P. 1
Makalah Rabies

Makalah Rabies

|Views: 72|Likes:
Published by Crystal Wilson
cara pengatasan rabies
cara pengatasan rabies

More info:

Categories:Types, Resumes & CVs
Published by: Crystal Wilson on Mar 15, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/20/2013

pdf

text

original

MAKALAH BIOLOGI “PENYAKIT RABIES” D I S U S U N OLEH : MUH RIZAL

SMA NEGERI 1 BONTOSIKUYU

2012
1

21 September 2012 Penulis ii 2 . Kami membuat makalah ini untuk memberikan pengetahuan tentang penyakit RABIES bagi kita semua. penulis mengucapkan terima kasih kepada pihak yang ikut berpartisipasi dalam pembuatan makalah ini. Pariangan. sesuai pengharapan dari penulis. Akhirnya mudah-mudah makalah ini bisa bermanfaat.KATA PENGANTAR Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT karena berkat dan hidayahnya jualah kami selaku Kelompok 4 dapat menyelesaikan makalah biologi tentang PENYAKIT RABIES. Melalui ini.

............................ 3....... 1...........3 Tujuan ......................................................................... 1.....................................................................4 Metode .. 2.........................................................................................................................DAFTAR ISI Halaman Judul ............................ 2..........................................................................................................................................................................................6 Tindakan Terhadap Hewan Yang Menggigit .. 2............... iii 3 i ii iii 1 1 1 2 2 3 3 3 4 4 5 6 6 7 7 8 10 10 10 11 ........... 2............................................ Bab 2 Pembahasan .................................................................. 2...............................................................................1 Pengertian ................................................................ Kata Pengantar ......................2 Rumusan Masalah .............................. 2........................3 Tahapan Penyakit Rabies .................................................................................. 2................................................... 2........................4 Gejala Rabies ........................... Bab 3 Penutup ......... Daftar Pustaka ............................................1 Kesimpulan .................................................2 Saran ................................................................................................... Daftar Isi ............. 3........................................................................................1 Latar Belakang ............................................................8 Pencegahan .......................7 Perundang-undangan Tentang Rabies ................................................................................................................10 Tips Bila Digigit Anjing ........................................................................................ 2................................................................................................... 1..................................9 Pengobatan ........................................................................................................................................................................................................... Bab 1 Pendahuluan ......2 Penyebab ........................................................................................................................................................................... 1........5 Tanda-Tanda Penyakit Rabies ........................... 2......................................

Apa yang harus dilakukan pada hewan yang telah mengigit? 7. Agar kita terhindar dari penyakit mematikan ini. Apa saja gejala-gejala penyakit rabies? 5. namun untuk anjing yang dipelihara akan diberikan vaksinasi. Bagaimana pengobatannya? 10. Adakah undang-undang yang mengatur tentang rabies? 8.2 Rumusan Masalah Dari latar belakang diatas maka dapat dibuat rumusan masalah : 1. 1.BAB I PENDAHULUAN 1. Apa itu rabies ? 2. Bagaimana tahapan penyakit rabies? 4.1 Latar Belakang Tahun 2009 ini merupakan bukti bahwa Indonesia bukanlah negara yang bebas dari penyakit Rabies. Apa saja tanda-tanda penyakit rabies pada hewan? 6. Sehingga tidak heran banyak anjing yang dibunuh. Salah satunya adalah provinsi Bali yang telah dklaim bebas rabies justru telah banyak korban berjatuhan baik yang suspect maupun yang telah positif terjangkit virus rabies. Dalam makalah ini akan dibahas mengenai penyakit rabies dari pengertian sampai dengan tips-tips bila kita atau orang terdekat kita digigit oleh anjing atau hewan yang lainnya yang berpotensi untuk menyebarkan virus rabies. Sekarang Dinas Peternakan Bali sedang genjar-genjarnya memberantas penyakit mematikan ini yang disebabkan oleh gigitan hewan. terbukti dengan adanya korban meninggal yang terinfeksi oleh penyakit ini di beberapa Rumah Sakit di Indonesia. hendaknya kita mengetahui bagaimana ciri-ciri hewan yang telah terinfeksi virus rabies. anjing yang dianggap sebagai sahabat manusia justru sebagai penyebar utama dari penyebaran virus rabies ini melalui gigitannya. Apa saja penyebab rabies? 3. Bagaimana pencegahan untuk penyakit rabies? 9. Adakah tips-tips bila tergigit hewan yang berisiko terkena infeksi rabies? 4 .

3 Tujuan Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah agar mahasiswa mengetahui trend dan issue yang sedang berkembang di Indonesia yaitu masalah rabies dan dapat memberikan penanganan yang tepat dari panyakit rabies ini.1.4 Metode Dalam pembuatan makalah ini kami menggunakan metode penelusuran. 1. 5 .

Dengan demikian virus ini menyerang hamper tiap organ dan jaringan di dalam tubuh dan berkembang biak dalam jaringan-jaringab seperti kelenjar ludah. kera dan karnivora liar lainnya. Sesampainya di otak . virus akan memperbanyak diri dan menyebar luas dalam semua bagian neuron-neuron. dan rubah. virus kemudian bergerak kea rah perifer dalam serabut saraf eferen. volunteer dan otonom. anjing. kelelawar. kelelawar. selama 2 minggu virus akan tetap tinggal pada tempat masukdan disekitrnya. Hewan yang rentan dengan virus rabies ini adalah hewan berdarah panas. Setelah memperbanyak diri dalam neuron-neuron sentral. Penyakit rabies merupakan penyakit Zoonosa yang sangat berbahaya dan ditakuti karena bila telah menyerang manusia atau hewan akan selau berakhir dengan kematian. dan sebagainya.1 Pengertian Rabies atau lebih sering dikenal dengan nama anjing gila merupakan suatu penyakit infeksi akut yang menyerang susunan saraf pusat yang disebabkan oleh virus rabies dan ditularkan dari gigitan hewan penular rabies. virus ditemukan dengan jumlah yang banyak pada air liurnya. Vrus ini ditularkan ke hewan lain atau ke manusia terutama melalui luka gigitan. Secara patogenesis. Kemudian. dan Asia bahkan sekarang di Indonesia 6 . Afrika. hipotalamus dan batang otak. Oleh karena itu bangsa karnivora adalah hewan yang paling utama sebagai penyebar rabies. setelah virus rabies masuk lewat gigitan.BAB II PEMBAHASAN 2. ginjal. Banyak hewan yang bias menularkan rabies kepada manusia. Rabies pada anjing masih sering ditemukan di Amerika Latin. hewan yang lainnya juga bisa menjadi sumber penularan rabies adalah kucing. 2. sigung. Penyakit rabies secara almi terdapat pada bangsa kucing. rakun. Yang paling sering menjadi sumber dari rabies adalah anjing. Hewan ini menularkan infeksi kepada hewan lainnya atau manusia melaui gigitan dan kadang melalui jilatan. terutama mempunyai predileksi khusus terhadap sel-sel sistem limbic. Pada hewan yang menderita rabies.2 Penyebab Penyakit ini disebabkan oleh virus rabies yang terdapat pada air liur hewan yang terinfeksi. maka usaha pencegahan dan pemberantasan penyakit ini perlu dilaksanakan secara intensif. virus akan bergerak mencapai ujung-ujung serabut saraf posterios tanpa menunjukan perubahan-perubahan fungsinya. Mengingat akan bahaya dan keganasan terhadap kesehatan dan ketentraman hidup masyarakat.

Masa inkubasi penyakit rabies pada anjing dan kucing kurang lebih 2 minggu (1014 hari). Pada rabies jinak. Pada manusia 2-3 minggu dan paling lama 1 tahun. Fase Prodormal Hewan mencari tempat dingin dan menyendiri. Fase ini berlangsung selama 1-3 hari. dan demam. sejak awal telah terjadi kelumpuhan local atau kalumpuhan total. rabies dimulai dengan kelumpuhan pada tungkai bawah yang menjalar ke seluruh tubuh. Masa inkubasi biasanya paling pendek pada orang yang digigit pada kepala. Selanjutnya mata menjadi keruh dan selalu terbuka dan tubuh gemetaran. tetapi masa inkubasinya sangat bervariasi dari 10 hari sampai 1 tahun. b. hewan yang terkena tampak gelisah dan ganas. Kejang ini terjadi akibat adanya gangguan pada daerah otot yang mengatur proses menelan dan pernafasan.3 Tahapan Penyakit Rabies Perjalanan penyakit Rabies pada anjing dan kucing dibagi dalam 3 fase yaitu : a. Kejang otot tenggorokan dan pita suara bisa menyebabkan rasa sakit yang luar biasa. c. Ini disebabkan kareni tidak semua hewan peliharaan mendapatkan vaksinasi untuk penyakit ini. tetapi dapat terjadi lebih agresif dan nervus. Keresahan akan meningkat menjadi kegembiraan yang tak terkendali dan penderita akan mengeluarkan air liur. Hewan yang terinfeksi bisa mengalami rabies buas atau rabies jinak. Pada 20% penderita. Fase Eksitasi Hewan menjadi ganas dan menyerang siapa saja yang ada di sekitarnya danmemakan barang yang aneh-aneh. Setelah fase prodormal dilanjutkan fase eksitasi atau bisa langsung ke fase paralisa.kasus rabie ini mulai muncul dan sudah banyak memakan korban. keresahan. Fase Paralisa Hewan mengalami kelumpuhan pada semua bagian tubuh dan berakhir dengan kematian. Pada rabies buas.4 Gejala Rabies Gejala biasanya mulai timbul dalam waktu 30-50 hari setelah terinfeksi. tidak enak badan. 2. pupil mata meluas dan sikap tubuh kaku (tegang). Masa inkubasi dari penyakit ini adalah waktu antara penggigitan sampai timbulnya gejala penyakit. Oleh karena itu penderita rabies tidak dapat 7 . Tetapi penyakit ini biasanya dimulai dengan periode yang pendek dari depresi mental. Angin sepoi-sepoi dan mencoba minum air bisa menyebabkan kekejangan ini. tempat yang tertutup atau bila gigitan terdapat di banyak tempat. kemudian menjadi lumpuh dan mati. 2. selanjutnya masuk fase paralisa.

maka penyakit ini kadang-kadang juga disebut hidrofobia (takut air). kayu dsb. gelap dan menyendiri tetapi dapat menjadi agresif  Tidak menurut perintah majikannya  Nafsu makan hilang  Air liur meleleh tak terkendali  Hewan akan menyerang benda yang ada disekitarnya dan memakan barang. Tanda-tanda yang sering terlihat :  Bersembunyi di tempat yang gelap dan sejuk  Kejang-kejang berlangsung sangat singkat. paralisa cepat terjadi. (Bali Post. Tanda-tanda yang sering terlihat :  Hewan menjadi penakut atau menjadi galak  Senang bersembunyi di tempat-tempat yang dingin. Bentuk ganas (Furious Rabies) Masa eksitasi panjang.minum. Sesak nafas Beberapa minggu setelah digigit anjing. Pada salah satu sumber menyebutkan beberapa ciri-ciri dari korban yang telah terinfeksi virus rabies diamana korban tersebut akhirnya meninggal akibat terlambat mendapat pertolongan. Keluar keringat yang deras b.5 Tanda-Tanda Penyakit Rabies Pada Hewan Gejala penyakit dikenal dalam 3 bentuk : a.  Menyerang dan menggigit barabg bergerak apa saja yang dijumpai  Kejang-kejang disusul dengan kelumpuhan  Ekor diantara 2 (dua)paha b. bahkan sering tidak terlihat 8 . yaitu : a. benda-benda asing seperti batu. korban akan takut air dan angin namun sering menggigil dan kehausan. Dada sakit seperti tertusuk-tusuk dan sakit c.2009) 2. Bentuk diam (Dumb Rabies) Masa eksitasi pendek. Karena hal inilah. kebanyakan akan mati dalam 2-5 hari setelah tanda-tanda terlihat.

2. Bila hewan tersebut adalah hewan peliharaan atau ada pemiliknya. 3213 tahun 1984 tentang Tatacara Penertiban Hewan Piaraan Anjing. mulut terbuka  Air liur keluar terus menerus (berlebihan)  Mati c. Bila hewan yang menggigit sulit untuk ditangkap dan terpaksa harus dibunuh . kucing. Terhadap hewan tersebut harus diambil tindakan sebagai berikut : a. b. kucing. maka hewan tersebut harus ditangkap dan diserahkan ke Dinas Peternakan setempat untuk diobservasi selama 14 hari.7 Perundang-undangan Tentang Rabies Sejak tahun 1926 pemerintah telah mengeluarkan peraturan tentang rabies pada anjing. Bila hasil observasi negative Rabies maka hewan tersebut mendapat vaksinasi rabies sebelum diserahkan kembali ke pemiliknya. tidak dapat menelan. di DKI Jakarta terdapat SK Gubernur No. Selanjutnya ordonantie tersebut mengalami perubahan/penambahan-penambahan yang disesuaikan dengan perkembangan yang ada. Lumpuh. 452 tahun 1926. setelah terlebih dahulu diberikan vaksinasi Rabies. Kucing. dank era yaitu Hondsdol heid Ordonantie Staatblad No. 452 tahun 1926 dan pelaksanaannya termuat dalam Staatblad No. dan Kera di wilayah DKI Jakarta yang antara lain berisi : 9 .6 Tindakan Terhadap Hewan Yang Menggigit Anjing. c. maka kepala hewan tersebut harus diambil dan segera diserahkan ke Dinas Peternakan setempat untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium. dank era yang yang menggigit manusia atau hewan lainnya harus dicurigai menderita Rabies. Bila hewan yang menggigit adalah hewan liar (tidak ada pemiliknya) maka hewan tersebut harus dusahakan ditangkap hidup dan diserahkan kepada Dinas Peternakan setempat untuk diobservasi dan setelah masa observasi selesai hewan tersebut dapat dimusnahkan atau dipelihara oleh orang yang berkenan. Misalnya. Bentuk Asystomatis Hewan tidak menunjukan gejala sakit Hewan tiba-tiba mati 2.

b.  Tindakan pencegahan yang paling penting adalah penanganan luka gigitan sesegera mungkin. Berhasil tidaknya usaha pengendalian penyakit rabies sangat erat hubungannya dengan kesadaran.a. 2.9 Pengobatan  Jika segera dilakukan tindakan pencegahan yang tepat. pengetahuan dan partisipasi dari semua masyarakat. 2. dan kelelawar) diperlukan pengobatan lebih lanjut karena hewanhewan tersebut mungkin saja terinfeksi rabies. rakun. Maka seseorang yang digigit hewan yang menderita rabies kemungkinan tidak akan menderita rabies. Sebagai contoh. Menangkap dan menyerahkan hewannya apabila menggigit orang untuk diobservasi. rubah. yaitu :     Dokter hewan Petugas laboratorium yang menangani hewan-hewan yang terinfeksi Orang-orang yang menetap atau tinggal lebih dari 30 hari di daerah yang terjangkit rabies dimana banyak anjing ditemukan Para penjelajah gua kelelawar Vaksinasi memberikan perlindungan seumur hidup. Kewajiban pemilik hewan piaraan untuk memvaksinasi hewannya dan menggantungkan peneng tanda lunas pajak. tusukan yang dalam dosemprotkan dengan air sabun. Tetapi bila digigit binatang buas (sigung. c.8 Pencegahan Langkah-langkah untuk mencegah rabies bisa diambil sebelum terjangkit virus atau segera seteleh terjangkit. Tetapi kadar antibody akan menurun. sehingga orang yang berisiko tinggi terhadap penyebaran selanjutnya harus mendapat dosis buster vaksinasi setiap 2 tahun. Orang yang digigit kelinci dan hewan pengerat (termasuk bajing dan tikus)tidak memerlukan pengobatan lebih lanjut karena hewan-hewan tersebut jarang terinfeksi rabies. Daerah yang digigit dibersihkan dengan sabun. Hewan yang dibiarkan lepas dan dianggap liar atau tersangka menderita rabies akan ditangkap oleh petugas penertiban. vaksinasi bisa diberikan kepada orang-orang yang berisiko tinggi terhadap terjangkitnya virus. kepada pemberita yang belum pernah 10 . Jika luka telah dibersihkan.

kelelahan. 7. Jadi ditekankan agar mencuci luka segera setelah digigit. jantung. kejang. Nyeri dan pembengkakan di tempat suntikan biasanya bersifat ringan.  Jika belum pernah mendapatkan imunisasi.mendapatkan imunisasi dengan vaksin rabies diberikan suntikan immunoglobin rabies. seminggu setelah digigit Ketiga. Jika anjing mati dalam rentang waktu kurang lebih 10 hari setelah menggigit.  Jika penderita pernah mendapatkan vaksinasi. dimana separuh dari dosisnnya disuntikkan di tempat gigitan. maka suntikan vaksin rabies diberikan pada saat digigit hewan rabies dan pada hari ke 3.  Untuk VAR dilakukan selam 3 kali yaitu : Pertama. Mencuci luka gigitan dengan air dan sabun bisa menghilangkan setidaknya 92% virus rabies. Pemberian vaksin maupun immunoglobulinrabies tampaknya efektif jika suatu saat penderita menunjukkan gejala-gejala rabies. kematian biasanya terjadi dalam 3-10 hari.  Usahakan untuk menangkap anjing tersebut dan kurungatau diikat untuk memastikan apakah anjing tersebut menderita rabies atau tidak. Kebanyakan penderita meninggal karena sumbatan jalan nafas (asfiksia). tiga minggu setelah digigit 11 . Setelah itu baru ketempat kesehatan terdekat untuk meminta perawatan lebih lanjut dan mendapatkan VAR (vaksinasi anti rabies) Jangan langsung ke tempat kesehatan setelah digigit anjing karena itu memberikan waktu untuk virus masuk dalam tubuh. 2. saat digigit Kedua. tetapi beberapa orang penderita selamat. maka dipastikan anjing tersebut tertular rabies. tetapi luka gigitan harus tetap dibersihkan dan diberikan 2 dosis vaksin (pada hari 0 dan 2)  Sebelum ditemukannya pengobatan. dan 28. atau kelumpuhan total. maka risiko menderita rabies akan berkurang. dan otak. kurang dari 1 % yang mengalami demam setelah menjalani vaksinasi. 14.10 Tips Bila Digigit Anjing    Cuci luka gigitan itu dengan air mengalir dan sabun kurang lebih 10-15 menit. Jarang terjadi reaksi alergi yang serius. Mereka dipindahkan ke ruang perawatan intensif untuk diawasi terhadap gejala-gejala pada paru-paru. Meskipun kematian karena rabies diduga tidak dapat dihindarkan.

12 .Apabila anjing telah dibunuh atau mati setelah menggigit. Dengan pelaksanaan VAR secara lengkap. maka VAR harus dijalani secara penuh. jika setengah-setengah maka pertahanan tubuh yang terbentuk juga tidak maksimal. maka pertahanan tubuh untuk rabies yang dibentuk oleh vaksin akan maksimal.

burung atau lain sebagainya. Virus rabies banyak terkandung dalam kelenjar liur hewan yang telah terinfeksi virus ini sehingga gigitannya inilah yang sangat berbahaya.BAB III PENUTUP 3.1 Kesimpulan Rabies merupakan penyakit menular yang mematikan yang ditularkan oleh hewan melalui gigitannya. Setelah itu barulah dibawa ke tenaga kesehatan untuk mendapatkan vaksinasi anti rabies secara bertahap agar kita tidak terinfeksi virus rabies ini. Bila tergigit. maka tindakan yang harus kita lakukan adalah mencuci daerah gigitan tersebut dengan sabun dan pada air yang mengalir untuk meminimalkan virus yang masuk ke pembuluh darah. 3.2 Saran Bila memiliki binatnag peliharaan baik itu anjing. 13 . kucing. hendaknya selalu menjaga kebersihan hewan tersebut dan bawalah hewan peliharaan anda ke dokter hewan untuk mendapatkan vaksinasi.

DAFTAR PUSTAKA http://www.php?ArtID=754 ( diakses pada tgl 21-09-2009 ) 14 .com/wmview.go.id/_jakpus/Ternak/Rabies.htm ( diakses pada tgl 21-09-2009 ) http://www.anjingkita.jakarta.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->