MAKALAH BIOLOGI MOLEKULER MUTASI

Disusun oleh 1. Olin Nurcahyani 2. Rony Setyo Wibowo 3. Ummi Choirul Ummah

: (A101.15.029) (A101.15.035) (A101.15.045)

AKADEMI ANALIS KESEHATAN NASIONAL SURAKARTA 2012

PENDAHULUAN Mutasi adalah perubahan pada materi genetik suatu makhluk yang terjadi secara tiba-tiba, acak, dan merupakan dasar bagi sumber variasi organisma hidup yang bersifat terwariskan (heritable). Mutasi dapat terlihat dalam jumlah kecil maupun besar.mutasi kecil hanya menimbulkan perubahan yang sedikit dan kadang kala tidak membawa perubahan fenotif yang jelas, jadi hanya semacam variasi. mutasi besar menimbulkan perubahan besar pada fenotif, yang biasanya dianggap abnormal atau cacat.mutasi terjadi karena perubahan lingkungan yang luar biasa. Hal ini dapat diakibatkan oleh adanya sifat yang tidak tetap dan selalu dipengaruhi oleh berbagai macam faktor baik alamiah maupun buatan. Agar suatu species tidak mengalami kepunahan diperlukan usaha untuk menyesuaikan diri terhadap timbulnya suatu perubahan. Kejadian mutasi sangat jarang terlihat, hal ini disebabkan : mutasi yang terjadi pada suatu gen tidak dapat menunjukan penampakannya, karena jumlah gen yang terdapat dalam satu individu banyak sekali gen yang bermutasi bersifat letal, sehingga gejala mutasi tidak dapat diamati sebab individu segera mati sebelum dewasa gen yang bermutasi umumnya bersifat resesif, sehingga selama dalam keadaan heterozigot tidak akan terlihat Istilah mutasi pertama kali dipergunakan oleh Hugo de vries, untuk mengemukakan adanya perubahan fenotip yang mendadak pada bunga oenothera lamarckiana dan bersifat menurun. Ternyata perubahan tersebut terjadi karena adanya penyimpangan dari kromosomnya. Seth wright juga melaporkan peristiwa mutasi pada domba jenis Ancon yang berkaki pendek dan bersifat menurun. Penelitian ilmiah tentang mutasi dilakukan pula oleh Morgan (1910) dengan menggunakan Drosophila melanogaster (lalat buah). Akhirnya murid Morgan yang bernama Yoseph Muller berhasil dalam percobaannya terhadap lalat buah, yaitu menemukan mutasi buatan dengan menggunakan sinar X.

Rangkaian DNA dapat berubah dalam berbagai cara. misalnya radiasi sinar ultraviolet dari matahari. Keadaan ini disebut dengan mosaikisme. tetapi tidak memiliki sejarah keluarga dengan kelainan tersebut. Mutasi de novo dapat menjelaskan kelainan genetis di mana seorang anak mempunyai mutasi di semua sel. Mutasi ini disebut mutasi germline karena terdapat pada sel telur dan sel sperma. Mutasi dapat pula terjadi pada satu sel dalam embrio awal. .PEMBAHASAN Pengertian Mutasi Mutasi merupakan perubahan gen atau kromosom dari suatu individu yang bersifat menurun. bergantung pada tempat terjadinya dan ada tidaknya perubahan pada protein yang esensial. atau yang terjadi tepat setelah fertilisasi. Mutasi yang didapat pada sel somatik (sel selain sel telur dan sel sperma) tidak dapat diteruskan pada generasi selanjutnya. disebut mutasi de novo (baru). Individu yang mengalami mutasi disebut mutan dan penyebab terjadinya mutasi di sebut mutagen. Mutasi yang diturunkan dari orang tua pada anaknya disebut mutasi turun-temurun atau mutasi germline. Ada dua cara untuk mutasi gen dapat terjadi.yaitu mutasi gen dan mutasi kromosom. atau dapat terjadi jika terdapat kesalahan dalam pembuatan salinan DNA selama pembelahan sel. Mutasi ada 2. Mutasi yang didapat (somatik) terjadi pada DNA dari sel individu pada suatu saat selama hidup seseorang. Mutasi yang hanya terjadi pada sel telur atau sel sperma. suatu individu akan memiliki beberapa sel dengan mutasi dan sel-sel tanpa perubahan genetis. Perubahan ini biasanya disebabkan oleh faktor lingkungan. yang juga disebut sel germ (benih). Mutasi gen mempunyai efek yang bervariasi pada kesehatan. Saat sel-sel embrio membelah selama masa pertumbuhan dan perkembangan. yaitu diturunkan oleh orang tua dan didapatkan selama hidup seseorang.

Mutasi pada gen dapat mengarah pada munculnya alel baru dan menjadi dasar bagi kalangan pendukung evolusi mengenai munculnya variasi-variasi baru pada spesies. Mutasi substitusi biasanya merupakan mutasi salah arti (misence mutation). translasi akan dihentikan sebelum waktunya. maka enzim yang dikode oleh gen mutan tersebut akan menjadi inaktif atau berkurang keaktifannya akibat perubahan sekuens asam amino. Mutasi gen adalah perubahan yang terjadi pada bahan genetik (DNA maupun RNA).1. dan polipeptida hasilnya akan lebih pendek dibandingkan polipeptida yang dikode oleh gen normal. baik pada taraf urutan gen (disebut mutasi titik) maupun pada taraf kromosom. Mutasi gen ( Mutasi Titik ). Gambar Mutasi titik(a) mutasi diam(b) mutasi salah arti(c) mutasi tanpa arti Beberapa substitusi disebut mutasi diam (silent mutation) jika perubahan kode genetik mutasi tidak mempengaruhi pengkodean protein. Mutasi pada tingkat kromosomal biasanya disebut aberasi.Contohnya. bila gen yang mengkode suatu enzim mengalami mutasi. artinya kodon yang berubah tetap mengkode suatu asam amino walaupun tidak selalu dengan arti yang benar. Namun mutasi dapat pula menjadi menguntungkan bila enzim yang berubah oleh gen mutan tersebut justru meningkat aktivitasnya dan menguntungkan bagi sel. Perubahan yang mengubah kodon asam amino menjadi sinyal stop . Tetapi jika mutasi titik mengubah satu kodon untuk satu asam amino menjadi kodon stop. Perubahan pada sekuens basa DNA akan menyebabkan perubahan pada protein yang dikode oleh gen.

yang di bedakan menjadi:  Transisi adalah pergantian basa nitrogen sejenis. misalnya antara basa purin dengan purin atau pirimidin dengan pirimidin. . Hampir semua mutasi tanpa arti mengarah pada protein nonfungsional. antara timin dan adenine atau antara guanine dan sitosin dihubungkan oleh ikatan hydrogen yang lemah. Misalnya secara tidak normal. Contoh: A-T di ganti menjadi G-S.S-G menjadi T-A. Pasangan basa nitrogen pada DNA. Peristiwa perubahan genetic seperti ini disebut mutasi gen karena hanya terjadi di dalam gen. Perubahan kimia sedemikian disebut perubahan tautomer. adenine berpasangan dengan sitosin dan timin dengan guanine. Mutasi gen dapat terjadi karena substitusi basa N. contoh mutasi titik AGCGT GGCGT TCGCA CCGCA penyebab mutasi gen (mutasi titik): a) Substitusi ( pertukaran ). Mutasi gen disebut juga dengan mutasi titik (point mutation). adalah peristiwa pertukaran atau pergantian basa nitrogen penyusun DNA.disebut mutasi tanpa arti (nonsense mutation). Atom-atom hydrogen dapat berpindah dari satu posisi ke posisi lain pada purin atau pirimidin.

Delesi ini dapat di sebabkan oleh infeksi virus dan radiasi sinar radioaktif. Semua nukleotida yang terletak di belakang daerah delesi atau insersi dikelompokkan menjadi kodon secara tidak wajar dan menghasilkan mutasi salah arti – terminasi sebelum waktunya. peristiwa penambahan satu atau beberapa basa nitrogen. Tranversi adalah pergantian basa nitrogen yang tidak sejenis misalnya pergantian basa nitrogen purin dengan pirimidin atau sebaliknya. Karena NRAd dibaca sebagai suatu rangkaian triplet nukleotida selama translasi. Mutasi ini mempunyai efek yang seringkali lebih berbahaya terhadap protein yang dihasilkan daripadaa efek yang di timbulkan substitusi. Delesi ( pengurangan). Jika pergeseran kerangka baca tersebut sangat .   Adisi / Insersi ( penambahan ). maka insersi atau delesi nukleotida dapat mengubah kerangka baca (kompleks triplet) kode genetik. Contoh : T-A di gantu menjadi A-T. yang akan terjadi bila jumlah nukleotida yang dimasukkan atau dihilangkan bukan kelipatan tiga. Insersi dan delesi merupakan penambahan atau pengurangan satu atau lebih pasangan nukleotida pada suatu gen. peristiwa pengurangan satu atau beberapa basa nitrogen. Mutasi seperti ini disebut mutasi pergeseran kerangka (frameshift mutation). G-S menjadi S-G.

sedangkan perubahan kromosom yang dapat diamati dikenal sebagai variasi kromosom atau mutasi besar/gross Mutasi kromosom adalah mutasi atau perubahan materi genetik dapat disebabkan oleh gangguan fisik dan kimia yang menyebabkan kesalahan di dalam pembelahan sel (meiosis dan mitosis) sehingga merusak susunan kromosom atau mengubah jumlah kromosom. akan menghasilkan protein yang dipastikan tidak fungsional.dekat dengan ujung gen. Adapun inversi perisentris adalah perubahan urutan gen yang terjadi antara kedua lengan melewati sentromer. yaitu parasentris dan perisentris. 2. Inversi . Inversi di bedakan menjadi dua. Inversi parasentris adalah perubahan urutan gen hanya terjadi pada satu lengan saja tanpa berpindah ke lengan yang lain melewati sentromer. duplikasi (penggandaan). Gambar 2. 1. Inversi adalah peristiwa perubahan urutan lokus ( gen ) terbalik atau berpindah sebagai akibat dari kromosom yang terpilin sehingga menyebabkan terjadinya penyisipan gen-gen pada lokus dengan urutan yang berbeda dengan sebelumnya. Mutasi kromosom ( Aberasi kromosom ) Istilah mutasi umumnya digunakan untuk perubahan gen. Perubahan struktur kromosom Perubahan susunan kromosom dapat disebabkan oleh delesi (penghilangan). inverse (pembalikan). dan translokasi.

Contoh pada delesi terminal adalah sindoma cri-du-cat. 3.2. Pada proses delesi.delesi dapat di bedakan menjadi dua. lengan kromosom patah dan kehilangan sebagian lokusnya. Proses mutasi delesi Berdasarkan letak patahan kromosom . Sindrom cri du chat. Delesi. Gambar 4. Duplikasi pada kromosom manusia dapat terjadi pada kromosom X yang di sebut dengan fragile X syndrome. Duplikasi ( penambahan ) adalah terjadinya penambahan lokus dari patahan lengan kromosom homolognya. Patahan tersebut dapat menempel pada lengan kromsom homolognya atau bebas tidak menempel pada lengan kromosom yang lain. . yaitu delesi interkalar apabila patahannya terjadi di dua bagian sehingga menyebabkan bagian tengahnya hilang dan delesi terminal apabila patahannya terletak pada ujung lengan kromosom.

b. Gambar 6. Perbedaan antara keempat perubahan struktur kromosom. Katenasi kromosom mengalami patahan di dua tempat.translokasi di bedakan menjdai tiga.Gambar 5. Berdasarkan jumlah patahan dan cara pertukaran patahan kromosomnua. sehinggal ujung-ujung kromosom yang patah akan saling berlekatan. Bagian atah ini lepas dan kromosom yang besangkutan kemudian membulat. yaitu : a. Translokasi adalah terjadinya pertukaran gen dari suatu kromosom ke kromosom lain yang bukan homolognya. Translokasi 5. Translokasi perpindahan. Translokasi tunggal. Patahan kromosom yang di dua tempat akan menyisip pada patahan kromosom yang patahannya satu tempat. apabila kromosom pertama patah di dua tempat dan kromosom yang satunya patah di satu tempat. Delesi 4. apabila patahan dari kromosom satu akan menempel pada ujung kromosom lain yang bukan homolognya. .

yaitu otopoliploid. yaitu sel telur (ovum) dan spermatozoa. Poliploid yang terjadi pada tumbuhan misalnya pada apel dan tebu.Mutasi kromosom terjadi karena perubahan jumlah kromosom Mutasi kromosom yang terjadi karena perubahan jumlah kromosom (ploid) melibatkan euploid. Euploid (Eu = benar. Poliploid pada hewan misalnya Daphnia. Makhluk hidup yang terjadi secara kawin. memiliki 2 perangkat kromosom atau 2 genom pada sel somatisnya (2n kromosom). Sedangkan organism yang memiliki lebih dari dua genom disebut poliploid. Poliploid dibagi menjadi dua. Organisme yang kehilangan 1 set kromosomnya disebut monoploid. terjadi pada . Satu genom (n kromosom) yang disebut haploid. masing-masing memiliki satu perangkat kromosom. misalnya triploid (3n kromosom). Organisme monoploid memiliki satu genom atau satu perangkat kromosom (n kromosom) dalam sel somatisnya. ploid = unit) Euploidi merupakan mutasi yang melibatkan pengurangan atau penambahan dalam perangkat kromosom (genom). Rana esculenta. a. misalnya semangka tak berbiji. dan ascaris.aneusomi dan aneuploid. biasanya bersifat diploid. heksaploid (6n kromosom). Sel kelamin (gamet). tetraploid (4n kromosom). terjadi pada kromosom homolog. dan alopoliploid.

triploid (3n). Organisme monoploidi kurang kuat dan bersifat steril karena kromosom homolog tidak memiliki pasangan selama meiosis. b) jumlah kandungan vitamin pada tumbuhan poliploidi lebih banyak. 3) Poliploidi Organisme poliploidi memiliki kromosom lebih dari dua genom (2n kromosom). Jenis-jenis euploidi. adaptasi. c) kesuburan atau fertilitas umumnya berkurang. Pengaruh poliploidi terhadap sel atau individu. Perhatikan tabel yang disajikan ! . 2) Diploidi Organisme diploidi memiliki dua genom (2n kromosom) pada setiap sel somatis. dan pentaploid (5n). tetraploid (4n). dan serangga Hymenoptera. fungi. misalnya Rhaphanobrassica (akar sepeti kol. antara lain: a) terjadinya pertumbuhan raksasa. daun mirip lobak). Sering terjadi kekeliruan notasi antara jumlah genom (X) dan jumlah kromosom (n). Keadaan ini sangat menunjang fertilitas. keseimbangan pertumbuhan. Tanda X dipakai untuk menyatakan jumlah genom. Hal itu terjadi pada sebagian besar bakteri. Misal. sebagai berikut. alga. Setiap genom mempunyai jumlah kromosom tertentu. 1) Monoploidi Organisme monoploidi memiliki satu genom (n kromosom) dalam sel tubuhnya.kromosom non homolog. dan kemampuan hidup. lumut.

sehingga gamet yang dihasilkan adalah (n + 1) dan (n).b. yaitu (n) dan (n–1). kurang fertil. sehingga menghasilkan dua jenis gamet. . Beberapa macam aneuploidi sebagai berikut. Aneuploidi merupakan mutasi kromosom yang tidak melibatkan perubahan pada seluruh genom. Organisme yang mengalami nulisomik menunjukkan ciri-ciri kurang kuat. 3) Trisomik Trisomik adalah organisme diploid yang memiliki satu kromosom ekstra atau tambahan dengan rumus genom (2n + 1). dan daya tahan hidup rendah. 2) Nulisomik Nulisomik adalah peristiwa hilangnya sepasang kromosom homolog dengan rumus genom (2n–2). tetapi terjadi hanya pada salah satu kromosom dari genom. Monosomik 1) Monosomik adalah peristiwa hilangnya satu kromosom dari sepasang kromosom homolog dengan rumus genom (2n –1).

kariotipe (22 AA+XXY). Penderita Sindrom Klinefelter berjenis kelamin laki-laki. Tabel 10. mengalami trisomik pada kromosom gonosom. Penderita Sindrom Turner berjenis kelamin wanita. dengan kariotipe (22AA+X0). .  Sindrom Klinefelter.Aneusomi pada manusia dapat menyebabkan:  Sindrom Turner. namun ovumnya tidak berkembang (ovaricular disgenesis). jika suatu organisme diploid dengan dua kromosom yang berbeda masing-masing menghasilkan trisomik ganda dengan rumus genom (2n + 1 + 1). 5) Trisomik ganda Trisomik ganda. Penyebabnya adalah anafase lag (peristiwa tidak melekatnya beneng-benang spindel ke sentromer) dan non disjunction (gagal berpisah). Jumlah kromosomnya 45 dan kehilangan 1 kromosom kelamin.4) Tetrasomik Jika satu pasang kromosom berada dalam tambahan seperangkat kromosom organisme dengan rumus genom (2n + 2) disebut tetrasomik.1 Variasi mengenai set kromosom yang lengkap c. namun testisnya tidak berkembang (testicular disgenesis) sehingga tidak bisa menghasilkan sperma (aspermia) dan mandul (gynaecomastis) serta payudaranya tumbuh. Aneusomi adalah perubahan jumlah kromosom.

 Sindrom Edward. semangka tanpa biji. trisomik pada autosom. Penelitian di luar negeri mengatakan bahwa sebagian besar orang-orang yang masuk penjara adalah orang-orang yang menderita Sindrom Jacobs. mutasi itu merugikan. Contohnya. suka menusuk-nusuk mata dengan benda tajam. buah stroberi yang besar. Macam – macam mutasi berdasarkan sel yang bermutasi: a. maka akan diwariskan kepada keturunannya. Penderita sindrom ini mempunyai tengkorak lonjong. Penderita sindrom ini umumnya berwajah kriminal. trisomik pada kromosom autosom. Mutasi ini juga menjadi salah satu kunci terjadinya evolusi di dunia ini. telinga agak ke bawah dan tidak wajar. yaitu sel organ reproduksi yang meliputi sperma dan ovum pada manusia. b.dll dan juga sering berbuat kriminal. seperti pensil. karena tumbuhan tersebut menjadi tidak bisa berkembang biak secara generatif. namun merugikan bagi tumbuhan yang mengalami mutasi.17. kariotipe (45A+XX/XY). . melalui mutasi. mutannya bersifat letal dan homozigot resesif. bahu lebar pendek. dll. kromosom autosomnya mengalami kelainan pada kromosom nomor 13. Namun mutasi juga menguntungkan. dapat dibuat tumbuhan poliploid yang sifatnya unggul. Terbentuknya tumbuhan poliploid ini menguntungkan bagi manusia. 14. Mutasi ini tidak akan diwariskan pada keturunannya. Sindrom Jacobs. atau 15. Mutasi somatik adalah mutasi yang terjadi pada sel somatik. trisomik pada kromosom gonosom. kariotipe (22AA+XYY). kariotipe (45A+XX/XY). atau 18. diantaranya. Autosom mengalami kelainan pada kromosom nomor 16. yaitu sel tubuh seperti sel kulit.  Sindrom Patau. Pada umumnya. Karena terjadinya di sel gamet. jeruk tanpa biji. Mutasi Gametik adalah mutasi yang terjadi pada sel gamet.

sedangkan urasil memiliki ikatan hydrogen serupa dengan timin. sehingga kedudukan timin (T) dapat digantikan oleh 5-bromourasil. Bagian virus yang dapat menyebabkan terjadinya mutasi adalah DNA-nya. Akibatnya. Hiposantin memiliki ikatan hydrogen serupa dengan guanine. Asam nitrat (HNO2) merupakan bahan kimia mutagenic yang menyebabkan adenine (A) tidak lagi dapat berikatan dengan timin (T) melainkan dengan sitosin (C). namun berbeda pada ikatan hidrogennya. sehingga kedudukan adenine (A) adalah timin (T). yaitu:  Mutagen bahan kimia. Sinar ultraviolet dapat menyebabkan kanker kulit. Hal yang sama juga terjadi pada 5-bromourasil. sedangkan sitosin (C) akan berubah menjadi urasil dan akan berpasangan dengan adenine (A).Bahan-bahan yang menyebabkan terjadinya mutasi disebut MUTAGEN. Bahan mutagenic yang lain adalah analog basa nukleotida. contohnya sinar ultraviolet. contohnya adalah kolkisin dan zat digitonin. Molekul – molekul ini memilki struktur serupa dengan basa nitrogen normal. sehingga sitosin akan berubah menjadi urasil. Mutagen dibagi menjadi 3. sedangkan adenine akan berubah menjadi hiposantin. Molekul 5-bromourasil merupakan analog timin (T). dan sinar gamma. Misalnya molekul 2-aminopurin merupakan analog adenine (A). Hal ini disebabkan karena asam nitrat bekerja dengan cara menghapus atau menhilangkan gugus amino. Kolkisin adalah zat yang dapat menghalangi terbentuknya benang-benang spindel pada proses anafase dan dapat menghambat pembelahan sel pada anafase. maka 2-aminopurin berpasangan dengan sitosin (C). Perubahan ini berlangsung pada lokasi yang acak pada DNA. namun karena struktur 2-aminopurin.  Mutagen bahan biologi. diduga virus dan bakeri dapat menyebabkan terjadinya mutasi. pada saat replikasi DNA. adenine (A) berubah menjadi hiposantin yang akan berikatan dengan sitosin (C). sinar radioaktif.  Mutagen bahan fisika. Pasangan timin (T) adalah sitosin .

menghasilkan timin dimer. Ada dua macam mekanisme perbaikan. Komponen sinar UV yang bersifat paling mutagenic adalah pada panjang gelombang 260nm.(C). Bila analog basa nukleotida diberikan pada sel yang sedang tumbuh. Paparan sinar UV pada manusia dapat menyebabkan terbentuknya banyak timin dimer pada sel kulit dan menimbulkan kanker kulit. contohnya benzpiren. dan menyebabkan patahnya kromosom. sehingga pada saat replikasi DNA dapat menyebabkan kesalahan pasangan basa. namun karena struktur 5-bromourasil. Sinar UV dapat menyebabkan terbentuknya ikatan kovalen antara dua molekul timin. sehingga sangat berisiko . Radiasi mutagenic lainnya adalah sinar ultraviolet (UV). yaitu perbaikan dengan cahaya (light repair) dan perbaikan tanpa cahaya (dark repair). bakteri memiliki enzim fotoliase yang menggunakan energi cahaya visible untuk memisahkan ikatan dimer timin. Manusia dengan penyakit xeroderma pigmentosum sangat sensitive terhadap paparan sinar matahari dan tidak memiliki mekanisme perbaikan terhadap efek mutagenic radiasi sinar UV. Ion – ion radiasi bergabung dengan basa DNA dan menyebabkan kesalahan pada replikasi DNA. aflatoksin dan pewarna akridin. . Hasil lainnya adalah putusnya ikatan kovalen pada tulang punggung gula-fosfat DNA. maka analog basa nukleotida tersebut akan secara acak tergabung dalam DNA. Beberapa senyawa kimia mutagenik dapat menyebabkan mutasi frameshift (pergeseran pembacaan basa) dan bersifat karsinogen. Bakteri dan organisme lain memiliki mekanisme perbaikan (repair) terhadap kerusakan yang diakibatkan oleh radiasi sinar UV. Radiasi sinar X dan sinar gamma merupakan bahan mutagenic akibat kemampuannya dalam mengionisasi atom dan molekul. Pada perbaikan dengan cahaya (light repair). Timin dimer ini menyebabkan kerusakan serius dan kematian sel karena DNA dengan timin dimer tidak dapat direplikasi dan ditranskripsi. maka 5-bromourasil berpasangan dengan guanine (G).

Dapat meningkatkan hasil panen produksi pangan (gandum. Dapat memeriksa proses biologi (transpor elektron pada fotosintesis. Dampak Positif Walaupun mutasi bersifat merugikan tetapi dalam beberapa hal juga berguna bagi manusia. kol poliploidi). Sedang jika terjadi pada sel generatif dapat menimbulkan mutasi Bila mutasi terjadi pada sel soma dari janin maka dapat menyebabbkan teratogen (cacat sejak lahir). Jika mutasi terjadi pada sel soma (sel vegetatif) dapat menimbulkan terjadinya kanker. kacang tanah. misalnya: a. c. Dampak Negatif Mutasi menyebabkan timbulnya beragam jenis penyakit berbahaya seperti sindrom. Dapat menambah keanekaragaman. 2. b. Dapat meningkatkan hasil antibiotika (mutan Penicillium). sehingga terjadilah peristiwa evolusi. fiksasi nitrogen pada bakteri). e. Proses penting untuk evolusi dan variasi genetik. kelapa poliploidi. mutasi yang menyebabkan kematian adalah merupakan usaha untuk menjaga keseimbangan genetika dalam suatu populasi. Bila mutasi berjalan terus menerus dari generasi ke generasi maka pada suatu saat akan muncul turunan baru yang sifatnya berbeda dengan moyangnya. tomat. kanker. 1. dan beberapa mutasi dapat menyebabkan letal (kematian).Dampak mutasi Akibat yang ditimbulkan oleh terjadinya mutasi bermacam-macam. d. Pengaruh negatif mutasi buatan : poliploid umumnya gagal mengahasilkan keturunan secara generatif menguntungkan bila diperbanyak secara vegetatif Mutasi menyebabkan banyak sekali dampak baik negatif maupun positif. .

Gen yang berubah susunan kimianya. Hal ini memerlukan riset berulang kali dan berjangka panjang untuk menemukan mutan yang dikehendaki. Bagian-bagian ini dapat hancur dan lenyap atau menggabung pada kromosom lain. pembuatan mutan dengan cara ini. Dengan dasar pengetahuan ini. Ionisasi terjadi bila elektron terlepas dari suatu atom dan menggabung ke atom lainnya. Dari eksperimen yang telah banyak dilakukan. fungsinya berubah pula. Radiasi sebagai akibat peledakan-peledakan bom A dan bom H baik dalam peperangan atau percobaan. pada umumnya gen-gen mutan barulah bersifat letal bila dalam keadaan homozigot resesif. Bila gen ini sel-sel gamet. Karena itu. Lagi pula. kendaraan bertenaga nuklir dan sampah radioaktif. manifestasi perubahan ini dapat diamati pada generasi berikutnya. Jika hal itu terjadi pada sel generatif dan individunya tidak mati. para ilmuwan menggunakan sinar X atau sinar-sinar lain yang berenergi tinggi sebagai mutagen buatan. misalnya biji-biji yang akan diunggulkan perlu dilakukan pada jumlah yang amat besar dan intensitas radiasi yang optimal. maka individu tersebut dapat mewariskan sifat-sifat barunya ke keturunannya. terjadilah aberasi kromosom. Dengan ini dapatlah terjadi mutasi kromosom. diperoleh data bahwa mutasi pada sel-sel generatif kebanyakan bersifat letal. yaitu membawa kernatian pada keturunannya sebelum atau beberapa waktu setelah kelahiran. juga merupakan penyebab mutasi yang kebanyakan orang tidak menyadari karena efeknya tidak segera tampak atau terasa. Masalahnya adalah bagaimana cara pengaturan intensitas ini. Aplikasi mutasi buatan dalam memperoleh bibit tanaman yang diharapkan. yang heterozigot tetap hidup dan bertindak sebagai pembawa sifat dan penurun warisan yang telah berubah/bermutasi. radiasi bocoran reaktor atom. Mutan yang sudah dapat dibuat menjadi tanaman yang poliploid artinya .Manfaat Pengetahuan mutasi Para ilmuwan biologi mengetahui bahwa sinar X dapat menimbulkan ionisasi pada sel-sel pembentuk jaringan tubuh. Molekul DNA yang banyak mengandung atom-atom yang terionisasi dapat menjadikan gen labil dan akhirnya berubah. Sinar X dapat juga membuat mutasi kromosom menjadi dua bagian atau lebih.

Pengaruh positif mutasi buatan diantaranya tanaman poliploid biasanya mempunyai ukuran yang lebih besar. Maka mungkin dapat bergenotif maupun fenotifnya jauh berbeda dengan nenek moyangnya. yaitu jenisnya sudah mantap. Sebagai contoh adanya mutan (individu yang bermutasi) keturunan ini mengadakan mutasi . Apabila tidak diulang-ulang kemungkinan jenis itu mengadakan perkawinan dengan jenis asal sebelum mutasi . sehingga akan terjadi individu baru yang mampu menyesuaikan diri dengan lingkungannya (evolusi dari sini perlu diingat bahwa mutasi itu tidak selalu menjadi species baru). Seperti telah kita ketahui bahwa mutasi juga ada yang menguntungkan bila dipandang darti hidupnya suatu organisasi atau individu. .mutasi lagi dan keturunan ini mampu mempertahankan hidup sampai beberapa generasi kemudian.maka akan ada kecenerungan untuk menurunkan keturunan seperti semula.berkromosom banyak. Tindakan pembibitan dari mutasi buatan harus diulang-ulang supaya di dapatkan sampai menjadi galur murni. Hal ini sebenarnya merupakan bahan baku bagi terselenggaranya evolusi dari sgala organisme. Cara mendapatkan poliploid dengan menggunakan kolkisin.

Sindrom Jacob. diantaranya. mutasi itu merugikan.dll.KESIMPULAN Pada umumnya. mutannya bersifat letal dan homozigot resesif. melalui mutasi. . semangka tanpa biji. Sindrom Klinefelter. Terbentuknya tumbuhan poliploid ini menguntungkan bagi manusia. namun mutasi juga menguntungkan. namun merugikan bagi tumbuhan yang mengalami mutasi. dapat dibuat tumbuhan poliploid yang sifatnya unggul. proses metabolism terganggu. karena tumbuhan tersebut menjadi tidak bisa berkembang biak secara generatif. Adapun contoh penyakit yang disebabkan mutasi genetic antara lain: kanker. fenotip dapat berubah. Contohnya. Sindrom Turner. Avian Influenza A ( H5 N1 ). buah strowberi yang besar. protein berfungsi abnormal. Sindrom Down. jeruk tanpa biji. Mutasi gen dapat menyebabkan : Berkurangnya aktivitas protein.

com/2010/01/21/mutasi-genetik/ http://budisma.php?mod=script&cmd=Bahan%20Belajar/Materi%20Pok ok/view&id=331&uniq=3642 http://hendrapagala.id/materi/sma/biologi-kelas-xii/mutasi-gen-dan-kromosom/ http://matematika-ipa.com/mutasi-macam-mutasi/ .co.DAFTAR PUSTAKA http://books.web.wordpress.google.net/index.id/books?id=tqpRL0uJm6kC&pg=PA30&dq=mutasi&hl=e n&sa=X&ei=kNlxT9L6DoHzrQekqo3YDQ&ved=0CEsQ6AEwBQ#v=onepage& q=mutasi&f=false http://books.google.id/books?id=2bPXe2S4gxoC&pg=PA196&dq=mutasi&hl =en&sa=X&ei=kNlxT9L6DoHzrQekqo3YDQ&ved=0CDAQ6AEwAA#v=onepa ge&q=mutasi&f=false http://edukasi.co.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful