P. 1
Ilmu Gajah Mada by Hh

Ilmu Gajah Mada by Hh

|Views: 5|Likes:
Published by migas_tender
Ilmu kepemimpinan dari Gajah Mada
Ilmu kepemimpinan dari Gajah Mada

More info:

Published by: migas_tender on Mar 14, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial
List Price: $49.99 Buy Now

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

01/15/2014

$49.99

USD

pdf

text

original

ILMU KEPEMIMPINAN GAJAH MADA Gajah Mada adalah Mahapatih kerajaan Majapahit,yang berani tegas jujur dan

konsisten membuktikan ucapan, janji dan sumpahnya yaitu sumpah Palapa. Dengan semangat dan perjuangannya menjadi inspirasi bagi pendiri bangsa Indonesia untuk bisa menyatukan kembali Nusantara ke dalam satu Sumpah Pemuda, yang terinspirasi dari sumpah Palapa. Ketika pengangkatannya sebagai patih Amangkubhumi pada tahun 1258 Saka (1336 M) Gajah Mada mengucapkan Sumpah Palapa yang berisi bahwa ia akan menikmati palapa atau rempah-rempah (yang diartikan kenikmatan duniawi) bila telah berhasil menaklukkan Nusantara. Sebagaimana tercatat dalam kitab Pararaton dalam teks Jawa Pertengahan yang berbunyi sebagai berikut[15] Sira Gajah Mada pepatih amungkubumi tan ayun amukti palapa, sira Gajah Mada: Lamun huwus kalah nusantara ingsun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seram, Tañjungpura, ring Haru, ring Pahang, Dompu, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samana ingsun amukti palapa Artinya :: “ Saya, Gajah Mada sebagai patih Amangkubumi tidak akan makan palapa/ kelapa kalau belum mengalahkan (menguasai) Nusantara, saya baru akan makan palapa bila telah mengalahkan Gurun, Seram, Tanjung Pura, Haru, Pahang, Dompo, Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, demikianlah saya makan buah palapa. ” Gajah Mada memang hampir berhasil menaklukkan Nusantara. Mulai penaklukan ke daerah Swarnnabhumi (Sumatera) tahun 1339, pulau Bintan, Tumasik ( Singapura), Semenanjung Malaya, kemudian pada tahun 1343 bersama dengan Arya Damar menaklukan Bedahulu (Bali) dan kemudian Lombok, dan daerah di Kalimantan seperti Kapuas, Katingan, Sampit, Kotalingga (Tanjunglingga), Kotawaringin, Sambas, Lawai, Kendawangan, Landak, Samadang, Tirem, Sedu, Brunei, Kalka, Saludung, Sulu, Pasir, Barito, Sawaku, Tabalung, Tanjungkutei, dan Malano. Pada zaman pemerintahan Prabu Hayam Wuruk (1350-1389) yang menggantikan Tribhuwanatunggadewi, Gajah Mada terus melakukan penaklukan ke wilayah timur seperti Logajah, Gurun, Sukun, Taliwung, Sapi, Gunungapi, Seram, Hutankadali, Sasak, Bantayan, Luwu, Buton, Banggai, Kunir, Galiyan, Salayar, Sumba, Muar (Saparua), Solor, Bima, Wandan (Banda), Ambon, Wanin, Seran, Timor, dan Dompo. Banyak pemikirannya yang dituangkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, misal “Bhineka Tunggal Ika yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu jua, Sehingga Gajah Mada dapat di sejajarkan dengan ahli filsafat Yunani kuno, seperti Herodotus, Aristoteles, Socrates, Plato, Eratosthenes, Kallimakhus, Karneades, Aristippus, Arete, Sinesius, dll. Menurut Gajah Mada, pada dasarnya hanya ada 2 pilihan bila kita hidup dalam suatu perkumpulan, yakni sebagai pemimpin atau orang yang dipimpin.

Wagmiwak Pemimpin harus mempunyai kemampuan mengutarakan pendapatnya. baik korban waktu. anggota masyarakat dan pejabat yang diatasnya. . cipta. 4. mentang-mentang menjadi pemimpin dan berkuasa. karena hanya dengan jiwa yang tenang masalah akan dapat dipecahkan. Sebagai orang yang dipimpin. Hubungan kerjasama yang saling membutuhkan. Mantriwira Pemimpin harus berani membela dan menegakkan kebenaran dan keadilan. mampu mengorbankan diri demi tujuan yang ingin dicapai. Wijaya Pemimpin harus mempunyai jiwa yang tenang. 2. maka ia harus memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk memimpin (kapabilitas). 5. 6. Kemampuan dalam arti mampu memimpin. tenaga. Sehingga dapat berhasil untuk mencapai tujuan yang diingin kan bersama. patuh dan taat pada perintah atasan sebagai pemimpin. Sarjawa Upasama Pemimpin harus rendah hati. Satya Bakti Prabu Pemimpin harus memiliki loyalitas kepada kepentingan yang lebih tinggi dan bertindak dengan penuh kesetiaan demi nusa dan bangsa(rakyat). serta mampu menggugah semangat rakyatnya (memotivasi). Dirosaha Pemimpin harus rajin dan tekun bekerja. 2009. 7. karsa dan karyanya mengabdi untuk kepentingan rakyat. menurut Mahapatih Gajah Mada ada 18 ilmu kepemimpinan yang harus diterapkan. Pada buku “Misteri Gajah Mada” karya: Purwadi. Wicaksaneng Naya Pemimpin harus pandai berdiplomasi dan pandai mengatur strategi dan siasat. cerdas/ pandai berbicara (pidato) dengan tutur kata yang sistematis. tidak boleh sombong. sabar dan bijaksana serta tidak lekas panik dalam menghadapi berbagai macam persoalan. anggota yang baik.congkak. diantaranya: 1. Tidak ada pemimpin yang sukses tanpa didukung masyarakatnya juga sebaliknya. materi serta dapat diterima atau dapat dipercaya oleh bawahan. tertib dan sopan. dan rela berkorban serta bekerja keras untuk mendukung atasan dalam pencapaian tujuan yaitu Satya Bela Bakti Prabu. pemimpin harus memusatkan rasa.Sebagai pemimpin. tanpa terpengaruh tekanan dari pihak manapun 3. kita harus memiliki loyalitas. 8. Natangguan Pemimpin harus mendapat kepercayaan dari masyarakat dan berusaha menjaga kepercayaan yang diberikan tersebut. serta dapat diterima oleh yang dipimpin ataupun atasannya (akseptabel). sebagai tanggungjawab dan kehormatan. menguntungkan perlu diterapkan oleh pemimpin dan rakyatnya.

Sih Samasta Buwana Pemimpin harus mencintai rakyatnya serta dicintai oleh segenap lapisan masyarakat. Prasaja Pemimpin harus berpola hidup sederhana (Aparigraha). Sumantri Pemimpin harus tegas. yaitu: 1. 15. 11. berani. Negara Gineng Pratijna Pemimpin selalu mengutamakan kepentingan Negara dan bangsa dari pada kepentingan pribadi ataupun golongan. sumber daya manusia (SDM) dengan sebaik-baiknya demi kesejahteraan rakyat. tidak berfoya-foya atau serba mewah dan gemerlap. Waspada Purwa Arta Pemimpin harus selalu waspada dan mau melakukan mawas diri (instropeksi) untuk melakukan perbaikan. 13. Tan Satresna Seorang pemimpin tidak boleh memihak dan pilih kasih terhadap salah satu golongan/ kelompok atau memihak saudara/keluarganya. Ambek Parama Arta Pemimpin harus pandai menentukan prioritas atau mengutamakan hal-hal yang lebih penting bagi kesejahteraan dan kepentingan umum. 17. baik dari luar dirinya maupun musuh yang ada didalam dirinya sendiri yaitu nafsunya/sadripu. Nayaken Musuh Pemimpin harus dapat menguasai/mengendalikan musuhnya. Sehingga akan mampu mempersatukan seluruh potensi masyarakat nya untuk menyukseskan cita-cita bersama. 14. jujur. Handayani Hanyakra Purana Pemimpin senantiasa memberikan dorongan. motivasi dan kesempatan bagi generasi mudanya/ anggotanya untuk melangkah ke depan tanpa ragu-ragu. 16.9. 18. Masihi Samasta Buwana Pemimpin harus mencintai alam semesta dengan melestarikan lingkungan hidup sebagai karunia dari Tuhan Pemimpin harus dapat mengelola sumber daya alam (SDA). yang merumuskan ilmu kepemimpinan Panca Titi Darmaning Prabu/ 5 kewajiban pemimpin. 12. maupun keluarganya. Dibyacita Pemimpin harus lapang dada (legowo) dan bersedia menerima pendapat orang lain atau bawahannya (akomodatif dan inspiratif). bersih dan berwibawa (berkharisma). 10. tetapi harus mampu mengatasai segala paham dan kepentingan golongan. Gajah Mada mengamalkan ajaran dari Prabu Arjuna Sasrabahu. .

Aksudra Pari Sakta Pemimpin harus akomodatif. 4. Usaha Pemimpin harus proaktif. Ngarsa Hanyakrabawa Pemimpin sebagai seorang yang terdepan dan terpandang. 5. 5. 3.. Namun berusaha menggunakan pendekatan (personal approach) pikiran dan lobi. Kriteria yang harus dimiliki pemimpin untuk menunjang keberhasilannya. Abikamika Pemimpin harus tampil simpatik. waktu. kehormatan dan kelangsungan hidup rakyatnya. 3. materi. 4. 6. ilmu pengetahuan dan teknologi. sebagai pelopor pembaharuan/ perubahan yang lebih baik. Ngarsa Dana Upaya Seorang pemimpin sebagai seorang kesatria harus senantiasa berada didepan dalam mengorbankan tenaga. mampu memadukan perbedaan dengan musyawarah Untuk mencapai mufakat dan pandai berdiplomasi. sehingga dapat menyadarkan dan disegani pesaingnya atau lawan politiknya. efektif. berorientasi kebawah dan lebih mengutamakan kepentingan rakyat banyak dari pada kepentingan pribadi. usulan dan keinginan dari bawahan/ rakyat. Atma Sampal Pemimpin harus mempunyai kepribadian: berintegritas tinggi. Prajna Pemimpin harus bersikap arif dan bijaksana. pikiran. Sakya Samanta Pemimpin dengan fungsi pengawas/kontrol harus mampu mengawasi bawahan secara benar. Madya Hanyakrabawa Pemimpin senantiasa berkonsolidasi memberikan bimbingan dan mengambil keputusan dengan musyawarah dan mufakat yang mengutamakan kepentingan rakyat. menyerap aspirasi. moral yang baik luhur serta obyetif dan mempunyai wawasan/visi yang jauh ke masa depan demi kemajuan dan kejayaan bangsanya. . serta dapat dijadikan panutan bagi rakyatnya. 2. inisiatif. keluarga atau golongan. Nir bala Wikara Pemimpin tidaklah selalu menggunakan kekuatan atau kekuasaan didalam mengalah kan musuh atau saingan politiknya. senantiasa memberikan panutan yang baik sehingga dapat dijadikan suri tauladan/contoh bagi rakyatnya.2. bahkan jiwanya untuk kesejahteraan. menguasai agama. kreatif dan inovatif. adalah : 1. efisien serta berani menindak secara adil dan tegas bagi yang bersalah tanpa pilih kasih (tegas). rela mengabdi tanpa pamrih untuk kesejahteraan rakyat.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->