P. 1
Cerpen Kimia

Cerpen Kimia

|Views: 278|Likes:
Published by Adli Hadiyan Munif

More info:

Published by: Adli Hadiyan Munif on Mar 13, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/11/2015

pdf

text

original

Cerpen Kimia : Aku si kecil berkekuatan dasyat

Hai kenalkan namaku neutron, tapi teman-teman cukup memanggilku dengan 24 nama kecilku saja n. Berat tubuhku mencapai 1,67 x 10 g, kecil banget khan aku..!!.Tapi aku sangat di pentingkan banyak orang. Muatanku nol dan aku tinggal di sebuah rumah yang aku beri nama Atom. Aku punya adik bernama proton. Beratnya sama denganku hanya muatannya saja yang berbeda yaitu +1, aku dan adikku tinggal sekamar yaitu di kamar kami inti atom , selain adik aku 28 juga punya kakak namanya elektron. Berat tubuhnya yaitu 9,11 x 10 g. Dengan muatan -1, sebagai kakak yang baik ia sangat sayang pada adik-adiknya. Bahkan tidurpun ia tidak sekamar dengan kami, tapi tidur di luar kamar kami dan menjaga kami dari segala macam bahaya. Tidak seperti manusia ,kami tidak mempunyai orang tua, kami tercipta dengan sendirinya di ruang tidur kami yang sering kami sebut dengan nama orbital. Orang-orang memanggil kami keluarga atom bromin , kalau keluarganya keluarga besar kami di sebut unsur bromin. Aku tinggal di jalan periode 4 nomer 35 blok v11A, alamat kotaku kota sistem periodik unsur (SPU). Sebenarnya di kota SPU saat ini penduduknya mencapai 109 rumah, banyak banget khan..!! Kami semua bukan warga asli melainkan semuanya imigran dari luar. Yang tinggal se blok aja denganku ada empat unsur atau empat keluarga besar atom yaitu flour, klor, yodium, dan astatine. Sedang yang searah jalan rumahku mencapai 17 rumah diantaranya yang menjadi tetanggaku selenium dan kripton. Rumahku catnya berwarna kemerahan dan bangunannya berbentuk cairan aneh bukan? Tapi ada yang lebih aneh yaitu ada yang membuat rumahnya dari gas selain itu rumah kami kebanyakan dari logam buatan, hebat bukan? benar-benar ajaib…! Setiap rumah di kota kami mempunyai sifat yang berbeda-beda dan itu mencerminkan penghuninya masing-masing, contohnya rumahku saja beratnya 3 3 80 kg dan berat jenisnya 3,12 g/cm dengan kerapatan 3,0 g/cm dan volume 3 23,5 cm /mol dan jari-jari atom 115 serta jari-jari ion 195. Jika cuaca sedang 0 0 panas rumahku akan meleleh pada suhu 332 kelvin dan mendidih pada 59

kelvin, keelektronegatifannya mencapai 2,8 dengan energy ionisasi 1140 kj/mol dan afinitas electron 342 kj/mol biloknya -1,+3,+5, dan +7. Entalphi penguapanku 14,725 kj/mol dan entalphi pembentukan 5,286 kj/mol. Bentuk rumahku Kristal ortorombik berbau rangsang dan menusuk. Bangunan rumahku biasa berubah otomatis dari cairan menjadi gas diatomik dan ketika bangunan rumahku cairan orang-orang memanggil kami keluarga brom atau bromine atau Br. Tapi kalau bangunan rumah kami berubah menjadi gas mereka memanggil kami keluarga bromida. Sesuai yang telah kukatakan di awal sebenarnya kami warga SPU adalah imigran semua. Keluargaku saja tempat lahirnya dulu di lautan lepas, lalu kami bermigrasi kesini setelah tahun 1826 ilmuan Antoine dan Jerome Balard menemukan kami , kami pun lantas bermigrasi kesini karena banyak sekali orang yang memburu kami . Kau tahu warga yang bermigrasi kekota SPU oleh banyak ilmuan di urutkan sesuai datangnya dulu jadi sebenarnya sebelum kami keluarga hidrogenlah yang paling pertama menduduki kota SPU. Urutan rumah kami ini sebenarnya riwayatnya di mulai dari waktu pertama kali di temukannya elektron kakakku. Ceritanya begini menurut orang tua jaman dulu leluhur keluarga atom sebelum bermigrasi kekota SPU , ada dua orang ilmuan namanya leukippos dan democritos kejadiannya di tahun 500-400SM mereka menemukan rumah kami atom. Karena rumah kami itu terlalu kecil diameternya saja berkisar antara 30150PM mereka pun berkomentar kalau atom itu bagian terkecil dari suatu zat. Penelitiannya di lanjutkan Dalton di tahun 1776-1844 kata Dalton atom itu kecil seperti bola tak dapat di belah, tak dapat di ciptakan apalagi di musnahkan.Sejak saat itu kehidupan kami terganggu oleh manusia – manusia laboratorium itu. Di tahun 1879 seorang ilmuan bernama sir William Crookes melakukan sebuah percobaan kepada kami , dalam percobaannya Crookes menggunakan alat yang di sebut tabung sinar katoda atau tabung Crookes. Pada percobaan ini diperolehlah partikel sinar katoda yang bermuatan negative oleh G.J stoney di berilah nama elektron yaitu kakakku. Pada tahun 1897 sir Joseph J. Thompson menemukan angka banding muatan elektron kakak terhadap berat tubuhnya. Penemuan inii membuat Thompson melakukan percobaan yang di dasarkan pada sifat kakakku elektron dalam medan magnet dan medan listrik. Dan di tahun 1906 Robert A William berhasil menentukan harga muatannya melalui

percobaan tetesan minyak, dengan di ketahuinya harga muatan maka berat tubuh kakakku pun akhirnya dapat di ketahui. Setelah di temukannya kakakku lalu di lanjutkan dengan adikku proton . Adikku proton di temukan oleh Eugen Goldstein dengan melakukan percobaan seperti pada kakakku elektron tapi namanya diganti jadi percobaan sinar terusan karena memang alatnya seperti tabung crookes tapi di modifikasi sedikit. Setelah kakak dan adikku di temukan , akhirnya akupun menyusul mereka. Aku di temukan oleh ilmuan yang bernama J. Chadwick dengan meradiasi lempeng lapis emas dengan sinar alpha (α) tahun 1932 setelah sebelumnya melalui percobaan yang di lakukan oleh Geigar, Marsden, dan Ernest Rutherford. Pada tahun 1914 Henry Moseley mengetahui rahasia kami yaitu ternyata nomer rumah kami itu atau orang – orang bilang nomer atom menunjukkan jumlah adikku proton dalam kamar kami inti atom dia mengetahuinya lewat percobaan penembakan suatu anoda padat dengan sinar katoda di ketahuinya rahasia ini menyebabkan mereka para ilmuan tahu berat dari rumah-rumah kami keluarga atom begitu juga isotopnya . Tahun 1885-1962 Neils Bohr murid dari Rutherford melanjutkan percobaan gurunya. Neils Bohr berkesimpulan bahwa atom terdiri dari inti yang bermuatan positif dan elektron bergerak mengelilingi inti dalam suatu orbit lingkaran, electron menempati orbitnya dengan tingkat energi tertentu dan ketika elektron berpindah ke orbit lain di sertai penyerapan dan pelepasan energi. Kemudian teori ini di lengkapi pleh broglis. Di tahun 1927 oleh Warner Heisenberg dengan teori ketidakpastiannya bahwa kedudukan elektron tidak dapat di tentukan yang ada hanya kebolehjadian tempat di mana elektron biasa di temukan di sebut orbital yaitu tempat tidur kami yang kemudian teori ini di lengkapi oleh Scrodinger di tahun 1926 ia mengajukan suatu persamaan gerak elektron kakakku dalam atom yang mempunyai sifat gelombang dan sifat partikel dalam arah tiga sistem koordinat cartesian . Berdasarkan temuan itu maka di kemukakan suatu model atom atau rumahku yang paling mutakhir atau model atom mekanika kuantum, pada model ini , pergerakan elektron kakakku dalam mengelilingi inti kamar kami di gambarkan dalam bentuk orbitalorbital atau awan elektron, dan penghunian elektron dalam orbital-orbital di

terangkan daengan seperangkat bilangan kuantum , yang merupakan hasil kajian matematik terhadap penomena atom rumahku. Itulah sejarah peradaban hidup kami kaum atom. Bertahun-tahun kami jadi bahan percoban para manusia laboratorium itu, maksudnya tidak lain hanya ingin membuktikan bahwa keberadaan kami itu ada. Memang kami tidak tampak oleh mata tapi kami memang terbukti ada. Dan ini semua tidak lepas dari partisipasi sang pencipta yang menciptakan kami. Meski kecil tapi pengalaman kami tidak kalah dengan manusia- manusia lab itu. Dari yang sifatnya kecil misal hujan asam,pencemaran lingkungan sampai peristiwa yang melegenda dan spektakuler. Yang paling melegenda misalnya seperti pengalaman kami waktu menghancurkan Nagasaki, Hiroshima dan yang lainnya serta membunuh ribuan bahkan jutaan mahluk hidup lainnya. Bahkan karena peristiwa itu kami di jadikan sebuah motto oleh orang-orang bijak yang berbunyi “jadi orang itu harus seperti atom,kecil bahkan tidak terlihat tapi berkekuatan dahsyat“. Kami juga pernah meracuni dan membunuh ribuan manusia dalam kisah teluk minamata. Semua itu juga tidak lepas dari perintah tangan-tangan manusia lab yang tidak bertanggung jawab. Tapi banyak juga yang bertanggung jawab dan menyuruh kami pada kebaikan misalnya membantu manusia dalam menyelamatkan nyawanya dari tumor dan kanker. Membantu penerangan di jalan-jalan, atau membantu menyelamatkan mereka dari penyakit gondok serta banyak juga yang lainnya.

Cerpen Kimia : Aku dan Rival-ku
Salam kenal kawan….!! Hari ini aku akan menceritakan tentang aku dan rivalku. Semoga engkau tak bosan untuk mendengarnya. baiklah aku akan awali ceritaku dengan namaku. Namaku cuma empat huruf kawan, cuma empat huruf! Ingat-ingat itu kawan..!! namaku itu adalah A.S.A.M ……ya benar asam!

Kau tahu layaknya manusia aku juga banyak memiliki sifat-sifat jelek, yang sangat tidak disukai orang lain. Apa kau mau tahu ? sesuai nama yang kusandang, dalam tubuhku mengalir rasa asam, kalau asam yang kukandung sangat kuat maka aku bisa membuat korosif pada logam-logam. Karena sifatku itu para manusia laboratorium menciptakan alat pendetek keberadaanku yang istilah kerennya mereka sebut indikator dan sampai sekarang aku belum menemukan senjata yang ampuh untuk mengalahkan alat pendetek manusia lab itu. Selalu saja ketahuan. Ah….sungguh terlalu !! Apalagi manusia lab itu mempunyai alat pendetek (indikator) yang banyak sekali, mulai dari yng alami sampai yang modern yang sering digunakan di laboratorium. Contohnya misalnya kunyit, kol ungu, daun mahkota berwarna,wortel, bit ,sabun, cuka, air kapur, lakmus merah dan biru, penolftalein, metil merah, metil jingga, bromtimolbiru, universal dan pHmeter, timolftalein dan masih buanyak lagi yang lainnya. Sebenarnya ada juga yang senasib denganku. Dia adalah teman sekaligus musuhku. Kalau aku meminjam sebuah istilah dalam komik kesayanganku naruto uzumaki maka akan kusebut dia sebagai RIVALKU. Namanya sama denganku cuma empat huruf yaitu basa . Dia mempunyai sifat-sifat yang lebih jelek dariku yaitu tubuhnya berasa pahit, wuihh…..!! dapat bersahabat baik (bercampur) dengan lemak. Dia juga dapat terdetek oleh alat-alat pendetek (indikator) manusia-manusi lab itu.cuma alat pendeteknya berbeda denganku misal kalau alat pendetek (indikator) yang di gunakannya lakmus, aku sangat takut sekali pada lakmus yang berwarna biru karena dia adalah lakmus yang bisa tahu keberadaanku. Untuk mengetahui bahwa aku ada para manusia lab itu akan memperhatikan perubahan warna pada lakmus biru tersebut. Jika warnanya berubah merah sudah bisa dijamin kalau aku si asam pasti ada. Berbeda dengan basa dia dideteknya dengan lakmus merah . Kalau warna lakmusnya berubah dari merah menjadi biru maka sudah dipastikan keberadaannya diketahui. Itulah aku dan basa layaknya baik dan buruk, tuhan menciptakan kami saling bertolak belakang, tapi unik. Misalnya juga dalam pendetek universal dan phmeter, kalau aku kekuasaan skala pHnya berada di wilayah tujuh kebawah sedang dia (basa) skala pH nya berada diwilayah tujuh keatas.

Konsep pH ini pertama kali digunakan oleh manusia lab yang bernama oleh Sorensen tahun 1909. Selain lakmus dan universal dan pHmeter aku juga bisa terdetek oleh kunyit, kol, cuka, metal merah, metal jingga, dan masih banyak yang lainnya.sedang basa bisa terdetek oleh penolftalein, sabun, air kapur,dan masih banyak yang lainnya. Itulah kenapa aku menyebut basa teman sekaligus musuh/rival. Disebut teman karena aku merasa senasib dengannya sedang disebut musuh karena kadang manusia lab itu suka menyuruhku berkelahi dengannya (direaksikan). Kalau kami sama-sama kuat maka hasil perkelahian kami akan terbentuk senyawa baru yaitu garam yang bersifat netral, Kalau aku yang kuat dan dia lemah maka senyawa yang terbentuk yaitu garam yang bersifat asam sedang kalau sebaliknya kalau dia yang kuat sedang aku lemah maka senyawa yang terbentuk yaitu garam yang bersifat basa. Aku dikaruniai begitu banyak anak. Sehingga untuk mengenang klan kami asam, aku menamai semua anakku dengan awalan asam. Ada satu rahasia umum dalam keluarga kami yaitu jika dalam air kami keluarga asam akan mengeluarkan + senjata andalan kami yaitu ion H sedangkan basa senjata rahasianya yaitu ion OH .sehingga oleh manusia lab yang bernama Arrhenius menyebutkan kalau asam itu adalah suatu senyawa jika dilarutkan dalam air akan melepaskan ion + H , sedang basa adalah suatu senyawa yang jika dilarutkan dalam air akan melepaskan ion OH . sedang menurut bronsted dan lowry asam adalah pemberi + proton (H ) sedang kan basa adalah penerima proton (OH ). Ah….aku jadi lupa memperkenalkan anak-anakku. Begini kawan….! anak-anakku itu terdiri dari dua kelompok, pertama kelompok asam kuat cirinya dia elektrolit + kuat yang dalam air akan melepaskan banyak senjata pelindungnya yaitu ion H / istilah kerennya terionisasi sempurna. Mereka itu adalah anak-anak kebanggaanku,diantaranya…. HCl HBr HI : Asam klorida : Asam bromida : Asam iodida

HNO3 : Asam nitrat

H2SO4 : Asam sulfat HClO3 :Asam klorat HClO4 : Asam perklorat Sedang kelompok kedua, kelompok asam lemah cirinya mereka elektrolit lemah, atau dalam air mereka hanya sedikit mengeluarkan senjata pelindungnya yaitu + ion H / terionisasi sebagian. Mereka itu diantaranya : HF CH3COOH HCN H2S H3PO4 : Asam posfat HOCN H2CO3 : Asam karbonat HCOOH : Asam pormiat : Asam tiosianat : Asam fluorida

α= √Ka / Ca begitupun untuk keluarga rivalku. Mereka juga memiliki anakanak yang kuat dan yang lemah. anak-anak yang kuat yang jika dilarutkan dalam air maka ia akan mengeluarkan ion OH- yang banyak / terionisasi sempurna / elektrolit kuat. Anak-anak basa yang kuat itu diantaranya yaitu NaOH KOH : Natrium hidroksida : Kalium hiudroksida

Ca(OH)2 : Kalsium hidroksida Ba(OH)2 : Barium hidroksida : Asam asetat : Asam sianida : Asam sulfida NH3 : Amonia Zn(OH)2 : Seng hidroksida Al(OH)3 : Aluminium trihidroksida Fe(OH)3 : Besi (III)hidroksida Harga tetapan ionisasi basa lemah oleh manusia lab dituliskan Anak-anakku yang lemah ini karena terionisasi sebagian maka harga tetapan ionisasi asam lemahnyapun sangat kecil, oleh manusia lab harga ka dituliskan sebagai berikut [H ]= √Ka . Ca α= √Kb / Cb dan derajat ionisasinya
+

Sedang yang satunya lagi kelompok anak-anak yang lemah. Yang jika dilarutkan dalam air akan mengeluarkan sedikit ion OH / terionisasi sebagian / elektrolit lemah. Mereka diantaranya

[OH ]= √Kb . Cb Dan derajat ionisasinya

-

Seperti dikatakan sebelumnya bahwa untuk mengukur derajat keasaman / basa dalam tubuh kami, manusia menggunakan pendetek (indicator) universal dan pHmeter sehingga manusia lab itu bisa menuliskan harga pH untukku yaitu pH : – log [H ] maka untuk rivalku pOH : – log [OH ] dan untuk air berlaku kw = [H+] [OH-], maka berlaku pula pkw = pH + pOH pH = 14 – pOH dan pOH = 14 – pH Begitulah ceritaku dan rivalku kawan. Sampai saat ini bahkan sampai kau membaca ceritaku ini, Para manusia lab itu terus saja memperalat kami, dimanamana kami selalu ikut berpartisifasi dalam penelitian , perindustrian, potografi, pupuk, membersihkn logam-logam dalam proses galvanisasi bahkan dalam kendaraan bermotormu yang sering kau pakai disana anakku H2SO4 ada. Bahkan dalam buah-buahan yang mungkin sedang kau makan sekarng, kami selalu ada, atau yang lebih dekat lagi denganmu mungkin detergen yang kau gunakan untuk mencuci bajumu disana kami selalu hadir, ternyata kau juga tak lepas dari peran kami kawan,dan kau sebenrnya sangat mengenal kami dengan baik. Tapi kami ikhlas membantumu kawan karena tuhan kami mengajarkan kami supaya demikian .maka sukurilah. Sampai jumpa lagi kawan….. Cerpen Kimia: Mangan yang Terkenal Hari hampir senja, ketika Mangan dan kekasihnya Karbonat sedang menikmati keindahan kota, kupu-kupu taman berkejaran menyambut hari yang mulai dirangkul gelap. “Hmmm…sapa sih yang tak mengenal diriku?aku bahkan sudah terkenal dimanamana, setiap negara bahkan memberikan julukan masing-masing padaku misalnya kalau Di Ceko, kroasia, Italia, Norwegia, Swedia dan Indonesia biasanya aku dipanggil dengan sebutan Mangan. di Portugis aku dipanggil dengan nama Manganes. Di Rusia aku biasa dipanggil dengan nama Mapraheu. Di Spanyol aku dipanggil dengan nama Manganesia. Itu baru sepintas tentang panggilanku di
+

beberapa negara. Sebenarnya sebutan yang paling umum padaku itu Mangan tapi dalam bahasa latin aku sering disebut Manganum, hmm…enak ya jadi orang terkenal” kata mangan sambil melirik CO3 pacarnya .(MnCO3/ Rhodochrosite) “Duhh… sang selebritis kita, bangganya jadi orang terkenal? Maklum saja kaukan lebih beruntung, Tiap tahun diproduksi di dunia sebanyak 6.220.000 ton. Apalagi kalau di Afrika selatan, Rusia, Gabon, Australia dan Brazil.” kata CO3 sambil tertawa “Ye..biarin,akukan terkenal karena banyak berguna misalnya pembuatan baja, baterai, axles, kereta api switch, lemari es dan keramik, daripada istrimu sikalsium itu? terkenalnya apa coba?” kata mangan sedikit merajuk “Huss….! kalian itu sama-sama bergunanya bagi manusia, sesuatu diciptakan itu pasti ada gunanya sayang….! jadi bersyukurlah tahun 1774 Johann g. Gahn menemukanmu pertama kali di Stockholm Sweden, kalau kau tidak ditemukan mana mungkin kau bisa terkenal seperti ini” “Terus..terus…selalu saja Kalsium yang lebih dimatamu daripada aku, apalagi kalau sudah dengan Natrium…kenapa sih aku tak bisa melebihi mereka dimatamu?” “Siapa yang melebih-lebihkan sayang…udah deh jangan mulai, tiap hari kita selalu bertengkar tentang mereka, dan jangan bahas tentang Natrium lagi, dia itu sudah jadi istrinya Khlor jadi buat apa cemburu pada istri orang” “Siapa yang cemburu…enggak ah..” “Kalau bukan cemburu, terus apa?” kata Karbonat sambil tersenyum “Hah..beginilah nasibnya jadi selingkuhan…!!” “Ya kalau ngomong-ngomong selingkuhan aku juga selingkuhanmu kan, pacarmu yang asli itu kan si O2 (MnO2), Jadi jangan saling cemburulah”

“Iya deh..tuan Karbonat, tapi anterin aku pulang” “Pulang kemana?” “Rumahku belum pindah tuan Karbonat, masih di gang 4 blok VIIB nomor 25 di kota sistem periodik unsur” “He..he…kirain mau pergi ke Oksigen”

“Iyalah makanya aku jadi terkenal” “Bukannya kau juga berperan dalam tumbuhan manusia?” “Aku juga berperan pada enzim-enzim mereka, potosintesis mereka, kalau mereka kekuranganku mereka akan kerdil, belum daunnya yang rontok,belum pembentukan bijinya yang tidak sempurna” “Ckk…ckkk…pantas saja kau terkenal, rupanya seperti itu”

“Udah deh, tapi ngomong-ngomong aku sama Natrium cantikkan mana sih?” “Iyalah….kapan kita mau pulang?” “Ya tuhan…masih kepikiran kearah sana?” “Iya..iya…” kata Karbonat sambil membawa pergi Mangan menuju rumahnya “Cantikan siapa?” “Cantikkan kamu yang silver keabuan, tapi lebih cantik Kalsium yang merah bata” “Ya…bagus pertamanya pahit ujungnya” “Makanya diam jangan nanya-nanya tentang mereka mulu” “Ya udah cepet anterin besok aku mo bantu manusia mengaktifkan enzim lum lagi meningkatkan antioksidan, superdioksida dismutase” “Iya..tapi awas jangan terlalu banyak masuk pada tubuh manusia bukankah Jika terlalu banyak dalam tubuh manusia, apalagi pada bayi yang baru berumur 24 bulan akan menimbulkan cacat mental“ “Iya aku tahu tapi jika terlalu sedikit mereka juga bisa punya penyakit jantung, radang kulit, osteoporosis, pertumbuhannya lamban, gula darah rendah,masalah telinga tengah, sehingga sulit menjaga keseimbangan tubuh” “Apa sampai segitunya”

Cerpen Kimia: Nikel Aliansi Para Logam
“Na..na…na…!! hmm…hmm….hmm…!!”gumam Nikel (Ni) pelan sambil berjalan hilir mudik didepan Besi (Fe) dan Krom (Cr). Mereka bertiga sedang menunggu manusia untuk membantunya membuat campuran logam tahan asam atau yang disebut Nikrom. “Nikel..! kau bisa diam tidak? Dari tadi jalan terus hilir mudik kayak setrikaan, bentar lagi kita kan mau bantu manusia buat….apa sih?Krom! manusia tadi bilang apa ya, aku lupa lagi, kita-kita ini mau dipadukan lalu namanya perpaduan kita itu apa lupa lagi?”teriak Besi “Campuran logam tahan asam! itu yang disebut Nikrom” jawab Krom “Iya, itu…Nikrom, kau duduklah sebentar Nik, jangan hilir mudik mulu” “Besi, aku gugup…aku kan baru sekarang mau dipadukan dengan kau dan si Krom, kalau dengan Tembaga dalam membuat koin/Monel aku sering” sahut Nikel (Ni)

“Iya duduk dulu, sebentar lagi manusia-manusia itu datang, tumben kau merasa gugup, biasanya juga kalau denganku bantu manusia membuat sendok makan biasa aja tuh” balas Besi “Itukan sering Besi! Mendadak rewel sih kau ini, tapi ngomong-ngomong kau berapa % sih nyumbang tubuhmu buat Nikrom itu?”tanya Nikel sambil berhenti melangkah dan menatap kearah Besi “Aku, Cuma 25%” sahut Besi balik menatap “Kau Krom?berapa %?”Tanya Nikel lagi pada Krom “15%lah ngapain banyak-banyak?”jawab Krom (Cr) “Berarti aku yang paling banyak 60%” “Gak papalah buat Monel juga kau 60% kan daripada Tembaga yang 40%, amal…nik,amal!”teriak Besi “Amal sih amal, tapi lama-lama aku bisa habis juga”

“Enggak sih, tapi selain jadi aliansi para logam sekali-kali aku juga suka jadi katalis reaksi adisi H2 dalam membantu manusia membuat mentega atau margarin” “Oya, enak ya, tapi manusia-manusia itu pada kemana ya?kok belum datang juga sih?”kata Krom sambil berdiri melirik kesana kemari “Iya nih, padahal ditempatku rasanya suhunya sudah mencapai 3005K, aku bisa mendidih nih” kata Nikel “Ah masa, ditempatku adem-adem aja tuh” sahut Besi masih duduk acuh tak acuh “Ya sudah, bagaimana kalau kita pulang dulu kerumah masing-masing entar kita kumpul lagi disini, oya Nik, aku tidak tahu rumahmu, bagaimana nanti menghubunginya?” Tanya Krom lagi “Gampang Rumahku dekat Paladium sama Platina kok, jemput aja entar di kampung Sistem Periodik Unsur di gang 4 blok VIIIB nomor rumah 28” jawab Nikel “Masih seblok sama aku, entar sama-sama aja lah jemputnya” sahut Besi lagi

“Mang sejak kapan sih, kau suka jadi aliansi para logam?”Krom yang bertanya “Ya sejak manusia bernama Axel Crostedt tahun1751 menemukanku, sejak saat itu aku banyak diburu, selain pelapis logam tahan karat tentunya, aku bersama Tembaga memulai karier cie…karier, jadi mata uang di Amerika serikat dan Switzerland” jawab Nikel “Wah, enak dong pernah jadi mata uang negara Adi kuasa” komentar Krom “Itu dulu, waktu jadi mata uang syiling ya, secara dia itu putih mengkilat ha..ha…” ejek Besi “Gak bosan apa jadi aliansi para logam terus?” tanya Krom lagi “Oh, ya sudah, aku juga mau membantu manusia membuat campuran logam electroplating dulu, nanti jangan lupa ya Krom jemput aku” kata Nikel “Oke nik, selamat bertugas!” “Boleh, oya aku lupa kata manusia selain membuat Nikrom kita juga kedepannya ada rencana buat baja Stainless Steel “sahut Krom “Buat apa baja kayak gitu?” Tanya Besi “Katanya sih buat pembuatan rel kereta api, senapan dan thank”

Cerpen Kimia: Antara Kripton dengan Superman
Matahari baru bangun dari tidurnya ketika aku memulai pagi dengan membaca Koran seperti hari-hari biasanya di depan rumahku nomor 36 gang 4 blok VIIIA di kota kami Sistem Periodik Unsur. Ha….ha…. kok bisa sih namaku masuk Koran, mana yang nulisnya kasih judul antara Kripton dan Superman lagi. ssstt…sst…!! Kalau ada yang fans superman bisa di marahi nih, coba aku baca “Dr. Chris Stanley, ahli mineralogy di museum London Natural History menemukan specimen aneh di pertambangan dekat Jadar Serbia, mineral yang memiliki formula kimia Sodium Lithium Boron Silicate Hidroxide, formula kimianya tepat sama dengan formula Kryptonite, yang merupakan mineral fiksi dari kripton….” “Wah…kak Argon…! kak Argon…!”teriakku memanggil salah satu kakakku, “Ada apa Kripton pagi-pagi sudah teriak-teriak? kakakmu Argon masih tidur..”, jawab Neon kakakku yang kedua, sedang yang pertamanya kak Helium dan kakak ketiga kak Argon yang kupanggil tadi, Selain kakak aku juga mempunyai 2 adik yaitu Xenon dan Radon. “Oh, kalau kak Helium ada gak?” “Kak Helium belum pulang masih membantu manusia memangnya kenapa ?” mengisi balon,

“Boleh…boleh… “ “Dr. Chris Stanley, ahli mineralogi di museum London Natural History menemukan specimen aneh di pertambangan dekat Jadar Serbia, mineral yang memiliki formula kimia Sodium Lithium Boron Silicate Hidroxide, formula kimianya tepat sama dengan formula Kryptonite, yang merupakan mineral fiksi dari kripton….” “Tuh kan namaku di sebut, ternyata sudah ditemukan mineral baru ” “Lanjutin dulu bacanya” “Iya…iya…” “Kryptonite ini mempunyai makna sangat penting dalam perjalanan hidup Superman. Dalam cerita Superman terdapat beberapa jenis Kryptonite yaitu Green Kryptonite, Red Kryptonite, Gold Kryptonite, Blue Kryptonite, Black Kryptonite, White Kryptonite, Jewel Kryptonite, Anti- Kryptonite, X- Kryptonite, Slow Kryptonite, Magno- Kryptonite, Bizarro red Kryptonite, Kriptisium silver Kryptonite, dan Pink Kryptonite, dan Gold Kryptonite dapat menghilangkan kekuatan Superman secara permanen. mineral yang membahayakan Superman itu diberi nama oleh Ilmuan yaitu dengan nama Jadarit” “Alhamdulillah bukan namaku yang dipakai,coba kalau aku yang di sebut pasti hidupku kan dibenci Superman selamanya” “Bukan itu saja fans Superman juga pasti membencimu, lagian masa sih seorang kripton masuk Koran, namanya aja kan sudah kripton” “Memangnya kenapa dengan namaku kak?” “Kripton itu dalam bahasa Yunani di sebut Kriptos yang artinya tersembunyi” “Oh begitu, kakak tahu dari siapa?”

“Lihat deh kak, hari ini aku masuk Koran, mana judulnya antara Kripton dengan Superman lagi” “Oya…coba baca apa katanya?”

“Sir Wiliam Ramsay dan Maris W. Travers Ilmuan yang menemukanmu di tahun 1898” “Oh gitu ya, kakak kok tahu banyak sih, padahal selama ini yang aku tahu cuma … keluarga kita itu dijuluki gas mulia dan keluarga kita semuanya bertubuh gas” “Seiring waktu nanti juga kamu banyak tahu kok,udah ah kakak mau bantu manusia dulu “ “Kakak mau kemana?”

kulukiskan kita bersama Namun selalu aku bertanya adakah aku dimimpimu….. Dihatiku terukir namamu cinta rindu beradu satu Namun selalu aku bertanya

“Kakak mau akting dulu jadi lampu iklan” adakah aku dihatimu…? “Ikut, aku juga mau ngisi bola lampu listrik” “Hah..! sejak kapan suka ngisi bola lampu listrik, bukankah kakakmu Argon juga ngisi bola lampu?” “Kak Argon ngisi bola lampu pijar yang dirumah manusia, sedang aku ngisi bola lampu listrik untuk membantu pendaratan pesawat terbang soalnya lampu yang kuisi dapat memancarkan radiasi cahaya merah jingga yang dapat menembus lapisan kabut” “Oh..hebat..hebat..ya udah ayo sama-sama berangkatnya, gak nyangka ya untuk soal lampu ternyata keluarga kitalah yang paling ahli ” “Ya dong, sapa dulu nih”, kataku sambil menunjuk dadaku dan kamipun tertawa bersama. Malam makin larut, suara lagu simfoni hitam sherina masih menggema. Tapi mataku sedikitpun tidak bisa kupejamkan. Aku rindu khlor, kenapa….harus seperti ini, kenapa aku tak berani mengatakan cinta padanya, dan kenapa khlor tak pernah tertarik padaku, padahal unsur-unsur lain banyak yang ngantri ingin berhubungan (berikatan) denganku. Hmm…….Khlor sampai kapan aku harus menanti ini semua, aku cape berharap terus padamu tanpa henti, sampai kapan cinta ini kan terbalas, aku hanya bisa memandangmu tanpa bisa mengatakannya, aku hanya bisa tersenyum hambar melihatmu menikah bersama Natrium, tapi aku tidak tahu apakah hatiku juga ikut bahagia. Khlor….apa pantas aku jadi selingkuhanmu seperti layaknya klan alkali, apa pantas aku jadi kekasihmu, aku mencintaimu khlor bisakah kau merasakannya, apa karena aku sering dijuluki si tangan empat jadi kau lebih memilih golongan alkali daripada aku, Sebenarnya ini bermula dari keunikanku yang memiliki elektron valensi 4 akibat nomor atomku yang berjumlah 6 saja. Hal itulah yang menyebabkan aku dijuluki si tangan empat. Entah siapa yang memulai memberikan julukan seperti itu tahu-tahu julukan itu sudah melekat ditubuhku, Padahal menurut etimologi namaku Karbo yang berarti batubara. Ah dasar sialan! Khlor Meski aku tak secantik Natrium atau unsur-unsur lain, bahkan warna kulitku terkadang juga hitam tapi banyak sesama Karbon maupun banyak jenis unsur lain, ngantri ingin berhubungan (berikatan) denganku, apa kau tahu itu

Cerpen Kimia: Karbon si Tangan Empat
“Malam sunyi kuimpikanmu

Khlor? Bahkan aku dapat membentuk ikatan tunggal, ikatan rangkap, dan ikatan rangkap tiga juga dapat membentuk rantai lingkar (siklik). Tapi mengapa kau tetap saja memilih Natrium, cinta bagiku memang tak cukup satu, aku sering juga jalan dengan Hidrogen, Nitrogen, Oksigen bahkan juga keluarga besarmu keluarga Halida sering jalan denganku tapi mengapa kamu sendiri lebih memilih Natrium? kalau itu yang menjadi alasanmu bukankah kau juga terkenal dengan playboy nya, ah…dasar misteri lelaki….. “Aku ingin engkau ada disini menemaniku saat sepi Menemaniku saat gundah Berat…hidup ini tanpa dirimu Kuhanya mencintai kamu Kuhanya memiliki kamu Aku rindu setengah mati kepadamu Sungguh ku ingin kau tahu aku rindu setengah mati…………..” Suara lagu rindu setengah mati D’masiv terus berbunyi dari ponselku

“Oh, ni sama karbon kan? Aku khlor….Cuma mo ngasih tahu kata manusia lab besok kita mesti jalan bareng jadi pelarut (CCl4), siangnya kau juga bisa mengajak kekasihmu hidrogen, kita sama-sama bisa membantu manusia menjadi obat bius (CHCl3) kau bisa kan?” Lama tidak ada jawaban, bukan apa-apa aku sungguh tidak percaya ini semua “Kar…” kata Khlor diseberang “Eh…iya..iya…,aku bisa khlor, makasih ya tas ajakannya, tapi ngomong-ngomong Hidrogen bukan kekasihku kok he..he..”aku mencoba berbohong “Hmm……….bukan ya, kalau begitu aku bisa kan jemput kamu” “Yes…!!”kataku lupa kalau khlor masih mendengarkanku “Kar..!ada apa? Kamu keberatan ya aku jemput?” “Engg..enggak kok, aku suka…oke aku tunggu” “Tapi aku tidak tahu rumah kamu dimana, bolehkan minta alamatnya?” “Oke khlor alamatnya catat ya,…aku tinggal di jalan nomor 2 blok IVA dengan nomor rumah enam di kota sistem periodik Unsur” “Oke besok aku jemput kamu kar, jangan kemana-mana ya”

“Eh..khlor!, benar khlor…benar kata orang kalau kita ingat seseorang maka orang itupun akan ingat sama kita, duh gimana ya……angkat gak ya, aku harus mengangkatnya kapan lagi ada kesempatan seperti ini” “Hallo………! kataku hampir jantungan saking gembiranya “Iya hallo” kata khlor diseberang “Sapa ya” jawabku pura-pura tidak kenal

“Oke aku tunggu” “Kenapa belum ditutup “kataku lagi “Mmm….gak papa…sebenarnya aku sudah lama menunggu ingin jalan sama kamu dan karena ada perintah langsung dari manusia lab, akupun merasa ada alasan untuk mengajakmu jalan, maaf ya Kar, tidak seharusnya aku berkata seperti itu”

Ya tuhan ternyata khlor juga memiliki perasaan yang sama seperti aku “Kar…kau marah ya, maaf aku berkata tidak sopan padamu” “Gak papa aku juga suka kok kau berkata seperti itu” “Oke besok aku jemput, selamat malam” “Malam” Ya tuhan…aku tidak pernah sebahagia ini, manusia lab memang selalu mengertiku…adik-adikku kemana ya… “Silikon…! Germanium…! Timah…!”teriakku memanggil adik-adikku “Ada apa sih kak, mereka sudah pada tidur? Timbal adikku yang bungsu menjawab. “Eh sudah tidur ya, ni kan masih sore…kenapa cepat-cepat tidur, sini-sini kakak mau cerita” “Ini sudah larut malam kakak, besok aja ceritanya” “Sudah larut ya, ya sudah kakak juga mau tidur” “Ya tuhan aku berharap ini semua bukan mimpi” kataku menjelang tidur.

dikaitkan dengan Dewi Aprodithe/ Dewa Venus, ah…dah nasib kali, mendingan aku gabung aja ma si Besi, di sana kan aku selalu terlihat berharga” “Nasib…nasib mengapa harus begini, kenapa tiap jalan dengan Aurum (emas) selalu saja Aurum yang pertama dipilih bahkan dia dapat julukan logam mulia” “Tapi Aurum kan adikku? masa sama adik sendiri harus cemburu?wajar aja kan, Aurumkan paling bungsu sedang aku kakaknya yang paling tua dan di dongengdongeng juga anak bungsu selalu yang paling cantik tapi… aku sama adik yang kedua Perak, lebih cantk siapa ya?hmm….aku aja deh!” Apa sih?ha…ha…I love you full kata Mbah Surip. Aku cuma sedang membandingbandingkan diriku yang cantik ini dengan adik-adikku Emas (Au)dan Perak (Ag) yang tentunya mereka lebih cantik daripada aku. Meskipun kami memiliki kecantikan yang jauh berbeda tapi kami sekeluarga yang tinggal di nomor rumah 29 gang 4 blok 1B di kota kami sistem periodik unsur dikenal sebagai keturunan unsur cantik-cantik di bandingkan unsur-unsur yang lain.Membanggakan sekali bukan? yee…pasti ngiri Apa sih yang membuat kalian tidak iri padaku?bayangkan saja selain cantik aku juga punya satu keahlian yang orang lain belum tentu memiliki apa yang aku miliki, salah satu keahlianku aku dapat memantulkan cahaya merah dan jingga dan dapat menyerap frekuensi-frekuensi lain dalam spectrum, dan yang penting aku tuh bersifat faramagnetik . Tapi perlu kalian ketahui meskipun aku dan adik keduaku Perak(Ag) iri juga sama Aurum (emas) tapi kami tidak pernah bertengkar malah di Alam kalau lagi jalan-jalan dimana ada adik keduaku Perak disana aku dan Aurum selalu ada “Kakakku Cu…,ngapain bercermin terus?sudah di tungguin unsur-unsur lain tuh di luar” kata Aurum adikku sambil masuk kekamarku. (Cu adalah nama panggilan kecilku tapi sekarang aku sering di panggil Cuprum atau orang Indonesia bilang Tembaga) “Hai…,Aurum, kakak lagi mengamati wajah kakak yang cantik ini, jadi jangan ganggu dulu?”

Cerpen Kimia : Kecemburuan Tembaga
“Selalu saja begitu…! Kenapa sih kalau aku sama Aurum (Emas) selalu saja tak berharga padahal aku ini kan cantik, bahkan dalam Metodologi aku selalu saja

“Cantik..?cantikan aku kali” “Buktinya..?” “Buktinya, aku selalu di cari manusia sebagai perhiasan bagi mereka, bukan kayak kakak di cari cuma untuk peralatan listrik mereka.” “Duh sombongnya, siapa yang ngajarin tuh?” “He..he…bukan sombong. Tapi melihat kenyataan” “Eh jelek-jelek gini juga kakakmu ini sangat bermanfaat, kalau gak ada kakak gak mungkin manusia itu membuat generator, kabel transmisi, instalasi listrik rumah dan industri, kendaraan bermotor, konduktor listrik, kabel dan tabung coaxial, tabung mikro wave, sakelar, reaktifier transistor, bidang telekomunikasi,serta tabung-tabung dan klep di pabrik penyulingan lagian gini-gini juga ya…kakaklah yang menguasai pasar kawat berukuran kecil, peralatan industri yang berhubungan dengan larutan, industri konstruksi, pesawat terbang dan kapal laut, atap, pipa ledeng, campuran kuningan dengan perunggu, dekorasi rumah, mesin industri non elektris, peralatan mesin, pengatur temperatur ruangan, serta mesin-mesin pertanian” “Iya deh..iya deh..kakaku unsur yang paling cantik di negeriku Indonesia, sudah di tungguin tuh, katanya mau membantu enzim Sitokrom oksidasi pada manusia buat membantu proses metabolisme” “Iya…iya adikku yang manis” “Eh tapi niatnya mo bantu gimana kalau jadi penyakit Wilson lagi” “Nyantai…percaya deh sama kakak” “Eh kakak jangan jadi oksidasi Alcohol (Cu/CuO) ya, aku gak mau kakak jadi bahan pembuatan Formalin lagi”

“Iya…cantik,kakak pergi dulu ya daaah…”

Cerpen Kimia : Argon Si Pemalas
“Ar, bangun! Dah siang nih, pemalas banget sih?” “Mm..kak Neon masih ngantuk, semalam kan aku ngisi lampu pijar di rumah manusia, jadi masih ngantuk…” “Ah alasan, kakak juga semalam beracting jadi lampu iklan di jalan-jalan manusia, tapi bangunku selalu pagi-pagi gak pernah keduluan sama ayam, gak kayak kamu” “Ah…bising-bising, masih ngantuk…hus..hus…keluar!” “Argon!!!” “Apalagi sih kak?” “Gak, kakak pergi dulu ya, daah adikku yang malas” “Dasar! Ganggu orang tidur aja” Selalu saja mengejekku seperti itu,bahkan William Ramsay yang pernah menemukanku waktu aku tersesat bilangnya juga begitu, kalau aku ini sipemalas, sampai-sampai dia memanggilku dalam bahasa Yunani Argos. Kau tahu apa arti Argos?Argos artinya malas. Apa kemalasan ku nyampe segitunya? Sebenarnya aku tidak begitu malas, hanya tubuhku yang terbuat dari gas ini mempunyai sifat yang Inert. Coba saja bayangkan kalau kalian nyari gas mulia (nama klan keluargaku) yang paling banyak beredar di dunia manusia tepatnya di udara maka akulah orangnya, soalnya kadarku saja nyampe 0,93% dari udara kering, bebas uap air lagi.Bahkan di inggris aku sering digunakan sampai 30.000 per ton. Terutama untuk atmosfir pengelasan logam.

Huaaah…masih ngantuk, tidur lagi ah…. ZZZ….ZZZ…ZZZ..!!!!@%^&&* Bangun tidur…tidur lagi Bangun lagi….tidur lagi… Bangun…tidur lagi… Suara nyanyiannya Mbah surip yang kujadikan nada dering ponselku terus mengganggu “Hallo….” Mataku setengah terpejam mengangkat telepon “Masih tidur Ar, ni dah jam berapa sayang?” Ternyata Kakakku Helium “Mmm…masih pagi kali” “Masa matahari dah di ubun-ubun ngomong masih pagi” “Hah…!! Dah siang!! Aku lupa…harus membantu manusia membuat Roket!! Aduh gimana nih?kok kak Neon gak bangunin aku lagi….gimana sih? Kak Neon…!kak Neon…!! Eh lupa kak Neon kan tadi dah pergi. Adik-adiku yang manis aja, Krypton…! Xenon…!Radon…!!pada kemana sih?” “Mereka semuanya dah pergi Argon adikku sayang” “Waah aku dirumah alone dong. Aduh…dah terlambat nih,dah dulu ya kak ” Beberapa saat kemudian Argon berlari-lari kecil dari rumahnya no 18 gang 3 blok VIIIA di kota Sistem Periodik Unsur menuju manusia untuk membantu manusia menjadi bahan untuk pembuatan Roket

Cerpen Kimia : Arsen Si Pembunuh Bayaran
Siang ini aku duduk didepan rumahku di gang 4 blok VA nomor 33 di kampung kami sistem periodik unsur , aku berusaha mengingat kembali tentang semuanya, tentang tawaran manusia untuk melakukan hal yang menurutku itu sangat menjijikan untuk aku ulangi lagi, yaitu pekerjaan membunuh. Sudah lama aku jadi pembunuh bayaran, dan sebenarnya aku ingin berhenti dari pekerjaaan menjijikan ini, tapi lagi-lagi aku tak bisa. Manusia-manusia itu lebih mempercayaiku daripada teman-temanku seperti halnya sianida atau yang lainnya. Karena katanya pekerjaanku sangat rapi, dengan menyusup lewat makanan racunku menyerang sistem pencernaan manusia yang akan kubunuh sehingga dia mati seolah-olah seperti karena shok. Sebenarnya aku sudah lelah dengan pekerjaan seperti ini, dan tak ingin mengulangnya lagi, sejak pembunuhan Napoleon Bonaparte aku sebenarnya telah berjanji untuk tidak membunuh lagi, tapi lagi-lagi korban jatuh di tanganku. Tahun 2004 saja aku membunuh seorang aktivis HAM Munir dari indonesia dan kini manusia itu datang lagi padaku menyuruhku membunuh seorang temannya hanya karena takut tersaingi dalam perebutan jabatan sebagai direktur sebuah perusahaan. “Ahhh….ini benar-benar bisa membuatku gila, kenapa sih dikalangan manusia itu selalu saja ada yang serakah, kenapa mesti cemburu pada keadaan? bukankah tuhan itu tidak menempatkan kita pada tempat yang sama?. “Arsenik..” seseorang menyapaku perlahan. Aku segera membalikkan badan, dan kulihat disana fosfor kakakku menghampiri. Dalam keluargaku aku sebenarnya unsur yang paling dekat dengannya daripada dengan kakaku yang satu lagi Nitrogen atau dengan adik-adikku Antimon atau Bismut. Sehingga dalam karakteristik secara kimiawi aku lebih mirip dia, dia suka memanggilku arsenik atau dengan bahasa yunani namaku Arsenikum.

“Ada apa kak?” “Katanya mau bakti sosial pada manusia, kok malah melamun disini?” “Iya kak, bentar lagi juga berangkat” “Kulihat akhir-akhir ini kau sering melamun sen,ada masalah dengan pacarmu khlor? Dan kulihat kalian tidak sering berjalan bersama lagi. Malah sekarang kau lebih aktif membantu manusia, mencuci kerislah, membasmi hama dan tikuslah, pengawet kayulah, dan sekarang adikku ini mau bakti sosial apalagi?” Aku tersenyum melihat matanya berbinar-binar, sejak dulu , sejak aku baru saja ditemukan oleh Albertus Magnus tahun 1250 dan dipertemukan dengannya di kampung SPU, mata itu tak pernah berubah, dia senantiasa berusaha jadi kakakku yang baik “Eh di tanya malah senyum-senyum, atau jangan-jangan kau sedang jatuh cinta lagi sen?” “Gak lah kak, aku dan khlor akhir-akhir ini cuma sedikit renggang aja, tapi kami baik-baik saja kok. Sekarang aku mau membantu manusia menyepuh perunggu, membuat bahan cat, keramik, elektronik, efek kembang api, zat warna atau pencelup, industry kulit, pengeras timah hitam, serta pembeningan kaca. ” ” Ckkk…ckkk…kau hebat sen, selain oksidamu ampoter ternyata kau juga banyak aktif membantu manusia, aku bangga padamu Sen, tapi sebelumnya kakak khawatir kau berjalan-jalan kekalangan manusia soalnya kakak takut ada yang menyuruhmu lagi untuk membunuh, bukan apa-apa sih, nyawa itu berharga Sen, apa kau masih ingat waktu dulu itu, waktu kau membunuh aktivis HAM yang bernama Munir itu, sampai-sampai heboh di buatnya, dan kampung kita juga di buat gegerkan. Bahkan kau juga yang sebelumnya dipercaya untuk pengobatan dalam bidang homeopati, gara-gara suka dijadikan racun pembunuh jadi tidak dipercaya lagi kan”

“Iya kak, aku kan berusaha untuk menolak jadi pembunuh bayaran lagi, ya udah aku berangkat dulu kak” “Baiklah, hati-hati jangan sampai tubuhmu menyentuh makanan para manusia Sen!” “Iya, aku tahu kak, tubuhku kan beracun, aku pasti hati-hati” Begitulah kawan dengan kakakku fosfor, apa yang harus kukatakan padanya kalau saja dia tahu aku akan membunuh lagi, maafkan aku kak, aku tidak kuasa untuk menolaknya. Malam ini kemungkinan satu orang lagi akan jatuh di tangan racunku. Malam ini, aku akan menyusup lagi lewat makanannya untuk membunuhnya, maafkan aku kak, ijinkan aku satu kali saja melakukannya lagi. Sudah itu aku janji, aku tidak akan mengulanginya lagi, lagipula mungkin setelah ini, aku kan di larang berjalan-jalan dikalangan manusia lagi, mungkin kau sudah bosan mendengar janji-janjiku kak, karena tiap kali aku membunuh, aku selalu berjanji padamu untuk tidak mengulanginya lagi, tapi kali ini, setelah aku menyelesaikan semuanya, aku benar-benar berjanji padamu untuk tidak mengulanginya lagi. Ahh…aku jadi bingung, harus membunuh apa enggak ya? Khlor kemana lagi? padahal pada saat gini seharusnya dia ada disampingku, apa masih mengurusi pacarnya sinatrium itu, aku heran, padahal dia kan playboy tapi masih saja mempertahankan hubungannya dengan sinatrium itu, apa sih kelebihan dia? Sampai-sampai khlor tidak rela untuk melepasnya. Hah…! kenapa aku tidak pergi saja pada oksigen, dia jugakan kekasihku (As3O2), tapi…bagaiman kalau nanti ketahuan sama khlor? Peduli amat dah, siapa tahu dari oksigen aku bisa tahu kabar hubungan khlor dengan natrium.

Cerpen Kimia: Arsen Si Pembunuh Bayaran (2)
“Ya tuhan…apa yang terjadi denganmu?”, dirabanya dahi istrinya itu terasa panas sekali

“Sudah kau ukur temperaturmu” “Aku tak ingin tahu, sakit sekali untuk bicara” Suaminya duduk di pinggir tempat tidur “Sayangku sudah berapa lama ini terjadi?” “Beberapa hari, mungkin cuma kena virus” Suaminya meraba nadinya.Terasa lemah dan jarang-jarang. Ketika dia membungkuk kedepan, dia mencium bau napas istrinya. ”Apakah tadi kau makan masakan yang berbumbu bawang putih?”

“Kemarin..kemarin sore, waktu kau baru pulang dari LA”, suaranya makin lemah “Apa kau ingat sakitmu ini setelah makan atau minum sesuatu?” Istrinya menggeleng “Kau hanya merasa kondisimu makin hari makin buruk?” Istrinya mengangguk. “Kau sarapan disini bersama anak-anak?” “Biasanya, ya.” “Dan anak-anak tidak apa-apa?”

Istrinya menggelengkan kepalanya Istrinya mengangguk “ Sudah dua hari aku tidak makan apa-apa”, suaranya hanya bisikan Suaminya membungkukan badan dan dengan lembut menarik kelopak matanya “Apa kau merasa haus?”, istrinya mengangguk “Nyeri,otot-otot kejang, muntah-muntah, dan mual?” Semuanya, pikir istrinya lemah. Tapi dia berkata “Apa yang terjadi denganku?” “Kau bisa menjawab pertanyaan-pertanyaanku?” “Sayang, tahanlah. Dengarkan aku”ada nada mendesak dalam suaranya “Akan kucoba” “Apakah kau selalu makan dengan seseorang tertentu?” Suaminya menggemgam tangannya ”Kapan kau mulai merasa seperti ini?” “Apakah ada Restoran yang secara teratur kau kunjungi dan kau selalu memilih makanan yang sama?” Istrinya merasa capek sekali untuk melanjutkan percakapan itu, ingin rasanya supaya suaminya yang dokter itu pergi saja. Dipejamkannya matanya “Bagaimana dengan makan siang?kau selalu makan siang di tempat yang sama setiap hari?” “Tidak. Kadang-kadang aku makan siang dikantor, kadang aku menjamu tamu di Restoran” suaranya makin lirih

“Istrinya mengerjap-ngerjap menanyakan hal seperti itu?

mengusir

kantuknya.”Tidak.”

mengapa

dia

“Virus,” gumamnya “Pasti virus, bukan?” Suaminya menarik napas dalam-dalam. ”Bukan. Seseorang telah meracunimu.” Jawaban itu membuat istrinya membelakakan matanya “Apa?aku tak percaya.” Suaminya mengerutkan keningnya “Menurutku ini racun Arsenikum, tapi Arsenikum tak di jual bebas di negeri kita.” Tiba-tiba istrinya merasa takut ”Siapa-siapa yang telah meracuniku?” Suaminya meremas tangannya “ Sayangku kau harus memeras otakmu. Kau yakin, kau tak pernah melakukan sesuatu secara rutin, sehingga seseorang bisa memberi makanan atau minuman yang sama setiap hari?” “Tentu saja tidak,” protes istrinya lemah. “Sudah kukatakan , aku…” kopi. Johan. Kopi seduhanku pasti istimewa.” Oh, Tuhan!” “Apa?” Istrinya berdehem, berusaha bicara sebaik-baiknya, ”Johan. Johan selalu memberiku kopi setiap pagi di kantor” Suaminya terbelalak memandangnya.” Tidak. Tak mungkin johan yang melakukannya. Apa alasannya dia ingin membunuhmu” “Dia ingin menyingkirkan aku” Begitulah kawan, aku arsenikum baru saja beraksi menyusup lewat minuman kopinya sang pengusaha itu. Setiap pagi aku di susupkan lewat kopi oleh rekan kerjanya dengan kadar yang sedikit sekali sehingga aku menggrogotinya perlahan-lahan dan akhirnya dia jatuh sakit seperti itu.

Cerpen Kimia : Catatan Harian Khlor
Akhir januari 2009 “Tunggu aku ! sasuke!!” (teriak naruto dalam komik naruto uzumaki) Bacaanku terhenti saat kudengar lagu selingkuhnya mattaband. 1 message masuk keponselku, dari kekasihku Natrium “Khlor…untuk saat ini, jangan hubungi aku dulu.Aku ingin menata perasaanku dulu, tapi aku masih tak percaya kalau kau akan semudah itu menghianati cinta kita, aku salah menilaimu khlor! Cintamu ternyata untuk sekian kekasih, gak perlu di balas” Aku memang salah padamu nat, aku memang telah menghianati cinta kita, tapi perasaan ini selalu saja tak bisa aku tahan, padahal dulu ketika aku pertama kali melihatmu, dengan kulitmu yang putih, setengah mati aku mencintaimu, tapi entah kenapa ketika melihat saudara-saudaramu akupun tertarik pada mereka, apalagi setelah aku tahu dari manusia lab kalau klanmu, klan jauhmu alkali tanah , juga keluarga transisi mempunyai warna khas, aku semakin mabuk, aku tak bisa memahami perasaan ini, aku mencintai mereka semua nat, lagian aku si khlor unsur terkenal di kalangan manusia lab dan juga dari keluarga terhormat klan halogen membuatku banyak dikelilingi unsur-unsur cantik, jadi wajarlah kalau aku mudah sekali jatuh cinta dan selingkuh, apa kata-saudara-saudaraku kalau aku hanya punya kekasih satu , si bromin saja adikku selingkuhannya banyak sekali. Bisa jatuh dong wibawa seorang kakak. Ah … dasar wanita!! Kamu kira dengan meninggalkanku aku akan merasa kehilangan, masih banyak yang ngantri menungguku tahu!! “Senangnya dalam hati, kalau beristri dua

Oh seperti dunia ada yang punya, Kepada istri tua, kanda sayang padamu Oh kepada istri muda, I say I love you…” Lagu merdu 3 Ahmad dani yang kujadikan nada dering ponselku membuyarkan lamunanku “Hallo” teriakku “Hai khlor…! ini aku magnesium” kata yang diseberang “Hai nes…! ada apa?” tanyaku sedikit kesal “Kau kenapa sayang? lagi kesal ya..apa masih kepikiran kejadian kemarin?” “Kejadian apa?” “Ya, apalagi kalau bukan kemarahan sinatrium itu, gila…heboh banget” “Oh itu, enggak kok sayang,dia mang memalukan sih nyampe segitunya” “Mmm…apa dia juga tahu, kalau aku juga selingkuhan kamu khlor?” “Kayaknya enggak deh, untuk saat ini masih aman, saat ini dia cuma tahu kalau aku selingkuh sama saudara-saudaranya , lagian suruh siapa punya saudara cantik semua” “He…he…dasar mata keranjang, tapi aku dengar kalau dia sudah tahu kalau kau pernah selingkuh sama adiku-adikku khlor” “Oya…gak apa-apalah, itukan sudah resiko punya pacar ganteng ”

“Yeee” “Oya, sore kita jalan yu, aku bete nih” “Oke sampai ketemu khlor” Telpon di tutup, sekilas wajah khlor berkelabat dimataku “Ahh…” aku coba menepisnya Sorenya aku pergi menemui magnesium, tapi baru saja sampai, kulihat dia pergi dengan si sulfat “Ah…dasar cewek sialan!!”

Cerpen Kimia : Catatan Harian Klor (2)
Pebruari 2009 Sejak kejadian natrium bertengkar dengan air, kampung SPU heboh di buatnya, begitu juga di laboratorium, para manusia lab itu tak henti-hentinya menggosipkan kekasihku natrium dan kabar itu sampailah pada kakakku flour. Tak disangka, ketika ia di pertemukan dengan H 2O oleh manusia lab dia marah pada H2O. Sejak kejadian itu akupun kalau bertemu dengan istriku jadinya suka marah juga, begitu juga dengan adik-adikku,hanya sibungsu saja yang emosinya lebih stabil daripada kami . Dulu juga kalau bukan karena demi natrium aku tidak mau menikah dengannya, Ah…natrium lagi…natrium lagi, apa aku merasa kangen padanya? ah tidak…ini pasti hanya perasaan brsalah aku saja, tapi…duh natrium kemana sih lo? Gara-gara simagnesium yang selingkuh aku jadi merasa bersalah padamu, apa benar gosip yang beredar itu? Kalau kau juga selingkuh dengan nitrat, dengan karbonat, kenapa aku jadi tak rela?

Kuambil ponselku lalu kuhubungi dia, terdengar nada sapanya, lagu teganya rosa tak ingatkah kau dulu pernah berjanji bahagiakan diriku selamanya tak berartikah cinta kita yang lalu hingga kau bersama dengan dirinya tega… Aku tahu dirimu kini telah ada yang memiliki Tapi bagaimanakah dengan diriku….. Duh…nat, jangan membuat aku terus merasa bersalah gini dong… kupanggil beberapa kali tapi tak diangkat-angkat, baiklah aku kirim massage saja padanya “Nat…aku tahu berat sekali bagimu menerima semua ini, tapi seperti yang sudah kujelaskan padamu, aku lakukan semua itu demi kamu nat, tapi kalau pada akhirnya akan begini..aku menyesal nat, aku takut kehilangan kamu, aku lakukan semua itu agar kau tahu kalau aku sayang sama kamu, berusaha menerimamu apa adanya dan mengerti dirimu seutuhnya, tolong kembalilah padaku, aku punya kejutan untukmu, bulan ini kau harus melakukan uji nyala” Satu jam, dua jam, tiga jam ponselku belum berbunyi, tuhan…dia benar-benar meninggalkanku Sejak itu natrium benar-benar menghilang, akupun panik mencarinya,kucoba ku cari kekalangan manusia sambil membantunya membuatkan plastik PVC, insektisida DDT atau kadang bersama selingkuhanku sekaligus adiknya kalium (KCl) membantu memupuk tanaman atau dengan amonium (NH4Cl) mengisi batu baterai, membuat pelarut untuk cat, membersihkan logam dari lemak, ry cleaning, pembutn klorat dan banyak yang lainnya.

Suatu sore ditepi laut, aku menatap senja. Dulu, jika natrium sedih dia suka berlari kesini, tapi sudah enam sore aku menunggunya dia tidak pernah datang. Kemana dia tuhan..? apa dia tahu kalau aku mencarinya, dasar wanita sialan…! kalau dia perlu, pasti dia datang lagi padaku, kenapa mesti kucari? tapi…bagaimana kalau dia benar-benar tidak datang lagi. Duh..natrium aku bisa mati kalau begini terus, padahal dulu kalau ada dia, senja itu rasanya sangat indah, kapan aku bisa menatap senja bersamanya lagi. “khlor..” Tiba-tiba seseorang memanggilku pelan, akupun segera membalikkan badan dan kulihat dia mematung disana “Nat…!! aku tahu kamu pasti datang!”kataku sambil menghambur padanya dan memeluknya erat. “Aku tahu, aku sudah mengubur semua ini dalam-dalam, bahkan sedalam palung hatiku bahkan lebih dalam lagi. Tapi, aku tak bisa lari dari bayangmu khlor. Setia atau tidak setia meski bukan itu yang diinginkan tapi kita pernah merasakan indahnya cinta kita, meskipun cinta itulah yang membuat kita sakit, tidak mati. Tapi lukanya membuat kita tak bisa berjalan lagi. Jadi meskipun kamu playboy khlor, meskipun kamu sangat menyebalkan, tapi aku sangat mencintai kamu ” kata natrium perlahan di telingaku, dan hatiku tersenyum senang. Akupun seolah-olah merasakan bayangan masalaluku kembali, dulu dilautan lepas ini, aku bertemu dengan natrium yang terbawa banjir dari keluarga aluminosilikat dan aku jatuh cinta padanya dan dilautan lepas ini kudapatkan julukan halit (NaCl) Maret 2009 Meski aku sudah janji pada natrium tidak akan selingkuh lagi, tapi perasaan ini tetap saja tidak bisa aku tahan, aku terus saja jatuh cinta dan terus saja selingkuh, benar-benar sifat ini tidak bisa aku hilangkan. Bagaimana tidak aku sikhlor dalam suhu biasa berwujud gas membuat semua unsur cantik mendekatiku dan tertarik

padaku, apalagi ketika aku mencoba membujuk saudara-saudara natrium itu untuk uji nyala seperti natrium, membuatku pusing menentukan cewek mana pada akhirnya yang harus kupilih April 2009 Agar natrium tidak bisa lagi lepas dariku akhirnya kuputuskan saja aku menikah dengannya, dengan bantuan istriku yang pertama akhirnya lahirlah anakku NaOH. Tapi meskipun aku sudah menikah lagi sifat playboyku terus saja berlangsung, hal itu membuat hubunganku dengan natrium renggang dia lebih menyibukkan dirinya sendiri dengan bakti sosialnya pada manusia sedang aku sibuk dengan unsur-unsur cantik disekelilingku. Benar kata natrium dulu, bahwa “Cintaku untuk sekian kekasih”

“Kita bicara didalam saja.” Dr. Martin beranjak mendahului Rio. Tak terlalu baik rasanya bicara di tengah jalan seperti tadi. Siang belum sempurna, jam-jam sibuk di Biochemistry Building masih akan berputar hingga tangga yang tak lebar ini makin terasa sempit ketika ada orang yang berhenti di tengahnya. Didalam, Dr. Martin memeriksa catatan Rio. Wajahnya seketika berubah. Matanya menatap lembar-lembar catatan itu tak percaya. Mulutnya ingin berkata sesuatu tapi tubuhnya mendahului pikirannya. Ia cepat beranjak, keluar ruangan lagi dengan tergesa. “Kita lihat bakterinya, Rio!” Rio mengikuti. Cawan-cawan petri yang terpapar di atas meja keramik putih itu tampak bisu dari luar. Didalamnya, Nutrient Agar telah terpenuhi oleh gumpalan putih kekuningan seperti lendir yang licin. Sedikit terlihat bercak hijau pucat di pinggirnya. Komputer di samping cawan-cawan itu masih menyala, memperlihatkan sebuah grafik yang turun naik garisnya dengan data angka disampingnya. Tiba-tiba, gumpalan-gumpalan putih kekuningan di dalam cawan petri merambat. Bergerak memenuhi setiap dinding cawan hingga tertutup seluruhnya. Pintu laboratorium terbuka dari luar. Langkah-langkah cepat dan memburu mendekati cawan-cawan di samping komputer yang masih menyala. Dua orang laki-laki itu menatapnya, kemudian salah satu dari mereka jatuh dengan memegang dada kirinya dan mencoba berteriak. Kacamata minusnya jatuh dan pecah… “Dr. Martin!” Ball Room, Biochemistry Building, Januari 1995

Cerpen Kimia : THEOPHYLLIN
Biochemistry Building, Mei 1995 “Dr. Martin!” Lelaki berkacamata minus itu menghentikan langkahnya. Ia menoleh ke arah suara yang baru saja didengarnya. Wajah Rio yang muncul, tak ada senyum, tak seperti biasanya. Dr. Martin merapatkan tubuhnya lebih ke tembok. Tangga ini tak cukup lebar untuk dilewati oleh tiga orang. Ia menunggu Rio naik beberapa anak tangga untuk sampai dihadapannya. Beberapa mahasiswa yang lewat, menganggukkan kepala dan tersenyum. “Dr. Martin, ada yang harus saya sampaikan pada Anda. Kelihatannya ada sesuatu yang janggal pada bakteri kita.” Rio mengatur nafasnya setelah sampai di hadapan Dr. Martin. Ia memperlihatkan beberapa lembar kertas catatan. “Saya melihat ada yang janggal pada bakteri ini dan sepertinya…”

“Kami akan menciptakan bakteri yang bisa menghancurkan kafein dengan cepat. Untuk itu, kami akan membuat bakteri pemakan kafein yang bergantung pada kafein untuk menjalani kehidupan mereka. Dan jika penelitian ini berhasil, maka

akan dihasilkankopi alami tanpa kafein dan tentunya dengan rasa yang lebih nikmat.” 1) Dr. Martin tersenyum. Antara tegang dan lega. Ia memandangi satu per satu wajah-wajah di hadapannya. Tak banyak memang, tapi siapa yang tak percaya dibalik itu, ada banyak ide dan pemikiran-pemikiran kritis yang tak pernah puas dengan apa yang didapat. Pemikiran yang bervariasi meski pada dasarnya hanya satu: senyawa baru danaktivitas biologinya. Wajah-wajah di hadapan Dr. Martin saling menoleh, berbisik dan berkerut kening. Membaca ulang dan mecoretkan sesuatu padacatatannya atau hanya mengangguk-anggukdengan satu tangan menopang dagu dan pipinya. Setelah hampir dua jam lalu ia memaparkan semua ide penelitian terbarunya. Tentang bakteri yang akan memakan kafein dari biji kopi dan daun teh. Ia tahu, ini penelitian baru, sebab selama ini tak ada yang benar-benar efektif untuk memisahkan senyawa itu dari kopi dan daun teh. Wajah Dr. Martin bertambah cerah setelah pihak universitas memberi izin dan gemuruhtepuk tangan di akhir presentasinya cukup meriah. Ia membereskan catatannya dengan tak melepas senyum. Ketika semua peserta seminar keluar ruangan, Prof. Ali mendekatinya. “Kau yakin akan penelitian ini?” Dr. Martin memandang Prof. Ali heran. Lelaki itu hanya diam, masih menatap Dr. Martin dengan wajah yang sama. Tenang tapi meyakinkan. “Kau? Ah! Kau tak percaya padaku, Prof.?” “Bukan aku tak percaya, tapi ini bukan pekerjaan yang mudah dan cepat. Aku hanyakhawatir kalau…”

“Kalau aku akan putus asa di tengah jalan jika tak juga berhasil menaklukkan makhluk-makhluk kecil itu?” Dr. Martin tertawa. Ia menutup laptopnya kemudian memandang Prof. Ali. “Bukan begitu, tapi aku hanya ingin meyakinkan saja. Kau sudah punya tim kerja, kan?” Dr. Martin tertawa lagi kemudian mengambil cangkir yang telah kosong di hadapannya, berniat untuk menuangkan kopi lagi. Prof. Ali mencegahnya. Ia mengambil kembali cangkir itu dari tangan Dr. Martin. “Ingat jantungmu. Kopi banyak mengandung kafein.” “Ah! Itulah mengapa aku begitu berambisi untuk penelitian ini.” Ia tertawa lagi. “Lebih baik, kau kuajak untuk melihat laboratoriumku. Kau masih punya waktu untukku satu jam lagi, ingat?” Dr. Martin beranjak, tak menunggu jawaban Prof. Ali yang masih diam di depan meja. Ia tahu, Prof. Ali tak akan menolaknya. “Kau tahu, Prof., penelitian ini akan dibiayai oleh pihak fakultas atas izin universitas. Kau dengar tadi?” Prof. Ali mengangguk-angguk mendengar Dr. Martin bercerita. Sesekali ia tersenyum saat berpapasan dengan dosen atau mahasiswa yang sama-sama melewati koridor di dalam Biochemistry Bulding ini. Hari belum terlalu siang. Laboratorium yang berjajar di samping kanan kiri koridor seperti sebuah pabrik dengan pekerja berseragam putih. Jas lab, alat-alat gelas, lemari-lemari asam, wajah-wajah ilmuwan muda. Hanya satu dua laboratorium saja yang samarsamar terdengar alunan musik dan tawa kecil. Terlalu jenuh mungkin bila bekerja dengan suasana sepi. “Aku telah menemukan cara untuk membuat bakteri menghasilkan theophyllin dengan lebih banyak.” “Theophyllin?” Prof. Ali menghentikan langkah sejenak dan mengerutkan kening.

“Ya, theophylline. Itu senyawa yang dihasilkan untuk merusak kafein pada tanaman kopi dan teh.” Wajah Dr. Martin lebih berbinar. Ia tahu, pasti Prof. Ali akan sedikit takjub dengan ini. “Oh, begitu?” “Tak terlalu sulit, Prof. Kami akan mengisolasi gen penghasil theophyllin dari bakteri. Kemudian seperti biasa, penanaman gen pada bakteri yang tak memiliki gen penghasil theophyllin itu.” “Semacam rekayasa genetik?” “Ya, begitulah.” Prof. Ali menghentikan langkahnya di depan laboratorium bertuliskan Organic Laboratorydi depan pintunya, sedang Dr. Martin terus berjalan. “Hei, dimana lab-mu kini?” Dr. Martin tertawa. “Sebelum ini, itu memang ruang kerjaku. Tapi kau tahu, Prof., bakteri hanya ada di laboratorium mikrobiologi.” Prof. Ali hanya menggeleng-gelengkan kepala. Rio bersiul menaiki satu per satu anak tangga menuju laboratorium mikrobiologi di lantai dua Biochemistry Building. Wajahnya seperti biasa, cerah dan penuh senyum. Sedikit berbeda dari kebanyakan penghuni difakultas ini yang rata-rata berwajah serius dan tampak lebih tua dari usia sebenarnya. Ketika kakinya telah menapak anak tangga terakhir di lantai dua, laki-laki itu urung mengeluarkan kunci dari saku celananya. Pintu laboratorium telah terbuka. Wajahnya makin cerah ketika melihat Dr. Martin ada didalam, bercakap-cakap dengan seorang lelakiyang tak terlalu Rio kenal di samping orbitalshaker dekat jendela.

“Pagi Dr. Martin dan…” Rio masuk dan tersenyum pada laki-laki itu kemudian meletakkan laptopnya di meja yang menghadap ke jendela, persis di samping orbital shaker yang sedang bekerja itu. “Oh, pagi ilmuwan muda!” Mungkin Rio akan benar-benar lupa bila Dr. Martin tidak memperkenalkan lakilaki yang bersamanya tadi. Prof. Ali, seorang pengusaha di bidang minuman ringan. Dari cerita Dr. Martin, empat tahun lalu, Prof. Ali pun pernah menjadi dosen di fakultas ini. “Jadi Prof. Ali, kau tak perlu lagi menambahkan larutan kimia pada produk minumanmu untuk menyerap kafein.” Dr. Martin melipat tangan ke dadanya. Prof. Ali mengangguk-angguk. Organic Laboratory, Februari 2008 “Aku yakin kemarin aku menaruhnya di sini,Kei!” Ivanda berkacak pinggang. Sejenak ia hanya bisa menatap cawan petri yang kosong di hadapannya itu. “Ya, aku tahu. Tapi ini benar-benar milikmu.Lihat ini!” Kei mengambil mangkuk datar yang terbuat dari kaca tebal itu. Ia menunjukkan label kertas berkode Kf-Iv di pinggirnya. “Ini kodemu, kan? Kafein milik Ivanda!” Ivanda mengerutkan kening. Begitu terburu-burunya ia hingga tak melihat kodekecil itu. “Well, ya, itu memang kode yang kubuat kemarin. Tapi, kemana isinya? Oh, sudah berminggu-minggu aku menghabiskan waktu di lab ini untuk mengisolasi senyawa itu, tapi sekarang…” Ivanda meraih cawan itu dari tangan Kei dan terduduk lemas di lantai,bersandar pada pintu loker di bawah meja keramik yang

memanjang. Kakinya ia selonjorkan. Sedang Kei hanya bergeleng-geleng. Ia lebih memilih menyapu permukaan meja dengan matanya. “Dan sisanya hanya ini…” Ivanda tersentak. Tiba-tiba pandangan matanya tertuju pada cawan yang dipegangnya. Seolah ia baru saja menemukan satu hal baru pada benda itu. Gadis itu mengubah posisi duduknya -lebih tegak. “Kei, lihat ini!” Ivanda menarik-narik ujung kemeja Kei, berharap agar laki-laki itu mau berjongkok sepertinya. Tapi, saat itu pula Kei pun mengerutkan kening setelah menyapu meja dengan matanya. “Ivanda, lihat!” “Apa ini, Kei?” Gumpalan putih kekuningan meninggalkan jejak di sapanjang meja keramik. Arahnya dari loker bawah meja yang seingat Ivanda tak pernah dibuka sejak ia masuk fakultas ini. Loker yang kuncinya dipegang oleh Miss. Nora, seorang wanita paruh baya yangselalu berkilah dengan seribu satu alasan jika ada mahasiswa yang bertanya tentang loker di bawah meja ini. Tiba-tiba Kei teringat dengan kata-kata Miss Nora beberapa waktu yang lalu. “Itu loker milik Rio dan mendiang Dr. Martin.” “Apa? Milik Dr. Martin dan Rio? Berarti kau tahu tentang kasus bakteri yang mereka coba ciptakan?” “Jangan tanya itu padaku! Aku tak tahu.” “Miss Nora, kau tahu dimana Rio sekarang?” “Dia sudah pergi jauh, setiap benda yang disentuhnya selalu mengingatkannya pada mendiang Dr. Martin dan itu membuatnya sedih.” Gumpalan-gumpalan putih kekuningan itu terus merambat hingga Kei tak

sabar lagi untuk membukanya. Pintu loker itu telah rapuh hingga mudah ditarik dari luar. Dan alangkah terkejutnya Kei dan Ivanda ketika melihat isi di dalamnya. Loker itu penuh dengan cawan petri berisi gumpalan putih kekuningan. Dan gumpalan-gumpalan itu telah rata menutupi dinding loker. Tak ada tempat bersisa. Kini bahkan gumpalan putih kekuningan itu perlahan merambat keluar loker setelah pintunya semakin terbuka. “Theophyllin…” Ivanda hanya bisa mengerutkan kening ketika Kei mengeluarkan satu kata itu. “Bakteri pemakan kafein…” Dan Ivanda tak kuasa lagi melihatnya, ia berlari keluar. Menjauh dari laboratorium…

Cerpen Kimia : Catatan Harian Natrium
AWAL JANUARI 2009 “Apakah itu cinta…apakah itu cinta…yang mampu melengkapi lubang di dalam hati….” Suara lagunya letto yang minggu ini kujadikan nada dering ponselku terus berbunyi, aku menggeliat malas dan mencoba membuka mataku yang terasa sangat berat. Tapi tiba-tiba kantukku mendadak hilang saat kulihat nama khlor kekasihku terpampang di layar ponsel “Pagi honey…!” terdengar suaranya renyah di seberang sana “Ada apa sih , pagi-pagi dah ganggu orang tidur ?” jawabku sedikit merajuk “Lho…kau lupa ya nat,kita kan pagi-pagi mau jalan-jalan”

“Jalan-jalan kemana?” “Ya biasa…pagi ini kita kedapur ibu-ibu untuk melejatkan masakan mereka, siangnya kita ke demo masak rudy choerudin” “Kemakanan mulu, aku bosan nih, gak ikut ah” “Lho kok gitu,terus gimana kalau anak -anak manusia itu gondokan semua? kan kita juga yang repot. Lagian kita kan pasangan yang paling serasi sekampung SPU nat, masa kita jalannya masing-masing, gak seru ah” “Baiklah…baiklah Mr chlor” Kututup telponku, kupandangi kamar minyak tanahku, “ahh…” aku berteriak . Sudah sejak lama aku jadian sama khlor,dia unsure yang paling ganteng yang pernah kulihat di kampung kami sistem periodik unsur di gang 3 blok V11 A dengan nomer rumahnya 17, bahkan kami mendapat peredikat pasangan paling serasi tahun ini. Awalnya kami ketemu di lautan luas. Waktu itu dia senang sekali mentap senja. Dan jadilah kami pasangan yang serasi. Kami sering jalan berdua ke dapur-dapur penduduk atau ke pabrik-pabrik industri. Kami juga kadang mengenang perjumpaan kami di lautan lepas, ahh…indahnya. Tapi ada satu yang membuat hati ini kadang terbakar cemburu , ada kabar burung kalau dia selingkuh dengan molekul air. Bahkan menurut kabar terakhir yang aku dengar mereka telah menikah dan mempunyai anak yang bernama HCl, aku ingin melabrak air kalau perlu membunuhnya tapi aku tidak punya bukti makanya kalau aku dekat dengan dia aku langsung marah apalagi si oksigen yang masih sodara si molekul air suka mengompori aku,membuat kemarahanku langsung naik beberapa derajat. AKHIR JANUARI 2009 Mataku sudah sembab tapi airmataku masih terus saja mengalir, hatiku sakit…sakit luar biasa, khlor kekasihku ternyata benar-benar menghianati cintaku, dia ternyata sudah menikah dengan molekul air dan mempunyai anak HCl dan

ternyata selama ini juga dia punya affair dengan saudara-saudaraku seperti kalsium (CaCl2 ) , kalium (KCl) , barium (BaCl2) mereka itu berbohong di belakangku Dasar mata keranjang!!!! Aku ingat waktu itu, dia kekasihku khlor (apa masih pantas aku memanggilnya kekasih?) mengakui semua perbuatanya setelah tahu aku pernah memergokinya waktu dia di sebuah laboratorium jalan bersama. Dengan bantuan kelalaian manusia aku hampiri molekul air, aku marah padanya karena dia telah merebut khlor dariku. Aku berkelahi dengannya dan hasil perkelahian itu terjadilah kebakaran di tambah adanya oksigen yang terus memanasiku maka kemarahnku makin menjadi dan habislah laboratorium itu terbakar oleh kemarahanku Aku pergi pada khlor dengan penuh kemarahan mempertanyakan alasannya kenapa dia selingkuh di belakangku “Apa aku kurang sempurna di matamu khlor, sampai-sampai kau tega melakukan ini semua, awalnya aku kira ini hanyalah gosip para manusia lab itu tapi ternyata kau…kau memang benar-benar menghianatiku” semprotku sambil menangis. “Semua ini kulakukan karena aku sayang kamu nat,” jawabnya. “Apa kamu bilang? sayang aku? kamu selingkuh dan menikah dengannya karena sayang aku?” “Iya nat, kau itu begitu sempurna di mataku, kau mempunyai sifat-sifat yang khas makanya aku tidak menikahimu karena aku takut nanti kau mengandung sehingga merusak kecantikanmu.Aku menikahi molekul air dan mempunyai anak Hcl itu tidak lain dengan satu tujuan .Kau tahu…kata para manusia lab itu kecantikanmu mempunyai warna khas beda dari unsur-unsur yang lain akan bisa terlihat oleh semua orang, asalkan ada senyawa lain yang bisa membantumu dan senyawa yang bias membantumu itu tidak lain adalah HCl anakku, si Hcl kecil akan membantumu melakukan uji nyala maka warna cantikmu itu dapat terlihat ,

apa kau tidak senang ? terlihat cantik dan di puja banyak orang” katanya panjang lebar smbil tersenyum Untuk beberapa saat aku terdiam betapa baiknya dia, betapa dalam cintanya tapi jauh di lubuk hatiku aku masih merasa sakit padanya dan diam-diam aku bersumpah aku tidak akan memaafkan molekul air dan oksigen seumur hidupku,itu sumpahku..! PERTENGAHAN PEBRUARI 2009 Sejak tahu kekasihku khlor selingkuh di belakangku, akupun mulai main mata dengan nitrat (NaNO 3), dengan karbonat (NaCO3) , dengan adiknya khlor , bromine (NaBr) dan banyak yang lainnya. Kadang akupun suka jalan sendirian tanpa di temani kekasih-kekasihku , aku bersama adikku kalium kadang membantu manusia . Ion-ion ku ikut memelihara keseimbangan osmosis dan pH darah dalam tubuh manusia. AKHIR PEBRUARI 2009 Di akhir pebruari ini aku melakukan uji nyala.Awalnya aku tidak mau tapi karena desakan Chlor kekasihku yang katanya sayang ma aku, aku pun akhirnya mau melakukannya. Kalau manusia mungkin uji nyala itu analoginya semacam oprasi plastik kali.Waktu di uji nyala dengan bantuan HCl anak dari kekasihku khlor ternyata aku menghasilkan warna kuning. Aku jadi bertanya-tanya kenapa aku bisa berwarna dan kenapa warnaku yang nampak hanya kuning padahal warna itu kan banyak .Eh setelah kutanyakan pada manusia lab ternyata ketika di panaskan elektron dalam diri aku mengalami eksitasi.Saat elektron kembali kekedudukan semula akan melepaskan energi berupa energi cahaya dengan panjang gelombang tertentu. Jika panjang gelombang berada dalam daerah sinar tampak maka terlihat nyala yang berwarna tertentu.Dan kebetulan yang terjadi padaku panjang gelombang yang berada dalam daerah nampaknya warna kuning.itulah sebabnya aku berwarna kuning padahal warnaku banyak sekali.

Cerpen Kimia : Catatan Harian Natrium ke-2
Awal Maret 2009 Langit hampir meremang , sejuk mengelabu. Di barat masih kelihatan goresangoresan warna merah lembut seperti lukisan hidup. Sisa pijaran matahari yang sudah begitu lelah . Aku pandangi senja tuk kesekian kalinya, yang mulai di rangkul gelap.Aku jelajahi lautan lepas yang terhampar di depan mataku. Dulu diantara batu karang itu, pasir putih itu, aku bertemu dengannya tanpa dugaan sebelumnya.entah beberapa tahun kebelakang, aku bertemu dengan lelaki itu, lelaki yang pernah menumbuhkan bunga-bunga di hatiku sampai sekarang.Ya….lautan di depanku inilah yang telah membuat hati kami merah menyala dan tiba-tiba aku merasa kangen padanya …..kangen yang sangat menyiksa.Dan hatiku….hatiku bagai teriris darahnya menetes satu-satu hangat terasa menjelajari seluruh peredaran urat nadiku. Aku merasa selama ini telah berada dalam sandiwara cinta yng memuakkan dan ingat hal itu aku ingin menangis…menangis selayaknya tangisan , tapi kali ini aku tak ingin menangis.Tidak!.rasanya itu harus diletakkan jauh-jauh di belakang sana / telah kugunakan sebagai aksesori kehidupan yang menghiasi dada kesabaranku selama ini.Tidak!.tangisan ini tak perlu lagi dan aku tak cukup mengerti , kenapa aku mesti mencintainya, kalau pada akhirnya cinta ini akan sirna juga. “Aku terlanjur cinta kepadamu Dan tlah kuberikan seluruh hatiku tapi mengapa baru kini kau pertanyakan cintaku akupun tak mengerti yang terjadi

apa salah dan kurangku padamu kini terlambat sudah untuk dipersalahkan…..”

Dan karena semua itu keluargaku pun semuanya jadi tahu dan membenci air sepanjang hayat hidupnya Akhir Maret 2009

lagu pasha tiba-tiba mengalun lembut membuyarkan semua lamunanku, akupun segera membalikan badan. Disana kalium adikku berdiri mematung dengan mata sembab. “Kenapa….? kenapa kau tak pernah cerita padaku kak…?”katanya tiba-tiba “Maksudmu apa dhe..?” kataku pura-pura tak mengerti “Kenapa kakak gak ngasih tahu kalau khlor itu pacar kakak..! kenapa juga gak ngasih tahu kalau dia sudah menghianati kita..!kenapa semuanya mesti begini,seandainya aku tahu dari dulu, kalau dia kekasih kakak , aku tidak akan mungkin jadi kekasihnya, maafkan aku…”katanya sambil menjatuhkan diri “Sudahlah….aku gak ngasih tahu padamu, karena aku takut kamu kecewa dik, cukuplah aku yang merasakan ini semua” kataku perlahan “Tapi aku sudah melabraknya kak, aku dipertemukan manusia lab dengannya, aku langsung melabraknya tanpa bertanya sebelumnya, sampai-sampai tempat kami dipertemukan langsung meledak” “Apa yang kau lakukan..? khlor melakukan semua itu demi kita dhe..!” “Aku tahu…!tapi aku merasa sebal padanya, dia sudah menyakiti kakak, aku, juga adik-adikku” Aku menggelengkan kepala berusaha mengerti perasaannya, sebenarnya aku bukan gak mau menceritakan semuanya padanya, tapi sifatnya itu, aku kenal baik sifat-sifat adikku mereka rata-rata tidak bisa mengendalikan emosinya. Akibat pertengkaranku dulu dengan air, juga peristiwa perkelahian kalium adikku, aku dan adikku dikenal oleh manusia lab itu sebagai unsur yang paling reaktif.

Ketika manusia-manusia lab itu tahu kalau kami klan alkali membenci air, mereka pun mencari solusi agar aku tidak berpapasan dengan air atau dengan oksigen, melalui percobaannya mereka pun akhirnya bisa mengetahui rahasiaku. Bahwa kemarahanku akan stabil jika mereka membuatkan kamarku khusus dari minyak tanah. Dan ada satu lagi rahasia keluargaku yang mereka ketahui yaitu latar belakang hidup kami. Bahwa kami klan alkali sebelum bermigrasi kekota SPU tinggal jauh dialam bebas. Aku yang paling dekat dengan kalium adikku tinggalnya dikerak bumi di keluraga tanah, batu-batuan, atau dikeluarga alumino silikat. Pengaruh cuaca, bencana alam membuat ionku dan ion adikku terlepas dari keluarga angkatku dan terbawa air kelaut. Tapi dibalik kecelakaan itu terselip hikmah, bahwa aku akhirnya bisa ketemu dengan khlor dan saling jatuh cinta. Pertengahan April 2009 Dear … Meskipun aku sangat membenci air tapi dia, maksudku air. Sangat baik padaku. Misalnya pada peristiwa ketika aku dan kekasihku khlor melakukan uji elektrolisis. Kebaikannya itu membuatku malu padanya ya…secara, engkau juga kan berpikir dia lebih berhak mendapatkan khlor daripada aku, tapi aku, aku tidak bisa memaafkan dia begitu saja. Setiap aku ingat kejadian itu rasanya aku ingin…menyakitinya, menjambak rambutnya atau membunuhnya. Karena kebaikannya itu aku jadi jarang jalan berdua sama khlor, paling kalau musim salju tiba aku pasti main ski dengannya untuk mencairkan salju, atau main ke industri sabun. Sekarang aku lebih menyibukkan diri dengan bakti sosial terhadap manusia misalnya membantu mereka dalam membuat Tetra Ethyl lead (TEL), mengisi lampu tabung untuk menerangi jalan atau kadang- kadang aku membantu manusia lab memisahkan logam-logam yang bertengkar.

Cerpen Kimia : Catatan Harian Natrium (3)
Mei saat kemarau panjang melanda Mentari pagi memantul lewat jendela kamar minyak tanahku, aku terduduk lesu sendirian . Kenapa…kenapa hidupku seperti tak ada mimpi lagi. Yang kurasa hanyalah kehampaan . Apakah aku sudah bosan tuk hidup? setelah lama kujalani pernikahan dengan khlor kekasihku lantas apa yang kudapatkan. Kebahagiaankah? kenyataannya aku selalu saja kecewa, khlor tetap saja dengan mata keranjangnya, padahal dulu dia setengah mati mengejarku. Tuhan tolong…aku mulai merasa jenuh dengan pernikahanku ini, apa karena ikatan cinta kami hanya sebatas ikatan ion, hingga mudah sekali tergoyahkan. Ahh….khlor sepertinya sampai sejauh ini kau belum bisa memahami diriku Pertengahan Juni saat hujan mulai turun satu-satu Aha…teman kau masih ingat kan akan pertengkaranku dulu dengan H 2O, sebenarnya bukan H2O dan O2 saja yang membuat kemarahanku naik beberapa derajat tapi hidrogen juga. Hidrogen selalu saja membantu air dan oksigen jika aku sedang marah pada mereka. Dan kau tahu sekarang hidrogen jadi kekasih kakakku litium (LiH) lho. Ssstt…jangan keras-keras aku hanya melihat mereka jalan berdua ketika mereka menjadi reduktor pada reaksi-reaksi organik Akhir juni 2009 Seperti kusebutkan diawal kalau khlor suamiku begitu playboynya, begitu mata keranjangnya. Hingga kadang-kadang aku sebagai istrinya sampai merasa jenuh padanya , haruskah kupertahankan pernikahan ini? haruskah kuajukan perceraian padanya? padahal perceraian sangat di benci tuhanku. Soalnya dia seperti tak memperdulikan aku lagi sich..

Dia sibuk sekali dengan selingkuhan-selingkuhannya. Bukannya aku tak tahu tapi aku berusaha mengerti dia saja sambil menutup mata dan telingaku, lebih tepatnya aku menunggu dia menyadari sifat playboynya itu. “Hei, apakah kau masih mencintaiku?” kataku suatu hari ketika sedang bersamanya ditepi laut “Pertanyaan apa sich itu? apa masih perlu ditanyakan? ayolah jangan seperti ABG” kata khlor balik bertanya sambil mengeryitkan dahi merangkulku erat “Cuma mau memastikan, karena aku sangat mencintaimu sampai detik ini “ kataku pelan tapi tegas. Tidak tahu lusa atau kapan rasanya aku mulai frustasi dengan semua ini, tapi aku tidak tahu harus darimana aku mengatakannya. Kalau selama ini aku sudah begitu jengah melihat tingkah lakunya Dia terus menatapku diantara temaramnya senja “ Kenapa terus menatapku? ada yang salah ya?” “Enggak, aku hanya berpikir, betapa cantiknya istriku ini, dan aku jadi ingat kisah pertengkaranmu dulu dengan air, waktu itu aku sempat takut banget” “Takut kenapa? Takut dia tersakiti?” “Oh, bukan. Aku takut karena pertengkaranmu itu sempat membuat heboh manusia lab. Aku takut bagaimana kalau ada manusia yang tidak bertanggung jawab, misalnya menjatuhkan dirimu beberapa puluh kilogram di ketinggian pada sebuah danau yang penuh air dimana danau tersebut adanya ditengah-tengah kota, wah kelihatannya spektakuler” “Konyol. Akukan beracun, dan sangat berbahaya, memegang tubuhku secara langsung juga mana berani mereka. Apalagi membawa tubuhku sebanyak itu ke ketinggian, itu sama saja bunuh diri “ “ Tapikan bisa membawanya bersama dengan kamar minyak tanahmu”

“Ya meskipun begitu, diketinggian kan ada si O2 ,kalau dengan si O2 kemarahanku bisa mencapai peroksida jadi sebelum ketemu air yang ada di danau aku mesti menghadapi dia dulu, lagian si gas hidrogen pasti membantu lagi. Jadi itu sangat membahayakan manusia yang membawaku kecuali sengaja untuk bunuh diri, ” “Iya ya. Manusia kan mahluk yang sangat sempurna, mereka diberi akal dan hati. Hanya orang-orang yang tidak menghargai betapa berharganya sebuah nyawalah yang mau melakukan hal itu” “Lagian aku didunia manusia tidak bebas beredar khlor” “Ya karena selain alasan berbahaya, mungkin juga dikarenakan kau jarang jalanjalan kedunia mereka, selain bersamaku, kalau kita jalan bersamakan kita jadi tidak beracun lagi” “Paling kita bisa buat mereka darah tinggi, iritasi kulit atau pernapasan ya gak?”

“Ya disinilah. Makanya aku bilang bukan waktu yang tepat? “Oh sukurlah kalau dia ada sama kamu, soalnya aku lihat akhir-akhir ini dia dekat sekali dengan agrarium (AgCl)” “Bukan hal yang aneh kali, khlorkan sering sekali jalan sama cewek selain istriistrinya” “Iya , I know. Tapi kali ini beda, kedekatan khlor dengan agrarium bikin gosip yang heboh banget nat, bahkan dikalangan manusia lab dapat julukan Tanduk Perak (AgCl)” “Yang benar?” “Iya, aku berani sumpah nat” “Ya dah, makasih ya, takut ketahuan nih.Soalnya aku lagi bersama khlor nih”

“Ha..ha..bisa aja sich” “Oke sayang” Pertengahan juli 2009 Telpon ditutup, aku termangu sendirian Cinta…tegarkan hatiku… Tak mau sesuatu merenggut engkau Naluriku berkata tak ingin terulang lagi Kehilangan cinta hati bagai raga tak bernyawa Lagu cintanya KD feat Melly yang kujadikan nada deringku terus terdengar, ya tuhan karbonat..!ada apa sih dia hubungi aku? “Hallo..sayang, bukan waktu yang tepat tahu? “ Lho..kok marah? suamimu dimana? Ah khlor seandainya kau tidak playboy, aku tidak akan percaya perkataan selingkuhanku karbonat, apakah ini yang akan membuat kandas pernikahan kita khlor? aku tidak percaya khlor aku sangat mencintai kamu, aku tak percaya kalau pernikahan kita kan berakhir sampai disini. “Hai..”sapaku pada khlor, ketika kulihat ia sedang membaca komik kesukaannya Naruto Uzumaki “Hai juga, sini temani aku baca” Aku hanya termangu menatapnya dan dia asik dengan komiknya

“Lho kok bengong, ada apa? sepertinya ada sesuatu yang ingin kamu katakan.Betul?” Aku menarik napas panjang, ya tuhan…lagi-lagi aku kehabisan kata-kata kalau sudah melihat wajahnya. Darimana aku harus mulainya ya? “Khlor” suaraku tersendat ditenggorokan “Ya..” katanya lembut tapi ia masih asik dengan komiknya “Jujur aku merasa jenuh dengan pernikahan kita khlor, aku mencintai kamu, sangat mencintai. Tapi kau…sampai kapan kau akan berhenti dengan semua wanitamu itu, setelah kau menikah denganku rasanya kau tak pernah memperhatikan aku lagi, bahkan setelah NaOH anak kita lahirpun kau semakin menjadi dengan sifatmu itu” kataku seperti air mengalir. Untuk beberapa saat dia terdiam dan menatapku “Sayang, aku tahu aku mudah sekali jatuh cinta, aku tahu aku playboy, aku tahu aku senang jalan dengan unsur-unsur cantik kemanapun langkah membawa, tapi sayang perlu kamu tahu, perlu kamu tahu kalau satu-satunya yang membuatku paling bahagia hanyalah..ya melangkahkan kaki pulang kehatimu” “Dasar gombal. But I love it” jawabku dan membiarkanku masuk kedalam rangkulan hangatnya. “Aku janji, aku tak akan selingkuh lagi” katanya perlahan ditelingaku, aku tahu entah sudah keberapa kali dia janji seperti itu, tapi tak ada salahnya kan kalau aku memberikan kesempatan padanya sekali lagi.

Kawan sepertinya kali ini khlor benar-benar menepati janjinya dia benar-benar mulai berhenti dengan kekasih – kekasihnya itu. Gak tahu dia hanya untuk sementara atau ya mungkin untuk selamanya. Tapi aku bahagia di buatnya atas perubahan ini dan kau tahu kawan karena aku terlalu sibuk dengan khlor suamiku atau karena aku sibuk dengan bakti sosial pada manusia sampaisampoai aku tidak menyadari kalau anakku Natrium Hidroksida (NaOH) sudah mulai beranjak remaja. Mungkin ini semua karena kesalahanku aku kurang memperhatikan anakku NaOH sehingga dia tumbuh menjadi anak yang berbahaya bagi manusia. Bersifat basa dan sangat korosif. Aku tidak tahu harus bagaimana untuk merubah sifatnya karena selama ini dia dalam asuhan para manusia lab. Bahkan akhir – akhir ini kudengar dari manusia lab kalau dia dapat menyebabkan luka bakar, dapat menyebabkan kerusakan permanen pada mata para manusia. Dia sungguh-sungguh berbahaya apalagi katanya jika tertelan atau terjadi kontak dengan kulit atau menghirup debunya. Karena sifatnya basa diapun dapat berkawan dengan lemak. Kawan itulah kelebihannya sehingga ia dipercaya manusia untuk membantu membuat sabun. Harus kuakui aku benar-benar kagum pada anakku dan ingat anakku aku jadi ingat akan istri pertama khlor yaitu H2O. Sebenarnya berkat bantuan dia NaOH bisa lahir. Seperti kuceritakan dulu khlor tidak pernah mau merusak kecantikanku apalagi sampai aku hamil maka atas kesepakatan aku, bersama khlor dan H2O kami melakukan program bayi tabung dengan meminjam rahim H 2O tentunya sehingga lahirlah NaOH anakku .karena ia hidup di rahim H 2O sehingga pas di lahirkan ion OH menempel ditubuhnya sehingga ia bersifat basa. Beda lagi dengan sifat anak tiriku HCl, anak dari perkawinan khlor dengan istri pertamanya H2O ini justru memiliki sifat kebalikan dari anakku NaOH. Kalau NaOH sifatnya basa HCl justru bersifat asam. Karena sama-sama hidup di rahim + yang sama tapi beda ibu, HCl justru mempunyai ion H makanya dia bersifat asam. Dia sama korosifnya seperti NaOH. Menurut keterangan manusia lab yang aku dapat, menghirup uapnya saja dapat menyebabkan akibat yang serius . Sangat fatal jika tertelan cairannya, sungguh-sungguh sangat berbahaya dan aku jika jadi manusia lab pasti akan sangat berhati-hati jika ketemu mereka. September 2009

Cerpen Kimia: Catatan Harian Natrium (4)
Agustus 2009 saat merah putih berkibar dengan gagah di angkasa

Suatu hari ketika aku bersama anakku NaOH di sebuah laboratorium. Aku bersama kamar minyak tanahku duduk melihatnya yang sedang asik bercerita “Ibu…kau tahu, kemarin aku melukai tangan anak manusia. Padahal aku tahu dia mulai belajar praktek tentang reaksi kimia” katanya sambil menunduk sedih “Kok bisa, biasanya kan ada manusia lab dewasa yang membimbing. Atau mungkin dia itu kurang hati-hati “ “Aku tidak tahu. Mungkin tidak membaca dulu peraturan lab, atau gimana, dia juga tidak memakai jas labnya?dia kurang hati-hati dan saat dia mengambil cairanku, tanpa sengaja cairanku malah menimpa tangannya. Sampai saat ini tangannya belum sembuh” “Tidak membaca peraturan lab ya. Padahal pertama kali praktek, kalau itu dibiarkan akan jadi kebiasaan jelek anakku, dan kau tahu merubah kebiasaan itu tidak gampang” “Oya, lainkali kalau ada manusia lab dewasa, kasih tahu saja sama ibu supaya membimbing mereka jika didalam lab, soalnya aku takut bu menyakiti anak manusia terus” “Iya..iya anak ibu yang berhati mulia, katanya kau juga suka bantu manusia ya?” “ Oh itu, kemarin sich aku nyari pengalaman di industri kertas bu, juga rayon viskosa dan sedikit membantu memurnikan minyak bumi” “Dan memisahkan aluminium dari bauksit, benarkan?” “He…he…iya sih bu” “Aku bangga padamu nak, suatu hari kamu dan HCl dan anak anak yang lain akan menggantikan kita semua yang sudah tua, selagi bisa baktikanlah dirimu untuk manusia nak”

Dia tersenyum dan aku balas tersenyum padanya sambil diam – diam berdoa untuknya dan sejuta harapan di dadanya

Cerpen Kimia: Catatan Harian Natrium (5)
Oktober 2009 Malam hampir larut, suara koor Jengkrik memecah kesunyian. Di kejauhan burung malam meneriakkan kebebasan. Aku semakin gelisah….gelisah yang tiada pernah kurasakan sebelumnya. Semakin lama berbaring rasanya tubuhku semakin sakit, bagaimana mungkin tiba-tiba kurasakan tempa tidur ini banyak durinya. Aku semakin tak tahan akhirnya akupun bangkit dan membuka jendela kamar. Udara malam cepat menerobos menusuk-nusuk tulangku. Diluar daundaun berbisik diterpa angin dan kulihat bulan malu-malu untuk menmpakkan rupanya. Aku terpaku di depan jendela. Dikejauhan samar-samar kudengar suara “Aku mencintainya Kal, sangat mencintainya, meskipun dia suami kakak kamu. Apalagi setelah aku tahu warnaku merah bata pas di uji nyala, rasanya Khlor semakin sayang sama aku” Aku penasaran kenapa Khlor suamiku disebut-sebut, lalu akupun keluar dan berusaha mencari tahu dari mana asal suara tadi. Dan disana di rumah nomor 20 blok IIA di gang 4 tepatnya di depan rumah Kalsium, aku melihat Kalsium dan Kalium sedang asyik duduk berdua . Kemudian terdengar Kalium berbicara “Kamu sadar gak apa yang kamu katakan? Kamu itu sudah bersuami.Aku ngerti, aku juga dulu waktu masih jadi selingkuhannya merasa seperti itu, tapi sekarang aku sadar cinta Khlor itu hanyalah untuk Natrium kakakku,bukan untukku, kau, Barium, Stronsium ataupun unsur lainnya. Sekarang HCl sudah besar apa kau masih mau jadi selingkuhnya, gila kamu….bagaimana kalau kakakku tahu kalau suaminya masih selingkuh, atau suamimu tahu kalau kau masih selingkuh dengan Khlor.kasihan sekali mereka”

Airmataku tak terasa jatuh perlahan-lahan dan aku tak kuasa untuk mendengarkannya lebih lanjut, aku langsung saja berbalik kekamarku dan disana diambang pintu kamar minyak tanahku HCl mematung memandangku. Dia mengerti apa yang aku rasakan lalu iapun memelukku, aku terisak dipelukan anakku “Kenapa…kenapa kau tak pernah bicara sama ibu kalau mereka telah melakukan uji nyala, mereka lebih cantikkan daripada ibu..?” “Karena aku tak mau membuat hati ibu terluka, sudah cukup banyak penderitaan ibu selama ini, aku tak mau menambahkan lagi. Mereka selingkuhan-selingkuhan ayah kerap ayah bawa menghadapku untuk di uji nyala seperti Kalsium yang menghasilkan warna merah bata, Stronsium yang menghasilkan warna merah tua atau Barium yang menghasilkan warna hijau kekuningan atau unsur-unsur selingkuhan ayah yang lainnya yang lebih unik warnanya, jujur mereka memang cantik tapi dimata HCl anakmu ini, kecantikan mereka tak sebanding dengan kecantikan ibu, hati ibu sangat cantik lebih cantik dari unsur manapun” Akupun tersenyum “Terimakasih kau sangat menyayangi ibu nak” “Ibu…,kadang aku tak mengerti seberapa banyak sih cinta ibu untuk ayah?apa sih yang membuat ibu harus terus bertahan dengan semua ini?bukankah dihati ibu yang paling dalam ibu itu sangat membenci ayah, bukan mencintainya” “Kau belum mengerti sayang. Lawan benci itu bukan benci tapi tidak peduli. Dan ibu sangat peduli terhadap ayah kamu, makanya ibu masih bertahan menunggunya “ November 2009 Aku kira setelah HCl lahir Khlor benar-benar telah berhenti dengan sifat selingkuhnya itu, tapi ternyata tidak. Dia masih suka jalan dengan saudarasaudara klan jauhku seperti Kalsium, Stronsium, Barium dan yang lainnya. Apa aku harus berbagi cinta Khlor dengan saudara-saudara klan jauhku itu?? Oh….tidak, tak seorangpun boleh memiliki Khlor kecuali aku istrinya.

Rasanya aku mengerti kenapa Kalsium belum mau melepaskan Khlor meskipun dia sudah menikah dengan Karbonat karena mungkin dulu dia sakit hati padaku. karena Karbonat pernah menjadi kekasihku. Hmmm….sekarang perasaan Karbonat padaku seperti apa ya?apa masih seperti dulu…??bagaimana kalau dia kuajak jalan saja, sekalian buat memberi pelajaran pada Khlor dan Kalsium kalau Karbonat itu masih ada hati sama aku. Dan hari itu pun tiba. Aku jalan bersama Karbonat (Na2CO3) berencana menghilangkan kesadahan pada air-air manusia, sengaja aku jalan ke rumahnya air karena biasanya Khlor ma Kalsium (CaCl2), Magnesium ma Sulpat (MgSO4) nongkrong disana. “Kau…! Berani-beraninya selingkuh di belakangku!” teriak Kalsium pada suaminya Karbonat ketika kami baru saja sampai dirumahnya air “Kamu sendiri disini ngapain?sama suami orang lagi” balas Karbonat “Aku…., “jawab Kalsium sambil menatap kearahku “Kenapa kau melakukan semua ini Kal?aku dan Karbonat sudah tidak seperti dulu lagi, tapi kenapa kau masih mendekati suamiku”tanyaku perlahan “Karena aku benci kamu nat, iri sama kamu, meskipun Karbonat sudah jadi suamiku tapi didepanku dia selalu saja memuji-muji kamu, selalu saja membayangkan kamu, dia masih mencintai kamu, meskipun dia bersamaku tapi hatinya ada bersamamu” katanya sambil menangis. Akupun tertegun. Jadi alasan sebenarnya seperti itu, karena semua itu dia tidak mau lepas dari suamiku Khlor. Karbonat merengkuh tubuh istrinya “Maafkan aku kal, kalau sikapku itu sangat menyakiti hatimu. Aku bersikap seperti itu karena aku ingin tahu sebenarnya hatimu itu untuk siapa, Khlor atau aku. Tapi mendengar bicaramu barusan aku tahu jawabannya kalau kau sebenarnya sangat mencintaiku”

Aku iri melihatnya dan kualihkan penglihatanku pada Khlor suamiku dia menunduk tak mau menatapku “Khlor” ucapku perlahan “ Maafkan aku Nat..”katanya perlahan masih menunduk. Aku mendekatinya dan mengangkat dagunya, kulihat matanya berkaca-kaca “Kau tak perlu bicara seperti itu lagi, karena kau juga tahu aku pasti memaafkanmu Khlor”kataku sambil memeluknya dan akupun mulai merasa lelah dengan semuanya

kearahnya, kearah jendela yang ada di seberang sana tepatnya di gang no 4 blok VIIA dengan nomor rumahnya 35. Dia adalah bromin adiknya khlor, dulu aku pernah menjadi kekasihnya (NaBr), namun rahasia ini tidak pernah aku ceritakan pada khlor sampai sekarang, dan semenjak aku menikah dengan khlor, dia maksudku bromin tidak pernah sedikitpun menyapaku, entah karena sakit hati padaku atau karena dia sangat menghormati kakaknya khlor. Hanya kalau dilaboratorium sajalah dia menyapaku, itu juga harus dengan bantuan manusia lab. Sebenarnya aku kasihan padanya karena dalam keluarga halogen keluarga suamiku, dia satu-stunya unsur yang berbeda dengan yang lainnya, disebut berbeda karena khlor dan flour tubuhnya itukan berbentuk gas, sedang yodium dan astatin berbentuk padatan sedang dia sendiri tubuhnya berbentuk cairan, coklat kemerahan lagi, apalagi katanya kalau pekat maka akan semakin merah. “Hai…lagi ngapain sih?”tiba-tiba khlor masuk kamar “Gak, lagi merhatiin adikmu, kasihan ya, sepertinya dia kesepian khlor..” “Dia itu memang suka begitu, ya maklum saja dia kan tubuhnya cair beda dari aku, kakak juga adik-adikku, makanya kadang suka begitu, seperti ada sesuatu yang hilang dari hidupnya, tapi biasanya ia pergi dengan perak (AgBr) untuk membantu film fotografi manusia.” Apa mungkin bromin seperti itu karena kecewa aku menikah dengan kakaknya, tapi itukan dulu, ah…tidak mungkin bukankah dia juga pernah jadi kekasih magnesium (MgBr2) atau dengan kalium (KBr). Kataku dalam hati “Kau tahu ketika dia pertama kali tahun 1826 ditemukan ilmuwan Antone dan Jerome balard, sejak itu banyak manusia memburunya“ “Oya…aku kurang begitu hapal tentang hal itu, terus dia diburu untuk apa?” “Biasanya dia dijadikan Etilbromida kemudian oleh manusia dipaksa bercampur dengan Bensin yang bertimbal pada kendaraan. Tujuannya agar dia bisa memaksa Timbal agar tidak melekat pada silinder piston. Dia paling benci pekerjaan itu karena katanya kalau sudah jadi gas buangan dia bersama Timbal

Cerpen kimia: Catatan Harian Natrium 6
Desember 2009 Cinta…. apa yang sedang terjadi…. Seminggu tanpa berita…. Seminggu tanpa cerita…. Seminggu juga tanpa bicara….. Dan cinta…. sedang apakah dirimu….. Mengapa tak ada kabar……. Mengapa tak jua datang…… Suara lagu serpihan sesal maia terdengar lembut diantara gerimis hujan terakhir yang mengembun pada kaca jendela. Mataku masih memandang lurus

bisa membahayakan lingkungan manusia, dia lebih senang jadi obat penenang, desinfektan, fumigant, pembuatan senyawa organik dan membantu manusia memadamkan api” “Oh..ternyata ceritanya seperti itu…?” “Ya begitulah, tapi ngomong-ngomong kau lihat dia dari apanya sampai-sampai kau dulu mau jadi kekasihnya,padahal dibanding dia lebih ganteng kakaknya kan?”kata khlor tiba-tiba sambil tersenyum “Ye…siapa lagi yang pernah selingkuh sama adikmu”kataku mengelak “Jangan mungkir tuan putri…dikiranya Bromin tak pernah cerita gitu?” “Enggak, gak pernah…” “Ha..ha…mukamu langsung merah, benar kan gak pa-pa kok, asalkan jangan sekali-kali lagi dia mau menggoda kakak iparnya lagi, ya kan..” Aku mengangguk pelan “Dasar sialan bromin gak bisa jaga rahasia” umpatku dalam hati Januari 2010 saat pesta kembang api tiba Hmm… kau tahu saat pergantian tahun baru adalah saat dimana aku dan saudara-saudaraku merasa sangat bahagia. Kenapa? Karena pada saat pergantian tahun aku dan saudara-saudaraku waktunya menjadi agen pemberi warna pada pertunjukkan pesta kembang api. Ini merupakan pertunjukkan akbar kami setiap tahun karena seluruh manusia akan melihat kami dengan perasaan bahagia, seakan-akan pertunjukan kami bisa melebur masalalu mereka yang pahit dan memberi harapan yang baru dimasa depan bagi mereka. Biasanya yang ikut dalam pesta kembang api itu aku, kakakku Litium, Stronsium, Barium, Magnesium dan adikku Kalium. Pada saat kembang api, Stronsium dan Litium mempertunjukkan warna merah. aku mempertunjukkan warna kuningku.

Kalsium oranye, Barium hijau, Tembaga biru sedang yang ungu biasanya campuran antara garam Stronsium dan garam Tembaga. Karena Stronsium memberikan warna merah dan Tembaga memberikan warna biru maka campuran kedua garam ini akan menghasilkan warna ungu. dan yang mempertunjukkan putih/silver yaitu Magnesium tapi kalau tidak ada Magnesium biasanya ada Titanium atau Aluminium yang menggantikan. Seperti yang pernah kuceritakan sebelumnya, aku dan saudara-saudaraku tahu warna masing-masing yaitu saat kami melakukan uji nyala. Sejak uji nyala tersebut kamipun dipercaya oleh manusia untuk menjadi agen pemberi warna pada pesta kembang api setiap pergantian tahun. Tugas ini sudah menjadi agenda tahunan bagi kami dan ini serupa pertunjukkan orchestra yang sangat besar. Pada malam pertunjukkan, elektron dari kami akan mengalami eksitasi atau elektron kami akan melompat dari tingkat energi standar ketingkat energi yang lebih tinggi. Saat elektron kami kembali ketingkat energi semula disana kami membebaskan energi cahaya dengan warna-warna kami. Serukan…..! Sehingga pada malam pertunjukkan kami berprinsip semua orang dilarang bersedih untuk hidupnya dan harus punya harapan untuk melangkah ketahun berikutnya dengan semangat yang baru, dan jiwa yang baru. HAPPY NEW YEAR

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->