ISI DAN PENJABARAN STANDAR KOMPETENSI, KOMPETENSI DASAR, DAN INDIKATOR KOMPETENSI DARI KURIKULUM SEBAGAI ACUAN MENYUSUN

SILABUS DAN RPP DI SMK

MAKALAH Untuk memenuhi tugas matakuliah Perencanaan Pembelajaran yang dibina oleh Bapak Prof. Dr.H. Amat Mukhadis, M.Pd.

Oleh Muhammad Syakroni Novita Nur ‘Aini Putra Prisma Lestari Pratirta Agni Hadisurya 100513402057 100513402058 100513402060 110513428038

UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS TEKNIK JURUSAN TEKNIK MESIN Maret 2013

 mengorganisasikan agar pekerjaan dapat dilaksanakan. Bahasa Indonesia. Matematika. SK juga merupakan fokus dari penilaian. b) spesifikasi skor atau peringkat kinerja yang berkaitan dengan kategori pencapaian seperti lulus atau memiliki keahlian. Standar Kompetensi standar kompetensi dapat didefinisikan sebagai “pernyataan tentang pengetahuan. 1997:2). Fisika. sehingga proses pengembangan kurikulum adalah fokus dari penilaian. dan standar penampilan (performance stan-dards). SK merupakan kerangka yang menjelaskan dasar pengembangan program pembelajaran yang terstruktur. sikap dan keterampilan yang harus dikuasai peserta didik dalam mempelajari mata pelajaran tertentu seperti Kewarganegaraan. yaitu standar isi (content standards). Dari uraian tersebut dapat dikemukakan bahwa SK memiliki dua penafsiran.  melakukan respon dan reaksi yang tepat bila ada§ penyimpangan dari rancangan semula. SK yang menyangkut tingkat penampilan adalah pernyataan tentang kriteria untuk menentukan tingkat penguasaan peserta didik terhadap SI. Biologi.A. . keterampilan dan sikap dari pada bukti-bukti untuk menunjukkan bahwa peserta didik yang akan belajar telah memiliki pengetahuan dan keterampilan awal. meskipun kurikulum lebih banyak berisi tentang dokumen pengetahuan. Dengan demikian SK diartikan sebagai kemampuan seseorang dalam:  melakukan suatu tugas atau pekerjaan. Standar kompetensi mencakup dua hal.  melaksanakan tugas dan§ pekerjaan dalam situasi dan kondisi yang berbeda. Menurut definisi tersebut. Bahasa Inggris. dan sikap yang harus dikuasai peserta didik serta tingkat penguasaan yang diharapkan dicapai dalam mempelajari suatu mata pelajaran” (Center for Civ¬ics Education. keterampilan. yaitu: a) pernyataan tujuan yang menjelaskan apa yang harus diketahui peserta didik dan kemampuan melakukan sesuatu dalam mempelajari suatu mata pelajaran. SK yang menyangkut isi berupa pernyataan tentang pengetahuan.

Kegiatan ini diharapkan mendorong munculnya standar pada tingkat lokal dan nasional. Ada beberapa aspek didalam kompetensi sebagai tujuan. antara lain: 1. SK yang telah ditetapkan berlaku secara nasional. dan melibatkan semua kelompok yang akan dikenai standar tersebut. Pengembangan SK perlu dilakukan secara terbuka. Melibatkan semua kelompok sangatlah penting agar kesepakatan yang telah dicapai dapat dilaksanakan secara bertanggungjawab oleh pihak sekolah masing-masing. mandiri. B. jika setiap sekolah atau setiap kelompok sekolah mengembangkan standar sendiri tanpa memperhatikan standar nasional maka pemerintah pusat akan kehilangan sistem untuk mengontrol mutu sekolah. kualitas sekolah secara nasional tidak dapat dibandingkan dengan kualitas sekolah dari negara lain. Pada gilirannya. Pengetahuan (knowlegde) yaitu kemampuan dalam bidang kognitif 2. Kemahiran (skill) . Kopetensi Dasar Kompetensi Dasar adalah pengetahuan. dan responsif terhadap keputusan kebijakan daerah dan nasional. Di samping itu. Akibatnya kualitas sekolah akan bervariasi. Penentuan standar hendaknya dilakukan dengan cermat dan hati-hati. namun cara mencapai standar tersebut diserahkan pada kreasi masingmasing wilayah. Sebab. Lebih jauh lagi kualitas sekolah antar wilayah yang satu dengan wilayah yang lain tidak dapat dibandingkan. Pemahaman (understanding) yaitu kedalaman pengetahuan yang dimiliki setiap individu 3. kajian SK di negara-negara lain perlu juga dilakukan sebagai bahan rujukan agar lulusan kita tidak jauh ketinggalan dengan lulusan negara lain. seimbang. Juga merupakan perincian atau penjabaran lebih lanjut dari standar kompetensi. ketrampilan dan sikap minimal yang harus dikuasai oleh peserta didik dalam penguasaan materi pelajaran yang diberikan dalam kelas pada jenjang pendidikan tertentu. dan tidak dapat dibandingkan kualitas antara sekolah yang satu dengan sekolah yang lain.Penyusunan SK suatu jenjang atau tingkat pendidikan merupakan usaha untuk membuat suatu sistem sekolah menjadi otonom.

Karakteristik mata pelajaran. karena indikator dapat memberikan gambaran kegiatan pembelajaran yang efektif untuk mencapai kompetensi. masyarakat. serta lingkungan. Adapun dalam mengembangkan indikator perlu mempertimbangkan: 1. Indikator pencapaian kompetensi dirumuskan dengan menggunakan kata kerja operasional yang dapat diamati dan diukur. 2. dan lingkungan atau daerah. Pedoman dalam mengembangkan materi pembelajaran Pengembangan materi pembelajaran harus sesuai dengan indikator yang dikembangkan. Adapun fungsi dari indicator sediri terbagi menjadi 4. Pedoman dalam mendesain kegiatan pembelajaran Desain pembelajaran perlu dirancang secara efektif agar kompetensi dapat dicapai secara maksimal. Indikator Kompetensi Indikator kompetensi adalah perilaku yang dapat diukur dan/atau diobservasi untuk menunjukkan ketercapaian kompetensi dasar tertentu yang menjadi acuan penilaian mata pelajaran. potensi dan kebutuhan peserta didik. Sikap (attitude) yaitu pandangan individu terhadap sesuatu 6. sikap. Tuntutan kompetensi yang dapat dilihat melalui kata kerja yang digunakan dalam Kompetensi Dasar. 2. diantaranya adalah 1. Indikator yang menuntut kompetensi dominan pada aspek prosedural . Nilai (value) yaitu norma-norma untuk melaksanakan secara praktik tentang tugas yang dibebankan kepadanya 5.4. Minat (interest) yaitu kecenderungan individu untuk melakukan suatu perbuatan C. dan keterampilan. Potensi dan kebutuhan peserta didik. yang mencakup pengetahuan. Indikator yang dirumuskan secara cermat dapat memberikan arah dalam pengembangan materi pembelajaran yang efektif sesuai dengan karakteristik mata pelajaran. Pengembangan desain pembelajaran hendaknya sesuai dengan indikator yang dikembangkan. peserta didik. sekolah. dan sekolah 3.

3. dan/atau psikomotorik . Rumusan indikator dapat dikembangkan menjadi beberapa indikator penilaian yang mencakup ranah kognitif. Rancangan penilaian memberikan acuan dalam menentukan bentuk dan jenis penilaian. Pedoman dalam mengembangkan bahan ajar Bahan ajar perlu dikembangkan oleh guru guna menunjang pencapaian kompetensi peserta didik. Indikator yang dikembangkan harus menggambarkan hirarki kompetensi. yaitu tingkat kompetensi dan materi pembelajaran. afektif. serta mengevaluasi hasil belajar. 3. Indikator harus mencapai tingkat kompetensi minimal KD dan dapat dikembangkan melebihi kompetensi minimal sesuai dengan potensi dan kebutuhan peserta didik. Dalam merumuskan indikator perlu diperhatikan beberapa ketentuan sebagai berikut: 1.menunjukkan agar kegiatan pembelajaran dilakukan tidak dengan strategi ekspositori melainkan lebih tepat dengan strategi discovery-inquiry. Pedoman dalam merancang dan melaksanakan penilaian hasil belajar Indikator menjadi pedoman dalam merancang. Pemilihan bahan ajar yang efektif harus sesuai tuntutan indikator sehingga dapat meningkatkan pencapaian kompetensi secara maksimal. Keseluruhan indikator memenuhi tuntutan kompetensi yang tertuang dalam kata kerja yang digunakan dalam SK dan KD. Indikator harus dapat mengakomodir karakteristik mata pelajaran sehingga menggunakan kata kerja operasional yang sesuai. 4. serta pengembangan indikator penilaian. Setiap KD dikembangkan sekurang-kurangnya menjadi tiga indicator 2. Rumusan indikator sekurang-kurangnya mencakup dua aspek. melaksanakan. 6. 4. 5. Pengembangan indikator penilaian harus mengacu pada indikator pencapaian yang dikembangkan sesuai dengan tuntutan SK dan KD.

Mengombinasikan. Mendiagnosis. Mencontohkan. Menyimpulkan. Menamai. Mendeteksi. Memecahkan. Membiasakan. Memaksimalkan. Memodifikasi. Mengkonsepkan. Mendiskusikan. Menyebutkan. Mengkontraskan. b.Tiga ranah yang ada didalam indikator sebagai kata kerja operasional taxonomi Bloom. Menggambarkan. Menyimpulkan. Menyusun. Mendiagramkan. Menjelajah. Menghitung. Melatih. Mempelajari. Mengulang. Menemukan. Mencatat. Pemahaman (C2) : Memperkirakan. Memproses. Membandingkan. Memberi label. Penerapan (C3) : Menugaskan. Melaksanakan. Membangun . Mengaitkan. Memberi kode. Menguji. Meninjau. Melatih. Mengasosiasikan. Merinci. Membaca. Mengkode. Mengaudit. Menjabarkan. Mengemukakan. Menyusun. Meramalkan. Menulis. Mencerahkan. Merasionalkan. Memproduksi. Meniru. Mengkategorikan. Mempertahankan. Memilih. Ranah Kognitif a. Menyadari. Menghafal. Menilai. Membagankan. Meramalkan. Menggambar. Memecahkan. Menggali. Mempolakan. Memasangkan. Menganimasi. Menyesuaikan. Menyelidiki. Membedakan. Megkorelasikan. Mereproduksi. Sintesis (C5) : Â Mengabstraksi. Mentransfer. Menyatakan. Menelusuri. Mengkategorikan. Mentabulasi. Mengarang. Menggali. Mengadaptasi. Mengukur. Memerintahkan. Merinci. Menjelaskan. Menelaah. Melakukan. Mengemukakan. Mengumpulkan. Menerapkan. Menegaskan. Membilang. Menghitung. Mengklasifikasi. Menggunakan. Menguraikan. Mengatur. Mensimulasikan. Mencirikan. Menjalin. Mentabulasi. Mengedit. Menominasikan. Menunjukkan. Memproses. Menghubungkan. Mengoperasikan. Memilih. Mengubah. Mengaitkan. Menanggulangi. Menciptakan. Merangkum. 1. Mengurutkan. Memberi indeks. Mempersoalkan. Meramalkan d. Membangun. Mengkalkulasi. . Menyeleksi. Menentukan. Menandai. Memperluas. Mendaftar. Mengidentifikasi. Menjelaskan. Menerangkan. e. c. Pengetahuan (C1) : Mengutip. Mencegah. Analisis (C4) : Menganalisis.

Menunjukkan. Memecahkan. Membatas. Mengajukan. 2. Menanggapi : Menjawab. Memadukan. Menampilkan. Memperjelas. Memerinci. Memvalidasi. Mempertahankan. Mengombinasikan. Meminati. Mempertahankan. Menerima : Memilih. Mengklasifikasikan. Mendengarkan. Menilai : Mengasumsikan. Mematuhi. Meyakini. Menugaskan. Meyakinkan. Menyiapkan Memproduksi. Menampilkan. Menganut. Mengikuti. .Mengkreasikan. Mengarahkan. Menolak. d. Menekankan. Menyetujui. Menyambut. Menata. Menggabungkan. Mengelola. Mengusulkan. Menimbang. Meningkatkan. Memperjelas. Melayani. Mendikte. Merangkum. Mereparasi. Menyenangi. Membuktikan. Menggabungkan. Mempertanyakan. Merembuk. Membangun. Mengoreksi. Memilih. Ranah Afektif a. Merencanakan. Merekonstruksi. Menegosiasi. Mengundang. b. c. Mengimani. Membantu. Memutuskan. Memberi. Mengetes. Membentuk. Mendukung. Melaporkan. Memfasilitasi. Memadukan. Mengkualifikasi. e. Berakhlak mulia. Memprediksi. Mengukur. Menyimpulkan. Memprakarsai. Merangkum. Mengatakan. Merumuskan. Mempengaruhi. Memilah. Mengompromika. f. Melengkapi. Mengelola : Menganut. Mengkritik. Merancang. Mengubah. Membuktikan. Menilai. Memisahkan. Mendukung. Menyumbang. Menafsirkan. Memperjelas. Memilih. Menghayati : Mengubah perilaku. Memproyeksikan. Membentuk pendapat. Penerapan (C6) : Membandingkan. Menggeneralisasi.

html. Menggunakan. Pengalamiahan (P3): Mengalihkan. Mengirim.3. Diakses pada 27 Februari 2013.blogspot.html. a. Menggantikan.langkahnya. Melamar. Memulai. Membersihkan.blogspot. Membangun. Mencampur. Membungkus. c. . Menggabungkan. Pengertian KD. Mengonstruksi. Dewi Nur. Diakses pada 6 Maret 2012. Melatih. Mengidentifikasikan. b. Mendemonstrasikan. Membuat. From: ruliremi. indikator. Merancang. d. Diakses pada 6 Maret 2013. Memperkecil. Menarik. Menimbang. Artikulasi (P4): Mengalihkan. Ranah Psikomotor. Memproduksi. Mengubah. Mereparasi. Menirukan (P1): Mengaktifkan. Hasan. Menjeniskan. Mencampur. Memanipulasi (P2): Mengoreksi. Daftar pustaka Akbar. Memutar.blogspot. Memposisikan. Memperbaiki. Mengemas. Menseketsa. Memanipulasi. Melonggarkan. Memilah. Mengoperasikan. From: http://d-winur. materi pembelajaran dan langkah. Memindahkan. Menyetir. Mendorong. Ruli Aulia.html. Menempel. Pengertian Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar.com/2009/05/pengertian-kd-indikator-materi. http://silabusrppshare. Mengisi. Memadankan. Mengatur. Menyesuaikan. Mempertajam. Indikator dan Tujuan dalam Pembelajaran. Membentuk.com/2012/08/kata-kerja-operasional-taxonomy-bloom. Menempatkan. Mengumpulkan.com/2012/03/normal-0-false-false-false-en-usx-none. Menimbang.