Daftar 1si :

3 5 . K e s e h a t a n Jlwa

Karya Sriwidodo

Artikel : 3 Kesehatan Jiwa di Indonesia 10 Upaya Pencegahan Dalam Kesehatan Jiwa 18 Upaya Rehabilitasi Sebagai Salah Satu Upaya Kesehatan 23 Komputerisasi Data Demografik dan Psikiatrik Pasien Mental di Indonesia 28 Pengertian Pertanggungjawaban Kriminal Atas Perbuatan Individual Dalam Rangka Visum et Repertum Psikiatrikum 34 Psiko Geriatrik Sekilas Pintas 39 Kesukaran Belajar 46 Pendidikan Anak Usia Balita
53 Pendengaran Pada Usia Lanjut (Presbiakusis) 56 Diagnosis dan Pengobatan Filariasis 59 Perkembangan : Dispareunia

Antibiotika Profilaktik ? Individu vs Masyarakat

Tulisan dalam majalah ini merupakan pandangan/pendapat masing-masing penulis dan tidak selalu merupakan pandangan atau kebijakan instansi/lembaga/bagian tempet kerja si penulis.

62 64 65 67 68

Hukum & Etika : Tepatkah Tindakan Saudara ? Catatan Singkat Humor Ilmu Kedokteran Ruang Penyegar dan Penambah Ilmu Kedokteran Abstrak-abstrak

Artikel

Kesehatan Jiwa di Indonesia
Prof. Dr. R. Kusumanto Setyonegoro Gurubesar Ilmu Kedokteran Jiwa Fakultas Kedokteran Jiwa Universitas Indonesia Kepala Direktorat Kesehatan Jiwa Depkes RI, Jakarta

Landasan Hukum dan Dokumen Intemasional Landasan ini terdiri dari beberapa produk legislatif, yaitu : 1. Undang-Undang nomor 9/1960 tentang Pokok-Pokok Kesehatan. 2. Undang-Undang nomor 3/1966 tentang Kesehatan Jiwa. 3. Undang-Undang nomor 9/1976 tentang Narkotik. Dan beberapa Dokumen Internasional, seperti : 4. "World Health Organization (WHO), Constitution". 5. Alma Ata, USSR, 1978, "International Conference on Primary Health Care", yang disponsori bersama oleh WHO dan UNICEF. Kesehatan Jiwa (KESWA) Berdasarkan landasan hukum dan dokumen internasional ini Memasuki bidang Psikiatri untuk kemudian bergiat di pe- dapat ditarik hal-hal sebagai berikut: layanan keswa, seorang dokter sering merasa dirinya didorong oleh stimulasi intelektual; luasnya materi subjek, termasuk Tentang kesehatan (UUPokok Pokok Kesehatan) berbagai tantangan dan tuntutan manusiawi dan ilmiah; serta Bab I : Ketentuan Umum, fasal 2. undangan untuk melaksanakan kontak dengan para sejawatnya "Yang dimaksud dengan kesehatan dalam Undang-Undang yang menguji sensitivitas interpersonal, toleransi dan flek- ini meliputi kesehatan badan, rohani (mental) dan sosial, dan sibilitas. Demikian pula keprihatinan dan keinginan untuk bukan hanya keadaan yang bebas dari penyakit, cacad dan kemengetahui lebih lanjut tentang condition humaine. lemahan". Psikiatri jelas bukanlah merupakan suatu panacea untuk Bab II : Tugas Pemerintah, fasal 8 ayat 2. penderitaan manusia, tetapi yang penting disadari adalah bahwa Ayat ini lebih menjabarkan lagi istilah "sakit, yaitu termasuk kesehatan jiwa; yaitu pengetrapan dari prinsip-prinsip psikiatri — cacad (invaliditas). secara individual di dalam kelompok maupun masyarakat, — kelemahan (weakness; feeble conditions; keterbelakangan dapat membantu meringankan dan memecahkan permasalahan dalam perkembangan fisik dan mental). manusiawi yang delikat. Oleh sebab itu, bertentangan dengan — usia lanjut (geriatric conditions; dengan atau tanpa pendapat sebagian orang, psikiatri merupakan salah satu seni kelainan yang sifatnya mental). dasar sentral dari ilmu kedokteran. Ini sudah disadari oleh rakyat Tentang kesehatan jiwa (UU Kesehatan Jiwa) dan bangsa Indonesia, yaitu sejak permulaan ditegaskannya Undang-undang ini menjelaskan hal dan materi kesehatan jiwa, pelayanan kesehatan dan kesehatan jiwa secara sistimatik dan integratif. Ditetapkan melalui Undang-Undang Pokok dan dengan pasti mengemukakan definisi sebagai berikut : Bab I : Ketentuan Umum, fasal 1 ayat 1 Kesehatan (nomor 9/1960); Undang-Undang Kesehatan Jiwa (nomor 3/1966); dan lebih jelas lagi dalam Undang-Undang "Kesehatan jiwa adalah kesehatan jiwa yang sehat menurut Narkotik (nomor 9/1976). ilmu kedokteran sebagai unsur daripada kesehatan, seperti PENDAHULUAN Kegiatan dan kesibukan manusia sehari-hari tidak jarang membuat individu cenderung untuk menitikberatkan pentingnya kesibukan/kegiatan itu. Malah mungkin ia agak mengalami obsesif-relatif dengan program hariannya. Oleh sebab itu, sering pula dianjurkan agar manusia menoleh ke sejarah dan meninjau ke masa depan. Ini agar ia dapat meyakinkan diri bahwa relativitas dari problematik yang dihadapinya perlu diprioritaskan, sehingga ia dapat mengembangkan sense of evolution, progress and contribution dari kegiatan tersebut.

Cermin Dunia Kedokteran No. 35, 1984

3

alkohol. sesuai dengan ilmu kesehatan jiwa. Departemen Kesehatan. (a) Perawatan dan pengobatan bagi mereka yang terganggu berat dilakukan dalam RS Jiwa yang pada dasarnya tersedia di semua propinsi RI. alkohol dan substansi (obat) yang tercantum dalam PP DGJ (1984) dan ICD — 9/WHO. khususnya karena menyangkut hak milik dan harta benda penderita. edisi 2 (berlaku 1984—1994). terbitan Direktorat Kesehatan Jiwa. Jakarta*. menyangkut responsibility and accountability concepts yang merupakan bidang kepentingan bersama antara Psikiatri dan disiplin-disiplin yuridis/legal. Menjangkau pasien rawat dalam. 3) Syarat-syarat untuk melaksanakan ketentuan tersebut dalam ayat (1) dan (2) ditetapkan oleh Menteri Kesehatan. the ability to live harmoniously in a changing environment is essential to such development. pasien ambulan (di RS Jiwa/fasilitas keswa. Ditkeswa (Direktorat Kesehatan Jiwa) telah mengeluarkan instruksi (1973) yang berlaku hingga sekarang: "Para penderita ketergantungan narkotik. Makna kesehatan jiwa mempunyai sifat-sifat yang harmonis (serasi). pasien rehabilitasi. (e) Hubungan dengan pihak hukum dan pengadilan sangat erat. dan pembentukan BPKJM (Badan Pembina Kesehatan Jiwa Masyarakat). Ini berarti. (b) Perawatan dan pengobatan senantiasa dilakukan atas permintaan (tidak pernah atas paksaan). sehingga memang sudah selayaknya Pemerintah RI memperhatikan dan membina bidang pelayanan kesehatan jiwa ini secara khusus. Ini menciptakan kulminasi dalam pembentukan konsep kesehatan jiwa masyarakat (keswamas)." (c) Mengenai informasi kepada masyarakat * Sistim ini meliputi DIPAM (Daftar Isian Pasien Mental) yang dikelola "Informed opinion and active participation on the part of the dengan teknik komputer. 1984 . atau di fasilitas keswa lain. fasal 32. Bab II Pemeliharaan kesehatan jiwa. Depkes RI. Tindakan tersebut benar dan menjamin bantuan medik-psikiatrik yang tepat. sebagai berikut : (a) Merpelihara kesehatan jiwa dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. dan memperhatikan semua segi dalam penghidupan manusia dan dalam hubungannya dengan manusia lain. 35. yang kemudian meneruskannya kepada RS Ketergantungan Obat di Jalan Fatmawati. tapi dalam kenyataan sehari-hari semua penderita yang dikirimkan itu langsung menuju kepada dokter puskesmas/RS Umum terdekat. dan wajib membawanya kepada dokter terdekat untuk mendapatkan pengobatan dan perawatan yang diperlukan. Ini menandaskan sikap open door policy dalam pelayanan kesehatan jiwa. intelektuil dan emosionil yang optimal dari seseorang. • Tentang Narkotik (UUNarkotik) Undang-Undang ini menjelaskan tentang materi narkotik. Beberapa pokok yang khususnya menyangkut kesehatan dan kesehatan jiwa: Bab VIII: Pengobatan dan rehabilitasi korban penyalahgunaan narkotik dan usaha penanggulangannya.q. Perkembangan itu berjalan selaras dengan orang-orang lain." kesmas). Bab III : Perawatan dan pengobatan Bab IV : Harta benda milik penderita Bab V : Penampungan bekas penderita penyakit jiwa Bab-bab dan masing-masing fasalnya memberitahukan hal. (c) Perawatan dan pengobatan yang dimaksud itu harus disetujui oleh dokter/psikiater yang bertanggung jawab. (e) Usaha-usaha lain yang dianggap perlu oleh Menteri Kesehatan. 1) Orang tua/wali dari seorang pecandu narkotik yang belum cukup umur wajib melaporkan pecandu tersebut kepada pejabat yang ditunjuk oleh Menteri Kesehatan. Perlu diketahui. hal khusus. Ini dituangkan dalam pernyataan-pernyataan di bawah ini. Geneva lihat Lampiran). atau RS Jiwa Pemerintah terdekat. laporan dan tabulasi diterbitkan setiap tahun." (b) Mengenai anak (pertumbuhan dan perkembangan) "Health development of the child is of basic importance." Dalam hubungan ini. mental and social wellbeing and not merely the absence of disease or infirmity.yang termaksud dalam fasal 2 UU Pokok-Pokok Kesehatan. (f) Keterlibatan keluarga dan masyarakat dalam kesehatan jiwa sangat erat dan mendalam. 1983). 4 Cermin Dunia Kedokteran No. (d) Semua perawatan pasien di RS Jiwa dan fasilitas kesehatan jiwa yang representatif di seluruh Indonesia dimonitor oleh Sistim Informasi Keswa. Puskesmas public are of the utmost importance in the improvement of the yang melaksanakan Proyek In tegrasi Keswa. (b) Mengusahakan keseimbangan jiwa dengan menyesuaikan penempatan tenaga selaras dengan bakat dan kemampuan. Demikian pula visum et repertum psikiatrikum. (a) Mengenai konsep kesehatan "Health is a state of complete physical. bila permintaan itu datang dari pihak masyarakat sesuai syarat-syarat yang berlaku untuk semua permintaan perawatan di RS Jiwa. • WHO Constitution Dokumen ini memberikan anjuran dan justifikasi suatu pendekatan holistik terhadap materi kesehatan manusia. (c) Perbaikan tempat kerja dan suasana kerja dalam perusahaan dan sebagainya. fasal 3 Fasal ini memberitahukan tentang usaha-usaha pemerintah c. Kebayoran Baru." Penjelasan mengenai fasal ini. 2) Pecandu narkotik yang telah cukup umur wajib melaporkan diri kepada pejabat yang telah ditunjuk oleh Menteri Kesehatan. yaitu "Kesehatan Jiwa (mental health) menurut faham ilmu kedokteran sekarang adalah suatu kondisi yang memungkinkan perkembangan fisik. dan substansi (obat) dapat diterima untuk terapi dan rehabilitasi di semua RS Jiwa Pemerintah dan Swasta. di bawah Gubernur/KDH tingkat I dan II di semua propinsi yang sudah mempunyai RS Jiwa Pemerintah (Pedoman Kerja BPKJM. bahwa dokter/psikiater tersebut harus dapat membuat diagnosis tertentu seperti yang tercantum dalam buku Pedoman Penggolongan Diagnosa Gangguan Jiwa. perlu ditegaskan diagnostik di bidang penyalahgunaan narkotik. Bila dana tersedia. yang berpusat pada Direktorat Kesehatan Jiwa. (d) Mempertinggi taraf kesehatan jiwa seseorang dalam hubungannya dengan keluarga dan masyarakat. walaupun peraturan pelaksanaan Menteri Kesehatan yang dimaksud dalam fasal 32 hingga kini belum ditetapkan. RS Umum dan Pushealth of the people.

— Promotion of mental health. and not merely the absence of disease and infirmity. retardasi mental dan gangguan Cermin Dunia Kedokteran No. (b) Dititikberatkan kepada upaya prevensi dan promosi. (b) Content of Primary Health Care (Recommendation 5) The conference. — Prevention and control of locally endemic diseases. demikian pula daya tahan keluarga dan individu menghadapi stres. maka kesehatan jiwa masyarakat merupakan (a) Suatu orientasi dalam keswa. USSR. Sistim pendukung tradisional mengalami erosi. 35. kesejahteraan dan sebagainya). — Maternal and child health care. dan sebagainya) dapat mengambil manfaat dari upaya keswamas. di bawah nama kesehatan jiwa. industrialisasi. dan tertuju kepada intervensi kondisikondisi krisis. — Promotion of food supply and proper nutrition. (c) Primary Health Care Approach (Summary and Discussions 15) The conference considered primary health care to be essential care based on practical. Beberapa karakteristik lain yang melekat pada upaya keswamas adalah sebagai berikut: (a) Terutama sekali tertuju kepada kelompok-kelompok masyrakat (walaupun fokus terhadap individu tidak diabaikan. and of the overall social and economic development of the community. perubahan sosial yang cepat (sebagai hasil dari perkembangan ekonomi. usia. ancaman penyakit atau disabilitas sehingga peranan sosial mereka terganggu. Baik yang dilaksanakan secara hospital based maupun ambulatory. and provision of essential drugs. (j) Mengusahakan agar seluruh lapisan masyarakat (golongan ekonomi. USSR. is a fundamental right and that the attainment of the highest possible level of health is a most important world-wide social goal whose realization requires the action of many other social and economic sectors in addition to the health sector. — Adequate supply of safe water. tidak hanya terapi dan rehabilitasi. Beberapa hasil penting perlu dikemukakan: (a) Declaration of Alma Ata. (b) Mencakup semua upaya yang dilaksanakan di masyarakat. and constitute the first element of a continuing health care process. and basic sanitation. Berbagai laporan tentang keretakan rumah tangga. Section I The Conference strongly reaffirms that health which is a state of complete physical. dan kira-kira dua kali dari jumlah tersebut menderita gangguan jiwa akibat ketergantungan alkohol.(d) Mengenai tanggung jawab pemerintah "Government have the responsibility for the health of their people which can be fulfilled only by the provision of adequate health and social measures." • Alma Ata. (g) Mengusahakan pendidikan keswa bagi pejabat/petugas di bidang-bidang pelayanan kemanusiaan (human services). Recommends that primary health care should include at least: — Education concerning prevailing health problems and the methods of identifying. It forms an integral part both of the country's health system. — Immunication against the major infectious diseases. maka dapat dikatakan bahwa jaringan pelayanan keswa perlu diperkuat dengan segera dan merata. but recognizing that these problems and ways of solving them will vary from one country and community to another. dan dengan sendirinya taraf keswa dari individu-individu. Stressing that Primary Health Care should focus on the main health problems in the community. sosial. mental and social well-being. (f) Mengutamakan peran serta masyarakat. Kesehatan Jiwa Masyarakat (KESWAMAS) Sesuai dengan istilahnya. narkotik dan substansi (obat). BERBAGAI KEGIATAN Orientasi Di hampir semua negara berkembang. (d) Mengutamakan suatu kerjasama intersektoral. khususnya sektor kesehatan/kesehatan jiwa/pendidikan/kesejahteraan sosial/keagamaan/penerangan/keluarga berencana/dan sektorsektor lain yang ada relevansi dengan keswa. Ditambah keterbatasan dari sumber-sumber dana dan manusia yang ahli. It is the first level of contact of individuals. preventing and controlling them. (e) Berupaya melaksanakan "kegiatan psikoterapi singkat" (brief psychotherapy). (c) Diikhtiarkan agar ada suatu kontinuitas dari berbagai pelayanan (keswa. berfungsinya keluarga. gaya hidup yang kurang sehat. kenakalan remaja. 1984 5 . including family planning. Dengan demikian maka diikthiarkan agar pelayanan-pelayanan itumerupakan suatu sistim keswa yang komprehensif. — Appropriate treatment of common diseases and injuries. semua dapat merupakan indikasi daripada disorganisasi sosial tertentu. jenis-jenis gangguan keswa. of which it is the central function and main focus. (i) Melaksanakan research epidemiologi keswa. scientifically sound and socially acceptable methods and technology made universally accesible to individuals and families in the community through their full participation and at a cost that the community and the country can afford to maintain at every stage of their development in the spirit of self-reliance and self-determination. urbanisasi dan proses-proses lain yang berkaitan dengan itu) telah diketahui membawa serta akibat-akibat buruk terhadap struktur keluarga. 1978 Konferensi ini diadakan pada tanggal 6 — 12 September 1978 di kota Alma Ata. (h) Mengusahakan kerjasama yang mantap dan erat dengan bidang kesehatan masyarakat (public health). Kondisi-kondisi itu jelas akan menambah beban dari sistim pelayanan kesehatan yang sudah sangat besar beban rutinnya. the family and the community with the national health system. bringing health care as close as possible to where people live and work. Tidak kurang dari 40 juta manusia di dunia menderita gangguan jiwa berat. guna memperkokoh orientasi keswa mereka. kekerasan dan pengrusakan. ibukota Kazakh Soviet Socialist Republic di bawah sponsorship gabungan WHO dan UNICEF.

sebalik. klinik-terapeutik. merupakan bidang yang belum cukup dinilai. Berbagai hubungannya diketahui. Dugaan mengenai jumlah pasien gik yang mengancam dapat dikurangi tarafnya. 35. of Mental Health. Bimbingan psikoterapeutik kemudian menjadi ilmiah dari berbagai kegiatan yang dilaksanakan di masinglangkah berikutnya yang layak dilaksanakan. • Segi psiko-edukatif Merupakan salah satu segi yang sering diabaikan oleh seorang uji coba klinik (preklinik. metodik neurofisiologi (EEG. masing. sleep tanggung jawab. dokter. Promotion and Protection mawas (BP KJM: Badan Pembina Kesehatan Jiwa Maysarakat). Tapi. Ia merupakan peristiwa yang bervariasi.upaya yang lebih banyak dan mendalam.mantap. proses diagnostik dipermudah dan Pelayanan keswa secara kontinu memperhatikan landasan dipertajam.antara stres dan penyakit. terapi dan rehabimental emosional individual.bunuh-diri. dan tergantung dari lokasinya.* suportif yang sangat realistik.kultural dari peristiwa-peristiwa seperti bunuh-diri. serta baorganik lain dari susunan saraf pusat. pengetrapan praktis) indikatif. pasien dan dokter dapat dicatat berbagai perilaku khusus yang Prospek masa depan (penelitian. biokimia. Dokter/psikiater. Akan tetapi. misalnya Demikian pula di bidang prevensi melalui Upaya Bina Kes* WHO 7th Programme of Work. serta relevansi dan korelasinya terhadap kondisi Landasan dasar dari pendekatan prevensi. Segi-segi organobiologik. kita dapat melainkan juga di bidang kedokteran lainnya. dan kadang-kadang juga pasien menggunakan dosis yang diharuskan (patient complianstruktural antara kondisi organo-biologik dan keadaan sosio. percobaan kotik) berjumlah 1—3 per mil dari seluruh penduduk. lah kondisi stres. tidak kurang mempresipitasi suatu keadaan gawat darurat. mekanisme dasar (dengan masing-masing hipodengan mengetahui pendalaman ilmiah pendukung secara metesis mengenai khasiat dan mekanisme neuroleptik. pendekatan Teknologi medik. masing unit pelaksana dari RS Jiwa dan Fasilitas Keswa di seluruh Indonesia. 1984-1989. dan substansi/obat lain). Memang benar. stres dan keretakan marital. terdapat unsur spekulasi dalam upaya me. an segera di RS Jiwa atau klinik Psikiatri untuk pengobatan Segi organobiologik intensif. Dengan demikian. dan psiPendekatan prevensi. polygrams. tidak saja di bidang keswa. dan lain-lain). 1984 . diperhitungkan gangguan jiwa berat (psi. perhatian makin berkembang karena perlu diusahakan agar dua prinsip itu terjalin secara integratif relevansinya yang langsung dengan upaya terapi dan dan sistematik. Apakah benar mengetahui hubungan fungsional. dan hal-hal lain yang berkaitan). stres dan golongan sosio-ekonomik. bidang neurofisiologi. ansietas. dan mengamalkan pengetrapan menyeluruh secara bersif. 10% di antaranya perlu perawat. Penderita epilepsi di dunia gaimana stres itu dapat diatur dan diarahkan agar psikopatoloditaksir berjumlah 15 juta. depresi serta frustasi merupakan kondisikan yang relatif ringan (neurotik) antara 40—60 per mil. kondisi mental emosional dari gambaran manusiawi yang mulai Kota Jakarta yang berpenduduk 6 juta. berbagai upaya prevensi stres dan krisis bukan merudari seluruh morbiditas umat manusia dan tidak dapat diabai. rekontruksi sejarah evolusi itu. hal seperti itu akan • Efektivitas terapi yang dilaksanakan sering merupakan bimenambah penilaian perspektif kita terhadap hakekat dang yang sulit dinilai secara pasti.vidu atau keluarga dapat memberikan formulasinya masinghingga efisiensi kerja atau hidupnya merosot. antropologi medik dan lain-lain masih perlu melaksanakan telah berubah dengan sangat radikal dan fenomenal.000 tahun perjalanan evolusinya.awam. semuanya merupakan bidang perhatian yang sehingga kejadian-kejadian dalamproses relasi-interrelasi antara serius. implikasinya. yang merupakan dimensi baru dalam pelayanan kesehatan jiwa. ** Kusumanto Setyonegoro. problematik umat manusia. psiko-edukatif dan sosio-kultural Oleh sebab itu. terapi dan rehabilitasi kofarmakologi.** rehabilitasi. elektroensefalografi. stres dan lingkungan. sub-bidang tertentu seperti klasifikasi obat perlu dipertemukan masing-masing relevansi dan korelasinya psikofarmaka. Khususnya mengenai bidang litasi yaitu eklektik-holistikDetail-prinzip dan Ganzheit-prinzip psikofarmakologi.• Terapi integratif dari psikoterapi. Diantaranya: • Segi sosio-kultural Dasar-dasar genetik manusia tidak berubah dalam 50. antidepremadai. phronia. tendensi untuk berorientasi pada penyakit integratif farmakoterapi dan psikoterapi serta implikasiperlu dijadikan satu dengan observasi klinik dan humanistik. • 6 Cermin Dunia Kedokteran No. melainkan sumber-sumber kan baik di dunia berkembang atau maju. dengan gangguan jiwa yang relatif ringan (neurotik) itu Contoh lainnya yaitu krisis. pengaruh obat terhadap daya ingat (memory). Oleh sebab itu. yang setiap indidari 200 juta manusia yang menderita gangguan tersebut se. Dengan demikian pula. Akan tetapi. farmakoterapi dan bimga 100. evoked potentials. gangguan kesehatan jiwa merupakan bagian yang cukup besar Jadi. • Penilaian komparatif dari satu jenis terapi dibandingkan jeSalah satu faktor sosio-kultural yang umum diketahui adanis terapi lain.000 hing. Perhitungan untuk penderita neurotik dan lain-lain Kedokteran biologik memperhatikan secara mendalam bidangdengan sendirinya jauh lebih besar. Pendekatan eklektik-holistik dalam Ilmu tetap menunggu penjabaran dan penelitian yang lebih luas dan Psikiatri di Indonesia dengan minat khusus kepada Masalah Schizo. tetapi yang justru dipentingkan dalam praktek keswa. disiplin psikologi klinik.bingan sosial-lingkungan tetap merupakan suatu tantangan benya lingkungan sosio-kultural tempat ia hidup dan berkembang sar. sedang. disiplin perawatan.pakan lembaga yang fantastis. diperhitungkan ada makin luas diketahui serta diakui di kalangan profesional atau 6—18 ribu penderita psikotik.ce)? Bagaimana perbandingan faktual antara efek dan efek sampingan? kultural yang berkembang. Disertasi FKUI1967. Dengan sendirinya makna sosioDi Indonesia.

sesuai pengarahan Ka-Kanwil propinsi masing-masing. Undang-undang pokok Kesehatan 9/1960 dan UU Kesehatan Jiwa 3/1966 nyata benar saling melengkapi dan menyempurnakan. Diantaranya. mental dan sosial yang relevan terhadap problematik kesehatan perlu dipertajam dan diperjelas secara spesifik. Jakarta. uji-klinik psikotropik. UndangUndang Narkotik nomor 9/1976. pendidilcan keahlian psikiatri (lamanya 3—4 tahun) dapat dilaksanakan di Fakultas Kedokteran Universitas Negeri di Medan. 1984 7 . Pengembangan Bina Keswamas (BP KJM: Badan Pembina Kesehatan Jiawa Masyarakat) dilaksanakan terus dengan mengundang peran•serta dari semua sektor yang relevan. maka upaya keswa swasta dianggap dapat membantu program pemerintah. 35. alkohol dan sub-. peralatan. tremor and sometimes fever. Ini bila dianggap layak ditinjau dari sudut demografi. 3) Penataran dan spesialisasi khusus dilaksanakan secara kontinu. Secara rutin penghimpunan data berdasarkan DIPAM (Daftar Isian Pasien Mental) dilaksanakan sejak 1971. dan pasien rehabilitasi. Dalam hubungan ini. Dengan demikian. Excludes: alcoholism without psychosis (303) 291. Visum et Repertum Psikiatrik. dan lain-lain. tetap dijalankan terus sehingga tercapai sasaran untuk meliputi 10% dari RS Umum (tipe C/D) dan Puskesmas. serta fasilitas struktural yang tersedia. sejak 1975). khususnya bila terdapat berbagai hambatan dari sumber-sumber dana. Bila kebutuhannya mendesak. including striking loss of recent memory. 4) Integrasi keswa di Pelayanan Kesehatan Umum* (RS Umum. secara perlahan-lahan pelayanan kesehatan umum dapat letih optimal memanfaatkan berbagai kemampuan dan kemungkinan (potentialities) yang diteliti dan diamalkan di bidang kesehatan jiwa individual maupun masyarakat. In some of these states. merupakan salah satu indikator kesungguhan hati dari Pemerintah RI (Depkes RI) dan pihak Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Tujuan umum lainnya terarah kepada inkorporasi dan pemantapan pengetahuan keswa di pelayanan kesehatan umum dan berbagai segi perkembangan sosial. Observasi longitudinal dari upaya kesehatan di Indonesia agaknya cukup memberi petunjuk ke arah tersebut. disorientation. tetap merupakan fokus yang besar. Tujuannya agar dalam setiap propinsi terdapat satu RS Jiwa Pemerintah. hallucinations of any kind. fear. stansi (obat dan lain-lain). characterized by clouded consciousness. Penataran periodik dilaksanakan bagi para perawat. Interface dan kerjasama dengan berbagai disiplin di luar kesehatan jiwa merupakan bidang kegiatan baru. Semarang. dalam menilai dan menghadapi permasalahan keswa/keswamas. meliputi pasien yang dirawat. terapi dan rehabilitasi. ahli psikologi. disordered time appreciation and confabulation. pengadilan. withdrawal of alcohol can be of aetiological significance. Demikian pula permasalahan yang terikat pada penyalahgunaan narkotik. suatu program sangat terikat pada berbagai kondisi faktual seperti dana. Alcoholic delirium 291. khususnya di bidang mental-emosional dan neurologik tertentu (seperti: ancaman gangguan serebrovaskular. konvulsif dan disabilitas motorik lainnya). alcoholic A syndrome of prominent and lasting reduction of memory span. juga disediakan RS Jiwa Pemerintah lain/tambahan di Propinsi yang sama.PROGRAM Sebagaimana lazimnya. Sikap indifference dan indefinite terhadap kesehatan jiwa dalam era di mana "sumber daya manusia" diutamakan sudah tidak lagi memadai. occurring in alcoholics as the Cermin Dunia Kedokteran No. sleep studies.1 Korsakov's psychosis. Yogyakarta dan Surabaya. Implementasi dari program itu dengan sendirinya juga bergantung kepada teknologi medik-psikiatrik yang tersedia. mengenai hal-hal * Publikasi: Integrasi Kesehatan Jiwa di Puskesmas seperti KUHAP. Section V 291 Alcoholic psychoses Organic psychotic states due mainly to excessive consumption of alcohol. dan diusahakan agar dapat dilaksanakan seluruhnya di dalam negeri. MASA DEPAN Perspektif masa depan dari psikiatri dan kesehatan jiwa sekarang diliputi oleh kemantapan kepercayaan. Salah satu tujuan umum agar permasalahan yang ada dibatasi/dikurangi. Puskesmas. 1) Berfungsinya Direktorat Kesehatan Jiwa sebagai WHOSEARO Collaborating Centre in Research. terapi. ahli pekerjaan sosial dan para administrator keswa. sejak 1980. dan masing-masing implikasinya. notably visual and tactile.0 Delirium tremens Acute or subacute organic psychotic states in alcoholics. illusions. bahwa segi mental-emosional dari pelayanan kesehatan akan diperhatikan dengan lebih memadai. 5) Penelitian dan penghimpunan data. diantaranya: hukum. dan dikuasai oleh masingmasing bidang prevensi. Kegiatan penelitian meliputi berbagai upaya survai epidemiologik. 2) Pembentukan dan pembinaan suatu jaringan RS Jiwa Pemerintah yang makin merata dianggap sebagai suatu kebutuhan. rehabilitasi dan prevensi perlu diindentifikasi dan dilimitasi secara positif. Upaya diagnostik. sumber daya manusia ahli. Yang sekarang diperlukan berupa suatu sense of commitment dan sense of precision dalam membimbing dan mengarahkan pelayanan kesehatan pada umumnya di mana pelayanan keswa merupakan suatu unsur yang integral. Bandung. teknologi dan lain-lain. penegakkan hukum. delusions. sosi-ekonomi dan lain-lain. Tambahan pendidikan di luar negeri bila perlu tetap dipertimbangkan. defects of nutrition are thought to play an important role. disamping konsultasi periodik (diantaranya: tentang proyek "gelandangan psikotik" dan "pasung"). Lampiran: ICD — 9. and restlessness. pasien berobat jalan. Training and Services. Berbagai proyek prevensi dan promosi keswa ditunjang untuk dilaksanakan. Problematik fisik.

-) arteriosclerosis (290. Alcoholic dementia NOS Chronic alcoholic brain syndrome 292.9 Unspecified Alcoholic: mania NOS psychosis NOS Alcoholism (chronic) with psychosis 293. A person may be dependent on alcohol and other drugs. dystonias] expected brief psychotic reactions to hallucinogens ["bad trips"] (305. as specified for alcohol under 291. mostly of voices uttering insults and threats. restlessness.4 Pathological drunkenness Acute psychotic episodes induced by relatively small amounts of alcohol. Excludes: Confusional state or delirium superimposed on senile dementia (298.g.0) 291.–) schizophrenia.3) 292. and there may be anxiety and restlessness.3) 291.3) dementia due to: alcohol (291. barbiturates and the opiate and LSD groups] and solvents. disorientation.0) 291.0 Acute confusional state Short-lived states. confusion. 292. metabolic or other systemic disturbance and are generally reversible. Auditory hallucinations usually predominate. lasting only a few days or less [''bad trips"] (305. They are usually due to some intra-or extracerebral toxic. 8 Cermin Dunia Kedokteran No. Excludes: simple drunkenness (305. illusions and often vivid hallucinations. predominate.3) Individual indiosyncratic reactions to comparatively small quantities of a drug. metabolic or cerebro traumatic organic vascular disorder psychosis Epileptic: confusional state twilight state 303 Alcohol dependence syndrome A state. tremor. Use additional E Code to identify the drug and also code drug dependence (304.9 Unspecified 293 Transient organic psychotic conditions States characterized by clouded consciousness. notably of the amphetamine and LSD groups.–) taking the form of chronic hallucinosis with clear consciousness in an alcoholic 291.0) 291. which take the form of acute. These are regarded as individual idiosyncratic reactions to alcohol. characterized by behavioural and other responses that always include a compulsion to take alcohol on a continuous or periodic basis in order to experience its psychic effects. tolerance may or may not be present. Excludes: schizophrenia (295. Some of the syndromes in this group are not as severe as most conditions labelled "psychotic" but they are included here for practical reasons. 292 Drug psychoses Syndromes that do not fit the descriptions given in 295–298 ( nonorganic psychoses) and which are due to consumption of drugs [notably amphetamines. It is usually accompanied by peripheral neuritis and may be associated with Wernicke's encephalopathy. not due to excessive consumption and without conspicuous neurological signs of intoxication. Alcoholic paranoia Excludes: nonalcoholic paranoid states (297. 35. Excludes: the described fonditions with confusion or delirium (293.8 Other 292. paranoid type (295.0 Drug withdrawal syndrome States associated with drug withdrawal ranging from severe.4) senility (290.0) severe states characterized by one or more symptoms such as convulsions.1 Paranoid and/or hallucinatory states induced by drugs States of more than a few days but not usually of more than a few months duration. 1984 . and sometimes to avoid the discomfort of its absence.–) and paranoid states (297..2 Pathological drug intoxication 291. associated with large or prolonged intake of drugs. anxiety. resulting from taking alcohol. Depressive and paranoid symptoms may also be present but are not the main feature.8 Other alcohol withdrawal syndrome Excludes: delirium tremens (291.0) nonalcoholic (294. and mild disorientation and memory disturbance. both should be coded.2 Other alcoholic dementia Nonhallucinatory demential occurring in association with alcoholism but not characterized by the features of either delirium tremens or Korsakov's psychosis. lasting hours or days.-) if present.3 Other alcoholic hallucinosis A psychosis usually of less than six months' duration. Excludes: physiological side-effects of drugs [e.sequel to an acute alcoholic psychosis [especially delirium tremens] or more rarely in the course of chronic alcoholism. gastrointestinal and muscular complaints. of the above type. Use additional code to identify the associated physical or neurological condition. infectious.5 Alcoholic jealousy Chronic paranoid psychosis characterized by delusional jealousy and associated with alcoholism. psychic and usually also physical. brief psychotic states of any type. with slight or no clouding of consciousness and much anxious restlessness in which auditory hallucinations. Alcoholic polyneuritic psychosis Excludes: Korsakov's psychosis: NOS (294. If dependence is associated with alcoholic psychosis or with physical complications. if so also make the appropriate 304 coding. 292.0 (delirium tremens) to less Acute: Acute: delirium psycho-organic syndrome infective psychosis psychosis associated with endoorganic reaction postcrine.–) states following LSD or other hallucinogens.

1) 304. A person may be dependent on more than one drug.0) poisoning by drugs or medicaments (960—979) alcoholic psychoses (291.O.2) epilepsy (345.7 Combinations of morphine type drug with any other 304. Excludes: nondependent abuse of drugs (305. mixed or unspecified "Laxative habit" Misuse of drugs NOS Nonprescribed use of drugs or patent medicinals 304.4 Barbiturates and tranquillizers Cases where a person has taken the drug to the detriment of his health or social functioning. Excludes: alcohol dependence syndrome (303) drug dependence (304.3) 304 Drug dependence A state. —) and that he has taken on his own initiative to the detriment of his health or social functioning.1 Tobacco Cases in which tobacco is used to the detriment of a person's health or social functioning or in which there is tobacco dependence.3 Cannabis Hemp Hashish Marijuana 305. 3 Hallucinogens Cases of acute intoxication or "bad trips. pergunakan alamat : Redaksi Majalah Cermin Dunia Kedokteran P. Dependence is included here rather than under 304. resulting from taking a drug.—4drug withdrawal syndrome (292. psychic and sometimes also physical.0 Alcohol Cases of acute intoxication or "hangover" effects.6 Cocaine type 304.2 Cannabis 305.—) drunkenness NOS (305. code the disorder.5 Morphine type 305. When drug abuse is secondary to a psychiatric disorder.7 Amphetamine type 305.2) epilepsy (345.5 tobacco dependence (305. — because tobacco differs from other drugs of dependence in its psychotoxic effects. 1984 9 .—) physical complications of alcohol. in doses above or for periods beyond those normally regarded as therapeutic.1 Barbiturate type Barbiturates Nonbarbiturate sedatives and tranquillizers with a similar effect: chlordiazepoxide diazepam glutethimide mepr obamate 304.2 Cocaine Coca leaves and derivatives 304.—) gastritis (535. 305. for whom no other diagnosis is possible.—) gastritis (535.9 Unspecified Drug addiction NOS Drug dependence NOS Untuk segala surat-surat. such as: cirrhosis of liver (571.4 Amphetamine type and other psychostimulants Phenmetrazine Hallucinogens LSD and derivatives Mescaline 304. Tolerance may or may not be present.0 Morphine type Heroin Methadone Opium Opium alkaloids and their derivatives Synthetics with morphine-like effects 304. Box 3105 Jakarta 10002 305 Nondependent abuse of drugs Includes cases where a person. and sometimes to avoid the discomfort of its absence.8 Antidepressants 305. such as: cirrhosis of liver (571.6 Other Absinthe addiction Excludes: Glue sniffing Psilocybin Methylphenidate 304.9 Other.0) physical complications of alcohol.3) 305. has come under medical care because of the maladaptive effect of a drug on which he is not dependent (as defined in Cermin Dunia Kedokteran No. Drunkenness NOS "Hangover" (alcohol) Excessive drinking of alcohol Inebriety NOS NOS Excludes: alcoholic psychoses (291." LSD reaction 305.8 Combinations excluding morphine type drug 304.—) 305.Acute drunkenness in alcoholism Chronic alcoholism Excludes: Dispomania 304. characterized by behavioural and other responses that always include a compulsion to take a drug on a continuous or periodic basis in order to experience its psychic effects. 35. Tobacco dependence 305.

sedangkan kasus penyakitnya tersebar luas di tengah kota London dan sebagian besar meninggal. Teori miasma beranggapan bahwa tanah yang dicemari oleh sampah memberikan miasma ke udara dan dapat menyebabkan timbulnya penyakit infeksi yang gawat. pada abad ke-18 dan awal abad ke-19. terutama kepada orang yang se kamar atau bangsal yang padat sehingga mudah terjadi penularan. ketahui adanya vibrio cholerae. Pada tahun 1847. Tumpukan sampah dan tergenangnya air kotor dianggap sebagai bahan berbahaya dan dapat mencemari air minum. tuberkulosis. para ahli sanitasi dan humaniter Eropah dan Amerika telah menyatakan bahwa semua bau busuk atau tumpukan sampah merupakan sebab dari semua penyakit. Teori ini yang bermula pada zaman Hippokrates menyatakan bahwa bahan yang beracun ini timbul dari tanah dan disebarkan oleh angin. Jauh sebelum diterimanya teori kuman.Upaya Pencegahan Dalam Kesehatan Jiwa Dr. Gerakan kesehatan masyarakat pada mulanya memang berusaha menyelenggarakan sanitasi lingkungan untuk mencegah penyakit. Para pendukung teori miasma beranggapan bahwa jalan untuk mencegah penyakit ialah dengan mengubah lingkungan dan menyingkirkan sumber miasma itu. W. namun tidak urung sangat mempengaruhi jalan pikir para dokter ahli jiwa di kemudian hari untuk menggunakan daya analisa 10 Cermin Dunia Kedokteran No. John Snow mengambil kesimpulan bahwa penyakit itu ada hubungannya dengan air pompa itu yang tercemar dari sumbernya di Sungai Thames. Roan DPM Kepala Sub Direktorat Pencegahan dan Peningkatan Kesehatan Jiwa. Depkes RI PENDAHULUAN Sejarah kedokteran membuktikan bahwa usaha pencegahan ternyata lebih berhasil dari pada usaha pengobatan. yang meninggal telah meminum air dari pompa yang sama itu. dan dapat diduga juga berlaku untuk banyak kondisi penderitaan manusia lainnya termasuk gangguan dan penyakit jiwa.1856). demam kuning. Oleh sebab itu. Pola raga yang telah disebutkan walaupun sangat berorientasi pada ilmu kedokteran fisik. Florence Nightingale dengan profesi sebagai perawat telah menyatakan bahwa penyakit cacar tentu terdapat penyebab pertamanya yang kemudian menyebar dan menyerang secara berantai kepada orang -lain. 1984 . muntah dan diare yang hebat.M. seorang dokter Dinas Kesehatan Kota London telah mengamati dengan cermat pecahnya dan penyebaran wabah penyakit kolera di tengah kota London abad pertengahan di mana persediaan air minum diambil dari pompa air di tengah jalan. Hal ini memang berlaku untuk penyakit infeksi dan gangguan gizi. demikian juga angka kejadian penyakit tifus abdominalis. orang yang tinggal bersama belum tentu tertular. Direktorat Kesehatan Jiwa. yang pada zaman itu dikenal de. peristiwa digunakan sebagai pola raga (model) dari upaya pencegahan dalam arti yang sesungguhnya. kematian ibu yang melahirkan telah berkurang menjadi sepertujuh dari angka pada tahun 1750. Penyakit kolera digambarkan olehnya dengan gejala pada saluran cerna. Pada saat berkecamuknya perang Krimea (1853. kolera dan kematian bayi telah dapat ditekan lebih drastik. Ternyata kampanye untuk memelihara kebersihan dan menghilangkan bau busuk. paratifus. Tindakannya merupakan satu upaya pertama dari pencegahan dalam Kesehatan Masyarakat. ngan gerakan penyingkiran "miasma" memberi basil yang amat besar. 35. Pada waktu itu belum di. Penduduk yang bermukim di dekat paya-paya sangat rentan terhadap gas metan sehingga dapat timbul penyakit panas yang kemudian dikenal sebagai penyakit malaria (udara yang busuk). serta mengusahakan kampanye kebersihan dan pembuangan sampah sebagai usaha terbaik untuk pencegahan terhadap penyakit. ia mengambil kebijaksanaan untuk menanggalkan batang pompa air itu dan membuangnya sehingga penduduk tidak lagi dapat mengambil air minum dari padanya. Setelah usaha itu pada tahun 1800. Setelah itu maka angka kejadian penyakit kolera di Tengah Kota London reda. Sejak saat itu. John Snow.

Ke. Upaya ini (3) pengenalan dari penyebab atau "agent" .pola atau urutan sebenarnya dapat disamakan dengan upaya pengobatan atau peristiwa dari lingkungannya yang memberi sties dan keupaya kuratif. 35. mabuk atau mengemudikan kendaraan terlalu cepat tahun semasa mereka memasuki sekolah. Kelompok penduduk perlu dingan mengolah calon penderita yang akan diserang. Contohnya suatu upaya pendidikan kesehatan atau kesehatan jiwa masyarakat melalui media massa. dan dengan demikian upaya pencegahannya da. sudah terlambat dan tidak lagi mudah dilaksadua jenis gangguan itu kebetulan disebabkan oleh faktor or. Yang pertama ialah Gangguan psikotik karena pelagra. hapus paya tempat nyamuk itu berkembang. Kedua. Ke.John Snow itu untuk meneliti angka kejadian gangguan dan banyak gangguan dan penyakit jiwa tidak diketahui penyebabpenyakit jiwa. penting untuk meneliti unsur yang mempenga. dan sebagainya. maka dapat di (3) Pencegahan tarsier. konsultasi yang diberikan kepada para ahli hukum yang sering angka kejadian demensia paralitika dapat diturunkan. secara garis besar dapat dibagi dua. ngambil penyakit malaria sebagai contoh. (1) Pencegahan primer.pencegahan. Jadi pencegahan terhadap malaria harus disebutkan pendekatan terhadap : berhasil bila ada upaya meningkatkan ketahanan para pen. yang akan berguna untuk dirinya atau masyarakatnya pada Sedikitnya 2 jenis gangguan jiwa telah dapat dihapuskan da.menggunakan sinar las atau para pekerja di tambang agar tidak guan ini dapat dihilangkan. Kebanyakan gangguan jiwa terjadi oleh suatu penyakit. kan di sini untuk memberikan landasan pengertian tentang Misalnya vaksinasi terhadap cacar merupakan satu upaya pembahasan dalam tulisan ini. Dalam hal ini dapat atau lingkungannya. (3) Kelompok penduduk dengan risiko tinggi (high risk group). suatu psikosa upaya menghadapi krisis (crisis intervention) seperti organik oleh karena infeksi sifilis. namun kini praktis sudah tidakpernah kiatrik di kemudian hari.sebanyak mungkin adanya ketidakmampuan penderita akibat an sebagai penyebabnya ialah kuman malaria yang dibawa gangguannya itu sehingga penderita masih dapat menggunakan oleh nyamuk jenis tertentu. Contohnya pada sejumlah anak umur 6 yang lelah. yang lebih jarang. Pencegahan dapat disamakan dengan usaha rehabilitasi.karena faktor psikologik dan bukan faktor biologik. Pengemudi berikan pengolahan. menurunkan faktor stres pada sumbernya.umum. ialah upaya untuk menurunkan kerentanan seseorang terhadap satu stres tertentu. mudian kondisi jalan raya (permukaannya).nakan pembentukan kepribadian. Kelompok risiko tinggi lainnya ialah dijumpai lagi gangguan tersebut. (2) Tahap perkembangan tertentu (milestone approach). merupakan upaya untuk mengemment" aspek yang memberi tekanan fisik atau psikolobangkan teknik untuk menemukan secepatnya masalahnya segik.masa mendatang. Dengan ditemukannya pe.masa kritik ini. contohnya memberikan kaca pengaman bagi para pekerja yang Dengan menambah zat ini dalam makanannya praktis gang. Dalam upaya pencegahan perlu dipikirkan tentang siapa seterhadap malaria secara teoritik dapat dilaksanakan debagai penerima dari upaya ini. Kegagalan dalam upaya ini dan melewati lam waktu 50 tahun terakhir ini dengan cara pecegahan. (2) pengenalan tentang ciri lingkungannya atau "environ(2) Pencegahan sekunder. merupakan usaha untuk meringankan sebutkan bahwa seseorang penderita memang mempunyai kerentanan tertentu terhadap penyakit tersebut. vitalitas atau kekuatan. Kondisi mobil rupakan satu transisi dalam membaca perubahan pada mereka itu sendiri sebagai penyebab (agent) telah dibuktikan juga. lebih Cermin Dunia Kedokteran No.lam upaya ini dipilih kelompok penduduk tertentu untuk ditang peristiwa kecelakaan kendaraan bermotor. Usaha ini yang berpaya di daerah tropik dan subtropik. . dengan harapan agar gangguannya cepat semmudian menimbulkan suatu gangguan atau penyakit. Para sarjana sejak saat itu telah mengenal 3 jenis upaya BATASAN TENTANG PENCEGAHAN DALAM KESEHAT. upaya ini merupakan usaha agar suatu AN DAN KESEHATAN JIWA Beberapa konsep dalam upaya kesehatan patut dikemuka. dapat diharapkan.(1) Seluruh penduduk (total population) dalam satu masyaraduduknya. identifikasi agar supaya efisien dan efektif. Upaya psikologik ini hui hal ihwalnya -. dan hingga dapat dilaksanakan pengobatan yang segera. daDengan membuat cara pikir yang sama dapat ditinjau ten. Sekitar menghadapi permohonan cerai dengan bukti yang mengtahun 1920 penderita demensia paralitika ini berjumlah antara hubungkan pecahnya satu perkawinan dengan gangguan psi8 – 10% dalam RS Jiwa.agar belajar dan mendapatkan pengetahuan yang semestinya. sesedikit mungkin menimbulkan sequelae.seperti tentang kesehatan umumnya. pola genetik.nya.gangguan atau penyakit tidak akan timbul sama sekali. taraf ketahanan terhadap kelelahan. upaya nya. Dalam kesehatan jiwa secara dramatik ialah demensia paralitika. kemudi. 1984 11 . pengolahan ini memembuat kemungkinan kecelakaan lebih besar. Dalam meninjau perkembangan pencegahan primer. cuaca atau cahaya. Namun demikian. Upaya nyebab penyakit sifilis dan pengobatannya dengan penisilin.kat. Penyakit kedua yang dapat diatasi terkena debu tambang yang berbahaya.meninggalnya orangtua atau akan datangnya ujian. Masa ini merupakan masa kritik dalam perkembangan seUsaha mengurangi kecelakaan ditujukan pada ketiga unsur seorang sehingga olehnya dapat diciptakan seorang manusia tersebut di atas. yang paling kisah masa lalunya. dewasa ini sedang diusahakan suatu rangkaian usaha ruhi : (1) unsur individu yang rentan atau "host" yang perlu diketa. ganik. yaitu nyamuk (dengan kumannya). Mebuh. juga penyebabnya. sehingga metoda pencegahan dengan cara biologik tidak pat direncanakan dan dilaksanakan dengan lebih berhasilguna. suatu kondisi karena kekurangan niasin dalam makanannya. membuat nyamuknya tidak berdaya dan meng.psikologik untuk mencegah terjadinya. Oleh sebab itu. yang tumbuh dalam daerah sisa kemampuannya untuk menolong dirinya sendiri. Pertama.

pekerja yang sudah menghadapi pensiun. antro. maka kita memasuki bidang mungkinkan perkembangan fisik. an pesatnya. 1984 . sasaran dari upaya kesehatan jiwa disebutkan bahwa : Sistem Infonnasi Kesehatan Jiwa Dalam bidang kesehatan jiwa usaha pemerintah meliputi : Suatu cara pencatatan informasi tentang kesehatan jiwa yang a. mengusahakan keseimbangan jiwa dengan meyesuaikan kecuali dapat diminta semua informasi atau angka tentang penempatan tenaga selaras dengan bakat dan kemampuankesehatan jiwa. dan memperhatikan semua segi dalam ke. intelek dan emosi yang opepidemiologi experimental. dimana ilmu dan sarana komunikasi sudah masyarakat itu sendiri. tetapi juga kelompok dan organisasi masyarakat serta Pada saat ini.masyarakat umum. 35. dukung kecepatan pencapaian fasilitas sehingga upaya penceEpidemiologi gahan para penderita dan yang perlu ditangani masalah gangguEpidemiologi ialah ilmu yang mempelajari penyebaran dan annya dapat cepat diatasi. Dengan demikian c. Direktorat Kesehatan Jiwa. tidak saja menjangkau Puskesmas dan Rumah Sakit Umum tipe Ilmu dan sarana komunikasi C dan D. usaha lain yang dianggap perlu oleh Menteri Kesehatan. dokter perawat. maka kita mencoba untuk meneliti Upaya kesehatan jiwa di Indonsia pada umumnya didasarkan penyebarannya agar dapat mengidentifikasi penyebabnya. penelitian terapan atau penelitian di lapangan (applied rese. dan epidemiologi experimental sering tidak Mengenai bidang khusus yang menjadi perhatian dan dapat dibedakan dari evaluasi program. field-study). Sejak tahun 1971. putera-puterinya sudah mencapai umur 18 th dan siap meIlmu pengetahuan komputer ninggalkan mereka untuk menuntut pendidikan yang lebih tinggi. Dengan demikian. Alat ko. ada kaitannya dengan upaya pencegahan. memelihara kesehatan jiwa dalam pertumbuhan dan perkembangan anak-anak. Dengan demikian menningkatkan efisiensi. Dalam mempelajari penyebaran dari penyakit atau gangguan.dikerahkan. dipusatkan dalam satu lembaga tertentu. Bila atas landasan hukum. kita memasuki bidang PROGRAM USAHA PENCEGAHAN KESEHATAN JIWA epidemiologi deskriptif. pekerja.berusaha untuk mengarahkan upaya kesehatan jiwa yang secara sunya upaya pencegahannya. perbaikan tempat kerja dan suasana kerja dalam perusahaan dan sebagainya sesuai dengan ilmu kesehatan jiwa. khu. khususnya psikologi."Kesehatan Jiwa (Mental Health) menurut faham ilmu sebut dapat dicoba dalam suatu program untuk mempelajari kedokteran pada dewasa ini adalah satu kondisi yang mekebenaran dari penyebab itu." arch. dengan demikian lebih memajukan dan melitas kesehatan dan kesehatan jiwa. Depkes RI telah pologi dan sosiologi dengan sendirinya merupakan sumbangsih yang sangat besar dalam pengembangan kesehatan jiwa. akan sangat bermanfaat digunakan. yaitu Undang-undang tentang Kesehatan semua data telah terkumpul untuk mengadakan evaluasi itu. Ilmu Pengetahuan Sosial e. budayanya dan projeksi ke masa depan. faktor penentu dari prevalensi penyakit.sosial dan lainnya) komunikasi juga dapat dilaksanakan lebih cepat. karena Direktorat Kesehatan Jiwa berpendapat munikasi seperti media massa yang mendapat banyak sambutbahwa pengetahuan keahlian yang khusus yang dimiliki oleh para tenaga ahli itu sekaligus mengandung tanggung jawab mo- 12 Cermin Dunia Kedokteran No. maka kegiatan pencegahan Dalam gerak extra -mural itu. seluruh tenaga ahli kesehatan kesehatan sudah dapat dilaksanakan dengan lebih mudah. Bagi orangtua yang an. Semua ilmu pengetahuan ini pada rutin terikat pada Rumah Sakit Jiwa keluar lingkungan Rumah dasarnya mempelajari perilaku manusia secara individual atau Sakit dan ke arah memasuki lingkungan dan pemukiman kelompok dari sejak -dahulu hingga saat ini dari pola ber. jiwa (psikiater. segala informasi akan di dapatkan dengan mudah dan dengan d. epidemiologi timal dari seseorang dan perkembangan itu berjalan selaras dedeskriptif berhubungan erat dengan demografi dan ekologi ngan orang lain. Ilmu pengetahuan biding sosial. Dalam mempelajari faktor penentu dari DI INDONESIA penyebaran itu. agar orangtua tidak merasa kesepian dan berakibat buruk Ilmu komputer yang hingga kini sudah berkembang demikibagi kehidupan emosional mereka. Epidemiologi analitik erat hubungannya dengan harmonis (serasi). Extensifikasi dari pelayanan kesehatan jiwa itu menjadi permulaan dari suatu "gerak extra-mural" sehingga pikirnya.hidupan manusia dan dalam hubungannya dengan manusia lain. pengolahan angka yang khusus dibutuhkan untuk tujuan tertentu. 3 tahun 1966 yang menjelaskan sebagai berikut : maka upaya ini disebut epidemiologi analitik. telah memberikan dukungan yang begitu besar terhadap informatika dan informasi bagi manusia dalam waktu BERBAGAI ILMU PENGETAHUAN YANG MENDUKUNG singkat dan cara yang relatif sangat mudah. motivasinya. Makna kesehatan jiwa mempunyai sifat yang manusia. annya dengan keluarga dan masyarakat. Jiwa No. UPAYA PENCEGAHAN Teknologi transportasi Paint dikemukakan di sini beberapa kondisi dan ilmu peKemajuan teknologi terutama teknologi transportasi telah ngetahuan yang sampai saat ini dapat diinkorporasikan dalam memberikan kemudahan bagi penduduk untuk mencapai fasiupaya pencegahan. Dari pusat tersebut b. mencapai tingkat yang memadai. mempertinggi taraf kesehatan jiwa seseorang dalam hubungsendirinya akan melancarkan upaya lain yang tertuju. Bila analisa ter. dapat juga memberikan semua keterangan yang nya.

35. tumbuh dan. Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan jiwa sebagai suatu milik masyarakat yang berharga. yaitu ruang gerak yang dan pelaksanaan program kesehatan jiwa. 2). Membantu masyarakat agar mampu memprakarsai atau ber upaya dalam kegiatan kesehatan jiwa baik secara perorangan maupun berkelompok. Tujuan Penyuluhan Kesehatan Jiwa Tujuan dari usaha ini merupakan salah suatu upaya agar 4. aman dan bahagia. Suatu penyampaian informasi tentang kesehatan jiwa dan penyakit jiwa oleh para ahli di bidang kesehatan jiwa kepada suatu kelompok hadirin atau pendengar yang awam. Meningkatkan penggunaan sarana pelayanan kesehatan jiwa yang tersedia. raan fasilitas kesehatan jiwa di masyarakat. dengan mengadakan penmasyarakat agar mengambil tanggung jawab untuk mengasuh dekatan pelayanan kesehatan jiwa pada masyarakat melalui usaha dan mengobati anggota keluarga yang sedang sakit atau Integrasi Kesehatan Jiwa baik di Puskesmas maupun Rumah Sakit terganggu jiwanya. 3 tahun 1966. bagi para dokter dan petugas Puskesmas dan Rumah Sakit Umum. cukup tempat untuk bermain. pada umumnya dapat berguna bagi keluarga dan masyarakat. Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam perencanaan mendapat tempat hidup yang layak. diantaranya adalah melalui PENYULUHAN KE6.ril. Untuk menciptakan dan mengembangkan kesadaran dari mengusahakan ceramah dan penyuluhan yang ditujukan kepada anggota masyarakat tentang pentingnya pembinaan keluarga orang-orang yang memegang peran penting dalam kehidupan demi tercapai keadaan sejahtera. dalam melaksanakan berbagai peraturan pemerintah yang Tugas Penyuluhan Kesehatan Jiwa dilaksanakan oleh para menyangkut usaha -usaha kesehatan jiwa.anggota keluarga dan pencegahan kesehatan jiwa ialah. produktif dan kreatif. sehingga masyarakat ("orang penentu") agar mereka lebih memahami dan kehidupan mental para anggotanya dapat terlaksana dalam menghayati hakekat dan "mission" Kesehatan Jiwa. perumahan yang memadai.nya melalui ikhtiarnya sendiri. Agar anggota masyarakat mendapat informasi yang secukupnya sehingga dapat mempergunakan fasilitas kesehatan jiwa untuk keperluan dirinya sendiri maupun keluarganya. Untuk menciptakan kesadaran bagi. Suatu kampanye luas tentang kesehatan jiwa. 2. Usaha lain yang dilaksanakan sehubungan dengan usaha 2. kan seluruh anggota masyarakat Indonesia. petugas kesehatan jiwa melalui jalur yang telah tersedia. bila terjadi gangguan atau penyakit jiwa agar mereka fasih dalam melayani masalah kesehatan jiwa dan di kalangan anggota keluarga. salah satu untuk meningkatkan kondisi dan kegiatan kesehatan jiwa. berkembangnya seorang anak manusia yang sehat 2. 1. bah. Agar anggota masyarakat dapat juga bertindak secara dini dan praktis sebagai suatu "agent" untuk memberikan penyuluhan kepada orang lain di sekitarnya dalam menghadapi berbagai kesulitan atau gangguan yang sederhana. cukup. Menyebarluaskan faham kesehatan jiwa secara sistematik. yang mencoba untuk mencegah timbulnya wabah di kalangan penduduk dan ternyata mendapatkan hasil yang sangat memuaskan. 3. Demikian pula dalam Kesehatan Jiwa diharapkan bahwa • Tujuan Khusus konsep tersebut dapat pula dilaksanakan. bahkan usaha tersebut ternyata lebih efektif daripada usaha pengobatan. Mendapat dukungan dan kerjasama dari kelompok penentu SEHATAN JIWA. suasana aman ngusahakan daya dan dana demi pengadaan dan pemelihadan sentosa serta saling mempercayai dan hormat menghormati. 4. bahwa isi dan maknanya harus disampaikan secara merata individu mencapai tingkat kesehatan jiwa kepada seluruh jajaran pelayanan kesehatan di Indonsia. Konsep pencegahan ini oleh Direktorat Kesehatan Jiwa secara 5. yaitu Fasilitas Kesehatan Jiwa/Rumah Sakit Jiwa Pemerintah yang Hasil-hasil Yang Diharapkan dapat bekerja sama dengan berbagai organisasi masyarakat dalam 1. Ini berarti bahwa lingkungan hidup gangguan dan penyakit jiwa dalam masyarakat. Mendorong masyarakat agar bergotong royong dalam metersedia kesempatan untuk mendapat pendidikan. Umum type C dan D dengan maksud untuk mengadakan pembinaan. Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang fahambidang kesehatan jiwa. Tidak menjadi korban dari rasa dosa dan cenderung menyalahkan diri sendiri. 1984 13 . Menciptakan nilai dan norma sosial yang menunjang upaya konkrit dimanifestasikan dalam upaya kesehatan jiwa. • Tujuan Umum PENYULUHAN KESEHATAN JIWA yang setinggi-tinggi- Falsafah pencegahan semula timbul sebagai suatu pengertian dalam Kesehatan Masyarakat. Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang berbagai baik fisik maupun mental. Cermin Dunia Kedokteran No. suasana yang sehat. 3). untuk mengobatkan anggota keluarganya hingga sembuh. tempat suami istri berada harus se-optimal mungkin agar anak 3. 5. dan dapat meneruskan informasi itu kepada orang lain untuk juga mempergunakan fasilitas tersebut. menitik beratkan pada usaha untuk faham kesehatan jiwa seperti yang tercantum dalam Unmenciptakan suasana yang baik dan serasi dalam keluarga demi dang-Undang Kesehatan Jiwa No. sehingga membuat mereka masukkan azas-azas kesehatan jiwa secara dini dalam pelayanmenjadi lebih sedih dan putus asa sehingga mengabaikan annya. 3. diartikan sebagai berikut : 1). Pencegahan dalam 1. atau Arti Penyuluhan Kesehatan Jiwa sekurang-kurangnya agar dapat kembali aktif dan masih tetap Konsep penyuluhan kesehatan jiwa.

Faham Tri Upaya Bina Jiwa. Pesan-pesan tersebut disampaikan sedemikian rupa hingga 1. — Karyawan Pemerintah/Swasta 3. ahli psikologi. b. a. 2. Sasaran Penyuluhan kesehatan jiwa ditujukan kepada seluruh lapis-an masyarakat. • Pendekatan secara massa : b. guru — kenakalan anak dan remaja. ilmu masyarakat dan dengan demikian dapat turut membantu sosial. Sistim rujukan dalam pelayanan kesehatan jiwa. paramedik. 1984 . Adapun proses tersebut dapat dibayangkan sebagai berikut: dapat berperan penting dalam bidang kesehatan jiwa seperti : Kesadaran (awareness) — pejabat pemerintah. Agar anggota masyarakat secara berswadaya dapat jiwa. Agar anggota masyarakat lebih memahami permasalahan gangguan dan penyakit jiwa. mereka 1. Minat (interest) — kelompok penentu Penilaian (evaluation) — organisasi profesi (diluar kesehatan) — organisasi masyarakat. Kelompok khusus yaitu kelompok dalam masyarakat yang sederhana maupun yang lebih kompleks. — psikogeriatri. Puskesmas. Kelompok profesi yang mempunyai kegiatan dalam bidang terjadi proses pengenalan dan perkembangan sehingga seseorang dapat mencapai suatu titik ketrampilan tertentu dan kesehatan seperti: dokter. dan sebagainya. Kebijaksaan Pemerintah yang berkaitan dengan kesehatan 7. dan lain-lain. kelompok. — gangguan tingkah laku dan kelainan seksual.6. Lain-lain. Pembahasan tentang proses terjadinya dan berbagai bentuk — Radio dari gangguan dan penyakit jiwa seperti : — Televisi — psikosa organik dan fungsional — Surat kabar. Fasilitas Kesehatan Pemerintah lainnya. Cara Penyampaian Pesan-pesan penyuluhan disampaikan melalui pendekatan massa. Penjajakan (trial) — lembaga pendidikan Penerimaan dalam motivasi (adoption) — dan lain-lain Penyampaian pesan penyuluhan kesehatan jiwa kepada sasaran dapat dilaksanakan melalui berbagai cara pendekatan: Isi Penyuluhan • Pendekatan melalui kelompok: — RT/RW A. 3. dan untuk mencapai hal tersebut perlu diadakan pembagian dalam beberapa kelompok masyarakat. — ketergantungan obat dan alkohol. Faham tentang Kesehatan Jiwa. Cara penanggulangan gangguan dan penyakit jiwa yang 1. tidak akan bertindak keliru atau bersikap memusuhi atau 2. B. c. Pesan Pokok — Organisasi masyarakat 1. yang diperlukan untuk menentukan prioritas penanganan masalah dan pentahapan pelaksanaan penyuluhan. psikofarmakologi. — Murid sekolah/orang tua murid. masyarakat. maupun individu dengan menggunakan berbagai metoda dan teknik audiovisual dan demonstrasi kasus yang disesuaikan dan dapat diterima oleh hadirin/pendengar. Departemen-Departemen lain yang menyelenggarakan program penyuluhan. Sarana yang disediakan Pemerintah sudah memungkinkan dewasa ini. Departemen Kesehatan Republik Indonesia: Rumah Saf. melaksanakan usaha untuk membantu masyarakat dan 4. ilmu pemenanggulangi berbagai masalah kesehatan jiwa ngetahuan perilaku (behavioral sciences). Balai Pengog. Pesan Tambahan 14 Cermin Dunia Kedokteran No. Tugas dan fungsi tenaga kesehatan jiwa. — neurosa • Pendekatan melalui perorangan dan keluarga misalnya: — gangguan kepribadian — Melalui kegiatan/praktek dokter. majalah. Jalur Penyuluhan Kesehatan Jiwa — keterbelakangan mental. Rumah Sakit Umum. Prosedur/jalur untuk mendapatkan pelayanan kesehatan jiwa. Fasilitas dan sarana kesehatan jiwa yang tersedia. ahli mampu melaksanakan usaha-usaha kesehatan jiwa baik yang psikologi. Hidup perkawinan dan berbagai problematiknya. 2. 35. Ilmu pengetahuan lainnya yang mendukung dan berkaitan pemerintah dalam meningkatkan taraf kesehatan jiwa dengan usaha-usaha kesehatan jiwa seperti: psikologi. malahan mencemoohkan para penderita tersebut. sehingga berdasarkan pengetahuannya mengenai penderitaan pasien mental. pekerja sosial. kit Jiwa. Perkembangan individu secara psikososial dan psikoseksual Ceramah dan wawancara melalui : d. ilmu antropologi. Jalur yang dipergunakan meliputi : e. a. Materi penting yang perlu diketahui : — Dan sebagainya. — Konsultasi pribadi. guru dan ahli perilaku manusia. batan.

kelompok-kelompok berminat dalam masyarakat. tetapi melalui suatu badan atau perorangan yang menyelenggarakan pelayanan kepada Mien. Fakultas Kedokteran Universitas Negeri. 2. Pada konsultasi tidak ada perjanjian bahwa konsultan akan turut melaksanakan rencana pekerjaan dari penerima konsultasi. Beberapa jenis konsultasi kesehatan jiwa Dibandingkan dengan psikoterapi. Organisasi lainnya. 4. tiadanya kurikulum pendidikan yang terencana dalam konsultasi itu. konsultasi kesehatan jiwa masih belum demikian berkembang. Istilah "konsultasi" telah lama dikenal dalam praktek kedokteran. Penilaian hasil guna penyuluhan kesehatan jiwa sebagai unsur masukan bagi penyempurnaan materi dan penyusunan program. Kelompok organisasi dalam masyarakat. masyarakat penentu b. Dalam hal ini si penerima psikoterapi yang biasanya seorang pasien dan mengakui bahwa ia bermasalah dan mengizinkan intervensi dari luar oleh pemberi psikoterapi untuk mengatasi masalahnya. 3. bahwa konsultasi diberikan secara tidak teratur menurut kebutuhan sesaat saja dan tidak terus-menerus. 4. Dalam kesehatan jiwa. program dan kesadaran tentang kesehatan jiwa dan kemampuan untuk mengatasinya. Konsultasi kasus yang tertuju pada klien 2. 1. Selain itu. namun demikian Caplan (1963) telah mengemukakan 4 jenis konsultasi. Bagian Psikiatri Rumah Sakit ABRI. membina dan mengembangkan kelompok sosial. Konsultasi kasus yang tertuju pada penerima konsultasi (consultee) 3. Yayasan-Yayasan Kesehatan Jiwa dan psikiater-psikiater) dapat diminta bantuannya bila organisasi Pemerintah/Non Pemerintah merencanakan upaya kesehatan jiwa preventif secara insidentil atau periodik. sebagai pusat pelayanan atau pemeliharaan dari instansi kesehatan lain yang mungkin kurang mampu melayani kesehatan jiwa atau yang jauh dari pusat sehingga tidak dapat mengambil manfaat dari kemajuan ilmu. Pembinaan dan monitoring terhadap pelaksanaan penyuluhan kesehatan jiwa. 3. seorang konsultan yang dianggap ahli dalam salah satu bidang ilmu pengetahuan. 1984 15 . masyarakat umum. 5. Da-lam psikoterapi jelas terdapat hubungan yang bersifat kontrak antara pemberi dan penerima psikoterapi. Konsultasi pada saat ini dianggap sebagai salah satu teknik yang akan banyak digunakan dalam psikologi sosial. bahwa konsultan tidak mempunyai tanggung jawab langsung secara administratif terhadap orang atau badan yang diberikan konsultasi itu. tetapi hanya membantu agar tujuan dari pekerjaan itu dapat tercapai. Ilmiah dan lain-lain. Memungkinkan pencapaian kelompok masyarakat yang relatif besar dibandingkan dengan jumlah pekerja yang kecil 2. kebebasan yang relatif dari penerima konsultasi untuk tidak terikat pada instruksi atau saran yang diberikan. konsultasi dan penerima konsultasi mempunyai kedudukan setaraf dan saling menghormati kedudukannya. c. psikiatri sosial dan kesehatan jiwa masyarakat. Konsultasi administratif yang tertuju pada program Cermin Dunia Kedokteran No. 2. c. Organisasi swasta b. 2. memberi kemungkinan mendidik prinsip kesehatan jiwa kepada para ahli lain dalam masyarakat. Langkah-Iangkah Untuk mencapai tujuan penyuluhan kesehatan jiwa perlu diambil langkah-langkah sebagai berikut : 1. "Konsultasi" juga dibedakan dari "instruksi atau pendidikan" atas dasar: 1. Atau suatu kesulitan dalam perencanaan program yang lebih luas dan perlu bantuan dan nasihatnya dalam mensukseskan program pelayanan yang luas. bahwa konsultan mungkin keahliannya dan kedudukannya tidak setaraf dengan orang yang meminta konsultasi itu. profesi yang berkaitan dengan kesehatan jiwa. 3. 35. "Konsultasi" perlu dibedakan dari "Supervisi' atas dasar : 1. KONSULTASI KESEHATAN JIWA Upaya ini berusaha untuk memberikan pelayanan kesehatan jiwa secara tidak langsung kepada klien. baik di tingkat pusat maupun daerah oleh organisasi Pemerintah maupun masyarakat. yaitu suatu interaksi antara dua orang ahli. Tujuan dari konsultasi ialah memajukan hasil karya dan bukan meningkatkan hanya kemampuan penyesuaian diri pasien. Penyempurnaan materi dan penyusunan program penyuluhan kesehatan jiwa. sebagai salah satu jalan keluar dari masalah kekurangan tenaga di bidang upaya kesehatan jiwa. "konsultasi" diartikan agak berlainan. Dalam hal ini ia mungkin menghadapi-kesulitan yang dianggapnya di luar dari keahliannya. d. tiadanya evaluasi atau penilaian dari hasil karya belajar penerima konsultasi itu. Struktur pelayanan kesehatan jiwa di Indonsia (Rumah Sakit Jiwa. dan seorang yang meminta konsul. Lingkungan perusahaan/industri/business. 3. 4. Non Pemerintah a.2. d. yang berarti upaya bantuan yang dimintakan pada seorang konsultan di luar ilmu kedokteran guna membantu dalam rencana formulasi dan diagnosis serta pengobatan seorang penderita. Pelaksanaan penyuluhan kesehatan jiwa dengan urutan prioritas sebagai berikut : a. Bantuan Tenaga. 5. namun pengetahuan itu dapat digunakan untuk membantu mengatasi kesulitan tersebut. bahwa konsultan tidak berkuasa atas orang yang diberikan konsultasi secara mutlak dan dapat mempergunakan atau tidak mempergunakan hasil konsultasi itu. Akhirnya "konsultasi" perlu dibedakan dari "kerjasama atau kolaborasi". Hal ini demikian karena: 1. Pembentukan organisasi pelaksana penyuluhan kesehatan jiwa. "Konsultasi" juga perlu dibedakan dari "psikoterapi".

mereka telah menyumbangkan pengetahuan dan istilah dalam ilmu kedokteran jiwa untuk dibakukan dalam Pedoman tersebut sehingga karya ini dijadikan sebagai panutan dalam pendidikan psikiatri di Indonesia. perawat psikiatrik dan pekerja sosial dengan dilengkapi kendaraan dan persediaan obat psikotropik yang cukup untuk dibawa dan diberikan secara teratur kepada para penderita yang datang berkunjung ke Puskesmas. Pendidikan dan Kebudayaan. Sulawesi. Kecuali bersepakat. Tetapi dalam permulaan projeknya masih diberikan bantuan yang penuh dari Rumah Sakit Jiwa terdekat sebagai Rumah Sakit Pembina dengan satu tim yang khusus yang terdiri dari dokter. INTEGRASI KESEHATAN JIWA DI PUSKESMAS DAN RUMAH SAKIT UMUM Sejak tahun 1974 telah dilaksanakan proyek integrasi kesehatan jiwa di Puskesmas. Cedera dan Sebab Kematian. Dan secara serentak mencoba menanggulangi masalah yang dialami oleh masing-masing Kanwil serta berusaha untuk mencari penyelesaian yang sebaik. nemu kasus sekaligus sebagai pendukung usaha pencegahan primer. maka kegiatan ini dinilai sebagai satu hal yang baru dan bermanfaat dalam memajukan peran kesehatan jiwa dalam kesehatan umum. Kepala Daerah Tingkat I yang biasanya diketuai oleh Sekretaris Wilayah Daerah. Upaya ini mula-mula hanya dilaksanakan di Jawa dan Bali. Pedoman ini merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari Klasifikasi Internasional Mengenai Penyakit. walaupun masih dalam jangkauan yang terbatas oleh karena biaya dan tenaga. sebagaimana telah diterjemahkan dan dibakukan beberapa istilah di dalam bahasa Indonesia dan yang diharapkan nantinya akan dipergunakan oleh semua DIREKTORAT KESEHATAN JIWA SEBAGAI WORLD HEALTH ORGANIZATION SOUTH EAST ASIA REGIONAL OFFICE COLLABORATING CENTRE FOR RESEARCH AND TRAINING IN MENTAL HEALTH Sebagai konsekuensi dari upaya integrasi kesehatan jiwa di upaya kesehatan umum yang telah dirintis di Indonesia. Konsultasi administratit yang tertuju pada penerima konsultasi (consultee) Dinas konsuitasi kesehatan jiwa bagi perorangan atau badan ang menyelenggarakan pelayanan kepada klien telah disediaseksinya di Direktorat Kesehatan Jiwa. Oleh sebab itu Direktorat Kesehatan Jiwa Depkes RI sejak 1981 telah ditunjuk sebagai Pusat Kerjasama dalam research tersebut. psikiater. yang kemudian akan disusul oleh Bangladesh serta negara anggota yang tergabung dalam Kawaan Asia Tenggara (Nepal. membentuk satu wadah yang giat melaksanakan konsultasi. Badan Kerjasama Pembina Kesehatan Jiwa Masyarakat ini oleh Menteri Dalam Negeri telah dibuatkan Surat Keputusannya untuk diberlakukan di seluruh Propinsi di Indonesia. dan hingga kini sudah terdapat 21 Propinsi yang telah membentuk Badan Kerjasama tersebut dan telah giat dalam menanggulangi beberapa gejolak di dalam masyarakat. Bersamaan dengan beberapa Pusat Kery jasama di India. yang dianggap mempunyai kemampuan yang terlengkap untuk mengatasi gangguan jiwa ini. serta Wakil dari Kepala Kantor Wilayah Kesehatan. Ternyata setelah beberapa perbandingan dapat diambil kesimpulan bahwa para petugas pelayanan kesehatan primer ternyata mampu dan fasih dalam menegakkan diagnosis dan terapi sederhana bagi para penderita yang datang dengan gangguan jiwa dan atau psikososial. dengan cara mengadakan penataran khusus bagi para dokter umum dan perawat dari Rumah Sakit Umum yang bersangkutan. Thailand. dunia lainnya. Kalimantan dan daerah lain di seluruh Indonesia. seperti tindak kekerasan diantara anak sekolah. BADAN PEMBINA KESEHATAN JIWA MASYARAKAT Badan tersebut adalah suatu sistem yang dibentuk oleh Gubernur. Di dalam upaya integrasi kesehatan jiwa di dalam upaya kesehatan umum. susul oleh Bangladesh. PEDOMAN PENGGOLONGAN DIAGNOSIS GANGGUAN JIWA DI INDONESIA Pedoman Penggolongan Diagnosis Gangguan Jiwa di Indonesia ini merupakan satu karya yang dikoordinasi oleh Direktorat Kesehatan Jiwa dan anggotanya. Pada prinsipnya upaya pelayanan ini berupa suatu upaya konsultasi bagi para petugas Puskesmas untuk dapat melaksanakan pelayanan atas kemampuan mereka sendiri. Maldives.4. Pada tahun 1980 telah dimulai projek integrasi kesehatan jiwa di Rumah Sakit Umum tipe C dan D. Sehingga kemampuan Rumah Sakit Umum tersebut dapat ditingkatkan untuk melayani penderita gangguan jiwa secara ambulatorik maupun perawatan menginap. Penerangan. Oleh karena itu dapat diambil sebagai teladan bagi negara lain di kawasan Asia Tenggara ini atau kawasan 16 Cermin Dunia Kedokteran No. sehingga dapat mengurangi jumlah penderita yang akan mengunjungi Rumah Sakit Umum tipe C dan D yang merupakan tempat rujukan tingkat sekunder. tentang rehabilitasi para penderita gangguan jiwa serta beberapa masalah pendidikan. baiknya. maupun tindakan yang perlu dalam masalah kesehatan jiwa. Oleh sebab itu. 1984 . Mongolia dan Korea Utara) telah mengadakan Penelitian bersama dalam beberapa hal yang menyangkut kegiatan pelayanan kesehatan jiwa di dalam pelayanan kesehatan primer yang melibatkan para petugas kesehatan. Agama. termasuk dokter dan perawatnya dalam kemampuan mereka melayani para penderita kesehatan jiwa. Sedangkan Rumah Sakit Jiwa yang terletak di Ibukota Propinsi akan menjadi tempat rujukan tingkat tersier. Burma. serta Sosial. dibantu oleh Direktur Rumah Sakit Jiwa setempat sebagai sekretarisnya. ahli psikologi. 35. Fungsi dari Badan kerjasama ini ialah konsultatif. definisinya serta tindakan yang patut dilakukan oleh petugas puskesmas. Sri Lanka. mereka ini merupakan para pendukung dilapisan terdepan untuk lie. tetapi kini sudah diperluas ke Sumatera. terdiri dari para pejabat dari bagian psikiatri berbagai Pusat Pendidikan psikiatri terkemuka di Indonesia. maka dapat dilihat bahwa Puskesmas merupakan satu tempat rujukan tingkat primer yang dapat menyaring pada taraf pertama para penderita gangguan dan penyakit jiwa yang dapat diatasi di sini. Kecuali itu juga telah disiapkan sebuah Pedoman Kerja Puskesmas sebagai pegangan terutama seksi 11 yang memberikan ulasan tentang jenis gangguan dan penyakit jiwa.

1984 17 . Dengan demikian memudahkan dalam pelaksanaan upaya kesehatan terutama pencegahan dan pengobatan serta rehabilitasinya. Karangan ini disajikan demi untuk mengundang saran dan usul itu. maka dapat diambil maknanya bahwa dengan adanya Klasifikasi dan Pedoman ini maka Komunikasi dan pencatatan tentang penyakit akan lebih terarah dan dimengerti oleh pembacanya dan perencananya. Cermin Dunia Kedokteran No. namun dipihak lain juga yang masih terikat pada konsep lama dari kesehatan jiwa itu sendiri. Di satu pihak kesulitan itu timbul oleh karena kekurangan tenaga pelaksananya yang masih langka. PENUTUP Upaya pencegahan dalam ilmu kedokteran jiwa dan ke sehatan jiwa masih merupakan satu cabang upaya yang masih muda dan baru dikembangkan dalam beberapa puluh tahun terakhir ini saja.petugas dan fasilitas kesehatan dalam penulisan diagnosis dan pelaporan ke Pusat. Demikian juga yang menyangkut praktek di dalam masyarakat yang masih belum mantap. 35. Sebagai satu cabang ilmu yang masih muda. agar dapat lebih dimanfaatkan praktek upaya pencegahan kesehatan jiwa. Oleh karena itu masih nampak beberapa ke. namun bila didalami lebih lanjut. upaya pencegahan mengundang banyak sekali saran. Sepintas lalu Pedoman ini tiada hubungannya dengan upaya pencegahan sebagai satu upaya medik teknik. lemahan dalam pelaksanaannya. usul tindakan dan polemik yang hangat.

O.adanya satu atau lebih faktor penyebab (etiologi) yang terjadi di dalam diri seseorang. Rehabilitasi pasien mental telah dikembangkan di Indonesia baik melalui pelayanan di Rumah Sakit Jiwa. yang kita kenal dengan upaya kuratif. juga melalui kerjasama dengan berbagai sektor. Upaya kesehatan yang ditujukan kepada hal tersebut biasa disebut dengan upaya kesehatan preventif dan promotif. yaitu: rehabilitasi mental bagi semua penderita cacat. upaya preventif-promotif. sesuai dengan yang dirumuskan oleh WHO dalam "Constitution of World Health Organization" 1946. cacat dan kelemahan. sedang proses selanjutnya yang terjadi akibat penyakit dan yang mempengaruhi kepribadian dan peran sosial seseorang pada waktu itu masih diabaikan. penyakit (morbus) merupakan proses patologik yang disebabkan oleh. Upaya rehabilitasi di bidang kesehatan selain merupakan upaya kesehatan yang relatif paling baru. dan lebih mempertajam pandangan kita terhadap berbagai kondisi kesehatan serta proses yang meliputinya. konsep kecacatan dan rehabilitasi kini telah memperluas cakrawala ilmu kedokteran dan bidang kesehatan. dan upaya rehabilitasi. juga merupakan tantangan yang semakin lama semakin besar. Oleh karenanya perlu dipertahankan atau dipelihara dan bahkan dapat ditingkatkan setinggi mungkin."* Kondisi sehat merupakan kondisi yang bersifat positif dan dinamik. 35. sakit dan cacat Di samping kondisi sakit yang merupakan perhatian pertama dari ilmu kedokteran. tetapi juga kesehatan dan kondisikondisi lain akibat penyakit. Misalnya kecacatan yang dapat berupa impairment. patologi dan manifestasi kliniknya. Dengan adanya proses patologik yang bermanifestasi secara klinik. 1984 . khususnya terhadap dua hal. Pengenalan dan penetapan adanya jenis penyakit tertentu itu (diagnosis). rohani (mental) dan sosial„ dan bukan hanya keadaan yang bebas dari penyakit. ataupun handicap. Upaya rehabilitasi di bidang kesehatan yang biasa disebut sebagai rehabilitasi medik ini. maka kondisi sehat dan akhirnya juga kondisi cacat kini telah menjadi perhatian bidang kesehatan. Di samping itu. sbb: " Health is a state of complete physical and social well-being and not merely the absence of disease and infirmity." 18 Cermin Dunia Kedokteran No.Upaya Rehabilitasi Sebagai Salah Satu Upaya Kesehatan dr. juga merupakan awal dari upaya rehabilitasi terpadu. pada suatu saat seseorang akan sakit. Ini akan melibatkan berbagai sektor dengan peranannya masing-masing. PENDAHULUAN Pokok perhatian ilmu kedokteran pada waktu ini bukan lagi terbatas pada penyakit saja. Demikian pula upaya kesehatan yang komprehensif merupakan upaya atau intervensi yang ditujukan ke tiga kondisi tersebut. Gardjito Kepala Sub-Direktorat Rehabilitasi Direktorat Kesehatan Jiwa Departemen Kesehatan R. Namun bagaimanapun baiknya upaya preventif dan promotif itu dijalankan. biasanya didasarkan pada: etiologi. Kesehatan jiwa menaruh perhatian besar terhadap upaya rehabilitasi. dan rehabilitasi bagi penderita gangguan mental.I. merupakan kelanjutan daripada upaya kuratif. Ini sesuai dengan pengertian sehat yang berarti "keadaan yang meliputi kesehatan badan. S. Proses yang merupakan intrinsic situation tersebut dapat kita kenali bila memanifestasikan diri berupa tanda-tanda (sign) dan gejala (simtom). Model medik (medical model) ini: etiologi __> patologi __> manifestasi secara klasik menjadi perhatian bidang kedokteran. disability. seseorang akan menghayati atau menyadari bahwa ia sakit (kesehatannya terganggu) atau merasa tidak sehat * Batasan kesehatan menurut UU No. Menurut ilmu kedokteran. BERBAGAI KONDISI KESEHATAN DAN UPAYA KESEHATAN YANG BERSANGKUTAN Kondisi sehat. 9 tahun 1960 tentang PokokPokok Kesehatan ini.

disability. sensory and other DISABILITY 1. dan ketunaan untuk handicap. Disfiguring 9. sosialnya. kerusakan. dan hubungan sosialnya sangat terbatas. Impairment Disability Seorang ibu dengan dua anak selama beberapa tahun dirawat di RS Jiwa dengan skizofrenia. Disability berhubungan dengan kemampuan dalam bentuk kegiatan dan perilaku yang biasa diterima sebagai bagian penting dari kehidupan sehari-hari. berjalan. berpakaian sendiri). Impairment adalah hilangnya atau adanya kelainan (abnormalitas) daripada struktur dan fungsi anatomik. terhambat atau perilakunya mengalami perubahan. Kondisi ini dapat bersifat sementara atau menetap. • Kasus 3 Seorang anak lelaki umur 15 tahun. Particular skill 9. Social integration 6. hilangnya: anggota badan. jaringan. kesadaran. ketidakmampuan untuk "disability". Locomotor 5. Ini biasa disebut dengan upaya kuratif. Padanan dalam bahasa Indonesia yang tepat tidak ada.proses: intrinsik eksteriorisasi objektifikasi sosialisasi comfort). Behavior 2. impairment. dan hubungan interpersonal dengan keluarga terganggu. dan handicap berturut-turut merupakan proses:. Intellectual 2. "disability". namun dapat disarankan: kelainan untuk impairment. retardasi mental.dengan beberapa contoh berikut: masing mempunyai pengarvh dan akibat terhadap bagian (organ. proses fikir. Situational 8. emosi. mobility. obyektifitkasi. abulia dan gangguan proses fikir. Kondisi ini merupakan pula " eksteriorisasi" daripada keadaan patologik dan pada dasarnya mencerminkan adanya gangguan fungsi pada tingkat organ. atau berakhir dengan kematian. dan lain-lain). makan. Hancap : Tak dapat mengasuh anaknya (gagal berperan ibu). Kondisi ini mencerminkan konsekuensi seseorang dalam budayanya. menjaga penampilan dan kesehatan dirinya. kontak dengan realitas berkurang. Lebih lanjut klasifikasi dari ketiga kondisi cacat tersebut dapat dilihat dalam buku petunjuk yang diterbitkan WHO: " International Classication of Impairments. Hubungan ini dapat digambarkan dengan bagan berikut: penyakit — impairment -. dan dapat bersifat profresif atau regresif. Penyakit dapat berakhir dengan kesembuhan sempurna (restitutio ad integrum). Other Upaya kesehatan komprehensif ditujukan kepada berbagai kondisi kesehatan baik yang berupa penyakit. • Kasus 1. Dexterity 7. merasa nyeri (pain) atau merasa tidak enak dis. Kondisi ini disebut disability yang berarti keterbatasan atau kekurangmampuan (akibat adanya impairment) untuk melakukan kegiatan dalam batas-batas dan cara yang dianggap normal bagi manusia. Orientation 2. occupation handicap) • Kasus 2. Secara garis besar. diri pribadi (person). Keadaan ini disebut handicap. Dalam bidang kesehatan kita membedakan kondisi cacat menjadi tiga yaitu: impairment. yaitu mengalami "objektifikasi" sehingga beberapa kegiatan yang biasa tak mampu dijalankan. 1984 19 . intrinsik. dan tingkat kehidupan sosialnya serta yang membatasi fungsi (functional limitation). disability. perilaku dan peran sosialnya. dan sosialisasi yang terjadi pada seseorang pada tingkat: organ. kemampuan dan dalam hubungannya dengan ling. and Handicaps" (1980). Occupation 5. maka kemunduran yang terjadi pada seseorang itu akan membatasi atau mencegah dirinya berperan normal (sesuai umur. Dapat disimpulkan bahwa berbagai kondisi kesehatan itu: penyakit. son.Disability : tidak dapat berjalan (locomotor disability) Oleh kungan atau kehidupan sosialnya. Kondisi ini dapat bersifat sementara atau menetap dan termasuk adanya anomali. Physical dependence 3. Visceral 7. gangguan pada tingkat: organ person kehidupan sosial Berdasarkan pada cepat-lambatnya penyakit itu timbul dan Untuk memperjelas perbedaan ketiga kondisi cacat itu* berjalan. seks dan faktor sosial-budaya). kesehatan dan cacat. Generalized. Ocular 6. misalnya: merawat diri (mandi. upaya pre* Istilah "cacat" dalam bahasa Indonesia meliputi tiga kondisi yang dalam bahasa Inggris disebut dengan "impairment". Masing. dan lingkungannya yang berpangkal pada adanya impairment atau disability. ADL (activity of daily living). kemampuan. : halusinasi pendengaran. Other psychological 3. Economic selfsufficience 7. Disabilities. kesembuhan dengan akibat cacat. Proses selanjutnya terjadi pada tingkat diri pribadi seseorang (person) akibat kesadarannya akan impairment. Skeletal 8. dan "handicap". dan handicap. Impairment inteligensi subnormal Disability : kelambatan dalam menguasai ketrampilan dan pengetahuan Handicap : tak dapat melaksanakan tugas rumah tangga. ekonominya. fisiologi atau psikologik. Personal care 4. Seorang lelaki pada waktu kecil terserang polio sistem) yang terkena. persepsi. : tak mampu mengarahkan kemauan dan interesnya terhadap tugas sehari-hari." Cermin Dunia Kedokteran No. Other activity restriction HANDICAP 1.disability handicap karena itu perawatan dirinya perlu dibantu Handicap (personal care disability) : kemampuan kerja sangat terbatas dan tidak dapat bepergian dan mencari nafkah (physical dependent. organisma secara keseluruhan) yang akan tercermin dalam Impairment : paralisis kedua tungkai perilaku. klasifikasi kecacatan menurut WHO itu sebagai berikut (daftar kategori pertama): IMPAIRMENT 1. Body disposition 6. 35. atau struktur lain termasuk fungsi-fungsi kejiwaan (inteligensia. dan lain-lain. kemauan. Aural 5. memori. dapat bersifat balik pulih atau tidak. diri pribadi seseorang (perdengan akibat kedua tungkainya lumpuh dan mengalami atrofi. dibedakan antara penyakit akut dan kronik.(ill-health). Mobility 4. Communication 3. organ tubuh. tak sekolah. eksteriorisasi. Language 4. Akhirnya bila terjadi proses sosialisasi daripada impairment atau disability.

Pembedahan baik yang bersifat korektif ataupun plastik. maka dengan gangguan fisik (rehabilitasi fisik). (2) Diperkirakan pasien psikotik yang dirawat di RS Jiwa di Kembali Mampu Berfungsi Indonesia. mental dan sosial). Masalah dapat pula ditinjau dari: besarnya jumlah penderita yang memerlukan program yang baik. dan lain-lain. vokasional. Pemberian dan latihan penggunaan alat bantu atau alat pengganti tubuh. sosial.7% nya (atau masing. psikologi. dan untuk pasien jumlah pasien yang memerlukan program rehabilitasi yaitu = mental. Pemberian obat baik yang bersifat maintenance ataupun yang bersifat subsitutif. 20 Cermin Dunia Kedokteran No. keluarganya. 35.upaya rehabilitasi (secara keseluruhan). psiko-geriatrik dan gangguan psikososial juga -•-. occupational therapy. epilepsi. Rehabilitasi pasien mental pada dasarnya meliputi semua Lebih Sehat jenis gangguan jiwa* . dan juga dapat ditinjau dari penderitanya sendiri. psikiatri dan sosial-medik yang diperlukan. Masalah penderita cacat bersifat kompleks artinya meliputi banyak segi. jelas merupakan kesinambungan dari upaya kuratif. edukasional 100 dan sosial. 1969). dan atau meningkatkan kemampuan fungsional seseorang semaksimal mungkin dari cacat yang dideritanya. Latihan dan bimbingan kejuruan tertentu. walaupun terutama untuk mereka yang tkronik dan yang tergolong psikosis. juga 7. dan Kondisi Kesehatan dan Gangguannya Upaya Kesehataan (2) rehabilitasi pasien mental. gangguan jiwa organik pada otak (brain Sakit Upaya Kuratif damage). Kapasitas tempat tidur total dari 26 RS Jiwa di Indonesia seUpaya rehabilitasi medik yang meliputi baik untuk pasien kitar 7.gangguan psikotik fungsional Prevensi cacat tingkat III Upaya Rehabilitasi . Pelayanan perawatan. di antara jumlah penderita cacat (10% dari populasi) yang tergolong: Disability (Ketidak-mampuan) . Lihat bagan dibawah: Pasien psikotik yang secara khusus perlu diperhatikan di Indonesia ialah pasien psikotik gelandangan (psychotic destitues) dan pasung. Rehabilitasi ss. yaitu: Jenis-jenis gangguan jiwa dapat dilihat pada buku 'International Classification of Diseases (Revisi IX) dan Buku Pedoman Penggolongan Jiwa Indonesia — Revisi II. Upaya rehabilitasi medik meliputi berbagai kegiatan pelayanan kesehatan. 1984 . yaitu semua tindakan medik yang ditujukan untuk mencegah terjadinya cacat (impairment. edukasional dan vokasional yang terkoordinasi untuk melatih (kembali) seseorang yang cacat agar dapat mencapai kemampuan fungsionalnya setinggi mungkin (WHO.000X 90 X 60 = 3. sosial. yaitu: (1) aspek mental (psikososial) penderita cacat (fisik. narkotik dan alkohol masing-masing adalah 7.retardasi mental Handicap (Ketunaan) .7 per seribu penduduk). disability dan handicap). Upaya Promotif Di samping itu. dan peSehat nyalah-gunaan obat/narkotik.ventif-promotif. masyarakat dan pemerintah. speech therapy. 50—60% itu kronik dan perlu program rehabilitasi Ketingkat Setinggi Mungkin yang intensif. Besarnya masalah "cacat mental" dapat digambarkan deImpairment (Kelainan) ngan data berikut: 1 Prevensi cacat tingkat II (1) Menurut perkiraan WHO (1978). Upaya rehabilitasi dalam arti luas (rehabilitasi terpadu) merupakan serangkaian upaya medik. 1984. dan upaya rehabilitasi. group psychotherapy dan terapi khusus yang lain.780 100 merupakan awal dari upaya rehabilitasi vokasional. pendidikan.Prevensi cacat tingkat I menjadi lingkup perhatian kesehatan jiwa.masing 7.penyalahgunaan obat. Fisioterapi. yaitu: kesehatan. ekonomi. retardasi mental. khususnya terhadap dua sangkutan : hal.000 buah dan Bed Occupancy Rate 90—100%. Upaya rehabilitasi dalam bidang kesehatan yang biasa disebut dengan rehabilitasi medik. REHABILITASI PASIEN MENTAL Berbagai upaya kesehatan dan kedudukan upaya rehabilitasi Ruang Ingkup dan besarnya masalah medik Bagan di bawah menunjukkan berbagai upaya kesehatan dan Psikiatri dan kesehatan jiwa menaruh perhatian besar pada hubungannya dengan berbagai kondisi kesehatan yang ber.

Pendekatan elektik-holistik berarti pula pendekatan yang bersifat multidisipliner yaitu pendekatan dari berbagai disiplin ilmu. Ini terdiri dari: psikiater. dan merupakan "asylum mental". bahkan kini dirasa bukan hanya sebagai masalah orangtua atau masyarakat. dilaksanakan oleh berbagai macam tenaga pelaksana (fungsional dan struktural) yang bekerjasama dalam satu team-work dibawah pimpinan psikiater. tenaga administrasi. 135 Th 1978 tentang Organisasi dan Tatalaksana RSJ. atau perlu penyaluran kerja yang bersifat sheltered dapat dirujuk ke Panti Sosial terdekat yang dikhususkan untuk menampung penderita cacat mental. 1984 21 . Rujukan dan kerjasama lintas sektor Beberapa pasien yang tak dapat dipulangkan ke keluarga dan masih memerlukan latihan kerja jangka panjang. atau shelthered). psikolog. tetapi juga telah mulai dirasa sebagai masalah nasional. Sejak itu pula mulai dikembangkan upaya rehabilitasi pasien mental di RSJ dengan meningkatkan fasilitas pelayanan dan kegiatan. isolatif dan terpencil dari masyarakat. sport dan sebagainya) maka fungsi RSJ mengalami modernisasi. yaitu RSU dan Puskesmas yang telah menjalankan upaya kesehatan jiwa secara integratif dan berdasarkan rujukan. petugas ketenaga-kerjaan. Panti Laras di Cengkareng. meliputi: — seleksi/evaluasi untuk menetapkan jenis terapi kerja Occupational therapy) dan latihan kerja yang sesuai dengan keadaan pasien (cacat dan potensi-potensinya). mobilitas dan komunikasi. 35. RSJ menjadi bersifat "terbuka" dengan pelayanan yang bersifat mediko. Pelaksanaan RS Jiwa dulu dibangun dengan konsep perawatan "tertutup" dan bersifat "custodial". BP 1GM terutama dapat memperlancar pelaksanaan kerjasama di dalam mengatasi masalah pasien psikotik gelandangan dan pasung. instruktor latihan kerja. Eksistensi pelayanan rehabilitasi pasien mental di RSJ dimantapkan setelah ada SK Menkes RI No. dan sebagainya. (c) Tahap pengawasan yang dikerjakan oleh RSJ adalah pelayanan lanjut (aftercare service) dan kunjungan rumah (home visit) oleh petugas RSJ. Kerjasama dengan Departemen Perindustrian untuk melatih para instruktur kerja juga telah dilaksanakan sejak Pelita III. Kegiatan rehabilitasi ini dibagi dalam tahap-tahap: (a) Tahap persiapan: agar pasien dapat dipulangkan atau disalurkan ke masyarakat. Oleh karenanya pasien dapat lebih mudah dan cepat dipulangkan. occupational therapy. termasuk di sini pendidikan dan latihan agar dapat hidup mandiri. namun konsep rehabilitasi belum berkembang. Tugas seorang dokter selain harus dapat mengobati. Demikian pula dalam masalah cacat dan upaya rehabilitasi pasien mental. seperti Phalamarta di Cibadak. pendekatan semacam itu telah dicoba dan diterapkan dalam pelaksanaan. Setiap kegiatan dalam tahapan rehabilitasi merupakan proses yang berkesinambungan. music therapy. pertukangan. selective. Khusus untuk tahap penyaluran. Dengan kemajuan ilmu dan teknologi di bidang kedokteran jiwa. Di setiap Unit Rehabilitasi RSJ tersedia fasilitas untuk pelaksanaan berbagai kegiatan rehabilitasi. Kerjasama di tingkat daerah telah diperkuat dengan terbentuknya Badan Pembina Kesehatan Jiwa Masyarakat (BP KJM) yang dibentuk oleh Gubernur atas instruksi Menteri Dalam Negeri. pelaksanaannya juga dengan bantuan dan kerjasama instansi lain (Dinas Sosial dan Dinas lain). pengetrapan psikoterapi dan terapi sosial (terapi rekreasi. 3 tahun 1966 tentang Kesehatan Jiwa sebagai pengganti Het Reglement op het Krankzinnigenwezen tahun 1897. Demikian pula kegiatan after care dapat dilaksanakan oleh RSU atau Puskesmas terdekat dengan tempat tinggal pasien. Dalam upaya rehabilitasi pasien mental. teknik pengobatan masih minimal sehingga sangat langka yang dapat dipulangkan lagi ke keluarga.lain). di mana setiap RSJ ada satu unit pelaksana teknis khusus untuk pelayanan rehabilitasi (Unit Rehabilitasi). pertanian. me- Cermin Dunia Kedokteran No. Kerjasama dengan Departemen Tenaga Kerja untuk melatih pasien mental telah dilaksanakan sejak Pelita III. industri. petugas pendidikan. serta juga untuk mendapat ketrampilan kerja tertentu (kerajinan. (b) Tahap penyaluran berupa pemulangan pasien ke keluarga dan juga penempatan kerja (open job placement. informatif dan fasilitatif dalam pembinaan kesehatan jiwa masyarakat termasuk upaya rehabilitasi pasien mental. Pada waktu itu pasien telah diberikan kegiatan kerja dalam werkterapie (biasanya pertanian).Pendekatan masalah Dalam kesehatan jiwa/psikiatri di Indonesia. dan Nakertrans) yang memperkokoh kerjasama antara ketiga Departemen yang bersangkutan. Pada tahun 1978 dikeluarkan Piagam Kerjasama Tiga Menteri (Kesehatan. petugas sosial. antara lain dengan adanya penemuan psikofarmaka yang sangat efektif mengatasi gangguan jiwa. pekerja sosial. — berbagai terapi sosial untuk mempercepat proses kesembuhan dan resosialisasinya. Perubahan itu terutama dilandasi pula dengan UU No. PENUTUP Masalah cacat dan rehabilitasi telah mulai mendapat perhatian baik oleh petugas kesehatan. Badan itu merupakan forum konsultatif. perawat. mengurus diri. Lebih-lebih bila disadari bahwa hai ini akan menjadi makin besar di masa mendatang. dokter. Pembinaan kerjasama pada tingkat Pusat telah dimulai sejak tahun 1971 dengan dibentuknya Tim Koordinasi Rehabilitasi dan Penanggulangan Pasien Mental yang sampai sekarang masih berjalan. Pemasukan pasien masih berdasar keputusan hakim.sosial. disarankan untuk memandang dan menelaah manusia serta masalahnya dari aspek-aspek yang dapat digolongkan: (a) organobiologik (biosistem) (b) psikologik atau psiko-edukatif (psikosistem) (c) sosio-kultural secara mendalam (eklektik) yang merupakan satu kesatuan utuh (holistik). Sosial. — berbagai pendidikan dan latihan serta penyuluhan dan bimbingan kejuruan. dan lain. ahli okupasiterapi.

Pedoman Kerja Badan Pembina Kesehatan Jiwa Masyarakat (BP KJM). Dit. dapat mengupayakan peningkatan derajat kesehatan seseorang. Geneva.3. kedudukan yang penting. 1976 . penyakit juga harus dapat menetapkan jenis dan derajat keca. baik dalam RSJ mau- 22 Cermin Dunia Kedokteran No. dan untuk setiap penyakit ran. WHO Report of WHA fungsional pasiennya agar dapat hidup sebagai orang yang (A29/DOC/2). produktif dan berperan dalam masyarakat. Tinjauan Kesehatan Jiwa Mengenai Disabilitas Psikososial dan Rehabilitasinya. Demikian pula halnya dengan rehabilitasi pasien mental 6.ringankan penderitaan dan menyenangkan pasien. Disability Prevention and Rehabilitation. ASEAN Forum on the Rehabilitation of the Psychosocially Disabled Person. 1984 . baik sebagai upaya kesehatan yang 5.karena masih tersisa cacatnya -. Disabilities. juga harus pun dalam kerjasamanya dengan berbagai sektor. Bahkan kini juga harus dapat KEPUSTAKAAN menolong pasiennya yang telah sembuh itu -. atau cacat harus difikirkan bagaimana upaya rehabilitasinya. Kesehatan Jiwa. Palembang. 29 Nop — 4 Dec. andicaps. Rehabilitation of the Psychosocially Disabled. Jakarta. Prasacatan pasiennya yang telah sembuh. PrasaDalam hal ini. and Upaya rehabilitasi medik (fisik dan mental) mempunyai 4. Kusumanto Setyonegoro dan Garjito SO. keluarga atau masyarakat. terpadu. 1983. telah mengalami perkembangan. 2. International Classification of Impairments. 1983. Garjito SO. Pedoman Rehabilitasi Pasien Mental Rumah Sakit Jiwa di Indonesia. berswasembada. Simposium Rehabilitasi. 24—25 April 1981. 35. Kesehatan Jiwa Ditjen Yankes Dekes RI.untuk dapat meningkatkan kemampuan 1. Ditjen Yankes Depkes RI. WHO. 1980. seorang dokter selain menetapkan diagnosis ran. paripurna maupun sebagai bagian awal dari upaya rehabilitasi Dit. 1981 .

merupakan pekerjaan yang tidak ringan dan cukup kompleks. mulai tampak beberapa ketimpanganketimpangan yang pada kesempatan ini disebutkan sebagian saja. New York. namun dapat dibayangkan bahwa menyusun laporan berkala dari sekian banyak fasilitas perawatan pasien mental dan mengolah datanya secara sentral. maka dapat dibayangkan bahwa untuk mengatasi kesulitan ini satu-satunya cara adalah otomatisasi pencatatan dan pelaporan pasien mental. Rudy Salan Kepala Subdirektorat Epidemiologi dan Psikofarmakologi Direktorat Kesehatan Jiwa. Bila ini semuanya dihitung. maka lama perawatan pasien mental dapat diperpendek menjadi 1-3 bulan. Melihat hal demikian. seperti misalnya : RSU. yang meliputi ruang lingkup nasional dimungkinkan karena semua aktivitas pelayanan kesehatan jiwa Pemerintah berada di bawah naungan atau dikoordinasi oleh Direktorat Kesehatan Jiwa. diperkirakan kapasitas tempat tidur bagi pasien mental adalah kira-kira 8000 tempat tidur. dengan kapasitas total untuk seluruh Indonesia sekitar 7000 tempat tidur. Direktorat Kesehatan Jiwa mulai mengadakan pencatatan dan pelaporan tentang data demografik dan kondisi pasien mental di seluruh Indonesia. Proyek ini yang dimulai dengan pengumpulan data dari pasien yang dirawat di dalam rumah sakit jiwa di seluruh Indonesia dilaksanakan dalam rangka kerjasama antara Direktorat Kesehatan Jiwa dengan International Committee Against Mental Illness (ICAMI).laporan ini mengalami perubahan-perubahan untuk perbaikan.perbaikan tercapai juga. dan sanatorium swasta.negara lain. Dengan pembuatan laporan-laporan secara konservatif ini. misalnya kriteria untuk mengklasifikasi diagnosis klinik dalam diagnosis Cermin Dunia Kedokteran No. yang berakibat turnover pasien menjadi lebih cepat dan jumlah pasien menjadi cukup besar. Dengan adanya pengobatan modern dengan obat-obat psikofarmaka. Walaupun jumlah tempat tidur di Indonsia relatif kurang dibandingkan dengan negara. SEJARAH PERKEMBANGAN SISTIM INFORMASI KESEHATAN JIWA Sejak Direktorat Kesehatan Jiwa dibentuk sebagai instansi utama dalam lingkungan Departemen Kesehatan RI untuk mengurus dan mengatur kegiatan kesehatan jiwa di seluruh Indonesia pada tahun enampuluhan. Akan tetapi walaupun perbaikan. Apabila di samping itu akan diadakan monitoring dari kondisi pasien. Fakultas Kedokteran.Komputerisasi Data Demografik dan Psikiatrik Pasien Mental di Indonesia dr. Proyek ini. 1984 23 . RS ABRI. Di seluruh Indonesia sekarang tersebar 30 RS Jiwa Pemerintah dengan kapasitas tempat tidur masingmasing RS Jiwa sekitar 300 = 500 tempat tidur. begitu pula di bidang ilmu kedokteran. Selain itu.pasien mental. Laporan-laporan ini biasanya dibuat sekali dalam tiga bulan. Sistim pencatatan dan pelaporan pada waktu itu bersifat laporan tentang pasien yang dirawat di RS Jiwa saja. maka pekerjaannya menjadi lebih rumit lagi. Depkes RI PENDAHULUAN Perkembangan dan pemanfaatan teknologi modern sudah meresap di segala lapangan kehidupan. perubahanperubahan yang agak sering ini mempunyai efek merugikan.q.istilah yang kurang jelas batasannya. Selama beberapa tahun laporan. Dalam jumlah ini belum termasuk kapasitas tempat tidur dari fasilitas perawatan pasien mental di luar RS Jiwa Pemerintah. yaitu terjadinya kebingungan antara para penyusun laporan perihal pengisian beberapa elemen dalam laporan yang kurang jelas pengertiannya. atau istilah. Dapat disebut di sini beberapa contoh. maka mulai diciptakan suatu sistim pencatatan dan pelaporan tentang kegiatan RS Jiwa dan keadaan pasiennya. USA. Dalam karangan ini akan dilaporkan pengembangan suatu sistim informasi tentang pasien mental yang berobat di fasilitas-fasilitas kesehatan jiwa dengan implikasi internasional. Sejak 1971 Departemen Kesehatan RI c. 35. khususnya laporan yang merupakan masukan untuk maksud administratif. perlu dicatat pula bahwa jumlah psikiater Indonesia masih jauh dari memadai dengan sekitar 1-2 psikiater bagi RS Jiwa di luar Jawa dan 4-8 psikiater bagi RSJ di Jawa.

Mereka biasanya kurang pula menghayati pentingnya untuk mengirim data dan laporanlaporan yang akurat. dikembangkan pada tahun 1973 dan digunakan pada RSJ yang memiliki unit rehabilitasi. Pada tahun . Untuk dapat menciptakan suatu sistim informasi yang meliputi semua aliran psikiatrik yang terdapat di antara para psikiater. Sejak April 1971 proyek ini berjalan dengan lancar di Jawa dan Bali. Mulai triwulan pertama dalam tahun 1971. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (Psychiatric Pilot Project). terbentuklah tim khusus di Direktorat Kesehatan Jiwa untuk menangani masalah sistim informasi ini.angka. dsb. 1984 . diadakan ujicoba dari daftar isian ini di RSJ di Jawa dan Bali. Laporan dan tabulasi statistik juga merupakan umpan balik yang cukup baik. Salah satu kendala bagi sistim pencatatan dan pelaporan yang sebenarnya merupakan kendala yang umum bagi upaya pengumpulan data di Indonesia. yaitu mereka yang ditugaskan melaksanakan pengumpulan data dan menyusun laporan laporan pada umumnya tidak atau kurang minat terhadap bahasa angka.1964 . sebab dengan kurangnya jumlah psikiater dan dokter di RSJ acapkali status pasien hanya diisi seperlunya saja. yaitu pengaturan ketertiban penyimpanan dan pengiriman data dan tugas-tugas administratif lain. Terjemahan dalam bahasa Indonesia telah dipersiapkan dengan penyesuaian items-nya. pada dewasa ini sedang diusahakan suatu lin- 24 Cermin Dunia Kedokteran No. dan petugas administrator rutin mempunyai tugas terbatas pada segi administratif dari sistim informasi ini saja.kesukaran yang cukup besar untuk melumpuhkan kegiatan Direktorat Kesehatan Jiwa sebagai instansi yang berwenang dalam upaya kesehatan jiwa di Indonesia. Mengingat kesukaran. perlu disusun suatu status mentalis pasien yang mencatat hal-hal dasar tentang kondisi pasien yang dapat diterima oleh semua psikiater sebagai data utama dalam pencatatan dan pelaporan mereka. Format asli yang digunakan untuk optical scanning bagi komputer IBM 360 model 30 dirubah dan disesuaikan dengan keadaan di Indonesia. Sejak sukses pertama itu mulai dikembangkan DIPAM lain. 35. penggunaan istilah pasien baru dan lama. ICAMI telah melakukan kerjasama dengan Bagian Psikiatri. maka Direktorat Kesehatan Jiwa telah mengadakan kerjasama dengan International Committee Against Mental Illness (ICAMI). di samping bagi staf RSJ merupakan bahan penting untuk memperbaiki kegiatan RSJ seoptimal mungkin.1965. Dengan adanya narrative print-out. yang acapkali sangat berbeda. Setelah daftar isian yang digunakan sudah mantap. dan lain informasi untuk perencanaan dan evaluasi.statistik. dan penjajagan terhadap pengolahan dan pengelolaan sistim informasi ini. Mengingat hal-hal di atas ini. Kedua hasil ini dianggap penting sebagai umpan-balik bagi RSJ. Dari hasil ujicoba ini diadakan perbaikan-perbaikan dan perubahanperubahan dalam daftar isian dan sistim pengelolaannya. diadakan perluasan proyek ke daerah di luar Jawa dalam tahun 1972. Walaupun empat DIPAM ini dikembangkan tersendiri. Pada tahun 1977 dikembangkan DIPAM Rawat Jalan yang maksudnya digunakan dalam pelayanan pada poliklinik psikiatri khusus bagi pasien yang berobat jalan saja. pekerjaan dokter di RSJ untuk menyusun status pasien dapat dipersingkat sekali. kerjasama tadi diperluas dengan melibatkan Direktorat Kesehatan Jiwa agar supaya pembaharuan dapat mencakup seluruh Tanah Air. dan pada akhir 1971 telah dapat dihasilkan tabulasi pertama dari 1314 pasien mental1. yang pengolahannya menggunakan komputer. Dari DIPAM Pemulangan yang dikombinasikan dengan DIPAM Rawat RS dapat disusun "patient movement data".A. harus digunakan istilah-istilah yang pengertiannya tidak meragukan lagi. Ini berarti bahwa psikiater harus secara aktif diikutsertakan dalam sistim informasi ini. pasien yang dipulangkan atau melarikan diri. Umpan balik merupakan dorongan yang positif bagi petugas. untuk menyusun suatu sistim informasi yang dapat memenuhi persyaratan tersebut. Laporan-laporan ini pun tidak menyediakan kesempatan dalam sistimnya untuk memberikan semacam umpan balik (feedback) kepada rumah sakit yang bersangkutan. dan pencatat maupun pelapor harus memiliki expertise di bidang psikiatri yang lebih besar dibandingkan dengan petugaspetugas sebelumnya. hal mana adalah esensial bagi suatu sistim pencatatan dan pelaporan yang baik. Berdasarkan pengalaman-pengalaman yang menggembirakan ini. Lagi pula data yang minim itu tidak sempat diolah karena untuk mengolahnya perlu tenaga khusus. maka sejak beberapa tahun dicarilah penyusunan suatu sistim informasi tentang pasien mental dengan berpedoman pada beberapa kriteria sebagai berikut : sistim dan proses pencatatan dan pelaporan harus efisien dan efektif. New York. lama perawatan. karena dari data itu pimpinan RSJ dapat dengan mudah mengetahui profil pasien mental di RSJ-nya dan dapat membandingkannya dengan RSJ lain. dan pada akhir tahun 1972 dapatlah tercakup seluruh jajaran RSJ dari Sabang sampai Abepura di bawah naungan Direktorat Kesehatan Jiwa dan fasilitas psikiatrik lainnya2. Hasil print-out berupa dua macam : (1) ceritera informatif (narrative) dari pasien-pasien mental dalam bahasa Inggris dan Indonesia (2) laporan statistik dari data yang tercantum dalam kuesioner. Pada tahun 1970. DIPAM Rehabilitasi yang merupakan suatu formulir pencatatan dan pelaporan tentang pasien mental yang mengalami proses rehabilitasi. Berdasarkan pengalaman-pengalaman preliminer ini.petugas di rumah sakit untuk menyusun laporan yang tepat dan akurat. Kuesioner ini merupakan daftar isian multiple choice yang berisi data demografik dan psikiatrik dari pasien mental. Salah satu ciri khas bagi ilmu psikiatri adalah bahwa dalam tubuh disiplin ilmu ini terdapat banyak aliran dan orientasi teoritik yang berakibat bahwa antara para psikiater terdapat cara penyusunan laporan pasien berdasarkan orientasi masingmasing. maka namanya diganti dengan Daftar Isian Pasien Mental Rawat Rumah Sakit atau DIPAM Rawat RS. Pada tahun 1980 dikembangkan DIPAM Pemulangan yang diisi apabila pasien yang dirawat di RSJ dipulangkan. Sebagai formulir dasar untuk pencatatan dan pelaporan digunakan kuesioner dari ICAMI yang dikenal dengan nama General Purpose Psychiatric Questionnaire (GPPQ). U. Sejak 1972 hingga kini Direktorat Kesehatan Jiwa menerbitkan laporan profil dan kondisi pasien mental dari semua fasilitas psikiatrik setiap tahunnya3.S.

Setelah itu codingsheet yang ada pada formulir DIPAM dirobek. Hospital summary batch -editing report Untuk semua fasilitas psikiatrik yang dimaksudkan agar petugas di Direktorat Kesehatan Jiwa dapat secara tepat dan cepat memperoleh gambaran tentang kualitas laporan yang dibuat oleh fasilitas . Error analysis report yang mengidentifikasi kesalahan yang dibuat dalam masing-masing pengiriman. komposisi dari rumah tangga. penyalahgunaan alkohol dan obat-obatan.fasilitas psikiatrik di luar Jawa sekali sebulan. dan codingsheet dikirimkan ke Direktorat Kesehatan Jiwa untuk diolah lebih lanjut. dan beberapa items yang penting untuk dianalisa seperti jenis kelamin. remisi. dalam sistim ini telah dikembangkan suatu batch-editing system4 di mana setiap kiriman data diperiksa melalui komputer perihal kekurangankekurangan atau kesalahan. DIPAM Rehabilitasi Dipam ini terdiri dari 3 bagian : Bagian I : Bagian ini berisi data tentang latar belakang sosiokultural. alamat tempat lahir. DIPAM aslinya dikembalikan ke tempat asalnya. Informasi tentang orang tua pasien ditanyakan di bagian ini pula. yaitu apakah mereka masih hidup. ke . diagnosis. tanggal masuk rumah sakit. hukuman. Setelah semuanya dianggap lengkap. perawatan sebelumnya. umur. fasilitas psikiatrik. nomor identifikasi.kesalahan yang masih terdapat dalam data. 1984 25 . pengobatan pasien dalam ruangan. c. Bagian III : Bagian ini berisi data tentang evaluasi pasien. apakah ada items yang kurang atau lupa diisi. Untuk itu. DIPAM Rawat RS Bagian I : Bagian ini berisi informasi administratif dan personal. Sesampainya di Direktorat Kesehatan Jiwa. penyakit jiwa dalam keluarga atau penyakit lain. jenis kelamin. jumlah orang yang hidup bersama dengan pasien dsb. 2. diagnosis dsb. Di sini juga ditanyakan tentang latar belakang lingkungan. Mengingat syarat utama bagi pengolahan data secara oto matik yaitu data harus bersih. aktivitas keagamaan. 1. Pemeriksaan DIPAM oleh petugas di RSJ atau fasilitas psikiatrik. keadaan perumahan. Untuk ini telah dikembangkan suatu batch-editing program yang terdiri dari 3 macam hasil keluaran : a. Items yang menjadi perhatiannya khusus itu dicetak dengan tipografi agak beda dari items lainnya. 2. sikap keluarga terhadap penyakit pasien. rujukan. seperti: nama.fasilitas psikiatrik. dalam karangan ini akan dikemuka. dan perbaikan data bila diperlukan. Selanjutnya pada tiap fasilitas psikiatrik DIPAM dikumpulkan oleh seorang administrator (koordinator) yang memeriksa secara teliti masing-masing DIPAM. diagnosis pada waktu masuk. 35. mampuan untuk beradaptasi sosial dan prestasi pekerjaan. Sekalipun dalam buku laporan statistik ini diterbitkan 56 tabel standar dan 10 grafik. 3. Laporan ini dimaksudkan agar supaya pars pengisi DIPAM dapat memusatkan perhatiannya pada items tertentu yang diisi secara kurang memuaskan. ISI DARI DIPAM Sebagai gambaran dari ruang lingkup perangkat data pada sistim informasi DIPAM. dokter yang memeriksa. semua data yang telah dikirimkan oleh fasilitas-fasilitas psikiatrik diolah bersama dalam suatu tabulasi statistik yang diterbitkan setiap tahunnya. Editing oleh komputer. maka codingsheets dikumpulkan dan dikirim ke pusat pengolahan untuk dialihkan kepada keypunch cards. pisah atau kawin kembali. Pemeriksaan DIPAM oleh petugas di Direktorat Kesehatan Jiwa perihal data esensial yang diperlukan untuk menjamin input yang baik. Pada akhir tahun kalender. maka koreksi data perlu dilakukan untuk menjamin keabsahan data. dan aktivitas dalam masyarakat. Untuk tujuan itu. cepatnya timbul penyakit. tanggal masuk.sakit.psikiatrik. cross-tabulation programs telah dipersiapkan oleh Direktorat Kesehatan Jiwa. Di sini ditanyakan tentang lamanya episode penyakit sekarang. b.unsur sebagai berikut : 1. dan sumber anamnesis. Semua DIPAM diisi oleh psikiater. seperti dibesarkan di tempat urban atau rural. prognosis dan pengobatan sebelum masuk rumah sakit. kan beberapa contoh data yang dicatat dan dilaporkan. namun setiap waktu dapat dimintakan tabel-tabel lain di luar tabel standarapabila ini dibutuhkan oleh salah satu fasilitas psikiatrik misalnya untuk usaha administratif atau riset. Bagian II : Bagian ini meliputi data tentang pemeriksaan pre liminer. Direktorat Kesehatan Jiwa merupakan instansi sentral yang mengkoordinasi se luruh sistim dan mengadakan pengolahan secara sentral dari data pasien mental yang tertera dalam sistim DIPAM. jumlah episode. Selanjutnya ada informasi tentang pendidikan. Yang menjadi perhatian utama dalam pemeriksaan ini adalah items yang berisi nomor identifikasi pasien. yang satu kopi nanti akan dikirimkan kepada rumah sakit yang bersangkutan dan satu kopi disimpan dalam ruangan khusus di Direktorat Kesehatan Jiwa. tahanan. bercerai. codingsheet ini dikirim setiap 2 minggu sekali. perkiraan taraf inteligensi. pekerjaan. Bagian II: Bagian ini berisi data medik. dokter atau perawat yang bersangkutan sesuai dengan bidangnya. data diperiksa kembali oleh seorang petugas perihal kelengkapan mformasi dalam DIPAM. Punched cards yang memuat semua data kemudian dimasukkan ke dalam kom puter yang menghasilkan narrative print-out. informasi tentang pekerjaan dan prestasi serta partisipasi keluarga dalam usaha rehabilitasi. sedangkan bagi fasilitas. status perkawinan. Bagi fasilitas-fasilitas psikiatrik di Jawa. seleksi dan testing psikologik untuk menentukan bakat untuk latihan-latihan tertentu.kage yang memungkinkan mengikuti perjalanan masing-masing pasien dari mulai kontak pertama dengan fasilitas psikiatrik hingga kontak terakhir. Dalam sistim ini terdapat unsur . Hospital summary batch-editing report yang melaporkan persentase dari items yang diisi secara tidak tepat. Cermin Dunia Kedokteran No. perilaku kriminal. nomor identifikasi rumah. PENGELOLAAN SISTIM INFORMASI Sejak sistim informasi ini diciptakan.

dan prognosis. dari pola rujukan terlihat bahwa kebanyakan pasien dikirim untuk dirawat di RS Jiwa oleh keluarganya. Data statistik rumah sakit yang mantap dapat dikumpulkan dari tahun ke tahun. Dengan menggunakan Pedoman Penggolongan Diagnosa Gangguan Jiwa (PPDGJ) I. Dari data yang diperoleh hingga kini. 1973. Bidang Pendidikan Mengisi DIPAM itu sendiri merupakan suatu pengalaman edukatif. DIPAM Pemulangan DIPAM ini tidak berdiri sendiri dan harus dikaitkan dengan data yang terdapat dalam DIPAM Rawat RS.6 bulan. Dengan adanya kriteria yang seragam dan yang disetujui bersama. dan rencana follow-up selanjutnya. Selain itu. maupun untuk mengambil keputusan. telah diletakkan dasar infrastruktur dari suatu sistim yang mantap dan yang dapat dikembangkan lebih lanjut. 35. bahwa keterlambatan mengobati pasien mental ke rumah sakit adalah sekitar 2. Informasi tentang beban dan jumlah pasien. 4. Dari data ini dapat pula dihitung hospital admission rates per 100. Penelitian selanjutnya menunjukkan bahwa para pengobat tradisional memegang peranan yang cukup penting dalam masa-masa pertama seorang menderita sakit jiwa. menurun pada tahun 1977 . 3. dapat dipertanggungjawabkan pembangunan RS Jiwa barn di propinsi-propinsi yang belum memiliki RS Jiwa. Selain daripada itu. dapat pula diperoleh data medik-psikiatrik tentang perkembangan penyakit pasien dari permulaan hingga kini. Bidang administratif dan perencanaan Analisis data dari DIPAM dapat berguna bagi administrator perencana. dapat dibuatkan komparasi antara praktek diagnosis macam-macam fasilitas psikiatrik 8. admission rates antara propinsi -propinsi di Indonesia berbeda cukup jauh. 1984 . Colombo Plan dsb. yang menunjukkan bahwa jumlah kapasitas tempat tidur untuk pasien mental dan jumlah RS Jiwa masih jauh di bawah negara-negara berkembang lain. maka perbandingan dapat dibuat antara daerah satu dengan daerah lain. Selain itu. DIPAM Rawat Jalan Sebagaimana disusun dalam DIPAM Rawat RS. Bidang medik-psikiatrik Sistim ini memungkinkan pencatatan yang lebih lengkap dari pada dengan cara yang konvensional. Dengan demikian. mengingat bahwa pengisiannya harus selesai dalam situ kali kunjungan dibandingkan dengan DIPAM Rawat RS yang untuk pengisiannya diberikan waktu satu minggu. Para dokter dan petugas paramedik dilatih untuk mengemukakan pertanyaan yang lebih akurat dan secara lebih sistematik. terdapat data tentang pengobatan yang diberikan selama perawatan. dan sebagian kecil saja yang dikirim oleh polisi atau pengadilan. diagnosis akhir. dalam DI PAM ini terdapat pula dua bagian yang terdiri dari data demografik dan psikiatrik dengan diagnosis . dan akhirnya disusun suatu rencana follow up. kaitkan dengan DIPAM Rawat RS. tanggal pemulangan dan jenis terminasi perawatan. Selain beberapa data identifikasi yang memungkinkan DIPAM ini di. maka setiap tahun data ini dikutip dalam laporan tahunan ASEAN DRUG EXPERT MEETING dan badan-badan internasional seperti WHO. dapat dikemukakan. maka komunikasi antara psikiater dapat lebih dipermudah. Data yang dicatat dalam DIPAM ini jauh lebih sederhana. terapi tindak lanjut. dan selanjutnya memperlihatkan pola endemik10. Strategi terapi dan obat-obatan yang pemah diberikan kepada pasien dapat langsung dilihat sehingga tidak perlu lagi dicoba obat psiko-farmaka lain. kebutuhan akan obat-obatan . Beberapa trend diagnostik dengan segera dapat dilihat dan dimonitor bila ini diperlukan. hubungan antara perawatan pertama (first admission) dan perawatan berkali-kali. Kegunaan yang sangat menonjol adalah dalam hal memonitoring penyalahgunaan obat narkotik claim masyarakat. Tentang penerimaan pasien untuk dirawat. Kualitas pelayanan dapat pula dibandingkan dan perbaikan dapat disarankan.Aspek rekreasi dan penyesuaian pribadi dinilai pula dalam bagian ini. PENGGUNAAN DARI SISTIM INFORMASI INI Dengan adanya sistim informasi ini.1978. karena banyak data dapat direkam dan diolah dengan menggunakan unit pengolahan otomatik. 2. Karena kemantapan data ini. Ini berarti di dalam masa itu jelas terdapat usaha pengobatan lain dan berada di luar ruang lingkup dari sistim rumah sakit jiwa. ini sangat erat kaitannya dengan kepadatan penduduk. Informasi ini selain bernilai sebagai data epidemiologik. Dari Data ini dapat dilihat perkembangan penyalahgunaan obat narkotik secara epidemiologik yang memuncak pada tahun 19721974. Para administrator sekarang sudah memperoleh gambaran yang lebih komprehensif tentang ke. hanya Direktorat Kesehatan Jiwa yang memiliki data tentang penyalahgunaan obat narkotik yang dirawat di RS Jiwa. 9. Ini dapat mengarahkan penelitian-penelitian operasional dan evaluatif lebih lanjut. adaan pasien mental di Indonesia. 5-6. MANFAAT DARI SISTIM INFORMASI INI Perihal manfaat dari proyek ini dapat dikemukakan beberapa hal sebagai berikut : 1. 26 Cermin Dunia Kedokteran No. Beberapa kecenderungan perubahan dalam variabel umur dan taraf sosial-ekonomis dapat jelas terlihat dari tahun ke tahun. informasi secara stabil akan dapat menstimulasi penelitian-penelitian epidemiologik yang lebih canggih‚ 4. dan sebagainya akan berguna sebagai masukan untuk perubahan kebijaksanaan pengelolaan rumah sakit 5-7 3 Bidang Penelitian Karena data diperoleh dari semua bagian di Indonsia berdasarkan kriteria pencatatan yang sama. Pada waktu penyalahgunaan obat narkotik mulai memasuki Indonesia di tahun 1969 dan memuncak pada tahun 1973. Selain data sosiodemografik. Selanjutnya dicantumkan suatu prognosis di lihat dari segi mental maupun sosial. perubahan-perubahan sesuai dengan musim (seasonal trends). dapat dilihat rumah sakit mans yang menerima pasien kronik lebih banyak dibandingkan dengan rumah sakit lain 6.000 penduduk. berguna pula untuk merencanakan ketenagaan.

1984 27 . (2) : 91 -111. Salan R and Sadono B. 7. Satan R. Laska EM et al Eds. R. 8. Jiwa 10. Salan R. in Safeguarding Psychiatric Privacy — Computer Systems and Their Uses. 1971. Setyonegoro IC. Inc. 1975.A computerized recording system for mental patients in Indonesia. Kuala Lumpur. in Information Support to Mental Health Programs. Direktorat Kesehatan Jiwa. Eds. Departemen Kesehatan. Malaysia 14-20 May 1979. Sadono B. 5. Direk torat Kesehatan Jiwa. 6. biaya dapat dikurangi secara memuaskan dengan kegunaan yang melebihi dari sistim informasi konvensional lain. Jiwa 14 1981. Penang. General Purpose Psychiatric Qustionnaire.1977 (4) : 97 . 1973. Malaysia. Eksaserbasi gangguan mental sebagai parameter efektivitas terapi dalam psikiatri. Proceedings Workshop on Reduction of Demand for Illicit Drgu s in South East Asia. John Wiley and Sons. Buku Laporan Paden Mental dan Narkotik di Rumah Sakit Jiwa di Indonesia. jelas bahwa suatu sistim informasi tentang pasien mental dengan menggunakan teknologi modern dapat dilakukan juga di negara yang sedang berkembang dan berpenghasilan rendah. The use of computers by the Ministry of Health in Indonesia. (terbitan setiap tahun dart tahun 1972-1982). Cermin Dunia Kedokteran No. 3. Kes RI 4.107. Salan R.PENUTUP Dari apa yang telah diuraikan di atas. 9. Satin R dan Sadono B. Personal Characteristics of first admissions in mental hospitals in Indonesia. namun setelah sistim cukup stabil. Proceedings of the Second Regional Seminar on Psychotropic Medication. Salan R The Indonesian automated information system for mental patients. 2. 1977. and Salan R. National Workshop on Psychiatric Epidemiology. Zebulon and Kline. Laska EM and Bank R. Tjahjsna 1. KEPUSTAKAAN 1. Saban. 1983. Dep. Walaupun biaya pada waktu mulai menegakkan sistim ini tinggi. Taintor. 35. A Colombo Plan PUbliation. New York: Human Sciences Press. Nathan. Jiwa 8 1975.1979. Laporan Subdit Pengembangan Program Direktorat Kesehatan Jiwa. National mental hospital reporting programme: some trends in the number and characteristics of drug users in Indonesia 1972 . Utilization of mental helath data system for helath planning.1977. Direktorat Kesehatan Jiwa. (3) : 33-53. 10.

criminal responsibility). dalam fasal 44 ayat I dan 2 disebut hal-hal sebagai berikut : 1) Barang siapa mengerjakan sesuatu perbuatan. Rudy Salan Kepala Subdirektorat Epidemiologi dan Psikofarmakologi Direktorat Kesehatan Jiwa. Depkes RI Salah satu titik sentuh di antara sekian banyak titik sentuh antara disiplin ilmu kedokteran jiwa dan ilmu hukum pada forum peradilan adalah pengertian tentang pertanggungjawaban kriminal (kadang-kadang juga disebut pertanggungjawaban pidana. seorang dokter tidak dapat dianggap kompeten menentukan pertanggungjawaban pidana ini. Namun demikian hingga kini belum dicapai kesepakatan tentang batasan-batasan dari pertanggungjawaban pidana ini. PNPNCH. Konsekuensi dari keterangan ahli ini : ada tidaknya gangguan atau penyakit jiwa pada terdakwa akan dikaitkan dengan dapat atau tidaknya dipertanggungjawabkan tindak pidana tersebut kepadanya. pertanggungjawaban pidana dalam kaitannya dengan fungsi ego1 dsb. karena sejak dahulu dirasakan adanya unsur ketidakadilan bila peraturan-peraturan hukum yang berlaku untuk orang normal diterapkan kepada mereka yang terganggu jiwanya. Dapat dilihat suatu 28 Cermin Dunia Kedokteran No. pertanggungjawaban pidana dikaitkan dengan kemauan bebas dan aliran determinisma. Jadi jelaslah bahwa konsep dan pengertian pertanggungjawaban pidana merupakan konsep hukum tanpa diberikan batasan-batasan yang tegas.Pengertian Pertanggungjawaban Kriminal Atas Perbuatan Individual Dalam Rangka Visum et Repertum Psikiatrikum dr. seorang tersangka atau terdakwa diragukan kondisi kesehatan jiwanya saat ia melakukan perbuatan pidana.lamaya satu tahun untuk diperiksa. JOJuli ‚ 2 Agustus 1984. Sejauh manakah hukum biasa dapat diberlakukan terhadap seorang yang ada gangguan jiwanya? Sejauhmanakah perkecualian dapat diberikan? Ini semua merupakan pertimbangan yang cukup rumit bagi hakim. Dalam KUH Pidana yang hingga kini masih berlaku. Bahwa makna sikap manusiawi dari peradilan di negara kita tercermin dalam fasal 44 KUH Pidana tidak dapat diragukan lagi Yang menjadi masalah di sini yaitu batasan.batasan dan istilahistilah. puma akalnya atau karena sakit berubah akal tidak boleh dihukum. Beberapa aspek telah disorot antara lain : falsafahnya. tetapi di lain fihak para penegak hukum selalu menanyakan kepada ahli ilmu kedokteran jiwa untuk menetapkan apakah suatu perbuatan melanggar hukum (pidana) dapat diptertanggungjawabkan kepada seorang terdakwa yang diduga terganggu jiwanya. 35. Problema di sini. Titik sentuh ini merupakan hal unik yang tidak didapati pada cabang-cabang ilmu kedokteran lain. Medan. karena dalam pendidikan kedokteran tidak ada suatu mata pelajaran khusus yang membahas dan mengkuliahkan semua seluk-beluk pertanggungjawaban pidana. 2) Jika nyata perbuatan itu tidak dapat dipertanggungkan kepadanya karena kurang sempurna akalnya atau karena sakit berubah akal. untuk memberikan keterangan ahli dalam sidang peradil an. Sikap yang amat manusiawi dari peradilan ini perlu dipuji. Kongres Nasional III. maka yang berwenang dalam sidang peradilan dapat memanggil seorang ahli kedokteran jiwa (psikia ter). toerekenbaarheid. Bila dalam suatu perkara pidana. yang dalam prakteknya dokter ahli jiwalah yang harus menentukan. Sikap yang demikian dalam peradilan memang masuk akal. yang tidak dapat dipertanggungkan kepadanya karena kurang sem* Naskah disampaikan dalam Simposium Psikiatri Kehakiman. 1984 . toerekeningsvatbaarheid. Salah satu istilah yang ingin diketengahkan di sini adalah : "tidak dapat dipertanggungkan kepadanya" atau dalam bahasa Belanda aslinya "niet kan worden toogerekend" Banyak hal telah ditulis dan dibahas tentang pertanggungan atau pertanggungjawaban ini. maka Hakim boleh memerintahkan menempatkan ia di rumah sakit gila selama . namun justru dengan adanya sikap manusiawi ini timbul masalah-masalah lain yang mempersukar penilaian hakim atau penegak hukum. Di satu pihak ilmu hukum mengintroduksi pengertian dan istilah ini dalam perundangundangan. Tujuannya untuk menetapkan apakah terdakwa itu menderita gangguan jiwa atau tidak.

3. pemberian keterangan ahli kedokteran jiwa dalam rangka visum et repertum hanya dimintakan oleh hakim saja (Undang-Undang nomor 3 tahun 1966 tentang Kesehatan Jiwa fasal 5 ayat 1 sub e). ada pula pendapat-pendapat yang bertentangan. Akan tetapi dengan diundangkannya KUHAP pada tahun 1981. yang mau tidak mau akan menimbulkan beranekaragam permasalahan. telah dicoba pula ditetapkan tentang tidak dapat nya dipertanggungjawabkan suatu tindak pidana dari kurang berkembangnya ego 1 Di samping pendapat. namun hingga kini belum timbul persoalanpersoalan yang merumitkan kedudukan mereka. antara para dokter sendiri timbul pendapat. yaitu hanya hakimlah yang dapat menetapkan apakah suatu perbuatan dapat dipertanggungjawabkan atau tidak. Alat bukti yang sah ialah a. (KUHAP fasal 180 ayat 1). karena dianggapnya terletak di luar expertise mereka sebagai ahli dalam ilmu kedokteran. Tambahan Lembaran Negara Nomor 81) serta semua peraturan pelaksanaannya dan ketentuan yang diatur dalam peraturan perundang undangan lainnya. Hanya psikiaterlah yang dapat menentukannya secara ilmiah2.daerah sentuh antara disiplin ilmu kedokteran jiwa dan disiplin ilrnu hukum yang kabur. sekarang dapat diminta pula oleh Cermin Dunia Kedokteran No.pendapat ini. Walaupun bagi beberapa psikiatel dirasakan berat menjawab pertanyaan secara demikian. Sesual dengan peraturan Menteri Kesehatan No. dan biasanya hakim dengan penuh kepercayaan akan iktikad baik para psikiater menerima keterangan ahli dengan baik. (KUHAP fasal 65). Keterangan ahli ialah apa yang seorang ahli nyatakandi sidang pengadilan (KUHAP fasal 186). Dilihat dari segi teori psikodinamik. Tapi ketentuan yang tercantum di dalamnya ternyata belum memberikan jaminan perlindungan terhadap hak azasi manusia dan perlindungan terhadap harkat dan martabat manusia sebagaimana wajarnya dimiliki oleh suatu negara s. hakim ketua sidang dapat minta keterangan ahli dan dapat pula minta agar diajukan bahan baru oleh yang berkepentingan. keterangan saksi b. Dari psikiater diharapkan untuk memberi jawaban konfirmatif atau non-konfirmatif dalam kesimpulan pemeriksaannya terhadap pertanyaan tentang pertanggungjawaban. ia dapat minta pendapat orang ahli atau orang yang memiliki keahlian khusus. Sebelum adanya KUHAP. Keterangan ahli adalah keterangan yang diberikan oleh seorang yang memiliki keahlian khusus tentang hal yang diperlukan untuk membuat terang suatu perkara pidana guna kepentingan pemeriksaan (KUHAP Ketentuan Umum fasal 1 hutir 28) 2. Tentang kemampuan dan kompetensi seorang psikiater untuk menetapkan pertanggungjawaban pidana seorang terdakwa. menyatakan hal-hal sebagai berikut : Keterangan ahli 1. schuld. Setiap orang yang diminta pendapatnya sebagai ahli kedokteran kehakiman atau dokter atau ahli lainnya wajib memberikan keterangan ahli demi keadilan. yaitu RIB.3. Dalam hal penyidik menganggap perlu.pendapat yang berbeda. sepanjang hal ini mengenai hukum acara pidana perlu dicabut dan diganti dengan hukum acara pidana baru yang mempunyai ciri kodifikasi dan unifikasi berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar1945. Oleh karena itu. Pengalaman menunjukkan bahwa di Indonesia kasus-kasus kontroversial jarang dikemukakan kepada para psikiater. (KUHAP fasal 120 ayat 1) 2. di mana beberapa fasalfasal dan lampirannya mengatur secara teknis pelaksanaan keterangan ahli kedokteran jiwa. khususnya dalam suatu proses peradilan di bawah sorotan mass media dan masyarakat. 3. kurang jelas pengertian maupun konsepnya. walaupun pada dasarnya hakim sudah mempunyai dugaan tertentu tentang pertanggungjawaban tersangka atau terdakwa. 1993/KDJ/U/70 tentang Perawatan Penderita Penyakit Jiwa tahun 1970. surat d. Pada masa sebelum KUHAP berlaku. 35. petunjuk e. Alat bukti 1. Dengan latar belakang medik-psikiatrik ini. Tersangka atau terdakwa berhak untuk mengusahakan dan mengajukan saksi dan atau seseorang yang memiliki keahlian khusus guna memberikan keterangan yang menguntungkan bagi dirinya.yaitu pemeriksaan visum et repertum psikiatrikum dijalankan karena diharuskan oleh prosedur hukum. dan biasanya dalam redaksi dari permintaan itu ditanyakan apakah tindak pidana yang dilakukan oleh terdakwa dapat dipertanggungjawabkan kepadanya atau tidak. keterangan ahli c. culpa) adalah masalah psikiatri dan oleh karenanya seorang psikiater dapat lebih pasti menentukannya daripada hakim. Ada yang berpendapat bahwa masalah pertanggungjawaban (atau kesalahan. situasinya menjadi lain. Beberapa fasal yang menentukan batasan dan mengatur prosedur penulisan keterangan ahli dalam KUHAP sesuai dengan jiwa perlindungan terhadap hak azasi manusia.yang kami akui merupakan kesan yang sangat pribadi dan mungkin tidak disetujui oleh banyak orang . 1984 29 . hakimlah yang selanjutnya menetapkan apakah terdakwa dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya atau tidak. Kesan kami .4 sedang tugas seorang psikiater hanya menetapkan fakta medik-psikiatrik saja. Het Herziene Inlandsch Reglement berhubungan dengan Undang-Undang Nomor 1 Drt tahun 1951 (Lembaran Negara tahun 1951 nomor 59. tahun 1951. Untuk menjelaskan hal ini perlu diterangkan sedikit tentang lahirnya KUHAP. keterangan terdakwa (KUHAP fasal 184 ayat 1) Minta pendapat orang ahli 1. Dalam hal diperlukan untuk menjernihkan duduknya persoalan yang timbul di sidang pengadilan. Dengan demikian keterangan ahli yang dahulunya hanya dapat diminta oleh hakim. (KUHAP fasal 179 ayat 1). Dengan adanya undangundang Nomor 1 Drt. ditetapkan hanya satu hukum acara pidana yang berlaku untuk seluruh Indonesia. peraturan yang menjadi dasar bagi pelaksanaan hukum acara pidana dalam lingkungan peradilan umum adalah Reglemen Indonesia yang diperbarui (RIB) atau yang juga dikenal dengan Het Herziene Inlandsch Reglement atau HIR (Staatblad tahun 1941 nomor 44).

hakim Bracton mengemukakan tes bahwa seorang dianggap sakit jiwa bila kelakuannya bagaikan binatang buas (wild beast). ". hakim Kenyon menyatakan: "If a man is in a 2. Pendapat . nor tell who was his father or mother. he is not criminally oleh masyarakat. Tidak ada alasan untuk menghapuskan pertanggungjawaban pidana pelaku (unsur toerekenbaarheid) 4 Menurut Van Hamel. Menyadari bahwa perbuatan-perbuatan itu tidak dibenarkan deranged state of mind at he time. dapat dibayangkan terjadinya situasi dikemukakannya beberapa keterangan dengan kesimpulan tentang pertanggungjawaban pidana yang berbeda-beda. dan .perbuatan itu. Si pelaku sanggup. " Tes ini yang juga dikenal dengan nama wild beast test. Pada tahun 1800 terjadi suatu peristiwa di mana seorang yang bernama James Hadfield melakukan percobaan pembunuhan terhadap raja George III dari Inggris. Menentukan kemauannya terhadap perbuatan . dan ini hanya dapat dicegah dengan mengorbankan jiwanya sendiri. peradilan berusaha menyusun suatu tes untuk menentukan apakah seorang terdakwa dapat mempertanggungjawabkan tindak pidananya atau tidak. Jadi kesimpulannya toerekeningsvaatbaarheid berarti Walaupun demikian. Suatu sikap psikis pelaku berhubung dengan kelakuannya.pendapat ini perlu diketengahkan sebagai bahan pertimbangan bagi psikiater bila ia diminta membuat keterangan ahli dalam sidang peradilan. Karen sebagai orang yang saleh dia tidak mau melakukan tindakan tercela bunuh diri. suatu keputusan dalam peradilan Inggris yang terkenal dengan Arnold case mengemukakan suatu tes untuk membebaskan seorang terdakwa yang sakit jiwanya apabila : "The dependent had to totally deprived of his reason so that he did not know what he is doing any more than an infant or a wild beast would have known. account or number 29 pence. Betapa jauhnya implikasi dan besarnya pengaruh terhadap interpretasi dari pertanggungjawaban pidana ini dapat diduga tapi sukar dibayangkan. ordinarily as great understanding as a child of fourteen years hath " 8 Pada tahun 1724. atau sekurang-kurangnya pegangan bagi psikiater untuk menentukan pertanggungjawaban pidana itu sesuai dengan apa yang diharapkan oleh orang yang berwenang dalam suatu sidang peradilan? Beberapa ahli hukum dan psikiater kehakiman telah mencoba memberikan sumbangan pikiran tentang masalah pertanggungjawaban ini. Peraturan-peraturan baru ini dapat menimbulkan situasi di man keterangan ahli jiwa diminta oleh beberapa pihak (lebih dari satu permintaan). 35. dalam keyakinannya yang salah (delusi) : bahwa Tuhan akan menghancurkan dunia. 1. Pertanggungjawaban pidana menurut hukum pidana terdiri dari tiga unsur : 1.. Apakah yang sekarang dapat dipakai sebagai pedoman. ahli dalam masalah orang kriminil yang sakit jiwa mengemukakan tes di mana seorang tidak dapat dipertanggungjawabkan perbuatannya apabila is : . Pada tahun 1265. hukum8.. 1984 .tidaknya bagi seorang yang berasal dari disiplin ilmu kedokteran. Oleh sebab itu pelaku dapat mengerti makna dan akibat kelakuannya. schuld in engere zin). Selain itu. Pada hakekatnya pendapat . Di Inggris. 2. merupakan suatu tes yang hampir serupa dengan apa yang pernah diputuskan 500 tahun yang lalu." 8 Satu abad kemudian. konsep pertnggungjawaban pidana juga tidak bisa luput dari konsep sakit dan sehat dalam ilmu kedokteran pada umumnya. 3. anggota juri. katakanlah sebagian keterangan ahli a charge dana decharge. Kelakuan dengan sikap yang kurang berhati-hati atau lalai (unsur kealpaan : culpa. cakap atau mampu mengetahui bahwa perbuatannya itu melanggar hukum dan sesuai dengan kemauannya7. mati berkat strategi pembelaan dari pembela Thomas Erskine. perlu diingat apabila pertanggungjawaban pidana dikaitkan dengan gangguan atau penyakit jiwa. Dalam penjelasan kepada sendiri. Spencer Percival. Dengan perkembangan ilmu kedokteran jiwa yang sangat pesat akhir-akhir ini. Fitz-Herbet membuat formulasi suatu tes yang membebaskan seseorang dari hukuman apabila : ".. 3. Pada kesempatan ini akan dikemukakan pendapat dari beberapa ahli saja.penyidik (polisi) dan tersangka atau terdakwa sendiri. Sir Matthew Hale. Pada tahun 1535. keputusan ini tidak sempat dijadikan prinsip kecakapan dan kemampuan7. yang dilakukan menjatuhkan hukuman dari sudut umum atau pribadi dapat oleh seorang bernama Bellingham. maka dia melakukan percobaan pembunuhan terhadap rajanya dengan perhitungan bahwa negara akan 1. Kemampuan berpikir itu terdapat pada orang normal. Walaupun pada 30 Cermin Dunia Kedokteran No. dan dapat diduga demikian pula pada pelaku7.. or how old he is..pendapat ini dapat dikelompokan dalam 2 golongan besar. 2. dan ilmu kedokteran jiwa pada khususnya6 Setidak .. labouring under melancholy distemper . Dapat memahami arti dan akibat sungguh-sungguh perbuatan menjatuhkan hukuman mati kepadanya. di samping adanya beraneka-ragam orientasi ilmiah dan teoritik dalam ilmu kedokteran jiwa. b. Jerman dan Belanda) dan golongan pendapat dari lingkungan Anglo-Saxon (Inggris dan USA). answerable for his act. a. yaitu : golongan pendapat dari Eropa Barat (Perancis. Oleh sebab itu pula pelaku dapat menentukan kehendaknya sesuai dengan pendapatnya (tentang makna dan akibat kelakuannya). Toerekeningsvatbaarheid (dapat dipertanggungjawabkan). Simons mengatakan: terekeningsvatbaarheid dapat diPada tahun 1812 terjadi peristiwa pembunuhan yang berhasil pandang sebagai suatu keadaan psikis." James Hadfield dibebaskan dari hukuman 3. toerekeningsvatbaarheid itu suatu kenormalan dan kematangan psikis yang membawa tiga macam kecakapan (geschiktheid) : dibenarkan. Keadaan demikian dapat menyukarkan kedudukan dan kredibilitas psikiater sebagai saksi dalam suatu proses peradilan. Unsur-unsur toerekenbaarheid menurut Pompe adalah : Suatu kemampuan berpikir dari pelaku yang memungkinkan dia menguasai pikirannya serta menentukan kehendak atau kemauannya. demikian rupa sehingga atas Perdana Menteri Inggris. Kelakuan yang disengaja (unsur sengaja)..

Tentang masalah right or wrong ini (tes ini juga dinamakan right or wrong test) tidak pernah dijelaskan secara lebih terperinci apakah salah ini menyangkut segi legal atau segi moral. as not to know the nature and quality of the act he was doing. Tetapi kritik yang lebih penting yaitu tes ini hanya dapat digunakan terutama pada terdakwa yang menderita halusinasi dan delusi. namun hakim memutuskan Bellingham tetap salah dan dihukum gantung. Oleh karena itu ia diadili. 9" Apa yang dikemukakan oleh Zilborg ini menyangkut inti dari perbedaan persepsi para jurist dan psikiater tentang sakit jiwa. until the contrary be proved to their satisfaction. the party accused with labouring under such a defect of reason. or if he did know it. USA. dan beberapa hari kemudian 15 ahli hukum diminta menyusun pedoman untuk menentukan pertanggungjawaban kriminal. dan berhubungan dengan itu pertanggungjawaban pidana. Pembebasan M'Naghten menimbulkan heboh besar dalam parlemen Inggris. Berdasarkan kasus ini dikemukakan Durham Rule" sebagai berikut : An accused is not criminally responsible if his unlawful act was the product of mental disease or mental defect. Namun terhadap "M'Naghten rule" ini ada beberapa kritik yang perlu dikemukakan di sini. pada tahun 1954 hakim David Bazelon dari District of Columbia. to force him to violate the Hippocratic Oath. from disease of the mind. yang bernama Edward Drummond. Para hakim maupun anggota juri menjadi bingung dengan istilah product. Lord Mansfield sebagai hakim mengemukakan alasannya atas dasar bahwa seorang terdakwa adalah sakit jiwa apabila dia tidak dapat membedakan yang benar dari yang salah (right from wrong) 9 Peristiwa bersejarah yang sempat menggemparkan Inggris pada waktu itu adalah pembunuhan yang dilakukan oleh seorang Scot bernama Daniel M'Naghten terhadap sekretaris pribadi Perdana Menteri Inggris Sir Robert Peel. Bagi seorang psikiater tindakan melawan hukum tidak selalu ditentukan oleh perbuatan berencana yang sadar. A person is not responsible for criminal conduct if at the time of such conduct as a result of mental disease or defect he lacks substantial capacity either to appreciate the Cermin Dunia Kedokteran No.11 "M'Naghten rule" ini penting karena berlaku di Inggris lebih dari 100 tahun dan juga di sebagian besar dari negara bagian di USA. Zilborg selanjutnyamengatakan : "To force a psychiatrist to talk in terms of the ability to distinguish between right and wrong and of legal responsibility is . tetapi apabila wrong berarti tindakan a moral.. 9" Berdasarkan ini. sehingga akhirnya "Durham rule" pada tahun 1972 ditinggalkan dan diganti dengan Model Penal Code dari The American Law Institute. Durham yang telah melakukan pencurian dianggap sehat karena dapat membedakan right from wrong. Walaupun A mengetahui bahwa tindakan ini melawan hukum. even to violate the oath he takes as a witness to tell the truth and nothing but the truth. akan tetapi hanya merupakan hasil akhir dari runtuhnya sistim adaptif mental. Dalam sidang peradilan 9 dokter menyatakan bahwa Daniel M'Naghten menderita sakit jiwa. Contoh perbedaan ini dikemukakan oleh Sir James Stephen sebagai berikut : A telah membunuh B. Ia dimasukkan dalam Rumah Sakit Jiwa selama 22 tahun. mengemukakan apa yang dikenal dengan "Durham rule". ia tetap melakukannyakarena dia berpendapat (delusi) bahwa pembunuhan terhadap B adalah karena perintah dari Tuhan. disease. and that to establish a defense on the ground of insanity. Where a person labours under partial delusions only and is not in other respects insane. defect dan kompleksitas data medik-psikiatrik. 1984 31 . his testimony on this issue is largely conjecture or a reflection of his own personal judgements of whether or not the defendant should be held responsible 9.10. maka merupakan tindakan kriminal. dan tindakan ini akan menyelamatkan umat manusia. Hasilnya terkenal dengan nama "M 'Naghten rule" yang singkatnya berbunyi sebagai berikut : "They ought to be told in all cases that every man is presumed to be sane. dan suatu perbuatan adalah hasil dari perbuatan berencana yang sadar (consciously determined intent). maka kepada A tidak dapat dipertanggungjawabkan perbuatannya itu9. Tes ini sebagai berikut : 1.waktu itu pembela mengemukakan sakit jiwa sebagai dasar pembelaan. and to possess a sufficient degree of reason to be responsible for his crimes. Seorang psikiater menilai terdakwa lebih mendalam daripada hanya perbuatan itu sendiri. The American Bar Foundation menyatakan : "Since the psychiatrist cannot accunrtely determine the defedant's capacity to distinguish right from wrong on the basis of his medical expertise. kepada psikiater diberikan kesempatan sebanyak mungkin untuk mengungkapkan bukti-bukti medik-psikiatrik tentang kondisi kesehatan jiwa terdakwa11. ia menghadang Edward Drummond yang disangka Sir Robert Peel dan ditembaknya sampai mati. he must be considered in the same situation as to responsibility as if the facts with respect to which the delusion exist were real 8. Akan tetapi psikiater dalam peradilan ini menyatakan bahwa Durham pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa. that he did not know that he was doing what was wrong. Bila wrong di sini berarti melawan hukum. dan sekalipun ia dapat membedakan right from wrong tetap menderita sakit jiwa. Dalam rangka ini Zilborg mengatakan : "This fundamental difference between verbal and purely intellectual knowledge and the mysterious other kind of knowledge is familiar to every clinical psychiatrist. M'Naghten menderita delusi persekutif dan menganggap bahwa partai Tories yang berkuasa pada waktu itu mengguber-uber dan membuatnya bangkrut. sehingga dia melarikan diri dari Scotland. Sesuai dengan hukum yang berlaku waktu itu M'Naghten dibebaskan. . Menurut para ahli hukum jiwa dipengaruhi oleh akal dan kemauan babas. Bagi seorang psikiater. hingga meninggal dunia. terdakwa dengan gejala-gejala lain yang sama berat sakit jiwanya tes right or wrong tidak dapat diterapkan. it is the difference between knowledge divorced from affect and knowledge so fused with knowledge that it becomes a human reality. it must be cleary proved that at the time of the committing of the act. 8 Dengan adanya "Durham rule" ini. Namun sekarang timbul masalah baru. Untuk membalas dendam atas ketidakadilan terhadap dirinya yang sesuai dengan delusinya itu. 35. Mengingat kekurangan-kekurangan dari "M'Naghten rule" ini. Dia menilai seluruh kepribadian terdakwa dan menelaah perbuatannya dari segi alam sadar maupun tak sadar.

dan sakit atau sehat merupakan pengertian yang terletak pada tare konseptual. sejak Februari 1983 telah menyusun suatu kelompok studi non formal untuk mempelajari masalah ini. Beberapa pengertian pokok yang dapat dikemukakan : Pertanggungjawaban itu sebenarnya soal moril dan metafisik. diberi gambaran. Direktorat Kesehatan R. 2. kelemahan ini dapat diduga akan beralih menjadi titik rawan dalam proses peradilan maupun profesi psikiater. dan penilaian tanggungjawab itu merupakan suatu moral act.dapatnya dicari dasar rasional untuk bertindak moral (a rational basis for moral action)6 Seorang psikiater dalam laporannya perlu menyatakan apakah terdakwa menderita penyakit atau gangguan jiwa. 35. akan berguna untuk mencegah mereka melakukan perbuatan. Di antara fungsi. Oleh karena itu. atau dianggap dapat dipertanggungjawabkan atas perbuatannya atau tidak. a l pengertian lack of substantial capacity yang memungkinkan operasionalisasi dari pengertian sakit yang kemudian dalam perumusan di Indonesia dikaitkan dengan pengertian operasional dari pertanggungjawaban pidana. perlu dicari konsep-konsep operasionalnya. 1984 . Untuk pengoperasionalisasikan pertanggungjawaban pidana dapat dikemukakan pertanyaan : "Apakah orang ini bertanggungjawab (penuh) atas perbuatan kriminal itu. ya. maka persoalan sakit dari sehat menjadi persoalan moral dan sosial. sehingga ia dapat dan wajar dihukum? Ini dapat dirumuskan menjadi pertanyaanpertanyaan : 1) Apakah hukuman akan berguna terhadap orang ini untuk mengubah perilakunya ke arah yang lebih baik? (efficient punishability).perbuatan yang diancam hukuman itu? (deterrent efficiency). melainkan suatu pendapat (judgment). As used in this Article. khususnya bagi gangguan jiwa. jika diketahui oleh orang banyak. masing-masing psikiater dalam laporannya kepada pengadilan membuat kesimpulan berdasarkan pendapat masingmasing tentang pertanggungjawaban pidana. Dengan adanya KUHAP. sedikit banyak 2. the terms "mental disease of defect" do not include an abnormality manifested only by repeated criminal or otherwise anti-social conduct. pendapat yang dikemukakannya didasarkan atas pendapat pribadi psikiater yang bersangkutan. Dalam praktek ilmu kedokteran murni masalah konseptual tentang sakit dan sehat sebenarnya tidak terlalu mengganggu tindakan ilmiah kedokteran sehari-hari. misalnya fungsi intensional dan fungsi volational atau dengan kata lain : fungsi kemampuan memaksudkan suatu tujuan dan fungsi kemampuan mengarahkan kemauan6.gambaran yang jelas mengenai terjadinya perubahan d a r i terdakwa (penderita yang melanggar hukum) dan alasan-alasan yang menetapkan terdakwa (penderita) dapat dipersalahkan atau tidak. 2.I. Tidak. 1.psikiatrik yang didapatkan selama pemeriksaan. maka tidak dapat dikatakan ada penyakit. 2) Apakah hukuman terhadap orang ini.hasil dalam pemeriksaan somatis dan psikologik. bagaimanakah sekarang keadaannya di Indonesia? Sebelum tahun 1970. dan karenanya secara prinsip tidak dapat diperiksa menurut psikiatei dan psikologi 13 Tanggungjawab dalam arti yang positif merupakan konsep moral philisophy. Dengan cacat ini dimaksudkan ketidakmampuan atau keterbatasan dalam sesuatu fungsi individu dibanding dengan kemampuan yang selayaknya ada pada usia dan fase perkembangan individu itu6. 8 Dalam model Penal Code terdapat beberapa kemajuan. Mengingat adanya beberapa titik rawan ini. dan dibuat oleh hakim dalam surat permintaannya). Oleh karena itu.psikiatrik. 1993/ KDJ/U/70 tahun 1970. sebagian besar psikiater yang bekerja di Rumah Sakit Jiwa Pemerintah melukiskan kesimpulannya sebagai tertera dalam lampiran Peraturan Menteri Kesehatan.fungsi yang dapat terkena disabilitas. Untuk mengoperasionalisasikan pengertian sakit. Bila ini tidak ada. seorang psikiater maupun penegak hukum 32 Cermin Dunia Kedokteran No. Jika ada. karena sedapat .6 Karena kedua pengertian pertanggungjawaban pidana. Bahan . dan pengetahuan ilmu kedokteran sebagai landasan rasional untuk menentukan pertanggungjawaban pidana ini menjadi kurang tepat. Adakah pada terdakwa kelainan jiwa yang tidak biasa pada waktu ia menjalankan perbuatan yang menyebabkan ia didakwa itu. sehingga dapat dimengerti bahwa ia tidak cukup dapat atau tidak dapat seluruhnya mempertimbangkan dan mempertanggungjawabkan perbuatan yang didakwakan kepadanya itu. ya. 25 .criminality (wrongfulness) of his conduct or to conform his conduct to the requirement of the law. maka jawabanjawaban terhadap 2 pertanyaan di atas (lihat noot) adalah: 1. timbul pertanyaan. dapat dikatakan bahwa adanya penyakit setidak-tidaknya mengakibatkan cacat dalam taraf tertentu (disability). Akan tetapi apabila sakit dan sehat dikaitkan dengan pertanggungjawaban pidana.26Januari 1984 di Jakarta. Untuk menyusun pendapat ini memang diperlukan penelitian fakta. Di sini jelas bahwa psikiater diwajibkan menjawab pertanyaan apakah suatu perbuatan pidana dapat dipertanggungjawabkan kepada seseorang terdakwa atau tidak. Juga tampak bahwa psikiater tidak mempunyai pegangan sesuatu tes yang dapat dipakai. tentunya berdasarkan data medik. dan halhal lain yang berkaitan dengan visum et repertum psikiatrik. Setelah ditinjau beberapa tes untuk menentukan pertanggungjawaban pidana yang dikemukakan oleh ahli-ahli di bidang hukum dan ilmu kedokteran jiwa. Berhubung dengan hal-hal tersebut di atas. Ini bukan suatu hasil "pengukuran" atau "konstatasi". apakah kelainan jiwanya sedemikian keadaannya. tapi lebih sederhana dari M' Naghten rule 1 2 Setelah berlakunya Peraturan Menteri Kesehatan Tentang Perawatan Penderita Penyakit Jiwa No. Jelaslah kiranya betapa lemah dan tidak pastinya kedudukan psikiater dalam peradilan. sedikit banyak Noot : (sebagai contoh. Tidak. Di Jakarta diguna kan semacam right or wrong test.bahan pemikiran dalam kelompok studi ini kemudian disempurnakan dalam Pertemuan Keifer Kesehatan Jiwa Tentang Visum et Repertum Psychiatricum 1984. Kesimpulan : Dengan perumusan yang singkat dari apa yang telah diformulasikan dalam diagnosis dan hasil.

Robitscher. 13. Amsterdam 4 : 351 . 5. • Ketidakmampuan mengarahkan kemauan (disability in intention). Jiwa 3 1970. 1982.356. 35. David. Proseding Pertemuan Kerja Kesehatan Jiwa Tentang Visum et Repertum Psychiatricum 1984. Slovenko. Forum ini kami anggap merupakan tempat yang cukup baik untuk mengajukan kritikan. Philadelphia. Stafford . 11. 1973. Meyer. Depkes. Modern clinical psychiatry. 10. Carp EADE Gerechtelijke psychiatrie. Direktorat Kesehatan Jiwa. 6 Mei 1984 kepada Staf Ahli Menteri Kesehatan. DB : Peralihan dalam konsep tanggungjawab kriminil. Budiarto M dan Fattah Zainal Abdul. Tan Pariaman. 1956. Hasan Basri Saanin Dt. Clinical handbook of psychiatry and the law. (1) : 2 . 8. Jonas. De psychiatrische expert en de toerekenbaarheid. New York: Mc Graw-Hill Company. H. KEPUSTAKAAN 1. Baltimore. RI. Hasan Basri Saanin Dt. London : Penguin Books. Soal pembuktian dalam psikiatei kehakirnan. Williams and Wilikins. Jakarta Ghalia Indonesia 1983. 1980. B Pursuit of agreement — psychiatry and the law. 2. Namun demikian dapat dirasakan banyak ahli yang kurang puas. 1984. 1984. Thomas G and Appelbaum Paul S. Cermin Dunia Kedokteran No. Tokyo : Sauders Company. Psychiatrische en neurologische bladen. Toronto Lippencot Company 1966. 1984 33 .20. Gutheil.dapat memakai pedoman sebagai berikut : (a) Konsep-konsep operasional tentang pertanggungjawaban pidana sesuai dengan gagasan pemasyarakatan dengan memperhatikan : • Daya guna pidana terhadap terpidana sebagai pengu• bah perilakunya (efficient punishability). 7. Freedman and Sadock (Eds). 3. Keterangan ahli dalam Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) (Masalah keterangan ahli tertulis dan lisan oleh psikiater). Lubis DB. Surat tanggapan terhadap Hasil Pertemuan Kerja Kesehatan Jiwa Tentang Visum et Repertum Psychiatricum. namun perumusan tentang pertanggungjawaban pidana yang telah dikemukakan di atas (dan merupakan semacam konsensus dalam suatu pertemuan kerja antara disiplin ilmu hukum. Kolb. 1953. Psychiatry today. 12. Depkes RI 1984. H. Tan Pariaman. Lubis. Jiwa 3 1970(1):4-11. penegak hukum dan instansi lain yang ada hubungannya dengan problem ini) merupakan perumusan yang pada saat ini cukup memadai. ilmu kedokteran. saran-saran dan perbaikan-perbaikan yang mungkin dapat dimasukkan dalam suatu pedoman tentang Visum et Reperturn psilciatrik yang direncanakan akan disusun oleh Direktorat Kesehatan Jiwa. 9. 4. Proseding Pertemuan Kerja Kesehatan Jiwa Tentang Visum et Repertum Psychiatricum 1984. (Hasil Pertemuan Kerja 1984). Lubis DB (Konsep gangguan jiwa dan tanggung jawab pidana. Amsterdam : Scheltema en Holkeme NV. Law and psychiatry — in Comprehensive textbook of psychiatry/III — Kaplan. 8th Ed. Psikiater dan peradilan n (revisi). (b) Konsep operasional tentang penyakit dengan memperhatikan keterbatasan kemampuan (disability) berupa : • Ketidakmampuan memaksudkan suatu tujuan yang sadar (disability intention). 6. • Daya guna pidana terhadap terpidana dan masyarakat sebagai upaya menakut-nakuti untuk mencegah perbuatan kriminil (deterrent efficiency). Direktorat Kesehatan Jiwa. Ralph. Walaupun kita sadar bahwa masalah pertanggungjawaban pidana yang dikaitkan dengan kondisi mental seorang tersangka/terdakwa merupakan hal yang sangat rumit dan kompleks. Lawrence C.Clark.

late depression b. 7. secara terarah dan terpadu . Jakarta PENDAHULUAN John Henderson mengungkapkan : Dengan meningkatnya sarana kesehatan maupun upaya yang telah dilakukan oleh banyak negara di dunia. moderate senile dementia 2.organic syndrome b. 5. Mengusahakan beberapa jenis kursus-kursus pra-pensiun. Arteriosclerotic psychosis and other cerebrovascular diseases : a. late mania 6. Schizophrenia . Mengusahakan agar bagi para lanjut usia yang masih energetik dan berkapasitas unggul.l 1. Presennile dementia : a. Paranoid Syndrome (incl. jangkauan pelayanan kesehatan mental baik melalui rumah sakit maupun yang bukan rumah sakit harus ditingkatkan. Mengorganisir diadakannya pertemuan secara lokal. 4.Psiko Geriatrik Sekilas Pintas dr. b.Late schizophrenia 7. memperoleh tempat terhormat dalam masyarakat (senior citizens) 10. 11. Mild psycho organic syndrome b. Mengikut sertakan Badan Pembina Kesehatan Jiwa Masyarakat yang telah ada di propinsi-propinsi. na- sional maupun regional secara periodik dan teratur. khususnya tentang penyakit para lanjut usia. Mengadakan komunikasi yang setingkat di level nasional dari berbagai organisasi. Affective psychoses : a. diperkirakan sekitar 60% dari populasi yang dikelompokkan "elderly group" akan berada di negara-negara berkembang. Jelas bahwa rekomendasi tersebut di atas memerlukan pengolahan lebih lanjut.penanganan masalah ini hendaknya sudah dimulai sejak sekarang. maka pada akhir abad ini. Alzheimer syndrome b. 2. Pembentukan institusi yang dapat memberikan pelayanan jangka panjang. mild psycho . Atrophi senile psychosis : a. severe psycho organic syndrome 3. KELAINAN-KELAINAN PSIKO GERIATRIK YANG PERLU DIKETAHUI Sebaiknya diungkapkan terlebih dahulu beberapa kelainan mental yang telah di ekspos oleh WHO sejak tahun 1980. : Oleh sebab itu. Ini tentunya menyangkut: a. 3. Mengatur agar data dapat dikumpulkan secara sistematik. agar mereka ikut aktif dalam menangani problema usia lanjut di Indonesia.khususnya untuk ASEAN/Indonesia. antara lain : 1. terutama bagi mereka-mereka yang mempunyai kelainan psiko-geriatrik yang tidak dapat lagi dirawat dalam fasilitas yang telah ada. 6. Memulai dengan "kurikulum formal". 1984 . moderate psycho organic syndrome c. Untuk ini. dan adalah tugas kita bersama agar rekomendasi tadi tidak mubazir. paraphrenia) 34 Cermin Dunia Kedokteran No. antara lain : hubungan yang baik dengan puskesmas maupun keluargakeluarga penderita. 9. Pick's disease 5. Meningkatkan pengetahuan masyarakat di bidang psikogeriatrik. Acute confusional state 4. 35. disesuaikan dengan kebutuhan. Pelayanan psiko-geriatrik akan diadakan sejalan dengan fasilitas kesehatan jiwa yang telah ada. maka diharapkan agar sistem kekeluargaan lebih dipererat. Mengingat pentingnya sistem kesehatan yang komperhensip bagi para usia lanjut. Memulai dan merintis diadakannya dana dan fasilitas untuk riset. Dirintisnya suatu hubungan yang baik dengan fasilitasfasilitas kesehatan yang telah ada. dengan menyebarluaskan pengetahuan di bidang ini. c. 8. Tony Setiabudhi Bagian Psikiatri Fakultas Kedokteran Universitas Trisaksi. Pengobatan dan perawatan jangka pendek.

Demensia ini mempunyai gambaran yang hampir mirip dengan demensia Presenilis jenis Alzheimer. pembagian tersebut adalah sebagai berikut2 : Sindroma amnestdc dan sindroma amnestik-konfabdatoar Gejala utama pada sindroma ini ialah : a. g. pengetahuan maupun pengalaman-pengalamannya sendiri menjadi mundur. Pembagian ini. penyakit-penyakit infeksi tubuh. Perlu dikemukakan. gangguan pada ketertiban dalam melakukan aktifitas harian. karena pelaporan yang menggunakan klasifrkasi inilah yang nantinya dapat diproses secara seragam. Hidrosefalus komunrkcantes ("normotensive . Morbus Pick Selain gejala-gejala demensia. paranoid. dan dapat berakibat: minat maupun inisiatif kurang. Walaupun demikian. Demensia Pre Senilis Secara patologik anatomis. f. dan dijumpai pula atrofi dari berbagai alat tubuh akibat kekurangan protein/kalori dan akibatnya terjadi emasiasi. dan dapat dimengerti oleh para ilmiawan lainnya dalam berkomunikasi. h. Beberapa negara Anglosaxon maupun Continental sampai saat ini merupakan negara feeder bagi keputusan-keputusan WHO. kelainan-kelainan di bidang hemodinamika. gangguan afek. gangguan daya ingat. Sindroma Serebro . juga tentang sejarah dirinya sendiri. tempat dan personal. Kelainan ini dapat menyertai suatu : a. di mana penulis pernah menjadi anggotanya. Dibawah ini akan diungkapkan salah satu pembagian yang telah dirintis oleh 'Psycho geriatrische werkgroup dari Den Haag". e. rigiditas. ginjal akibat kelainan vaskular ekstra serebral. ini penting artinya dalam dunia ilmiah. Proses ini berlangsung secara progresif. akan tampak pelebaran ventrikel tanpa diserta suatu atrofi kortikal. b. disertai dengan kelainan-kelainan : — inkontinensia — gangguan pada susunan piramidal (tungkai) — gaya berjalan/gait juga terganggu (apraksia) Pada pemeriksaan melalui Pneumoensofalografi maupun melalui gamma-sisternografi (dengan I 131). d.Vaskular Kelainan-kelainan yang dapat mengakibatkan sindroma ini adalah : a. d. gangguan daya ingat. c. d. lain-lain (ensefalopati). gangguan serebrovaskular. proses fibrotik maupun hialinisasi dari pembuluh darah sedang maupun kecil yang memperdarahi otak. 3 .Creutzfeldt Selain gejala-gejala demensia. Pada sindroma amnestik-konfabulatoar. insight (wawasan) yang terganggu. maka dapat saja dijumpai gejala-gejala yang lebih hebat seperti : gangguan kepribadian yang mengarah pada psikopat. terdapat kelainan afaso-aprakso-agnostisia e. b. Kadang-kadang dijumpai seranganserangan epileptik. terutama mengenai hal-hal yang barn terjadi/recent. i. bahwa penyakit ini diakibatkan oleh virus. Terapi : dengan memasang drain. mioklonia serta gejala-gejala kelainan piramidal. sulit dalam mengungkapkan kesan-kesan terhadap peristiwa tertentu. gangguan kesadaran. Secara garis besar. intoksikasi. terutama orientasi terhadap waktu. disertai pula gejala-gejala gangguan ekstra piramidal seperti hipokinesia. kita tidak boleh menutup mata. Kecuali no. Gejala selanjutnya berbentuk : a. j. Bila penyakit ini berlarut. ternyata juga dipakai di beberapa tempat lainnya. karena secara patologik anatomis pun kelainannya memang serupa. Permulaan dari penyakit korsakow. dan apabila penderita meninggal : tidak sepotongpun dari anggota tubuhnya yang diperkenankan untuk didonorkan (termasuk korneanya). Sindroma Demensia — Global Sindrom ini biasanya diakibatkan oleh proses degeneratif yang luas. didapati konfabulasi. dari bersifat lebih progresif. b. 35. Changes of personality occuring in old age Patut diketahui. Morbus Jacob . permulaan proses degenerasi dari otak. yakni degenerasi otak di daerah lobus frontalis. maupun katatonia. c. Neuroses : — acute psychogenic reaction — reactive development 9. karena kemajuan dibidang psiko geriatrik demikian pesatnya sehingga beberapa negara telah mempunyai pusat-pusat pengembangan tersendiri dengan kelompok-kelompok studi yang cukup ampuh. temporo-oksipitalis dan daerah hipokampus. f. c. kelainan ini dapat dibedakan dalam : a. sehingga terjadi atrofi serebri. d. karena mereka mendasarkan pembagian tadi atas "Sindromasindroma klinik" atau "Simtom kompleks" yang telah dihayati selama bertahun tahun. dan sering dijumpai secara familier. b. b. gelisah dan lain-lain. Morbus Alzheimer Gambaran penyakitnya seperti pada demensia senilis.hydrocephalus") Gejalanya mirip seperti demensia yang ringan. c. tapi di sin : penyakit yang diakibatkan alkoholisme kronik ini disertai dengan polineuritis. ensefalomalasi yang diakibatkan infark yang terjadi sebagai proses tertutupnya aliran darah otak oleh trombus atau Cermin Dunia Kedokteran No. tidak didapati kelainan-kelainan di bidang emosional. desintegrasi terhadap kepribadiannya. gangguan dari fungsi alat-alat vital seperti : jantung. 1984 35 . trauma kapitis. gangguan orientasi.8. delirium. e. c. gangguan metabolisme. Hanya pada demensia presenilis terjadi pada usia yang lebih muda. proses skierosis dari arteriol-arteriol otak. bahwa semua kelompok penyakit di atas dapat ditemui dalam klasifikasi ICD. karena sistem limbik pada penderita ini masih baik. disertai pula afasi motorik. gangguan orientasi terhadap waktu. proses ateroma dari pembuluh darah besar yang berada di basis kranium.

kelainan paruparu/jantung) b. misalnya hal-hal yang dapat mengakibatkan uremia atau spedoremia. atau pada hal-hal yang 36 Cermin Dunia Kedokteran No. terlampau sensitif terhadap obat-obat tertentu seperti digitalis. Di daerah kapsula interna : terkenal sebagai Hemisindrom. (orang tua biasanya mudah mengalami intoksikasi akibat proses metabolisme obat-obat tadi yang terganggu). Psikosa Simptomatik Biasanya timbul bersamaan dengan kelainan. meningginya visokositas darah. paresis c. hiper/hipotiroid d. dan umumnya dapat secara mudah dikenal karena timbul kelainan-kelainan yang berupa : — penurunan kesadaran — halusinasi (bila terjadinya mendadak dan disertai kegelisahan disebut sindroma delirium) Sindroma di atas dapat diakibatkan oleh : a. b. Gangguan ekstra . kelainan katub jantung. CVD maupun TIA — Kelainan.gejala berikut : a. gangguan emosional (mudah depresi/tersinggung). 35. psikotropik dan lain-lain. harus dicari kausanya: apakah aidbat psikotrauma. c. Gangguan metabolisme dan intoksikasi : Diabetes melitus. Gangguan Afektif • Reaksi Depresi Harus dibedakan antara yang psikotik dan yang non-psikotik. perlu dibedakan antara yang psikotik atau yang non.gejalanya seringkali bersifat fluktuatif maupun remitens — secara anamnestik terdapat kelainan neurologik sebelumnya berupa : hilangnya kesadaran sementara. tumor otak. Hipoksemia (gangguan pada hemoglobin. — Kelainan. disfagia. polisitemia. Gangguan pada sistim traktus sirkulatorius : a. Kelainan intrakranial lainnya seperti trauma kapitis. perlu dipertanyakan. d. aseton. konsentrasi darah maupun akibat obat-obat lain yang dapat mengganggunya. kinidin. nyeri akibat parestesi maupun neuralgia Gejala-gejala klinik tadi tentu saja dapat menetap bila kejadiannya terjadi berulangkali. trombosis otak. infark jantung. gangguan piramidal maupun ekstra piramidal d. komplikasi-komplikasi post operatif. E. infeksi intrakranial dan lain-lain. atau hal-hal lain seperti: — fase depresi dari kepribadian yang siklotimik — "bagian" dari sindroma organik lainnya — reaksi neurotik/eksogen lainnya • Reaksi Manik Juga dalam hal ini. Cave b. Hipoksia.kelainan yang menyerupai Neurastenia (pseudonneurastenin) yang dapat berupa : a. dekompensasi jantung. maupun keadaan hipoglikemia dapat mengakibatkan gangguan oksigenasi otak. Di daerah batang otak dan pons. nekrosis parenkim otak akibat berkurangnya oksigenisasi (infark yang tidak/lengkap atau oleh hal-hal lain) Gejala-gejala klinik yang menonjol antara lain : — labilitas emosional — gejala. kualitas trombosit yang jelek dan sebagainya. Tergantung dari tempat lokalisasinya. sejak kapan? — Apakah kecurigaannya bertambah? (ingat akan sifatsifat karikaturistik pada usia lanjut) — Apakah kecurigaannya berkisar pada orang-orang atau benda-benda yang masih realistik. gangguan tekanan darah (hipertensi yang tak terkontrol. c.disartri. gangguan tidur. — Apakah waham-waham tadi sudah ada sebelumnya? Kalau memang sudah ada. konsentrasi maupun inisiatifnya berkurang. Di daerah kortikobulbar (kiri/kanan) dapat mengakibatkan paralisis pseudobulbar. intoksikasi obat. e. e. gangguan endokrin seperti diabetes melitus.embolus. Depresi yang non-psikotik. f. Kelainan-kelainan pada darah : anemia.kelainan neurologik dapat berupa : a. b. maupun hipotensi dapat mengakibatkan gangguan peredaran darah otak) C. histotoksik (akibat obat-obat tertentu. 1984 . Obat-obat yang sering menyebabkan ini antara lain : barbiturat.kelainan sistemik. yang dapat diakibatkan oleh : a. e.psikotik yang umumnya dapat diakibatkan oleh: — kelainan kepribadian yang memang sudah ada — reaksi eksogenik — bagian dari kelainan organik Kelainan yang disertai waham dan atau halusinasi (sindroma paranoid) Waham yang terdapat pada penderita usia lanjut. maka secara topikal dikenal gejala. saraf-saraf otak mengalami defisiensi. infeksi-infeksi umum lainnya. klonus rahang disertai forced laughing/forced crying sebagai aid-bat hidup emosi yang tak terkendali. b. perdarahan otak dan lain-lain. c.obatan. kor pulmonale. Perlu diperhatikan hal-hal lain.serebral yang dapat mempengaruhi perdarahan otak A. rasa berputar bila berdiri secara mendadak. gangguan kesadaran b. iskemia (akibat kehilangan darah atau tensi yang merendah) c. seringkali disertai edema otak. D. gangguan ritine/irama jantung. Kelainan-kelainan serebro vaskular seperti emboli otak. dismasesi. berkenaan dengan faktor-faktor hemodinamik yang dapat mengakibatkan penurunan tekanan darah. hipoglikemi (zat asam tidak dapat dibakar) B. Kelainan pada ginjal. narkotik) d. atau andrenalin. dapat mengakibatkan Parkinsonisme. sakit kepala (seperti tertekan) yang menghilang bila penderita istirahat.

Skizofrenia: — wahamnya biasa terjadi primer. Misalnya sistem CHAM maupun PSE. dan dapat berupa: — Kepribadian paranoid — Kepribadian afektif (siklotimik) — Kepribadian skizoid — Kepribadian eksplosif — Kepribadian anankastik (obsesif.4 B. hal serupa ini dapat terjadi. maka dikatakan: sindroma ini penderita karena dianggap memalukan? Demikian pula merupakan sindroma paranoid — halusinatoar yang bermasyarakat setempat. tanpa ada trauma psikik — isi waham biasanya berbentuk bizar — sebelumnya memang sudah pernah menderita penyakit serupa — sudah terdapat perpecahan kepribadian — keadaan afektif/hidup emosi sudah tidak adekuat lagi. Gejala-gejalanya pun seperti pada neurosis lain.kompulsif) — Kepribadian histerik — Kepribadian astenik — Kepribadian antisosial — Kepribadian pasif. meringankan penderitaan mereka 3. bahwa sindroma ini seringkali di. Sering kali perlu diberikan penerangan landaskan kelainan sistemik (psikosis simtomatik).2. Batasilah pemberian jenis obat seminimal mungkin — Neurosis depersonalisasi 5. pada penderita ini: belum ada perpecahan kepribadian. riksa detoksifikasi di alat-alat dalam. Ini karena bungannya dengan halusinasi yang dihayati) setiap orang yang berusia lanjut telah mengalami kemunduran — penderita dapat menceritakan semua wahamnya secara tidak hanya di bidang fisik. mental masih tetap dapat diaplikasikan. PENGOBATAN/PERAWATAN C. distribusi. 35. sebelum — tak pernah dijumpai perpecahan kepribadian terapi dengan psikotropik diberikan 3-5 — afek penderita biasanya menyertai pada waham yang diYang tak kalah pentingnya adalah pendekatan terhadap linghayati kungan penderita. sebab itu dapat dirabarasakan oleh si peme.abstrak? — Apakah ia masih dapat memberikan alasan-alasan yang tepat tentang waham/kecurigaannya? — Apakah keadaan afektif orang tadi maupun hidup emosinya masih adekuat? — Apakah terjadi isolasi secara sosial? — Apakah kecurigaan tadi berkembang bersamaan dengan mundurnya gejala organik/sistemik? — Apakah disertai perpecahan kepribadian? Beberapa diagnosis banding yang dipikirkan ialah: A. Untuk dapat menegakkan diagnosis dengan tepat di bidang psikogeriatrik. Metabolisme sistematik. Timbanglah manfaat dan risikonya dengan memperhi— Neurosis histerik (baik jenis konversi maupun disosiasi) tungkan prinsip "Primum est non nocere" — Neurosis fobik 2. biasanya sudah ada sejak penderita masih muda. Karena itu. Gunakanlah obat pilihan yang anda ketahui paling baik — Neurosis neurasteni 4. Apakah keluarga penderita menerima si sakit — bila penyakit ini berjalan sejajar dengan proses sisseperti layaknya? Atau bersikap antipati dan mengucilkan tematik/kelainan organik. Gunakanlah dosis efektif terkecil Kelainan atau gangguan kepribadian 37 Cermin Dunia Kedokteran No.gejala di atas Tidak saja kelainan.obatan pun agak berbeda. Sesuaikanlah dosis obat pada setiap penderita — Neurosis hipokondrik 6. adalah tugas kita bersama untuk akibatkan oleh isolasi sosial yang dialami para usia lanjut. Gunakanlah pertama-tama obat yang paling established. pada kelainan psikiatrik pun. bahwa penanganan penderita usia lanjut — waham terjadinya secara sekunder (seringkali ada huagak berbeda dengan perawatan penderita yang lain. Parafrenia — wahamnya bersifat primer — isi waham seringkali bizar — umumnya juga sudah terjadi sebelum proses senil — tapi. dianjurkan agar setiap dokter dapat menguasai teknik pemeriksaan yang sempurna. Sindroma Paranoid — Halusinatoar Perlu ditekankan di sini. Pemberian obat-obat Pedoman6 berbentuk: — Neurosis cemas 1.yang lanjut. Kondisi — waham semacam ini baru terjadi pada usia lanjut fisik dari individu tadi harus diperiksa dengan seksama. Neurosis Pendekatan tersebut mencakup: Biasanya sudah pernah ditemukan pada waktu orang tadi masih • Pengobatan secara organobiologik muda. sejak dari absorbsi.agresif — Deviasi seksual Kombinasi dari gejala.kelainan somatik yang pada usia lanjut terjadi secara multipatologik. — Neurosis obsesif' kompulsif dan kenalilah obat pilihan ini untuk setiap indikasi — Neurosis depresif 3. sehingga dapat dicapai basil yang maksimal. Yang dikelompokkan dalam kelainan di atas. tapi juga mentalnya. agar para usia lanjut ini sedapat Pendekatan terapeutik yang umum bagi penderita gangguan mungkin dirawat di lingkungannya sendiri. 1984 . bahwa setiap manusia dapat menderita penyakit tadi pada usianya Perlu dijelaskan di sini.obat.4 Karena itu perlu ditekankan. dan dapat a). maupun ekskresinya.

dianjurkan agar 7. cardiazol shock therapy dan electroconvulsive therapy. terapi di atas sudah tidak dilakukan lagi. psycho surgeGeriatri. Suwarjono Suryaningrat. Kelainan fisik dan Mental yang Sering Dijumpai Pada — Bila dengan pemakaian obat baru (tambahan obat) penderita Usia Lanjut. Karena kita harus waspada terhadap efek 5. Demikian pula Group therapy kadang-kadang membawa basil yang baik. Iwan Darmansyah. WHO's Global Programme on Care of the Aged. Saat ini. Setiabudhi T. Jakarta 29 Nopember — 3 Desember 1982. Bloemendaal pp 11-23. Janganlah ketinggalan menggunakan obat baru yang penderita beban aib dan sebagainya. De Bejaarde Patient en de Terminologie. 35. v Dijk C.suportif. Janganlah memilih preparat terbaru. Apabila sikap keluarga terdekat (yang sehari-hari berhu7. dalam simposium Usia Lanjut Yang Bahagia. diadakan review dalam pemberian obat-obat tadi secara rutin dalam : Mean Teaching Seminar on Psycho — Geriatric Pro(b) Pengobatan di bidang fisik blems. Prayitno A. Setiabudhi T. 8. disajikan dalam : Diskusi panel Angkatan '45 di Jakarta 4 Desember tertentu untuk mempertahankan kesegaran jasmani mereka. Di antara para penderita tadi. rapy. tanpa bungan dengan penderita) tidak menguntungkan si mengurangi efektivitasnya penderi ta. Selain KEPUSTAKAAN itu. Psycho — Geriatric Problems in Indonesia. • Pendekatan di bidang sosio budaya Seringkalidiperlukan environmental manipulation untuk memperbaiki lingkungan penderita (jangan sampai terisolir/ditelantarkan). diperlukan latihan-latihan fisik 9. telah pula diamalkan Goldfarb Brief Psychotherapy. Ringoir DJB. berakibat habituasi dan dependency 4. at the inaugural Session of the Asean Teaching Seminar on Psychogeriatric Problems. Direktorat sampingnya yang mungkin masih belum pernah tertulis dalam Kesehatan Jiwa Departemen Kesehatan. — Hindarilah pemakaian obat-obat perangsang. Bonokamsi Dipoyono. bila dihentikan pemakaiannya justru 2. Setyonegoro K. 38 Cermin Dunia Kedokteran No. Henderson J. literatur 6. • Terapi psikologik Biasanya dilakukan psikoterapi jenis sugestif . 1982. Pada banyak orang berusia lanjut. sebaiknya pemberian obat 3 Agustus 1982 (Media Hospitalia : 64. karena akan dalam : Asean Teaching Seminar on Psyco — Geriatric Problems. atau malah merugikannya. Usia Lanjut dan aspek Psikososialnya di Indonesia. sleep therapy. Pilihlah cara pemberian obat yang paling aman. Jakarta 29 November 1982 — 3 Desember 1982. Bila perilaku penderita sangat membahayakan dirinya atau lingkungannya. tadi dihentikan. 1984 . yakni jenis psikoterapi yang dilaksanakan secara singkat. mengakibatkan gejala ketergantungan) 3. Medisch Contact. dan dalam waktu-waktu tertentu secara periodik. Di Indonesia. pp 2-6). masih ada beberapa hal kecil yang perlu diperhati kan: — Jangan tergesa-gesa memberikan obat simtomatik pada para penderita lanjut usia. dipresentasikan pada Panel Diskusi Dewan Harian Angkatan '45 di Jakarta tanggal 3 — 4 Desember 1982. Jakarta menunjukkan gejala kemunduran. Diagnostiek van Syndromen. karena barunya menelantarkan. dalam : Handlei ding voor Psychogeriatrische Assistenten. ry. 21 : 23 Mei 1980. sering memarahi penderita. terapi fisik yang dimaksudkan di bidang psikiatri 10. KPPIK X. tanpa mengetahui penyebab yang 1.2. Sistim Kesehatan Nasional. apabila sudah tidak diperlukan lagi. (lebih) baik 10. Keadaan fisik maupun kebersihan dari penderita perlu mendapat perhatian yang optimal(antara lain keadaan gizinya). untuk itu indikasinya adalah: 1. Adress of the Minister for Health Republic of Indonesia. Beberapa Fikiran — Preliminer Mengenai Problematik Usia Lanjut Ditinjau dari Sudut Kesehatan Jiwa. Sepuluh Dasar Pemilihan Obat.Sudah tentu keadaan semacam ini sulit diatasi oleh keluarga maupun lingkungannya. Sistim Kesehatan Nasional dan Kaitannya dengan mencakup : insulin coma therapy. 1982. tentunya ada pula yang memerlukan penanganan khusus dan perawatan dalam institut tersendiri. mendasari gejala tadi (banyak penderita yang sudah terbiasa meminum suatu obat. Untuk ini. menganggap 9. Departemen Kesehatan. FKUI — Semua obat harus secepat mungkin dihentikan pemakaiannya Jakarta 1979. Tetapi. Cocokkanlah kebenaran data promosi pabrik obat. Misalnya: 8. hanya terapi dengan ECT masih kadang-kadang dipergunakan dengan indikasiyang sangat ketat dan tepat. pp 50-55. 11. Seringkali diperlukan pula counseling therapy yang menyangkut keluarga maupun teman-teman terdekatnya.

Kesukaran Belajar dr Ny. kami berkesimpulan bahwa sebab-sebab kesukaran belajar ialah : • Inteligensi anak rendah (pembawaah sejak lahir IQ < 85) .sebab kesukaran belajar di atas mungkin tidak berdiri sendiri. Psikiatri. tumor otak) • Pengaruh lingkungan (merasa tak disenangi guru/teman/ orang tua atau wali). • Kesukaran anak dalam membaca (disleksia). • Inteligensi anak justru tinggi (Superior – Genius dengan IQ >110) • Anak belum siap/ matang untuk mengikuti pelajaran di sekolah (belum siap untuk belajar membaca. Pekerja Sosial. segala usaha dilakukan untuk mengatasinya. rudapaksa kepala.7 murid). • Gangguan fisik (kelelahan. Kesukaran Belajar adalah kesukaran mendapatkan perubahan tingkah laku yang diinginkan meskipun latihan telah dilakukan. termasuk perhatian terhadap cara-cara pengatasan kesukaran belajar juga semakin bertambah. Tujuan pendekatan multidisipliner ini ialah agar mendapat gambaran sebabsebab kesukaran belajar secara lebih jelas sehingga dapat dibuat diagnosis yang lebih tepat. Ghozali Bagian Ilmu Kedokteran Jiwa Fakultas Universitas Airlangga. Sebelum kita menginjak lebih jauh. Cermin Dunia Kedokteran No. Surabaya PENDAHULUAN Perhatian mengenai sebab-sebab kesulitan belajar pada anak makin meningkat sejak 10 tahun terakhir ini. – Kelas khusus untuk anakyang sangat terganggu emosinya (1 kelas terdiri dari 5 . English & Heinicke kemudian menekankan adanya banyak faktor yang menyebabkan anak sukar belajar. 1984 39 . Dalam penelitian ini dianjurkan untuk memasukkan berbagai macam disiplin keilmuan. teman-temannya dan sebagainya. Bimbingan & Penyuluhan (BP) pada tiap sekolah dan sebagainya. orang tuanya. tetapi saling berkaitan atau terdapat bersama-sama pada seorang anak. dan sebagainya. termasuk : bidang Pendidikan (Pedagog/Ortopedagog). Salah satu usaha dengan melakukan penekanan lebih besar pada program baru dalam pendidikan. Program baru dalam pendidikan ini misalnya dalam bentuk: – Remedial Teaching – Good progressive Schools – Sekolah khusus atau kelas khusus untuk anak dengan inteligensi tinggi. Namun. Mata . sebegitu jauh masih belum ada keseragaman mengenai klasifikasi dan macam-macam jenis kesukaran belajar ini. Psikologi. Kanak-kanak (Pediatri). berhitung).padahal pelajaran matematika cukup baik dan inteligensinormal. ia akan mau belajar bila ia merasa dicintai oleh gurunya. 35. walaupun pendapat mereka umumnya hampir mina atau tidak saling bertentangan. Endang W. THT. penyakit menahun). Terutama untuk anak-anak. menulis. • Hambatan atau gangguan dalam pendengaran/penglihatan. Agar dapat diciptakan program baru dalam pendidikan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan anak. normal maupun inteligensi tinggi. Sebab . SEBAB-SEBAB KESUKARAN BELAJAR Dari pendapat beberapa pengarang. • Kerusakan jaringan otak (radang otak. English & Pearson menekankan bahwa seorang individu akan berkemauan belajar bila ia merasa dicintai oleh lingkungannya. baik untuk anak-anak yang mengalami kesukaran belajar dengan derajat inteligensi kurang. Saraf (Neurologi). Dengan meningkatnya perhatian terhadap kesulitan belajar ini. perlu penelitian yang lebih luas mengenai sebab-sebab kesukaran belajar. sering timbul pertanya an: "Apakah arti "Belajar" itu? Belajar adalah perubahan tingkah laku pada individu akibat latihan. • Persoalan dalam kehidupan emosiny atau tingkah lakunya.

Contoh: Anak ditolong supaya naik kelas terus sampai kelas IV SD. berpendapat bahwa menyesuaikan kemampuan anak dengan cara menaikkan setingkat Iebih tinggi. menyanyi. barmain sendiri. Itali dan negara Eropah lainnya). yakni: • Anak dengan inteligensi Subnormal (IQ 70 — 85). Inteligensi anak tinggi (IQ > 110) Anak dengan inteligensi tinggi dapat mengalami kemunduran dalam prestasi belajarnya karena merasa bosan terhadap pelajaran sekolah yang dirasakan mudah baginya.Y.Inteligensi anak rendah (IQ <85) Anak yang dilahirkan dengan inteligensi rendah (faktor keturunan. Dengan gejala-gejala di atas. • Anak dengan inteleigensi rendah (IQ 35 — 70). dapat ditempatkan di: 1. Anak merasa bosan di sekolah karena hanya pekerjaan yang mudah-mudah saja disuruh oleh guru untuk dikerjakan setiap hari. Anak berpendapat lebih baik mengganggu teman daripada mengerjakan pekerjaan di sekolah. Anak terpaksa masuk TK lagi. tak dapat masuk SD karena usianya kurang. Sisa 3/4 jam dapat dipakai anak ini untuk melamun. Remedial Teaching itu sekolah tambahan tanpa perbedaan tingkat kelas. sama baiknya dengan menurunkan setingkat lebih rendah asal sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan anak. jangan selalu ditolong untuk naik. Saat membolos sekolah mungkin anak pergi sendiri mengembara keliling kota atau bergabung dengan anak-anak nakal (masuk gang anak nakal). Jarman. dalam masa perkembangannya baik frsik. Di dalam kelas. maka apa yang terjadi? "Anak justru kehilangan waktu bertahuntahun duduk di dalam kelas tanpa mengerti atau menangkap pelajaran yang diajarkan". 1984 . Dengan pembagian: (a) IQ 50 — 70 (Retardasi Mental Ringan). Makin lama perhatian anak terhadap pelajaran sekolah makin berkurang karena kebosanannya. sedangkan prestasi belajar anak tak menunjukkan kemajuan. Bila rasa permusuhan ini tidak diperlihatkan. gangguan koordinasi motorik dan sebagainya. ada cacad badan yang malu bila masuk SD biasa. membaca. Penanganan an emosi. 35. yakni dengan cara melamun di sekolah (pelajaran sekolah tidak diperhatikan). di mana anak dibantu pelajaran sekolahnya secara individual. Agar kesukaran belajar pada anak dengan inteligensi rendah ini tidak berlarut-larut. tetapi menurun prestasi belajarnya karena ada gangguan emosi. maka jangankan pelajaran kelas IV SD dapat dimengerti. bermain sendiri ataupun menjadi gelisah dengan mengganggu teman-temannya. prestasi belajar anak makin menurun. kesukaran membaca. Anak makin sering melamun atau mengganggu teman-temannya. Bila anak dengan inteligensi normal dapat mengerjakan tugas pelajaran di sekolah selama rata-rata 1 jam. Dapat dididik setaraf dengan kelas IV — VI SD. merasa tidak disenangi. pelajaran kelas II dan kelas III SD saja sukar diikuti. dapat ditempatkan di: 1. Waktu anak banyak dipakai untuk melamun. 3. atau tidak mau mengerjakan tugas-tugas di sekolah (tak mau menulis. kemudian oleh guru dinaikkan kelas terus agar anak tak merasa rendah diri. anak dapat bersikap: Menghindarkan diri secara fisik terhadap pelajaran sekolah dengan cara membolos (truancy). sehingga ia justru lebih malas dan selalu menghindar bila disuruh belajar. Nason L. 2. maju ke muka kelas dan sebagainya). dan anak-anak ini biasanya masih masuk SD biasa. sering bertengkar dan mengganggu teman-temannya di sekolah. Remedial Teaching Untuk anak dengan inteligensi normal/subnormal. Dapat dididik setaraf dengan kelas II — III SD. apalagi bila teman-temannya selalu mengejek prestasi belajarnya. Menghindarkan diri secara psikis. Penilaian guru yang keliru ini menambah kegelisahannya. Anak ini ditempatkan pada sekolah SD biasa di mana tak ada pembagian kelas dan setiap anak mendapat pelajaran sistern modul yang berbeda-beda tergantung kemajuan belajarnya. yang memang tak pernah diperhatikan atau dipelajarinya. Penanganan Biasanya sekolah ini digunakan untuk anak dengan ganggu- 40 Cermin Dunia Kedokteran No. sebaiknya anak ditempatkan pada kelas yang sesuai dengan kemampuannya. 2. (b) IQ 35 — 50 (Retardasi Mental Sedang). Contoh: Anak usia 5½ tahun tamat TK-0 besar. Anak menjadi mudah marah. Anak sering menunjukkan perasaan rendah diri. tetapi hanya laporan kemajuan atau kemunduran belajar yang disampaikan guru kepada orang tua anak. dan perhatian terhadap pelajaran makin menurun. maka anak dengan inteligensi tinggi dapat menyelesaikan tugas tersebut hanya dalam waktu 1/4 jam. Bila tak naik kelas. kelainan metabolisme. Bila usia anak makin meningkat. Akhirnya anak dapat dipindahkan ke SD kelas I. Ini dilakukan agar ketidakmampuannya tak tampak. anak selalu mengganggu teman-temannya sehingga sering mendapat hukuman dari guru. bahkan menunjukkan rasa permusuhan terhadap teman-teman dan gurunya. bahkan kadang-kadang membolos sekolah karena bosan terhadap pelajaran sekolah yang dianggapnya terlalu mudah. Good Progressive School. Reaksi membolos sekolah ini justru menimbulkan persoalan baru dengan pimpinan sekolah dan orang tuanya. (Sekolah ini telah diadakan di Amerika. Akhirnya prestasi anak makin menurun dan anak dinilai guru bodoh karena tak dapat menjawab pertanyaanpertanyaan guru mengenai pelajaran-pelajaran di sekolah. Akibat nya anak jarang berhasil dalam usaha belajarnya. dan sebagainya). hiar tinggal kelas. padahal tugas pelajaran di sekolah belum dikerjakan atau dikerjakan secara lambat dan seenaknya. Sekolah Luar Biasa. yaitu menumbuhkan perasaan tak senang dari guru-guru sekolah dan orang tua kepadanya. atau mengganggu teman-temannya di dalam kelas. Sekolah Slow learner ---> bila tersedia sekolahnya. tetapi dibantu dengan les tambahan --> 2 — 3 kali dalam seminggu. hiperaktif. dan dapat menggondol juara kelas sehingga anak merasa puas atas prestasinya. adaptasi sosial maupun inteligensi memang lebih lambat dibandingkan dengan anak yang inteligensinya normal. kesukaran dalam persalinan. Anak tidak mendapatkan nilai rapor . Sekolah SD dengan mutu sedang.

lni akan membaca.fungsi tersebut di atas. sebut biasanya terdapat pada pelajaran taman kanak. atas/bawah. menulis dan berhitung diperlukan kematangan fung. atas/bawah. Tetapi — menangkap bola bagaimana caranya. membolak-balik halaman . jongkok. ruang. muka/belakang.. tangan dan jari .latihan orientasi dalam bidang dan tanggapan — berjalan. memasukkan benang dalam merjan menjadi kalung.fungsi tersebut di atas. belajarnya. belajar ini menyakitkan anak. menulis dan berhitung. . pengalaman yang kematangan hubungan intra kortikal antara bermacam-macam menyakitkan ini masih terbayang dan anak akan tetap menolak pusat otak. mengeluarkan macam-macam bentuk dalam gerakan. pengajaran secara mengenal garis horizontal. Anak belum siap atau matang untuk mengikuti pelajaran Bila anak belajar membaca dan menulis. 1984 41 . kaki besar/kecil -.berdasarkan tanggapan dan ingatan. Latihan untuk mempercepat kematangan fungsi. Contoh-contoh kematangan fungsi: misalnya: • Senso motorik. yakni usia di mana tercapai siap untuk belajar membaca dan menulis. ternyata didapatkan bahwa prestasi kelompok anak ini lebih baik • Bahasa reseptif dan bahasa ekspresif: daripada kelompok anak cerdas tanpa program akselerasi.► latihan koordinasi motorik halus. sehingga bila anak nantinya sudah yaitu sekitar usia 4 -.. maka anak tetap English berpendapat.Meskipun masih ada perbedaan pendapat tentang • Koordinasi motorik halus: pelaksanaan pendidikan anak-anak potensial ini.10 tahun. masih merupakan masalah sampai — membuka halaman buku sekarang. — mengenal bentuk benda: Pearson GHJ berpendapat bahwa anak dengan inteligensi tinggi dapat dimasukkan pada "Good progressive School". Bila masih be• koordinasi motorik kasar dan halus lum matang. . menulis.Penanganan Sebelum anak diajar belajar membaca dan menulis.pelajaran melipat kertas. menangkap bola.dapat mengolah rangsangan panca indera sesuai yang didisediakan program tambahan (Enriched programe) untuk perlukan untuk belajar membaca. menggerakkan lengan. Suasana stadium kesiapan belajar ini untuk setiap anak berbeda-beda. dan menganggap anak tangan kesiapan belajar hal-hal tersebut di atas.fungsi termaka anak-anak sukar belajar membaca. malas. tanggapan ruang. hingga sering memarahinya. • tanggapan ruang dan orientasi bidang sebaliknya harus dimantapkan lebih dahulu kematangan fungsi • kognitif sensomotorik. -. bentuk g e o m e t r i k : 0 mana tak ada perbedaan kelas dalam sekolah.kanak. di kubus. b. 35. yang diperlukan untuk belajar membaca dan menulis. akan sia-sia hasilnya mengajar anak sukar untuk dapat membaca dan menulis. Beberapa pengarang berpendapat bahwa untuk belajar membaca. melompat. kecakapan bahasa reseptif dan bahasa ekspresif. mengisi waktu yang luang mereka. Tercapainya ini keras kepala. yakni anak didik diberikan kesempatan untuk meloncati • Tanggapan ruang dan orientasi bidang: beberapa kelas secara bertahap. — menggerakkan tungkai. atau merasa malas untuk belajar membaca dan menulis lagi. dengan luarkan). luas/sempit. menulis dan berhitung.mengenal skema badan dan ruangan sekelilingnya sebelah — menegakkan kepala kanan/kiri. berhitung bila anak belum mencapai kemamengecewakan guru dan orang tuanya. dan berhitung. padahal kesiapan anak membaca. garis lengkung individual. Pendidik lain berpendapat bahwa anak dengan • Kognitif: inteligensi tinggi tetap berada di dalam kelas biasa. muka/belauntuk memisahkan anakanak ini. Sebagian para pendidik menganjurkan cara "Skipping ". Jika fungsi-fungsi tersebut belum berkembang dengan baik. anak dapat membaTerman dan Oden meneliti 1351 anak inteligensi tinggi deyangkan sesuai dan melakukan sesuatu yang diperlukan ngan program percepatan pendidikan (program akselerasi). — menggambar dan menulis. p. mengeluarkan/menyatakan perasaan atau buah pikirannya (bahasa ekspresif) secara baik. latihan jalan. menulis. orientasi dalam bidang. Ada pula yang menganjurkan — dapat membedakan kanan/kiri. cara latihan pemantapan fungsi. Q 00 A Cermin Dunia Kedokteran No. perlu disi-fungsi: • sensomotorik teliti kematangan fungsi. juga — Anak harus dapat mengerti bahasa yang diucapkan ternyata program akselerasi tidak merugikan aspek mental orang lain (bahasa reseptif).mengenal bentuk•bentuk geometrik: Adanya integrasi yang baik antara tanggapan sensorik dan memasukkan. tetapi . kotak. pelajaran membaca dan berhitung perlu ditunda. dapat: kotak — + latihan sensomotorik. garis vertikal. keta• ketajaman melihat dan mendengar jaman penglihatan dan pendengaran. dan menyediakan kelas khusus kang yang terbatas pada anak dengan inteligensi tinggi saja. dan juga dapat emosional anak didik. koordinasi motorik kasar/ • bahasa reseptif (penerimaan) dan bahasa ekspresif (mengehalus. akhirnya — koordinasi antara mata dan tangan didapatkan konsensus untuk memberikan perhatian dan — memegang benda kecil kekhususan pada anak dengan inteligensi tinggi. menulis dan berhitung untuk menerima pelajaran ini belum tercapai. dan anak dapat maju terus menurut kemampuan — dapat membedakan huruf: d. untuk membaca. • Koordinasi motorik kasar.

Anak mau belajar dan menurut apa yang dikatakan gurunya Gangguan fisik (kelelahan. berhitung. mengangkat lengan/tungkai —> latihan koordinasi motorik kasar.Penanganan Karena banyaknya gangguan yang dialami anak dengan kengenal orientasi dalam bidang. guru selalu akan mengakibatkan hasrat belajar menurun. tanggapan visual Hambatan/gangguan dalam pendengaran atau penglihatan dan orientasi dalam bidang. Bila merasa dibenci gurunya. dibentak-bentak. • ada gejala hiperkinetik dengan tanda. — menangkap isi cerita ibu guru dan menceritakan kembali apa yang sudah diceritakan ibu guru latihan bahasa reseptif. berhitung sangat • Kadang-kadang ada gangguan koordinasi motorik kasar dan diperlukan ketajaman penglihatan dan pendengaran. dapat dikurangi gejalabelajar membaca. Bila tak ada kemajuan. tanggapan pendengaran juga kurang sem• Latihan koordinasi motorik kasar dan halus. Ini menangkap pelajaran. menulis. sehingga akhirnya Terjadinya kerusakan jaringan otak biasanya akibat: timbul kesukaran belajar.bentuk geometri dan membedakan antara garis-garis horizontal. — agresifitas. merasakan suasana belajar menyakitkan. • Sering ada gangguan fungsi sensomotorik. menindas atau memusehingga hambatan belajar dapat diatasi. bentuk Gejala-gejala di atas menyebabkan anak sukar menangkap geometri. yang hampir sama. mudah menangis dan tertawa. ruda paksa kepala • tumor otak • trauma kelahiran dan sebagainya. menulis. amphetamine. 35. — menyuruh anak membedakan bentuk. lengkung —> latihan ketajaman penglihatan. juga terjadi bila anak belajar dengan orang tua di rumah selalu dimarahi.jongkok. bentuk garis miring. akhirnya anak tak pergi ke sekolah dan tak mau belajar. miring. — keras kepala. karena kaitan antara pengamatan rusakan jaringan otak. Gangguan dalam tanggapan pendengaran ini menyebabfungsi sensomotorik. vertikal. b/d). sukar diatur dan berbuat seenaknya sendiri. visual dan pendengaran. misalnya: • Anak dengan gejala hiperkinetik.tanda: — hiperaktivitas: selalu bergerak. parit—parut latihan ketajaman pendengaran.fungsi tersebut telah dicapai. menulis. memarahi dan menghukumnya. akibatnya anak sukar menerima atau dan gerakan. sukar mengamati atau membedakan bentuk benda. — menyuruh anak menyebutkan kembali kata-kata yang hampir bersamaan bunyinya misalnya: dor—tor. dan anak juga merasakan guru. bahkan dipukul. anak tak dapat hambatan itu dikurangi. THT atau bagian Saraf. membaca ada gangguan dalam bidang ini. penyakit menahun) bila anak mencintai gurunya. nya Anak yang mengalami gangguan fisik karena merasa lelah mencintai dirinya. vertikal dan horizontal. berhitung. Untuk belajar membaca. menulis. bentuk angka/huruf (9/6. maka anak Penyakit menahun misalnya: kekurangan darah (anemia). kulinya. Jika pengertian tentang bidang tidak mengikuti pelajaran dengan baik. tanggapan visual atau pendengaran bila kan anak mengalami kesukaran dalam dikte. mudah memukul. anak perlu dilatih ketajaman penglihatan dan pendengarannya. Suasana belajar Penanganan yang menyakitkan ini menyebabkan anak malas belajar sehingAnak yang mengalami gangguan fisik sebaiknya dicari pega akhirnya kesukaran belajar akan timbul. Sebaliknya bila anak sukar membedakan bunyi kata-kata haloperidol. pelajaran. dikte. maka tanggapan penglihatan (visual) terganggu. Bila kematangan fungsi.atau menolak belajar. Akibatnya anak malas kekurangan vitamin (avitaminosis). gejalanya dengan obat. dikte.obatan (imipramine. dianjurkan Pengaruh lingkungan atau suasana belajar yang menyakitkan anak untuk diperiksakan ke bagian mata. anak dapat mulai diajar membaca. Timbulnya kesukaran belajar pada anak dengan kerusakan jaringan otak biasanya karena: • derajat inteligensi menurun terutama sukar untuk berpikir abstrak. Tanggapan visual ini sangat diperlukan untuk me. stop—top. taman—tamat. menyalahkan. 1984 . serta mengenal nada dan irama. Bila anak motorik halus. merusak dan berkelahi. yang dapat mengakibatkan lambatnya anak yang menyakitkan di masa lalu sehingga menolak belajar. tranquilizer dan sebagainya). • radang otak Penanganan • 42 Cermin Dunia Kedokteran No. Yang terpenting agar orang tua menerima anak dengan Penanganan gangguan ini. Sebaiknya gangguan atau baik karena tanggapan visual kurang sempurna. serta melatih purna. — konsentrasi menurun — perhatian mudah berubah — emosi labil: mudah cemas. akibatnya anak sukar mengikuti pelajaran di sekolah. Lingkungan yang tak menyenangkan anak pada saat belajar Kerusakan jaringan otak akan menyebabkan anak malas belajar. gerakan dengan bahasa dan berpikir terjadilah pengertian tentang bidang. dan mengusahakan agar anak dapat berkembang Bila ada tanda-tanda anak mengalami gangguan tanggapan sesuai dengan kemampuannya. Ini menyebabkan tergang. ingatan bahasa ekspresif. Anak selalu teringat pada suasana belajar gunya fungsi otak. Demikian juga bila nyebab gangguan tersebut. untuk selanjutnya dapat diobati temannya di sekolah selalu mengancam. dan tentunya dalam suasana belajar yang menyenangkan anak sehingga kesukaran belajar dapat dihindari.

musim hujan pada bulan Mei . khawatir. negro – . • penglihatan. Disleksia primer 1D a'<> Ciri-ciri: Ada kesukaran membaca terutama dalam mengin. skema badan. bersalah.simbol huruf atau kata-kata. ‚ sukar membedakan huruf: d. menunjukkan anak mengalami ketegangan atau konflik. dengan sendirinya perhatian terhadap pelajaran menurun dan • membaca kata: dor. • dapat menyebutkan atau membunyikan beberapa kata tetapi tidak dapat mengerti artinya atau menggambarkan maknanya. dan berusaha mengatasi persoalannya. p. persegi 1. tegrasi simbol. jumlah dan waktu Contoh: . kata-kata dalam kalimat. misalnya: Contoh: ‚ mandi madin nrego __ kenakalan: sering mengganggu temannya Pada disleksia primer dengan gejala sukar membaca. melempar. • sukar membedakan skema atau anggota badan sebelah kanan atau kiri. sehingga penyebab kesukaran belajar dapat diketahui dan prestasi anak dapat meningkat kembali. alfabet tetapi tak dapat merangkai suku kata untuk membuat kata atau kalimat. terutatak mau bergaul.Tetapi kadang. Sebaiknyaguru atau orang tua waspada akan hal ini. Untuk itu anak perlu ditempatkan pada Penanganan Remedial Teaching yang akan mengajar anak dalam 3 hal. mudah marah. Kesukaran membaca (disleksia) ini dibagi 2 macam: Misalnya: Coba gambar bentuk segitiga.bulatan. . anak disuruh Kesukaran membaca. 2. b. unjukkan anak mengalami gangguan emosi atau tingkah laku. tetapi justru sering ditunjukkan dalam teratur. individu tersebut selalu termenung memikirkan persoalannya. dikte dan __ hiperaktivitas: tak bisa diam merangkai suku kata. yaitu: Bila anak saat sekolah sering nakal. untuk ukuran panjang. kadang konflik anak terlalu dalam sehingga perlu pemberian 01 psikoterapi. • kemampuan ketrampilan motorik lebih baik daripada keTetapi bila seseorang merasa sedih. perhaPenanganan tiannya terhadap pelajaran berkurang sehingga prestasi belajarnya Anak dengan disleksia primer perlu bimbingan khusus untuk makin menurun. akhirnya timbul kesukaran belajar. . bujur sangkat dan sebagainya. .malu. meskipun kemampuan berhitungnya baik __ menarik diri: tak mau bergaul tetapi lama-lama kemampuan berhitung pun terganggu karena __ agresifitas: sering merusak. padahal pelajaran matematika cukup menggambarkan masirig-masing bentuk geometrik tersebut baik dan derajat inteligensi normal (IQ: 86 . 1) Menggunakan ketajaman pencerapan panca indera. dir sama saja tanpa berbeda. cemas atau menangis. ini men ma ketajaman penglihatan. Mendekati anak untuk mencari penyebab atau latar belakangnya.rata-rata tinggi orang wanita Amerika 2„ meter .hari natal pada bulan Juli . memukul dan sebasoal berhitung juga memakai kalimat. perabaan. diminta untuk meniru garis-garis yang menghubungkan titik-titik di bawah ini (spatial relationship). juga sukar mengartikan kalimat Adanya gangguan emosi dan tingkah laku pada anak/remaja sehingga timbul kesukaran belajar. . diajar membaca. • dapat mengulang . disebabkan kelainan biologis dan tidak didapatkan kelainan saraf yang nyata.Sebaiknya orang tua atau guru tidak langsung memarahi anak bila anak tak mau belajar. sebaiknya tugas mengajar diserahkan keluarga lain atau guru les yang dapat mengajar dengan sabar dan telaten serta disenangi oleh anak. Keakraban hubungan orang tua atau guru dengan anak perlu diciptakan agar anak mau mengutarakan isi hatinya. Disleksia sekunder ‚ ditanya bedabentuk dalam gambar di bawah ini (visual figure-background perception). ‚ bila bentuk geometrik yang ditiru sudah benar. Persoalan dalam kehidupan emosi atau tingkah lakunya • kecakapan berhitung atau matematika jauh lebih baik dariEnglish dan Pearson berpendapat bahwa proses belajar akan pada membaca. Disleksia primer panjang. hiperaktif atau menyen diri. tetapi dengan penuh pengertian dan kasih sayang menanyakan kepada anak apa sebabnya anak malas belajar. Mungkin ada persoalan pada dirinya hingga mengganggu ‚ disuruh meniru bentuk bentuk geometrik: konsentrasi belajar. Perbandingan anak laki-laki : anak perempuan = 5 : 1 Gejala-gejala: __ sukar berpikir abstrak __ sukar membuat konsep berpikir. • t • . . hingga mampuan verbal. nergo bentuk tingkah lakunya.penduduk Indonesia: 10 juta. Anak ini sukar membaca gainya. berhasil bila anak dapat memusatkan perhatian pada pelajaran. Pada anak biasanya kesedihan ‚ menyusun kata terbalik-balik (reversal) atau susunan kata tak mnadi tidak berlangsung lama. Bila orang tua di rumah merasakan dirinya tak dapat sabar dan telaten dalam mengajar anak. 10% dari anak dengan inteligensi normal menderita disleksia primer.110) tanpa contoh.

. dan bahasa ekspresif. teman dan orang tuanya mencintai atau menyenangi anak. bolak-balik ‘. biasanya dibawa ke dokter anak ( pediater). Pertama-tama yang mengetahui gejala kesukaran belajar pada anak biasanya pendidik (guru). Kemajuan biasanya cepat karena dasar kemampuan membacanya memang masih — tabung ouiat uan seoagamya. — Pada saat membaca kadang-kadang penderita dapat membaca dengan baik. — Dihitung semua jumlah jari jari. jari manis. Diagnosis kesukaran belajar ini harus dilakukan secara teliti dan diperlukan team ahli dari. Dalam membuat dianogis sebaiknya diperhatikan sebab-sebab kesukaran belajar yang telah diuraikan. • sebenarnya dasar tekntic kemampuan membaca masih baik ( intak). Gejala: Karen dasar kemampuan membaca sebenarnya baik.i bundar. Contoh: lonceng berlagu -bentuk bulat. Latihan: • bahasa reseptif: mengerti isi kalimat atau isi cerita. Ditanya: — benda apa ini? coba raba . depresi.. — dilatih diskriminasi irama dalam nyanyian.do/00' re 7 mi N gangguan psikosomatik dan sebagainya. Pada saat inilah diperlukan kerja sama dokter anak dengan berbagai team ahli lain agar diagnosis kesukaran belajar dapat diketahui secara tepat. Y gambar bulatan mana dari urutan bulatan y yang sama dengan bulatan x Position in space dipakai pada anak yang sukar membedakan huruf: b.— ditanyakan pada anak (position in space). gangguan penyesuaian diri atau gangguan kepribadian. do — do . jari tengah. lengan ke bawah dan sebagainya. — bundar: bola Penanganan anak disuruh menirukan kata-kata: bar-dar. Disleksia Sekunder • kemampuan membaca terganggu karena dipengaruhi oleh kecemasan. kurang motivasi belajar. DIAGNOSIS KESUKARAN BELAJAR — kotak persegi panjang — kubus: • Skema badan --->posisi anggota badan: — ditanya mana: — telinga kiri — tangan kanan — mata kiri . p (reversals).ditanya apakah bentuk benda ini. sesudah benda tersebut diraba baik. mengutakan maksud hati atau isi pikirannya. yang biasanya dapat ditangani oleh seorang psikolog atau psikiater. — Membaca lalu berhenti. tetapi kemampuan membaca tersebut digunakan secara kurang efektif karena dipengaruhi faktor emosi. . atau banyak salah biasanya karena isi • perabaan bacaan mirip dengan konfliknya/ketegangannya atau anak — Diminta untuk meraba benda: teringat akan konfliknya/ketegangannya. dengan tujuan untuk mengatasi kesukaran belajar anaknya. berbagai disiplin keilmuan.kadang anak dibawa ke dokter bukan karena keluhan tak dapat membaca tetapi karena keluhan: — penyesuaian diri yang buruk — kenakalan — tidak mau pergi ke sekolah — neurosa — posisi yang terbalik pada urutan kursi. PENCEGAHAN Agar frekuensi kesukaran belajar ini dapat dikurangi atau malah dihindari perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut: 1) Ciptakan suasana belajar yang menyenangkan. perabaan. Latihan membaca atau menulis dapat dilakukan di tempat Remedial Teaching. parit-parut muda-mudi. yang mana ibu jari. kubus.bentuknya bagaimana? — coba tirukan lagu benda ini! 3) Mengembangkan kemampuan bahasa: bahasa reseptif. staf bimbingan dan penyuluhan sekolah atau orang tua anak tersebut. lalu membaca banyak salah. kemudian berhenti. dor-tor.. jari kelingkung. d. 2) Mengembangkan integrasi dua atau tiga macam pencerapan: penglihatan.Anak harus merasakan bahwa guru. sehingga dapat ditentukan pendidikan dan pelajaran yang bagaimana paling sesuai untuk anak. • bahasa ekspresif: menceritakan kembali isi cerita. Bila orang tua membawa anak tersebut ke dokter. -. • kadang. pengobatan terutama ditujukan untuk menghilangkan gangguan emosi atau tingkah lakunya. -. menolak membaca.. kotak dan sebagai• nya. stop-top taman-tamat. dan pendengaran.telinga kanan — Coba ditarik: — tungkai ke muka — tungkai ke belakang — lengan ke samping kanan/kiri — lengan ke atas.. jari telunjuk. • pendengaran — Anak disuruh menirukan nada tinggi dan nada rendah.. --. sajak-sajak. tabung.

koordinasi motorik. 9. 3: 54 – 58. Eisenberg L. pp 662 – 698. Tahun XIII. Bisgyer JL et al. Gubahan K. Dewan Nasional Kesejahteraan Jakarta. 6) Guru atau orang tua sebaiknya selalu bersikap konsisten (tetap) pada anak. Bakat dan prestasi.2:47–55.Dennott JP New York. Tahun XVI. Cermin Dunia Kedokteran No. A Research approach to reading retardation in childood Psychopathology by Harrison SI and Mc. 13. pp 445 – 455. July 1969. 16. English OS and Pearson GH. 1980. Bila kesalahan ini dilakukan berulangkali dan disengaja. menulis dan berhitung perlu diteliti apakah fungsi-fungsi tertentu yang diperlukan untuk persiapan belajar sudah berkembang dengan baik (fungsi sensomotorik. 1972. Varekamp LCV. Reading Disability: Teaching Through Stimulation of Dificit Perceptual Areas. dapat dilakukan tes inteligensi oleh seorang psikolog. 12. Learning Disturbance in Childhood in Manual of Child Psychopathology by Wolman B et al. 11. 17. Am J Psychiat 1973. pp 774 – 7 87. Psychopathology by Harrison SI and Mc. 3) Sebelum anak diajar membaca. Hardjawana B. Am J Orthopsychiat April 1977. Arch Gen Psychiat 1963 . Masdani J. Rabinovitch RD et al. Jiwa. Am J Orthopsychiat 1963. Frostig M. 4 : 81 – 87. Dermott JF. Cara pencegahan timbulnya kesukaran belajar. Psychiatric implications of brain damage in children. 1983. Tetapi sebaliknya guru atau orang tua menyelidiki sebab dan latar belakang anak mengapa sampai berbuat salah atau nakal. New York: International Universities Press. Inc. Prediction of Underchievement in kindergarten Children. International Universities Press Inc. 10. 5) Guru atau orang tua sebaliknya dapat memperkirakan derajat inteligensi anak dengan memperhatikan kemampuan belajar anak secara teliti. 33 : 665 – 671. Cohen TB berpendapat bahwa kecemasan ringan dapat meningkatkan motivasi belajar tetapi kecemasan berat dapat menurunkan prestasi belajar. Inc. dan justru harus diciptakan keakraban hubungan dengan anak sehingga anak dapat mengutarakan kesulitannya dengan bebas. New York: 1972. Sajono T. 1980. Fathers of Sons with primary neurotic learning inhibitions. Special Classes for Emotionally disturbed Children Am J Orthopsychiat 1964. sehingga dapat diketahui derajat inteligensi anak meskipun tes inteligensi kadang-kadang dapat keliru hasilnya terutama bila anak tak bersedia mengerjakan "tes inteligensi dengan baik sesuai dengan kemampuannya". Jiwa. Learning Disabilities. Sebab-sebab dan penanganan kesukaran belajar. 8. Tahun X. 2: 1 – 7. 1. Nason LJ. Cohen TB. Cara membuat diagnosis. Visual Perception in the Brain Injured Child. Jilid 2. 2) Hindari kelelahan fisik atau penyakit menahun agar gariah belajar anak tidak terganggu. Silver AA et al. Bila orang tua ragu-ragu. 14. 1984 45 . Tahun II. International Universities Press. anak perlu mendapat hukuman. Silver AA et al. Help your Child succeed in School. 4. Thompson LJ. New York.Graw Hill Company. Anwar AID. 3. 15. 34 : 6969 – 704. 1972. 5. 35. 1973. Jiwa. 9 : 444 – 450. tanggapan ruang/ orientasi bidang dan bahasa). 4) Gangguan emosi dan tingkah laku dapat dikurangi atau dihindari agar tidak mengganggu konsentrasi belajar atau kemampuan membaca anak. Intelligensi yang tersembunyi. Heinicke CM.– Harus dihindari terjadinya situasi ketegangan saat mengajar anak. misalnya:berdiri di muka kelas. Anak yang tidak sanggup membaca. Mc. Des. Difficulties in learning in Childhood Psychopathology by Harrison SI and Mc. Am J Orthopsychiat 1967. 7. Specific Reading Disability. Am J Orthopsychiat 1962. KEPUSTAKAAN 6. pp 457 – 486. membuat PR lebih banyak. 130 : 393 – 399. – Bila anak berbuat salah tunjukkan kesalahannya. Grunebaum. 32 : 462 – 472. kognitif. in Childhood. 37 : 744 – 751. – Bila anak berbuat baik juga harus diberikan pujian oleh orang tua/guru agar perbuatan baik ini selalu diulangi.Dermott JF. Indah Jaya Bandung. April 1977. Contoh: Anak tidak membuat pekerjaan rumah beberapa kali. perlu mendapat hukuman. sebelum mengatakan bahwa anak ini bodoh. 1972. Cacat mental dan kesulitan belajar. Masalah anak-anak dengan inteligensi superior. Abdul Syukur. 34 : 95 – 101. RINGKASAN – – – – Telah kami bicarakan mengenai: Definisi belajar dan kesukaran belajar. Jiwa. Anak-anak yang berkelainan. 2.

diperhatikan. karena segala peranan dan tingkah lakunya dapat ditiru anak. Dr. N y . dihargai dan diterima dalam keluarga. diharapkan keluarga. Jika demikian. Hanya dalam suasana demikian anak dapat memiliki kepercayaan diri sendiri. ia selalu dapat mengharapkan bantuan dan pertolongan orang tua. Surabaya Sebelum dapat mendidik anak dengan baik. Sistem orang tua 2. Kecuali bila orang tua sedang tidak ada di rumah. supaya ia dapat berkembang ke arah yang diinginkan. Batasan ketiga sistem ini harus jelas.> jelas kakek/nenek — orang tua --. Di dalam keluarga biasanya ada 2 atau 3 sistem yakni : 1. saling tidak memperhatikan kebutuhan masing-masing seperti hidup sendiri dan tidak ada komunikasi yang baik dalam keluarga. Marah maupun hukuman jangan ditujukan pada diri anak tetapi pada kesalahan atau perbuatannya. terutama orang tua yang melakukan peranan dalarn mendidik anak merupakan keluarga yang baik yaitu: • harmonis • saling pengertian • saling menghormati • saling menolong atau mendorong • batasan hubungan fungsi/sistem orang tua — anak --. janganlah terlalu mengatur urusan orang tua atau selalu menentukan pendidikan anak. terutama orang tua berfungsi utama dalam pendidikan anak yang baik. • Jika anak tetap membandel. Tetapi begitu orang tua sudah berada di rumah lagi maka segera orang tua yang memegang peranan kembali. misalnya telunjuk ditunjuk• kan ke atas. Hal sebaliknya juga tidak baik terjadi dalam keluarga bila batasan ketiga sistem di atas menjadi terlalu jelas atau terlalu kaku/jauh. Endang Warsiki Ghozali Bagian Psikiatri Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga/RS. 35. yakni dalam keluarga saling tidak acuh. Bila ada paman/bibi atau kakek/nenek yang tinggal serumah. yang sangat penting dalam perkembangan kepribadian anak. sebaiknya anak dapat merasakan bahwa ia disayangi. ataupun sebaliknya anak jangan mengatur segala urusan orang - tua. — sikap yang tak membenarkan. menjadi orang yang berguna. Justru ini tidak boleh terjadi di dalam keluarga. Demikian juga kakek/nenek atau paman/bibi yang tinggal se rumah dengan orang tua. yang kemudian sesudah itu berbaik lagi seperti semula.> jelas Keluarga. Soetomo. sebaiknya yang memegang peranan dalam penentuan pendidikan anak adalah orang tua. dan diterangkan juga alasannya dengan kata-kata sederhana dan singkat sesuai daya tangkap anak. Walaupun kadang-kadang anak melanggar tata tertib sehingga mereka patut menerima hukuman. — tak mengijinkan atau memberikan apa yang diinginkan 46 Cermin Dunia Kedokteran No. pendidikan anak dapat dititipkan sementara pada kakek/nenek atau paman/bibi. dengan syarat pendidikan mereka tidak berbeda dengan orang tua. batasan sistem orang tua anak.> jelas paman/bibi — orang tua --. Orang tua harus dapat mengusahakan suatu lingkungan hidup yang sebaik-baiknya bagi anak. maksudnya orang tua jangan terlalu ikut campur atau selalu mengatur aktivitas anak. mereka harus tahu bahwa orang tua tetap sayang kepadanya.Pendidikan Anak Usia Balita dr. 1984 . orangtua — kakek/ nenek atau paman/bibi menjadi kabur. Sistem kakek/nenek atau paman/bibi bila se rumah. Penting juga keyakinan anak bahwa bila timbul kesulitan. Misalnya kelak ia dapat berdiri sendiri. tidak tergantung kepada orang lain. Cara menunjukkan pada anak bahwa orang tua tidak setuju dengan perbuatan atau tindakan anak yang kurang baik : • Pertama-tama anak diberitahu bahwa perbuatan yang dilakukan tidak baik. Sistem anak 3. Baik dalam mendidik anak usia balita maupun dalam mendidik anak/remaja. disenangi. Diharapkan agar orang tua dapat merupakan contoh yang baik bagi anak. tak ada gejala gejala kecemasan yang berat. sikap orang tua — muka masam/tak tersenyum — suara tak enak atau nada suara yang keras/nada marah. taat pada tatatertib dan suka bekerja.

perlu diperhatikan : • usia anak • perkembangan jiwa anak • adakah kelainan biologis pada anak misalnya : kelainan metabolisme. jangan terlalu keras atau sampai berlebihan (supaya kapok). Melatih tanggung-jawab pada anak juga harus diajarkan. penuh pengertian dan pertimbangan. misalnya : • membersihkan tempat tidur • menyapu rumah • mengemasi meja makan • membersihkan sepatu dan sebagainya Tugas yang diberikan sudah tentu harus sesuai dengan umur anak. Dengan demikian komunikasi antara anggota keluarga selalu terjadi. naik di tempat tinggi sekali. bekerja tidak atas perintah. Walau sebenarnya dalam hati kecil mereka bertanya: "Bagaimana ya tingkah laku yang salah. Dengan demikian diharapkan anak dapat bekembang menjadi dewasa dengan baik. Dengan melatih bekerja. asal pujian itu sifatnya wajar saja. Diusahakan agar hubungan orang tua dan anak cukup akrab. Usaha orang tua agar dapat menambah kesenangan dan eratnya hubungan kekeluargaan misalnya : • minum teh bersama • makan bersama (family table talking) • permainan bersama • rekreasi bersama • bergurau bersama • perayaan hari ulang tahun dan sebagainya. gangguan organik otak. lain kali jangan ya. • melawan permintaan orang tua yang cukup beralasan dan sebagainya. boneka." Jika anak dihukum bila bertingkah laku buruk. sehingga anak dapat mengerti apa yang diperbolehkan dan apa yang tidak dibolehkan. Lambang nyata yang diberikan orang tua pada tingkah laku anak yang baik akan terus mengingatkan anak terhadap keberhasilannya. anak menjadi malas (apatis) dan selalu tergantung kepada orang tua. 35. Ini tidak saja merangsang inisiatif anak. waktu tidur) anak harus sudah berada di rumah. orang tua dapat memukul pantat/paha anak. • ciuman atau pelukan • memberikan sesuatu yang diingini anak • memberi penghargaan berupa hadiah yang nyata : gula-gula. radang otak. hanya anak yang nakal saja yang berbuat demikian. sehingga anak merasa bebas untuk mengutarakan segala isi hatinya maupun persoalannya terhadap orang tuanya. yakni dengan memberi tugas sehari-hari yang harus dikerjakan di rumah. • akan membiasakan anak. Ini agar tidak timbul rasa dendam pada anak dan kehilangan kepercayaan dirinya. karena menyebabkan rasa dendam anak pada orang tua. Sebaiknya anak dibiarkan melakukan sesuatu menurut rencana dan kehendak mereka sendiri. • sampai ke mana ia boleh pergi. kok saya tidak pernah diberitahu?" Persetujuan terhadap tingkah laku anak yang baik dapat berupa : • pujian • tersenyum • ucapan terima kasih atas bantuannya • perubahan dalam sifat atau nada suara : wah-wah. misalnya : menyapu. Tetapi janganlah selalu menjanjikan anak akan memberi sesuatu/hadiah bila melakukan kebaikan karena : • orang tua mungkin tidak dapat memenuhi janjinya. trauma Cermin Dunia Kedokteran No. bintang (lambang). orang tua sekaligus membesarkan kepercayaan anak pada dirinya sendiri. Batasan tingkah laku anak yang merupakan aturan tata-tertib dalam keluarga akan merupakan pedoman bagi anak-anak. sehingga anak mendapat bimbingan yang • Bila tetap membandel terus. 1984 46 . Pukulan ini hanya sebagai peringatan. Batasan-batasan tingkah laku anak ini maksudnya melatih anak supaya ia dapat mengendalikan diri serta mengenal disiplin dan tanggung jawab. bersikap tetap (konsistensi) dan berwibawa serta melatih disiplin. uang. Aturan-aturan ini hendaknya membantu dan membimbing anak. Saya tahu dan percaya biasanya kamu tidak berbuat demikian. Mungkin masih banyak lagi aktivitas lain yang tidak boleh dilakukan oleh anak. angka-angka (points). anak dapat melakukan identifikasi dengan baik terhadap orang tuanya. tidak boleh terlampau banyak sehingga sangat membatasi aktivitas anak dalam segala bidang. tidak akan berbuat baik bila tidak diberi upah. hebat. Janganlah beranggapan bahwa dengan memuji anak akan menjadi sombong (besar kepala). baik dalam memecahkan persoalannya. tergantung macam kultural dan situasi sosial. anak.Hukuman-hukuman ini menitikberatkan perbuatan anak yang salah. melainkan juga daya ciptanya. berlari saat menyeberang di jalan yang ramai. Misalnya cara orang tua memberitahu anak bila melakukan perbuatan yang salah: "Kamu tak bisa melakukan hal seperti ini. anak akan merasa bangga dan senang serta menambah kepercayaan dirinya. Orang tua sebaiknya merangsang inisiatif anak dan memberikan kebebasan anak untuk berkembang. melainkan atas kesadarannya sendiri. Bila anak merasakan bahwa orang tuanya menyayangi. Tentu saja anak menjadi sombong bila tingkah laku baik maupun buruk selalu dibenarkan dan mendapat pujian. • tak boleh memukul saudara atau teman tanpa sebab • tak boleh melakukan aktivitas yang sangat berbahaya misalnya: bermain api. orang tua harus ingat juga untuk memuji atau memberi penghargaan bila anak bertingkah laku baik. Dengan memberikan penghargaan pada anak. • pekerjaan-pekerjaan yang harus dilaksanakan tak boleh dilupakan (melatih tanggung-jawab anak). Bila anak terus menerus diperintah. Dalam mendidik anak usia balita. • menghargai atau memperhatikan milik orang lain. Bila kita memuji hasil karyanya meskipun hasilnya itu kurang baik. anak akan belajar bertanggung jawab atas pekerjaannya. menghargai. Misalnya : • Pada waktu tertentu (waktu makan. Hadiah harus diberikan segera sesudah tingkah laku anak yang baik dilakukan. hal ini sering mengakibatkan gairah kerja anak berkurang. merasa kurang dicintai sebab terlalu disakiti badannya. bukan diri anak sendui.

2½ ke dalam mulut dengan benat. – Dapat memegang botolnya sendiri. – Dapat minum di gelas (di cangkir) dengan bantuan.gerakan tangan ke mulut ngan ke mulut . – Tawarkan sendok untuk dipegang bila ada perhatian. Bila tidak ada kelainan biologis pada anak maka sebab kelambatan perkembangan anak pada umur balita mungkin karena sebab lingkungan. – Letakkan anak dalam posisi relaks dan menyenangkan pada saat memberi makan. bunyikan. Bila ada kelainan biologis pada anak.dilatih memegang botol 4-8 – Dapat mengunyah makanbulan an. –Tersenyum dan berbicara pelan dengan nada menyenangkah sambil : 9-12 bulan 48 Cermin Dunia Kedokteran No.tua agar anak dapat berkembang normal seperti yang diharapkan sesuai dengan usianya. –Mendorong anak untuk membantu mengatur meja makan.4 ja dengan sedikit makanan tahun tercecer. –Dapat memasukkan sendok 1½ . –Diminta anak untuk bercerita saat makan mengenak hal-hal yang terjadi hari ini (kejadian di sekolah waktu bennain-main). – Mulai memegang sendok. pergerakkan badan bila suara di. Dengan mengetahui perkembangan jiwa anak. mental dan sosialisasi anak. tuk mengembangkan : – Dapat menggerakkan ta. – Makan dengan jari jari. – Perkenalkan dan berilah – Lidah digunakan menggerakkan makanan dalam makanan roti biskuit unmulut. dan latihan berak dan kencing pada tempat yang sesuai (WC/ kamar mandi . – Family Table talking 1-3 bulan –Dapat makan sendiri dengan baik. –Dapat lancar bergaul & benbicara saat makan. kita dapat mengobservasi apakah anak sudah berkembang seperti yang diharapkan umumnya pada anak normal atau mengalami kelambatan. gelas). –Mendorong anak untuk melakukan kebutuhannya sendiri (self help) –Berilah kesempatan pada anak melatih ketrampilan menyeduk nasi. –Diberanikan untuk makan sendiri dengan sendok. – Perkenalkan cangkir atau gelas dengan cairan sedikit untuk diminum. 1-1½ tahun –Dapat memegang cangkir dengan jari-jarinya –Dapat menaikkan cangkir dan meminumnya.menyiapkan . tahun –Dapat membedakan makanan dengan benda yang tak dapat dimakan. –Senang membantu mengatur meja makan (piring. guru dan sebagainya. 35. –Dapat makan sendiri di me2½ . –Dapat memegang gelas kecii dengan tangan. –Diberi penerangan mengenai aturan makan. 1984 . –Berikan minuman sesudah makan supaya tak banyak minum. pengaruh teman. –Dapat minum tanpa tumpah. – Berilah makanan path anak sesuai dengan kebutuhannya. – Dapat mengenal botol susu dengan melihat. 4-5 tahun KEMAMPUAN BERBICARA Umur Tujuan Diharapkan Tercapai Kemampuan. tetapi dapat dipakai sebagai pedoman untuk mengetahui apakah perkembangan anak terlambat atau tidak. –Diajarkan agar anak sudah dapat : . –Jangan memaksa anak waktu makan. –Sering bermain dengan makanan. hal ini dapat merupakan salah satu penyebab terjadinya kelambatan perkembangan fisik. –Dapat mengambil nasi dengan sendpk nasi (centong) –Membutuhkan sedikit bantuan sejak makan di meja. MAKAN Umur Tujuan Diharapkan Tercapai – ada refleks mengisap – dapat menelan bubur . –Diajarkan anak biasa bergaul. –Layanilah anak makan dengan cara yang menarik/menyenangkan. –Masih sukar memasukkan sendok ke mulut –Teruskan memberi makanan yang dapat dipegang : roti biskuit. misalnya karena kekeliruan cara mendidik orang tua. Menangkap suara. bila jumlah nasi banyak anak malas makan. sendok dapat dimasukkan dengan mudah & mengambil nasi juga mudah. A. – Perkenalkan makanan bubur sehari-hari disuapkan dengan sendok kecil. Di bawah ini akan diterangkan cara membimbing anak usia balita (The Washington Guide) untuk orang . aktivitas bermain. –Berilah makanan sedikit dulu. mata. –Mulai menggunakan sendok diputar-putar di mangkok. Tentu saja bimbingan ini tidak diperuntukkan anak dengan keterbelakangan mental (retardasi mental) yang memang sudah terlambat dalam perkembangannya.melayani tamu/orang tua saat makan. ketrampilan motorik. dap at makan biskuit. – Dudukkan anak di kursi tinggi untuk bersama-sama makan di meja dengan keluarga . menelan dan bemafas Aktivitas yang dianjurkan – Ubahlah posisi menetek bila ada kesukaran mengisap. ba1 -3 –menggerakkan bulan dan bila mendengar suara dekat telinganya –tersenyum bila dirangsang sosial (dibuai) Aktivitas Yang Dianjurkan –Observasi. kemampuan berbicara. –Berila h kesempatan untuk makan sendiri dengan pining & cangkir dari plastik/seng yang tidak pecah –Sebaiknya pining cekung. berbicara saat makan (tidak kaku). Ekspresi muka.kelahiran rudapaksa kepala dan sebagainya.dapat mengkoordinir antara mengisap.toilet training). sendok. Bimbingan pada anak usia balita ini meliputi melatih anak dapat makan sendiri.

Menangkap suara –memperhatikan orang yang mengajak bicara –Menyatakan keinginan dengan isyarat –Melihat keanggotaan keluarga bila namanya dipanggil. mimik. bennain bola 2. 4-5 tahun -Teruskan untuk menunjukkan nama benda yang dilihat & dipakai anak. B. 9-12 B. m –dapat bereaksi dengan suara bila diajak bicara –dapat bicara da.cerita . –Diberanikan anak untuk berkata-kata dan mengatakan apa yang diinginkan.memegang . dada – pipis. Menangkap pembicaraan –dapat mengikuti cerita TV sampai lama.meraba .macam permainan . memandikan dan sebagainya. Menangkap Pembicaraan –Bisa menunjukkan bagian tubuh yang disebut (hi- .bukapintu .berikan adik .bukalah sepatumu –Dengarkan keterangan anak tentang gambar yang dibuat. –dapat mengerti perintah lebih panjang (3-4 perintah) B Mengeluarkan pendapat –dapat menyebut macammacam nama uang logam –dapat menjawab pertanyaan dengan baik –dapat menerangkan arti kata: topi. dada. –Berilah jawaban singkat sederhana pada setiap pertanyaan anak –Ajaklah rekreasi: ke laut. 1½-2½ tahun dung. Mengeluarkan suara bulan –Dapat meniru suara tertentu misalnya : –batuk-batuk –suara dari bibir. memberi makan. –Diberanikan anak untuk Kemampuan A. –Berilah perintah sederhana : . ke bioskop. –dapat menyebut nama benda yang digambar. –Tunjukkan pada anak ucapan kata-kata dari mulut ibu. di atas.3 perintah secara verbal misalnya : 1. Mengeluarkan kata-kata/ kalimat –Dapat mengatakan 2 macam kata-kata yang berbeda misalnya : 1. ma-ma – tanpa arti. di muka. minta kue –Dapat menyebutkan namanama benda di dalam gambar: kucing. bersuara: dada baba –Ditawarkan mainan dengan suara – badan bergerak akan memegang.aktivitas apa akan dilakukan –Berikan kesempatan anak untuk memainkan peranan cerita yang dikarangnya Cermin Dunia Kedokteran No. –Ajaklah anak berbicara selama makan –Sebutkan & hitunglah jumlah benda-benda di meja –Usahakan agar anak melihat muka kita selama kita menyebut nama benda –Sediakan waktu ± Ya jam sehari untuk menerangkan nama benda atau binatang dalam gambar/ buku. ambil bola di meja 2. –dapat mengerti giliran bermain –dapat melaksanakan perintah orang tua. Kemampuan A.bermain-main 2½-4 tahun 1-1½ tahun –Bari petunjuk nama barang untuk makan. –Tunjukkan nama kegunaannya. –Kadang-kadang dapat menyebutkan nama benda yang diminta. Kemampuan A. makan.B. Mengeluarkan suara –keluar suara mengisap dalam menangis dapat dibedakan : . berikan ke ibu B. yang spesifik untuk orang tuanya. kuda (± 100-200 kata) –Sering menyebut dirinya aku/saya daripada namanya (mulai pakai kata ganti orang).tutup pintu . jangan memakai bahasa isyarat. –Diberanikan anak untuk mengulangi : . mengatakan keinginannya. lidah –Dapat menyebut 2 kata : mama. –Bila dapat peganglah bendanya lalu tunjukkan namanya. Mengeluarkan suara –tertawa keras bila digoda –dapat bersuara huruf hidup ba ba di di huruf mati : m.da.membuai bayi –Hindari bayi agar jangan menangis lama dan terus menerus.macam cerita .ambilkan bola . anjing. Menangkap pembicaraan –dapat mengerti nilai macam-macam uang logam. –dapat memilih benda yang lebih kecil atau besar bila disuruh –dapat mengerti kata depan: di bawah.sakit . B.lapar A. –Bicaralah dengan bayi selama merawat.datanglah ke sini –Berilah suara dari bibir lidah di mana bayi dapat meniru (melatih bicara) –Ajaklah bicara bayi bila sedang : .berdirilah . Menangkap suara –Bila nama bayi disebut bayi bergerak-gerak. Mengeluarkan suara –Mengeluarkan 3 kata lagi selain mama. di belakang. alat rumah tangga. –Godalah bayi dengan menggelitik sampai tertawa. ke kebun binatang lalu diskusikan dengan anak.duduklah . 35. sajak.makan . –Usahakan kontak mata selama bicara –Tirukan suara yangdiucapkan bayi. Kemampuan A. kemampuan A.nyanyian.rasa tak nyaman . –dapat bercerita/menyanyi –dapat menyebutkan semua huruf abjad –Bacalah cerita keluarga/ anak-anak humor dengan lebih terperinci (detail) –Dilatih anak untuk melakukan perintah orang tua . Menangkap suara –Mata dapat mencari sumber suara –dapat membedakan suara menyenangkan (musik-tertawa) dan menegangkan (suara keras-menangis) –dapat menaikkan kedua tangannya bila ibu datang 4-8 bulan mengucapkan: "Ikut saya" B. sambil menunjukkan barangnya.mandi . Mengeluarkan kata-kata/ kalimat –dapat menyebut dirinya laki-laki/perempuan. burung. –Tampak perhatian dengan perintah sederhana. 1984 49 . bola –dapat lancar bertanya –dapat menyebut 4 macam warna –Ajaklah anak bermain dengan benda-benda yang berwarna –Diajarkan anak menyebutkan dan mengatakan/ menggunakan kata-kata dengan benar –Bentuklah kelompok anak-anak untuk bergiliran menyebut nama-nama benda di buku gambar – Ijinkan anak untuk memilih sendiri: . mata) –Dapat melaksanakan 2 .

papan tulis – Keseimbangan badan baik – Dapat meloncat-loncat – Dapat berjalan dengan : . –Ajaklah bayi bermain ci . —Diberanikan bayi untuk dipegang.cat air . —Dapat bangun sendiri ke posisi duduk —Dapat merangkak —Mula-mula pegangan dalam posisi berdiri —Lama-lama berdiri sendiri.berayun-ayun . Dilatih anak dituntun untuk latihan berjalan —Ajaklah anak bermainmain kapal terbang untuk latihan memegang dengan jari-jari (juga disediakan benda-benda. 1984 . turun tangga – Melatih anak melihat suatu kegiatan.mengucapkan terima kasih . boneka. lalu anak diberanikan untuk mencobanya – meniru menulis garis lurus – membuat menara – Berikan sepeda roda 3 dan melatih kaki anak menjalankan pedal sepeda. –Menangkap botol/mainan dengan kedua tangannya. misalnya: sendok. duduk KETRAMPILAN MOTORIK Umur Tujuan Diharapkan Tercapai Aktivitas Yang Dianjurkan – Kepala dipegang ke atas hati-hati bila bayi telungkup 1-3 – Kepala dapat tegak bila dibantu dalam posisi duduk.ganis bersilang –Dapat menggambar terdiri dari 3 bagian – Biarkan anak melakukan kombinasi macam-macam mainan dan membutuhkan benda-benda dari : . –Dapat mengambil barangbarang kecil.malam – Berilah kesempatan anak untuk : . kubus dan sebagainya) —Memberi kesempatan untuk melatih anak berjalan dan menaiki tangga dengan pertolongan —Memimpin anak dalam aktivitas membalik halaman buku. boneka kain dan benda lunak lainnya —Mulai m emperkenalkan anak untuk berayun-ayun —Berilah mainan yang dapat didorong kesekitarnya. —Ijinkan bayi untuk bangun berusaha berdiri —Berilah kesempatan dan tempat untuk latihan bayi merangkak. —Dapat berjalan berapa langkah tanpa bantuan. misalnya kubus. ku: bus dan sebagainya yang beraneka warna –Berikan juga mainan-maman kecil yang lunak sampai keras atau yang berbunyi –Bantulah bayi dalam posisi duduk bila kepala dan punggung sudah tegak stabil. —Dapat membalik-balik halaman buku BERMAIN Umur Tujuan Diharapkan Tercapai Aktivitas Yang Diharapkan —Diam bila digendong —Memandang muka orang lain dan benda di sekitarnya. cangkir. –Dapat memindahkan main4-8 an dari satu tangan ke tabulan ngan lainnya.luk .menyilakan tamu makan.tanah liat .ujung jari kaki – Dapat meniru gambar segi empat – Dapat menangkap bola yang dilemparkan – Berikan musik dan permainan untuk menyelaraskan koordinasi tangan & kaki (meloncat-loncat. 1½-2½ tahun –Dapat berlari-lari –Dapat naik & turun tangga dengan 1 kaki –Dapat melempar bola dengan tangan di atas bahu –Dapat meloncat di tempat. –Dapat mengendarai sepeda roda 3 –Dapat meniru garis lurus (vertikal) –Dapat membuat menara dari 4 balok atau lebih – Memberi kesempatan pada anak untuk mempraktekkan dan mengembangkan aktivitas – lari-lari – naik.bulatan .memanjat – Berikan kesempatan anak aktivitas menggambar dengan : . cangkir. diraba & digendong ibunya —Berikan ayunan mainan berwarna yang dapat dilihat anak & tak dapat dijangkau dengan tangannya. —Berjalan naik tangga dengan bantuan.tumit 4-5 tahun– . menulis de ngan kertas dan pensil berwarna —Berilah anak mainan seperti : kubus.kapur . bulan – Dapat mengikuti semua obyek yang dapat dilihatnya –Tempatkan bayi dalam posisi telungkup –Bantulah bayi dalam posisi duduk dengan kepabanya tegak –Berilah kesempatan untuk melihat aktivitas semua orang –Berikan macam-macam mainan. benda-benda plastik. –Mula-mula duduk dengan sedikit bantuan dengan kepala & punggung tegak. 35. bola. lalu dapat duduk sendiri. menani) guna memperbaiki koordinasi motorik. merangkak waktu turun tangga. 9-12 bulan 2½-4 tahun –Berjalan turun tangga dengan kaki bergantian –Dapat meloncat dengan satu kaki selama ± 10 detik –Dapat meniru : . –Berikan macam-macam benda berwarna lunak 1-3 bulan 1-1½ tahun 4-8 bulan –Bermain dengan tubuh sendiri –Mencari benda-benda dan mencoba memegangnya serta memukulnya – hal ini selalu diulanginya –Dapat memnedakan orang 50 Cermin Dunia Kedokteran No.–Diajarkan aturan tata tertib pergaulan misalnya : .pensil .ba berikan waktu bayi untuk bermain sendiri dengan bagian-bagian tubuhnya .

benda-benda yang dikenal . : menggelindingkan bola.Mulai menunjukkan pola yang teratur dalam kencing dan berak .ada cerita pendek -Bimbinglah tangan anak secara aktif menggunakan: kapur. benda -Lebih senang bermain dengan 2-3 anak 9-12 bulan -Dapat menaruh dan mengeluarkan benda dari kaleng -Dapat memeriksa obyek yang dipegang di tangan -Dapat membetikan mainan ke orang lain tanpa jatuh (lepas) --Mencoba mengeluarkan benda dari genggaman ibu. -Berilah kesempatan anak dapat memasukkan dan menumpahkan benda dari kaleng/doos -Berikan mainan yang besar atau kecil untuk bermain -Usahakan untuk bersamasama bermain dengan ibu/anak lain.Akan ada gerakan perlistatik usus akan berak bila anak ditaruh di WC pada saat yang tepat. .tanah liat dibuat kue -Dirasakan pada anak alat yang berayun-ayun misalnya : .membigi mainan dan bergiliran bermain -Dalam bermain banyak menunjukkan fantasinya -Senang bermain menggabungkan macam-macam -Didorong untuk bermain dengan kelompok anakanak. cat air. -Lebih menyenangi alat mainan -Menyenangi aktivitas berjalan -Menarik-narik benda mainan -Senang melempar.kursi goyang .melap.manyanyi 1½-2½ tahun .meloncat-loncat .kayu dibuat mobil.Dapat menunjukkan celana basah 1-1½ tahun 1½-2½ tahun -Mengetahui lebih dahulu kebutuhan untuk kencing/ berak. misalnya: membaca koran. atau keras yang dapat dipegang bayi -Berikan mainan yang terapung waktu mandi. -Perkenalkan dengan anak lain meskipun anak belum dapat bermain rukun dengan anak lain (selalu mau menang sendiri) -Berilah alat mainan musik. setiap hari . -Dapat main bersama-sama (ci-luk-ba) dengan ibu dan anak lain.kayu misalnya : . misalnya : .asing dari keluarganya. Umur MELATIH KENCING DAN BERAK DI KAMAR MANDI DAN WC Tujuan Diharapkan Tercapai Aktivitas Yang Dianjurkan . pensil dan lain-lain.12 bulan -Dapat bermain berdampingan anak lain.Kadang-kadang anak harus diingatkan untuk kencing sesudah : . buku & majalah -Doronglah anak agar meniru aktivitas orang dewasa.Bereaksilah cepat pada tanda-tanda anak akan kencing dengan mengajak anak ke kamar mandi atau dengan melepaskan celananya.pasir .batu .menari-nari . -Berikan alat-alat bermain baru yang dapat dibentuk dan dirasakan seperti : . -Mengeluarkan kata-kata bi.berwarna-warna .Didorong untuk menulis angka-angka dan huruf . binatang .ayunan .makan . pispot harus diletakkan di kamar mandi . tidak lebih dari 1-2 jam.Lanjutkan melakukan interval yang teratur dalam melatih kencing & berak. menyapu. mis.Perhatikan tanda-tanda yang mengatakan anak kencing atau berak . -Didorong untuk bermain musik & menyanyi -Didorong untuk ikut berpartisipasi dalam kelompok : . 9.Senang membuat benda yang dapat dikenal dari tanah liat -Berilah kesempatan untuk memotong dan melekatkan benda-benda -Berilah benda-benda mainan untuk membangun bangunan yang kuat. mengambil benda kemudian melempar lagi -Sering meniru tingkah laku orang. . .Dapat diperkenalkan untuk menggambar dengan: pensil berwarna.Biasanya 1-2 kali sehari .naik kuda -Diperkenalkan buku anak-anak dengan berisi . .air . -Didorong untuk melukis dengan cat air dan menggambar . .tanah liat .tidur . menyapu. la akan kencing/berak 2½ -4 tahun -Mulai bermain bersama dengan anak lain (helpmate) yakni : .Jika pakai pispot. 4-5 tahun -Dapat bermain drama dan perhatian terhadap pergi tamasya -Senang memotong dan melekatkan benda menjadi bentuk benda yang kreatif -Menyelesaikan semua aktivitas.Yakinkan pada anak untuk mengganti popok bila basah karena ngompol/ berak sehingga anak mulai mengalami perbedaan rasanya bila popok basah dan kering. 1-1½ tahun -Bermain sendiri atau betmain dengan anak lain. tetapi belum dapat bermain bersama menurut aturan -Dapat menggunakan mainan besar & kecil -Cara bermain kasar dan kacau serta lebih lama daripada sebelumnya -Senang mendengar sajak dan nyanyi di TV -Dapat membangun sesuatu yang baru dari benda mainan.sabun .Hargailah anak bila berhasil berak . -Lanjutkan permainan antara ibu dan bayi.Didorong untuk bermain fantasi & mainkan drama .Berilah pakaian yang mudah dibuka anak bila berak/kencing . .Hargai anak bila berhasil berak .Dudukkan anak pada toilet (jamban) WC atau pispot pada saat yang tepat untuk waktu yang pendek.Interval anak tidak kencing. kegiatan lain.

Gunarsa SD . Duffy CJ .65.membasuh tangan . Philadelphia: JB Lippincott Company. 1980.. Psikologi untuk membimbing. 4.66.cawik/membersihkan dubur sesudah berak KEPUSTAKAAN 1. 2. Pembinaan anak dalam keluarga. MKJ 7 Oktober 1981. 1974.–bermain-main –Bawalah kencing di kamar mandi sebelum tidur malam. 1970. Co. 6. USA: Harvard University Press. 1984 .. Minuchin S.6. bila : . USA: The CV Mosby Company. Jakarta: BPK Gunung Mulia. Warsiki E. 1974. –Kamar mandi harus mudah digunakan.. !'~--/ /rv StSUN66ON/Y(i pANTE5gN. Child Psychiatry. 5.4 akan –Bersikaplah seperti tidak derung untuk mempertatahun hankan berak terlalu lama tahu bila ngompol/ngebrok jauhi sikap membu–Mungkin kadang -kadang at malu atau menghina masih ngompol/ngebrok anak –Masih butuh bantuan "cawik" 4-5 tahun orang lain.kencing/berak 2½ .melepas pakaian .Sa" r/AP SAyA KEMARI Do/creR S E L A L c / N 6 / N NEN ER / i SA ". e m SEN/. Families & Family therapy. cen. mudah dibuka pintunya. pp 46 . a t Kfywro''Y 52 Cermin Dunia Kedokteran No...1 9 4 Anak sudah dapat kencing/ berak sendiri dan sudah tidak tergantung kepada Hargailah anak untuk keberhasilannya tidak ngompol dan ngebrok. pp 75 . –Dapat bertanggung jawab –Mungkin masih diingatuntuk kencing dan berak kan untuk kencing pada sendiri jika pakaian sederwaktu-waktu tertentu hana.96. Barnard KE et al. mudah dibuka –Buatkan pakaian yang –Terus mengatakan bahwa mudah dibuka anak bila berak/kencing.. USA: Medical Examination Publ. Teaching children with development problems 2nd Ed. Chapman AH . 1 7 7 . pp 3 . 35. 9/R SE/Vi'' S A Y .pp 63 .30. Management of Emotional Problems of children an and adolescents 2nd Ed. 1974: pp 16 .G. I L /4U K g D O K 1 6 . 3.

Penderita sering membantah karena mengira orang lain-lain marah-marah kepadanya. Diet dapat juga mempengaruhi terjadinya presbiakusis. Tetapi tidak dengan arteriosklerosis dan hipertensi. air) dan benda padat (serumen. Surabaya PENDAHULUAN1 Seperti organ-organ yang lain. alat pendengaran dapat mengalami berbagai gangguan. Penyakit Meniere. Kemunduran ini dirasakan sebagai kurangnya pendengaran. Dalam perjalanan mencapai usia lanjut. Tetapi Weston menulis sebaliknya dengan perbandingan laki-laki wanita 2 : 3. Maksud tulisan ini ialah untuk sekedar memberi gambaran tentang kurangnya pendengaran karena usia lanjut. ankilosis stapes pada otosklerosis dan luksasi oleh trauma. 6. 4. Faktor lingkungan dan pekerjaan sebelumnya. mengejeknya atau lain-lain lagi. Toksin. Fraktur dasar tengkorak (trauma kapitis) 7. Kerusakan membrana timpani : perforasi. 1984 53 . 8. Pada osikula : gerakannya terganggu oleh sikatriks. infeksi dengan virus). benda asing) atau tumor. 2. Avitaminosis 3. meningitis. Trauma akustik : letusan hebat (ledakan born). telinga pun mengalami kemunduran pada usia lanjut. ETIOLOGI DAN PATOLOGI2 Ketulian pada usia lanjut (presbiakusis) biasanya bilateral dan simetris. Timbulnya kadang-kadang sangat individuil. Soetomo. akan menimbulkan banyak masalah bagi penderita dengan orangorang sekitarnya. kebanyakan penulis menulis laki-laki lebih banyak dari pada wanita. tuli karena suara bising. Diet dengan tinggi lemak tidak hanya menyebabkan penyakit kardiovaskular tetapi juga memperjelek pendengaran. Hidung dan Tenggorok Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga/RS Dr. Dalam kavum timpani : kelebihan (kekurangan) udara pada okiusi tuba. MS Wiyadi Bagian Ilmu Penyakit Telinga. ruptur . Dalam meatus akustikus eksterna : cairan (sekret. 3. Banyak penyelidik melihat hubungan presbiakusis dengan aterosklerosis. 9. Banyak merokok dan stres diperkirakan sebagai penyebab presbiakusis prekoks. sekret pada otitis media). tak perduli kepadanya. atau malah mentertawakannya.65 tahun.Pendengaran Pada Usia Lanjut (Presbiakusis) dr. — Eksotoksin : obat-obat (dihidrostreptomisin. letusan senjata api. sklerosis. lues) 4. • Gangguan di bagian persepsi menimbulkan tuli persepsi. tumor. Didapatkan pula dalam satu famili ada yang lebih banyak terjadi dibanding famili lain. penyakit kelenjar tiroid) 2. 35. Penyakit infeksi (morbili. Frekuensi terbanyak pada usia 60 . Faktor yang penting ialah faktor trauma akustik atau kebisingan. dan pada bagian persepsi yang biasanya sulit diobati. dari derajat yang ringan sampai dengan yang berat. Bila kekurang pendengaran ini berat. penyakit ginjal. Tentang jenis kelamin. trombosis atau perdarahan-perdarahan kecil. alergi. Sudden deafness (penyakit tabung darah. tetapi yang lain pada usia 80 tahun masih mempunyai pendengaran baik. 2. 3. kanamimisin. yaitu gangguan di bagian konduksi yang biasanya dapat diobati dengan basil memuaskan. Cermin Dunia Kedokteran No. destruksi karena otitis media. penyebabnya ialah : 1. caftan (darah. kinin. parotitis. Presbiakusis : tuli karena usia lanjut. Tumor. 5. • Gangguan di bagian konduksi menimbulkan tuli konduksi. Weston mendapatkan 70% pasien presbiakusis dengan arteriosklerosis. penyebabnya ialah : 1. Sebagian sudah timbul pada usia 40 tahun atau disebut presbiakusis prekoks. Misalnya salah faham dalam komunikasi. Gangguan ini dibagi dalam dua bagian besar. kecuali bila menimbulkan ensefalopati. Faktor lain yang mempengaruhi presbiakusis ialah : 1. Perubahan terjadi pada koklea akibat insufisiensi vaskular oleh karena spasme. salisilat) dan bahan-bahan dari industri dalam bentuk gas (karbonmonoksid) — Endotoksin : (diabetes. dan usahausaha yang dapat dilakukan untuk mengobatinya.

obati. Proses patologik pada presbiakusis dapat terjadi pada 1. Koklea 2. Nervus auditivus 3. Susunan saraf pucat. KELUHAN YANG MENYERTAI PRESBIAKUSIS 2 PENGOBATAN Didasarkan pada 4 kelompok obat-obatan : 1. Hormon 2. Obat vasodilatator 3. Obat lipoproteinolitik 4. Vitamin

1. Hormon Kecuali keluhan pendengaran berkurang, maka keluhan Pernah dicoba dengan hormon hipofise secara intravena. Ada lain ialah : yang mencoba hormon wanita pada wanita usia lanjut. 1. Tinitus : suara berdenging ini dikeluhkan pada 50% dari Kemudian kedua seks hormon dikombinasi dan diberikan pada penderita presbiakusis. Biasanya terus menerus dan bernada penderita. Mungkin tinitusnya berkurang atau pendengaran tinggi. Lain dengan tinitus pada penyakit Meniere yang biasubjektif sedikit membaik, tapi secara objektif masih diragukan. sanya bernada rendah. Tinitus biasanya tidaklah sangat 2. Vasodilator mengganggu seperti intoksikasi telinga atau pada traumatic Seperti asam nikotinat dan derivatnya menyebabkan vasodeafness. dilatasi perifer, dan pemberian dosis tinggi dalam waktu yang 2. Diplakusis : yaitu distorsi dari pada tingginya nada atau lama menurunkan bloodlipid pada orang hiperkolesterolemia. frekuensi. Dapat terjadi pada satu atau kedua telinga. BiaEfek terapeutik pada presbiakusis disebabkan oleh dilatasi sanya tak terlalu mengganggu kecuali pada musikus-musikus. koklear dan pembuluh darah di otak akibat aksi 3. Vertigo : dikeluhkan pada 30% dari penderita. Apakah ini lipoproteinolitik dari obat tersebut. berasal dari labirin atau bukan tak bisa dipastikan. Hanya Contoh lain misalnya Ronicol dan Hydergin. didapatkan 60% dari penderita mempunyai reaksi kalori yang tidak normal. Mungkin vertigo ini pada usia lanjut berasal dari 3. Obat lipoproteinolitik Heparin i.v. 250 mg setiap hari selama 8 hari. Kemajuan aubrain stem atau perubahan pembuluh darah di sentral. diometrik didapat pada 25% penderita. Vertigo dan tinitus PEMERIKSAAN menghilang pada 45% penderita. 4. Vitamin Kecuali dari umur, otoskopi dan audiologi penting dalam Vitamin B kompleks memberikan 43,5% kemajuan dalam menegakkan diagnosis presbiakusis. Pemeriksaan audiogram pendengaran. Data-data terperinci dari laporan Weston ini nada murni terjadi penurunan pada frekuensi di atas 1000 Hz. tidak diberitakan. Ada beberapa jenis audiogram yang sesuai dengan kelainan Vitamin A banyak dicoba dengan hasil yang lebih memuaskan. patologik seperti yang didasarkan pada pembagian menurut Schuknecht. ALAT PEMBANTU MENDENGAR (APM) DIAGNOSIS BANDING Bila semua pengobatan tak memberi hasil, maka harapan terakhir ialah pada APM atau hearing aid. Ada tiga bentuk yang 1. Tull persepsi pada otosklerosis stadium lanjut Penyakit ini merupakan kelainan tulang yang kebetulan pada " umum : foot plate" dari tulang pendengaran stapes. Hanya di sini pada 1. "Pocket". Daya pembesaran baik hanya karena berbentuk agak besar maka penderita kebanyakan mau memakainya. audiogramnya masih terlihat faktor tuli konduksi. "Ear level". Diletakkan di belakang telinga hingga bisa ditutupi 2. 2. Penyakit Meniere rambut pada wanita atau laki-laki berambut gondrong. Penyakit yang ditandai dengan vertigo, tinitus dan gejala3. Kacamata. Pembesarannya kurang dan harganya mahal. gejala sistem saraf otonom seperti muntah-muntah, keringat " dingin, muka pucat sampai dengan diare. Dapat dibedakan Ada satu bentuk lagi yang disebut telinga ajaib", dipasarkan oleh perusahaan tertentu. Hanya pembesarannya sangat terbatas dengan pemeriksaan audiometri, yaitu melihat audiogramnya. sedang harganya mahal. 3. Trauma akustik Untuk pemakaian APM, perlu disesuaikan hasil audiogramnya Ketulian sebab kebisingan atau suara-suara keras. Dapat dengan daya kemampuan APM. Jadi perlu dicoba seperti dibedakan dengan pemeriksaan audiometri, yaitu pure tone audiogram, SISI tes, Tone Decay tes dan speech audiogram. pemakaian kacamata. PENCEGAHAN Ada dua faktor yang relevan yaitu : 1. Hindari suara keras, ramai dan kebisingan. 2. Hindari diet yang berlemak. Hal-hal lain yang dianjurkan ialah hindari dingin yang berlebihan, rokok yang berlebihan dan stres. Anemia, kekurangan vitamin dan insufisiensi kardiovaskular juga harus segera diPROGNOSIS
2

Ada dua bentuk presbiakusis yang berbeda dalam prognosisnya. 1. Slowly increasing deafness. Ini yang lebih sering, jarang sampai terjadi tuli total atau tuli yang berat.

54 Cermin Dunia Kedokteran No. 35, 1984

2. Apoplectiform

increase. Ketulian sangat mendadak dan sangat berat. Sebabnya diperkirakan perdarahan atau trom- 1. bosis.

KEPUSTAKAAN

RINGKASAN Telah diuraikan tentang presbiakusis atau pendengaran pada usia lanjut, hal-hal yang mempengaruhinya, pencegahan yang dapat dianjurkan dan pengobatan yang bisa dilakukan.

Wiyadi MS. Pemeliharaan Pendengaran. Majalah Kedokteran Surabaya, 1 9 7 9 ; 1 6 : 44. 2. Ballantyne J & Groves J. Scott-Browns Diseases of the Ear, Nose and Throat 3rd ed. vol 2. Ear, London: Butterworths, 1972; p. 456-464. 3. Schmidt PH. Presbyacusis. The Present Status. Nederlandse Keel-Neus-0orheelkundige Vereniging. June 3, 1966.

Diagnosis dan Pengobatan Filariasis
dr. Ketut Ngurah

Bagian Parasitologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Denpasar

PENDAHULUAN 1-3 Filariasis di Indonesia telah dikenal sejak lama. Menurut beberapa laporan hingga saat ini hanya diketahui tiga spesies filaria sebagai penyebabnya. Mereka adalah Wuchereria bancrofti, Brugia malayi dan Brugia timori. Ketiganya berbeda dalam hal morfologi, distribusi dan vektornya, serta gejala kli nisnya, terutama pada stadium akhir. Walaupun filrariasis tidak menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius, namun dampak psikososialnya lebih dirasakah oleh penderita. Sebab penderita filariasis sangat mungkin akan menyandang cacat selama hayatnya.

DIAGNOSIS1-5 Pada prinsipnya diagnosis filariasis dapat ditegakkan berdasarkan atas gejala klinik, riwayat penyakit, dan pemeriksaan laboratorik. Filariasis bancrofti GEJALA-GEJALA KLINIK DAN RIWAYAT PENYAKIT I) Asimtomatik Sering terjadi di daerah-daerah endemik. Pada penderita Baik cacing dewasa maupun mikrofilarianya dapat menim- terdapat pembesaran kelenjar mikrofilaremia dan eosinofilia bulkan gejala- gejala klinik. Namun cacing dewasanya menim- tanpa simtom. Masa inkubasi biologik satu tahun, yaitu dari saat bulkan efek patologik dan gejala klinik yang lebih nyata, justru masuknya larva stadium III sampai terbentuk mikrofilaria dalam terjadi setelah cacing itu mati. tubuh penderita. Sedangkan masa laten atau saat terdapatnya Mikrofilaria di dalam paru-paru sering menimbulkan sin- mikrofilaria sampai timbul gejala- gejala peradangan bisa droma yang disebut sindroma Meyer- Kouwenaar atau Eosinofi- berlangsung seumur hidup tanpa disadari. lia Pulmonalis Tropikalis (Occult Filariasis). Gejala- gejalanya 2) Stadium akut adalah subfebris, hipereosinofilia (20 - 90%), limfedema, diser- Menunjukkan gejala- gejala peradangan karena kepekaan tertaisimtom paru-paru berupa batuk-batuk paroksismal dan sesak hadap metabolik cacing hidup maupun yang mati. Manifesnapas seperti asma. Rontgen toraks menunjukkan corakan tasinya berupa limfangitis, limfadenitis, epididimitis, funibertambah di sekitar bronkus dan bercak-bercak infiltrat tersebar kulitis, orkitis, disertai demam, sakit kepala, muntah- muntah di seluruh paru-paru. Tetapi simtom paru-paru tidak selalu dan lesu. Simtom- simtom itu timbul setelah bekerja berat dan menyertainya sehingga occult filariasis agaknya lebih cocok berlangsung 2 - 3 minggu. untuk nama sindroma tersebut.

Cacing dewasa dalam saluran limfe menyebabkan reaksi retikuloendotil berupa penebalan endotil, edema, penumpukan fibrin, inflitrasi sel sel eosinofil, histiosit, epiteloid, limfosit dan sel-sel Datia. Akhirnya akan terjadi oblitrasi endolimfatik. Pada perilimfatik juga terjadi perubahan- perubahan yang sama sehingga saluran limfe tertekan dari dalam dan luar. Akibatnya, cacing terjepit dan mati di dalam saluran limfe. Perubahan- perubahan saluran limfe bisa berupa obstruksi, atresia, atau dilatasi dengan saluran berliku-liku. Cacing-cacing yang mati menimbulkan kalsifikasi, fibrosis dan oblitrasi total saluran limfe sehingga terjadi elefantiasis. Elefantiasis merupakan fase akhir dari filariasis setelah terjadi peradangan yang berulang ulang. Gejala- gejala klinik dari ketiga spesies filaria dapat dijabarkan sebagai berikut :

56 Cermin Dunia Kedokteran No. 35, 1984

— Difiksasi dengan metilalkohol selama 1 . Keuntungannya.000 ppm. Seperti misalnya pada occult filarasis dan elefantiasis. lalu ditusuk dengan vaksinostil. Pemeriksaan mikrofilaria dengan cara provokasi Tujuan adalah agar bisa melakukan pengambilan darah pada siang hari. 4) Sering ada pruritus pada permulaan penyakit. Dikatakan bahwa cara kedua atau yang memakai saringan ini lebih sensitif. kemudian dibilas dengan air bersih. selanjutnya dikeringkan semalam. kemudian disemprotkan melalui tabung plastik yang berisi saringan dengan lubang berpenampang 5 mikron (millipore corp) untuk menyaring mikrofilaria. Selain itu. — Dibilas lagi dengan air bersih secara hati-hati. Tidak pernah dijumpai pada urogenital. Mikrofilaremia biasanya hanya pada permulaan penyakit.tandanya adalah limfedema pada satu ekstremitas (asimetris). metanol 250 cc) 1 : 10 dalam cairan buffer pH 7. dibilas dan kemudian dikeringkan. limfangitis dan limfadenitis. Sebaiknya dibuat tiga sediaan untuk setiap penderita. 3) Elefantiasis hanya di bawah lutut dan siku. 2) Kadang-kadang limfadenitis menjadi abses. ditambah 9 cc larutan formalin 2% lalu dipusing (disentrifus) selama 5 menit dengan kecepatan 1. Sering berupa limfadenitis inguinalis atau femoralis akut dengan retrograde lymphangitis. III atau IV. Filariasis timori Gejala. Besok dini hari. dipakai 10 cc larutan formalin air garam faal 0. lalu dibagi dua : 1 cc darah dimasukkan ke dalam tabung pemusing (centrifuge). gliserol 250 cc. Untuk memfiksasi. Preparat diwarnai dengan Giemsa dan prosedurnya sebagai berikut : — Sediaan yang sudah kering dihemolisis dengan air bersih (air kran) hingga warna merah hilang. yaitu : 1) Demam. Atau dengan kata lain. alat-alat genitalia dan payudara.22. Tidak pernah pada tangan. Diagnosis lebih dapat dipercaya jika ditemukan mikrofilaria atau cacing dewasanya. kertas saring terse-. kita bisa bekerja pada siang hari apalagi untuk suatu riset yang harus memeriksa penderita dalam jumlah banyak. lalu dilihat di bawah mikroskop. Tanda. Penderita diberikan minum 100 mg tablet dietilkarbamazin. Pemeriksaan cairan hidrokel dan kiluria 10 cc spesimen (cairan hidrokel atau cairan kiluria) dipusing dengan kecepatan 1.2 menit agar sel-sel darah hemolisis. Trias ini berlangsung secara periodik terutama setelah bekerja berat. kemudian dilakukan pemeriksaan darah tepi seperti cara di atas. sebab mikrofilaria tidak selalu dijumpai di dalam darah tepi.00. Cara lain untuk mendeteksi mikrofilaria dalam darah tepi yakni dengan metode konsentrasi.5 cc dan diaduk sampai homogen. Filariasis malayi 1) Febris.3) Stadium menahun Timbul gejala. limfangitis dan limfadenitis. but dipulas dengan larutan hematoksilin panas selama 5 menit. Tetapi belum bisa dibedakan antara ketiga spesies filaria. 35. dibilas dan dikeringkan. Ketiga spesies filaria dapat dibedakan berdasarkan lekukan tubuh. Caranya : ujung jari dibersihkan dengan alkoho1 70%. Namun agaknya tidak begitu mudah mendiagnosisnya.00 .60 menit. ada atau tidak inti tambahan pada ekor dan susunan nukleus dalam tubuhnya.2 tetes oli emersi. 1984 57 . 2. 3) Elefantiasis dengan atau tanpa penebalan kulit terjadi pada ekstremitas bawah berupa pembengkakan ringan pada pergelangan kaki. lalu dikeringkan.2 cm. ditetesi 1 . Sisa darah tadi (1 cc) dimasukkan ke dalam bejana Eriemeyer yang berisi 19 cc larutan Teepol dan garam faal 5%. Kerugiannya. Juga terdapat hidrokel dan kiluria. Cairan ini diambil dengan pipet. — Dipulas dengan larutan Giemsa (Giemsa powder 3.5% disemprotkan melalui tabung plastik. ditutup dengan kaca tutup bundar. Cairan di bagian atas dituangkan ke dalam tabung bersih. Endapannya dilarutkan kembali dengan cairan tadi sehingga volumenya menjadi 0. ditunggu 30 . diteteskan sedikit di atas kaca benda dan ditutup dengan kaca tutup.2 menit. Pemeriksaan darah tepi Pengambilan darah dilakukan antara pukul 20. Cara pemeriksaan : Mula-mula diperiksa dengan pembesaran 1 0 x 10.gejalanya hampir sama dengan Filariasis malayi.500-2. Prosedurnya adalah sebagai berikut : 2 cc spesimen diambil dari darah vena. Endapannya diperiksa di bawah mikroskop. 2) Jaringan parut timbul akibat pecahnya abses kelenjar limfe dan saluran limfe di daerah trigonum femoralis dan permukaan sebelah dalam paha. Biasanya diambil dari ujung jari I. Selanjutnya kertas saring diletakkan di atas kaca benda. Tetesan darah diisap dengan pipet Hb sebanyak 20 mm3 kemudian diteteskan di atas kaca benda steril dan tetesan dilebarkan hingga diameternya menjadi 1 . pitting edema dan kulit masih normal.500 . Juga tidak pernah djumpai hidrokel dan elefantiasis skrotalis. Elefantiasis pada seluruh ekstremitas atas maupun bawah. PEMERIKSAAN LABORATORIK Gejala gejala klinik saja belum bisa memastikan diagnosis filariasis. rasio ruang pada kepala (cephalic space). kemudian dilihat di bawah mikroskop. diaduk 1 .2 selama 10 menit.2. — Preparat telah siap untuk diperiksa di bawah mikroskop.8 gram.gejala penyumbatan sebagai kelanjutan stadium akut yang terjadi berulang-ulang. Untuk dapat membedakannya harus memakai pembesaran 10 x 100 dengan oli emersi. Mikrofilaria akan tampak seperti potongan benang yang dicampakkan. Cermin Dunia Kedokteran No. hasilnya tidak sama dengan hasil pemeriksaan yang dilakukan pada malam hari. baru merupakan penderita tersangka. cara tersebut bisa menyebabkan perubahan dan kekacauan periodisitas mikrofilaria. ▪ Pemeriksaan untuk menemukan mikrofilaria 1.000 ppm. kemudian pecah dan sembuh dengan meninggalkan jaringan parut.

Pada occult filariasis terjadi hipereosinofilia (20 . 6. seminggu sekali atau sebulan sekali. berperanan untuk diagnosis kasus. Persenyawaan arsen dapat dipakai membunuh cacing dewasa betina. Immunodiagnosis of Bancroftian Filariasis. juga untuk mencegah komplikasinya. indirect hemaglutination test (IHAT). Misalnya membersihkan got-got dan tumbuh-tumdikan. 58 Cermin Dunia Kedokteran No.90%). Antibiotika untuk mencegah infeksi sekunder. Am J Trop Med Hyg. Partono F. sedangkan yang berumur kurang dari 10 tahun diberikan 25 mg seminggu sekali selama 1. Memusnahkan tempat.01 cc Ag Diforilaria immitis (Filaria pada binatang) yang telah diencerkan 1/8. tetapi sangat toksik sehingga obat ini jarang digunakan.tempat mikrofilaremia tanpa gejala menahun dan belum pernah perindukan nyamuk dengan meningkatkan kebersihan lingdiobati. Detilkarbamazin sampai sekarang masih merupakan obat pilihan utama. untuk fluorescent antibody test (IFAT). Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. 3. Untuk pengobatan massal. Hasilnya dibaca setelah 30 menit. pp. Pemeriksaan imunoglobulin Membunuh nyamuk.7 kan 50 mg. Jika telah terjadi elefantiasis maka satu. masih diragukan. Serological Diagnosis of Bancroftian and Malayan Filariasis. dosis yang dianjurkan seperti berikut : 4 mg/kg berat badan selama 10 hari.987. nyeri otot. Dikatakan pula bahwa ELISA merupakan Dapat dilakukan usaha. Pertemuan Ilmiah II IKAYANA FK UNUD Denpasar. Cetak ulang 1981. Parasitologi (Protozoology and Helminthology) in Relation to Clinical Medicine. Grove DU et al. Dietilkarbamazin. 982 . indirect pun secara massal di daerah-daerah endemik. Filariasis di Indonesia (Aspek Diagnosis dan Pengobatan). Obat-obat yang dipakai adalah : 1. juga binatang-binatang peliharaan (anjing. 1981. Namun cara ini cukup rumit dan penuh risiko.3 Tes imunologik 1) Menghilangkan sumber infeksi. Persenyawaan arsen. 27 (3). Tes ini banyak dipakai pada penyelidikan epidemiologi.513. namun kurang kucing. 4. limfangitis dan limfadenitis karena reaksi alergi yang disebabkan oleh destruksi mikrofilaria maupun cacing dewasa yang telah mati. Comparative Efficiency of the Indirect Hemagglutination Test. Namun tidak boleh diberikan kepada anak berumur di bawah 2 tahun (berat 0 . and Enzyme Linked Immunosorbent Assay done with Wucherreria bancrofti Microfilarial Antigens. 1983. 2. demam. buhan air. Ninth Edition. 35. Am J Trop Med Hyg. Dikatakan bahwa obat ini tidak toksik dan tidak menimbulkan resistensi.nyamuk. 30 (5). Indonesia. hasilnya akan lebih baik. Chatterjee KD MD. 403 . muntah. 1980. Anak berumur lebih dari 10 tahun diberi- KEPUSTAKAAN 1.usaha. sebab di samping manusia sebagai munosorbent assay (ELISA). 1980. Sulistia Gan dkk. WHO menganjurkan pengobatan filariasis bancrofti dengan dosis 6 mg/kg berat badan per hari sebanyak 12 dosis atau lebih. pp. Indirect Fluorescent Antibody Test. kera) merupakan sumber infeksi. Tetapi. Kaliraj P et al.3. Apabila tampak biduran dengan diameter lebih dari 2 cm maka tes dinyatakan positif. 1984 . Reaksi umum berupa pusing. misalnya tidur memakai tes yang paling dapat dipercaya dan prosedurnya lebih kelambu.• Pemeriksaan untuk menemukan cacing dewasa Cacing dewasa yang masih hidup dapat dikeluarkan dari nodul-nodul kelenjar limfe dengan biopsi. Obat dapat diberikan setiap hari. dela rumah dan memakai obat pengusir nyamuk. 1978. • Tes imuno-alergik Tes alergik 1) Tes intradermal 0. Tetapi cara pemeriksaan ini masih dalam penyelikungan. Dosisnya adalah 2 mg/kg berat badan dibagi dalam tiga dosis selama 7 .6. Edisi 2. 508 . memasang kawat kasa pada lubang angin atau jesederhana dibandingkan tes yang lainnya. Antibiotika. 1976. 5. Efek samping dietilkarbamazin bisa berupa reaksi umum maupun lokal. Pengobatan Brugia timori dengan Pemberian DEC Takaran Rendah oleh Penduduk kepada Penduduk.7 kg). Semakin dini dilakukan pengobatan. baik individual mau(CFT). Published 1973. dan keadaan umum jelek atau sakit berat. 3) Memberantas vektor. 41. Yang sering dipakai adalah complement fixation test Usahakan mengobati semua penderita. 2. tergantung kondisi dan situasi setempat. 4. Bagian Farmakologi FK UI Jakarta. peranannya dalam penyelidikan epidemiologi. Kortikosteroid. baik bentuk dewasa maupun IgG dan IgE meningkat pada penderita filariasis dengan larvanya dengan pestisida. Nomor Khusus Cermin Dunia Kedokteran. Wartana N dkk. Beberapa Aspek Wuchereria bancrofti di Jakarta. wanita hamil. Ini disebabkan oleh reaksi obat itu sendiri. Dengan kata lain hasilnya 2) Menghindari gigitan nyamuk. Farmakologi dan Terapi.muntah dan kemerahan pada kulit. 7. 189 199. Tujuan pengobatan selain untuk membunuh mikrofilaria dan cacing dewasa.satunya pengobatan adalah dengan pembedahan. PENCEGAHAN 1. Kortikosteroid digunakan untuk mencegah atau mengurangi reaksi alergi. nama dagang Hetrazan atau Filarzan. Untuk cacing yang sudah mati dan kalsifikasi dapat dideteksi dengan foto Rontgen. Partono F dkk. Simposium Masalah Penyakit Parasit dalam Program Pelayanan Kesehatan Munuju Masyarakat Bebas Parasit dan Sehat Gizi. dan enzyme linked imfilariasis malayi lebih sulit. PENGOBATAN 2. Semua tes tersebut banyak sumber infeksi.5 tahun. 3. Atau 6 mg/kg berat badan selama 6 hari. Reaksi lokal berupa pruritus.000 disuntikkan intradermal pada penderita.14 hari. 2) Pemeriksaan hapus darah untuk mengetahui eosinofilia.

meskipun pendekatan semacam itu juga punya risiko akibat terlalu sederhana. dapat ditemukan beberapa pasien yang akan cocok untuk menjalani prosedur tadi. 35. nyeri di tengah siklus haid. endometriosis. Karena jahitan yang terlalu tegang atau menghasilkan "jembatan" kulit pada introitus tanpa didukung oleh otot di bawahnya dapat menyebabkan nyeri hebat di kemudian hari. Spasme levator mungkin merupakan mekanisme protektif pada pasien dengan lesi pelvik yang nyeri. Lebih jauh lagi. sedang spasme levator ani mungkin dapat diatasi dengan memberi petunjuk pada pasien (dan mungkin juga partnernya) tentang teknik-teknik seksual. di ligamen uterosakral. Pada wanita usia 15-50 tahun ia biasanya disebabkan oleh Candida dan lebih jarang oleh Trichomonas. dan hanya visualisasi direk ke dalam pelvis dengan laparoskopi dapat memberi keputusan final. adalah suatu simtom. Depresi merupakan penyebab penting dari dispareunia.dalam bila tidak ada tanda-tanda fisik lain. 1984 59 . atau bahkan ingatan akan pemeriksaan vagina yang menyakitkan atau pengalaman seksual yang tak menyenangkan. Endometriosis biasanya disertai gejala lain seperti dismenore. lubrikasi tak ada sehingga menimbulkan nyeri Penyebab yang mendasarinyaperlu dicari dengan cermat agar pengobatan dapat berhasil. dan kebiasaan untuk menggantung uterus dalam posisi anterversi kini tidak populer lagi karena hasilnya sering mengecewakan. Rasa nyeri pada pemeriksaan dalam. mungkin timbul akibat penyakit inflamasi pelvik. dengan penilaian klinik yang teliti. Padahal dibutuhkan waktu serta kesabaran. yang menghasilkan nyeri mirip waktu koitus. Perubahan-perubahan atropik (asalkan tidak terlalu lama) biasanya menunjukkan respons terhadap terapi lokal atau sistemik dengan estrogen. serta penemuan klasik di pelvis yaitu nodul-nodul kecil. namun dapat juga tak berarti bila si pasien tidak santai. retroversi itu sendiri tidaklah menunjukkan penyakit asalkan uterus masih mobil. Dispareunia superfisial primer. langkah selanjutnya adalah merujuk pasien dan partnernya. Adanya uterus dalam posisi retroversi dapat menempatkan ovarium dalam posisi yang peka di kantung Douglas. dan keadaan jiwanya. Terapi perilaku. Spasme semacam itu paling mudah dirasakan pada dinding posterior vagina dan dapat ditunjukkan pada pasien. Penyebab lain dari dispareunia sekunder ialah vaginitis. seperti pendapat pasien tentang koitus. Dalam hal ini. hasilnya mungkin memuaskan. Tidak jarang penyebabnya mudah diketahui dengan menentukan tempat rasa nyeri dan saat mulainya -. dalam kasus ini. misalnya. Tapi. Satu wawancara singkat dalam klinik ginekologik yang penuh pasien mungkin tak cukup untuk mengungkapkan latar belakang tadi.500 laparoskopi. Praktek rutin menyerahkan penjahitan episiotomi pada mahasiswa -mahasiswa kedokteran tidaklah dapat dibenarkan. Pada pasien yang merasa "vaginanya kecil". Tapi seperti semua prosedur bedah lainnya. bukan penyakit. mungkin akibat himen yang terlalu kaku.Tapi. terutama bila sedang haid. sementara himen yang utuh tak selalu harus diterima sebagai penyebab dispareunia penyebab sebenarnya mungkin harus dicari di tempat lain. tapi pembagian ini tidak selalu dapat dibenarkan. sendirisendiri atau bersama-sama. ia punya risiko : angka kematian adalah satu dalam 12. pemeriksaan vagina dengan pelan-pelan. Wawancara itu sendiri kadang kala sudah merupakan terapi. Sebelum pembedahan. Tapi. Buku-buku teks sering membagi penyebab dispareunia dalam penyebab fisik dan psikologik. Namun tiadanya gambaran tersebut di atas tidak selalu menyingkirkandiagnosis. nyeri. seperti juga ketidakcocokan perkawinan. atau sekunder. sedang dispareunia superfisial sekunder mungkin disebabkan oleh infeksi atau jahitan episiotorni yang tidak benar. akibat tiadanya arousal. Penyempitan vagina akibat perubahan atropik mungkin suatu hal yang nyata pada wanita postmenopause. lebih baik lagi bila kemudian pasien diminta memeriksa sendiri dengan jarinya atau spekulum. bila sesuai. pasien harus dianjurkan untuk mencoba beberapa posisi koitus karena mungkin ditemukan satu posisi yang tidak menyakitkan. takut hamil. Prosedur ini sering diaakukan untuk dispareunia . Pemeriksaan mungkin akan banyak memberi informasi dalam keadaan -keadaan itu. atau seolah-olah demikian akibat spasme otot levator ani pada wanita-wanita yang lebih muda. dan sebaliknya. Dispareunia tidak boleh disebut psikogenik hanya karena penyebab fisik tidak diketemukan. tanda-tanda fisik tak boleh membuat kita lengah. menyebabkan dispareunia. Di sini ansietas dikurangi dengan melarang koitus dan menganjurkan Cermin Dunia Kedokteran No. atau pembesaran uterus akibat adenomiosis atau fibroids.Dispareunia Dispareunia . dapat membantu memuaskan pasien bahwa ukuran vaginanya normal. keadaan perkawinannya. kepada ahli terapi psiko seksual. banyak. Dispareunia "dalam" (tidak superfisial) mungkin bersifat primer. Bukti-bukti lain diperlukan. Suatu lingkaran setan mungkin timbul: setiap rasa nyeri selama koitus akan menyebabkan ansietas dan menghalangi arousal.hubungan seksual yang sulit dan menyakitkan. beratnya gejala mungkin tidak sebanding dengan tingkat penyakit. Bila tidak ditemukan jawaban. riwayat seksualnya. memerlukan belajar kembali (relearning) perilaku seksualnya. yang dihubungkan dengan penyakit pelvis. meskipun pasien belum mengeluhkan "keputihan". ia adalah suatu simtom yang mungkin tidak akan dikeluarkan oleh pasien meskipun ia merupakan alasan utama untuk datang berobat : masalah yang sebenarnya itu sering perlu ditanyakan langsung pada pasien. yang secara klasik dihubungkan dengan retroversi uterus.

Esch. yang diberikan sekali sehari selama 3 minggu. telah menunjukkan bahwa minosiklin dosis tunggal. Vibrio cholerae yang tahan terhadap tetrasiklin muncul dengan frekuensi yang mengkhawatirkan. Baru-baru ini ditemukan juga penyebab "barn" di Johns Hopkins Hospital. Melalui percobaan pada hewan dan percobaan-percobaan terkontrol pada manusia. dan V. Studi akhir-akhir ini yang menggunakan tetrasiklin profilaksis untuk kolera. yang disertai dengan fokus-fokus eritematous pada bagian lateral lingkaran himen. seringkali dengan tidak mempedulikan spesiesnya. Pengalaman orang Tanzania itu mungkin mencerminkan hasilhasil dari tekanan selektif antibiotika yang sangat tinggi. pneumokokus. dan mempertanyakan apakah indikasi-indikasi terakhir tadi diijinkan. dalam profilaksis terhadap endokarditis bakterial. Meski belum sepenuhnya dipahami. kita dipaksa untuk menerima konsekuensi. untuk membuat beberapa penuntun penggunaannya. Bila digunakan antibiotika untuk mencegah penyakit yang sedang (misalnya diare pada pelancong. dalam obatobat untuk hewan atau sebagai pemacu pertumbuhan dalam makanan ternak). Stafilokokus dan organisme usus gram negatiflah yang pertamatama memperlihatkan kemampuan adaptasi ini. Studi-studi ini dilakukan pada daerah. 35. dapat membawa gen-gen resisten untuk hampir semua antibiotika. maka kuman yang resisten akan hilang bila penggunaan obat yang meluas dihentikan. diare pada pelancong. di mana mikroorganisme multiresisten akan menghancurkan manusia. secara efektif mencegah 80 sampai 90% kemungkinan diare pada pelancong di antara sukarelawan Peace Corps yang baru tiba. tuberkulosis dan infeksi pasca bedah). Ini diperkirakan disebabkan oleh peradangan kronik dari kelenjar yang mengeluarkan mukus pada batas antara kulit labia dan vagina. Menurut mereka. Di Tanzania. Kejadian ini jelas luar biasa. penyakit kelamin) atau terutama untuk alasan-alasan ekonomi (misalnya. Peringatan ini timbul karena terlihatnya tekanan selektif dalam lingkungan mikrobial manusia dan hewan karena penggunaan antibiotika spektrum luas dan peningkatan penggunaan antibiotika. Pasien juga harus diseleksi dengan cermat agar tidak banyak pasien menjalani operasi yang tak perlu. Bila antibiotika digunakan terutama untuk mengobati individu atau untuk mencegah infeksi yang membahayakan jiwa pada mereka yang mempunyai risiko tinggi (misalnya. yang berupa plasmid (yaitu DNA melingkar. Di Kenya dan Maroko. Faktor-R. Haemophilus influenza dan akhir-akhir ini. Walaupun faktor-R telah ada dalam bakteri manusia terbatas sampai datangnya zaman antibiotika. Mereka tidak hanya berproliferasi. Antibiotika Profilaktik? Individu vs Masyarakat Masyarakat kedokteran terus menyaksikan kenyataan keberhasilan mikroorganisme menyesuaikan diri untuk hidupbersama-sama dengan antibiotika dan antimikroba sejenis itu.serangkaian "latihan" pada pasangan tersebut. meningitis meningokokus. selama perjangkitan. dengan berbagai pengetahuan kita di atas. suatu tetrasiklin 60 Cermin Dunia Kedokteran No. suatu tetrasiklin longacting. misalnya gonokokus. tetapi juga meneruskan bahan genetik ini. coil enterotoksin sering resisten terhadap antibiotika.konsekuensi ekologik.anggota Angkatan Laut AS di Timur jauh. Mikroorganisme terseleksi karena mereka mempunyai alat genetik untuk melawan efek antibiotika. karena tetrasiklin telah digunakan untuk pengobatan kolera di hampir seluruh dunia selama kirakira 15 tahun.sungguh kembali'ke "zaman pra-antibiotika". cholerae tetap sensitif terhadap obat itu. penggunaan antibiotika yang rasional untuk terapi dan profilaksis dapat didefmisikan. mulai dengan ciuman dan rabaan dengan berpakaian lengkap. dan gonore. kita mempunyai alasan untuk lebih khawatir akan kemungkinan bahaya potensialnya terhadap masyarakat. seperti traktus gastrointestinalis dari pasien rawattinggal yang menerima antibiotika. doksisiklin. dan lebih sedikit terjadi pada lingkungan yang terbuka di mana faktorfaktor bakterial lain selain resistensi antibiotika adalah lebih penting untuk kelangsungan hidup. Tetrasiklin adalah yang paling penting. Namun prosedur ini masih baru dan perlu follow-up jangka panjang mengenai keefektivannya. Beberapa ilmuwan percaya bahwa kita dapat sungguh. dan mungkin bahkan punya gen-gen penghasil enterotoksin dan gen resistensi terhadap antibiotika dalam plasmid yang sama. Penyebaran faktor-R berlangsung lebih efisien dalam lingkungan yang tertutup dan selektif. di luar kromosom). Sayangnya.daerah geografis di mana Escherichia coli enterotoksigenik (penyebab utama diare pada pelancong) sangat sensitif terhadap antibiotika — suatu gejala yang diduga disebabkan karena Esch. pengaruh ekologis dari antibiotika dapat nyata diamati. mungkin karena organisme ini sedikit membawa faktor-R. tetrasiklin pernah digunakan sebagai profilaksis massal dalam suatu usaha mengendalikan berjangkitnya kolera. demam reumatik. masih ada sejumlah pasien yang tak dapat kita beri terapi apa-apa kecuali simpati dan dukungan mental bahwa secara medis tak ada apa-apa. Keefektifan profilaksis doksisiklin di bagian dunia lain dapat diramalkan. coli enterotoksigenik. dan karena gen-gen resistensi terhadap antibiotika lain pada plasmid yang sama juga sering ikut berpindah selama seleksi. mencegah komplikasi flu) atau penyakit di mana tersedia metodemetode pencegahan yang lain (misalnya. dalam bentuk faktor-R ke mikroorganisme lain. berdasarkan pada kepekaan antibiotika terhadap Esch. coil yang membawa plasmid yang menaikkan virulensinya. tapi sekarang telah diikuti oleh yang lain-lain. pelahan-lahan maju lewat berbagai jenis cara perangsangan dan akhirnya koitus. memaksa kita. karena faktor-R yang membawa gen-gen resistensi terhadap tetrasiklin adalah yang paling umum ditemukan. keadaan ini dapat diatasi dengan baik dengan mengeksisi kulit tersebut. coli yang membawa plasmid enterotoksin mungkin sulit membawa faktor-R. patut dikomentari karena efek ekologinya. Penggunaannya juga dapat meningkatkan penyebaran Esch. Tapi di bagian lain dunia. kecuali kalau suatu kuman vibrio yang secara efisien membawa faktor-R telah terseleksi. Harrison dan kawan-kawan dalam penelitiannya terhadap anggota. 1984 . masyarakat kedokteran.

1984 61 . Pengamatan (surveillance) terhadap bakteri yang mengandung faktor-R. Karena kebanyakan gonokokus di berbagai negara dapat dicegah dengan profilaksis minosiklin. tetapi untuk tidak sering terjadi.long. Yang dapat segera mengambil tindakan ialah Departemen Kesehatan. yang sebaiknya digantikan sesegera mungkin dengan teknik lain yang gangguan ekologisnya kecil. kemungkinan gangguan imunologik dan peningkatan kerentaan terhadap infeksi usus — secara potensial berbahaya. yang dapat menahan kolonisasi bak- teri. Dari mana perbaikan dapat dimulai? Pendidikan di uriiversitas tak banyak dapat diharapkan. 35. Keberanian mengambil alih sebagian tanggung jawab pelaksana di unit-unit tadi. dapat memberikan informasi yang relevan. pertimbangan di atas dapat condong ke arah yang tak semestinya. dan jawabannya sulit diperoleh. Jadi risiko dan keuntungan profilaksis tetrasiklin lebih melibatkan masyarakat daripada individu. Sedang dilakukan penelitian. bagaimanapun." merupakan dalih utama. karena yang menjadi panutan — dalam masalah ini — sering tidak memberi teladan yang baik dalam praktek swastanya. dengan menginstruksikan tata-cara penggunaan antibiotika di klinik-klinik pemerintah dan puskesmas-puskesmas. vaksinasi nampaknya merupakan pemecahan yang tepat untuk infeksi-infeksi umum pada permukaan mukosa. Usaha ini diharapkan akan membuahkan cara imunisasi yang efektif. Antibiotika profilaksis.acting yang lain. keuntungan secara individual adalah jelas: penyakit dapat dicegah tanpa efek-efek obat yang merugikan. serta banyaknya (mayoritas?) dokter yang masih memberikan antibiotika secara serampangan. Cermin Dunia Kedokteran No. Sampai tersedia metode semacam itu. pun bila sukses besar. Akhirnya. Risiko pemakaian tetrasiklin — reaksi alergi.penelitian untuk mengidentifikasi antigen yang cocok dan cara merangsang sistem imuno-sekretorik. "Toh usaha satu dokter tak akan banyak mempengaruhi. Informasi mengenai perlekatan bakteri pada per. yang sering disebabkan oleh gonokokus yang memerlukan nutrisi khusus? Pertanyaanpertanyaan ini harus dijawab sebelum dapat menilai keuntungan dari profilaksis ini. dua pertanyaan penting tidak dapat terjawab oleh studi itu: Apakah ada risiko terkena sifilis sekalipun gonore dapat dicegah? Bagaimana risiko berkembangnya jceadaan pembawa penyakit (carrier) tanpa gejala (asimptomatik). Terjadilah: keuntungan kecil bagi individu lebih diutamakan daripada risiko besar bagi masyarakat. nampaknya paling banter suatu usaha sementara. nampaknya adalah bijaksana untuk membatasi penggunaan antibiotika profilaksis untuk keadaan di mana tidak ada cara lain yang tersedia. Akan tetapi. demi keuntungan individual yang lebih besar — reputasi dokter. dengan banyaknya antibiotika yang beredar luas di pasaran gelap. tidak terjadi gonore pada pemakai kondom. Perkembangan cara mencegah infeksi mukosal dengan bahanbahan lain selain antibiotika juga harus diberi prioritas yang tinggi. sekaligus mengambil alih sebagian kekhawatiran para pelaksana tadi. dapat mencegah infeksi oleh gonokokus yang sensitif terhadap tetrasiklin bila diberikan kepada mereka sesaat setelah melakukan hubungan seksual dengan WTS. Sebelum memberikan antibiotika untuk mencegah penyakit. Harus dijelaskan bahwa selama studi ini. dokter harus mempertimbangkan keuntungan dan risiko terhadap masyarakat di samping terhadap individu. mukaan mukosa bisa dimanfaatkan untuk membuat obat antiperlekatan yang khusus. digabungkan dengan studi ekologis dan epidemiologis dari plasmid bakteri itu. timbul pertanyaan: Apakah ada tempat untuk profilaksis semacam itu? Sayang sekali. Dalam studi-studi pencegahan diare pada pelancong dan gonore. Apakah penggunaan antibiotika profilaksis ini akan mempertinggi tekanan selektif yang kini telah ada akibat penggunaan terapeutik secara luas? Pertanyaan itu lebih terlihat bersifat kuantitatif daripada kualitatif. Namun untuk ini-pun diperlukan keberanian.

Setelah 2 tahun berlalu. Atau dalam bahasa keras. sejawat kita yang beritikad baik ini melakukan "tipuan" ganda. baik aspek sosial keuangan keluarga. dan waktu bersetubuh si suami merasa terganggu. yang dilakukan tanpa sepengetahuan suami dan tetap tidak diketahui suami. sejawat ini tidak mengikutsertakan sang suami. sehingga tanpa sepengetahuan suaminya ia minta pertolongan seorang dokter untuk dipasangkan IUD. (c) Juga ti. metode yang dipilih seolah-olah tujuan menghalalkan cara. akhirnya dokter mengambil keputusan sebagai berikut: Setelah melakukan suatu tindakan yang menyerupai pengeluaran spiral. cuma tidak mau memakai kondom. (d) Tindakan sejawat yang menyerupai pengeluaran spiral. apa alasan (untuk tidak memberitahu suami)nya? Dari uraian kasus ada kesan bahwa suami bukan tidak mau ber KB. Atas pertimbangan keadaan sosial ekonomi keluarga itu serta jumlah anak yang lebih dari cukup. barulah dimusyawarahkan cara yang dapat diterima oleh kedua belah pihak. atau sudah 40 tahun lebih. Dengan jumlah anak yang setengah lusin itu si ibu takut akan hamil lagi. antara lain: 62 Cermin Dunia Kedokteran No. seperti sistim kalender. Saya Idra. Sepasang suami istri sudah memiliki 6 (enam) orang anak dengan usia yang berkisar antara 3 sampai 14 tahun. Dokter bersedia untuk mengeluarkan IUD-nya. Nah. Sang suami. dokter memenuhi perrnintaan si ibu. Berikut ini akan diuraikan pengalaman seorang teman sejawat dalam Proyek Nasional tersebut. Setelah mengemukakan beberapa "gap" dalam permasalahan ini. satu hal yang kentara tampil ialah. Sayang. yaitu menipu keduanya dan berhasil. baik yang dapat dilakukan isteri maupun yang dapat dilakukan suami. dokter menganjurkan agar IUD diganti dengan yang baru. sedangkan si suami tidak mau menggunakan kondom. Hal ini dikeluhkan oleh si ibu kepada dokternya hampir setiap minggu. kesehatan keluarga dan juga semua cara kontrasepsi. beberapa hal memerlukan penjelasan tambahan ataupun terpaksa diberi asumsi. dengan memberikan penjelasan yang diperlukan. akan tetapi si ibu kuatir hamil lagi. tanpa merusak atau mengurangi kebahagiaan kehidupan rumah tangga pada umumnya dan kepuasan sek- Komentar TANGGAPAN DARI SEGI ETIK KEDOKTERAN Dalam menelaah kasus yang dikemukakan. Itikad baiknya kesampaian. sejawat kita masih belum merasa perlu mengikutsertakan suami. karena perencanaan keluarga harus dimusyawarahkan pertama-tama oleh keluarga itu sendiri. maka dikatakan kepada si istri: "Katakan kepada suamimu bahwa spiral sudah dikeluarkan dan tidak akan mengganggunya lagi. vasektomi. Setelah pemasangan spiral yang kedua kali dan ketahuan oleh suami. Selama 2 tahun tidak ada keluhan dari pasangan suami istri Mi. Perlu diketahui bahwa ibu ini termasuk golongan wanita yang tidak tahan terhadap berbagai kontraseptif oral. Bila suami telah yakin akan manfaat mengatur jumlah keluarga dan sudah bersedia untuk tidak menambah anggota keluarga lagi. apa umurnya di atas 35 tahun atau lebih rendah karena kawin muda. kesejahteraan keluarga yang ada. Dalam menilai kasus ini. pendidikan dan masa depan anak. tetapi langsung saja memasang spiral. menurut saudara tepatkah tindakan teman sejawat ini? Mungkin saudara dapat mengusulkan cara lain yang lebih baik? OLH (a) Berapa umur pasangan ini? Mengingat anak tertua sudah 14 tahun. yaitu diperkenankan campur pada hari-hari yang tidak subur! Ternyata. menimbulkan pertanyaan: apakah keluhan suami tidak tapi psikis saja setelah mengetahui adanya spiral? Sehingga dilakukan "penipuan" yang ternyata berhasil. sebagai pencari nafkah tunggal adalah seorang pegawai negeri golongan rendah.Hukum & Etika Tepatkah Tindakan Saudara? Dalam rangka turut mensukseskan Program Nasional Keluarga Berencana. Misalnya cara-cara lain yang bisa diikuti suami. 1984 . Agar tidak menjadi hamil. 35. apakah sebelumnya suami pemah diikutsertakan dalam perencanaan keluarga. sebaiknya mengikuti sistim kalender. dengan akibat si suami mengeluh karena merasa terganggu waktu bersetubuh. yang berakibat hilangnya keluhan. tetapi caranya kurang baik. setelah itu tidak ada keluhan lagi dari sang suami. Tapi kali ini suaminya mengetahui tentang pemasangan spiral itu. cara yang baik ialah: pada saat pertama suami hares diikutsertakan dengan memberikan semua penjelasan yang diperlukan. Hal ini sebaiknya tidak dilakukan. permasalahannya tidaklah "hitam" atau " putih" sehingga tidak mudah mengatakan benar atau tidak tindakan sejawat tersebut. tidak oleh satu pihak saja. (b) Pada waktu pemakaian IUD 2 tahun pertama. Di sin kelemahan etis tindakan sejawat tersebut.dak diketahui. mungkin sekali saudara pernah menghadapi kasuskasus yang menyangkut usaha pengendalian angka kelahiran pada pasangan-pasangan usia subur. maka penilaian terhadap tindakan sejawat tersebut pun tidak dapat "hitam" atau "putih" Mungkin sekali pasangan ini masih dalam usia subur. Nah. Kenapa demikian? Untuk mendapatkan jalan keluar baru. lebih-lebih lagi karena ternyata sang suami yang "dibohongi" sampai dua kali itu temyata cukup kooperatif. lni dituruti oleh si ibu. sehingga sejawat kita tergugah untuk membantu. Ini dibuktikan karena sang suami mau ikut sistim kalender.

Mungkin waktu KUH Pidana kita dibuat. Hal serupa juga terdapat pada "ijin operasi" bagi wanita yang akan melahirkan dan yang harus ditanda tangani oleh suaminya. yang mudah itu tidak selalu yang terbaik. namun secara bathiniah sang isteri tidak bahagia. bukan sekedar memuaskan satu pihak yang kebetulan pasien sendiri! Memang pula. Walaupun perbuatan dokter itu sebenamya dapat digolongkan sebagai suatu penipuan. jika si suami yang "menentukan" hidup atau matinya? Bayangkan saja ada seorang suami yang menginginkan kematian isterinya. Sebagai alasan dikemukakan: jika si suami tidak memberi ijin/persetujuan itu. minan the right to live bagi si wanita itu. karena apa yang ingin ia lakukan terhadap dirinya merupakan hak azasinya.undangan pidana yang telah ada. belum terpikir akan adanya kemungkinan kasus demikian. yaitu hasil yang dicapai tidak sesuai dengan apa yang dijanjikan (KUH Perdata fasal 1243 dan fasal 1266). atau jika si wanita itu sampai menderita kerugian dokter dapat dituntut karena melakukan perbuatan melawan hukum yang menimbulkan kerugian bagi "orang lain" (onrechtmatige daat). sebetulnya bukanlah urusan dokter.peraturan dalam dunia kedokteran kita yang ada TANGGAPAN DARI SEGI HUKUM KEDOKTERAN sangkut pautnya dengan hukum. Biarpun di permukaan nampak berhasil karena tidak hamil. tapi dalam KUH Pidana kita tidak terdapat suatu fasal yang cocok untuk kasus ini. Jadi. sehingga diketahui apakah Kalau maling tidak tertangkap tentunya juga tidak dihukum. buatannya dapat digolongkan dalam "wanprestatie". Seringkali yang terbaik. kalau wanita itu mengatakan bahwa ia tidak sudi meminta ijin/persetujuan suaminya. Sebaliknya jika perbuatan itu sampai ketahuan. karena ia dihalangi untuk kawin lagi. karena diburu rasa bersalah dan was-was akan ketahuan suami. bagaimanapun sulitnya sejawat tersebut harus mengusahakan yang terbaik bagi pasangan yang ingin ditolong. Mengapa dokter harus mencampurinya? Hal serupa tercermin dalam peraturan di klinik Keluarga Berencana milik pemerintah. 35. pihak yang "berkomplot". suatu perbuatan tidak dapat dipidana. bagaimanapun "berhasil 'nya cara "penipuan". Bagaimana sikap dokfer. Menurut hukum pidana persoalannya agak lain. Tapi sebenarnya yang menjadi persoalan pokok ialah mengapa dokter itu mencampuri kehidupan pribadi (private life) dan mengabaikan hak-hak si wanita tadi? Apakah nantinya si wanita itu menjadi hamil atau tidak dengan dikeluarkannya IUD tadi. Dalam KUH Pidana fasal 1 ditentukan.sual pada khususnya. begitu pula mendapat pelayanan kesehatan adalah haknya sebagai warga negara. justru diperoleh dengan susah payah dan penuh ketekunan. dr. kecuali berdasarkan kekuatan perundang. Jadi dokter itu tidak dapat dituntut menurut hukum pidana. dalam kasus ini sang isteri akan selalu merasa bersalah dan akan selalu ada perasaan khawatir bila (sampai) ketahuan. mungkin ia menuduh isterinya telah menyeleweng dan mungkin terjadi perceraian. Jakarta. Mengapa harus dimintakan persetujuan dari si suami? Di man letak ja-. Begitu pula kalau perbuatan dokter itu tidak ketahuan ia juga tidak akan dituntut. Handoko Tjondroputranto nurut hukum perdata dokter itu dapat dituntut karena perLembaga Kriminologi Universitas Indonesia. Sebab. peraturan itu janggal atau tidak. 1984 63 . Masri Roestam Direktorat Transfuri Darah PMI/ Ketua IDI Cabang Jakarta Pusat kita jelas-jelas mengabaikan haknya? Contoh lain yang akibatnya mungkin lebih besar yaitu? abortus provokatus berdasarkan indikasi media. Kiranya sudah tiba waktunya untuk meneliti kembali peraturan. Ini sesuai dengan KUH Perdata fasal 1365 yang sudah sama-sama kita kenal sejak di bangku kuliah. H. Bukankah dengan menolak si wanita ini Cermin Dunia Kedokteran No. Apakah dengan ketentuan tadi dokter bukannya memberi kesempatan yang baik bagi si suami untuk dengan aman "membunuh" isterinya itu? Dalam hal ini seharusnya ijin/persetujuan diminta dari si pasien sendiri dan si suami paling-paling hanya menjadi saksi saja. di mana si wanita yang ingin menggunakan obat/alat kontrasepsi harus mendapat ijin/persetujuan suaminya. maka medr.

QT interval memanjang dan aritmia ventrikular lebih sering timbul daripada orang-orang yang bukan atlit. yaitu: hidup tanpa ansietas. konsentrasi beberapa imunoglobulin dalam serum mereka juga lebih rendah dari normal. Med J Australia 1983. Ini membantu menerangkan mengapa pada perokok -perokok dengan melanoma. ditemukan pipa endotrakealnya tersumbat oleh gumpalan-gumpalan cacing gelang. menunjukkan bahwa limfosit d a r i para perokok dapat menurunkan aktivitas sel pembuluh alamiah. Mary. istrinya mengeluh sakit kepala. Demikian menurut Celia Haddon dalam bukunya " Women and Tranquilizer". London. Masters & Johnson pertama kali mempertimbangkan faktor wanita dalam defmisinya. insidensi untuk metastasis lebih tinggi daripada mereka yang tidak merokok. Brit Med J 1984. Simtom-simtomnya itu mirip dengan simtom dari gangguan somatisasi seperti yang tertera dalam American "Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders". dan beberapa malah adiksi.Catatan Singkat Selama ini. Sydney. seorang laki-laki usia 50 tahun yang mengalami kecelakaan lalu lintas harus dilakukan intubasi dan ventilasi. ii : 425 . 35. Tentu saja. Tidak selamanya pasien ingin diberitahu keadaan yang sebenarnya — sesungguhnya bukti-bukti menunjukkan. tidak seorangpun yang dapat meramalkan apa yang akan terjadi bila sebutir peluru bersarang dalam tubuh. Briquet sebenarnya nama orang yang menerangkan simtom-simtom klasik pada tahun 1859. 50% pasien kanker itu lebih suka bila diagnosisnya tidak diutarakan Bull New York Acad Med 1984. Phillip Lewis d a r i RS St. wanitanya jangan yang termasuk "type non-orgasmic "! • Pernahkah anda mendengar Sindroma Briquet? Ia merupakan istilah yang lebih sopan dari histeria.9 • Denyut jantung seorang atlit lebih lambat. dan mempunyai stroke volume yang lebih besar — tapi pada mereka ditemukan juga semacam keanehan. Waktu melakukan persetubuhan.. Lebih seringnya denyut ektopik pada jantung atlit itu mungkin menjadi gejala klinik yang penting. Tapi. menggunakan krim isosorbid dinitrat yang dipleskan pada bagian depan lengan atas. Am Heart J. 1441 • Terjadi di Brazil. yaitu sakit kepala dan flushing waktu melakukan hubungan sex. Tapi. • Apakah peluru yang bersarang dalam tubuh harus selalu diangkat bila tidak menimbulkan keluhan? Seorang lakilaki yang secara tidak sengaja telah menembak kakinya dengan pistol kaliber 22. Brit Med J 1984. Seorang laki-laki dengan penyakit jantung iskemia. 1984 . maupun menjadi berkapsul dan inert. Waktu nekropsi. Katanya. Perbedaan-perbedaan ini hilang segera setelah merokok dihentikan.29:368—70 • Dalam mengutamakan kejujuran terhadap pasien. bukan pada dirinya sendiri. Baru kemudian ditemukan ia mengalami destruksi sendi metakarpofalangeal I dan menyebabkan artropati. Mungkin akan menimbulkan lokal antritis hipertrofi. 1984. secara tiba-tiba is meninggal. 288: 1461 64 Cermin Dunia Kedokteran No. atau tidak sampai 10 kali gerakan turun naiknya penis di dalam vagina. tetapi terhadap pasangannya! Dr. Dalam buku itu juga diterangkan cara-cara untuk menghilangkan adiksi terhadap obat-obat benzodiazepines. seorang lakilaki termasuk ejakulasi prekoks bila tidak dapat membuat pasangannya mencapai orgasmus sebanyak 50% dari jumlah koitusnya. Dalam keadaan khusus. ejakulasi prekoks diartikan sebagai ejakulasi yang terjadi kurang atau dalam waktu 30 detik sampai 2 merit setelah masuknya penis ke dalam vagina. 288: 1461 • Mengapa merokok sigaret meningkatkan risiko untuk timbulnya kanker ? Penyelidikan di Kanematsu Memorial Institute. keracunan sistemik. Lancet 1983 (i) June 25 p. Mungkin cacing itu telah bermigrasi d a r i perut penderita ke faringnya! Respiratory Care 1984. 107:608—9 Krim isosorbid dinitrat yang digunakan untuk mengontrol serangan angina pektoris. selama 12 tahun tidak merasakan apa-apa. Keluhan ini berkurang setelah si istri mencuci dadanya untuk menghilangkan noda-noda krirn yang telah berpindah tempat tersebut.60:226—32 • Satu di antara lima wanita di Inggris minum obat-obat penenang. harus diingat pula bahwa resep tradisional tertua yang mujarab itu rasa simpati dan harapan.ternyata menimbulkan komplikasi aneh. Tampaknya. melaporkan sebuah kasus demikian. untuk mengontrol gejalanya. tidak seorang pun d a r i mereka yang berhasil mencapai tujuannya.

Yani G-5. dokter!" Dokter : "Hm. . Bali Cermin Dunia Kedokteran No. pasien tersebut datang lagi untuk yang kedua kalinya dengan mak sud mencabutkan giginya yang lain. Kapten drg Haryono X A.Setelah di dalam (kamar praktek) terjadi dialog antara suami pasien dan dokter: Dokter: "Sudah punya anak berapa? Suami : "Satu dok. Jika saya kesini lagi. 1984 65 ." Dokter: "Maunya ingin berapa anak?" Suami : "Katanya dua anak cukup Jadi nanti dua sesudah istri " saya melahirkan." Dokter " ???? Wah ini bukan KB Keluarga berencana. . Ketut Ngurah Denpasar. Bali OBAT MUJARAB Seorang pasien tua berasal dari lereng gunung Merbabu. ke dokter hewan saja" Pasien : ????? dr." Lalu dia menunjukkan resep dari saya yang disobek tinggal tiga per empat bagian. DS : "Selain berobat. pasien tersebut telah memberi komentar kepada saya : "Wah obat dari pak dokter mujarab sekali." Tiga hari kemudian. Bapak perlu istirahat yang cukup. Baura Malang YANG PERTAMA DAN TERAKHIR Seorang penderita (P) dari Desa datang berobat pada seorang dokter spesialis (DS) yang praktek di Kota Anu. lukanya sudah tidak sakit lagi. penderita diberi resep obatobat mentereng serta tidak lupa membumbuinya dengan basa-basi alakadarnya. Ketut Ngurah Denpasar. kunjungan saya ini merupakan yang pertama dan sekaligus yang terakhir !" DS : ??????? dr. harus dihabiskan supaya lukanya lekas sembuh ya. karena yang seperempatnya telah dimakannya ! Saya cuma dapat terbengong-bengong. istri kedua anak dua juga. Setelah saya cabut. Pak. tetapi keluarga besar nantinya. 35.HUMOR ILMU KEDOKTERAN KB Seorang ibu hamil diantar suaminya untuk periksa kehamilannya. perut saya nanti ikut istirahat." Suami : "Benar dok saya setuju dua anak cukup. Baru saya makan seperempat. sapi saya yang cuma tinggal seekor pasti lepas dari tangan saya hanya untuk biaya pemeriksaan saja. Istri saya yang pertama dua anak laki-laki semua." dr Ny Elly H. Salatiga SATU-SATUNYA Dokter : "Apanya yang sakit?" Pasien : "Kepala burung saya bengkak. Dan rajin-rajinlah kontrol kembali !" P : "Maaf.: "Djagat dewo bathoro yo jagat pangestungkoro . mencabutkan giginya di ternpat praktek saya. hemmmm.: "Ini saya beri obat. Baru saja duduk. Jadi. Setelah diperiksa secara lengkap." Lalu saya tertawa terbahak-bahak dan pasien tersebut juga berkenan untuk ikut tertawa bersama-sama dengan saya. Dokter: "Syukurlah mau mengikuti tentang KB. dokter ! Kalau saya istirahat. pasien tersebut saya beri resep sambil saya beri tabu.

bronkodilator poten! Dapat melonggarkan pernapasan dengan cepat." Dl: "Maksud dokter??!" Dr: "Harganya mencekik leher." demikianlah seorang Dokter Perusahaan mengakhiri ceramahnya.. ini saya bawa produk terbaru. .. besok akan diresmikan.. putri saya ini sudah punya tunangan sah. Pada suatu hari.... Bung!" dr.. ?????!" dr. Ketut Ngurah Denpasar. . jelas tiada harapan lagi bagi putra ibu!" Ibu: "Ohhh . .. Ketut Ngurah Denpasar. 1984 . d s t ." Peserta: "Pekerjaan apa itu?" Dokter: "Pengemis! karena belum ada laporan mereka alergi terhadap Uang logam.. . Peserta: "Apakah ada pekerjaan yang tidak menimbulkan penyakit/kelainan kulit?" Dokter (setelah berpikir sejenak): "Ada..KURANG MENOLONG Seorang detailmen (DI) dengan bersemangat mempromosikan obatnya kepada seorang dokter. . " Dr: " Ya.. Sumut 66 Cermin Dunia Kedokteran No..." dr. secara tidak sadar bertanya kepada dokter yang merawat anaknya.. kelainan kulit akibat kerja menduduki 50-60% dari seluruh penyakit akibat kerja. Bali TIADA HARAPAN BAGIMU Seorang pemuda telah lama mendekam di rumah sakit karena tumor hati.. 35. buat anak saya ini?" Dr. ibu sang pemuda yang setia menunggui. Martono Medan. tapi nanti bisa menyesakkan napas pasien dengan segera... T. Dl: "Dok.. Bali PEKERJAAN YANG AMAN . Kebetulan pula putri Pak Dokter ikut menjenguk karena teman sekuliah sang pemuda. dokter! Apakah masih ada harapan . : "Maaf. . . .. dst. Ibu: "Tolong katakan dengan terus terang. Jadi... ...

Pilih satu dari lima pernyataan di bawah ini yang benar (a) Kuman pneumokokus tidak pernah dapat menyesuaikan diri untuk hidup bersama-sama dengan antibiotika (b) mikroorganisme yang mempunyai alat genetik untuk melawan antibiotika.RUANO PENYEGAR DAN PENAMBAH ILMU KEDOKTERAN Dapatkah saudara menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini ??? (d) lingkungan yang tidak menyenangkan (e) adanya gangguan fisik 7. Menutut KUHAP pasal 184 ayatl. seperti traktus gastrointestinalis dari pasien rawat tinggal yang menerima antibiotika (e) antibiotika profilaktik itu penting untuk menghindarr terjadinya mikroorganisme yang resisten terhadap antibiotika 1. dapat membawa gengen resisten untuk hampir semua antibiotika (d) penyebaran faktorR lebih efisien dalam lingkungan yang terbuka daripada lingkungan yang tertutup. 1984 67 . yang bukan merupakan alat bukti yang sah ialah: (a) keterangan saksi (b) keterangan ahli (c) surat/petunjuk (d) keterangan terdakwa (e) bukan salah satu di atas 6. yang berupa plasmid. 35. Yang dapat merupakan penyebab kesukaran belajar pada anak ialah sebagai berikut. Dalam bidang kesehatan dan kesehatan jiwa. Yang tidak dapat meminta keterangan alhi dalam sidang peradilan ialah: (a) hakim (b) polisi (c) terdakwa (d) tersangka (e) bukan salah satu diatas 5. binatang peliharaan dapat merupakan sumber infeksi (e) tidak pemah asimtomatik 9. Yang termasuk upaya pencegahan sekunder ialah : (a) memberi kacamata pengaman bagi pekerja yang menggunakan sinar las (b) mengobati penderita yang sakit (c) vaksinasi (d) menurunkan kerentanan seseorang terhadap stres (e) menurunkan faktor sties pada sumbernya 3. yaitu: upaya pencegahan primer. Faktor-faktor yang dapat menimbulkan presbiakusis adalah sebagai berikut. Penyebab dispareunia antara lain: (a) infeksi atau jahitan episiotomi yang tidak benar (b) vaginitis (c) retroversi uterus (d) psikogenik (e) semua benar 10. tidak dapat meneruskan bahan genetik ini ke mikroorganisme lain (c) faktor R. ada 3 jenis upaya pencegahan. kecuali: (a) inteligensi anak rendah (b) inteligensi anak normal (c) inteligensi anak terlalu tinggi Cermin Dunia Kedokteran No. kecuali: (a) lingkungan/pekeijaan di tempat yang bising (b) diet tinggi lemak (c) banyak merokok (d) sering membersihkan serumen dalan Hang telinga (e) stres 8. Yang dimaksud dengan sehat dalam Undang-undang Pokok Kesehatan ialah: (a) bebas dari penyakit (b) bebas dari cacad (c) bebas dari kelemahan (d) bebas dari penyakit. 4. Ciri khas pada Filariasis bancrofti ialah: (a) terdapat hidrokel dan kiluria (b) Elefantiasis hanya di bawah lutu dan siku (c) sering ada pruritus pada permulaan penyakit (d) disamping manusia. cacad & kelemahan (e) bukan salah satu di atas 2. Untuk melaksanakan upaya pencegahan tersebut. sekunder dan tersier. perlu dilukan pendekatan terhadap: (a) seluruh penduduk (total population) (b) kelompok penduduk dengan golongan usia tertentu (c) kelompok penduduk dengan risiko tinggi (d) benar semua (e) bukan salah satu di atas.

is 1261 . Ini kurang d a r i 0. suatu obat anti kanker baru yang dikembangkan oleh Institute of Material Medicine. Percobaan dilakukan secara double blind. Setelah pembedahan. Ini karena deposit d a r i platelet dan trombus. dan pada beberapa kasus fibroma rahim. 90% dari kelompok diobati dan 68% dari kelompok kontrol graft-nya masih paten. Setelah 4 bulan. D a r i 60 pasien. Aplikasi lokal d a r i obat ini juga dinyatakan efektif untuk mengobati ulkus pada Ca mamae dan Ca serviks. Kris Lancet 1984. Kris China Med Trib 1983 Sept 25 p. sedangkan dari kelompok diobati hanya 27%. 35. Pemberian obat ini dimulai 24 jam setelah operasi. Tapi.negara dunia ke 3 selama 20 tahun itu diperkirakan kurang daripada biaya satu tahun untuk persenjataan dunia.02 • • OBAT BARU UNTUK KANKER Glisifosforamid. Dalam suatu percobaan. Selama percobaan ini tidak ditemukan adanya efek samping. aspirin dosis rendah malah memberikan basil yang lebih baik dan efek toksiknya pun lebih sedikit. Ca embrionik d a r i testis dan Ca nasofaring. Ca mamae (38/86). Harga 1 senjata nuklir kapalselam setara dengan budget untuk pendidikan per tahun d a r i 23 negara-negara dunia ke 3 dengan 160 juta anak sekolah.1264 68 Cermin Dunia Kedokteran No.1% biaya minter dunia per tahun. Biaya imunisasi 1 juta anak dari penyakit-penyakit yang dapat dicegah ( $ 5 juta) sama dengan harga satu misil Pershing II. Pasien. $ 600 juta. Ca paru jenis sel kecil (5/14). Pada kelompok diobati diberikan aspirin (ASA) 100 mg per hari.pasien penyakit jantung iskemik. akut dan kronik leukemia. dapat hidup lebih dari 10 tahun.ABSTRAK -ABSTRAK PERANG NUKLIR : DAPAT DICEGAH ATAU TIDAK? Dalam suatu konferensi pencegahan perang nuklir di Helsinki yang dihadiri oleh 450 dokter dari 53 negara. 30% d a r i graft tersebut mengalami oklusi kembali pada tahun pertama. sedangkan kelompok kontrol diberikan plasebo. Hasil percobaan klinis terhadap 301 pasien dengan tumor ganas stadium lanjut. 5 ASPIRIN DOSIS RENDAH UNTUK MENCEGAH OKLUSI PEMBULUH DARAH KORONER SETELAH DILAKUKAN "BY PASS" Akhir-akhir ini. Kesimpulan : 100 mg aspirin (ASA) per hari itu efektif untuk menghalangi formasi dan agregasi dari tromboksan platelet. frekuensi aritmia ventrikuler meningkat pada kelompok kontrol dibandingkan dengan kelompok diobati. mulai digunakan dalam tahun 1983. untuk menjamin lancarnya suplai oksigen ke otot jantung. Biaya program untuk memenuhi kesehatan esensial dan kebutuhan makanan di negara.pasien kanker yang diobati dengan kombinasi d a r i obat ini dan kemoterapeutik lain. oklusi terjadi pada 62% dari kelompok kontrol. Jumlah total pengeluaran untuk riset mengenai penyakit-penyakit tropis itu kira-kira sama dengan biaya militer dunia per jam ± $ 100 juta. Penyakit cacar telah dibasmi dengan biaya. limfoma yang non Hodgkin (34/66). dipilih secara random kelompok diobati dan kelompok kontrol. ada komentar-komentar sebagai berikut • • • • Biaya untuk minter di seluruh dunia ( $ 750. menunjukkan bahwa obat tersebut secara terapeutik efektif untuk kasus-kasus: penyakit Hodgkin (13/31). 1984 . Akhirnya. Kris Brit Med J 1984.000 juta per tahun) itu lebih besar daripada total penghasilan per tahun d a r i separuh penduduk miskin di dunia. Chinese Academy of Medical Sciences. Menekan fungsi platelet dengan aspirin dosis tinggi ternyata tidak dapat memperbaiki patensi dari by pass tadi. 288 : 1901 . operasi untuk membuat bypass pada pembuluh-pembuluh darah koroner banyak dilakukan pada pasien. Deposit ini juga menyebabkan perubahan-perubahan sklerotik lebih lanjut.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful