jiwa. susul oleh Bangladesh.4. Pada prinsipnya upaya pelayanan ini berupa suatu upaya konsultasi bagi para petugas Puskesmas untuk dapat melaksanakan pelayanan atas kemampuan mereka sendiri. BADAN PEMBINA KESEHATAN JIWA MASYARAKAT Badan tersebut adalah suatu sistem yang dibentuk oleh Gubernur. ahli psikologi. Tetapi dalam permulaan projeknya masih diberikan bantuan yang penuh dari Rumah Sakit Jiwa terdekat sebagai Rumah Sakit Pembina dengan satu tim yang khusus yang terdiri dari dokter. Kalimantan dan daerah lain di seluruh Indonesia. INTEGRASI KESEHATAN JIWA DI PUSKESMAS DAN RUMAH SAKIT UMUM Sejak tahun 1974 telah dilaksanakan proyek integrasi kesehatan jiwa di Puskesmas. serta Wakil dari Kepala Kantor Wilayah Kesehatan. Cedera dan Sebab Kematian. membentuk satu wadah yang giat melaksanakan konsultasi. tetapi kini sudah diperluas ke Sumatera. Sedangkan Rumah Sakit Jiwa yang terletak di Ibukota Propinsi akan menjadi tempat rujukan tingkat tersier. walaupun masih dalam jangkauan yang terbatas oleh karena biaya dan tenaga.

Dengan demikian memudahkan dalam pelaksanaan upaya kesehatan terutama pencegahan dan pengobatan serta rehabilitasinya. usul tindakan dan polemik yang hangat. Sepintas lalu Pedoman ini tiada hubungannya dengan upaya pencegahan sebagai satu upaya medik teknik. PENUTUP Upaya pencegahan dalam ilmu kedokteran jiwa dan ke sehatan jiwa masih merupakan satu cabang upaya yang masih muda dan baru dikembangkan dalam beberapa puluh tahun terakhir ini saja. Oleh karena itu masih nampak beberapa ke. Cermin Dunia Kedokteran No. Demikian juga yang menyangkut praktek di dalam masyarakat yang masih belum mantap. Karangan ini disajikan demi untuk mengundang saran dan usul itu. 1984 17 . lemahan dalam pelaksanaannya. 35. agar dapat lebih dimanfaatkan praktek upaya pencegahan kesehatan jiwa. namun bila didalami lebih lanjut. namun dipihak lain juga yang masih terikat pada konsep lama dari kesehatan jiwa itu sendiri. Di satu pihak kesulitan itu timbul oleh karena kekurangan tenaga pelaksananya yang masih langka.petugas dan fasilitas kesehatan dalam penulisan diagnosis dan pelaporan ke Pusat. maka dapat diambil maknanya bahwa dengan adanya Klasifikasi dan Pedoman ini maka Komunikasi dan pencatatan tentang penyakit akan lebih terarah dan dimengerti oleh pembacanya dan perencananya. Sebagai satu cabang ilmu yang masih muda. upaya pencegahan mengundang banyak sekali saran.

ataupun handicap. Gardjito Kepala Sub-Direktorat Rehabilitasi Direktorat Kesehatan Jiwa Departemen Kesehatan R. 35. juga merupakan awal dari upaya rehabilitasi terpadu.I. juga melalui kerjasama dengan berbagai sektor. dan upaya rehabilitasi.O. Di samping itu. Rehabilitasi pasien mental telah dikembangkan di Indonesia baik melalui pelayanan di Rumah Sakit Jiwa."* Kondisi sehat merupakan kondisi yang bersifat positif dan dinamik. maka kondisi sehat dan akhirnya juga kondisi cacat kini telah menjadi perhatian bidang kesehatan. BERBAGAI KONDISI KESEHATAN DAN UPAYA KESEHATAN YANG BERSANGKUTAN Kondisi sehat. Menurut ilmu kedokteran. Misalnya kecacatan yang dapat berupa impairment. Dengan adanya proses patologik yang bermanifestasi secara klinik. sedang proses selanjutnya yang terjadi akibat penyakit dan yang mempengaruhi kepribadian dan peran sosial seseorang pada waktu itu masih diabaikan.Upaya Rehabilitasi Sebagai Salah Satu Upaya Kesehatan dr. Model medik (medical model) ini: etiologi __> patologi __> manifestasi secara klasik menjadi perhatian bidang kedokteran. Oleh karenanya perlu dipertahankan atau dipelihara dan bahkan dapat ditingkatkan setinggi mungkin. 9 tahun 1960 tentang PokokPokok Kesehatan ini. S. seseorang akan menghayati atau menyadari bahwa ia sakit (kesehatannya terganggu) atau merasa tidak sehat * Batasan kesehatan menurut UU No. upaya preventif-promotif. Namun bagaimanapun baiknya upaya preventif dan promotif itu dijalankan. yaitu: rehabilitasi mental bagi semua penderita cacat." 18 Cermin Dunia Kedokteran No. 1984 . Upaya rehabilitasi di bidang kesehatan selain merupakan upaya kesehatan yang relatif paling baru. biasanya didasarkan pada: etiologi. cacat dan kelemahan. Pengenalan dan penetapan adanya jenis penyakit tertentu itu (diagnosis). dan rehabilitasi bagi penderita gangguan mental. sakit dan cacat Di samping kondisi sakit yang merupakan perhatian pertama dari ilmu kedokteran. merupakan kelanjutan daripada upaya kuratif. Ini akan melibatkan berbagai sektor dengan peranannya masing-masing. konsep kecacatan dan rehabilitasi kini telah memperluas cakrawala ilmu kedokteran dan bidang kesehatan. sesuai dengan yang dirumuskan oleh WHO dalam "Constitution of World Health Organization" 1946. Demikian pula upaya kesehatan yang komprehensif merupakan upaya atau intervensi yang ditujukan ke tiga kondisi tersebut. rohani (mental) dan sosial„ dan bukan hanya keadaan yang bebas dari penyakit. tetapi juga kesehatan dan kondisikondisi lain akibat penyakit. Upaya rehabilitasi di bidang kesehatan yang biasa disebut sebagai rehabilitasi medik ini. Ini sesuai dengan pengertian sehat yang berarti "keadaan yang meliputi kesehatan badan. khususnya terhadap dua hal. dan lebih mempertajam pandangan kita terhadap berbagai kondisi kesehatan serta proses yang meliputinya. Upaya kesehatan yang ditujukan kepada hal tersebut biasa disebut dengan upaya kesehatan preventif dan promotif. pada suatu saat seseorang akan sakit. yang kita kenal dengan upaya kuratif. PENDAHULUAN Pokok perhatian ilmu kedokteran pada waktu ini bukan lagi terbatas pada penyakit saja. sbb: " Health is a state of complete physical and social well-being and not merely the absence of disease and infirmity. disability.adanya satu atau lebih faktor penyebab (etiologi) yang terjadi di dalam diri seseorang. Kesehatan jiwa menaruh perhatian besar terhadap upaya rehabilitasi. Proses yang merupakan intrinsic situation tersebut dapat kita kenali bila memanifestasikan diri berupa tanda-tanda (sign) dan gejala (simtom). penyakit (morbus) merupakan proses patologik yang disebabkan oleh. patologi dan manifestasi kliniknya. juga merupakan tantangan yang semakin lama semakin besar.

merasa nyeri (pain) atau merasa tidak enak dis. eksteriorisasi. Dapat disimpulkan bahwa berbagai kondisi kesehatan itu: penyakit. fisiologi atau psikologik. Disability berhubungan dengan kemampuan dalam bentuk kegiatan dan perilaku yang biasa diterima sebagai bagian penting dari kehidupan sehari-hari. kesehatan dan cacat. dapat bersifat balik pulih atau tidak. Kondisi ini merupakan pula " eksteriorisasi" daripada keadaan patologik dan pada dasarnya mencerminkan adanya gangguan fungsi pada tingkat organ.proses: intrinsik eksteriorisasi objektifikasi sosialisasi comfort).Disability : tidak dapat berjalan (locomotor disability) Oleh kungan atau kehidupan sosialnya. Ocular 6. Akhirnya bila terjadi proses sosialisasi daripada impairment atau disability. Ini biasa disebut dengan upaya kuratif. Kondisi ini mencerminkan konsekuensi seseorang dalam budayanya. Dexterity 7. dan lain-lain. Secara garis besar. Personal care 4. disability. yaitu mengalami "objektifikasi" sehingga beberapa kegiatan yang biasa tak mampu dijalankan. intrinsik. dan hubungan interpersonal dengan keluarga terganggu. dan lingkungannya yang berpangkal pada adanya impairment atau disability. abulia dan gangguan proses fikir. Orientation 2. Skeletal 8. dan lain-lain). Visceral 7. Particular skill 9. seks dan faktor sosial-budaya). persepsi. Intellectual 2. Dalam bidang kesehatan kita membedakan kondisi cacat menjadi tiga yaitu: impairment. Padanan dalam bahasa Indonesia yang tepat tidak ada. dan sosialisasi yang terjadi pada seseorang pada tingkat: organ. Proses selanjutnya terjadi pada tingkat diri pribadi seseorang (person) akibat kesadarannya akan impairment. dan handicap berturut-turut merupakan proses:. dan "handicap". sosialnya. Locomotor 5. Body disposition 6. dan handicap.(ill-health). kesembuhan dengan akibat cacat. diri pribadi seseorang (perdengan akibat kedua tungkainya lumpuh dan mengalami atrofi. jaringan. Generalized. terhambat atau perilakunya mengalami perubahan. mobility. Disfiguring 9. 35. occupation handicap) • Kasus 2. Lebih lanjut klasifikasi dari ketiga kondisi cacat tersebut dapat dilihat dalam buku petunjuk yang diterbitkan WHO: " International Classication of Impairments. emosi. Language 4. dibedakan antara penyakit akut dan kronik. Impairment inteligensi subnormal Disability : kelambatan dalam menguasai ketrampilan dan pengetahuan Handicap : tak dapat melaksanakan tugas rumah tangga. Hubungan ini dapat digambarkan dengan bagan berikut: penyakit — impairment -. Communication 3. ADL (activity of daily living). organ tubuh. Mobility 4. Occupation 5. gangguan pada tingkat: organ person kehidupan sosial Berdasarkan pada cepat-lambatnya penyakit itu timbul dan Untuk memperjelas perbedaan ketiga kondisi cacat itu* berjalan. Penyakit dapat berakhir dengan kesembuhan sempurna (restitutio ad integrum). retardasi mental. dan hubungan sosialnya sangat terbatas. dan tingkat kehidupan sosialnya serta yang membatasi fungsi (functional limitation). Masing. Impairment Disability Seorang ibu dengan dua anak selama beberapa tahun dirawat di RS Jiwa dengan skizofrenia. organisma secara keseluruhan) yang akan tercermin dalam Impairment : paralisis kedua tungkai perilaku. Seorang lelaki pada waktu kecil terserang polio sistem) yang terkena. Keadaan ini disebut handicap. berpakaian sendiri). dan ketunaan untuk handicap. kemampuan. diri pribadi (person). disability. perilaku dan peran sosialnya. Economic selfsufficience 7. : tak mampu mengarahkan kemauan dan interesnya terhadap tugas sehari-hari. berjalan. Kondisi ini dapat bersifat sementara atau menetap. • Kasus 3 Seorang anak lelaki umur 15 tahun. menjaga penampilan dan kesehatan dirinya. "disability". • Kasus 1. proses fikir. Impairment adalah hilangnya atau adanya kelainan (abnormalitas) daripada struktur dan fungsi anatomik. Situational 8. impairment. upaya pre* Istilah "cacat" dalam bahasa Indonesia meliputi tiga kondisi yang dalam bahasa Inggris disebut dengan "impairment". ekonominya. Other Upaya kesehatan komprehensif ditujukan kepada berbagai kondisi kesehatan baik yang berupa penyakit. Aural 5. Behavior 2. maka kemunduran yang terjadi pada seseorang itu akan membatasi atau mencegah dirinya berperan normal (sesuai umur. kemampuan dan dalam hubungannya dengan ling. namun dapat disarankan: kelainan untuk impairment. tak sekolah. Other activity restriction HANDICAP 1. ketidakmampuan untuk "disability". Kondisi ini disebut disability yang berarti keterbatasan atau kekurangmampuan (akibat adanya impairment) untuk melakukan kegiatan dalam batas-batas dan cara yang dianggap normal bagi manusia. sensory and other DISABILITY 1. misalnya: merawat diri (mandi. Social integration 6. dan dapat bersifat profresif atau regresif. kemauan. 1984 19 . obyektifitkasi. Disabilities. son. klasifikasi kecacatan menurut WHO itu sebagai berikut (daftar kategori pertama): IMPAIRMENT 1. makan. Hancap : Tak dapat mengasuh anaknya (gagal berperan ibu). kontak dengan realitas berkurang. atau berakhir dengan kematian. Other psychological 3. Kondisi ini dapat bersifat sementara atau menetap dan termasuk adanya anomali." Cermin Dunia Kedokteran No. Physical dependence 3.disability handicap karena itu perawatan dirinya perlu dibantu Handicap (personal care disability) : kemampuan kerja sangat terbatas dan tidak dapat bepergian dan mencari nafkah (physical dependent.dengan beberapa contoh berikut: masing mempunyai pengarvh dan akibat terhadap bagian (organ. atau struktur lain termasuk fungsi-fungsi kejiwaan (inteligensia. hilangnya: anggota badan. kerusakan. kesadaran. and Handicaps" (1980). memori. : halusinasi pendengaran.

psiko-geriatrik dan gangguan psikososial juga -•-. Pelayanan perawatan.penyalahgunaan obat. pendidikan. dan lain-lain. psikiatri dan sosial-medik yang diperlukan. disability dan handicap). juga 7.Prevensi cacat tingkat I menjadi lingkup perhatian kesehatan jiwa. sosial. mental dan sosial). narkotik dan alkohol masing-masing adalah 7.7% nya (atau masing. psikologi. yaitu: Jenis-jenis gangguan jiwa dapat dilihat pada buku 'International Classification of Diseases (Revisi IX) dan Buku Pedoman Penggolongan Jiwa Indonesia — Revisi II. walaupun terutama untuk mereka yang tkronik dan yang tergolong psikosis. Fisioterapi.masing 7. 1969). 35. Latihan dan bimbingan kejuruan tertentu. yaitu: (1) aspek mental (psikososial) penderita cacat (fisik. 1984. dan untuk pasien jumlah pasien yang memerlukan program rehabilitasi yaitu = mental. jelas merupakan kesinambungan dari upaya kuratif. di antara jumlah penderita cacat (10% dari populasi) yang tergolong: Disability (Ketidak-mampuan) . Pembedahan baik yang bersifat korektif ataupun plastik.gangguan psikotik fungsional Prevensi cacat tingkat III Upaya Rehabilitasi . yaitu semua tindakan medik yang ditujukan untuk mencegah terjadinya cacat (impairment. Upaya rehabilitasi medik meliputi berbagai kegiatan pelayanan kesehatan. retardasi mental. occupational therapy. Masalah dapat pula ditinjau dari: besarnya jumlah penderita yang memerlukan program yang baik. Rehabilitasi ss. khususnya terhadap dua sangkutan : hal. group psychotherapy dan terapi khusus yang lain. Rehabilitasi pasien mental pada dasarnya meliputi semua Lebih Sehat jenis gangguan jiwa* . vokasional. Upaya rehabilitasi dalam arti luas (rehabilitasi terpadu) merupakan serangkaian upaya medik.000X 90 X 60 = 3. yaitu: kesehatan. maka dengan gangguan fisik (rehabilitasi fisik).upaya rehabilitasi (secara keseluruhan). Upaya Promotif Di samping itu. REHABILITASI PASIEN MENTAL Berbagai upaya kesehatan dan kedudukan upaya rehabilitasi Ruang Ingkup dan besarnya masalah medik Bagan di bawah menunjukkan berbagai upaya kesehatan dan Psikiatri dan kesehatan jiwa menaruh perhatian besar pada hubungannya dengan berbagai kondisi kesehatan yang ber. gangguan jiwa organik pada otak (brain Sakit Upaya Kuratif damage). 50—60% itu kronik dan perlu program rehabilitasi Ketingkat Setinggi Mungkin yang intensif. Masalah penderita cacat bersifat kompleks artinya meliputi banyak segi.retardasi mental Handicap (Ketunaan) . (2) Diperkirakan pasien psikotik yang dirawat di RS Jiwa di Kembali Mampu Berfungsi Indonesia.ventif-promotif. 20 Cermin Dunia Kedokteran No. dan Kondisi Kesehatan dan Gangguannya Upaya Kesehataan (2) rehabilitasi pasien mental. speech therapy. Pemberian obat baik yang bersifat maintenance ataupun yang bersifat subsitutif. Besarnya masalah "cacat mental" dapat digambarkan deImpairment (Kelainan) ngan data berikut: 1 Prevensi cacat tingkat II (1) Menurut perkiraan WHO (1978).000 buah dan Bed Occupancy Rate 90—100%. masyarakat dan pemerintah. 1984 .7 per seribu penduduk). dan peSehat nyalah-gunaan obat/narkotik. keluarganya. dan atau meningkatkan kemampuan fungsional seseorang semaksimal mungkin dari cacat yang dideritanya. ekonomi. dan juga dapat ditinjau dari penderitanya sendiri. Pemberian dan latihan penggunaan alat bantu atau alat pengganti tubuh. Lihat bagan dibawah: Pasien psikotik yang secara khusus perlu diperhatikan di Indonesia ialah pasien psikotik gelandangan (psychotic destitues) dan pasung. Upaya rehabilitasi dalam bidang kesehatan yang biasa disebut dengan rehabilitasi medik. edukasional 100 dan sosial. Kapasitas tempat tidur total dari 26 RS Jiwa di Indonesia seUpaya rehabilitasi medik yang meliputi baik untuk pasien kitar 7. sosial.780 100 merupakan awal dari upaya rehabilitasi vokasional. epilepsi. dan upaya rehabilitasi. edukasional dan vokasional yang terkoordinasi untuk melatih (kembali) seseorang yang cacat agar dapat mencapai kemampuan fungsionalnya setinggi mungkin (WHO.

— berbagai terapi sosial untuk mempercepat proses kesembuhan dan resosialisasinya. Pada tahun 1978 dikeluarkan Piagam Kerjasama Tiga Menteri (Kesehatan. Sejak itu pula mulai dikembangkan upaya rehabilitasi pasien mental di RSJ dengan meningkatkan fasilitas pelayanan dan kegiatan. termasuk di sini pendidikan dan latihan agar dapat hidup mandiri. tetapi juga telah mulai dirasa sebagai masalah nasional. atau perlu penyaluran kerja yang bersifat sheltered dapat dirujuk ke Panti Sosial terdekat yang dikhususkan untuk menampung penderita cacat mental. industri. Pendekatan elektik-holistik berarti pula pendekatan yang bersifat multidisipliner yaitu pendekatan dari berbagai disiplin ilmu. Rujukan dan kerjasama lintas sektor Beberapa pasien yang tak dapat dipulangkan ke keluarga dan masih memerlukan latihan kerja jangka panjang. Pemasukan pasien masih berdasar keputusan hakim.sosial. antara lain dengan adanya penemuan psikofarmaka yang sangat efektif mengatasi gangguan jiwa. pengetrapan psikoterapi dan terapi sosial (terapi rekreasi. Pada waktu itu pasien telah diberikan kegiatan kerja dalam werkterapie (biasanya pertanian). Dalam upaya rehabilitasi pasien mental. teknik pengobatan masih minimal sehingga sangat langka yang dapat dipulangkan lagi ke keluarga. selective. Demikian pula dalam masalah cacat dan upaya rehabilitasi pasien mental. dan sebagainya. di mana setiap RSJ ada satu unit pelaksana teknis khusus untuk pelayanan rehabilitasi (Unit Rehabilitasi). Sosial. RSJ menjadi bersifat "terbuka" dengan pelayanan yang bersifat mediko. Kegiatan rehabilitasi ini dibagi dalam tahap-tahap: (a) Tahap persiapan: agar pasien dapat dipulangkan atau disalurkan ke masyarakat. 1984 21 . Pembinaan kerjasama pada tingkat Pusat telah dimulai sejak tahun 1971 dengan dibentuknya Tim Koordinasi Rehabilitasi dan Penanggulangan Pasien Mental yang sampai sekarang masih berjalan. Pelaksanaan RS Jiwa dulu dibangun dengan konsep perawatan "tertutup" dan bersifat "custodial". dan merupakan "asylum mental". Lebih-lebih bila disadari bahwa hai ini akan menjadi makin besar di masa mendatang. pendekatan semacam itu telah dicoba dan diterapkan dalam pelaksanaan. 135 Th 1978 tentang Organisasi dan Tatalaksana RSJ. occupational therapy. petugas ketenaga-kerjaan. Dengan kemajuan ilmu dan teknologi di bidang kedokteran jiwa. perawat. Kerjasama dengan Departemen Tenaga Kerja untuk melatih pasien mental telah dilaksanakan sejak Pelita III. 35. meliputi: — seleksi/evaluasi untuk menetapkan jenis terapi kerja Occupational therapy) dan latihan kerja yang sesuai dengan keadaan pasien (cacat dan potensi-potensinya). Di setiap Unit Rehabilitasi RSJ tersedia fasilitas untuk pelaksanaan berbagai kegiatan rehabilitasi. atau shelthered). Kerjasama dengan Departemen Perindustrian untuk melatih para instruktur kerja juga telah dilaksanakan sejak Pelita III. informatif dan fasilitatif dalam pembinaan kesehatan jiwa masyarakat termasuk upaya rehabilitasi pasien mental. bahkan kini dirasa bukan hanya sebagai masalah orangtua atau masyarakat. Demikian pula kegiatan after care dapat dilaksanakan oleh RSU atau Puskesmas terdekat dengan tempat tinggal pasien. — berbagai pendidikan dan latihan serta penyuluhan dan bimbingan kejuruan. serta juga untuk mendapat ketrampilan kerja tertentu (kerajinan. dilaksanakan oleh berbagai macam tenaga pelaksana (fungsional dan struktural) yang bekerjasama dalam satu team-work dibawah pimpinan psikiater. (c) Tahap pengawasan yang dikerjakan oleh RSJ adalah pelayanan lanjut (aftercare service) dan kunjungan rumah (home visit) oleh petugas RSJ. namun konsep rehabilitasi belum berkembang. petugas pendidikan. disarankan untuk memandang dan menelaah manusia serta masalahnya dari aspek-aspek yang dapat digolongkan: (a) organobiologik (biosistem) (b) psikologik atau psiko-edukatif (psikosistem) (c) sosio-kultural secara mendalam (eklektik) yang merupakan satu kesatuan utuh (holistik). instruktor latihan kerja. mobilitas dan komunikasi. Panti Laras di Cengkareng. seperti Phalamarta di Cibadak. petugas sosial. isolatif dan terpencil dari masyarakat. music therapy. PENUTUP Masalah cacat dan rehabilitasi telah mulai mendapat perhatian baik oleh petugas kesehatan. (b) Tahap penyaluran berupa pemulangan pasien ke keluarga dan juga penempatan kerja (open job placement. pelaksanaannya juga dengan bantuan dan kerjasama instansi lain (Dinas Sosial dan Dinas lain). BP 1GM terutama dapat memperlancar pelaksanaan kerjasama di dalam mengatasi masalah pasien psikotik gelandangan dan pasung. Tugas seorang dokter selain harus dapat mengobati. dan lain. Oleh karenanya pasien dapat lebih mudah dan cepat dipulangkan. me- Cermin Dunia Kedokteran No. psikolog. pekerja sosial. dokter. Badan itu merupakan forum konsultatif.lain). Setiap kegiatan dalam tahapan rehabilitasi merupakan proses yang berkesinambungan. Khusus untuk tahap penyaluran. sport dan sebagainya) maka fungsi RSJ mengalami modernisasi. pertukangan. tenaga administrasi. Perubahan itu terutama dilandasi pula dengan UU No. dan Nakertrans) yang memperkokoh kerjasama antara ketiga Departemen yang bersangkutan. 3 tahun 1966 tentang Kesehatan Jiwa sebagai pengganti Het Reglement op het Krankzinnigenwezen tahun 1897. Ini terdiri dari: psikiater.Pendekatan masalah Dalam kesehatan jiwa/psikiatri di Indonesia. Eksistensi pelayanan rehabilitasi pasien mental di RSJ dimantapkan setelah ada SK Menkes RI No. yaitu RSU dan Puskesmas yang telah menjalankan upaya kesehatan jiwa secara integratif dan berdasarkan rujukan. mengurus diri. pertanian. Kerjasama di tingkat daerah telah diperkuat dengan terbentuknya Badan Pembina Kesehatan Jiwa Masyarakat (BP KJM) yang dibentuk oleh Gubernur atas instruksi Menteri Dalam Negeri. ahli okupasiterapi.

Pedoman Rehabilitasi Pasien Mental Rumah Sakit Jiwa di Indonesia. penyakit juga harus dapat menetapkan jenis dan derajat keca. WHO. dan untuk setiap penyakit ran.karena masih tersisa cacatnya -. Disability Prevention and Rehabilitation. dapat mengupayakan peningkatan derajat kesehatan seseorang. ASEAN Forum on the Rehabilitation of the Psychosocially Disabled Person. Pedoman Kerja Badan Pembina Kesehatan Jiwa Masyarakat (BP KJM). Geneva. Garjito SO. berswasembada. Dit.3. Prasacatan pasiennya yang telah sembuh. 29 Nop — 4 Dec. Simposium Rehabilitasi. atau cacat harus difikirkan bagaimana upaya rehabilitasinya. 1980. Tinjauan Kesehatan Jiwa Mengenai Disabilitas Psikososial dan Rehabilitasinya. juga harus pun dalam kerjasamanya dengan berbagai sektor. Disabilities. baik sebagai upaya kesehatan yang 5.untuk dapat meningkatkan kemampuan 1. and Upaya rehabilitasi medik (fisik dan mental) mempunyai 4. 1981 . 1983. 1983. keluarga atau masyarakat. paripurna maupun sebagai bagian awal dari upaya rehabilitasi Dit. terpadu.ringankan penderitaan dan menyenangkan pasien. 1984 . 24—25 April 1981. baik dalam RSJ mau- 22 Cermin Dunia Kedokteran No. seorang dokter selain menetapkan diagnosis ran. Ditjen Yankes Depkes RI. Kesehatan Jiwa. kedudukan yang penting. telah mengalami perkembangan. Rehabilitation of the Psychosocially Disabled. PrasaDalam hal ini. International Classification of Impairments. Demikian pula halnya dengan rehabilitasi pasien mental 6. 35. 1976 . Palembang. Jakarta. Kusumanto Setyonegoro dan Garjito SO. Bahkan kini juga harus dapat KEPUSTAKAAN menolong pasiennya yang telah sembuh itu -. 2. WHO Report of WHA fungsional pasiennya agar dapat hidup sebagai orang yang (A29/DOC/2). Kesehatan Jiwa Ditjen Yankes Dekes RI. andicaps. produktif dan berperan dalam masyarakat.

merupakan pekerjaan yang tidak ringan dan cukup kompleks.laporan ini mengalami perubahan-perubahan untuk perbaikan. diperkirakan kapasitas tempat tidur bagi pasien mental adalah kira-kira 8000 tempat tidur. Fakultas Kedokteran. namun dapat dibayangkan bahwa menyusun laporan berkala dari sekian banyak fasilitas perawatan pasien mental dan mengolah datanya secara sentral. yaitu terjadinya kebingungan antara para penyusun laporan perihal pengisian beberapa elemen dalam laporan yang kurang jelas pengertiannya. Apabila di samping itu akan diadakan monitoring dari kondisi pasien. Sejak 1971 Departemen Kesehatan RI c. 1984 23 . dengan kapasitas total untuk seluruh Indonesia sekitar 7000 tempat tidur. begitu pula di bidang ilmu kedokteran. yang berakibat turnover pasien menjadi lebih cepat dan jumlah pasien menjadi cukup besar. Dalam karangan ini akan dilaporkan pengembangan suatu sistim informasi tentang pasien mental yang berobat di fasilitas-fasilitas kesehatan jiwa dengan implikasi internasional. Bila ini semuanya dihitung. Direktorat Kesehatan Jiwa mulai mengadakan pencatatan dan pelaporan tentang data demografik dan kondisi pasien mental di seluruh Indonesia. mulai tampak beberapa ketimpanganketimpangan yang pada kesempatan ini disebutkan sebagian saja. SEJARAH PERKEMBANGAN SISTIM INFORMASI KESEHATAN JIWA Sejak Direktorat Kesehatan Jiwa dibentuk sebagai instansi utama dalam lingkungan Departemen Kesehatan RI untuk mengurus dan mengatur kegiatan kesehatan jiwa di seluruh Indonesia pada tahun enampuluhan. USA. Dengan pembuatan laporan-laporan secara konservatif ini. Di seluruh Indonesia sekarang tersebar 30 RS Jiwa Pemerintah dengan kapasitas tempat tidur masingmasing RS Jiwa sekitar 300 = 500 tempat tidur. Laporan-laporan ini biasanya dibuat sekali dalam tiga bulan.negara lain.perbaikan tercapai juga. Dapat disebut di sini beberapa contoh. khususnya laporan yang merupakan masukan untuk maksud administratif.Komputerisasi Data Demografik dan Psikiatrik Pasien Mental di Indonesia dr. Dengan adanya pengobatan modern dengan obat-obat psikofarmaka. New York. maka mulai diciptakan suatu sistim pencatatan dan pelaporan tentang kegiatan RS Jiwa dan keadaan pasiennya. Proyek ini. Sistim pencatatan dan pelaporan pada waktu itu bersifat laporan tentang pasien yang dirawat di RS Jiwa saja. Walaupun jumlah tempat tidur di Indonsia relatif kurang dibandingkan dengan negara. Proyek ini yang dimulai dengan pengumpulan data dari pasien yang dirawat di dalam rumah sakit jiwa di seluruh Indonesia dilaksanakan dalam rangka kerjasama antara Direktorat Kesehatan Jiwa dengan International Committee Against Mental Illness (ICAMI). Selama beberapa tahun laporan. RS ABRI. dan sanatorium swasta. maka pekerjaannya menjadi lebih rumit lagi. 35. Dalam jumlah ini belum termasuk kapasitas tempat tidur dari fasilitas perawatan pasien mental di luar RS Jiwa Pemerintah. Akan tetapi walaupun perbaikan. perubahanperubahan yang agak sering ini mempunyai efek merugikan. misalnya kriteria untuk mengklasifikasi diagnosis klinik dalam diagnosis Cermin Dunia Kedokteran No.q. atau istilah. maka lama perawatan pasien mental dapat diperpendek menjadi 1-3 bulan. Selain itu. yang meliputi ruang lingkup nasional dimungkinkan karena semua aktivitas pelayanan kesehatan jiwa Pemerintah berada di bawah naungan atau dikoordinasi oleh Direktorat Kesehatan Jiwa. maka dapat dibayangkan bahwa untuk mengatasi kesulitan ini satu-satunya cara adalah otomatisasi pencatatan dan pelaporan pasien mental.istilah yang kurang jelas batasannya. Rudy Salan Kepala Subdirektorat Epidemiologi dan Psikofarmakologi Direktorat Kesehatan Jiwa. Depkes RI PENDAHULUAN Perkembangan dan pemanfaatan teknologi modern sudah meresap di segala lapangan kehidupan. Melihat hal demikian. perlu dicatat pula bahwa jumlah psikiater Indonesia masih jauh dari memadai dengan sekitar 1-2 psikiater bagi RS Jiwa di luar Jawa dan 4-8 psikiater bagi RSJ di Jawa. seperti misalnya : RSU.pasien mental.

dsb. yaitu mereka yang ditugaskan melaksanakan pengumpulan data dan menyusun laporan laporan pada umumnya tidak atau kurang minat terhadap bahasa angka.angka. pada dewasa ini sedang diusahakan suatu lin- 24 Cermin Dunia Kedokteran No. Kuesioner ini merupakan daftar isian multiple choice yang berisi data demografik dan psikiatrik dari pasien mental. Salah satu ciri khas bagi ilmu psikiatri adalah bahwa dalam tubuh disiplin ilmu ini terdapat banyak aliran dan orientasi teoritik yang berakibat bahwa antara para psikiater terdapat cara penyusunan laporan pasien berdasarkan orientasi masingmasing. Pada tahun 1970. Mulai triwulan pertama dalam tahun 1971.S. Laporan-laporan ini pun tidak menyediakan kesempatan dalam sistimnya untuk memberikan semacam umpan balik (feedback) kepada rumah sakit yang bersangkutan. dan lain informasi untuk perencanaan dan evaluasi. Setelah daftar isian yang digunakan sudah mantap. dan pada akhir tahun 1972 dapatlah tercakup seluruh jajaran RSJ dari Sabang sampai Abepura di bawah naungan Direktorat Kesehatan Jiwa dan fasilitas psikiatrik lainnya2. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (Psychiatric Pilot Project). U. maka namanya diganti dengan Daftar Isian Pasien Mental Rawat Rumah Sakit atau DIPAM Rawat RS. DIPAM Rehabilitasi yang merupakan suatu formulir pencatatan dan pelaporan tentang pasien mental yang mengalami proses rehabilitasi. Pada tahun . Hasil print-out berupa dua macam : (1) ceritera informatif (narrative) dari pasien-pasien mental dalam bahasa Inggris dan Indonesia (2) laporan statistik dari data yang tercantum dalam kuesioner. Mengingat hal-hal di atas ini.1964 . penggunaan istilah pasien baru dan lama. dikembangkan pada tahun 1973 dan digunakan pada RSJ yang memiliki unit rehabilitasi. New York. Ini berarti bahwa psikiater harus secara aktif diikutsertakan dalam sistim informasi ini. harus digunakan istilah-istilah yang pengertiannya tidak meragukan lagi. dan pencatat maupun pelapor harus memiliki expertise di bidang psikiatri yang lebih besar dibandingkan dengan petugaspetugas sebelumnya. di samping bagi staf RSJ merupakan bahan penting untuk memperbaiki kegiatan RSJ seoptimal mungkin. karena dari data itu pimpinan RSJ dapat dengan mudah mengetahui profil pasien mental di RSJ-nya dan dapat membandingkannya dengan RSJ lain. yaitu pengaturan ketertiban penyimpanan dan pengiriman data dan tugas-tugas administratif lain.statistik. Sejak sukses pertama itu mulai dikembangkan DIPAM lain. 1984 . dan penjajagan terhadap pengolahan dan pengelolaan sistim informasi ini. untuk menyusun suatu sistim informasi yang dapat memenuhi persyaratan tersebut. diadakan ujicoba dari daftar isian ini di RSJ di Jawa dan Bali. dan pada akhir 1971 telah dapat dihasilkan tabulasi pertama dari 1314 pasien mental1. lama perawatan. Umpan balik merupakan dorongan yang positif bagi petugas. 35. Walaupun empat DIPAM ini dikembangkan tersendiri. pasien yang dipulangkan atau melarikan diri. Dari DIPAM Pemulangan yang dikombinasikan dengan DIPAM Rawat RS dapat disusun "patient movement data". Lagi pula data yang minim itu tidak sempat diolah karena untuk mengolahnya perlu tenaga khusus. perlu disusun suatu status mentalis pasien yang mencatat hal-hal dasar tentang kondisi pasien yang dapat diterima oleh semua psikiater sebagai data utama dalam pencatatan dan pelaporan mereka. Kedua hasil ini dianggap penting sebagai umpan-balik bagi RSJ. Berdasarkan pengalaman-pengalaman preliminer ini. sebab dengan kurangnya jumlah psikiater dan dokter di RSJ acapkali status pasien hanya diisi seperlunya saja. yang acapkali sangat berbeda.kesukaran yang cukup besar untuk melumpuhkan kegiatan Direktorat Kesehatan Jiwa sebagai instansi yang berwenang dalam upaya kesehatan jiwa di Indonesia. Terjemahan dalam bahasa Indonesia telah dipersiapkan dengan penyesuaian items-nya.petugas di rumah sakit untuk menyusun laporan yang tepat dan akurat. Mengingat kesukaran. Sebagai formulir dasar untuk pencatatan dan pelaporan digunakan kuesioner dari ICAMI yang dikenal dengan nama General Purpose Psychiatric Questionnaire (GPPQ). Dari hasil ujicoba ini diadakan perbaikan-perbaikan dan perubahanperubahan dalam daftar isian dan sistim pengelolaannya. kerjasama tadi diperluas dengan melibatkan Direktorat Kesehatan Jiwa agar supaya pembaharuan dapat mencakup seluruh Tanah Air. maka Direktorat Kesehatan Jiwa telah mengadakan kerjasama dengan International Committee Against Mental Illness (ICAMI). Sejak April 1971 proyek ini berjalan dengan lancar di Jawa dan Bali. Sejak 1972 hingga kini Direktorat Kesehatan Jiwa menerbitkan laporan profil dan kondisi pasien mental dari semua fasilitas psikiatrik setiap tahunnya3. terbentuklah tim khusus di Direktorat Kesehatan Jiwa untuk menangani masalah sistim informasi ini. dan petugas administrator rutin mempunyai tugas terbatas pada segi administratif dari sistim informasi ini saja. pekerjaan dokter di RSJ untuk menyusun status pasien dapat dipersingkat sekali. hal mana adalah esensial bagi suatu sistim pencatatan dan pelaporan yang baik. ICAMI telah melakukan kerjasama dengan Bagian Psikiatri. Berdasarkan pengalaman-pengalaman yang menggembirakan ini. Pada tahun 1980 dikembangkan DIPAM Pemulangan yang diisi apabila pasien yang dirawat di RSJ dipulangkan. yang pengolahannya menggunakan komputer. Untuk dapat menciptakan suatu sistim informasi yang meliputi semua aliran psikiatrik yang terdapat di antara para psikiater. Mereka biasanya kurang pula menghayati pentingnya untuk mengirim data dan laporanlaporan yang akurat. Format asli yang digunakan untuk optical scanning bagi komputer IBM 360 model 30 dirubah dan disesuaikan dengan keadaan di Indonesia. maka sejak beberapa tahun dicarilah penyusunan suatu sistim informasi tentang pasien mental dengan berpedoman pada beberapa kriteria sebagai berikut : sistim dan proses pencatatan dan pelaporan harus efisien dan efektif. Pada tahun 1977 dikembangkan DIPAM Rawat Jalan yang maksudnya digunakan dalam pelayanan pada poliklinik psikiatri khusus bagi pasien yang berobat jalan saja.1965. diadakan perluasan proyek ke daerah di luar Jawa dalam tahun 1972. Dengan adanya narrative print-out.A. Salah satu kendala bagi sistim pencatatan dan pelaporan yang sebenarnya merupakan kendala yang umum bagi upaya pengumpulan data di Indonesia. Laporan dan tabulasi statistik juga merupakan umpan balik yang cukup baik.

Bagi fasilitas-fasilitas psikiatrik di Jawa. jumlah episode. Cermin Dunia Kedokteran No. Di sini juga ditanyakan tentang latar belakang lingkungan. diagnosis pada waktu masuk. 1. dan aktivitas dalam masyarakat. codingsheet ini dikirim setiap 2 minggu sekali. Mengingat syarat utama bagi pengolahan data secara oto matik yaitu data harus bersih. Setelah itu codingsheet yang ada pada formulir DIPAM dirobek. nomor identifikasi rumah.unsur sebagai berikut : 1. Bagian II : Bagian ini meliputi data tentang pemeriksaan pre liminer. aktivitas keagamaan. jumlah orang yang hidup bersama dengan pasien dsb. 3. 2. diagnosis dsb.sakit. cepatnya timbul penyakit. Hospital summary batch -editing report Untuk semua fasilitas psikiatrik yang dimaksudkan agar petugas di Direktorat Kesehatan Jiwa dapat secara tepat dan cepat memperoleh gambaran tentang kualitas laporan yang dibuat oleh fasilitas .fasilitas psikiatrik di luar Jawa sekali sebulan. Informasi tentang orang tua pasien ditanyakan di bagian ini pula. alamat tempat lahir. yaitu apakah mereka masih hidup. komposisi dari rumah tangga. pengobatan pasien dalam ruangan. Pemeriksaan DIPAM oleh petugas di Direktorat Kesehatan Jiwa perihal data esensial yang diperlukan untuk menjamin input yang baik. Sekalipun dalam buku laporan statistik ini diterbitkan 56 tabel standar dan 10 grafik. Dalam sistim ini terdapat unsur . seperti dibesarkan di tempat urban atau rural. hukuman. Selanjutnya pada tiap fasilitas psikiatrik DIPAM dikumpulkan oleh seorang administrator (koordinator) yang memeriksa secara teliti masing-masing DIPAM. dokter yang memeriksa. cross-tabulation programs telah dipersiapkan oleh Direktorat Kesehatan Jiwa. 1984 25 . Untuk tujuan itu. 35. penyakit jiwa dalam keluarga atau penyakit lain. tanggal masuk rumah sakit. Bagian III : Bagian ini berisi data tentang evaluasi pasien. c. DIPAM Rawat RS Bagian I : Bagian ini berisi informasi administratif dan personal. sedangkan bagi fasilitas. Laporan ini dimaksudkan agar supaya pars pengisi DIPAM dapat memusatkan perhatiannya pada items tertentu yang diisi secara kurang memuaskan. informasi tentang pekerjaan dan prestasi serta partisipasi keluarga dalam usaha rehabilitasi. 2. Hospital summary batch-editing report yang melaporkan persentase dari items yang diisi secara tidak tepat. Sesampainya di Direktorat Kesehatan Jiwa. yang satu kopi nanti akan dikirimkan kepada rumah sakit yang bersangkutan dan satu kopi disimpan dalam ruangan khusus di Direktorat Kesehatan Jiwa. Untuk ini telah dikembangkan suatu batch-editing program yang terdiri dari 3 macam hasil keluaran : a. seperti: nama. pisah atau kawin kembali. Pada akhir tahun kalender. dokter atau perawat yang bersangkutan sesuai dengan bidangnya. namun setiap waktu dapat dimintakan tabel-tabel lain di luar tabel standarapabila ini dibutuhkan oleh salah satu fasilitas psikiatrik misalnya untuk usaha administratif atau riset. ISI DARI DIPAM Sebagai gambaran dari ruang lingkup perangkat data pada sistim informasi DIPAM. dalam sistim ini telah dikembangkan suatu batch-editing system4 di mana setiap kiriman data diperiksa melalui komputer perihal kekurangankekurangan atau kesalahan. Bagian II: Bagian ini berisi data medik. status perkawinan. Punched cards yang memuat semua data kemudian dimasukkan ke dalam kom puter yang menghasilkan narrative print-out. Untuk itu. semua data yang telah dikirimkan oleh fasilitas-fasilitas psikiatrik diolah bersama dalam suatu tabulasi statistik yang diterbitkan setiap tahunnya. pekerjaan. tahanan. remisi. dan perbaikan data bila diperlukan. Editing oleh komputer. maka koreksi data perlu dilakukan untuk menjamin keabsahan data. b. Di sini ditanyakan tentang lamanya episode penyakit sekarang. data diperiksa kembali oleh seorang petugas perihal kelengkapan mformasi dalam DIPAM. nomor identifikasi. diagnosis. dan sumber anamnesis. PENGELOLAAN SISTIM INFORMASI Sejak sistim informasi ini diciptakan. sikap keluarga terhadap penyakit pasien.kage yang memungkinkan mengikuti perjalanan masing-masing pasien dari mulai kontak pertama dengan fasilitas psikiatrik hingga kontak terakhir. dan codingsheet dikirimkan ke Direktorat Kesehatan Jiwa untuk diolah lebih lanjut. DIPAM Rehabilitasi Dipam ini terdiri dari 3 bagian : Bagian I : Bagian ini berisi data tentang latar belakang sosiokultural. rujukan. umur. perilaku kriminal. kan beberapa contoh data yang dicatat dan dilaporkan. jenis kelamin. ke . perawatan sebelumnya. penyalahgunaan alkohol dan obat-obatan. fasilitas psikiatrik. apakah ada items yang kurang atau lupa diisi. Items yang menjadi perhatiannya khusus itu dicetak dengan tipografi agak beda dari items lainnya. tanggal masuk. DIPAM aslinya dikembalikan ke tempat asalnya. Direktorat Kesehatan Jiwa merupakan instansi sentral yang mengkoordinasi se luruh sistim dan mengadakan pengolahan secara sentral dari data pasien mental yang tertera dalam sistim DIPAM. prognosis dan pengobatan sebelum masuk rumah sakit. Yang menjadi perhatian utama dalam pemeriksaan ini adalah items yang berisi nomor identifikasi pasien. Semua DIPAM diisi oleh psikiater. perkiraan taraf inteligensi. Setelah semuanya dianggap lengkap. seleksi dan testing psikologik untuk menentukan bakat untuk latihan-latihan tertentu.fasilitas psikiatrik. mampuan untuk beradaptasi sosial dan prestasi pekerjaan. maka codingsheets dikumpulkan dan dikirim ke pusat pengolahan untuk dialihkan kepada keypunch cards. dalam karangan ini akan dikemuka.kesalahan yang masih terdapat dalam data. keadaan perumahan. Pemeriksaan DIPAM oleh petugas di RSJ atau fasilitas psikiatrik. bercerai. Selanjutnya ada informasi tentang pendidikan.psikiatrik. dan beberapa items yang penting untuk dianalisa seperti jenis kelamin. Error analysis report yang mengidentifikasi kesalahan yang dibuat dalam masing-masing pengiriman.

dan akhirnya disusun suatu rencana follow up. diagnosis akhir. 26 Cermin Dunia Kedokteran No. maka perbandingan dapat dibuat antara daerah satu dengan daerah lain.1978. Beberapa trend diagnostik dengan segera dapat dilihat dan dimonitor bila ini diperlukan. 9. admission rates antara propinsi -propinsi di Indonesia berbeda cukup jauh.Aspek rekreasi dan penyesuaian pribadi dinilai pula dalam bagian ini. maupun untuk mengambil keputusan. Kualitas pelayanan dapat pula dibandingkan dan perbaikan dapat disarankan. 3. Bidang administratif dan perencanaan Analisis data dari DIPAM dapat berguna bagi administrator perencana. Dengan menggunakan Pedoman Penggolongan Diagnosa Gangguan Jiwa (PPDGJ) I. dapat dikemukakan. Selain itu. kebutuhan akan obat-obatan . Selain daripada itu. Kegunaan yang sangat menonjol adalah dalam hal memonitoring penyalahgunaan obat narkotik claim masyarakat. 5-6. Tentang penerimaan pasien untuk dirawat. maka komunikasi antara psikiater dapat lebih dipermudah. Dari Data ini dapat dilihat perkembangan penyalahgunaan obat narkotik secara epidemiologik yang memuncak pada tahun 19721974. perubahan-perubahan sesuai dengan musim (seasonal trends). DIPAM Pemulangan DIPAM ini tidak berdiri sendiri dan harus dikaitkan dengan data yang terdapat dalam DIPAM Rawat RS. Strategi terapi dan obat-obatan yang pemah diberikan kepada pasien dapat langsung dilihat sehingga tidak perlu lagi dicoba obat psiko-farmaka lain. 1973. dapat dilihat rumah sakit mans yang menerima pasien kronik lebih banyak dibandingkan dengan rumah sakit lain 6. Colombo Plan dsb. hubungan antara perawatan pertama (first admission) dan perawatan berkali-kali. Para dokter dan petugas paramedik dilatih untuk mengemukakan pertanyaan yang lebih akurat dan secara lebih sistematik. Selain beberapa data identifikasi yang memungkinkan DIPAM ini di. Informasi tentang beban dan jumlah pasien. Pada waktu penyalahgunaan obat narkotik mulai memasuki Indonesia di tahun 1969 dan memuncak pada tahun 1973. kaitkan dengan DIPAM Rawat RS. Data statistik rumah sakit yang mantap dapat dikumpulkan dari tahun ke tahun. dan rencana follow-up selanjutnya. maka setiap tahun data ini dikutip dalam laporan tahunan ASEAN DRUG EXPERT MEETING dan badan-badan internasional seperti WHO. Informasi ini selain bernilai sebagai data epidemiologik. 1984 . terdapat data tentang pengobatan yang diberikan selama perawatan. terapi tindak lanjut. karena banyak data dapat direkam dan diolah dengan menggunakan unit pengolahan otomatik. MANFAAT DARI SISTIM INFORMASI INI Perihal manfaat dari proyek ini dapat dikemukakan beberapa hal sebagai berikut : 1.000 penduduk. berguna pula untuk merencanakan ketenagaan. yang menunjukkan bahwa jumlah kapasitas tempat tidur untuk pasien mental dan jumlah RS Jiwa masih jauh di bawah negara-negara berkembang lain. menurun pada tahun 1977 . Beberapa kecenderungan perubahan dalam variabel umur dan taraf sosial-ekonomis dapat jelas terlihat dari tahun ke tahun. Karena kemantapan data ini. dan sebagian kecil saja yang dikirim oleh polisi atau pengadilan. dapat pula diperoleh data medik-psikiatrik tentang perkembangan penyakit pasien dari permulaan hingga kini. Dengan demikian. 35. hanya Direktorat Kesehatan Jiwa yang memiliki data tentang penyalahgunaan obat narkotik yang dirawat di RS Jiwa. dapat dibuatkan komparasi antara praktek diagnosis macam-macam fasilitas psikiatrik 8. Data yang dicatat dalam DIPAM ini jauh lebih sederhana. DIPAM Rawat Jalan Sebagaimana disusun dalam DIPAM Rawat RS. Selanjutnya dicantumkan suatu prognosis di lihat dari segi mental maupun sosial. telah diletakkan dasar infrastruktur dari suatu sistim yang mantap dan yang dapat dikembangkan lebih lanjut. bahwa keterlambatan mengobati pasien mental ke rumah sakit adalah sekitar 2. informasi secara stabil akan dapat menstimulasi penelitian-penelitian epidemiologik yang lebih canggih‚ 4. Bidang medik-psikiatrik Sistim ini memungkinkan pencatatan yang lebih lengkap dari pada dengan cara yang konvensional. adaan pasien mental di Indonesia. Dengan adanya kriteria yang seragam dan yang disetujui bersama. Penelitian selanjutnya menunjukkan bahwa para pengobat tradisional memegang peranan yang cukup penting dalam masa-masa pertama seorang menderita sakit jiwa. dan sebagainya akan berguna sebagai masukan untuk perubahan kebijaksanaan pengelolaan rumah sakit 5-7 3 Bidang Penelitian Karena data diperoleh dari semua bagian di Indonsia berdasarkan kriteria pencatatan yang sama. dan selanjutnya memperlihatkan pola endemik10. dalam DI PAM ini terdapat pula dua bagian yang terdiri dari data demografik dan psikiatrik dengan diagnosis . tanggal pemulangan dan jenis terminasi perawatan. dan prognosis. mengingat bahwa pengisiannya harus selesai dalam situ kali kunjungan dibandingkan dengan DIPAM Rawat RS yang untuk pengisiannya diberikan waktu satu minggu.6 bulan. 2. Ini dapat mengarahkan penelitian-penelitian operasional dan evaluatif lebih lanjut. Dari data yang diperoleh hingga kini. ini sangat erat kaitannya dengan kepadatan penduduk. Selain itu. Bidang Pendidikan Mengisi DIPAM itu sendiri merupakan suatu pengalaman edukatif. Ini berarti di dalam masa itu jelas terdapat usaha pengobatan lain dan berada di luar ruang lingkup dari sistim rumah sakit jiwa. Para administrator sekarang sudah memperoleh gambaran yang lebih komprehensif tentang ke. dapat dipertanggungjawabkan pembangunan RS Jiwa barn di propinsi-propinsi yang belum memiliki RS Jiwa. 4. dari pola rujukan terlihat bahwa kebanyakan pasien dikirim untuk dirawat di RS Jiwa oleh keluarganya. Dari data ini dapat pula dihitung hospital admission rates per 100. PENGGUNAAN DARI SISTIM INFORMASI INI Dengan adanya sistim informasi ini. Selain data sosiodemografik.

Jiwa 10. Utilization of mental helath data system for helath planning. 1984 27 .PENUTUP Dari apa yang telah diuraikan di atas. Cermin Dunia Kedokteran No. Walaupun biaya pada waktu mulai menegakkan sistim ini tinggi. in Information Support to Mental Health Programs. 35. KEPUSTAKAAN 1. Direktorat Kesehatan Jiwa. Tjahjsna 1. Nathan. National Workshop on Psychiatric Epidemiology. R. 1983. 1971. 1975. A Colombo Plan PUbliation. 9. Buku Laporan Paden Mental dan Narkotik di Rumah Sakit Jiwa di Indonesia. Zebulon and Kline. Penang. National mental hospital reporting programme: some trends in the number and characteristics of drug users in Indonesia 1972 . General Purpose Psychiatric Qustionnaire. (3) : 33-53. 7. Eksaserbasi gangguan mental sebagai parameter efektivitas terapi dalam psikiatri. Kuala Lumpur. Eds. Malaysia. John Wiley and Sons. New York: Human Sciences Press. Sadono B. Setyonegoro IC. Salan R.1977 (4) : 97 . Salan R The Indonesian automated information system for mental patients. and Salan R.1977. biaya dapat dikurangi secara memuaskan dengan kegunaan yang melebihi dari sistim informasi konvensional lain. Laska EM and Bank R. Taintor. Dep. 5. in Safeguarding Psychiatric Privacy — Computer Systems and Their Uses.A computerized recording system for mental patients in Indonesia. Inc. Proceedings of the Second Regional Seminar on Psychotropic Medication. Laporan Subdit Pengembangan Program Direktorat Kesehatan Jiwa. 8. The use of computers by the Ministry of Health in Indonesia. Satin R dan Sadono B.107. 6. Salan R and Sadono B. Saban. Direk torat Kesehatan Jiwa. Salan R. Jiwa 8 1975. namun setelah sistim cukup stabil. Malaysia 14-20 May 1979. Kes RI 4. Direktorat Kesehatan Jiwa. 1977.1979. 3. 2. (terbitan setiap tahun dart tahun 1972-1982). (2) : 91 -111. jelas bahwa suatu sistim informasi tentang pasien mental dengan menggunakan teknologi modern dapat dilakukan juga di negara yang sedang berkembang dan berpenghasilan rendah. Satan R. Departemen Kesehatan. Personal Characteristics of first admissions in mental hospitals in Indonesia. Laska EM et al Eds. 1973. 10. Proceedings Workshop on Reduction of Demand for Illicit Drgu s in South East Asia. Jiwa 14 1981.

toerekeningsvatbaarheid. Problema di sini.lamaya satu tahun untuk diperiksa. Salah satu istilah yang ingin diketengahkan di sini adalah : "tidak dapat dipertanggungkan kepadanya" atau dalam bahasa Belanda aslinya "niet kan worden toogerekend" Banyak hal telah ditulis dan dibahas tentang pertanggungan atau pertanggungjawaban ini. Namun demikian hingga kini belum dicapai kesepakatan tentang batasan-batasan dari pertanggungjawaban pidana ini. Sikap yang demikian dalam peradilan memang masuk akal. Depkes RI Salah satu titik sentuh di antara sekian banyak titik sentuh antara disiplin ilmu kedokteran jiwa dan ilmu hukum pada forum peradilan adalah pengertian tentang pertanggungjawaban kriminal (kadang-kadang juga disebut pertanggungjawaban pidana. maka Hakim boleh memerintahkan menempatkan ia di rumah sakit gila selama . yang tidak dapat dipertanggungkan kepadanya karena kurang sem* Naskah disampaikan dalam Simposium Psikiatri Kehakiman. Tujuannya untuk menetapkan apakah terdakwa itu menderita gangguan jiwa atau tidak. Sikap yang amat manusiawi dari peradilan ini perlu dipuji. Beberapa aspek telah disorot antara lain : falsafahnya. Konsekuensi dari keterangan ahli ini : ada tidaknya gangguan atau penyakit jiwa pada terdakwa akan dikaitkan dengan dapat atau tidaknya dipertanggungjawabkan tindak pidana tersebut kepadanya. seorang tersangka atau terdakwa diragukan kondisi kesehatan jiwanya saat ia melakukan perbuatan pidana. Dalam KUH Pidana yang hingga kini masih berlaku. Sejauh manakah hukum biasa dapat diberlakukan terhadap seorang yang ada gangguan jiwanya? Sejauhmanakah perkecualian dapat diberikan? Ini semua merupakan pertimbangan yang cukup rumit bagi hakim. untuk memberikan keterangan ahli dalam sidang peradil an. Kongres Nasional III. karena sejak dahulu dirasakan adanya unsur ketidakadilan bila peraturan-peraturan hukum yang berlaku untuk orang normal diterapkan kepada mereka yang terganggu jiwanya. pertanggungjawaban pidana dalam kaitannya dengan fungsi ego1 dsb. PNPNCH. 35. Bahwa makna sikap manusiawi dari peradilan di negara kita tercermin dalam fasal 44 KUH Pidana tidak dapat diragukan lagi Yang menjadi masalah di sini yaitu batasan. pertanggungjawaban pidana dikaitkan dengan kemauan bebas dan aliran determinisma. JOJuli ‚ 2 Agustus 1984. Jadi jelaslah bahwa konsep dan pengertian pertanggungjawaban pidana merupakan konsep hukum tanpa diberikan batasan-batasan yang tegas. toerekenbaarheid. 1984 . Dapat dilihat suatu 28 Cermin Dunia Kedokteran No. Medan.Pengertian Pertanggungjawaban Kriminal Atas Perbuatan Individual Dalam Rangka Visum et Repertum Psikiatrikum dr. karena dalam pendidikan kedokteran tidak ada suatu mata pelajaran khusus yang membahas dan mengkuliahkan semua seluk-beluk pertanggungjawaban pidana. Bila dalam suatu perkara pidana. Di satu pihak ilmu hukum mengintroduksi pengertian dan istilah ini dalam perundangundangan. tetapi di lain fihak para penegak hukum selalu menanyakan kepada ahli ilmu kedokteran jiwa untuk menetapkan apakah suatu perbuatan melanggar hukum (pidana) dapat diptertanggungjawabkan kepada seorang terdakwa yang diduga terganggu jiwanya. seorang dokter tidak dapat dianggap kompeten menentukan pertanggungjawaban pidana ini. 2) Jika nyata perbuatan itu tidak dapat dipertanggungkan kepadanya karena kurang sempurna akalnya atau karena sakit berubah akal. criminal responsibility). puma akalnya atau karena sakit berubah akal tidak boleh dihukum. Titik sentuh ini merupakan hal unik yang tidak didapati pada cabang-cabang ilmu kedokteran lain. Rudy Salan Kepala Subdirektorat Epidemiologi dan Psikofarmakologi Direktorat Kesehatan Jiwa. yang dalam prakteknya dokter ahli jiwalah yang harus menentukan. namun justru dengan adanya sikap manusiawi ini timbul masalah-masalah lain yang mempersukar penilaian hakim atau penegak hukum. dalam fasal 44 ayat I dan 2 disebut hal-hal sebagai berikut : 1) Barang siapa mengerjakan sesuatu perbuatan. maka yang berwenang dalam sidang peradilan dapat memanggil seorang ahli kedokteran jiwa (psikia ter).batasan dan istilahistilah.

Dengan latar belakang medik-psikiatrik ini. ditetapkan hanya satu hukum acara pidana yang berlaku untuk seluruh Indonesia. 1993/KDJ/U/70 tentang Perawatan Penderita Penyakit Jiwa tahun 1970. Pada masa sebelum KUHAP berlaku. dan biasanya dalam redaksi dari permintaan itu ditanyakan apakah tindak pidana yang dilakukan oleh terdakwa dapat dipertanggungjawabkan kepadanya atau tidak. 3. keterangan ahli c. telah dicoba pula ditetapkan tentang tidak dapat nya dipertanggungjawabkan suatu tindak pidana dari kurang berkembangnya ego 1 Di samping pendapat. karena dianggapnya terletak di luar expertise mereka sebagai ahli dalam ilmu kedokteran. Dengan demikian keterangan ahli yang dahulunya hanya dapat diminta oleh hakim. sepanjang hal ini mengenai hukum acara pidana perlu dicabut dan diganti dengan hukum acara pidana baru yang mempunyai ciri kodifikasi dan unifikasi berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar1945. keterangan terdakwa (KUHAP fasal 184 ayat 1) Minta pendapat orang ahli 1. petunjuk e. Beberapa fasal yang menentukan batasan dan mengatur prosedur penulisan keterangan ahli dalam KUHAP sesuai dengan jiwa perlindungan terhadap hak azasi manusia. Tentang kemampuan dan kompetensi seorang psikiater untuk menetapkan pertanggungjawaban pidana seorang terdakwa.yaitu pemeriksaan visum et repertum psikiatrikum dijalankan karena diharuskan oleh prosedur hukum. Sesual dengan peraturan Menteri Kesehatan No. ia dapat minta pendapat orang ahli atau orang yang memiliki keahlian khusus. Setiap orang yang diminta pendapatnya sebagai ahli kedokteran kehakiman atau dokter atau ahli lainnya wajib memberikan keterangan ahli demi keadilan. Keterangan ahli ialah apa yang seorang ahli nyatakandi sidang pengadilan (KUHAP fasal 186). (KUHAP fasal 65). Kesan kami .daerah sentuh antara disiplin ilmu kedokteran jiwa dan disiplin ilrnu hukum yang kabur. Dalam hal diperlukan untuk menjernihkan duduknya persoalan yang timbul di sidang pengadilan. yaitu hanya hakimlah yang dapat menetapkan apakah suatu perbuatan dapat dipertanggungjawabkan atau tidak. keterangan saksi b. hakimlah yang selanjutnya menetapkan apakah terdakwa dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya atau tidak. Keterangan ahli adalah keterangan yang diberikan oleh seorang yang memiliki keahlian khusus tentang hal yang diperlukan untuk membuat terang suatu perkara pidana guna kepentingan pemeriksaan (KUHAP Ketentuan Umum fasal 1 hutir 28) 2. Pengalaman menunjukkan bahwa di Indonesia kasus-kasus kontroversial jarang dikemukakan kepada para psikiater. Untuk menjelaskan hal ini perlu diterangkan sedikit tentang lahirnya KUHAP. menyatakan hal-hal sebagai berikut : Keterangan ahli 1. namun hingga kini belum timbul persoalanpersoalan yang merumitkan kedudukan mereka. antara para dokter sendiri timbul pendapat. Alat bukti 1. 35. ada pula pendapat-pendapat yang bertentangan. Dari psikiater diharapkan untuk memberi jawaban konfirmatif atau non-konfirmatif dalam kesimpulan pemeriksaannya terhadap pertanyaan tentang pertanggungjawaban. Dilihat dari segi teori psikodinamik. dan biasanya hakim dengan penuh kepercayaan akan iktikad baik para psikiater menerima keterangan ahli dengan baik. hakim ketua sidang dapat minta keterangan ahli dan dapat pula minta agar diajukan bahan baru oleh yang berkepentingan. 1984 29 .3. yaitu RIB. sekarang dapat diminta pula oleh Cermin Dunia Kedokteran No. Oleh karena itu. pemberian keterangan ahli kedokteran jiwa dalam rangka visum et repertum hanya dimintakan oleh hakim saja (Undang-Undang nomor 3 tahun 1966 tentang Kesehatan Jiwa fasal 5 ayat 1 sub e). (KUHAP fasal 180 ayat 1). Ada yang berpendapat bahwa masalah pertanggungjawaban (atau kesalahan. surat d. Dengan adanya undangundang Nomor 1 Drt.4 sedang tugas seorang psikiater hanya menetapkan fakta medik-psikiatrik saja. Het Herziene Inlandsch Reglement berhubungan dengan Undang-Undang Nomor 1 Drt tahun 1951 (Lembaran Negara tahun 1951 nomor 59. yang mau tidak mau akan menimbulkan beranekaragam permasalahan.pendapat ini. Tapi ketentuan yang tercantum di dalamnya ternyata belum memberikan jaminan perlindungan terhadap hak azasi manusia dan perlindungan terhadap harkat dan martabat manusia sebagaimana wajarnya dimiliki oleh suatu negara s. Akan tetapi dengan diundangkannya KUHAP pada tahun 1981. (KUHAP fasal 179 ayat 1). Sebelum adanya KUHAP. situasinya menjadi lain.yang kami akui merupakan kesan yang sangat pribadi dan mungkin tidak disetujui oleh banyak orang . di mana beberapa fasalfasal dan lampirannya mengatur secara teknis pelaksanaan keterangan ahli kedokteran jiwa. kurang jelas pengertian maupun konsepnya. tahun 1951. walaupun pada dasarnya hakim sudah mempunyai dugaan tertentu tentang pertanggungjawaban tersangka atau terdakwa. peraturan yang menjadi dasar bagi pelaksanaan hukum acara pidana dalam lingkungan peradilan umum adalah Reglemen Indonesia yang diperbarui (RIB) atau yang juga dikenal dengan Het Herziene Inlandsch Reglement atau HIR (Staatblad tahun 1941 nomor 44). Hanya psikiaterlah yang dapat menentukannya secara ilmiah2. 3. Tambahan Lembaran Negara Nomor 81) serta semua peraturan pelaksanaannya dan ketentuan yang diatur dalam peraturan perundang undangan lainnya. Tersangka atau terdakwa berhak untuk mengusahakan dan mengajukan saksi dan atau seseorang yang memiliki keahlian khusus guna memberikan keterangan yang menguntungkan bagi dirinya. (KUHAP fasal 120 ayat 1) 2. culpa) adalah masalah psikiatri dan oleh karenanya seorang psikiater dapat lebih pasti menentukannya daripada hakim. Alat bukti yang sah ialah a. Walaupun bagi beberapa psikiatel dirasakan berat menjawab pertanyaan secara demikian. Dalam hal penyidik menganggap perlu. khususnya dalam suatu proses peradilan di bawah sorotan mass media dan masyarakat. schuld.pendapat yang berbeda.

tidaknya bagi seorang yang berasal dari disiplin ilmu kedokteran. ordinarily as great understanding as a child of fourteen years hath " 8 Pada tahun 1724. Pada tahun 1265.pendapat ini dapat dikelompokan dalam 2 golongan besar. Peraturan-peraturan baru ini dapat menimbulkan situasi di man keterangan ahli jiwa diminta oleh beberapa pihak (lebih dari satu permintaan). Kelakuan yang disengaja (unsur sengaja).. b. Pada tahun 1535.." 8 Satu abad kemudian. katakanlah sebagian keterangan ahli a charge dana decharge. ahli dalam masalah orang kriminil yang sakit jiwa mengemukakan tes di mana seorang tidak dapat dipertanggungjawabkan perbuatannya apabila is : . 2. anggota juri.pendapat ini perlu diketengahkan sebagai bahan pertimbangan bagi psikiater bila ia diminta membuat keterangan ahli dalam sidang peradilan. cakap atau mampu mengetahui bahwa perbuatannya itu melanggar hukum dan sesuai dengan kemauannya7. Si pelaku sanggup. dan ilmu kedokteran jiwa pada khususnya6 Setidak . merupakan suatu tes yang hampir serupa dengan apa yang pernah diputuskan 500 tahun yang lalu. Oleh sebab itu pelaku dapat mengerti makna dan akibat kelakuannya. Unsur-unsur toerekenbaarheid menurut Pompe adalah : Suatu kemampuan berpikir dari pelaku yang memungkinkan dia menguasai pikirannya serta menentukan kehendak atau kemauannya. dalam keyakinannya yang salah (delusi) : bahwa Tuhan akan menghancurkan dunia.penyidik (polisi) dan tersangka atau terdakwa sendiri. demikian rupa sehingga atas Perdana Menteri Inggris. Kemampuan berpikir itu terdapat pada orang normal. Pada kesempatan ini akan dikemukakan pendapat dari beberapa ahli saja. 3. labouring under melancholy distemper . Pendapat . dan . Dengan perkembangan ilmu kedokteran jiwa yang sangat pesat akhir-akhir ini. konsep pertnggungjawaban pidana juga tidak bisa luput dari konsep sakit dan sehat dalam ilmu kedokteran pada umumnya. 1984 . a. Di Inggris.. Dalam penjelasan kepada sendiri. 2.. Tidak ada alasan untuk menghapuskan pertanggungjawaban pidana pelaku (unsur toerekenbaarheid) 4 Menurut Van Hamel. di samping adanya beraneka-ragam orientasi ilmiah dan teoritik dalam ilmu kedokteran jiwa. schuld in engere zin). Apakah yang sekarang dapat dipakai sebagai pedoman. Fitz-Herbet membuat formulasi suatu tes yang membebaskan seseorang dari hukuman apabila : ". Selain itu. toerekeningsvatbaarheid itu suatu kenormalan dan kematangan psikis yang membawa tiga macam kecakapan (geschiktheid) : dibenarkan. Toerekeningsvatbaarheid (dapat dipertanggungjawabkan). keputusan ini tidak sempat dijadikan prinsip kecakapan dan kemampuan7.. Dapat memahami arti dan akibat sungguh-sungguh perbuatan menjatuhkan hukuman mati kepadanya. 35. dan ini hanya dapat dicegah dengan mengorbankan jiwanya sendiri. dapat dibayangkan terjadinya situasi dikemukakannya beberapa keterangan dengan kesimpulan tentang pertanggungjawaban pidana yang berbeda-beda. atau sekurang-kurangnya pegangan bagi psikiater untuk menentukan pertanggungjawaban pidana itu sesuai dengan apa yang diharapkan oleh orang yang berwenang dalam suatu sidang peradilan? Beberapa ahli hukum dan psikiater kehakiman telah mencoba memberikan sumbangan pikiran tentang masalah pertanggungjawaban ini. hakim Kenyon menyatakan: "If a man is in a 2. yaitu : golongan pendapat dari Eropa Barat (Perancis. perlu diingat apabila pertanggungjawaban pidana dikaitkan dengan gangguan atau penyakit jiwa. Karen sebagai orang yang saleh dia tidak mau melakukan tindakan tercela bunuh diri. Walaupun pada 30 Cermin Dunia Kedokteran No. Oleh sebab itu pula pelaku dapat menentukan kehendaknya sesuai dengan pendapatnya (tentang makna dan akibat kelakuannya). maka dia melakukan percobaan pembunuhan terhadap rajanya dengan perhitungan bahwa negara akan 1. Simons mengatakan: terekeningsvatbaarheid dapat diPada tahun 1812 terjadi peristiwa pembunuhan yang berhasil pandang sebagai suatu keadaan psikis. Jadi kesimpulannya toerekeningsvaatbaarheid berarti Walaupun demikian. 3. Suatu sikap psikis pelaku berhubung dengan kelakuannya. ". Jerman dan Belanda) dan golongan pendapat dari lingkungan Anglo-Saxon (Inggris dan USA). Pada hakekatnya pendapat . peradilan berusaha menyusun suatu tes untuk menentukan apakah seorang terdakwa dapat mempertanggungjawabkan tindak pidananya atau tidak. suatu keputusan dalam peradilan Inggris yang terkenal dengan Arnold case mengemukakan suatu tes untuk membebaskan seorang terdakwa yang sakit jiwanya apabila : "The dependent had to totally deprived of his reason so that he did not know what he is doing any more than an infant or a wild beast would have known. Pertanggungjawaban pidana menurut hukum pidana terdiri dari tiga unsur : 1. nor tell who was his father or mother. or how old he is. Sir Matthew Hale. account or number 29 pence.. answerable for his act.. mati berkat strategi pembelaan dari pembela Thomas Erskine. Betapa jauhnya implikasi dan besarnya pengaruh terhadap interpretasi dari pertanggungjawaban pidana ini dapat diduga tapi sukar dibayangkan. Keadaan demikian dapat menyukarkan kedudukan dan kredibilitas psikiater sebagai saksi dalam suatu proses peradilan.perbuatan itu. " Tes ini yang juga dikenal dengan nama wild beast test. Menentukan kemauannya terhadap perbuatan ." James Hadfield dibebaskan dari hukuman 3. Kelakuan dengan sikap yang kurang berhati-hati atau lalai (unsur kealpaan : culpa. Spencer Percival. 1. he is not criminally oleh masyarakat. Pada tahun 1800 terjadi suatu peristiwa di mana seorang yang bernama James Hadfield melakukan percobaan pembunuhan terhadap raja George III dari Inggris. hukum8. hakim Bracton mengemukakan tes bahwa seorang dianggap sakit jiwa bila kelakuannya bagaikan binatang buas (wild beast). dan dapat diduga demikian pula pada pelaku7. Menyadari bahwa perbuatan-perbuatan itu tidak dibenarkan deranged state of mind at he time. yang dilakukan menjatuhkan hukuman dari sudut umum atau pribadi dapat oleh seorang bernama Bellingham.

dan beberapa hari kemudian 15 ahli hukum diminta menyusun pedoman untuk menentukan pertanggungjawaban kriminal. Ia dimasukkan dalam Rumah Sakit Jiwa selama 22 tahun. it must be cleary proved that at the time of the committing of the act. sehingga akhirnya "Durham rule" pada tahun 1972 ditinggalkan dan diganti dengan Model Penal Code dari The American Law Institute. Seorang psikiater menilai terdakwa lebih mendalam daripada hanya perbuatan itu sendiri. M'Naghten menderita delusi persekutif dan menganggap bahwa partai Tories yang berkuasa pada waktu itu mengguber-uber dan membuatnya bangkrut. Tentang masalah right or wrong ini (tes ini juga dinamakan right or wrong test) tidak pernah dijelaskan secara lebih terperinci apakah salah ini menyangkut segi legal atau segi moral. 1984 31 . 9" Berdasarkan ini. even to violate the oath he takes as a witness to tell the truth and nothing but the truth. as not to know the nature and quality of the act he was doing. tetapi apabila wrong berarti tindakan a moral. Pembebasan M'Naghten menimbulkan heboh besar dalam parlemen Inggris. from disease of the mind. that he did not know that he was doing what was wrong. Bagi seorang psikiater tindakan melawan hukum tidak selalu ditentukan oleh perbuatan berencana yang sadar. Where a person labours under partial delusions only and is not in other respects insane. A person is not responsible for criminal conduct if at the time of such conduct as a result of mental disease or defect he lacks substantial capacity either to appreciate the Cermin Dunia Kedokteran No. USA. until the contrary be proved to their satisfaction. Lord Mansfield sebagai hakim mengemukakan alasannya atas dasar bahwa seorang terdakwa adalah sakit jiwa apabila dia tidak dapat membedakan yang benar dari yang salah (right from wrong) 9 Peristiwa bersejarah yang sempat menggemparkan Inggris pada waktu itu adalah pembunuhan yang dilakukan oleh seorang Scot bernama Daniel M'Naghten terhadap sekretaris pribadi Perdana Menteri Inggris Sir Robert Peel. Zilborg selanjutnyamengatakan : "To force a psychiatrist to talk in terms of the ability to distinguish between right and wrong and of legal responsibility is . Bagi seorang psikiater. Sesuai dengan hukum yang berlaku waktu itu M'Naghten dibebaskan. Bila wrong di sini berarti melawan hukum. The American Bar Foundation menyatakan : "Since the psychiatrist cannot accunrtely determine the defedant's capacity to distinguish right from wrong on the basis of his medical expertise. 35. Menurut para ahli hukum jiwa dipengaruhi oleh akal dan kemauan babas.. he must be considered in the same situation as to responsibility as if the facts with respect to which the delusion exist were real 8. Namun terhadap "M'Naghten rule" ini ada beberapa kritik yang perlu dikemukakan di sini. Walaupun A mengetahui bahwa tindakan ini melawan hukum. sehingga dia melarikan diri dari Scotland. defect dan kompleksitas data medik-psikiatrik. hingga meninggal dunia. Berdasarkan kasus ini dikemukakan Durham Rule" sebagai berikut : An accused is not criminally responsible if his unlawful act was the product of mental disease or mental defect. maka kepada A tidak dapat dipertanggungjawabkan perbuatannya itu9. Untuk membalas dendam atas ketidakadilan terhadap dirinya yang sesuai dengan delusinya itu. Durham yang telah melakukan pencurian dianggap sehat karena dapat membedakan right from wrong. Oleh karena itu ia diadili. pada tahun 1954 hakim David Bazelon dari District of Columbia. dan suatu perbuatan adalah hasil dari perbuatan berencana yang sadar (consciously determined intent). yang bernama Edward Drummond. Dia menilai seluruh kepribadian terdakwa dan menelaah perbuatannya dari segi alam sadar maupun tak sadar. 8 Dengan adanya "Durham rule" ini. ia menghadang Edward Drummond yang disangka Sir Robert Peel dan ditembaknya sampai mati. and to possess a sufficient degree of reason to be responsible for his crimes. akan tetapi hanya merupakan hasil akhir dari runtuhnya sistim adaptif mental. and that to establish a defense on the ground of insanity. ia tetap melakukannyakarena dia berpendapat (delusi) bahwa pembunuhan terhadap B adalah karena perintah dari Tuhan. Hasilnya terkenal dengan nama "M 'Naghten rule" yang singkatnya berbunyi sebagai berikut : "They ought to be told in all cases that every man is presumed to be sane. mengemukakan apa yang dikenal dengan "Durham rule".waktu itu pembela mengemukakan sakit jiwa sebagai dasar pembelaan. it is the difference between knowledge divorced from affect and knowledge so fused with knowledge that it becomes a human reality. namun hakim memutuskan Bellingham tetap salah dan dihukum gantung. . his testimony on this issue is largely conjecture or a reflection of his own personal judgements of whether or not the defendant should be held responsible 9. Dalam sidang peradilan 9 dokter menyatakan bahwa Daniel M'Naghten menderita sakit jiwa. Mengingat kekurangan-kekurangan dari "M'Naghten rule" ini. Para hakim maupun anggota juri menjadi bingung dengan istilah product. Tetapi kritik yang lebih penting yaitu tes ini hanya dapat digunakan terutama pada terdakwa yang menderita halusinasi dan delusi. the party accused with labouring under such a defect of reason. 9" Apa yang dikemukakan oleh Zilborg ini menyangkut inti dari perbedaan persepsi para jurist dan psikiater tentang sakit jiwa.11 "M'Naghten rule" ini penting karena berlaku di Inggris lebih dari 100 tahun dan juga di sebagian besar dari negara bagian di USA. dan berhubungan dengan itu pertanggungjawaban pidana. terdakwa dengan gejala-gejala lain yang sama berat sakit jiwanya tes right or wrong tidak dapat diterapkan. kepada psikiater diberikan kesempatan sebanyak mungkin untuk mengungkapkan bukti-bukti medik-psikiatrik tentang kondisi kesehatan jiwa terdakwa11. maka merupakan tindakan kriminal. dan sekalipun ia dapat membedakan right from wrong tetap menderita sakit jiwa. Contoh perbedaan ini dikemukakan oleh Sir James Stephen sebagai berikut : A telah membunuh B. or if he did know it. to force him to violate the Hippocratic Oath. Dalam rangka ini Zilborg mengatakan : "This fundamental difference between verbal and purely intellectual knowledge and the mysterious other kind of knowledge is familiar to every clinical psychiatrist. Tes ini sebagai berikut : 1. Namun sekarang timbul masalah baru. Akan tetapi psikiater dalam peradilan ini menyatakan bahwa Durham pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa. dan tindakan ini akan menyelamatkan umat manusia. disease.10.

fungsi yang dapat terkena disabilitas. Mengingat adanya beberapa titik rawan ini. Dengan cacat ini dimaksudkan ketidakmampuan atau keterbatasan dalam sesuatu fungsi individu dibanding dengan kemampuan yang selayaknya ada pada usia dan fase perkembangan individu itu6.psikiatrik. 2. 1. ya.dapatnya dicari dasar rasional untuk bertindak moral (a rational basis for moral action)6 Seorang psikiater dalam laporannya perlu menyatakan apakah terdakwa menderita penyakit atau gangguan jiwa. dan sakit atau sehat merupakan pengertian yang terletak pada tare konseptual. timbul pertanyaan. Dalam praktek ilmu kedokteran murni masalah konseptual tentang sakit dan sehat sebenarnya tidak terlalu mengganggu tindakan ilmiah kedokteran sehari-hari. sehingga dapat dimengerti bahwa ia tidak cukup dapat atau tidak dapat seluruhnya mempertimbangkan dan mempertanggungjawabkan perbuatan yang didakwakan kepadanya itu. Kesimpulan : Dengan perumusan yang singkat dari apa yang telah diformulasikan dalam diagnosis dan hasil. a l pengertian lack of substantial capacity yang memungkinkan operasionalisasi dari pengertian sakit yang kemudian dalam perumusan di Indonesia dikaitkan dengan pengertian operasional dari pertanggungjawaban pidana.gambaran yang jelas mengenai terjadinya perubahan d a r i terdakwa (penderita yang melanggar hukum) dan alasan-alasan yang menetapkan terdakwa (penderita) dapat dipersalahkan atau tidak. kelemahan ini dapat diduga akan beralih menjadi titik rawan dalam proses peradilan maupun profesi psikiater. 1993/ KDJ/U/70 tahun 1970. sedikit banyak 2. 25 . As used in this Article. maka tidak dapat dikatakan ada penyakit.perbuatan yang diancam hukuman itu? (deterrent efficiency). karena sedapat . bagaimanakah sekarang keadaannya di Indonesia? Sebelum tahun 1970. Direktorat Kesehatan R. jika diketahui oleh orang banyak. atau dianggap dapat dipertanggungjawabkan atas perbuatannya atau tidak. Bahan . seorang psikiater maupun penegak hukum 32 Cermin Dunia Kedokteran No.26Januari 1984 di Jakarta. Untuk mengoperasionalisasikan pengertian sakit.6 Karena kedua pengertian pertanggungjawaban pidana. Adakah pada terdakwa kelainan jiwa yang tidak biasa pada waktu ia menjalankan perbuatan yang menyebabkan ia didakwa itu. the terms "mental disease of defect" do not include an abnormality manifested only by repeated criminal or otherwise anti-social conduct. Juga tampak bahwa psikiater tidak mempunyai pegangan sesuatu tes yang dapat dipakai. apakah kelainan jiwanya sedemikian keadaannya. tentunya berdasarkan data medik. Dengan adanya KUHAP. dan karenanya secara prinsip tidak dapat diperiksa menurut psikiatei dan psikologi 13 Tanggungjawab dalam arti yang positif merupakan konsep moral philisophy. maka persoalan sakit dari sehat menjadi persoalan moral dan sosial. Oleh karena itu. pendapat yang dikemukakannya didasarkan atas pendapat pribadi psikiater yang bersangkutan. melainkan suatu pendapat (judgment). ya. dapat dikatakan bahwa adanya penyakit setidak-tidaknya mengakibatkan cacat dalam taraf tertentu (disability). 1984 . sedikit banyak Noot : (sebagai contoh. sejak Februari 1983 telah menyusun suatu kelompok studi non formal untuk mempelajari masalah ini.criminality (wrongfulness) of his conduct or to conform his conduct to the requirement of the law. Ini bukan suatu hasil "pengukuran" atau "konstatasi". dan pengetahuan ilmu kedokteran sebagai landasan rasional untuk menentukan pertanggungjawaban pidana ini menjadi kurang tepat. Akan tetapi apabila sakit dan sehat dikaitkan dengan pertanggungjawaban pidana. perlu dicari konsep-konsep operasionalnya. diberi gambaran. Untuk pengoperasionalisasikan pertanggungjawaban pidana dapat dikemukakan pertanyaan : "Apakah orang ini bertanggungjawab (penuh) atas perbuatan kriminal itu. Bila ini tidak ada. Berhubung dengan hal-hal tersebut di atas. 8 Dalam model Penal Code terdapat beberapa kemajuan.hasil dalam pemeriksaan somatis dan psikologik. Tidak. dan halhal lain yang berkaitan dengan visum et repertum psikiatrik. sebagian besar psikiater yang bekerja di Rumah Sakit Jiwa Pemerintah melukiskan kesimpulannya sebagai tertera dalam lampiran Peraturan Menteri Kesehatan. misalnya fungsi intensional dan fungsi volational atau dengan kata lain : fungsi kemampuan memaksudkan suatu tujuan dan fungsi kemampuan mengarahkan kemauan6. tapi lebih sederhana dari M' Naghten rule 1 2 Setelah berlakunya Peraturan Menteri Kesehatan Tentang Perawatan Penderita Penyakit Jiwa No. Oleh karena itu. Jelaslah kiranya betapa lemah dan tidak pastinya kedudukan psikiater dalam peradilan.psikiatrik yang didapatkan selama pemeriksaan. dan penilaian tanggungjawab itu merupakan suatu moral act. Beberapa pengertian pokok yang dapat dikemukakan : Pertanggungjawaban itu sebenarnya soal moril dan metafisik. Di antara fungsi. Jika ada. Setelah ditinjau beberapa tes untuk menentukan pertanggungjawaban pidana yang dikemukakan oleh ahli-ahli di bidang hukum dan ilmu kedokteran jiwa. sehingga ia dapat dan wajar dihukum? Ini dapat dirumuskan menjadi pertanyaanpertanyaan : 1) Apakah hukuman akan berguna terhadap orang ini untuk mengubah perilakunya ke arah yang lebih baik? (efficient punishability). dan dibuat oleh hakim dalam surat permintaannya).I. Tidak. 35.bahan pemikiran dalam kelompok studi ini kemudian disempurnakan dalam Pertemuan Keifer Kesehatan Jiwa Tentang Visum et Repertum Psychiatricum 1984. Di Jakarta diguna kan semacam right or wrong test. Di sini jelas bahwa psikiater diwajibkan menjawab pertanyaan apakah suatu perbuatan pidana dapat dipertanggungjawabkan kepada seseorang terdakwa atau tidak. akan berguna untuk mencegah mereka melakukan perbuatan. 2. 2) Apakah hukuman terhadap orang ini. maka jawabanjawaban terhadap 2 pertanyaan di atas (lihat noot) adalah: 1. khususnya bagi gangguan jiwa. Untuk menyusun pendapat ini memang diperlukan penelitian fakta. masing-masing psikiater dalam laporannya kepada pengadilan membuat kesimpulan berdasarkan pendapat masingmasing tentang pertanggungjawaban pidana.

KEPUSTAKAAN 1. Jiwa 3 1970. Gutheil. Surat tanggapan terhadap Hasil Pertemuan Kerja Kesehatan Jiwa Tentang Visum et Repertum Psychiatricum. Toronto Lippencot Company 1966. Lawrence C. 11. Williams and Wilikins. 1984 33 . Hasan Basri Saanin Dt. Jakarta Ghalia Indonesia 1983.20. Hasan Basri Saanin Dt. 8. Lubis DB. Philadelphia. Thomas G and Appelbaum Paul S. namun perumusan tentang pertanggungjawaban pidana yang telah dikemukakan di atas (dan merupakan semacam konsensus dalam suatu pertemuan kerja antara disiplin ilmu hukum. (Hasil Pertemuan Kerja 1984). 2. 1984. 6. B Pursuit of agreement — psychiatry and the law. Tan Pariaman. Clinical handbook of psychiatry and the law. RI. Forum ini kami anggap merupakan tempat yang cukup baik untuk mengajukan kritikan. ilmu kedokteran. Jonas. penegak hukum dan instansi lain yang ada hubungannya dengan problem ini) merupakan perumusan yang pada saat ini cukup memadai. Meyer. David. Direktorat Kesehatan Jiwa. New York: Mc Graw-Hill Company.dapat memakai pedoman sebagai berikut : (a) Konsep-konsep operasional tentang pertanggungjawaban pidana sesuai dengan gagasan pemasyarakatan dengan memperhatikan : • Daya guna pidana terhadap terpidana sebagai pengu• bah perilakunya (efficient punishability). Keterangan ahli dalam Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) (Masalah keterangan ahli tertulis dan lisan oleh psikiater). (1) : 2 . DB : Peralihan dalam konsep tanggungjawab kriminil. Depkes RI 1984. Psychiatrische en neurologische bladen. 10. 5. Slovenko. Namun demikian dapat dirasakan banyak ahli yang kurang puas. 1956. Carp EADE Gerechtelijke psychiatrie. 4. London : Penguin Books. Robitscher. Tokyo : Sauders Company. Psikiater dan peradilan n (revisi). Soal pembuktian dalam psikiatei kehakirnan. 12. Proseding Pertemuan Kerja Kesehatan Jiwa Tentang Visum et Repertum Psychiatricum 1984. 9. Freedman and Sadock (Eds). Depkes. Proseding Pertemuan Kerja Kesehatan Jiwa Tentang Visum et Repertum Psychiatricum 1984. Psychiatry today. 7. Lubis DB (Konsep gangguan jiwa dan tanggung jawab pidana. • Daya guna pidana terhadap terpidana dan masyarakat sebagai upaya menakut-nakuti untuk mencegah perbuatan kriminil (deterrent efficiency). 1973. Budiarto M dan Fattah Zainal Abdul. Modern clinical psychiatry. Ralph. Cermin Dunia Kedokteran No. Walaupun kita sadar bahwa masalah pertanggungjawaban pidana yang dikaitkan dengan kondisi mental seorang tersangka/terdakwa merupakan hal yang sangat rumit dan kompleks. 8th Ed. 1953. Baltimore. 3. (b) Konsep operasional tentang penyakit dengan memperhatikan keterbatasan kemampuan (disability) berupa : • Ketidakmampuan memaksudkan suatu tujuan yang sadar (disability intention). • Ketidakmampuan mengarahkan kemauan (disability in intention). Jiwa 3 1970(1):4-11. H. H. Amsterdam 4 : 351 . 1984.356. De psychiatrische expert en de toerekenbaarheid. saran-saran dan perbaikan-perbaikan yang mungkin dapat dimasukkan dalam suatu pedoman tentang Visum et Reperturn psilciatrik yang direncanakan akan disusun oleh Direktorat Kesehatan Jiwa. Stafford . Law and psychiatry — in Comprehensive textbook of psychiatry/III — Kaplan. Tan Pariaman. Kolb. 6 Mei 1984 kepada Staf Ahli Menteri Kesehatan. 1980. 35. Direktorat Kesehatan Jiwa. Lubis. 13.Clark. Amsterdam : Scheltema en Holkeme NV. 1982.

Pengobatan dan perawatan jangka pendek. maka pada akhir abad ini. khususnya tentang penyakit para lanjut usia. Dirintisnya suatu hubungan yang baik dengan fasilitasfasilitas kesehatan yang telah ada. late depression b. 8. Mengorganisir diadakannya pertemuan secara lokal. Mild psycho organic syndrome b. 1984 . Affective psychoses : a. 7. 4. Pick's disease 5. Atrophi senile psychosis : a. b. Mengusahakan agar bagi para lanjut usia yang masih energetik dan berkapasitas unggul. Mengatur agar data dapat dikumpulkan secara sistematik. terutama bagi mereka-mereka yang mempunyai kelainan psiko-geriatrik yang tidak dapat lagi dirawat dalam fasilitas yang telah ada. Mengusahakan beberapa jenis kursus-kursus pra-pensiun. moderate senile dementia 2. Schizophrenia . Meningkatkan pengetahuan masyarakat di bidang psikogeriatrik. Tony Setiabudhi Bagian Psikiatri Fakultas Kedokteran Universitas Trisaksi. memperoleh tempat terhormat dalam masyarakat (senior citizens) 10.penanganan masalah ini hendaknya sudah dimulai sejak sekarang. Mengikut sertakan Badan Pembina Kesehatan Jiwa Masyarakat yang telah ada di propinsi-propinsi. moderate psycho organic syndrome c. dengan menyebarluaskan pengetahuan di bidang ini. maka diharapkan agar sistem kekeluargaan lebih dipererat. Jakarta PENDAHULUAN John Henderson mengungkapkan : Dengan meningkatnya sarana kesehatan maupun upaya yang telah dilakukan oleh banyak negara di dunia. disesuaikan dengan kebutuhan. Memulai dan merintis diadakannya dana dan fasilitas untuk riset. jangkauan pelayanan kesehatan mental baik melalui rumah sakit maupun yang bukan rumah sakit harus ditingkatkan. Pelayanan psiko-geriatrik akan diadakan sejalan dengan fasilitas kesehatan jiwa yang telah ada. Acute confusional state 4. 35. 11. 3. diperkirakan sekitar 60% dari populasi yang dikelompokkan "elderly group" akan berada di negara-negara berkembang. Presennile dementia : a. agar mereka ikut aktif dalam menangani problema usia lanjut di Indonesia. KELAINAN-KELAINAN PSIKO GERIATRIK YANG PERLU DIKETAHUI Sebaiknya diungkapkan terlebih dahulu beberapa kelainan mental yang telah di ekspos oleh WHO sejak tahun 1980. 5. paraphrenia) 34 Cermin Dunia Kedokteran No. 6.l 1.organic syndrome b.khususnya untuk ASEAN/Indonesia. antara lain : hubungan yang baik dengan puskesmas maupun keluargakeluarga penderita. Ini tentunya menyangkut: a. Jelas bahwa rekomendasi tersebut di atas memerlukan pengolahan lebih lanjut.Psiko Geriatrik Sekilas Pintas dr. late mania 6. 2. Memulai dengan "kurikulum formal". : Oleh sebab itu. dan adalah tugas kita bersama agar rekomendasi tadi tidak mubazir. Mengingat pentingnya sistem kesehatan yang komperhensip bagi para usia lanjut. secara terarah dan terpadu .Late schizophrenia 7. 9. antara lain : 1. Arteriosclerotic psychosis and other cerebrovascular diseases : a. c. Mengadakan komunikasi yang setingkat di level nasional dari berbagai organisasi. Alzheimer syndrome b. Pembentukan institusi yang dapat memberikan pelayanan jangka panjang. severe psycho organic syndrome 3. na- sional maupun regional secara periodik dan teratur. Untuk ini. mild psycho . Paranoid Syndrome (incl.

d. yakni degenerasi otak di daerah lobus frontalis. c. gangguan metabolisme. kelainan-kelainan di bidang hemodinamika. Pembagian ini. penyakit-penyakit infeksi tubuh. karena mereka mendasarkan pembagian tadi atas "Sindromasindroma klinik" atau "Simtom kompleks" yang telah dihayati selama bertahun tahun. proses fibrotik maupun hialinisasi dari pembuluh darah sedang maupun kecil yang memperdarahi otak. temporo-oksipitalis dan daerah hipokampus. didapati konfabulasi. Secara garis besar. kelainan ini dapat dibedakan dalam : a. Changes of personality occuring in old age Patut diketahui.8. gangguan daya ingat. gangguan serebrovaskular. Sindroma Serebro . bahwa semua kelompok penyakit di atas dapat ditemui dalam klasifikasi ICD. Walaupun demikian. Dibawah ini akan diungkapkan salah satu pembagian yang telah dirintis oleh 'Psycho geriatrische werkgroup dari Den Haag".Vaskular Kelainan-kelainan yang dapat mengakibatkan sindroma ini adalah : a. Morbus Alzheimer Gambaran penyakitnya seperti pada demensia senilis. dari bersifat lebih progresif. Kadang-kadang dijumpai seranganserangan epileptik. desintegrasi terhadap kepribadiannya. insight (wawasan) yang terganggu. ini penting artinya dalam dunia ilmiah. Gejala selanjutnya berbentuk : a. b. permulaan proses degenerasi dari otak. 1984 35 . terdapat kelainan afaso-aprakso-agnostisia e. terutama mengenai hal-hal yang barn terjadi/recent. Demensia Pre Senilis Secara patologik anatomis. karena kemajuan dibidang psiko geriatrik demikian pesatnya sehingga beberapa negara telah mempunyai pusat-pusat pengembangan tersendiri dengan kelompok-kelompok studi yang cukup ampuh. dan dijumpai pula atrofi dari berbagai alat tubuh akibat kekurangan protein/kalori dan akibatnya terjadi emasiasi. proses ateroma dari pembuluh darah besar yang berada di basis kranium. gangguan afek. d. disertai dengan kelainan-kelainan : — inkontinensia — gangguan pada susunan piramidal (tungkai) — gaya berjalan/gait juga terganggu (apraksia) Pada pemeriksaan melalui Pneumoensofalografi maupun melalui gamma-sisternografi (dengan I 131). bahwa penyakit ini diakibatkan oleh virus. c. j. c. sehingga terjadi atrofi serebri. b. gelisah dan lain-lain. gangguan orientasi. gangguan orientasi terhadap waktu. rigiditas. 3 . ginjal akibat kelainan vaskular ekstra serebral. disertai pula afasi motorik. karena sistem limbik pada penderita ini masih baik. paranoid. Beberapa negara Anglosaxon maupun Continental sampai saat ini merupakan negara feeder bagi keputusan-keputusan WHO. Kelainan ini dapat menyertai suatu : a. mioklonia serta gejala-gejala kelainan piramidal. akan tampak pelebaran ventrikel tanpa diserta suatu atrofi kortikal. lain-lain (ensefalopati). pengetahuan maupun pengalaman-pengalamannya sendiri menjadi mundur. e. b. Bila penyakit ini berlarut.Creutzfeldt Selain gejala-gejala demensia. karena secara patologik anatomis pun kelainannya memang serupa. Morbus Jacob . gangguan pada ketertiban dalam melakukan aktifitas harian. c. Terapi : dengan memasang drain. di mana penulis pernah menjadi anggotanya. Kecuali no. Morbus Pick Selain gejala-gejala demensia. Neuroses : — acute psychogenic reaction — reactive development 9. juga tentang sejarah dirinya sendiri. maka dapat saja dijumpai gejala-gejala yang lebih hebat seperti : gangguan kepribadian yang mengarah pada psikopat. dan dapat dimengerti oleh para ilmiawan lainnya dalam berkomunikasi. d. sulit dalam mengungkapkan kesan-kesan terhadap peristiwa tertentu. tempat dan personal. f. i. e. gangguan dari fungsi alat-alat vital seperti : jantung. tidak didapati kelainan-kelainan di bidang emosional. b. maupun katatonia. Pada sindroma amnestik-konfabulatoar. Sindroma Demensia — Global Sindrom ini biasanya diakibatkan oleh proses degeneratif yang luas. Demensia ini mempunyai gambaran yang hampir mirip dengan demensia Presenilis jenis Alzheimer. ternyata juga dipakai di beberapa tempat lainnya. f. dan sering dijumpai secara familier. pembagian tersebut adalah sebagai berikut2 : Sindroma amnestdc dan sindroma amnestik-konfabdatoar Gejala utama pada sindroma ini ialah : a. terutama orientasi terhadap waktu. h. karena pelaporan yang menggunakan klasifrkasi inilah yang nantinya dapat diproses secara seragam.hydrocephalus") Gejalanya mirip seperti demensia yang ringan. b. g. gangguan daya ingat. Proses ini berlangsung secara progresif. Hidrosefalus komunrkcantes ("normotensive . 35. kita tidak boleh menutup mata. delirium. tapi di sin : penyakit yang diakibatkan alkoholisme kronik ini disertai dengan polineuritis. Perlu dikemukakan. dan dapat berakibat: minat maupun inisiatif kurang. dan apabila penderita meninggal : tidak sepotongpun dari anggota tubuhnya yang diperkenankan untuk didonorkan (termasuk korneanya). disertai pula gejala-gejala gangguan ekstra piramidal seperti hipokinesia. Hanya pada demensia presenilis terjadi pada usia yang lebih muda. gangguan kesadaran. d. Permulaan dari penyakit korsakow. c. ensefalomalasi yang diakibatkan infark yang terjadi sebagai proses tertutupnya aliran darah otak oleh trombus atau Cermin Dunia Kedokteran No. trauma kapitis. intoksikasi. proses skierosis dari arteriol-arteriol otak.

histotoksik (akibat obat-obat tertentu. 1984 . Cave b. e. Di daerah batang otak dan pons. — Apakah waham-waham tadi sudah ada sebelumnya? Kalau memang sudah ada. trombosis otak. perdarahan otak dan lain-lain. f. yang dapat diakibatkan oleh : a. harus dicari kausanya: apakah aidbat psikotrauma. Kelainan-kelainan pada darah : anemia. gangguan emosional (mudah depresi/tersinggung). Gangguan Afektif • Reaksi Depresi Harus dibedakan antara yang psikotik dan yang non-psikotik. nyeri akibat parestesi maupun neuralgia Gejala-gejala klinik tadi tentu saja dapat menetap bila kejadiannya terjadi berulangkali. sakit kepala (seperti tertekan) yang menghilang bila penderita istirahat. komplikasi-komplikasi post operatif. gangguan piramidal maupun ekstra piramidal d.kelainan yang menyerupai Neurastenia (pseudonneurastenin) yang dapat berupa : a. atau pada hal-hal yang 36 Cermin Dunia Kedokteran No. c. seringkali disertai edema otak. intoksikasi obat.kelainan sistemik. kualitas trombosit yang jelek dan sebagainya. kelainan paruparu/jantung) b. konsentrasi darah maupun akibat obat-obat lain yang dapat mengganggunya.kelainan neurologik dapat berupa : a. tumor otak. paresis c. klonus rahang disertai forced laughing/forced crying sebagai aid-bat hidup emosi yang tak terkendali. disfagia. Gangguan metabolisme dan intoksikasi : Diabetes melitus. b. maupun hipotensi dapat mengakibatkan gangguan peredaran darah otak) C.psikotik yang umumnya dapat diakibatkan oleh: — kelainan kepribadian yang memang sudah ada — reaksi eksogenik — bagian dari kelainan organik Kelainan yang disertai waham dan atau halusinasi (sindroma paranoid) Waham yang terdapat pada penderita usia lanjut. kelainan katub jantung. 35. d. narkotik) d. infeksi-infeksi umum lainnya. Depresi yang non-psikotik. sejak kapan? — Apakah kecurigaannya bertambah? (ingat akan sifatsifat karikaturistik pada usia lanjut) — Apakah kecurigaannya berkisar pada orang-orang atau benda-benda yang masih realistik. Kelainan intrakranial lainnya seperti trauma kapitis. atau hal-hal lain seperti: — fase depresi dari kepribadian yang siklotimik — "bagian" dari sindroma organik lainnya — reaksi neurotik/eksogen lainnya • Reaksi Manik Juga dalam hal ini.obatan. Gangguan ekstra . gangguan tidur. gangguan endokrin seperti diabetes melitus.serebral yang dapat mempengaruhi perdarahan otak A.gejalanya seringkali bersifat fluktuatif maupun remitens — secara anamnestik terdapat kelainan neurologik sebelumnya berupa : hilangnya kesadaran sementara. Hipoksia. Gangguan pada sistim traktus sirkulatorius : a. perlu dipertanyakan. Di daerah kapsula interna : terkenal sebagai Hemisindrom. Perlu diperhatikan hal-hal lain. saraf-saraf otak mengalami defisiensi. Di daerah kortikobulbar (kiri/kanan) dapat mengakibatkan paralisis pseudobulbar. e. (orang tua biasanya mudah mengalami intoksikasi akibat proses metabolisme obat-obat tadi yang terganggu). atau andrenalin. dismasesi. meningginya visokositas darah. gangguan ritine/irama jantung. polisitemia. dan umumnya dapat secara mudah dikenal karena timbul kelainan-kelainan yang berupa : — penurunan kesadaran — halusinasi (bila terjadinya mendadak dan disertai kegelisahan disebut sindroma delirium) Sindroma di atas dapat diakibatkan oleh : a. berkenaan dengan faktor-faktor hemodinamik yang dapat mengakibatkan penurunan tekanan darah. kinidin. nekrosis parenkim otak akibat berkurangnya oksigenisasi (infark yang tidak/lengkap atau oleh hal-hal lain) Gejala-gejala klinik yang menonjol antara lain : — labilitas emosional — gejala. Tergantung dari tempat lokalisasinya. Psikosa Simptomatik Biasanya timbul bersamaan dengan kelainan. dapat mengakibatkan Parkinsonisme. gangguan kesadaran b. Kelainan pada ginjal. Hipoksemia (gangguan pada hemoglobin.gejala berikut : a.disartri. Kelainan-kelainan serebro vaskular seperti emboli otak. hiper/hipotiroid d. aseton. terlampau sensitif terhadap obat-obat tertentu seperti digitalis. maupun keadaan hipoglikemia dapat mengakibatkan gangguan oksigenasi otak. c. c.embolus. Obat-obat yang sering menyebabkan ini antara lain : barbiturat. b. CVD maupun TIA — Kelainan. dekompensasi jantung. — Kelainan. maka secara topikal dikenal gejala. e. E. konsentrasi maupun inisiatifnya berkurang. gangguan tekanan darah (hipertensi yang tak terkontrol. kor pulmonale. D. rasa berputar bila berdiri secara mendadak. psikotropik dan lain-lain. infeksi intrakranial dan lain-lain. infark jantung. hipoglikemi (zat asam tidak dapat dibakar) B. b. iskemia (akibat kehilangan darah atau tensi yang merendah) c. misalnya hal-hal yang dapat mengakibatkan uremia atau spedoremia. perlu dibedakan antara yang psikotik atau yang non.

bahwa sindroma ini seringkali di.kelainan somatik yang pada usia lanjut terjadi secara multipatologik. sebab itu dapat dirabarasakan oleh si peme. Misalnya sistem CHAM maupun PSE. pada penderita ini: belum ada perpecahan kepribadian. Sering kali perlu diberikan penerangan landaskan kelainan sistemik (psikosis simtomatik).gejala di atas Tidak saja kelainan. Yang dikelompokkan dalam kelainan di atas. sehingga dapat dicapai basil yang maksimal. Sindroma Paranoid — Halusinatoar Perlu ditekankan di sini. dianjurkan agar setiap dokter dapat menguasai teknik pemeriksaan yang sempurna. Metabolisme sistematik.4 Karena itu perlu ditekankan. dan dapat a). Sesuaikanlah dosis obat pada setiap penderita — Neurosis hipokondrik 6.2.yang lanjut. biasanya sudah ada sejak penderita masih muda.obat. Parafrenia — wahamnya bersifat primer — isi waham seringkali bizar — umumnya juga sudah terjadi sebelum proses senil — tapi. bahwa penanganan penderita usia lanjut — waham terjadinya secara sekunder (seringkali ada huagak berbeda dengan perawatan penderita yang lain. sejak dari absorbsi. tanpa ada trauma psikik — isi waham biasanya berbentuk bizar — sebelumnya memang sudah pernah menderita penyakit serupa — sudah terdapat perpecahan kepribadian — keadaan afektif/hidup emosi sudah tidak adekuat lagi. Gejala-gejalanya pun seperti pada neurosis lain.obatan pun agak berbeda. Ini karena bungannya dengan halusinasi yang dihayati) setiap orang yang berusia lanjut telah mengalami kemunduran — penderita dapat menceritakan semua wahamnya secara tidak hanya di bidang fisik. Batasilah pemberian jenis obat seminimal mungkin — Neurosis depersonalisasi 5. mental masih tetap dapat diaplikasikan. bahwa setiap manusia dapat menderita penyakit tadi pada usianya Perlu dijelaskan di sini. meringankan penderitaan mereka 3. hal serupa ini dapat terjadi. Gunakanlah dosis efektif terkecil Kelainan atau gangguan kepribadian 37 Cermin Dunia Kedokteran No. maupun ekskresinya. Kondisi — waham semacam ini baru terjadi pada usia lanjut fisik dari individu tadi harus diperiksa dengan seksama. tapi juga mentalnya. PENGOBATAN/PERAWATAN C. pada kelainan psikiatrik pun.agresif — Deviasi seksual Kombinasi dari gejala. Karena itu. Gunakanlah pertama-tama obat yang paling established. distribusi.abstrak? — Apakah ia masih dapat memberikan alasan-alasan yang tepat tentang waham/kecurigaannya? — Apakah keadaan afektif orang tadi maupun hidup emosinya masih adekuat? — Apakah terjadi isolasi secara sosial? — Apakah kecurigaan tadi berkembang bersamaan dengan mundurnya gejala organik/sistemik? — Apakah disertai perpecahan kepribadian? Beberapa diagnosis banding yang dipikirkan ialah: A. adalah tugas kita bersama untuk akibatkan oleh isolasi sosial yang dialami para usia lanjut. dan dapat berupa: — Kepribadian paranoid — Kepribadian afektif (siklotimik) — Kepribadian skizoid — Kepribadian eksplosif — Kepribadian anankastik (obsesif. Untuk dapat menegakkan diagnosis dengan tepat di bidang psikogeriatrik. 1984 . 35. Pemberian obat-obat Pedoman6 berbentuk: — Neurosis cemas 1. agar para usia lanjut ini sedapat Pendekatan terapeutik yang umum bagi penderita gangguan mungkin dirawat di lingkungannya sendiri. Apakah keluarga penderita menerima si sakit — bila penyakit ini berjalan sejajar dengan proses sisseperti layaknya? Atau bersikap antipati dan mengucilkan tematik/kelainan organik. maka dikatakan: sindroma ini penderita karena dianggap memalukan? Demikian pula merupakan sindroma paranoid — halusinatoar yang bermasyarakat setempat.kompulsif) — Kepribadian histerik — Kepribadian astenik — Kepribadian antisosial — Kepribadian pasif. Skizofrenia: — wahamnya biasa terjadi primer. Timbanglah manfaat dan risikonya dengan memperhi— Neurosis histerik (baik jenis konversi maupun disosiasi) tungkan prinsip "Primum est non nocere" — Neurosis fobik 2. sebelum — tak pernah dijumpai perpecahan kepribadian terapi dengan psikotropik diberikan 3-5 — afek penderita biasanya menyertai pada waham yang diYang tak kalah pentingnya adalah pendekatan terhadap linghayati kungan penderita.4 B. Gunakanlah obat pilihan yang anda ketahui paling baik — Neurosis neurasteni 4. Neurosis Pendekatan tersebut mencakup: Biasanya sudah pernah ditemukan pada waktu orang tadi masih • Pengobatan secara organobiologik muda. — Neurosis obsesif' kompulsif dan kenalilah obat pilihan ini untuk setiap indikasi — Neurosis depresif 3. riksa detoksifikasi di alat-alat dalam.

Suwarjono Suryaningrat. 1982. Psycho — Geriatric Problems in Indonesia. tadi dihentikan. bila dihentikan pemakaiannya justru 2. Setiabudhi T. psycho surgeGeriatri. Di antara para penderita tadi. diadakan review dalam pemberian obat-obat tadi secara rutin dalam : Mean Teaching Seminar on Psycho — Geriatric Pro(b) Pengobatan di bidang fisik blems. Karena kita harus waspada terhadap efek 5. tentunya ada pula yang memerlukan penanganan khusus dan perawatan dalam institut tersendiri. mendasari gejala tadi (banyak penderita yang sudah terbiasa meminum suatu obat. Demikian pula Group therapy kadang-kadang membawa basil yang baik. Henderson J. dalam simposium Usia Lanjut Yang Bahagia. FKUI — Semua obat harus secepat mungkin dihentikan pemakaiannya Jakarta 1979. KPPIK X. Janganlah ketinggalan menggunakan obat baru yang penderita beban aib dan sebagainya. dan dalam waktu-waktu tertentu secara periodik. — Hindarilah pemakaian obat-obat perangsang. 11. Tetapi. untuk itu indikasinya adalah: 1. Jakarta 29 Nopember — 3 Desember 1982. Di Indonesia. Prayitno A. Sistim Kesehatan Nasional. Bloemendaal pp 11-23.Sudah tentu keadaan semacam ini sulit diatasi oleh keluarga maupun lingkungannya. 38 Cermin Dunia Kedokteran No. WHO's Global Programme on Care of the Aged. dalam : Handlei ding voor Psychogeriatrische Assistenten. Bila perilaku penderita sangat membahayakan dirinya atau lingkungannya.suportif. at the inaugural Session of the Asean Teaching Seminar on Psychogeriatric Problems. Departemen Kesehatan. rapy. Medisch Contact. Apabila sikap keluarga terdekat (yang sehari-hari berhu7. Untuk ini. • Pendekatan di bidang sosio budaya Seringkalidiperlukan environmental manipulation untuk memperbaiki lingkungan penderita (jangan sampai terisolir/ditelantarkan). Seringkali diperlukan pula counseling therapy yang menyangkut keluarga maupun teman-teman terdekatnya. Saat ini. Misalnya: 8. Setyonegoro K. Pilihlah cara pemberian obat yang paling aman. Bonokamsi Dipoyono. Janganlah memilih preparat terbaru. 21 : 23 Mei 1980. tanpa mengetahui penyebab yang 1. Kelainan fisik dan Mental yang Sering Dijumpai Pada — Bila dengan pemakaian obat baru (tambahan obat) penderita Usia Lanjut. pp 50-55. Beberapa Fikiran — Preliminer Mengenai Problematik Usia Lanjut Ditinjau dari Sudut Kesehatan Jiwa. hanya terapi dengan ECT masih kadang-kadang dipergunakan dengan indikasiyang sangat ketat dan tepat. Setiabudhi T. tanpa bungan dengan penderita) tidak menguntungkan si mengurangi efektivitasnya penderi ta. literatur 6. Ringoir DJB. terapi fisik yang dimaksudkan di bidang psikiatri 10. Selain KEPUSTAKAAN itu. 8. Pada banyak orang berusia lanjut. Cocokkanlah kebenaran data promosi pabrik obat. 35. cardiazol shock therapy dan electroconvulsive therapy. atau malah merugikannya.2. pp 2-6). mengakibatkan gejala ketergantungan) 3. sleep therapy. Iwan Darmansyah. dipresentasikan pada Panel Diskusi Dewan Harian Angkatan '45 di Jakarta tanggal 3 — 4 Desember 1982. ry. Diagnostiek van Syndromen. berakibat habituasi dan dependency 4. Direktorat sampingnya yang mungkin masih belum pernah tertulis dalam Kesehatan Jiwa Departemen Kesehatan. Adress of the Minister for Health Republic of Indonesia. sering memarahi penderita. Jakarta 29 November 1982 — 3 Desember 1982. apabila sudah tidak diperlukan lagi. disajikan dalam : Diskusi panel Angkatan '45 di Jakarta 4 Desember tertentu untuk mempertahankan kesegaran jasmani mereka. terapi di atas sudah tidak dilakukan lagi. 1984 . v Dijk C. menganggap 9. dianjurkan agar 7. karena barunya menelantarkan. sebaiknya pemberian obat 3 Agustus 1982 (Media Hospitalia : 64. Jakarta menunjukkan gejala kemunduran. • Terapi psikologik Biasanya dilakukan psikoterapi jenis sugestif . Sepuluh Dasar Pemilihan Obat. Usia Lanjut dan aspek Psikososialnya di Indonesia. Sistim Kesehatan Nasional dan Kaitannya dengan mencakup : insulin coma therapy. masih ada beberapa hal kecil yang perlu diperhati kan: — Jangan tergesa-gesa memberikan obat simtomatik pada para penderita lanjut usia. 1982. yakni jenis psikoterapi yang dilaksanakan secara singkat. karena akan dalam : Asean Teaching Seminar on Psyco — Geriatric Problems. telah pula diamalkan Goldfarb Brief Psychotherapy. (lebih) baik 10. Keadaan fisik maupun kebersihan dari penderita perlu mendapat perhatian yang optimal(antara lain keadaan gizinya). De Bejaarde Patient en de Terminologie. diperlukan latihan-latihan fisik 9.

Tujuan pendekatan multidisipliner ini ialah agar mendapat gambaran sebabsebab kesukaran belajar secara lebih jelas sehingga dapat dibuat diagnosis yang lebih tepat. perlu penelitian yang lebih luas mengenai sebab-sebab kesukaran belajar. sering timbul pertanya an: "Apakah arti "Belajar" itu? Belajar adalah perubahan tingkah laku pada individu akibat latihan. • Inteligensi anak justru tinggi (Superior – Genius dengan IQ >110) • Anak belum siap/ matang untuk mengikuti pelajaran di sekolah (belum siap untuk belajar membaca. 35. English & Pearson menekankan bahwa seorang individu akan berkemauan belajar bila ia merasa dicintai oleh lingkungannya. penyakit menahun). Kesukaran Belajar adalah kesukaran mendapatkan perubahan tingkah laku yang diinginkan meskipun latihan telah dilakukan. ia akan mau belajar bila ia merasa dicintai oleh gurunya. Dengan meningkatnya perhatian terhadap kesulitan belajar ini. • Kerusakan jaringan otak (radang otak. dan sebagainya.sebab kesukaran belajar di atas mungkin tidak berdiri sendiri. baik untuk anak-anak yang mengalami kesukaran belajar dengan derajat inteligensi kurang. Terutama untuk anak-anak. – Kelas khusus untuk anakyang sangat terganggu emosinya (1 kelas terdiri dari 5 . sebegitu jauh masih belum ada keseragaman mengenai klasifikasi dan macam-macam jenis kesukaran belajar ini. Pekerja Sosial. THT.Kesukaran Belajar dr Ny. Cermin Dunia Kedokteran No. segala usaha dilakukan untuk mengatasinya. Psikiatri. • Persoalan dalam kehidupan emosiny atau tingkah lakunya. Program baru dalam pendidikan ini misalnya dalam bentuk: – Remedial Teaching – Good progressive Schools – Sekolah khusus atau kelas khusus untuk anak dengan inteligensi tinggi. walaupun pendapat mereka umumnya hampir mina atau tidak saling bertentangan. teman-temannya dan sebagainya. termasuk perhatian terhadap cara-cara pengatasan kesukaran belajar juga semakin bertambah. orang tuanya. • Hambatan atau gangguan dalam pendengaran/penglihatan. menulis. Sebab . English & Heinicke kemudian menekankan adanya banyak faktor yang menyebabkan anak sukar belajar. Dalam penelitian ini dianjurkan untuk memasukkan berbagai macam disiplin keilmuan. normal maupun inteligensi tinggi. Saraf (Neurologi). SEBAB-SEBAB KESUKARAN BELAJAR Dari pendapat beberapa pengarang. • Gangguan fisik (kelelahan. berhitung). termasuk : bidang Pendidikan (Pedagog/Ortopedagog). Agar dapat diciptakan program baru dalam pendidikan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan anak. Ghozali Bagian Ilmu Kedokteran Jiwa Fakultas Universitas Airlangga.7 murid). Namun. Surabaya PENDAHULUAN Perhatian mengenai sebab-sebab kesulitan belajar pada anak makin meningkat sejak 10 tahun terakhir ini. Endang W. Salah satu usaha dengan melakukan penekanan lebih besar pada program baru dalam pendidikan. Kanak-kanak (Pediatri). tetapi saling berkaitan atau terdapat bersama-sama pada seorang anak.padahal pelajaran matematika cukup baik dan inteligensinormal. Mata . Psikologi. rudapaksa kepala. Bimbingan & Penyuluhan (BP) pada tiap sekolah dan sebagainya. kami berkesimpulan bahwa sebab-sebab kesukaran belajar ialah : • Inteligensi anak rendah (pembawaah sejak lahir IQ < 85) . • Kesukaran anak dalam membaca (disleksia). tumor otak) • Pengaruh lingkungan (merasa tak disenangi guru/teman/ orang tua atau wali). Sebelum kita menginjak lebih jauh. 1984 39 .

Anak tidak mendapatkan nilai rapor . apalagi bila teman-temannya selalu mengejek prestasi belajarnya. Waktu anak banyak dipakai untuk melamun. Saat membolos sekolah mungkin anak pergi sendiri mengembara keliling kota atau bergabung dengan anak-anak nakal (masuk gang anak nakal). yakni: • Anak dengan inteligensi Subnormal (IQ 70 — 85).Y. kelainan metabolisme. Dengan pembagian: (a) IQ 50 — 70 (Retardasi Mental Ringan). sebaiknya anak ditempatkan pada kelas yang sesuai dengan kemampuannya. gangguan koordinasi motorik dan sebagainya. Penilaian guru yang keliru ini menambah kegelisahannya. Dapat dididik setaraf dengan kelas IV — VI SD. membaca. tak dapat masuk SD karena usianya kurang. Anak makin sering melamun atau mengganggu teman-temannya. menyanyi. Anak menjadi mudah marah. atau tidak mau mengerjakan tugas-tugas di sekolah (tak mau menulis. pelajaran kelas II dan kelas III SD saja sukar diikuti. Ini dilakukan agar ketidakmampuannya tak tampak. Akhirnya anak dapat dipindahkan ke SD kelas I. 2. berpendapat bahwa menyesuaikan kemampuan anak dengan cara menaikkan setingkat Iebih tinggi. adaptasi sosial maupun inteligensi memang lebih lambat dibandingkan dengan anak yang inteligensinya normal. Anak terpaksa masuk TK lagi. Remedial Teaching itu sekolah tambahan tanpa perbedaan tingkat kelas. 1984 . Good Progressive School. dan dapat menggondol juara kelas sehingga anak merasa puas atas prestasinya. merasa tidak disenangi. Contoh: Anak usia 5½ tahun tamat TK-0 besar. Anak sering menunjukkan perasaan rendah diri.Inteligensi anak rendah (IQ <85) Anak yang dilahirkan dengan inteligensi rendah (faktor keturunan. Inteligensi anak tinggi (IQ > 110) Anak dengan inteligensi tinggi dapat mengalami kemunduran dalam prestasi belajarnya karena merasa bosan terhadap pelajaran sekolah yang dirasakan mudah baginya. Jarman. 2. anak selalu mengganggu teman-temannya sehingga sering mendapat hukuman dari guru. 35. Sekolah Luar Biasa. Penanganan Biasanya sekolah ini digunakan untuk anak dengan ganggu- 40 Cermin Dunia Kedokteran No. ada cacad badan yang malu bila masuk SD biasa. Menghindarkan diri secara psikis. dapat ditempatkan di: 1. Penanganan an emosi. kemudian oleh guru dinaikkan kelas terus agar anak tak merasa rendah diri. Agar kesukaran belajar pada anak dengan inteligensi rendah ini tidak berlarut-larut. Sekolah SD dengan mutu sedang. sering bertengkar dan mengganggu teman-temannya di sekolah. Makin lama perhatian anak terhadap pelajaran sekolah makin berkurang karena kebosanannya. maka jangankan pelajaran kelas IV SD dapat dimengerti. Dengan gejala-gejala di atas. Di dalam kelas. yang memang tak pernah diperhatikan atau dipelajarinya. Akibat nya anak jarang berhasil dalam usaha belajarnya. yakni dengan cara melamun di sekolah (pelajaran sekolah tidak diperhatikan). Bila anak dengan inteligensi normal dapat mengerjakan tugas pelajaran di sekolah selama rata-rata 1 jam. kesukaran membaca. Anak merasa bosan di sekolah karena hanya pekerjaan yang mudah-mudah saja disuruh oleh guru untuk dikerjakan setiap hari. sama baiknya dengan menurunkan setingkat lebih rendah asal sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan anak. Akhirnya prestasi anak makin menurun dan anak dinilai guru bodoh karena tak dapat menjawab pertanyaanpertanyaan guru mengenai pelajaran-pelajaran di sekolah. bahkan kadang-kadang membolos sekolah karena bosan terhadap pelajaran sekolah yang dianggapnya terlalu mudah. Bila usia anak makin meningkat. Bila rasa permusuhan ini tidak diperlihatkan. Remedial Teaching Untuk anak dengan inteligensi normal/subnormal. prestasi belajar anak makin menurun. padahal tugas pelajaran di sekolah belum dikerjakan atau dikerjakan secara lambat dan seenaknya. dan perhatian terhadap pelajaran makin menurun. sedangkan prestasi belajar anak tak menunjukkan kemajuan. di mana anak dibantu pelajaran sekolahnya secara individual. yaitu menumbuhkan perasaan tak senang dari guru-guru sekolah dan orang tua kepadanya. jangan selalu ditolong untuk naik. 3. Bila tak naik kelas. bermain sendiri ataupun menjadi gelisah dengan mengganggu teman-temannya. anak dapat bersikap: Menghindarkan diri secara fisik terhadap pelajaran sekolah dengan cara membolos (truancy). kesukaran dalam persalinan. maju ke muka kelas dan sebagainya). dan anak-anak ini biasanya masih masuk SD biasa. maka apa yang terjadi? "Anak justru kehilangan waktu bertahuntahun duduk di dalam kelas tanpa mengerti atau menangkap pelajaran yang diajarkan". tetapi hanya laporan kemajuan atau kemunduran belajar yang disampaikan guru kepada orang tua anak. maka anak dengan inteligensi tinggi dapat menyelesaikan tugas tersebut hanya dalam waktu 1/4 jam. dapat ditempatkan di: 1. • Anak dengan inteleigensi rendah (IQ 35 — 70). Anak berpendapat lebih baik mengganggu teman daripada mengerjakan pekerjaan di sekolah. Sekolah Slow learner ---> bila tersedia sekolahnya. barmain sendiri. bahkan menunjukkan rasa permusuhan terhadap teman-teman dan gurunya. Sisa 3/4 jam dapat dipakai anak ini untuk melamun. Contoh: Anak ditolong supaya naik kelas terus sampai kelas IV SD. Nason L. dalam masa perkembangannya baik frsik. tetapi menurun prestasi belajarnya karena ada gangguan emosi. tetapi dibantu dengan les tambahan --> 2 — 3 kali dalam seminggu. (Sekolah ini telah diadakan di Amerika. sehingga ia justru lebih malas dan selalu menghindar bila disuruh belajar. Itali dan negara Eropah lainnya). Anak ini ditempatkan pada sekolah SD biasa di mana tak ada pembagian kelas dan setiap anak mendapat pelajaran sistern modul yang berbeda-beda tergantung kemajuan belajarnya. (b) IQ 35 — 50 (Retardasi Mental Sedang). Dapat dididik setaraf dengan kelas II — III SD. hiar tinggal kelas. dan sebagainya). hiperaktif. Reaksi membolos sekolah ini justru menimbulkan persoalan baru dengan pimpinan sekolah dan orang tuanya. atau mengganggu teman-temannya di dalam kelas.

yakni usia di mana tercapai siap untuk belajar membaca dan menulis. Sebagian para pendidik menganjurkan cara "Skipping ". pengajaran secara mengenal garis horizontal. jongkok. membolak-balik halaman . cara latihan pemantapan fungsi. Anak belum siap atau matang untuk mengikuti pelajaran Bila anak belajar membaca dan menulis. menulis dan berhitung untuk menerima pelajaran ini belum tercapai. mengeluarkan/menyatakan perasaan atau buah pikirannya (bahasa ekspresif) secara baik. ruang. — menggerakkan tungkai. berhitung bila anak belum mencapai kemamengecewakan guru dan orang tuanya. Bila masih be• koordinasi motorik kasar dan halus lum matang. Tercapainya ini keras kepala. garis lengkung individual. orientasi dalam bidang. menulis dan berhitung diperlukan kematangan fung.berdasarkan tanggapan dan ingatan. Latihan untuk mempercepat kematangan fungsi. Jika fungsi-fungsi tersebut belum berkembang dengan baik. tanggapan ruang.. atau merasa malas untuk belajar membaca dan menulis lagi.fungsi tersebut di atas.fungsi termaka anak-anak sukar belajar membaca.pelajaran melipat kertas. 35. — mengenal bentuk benda: Pearson GHJ berpendapat bahwa anak dengan inteligensi tinggi dapat dimasukkan pada "Good progressive School". . akan sia-sia hasilnya mengajar anak sukar untuk dapat membaca dan menulis. koordinasi motorik kasar/ • bahasa reseptif (penerimaan) dan bahasa ekspresif (mengehalus. memasukkan benang dalam merjan menjadi kalung. Contoh-contoh kematangan fungsi: misalnya: • Senso motorik. 1984 41 .mengenal skema badan dan ruangan sekelilingnya sebelah — menegakkan kepala kanan/kiri. kaki besar/kecil -. perlu disi-fungsi: • sensomotorik teliti kematangan fungsi.kanak.latihan orientasi dalam bidang dan tanggapan — berjalan. kotak. luas/sempit. dan anak dapat maju terus menurut kemampuan — dapat membedakan huruf: d. tangan dan jari . Tetapi — menangkap bola bagaimana caranya. dan berhitung.mengenal bentuk•bentuk geometrik: Adanya integrasi yang baik antara tanggapan sensorik dan memasukkan.dapat mengolah rangsangan panca indera sesuai yang didisediakan program tambahan (Enriched programe) untuk perlukan untuk belajar membaca. hingga sering memarahinya. — menggambar dan menulis. bentuk g e o m e t r i k : 0 mana tak ada perbedaan kelas dalam sekolah.Penanganan Sebelum anak diajar belajar membaca dan menulis. sebut biasanya terdapat pada pelajaran taman kanak. Pendidik lain berpendapat bahwa anak dengan • Kognitif: inteligensi tinggi tetap berada di dalam kelas biasa. mengisi waktu yang luang mereka. menulis dan berhitung. menulis. mengeluarkan macam-macam bentuk dalam gerakan. b. Q 00 A Cermin Dunia Kedokteran No. dengan luarkan). yang diperlukan untuk belajar membaca dan menulis. Ada pula yang menganjurkan — dapat membedakan kanan/kiri. muka/belakang. menangkap bola. akhirnya — koordinasi antara mata dan tangan didapatkan konsensus untuk memberikan perhatian dan — memegang benda kecil kekhususan pada anak dengan inteligensi tinggi. juga — Anak harus dapat mengerti bahasa yang diucapkan ternyata program akselerasi tidak merugikan aspek mental orang lain (bahasa reseptif). lni akan membaca. Beberapa pengarang berpendapat bahwa untuk belajar membaca. atas/bawah. masih merupakan masalah sampai — membuka halaman buku sekarang. malas. keta• ketajaman melihat dan mendengar jaman penglihatan dan pendengaran. padahal kesiapan anak membaca. dan juga dapat emosional anak didik. ternyata didapatkan bahwa prestasi kelompok anak ini lebih baik • Bahasa reseptif dan bahasa ekspresif: daripada kelompok anak cerdas tanpa program akselerasi.Meskipun masih ada perbedaan pendapat tentang • Koordinasi motorik halus: pelaksanaan pendidikan anak-anak potensial ini. menulis.► latihan koordinasi motorik halus. • Koordinasi motorik kasar. belajar ini menyakitkan anak. muka/belauntuk memisahkan anakanak ini. yakni anak didik diberikan kesempatan untuk meloncati • Tanggapan ruang dan orientasi bidang: beberapa kelas secara bertahap. garis vertikal. melompat. sehingga bila anak nantinya sudah yaitu sekitar usia 4 -. anak dapat membaTerman dan Oden meneliti 1351 anak inteligensi tinggi deyangkan sesuai dan melakukan sesuatu yang diperlukan ngan program percepatan pendidikan (program akselerasi). atas/bawah. Suasana stadium kesiapan belajar ini untuk setiap anak berbeda-beda. untuk membaca. p. dan menyediakan kelas khusus kang yang terbatas pada anak dengan inteligensi tinggi saja. . pelajaran membaca dan berhitung perlu ditunda. di kubus. maka anak tetap English berpendapat. latihan jalan. menggerakkan lengan.fungsi tersebut di atas. menulis dan berhitung. tetapi . dapat: kotak — + latihan sensomotorik.. • tanggapan ruang dan orientasi bidang sebaliknya harus dimantapkan lebih dahulu kematangan fungsi • kognitif sensomotorik. belajarnya. kecakapan bahasa reseptif dan bahasa ekspresif.10 tahun. pengalaman yang kematangan hubungan intra kortikal antara bermacam-macam menyakitkan ini masih terbayang dan anak akan tetap menolak pusat otak. dan menganggap anak tangan kesiapan belajar hal-hal tersebut di atas. -.

lengkung —> latihan ketajaman penglihatan. tanggapan pendengaran juga kurang sem• Latihan koordinasi motorik kasar dan halus. bentuk Gejala-gejala di atas menyebabkan anak sukar menangkap geometri. Demikian juga bila nyebab gangguan tersebut. menulis. mengangkat lengan/tungkai —> latihan koordinasi motorik kasar. juga terjadi bila anak belajar dengan orang tua di rumah selalu dimarahi. menulis. vertikal dan horizontal. dikte.tanda: — hiperaktivitas: selalu bergerak. nya Anak yang mengalami gangguan fisik karena merasa lelah mencintai dirinya. akibatnya anak sukar menerima atau dan gerakan. tanggapan visual atau pendengaran bila kan anak mengalami kesukaran dalam dikte.jongkok. Bila kematangan fungsi. Anak selalu teringat pada suasana belajar gunya fungsi otak. Bila tak ada kemajuan. dianjurkan Pengaruh lingkungan atau suasana belajar yang menyakitkan anak untuk diperiksakan ke bagian mata. menindas atau memusehingga hambatan belajar dapat diatasi. merasakan suasana belajar menyakitkan. — menyuruh anak membedakan bentuk. akibatnya anak sukar mengikuti pelajaran di sekolah. parit—parut latihan ketajaman pendengaran. Tanggapan visual ini sangat diperlukan untuk me. anak dapat mulai diajar membaca. ingatan bahasa ekspresif. Yang terpenting agar orang tua menerima anak dengan Penanganan gangguan ini. — konsentrasi menurun — perhatian mudah berubah — emosi labil: mudah cemas. gejalanya dengan obat. stop—top. — agresifitas. anak tak dapat hambatan itu dikurangi. Bila anak motorik halus. Sebaliknya bila anak sukar membedakan bunyi kata-kata haloperidol. memarahi dan menghukumnya.obatan (imipramine. merusak dan berkelahi. sehingga akhirnya Terjadinya kerusakan jaringan otak biasanya akibat: timbul kesukaran belajar. tanggapan visual Hambatan/gangguan dalam pendengaran atau penglihatan dan orientasi dalam bidang. menulis. • Sering ada gangguan fungsi sensomotorik. dan anak juga merasakan guru. pelajaran. miring. Ini menyebabkan tergang. taman—tamat. maka tanggapan penglihatan (visual) terganggu. akhirnya anak tak pergi ke sekolah dan tak mau belajar. penyakit menahun) bila anak mencintai gurunya.bentuk geometri dan membedakan antara garis-garis horizontal. Ini menangkap pelajaran. yang hampir sama. • ada gejala hiperkinetik dengan tanda. yang dapat mengakibatkan lambatnya anak yang menyakitkan di masa lalu sehingga menolak belajar. Jika pengertian tentang bidang tidak mengikuti pelajaran dengan baik. bentuk angka/huruf (9/6. • radang otak Penanganan • 42 Cermin Dunia Kedokteran No. amphetamine. misalnya: • Anak dengan gejala hiperkinetik. — menyuruh anak menyebutkan kembali kata-kata yang hampir bersamaan bunyinya misalnya: dor—tor. serta melatih purna. maka anak Penyakit menahun misalnya: kekurangan darah (anemia). menyalahkan. vertikal. gerakan dengan bahasa dan berpikir terjadilah pengertian tentang bidang. tranquilizer dan sebagainya). untuk selanjutnya dapat diobati temannya di sekolah selalu mengancam. Akibatnya anak malas kekurangan vitamin (avitaminosis). Bila merasa dibenci gurunya.fungsi tersebut telah dicapai. Sebaiknya gangguan atau baik karena tanggapan visual kurang sempurna. dibentak-bentak. dikte. mudah memukul. dapat dikurangi gejalabelajar membaca. guru selalu akan mengakibatkan hasrat belajar menurun. menulis. THT atau bagian Saraf. dan tentunya dalam suasana belajar yang menyenangkan anak sehingga kesukaran belajar dapat dihindari. membaca ada gangguan dalam bidang ini. kulinya. anak perlu dilatih ketajaman penglihatan dan pendengarannya. Anak mau belajar dan menurut apa yang dikatakan gurunya Gangguan fisik (kelelahan. Untuk belajar membaca. karena kaitan antara pengamatan rusakan jaringan otak. Lingkungan yang tak menyenangkan anak pada saat belajar Kerusakan jaringan otak akan menyebabkan anak malas belajar. Gangguan dalam tanggapan pendengaran ini menyebabfungsi sensomotorik. berhitung. bentuk garis miring. mudah menangis dan tertawa. dan mengusahakan agar anak dapat berkembang Bila ada tanda-tanda anak mengalami gangguan tanggapan sesuai dengan kemampuannya. visual dan pendengaran. — menangkap isi cerita ibu guru dan menceritakan kembali apa yang sudah diceritakan ibu guru latihan bahasa reseptif.Penanganan Karena banyaknya gangguan yang dialami anak dengan kengenal orientasi dalam bidang. sukar mengamati atau membedakan bentuk benda. sukar diatur dan berbuat seenaknya sendiri. Timbulnya kesukaran belajar pada anak dengan kerusakan jaringan otak biasanya karena: • derajat inteligensi menurun terutama sukar untuk berpikir abstrak. Suasana belajar Penanganan yang menyakitkan ini menyebabkan anak malas belajar sehingAnak yang mengalami gangguan fisik sebaiknya dicari pega akhirnya kesukaran belajar akan timbul. berhitung sangat • Kadang-kadang ada gangguan koordinasi motorik kasar dan diperlukan ketajaman penglihatan dan pendengaran. berhitung. serta mengenal nada dan irama. ruda paksa kepala • tumor otak • trauma kelahiran dan sebagainya. — keras kepala. 35. b/d). bahkan dipukul. 1984 .atau menolak belajar.

Disleksia primer panjang. Keakraban hubungan orang tua atau guru dengan anak perlu diciptakan agar anak mau mengutarakan isi hatinya. ini men ma ketajaman penglihatan. • penglihatan. misalnya: Contoh: ‚ mandi madin nrego __ kenakalan: sering mengganggu temannya Pada disleksia primer dengan gejala sukar membaca. sebaiknya tugas mengajar diserahkan keluarga lain atau guru les yang dapat mengajar dengan sabar dan telaten serta disenangi oleh anak. Pada anak biasanya kesedihan ‚ menyusun kata terbalik-balik (reversal) atau susunan kata tak mnadi tidak berlangsung lama. b. bersalah. dir sama saja tanpa berbeda. Disleksia primer 1D a'<> Ciri-ciri: Ada kesukaran membaca terutama dalam mengin. mudah marah.penduduk Indonesia: 10 juta. berhasil bila anak dapat memusatkan perhatian pada pelajaran. akhirnya timbul kesukaran belajar. . terutatak mau bergaul. jumlah dan waktu Contoh: .simbol huruf atau kata-kata. perhaPenanganan tiannya terhadap pelajaran berkurang sehingga prestasi belajarnya Anak dengan disleksia primer perlu bimbingan khusus untuk makin menurun. skema badan. dengan sendirinya perhatian terhadap pelajaran menurun dan • membaca kata: dor. meskipun kemampuan berhitungnya baik __ menarik diri: tak mau bergaul tetapi lama-lama kemampuan berhitung pun terganggu karena __ agresifitas: sering merusak. sehingga penyebab kesukaran belajar dapat diketahui dan prestasi anak dapat meningkat kembali. nergo bentuk tingkah lakunya. 2.rata-rata tinggi orang wanita Amerika 2„ meter . tetapi dengan penuh pengertian dan kasih sayang menanyakan kepada anak apa sebabnya anak malas belajar. bujur sangkat dan sebagainya. p. hiperaktif atau menyen diri. . Mendekati anak untuk mencari penyebab atau latar belakangnya.Tetapi kadang. • dapat mengulang . Perbandingan anak laki-laki : anak perempuan = 5 : 1 Gejala-gejala: __ sukar berpikir abstrak __ sukar membuat konsep berpikir. yaitu: Bila anak saat sekolah sering nakal.110) tanpa contoh. memukul dan sebasoal berhitung juga memakai kalimat.hari natal pada bulan Juli . • t • . cemas atau menangis. Mungkin ada persoalan pada dirinya hingga mengganggu ‚ disuruh meniru bentuk bentuk geometrik: konsentrasi belajar. diminta untuk meniru garis-garis yang menghubungkan titik-titik di bawah ini (spatial relationship). ‚ sukar membedakan huruf: d. persegi 1. • sukar membedakan skema atau anggota badan sebelah kanan atau kiri. individu tersebut selalu termenung memikirkan persoalannya. anak disuruh Kesukaran membaca. perabaan. tetapi justru sering ditunjukkan dalam teratur. Disleksia sekunder ‚ ditanya bedabentuk dalam gambar di bawah ini (visual figure-background perception). disebabkan kelainan biologis dan tidak didapatkan kelainan saraf yang nyata. Bila orang tua di rumah merasakan dirinya tak dapat sabar dan telaten dalam mengajar anak. dikte dan __ hiperaktivitas: tak bisa diam merangkai suku kata. melempar. . khawatir. tegrasi simbol.bulatan. Anak ini sukar membaca gainya. Kesukaran membaca (disleksia) ini dibagi 2 macam: Misalnya: Coba gambar bentuk segitiga. Untuk itu anak perlu ditempatkan pada Penanganan Remedial Teaching yang akan mengajar anak dalam 3 hal. padahal pelajaran matematika cukup menggambarkan masirig-masing bentuk geometrik tersebut baik dan derajat inteligensi normal (IQ: 86 . untuk ukuran panjang. menunjukkan anak mengalami ketegangan atau konflik. 1) Menggunakan ketajaman pencerapan panca indera. • kemampuan ketrampilan motorik lebih baik daripada keTetapi bila seseorang merasa sedih. unjukkan anak mengalami gangguan emosi atau tingkah laku. alfabet tetapi tak dapat merangkai suku kata untuk membuat kata atau kalimat. Sebaiknyaguru atau orang tua waspada akan hal ini. hingga mampuan verbal. . kata-kata dalam kalimat. ‚ bila bentuk geometrik yang ditiru sudah benar. 10% dari anak dengan inteligensi normal menderita disleksia primer.malu. Persoalan dalam kehidupan emosi atau tingkah lakunya • kecakapan berhitung atau matematika jauh lebih baik dariEnglish dan Pearson berpendapat bahwa proses belajar akan pada membaca. negro – . kadang konflik anak terlalu dalam sehingga perlu pemberian 01 psikoterapi. dan berusaha mengatasi persoalannya. • dapat menyebutkan atau membunyikan beberapa kata tetapi tidak dapat mengerti artinya atau menggambarkan maknanya. juga sukar mengartikan kalimat Adanya gangguan emosi dan tingkah laku pada anak/remaja sehingga timbul kesukaran belajar.Sebaiknya orang tua atau guru tidak langsung memarahi anak bila anak tak mau belajar. .musim hujan pada bulan Mei . diajar membaca.

— bundar: bola Penanganan anak disuruh menirukan kata-kata: bar-dar. Diagnosis kesukaran belajar ini harus dilakukan secara teliti dan diperlukan team ahli dari. do — do . kubus. Kemajuan biasanya cepat karena dasar kemampuan membacanya memang masih — tabung ouiat uan seoagamya.telinga kanan — Coba ditarik: — tungkai ke muka — tungkai ke belakang — lengan ke samping kanan/kiri — lengan ke atas.kadang anak dibawa ke dokter bukan karena keluhan tak dapat membaca tetapi karena keluhan: — penyesuaian diri yang buruk — kenakalan — tidak mau pergi ke sekolah — neurosa — posisi yang terbalik pada urutan kursi. Pertama-tama yang mengetahui gejala kesukaran belajar pada anak biasanya pendidik (guru). gangguan penyesuaian diri atau gangguan kepribadian. . yang biasanya dapat ditangani oleh seorang psikolog atau psikiater. sesudah benda tersebut diraba baik. Y gambar bulatan mana dari urutan bulatan y yang sama dengan bulatan x Position in space dipakai pada anak yang sukar membedakan huruf: b.ditanya apakah bentuk benda ini. Disleksia Sekunder • kemampuan membaca terganggu karena dipengaruhi oleh kecemasan. dan pendengaran. perabaan. Contoh: lonceng berlagu -bentuk bulat. — Pada saat membaca kadang-kadang penderita dapat membaca dengan baik. kurang motivasi belajar. Pada saat inilah diperlukan kerja sama dokter anak dengan berbagai team ahli lain agar diagnosis kesukaran belajar dapat diketahui secara tepat. bolak-balik ‘.i bundar. — Dihitung semua jumlah jari jari. jari manis. • sebenarnya dasar tekntic kemampuan membaca masih baik ( intak). pengobatan terutama ditujukan untuk menghilangkan gangguan emosi atau tingkah lakunya. PENCEGAHAN Agar frekuensi kesukaran belajar ini dapat dikurangi atau malah dihindari perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut: 1) Ciptakan suasana belajar yang menyenangkan. — dilatih diskriminasi irama dalam nyanyian.. Bila orang tua membawa anak tersebut ke dokter. jari kelingkung. 2) Mengembangkan integrasi dua atau tiga macam pencerapan: penglihatan. Dalam membuat dianogis sebaiknya diperhatikan sebab-sebab kesukaran belajar yang telah diuraikan. atau banyak salah biasanya karena isi • perabaan bacaan mirip dengan konfliknya/ketegangannya atau anak — Diminta untuk meraba benda: teringat akan konfliknya/ketegangannya.. dor-tor.. jari tengah. parit-parut muda-mudi. kemudian berhenti. kotak dan sebagai• nya. menolak membaca. sehingga dapat ditentukan pendidikan dan pelajaran yang bagaimana paling sesuai untuk anak.Anak harus merasakan bahwa guru. tetapi kemampuan membaca tersebut digunakan secara kurang efektif karena dipengaruhi faktor emosi. Latihan membaca atau menulis dapat dilakukan di tempat Remedial Teaching. • kadang. stop-top taman-tamat. berbagai disiplin keilmuan. dengan tujuan untuk mengatasi kesukaran belajar anaknya. Gejala: Karen dasar kemampuan membaca sebenarnya baik..bentuknya bagaimana? — coba tirukan lagu benda ini! 3) Mengembangkan kemampuan bahasa: bahasa reseptif. d. sajak-sajak.do/00' re 7 mi N gangguan psikosomatik dan sebagainya. • pendengaran — Anak disuruh menirukan nada tinggi dan nada rendah. mengutakan maksud hati atau isi pikirannya.. -.— ditanyakan pada anak (position in space). --. p (reversals). lalu membaca banyak salah. • bahasa ekspresif: menceritakan kembali isi cerita. dan bahasa ekspresif. tabung. jari telunjuk. biasanya dibawa ke dokter anak ( pediater). -. depresi. yang mana ibu jari. Ditanya: — benda apa ini? coba raba . — Membaca lalu berhenti. staf bimbingan dan penyuluhan sekolah atau orang tua anak tersebut. teman dan orang tuanya mencintai atau menyenangi anak. Latihan: • bahasa reseptif: mengerti isi kalimat atau isi cerita. DIAGNOSIS KESUKARAN BELAJAR — kotak persegi panjang — kubus: • Skema badan --->posisi anggota badan: — ditanya mana: — telinga kiri — tangan kanan — mata kiri .. lengan ke bawah dan sebagainya.

Abdul Syukur. 15.Dermott JF. 2) Hindari kelelahan fisik atau penyakit menahun agar gariah belajar anak tidak terganggu. 1983. Am J Psychiat 1973. Varekamp LCV. Jiwa. Bakat dan prestasi. Jiwa. 34 : 6969 – 704. New York: International Universities Press. 4) Gangguan emosi dan tingkah laku dapat dikurangi atau dihindari agar tidak mengganggu konsentrasi belajar atau kemampuan membaca anak. Cara pencegahan timbulnya kesukaran belajar. 10. pp 457 – 486. Tahun X. 17. 11. 1. Am J Orthopsychiat April 1977. Am J Orthopsychiat 1967. July 1969. pp 774 – 7 87. Am J Orthopsychiat 1962. 7. Prediction of Underchievement in kindergarten Children. Anak-anak yang berkelainan. 33 : 665 – 671. Inc. Jiwa. International Universities Press Inc. 2. Learning Disabilities. New York. Difficulties in learning in Childhood Psychopathology by Harrison SI and Mc. Des. Fathers of Sons with primary neurotic learning inhibitions. Mc. Bisgyer JL et al. Anwar AID. Visual Perception in the Brain Injured Child. 4. 9.2:47–55. Bila orang tua ragu-ragu. Sebab-sebab dan penanganan kesukaran belajar. sehingga dapat diketahui derajat inteligensi anak meskipun tes inteligensi kadang-kadang dapat keliru hasilnya terutama bila anak tak bersedia mengerjakan "tes inteligensi dengan baik sesuai dengan kemampuannya". Learning Disturbance in Childhood in Manual of Child Psychopathology by Wolman B et al. Silver AA et al. 32 : 462 – 472. Cermin Dunia Kedokteran No. 8. Special Classes for Emotionally disturbed Children Am J Orthopsychiat 1964. – Bila anak berbuat salah tunjukkan kesalahannya. 1980. Tahun XIII. 2: 1 – 7. International Universities Press. Cacat mental dan kesulitan belajar. 3: 54 – 58. Reading Disability: Teaching Through Stimulation of Dificit Perceptual Areas. dapat dilakukan tes inteligensi oleh seorang psikolog. Frostig M. Cara membuat diagnosis. 1972. Masalah anak-anak dengan inteligensi superior. – Bila anak berbuat baik juga harus diberikan pujian oleh orang tua/guru agar perbuatan baik ini selalu diulangi. 14. 130 : 393 – 399. kognitif. menulis dan berhitung perlu diteliti apakah fungsi-fungsi tertentu yang diperlukan untuk persiapan belajar sudah berkembang dengan baik (fungsi sensomotorik. 1973. Jiwa. Dermott JF. 3. Tahun XVI. Rabinovitch RD et al. Contoh: Anak tidak membuat pekerjaan rumah beberapa kali.– Harus dihindari terjadinya situasi ketegangan saat mengajar anak. dan justru harus diciptakan keakraban hubungan dengan anak sehingga anak dapat mengutarakan kesulitannya dengan bebas. perlu mendapat hukuman. pp 662 – 698. anak perlu mendapat hukuman. misalnya:berdiri di muka kelas. New York: 1972. membuat PR lebih banyak. Psychiatric implications of brain damage in children. Bila kesalahan ini dilakukan berulangkali dan disengaja. Specific Reading Disability. sebelum mengatakan bahwa anak ini bodoh. 12. Tahun II. April 1977. Help your Child succeed in School. Gubahan K. English OS and Pearson GH. koordinasi motorik. 5) Guru atau orang tua sebaliknya dapat memperkirakan derajat inteligensi anak dengan memperhatikan kemampuan belajar anak secara teliti.Graw Hill Company. 5. 16. 4 : 81 – 87. Dewan Nasional Kesejahteraan Jakarta. Inc. Silver AA et al. Heinicke CM. 1980. Thompson LJ. Nason LJ. 9 : 444 – 450. Cohen TB berpendapat bahwa kecemasan ringan dapat meningkatkan motivasi belajar tetapi kecemasan berat dapat menurunkan prestasi belajar. Jilid 2. Sajono T. Arch Gen Psychiat 1963 . Masdani J. tanggapan ruang/ orientasi bidang dan bahasa). Am J Orthopsychiat 1963.Dennott JP New York. Psychopathology by Harrison SI and Mc. Eisenberg L. 6) Guru atau orang tua sebaiknya selalu bersikap konsisten (tetap) pada anak. Intelligensi yang tersembunyi. pp 445 – 455. Anak yang tidak sanggup membaca. Indah Jaya Bandung. Cohen TB. 37 : 744 – 751. 1984 45 . 3) Sebelum anak diajar membaca. Tetapi sebaliknya guru atau orang tua menyelidiki sebab dan latar belakang anak mengapa sampai berbuat salah atau nakal. 1972. 13. 1972. Hardjawana B. A Research approach to reading retardation in childood Psychopathology by Harrison SI and Mc. Grunebaum. KEPUSTAKAAN 6. 35. 34 : 95 – 101. in Childhood. RINGKASAN – – – – Telah kami bicarakan mengenai: Definisi belajar dan kesukaran belajar.

Sistem anak 3. Cara menunjukkan pada anak bahwa orang tua tidak setuju dengan perbuatan atau tindakan anak yang kurang baik : • Pertama-tama anak diberitahu bahwa perbuatan yang dilakukan tidak baik. 1984 . supaya ia dapat berkembang ke arah yang diinginkan. sikap orang tua — muka masam/tak tersenyum — suara tak enak atau nada suara yang keras/nada marah. dengan syarat pendidikan mereka tidak berbeda dengan orang tua. Orang tua harus dapat mengusahakan suatu lingkungan hidup yang sebaik-baiknya bagi anak. misalnya telunjuk ditunjuk• kan ke atas. diperhatikan. maksudnya orang tua jangan terlalu ikut campur atau selalu mengatur aktivitas anak.> jelas paman/bibi — orang tua --. yang sangat penting dalam perkembangan kepribadian anak. Tetapi begitu orang tua sudah berada di rumah lagi maka segera orang tua yang memegang peranan kembali. terutama orang tua yang melakukan peranan dalarn mendidik anak merupakan keluarga yang baik yaitu: • harmonis • saling pengertian • saling menghormati • saling menolong atau mendorong • batasan hubungan fungsi/sistem orang tua — anak --.> jelas kakek/nenek — orang tua --. Sistem kakek/nenek atau paman/bibi bila se rumah. Kecuali bila orang tua sedang tidak ada di rumah. Diharapkan agar orang tua dapat merupakan contoh yang baik bagi anak. tidak tergantung kepada orang lain. Jika demikian. N y . janganlah terlalu mengatur urusan orang tua atau selalu menentukan pendidikan anak. Dr. Surabaya Sebelum dapat mendidik anak dengan baik. Marah maupun hukuman jangan ditujukan pada diri anak tetapi pada kesalahan atau perbuatannya. dan diterangkan juga alasannya dengan kata-kata sederhana dan singkat sesuai daya tangkap anak. dihargai dan diterima dalam keluarga. Penting juga keyakinan anak bahwa bila timbul kesulitan. Soetomo. yakni dalam keluarga saling tidak acuh. Demikian juga kakek/nenek atau paman/bibi yang tinggal se rumah dengan orang tua. Bila ada paman/bibi atau kakek/nenek yang tinggal serumah. tak ada gejala gejala kecemasan yang berat. Batasan ketiga sistem ini harus jelas. batasan sistem orang tua anak. mereka harus tahu bahwa orang tua tetap sayang kepadanya. 35. — tak mengijinkan atau memberikan apa yang diinginkan 46 Cermin Dunia Kedokteran No. Justru ini tidak boleh terjadi di dalam keluarga. karena segala peranan dan tingkah lakunya dapat ditiru anak. pendidikan anak dapat dititipkan sementara pada kakek/nenek atau paman/bibi. Hanya dalam suasana demikian anak dapat memiliki kepercayaan diri sendiri. Misalnya kelak ia dapat berdiri sendiri. — sikap yang tak membenarkan. taat pada tatatertib dan suka bekerja. ataupun sebaliknya anak jangan mengatur segala urusan orang - tua. diharapkan keluarga. Sistem orang tua 2. Di dalam keluarga biasanya ada 2 atau 3 sistem yakni : 1. Endang Warsiki Ghozali Bagian Psikiatri Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga/RS. • Jika anak tetap membandel. terutama orang tua berfungsi utama dalam pendidikan anak yang baik. yang kemudian sesudah itu berbaik lagi seperti semula. ia selalu dapat mengharapkan bantuan dan pertolongan orang tua. orangtua — kakek/ nenek atau paman/bibi menjadi kabur. Walaupun kadang-kadang anak melanggar tata tertib sehingga mereka patut menerima hukuman. Baik dalam mendidik anak usia balita maupun dalam mendidik anak/remaja. sebaiknya yang memegang peranan dalam penentuan pendidikan anak adalah orang tua. saling tidak memperhatikan kebutuhan masing-masing seperti hidup sendiri dan tidak ada komunikasi yang baik dalam keluarga. Hal sebaliknya juga tidak baik terjadi dalam keluarga bila batasan ketiga sistem di atas menjadi terlalu jelas atau terlalu kaku/jauh.> jelas Keluarga. menjadi orang yang berguna. sebaiknya anak dapat merasakan bahwa ia disayangi. disenangi.Pendidikan Anak Usia Balita dr.

• akan membiasakan anak. uang. orang tua sekaligus membesarkan kepercayaan anak pada dirinya sendiri. Pukulan ini hanya sebagai peringatan. Misalnya : • Pada waktu tertentu (waktu makan. Bila anak terus menerus diperintah. anak dapat melakukan identifikasi dengan baik terhadap orang tuanya. orang tua harus ingat juga untuk memuji atau memberi penghargaan bila anak bertingkah laku baik. Bila anak merasakan bahwa orang tuanya menyayangi. gangguan organik otak. Tentu saja anak menjadi sombong bila tingkah laku baik maupun buruk selalu dibenarkan dan mendapat pujian. • tak boleh memukul saudara atau teman tanpa sebab • tak boleh melakukan aktivitas yang sangat berbahaya misalnya: bermain api. • menghargai atau memperhatikan milik orang lain. lain kali jangan ya. Batasan-batasan tingkah laku anak ini maksudnya melatih anak supaya ia dapat mengendalikan diri serta mengenal disiplin dan tanggung jawab. karena menyebabkan rasa dendam anak pada orang tua. bukan diri anak sendui. sehingga anak dapat mengerti apa yang diperbolehkan dan apa yang tidak dibolehkan. anak akan belajar bertanggung jawab atas pekerjaannya. berlari saat menyeberang di jalan yang ramai. naik di tempat tinggi sekali. • melawan permintaan orang tua yang cukup beralasan dan sebagainya. Diusahakan agar hubungan orang tua dan anak cukup akrab. misalnya : menyapu. Ini agar tidak timbul rasa dendam pada anak dan kehilangan kepercayaan dirinya. • ciuman atau pelukan • memberikan sesuatu yang diingini anak • memberi penghargaan berupa hadiah yang nyata : gula-gula. waktu tidur) anak harus sudah berada di rumah. bekerja tidak atas perintah. melainkan juga daya ciptanya. Bila kita memuji hasil karyanya meskipun hasilnya itu kurang baik. Aturan-aturan ini hendaknya membantu dan membimbing anak. Saya tahu dan percaya biasanya kamu tidak berbuat demikian. Dengan memberikan penghargaan pada anak. • sampai ke mana ia boleh pergi. Misalnya cara orang tua memberitahu anak bila melakukan perbuatan yang salah: "Kamu tak bisa melakukan hal seperti ini. Hadiah harus diberikan segera sesudah tingkah laku anak yang baik dilakukan.Hukuman-hukuman ini menitikberatkan perbuatan anak yang salah. Ini tidak saja merangsang inisiatif anak. Janganlah beranggapan bahwa dengan memuji anak akan menjadi sombong (besar kepala). Walau sebenarnya dalam hati kecil mereka bertanya: "Bagaimana ya tingkah laku yang salah. 35. hebat. tidak akan berbuat baik bila tidak diberi upah. anak akan merasa bangga dan senang serta menambah kepercayaan dirinya. Sebaiknya anak dibiarkan melakukan sesuatu menurut rencana dan kehendak mereka sendiri." Jika anak dihukum bila bertingkah laku buruk. Lambang nyata yang diberikan orang tua pada tingkah laku anak yang baik akan terus mengingatkan anak terhadap keberhasilannya. trauma Cermin Dunia Kedokteran No. orang tua dapat memukul pantat/paha anak. tergantung macam kultural dan situasi sosial. tidak boleh terlampau banyak sehingga sangat membatasi aktivitas anak dalam segala bidang. • pekerjaan-pekerjaan yang harus dilaksanakan tak boleh dilupakan (melatih tanggung-jawab anak). perlu diperhatikan : • usia anak • perkembangan jiwa anak • adakah kelainan biologis pada anak misalnya : kelainan metabolisme. jangan terlalu keras atau sampai berlebihan (supaya kapok). hanya anak yang nakal saja yang berbuat demikian. anak menjadi malas (apatis) dan selalu tergantung kepada orang tua. Dengan demikian diharapkan anak dapat bekembang menjadi dewasa dengan baik. Usaha orang tua agar dapat menambah kesenangan dan eratnya hubungan kekeluargaan misalnya : • minum teh bersama • makan bersama (family table talking) • permainan bersama • rekreasi bersama • bergurau bersama • perayaan hari ulang tahun dan sebagainya. menghargai. Mungkin masih banyak lagi aktivitas lain yang tidak boleh dilakukan oleh anak. Dengan demikian komunikasi antara anggota keluarga selalu terjadi. baik dalam memecahkan persoalannya. misalnya : • membersihkan tempat tidur • menyapu rumah • mengemasi meja makan • membersihkan sepatu dan sebagainya Tugas yang diberikan sudah tentu harus sesuai dengan umur anak. asal pujian itu sifatnya wajar saja. 1984 46 . angka-angka (points). Batasan tingkah laku anak yang merupakan aturan tata-tertib dalam keluarga akan merupakan pedoman bagi anak-anak. Tetapi janganlah selalu menjanjikan anak akan memberi sesuatu/hadiah bila melakukan kebaikan karena : • orang tua mungkin tidak dapat memenuhi janjinya. sehingga anak mendapat bimbingan yang • Bila tetap membandel terus. sehingga anak merasa bebas untuk mengutarakan segala isi hatinya maupun persoalannya terhadap orang tuanya. Orang tua sebaiknya merangsang inisiatif anak dan memberikan kebebasan anak untuk berkembang. boneka. Melatih tanggung-jawab pada anak juga harus diajarkan. penuh pengertian dan pertimbangan. hal ini sering mengakibatkan gairah kerja anak berkurang. bersikap tetap (konsistensi) dan berwibawa serta melatih disiplin. yakni dengan memberi tugas sehari-hari yang harus dikerjakan di rumah. melainkan atas kesadarannya sendiri. kok saya tidak pernah diberitahu?" Persetujuan terhadap tingkah laku anak yang baik dapat berupa : • pujian • tersenyum • ucapan terima kasih atas bantuannya • perubahan dalam sifat atau nada suara : wah-wah. radang otak. anak. merasa kurang dicintai sebab terlalu disakiti badannya. Dengan melatih bekerja. Dalam mendidik anak usia balita. bintang (lambang).

Bila ada kelainan biologis pada anak. tetapi dapat dipakai sebagai pedoman untuk mengetahui apakah perkembangan anak terlambat atau tidak. menelan dan bemafas Aktivitas yang dianjurkan – Ubahlah posisi menetek bila ada kesukaran mengisap.melayani tamu/orang tua saat makan. –Dapat mengambil nasi dengan sendpk nasi (centong) –Membutuhkan sedikit bantuan sejak makan di meja. bunyikan. –Dapat memegang gelas kecii dengan tangan. guru dan sebagainya. hal ini dapat merupakan salah satu penyebab terjadinya kelambatan perkembangan fisik. –Mendorong anak untuk membantu mengatur meja makan. – Dapat memegang botolnya sendiri. –Berilah makanan sedikit dulu. ketrampilan motorik. sendok dapat dimasukkan dengan mudah & mengambil nasi juga mudah. MAKAN Umur Tujuan Diharapkan Tercapai – ada refleks mengisap – dapat menelan bubur . –Diberanikan untuk makan sendiri dengan sendok.kelahiran rudapaksa kepala dan sebagainya. Di bawah ini akan diterangkan cara membimbing anak usia balita (The Washington Guide) untuk orang . – Makan dengan jari jari. pengaruh teman. – Berilah makanan path anak sesuai dengan kebutuhannya. –Diajarkan agar anak sudah dapat : . dan latihan berak dan kencing pada tempat yang sesuai (WC/ kamar mandi . – Perkenalkan dan berilah – Lidah digunakan menggerakkan makanan dalam makanan roti biskuit unmulut. – Tawarkan sendok untuk dipegang bila ada perhatian. – Dapat minum di gelas (di cangkir) dengan bantuan. – Mulai memegang sendok. – Family Table talking 1-3 bulan –Dapat makan sendiri dengan baik.4 ja dengan sedikit makanan tahun tercecer. tahun –Dapat membedakan makanan dengan benda yang tak dapat dimakan.dilatih memegang botol 4-8 – Dapat mengunyah makanbulan an.tua agar anak dapat berkembang normal seperti yang diharapkan sesuai dengan usianya. –Sering bermain dengan makanan. –Senang membantu mengatur meja makan (piring. bila jumlah nasi banyak anak malas makan. tuk mengembangkan : – Dapat menggerakkan ta. kemampuan berbicara. 1-1½ tahun –Dapat memegang cangkir dengan jari-jarinya –Dapat menaikkan cangkir dan meminumnya. sendok. – Dudukkan anak di kursi tinggi untuk bersama-sama makan di meja dengan keluarga . ba1 -3 –menggerakkan bulan dan bila mendengar suara dekat telinganya –tersenyum bila dirangsang sosial (dibuai) Aktivitas Yang Dianjurkan –Observasi. – Perkenalkan cangkir atau gelas dengan cairan sedikit untuk diminum. 35. –Dapat lancar bergaul & benbicara saat makan. misalnya karena kekeliruan cara mendidik orang tua. dap at makan biskuit. –Diberi penerangan mengenai aturan makan. –Dapat memasukkan sendok 1½ . gelas).menyiapkan . kita dapat mengobservasi apakah anak sudah berkembang seperti yang diharapkan umumnya pada anak normal atau mengalami kelambatan. – Letakkan anak dalam posisi relaks dan menyenangkan pada saat memberi makan. –Masih sukar memasukkan sendok ke mulut –Teruskan memberi makanan yang dapat dipegang : roti biskuit. –Layanilah anak makan dengan cara yang menarik/menyenangkan. –Berila h kesempatan untuk makan sendiri dengan pining & cangkir dari plastik/seng yang tidak pecah –Sebaiknya pining cekung. A. Bimbingan pada anak usia balita ini meliputi melatih anak dapat makan sendiri. Tentu saja bimbingan ini tidak diperuntukkan anak dengan keterbelakangan mental (retardasi mental) yang memang sudah terlambat dalam perkembangannya. –Mulai menggunakan sendok diputar-putar di mangkok. mata. –Mendorong anak untuk melakukan kebutuhannya sendiri (self help) –Berilah kesempatan pada anak melatih ketrampilan menyeduk nasi. –Diminta anak untuk bercerita saat makan mengenak hal-hal yang terjadi hari ini (kejadian di sekolah waktu bennain-main). – Dapat mengenal botol susu dengan melihat. –Tersenyum dan berbicara pelan dengan nada menyenangkah sambil : 9-12 bulan 48 Cermin Dunia Kedokteran No.dapat mengkoordinir antara mengisap. –Dapat minum tanpa tumpah. 1984 . –Jangan memaksa anak waktu makan. pergerakkan badan bila suara di.2½ ke dalam mulut dengan benat. – Perkenalkan makanan bubur sehari-hari disuapkan dengan sendok kecil. –Berikan minuman sesudah makan supaya tak banyak minum. Menangkap suara. –Dapat makan sendiri di me2½ . –Diajarkan anak biasa bergaul. Ekspresi muka. Dengan mengetahui perkembangan jiwa anak. 4-5 tahun KEMAMPUAN BERBICARA Umur Tujuan Diharapkan Tercapai Kemampuan. mental dan sosialisasi anak.toilet training).gerakan tangan ke mulut ngan ke mulut . Bila tidak ada kelainan biologis pada anak maka sebab kelambatan perkembangan anak pada umur balita mungkin karena sebab lingkungan. aktivitas bermain. berbicara saat makan (tidak kaku).

B. bersuara: dada baba –Ditawarkan mainan dengan suara – badan bergerak akan memegang. ke kebun binatang lalu diskusikan dengan anak. burung. –Usahakan kontak mata selama bicara –Tirukan suara yangdiucapkan bayi. di muka. bola –dapat lancar bertanya –dapat menyebut 4 macam warna –Ajaklah anak bermain dengan benda-benda yang berwarna –Diajarkan anak menyebutkan dan mengatakan/ menggunakan kata-kata dengan benar –Bentuklah kelompok anak-anak untuk bergiliran menyebut nama-nama benda di buku gambar – Ijinkan anak untuk memilih sendiri: . –Diberanikan anak untuk mengulangi : . Menangkap suara –Mata dapat mencari sumber suara –dapat membedakan suara menyenangkan (musik-tertawa) dan menegangkan (suara keras-menangis) –dapat menaikkan kedua tangannya bila ibu datang 4-8 bulan mengucapkan: "Ikut saya" B. kemampuan A. memandikan dan sebagainya. mengatakan keinginannya. –dapat mengerti perintah lebih panjang (3-4 perintah) B Mengeluarkan pendapat –dapat menyebut macammacam nama uang logam –dapat menjawab pertanyaan dengan baik –dapat menerangkan arti kata: topi. kuda (± 100-200 kata) –Sering menyebut dirinya aku/saya daripada namanya (mulai pakai kata ganti orang). berikan ke ibu B.rasa tak nyaman . mata) –Dapat melaksanakan 2 . ambil bola di meja 2. alat rumah tangga.membuai bayi –Hindari bayi agar jangan menangis lama dan terus menerus.meraba . Mengeluarkan kata-kata/ kalimat –dapat menyebut dirinya laki-laki/perempuan. –Bicaralah dengan bayi selama merawat.bukapintu . –Tunjukkan pada anak ucapan kata-kata dari mulut ibu.3 perintah secara verbal misalnya : 1. –Berilah jawaban singkat sederhana pada setiap pertanyaan anak –Ajaklah rekreasi: ke laut. –dapat mengerti giliran bermain –dapat melaksanakan perintah orang tua. Menangkap pembicaraan –dapat mengerti nilai macam-macam uang logam.berikan adik . 9-12 B.datanglah ke sini –Berilah suara dari bibir lidah di mana bayi dapat meniru (melatih bicara) –Ajaklah bicara bayi bila sedang : . jangan memakai bahasa isyarat. –dapat memilih benda yang lebih kecil atau besar bila disuruh –dapat mengerti kata depan: di bawah. Kemampuan A. yang spesifik untuk orang tuanya.nyanyian. –Bila dapat peganglah bendanya lalu tunjukkan namanya.makan .duduklah . lidah –Dapat menyebut 2 kata : mama. –Ajaklah anak berbicara selama makan –Sebutkan & hitunglah jumlah benda-benda di meja –Usahakan agar anak melihat muka kita selama kita menyebut nama benda –Sediakan waktu ± Ya jam sehari untuk menerangkan nama benda atau binatang dalam gambar/ buku. sajak. mimik.berdirilah . m –dapat bereaksi dengan suara bila diajak bicara –dapat bicara da.aktivitas apa akan dilakukan –Berikan kesempatan anak untuk memainkan peranan cerita yang dikarangnya Cermin Dunia Kedokteran No. Mengeluarkan suara bulan –Dapat meniru suara tertentu misalnya : –batuk-batuk –suara dari bibir.mandi . 1984 49 . Menangkap Pembicaraan –Bisa menunjukkan bagian tubuh yang disebut (hi- . makan.macam cerita . B. –Diberanikan anak untuk Kemampuan A. –dapat menyebut nama benda yang digambar. dada.sakit . ke bioskop. Mengeluarkan suara –tertawa keras bila digoda –dapat bersuara huruf hidup ba ba di di huruf mati : m. –Kadang-kadang dapat menyebutkan nama benda yang diminta. ma-ma – tanpa arti.lapar A. –Godalah bayi dengan menggelitik sampai tertawa. Mengeluarkan kata-kata/ kalimat –Dapat mengatakan 2 macam kata-kata yang berbeda misalnya : 1. –Tampak perhatian dengan perintah sederhana. minta kue –Dapat menyebutkan namanama benda di dalam gambar: kucing.cerita .tutup pintu .da. anjing.bukalah sepatumu –Dengarkan keterangan anak tentang gambar yang dibuat. –Diberanikan anak untuk berkata-kata dan mengatakan apa yang diinginkan. 4-5 tahun -Teruskan untuk menunjukkan nama benda yang dilihat & dipakai anak.B. Kemampuan A. memberi makan. 1½-2½ tahun dung. –Tunjukkan nama kegunaannya. Kemampuan A. Menangkap suara –memperhatikan orang yang mengajak bicara –Menyatakan keinginan dengan isyarat –Melihat keanggotaan keluarga bila namanya dipanggil.bermain-main 2½-4 tahun 1-1½ tahun –Bari petunjuk nama barang untuk makan.ambilkan bola . sambil menunjukkan barangnya. Mengeluarkan suara –keluar suara mengisap dalam menangis dapat dibedakan : .macam permainan . di belakang. bennain bola 2. Menangkap pembicaraan –dapat mengikuti cerita TV sampai lama. di atas. –Berilah perintah sederhana : . 35. Mengeluarkan suara –Mengeluarkan 3 kata lagi selain mama. Menangkap suara –Bila nama bayi disebut bayi bergerak-gerak. –dapat bercerita/menyanyi –dapat menyebutkan semua huruf abjad –Bacalah cerita keluarga/ anak-anak humor dengan lebih terperinci (detail) –Dilatih anak untuk melakukan perintah orang tua .memegang . dada – pipis.

bola.tumit 4-5 tahun– . duduk KETRAMPILAN MOTORIK Umur Tujuan Diharapkan Tercapai Aktivitas Yang Dianjurkan – Kepala dipegang ke atas hati-hati bila bayi telungkup 1-3 – Kepala dapat tegak bila dibantu dalam posisi duduk. 9-12 bulan 2½-4 tahun –Berjalan turun tangga dengan kaki bergantian –Dapat meloncat dengan satu kaki selama ± 10 detik –Dapat meniru : . lalu anak diberanikan untuk mencobanya – meniru menulis garis lurus – membuat menara – Berikan sepeda roda 3 dan melatih kaki anak menjalankan pedal sepeda.papan tulis – Keseimbangan badan baik – Dapat meloncat-loncat – Dapat berjalan dengan : .ba berikan waktu bayi untuk bermain sendiri dengan bagian-bagian tubuhnya . bulan – Dapat mengikuti semua obyek yang dapat dilihatnya –Tempatkan bayi dalam posisi telungkup –Bantulah bayi dalam posisi duduk dengan kepabanya tegak –Berilah kesempatan untuk melihat aktivitas semua orang –Berikan macam-macam mainan. boneka kain dan benda lunak lainnya —Mulai m emperkenalkan anak untuk berayun-ayun —Berilah mainan yang dapat didorong kesekitarnya. kubus dan sebagainya) —Memberi kesempatan untuk melatih anak berjalan dan menaiki tangga dengan pertolongan —Memimpin anak dalam aktivitas membalik halaman buku.mengucapkan terima kasih . benda-benda plastik. –Berikan macam-macam benda berwarna lunak 1-3 bulan 1-1½ tahun 4-8 bulan –Bermain dengan tubuh sendiri –Mencari benda-benda dan mencoba memegangnya serta memukulnya – hal ini selalu diulanginya –Dapat memnedakan orang 50 Cermin Dunia Kedokteran No. ku: bus dan sebagainya yang beraneka warna –Berikan juga mainan-maman kecil yang lunak sampai keras atau yang berbunyi –Bantulah bayi dalam posisi duduk bila kepala dan punggung sudah tegak stabil. cangkir. –Dapat memindahkan main4-8 an dari satu tangan ke tabulan ngan lainnya.memanjat – Berikan kesempatan anak aktivitas menggambar dengan : .ganis bersilang –Dapat menggambar terdiri dari 3 bagian – Biarkan anak melakukan kombinasi macam-macam mainan dan membutuhkan benda-benda dari : .pensil . —Diberanikan bayi untuk dipegang. —Dapat membalik-balik halaman buku BERMAIN Umur Tujuan Diharapkan Tercapai Aktivitas Yang Diharapkan —Diam bila digendong —Memandang muka orang lain dan benda di sekitarnya. diraba & digendong ibunya —Berikan ayunan mainan berwarna yang dapat dilihat anak & tak dapat dijangkau dengan tangannya. misalnya kubus. Dilatih anak dituntun untuk latihan berjalan —Ajaklah anak bermainmain kapal terbang untuk latihan memegang dengan jari-jari (juga disediakan benda-benda. cangkir. –Mula-mula duduk dengan sedikit bantuan dengan kepala & punggung tegak. misalnya: sendok.ujung jari kaki – Dapat meniru gambar segi empat – Dapat menangkap bola yang dilemparkan – Berikan musik dan permainan untuk menyelaraskan koordinasi tangan & kaki (meloncat-loncat.bulatan .cat air . menani) guna memperbaiki koordinasi motorik. —Dapat bangun sendiri ke posisi duduk —Dapat merangkak —Mula-mula pegangan dalam posisi berdiri —Lama-lama berdiri sendiri.–Diajarkan aturan tata tertib pergaulan misalnya : . –Dapat mengendarai sepeda roda 3 –Dapat meniru garis lurus (vertikal) –Dapat membuat menara dari 4 balok atau lebih – Memberi kesempatan pada anak untuk mempraktekkan dan mengembangkan aktivitas – lari-lari – naik. –Menangkap botol/mainan dengan kedua tangannya.kapur .berayun-ayun .luk .malam – Berilah kesempatan anak untuk : . 1½-2½ tahun –Dapat berlari-lari –Dapat naik & turun tangga dengan 1 kaki –Dapat melempar bola dengan tangan di atas bahu –Dapat meloncat di tempat. merangkak waktu turun tangga. –Dapat mengambil barangbarang kecil. —Ijinkan bayi untuk bangun berusaha berdiri —Berilah kesempatan dan tempat untuk latihan bayi merangkak. lalu dapat duduk sendiri.tanah liat . 1984 . –Ajaklah bayi bermain ci . boneka. menulis de ngan kertas dan pensil berwarna —Berilah anak mainan seperti : kubus. turun tangga – Melatih anak melihat suatu kegiatan. —Dapat berjalan berapa langkah tanpa bantuan. 35.menyilakan tamu makan. —Berjalan naik tangga dengan bantuan.

melap.Yakinkan pada anak untuk mengganti popok bila basah karena ngompol/ berak sehingga anak mulai mengalami perbedaan rasanya bila popok basah dan kering.Hargai anak bila berhasil berak . -Dapat main bersama-sama (ci-luk-ba) dengan ibu dan anak lain.makan . pispot harus diletakkan di kamar mandi . misalnya: membaca koran.manyanyi 1½-2½ tahun . Umur MELATIH KENCING DAN BERAK DI KAMAR MANDI DAN WC Tujuan Diharapkan Tercapai Aktivitas Yang Dianjurkan . -Lanjutkan permainan antara ibu dan bayi.sabun . binatang . -Mengeluarkan kata-kata bi.air . .pasir . la akan kencing/berak 2½ -4 tahun -Mulai bermain bersama dengan anak lain (helpmate) yakni : . misalnya : .Dapat menunjukkan celana basah 1-1½ tahun 1½-2½ tahun -Mengetahui lebih dahulu kebutuhan untuk kencing/ berak.Lanjutkan melakukan interval yang teratur dalam melatih kencing & berak.meloncat-loncat . . 4-5 tahun -Dapat bermain drama dan perhatian terhadap pergi tamasya -Senang memotong dan melekatkan benda menjadi bentuk benda yang kreatif -Menyelesaikan semua aktivitas.Dudukkan anak pada toilet (jamban) WC atau pispot pada saat yang tepat untuk waktu yang pendek.Bereaksilah cepat pada tanda-tanda anak akan kencing dengan mengajak anak ke kamar mandi atau dengan melepaskan celananya.Senang membuat benda yang dapat dikenal dari tanah liat -Berilah kesempatan untuk memotong dan melekatkan benda-benda -Berilah benda-benda mainan untuk membangun bangunan yang kuat. benda -Lebih senang bermain dengan 2-3 anak 9-12 bulan -Dapat menaruh dan mengeluarkan benda dari kaleng -Dapat memeriksa obyek yang dipegang di tangan -Dapat membetikan mainan ke orang lain tanpa jatuh (lepas) --Mencoba mengeluarkan benda dari genggaman ibu. mis. menyapu.Perhatikan tanda-tanda yang mengatakan anak kencing atau berak . -Didorong untuk bermain musik & menyanyi -Didorong untuk ikut berpartisipasi dalam kelompok : . : menggelindingkan bola. . 9. pensil dan lain-lain.Akan ada gerakan perlistatik usus akan berak bila anak ditaruh di WC pada saat yang tepat.tanah liat .Hargailah anak bila berhasil berak .Biasanya 1-2 kali sehari . -Perkenalkan dengan anak lain meskipun anak belum dapat bermain rukun dengan anak lain (selalu mau menang sendiri) -Berilah alat mainan musik.Interval anak tidak kencing. -Berikan alat-alat bermain baru yang dapat dibentuk dan dirasakan seperti : .Didorong untuk bermain fantasi & mainkan drama .ada cerita pendek -Bimbinglah tangan anak secara aktif menggunakan: kapur.Jika pakai pispot.Mulai menunjukkan pola yang teratur dalam kencing dan berak . -Didorong untuk melukis dengan cat air dan menggambar .membigi mainan dan bergiliran bermain -Dalam bermain banyak menunjukkan fantasinya -Senang bermain menggabungkan macam-macam -Didorong untuk bermain dengan kelompok anakanak.Berilah pakaian yang mudah dibuka anak bila berak/kencing .batu .kayu dibuat mobil.Dapat diperkenalkan untuk menggambar dengan: pensil berwarna. 1-1½ tahun -Bermain sendiri atau betmain dengan anak lain.menari-nari .tanah liat dibuat kue -Dirasakan pada anak alat yang berayun-ayun misalnya : . mengambil benda kemudian melempar lagi -Sering meniru tingkah laku orang.tidur .ayunan . tidak lebih dari 1-2 jam.kayu misalnya : . -Berilah kesempatan anak dapat memasukkan dan menumpahkan benda dari kaleng/doos -Berikan mainan yang besar atau kecil untuk bermain -Usahakan untuk bersamasama bermain dengan ibu/anak lain.asing dari keluarganya.berwarna-warna . . .benda-benda yang dikenal . setiap hari . cat air.12 bulan -Dapat bermain berdampingan anak lain. atau keras yang dapat dipegang bayi -Berikan mainan yang terapung waktu mandi.Kadang-kadang anak harus diingatkan untuk kencing sesudah : . -Lebih menyenangi alat mainan -Menyenangi aktivitas berjalan -Menarik-narik benda mainan -Senang melempar.Didorong untuk menulis angka-angka dan huruf . kegiatan lain. buku & majalah -Doronglah anak agar meniru aktivitas orang dewasa.kursi goyang . .naik kuda -Diperkenalkan buku anak-anak dengan berisi . tetapi belum dapat bermain bersama menurut aturan -Dapat menggunakan mainan besar & kecil -Cara bermain kasar dan kacau serta lebih lama daripada sebelumnya -Senang mendengar sajak dan nyanyi di TV -Dapat membangun sesuatu yang baru dari benda mainan. menyapu.

Pembinaan anak dalam keluarga. Management of Emotional Problems of children an and adolescents 2nd Ed. 35. mudah dibuka pintunya. Philadelphia: JB Lippincott Company. 1 7 7 . 9/R SE/Vi'' S A Y . e m SEN/.96. Gunarsa SD .66.–bermain-main –Bawalah kencing di kamar mandi sebelum tidur malam. –Dapat bertanggung jawab –Mungkin masih diingatuntuk kencing dan berak kan untuk kencing pada sendiri jika pakaian sederwaktu-waktu tertentu hana. MKJ 7 Oktober 1981.kencing/berak 2½ . Jakarta: BPK Gunung Mulia. 1984 . 5.. Co.Sa" r/AP SAyA KEMARI Do/creR S E L A L c / N 6 / N NEN ER / i SA ". Barnard KE et al. USA: Medical Examination Publ. 4. Minuchin S. Child Psychiatry. USA: Harvard University Press.4 akan –Bersikaplah seperti tidak derung untuk mempertatahun hankan berak terlalu lama tahu bila ngompol/ngebrok jauhi sikap membu–Mungkin kadang -kadang at malu atau menghina masih ngompol/ngebrok anak –Masih butuh bantuan "cawik" 4-5 tahun orang lain.1 9 4 Anak sudah dapat kencing/ berak sendiri dan sudah tidak tergantung kepada Hargailah anak untuk keberhasilannya tidak ngompol dan ngebrok. 2.G. a t Kfywro''Y 52 Cermin Dunia Kedokteran No. Families & Family therapy. Chapman AH . Duffy CJ . I L /4U K g D O K 1 6 . 6.30. –Kamar mandi harus mudah digunakan. 1970.65.6. 1974: pp 16 . Teaching children with development problems 2nd Ed.. 1974. bila : ..pp 63 . pp 46 . !'~--/ /rv StSUN66ON/Y(i pANTE5gN. USA: The CV Mosby Company.. cen. 3.membasuh tangan . mudah dibuka –Buatkan pakaian yang –Terus mengatakan bahwa mudah dibuka anak bila berak/kencing. pp 3 . Warsiki E. pp 75 . 1980.. Psikologi untuk membimbing. 1974.cawik/membersihkan dubur sesudah berak KEPUSTAKAAN 1.melepas pakaian ..

Tetapi Weston menulis sebaliknya dengan perbandingan laki-laki wanita 2 : 3. Faktor lain yang mempengaruhi presbiakusis ialah : 1. sklerosis. Dalam perjalanan mencapai usia lanjut. ankilosis stapes pada otosklerosis dan luksasi oleh trauma. Penderita sering membantah karena mengira orang lain-lain marah-marah kepadanya. Surabaya PENDAHULUAN1 Seperti organ-organ yang lain. kinin. kanamimisin. 9. salisilat) dan bahan-bahan dari industri dalam bentuk gas (karbonmonoksid) — Endotoksin : (diabetes. 2. tak perduli kepadanya. Sebagian sudah timbul pada usia 40 tahun atau disebut presbiakusis prekoks. yaitu gangguan di bagian konduksi yang biasanya dapat diobati dengan basil memuaskan. tumor. penyebabnya ialah : 1. ruptur . Kerusakan membrana timpani : perforasi. mengejeknya atau lain-lain lagi. alergi. kebanyakan penulis menulis laki-laki lebih banyak dari pada wanita. 2. Maksud tulisan ini ialah untuk sekedar memberi gambaran tentang kurangnya pendengaran karena usia lanjut. letusan senjata api. 4. air) dan benda padat (serumen. penyebabnya ialah : 1. Faktor yang penting ialah faktor trauma akustik atau kebisingan. sekret pada otitis media). 3. 8. Penyakit Meniere. Gangguan ini dibagi dalam dua bagian besar. atau malah mentertawakannya.65 tahun. parotitis. Weston mendapatkan 70% pasien presbiakusis dengan arteriosklerosis. Bila kekurang pendengaran ini berat. 1984 53 . 6. dan usahausaha yang dapat dilakukan untuk mengobatinya. trombosis atau perdarahan-perdarahan kecil. 35. Cermin Dunia Kedokteran No. Toksin. Misalnya salah faham dalam komunikasi. dan pada bagian persepsi yang biasanya sulit diobati. infeksi dengan virus). penyakit kelenjar tiroid) 2. Tumor. telinga pun mengalami kemunduran pada usia lanjut. Penyakit infeksi (morbili. Avitaminosis 3. 3. Frekuensi terbanyak pada usia 60 . Didapatkan pula dalam satu famili ada yang lebih banyak terjadi dibanding famili lain. lues) 4. Tentang jenis kelamin. Timbulnya kadang-kadang sangat individuil. Banyak merokok dan stres diperkirakan sebagai penyebab presbiakusis prekoks. ETIOLOGI DAN PATOLOGI2 Ketulian pada usia lanjut (presbiakusis) biasanya bilateral dan simetris. Tetapi tidak dengan arteriosklerosis dan hipertensi. penyakit ginjal. benda asing) atau tumor. Perubahan terjadi pada koklea akibat insufisiensi vaskular oleh karena spasme. MS Wiyadi Bagian Ilmu Penyakit Telinga. • Gangguan di bagian konduksi menimbulkan tuli konduksi. dari derajat yang ringan sampai dengan yang berat. Banyak penyelidik melihat hubungan presbiakusis dengan aterosklerosis. kecuali bila menimbulkan ensefalopati. tuli karena suara bising. alat pendengaran dapat mengalami berbagai gangguan. Kemunduran ini dirasakan sebagai kurangnya pendengaran. Faktor lingkungan dan pekerjaan sebelumnya. Fraktur dasar tengkorak (trauma kapitis) 7. 5. — Eksotoksin : obat-obat (dihidrostreptomisin. Diet dengan tinggi lemak tidak hanya menyebabkan penyakit kardiovaskular tetapi juga memperjelek pendengaran. Dalam kavum timpani : kelebihan (kekurangan) udara pada okiusi tuba. Pada osikula : gerakannya terganggu oleh sikatriks. Presbiakusis : tuli karena usia lanjut. destruksi karena otitis media. tetapi yang lain pada usia 80 tahun masih mempunyai pendengaran baik. • Gangguan di bagian persepsi menimbulkan tuli persepsi. Diet dapat juga mempengaruhi terjadinya presbiakusis. Dalam meatus akustikus eksterna : cairan (sekret. Soetomo. akan menimbulkan banyak masalah bagi penderita dengan orangorang sekitarnya. Sudden deafness (penyakit tabung darah. Trauma akustik : letusan hebat (ledakan born). meningitis. caftan (darah.Pendengaran Pada Usia Lanjut (Presbiakusis) dr. Hidung dan Tenggorok Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga/RS Dr.

obati. Proses patologik pada presbiakusis dapat terjadi pada 1. Koklea 2. Nervus auditivus 3. Susunan saraf pucat. KELUHAN YANG MENYERTAI PRESBIAKUSIS 2 PENGOBATAN Didasarkan pada 4 kelompok obat-obatan : 1. Hormon 2. Obat vasodilatator 3. Obat lipoproteinolitik 4. Vitamin

1. Hormon Kecuali keluhan pendengaran berkurang, maka keluhan Pernah dicoba dengan hormon hipofise secara intravena. Ada lain ialah : yang mencoba hormon wanita pada wanita usia lanjut. 1. Tinitus : suara berdenging ini dikeluhkan pada 50% dari Kemudian kedua seks hormon dikombinasi dan diberikan pada penderita presbiakusis. Biasanya terus menerus dan bernada penderita. Mungkin tinitusnya berkurang atau pendengaran tinggi. Lain dengan tinitus pada penyakit Meniere yang biasubjektif sedikit membaik, tapi secara objektif masih diragukan. sanya bernada rendah. Tinitus biasanya tidaklah sangat 2. Vasodilator mengganggu seperti intoksikasi telinga atau pada traumatic Seperti asam nikotinat dan derivatnya menyebabkan vasodeafness. dilatasi perifer, dan pemberian dosis tinggi dalam waktu yang 2. Diplakusis : yaitu distorsi dari pada tingginya nada atau lama menurunkan bloodlipid pada orang hiperkolesterolemia. frekuensi. Dapat terjadi pada satu atau kedua telinga. BiaEfek terapeutik pada presbiakusis disebabkan oleh dilatasi sanya tak terlalu mengganggu kecuali pada musikus-musikus. koklear dan pembuluh darah di otak akibat aksi 3. Vertigo : dikeluhkan pada 30% dari penderita. Apakah ini lipoproteinolitik dari obat tersebut. berasal dari labirin atau bukan tak bisa dipastikan. Hanya Contoh lain misalnya Ronicol dan Hydergin. didapatkan 60% dari penderita mempunyai reaksi kalori yang tidak normal. Mungkin vertigo ini pada usia lanjut berasal dari 3. Obat lipoproteinolitik Heparin i.v. 250 mg setiap hari selama 8 hari. Kemajuan aubrain stem atau perubahan pembuluh darah di sentral. diometrik didapat pada 25% penderita. Vertigo dan tinitus PEMERIKSAAN menghilang pada 45% penderita. 4. Vitamin Kecuali dari umur, otoskopi dan audiologi penting dalam Vitamin B kompleks memberikan 43,5% kemajuan dalam menegakkan diagnosis presbiakusis. Pemeriksaan audiogram pendengaran. Data-data terperinci dari laporan Weston ini nada murni terjadi penurunan pada frekuensi di atas 1000 Hz. tidak diberitakan. Ada beberapa jenis audiogram yang sesuai dengan kelainan Vitamin A banyak dicoba dengan hasil yang lebih memuaskan. patologik seperti yang didasarkan pada pembagian menurut Schuknecht. ALAT PEMBANTU MENDENGAR (APM) DIAGNOSIS BANDING Bila semua pengobatan tak memberi hasil, maka harapan terakhir ialah pada APM atau hearing aid. Ada tiga bentuk yang 1. Tull persepsi pada otosklerosis stadium lanjut Penyakit ini merupakan kelainan tulang yang kebetulan pada " umum : foot plate" dari tulang pendengaran stapes. Hanya di sini pada 1. "Pocket". Daya pembesaran baik hanya karena berbentuk agak besar maka penderita kebanyakan mau memakainya. audiogramnya masih terlihat faktor tuli konduksi. "Ear level". Diletakkan di belakang telinga hingga bisa ditutupi 2. 2. Penyakit Meniere rambut pada wanita atau laki-laki berambut gondrong. Penyakit yang ditandai dengan vertigo, tinitus dan gejala3. Kacamata. Pembesarannya kurang dan harganya mahal. gejala sistem saraf otonom seperti muntah-muntah, keringat " dingin, muka pucat sampai dengan diare. Dapat dibedakan Ada satu bentuk lagi yang disebut telinga ajaib", dipasarkan oleh perusahaan tertentu. Hanya pembesarannya sangat terbatas dengan pemeriksaan audiometri, yaitu melihat audiogramnya. sedang harganya mahal. 3. Trauma akustik Untuk pemakaian APM, perlu disesuaikan hasil audiogramnya Ketulian sebab kebisingan atau suara-suara keras. Dapat dengan daya kemampuan APM. Jadi perlu dicoba seperti dibedakan dengan pemeriksaan audiometri, yaitu pure tone audiogram, SISI tes, Tone Decay tes dan speech audiogram. pemakaian kacamata. PENCEGAHAN Ada dua faktor yang relevan yaitu : 1. Hindari suara keras, ramai dan kebisingan. 2. Hindari diet yang berlemak. Hal-hal lain yang dianjurkan ialah hindari dingin yang berlebihan, rokok yang berlebihan dan stres. Anemia, kekurangan vitamin dan insufisiensi kardiovaskular juga harus segera diPROGNOSIS
2

Ada dua bentuk presbiakusis yang berbeda dalam prognosisnya. 1. Slowly increasing deafness. Ini yang lebih sering, jarang sampai terjadi tuli total atau tuli yang berat.

54 Cermin Dunia Kedokteran No. 35, 1984

2. Apoplectiform

increase. Ketulian sangat mendadak dan sangat berat. Sebabnya diperkirakan perdarahan atau trom- 1. bosis.

KEPUSTAKAAN

RINGKASAN Telah diuraikan tentang presbiakusis atau pendengaran pada usia lanjut, hal-hal yang mempengaruhinya, pencegahan yang dapat dianjurkan dan pengobatan yang bisa dilakukan.

Wiyadi MS. Pemeliharaan Pendengaran. Majalah Kedokteran Surabaya, 1 9 7 9 ; 1 6 : 44. 2. Ballantyne J & Groves J. Scott-Browns Diseases of the Ear, Nose and Throat 3rd ed. vol 2. Ear, London: Butterworths, 1972; p. 456-464. 3. Schmidt PH. Presbyacusis. The Present Status. Nederlandse Keel-Neus-0orheelkundige Vereniging. June 3, 1966.

Diagnosis dan Pengobatan Filariasis
dr. Ketut Ngurah

Bagian Parasitologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Denpasar

PENDAHULUAN 1-3 Filariasis di Indonesia telah dikenal sejak lama. Menurut beberapa laporan hingga saat ini hanya diketahui tiga spesies filaria sebagai penyebabnya. Mereka adalah Wuchereria bancrofti, Brugia malayi dan Brugia timori. Ketiganya berbeda dalam hal morfologi, distribusi dan vektornya, serta gejala kli nisnya, terutama pada stadium akhir. Walaupun filrariasis tidak menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius, namun dampak psikososialnya lebih dirasakah oleh penderita. Sebab penderita filariasis sangat mungkin akan menyandang cacat selama hayatnya.

DIAGNOSIS1-5 Pada prinsipnya diagnosis filariasis dapat ditegakkan berdasarkan atas gejala klinik, riwayat penyakit, dan pemeriksaan laboratorik. Filariasis bancrofti GEJALA-GEJALA KLINIK DAN RIWAYAT PENYAKIT I) Asimtomatik Sering terjadi di daerah-daerah endemik. Pada penderita Baik cacing dewasa maupun mikrofilarianya dapat menim- terdapat pembesaran kelenjar mikrofilaremia dan eosinofilia bulkan gejala- gejala klinik. Namun cacing dewasanya menim- tanpa simtom. Masa inkubasi biologik satu tahun, yaitu dari saat bulkan efek patologik dan gejala klinik yang lebih nyata, justru masuknya larva stadium III sampai terbentuk mikrofilaria dalam terjadi setelah cacing itu mati. tubuh penderita. Sedangkan masa laten atau saat terdapatnya Mikrofilaria di dalam paru-paru sering menimbulkan sin- mikrofilaria sampai timbul gejala- gejala peradangan bisa droma yang disebut sindroma Meyer- Kouwenaar atau Eosinofi- berlangsung seumur hidup tanpa disadari. lia Pulmonalis Tropikalis (Occult Filariasis). Gejala- gejalanya 2) Stadium akut adalah subfebris, hipereosinofilia (20 - 90%), limfedema, diser- Menunjukkan gejala- gejala peradangan karena kepekaan tertaisimtom paru-paru berupa batuk-batuk paroksismal dan sesak hadap metabolik cacing hidup maupun yang mati. Manifesnapas seperti asma. Rontgen toraks menunjukkan corakan tasinya berupa limfangitis, limfadenitis, epididimitis, funibertambah di sekitar bronkus dan bercak-bercak infiltrat tersebar kulitis, orkitis, disertai demam, sakit kepala, muntah- muntah di seluruh paru-paru. Tetapi simtom paru-paru tidak selalu dan lesu. Simtom- simtom itu timbul setelah bekerja berat dan menyertainya sehingga occult filariasis agaknya lebih cocok berlangsung 2 - 3 minggu. untuk nama sindroma tersebut.

Cacing dewasa dalam saluran limfe menyebabkan reaksi retikuloendotil berupa penebalan endotil, edema, penumpukan fibrin, inflitrasi sel sel eosinofil, histiosit, epiteloid, limfosit dan sel-sel Datia. Akhirnya akan terjadi oblitrasi endolimfatik. Pada perilimfatik juga terjadi perubahan- perubahan yang sama sehingga saluran limfe tertekan dari dalam dan luar. Akibatnya, cacing terjepit dan mati di dalam saluran limfe. Perubahan- perubahan saluran limfe bisa berupa obstruksi, atresia, atau dilatasi dengan saluran berliku-liku. Cacing-cacing yang mati menimbulkan kalsifikasi, fibrosis dan oblitrasi total saluran limfe sehingga terjadi elefantiasis. Elefantiasis merupakan fase akhir dari filariasis setelah terjadi peradangan yang berulang ulang. Gejala- gejala klinik dari ketiga spesies filaria dapat dijabarkan sebagai berikut :

56 Cermin Dunia Kedokteran No. 35, 1984

4) Sering ada pruritus pada permulaan penyakit. Cara pemeriksaan : Mula-mula diperiksa dengan pembesaran 1 0 x 10. Untuk dapat membedakannya harus memakai pembesaran 10 x 100 dengan oli emersi. dibilas dan kemudian dikeringkan.22. Cairan ini diambil dengan pipet.00 .500 .2 selama 10 menit. 2) Kadang-kadang limfadenitis menjadi abses. Tanda. kita bisa bekerja pada siang hari apalagi untuk suatu riset yang harus memeriksa penderita dalam jumlah banyak. ▪ Pemeriksaan untuk menemukan mikrofilaria 1.000 ppm. limfangitis dan limfadenitis. Cairan di bagian atas dituangkan ke dalam tabung bersih. lalu ditusuk dengan vaksinostil. kertas saring terse-. ada atau tidak inti tambahan pada ekor dan susunan nukleus dalam tubuhnya. kemudian pecah dan sembuh dengan meninggalkan jaringan parut. ditutup dengan kaca tutup bundar. kemudian dibilas dengan air bersih. Biasanya diambil dari ujung jari I. Mikrofilaria akan tampak seperti potongan benang yang dicampakkan. 3) Elefantiasis dengan atau tanpa penebalan kulit terjadi pada ekstremitas bawah berupa pembengkakan ringan pada pergelangan kaki. Preparat diwarnai dengan Giemsa dan prosedurnya sebagai berikut : — Sediaan yang sudah kering dihemolisis dengan air bersih (air kran) hingga warna merah hilang.3) Stadium menahun Timbul gejala. dibilas dan dikeringkan. Diagnosis lebih dapat dipercaya jika ditemukan mikrofilaria atau cacing dewasanya.gejalanya hampir sama dengan Filariasis malayi. metanol 250 cc) 1 : 10 dalam cairan buffer pH 7. Penderita diberikan minum 100 mg tablet dietilkarbamazin. 2. Namun agaknya tidak begitu mudah mendiagnosisnya. sebab mikrofilaria tidak selalu dijumpai di dalam darah tepi. — Preparat telah siap untuk diperiksa di bawah mikroskop. Cermin Dunia Kedokteran No. rasio ruang pada kepala (cephalic space). Elefantiasis pada seluruh ekstremitas atas maupun bawah. 3) Elefantiasis hanya di bawah lutut dan siku. Prosedurnya adalah sebagai berikut : 2 cc spesimen diambil dari darah vena. selanjutnya dikeringkan semalam. Mikrofilaremia biasanya hanya pada permulaan penyakit.60 menit.5% disemprotkan melalui tabung plastik.00. lalu dilihat di bawah mikroskop. Selanjutnya kertas saring diletakkan di atas kaca benda.tandanya adalah limfedema pada satu ekstremitas (asimetris). III atau IV.2 tetes oli emersi.8 gram. Tetapi belum bisa dibedakan antara ketiga spesies filaria. Pemeriksaan darah tepi Pengambilan darah dilakukan antara pukul 20. Tetesan darah diisap dengan pipet Hb sebanyak 20 mm3 kemudian diteteskan di atas kaca benda steril dan tetesan dilebarkan hingga diameternya menjadi 1 . Ketiga spesies filaria dapat dibedakan berdasarkan lekukan tubuh. Pemeriksaan mikrofilaria dengan cara provokasi Tujuan adalah agar bisa melakukan pengambilan darah pada siang hari.2 menit. Besok dini hari. Tidak pernah dijumpai pada urogenital. gliserol 250 cc.2. dipakai 10 cc larutan formalin air garam faal 0. yaitu : 1) Demam. limfangitis dan limfadenitis. Sering berupa limfadenitis inguinalis atau femoralis akut dengan retrograde lymphangitis. ditunggu 30 . Cara lain untuk mendeteksi mikrofilaria dalam darah tepi yakni dengan metode konsentrasi. pitting edema dan kulit masih normal. — Dibilas lagi dengan air bersih secara hati-hati.2 cm. — Dipulas dengan larutan Giemsa (Giemsa powder 3. Caranya : ujung jari dibersihkan dengan alkoho1 70%. diteteskan sedikit di atas kaca benda dan ditutup dengan kaca tutup. 1984 57 . ditetesi 1 . lalu dibagi dua : 1 cc darah dimasukkan ke dalam tabung pemusing (centrifuge). kemudian dilihat di bawah mikroskop. Untuk memfiksasi.gejala penyumbatan sebagai kelanjutan stadium akut yang terjadi berulang-ulang. Trias ini berlangsung secara periodik terutama setelah bekerja berat. Filariasis malayi 1) Febris. 35. but dipulas dengan larutan hematoksilin panas selama 5 menit. baru merupakan penderita tersangka. Tidak pernah pada tangan. Seperti misalnya pada occult filarasis dan elefantiasis. Pemeriksaan cairan hidrokel dan kiluria 10 cc spesimen (cairan hidrokel atau cairan kiluria) dipusing dengan kecepatan 1. Sisa darah tadi (1 cc) dimasukkan ke dalam bejana Eriemeyer yang berisi 19 cc larutan Teepol dan garam faal 5%. — Difiksasi dengan metilalkohol selama 1 . hasilnya tidak sama dengan hasil pemeriksaan yang dilakukan pada malam hari. Endapannya dilarutkan kembali dengan cairan tadi sehingga volumenya menjadi 0. kemudian dilakukan pemeriksaan darah tepi seperti cara di atas. Atau dengan kata lain. Endapannya diperiksa di bawah mikroskop. Dikatakan bahwa cara kedua atau yang memakai saringan ini lebih sensitif. PEMERIKSAAN LABORATORIK Gejala gejala klinik saja belum bisa memastikan diagnosis filariasis. lalu dikeringkan. Kerugiannya. 2) Jaringan parut timbul akibat pecahnya abses kelenjar limfe dan saluran limfe di daerah trigonum femoralis dan permukaan sebelah dalam paha.2 menit agar sel-sel darah hemolisis.000 ppm. kemudian disemprotkan melalui tabung plastik yang berisi saringan dengan lubang berpenampang 5 mikron (millipore corp) untuk menyaring mikrofilaria. ditambah 9 cc larutan formalin 2% lalu dipusing (disentrifus) selama 5 menit dengan kecepatan 1. Selain itu.500-2. cara tersebut bisa menyebabkan perubahan dan kekacauan periodisitas mikrofilaria. diaduk 1 . Sebaiknya dibuat tiga sediaan untuk setiap penderita. Juga tidak pernah djumpai hidrokel dan elefantiasis skrotalis. alat-alat genitalia dan payudara. Filariasis timori Gejala. Juga terdapat hidrokel dan kiluria.5 cc dan diaduk sampai homogen. Keuntungannya.

Edisi 2. untuk fluorescent antibody test (IFAT).satunya pengobatan adalah dengan pembedahan.• Pemeriksaan untuk menemukan cacing dewasa Cacing dewasa yang masih hidup dapat dikeluarkan dari nodul-nodul kelenjar limfe dengan biopsi. Namun cara ini cukup rumit dan penuh risiko.6. Misalnya membersihkan got-got dan tumbuh-tumdikan. 30 (5). Serological Diagnosis of Bancroftian and Malayan Filariasis. 3. Dietilkarbamazin. 3) Memberantas vektor. tetapi sangat toksik sehingga obat ini jarang digunakan. Hasilnya dibaca setelah 30 menit. Parasitologi (Protozoology and Helminthology) in Relation to Clinical Medicine. Semakin dini dilakukan pengobatan. Yang sering dipakai adalah complement fixation test Usahakan mengobati semua penderita. Pengobatan Brugia timori dengan Pemberian DEC Takaran Rendah oleh Penduduk kepada Penduduk.3 Tes imunologik 1) Menghilangkan sumber infeksi. Tes ini banyak dipakai pada penyelidikan epidemiologi. muntah. 1976. Anak berumur lebih dari 10 tahun diberi- KEPUSTAKAAN 1. masih diragukan. sedangkan yang berumur kurang dari 10 tahun diberikan 25 mg seminggu sekali selama 1. 35.7 kan 50 mg.7 kg). peranannya dalam penyelidikan epidemiologi. Kortikosteroid digunakan untuk mencegah atau mengurangi reaksi alergi. Detilkarbamazin sampai sekarang masih merupakan obat pilihan utama. dan keadaan umum jelek atau sakit berat.tempat mikrofilaremia tanpa gejala menahun dan belum pernah perindukan nyamuk dengan meningkatkan kebersihan lingdiobati. Sulistia Gan dkk. PENCEGAHAN 1. Memusnahkan tempat. Pertemuan Ilmiah II IKAYANA FK UNUD Denpasar. Wartana N dkk. Persenyawaan arsen dapat dipakai membunuh cacing dewasa betina. Published 1973. 189 199. Tujuan pengobatan selain untuk membunuh mikrofilaria dan cacing dewasa. Indirect Fluorescent Antibody Test. Obat-obat yang dipakai adalah : 1.nyamuk. misalnya tidur memakai tes yang paling dapat dipercaya dan prosedurnya lebih kelambu. 1980. Reaksi umum berupa pusing. tergantung kondisi dan situasi setempat. Untuk pengobatan massal.3. Jika telah terjadi elefantiasis maka satu. 58 Cermin Dunia Kedokteran No. 27 (3). nyeri otot. 982 . Antibiotika. demam. 403 . limfangitis dan limfadenitis karena reaksi alergi yang disebabkan oleh destruksi mikrofilaria maupun cacing dewasa yang telah mati. Partono F dkk. baik bentuk dewasa maupun IgG dan IgE meningkat pada penderita filariasis dengan larvanya dengan pestisida. 5.usaha. Dengan kata lain hasilnya 2) Menghindari gigitan nyamuk. pp. Filariasis di Indonesia (Aspek Diagnosis dan Pengobatan). Cetak ulang 1981. 2) Pemeriksaan hapus darah untuk mengetahui eosinofilia.14 hari. 4. Atau 6 mg/kg berat badan selama 6 hari.5 tahun. 1981. seminggu sekali atau sebulan sekali. Efek samping dietilkarbamazin bisa berupa reaksi umum maupun lokal. nama dagang Hetrazan atau Filarzan. PENGOBATAN 2. Grove DU et al. hasilnya akan lebih baik. juga untuk mencegah komplikasinya. Bagian Farmakologi FK UI Jakarta. indirect hemaglutination test (IHAT). indirect pun secara massal di daerah-daerah endemik. 1980. Am J Trop Med Hyg. 6.513. Dikatakan pula bahwa ELISA merupakan Dapat dilakukan usaha. 2. Dikatakan bahwa obat ini tidak toksik dan tidak menimbulkan resistensi. juga binatang-binatang peliharaan (anjing. Persenyawaan arsen.01 cc Ag Diforilaria immitis (Filaria pada binatang) yang telah diencerkan 1/8. dan enzyme linked imfilariasis malayi lebih sulit. Am J Trop Med Hyg. 2. Reaksi lokal berupa pruritus. 508 . memasang kawat kasa pada lubang angin atau jesederhana dibandingkan tes yang lainnya. berperanan untuk diagnosis kasus. Beberapa Aspek Wuchereria bancrofti di Jakarta.90%). Obat dapat diberikan setiap hari. Ninth Edition. Comparative Efficiency of the Indirect Hemagglutination Test. Tetapi cara pemeriksaan ini masih dalam penyelikungan. 41. Nomor Khusus Cermin Dunia Kedokteran. sebab di samping manusia sebagai munosorbent assay (ELISA). Simposium Masalah Penyakit Parasit dalam Program Pelayanan Kesehatan Munuju Masyarakat Bebas Parasit dan Sehat Gizi. Ini disebabkan oleh reaksi obat itu sendiri. Immunodiagnosis of Bancroftian Filariasis.987. kera) merupakan sumber infeksi. Dosisnya adalah 2 mg/kg berat badan dibagi dalam tiga dosis selama 7 . Apabila tampak biduran dengan diameter lebih dari 2 cm maka tes dinyatakan positif. Kortikosteroid. and Enzyme Linked Immunosorbent Assay done with Wucherreria bancrofti Microfilarial Antigens. Antibiotika untuk mencegah infeksi sekunder. 7. 3. buhan air. baik individual mau(CFT). Indonesia. • Tes imuno-alergik Tes alergik 1) Tes intradermal 0. Pemeriksaan imunoglobulin Membunuh nyamuk. 1983. Tetapi. Pada occult filariasis terjadi hipereosinofilia (20 .000 disuntikkan intradermal pada penderita. namun kurang kucing. wanita hamil. Chatterjee KD MD. Untuk cacing yang sudah mati dan kalsifikasi dapat dideteksi dengan foto Rontgen.muntah dan kemerahan pada kulit. Kaliraj P et al. Namun tidak boleh diberikan kepada anak berumur di bawah 2 tahun (berat 0 . Semua tes tersebut banyak sumber infeksi. WHO menganjurkan pengobatan filariasis bancrofti dengan dosis 6 mg/kg berat badan per hari sebanyak 12 dosis atau lebih. 1984 . Farmakologi dan Terapi. 4. dela rumah dan memakai obat pengusir nyamuk. Partono F. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. pp. 1978. dosis yang dianjurkan seperti berikut : 4 mg/kg berat badan selama 10 hari.

adalah suatu simtom. sedang spasme levator ani mungkin dapat diatasi dengan memberi petunjuk pada pasien (dan mungkin juga partnernya) tentang teknik-teknik seksual. Padahal dibutuhkan waktu serta kesabaran. Dispareunia superfisial primer. mungkin akibat himen yang terlalu kaku. beratnya gejala mungkin tidak sebanding dengan tingkat penyakit. lubrikasi tak ada sehingga menimbulkan nyeri Penyebab yang mendasarinyaperlu dicari dengan cermat agar pengobatan dapat berhasil. yang menghasilkan nyeri mirip waktu koitus. sementara himen yang utuh tak selalu harus diterima sebagai penyebab dispareunia penyebab sebenarnya mungkin harus dicari di tempat lain. atau seolah-olah demikian akibat spasme otot levator ani pada wanita-wanita yang lebih muda. Pada wanita usia 15-50 tahun ia biasanya disebabkan oleh Candida dan lebih jarang oleh Trichomonas.dalam bila tidak ada tanda-tanda fisik lain. ia punya risiko : angka kematian adalah satu dalam 12. Bukti-bukti lain diperlukan. 35. nyeri. Karena jahitan yang terlalu tegang atau menghasilkan "jembatan" kulit pada introitus tanpa didukung oleh otot di bawahnya dapat menyebabkan nyeri hebat di kemudian hari. lebih baik lagi bila kemudian pasien diminta memeriksa sendiri dengan jarinya atau spekulum. Prosedur ini sering diaakukan untuk dispareunia . tanda-tanda fisik tak boleh membuat kita lengah. dalam kasus ini. Perubahan-perubahan atropik (asalkan tidak terlalu lama) biasanya menunjukkan respons terhadap terapi lokal atau sistemik dengan estrogen. sendirisendiri atau bersama-sama. atau sekunder. misalnya. terutama bila sedang haid. akibat tiadanya arousal. Satu wawancara singkat dalam klinik ginekologik yang penuh pasien mungkin tak cukup untuk mengungkapkan latar belakang tadi. takut hamil. Praktek rutin menyerahkan penjahitan episiotomi pada mahasiswa -mahasiswa kedokteran tidaklah dapat dibenarkan. di ligamen uterosakral. Buku-buku teks sering membagi penyebab dispareunia dalam penyebab fisik dan psikologik. dapat ditemukan beberapa pasien yang akan cocok untuk menjalani prosedur tadi. Wawancara itu sendiri kadang kala sudah merupakan terapi. Dalam hal ini. dan kebiasaan untuk menggantung uterus dalam posisi anterversi kini tidak populer lagi karena hasilnya sering mengecewakan. atau bahkan ingatan akan pemeriksaan vagina yang menyakitkan atau pengalaman seksual yang tak menyenangkan. Rasa nyeri pada pemeriksaan dalam. memerlukan belajar kembali (relearning) perilaku seksualnya.hubungan seksual yang sulit dan menyakitkan. langkah selanjutnya adalah merujuk pasien dan partnernya. Suatu lingkaran setan mungkin timbul: setiap rasa nyeri selama koitus akan menyebabkan ansietas dan menghalangi arousal. Lebih jauh lagi. retroversi itu sendiri tidaklah menunjukkan penyakit asalkan uterus masih mobil. yang secara klasik dihubungkan dengan retroversi uterus. Di sini ansietas dikurangi dengan melarang koitus dan menganjurkan Cermin Dunia Kedokteran No. Tidak jarang penyebabnya mudah diketahui dengan menentukan tempat rasa nyeri dan saat mulainya -. 1984 59 .Tapi.500 laparoskopi. nyeri di tengah siklus haid. dan keadaan jiwanya. Tapi. bila sesuai. seperti pendapat pasien tentang koitus. Adanya uterus dalam posisi retroversi dapat menempatkan ovarium dalam posisi yang peka di kantung Douglas. seperti juga ketidakcocokan perkawinan. dan sebaliknya. yang dihubungkan dengan penyakit pelvis. dan hanya visualisasi direk ke dalam pelvis dengan laparoskopi dapat memberi keputusan final. Namun tiadanya gambaran tersebut di atas tidak selalu menyingkirkandiagnosis.Dispareunia Dispareunia . Dispareunia "dalam" (tidak superfisial) mungkin bersifat primer. pemeriksaan vagina dengan pelan-pelan. hasilnya mungkin memuaskan. Endometriosis biasanya disertai gejala lain seperti dismenore. atau pembesaran uterus akibat adenomiosis atau fibroids. keadaan perkawinannya. pasien harus dianjurkan untuk mencoba beberapa posisi koitus karena mungkin ditemukan satu posisi yang tidak menyakitkan. Tapi. Spasme levator mungkin merupakan mekanisme protektif pada pasien dengan lesi pelvik yang nyeri. kepada ahli terapi psiko seksual. bukan penyakit. mungkin timbul akibat penyakit inflamasi pelvik. dengan penilaian klinik yang teliti. Penyempitan vagina akibat perubahan atropik mungkin suatu hal yang nyata pada wanita postmenopause. ia adalah suatu simtom yang mungkin tidak akan dikeluarkan oleh pasien meskipun ia merupakan alasan utama untuk datang berobat : masalah yang sebenarnya itu sering perlu ditanyakan langsung pada pasien. dapat membantu memuaskan pasien bahwa ukuran vaginanya normal. Tapi seperti semua prosedur bedah lainnya. Pada pasien yang merasa "vaginanya kecil". Sebelum pembedahan. Bila tidak ditemukan jawaban. tapi pembagian ini tidak selalu dapat dibenarkan. sedang dispareunia superfisial sekunder mungkin disebabkan oleh infeksi atau jahitan episiotorni yang tidak benar. Dispareunia tidak boleh disebut psikogenik hanya karena penyebab fisik tidak diketemukan. riwayat seksualnya. banyak. Spasme semacam itu paling mudah dirasakan pada dinding posterior vagina dan dapat ditunjukkan pada pasien. namun dapat juga tak berarti bila si pasien tidak santai.meskipun pendekatan semacam itu juga punya risiko akibat terlalu sederhana. Pemeriksaan mungkin akan banyak memberi informasi dalam keadaan -keadaan itu. Terapi perilaku. endometriosis. Penyebab lain dari dispareunia sekunder ialah vaginitis. meskipun pasien belum mengeluhkan "keputihan". menyebabkan dispareunia. Depresi merupakan penyebab penting dari dispareunia. serta penemuan klasik di pelvis yaitu nodul-nodul kecil.

tuberkulosis dan infeksi pasca bedah).sungguh kembali'ke "zaman pra-antibiotika". di mana mikroorganisme multiresisten akan menghancurkan manusia. tetapi juga meneruskan bahan genetik ini. dalam bentuk faktor-R ke mikroorganisme lain. Bila digunakan antibiotika untuk mencegah penyakit yang sedang (misalnya diare pada pelancong. mungkin karena organisme ini sedikit membawa faktor-R. kecuali kalau suatu kuman vibrio yang secara efisien membawa faktor-R telah terseleksi.serangkaian "latihan" pada pasangan tersebut. Tetrasiklin adalah yang paling penting.daerah geografis di mana Escherichia coli enterotoksigenik (penyebab utama diare pada pelancong) sangat sensitif terhadap antibiotika — suatu gejala yang diduga disebabkan karena Esch. seperti traktus gastrointestinalis dari pasien rawattinggal yang menerima antibiotika.konsekuensi ekologik. patut dikomentari karena efek ekologinya. Melalui percobaan pada hewan dan percobaan-percobaan terkontrol pada manusia. Peringatan ini timbul karena terlihatnya tekanan selektif dalam lingkungan mikrobial manusia dan hewan karena penggunaan antibiotika spektrum luas dan peningkatan penggunaan antibiotika. mulai dengan ciuman dan rabaan dengan berpakaian lengkap. Kejadian ini jelas luar biasa. di luar kromosom). Antibiotika Profilaktik? Individu vs Masyarakat Masyarakat kedokteran terus menyaksikan kenyataan keberhasilan mikroorganisme menyesuaikan diri untuk hidupbersama-sama dengan antibiotika dan antimikroba sejenis itu. doksisiklin. kita dipaksa untuk menerima konsekuensi. Stafilokokus dan organisme usus gram negatiflah yang pertamatama memperlihatkan kemampuan adaptasi ini. selama perjangkitan. kita mempunyai alasan untuk lebih khawatir akan kemungkinan bahaya potensialnya terhadap masyarakat. karena faktor-R yang membawa gen-gen resistensi terhadap tetrasiklin adalah yang paling umum ditemukan. Faktor-R. Pengalaman orang Tanzania itu mungkin mencerminkan hasilhasil dari tekanan selektif antibiotika yang sangat tinggi. maka kuman yang resisten akan hilang bila penggunaan obat yang meluas dihentikan. Penggunaannya juga dapat meningkatkan penyebaran Esch. dan V. tetrasiklin pernah digunakan sebagai profilaksis massal dalam suatu usaha mengendalikan berjangkitnya kolera. Esch. yang diberikan sekali sehari selama 3 minggu. Walaupun faktor-R telah ada dalam bakteri manusia terbatas sampai datangnya zaman antibiotika. Bila antibiotika digunakan terutama untuk mengobati individu atau untuk mencegah infeksi yang membahayakan jiwa pada mereka yang mempunyai risiko tinggi (misalnya. Mereka tidak hanya berproliferasi. dan lebih sedikit terjadi pada lingkungan yang terbuka di mana faktorfaktor bakterial lain selain resistensi antibiotika adalah lebih penting untuk kelangsungan hidup. 1984 . suatu tetrasiklin 60 Cermin Dunia Kedokteran No. Menurut mereka. Studi akhir-akhir ini yang menggunakan tetrasiklin profilaksis untuk kolera. dan mempertanyakan apakah indikasi-indikasi terakhir tadi diijinkan. berdasarkan pada kepekaan antibiotika terhadap Esch. suatu tetrasiklin longacting. diare pada pelancong. telah menunjukkan bahwa minosiklin dosis tunggal. Namun prosedur ini masih baru dan perlu follow-up jangka panjang mengenai keefektivannya. demam reumatik. Studi-studi ini dilakukan pada daerah. Meski belum sepenuhnya dipahami. Ini diperkirakan disebabkan oleh peradangan kronik dari kelenjar yang mengeluarkan mukus pada batas antara kulit labia dan vagina. masih ada sejumlah pasien yang tak dapat kita beri terapi apa-apa kecuali simpati dan dukungan mental bahwa secara medis tak ada apa-apa. dapat membawa gen-gen resisten untuk hampir semua antibiotika. Di Tanzania. Beberapa ilmuwan percaya bahwa kita dapat sungguh. coli yang membawa plasmid enterotoksin mungkin sulit membawa faktor-R. Di Kenya dan Maroko. dan mungkin bahkan punya gen-gen penghasil enterotoksin dan gen resistensi terhadap antibiotika dalam plasmid yang sama. Baru-baru ini ditemukan juga penyebab "barn" di Johns Hopkins Hospital. tapi sekarang telah diikuti oleh yang lain-lain. meningitis meningokokus. mencegah komplikasi flu) atau penyakit di mana tersedia metodemetode pencegahan yang lain (misalnya. coil enterotoksin sering resisten terhadap antibiotika. cholerae tetap sensitif terhadap obat itu. secara efektif mencegah 80 sampai 90% kemungkinan diare pada pelancong di antara sukarelawan Peace Corps yang baru tiba. masyarakat kedokteran. dan gonore. dengan berbagai pengetahuan kita di atas. Pasien juga harus diseleksi dengan cermat agar tidak banyak pasien menjalani operasi yang tak perlu. memaksa kita. yang disertai dengan fokus-fokus eritematous pada bagian lateral lingkaran himen. keadaan ini dapat diatasi dengan baik dengan mengeksisi kulit tersebut. coil yang membawa plasmid yang menaikkan virulensinya. 35. Mikroorganisme terseleksi karena mereka mempunyai alat genetik untuk melawan efek antibiotika. untuk membuat beberapa penuntun penggunaannya. yang berupa plasmid (yaitu DNA melingkar. penggunaan antibiotika yang rasional untuk terapi dan profilaksis dapat didefmisikan. dalam profilaksis terhadap endokarditis bakterial. penyakit kelamin) atau terutama untuk alasan-alasan ekonomi (misalnya. seringkali dengan tidak mempedulikan spesiesnya. coli enterotoksigenik. Tapi di bagian lain dunia. Penyebaran faktor-R berlangsung lebih efisien dalam lingkungan yang tertutup dan selektif. pengaruh ekologis dari antibiotika dapat nyata diamati. pneumokokus. pelahan-lahan maju lewat berbagai jenis cara perangsangan dan akhirnya koitus. dalam obatobat untuk hewan atau sebagai pemacu pertumbuhan dalam makanan ternak). Harrison dan kawan-kawan dalam penelitiannya terhadap anggota. karena tetrasiklin telah digunakan untuk pengobatan kolera di hampir seluruh dunia selama kirakira 15 tahun. Haemophilus influenza dan akhir-akhir ini. Keefektifan profilaksis doksisiklin di bagian dunia lain dapat diramalkan. misalnya gonokokus. Sayangnya. dan karena gen-gen resistensi terhadap antibiotika lain pada plasmid yang sama juga sering ikut berpindah selama seleksi.anggota Angkatan Laut AS di Timur jauh. Vibrio cholerae yang tahan terhadap tetrasiklin muncul dengan frekuensi yang mengkhawatirkan.

dokter harus mempertimbangkan keuntungan dan risiko terhadap masyarakat di samping terhadap individu. nampaknya adalah bijaksana untuk membatasi penggunaan antibiotika profilaksis untuk keadaan di mana tidak ada cara lain yang tersedia. Dari mana perbaikan dapat dimulai? Pendidikan di uriiversitas tak banyak dapat diharapkan. Usaha ini diharapkan akan membuahkan cara imunisasi yang efektif. Namun untuk ini-pun diperlukan keberanian. pun bila sukses besar. nampaknya paling banter suatu usaha sementara. dengan menginstruksikan tata-cara penggunaan antibiotika di klinik-klinik pemerintah dan puskesmas-puskesmas.long. "Toh usaha satu dokter tak akan banyak mempengaruhi. Karena kebanyakan gonokokus di berbagai negara dapat dicegah dengan profilaksis minosiklin. Sedang dilakukan penelitian. Sebelum memberikan antibiotika untuk mencegah penyakit. dan jawabannya sulit diperoleh. Perkembangan cara mencegah infeksi mukosal dengan bahanbahan lain selain antibiotika juga harus diberi prioritas yang tinggi. Jadi risiko dan keuntungan profilaksis tetrasiklin lebih melibatkan masyarakat daripada individu. Akan tetapi." merupakan dalih utama. Keberanian mengambil alih sebagian tanggung jawab pelaksana di unit-unit tadi. sekaligus mengambil alih sebagian kekhawatiran para pelaksana tadi. serta banyaknya (mayoritas?) dokter yang masih memberikan antibiotika secara serampangan. digabungkan dengan studi ekologis dan epidemiologis dari plasmid bakteri itu. karena yang menjadi panutan — dalam masalah ini — sering tidak memberi teladan yang baik dalam praktek swastanya. 35. yang sebaiknya digantikan sesegera mungkin dengan teknik lain yang gangguan ekologisnya kecil. timbul pertanyaan: Apakah ada tempat untuk profilaksis semacam itu? Sayang sekali. dapat mencegah infeksi oleh gonokokus yang sensitif terhadap tetrasiklin bila diberikan kepada mereka sesaat setelah melakukan hubungan seksual dengan WTS. bagaimanapun. yang dapat menahan kolonisasi bak- teri.penelitian untuk mengidentifikasi antigen yang cocok dan cara merangsang sistem imuno-sekretorik. Cermin Dunia Kedokteran No. Yang dapat segera mengambil tindakan ialah Departemen Kesehatan. kemungkinan gangguan imunologik dan peningkatan kerentaan terhadap infeksi usus — secara potensial berbahaya. Dalam studi-studi pencegahan diare pada pelancong dan gonore. pertimbangan di atas dapat condong ke arah yang tak semestinya. Harus dijelaskan bahwa selama studi ini. Antibiotika profilaksis. Akhirnya.acting yang lain. yang sering disebabkan oleh gonokokus yang memerlukan nutrisi khusus? Pertanyaanpertanyaan ini harus dijawab sebelum dapat menilai keuntungan dari profilaksis ini. demi keuntungan individual yang lebih besar — reputasi dokter. Apakah penggunaan antibiotika profilaksis ini akan mempertinggi tekanan selektif yang kini telah ada akibat penggunaan terapeutik secara luas? Pertanyaan itu lebih terlihat bersifat kuantitatif daripada kualitatif. Pengamatan (surveillance) terhadap bakteri yang mengandung faktor-R. tetapi untuk tidak sering terjadi. dapat memberikan informasi yang relevan. Informasi mengenai perlekatan bakteri pada per. mukaan mukosa bisa dimanfaatkan untuk membuat obat antiperlekatan yang khusus. dengan banyaknya antibiotika yang beredar luas di pasaran gelap. vaksinasi nampaknya merupakan pemecahan yang tepat untuk infeksi-infeksi umum pada permukaan mukosa. dua pertanyaan penting tidak dapat terjawab oleh studi itu: Apakah ada risiko terkena sifilis sekalipun gonore dapat dicegah? Bagaimana risiko berkembangnya jceadaan pembawa penyakit (carrier) tanpa gejala (asimptomatik). keuntungan secara individual adalah jelas: penyakit dapat dicegah tanpa efek-efek obat yang merugikan. Terjadilah: keuntungan kecil bagi individu lebih diutamakan daripada risiko besar bagi masyarakat. tidak terjadi gonore pada pemakai kondom. 1984 61 . Risiko pemakaian tetrasiklin — reaksi alergi. Sampai tersedia metode semacam itu.

Setelah pemasangan spiral yang kedua kali dan ketahuan oleh suami. Hal ini sebaiknya tidak dilakukan. tetapi langsung saja memasang spiral. antara lain: 62 Cermin Dunia Kedokteran No. satu hal yang kentara tampil ialah. setelah itu tidak ada keluhan lagi dari sang suami. yang dilakukan tanpa sepengetahuan suami dan tetap tidak diketahui suami. apa alasan (untuk tidak memberitahu suami)nya? Dari uraian kasus ada kesan bahwa suami bukan tidak mau ber KB.dak diketahui. 35. Atas pertimbangan keadaan sosial ekonomi keluarga itu serta jumlah anak yang lebih dari cukup. vasektomi. yang berakibat hilangnya keluhan. sedangkan si suami tidak mau menggunakan kondom. kesejahteraan keluarga yang ada. apakah sebelumnya suami pemah diikutsertakan dalam perencanaan keluarga. Dengan jumlah anak yang setengah lusin itu si ibu takut akan hamil lagi. Nah. Di sin kelemahan etis tindakan sejawat tersebut. (b) Pada waktu pemakaian IUD 2 tahun pertama. Misalnya cara-cara lain yang bisa diikuti suami. karena perencanaan keluarga harus dimusyawarahkan pertama-tama oleh keluarga itu sendiri. sehingga sejawat kita tergugah untuk membantu. sebaiknya mengikuti sistim kalender. Setelah 2 tahun berlalu. apa umurnya di atas 35 tahun atau lebih rendah karena kawin muda. dokter menganjurkan agar IUD diganti dengan yang baru. dengan akibat si suami mengeluh karena merasa terganggu waktu bersetubuh. Nah. pendidikan dan masa depan anak. yaitu diperkenankan campur pada hari-hari yang tidak subur! Ternyata. atau sudah 40 tahun lebih. Bila suami telah yakin akan manfaat mengatur jumlah keluarga dan sudah bersedia untuk tidak menambah anggota keluarga lagi. akhirnya dokter mengambil keputusan sebagai berikut: Setelah melakukan suatu tindakan yang menyerupai pengeluaran spiral. menurut saudara tepatkah tindakan teman sejawat ini? Mungkin saudara dapat mengusulkan cara lain yang lebih baik? OLH (a) Berapa umur pasangan ini? Mengingat anak tertua sudah 14 tahun. menimbulkan pertanyaan: apakah keluhan suami tidak tapi psikis saja setelah mengetahui adanya spiral? Sehingga dilakukan "penipuan" yang ternyata berhasil. maka dikatakan kepada si istri: "Katakan kepada suamimu bahwa spiral sudah dikeluarkan dan tidak akan mengganggunya lagi. (c) Juga ti. Dokter bersedia untuk mengeluarkan IUD-nya. yaitu menipu keduanya dan berhasil. tanpa merusak atau mengurangi kebahagiaan kehidupan rumah tangga pada umumnya dan kepuasan sek- Komentar TANGGAPAN DARI SEGI ETIK KEDOKTERAN Dalam menelaah kasus yang dikemukakan. dan waktu bersetubuh si suami merasa terganggu.Hukum & Etika Tepatkah Tindakan Saudara? Dalam rangka turut mensukseskan Program Nasional Keluarga Berencana. Dalam menilai kasus ini. tidak oleh satu pihak saja. sebagai pencari nafkah tunggal adalah seorang pegawai negeri golongan rendah. Atau dalam bahasa keras. mungkin sekali saudara pernah menghadapi kasuskasus yang menyangkut usaha pengendalian angka kelahiran pada pasangan-pasangan usia subur. dokter memenuhi perrnintaan si ibu. Ini dibuktikan karena sang suami mau ikut sistim kalender. Berikut ini akan diuraikan pengalaman seorang teman sejawat dalam Proyek Nasional tersebut. metode yang dipilih seolah-olah tujuan menghalalkan cara. Itikad baiknya kesampaian. Sayang. baik yang dapat dilakukan isteri maupun yang dapat dilakukan suami. cuma tidak mau memakai kondom. Saya Idra. Hal ini dikeluhkan oleh si ibu kepada dokternya hampir setiap minggu. Agar tidak menjadi hamil. barulah dimusyawarahkan cara yang dapat diterima oleh kedua belah pihak. Setelah mengemukakan beberapa "gap" dalam permasalahan ini. kesehatan keluarga dan juga semua cara kontrasepsi. Tapi kali ini suaminya mengetahui tentang pemasangan spiral itu. Sang suami. cara yang baik ialah: pada saat pertama suami hares diikutsertakan dengan memberikan semua penjelasan yang diperlukan. sejawat ini tidak mengikutsertakan sang suami. lni dituruti oleh si ibu. Selama 2 tahun tidak ada keluhan dari pasangan suami istri Mi. 1984 . (d) Tindakan sejawat yang menyerupai pengeluaran spiral. Sepasang suami istri sudah memiliki 6 (enam) orang anak dengan usia yang berkisar antara 3 sampai 14 tahun. tetapi caranya kurang baik. Kenapa demikian? Untuk mendapatkan jalan keluar baru. lebih-lebih lagi karena ternyata sang suami yang "dibohongi" sampai dua kali itu temyata cukup kooperatif. sejawat kita masih belum merasa perlu mengikutsertakan suami. maka penilaian terhadap tindakan sejawat tersebut pun tidak dapat "hitam" atau "putih" Mungkin sekali pasangan ini masih dalam usia subur. sejawat kita yang beritikad baik ini melakukan "tipuan" ganda. dengan memberikan penjelasan yang diperlukan. beberapa hal memerlukan penjelasan tambahan ataupun terpaksa diberi asumsi. Perlu diketahui bahwa ibu ini termasuk golongan wanita yang tidak tahan terhadap berbagai kontraseptif oral. permasalahannya tidaklah "hitam" atau " putih" sehingga tidak mudah mengatakan benar atau tidak tindakan sejawat tersebut. sehingga tanpa sepengetahuan suaminya ia minta pertolongan seorang dokter untuk dipasangkan IUD. seperti sistim kalender. baik aspek sosial keuangan keluarga. akan tetapi si ibu kuatir hamil lagi.

kalau wanita itu mengatakan bahwa ia tidak sudi meminta ijin/persetujuan suaminya. Bagaimana sikap dokfer. Mungkin waktu KUH Pidana kita dibuat. bagaimanapun sulitnya sejawat tersebut harus mengusahakan yang terbaik bagi pasangan yang ingin ditolong. Sebab. tapi dalam KUH Pidana kita tidak terdapat suatu fasal yang cocok untuk kasus ini. 1984 63 .sual pada khususnya. suatu perbuatan tidak dapat dipidana. karena apa yang ingin ia lakukan terhadap dirinya merupakan hak azasinya.undangan pidana yang telah ada. dr. Tapi sebenarnya yang menjadi persoalan pokok ialah mengapa dokter itu mencampuri kehidupan pribadi (private life) dan mengabaikan hak-hak si wanita tadi? Apakah nantinya si wanita itu menjadi hamil atau tidak dengan dikeluarkannya IUD tadi. Seringkali yang terbaik. Sebagai alasan dikemukakan: jika si suami tidak memberi ijin/persetujuan itu. Sebaliknya jika perbuatan itu sampai ketahuan. bagaimanapun "berhasil 'nya cara "penipuan". Masri Roestam Direktorat Transfuri Darah PMI/ Ketua IDI Cabang Jakarta Pusat kita jelas-jelas mengabaikan haknya? Contoh lain yang akibatnya mungkin lebih besar yaitu? abortus provokatus berdasarkan indikasi media. di mana si wanita yang ingin menggunakan obat/alat kontrasepsi harus mendapat ijin/persetujuan suaminya. maka medr. mungkin ia menuduh isterinya telah menyeleweng dan mungkin terjadi perceraian. karena ia dihalangi untuk kawin lagi. karena diburu rasa bersalah dan was-was akan ketahuan suami. kecuali berdasarkan kekuatan perundang. Ini sesuai dengan KUH Perdata fasal 1365 yang sudah sama-sama kita kenal sejak di bangku kuliah.peraturan dalam dunia kedokteran kita yang ada TANGGAPAN DARI SEGI HUKUM KEDOKTERAN sangkut pautnya dengan hukum. Menurut hukum pidana persoalannya agak lain. Biarpun di permukaan nampak berhasil karena tidak hamil. Jadi dokter itu tidak dapat dituntut menurut hukum pidana. Mengapa harus dimintakan persetujuan dari si suami? Di man letak ja-. Hal serupa juga terdapat pada "ijin operasi" bagi wanita yang akan melahirkan dan yang harus ditanda tangani oleh suaminya. Kiranya sudah tiba waktunya untuk meneliti kembali peraturan. buatannya dapat digolongkan dalam "wanprestatie". Jadi. dalam kasus ini sang isteri akan selalu merasa bersalah dan akan selalu ada perasaan khawatir bila (sampai) ketahuan. belum terpikir akan adanya kemungkinan kasus demikian. 35. minan the right to live bagi si wanita itu. sebetulnya bukanlah urusan dokter. Apakah dengan ketentuan tadi dokter bukannya memberi kesempatan yang baik bagi si suami untuk dengan aman "membunuh" isterinya itu? Dalam hal ini seharusnya ijin/persetujuan diminta dari si pasien sendiri dan si suami paling-paling hanya menjadi saksi saja. sehingga diketahui apakah Kalau maling tidak tertangkap tentunya juga tidak dihukum. pihak yang "berkomplot". begitu pula mendapat pelayanan kesehatan adalah haknya sebagai warga negara. Dalam KUH Pidana fasal 1 ditentukan. H. Handoko Tjondroputranto nurut hukum perdata dokter itu dapat dituntut karena perLembaga Kriminologi Universitas Indonesia. Bukankah dengan menolak si wanita ini Cermin Dunia Kedokteran No. Walaupun perbuatan dokter itu sebenamya dapat digolongkan sebagai suatu penipuan. yang mudah itu tidak selalu yang terbaik. yaitu hasil yang dicapai tidak sesuai dengan apa yang dijanjikan (KUH Perdata fasal 1243 dan fasal 1266). Mengapa dokter harus mencampurinya? Hal serupa tercermin dalam peraturan di klinik Keluarga Berencana milik pemerintah. Jakarta. namun secara bathiniah sang isteri tidak bahagia. atau jika si wanita itu sampai menderita kerugian dokter dapat dituntut karena melakukan perbuatan melawan hukum yang menimbulkan kerugian bagi "orang lain" (onrechtmatige daat). bukan sekedar memuaskan satu pihak yang kebetulan pasien sendiri! Memang pula. justru diperoleh dengan susah payah dan penuh ketekunan. Begitu pula kalau perbuatan dokter itu tidak ketahuan ia juga tidak akan dituntut. jika si suami yang "menentukan" hidup atau matinya? Bayangkan saja ada seorang suami yang menginginkan kematian isterinya. peraturan itu janggal atau tidak.

keracunan sistemik.60:226—32 • Satu di antara lima wanita di Inggris minum obat-obat penenang. Briquet sebenarnya nama orang yang menerangkan simtom-simtom klasik pada tahun 1859. tetapi terhadap pasangannya! Dr. ditemukan pipa endotrakealnya tersumbat oleh gumpalan-gumpalan cacing gelang. tidak seorangpun yang dapat meramalkan apa yang akan terjadi bila sebutir peluru bersarang dalam tubuh. insidensi untuk metastasis lebih tinggi daripada mereka yang tidak merokok. 288: 1461 • Mengapa merokok sigaret meningkatkan risiko untuk timbulnya kanker ? Penyelidikan di Kanematsu Memorial Institute.. tidak seorang pun d a r i mereka yang berhasil mencapai tujuannya. atau tidak sampai 10 kali gerakan turun naiknya penis di dalam vagina. 1441 • Terjadi di Brazil. istrinya mengeluh sakit kepala. Tapi. Waktu nekropsi. ii : 425 . Masters & Johnson pertama kali mempertimbangkan faktor wanita dalam defmisinya.29:368—70 • Dalam mengutamakan kejujuran terhadap pasien. Med J Australia 1983. Lebih seringnya denyut ektopik pada jantung atlit itu mungkin menjadi gejala klinik yang penting. menunjukkan bahwa limfosit d a r i para perokok dapat menurunkan aktivitas sel pembuluh alamiah. secara tiba-tiba is meninggal. Keluhan ini berkurang setelah si istri mencuci dadanya untuk menghilangkan noda-noda krirn yang telah berpindah tempat tersebut. ejakulasi prekoks diartikan sebagai ejakulasi yang terjadi kurang atau dalam waktu 30 detik sampai 2 merit setelah masuknya penis ke dalam vagina. yaitu: hidup tanpa ansietas. yaitu sakit kepala dan flushing waktu melakukan hubungan sex. selama 12 tahun tidak merasakan apa-apa. Seorang laki-laki dengan penyakit jantung iskemia. • Apakah peluru yang bersarang dalam tubuh harus selalu diangkat bila tidak menimbulkan keluhan? Seorang lakilaki yang secara tidak sengaja telah menembak kakinya dengan pistol kaliber 22. 50% pasien kanker itu lebih suka bila diagnosisnya tidak diutarakan Bull New York Acad Med 1984. Mungkin cacing itu telah bermigrasi d a r i perut penderita ke faringnya! Respiratory Care 1984. Mungkin akan menimbulkan lokal antritis hipertrofi. Tentu saja. melaporkan sebuah kasus demikian. Tampaknya. dan mempunyai stroke volume yang lebih besar — tapi pada mereka ditemukan juga semacam keanehan. harus diingat pula bahwa resep tradisional tertua yang mujarab itu rasa simpati dan harapan. wanitanya jangan yang termasuk "type non-orgasmic "! • Pernahkah anda mendengar Sindroma Briquet? Ia merupakan istilah yang lebih sopan dari histeria. Am Heart J.ternyata menimbulkan komplikasi aneh. Dalam buku itu juga diterangkan cara-cara untuk menghilangkan adiksi terhadap obat-obat benzodiazepines. Tapi. Sydney. seorang lakilaki termasuk ejakulasi prekoks bila tidak dapat membuat pasangannya mencapai orgasmus sebanyak 50% dari jumlah koitusnya. 1984 . menggunakan krim isosorbid dinitrat yang dipleskan pada bagian depan lengan atas. bukan pada dirinya sendiri. maupun menjadi berkapsul dan inert. 35.9 • Denyut jantung seorang atlit lebih lambat. Phillip Lewis d a r i RS St. konsentrasi beberapa imunoglobulin dalam serum mereka juga lebih rendah dari normal. dan beberapa malah adiksi. untuk mengontrol gejalanya. Lancet 1983 (i) June 25 p. 288: 1461 64 Cermin Dunia Kedokteran No. Dalam keadaan khusus. 1984. Simtom-simtomnya itu mirip dengan simtom dari gangguan somatisasi seperti yang tertera dalam American "Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders". Brit Med J 1984. Tidak selamanya pasien ingin diberitahu keadaan yang sebenarnya — sesungguhnya bukti-bukti menunjukkan.Catatan Singkat Selama ini. Perbedaan-perbedaan ini hilang segera setelah merokok dihentikan. Waktu melakukan persetubuhan. London. Katanya. seorang laki-laki usia 50 tahun yang mengalami kecelakaan lalu lintas harus dilakukan intubasi dan ventilasi. Brit Med J 1984. Ini membantu menerangkan mengapa pada perokok -perokok dengan melanoma. QT interval memanjang dan aritmia ventrikular lebih sering timbul daripada orang-orang yang bukan atlit. 107:608—9 Krim isosorbid dinitrat yang digunakan untuk mengontrol serangan angina pektoris. Mary. Demikian menurut Celia Haddon dalam bukunya " Women and Tranquilizer". Baru kemudian ditemukan ia mengalami destruksi sendi metakarpofalangeal I dan menyebabkan artropati.

: "Djagat dewo bathoro yo jagat pangestungkoro . Ketut Ngurah Denpasar." Dokter: "Maunya ingin berapa anak?" Suami : "Katanya dua anak cukup Jadi nanti dua sesudah istri " saya melahirkan. Bali OBAT MUJARAB Seorang pasien tua berasal dari lereng gunung Merbabu. kunjungan saya ini merupakan yang pertama dan sekaligus yang terakhir !" DS : ??????? dr. dokter ! Kalau saya istirahat." Dokter " ???? Wah ini bukan KB Keluarga berencana.: "Ini saya beri obat.Setelah di dalam (kamar praktek) terjadi dialog antara suami pasien dan dokter: Dokter: "Sudah punya anak berapa? Suami : "Satu dok. sapi saya yang cuma tinggal seekor pasti lepas dari tangan saya hanya untuk biaya pemeriksaan saja. Dokter: "Syukurlah mau mengikuti tentang KB." Lalu saya tertawa terbahak-bahak dan pasien tersebut juga berkenan untuk ikut tertawa bersama-sama dengan saya. Jika saya kesini lagi. pasien tersebut saya beri resep sambil saya beri tabu. lukanya sudah tidak sakit lagi. DS : "Selain berobat. Baru saja duduk. 1984 65 . . hemmmm. Bapak perlu istirahat yang cukup. ke dokter hewan saja" Pasien : ????? dr. dokter!" Dokter : "Hm. harus dihabiskan supaya lukanya lekas sembuh ya. istri kedua anak dua juga." Tiga hari kemudian. mencabutkan giginya di ternpat praktek saya. Ketut Ngurah Denpasar. Setelah saya cabut. Kapten drg Haryono X A. Baura Malang YANG PERTAMA DAN TERAKHIR Seorang penderita (P) dari Desa datang berobat pada seorang dokter spesialis (DS) yang praktek di Kota Anu. Bali Cermin Dunia Kedokteran No. pasien tersebut datang lagi untuk yang kedua kalinya dengan mak sud mencabutkan giginya yang lain. penderita diberi resep obatobat mentereng serta tidak lupa membumbuinya dengan basa-basi alakadarnya. Baru saya makan seperempat. Yani G-5. Istri saya yang pertama dua anak laki-laki semua." dr Ny Elly H. tetapi keluarga besar nantinya. Dan rajin-rajinlah kontrol kembali !" P : "Maaf.HUMOR ILMU KEDOKTERAN KB Seorang ibu hamil diantar suaminya untuk periksa kehamilannya. karena yang seperempatnya telah dimakannya ! Saya cuma dapat terbengong-bengong." Suami : "Benar dok saya setuju dua anak cukup. Salatiga SATU-SATUNYA Dokter : "Apanya yang sakit?" Pasien : "Kepala burung saya bengkak. 35. perut saya nanti ikut istirahat. ." Lalu dia menunjukkan resep dari saya yang disobek tinggal tiga per empat bagian. Setelah diperiksa secara lengkap. pasien tersebut telah memberi komentar kepada saya : "Wah obat dari pak dokter mujarab sekali. Pak. Jadi.

Ketut Ngurah Denpasar. . Martono Medan... putri saya ini sudah punya tunangan sah.. .. Kebetulan pula putri Pak Dokter ikut menjenguk karena teman sekuliah sang pemuda. 1984 ... dokter! Apakah masih ada harapan ." Peserta: "Pekerjaan apa itu?" Dokter: "Pengemis! karena belum ada laporan mereka alergi terhadap Uang logam. . ibu sang pemuda yang setia menunggui. Ketut Ngurah Denpasar. . Peserta: "Apakah ada pekerjaan yang tidak menimbulkan penyakit/kelainan kulit?" Dokter (setelah berpikir sejenak): "Ada." dr. : "Maaf. Sumut 66 Cermin Dunia Kedokteran No. dst. d s t . . Pada suatu hari. ?????!" dr. secara tidak sadar bertanya kepada dokter yang merawat anaknya..." demikianlah seorang Dokter Perusahaan mengakhiri ceramahnya.. . Bung!" dr. Bali PEKERJAAN YANG AMAN .. bronkodilator poten! Dapat melonggarkan pernapasan dengan cepat.. ... tapi nanti bisa menyesakkan napas pasien dengan segera. ini saya bawa produk terbaru. T. Ibu: "Tolong katakan dengan terus terang. Bali TIADA HARAPAN BAGIMU Seorang pemuda telah lama mendekam di rumah sakit karena tumor hati.. 35. Jadi. buat anak saya ini?" Dr. Dl: "Dok.. kelainan kulit akibat kerja menduduki 50-60% dari seluruh penyakit akibat kerja..... " Dr: " Ya. jelas tiada harapan lagi bagi putra ibu!" Ibu: "Ohhh . .. besok akan diresmikan. .KURANG MENOLONG Seorang detailmen (DI) dengan bersemangat mempromosikan obatnya kepada seorang dokter." Dl: "Maksud dokter??!" Dr: "Harganya mencekik leher....

perlu dilukan pendekatan terhadap: (a) seluruh penduduk (total population) (b) kelompok penduduk dengan golongan usia tertentu (c) kelompok penduduk dengan risiko tinggi (d) benar semua (e) bukan salah satu di atas. sekunder dan tersier. Penyebab dispareunia antara lain: (a) infeksi atau jahitan episiotomi yang tidak benar (b) vaginitis (c) retroversi uterus (d) psikogenik (e) semua benar 10. yaitu: upaya pencegahan primer. Dalam bidang kesehatan dan kesehatan jiwa. Pilih satu dari lima pernyataan di bawah ini yang benar (a) Kuman pneumokokus tidak pernah dapat menyesuaikan diri untuk hidup bersama-sama dengan antibiotika (b) mikroorganisme yang mempunyai alat genetik untuk melawan antibiotika. seperti traktus gastrointestinalis dari pasien rawat tinggal yang menerima antibiotika (e) antibiotika profilaktik itu penting untuk menghindarr terjadinya mikroorganisme yang resisten terhadap antibiotika 1. yang berupa plasmid. yang bukan merupakan alat bukti yang sah ialah: (a) keterangan saksi (b) keterangan ahli (c) surat/petunjuk (d) keterangan terdakwa (e) bukan salah satu di atas 6. Yang dimaksud dengan sehat dalam Undang-undang Pokok Kesehatan ialah: (a) bebas dari penyakit (b) bebas dari cacad (c) bebas dari kelemahan (d) bebas dari penyakit. tidak dapat meneruskan bahan genetik ini ke mikroorganisme lain (c) faktor R. cacad & kelemahan (e) bukan salah satu di atas 2. kecuali: (a) lingkungan/pekeijaan di tempat yang bising (b) diet tinggi lemak (c) banyak merokok (d) sering membersihkan serumen dalan Hang telinga (e) stres 8. Faktor-faktor yang dapat menimbulkan presbiakusis adalah sebagai berikut.RUANO PENYEGAR DAN PENAMBAH ILMU KEDOKTERAN Dapatkah saudara menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini ??? (d) lingkungan yang tidak menyenangkan (e) adanya gangguan fisik 7. 1984 67 . 35. Yang dapat merupakan penyebab kesukaran belajar pada anak ialah sebagai berikut. Yang termasuk upaya pencegahan sekunder ialah : (a) memberi kacamata pengaman bagi pekerja yang menggunakan sinar las (b) mengobati penderita yang sakit (c) vaksinasi (d) menurunkan kerentanan seseorang terhadap stres (e) menurunkan faktor sties pada sumbernya 3. Menutut KUHAP pasal 184 ayatl. Yang tidak dapat meminta keterangan alhi dalam sidang peradilan ialah: (a) hakim (b) polisi (c) terdakwa (d) tersangka (e) bukan salah satu diatas 5. ada 3 jenis upaya pencegahan. Untuk melaksanakan upaya pencegahan tersebut. Ciri khas pada Filariasis bancrofti ialah: (a) terdapat hidrokel dan kiluria (b) Elefantiasis hanya di bawah lutu dan siku (c) sering ada pruritus pada permulaan penyakit (d) disamping manusia. kecuali: (a) inteligensi anak rendah (b) inteligensi anak normal (c) inteligensi anak terlalu tinggi Cermin Dunia Kedokteran No. 4. dapat membawa gengen resisten untuk hampir semua antibiotika (d) penyebaran faktorR lebih efisien dalam lingkungan yang terbuka daripada lingkungan yang tertutup. binatang peliharaan dapat merupakan sumber infeksi (e) tidak pemah asimtomatik 9.

1264 68 Cermin Dunia Kedokteran No. Tapi. Biaya program untuk memenuhi kesehatan esensial dan kebutuhan makanan di negara. limfoma yang non Hodgkin (34/66). menunjukkan bahwa obat tersebut secara terapeutik efektif untuk kasus-kasus: penyakit Hodgkin (13/31). sedangkan dari kelompok diobati hanya 27%. Setelah 4 bulan. suatu obat anti kanker baru yang dikembangkan oleh Institute of Material Medicine.pasien kanker yang diobati dengan kombinasi d a r i obat ini dan kemoterapeutik lain. Pasien. Menekan fungsi platelet dengan aspirin dosis tinggi ternyata tidak dapat memperbaiki patensi dari by pass tadi. 90% dari kelompok diobati dan 68% dari kelompok kontrol graft-nya masih paten. Deposit ini juga menyebabkan perubahan-perubahan sklerotik lebih lanjut. Jumlah total pengeluaran untuk riset mengenai penyakit-penyakit tropis itu kira-kira sama dengan biaya militer dunia per jam ± $ 100 juta. Selama percobaan ini tidak ditemukan adanya efek samping. akut dan kronik leukemia. is 1261 . frekuensi aritmia ventrikuler meningkat pada kelompok kontrol dibandingkan dengan kelompok diobati. Ini karena deposit d a r i platelet dan trombus. Dalam suatu percobaan. Kris Brit Med J 1984. 35. Ca mamae (38/86). operasi untuk membuat bypass pada pembuluh-pembuluh darah koroner banyak dilakukan pada pasien. dapat hidup lebih dari 10 tahun. Biaya imunisasi 1 juta anak dari penyakit-penyakit yang dapat dicegah ( $ 5 juta) sama dengan harga satu misil Pershing II. ada komentar-komentar sebagai berikut • • • • Biaya untuk minter di seluruh dunia ( $ 750. 1984 .000 juta per tahun) itu lebih besar daripada total penghasilan per tahun d a r i separuh penduduk miskin di dunia. dan pada beberapa kasus fibroma rahim. Pemberian obat ini dimulai 24 jam setelah operasi. D a r i 60 pasien. dipilih secara random kelompok diobati dan kelompok kontrol. Kris China Med Trib 1983 Sept 25 p. 30% d a r i graft tersebut mengalami oklusi kembali pada tahun pertama. aspirin dosis rendah malah memberikan basil yang lebih baik dan efek toksiknya pun lebih sedikit. Ini kurang d a r i 0. 5 ASPIRIN DOSIS RENDAH UNTUK MENCEGAH OKLUSI PEMBULUH DARAH KORONER SETELAH DILAKUKAN "BY PASS" Akhir-akhir ini. oklusi terjadi pada 62% dari kelompok kontrol.1% biaya minter dunia per tahun. Hasil percobaan klinis terhadap 301 pasien dengan tumor ganas stadium lanjut. Percobaan dilakukan secara double blind.pasien penyakit jantung iskemik.negara dunia ke 3 selama 20 tahun itu diperkirakan kurang daripada biaya satu tahun untuk persenjataan dunia. $ 600 juta. mulai digunakan dalam tahun 1983. sedangkan kelompok kontrol diberikan plasebo. Aplikasi lokal d a r i obat ini juga dinyatakan efektif untuk mengobati ulkus pada Ca mamae dan Ca serviks.ABSTRAK -ABSTRAK PERANG NUKLIR : DAPAT DICEGAH ATAU TIDAK? Dalam suatu konferensi pencegahan perang nuklir di Helsinki yang dihadiri oleh 450 dokter dari 53 negara. Kris Lancet 1984. 288 : 1901 . untuk menjamin lancarnya suplai oksigen ke otot jantung. Penyakit cacar telah dibasmi dengan biaya. Ca embrionik d a r i testis dan Ca nasofaring. Harga 1 senjata nuklir kapalselam setara dengan budget untuk pendidikan per tahun d a r i 23 negara-negara dunia ke 3 dengan 160 juta anak sekolah. Ca paru jenis sel kecil (5/14). Pada kelompok diobati diberikan aspirin (ASA) 100 mg per hari. Kesimpulan : 100 mg aspirin (ASA) per hari itu efektif untuk menghalangi formasi dan agregasi dari tromboksan platelet. Setelah pembedahan. Akhirnya. Chinese Academy of Medical Sciences.02 • • OBAT BARU UNTUK KANKER Glisifosforamid.