P. 1
Sejarah Singkat Para Ahli

Sejarah Singkat Para Ahli

|Views: 86|Likes:
sejarah singkat para ahli hadits
sejarah singkat para ahli hadits

More info:

Published by: Budiansyah Ibnus-Syahli on Mar 15, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/12/2015

pdf

text

original

sejarah singkat para ahli hadist

Sejarah Singkat Imam Malik Dalam sebuah kunjungan ke kota Madinah, Khalifah Bani Abbasiyyah, Harun Al Rasyid (penguasa saat itu), tertarik mengikuti ceramah al muwatta’ (himpunan hadits) yang diadakan Imam Malik. Untuk hal ini, khalifah mengutus orang memanggil Imam. Namun Imam Malik memberikan nasihat kepada Khalifah Harun, ”Rasyid, leluhur Anda selalu melindungi pelajaran hadits. Mereka amat menghormatinya. Bila sebagai khalifah Anda tidak menghormatinya, tak seorang pun akan menaruh hormat lagi. Manusia yang mencari ilmu, sementara ilmu tidak akan mencari manusia.” Sedianya, khalifah ingin agar para jamaah meninggalkan ruangan tempat ceramah itu diadakan. Namun, permintaan itu tak dikabulkan Imam Malik. ”Saya tidak dapat mengorbankan kepentingan umum hanya untuk kepentingan seorang pribadi.” Sang khalifah pun akhirnya mengikuti ceramah bersama dua putranya dan duduk berdampingan dengan rakyat kecil. Imam Malik yang bernama lengkap Abu Abdullah Malik bin Anas bin Malik bin Abi Amir bin Amr bin Haris bin Gaiman bin Kutail bin Amr bin Haris al Asbahi, lahir di Madinah pada tahun 712 M dan wafat tahun 796 M. Berasal dari keluarga Arab terhormat, berstatus sosial tinggi, baik sebelum maupun sesudah datangnya Islam. Tanah asal leluhurnya adalah Yaman, namun setelah nenek moyangnya menganut Islam, mereka pindah ke Madinah. Kakeknya, Abu Amir, adalah anggota keluarga pertama yang memeluk agama Islam pada tahun 2 H. Saat itu, Madinah adalah kota ilmu yang sangat terkenal. Kakek dan ayahnya termasuk kelompok ulama hadits terpandang di Madinah. Karenanya, sejak kecil Imam Malik tak berniat meninggalkan Madinah untuk mencari ilmu. Ia merasa Madinah adalah kota dengan sumber ilmu yang berlimpah lewat kehadiran ulama-ulama besarnya. Kendati demikian, dalam mencari ilmu Imam Malik rela mengorbankan apa saja. Menurut satu riwayat, sang imam sampai harus menjual tiang rumahnya hanya untuk membayar biaya pendidikannya. Menurutnya, tak layak seorang yang mencapai derajat intelektual tertinggi sebelum berhasil mengatasi kemiskinan. Kemiskinan, katanya, adalah ujian hakiki seorang manusia. Karena keluarganya ulama ahli hadits, maka Imam Malik pun menekuni pelajaran hadits kepada ayah dan paman-pamannya. Kendati demikian, ia pernah berguru pada ulamaulama terkenal seperti Nafi’ bin Abi Nuaim, Ibnu Syihab az Zuhri, Abul Zinad, Hasyim bin Urwa, Yahya bin Said al Anshari, dan Muhammad bin Munkadir. Gurunya yang lain adalah Abdurrahman bin Hurmuz, tabi’in ahli hadits, fikih, fatwa dan ilmu berdebat; juga Imam Jafar Shadiq dan Rabi Rayi.

Dalam usia muda, Imam Malik telah menguasai banyak ilmu. Kecintaannya kepada ilmu menjadikan hampir seluruh hidupnya diabdikan dalam dunia pendidikan. Tidak kurang empat khalifah, mulai dari Al Mansur, Al Mahdi, Hadi Harun, dan Al Ma’mun, pernah jadi murid Imam Malik. Ulama besar, Imam Abu Hanifah dan Imam Syafi’i pun pernah menimba ilmu dari Imam Malik. Belum lagi ilmuwan dan para ahli lainnya. Menurut sebuah riwayat disebutkan murid terkenal Imam Malik mencapai 1.300 orang. Ciri pengajaran Imam Malik adalah disiplin, ketentraman, dan rasa hormat murid kepada gurunya. Prinsip ini dijunjung tinggi olehnya sehingga tak segan-segan ia menegur keras murid-muridnya yang melanggar prinsip tersebut. Pernah suatu kali Khalifah Mansur membahas sebuah hadits dengan nada agak keras. Sang imam marah dan berkata, ”Jangan melengking bila sedang membahas hadits Nabi.” Ketegasan sikap Imam Malik bukan sekali saja. Berulangkali, manakala dihadapkan pada keinginan penguasa yang tak sejalan dengan aqidah Islamiyah, Imam Malik menentang tanpa takut risiko yang dihadapinya. Salah satunya dengan Ja’far, gubernur Madinah. Suatu ketika, gubernur yang masih keponakan Khalifah Abbasiyah, Al Mansur, meminta seluruh penduduk Madinah melakukan bai’at (janji setia) kepada khalifah. Namun, Imam Malik yang saat itu baru berusia 25 tahun merasa tak mungkin penduduk Madinah melakukan bai’at kepada khalifah yang mereka tak sukai. Ia pun mengingatkan gubernur tentang tak berlakunya bai’at tanpa keikhlasan seperti tidak sahnya perceraian paksa. Ja’far meminta Imam Malik tak menyebarluaskan pandangannya tersebut, tapi ditolaknya. Gubernur Ja’far merasa terhina sekali. Ia pun memerintahkan pengawalnya menghukum dera Imam Malik sebanyak 70 kali. Dalam kondisi berlumuran darah, sang imam diarak keliling Madinah dengan untanya. Dengan hal itu, Ja’far seakan mengingatkan orang banyak, ulama yang mereka hormati tak dapat menghalangi kehendak sang penguasa. Namun, ternyata Khalifah Mansur tidak berkenan dengan kelakuan keponakannya itu. Mendengar kabar penyiksaan itu, khalifah segera mengirim utusan untuk menghukum keponakannya dan memerintahkan untuk meminta maaf kepada sang imam. Untuk menebus kesalahan itu, khalifah meminta Imam Malik bermukim di ibukota Baghdad dan menjadi salah seorang penasihatnya. Khalifah mengirimkan uang 3.000 dinar untuk keperluan perjalanan sang imam. Namun, undangan itu pun ditolaknya. Imam Malik lebih suka tidak meninggalkan kota Madinah. Hingga akhir hayatnya, ia tak pernah pergi keluar Madinah kecuali untuk berhaji. Pengendalian diri dan kesabaran Imam Malik membuat ia ternama di seantero dunia Islam. Pernah semua orang panik lari ketika segerombolan Kharijis bersenjatakan pedang memasuki masjid Kuffah. Tetapi, Imam Malik yang sedang shalat tanpa cemas tidak beranjak dari tempatnya. Mencium tangan khalifah apabila menghadap di baliurang sudah menjadi adat kebiasaan, namun Imam Malik tidak pernah tunduk pada penghinaan seperti itu. Sebaliknya, ia sangat hormat pada para cendekiawan, sehingga pernah ia menawarkan tempat duduknya sendiri kepada Imam Abu Hanifah yang mengunjunginya.

Dari Al Muwatta’ Hingga Madzhab Maliki Al Muwatta’ adalah kitab fikih berdasarkan himpunan hadits-hadits pilihan. Santri mana yang tak kenal kitab yang satu ini. Ia menjadi rujukan penting, khususnya di kalangan pesantren dan ulama kontemporer. Karya terbesar Imam Malik ini dinilai memiliki banyak keistimewaan. Ia disusun berdasarkan klasifikasi fikih dengan memperinci kaidah fikih yang diambil dari hadits dan fatwa sahabat. Menurut beberapa riwayat, sesungguhnya Al Muwatta’ tak akan lahir bila Imam Malik tidak ‘dipaksa’ Khalifah Mansur. Setelah penolakan untuk ke Baghdad, Khalifah Al Mansur meminta Imam Malik mengumpulkan hadits dan membukukannya. Awalnya, Imam Malik enggan melakukan itu. Namun, karena dipandang tak ada salahnya melakukan hal tersebut, akhirnya lahirlah Al Muwatta’. Ditulis di masa Al Mansur (754775 M) dan baru selesai di masa Al Mahdi (775-785 M). Dunia Islam mengakui Al Muwatta’ sebagai karya pilihan yang tak ada duanya. Menurut Syah Walilullah, kitab ini merupakan himpunan hadits paling shahih dan terpilih. Imam Malik memang menekankan betul terujinya para perawi. Semula, kitab ini memuat 10 ribu hadits. Namun, lewat penelitian ulang, Imam Malik hanya memasukkan 1.720 hadits. Kitab ini telah diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa dengan 16 edisi yang berlainan. Selain Al Muwatta’, Imam Malik juga menyusun kitab Al Mudawwanah al Kubra, yang berisi fatwa-fatwa dan jawaban Imam Malik atas berbagai persoalan. Imam Malik tak hanya meninggalkan warisan buku. Ia juga mewariskan mazhab fikih di kalangan Islam Sunni, yang disebut sebagai Mazhab Maliki. Selain fatwa-fatwa Imam Malik dan Al Muwatta’, kitab-kitab seperti Al Mudawwanah al Kubra, Bidayatul Mujtahid wa Nihaayatul Muqtashid (karya Ibnu Rusyd), Matan ar Risalah fi al Fiqh al Maliki (karya Abu Muhammad Abdullah bin Zaid), Asl al Madarik Syarh Irsyad al Masalik fi Fiqh al Imam Malik (karya Shihabuddin al Baghdadi), dan Bulgah as Salik li Aqrab al Masalik (karya Syeikh Ahmad as Sawi), menjadi rujukan utama mazhab Maliki. Di samping sangat konsisten memegang teguh hadits, mazhab ini juga dikenal amat mengedepankan aspek kemaslahatan dalam menetapkan hukum. Secara berurutan, sumber hukum yang dikembangkan dalam Mazhab Maliki adalah Al-Qur’an, Sunnah Rasulullah SAW, amalan sahabat, tradisi masyarakat Madinah (amal ahli al Madinah), qiyas (analogi), dan al maslahah al mursalah (kemaslahatan yang tidak didukung atau dilarang oleh dalil tertentu). Mazhab Maliki pernah menjadi mazhab resmi di Mekah, Madinah, Irak, Mesir, Aljazair, Tunisia, Andalusia (kini Spanyol), Marokko, dan Sudan. Kecuali di tiga negara yang disebut terakhir, jumlah pengikut mazhab Maliki kini menyusut. Mayoritas penduduk Mekah dan Madinah saat ini mengikuti Mazhab Hanbali. Di Iran dan Mesir, jumlah pengikut Mazhab Maliki juga tidak banyak. Hanya Marokko saat ini satu-satunya negara yang secara resmi menganut Mazhab Maliki. Sejarah Singkat Imam Hanafi Imam Abu Hanifah An-Nu’man bin Tsabit al-Kufiy merupakan orang yang faqih di

negeri Irak, salah satu imam dari kaum muslimin, pemimpin orang-orang alim, salah seorang yang mulia dari kalangan ulama dan salah satu imam dari empat imam yang memiliki madzhab. Di kalangan umat Islam, beliau lebih dikenal dengan nama Imam Hanafi. Nasab dan Kelahirannya bin Tsabit bin Zuthi (ada yang mengatakan Zutha) At-Taimi AlKufi Beliau adalah Abu Hanifah An-Nu’man Taimillah bin Tsa’labah. Beliau berasal dari keturunan bangsa persi. Beliau dilahirkan pada tahun 80 H pada masa shigharus shahabah dan para ulama berselisih pendapat tentang tempat kelahiran Abu Hanifah, menurut penuturan anaknya Hamad bin Abu Hadifah bahwa Zuthi berasal dari kota Kabul dan dia terlahir dalam keadaan Islam. Adapula yang mengatakan dari Anbar, yang lainnya mengatakan dari Turmudz dan yang lainnya lagi mengatakan dari Babilonia. Perkembangannya Ismail bin Hamad bin Abu Hanifah cucunya menuturkan bahwa dahulu Tsabit ayah Abu Hanifah pergi mengunjungi Ali Bin Abi Thalib, lantas Ali mendoakan keberkahan kepadanya pada dirinya dan keluarganya, sedangkan dia pada waktu itu masih kecil, dan kami berharap Allah subhanahu wa ta’ala mengabulkan doa Ali tersebut untuk kami. Dan Abu Hanifah At-Taimi biasa ikut rombongan pedagang minyak dan kain sutera, bahkan dia punya toko untuk berdagang kain yang berada di rumah Amr bin Harits. Abu Hanifah itu tinggi badannya sedang, memiliki postur tubuh yang bagus, jelas dalam berbicara, suaranya bagus dan enak didengar, bagus wajahnya, bagus pakaiannya dan selalu memakai minyak wangi, bagus dalam bermajelis, sangat kasih sayang, bagus dalam pergaulan bersama rekan-rekannya, disegani dan tidak membicarakan hal-hal yang tidak berguna. Beliau disibukkan dengan mencari atsar/hadits dan juga melakukan rihlah untuk mencari hal itu. Dan beliau ahli dalam bidang fiqih, mempunyai kecermatan dalam berpendapat, dan dalam permasalahan-permasalahan yang samar/sulit maka kepada beliau akhir penyelesaiannya. Beliau sempat bertemu dengan Anas bin Malik tatkala datang ke Kufah dan belajar kepadanya, beliau juga belajar dan meriwayat dari ulama lain seperti Atha’ bin Abi Rabbah yang merupakan syaikh besarnya, Asy-Sya’bi, Adi bin Tsabit, Abdurrahman bin Hurmuj al-A’raj, Amru bin Dinar, Thalhah bin Nafi’, Nafi’ Maula Ibnu Umar, Qotadah bin Di’amah, Qois bin Muslim, Abdullah bin Dinar, Hamad bin Abi Sulaiman guru fiqihnya, Abu Ja’far Al-Baqir, Ibnu Syihab Az-Zuhri, Muhammad bin Munkandar, dan masih banyak lagi. Dan ada yang meriwayatkan bahwa beliau sempat bertemu dengan 7 sahabat. Beliau pernah bercerita, tatkala pergi ke kota Bashrah, saya optimis kalau ada orang yang bertanya kepadaku tentang sesuatu apapun saya akan menjawabnya, maka tatkala diantara mereka ada yang bertanya kepadaku tentang suatu masalah lantas saya tidak mempunyai jawabannya, maka aku memutuskan untuk tidak berpisah dengan Hamad sampai dia meninggal, maka saya bersamanya selama 10 tahun. Pada masa pemerintahan Marwan salah seorang raja dari Bani Umayyah di Kufah, beliau didatangi Hubairoh salah satu anak buah raja Marwan meminta Abu Hanifah agar menjadi Qodhi (hakim) di Kufah akan tetapi beliau menolak permintaan tersebut, maka beliau dihukum cambuk sebanyak 110 kali (setiap harinya dicambuk 10 kali), tatkala dia

Al-Fadhl bin Musa. orang yang paling jauh dari perbuatan ghibah adalah Abu Hanifah. Yazid bin Harun. “Kalaulah Allah subhanahu wa ta’ala tidak menolong saya melalui Abu Hanifah dan Sufyan Ats-Tsauri maka saya hanya akan seperti orang biasa”. “Kami tidak mendustakan Allah swt. Abdullah ibnul Mubarok. Nu’man bin Abdus Salam al-Asbahani. menunjukkan kebenaran dengan cara yang baik. dan masih membutuhkan pendapat. tidaklah kami . Dawud Ath-Thai. Abyadh bin Al-Aghar bin Ash-Shabah. dan lain-lain. Hafsh binn Abdurrahman al-Qadhi. “Abu hanifah laa ba’sa bih. Al-Hasan bin Ziyad. sabar dalam belajar dan mengajarkan ilmu. “Aku berkata kepada Sufyan Ats-Tsauri. aku bertanya siapakah orang yang paling wara’ di kota Kufah? Maka mereka penduduk Kufah menjawab Abu Hanifah”. Dan beliau juga berkata. Dan dalam waktu yang lain beliau berkata. “Abu Hanifah adalah orang yang paling faqih”. Ali bin Zhibyan al-Qodhi. Ali bin Ashim. Asar bin Amru Al-Bajali. Isa bin Yunus. orang yang jujur. “Apabila atsar telah diketahui. “Aku datang ke kota Kufah. 6. kemudian imam Malik berpendapat. “Abu Hanifah adalah seorang yang faqih. “Abu Hanifah adalah orang yang tsiqoh di dalam hadits”. Beliau juga berkata. 4. Waki’ bin Al-Jarah. saya tidak pernah mendengar beliau berbuat ghibah meskipun kepada musuhnya’ kemudian beliau menimpali ‘Demi Allah. Su’aib bin Ishaq. Al-Qodhi Abu Yusuf berkata. Hamad bin Abu Hanifah. Beliau juga berkata. Yahya bin Ma’in berkata. “Saya tidak melihat seseorang yang lebih tahu tentang tafsir hadits dan tempat-tempat pengambilan fiqih hadits dari Abu Hanifah”. terkenal dengan wara’-nya. Dan dia juga berkata. Muhammad bin Qoshim al-Asadi. 3. dia tidak berdusta. diantaranya: 1. Abu Syihab Al-Hanath Assamaqondi. Muhammad bin Bisyr. ‘Wahai Abu Abdillah. sedikit bicara. Abdul karim bin Muhammad al-Jurjani.” Beliau juga berkata. Yahya bin Sa’id al-Qothan berkata. Sufyan berpendapat dan Abu Hanifah berpendapat maka yang paling bagus pendapatnya adalah Abu Hanifah … dan dia orang yang paling faqih dari ketiganya”. dia tidak membicarakan hadits kecuali yang dia hafal dan tidak membicarakan apa-apa yang tidak hafal”. Ishaq al-Azroq. Penilaian para ulama terhadap Abu Hanifah Berikut ini beberapa penilaian para ulama tentang Abu Hanifah. dia tidak menghilangkan kebaikannya dengan perbuatan ghibah’.mengetahui keteguhan Abu Hanifah maka dia melepaskannya. “Abu Hanifah berkata. Adapun orang-orang yang belajar kepadanya dan meriwayatkan darinya diantaranya adalah sebagaimana yang disebutkan oleh Syaikh Abul Hajaj di dalam Tahdzibnya berdasarkan abjad diantaranya Ibrahin bin Thahman seorang alim dari Khurasan. Ismail bin Yahya Al-Sirafi. Abdullah ibnul Mubarok berkata. Abdullah bin Zubair al-Qurasy. Qois bin Rabi’ juga mengatakan hal serupa dengan perkataan Fudhail bin Iyadh. Al-Harits bin Nahban. Fudhail bin Iyadh berkata. Muhammad bin Hasan Assaibani. 2. termasuk salah seorang hartawan. Yahya bin Ayub Al-Mishri. Dan beliau juga pernah berkata. Hamzah temannya penjual minyak wangi. Imam Syafii berkata. Sulaiman bin Amr An-Nakhai. “Barangsiapa ingin mutabahir (memiliki ilmu seluas lautan) dalam masalah fiqih hendaklah dia belajar kepada Abu Hanifah” 5. menghindari dari harta penguasa”. “Abu Hanifah adalah orang yang tsiqoh. Al-Qodhi Abu Yusuf.”. dia adalah orang yang paling berakal. Muhammad bin Abdullah al-Anshari. Abu Nu’aim. Abdul Aziz bin Khalid at-Turmudzi. tidak selayaknya bagi seseorang berbicara tentang hadits kecuali apa-apa yang dia hafal sebagaimana dia mendengarnya”. tidak tertuduh dengan berdusta.

kalau Dia menghendaki maka akan mengadzabnya dan kalau tidak maka akan mengampuninya. 2. Imam Muslim bin Hajaj berkata. Yaitu penyataan bahwa iman itu keyakinan yang ada dalam hati dan diucapkan dengan lisan. Dan yang dimaksudkan dengan “tidak bertambah dan berkurang” adalah jumlah dan ukurannya itu tidak bertingkat-tingkat. dan yang semisalnya … Dan dinukil pula oleh para sahabatnya. Beberapa penilaian negatif yang ditujukan kepada Abu Hanifah Abu Hanifah selain dia mendapatkan penilaian yang baik dan pujian dari beberapa ulama. “Abu Hanifah orang yang miskin di dalam hadits”. 9. tidak banyak hadits shahihnya”. Sufyan bin Uyainah berkata. tidak membatalakannya dengan kekufuran dan murtad sampai dia meninggal maka Allah tidak akan menyia-nyiakan amalannya. “Abu Hanifah Nu’man bin Tsabit tidak kuat hafalan haditsnya”. “Tidaklah orang itu mensela Abu Hanifah melainkan dia itu orang yang pendengki atau orang yang jahil”. “Kami tidak mengatakan bahwa orang yang beriman itu tidak membahayakan dosadosanya terhadap keimanannya. ada yang jelas dan yang samar. bahwa beliau berpendapat Al-Qur’an itu makhluq. Dan telah dinukil dari Abu Hanifah bahwasanya amal-amal itu tidak termasuk dari hakekat imam. diantaranya : 1. dan sungguh banyak mengambil pendapatnya”. Sebagian ahlul ilmi memberikan tuduhan bahwa Abu Hanifah adalah murji’ah dalam memahi masalah iman. 3. … akan tetapi kami mengatakan bahwa barangsiapa beramal kebaikan dengan memenuhi syarat-syaratnya dan tidak melakukan hal-hal yang merusaknya.akan menerimanya. 4. 7. dak hal ini tidak menafikan adanya iman itu bertingkat-tingkat dari segi kaifiyyah. mereka menyebutkan bahwa Abu Hanifah berkata. “Abu Hanifah Nu’man bin Tsabit shahibur ro’yi mudhtharib dalam hadits. dan tidaklah mencelanya melainkan dia itu orang yang jahil tentangnya”. “Pendapat Abu Hanifah di dalam masalah fiqih lebih mendalam dari pada syair. “Semoga Allah merahmati Abu Hanifah karena dia adalah termasuk orang yang menjaga shalatnya (banyak melakukan shalat)”. maka di berasa dibawah kehendak Allah. Sebagian ahlul ilmi yang lainnya memberikan tuduhan kepada Abu Hanifah. sebagaimana yang termaktub dalam kitab “Fiqhul Akbar” karya Abu Hanifah. akan tetapi dia termasuk dari sya’air iman.” 5. Abdullah ibnul Mubarok berkata.mendengar pendapat yang lebih baik dari pendapat Abu Hanifah. ‘Orang yang terjerumus dalam dosa besar maka urusannya diserahkan kepada Allah’. Abdul Karim bin Muhammad bin Syu’aib An-Nasai berkata. dan kami juga tidak mengatakan pelaku dosa besar itu masuk neraka dan kekal di neraka meskipun dia itu orang yang fasiq. dan orang yang berbuat kemaksiatan selain syirik dan kekufuran meskipun dia belum bertaubat sampai dia meninggal dalam keadaan beriman. Hafsh bin Ghiyats berkata. bahklan -insya Allah. seperti ada yang kuat dan ada yang lemah. Padahahal telah dinukil dari beliau bahwa Al-Qur’an itu adalah kalamullah dan . dan mengeluarkan amal dari hakikat iman. dan yang berpendapat seperti ini adalah Jumhur Asy’ariyyah. Al-Khuroibi berkata. Abu Manshur Al-Maturidi … dan menyelisihi pendapat ini adalah Ahlu Hadits … dan telah dinukil pula dari Abu Hanifah bahwa iman itu adalah pembenaran di dalam hati dan penetapan dengan lesan tidak bertambah dan tidak berkurang. 8. juga mendapatkan penilaian negatif dan celaan yang ditujukan kepada beliau.

haram bagi orang yang tidak mengetahui dalilku. “maka terkadang diantara para imam ada yang menyelisihi sunnah yang belum atau tidak sampai kepada mereka. Ibnu Abdil Barr berkata.pengucapan kita dengan Al-Qur’an adalah makhluq. meliput sunnah/hadits secara keseluruhan”. ternyata riwayat-riwayat tersebut lemah dalam sanadnya dan mudhtharib dalam maknanya. Syaikh Al-Albani berkata. yaitu wajibnya mengambil hadits dan meninggalkan taqlid terhadap pendapat para imam yang menyelisihi hadits. “Banyak dari Ahlul Hadits – yakni yang menukil tentang Abu Hanifah dari al-Khatib (Tarikh baghdad) – melampaui batas dalam mencela Abu Hanifah. hal ini bisa dibaca dalam kitab Tarikh Baghdad juz 13 dan juga kitab alJarh wa at-Ta’dil Juz 8 hal 450. yang semuanya itu menunjukkan pada sesuatu yang satu. Hal ini sebagaimana yang dijelaskan oleh imam Syafii. Tidak halal bagi seseorang untuk mengambil/memakai pendapat kami selama dia tidak mengetahui dari dalil mana kami mengambil pendapat tersebut. Jami’ul Masanid karya al-Khawaruzumi dan Tadzkiratul Hufazh karya Imam AdzDzahabi. Dan kalian akan mengetahui riwayat-riwayat yang banyak tentang cacian yang ditujukan kepada Abiu Hanifah -dalam Tarikh Baghdad. Dan dalam riwayat lain. … dan betapa banyak dari para imam yang agung. janganlah engakau catat semua apa-apa yang kamu dengar dariku. besok aku berpendapat dengan suatu pendapat dan aku tinggalkan pendapat tersebut hari berikutnya. dia berfatwa dengan pendapatku. alim yang cerdas mereka bersikap inshaf (pertengahan ) secara haqiqi. aib untuk ber-ashabiyyah madzhabiyyah. Apabila telah shahih sebuah hadits maka hadits tersebut menjadi madzhabku Berkata Syaikh Nashirudin Al-Albani. Dan di sana masih banyak lagi bentuk-bentuk penilaian negatif dan celaan yang diberikan kepada beliau. maka hal seperti itu sungguh dia menolak banyak pengkhabaran tentang Abu Hanifah dari orang-orang yang adil” Beberapa nasehat Imam Abu Hanifah Beliau adalah termasuk imam yang pertama-tama berpendapat wajibnya mengikuti Sunnah dan meninggalkan pendapat-pendapatnya yang menyelisihi sunnah. Celaka engkau wahai Ya’qub (Abu Yusuf). Dan ini merupakan pendapat ahlul haq …. maka mereka memerintahkan kepada kita untuk berpegang teguh dengan sunnah dan menjadikan sunah tersebut termasuk madzhab mereka semuanya”. maka sesungguhnya aku berpendapat pada hari ini denga suatu pendapat dan aku tinggalkan pendapat itu besok. dan kami ruju’ (membatalkan) pendapat tersebut pada pagi harinya. kami berpendapat pada hari ini. dalam riwayat lain. b. Tidak diragukan lagi bahwa merupakan cela.dan sungguh kami telah meneliti semua riwayat-riwayat tersebut. sesungguhnya kami adalah manusia biasa.coba lihatlah ke kitab beliau Fiqhul Akbar dan Aqidah Thahawiyah …. dan sungguh telah diriwayatkan dari Abu Hanifah oleh para sahabatnya pendapat-pendapat yang jitu dan dengan ibarat yang berbeda-beda. Dan dalam riawyat lain. dan penisbatan pendapat Al-Qur’an itu dalah makhluq kepada Abu Hanifah merupakan kedustaan”. “Ini merupakan kesempurnaan ilmu dan ketaqwaan para imam. Dan para imam telah memberi isyarat bahwa mereka tidak mampu untuk menguasai. maka ketahuilah! Apakah perkataan mereka . “Maka apabila demikian perkataan para imam terhadap orang yang tidak mengetahui dalil mereka. Diantara nasehat-nasehat beliau adalah: a. Dan apabila kalian menghendaki untuk mengetahui kedudukan riwayat-riwayat yang berkenaan dengan celaan terhadap Abu Hanifah maka bacalah kitab al-Intiqo’ karya Al-Hafizh Ibnu Abdil Barr.

itupun hanya sedikit dalam madzhabnya sebagaimana hal itu juga sedikit pada madzhab-madzhab lainnya dengan penisbahan kepadanya. Dia seorang yang tidak berpunya. Wafatnya Pada zaman kerajaan Bani Abbasiyah tepatnya pada masa pemerintahan Abu Ja’far AlManshur yaitu raja yang ke-2. setelah para penghafal hadits mengumpulkan hadits-haditsnya dari seluruh pelosok penjuru dunia maka Abu Hanifah akan mengambil hadits-hadits tersebut dan meninggalkan semua pendapatnya dengan cara qiyas. Apabila saya mengatakan sebuah pendapat yang menyelisihi kitab Allah dan hadits Rasulullah yang shahih. bahkan wajib beradab dengannya karena dia merupakan salah satu imam dari imam-imam kaum muslimin yang dengan mereka terjaga agama ini. Sejarah Singkat Imam Syafi’i Nama dan Nasab Beliau bernama Muhammad dengan kun-yah Abu Abdillah. dan dia dishalatkan banyak orang bahkan ada yang meriwayatkan dishalatkan sampai 6 kloter. Nasab beliau bertemu dengan nasab Rasulullah pada diri ‘Abdu Manaf bin Qushay. bahwa seandainya dia hidup sampai dengan dituliskannya ilmu Syariat. Dengan begitu. Nasab beliau secara lengkap adalah Muhammad bin Idris bin al-‘Abbas bin ‘Utsman bin Syafi‘ bin as-Saib bin ‘Ubayd bin ‘Abdu Zayd bin Hasyim bin al-Muththalib bin ‘Abdu Manaf bin Qushay. Dan beliau wafat pada bulan Rajab pada tahun 150 H dengan usia 70 tahun. Syafi‘. Abu Hanifah dipanggil kehadapannya untuk diminta menjadi qodhi (hakim). hal itu merupakan udzur bagi Abu Hanifah tatkala dia menyelisihi hadits-hadits yang shahih tanpa dia sengaja – dan ini merupakan udzur yang diterima.terhadap orang yang mengetahui dalil yang menyelisihi pendapat mereka. Awalnya dia tinggal di Madinah lalu berpindah dan menetap di ‘Asqalan (Kota tepi pantai di wilayah Palestina) dan akhirnya meninggal dalam keadaan masih muda di sana. karena Allah tidak membebani manusia yang tidak dimampuinya -. Bapak beliau. Akan tetapi dalil-dalil syari terpisah-pesah pada zamannya dan juga pada zaman tabi’in dan atbaut tabiin masih terpencar-pencar disana-sini. akan tetapi beliau menolak permintaan raja tersebut – karena Abu Hanifah hendak menjauhi harta dan kedudukan dari sultan (raja) – maka dia ditangkap dan dijebloskan kedalam penjara dan wafat dalam penjara. maka tinggalkan perkataanku. “Keyakinan kami dan keyakinan setiap orang yang pertengahan (tidak memihak) terhadap Abu Hanifah. Kemudian syaikh Al-Albani mengomentari pernyataan tersebut dengan perkataannya. untuk itulah sebaigan orang dari para masyayikh yang diikuti mengingkari penisbahan kepada Abu Hanifah tatkala mereka mengingkari fatwanya dengan berkata “Abu Hanifah tidak tahu dalil”!. kakek dari kakek . Berkata Asy-sya’roni dalam kitabnya Al-Mizan 1/62 yang ringkasnya sebagai berikut. …”. kemudian dia berfatwa dengan pendapat yang menyelisishi dalil tersebut? maka camkanlah kalimat ini! Dan perkataan ini saja cukup untuk memusnahkan taqlid buta. maka tidak boleh mencela padanya sebagaimana yang dilakukan sebagian orang jahil. …”. Maka banyak terjadi qiyas pada madzhabnya secara darurat kalaudibanding dengan para ulama lainnya. c. yaitu Hasyim bin al-Muththalib. Idris. berasal dari daerah Tibalah (Sebuah daerah di wilayah Tihamah di jalan menuju ke Yaman). “Maka apabila demikian halnya. berbeda dengan para imam yang lainnya. beliau masih termasuk sanak kandung Rasulullah karena masih terhitung keturunan paman-jauh beliau . karena tidak ada nash dalam permasalahan-permasalahan yang diqiyaskan tersebut.

tetapi hanya keturunan secara wala’ saja. sendiri termasuk sahabat kibar (senior) yang memiliki kemiripan fisik dengan Rasulullah saw. Tepatnya di sebelah Selatan Palestina. beliau dibawa ke Mekkah. karena sang ibu khawatir nasabnya yang mulia lenyap dan terlupakan. Pada tahun itu pula. beliau dibawa ibunya ke negeri Hijaz dan berbaur dengan penduduk negeri itu yang keturunan Yaman karena sang ibu berasal dari kabilah Azdiyah (dari Yaman). sedangkan yang lain menyebutkan seorang wanita dari kabilah Azadiyah yang memiliki kun-yah Ummu Habibah. Tempat lain yang disebut-sebut adalah kota Asqalan dan Yaman. Para ahli sejarah dan ulama nasab serta ahli hadits bersepakat bahwa Imam Syafi‘i berasal dari keturunan Arab murni. Waktu dan Tempat Kelahirannya Beliau dilahirkan pada tahun 150H. Imam Bukhari dan Imam Muslim telah memberi kesaksian mereka akan kevalidan nasabnya tersebut dan ketersambungannya dengan nasab Nabi. beliau kemudian beralih ke Masjidil Haram untuk menghadiri majelis-majelis ilmu di sana. Dia seorang yang faqih dalam urusan agama dan memiliki kemampuan melakukan istinbath. -yang namanya menjadi sumber penisbatan beliau (Syafi‘i).” Dan ternyata kemudian dengan segera guru itu mengangkatnya sebagai penggantinya (mengawasi murid-murid lain) jika dia tidak ada. Beberapa pendapat mengatakan dia masih keturunan al-Hasan bin ‘Ali bin Abu Thalib. saya melihat guru yang mengajar di situ membacakan murid-muridnya ayat Alquran. Ketika itu dia tertawan lalu menebus sendiri dirinya dan menyatakan masuk Islam. terdapat perbedaan pendapat tentang jati dirinya. As-Saib.menurut sebagian ulama adalah seorang sahabat shigar (yunior) Nabi. belum lagi menginjak usia baligh. beliau telah berubah menjadi seorang guru. maka aku ikut menghafalnya.beliau. Sebenarnya ibunya tidak mampu untuk membiayainya. bapak Syafi‘. Abu Hanifah wafat sehingga dikomentari oleh al-Hakim sebagai isyarat bahwa beliau adalah pengganti Abu Hanifah dalam bidang yang ditekuninya. Akan tetapi. Jaraknya dengan kota Asqalan sekitar dua farsakh). Lalu ketika berumur 10 tahun. Di sana. Setelah rampung menghafal Alquran di al-Kuttab. yang termasyhur dan disepakati oleh ahli sejarah adalah kota Ghazzah (Sebuah kota yang terletak di perbatasan wilayah Syam ke arah Mesir. Sampai ketika saya menghafal semua yang dia diktekan. dia berkata kepadaku. Dia termasuk dalam barisan tokoh musyrikin Quraysy dalam Perang Badar. Adapun ibu beliau. Ketika berumur dua tahun. “Di al-Kuttab (sekolah tempat menghafal Alquran). “Tidak halal bagiku mengambil upah sedikitpun darimu. Demikianlah. banyak riwayat yang menyebutkan beberapa tempat yang berbeda. tetapi sang guru ternyata rela tidak dibayar setelah melihat kecerdasan dan kecepatannya dalam menghafal. Tentang tempat kelahirannya. sang ibu mengirimnya belajar kepada seorang guru. Imam an-Nawawi menegaskan bahwa ibu Imam Syafi‘i adalah seorang wanita yang tekun beribadah dan memiliki kecerdasan yang tinggi. kemudian mereka membantah pendapat-pendapat sekelompok orang dari kalangan Malikiyah dan Hanafiyah yang menyatakan bahwa Imam Syafi‘i bukanlah asli keturunan Quraysy secara nasab. Imam Syafi‘i bercerita. Imam Syafi ‘i dan ibunya tinggal di dekat Syi‘bu al-Khaif. Pertumbuhannya dan Pengembaraannya Mencari Ilmu Di Mekkah. Ibnu Hajar memberikan penjelasan bahwa riwayat-riwayat tersebut dapat digabungkan dengan dikatakan bahwa beliau dilahirkan di sebuah tempat bernama Ghazzah di wilayah Asqalan. Sekalipun hidup dalam .

Muhammad bin Ali bin Syafi’ – yang masih terhitung paman jauhnya-. Namun. Beliau menjalani mulazamah kepada Imam Malik demi mengambil ilmu darinya sampai sang Imam wafat pada tahun 179. beliau membaca al-Muwaththa’ yang telah dihafalnya di Mekkah. maka beliau pun tersentuh untuk mendalaminya dan mulailah beliau melakukan pengembaraannya mencari ilmu. beliau kemudian melanjutkan mencari ilmu ke Yaman. serta yang lain. yaitu Muslim bin Khalid az-Zanji -mufti kota Mekkah-. Di Yaman. Bahkan dikatakan bahwa dari 10 panah yang dilepasnya. Mereka menuduhnya hendak mengobarkan pemberontakan bersama orang- . Sufyan bin ‘Uyainah –ahli hadits Mekkah-. suatu hal yang kemudian banyak dipuji oleh ahli-ahli bahasa Arab yang pernah berjumpa dengannya dan yang hidup sesudahnya. Ibrahim bin Sa‘d dan masih banyak lagi. Setelah kembali ke Mekkah. untuk mengambil ilmu dari para ulamanya. pelepah kurma. pecahan tembikar. Setelah mendapat izin dari para syaikh-nya untuk berfatwa. sekembalinya dari sana beliau telah berhasil menguasai kefasihan mereka dan menghafal seluruh syair mereka. dan lainlain. timbul keinginannya untuk mengembara ke Madinah. Di hadapan Imam Malik. serta mengetahui nasab orang-orang Arab. beliau tidak berputus asa dalam menimba ilmu. Beliau memutuskan untuk tinggal di daerah pedalaman bersama suku Hudzail yang telah terkenal kefasihan dan kemurnian bahasanya.kemiskinan. dan ketenarannya itu sampai juga ke telinga penduduk Mekkah. dan al-Husain bin ‘Ali bin Yazid agar mendalami ilmu fiqih. Dan itu terjadi pada saat beliau belum lagi berusia baligh. Di samping itu beliau juga mempelajari keterampilan memanah dan menunggang kuda sampai menjadi mahir sebagai realisasi pemahamannya terhadap ayat 60 surat Al-Anfal. lughoh. sebelum maupun sesudah beliau-. potongan kulit. Isma‘il bin Ja‘far. seperti Muslim bin Khalid. Beliau mengawalinya dengan menimbanya dari ulama-ulama kotanya. Beliau mengumpulkan pecahan tembikar. Sampai dikatakan bahwa beliau telah menghafal Alquran pada saat berusia 7 tahun. Abdurrahman bin Abu Bakar al-Maliki. Namun. Mekkah. Di Mekkah ini. 9 di antaranya pasti mengena sasaran. beliau juga mengambil ilmu dari ulama Madinah lainnya seperti Ibrahim bin Abu Yahya. Terlebih lagi di sana ada Imam Malik bin Anas. penyusun al-Muwaththa’. beliau mempelajari ilmu fiqih. lalu membaca dan menghafal kitab AlMuwaththa’ karya Imam Malik pada usia 12 tahun sebelum beliau berjumpa langsung dengan Imam Malik di Madinah. Hasilnya. Di samping Imam Malik. dan Muwaththa’ Imam Malik. dan pelepah kurma yang telah bertuliskan hadits-hadits Nabi. Setelah mendapatkan nasehat dari dua orang ulama. Lalu. Maka berangkatlah beliau ke sana menemui sang Imam. dan tulang unta untuk dipakai menulis. berawal dari Yaman inilah beliau mendapat cobaan –satu hal yang selalu dihadapi oleh para ulama. ‘Abdul ‘Aziz ad-Darawardi. Dar as-Sunnah. takdir Allah telah menentukan jalan lain baginya. Beliau juga tertarik mempelajari ilmu bahasa Arab dan syair-syairnya. Sa’id bin Salim. Di sana beliau mengambil ilmu dari Mutharrif bin Mazin dan Hisyam bin Yusuf al-Qadhi. nama beliau menjadi tenar karena sejumlah kegiatan dan kegigihannya menegakkan keadilan. Athaf bin Khalid. Dawud bin Abdurrahman al-‘Athar. serta syair-syair mereka. dan hafalannya itu membuat Imam Malik kagum kepadanya. Fudhail bin ‘Iyadh. hadits. orang-orang yang tidak senang kepadanya akibat kegiatannya tadi mengadukannya kepada Khalifah Harun ar-Rasyid. Sampai-sampai tempayan-tempayan milik ibunya penuh dengan tulang-tulang.

Tuduhan dusta yang diarahkan kepadanya bahwa dia hendak mengobarkan pemberontakan. Ketika musim haji tiba. beliau berhasil meyakinkan Khalifah tentang ketidakbenaran apa yang dituduhkan kepadanya. Untuk itu beliau berguru dengan mulazamah kepada Muhammad bin al-Hassan. Maka beliau pun menulis kitabnya yang terkenal. Setelah meraih ilmu dari para ulama Irak itu. Dia melihat orang-orang dari Ahlu Bait Nabi menghadapi musibah yang mengenaskan dari penguasa. dan hanya meyakini keimaman Ali. Maka mulailah ia mengajar di tempat dahulu ia belajar. Ketika sampai pada gilirannya. beliau pun menampakkan secara terang-terangan rasa cintanya kepada mereka tanpa rasa takut sedikitpun. Setelah lebih dari 9 tahun mengajar di Mekkah. mencari ilmu. Selain itu. Mereka yang telah mendengar nama beliau dan ilmunya yang mengagumkan. kepada Isma‘il bin ‘Ulayyah dan Abdul Wahhab ats-Tsaqafiy dan lain-lain. Dan kecintaan beliau itu ternyata tidaklah lantas membuatnya dianggap oleh orang-orang syiah sebagai ahli fiqih madzhab mereka. serta meyakini kemaksuman para imam mereka. suatu sikap yang saat itu akan membuat pemiliknya merasakan kehidupan yang sangat sulit. ribuan jamaah haji berdatangan ke Mekkah.orang dari kalangan Alawiyah. Beliau bersama orang-orang ‘Alawiyah itu dihadapkan ke hadapan Khalifah Harun ar-Rasyid. penjelasan tentang nasikh dan mansukh dari ayat-ayat Alquran dan lain-lain. ia menyuruh pegawainya memenggal kepala mereka. Di Baghdad. Kenyataan ini membuat mereka bersikap sangat kejam dalam memadamkan pemberontakan orang-orang ‘Alawiyah yang sebenarnya masih saudara mereka sebagai sesama Bani Hasyim. Ketika kamasyhurannya sampai ke kota Baghdad. Sikapnya itu membuatnya dituduh sebagai orang yang bersikap tasyayyu‘. Bahkan Imam Syafi‘i menolak keras sikap tasysyu’ model mereka itu yang meyakini ketidakabsahan keimaman Abu Bakar. beliau kembali ke Mekkah pada saat namanya mulai dikenal. Sebagaimana dalam sejarah. beliau kembali pada kegiatan asalnya. Beliau meneliti dan mendalami madzhab Ahlu Ra’yu. serta ‘Utsman . Sedangkan kecintaan beliau kepada Ahlu Bait adalah kecintaan yang didasari oleh perintah-perintah yang terdapat dalam Alquran maupun hadits-hadits shahih. Imam Syafi‘i berusaha memberikan penjelasan kepada Khalifah. Setelah memeriksa mereka seorang demi seorang. Imam Syafi‘i hidup pada masa-masa awal pemerintahan Bani ‘Abbasiyah yang berhasil merebut kekuasaan dari Bani Umayyah. Pada masa itu. Imam Abdurrahman bin Mahdi mengirim surat kepada Imam Syafi‘i memintanya untuk menulis sebuah kitab yang berisi khabar-khabar yang maqbul. lalu digelandang ke Baghdad dalam keadaan dibelenggu dengan rantai bersama sejumlah orang-orang ‘Alawiyah. Khalifah menyuruh bawahannya menyiapkan pedang dan hamparan kulit. beliau kembali melakukan perjalanan ke . setiap khalifah dari Bani ‘Abbasiyah hampir selalu menghadapi pemberontakan orangorang dari kalangan ‘Alawiyah. Akhirnya beliau meninggalkan majelis Harun ar-Rasyid dalam keadaan bersih dari tuduhan bersekongkol dengan ‘Alawiyah dan mendapatkan kesempatan untuk tinggal di Baghdad. Dan hal itu menggoreskan rasa sedih yang mendalam pada kaum muslimin secara umum dan pada diri Imam Syafi‘i secara khusus. membuatnya ditangkap. Dengan kecerdasan dan ketenangannya serta pembelaan dari Muhammad bin al-Hasan -ahli fiqih Irak-. Umar. bersemangat mengikuti pengajarannya sampai akhirnya nama beliau makin dikenal luas. Maka berbeda dengan sikap ahli fiqih selainnya. Salah satu di antara mereka adalah Imam Ahmad bin Hanbal. Ar-Risalah. padahal sikapnya sama sekali berbeda dengan tasysyu’ model orang-orang syi‘ah.

Irak untuk kedua kalinya dalam rangka menolong madzhab Ash-habul Hadits di sana. maka ucapannya hanyalah igauan belaka. Karena perubahan itulah. Beliau menetap di Irak selama dua tahun. “Setiap orang yang berbicara (mutakallim) dengan bersumber dari Alquran dan sunnah. beliau hanya beberapa bulan saja di sana karena telah terjadi perubahan politik. dan menulis sejumlah kitab. Dan begitulah kenyataannya. yang tersisa hanya 2 atau 3 halaqah saja.di dalam memahami masalah-masalah syariat. Imam Syafi‘i kemudian memutuskan pergi ke Mesir. Di sana beliau berdakwah. tetapi jika dari selain keduanya.” Imam Ahmad berkata. dan terjebak dalam pembahasan-pembahasan tentang ilmu kalam. Tetapi beliau hanya berada setahun di Mekkah. Namun. Terdapat banyak atsar tentang ketidaksukaan beliau kepada Ahli Ilmu Kalam. beliau mendapat sambutan masyarakatnya. Akibatnya. Di Mesir. Salah satu di antaranya adalah Imam Ahmad bin Hanbal. Sampai-sampai dikatakan bahwa ketika beliau datang ke Baghdad. Beliau selalu menyebutkan dalil-dalil dari keduanya dan menjadikannya hujjah dalam menghadapi penentangnya. Beliau berkata. Sebenarnya hati kecilnya menolak pergi ke sana. Karena itulah beliau menolak madzhab mereka. Beliau berkata. Di sana beliau mulai menyebar madzhabnya sendiri. sampai akhirnya beliau menemui akhir kehidupannya di sana. tetapi akhirnya ia menyerahkan dirinya kepada kehendak Allah. Keteguhannya Membela Sunnah Sebagai seorang yang mengikuti manhaj Ash-habul Hadits. di Masjid Jami ‘ alGharbi terdapat sekitar 20 halaqah Ahlu Ra ‘yu. maka dia akan . Hal itu karena orang-orang ahli kalam menjadikan akal sebagai patokan utama dalam menghadapi setiap masalah. mengingat perbedaan manhaj beliau dengan mereka. Tetapi ketika hari Jumat tiba. Khalifah al-Makmun telah dikuasai oleh para ulama ahli kalam. Dengan kedatangannya. Sementara Imam Syafi‘i adalah orang yang paham betul tentang ilmu kalam. terutama dari kalangan ahli kalam. beliau berangkat lagi ke Irak. maka ucapannya adalah benar. bila tidak dibunuh. “Jika kalian telah mendapatkan Sunnah Nabi. beliau dalam menetapkan suatu masalah terutama masalah aqidah selalu menjadikan Alquran dan Sunnah Nabi sebagai landasan dan sumber hukumnya. “Bagi Syafi‘i jika telah yakin dengan keshahihan sebuah hadits. menebar ilmunya. Beliau tahu bagaimana pertentangan ilmu ini dengan manhaj as-salaf ash-shaleh –yang selama ini dipegangnya. menjadikannya rujukan dalam memahami syariat padahal mereka tahu bahwa akal juga memiliki keterbatasan-keterbatasan. maka ikutilah dan janganlah kalian berpaling mengambil pendapat yang lain. kemudian pada tahun 197 beliau balik ke Mekkah. Maka datanglah para penuntut ilmu kepadanya meneguk dari lautan ilmunya. Beliau mendapat sambutan meriah di Baghdad karena para ulama besar di sana telah menyebut-nyebut namanya. Beliau tahu betul kebencian meraka kepada ulama ahlu hadits. kelompok Ash-habul Hadits merasa mendapat angin segar karena sebelumnya mereka merasa didominasi oleh Ahlu Ra’yi. Salah satunya adalah yang dikenal sebagai Yaumul Mihnah. beliau mendapat gelar Nashir asSunnah wa al-Hadits. banyak ulama yang masuk penjara. ketika dia mengumpulkan para ulama untuk menguji dan memaksa mereka menerima paham Alquran itu makhluk. Tahun 198.” Karena komitmennya mengikuti sunnah dan membelanya itu. Provokasi mereka membuat Khalifah mendatangkan banyak musibah kepada para ulama ahlu hadits. termasuk merevisi kitabnya ar-Risalah.

Imam Hanbali yang dikenal ahli dan pakar hadits ini memang sangat memberikan perhatian besar pada ilmu yang satu ini. Makin lama penyakitnya itu bertambah parah hingga akhirnya beliau wafat karenanya.” Ketidaksukaan beliau sampai pada tingkat memberi fatwa bahwa hukum bagi ahli ilmu kalam adalah dipukul dengan pelepah kurma. Yang paling terkenal di antara kitab-kitabnya adalah al-Umm.com) “Ia murid paling cendekia yang pernah saya jumpai selama di Baghdad. perjuangan mempertahankan keyakinan yang tak sesuai dengan pemikiran seseorang. Wafatnya Karena kesibukannya berdakwah dan menebar ilmu. Dia berkata kepada beliau. sedangkan menurut al-Marwaziy mencapai 113 kitab tentang tafsir. Beliau wafat pada malam Jumat setelah shalat Isya’ hari terakhir bulan Rajab permulaan tahun 204 dalam usia 54 tahun. Kegigihan dan kesungguhannya telah melahirkan banyak ulama dan perawi hadits terkenal semisal Imam Bukhari. Sejarah Singkat Imam Hanbali (Dari kotasantri. adab dan lain-lain.” Imam Syafi ‘i berkata. “Allah mendudukkan aku di atas sebuah kursi emas dan menaburkan pada diriku mutiara-mutiara yang halus” Karangan-Karangannya Sekalipun beliau hanya hidup selama setengah abad dan kesibukannya melakukan perjalanan jauh untuk mencari ilmu. fiqih. dan . wahai Abu Abdillah ?” Beliau menjawab. “Merupakan madzhab Imam Syafi‘i membenci kesibukan dalam ilmu kalam. Jumlahnya menurut Ibnu Zulaq mencapai 200 bagian. sesudah wafatnya. Beliau melarang kami sibuk dalam ilmu kalam. Sikapnya menghadapi sidang pengadilan dan menanggung petaka akibat tekanan khalifah Abbasiyyah selama 15 tahun karena menolak doktrin resmi Mu’tazilah merupakan saksi hidup watak agung dan kegigihan yang mengabdikannya sebagai tokoh besar sepanjang masa. dan ar-Risalah al-Jadidah (yang telah direvisinya) mengenai Alquran dan As-Sunnah serta kedudukannya dalam syariat. Dan prilaku yang terbaik adalah dia tidak tertarik sama sekali dengan ilmu kalam. yang terdiri dari 4 jilid berisi 128 masalah. Semoga Allah memberikan kepadanya rahmat-Nya yang luas. yang tak lain adalah guru Imam Hanbali. Yaqut alHamawi mengatakan jumlahnya mencapai 174 kitab yang judul-judulnya disebutkan oleh Ibnu an-Nadim dalam al-Fahrasat.” Penilaian ini diungkapkan oleh Imam Syafi’i. Imam Muslim.menyampaikannya. selalu menghadapi risiko antara hidup dan mati. Menurut Syafi’i. “Tidak ada yang lebih aku benci daripada ilmu kalam dan ahlinya” Al-Mazani berkata. dan lebih tertarik kepada fiqih. Dan Imam Hanbali membuktikan hal itu. lalu dinaikkan ke atas punggung unta dan digiring berkeliling di antara kabilah-kabilah dengan mengumumkan bahwa itu adalah hukuman bagi orang yang meninggalkan Alquran dan Sunnah dan memilih ilmu kalam. beliau menderita penyakit bawasir yang selalu mengeluarkan darah. “Apa yang telah diperbuat Allah kepadamu. Ar-Rabi menyampaikan bahwa dia bermimpi melihat Imam Syafi‘i. hal itu tidaklah menghalanginya untuk menulis banyak kitab.

Hanbali belajar Al-Qur’an dan ilmu-ilmu agama lain kepada ulama-ulama Baghdad. Beberapa gurunya antara lain Hammad bin Khalid. karena sang ayah meninggal dalam usia muda. 780 M (wafat 855 M) ini.” katanya. . Syam. Imam Hanbali dibesarkan oleh ibunya. Hadits sejumlah itu. hamba sahaya wanita bernama Husinah. Tak hanya pandai. Menurut putra sulungnya. Tokoh kelahiran Baghdad. Imam Ibrahim bin Hani. dan Musa bin Tariq. Muhammad. dan bahasa. tafsir. Muzaffar bin Mudrik. dikenal sebagai ulama yang gigih mendalami ilmu. Lahir dengan nama Ahmad bin Muhammad bin Hanbal. ia menikah kembali dengan Raihanah dan dikarunia putra bernama Abdullah. ia rela menempuh perjalanan jauh dan waktu lama hanya untuk menimba ilmu dari sang ulama. Berdasar penelitian Abdul Aziz al Khuli. setiap kali mendengar ada ulama terkenal di suatu tempat. Hingga usia 16 tahun.Imam Abu Daud yang tak lain buah didikannya. Shahih Muslim atau Sunan Abu Daud menjadi kitab hadits standar yang menjadi rujukan umat Islam di seluruh dunia dalam memahami ajaran Islam yang disampaikan Rasulullah SAW lewat hadits-haditsnya. ”Hampir setiap hari ia berpuasa dan tidurnya pun sedikit sekali di waktu malam. kalam. Kecintaan kepada ilmu jua yang menjadikan Hanbali rela tak menikah dalam usia muda. Pertama kali. Karena kecerdasan dan ketekunannya. Mekkah dan Madinah. dan Said. diseleksi secara ketat dan ditulisnya kembali dalam kitab karyanya Al Musnad. Imam Hanbali dikenal tekun beribadah dan dermawan. Istri keduanya pun meninggal dan Hanbali menikah untuk terakhir kalinya dengan seorang jariyah. Setelah itu. Ia lebih banyak shalat malam dan witir hingga Shubuh tiba. Hasan. Kepakaran Imam Hanbali dalam ilmu hadits memang tak diragukan lagi sehingga mengundang banyak tokoh ulama berguru kepadanya. Walin bin Muslim. Umumnya hadits dalam kitab ini berderajat sahih dan hanya sedikit yang berderajat dhaif. Ketika Aisyah meninggal. Ia baru menikah setelah usia 40 tahun. Ismail bil Aliyyah. Karenanya. Imam Hanbali hafal hingga 700. Basrah. Hanbali dapat menyerap semua pelajaran dengan baik. bukan datang begitu saja. Husain. Abdullah bin Ahmad.000 hadits yang dituliskan kembali dengan susunan berdasarkan tertib nama sahabat yang meriwayatkan. Darinya ia memperoleh lima orang anak yaitu Zainab. Karya-karya mereka seperti Shahih Bukhari. Dari merekalah Hanbali muda mendalami fikih. ia menikah dengan Aisyah binti Fadl dan dikaruniai seorang putra bernama Saleh.000 hadits di luar kepala. sebenarnya hadits yang termuat dalam Al Musnad berjumlah 30 ribu karena ada sekitar 10 ribu hadits yang berulang. seorang ulama bahasa yang banyak menulis biografi tokoh sahabat. hadits. ia mengunjungi para ulama terkenal di berbagai tempat seperti Kufah. Kepandaian Imam Hanbali dalam ilmu hadits. hanya 40. Kecintaannya kepada ilmu begitu luar biasa. salah seorang ulama terkenal yang jadi sahabatnya menjadi saksi akan kezuhudan Imam Hanbali. Dalam kitab tersebut. Yaman.

Mengenai kedermawanannya. berkata. putra Al Ma’mun. ”Aku pernah datang kepada Imam Hanbali. aliran Mu’tazilah tengah berjaya. sang pengganti. fatwa sahabat yang diketahui tidak ada yang menentangnya. Imam Hanbali menghirup udara kebebasan. Jika ternyata pendapat yang ada tidak jelas persesuaiannya dengan Al-Qur’an dan Sunnah. Imam Muslim. Imam Hanbali memberikan perhatian khusus pada masalah ritual keagamaan. Kedua. Sebagaimana ketiga Imam lainnya. nash (Al-Qur’an dan Sunnah). Imam Yahya bin Hilal. maka ia akan berfatwa dengan AlQur’an dan Sunnah dan tidak berpaling pada sumber lainnya. Ketiga. mengambil hadits mursal (hadits yang dalam sanadnya tidak disebutkan nama perawinya). Dan kelima adalah qias. Imam Abu Zur’ah Ad Dimasyqi. salah seorang ulama ahli fikih. khususnya dalam masalah fikih. Menurut Ibnu Qayyim. Jika ia menemukan nash. membebaskan Imam Hanbali dan memuliakannya. ia pun dipenjara dan disiksa oleh Mu’tasim. ‘Ini adalah rezeki yang kuperoleh hari ini dan semuanya kuberikan kepadamu. ada lima landasan pokok yang dijadikan dasar penetapan hukum dan fatwa madzhab Hanbali. Di masa hidupnya. dan Imam Abu Bakar Al Asram. Imam Bukhari. Dukungan Khalifah Al Ma’mun dari Dinasti Abbasiyah yang menjadikan aliran ini sebagai madzhab resmi negara membuat kalangan ulama berang. Sikapnya itu membuat umat makin bersimpati kepadanya sehingga pengikutnya makin banyak kendati ia mendekam dalam penjara. oleh para muridnya. salah seorang pengikut madzhab Hanbali. Dalam hal ini. tetapi mengambil sikap diam atau meriwayatkan keduaduanya. dan hadits dhaif (hadits yang lemah. Hanafi dan Maliki. Banyak umat Islam yang menolak pandangan itu. Namanya pun makin terkenal dan banyaklah ulama dari berbagai pelosok belajar kepadanya. hadits dhaif didahulukan daripada qias. Akibatnya. Siksaan ini berlangsung hingga Al Wasiq menggantikan ayahnya. Sepeninggal Al Wasiq. jika para sahabat berbeda pendapat. Imam Abu Zuhrah. Salah satu ajaran yang dipaksakan penganut Mu’tazilah adalah paham Al-Qur’an merupakan makhluk atau ciptaan Tuhan. lalu aku diberinya uang sebanyak empat dirham sambil berkata. namun bukan ‘maudu’. Imam Ibnu Abi. Setiap hari ia didera dan dipukul. ajaran-ajaran Imam Ahmad ibn Hanbali dijadikan patokan dalam amaliyah (praktik) ritual. Al Mutawakkil. . Para ulama yang belajar kepadanya antara lain Imam Hasan bin Musa. Syafi’i. terutama yang bersumber pada Sunnah. Siksaan tersebut makin meneguhkan sikap Hanbali menentang paham sesat itu. Pertama. maka ia tidak akan menetapkan salah satunya. Mu’tasim. Keempat. Imam Abu Daud. atau hadits lemah). Sebagai pendiri madzhab tersebut. ia akan memilih pendapat yang dinilainya lebih sesuai dengan Al-Qur’an dan Sunnah Nabi SAW. Imam Hanbali termasuk yang menentang paham tersebut.”’ Imam Hanbali juga dikenal teguh memegang pendirian.

Dalam hal ini.atau analogi. Di kota itu beliau dilahirkan. yang penuh dengan manusia yang berbeda asalnya dan beragam kebudayaannya. 728 H) dan Ibnu Qayyim (w. Kakek beliau. Nasab beliau bertemu dengan nasab Nabi pada diri Nizar bin Ma‘d bin ‘Adnan. Beliau mendapatkan pendidikannya yang pertama di kota Baghdad. keadaan beliau sama dengan keadaan syaikhnya. Hanbal. Saat itu. Untungnya. 751 H). berperan penuh dalam mendidik dan membesarkan beliau. Kedua tokoh inilah yang membuka mata banyak orang untuk memberikan perhatian pada fikih madzhab Hanbali. meninggal dalam usia muda. Shafiyyah binti Maimunah binti ‘Abdul Malik asy-Syaibaniy. ahli bahasa. . kota Bagdad telah menjadi pusat peradaban dunia Islam. Ibunya. Sejarah Singkat Imam Hanbali (Dari muslim. sang ayah meninggalkan untuk mereka dua buah rumah di kota Baghdad. tetapi tetap mempunyai semangat yang tinggi. tepatnya pada bulan Rabi‘ul Awwal -menurut pendapat yang paling masyhur. Perkembangan pesat terjadi pada abad ke-11 dan ke12 H. berkat usaha Ibnu Taimiyyah (w. Ayah beliau. Disebutkan bahwa dia dahulunya adalah seorang panglima. yang yatim dan miskin. 30 tahun. para sufi. madzhab tersebut banyak dianut umat Islam di kawasan Timur Tengah. Qias digunakan bila tidak ditemukan dasar hukum dari keempat sumber di atas. orang tua beliau pindah dari kota Marwa. Baru pada abad ke-6 H. Taat ar Rasul. Pada awalnya madzhab Hanbali hanya berkembang di Baghdad. ke kota Baghdad. filosof. Masa Menuntut Ilmu Imam Ahmad tumbuh dewasa sebagai seorang anak yatim. sedangkan yang sebuah lagi mereka sewakan dengan harga yang sangat murah. At Tarikh.tahun 164 H. dan sebagainya. An Nasikh wal Mansukh. Beberapa kitab yang sampai kini jadi kajian antara lain Tafsir Al-Qur’an. Hasil karya Imam Hanbali tersebar luas di berbagai lembaga pendidikan keagamaan. Ketika beliau masih dalam kandungan. ketika beliau baru berumur tiga tahun. Yang berarti bertemu nasab pula dengan nabi Ibrahim. Keduanya juga memiliki ibu yang mampu mengantar mereka kepada kemajuan dan kemuliaan. Imam Syafi‘i.or. Jawaban Al-Qur’an. khususnya dalam bidang muamalah. kemudian bergabung ke dalam barisan pendukung Bani ‘Abbasiyah dan karenanya ikut merasakan penyiksaan dari Bani Umawiyyah. Di sana tinggal para qari’.id) Nasab dan Kelahirannya Beliau adalah Abu Abdillah Ahmad bin Muhammad bin Hanbal bin Hilal bin Asad bin Idris bin Abdullah bin Hayyan bin Abdullah bin Anas bin ‘Auf bin Qasith bin Mazin bin Syaiban bin Dzuhl bin Tsa‘labah adz-Dzuhli asy-Syaibaniy. Kini. Kitabnya yang paling terkenal adalah Musnad Ahmad bin Hanbal. serta penuh dengan beragam jenis ilmu pengetahuan. madzhab ini berkembang di Mesir. Yang sebuah mereka tempati sendiri. tempat tinggal sang ayah. Muhammad. berpindah ke wilayah Kharasan dan menjadi wali kota Sarkhas pada masa pemeritahan Bani Umawiyyah. ahli hadits. dan Al Wara.

Beliau mengatakan bahwa orang pertama yang darinya beliau mengambil hadits adalah al-Qadhi Abu Yusuf. Aku akan tetap menuntut ilmu sampai aku masuk liang kubur. al-Musnad. Ismail bin ‘Ulayyah. tetapi Ibu segera mengambil pakaianku dan berkata. “Terkadang aku ingin segera pergi pagi-pagi sekali mengambil (periwayatan) hadits. Beliau banyak mengambil hadits dan faedah ilmu darinya. murid/rekan Imam Abu Hanifah. Hasyim bin Basyir bin Abu Hazim al-Wasithiy hingga syaikhnya tersebut wafat tahun 183. terutama dalam masalah kesehatan. dan ketekunannya itu menyibukkannya dari hal-hal lain sampai-sampai dalam hal berumah tangga. murid-murid beliau berkumpul di sekitarnya.” Beliau menjawab. tentang tarikh. Abu Dawud.” Dan memang senantiasa seperti itulah keadaan beliau: menekuni hadits. Sementara itu. Yazid bin Harun. tentang jawaban-jawaban dalam Alquran. Ulama lain yang menjadi sumber beliau mengambil ilmu adalah Sufyan bin ‘Uyainah. Anda telah mencapai semua ini. Muslim. kitab az-Zuhud. Ada orang yang berkata kepada beliau. “Saya tidak sempat bertemu dengan Imam Malik. memberi fatwa. Yahya alQaththan. Bukhari. Anda telah menjadi imam kaum muslimin. “Wahai Abu Abdillah. Imam Ahmad tertarik untuk menulis hadits pada tahun 179 saat berumur 16 tahun. Beliau terus berada di kota Baghdad mengambil hadits dari syaikh-syaikh hadits kota itu hingga tahun 186. Pada tahun 186. Waki‘ bin al-Jarrah. di antaranya kedua putra beliau. dan selainnya. Abdullah dan Shalih. dan lain-lain. Beliau terus menuntut ilmu dengan penuh azzam yang tinggi dan tidak mudah goyah. dalam jangka waktu sekitar enam puluh tahun dan itu sudah dimulainya sejak tahun tahun 180 saat pertama kali beliau mencari hadits. tentang yang muqaddam dan muakhkhar dalam Alquran. dan kegiatan-kegiatan lain yang memberi manfaat kepada kaum muslimin. Dan saya tidak sempat pula bertemu dengan Hammad bin Zaid. mengambil darinya (ilmu) hadits. “Bersama mahbarah (tempat tinta) hingga ke maqbarah (kubur). beliau amat menekuni pencatatan hadits. Beliau berkata. Tokoh yang paling menonjol yang beliau temui dan mengambil ilmu darinya selama perjalanannya ke Hijaz dan selama tinggal di sana adalah Imam Syafi‘i.Setamatnya menghafal Alquran dan mempelajari ilmu-ilmu bahasa Arab di al-Kuttab saat berumur 14 tahun.’” Perhatian beliau saat itu memang tengah tertuju kepada keinginan mengambil hadits dari para perawinya. tetapi Allah menggantikannya dengan Ismail bin ‘Ulayyah. fiqih. tentang an-nasikh dan almansukh.” Demikianlah. Beliau menyusun kitabnya yang terkenal. Beliau baru menikah setelah berumur 40 tahun. Beliau juga menyusun kitab al-manasik ashshagir dan al-kabir. ‘Bersabarlah dulu. tetapi Allah menggantikannya untukku dengan Sufyan bin ‘Uyainah. Beliau melakukan mulazamah kepada syaikhnya. Tidak lupa dia mengingatkan beliau agar tetap memperhatikan keadaan diri sendiri. Yaman. Abu Zur ‘ah. kitab ar-radd ‘ala al-Jahmiyah wa az- . Tentang hal itu beliau pernah bercerita. Ada banyak ulama yang pernah mengambil ilmu dari beliau. Tunggu sampai adzan berkumandang atau setelah orang-orang selesai shalat subuh. dan lainlain. Sang ibu banyak membimbing dan memberi beliau dorongan semangat. Beliau juga menyusun kitab tentang tafsir. al-Atsram. dan lainnya. Disebutkan oleh putra beliau bahwa beliau mengambil hadits dari Hasyim sekitar tiga ratus ribu hadits lebih. beliau mulai melakukan perjalanan (mencari hadits) ke Bashrah lalu ke negeri Hijaz. Imam Syafi‘i sendiri amat memuliakan diri beliau dan terkadang menjadikan beliau rujukan dalam mengenal keshahihan sebuah hadits. beliau melanjutkan pendidikannya ke ad-Diwan.

Persia. kitab as-Shalah. “Engkau lebih tahu tentang hadits dan perawi-perawinya. tetapi Imam Ahmad menolaknya dan berkata kepada Imam Syafi‘i. dengan jelas tampak kecondongan khalifah yang berkuasa menjadikan unsur-unsur asing (non-Arab) sebagai kekuatan penunjang kekuasaan mereka. “Saya datang kepada Anda untuk mengambil ilmu dari Anda. Akibatnya. agar mengangkat Imam Ahmad menjadi qadhi di Yaman. Rumania. Akibatnya. satu juz tentang Ushul as-Sittah.” Setelah itu pada tahun 195. Jahmyah.zindiqah(Bantahan kepada Jahmiyah dan Zindiqah). dan lain-lain. Fadha’il ash-Shahabah. seperti Qadhariyah. padahal seperti diketahui bahwa Harun bin Yazid adalah salah seorang guru beliau dan terkenal sebagai salah seorang imam huffazh. Pujian dan Penghormatan Ulama Lain Kepadanya Imam Syafi‘i pernah mengusulkan kepada Khalifah Harun ar-Rasyid. sedangkan al-Mu‘tashim memilih orang-orang Turki. terlebih lagi seorang alim yang berjalan di atas jejak para nabi dan rasul. pada hari-hari akhir hidup khalifah tersebut. “Aku tidak pernah melihat Yazid bin Harun memberi penghormatan kepada seseorang yang lebih besar daripada kepada Ahmad bin Hanbal. maka beri tahulah aku. terutama dari Khalifah al-Makmun. mampu .”Ahmad bin Syaiban berkata. secara khusus. Pada masa pemerintahan Bani Abbasiyah. aku akan pergi mendatanginya jika memang shahih. mendapat sokongan dari penguasa. Suatu hari. lebih faqih. kitab as-Sunnah. Dia sangat menghormati beliau. Khalifah al-Makmun menjadikan orang-orang Persia sebagai kekuatan pendukungnya. Imam Syafi‘i juga berkata.’ atau. Demikianlah. “Telah disampaikan hadits kepada kami’.” Abdul Wahhab al-Warraq berkata. Dia akan mendudukkan beliau di sisinya jika menyampaikan hadits kepada kami. Berbagai macam kelompok yang sesat menyebar di tengah-tengah mereka. Dan Imam Ahmad termasuk di antaranya. Mu‘tashilah. Jika ada hadits shahih (yang engkau tahu). “Dia seorang yang jika ditanya tentang 60. Insya Allah. dengan cepat berbagai bentuk bid‘ah merasuk menyebar ke dalam akidah dan ibadah kaum muslimin. justru sedikit demi sedikit kelemahan menggerogoti kekuasaan mereka. Rafidhah. dan India dengan sokongan dana dari penguasa. Asy‘ariyah. Mereka. Beliau mendapatkan cobaan dari tiga orang khalifah Bani Abbasiyah selama rentang waktu 16 tahun. “Dalam hal apakah dari ilmu dan keutamaannya yang engkau pandang dia melebihi yang lain?” Al-Warraq menjawab. kitab al-‘Ilal wa ar-Rijal. Pada masa itu dimulai penerjemahan ke dalam bahasa Arab buku-buku falsafah dari Yunani. di bawah pimpinan Ibnu Abi Duad. kitab al-Asyribah. Imam Syafi‘i masuk menemui Imam Ahmad dan berkata.000 masalah. Keteguhan di Masa Penuh Cobaan Telah menjadi keniscayaan bahwa kehidupan seorang mukmin tidak akan lepas dari ujian dan cobaan. “Aku keluar (meninggalkan) Bagdad. dan lebih bertakwa daripada Ahmad bin Hanbal. Imam Syafi‘i mengusulkan hal yang sama kepada Khalifah al-Amin. jika (perawinya) dari Kufah atau Syam. dia akan menjawabnya dengan berkata. tidak mau berkelakar dengannya”. ‘Telah dikabarkan kepada kami. “Aku tidak pernah melihat orang yang seperti Ahmad bin Hanbal”. Orang-orang bertanya kepadanya. tetapi lagi-lagi Imam Ahmad menolaknya.” Ini menunjukkan kesempurnaan agama dan akal Imam Syafi‘i karena mau mengembalikan ilmu kepada ahlinya. tetapi Anda malah menyuruh saya menjadi qadhi untuk mereka. sementara itu tidak aku tinggalkan di kota tersebut orang yang lebih wara’. Kelompok Mu‘tashilah. kitab al-Wara ‘ wa al-Iman.

Berangkat dari pengingkaran itulah. Untuk memaksa kaum muslimin menerima pendapat kemakhlukan Alquran. diterima Imam Ahmad dengan penuh kesabaran dan keteguhan bak gunung yang menjulang dengan kokohnya. baik di kota-kota maupun di desa-desa di negeri Irak dan selainnya. Muhammad bin Nuh meninggal dalam perjalanan sebelum sampai ke Thursus. sedangkan Imam Ahmad dibawa kembali ke Bagdad dan dipenjara di sana karena telah sampai kabar tentang kematian al-Makmun (tahun 218). Imam Ahmad dikeluarkannya dari penjara lalu dipertemukan dengan Ibnu Abi Duad dan koncokonconya. ‘Telah sampai berita kepadaku bahwa Bisyr al-Muraisiy mengatakan bahwa Alquran itu makhluk. termasuk sifat kalam (berbicara). tetapi beliau mampu membantahnya dengan bantahan yang tidak dapat mereka bantah. Akibatnya. setiap harinya al-Mu‘tashim mengutus orang untuk mendebat beliau. tetapi al-Amin menolaknya. khususnya ulama mereka. al-Makmun sampai mengadakan ujian kepada mereka. Tidak terhitung dari mereka yang menolak pendapat kemakhlukan Alquran. Selama masa pengujian tersebut. “Aku pernah mendengar Harun ar-Rasyid berkata. bahwa Alquran itu kalamullah. Kedua ulama itu pun akhirnya digiring ke Thursus dalam keadaan terbelenggu. Akhirnya beliau dicambuk sampai tidak sadarkan diri lalu dimasukkan kembali ke dalam penjara dan mendekam di sana selama sekitar 28 bulan –atau 30-an bulan menurut yang lain-.mempengaruhi al-Makmun untuk membenarkan dan menyebarkan pendapat-pendapat mereka. Sepeninggal al-Makmun. bukan makhluk. pada tahun 212. tidak terhitung orang yang telah dipenjara. Dia telah mendapat wasiat dari al-Makmun agar meneruskan pendapat kemakhlukan Alquran dan menguji orang-orang dalam hal tersebut. Sakit dan Wafatnya . Beliau tetap konsisten memegang pendapat yang hak. tetapi jawaban beliau tetap sama. disiksa. Dia mengancam dan memaki-maki beliau. jika Allah menguasakan orang itu kepadaku. Merupakan kewajibanku. Al-Makmun bahkan sempat memerintahkan bawahannya agar membawa Imam Ahmad dan Muhammad bin Nuh ke hadapannya di kota Thursus. Telah terjadi perdebatan yang sengit di kalangan ulama tentang hal itu. dan dia pun melaksanakannya. telah menindak tegas pendapat tentang kemakhlukan Alquran. mereka mampu melakukannya. Disebutkan bahwa Imam Ahmad tetap mendoakan al-Makmun. niscaya akan aku hukum bunuh dia dengan cara yang tidak pernah dilakukan oleh seorang pun’”. untuk meyakini kemakhlukan Alquran. Sebenarnya Harun ar-Rasyid. Baru kemudian ketika kekhalifahan berpindah ke tangan al-Makmun. kelompok Mu‘tazilah berusaha menggiring alAmin ke dalam kelompok mereka. Selama itu pula. dan menyuruh bawahannya mencambuk lebih keras dan menambah belenggu di kaki beliau. Selama hidupnya. al-Mu‘tashim. tidak berubah. dan bahkan dibunuhnya. tidak ada seorang pun yang berani menyatakan pendapat itu sebagaimana dikisahkan oleh Muhammad bin Nuh. Tatkala Khalifah ar-Rasyid wafat dan kekuasaan beralih ke tangan al-Amin. di antaranya pendapat yang mengingkari sifat-sifat Allah. bertambah kemarahan alMu‘tashim kepada beliau. khalifah sebelum al-Makmun. Selama itu beliau shalat dan tidur dalam keadaan kaki terbelenggu. termasuk di antaranya Imam Ahmad. kekhalifahan berpindah ke tangan putranya. Mereka mendebat beliau tentang kemakhlukan Alquran. Semua itu. Ujian itu sendiri telah menyibukkan pemerintah dan warganya baik yang umum maupun yang khusus. Khalifah al-Makmun kemudian memaksa kaum muslimin. Ia telah menjadi bahan pembicaraan mereka.

Akhirnya. dia pun masih menjalin kedekatan dengan Ibnu Abi Duad dan konco-konconya. Mendengar sakitnya. tidak ada yang ketiganya. Tidak berbeda dengan ayahnya. Ali bin al-Madiniy berkata menggambarkan keteguhan Imam Ahmad. Beliau bersikap seperti itu justru ketika sebagian ulama lain berpaling dari kebenaran. pada permulaan hari Jumat tanggal 12 Rabi‘ul Awwal tahun 241. Beliau dikembalikan ke rumah dalam keadaan tidak mampu berjalan. . Imam Ahmad bersembunyi di rumahnya. Akibatnya. Demikianlah gambaran ringkas ujian yang dilalui oleh Imam Ahmad. Kaum muslimin bersedih dengan kepergian beliau. Terlihat bagaimana sikap agung beliau yang tidak akan diambil kecuali oleh orang-orang yang penuh keteguhan lagi ikhlas. dan Ahmad bin Hanbal pada Yaumul Mihnah”. Dia mengumumkan ke seluruh wilayah kerajaannya larangan atas pendapat tentang kemakhlukan Alquran dan ancaman hukuman mati bagi yang melibatkan diri dalam hal itu. Menjelang wafatnya. Beliau pernah berkata ketika masih sehat. Semuanya menunjukkan bahwa sangat banyaknya mereka yang hadir pada saat itu demi menunjukkan penghormatan dan kecintaan mereka kepada beliau. Selama dua tahun masa pemerintahannya. tidak keluar darinya bahkan untuk keluar mengajar atau menghadiri shalat jamaah. ada pula yang mengatakan 800 ribu orang. Mereka memuji-muji khalifah atas keputusannya itu dan melupakan kejelekan-kejelekannya. beliau jatuh sakit selama sembilan hari. Selanjutnya. beliau kembali menyampaikan pelajaran-pelajarannya di masjid sampai al-Mu‘tashim wafat. Dan dengan keteguhan di atas kebenaran yang Allah berikan kepadanya itu. dia menghentikan ujian tersebut.Pada akhirnya. alMu‘tashim. al-Watsiq diangkat menjadi khalifah. Ada yang mengatakan 700 ribu orang. Di mana-mana terdengar doa untuknya dan namanya disebut-sebut bersama nama Abu Bakar. Kemudian pada tahun 234. Umar bin al-Khaththab. sampai-sampai sultan menempatkan orang untuk berjaga di depan pintu. “Katakan kepada ahlu bid‘ah bahwa perbedaan antara kami dan kalian adalah (tampak pada) hari kematian kami”. yaitu sampai al-Watsiq meninggal tahun 232. dan Umar bin Abdul Aziz. Setelah luka-lukanya sembuh dan badannya telah kuat. Yaitu. Maka demikianlah. Al-Watsiq melarang Imam Ahmad keluar berkumpul bersama orang-orang. al-Watsiq pun melanjutkan ujian yang dilakukan ayah dan kakeknya. bahkan ada yang mengatakan sampai satu juta lebih orang yang menghadirinya. orangorang pun berdatangan ingin menjenguknya. “Allah telah mengokohkan agama ini lewat dua orang laki-laki. Akhirnya. maka madzhab Ahlussunnah pun dinisbatkan kepada dirinya karena beliau sabar dan teguh dalam membelanya. orang-orang pun bergembira pun dengan adanya pengumuman itu. ujian tentang kemakhlukan Alquran masih dilangsungkan. Mereka berdesak-desakan di depan pintu rumahnya. beliau menghadap kepada rabbnya menjemput ajal yang telah dientukan kepadanya. penduduk Bagdad merasakan cobaan yang kian keras. Dan itu dijalaninya selama kurang lebih lima tahun. beliau dibebaskan dari penjara. Sesudah al-Watsiq wafat. Abu Bakar as-Shiddiq pada Yaumur Riddah (saat orangorang banyak yang murtad pada awal-awal pemerintahannya). al-Mutawakkil naik menggantikannya. Tak sedikit mereka yang turut mengantar jenazah beliau sampai beratusan ribu orang. Dia juga memerintahkan kepada para ahli hadits untuk menyampaikan hadits-hadits tentang sifat-sifat Allah.

juga dilahirkan di Asia Tengah. dengan izin dan karunia Allah. hampir semua ulama di dunia merujuk kepadanya. Ayahnya wafat ketika Bukhari masih kecil. Perhatiannya kepada ilmu hadits yang sulit dan rumit itu sudah tumbuh sejak usia 10 tahun. Damaskus dan Bagdad. telah memeluk Islam di bawah asuhan Al-Yaman elJa’fiy. Uzbekistan. al-Bairuni dan lain-lain. Ibunya senantiasa berusaha dan berdo’a untuk kesembuhan beliau. Dalam kitab As-Siqat. dan Ibnu Majah. Daerah itu pula yang telah melahirkan filosof-filosof besar seperti al-Farabi dan Ibnu Sina. turunan Persi yang masih beragama Zoroaster. Dalam bidang ini. terlebih lebih terhadap halhal yang sifatnya haram. Tempat beliau lahir kini termasuk wilayah Rusia. hadits-hadits beliau memiliki derajat yang tinggi. al-Durdjani. Bahkan dalam kitab-kitab fiqih dan hadits. dimana di kedua kota suci itu beliau . Tirmidzi. AnNasai. Tapi orangtuanya. namun beliau lebih dikenal dengan nama Bukhari. juga tidak dapat melihat karena buta (tidak lama setelah lahir. Mughoerah. Imam Muslim. pemeluk Islamnya masih berjumlah 30 milliun. Di samping menjadi anak yatim. Bukhari berguru kepada Syekh Ad-Dakhili. Alhamdulillah. yang waktu itu memang menjadi pusat kebudayaan ilmu pengetahuan Islam sesudah Madinah. Nama lengkapnya adalah Abu Abdullah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin AlMughirah bin Badrdizbah Al-Ju’fiy Al Bukhari. Sebagian menyebutnya dengan julukan Amirul Mukminin fil Hadits (Pemimpin kaum mukmin dalam hal Ilmu Hadits). Beliau lahir pada hari Jumat. seorang ulama besar dan ahli fikih. Kakeknya bernama Bardizbeh. Bahkan ulama-ulama besar seperti Zamachsari. ia mengunjungi kota suci Mekkah dan Madinah. tepatnya pada tanggal 13 Syawal 194 H (21 Juli 810 M). Keluarga dan Guru Imam Bukhari Bukhari dididik dalam keluarga ulama yang taat beragama. Sebenarnya masa kecil Imam Bukhari penuh dengan keprihatinan. Ibnu Hibban menulis bahwa ayahnya dikenal sebagai orang yang wara’ dalam arti berhati-hati terhadap hal-hal yang hukumnya bersifat syubhat (ragu-ragu). namun menurut Alexandre Benningsen dan Chantal Lemercier Quelquejay dalam bukunya “Islam in the Sivyet Union” (New York. Abu Dawud.Sejarah Singkat Imam Bukhari Kelahiran dan Masa Kecil Imam Bukhari Imam Bukhari (semoga Allah merahmatinya) lahir di Bukhara. Pakistan. menjelang usia 10 tahun matanya sembuh secara total. hingga dalam usia 16 tahun beliau sudah hafal dan menguasai buku-buku seperti “al-Mubarak” dan “al-Waki”. Sekalipun daerah tersebut telah jatuh di bawah kekuasaan Uni Sovyet (Rusia). Imam Bukhari adalah ahli hadits yang termasyhur diantara para ahli hadits sejak dulu hingga kini bersama dengan Imam Ahmad. Pada usia 16 tahun bersama keluarganya. 1967). Ayahnya adalah seorang ulama bermadzhab Maliki dan merupakan mudir dari Imam Malik. ulama ahli hadits yang masyhur di Bukhara. beliau kehilangan penglihatannya tersebut). Asia Tengah. Jadi merupakan daerah yang pemeluk Islam-nya nomor lima besarnya di dunia setelah Indonesia. India dan Cina.

10 ulama tersebut mengajukan 100 buah hadits yang sengaja “diputar-balikkan” untuk menguji hafalan Imam Bukhari. Bukhari meminta kawan-kawannya membawa catatan mereka.000 perawi disaring lagi menjadi 7275 hadits. Bukhari tidak pernah membuat catatan kuliah. Keadaan itu timbul sebagai pengamalan sunnah Rasul yang mendorong dan menganjurkan kaum Muslimin belajar menggunakan anak panah dan alat-alat perang lainnya. Bersama gurunya Syekh Ishaq. Imam Bukhari menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci bersama-sama dengan ibu dan kakaknya yang bernama Ahmad. Di sanalah beliau menulis kitab “At-Tarikh” (sejarah) yang terkenal itu. Ternyata hasilnya mengagumkan. Kejeniusan Imam Bukhari Bukhari diakui memiliki daya hapal tinggi. sang Imam tidak pernah luput dalam memanah kecuali hanya dua kali. Ketika sedang berada di Bagdad. Pada usia 18 tahun beliau menerbitkan kitab pertamanya “Qudhaya as Shahabah wat Tabi’ien” (Peristiwa-peristiwa Hukum di zaman Sahabat dan Tabi’ien). kemudian membacakan hadits yang benarnya. Kitab ini ditulisnya ketika masih berusia 18 tahun. lengkap dengan keterangan yang tidak sempat mereka catat. sesuai dengan urutan penanya dan urutan hadits yang ditanyakan. . Beliau pernah berkata. kemudian beliau membacakan secara tepat apa yang pernah disampaikan selama dalam kuliah dan ceramah tersebut. pernah Bukhari muda dan beberapa murid lainnya mengikuti kuliah dan ceramah cendekiawan Balkh. Imam Bukhari ternyata tidak melupakan kegiatan lain. lalu mengoreksi kesalahannya. Muhammad bin Yusuf Al Faryabi. Maki bin Ibrahim Al Bakhi. Tercenganglah mereka semua. Kakak sang Imam ini menuturkan. Diantara guru-guru beliau dalam memperoleh hadits dan ilmu hadits antara lain adalah Ali bin Al Madini. Dalam pertemuan itu.mengikuti kuliah para guru-guru besar ahli hadits.000 hadits. Ahmad bin Hanbali. yakni olahraga. Ia menyebutkan seluruh hadits yang salah tersebut di luar kepala. sehingga dikatakan sepanjang hidupnya. beliau menghimpun hadits-hadits shahih dalam satu kitab. secara urut. karena merasa kesal terhadap celaan itu. Ia sering dicela membuang waktu karena tidak mencatat. Muhammad bin Yusuf al Baykandi dan Ibnu Rahwahih. Selain itu ada 289 ahli hadits yang haditsnya dikutip dalam kitab Shahihnya. dimana dari satu juta hadits yang diriwayatkan oleh 80. yang diakui oleh kakaknya Rasyid bin Ismail. karena beliau mampu menghafal hanya dalam waktu satu kali dengar. Ketika menginjak usia 22 tahun. Selain terkenal sebagai seorang ahli hadits. Karya-karya Imam Bukhari Karyanya yang pertama berjudul “Qudhaya as Shahabah wat Tabi’ien” (Peristiwaperistiwa Hukum di zaman Sahabat dan Tabi’ien). Inilah yang sangat luar biasa dari sang Imam. lantaran Bukhari ternyata hafal di luar kepala 15. Imam Bukhari mengulang kembali secara tepat masing-masing hadits yang salah tersebut. Suatu hari. Yahya bin Ma’in. namun Bukhari diam tak menjawab. Imam Bukhari pernah didatangi oleh 10 orang ahli hadits yang ingin menguji ketinggian ilmu beliau. Tidak seperti murid lainnya. Ia misalnya sering belajar memanah sampai mahir. kemudian membetulkannya.

Kemudian aku tanyakan mimpi itu kepada sebagian ahli ta’bir. sampai-sampai Muhammad bin Yahya Az Zihli (guru Imam Bukhari) berkata : “Barang siapa hendak menyambut kedatangan Muhammad bin Ismail besok pagi. Hijaz (Mekkah. Birrul Walidain. Dalam sebuah riwayat diceritakan. Imam Muslim menceritakan : “Ketika Muhammad bin Ismail (Imam Bukhari) datang ke Naisabur.“Saya menulis buku “At-Tarikh” di atas makam Nabi Muhammad SAW di waktu malam bulan purnama”. menyaringnya dan memilih mana yang menurutnya paling shahih. Bukhari sering bertemu dan berdiskusi dengan ulama besar Imam Ahmad . Kufah. ia menjelaskan bahwa aku akan menghancurkan dan mengikis habis kebohongan dari hadits-hadits Rasulullah saw. Kitab Ad Du’afa. Mimpi inilah. yang mendorongku untuk melahirkan kitab Al-Jami’ As-Sahih.” Banyak para ahli hadits yang berguru kepadanya. Imam Bukhari menggunakan kaidah-kaidah penelitian secara ilmiah dan sah yang menyebabkan keshahihan hadits-haditsnya dapat dipertanggungjawabkan.” Dalam menghimpun hadits-hadits shahih dalam kitabnya tersebut. Ia berusaha dengan sungguhsungguh untuk meneliti dan menyelidiki keadaan para perawi. aku tidak pernah melihat seorang kepala daerah. Kitab al ‘Ilal. para ulama dan penduduk Naisabur yang memberikan sambutan seperti apa yang mereka berikan kepadanya. At Tarikh al Kabir. sambil memegang kipas yang kupergunakan untuk menjaganya. Di Baghdad. Imam Bukhari senantiasa membandingkan hadits-hadits yang diriwayatkan. Hal ini tercermin dari perkataannya: “Aku susun kitab Al Jami’ ini yang dipilih dari 600.” Penelitian Hadits Untuk mengumpulkan dan menyeleksi hadits shahih. serta memperoleh secara pasti kesahihan hadits-hadits yang diriwayatkannya. sebab aku sendiri akan ikut menyambutnya. diantaranya adalah Syekh Abu Zahrah. Mesir. yang paling monumental adalah kitab Al-Jami’ as-Shahih yang lebih dikenal dengan nama Shahih Bukhari. Diantara kota-kota yang disinggahinya antara lain Bashrah. antara lain. satu dengan lainnya. Al Musnad al Kabir.” Mereka menyambut kedatangannya dari luar kota sejauh dua atau tiga marhalah (100 km). Raf’ul Yadain fis Salah. At Tafsir Al Kabir. Baghdad sampai ke Asia Barat. Al-Adab al Mufrad. Karya Imam Bukhari lainnya antara lain adalah kitab Al-Jami’ ash Shahih. Muhammad Ibn Nasr dan Imam Muslim bin Al Hajjaj (pengarang kitab Shahih Muslim). Madinah).000 hadits selama 16 tahun. Bukhari menghabiskan waktu selama 16 tahun untuk mengunjungi berbagai kota guna menemui para perawi hadits. Imam Bukhari berkata: “Aku bermimpi melihat Rasulullah saw. At Tharikh as Shaghir. lakukanlah. At Tarikh Al Awsat. Diantara semua karyanya tersebut. mengumpulkan dan menyeleksi haditsnya. Asami As Sahabah dan Al Hibah. Sehingga kitabnya merupakan batu uji dan penyaring bagi hadits-hadits tersebut. seolah-olah aku berdiri di hadapannya.. Abu Hatim Tirmidzi.

Dari merekalah beliau mengumpulkan dan menghafal satu juta hadits. ia juga dikenal sebagai ulama dan ahli fiqih. seperti tafsir. Imam Bukhari sangat sopan. tidak terikat pada mazhab tertentu. Syam. Kufah. .000 hadits yang diriwayatkan oleh perawi yang perlu dipertimbangkan dan meninggalkan hadits-hadits dengan jumlah yang sama atau lebih. yang diriwayatan oleh perawi yang dalam pandanganku perlu dipertimbangkan”. Kepada para perawi yang sudah jelas kebohongannya ia berkata. Kritik-kritik yang ia lontarkan kepada para perawi juga cukup halus namun tajam. Namun tidak semua hadits yang ia hapal kemudian diriwayatkan. Untuk mendapatkan keterangan yang lengkap mengenai sebuah hadits. Karya-karyanya tidak hanya dalam disiplin ilmu hadits. dan tarikh. ia bertemu dengan 80. Sebagai pemikir bebas yang menguasai ribuan hadits shahih. sehingga mempunyai otoritas tersendiri dalam berpendapat dalam hal hukum.bin Hanbali. Mesir dan Jazirah masing-masing dua kali. Mesir.000 perawi. fikih. suatu saat beliau bisa sejalan dengan Ibnu Abbas. Dalam meneliti dan menyeleksi hadits dan diskusi dengan para perawi tersebut. Banyak para ulama atau perawi yang ditemui sehingga Bukhari banyak mencatat jati diri dan sikap mereka secara teliti dan akurat. Pendapat-pendapatnya terkadang sejalan dengan Imam Abu Hanifah (Imam Hanafi. Menurut Ibnu Hajar Al Asqalani. bahkan tidak lupa dengan kegiatan kegiatan olahraga dan rekreatif seperti belajar memanah sampai mahir. Imam Bukhari tidak pernah luput memanah kecuali dua kali. melainkan terlebih dahulu diseleksi dengan seleksi yang sangat ketat. ke Basrah empat kali menetap di Hijaz selama enam tahun dan tidak dapat dihitung berapa kali saya mengunjungi Kufah dan Baghdad untuk menemui ulama-ulama ahli hadits. Metode Imam Bukhari dalam Menulis Kitab Hadits Sebagai intelektual muslim yang berdisiplin tinggi. Atha ataupun Mujahid dan bisa juga berbeda pendapat dengan mereka. Beliau berkata “Saya meninggalkan 10. pakar hadits. “perlu dipertimbangkan. Dari sejumlah kota-kota itu. Bahkan banyak meninggalkan perawi yang diragukan kejujurannya. pendiri mazhab Hanafi). Hijaz seperti yang dikatakan beliau “Saya telah mengunjungi Syam. diantaranya apakah sanad (riwayat) dari hadits tersebut bersambung dan apakah perawi (periwayat / pembawa) hadits itu terpercaya dan tsiqqah (kuat). tetapi terkadang bisa berbeda dengan beliau. bahkan menurut suatu riwayat. Imam Bukhari dikenal sebagai pengarang kitab yang produktif.” Disela-sela kesibukannya sebagai sebagai ulama. mencek keakuratan sebuah hadits ia berkali-kali mendatangi ulama atau perawi meskipun berada di kota-kota atau negeri yang jauh seperti Baghdad. para ulama meninggalkannya atau para ulama berdiam dari hal itu” sementara kepada para perawi yang haditsnya tidak jelas ia menyatakan “Haditsnya diingkari”. tapi juga ilmu-ilmu lain. Fatwa-fatwanya selalu menjadi pegangan umat sehingga ia menduduki derajat sebagai mujtahid mustaqil (ulama yang ijtihadnya independen). akhirnya Bukhari menuliskan sebanyak 9082 hadis dalam karya monumentalnya Al Jami’ as-Shahih yang dikenal sebagai Shahih Bukhari.

semua hadits shahih yang dimuat dalam Shahih Bukhari (setelah dikurangi dengan hadits yang dimuat secara berulang) sebanyak 2. Proses penyusunan kitab ini dilakukan di dua kota suci tersebut dengan cermat dan tekun selama 16 tahun. Ia menggunakan kaidah penelitian secara ilmiah dan cukup modern sehingga hadits haditsnya dapat dipertanggung-jawabkan. Adapun jumlah semua hadits shahih termasuk yang dimuat berulang sebanyak 7397 buah. Barulah setelah itu ia mengumpulkan sejumlah hadits dan menempatkannya dalam babbab yang sesuai. Selain itu ada hadits-hadits yang dimuat secara berulang. katanya suatu saat. Setelah itu ia menulis mukaddimah dan pokok pokok bahasannya di Rawdah Al-Jannah. Dalam hal itu. Imam Bukhari sangat berhati-hati. ia mendengar Imam Bukhari berkata. “Saya susun kitab AlJami’ as-Shahih ini di Masjidil Haram. Sedangkan hadits yang mu’allaq (ada kaitan satu dengan yang lain. Perhitungan berbeda diantara para ahli hadits . Imam Bukhari lalu menanyakan makna mimpi itu kepada ahli mimpi. Suatu malam Imam Bukhari bermimpi bertemu dengan Nabi Muhammad saw. Mimpi inilah. kitab Shahih Bukhari itu memuat 7275 hadits. yang belakangan lebih populer dengan sebutan Shahih Bukhari. Menurut Al-Firbari. bersambung) namun marfu (diragukan) ada 159 buah. Dalam menyusun kitab tersebut. para ulama hadits menyatakan. yang paling masyhur ialah kumpulan hadits shahih yang berjudul Al-Jami’ as-Shahih. mana yang menurut pertimbangannya secara nalar paling shahih. Jawabannya adalah beliau (Imam Bukhari) akan menghancurkan dan mengikis habis kebohongan yang disertakan orang dalam sejumlah hadits Rasulullah saw. memilih dan menyaring..602 buah. berdiri dihadapannya. salah seorang muridnya. dan ada 4000 hadits yang dimuat secara utuh tanpa pengulangan. dalam kitab Muqaddimah. Di belakang hari. seolah-olah Nabi Muhammad saw. dan sesudah meyakini betul bahwa hadits itu benar-benar shahih”. Di Masjidil Haram-lah ia menyusun dasar pemikiran dan bab-babnya secara sistematis. antara lain yang mendorong beliau untuk menulis kitab “Al-Jami ‘as-Shahih”. Dengan demikian. Ia juga selalu membandingkan hadits satu dengan yang lainnya. sebuah tempat antara makam Rasulullah dan mimbar di Masjid Nabawi di Madinah. kecuali terhadap beberapa hadits yang bukan merupakan materi pokok dari sebuah bab. dalam menyusun kitab Al-Jami’ asShahih. Menurut Ibnu Shalah. “Saya tidak memuat sebuah hadits pun dalam kitab ini kecuali haditshadits shahih”.Diantara puluhan kitabnya. Ibnu Hajar Al-Atsqalani dalam kata pendahuluannya untuk kitab Fathul Bari (yakni syarah atau penjelasan atas kitab Shahih Bukhari) menulis. Imam Bukhari selalu berpegang teguh pada tingkat keshahihan paling tinggi dan tidak akan turun dari tingkat tersebut. Mekkah dan saya tidak mencantumkan sebuah hadits pun kecuali sesudah shalat istikharah dua rakaat memohon pertolongan kepada Allah. Ada kisah unik tentang penyusunan kitab ini. Penghitungan itu juga dilakukan oleh Syekh Muhyiddin An Nawawi dalam kitab At-Taqrib. Dengan bersungguh-sungguh ia meneliti dan menyelidiki kredibilitas para perawi sehingga benar-benar memperoleh kepastian akan keshahihan hadits yang diriwayatkan. kitab hadits susunan Imam Bukhari benar-benar menjadi batu uji dan penyaring bagi sejumlah hadits lainnya.

Usman.tersebut dalam mengomentari kitab Shahih Bukhari semata-mata karena perbedaan pandangan mereka dalam ilmu hadits. Isinya. adalah pendapat yang menjadi pegangan para ulama ahli tahqiq (pengambil kebijakan) dan ulama salaf. Sebelum meninggal dunia. meminta dirinya agar menetap di negeri itu (Samarkand). Hal inilah yang menimbulkan kebencian dan kemarahan gurunya. Dan barang siapa masih mengunjungi majelisnya. Dengan berpegang pada keimanan inilah aku hidup. Ia pun menjawab: “Al-Qur’an adalah kalam Allah. Az-Zihli kepadanya. Tetapi dengki dan iri adalah buta dan tuli. seseorang berdiri dan mengajukan pertanyaan kepadanya: “Bagaimana pendapat Anda tentang lafadz-lafadz Al-Qur’an. Dan Akhirnya meninggal pada tanggal 31 Agustus 870 M (256 H) pada malam Idul Fitri dalam usia 62 tahun kurang 13 hari. maka ia adalah ahli bid’ah. yang paling utama adalah Abu Bakar. Beliau dimakamkan selepas Shalat Dzuhur pada Hari Raya Idul Fitri. Ia tidak boleh diajak bicara dan majelisnya tidak boleh didatangi. sedangkan perbuatan manusia adalah makhluk dan fitnah merupakan bid’ah. Terjadinya Fitnah Muhammad bin Yahya Az-Zihli berpesan kepada para penduduk agar menghadiri dan mengikuti pengajian yang diberikannya. Namun disana beliau jatuh sakit selama beberapa hari. sebuah desa kecil terletak dua farsakh (sekitar 10 Km) sebelum Samarkand. bukan makhluk. Kata Az-Zihli : “Barang siapa berpendapat bahwa lafadz-lafadz Al-Qur’an adalah makhluk. ia berpesan bahwa jika meninggal nanti .” Namun tak lama kemudian ia mendapat fitnah dari orang-orang yang dengki. Diceritakan. orang-orang mulai menjauhinya. insya Allah. ia berkata: “Barang siapa menuduhku berpendapat bahwa lafadz-lafadz Al-Qur’an adalah makhluk.” Wafatnya Imam Bukhari Suatu ketika penduduk Samarkand mengirim surat kepada Imam Bukhari. Tetapi orang itu terus mendesak. ia singgah terlebih dahulu untuk mengunjungi beberapa familinya. bukan makhluk. dan Ali. aku mati dan dibangkitkan di akhirat kelak. ikuti dan dengarkan pengajiannya. Ketika perjalanannya sampai di Khartand. curigailah dia.” Setelah adanya ultimatum tersebut. Mereka menuduh sang Imam sebagai orang yang berpendapat bahwa “Al-Qur’an adalah makhluk”. Sahabat Rasulullah SAW.” Pendapat yang dikemukakan Imam Bukhari ini. Ia pun pergi memenuhi permohonan mereka. Sebenarnya. Al-Quran adalah kalam Allah. Imam Bukhari terlepas dari fitnah yang dituduhkan kepadanya itu. makhluk ataukah bukan?” Bukhari berpaling dari orang itu dan tidak mau menjawab kendati pertanyaan itu diajukan sampai tiga kali. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Bukhari pernah berkata : “Iman adalah perkataan dan perbuatan. ia adalah pendusta.” Di lain kesempatan. Umar. bisa bertambah dan bisa berkurang. yakni dengan membedakan antara yang dibaca dengan bacaan. Ia berkata: “Pergilah kalian kepada orang alim dan saleh itu.

jenazahnya agar dikafani tiga helai kain. Pada masa Dinasti Samanid. artinya daerahdaerah yang terletak di sekitar Sungai Jihun di Uzbekistan. Sejak usia dini. Beruntung. Imam Bukhari yang memang lebih senior. hal ini kemudian menjadi sebab terputusnya hubungan dirinya dengan Imam Az Zihli. Irak. beliau bergabung kepada Bukhari. ketika usianya kurang dari lima belas tahun. Ketika terjadi fitnah atau kesenjangan antara Bukhari dan Az Zihli. Mesir dan negara-negara lainnya. beliau telah berkonsentrasi mempelajari hadits. Setahun kemudian. Pesan itu dilaksanakan dengan baik oleh masyarakat setempat. Di sini pula bermukim banyak ulama besar. dan mulai berani mengoreksi kesalahan dari gurunya yang salah menyebutkan periwayatan hadits. . beliau mulai belajar hadits. di Ray beliau berguru kepada Muhammad bin Mahran dan Abu ‘Ansan. tanpa baju dalam dan tidak memakai sorban. yaitu Imam Ad Dakhili. misalnya pergi ke Hijaz. Dalam lawatannya itu. beliau dianugerahi kelebihan berupa ketajaman berfikir dan ingatan hafalan. dalam sejarah Islam kala itu termasuk dalam sebutan Maa Wara’a an Nahr. di Mesir beliau berguru kepada ‘Amr bin Sawad dan Harmalah bin Yahya. Sejarah Singkat Imam Muslim Imam Muslim dilahirkan di Naisabur pada tahun 202 H atau 817 M. Naisabur. Naisabur menjadi pusat pemerintahan dan perdagangan selama lebih kurang 150 tahun. hubungan tak baik itu merembet ke masalah ilmu. Di Khurasan. di Hijaz beliau belajar kepada Sa’id bin Mansur dan Abu Mas ‘Abuzar. Imam Muslim banyak bertemu dan mengunjungi ulama-ulama kenamaan untuk berguru hadits kepada mereka. yakni dalam hal penghimpunan dan periwayatan hadits-hadits Nabi SAW. Sayang. Beliau. Saat itu. Syam. juga Bukhara (kota kelahiran Imam Bukhari) sebagai salah satu kota ilmu dan pusat peradaban di kawasan Asia Tengah. dan ulama ahli hadits lainnya. Ketika berusia sepuluh tahun. Yang lebih menyedihkan. Berpetualang menjadi aktivitas rutin bagi dirinya untuk mencari silsilah dan urutan yang benar sebuah hadits. Imam Muslim pun tak segan-segan bertanya kepada banyak ulama di berbagai tempat dan negara. yang sekarang ini termasuk wilayah Rusia. Di Irak beliau belajar hadits kepada Ahmad bin Hanbal dan Abdullah bin Maslamah. lebih menguasai ilmu hadits ketimbang dirinya. Ketika Imam Bukhari datang ke Naisabur. Di kota inilah beliau berkali-kali berkunjung untuk belajar kepada ulama-ulama ahli hadits. beliau berguru kepada Yahya bin Yahya dan Ishak bin Rahawaih. Perhatian dan minat Imam Muslim terhadap ilmu hadits memang luar biasa. Imam Muslim sering mendatanginya untuk bertukar pikiran sekaligus berguru padanya. Seperti halnya Baghdad di abad pertengahan. Naisabur. Imam Muslim sering datang dan berguru pada seorang ahli hadits. Asia Tengah. Imam Muslim bernama lengkap Imam Abul Husain Muslim bin al-Hajjaj bin Muslim bin Kausyaz al Qusyairi an Naisaburi. Beliau meninggal tanpa meninggalkan seorang anakpun. Selain kepada Ad Dakhili. Kunjungannya yang terakhir beliau lakukan pada tahun 259 H. beliau mulai menghafal hadits Nabi SAW. Pada tahun 218 H. Baghdad memiliki arti tersendiri. Bagi Imam Muslim.

syariah dan tasawwuf dalam dunia Islam. Melalui karyanya yang sangat berharga. katanya. berjumlah sekitar 10. Sementara menurut Imam Al Khuli. yakni suatu ilmu yang digunakan untuk menilai cacat tidaknya suatu hadits.000 hadits yang beliau ketahui. Syria. berjumlah 3. Hal serupa juga beliau lakukan terhadap Bukhari.Imam Muslim dalam kitab shahihnya maupun kitab-kitab lainnya tidak memasukkan hadits-hadits yang diterima dari Az Zihli. seperti haddasani (menyampaikan kepada saya). . akhbarana (mengabarkan kepada saya). Sejarah Islam sangat berhutang jasa kepadanya. Jumlah hadits yang beliau tulis dalam Shahih Muslim itu diambil dan disaring dari sekitar 300. Imam Muslim menjadi orang kedua terbaik dalam masalah ilmu hadits (sanad. Maksud ungkapan itu tak lain adalah ahliahli hadits terkemuka yang hidup di masa Abu Quraisy. Imam Muslim menerapkan prinsip-prinsip ilmu jarh. dan di Indonesia. “Di dunia ini orang yang benar-benar ahli di bidang hadits hanya empat orang. Imam Muslim yang dikenal sangat tawadhu’ dan wara’ dalam ilmu itu telah meriwayatkan puluhan ribu hadits. atau al-Jami’ ash-Shahih. Untuk menyaring hadits-hadits tersebut. Dua kitab hadits shahih karya Bukhari dan Muslim sangat berperan dalam standarisasi bagi akurasi akidah. Kendatipun demikian.030 hadits tanpa pengulangan. karena prestasinya di bidang ilmu hadits. Bila dihitung dengan pengulangan. hadits yang terdapat dalam karya Muslim tersebut berjumlah 4. dan 7. Abu Abdillah Muhammad bin Ismail al-Bukhary al-Ju’fy atau lebih dikenal dengan nama Imam Bukhari. setara dengan gurunya. matan. khususnya dalam bidang ilmu hadits.” komentar ulama besar Abu Quraisy Al Hafizh. dirinya tetap mengakui mereka sebagai gurunya. ulama besar asal Mesir. akhabarana (mengabarkan kepada kami). serta karya ilmiahnya yang luar biasa sebagai rujukan ajaran Islam. Menurut Muhammad Ajaj Al Khatib. haddasana (menyampaikan kepada kami).275 dengan pengulangan. selain menempati urutan kedua setelah Shahih Bukhari. hadits yang tercantum dalam karya besar Imam Muslim. Reputasinya mengikuti gurunya Imam Bukhari Dalam khazanah ilmu-ilmu Islam. dan qaalaa (ia berkata). khususnya di pesantren-pesantren menjadi kurikulum wajib bagi para santri dan mahasiswa. dan seleksinya) setelah Imam Bukhari. Shahih Muslim. kitab tersebut memenuhi khazanah pustaka dunia Islam. kritik. setelah al-Qur’an. Beliau juga menggunakan sighat at tahammul (metode-metode penerimaan riwayat). al-Musnad ash-Shahih. dan ta’dil. Mengenai metode penyusunan hadits. Imam Muslim membutuhkan waktu 15 tahun.000 hadits tanpa pengulangan. salah satu di antaranya adalah Imam Muslim. nama Imam Muslim begitu monumental. guru besar hadits pada Universitas Damaskus.000 hadits. padahal beliau adalah gurunya. Tampaknya bagi Imam Muslim tak ada pilihan lain kecuali tidak memasukkan ke dalam Kitab Shahihnya hadits-hadits yang diterima dari kedua gurunya itu.

barangkali dilakukan tahun 230 H. ketika di sebuah pertemuan antara Bukhari dan Muslim. namun mengemukakan ilmu-ilmu yang bersanad. kitab Shahih Muslim memiliki karakteristik tersendiri. salah seorang kritikus hadits terbesar. Beliau bahkan tidak mencantumkan judul-judul setiap akhir dari satu pokok bahasan. Imam Muslim juga memiliki reputasi. Sebagai murid yang shalih. ungkapan ahli hadits dan fuqaha’ besar. Kepada guru besarnya ini. hai Imam Muhadditsin dan dokter hadits. Imam Muslim sekali-kali tidak bermaksud mengungkap fiqih hadits. Maslamah bin Qasim menegaskan. keimanan. yang kemudian populer namanya — sebagaimana disebut oleh AdzDzahabi — dengan sebutan muhsin dari Naisabur. Sementara al-Bukhari memotong-motong suatu hadits di beberapa tempat dan pada setiap tempat beliau sebutkan lagi sanadnya. agung derajatnya dan merupakan salah seorang pemuka (Imam). Namun yang paling utama adalah karyanya. Karena beliau meriwayatkan setiap hadits di tempat yang paling layak dengan menghimpun jalur-jalur sanadnya di tempat tersebut. Dibanding kitab-kitab hadits shahih lainnya. Dari satu wilayah ke wilayah lainnya. dimana Imam Muslim banyak memberikan perhatian pada ekstraksi yang resmi. Disamping itu. perhatiannya lebih diarahkan pada mutaba’at dan syawahid. Namun ada sejumlah ulama yang menilai bahwa kitab Imam Muslim lebih unggul ketimbang kitabnya al-Bukhari. Shahih Muslim. sebagaimana al-Bukhari yang memiliki kehalusan budi bahasa. “Muslim adalah tsaqqat. Sebenarnya kitab Shahih Muslim dipublikasikan untuk Abu Zur’ah. Imam Muslim memang dikenal sebagai tokoh yang sangat ramah. beliau sangat menghormati gurunya itu. ketika menuju kota Makkah dalam rangka perjalanan haji. Hijaz dan Mesir. Walaupun dia memiliki nilai beda dalam metode penyusunan kitab hadits. “Biarkan aku mencium kakimu. misalnya menuju ke Irak. “Para ulama sepakat atas kebesarannya. kecerdasan dan kepeloporannya dalam dunia hadits. yang biasanya memberikan sejumlah catatan mengenai cacatnya . Imam An-Nawawi. dan amat penting bagi perkembangan intelektualnya. Perjalanan intelektual lebih serius. Imam Muslim menaruh hormat yang luar biasa. ketinggian martabat. Disamping itu. Syria. sehingga beliau menghindari orang-orang yang berselisih pendapat dengan alBukhari. Kitab Shahih Muslim memang dinilai kalangan muhaditsun berada setingkat di bawah alBukhari.” Senada pula. Imam Muslim bertemu dengan guru-gurunya. Dalam pengembaraan ini (tahun 220 H). dimana pertama kali bertemu dengan Qa’nabi dan yang lainnya.” pintanya.Pengembaraan (rihlah) dalam pencarian hadits merupakan kekuatan tersendiri. Waktu yang cukup lama dihabiskan bersama gurunya al-Bukhari.” Kitab Shahih Muslim Imam Muslim memiliki jumlah karya yang cukup penting dan banyak.

Mustafa ‘Adzami dalam bukunya Studies in Hadith Methodology and Literature. Lantas. Imam Muslim kemudian mengoreksi cacat tersebut dengan membuangnya tanpa argumentasi. dan hanya meriwayatkan hadits yang diterima oleh kalangan ulama. kitab Shahih Muslim memuat 3.hadits. Sementara Muslim. Jumhur Muhadditsun berpendapat. serta perbandingan antara tema dan isinya. Antara al-Bukhari dan Muslim. walaupun hadits al-Bukhari dinilai memiliki keunggulan setingkat. lebih banyak pada rawi derajat kedua dibanding Bukhari. agar dapat dihukumi bahwa sanadnya bersambung. bahwa Muslim lebih berhati-hati dalam menyusun kata-kata dan redaksinya. Sementara pendapat yang berpihak pada keunggulan Shahih Muslim beralasan — sebagaimana dijelaskan Ibnu Hajar —. Metode penghitungan ini tidak didasarkan pada sistem isnad sebagaimana dilakukan ahli hadits. Dan sejumlah alasan lainnya. mengambil keuntungan dari Shahih Bukhari. yang tentu saja secara metodologis dipengaruhi karya al-Bukhari. dan walaupun itu terjadi. Namun. Beliau juga tidak membuat kesimpulan dengan memberi judul bab sebagaimana Bukhari lakukan. antara lain. sebenarnya perbedaannya sangatlah sedikit. Sebenarnya para ulama berbeda pendapat mana yang lebih unggul antara Shahih Muslim dengan Shahih Bukhari. kemudian menyusun karyanya sendiri. Artinya jika didasarkan isnad. Sementara Muslim menganggap cukup dengan “kemungkinan” bertemunya kedua rawi tersebut dengan tidak adanya tadlis. karena menyusunnya di negeri sendiri dengan berbagai sumber di masa kehidupan guru-gurunya. jumlahnya bisa berlipat ganda. Sehingga hadits-hadits Muslim terasa sangat populis. karena Al-Bukhari mensyaratkan kepastian bertemunya dua perawi yang secara struktural sebagai guru dan murid dalam hadits Mu’an’an. Al-Hafizh Ibnu Hajar mengulas kelebihan Shahih Bukhari atas Shahih Muslim. dalam dunia hadits memiliki kesetaraan dalam keshahihan hadits. sedangkan sejumlah ulama Marokko dan yang lain lebih mengunggulkan Shahih Muslim. Antara al-Bukhari dan Muslim Imam Muslim. Al-Bukhari mentakhrij hadits yang diterima para perawi tsaqqat derajat utama dari segi hafalan dan keteguhannya. hanyalah pada sistematika penulisannya saja. Shahihul Bukhari lebih unggul. Berdasarkan hitungan Muhammad Fuad Abdul Baqi. Hal ini menunjukkan. namun beliau mendasarkannya pada subyek-subyek. kedua kitab hadits tersebut mendapatkan gelar sebagai as-Shahihain. . sebagaimana dikatakan oleh Prof.033 hadits. Disamping itu kritik yang ditujukan kepada perawi jalur Muslim lebih banyak dibanding kepada al-Bukhari. Walaupun juga mengeluarkan hadits dari rawi derajat berikutnya dengan sangat selektif. Karena Imam Muslim tidak pernah mau membukukan hadits-hadits yang hanya berdasarkan kriteria pribadi semata.

yang sebenarnya berjudul. Di antara gurunya adalah. Khurasan. ia banyak mengunjungi ulama-ulama besar dan guru-guru Hadits untuk mendengar Hadits dan kemudian dihafal dan dicatatnya dengan baik. Perjalanan panjang pengembaraannya mencari ilmu. dan 13 masih dalam bentuk manuskrip. Selain itu. 13) Thabaqat. dan Imam Abu Daud. 21) As-Shahih al-Masnad. 11) Rijalul ‘Urwah. 18) Masyayikh Syu’bah. Sosok penuh tawadhu’ dan ahli ibadah ini tak lain adalah Imam Tirmizi. Irak. 11.Namun prinsipnya. Sedangkan karyanya yang monumental adalah Shahih dari judul singkatnya. serta menggolongkannya ke dalam golongan orang-orang yang sholeh. Said bin Abdurrahman. Dalam lawatannya itu. Kitab Al Jami’. dan lain-lain. Imam Abu Daud. atau biasa dikenal dengan kitab Jami’ Tirmizi. 12)Sawalatuh Ahmad bin Hanbal. 2) Irfadus Syamiyyin. al-Mukhtashar minas Sunan. Wafatnya Imam Muslim Imam Muslim wafat pada Ahad sore. 9) Al-Jami’. Al-Musnad as-Shahih. Karya-karya Imam Muslim Imam Muslim berhasil menghimpun karya-karyanya. bertukar pikiran. Imam Muslim. Kitab-kitab nomor 6. 4) Al-Intifa bi Juludis Siba’. Ahmad bin Muni’. menjadi salah satu rujukan penting berkaitan masalah Hadits dan ilmunya. Daya . takdir menggariskan lain. selain Imam Bukhari. dan sederet nama lainnya. dan 21 telah dicetak. Dilahirkan pada 279 H di kota Tirmiz. Hanya pada umumnya keshahihan hadits riwayat Bukhari itu lebih tinggi derajatnya daripada keshahihan hadits dalam Shahih Muslim. 19) Masyayikh Malik. 20) Al-Wuhdan. dan mengumpulkan Hadits itu mengantarkan dirinya sebagai ulama Hadits yang sangat disegani kalangan ulama semasanya. 16) Al-Musnad al-Kabir. At-Tamyiz. dan lainnya. 20. Semoga Allah SWT merahmatinya. antara lain seperti: 1) Al-Asma’ wal-Kuna. Karyanya. 17) Masyayikh ats-Tsawri. Ali bin Hajar. Imam Tirmizi bernama lengkap Imam Al-Hafiz Abu Isa Muhammad bin Isa bin Saurah bin Musa bin Ad-Dahhak As-Sulami At-Tirmizi. Imam Tirmizi gemar belajar ilmu dan mencari Hadits. Sejak kecil. Sejarah Singkat Imam Tirmizi Khazanah keilmuan Islam klasik mencatat sosok Imam Tirmizi sebagai salah satu periwayat dan ahli Hadits utama. Untuk keperluan inilah ia mengembara ke berbagai negeri. 5) Auhamul Muhadditsin. antara lain Hijaz. Mahmud bin Gailan. pada tanggal 24 Rajab 261 H. ia juga belajar pada Imam Ishak bin Musa. mengampuni segala kesalahannya. 10) Hadits Amr bin Syu’aib. 14) Al-I’lal. serta termasuk dalam Kutubus Sittah (enam kitab pokok di bidang Hadits) dan ensiklopedia Hadits terkenal. 15) AlMukhadhramin. Imam Muslim. sementara nomor 1. 3) Al-Arqaam. bin-Naqli al-’Adl ‘anil ‘Adl ‘an Rasulillah. Imam Bukhari. tidak semua hadits Bukhari lebih shahih ketimbang hadits Muslim dan sebaliknya. Kendati demikian. 7)At-Tarikh. Amiin.

ia berkata. Salah satu ulama itu. Di kemudian hari. ‘Coba ulangi apa yang kubacakan tadi!’ Lalu aku membacakannya dari pertama sampai selesai. ‘Coba bacakan!’ perintahnya. Lalu saya bertanyatanya mengenai dia. dari Ahmad bin Abdullah bin Abu Dawud. Dia mengira bahwa ‘dua jilid kitab’ itu ada padaku. Kisah yang dikemukakan Al-Hafiz Ibnu Hajar dalam Tahzib At-Tahzibnya. Ternyata yang kubawa bukanlah dua jilid tersebut. yang meriwayatkan kitab Al-Jami’ daripadanya. dan ia mengabulkan permohonan itu. berikut adalah salah satu bukti kelebihan sang Imam : Saya mendengar Abu Isa At-Tirmizi berkata. Selain itu. Abd bin Muhammad An-Nasfiyyun. .upaya mulianya itu pula yang pada akhir kehidupannya mendapat musibah kebutaan. ‘Aku belum pernah melihat orang seperti engkau. Aku pun membacakan seluruhnya secara beruntun. di antaranya. Hammad bin Syakir. amanah. Abul-Abbas Muhammad bin Mahbud Al-Mahbubi. Al-Haisam bin Kulaib AsySyasyi. dan ketika itu saya telah menulis dua jilid buku berisi Hadits-hadits berasal dari seorang guru. Ibnu Hibban Al-Busti. mengetahui kelemahan-kelemahan dan perawi-perawinya. Ia wafat di Tirmiz pada usia 70 tahun. kesalehan dan ketakwaannya pun tak dapat diragukan lagi. Ketika saya bertemu dengannya. Di sela-sela pembacaan itu ia mencuri pandang dan melihat bahwa kertas yang kupegang ternyata masih putih bersih tanpa ada tulisan sesuatu apa pun. Ahmad bin Yusuf An-Nasafi. Imam Tirmizi meninggal dunia. Imam Tirmizi juga dikenal sebagai ahli fiqh dengan wawasan dan pandangan luas. Mereka ini pula muridmurid Imam Tirmizi. melainkan dua jilid lain yang mirip dengannya. ‘Apakah telah engkau hafalkan sebelum datang kepadaku?’ Aku menjawab. mereka menjawab bahwa dialah orang yang kumaksudkan itu. Imam Tirmizi adalah sosok yang dapat dipercaya. sehingga menjadikan dirinya sumber pengambilan Hadits para ulama terkenal. Dalam kondisi seperti inilah. dan ia berkomentar. dan sangat teliti.’ “ Selain dikenal sebagai ahli dan penghafal Hadits. Kemudian ia membacakan Hadits yang telah dihafalnya. Sementara kalangan ulama lainnya mengungkapkan.’ Kemudian saya meminta lagi agar dia meriwayatkan Hadits yang lain. “Pada suatu waktu dalam perjalanan menuju Mekkah. Pandangan-pandangan tentang fiqh itu misalnya. Melihat kenyataan itu. saya memohon kepadanya untuk mendengar Hadits. Kemudian saya menemuinya. Makhul ibnul-Fadl. pakar Hadits. dapat ditemukan dalam kitabnya Al-Jami’. dan lain-lain. termasuk Imam Bukhari. Guru tersebut berpapasan dengan kami. dan meneliti Hadits. menghimpun. Ia bertanya lagi. mengakui kemampuan Tirmizi dalam menghafal. Muhammad bin Mahmud Anbar. Banyak kalangan ulama dan ahli Hadits mengakui kekuatan dan kelebihan dalam diri Imam Tirmizi. kumpulan Hadits dan ilmu-ilmunya dipelajari dan diriwayatkan oleh banyak ulama. menyusun. Ia pun kemudian membacakan 40 Hadits yang tergolong Hadits-hadits sulit atau gharib lalu berkata. dan beberapa tahun lamanya ia hidup sebagai tuna netra. ‘Tidakkah engkau malu kepadaku?’ Lalu aku bercerita dan menjelaskan kepadanya bahwa apa yang ia bacakan itu telah kuhafal semuanya. ‘Tidak.

penjelasannya terhadap sebuah Hadits mengenai penangguhan membayar piutang yang dilakukan si berutang yang sudah mampu. sebagai berikut: “Muhammad bin Basysyar bin Mahdi menceritakan kepada kami.’ Sementara sebagian ahli lainnya mengatakan: ‘Apabila harta seseorang (muhtal) menjadi rugi disebabkan kepailitan muhal ‘alaih. kitab ini menjadi rujukan utama. Sufyan menceritakan kepada kami. Kitab At-Tarikh. tidak ada kerugian atas harta benda seorang Muslim. diantaranya: Kitab Al-Jami’. dan Kitab AlAsma’ wal-Kuna. maka baginya dibolehkan menuntut bayar kepada orang pertama (muhil). namun ternyata orang lain itu tidak mampu. Kitab Az-Zuhd. Dalam menyeleksi Hadits untuk kitabnya itu. bersabda: Penangguhan membayar utang (yang dilakukan oleh si berutang) yang mampu adalah suatu kezaliman. Itu . Hajji Khalfah (w. atau menurut penulis buku Kasyf Az Zunuun. Tidak seperti kitab Hadits Imam Bukhari. betapa cemerlangnya pemikiran fiqh Imam Tirmizi dalam memahami nash-nash Hadits. perkataan ‘Tidak ada kerugian atas harta benda seorang Muslim’ ini adalah ‘Apabila seseorang dipindahkan piutangnya kepada orang lain yang dikiranya mampu. dan bagi orang yang dipindahkan piutangnya (muhtal) tidak dibolehkan menuntut kepada muhil. Tirmizi tidak menyaring Hadits dari aspek Hadits itu dhaif atau tidak. serta betapa luas dan orisinal pandangannya itu. dari Abi Az-Zunad. dari Nabi SAW. atau yang ditulis Imam Muslim dan lainnya. maka bebaslah orang yang memindahkan (muhil) itu. “Sebagian ahli ilmu berkata: ‘Apabila seseorang dipindahkan piutangnya kepada orang lain yang mampu membayar dan ia menerima pemindahan itu. 1657). Itu sebabnya. selain kitab-kitab hadits lainnya dari Imam Bukhari maupun Imam Muslim. kitab Sunan Tirmizi dapat dipahami oleh siapa saja. dari Al-Arai dari Abu Hurairah. kitab ini juga dikenal dengan nama Sunan At-Tirmizi. Kitab Al-’Ilal. Menurut Ibnu Ishak. yang memahami bahasa Arab tentunya. Ini adalah satu contoh yang menunjukkan kepada kita. kedudukan Sunan Tirmizi berada pada tingkat ke-3 dalam hierarki Kutubus Sittah. Sebaliknya.” demikian penjelasan Imam Tirmizi. Alasannya adalah. Sebagai tamsil. maka tidak ada kerugian atas harta benda orang Muslim (yang dipindahkan utangnya) itu’. Imam Tirmizi bertolak pada dasar apakah Hadits itu dipakai oleh fuqaha (ahli fikih) sebagai hujjah (dalil) atau tidak.” Bagaimana penjelasan sang Imam? Berikut ini komentar beliau. Imam Tirmizi telah menulis puluhan kitab. Di kalangan muhaddisin (ahli Hadits). terkenal dengan sebutan Sunan at-Tirmizi. Hingga meninggalnya. Apabila seseorang di antara kamu dipindahkan utangnya kepada orang lain yang mampu membayar.Kajian-kajiannya mengenai persoalan fiqh ini pula mencerminkan dirinya sebagai ulama yang sangat berpengalaman dan mengerti betul duduk permasalahan yang sebenarnya. kitab ini menduduki peringkat ke-4 dalam urutan Kutubus Sittah. hendaklah pemindahan utang itu diterimanya. Selain dikenal dengan sebutan Kitab Jami’ Tirmizi. Kitab Sunan Tirmizi dianggap sangat penting lantaran kitab ini betul-betul memperhatikan ta’lil (penentuan nilai) Hadits dengan menyebutkan secara eksplisit Hadits yang sahih. Kitab Asy-Syama’il an-Nabawiyyah.

As-Sabki menyatakan: “Imam Baihaqi merupakan satu di antara sekian banyak imam terkemuka dan memberi petunjuk bagi umat Muslim. demi memuaskan dahaga batinnya terhadap ilmu Islam. Abu Bakr ibn Furik. bahkan yang bertentangan sama sekali secara langsung maupun tidak langsung. Hadits-hadits yang dimuat disebutkan nilainya dengan jelas. minum lagi pada yang keempat kalinya. Namun.” Juga Hadits. Sedangkan mengenai shalat jamak. Halal ibn Muhammed Al-Hafaar. penulis kitab “Al Mustadrik of Sahih Muslim and Sahih Al-Bukhari”. Pendapat ini adalah pendapat Ibn Sirin dan Asyab serta sebagian besar ahli fiqh dan ahli Hadits juga Ibn Munzir. Oleh karenanya. bahkan uraian perbandingan dan kesimpulannya. keistimewaan yang langsung kaitannya dengan ulum al Hadits (ilmu-ilmu Hadits) adalah masalah ta’lil Hadits.sebabnya. di antaranya Iman Abul Hassan Muhammed ibn Al-Hussein Al Alawi. Dialah pula yang sering kita sebut . maka bunuhlah dia.” Hadits mengenai hukuman untuk peminum khamar ini adalah mansukh (terhapus) dan ijma’ ulama pun menunjukkan demikian. yaitu: Pertama. “Jika ia peminum khamar. sebagian besar ahli ilmu menggunakannya (sebagai pegangan). kecuali dua Hadits. Imam Baihaqi harus menempuh jarak cukup jauh dan menghabiskan banyak waktu untuk bisa bermajelis dengan mereka. yang artinya: “Sesungguhnya Rasulullah SAW menjamak shalat Dhuhur dengan Ashar. adalah seorang ulama besar dari Khurasan (desa kecil di pinggiran kota Baihaq) dan penulis banyak buku terkenal. bahwa ia pernah berkata: “Semua Hadits yang terdapat dalam kitab ini adalah dapat diamalkan. Sejarah Singkat Imam Al Baihaqi Imam Al Baihaqi.” Oleh karena itu. bahkan nilai rawinya yang dianggap penting. Abu Ali Al-Ruthabari of Khusran. tanpa adanya sebab takut dan dalam perjalanan. Beberapa keistimewaan Kitab Jami’ atau Sunan Tirmizi adalah. Masa pendidikannya dijalani bersama sejumlah ulama terkenal dari berbagai negara. Kitab ini dinilai positif karena dapat digunakan untuk penerapan praktis kaidah-kaidah ilmu Hadits. dan Ibn Busran. baik isinya yang semakna maupun yang berbeda. khususnya ta’lil Hadits tersebut. dan Maghrib dengan Isya. ia selalu memberikan uraian tentang nilai Hadits. Para ulama itu tinggal di berbagai tempat terpencar. yang bernama lengkap Imam Al-Hafith Al-Mutaqin Abu Bakr Ahmed ibn Al-Hussein ibn Ali ibn Musa Al Khusrujardi Al-Baihaqi. Selain itu. semua itu dijalani dengan senang hati. pencantuman riwayat dari sahabat lain mengenai masalah yang dibahas dalam Hadits pokok (Hadits al Bab). Abu Abdullah Al-Hakim. Sebagian besar ulama berpendapat boleh hukumnya melakukan shalat jamak di rumah selama tidak dijadikan kebiasaan. Diriwayatkan. Abu Abdur-Rahman Al-Sulami. para ulama berbeda pendapat atau tidak sepakat untuk meninggalkannya. Abu Tahir AlZiyadi.

Di sana. kajian Baihaqi dalam hadits tidak begitu besar. Hal itu lantaran pembahasannya yang demikian luas dan mendalam.sebagai ‘Tali Allah’ dan memiliki pengetahuan luas mengenai ilmu agama. menghabiskan waktunya untuk mempelajari beragam ilmu agama dan ilmu pengetahuan lainnya. banyak beribadah. dan pemikiran. buku-buku tulisannya mencapai seribu jilid.” Abdul-Ghaffar Al-Farsi Al-Naisabouri dalam bukunya “Thail Tareekh Naisabouri”: Abu Bakr Al-Baihaqi Al Hafith. Maka di tahun 441. Dia juga tidak pernah berjumpa dengan buku hadits atau Masnad Ahmad bin Hanbal (Imam Hambali). Setelah sekian lama menuntut ilmu kepada para ulama senior di berbagai negeri Islam. Pemimpin Islam memintanya pindah dari Nihiya ke Naisabor untuk tujuan mendengarkan penjelasannya langsung dan mengadakan bedah buku. dia mulai menyebarkan berbagai ilmu yang telah didapatnya selama mengembara ke berbagai negeri Islam. Saat itu kaum muslim terpecah-belah berdasarkan politik. dia juga aktif menulis buku. Dalam masa krisis ini. Antara kelompok yang satu dengan yang lain berusaha saling menyalahkan dan menjatuhkan. Dia menggunakan Mustadrak al-Hakim karya Imam al-Hakim secara bebas. kota Baihaq. Banyak imam terkemuka turut hadir. para pemimpin Islam itu membentuk sebuah majelis guna mendengarkan penjelasan mengenai buku ‘Al Ma’rifa’. Banyak ulama yang hadir lebih kemudian. Menurut ad-Dahabi. dan mencontoh para salafus shalih. Tema yang dikajinya sangat beragam. Dia memberikan teladan bagaimana seharusnya menerjemahkan ajaran Islam dalam perilaku keseharian. wara’. Nasa’i. untuk menceraiberaikan mereka. fikih. Imam Baihaqi juga mengumpulkan Hadits-hadits dari beragam sumber terpercaya. “Dia hidup zuhud. sehingga mempermudah musuh dari luar. namun banyak kalangan menilai Baihaqi tidak cukup mengenal karya-karya hadits dari Tirmizi. Dia belajar ilmu aqidah dan bepergian ke Irak serta Hijaz (Arab Saudi) kemudian banyak menulis buku. Dia termasuk dalam deretan para penulis buku yang produktif. Imam Baihaqi hidup ketika kekacauan sedang marak di berbagai negeri Islam. Dari situlah kemudian Imam Baihaqi populer sebagai pakar ilmu hadits dan fikih. Meski dipandang sebagai ahli hadits. hingga tarikh. dalam Wafiyatul A’yam. namun beliau mahir meriwayatkan hadits karena benar-benar mengetahui sub-sub . Imam Baihaqi hadir sebagai pribadi yang berkomitmen terhadap ajaran agama. mulai dari akidah. yakni bangsa Romawi. yang mengapresiasi karya-karyanya itu.” Beliau terkenal sebagai seorang yang memiliki kecintaan besar terhadap hadits dan fikih. seorang ulama hadits. Imam Baihaqi kembali lagi ke tempat asalnya. Diperkirakan. Selain mengajar. fikih serta penghapal hadits. hadits. fikih. dan Ibn Majah. Al Usuli Din. Ibnu Khalkan menulis. Sementara itu. Ia mulai banyak mengajar.

“Al Asma wa As Sifat”.bagian hadits dan para tokohnya yang telah muncul dalam isnad-isnad (sandaran atau rangkaian perawi hadits). bahwa kota merekalah yang lebih patut sebagai tempat peristirahatan terakhir seorang pecinta hadits dan fikih. “Tha La’il An Nabuwwa”. Ia tinggal di madrasah Ar-rawahiyyah didekat Al-Jami’ Al-Umawiy. Selain itu. Beliau dilahirkan pada bulan Muharram tahun 631 H di Nawa. Sejarah Singkat Imam An-Nawawi Beliau adalah Yahya bin Syaraf bin Hasan bin Husain An-Nawawi Ad-Dimasyqiy. namun ia menghindar. seperti hadits-hadits dan para ahli hadits. Kitab as-Sunnan al-Kubra yang terbit di Hyderabat. India. Di antara karya-karya Baihaqi. Imam terkemuka ini meninggal dunia di Nisabur. Antara lain buku “As-Sunnan Al Kubra”. seperti Imam Baihaqi. Sejumlah buku penting lain telah menjadi peninggalannya yang tidak ternilai. Dia lantas dibawa ke tanah kelahirannya dan dimakamkan di sana. usul fikih serta hadits. baik dalam penyesuaian susunannya maupun mutunya. dan “Ma’rifat As Sunnan cal Al Athaar”. Syaikh Yasin bin Yusuf Az-Zarkasyi melihatnya dipaksa bermain oleh teman-teman sebayanya. Buku ini pernah mendapat penghargaan tertinggi. tidak ada yang lebih baik dari kitab ini. An-Nawawi tinggal di Nawa hingga berusia 18 tahun. ahli fikih. Perhatian ayah dan guru beliaupun menjadi semakin besar. setiap jilid cetakan Hyderabat itu memuat indeks yang berharga mengenai tokoh-tokoh dari tiga generasi pertama ahli-ahli hadits yang dijumpai dengan disertai petunjuk periwayatannya. Syaikh ini berkata bahwa anak ini diharapkan akan menjadi orang paling pintar dan paling zuhud pada masanya dan bisa memberikan manfaat yang besar kepada umat Islam. Di samping telah pula mengabadikannya ke dalam berbagai bentuk karya tulis yang hingga sekarang pun tidak usai-usai juga dikaji orang. Dia mewariskan ilmu-ilmunya untuk ditanamkan di dada para muridnya. Ketika berumur sepuluh tahun. Kemudian pada tahun 649 H ia memulai rihlah thalabul ilminya ke Dimasyq dengan menghadiri halaqah–halaqah ilmiah yang diadakan oleh para ulama kota tersebut. Iran. Dalam karya tersebut ada catatan-catatan yang selalu ditambahkan mengenai nilai-nilai atau hal lainnya. tanggal 10 Jumadilawal 458 H (9 April 1066). Beliau mulai belajar di katatib (tempat belajar baca tulis untuk anak-anak) dan hafal Al-Quran sebelum menginjak usia baligh. sebuah kampung di daerah Dimasyq (Damascus) yang sekarang merupakan ibukota Suriah. 10 jilid tahun 1344-1355. “Sheub Al Iman”. Itulah di antara sumbangsih dan peninggalan berharga dari Imam Baihaqi. menjadi karya paling terkenal. Beliau dididik oleh ayah beliau yang terkenal dengan kesalehan dan ketakwaan. Jadilah thalabul ilmi sebagai kesibukannya yang utama. menolak dan menangis karena paksaan tersebut. Dari pernyataan as-Subki. Penduduk kota Baihaq berpendapat. Abu Zakaria. .

Kitab-kitab ini dikenal secara luas termasuk oleh orang awam dan memberikan manfaat yang besar sekali untuk umat. aku sangat segan padanya”. kemudian ia pergi ke Madinah dan menetap disana selama satu setengah bulan lalu kembali ke Dimasyq. Riyadhush Shalihin. Dalam bidang akhlak: At-Tibyan fi Adab Hamalatil Qur’an. 2. Imam An-Nawawi adalah seorang yang zuhud. Beliau menulis surat berisi nasehat untuk pemerintah dengan bahasa yang halus sekali. At-Taqrib wat Taysir fi Ma’rifat Sunan Al-Basyirin Nadzir. Ibnun Naqib Asy-Syafi’iy. Ini semua tidak lain karena taufik dari Allah Ta’ala. dengan cara yang telah digariskan Islam. Ishaq bin Ahmad AlMaghribiy dan Ibnul Firkah. Datanglah beliau yang bertubuh kurus dan berpakaian sangat sederhana.Minhaj (Syarah Shahih Muslim). Imam Nawawi meninggalkan banyak sekali karya ilmiah yang terkenal. Diantara syaikh beliau: Abul Baqa’ An-Nablusiy. tidak . Ia rajin sekali dan menghafal banyak hal. Raja pun meremehkannya dan berkata: ”Tandatanganilah fatwa ini!!” Beliau membacanya dan menolak untuk membubuhkan tanda tangan. wara’ dan bertaqwa. Ia berkata : “Dan aku menulis segala yang berhubungan dengannya. Beliau sederhana. 3. Dan Allah telah memberikan barakah dalam waktuku. Abdul Aziz bin Muhammad Al-Ausiy.” [Syadzaratudz Dzahab 5/355]. qana’ah dan berwibawa. AlAdzkar. Sering tidak tidur malam untuk ibadah atau menulis. Raja ingin membunuhnya tapi Allah menghalanginya. Bustanul Arifin. Dan diantara murid beliau: Ibnul ‘Aththar Asy-Syafi’iy. Jumlahnya sekitar empat puluh kitab. kemudian keikhlasan dan kesungguhan beliau dalam berjuang. Dalam bidang fiqih: Minhajuth Thalibin. Raja marah dan berkata: ”Kenapa !?” Beliau menjawab: ”Karena berisi kedhaliman yang nyata”. Abul Hajjaj Al-Mizziy.Disebutkan bahwa ia menghadiri dua belas halaqah dalam sehari.baik penjelasan kalimat yang sulit maupun pemberian harakat pada kata-kata. Diriwayatkan bahwa beliau berkata :”Aku tidak akan memaafkan orang yang menggelariku Muhyiddin”. Dalam bidang bahasa: Tahdzibul Asma’ wal Lughat. Para pembantu raja berkata: ”Ia tidak punya jabatan sama sekali. agama islam adalah agama yang hidup dan kokoh.Abul ‘Abbas Al-Isybiliy dan Ibnu ‘Abdil Hadi. Raudhatuth Thalibin. Disamping itu. 4. Beliau digelari Muhyiddin ( yang menghidupkan agama ) dan membenci gelar ini karena tawadhu’ beliau. Al-Majmu’. Abul Faraj Ibnu Qudamah Al-Maqdisiy. tidak memerlukan orang yang menghidupkannya sehingga menjadi hujjah atas orang-orang yang meremehkannya atau meninggalkannya. Iapun mengungguli teman-temannya yang lain. Beliau menggunakan banyak waktu beliau dalam ketaatan. Al. Raja ditanya: ”Kenapa tidak engkau bunuh dia padahal sudah bersikap demikian kepada Tuan?” Rajapun menjawab: ”Demi Allah. Abu Ishaq Al-Muradiy. Suatu ketika beliau dipanggil oleh raja Azh-Zhahir Bebris untuk menandatangani sebuah fatwa. Raja semakin marah dan berkata: ”Pecat ia dari semua jabatannya”. Pada tahun 665 H ia mengajar di Darul Hadits Al-Asyrafiyyah (Dimasyq) dan menolak untuk mengambil gaji. termasuk kepada para penguasa. Pada tahun 651 H ia menunaikan ibadah haji bersama ayahnya. diantaranya: 1. Beliau juga menegakkan amar ma’ruf nahi munkar. Secara umum beliau termasuk salafi dan berpegang teguh pada manhaj ahlul hadits. Dalam bidang hadits : Arba’in.

Dalam bab ini beliau banyak mendasarkan pendapat beliau pada nukilan–nukilan dari para ulama tanpa mengomentarinya. Setiba di Damaskus. Karya dan jasa-jasanya cukup banyak dan sangat membantu umat Islam terutama dalam menghidupkan kembali ilmu hadits. Ia dibesarkan di tengah keluarga yang tak berpunya secara materi. Berbicara tentang ilmu hadits. Akhirnya ia memutuskan untuk berhijrah ke Syam dalam rangka menyelamatkan agamanya dan karena takut terkena fitnah. ia sekeluarga bertolak ke Damaskus. tidak seperti dalam cabang ilmu yang lain. Namun beliau tidak ma’shum (terlepas dari kesalahan) dan jatuh dalam kesalahan yang banyak terjadi pada ulumaulama di zaman beliau yaitu kesalahan dalam masalah sifat-sifat Allah Subhanah. Karya-karya beliau tetap dianjurkan untuk dibaca dan dipelajari. atau yang lebih dikenal dengan Syeikh Al-Albani. Ia berjasa memurnikan ajaran Islam dari haditshadits lemah dan palsu serta meneliti derajat hadits. itu tidak benar karena beliau banyak menyelisihi mereka (orang-orang Asy’ari) dalam masalah-masalah aqidah yang lain seperti ziyadatul iman dan khalqu af’alil ‘ibad. Imam Nawawi meninggal pada 24 Rajab 676 H -rahimahullah wa ghafarahu-. Ketika Raja Ahmad Zagha naik tahta di Albania dan mengubah sistem pemerintahan menjadi pemerintah sekuler. . Dari sana. Ia terus belajar di sekolah tersebut hingga kelas terakhir dan lulus di tingkat Ibtida’iyah. Syeikh Nuh amat mengkhawatirkan dirinya dan diri keluarganya. Ayah al-Albani bernama Al Haj Nuh adalah lulusan lembaga pendidikan ilmu-ilmu syari’at di ibukota negara dinasti Utsmaniyah (kini Istambul). dengan berhati-hati terhadap kesalahan-kesalahan yang ada.terjerumus dalam filsafat dan berusaha meneladani generasi awal umat dan menulis bantahan untuk ahlul bid’ah yang menyelisihi mereka. ibu kota Albania masa lampau. Di dalam hadits Nabi Muhammad SAW itulah terkandung jawaban dan solusi masalah yang dihadapi oleh umat di berbagai bidang kehidupan. Al-Albani kecil masuk sekolah madrasah yang dikelola oleh Jum’iyah alIs’af al-Khairiyah. namun sangat kaya ilmu. Tidak boleh bersikap seperti kaum Haddadiyyun yang membakar kitab-kitab karya beliau karena adanya beberapa kesalahan didalamnya. Komite Tetap untuk Riset Ilmiah dan Fatwa kerajaan Saudi ditanya tentang aqidah beliau dan menjawab: ”Lahu aghlaath fish shifat” (Beliau memiliki beberapa kesalahan dalam bab sifat-sifat Allah). Adapun memvonis Imam Nawawi sebagai Asy’ari. Beliau kadang menta’wil dan kadang–kadang tafwidh. Orang yang memperhatikan kitab-kitab beliau akan mendapatkan bahwa beliau bukanlah muhaqqiq dalam bab ini. Al-Albani mempunyai nama lengkap Abu Abdirrahman Muhammad Nashiruddin bin Nuh al-Albani. Dilahirkan pada tahun 1333 H di kota Ashqadar. Ia merupakan salah satu tokoh pembaharu Islam abad ini. Syeikh al-Albani kecil mulai mempelajari bahasa Arab. Sejarah Singkat Syeikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani Hadits merupakan salah satu rujukan sumber hukum Islam di samping kitab suci AlQur’an. umat Islam tidak akan melupakan jasa Syeikh Muhammad Nashiruddin AlAlbani.

Akhirnya kepala kantor perpustakaan memberikan sebuah ruangan khusus di perpustakaan untuknya. Keterampilan ini kemudian menjadi salah satu mata pencahariannya. Al-Albani mendapat penghargaan tertinggi dari kerajaan Saudi Arabia berupa King Faisal Fundation tanggal 14 Dzulkaidah 1419 H. Begitulah. Kegiatan pertama di bidang ini ialah menyalin sebuah kitab berjudul Al-Mughni ‘an Hamli al-Asfar fi Takhrij ma fi al-Ishabah min al-Akhbar. beliau memanfaatkan Perpustakaan adh-Dhahiriyah di Damaskus. ”Sesungguhnya ilmu hadits adalah pekerjaan orang-orang pailit (bangkrut). karya al-Iraqi. Al-Albani makin leluasa mempelajari banyak sumber. Awalnya kegiatan Al-Albani dalam bidang hadits ini ditentang oleh ayahnya. Bahkan kemudian ia diberi wewenang untuk membawa kunci perpustakaan. Kali pertama selama satu bulan dan kali kedua selama enam bulan. ia meneruskan belajarnya langsung kepada para syeikh. Di negeri itu pula.” Namun Syeikh al-Albani justru semakin cinta terhadap dunia hadits. pemuda Al-Albani mulai mengkonsentrasikan diri pada ilmu hadits. Pada perkembangan berikutnya. Untuk makannya. seringkali hanya sedikit makanan yang dibawanya ke perpustakaan. Ia mengomentarinya begini. Al-Albani lebih betah berlama-lama dalam perpustakaan adh-Dhahiriyah. berupa takhrij terhadap hadits-hadits yang terdapat pada Ihya’ Ulumuddin-nya Al-Ghazali. Tidak pernah istirahat mentelaah kitab-kitab hadits. Setelah itu ia pindah ke Yordania. Karenanya. kecuali jika waktu shalat tiba. disamping juga mempelajari sebagian fikih madzab Hanafi. Tulisantulisan sang Syeikh. manuskrip- . sebuah majalah yang diterbitkan oleh Syeikh Muhammad Rasyid Ridha. Al-Albani tidak memiliki cukup uang untuk membeli kitab-kitab. Ketertarikannya itu berawal dari pembahasan-pembahasan yang ada dalam majalah alManar. Pada tahun 1395-1398 H ia kembali ke Madinah untuk bertugas sebagai anggota Majelis Tinggi Jam’iyah Islamiyah di sana. Tetapi situasi dan kondisi saat itu tidak memungkinkan beliau memenuhi permintaan itu. Syeikh Al-Albani berwasiat agar perpustakaan pribadinya. Di samping juga meminjam buku-buku dari beberapa perpustakaan khusus. Pada tahun 1388 H. Pada umur 20 tahun. Ia mempelajari AlQur’an dari ayahnya sampai selesai. Itu tidak lain karena gigihnya beliau berdakwah kepada sunnah dan memerangi bid’ah sehingga orang-orang yang dengki kepadanya menebarkan fitnah. Departemen Pendidikan meminta kepada Syeikh Al-Albani untuk menjadi ketua jurusan Dirasah Islamiyah pada Fakultas Pasca Sarjana di sebuah Perguruan Tinggi di Kerajaan Yordania. baik berupa buku-buku yang sudah dicetak.Selanjutnya. Dari tahun 1381-1383 H. Syeikh Al-Albani pernah dua kali mendekam dalam penjara. sehingga setiap harinya mencapai 12 jam. Pengalaman mengajarnya dilakukan ketika menjadi pengajar di Jami’ah Islamiyah (Universitas Islam Madinah) selama tiga tahun. sangat memukau hatinya. Sebelum berpulang. ia mengajar tentang hadits dan ilmu-ilmu hadits. Dengan demikian. hadits menjadi kesibukan rutinnya sampai-sampai ia menutup kios reparasi jamnya. buku-buku hasil foto kopi. Al-Albani juga mempelajari keterampilan memperbaiki jam dari ayahnya sampai mahir betul.

Sejarah singkat Imam Muslim………………………………………….36 8.. Karya-karya beliau amat banyak.……………. Sejarah singkat Imam Malik…..16 5. Karya yang terkenal antara lain : 1. Sejarah singkat Imam Syafi’i……………………………………. Sejarah singkat Syeikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani. ada yang masih berupa manuskrip dan ada yang mafqud (hilang)..manuskrip (yang ditulis olehnya ataupun orang lain) seluruhnya diserahkan kepada pihak Perpustakaan Jami’ah. SEJARAH SINGKAT PARA AHLI HADITS Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Ilmu Hadits Oleh.…….………………44 aftar Pustaka . Dabuz-Zifaf fi As-Sunnah al-Muthahharah 2.25 6.1 2. Al-Ajwibah an-Nafi’ah ‘ala as’ilah masjid al-Jami’ah 3.31 7. Sejarah singkat Imam Tirmizi………………………………………... beliau juga memiliki buku kumpulan ceramah. Ia wafat pada hari Jum’at malam Sabtu tanggal 21 Jumada Tsaniyah 1420 H atau bertepatan dengan tanggal 1 Oktober 1999 di Yordania. Sejarah singkat Imam Al Baihaqi………………………………. ISMAIL FARID NOMOR POKOK: 20010009031 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM KONSENTRASI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCA SARJANA UNIVERSITAS ISLAM BANDUNG 2009 M/ 1430 H DAFTAR ISI 1.. Ahkam Al-Jana’iz wabida’uha.10 4. Sejarah singkat Imam An-Nawawi……………………………………………. Sejarah singkat Imam Hanbali………………………………………………. bantahan terhadap berbagai pemikiran sesat. dan buku berisi jawaban-jawaban tentang pelbagai masalah yang bermanfaat.39 9.4 3.... Silisilah al-Ahadits adh-Dha’ifah wal Maudhu’ah 5. Sejarah singkat Imam Bukhari……………………………………………….……….………………………………………….…. Di samping itu. ada yang sudah dicetak..……………………………………………. Jumlahnya sekitar 218 judul.42 10. At-Tawasul wa anwa’uhu 6.. Sejarah singkat Imam Hanafi…. Silisilah al-Ahadits ash Shahihah 4.………….

seperti daulat Aghlabiyah di Tunisia dan Thahiriyyah di Khurasan. Akibat dari kebijaksanaan yang lebih menekankan pembinaan peradaban dan kebudayaan Islam daripada persoalan politik itu. seperti daulat Umayyah di Spanyol dan Idrisiyyah di Marokko. Fenomena ini mungkin bersamaan dengan datangnya pemimpin-pemimpin yang memiliki kekuatan militer di propinsi-propinsi tertentu yang membuat mereka benarbenar independen. Secara riil. Kecuali Bani Umayyah di Spanyol dan Idrisiyyah di Marokko. kecuali Mesir yang bersifat sebentar-sebentar dan kebanyakan bersifat nominal. Menurut Watt. propinsi-propinsi itu pada mulanya tetap patuh membayar upeti selama mereka menyaksikan Baghdad stabil dan khalifah mampu mengatasi pergolakan-pergolakan yang muncul. kedua. Ini bisa terjadi dalam salah satu dari dua cara: Pertama. PENDAHULUAN Akibat dari kebijaksanaan yang lebih menekankan pembinaan peradaban dan kebudayaan Islam dari pada persoalan politik itu. Namun pada saat wibawa khalifah sudah memudar mereka melepaskan diri dari kekuasaan Baghdad. Ada kemungkinan bahwa para khalifah Abbasiyah sudah cukup puas dengan pengakuan nominal dari propinsi-propinsi tertentu. Kedua. banyak daerah tidak dikuasai khalifah. propinsi-propinsi tertentu di pinggiran mulai lepas dari genggaman penguasa Bani Abbas. Disintegrasi dalam bidang politik sebenarnya sudah mulai terjadi di akhir zaman Bani Umayyah. sejajar dengan batas-batas wilayah kekuasaan Islam. tetapi beberapa diantaranya bahkan berusaha menguasai khalifah itu sendiri. Akan tetapi berbicara tentang politik Islam dalam lintasan sejarah. Kekuatan militer Abbasiyah waktu itu mulai mengalami kemunduran. Alasannya. pertama. dalam perkembangan . Pengangkatan anggota militer Turki ini. para penguasa Abbasiyah mempekerjakan orang-orang profesional di bidang kemiliteran. Sebagai gantinya. khususnya tentara Turki dengan system perbudakan baru seperti diuraikan di atas. Hal ini tidak seluruhnya benar untuk diterapkan pada pemerintahan Bani Abbas. dengan berbagai cara diantaranya pemberontakan yang dilakukan oleh pemimpin lokal dan mereka berhasil memperoleh kemerdekaan penuh.DINASTI-DINASTI DI TIMUR DAN DI BARAT DINASTI-DINASTI DI TIMUR DAN DI BARAT 1. seseorang yang ditunjuk menjadi gubernur oleh khalifah. penguasa Bani Abbas lebih menitikberatkan pembinaan peradaban dan kebudayaan daripada politik dan ekspansi. propinsi-propinsi tertentu di pinggiran mulai lepas dari genggaman penguasa Bani Abbas. Kekuasaan dinasti ini tidak pernah diakui di Spanyol dan seluruh Afrika Utara. Bahkan dalam kenyataannya. daerah-daerah itu berada di bawah kekuasaan gubernur-gubernur propinsi bersangkutan. mungkin para khalifah tidak cukup kuat untuk membuat mereka tunduk kepadanya. Mereka bukan saja menggerogoti kekuasaan khalifah. Hubungannyadengan khilafah ditandai dengan pembayaran upeti. akan terlihat perbedaan antara pemerintahan Bani Umayyah dengan pemerintahan Bani Abbas. sebenarnya keruntuhan kekuasaan Bani Abbas mulai terlihat sejak awal abad kesembilan. mulai dari awal berdirinya sampai masa keruntuhannya. dengan pembayaran upeti itu. kedudukannya semakin bertambah kuat. Wilayah kekuasaan Bani Umayyah. seorang pemimpin lokal memimpin suatu pemberontakan dan berhasil memperoleh kemerdekaan penuh.

4. (470-700 H/1077-1299 M). (386-489 H/996-1 095 M).Mazyadiyyah di Hillah. bahkan ada diantara mereka yang justru melibatkan diri dalam konflik kebangsaan dan keagamaan itu.Dinasti Seljuk dan cabang-cabangnya: 1.Yang berbangsa Arab: a. nampak jelas adanya persaingan antarbangsa.Thuluniyah di Mesir.Dulafiyah di Kurdistan.Ikhsyidiyah di Turkistan. (210-285 H/825-898 M).Ukailiyyah di Maushil. b. atau seljuk Agung. diantaranya adalah: 1. (414-472 H/1023-1079 M). para khalifah tidak sadar akan bahaya politik dari fanatisme kebangsaan dan aliran keagamaan itu. 5. (403-545 H/1011-1150 M). (172-375 H/788-985 M). (254-290 H/868-901 M). d. Apalagi pada periode pertama pemerintahan dinasti Abbasiyah. c. (320-447 H/ 932-1055 M). Seljuk ini menguasai Baghdad dan memerintah selama sekitar 93 tahun (429-522H/1037-1127 M). (254-292 H/837-903 M). 3. f. (261-389 H/873-998 M).Alawiyah di Tabaristan. g.Mirdasiyyah di Aleppo. (564-648 H/1167-1250 M).406 H/959-1015 M). c.Seljuk Kinnan di Kirman. Dinasti-dinasti yang lahir dan melepaskan diri dari kekuasaan Baghdad pada masa khilafah Abbasiyah. sehingga meskipun dirasakan dalam hampir semua segi kehidupan.Yang berbangsa Kurdi: a. sudah muncul fanatisme kebangsaan berupa gerakan syu’u arabiyah (kebangsaan/anti Arab). (320-560 H/932-1163 M). disamping persoalan-persoalan keagamaan.Shafariyah di Fars. b.Abu Ali.Samaniyah di Transoxania. Dari latar belakang dinasti-dinasti itu.Yang berbangsa Persia :a. 4.Seljuk Syriaatau Syam di Syria. Gerakan inilah yang banyak memberikan inspirasi terhadap gerakan politik.al-Barzuqani. Nampaknya.Seljuk Irak di Irak dan Kurdistan. (205-259 H/820-872 M).Idrisiyyah di Marokko. . d.selanjutnya teryata menjadi ancaman besar terhadap kekuasaan khalifah. 2. (317-394 H/929. (433-583 H/1040-1187 M). didirikan oleh Rukn al-Din Abu Thalib Tuqhrul Bek ibn Mikail ibn Seljuk ibn Tuqaq. c.Yang mengaku dirinya sebagai khilafah: a. 3.Umawiyah di Spanyol b.Yang berbangsa Turki: a.Fathimiyah di Mesir. c.Ayubiyah.1002 M).Buwaihiyyah. bahkan menguasai Baghdad. (511-590 H/1117-1194 M). mereka tidak bersungguh-sungguh menghapuskan fanatisme tersebut.Ghaznawiyah di Afghanistan. (351-585 H/962-1189 M). 2. (348. seperti dalam kesusasteraan dan karya-karya ilmiah. (250-316 H/864-928 M). (266-318 H/878-930 M).Sajiyyah di Azerbaijan.Hamdaniyah di Aleppo dan Maushil. e. d. 5.Seljuk besar. b. h. b.(487-511 H/1094-1117 M).Aghlabiyyah di Tunisia (184-289 H/800-900 M). (380-489 H/990-1095 M).Thahiriyyah di Khurasan.Seljuk Rum atau Asia kecil di Asia Kecil. e.

Zayar.terutama antara Arab. Inilah asal mula penyebutan nama Suku Persia. Pendahuluan Pada tahun 874 M.Luasnya wilayah kekuasaan daulat Abbasiyah sementara komunikasi pusat dengan daerah sulit dilakukan. kerajaan Persia mencapai puncak kejayaannya ketika Kusraw Nushirvan (531-579 M) berkuasa. Bangsa ini. 3. Faktor-faktor penting yang menyebabkan kemunduran Bani Abbas pada periode ini. berhasil membangun kekuasaan Dinasti Achameneids. dalam Iranian Revolution: Past. Frye (1963) menyebut kekuasaan Dinasti Saman sebagai “Zaman kebangkitan kembali kebudayaan Irano-Islam. Adapun mereka yang tetap menetap di kawasan Barat Daya Iran dikenal sebagai Suku Media.” Mereka yang mendiami kawasan stepa di Kaukasia ini menyebut diri sebagai “Orang-orang Arya. menjelaskan bahwa sekelompok manusia dengan sistem sosial dan kebudayaan tertentu telah mendiami kawasan Barat Daya Iran sejak 3000 tahun Sebelum Masehi (SM). Memasuki Zaman Aksial (800-200 SM). Persia dan Turki. seorang keturunan Suku Persia. Lewat kekuasaan Dinasti Saman. dinastidinasti itu juga dilatarbelakangi paham keagamaan. Present. Dinasti ini merupakan episode terpenting dalam sejarah peradaban Persia pasca kedatangan Islam. ketergantungan khalifah kepada mereka sangat tinggi. Kaisar Cyrus The Great (590-529 SM). Bahkan. khalifah tidak sanggup memaksa pengiriman pajak ke Baghdad. 2.Keuangan negara sangat sulit karena biaya yang dikeluarkan untuk tentara bayaran sangat besar. merupakan orang-orang yang memiliki silsilah keturunan “bangsa terhormat. Di tangan Kaisar Cyrus. Disamping latar belakang kebangsaan.” Secara perlahan-lahan. tingkat saling percaya di kalangan para penguasa dan pelaksana pemerintahan sangat rendah. Bersamaan dengan itu. menurut Karen Amstrong (2007). Sejarawan Richard N.” 2. ada yang Sunni. Orang-orang Yunani menyebut mereka Persisvang. ada yang berlatar belakang Syi’ah. BAGIAN 2 DINASTI DINASTI SAMAN (874-1005M) 1. sehingga banyak daerah memerdekakan diri. Sebagian memisahkan diri dan memilih menetap di kawasan Iran Selatan. orang-orang Persia hendak mengulang kembali sejarah mereka yang pernah berjaya pada masa Dinasti Achameneids (600-333 SM) dan Dinasti Sassanids (228-651 M). Peradaban Persia di Masa Lampau Siapakah sesungguhnya bangsa Persia? Dr. kekuasaan dinasti ini meliputi: dari Libya ke arah Timur hingga Pakistan. orang-orang dari Suku Persia berhasil merebut dominasi kekuasaan Suku Media. wilayah Persia (Iran Selatan) dan Transoksania (Usbekistan) mulai dikendalikan oleh orang-orang keturunan Saman Khuda (Dinasti Saman). Pada masa kekuasaan Dinasti Sassanids. orang-orang Arya yang pada mulanya mendiami kawasan stepa di Kaukasia terpisah secara kultural menjadi dua kelompok. . Kaisar Cyrus berhasil menaklukkan wilayah Mesopotamia (Irak) yang merupakan pusat peradaban dunia tertua.Dengan profesionalisasi angkatan bersenjata. Mereka inilah yang disebut sebagai nenek moyang bangsa Persia. adalah: 1. dari Teluk Oman di Selatan hingga Laut Aral di Utara. Pada saat kekuatan militer menurun. and Future (2000).

dan Transoksania. Tradisi mitos memang banyak mempengaruhi suatu bangsa dalam mengembangkan seni sastra. Salah satu hasil kebudayaan Persia pra-Islam ialah patung-patung dan relief-relief yang bernilai seni tinggi. Selain dituangkan dalam bentuk seni pahat. meliputi Khurasan dan Transoksania. Dia berhasil menguasai wilayah Sijistan. gagasan-gagasan Mazdak dinilai sebagai ajaran “Komunisme tertua” di muka bumi ini (A. Isfahan. Karman. sebelum kedatangan Islam. gubernur di Farghanah. Seluruh keluarganya memeluk Agama Magi (Zoroastrianisme). bangsa Persia mengkultuskan tokoh-tokoh tertentu dan mengabadikannya dalam bentuk monumen. dia berperan cukup besar di dalam struktur pemerintahan Dinasti Abbasiyah pada masa Khalifah Al-Ma’mun (813-833 M). Oleh sejarawan Ahmad Amin. sudah memiliki falsafah dan kebudayaan yang mapan. Bahasa yang dipakai oleh bangsa Persia dalam berkomunikasi adalah bahasa Pahlevi (bahasa Persia Tengah). Ahmad bin Asad adalah putra Asad bin Abdullah. Nashr bin Ahmad Samani (874-892 M). Ray. gubernur Transoksania. monumen-monumen persembahan untuk para tokoh tertentu dalam bentuk patung atau relief. dan lainlain. mitologi Persia juga banyak dituangkan dalam bentuk-bentuk kerajinan tangan seperti permadani. Setelah Saman Khuda memeluk agama Islam. ajaran Zoroastrianisme mengalami pembaruan secara besar-besaran yang dilakukan oleh Mazdak (485-531 M). Kekuasaannya kemudian membentang luas sampai di . Pada awal kekuasaan Dinasti Sassanids. seluruh keluarganya mengikuti jejaknya. Sebagian memakai bahasa dialek awal Sansekerta.Bangsa Persia. seorang tuan tanah dari keluarga bangsawan Zoroastrian di Balkh (Afganistan Utara). Hasil reformasi spiritual yang dilakukan Mazdak melahirkan ajaran Mazdeisme-Zoroastrian. Sekalipun pada masa kekuasaan Nashr bin Ahmad Samani. Sastra berkembang cukup pesat di Persia. Adapun Asad bin Abdullah adalah putra Saman Khuda. Karen Amstrong (2007) menyebutnya bahasa Avesta. karena memang bahasa inilah dipakai untuk menulis kitab suci yang berisi ajaran-ajaran Zaratustra. Dinasti Saman Orang-orang Alawiy yang tersingkir dari struktur pemerintahan Abbasiyah pasca pemberontakan Abu As-Saraya (814-815 M) membangun kembali masa kejayaan Islam di kawasan Transoksania. Nashr bin Ahmad Samani berhasil merebut kekuasaan dari Dinasti Safar di Persia dan Transoksania. Falsafah hidup mereka berasal dari ajaran-ajaran Zaratustra (650-550 SM) yang telah menjadi kepercayaan resmi negara (Dinasti Achameneids). 3. Setelah kedatangan Islam. Kemampuan bertutur serta daya imajinasi yang tinggi untuk menciptakan figur-figur fiktif sangat mendukung perkembangan seni sastra. tetapi pada masa kekuasaan Ismail bin Ahmad Samani (892-907 M) berhasil merebut Khurasan (900 M). Jurjan. Dan. pertama kali. Umumnya. Puncak kejayaan Dinasti Saman pada masa kekuasaan Nashr bin Ahmad bin Ismail Samani (914-943 M). Wilayah kekuasaannya. Selain seni sastra. adalah orang yang pertama kali merintis kekuasaan Dinasti Saman. gubernur di Khurasan. 1995). dinasti ini tidak memiliki catatan prestasi yang membanggakan. Kemudian sebagian lagi menggunakan bahasa Turki dan Urdu. keramik. Hasjmy. Tabaristan. bahasa yang dipakai secara resmi oleh bangsa Persia adalah bahasa Arab. Dia putra Ahmad bin Asad.

Salah seorang pejabat istana Dinasti Saman. Kekuasaannya harus berhadapan dengan Dinasti Buwaihi yang menguasai Persia. Salah seorang Ilmuwan Muslim lahir pada masa dinasti ini. Ahmad Ad-Daqiqi salah seorang pujangga besar Persia menulis karya Shah Namah (Kitab Para Raja) berisi 60. Syiraz termasuk kota penting dalam sejarah Dinasti Saman. tradisi orang-orang Persia sangat kental dengan etos keilmuan. dan lain-lain. Kota ini menjadi saksi sejarah Imperium Persia pada masa Dinasti Achameneids dan Sassanids. Dinasti ini menghadapi pemberontakan orang-orang Suku Dailam (Dinasti Buwaihi). sastra dan kebudayaan Persia bercorak Islam mencapai puncak kejayaannya. ilmuwan muslim terkemuka menulis karya Al-Manshuri.belahan timur pusat Dinasti Abbasiyah. Ray. seorang kemenakan penguasa Dinasti Saman. Karya Ahmad Daqiqi ini kemudian disempurnakan oleh Ahmad AlFirdausi. Istana Sassanids (peninggalan Kusraw Nushirvan). Rezim Saman kemudian berkoalisi dengan para penguasa di Mosul (Dinasti Hamdan). Kota-kota Penting Syiraz. Pada masa kekuasaan Nashr bin Ahmad bin Ismail Samani. Selain mendukung pengembangan ilmu pengetahuan. Rezim Saman berasal dari keturunan Suku Persia dan Suku Media. Inilah akhir episode kekuasaan orang-orang Alawiy di wilayah Transoksania. Di kota ini banyak ditemui situs bersejarah seperti: Istana Persipolis (peninggalan Darius I). Dinasti Saman terus melemah. Di samping pengembangan ilmu pengetahuan. dinasti ini memiliki peranan penting dalam sejarah peradaban Islam pasca tenggelamnya kekuasaan Dinasti Abbasiyah.000 bait kisah moral dan teladan. yang dikenal sebagai pakar matematika dan astronomi. Ismail bin Nuh II terbunuh pada tahun 1005 M. Di kota ini juga pernah lahir pujangga besar Hafidzuddin Asy-Syirazi dan Mushlihuddin Sa’di Asy- . tetapi justru malah memicu konflik internal yang berakhir damai. menyumbangkan gagasannya lewat karya ensiklopedi Mafatih Al-‘Ilm. Adalah ibukota propinsi Persia (Fars). yang didedikasikan secara khusus kepada Abu Shaleh Al-Manshur. Jaraknya 919 km dari kota Teheran. Lewat kebijakan rezim yang mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan. yang didedikasikan kepada Nuh bin Manshur (976-997 M). Di samping itu. Dinasti Saman terlalu lemah untuk meredam pemberontakan pada masa Ismail bin Nuh II (1001-1005 M). rezim Saman juga membangun perpustakaan-perpustakaan di beberapa kota. Bahkan raja-raja dinasti ini memiliki kecenderungan yang besar terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Mereka bercita-cita mengembalikan kejayaan bangsa Persia dengan menaklukkan kembali kawasan-kawasan yang pernah menjadi kekuasaan Dinasti Achameneids dan Sassanids. Muhammad Yusuf Al-Khawarizmi (wafat 997 M). Dampaknya cukup signifikan. istana Dinasti Saman menjadi pusat kekuasaan sekaligus pengembangan ilmu pengetahuan. Masjid Jami’ Atiq (peninggalan pasukan Umar bin Khattab). Mausoleum Cyrus The Great. Secara berangsur-angsur. yakni mengangkat tradisi nenek moyang Persia dengan sentuhan nilai-nilai Islami. dan Irak. Wilayah ini masuk dalam kekuasaan Islam pada masa Khalifah Umar bin Khattab (634-644 M). Fakhruddin Al-Razi. Jajat Burhanuddin (2002) menilai bahwa kekuasaan Dinasti Saman merupakan puncak peradaban Islam kedua setelah Dinasti Abbasiyah di Baghdad. salah seorang penguasa dinasti ini. Sayang. Karakteristik peradaban Saman bercorak lokal.

Pertanian. Kota Samarkand menjadi saksi sejarah kekuasaan Alexander The Great (Iskandar Dzu Al-Qarnain). Para sarjana dan pujangga ditempatkan di istananya. Pendiri dinasti Ghaznawiyah adalah Sabaktakin keturunan alptakin bangsa Turki. diantaranya adalah Al-Biruni . ketika berhasil menaklukan Dinasti Achameneids. dinasti Kalbiyah selama 80 tahun ( 965 – 1044 M ) dan dinasti Normandia . Ahmad ibn Umar. Pakistan dan beberapa wilayah bagian India dengan pusat pemerintahannya di kota Ghazna. dan Abu AlQasim Al-Laitsi As-Samarkandi. fisika . Muhammad ibn Mas’ud As-Samarkandi. putra Philip dari Makedonia. Perindustrian. Najibuddin As-Samarkandi. Abu Manshur Al-Maturidi. Perdagangan . Dinasti Ghaznawiyah wilayahnya meliputi Iran bagian timur. Alauddin As-Samarkandi. Peradaban Islam pada masa dinasti Ghaznawiyah mengalami kemajuan pesat pada saat penguasa Mahmud Ghaznawi. Di kota ini banyak dibangun perpustakaan yang sangat mendukung perkembangan ilmu pengetahuan. seperti: Muhammad Addi As-Samarkandi. Afganistan. masjid sekolah dan perpustakaan. BAGIAN III PERADABAN ISLAM DI SISILIA DAN DINASTI GHAZNAWIYAH Mukaddimah Sisilia merupakan pulau terbesar di Laut Tengah. Pada sekitar abad ke-12. Samarkand. Di bidang Fisik. tidak sulit ditaklukkan dan memilih damai. di kota ini lahir aliran Filsafat Illuminasi (Hikmah Al-Isyraqiyah) Mazhab Syiraz. sastra. Beliau wafat tahun 870 M dan dimakamkan di kota Samarkand. geografi dan kedokteran dan ilmuwan yang terkenal adalah Al-Idrisi yang hidup pada masa dinasti Normandia. Pembangunan di berbagai sektor cepat didirikan seperti Istana. Bukhara. Kota ini telah melahirkan para Ilmuwan Muslim pada masa Dinasti Saman. Tokoh utamanya Syihabuddin Suhrawardi dan Sadruddin Syirazi atau yang dikenal dengan nama Mulla Sadra. kemudian dinasti Fathimiyah selama setengah abad ( 909 – 965 M ) . Abu AlHasan Maidani. Kota Ghaznah dijadikan sebagai pusat pertahanan dan tempat berkumpulnya para ahli dari berbagai ilmu. sejarah.Syirazi pada abad ke-13 M. dibiayai untuk mengembangkan ilmu. Bukhara merupakan kota kelahiran ulama besar penghimpun Hadits-hadits Nabi yang amat masyhur. Abu Abdullah Muhammad bin Abi Al-Hasan Al-Bukhari. Abu Bakr As-Samarkandi.Ketika Islam datang penguasa Sisilia melawan dengan gigih dan pantang menyerah. berbeda ketika Islam datang ke Andalusia. Seluruh Sisilia dikuasai oleh kaum muslimin di bawah pimpinan Bani Aghlab dan sejak itu berdiri dinasti Bani Aghlab selama 6 tahun ( 903 – 909 M ) dan Palermo sebagai ibu kota . Kota ini merupakan ibukota propinsi Transoksania (sekarang Usbekistan). Peradaban Islam pada masa dinasti Bani Aghlab dan Fathimiyah kurang berkembang karena sering terjadi pemberontakan dan mulai berkembang pesat pada masa dinasti Kalbiyah. Menjadi ibukota pemerintahan pada puncak kejayaan Dinasti Saman. kantor. pemerintahan dan bidang ilmu sudah maju diantaranya ilmu kalam. Dinasti Ghaznawiyah berjaya kurang lebih 220 tahun.

dan Byzantium. pengaturan tentang tanah.A. Romawi. Bangsa Sisilia. Vandals. Ketika dikuasai dinasti Muslim itu. menentukan pajak. Hal itu dilakukan agar tanah tak cuma dikuasai orang-orang kaya saja. iklimnya yang baik. Persia. Barbar.708 km persegi. Pulau ini di sebelah barat dan selatannya adalah kawasan laut Mediterranian. tanahnya subur. kemudian dikuasai oleh kaum Muslimin. dan penuh dengan kekayaan alamnya. Spanyol dan barbar. 2. Usaha untuk menjadi wilayah Islam telah dimulai sejak Khalifah Usman bin Affan dengan mengirim gubernur Muawiyah bin Abi Sufyan pada tahun 652 M. Fathimiyah dan Kalbiyah 3. Islam hanya menjadi agama resmi di Val di Mazara sedangkan di bagian yang lainnya mayoritas beragama kristen. Para gubernur mempunyai kekuasaan penuh dalam hal perang atau damai . badan kota praja. letaknya berada di sebelah selatan semenanjung Italia. Penaklukkan terus dilanjutkan oleh Ibrahim bin Abdullah yang berhasil menguasai Pantellaria. dengan wali pertamanya Abu Fihr Muhammad bin Abdullah. Val di Noto di sebelah tenggara dan Val Demone di bagian timur laut . Yunani. Arab. Pulau sisilia bergunung gunung dan sangat indah. Kristen. Fadl bin Ja`far menguasai Messina.Di setiap kota di Sicila dilengkapi dengan sebuah dewan kota. Pada abad ke-10 . Rogusa dan Lentini. Pulau ini bentuknya menyerupai segitiga dengan luas 25. mencetak uang. mengangkat kadi. Negro. Pada tahun 902 M seluruh Sisilia dikuasai oleh kaum muslimin di bawah pimpinan Bani Aghlab yang setelah menghabiskan waktu dari tahun 827 – 902 M . Cartage. Pada tahun 830 M Asbagh bin Wakil seorang barbar Andalus. Pada zaman Abd Malik dan Al-Walid bin Abd Malik juga dilakukan serangan . pembagian harta rampasan. Penguasa Sisilia a. Dinasti Bani Aghlab ( 903 – 909 M ) Dinasti Bani Aghlab yang berpusat di Tunisia mengangkat lima orang gubernur dengan gelar amir. Eulian. [8] kemudian berdirilah pemerintahan di bawah tiga dinasti yaitu Bani Aghlab. wali atau shahib di Sisilia dengan ibu kota Palermo. Penguasaan pulau ini berpindah-pindah dalam beberapa abad mulai dari Yunani. Tindano dan wilayah Val di Mazarra. Islam di Sisilia 1. Pulau ini di bagi menjadi tiga bagian : Val di Mazara di sebelah barat. ia juga menyerang pulau Sisilia pada tahun 667 M. Penduduk Sisilia saat itu berbagai ras dan agama. sebelah utara berbatasan dengan laut Tyrrhenian dan sebelah timurnya berbatasan dengan laut Ionian. Sejarah Masuk Islam Sebelum dikuasai Islam . Pada waktu Muawiyah menjadi khalifah. Yahudi. menundukkan Palermo dan sejak itu Palermo menjadi ibu kota pemerintahan Islam Sisilia. populasi penduduk Sicilia bertambah seiring datangnya imigran Muslim dari Afrika. Sebelah utara terdapat teluk Palermo dan sebelah timur terdapat teluk Catania. Islam.Pada zaman ini mulai diperkenalkan reformasi agraria. sehingga sektor pertanian berkembang pesat. Gubernur Afrika Utara Musa bin Nuhair setelah berhasil menguasai Andalusia juga menyerang Sisilia di bawah pimpinan anaknya Abdullah. mayoritas penduduk muslim adalah keturunan bangsa barbar. Bangsa Arab menjadi penguasa. Sisilia dan Arab. Asia. Geografis Sisilia adalah sebuah pulau di laut tengan . Irigiasi juga mulai diperkenalkan. dipisahkan oleh selat Messina. Lombard.

kekuasaan Islam meredup seiring perebutan kekuasaan di tubuh umat Islam. 5) Di bidang ilmu. 4. Dinasti Kalbiyah. sulfur. Peradaban Islam pada masa dinasti Fatimiyah juga kurang berkembang karena sering terjadi pemberontakan dan baru merintis kesejahteraan secara fisik c. penenunan kain sutra. Dinasti Fathimiyah. tawas. bibit unggul didatangkan dari negara timur. Setelah itu. Hasan dapat menaklukkan daerah kristen di sebelah utara Sisilia . Ismail Al-Mansur mengangkat Hassan Al-Kalbi sebagai emir Sicilia. Sicilia lepas dari tangan umat Islam. dan sistem penanaman bibit meniru bangsa Arab. Perkembangan Ilmu Pengetahuan di Sisilia a. Emirat Sicilia terlepas dari pemerintahan Faimiyah di Mesir. Abu Musa al-Dayf . 3) Di bidang Perindustrian sudah mampu mengembangkan industri tambang emas. perkembangan ilmu agama islam lebih menonjol dibanding dengan . Secara defakto. namun ia tetap setia kepada Fathimiyah. Pada 1061 M. menggulingkan Ahmad bin Husen gubernur Dinasti Aghlabid yang terakhir . industri perikanan. Dalam masa transisi dari Aghlab ke Fatimiyah di Sisilia juga terjadi pergolakan namun pergolakan di sini bukan karena masalah politik tetapi masalah yang sifatnya agamis yaitu pertentangan antara Syiah dan Suni. Dinasti Fathimiyah ( 909 – 965 M ) Pada tahun 909 M Ali bin Ahmad bin Abi al-Fawaris salah satu gubernur daulah Fathimiyah yang berpusat di Mesir . Tormina kemudian merubah nama kota itu menjadi Mu`izziyah sebagai penghormatan terhadap khalifah Fathimiyah Muiz . pada masa kedua emir itu berkuasa. Gubernur dinasti Fatimiyah yang terkuat adalah Hasan bin Ali al-Kalby keturunan arab suku kalb yang kemudian mendirikan dinasti Kalbiyah di Sisilia. 4) Di bidang Perdagangan sudah maju dan saat itu masih dikuasai orang Arab dan pelabuhan Messina menjadi kota perdagangan. Muslim Sicilia bertempur dengan Bizantium. Dinasti Kalbiyah ( 965 – 1044 M ) Dinasti kalbiyah berkuasa selama 80 tahun. 7000 jamaah shalat jumat dan 300 sekolah guru . Salim Rasyid dan Khalil bin Ishaq. b. 1) Di bidang Fisik. 300 masjid. b. belerang. Peradaban Islam pada masa dinasti Bani Aghlab kurang berkembang karena sering terjadi pemberontakan . Di bawah para Gubernur ini dinasti Fatimiyah membangun peradaban Islam dengan berbagai kemajuan . Sicila menjadi provinsi di Italia yang paling padat dengan jumlah penduduk mencapai 300 ribu jiwa. Tetapi dalam jangka waktu yang tidak lama Fathimiyah bisa mengatasinya.M. c. Kota Palermo dihiasi dengan 150 tempat pemotongan hewan. Sejak tahun 948 M. Gubernur-gubernur dinasti Fathimiyah di Sisilia antara lain Ziyadatullah bin Qurthub. Khalifah Fatimiyah. 2) Di bidang Pertanian sudah menggunakan sistem pengairan . Dinasti Bani Aghlab. Dan sudah mengadakan kharaj dan jizyah . Peradaban Islam berkembang pada masa dinasti Kalbiyah yang berkuasa selama 80 tahun. Lalu digantikan Emir yang baru bernama Abu Al-Qasim (964 M – 982 M).

7) Dengan irigasi yang baik maka perkebunan dan pertanian semakin maju. o Di bidang Ilmu Kalam yang terkenal adalah Abdul Haq bin Muhammad dan bin Zafar ( yang mengkritik al-Juwaini). Idris membuat kembali sebuah kompilasi ensiklopedi yang lebih komperhensif berjudul Rawd-Unnas wa-Nuzhat al-Nafs (Kenikmatan Lelaki dan Kesenangan Jiwa). Perkembangan ilmu pengetahuan berkembang dengan pesat pada zaman Normandia. Yunani . Orang barat mengakuinya sebagai seorang ahli geografi. pejabat negara dan tentara tetap menggunakan orang orang islam. Suriah. Ia ahli geografi dan kartografi terbesar di abad pertengahan. Dinasti Normandia Pada masa dinasti Normandia ini kekuasaan dinasti Islam telah berakhir namun kebudayaan Islam masih berkembang 1) Rogger I dan II ( 1091 – M) Walaupun Rogger I dan II beragama kristen tetapi ia memperlakukan umat islam dengan baik. Bahkan Rogger II yang beragama kristen mendapat gelar Mu`taz Billah . ulumul hadits. Idris juga ahli di bidang ilmu kedokteran. Mahkamah menyerupai Mahkamah Agung Bezantium tetapi upacara upacaranya menyerupai Mahkamah Arab. o Di bidang kedokteran yang terkenal adalah Abul Abbas Ahmad bin Abdul Salam 6) Di bidang Sosial dan Ekonomi mereka berhasil membangun irigasi dengan sistem Hydraulic yang didatangkan dari Persia dan sistem Siphon dari Roma. berbagai macam jeruk di ekspor d. termasuk Berber (Arab). Spanyol ( 1099-1166). administrasi dan ilmu Bumi .yang lain. rami di Giattini . Palermo tetap sebagai ibu Kota negara. karena pada masa ini muncul intelektual muslim yang terkenal al-Idrisi Al-Idris Nama lengkapnya Abu Abdullah Muhammad Ibn Muhammad Ibn Abdullah Ibn Idris Ash-Sharif . memakai baju kebesaran raja raja Islam. mahir bahasa Arab. Ia dilahirkan di Ceuta. dan lain lain. Sehingga tanaman kapas. dengan demikian ilmu bantupun berkembang seperti tafsir. Kehidupan istana menyerupai kehidupan raja raja Islam. Yunani dan Kristen o Al-Qur`an dan Hadits dijadikan sumber pokok hukum islam. dan belajar di Cordova . bahasa arab. o Di bidang Sastra ada Ali Hamzah al-Basri ( pengagum al-Mutanabbi) o Di bidang Sejarah ada Abu Zaid al-Gumari dan bin Qotta o Di bidang Fisika muncul Abu Said Ibrahim dan Abu Bakar Siqli. karena Roger II sangat tertarik dengan matematika. Kemudian Idris membuat kitab Nuzhat al-Mushtaq fi Ikhtiraq al-Afaq (Kesenangan untuk Orang-orang yang Ingin Mengadakan Perjalanan Menembus Berbagai Iklim) sebuah ensiklopedi yang berisi peta secara detil dan informasi lengkap negara-negara Eropa. Persia. menjelaskan namanama obat dalam beberapa bahasa. Menggunakan bahasa Arab sebagai salah satu bahasa resmi. Ia menyusun sebuah buku berjudul al-Jami-li-Sifat Ashtat al-Nabatat . . Hindi. Saat itu Idris menjadi sangat dikenal dan mulai dilirik oleh kalangan navigator laut Eropa serta kalangan militer. Rogger I dan II masih mengagumi kehebatan kebudayaan dan Intelektual Islam .untuk Raja Roger II dari Sicilia. yang telah membuat bola dunia dalam bentuk globe dari bahan perak seberat 400 kilogram yang dilengkapi dengan Kitab Al-Rujari (Roger’s Book). o Ilmu Fiqih sudah membicarakan hukum positif o Para ahli hukum menyesuaikan penafsiran al-Qur`an sesuai dengan perkembangan zaman o Umat Islam tidak menjalankan hukum Romawi.

Palermo tetap sebagai ibu Kota negara. Beberapa karyanya telah dialih bahasakan kedalam bahasa latin . Pada tahun 1004 M. Kalijar. Jabatan ini berakhir ketika rajanya meninggal dunia dan digantikan oleh Mansur bin Nuh. Pakistan dan beberapa wilayah bagian India. Afganistan. Oleh karena itu Alptakin bersama anak buahnya pergi menuju Ghazna dan menguasai wilayah itu pada tahun 962 M. dan menjadikan Ghazna sebagai basis perlawanan menghadapi Mansur bin Nuh. kemudian Mahmud Ghaznawi secara resmi memperoleh pengakuan dari Khalifah Abasiyah Al-Qadir dan digelari Yamin al-Daulah . Sabaktakin menguasai Pesyawar. salah seorang pendiri kerajaan kecil di bawah naungan kerajaan bani Saman yang sedang berjaya. Dinasti inilah yang mampu menembus sampai ke India menyebarkan agama Islam . . Penaklukan India memerlukan waktu 24 tahun. 2) William I dan II Pada masa Penguasa Dinati Normandia di tangan William I dan II (beragama kristen) umat islam diperlakukan dengan tidak baik. Wilayah dinasti Ghaznawiyah Wilayah dinasti Ghaznawiyah meliputi Iran bagian timur. Kangra. tetapi masih mengatasnamakan dinasti Samani sehingga ketika di Balkan terjadi pemberontakan terhadap dinasti Samani. Pusat pemerintahannya di kota GhaznaAfganistan. Di setiap daerah penaklukkan. Dinasti Ghaznawiyah (977 M – ) 1. Tahun 1006 menguasai Punjab.. Surat dan terakhir Gujarat. Mahmud membantu Abd Malik bin Mansur raja Samani. Pendiri Dinasti Ghaznawiyah Pendiri dinasti Ghaznawiyah adalah Sabaktakin keturunan alptakin bangsa Turki. Pada tahun 1001 M Mahmud menaklukkan Kabul. ajaran Brahmanisme dikikis dan diganti dengan ajaran Islam. 3. Setelah menguasai Persi. Setelah berjuang selama 20 tahun Sabaktakin meninggal pada tahun 997 M. mengangkat Alptakin menjadi Gubernur di Hirrah. Makran. juga menggunakan peta asli yang dibuat oleh Idris sebelumnya . Walaupun berasal dari bangsa Turki namun ia dapat menyatukan kedua bangsa Turki dan Afganistan karena sama sama satu madhab yaitu ahlu sunnah wal jamaah. Muntasir dinasti Samani terakhir mati terbunuh. namun Wiliam mengagumi kehebatan kebudayaan dan Intelektual Islam. Delhi. Ia menjadi penguasa dinasti Ghaznawiyah pada tahun 977 M. Christopher Columbus. Pemerintahan Mahmud Ghaznawi banyak diwarnai denga peperangan sebagai upaya memperluas wilayah kekuasannya terutama ke India. Mathura. Balujistan. Pada tahun 961 M Raja bani Saman Abd Malik bin Nuh. Pada awalnya ia memiliki Khurasan sebagai hadiah dari raja Samani Nuh bin Mansur atas jasanya berhasil memadamkan pemberontakan di Transoxiana. 2. Mahmud yang bergelar Mahmud Ghaznawi pada tahun 999 M. kemudian Kabul dan wilayah India. Sind. Sabaktakin digantikan oleh putranya. bukunya sangat popular di daratan Eropa dan telah diterbitkan di Roma pada tahun 1619. B. dan ia menggelari dirinya dengan al-Musta`iz Billah. Kirman. menghancurkan berhala menggantikan kuil dengan masjid dan mampu berjaya sampai kurang lebih 220 tahun. Barat Laut Afganistan. Penguasa Dinasti Ghaznawiyah Setelah Alptakin wafat digantikan oleh salah satu keturunanya yaitu Sabaktakin. Multan dan Kasmir.dan bahasa latin. Untuk menmgendalikan kekuasaannya di India Mahmud mengangkat seorang gubernur yang berkedudukan di Lahore.

f. Babilonia. Dalam pengembangan ilmu. 600 tahun sebelum Galileo lahir. c. ulama. Al-Firdausi (w 1020 M) adalah tokoh kebangkitan sastra Persia. diantaranya adalah Al-Biruni dan Al-Firdausi. Pernah tinggal di istana bani Saman pada masa Mansur II bin Nuh pada tahun 997 – 999 M. d. ketiganya penulis sejarah al-Furrakhi. geografi. pengamat adat istiadat dan seorang ulama besar pada zamannya. para ahli bahasa. Al-Biruni nama lengkapnya Abu al-Rayhan Muhammad bin Ahmad al-Biruni. kronologi. dan penyair Arab . keturunan Iran. dan astrologi pada kitab Tafhim li Awa`il sina`at at-Tanjim. astrologi. membangun sekolah yang dilengkapi dengan perpustakaan. • Dialah sarjana pertama yang menemukan teori Perputaran bumi pada porosnya yang mengelilingi matahari. membangun masjid yang megah dan indah di Ghazna yang terkenal dengan nama Arus al-Falaq. i. India. ia penyair dari Tus atas dorongan bani Samani dan Mahmud Ghaznawi menyusun suatu epik Persia terkenal yang disebut Shah Nameh yang telah mulai digarap oleh penyair lain bernama Daqiqi yang mati terbunuh. al-Biruni ikut serta dalam ekspedisi militer ke India yang kemudian menghasilkan kitab Tarikh al-hind • Al-Biruni mempersembahkan kitab karya utamanya al-Qanun al-Mas`udi fi al-haya wa an-Nujum kitab. Mas`ud bin Mahmud membangun masjid yang megah dirancang sendiri pada tahun 1035 – 1036 M. daerah Amu Darya sebelah selatan pantai laut Aral. Kota Ghaznah bukan saja sebagai tempat pertahanan tetapi juga tempat berkumpulnya para ahli hukum. • Kitab al-Jamahir fi Ma`rifat al-Jawahir (pengetahuan tentang batu permata) adalah Risalah mengenai mineralogi yang ditulis semasa Sultan Maudud bin Mas`ud • Al-Biruni juga menulis abstraksi mengenai geometri. Lahir tahun 973 M di kota Kath .pecinta ilmu dan sangat menghormati sarjana b. Istana Fazuri. Mahmud membangun kandang besar berkapasitas 1000 ekor binatang e. aritmatika. dan al-Baihaqi. geografi. ke Rayy dekar Teheran dan sejak itu al-Biruni mengeluarkan karya karyanya. bahasa. astronomi. membangun taman Sad Hasan. al-Marasyi (w 420 H). dan Persia.Shah nemeh memuat kisah para raja dari legenda awal termasuk kerajaan Sasania. • Al-biruni juga yang menetapkan dasar dasar ilmu ukur sudut. • Al-Biruni lah yang menetapkan bahwa ketiga sudut dari segitiga besarnya 180 drajat. g. • Pada masa Mahmud Ghaznawi . • Di bidang astronomi ia dapat menemukan arah kiblat shalat secara cepat. fuqaha.4. bin al-Khammar. al-Utby ( w 427 H). sejarah. dibiayai dan didukung untuk mengembangkan ilmu dan penyelidikan ilmu. Mahmud membangun istana di Afghan. al-Asyadi (penyair dalam bahasa Persi). dan beberapa matematika bangsa Greek. Usia 24 tahun di kampung halamannya belajar kepada Abu Nasr Mansur bin Ali bin Irak Jilani(ahli matematika). Shal. tasawuf dan falsafah. pembangunan dan pengembangan ilmu. Pada masa Mahmud dan Mas`ud tercatat ada beberapa ilmuwan seperti Bin al-Arraqi . ensiklopedi astronomi terlengkap yang mencakup antronomi. fisika. h. Mahmud Ghaznawi adalah orang yang ahli dalam ilmu peperangan. Dia juga mendorong perkembangan seni arsitektur dan seni seni lainnya. ia menghimpun para sarjana dan pujangga mereka ditempatkan di istananya. • Al-Biruni juga sangat ahli di bidang kedokteran farmasi. ibu kota Khawarizm. Peradaban Islam di dinasti Ghaznawiyah a. kemudian menetap di Jurja.

independent dari khalifah-khalifah Abbasiyah. Putra Thulun.com/journal/item/29/sisilia-dua-abad-keemasan-di-bawahislam-bagian-1 Republika. Awal garis keturunan Thulun adalah seorang budak yang dihadiahkan kepada Khalifah Ma’mun dari Dinasti Abbasiah oleh seorang penguasa dari Bukhara.wikipedia. yakni dari 868254H) sampai 905 (292H). Konflik internal sangat berpengaruh terhadap kekuatan sebuah pemerintahan. kesalahan yang sama juga dilakukan oleh pihak muslim di Sisilia. menjadi Negara merdeka (tidak menjadi provinsi atau dari bagian daulat yang berpusat di tempat lain). Sayang setelah Mas`ud bin Mahmud. khilafat khulafa Rasyidin (642/21H-665/4H). http: //alwialatas. Siapa yang menguasai ilmu pengetahuan. Khilafat bani Umayyah (665/40H-750/123H) sampai Dinasti Thuluniyah melepaskan diri dari Khalifat bani Abbas (877/263 H).terkenal Badi` al-Zaman al-Hamdani. yaitu Ahmad bin Thulun mendirikan dinasti raja-raja yang berkuasa di Mesir dan Syria dari tahun 254 hingga 292 Hijriah. Penutup Berdasakan gambaran di atas masyarakat muslim di Sisilia dan pada masa dinasti Ghaznawiyah mempunyai peradaban tinggi tidak berbeda dengan zaman pemerintahan Abbasiyah dan Andalusia dalam memperkaya Khazanah Peradaban umat Islam Kisah di Sisilia memberikan banyak pelajaran bagi kita. Pendiri Dinasti Thulun yang berumur pendek (Daulah 868-905) di Mesir dan Suriah adalah Ahmad Ibn Thulun. maka peradabannya akan mampu bertahan lebih lama dan langgeng. sultan sultan Ghaznawiyah tidak ada yang kuat sehingga dinasti Ghaznawiyah mengalami kemunduran. dan dengan demkian Mesir untuk pertama kalinya setelah berlalu 9 abad.org/wiki/Muhammad_al-Idrisi BAGIAN IV DINASTI TULUNIYAH Tuluniyah adalah sebuah dinasti yang muncul dan berkuasa di mesir dan suriah. pada abad ke-9 (3H). Ahmad bin Thulun Lahir 23 Ramadhan 220 abad ke-3 Hijriah.id http://en. melemah dan hancur. Ahmad ibn Thulun adalah anak dari seorang budak berkebangsaan Turki bernama Thulun . Mereka berpecah belah karena panasnya politik maupun karena konflik madhab dan aliran akibatnya Sisilia dikuasai oleh orang Kristen dan celakanya orang kristen menguasai peninggalan buku buku ilmu pengetahuan yang dihasilkan dari ilmuwan muslim. Kisah dinasti Ghaznawiyah tidak jauh berbeda dengan Islam di Sisilia. Kaum muslimin menaklukkan pulau tersebut setelah terjadinya konflik internal di kalangan orang-orang Kristen Celakanya. Sejarah mencatat bahwa sebelumnya mesir-mesir adalah provnsi atu bagian dari Imperium romawi (30 SM-642/21 H).co. Dinasti Thulun adalah dinasti kesultanan Mesir pertama dan berhasil memasukkan Syria ke dalam wilayah kekuasaannya.multiply. Sepertinya raja-raja Kristen di Sisilia memahami betul bahwa ilmu pengetahuan merupakan kekuatan yang luar biasa bagi sebuah peradaban. Patut disayangkan karena kehancurannya akibat dari kaumnya sendiri dan terlalu lama bangun dari keterpurukannya. sejak 977 (263H) dinasti ini melepaskan drinya dari khalifah Bani Abbas.

ibunya menikah untuk yang ketiga kalinya dengan Bakbak (Bayik Bey). dia memutuskan pindah dari Samarra ke Tharsus untuk menimba ilmu tentang fikih. salah satu panglima militer dinasti Abbasiyyah yang berasal dari daerah Turki. Pasca kematian Bagha al-Ashghar. Melainkan lebih suka melapor langsung pada Khalifah di Baghdad. Ibn al-Mudabbir enggan melaporkan hasil pajak kepada Ahmad ibn Thulun. namun juga punya kewenangan untuk mengontrol penuh kawasan Alexandria dan sekitarnya. Beberapa saat kemudian. Ahmad ibn Thulun juga menaruh keinginan untuk belajar ilmu-ilmu agama. hasrat menuntut ilmu Ahmad ibn Thulun tak surut. pengumpul pajak resmi dinasti Abasiyyah. Mulanya.000 prajurit. Ketika menghadapi tekanan keuangan karena adanya pembrontakan wangsa zanj. Disini ia segera berusaha mendapatkan kemerdekaan dirinya. Ahmad berangkat ke Mesir sebagai pimpinan tentara untk gubernur mesir. Khalifah al-Mu’tamid (870-892) meminta bantuan financial kepada komandan pasukannya yang orang mesir itu. Atau ada satu kisah yang menyatakan. Masa awalnya sebagai gubernur ditandai adanya konflik dengan Ahmad ibn al-Mudabbir. . Higga saat itu sebagian dari kekayaan mesir diberikan kepada Baghdad dan sebagian yang lainnya masuk kesuku para gubernur yang dating silih berganti. Kunjungan perdana Ahmad ibn Thulun ke Mesir terjadi pada tahun 868 M untuk menggantikan Bakbak (Bayik Bey) sebagai pejabat pemerintahan (gubernur) dinasti Abbasiyyah. Peristiwa ini menjadi titik balik yang mengubah sejarah kehidpan Mesir selanjutnya. literatur sejarah tak pernah mencatat keterlibatan Thulun dalam peristiwa revolusi yang dilakukan oleh budak-budak berkebangsaan Turki (Mamalik) pasca meninggalnya alMu’tashim tahun 842 M. Ayahnya adalah seorang turki dari Farghanah. Thulun menjadi budak bagi Nuh ibn Asad dan lantas dihadiahkan kepada Khalifah al-Ma’mun. kini uang terus berputar di negri itu dan dihabiskan untuk memuliakan para penguasa. Meski sudah berkeluarga. tafsir dan yang lainnya. tetapi permintaan itu tida dipenuhi. Ahmad ibn Thulun juga diberi kekuasaan untuk mempersiapkan tentara sebanyak 100. puteri pamannya yang bernama Yarjukh. Berkat bantuan salah satu menteri. Ahmad ibn Thulun tak hanya mengontrol Cairo semata. Pada awalnya merupakan para penarik oajak dari petani. ibunya yang menjanda disunting oleh Bagha al-Ashghar. Bahkan selepas mertuanya menjadi pembesar militer Abasiyyah di Baghdad. seorang pembesar militer yang menggantikan posisi Bagha al-Ashghar. Thulun meninggal dunia. Pada 817 dipersembahkan oleh penguasa samaniyah di bukhara sebagai hadiah untuk al-Ma’mun. dia mempelajari fikih mazhab Hanafiyyah. Tak hanya itu. jika Thulun tercatat pertama kali masuk ke Baghdad pada tahun 816 M. Meski termasuk dalam jajaran pembesar militer. hadits dan disiplin ilmu lainnya hingga akhirnya dia menikah dengan Khatun. Peristiwa ini juga menandai bangkitmya sebuah Negara merdeka dilembah sungai Nil yang kedaulatannya bertahan selama abad pertengahan. Nama Thulun sendiri dalam bahasa Turki bermakna “kemunculan yang sempurna”. Tercatat. Boleh dikatakan. Selain aktif dalam dunia militer.yang masih berdarah Mongol. Kemampuan militernya yang menonjol menjadikan Thulun terpilih sebagai anggota pasukan khusus pengawal Khalifah. Ahmad ibn Thulun tumbuh besar dalam tradisi Turki dan didikan militer. Tak lama selepas kelahiran Ahmad. Pada 868. Kharisma Ahmad ibn Thulun sontak meningkat pasca keberhasilannya ‘menundukkan’ Ibn al-Mudabbir. Ahmad ibn Thulun memiliki kekuasaan yang lebih besar.

di daerah Qata`i. dan dinas intelijen. bea dan cukai. Mesjid ini memiliki keistimewaan dan keunikan tersendiri dibanding mesjid-mesjid lainnya yaitu berupa hiasan. di perempatan Sayidah Zainab di Kairo Selatan. sebuah bukit yang diyakini masyarakat Mesir penuh berkah. Ahmad ibn Thulun kembali ke Mesir. Mesjid ini dinamakan Mesjid Ahmad bin Thulun. Ahmad Ibn Thulun memilih kawasan bukit Gabal Yashkur sebagai lokasi ibu kota dinasti Thuluniyyin. Namun mendakunya sebagai pemegang kebijakan independen yang tak lagi memiliki kaitan hierarkis terhadap Abasiyyah.. Di bagian luar menara dibuat tangga yang mengitari badan menara sampai ke puncak. Akibatnya. gaya kepemimpinan Ahmad ibn Thulun yang kharismatik tak dijumpai pada kepribadian anaknya. Dinamakan al-Qatha’i karena Ahmad ibn Thulun membagi daerah itu ke dalam beberapa bagian (qathi’at) sesuai dengan kelas sosialnya. mengangkat pembantu (menteri). Sayangnya. masjid ini didesain dengan gaya arsitektur model Samarra dengan pola konstruksi yang lazim dipakai oleh dinasti Abbasiyyah. (Al Atsar al Islamiyyah: 47-50) Al-Jam’iyatul Washliyah Cairo 2009 Dimulai tahun 876 M. dia meninggal dan mewariskan jabatan kepemimpinan dinasti Thulun kepada anaknya yang bernama Khumarraweh.. Atas keberaniannya ini. Renovasi pertama kali yang tercatat dalam sejarah adalah renovasi yang dilakukan oleh pihak dinasti Fathimiyyah tahun 1117. perdagangan. Perlahan. Tahun 884 M. Di kawasan ini. Mesjid ini terhitung sebagai mesjid tertua ketiga di Mesir setelah Mesjid Amru bin ‘Ash dibangun tahun 21 H dan Mesjid ‘Askar dibangun tahun 169 H. nisbah kepada pendirinya yaitu Ahmad bin Thulun. Masyarakat saat itu menyebutnya sebagai daerah al-Qatha’i. 904-905 M. Selepas melakukan pengepungan terhadap Tarsus tahun 883 M. Terletak di kaki bukit bernama Gabal Yashkur. kepolisian. Dia mulai memasang gambar wajahnya di mata uang. Bahkan renovasi terasa dahsyatnya karena sampai menggusur dan menghilangkan bentuk bangunan istana dinasti Thuluniyyah. Al-Maqrizi . istana.. Peninggalan Dinasti Thulun Ketika menginjakkan kakinya pertama kali di Cairo. masjid dan kompleks sekitarnya ini beberapa kali mengalami renovasi. arsitektur dan bentuk bangunannya. Mesjid ini dibangun oleh Ahmad bin Thulun tahun 262 H hingga tahun 265 H diatas sebuah gunung yang bernama “Jabal Yasykur”. Dia berinisiatif membuka dan mengembangkan satu kota baru sebagai ibu kota. Ahmad ibn Thulun tercatat sebagai pendiri negara Islam pertama bernama dinasti Thuluniyyin di Cairo-Mesir. Ahmad ibn Thulun merasa Fusthath sebagai ibu kota Mesir dan kawasan al-‘Askar sudah tak memadai lagi.Pamornya kian meninggi setelah mampu memenangi konfrontasi dengan Gubernur Syam.. pembangunan masjid Ahmad ibn Thulun baru selesai pada tahun 879 M. Nuansa Samarra akan kian terlihat bila kita menengok satu fakta bahwa arsitek masjid Ahmad ibn Thulun adalah orang Kristen dari Irak. Ahmad Ibn Thulun mendirikan kompleks istana yang menyatu dengan bangunan masjid. dia tak lagi menyebut dirinya sebagai gubernur. Masjid inilah yang kelak masyhur dengan nama masjid Ahmad ibn Thulun. Mengambil lokasi di arah timur laut dari ibu kota yang lama. Mesjid ini menjadi kebanggan penduduk Mesir hingga menjadikannya banyak yang mengunjunginya. Tercatat. Tipe bangunan mesjid ini sama dengan tipe mesjid Samarra yang mempunyai menara berbentuk spiral. dinasti Abasiyyah berhasil menjadikan kembali kawasan kepunyaan dinasti Thuluniyyah sebagai daerah ‘jajahannya’.

disediakan seragam khusus dan mendapat perawatan intensif dari dokter tanpa dipungut biaya. dalam klaim sejarawan. Masjid Jami’ Ibn Thulun yang berada tepat di pusat kawasan al-Qatha’i berbentuk segi empat dengan halaman terbuka yang sangat luas tepat di tengah. terdapat bangunan berkubah yang menjadi tempat wudhu sekaligus penyedia air minum publik (sabil).memberikan kesaksian. Dengan membangun masjid ini. setidaknya masih terdapat beberapa peninggalan dinasti Thuluniyyah. alMaristan juga memberikan kenyamanan layaknya rumah sakit modern. Bab al-Shalat menjadi akses penghubung ke masjid Ahmad Ibn Thulun. Tiang masjid ini ketinggiannya mencapai 92 m. Selain memberikan pelayanan kesehatan cuma-cuma. semua warga boleh memanfaatkan fasilitasnya tanpa melakukan pembedaan latar belakang suku dan agama. Bab al-Haram adalah pintu gerbang bagi kaum wanita. gerbang yang bernama Bab al-Maydan menjadi pintu masuk bagi para tentara. Di bagian halaman. bentuk fisik al-Maristan tak bisa dijumpai lagi. dalam sebuah versi. Misal. Tahun 1296. Bab al-Jabal sebagai gerbang ketika hendak menikmati suasana bukit Muqaththam. Di tahun berikutnya. Al-Qanathir Ahmad ibn Thulun ini terletak di arah tenggara kawasan al-Qatha’i. beberapa perbaikan terus berlanjut hingga tahun 2004 yang dilakukan oleh The Egyptian Supreme Council of Antiquities. Peninggalan dinasti Thuluniyyah lain yang tak kalah penting adalah masjid al-Tannur yang terletak di puncak bukit Muqaththam. memiliki luas sekitar 8487 m2 dengan dikelilingi oleh ruwaq-ruwaq di keempat sisinya. adalah dibangunnya menara yang menjulang tinggi yang terletak di ruwaq luar sisi Barat masjid. Meski relatif banyak. bangunan istana Ahmad ibn Thulun terdiri atas beberapa gerbang yang mempunyai nama tertentu dan memiliki fungsi yang tak sama. konstruksi saluran air Ahmad ibn Thulun menyerupai saluran air yang yang ada di masa kerajaan Romawi. Al-Maristan merupakan nama bagi sebuah bangunan yang berfungsi sebagai klinik atau balai pengobatan umum bagi masyarakat (non militer dan budak) yang sakit. Di antara tembok masjid dengan pagar kelilingnya. Boleh dibilang. namun dapat dipastikan bahwa model dan karakter peninggalan dinasti Thuluniyyah tidak begitu mengalami perbedaan yang signifikan dengan peninggalan dinasti Abasiyyah. selain masjid Ahmad ibn Thulun. Ada juga Bab al-Saj. Ahmad ibn . masjid Ahmad ibn Thulun ini adalah salah satu peninggalan orisinil terpenting peradaban Arab Islam di Mesir. Bab al-Darmun dan Bab al-Sibagh. Sebab bila dibandingkan dengan masjid Jami’ Amr ibn ‘Ash yang sudah banyak kehilangan identitasnya. area ini mengalami perombakan. Warisan lain dari dinasti Thuluniyyah adalah al-Bimaristan atau al-Maristan. Menara masjid Ahmad ibn Thulun yang mengerucut dengan tangga memutari menara (spiral). Sebab menara dengan model itu hanya terdapat di masjid Jami’ Samarra. Secara fisik. membuktikan pengaruh kuat seni arsitektur Samarra. Hanya sayang. Peninggalan dinasti Thuluniyyah yang lain adalah situs arkeologis berupa saluran air (al-qanâthir) Ahmad ibn Thulun. Pasien yang hendak dirawat di al-Maristan. Dalam klinik ini. Salah satu berkah dari perombakan kali ini. Alasan pembangunan al-ziyâdât adalah untuk mengantisipasi membludaknya jamaah. Sebagaimana paparan Sayyidah Isma’il Kasyif. terdapat tiga ruwaq luar yang bernama al-ziyâdât. Para sejarawan Muslim menyebut saluran air tersebut dengan al-Siqâyah. masjid Ahmad ibn Thulun masih mempertahan bentuk awalnya sebagaimana dibangun dulu di bawah pengawasan langsung Ahmad ibn Thulun.

Dinasti Thulun adalah dinasti kesultanan Mesir pertama dan berhasil memasukkan Syria ke dalam wilayah kekuasaannya. terlahir ke dunia.Thulun bermaksud mengantisipasi kepadatan jamaah di masjid Jami al-‘Askar. Gambar-gambar khumarawih beserta para istrinya yang mengenakan mahkota emas. Masjid ini terdiri dari 42 pintu. Masjid ini berbentuk segi empat yang panjangnya kurang lebih 162. Selain itu masjid yang agung yang menyandang nama Ahmad Ibn Thulun. Mihrab yang paling besar dan paling punya . bangunan yang ditinggali anak sekaligus penerus ahma. Seperti perawatan saluran air dan perbaikan menara di Alexandria. Sekitar sepertujuh belas bagian Al-Qur’an dituliskan dengan gaya tulisan kufi yang indah diatas hiasan kayu yang memenuhi bagian dalam masjid. Beberapa proyek perbaikan dan renovasi terhadap peninggalan masa sebelumnya juga dia lakukan. dan para pengiringnya.5 x 161. di antaranya 21 pintu masih asli seperti dahulu kala. Dinasti Thulun adalah dinasti kesultanan Mesir pertama dan berhasil memasukkan Syria ke dalam wilayah kekuasaannya.” yang dindingnya dilapisi emas dan dihiasi lapisan bergambar dirinya para istri. pendiri dinasti Thulun yang berkuasa di Mesir dan Syria pada abad ke-3 Hijriah. Awal garis keturunan Thulun adalah seorang budak yang dihadiahkan kepada Khalifah Ma’mun dari Dinasti Abbasiah oleh seorang penguasa dari Bukhara. juga menjadi salah satu monument keagamaan yang penting dalam Islam. Bangunan ini memiliki “aula emas. Diinding-dindingnya dilengkapi dengan jendela-jendela yang jumlahnya 129 buah yang dilapisi dengan kapur yang diukir indah dan menarik. Di tengah-tengah masjid terdapat bangunan kecil yang luasnya kurang lebih 92. Masjid ini terutama menaranya yang tertua dimesir menunjukan pengaruh arsitektur bergaya samara. Awal garis keturunan Thulun adalah seorang budak yang dihadiahkan kepada Khalifah Ma’mun dari Dinasti Abbasiah oleh seorang penguasa dari Bukhara. tempat ahmad menghabiskan masa mudanya. Ahmad bin Thulun.000 dinar. berukuran sebesar manusia aslinya. belum direnovasi. Kiprah mulia Ahmad ibn Thulun tak hanya terhenti di situ. Masjid Jami’ al-‘Askar tak lagi mampu menampung jamaah yang mayoritas adalah prajurit dan sebagaian masyarakat umum. yaitu Ahmad bin Thulun mendirikan dinasti raja-raja yang berkuasa di Mesir dan Syria dari tahun 254 hingga 292 Hijriah.5 meter atau sekitar 26143 meter persegi. Di dalam masjid juga terdapat lima buah mihrab. salah satu daya pikat Mesir dalam bentuk wisata religiusnya adalah karena jasa Ahmad ibn Thulun dengan dinasti Thuluniyyah-nya. Ahmad bin Thulun Lahir 23 Ramadhan 220 Hijriah. pendiri dinasti Thulun yang berkuasa di Mesir dan Syria pada abad ke-3 Hijriah.juga karena merupakan bangunan pertama yang menggunakan teknik lingkungan. Pengamatan manusia hidup seperti ini sangat jarang ditemukan dalam tradisi kesenian islam. terlahir ke dunia. Kemegahan dan kemewahan masjid ini diantaranya karena penggunaan batu bata. dia menginstruksikan preservasi terhadap beberapa fasilitas publik. yaitu Ahmad bin Thulun mendirikan dinasti raja-raja yang berkuasa di Mesir dan Syria dari tahun 254 hingga 292 Hijriah. Sejarah mencatat. Pembangunan masjid itu menelan biyaya sekitar 120.5 x 91. Ahmad bin Thulun Lahir 23 Ramadhan 220 Hijriah. Putra Thulun.80 meter. Istana itu berdiri di sebuah taman yang dipenuhi bunga-bunga indah dan wangi-ditaman di pelataran dan diatur sedemikian rupa sehingga membentuk kata-kata dalam bahasa arab. dipahat diatas kay. Ahmad bin Thulun. Dan sejarah juga akan mencatat. Salah satu bangunan Islam yang lainnya yang terhitung istimewa adalah istana khumarawih (844-895). Putra Thulun. tepat dibawah langit-langit yang kayu datar.

Sejarah mencatat Dinasti Seljuk sebagai kerajaan yang mampu menghidupkan kembali kekhalifahan Islam yang ketika itu nyaris tenggelam. Syaiban bin Ahmad bin thulun. Sumber : Harun Nasution. dilawan oleh sebagian pasukannya dan dapat disingkirkan (896/283 H) Adiknya yang baru berusia 14 tahun.(3). dan demikian berakhirlah riwayat dinasti thuluniyah. Jakarta:UIN Syarif Hidayatullah. Oleh Fatkhur Rohman. Dalam waktu yang singkat. Kekuasaan yang digenggamnya begitu luas meliputi Asia Tengah dan Timur Tengah — terbentang dari Anatolia hingga ke Punjab di belahan selatan Asia.wordpress. diangkat sebagai amir yang keempat. Ensiklopedi Islam Indonesia. Kekaisaran Seljuk dirintis oleh Seljuk Bek. Kematian Khumarawih pada 895 (282H) Merupakan awal kemunduran dinasti itu. . Kekaisaran Seljuk Raya adalah imperium Islam Sunni abad pertengahan yang pernah menguasai wilayah dari Hindu Kush sampai Anatolia timur dan dari Asia Tengah sampai Teluk Persia. Persia.(1). sehingga wilayah syam dapat direbut oleh pasukan Qaramitah.Sejatinya. Karna ia menyerah ketangan pasukan Bani Abbas yang menyerang Mesirpada 905 (292H). Mereka mendirikan kekaisaran Islam yang dikenali sebagai Kekaisaran Seljuk Agung. Menaranya yang melingkar menjadi daya tarik tersendiri sekaligus ciri khas dari masjid Ibnu Thulun ini. Amirnya yang kelima . Pada hari ini.nilai sejarah adalah mihrab yang paling tengah yang dibangun pada masa Sultan Mamalik yaitu Sultan Saifuddin Lagin. hanya 12 hari saja memerintah. dalam Bahasa Arab ‫ .952-953 Diposkan oleh _Mahabbatullah_ d (http://dkmfahutan.com/2006/10/17/pemerintahan-islam-1/) BAGIAN V KEKAISARAN SELJUK RAYA DAN CABANG-CABANGNYA Seljuk (juga disebut Seljuq) atau Turki Seljuk (dalam Bahasa Turki:Selçuklular. 08 September 2006. Persaingan yang hebat antara unsure-unsur pembesar dinasti telah memecah persatuan dalam dinasti. dalam bahasa Persia: ‫ سلجوقيان‬Ṣaljūqīyān.(2). Gotak kecil Masjid Indonesia Cairo. Sebagai negara yang sangat kuat. Kekaisaran ini juga adalah sasaran utama Tentara Salib Pertama. Cairo. Namun. Harun bin Khumarawih. Dinasti Seljuk Inilah kekaisaran Islam pertama Turki yang memerintah dunia Islam. h. Turki dan Turkmenistan dan Seljuk juga dianggap sebagai penaung Kebudayaan Persia. Kekaisaran ini terbentang dari Anatolia hingga ke Rantau Punjab di Asia Selatan. Dinasti Seljuk mencapai puncak kejayaannya ketika menguasai negeri-negeri di kawasan Timur Tengah seperti Irak. Akan tetapi kelemahan sudah sedemikian rupa. Abu al-Asakir bin khumarawih. Dinasti Seljuk juga menandakan penguasaan Bangsa Turki di Timur Tengah.سلجوق‬Saljūq. Dinasti ini diasaskan oleh suku Oghuz Turki yang berasal dari Asia Tengah. Suriah serta Kirman. 1992. mereka dianggap sebagai pengasas kebudayaan Turki Barat yang ketara di Azerbaijan. atau ‫ السلجقة‬alSalājiqa) adalah sebuah dinasti Islam yang pernah menguasai Asia Tengah dan Timur Tengah dari abad ke 11 hingga abad ke 14. Kerajaan Seljuk yang berdiri pada 1037 M itu baru terwujud pada era kepemimpinan Thugril Bek yang berkuasa hingga 1063 M. Kekaisaran Seljuk Agung yang mulai menancapkan kekuasaan pada abad ke-11 M hingga 14 M itu didirikan suku Oghuz Turki yang memeluk Islam mulai abad ke-10 M. wilayah kekuasaan Kerajaan Seljuk pun kian bertambah luas. Amir yang ketiga. Seljuk bergerak pertama ke Khorasan dan lalu ke Persia daratan sebelum menguasai Anatolia timur. Dari tempat awal mereka di Laut Aral.

memperkenalkan konsep baru empat iwan masjid.Dinasti Seljuk amat disegani. Ketika al-Malik al. Keempat. Di bawah bendera Seljuk. Keunggulan dan kehebatan arsitektur warisan Dinasti Seljuk dapat disaksikan dari bangunan-bangunan peninggalan bersejarah di Iran. bila pada era kekuasaan Dinasti Seljuk banyak berdiri karya-karya arsitektur yang mengagumkan. termasuk arsitektur modern.Kekaisaran Seljuk juga sangat mendukung dan mendorong perkembangan kebudayaan. Anatolia serta wilayah Asia Minor Muslim. Pada tahun 1055 M. Caravanserai banyak berdiri di wilayah kekuasaan Seljuk lantaran dinasti itu amat mendorong perdagangan dan bisnis. mempromosikan penggunaan motif-motif muqarnas. umat Islam dapat hidup dalam kedamaian. Meski berasal dari salah satu suku di Turki. mengembangkan dan memperbanyak madrasah untuk sarana pendidikan. salah satunya seni bina bangun atau arsitektur. Kedua. ketangguhan militer Seljuk mampu memukul mundur Bizantium yang bercokol di Palestina — kota suci ketiga bagi umat Islam — dalam peristiwa Manzikert 1071 M. Hal itu ditandai munculnya kegiatan sufisme. Dinasti ini mampu menghidupkan kembali pencapaian Kekhalifahan Umayyah dan Abbasiyah dalam bidang bina bangunan. ilmu pengetahuan pun turut berkembang. Arselan al-Basasiri. Al-Ghazali (1038 M – 1111 M) serta Umar Al-Khayam — seorang penyair terkemuka. dan jender. Dinasti Fathimiyyah. untuk menguasai Baghdad. Dengan kekuasaan yang ada di tangannya. Sedangkan gedung madrasah yang menyebar di daerah kekuasaan Kerajaan Seljuk mencerminkan geliat aktivitas pembelajaran. memperkenalkan elemen pertama seni baroque yang menyebar ke seluruh Eropa di abad ke-16 M. pertama. Dua dasawarsa berikutnya. Kelima. Pemerintahan Dinasti Seljuk yang berpusat di Anatolia itu amat toleran. bahkan dia mengundang Khalifah Fathimiyah. Pada era dinasti ini aktivitas keagamaan berkembang dengan pesat. Ketiga. Sejarah mencatat beberapa kontribusi Dinasti Seljuk dalam bidang arsitektur antara lain. Kontribusi Dinasti Seljuk dalam bidang arsitektur begitu besar. para penguasa Seljuk sangat menghargai perbedaan ras.Para arsitek dunia mencatat ada dua karya seni arsitektur yang paling unik warisan Dinasti Seljuk. Tak heran. (al-Mustanshir). Ketujuh. Kerajaan Seljuk sudah mampu menembus kekuasaan Dinasti Abbasiyah. yakni caravanserai (tempat singgah bagi para pendatang) serta madrasah. mengembangkan dan mengelaborasi arsitektur makam. memperkenalkan caravanserai. Para arsitek Barat pun banyak belajar dari arsitektur Seljuk. Keenam. Hal ini mendorong khalifah meminta bantuan kepada Alp Arselan Rahimahullah dari daulah Bani Seljuk yang . keadilan serta kemakmuran. Kehadirannya seakan menjadi penerang bagi rakyatnya. Masa Berkuasanya Daulah Bani Seljuk Jatuhnya kekuasaan Bani Buwaih ke tangan Seljuk Ibn Tuqaq bermula dari perebutan kekuasaan di dalam negeri. kekuasaan itu dirampas oleh panglimanya sendiri.Rahim memegang jabatan Amir alUmara. Tak cuma itu. Variasi dan kualitas ornamen-ornemen serta bentuk dan teknik arstitektur peninggalan Dinasti Seljuk mampu menjadi inspirasi bagi para arsitek Muslim dan para ahli batu di seluruh dunia. keberhasilan membangun kubah berbentuk kerucut. Kehebatan dan keunikan gaya arsitektur Seljuk telah diakui dunia. agama. Sederet ilmuwan dan ulama muncul dari Dinasti Seljuk seperti. al-Basasiri berbuat sewenang-wenang terhadapap AlMalik al-Rahim dan Khalifah al-Qaimdari Bani Abbas.

Pengaruh Seljuk Rahimahullah sangat besar sehingga Raja Bequ khawatir kedudukannya terancam. tetapi bersama pengikutnya ia bermigrasi ke daerah land.berpangkalan di negeri Jabal. atau disebut juga Wama Wara’a al-Nahar. kepemimpinan dilanjutkan oleh anaknya. Karena itu. dipenjarakan. namun ia tidak dijadikan sebagai pusat pemerintahan. Daulah-daulah kecil yang sebelumnya memisahkan diri. dan memaksanya meninggalkan daerah Khurasan. Alp Arselan Rahimahullah (455-465 H/1063-1072). Ketika itu mereka belum bersatu. Mereka mendiami daerah ini atas izin penguasa daulah Samaniyah yang menguasai daerah tersebut. Seljuk Rahimahullah menyatakan memerdekakan diri. sebuah daerah muslim di wilayah Transoxiana (antara sungai Ummu Driya dan Syrdarya atau Sihun). Setelah Seljuk Rahimahullah meninggal. kembali mengakui kedudukan Baghdad. penguasa dinasti Ghaznawiyah. Setelah keberhasilan tersebut. Di saat kepemimpinan Alp Arselan inilah. Kepemimpinan selanjutnya dipegang oleh Thugril Bek Rahimahullah. 2. Pada tanggal 18 Desember 1055 M/447 H pimpinan Seljuk itu memasuki Baghdad. Pada mulanya Seljuk ibn Tuqaq Rahimahullah mengabdi kepada Bequ. urjan. dan Isfahan. Pemimpin Seljuk terakhir ini berhasil mengalahkan Mas’ud al-Ghaznawi. Posisi dan kedudukan khalifah lebih baik setelah dinasti Seljuk berkuasa. Ia berhasil menguasai wilayah yang sebelumnya dikuasai oleh daulah Samaniyah. dan keempat Hijrah mereka pergi ke arah barat menuju Transoxiana dan Khurasan. Mereka dipersatukan oleh Seljuk ibn Tuqaq. Maliksyah (465-485 H/1072-1092). Thugril memproklamasikan berdirinya daulah Seljuk. Seljuk Rahimahullah mengetahuinya. bahkan mereka terus menjaga keutuhan dan keamanan Abbasiyah untuk membendung faham Syi’ah dan mengembangkan manhaj Sunni Salafy yang dianut mereka. Ketika daulah Samaniyah dikalahkan oleh daulah Ghaznawiyah. Israil Ibn Seljuk dan kemudian penggantinya Mikail Ibn Israil Ibn Seljuk. Sebelumnya. Meskipun Baghdad dapat dikuasai. namun sayang saudaranya dapat ditangkap oleh penguasa Ghaznawiyah. Thugril Bek Rahimahullah memilih kota Naisabur dan kemudian kota Rayy sebagai pusat pemerintahannya. daulah Seljuk berturut-turut diperintah oleh: 1. Sepeninggal Thugril Bek Rahimahullah (455 H/1063 M). mereka disebut orang-orang Seljuk. Namun sebelum rencana itu terlaksana. raja daerah Turkoman yang meliputi wilayah sekitar laut Arab dan laut Kaspia. Pada tahun 432 H/1040 M daulah ini mendapat pengakuan dari khalifah Abbasiyah di Baghdad. Mereka masuk Islam dengan manhaj Sunni Salafy. Al-Malik al-Rahim. setelah ditaklukkan daulah Seljuk ini. Pergantian kekuasaan ini juga menandakan awal periode keempat khilafah Abbasiyah. pada tahun 429 H/1036 M. Rayy. Balkh. Tabaristan. Bani Seljuk berasal dari beberapa kabilah kecil rumpun suku Ghuz di wilayah Turkistan. Khawarizm. dinasti Seljuk memasuki Baghdad menggantikan posisi Bani Buwaih. Pada abad kedua. . Thugril Rahimahullah berhasil merebut daerah-daerah Marwadan Naisabur dari kekuasaan Ghaznawiyah. Seljuk Rahimahullah diangkat sebagai pemimpin tentara. ketiga. Ia tidak mengambil sikap melawan atau memberontak. paling tidak kewibawaannya dalam bidang agama dikembalikan setelah beberapa lama “dirampas” orang-orang Syi’ah. Dengan demikian berakhirlah kekuasaan Bani Buwaih dan bermulalah kekuasaan Daulah Seljuk. Amir al-Umara Bani Buwaih yang terakhir. Raja Bequ bermaksud menyingkirkan Seljuk.

Gerakan ini dimulai dengan mengangkat Sulaiman ibn Qutlumish. Abu Syuja’ Muhammad (498-511 H/11 03-1117 M). Abu Hamid al-Ghazali .Seljuk Iraq dan Kurdistan. 4. Pada masa Sulthan Maliksyah wilayah kekuasaan Daulah Seljuk ini sangat luas. 3. 5.Seljuk Ruum. Hampir di setiap kota di Irak dan Khurasan didirikan cabang Nizhamiyah. jumlah syekh yang memerintah lima orang. Menurut Philip K. sebagai gubernur di daerah ini.Seljuk Kirman berada di bawah kekuasaan keluarga Qawurt Bek ibn Dawud ibn Mikail ibn Seljuk. ada beberapa pemerintahan Seljuk lainnya di beberapa daerah sebagaimana disebutkan terdahulu. diperintah oleh keluarga Tutush ibn Alp Arselan ibn Daud ibn Mikail ibn Seljuk. dan Ahwaz. keponakan Alp Arselan. al-Akraj.Pada masa Alp Arselan Rahimahullah. Diantara mereka adalah az-Zamakhsyari dalam bidang tafsir. Dengan dikuasainya Manzikert tahun 1071 M itu. Pada tahun 1077 M (470 H). dan Abu Harits Sanjar (511-522H/1117-1128 M). 2. dan teologi. ilmu pengetahuan dan agama mulai berkembang dan mengalami kemajuan pada zaman Sultan Maliksyah yang dibantu oleh perdana menterinya Nizham al-Mulk. Tentara Alp Arselan Rahimahullah berhasil mengalahkan tentara Romawi yang besar yang terdiri dari tentara Romawi. sampai ke Yerussalem. yaitu Bizantium. Jabatan ini membawahi beberapa departemen. Perancis. Disamping itu. Perhatian pemerintah terhadap perkembangan ilmu pengetahuan melahirkan banyak ilmuwan muslim pada masanya. Pemerintahan Seljuk ini dikenal dengan nama al-Salajiqah al-Kubra (Seljuk Besar atau Seljuk Agung). terbukalah peluang baginya untuk melakukan gerakan penturkian (turkification) di Asia Kecil. Jumlah Syekh yang memerintah seluruhnya delapan orang. al-Hajr. berhasil mendirikan dinasti Seljuk di Syria pada tahun 1094 M/487 H. Universitas Nizhamiyah inilah yang menjadi model bagi segala perguruan tinggi di kemudian hari. 5. Tutush Rahimahullah. 4. didirikanlah kesultanan Seljuk Ruum dengan ibu kotanya Iconim. Perdana menteri ini memprakarsai berdirinya Universitas Nizhamiyah (1065 M) dan Madrasah Hanafiyah di Baghdad. Wilayah yang luas itu dibagi menjadi lima bagian: 1. Irak. bahasa. pemimpin pertamanya adalah Mughirs al-Din Mahmud. Jabal.Seljuk Syria. 7. Maliksyah 498 H/ 1103 M) 6. Persia. Jumlah syekh yang memerintah dua belas orang.Seljuk Besar yang menguasai Khurasan. Rayy. Peristiwa penting dalam gerakan ekspansi ini adalah apa yang dikenal dengan peristiwa Manzikert. Hitti. Pada masa Alp Arselan Rahimahullah perluasan daerah yang sudah dimulai oleh Thugril Bek Rahimahullah dilanjutkan ke arah barat sampai pusat kebudayaan Romawi di Asia Kecil. membentang dari Kashgor. penguasa Bani Seljuk juga mengembalikan jabatan perdana menteri yang sebelumnya dihapus oleh penguasa Bani Buwaih. Mahmud Al-Ghazi (485-487 H/1092-1094 M). dipimpin oleh gubernur yang bergelar Syeikh atau Malik itu. diperintah oleh keluarga Qutlumish ibn Israil ibn Seljuk dengan jumlah syeikh yang memerintah seluruhnya 17 orang. Barkiyaruq (487 -498 H/1 094-1103). Sementara itu putera Arselan. Ia merupakan induk dari yang lain. dan Armenia. al-Qusyairy dalam bidang tafsir. Seljuk ini secara berturut-turut diperintah oleh sembilan syekh. sebuah daerah di ujung daerah Turki. Ghuz. Disamping membagi wilayah menjadi lima.3.

madrasah dijadikan tempat pembelajaran teknologi. ( Wallahul Musta’an ).Pada pertengahan abad ke11 M. gedungnya dipercantik dengan lengkungan iwan. Fakta menunjukkan. Dalam caravanserai terdapat kamar menginap. beberapa dinasti kecil memerdekakan diri. dan al-Ghuriyah. Bangunan madrasah pertama muncul di Khurasan pada awal abad ke-10 M sebagai sebuah adaptasi dari rumah para guru untuk menerima murid. sedikit demi sedikit kekuasaan politik khalifah juga kembali. 2. seperti Syahat Khawarizm. Sementara itu. Setiap propinsi berusaha melepaskan diri dari pusat. caravanserai dibangun untuk menopang aktivitas perdagangan dan bisnis. fungsi dan karakter masjid. irigasi dan jalan raya dibangunnya.Rahimahullah dalam bidang teologi.(4). bangunan madrasah Seljuk terdiri dari halaman gedung yang dikelilingi tembok dan dilengkapi empat iwan. para pendatang akan dijamu dengan makanan serta hiburan. Khurasan sudah menggunakan empat iwan. Secara fisik. Menara Seljuk Bentuk menara masjid-masjid di Iran yang dibanguan Dinasti Seljuk secara subtansial . Arsitektur Menakjubkan dari Dinasti Seljuk 1. Struktur bangunan caravanserai Seljuk meniru istana padang pasir Dinasti Abbasiyah.(5). dalam pembangunan fisik pun dinasti Seljuk banyak meninggalkan jasa. Para pelancong dan pedagang dari berbagai negeri akan dijamu di caravanserai selama tiga hari secara cuma-cuma alias gratis. Organisasi itu pertama kali didirikan di Rabat-i-Malik. bangunan caravanserai terdiri dari halaman. Di Persia. 3. Bangunan madrasah itu menerapkan karakter khas Iran termasuk penggunaan iwan dan menara ganda yang membingkai pintu gerbang. Konflik-konflik dan peperangan antar anggota keluarga melemahkan mereka sendiri. Di caravanserai itulah. Perebutan kekuasaan diantara anggota keluarga timbul.Salah satu madrasah terbaik yang bisa dijadikan contoh berada di Anatolia. Kekuasaan dinasti Seljuk di Irak berakhir di tangan Khawarizm Syah pada tahun 590 H/l199 M. Madrasah tertua yang dibangun Nizham Al-Mulk terdapat di Baghdad pada tahun 1067 M.Bukan hanya pembangunan mental spiritual. Setelah Sultan Maliksyah dan perdana menteri Nizham al-Mulk wafat Seljuk Besar mulai mengalami masa kemunduran di bidang politik. Caravanserai di wilayah Iran itu menjadi cikal bakal berdirinya tempat singgah khas Dinasti Seljuk. madrasah yang dibangun antara tahun 1080 M hingga 1092 M di Kharghird. Caravanserai Seljuk (Khan) Penguasa Dinasti Seljuk begitu banyak membangun caravanserai atau tempat singgah bagi para pendatang atau pelancong. terutama untuk negeri Irak. Sang emir terispirasi oleh penguasa Ghaznawiyyah dari Persia. para arsitektur di era Dinasti Seljuk mulai mengembangkan bentuk. jembatan. bangunan madrasah diadopsi oleh penguasa Seljuk Emir Nizham Al-Mulk menjadi bangunan publik. Banyak masjid.(6). Caravanserai dikelola oleh sebuah lembaga donor. Pada sisi yang lain. dan Farid al-Din al-’Aththar dan Umar Khayam dalam bidang sastra. Bangunan masjid diperluas menjadi madrasah. Secara fisik. Madrasah Seljuk Menurut Van Berchem. Selain itu juga ada asrama dan ruang belajar. Ghuz. Caravanserai pertama itu dibangun pada tahun 1078 M oleh Sultan Nasr di antara rute Bukhara-Samarkand. depo. Maliksyah terkenal dengan usaha pembangunan di bidang yang terakhir ini. kamar pengawal serta tersedia juga kandang untuk alat transportasi seperti kuda. Bentuknya segi empat dan ditopang dengan dinding yang kuat.

Pribadinya agak bermasalah dan tidak konsisten dalam pengamalan agama5. Nama lengkapnya Ubaidillah. Tak heran. Selain itu ada pula yang atapnya berbentuk kerucut (terutama di Anatolia). Masjid Seljuk sering disebut Masjid Kiosque. orang-orang syiah melakukan seruan secara rahasia dan mengajak masyarakat untuk mengangkat seorang khalifah yang mereka beritakan berasal dari keturunan Ja’far Shadiq cucu Ali bin Abi Thalib tetapi kebanyakan golongan sunni . Makam Seljuk Pada era kejayaan Dinasti Seljuk pembangunan makam mulai dikembangkan. Bangunan masjid ini biasanya lebih kecil yang terdiri dari sebuah kubah. Bangunan makam Seljuk menampilkan beragam bentuk termasuk oktagonal (persegi delapan). Bangunan makam biasanya dibangun di sekitar tempat tinggal tokoh atau bisa pula letaknya dekat masjid atau madrasah. namun ada juga yang memujinya6. Sumber: CyberMQ. Sebelum pembentukan daulah. beliau di lantik pada tahun 297 di Qairawan3 Maroko. PEMBAHASAN 1. Namun. Bangunan makam yang megah dibangun pada era Seljuk tak haya ditujukan untuk menghormati para penguasa yang sudah meninggal. Namun. berdiri melengkung dengan tiga sisi yang terbuka. dari permulaan pembentukannya dinasti ini bertujuan untuk menjalankan ideologi syiah dan ingin melepaskan diri dari kekuasaan Daulah Abbasiah di Baghdad yang berideologi Sunnah. PENDAHULUAN Dinasti Fatimiah merupakan sebuah dinasti yang didirikan di benua Afrika pada penghujung tahung 200 san Hijriah atau sekitar tahun 910 Masehi. Masjid Seljuk Inovasi para arsitektur Dinasti Seljuk yang lainnya tampak pada bangunan masjidnya.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN VI DINASTI FATIMIAH A. Daulah Fatimiah ini pada mulanya berpusat di Maroko kemudian berpindah ke Mesir. Model masjid khas Seljuk ini seringkali dihubungkan dengan kompleks bangunan yang luas seperti caravanserai dan madrasah. 4. Pembentukan Daulah Fatimiah2 (297 H – 322 H / 910 M – 934 M) Dinasti Fatimiah didirikan oleh Ubaidillah Al Mahdi Abu Muhammad. beliau bermazhab Syiah Isma’iliyah4 berasal dari Irak. Itulah ciri khas masjid Kiosque. dilahirkan di Kuffah tahun 260 H / 874 M.berbeda dengan menara di Afrika Utara. 5. Bentuk menara masjid Seljuk mengadopsi menara silinder seagai ganti menara berbentuk segi empat. B. bila makam penguasa dan ilmwuwan terkemuka di era Seljuk hingga kini masih berdiri kokoh. para ulama dan sarjana atau ilmuwan terkemuka pun mendapatkan tempat yang sama. Model bangunan makam Seljuk merupakan pengembangan dari tugu yang dibangun untuk menghormati penguasa Umayyah pada abad ke-8 M. dinasti ini berpahaman syiah. berbentuk silinder dan bentuk-bentuk segi empat ditutupi dengan kubah (terutama di Iran). bangunan makam yang dikembangkan para arsitek Seljuk mengambil dimensi baru.

Daulah Fatimiah Di Maroko Ketika Ubaidillah Al Mahdi sampai di Maroko kelompok syiah Idrisiah langsung menyambutnya dan membaiat sebagai khalifah dengan ibu kotanya Al Manshuriah. maka pemahaman syiah di mesir mulai mendapat angin segar di kalangan masyarakat. termasuk pasukan berkuda dan kapal laut. Daulah Fatimiah bertahan di Maroko selam 24 tahun yang di pimpin oleh 4 orang khalifah yaitu : 1. 2.Al Qaim bi Amrillah Muhammad pada tahun 322 H – 323 H 3. akhirnya panglima berjanji bahwa setiap orang Mesir bebas mengamalkan keyakinan agama dan mazhab mereka masing-masing dan berjanji akan memberikan keadilan dan perbaikan melalui kutipan pajak. Ketika hal ini diketahui oleh orang-orang Fusthath. di Negara tersebut dan Ubaidillah Al Mahdi digelar Amirul Mukminin.Al Muiz linillah pada tahun 341 H – 362 H. Daulah Fatimiah Di Mesir Semenjak permulaan Islam orang-orang Mesir sangat menyukai Ali bin Abi Thalib. Ketika Daulah Abbasiah di Baghdad di kuasai oleh bani Buwaih yang agak loyal ke pemahaman syiah.000 pasukan bahkan lebih.Al Manshur Ismail pada tahun 233 H – 341 H. Keadaan seperti ini menjadi modal dasar bagi Al Mu’iz Lidinillah membentuk daulah Fatimiah yang saat itu masih dikuasaai oleh Bani Thulun10. pasukan yang dikomandoi oleh Jauhar Siqli langsung menuju Iskandariah tanpa perlawanan penduduk tempatan.Al Mahdi Ubaidillah di Maroko pada tahun 297 H – 322 H. 4.meragui garis keturunan Ubaidillah Al Mahdi berasal dari keturunan Ali bin Abi Tahlib7. Penaklukan Mesir Upaya untuk menakluki Mesir sudah dimulai semenjak tahun 301 H / 913 M namun masih gagal tetapi pada tahun 358 H / 969 M Al Mu’iz Lidinillah menyiapkan 100. Sesudah itu panglima Jauhar Siqli membuat persiapan untuk mendirikan Daulah Fatimiah . jika pemerintah mereka dipimpin oleh orang syiah maka kekuatan syiah di masyarakat semakin kuat dan begitulah sebaliknya. mereka mengirim utusan untuk diadakan negosiasi damai dengan panglima Jauhar Siqli. mereka mengatakan bahwa khalifah yang sebenarnya dan yang berhak memerintah Daulah Islamiayh adalah Ubaidillah Al Mahdi dari keturunan Ali bin Abi Tahlib. Pada tanggal 4 rabiul Akhir tahun 298 H / 911 M pengumuman pendirian Daulah Fatimiah dibuat diatas mimbar sebagai bertanda berakhirnya Daulah Aghlabiah8 (184 H-296 H / 800 M-908 M). 4. Namun Al Muiz linillah tidak menetap lama di negara tesebut kerena berpindah ke Mesir atas alasan keamanan 3. seruan ini akhirnya meraih kemenangan. 2. Ini dibuktikan dengan sikap mereka yang berada di pihak Ali ketika peristiwa pembunuhan Khalifah Usman bin Affan. oleh sebab itu mereka menamakan pemerintahan tersebut sebagai Daulah Fatimiah sebagai sandaran kepada fatimah binti Muhammad Saw . Maka tidak heran sebahagian penduduknya agak condong kearah pemikiran syiah. Kaum syiah berada di Mesir sebelum berdirinya daulah Fatimiah9. Hal ini mengikut irama perkembangan zaman.

Yordania. Wazir besarnya Shawar merasa iri melihat kekuasan Syirkuh semakin besar. 6. Lalu dipersiapkannya tentara besar yang tetap dipimpin oleh panglima Asasuddin Shirkuh dan Shalahuddin Al-Ayyubi untuk . 4. Untuk lebih jelasnya silakan lihat peta di bawah ini yang penulis download dari web: www. lalu Al Mu’iz Lidinillah membuat peraturan tentang perpajakan dengan tujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. di Asia meliputi Syiria. Khalifah Daulat Fatimiyah terakhir Adhid Lidinillah dipaksa oleh Asasuddin Syirkuh untuk menandatangani perjanjian.Al Aziz Nazzar hingga 365 H – 386 H. 3.Al Hakim bi Amrillah Manshur hingga 386 H – 411 H. Hijaj15. Usahanya berhasil. Dengan sembunyi-sembunyi Shawar pergi ke Baitul Maqdis. Madinah namun penulis belum menemukan data sejarah tentang hal tersebut.Al Amir Bi Ahkamillah Manshur 495 H – 524 H 8. Daerah Kekuasaan Daulah Fatimiah Daerah Kekuasaannya di Afrika meliputi Maroko.Al Muiz linillah Maad mulai tahun 362 H – 365 H. Akan tetapi. Keruntuhan Daulah Fatimiah Pada tahun 558 H/1163 M. Daulah Fatimiah di Mesir bertahan hingga 11 khalifah dari pembentukannya tahun 297 H hingga masa keruntuhannya pada tahun 567 H. meminta bantuan pasukan Salib untuk menghalau Syirkuh dari Mesir. Maka terjadilah pertempuran antara pasukan Asasuddin Shirkuh dengan Raja Almeric yang berakhir dengan kekalahan Asasuddin Shirkuh. Ada pendapat yang mengatakan kekuasaannya juga meliputi Mekah. 2. keadaan ini membuat rakyat agak senang walau dalam kebijakan keagamaan terdapat banyak kontroversi. Tunisia. panglima Asasuddin Shirkuh dan Shalahuddin diperbolehkan pulang ke Damsyik.Al Faiz Billah Ismail 549 H – 555 H 11. Pasukan Salib yang dipimpin oleh Raja Almeric dari Jerussalem menerima permintaan tersebut. panglima Asasuddin Shirkuh16 membawa Shalahuddin AlAyyubi untuk menundukkan Daulat Fatimiyah di Mesir. Setelah menerima syarat damai dari kaum Salib. Seiring dengan itu diaturlah strategi pemerintahan yang lebih loyal ke arah syiah serta memperbaiki ekonomi Mesir yang saat itu agak bermasalah. Mesir. Kerjasama Wazir besar Shawar dengan orang kafir itu telah menimbulkan kemarahan raja Nuruddin Zanki17 dan para pemimpin Islam lainnya termasuk raja Baghdad.Al hafizh lidinillah Abdullah 524 H – 544 H 9.Azh Zhafir billah Ismail 544 H – 549 H 10.Al adhid lidinillah Abdullah Yusuf 555 H – 567 H14 5.net.dengan membuat penempatan tentara dan keperluan lainnya termasuk mendirikan Masjid yang kemudiannya dikembangkan menjadi universitas Al Azhar.Azh zhahir li I’zaz dinillah hingga 411 H – 428 H 5.Al Mustanshir Maad hingga 428 H – 487 H 6. Maka mulailah aliran syiah di taburkan dengan leluasa dan dihilangkannya pengaruh Abbasiah yang sunni.Al Musta’li Billah Ahmad hingga 487 H – 495 H 7.islamonline. Setelah keadaan agak tenang panglima Jauhar Siqli meminta pada khalifah Al Mu’iz Lidinillah untuk segera datang ke Mesir11 dengan ibu kotanya Kairo12 pada tahun 361 H13. sebagai mana kutipan berikut: 1.

mereka menguatkan pendapat yang sesuia dengan mazhab syiah dan mendahulukan pengamalan agama dengan mengikut pendapat para imamnya dari pendapat para imam sunni. b)Munculnya ulama-ulama besar seperti Abu Ishaq Asy Syairazi. Ibnu Jauzi dan lain-lain dalam memberi peringatan tentang bahaya ideologi Syiah18 c)Kembali Khilafah Abbasiah berpegang pada Al Qur’an dan Sunnah dimana sebelumnya yang berkuasa adalah Dinasti Buwaih berfaham Syiah (320 H – 447 H). Suatu hari panglima Shalahuddin Al-Ayyubi berziarah ke makam orang shaleh di Mesir. Sehingga siapa saja yang menjadi qadhi mesti berpodoman pada kitab ini. Al Mu’iz Lidinillah memerintahkan bawahannya agar di buat rumah khusus disamping universitas Al Azhar untuk pelatihan dalam rangka memahami kitab tersebut. Wazirnya di perintahkan untuk mendatangkan para fuqaha’ yang saat itu berjumlah 35 orang kemudian di beri fasilitas dan gaji yang mencukupi27. Panglima Asasuddin Shirkuh dan Shalahuddin mulai maju ke ibu kota Kairo dan mendapat tentangan dari pasukan Wazir Shawar. bukan hanya itu para fuqaha’ juga di sediakan tunjangan hari raya dan fasilitas di istana untuk tujuan mengajarkan kitab tersebut kepada masyarakat. Qaramithah dan di umumkan diatas mimbar tentang kesesatan pahaman tersebut22 g)Seruan dan taktik yang di buat oleh khalifah semakin membuat bani Buwaih tertekan dan lemah. ternyata Wazir Besar Shawar dijumpai bersembunyi di situ. 7. walaupun kebanyakan penduduk Mesir Saat itu bermazhab sunnah. Shalahuddin segera menangkap dan dibawanya ke istana untuk dihukum mati. Kitab ini dijadikan sebagai pedoman dalam memustuskan perkara di pengadilan dan fatwa lainnya. termasuk juga melarang masyarakat berideologi seperti Syiah serta menjauhkan diri dari perbuatan bid’ah21 f)Penangkapan pengikut Syiah. namun penulis hanya menyebutnya beberapa sebab penting saja. Ya’qub bin Kalas seorang wazir24 pada pemerintahan Fatimiah menyusun sebuah kitab fiqh25 yang disusun berdasarkan mazhab Syiah Isma’iliyah26 dengan arahan langsung khalifah Al Mu’iz Lidinillah yang berkuasa saat itu. Semua itu sebagai motivasi kepada para du’ah yang . sebagaimana yang telah penulis jelaskan diatas. sehingga membuat kekuatan Syiah berada pada taraf yang sangat lemah23 8. seperti berikut: a)Penyerangan yang dilakukan oleh Salahuddin Al Ayubi telah membawa Daulah fatimiah tutup buku. Sebab-Sebab Kehancuran Daulah Fatimiyah Banyak sekali sebab-sebab yang membawa hancurnya Daulah fatimiah di Mesir. Politik Daulah Fatimiah Pemahaman syiah pada masa Daulah Fatimiah sangatlah kental terlihat dalam kebijakan politik kenegaraannya. Akan tetapi pasukan Shawar hanya dapat bertahan sebentar.menghukum si pengkhianat Shawar.19 d)Perlawanan masyarakat Mesir yang semakin meluas terhadap ajaran Syiah yang di bawa oleh Daulah Fatimiah20 e)Khilafah Abbasiah Al Qadir billah Amirul Mukminin pada tahun 480 H meminta Fuaqaha’ Mukatazilah bertaubat dan melarang mereka mempelajari hal-hal yang bertentangan dengan Islam. dia sendiri melarikan diri dan bersembunyi.

Kemajuan Pada Masa Daulah Fatimiah Diantara kemajuan yang dicapai Daulah Fatimiah seperti berikut: a) Bidang kebudayaan dan Keagamaan Menjadikan mesjid sebagai tempat pendidikan agama walaupun yang dimaksud untuk mengembangkan ideology mereka. Karena universitas-universitas di Amerika dan Eropa baru didirikan dua abad setelah berdirinya Al Azhar. bahkan ada yang mengatakan bahwa Jami Al Qarawain adalah Universitas tertua di dunia. tidak hanya di dunia Islam. Khalifah juga membiayai para fuqaha dan du’ah yang menyebarkan ilmu pengetahuan. seperti pada masa al Hakim Biamrillah. namun karena mutunya yang unggul. b) Universitas Islam Al Azhar Kairo Jami Al Azhar didirikan bersamaan dengan masuknya kekuasaan Fatimiyin di Kairo. Dalam blantika dunia keilmuan. dari sinilah berakhirnya kekuasaan fathimiyin di Mesir dan mulai berkuasanya Keluarga Ayyubiyyin. tepatnya setelah beberapa bulan kekuatan fatimiyin memasuki Kairo. Shalahuddin Al Ayyubi ( wazirnya ) memegang tampuk kekuasaan Mesir. Terlihat hingga sekarang hasil renovasi yang dilakukan oleh Al Hafidz Lidinillah dengan peninggalannya qubah yang dihiasi dengan tulisan ayat-ayat Al Quran dengan khath kufi dan bermacam-macam hiasan yang indah. serta posisi Mesir yang strategis di tengah dunia Islam. Al Azhar merupakan universitas tertua. yang kemudian dibuka secara resmi oleh Jauhar al Shaqali29 dengan shalat jumat pada tanggal 7 Ramadhan 361 H / 21 Juni 972 M. al Mustanshir Billah. setelah meniggalnya khalifah Al Adhid Lidinillah tahun 567 H/ 12 September 1171 M. namun di seluruh dunia. dibalik itu mereka ingin menjadikannya markas penyebaran faham syiah. pembangunan jami Al Azhar memakan waktu kurang lebih dua tahun. Universitas Oxford di Inggris pada abad ke-13. dihapuslah madzhab syiah dari Mesir dan diganti dengan . Di sekitarnya dibangun rumah bagi mereka yang mengajar pada Al azhar. Sebab khalifah tau bahwa pemerintahannya akan bertahan lama jika ilmu tersebut disebarkan pada masyarakat28. dan sampai sekarang masih eksis. Pada masa Shalahuddin. Universitas yang mengimbangi Al Azhar dari segi sejarahnya adalah Universitas Qarawain di Kota Fas Maroko. Al Azhar merupakan Univesitas pertama yang para pengajarnya didanai oleh negara. Kekuasaan khilafah fathimiyah berakhir dengan khalifahnya Al Adhid Lidinillah. dan Al Hafidz Lidinillah. Ada sebuah mesjid yang yang kemudiannya menjadi universitas Al Azhar. Sedang Al Muiz Lidinillah baru datang dari Maroko masuk Kairo setahun kemudian. Jami Al Azhar mempunyai penghargaan tersendiri dari para khalifah fatimiyin. Dalam kekuasaan daulah Fatimiah Jami Al Azhar mengalami beberapa kali renovasi. demikian juga universitas-universitas Eropa lainnya. hanya saja besarnya kedudukan Al Azhar bukan karena tertua atau tidaknya. 9. dari sinilah dimulainya pengajaran di jami Al Azhar.memberikan pemahaman pada masyarakat mengenai kitab tersebut dan seluruh biaya tersebut di tanggung oleh khalifah. seperti Universitas Paris didirikan pada abad ke-12 Masehi. karena pengajarannya sudah bermula sejak didirikannya yaitu sejak tahun 245 H/ 859 M. Hai ini membuktikan bahwa khalifah mencintai ilmu dan suka pada kemajuan. menjadikan Al Azhar tempat tujuan menimba ilmu agama dari para masyayikhnya.

c)Tahun 381 Daulah Fatimiah menghukum orang yang kedapatan kitab Muatha’ Imam Malik d)Tahun 391 Daulah Fatimiah menangkap dan di kurung orang yang ketika di tanya tentang Ali bin Abi Thalib tetapi ia menjawab tidak tahu. C. Abu Abbas Ahmad bin Mufrij. Al Muayyid fi dinillah Asy Syairazi. 10. 398H.madzhab sunni. Abdul Wahab bin Nashir Al Maliki. Imarah Yamani d) Bidang Prosa Melahirkan beberapa kitab terkenal seperti Al A’kdul Farid oleh Ibnu Abdi Rabbihi w. Namun kemudiannya di izinkan lagi setelah terjadi perselisihan32. hamiduddin al Karmani. c) Bidang Syair Melahirkan beberapa orang yang pakar dalam syair seperti Ibnu Hani’. kitab Al Aghani oleh Abi Al Faraj Al Ashfihani w. Muhammad bin Abu Qasim Al Masbaji. b)Tahun 372 Daulah Fatimiah meniadakan shalat terawih semua daerah di Mesir. Al Luzumiyat oleh Abu Ula Al Ma’kri w. f)Tahun 400 san banyak sekali pembunuhan para ulama dan orang shaleh33. 328H. sedangkan mazhab syiah masih berjalan namun secara sembunyi-sembunyi34. Ibnu Sina30 Filosof terkenal diantara kitab dalam ilmu kedoktoran. hal ini banyak sekali memberi pengaruh positif dari masyarakat terhadap dirinya.449. namun klaimnya sebagai imam mahdi tidak terbukti.Abu Abdullah An Nusfi. filsafat31 Beliau pengikut setia syiah yang memerintah f) Bidang Filsafah Melahirkan beberapa filosof terkenal sperti Abu Al Hatim Ar Razi. e)Tahun 393 Daulah Fatimiah memukul dan mengurung selama 3 hari karena mereka shalat dhuha. Abu Hanifah Nukman Al Maghribi. Usamah bin Munqiz. Lembaran hitam Daulah Fatimiah a)Pada permulaan ketadangan ke Maroko Khalifah Ubaidillah Al Mahdi di gambar sebagai Imam mahdi yang di tunggu-tunggu. Abu Abdullah Muhammad bin Abi Jarah. Abu Shaleh Armani. logika. Rasail oleh badi’uzzaman Al Hamzani w. Jakfar bin Manshur Al Yamani.429H. g) Bidang Kedoktoran Abu Hasan Ali bin Ridwan h) Bidang Matematika Abu Ali Muhammad bin Hasan bin Haisam i) Bidang Sejarah Abu Hasan Ali Syabasyti. g)Tahun 564 Daulah Fatimiah mengubah kebijakan dengan mendirikan madrasah untuk mazhab Syafi’i dan Maliki serta mengalihkan dari syiah kepada sunnah yang saat itu kebanyakannya bermazhab Syafi’i dan Maliki. e) Bidang Sastra Kitab Yatimah Ad Dahri oleh Abu Manshur As Sa’alabi w. kitab Saqthu Azh Zhand. Abu Yakqub As sajazi. PENUTUP Jika kita menelusuri sejarah tentang Daulah Fatimiah maka kita akan menemukan 2 . 356H.

Setelah khilafah Abbasiah kembali berpegang pada Al Qur’an dan Sunnah serta mengikuti jejak Salafus Shaleh maka umat Islam kembali bangkit dan dapat menyatukan negeri-negeri yang sebelumnya memisahkan diri sekalipun tidak semuanya dapat disatukan sebagaimana sebelumnya berada di bawah satu khilafah. Husen. maka tidak heran jika saat itu umat Islam terpecah belah dan dengan beraninya membuat daulah sendiri menurut pemikiran yang mereka yakini.dan melarikan diri ke Mesir sebelum mencapai Maroko. Syiah dan Muktazilah. orang syi’i yakin daulah ini membawa keadilan dan kemakmuran sedangkan orang Sunni melihat daulah ini membawa petaka dan keburukan. Masa ketika Dinasti Fatimiah berkuasa merupakan masa ditengah pesatnya berkembang berbagai aliran Kebathinan.Sebelum dikuasai dinasti idrisiyah wilayah tersebut didominasi oleh kaum Khawarij. juga perayaan nisfu sya’ban.pada tahun 172-314 M.padat penduduknya dengan berbondong-bondongnya para emigran Muslim baik dari afrika maupun dari Andalusia ke pusat pemerintahan Idrisiyah tersebut. Hal ini membuktikan bahwa sejarah umat Islam akan jaya jika mereka berpegang teguh pada Al Qur’an dan As Sunnah.Ia diangkat sebagai pemimpin kaum Berber zenata.diatas reruntuhan kota Romawi kuno.pendapat yang berbeda dalam cara melihatnya.yang didirikan oleh Muhammad ibn Idris yang beraliran Syi’ah. Sumber: CyberMQ. sebagai contoh penamaan daulah ini dimana kelompok syiah menyebut dengan nama Daulah Fatimiah sedangkan kelompok sunnah menamakan Daulah Ubaidiah sebab orang Sunni menganggap tidak saheh silsilah keturunan Ubaidillah Al Mahdi sebagi pendiri daulah tersebut. yang pertama di wakili oleh Syiah dan yang kedua oleh Sunnah. tahun baru.dan menjadikan Fez sebagai ibu kotanya. Oleh itu lahirlah berbagai dinasti-dinasti kecil di timur dan di barat Baghdad sebagai mana penulis sebutkan pada pendahuluan dan yang paling merugikan umat Islam ketika itu adalah direbutnya Baitul Maqdis Kiblat pertama umat Islam oleh tentara Salib.Volabulis. sejauh mana umat Islam berpegang pada keduanya sejauh itulah kejayaan akan mereka peroleh.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN VII DINASTI IDRISIYAH 172-314 M Di Maroko berdiri dinasti Idrisiyah. Hasan. Fez menjadi pusat kaum Syorfa atau Syurafa (bentuk jamak dari . akhir tahun.Kota baru itu berkembang dengan pesat. maka kita dapat menyimpulkan bahwa Ninasti Fatimiah ini merupakan dinasti pertama dalam Islam yang mengembangkan hal-hal yang baru dalam Islam35 seperti perayaan maulid Nabi Muhammad Saw.Idris adalah cicit Hasan ibn Ali ibn Abi Talib yang ikut memberontak terhadap Abbasiyah di Hijaz tahun 169 M. Hal ini terlihat dengan dalam kedua kitab kelompok tersebut yang saling memuji dan mencaci. Setelah kita menelusuri sejarah Dinasti Fatimiah mulai dari masa pendirinya Ubaidillah Al Mahdi sehingga masa Al Adhidh. israk mikraj. Maulid Ali. perayaan Karbala dan sebagainya.

Dinasti ini berakhir dengan jatuhnya Tahart ke tangan para penyebar dakwah fatimiyah tahun 296.Tahart.juga merupakan pusat ilmu pengetahuan agama yang tinggi khususnya aliran khawarij untuk seluruh Afrika Utara dan bahkan diluar wilayah tersebut.syarif. Kekuasaan Idrisiyah yang ada dikota-kota. Sumber: CyberMQ.yakni Hammudiyah yang berkuasa di Algeciras dan Malaga sebagai salah satu penguasa dari Muluk at-Tawaif.seperti Oman.dan jabal Nefusa hingga kini.orang mulia).dengan mudah dapat memukulnya.Walaupun secara politis masih berkembang dan berpengaruh dibeberapa wilayah Magrib seperti oase Mazb Aljazair. Ibrahim I ibn al-Aghlab (800-812 M) 2. 1997:116). Sumber: CyberMQ. Wilayah kekuasaannya meliputi Ifriqiyah. Abdullah I (8l2-817 M) .Pulau jerba di Tunisia.Tripolitani dan Tunisia Selatan.Kekuaaan mereka dibagi-bagikan kepada saudara-saudara al-muntasir yang banyak jumlahnya.yakni Daulah Fatimiyah yang dipimpin oleh Mahdi Ubaidillah.Dinasti ini bersekutu dengan bani umaiyah diSpanyol karena terjepit oleh Idrisiyah yang Syi’ah di Barat dan Aglabiyah yang Sunni diTimur mereka.Idrisiyah dapat menguasai pelosok Maroko.Ibu kotanya ialah Tahart yang berhubungan dengan kota Aures. Dinasti ini didirikan oleh Ibnu Aghlab (Mufradi.Wargla.Baru menjelang akhir pemerintahannya.sedang yang lain meloloskan diri ke selatan.Keberadaan dinasti tersebut sebenarnya merupakan protes terhadap dominasi Arab yang Sunni. Para penguasa Dinasti Aghlabiyah yang pernah memerintah adalah sebagai berikut : 1.di Aljazair Barat yang dipelopori oleh Abdurrahman ibn Rustam yang beraliran Khawarij Ibadiyah.dimasa Rustamiyah mengalami kemakmuran yang menakjubkan dan sebagai persinggahan diutara diantara salah satu rute-rute kafilah trans-sahara.Tiga atau empat dasawarsa setelah jatuhnya bangsa yang beraliran Syi’ah itu berdiri lagi keluarga jauh dari Idrisiyah.yakni para keturunan cucu Nabi SAW. dan Fez dapat diduduki oleh dinasti baru yang bercorak Syi’ah tersebut pada tahun 309.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN VIII DINASTI RUSTAMIYAH 160-296 Dinasti Rustamiyah berdiri pada tahun 160-296.Tetapi bani umaiyah yang berkuasa diSpanyol memukul Idrisiyah tahun 363 dan keluarga terakhir dinasti yang kalah itu dibawa ke Cordova.Hasan dan Husain ibn Ali ibn Abi Thalib.Disamping itu muncul pula ancaman musuh yang lebih besar.Musuh-musuh mereka yang terdiri dari suku Berber.Yahya IV (292-310) terpaksa mengakui kekuasaan Fatimiyah.tanpa menguasai desa-desa akhirnya terpecahpecah dimasa pemimpin mereka.Muhammad al-Muntasir pada tahun 213-221.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN IX DINASTI AGLABIYAH TAHUN 184-296 Dinasti Aghlabiyah adalah salah satu Dinasti Islam di Afrika Utara yang berkuasa selama kurang lebih l00 tahun (800-909 M). Algeria dan Sisilia.yang menjadi factor penting dalam sejarah perkembangan Maroko.Zanzibar dan Afrika timur.dan keluarga rustamiyah banyak dibunuh oleh penakluknya itu.Abu Abdullah dari suku Berber Ketama.

Muhammad I(841-856 M) 6. Ibrahim I diangkat sebagai Gubernur (Amir) di Tunisia oleh Khalifah Harun arRasyid. dipimpin oleh panglima Asad bin Furat. Pemerintahan Aghlabiyah pertama berhasil memadamkan gejolak yang muncul dari Kharijiyah Barbar di wilayah mereka. Ia adalah seorang pejabat Khurasan dalam militer Abbasiyah. Harun ar-Rasyid menyetujui usulannya. Untuk menaklukkan wilayah baru dibutuhkan suatu proses yang panjang dan perjuangan yang besar. Abdullah II (902-903 M) 11.000 orang pasukan jalan kaki. meliputi hakhak otonomi yang besar seperti kebijaksanaan politik. Karena jika hal itu terjadi. Ahmad (856-863 M) 7. Abu Ghasaniq Muhammad II (863-875 M) 9.M) 8. Sehingga Aglabiyah tidak terusik oleh pemerintahan Abbasiyah. mulai dari tahun 800-909 M. sehingga Dinasti tersebut dinamakan Aghlabiyah. yaitu Sisilia dari tangan Byzantium 827 M. Nama Dinasti Aglabiyah ini diambil dari nama ayah Amir yang pertama. yang para penguasanya adalah berasal dari keluarga Bani al-Aghlab. Pada tahun 800 M. Dengan adanya dua ancaman tersebut terdoronglah Harun ar-Rasyid untuk menempatkan balatentaranya di Ifrikiah di bawah pimpinan Ibrahim bin Al-Aghlab. maka Ibrahimi I diberi kekuasaan oleh Khalifah.3. termasuk menentukan penggantinya tanpa campur tangan dari penguasa Abbasiyah. Pada tahun itu Ibrahim diberi provinsi Ifriqiyah (Tunisia Modern) oleh Harun al-Rasyid sebagai imbalan atas pajak tahunan yang besarnya 40. Di bagian Barat Afrika Utara.1994: 65).000 dinar dan meliputi hak-hak otonom yang besar (Bosworth.000 dinar. Pendiri Dinasti ini adalah Ibrahim ibn al-Aghlab pada tahun 800 M. Hal ini dikarenakan jarak yang cukup jauh antara Afrika Utara dengan Bagdad. Meskipun demikian masih tetap mengakui akan kekhalifahan Baghdad (Hoeve. namun tidak seperti Ifriqiyyah yang sifatnya adalah pemberian. Awal mula terbentuknya Dinasti tersebut yaitu ketika Baghdad di bawah pemerintahan Harun ar-Rasyid. Abu ‘Iqal al-Aghlab (838-841 M) 5. Ziyadatullah (863. dengan mengerahkan panglima laut yang terdiri dari 900 tentara berkuda dan 10. Kemudian di bawah Ziyadatullah I.46). Ibrahim bin al-Aghlab mengusulkan kepada Harun arRasyid supaya wilayah tersebut dihadiahkan kepadanya dan anak keturunannya secara permanen. Ziyadatullah (817-838 M) 4. Karena ia sangat pandai menjaga hubungan dengan Khalifah Abbasiyah seperti membayar pajak tahunan yang besar.1980:. Ziyadatullah III (903-909 M) Aghlabiyah memang merupakan Dinasti kecil pada masa Abbasiyah. Ibrahim II (875-902 M) 10. Ini juga peperangan akhir yang . yaitu Ibrahim bin al-Aglab. Dinasti Aglabiyah berkuasa kurang lebih dari satu abad. akan tetapi juga mengirim upeti ke Baghdad setiap tahunnya sebesar 40. terdapat dua bahaya besar yang mengancam kewibawaannya. maka ia tidak hanya mengamankan dan memerintah wilayah tersebut. Inilah ekspedisi laut terbesar. Aglabiyah dapat merebut pulau yang terdekat dari Tunisia. Setelah berhasil mengamankan wilayah tersebut. Pertama dari Dinasti Idris yang beraliran Syi’ah dan yang kedua dari golongan Khawarij. sehingga berdirilah Dinasti kecil (Aghlabiyah) yang berpusat di Ifrikiah yang mempunyai hak otonomi penuh.

kemudian pulau itu dibawah pemerintahan Muslim. menyerang pulau Corsika dan Mayorka. Toronto (840 M ). Corsica. kitab fiqih Maliki. Disamping itu. Calabria. seperti Sahnun yang wafat (854 M) pengarang mudawwanat. termasuk kota Roma. Karya-karya para ulama-ulama pada masa Dinasti Aghlabiyah ini tersimpan baik di Masjid Agung Qairuan. Qoiruan juga sebagai pusat penting munculnya mazhab Maliki. dan Isa bin Muslim. 1. dan Benevento. jalan-jalan. ia meninggal dalam pertempuran. pos-pos. dan Meriteran Alp. ilmu. Napoli. Selain sebagai ibu kota Dinasti Aghlabiyah. Selain untuk memperluas wilayah penaklukan terhadap Sicilia juga bertujuan untuk berjihad melawan orang-orang kafir. seni dan kehidupan keberagamaan. Bari. Kemudian Aglabiyah melanjutkan serangan-serangannya ke pulau lainnya dan pantai-pantai di Eropa. Aspek yang menarik pada Dinasti Aghlabiyah adalah ekspedisi lautnya yang menjelajahi pulau-pulau di Laut Tengah dan pantai-pantai Eropa seperti pantai Italia Selatan. menjadikan Dinasti Aglabiyah kaya raya. b. yang wafat (902 M). termasuk berhasil menaklukan kota-kota pantai Italia Brindisi (836/221 H. dan Alpen. mampu menduduki Malpa. Calabria (838 M). dengan meredakan oposisi internal di Ifriqiyyah yang dilakukan Fuqaha’ (pemimpin–pemimpin religius) Maliki di Qayrawan (Cairovan). Sardinia. Pertama di bawah kekuasaan Aghlabiyah dan . kota Athena di Yunani-pun berada dalam jangkauan penyerangan mereka. Pulau Malta (869 M). irigasi untuk pertanian (khususnya di Tunisia Selatan. Pasukan Aglabiyah juga berhasil menguasai kota Regusa di pantai Yugoslavia (890 M). armada angkutan. Daerah-daerah tersebut yang menjadi wilayah kekuasaan Dinasti Aghlabiyah. Sardinia. Kemudian Aghlabiah juga berhasil merebut Malta pada tahun 868 M. maka Paus Yonanes VIII (872– 840 M) terpaksa minta perdamaian dan bersedia membayar upeti sebanyak 25. Yusuf bin Yahya. suatu armada bajak laut dikerahkan. Wilayah tersebut menjadi pusat penting bagi penyebaran peradaban Islam ke Eropa Kristen. sehingga membuat Aghlabiyah unggul di Mediterania Tengah dan membuat mereka mampu mengusik pantai Italia Selatan. yang tanahnya kurang subur). Ziyadatullah I membangun masjid Agung Qairuan. pada tahun 878 M sempurnalah penguasaan atas Sisilia. Keberhasilan penguasaan seluruh pulau Sisilia inilah yang membuat Aglabiyah unggul di Mediterania Tengah. Selain itu juga berhasil menaklukan kota-kota pantai Itali. wafat (908 M). Dilanjutkan dengan dimulainya proyek besar merebut Sisilia dari tangan Bizantium pada tahun 827 M. Bari (840 M). tempat berkumpulnya ulama-ulama terkemuka.) Napoli (837M). Tidak cukup itu. sedangkan Amir Ahmad membangun masjid Agung Tunis dan juga membangun hampir 10. Karena tidak tahan terhadap serangan berkepanjangan dari pasukan Aghlabiyah pada Bandar-bandar Itali. Totonto. bahkan mengusai kota Portofino di pantai Barat Italia (890).Dengan demikian. sehingga para penguasa Aghlabiyah antusias dalam bidang pembangunan . Penguasa Aghlabiyah pertama berhasil memadamkan gejolak Kharijiyah Berber di wilayah mereka. Dengan keberhasilan penaklukan-penaklukan tersebut.000 benteng pertahanan di Afrika Utara. Corsica. yang wafat (901 M). dibawah Ziadatullah I yang amat cakap dan energik.000 uang perak pertahun kepada Aglabiyah. Abu Zakariah al-Kinani. demikian pula perkembangan arsitektur. Brindisi. Dan pada tahun 868 M. Langkah-langkah Pemimpin Aghlabiyah a. Dengan berhasilnya penaklukan-penaklukan di atas Dinasti Aghlabiyah menjadi Dinasti yang kaya. dan Benevento (840 M).dipimpin panglima Asad bin Furad karena itu. para penguasa bersemangat membagun Tunisia dan Sisilia.

kedua di bawah Gubernur-Gubernur Fathimiyah, sampai penaklukan oleh Norman pada abad XI. Pulau itu menjadi pusat bagi penyebaran kultur Islam ke Eropa KRISTEN. 2. Peninggalan-peninggalan Bersejarah Dinasti Aghlabiah Aghlabiyah adalah pembangun yang penuh semangat. Diantara bangunan-bangunan peninggalan Aghlabiah adalah: a. Pembangunan kembali Masjid Agung Qayrawan oleh ZiyadatullahI b. Pembangunan Masjid Agung Tunis oleh Ahmad. c. Pembangunan karya-karya pertanian dan irigasi yang bermanfaat, khususnya di Ifriqiyah selatan yang kurang subur. 3. Kemunduran Dinasti Aghlabiyah Menjelang akhir abad IX, posisi Aghlabiah di Ifqriqiyah menjadi merosot. Hal ini disebabkan karena amir terakhirnya yaitu Ziyadatullah III tenggelam dalam kemewahan (berfoya-foya), dan seluruh pembesarnya tertarik pada Syi’ah, juga propaganda Syi’iah, Abu Abdullah. Perintis Fatimiyah, Mahdi Ubaidillah mempunyai pengaruh yang cukup besar di Barbar, yang akhirnya menimbulkan pemberontakan militer, dan Dinasti Aghlabiyah dikalahkan oleh Fatimiyah (909 M), Ziyadatullah III di usir ke Mesir setelah melakukan upaya-upaya yang sia-sia demi untuk mendapatkan bantuan dari Abbasiah untuk menyelamatkan Aghlabiah (Bosworth,1993:47). Sumber: CyberMQ.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN X DINASTI ZIRIYAH DAN HAMMADIYAH Dinasti Ziriyah dan Hammadiyah berdiri pada tahun 361-547 M.Di Afrika Utara sebelah Tengah (Aljazair Timur) dengan ibu kota Qairawan.Ziriyah merupakan kaum ber-ber Sanhajah,yang memberikan bantuan militer kepada ibu kota Fatimiyah alMahdiyah,334M.Ketika diserbu oleh pemberontak Khawarij.Khalifah Mu’izli Dinillah dari Fatimiyah memindahkan ibu kotanya ke Mesir sehingga wilayah barat banyak dikuasai oleh Ziriyah.Oleh karena luas wilayahnya itu maka dibagilah menjadi dua,yakni bagian barat diberikan kepada Hammadiyah,cabang dari Ziriyah,yang berpusat di Qal’at Bani Hammad,sedangkan ditimur tetap ada pada Ziriyah.Dinasti ini berorentasi kepada Abbasiyah,tetapi Hammadiyah loyal kepada Fatimiyah.Oleh karena itu Fatimiyah memerangi Ziriyah dan memaksanya keluar dari daratan Afrika utara,yang akhirnya jatuh ke tangan dinasti Muwahhidun. Sumber: CyberMQ.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN XI DINASTI AL-MURABITUN ATAU AL-MURAWIYAH Dinasti Murabbitun berdiri pada tahun 479-540H.Dinasti ini adalah salah satu dinasti Islam yang berkuasa di Maghribi.Nama Murabbitun berkaitan erat dengan nama tempat tinngal mereka (ribat,semacam madrasah).Mereka biasa juga diberi sebutan almulassimun (pemakai kerudung sampai menutupi wajah). Sekitar abad V H/XI M salah seorang pemimpin mereka,yahya bin Umar,melaksanakan ibadah haji.Di tanah suci ia menyadari bahwa pengikutnya masih awam terhadap ilmu pengetahuan agama.Untuk meningkatkan kemampuan pengetahuan keagamaan mereka dicarilah seorang yang sanggup melaksanakan tugas tersebut.Yahya bertemu dengan

Abdullah bin Yasin,guru mazhab Maliki,yang bersedia mengemban tugas tersebut. Dibawah pimpinan spiritualnya,Abdullah bin Yasin dan seorang komandan militer,yahya bin umar,mereka berhasil memperluas wilayah kekuasaannya sampai ke Wadi Dara.Kemudian mereka berhasil menaklukkan kerajaan Sijilmasat yang dikuasai oleh Mas’ud bin Wanuddin al-Maqrawi tahun 447 H.Ketika Yahya bin umar meninggal,jabatannya digantikan oleh saudarannya Abu baker bin umar. Setelah Abu baker memegang pimpinan,ia meneruskan gerakan penaklukkan ke sahara Maroko.Tahun 450H. ia menyeberang ke Atlas Tinggi.setelah itu diadakan penyerangan ke Maroko Tengah dan Selatan.Selanjutnya memerangi suku Barghawata yang dianggap menganut paham bid’ah.Pada penyerangan ini Abdullah bin Yasin tewas tahun 451 H.Sejak saat itu Abu bakar memegang kekuasaan penuh dan lambat laun mengembangkan system kesultanan. Sepeninggal Abu bakar digantikan oleh Abu Ya’kub Yusuf bin Tasyfin.Pada masa Ibn Tasyfin dibangunlah kota Marakesy untuk dijadikan ibu kota pemerintahan.Ekspansi wilayah masih terus dilanjutkan dan bahkan sampai ke Aljiers (Aljazair). Ia mengangkat pejabat dari kalangan Murabitun untuk menduduki jabatan gubernur pada wilayah taklukan,sementara ia memerintah di Maroko.Pada masa Yusuf Tasyfin ini Murabbitun mengalami kejayaan. Sumber: CyberMQ.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN XII DINASTI AL-MUWAHHIDUN PENDAHULUAN A. Latar belakang Dinasti Murabithun pada mulanya adalah sebuah gerakan agama yang didirikan oleh Yusuf ibn Tasyfin di Afrika Utara. Pada tahun 1062 M ia berhasil mendirikan sebuah kerajaan yang berpusat di Marakesy. Ia masuk ke Spanyol atas “undangan” penguasapenguasa Islam di sana yang tengah memikul beban berat perjuangan mempertahankan negeri-negerinya dari serangan-serangan orang-orang Kristen. Ia dan tentaranya memasuki Spanyol pada tahun 1086 M dan berhasil mengalahkan pasukan Castilia. Karena perpecahan di kalangan raja-raja muslim, Yusuf melangkah lebih jauh untuk menguasai Spanyol dan ia berhasil untuk itu. Akan tetapi, penguasa-penguasa sesudah ibn Tasyfin adalah raja-raja yang lemah. Pada tahun 1143 M, kekuasaan dinasti ini berakhir, baik di Afrika Utara maupun di Spanyol dan digantikan oleh dinasti Muwahhidun. Pada masa dinasti Murabithun, Saragossa jatuh ke tangan Kristen, tepatnya tahun 1118 M. Di Spanyol sendiri, sepeninggal dinasti ini, pada mulanya muncul kembali dinasti-dinasti kecil, tapi hanya berlangsung tiga tahun. Pada tahun 1146 M penguasa dinasti Muwahhidun yang berpusat di Afrika Utara merebut daerah ini. Muwahhidun didirikan oleh Muhammad ibn Tumart (w. 1128). Dinasti ini datang ke Spanyol di bawah pimpinan Abd al-Mun’im. Antara tahun 1114 dan 1154 M, kota-kota muslim penting, Cordova, Almeria, dan Granada, jatuh ke bawah kekuasaannya. Untuk jangka beberapa dekade, dinasti ini mengalami banyak kemajuan. Kekuatan-kekuatan Kristen dapat dipukul mundur. Akan tetapi tidak lama setelah itu, Muwahhidun mengalami keambrukan. Pada tahun 1212 M, tentara Kristen memperoleh kemenangan besar di Las Navas de Tolesa. Kekalahan-kekalahan yang dialami Muwahhidun menyebabkan penguasanya memilih untuk meninggalkan Spanyol dan kembali ke Afrika Utara tahun

1235 M. Keadaan Spanyol kembali runyam, berada di bawah penguasa-penguasa kecil. Dalam kondisi demikian, umat Islam tidak mampu bertahan dari serangan-serangan Kristen yang semakin besar. Tahun 1238 M Cordova jatuh ke tangan penguasa Kristen dan Seville jatuh tahun 1248 M. Seluruh Spanyol kecuali Granada lepas dari kekuatan Islam. BAB II PEMBAHASAN A. Murabithun atau Al Murawiyah di Afrika Utara dan Spanyol (1056-1147 M) Murabithun atau Al–Murawiyah merupakan salah satu Dinasti Islam yang berkuasa di Maghrib. Nama Al- Murabithun berkaitan dengan nama tempat tinggal mereka yang pada awalnya mereka menempati Ribat (sejenis surau). Asal-usul dinasi ini dari Lemtuna, salahsatu dari suku Sanhaja, Mereka juga disebut al-Mulassimun (orang-orang bercadar). Pada abad kesebelas pemimpin Sanhaja, Yahya bin Ibrahim, melaksanakan ibadah haji ke Makkah. Dan sekembalinya dari Arabia, ia mengundang Abdullah bin Yasin seorang alim terkenal di Maroko, untuk membina kaumnya dengan keagamaan yang baik, kemudian beliau dibantu oleh Yahya bin Umar dan saudaranya Abu Bakar bin Umar. Perkumpulan ini berkembang dengan cepat , sehingga dapat menghimpun sekitar 1000 orang pengikut. Di bawah pimpinan Abdullah bin Yasin dan komando militer Yahya bin Umar mereka berhasil memperluas wilayah kekuasaannya sampai ke Wadi Dara, dan kerajaan Sijil Mast yang dikuasai oleh Mas’ud bin Wanuddin. Ketika Yahya bin Umar meninggal Dunia, jabatannya diganti oleh saudaranya, Abu Bakar bin Umar, kemudian ia menaklukkan daerah Sahara Maroko. Setelah diadakan penyerangan ke Maroko tengah dan selatan selanjutnya menyerang suku Barghawata yang menganut paham bid’ah. Dalam penyerangan ini Abdullah bin Yasin wafat (1059 M). Sejak saat itu Abu Bakar memegang kekuasaan secara penuh dan ia berhasil mengembangkannya. Abu Bakar berhasil menaklukkan daerah Utara Atlas Tinggi dan akhirnya pada tahun 1070 M, ia dapat menaklukkan daerah Marrakech (Maroko). Kemudian ia mendapat beritabahwa Buluguan, Raja Kala dari Bani Hammad mengadakan penyerangan ke Maghrib dengan melibatkan kaum Sanhaja. Mendengar berita itu ia kembali ke Sanhaja untuk menegakkan perdamaian. Setelah berhasil memadamkan, ia menyerahkan kekuasaanya kepada Yusuf bin Tasyfin (2 September 1107), kemudian ia mengatakan bahwa Maroko di bawah kekuasaannya. Pada tahun 1062 M, Yusuf bin tasyfin mendirikan ibu kota di Maroko. Dia berhasil menaklukkan Fez (1070 M) dan Tangier (1078 M). Pada tahun 1080-1082 M, ia berhasil meluaskan wilayah sampai ke Al Jazair. Dia mengangkat para pejabat Al-Murabithun untuk menduduki jabatan Gubernur pada wilayah taklukannya, sementara ia memerintah di Maroko. Yusuf bin Tasfin meninggalkan Afrika pada tahun 1086 M dan memperoleh kemenangan besar atas Alfonso VI (Raja Castile Leon) dan Yusuf bin Tasfin mendapat dukungan dari Muluk At-Thawa’if dalam pertempuran di Zallaqah. Ketika Yusuf bin Tasfin meninggal Dunia, ia mewariskan kepada anaknya, Abu Yusuf bin Tasyfin. Warisan itu berupa kerajaan yang luas dan besar terdiri dari negeri-negeri Maghrib, bagian Afrika dan Spanyol. Ali ibn Yusuf melanjutkan politik pendahulunya dan berhasil mengalahkan anak Alfonso VI (1108 M). Kemudian ia ke Andalusia merampas Talavera Dela Rein. Lambat laun Dinasti Al- Murabithun mengalami kemunduran dalam memperluas wilayah. Kemudian Ali mengalami kekalahan pertempuran di Cuhera (1129

M). kemudain ia mengangkat anaknya Tasyfin bin Ali menjadi Gubernur Granada dan Almeria. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk menguatkan moral kaum Murabithun untuk mempertahankan serangan dari raja Alfonso VII. Dinasti Al- Murabithun memegang kekuasan selama 90 tahun, dengan enam orang penguasa yaitu : 1. Abu Bakar bin Umar (1056-1061 M) 2. Yusuf bin Tasyfin (1061-1107 M) 3. Ali bin Yusuf (1107-1143 M) 4. Tasyfin bin Ali (1143-1145 M) 5. Ibrahim bin Tasfin 6. Ishak bin Ali. Masa terahir Dinasti Al-Murabithun tatkala dikalahkan oleh Dinasti Muwahiddun yang dipimpin oleh Abdul Mun’im. Dinasti Muwahiddun menaklukkan Maroko pada tahun 1146-1147 M yang ditandai dengan terbunuhnya penguasa Al-Murabithun yang terakhir, Ishak bin Ali. Ketika kekuasaan Bani Umayah Spanyol pecah, ada suatu kekuatan yang baru muncul di Afrika Barat. Para ketua Muslim di Spanyol melupakan perbedaan mereka. Pada saat yang kritis itu dan meminta bantuan kepada Yusuf ibn Tasyfin, Raja al-Murabithun di Afrika Barat. Yusuf menanggapi permintaan mereka dan menyebrang ke Spanyol pada tahun 1086 M. Pasukan Gabungan itu bertemu dengan pasukan Alfanso di Zalaqah. Dalam pertempuran itu Alfanso dikalahkan. Kemenangan ini membuat Yusuf menjadi Raja. Akan tetapi tidak lama memerintah beliau wafat, dan di ganti oleh anaknya Abul Hasan. Abul Hasan mempunyai kekuatan yang luar biasa, Dia mengalahkan orang KRISTEN dalam beberapa pertempuran selama pemerintahannya. Kekuatan lainnya bernama al-Muahhidun di Afrika B. Muwahhidun atau Al–Muhad di Afrika Utara dan Spanyol (1128-1269 M) Muwahhiddun merupakan Dinasti Islam yang pernah berjaya di Afrika Utara selama lebih satu abad. Didirikan oleh Muhammad bin Tummart. Ibn Tumart menamakan gerakannya dengan Muwahhiddun, karena gerakan ini bertujuan untuk menegakkan tauhid (Keesaan Allah), menolak segala bentuk pemahaman anthropormofisme (Tajsim) yang dianut oleh Murabithun. Karena itu semangat perjuangan Ibn Tumart adalah menghancurkan kekuatan Murabhitun. Pada tahun 1129 M, di bawah komando Abu Muhammad Al Basyir, kaum Muwahiddun menyerang ibu kota Murabithun. Peristiwa itu terkenal dengan nama perang Buhairah. Dalam perang itu Muwahhidun kalah dan mengakibatkan meninggalnya Ibn Tumart. Pada tahun 1163 M, Abdul Mun’im bin ‘Ali diangkat sebagai pemimpin menggantikan Ibn Tumart. Di bawah kepemimpinannya AlMuwahiddun Meraih kemenangan. Pada tahun 1131 M Muwahiddun menguasai Nadla , Dir’ah Taigar, Fazar dan Giyasah. Pada tahun 1139 M, Muwahiddun melancarkan serangan ke pertahanan Murabithun sehingga jatuh ketangan kaum Muwahiddun. Fez kota terbesar kedua setelah Marrakech, direbut al-Muwahhidun pada tahun 1145 M. Setahun kemudian berhasil menguasai Marrakech dan menjatuhkan Murabithun. Setelah berhasil menjatuhkan Murabithun Abdul Mun’im memperluas wilayah kekuasaannya, pada tahun 1152 M Al-Jazair direbutnya. 6 tahun berikutnya wilayah Tunisia dikuasai dan 2 tahun setelah itu Tripoli jatuh ketangannya. Kekuasaannya dari Tripoli hingga ke Samudera Atlantik sebelah Barat, suatu prestasi gemilang dan belum

Abu Yusuf Ya’kub al Mansur (1184-1198 M) 5. Ketika Yahya bin Umar meninggal Dunia. Ibn Tumart menamakan gerakannya dengan Muwahhiddun. Setelah beberapa kali mengalami kekalahan dan akhirnya penguasa muwahhidun meninggalkan Spanyol dan kembali ke Afrika Utara (Maroko) pada tahun 1235 M. Ia diganti puteranya Abu Ya’kup Yusuf Abdul Mun’im (1184 M). Beliau digantikan oleh anaknya yang terkenal yaitu Ya’kub yang di bawah pemerintahannya.pernah dicapai oleh Dinasti manapun di Afrika Utara. Abu Yusuf Ya’kub Al Mustansir (1214-1224 M) Muhammad ibnu Tumart. Abdul Mun’im bin Ali (1130-1163 M) 3. Adapun urutan-urutan penguasa Al Muwahhidun sebagai berikut : 1. Muhammad bin Tumart Al Mahdi (1121-1130 M) 2. Abu Bakar bin Umar. Kekuatan KRISTEN ini mengulangi serangan ke Andalusia dan kali ini mereka berhasil mengalahkan kekuatan Muslim Muwahhidun. kekuasaan Muwahhidun mencapai puncaknya. Orang Islam di bawah pemerintahan Muwahhidun melawan orang Kristen di al-Ukab. Afandi. Karena itu semangat perjuangan Ibn Tumart adalah menghancurkan kekuatan Murabhitun. Ia memperluas wilayah di utara dari timur pada tahun 1169 M dibawah Abu Hafs al Muwahhidun. jabatannya diganti oleh saudaranya. Abdul Mun’im memperluas wilayahnya ke daerah yang dikuasai orang Kristen. Mereka juga disebut al-Mulassimun (orang-orang bercadar). Setelah beliau wafat kekuatan Kristen mulai muncul. salahsatu dari suku Sanhaja. tetapi pada tahun itu Abdul Mun’im wafat. Pada tahun 1129 . Dalam beberapa generasi ini Muwahhidun mengalami masa kemajuan. seorang penduduk asli dari suku di Afrika Barat. Didirikan oleh Muhammad bin Tummart. Pada tahun 1162 M. mengangkat Abdul Mikmin sebagai wakilnya. Setelah diadakan penyerangan ke Maroko tengah dan selatan Muwahhiddun merupakan Dinasti Islam yang pernah berjaya di Afrika Utara selama lebih satu abad. Kesimpulan Murabithun atau Al–Murawiyah merupakan salah satu Dinasti Islam yang berkuasa di Maghrib. akhirnya orang Muahhidun dikalahkan orang Kristen dengan pasukan yang besar (Ali. Muhammad An Nasir (1198-1214 M) 6. setelah Abdul Mukmin wafat di ganti oleh saudaranya Abu Yakub Yusuf. Di bawah pimpinan Abdullah bin Yasin dan komando militer Yahya bin Umar mereka berhasil memperluas wilayah kekuasaannya sampai ke Wadi Dara. Dia seorang yang dermawan. Abu Ya’kub Yusuf (1163-1184 M) 4. Nama Al-Murabithun berkaitan dengan nama tempat tinggal mereka yang pada awalnya mereka menempati Ribat (sejenis surau). dan kerajaan Sijil Mast yang dikuasai oleh Mas’ud bin Wanuddin. Asal-usul dinasi ini dari Lemtuna. pasukan Salib yang telah dikalahkan oleh Salahuddin di Palestina kembali ke Eropa dan mulai menggalang kekuatan baru dibawah pimpinan Alfonso IX. Akan tetapi setelah kematian Ya’kub Muwahhidun memasuki masa kemunduran. Bersamaan dengan kemunduran ini. menolak segala bentuk pemahaman anthropormofisme (Tajsim) yang dianut oleh Murabithun.1995:353301) PENUTUP A. karena gerakan ini bertujuan untuk menegakkan tauhid (Keesaan Allah). dia berhasil merebut Toledo. kemudian ia menaklukkan daerah Sahara Maroko.

Pada tahun 1163 M.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN XII DINASTI MARINIYAH Dinasti Mariniyah berdiri pada tahun 592-956M. Dalam perang itu Muwahhidun kalah dan mengakibatkan meninggalnya Ibn Tumart.cabang dari Mariniyah.dan salah seorang jendral Abdul Mu’min dari AlMuwahhidun yang merebut kota-kota di Spanyol.Berasal dari Bani Marin.M.Abu zakaria Yahya yang menentang kekuasaan Khalifah al Muwahhidun.yang didirikan oleh Muhammad Ibn Tugj yang berasal dari Turki.Ketika itu secara de facto kekuasaan berpindah ke Banu Wattas.Sinan pasya.Akhirnya dinasti itu ditaklukkan oleh Turki Utsmani dibawah pimpinan perangnya.Ia mengembangkan kekuasaannya ke barat.Namun. Sumber: CyberMQ.dan yang mendirikan dinasti ini ialah Gubernur Afrika. kaum Muwahiddun menyerang ibu kota Murabithun.Setelah mereka kuat diMagrib ingin menundukkan Spanyol.Ia juga mengaku sebagai pewaris dinasti Abbasiyah yang telah hancur. Abdul Mun’im bin ‘Ali diangkat sebagai pemimpin menggantikan Ibn Tumart Sumber: CyberMQ. di bawah komando Abu Muhammad Al Basyir.Ibn Tugj menjadi gubernur Mesir sebagai hadiah dari Abbasiyah setelah dapat mempertahankan wilayah Nil itu dari serangan kaum Fatimiyah yang berpusat diAfrika Utara.sepeninggal Al-Muntasir dinasti Hafsiyahmengalami kemunduran dan kemerosotan hingga wilayah kekuasaannya tinggal Tunisia saja.dapat menolak serangan Louis IX dari Perancis dan Charles dari Anjaou.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN XIV DINASTI IKHSYIDIYAH Dinasti Ikhsyidiyah berdiri pada tahun 323-358M.Al Muntasir menjadikan dinasti itu besar.memaksa dinasti Abdul Wadiyah dari Telemsani(Tlemcen) untuk membayar pajak yang tinggi.Abdul Wahid.Anak turun Syaikh Abu Hafs banyak menduduki jabatan penting pada masa al Muwahhidun.Penyerangan Portugis terhadap wilayah Mariniyah dan dapat merebut Ceuta di Afrika Utara memperlemah kekuasaannya.Dinasti itu diambil dari nama Syaikh Abu Hafs Umar.tetapi kemudian Abul Hasan Ali kalah di Rio Salado tahun 741M.adalah suku berber Zenata yang nomad yang menggantikan kekuasaan al-Muwahhidun di Maroko dan beribu kota di Fez. Peristiwa itu terkenal dengan nama perang Buhairah. Sumber: CyberMQ.Islam yang ada diAfrika Utara itu.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN XIII DINASTI HAFSIYAH Dinasti Hafsiyah berdiri diTunisia dan Aljazair Timur pada tahun 625-982M.berkuasa di Mesir setelah Tuluniyah.ia bergelar Khalifah dan Amirul Mukminin yang diperolehnya dari Syarif Makkah.Akhirnya kekuasaan mereka pun dapat dihancurkan pula oleh Sa’di Syarif yang lagi “naik turun” dan berhasil menduduki Fez tahun 956 M.Ia diberi gelar Ikhsyid yang berarti pangeran atau penguasa menurut istilah yang biasa dipakai di Sogdia .674 M.dan menang atas pasukan Kristen di Ecija.seorang pemimpinnya turun sendiri memimpin perang.Abu yusuf.murid Ibn Tumart.maka dinasti Mariniyah tidak pernah lagi muncul didaerah subur itu.

Setelah Syirkuh meninggal 1169 M digantikan Shalahuddin (kaponakannya) sebagai pemimpin pasukan. sebaliknya Salahuddin memberlakukan madzhabmadzhab Hanafi (Lapidus.dan Fargana. setelah ia diangkat menjadi Wazir (Gubernur). Dalam mengkosolidasikan kekuatannya.com/ BAGIAN XV DINASTI AYYUBIYAH Ayyubiyah adalah sebuah Dinasti Sunni yang berkuasa di Dyar Bakir hingga tahun 1429 M. keponakannya disetting untuk melawan tentara Salib yang menduduki Dimyat. ia diakui sebagai sultan atas Mesir. Aleppo dan Mosul.dibawah panglimanya. 1996:143). Taqiyuddin. Tetapi setelah al-Adil meninggal 1171 M. yang akhirnya memudahkan penaklukan Siria. Sedang Syihabuddin. Ia berasal dari suku Kurdi Hadzbani. Kedatangan Syirkuh ke Mesir karena undangan Khalifah Fatimiyah untuk menggusir Almaric yang menduduki Kairo.blogspot. Di masa pemerintahan Shalahuddin. Kematian Nuruddin 1174 M menjadikan posisi Shalahuddin semakin kuat. 1999:545). Akhirnya pada 1175 M. Madzhab Syafi’i tetap bertahan di bawah pemerintahan Fathimiyah. Shalahuddin menyatakan loyalitasnya kepada Khalifah Abbasiyah (al-Mustadi) di Bagdad dan secara formal menandai berakhirnya rezim Fatimiyah di Kairo. Ia juga . mengabdi pada Nuruddin. ia membina kekuatan militer yang tangguh dan perekonomian yang bekerja sama dengan penguasa Muslim di kawasan lain. termasuk Damaskus. Keberhasilannya di Mesir tersebut mendorongnya untuk menjadi penguasa otonom di Mesir. seperti Turansyah.Ia mempertahankan gelar Amir alUmara. ia banyak memanfaatkan keluarganya untuk ekspansi ke wilayah lain. Yaman dan Siria oleh Khalifah Abbasiyah. Ia tetap mempertahankan lembaga–lembaga ilmiah yang didirikan oleh Dinasti Fathimiyah tetapi mengubah orientasi keagamaannya dari Syiah menjadi Sunni (Yatim.Jauhar as-Siqili.dan pada akhirnya Ikhsyidiyah menyerah kalah terhadap Fatimiyah yang telah menguat di Afrika Utara. Demikian juga adiknya Syirkuh. yang menjadi abdi dari putra Zangi bernama Nuruddin. Keberhasilannya dalam perang Salib. Keberhasilan Shalahuddin di Mesir mendorongnya menjadi penguasa otonom. wafat tahun 1193 M (Glasse. 2003:283). putra Zangi 1169 M. Dinasti ini didirikan oleh Salahuddin al Ayyubi. Saudaranya dikirim untuk menguasai Yaman 1173 M. Najmudin Ayub adalah seorang yang berasal dari suku Kurdi Hadzbani dan menjadi panglima Turki 1138 M.Serangan bertubi-tubi dari Fatimiyah sepanjang pemerintahan Ikhsyidiyah menyebabkan dinasti ini tidak lama memegang tampuk kekuasaan di Mesir. moizlili. di Mosul dan Aleppo. Pertama-tama ia masih menghormati simbol-simbol Syi’ah pada pemerintahan Al-Adil Lidinillah. dibawa pemerintahan Zangi Ibnu Aq-Songur. membuat para tentara mengakuinya sebagai pengganti dari pamannya.panglima tertinggi bagi khalifah. Syirkuh yang telah meninggal setelah menguasai Mesir tahun 1169 M. membuka jalan bagi pembentukan madzhab-madzhab hukum sunni di Mesir. Syirkuh berhasil mengusir raja Almaric beserta pasukan salibnya dari Mesir.oleh khalifah ar-Radi yang Abbasi itu. untuk menduduki Mesir Hulu (Nubia). pamannya. Penaklukan atas Mesir oleh Salahuddin pada 1171 M. putra Najawddin Ayyub.

Turqi dan Afrika. Perjuangan Setelah Salahuddin Perjuangan Shalahuddin dalam merealisasikan tujuan-tujuan utamanya yaitu mengeluarkan kaum Salib dari Baitul Maqdis dan mengembalikan pada persatuan umat Islam. Kurdi. Salahuddin memindahkan pusat pemerintahan ke Damascus. Karena itu pengendalian dari pusat tetap berada di bawah kekuasaan Al-‘Adl dan Al-kamil. Sebelum meninggal. lautan Hindia dan menyempurnakan sistem perpajakan. sampai Al-Kamil meninggal. Mempersatukan tentara Turki. Setelah perang berakhir. dan keponakannya al-Kamil. dan Arab di jalan yang sama. Ini secara otomatis mengakhiri pemerintahan Ayubiyah keseluruhan. setelah 25 tahun memerintah. kepada keturunanketurunannya dan saudaranya yang memerintah diberbagai kota. yang pemimpinya raja Prencis St. Pasukannya juga diperkuat oleh pasukan barbar. Langkah-Langkah Yang Dilakukan Salahuddin a. meskipun hanya untuk sementara. Di bawah kedua sultan ini. tetapi kemudian pasukan budak (Mamluk) dari Turki merebut kekuasaan di Mesir. Atas dasar inilah. sampai akhirnya raja inggris Richard membuat perjanjian genjatan senjata yang dimanfaatkannya untuk menguasai kota Acre. dan orangorang Frank tersingkirkan. Usaha besar-besaran telah dilakukan pasukan Salib dari Inggris. Dari Mesir. Disamping digalakkan perdagangan dengan kota-kota dilaut tengah. namun tidak berhasil mengubah kedudukan Salahuddin. Sampai ia meninggal (1193 M). 2. Namun pada masa pemerintahan al-Kamil Dinasti Ayubiyah bertempat di Diyarbakr dan al-Jazirah. ia membagikan kekaisaran Ayyubiyah kepada para anggota keluarga. Hiduplah kembali perdagangan dengan kekuatan KRISTEN Mediterrania. kebijaksanaan aktivis Shalahuddin memberikan tempat sebagai hubungan detente dan damai dengan orangorang Frank. Inipun tetap tak merubah kedudukan Shalahuddin. . 1. Ia meninggal dan dimakamkan di Damaskus pada tahun 1193 M. Melancarkan jihad terhadap tentara-tentara Salib di Palestina b. mereka berhasil menyatukan para penguasa Ayubi lokal dengan memusatkan pemerintahan mereka di Mesir. kemudian Alippo tahun 1185. dan menguasai Jerusalem tahun 1187 M. dan Jerman antara tahun 1189 – 1192 M. Shalahuddin juga dapat menyatukan Syiria dan Mesopotamia menjadi sebuah kesatuan negara Muslim. Shalahuddin mewariskan pemerintahan yang stabil dan kokoh. telah menghabiskan kekuatannya dan mengganggu kesehatannya. Louis ditangkap. kemudian al-Kamil mengembalikan Jerusalem kepada kaisar Frederick II yang membawa damai dan keberuntungan ekonomi besar bagi Mesir dan Siria. mendapat tekanan dari Dinasti Seljuk Rum dan Dinasti Khiwarazim Syah.mambangun tembok kota sebagai benteng pertahanan di Kairo dan bukit Muqattam. ia melancarkan gerakan ofensif guna merebut al-Quds (Jerusalem) dari tangan tentara Salib yang dipimpin oleh Guy de Lusignan di Hittin. Yang paling menonjol ialah al-Malik al-Adil (saudaranya). dan merebut Mosul pada 1186. Setelah kukuh kekuasaannya Shalahuddin melancarkan gerakan ofensif guna mengambil alih al-Quds (Jerussalem) dari tangan tentara tanpa banyak kesulitan. Perancis. Ini berarti Jerussalem sekali lagi menjadi Muslim setelah delapan puluh tahun. Setelah al-Kamil meninggal (1238 M) Dinasti Ayubiyah terkoyak oleh pertentanganpertentangan intern. Pada pemerintahan Ash-Shalih serangan Salib 6 dapat diatasi. Pada tahun 1174 ia merebut Damascus.

Sedangkan dalam bidang arsitek dapat dilihat pada monumen Bangsa Arab. Dengan demikian berakhirlah riwayat Ayyubiyah oleh Dinasti Mamluk. dan pada periode damai inilah membawa keuntungan ekonomi yang besar bagi Mesir dan Syiria. Ayyubiyah tidak mengalami perpecahan. dan kerajaan Mosul sesuai dengan gagasan Saljuk bahwa negara merupakan warisan keluarga raja. Louis ditangkap. Keruntuhan ini terjadi di dua tempat. Di bidang kedokteran ini telah didirikan sebuah rumah sakit bagi orang yang cacat pikiran. Kemajuan-kemajuan itu mencakup berbagai bidang. bangunan masjid di Beirut yang mirip gereja. termasuk hidupnya kembali perdagangan dengan kekuatan-kekuatan KRISTEN Mediterania (Bosworth. c. Ayyubiyah secara khusus enggan melanjutkan pertempuran melawan sisa-sisa kekuatan pasukan Salib. karya-karya orang Arab tentang astronomi dan geometri. Ayyubiyah melanjutkan pemerintahan Mesir dan pemerintahan Syiria (sampai tahun 1260 M). Raja Perancis St. 4. Namun pada tahun 1250 M keluarga Ayyubiyah diruntuhkan oleh sebuah pemberontakan oleh salah satu resimen budak (Mamluk)nya. Kemajuan-Kemajuan Yang dan Peninggalan Dinasti Ayyubiyah Sebagaimana Dinasti-Dinasti sebelumnya. Mereka lebih memprioritaskan untuk mempertahankan Mesir karena kesatuan mulai melemah. Bidang Industri .Setelah kematian Shalahuddin. Mereka menata pemerintahan dengan system birokrasi masa lampau yang telah berkembang di negara-negara Mesir dan Syiria melalui distribusi iqta’ kepada pejabat-pejabat militer yang berpengaruh. Dinasti Ayyubiyah pun mencapai kemajuan yang gemilang dan mempunyai beberapa peninggalan bersejarah. Bidang Filsafat dan Keilmuan Bukti konkritnya adalah Adelasd of Bath yang telah diterjemahkan. Meskipun demikian. serta istana-istana yang dibangun menyerupai gereja. Keluarga Ayyubiyah membagi imperiumnya menjadi sejumlah kerajaan kecil Mesir. Bidang Arsitektur dan Pendidikan Penguasa Ayyubiyah telah berhasil menjadikan Damaskus sebagai kota pendidikan. diantaranya adalah : a. Ini adalah puncak kebijaksanaan baru. 1996:552). di wilayah Barat Ayyubiyah berakhir oleh serangan Mamluk. 3. dan pimpinannya. Serangan Salib keenam dapat diatasi. Kemunduran Dinasti Ayyubiyah Sepeninggal Al-Kamil tahu 1238 M. yang membunuh penguasa terakhir Ayyubiyah. Ini ditandai dengan dibangunnya Madrasah al–Shauhiyyah tahun 1239 M sebagai pusat pengajaran empat madzhab hukum dalam sebuah lembaga Madrasah. dan mengangkat salah seorang pejabat Aybeng menjadi sultan baru. sedangkan di Syiria dihancurkan oleh pasukan Mongol (Glasse. penerjemahan bidang kedokteran. Damaskus. 1993:87) . Pada tahun 1229 M Ayyubiyah menegosiasikan sebuah perjanjian dengan Fedrick II. Dibangunnya Dar al Hadist al-Kamillah juga dibangun (1222 M) untuk mengajarkan pokok-pokok hukum yang secara umum terdapat diberbagai madzhab hukum sunni. b. Dinasti yang mampu mempertahankan pusat kekuasaan dari serangan bangsa Mongol. karena dengan loyalitas kekeluargaan Mesir diintegrasikan berbagai imperium. Dinasti Ayyubiyah terkoyak oleh pertentanganpertentangan intern. Alleppo.

pedang. sejak saat itu Dunia ekonomi dan perdagangan sudah menggunakan sistem kredit. ia juga memiliki burung elang sebagai kepala burung-burung dalam peperangan. dan sebagainya. bank. termasuk Letter of Credit (LC). Bidang Militer Selain memiliki alat-alat perang seperti kuda. misalnya dengan adanya irigasi. keuntungan dibidang industri. Disamping itu.Kemajuan di bidang ini dibuktikan dengan dibuatnya kincir oleh seorang Syiria yang lebih canggih dibanding buatan orang Barat. e.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia . Di Eropa terdapat perdagangan agriculture dan industri. perdagangan. pabrik kain dan pabrik gelas. d. dan intelektual. Sumber: CyberMQ. Bidang Perdagangan Bidang ini membawa pengaruh bagi Eropa dan negara–negara yang dikuasai Ayyubiyah. bahkan ketika itu sudah ada uang yang terbuat dari emas. Hal ini menimbulkan perdagangan internasional melalui jalur laut. Terdapat pabrik karpet. adanya perang Salib telah membawa dampak positif. panah.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->