Laporan tetap satuan proses 2

Pembuatan Amyl Asetat

Disusun Oleh:
Kelompok I Rianita (0609 3040 0329) Teuku Ade Hasballah U (0609 3040 0334)

KELAS: 3KA INSTRUKTUR:

Ir.H. Jaksen M.Amin,M.Si

JURUSAN TEKNIK KIMIA POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA

2011

Pembuatan Amyl Asetat I. Tujuan Percobaan Mahasiswa dapat mengetahui proses pembuatan amyl asetat dari reaksi antara alcohol primer dengan asam karboksilat. II. Bahan yang digunakan - Amyl alkohol Asam asetat glasial Asam sulfat pekat Natrium bikarbonat Kristal magnesium sulfat Aquadest Es 20 ml 60 ml 14 ml 14 ml 4 gr secukupnya secukupnya - . Alat yang digunakan - Gelas Kimia 250 ml dan 500 ml Thermometer Gelas ukur Hot plate Corong gelas Neraca analitik Corong pisah Statif dan klem Botol aquadest Gelas ukur Pengaduk Peralatan destilasi Pipet ukur Bola karet Kaca arloji 2 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 set 1 buah 1 buah 1 buah - III.

Sebagai solvent atau pelarut dalam industri pembuatan selulosa nitrat.6oC • Densitas (25oC) : 1. polivinil asetat Digunakan untuk ekstraksi dan pemurnian pada pembuatan penisilinatau antibiotik Sebagai bahan pembantu pemberi flavour Sebagai penyamaan kulit. Gambar Alat ( terlampir ) V. Asam Asetat Sifat fisik: • Rumus Kimia : CH3COOH • Kadar : 99. sehingga untuk memperoleh amil asetat sebesar mungkin maka kecepatan reaksi ke arah kanan harus lebih besar dari pada kecepatan reaksi ke arah kiri. Pembuatan ester dari asam organik CH3COOH Asam asetat + C5H11OH  CH3COOC5H11+ H2O amil alkohol amil asetat air Dari reaksi diatas kerugian yang ditimbulkan adalah terbentuknya hasil samping yaitu air (H2O).bahan baku tidak beracun dan reaksi berjalan reversible. Menurut kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh masing-masing reaksi amil asetat maka dipilih pembuatan amil asetatdari asam organik (asam asetat) dan alkohol (amil alkohol) dengan pertimbangan bahan baku tidak beracun. Pembuatan amil asetat biasanya melalui proses esterifikasi. Dasar Teori Proses Pembuatan Amil Asetat Amil asetat merupakan salah satu ester yang memiliki rumus bangun CH3COOC5H11. sedangkan kelebihannya adalah pada suhu dan tekanan yang relatif rendah reaksi dapat berjalan dengan baik.IV. Reaksi esterifikasi amil asetat terjadi dengan melepaskan panas(eksotermis) Kegunaan Produk 1. tekstil (sebagai obat sablon tekstil) Sebagai campuran obat-obatan oleh perusahaan-perusahaan farmasi Sifat Fisik dan Kimia A.8% • Bentuk : cairan tidak berwarna • Berat molekul : 60 kg/kmol • Titik didih : 117. 4.87oC • Titik lebur : 16. 5. Bahan Baku 1.049 kg/L . Reaksi esterifikasi berlangsung secara reversible pada suhu 80oC83.4oC dan tekanan 1 atm denganmengikuti orde 1 terhadap asam asetat. 3.etil selulosa dan 2.

8oC • Densitas (250C) : 0. Reaksi penyabunanAsam asetat bila direaksikan dengan caustic soda menghasilkan Naasetat.879 kg/L Sifat Kimia a. a. AmonolisisAmonia dan amil asetat bereaksi membentuk amil alkohol dan amida.9% • Berat molekul : 130 kg/kmol • Titik didih : 148. CH3COOH + C5H11OH  CH3COOC5H11 + H2O Asam asetat Amil Alkohol amil alkohol amil asetat air Sifat fisik : • • • • • • • Rumus Kimia Kadar Bentuk Berat molekul Titik didih Titik lebur Densitas (25oC) : C5H11OH : 99% : cairan tidak berwarna : 88 kg/kmol : 138. Produk Amil Asetat Sifat fisik : • Rumus Kimia : CH3COOC5H11 • Kadar : 99. CH3COOC5H11+ NH3 → CH3CONH 2+ C5H11OH .4oC • Titik lebur : -70. DehidrasiAmil alkohol memberikan campuran 1 dan 2 pentena pada175o –400oC dengan keberadaan katalis (seperti alumina oksida dansenyawa klorida).Sifat Kimia. EsterifikasiJika amil alkohol direaksikan dengan asam asetat menghasilkanamil asetat CH3COOH + C5H11OH  CH3COOC5H11+ H2O Asam asetat amil alkohol amil asetat air b. CH3COOH (l) + NaOH(S)  CH3COONa + H2O Asam asetat caustic soda Na Asetat air b.824 kg/L Sifat Kimia : a. HidrolisisAmil asetat dapat terhidrolisis dengan adanya air menjadi asam asetatdan amil alkohol. EsterifikasiAsam asetat bila direaksikan dengan alkohol menghasilkan ester.1oC : -79oC : 0. CH3COOC5H11+ H2O → CH3COOH + C5H11OH b.

Dan memasukkan dalam corong pisah. - . Pada lapisan ester tambahkan 50 ml aquadest dan 14 ml natrium bikarbonat. Mengocok campuran. Memisahkan bagian bawah dan atas lapisan . lapisan bagian atas merupakan senyawa ester biarkan dalam corong. bagian atas ditambahkan 4 gr kristal magnesium sulfat. Prosedur Kerja - Memasukkan 20 ml amyl alcohol dalam sebuah labu leher dua yang berukuran 500 ml. • Perubahan gugus alkohol (alkoholisis) CH3COOC5H11+ ROH→ CH3COOR + C5H11OH Perubahan gugus asam (asidolisis) CH3COOC5H11+ RCOOH → RCOOC4H9+ CH3COOH Pertukaran ester – ester (Transesterifikasi) CH3COOC5H11+ R1COOR2 → CH3COOR + R1COOC5H11 • • VI. - Menambahkan asam asetat glacial sebanyak 60 ml. Setelah itu mendiamkannya hingga terbentuk dua lapisan. Setelah itu didiamkan beberapa menit maka akan terbentuk dua lapisan. kemudian mengocoknya. kemudian menambahkan sedikit demi sedikit asam sulfat pekat sebanyak 14 ml. TransesterifikasiJika amil asetat direaksikan dengan alkohol asam atau ester yang laindalam keadaan panas. Menambahkan 60 ml aquadest dalam corong pisah dan kocok.c. Mrnyiapkan peralatan destilasi dan melakukan proses destilasi pada suhu 135-160 C. Menimbang destilat dan menentukan massanya. Menampung destilat dalam Erlenmeyer. Lapisan bagian bawah dikeluarkan dan ditampung . Menyaring larutan dan mendapatkan cairan tak berwarna dan berbau sedap. maka gugus alkohol atau asamnya berubah(Transesterifikasi).

VII.824 gr/ml / 88 gr/mol = 0. sulfat Menyaring campuran Didapatkan amyl asetat tak berwarna dan berbau sedap. Menambahkan asam asetat glacial Larutan berbau tetapi tetap berwarna bening. campuran terbentuk dua lapisan.1311 mol + C5H11OH 0. Memasukkan destilat dalam corong Setelah campuran dikocok dan didiamkan pisah + 60 ml aquadest beberapa saat. Lapisan atas + 4 gr kristal magnesium Setelah dikocok terdapat endapan. Lapisan bawah kembali dipisahkan. sebanyak 60 ml melakukan proses destilasi pada Destila berwarna bening dan berbau suhu 135-160 C. 6 Lapisan bawah dipisahkan.1311  CH3COOC5H11 + H2O mol + C5H11OH  CH3COOC5H11+ H2O amil alkohol amil asetat air . Lapisan atas + 50 ml aquadest + 14 Terbentuk dua lapisan kembali setelah ml natrium bikarbonat 7 8 dikocok dan didiamkan beberapa saat.049 gr/ml )/ 60 gr/mol = 0. Perhitungan Reaksi CH3COOH Asam asetat Secara teori . asap. Menambahkan sedikit demi sedikit Larutan tetap bening dan mengeluarkan asam sulfat pekat sebanyak 14 ml.3497 = (20 ml x 1.mol CH3COOH . Data Pengamatan No 1 2 3 4 5 Perlakuan Pengamatan Memasukkan 20 ml amyl alcohol Larutan bewarna bening. dalam sebuah labu leher dua.mol C5H11OH CH3COOH M 0. VIII.3497 mol = (14 ml x 0.

68 0.1217 130 15.1311 mol / 0.98 11.8272 15.228 60 13.R S Bm Gr 0.1217 0.1311 0.68 = 18 ml = (ρ x v)/Bm = (0.3497 0.821 2.2186 60 13.043 gr / 20.116 17.1311 0.1311 0.3598 32.518 0.1311 18 2.1217 0.1906 mol mol mol gr /mol gr Komponen CH3COOH C5H11OH CH3COOC5H11 H2O Input (gr) 20.1217 0.043 2.1217 0.1311 88 Output (gr) 13.98 gr) X 100 % = 81.1311 0.0094 88 0.98 11.5 = (17.8272  CH3COOC5H11 + H2O 0.1311 130 17.3497 mol) X 100 % = 37.1906 .536 Output (gr) 13.516 0.2345 Secara praktek Volume CH3COOC5H11 Mol CH3COOC5H11 CH3COOH M R S Bm Gr 0.043 0.879 gr/ml x 18 ml) / 130 gr/mol = 0.1217 mol + C5H11OH 0.821 0.116 Input (gr) 20.536 32.1217 18 2.3598 mol mol gr /mol gr Komponen CH3COOH C5H11OH CH3COOC5H11 H2O Total % konversi % yield = (0.

natrium bikarbonat ini akan mengikat senyawa-senyawa lain yang mengotori amyl asetat baik itu senyawa bahan yang tidak bereaksi maupun zat pengotor yang mengkontaminasi bahan seperti amyl alcohol dan asam asetat. Reaksi ini merupakan reaksi eksoterm yang menghasilkan panas.1217 mol / 0. produk amyl asetat yang didapat berbentuk cairan bening serta berbau sedap.% konversi sebesar 34.Total % konversi % yield 32. Kesimpulan Dari percobaan yang dilakukan dapat disimpulkan .8 = (15. amyl alcohol yang tidak bereaksi serta air dilakukan dengan cara destilasi.8 .8 .% yield sebesar 75. Untuk memisahkan produk amil asetat dengan asam asetat yang tidak bereaksi. dengan % konversi sebesar 34.516 32. Hasil destilat yang didapatkan juga belum tentu murni sehingga dilakukan ekstraksi dengan air.3497 mol) X 100 % = 34. proses ekstaksi ini adalah proses pengikatan air pada amyl asetat sehingga amyl asetat hasil benar-benar bebas dari air.98 gr) X 100 % = 75. Reaksi yang terjadi antara amyl alcohol dan asam asetat CH3COOH + C5H11OH  CH3COOC5H11 + H2O Dari reaksi terbentuk amyl asetat dan air. Setelah reaksi itu ditandai dengan berasapnya larutan ketika asam atetat dicampur dengan amyl alkohol.4 . Penambahan asam asetat glasial pada larutan awal adalah sebagai katalis. X. .Mahasiswa dapat mengetahui proses pembuatan amyl asetat dari reaksi antara alcohol primer dengan asam karboksilat.518 = (0. selanjutnya dilakukan pemurnian kembali dengan menambahkan natrium bikarbonat.Amyl asetat berbentuk cairan berwarna bening dan berbau sedap . Analisa Percobaan Dari percobaan yang dilakukan dapat dianalisa bahwa pembuatan amyl asetat dapat dibuat dengan mereaksikan amil alkohol dengan asam asetat.4 IX. Amyl asetat dan asam asetat dapat bereaksi pada suhu ruang. Setelah dilakukan ekstaksi dan pemurnian didapatkan volume amyl asetat sebanyak 18 ml. Pemanasan akan meningkatkan reaksi antara keduanya.821 gr / 20.

Gambar Alat Gelas kimia Pengaduk Spatula Heater .XI.2011.Polsri. palembang.Muhammad.Petunjuk Praktikum Satuan proses 2. Daftar Pustaka Taufik.

Bola karet Gelas ukur Erlenmeyer Kaca arloji Corong gelas Neraca analitik Corong Pisah Statif dan klem Botol aquadest Peralatan destilasi .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful