PEMBELAJARAN MK DASAR ILMU TANAMAN SEMESTER GANJIL 2009-2010

NUTRISI

DISUSUN OLEH :
KELOMPOK 3 1. Leni Nurlaeli i 2. Rizki Eka P 3. Santi Sri Wulan 4. Agung Budi Laksono 5. Anggia Aryanti 6. Rio F Sinaga 150510090133 150510090174 150510090140 150510090147 150510090148 150510090146

FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS PADJADJARAN 2009

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan YME, karena dengan rahmat-Nya lah kami akhirnya dapat menyelesaikan tugas ini dengan baik. Selanjutnya ucapan terima kasih penulis sampaikan kepada Dosen Dasar Imu tanaman, Bpk Cucu suhendar, yang telah memberi pengetahuan kepada kami dan memberikan kesempatan kepada kami sehingga berkesempatan menyusun tugas ini. Serta tak lupa kepada seluruh pihak yang turut membantu, baik secara langsung maupun tidak langsung dalam bentuk dukungan moril maupun materil kepada kami dalam menyelesaikan tugas ini. Tak ada segala sesuatu di dunia ini yang sempurna. Begitu pula dengan laporan tugas ini. Untuk itu kami sangat mengharapkan kritik dan saran dari semua pembaca demi kesempurnaan dalam pembuatan laporan di kemudian hari.

Jatinangor, November 2009

Penulis

PENDAHULUAN Sebagaimana manusia, untuk kelangsungan hidupnya, tanaman juga memerlukan nutrisi. Nutrisi yang dibutuhkan tanaman/tumbuhan dapat dilacak

tanaman legum melakukan simbiosis dengan Bakteri Ryzobium dalam bentuk simbiosis mutualistis yang menguntungkan kedua belah pihak. Hasil analisis terhadap berat kering tumbuhan menunjukan bahwa secara umum. Cu(Cuprum). S(Sulfur).antara lain dari komposisi kima penyusun suatu tanaman/tumbuhan tersebut. dibandingkan pada bagian tumbuhan yang lebih tua. dalam bentuk : 1. Dalam upaya mengoptimalkan kebutuhan nuriennya. K(Kalium). yaitu makro nutrien dan mikro nutrien. biasanya lebih berpengaruh pada organ tumbuhan yang lebih tua. yaitu: Cl(Chloor). P(Phospor). O (Oksigen). Kabohidrat (termasuk Sellulosa dari dinding sel) 2. Komposisi tumbuhan terdiri atas : • 95% berupa bahan organik. . Tumbuhan paling sedikit membutuhkan sembilan makro nutrien. juga tergantung pada kandungan nutrien tanah dalam bentuk air dan mineral. Senyawa sulfur. misalnya untuk memenuhi kebutuhan unsur nitrogen. B(Boron). N (Nitrogen). • 5% berupa bahan anorganik (50 unsur kimia) Berdasarkan banyak sedikitnya jumlah kebutuhan unsur nutrien tumbuhan. Mo(Molybdenu) dan Ni(nikel). biasanya lebih nampak pada bagian tumbuhan yang lebih muda. yaitu : C (Carbon). maka tanaman akan menunjukan gejala kekurangan. maka nutrien dapat digolongkan menjadi dua. Apabila kebutuhan nutrian tanaman tidak terpenuhi. karena selain sebagian besar massa organik suatu tumbuhan berasal dari CO2 udara. Adaptasi tersebut disebut juga adaptasi nutrisional. Mn(Mangan). Kekurangan suatu nutrien yang mobil. daripada organ tumbuhan yang lebih muda. seringkali tanaman melakukan adaptasi khusus. Zn(Zeng). yang wujudnya bervariasi tergantung pada fungsi dan mobilitas dari unsur tersebut. Sebaliknya kekurangan nutrien yang immobil. serta delapan mikro nutrein. nitrogen dan fosfat. dan Mg(Magnesium). Ca(Kalsium). Fe(besi).

Makronutrien adalah elemen-elemen yang dibutuhkan tumbuhan dalam jumlah banyak. dan bereproduksi. Kabohidrat (termasuk Sellulosa dari dinding sel) 2. Nutrisi yang terlalu sedikit atau yang terlalu banyak dapat menimbulkan masalah. Komposisi tumbuhan terdiri atas : • 95% berupa bahan organik. yaitu nitrogen. karena selain sebagian besar massa organik suatu tumbuhan berasal dari CO2 udara. nitrogen dan fosfat. dan fosfor. dalam bentuk : 1. juga tergantung pada kandungan nutrien tanah dalam bentuk air dan mineral. tumbuhan menunjukkan gejala-gejala tidak sehat. potasium. Makronutrien. Nutrisi tumbuhan dikategorikan menjadi 2 kelompok.NUTRISI TUMBUHAN Nutrisi yang dibutuhkan tanaman/tumbuhan dapat dilacak antara lain dari komposisi kima penyusun suatu tanaman/tumbuhan tersebut. Berdasarkan banyak sedikitnya jumlah kebutuhan unsur nutrien tumbuhan. sulfur. Ketika tumbuhan mengalami malnutrisi. kalsium. magnesium. • 5% berupa bahan anorganik (50 unsur kimia) Tumbuhan memerlukan kombinasi yang tepat dari berbagai nutrisi untuk tumbuh. TABEL MAKRO NUTRIEN . berkembang. Senyawa sulfur. yaitu : 1.

Unsur Bentuk yang tersedia bagi tumbuhan CO2 CO2. membuka dan menutup stomata Pembentukan. seperti besi. tembaga. koenzym Komponen dari asam nukleat. seng. mengatur struktur dan permeabilitas membran. dan molybdenum. protein. fosfolipid. Mikronutrien Mikronutrien adalah elemen-elemen yang dibutuhkan tumbuhan dalam jumlah sedikit. NH4 SO4 H2PO4. klor. aktivator banyak enzim Kalsium (Cl) Ca Magnesium (Mg) Mg 2. klorofil. hormon. pembuatan dan keestabilan dinding sel. regulator respon sel terhadap stimulus. aktivator beberapa enzim. Komponen ddari klorofil. boron. HPO4 K Fungsi utama Karbon (C) Oksigen (O) Hidrogen (H) Nitrogen (N) Sulfur (S) Fosfor (P) Kalium (K) Komponen utama dari senyawa organik tumbuhan Komponen utama dari senyawa organik tumbuhan Komponen utama dari senyawa organik tumbuhan Komponen dari asam nukleat. ATP dan beberapa koenzym Kofaktor dalam sintesis protein. mengatur keseimbangan air. mangan. dan koenzym Komponen dari protein. H20 H2O NO3. TABEL MIKRONUTRIEN .

Hal ini menyebabkan nutrien tidak dapat dipergunakan oleh tumbuhan meskipun nutrien tersebut tersedia di dalam tanah. . Suhu. aktivator beberapa enzim Kofaktor dalam sintesis klorofil. dan kelembapan optimum untuk tiap spesies tumbuhan berbeda. maka tanaman akan menunjukkan gejala kekurangan unsur tersebut dan pertumbuhan tanaman akan terhambat. suhu tanah harus berada dalam rentang dimana pengambilan nutrien oleh akar dapat terjadi. Salah satu faktor eksternal tersebut adalah unsur hara esensial. tanah harus lembap sehingga nutrien dapat diambil dan ditransport oleh akar. aktivator beberapa enzim. Ketiga. Berdasarkan jumlah yang diperlukan kita mengenal adanya unsur hara makro dan unsur hara mikro. Fe H2BO3 Fungsi utama Klor (Cl) Besi (Fe) Boron (B) Diperlukan pada tahap penguraian air dalam fotosintesis. Cu MoO4 Ni Baik makro dan mikronutrien diperoleh akar tumbuhan melalui tanah. pH tanah harus berada dalam rentang dimana nutrien dapat dilepaskan dari molekul tanah. Kedua. Apabila unsur tersebut tidak tersedia bagi tanaman. Unsur hara esensial adalah unsur-unsur yang diperlukan bagi pertumbuhan tanaman. terlibat dalam transport karbohidrat dan sintesis asam nukleat aktiv dalam pembentukan asam amino. Pertumbuhan tanaman tidak hanya dikontrol oleh faktor dalam (internal). Akar tumbuhan memerlukan kondisi tertentu untuk dapat mengambil nutrisi-nutrisi tersebut dari dalam tanah. diperlukan dalam tahapan penguraian air dalam fotosintesis Aktiv dalam pembentukan klorofil.Unsur Bentuk yang tersedia bagi tumbuhan Cl Fe. reaksi redoks dan biosintesis lignin Essensial untuk fiksasi nitrogen. mengatur keseimbangan air Komponen dari sitokrom. pH. kofaktor dalam reduksi nitrat Kofaktor enzym yang berfungsi dalam metabolisme nitrogen Mangan (Mn) Mn Seng (Zn) Kuprum (Cu) Molibdunum (Mo) Nikel (Ni) Zn Cu. tetapi juga ditentukan oleh faktor luar (eksternal). Pertama. aktivator beberapa enzym Komponen dari banyak enzym.

b. c. Pada umumnya pertama-tama akan terlihat pada bagian tanaman yang melakukan kegiatan fisiologis terbesar yaitu pada bagian yang ada di atas tanah terutama pada daun-daunnya. Buahnya kerdilkerdil. dimulai dari bagian bawah terus ke bagian atas 2. daun menjadi kering. seringkali masak sebelum waktunya d. Daun-daun berubah jadi mengerut alias keriting (untuk tanaman kentang akan menggulung) dan kadang-kadang mengkilap terutama pada daun tua. Kekurangan unsur hara Fosfor (P) a. a. Selanjutnya sejak ujung dan tepi daun tampak menguning. mengkilap. nampak jelek dan lekas matang 3. Pertumbuhan tanaman lambat dan kerdil c. Ada tanaman yang cepat sekali memperlihatkan tanda-tanda kekurangan atau sebaliknya ada yang lambat. Dapat menimbulkan daun penuh dengan serat. tetapi tidak merata. sehingga seluruh tanaman berwarna pucat kekuning-kuningan. selanjutnya mati. karena gejala ini jarang ditampakkan ketika tanaman masih muda. tergantung pada jenis dan sifat tanaman. Kekurangan unsur hara Nitrogen (N) a. Jaringan daun mati dan inilah yang menyebabkan daun selanjutnya menjadi kering dan berwarna merah kecoklatan. Hasil tanaman yang berupa bunga. Terhambatnya pertumbuhan sistem perakaran. Bila tidak ada faktor lain yang mempengaruhi. Warna daun hijau agak kekuning-kuningan dan pada tanaman padi warna ini mulai dari ujung daun menjalar ke tulang daun selanjutnya berubah menjadi kuning lengkap. sering pula terdapat pigmen merah pada daun bagian bawah. Pada tepi daun. cabang dan batang terdapat warna merah ungu yang lambat laun berubah menjadi kuning. Gejala kekurangan ini cepat atau lambat akan terlihat pada tanaman. Dalam keadaan kekurangan yang parah.GEJALA KEKURANGAN NUTRISI Kekurangan salah satu atau beberapa unsur hara akan mengakibatkan pertumbuhan tanaman tidak sebagaimana mestinya yaitu ada kelainan atau penyimpangan-penyimpangan dan banyak pula tanaman yang mati muda. Kekurangan unsur hara Kalium (K) Defisiensi/kekurangan Kalium memang agak sulit diketahui gejalanya. maka tanda-tanda kekurangan unsur hara terlihat sebagai berikut: 1. hal ini dikarenakan menebalnya membran sel daun sedangkan selnya sendiri berukuran kecil-kecil e. batang dan daun b. buah dan biji merosot. warna . Warna daun seluruhnya berubah menjadi hijau tua/keabu-abuan. Perkembangan buah tidak sempurna atau tidak baik.

ujung daun dan tepi daun menjadi seperti terbakar (necrotic). khususnya di tengah hari akan terkulai dan daundaun muda menggulung ke arah atas dan memperlihatkan gejala-gejala kekurangan air b. gejala kekurangan unsur Kalium dapat dijelaskan sebagai berikut: a. Akar Pertumbuhan akar biasanya sangat terbatas. Dan kebanyakan varietas-varietas padi yang kekurangan Kalium lebih mudah rebah c. Batangnya lemah dan pendek-pendek. d. Sedang jumlah bulir yang berisi untuk setiap helainya akan rendah. sehingga tanaman tampak kerdil c. Bintik-bintik itu pertama-tama muncul pada bagian atas daun yang sudah tua. persentase bulir-bulir yang tidak berkembang dan tidak dewasa bertambah. sering pula bagian yang berbercak ini jatuh sehingga daun tampak bergerigi dan kemudian mati b. hasil umbinya sangat kurang dan kadar hidrat arangnya demikian rendah Khusus untuk tanaman padi. berwarna coklat kemerahan atau coklat kuning.000 bulir akan berkurang.seperti ini tampak pula di antara tulang-tulang daun pada akhirnya daun tampak bercak-bercak kotor (merah coklat). mutu dan berat 1. Kuncup-kuncup muda yang telah tumbuh akan mati . kecil. Daun-daun muda selain berkeriput mengalami perubahan warna. Bagi tanaman berumbi. hasilnya rendah dan tidak tahan disimpan d. Daun-daun tua. Akar-akar cabang dan akar rambat sangat kurus dan selalu memperlihatkan gejala pembusukan akar. 4. Buah tumbuh tidak sempurna. Kekurangan unsur hara Kalsium (Ca) a. jaringan-jaringan daun pada beberapa tempat mati b. mutunya jelek. ujung akar akan tumbuh kurus dan pendek. dan akar selalu cenderung berwarna gelam dan hitam. Batang Batang tanaman padi yang kekurangan Kalium akan tumbuh pendek dan kurus. pada ujung dan tepi-tepinya klorosis (berubah menjadi kuning) dan warna ini menjalar di antara tulang-tulang daun. bulir-bulir padi akan berukuran kecil dan tidak teratur bentuknya. Pada tanaman kelapa dan jeruk. buah mudah gugur e. Daun Daun tanaman padi yang kekurangan Kalium akan berwarna hijau gelap dengan banyaknya bintik-bintik yang warnanya yang menyerupai karat. Bulir dan Malai Pertumbuhannya akan pendek dan umumnya mempunyai persentase kehampaan buah yang tinggi.

6. karena itu banyak yang berubah warna menjadi coklat tua/kehitaman dan mengkerut c. Jadi masalah ini merupakan masalah pada daerah-daerah yang tanahnya banyak mengandung kapur. sehingga tanaman tampak berdaun kuning dan hijau. 7. Daun-daun tua mengalami klorosis (berubah menjadi kuning) dan tampak di antara tulang-tulang daun. kadang mengkilap keputihputihan dan kadang-kadang perubahannya tidak merata tetapi berlangsung pada bagian daun selengkapnya b. Bagian di antara tulang-tulang daun itu secara teratur berubah menjadi kuning dengan bercak-bercak merah kecoklatan b. berkayu dan berdiameter kecil d. Pertumbuhan sistem perakarannya terhambat.c. seperti misalnya gejala-gejala yang tampak pada daun tanaman teh di beberapa tempat di Kenya yang terkenal dengan sebutan”Tea Yellow” atau”Yellow Disease” c. Perubahan warna daun dapat pula menjadi kuning sama sekali. Pada tanaman biji-bijian. Pada tanaman tebu yang menyebabkan rendemen gula rendah e. daun-daun muda banyak yang menjadi kering dan berjatuhan . Kekurangan unsur hara Besi (Fe) Defisiensi (kekurangan) zat besi sesungguhnya jarang terjadi. batang tanaman berserat. Tanaman tumbuh terlambat. Pertumbuhan tanaman demikian lemah dan menderita 5. kerdil. yang tadinya berwarna hijau berubah menjadi kuning dan ada pula yang menjadi putih c. perubahan warna umumnya terjadi pada seluruh daun muda. Daun-daun mudah terbakar oleh teriknya sinar matahari karena tidak mempunyai lapisan lilin. Terjadinya gejalagejala pada bagian tanaman (terutama daun) kemudian dinyatakan sebagai kekurangan tersedianya zat besi adalah karena tidak seimbang tersedianya zat Fe dengan zat kapur (Ca) pada tanah yang berlebihan kapur dan yang bersifat alkalis. sedang tulang-tulang daun itu sendiri tetap berwarna hijau. Selanjutnya pada tulang daun terjadi klorosis. Jumlah anakan terbatas. Kekurangan unsur hara Magnesium (Mg) a. sedangkan tulang daun tetap berwarna hijau serta jaringan-jaringannya tidak mati b. kurang sempurna malah sering salah bentuk d. Gejala selanjutnya yang lebih hebat terjadi pada musim kemarau. malah kalau toh ia tetap tumbuh maka ia akan nampak lemah sekali. Kekurangan unsur hara Belerang (S) a. Gejala-gejala yang tampak pada daun muda. mula-mula secara setempatsetempat berwarna hijau pucat atau hijau kekuning-kuningan. berbatang pendek dan kurus. a. daya tumbuh biji kurang/lemah. Daun-daun muda mengalami klorosis (berubah menjadi kuning).

yaitu: * Bentuknya lebih kecil dan sempit daripada bentuk umumnya * Klorosis terjadi di antara tulang-tulang daun * Daun mati sebelum waktunya. Kekurangan unsur hara Mangan (Mn) Gejala kekurangan Mangan (Mn) hampir sama dengan gejala kekurangan Besi (Fe) pada tanaman. begitu juga pada tanaman jeruk. 8. malah kadang-kadang klorosis. Ujung daun secara tidak merata sering ditemukan layu.d. mengering. yaitu: a. Pada tanaman gandum. Pertumbuhan tanaman menjadi kerdil. 10. Tulang-tulang daunnya tetap berwarna hijau. buah-buahan tanaman pada umumnya kecil-kecil warna coklat dan bagian dalamnya didapatkan sejenis perekat (gum). 9. terutama daun-daun yang masih muda tampak layu dan kemudian mati (die back). Pada tanaman jeruk kekurangan unsur hara tembaga ini menyebabkan daun berwarna hijau gelap dan berukuran besar. ada yang sampai kebagian sisisisi dari tulang c. Pada bagian daun. bagian tengah helai daun berwarna coklat. Pada daun-daun muda di antara tulang-tulang dan secara setempat-setempat terjadi klorosis dari warna hijau menjadi warna kuning yang selanjutnya menjadi putih b. terutama pada tanaman sayuran tomat. Jaringan-jaringan pada bagian daun yang klorosis mati sehingga praktis bagian-bagian tersebut mati. ada kalanya yang terus mengeriput dan ada pula yang jatuh sehingga daun tampak menggerigi d. tanda-tandanya dapat dilihat sebagai berikut: a. tembakau dan kedelai e. Pertumbuhan tanaman seolah terhenti akibatnya daun berguguran dan akhirnya mati mulai dari pucuk. kemudian berguguran dimulai dari daun-daun yang ada di bagian bawah menuju ke puncak . Pembentukan biji-bijian kurang baik (jelek). ranting berwarna coklat dan mati. Terjadi penyimpangan pertumbuhan pada bagian daun-daun yang tua. Pada bagian buah. Kekurangan unsur hara Tembaga/Cuprum(Cu) Kekurangan unsur hara Tembaga (Cu) acapkali ditemukan pada tanah-tanah organik yang agak asam. sedang ranting-rantingnya berubah warna pula menjadi coklat dan mati pula b. kentang dan lain-lain. sekalipun jaringan-jaringannya tidak ada yang mati c. seledri. buah kecil dan berwarna coklat d. kemudian patah f. Kekurangan unsur hara Seng/Zincum (Zn) a.

b. a. sedang tepi daun tetap hijau d. Pada kacang tanah gejala terlihat setelah tanaman berumur 1 bulan. Anak-anak daun seledri berbercak-bercak coklat. Tangkai daun seledri membentuk celah-celah dan garis-garis tak teratur berwarna coklat. Kekurangan unsur hara Molibden (Mo) a. Pada tanaman bayam dan selada pucuk tanaman tumbuh tidak sempurna dan berwarna hitam d. tembakau dan apel. Pada padi sawah gejala terlihat 2 – 4 minggu setelah tanam. Secara umum daun-daun mengalami perubahan. Daun keriput dan mengering. 13. 11. Kekurangan unsur hara Klorida (Cl) a. Mati pucuk (die back) biasa pula terjadi pada tanaman yang kekurangan unsur hara Mo b. Tanaman kerdil dan polong sedikit. terdapat bercak-bercak atau lubang berwarna hitam pada umbi e. 12. Pertumbuhan tanaman tidak normal. terutama pada tanaman sayuran. gandum dan kapas menunjukkan gejala seperti di atas. daun tampak kurang sehat dan berwarna tembaga b. Malah pada jagung bisa menimbulkan tongkol tanpa biji sama sekali d. Kekurangan unsur hara Borium (Bo) Walaupun unsur hara Bo hanya sedikit saja yang diperlukan tanaman bagi pertumbuhannya. Dapat menimbulkan penyakir fisiologis. Dapat menimbulkan gejala pertumbuhan daun yang kurang normal terutama pada tanaman sayur-sayuran. kadang-kadang mengalami pengkerutan terlebih dahulu sebelum mengering dan mati. Kekurangan yang parah menyebabkan daun tidak mau terbuka c. kuncup-kuncup mati dan berwarna kehitaman atau coklat c. khususnya pada tanaman sayuran. daun-daun muda menunjukkan garis-garis kuning dan terus menguning sampai ke dasar daun. Kadang-kadang pertumbuhan tanaman tomat. Pada tanaman jagung gejala terlihat 1 – 2 minggu setelah bibit muncul di permukaan tanah. Jaringan daun mati b. mulamula jaringan di antara urat-urat dan nampak menguning dan akhirnya hanya pada urat-urat daun saja akan tetap hijau. Daun-daun yang masih muda terjadi klorosis. Pada umbi-umbian pertumbuhannya kerdil. yaitu adanya pemutihan di bagian tengah daun. secara setempat-setempat pada permukaan daun bawah yang selanjutnya menjalar kebagian tepi-tepinya. . Daun yang baru muncul tumbuh kerdil. tetapi kalau unsur ini tidak tersedia bagi tanaman gejalanya cukup serius.

PERANAN TANAH BAGI NUTRISI TUMBUHAN Karakteristik tanah merupakan pakor lingkungan kunci dalam ekosistem terrestial. karena defisensi mikro nutrien disebabkan oleh komposisi tanah yang berbeda • Perbaikan untuk tanah defisiensi mikro nutrien Biasanya diberikan dalam jumlah sangat kecil. Antara tanaman dan tanah akan terjadi proses interaksi. Tanah yang paling subur disebut tanah lempung. organisme hidup dan humus (peninggalan bahan organik yang sebagian terdekomposisi. komposisi kimia tanah da juga iklim merupakan faktor utama penentu jenis tanaman yang dapat tumbuh baik di lokasi tersebut. Tekstur dan komposisi tanah  Top soil Merupakan lapisan tanah paling atas yang berupa campuran dari : partikel batuan dari berbagai tekstur. debu dan liat (porsinya masingmasing sama)  Organisme tanah yang mempengaruhi sifat fisik dan kimia tanah yaitu : Cacing tanah memperbaiki aerasi tanah.P dan K Merupakan problema umum dalam bidang pertanian • Defisiensi mikro nutrien Lebih tidak umum dan bertedensi karena letak geografis. Contoh : defisiensi Zn pada tanaman dapat dipenuhi dengan menusukkan paku ke dalam batang pohon tersebut. tersusun atas : pasir. menambahkan lendir:menyatukan partikel tanah yang halus Bakteri menuburkan komposisi mineral tanah  Akar tumbuhan : Mengkontraksi air dan mineral Mempengaruhi pH tanah Menguatkan tanah dari erosi .DEFISIENSI UNSUR HARA • Defisiensi N. Kalau dosis terlalu banyak akan beracun. i. membuat lubang. Top soil berupa lapisan tanah lainnya yang jelas disebut horizon tanah. Tekstur tanah.

biasanya merupakan selapis tipis air yang terikat kurang erat dengan partikel tanah. ii. KONSERVASI TANAH MERUPAKAN SUATU LANGKAH MENUJU PERTANIAN BERKELANJUTAN Konservasi tanah bermanfaat untuk melindungi kesuburan tanah dan menciptakan produktivitas pertanian berkelanjutan. Dalam pemupukan pH tanah perlu diperhatikan sebab pH mempengaruhi pertukaran kation dan mempengaruhi bentuk semua mineral di dalam tanah. Ketersediaan air tanah dan mineral Tidak semua tanah dapat diekstrasi oleh tumbuhan. Air yang beradhesi sangat kuat dengan partikel tanah yang hiropolik. Tanah basa : diberi sulfur/belerang 2. melainkan suatu larutan tanah yang mengandung mineral terlarut. Manfaat humus : Melindungi liat dari pemadatan bersama Membentuk tanah yang gembur Dapat menahan air dan Porositasnya masih cukup untuk aerasi akar Gudang nutrien mineral yang dikembalikan secara teratur. Irigasi (pengairan) yang bijaksana 3. Tiga langkah upaya konservasi tanah yaitu: 1. sasaran akhirnya adalah agar pertanian dapat berkelanjutan dengan komitmen : . tidak dapat diekstrasi oleh tumbuhan . Pemupukan dilakukan secara hati-hati. Air yang tersedia bagi tumbuhan. Pemupukan merupakan upaya menambah kesuburan tanah melalui penambahan pupuk dalam media tumbuh tanaman. Pencegahan terhadap erosi Dapat ditanggulangi dengan :  Penanaman wind breaker (pemecah angin)  Pembuatan sengkedan pada lahan yang miring  Penanaman cover crops (tanaman peutup tanah) Pengelolaan tanah secara baik. air yang tersedia bagi tumbuhan biasanya bukan merupakan ar murni. Pengaturan pH tanah : Tanah asam : diberi kapur.

Pada sebagian besar ekosistem alami. berasal dari reaksi yang rumit antara akar dan bakteria. hanya apabila akar tersebut berhubungan langsung dengan spesies jamur yang cocok. Akar dapat berubah bentuk menjadi mikoriza. Misalnya hubungan simbiotik antara legum dengan Rhizobium bersifat mutualistik.Meningkatkan produksi protein di dalam tanaman  Hal yang menyebabkan mikoriza berperan penting dalam pertumbuhan tanaman.  Mikoriza adalah suatu asosiasi simbiotik antara akar dengan jamur yang meningkatkan nutrisi tumbuhan  Mikoriza dan nodula akar mungkin mempunyai suatu hubungan evolusioner  Pembentukan nodula secara alami : .Meningkatkan efisiensi fiksasi N . - -  Peranan bakteri dalam membantu ketersediaan kebutuhan tanaman . Kecambah yang bijinya telah diinfeksi dengan mikoriza akan tumbuh lebih vigor daripada yang tidak berasosiasi dengan jamur. jamur yang terdapat dalam tanah bersimbiosis dengan kecambah membentuk suatu mikoriza. Bakteri mensuplai senyawa N hasil fiksasi kepada legum dan legum menyediakan senyawa organik hasil fotosintesis lainnya untuk bakteri. Menjaga konservasi tanah  Menyelamatkan lingkungan dan  Menguntungkan kita ADAPTASI NUTRISIONALIS Bentuk-bentuk adaptasi nutrisional pada tumbuhan : o Simbiosis antara tumbuhan dengan mikroba tanah  Fiksasi nitrogen secara simbiotik.

dan beberapa senyawa organik lainnya. NamunNO3. tergantung pada spesiesnya. Sebagai penyedia ammonium bagi tumbuhan Contoh bakterinya : bakteria yang memfiksasi N2 dari atmosfer → bakteri pemfiksasi nitrogen bakteri yang mendekomposisi bahan organi → bakteria ammonifikasi  Sebagai penghasil ammonium yang dibutuhkan oleh tumbuhan karena tumbuhan mengabsorpsi beberapa ammonium dari tanah.dikonversi menjadi N2 yang berdiffusi dari tanah ke atmosfir sehingga nitrogen hilang dari siklus lokalnya. Xylem. mereka mengabsorpsinya terutama dalam bentuk nitrat. asam amino. mentransportasi nitrogen dari akar ke bagian tajuk tumbuhan dalam bentuk nitrat. Oleh : bakteria denitrifikasi . Oleh : bakteri nitrifikasi  Tumbuhan mereduksi kembali nitrat tersebut menjadi ammonium sebelum menggabungkan nitrogen menjadi senyawa organik.

Tumbuhan predasi pada tanaman : Tumbuhan pemerangkap (pitcher plants) Tumbuhan penangkap (catcher plants) PERTANYAAN .  Tumbuhan parasitik mengekstraksi nutrien dari tumbuhan lainnya  Tumbuhan karnivora melengkapi nutrisi mineralnya dengan mencerna binatang. Oleh : bakteri pemfiksasi  Bahan organik di dalam tanah didekomposisi menjadi ammonium (NH4+). kemudian menjadi NH4+ (ammonium). N2 dari udara difiksasi dari N menjadi NH3 (ammonia). oleh : bakteri denitrifikasi o Parasitisme dan predasi oleh tumbuhan  Predasi dan parasitisme adalah dua tipe adaptasi tumbuhan lainnya yang memperkaya nutrisi melalui interaksi dengan organisme lainnya. Oleh : bakteri ammonifikasi  Ammonium (NH4+) diubah menjadi nitrat (NH3-) oleh bakteri nitrifikasi Oleh : bakteri nitrifikasi  Nitrat (NO3-) sebagian diabsorpsi oleh akar dan sebagian lagi hilang ke udara .

Kekurangan mikronutrie dapat melemahkan bahkan mematikan keturunan.Ca dan Mg) Sedangkan Mikronutrien adalah unsur yang dibutuhkan tumbuhan dalam jumlah yang sangat kecil. Cara melacaknya yaitu dengan mempelajari komposisi kimia suatu tumbuhan. Bagaimana peran Bakteri dalam membantu ketersediaan kebutuhan N tanaman ? sebutkan contoh-contoh bakteri yang berperan dalam proses tersebut 8. yaitu : C. maka akan memberikan petunjuk tentang kebutuhan nutrisional tumbuhan tersebut. Apa yang disebut mikoriza? Hal apa saja yang menyebabkan mikoriza berperan penting dalam pertumbuhan tanaman ? JAWABAN 1. Sebutkan unsur-unsur yang bersifat mobil dan bagaimana gejala kekurangan unsur tersebut pada tumbuhan. yang terdiri atas makro nutrien mayor ( bahan baku utama pembentuk senyawa organik. Apa yang dimaksud dengan unsur essensial? Sebutkan contohnya! 3. O. 6. terutama di dalam bentuk ion nitrat (NO3) 3. Uraikan perbedaan makronutrein dan mikro nutrein serta sebutkan unsurunsur yang termasuk pada masing-masing golongan tersebut! 4. N. Mo. Sebut dan jelaskan bentuk-bentuk adaptasi nutrisional pada tumbuhan. S dan P) dan makro nutrien minor (K. 7. Makronutrien adalah unsur yang diperlukan dalam jumlah yang banyak. Nutrisi adalah unsur yang dibutuhkan oleh makhluk hidup. Zn. . yaitu : Fe. Cl. Sebutkan bentuk tersedia makro nutrien dan mikro nutrien bagi tumbuhan dan apa fungsi utamanya masing-masing 5. 2.1. H. B dan Ni. Unsur essential adalah unsur yang dibutuhkan tanaman dengan kriteria : o Tanpa zat hara tersebut tanaman tidak dapat memenuhi siklus hidupnya Zat hara tersebut dapat digantikan oleh zat hara lainnya Persyaratan tersebut harus berlaku untuk semua tanaman o o Contohnya tumbuhan membutuhkan nitrogen yang mereka peroleh dari buah. Mn. Apa yang dimaksud dengan nutrisi dan bagaiman cara melacak kebutuhan nutrisional suatu tumbuhan? Jelaskan! 2.

mengatur keseimbangan air. aktivator beberapa enzim. MAKRO NUTRIEN Unsur Bentuk yang tersedia bagi tumbuhan CO2 CO2. fosfolipid. membuka dan menutup stomata Pembentukan.4. pembuatan dan keestabilan dinding sel. Komponen dari klorofil. H20 H2O NO3. HPO4 K Fungsi utama Karbon (C) Oksigen (O) Hidrogen (H) Nitrogen (N) Sulfur (S) Fosfor (P) Kalium (K) Komponen utama dari senyawa organik tumbuhan Komponen utama dari senyawa organik tumbuhan Komponen utama dari senyawa organik tumbuhan Komponen dari asam nukleat. aktivator banyak enzim Kalsium (Cl) Ca Magnesium (Mg) Mg MIKRO NUTRIEN Unsur Bentuk yang tersedia bagi tumbuhan Fungsi utama . hormon. ATP dan beberapa koenzym Kofaktor dalam sintesis protein. protein. koenzym Komponen dari asam nukleat. NH4 SO4 H2PO4. dan koenzym Komponen dari protein. regulator respon sel terhadap stimulus. klorofil. mengatur struktur dan permeabilitas membran.

terlibat dalam transport karbohidrat dan sintesis asam nukleat aktiv dalam pembentukan asam amino. akar dan batang kerdil/lemah 3 Zn Mobil Ukuran daun mengecil. pinggir daun coklat. 2 Kalium K+ Mobil Daun klorosis. mengatur keseimbangan air. mengaktifkan beberapa enzim Sifat Mobil Gejala Daun kuning/klorosis. pertama kali terlihat pada daun yang lebih tua. Cu MoO4 Ni 5. aktivator beberapa enzim Kofaktor dalam sintesis klorofil. pemendekan internodus. diperlukan dalam tahapan penguraian air dalam fotosintesis Aktiv dalam pembentukan klorofil. aktivator beberapa enzym Komponen dari banyak enzym. reaksi redoks dan biosintesis lignin Essensial untuk fiksasi nitrogen. kofaktor dalam reduksi nitrat Kofaktor enzym yang berfungsi dalam metabolisme nitrogen Mangan (Mn) Mn Seng (Zn) Kuprum (Cu) Molibdunum (Mo) Nikel (Ni) Zn Cu. Fe H2BO3 Diperlukan pada tahap penguraian air dalam fotosintesis. klorosis. mengatur keseimbangan air Komponen dari sitokrom. .Klor (Cl) Besi (Fe) Boron (B) Cl Fe. Unsur yang bersifat mobil dan gejalanya: No 1 Mg Unsur Fungsi Bahan pembentuk klorofil Kofaktor dalam sintesis protein. membuka dan menutup stomata Aktif dalam pembentukkan klorofil. aktivator beberapa enzim.

Bentuk-bentuk adaptasi nutrisional pada tumbuhan : o Simbiosis antara tumbuhan dengan mikroba tanah  Fiksasi nitrogen secara simbiotik. . berasal dari reaksi yang rumit antara akar dan bakteria  Mikoriza adalah suatu asosiasi simbiotik antara akar dengan jamur yang meningkatkan nutrisi tumbuhan  Mikoriza dan nodula akar mungkin mempunyai suatu hubungan evolusioner o Parasitisme dan predasi oleh tumbuhan  Tumbuhan parasitik mengekstraksi nutrien dari tumbuhan lainnya  Tumbuhan karnivora melengkapi nutrisi mineralnya dengan mencerna binatang 7.6. mereka mengabsorpsinya terutama dalam bentuk nitrat Oleh : bakteri nitrifikasi  Tumbuhan mereduksi kembali nitrat tersebut menjadi ammonium sebelum menggabungkan nitrogen menjadi senyawa organik. Xylem. Peranan bakteri dalam membantu ketersediaan kebutuhan N tanaman  Sebagai penyedia ammonium bagi tumbuhan Contoh bakterinya : - bakteria yang memfiksasi N2 dari atmosfer → bakteri pemfiksasi nitrogen bakteri yang mendekomposisi bahan organi → bakteria ammonifikasi -  Sebagai penghasil ammonium yang dibutuhkan oleh tumbuhan karena tumbuhan mengabsorpsi beberapa ammonium dari tanah.

NamunNO3.mentransportasi nitrogen dari akar ke bagian tajuk tumbuhan dalam bentuk nitrat. Jamur menambah areal permukaan perakaran untuk . Mikoriza adalah suatu assosiasi simbiotik antara akar dengan jamur yang meningkatkan nutrisi tumbuhan. kemudian menjadi NH4+ (ammonium) Oleh : bakteri pemfiksasi  Bahan organik di dalam tanah didekomposisi menjadi ammonium (NH4+) Oleh : bakteri ammonifikasi  Ammonium (NH4+) diubah menjadi nitrat (NH3-) oleh bakteri nitrifikasi Oleh : bakteri nitrifikasi  Nitrat (NO3-) sebagian diabsorpsi oleh akar dan sebagian lagi hilang ke udara oleh : bakteri denitrifikasi 8. Jamur mendapatkan keuntungan dari lingkungan inangnya berupa suplai gula terus menerus. yang mengandung suatu assosiasi antara jamur dengan akar. tergantung pada spesiesnya. Mikoriza juga adalah akar yang bermodifikasi. dan beberapa senyawa organik lainnya. 1). secara simbiosis mutualistik. asam amino.dikonversi menjadi N2 yang berdiffusi dari tanah ke atmosfir sehingga nitrogen hilang dari siklus lokalnya Oleh : bakteria denitrifikasi  N2 dari udara difiksasi dari N menjadi NH3 (ammonia). sebaliknya 2).

hanya apabila akar tersebut berhubungan langsung dengan spesies jamur yang cocok. jamur yang terdapat dalam tanah bersimbiosis dengan kecambah membentuk suatu mikoriza. Kecambah yang bijinya telah diinfeksi dengan mikoriza akan tumbuh lebih vigor daripada yang tidak berasosiasi dengan jamur.Mengambil air Mengabsorpsi secara selektif fosfat dan mineral lainnya dari tanah Hal yang menyebabkan mikoriza berperan penting dalam pertumbuhan tanaman - Akar dapat berubah bentuk menjadi mikoriza. Pada sebagian besar ekosistem alami. .

Intan Ratna Dewi. Farida. www. Ade Salimah dan Syariful Mubarak.Arif Sholeh dan Syariful Mubarak.DAFTAR PUSTAKA 1. http://pusri. Moch.com/2007/10/01/gejala-kekurangan-unsur-harabagi-tanaman/ 2. Anjarsari.wikipedia. Reproduksi pada angiospermae dalam : Ade Salimah. Erni Suminar. Cucu Suherman. 3.wordpress. Fakultas pertanian Universitas Padjajaran. Mira Aryanti. Hand Out Mata Kuliah Biologi. Kadapi. 2007.com .