Sistem Jaringan Pada Tumbuhan

(Ringkasan Biologi). Macam-macam jaringan yang terdapat pada tumbuhan antara lain jaringan meristem, jaringan epidermis, jaringan pengangkut, dan jaringan penyokong. Berikut ini penjelasannya: a. Jaringan Meristem Jaringan meristem tersusun atas sel-sel yang kecil dan berdinding tipis tanpa rongga sel. Jaringan meristem berfungsi sebagai titik tumbuh tanaman akar dan batang. Pada tumbuhan dikotil, kambium juga merupakan jaringan meristem. b. Jaringan Epidermis Jaringan epidermis adalah jaringan yang melapisi permukaan organ-organ tumbuhan, misalnya akar, batang, dan daun. Jaringan epidermis tersusun atas sel-sel yang berbentuk pipih dengan permukaan atas dan permukaan bawah sejajar, sedangkan sisinya dapat tersusun tidak beraturan. Fungsi jaringan epidermis adalah melindungi sel-sel yang ada di bawahnya sehingga disebut juga jaringan pelindung (protektif).

c. Jaringan Pengangkut Jaringan pengangkut pada tumbuhan terdiri atas pembuluh kayu (silem) dan pembuluh tapis (floem). Pembuluh kayu berfungsi mengangkut air dan mineral (unsur hara) dari akar ke daun. Pembuluh kayu terletak pada bagian kayu. Sel-sel yang menyusun jaringan ini terdiri atas beberapa tipe sel, di antaranya berbentuk pembuluh dan trakeid. Pembuluh tapis berfungsi untuk mengalirkan zat-zat makanan hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tumbuhan. Pembuluh tapis terdiri atas beberapa tipe sel, antara lain sel tabung dan sel pengiring. Ujung-ujung dinding sel pembuluh tapis berlubang-lubang. d. Jaringan Penyokong Jaringan penyokong pada tumbuhan terdiri atas jaringan kolengkim dan sklerenkim. Sel-sel penyusun jaringan kolenkim berdinding tebal dan menunjang kekuatan bagian tertentu pada tumbuhan, misalnya tangkai daun. Jaringan sklerenkim sel-selnya juga menebal, antara lain terdapat pada batang dan daun tulang, serta pada penutup luar buah atau biji yang keras. e. Jaringan Tiang dan Jaringan Bunga Karang Jaringan tiang (palisade) dan jaringan bunga karang terdapat pada organ daun. Kedua macam jaringan ini fungsinya berhubungan dengan proses fotosintesis. Jaringan tiang lebih banyak mengandung klorofil dibandingkan jaringan bunga karang. Sel-sel penyusun jaringan tiang tersusun rapat di bawah epidermis atas daun, sedangkan sel-sel penyusun bunga karang terletak di bawah jaringan tiang, tidak beraturan, dan banyak terbentuk ruang antar sel.
http://www.zakapedia.com/2012/12/sistem-jaringan-pada-tumbuhan.html Laporan Praktikum Biologi - Percobaan 4

BAB I PENDAHULUAN

hepar dan pancreas membentuk sistem pencernaan. Beberapa jaringan dengan fungsi yang sejenis akan membentuk organ. cloaca/anus. jaringan dan sel-sel. (Pratiwi. 1. 1994). pembesaran dan diferensiasi sel-sel terorganisasi menjadi jaringan dan kumpulan organ-organ. Jaringan tumbuhan merupakan kumpulan sel-sel yang mempunyai bentuk dan fungsi yang sama. jaringan ikat. 2000 ). 2000). ( Parlan. batang daun dan organ reproduksi ( bunga. Pada proses pembelahan. Semua jaringan tumbuhan umumnya dibagi menjadi 2 tipe yaitu jaringan meristematik dan jaringan permanen. akar leteral ( cabang akar). dentis. cabang. mengenal beberapa jaringan pada hewan. Selanjutnya cavum oris.akan membentuk suatu sistem. Sifat dari tumbuhan bersel banyak adalah adanya tingkatan koordinasi dan korelasi yang tinggi antara komponen organ. Tujuan Tujuan dari praktikum ini adalah untuk mengenal beberapa jaringan pada tumbuhan Angiospermae. Akar : akar induk. selanjutnya kesatuan yang berasal dari beberapa organ yang melaksanakan suatu aktivitas ( peranan ) secara bersamasama . sebagai contoh : jaringan epitel. Jaringan meristematik ( muda ) dan jaringan permanen ( dewasa ) bersama-sama membentuk organ-organ tumbuhan yaitu : akar. Latar Belakang Seperti layaknya makhluk hidup yang lain. esophagus. mengenal organ-organ tubuh hewan yang membentuk sistem organ dan mempelajari letak organ terhadap organ lain.1. intestinum.2. ranting daun.1995 ). buah dan biji ) yang keseluruhannya merupakan tubuh tumbuhan ( Angiospermae ) ( Pratiwi. bunga dan buah. tumbuhan dan hewan pun memiliki organ-organ penyusun tubuh seperti pada tumbuhan pucuk : batang. selanjutnya kumpulan organ membentuk sistem organ dan menjadi tubuh tumbuhan atau hewan bersel banyak (multiseluler) (Brotowijoyo. atau mempunyai bentuk yang berbeda dan fungsi yang sama atau bentuk yang sama dan fungsi yang berbeda. BAB II . ventriculus. mengenal organ-organ tumbuhan beserta bagian-bagiannya pada tumbuhan Angiospermae. jaringan otot dengan beberapa penyusun lain akan membentuk intestinum.1.

mengalami penebalan dan plasma sedikit. Jaringan dewasa memiliki ciri-ciri bentuk sudah tetap. Beberapa tipe dari jaringan meristem. memiliki dinding yang tipis. Gabus ini terbentuk di bagian luar akar atau batang yang membesar ketika lapisan permukaan primer (epidermis) rusak karena ketebalannya bertambah sebagai akibat aktivitas kambium pembuluh (Anshari. Bagian-bagian dari suatu tumbuhan sebagai suatu individu biasanya terdiri dari kumpulan jaringan yang kompleks kemudian bergabung membentuk organ. valuola-vakuola yang kecil. 1995) Pada tumbuhan monokotil daur hidupnya hanya melibatkan pertumbuhan primer saja. 1997) Jaringan penyusun dasar dari organ tumbuhan tingkat tinggi antara lain: a. vakuola besar. Jaringan pelindung (jaringan epidermis) . Pada tumbuhan yang uniseluler atau terdiri dari satu sel saja. meristem interkalar. batang dan tunas. memiliki bentuk yang isodiametris dan terletak di ujung akar. yaitu meristem ujung. dapat dipastikan bahwa tumbuhan tersebut tidak memiliki jaringan. dan organ-organ tersebut akan berkumpul membentuk sistem yang disebut sistem organ yang pada akhirnya menjadi tubuh tumbuhan. Kambium muncul dari jaringan meristem yang telah ada pada akar dan batang serta membentuk jaringan sekunder pada bidang yang sejajar dengan organ ini. tidak mengalami pembelahan. Ada dua kambium yang dapat berkembang pada tumbuhan yang membentuk pertumbuhan sekunder. dan meristem lateral (Parlan. Sedangkan jaringan muda atau jaringan meristem memiliki ciri-ciri yaitu terdiri dari sel-sel embrional. yaitu kambium pembuluh dan kambium felogen (kambium gabus). kaya akan plasma. tetapi pada tumbuhan lain terutama sebagian besar dikotil. batang. Jaringan pada umumnya hanya terdapat pada organisme tingkat tinggi (Pratiwi.TINJAUAN PUSTAKA Jaringan merupakan kumpulan sel yang memiliki bentuk serta fungsi yang sama. 2000) Jaringan pada tumbuhan terdiri dari jaringan muda (meristematik) dan jaringan dewasa (permanen). Tumbuhan memiliki jaringan dan ada pula yang tidak memiliki jaringan. dan akarnya mempertebal diri melalui proses yang disebut pertumbuhan sekunder yang dimulai oleh meristem lateral atau kambium. fungsi yang sama tetapi struktur yang berbeda atau fungsi yang sama dengan struktur yang sama. Kambium pembuluh berperan dalam penebalan selama pertumbuhan sekunder. sedangkan felogen menghasilkan lapisan pelindung (gabus).

pancreas. Jaringan penunjang (skelenkim dan kolenkim) Jaringan penunjang terdiri atas sel-sel yang mengalami penebalan dinding dari lignin dan selolusa sehingga menjadi kuat. lien. intertinum tenue. dan lain-lain. dan testis/ovarium. posterior.Jaringan pelindung merupakan jaringan yang menutupi permukaan organ tubuh tumbuhan. Jaringan pengangkut (Floem dan Xilem) Jaringan pengangkut ini terdiri atas sel-sel berstruktur deret memanjang membentuk buluh atau saluran yang berfungsi sebagai alat pengangkut. coecum. lateral. Jaringan dasar Jaringan dasar tersusun atas sel-sel parenkim yang membentuk suatu jaringan yang sederhana pada tumbuhan yang menempati tempat disebelah dalam jaringan epidermis. Berfungsi menyokong atau memperkokoh tubuh tumbuhan. dorsal. Jaringan parenkin terdiri atas sel-sel hidup. bifurcatio trachea dan trachea. Jaringan ini berfungsi melindungi jaringan yang ada disebelah dalamnya. Jaringan pengangkut Xilem berfungsi mengangkut air dan zat-zat hara dari akar menuju daun dan floem berfungsi mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh tubuh (Pratiwi. intestenum crasum. vesica fellea. d. ventral sinester. 2000) Penentuan topografi atau letak alat-alat terhadap yang lain menggunakan istilah seperti anterior. letak selnya renggang sehingga terdapat rongga antar interseluler. 2000) BAB III METODE PRAKTIKUM . proxsimal. ventriculus. distal. b. Pada jaringan ini tidak terdapat kloropil kecuali pada daerah sekitar stomata. Jaringan parenkim yang terdiri atas jaringan tiang dan jaringan spon berfungsi sebagai tempat terjadinya proses fotosintesis dan tempat menyimpan cadangan makanan. medial. Pada tofografi vertebrata akan dilihat organ-organ dalam rongga dada (situs viscerum thoracis) antara lain cor. ren. pulmo. selain itu jaringan epidermis juga mengalami differensiasi membentuk bulu akar pada akar yang berfungsi sebagai jalan masuk larutan atau zat-zat dalam tanah menuju jaringan pengangkut pada akar. Rongga ini memungkinkan untuk memperlancar pertukaran gas. bronchus. dexter. Dan organ yang terdapat pada rongga perut (situs viscerum abdominis) antara lain hepar. c. Antara rongga dada dan rongga perut dibatasi oleh sekat yang disebut diafragma (Pratiwi.

00 WITA. kaca benda. dan patung Ayam.buku gambar serta alat tulis. tanggal 4 Nopember 2009. Proseder Kerja . Alat Alat-alat yang digunakan adalah cutter/silet. mikroskop.2. 3.1. Lab. Alat Alat-alat yang digunakan adalah papan seksi / bak paraffin. Alat dan Bahan 3. Banjarbaru. 2.3. Bahan Bahan yang digunakan adalah preparat jadi (awetan) 3. Bertempat di Laboratorium biologi dasar 1. alat bedah (setsectio). Alat Alat yang digunakan adalah Mikroskop dan Loupe. 2. Waktu dan Tempat Praktikum dilaksanakan pada pukul 08. Jaringan Tumbuhan dan Jaringan Hewan 1. Organ dan Sistem Organ Tumbuhan 1. 3. tanaman kembang Sepatu (Hibiscus sp) dan tanaman kembang Merak (Caesalpinia pulcherima). Bahan Bahan yang digunakan adalah tanaman jagung ( Zea mays ). Dasar FMIPA UNLAM. 3.3. Organ dan Sistem Organ Tubuh Hewan 1. kaca penutup. dan mikroskop binokuler.hari rabu.2.2.2. Bahan Bahan yang digunakan adalah mencit (Mus musculus).3. 2.2. loupe.1.

dan daun penumpu (stipula). cabang-cabang akar (radix lateralis). dan helaian daun (lamina). tangkai bunga (pedicellus). serabut akar (fibrica radiculi). b.3. dan buah) diamatu dengan memperhatikan bagian masingmasing 1. ujung akar ( apex radici). rambut-rambut akar (pilus radici). rachis). Batang Digambarkan secara skematis dan dilengkapi dengan keterangan bagian-bagiannya seperti bukubuku batang (nodus). . 3. b) Menggambarkan secara skematis sehelai daunnya dan memberi keterangan mengenai pangkal daun (basis). 4. Akar a) Disebutkan sistem perakarannya (akar tunggang atau serabut).3.3. kemudian perbesaran kuat. Organ-organ (akar. tangkai daun (petiolus). daun pelindung ( bractea). bunga. tepi daun (margo). daun (folium) dengan duduk daunnya. Bunga a) Dituliskan jenis bunga apakah sampel tumbuhan tersebut (tunggal atau majemuk). Daun yang lengkap mempunyai upih daun (vagina). daun. Nama spesies dan suku dari spesimen yang digunakan ditulis. Daun a) Diamati daun tumbuhan sampel lengkap atau tidak. ujung daun (apex). b) Digambarkan secara skematis dan dilengkapi dengan keterangan bagian-bagiannya. leher akar (collum radici).1. 2. 3. dan tudung akar ( calyptra). Beberapa sel / jaringan digambar dan dilengkapi dengan keterangannya. dan ibu tulang daun.2. Organ dan Sistem Organ Tumbuhan a. Preparat yang telah disediakan diamati di bawah mikroskop dengan perbesaran lemah. dasar bunga (receptaculum). batang. pertulangan daun (nervatio). b. ruas batang (internodus). Jaringan Tumbuhan dan Hewan a. batang akar (corpus radisi). b) Digambarkan dan disebutkan bagian-bagian ibu tangkai bunga (pedunculus. seperti akar primer (radix primarius). daun tangkai (bracteola).

daun kelopak dan kelopak bunga (sepala dan calyx). dan meluas di bagian dorsal ventriculus. Dilakukan pembelahan (sectio) dengan cara : d.seludang buang (spatha). Vesikula fellea ( kantong empedu): terletak pada lobus dexter hepatis. Strenum dipotong secara melingkar mulai dari dextor kemudian sinester. Digambarkan morfologi (inspectio) dan diberi keterangan bagian-bagian badannya. bentuk iregular. c. . e) Pancreas: berwarana coklat pucat. Dituliskan klasifikasi hewan yang digunakan. Organ dan Sistem Organ Hewan a. putik (pistilum) dengan bakal buah (ovarium). lebih besar daripada lien. yaitu : 1) Situs Viscerum Abdominis a) b) c) d) Hepar: berwarna merah coklat dan memiliki beberapa lobi. haustra. 3. Intelistium crassum: berwarna hijau tua h) Coecum: berwarna hijau tua dan jelas terlihat bagian incisura. f) g) Intelistium tenue: halus berwarna kemerahan. b. dan taenia. i) Vesica urania: tampak sebagai gelembung putih kekuningan berisi urin. ruang bakal biji (locolus) dan bakal biji (ovulum). daun bunga (carpellum). dan kepala putik (stigma). sehingga tampak organorgan di dalam rongga dada dan rongga perutnya. Venticulus : berupa kantung besar berwarna agak putih. Lien : berwarna cokelat dan menempel pada bagian dorsal. tangkai putik (stylus). benang sari (stamen) dengan tangkai sari (filamentum) dan kepala sari (anthera).3.3. daun mahkota dan mahkota bunga (petala dan corolla).

Hasil Dari praktikum yang telah dilakukan. Systema urogenitalie dan systema digestoria digambar lengkap dengan keterangannya.1. Organ adalah kumpulan beberapa jaringan untuk melaksanakan fungsi tertentu. Pulmo: berwarna merah dengan sejumlah lobus di kanan kirinya. . e. didapat hasil sebagai berikut : 4.j) Ren: bentuknya seperti kacang dengan melanjutkan ureter sebagai saluran menuju vesica urania. Sedangkan sistem organ merupakan kumpulan berbagai organ yang bekerja sama melakukan suatu fungsi tertentu. Dari organ-organ yang didapatkan. 2) Situs Viscerum Thoracis a) b) Cor: terletak ditengah berbentuk seperti jantung pisang. organ-organ dikelompokkan yang termasuk systema digestorium. Pembahasan Jaringan merupakan sejumlah sel yang struktur dan fungsi yang sama. BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.2. f. dan systema respiratatorium. systema cardiovasculare. g. Organ-organ di dalam rongga dada dan rongga perut digambarkan pada buku gambar.

mahkota bunga. menyirip. Selain itu pada putik pada kembang sepatu terletak di atas benang sari dan stamen terdiri atas kepala sari dan tangkai sari.Tumbuhan tingkat tinggi umumnya memiliki organ akar. Bunga betina ini terletak pada ketiak batang dan bunga jantannya tumbuh di ujung batang dengan bentuk seperti tanaman padi. bertulang daun menjari. tepi daun bergerigi dan kasar selain itu pangkalnya runcing. kebanyakan tidak berlekuk. sedangkan daun berfungsi untuk berfotosintetis. Selain itu jagung tumbuh hanya pada saat gelap dan memiliki bunga ganda yaitu bunga jantan dan bunga betina. Kembang merak (Caesalpinia pulcherima) memiliki struktur yang hampir sama dengan bunga sepatu (Hibiscus sp) yang membedakannya adalah keadaan dan ukuran filamen dan antena. Hasil pengamatan yang dilakukan diperoleh bahwa tanaman jagung sebagai tanaman monokotil yang memiliki ciri-ciri umum yaitu mempunyai akar serabut dan biasanya berdaun sejajar. bunganya memiliki mahkota yang berbentuk seperti kupu-kupu dan kelima daun mahkota bebas. Buah yang masak berwarna putih atau orange. dan daun. Bunga betina tanaman jagung ini berbentuk telur dengan putik yang panjang dan bercabang dua. batang. Kesempurnaan dari kembang sepatu dilihat dari kelengkapan alat reproduksinya seperti benang sari dan putik. Daun kembang sepatu merupakan daun yang tidak lengkap karena pada daun kembang sepatu tidak memiliki pelepah daun. Jagung mempunyai ciri tumbuh pada habitat yang lembab seperti didaerah persawahan dan perkebunan. Tanaman kembang sepatu merupakan tanaman dikotil dengan akar tunggang. daun bertangkai dengan bentuk bulat telur dengan ujung yang meruncing. memiliki daun yang majemuk. Bunga berdiri sendiri di ketiak dengan kelopak berbentuk daun dan tangkai yang beruas-ruas. pada kepala sari terdapat kotak sari yang di dalamnya terdapat serbuk yang menghasilkan sel kelamin jantan. Dimana akar berfungsi untuk melekat dan mengambil larutan tanah. Bunga kembang sepatu tergolong bunga yang lengkap atau sempurna. batang berfungsi untuk menegakkan tubuh tumbuhan. Kembang sepatu memiliki ciri-ciri merupakan tumbuhan perdu. Kembang merak berupa pohon atau perdu. kelopak bunga dan tangkai bunganya. Benang sari .

usus halus . Laring terdapat aditus laring (pintu laring menuju laring) yang tertutup oleh katup atau sekat sedangkan trakea berupa pipa dan bercabang menjadi dua broncni principales yang memungkinkan terjadinya pertukaran gas antara hawa yang berada di dalam alveoli atau pada darah yang berada di dalam pembuluh kapiler. Organ dan sistem organ pada hewan dapat dicontohkan dengan hewan mencit dan ayam. Pada tumbuhan dikotil antara xilem dan floem terdapat kambium yang berlekuk-lekuk seperti bintang sedangkan pada tumbuhan monokotil tidak terdapat kambium. Kambium merupakan jaringan yang berfungsi mengadakan pertumbuhan ke arah luar membentuk floem dan ke arah dalam membentuk xilem. Jantung atau core dibagi oleh dua septum antriorum. korteks endodermis dan stele. Mencit memiliki kaki yang berjumlah dua pasang satu pasang terletak di depan yang berfungsi sebagai tangan dan kaki sepasang di belakang berfungsi sebagai kaki. Ren berhubungan dengan ureter yang bermuara di dalam vesika urinaria (kantung kemih). Akar tumbuhan dikotil dan monokotil memiliki susunan anatomi yang terdiri dari epidermis. Tangan atau kaki depan lebih pendek dari pada kaki belakang. dan septum ventriculorum yang masing-masing bagian terdiri atas satu antrium atau bilik dan satu serambi. Akar pada tumbuhan dikotil berupa akar tunggang sedangkan pada tumbuhan monokotil berupa akar serabut. buahnya polong yang jika masak menjadi kering kemudian pecah dengan biji berupa endosperma tipis atau lembaga yang besar. Mencit secara anatomi memiliki organ-organ yang membentuk suatu sistem yang melakukan fungsi tertentu. Sistem pencernaan pada mencit terdiri dari varing yang kemudian menuju ke cavum oris. Ren atau ginjal pada mencit berjumlah sepasang dan menempel pada dinding dorsal rongga perut di daerah pinggang. Antara rongga perut dan rongga dada pada mencit dibatasi oleh selaput tipis yang disebut diafragma. Jantung terletak di dalam suatu kandungan yang dindingnya terbentuk oleh perikardium atau selaput pembungkus jantung. Mencit secara morfologi merupakan hewan pengerat yang termasuk ke dalam kelas familia yang menggunakan gigi seri untuk mengerat. Mencit memiliki laring atau trakea.berjumlah 10 buah .

anus ovarium sebagai alat reproduksi betina dan mulut. Jantung atau Core pada ayam terdiri dari empat ruangan yaitu dua atrium dan dua ventrikel. Ayam dan mencit keduanya tergolong hewan vertebrata yang berdarah panas. . tembolok. Semua organ-organ ini membentuk suatu sistem yang menjalankan suatu fungsi tertentu. rektum pangkreas serta hati. Dari hasil pengamatan ayam memiliki organ yang hampir sama dengan organ terdapat pada mencit seperti paru-paru. Ureter berupa saluran atau tubulus yang sempit dan bermuara langsung ke dalam uredaerum. Fungsi larutan klorofom pada saat pembedahan mencit adalah untuk membius mencit. usus. Proses pencernaan makanan pada ayam dilakukan oleh organ-organ yang menyusun fungsi sebagai sistem pencernaan.(intestinum tenue). Makanan yang masuk melalui mulut ke kerongkongan terlebih dahulu singgah di suatu tempat yang berfungsi sebagai penyimpanan makanan sementara yang disebut tembolok. lari dan sebagainya. hati. misalnya gerakan zat sepanjang saluran pencernaan. Dari ren ini akan keluar saluran sekresi yang disebut ureter. sedangkan ren pada ayam mempunyai bentuk yang khas yaitu terdiri dari sepasang di kanan dan kiri yang terdiri dari tiga lobi. Hepar atau hati berwarna merah dengan dua lobi yaitu lobi dexter dan lobus sinister. serta mengontrol diameter pembuluh darah dan gerakan pupil. Kolon di mulai dari ceceum dimana pada ujungnya bermuara appendix vermiforris. Makanan yang di simpan di tembolok dapat suatu waktu dikeluarkan untuk dicerna kembali di mulut yang selanjutnya ke rongga perut dan sari-sari makanan di serap di usus kecil. Hati sebagai kelenjar penghasilkan empedu yang tersimpan di dalam vesica fellea. ampela. melawan. Sehingga mencit tidak memberontak. kolon. Fungsi dari otot polos adalah memberi gerakan diluar kehendak. Ayam dari kelas aves juga memiliki organ-organ yang bekerja sama dalam menjalankan fungsi tertentu. Sehingga proses pembedahan berjalan lancar.

sebagai tempat absorpsi. anus. Organ pada tumbuhan seperti akar. parenkim. Jaringan dewasa terdiri dari jaringan epidermis. faring. 4. pernapasan. serta penghasil mucus atau lendir. dan jaringan pengangkut. jaringan saraf.Fungsi dari otot jantung adalah mengatur kerja jantung. Kontraksinya menyebabkan jantung menguncup dan mengembang untuk mengedarkan darah ke seluruh tubuh. reproduksi. jaringan konektif dan jaringan otot. ginjal. Fungsi dari epitel kubus selapis adalah sebagai lapisan pelindung. 5. sklerenkim. 3. ekskresi. batang. daun. dan lain sebagainya. Jaringan pada tumbuhan terdiri dari jaringan muda (meristematik) dan jaringan dewasa. lambung. kolenkim. peredaran darah. 2. kulit. Kesimpulan Dari hasil praktikum kali ini dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : 1. 5. laring. endokrin dan saraf. usus. hati. Saran . dan bunga.1. Jaringan pada hewan berupa jaringan epitel. jantung.2. buah. BAB V PENUTUP 5. hidung. Sistem organ pada hewan seperti sistem pencernaan. Jaringan merupakan kumpulan sel-sel yang mempunyai bentuk dan fungsi yang sama. 6. Organ pada hewan seperti mata.

Pratiwi. . A. Jakarta Parlan .Sebelum melakukan praktikum terlebih dahulu harus mengetahui tujuan dan dasar-dasar teori praktikum. DAFTAR PUSTAKA Anshari. Bineka Cipta. Jakarta. Brotowijoyo. Panduan Belajar Biologi.1995. S. Jakarta. D. Penuntun Biologi. Pengantar Biologi Reproduksi Tanaman. V. F. Jakarta. 1994. Dalam pengamatan yang akan dilakukan pada praktikum hendaknya lebih sabar dan teliti sehingga kita dapat menghasilkan pengamatan yang baik dan sempurna sesuai dengan apa yang kita kehendaki. 1997. Yudistira. Erlangga. Erlangga. 2000. Zoologi Dasar.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful