P. 1
Perhitungan Kebutuhan Air

Perhitungan Kebutuhan Air

|Views: 880|Likes:
Published by Gandhi Ono
kebutuhan air
kebutuhan air

More info:

Categories:Types, Research
Published by: Gandhi Ono on Mar 14, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/12/2014

pdf

text

original

SKRIPSI / TUGAS AKHIR

ANALISA DAN PERHITUNGAN SISTEM PLAMBING PENYEDIAAN AIR BERSIH PADA GEDUNG BERTINGKAT

RONNY WIBOWO (20406648) JURUSAN TEKNIK MESIN

PENDAHULUAN

Sistem plumbing merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam pembangunan gedung. Oleh karena itu, perencanaan dan perancangan sistem plambing haruslah dilakukan bersamaan dan sesuai dengan tahapan-tahapan perencanaan dan perancangan gedung itu sendiri, dengan memperhatikan secara seksama hubungannya dengan bagian-bagian kontruksi gedung serta denganperalatan lainnya yang ada dalam gedung tersebut (seperti: pendingin udara, listrik, dan lain-lain). Di dalam perencanaan sistem instalasi plambing penyediaan air bersih pada building office Menara Allianz sangat diperlukan didalamnya yang terbagi menjadi 4 sub sistem, yaitu sistem penyediaan air bersih, Equipment, pengertian instalasi plambing penyediaan air bersih, analisa perhitungan kebutuhan air bersih, dan analisa perhitungan perencanaan pipa air bersih.

PERMASALAHAN
 

Sistem plambing penyediaan air bersih Perhitungan laju aliran pipa air bersih

PEMBATASAN MASALAH Sistem penyediaan air bersih  Peralatan dan perlengkapan (Equipment)  Instalasi plambing penyediaan air bersih  Analisa perhitungan kebutuhan air bersih  Analisa perhitungan perencanaan pipa air bersih  .

dengan memperhatikan secara seksama hubungannya dengan bagian-bagian kontruksi gedung serta dengan peralatan lainnya yang ada dalam gedung tersebut.  . perencanaan dan perancangan sistem plambing haruslah dilakukan bersamaan dan sesuai dengan tahapan-tahapan perencanaan dan perancangan gedung itu sendiri.  Pada jenis penggunaan sistemplambing ini sangat tergantung pada kebutuhan dari bangunan yang bersangkutan. Oleh karena itu.LANDASAN TEORI SISTEM PLAMBING Plumbing merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam pembangunan gedung. Dalam hal ini. perencanaan dan perancangan sistem Plambing dibatasi pada pendistribusian dan penyediaan air bersih.

Adapun fungsi dari sistem instalasi plambing adalah :  Menyediakan air bersih ke tempat-tempat yang dikehendaki dengan tekanan yang cukup.  Membuang air kotor dari tempat-tempat tertentu tanpa mencemarkan bagian penting lainnya.SISTEM PLAMBING PENYEDIAAN AIR BERSIH Plambing didefinisikan sebagai segala sesuatu yang berhubungan dengan pelaksanaan pemasangan pipa dengan peralatannya di dalam gedung atau gedung yang berdekatan yang bersangkutan dengan Air Bersih dan Air Buangan yang dhubungkan dengan sistem saluran kota. .

 Peralatan untuk pembuangan dan ventilasi.  Peralatan untuk penyediaan air panas.  Peralatan Saniter (Plumbing Fixtures).istilah “Peralatan Plambing” meliputi :  Peralatan untuk penyediaan air bersih / air minum . .PERALATAN PLAMBING Dalam sistem plambing memerlukan peralatan yang mendukung terbentuknya sistem plambing yang baik. Jenis peralatan plambing dalam artian khusus.

PERALATAN

PLUMBING

Dalam artian yang lebih luas, selain peralatan peralatan tersebut diatas,istilah “Peralatan plambing” seringkali digunakan untuk mencakup :  Peralatan pemadaman kebakaran.  Peralatan pengolahan air kotor ( tangki septik).  Peralatan penyediaan gas.  Peralatan dapur.  Peralatan untuk mencuci (laundry).  Peralatan pengolahan sampah.

Berbagai instalasi pipa lainnya.

PERALATAN PLAMBING
Alat plambing adalah semua peralatan yang dipasang di dalam ataupun di luar gedung, untuk menyediakan air (memasukan) air panas atau air dingin, dan untuk menerima (mengeluarkan) air buangan, atau secara singkat dapat dikatakan semua peralatan yang dipasang pada :  ● Ujung akhir pipa, untuk memasukkan air.  ● Ujung awal pipa, untuk membuang air.

dan gambar-gambar pelaksanaan dengan selalu memperhatikan koordinasi dan keserasian dengan perencanaan dan perancangan elemen lainnya dalam gedung.SISTEM  PLAMBING Perencanaan dan perancangan sistem plambing dimulai dengan rencana konsep. rencana dasar. rancangan pendahuluan. .

SISTEM PLAMBING PENYEDIAAN AIR BERSIH Rancangan konsep Dalam menyiapkan rancangan konsep sistem plambing. hal-hal berikut ini perlu diketahui :  Jenis dan penggunaan gedung  Denah bangunan  Jumlah penghuni .

tabel 2. dan Tabel 2. tujuan terpenting dari sistem penyediaan air adalah menyediakan air bersih. Penyediaan air bersih dengan kualitas yang tetap baik merupakan prioritas utama. seperti pada tabel 2.1 Tentang Standar Kualitas Air bersih di berbagai negara.SISTEM PLAMBING PENYEDIAAN AIR BERSIH  Prinsip Dasar Sistem Penyediaan Air Bersih Sebagiamana disebutkan dalam fungsi peralatan plambing.2 Tentang Standar kualitas air bersih di Indonesia. Banyak negara telah menetapkan standar kualitas untuk tujuan ini.3 Kadar sisa klor dalam air keluar keran .

DIAGRAM SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH .

BAHAN DAN PERCOBAAN Diagram Alir Penelitian : .

. sumber air bersih yang didapatkan untuk penyuplaian air bersih pada gedung ini ada 2 sumber. Dimana sumber air bersih yang didapat dari PDAM yang kontinyu untuk menyuplai air bersih selama 24 jam dan ditampung didalam Ground Water Tank (tangki air bawah) dan disalurkan ke Roof Water Tank (tangki atas) untuk menampung debit air yang dipompakan melalui pompa air bersih. yaitu :  Sumber air bersih dari PDAM Sumber air bersih dari PDAM dan air bersih dari Deep Well (sumur dalam).PEMBAHASAN SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH Pada sistem ini.

dan air bersih yang didapat langsung disalurkan ke Ground Water Tank (tangki air bawah) dengan pompa deep well.PEMBAHASAN  SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH Sumber air bersih dari Deep Well Sumber air bersih yang didapat dari deep well tidak kontinyu seperti sumber air bersih dari PDAM. karena sumber air bersih dari deep well hanya akan digunakan apabila penyuplaian debit air bersih dari PDAM mengalami hambatan (rusak). sumber air bersih dari deep well sama dengan sumber air bersih pada perumahan yang didapat dari proses pengeboran dalam tanah. hanya skala proses pengambilan sumber air bersih dari deep well lebih besar dibandingkan dengan sumur pompa rumahan. .

P.PERALATAN DAN PERLENGKAPAN (EQUIPMENT) UNTUK PENYEDIAAN AIR BERSIH Pengertian equipment disini adalah untuk menjelaskan peralatan dan perlengkapan yang akan di gunakan dalam pengerjaan instalasi sistem Plumbing. RWT (Roof Water Tank)  f.B  b. sebagai berikut : * Pompa-Pompa  a. dan dimana equipment untuk sistem air bersih yang digunakan pada gedung ini.Booster  e. P.A. Sand Filter  c. CF (Carbon Filter)  d. GWT (Ground Water Tank) .

 Gambar pengeboran . Karena di kedalaman itu didapatkan hasil air yang bersih untuk memenuhi kebutuhan air bersih. agar mendapatkan air yang bersih pengeboran dilakukan dengan kedalaman 20 m.PERALATAN DAN PERLENGKAPAN (EQUIPMENT) UNTUK PENYEDIAAN AIR BERSIH ** Deep Well  Pengeboran Proses ini berada di dekat taman belakang pada gedung ini.

rumah. . posisi ini sama dengan pompa sumur yang ada dirumah. Pompa ini akan bekerja apabila suplay air bersih dari PDAM itu mengalami keterlambatan atau kerusakan. Pompa ini berfungsi untuk menyedot air bersih dari tanah yang telah dilakukan pengeboran dan langsung dialirkan ke tangki air bawah untuk disatukan dengan air bersih dari PDAM. maka air bersih dari deep well ini yang dipakai untuk memenuhi kebutuhan air bersih pada gedung ini.PERALATAN DAN PERLENGKAPAN (EQUIPMENT) UNTUK PENYEDIAAN AIR BERSIH  Pompa Pompa ini diletakan diatas lubang yang telah dilakukan pengeboran dengan pemasangan pipapipa PVC dan Galvanis yang masuk kedalam lubang tersebut untuk mengambil air bersih dari tanah.

GAMBAR DIAGRAM DEEP WELL .

Sistem ini adalah dimanaSumber air bersih diambildariPDAM dimasukan ke dalam bak penampung air bersih Ground Water Tank (GWT). sedangkan sumber air yang berasal dari tanah atau sumur dalam (deep well) dimasukan kedalam penampung air baku (raw water tank). .INSTALASI  PLUMBING PENYEDIAAN AIR BERSIH Instalasi plumbing ini yaitu rangkaian pipapipa dalam sistem plumbing penyediaan air bersih.

. Distribusi air bersih pada empat lantai teratas untuk mendapatkan tekanan cukup umummnya menggunakan pompa pendorong (booster pump).INSTALASI  PLUMBING PENYEDIAAN AIR BERSIH Air dari Deep Well ini masuk ke tangki penampungan yang berfungsi juga sebagai tangki pengendap lumpur atau pasir yang terbawa dari sumur. sedangkan untuk lantai-lantaidibawahnya dialirkan secara gravitasi. selanjutnya dialirkan ke tangki air atap (roof tank) dengan menggunakan pompa transfer. Air yang berada di raw water tank diolah (treatment) di instalasi Water Treatment Plant dan selanjutnya dialirkan ke clear water tank atau ground water tank.

yaitu : PIPA UPVC (Unplastized Polyvinyl Chloride) PIPA PPR (Polypropylene Random) PIPA Galvanis    . dan pada instalasi plumbing penyediaan air bersih gedung ini menggunakan 3 macam jenis pipa.PERALATAN UTAMA  Pada gedung ini peralatan utama yang digunakan adalah pipa dan sambungan pipa yang telah ditetapkan berdasarkan standar HASS 204.

sebagai berikut :  (0.4).6) L : luas bangunan gedung ini  . maka kita akan mengetahui perkiraan jumlah penghuni gedung ini dengan menggunakan persamaan (2.6).Analisa Perhitungan Kebutuhan Air Bersih Perkiraan Jumlah Penghuni Proses ini adalah untuk mengetahui jumlah penghuni gedung ini. di mana gedung yang seluas 42000 m² dan perbandingan luas lantai yang efektif (lihat tabel 2.6) x (42000) / 5 = 5040 orang Keterangan : µ : (0.6) perbandingan luas lantai yang efektif (tabel 2.

ANALISA PERHITUNGAN KEBUTUHAN AIR BERSIH Perhitungan Pemakaian Air Bersih Proses ini akan mengambil data dari tabel 2.6 (pemakaian air rata-rata per hari)  .5 seperti ini :  Q = (5040) x (100) = 504000 liter = 504 m³/hari Keterangan : n : 5040 orang (jumlah penghuni) Q : pemakaian air bersih rata-rata per hari 100 : lihat tabel 2. maka akan di dapat dengan persamaan 2.6 yang di mana pemakaian pada gedung kantor sebesar 100 liter/hari per orang.

sehingga pemakaian air rata-rata sehari dapat diketahui dengan persamaan 2.20 : (100 lihat tabel 2.ANALISA PERHITUNGAN KEBUTUHAN AIR BERSIH Perhitungan Pemakaian Air Bersih  Dan diperkirakan perlu tambahan sampai 20% untuk mengatasi kebocoran.6 + 20%) Q : pemakaian air bersih rata-rata per hari . penyiraman taman.20) x (504) = 604. pancuran air.6 :  Qd = (1. tambahan air untuk air panas yang menggunakan solahart atau mesin pendingin (chiller)gedung ini.8 m³/hari Keterangan : Qd : debit air bersih rata-rata per hari 1. dsb.

dapat diketahui dengan persamaan 2.7 maka :  Qh = (604.6 m³/jam Keterangan : Qh : pemakaian air bersih per jam Qd : 604.ANALISA PERHITUNGAN KEBUTUHAN AIR BERSIH Pemakaian air bersih pada gedung ini selama 8 jam.8 m³/hari t : waktu pemakaian rata-rata per hari (lihat tabel 2.8) / 8 = 75.6) .

2 m³/jam Qm – max = (3) x (75. maka :   Qh – max = (2) x (75.6)/60 = 3.2 dan c2 = 3 dapat diketahui dengan persamaan 2.78 m³/menit .6) = 151.ANALISA PERHITUNGAN KEBUTUHAN AIR BERSIH Dan menetapkan c1 = 2 dengan menggunakan persamaan 2.3.

ANALISA PERHITUNGAN KEBUTUHAN AIR BERSIH  Hasil kebutuhan penyediaan air bersih. .

1 pantry(bak cuci piring). dan 3 pancuran tanaman. Dengan tabel di bawah ini dapat dihitung unit beban alat plumbing yang berlantai 28 .PERHITUNGAN JENIS DAN JUMLAH ALAT PLAMBING  Berdasarkan unit beban alat plambing. 6 bak cuci tangan bersama (tempat wudhu). 1 pancuran mandi. 5 bak cuci tangan kecil. 1 pancuran air kolam. gedung ini yang mempunyai 28lantai. alat plambing untuk penyediaan air bersih pada setiap lantainya terdiri atas 1 janitor (bak cuci pel).

PERHITUNGAN JENIS DAN JUMLAH ALAT PLAMBING .

GAMBAR HUBUNGAN ANTARA UNIT BEBAN ALAT PLUMBING DENGAN LAJU ALIRAN KURVA (1) UNTUK SISTEM YANG SEBAGIAN BESAR DENGAN TANGKI GELONTOR .

8) adalah :  QS = 28 x 36 = 1008 Keterangan : QS : hasil dari jumlah unit beban alat plambing seluruh gedung n: 28 lantai h: 36 jumlah perhitungan unit beban alat plambing .34) (b) kurva (1).PERHITUNGAN JENIS DAN JUMLAH ALAT PLAMBING Dengan dilihat pada gambar (2. maka jumlah unit beban alat plambing seluruh gedung dapat diketahui dengan persamaan (2. Karena alat plambing pada setiap lantai sama. diperoleh pemakaian air secara serentak pada 28 lantai ini kira-kira sebesar 150 liter/menit.

GAMBAR HUBUNGAN ANTARA UNIT BEBAN ALAT PLUMBING DENGAN LAJU ALIRAN KURVA (2) UNTUK SISTEM YANG SEBAGIAN BESAR DENGAN KATUP GELONTOR .

.PERHITUNGAN JENIS DAN JUMLAH ALAT PLAMBING  Dan dari kurva tersebut pada gambar (2. Ini adalah pemakaian air puncak untuk gedung secara keseluruhan. maka diperoleh perkiraan pemakaian air serentak sebesar 680 liter/menit.34) (a) kurva (1).

dan untuk mengetahui dimensi pipa air bersih dengan menentukan debit pengaliran. . Berikut adalah perhitungan penentuan dimensi pipa air bersih dari ground water tank menuju ke roof tank.Analisa Perhitungan Perencanaan Pipa Air Bersih Mengetahui Dimensi Pipa Air Bersih dari Ground Water Tank ke Roof Tank  Penentuan ini diperlukan untuk menentukan ukuran pipa yang digunakan pada gedung ini.

Mengetahui Dimensi Pipa Air Bersih dari Ground Water Tank ke Roof Tank Dimana data yang di dapatkan:  Kecepatan rata-rata aliran air (v) asumsi adalah 2 m/detik  Volume roof tank (Vrt) = 60 m³  Waktu pemompaan = 30 menit = 1800 detik  Volume ground water tank (Vgwt) = 900 m³ .

sebagai berikut :  .MENGETAHUI DIMENSI PIPA AIR BERSIH DARI GROUND WATER TANK KE ROOF TANK  Perhitungan ini yaitu untuk mengetahui debit pengaliran yang di rencanakan dari ground water tank dan roof tank dengan menggunakan persamaan 2.9.

maka dimensi pipa air bersih dari ground water tank ke roof water tank adalah 84. .MENGETAHUI DIMENSI PIPA AIR BERSIH DARI GROUND WATER TANK KE ROOF TANK  Dan untuk menentukan dimensi pipa air bersih dari ground water tank ke roof tank.10 sebagai berikut :  Diameter yang tersedia di pasaran adalah 100 mm. dengan menggunakan persamaan 2.8 mm atau 4 inch.

Mengetahui Debit Pipa Dinas (Pipa Air Bersih)  Pipadinas ini adalah perencanaan dari instalasi pipa air bersih dari PDAM ke dalam gedung ini dan harus mempunyai ukuran yang cukup agar dapat mengalirkan air sesuai dengan kebutuhan jam puncak dan mencari nilai kelebihan laju aliranya dengan menggunakan persamaan 2. ini untuk mengantisipasi adanya kerugian atau penurunan kinerja pompa .6 + 6.11 dapat diketahui sebagai berikut : Dengan data yang di dapatkan adalah :  Data dapat diperoleh Q1 = 75.35 m³/jam  Q = 6.75 m³/jam = 82.75 m³/jam (diperoleh dari kelebihan kapasitas aliran).

6 m³/jam . Dari hasil pemakaian air bersih per jam Qh = 75.

35 – 75.75 m³/jam  = 82.75m³/jam Jadi.MENGETAHUI DEBIT PIPA DINAS (PIPA AIR BERSIH)  Perhitungan laju aliran : Q = 82.6 + 6. hasil dari laju aliran debit pipa dinas gedung ini adalah 6.  Jadi laju aliran ditambah Q :  Q dititik A-B : = (Q1) + 6.5  liter/menit  .35 m³/jam = 1372.75 m³/jam  = 75.6 m³/jam = 6.75 m³/jam.

14.Untuk Mengetahui Head Kerugian Gesek Dalam Pipa  Perhitungan ini untuk mengetahui besarnya head kerugian gesek dalam pipa dan menentukan laju kecepatan aliran dengan menggunakan persamaan bilangan Reynolds 2.12.08 m . Dengan data yang di dapatkan adalah :  v air (viskositas kinematik) = ft2/s = m²/s  Diameter pipa dinas yang digunakan adalah 3” = 80 mm = 0.13. dengan persamaan 2.15 untuk mencari nilai dari kecepatan rata-rata aliran dalam pipa. dan persamaan 2. rumus Hazen-Williams 2.

 Panjang (L) pipa PVC = 130 m .

kita harus mengetahui nilai dari kecepatan rata-rata aliran di dalam pipa.08 m .UNTUK MENGETAHUI HEAD KERUGIAN GESEK DALAM PIPA  Sebelum mencari bilangan Reynolds.14 sebagai berikut : Keterangan :  A : panjang aliran pipa lurus (m²)  D : 0. dengan menggunakan persamaan 2.

05024 m² . sebagai berikut : Keterangan :  v : kecepatan rata-rata aliran di dalam pipa (m/s)  Q : 6.15 untk mencari nilai kecepatan rata-rata di dalam pipa.UNTUK MENGETAHUI HEAD KERUGIAN GESEK DALAM PIPA Dengan persamaan 2.75 m³/jam  A : 0.

UNTUK MENGETAHUI HEAD KERUGIAN GESEK DALAM PIPA Perhitungan bilangan Reynolds. seperti di bawah ini : Setelah kita mengetahui hasil dari bilangan Reynolds ini. maka hasil aliran ini bersifat “turbulen”. .

UNTUK MENGETAHUI HEAD KERUGIAN GESEK DALAM PIPA  Maka kita dapat mengetahui head kerugian gesek dari pipa lurus.13)  L : 130 m  D : 0.08 m .Williams di bawah ini : Keterangan :  hf : kerugian head (m)  Q : 6.13 Hazen. dengan persamaan 2.75 m³/jam  C : 130 (lihat pada tabel 2.

5 liter/menit = 1.08 m = 3 inch •C = 130 (dari tabel 2.35) •L = 130 m .Untuk Mengetahui Kerugian Tekanan Data yang diperoleh : •Q = 109.825 liter/detik •D = 0.

5 liter/menit  L = 130 m  ∆p dititik A-B  ∆p = 1 mm kolom air/meter x L  = 1 x 130  = 130 mm kolom air/meter  . seperti berikut :  Data yang diperoleh :  Q = 1372.UNTUK MENGETAHUI KERUGIAN TEKANAN Dan untuk mendapatkan besarnya kolom air dari pipa air bersih menggunakan persamaan 2.17.

1)bar = 0.013 bar .13 mka x 0.  = (0.

76 = 312.76 m    .76 m Hs = 120 + 10 + 182.Untuk Mengetahui Head Total Pompa     Data yang diperoleh : Hd = 120 m Hreq = 10 m Hf = 182.

UNTUK MENGETAHUI HEAD TOTAL POMPA Dan untuk mengetahui head total pompa untuk mengalirkan jumlah air bersih yang sesuai dirancang adalah :  Data yang diperoleh :  Hs = 312.76 m  = head kecepatan keluar  .76 m  ∆hp = 0  Hf = 182.

PEMILIHAN POMPA  Pompa Untuk Reservoir Jumlah pemakaian air bersih pada gedung ini adalah :  Q = (604.8) / 8  = 75.6 m³/jam  Kebutuhan air bersih pada gedung ini adalah 1260 liter/menit. jadi kapasitas pompa adalah :  = 55 + 55  = 110 m³/jam  h . sehingga membutuhkan 2 pompa air bersih yang sama.  Kapasitas pompa yang digunakan adalah 55 m³/jam.

33 l/menit . = 1833.

77 m  Pipa : 4”  Motor : Ms 7000  Kw : 11. Pompa dibeli dengan pilihan sesuai kapasitas air bersih yang dibutuhkan. yaitu :  3 phase 380 volt 50 Hz  Seri pompa : Sp 55.  Spesifikasi pompa.POMPA RESERVOIR Kapasitas pompa disengaja oleh perancang dibuat lebih besar dari kapasitas kebutuhan.2  .10  Q : 55 m³/jam  Total head : 718.

undang-undang. penilitian lapangan. rencana dasar. rancangan pendahuluan. Dimana pembahasan prosedur perencanaan ini meliputi rancangan konsep. .KESIMPULAN Berdasarkan pembahasan dan analisis perhitungan kebutuhan air bersih dalam perencanaan sistem plambing. peraturan.  Perancangan sistem penyediaan air bersih pada gedung ini menjelaskan tentang kualitas air dan pencegahan pencemaran air. diperlukan adanya suatu prosedur perencanaan. maka dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut :  Di dalam perencanaan sistem plambing. dan rancangan pelaksanaan dari sistem plambing. dan standar.

pompa booster. tangki air atas (RWT). dan kadar sisa klor dalam air keluar keran.KESIMPULAN Pada perancangan sistem penyediaan air bersih ini ditunjukkan standar kualitas air bersih dan air minum berbagai negara.  Sumber air bersih pada sistem penyediaan air bersih dalam gedung ini adalah air dari PDAM dan Deep Well. standar air bersih dan air minum di Indonesia. tangki air bawah (GWT).  .  Peralatan dan perlengkapan (equipment) yang digunakan pada sistem penyediaan air bersih ialah pompa air bersih. dan proses pengambilan air bersih dengan cara Deep Well. carbon filter. sand filter.

menurut penggunaannya.  Perkiraan jumlah penghuni pada gedung ini adalah 5040 orang.  Jumlah kebutuhan air bersih pada gedung ini adalah 504 m³/hari. dimana pemakaian air bersih menurut berbagai literature. perkiraan ini didapatkan dari hasil perhitungan luas bangunan gedung ini. dan ukuran pipa cabang air. dan pemakaian air tiap alat plambing.  Jumlah unit beban alat plambing seluruh gedung ini adalah 1008  . pemakaian air rata-rata per orang setiap hari. laju aliran airnya.KESIMPULAN Berdasarkan penelitian dan pembahasan dalam gedung ini. kebutuhan penyediaan air bersih dapat diketahui dengan perhitungan.

 Mengetahui bilangan Reynolds dari kecepatan ratarata laju aliran adalah bersifat turbulen.  Mengetahui debit pipa dinas (pipa air bersih) dengan perhitungan laju aliran sebesar 6. karena Re = 94284210.53  Head kerugian gesek dalam pipa lurus diketahui sebesar  .75 m³/jam. hasil itu di dapatkan dari debit pengaliran.  Mengetahui dimensi pipa air bersih dari ground water tank ke roof tank  adalah 4 inch.KESIMPULAN Jumlah pemakaian air puncak untuk gedung secara keseluruhan adalah  680 liter/menit.

182.76 m .

77 m  Kapasitas pompa yang digunakan adalah 55 m³/jam  .KESIMPULAN Kerugian tekanan dalam pipa air bersih sebesar 5578.013 bar  Hasilnya head statis total sebesar 312.76 m  Head total pompa pada gedung ini adalah 718.10 m  Besarnya kolom air dalam pipa adalah 0.

SEKIAN DAN TERIMA KASIH .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->