OLIMPIADE SAINS NASIONAL KHUSUS GURU MATEMATIKA SMA

Pembahasan Soal
z

OSN Guru Matematika SMA
(Olimpiade Sains Nasional) Pak Anang
Disusun oleh:

Halaman 2 dari 26

PEMBAHASAN SOAL OLIMPIADE GURU MATEMATIKA SMA TINGKAT PROPINSI
(http://pak anang.blogspot.com) http://pakBy Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)

JUL 2011 TANGGAL 20 JULI 2011

Bagian pertama

1. Diketahui suatu barisan bilangan riil 12 yang memenuhi 1234 = 21236 + 12 , dimana 19 = 9 dan 1; = 128, 1= = …. Pembahasan: 19 = 214 + 16 1? = 219 + 14 = 2(214 + 16 ) + 14 = 514 + 216 1= = 21? + 19 = 2(514 + 216 ) + 214 + 16 = 1214 + 516 1; = 21= + 1? = 2(1214 + 516 ) + 514 + 216 = 2914 + 1216 2914 + 1216 = 128 214 + 16 = 9 × 1 × 12

Dari soal diketahui 19 = 9 dan 1; = 128, eliminasi 16 untuk mendapatkan nilai 16 2914 + 1216 = 128 2414 + 1216 = 108 = 20 ⇔ 14 = 4 514

Substitusi 14 ke 214 + 16 = 9, sehingga 214 + 16 = 9 ⇔ 2(4) + 16 ⇔ 8 + 16 ⇔ 16 ⇔ 16 1= = 1214 + 516 = 12(4) + 5(1) = 48 + 5 = 53 =9 =9 =9−8 =1

Jadi, didapatkan nilai 1= yaitu:

Pembahasan Soal Olimpiade Guru Matematika SMA 2011 by http://pak-anang.blogspot.com

com .Halaman 3 dari 26 2. maka F ∙ H̅ = …. sehingga: G K|F + H̅ |K = |F|4 + |H|4 + 2|F||H| cos N G K|F − H̅ |K = |F|4 + |H|4 − 2|F||H| cos N G G K|F + H̅ |K − K|F − H̅ |K = 4 34 − 54 = 4 9 − 25 = 4 −16 = 4 = −4 4 4 G G K|F + H̅ |K − K|F − H̅ |K = 4 4|F||H| cos N ⇔ |F||H̅ | cos N G ⇔ ⇔ ⇔ ⇔ F ∙ H̅ G F ∙ H̅ G F ∙ H̅ G F ∙ H̅ G Pembahasan Soal Olimpiade Guru Matematika SMA 2011 by http://pak-anang. G G G G Pembahasan: Dari bentuk berikut: 4 4 G K|F − H̅ |K = |F|4 + |H|4 − 2|F||H| cos N 4 4 4 4 G K|F + H̅ |K = |F|4 + |H|4 + 2|F||H| cos N 4 G G Eliminasi |F|4 + |H|4 pada K|F + H̅ |K dan K|F − H̅ |K . Jika F dan H̅ vektor sehingga K|F + H̅ |K = 3 dan K|F − H̅ |K = 5.blogspot.

D.Halaman 4 dari 26 3. dari titik O ke titik C ada 1 lintasan. E terletak seperti pada gambar berikut: 1 1 1 1 C D 5 4 3 2 9 4 0 3 1 13 4 0 4 1 B 22 9 5 5 1 Q P O Perhatikan gambar. yaitu melalui titik C atau titik E. Diberikan gambar berikut: P A B O Banyaknya rute terpendek dari titik O ke P yang tidak melalui ruas garis AB adalah …. Pembahasan: TRIK SUPERKILAT: Lintasan atau rute terpendek dari titik O ke P adalah lintasan yang terdiri kombinasi dari gerakan ke kanan dan ke atas. sehingga banyak lintasan atau rute terpendek dari titik O ke titik P yang tidak melewati titik A dan B adalah sebanyak 20 + 22 = 42 lintasan. dari titik O ke titik C ada 1 lintasan. Dengan demikian untuk mencapai titik P dapat melalui titik Q dan R.blogspot. Demikian seterusnya hingga mencapai titik P. sehingga dari titik O ke titik D terdapat 2 lintasan. Misal titik-titik C.com . E 1 A R 20 42 11 6 1 Pembahasan Soal Olimpiade Guru Matematika SMA 2011 by http://pak-anang.

Luas segitiga ABC yang terbesar adalah …. Sehingga. Dengan demikian misalkan \ menyatakan tinggi segitiga ABC terhadap alas AB. dan kita misalkan ruas garis AB adalah alas dari segitiga ABC. maka \ adalah jarak titik pada ruas garis AB terhadap garis S + T = 5. Luas daerah segitiga ABC akan menjadi tak hingga apabila garis S + T = 5 dan ruas garis AB tidak sejajar. Pembahasan: Pertama. kita harus memahami maksud soal tersebut. tinggi segitiga ABC adalah jarak antara ruas garis AB terhadap titik C yang terletak pada garis S + T = 5. luas daerah segitiga ABC yang terbesar adalah: 1 1 3 _∆abc = U\ = ∙ 2√2 ∙ √2 = 3 satuan luas 2 2 2 Pembahasan Soal Olimpiade Guru Matematika SMA 2011 by http://pak-anang. maka ruas garis AB sejajar dengan garis S + T = 5. B = (0. maka \ adalah jarak titik A = (2. kita akan memeriksa apakah ruas garis AB sejajar dengan garis S + T = 5. Segitiga ABC memiliki titik sudut A = (2. karena tinggi segitiga ABC akan berbeda untuk setiap titik C. maka U = V(0 − 2)4 + (2 − 0)4 = √8 = 2√2 Selanjutnya.Halaman 5 dari 26 4. maka: 2−0 YZ[ = = −1 0−2 S + T = 5 ⇔ T = 5 − S ⇔ Y = −1 Karena YZ[ = Y. sehingga: (2) + (0) − 5 3 −3 3 \=] ]=^ ^= = √2 √14 + 14 √2 2 √2 Jadi. Misal U adalah alas segitiga ABC. dimana C berada pada garis S + T = 5.blogspot. Misal YZ[ adalah gradien ruas garis AB. 0).com . dan Y adalah gradient garis S + T = 5. Kita ambil titik A yang berada di ruas garis AB. 2) dan C. 0) ke garis S + T − 5 = 0.

Hasil perkalian ketiga umur mereka adalah 128. e = 29 Pembahasan: 128 = 2f Pembahasan Soal Olimpiade Guru Matematika SMA 2011 by http://pak-anang. misal h adalah jumlah ketiga umur mereka. Jumlah ketiga umur mereka adalah …. e adalah bilangan bulat dan U < e. maka: h = U + 2e = 2 + 2 ∙ 29 = 2 + 16 = 18 tahun.Halaman 6 dari 26 5. dimana U. Nilai U dan e yang mungkin adalah: 2 × (29 )4 = 128 ⇔ U = 2. Diketahui umur Wati adalah U. maka perkalian umur ketiganya adalah: Ue 4 = 128 Sehingga. dimana U dan e adalah bilangan bulat.com . Wati memiliki dua orang kakak laki-laki yang kembar.blogspot. Wati berumur U tahun dan kakak laki-lakinya berumur e tahun. umur kakak laki-laki Wati yang kembar adalah e.

Halaman 7 dari 26 6. 81. sehingga nilai U4 yang mungkin U4 < 201. dan 25. U4 = 121 ⇔ 2e + 1 = 121 ⇔ e = 60. adalah …. Karena U adalah bilangan bulat. jadi sisi-sisi segitiga tersebut adalah 7. dan 169. jadi sisi-sisi segitiga tersebut adalah 3. sehingga U4 pasti bernilai ganjil.com . dan e + 1 adalah sisi-sisi segitiga siku-siku dengan sisi miring e + 1.blogspot. 60. jadi sisi-sisi segitiga tersebut adalah 9. Nilai U4 yang mungkin adalah 9. dimana U. 4. dan 13. dan 41. 40. 49. Banyakya segitiga siku-siku yang memiliki sisi tegak U. Jadi dapat disusun sebanyak 6 buah segitiga siku-siku. 25. maka nilai sisi-sisi segitiga tersebut harus memenuhi: U+e>e+1⇔U >1 Pada segitiga siku-siku dengan sisi tegak U. Pembahasan: Jika U. Berarti nilai U harus berada pada interval 1 < U4 < 201 Pembahasan Soal Olimpiade Guru Matematika SMA 2011 by http://pak-anang. 121. U4 = 169 ⇔ 2e + 1 = 169 ⇔ e = 84. U4 = 25 ⇔ 2e + 1 = 25 ⇔ e = 12. dan 85. jadi sisi-sisi segitiga tersebut adalah 13. U4 = 81 ⇔ 2e + 1 = 81 ⇔ e = 40. Padahal dari soal diketahui e < 100. jadi sisi-sisi segitiga tersebut adalah 5. maka nilai U4 adalah bilangan kuadrat yang bernilai ganjil yang harus memenuhi 1 < U4 < 201. jadi sisi-sisi segitiga tersebut adalah 11. 12. e. 24. Sedangkan dari syarat U > 1 maka U4 > 1. e dan sisi miring e + 1. 84. U4 = 49 ⇔ 2e + 1 = 49 ⇔ e = 24. e dan sisi miring e + 1 berlaku teorema Pythagoras: U4 + e 4 = (e + 1)4 ⇔ U4 = (e + 1)4 − e 4 ⇔ U4 = j(e + 1) + ekj(e + 1) − ek ⇔ U4 = 2e + 1 Mengingat 2e adalah bilangan bulat dan U4 = 2e + 1. e adalah bilangan bulat dan e < 100. Sehingga pasangan sisi segitiga siku-siku yang mungkin dibuat adalah: U4 = 9 ⇔ 2e + 1 = 9 ⇔ e = 4. dan 61. dan 5.

Pembahasan: Kita periksa fungsi rekursif dari n(S + 1) ≤ n(S) + 1 dengan nilai awal n(1) = 1.blogspot. jika S = 2012. bisa disimpulkan nilai n(2012) ≤ 2012 Karena 2012 ≤ n(2012) ≤ 2012. bisa disimpulkan nilai n(2012) ≥ 2012 Pembahasan Soal Olimpiade Guru Matematika SMA 2011 by http://pak-anang. sehingga: t(S) = n(S) − S + 1. Jika t(S) = n(S) − S + 1 maka t(2011) adalah ….Halaman 8 dari 26 7. maka: n(2) ≤ n(1) + 1 ⇔ n(2) ≤ 1 + 1 ⇔ n(2) ≤ 2 n(3) ≤ n(2) + 1 ⇔ n(3) ≤ 2 + 1 ⇔ n(3) ≤ 3 n(4) ≤ n(3) + 1 ⇔ n(4) ≤ 3 + 1 ⇔ n(4) ≤ 4 ⋮ n(2012) ≤ 2012 Dari pola tersebut. maka n(6) ≥ n(1) + 5 ⇔ n(6) ≥ 1 + 5 ⇔ n(6) ≥ 6 n(7) ≥ n(2) + 5 ⇔ n(7) ≥ 2 + 5 ⇔ n(7) ≥ 7 n(8) ≥ n(1) + 5 ⇔ n(8) ≥ 3 + 5 ⇔ n(8) ≥ 8 ⋮ n(2012) ≥ 2012 Dari pola tersebut. maka diperoleh: t(2012) = n(2012) − 2012 + 1 = 2012 − 2012 + 1 = 1 Sekarang periksa fungsi rekursif dari n(S + 5) ≥ n(S) + 5 dengan nilai awal n(1) = 1. Misalkan diberikan fungsi n: ℝ → ℝ dengan n(1) = 1 dan untuk sebarang S ∈ ℝ memenuhi n(S + 5) ≥ n(S) + 5 dan n(S + 1) ≤ n(S) + 1. artinya n(2012) = 2012.com .

⇔ (U9 − 3U) − (−1 + 3) = −4 ⇔ U9 − 3U − 2 = −4 ⇔ U9 − 3U + 2 = 0 (U − 1)4 (U + 2) = 0 ⇔ {S 9 − 3S|x = −4 y6 Pembahasan Soal Olimpiade Guru Matematika SMA 2011 by http://pak-anang.com .Halaman 9 dari 26 8.blogspot. y6 Pembahasan: y6 x x z 3S 4 − 3 wS = −4 ⇔ Jadi. Banyaknya nilai U yang memenuhi v 3S 4 − 3 wS = −4 adalah …. ada 2 nilai U yang memenuhi adalah U = 1 atau U = −2.

S + T4 = 9 ⇔ T4 = 9 − S ⇔ T4 = 9 − 5 ⇔ T4 = 4 ⇔ T = ±2 (‰U‹ˆ‡U S. • ƒ ƒ • ƒ = 9 Sementara itu. ’Uw† (S + T 4 ) = 3 wU‡ (S − T 4 ) = 3 \†wU‰ YˆYˆ‡Fℎ†.blogspot. dan dari dari T = } ‚ diperoleh } = T ? .com . Jika U − } = 9 maka Pembahasan: 3 • log x e = ⇔ e = U€ 2 5 • log ~ w = ⇔ w = } ‚ 4 ƒ ƒ e − w = …. YU‰U TU‡t YˆYˆ‡Fℎ† ℎU‡TU T = 2) ⇔ T=2 Jadi. ⇔ hˆℎ†‡ttU TU‡t YˆYˆ‡Fℎ† UwUŒUℎ (S + T 4 ) = 9 wU‡ (S − T 4 ) = 1 ƒ Dengan metode eliminasi dan substitusi pada persamaan (S + T 4 ) = 9 dan (S − T 4 ) = 1 akan diperoleh nilai S dan T sebagai berikut: S + T4 = 9 S − T4 = 1 2S = 10 ⇔ S = 5 Sehingga. Misalkan T = } ‚ maka berakibat w = } ‚ ⇔ w = „} ‚ … ⇔ w = T = . T e†ŒU‡tU‡ U•Œ†. w bilangan asli sehingga log x e = 4 dan log ~ w = ?. sehingga: U−} =9⇔ S 4 − T ? = 9 j†‡tU\ eˆ‡\F‰ U4 − e 4 = (U + e)(U − e)k ⇔ (S + T 4 )(S − T 4 ) = 9 (†‡tU\ nU‰\Š‹ wU‹† 9 UwUŒUℎ 3 × 3 U\UF 9 × 1) Ž†•UŒ (S + T 4 ) = 3 wU‡ (S − T 4 ) = 3. dari S = U € diperoleh U = S 4 . e. 9 = Misalkan S = U € maka berakibat e = U€ ⇔ e = „U€ … ⇔ e = S 9 . •UwUℎUŒ (S + T 4 ) ≠ (S − T 4 ). e − w = S 9 − T = = 59 − 2= = 125 − 32 = 93 Pembahasan Soal Olimpiade Guru Matematika SMA 2011 by http://pak-anang. }.Halaman 10 dari 26 9. Misalkan U.

sehingga U × e = 7 × 5 = 35.blogspot. Pembahasan Soal Olimpiade Guru Matematika SMA 2011 by http://pak-anang. sangat mudah kita temukan bahwa nilai U × e = 35.com . maka nilai U × e adalah …. nilai U = 7 dan e = 5. dengan mengingat konsep ”(U + e) + 2√Ue = √U + √e dan dengan melihat bentuk V12 + 2√35 di atas. Jika U dan e bilangan asli dan V12 + √140 = √U + √e.Halaman 11 dari 26 10. TRIK SUPERKILAT: ”12 + √140 ⇔ ”12 + 2√35 Jadi. Pembahasan: ”12 + √140 ⇔ ”12 + 2√35 ⇔ ”j√7 + √5k ⇔ √7 + √5 ⇔ ”j7 + 2√7√5 + 5k 4 Jadi.

Pembahasan: log tan 1° + log tan 2° + log tan 3° + … + log tan 89° ⇔ log(tan 1° × tan 2° × tan 3° × … × tan 89°) ⇔ log(tan 1° × tan 89° × tan 2° × tan 88° × tan 3° × tan 87° × … × tan 45°) ⇔ log(tan 1° × tan(90° − 1°) × tan 2° × tan(90° − 2°) × tan 3° × tan(90° − 3°) × … × tan 45°) ⇔ logj(tan 1° × cot 1°) × (tan 2° × cot 2°) × (tan 3° × cot 3°) × … × tan 45°k ⇔ log(1 × 1 × 1 × … × 1) ⇔ log 1 ⇔ 0 Pembahasan Soal Olimpiade Guru Matematika SMA 2011 by http://pak-anang.Halaman 12 dari 26 11.com .blogspot. Nilai dari log tan 1° + log tan 2° + log tan 3° + … + log tan 89° adalah ….

2011 adalah sebuah barisan. U. untuk ‹ ∈ ℤ. diperoleh barisan geometri dengan rasio ‹. Nilai U adalah …. (e − 2).com . maka untuk suku ke-3 pasti memuat faktor kuadrat. 2011 adalah sebuah barisan dengan U dan e adalah bilangan bulat positif dan U < e < 2011. Jika setiap suku dikurangi dengan dua. Jika setiap suku dikurangi dua.blogspot. Dikarenakan rumus suku ke-‡ dari barisan geometri adalah F2 = U‹ 2y6 . Kita periksa faktor dari bilangan 2009. diperoleh: 2009 = 74 × 41 Dan karena F9 = U‹ 4 dan F9 = 2009 maka diperoleh: U‹ 4 = 74 × 41 ⇒ ‹ 4 = 74 ⇒ ‹ = 7 ⇒ U = 41 Perhatikan bilangan pada suku ke-3 barisan geometri tersebut. Barisan geometri tersebut adalah: (U − 2). maka barisan tersebut menjadi barisan geometri dengan rasio bilangan bulat. Pembahasan Soal Olimpiade Guru Matematika SMA 2011 by http://pak-anang. e. e ∈ ℕ dan ‹ ∈ ℤ. Pembahasan: U. maka suku ke-3 adalah F9 = U‹ 4 . U. 2009 Padahal diketahui U. e ∈ ℕ. e.Halaman 13 dari 26 12.

misal S6 = 0. Sf = −}(eŠŒˆℎ ‡ŠŒ) S6 S4 S9 S? + S6 S4 S9 S= + S6 S4 S9 S. w. + Sf = −U (eŠŒˆℎ ‡ŠŒ) S6 S4 + S6 S9 + S6 S? + … + S. Sf = e (eŠŒˆℎ ‡ŠŒ) S6 S4 S9 + S6 S4 S? + S6 S4 S= + … + S= S. Koefisien yang tidak boleh nol adalah …. Suku banyak •(S) = S f + US . Sf + … + S4 S9 S? S= S. Diketahui suku banyak memiliki tujuah akar real berbeda dan salah satu akarnya adalah nol.com . −}. Nilai – t pasti nol. Sf tidak boleh nol! Pembahasan Soal Olimpiade Guru Matematika SMA 2011 by http://pak-anang. . −ˆ mungkin saja nol jika jumlah suku yang tidak memuat S6 adalah nol. + … + S? S= S. + S6 S4 S9 S? Sf + … + S9 S? S= S. Sf = n(\†wU‰ eŠŒˆℎ ‡ŠŒ) S6 S4 S9 S? S= S.Halaman 14 dari 26 13. + eS = + }S ? + wS 9 + ˆS 4 + nS + t mempunyai tujuh akar real berbeda dan salah satunya adalah nol. karena semua yang berwarna merah nilainya adalah 0. Jadi perkalian S4 S9 S? S= S. dan Sf . S4 . Sehingga dengan memeriksa sifat simetri akar (teorema Vieta) diperoleh: S6 + S4 + S9 + S? + S= + S. S? . Karena terdapat S6 = 0 yang membuat nilai S6 S4 S9 S? S= S. dan mengingat hanya satu akar yang nol yaitu S6 maka akar suku banyak yang lainnya adalah tidak nol. tidak boleh nol. S. + eS = + }S ? + wS 9 + ˆS 4 + nS + t adalah S6 . e.blogspot. S= . + S6 S4 S9 S? S= Sf + S6 S4 S9 S? S. Sf = −ˆ(eŠŒˆℎ ‡ŠŒ) S6 S4 S9 S? S= S. Sf = −t = 0(•U•\† ‡ŠŒ) Nilai – U. Sf = w(eŠŒˆℎ ‡ŠŒ) S6 S4 S9 S? S= + S6 S4 S9 S? S. Pembahasan: Misal akar-akar suku banyak •(S) = S f + US . Sedangkan untuk n. Sf = 0. S9 .

maka akan terdapat dua pasang sisi berhadapan yang tidak terlihat pada dua buah dadu terbawah. Pertama.Halaman 15 dari 26 14.blogspot. maka jumlah maksimum dari angka-angka yang dapat terlihat adalah …. untuk dua pasang sisi berhadapan kita pilih pasangan angka 4 dan 8. Jika ketiga dadu tersebut ditumpuk di atas sebuah meja sedemikian sehingga satu dadu berada di atas dadu lainnya. untuk satu sisi yang tidak terlihat di dadu teratas kita pilih angka 1. jumlah maksimum dari angka-angka yang terlihat adalah: (3 × 63) − j(2 × 12) + 1k = 189 − 25 = 164 \UY•U‰ wˆ•U‡ \UY•U‰ eˆŒU‰U‡t Sehingga. Tiga dadu dibentuk dengan pola seperti gambar di atas. sementara pada dadu teratas hanya ada satu sisi yang tidak terlihat. jumlah maksimum dari angka-angka yang dapat terlihat bisa diperoleh dengan meminimumkan angka-angka yang tidak terlihat. Pembahasan: Perhatikan jumlah angka-angka pada sisi-sisi berhadapan adalah: 1 + 32 = 33 2 + 16 = 18 4 + 8 = 12 Sehingga jumlah semua angka pada sisi dadu adalah 1 + 2 + 4 + 8 + 16 + 32 = 63 1 2 32 8 4 16 Jika kita menyusun tiga dadu secara bertumpuk. Pembahasan Soal Olimpiade Guru Matematika SMA 2011 by http://pak-anang. Kedua.com . Jadi.

Jadi untuk mendapatkan suku ke 2011 maka kita harus mencari bilangan biner untuk 2011: ÷2 ÷2 ÷2 ÷2 ÷2 ÷2 ÷2 ÷2 ÷2 ÷2 0502 0251 0125 0062 0031 0015 0007 0003 0001 2011 1005 sisa 1 sisa 1 sisa 0 sisa 1 sisa 1 sisa 0 sisa 1 sisa 1 sisa 1 sisa 1 Sehingga suku ke 2011 barisan tersebut adalah: F4œ66 = 36œ + 3• + 3ž + 3f + 3. 110. 13. (36 + 3œ ). 101. + 3? + 39 + 36 + 3œ = 59049 + 19683 + 6561 + 2187 + 729 + 81 + 27 + 3 + 1 = 88321 Jadi 20116œ = 111110110114. … pada basis 3.Halaman 16 dari 26 15. (34 + 36 ). 11.com . Perhatikan bahwa bisa dibuktikan 2011 = 26œ + 2• + 2ž + 2f + 2. (34 + 36 + 3œ ). barisan tersebut ekuivalen dengan barisan bilangan biner 1. … Jika diamati. Suku ke-2011 barisan itu adalah …. (34 + 3œ ). 100.blogspot. 10. Barisan naik 1. 10. … terdiri dari bilangan-bilangan asli perpangkatan dari 3 atau jumlah dari perpangkatan 3 yang berbeda. Pembahasan: Pembahasan: (3œ ). 9. (34 ). 12. 111. 3. Pembahasan Soal Olimpiade Guru Matematika SMA 2011 by http://pak-anang. 4. + 2? + 29 + 26 + 2œ . (36 ).

Y = 14 dan ‡ = 2 adalah solusi bulat dari + 2 = f. sehingga: (4Y − 7)(4‡ − 7) = 49 ⇔ (4‡ − 7) = . Hehe… • Karena 49 adalah faktor 49. dan penyebut pecahan haram diisi bilangan nol. sehingga: 49 (4Y − 7)(4‡ − 7) = 49 ⇔ (4‡ − 7) = ⇔ 4‡ = 8 ⇔ ‡ = 2 49 6 6 ? Jadi. Nilai Y + ‡ adalah …. 6 ? bukan solusi bulat dari 6 + 2 = f. maka: • Karena 7 adalah faktor 49.blogspot. sehingga ini bukan solusi bulat dari ? 6? . 6 ? Pembahasan Soal Olimpiade Guru Matematika SMA 2011 by http://pak-anang. ±7 ± 49 ⇔ 4‡ = 56 ⇔ ‡ = 14 6 + 2 = f. namun sayang bukan bilangan asli. 6 ? (4Y − 7) = −1 ⇔ 4Y = 6 ⇔ Y = .Halaman 17 dari 26 16. maka: (4Y − 7) = −7 ⇔ 4Y = 0 ⇔ Y = 0. maka: (4Y − 7) = 7 ⇔ 4Y = 14 ⇔ Y = Jadi. Y = 0 dan ‡ = 0. maka: Jadi Y + ‡ = 2 + 14 = 14 + 2 = 16 (4Y − 7) = −49 ⇔ 4Y = −42 ⇔ Y = y?4 . −7. ŒUŒF ‰ˆwFU ‹FU• w†‰UŒ† 4. maka: (4Y − 7) = 1 ⇔ 4Y = 8 ⇔ Y = 2. • Karena −49 adalah faktor 49. ?• 6 Y+‡ 4 = Y‡ 7 7(Y + ‡) = 4Y‡ 4Y‡ − 7Y − 7‡ = 0 ¡c¢(4.com . Misalkan Y dan ‡ bilangan asli yang memenuhi Pembahasan: 1 1 4 + = ⇔ Y ‡ 7 ⇔ ⇔ 6 • Karena 1 adalah faktor 49. 6 ? 6 • Karena −7 adalah faktor 49. 6 ? • Karena −1 adalah faktor 49. Sehingga tidak jadi masuk ke jawaban. sehingga ? 6 + 2 = f. Y = 2 dan ‡ = 14 adalah solusi bulat dari + 2 = f. ⇔ 16Y‡ − 28Y − 28‡ = 0 (\UYeUℎ‰U‡ ‰ˆwFU ‹FU• wˆ‡tU‡ 49) ⇔ 16Y‡ − 28Y − 28‡ + 49 = 49 (4Y − 7)(4‡ − 7) = 49 ⇔ ’Uw† (4Y − 7) •U•\† •UŒUℎ •U\F nU‰\Š‹ wU‹† 49 = ±1. −7) = 1. sehingga: 49 (4Y − 7)(4‡ − 7) = 49 ⇔ (4‡ − 7) = ⇔ 4‡ = 0 ⇔ ‡ = 0 −7 Jadi. sehingga ? ini juga bukan solusi bulat dari + 2 = f. maka: (4Y − 7) = 49 ⇔ 4Y = 56 ⇔ Y = 14.

Halaman 18 dari 26 TRIK SUPERKILAT: 1 1 4 Y+‡ 4 + = ⇔ = Y ‡ 7 Y‡ 7 ⇔ 7(Y + ‡) = 4Y‡ ⇔ 7Y + 7‡ = 4Y‡ ⇔ 7Y = 4Y‡ − 7‡ ⇔ 7Y = ‡(4Y − 7) 7Y ⇔ ‡= . 4Y − 7 ≠ 0 4Y − 7 Jadi Y + ‡ = 2 + 14 = 14 + 2 = 16 Solusi bulat Y dan ‡ didapatkan untuk nilai Y = 2 ⇒ ‡ = 14 dan Y = 14 ⇒ ‡ = 2 Pembahasan Soal Olimpiade Guru Matematika SMA 2011 by http://pak-anang.blogspot.com .

Pembahasan: (S − T)4 $(T − S)4 = ((S − T)4 − (T − S)4 )4 = j(S 4 − 2ST + T 4 ) − (T 4 − 2ST + S 4 )k = 04 =0 4 4 TRIK SUPERKILAT: Ingat S 4 = (−S)4. Bentuk sederhana dari (S − T)4 $(T − S)4 adalah ….blogspot. Untuk bilangan riil U dan e didefinisikan U $ e = (U − e)4 .Halaman 19 dari 26 17. maka (S − T)4 = j−(S − T)k = (T − S)4 Jadi (S − T)4 $(T − S)4 = (S − T)4 $(S − T)4 = j(S − T) − (S − T)k = 04 =0 4 Pembahasan Soal Olimpiade Guru Matematika SMA 2011 by http://pak-anang.com .

Jika 50œ + 506 + 504 + 509 + … + 504œ66 dibagi oleh 7. maka sisanya adalah …. bisa dituliskan sebagai: ¨5 2 (YŠw 7) = ¨ 1 (YŠw 7) 2©œ 4œ66 Jadi sisa pembagian 50œ + 506 + 504 + 509 + … + 504œ66 oleh 7 adalah 3. ¦Uw† 7|49§ 502 = 12 (YŠw 7) Jadi berapapun nilai ‡ (pangkat) dari 502 . = 2012 (YŠw 7) = 24 × 503 (YŠw 7) ¥503 = 6 (YŠw 7)§ = 4 × 6 (YŠw 7) = 24 (YŠw 7) = 3 (YŠw 7) = ª1 + 1 + 1 + … + 1´ (YŠw 7) «¬¬¬¬¬-¬¬¬¬¬® 4œ64 ¯x°±²³ TRIK SUPERKILAT: Menggunakan cara pembagian tradisional. Pembahasan Soal Olimpiade Guru Matematika SMA 2011 by http://pak-anang. Sisa pembagian 50œ + 506 + 504 + 509 + … + 504œ66 oleh 7. maka: 50 = 1 (YŠw 7) ¥‰U‹ˆ‡U 50 − 1 = 49 = 7 × 7. 4œ66 2©œ Sehingga. sisa pembagian 502 adalah S2 = 12 = 1.com . Pembahasan: Misal S2 adalah sisa pembagian 502 oleh 7. sisa pembagian 2012 terhadap 7 adalah 3.blogspot.Halaman 20 dari 26 18.

Halaman 21 dari 26 19. Pembahasan: Dari soal diperoleh informasi berikut: 4 4 _4 = 2_6 ⇔ 6•4 = 2 ∙ 6•6 4 •6 1 ⇔ 4= •4 2 •6 1 ⇔ = •4 √2 Sehingga. karena µƒ = µ € TRIK SUPERKILAT: 9 H6 •6 H6 •6 = 9⇔ =¶ · H4 •4 H4 •4 1 1 9 ⇔ =¶ · H4 √2 1 1 ⇔ = H4 √29 ⇔ H4 = √8 ⇔ H4 = 2√2 satuan volume • 6 dan H6 √4 9 = 1 satuan volume.blogspot. Volume dari sebuah kubus yang memiliki luas permukaan dua kali lebih luas dari luas permukaan kubus yang memiliki volume satu satuan adalah ….com . maka: Volume dan luas adalah ¸ ∼ _€ . • Sehingga volumenya adalah 2€ = 2√2 Pembahasan Soal Olimpiade Guru Matematika SMA 2011 by http://pak-anang.

karena titik ». 0) adalah 1. 0) dengan menggunakan teorema Pythagoras adalah 13 . sehingga agar nilai S 4 + T 4 maksimum maka lingkaran S 4 + T 4 = ‹ 4 harus menyinggung lingkaran (S + 5)4 + (T − 12)4 = 144 . Pembahasan: (S + 5)4 + (T − 12)4 = 144 Persamaan tersebut adalah persamaan lingkaran dengan pusat (−5. S = 0 dan T = 0 ⇔ 54 + (−12)4 < 144 Jadi titik (0.com .0) adalah sebuah garis lurus. 0) dan jari-jari ‹. sementara jari-jari lingkaran luar adalah 14. (−5.blogspot. TRIK SUPERKILAT: Dari teorema Pythagoras diperoleh jarak ke titik O adalah 13. Nah. 0) berada di dalam lingkaran atau tidak? Misalkan titik singgung tersebut adalah titik ». Sekarang. yaitu 14. 12). nilai minimum S 4 + T 4 adalah 14 = 1. 12) ke titik (0. (0. 0) berada di dalam lingkaran. 12) dan jari-jari 14. sehingga jarak jari-jari lingkaran yang berpusat di (0. maka diperoleh: Jarak titik (−5.Halaman 22 dari 26 20. Jadi nilai maksimum 14 − 13 = 1. Jarak titik (−5. Pembahasan Soal Olimpiade Guru Matematika SMA 2011 by http://pak-anang. S4 + T4 = ‹4 Persamaan tersebut adalah persamaan lingkaran dengan pusat (0. Jadi. Jika bilangan real S dan T memenuhi (S + 5)4 + (T − 12)4 = 144 . mari kita periksa apakah titik (0. Berarti selisihnya adalah jari-jari maksimum lingkaran dalam yang menyinggung sisi lingkaran luar. maka nilai minimum S 4 + T 4 adalah …. 12) ke titik P adalah jari-jari lingkaran tersebut.

sementara S4 > 1 nilai S4 pasti positif.……………. Pembahasan: Syarat yang harus dimiliki adalah: S6 ≤ −1 ¼ Jadi S6 ≤ −1 < 1 < S4 .(1) S6 < 1 < S4 ⇔ S6 − 1 < 0 < S4 − 1 ⇔ (S6 − 1)(S4 − 1) < 0 ……………. Persamaan kuadrat S 4 − (2U + 1)S + U(U − 1) = 0 mempunyai dua akar real S6 ≤ −1 dan S4 > 1. mengingat perkalian paling kecil yang tercipta adalah −1 × 1 Œˆe†ℎ w†‰†\ = −1 ‰F‹U‡t w†‰†\.(3) Sehingga daerah penyelesaiannya agar nilai U dapat ditentukan untuk akar-akar tersebut adalah irisan dari daerah penyelesaian (1). Untuk syarat S6 ∙ S4 < 0 juga kurang tepat. Jika tidak. sehingga: 4 ¢ > 0 ⇔ j−(2U + 1)k − 4(1)jU(U − 1)k > 0 …………………….(2) Dan juga jangan lupa.Halaman 23 dari 26 Bagian kedua 21. S4 > 1 ⇔ 1 < S4 Pembahasan: Tidak. Padahal kenyataannya nilai akar-akar persamaan kuadrat tersebut terpisah pada dua interval S6 ≤ −1 dimana nilai S6 pasti negatif. Apakah nilai dari diskriminan ¢ ≥ 0 dan S6 ∙ S4 < 0 perlu dan cukup untuk menentukan nilai U yang memenuhi persamaan dengan akar-akar tersebut? Mengapa? A.com . Sehingga daerah penyelesaian dari S6 ≤ −1 < 1 < S4 adalah irisan dari: S6 ≤ −1 < S4 ⇔ S6 + 1 ≤ 0 < S4 + 1 ⇔ (S6 + 1)(S4 + 1) ≤ 0 …………. Pembahasan Soal Olimpiade Guru Matematika SMA 2011 by http://pak-anang. karena persamaan kuadrat memiliki dua akar real berbeda.blogspot. Jelas diketahui bahwa tidak aka nada irisan yang tercipta antara bilangan positif dan negatif. tuliskan kondisi (persyaratan) yang harus dimiliki agar nilai U dapat ditentukan untuk akar-akar tersebut? Catatan: Saudara tidak perlu menentukan nilai U. (2). karena jika ¢ ≥ 0 berarti ada kemungkinan dua akar tersebut real dan kembar. maka determinan harus positif. 22. dan (3).

sehingga n(S) menjadi: S − 1 − 3(S + 1) + (S − 2). sehingga n(S) menjadi: S − 1 − 3(S + 1) + |S − 2|. Pembahasan: n(S) = |S − 1| − 3|S + 1| + |S − 2| 23. F‡\F‰ 1 ≤ S < 2 n(S) = ¾ −5S − 6. Gambar sketsa grafik fungsi n! Selanjutnya kita hilangkan tanda mutlak pada |S − 2|. 1≤S<2 À5S. S ≥ 1 wU‡ S < −1 wU‡ S ≥ 2 À 3S − 4.blogspot.Halaman 24 dari 26 B. Sehingga. S−1≥0 n(S) = ½ −S + 1 − 3|S + 1| + |S − 2|. S − 1 ≥ 0 wU‡ S + 1 ≥ 0 wU‡ S − 2 < 0 À ÀS − 1 − 3(−S − 1) + (S − 2). À S − 1 < 0 wU‡ S + 1 < 0 wU‡ S − 2 ≥ 0 À−S + 1 − 3(−S − 1) + (S − 2). F‡\F‰ − 1 ≤ S < 1 S + 6. S − 1 < 0 wU‡ S + 1 ≥ 0 wU‡ S − 2 < 0 À−S + 1 − 3(S + 1) + (−S + 2). S − 1 ≥ 0 wU‡ S + 1 ≥ 0 S − 1 − 3(−S − 1) + |S − 2|. sehingga n(S) menjadi: S − 1 − 3|S + 1| + |S − 2|. 5 −1 −5 1 2 −8 Pembahasan Soal Olimpiade Guru Matematika SMA 2011 by http://pak-anang. S − 1 ≥ 0 wU‡ S + 1 < 0 n(S) = ¾ −S + 1 − 3(S + 1) + |S − 2|. S≥2 Â−3S − 2. F‡\F‰ S < −1 Untuk sketsa grafiknya bisa dilihat di sebelah kanan. F‡\F‰ S ≥ 2 −3S − 2. S < 1 wU‡ S ≥ −1 wU‡ S ≥ 2 Á −1 ≤ S < 1 À−5S. À3S − 2.com . S − 1 < 0 wU‡ S + 1 < 0 wU‡ S − 2 < 0 Sehingga dengan menyederhanakan fungsi n(S) akan diperoleh: −S − 6. S < 1 wU‡ S < −1 wU‡ S ≥ 2 ¿S − 6. S < −1 Selanjutnya kita hilangkan tanda mutlak pada |S + 1|. S − 1 ≥ 0 wU‡ S + 1 < 0 wU‡ S − 2 < 0 n(S) = S − 1 < 0 wU‡ S + 1 ≥ 0 wU‡ S − 2 ≥ 0 Á−S + 1 − 3(S + 1) + (S − 2). fungsi n(S) adalah: −S − 6. S − 1 ≥ 0 wU‡ S + 1 < 0 wU‡ S − 2 ≥ 0 À S − 1 − 3(−S − 1) + (−S + 2). S − 1 ≥ 0 wU‡ S + 1 ≥ 0 wU‡ S − 2 ≥ 0 Â S − 1 − 3(S + 1) + (−S + 2). S ≥ 1 wU‡ S < −1 wU‡ S < 2 n(S) = −3S − 4. S − 1 < 0 wU‡ S + 1 < 0 Pertama kita hilangkan tanda mutlak pada |S − 1|. Perhatikan persamaan: |S − 1| − 3|S + 1| + |S − 2| = U Untuk mencari nilai U agar persamaan itu memiliki penyelesaian dapat dilakukan dengan menggambar grafik T = n(S) = |S − 1| − 3|S + 1| + |S − 2|. S−1<0 Perhatikan untuk yang saya tandai merah adalah domain tidak valid. S − 1 < 0 wU‡ S + 1 ≥ 0 −S + 1 − 3(−S − 1) + |S − 2|. ¿−S + 1 − 3(−S − 1) + (−S + 2).

Sehingga U = T = 0. Sehingga U = T = −2. −6).Halaman 25 dari 26 24. Pembahasan Soal Olimpiade Guru Matematika SMA 2011 by http://pak-anang. dan S + 6 berpotongan di (−2.0).blogspot.com . Sehingga U = T = 0. Pembahasan: Nilai U bisa dimaknai sebagai titik-titik potong keempat garis tersebut. −S − 6 dan S + 6 berpotongan di (−6. Dengan menggunakan sketsa grafik yang telah Saudara buat. −5S − 6. −S − 6 dan − 5S − 6 berpotongan di (0. 4). Sehingga U = T = 4. tentukan nilai U agar persamaan itu memiliki paling sedikit satu penyelesaian untuk S. −2). Sehingga dengan eliminasi dan substitusi diperoleh titik-titik potong berikut: −3S − 2. −S − 6 dan − 3S − 2 berpotongan di (2.

Saran. 977* = 1000. iv. Nilai U = 5 dan e = 4 Solusi bulat untuk persamaan linear dua variabel tersebut adalah dengan menggunakan teorema Diophantine. Kita memperoleh 46 ≤ 11U ≤ 64 atau 46/11 ≤ U ≤ 64/11. 1. Sebagai contoh: 5* = 10. ternyata tidak ditemukan hasil yang memenuhi. dan N ≥ 999. Pak Anang.blogspot.000. dan e = 10. 9968* = 10000.000. Kita memperoleh 46 ≤ 11U ≤ 64 atau 46/11 ≤ U ≤ 64/11.946 iii. ii.000.9Ue dengan U dan e adalah dua angka terakhir.Halaman 26 dari 26 C. dan N ≥ 999. e adalah bilangan satuan mulai 0 sampai 9. Pembahasan soal OSN Guru Matematika SMA 2011 ini sangat mungkin jauh dari sempurna mengingat keterbatasan penulis.com. Olimpiade. dan rangkuman materi pelajaran serta soal-soal ujian yang lainnya.000 = N* = (999.000. Sehingga kesimpulannya. U = 4. perhatikan proses pencarian berikut ini: i. sehingga jumlahnya paling besar 54. Terima kasih. Misalkan N = 999. • v. Ingat U. 86* = 100. ii.blogspot. koreksi dan tanggapan sangat diharapkan demi perbaikan pembahasan soal OSN ini. 1. Untuk menentukan bilangan bulat N sehingga N* = 1. Nilai U = 5 dan e = 4 25. Misalkan N = 999.000 tidak akan ditemukan solusinya.com . Tuliskan pernyataan yang salah atau buat suatu kesimpulan dari proses pencarian bilangan bulat N di atas! Pembahasan: Pernyataan yang salah berwarna merah: i. untuk N* = 1. Misalkan N adalah bilangan bulat positif.000. Pembahasan Soal Olimpiade Guru Matematika SMA 2011 by http://pak-anang. N memiliki paling banyak enam angka. • v.946 iii. iv.900 + 10U +e) + (36 + U + e) atau 11U + 2e = 64. Untuk download pembahasan soal SNMPTN. karena nilai bulat yang memenuhi adalah.900 + 10U +e) + (36 + U + e) atau 11U + 2e = 64. silahkan kunjungi http://pak-anang. sehingga jumlahnya paling besar 54. UNAS.9Ue dengan U dan e adalah dua angka terakhir. Setelah menyelesaikan teorema Diophantine pada persamaan tersebut.000 = N* = (999. N memiliki paling banyak enam angka. dan N* menyatakan bilangan bulat yang diperoleh dari menjumlahkan bilangan N dengan semua angka-angkanya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful