sejarah singkat para ahli hadist

Sejarah Singkat Imam Malik Dalam sebuah kunjungan ke kota Madinah, Khalifah Bani Abbasiyyah, Harun Al Rasyid (penguasa saat itu), tertarik mengikuti ceramah al muwatta’ (himpunan hadits) yang diadakan Imam Malik. Untuk hal ini, khalifah mengutus orang memanggil Imam. Namun Imam Malik memberikan nasihat kepada Khalifah Harun, ”Rasyid, leluhur Anda selalu melindungi pelajaran hadits. Mereka amat menghormatinya. Bila sebagai khalifah Anda tidak menghormatinya, tak seorang pun akan menaruh hormat lagi. Manusia yang mencari ilmu, sementara ilmu tidak akan mencari manusia.” Sedianya, khalifah ingin agar para jamaah meninggalkan ruangan tempat ceramah itu diadakan. Namun, permintaan itu tak dikabulkan Imam Malik. ”Saya tidak dapat mengorbankan kepentingan umum hanya untuk kepentingan seorang pribadi.” Sang khalifah pun akhirnya mengikuti ceramah bersama dua putranya dan duduk berdampingan dengan rakyat kecil. Imam Malik yang bernama lengkap Abu Abdullah Malik bin Anas bin Malik bin Abi Amir bin Amr bin Haris bin Gaiman bin Kutail bin Amr bin Haris al Asbahi, lahir di Madinah pada tahun 712 M dan wafat tahun 796 M. Berasal dari keluarga Arab terhormat, berstatus sosial tinggi, baik sebelum maupun sesudah datangnya Islam. Tanah asal leluhurnya adalah Yaman, namun setelah nenek moyangnya menganut Islam, mereka pindah ke Madinah. Kakeknya, Abu Amir, adalah anggota keluarga pertama yang memeluk agama Islam pada tahun 2 H. Saat itu, Madinah adalah kota ilmu yang sangat terkenal. Kakek dan ayahnya termasuk kelompok ulama hadits terpandang di Madinah. Karenanya, sejak kecil Imam Malik tak berniat meninggalkan Madinah untuk mencari ilmu. Ia merasa Madinah adalah kota dengan sumber ilmu yang berlimpah lewat kehadiran ulama-ulama besarnya. Kendati demikian, dalam mencari ilmu Imam Malik rela mengorbankan apa saja. Menurut satu riwayat, sang imam sampai harus menjual tiang rumahnya hanya untuk membayar biaya pendidikannya. Menurutnya, tak layak seorang yang mencapai derajat intelektual tertinggi sebelum berhasil mengatasi kemiskinan. Kemiskinan, katanya, adalah ujian hakiki seorang manusia. Karena keluarganya ulama ahli hadits, maka Imam Malik pun menekuni pelajaran hadits kepada ayah dan paman-pamannya. Kendati demikian, ia pernah berguru pada ulamaulama terkenal seperti Nafi’ bin Abi Nuaim, Ibnu Syihab az Zuhri, Abul Zinad, Hasyim bin Urwa, Yahya bin Said al Anshari, dan Muhammad bin Munkadir. Gurunya yang lain adalah Abdurrahman bin Hurmuz, tabi’in ahli hadits, fikih, fatwa dan ilmu berdebat; juga Imam Jafar Shadiq dan Rabi Rayi.

Dalam usia muda, Imam Malik telah menguasai banyak ilmu. Kecintaannya kepada ilmu menjadikan hampir seluruh hidupnya diabdikan dalam dunia pendidikan. Tidak kurang empat khalifah, mulai dari Al Mansur, Al Mahdi, Hadi Harun, dan Al Ma’mun, pernah jadi murid Imam Malik. Ulama besar, Imam Abu Hanifah dan Imam Syafi’i pun pernah menimba ilmu dari Imam Malik. Belum lagi ilmuwan dan para ahli lainnya. Menurut sebuah riwayat disebutkan murid terkenal Imam Malik mencapai 1.300 orang. Ciri pengajaran Imam Malik adalah disiplin, ketentraman, dan rasa hormat murid kepada gurunya. Prinsip ini dijunjung tinggi olehnya sehingga tak segan-segan ia menegur keras murid-muridnya yang melanggar prinsip tersebut. Pernah suatu kali Khalifah Mansur membahas sebuah hadits dengan nada agak keras. Sang imam marah dan berkata, ”Jangan melengking bila sedang membahas hadits Nabi.” Ketegasan sikap Imam Malik bukan sekali saja. Berulangkali, manakala dihadapkan pada keinginan penguasa yang tak sejalan dengan aqidah Islamiyah, Imam Malik menentang tanpa takut risiko yang dihadapinya. Salah satunya dengan Ja’far, gubernur Madinah. Suatu ketika, gubernur yang masih keponakan Khalifah Abbasiyah, Al Mansur, meminta seluruh penduduk Madinah melakukan bai’at (janji setia) kepada khalifah. Namun, Imam Malik yang saat itu baru berusia 25 tahun merasa tak mungkin penduduk Madinah melakukan bai’at kepada khalifah yang mereka tak sukai. Ia pun mengingatkan gubernur tentang tak berlakunya bai’at tanpa keikhlasan seperti tidak sahnya perceraian paksa. Ja’far meminta Imam Malik tak menyebarluaskan pandangannya tersebut, tapi ditolaknya. Gubernur Ja’far merasa terhina sekali. Ia pun memerintahkan pengawalnya menghukum dera Imam Malik sebanyak 70 kali. Dalam kondisi berlumuran darah, sang imam diarak keliling Madinah dengan untanya. Dengan hal itu, Ja’far seakan mengingatkan orang banyak, ulama yang mereka hormati tak dapat menghalangi kehendak sang penguasa. Namun, ternyata Khalifah Mansur tidak berkenan dengan kelakuan keponakannya itu. Mendengar kabar penyiksaan itu, khalifah segera mengirim utusan untuk menghukum keponakannya dan memerintahkan untuk meminta maaf kepada sang imam. Untuk menebus kesalahan itu, khalifah meminta Imam Malik bermukim di ibukota Baghdad dan menjadi salah seorang penasihatnya. Khalifah mengirimkan uang 3.000 dinar untuk keperluan perjalanan sang imam. Namun, undangan itu pun ditolaknya. Imam Malik lebih suka tidak meninggalkan kota Madinah. Hingga akhir hayatnya, ia tak pernah pergi keluar Madinah kecuali untuk berhaji. Pengendalian diri dan kesabaran Imam Malik membuat ia ternama di seantero dunia Islam. Pernah semua orang panik lari ketika segerombolan Kharijis bersenjatakan pedang memasuki masjid Kuffah. Tetapi, Imam Malik yang sedang shalat tanpa cemas tidak beranjak dari tempatnya. Mencium tangan khalifah apabila menghadap di baliurang sudah menjadi adat kebiasaan, namun Imam Malik tidak pernah tunduk pada penghinaan seperti itu. Sebaliknya, ia sangat hormat pada para cendekiawan, sehingga pernah ia menawarkan tempat duduknya sendiri kepada Imam Abu Hanifah yang mengunjunginya.

Dari Al Muwatta’ Hingga Madzhab Maliki Al Muwatta’ adalah kitab fikih berdasarkan himpunan hadits-hadits pilihan. Santri mana yang tak kenal kitab yang satu ini. Ia menjadi rujukan penting, khususnya di kalangan pesantren dan ulama kontemporer. Karya terbesar Imam Malik ini dinilai memiliki banyak keistimewaan. Ia disusun berdasarkan klasifikasi fikih dengan memperinci kaidah fikih yang diambil dari hadits dan fatwa sahabat. Menurut beberapa riwayat, sesungguhnya Al Muwatta’ tak akan lahir bila Imam Malik tidak ‘dipaksa’ Khalifah Mansur. Setelah penolakan untuk ke Baghdad, Khalifah Al Mansur meminta Imam Malik mengumpulkan hadits dan membukukannya. Awalnya, Imam Malik enggan melakukan itu. Namun, karena dipandang tak ada salahnya melakukan hal tersebut, akhirnya lahirlah Al Muwatta’. Ditulis di masa Al Mansur (754775 M) dan baru selesai di masa Al Mahdi (775-785 M). Dunia Islam mengakui Al Muwatta’ sebagai karya pilihan yang tak ada duanya. Menurut Syah Walilullah, kitab ini merupakan himpunan hadits paling shahih dan terpilih. Imam Malik memang menekankan betul terujinya para perawi. Semula, kitab ini memuat 10 ribu hadits. Namun, lewat penelitian ulang, Imam Malik hanya memasukkan 1.720 hadits. Kitab ini telah diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa dengan 16 edisi yang berlainan. Selain Al Muwatta’, Imam Malik juga menyusun kitab Al Mudawwanah al Kubra, yang berisi fatwa-fatwa dan jawaban Imam Malik atas berbagai persoalan. Imam Malik tak hanya meninggalkan warisan buku. Ia juga mewariskan mazhab fikih di kalangan Islam Sunni, yang disebut sebagai Mazhab Maliki. Selain fatwa-fatwa Imam Malik dan Al Muwatta’, kitab-kitab seperti Al Mudawwanah al Kubra, Bidayatul Mujtahid wa Nihaayatul Muqtashid (karya Ibnu Rusyd), Matan ar Risalah fi al Fiqh al Maliki (karya Abu Muhammad Abdullah bin Zaid), Asl al Madarik Syarh Irsyad al Masalik fi Fiqh al Imam Malik (karya Shihabuddin al Baghdadi), dan Bulgah as Salik li Aqrab al Masalik (karya Syeikh Ahmad as Sawi), menjadi rujukan utama mazhab Maliki. Di samping sangat konsisten memegang teguh hadits, mazhab ini juga dikenal amat mengedepankan aspek kemaslahatan dalam menetapkan hukum. Secara berurutan, sumber hukum yang dikembangkan dalam Mazhab Maliki adalah Al-Qur’an, Sunnah Rasulullah SAW, amalan sahabat, tradisi masyarakat Madinah (amal ahli al Madinah), qiyas (analogi), dan al maslahah al mursalah (kemaslahatan yang tidak didukung atau dilarang oleh dalil tertentu). Mazhab Maliki pernah menjadi mazhab resmi di Mekah, Madinah, Irak, Mesir, Aljazair, Tunisia, Andalusia (kini Spanyol), Marokko, dan Sudan. Kecuali di tiga negara yang disebut terakhir, jumlah pengikut mazhab Maliki kini menyusut. Mayoritas penduduk Mekah dan Madinah saat ini mengikuti Mazhab Hanbali. Di Iran dan Mesir, jumlah pengikut Mazhab Maliki juga tidak banyak. Hanya Marokko saat ini satu-satunya negara yang secara resmi menganut Mazhab Maliki. Sejarah Singkat Imam Hanafi Imam Abu Hanifah An-Nu’man bin Tsabit al-Kufiy merupakan orang yang faqih di

negeri Irak, salah satu imam dari kaum muslimin, pemimpin orang-orang alim, salah seorang yang mulia dari kalangan ulama dan salah satu imam dari empat imam yang memiliki madzhab. Di kalangan umat Islam, beliau lebih dikenal dengan nama Imam Hanafi. Nasab dan Kelahirannya bin Tsabit bin Zuthi (ada yang mengatakan Zutha) At-Taimi AlKufi Beliau adalah Abu Hanifah An-Nu’man Taimillah bin Tsa’labah. Beliau berasal dari keturunan bangsa persi. Beliau dilahirkan pada tahun 80 H pada masa shigharus shahabah dan para ulama berselisih pendapat tentang tempat kelahiran Abu Hanifah, menurut penuturan anaknya Hamad bin Abu Hadifah bahwa Zuthi berasal dari kota Kabul dan dia terlahir dalam keadaan Islam. Adapula yang mengatakan dari Anbar, yang lainnya mengatakan dari Turmudz dan yang lainnya lagi mengatakan dari Babilonia. Perkembangannya Ismail bin Hamad bin Abu Hanifah cucunya menuturkan bahwa dahulu Tsabit ayah Abu Hanifah pergi mengunjungi Ali Bin Abi Thalib, lantas Ali mendoakan keberkahan kepadanya pada dirinya dan keluarganya, sedangkan dia pada waktu itu masih kecil, dan kami berharap Allah subhanahu wa ta’ala mengabulkan doa Ali tersebut untuk kami. Dan Abu Hanifah At-Taimi biasa ikut rombongan pedagang minyak dan kain sutera, bahkan dia punya toko untuk berdagang kain yang berada di rumah Amr bin Harits. Abu Hanifah itu tinggi badannya sedang, memiliki postur tubuh yang bagus, jelas dalam berbicara, suaranya bagus dan enak didengar, bagus wajahnya, bagus pakaiannya dan selalu memakai minyak wangi, bagus dalam bermajelis, sangat kasih sayang, bagus dalam pergaulan bersama rekan-rekannya, disegani dan tidak membicarakan hal-hal yang tidak berguna. Beliau disibukkan dengan mencari atsar/hadits dan juga melakukan rihlah untuk mencari hal itu. Dan beliau ahli dalam bidang fiqih, mempunyai kecermatan dalam berpendapat, dan dalam permasalahan-permasalahan yang samar/sulit maka kepada beliau akhir penyelesaiannya. Beliau sempat bertemu dengan Anas bin Malik tatkala datang ke Kufah dan belajar kepadanya, beliau juga belajar dan meriwayat dari ulama lain seperti Atha’ bin Abi Rabbah yang merupakan syaikh besarnya, Asy-Sya’bi, Adi bin Tsabit, Abdurrahman bin Hurmuj al-A’raj, Amru bin Dinar, Thalhah bin Nafi’, Nafi’ Maula Ibnu Umar, Qotadah bin Di’amah, Qois bin Muslim, Abdullah bin Dinar, Hamad bin Abi Sulaiman guru fiqihnya, Abu Ja’far Al-Baqir, Ibnu Syihab Az-Zuhri, Muhammad bin Munkandar, dan masih banyak lagi. Dan ada yang meriwayatkan bahwa beliau sempat bertemu dengan 7 sahabat. Beliau pernah bercerita, tatkala pergi ke kota Bashrah, saya optimis kalau ada orang yang bertanya kepadaku tentang sesuatu apapun saya akan menjawabnya, maka tatkala diantara mereka ada yang bertanya kepadaku tentang suatu masalah lantas saya tidak mempunyai jawabannya, maka aku memutuskan untuk tidak berpisah dengan Hamad sampai dia meninggal, maka saya bersamanya selama 10 tahun. Pada masa pemerintahan Marwan salah seorang raja dari Bani Umayyah di Kufah, beliau didatangi Hubairoh salah satu anak buah raja Marwan meminta Abu Hanifah agar menjadi Qodhi (hakim) di Kufah akan tetapi beliau menolak permintaan tersebut, maka beliau dihukum cambuk sebanyak 110 kali (setiap harinya dicambuk 10 kali), tatkala dia

Hafsh binn Abdurrahman al-Qadhi. dia adalah orang yang paling berakal. Abdullah ibnul Mubarok. Sufyan berpendapat dan Abu Hanifah berpendapat maka yang paling bagus pendapatnya adalah Abu Hanifah … dan dia orang yang paling faqih dari ketiganya”. 6. Dan beliau juga berkata. aku bertanya siapakah orang yang paling wara’ di kota Kufah? Maka mereka penduduk Kufah menjawab Abu Hanifah”. orang yang jujur. Al-Harits bin Nahban. “Kami tidak mendustakan Allah swt. sabar dalam belajar dan mengajarkan ilmu. sedikit bicara. Sulaiman bin Amr An-Nakhai.” Beliau juga berkata. Abu Syihab Al-Hanath Assamaqondi. terkenal dengan wara’-nya. “Abu Hanifah adalah seorang yang faqih. tidak tertuduh dengan berdusta. Imam Syafii berkata. Yahya bin Sa’id al-Qothan berkata. Yazid bin Harun. orang yang paling jauh dari perbuatan ghibah adalah Abu Hanifah. diantaranya: 1. Fudhail bin Iyadh berkata. Hamad bin Abu Hanifah. “Apabila atsar telah diketahui. Ishaq al-Azroq. ‘Wahai Abu Abdillah. Adapun orang-orang yang belajar kepadanya dan meriwayatkan darinya diantaranya adalah sebagaimana yang disebutkan oleh Syaikh Abul Hajaj di dalam Tahdzibnya berdasarkan abjad diantaranya Ibrahin bin Thahman seorang alim dari Khurasan. Ali bin Ashim. “Abu Hanifah adalah orang yang tsiqoh. Dan beliau juga pernah berkata. Dan dia juga berkata. Ali bin Zhibyan al-Qodhi. menunjukkan kebenaran dengan cara yang baik. 3. tidaklah kami . “Aku datang ke kota Kufah. 4. Isa bin Yunus. Su’aib bin Ishaq. Abu Nu’aim. Muhammad bin Bisyr. Muhammad bin Abdullah al-Anshari. “Aku berkata kepada Sufyan Ats-Tsauri. “Kalaulah Allah subhanahu wa ta’ala tidak menolong saya melalui Abu Hanifah dan Sufyan Ats-Tsauri maka saya hanya akan seperti orang biasa”. Qois bin Rabi’ juga mengatakan hal serupa dengan perkataan Fudhail bin Iyadh. Hamzah temannya penjual minyak wangi. 2. Muhammad bin Qoshim al-Asadi. Beliau juga berkata. “Abu hanifah laa ba’sa bih. Abdullah bin Zubair al-Qurasy. termasuk salah seorang hartawan. dan lain-lain. Waki’ bin Al-Jarah. Abyadh bin Al-Aghar bin Ash-Shabah. Asar bin Amru Al-Bajali. Nu’man bin Abdus Salam al-Asbahani. Abdul Aziz bin Khalid at-Turmudzi.mengetahui keteguhan Abu Hanifah maka dia melepaskannya. tidak selayaknya bagi seseorang berbicara tentang hadits kecuali apa-apa yang dia hafal sebagaimana dia mendengarnya”. dia tidak berdusta. Yahya bin Ma’in berkata. Muhammad bin Hasan Assaibani. Al-Fadhl bin Musa. Penilaian para ulama terhadap Abu Hanifah Berikut ini beberapa penilaian para ulama tentang Abu Hanifah. menghindari dari harta penguasa”. Al-Qodhi Abu Yusuf. kemudian imam Malik berpendapat. “Abu Hanifah adalah orang yang tsiqoh di dalam hadits”. Abdul karim bin Muhammad al-Jurjani. dan masih membutuhkan pendapat. Ismail bin Yahya Al-Sirafi. Dawud Ath-Thai. dia tidak menghilangkan kebaikannya dengan perbuatan ghibah’. Al-Qodhi Abu Yusuf berkata. dia tidak membicarakan hadits kecuali yang dia hafal dan tidak membicarakan apa-apa yang tidak hafal”. Al-Hasan bin Ziyad.”. “Abu Hanifah adalah orang yang paling faqih”. Beliau juga berkata. Dan dalam waktu yang lain beliau berkata. Abdullah ibnul Mubarok berkata. “Barangsiapa ingin mutabahir (memiliki ilmu seluas lautan) dalam masalah fiqih hendaklah dia belajar kepada Abu Hanifah” 5. Yahya bin Ayub Al-Mishri. saya tidak pernah mendengar beliau berbuat ghibah meskipun kepada musuhnya’ kemudian beliau menimpali ‘Demi Allah. “Abu Hanifah berkata. “Saya tidak melihat seseorang yang lebih tahu tentang tafsir hadits dan tempat-tempat pengambilan fiqih hadits dari Abu Hanifah”.

dan tidaklah mencelanya melainkan dia itu orang yang jahil tentangnya”.” 5. ada yang jelas dan yang samar. Dan yang dimaksudkan dengan “tidak bertambah dan berkurang” adalah jumlah dan ukurannya itu tidak bertingkat-tingkat. Yaitu penyataan bahwa iman itu keyakinan yang ada dalam hati dan diucapkan dengan lisan. kalau Dia menghendaki maka akan mengadzabnya dan kalau tidak maka akan mengampuninya. Sebagian ahlul ilmi memberikan tuduhan bahwa Abu Hanifah adalah murji’ah dalam memahi masalah iman. Hafsh bin Ghiyats berkata. “Abu Hanifah Nu’man bin Tsabit shahibur ro’yi mudhtharib dalam hadits. juga mendapatkan penilaian negatif dan celaan yang ditujukan kepada beliau. bahklan -insya Allah. 9. Beberapa penilaian negatif yang ditujukan kepada Abu Hanifah Abu Hanifah selain dia mendapatkan penilaian yang baik dan pujian dari beberapa ulama. Abdullah ibnul Mubarok berkata. tidak banyak hadits shahihnya”. diantaranya : 1. 4. Sebagian ahlul ilmi yang lainnya memberikan tuduhan kepada Abu Hanifah. dan kami juga tidak mengatakan pelaku dosa besar itu masuk neraka dan kekal di neraka meskipun dia itu orang yang fasiq. Imam Muslim bin Hajaj berkata.akan menerimanya. Sufyan bin Uyainah berkata. dan yang semisalnya … Dan dinukil pula oleh para sahabatnya. “Tidaklah orang itu mensela Abu Hanifah melainkan dia itu orang yang pendengki atau orang yang jahil”. Abdul Karim bin Muhammad bin Syu’aib An-Nasai berkata. dan sungguh banyak mengambil pendapatnya”. Dan telah dinukil dari Abu Hanifah bahwasanya amal-amal itu tidak termasuk dari hakekat imam. Padahahal telah dinukil dari beliau bahwa Al-Qur’an itu adalah kalamullah dan . “Kami tidak mengatakan bahwa orang yang beriman itu tidak membahayakan dosadosanya terhadap keimanannya. “Abu Hanifah orang yang miskin di dalam hadits”. “Abu Hanifah Nu’man bin Tsabit tidak kuat hafalan haditsnya”. bahwa beliau berpendapat Al-Qur’an itu makhluq. ‘Orang yang terjerumus dalam dosa besar maka urusannya diserahkan kepada Allah’. 2. akan tetapi dia termasuk dari sya’air iman. tidak membatalakannya dengan kekufuran dan murtad sampai dia meninggal maka Allah tidak akan menyia-nyiakan amalannya.mendengar pendapat yang lebih baik dari pendapat Abu Hanifah. seperti ada yang kuat dan ada yang lemah. 3. … akan tetapi kami mengatakan bahwa barangsiapa beramal kebaikan dengan memenuhi syarat-syaratnya dan tidak melakukan hal-hal yang merusaknya. dan yang berpendapat seperti ini adalah Jumhur Asy’ariyyah. dak hal ini tidak menafikan adanya iman itu bertingkat-tingkat dari segi kaifiyyah. “Semoga Allah merahmati Abu Hanifah karena dia adalah termasuk orang yang menjaga shalatnya (banyak melakukan shalat)”. Abu Manshur Al-Maturidi … dan menyelisihi pendapat ini adalah Ahlu Hadits … dan telah dinukil pula dari Abu Hanifah bahwa iman itu adalah pembenaran di dalam hati dan penetapan dengan lesan tidak bertambah dan tidak berkurang. dan mengeluarkan amal dari hakikat iman. Al-Khuroibi berkata. sebagaimana yang termaktub dalam kitab “Fiqhul Akbar” karya Abu Hanifah. 8. dan orang yang berbuat kemaksiatan selain syirik dan kekufuran meskipun dia belum bertaubat sampai dia meninggal dalam keadaan beriman. maka di berasa dibawah kehendak Allah. mereka menyebutkan bahwa Abu Hanifah berkata. “Pendapat Abu Hanifah di dalam masalah fiqih lebih mendalam dari pada syair. 7.

dan penisbatan pendapat Al-Qur’an itu dalah makhluq kepada Abu Hanifah merupakan kedustaan”. dan sungguh telah diriwayatkan dari Abu Hanifah oleh para sahabatnya pendapat-pendapat yang jitu dan dengan ibarat yang berbeda-beda. “maka terkadang diantara para imam ada yang menyelisihi sunnah yang belum atau tidak sampai kepada mereka.pengucapan kita dengan Al-Qur’an adalah makhluq. Dan kalian akan mengetahui riwayat-riwayat yang banyak tentang cacian yang ditujukan kepada Abiu Hanifah -dalam Tarikh Baghdad.coba lihatlah ke kitab beliau Fiqhul Akbar dan Aqidah Thahawiyah …. maka ketahuilah! Apakah perkataan mereka . “Ini merupakan kesempurnaan ilmu dan ketaqwaan para imam. Hal ini sebagaimana yang dijelaskan oleh imam Syafii. Tidak halal bagi seseorang untuk mengambil/memakai pendapat kami selama dia tidak mengetahui dari dalil mana kami mengambil pendapat tersebut. Dan para imam telah memberi isyarat bahwa mereka tidak mampu untuk menguasai. besok aku berpendapat dengan suatu pendapat dan aku tinggalkan pendapat tersebut hari berikutnya. maka hal seperti itu sungguh dia menolak banyak pengkhabaran tentang Abu Hanifah dari orang-orang yang adil” Beberapa nasehat Imam Abu Hanifah Beliau adalah termasuk imam yang pertama-tama berpendapat wajibnya mengikuti Sunnah dan meninggalkan pendapat-pendapatnya yang menyelisihi sunnah. maka sesungguhnya aku berpendapat pada hari ini denga suatu pendapat dan aku tinggalkan pendapat itu besok. “Banyak dari Ahlul Hadits – yakni yang menukil tentang Abu Hanifah dari al-Khatib (Tarikh baghdad) – melampaui batas dalam mencela Abu Hanifah. yaitu wajibnya mengambil hadits dan meninggalkan taqlid terhadap pendapat para imam yang menyelisihi hadits. janganlah engakau catat semua apa-apa yang kamu dengar dariku. hal ini bisa dibaca dalam kitab Tarikh Baghdad juz 13 dan juga kitab alJarh wa at-Ta’dil Juz 8 hal 450. yang semuanya itu menunjukkan pada sesuatu yang satu.dan sungguh kami telah meneliti semua riwayat-riwayat tersebut. Syaikh Al-Albani berkata. dan kami ruju’ (membatalkan) pendapat tersebut pada pagi harinya. maka mereka memerintahkan kepada kita untuk berpegang teguh dengan sunnah dan menjadikan sunah tersebut termasuk madzhab mereka semuanya”. dalam riwayat lain. dia berfatwa dengan pendapatku. ternyata riwayat-riwayat tersebut lemah dalam sanadnya dan mudhtharib dalam maknanya. Jami’ul Masanid karya al-Khawaruzumi dan Tadzkiratul Hufazh karya Imam AdzDzahabi. Dan dalam riawyat lain. Dan ini merupakan pendapat ahlul haq …. Ibnu Abdil Barr berkata. “Maka apabila demikian perkataan para imam terhadap orang yang tidak mengetahui dalil mereka. Diantara nasehat-nasehat beliau adalah: a. b. haram bagi orang yang tidak mengetahui dalilku. kami berpendapat pada hari ini. Dan dalam riwayat lain. Dan apabila kalian menghendaki untuk mengetahui kedudukan riwayat-riwayat yang berkenaan dengan celaan terhadap Abu Hanifah maka bacalah kitab al-Intiqo’ karya Al-Hafizh Ibnu Abdil Barr. Celaka engkau wahai Ya’qub (Abu Yusuf). Dan di sana masih banyak lagi bentuk-bentuk penilaian negatif dan celaan yang diberikan kepada beliau. aib untuk ber-ashabiyyah madzhabiyyah. alim yang cerdas mereka bersikap inshaf (pertengahan ) secara haqiqi. Apabila telah shahih sebuah hadits maka hadits tersebut menjadi madzhabku Berkata Syaikh Nashirudin Al-Albani. meliput sunnah/hadits secara keseluruhan”. sesungguhnya kami adalah manusia biasa. Tidak diragukan lagi bahwa merupakan cela. … dan betapa banyak dari para imam yang agung.

Dia seorang yang tidak berpunya. Idris. Nasab beliau bertemu dengan nasab Rasulullah pada diri ‘Abdu Manaf bin Qushay. Maka banyak terjadi qiyas pada madzhabnya secara darurat kalaudibanding dengan para ulama lainnya. yaitu Hasyim bin al-Muththalib. kemudian dia berfatwa dengan pendapat yang menyelisishi dalil tersebut? maka camkanlah kalimat ini! Dan perkataan ini saja cukup untuk memusnahkan taqlid buta. Bapak beliau. Wafatnya Pada zaman kerajaan Bani Abbasiyah tepatnya pada masa pemerintahan Abu Ja’far AlManshur yaitu raja yang ke-2. berbeda dengan para imam yang lainnya. Dan beliau wafat pada bulan Rajab pada tahun 150 H dengan usia 70 tahun. berasal dari daerah Tibalah (Sebuah daerah di wilayah Tihamah di jalan menuju ke Yaman). bahwa seandainya dia hidup sampai dengan dituliskannya ilmu Syariat. Nasab beliau secara lengkap adalah Muhammad bin Idris bin al-‘Abbas bin ‘Utsman bin Syafi‘ bin as-Saib bin ‘Ubayd bin ‘Abdu Zayd bin Hasyim bin al-Muththalib bin ‘Abdu Manaf bin Qushay. setelah para penghafal hadits mengumpulkan hadits-haditsnya dari seluruh pelosok penjuru dunia maka Abu Hanifah akan mengambil hadits-hadits tersebut dan meninggalkan semua pendapatnya dengan cara qiyas. Berkata Asy-sya’roni dalam kitabnya Al-Mizan 1/62 yang ringkasnya sebagai berikut. maka tidak boleh mencela padanya sebagaimana yang dilakukan sebagian orang jahil. itupun hanya sedikit dalam madzhabnya sebagaimana hal itu juga sedikit pada madzhab-madzhab lainnya dengan penisbahan kepadanya. Kemudian syaikh Al-Albani mengomentari pernyataan tersebut dengan perkataannya. untuk itulah sebaigan orang dari para masyayikh yang diikuti mengingkari penisbahan kepada Abu Hanifah tatkala mereka mengingkari fatwanya dengan berkata “Abu Hanifah tidak tahu dalil”!. “Maka apabila demikian halnya. karena Allah tidak membebani manusia yang tidak dimampuinya -. Apabila saya mengatakan sebuah pendapat yang menyelisihi kitab Allah dan hadits Rasulullah yang shahih. beliau masih termasuk sanak kandung Rasulullah karena masih terhitung keturunan paman-jauh beliau . bahkan wajib beradab dengannya karena dia merupakan salah satu imam dari imam-imam kaum muslimin yang dengan mereka terjaga agama ini. kakek dari kakek . maka tinggalkan perkataanku. c. …”. “Keyakinan kami dan keyakinan setiap orang yang pertengahan (tidak memihak) terhadap Abu Hanifah. karena tidak ada nash dalam permasalahan-permasalahan yang diqiyaskan tersebut.terhadap orang yang mengetahui dalil yang menyelisihi pendapat mereka. Akan tetapi dalil-dalil syari terpisah-pesah pada zamannya dan juga pada zaman tabi’in dan atbaut tabiin masih terpencar-pencar disana-sini. Dengan begitu. hal itu merupakan udzur bagi Abu Hanifah tatkala dia menyelisihi hadits-hadits yang shahih tanpa dia sengaja – dan ini merupakan udzur yang diterima. dan dia dishalatkan banyak orang bahkan ada yang meriwayatkan dishalatkan sampai 6 kloter. Syafi‘. Sejarah Singkat Imam Syafi’i Nama dan Nasab Beliau bernama Muhammad dengan kun-yah Abu Abdillah. …”. Awalnya dia tinggal di Madinah lalu berpindah dan menetap di ‘Asqalan (Kota tepi pantai di wilayah Palestina) dan akhirnya meninggal dalam keadaan masih muda di sana. akan tetapi beliau menolak permintaan raja tersebut – karena Abu Hanifah hendak menjauhi harta dan kedudukan dari sultan (raja) – maka dia ditangkap dan dijebloskan kedalam penjara dan wafat dalam penjara. Abu Hanifah dipanggil kehadapannya untuk diminta menjadi qodhi (hakim).

belum lagi menginjak usia baligh. beliau telah berubah menjadi seorang guru. dia berkata kepadaku. Ibnu Hajar memberikan penjelasan bahwa riwayat-riwayat tersebut dapat digabungkan dengan dikatakan bahwa beliau dilahirkan di sebuah tempat bernama Ghazzah di wilayah Asqalan. beliau dibawa ke Mekkah. As-Saib. Para ahli sejarah dan ulama nasab serta ahli hadits bersepakat bahwa Imam Syafi‘i berasal dari keturunan Arab murni. tetapi sang guru ternyata rela tidak dibayar setelah melihat kecerdasan dan kecepatannya dalam menghafal. maka aku ikut menghafalnya. Sebenarnya ibunya tidak mampu untuk membiayainya. Ketika itu dia tertawan lalu menebus sendiri dirinya dan menyatakan masuk Islam. beliau dibawa ibunya ke negeri Hijaz dan berbaur dengan penduduk negeri itu yang keturunan Yaman karena sang ibu berasal dari kabilah Azdiyah (dari Yaman). Beberapa pendapat mengatakan dia masih keturunan al-Hasan bin ‘Ali bin Abu Thalib.menurut sebagian ulama adalah seorang sahabat shigar (yunior) Nabi. Waktu dan Tempat Kelahirannya Beliau dilahirkan pada tahun 150H. Demikianlah. Tempat lain yang disebut-sebut adalah kota Asqalan dan Yaman. -yang namanya menjadi sumber penisbatan beliau (Syafi‘i). beliau kemudian beralih ke Masjidil Haram untuk menghadiri majelis-majelis ilmu di sana. Imam Bukhari dan Imam Muslim telah memberi kesaksian mereka akan kevalidan nasabnya tersebut dan ketersambungannya dengan nasab Nabi. Abu Hanifah wafat sehingga dikomentari oleh al-Hakim sebagai isyarat bahwa beliau adalah pengganti Abu Hanifah dalam bidang yang ditekuninya. Setelah rampung menghafal Alquran di al-Kuttab.beliau. sendiri termasuk sahabat kibar (senior) yang memiliki kemiripan fisik dengan Rasulullah saw. Tentang tempat kelahirannya. sedangkan yang lain menyebutkan seorang wanita dari kabilah Azadiyah yang memiliki kun-yah Ummu Habibah. Dia seorang yang faqih dalam urusan agama dan memiliki kemampuan melakukan istinbath. “Di al-Kuttab (sekolah tempat menghafal Alquran). yang termasyhur dan disepakati oleh ahli sejarah adalah kota Ghazzah (Sebuah kota yang terletak di perbatasan wilayah Syam ke arah Mesir. Adapun ibu beliau. bapak Syafi‘. Pada tahun itu pula.” Dan ternyata kemudian dengan segera guru itu mengangkatnya sebagai penggantinya (mengawasi murid-murid lain) jika dia tidak ada. Sampai ketika saya menghafal semua yang dia diktekan. Akan tetapi. Imam Syafi‘i bercerita. terdapat perbedaan pendapat tentang jati dirinya. Ketika berumur dua tahun. Lalu ketika berumur 10 tahun. Dia termasuk dalam barisan tokoh musyrikin Quraysy dalam Perang Badar. sang ibu mengirimnya belajar kepada seorang guru. saya melihat guru yang mengajar di situ membacakan murid-muridnya ayat Alquran. banyak riwayat yang menyebutkan beberapa tempat yang berbeda. Sekalipun hidup dalam . Di sana. Imam Syafi ‘i dan ibunya tinggal di dekat Syi‘bu al-Khaif. karena sang ibu khawatir nasabnya yang mulia lenyap dan terlupakan. Jaraknya dengan kota Asqalan sekitar dua farsakh). “Tidak halal bagiku mengambil upah sedikitpun darimu. kemudian mereka membantah pendapat-pendapat sekelompok orang dari kalangan Malikiyah dan Hanafiyah yang menyatakan bahwa Imam Syafi‘i bukanlah asli keturunan Quraysy secara nasab. Pertumbuhannya dan Pengembaraannya Mencari Ilmu Di Mekkah. Tepatnya di sebelah Selatan Palestina. tetapi hanya keturunan secara wala’ saja. Imam an-Nawawi menegaskan bahwa ibu Imam Syafi‘i adalah seorang wanita yang tekun beribadah dan memiliki kecerdasan yang tinggi.

Terlebih lagi di sana ada Imam Malik bin Anas. Dawud bin Abdurrahman al-‘Athar. Setelah kembali ke Mekkah. penyusun al-Muwaththa’. Ibrahim bin Sa‘d dan masih banyak lagi. orang-orang yang tidak senang kepadanya akibat kegiatannya tadi mengadukannya kepada Khalifah Harun ar-Rasyid. Beliau memutuskan untuk tinggal di daerah pedalaman bersama suku Hudzail yang telah terkenal kefasihan dan kemurnian bahasanya. Namun. suatu hal yang kemudian banyak dipuji oleh ahli-ahli bahasa Arab yang pernah berjumpa dengannya dan yang hidup sesudahnya. dan hafalannya itu membuat Imam Malik kagum kepadanya. Di samping Imam Malik. Di Yaman. Setelah mendapat izin dari para syaikh-nya untuk berfatwa. Sa’id bin Salim. Dan itu terjadi pada saat beliau belum lagi berusia baligh. beliau kemudian melanjutkan mencari ilmu ke Yaman. 9 di antaranya pasti mengena sasaran. Abdurrahman bin Abu Bakar al-Maliki. beliau membaca al-Muwaththa’ yang telah dihafalnya di Mekkah. Sampai dikatakan bahwa beliau telah menghafal Alquran pada saat berusia 7 tahun. sebelum maupun sesudah beliau-. Beliau juga tertarik mempelajari ilmu bahasa Arab dan syair-syairnya. potongan kulit. pecahan tembikar. dan Muwaththa’ Imam Malik. Beliau mengumpulkan pecahan tembikar. maka beliau pun tersentuh untuk mendalaminya dan mulailah beliau melakukan pengembaraannya mencari ilmu. Beliau mengawalinya dengan menimbanya dari ulama-ulama kotanya. Muhammad bin Ali bin Syafi’ – yang masih terhitung paman jauhnya-. beliau tidak berputus asa dalam menimba ilmu. Di sana beliau mengambil ilmu dari Mutharrif bin Mazin dan Hisyam bin Yusuf al-Qadhi. dan lainlain. untuk mengambil ilmu dari para ulamanya. dan al-Husain bin ‘Ali bin Yazid agar mendalami ilmu fiqih. Beliau menjalani mulazamah kepada Imam Malik demi mengambil ilmu darinya sampai sang Imam wafat pada tahun 179. beliau juga mengambil ilmu dari ulama Madinah lainnya seperti Ibrahim bin Abu Yahya. Di Mekkah ini. dan ketenarannya itu sampai juga ke telinga penduduk Mekkah. Fudhail bin ‘Iyadh. berawal dari Yaman inilah beliau mendapat cobaan –satu hal yang selalu dihadapi oleh para ulama. Mereka menuduhnya hendak mengobarkan pemberontakan bersama orang- . Isma‘il bin Ja‘far. Setelah mendapatkan nasehat dari dua orang ulama. Namun. nama beliau menjadi tenar karena sejumlah kegiatan dan kegigihannya menegakkan keadilan. Mekkah. hadits. serta yang lain. timbul keinginannya untuk mengembara ke Madinah. Di hadapan Imam Malik. beliau mempelajari ilmu fiqih. Maka berangkatlah beliau ke sana menemui sang Imam. Sufyan bin ‘Uyainah –ahli hadits Mekkah-. serta syair-syair mereka. yaitu Muslim bin Khalid az-Zanji -mufti kota Mekkah-. Hasilnya. lalu membaca dan menghafal kitab AlMuwaththa’ karya Imam Malik pada usia 12 tahun sebelum beliau berjumpa langsung dengan Imam Malik di Madinah. sekembalinya dari sana beliau telah berhasil menguasai kefasihan mereka dan menghafal seluruh syair mereka. lughoh. dan tulang unta untuk dipakai menulis. serta mengetahui nasab orang-orang Arab. Athaf bin Khalid. takdir Allah telah menentukan jalan lain baginya. dan pelepah kurma yang telah bertuliskan hadits-hadits Nabi. Lalu. Dar as-Sunnah. ‘Abdul ‘Aziz ad-Darawardi. pelepah kurma. Bahkan dikatakan bahwa dari 10 panah yang dilepasnya. Sampai-sampai tempayan-tempayan milik ibunya penuh dengan tulang-tulang. seperti Muslim bin Khalid.kemiskinan. Di samping itu beliau juga mempelajari keterampilan memanah dan menunggang kuda sampai menjadi mahir sebagai realisasi pemahamannya terhadap ayat 60 surat Al-Anfal.

Dengan kecerdasan dan ketenangannya serta pembelaan dari Muhammad bin al-Hasan -ahli fiqih Irak-. Akhirnya beliau meninggalkan majelis Harun ar-Rasyid dalam keadaan bersih dari tuduhan bersekongkol dengan ‘Alawiyah dan mendapatkan kesempatan untuk tinggal di Baghdad. Imam Syafi‘i berusaha memberikan penjelasan kepada Khalifah. Dia melihat orang-orang dari Ahlu Bait Nabi menghadapi musibah yang mengenaskan dari penguasa. suatu sikap yang saat itu akan membuat pemiliknya merasakan kehidupan yang sangat sulit. Ketika musim haji tiba. lalu digelandang ke Baghdad dalam keadaan dibelenggu dengan rantai bersama sejumlah orang-orang ‘Alawiyah. Dan kecintaan beliau itu ternyata tidaklah lantas membuatnya dianggap oleh orang-orang syiah sebagai ahli fiqih madzhab mereka. Sebagaimana dalam sejarah. Maka berbeda dengan sikap ahli fiqih selainnya. Sedangkan kecintaan beliau kepada Ahlu Bait adalah kecintaan yang didasari oleh perintah-perintah yang terdapat dalam Alquran maupun hadits-hadits shahih. beliau pun menampakkan secara terang-terangan rasa cintanya kepada mereka tanpa rasa takut sedikitpun. beliau berhasil meyakinkan Khalifah tentang ketidakbenaran apa yang dituduhkan kepadanya. Imam Abdurrahman bin Mahdi mengirim surat kepada Imam Syafi‘i memintanya untuk menulis sebuah kitab yang berisi khabar-khabar yang maqbul. membuatnya ditangkap. Ketika kamasyhurannya sampai ke kota Baghdad. Mereka yang telah mendengar nama beliau dan ilmunya yang mengagumkan. serta meyakini kemaksuman para imam mereka. Setelah meraih ilmu dari para ulama Irak itu. Maka mulailah ia mengajar di tempat dahulu ia belajar. ribuan jamaah haji berdatangan ke Mekkah. mencari ilmu. padahal sikapnya sama sekali berbeda dengan tasysyu’ model orang-orang syi‘ah. Di Baghdad. Imam Syafi‘i hidup pada masa-masa awal pemerintahan Bani ‘Abbasiyah yang berhasil merebut kekuasaan dari Bani Umayyah. Sikapnya itu membuatnya dituduh sebagai orang yang bersikap tasyayyu‘. Setelah memeriksa mereka seorang demi seorang. Dan hal itu menggoreskan rasa sedih yang mendalam pada kaum muslimin secara umum dan pada diri Imam Syafi‘i secara khusus. Setelah lebih dari 9 tahun mengajar di Mekkah. Ketika sampai pada gilirannya. dan hanya meyakini keimaman Ali. Pada masa itu. beliau kembali ke Mekkah pada saat namanya mulai dikenal. Maka beliau pun menulis kitabnya yang terkenal. kepada Isma‘il bin ‘Ulayyah dan Abdul Wahhab ats-Tsaqafiy dan lain-lain. Kenyataan ini membuat mereka bersikap sangat kejam dalam memadamkan pemberontakan orang-orang ‘Alawiyah yang sebenarnya masih saudara mereka sebagai sesama Bani Hasyim. Salah satu di antara mereka adalah Imam Ahmad bin Hanbal. Ar-Risalah. Beliau bersama orang-orang ‘Alawiyah itu dihadapkan ke hadapan Khalifah Harun ar-Rasyid. Selain itu. Umar. serta ‘Utsman . ia menyuruh pegawainya memenggal kepala mereka. beliau kembali pada kegiatan asalnya. penjelasan tentang nasikh dan mansukh dari ayat-ayat Alquran dan lain-lain. setiap khalifah dari Bani ‘Abbasiyah hampir selalu menghadapi pemberontakan orangorang dari kalangan ‘Alawiyah. beliau kembali melakukan perjalanan ke . Khalifah menyuruh bawahannya menyiapkan pedang dan hamparan kulit. bersemangat mengikuti pengajarannya sampai akhirnya nama beliau makin dikenal luas.orang dari kalangan Alawiyah. Untuk itu beliau berguru dengan mulazamah kepada Muhammad bin al-Hassan. Tuduhan dusta yang diarahkan kepadanya bahwa dia hendak mengobarkan pemberontakan. Bahkan Imam Syafi‘i menolak keras sikap tasysyu’ model mereka itu yang meyakini ketidakabsahan keimaman Abu Bakar. Beliau meneliti dan mendalami madzhab Ahlu Ra’yu.

Irak untuk kedua kalinya dalam rangka menolong madzhab Ash-habul Hadits di sana. beliau hanya beberapa bulan saja di sana karena telah terjadi perubahan politik. Salah satunya adalah yang dikenal sebagai Yaumul Mihnah. menjadikannya rujukan dalam memahami syariat padahal mereka tahu bahwa akal juga memiliki keterbatasan-keterbatasan. dan terjebak dalam pembahasan-pembahasan tentang ilmu kalam. yang tersisa hanya 2 atau 3 halaqah saja. Terdapat banyak atsar tentang ketidaksukaan beliau kepada Ahli Ilmu Kalam.di dalam memahami masalah-masalah syariat.” Karena komitmennya mengikuti sunnah dan membelanya itu. Tetapi ketika hari Jumat tiba. “Setiap orang yang berbicara (mutakallim) dengan bersumber dari Alquran dan sunnah. Karena itulah beliau menolak madzhab mereka. “Jika kalian telah mendapatkan Sunnah Nabi. Beliau menetap di Irak selama dua tahun. Beliau berkata. Beliau tahu betul kebencian meraka kepada ulama ahlu hadits. tetapi akhirnya ia menyerahkan dirinya kepada kehendak Allah. ketika dia mengumpulkan para ulama untuk menguji dan memaksa mereka menerima paham Alquran itu makhluk. beliau berangkat lagi ke Irak. Sementara Imam Syafi‘i adalah orang yang paham betul tentang ilmu kalam. Namun. Keteguhannya Membela Sunnah Sebagai seorang yang mengikuti manhaj Ash-habul Hadits. Imam Syafi‘i kemudian memutuskan pergi ke Mesir. Hal itu karena orang-orang ahli kalam menjadikan akal sebagai patokan utama dalam menghadapi setiap masalah. Sebenarnya hati kecilnya menolak pergi ke sana. Beliau mendapat sambutan meriah di Baghdad karena para ulama besar di sana telah menyebut-nyebut namanya. Beliau berkata. Beliau tahu bagaimana pertentangan ilmu ini dengan manhaj as-salaf ash-shaleh –yang selama ini dipegangnya. beliau dalam menetapkan suatu masalah terutama masalah aqidah selalu menjadikan Alquran dan Sunnah Nabi sebagai landasan dan sumber hukumnya. mengingat perbedaan manhaj beliau dengan mereka. menebar ilmunya. sampai akhirnya beliau menemui akhir kehidupannya di sana. Di sana beliau berdakwah. termasuk merevisi kitabnya ar-Risalah. maka ucapannya hanyalah igauan belaka. Provokasi mereka membuat Khalifah mendatangkan banyak musibah kepada para ulama ahlu hadits. maka dia akan . kemudian pada tahun 197 beliau balik ke Mekkah. Karena perubahan itulah.” Imam Ahmad berkata. Di Mesir. Maka datanglah para penuntut ilmu kepadanya meneguk dari lautan ilmunya. Salah satu di antaranya adalah Imam Ahmad bin Hanbal. banyak ulama yang masuk penjara. bila tidak dibunuh. tetapi jika dari selain keduanya. Di sana beliau mulai menyebar madzhabnya sendiri. beliau mendapat gelar Nashir asSunnah wa al-Hadits. Dengan kedatangannya. “Bagi Syafi‘i jika telah yakin dengan keshahihan sebuah hadits. Sampai-sampai dikatakan bahwa ketika beliau datang ke Baghdad. Khalifah al-Makmun telah dikuasai oleh para ulama ahli kalam. di Masjid Jami ‘ alGharbi terdapat sekitar 20 halaqah Ahlu Ra ‘yu. Beliau selalu menyebutkan dalil-dalil dari keduanya dan menjadikannya hujjah dalam menghadapi penentangnya. maka ucapannya adalah benar. kelompok Ash-habul Hadits merasa mendapat angin segar karena sebelumnya mereka merasa didominasi oleh Ahlu Ra’yi. Akibatnya. terutama dari kalangan ahli kalam. beliau mendapat sambutan masyarakatnya. Dan begitulah kenyataannya. maka ikutilah dan janganlah kalian berpaling mengambil pendapat yang lain. dan menulis sejumlah kitab. Tetapi beliau hanya berada setahun di Mekkah. Tahun 198.

Semoga Allah memberikan kepadanya rahmat-Nya yang luas. “Tidak ada yang lebih aku benci daripada ilmu kalam dan ahlinya” Al-Mazani berkata. wahai Abu Abdillah ?” Beliau menjawab. lalu dinaikkan ke atas punggung unta dan digiring berkeliling di antara kabilah-kabilah dengan mengumumkan bahwa itu adalah hukuman bagi orang yang meninggalkan Alquran dan Sunnah dan memilih ilmu kalam. Beliau wafat pada malam Jumat setelah shalat Isya’ hari terakhir bulan Rajab permulaan tahun 204 dalam usia 54 tahun. dan ar-Risalah al-Jadidah (yang telah direvisinya) mengenai Alquran dan As-Sunnah serta kedudukannya dalam syariat. dan lebih tertarik kepada fiqih. Sikapnya menghadapi sidang pengadilan dan menanggung petaka akibat tekanan khalifah Abbasiyyah selama 15 tahun karena menolak doktrin resmi Mu’tazilah merupakan saksi hidup watak agung dan kegigihan yang mengabdikannya sebagai tokoh besar sepanjang masa. sesudah wafatnya.menyampaikannya. Sejarah Singkat Imam Hanbali (Dari kotasantri. Yang paling terkenal di antara kitab-kitabnya adalah al-Umm. Wafatnya Karena kesibukannya berdakwah dan menebar ilmu.” Imam Syafi ‘i berkata. Dia berkata kepada beliau. adab dan lain-lain. selalu menghadapi risiko antara hidup dan mati. “Allah mendudukkan aku di atas sebuah kursi emas dan menaburkan pada diriku mutiara-mutiara yang halus” Karangan-Karangannya Sekalipun beliau hanya hidup selama setengah abad dan kesibukannya melakukan perjalanan jauh untuk mencari ilmu. Imam Hanbali yang dikenal ahli dan pakar hadits ini memang sangat memberikan perhatian besar pada ilmu yang satu ini.” Ketidaksukaan beliau sampai pada tingkat memberi fatwa bahwa hukum bagi ahli ilmu kalam adalah dipukul dengan pelepah kurma.com) “Ia murid paling cendekia yang pernah saya jumpai selama di Baghdad. Yaqut alHamawi mengatakan jumlahnya mencapai 174 kitab yang judul-judulnya disebutkan oleh Ibnu an-Nadim dalam al-Fahrasat. Ar-Rabi menyampaikan bahwa dia bermimpi melihat Imam Syafi‘i. yang tak lain adalah guru Imam Hanbali. Dan Imam Hanbali membuktikan hal itu. yang terdiri dari 4 jilid berisi 128 masalah. Beliau melarang kami sibuk dalam ilmu kalam.” Penilaian ini diungkapkan oleh Imam Syafi’i. sedangkan menurut al-Marwaziy mencapai 113 kitab tentang tafsir. Kegigihan dan kesungguhannya telah melahirkan banyak ulama dan perawi hadits terkenal semisal Imam Bukhari. fiqih. Dan prilaku yang terbaik adalah dia tidak tertarik sama sekali dengan ilmu kalam. Imam Muslim. Menurut Syafi’i. hal itu tidaklah menghalanginya untuk menulis banyak kitab. Jumlahnya menurut Ibnu Zulaq mencapai 200 bagian. “Apa yang telah diperbuat Allah kepadamu. beliau menderita penyakit bawasir yang selalu mengeluarkan darah. dan . Makin lama penyakitnya itu bertambah parah hingga akhirnya beliau wafat karenanya. perjuangan mempertahankan keyakinan yang tak sesuai dengan pemikiran seseorang. “Merupakan madzhab Imam Syafi‘i membenci kesibukan dalam ilmu kalam.

tafsir. Kepakaran Imam Hanbali dalam ilmu hadits memang tak diragukan lagi sehingga mengundang banyak tokoh ulama berguru kepadanya. setiap kali mendengar ada ulama terkenal di suatu tempat. Tokoh kelahiran Baghdad. Karya-karya mereka seperti Shahih Bukhari. Muzaffar bin Mudrik. hanya 40. ia menikah dengan Aisyah binti Fadl dan dikaruniai seorang putra bernama Saleh. Mekkah dan Madinah. Darinya ia memperoleh lima orang anak yaitu Zainab. Beberapa gurunya antara lain Hammad bin Khalid. Berdasar penelitian Abdul Aziz al Khuli. seorang ulama bahasa yang banyak menulis biografi tokoh sahabat. hadits. salah seorang ulama terkenal yang jadi sahabatnya menjadi saksi akan kezuhudan Imam Hanbali. Pertama kali. sebenarnya hadits yang termuat dalam Al Musnad berjumlah 30 ribu karena ada sekitar 10 ribu hadits yang berulang. Kecintaannya kepada ilmu begitu luar biasa. Syam.000 hadits di luar kepala. Karenanya. Abdullah bin Ahmad. Hanbali dapat menyerap semua pelajaran dengan baik. Hadits sejumlah itu. Basrah. Imam Hanbali hafal hingga 700. kalam. Dalam kitab tersebut. ia rela menempuh perjalanan jauh dan waktu lama hanya untuk menimba ilmu dari sang ulama. Imam Hanbali dibesarkan oleh ibunya.000 hadits yang dituliskan kembali dengan susunan berdasarkan tertib nama sahabat yang meriwayatkan. ”Hampir setiap hari ia berpuasa dan tidurnya pun sedikit sekali di waktu malam. Hingga usia 16 tahun. diseleksi secara ketat dan ditulisnya kembali dalam kitab karyanya Al Musnad. Hasan. Tak hanya pandai. Istri keduanya pun meninggal dan Hanbali menikah untuk terakhir kalinya dengan seorang jariyah. dan bahasa. ia mengunjungi para ulama terkenal di berbagai tempat seperti Kufah. Kecintaan kepada ilmu jua yang menjadikan Hanbali rela tak menikah dalam usia muda. Lahir dengan nama Ahmad bin Muhammad bin Hanbal. Karena kecerdasan dan ketekunannya. Muhammad. Imam Ibrahim bin Hani.Imam Abu Daud yang tak lain buah didikannya. Shahih Muslim atau Sunan Abu Daud menjadi kitab hadits standar yang menjadi rujukan umat Islam di seluruh dunia dalam memahami ajaran Islam yang disampaikan Rasulullah SAW lewat hadits-haditsnya. karena sang ayah meninggal dalam usia muda. ia menikah kembali dengan Raihanah dan dikarunia putra bernama Abdullah. Dari merekalah Hanbali muda mendalami fikih. Ia baru menikah setelah usia 40 tahun. Imam Hanbali dikenal tekun beribadah dan dermawan. dan Said. Husain.” katanya. . 780 M (wafat 855 M) ini. Umumnya hadits dalam kitab ini berderajat sahih dan hanya sedikit yang berderajat dhaif. Ia lebih banyak shalat malam dan witir hingga Shubuh tiba. bukan datang begitu saja. Ketika Aisyah meninggal. Hanbali belajar Al-Qur’an dan ilmu-ilmu agama lain kepada ulama-ulama Baghdad. dan Musa bin Tariq. Setelah itu. Menurut putra sulungnya. Kepandaian Imam Hanbali dalam ilmu hadits. hamba sahaya wanita bernama Husinah. dikenal sebagai ulama yang gigih mendalami ilmu. Yaman. Ismail bil Aliyyah. Walin bin Muslim.

dan hadits dhaif (hadits yang lemah. ia akan memilih pendapat yang dinilainya lebih sesuai dengan Al-Qur’an dan Sunnah Nabi SAW. Para ulama yang belajar kepadanya antara lain Imam Hasan bin Musa. maka ia akan berfatwa dengan AlQur’an dan Sunnah dan tidak berpaling pada sumber lainnya. Pertama. Dukungan Khalifah Al Ma’mun dari Dinasti Abbasiyah yang menjadikan aliran ini sebagai madzhab resmi negara membuat kalangan ulama berang. putra Al Ma’mun. Sebagai pendiri madzhab tersebut. Sepeninggal Al Wasiq.”’ Imam Hanbali juga dikenal teguh memegang pendirian. Imam Hanbali memberikan perhatian khusus pada masalah ritual keagamaan. Imam Hanbali termasuk yang menentang paham tersebut. Dalam hal ini. lalu aku diberinya uang sebanyak empat dirham sambil berkata. Salah satu ajaran yang dipaksakan penganut Mu’tazilah adalah paham Al-Qur’an merupakan makhluk atau ciptaan Tuhan. Dan kelima adalah qias. Imam Abu Zur’ah Ad Dimasyqi. Syafi’i. dan Imam Abu Bakar Al Asram. Siksaan tersebut makin meneguhkan sikap Hanbali menentang paham sesat itu. fatwa sahabat yang diketahui tidak ada yang menentangnya. ada lima landasan pokok yang dijadikan dasar penetapan hukum dan fatwa madzhab Hanbali. aliran Mu’tazilah tengah berjaya. hadits dhaif didahulukan daripada qias. Imam Yahya bin Hilal. Banyak umat Islam yang menolak pandangan itu. Jika ia menemukan nash. berkata. Imam Muslim. Jika ternyata pendapat yang ada tidak jelas persesuaiannya dengan Al-Qur’an dan Sunnah. jika para sahabat berbeda pendapat. Imam Bukhari. Mu’tasim. ‘Ini adalah rezeki yang kuperoleh hari ini dan semuanya kuberikan kepadamu. Keempat. Imam Abu Daud. namun bukan ‘maudu’. tetapi mengambil sikap diam atau meriwayatkan keduaduanya. Hanafi dan Maliki. Kedua. ”Aku pernah datang kepada Imam Hanbali. Imam Abu Zuhrah. salah seorang ulama ahli fikih. Imam Hanbali menghirup udara kebebasan. ia pun dipenjara dan disiksa oleh Mu’tasim. Akibatnya. Namanya pun makin terkenal dan banyaklah ulama dari berbagai pelosok belajar kepadanya. Menurut Ibnu Qayyim. Sebagaimana ketiga Imam lainnya. membebaskan Imam Hanbali dan memuliakannya. Al Mutawakkil. salah seorang pengikut madzhab Hanbali. Setiap hari ia didera dan dipukul. Imam Ibnu Abi. Siksaan ini berlangsung hingga Al Wasiq menggantikan ayahnya. nash (Al-Qur’an dan Sunnah). Sikapnya itu membuat umat makin bersimpati kepadanya sehingga pengikutnya makin banyak kendati ia mendekam dalam penjara. Di masa hidupnya. .Mengenai kedermawanannya. terutama yang bersumber pada Sunnah. maka ia tidak akan menetapkan salah satunya. mengambil hadits mursal (hadits yang dalam sanadnya tidak disebutkan nama perawinya). sang pengganti. Ketiga. oleh para muridnya. ajaran-ajaran Imam Ahmad ibn Hanbali dijadikan patokan dalam amaliyah (praktik) ritual. atau hadits lemah). khususnya dalam masalah fikih.

dan Al Wara. ahli hadits. kemudian bergabung ke dalam barisan pendukung Bani ‘Abbasiyah dan karenanya ikut merasakan penyiksaan dari Bani Umawiyyah. Perkembangan pesat terjadi pada abad ke-11 dan ke12 H. Yang sebuah mereka tempati sendiri. meninggal dalam usia muda. Nasab beliau bertemu dengan nasab Nabi pada diri Nizar bin Ma‘d bin ‘Adnan. 751 H). para sufi. sedangkan yang sebuah lagi mereka sewakan dengan harga yang sangat murah.or. Shafiyyah binti Maimunah binti ‘Abdul Malik asy-Syaibaniy. Ayah beliau. An Nasikh wal Mansukh. tetapi tetap mempunyai semangat yang tinggi. serta penuh dengan beragam jenis ilmu pengetahuan. berperan penuh dalam mendidik dan membesarkan beliau. Beliau mendapatkan pendidikannya yang pertama di kota Baghdad. tepatnya pada bulan Rabi‘ul Awwal -menurut pendapat yang paling masyhur. madzhab ini berkembang di Mesir. Ketika beliau masih dalam kandungan. Baru pada abad ke-6 H. Kitabnya yang paling terkenal adalah Musnad Ahmad bin Hanbal. ahli bahasa.id) Nasab dan Kelahirannya Beliau adalah Abu Abdillah Ahmad bin Muhammad bin Hanbal bin Hilal bin Asad bin Idris bin Abdullah bin Hayyan bin Abdullah bin Anas bin ‘Auf bin Qasith bin Mazin bin Syaiban bin Dzuhl bin Tsa‘labah adz-Dzuhli asy-Syaibaniy. At Tarikh. Pada awalnya madzhab Hanbali hanya berkembang di Baghdad. filosof. . Ibunya. dan sebagainya. Kini. Taat ar Rasul. Di sana tinggal para qari’. ke kota Baghdad. Di kota itu beliau dilahirkan. sang ayah meninggalkan untuk mereka dua buah rumah di kota Baghdad. yang penuh dengan manusia yang berbeda asalnya dan beragam kebudayaannya.tahun 164 H. Masa Menuntut Ilmu Imam Ahmad tumbuh dewasa sebagai seorang anak yatim. 728 H) dan Ibnu Qayyim (w. Untungnya. kota Bagdad telah menjadi pusat peradaban dunia Islam. Sejarah Singkat Imam Hanbali (Dari muslim. yang yatim dan miskin. Dalam hal ini. Yang berarti bertemu nasab pula dengan nabi Ibrahim.atau analogi. orang tua beliau pindah dari kota Marwa. Kedua tokoh inilah yang membuka mata banyak orang untuk memberikan perhatian pada fikih madzhab Hanbali. Beberapa kitab yang sampai kini jadi kajian antara lain Tafsir Al-Qur’an. Qias digunakan bila tidak ditemukan dasar hukum dari keempat sumber di atas. Saat itu. Hasil karya Imam Hanbali tersebar luas di berbagai lembaga pendidikan keagamaan. ketika beliau baru berumur tiga tahun. Muhammad. Keduanya juga memiliki ibu yang mampu mengantar mereka kepada kemajuan dan kemuliaan. Disebutkan bahwa dia dahulunya adalah seorang panglima. khususnya dalam bidang muamalah. Imam Syafi‘i. berkat usaha Ibnu Taimiyyah (w. tempat tinggal sang ayah. madzhab tersebut banyak dianut umat Islam di kawasan Timur Tengah. Kakek beliau. berpindah ke wilayah Kharasan dan menjadi wali kota Sarkhas pada masa pemeritahan Bani Umawiyyah. Hanbal. Jawaban Al-Qur’an. 30 tahun. keadaan beliau sama dengan keadaan syaikhnya.

dan ketekunannya itu menyibukkannya dari hal-hal lain sampai-sampai dalam hal berumah tangga. al-Musnad. Abu Dawud. Beliau terus berada di kota Baghdad mengambil hadits dari syaikh-syaikh hadits kota itu hingga tahun 186. Tidak lupa dia mengingatkan beliau agar tetap memperhatikan keadaan diri sendiri.’” Perhatian beliau saat itu memang tengah tertuju kepada keinginan mengambil hadits dari para perawinya. Ulama lain yang menjadi sumber beliau mengambil ilmu adalah Sufyan bin ‘Uyainah. fiqih. Anda telah menjadi imam kaum muslimin.Setamatnya menghafal Alquran dan mempelajari ilmu-ilmu bahasa Arab di al-Kuttab saat berumur 14 tahun. Yahya alQaththan. Beliau banyak mengambil hadits dan faedah ilmu darinya. “Saya tidak sempat bertemu dengan Imam Malik. Yazid bin Harun. dan lainnya. kitab az-Zuhud. Aku akan tetap menuntut ilmu sampai aku masuk liang kubur. tentang yang muqaddam dan muakhkhar dalam Alquran. dan lainlain. mengambil darinya (ilmu) hadits. Beliau berkata. dan kegiatan-kegiatan lain yang memberi manfaat kepada kaum muslimin. Beliau menyusun kitabnya yang terkenal. Tentang hal itu beliau pernah bercerita. di antaranya kedua putra beliau. Beliau juga menyusun kitab tentang tafsir. kitab ar-radd ‘ala al-Jahmiyah wa az- . ‘Bersabarlah dulu. murid-murid beliau berkumpul di sekitarnya. tetapi Ibu segera mengambil pakaianku dan berkata. Muslim. dan lain-lain. Ismail bin ‘Ulayyah. Tokoh yang paling menonjol yang beliau temui dan mengambil ilmu darinya selama perjalanannya ke Hijaz dan selama tinggal di sana adalah Imam Syafi‘i. Abdullah dan Shalih. Anda telah mencapai semua ini. Beliau terus menuntut ilmu dengan penuh azzam yang tinggi dan tidak mudah goyah. tentang tarikh. Dan saya tidak sempat pula bertemu dengan Hammad bin Zaid. Disebutkan oleh putra beliau bahwa beliau mengambil hadits dari Hasyim sekitar tiga ratus ribu hadits lebih. Abu Zur ‘ah. tetapi Allah menggantikannya untukku dengan Sufyan bin ‘Uyainah. Sang ibu banyak membimbing dan memberi beliau dorongan semangat. Ada banyak ulama yang pernah mengambil ilmu dari beliau. tentang an-nasikh dan almansukh. Beliau baru menikah setelah berumur 40 tahun. terutama dalam masalah kesehatan. tetapi Allah menggantikannya dengan Ismail bin ‘Ulayyah.” Dan memang senantiasa seperti itulah keadaan beliau: menekuni hadits.” Demikianlah. Yaman. beliau mulai melakukan perjalanan (mencari hadits) ke Bashrah lalu ke negeri Hijaz. beliau amat menekuni pencatatan hadits. Ada orang yang berkata kepada beliau. murid/rekan Imam Abu Hanifah. Pada tahun 186. al-Atsram.” Beliau menjawab. Beliau melakukan mulazamah kepada syaikhnya. Imam Syafi‘i sendiri amat memuliakan diri beliau dan terkadang menjadikan beliau rujukan dalam mengenal keshahihan sebuah hadits. dan selainnya. “Wahai Abu Abdillah. “Bersama mahbarah (tempat tinta) hingga ke maqbarah (kubur). Beliau mengatakan bahwa orang pertama yang darinya beliau mengambil hadits adalah al-Qadhi Abu Yusuf. tentang jawaban-jawaban dalam Alquran. Sementara itu. Hasyim bin Basyir bin Abu Hazim al-Wasithiy hingga syaikhnya tersebut wafat tahun 183. Imam Ahmad tertarik untuk menulis hadits pada tahun 179 saat berumur 16 tahun. Tunggu sampai adzan berkumandang atau setelah orang-orang selesai shalat subuh. memberi fatwa. “Terkadang aku ingin segera pergi pagi-pagi sekali mengambil (periwayatan) hadits. Beliau juga menyusun kitab al-manasik ashshagir dan al-kabir. dalam jangka waktu sekitar enam puluh tahun dan itu sudah dimulainya sejak tahun tahun 180 saat pertama kali beliau mencari hadits. beliau melanjutkan pendidikannya ke ad-Diwan. Bukhari. Waki‘ bin al-Jarrah.

Demikianlah. Imam Syafi‘i masuk menemui Imam Ahmad dan berkata. Akibatnya. terutama dari Khalifah al-Makmun. secara khusus. mendapat sokongan dari penguasa. Dia sangat menghormati beliau. di bawah pimpinan Ibnu Abi Duad.” Ini menunjukkan kesempurnaan agama dan akal Imam Syafi‘i karena mau mengembalikan ilmu kepada ahlinya. aku akan pergi mendatanginya jika memang shahih. Persia. Dan Imam Ahmad termasuk di antaranya. kitab al-Wara ‘ wa al-Iman. “Telah disampaikan hadits kepada kami’. Mereka. Keteguhan di Masa Penuh Cobaan Telah menjadi keniscayaan bahwa kehidupan seorang mukmin tidak akan lepas dari ujian dan cobaan. “Aku tidak pernah melihat Yazid bin Harun memberi penghormatan kepada seseorang yang lebih besar daripada kepada Ahmad bin Hanbal. dan lebih bertakwa daripada Ahmad bin Hanbal. terlebih lagi seorang alim yang berjalan di atas jejak para nabi dan rasul. Imam Syafi‘i mengusulkan hal yang sama kepada Khalifah al-Amin.000 masalah. Fadha’il ash-Shahabah. Pujian dan Penghormatan Ulama Lain Kepadanya Imam Syafi‘i pernah mengusulkan kepada Khalifah Harun ar-Rasyid. Rafidhah. ‘Telah dikabarkan kepada kami. Beliau mendapatkan cobaan dari tiga orang khalifah Bani Abbasiyah selama rentang waktu 16 tahun. dan lain-lain. Orang-orang bertanya kepadanya. “Engkau lebih tahu tentang hadits dan perawi-perawinya. Berbagai macam kelompok yang sesat menyebar di tengah-tengah mereka. Rumania. pada hari-hari akhir hidup khalifah tersebut. Suatu hari. lebih faqih. tetapi Anda malah menyuruh saya menjadi qadhi untuk mereka. kitab as-Shalah. Jahmyah. sedangkan al-Mu‘tashim memilih orang-orang Turki. Imam Syafi‘i juga berkata. Kelompok Mu‘tashilah. kitab al-‘Ilal wa ar-Rijal. “Dia seorang yang jika ditanya tentang 60.’ atau. Jika ada hadits shahih (yang engkau tahu). “Saya datang kepada Anda untuk mengambil ilmu dari Anda. “Aku keluar (meninggalkan) Bagdad. seperti Qadhariyah. “Dalam hal apakah dari ilmu dan keutamaannya yang engkau pandang dia melebihi yang lain?” Al-Warraq menjawab. “Aku tidak pernah melihat orang yang seperti Ahmad bin Hanbal”. Dia akan mendudukkan beliau di sisinya jika menyampaikan hadits kepada kami. jika (perawinya) dari Kufah atau Syam. Asy‘ariyah. agar mengangkat Imam Ahmad menjadi qadhi di Yaman. satu juz tentang Ushul as-Sittah.”Ahmad bin Syaiban berkata. Pada masa itu dimulai penerjemahan ke dalam bahasa Arab buku-buku falsafah dari Yunani. dan India dengan sokongan dana dari penguasa. Khalifah al-Makmun menjadikan orang-orang Persia sebagai kekuatan pendukungnya. Insya Allah. padahal seperti diketahui bahwa Harun bin Yazid adalah salah seorang guru beliau dan terkenal sebagai salah seorang imam huffazh.” Setelah itu pada tahun 195. maka beri tahulah aku. dengan cepat berbagai bentuk bid‘ah merasuk menyebar ke dalam akidah dan ibadah kaum muslimin. tetapi lagi-lagi Imam Ahmad menolaknya. dia akan menjawabnya dengan berkata. tidak mau berkelakar dengannya”. kitab as-Sunnah. kitab al-Asyribah. dengan jelas tampak kecondongan khalifah yang berkuasa menjadikan unsur-unsur asing (non-Arab) sebagai kekuatan penunjang kekuasaan mereka. tetapi Imam Ahmad menolaknya dan berkata kepada Imam Syafi‘i. sementara itu tidak aku tinggalkan di kota tersebut orang yang lebih wara’. Mu‘tashilah. justru sedikit demi sedikit kelemahan menggerogoti kekuasaan mereka. mampu .” Abdul Wahhab al-Warraq berkata. Pada masa pemerintahan Bani Abbasiyah. Akibatnya.zindiqah(Bantahan kepada Jahmiyah dan Zindiqah).

bukan makhluk. ‘Telah sampai berita kepadaku bahwa Bisyr al-Muraisiy mengatakan bahwa Alquran itu makhluk. Selama hidupnya. Khalifah al-Makmun kemudian memaksa kaum muslimin.mempengaruhi al-Makmun untuk membenarkan dan menyebarkan pendapat-pendapat mereka. tidak berubah. Selama itu pula. Disebutkan bahwa Imam Ahmad tetap mendoakan al-Makmun. mereka mampu melakukannya. Tatkala Khalifah ar-Rasyid wafat dan kekuasaan beralih ke tangan al-Amin. Sebenarnya Harun ar-Rasyid. Baru kemudian ketika kekhalifahan berpindah ke tangan al-Makmun. sedangkan Imam Ahmad dibawa kembali ke Bagdad dan dipenjara di sana karena telah sampai kabar tentang kematian al-Makmun (tahun 218). Dia telah mendapat wasiat dari al-Makmun agar meneruskan pendapat kemakhlukan Alquran dan menguji orang-orang dalam hal tersebut. setiap harinya al-Mu‘tashim mengutus orang untuk mendebat beliau. tidak terhitung orang yang telah dipenjara. Merupakan kewajibanku. pada tahun 212. Akibatnya. di antaranya pendapat yang mengingkari sifat-sifat Allah. disiksa. tetapi jawaban beliau tetap sama. termasuk sifat kalam (berbicara). tetapi al-Amin menolaknya. Beliau tetap konsisten memegang pendapat yang hak. Al-Makmun bahkan sempat memerintahkan bawahannya agar membawa Imam Ahmad dan Muhammad bin Nuh ke hadapannya di kota Thursus. Ujian itu sendiri telah menyibukkan pemerintah dan warganya baik yang umum maupun yang khusus. bahwa Alquran itu kalamullah. termasuk di antaranya Imam Ahmad. al-Makmun sampai mengadakan ujian kepada mereka. Dia mengancam dan memaki-maki beliau. kekhalifahan berpindah ke tangan putranya. Imam Ahmad dikeluarkannya dari penjara lalu dipertemukan dengan Ibnu Abi Duad dan koncokonconya. tetapi beliau mampu membantahnya dengan bantahan yang tidak dapat mereka bantah. Ia telah menjadi bahan pembicaraan mereka. bertambah kemarahan alMu‘tashim kepada beliau. Tidak terhitung dari mereka yang menolak pendapat kemakhlukan Alquran. Selama masa pengujian tersebut. Kedua ulama itu pun akhirnya digiring ke Thursus dalam keadaan terbelenggu. tidak ada seorang pun yang berani menyatakan pendapat itu sebagaimana dikisahkan oleh Muhammad bin Nuh. Sakit dan Wafatnya . Berangkat dari pengingkaran itulah. dan menyuruh bawahannya mencambuk lebih keras dan menambah belenggu di kaki beliau. dan dia pun melaksanakannya. Sepeninggal al-Makmun. Untuk memaksa kaum muslimin menerima pendapat kemakhlukan Alquran. untuk meyakini kemakhlukan Alquran. dan bahkan dibunuhnya. niscaya akan aku hukum bunuh dia dengan cara yang tidak pernah dilakukan oleh seorang pun’”. telah menindak tegas pendapat tentang kemakhlukan Alquran. “Aku pernah mendengar Harun ar-Rasyid berkata. Telah terjadi perdebatan yang sengit di kalangan ulama tentang hal itu. Akhirnya beliau dicambuk sampai tidak sadarkan diri lalu dimasukkan kembali ke dalam penjara dan mendekam di sana selama sekitar 28 bulan –atau 30-an bulan menurut yang lain-. khalifah sebelum al-Makmun. Selama itu beliau shalat dan tidur dalam keadaan kaki terbelenggu. jika Allah menguasakan orang itu kepadaku. baik di kota-kota maupun di desa-desa di negeri Irak dan selainnya. al-Mu‘tashim. diterima Imam Ahmad dengan penuh kesabaran dan keteguhan bak gunung yang menjulang dengan kokohnya. Muhammad bin Nuh meninggal dalam perjalanan sebelum sampai ke Thursus. kelompok Mu‘tazilah berusaha menggiring alAmin ke dalam kelompok mereka. khususnya ulama mereka. Mereka mendebat beliau tentang kemakhlukan Alquran. Semua itu.

Al-Watsiq melarang Imam Ahmad keluar berkumpul bersama orang-orang. ada pula yang mengatakan 800 ribu orang. Beliau dikembalikan ke rumah dalam keadaan tidak mampu berjalan. ujian tentang kemakhlukan Alquran masih dilangsungkan. Akhirnya. Semuanya menunjukkan bahwa sangat banyaknya mereka yang hadir pada saat itu demi menunjukkan penghormatan dan kecintaan mereka kepada beliau. orang-orang pun bergembira pun dengan adanya pengumuman itu. Abu Bakar as-Shiddiq pada Yaumur Riddah (saat orangorang banyak yang murtad pada awal-awal pemerintahannya). al-Watsiq pun melanjutkan ujian yang dilakukan ayah dan kakeknya. Demikianlah gambaran ringkas ujian yang dilalui oleh Imam Ahmad. Kemudian pada tahun 234. beliau jatuh sakit selama sembilan hari. Akhirnya. Setelah luka-lukanya sembuh dan badannya telah kuat. Beliau bersikap seperti itu justru ketika sebagian ulama lain berpaling dari kebenaran. Mendengar sakitnya. Kaum muslimin bersedih dengan kepergian beliau. yaitu sampai al-Watsiq meninggal tahun 232. beliau kembali menyampaikan pelajaran-pelajarannya di masjid sampai al-Mu‘tashim wafat. Dia juga memerintahkan kepada para ahli hadits untuk menyampaikan hadits-hadits tentang sifat-sifat Allah. Tak sedikit mereka yang turut mengantar jenazah beliau sampai beratusan ribu orang. al-Mutawakkil naik menggantikannya. Selanjutnya. “Allah telah mengokohkan agama ini lewat dua orang laki-laki. dan Umar bin Abdul Aziz. beliau dibebaskan dari penjara. beliau menghadap kepada rabbnya menjemput ajal yang telah dientukan kepadanya. alMu‘tashim. orangorang pun berdatangan ingin menjenguknya. Dan dengan keteguhan di atas kebenaran yang Allah berikan kepadanya itu.Pada akhirnya. Akibatnya. Dan itu dijalaninya selama kurang lebih lima tahun. Imam Ahmad bersembunyi di rumahnya. dia pun masih menjalin kedekatan dengan Ibnu Abi Duad dan konco-konconya. Mereka memuji-muji khalifah atas keputusannya itu dan melupakan kejelekan-kejelekannya. . Menjelang wafatnya. Yaitu. sampai-sampai sultan menempatkan orang untuk berjaga di depan pintu. tidak ada yang ketiganya. Beliau pernah berkata ketika masih sehat. Ali bin al-Madiniy berkata menggambarkan keteguhan Imam Ahmad. dan Ahmad bin Hanbal pada Yaumul Mihnah”. Ada yang mengatakan 700 ribu orang. al-Watsiq diangkat menjadi khalifah. penduduk Bagdad merasakan cobaan yang kian keras. pada permulaan hari Jumat tanggal 12 Rabi‘ul Awwal tahun 241. dia menghentikan ujian tersebut. Maka demikianlah. maka madzhab Ahlussunnah pun dinisbatkan kepada dirinya karena beliau sabar dan teguh dalam membelanya. Dia mengumumkan ke seluruh wilayah kerajaannya larangan atas pendapat tentang kemakhlukan Alquran dan ancaman hukuman mati bagi yang melibatkan diri dalam hal itu. Selama dua tahun masa pemerintahannya. Sesudah al-Watsiq wafat. bahkan ada yang mengatakan sampai satu juta lebih orang yang menghadirinya. Mereka berdesak-desakan di depan pintu rumahnya. Terlihat bagaimana sikap agung beliau yang tidak akan diambil kecuali oleh orang-orang yang penuh keteguhan lagi ikhlas. Tidak berbeda dengan ayahnya. tidak keluar darinya bahkan untuk keluar mengajar atau menghadiri shalat jamaah. Umar bin al-Khaththab. Di mana-mana terdengar doa untuknya dan namanya disebut-sebut bersama nama Abu Bakar. “Katakan kepada ahlu bid‘ah bahwa perbedaan antara kami dan kalian adalah (tampak pada) hari kematian kami”.

hadits-hadits beliau memiliki derajat yang tinggi. hingga dalam usia 16 tahun beliau sudah hafal dan menguasai buku-buku seperti “al-Mubarak” dan “al-Waki”. Tempat beliau lahir kini termasuk wilayah Rusia. turunan Persi yang masih beragama Zoroaster.Sejarah Singkat Imam Bukhari Kelahiran dan Masa Kecil Imam Bukhari Imam Bukhari (semoga Allah merahmatinya) lahir di Bukhara. Sebenarnya masa kecil Imam Bukhari penuh dengan keprihatinan. Asia Tengah. tepatnya pada tanggal 13 Syawal 194 H (21 Juli 810 M). seorang ulama besar dan ahli fikih. telah memeluk Islam di bawah asuhan Al-Yaman elJa’fiy. Tapi orangtuanya. Damaskus dan Bagdad. hampir semua ulama di dunia merujuk kepadanya. menjelang usia 10 tahun matanya sembuh secara total. pemeluk Islamnya masih berjumlah 30 milliun. namun menurut Alexandre Benningsen dan Chantal Lemercier Quelquejay dalam bukunya “Islam in the Sivyet Union” (New York. Mughoerah. Beliau lahir pada hari Jumat. Perhatiannya kepada ilmu hadits yang sulit dan rumit itu sudah tumbuh sejak usia 10 tahun. Bukhari berguru kepada Syekh Ad-Dakhili. juga tidak dapat melihat karena buta (tidak lama setelah lahir. Tirmidzi. Uzbekistan. Bahkan dalam kitab-kitab fiqih dan hadits. Ayahnya wafat ketika Bukhari masih kecil. al-Durdjani. Abu Dawud. India dan Cina. namun beliau lebih dikenal dengan nama Bukhari. dan Ibnu Majah. Kakeknya bernama Bardizbeh. Jadi merupakan daerah yang pemeluk Islam-nya nomor lima besarnya di dunia setelah Indonesia. Di samping menjadi anak yatim. Dalam kitab As-Siqat. Sekalipun daerah tersebut telah jatuh di bawah kekuasaan Uni Sovyet (Rusia). juga dilahirkan di Asia Tengah. Imam Muslim. terlebih lebih terhadap halhal yang sifatnya haram. dimana di kedua kota suci itu beliau . Pakistan. al-Bairuni dan lain-lain. ia mengunjungi kota suci Mekkah dan Madinah. AnNasai. beliau kehilangan penglihatannya tersebut). Bahkan ulama-ulama besar seperti Zamachsari. Dalam bidang ini. Nama lengkapnya adalah Abu Abdullah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin AlMughirah bin Badrdizbah Al-Ju’fiy Al Bukhari. Ibunya senantiasa berusaha dan berdo’a untuk kesembuhan beliau. Ibnu Hibban menulis bahwa ayahnya dikenal sebagai orang yang wara’ dalam arti berhati-hati terhadap hal-hal yang hukumnya bersifat syubhat (ragu-ragu). Daerah itu pula yang telah melahirkan filosof-filosof besar seperti al-Farabi dan Ibnu Sina. Pada usia 16 tahun bersama keluarganya. Sebagian menyebutnya dengan julukan Amirul Mukminin fil Hadits (Pemimpin kaum mukmin dalam hal Ilmu Hadits). 1967). ulama ahli hadits yang masyhur di Bukhara. yang waktu itu memang menjadi pusat kebudayaan ilmu pengetahuan Islam sesudah Madinah. Imam Bukhari adalah ahli hadits yang termasyhur diantara para ahli hadits sejak dulu hingga kini bersama dengan Imam Ahmad. dengan izin dan karunia Allah. Keluarga dan Guru Imam Bukhari Bukhari dididik dalam keluarga ulama yang taat beragama. Ayahnya adalah seorang ulama bermadzhab Maliki dan merupakan mudir dari Imam Malik. Alhamdulillah.

lalu mengoreksi kesalahannya. Ketika menginjak usia 22 tahun. Selain itu ada 289 ahli hadits yang haditsnya dikutip dalam kitab Shahihnya.000 hadits. Ia menyebutkan seluruh hadits yang salah tersebut di luar kepala. Ia sering dicela membuang waktu karena tidak mencatat. Di sanalah beliau menulis kitab “At-Tarikh” (sejarah) yang terkenal itu. Ternyata hasilnya mengagumkan. karena beliau mampu menghafal hanya dalam waktu satu kali dengar. pernah Bukhari muda dan beberapa murid lainnya mengikuti kuliah dan ceramah cendekiawan Balkh. Karya-karya Imam Bukhari Karyanya yang pertama berjudul “Qudhaya as Shahabah wat Tabi’ien” (Peristiwaperistiwa Hukum di zaman Sahabat dan Tabi’ien). Beliau pernah berkata. Imam Bukhari mengulang kembali secara tepat masing-masing hadits yang salah tersebut. dimana dari satu juta hadits yang diriwayatkan oleh 80. Diantara guru-guru beliau dalam memperoleh hadits dan ilmu hadits antara lain adalah Ali bin Al Madini. secara urut. beliau menghimpun hadits-hadits shahih dalam satu kitab. Ahmad bin Hanbali. . lantaran Bukhari ternyata hafal di luar kepala 15. Kakak sang Imam ini menuturkan. Imam Bukhari ternyata tidak melupakan kegiatan lain. Kitab ini ditulisnya ketika masih berusia 18 tahun. Dalam pertemuan itu. kemudian beliau membacakan secara tepat apa yang pernah disampaikan selama dalam kuliah dan ceramah tersebut. sang Imam tidak pernah luput dalam memanah kecuali hanya dua kali. Tercenganglah mereka semua. Bukhari meminta kawan-kawannya membawa catatan mereka. Muhammad bin Yusuf Al Faryabi. yakni olahraga.000 perawi disaring lagi menjadi 7275 hadits. Selain terkenal sebagai seorang ahli hadits. namun Bukhari diam tak menjawab. 10 ulama tersebut mengajukan 100 buah hadits yang sengaja “diputar-balikkan” untuk menguji hafalan Imam Bukhari. Keadaan itu timbul sebagai pengamalan sunnah Rasul yang mendorong dan menganjurkan kaum Muslimin belajar menggunakan anak panah dan alat-alat perang lainnya. sehingga dikatakan sepanjang hidupnya. Ia misalnya sering belajar memanah sampai mahir. Pada usia 18 tahun beliau menerbitkan kitab pertamanya “Qudhaya as Shahabah wat Tabi’ien” (Peristiwa-peristiwa Hukum di zaman Sahabat dan Tabi’ien). Imam Bukhari pernah didatangi oleh 10 orang ahli hadits yang ingin menguji ketinggian ilmu beliau. sesuai dengan urutan penanya dan urutan hadits yang ditanyakan. Tidak seperti murid lainnya. Ketika sedang berada di Bagdad. Maki bin Ibrahim Al Bakhi. Inilah yang sangat luar biasa dari sang Imam. kemudian membacakan hadits yang benarnya.mengikuti kuliah para guru-guru besar ahli hadits. karena merasa kesal terhadap celaan itu. Yahya bin Ma’in. Bersama gurunya Syekh Ishaq. Imam Bukhari menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci bersama-sama dengan ibu dan kakaknya yang bernama Ahmad. Kejeniusan Imam Bukhari Bukhari diakui memiliki daya hapal tinggi. yang diakui oleh kakaknya Rasyid bin Ismail. Bukhari tidak pernah membuat catatan kuliah. lengkap dengan keterangan yang tidak sempat mereka catat. Suatu hari. Muhammad bin Yusuf al Baykandi dan Ibnu Rahwahih. kemudian membetulkannya.

ia menjelaskan bahwa aku akan menghancurkan dan mengikis habis kebohongan dari hadits-hadits Rasulullah saw. At Tarikh al Kabir. Madinah). diantaranya adalah Syekh Abu Zahrah. Imam Bukhari senantiasa membandingkan hadits-hadits yang diriwayatkan. Sehingga kitabnya merupakan batu uji dan penyaring bagi hadits-hadits tersebut. Abu Hatim Tirmidzi. At Tarikh Al Awsat. Diantara semua karyanya tersebut. Ia berusaha dengan sungguhsungguh untuk meneliti dan menyelidiki keadaan para perawi. Dalam sebuah riwayat diceritakan. Bukhari menghabiskan waktu selama 16 tahun untuk mengunjungi berbagai kota guna menemui para perawi hadits. Hijaz (Mekkah. Baghdad sampai ke Asia Barat. Al Musnad al Kabir. sebab aku sendiri akan ikut menyambutnya. seolah-olah aku berdiri di hadapannya. Kufah.“Saya menulis buku “At-Tarikh” di atas makam Nabi Muhammad SAW di waktu malam bulan purnama”. yang mendorongku untuk melahirkan kitab Al-Jami’ As-Sahih. Kitab al ‘Ilal.. Raf’ul Yadain fis Salah. Birrul Walidain. Imam Bukhari berkata: “Aku bermimpi melihat Rasulullah saw. sambil memegang kipas yang kupergunakan untuk menjaganya. Muhammad Ibn Nasr dan Imam Muslim bin Al Hajjaj (pengarang kitab Shahih Muslim). Imam Muslim menceritakan : “Ketika Muhammad bin Ismail (Imam Bukhari) datang ke Naisabur.” Mereka menyambut kedatangannya dari luar kota sejauh dua atau tiga marhalah (100 km). para ulama dan penduduk Naisabur yang memberikan sambutan seperti apa yang mereka berikan kepadanya. Hal ini tercermin dari perkataannya: “Aku susun kitab Al Jami’ ini yang dipilih dari 600. Mimpi inilah. Kitab Ad Du’afa. Imam Bukhari menggunakan kaidah-kaidah penelitian secara ilmiah dan sah yang menyebabkan keshahihan hadits-haditsnya dapat dipertanggungjawabkan. satu dengan lainnya. Bukhari sering bertemu dan berdiskusi dengan ulama besar Imam Ahmad . menyaringnya dan memilih mana yang menurutnya paling shahih. Kemudian aku tanyakan mimpi itu kepada sebagian ahli ta’bir. Diantara kota-kota yang disinggahinya antara lain Bashrah. sampai-sampai Muhammad bin Yahya Az Zihli (guru Imam Bukhari) berkata : “Barang siapa hendak menyambut kedatangan Muhammad bin Ismail besok pagi.” Dalam menghimpun hadits-hadits shahih dalam kitabnya tersebut. aku tidak pernah melihat seorang kepala daerah. Karya Imam Bukhari lainnya antara lain adalah kitab Al-Jami’ ash Shahih. yang paling monumental adalah kitab Al-Jami’ as-Shahih yang lebih dikenal dengan nama Shahih Bukhari. Al-Adab al Mufrad. antara lain. Mesir.” Banyak para ahli hadits yang berguru kepadanya. mengumpulkan dan menyeleksi haditsnya. Asami As Sahabah dan Al Hibah. At Tafsir Al Kabir. lakukanlah. Di Baghdad.000 hadits selama 16 tahun.” Penelitian Hadits Untuk mengumpulkan dan menyeleksi hadits shahih. At Tharikh as Shaghir. serta memperoleh secara pasti kesahihan hadits-hadits yang diriwayatkannya.

Sebagai pemikir bebas yang menguasai ribuan hadits shahih. pendiri mazhab Hanafi). mencek keakuratan sebuah hadits ia berkali-kali mendatangi ulama atau perawi meskipun berada di kota-kota atau negeri yang jauh seperti Baghdad.000 hadits yang diriwayatkan oleh perawi yang perlu dipertimbangkan dan meninggalkan hadits-hadits dengan jumlah yang sama atau lebih. ia juga dikenal sebagai ulama dan ahli fiqih. tapi juga ilmu-ilmu lain. Dari sejumlah kota-kota itu. Mesir. Banyak para ulama atau perawi yang ditemui sehingga Bukhari banyak mencatat jati diri dan sikap mereka secara teliti dan akurat. Beliau berkata “Saya meninggalkan 10. bahkan menurut suatu riwayat.bin Hanbali. Untuk mendapatkan keterangan yang lengkap mengenai sebuah hadits. Bahkan banyak meninggalkan perawi yang diragukan kejujurannya. Fatwa-fatwanya selalu menjadi pegangan umat sehingga ia menduduki derajat sebagai mujtahid mustaqil (ulama yang ijtihadnya independen). Hijaz seperti yang dikatakan beliau “Saya telah mengunjungi Syam.” Disela-sela kesibukannya sebagai sebagai ulama. Imam Bukhari sangat sopan. Dalam meneliti dan menyeleksi hadits dan diskusi dengan para perawi tersebut. Pendapat-pendapatnya terkadang sejalan dengan Imam Abu Hanifah (Imam Hanafi. melainkan terlebih dahulu diseleksi dengan seleksi yang sangat ketat.000 perawi. tidak terikat pada mazhab tertentu. fikih. Syam. bahkan tidak lupa dengan kegiatan kegiatan olahraga dan rekreatif seperti belajar memanah sampai mahir. Kepada para perawi yang sudah jelas kebohongannya ia berkata. pakar hadits. Kritik-kritik yang ia lontarkan kepada para perawi juga cukup halus namun tajam. sehingga mempunyai otoritas tersendiri dalam berpendapat dalam hal hukum. Metode Imam Bukhari dalam Menulis Kitab Hadits Sebagai intelektual muslim yang berdisiplin tinggi. Imam Bukhari dikenal sebagai pengarang kitab yang produktif. akhirnya Bukhari menuliskan sebanyak 9082 hadis dalam karya monumentalnya Al Jami’ as-Shahih yang dikenal sebagai Shahih Bukhari. yang diriwayatan oleh perawi yang dalam pandanganku perlu dipertimbangkan”. Dari merekalah beliau mengumpulkan dan menghafal satu juta hadits. Mesir dan Jazirah masing-masing dua kali. “perlu dipertimbangkan. tetapi terkadang bisa berbeda dengan beliau. Menurut Ibnu Hajar Al Asqalani. ke Basrah empat kali menetap di Hijaz selama enam tahun dan tidak dapat dihitung berapa kali saya mengunjungi Kufah dan Baghdad untuk menemui ulama-ulama ahli hadits. dan tarikh. ia bertemu dengan 80. . Atha ataupun Mujahid dan bisa juga berbeda pendapat dengan mereka. Imam Bukhari tidak pernah luput memanah kecuali dua kali. Karya-karyanya tidak hanya dalam disiplin ilmu hadits. suatu saat beliau bisa sejalan dengan Ibnu Abbas. para ulama meninggalkannya atau para ulama berdiam dari hal itu” sementara kepada para perawi yang haditsnya tidak jelas ia menyatakan “Haditsnya diingkari”. Kufah. Namun tidak semua hadits yang ia hapal kemudian diriwayatkan. seperti tafsir. diantaranya apakah sanad (riwayat) dari hadits tersebut bersambung dan apakah perawi (periwayat / pembawa) hadits itu terpercaya dan tsiqqah (kuat).

kitab hadits susunan Imam Bukhari benar-benar menjadi batu uji dan penyaring bagi sejumlah hadits lainnya. kecuali terhadap beberapa hadits yang bukan merupakan materi pokok dari sebuah bab. bersambung) namun marfu (diragukan) ada 159 buah. semua hadits shahih yang dimuat dalam Shahih Bukhari (setelah dikurangi dengan hadits yang dimuat secara berulang) sebanyak 2. Perhitungan berbeda diantara para ahli hadits . Dengan bersungguh-sungguh ia meneliti dan menyelidiki kredibilitas para perawi sehingga benar-benar memperoleh kepastian akan keshahihan hadits yang diriwayatkan. Di Masjidil Haram-lah ia menyusun dasar pemikiran dan bab-babnya secara sistematis. Dalam hal itu. Dengan demikian. para ulama hadits menyatakan. yang belakangan lebih populer dengan sebutan Shahih Bukhari. Jawabannya adalah beliau (Imam Bukhari) akan menghancurkan dan mengikis habis kebohongan yang disertakan orang dalam sejumlah hadits Rasulullah saw. Ibnu Hajar Al-Atsqalani dalam kata pendahuluannya untuk kitab Fathul Bari (yakni syarah atau penjelasan atas kitab Shahih Bukhari) menulis. “Saya susun kitab AlJami’ as-Shahih ini di Masjidil Haram. Mekkah dan saya tidak mencantumkan sebuah hadits pun kecuali sesudah shalat istikharah dua rakaat memohon pertolongan kepada Allah.Diantara puluhan kitabnya.602 buah. “Saya tidak memuat sebuah hadits pun dalam kitab ini kecuali haditshadits shahih”. dalam kitab Muqaddimah. Imam Bukhari selalu berpegang teguh pada tingkat keshahihan paling tinggi dan tidak akan turun dari tingkat tersebut. Sedangkan hadits yang mu’allaq (ada kaitan satu dengan yang lain. dalam menyusun kitab Al-Jami’ asShahih. Imam Bukhari sangat berhati-hati. Adapun jumlah semua hadits shahih termasuk yang dimuat berulang sebanyak 7397 buah. sebuah tempat antara makam Rasulullah dan mimbar di Masjid Nabawi di Madinah. Menurut Ibnu Shalah. Suatu malam Imam Bukhari bermimpi bertemu dengan Nabi Muhammad saw. antara lain yang mendorong beliau untuk menulis kitab “Al-Jami ‘as-Shahih”. mana yang menurut pertimbangannya secara nalar paling shahih. dan ada 4000 hadits yang dimuat secara utuh tanpa pengulangan. Menurut Al-Firbari. Ia juga selalu membandingkan hadits satu dengan yang lainnya. dan sesudah meyakini betul bahwa hadits itu benar-benar shahih”. Ada kisah unik tentang penyusunan kitab ini. berdiri dihadapannya. seolah-olah Nabi Muhammad saw. Ia menggunakan kaidah penelitian secara ilmiah dan cukup modern sehingga hadits haditsnya dapat dipertanggung-jawabkan.. memilih dan menyaring. Mimpi inilah. Penghitungan itu juga dilakukan oleh Syekh Muhyiddin An Nawawi dalam kitab At-Taqrib. Dalam menyusun kitab tersebut. yang paling masyhur ialah kumpulan hadits shahih yang berjudul Al-Jami’ as-Shahih. Imam Bukhari lalu menanyakan makna mimpi itu kepada ahli mimpi. Selain itu ada hadits-hadits yang dimuat secara berulang. kitab Shahih Bukhari itu memuat 7275 hadits. katanya suatu saat. ia mendengar Imam Bukhari berkata. Proses penyusunan kitab ini dilakukan di dua kota suci tersebut dengan cermat dan tekun selama 16 tahun. Di belakang hari. Barulah setelah itu ia mengumpulkan sejumlah hadits dan menempatkannya dalam babbab yang sesuai. salah seorang muridnya. Setelah itu ia menulis mukaddimah dan pokok pokok bahasannya di Rawdah Al-Jannah.

Namun disana beliau jatuh sakit selama beberapa hari. Az-Zihli kepadanya. Ia pun pergi memenuhi permohonan mereka. Imam Bukhari terlepas dari fitnah yang dituduhkan kepadanya itu. Isinya. dan Ali. Ia pun menjawab: “Al-Qur’an adalah kalam Allah. Sebenarnya. adalah pendapat yang menjadi pegangan para ulama ahli tahqiq (pengambil kebijakan) dan ulama salaf.” Namun tak lama kemudian ia mendapat fitnah dari orang-orang yang dengki. Ia tidak boleh diajak bicara dan majelisnya tidak boleh didatangi. bukan makhluk. Beliau dimakamkan selepas Shalat Dzuhur pada Hari Raya Idul Fitri.” Setelah adanya ultimatum tersebut. Hal inilah yang menimbulkan kebencian dan kemarahan gurunya. ia berkata: “Barang siapa menuduhku berpendapat bahwa lafadz-lafadz Al-Qur’an adalah makhluk. Mereka menuduh sang Imam sebagai orang yang berpendapat bahwa “Al-Qur’an adalah makhluk”. Ketika perjalanannya sampai di Khartand.” Pendapat yang dikemukakan Imam Bukhari ini. curigailah dia. Dan Akhirnya meninggal pada tanggal 31 Agustus 870 M (256 H) pada malam Idul Fitri dalam usia 62 tahun kurang 13 hari. Kata Az-Zihli : “Barang siapa berpendapat bahwa lafadz-lafadz Al-Qur’an adalah makhluk. Al-Quran adalah kalam Allah. ikuti dan dengarkan pengajiannya. insya Allah. Tetapi dengki dan iri adalah buta dan tuli. sebuah desa kecil terletak dua farsakh (sekitar 10 Km) sebelum Samarkand. yang paling utama adalah Abu Bakar. sedangkan perbuatan manusia adalah makhluk dan fitnah merupakan bid’ah. Tetapi orang itu terus mendesak. maka ia adalah ahli bid’ah. Dengan berpegang pada keimanan inilah aku hidup. bukan makhluk. makhluk ataukah bukan?” Bukhari berpaling dari orang itu dan tidak mau menjawab kendati pertanyaan itu diajukan sampai tiga kali.tersebut dalam mengomentari kitab Shahih Bukhari semata-mata karena perbedaan pandangan mereka dalam ilmu hadits. Sebelum meninggal dunia. Sahabat Rasulullah SAW. bisa bertambah dan bisa berkurang.” Wafatnya Imam Bukhari Suatu ketika penduduk Samarkand mengirim surat kepada Imam Bukhari. Ia berkata: “Pergilah kalian kepada orang alim dan saleh itu. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Bukhari pernah berkata : “Iman adalah perkataan dan perbuatan. meminta dirinya agar menetap di negeri itu (Samarkand). Umar. ia singgah terlebih dahulu untuk mengunjungi beberapa familinya. Diceritakan. orang-orang mulai menjauhinya. Dan barang siapa masih mengunjungi majelisnya. ia berpesan bahwa jika meninggal nanti . seseorang berdiri dan mengajukan pertanyaan kepadanya: “Bagaimana pendapat Anda tentang lafadz-lafadz Al-Qur’an. ia adalah pendusta. aku mati dan dibangkitkan di akhirat kelak. yakni dengan membedakan antara yang dibaca dengan bacaan. Terjadinya Fitnah Muhammad bin Yahya Az-Zihli berpesan kepada para penduduk agar menghadiri dan mengikuti pengajian yang diberikannya. Usman.” Di lain kesempatan.

di Ray beliau berguru kepada Muhammad bin Mahran dan Abu ‘Ansan. Di sini pula bermukim banyak ulama besar. hubungan tak baik itu merembet ke masalah ilmu. Imam Muslim banyak bertemu dan mengunjungi ulama-ulama kenamaan untuk berguru hadits kepada mereka. beliau dianugerahi kelebihan berupa ketajaman berfikir dan ingatan hafalan. Selain kepada Ad Dakhili. Perhatian dan minat Imam Muslim terhadap ilmu hadits memang luar biasa. dan ulama ahli hadits lainnya. Saat itu.jenazahnya agar dikafani tiga helai kain. Sayang. Seperti halnya Baghdad di abad pertengahan. Ketika Imam Bukhari datang ke Naisabur. artinya daerahdaerah yang terletak di sekitar Sungai Jihun di Uzbekistan. Pada masa Dinasti Samanid. Imam Muslim sering datang dan berguru pada seorang ahli hadits. Mesir dan negara-negara lainnya. beliau berguru kepada Yahya bin Yahya dan Ishak bin Rahawaih. Syam. Naisabur menjadi pusat pemerintahan dan perdagangan selama lebih kurang 150 tahun. Imam Muslim pun tak segan-segan bertanya kepada banyak ulama di berbagai tempat dan negara. Di Irak beliau belajar hadits kepada Ahmad bin Hanbal dan Abdullah bin Maslamah. beliau bergabung kepada Bukhari. Sejak usia dini. Ketika berusia sepuluh tahun. Naisabur. di Hijaz beliau belajar kepada Sa’id bin Mansur dan Abu Mas ‘Abuzar. . Beruntung. beliau mulai menghafal hadits Nabi SAW. Sejarah Singkat Imam Muslim Imam Muslim dilahirkan di Naisabur pada tahun 202 H atau 817 M. Ketika terjadi fitnah atau kesenjangan antara Bukhari dan Az Zihli. beliau mulai belajar hadits. lebih menguasai ilmu hadits ketimbang dirinya. Pada tahun 218 H. hal ini kemudian menjadi sebab terputusnya hubungan dirinya dengan Imam Az Zihli. Bagi Imam Muslim. Yang lebih menyedihkan. Naisabur. Di Khurasan. Beliau meninggal tanpa meninggalkan seorang anakpun. Beliau. Berpetualang menjadi aktivitas rutin bagi dirinya untuk mencari silsilah dan urutan yang benar sebuah hadits. Imam Muslim bernama lengkap Imam Abul Husain Muslim bin al-Hajjaj bin Muslim bin Kausyaz al Qusyairi an Naisaburi. Irak. dan mulai berani mengoreksi kesalahan dari gurunya yang salah menyebutkan periwayatan hadits. juga Bukhara (kota kelahiran Imam Bukhari) sebagai salah satu kota ilmu dan pusat peradaban di kawasan Asia Tengah. Setahun kemudian. Dalam lawatannya itu. beliau telah berkonsentrasi mempelajari hadits. yakni dalam hal penghimpunan dan periwayatan hadits-hadits Nabi SAW. Kunjungannya yang terakhir beliau lakukan pada tahun 259 H. Asia Tengah. di Mesir beliau berguru kepada ‘Amr bin Sawad dan Harmalah bin Yahya. misalnya pergi ke Hijaz. ketika usianya kurang dari lima belas tahun. Imam Muslim sering mendatanginya untuk bertukar pikiran sekaligus berguru padanya. Pesan itu dilaksanakan dengan baik oleh masyarakat setempat. Baghdad memiliki arti tersendiri. tanpa baju dalam dan tidak memakai sorban. yaitu Imam Ad Dakhili. Di kota inilah beliau berkali-kali berkunjung untuk belajar kepada ulama-ulama ahli hadits. yang sekarang ini termasuk wilayah Rusia. dalam sejarah Islam kala itu termasuk dalam sebutan Maa Wara’a an Nahr. Imam Bukhari yang memang lebih senior.

Sementara menurut Imam Al Khuli.000 hadits tanpa pengulangan.275 dengan pengulangan. Bila dihitung dengan pengulangan.Imam Muslim dalam kitab shahihnya maupun kitab-kitab lainnya tidak memasukkan hadits-hadits yang diterima dari Az Zihli. syariah dan tasawwuf dalam dunia Islam. Mengenai metode penyusunan hadits. seperti haddasani (menyampaikan kepada saya). Imam Muslim menerapkan prinsip-prinsip ilmu jarh.” komentar ulama besar Abu Quraisy Al Hafizh. dan ta’dil. matan. Untuk menyaring hadits-hadits tersebut. haddasana (menyampaikan kepada kami). Dua kitab hadits shahih karya Bukhari dan Muslim sangat berperan dalam standarisasi bagi akurasi akidah. setelah al-Qur’an. Sejarah Islam sangat berhutang jasa kepadanya. setara dengan gurunya. Reputasinya mengikuti gurunya Imam Bukhari Dalam khazanah ilmu-ilmu Islam. dirinya tetap mengakui mereka sebagai gurunya. Kendatipun demikian. akhabarana (mengabarkan kepada kami). dan qaalaa (ia berkata). Abu Abdillah Muhammad bin Ismail al-Bukhary al-Ju’fy atau lebih dikenal dengan nama Imam Bukhari. berjumlah 3. berjumlah sekitar 10. selain menempati urutan kedua setelah Shahih Bukhari. dan seleksinya) setelah Imam Bukhari. nama Imam Muslim begitu monumental. salah satu di antaranya adalah Imam Muslim.000 hadits yang beliau ketahui. guru besar hadits pada Universitas Damaskus. Maksud ungkapan itu tak lain adalah ahliahli hadits terkemuka yang hidup di masa Abu Quraisy. Hal serupa juga beliau lakukan terhadap Bukhari. atau al-Jami’ ash-Shahih. dan 7. Imam Muslim yang dikenal sangat tawadhu’ dan wara’ dalam ilmu itu telah meriwayatkan puluhan ribu hadits. kitab tersebut memenuhi khazanah pustaka dunia Islam. Imam Muslim membutuhkan waktu 15 tahun. kritik.000 hadits. “Di dunia ini orang yang benar-benar ahli di bidang hadits hanya empat orang. Beliau juga menggunakan sighat at tahammul (metode-metode penerimaan riwayat). al-Musnad ash-Shahih. Imam Muslim menjadi orang kedua terbaik dalam masalah ilmu hadits (sanad. padahal beliau adalah gurunya. khususnya dalam bidang ilmu hadits. khususnya di pesantren-pesantren menjadi kurikulum wajib bagi para santri dan mahasiswa. yakni suatu ilmu yang digunakan untuk menilai cacat tidaknya suatu hadits. Menurut Muhammad Ajaj Al Khatib. dan di Indonesia. hadits yang tercantum dalam karya besar Imam Muslim. Melalui karyanya yang sangat berharga. Syria. akhbarana (mengabarkan kepada saya). Shahih Muslim. serta karya ilmiahnya yang luar biasa sebagai rujukan ajaran Islam.030 hadits tanpa pengulangan. Tampaknya bagi Imam Muslim tak ada pilihan lain kecuali tidak memasukkan ke dalam Kitab Shahihnya hadits-hadits yang diterima dari kedua gurunya itu. Jumlah hadits yang beliau tulis dalam Shahih Muslim itu diambil dan disaring dari sekitar 300. hadits yang terdapat dalam karya Muslim tersebut berjumlah 4. karena prestasinya di bidang ilmu hadits. ulama besar asal Mesir. katanya. .

Disamping itu. Imam Muslim bertemu dengan guru-gurunya. misalnya menuju ke Irak. dimana pertama kali bertemu dengan Qa’nabi dan yang lainnya. Syria. agung derajatnya dan merupakan salah seorang pemuka (Imam). “Para ulama sepakat atas kebesarannya. hai Imam Muhadditsin dan dokter hadits. yang biasanya memberikan sejumlah catatan mengenai cacatnya . sebagaimana al-Bukhari yang memiliki kehalusan budi bahasa. dimana Imam Muslim banyak memberikan perhatian pada ekstraksi yang resmi. kitab Shahih Muslim memiliki karakteristik tersendiri. Imam Muslim memang dikenal sebagai tokoh yang sangat ramah. Shahih Muslim. salah seorang kritikus hadits terbesar. sehingga beliau menghindari orang-orang yang berselisih pendapat dengan alBukhari. Hijaz dan Mesir.” Senada pula. Imam Muslim sekali-kali tidak bermaksud mengungkap fiqih hadits. Imam An-Nawawi. yang kemudian populer namanya — sebagaimana disebut oleh AdzDzahabi — dengan sebutan muhsin dari Naisabur. Waktu yang cukup lama dihabiskan bersama gurunya al-Bukhari. Sementara al-Bukhari memotong-motong suatu hadits di beberapa tempat dan pada setiap tempat beliau sebutkan lagi sanadnya. Karena beliau meriwayatkan setiap hadits di tempat yang paling layak dengan menghimpun jalur-jalur sanadnya di tempat tersebut. perhatiannya lebih diarahkan pada mutaba’at dan syawahid. “Muslim adalah tsaqqat. Dalam pengembaraan ini (tahun 220 H). kecerdasan dan kepeloporannya dalam dunia hadits. Maslamah bin Qasim menegaskan. barangkali dilakukan tahun 230 H. Dibanding kitab-kitab hadits shahih lainnya. Kitab Shahih Muslim memang dinilai kalangan muhaditsun berada setingkat di bawah alBukhari.” pintanya. Sebagai murid yang shalih. Sebenarnya kitab Shahih Muslim dipublikasikan untuk Abu Zur’ah. Namun ada sejumlah ulama yang menilai bahwa kitab Imam Muslim lebih unggul ketimbang kitabnya al-Bukhari. ketika di sebuah pertemuan antara Bukhari dan Muslim. namun mengemukakan ilmu-ilmu yang bersanad. ketika menuju kota Makkah dalam rangka perjalanan haji.” Kitab Shahih Muslim Imam Muslim memiliki jumlah karya yang cukup penting dan banyak. ungkapan ahli hadits dan fuqaha’ besar. Walaupun dia memiliki nilai beda dalam metode penyusunan kitab hadits. ketinggian martabat.Pengembaraan (rihlah) dalam pencarian hadits merupakan kekuatan tersendiri. “Biarkan aku mencium kakimu. Beliau bahkan tidak mencantumkan judul-judul setiap akhir dari satu pokok bahasan. Disamping itu. keimanan. Imam Muslim menaruh hormat yang luar biasa. beliau sangat menghormati gurunya itu. Imam Muslim juga memiliki reputasi. Namun yang paling utama adalah karyanya. dan amat penting bagi perkembangan intelektualnya. Dari satu wilayah ke wilayah lainnya. Perjalanan intelektual lebih serius. Kepada guru besarnya ini.

Karena Imam Muslim tidak pernah mau membukukan hadits-hadits yang hanya berdasarkan kriteria pribadi semata. Berdasarkan hitungan Muhammad Fuad Abdul Baqi. Sementara pendapat yang berpihak pada keunggulan Shahih Muslim beralasan — sebagaimana dijelaskan Ibnu Hajar —. Artinya jika didasarkan isnad. dalam dunia hadits memiliki kesetaraan dalam keshahihan hadits. jumlahnya bisa berlipat ganda. kitab Shahih Muslim memuat 3. Sementara Muslim. Beliau juga tidak membuat kesimpulan dengan memberi judul bab sebagaimana Bukhari lakukan. antara lain. Sebenarnya para ulama berbeda pendapat mana yang lebih unggul antara Shahih Muslim dengan Shahih Bukhari.033 hadits. kemudian menyusun karyanya sendiri. mengambil keuntungan dari Shahih Bukhari. karena menyusunnya di negeri sendiri dengan berbagai sumber di masa kehidupan guru-gurunya. serta perbandingan antara tema dan isinya. hanyalah pada sistematika penulisannya saja. Sementara Muslim menganggap cukup dengan “kemungkinan” bertemunya kedua rawi tersebut dengan tidak adanya tadlis. Namun. yang tentu saja secara metodologis dipengaruhi karya al-Bukhari. dan walaupun itu terjadi. Dan sejumlah alasan lainnya. Jumhur Muhadditsun berpendapat. Hal ini menunjukkan. walaupun hadits al-Bukhari dinilai memiliki keunggulan setingkat. Antara al-Bukhari dan Muslim. Imam Muslim kemudian mengoreksi cacat tersebut dengan membuangnya tanpa argumentasi. lebih banyak pada rawi derajat kedua dibanding Bukhari. Shahihul Bukhari lebih unggul. Al-Hafizh Ibnu Hajar mengulas kelebihan Shahih Bukhari atas Shahih Muslim. dan hanya meriwayatkan hadits yang diterima oleh kalangan ulama. Lantas. agar dapat dihukumi bahwa sanadnya bersambung. sedangkan sejumlah ulama Marokko dan yang lain lebih mengunggulkan Shahih Muslim.hadits. . kedua kitab hadits tersebut mendapatkan gelar sebagai as-Shahihain. Disamping itu kritik yang ditujukan kepada perawi jalur Muslim lebih banyak dibanding kepada al-Bukhari. bahwa Muslim lebih berhati-hati dalam menyusun kata-kata dan redaksinya. namun beliau mendasarkannya pada subyek-subyek. Mustafa ‘Adzami dalam bukunya Studies in Hadith Methodology and Literature. sebenarnya perbedaannya sangatlah sedikit. Sehingga hadits-hadits Muslim terasa sangat populis. Antara al-Bukhari dan Muslim Imam Muslim. Al-Bukhari mentakhrij hadits yang diterima para perawi tsaqqat derajat utama dari segi hafalan dan keteguhannya. karena Al-Bukhari mensyaratkan kepastian bertemunya dua perawi yang secara struktural sebagai guru dan murid dalam hadits Mu’an’an. Metode penghitungan ini tidak didasarkan pada sistem isnad sebagaimana dilakukan ahli hadits. Walaupun juga mengeluarkan hadits dari rawi derajat berikutnya dengan sangat selektif. sebagaimana dikatakan oleh Prof.

2) Irfadus Syamiyyin. 4) Al-Intifa bi Juludis Siba’. dan 21 telah dicetak. Di antara gurunya adalah. Khurasan. Ali bin Hajar. 5) Auhamul Muhadditsin. Sejak kecil. takdir menggariskan lain. yang sebenarnya berjudul. ia banyak mengunjungi ulama-ulama besar dan guru-guru Hadits untuk mendengar Hadits dan kemudian dihafal dan dicatatnya dengan baik. Wafatnya Imam Muslim Imam Muslim wafat pada Ahad sore. dan Imam Abu Daud. Said bin Abdurrahman. bertukar pikiran. 11) Rijalul ‘Urwah. Daya . 17) Masyayikh ats-Tsawri. serta menggolongkannya ke dalam golongan orang-orang yang sholeh. Dalam lawatannya itu. 9) Al-Jami’. 10) Hadits Amr bin Syu’aib. Mahmud bin Gailan. antara lain Hijaz. pada tanggal 24 Rajab 261 H. 16) Al-Musnad al-Kabir. 7)At-Tarikh. menjadi salah satu rujukan penting berkaitan masalah Hadits dan ilmunya. Imam Abu Daud. Imam Bukhari. 18) Masyayikh Syu’bah. dan mengumpulkan Hadits itu mengantarkan dirinya sebagai ulama Hadits yang sangat disegani kalangan ulama semasanya. Imam Muslim. ia juga belajar pada Imam Ishak bin Musa. 12)Sawalatuh Ahmad bin Hanbal. At-Tamyiz. mengampuni segala kesalahannya. 11. 13) Thabaqat. Sedangkan karyanya yang monumental adalah Shahih dari judul singkatnya. 20) Al-Wuhdan. Ahmad bin Muni’. Irak. Sosok penuh tawadhu’ dan ahli ibadah ini tak lain adalah Imam Tirmizi. al-Mukhtashar minas Sunan. Perjalanan panjang pengembaraannya mencari ilmu. selain Imam Bukhari. 14) Al-I’lal. Karyanya. Kitab-kitab nomor 6. tidak semua hadits Bukhari lebih shahih ketimbang hadits Muslim dan sebaliknya. Kitab Al Jami’. bin-Naqli al-’Adl ‘anil ‘Adl ‘an Rasulillah. Karya-karya Imam Muslim Imam Muslim berhasil menghimpun karya-karyanya. dan lainnya. Amiin. Al-Musnad as-Shahih.Namun prinsipnya. Semoga Allah SWT merahmatinya. Kendati demikian. atau biasa dikenal dengan kitab Jami’ Tirmizi. 20. Hanya pada umumnya keshahihan hadits riwayat Bukhari itu lebih tinggi derajatnya daripada keshahihan hadits dalam Shahih Muslim. Imam Tirmizi bernama lengkap Imam Al-Hafiz Abu Isa Muhammad bin Isa bin Saurah bin Musa bin Ad-Dahhak As-Sulami At-Tirmizi. dan sederet nama lainnya. Sejarah Singkat Imam Tirmizi Khazanah keilmuan Islam klasik mencatat sosok Imam Tirmizi sebagai salah satu periwayat dan ahli Hadits utama. Untuk keperluan inilah ia mengembara ke berbagai negeri. dan lain-lain. Imam Tirmizi gemar belajar ilmu dan mencari Hadits. 21) As-Shahih al-Masnad. dan 13 masih dalam bentuk manuskrip. antara lain seperti: 1) Al-Asma’ wal-Kuna. 3) Al-Arqaam. serta termasuk dalam Kutubus Sittah (enam kitab pokok di bidang Hadits) dan ensiklopedia Hadits terkenal. Selain itu. Imam Muslim. sementara nomor 1. 15) AlMukhadhramin. Dilahirkan pada 279 H di kota Tirmiz. 19) Masyayikh Malik.

Kemudian saya menemuinya. Ternyata yang kubawa bukanlah dua jilid tersebut. Ketika saya bertemu dengannya. Banyak kalangan ulama dan ahli Hadits mengakui kekuatan dan kelebihan dalam diri Imam Tirmizi. Makhul ibnul-Fadl. dan ia berkomentar. amanah. Mereka ini pula muridmurid Imam Tirmizi. saya memohon kepadanya untuk mendengar Hadits. “Pada suatu waktu dalam perjalanan menuju Mekkah. ia berkata. Di kemudian hari. Muhammad bin Mahmud Anbar. Abul-Abbas Muhammad bin Mahbud Al-Mahbubi. menghimpun. Imam Tirmizi meninggal dunia. Dalam kondisi seperti inilah. Melihat kenyataan itu. termasuk Imam Bukhari. menyusun. ‘Tidakkah engkau malu kepadaku?’ Lalu aku bercerita dan menjelaskan kepadanya bahwa apa yang ia bacakan itu telah kuhafal semuanya. . mereka menjawab bahwa dialah orang yang kumaksudkan itu. Ibnu Hibban Al-Busti. dan meneliti Hadits.’ Kemudian saya meminta lagi agar dia meriwayatkan Hadits yang lain. ‘Coba ulangi apa yang kubacakan tadi!’ Lalu aku membacakannya dari pertama sampai selesai. Dia mengira bahwa ‘dua jilid kitab’ itu ada padaku. Ia pun kemudian membacakan 40 Hadits yang tergolong Hadits-hadits sulit atau gharib lalu berkata. Imam Tirmizi juga dikenal sebagai ahli fiqh dengan wawasan dan pandangan luas. ‘Apakah telah engkau hafalkan sebelum datang kepadaku?’ Aku menjawab. dan beberapa tahun lamanya ia hidup sebagai tuna netra. Lalu saya bertanyatanya mengenai dia. mengakui kemampuan Tirmizi dalam menghafal. Selain itu. kumpulan Hadits dan ilmu-ilmunya dipelajari dan diriwayatkan oleh banyak ulama. mengetahui kelemahan-kelemahan dan perawi-perawinya. dapat ditemukan dalam kitabnya Al-Jami’. dan lain-lain. di antaranya. Kemudian ia membacakan Hadits yang telah dihafalnya. Pandangan-pandangan tentang fiqh itu misalnya. Ia wafat di Tirmiz pada usia 70 tahun. Hammad bin Syakir. Kisah yang dikemukakan Al-Hafiz Ibnu Hajar dalam Tahzib At-Tahzibnya. dari Ahmad bin Abdullah bin Abu Dawud. ‘Aku belum pernah melihat orang seperti engkau. berikut adalah salah satu bukti kelebihan sang Imam : Saya mendengar Abu Isa At-Tirmizi berkata. Abd bin Muhammad An-Nasfiyyun. dan sangat teliti.’ “ Selain dikenal sebagai ahli dan penghafal Hadits. Salah satu ulama itu. dan ia mengabulkan permohonan itu. Ahmad bin Yusuf An-Nasafi. melainkan dua jilid lain yang mirip dengannya. pakar Hadits.upaya mulianya itu pula yang pada akhir kehidupannya mendapat musibah kebutaan. Aku pun membacakan seluruhnya secara beruntun. ‘Tidak. Di sela-sela pembacaan itu ia mencuri pandang dan melihat bahwa kertas yang kupegang ternyata masih putih bersih tanpa ada tulisan sesuatu apa pun. yang meriwayatkan kitab Al-Jami’ daripadanya. Sementara kalangan ulama lainnya mengungkapkan. Imam Tirmizi adalah sosok yang dapat dipercaya. Ia bertanya lagi. Al-Haisam bin Kulaib AsySyasyi. dan ketika itu saya telah menulis dua jilid buku berisi Hadits-hadits berasal dari seorang guru. ‘Coba bacakan!’ perintahnya. Guru tersebut berpapasan dengan kami. sehingga menjadikan dirinya sumber pengambilan Hadits para ulama terkenal. kesalehan dan ketakwaannya pun tak dapat diragukan lagi.

Apabila seseorang di antara kamu dipindahkan utangnya kepada orang lain yang mampu membayar. Dalam menyeleksi Hadits untuk kitabnya itu. atau menurut penulis buku Kasyf Az Zunuun. kitab ini juga dikenal dengan nama Sunan At-Tirmizi. Sebagai tamsil. Kitab Sunan Tirmizi dianggap sangat penting lantaran kitab ini betul-betul memperhatikan ta’lil (penentuan nilai) Hadits dengan menyebutkan secara eksplisit Hadits yang sahih. dan Kitab AlAsma’ wal-Kuna. Tirmizi tidak menyaring Hadits dari aspek Hadits itu dhaif atau tidak.Kajian-kajiannya mengenai persoalan fiqh ini pula mencerminkan dirinya sebagai ulama yang sangat berpengalaman dan mengerti betul duduk permasalahan yang sebenarnya. 1657). Imam Tirmizi telah menulis puluhan kitab. bersabda: Penangguhan membayar utang (yang dilakukan oleh si berutang) yang mampu adalah suatu kezaliman. Ini adalah satu contoh yang menunjukkan kepada kita. dari Al-Arai dari Abu Hurairah. Kitab At-Tarikh.” Bagaimana penjelasan sang Imam? Berikut ini komentar beliau. serta betapa luas dan orisinal pandangannya itu. Di kalangan muhaddisin (ahli Hadits). yang memahami bahasa Arab tentunya. hendaklah pemindahan utang itu diterimanya. tidak ada kerugian atas harta benda seorang Muslim. Kitab Asy-Syama’il an-Nabawiyyah. “Sebagian ahli ilmu berkata: ‘Apabila seseorang dipindahkan piutangnya kepada orang lain yang mampu membayar dan ia menerima pemindahan itu. kitab Sunan Tirmizi dapat dipahami oleh siapa saja. diantaranya: Kitab Al-Jami’. Imam Tirmizi bertolak pada dasar apakah Hadits itu dipakai oleh fuqaha (ahli fikih) sebagai hujjah (dalil) atau tidak. atau yang ditulis Imam Muslim dan lainnya. Menurut Ibnu Ishak. Alasannya adalah. perkataan ‘Tidak ada kerugian atas harta benda seorang Muslim’ ini adalah ‘Apabila seseorang dipindahkan piutangnya kepada orang lain yang dikiranya mampu. dari Abi Az-Zunad. Sebaliknya. namun ternyata orang lain itu tidak mampu. kitab ini menjadi rujukan utama. Tidak seperti kitab Hadits Imam Bukhari. Itu sebabnya. Sufyan menceritakan kepada kami. dari Nabi SAW. dan bagi orang yang dipindahkan piutangnya (muhtal) tidak dibolehkan menuntut kepada muhil.’ Sementara sebagian ahli lainnya mengatakan: ‘Apabila harta seseorang (muhtal) menjadi rugi disebabkan kepailitan muhal ‘alaih. sebagai berikut: “Muhammad bin Basysyar bin Mahdi menceritakan kepada kami. penjelasannya terhadap sebuah Hadits mengenai penangguhan membayar piutang yang dilakukan si berutang yang sudah mampu.” demikian penjelasan Imam Tirmizi. maka bebaslah orang yang memindahkan (muhil) itu. kedudukan Sunan Tirmizi berada pada tingkat ke-3 dalam hierarki Kutubus Sittah. Kitab Az-Zuhd. terkenal dengan sebutan Sunan at-Tirmizi. Kitab Al-’Ilal. Itu . maka baginya dibolehkan menuntut bayar kepada orang pertama (muhil). kitab ini menduduki peringkat ke-4 dalam urutan Kutubus Sittah. maka tidak ada kerugian atas harta benda orang Muslim (yang dipindahkan utangnya) itu’. betapa cemerlangnya pemikiran fiqh Imam Tirmizi dalam memahami nash-nash Hadits. selain kitab-kitab hadits lainnya dari Imam Bukhari maupun Imam Muslim. Selain dikenal dengan sebutan Kitab Jami’ Tirmizi. Hajji Khalfah (w. Hingga meninggalnya.

semua itu dijalani dengan senang hati. Abu Abdullah Al-Hakim. As-Sabki menyatakan: “Imam Baihaqi merupakan satu di antara sekian banyak imam terkemuka dan memberi petunjuk bagi umat Muslim. khususnya ta’lil Hadits tersebut. yang bernama lengkap Imam Al-Hafith Al-Mutaqin Abu Bakr Ahmed ibn Al-Hussein ibn Ali ibn Musa Al Khusrujardi Al-Baihaqi.” Juga Hadits. sebagian besar ahli ilmu menggunakannya (sebagai pegangan). Hadits-hadits yang dimuat disebutkan nilainya dengan jelas. Pendapat ini adalah pendapat Ibn Sirin dan Asyab serta sebagian besar ahli fiqh dan ahli Hadits juga Ibn Munzir. bahkan nilai rawinya yang dianggap penting. bahkan uraian perbandingan dan kesimpulannya. Kitab ini dinilai positif karena dapat digunakan untuk penerapan praktis kaidah-kaidah ilmu Hadits. Diriwayatkan. Beberapa keistimewaan Kitab Jami’ atau Sunan Tirmizi adalah. di antaranya Iman Abul Hassan Muhammed ibn Al-Hussein Al Alawi. maka bunuhlah dia. baik isinya yang semakna maupun yang berbeda. pencantuman riwayat dari sahabat lain mengenai masalah yang dibahas dalam Hadits pokok (Hadits al Bab). Namun. penulis kitab “Al Mustadrik of Sahih Muslim and Sahih Al-Bukhari”. Abu Bakr ibn Furik. Imam Baihaqi harus menempuh jarak cukup jauh dan menghabiskan banyak waktu untuk bisa bermajelis dengan mereka. Sedangkan mengenai shalat jamak. Abu Tahir AlZiyadi. demi memuaskan dahaga batinnya terhadap ilmu Islam. Dialah pula yang sering kita sebut . dan Ibn Busran.” Hadits mengenai hukuman untuk peminum khamar ini adalah mansukh (terhapus) dan ijma’ ulama pun menunjukkan demikian. tanpa adanya sebab takut dan dalam perjalanan. Sebagian besar ulama berpendapat boleh hukumnya melakukan shalat jamak di rumah selama tidak dijadikan kebiasaan. Halal ibn Muhammed Al-Hafaar. ia selalu memberikan uraian tentang nilai Hadits. Para ulama itu tinggal di berbagai tempat terpencar. Selain itu. para ulama berbeda pendapat atau tidak sepakat untuk meninggalkannya. keistimewaan yang langsung kaitannya dengan ulum al Hadits (ilmu-ilmu Hadits) adalah masalah ta’lil Hadits. Abu Ali Al-Ruthabari of Khusran. adalah seorang ulama besar dari Khurasan (desa kecil di pinggiran kota Baihaq) dan penulis banyak buku terkenal. kecuali dua Hadits.” Oleh karena itu. yang artinya: “Sesungguhnya Rasulullah SAW menjamak shalat Dhuhur dengan Ashar. minum lagi pada yang keempat kalinya. bahwa ia pernah berkata: “Semua Hadits yang terdapat dalam kitab ini adalah dapat diamalkan. Masa pendidikannya dijalani bersama sejumlah ulama terkenal dari berbagai negara.sebabnya. dan Maghrib dengan Isya. bahkan yang bertentangan sama sekali secara langsung maupun tidak langsung. Sejarah Singkat Imam Al Baihaqi Imam Al Baihaqi. yaitu: Pertama. Oleh karenanya. “Jika ia peminum khamar. Abu Abdur-Rahman Al-Sulami.

“Dia hidup zuhud. Antara kelompok yang satu dengan yang lain berusaha saling menyalahkan dan menjatuhkan. Maka di tahun 441. Menurut ad-Dahabi. Ibnu Khalkan menulis. Dalam masa krisis ini. Setelah sekian lama menuntut ilmu kepada para ulama senior di berbagai negeri Islam. Al Usuli Din. para pemimpin Islam itu membentuk sebuah majelis guna mendengarkan penjelasan mengenai buku ‘Al Ma’rifa’. Pemimpin Islam memintanya pindah dari Nihiya ke Naisabor untuk tujuan mendengarkan penjelasannya langsung dan mengadakan bedah buku. yang mengapresiasi karya-karyanya itu. sehingga mempermudah musuh dari luar. fikih serta penghapal hadits. banyak beribadah. dan pemikiran. Imam Baihaqi juga mengumpulkan Hadits-hadits dari beragam sumber terpercaya.” Abdul-Ghaffar Al-Farsi Al-Naisabouri dalam bukunya “Thail Tareekh Naisabouri”: Abu Bakr Al-Baihaqi Al Hafith. fikih. Dia juga tidak pernah berjumpa dengan buku hadits atau Masnad Ahmad bin Hanbal (Imam Hambali). seorang ulama hadits. Ia mulai banyak mengajar. dia mulai menyebarkan berbagai ilmu yang telah didapatnya selama mengembara ke berbagai negeri Islam. kajian Baihaqi dalam hadits tidak begitu besar. Saat itu kaum muslim terpecah-belah berdasarkan politik. hadits. Meski dipandang sebagai ahli hadits. mulai dari akidah. menghabiskan waktunya untuk mempelajari beragam ilmu agama dan ilmu pengetahuan lainnya. Banyak ulama yang hadir lebih kemudian. Di sana. hingga tarikh. dalam Wafiyatul A’yam. untuk menceraiberaikan mereka. Dia menggunakan Mustadrak al-Hakim karya Imam al-Hakim secara bebas. dan mencontoh para salafus shalih. namun banyak kalangan menilai Baihaqi tidak cukup mengenal karya-karya hadits dari Tirmizi. buku-buku tulisannya mencapai seribu jilid. dan Ibn Majah. wara’. Diperkirakan. kota Baihaq. Imam Baihaqi hadir sebagai pribadi yang berkomitmen terhadap ajaran agama. Sementara itu. Banyak imam terkemuka turut hadir. namun beliau mahir meriwayatkan hadits karena benar-benar mengetahui sub-sub . Selain mengajar. Dia belajar ilmu aqidah dan bepergian ke Irak serta Hijaz (Arab Saudi) kemudian banyak menulis buku. Tema yang dikajinya sangat beragam.sebagai ‘Tali Allah’ dan memiliki pengetahuan luas mengenai ilmu agama. fikih. Nasa’i. dia juga aktif menulis buku.” Beliau terkenal sebagai seorang yang memiliki kecintaan besar terhadap hadits dan fikih. Dia memberikan teladan bagaimana seharusnya menerjemahkan ajaran Islam dalam perilaku keseharian. Dari situlah kemudian Imam Baihaqi populer sebagai pakar ilmu hadits dan fikih. Imam Baihaqi hidup ketika kekacauan sedang marak di berbagai negeri Islam. Dia termasuk dalam deretan para penulis buku yang produktif. Hal itu lantaran pembahasannya yang demikian luas dan mendalam. yakni bangsa Romawi. Imam Baihaqi kembali lagi ke tempat asalnya.

“Al Asma wa As Sifat”. Kitab as-Sunnan al-Kubra yang terbit di Hyderabat. menolak dan menangis karena paksaan tersebut. Sejarah Singkat Imam An-Nawawi Beliau adalah Yahya bin Syaraf bin Hasan bin Husain An-Nawawi Ad-Dimasyqiy. Penduduk kota Baihaq berpendapat. . Beliau dididik oleh ayah beliau yang terkenal dengan kesalehan dan ketakwaan. Kemudian pada tahun 649 H ia memulai rihlah thalabul ilminya ke Dimasyq dengan menghadiri halaqah–halaqah ilmiah yang diadakan oleh para ulama kota tersebut. Jadilah thalabul ilmi sebagai kesibukannya yang utama. Dia mewariskan ilmu-ilmunya untuk ditanamkan di dada para muridnya. Ia tinggal di madrasah Ar-rawahiyyah didekat Al-Jami’ Al-Umawiy. sebuah kampung di daerah Dimasyq (Damascus) yang sekarang merupakan ibukota Suriah. namun ia menghindar. Beliau dilahirkan pada bulan Muharram tahun 631 H di Nawa. India. seperti Imam Baihaqi. 10 jilid tahun 1344-1355. menjadi karya paling terkenal. dan “Ma’rifat As Sunnan cal Al Athaar”.bagian hadits dan para tokohnya yang telah muncul dalam isnad-isnad (sandaran atau rangkaian perawi hadits). tanggal 10 Jumadilawal 458 H (9 April 1066). ahli fikih. bahwa kota merekalah yang lebih patut sebagai tempat peristirahatan terakhir seorang pecinta hadits dan fikih. Perhatian ayah dan guru beliaupun menjadi semakin besar. baik dalam penyesuaian susunannya maupun mutunya. Di antara karya-karya Baihaqi. Ketika berumur sepuluh tahun. Selain itu. “Tha La’il An Nabuwwa”. Buku ini pernah mendapat penghargaan tertinggi. Beliau mulai belajar di katatib (tempat belajar baca tulis untuk anak-anak) dan hafal Al-Quran sebelum menginjak usia baligh. Sejumlah buku penting lain telah menjadi peninggalannya yang tidak ternilai. Syaikh ini berkata bahwa anak ini diharapkan akan menjadi orang paling pintar dan paling zuhud pada masanya dan bisa memberikan manfaat yang besar kepada umat Islam. usul fikih serta hadits. Imam terkemuka ini meninggal dunia di Nisabur. Abu Zakaria. Dalam karya tersebut ada catatan-catatan yang selalu ditambahkan mengenai nilai-nilai atau hal lainnya. Iran. Dari pernyataan as-Subki. Di samping telah pula mengabadikannya ke dalam berbagai bentuk karya tulis yang hingga sekarang pun tidak usai-usai juga dikaji orang. Syaikh Yasin bin Yusuf Az-Zarkasyi melihatnya dipaksa bermain oleh teman-teman sebayanya. seperti hadits-hadits dan para ahli hadits. Antara lain buku “As-Sunnan Al Kubra”. tidak ada yang lebih baik dari kitab ini. “Sheub Al Iman”. setiap jilid cetakan Hyderabat itu memuat indeks yang berharga mengenai tokoh-tokoh dari tiga generasi pertama ahli-ahli hadits yang dijumpai dengan disertai petunjuk periwayatannya. An-Nawawi tinggal di Nawa hingga berusia 18 tahun. Itulah di antara sumbangsih dan peninggalan berharga dari Imam Baihaqi. Dia lantas dibawa ke tanah kelahirannya dan dimakamkan di sana.

Suatu ketika beliau dipanggil oleh raja Azh-Zhahir Bebris untuk menandatangani sebuah fatwa. Sering tidak tidur malam untuk ibadah atau menulis. Dalam bidang bahasa: Tahdzibul Asma’ wal Lughat.Minhaj (Syarah Shahih Muslim).Abul ‘Abbas Al-Isybiliy dan Ibnu ‘Abdil Hadi. Dalam bidang hadits : Arba’in. At-Taqrib wat Taysir fi Ma’rifat Sunan Al-Basyirin Nadzir. Iapun mengungguli teman-temannya yang lain. qana’ah dan berwibawa. agama islam adalah agama yang hidup dan kokoh. Abu Ishaq Al-Muradiy. Al-Majmu’. wara’ dan bertaqwa. Dalam bidang akhlak: At-Tibyan fi Adab Hamalatil Qur’an. Beliau sederhana. Dalam bidang fiqih: Minhajuth Thalibin. 3. AlAdzkar. Ia rajin sekali dan menghafal banyak hal. Raja pun meremehkannya dan berkata: ”Tandatanganilah fatwa ini!!” Beliau membacanya dan menolak untuk membubuhkan tanda tangan.Disebutkan bahwa ia menghadiri dua belas halaqah dalam sehari. Imam An-Nawawi adalah seorang yang zuhud. Kitab-kitab ini dikenal secara luas termasuk oleh orang awam dan memberikan manfaat yang besar sekali untuk umat. Dan diantara murid beliau: Ibnul ‘Aththar Asy-Syafi’iy. kemudian ia pergi ke Madinah dan menetap disana selama satu setengah bulan lalu kembali ke Dimasyq. kemudian keikhlasan dan kesungguhan beliau dalam berjuang. Raja marah dan berkata: ”Kenapa !?” Beliau menjawab: ”Karena berisi kedhaliman yang nyata”. Beliau digelari Muhyiddin ( yang menghidupkan agama ) dan membenci gelar ini karena tawadhu’ beliau. aku sangat segan padanya”. termasuk kepada para penguasa. Ibnun Naqib Asy-Syafi’iy. Ia berkata : “Dan aku menulis segala yang berhubungan dengannya. Abul Faraj Ibnu Qudamah Al-Maqdisiy. Raudhatuth Thalibin. Pada tahun 651 H ia menunaikan ibadah haji bersama ayahnya. Diriwayatkan bahwa beliau berkata :”Aku tidak akan memaafkan orang yang menggelariku Muhyiddin”. tidak memerlukan orang yang menghidupkannya sehingga menjadi hujjah atas orang-orang yang meremehkannya atau meninggalkannya. diantaranya: 1.” [Syadzaratudz Dzahab 5/355]. tidak . dengan cara yang telah digariskan Islam. Raja semakin marah dan berkata: ”Pecat ia dari semua jabatannya”. Secara umum beliau termasuk salafi dan berpegang teguh pada manhaj ahlul hadits. Al. 2. Beliau juga menegakkan amar ma’ruf nahi munkar. Riyadhush Shalihin. Disamping itu. Abdul Aziz bin Muhammad Al-Ausiy. Raja ingin membunuhnya tapi Allah menghalanginya.baik penjelasan kalimat yang sulit maupun pemberian harakat pada kata-kata. Imam Nawawi meninggalkan banyak sekali karya ilmiah yang terkenal. Bustanul Arifin. Abul Hajjaj Al-Mizziy. Raja ditanya: ”Kenapa tidak engkau bunuh dia padahal sudah bersikap demikian kepada Tuan?” Rajapun menjawab: ”Demi Allah. Ishaq bin Ahmad AlMaghribiy dan Ibnul Firkah. Pada tahun 665 H ia mengajar di Darul Hadits Al-Asyrafiyyah (Dimasyq) dan menolak untuk mengambil gaji. Beliau menggunakan banyak waktu beliau dalam ketaatan. 4. Datanglah beliau yang bertubuh kurus dan berpakaian sangat sederhana. Diantara syaikh beliau: Abul Baqa’ An-Nablusiy. Dan Allah telah memberikan barakah dalam waktuku. Para pembantu raja berkata: ”Ia tidak punya jabatan sama sekali. Beliau menulis surat berisi nasehat untuk pemerintah dengan bahasa yang halus sekali. Jumlahnya sekitar empat puluh kitab. Ini semua tidak lain karena taufik dari Allah Ta’ala.

Setiba di Damaskus. ia sekeluarga bertolak ke Damaskus.terjerumus dalam filsafat dan berusaha meneladani generasi awal umat dan menulis bantahan untuk ahlul bid’ah yang menyelisihi mereka. Ia dibesarkan di tengah keluarga yang tak berpunya secara materi. Tidak boleh bersikap seperti kaum Haddadiyyun yang membakar kitab-kitab karya beliau karena adanya beberapa kesalahan didalamnya. tidak seperti dalam cabang ilmu yang lain. Ia berjasa memurnikan ajaran Islam dari haditshadits lemah dan palsu serta meneliti derajat hadits. Al-Albani kecil masuk sekolah madrasah yang dikelola oleh Jum’iyah alIs’af al-Khairiyah. Imam Nawawi meninggal pada 24 Rajab 676 H -rahimahullah wa ghafarahu-. Karya dan jasa-jasanya cukup banyak dan sangat membantu umat Islam terutama dalam menghidupkan kembali ilmu hadits. Syeikh al-Albani kecil mulai mempelajari bahasa Arab. . Dilahirkan pada tahun 1333 H di kota Ashqadar. Ayah al-Albani bernama Al Haj Nuh adalah lulusan lembaga pendidikan ilmu-ilmu syari’at di ibukota negara dinasti Utsmaniyah (kini Istambul). Dalam bab ini beliau banyak mendasarkan pendapat beliau pada nukilan–nukilan dari para ulama tanpa mengomentarinya. Syeikh Nuh amat mengkhawatirkan dirinya dan diri keluarganya. dengan berhati-hati terhadap kesalahan-kesalahan yang ada. Al-Albani mempunyai nama lengkap Abu Abdirrahman Muhammad Nashiruddin bin Nuh al-Albani. Di dalam hadits Nabi Muhammad SAW itulah terkandung jawaban dan solusi masalah yang dihadapi oleh umat di berbagai bidang kehidupan. Karya-karya beliau tetap dianjurkan untuk dibaca dan dipelajari. Ketika Raja Ahmad Zagha naik tahta di Albania dan mengubah sistem pemerintahan menjadi pemerintah sekuler. Ia terus belajar di sekolah tersebut hingga kelas terakhir dan lulus di tingkat Ibtida’iyah. atau yang lebih dikenal dengan Syeikh Al-Albani. Namun beliau tidak ma’shum (terlepas dari kesalahan) dan jatuh dalam kesalahan yang banyak terjadi pada ulumaulama di zaman beliau yaitu kesalahan dalam masalah sifat-sifat Allah Subhanah. Beliau kadang menta’wil dan kadang–kadang tafwidh. ibu kota Albania masa lampau. Akhirnya ia memutuskan untuk berhijrah ke Syam dalam rangka menyelamatkan agamanya dan karena takut terkena fitnah. Dari sana. umat Islam tidak akan melupakan jasa Syeikh Muhammad Nashiruddin AlAlbani. Sejarah Singkat Syeikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani Hadits merupakan salah satu rujukan sumber hukum Islam di samping kitab suci AlQur’an. itu tidak benar karena beliau banyak menyelisihi mereka (orang-orang Asy’ari) dalam masalah-masalah aqidah yang lain seperti ziyadatul iman dan khalqu af’alil ‘ibad. Berbicara tentang ilmu hadits. namun sangat kaya ilmu. Ia merupakan salah satu tokoh pembaharu Islam abad ini. Orang yang memperhatikan kitab-kitab beliau akan mendapatkan bahwa beliau bukanlah muhaqqiq dalam bab ini. Komite Tetap untuk Riset Ilmiah dan Fatwa kerajaan Saudi ditanya tentang aqidah beliau dan menjawab: ”Lahu aghlaath fish shifat” (Beliau memiliki beberapa kesalahan dalam bab sifat-sifat Allah). Adapun memvonis Imam Nawawi sebagai Asy’ari.

pemuda Al-Albani mulai mengkonsentrasikan diri pada ilmu hadits. Begitulah. berupa takhrij terhadap hadits-hadits yang terdapat pada Ihya’ Ulumuddin-nya Al-Ghazali. Kegiatan pertama di bidang ini ialah menyalin sebuah kitab berjudul Al-Mughni ‘an Hamli al-Asfar fi Takhrij ma fi al-Ishabah min al-Akhbar. Al-Albani mendapat penghargaan tertinggi dari kerajaan Saudi Arabia berupa King Faisal Fundation tanggal 14 Dzulkaidah 1419 H. Bahkan kemudian ia diberi wewenang untuk membawa kunci perpustakaan. buku-buku hasil foto kopi. beliau memanfaatkan Perpustakaan adh-Dhahiriyah di Damaskus. ia meneruskan belajarnya langsung kepada para syeikh. ia mengajar tentang hadits dan ilmu-ilmu hadits. hadits menjadi kesibukan rutinnya sampai-sampai ia menutup kios reparasi jamnya. Awalnya kegiatan Al-Albani dalam bidang hadits ini ditentang oleh ayahnya. sangat memukau hatinya.” Namun Syeikh al-Albani justru semakin cinta terhadap dunia hadits. Pada perkembangan berikutnya. karya al-Iraqi. Al-Albani juga mempelajari keterampilan memperbaiki jam dari ayahnya sampai mahir betul. sebuah majalah yang diterbitkan oleh Syeikh Muhammad Rasyid Ridha. Karenanya. disamping juga mempelajari sebagian fikih madzab Hanafi. Al-Albani lebih betah berlama-lama dalam perpustakaan adh-Dhahiriyah. ”Sesungguhnya ilmu hadits adalah pekerjaan orang-orang pailit (bangkrut). Pada tahun 1395-1398 H ia kembali ke Madinah untuk bertugas sebagai anggota Majelis Tinggi Jam’iyah Islamiyah di sana. Tulisantulisan sang Syeikh. Akhirnya kepala kantor perpustakaan memberikan sebuah ruangan khusus di perpustakaan untuknya. seringkali hanya sedikit makanan yang dibawanya ke perpustakaan. Itu tidak lain karena gigihnya beliau berdakwah kepada sunnah dan memerangi bid’ah sehingga orang-orang yang dengki kepadanya menebarkan fitnah. Di negeri itu pula. Pada tahun 1388 H. Setelah itu ia pindah ke Yordania. Departemen Pendidikan meminta kepada Syeikh Al-Albani untuk menjadi ketua jurusan Dirasah Islamiyah pada Fakultas Pasca Sarjana di sebuah Perguruan Tinggi di Kerajaan Yordania. Dari tahun 1381-1383 H. Sebelum berpulang. Ketertarikannya itu berawal dari pembahasan-pembahasan yang ada dalam majalah alManar. Di samping juga meminjam buku-buku dari beberapa perpustakaan khusus. Tidak pernah istirahat mentelaah kitab-kitab hadits. Syeikh Al-Albani pernah dua kali mendekam dalam penjara. Al-Albani makin leluasa mempelajari banyak sumber. Tetapi situasi dan kondisi saat itu tidak memungkinkan beliau memenuhi permintaan itu. Untuk makannya. sehingga setiap harinya mencapai 12 jam. Ia mempelajari AlQur’an dari ayahnya sampai selesai. Syeikh Al-Albani berwasiat agar perpustakaan pribadinya. Keterampilan ini kemudian menjadi salah satu mata pencahariannya. Ia mengomentarinya begini. Dengan demikian.Selanjutnya. Kali pertama selama satu bulan dan kali kedua selama enam bulan. Al-Albani tidak memiliki cukup uang untuk membeli kitab-kitab. kecuali jika waktu shalat tiba. Pengalaman mengajarnya dilakukan ketika menjadi pengajar di Jami’ah Islamiyah (Universitas Islam Madinah) selama tiga tahun. baik berupa buku-buku yang sudah dicetak. Pada umur 20 tahun. manuskrip- .

.……………………………………………. Sejarah singkat Imam Malik…. dan buku berisi jawaban-jawaban tentang pelbagai masalah yang bermanfaat....1 2. Sejarah singkat Imam An-Nawawi……………………………………………. At-Tawasul wa anwa’uhu 6.31 7..…………………………………………. Jumlahnya sekitar 218 judul..……. Ia wafat pada hari Jum’at malam Sabtu tanggal 21 Jumada Tsaniyah 1420 H atau bertepatan dengan tanggal 1 Oktober 1999 di Yordania. Ahkam Al-Jana’iz wabida’uha. Sejarah singkat Imam Al Baihaqi………………………………. Sejarah singkat Imam Syafi’i…………………………………….…. Silisilah al-Ahadits adh-Dha’ifah wal Maudhu’ah 5. Dabuz-Zifaf fi As-Sunnah al-Muthahharah 2. ada yang masih berupa manuskrip dan ada yang mafqud (hilang)... ISMAIL FARID NOMOR POKOK: 20010009031 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM KONSENTRASI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCA SARJANA UNIVERSITAS ISLAM BANDUNG 2009 M/ 1430 H DAFTAR ISI 1.42 10.10 4. Sejarah singkat Imam Hanafi…..39 9. beliau juga memiliki buku kumpulan ceramah. Karya yang terkenal antara lain : 1. Al-Ajwibah an-Nafi’ah ‘ala as’ilah masjid al-Jami’ah 3. Di samping itu.36 8. bantahan terhadap berbagai pemikiran sesat. Sejarah singkat Imam Muslim…………………………………………. Karya-karya beliau amat banyak.………………44 aftar Pustaka .25 6. Sejarah singkat Syeikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani. SEJARAH SINGKAT PARA AHLI HADITS Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Ilmu Hadits Oleh. Silisilah al-Ahadits ash Shahihah 4.………….…………….………..manuskrip (yang ditulis olehnya ataupun orang lain) seluruhnya diserahkan kepada pihak Perpustakaan Jami’ah. Sejarah singkat Imam Bukhari………………………………………………. Sejarah singkat Imam Hanbali………………………………………………. Sejarah singkat Imam Tirmizi……………………………………….16 5.4 3.. ada yang sudah dicetak.

Kekuasaan dinasti ini tidak pernah diakui di Spanyol dan seluruh Afrika Utara. khususnya tentara Turki dengan system perbudakan baru seperti diuraikan di atas.DINASTI-DINASTI DI TIMUR DAN DI BARAT DINASTI-DINASTI DI TIMUR DAN DI BARAT 1. dengan berbagai cara diantaranya pemberontakan yang dilakukan oleh pemimpin lokal dan mereka berhasil memperoleh kemerdekaan penuh. Ada kemungkinan bahwa para khalifah Abbasiyah sudah cukup puas dengan pengakuan nominal dari propinsi-propinsi tertentu. akan terlihat perbedaan antara pemerintahan Bani Umayyah dengan pemerintahan Bani Abbas. sejajar dengan batas-batas wilayah kekuasaan Islam. daerah-daerah itu berada di bawah kekuasaan gubernur-gubernur propinsi bersangkutan. Ini bisa terjadi dalam salah satu dari dua cara: Pertama. kecuali Mesir yang bersifat sebentar-sebentar dan kebanyakan bersifat nominal. Bahkan dalam kenyataannya. dalam perkembangan . Kedua. Wilayah kekuasaan Bani Umayyah. Secara riil. Fenomena ini mungkin bersamaan dengan datangnya pemimpin-pemimpin yang memiliki kekuatan militer di propinsi-propinsi tertentu yang membuat mereka benarbenar independen. banyak daerah tidak dikuasai khalifah. Sebagai gantinya. Mereka bukan saja menggerogoti kekuasaan khalifah. Hal ini tidak seluruhnya benar untuk diterapkan pada pemerintahan Bani Abbas. pertama. propinsi-propinsi tertentu di pinggiran mulai lepas dari genggaman penguasa Bani Abbas. sebenarnya keruntuhan kekuasaan Bani Abbas mulai terlihat sejak awal abad kesembilan. tetapi beberapa diantaranya bahkan berusaha menguasai khalifah itu sendiri. seperti daulat Umayyah di Spanyol dan Idrisiyyah di Marokko. seorang pemimpin lokal memimpin suatu pemberontakan dan berhasil memperoleh kemerdekaan penuh. penguasa Bani Abbas lebih menitikberatkan pembinaan peradaban dan kebudayaan daripada politik dan ekspansi. Akan tetapi berbicara tentang politik Islam dalam lintasan sejarah. Kecuali Bani Umayyah di Spanyol dan Idrisiyyah di Marokko. propinsi-propinsi tertentu di pinggiran mulai lepas dari genggaman penguasa Bani Abbas. seseorang yang ditunjuk menjadi gubernur oleh khalifah. kedua. Kekuatan militer Abbasiyah waktu itu mulai mengalami kemunduran. PENDAHULUAN Akibat dari kebijaksanaan yang lebih menekankan pembinaan peradaban dan kebudayaan Islam dari pada persoalan politik itu. para penguasa Abbasiyah mempekerjakan orang-orang profesional di bidang kemiliteran. seperti daulat Aghlabiyah di Tunisia dan Thahiriyyah di Khurasan. Menurut Watt. Alasannya. Namun pada saat wibawa khalifah sudah memudar mereka melepaskan diri dari kekuasaan Baghdad. mulai dari awal berdirinya sampai masa keruntuhannya. kedudukannya semakin bertambah kuat. Akibat dari kebijaksanaan yang lebih menekankan pembinaan peradaban dan kebudayaan Islam daripada persoalan politik itu. Disintegrasi dalam bidang politik sebenarnya sudah mulai terjadi di akhir zaman Bani Umayyah. Hubungannyadengan khilafah ditandai dengan pembayaran upeti. propinsi-propinsi itu pada mulanya tetap patuh membayar upeti selama mereka menyaksikan Baghdad stabil dan khalifah mampu mengatasi pergolakan-pergolakan yang muncul. dengan pembayaran upeti itu. mungkin para khalifah tidak cukup kuat untuk membuat mereka tunduk kepadanya. Pengangkatan anggota militer Turki ini.

Yang berbangsa Turki: a.Yang berbangsa Arab: a.Samaniyah di Transoxania.al-Barzuqani.Aghlabiyyah di Tunisia (184-289 H/800-900 M). 4. (205-259 H/820-872 M). e. 5. (348. Nampaknya. b. (380-489 H/990-1095 M).Thuluniyah di Mesir. (317-394 H/929.selanjutnya teryata menjadi ancaman besar terhadap kekuasaan khalifah.Ukailiyyah di Maushil. b. (433-583 H/1040-1187 M). (386-489 H/996-1 095 M).Dulafiyah di Kurdistan.Seljuk Rum atau Asia kecil di Asia Kecil. (266-318 H/878-930 M). 3. (254-292 H/837-903 M). diantaranya adalah: 1. sehingga meskipun dirasakan dalam hampir semua segi kehidupan. atau seljuk Agung.Idrisiyyah di Marokko.Ghaznawiyah di Afghanistan. (564-648 H/1167-1250 M). disamping persoalan-persoalan keagamaan.406 H/959-1015 M).Fathimiyah di Mesir.Abu Ali. 4.Seljuk Syriaatau Syam di Syria. c. (172-375 H/788-985 M). b. h. Gerakan inilah yang banyak memberikan inspirasi terhadap gerakan politik. c. seperti dalam kesusasteraan dan karya-karya ilmiah. f.Yang berbangsa Persia :a. g. d.Shafariyah di Fars. (511-590 H/1117-1194 M). c.Thahiriyyah di Khurasan. 2.Hamdaniyah di Aleppo dan Maushil. bahkan ada diantara mereka yang justru melibatkan diri dalam konflik kebangsaan dan keagamaan itu. (320-447 H/ 932-1055 M).Yang mengaku dirinya sebagai khilafah: a. (254-290 H/868-901 M).Mirdasiyyah di Aleppo.Mazyadiyyah di Hillah. d. (210-285 H/825-898 M). bahkan menguasai Baghdad. Dinasti-dinasti yang lahir dan melepaskan diri dari kekuasaan Baghdad pada masa khilafah Abbasiyah.Umawiyah di Spanyol b. Dari latar belakang dinasti-dinasti itu.1002 M). (351-585 H/962-1189 M). d.Yang berbangsa Kurdi: a. (261-389 H/873-998 M). nampak jelas adanya persaingan antarbangsa. 5. (320-560 H/932-1163 M).Seljuk Kinnan di Kirman. Seljuk ini menguasai Baghdad dan memerintah selama sekitar 93 tahun (429-522H/1037-1127 M).Ikhsyidiyah di Turkistan. (403-545 H/1011-1150 M).Alawiyah di Tabaristan. c. (414-472 H/1023-1079 M). (470-700 H/1077-1299 M). e. . b.(487-511 H/1094-1117 M). didirikan oleh Rukn al-Din Abu Thalib Tuqhrul Bek ibn Mikail ibn Seljuk ibn Tuqaq. 2.Ayubiyah. sudah muncul fanatisme kebangsaan berupa gerakan syu’u arabiyah (kebangsaan/anti Arab). 3. para khalifah tidak sadar akan bahaya politik dari fanatisme kebangsaan dan aliran keagamaan itu. (250-316 H/864-928 M). mereka tidak bersungguh-sungguh menghapuskan fanatisme tersebut.Buwaihiyyah. Apalagi pada periode pertama pemerintahan dinasti Abbasiyah.Seljuk Irak di Irak dan Kurdistan.Seljuk besar.Sajiyyah di Azerbaijan.Dinasti Seljuk dan cabang-cabangnya: 1.

Faktor-faktor penting yang menyebabkan kemunduran Bani Abbas pada periode ini. kerajaan Persia mencapai puncak kejayaannya ketika Kusraw Nushirvan (531-579 M) berkuasa. Sejarawan Richard N.” 2. Pada saat kekuatan militer menurun. and Future (2000). Peradaban Persia di Masa Lampau Siapakah sesungguhnya bangsa Persia? Dr. adalah: 1. Pendahuluan Pada tahun 874 M. ada yang berlatar belakang Syi’ah. berhasil membangun kekuasaan Dinasti Achameneids.Luasnya wilayah kekuasaan daulat Abbasiyah sementara komunikasi pusat dengan daerah sulit dilakukan. Disamping latar belakang kebangsaan.Keuangan negara sangat sulit karena biaya yang dikeluarkan untuk tentara bayaran sangat besar. Memasuki Zaman Aksial (800-200 SM). Kaisar Cyrus The Great (590-529 SM).terutama antara Arab. orang-orang Arya yang pada mulanya mendiami kawasan stepa di Kaukasia terpisah secara kultural menjadi dua kelompok. Bahkan. ada yang Sunni. wilayah Persia (Iran Selatan) dan Transoksania (Usbekistan) mulai dikendalikan oleh orang-orang keturunan Saman Khuda (Dinasti Saman). Frye (1963) menyebut kekuasaan Dinasti Saman sebagai “Zaman kebangkitan kembali kebudayaan Irano-Islam. Kaisar Cyrus berhasil menaklukkan wilayah Mesopotamia (Irak) yang merupakan pusat peradaban dunia tertua. ketergantungan khalifah kepada mereka sangat tinggi. 2. BAGIAN 2 DINASTI DINASTI SAMAN (874-1005M) 1. 3. menurut Karen Amstrong (2007). Sebagian memisahkan diri dan memilih menetap di kawasan Iran Selatan. sehingga banyak daerah memerdekakan diri. Orang-orang Yunani menyebut mereka Persisvang. dalam Iranian Revolution: Past. . Bangsa ini. seorang keturunan Suku Persia. orang-orang dari Suku Persia berhasil merebut dominasi kekuasaan Suku Media. Lewat kekuasaan Dinasti Saman.” Mereka yang mendiami kawasan stepa di Kaukasia ini menyebut diri sebagai “Orang-orang Arya. Inilah asal mula penyebutan nama Suku Persia. Dinasti ini merupakan episode terpenting dalam sejarah peradaban Persia pasca kedatangan Islam. Pada masa kekuasaan Dinasti Sassanids. khalifah tidak sanggup memaksa pengiriman pajak ke Baghdad. kekuasaan dinasti ini meliputi: dari Libya ke arah Timur hingga Pakistan. tingkat saling percaya di kalangan para penguasa dan pelaksana pemerintahan sangat rendah. Persia dan Turki. Di tangan Kaisar Cyrus. Bersamaan dengan itu.Dengan profesionalisasi angkatan bersenjata. dinastidinasti itu juga dilatarbelakangi paham keagamaan. Adapun mereka yang tetap menetap di kawasan Barat Daya Iran dikenal sebagai Suku Media. menjelaskan bahwa sekelompok manusia dengan sistem sosial dan kebudayaan tertentu telah mendiami kawasan Barat Daya Iran sejak 3000 tahun Sebelum Masehi (SM). dari Teluk Oman di Selatan hingga Laut Aral di Utara. Zayar. Mereka inilah yang disebut sebagai nenek moyang bangsa Persia. Present. orang-orang Persia hendak mengulang kembali sejarah mereka yang pernah berjaya pada masa Dinasti Achameneids (600-333 SM) dan Dinasti Sassanids (228-651 M).” Secara perlahan-lahan. merupakan orang-orang yang memiliki silsilah keturunan “bangsa terhormat.

pertama kali. Isfahan. Kemudian sebagian lagi menggunakan bahasa Turki dan Urdu. Dia berhasil menguasai wilayah Sijistan. Tradisi mitos memang banyak mempengaruhi suatu bangsa dalam mengembangkan seni sastra. Seluruh keluarganya memeluk Agama Magi (Zoroastrianisme). Sastra berkembang cukup pesat di Persia. dan lainlain. 3. seluruh keluarganya mengikuti jejaknya. Oleh sejarawan Ahmad Amin. Sebagian memakai bahasa dialek awal Sansekerta. Kekuasaannya kemudian membentang luas sampai di . karena memang bahasa inilah dipakai untuk menulis kitab suci yang berisi ajaran-ajaran Zaratustra. Hasil reformasi spiritual yang dilakukan Mazdak melahirkan ajaran Mazdeisme-Zoroastrian. Setelah kedatangan Islam. sebelum kedatangan Islam. Falsafah hidup mereka berasal dari ajaran-ajaran Zaratustra (650-550 SM) yang telah menjadi kepercayaan resmi negara (Dinasti Achameneids). meliputi Khurasan dan Transoksania. Dia putra Ahmad bin Asad. Selain dituangkan dalam bentuk seni pahat.Bangsa Persia. Dinasti Saman Orang-orang Alawiy yang tersingkir dari struktur pemerintahan Abbasiyah pasca pemberontakan Abu As-Saraya (814-815 M) membangun kembali masa kejayaan Islam di kawasan Transoksania. adalah orang yang pertama kali merintis kekuasaan Dinasti Saman. Salah satu hasil kebudayaan Persia pra-Islam ialah patung-patung dan relief-relief yang bernilai seni tinggi. Dan. dinasti ini tidak memiliki catatan prestasi yang membanggakan. Ahmad bin Asad adalah putra Asad bin Abdullah. Selain seni sastra. Karman. Nashr bin Ahmad Samani berhasil merebut kekuasaan dari Dinasti Safar di Persia dan Transoksania. gubernur di Khurasan. Tabaristan. Umumnya. gubernur di Farghanah. ajaran Zoroastrianisme mengalami pembaruan secara besar-besaran yang dilakukan oleh Mazdak (485-531 M). Sekalipun pada masa kekuasaan Nashr bin Ahmad Samani. bangsa Persia mengkultuskan tokoh-tokoh tertentu dan mengabadikannya dalam bentuk monumen. Kemampuan bertutur serta daya imajinasi yang tinggi untuk menciptakan figur-figur fiktif sangat mendukung perkembangan seni sastra. sudah memiliki falsafah dan kebudayaan yang mapan. gagasan-gagasan Mazdak dinilai sebagai ajaran “Komunisme tertua” di muka bumi ini (A. tetapi pada masa kekuasaan Ismail bin Ahmad Samani (892-907 M) berhasil merebut Khurasan (900 M). dia berperan cukup besar di dalam struktur pemerintahan Dinasti Abbasiyah pada masa Khalifah Al-Ma’mun (813-833 M). Karen Amstrong (2007) menyebutnya bahasa Avesta. Ray. Puncak kejayaan Dinasti Saman pada masa kekuasaan Nashr bin Ahmad bin Ismail Samani (914-943 M). Wilayah kekuasaannya. bahasa yang dipakai secara resmi oleh bangsa Persia adalah bahasa Arab. gubernur Transoksania. dan Transoksania. Nashr bin Ahmad Samani (874-892 M). mitologi Persia juga banyak dituangkan dalam bentuk-bentuk kerajinan tangan seperti permadani. monumen-monumen persembahan untuk para tokoh tertentu dalam bentuk patung atau relief. keramik. Adapun Asad bin Abdullah adalah putra Saman Khuda. Hasjmy. Pada awal kekuasaan Dinasti Sassanids. seorang tuan tanah dari keluarga bangsawan Zoroastrian di Balkh (Afganistan Utara). 1995). Bahasa yang dipakai oleh bangsa Persia dalam berkomunikasi adalah bahasa Pahlevi (bahasa Persia Tengah). Jurjan. Setelah Saman Khuda memeluk agama Islam.

yang didedikasikan kepada Nuh bin Manshur (976-997 M). salah seorang penguasa dinasti ini. Mausoleum Cyrus The Great. Jaraknya 919 km dari kota Teheran. Istana Sassanids (peninggalan Kusraw Nushirvan). Masjid Jami’ Atiq (peninggalan pasukan Umar bin Khattab). yang didedikasikan secara khusus kepada Abu Shaleh Al-Manshur. Di kota ini banyak ditemui situs bersejarah seperti: Istana Persipolis (peninggalan Darius I). Ahmad Ad-Daqiqi salah seorang pujangga besar Persia menulis karya Shah Namah (Kitab Para Raja) berisi 60. dan Irak. Syiraz termasuk kota penting dalam sejarah Dinasti Saman. tradisi orang-orang Persia sangat kental dengan etos keilmuan. Jajat Burhanuddin (2002) menilai bahwa kekuasaan Dinasti Saman merupakan puncak peradaban Islam kedua setelah Dinasti Abbasiyah di Baghdad. sastra dan kebudayaan Persia bercorak Islam mencapai puncak kejayaannya.000 bait kisah moral dan teladan. ilmuwan muslim terkemuka menulis karya Al-Manshuri. Di samping itu. Rezim Saman kemudian berkoalisi dengan para penguasa di Mosul (Dinasti Hamdan). Ray. yang dikenal sebagai pakar matematika dan astronomi.belahan timur pusat Dinasti Abbasiyah. Wilayah ini masuk dalam kekuasaan Islam pada masa Khalifah Umar bin Khattab (634-644 M). Di samping pengembangan ilmu pengetahuan. tetapi justru malah memicu konflik internal yang berakhir damai. Inilah akhir episode kekuasaan orang-orang Alawiy di wilayah Transoksania. Rezim Saman berasal dari keturunan Suku Persia dan Suku Media. Kota ini menjadi saksi sejarah Imperium Persia pada masa Dinasti Achameneids dan Sassanids. rezim Saman juga membangun perpustakaan-perpustakaan di beberapa kota. Muhammad Yusuf Al-Khawarizmi (wafat 997 M). Ismail bin Nuh II terbunuh pada tahun 1005 M. yakni mengangkat tradisi nenek moyang Persia dengan sentuhan nilai-nilai Islami. Pada masa kekuasaan Nashr bin Ahmad bin Ismail Samani. Dinasti ini menghadapi pemberontakan orang-orang Suku Dailam (Dinasti Buwaihi). Kota-kota Penting Syiraz. Salah seorang pejabat istana Dinasti Saman. Mereka bercita-cita mengembalikan kejayaan bangsa Persia dengan menaklukkan kembali kawasan-kawasan yang pernah menjadi kekuasaan Dinasti Achameneids dan Sassanids. menyumbangkan gagasannya lewat karya ensiklopedi Mafatih Al-‘Ilm. Dinasti Saman terus melemah. Lewat kebijakan rezim yang mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan. istana Dinasti Saman menjadi pusat kekuasaan sekaligus pengembangan ilmu pengetahuan. Dinasti Saman terlalu lemah untuk meredam pemberontakan pada masa Ismail bin Nuh II (1001-1005 M). Karakteristik peradaban Saman bercorak lokal. Di kota ini juga pernah lahir pujangga besar Hafidzuddin Asy-Syirazi dan Mushlihuddin Sa’di Asy- . dan lain-lain. seorang kemenakan penguasa Dinasti Saman. Secara berangsur-angsur. Sayang. Karya Ahmad Daqiqi ini kemudian disempurnakan oleh Ahmad AlFirdausi. Selain mendukung pengembangan ilmu pengetahuan. Adalah ibukota propinsi Persia (Fars). Dampaknya cukup signifikan. Kekuasaannya harus berhadapan dengan Dinasti Buwaihi yang menguasai Persia. Fakhruddin Al-Razi. dinasti ini memiliki peranan penting dalam sejarah peradaban Islam pasca tenggelamnya kekuasaan Dinasti Abbasiyah. Bahkan raja-raja dinasti ini memiliki kecenderungan yang besar terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Salah seorang Ilmuwan Muslim lahir pada masa dinasti ini.

masjid sekolah dan perpustakaan. Perdagangan . tidak sulit ditaklukkan dan memilih damai. dibiayai untuk mengembangkan ilmu. Kota ini telah melahirkan para Ilmuwan Muslim pada masa Dinasti Saman. Perindustrian. berbeda ketika Islam datang ke Andalusia. sejarah. kemudian dinasti Fathimiyah selama setengah abad ( 909 – 965 M ) . Abu Bakr As-Samarkandi. Seluruh Sisilia dikuasai oleh kaum muslimin di bawah pimpinan Bani Aghlab dan sejak itu berdiri dinasti Bani Aghlab selama 6 tahun ( 903 – 909 M ) dan Palermo sebagai ibu kota . Tokoh utamanya Syihabuddin Suhrawardi dan Sadruddin Syirazi atau yang dikenal dengan nama Mulla Sadra. geografi dan kedokteran dan ilmuwan yang terkenal adalah Al-Idrisi yang hidup pada masa dinasti Normandia. Abu AlHasan Maidani. sastra. Dinasti Ghaznawiyah wilayahnya meliputi Iran bagian timur. Menjadi ibukota pemerintahan pada puncak kejayaan Dinasti Saman. Kota Ghaznah dijadikan sebagai pusat pertahanan dan tempat berkumpulnya para ahli dari berbagai ilmu. Dinasti Ghaznawiyah berjaya kurang lebih 220 tahun.Ketika Islam datang penguasa Sisilia melawan dengan gigih dan pantang menyerah. Peradaban Islam pada masa dinasti Bani Aghlab dan Fathimiyah kurang berkembang karena sering terjadi pemberontakan dan mulai berkembang pesat pada masa dinasti Kalbiyah.Syirazi pada abad ke-13 M. ketika berhasil menaklukan Dinasti Achameneids. dan Abu AlQasim Al-Laitsi As-Samarkandi. Pendiri dinasti Ghaznawiyah adalah Sabaktakin keturunan alptakin bangsa Turki. pemerintahan dan bidang ilmu sudah maju diantaranya ilmu kalam. Beliau wafat tahun 870 M dan dimakamkan di kota Samarkand. Peradaban Islam pada masa dinasti Ghaznawiyah mengalami kemajuan pesat pada saat penguasa Mahmud Ghaznawi. BAGIAN III PERADABAN ISLAM DI SISILIA DAN DINASTI GHAZNAWIYAH Mukaddimah Sisilia merupakan pulau terbesar di Laut Tengah. Muhammad ibn Mas’ud As-Samarkandi. Pakistan dan beberapa wilayah bagian India dengan pusat pemerintahannya di kota Ghazna. Alauddin As-Samarkandi. Pertanian. Para sarjana dan pujangga ditempatkan di istananya. Bukhara merupakan kota kelahiran ulama besar penghimpun Hadits-hadits Nabi yang amat masyhur. Afganistan. Di kota ini banyak dibangun perpustakaan yang sangat mendukung perkembangan ilmu pengetahuan. putra Philip dari Makedonia. Kota Samarkand menjadi saksi sejarah kekuasaan Alexander The Great (Iskandar Dzu Al-Qarnain). Pembangunan di berbagai sektor cepat didirikan seperti Istana. di kota ini lahir aliran Filsafat Illuminasi (Hikmah Al-Isyraqiyah) Mazhab Syiraz. kantor. Abu Manshur Al-Maturidi. seperti: Muhammad Addi As-Samarkandi. Najibuddin As-Samarkandi. fisika . Samarkand. Pada sekitar abad ke-12. Ahmad ibn Umar. Kota ini merupakan ibukota propinsi Transoksania (sekarang Usbekistan). Abu Abdullah Muhammad bin Abi Al-Hasan Al-Bukhari. Bukhara. Di bidang Fisik. diantaranya adalah Al-Biruni . dinasti Kalbiyah selama 80 tahun ( 965 – 1044 M ) dan dinasti Normandia .

Pada waktu Muawiyah menjadi khalifah. Pulau ini di sebelah barat dan selatannya adalah kawasan laut Mediterranian. Cartage. Islam di Sisilia 1. wali atau shahib di Sisilia dengan ibu kota Palermo. dan Byzantium. Tindano dan wilayah Val di Mazarra. pengaturan tentang tanah. sebelah utara berbatasan dengan laut Tyrrhenian dan sebelah timurnya berbatasan dengan laut Ionian. Pada tahun 902 M seluruh Sisilia dikuasai oleh kaum muslimin di bawah pimpinan Bani Aghlab yang setelah menghabiskan waktu dari tahun 827 – 902 M . Negro. Lombard. Persia. Islam. Dinasti Bani Aghlab ( 903 – 909 M ) Dinasti Bani Aghlab yang berpusat di Tunisia mengangkat lima orang gubernur dengan gelar amir. Pada zaman Abd Malik dan Al-Walid bin Abd Malik juga dilakukan serangan . Hal itu dilakukan agar tanah tak cuma dikuasai orang-orang kaya saja. dan penuh dengan kekayaan alamnya. Asia. dengan wali pertamanya Abu Fihr Muhammad bin Abdullah. kemudian dikuasai oleh kaum Muslimin. Yunani. Geografis Sisilia adalah sebuah pulau di laut tengan . Eulian. Fadl bin Ja`far menguasai Messina.Pada zaman ini mulai diperkenalkan reformasi agraria. Pulau ini di bagi menjadi tiga bagian : Val di Mazara di sebelah barat. Ketika dikuasai dinasti Muslim itu. Islam hanya menjadi agama resmi di Val di Mazara sedangkan di bagian yang lainnya mayoritas beragama kristen. letaknya berada di sebelah selatan semenanjung Italia. dipisahkan oleh selat Messina. Sisilia dan Arab. Pulau ini bentuknya menyerupai segitiga dengan luas 25. Pada tahun 830 M Asbagh bin Wakil seorang barbar Andalus. [8] kemudian berdirilah pemerintahan di bawah tiga dinasti yaitu Bani Aghlab. Sejarah Masuk Islam Sebelum dikuasai Islam . menentukan pajak. mayoritas penduduk muslim adalah keturunan bangsa barbar. Bangsa Sisilia. sehingga sektor pertanian berkembang pesat. menundukkan Palermo dan sejak itu Palermo menjadi ibu kota pemerintahan Islam Sisilia. Sebelah utara terdapat teluk Palermo dan sebelah timur terdapat teluk Catania. Penaklukkan terus dilanjutkan oleh Ibrahim bin Abdullah yang berhasil menguasai Pantellaria. badan kota praja. Kristen. Vandals. Penguasa Sisilia a.A. Pada abad ke-10 . pembagian harta rampasan. Gubernur Afrika Utara Musa bin Nuhair setelah berhasil menguasai Andalusia juga menyerang Sisilia di bawah pimpinan anaknya Abdullah. Para gubernur mempunyai kekuasaan penuh dalam hal perang atau damai . Penguasaan pulau ini berpindah-pindah dalam beberapa abad mulai dari Yunani. Spanyol dan barbar.Di setiap kota di Sicila dilengkapi dengan sebuah dewan kota. Pulau sisilia bergunung gunung dan sangat indah. Penduduk Sisilia saat itu berbagai ras dan agama. tanahnya subur. Usaha untuk menjadi wilayah Islam telah dimulai sejak Khalifah Usman bin Affan dengan mengirim gubernur Muawiyah bin Abi Sufyan pada tahun 652 M. ia juga menyerang pulau Sisilia pada tahun 667 M. Bangsa Arab menjadi penguasa. 2. Rogusa dan Lentini. Fathimiyah dan Kalbiyah 3. Romawi. Irigiasi juga mulai diperkenalkan. populasi penduduk Sicilia bertambah seiring datangnya imigran Muslim dari Afrika. Val di Noto di sebelah tenggara dan Val Demone di bagian timur laut . iklimnya yang baik.708 km persegi. mengangkat kadi. mencetak uang. Arab. Barbar. Yahudi.

industri perikanan. kekuasaan Islam meredup seiring perebutan kekuasaan di tubuh umat Islam. Dalam masa transisi dari Aghlab ke Fatimiyah di Sisilia juga terjadi pergolakan namun pergolakan di sini bukan karena masalah politik tetapi masalah yang sifatnya agamis yaitu pertentangan antara Syiah dan Suni. b. Tormina kemudian merubah nama kota itu menjadi Mu`izziyah sebagai penghormatan terhadap khalifah Fathimiyah Muiz . Peradaban Islam pada masa dinasti Bani Aghlab kurang berkembang karena sering terjadi pemberontakan . 2) Di bidang Pertanian sudah menggunakan sistem pengairan . Dinasti Bani Aghlab. 4) Di bidang Perdagangan sudah maju dan saat itu masih dikuasai orang Arab dan pelabuhan Messina menjadi kota perdagangan. 7000 jamaah shalat jumat dan 300 sekolah guru . namun ia tetap setia kepada Fathimiyah. 4. perkembangan ilmu agama islam lebih menonjol dibanding dengan . Dinasti Fathimiyah ( 909 – 965 M ) Pada tahun 909 M Ali bin Ahmad bin Abi al-Fawaris salah satu gubernur daulah Fathimiyah yang berpusat di Mesir . Kota Palermo dihiasi dengan 150 tempat pemotongan hewan. Emirat Sicilia terlepas dari pemerintahan Faimiyah di Mesir. 1) Di bidang Fisik. sulfur. Salim Rasyid dan Khalil bin Ishaq. Lalu digantikan Emir yang baru bernama Abu Al-Qasim (964 M – 982 M). c. Setelah itu. tawas. Gubernur-gubernur dinasti Fathimiyah di Sisilia antara lain Ziyadatullah bin Qurthub. Peradaban Islam pada masa dinasti Fatimiyah juga kurang berkembang karena sering terjadi pemberontakan dan baru merintis kesejahteraan secara fisik c. penenunan kain sutra. dan sistem penanaman bibit meniru bangsa Arab. 3) Di bidang Perindustrian sudah mampu mengembangkan industri tambang emas.M. Dinasti Kalbiyah ( 965 – 1044 M ) Dinasti kalbiyah berkuasa selama 80 tahun. Dinasti Kalbiyah. Tetapi dalam jangka waktu yang tidak lama Fathimiyah bisa mengatasinya. Secara defakto. Sicilia lepas dari tangan umat Islam. 300 masjid. bibit unggul didatangkan dari negara timur. belerang. 5) Di bidang ilmu. Dan sudah mengadakan kharaj dan jizyah . Dinasti Fathimiyah. Khalifah Fatimiyah. menggulingkan Ahmad bin Husen gubernur Dinasti Aghlabid yang terakhir . Sejak tahun 948 M. Sicila menjadi provinsi di Italia yang paling padat dengan jumlah penduduk mencapai 300 ribu jiwa. b. Pada 1061 M. Gubernur dinasti Fatimiyah yang terkuat adalah Hasan bin Ali al-Kalby keturunan arab suku kalb yang kemudian mendirikan dinasti Kalbiyah di Sisilia. Di bawah para Gubernur ini dinasti Fatimiyah membangun peradaban Islam dengan berbagai kemajuan . Perkembangan Ilmu Pengetahuan di Sisilia a. Peradaban Islam berkembang pada masa dinasti Kalbiyah yang berkuasa selama 80 tahun. Ismail Al-Mansur mengangkat Hassan Al-Kalbi sebagai emir Sicilia. Abu Musa al-Dayf . pada masa kedua emir itu berkuasa. Hasan dapat menaklukkan daerah kristen di sebelah utara Sisilia . Muslim Sicilia bertempur dengan Bizantium.

dan belajar di Cordova . ulumul hadits. memakai baju kebesaran raja raja Islam. rami di Giattini . termasuk Berber (Arab). administrasi dan ilmu Bumi . yang telah membuat bola dunia dalam bentuk globe dari bahan perak seberat 400 kilogram yang dilengkapi dengan Kitab Al-Rujari (Roger’s Book). Yunani .yang lain. Mahkamah menyerupai Mahkamah Agung Bezantium tetapi upacara upacaranya menyerupai Mahkamah Arab. Orang barat mengakuinya sebagai seorang ahli geografi. Idris juga ahli di bidang ilmu kedokteran. Ia menyusun sebuah buku berjudul al-Jami-li-Sifat Ashtat al-Nabatat . o Ilmu Fiqih sudah membicarakan hukum positif o Para ahli hukum menyesuaikan penafsiran al-Qur`an sesuai dengan perkembangan zaman o Umat Islam tidak menjalankan hukum Romawi. Kemudian Idris membuat kitab Nuzhat al-Mushtaq fi Ikhtiraq al-Afaq (Kesenangan untuk Orang-orang yang Ingin Mengadakan Perjalanan Menembus Berbagai Iklim) sebuah ensiklopedi yang berisi peta secara detil dan informasi lengkap negara-negara Eropa. 7) Dengan irigasi yang baik maka perkebunan dan pertanian semakin maju. menjelaskan namanama obat dalam beberapa bahasa. o Di bidang Ilmu Kalam yang terkenal adalah Abdul Haq bin Muhammad dan bin Zafar ( yang mengkritik al-Juwaini). dan lain lain. mahir bahasa Arab. Sehingga tanaman kapas. Ia ahli geografi dan kartografi terbesar di abad pertengahan. Spanyol ( 1099-1166). Hindi. karena Roger II sangat tertarik dengan matematika. Suriah. o Di bidang kedokteran yang terkenal adalah Abul Abbas Ahmad bin Abdul Salam 6) Di bidang Sosial dan Ekonomi mereka berhasil membangun irigasi dengan sistem Hydraulic yang didatangkan dari Persia dan sistem Siphon dari Roma. berbagai macam jeruk di ekspor d. bahasa arab. Rogger I dan II masih mengagumi kehebatan kebudayaan dan Intelektual Islam . dengan demikian ilmu bantupun berkembang seperti tafsir. . Saat itu Idris menjadi sangat dikenal dan mulai dilirik oleh kalangan navigator laut Eropa serta kalangan militer. Ia dilahirkan di Ceuta. Menggunakan bahasa Arab sebagai salah satu bahasa resmi. Yunani dan Kristen o Al-Qur`an dan Hadits dijadikan sumber pokok hukum islam. pejabat negara dan tentara tetap menggunakan orang orang islam. Dinasti Normandia Pada masa dinasti Normandia ini kekuasaan dinasti Islam telah berakhir namun kebudayaan Islam masih berkembang 1) Rogger I dan II ( 1091 – M) Walaupun Rogger I dan II beragama kristen tetapi ia memperlakukan umat islam dengan baik. karena pada masa ini muncul intelektual muslim yang terkenal al-Idrisi Al-Idris Nama lengkapnya Abu Abdullah Muhammad Ibn Muhammad Ibn Abdullah Ibn Idris Ash-Sharif .untuk Raja Roger II dari Sicilia. Idris membuat kembali sebuah kompilasi ensiklopedi yang lebih komperhensif berjudul Rawd-Unnas wa-Nuzhat al-Nafs (Kenikmatan Lelaki dan Kesenangan Jiwa). Persia. Perkembangan ilmu pengetahuan berkembang dengan pesat pada zaman Normandia. Kehidupan istana menyerupai kehidupan raja raja Islam. o Di bidang Sastra ada Ali Hamzah al-Basri ( pengagum al-Mutanabbi) o Di bidang Sejarah ada Abu Zaid al-Gumari dan bin Qotta o Di bidang Fisika muncul Abu Said Ibrahim dan Abu Bakar Siqli. Bahkan Rogger II yang beragama kristen mendapat gelar Mu`taz Billah . Palermo tetap sebagai ibu Kota negara.

B.dan bahasa latin. Afganistan. tetapi masih mengatasnamakan dinasti Samani sehingga ketika di Balkan terjadi pemberontakan terhadap dinasti Samani. Makran. Jabatan ini berakhir ketika rajanya meninggal dunia dan digantikan oleh Mansur bin Nuh. Dinasti inilah yang mampu menembus sampai ke India menyebarkan agama Islam . dan menjadikan Ghazna sebagai basis perlawanan menghadapi Mansur bin Nuh. Sabaktakin menguasai Pesyawar. Penaklukan India memerlukan waktu 24 tahun. ajaran Brahmanisme dikikis dan diganti dengan ajaran Islam. Pada tahun 1004 M. Mahmud membantu Abd Malik bin Mansur raja Samani. 3. Sind. Pendiri Dinasti Ghaznawiyah Pendiri dinasti Ghaznawiyah adalah Sabaktakin keturunan alptakin bangsa Turki. Tahun 1006 menguasai Punjab. dan ia menggelari dirinya dengan al-Musta`iz Billah. bukunya sangat popular di daratan Eropa dan telah diterbitkan di Roma pada tahun 1619. Ia menjadi penguasa dinasti Ghaznawiyah pada tahun 977 M. Mahmud yang bergelar Mahmud Ghaznawi pada tahun 999 M. Barat Laut Afganistan. Setelah berjuang selama 20 tahun Sabaktakin meninggal pada tahun 997 M. Kangra. Pada tahun 961 M Raja bani Saman Abd Malik bin Nuh. Pada awalnya ia memiliki Khurasan sebagai hadiah dari raja Samani Nuh bin Mansur atas jasanya berhasil memadamkan pemberontakan di Transoxiana. mengangkat Alptakin menjadi Gubernur di Hirrah. Delhi. 2) William I dan II Pada masa Penguasa Dinati Normandia di tangan William I dan II (beragama kristen) umat islam diperlakukan dengan tidak baik. menghancurkan berhala menggantikan kuil dengan masjid dan mampu berjaya sampai kurang lebih 220 tahun. Pemerintahan Mahmud Ghaznawi banyak diwarnai denga peperangan sebagai upaya memperluas wilayah kekuasannya terutama ke India. Pakistan dan beberapa wilayah bagian India. . Wilayah dinasti Ghaznawiyah Wilayah dinasti Ghaznawiyah meliputi Iran bagian timur. Multan dan Kasmir. Mathura. 2. Dinasti Ghaznawiyah (977 M – ) 1. Kalijar. kemudian Kabul dan wilayah India. Surat dan terakhir Gujarat. Oleh karena itu Alptakin bersama anak buahnya pergi menuju Ghazna dan menguasai wilayah itu pada tahun 962 M. Di setiap daerah penaklukkan. Kirman. Balujistan. Christopher Columbus. Palermo tetap sebagai ibu Kota negara. Pada tahun 1001 M Mahmud menaklukkan Kabul. Setelah menguasai Persi.. Penguasa Dinasti Ghaznawiyah Setelah Alptakin wafat digantikan oleh salah satu keturunanya yaitu Sabaktakin. namun Wiliam mengagumi kehebatan kebudayaan dan Intelektual Islam. salah seorang pendiri kerajaan kecil di bawah naungan kerajaan bani Saman yang sedang berjaya. Pusat pemerintahannya di kota GhaznaAfganistan. Walaupun berasal dari bangsa Turki namun ia dapat menyatukan kedua bangsa Turki dan Afganistan karena sama sama satu madhab yaitu ahlu sunnah wal jamaah. Beberapa karyanya telah dialih bahasakan kedalam bahasa latin . juga menggunakan peta asli yang dibuat oleh Idris sebelumnya . kemudian Mahmud Ghaznawi secara resmi memperoleh pengakuan dari Khalifah Abasiyah Al-Qadir dan digelari Yamin al-Daulah . Sabaktakin digantikan oleh putranya. Untuk menmgendalikan kekuasaannya di India Mahmud mengangkat seorang gubernur yang berkedudukan di Lahore. Muntasir dinasti Samani terakhir mati terbunuh.

ensiklopedi astronomi terlengkap yang mencakup antronomi. i. diantaranya adalah Al-Biruni dan Al-Firdausi. • Dialah sarjana pertama yang menemukan teori Perputaran bumi pada porosnya yang mengelilingi matahari. dibiayai dan didukung untuk mengembangkan ilmu dan penyelidikan ilmu. Pada masa Mahmud dan Mas`ud tercatat ada beberapa ilmuwan seperti Bin al-Arraqi . sejarah. keturunan Iran. 600 tahun sebelum Galileo lahir. Mahmud membangun istana di Afghan.pecinta ilmu dan sangat menghormati sarjana b. Usia 24 tahun di kampung halamannya belajar kepada Abu Nasr Mansur bin Ali bin Irak Jilani(ahli matematika). Peradaban Islam di dinasti Ghaznawiyah a. Kota Ghaznah bukan saja sebagai tempat pertahanan tetapi juga tempat berkumpulnya para ahli hukum. • Al-Biruni juga sangat ahli di bidang kedokteran farmasi. • Kitab al-Jamahir fi Ma`rifat al-Jawahir (pengetahuan tentang batu permata) adalah Risalah mengenai mineralogi yang ditulis semasa Sultan Maudud bin Mas`ud • Al-Biruni juga menulis abstraksi mengenai geometri. India. bahasa. astrologi. dan al-Baihaqi. geografi. • Di bidang astronomi ia dapat menemukan arah kiblat shalat secara cepat. • Al-biruni juga yang menetapkan dasar dasar ilmu ukur sudut. Dalam pengembangan ilmu. c. g. Babilonia. d. al-Marasyi (w 420 H). astronomi. Mahmud Ghaznawi adalah orang yang ahli dalam ilmu peperangan.4. dan penyair Arab . bin al-Khammar. ulama. Pernah tinggal di istana bani Saman pada masa Mansur II bin Nuh pada tahun 997 – 999 M. Al-Firdausi (w 1020 M) adalah tokoh kebangkitan sastra Persia. Dia juga mendorong perkembangan seni arsitektur dan seni seni lainnya. Istana Fazuri. geografi. Al-Biruni nama lengkapnya Abu al-Rayhan Muhammad bin Ahmad al-Biruni. Mas`ud bin Mahmud membangun masjid yang megah dirancang sendiri pada tahun 1035 – 1036 M. fisika. kemudian menetap di Jurja. h. aritmatika. al-Biruni ikut serta dalam ekspedisi militer ke India yang kemudian menghasilkan kitab Tarikh al-hind • Al-Biruni mempersembahkan kitab karya utamanya al-Qanun al-Mas`udi fi al-haya wa an-Nujum kitab. ke Rayy dekar Teheran dan sejak itu al-Biruni mengeluarkan karya karyanya. kronologi. tasawuf dan falsafah. • Al-Biruni lah yang menetapkan bahwa ketiga sudut dari segitiga besarnya 180 drajat. • Pada masa Mahmud Ghaznawi . ibu kota Khawarizm. pembangunan dan pengembangan ilmu. dan astrologi pada kitab Tafhim li Awa`il sina`at at-Tanjim. al-Asyadi (penyair dalam bahasa Persi).Shah nemeh memuat kisah para raja dari legenda awal termasuk kerajaan Sasania. Lahir tahun 973 M di kota Kath . ia penyair dari Tus atas dorongan bani Samani dan Mahmud Ghaznawi menyusun suatu epik Persia terkenal yang disebut Shah Nameh yang telah mulai digarap oleh penyair lain bernama Daqiqi yang mati terbunuh. f. membangun masjid yang megah dan indah di Ghazna yang terkenal dengan nama Arus al-Falaq. membangun sekolah yang dilengkapi dengan perpustakaan. ketiganya penulis sejarah al-Furrakhi. al-Utby ( w 427 H). dan Persia. fuqaha. ia menghimpun para sarjana dan pujangga mereka ditempatkan di istananya. Mahmud membangun kandang besar berkapasitas 1000 ekor binatang e. dan beberapa matematika bangsa Greek. Shal. membangun taman Sad Hasan. para ahli bahasa. pengamat adat istiadat dan seorang ulama besar pada zamannya. daerah Amu Darya sebelah selatan pantai laut Aral.

Konflik internal sangat berpengaruh terhadap kekuatan sebuah pemerintahan. yaitu Ahmad bin Thulun mendirikan dinasti raja-raja yang berkuasa di Mesir dan Syria dari tahun 254 hingga 292 Hijriah. Patut disayangkan karena kehancurannya akibat dari kaumnya sendiri dan terlalu lama bangun dari keterpurukannya. Sepertinya raja-raja Kristen di Sisilia memahami betul bahwa ilmu pengetahuan merupakan kekuatan yang luar biasa bagi sebuah peradaban. Ahmad bin Thulun Lahir 23 Ramadhan 220 abad ke-3 Hijriah. Mereka berpecah belah karena panasnya politik maupun karena konflik madhab dan aliran akibatnya Sisilia dikuasai oleh orang Kristen dan celakanya orang kristen menguasai peninggalan buku buku ilmu pengetahuan yang dihasilkan dari ilmuwan muslim.terkenal Badi` al-Zaman al-Hamdani. Penutup Berdasakan gambaran di atas masyarakat muslim di Sisilia dan pada masa dinasti Ghaznawiyah mempunyai peradaban tinggi tidak berbeda dengan zaman pemerintahan Abbasiyah dan Andalusia dalam memperkaya Khazanah Peradaban umat Islam Kisah di Sisilia memberikan banyak pelajaran bagi kita.multiply. Ahmad ibn Thulun adalah anak dari seorang budak berkebangsaan Turki bernama Thulun . http: //alwialatas. Kisah dinasti Ghaznawiyah tidak jauh berbeda dengan Islam di Sisilia. yakni dari 868254H) sampai 905 (292H).org/wiki/Muhammad_al-Idrisi BAGIAN IV DINASTI TULUNIYAH Tuluniyah adalah sebuah dinasti yang muncul dan berkuasa di mesir dan suriah. Awal garis keturunan Thulun adalah seorang budak yang dihadiahkan kepada Khalifah Ma’mun dari Dinasti Abbasiah oleh seorang penguasa dari Bukhara. sejak 977 (263H) dinasti ini melepaskan drinya dari khalifah Bani Abbas. Sejarah mencatat bahwa sebelumnya mesir-mesir adalah provnsi atu bagian dari Imperium romawi (30 SM-642/21 H). sultan sultan Ghaznawiyah tidak ada yang kuat sehingga dinasti Ghaznawiyah mengalami kemunduran. maka peradabannya akan mampu bertahan lebih lama dan langgeng.com/journal/item/29/sisilia-dua-abad-keemasan-di-bawahislam-bagian-1 Republika. khilafat khulafa Rasyidin (642/21H-665/4H). independent dari khalifah-khalifah Abbasiyah. Pendiri Dinasti Thulun yang berumur pendek (Daulah 868-905) di Mesir dan Suriah adalah Ahmad Ibn Thulun. menjadi Negara merdeka (tidak menjadi provinsi atau dari bagian daulat yang berpusat di tempat lain).co. melemah dan hancur. Sayang setelah Mas`ud bin Mahmud. Dinasti Thulun adalah dinasti kesultanan Mesir pertama dan berhasil memasukkan Syria ke dalam wilayah kekuasaannya. Siapa yang menguasai ilmu pengetahuan. kesalahan yang sama juga dilakukan oleh pihak muslim di Sisilia. Khilafat bani Umayyah (665/40H-750/123H) sampai Dinasti Thuluniyah melepaskan diri dari Khalifat bani Abbas (877/263 H). pada abad ke-9 (3H). Putra Thulun. Kaum muslimin menaklukkan pulau tersebut setelah terjadinya konflik internal di kalangan orang-orang Kristen Celakanya.wikipedia.id http://en. dan dengan demkian Mesir untuk pertama kalinya setelah berlalu 9 abad.

Ahmad ibn Thulun juga diberi kekuasaan untuk mempersiapkan tentara sebanyak 100. hasrat menuntut ilmu Ahmad ibn Thulun tak surut. Tak lama selepas kelahiran Ahmad. Ahmad ibn Thulun juga menaruh keinginan untuk belajar ilmu-ilmu agama. Atau ada satu kisah yang menyatakan. Beberapa saat kemudian. tetapi permintaan itu tida dipenuhi. Pada 817 dipersembahkan oleh penguasa samaniyah di bukhara sebagai hadiah untuk al-Ma’mun. Peristiwa ini juga menandai bangkitmya sebuah Negara merdeka dilembah sungai Nil yang kedaulatannya bertahan selama abad pertengahan. Thulun meninggal dunia. hadits dan disiplin ilmu lainnya hingga akhirnya dia menikah dengan Khatun.000 prajurit. literatur sejarah tak pernah mencatat keterlibatan Thulun dalam peristiwa revolusi yang dilakukan oleh budak-budak berkebangsaan Turki (Mamalik) pasca meninggalnya alMu’tashim tahun 842 M. ibunya menikah untuk yang ketiga kalinya dengan Bakbak (Bayik Bey). Selain aktif dalam dunia militer. Melainkan lebih suka melapor langsung pada Khalifah di Baghdad. Kemampuan militernya yang menonjol menjadikan Thulun terpilih sebagai anggota pasukan khusus pengawal Khalifah. jika Thulun tercatat pertama kali masuk ke Baghdad pada tahun 816 M. Kharisma Ahmad ibn Thulun sontak meningkat pasca keberhasilannya ‘menundukkan’ Ibn al-Mudabbir. dia memutuskan pindah dari Samarra ke Tharsus untuk menimba ilmu tentang fikih. Mulanya. Kunjungan perdana Ahmad ibn Thulun ke Mesir terjadi pada tahun 868 M untuk menggantikan Bakbak (Bayik Bey) sebagai pejabat pemerintahan (gubernur) dinasti Abbasiyyah. Nama Thulun sendiri dalam bahasa Turki bermakna “kemunculan yang sempurna”. Ibn al-Mudabbir enggan melaporkan hasil pajak kepada Ahmad ibn Thulun. Tercatat. Khalifah al-Mu’tamid (870-892) meminta bantuan financial kepada komandan pasukannya yang orang mesir itu. Pasca kematian Bagha al-Ashghar. Ahmad ibn Thulun memiliki kekuasaan yang lebih besar. puteri pamannya yang bernama Yarjukh. Disini ia segera berusaha mendapatkan kemerdekaan dirinya. pengumpul pajak resmi dinasti Abasiyyah. Ayahnya adalah seorang turki dari Farghanah. Pada 868. Higga saat itu sebagian dari kekayaan mesir diberikan kepada Baghdad dan sebagian yang lainnya masuk kesuku para gubernur yang dating silih berganti. Peristiwa ini menjadi titik balik yang mengubah sejarah kehidpan Mesir selanjutnya. . Ahmad ibn Thulun tak hanya mengontrol Cairo semata. seorang pembesar militer yang menggantikan posisi Bagha al-Ashghar. Berkat bantuan salah satu menteri. dia mempelajari fikih mazhab Hanafiyyah. ibunya yang menjanda disunting oleh Bagha al-Ashghar. Ketika menghadapi tekanan keuangan karena adanya pembrontakan wangsa zanj. Pada awalnya merupakan para penarik oajak dari petani.yang masih berdarah Mongol. Thulun menjadi budak bagi Nuh ibn Asad dan lantas dihadiahkan kepada Khalifah al-Ma’mun. Ahmad berangkat ke Mesir sebagai pimpinan tentara untk gubernur mesir. Masa awalnya sebagai gubernur ditandai adanya konflik dengan Ahmad ibn al-Mudabbir. Ahmad ibn Thulun tumbuh besar dalam tradisi Turki dan didikan militer. kini uang terus berputar di negri itu dan dihabiskan untuk memuliakan para penguasa. Bahkan selepas mertuanya menjadi pembesar militer Abasiyyah di Baghdad. namun juga punya kewenangan untuk mengontrol penuh kawasan Alexandria dan sekitarnya. salah satu panglima militer dinasti Abbasiyyah yang berasal dari daerah Turki. Meski termasuk dalam jajaran pembesar militer. tafsir dan yang lainnya. Tak hanya itu. Meski sudah berkeluarga. Boleh dikatakan.

Dia berinisiatif membuka dan mengembangkan satu kota baru sebagai ibu kota. Di bagian luar menara dibuat tangga yang mengitari badan menara sampai ke puncak. Mengambil lokasi di arah timur laut dari ibu kota yang lama. di perempatan Sayidah Zainab di Kairo Selatan. Tercatat. Renovasi pertama kali yang tercatat dalam sejarah adalah renovasi yang dilakukan oleh pihak dinasti Fathimiyyah tahun 1117.. Perlahan. sebuah bukit yang diyakini masyarakat Mesir penuh berkah. nisbah kepada pendirinya yaitu Ahmad bin Thulun. mengangkat pembantu (menteri).. Tipe bangunan mesjid ini sama dengan tipe mesjid Samarra yang mempunyai menara berbentuk spiral. Mesjid ini dibangun oleh Ahmad bin Thulun tahun 262 H hingga tahun 265 H diatas sebuah gunung yang bernama “Jabal Yasykur”.Pamornya kian meninggi setelah mampu memenangi konfrontasi dengan Gubernur Syam. gaya kepemimpinan Ahmad ibn Thulun yang kharismatik tak dijumpai pada kepribadian anaknya. Akibatnya. Tahun 884 M. kepolisian. Di kawasan ini. dan dinas intelijen. Masyarakat saat itu menyebutnya sebagai daerah al-Qatha’i. Bahkan renovasi terasa dahsyatnya karena sampai menggusur dan menghilangkan bentuk bangunan istana dinasti Thuluniyyah. Sayangnya. di daerah Qata`i. dia tak lagi menyebut dirinya sebagai gubernur. Namun mendakunya sebagai pemegang kebijakan independen yang tak lagi memiliki kaitan hierarkis terhadap Abasiyyah. Ahmad ibn Thulun tercatat sebagai pendiri negara Islam pertama bernama dinasti Thuluniyyin di Cairo-Mesir. Peninggalan Dinasti Thulun Ketika menginjakkan kakinya pertama kali di Cairo. Atas keberaniannya ini. Al-Maqrizi . Ahmad ibn Thulun kembali ke Mesir. masjid ini didesain dengan gaya arsitektur model Samarra dengan pola konstruksi yang lazim dipakai oleh dinasti Abbasiyyah. istana. Selepas melakukan pengepungan terhadap Tarsus tahun 883 M. masjid dan kompleks sekitarnya ini beberapa kali mengalami renovasi. Nuansa Samarra akan kian terlihat bila kita menengok satu fakta bahwa arsitek masjid Ahmad ibn Thulun adalah orang Kristen dari Irak. perdagangan. 904-905 M. Ahmad Ibn Thulun memilih kawasan bukit Gabal Yashkur sebagai lokasi ibu kota dinasti Thuluniyyin. arsitektur dan bentuk bangunannya. Masjid inilah yang kelak masyhur dengan nama masjid Ahmad ibn Thulun. Ahmad ibn Thulun merasa Fusthath sebagai ibu kota Mesir dan kawasan al-‘Askar sudah tak memadai lagi. (Al Atsar al Islamiyyah: 47-50) Al-Jam’iyatul Washliyah Cairo 2009 Dimulai tahun 876 M. Dia mulai memasang gambar wajahnya di mata uang. Terletak di kaki bukit bernama Gabal Yashkur. Mesjid ini dinamakan Mesjid Ahmad bin Thulun. pembangunan masjid Ahmad ibn Thulun baru selesai pada tahun 879 M. dinasti Abasiyyah berhasil menjadikan kembali kawasan kepunyaan dinasti Thuluniyyah sebagai daerah ‘jajahannya’. dia meninggal dan mewariskan jabatan kepemimpinan dinasti Thulun kepada anaknya yang bernama Khumarraweh. Mesjid ini terhitung sebagai mesjid tertua ketiga di Mesir setelah Mesjid Amru bin ‘Ash dibangun tahun 21 H dan Mesjid ‘Askar dibangun tahun 169 H. Dinamakan al-Qatha’i karena Ahmad ibn Thulun membagi daerah itu ke dalam beberapa bagian (qathi’at) sesuai dengan kelas sosialnya. Mesjid ini memiliki keistimewaan dan keunikan tersendiri dibanding mesjid-mesjid lainnya yaitu berupa hiasan.. bea dan cukai. Ahmad Ibn Thulun mendirikan kompleks istana yang menyatu dengan bangunan masjid.. Mesjid ini menjadi kebanggan penduduk Mesir hingga menjadikannya banyak yang mengunjunginya.

Bab al-Haram adalah pintu gerbang bagi kaum wanita. disediakan seragam khusus dan mendapat perawatan intensif dari dokter tanpa dipungut biaya. Tahun 1296. Bab al-Darmun dan Bab al-Sibagh. Di bagian halaman. namun dapat dipastikan bahwa model dan karakter peninggalan dinasti Thuluniyyah tidak begitu mengalami perbedaan yang signifikan dengan peninggalan dinasti Abasiyyah. bangunan istana Ahmad ibn Thulun terdiri atas beberapa gerbang yang mempunyai nama tertentu dan memiliki fungsi yang tak sama. Pasien yang hendak dirawat di al-Maristan. Meski relatif banyak. setidaknya masih terdapat beberapa peninggalan dinasti Thuluniyyah. Masjid Jami’ Ibn Thulun yang berada tepat di pusat kawasan al-Qatha’i berbentuk segi empat dengan halaman terbuka yang sangat luas tepat di tengah. gerbang yang bernama Bab al-Maydan menjadi pintu masuk bagi para tentara. Hanya sayang. Di tahun berikutnya. Di antara tembok masjid dengan pagar kelilingnya. terdapat tiga ruwaq luar yang bernama al-ziyâdât. konstruksi saluran air Ahmad ibn Thulun menyerupai saluran air yang yang ada di masa kerajaan Romawi. Warisan lain dari dinasti Thuluniyyah adalah al-Bimaristan atau al-Maristan. adalah dibangunnya menara yang menjulang tinggi yang terletak di ruwaq luar sisi Barat masjid. Ahmad ibn . Sebab bila dibandingkan dengan masjid Jami’ Amr ibn ‘Ash yang sudah banyak kehilangan identitasnya. alMaristan juga memberikan kenyamanan layaknya rumah sakit modern.memberikan kesaksian. Misal. Selain memberikan pelayanan kesehatan cuma-cuma. membuktikan pengaruh kuat seni arsitektur Samarra. Dengan membangun masjid ini. bentuk fisik al-Maristan tak bisa dijumpai lagi. Sebab menara dengan model itu hanya terdapat di masjid Jami’ Samarra. Bab al-Shalat menjadi akses penghubung ke masjid Ahmad Ibn Thulun. dalam klaim sejarawan. Ada juga Bab al-Saj. Para sejarawan Muslim menyebut saluran air tersebut dengan al-Siqâyah. Menara masjid Ahmad ibn Thulun yang mengerucut dengan tangga memutari menara (spiral). Salah satu berkah dari perombakan kali ini. masjid Ahmad ibn Thulun masih mempertahan bentuk awalnya sebagaimana dibangun dulu di bawah pengawasan langsung Ahmad ibn Thulun. Al-Maristan merupakan nama bagi sebuah bangunan yang berfungsi sebagai klinik atau balai pengobatan umum bagi masyarakat (non militer dan budak) yang sakit. Dalam klinik ini. Al-Qanathir Ahmad ibn Thulun ini terletak di arah tenggara kawasan al-Qatha’i. Sebagaimana paparan Sayyidah Isma’il Kasyif. semua warga boleh memanfaatkan fasilitasnya tanpa melakukan pembedaan latar belakang suku dan agama. Tiang masjid ini ketinggiannya mencapai 92 m. Bab al-Jabal sebagai gerbang ketika hendak menikmati suasana bukit Muqaththam. masjid Ahmad ibn Thulun ini adalah salah satu peninggalan orisinil terpenting peradaban Arab Islam di Mesir. Peninggalan dinasti Thuluniyyah lain yang tak kalah penting adalah masjid al-Tannur yang terletak di puncak bukit Muqaththam. beberapa perbaikan terus berlanjut hingga tahun 2004 yang dilakukan oleh The Egyptian Supreme Council of Antiquities. terdapat bangunan berkubah yang menjadi tempat wudhu sekaligus penyedia air minum publik (sabil). Alasan pembangunan al-ziyâdât adalah untuk mengantisipasi membludaknya jamaah. Peninggalan dinasti Thuluniyyah yang lain adalah situs arkeologis berupa saluran air (al-qanâthir) Ahmad ibn Thulun. area ini mengalami perombakan. memiliki luas sekitar 8487 m2 dengan dikelilingi oleh ruwaq-ruwaq di keempat sisinya. Secara fisik. selain masjid Ahmad ibn Thulun. Boleh dibilang. dalam sebuah versi.

belum direnovasi. Gambar-gambar khumarawih beserta para istrinya yang mengenakan mahkota emas. dan para pengiringnya. Kemegahan dan kemewahan masjid ini diantaranya karena penggunaan batu bata. berukuran sebesar manusia aslinya. Masjid ini terutama menaranya yang tertua dimesir menunjukan pengaruh arsitektur bergaya samara. Putra Thulun. Pembangunan masjid itu menelan biyaya sekitar 120. di antaranya 21 pintu masih asli seperti dahulu kala. bangunan yang ditinggali anak sekaligus penerus ahma. Dan sejarah juga akan mencatat. Awal garis keturunan Thulun adalah seorang budak yang dihadiahkan kepada Khalifah Ma’mun dari Dinasti Abbasiah oleh seorang penguasa dari Bukhara. Ahmad bin Thulun Lahir 23 Ramadhan 220 Hijriah. Ahmad bin Thulun Lahir 23 Ramadhan 220 Hijriah. terlahir ke dunia. Masjid ini terdiri dari 42 pintu. Sejarah mencatat. yaitu Ahmad bin Thulun mendirikan dinasti raja-raja yang berkuasa di Mesir dan Syria dari tahun 254 hingga 292 Hijriah.5 x 91.80 meter. pendiri dinasti Thulun yang berkuasa di Mesir dan Syria pada abad ke-3 Hijriah. tepat dibawah langit-langit yang kayu datar.” yang dindingnya dilapisi emas dan dihiasi lapisan bergambar dirinya para istri. Beberapa proyek perbaikan dan renovasi terhadap peninggalan masa sebelumnya juga dia lakukan. yaitu Ahmad bin Thulun mendirikan dinasti raja-raja yang berkuasa di Mesir dan Syria dari tahun 254 hingga 292 Hijriah. tempat ahmad menghabiskan masa mudanya. Dinasti Thulun adalah dinasti kesultanan Mesir pertama dan berhasil memasukkan Syria ke dalam wilayah kekuasaannya.5 meter atau sekitar 26143 meter persegi.000 dinar. Awal garis keturunan Thulun adalah seorang budak yang dihadiahkan kepada Khalifah Ma’mun dari Dinasti Abbasiah oleh seorang penguasa dari Bukhara. Istana itu berdiri di sebuah taman yang dipenuhi bunga-bunga indah dan wangi-ditaman di pelataran dan diatur sedemikian rupa sehingga membentuk kata-kata dalam bahasa arab. Di tengah-tengah masjid terdapat bangunan kecil yang luasnya kurang lebih 92. Diinding-dindingnya dilengkapi dengan jendela-jendela yang jumlahnya 129 buah yang dilapisi dengan kapur yang diukir indah dan menarik. Putra Thulun. dia menginstruksikan preservasi terhadap beberapa fasilitas publik. Sekitar sepertujuh belas bagian Al-Qur’an dituliskan dengan gaya tulisan kufi yang indah diatas hiasan kayu yang memenuhi bagian dalam masjid.juga karena merupakan bangunan pertama yang menggunakan teknik lingkungan. pendiri dinasti Thulun yang berkuasa di Mesir dan Syria pada abad ke-3 Hijriah. Ahmad bin Thulun. Mihrab yang paling besar dan paling punya . Selain itu masjid yang agung yang menyandang nama Ahmad Ibn Thulun. Masjid Jami’ al-‘Askar tak lagi mampu menampung jamaah yang mayoritas adalah prajurit dan sebagaian masyarakat umum. Seperti perawatan saluran air dan perbaikan menara di Alexandria. juga menjadi salah satu monument keagamaan yang penting dalam Islam. Pengamatan manusia hidup seperti ini sangat jarang ditemukan dalam tradisi kesenian islam. Ahmad bin Thulun. dipahat diatas kay. Salah satu bangunan Islam yang lainnya yang terhitung istimewa adalah istana khumarawih (844-895). Bangunan ini memiliki “aula emas. Masjid ini berbentuk segi empat yang panjangnya kurang lebih 162. Di dalam masjid juga terdapat lima buah mihrab.Thulun bermaksud mengantisipasi kepadatan jamaah di masjid Jami al-‘Askar. Dinasti Thulun adalah dinasti kesultanan Mesir pertama dan berhasil memasukkan Syria ke dalam wilayah kekuasaannya. terlahir ke dunia. Kiprah mulia Ahmad ibn Thulun tak hanya terhenti di situ. salah satu daya pikat Mesir dalam bentuk wisata religiusnya adalah karena jasa Ahmad ibn Thulun dengan dinasti Thuluniyyah-nya.5 x 161.

dilawan oleh sebagian pasukannya dan dapat disingkirkan (896/283 H) Adiknya yang baru berusia 14 tahun.952-953 Diposkan oleh _Mahabbatullah_ d (http://dkmfahutan. sehingga wilayah syam dapat direbut oleh pasukan Qaramitah. Gotak kecil Masjid Indonesia Cairo. Menaranya yang melingkar menjadi daya tarik tersendiri sekaligus ciri khas dari masjid Ibnu Thulun ini. hanya 12 hari saja memerintah. dalam bahasa Persia: ‫ سلجوقيان‬Ṣaljūqīyān. Dari tempat awal mereka di Laut Aral. 1992. Ensiklopedi Islam Indonesia. 08 September 2006.(2).wordpress. wilayah kekuasaan Kerajaan Seljuk pun kian bertambah luas. Dinasti Seljuk Inilah kekaisaran Islam pertama Turki yang memerintah dunia Islam. Sebagai negara yang sangat kuat. Seljuk bergerak pertama ke Khorasan dan lalu ke Persia daratan sebelum menguasai Anatolia timur. Sejarah mencatat Dinasti Seljuk sebagai kerajaan yang mampu menghidupkan kembali kekhalifahan Islam yang ketika itu nyaris tenggelam.Sejatinya. . Mereka mendirikan kekaisaran Islam yang dikenali sebagai Kekaisaran Seljuk Agung.(3). Kekaisaran ini terbentang dari Anatolia hingga ke Rantau Punjab di Asia Selatan. Jakarta:UIN Syarif Hidayatullah. Namun. Persia. Harun bin Khumarawih. Kematian Khumarawih pada 895 (282H) Merupakan awal kemunduran dinasti itu.سلجوق‬Saljūq. Persaingan yang hebat antara unsure-unsur pembesar dinasti telah memecah persatuan dalam dinasti. Kekuasaan yang digenggamnya begitu luas meliputi Asia Tengah dan Timur Tengah — terbentang dari Anatolia hingga ke Punjab di belahan selatan Asia. Kekaisaran Seljuk Agung yang mulai menancapkan kekuasaan pada abad ke-11 M hingga 14 M itu didirikan suku Oghuz Turki yang memeluk Islam mulai abad ke-10 M. h. Sumber : Harun Nasution. diangkat sebagai amir yang keempat. mereka dianggap sebagai pengasas kebudayaan Turki Barat yang ketara di Azerbaijan. Abu al-Asakir bin khumarawih. atau ‫ السلجقة‬alSalājiqa) adalah sebuah dinasti Islam yang pernah menguasai Asia Tengah dan Timur Tengah dari abad ke 11 hingga abad ke 14. Kekaisaran ini juga adalah sasaran utama Tentara Salib Pertama. dan demikian berakhirlah riwayat dinasti thuluniyah. Karna ia menyerah ketangan pasukan Bani Abbas yang menyerang Mesirpada 905 (292H). Cairo.(1).com/2006/10/17/pemerintahan-islam-1/) BAGIAN V KEKAISARAN SELJUK RAYA DAN CABANG-CABANGNYA Seljuk (juga disebut Seljuq) atau Turki Seljuk (dalam Bahasa Turki:Selçuklular. Dinasti Seljuk juga menandakan penguasaan Bangsa Turki di Timur Tengah. Dinasti Seljuk mencapai puncak kejayaannya ketika menguasai negeri-negeri di kawasan Timur Tengah seperti Irak. Dalam waktu yang singkat. Oleh Fatkhur Rohman. Syaiban bin Ahmad bin thulun. Suriah serta Kirman. dalam Bahasa Arab ‫ . Kekaisaran Seljuk dirintis oleh Seljuk Bek. Kerajaan Seljuk yang berdiri pada 1037 M itu baru terwujud pada era kepemimpinan Thugril Bek yang berkuasa hingga 1063 M. Pada hari ini. Amir yang ketiga.nilai sejarah adalah mihrab yang paling tengah yang dibangun pada masa Sultan Mamalik yaitu Sultan Saifuddin Lagin. Akan tetapi kelemahan sudah sedemikian rupa. Dinasti ini diasaskan oleh suku Oghuz Turki yang berasal dari Asia Tengah. Amirnya yang kelima . Kekaisaran Seljuk Raya adalah imperium Islam Sunni abad pertengahan yang pernah menguasai wilayah dari Hindu Kush sampai Anatolia timur dan dari Asia Tengah sampai Teluk Persia. Turki dan Turkmenistan dan Seljuk juga dianggap sebagai penaung Kebudayaan Persia.

Kekaisaran Seljuk juga sangat mendukung dan mendorong perkembangan kebudayaan. Pada tahun 1055 M.Rahim memegang jabatan Amir alUmara. Kedua. Pemerintahan Dinasti Seljuk yang berpusat di Anatolia itu amat toleran. Al-Ghazali (1038 M – 1111 M) serta Umar Al-Khayam — seorang penyair terkemuka. al-Basasiri berbuat sewenang-wenang terhadapap AlMalik al-Rahim dan Khalifah al-Qaimdari Bani Abbas. mengembangkan dan mengelaborasi arsitektur makam. Sedangkan gedung madrasah yang menyebar di daerah kekuasaan Kerajaan Seljuk mencerminkan geliat aktivitas pembelajaran. Dinasti ini mampu menghidupkan kembali pencapaian Kekhalifahan Umayyah dan Abbasiyah dalam bidang bina bangunan. agama. Kerajaan Seljuk sudah mampu menembus kekuasaan Dinasti Abbasiyah. ilmu pengetahuan pun turut berkembang. Tak heran. Para arsitek Barat pun banyak belajar dari arsitektur Seljuk. Kelima. Keempat.Para arsitek dunia mencatat ada dua karya seni arsitektur yang paling unik warisan Dinasti Seljuk. Arselan al-Basasiri. mempromosikan penggunaan motif-motif muqarnas. salah satunya seni bina bangun atau arsitektur. Variasi dan kualitas ornamen-ornemen serta bentuk dan teknik arstitektur peninggalan Dinasti Seljuk mampu menjadi inspirasi bagi para arsitek Muslim dan para ahli batu di seluruh dunia. Dua dasawarsa berikutnya. bahkan dia mengundang Khalifah Fathimiyah. Pada era dinasti ini aktivitas keagamaan berkembang dengan pesat. Ketujuh. Kehadirannya seakan menjadi penerang bagi rakyatnya. Dengan kekuasaan yang ada di tangannya. kekuasaan itu dirampas oleh panglimanya sendiri.Dinasti Seljuk amat disegani. pertama. Sejarah mencatat beberapa kontribusi Dinasti Seljuk dalam bidang arsitektur antara lain. Hal ini mendorong khalifah meminta bantuan kepada Alp Arselan Rahimahullah dari daulah Bani Seljuk yang . dan jender. ketangguhan militer Seljuk mampu memukul mundur Bizantium yang bercokol di Palestina — kota suci ketiga bagi umat Islam — dalam peristiwa Manzikert 1071 M. memperkenalkan caravanserai. Anatolia serta wilayah Asia Minor Muslim. Di bawah bendera Seljuk. Kehebatan dan keunikan gaya arsitektur Seljuk telah diakui dunia. bila pada era kekuasaan Dinasti Seljuk banyak berdiri karya-karya arsitektur yang mengagumkan. keberhasilan membangun kubah berbentuk kerucut. (al-Mustanshir). Hal itu ditandai munculnya kegiatan sufisme. Sederet ilmuwan dan ulama muncul dari Dinasti Seljuk seperti. Tak cuma itu. Keenam. Caravanserai banyak berdiri di wilayah kekuasaan Seljuk lantaran dinasti itu amat mendorong perdagangan dan bisnis. Kontribusi Dinasti Seljuk dalam bidang arsitektur begitu besar. para penguasa Seljuk sangat menghargai perbedaan ras. Meski berasal dari salah satu suku di Turki. memperkenalkan konsep baru empat iwan masjid. untuk menguasai Baghdad. keadilan serta kemakmuran. Masa Berkuasanya Daulah Bani Seljuk Jatuhnya kekuasaan Bani Buwaih ke tangan Seljuk Ibn Tuqaq bermula dari perebutan kekuasaan di dalam negeri. mengembangkan dan memperbanyak madrasah untuk sarana pendidikan. Keunggulan dan kehebatan arsitektur warisan Dinasti Seljuk dapat disaksikan dari bangunan-bangunan peninggalan bersejarah di Iran. Ketika al-Malik al. Dinasti Fathimiyyah. yakni caravanserai (tempat singgah bagi para pendatang) serta madrasah. termasuk arsitektur modern. Ketiga. memperkenalkan elemen pertama seni baroque yang menyebar ke seluruh Eropa di abad ke-16 M. umat Islam dapat hidup dalam kedamaian.

paling tidak kewibawaannya dalam bidang agama dikembalikan setelah beberapa lama “dirampas” orang-orang Syi’ah. Mereka dipersatukan oleh Seljuk ibn Tuqaq. bahkan mereka terus menjaga keutuhan dan keamanan Abbasiyah untuk membendung faham Syi’ah dan mengembangkan manhaj Sunni Salafy yang dianut mereka. Pemimpin Seljuk terakhir ini berhasil mengalahkan Mas’ud al-Ghaznawi. Kepemimpinan selanjutnya dipegang oleh Thugril Bek Rahimahullah. Pengaruh Seljuk Rahimahullah sangat besar sehingga Raja Bequ khawatir kedudukannya terancam. Maliksyah (465-485 H/1072-1092). Seljuk Rahimahullah mengetahuinya. pada tahun 429 H/1036 M. Ia berhasil menguasai wilayah yang sebelumnya dikuasai oleh daulah Samaniyah. Bani Seljuk berasal dari beberapa kabilah kecil rumpun suku Ghuz di wilayah Turkistan. Pada tahun 432 H/1040 M daulah ini mendapat pengakuan dari khalifah Abbasiyah di Baghdad. Pada abad kedua. Pergantian kekuasaan ini juga menandakan awal periode keempat khilafah Abbasiyah. Ketika daulah Samaniyah dikalahkan oleh daulah Ghaznawiyah. namun sayang saudaranya dapat ditangkap oleh penguasa Ghaznawiyah. Thugril memproklamasikan berdirinya daulah Seljuk. Namun sebelum rencana itu terlaksana. Di saat kepemimpinan Alp Arselan inilah. Rayy. . Pada mulanya Seljuk ibn Tuqaq Rahimahullah mengabdi kepada Bequ. sebuah daerah muslim di wilayah Transoxiana (antara sungai Ummu Driya dan Syrdarya atau Sihun). daulah Seljuk berturut-turut diperintah oleh: 1. dan Isfahan. 2. dan keempat Hijrah mereka pergi ke arah barat menuju Transoxiana dan Khurasan. Amir al-Umara Bani Buwaih yang terakhir. dan memaksanya meninggalkan daerah Khurasan. dipenjarakan. Setelah keberhasilan tersebut. Mereka masuk Islam dengan manhaj Sunni Salafy. Israil Ibn Seljuk dan kemudian penggantinya Mikail Ibn Israil Ibn Seljuk. Sepeninggal Thugril Bek Rahimahullah (455 H/1063 M). dinasti Seljuk memasuki Baghdad menggantikan posisi Bani Buwaih. penguasa dinasti Ghaznawiyah. Setelah Seljuk Rahimahullah meninggal. Balkh. Thugril Rahimahullah berhasil merebut daerah-daerah Marwadan Naisabur dari kekuasaan Ghaznawiyah. Karena itu. Mereka mendiami daerah ini atas izin penguasa daulah Samaniyah yang menguasai daerah tersebut.berpangkalan di negeri Jabal. Ia tidak mengambil sikap melawan atau memberontak. Alp Arselan Rahimahullah (455-465 H/1063-1072). Meskipun Baghdad dapat dikuasai. raja daerah Turkoman yang meliputi wilayah sekitar laut Arab dan laut Kaspia. Raja Bequ bermaksud menyingkirkan Seljuk. kembali mengakui kedudukan Baghdad. mereka disebut orang-orang Seljuk. urjan. Thugril Bek Rahimahullah memilih kota Naisabur dan kemudian kota Rayy sebagai pusat pemerintahannya. Khawarizm. tetapi bersama pengikutnya ia bermigrasi ke daerah land. Pada tanggal 18 Desember 1055 M/447 H pimpinan Seljuk itu memasuki Baghdad. kepemimpinan dilanjutkan oleh anaknya. namun ia tidak dijadikan sebagai pusat pemerintahan. Posisi dan kedudukan khalifah lebih baik setelah dinasti Seljuk berkuasa. Sebelumnya. Seljuk Rahimahullah diangkat sebagai pemimpin tentara. Dengan demikian berakhirlah kekuasaan Bani Buwaih dan bermulalah kekuasaan Daulah Seljuk. ketiga. Daulah-daulah kecil yang sebelumnya memisahkan diri. setelah ditaklukkan daulah Seljuk ini. Ketika itu mereka belum bersatu. atau disebut juga Wama Wara’a al-Nahar. Seljuk Rahimahullah menyatakan memerdekakan diri. Al-Malik al-Rahim. Tabaristan.

didirikanlah kesultanan Seljuk Ruum dengan ibu kotanya Iconim.Seljuk Iraq dan Kurdistan. penguasa Bani Seljuk juga mengembalikan jabatan perdana menteri yang sebelumnya dihapus oleh penguasa Bani Buwaih.Seljuk Besar yang menguasai Khurasan. diperintah oleh keluarga Qutlumish ibn Israil ibn Seljuk dengan jumlah syeikh yang memerintah seluruhnya 17 orang. 7. Ia merupakan induk dari yang lain. Disamping itu. Abu Hamid al-Ghazali . membentang dari Kashgor.Pada masa Alp Arselan Rahimahullah. 5. Jabatan ini membawahi beberapa departemen. al-Akraj.3. dan teologi. ilmu pengetahuan dan agama mulai berkembang dan mengalami kemajuan pada zaman Sultan Maliksyah yang dibantu oleh perdana menterinya Nizham al-Mulk. Mahmud Al-Ghazi (485-487 H/1092-1094 M). ada beberapa pemerintahan Seljuk lainnya di beberapa daerah sebagaimana disebutkan terdahulu. Abu Syuja’ Muhammad (498-511 H/11 03-1117 M). diperintah oleh keluarga Tutush ibn Alp Arselan ibn Daud ibn Mikail ibn Seljuk. Wilayah yang luas itu dibagi menjadi lima bagian: 1. Diantara mereka adalah az-Zamakhsyari dalam bidang tafsir. berhasil mendirikan dinasti Seljuk di Syria pada tahun 1094 M/487 H. al-Qusyairy dalam bidang tafsir. al-Hajr. Jabal. Peristiwa penting dalam gerakan ekspansi ini adalah apa yang dikenal dengan peristiwa Manzikert. Hitti. Persia. dan Abu Harits Sanjar (511-522H/1117-1128 M). Irak. 3. Sementara itu putera Arselan. Barkiyaruq (487 -498 H/1 094-1103).Seljuk Kirman berada di bawah kekuasaan keluarga Qawurt Bek ibn Dawud ibn Mikail ibn Seljuk. Hampir di setiap kota di Irak dan Khurasan didirikan cabang Nizhamiyah. pemimpin pertamanya adalah Mughirs al-Din Mahmud. Tutush Rahimahullah. Pemerintahan Seljuk ini dikenal dengan nama al-Salajiqah al-Kubra (Seljuk Besar atau Seljuk Agung). Perdana menteri ini memprakarsai berdirinya Universitas Nizhamiyah (1065 M) dan Madrasah Hanafiyah di Baghdad. Jumlah syekh yang memerintah dua belas orang. sampai ke Yerussalem.Seljuk Syria. Jumlah Syekh yang memerintah seluruhnya delapan orang. terbukalah peluang baginya untuk melakukan gerakan penturkian (turkification) di Asia Kecil. Gerakan ini dimulai dengan mengangkat Sulaiman ibn Qutlumish. Pada masa Alp Arselan Rahimahullah perluasan daerah yang sudah dimulai oleh Thugril Bek Rahimahullah dilanjutkan ke arah barat sampai pusat kebudayaan Romawi di Asia Kecil. Perancis. 4. dan Ahwaz. Ghuz. Disamping membagi wilayah menjadi lima. Maliksyah 498 H/ 1103 M) 6. Seljuk ini secara berturut-turut diperintah oleh sembilan syekh.Seljuk Ruum. Pada masa Sulthan Maliksyah wilayah kekuasaan Daulah Seljuk ini sangat luas. Universitas Nizhamiyah inilah yang menjadi model bagi segala perguruan tinggi di kemudian hari. keponakan Alp Arselan. jumlah syekh yang memerintah lima orang. Perhatian pemerintah terhadap perkembangan ilmu pengetahuan melahirkan banyak ilmuwan muslim pada masanya. Dengan dikuasainya Manzikert tahun 1071 M itu. 5. Rayy. sebagai gubernur di daerah ini. Tentara Alp Arselan Rahimahullah berhasil mengalahkan tentara Romawi yang besar yang terdiri dari tentara Romawi. 2. yaitu Bizantium. Menurut Philip K. bahasa. Pada tahun 1077 M (470 H). dipimpin oleh gubernur yang bergelar Syeikh atau Malik itu. 4. sebuah daerah di ujung daerah Turki. dan Armenia.

Di Persia. Bangunan masjid diperluas menjadi madrasah. terutama untuk negeri Irak. 3.(6). bangunan madrasah diadopsi oleh penguasa Seljuk Emir Nizham Al-Mulk menjadi bangunan publik. Bentuknya segi empat dan ditopang dengan dinding yang kuat. Secara fisik. Arsitektur Menakjubkan dari Dinasti Seljuk 1. Struktur bangunan caravanserai Seljuk meniru istana padang pasir Dinasti Abbasiyah. Organisasi itu pertama kali didirikan di Rabat-i-Malik. Madrasah Seljuk Menurut Van Berchem.(5).Rahimahullah dalam bidang teologi. dan Farid al-Din al-’Aththar dan Umar Khayam dalam bidang sastra. Setelah Sultan Maliksyah dan perdana menteri Nizham al-Mulk wafat Seljuk Besar mulai mengalami masa kemunduran di bidang politik. ( Wallahul Musta’an ). irigasi dan jalan raya dibangunnya. fungsi dan karakter masjid.Salah satu madrasah terbaik yang bisa dijadikan contoh berada di Anatolia. Pada sisi yang lain. Caravanserai pertama itu dibangun pada tahun 1078 M oleh Sultan Nasr di antara rute Bukhara-Samarkand. sedikit demi sedikit kekuasaan politik khalifah juga kembali. Bangunan madrasah itu menerapkan karakter khas Iran termasuk penggunaan iwan dan menara ganda yang membingkai pintu gerbang. para pendatang akan dijamu dengan makanan serta hiburan. para arsitektur di era Dinasti Seljuk mulai mengembangkan bentuk. Bangunan madrasah pertama muncul di Khurasan pada awal abad ke-10 M sebagai sebuah adaptasi dari rumah para guru untuk menerima murid. Kekuasaan dinasti Seljuk di Irak berakhir di tangan Khawarizm Syah pada tahun 590 H/l199 M. Para pelancong dan pedagang dari berbagai negeri akan dijamu di caravanserai selama tiga hari secara cuma-cuma alias gratis. Secara fisik.Pada pertengahan abad ke11 M. 2. dalam pembangunan fisik pun dinasti Seljuk banyak meninggalkan jasa. madrasah yang dibangun antara tahun 1080 M hingga 1092 M di Kharghird. kamar pengawal serta tersedia juga kandang untuk alat transportasi seperti kuda. Madrasah tertua yang dibangun Nizham Al-Mulk terdapat di Baghdad pada tahun 1067 M. Caravanserai dikelola oleh sebuah lembaga donor. depo. dan al-Ghuriyah.(4). bangunan caravanserai terdiri dari halaman. Maliksyah terkenal dengan usaha pembangunan di bidang yang terakhir ini. Di caravanserai itulah. Selain itu juga ada asrama dan ruang belajar. madrasah dijadikan tempat pembelajaran teknologi. Ghuz. Khurasan sudah menggunakan empat iwan. Dalam caravanserai terdapat kamar menginap. Konflik-konflik dan peperangan antar anggota keluarga melemahkan mereka sendiri. Banyak masjid. Fakta menunjukkan. Caravanserai di wilayah Iran itu menjadi cikal bakal berdirinya tempat singgah khas Dinasti Seljuk. beberapa dinasti kecil memerdekakan diri. Sang emir terispirasi oleh penguasa Ghaznawiyyah dari Persia.Bukan hanya pembangunan mental spiritual. Setiap propinsi berusaha melepaskan diri dari pusat. gedungnya dipercantik dengan lengkungan iwan. bangunan madrasah Seljuk terdiri dari halaman gedung yang dikelilingi tembok dan dilengkapi empat iwan. Perebutan kekuasaan diantara anggota keluarga timbul. Caravanserai Seljuk (Khan) Penguasa Dinasti Seljuk begitu banyak membangun caravanserai atau tempat singgah bagi para pendatang atau pelancong. jembatan. seperti Syahat Khawarizm. Menara Seljuk Bentuk menara masjid-masjid di Iran yang dibanguan Dinasti Seljuk secara subtansial . caravanserai dibangun untuk menopang aktivitas perdagangan dan bisnis. Sementara itu.

bangunan makam yang dikembangkan para arsitek Seljuk mengambil dimensi baru. Bangunan makam yang megah dibangun pada era Seljuk tak haya ditujukan untuk menghormati para penguasa yang sudah meninggal. Pribadinya agak bermasalah dan tidak konsisten dalam pengamalan agama5. beliau di lantik pada tahun 297 di Qairawan3 Maroko. Pembentukan Daulah Fatimiah2 (297 H – 322 H / 910 M – 934 M) Dinasti Fatimiah didirikan oleh Ubaidillah Al Mahdi Abu Muhammad. Masjid Seljuk sering disebut Masjid Kiosque. Daulah Fatimiah ini pada mulanya berpusat di Maroko kemudian berpindah ke Mesir. Bangunan makam biasanya dibangun di sekitar tempat tinggal tokoh atau bisa pula letaknya dekat masjid atau madrasah. Sumber: CyberMQ. Selain itu ada pula yang atapnya berbentuk kerucut (terutama di Anatolia). Sebelum pembentukan daulah. dilahirkan di Kuffah tahun 260 H / 874 M. Tak heran. orang-orang syiah melakukan seruan secara rahasia dan mengajak masyarakat untuk mengangkat seorang khalifah yang mereka beritakan berasal dari keturunan Ja’far Shadiq cucu Ali bin Abi Thalib tetapi kebanyakan golongan sunni .berbeda dengan menara di Afrika Utara. namun ada juga yang memujinya6.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN VI DINASTI FATIMIAH A. para ulama dan sarjana atau ilmuwan terkemuka pun mendapatkan tempat yang sama. beliau bermazhab Syiah Isma’iliyah4 berasal dari Irak. dari permulaan pembentukannya dinasti ini bertujuan untuk menjalankan ideologi syiah dan ingin melepaskan diri dari kekuasaan Daulah Abbasiah di Baghdad yang berideologi Sunnah. PEMBAHASAN 1. PENDAHULUAN Dinasti Fatimiah merupakan sebuah dinasti yang didirikan di benua Afrika pada penghujung tahung 200 san Hijriah atau sekitar tahun 910 Masehi. Masjid Seljuk Inovasi para arsitektur Dinasti Seljuk yang lainnya tampak pada bangunan masjidnya. Model masjid khas Seljuk ini seringkali dihubungkan dengan kompleks bangunan yang luas seperti caravanserai dan madrasah. berbentuk silinder dan bentuk-bentuk segi empat ditutupi dengan kubah (terutama di Iran). dinasti ini berpahaman syiah. Namun. Itulah ciri khas masjid Kiosque. Makam Seljuk Pada era kejayaan Dinasti Seljuk pembangunan makam mulai dikembangkan. Bangunan makam Seljuk menampilkan beragam bentuk termasuk oktagonal (persegi delapan). Bentuk menara masjid Seljuk mengadopsi menara silinder seagai ganti menara berbentuk segi empat. B. Bangunan masjid ini biasanya lebih kecil yang terdiri dari sebuah kubah. Namun. Model bangunan makam Seljuk merupakan pengembangan dari tugu yang dibangun untuk menghormati penguasa Umayyah pada abad ke-8 M. 5. bila makam penguasa dan ilmwuwan terkemuka di era Seljuk hingga kini masih berdiri kokoh. 4. berdiri melengkung dengan tiga sisi yang terbuka. Nama lengkapnya Ubaidillah.

Keadaan seperti ini menjadi modal dasar bagi Al Mu’iz Lidinillah membentuk daulah Fatimiah yang saat itu masih dikuasaai oleh Bani Thulun10. Ketika Daulah Abbasiah di Baghdad di kuasai oleh bani Buwaih yang agak loyal ke pemahaman syiah. Hal ini mengikut irama perkembangan zaman. mereka mengatakan bahwa khalifah yang sebenarnya dan yang berhak memerintah Daulah Islamiayh adalah Ubaidillah Al Mahdi dari keturunan Ali bin Abi Tahlib. Daulah Fatimiah Di Maroko Ketika Ubaidillah Al Mahdi sampai di Maroko kelompok syiah Idrisiah langsung menyambutnya dan membaiat sebagai khalifah dengan ibu kotanya Al Manshuriah.meragui garis keturunan Ubaidillah Al Mahdi berasal dari keturunan Ali bin Abi Tahlib7.Al Qaim bi Amrillah Muhammad pada tahun 322 H – 323 H 3. maka pemahaman syiah di mesir mulai mendapat angin segar di kalangan masyarakat. Sesudah itu panglima Jauhar Siqli membuat persiapan untuk mendirikan Daulah Fatimiah . Daulah Fatimiah Di Mesir Semenjak permulaan Islam orang-orang Mesir sangat menyukai Ali bin Abi Thalib. Ketika hal ini diketahui oleh orang-orang Fusthath. 2. Maka tidak heran sebahagian penduduknya agak condong kearah pemikiran syiah. jika pemerintah mereka dipimpin oleh orang syiah maka kekuatan syiah di masyarakat semakin kuat dan begitulah sebaliknya. oleh sebab itu mereka menamakan pemerintahan tersebut sebagai Daulah Fatimiah sebagai sandaran kepada fatimah binti Muhammad Saw . Pada tanggal 4 rabiul Akhir tahun 298 H / 911 M pengumuman pendirian Daulah Fatimiah dibuat diatas mimbar sebagai bertanda berakhirnya Daulah Aghlabiah8 (184 H-296 H / 800 M-908 M). 4. pasukan yang dikomandoi oleh Jauhar Siqli langsung menuju Iskandariah tanpa perlawanan penduduk tempatan.Al Mahdi Ubaidillah di Maroko pada tahun 297 H – 322 H. Ini dibuktikan dengan sikap mereka yang berada di pihak Ali ketika peristiwa pembunuhan Khalifah Usman bin Affan. Penaklukan Mesir Upaya untuk menakluki Mesir sudah dimulai semenjak tahun 301 H / 913 M namun masih gagal tetapi pada tahun 358 H / 969 M Al Mu’iz Lidinillah menyiapkan 100. Namun Al Muiz linillah tidak menetap lama di negara tesebut kerena berpindah ke Mesir atas alasan keamanan 3. seruan ini akhirnya meraih kemenangan.Al Manshur Ismail pada tahun 233 H – 341 H. termasuk pasukan berkuda dan kapal laut. 2.Al Muiz linillah pada tahun 341 H – 362 H. akhirnya panglima berjanji bahwa setiap orang Mesir bebas mengamalkan keyakinan agama dan mazhab mereka masing-masing dan berjanji akan memberikan keadilan dan perbaikan melalui kutipan pajak. 4. mereka mengirim utusan untuk diadakan negosiasi damai dengan panglima Jauhar Siqli. di Negara tersebut dan Ubaidillah Al Mahdi digelar Amirul Mukminin. Daulah Fatimiah bertahan di Maroko selam 24 tahun yang di pimpin oleh 4 orang khalifah yaitu : 1.000 pasukan bahkan lebih. Kaum syiah berada di Mesir sebelum berdirinya daulah Fatimiah9.

Usahanya berhasil. Daulah Fatimiah di Mesir bertahan hingga 11 khalifah dari pembentukannya tahun 297 H hingga masa keruntuhannya pada tahun 567 H.dengan membuat penempatan tentara dan keperluan lainnya termasuk mendirikan Masjid yang kemudiannya dikembangkan menjadi universitas Al Azhar. 6.Al Hakim bi Amrillah Manshur hingga 386 H – 411 H.Azh zhahir li I’zaz dinillah hingga 411 H – 428 H 5. Kerjasama Wazir besar Shawar dengan orang kafir itu telah menimbulkan kemarahan raja Nuruddin Zanki17 dan para pemimpin Islam lainnya termasuk raja Baghdad. Wazir besarnya Shawar merasa iri melihat kekuasan Syirkuh semakin besar. Seiring dengan itu diaturlah strategi pemerintahan yang lebih loyal ke arah syiah serta memperbaiki ekonomi Mesir yang saat itu agak bermasalah. Setelah keadaan agak tenang panglima Jauhar Siqli meminta pada khalifah Al Mu’iz Lidinillah untuk segera datang ke Mesir11 dengan ibu kotanya Kairo12 pada tahun 361 H13.Al Faiz Billah Ismail 549 H – 555 H 11.Al Aziz Nazzar hingga 365 H – 386 H.islamonline. Yordania.Al Muiz linillah Maad mulai tahun 362 H – 365 H. panglima Asasuddin Shirkuh16 membawa Shalahuddin AlAyyubi untuk menundukkan Daulat Fatimiyah di Mesir.Al Mustanshir Maad hingga 428 H – 487 H 6. di Asia meliputi Syiria.Al adhid lidinillah Abdullah Yusuf 555 H – 567 H14 5. panglima Asasuddin Shirkuh dan Shalahuddin diperbolehkan pulang ke Damsyik. lalu Al Mu’iz Lidinillah membuat peraturan tentang perpajakan dengan tujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.Al Musta’li Billah Ahmad hingga 487 H – 495 H 7. Pasukan Salib yang dipimpin oleh Raja Almeric dari Jerussalem menerima permintaan tersebut. keadaan ini membuat rakyat agak senang walau dalam kebijakan keagamaan terdapat banyak kontroversi. 4. meminta bantuan pasukan Salib untuk menghalau Syirkuh dari Mesir. Khalifah Daulat Fatimiyah terakhir Adhid Lidinillah dipaksa oleh Asasuddin Syirkuh untuk menandatangani perjanjian. Ada pendapat yang mengatakan kekuasaannya juga meliputi Mekah. sebagai mana kutipan berikut: 1. 2. Daerah Kekuasaan Daulah Fatimiah Daerah Kekuasaannya di Afrika meliputi Maroko. Maka mulailah aliran syiah di taburkan dengan leluasa dan dihilangkannya pengaruh Abbasiah yang sunni. Keruntuhan Daulah Fatimiah Pada tahun 558 H/1163 M. Akan tetapi.Al hafizh lidinillah Abdullah 524 H – 544 H 9. Dengan sembunyi-sembunyi Shawar pergi ke Baitul Maqdis. Madinah namun penulis belum menemukan data sejarah tentang hal tersebut.Al Amir Bi Ahkamillah Manshur 495 H – 524 H 8. Mesir. Hijaj15.Azh Zhafir billah Ismail 544 H – 549 H 10. Tunisia. 3. Maka terjadilah pertempuran antara pasukan Asasuddin Shirkuh dengan Raja Almeric yang berakhir dengan kekalahan Asasuddin Shirkuh. Untuk lebih jelasnya silakan lihat peta di bawah ini yang penulis download dari web: www. Setelah menerima syarat damai dari kaum Salib.net. Lalu dipersiapkannya tentara besar yang tetap dipimpin oleh panglima Asasuddin Shirkuh dan Shalahuddin Al-Ayyubi untuk .

namun penulis hanya menyebutnya beberapa sebab penting saja. b)Munculnya ulama-ulama besar seperti Abu Ishaq Asy Syairazi.menghukum si pengkhianat Shawar. Semua itu sebagai motivasi kepada para du’ah yang . sebagaimana yang telah penulis jelaskan diatas. seperti berikut: a)Penyerangan yang dilakukan oleh Salahuddin Al Ayubi telah membawa Daulah fatimiah tutup buku. Sebab-Sebab Kehancuran Daulah Fatimiyah Banyak sekali sebab-sebab yang membawa hancurnya Daulah fatimiah di Mesir. ternyata Wazir Besar Shawar dijumpai bersembunyi di situ. Akan tetapi pasukan Shawar hanya dapat bertahan sebentar. Al Mu’iz Lidinillah memerintahkan bawahannya agar di buat rumah khusus disamping universitas Al Azhar untuk pelatihan dalam rangka memahami kitab tersebut.19 d)Perlawanan masyarakat Mesir yang semakin meluas terhadap ajaran Syiah yang di bawa oleh Daulah Fatimiah20 e)Khilafah Abbasiah Al Qadir billah Amirul Mukminin pada tahun 480 H meminta Fuaqaha’ Mukatazilah bertaubat dan melarang mereka mempelajari hal-hal yang bertentangan dengan Islam. bukan hanya itu para fuqaha’ juga di sediakan tunjangan hari raya dan fasilitas di istana untuk tujuan mengajarkan kitab tersebut kepada masyarakat. termasuk juga melarang masyarakat berideologi seperti Syiah serta menjauhkan diri dari perbuatan bid’ah21 f)Penangkapan pengikut Syiah. Ya’qub bin Kalas seorang wazir24 pada pemerintahan Fatimiah menyusun sebuah kitab fiqh25 yang disusun berdasarkan mazhab Syiah Isma’iliyah26 dengan arahan langsung khalifah Al Mu’iz Lidinillah yang berkuasa saat itu. Suatu hari panglima Shalahuddin Al-Ayyubi berziarah ke makam orang shaleh di Mesir. Kitab ini dijadikan sebagai pedoman dalam memustuskan perkara di pengadilan dan fatwa lainnya. sehingga membuat kekuatan Syiah berada pada taraf yang sangat lemah23 8. mereka menguatkan pendapat yang sesuia dengan mazhab syiah dan mendahulukan pengamalan agama dengan mengikut pendapat para imamnya dari pendapat para imam sunni. 7. dia sendiri melarikan diri dan bersembunyi. walaupun kebanyakan penduduk Mesir Saat itu bermazhab sunnah. Ibnu Jauzi dan lain-lain dalam memberi peringatan tentang bahaya ideologi Syiah18 c)Kembali Khilafah Abbasiah berpegang pada Al Qur’an dan Sunnah dimana sebelumnya yang berkuasa adalah Dinasti Buwaih berfaham Syiah (320 H – 447 H). Politik Daulah Fatimiah Pemahaman syiah pada masa Daulah Fatimiah sangatlah kental terlihat dalam kebijakan politik kenegaraannya. Panglima Asasuddin Shirkuh dan Shalahuddin mulai maju ke ibu kota Kairo dan mendapat tentangan dari pasukan Wazir Shawar. Qaramithah dan di umumkan diatas mimbar tentang kesesatan pahaman tersebut22 g)Seruan dan taktik yang di buat oleh khalifah semakin membuat bani Buwaih tertekan dan lemah. Shalahuddin segera menangkap dan dibawanya ke istana untuk dihukum mati. Wazirnya di perintahkan untuk mendatangkan para fuqaha’ yang saat itu berjumlah 35 orang kemudian di beri fasilitas dan gaji yang mencukupi27. Sehingga siapa saja yang menjadi qadhi mesti berpodoman pada kitab ini.

dari sinilah berakhirnya kekuasaan fathimiyin di Mesir dan mulai berkuasanya Keluarga Ayyubiyyin. setelah meniggalnya khalifah Al Adhid Lidinillah tahun 567 H/ 12 September 1171 M.memberikan pemahaman pada masyarakat mengenai kitab tersebut dan seluruh biaya tersebut di tanggung oleh khalifah. hanya saja besarnya kedudukan Al Azhar bukan karena tertua atau tidaknya. Universitas Oxford di Inggris pada abad ke-13. dan Al Hafidz Lidinillah. 9. Terlihat hingga sekarang hasil renovasi yang dilakukan oleh Al Hafidz Lidinillah dengan peninggalannya qubah yang dihiasi dengan tulisan ayat-ayat Al Quran dengan khath kufi dan bermacam-macam hiasan yang indah. namun di seluruh dunia. dibalik itu mereka ingin menjadikannya markas penyebaran faham syiah. seperti Universitas Paris didirikan pada abad ke-12 Masehi. al Mustanshir Billah. Jami Al Azhar mempunyai penghargaan tersendiri dari para khalifah fatimiyin. menjadikan Al Azhar tempat tujuan menimba ilmu agama dari para masyayikhnya. Di sekitarnya dibangun rumah bagi mereka yang mengajar pada Al azhar. demikian juga universitas-universitas Eropa lainnya. tidak hanya di dunia Islam. bahkan ada yang mengatakan bahwa Jami Al Qarawain adalah Universitas tertua di dunia. Karena universitas-universitas di Amerika dan Eropa baru didirikan dua abad setelah berdirinya Al Azhar. Ada sebuah mesjid yang yang kemudiannya menjadi universitas Al Azhar. dari sinilah dimulainya pengajaran di jami Al Azhar. Sebab khalifah tau bahwa pemerintahannya akan bertahan lama jika ilmu tersebut disebarkan pada masyarakat28. Kekuasaan khilafah fathimiyah berakhir dengan khalifahnya Al Adhid Lidinillah. Dalam kekuasaan daulah Fatimiah Jami Al Azhar mengalami beberapa kali renovasi. Sedang Al Muiz Lidinillah baru datang dari Maroko masuk Kairo setahun kemudian. Universitas yang mengimbangi Al Azhar dari segi sejarahnya adalah Universitas Qarawain di Kota Fas Maroko. seperti pada masa al Hakim Biamrillah. dan sampai sekarang masih eksis. Kemajuan Pada Masa Daulah Fatimiah Diantara kemajuan yang dicapai Daulah Fatimiah seperti berikut: a) Bidang kebudayaan dan Keagamaan Menjadikan mesjid sebagai tempat pendidikan agama walaupun yang dimaksud untuk mengembangkan ideology mereka. Hai ini membuktikan bahwa khalifah mencintai ilmu dan suka pada kemajuan. pembangunan jami Al Azhar memakan waktu kurang lebih dua tahun. tepatnya setelah beberapa bulan kekuatan fatimiyin memasuki Kairo. dihapuslah madzhab syiah dari Mesir dan diganti dengan . Khalifah juga membiayai para fuqaha dan du’ah yang menyebarkan ilmu pengetahuan. Dalam blantika dunia keilmuan. b) Universitas Islam Al Azhar Kairo Jami Al Azhar didirikan bersamaan dengan masuknya kekuasaan Fatimiyin di Kairo. Pada masa Shalahuddin. yang kemudian dibuka secara resmi oleh Jauhar al Shaqali29 dengan shalat jumat pada tanggal 7 Ramadhan 361 H / 21 Juni 972 M. serta posisi Mesir yang strategis di tengah dunia Islam. Al Azhar merupakan universitas tertua. karena pengajarannya sudah bermula sejak didirikannya yaitu sejak tahun 245 H/ 859 M. Shalahuddin Al Ayyubi ( wazirnya ) memegang tampuk kekuasaan Mesir. Al Azhar merupakan Univesitas pertama yang para pengajarnya didanai oleh negara. namun karena mutunya yang unggul.

Namun kemudiannya di izinkan lagi setelah terjadi perselisihan32. c) Bidang Syair Melahirkan beberapa orang yang pakar dalam syair seperti Ibnu Hani’.429H. Usamah bin Munqiz. 398H. Imarah Yamani d) Bidang Prosa Melahirkan beberapa kitab terkenal seperti Al A’kdul Farid oleh Ibnu Abdi Rabbihi w. e) Bidang Sastra Kitab Yatimah Ad Dahri oleh Abu Manshur As Sa’alabi w. f)Tahun 400 san banyak sekali pembunuhan para ulama dan orang shaleh33. 328H. Abu Hanifah Nukman Al Maghribi.Abu Abdullah An Nusfi. kitab Saqthu Azh Zhand. PENUTUP Jika kita menelusuri sejarah tentang Daulah Fatimiah maka kita akan menemukan 2 . b)Tahun 372 Daulah Fatimiah meniadakan shalat terawih semua daerah di Mesir. sedangkan mazhab syiah masih berjalan namun secara sembunyi-sembunyi34. Lembaran hitam Daulah Fatimiah a)Pada permulaan ketadangan ke Maroko Khalifah Ubaidillah Al Mahdi di gambar sebagai Imam mahdi yang di tunggu-tunggu. C. 10. Abu Abbas Ahmad bin Mufrij.449. Ibnu Sina30 Filosof terkenal diantara kitab dalam ilmu kedoktoran. 356H. e)Tahun 393 Daulah Fatimiah memukul dan mengurung selama 3 hari karena mereka shalat dhuha. Abu Abdullah Muhammad bin Abi Jarah. Abdul Wahab bin Nashir Al Maliki. Abu Shaleh Armani. namun klaimnya sebagai imam mahdi tidak terbukti. hal ini banyak sekali memberi pengaruh positif dari masyarakat terhadap dirinya. g) Bidang Kedoktoran Abu Hasan Ali bin Ridwan h) Bidang Matematika Abu Ali Muhammad bin Hasan bin Haisam i) Bidang Sejarah Abu Hasan Ali Syabasyti. Rasail oleh badi’uzzaman Al Hamzani w. filsafat31 Beliau pengikut setia syiah yang memerintah f) Bidang Filsafah Melahirkan beberapa filosof terkenal sperti Abu Al Hatim Ar Razi. g)Tahun 564 Daulah Fatimiah mengubah kebijakan dengan mendirikan madrasah untuk mazhab Syafi’i dan Maliki serta mengalihkan dari syiah kepada sunnah yang saat itu kebanyakannya bermazhab Syafi’i dan Maliki. Al Luzumiyat oleh Abu Ula Al Ma’kri w. c)Tahun 381 Daulah Fatimiah menghukum orang yang kedapatan kitab Muatha’ Imam Malik d)Tahun 391 Daulah Fatimiah menangkap dan di kurung orang yang ketika di tanya tentang Ali bin Abi Thalib tetapi ia menjawab tidak tahu. Abu Yakqub As sajazi. logika. Jakfar bin Manshur Al Yamani. Al Muayyid fi dinillah Asy Syairazi. hamiduddin al Karmani. Muhammad bin Abu Qasim Al Masbaji. kitab Al Aghani oleh Abi Al Faraj Al Ashfihani w.madzhab sunni.

sejauh mana umat Islam berpegang pada keduanya sejauh itulah kejayaan akan mereka peroleh. maka tidak heran jika saat itu umat Islam terpecah belah dan dengan beraninya membuat daulah sendiri menurut pemikiran yang mereka yakini. yang pertama di wakili oleh Syiah dan yang kedua oleh Sunnah. Fez menjadi pusat kaum Syorfa atau Syurafa (bentuk jamak dari . juga perayaan nisfu sya’ban. maka kita dapat menyimpulkan bahwa Ninasti Fatimiah ini merupakan dinasti pertama dalam Islam yang mengembangkan hal-hal yang baru dalam Islam35 seperti perayaan maulid Nabi Muhammad Saw.yang didirikan oleh Muhammad ibn Idris yang beraliran Syi’ah. tahun baru.pada tahun 172-314 M. Hasan. Husen. israk mikraj.dan melarikan diri ke Mesir sebelum mencapai Maroko. perayaan Karbala dan sebagainya.Volabulis. akhir tahun. Sumber: CyberMQ. orang syi’i yakin daulah ini membawa keadilan dan kemakmuran sedangkan orang Sunni melihat daulah ini membawa petaka dan keburukan. Hal ini membuktikan bahwa sejarah umat Islam akan jaya jika mereka berpegang teguh pada Al Qur’an dan As Sunnah.Ia diangkat sebagai pemimpin kaum Berber zenata.diatas reruntuhan kota Romawi kuno.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN VII DINASTI IDRISIYAH 172-314 M Di Maroko berdiri dinasti Idrisiyah. Syiah dan Muktazilah.padat penduduknya dengan berbondong-bondongnya para emigran Muslim baik dari afrika maupun dari Andalusia ke pusat pemerintahan Idrisiyah tersebut. Maulid Ali.pendapat yang berbeda dalam cara melihatnya. Setelah kita menelusuri sejarah Dinasti Fatimiah mulai dari masa pendirinya Ubaidillah Al Mahdi sehingga masa Al Adhidh.dan menjadikan Fez sebagai ibu kotanya. sebagai contoh penamaan daulah ini dimana kelompok syiah menyebut dengan nama Daulah Fatimiah sedangkan kelompok sunnah menamakan Daulah Ubaidiah sebab orang Sunni menganggap tidak saheh silsilah keturunan Ubaidillah Al Mahdi sebagi pendiri daulah tersebut.Idris adalah cicit Hasan ibn Ali ibn Abi Talib yang ikut memberontak terhadap Abbasiyah di Hijaz tahun 169 M. Masa ketika Dinasti Fatimiah berkuasa merupakan masa ditengah pesatnya berkembang berbagai aliran Kebathinan.Sebelum dikuasai dinasti idrisiyah wilayah tersebut didominasi oleh kaum Khawarij.Kota baru itu berkembang dengan pesat. Oleh itu lahirlah berbagai dinasti-dinasti kecil di timur dan di barat Baghdad sebagai mana penulis sebutkan pada pendahuluan dan yang paling merugikan umat Islam ketika itu adalah direbutnya Baitul Maqdis Kiblat pertama umat Islam oleh tentara Salib. Hal ini terlihat dengan dalam kedua kitab kelompok tersebut yang saling memuji dan mencaci. Setelah khilafah Abbasiah kembali berpegang pada Al Qur’an dan Sunnah serta mengikuti jejak Salafus Shaleh maka umat Islam kembali bangkit dan dapat menyatukan negeri-negeri yang sebelumnya memisahkan diri sekalipun tidak semuanya dapat disatukan sebagaimana sebelumnya berada di bawah satu khilafah.

Ibu kotanya ialah Tahart yang berhubungan dengan kota Aures. Kekuasaan Idrisiyah yang ada dikota-kota. Algeria dan Sisilia.Muhammad al-Muntasir pada tahun 213-221.yakni para keturunan cucu Nabi SAW.Musuh-musuh mereka yang terdiri dari suku Berber.Hasan dan Husain ibn Ali ibn Abi Thalib.Baru menjelang akhir pemerintahannya.Walaupun secara politis masih berkembang dan berpengaruh dibeberapa wilayah Magrib seperti oase Mazb Aljazair.dengan mudah dapat memukulnya.yakni Daulah Fatimiyah yang dipimpin oleh Mahdi Ubaidillah. 1997:116).Dinasti ini berakhir dengan jatuhnya Tahart ke tangan para penyebar dakwah fatimiyah tahun 296.Wargla.Tetapi bani umaiyah yang berkuasa diSpanyol memukul Idrisiyah tahun 363 dan keluarga terakhir dinasti yang kalah itu dibawa ke Cordova.Zanzibar dan Afrika timur. Wilayah kekuasaannya meliputi Ifriqiyah.Keberadaan dinasti tersebut sebenarnya merupakan protes terhadap dominasi Arab yang Sunni.tanpa menguasai desa-desa akhirnya terpecahpecah dimasa pemimpin mereka. Sumber: CyberMQ.Tripolitani dan Tunisia Selatan.Idrisiyah dapat menguasai pelosok Maroko. Sumber: CyberMQ.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN IX DINASTI AGLABIYAH TAHUN 184-296 Dinasti Aghlabiyah adalah salah satu Dinasti Islam di Afrika Utara yang berkuasa selama kurang lebih l00 tahun (800-909 M). Abdullah I (8l2-817 M) .Disamping itu muncul pula ancaman musuh yang lebih besar.orang mulia). dan Fez dapat diduduki oleh dinasti baru yang bercorak Syi’ah tersebut pada tahun 309.Pulau jerba di Tunisia.dan jabal Nefusa hingga kini. Dinasti ini didirikan oleh Ibnu Aghlab (Mufradi.sedang yang lain meloloskan diri ke selatan.Tahart.yakni Hammudiyah yang berkuasa di Algeciras dan Malaga sebagai salah satu penguasa dari Muluk at-Tawaif.Abu Abdullah dari suku Berber Ketama.syarif.Dinasti ini bersekutu dengan bani umaiyah diSpanyol karena terjepit oleh Idrisiyah yang Syi’ah di Barat dan Aglabiyah yang Sunni diTimur mereka.Yahya IV (292-310) terpaksa mengakui kekuasaan Fatimiyah.dimasa Rustamiyah mengalami kemakmuran yang menakjubkan dan sebagai persinggahan diutara diantara salah satu rute-rute kafilah trans-sahara. Ibrahim I ibn al-Aghlab (800-812 M) 2.dan keluarga rustamiyah banyak dibunuh oleh penakluknya itu.seperti Oman. Para penguasa Dinasti Aghlabiyah yang pernah memerintah adalah sebagai berikut : 1.juga merupakan pusat ilmu pengetahuan agama yang tinggi khususnya aliran khawarij untuk seluruh Afrika Utara dan bahkan diluar wilayah tersebut.Kekuaaan mereka dibagi-bagikan kepada saudara-saudara al-muntasir yang banyak jumlahnya.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN VIII DINASTI RUSTAMIYAH 160-296 Dinasti Rustamiyah berdiri pada tahun 160-296.yang menjadi factor penting dalam sejarah perkembangan Maroko.Tiga atau empat dasawarsa setelah jatuhnya bangsa yang beraliran Syi’ah itu berdiri lagi keluarga jauh dari Idrisiyah.di Aljazair Barat yang dipelopori oleh Abdurrahman ibn Rustam yang beraliran Khawarij Ibadiyah.

Abu ‘Iqal al-Aghlab (838-841 M) 5. yaitu Sisilia dari tangan Byzantium 827 M. terdapat dua bahaya besar yang mengancam kewibawaannya. Awal mula terbentuknya Dinasti tersebut yaitu ketika Baghdad di bawah pemerintahan Harun ar-Rasyid.1994: 65). Hal ini dikarenakan jarak yang cukup jauh antara Afrika Utara dengan Bagdad. Pemerintahan Aghlabiyah pertama berhasil memadamkan gejolak yang muncul dari Kharijiyah Barbar di wilayah mereka. Untuk menaklukkan wilayah baru dibutuhkan suatu proses yang panjang dan perjuangan yang besar. Aglabiyah dapat merebut pulau yang terdekat dari Tunisia.000 orang pasukan jalan kaki. Setelah berhasil mengamankan wilayah tersebut. Ziyadatullah (817-838 M) 4. Pada tahun itu Ibrahim diberi provinsi Ifriqiyah (Tunisia Modern) oleh Harun al-Rasyid sebagai imbalan atas pajak tahunan yang besarnya 40. yaitu Ibrahim bin al-Aglab. Ziyadatullah III (903-909 M) Aghlabiyah memang merupakan Dinasti kecil pada masa Abbasiyah. Muhammad I(841-856 M) 6. Nama Dinasti Aglabiyah ini diambil dari nama ayah Amir yang pertama. termasuk menentukan penggantinya tanpa campur tangan dari penguasa Abbasiyah. maka Ibrahimi I diberi kekuasaan oleh Khalifah. Pendiri Dinasti ini adalah Ibrahim ibn al-Aghlab pada tahun 800 M. Ziyadatullah (863. dengan mengerahkan panglima laut yang terdiri dari 900 tentara berkuda dan 10. Di bagian Barat Afrika Utara. maka ia tidak hanya mengamankan dan memerintah wilayah tersebut.000 dinar dan meliputi hak-hak otonom yang besar (Bosworth. meliputi hakhak otonomi yang besar seperti kebijaksanaan politik. Karena jika hal itu terjadi. Inilah ekspedisi laut terbesar. Ini juga peperangan akhir yang . dipimpin oleh panglima Asad bin Furat. yang para penguasanya adalah berasal dari keluarga Bani al-Aghlab. Meskipun demikian masih tetap mengakui akan kekhalifahan Baghdad (Hoeve.1980:. Sehingga Aglabiyah tidak terusik oleh pemerintahan Abbasiyah. Ibrahim I diangkat sebagai Gubernur (Amir) di Tunisia oleh Khalifah Harun arRasyid.000 dinar.46). Ibrahim bin al-Aghlab mengusulkan kepada Harun arRasyid supaya wilayah tersebut dihadiahkan kepadanya dan anak keturunannya secara permanen. Pada tahun 800 M. namun tidak seperti Ifriqiyyah yang sifatnya adalah pemberian. sehingga Dinasti tersebut dinamakan Aghlabiyah.3. akan tetapi juga mengirim upeti ke Baghdad setiap tahunnya sebesar 40. Ahmad (856-863 M) 7. Kemudian di bawah Ziyadatullah I. Dinasti Aglabiyah berkuasa kurang lebih dari satu abad. Ia adalah seorang pejabat Khurasan dalam militer Abbasiyah. Harun ar-Rasyid menyetujui usulannya. mulai dari tahun 800-909 M. Abu Ghasaniq Muhammad II (863-875 M) 9. Dengan adanya dua ancaman tersebut terdoronglah Harun ar-Rasyid untuk menempatkan balatentaranya di Ifrikiah di bawah pimpinan Ibrahim bin Al-Aghlab. Karena ia sangat pandai menjaga hubungan dengan Khalifah Abbasiyah seperti membayar pajak tahunan yang besar. sehingga berdirilah Dinasti kecil (Aghlabiyah) yang berpusat di Ifrikiah yang mempunyai hak otonomi penuh.M) 8. Pertama dari Dinasti Idris yang beraliran Syi’ah dan yang kedua dari golongan Khawarij. Abdullah II (902-903 M) 11. Ibrahim II (875-902 M) 10.

) Napoli (837M). tempat berkumpulnya ulama-ulama terkemuka. Dengan keberhasilan penaklukan-penaklukan tersebut. dengan meredakan oposisi internal di Ifriqiyyah yang dilakukan Fuqaha’ (pemimpin–pemimpin religius) Maliki di Qayrawan (Cairovan). Calabria. Ziyadatullah I membangun masjid Agung Qairuan. demikian pula perkembangan arsitektur. termasuk berhasil menaklukan kota-kota pantai Italia Brindisi (836/221 H. Napoli.dipimpin panglima Asad bin Furad karena itu. dan Benevento (840 M). Penguasa Aghlabiyah pertama berhasil memadamkan gejolak Kharijiyah Berber di wilayah mereka. ilmu. maka Paus Yonanes VIII (872– 840 M) terpaksa minta perdamaian dan bersedia membayar upeti sebanyak 25.000 benteng pertahanan di Afrika Utara. Toronto (840 M ). Selain sebagai ibu kota Dinasti Aghlabiyah. Corsica. sehingga membuat Aghlabiyah unggul di Mediterania Tengah dan membuat mereka mampu mengusik pantai Italia Selatan. Brindisi. para penguasa bersemangat membagun Tunisia dan Sisilia. jalan-jalan. armada angkutan. Totonto. mampu menduduki Malpa. Bari (840 M). Daerah-daerah tersebut yang menjadi wilayah kekuasaan Dinasti Aghlabiyah. yang tanahnya kurang subur). Calabria (838 M). Selain itu juga berhasil menaklukan kota-kota pantai Itali. pos-pos. Langkah-langkah Pemimpin Aghlabiyah a. Abu Zakariah al-Kinani. Aspek yang menarik pada Dinasti Aghlabiyah adalah ekspedisi lautnya yang menjelajahi pulau-pulau di Laut Tengah dan pantai-pantai Eropa seperti pantai Italia Selatan. dan Alpen. dan Isa bin Muslim. Kemudian Aghlabiah juga berhasil merebut Malta pada tahun 868 M. bahkan mengusai kota Portofino di pantai Barat Italia (890). Pasukan Aglabiyah juga berhasil menguasai kota Regusa di pantai Yugoslavia (890 M). Karya-karya para ulama-ulama pada masa Dinasti Aghlabiyah ini tersimpan baik di Masjid Agung Qairuan. ia meninggal dalam pertempuran. menjadikan Dinasti Aglabiyah kaya raya. Pulau Malta (869 M). Keberhasilan penguasaan seluruh pulau Sisilia inilah yang membuat Aglabiyah unggul di Mediterania Tengah. Selain untuk memperluas wilayah penaklukan terhadap Sicilia juga bertujuan untuk berjihad melawan orang-orang kafir. Sardinia. kemudian pulau itu dibawah pemerintahan Muslim.000 uang perak pertahun kepada Aglabiyah. Dilanjutkan dengan dimulainya proyek besar merebut Sisilia dari tangan Bizantium pada tahun 827 M. menyerang pulau Corsika dan Mayorka. termasuk kota Roma. sedangkan Amir Ahmad membangun masjid Agung Tunis dan juga membangun hampir 10. Corsica. dibawah Ziadatullah I yang amat cakap dan energik. sehingga para penguasa Aghlabiyah antusias dalam bidang pembangunan . Tidak cukup itu. pada tahun 878 M sempurnalah penguasaan atas Sisilia. yang wafat (901 M). Dan pada tahun 868 M. kota Athena di Yunani-pun berada dalam jangkauan penyerangan mereka. wafat (908 M). Qoiruan juga sebagai pusat penting munculnya mazhab Maliki. Pertama di bawah kekuasaan Aghlabiyah dan . Disamping itu. suatu armada bajak laut dikerahkan. seperti Sahnun yang wafat (854 M) pengarang mudawwanat. Yusuf bin Yahya. Sardinia.Dengan demikian. Wilayah tersebut menjadi pusat penting bagi penyebaran peradaban Islam ke Eropa Kristen. dan Benevento. yang wafat (902 M). kitab fiqih Maliki. Dengan berhasilnya penaklukan-penaklukan di atas Dinasti Aghlabiyah menjadi Dinasti yang kaya. Karena tidak tahan terhadap serangan berkepanjangan dari pasukan Aghlabiyah pada Bandar-bandar Itali. Bari. Kemudian Aglabiyah melanjutkan serangan-serangannya ke pulau lainnya dan pantai-pantai di Eropa. seni dan kehidupan keberagamaan. irigasi untuk pertanian (khususnya di Tunisia Selatan. dan Meriteran Alp. b. 1.

kedua di bawah Gubernur-Gubernur Fathimiyah, sampai penaklukan oleh Norman pada abad XI. Pulau itu menjadi pusat bagi penyebaran kultur Islam ke Eropa KRISTEN. 2. Peninggalan-peninggalan Bersejarah Dinasti Aghlabiah Aghlabiyah adalah pembangun yang penuh semangat. Diantara bangunan-bangunan peninggalan Aghlabiah adalah: a. Pembangunan kembali Masjid Agung Qayrawan oleh ZiyadatullahI b. Pembangunan Masjid Agung Tunis oleh Ahmad. c. Pembangunan karya-karya pertanian dan irigasi yang bermanfaat, khususnya di Ifriqiyah selatan yang kurang subur. 3. Kemunduran Dinasti Aghlabiyah Menjelang akhir abad IX, posisi Aghlabiah di Ifqriqiyah menjadi merosot. Hal ini disebabkan karena amir terakhirnya yaitu Ziyadatullah III tenggelam dalam kemewahan (berfoya-foya), dan seluruh pembesarnya tertarik pada Syi’ah, juga propaganda Syi’iah, Abu Abdullah. Perintis Fatimiyah, Mahdi Ubaidillah mempunyai pengaruh yang cukup besar di Barbar, yang akhirnya menimbulkan pemberontakan militer, dan Dinasti Aghlabiyah dikalahkan oleh Fatimiyah (909 M), Ziyadatullah III di usir ke Mesir setelah melakukan upaya-upaya yang sia-sia demi untuk mendapatkan bantuan dari Abbasiah untuk menyelamatkan Aghlabiah (Bosworth,1993:47). Sumber: CyberMQ.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN X DINASTI ZIRIYAH DAN HAMMADIYAH Dinasti Ziriyah dan Hammadiyah berdiri pada tahun 361-547 M.Di Afrika Utara sebelah Tengah (Aljazair Timur) dengan ibu kota Qairawan.Ziriyah merupakan kaum ber-ber Sanhajah,yang memberikan bantuan militer kepada ibu kota Fatimiyah alMahdiyah,334M.Ketika diserbu oleh pemberontak Khawarij.Khalifah Mu’izli Dinillah dari Fatimiyah memindahkan ibu kotanya ke Mesir sehingga wilayah barat banyak dikuasai oleh Ziriyah.Oleh karena luas wilayahnya itu maka dibagilah menjadi dua,yakni bagian barat diberikan kepada Hammadiyah,cabang dari Ziriyah,yang berpusat di Qal’at Bani Hammad,sedangkan ditimur tetap ada pada Ziriyah.Dinasti ini berorentasi kepada Abbasiyah,tetapi Hammadiyah loyal kepada Fatimiyah.Oleh karena itu Fatimiyah memerangi Ziriyah dan memaksanya keluar dari daratan Afrika utara,yang akhirnya jatuh ke tangan dinasti Muwahhidun. Sumber: CyberMQ.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN XI DINASTI AL-MURABITUN ATAU AL-MURAWIYAH Dinasti Murabbitun berdiri pada tahun 479-540H.Dinasti ini adalah salah satu dinasti Islam yang berkuasa di Maghribi.Nama Murabbitun berkaitan erat dengan nama tempat tinngal mereka (ribat,semacam madrasah).Mereka biasa juga diberi sebutan almulassimun (pemakai kerudung sampai menutupi wajah). Sekitar abad V H/XI M salah seorang pemimpin mereka,yahya bin Umar,melaksanakan ibadah haji.Di tanah suci ia menyadari bahwa pengikutnya masih awam terhadap ilmu pengetahuan agama.Untuk meningkatkan kemampuan pengetahuan keagamaan mereka dicarilah seorang yang sanggup melaksanakan tugas tersebut.Yahya bertemu dengan

Abdullah bin Yasin,guru mazhab Maliki,yang bersedia mengemban tugas tersebut. Dibawah pimpinan spiritualnya,Abdullah bin Yasin dan seorang komandan militer,yahya bin umar,mereka berhasil memperluas wilayah kekuasaannya sampai ke Wadi Dara.Kemudian mereka berhasil menaklukkan kerajaan Sijilmasat yang dikuasai oleh Mas’ud bin Wanuddin al-Maqrawi tahun 447 H.Ketika Yahya bin umar meninggal,jabatannya digantikan oleh saudarannya Abu baker bin umar. Setelah Abu baker memegang pimpinan,ia meneruskan gerakan penaklukkan ke sahara Maroko.Tahun 450H. ia menyeberang ke Atlas Tinggi.setelah itu diadakan penyerangan ke Maroko Tengah dan Selatan.Selanjutnya memerangi suku Barghawata yang dianggap menganut paham bid’ah.Pada penyerangan ini Abdullah bin Yasin tewas tahun 451 H.Sejak saat itu Abu bakar memegang kekuasaan penuh dan lambat laun mengembangkan system kesultanan. Sepeninggal Abu bakar digantikan oleh Abu Ya’kub Yusuf bin Tasyfin.Pada masa Ibn Tasyfin dibangunlah kota Marakesy untuk dijadikan ibu kota pemerintahan.Ekspansi wilayah masih terus dilanjutkan dan bahkan sampai ke Aljiers (Aljazair). Ia mengangkat pejabat dari kalangan Murabitun untuk menduduki jabatan gubernur pada wilayah taklukan,sementara ia memerintah di Maroko.Pada masa Yusuf Tasyfin ini Murabbitun mengalami kejayaan. Sumber: CyberMQ.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN XII DINASTI AL-MUWAHHIDUN PENDAHULUAN A. Latar belakang Dinasti Murabithun pada mulanya adalah sebuah gerakan agama yang didirikan oleh Yusuf ibn Tasyfin di Afrika Utara. Pada tahun 1062 M ia berhasil mendirikan sebuah kerajaan yang berpusat di Marakesy. Ia masuk ke Spanyol atas “undangan” penguasapenguasa Islam di sana yang tengah memikul beban berat perjuangan mempertahankan negeri-negerinya dari serangan-serangan orang-orang Kristen. Ia dan tentaranya memasuki Spanyol pada tahun 1086 M dan berhasil mengalahkan pasukan Castilia. Karena perpecahan di kalangan raja-raja muslim, Yusuf melangkah lebih jauh untuk menguasai Spanyol dan ia berhasil untuk itu. Akan tetapi, penguasa-penguasa sesudah ibn Tasyfin adalah raja-raja yang lemah. Pada tahun 1143 M, kekuasaan dinasti ini berakhir, baik di Afrika Utara maupun di Spanyol dan digantikan oleh dinasti Muwahhidun. Pada masa dinasti Murabithun, Saragossa jatuh ke tangan Kristen, tepatnya tahun 1118 M. Di Spanyol sendiri, sepeninggal dinasti ini, pada mulanya muncul kembali dinasti-dinasti kecil, tapi hanya berlangsung tiga tahun. Pada tahun 1146 M penguasa dinasti Muwahhidun yang berpusat di Afrika Utara merebut daerah ini. Muwahhidun didirikan oleh Muhammad ibn Tumart (w. 1128). Dinasti ini datang ke Spanyol di bawah pimpinan Abd al-Mun’im. Antara tahun 1114 dan 1154 M, kota-kota muslim penting, Cordova, Almeria, dan Granada, jatuh ke bawah kekuasaannya. Untuk jangka beberapa dekade, dinasti ini mengalami banyak kemajuan. Kekuatan-kekuatan Kristen dapat dipukul mundur. Akan tetapi tidak lama setelah itu, Muwahhidun mengalami keambrukan. Pada tahun 1212 M, tentara Kristen memperoleh kemenangan besar di Las Navas de Tolesa. Kekalahan-kekalahan yang dialami Muwahhidun menyebabkan penguasanya memilih untuk meninggalkan Spanyol dan kembali ke Afrika Utara tahun

1235 M. Keadaan Spanyol kembali runyam, berada di bawah penguasa-penguasa kecil. Dalam kondisi demikian, umat Islam tidak mampu bertahan dari serangan-serangan Kristen yang semakin besar. Tahun 1238 M Cordova jatuh ke tangan penguasa Kristen dan Seville jatuh tahun 1248 M. Seluruh Spanyol kecuali Granada lepas dari kekuatan Islam. BAB II PEMBAHASAN A. Murabithun atau Al Murawiyah di Afrika Utara dan Spanyol (1056-1147 M) Murabithun atau Al–Murawiyah merupakan salah satu Dinasti Islam yang berkuasa di Maghrib. Nama Al- Murabithun berkaitan dengan nama tempat tinggal mereka yang pada awalnya mereka menempati Ribat (sejenis surau). Asal-usul dinasi ini dari Lemtuna, salahsatu dari suku Sanhaja, Mereka juga disebut al-Mulassimun (orang-orang bercadar). Pada abad kesebelas pemimpin Sanhaja, Yahya bin Ibrahim, melaksanakan ibadah haji ke Makkah. Dan sekembalinya dari Arabia, ia mengundang Abdullah bin Yasin seorang alim terkenal di Maroko, untuk membina kaumnya dengan keagamaan yang baik, kemudian beliau dibantu oleh Yahya bin Umar dan saudaranya Abu Bakar bin Umar. Perkumpulan ini berkembang dengan cepat , sehingga dapat menghimpun sekitar 1000 orang pengikut. Di bawah pimpinan Abdullah bin Yasin dan komando militer Yahya bin Umar mereka berhasil memperluas wilayah kekuasaannya sampai ke Wadi Dara, dan kerajaan Sijil Mast yang dikuasai oleh Mas’ud bin Wanuddin. Ketika Yahya bin Umar meninggal Dunia, jabatannya diganti oleh saudaranya, Abu Bakar bin Umar, kemudian ia menaklukkan daerah Sahara Maroko. Setelah diadakan penyerangan ke Maroko tengah dan selatan selanjutnya menyerang suku Barghawata yang menganut paham bid’ah. Dalam penyerangan ini Abdullah bin Yasin wafat (1059 M). Sejak saat itu Abu Bakar memegang kekuasaan secara penuh dan ia berhasil mengembangkannya. Abu Bakar berhasil menaklukkan daerah Utara Atlas Tinggi dan akhirnya pada tahun 1070 M, ia dapat menaklukkan daerah Marrakech (Maroko). Kemudian ia mendapat beritabahwa Buluguan, Raja Kala dari Bani Hammad mengadakan penyerangan ke Maghrib dengan melibatkan kaum Sanhaja. Mendengar berita itu ia kembali ke Sanhaja untuk menegakkan perdamaian. Setelah berhasil memadamkan, ia menyerahkan kekuasaanya kepada Yusuf bin Tasyfin (2 September 1107), kemudian ia mengatakan bahwa Maroko di bawah kekuasaannya. Pada tahun 1062 M, Yusuf bin tasyfin mendirikan ibu kota di Maroko. Dia berhasil menaklukkan Fez (1070 M) dan Tangier (1078 M). Pada tahun 1080-1082 M, ia berhasil meluaskan wilayah sampai ke Al Jazair. Dia mengangkat para pejabat Al-Murabithun untuk menduduki jabatan Gubernur pada wilayah taklukannya, sementara ia memerintah di Maroko. Yusuf bin Tasfin meninggalkan Afrika pada tahun 1086 M dan memperoleh kemenangan besar atas Alfonso VI (Raja Castile Leon) dan Yusuf bin Tasfin mendapat dukungan dari Muluk At-Thawa’if dalam pertempuran di Zallaqah. Ketika Yusuf bin Tasfin meninggal Dunia, ia mewariskan kepada anaknya, Abu Yusuf bin Tasyfin. Warisan itu berupa kerajaan yang luas dan besar terdiri dari negeri-negeri Maghrib, bagian Afrika dan Spanyol. Ali ibn Yusuf melanjutkan politik pendahulunya dan berhasil mengalahkan anak Alfonso VI (1108 M). Kemudian ia ke Andalusia merampas Talavera Dela Rein. Lambat laun Dinasti Al- Murabithun mengalami kemunduran dalam memperluas wilayah. Kemudian Ali mengalami kekalahan pertempuran di Cuhera (1129

M). kemudain ia mengangkat anaknya Tasyfin bin Ali menjadi Gubernur Granada dan Almeria. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk menguatkan moral kaum Murabithun untuk mempertahankan serangan dari raja Alfonso VII. Dinasti Al- Murabithun memegang kekuasan selama 90 tahun, dengan enam orang penguasa yaitu : 1. Abu Bakar bin Umar (1056-1061 M) 2. Yusuf bin Tasyfin (1061-1107 M) 3. Ali bin Yusuf (1107-1143 M) 4. Tasyfin bin Ali (1143-1145 M) 5. Ibrahim bin Tasfin 6. Ishak bin Ali. Masa terahir Dinasti Al-Murabithun tatkala dikalahkan oleh Dinasti Muwahiddun yang dipimpin oleh Abdul Mun’im. Dinasti Muwahiddun menaklukkan Maroko pada tahun 1146-1147 M yang ditandai dengan terbunuhnya penguasa Al-Murabithun yang terakhir, Ishak bin Ali. Ketika kekuasaan Bani Umayah Spanyol pecah, ada suatu kekuatan yang baru muncul di Afrika Barat. Para ketua Muslim di Spanyol melupakan perbedaan mereka. Pada saat yang kritis itu dan meminta bantuan kepada Yusuf ibn Tasyfin, Raja al-Murabithun di Afrika Barat. Yusuf menanggapi permintaan mereka dan menyebrang ke Spanyol pada tahun 1086 M. Pasukan Gabungan itu bertemu dengan pasukan Alfanso di Zalaqah. Dalam pertempuran itu Alfanso dikalahkan. Kemenangan ini membuat Yusuf menjadi Raja. Akan tetapi tidak lama memerintah beliau wafat, dan di ganti oleh anaknya Abul Hasan. Abul Hasan mempunyai kekuatan yang luar biasa, Dia mengalahkan orang KRISTEN dalam beberapa pertempuran selama pemerintahannya. Kekuatan lainnya bernama al-Muahhidun di Afrika B. Muwahhidun atau Al–Muhad di Afrika Utara dan Spanyol (1128-1269 M) Muwahhiddun merupakan Dinasti Islam yang pernah berjaya di Afrika Utara selama lebih satu abad. Didirikan oleh Muhammad bin Tummart. Ibn Tumart menamakan gerakannya dengan Muwahhiddun, karena gerakan ini bertujuan untuk menegakkan tauhid (Keesaan Allah), menolak segala bentuk pemahaman anthropormofisme (Tajsim) yang dianut oleh Murabithun. Karena itu semangat perjuangan Ibn Tumart adalah menghancurkan kekuatan Murabhitun. Pada tahun 1129 M, di bawah komando Abu Muhammad Al Basyir, kaum Muwahiddun menyerang ibu kota Murabithun. Peristiwa itu terkenal dengan nama perang Buhairah. Dalam perang itu Muwahhidun kalah dan mengakibatkan meninggalnya Ibn Tumart. Pada tahun 1163 M, Abdul Mun’im bin ‘Ali diangkat sebagai pemimpin menggantikan Ibn Tumart. Di bawah kepemimpinannya AlMuwahiddun Meraih kemenangan. Pada tahun 1131 M Muwahiddun menguasai Nadla , Dir’ah Taigar, Fazar dan Giyasah. Pada tahun 1139 M, Muwahiddun melancarkan serangan ke pertahanan Murabithun sehingga jatuh ketangan kaum Muwahiddun. Fez kota terbesar kedua setelah Marrakech, direbut al-Muwahhidun pada tahun 1145 M. Setahun kemudian berhasil menguasai Marrakech dan menjatuhkan Murabithun. Setelah berhasil menjatuhkan Murabithun Abdul Mun’im memperluas wilayah kekuasaannya, pada tahun 1152 M Al-Jazair direbutnya. 6 tahun berikutnya wilayah Tunisia dikuasai dan 2 tahun setelah itu Tripoli jatuh ketangannya. Kekuasaannya dari Tripoli hingga ke Samudera Atlantik sebelah Barat, suatu prestasi gemilang dan belum

seorang penduduk asli dari suku di Afrika Barat. karena gerakan ini bertujuan untuk menegakkan tauhid (Keesaan Allah). kemudian ia menaklukkan daerah Sahara Maroko. jabatannya diganti oleh saudaranya. Di bawah pimpinan Abdullah bin Yasin dan komando militer Yahya bin Umar mereka berhasil memperluas wilayah kekuasaannya sampai ke Wadi Dara. Dalam beberapa generasi ini Muwahhidun mengalami masa kemajuan. Abu Yusuf Ya’kub Al Mustansir (1214-1224 M) Muhammad ibnu Tumart. Mereka juga disebut al-Mulassimun (orang-orang bercadar). Asal-usul dinasi ini dari Lemtuna. Abdul Mun’im bin Ali (1130-1163 M) 3.1995:353301) PENUTUP A. dia berhasil merebut Toledo. Abu Bakar bin Umar. Karena itu semangat perjuangan Ibn Tumart adalah menghancurkan kekuatan Murabhitun.pernah dicapai oleh Dinasti manapun di Afrika Utara. tetapi pada tahun itu Abdul Mun’im wafat. Ibn Tumart menamakan gerakannya dengan Muwahhiddun. Abu Yusuf Ya’kub al Mansur (1184-1198 M) 5. Ia memperluas wilayah di utara dari timur pada tahun 1169 M dibawah Abu Hafs al Muwahhidun. dan kerajaan Sijil Mast yang dikuasai oleh Mas’ud bin Wanuddin. kekuasaan Muwahhidun mencapai puncaknya. menolak segala bentuk pemahaman anthropormofisme (Tajsim) yang dianut oleh Murabithun. Bersamaan dengan kemunduran ini. Ia diganti puteranya Abu Ya’kup Yusuf Abdul Mun’im (1184 M). akhirnya orang Muahhidun dikalahkan orang Kristen dengan pasukan yang besar (Ali. Kekuatan KRISTEN ini mengulangi serangan ke Andalusia dan kali ini mereka berhasil mengalahkan kekuatan Muslim Muwahhidun. Didirikan oleh Muhammad bin Tummart. Kesimpulan Murabithun atau Al–Murawiyah merupakan salah satu Dinasti Islam yang berkuasa di Maghrib. Nama Al-Murabithun berkaitan dengan nama tempat tinggal mereka yang pada awalnya mereka menempati Ribat (sejenis surau). Orang Islam di bawah pemerintahan Muwahhidun melawan orang Kristen di al-Ukab. Abdul Mun’im memperluas wilayahnya ke daerah yang dikuasai orang Kristen. Muhammad bin Tumart Al Mahdi (1121-1130 M) 2. Beliau digantikan oleh anaknya yang terkenal yaitu Ya’kub yang di bawah pemerintahannya. Ketika Yahya bin Umar meninggal Dunia. mengangkat Abdul Mikmin sebagai wakilnya. Adapun urutan-urutan penguasa Al Muwahhidun sebagai berikut : 1. Setelah beliau wafat kekuatan Kristen mulai muncul. Dia seorang yang dermawan. Afandi. pasukan Salib yang telah dikalahkan oleh Salahuddin di Palestina kembali ke Eropa dan mulai menggalang kekuatan baru dibawah pimpinan Alfonso IX. salahsatu dari suku Sanhaja. setelah Abdul Mukmin wafat di ganti oleh saudaranya Abu Yakub Yusuf. Setelah beberapa kali mengalami kekalahan dan akhirnya penguasa muwahhidun meninggalkan Spanyol dan kembali ke Afrika Utara (Maroko) pada tahun 1235 M. Akan tetapi setelah kematian Ya’kub Muwahhidun memasuki masa kemunduran. Pada tahun 1129 . Abu Ya’kub Yusuf (1163-1184 M) 4. Muhammad An Nasir (1198-1214 M) 6. Setelah diadakan penyerangan ke Maroko tengah dan selatan Muwahhiddun merupakan Dinasti Islam yang pernah berjaya di Afrika Utara selama lebih satu abad. Pada tahun 1162 M.

yang didirikan oleh Muhammad Ibn Tugj yang berasal dari Turki.Abu zakaria Yahya yang menentang kekuasaan Khalifah al Muwahhidun.maka dinasti Mariniyah tidak pernah lagi muncul didaerah subur itu.dan salah seorang jendral Abdul Mu’min dari AlMuwahhidun yang merebut kota-kota di Spanyol.cabang dari Mariniyah.Ketika itu secara de facto kekuasaan berpindah ke Banu Wattas. kaum Muwahiddun menyerang ibu kota Murabithun.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN XIII DINASTI HAFSIYAH Dinasti Hafsiyah berdiri diTunisia dan Aljazair Timur pada tahun 625-982M.murid Ibn Tumart.Sinan pasya.seorang pemimpinnya turun sendiri memimpin perang. Pada tahun 1163 M. Sumber: CyberMQ.dan yang mendirikan dinasti ini ialah Gubernur Afrika.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN XIV DINASTI IKHSYIDIYAH Dinasti Ikhsyidiyah berdiri pada tahun 323-358M.dapat menolak serangan Louis IX dari Perancis dan Charles dari Anjaou.Ia juga mengaku sebagai pewaris dinasti Abbasiyah yang telah hancur.Abu yusuf.Setelah mereka kuat diMagrib ingin menundukkan Spanyol.sepeninggal Al-Muntasir dinasti Hafsiyahmengalami kemunduran dan kemerosotan hingga wilayah kekuasaannya tinggal Tunisia saja.Namun.adalah suku berber Zenata yang nomad yang menggantikan kekuasaan al-Muwahhidun di Maroko dan beribu kota di Fez.674 M.dan menang atas pasukan Kristen di Ecija.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN XII DINASTI MARINIYAH Dinasti Mariniyah berdiri pada tahun 592-956M.Berasal dari Bani Marin.Anak turun Syaikh Abu Hafs banyak menduduki jabatan penting pada masa al Muwahhidun. di bawah komando Abu Muhammad Al Basyir.Ia diberi gelar Ikhsyid yang berarti pangeran atau penguasa menurut istilah yang biasa dipakai di Sogdia .ia bergelar Khalifah dan Amirul Mukminin yang diperolehnya dari Syarif Makkah. Peristiwa itu terkenal dengan nama perang Buhairah.Ibn Tugj menjadi gubernur Mesir sebagai hadiah dari Abbasiyah setelah dapat mempertahankan wilayah Nil itu dari serangan kaum Fatimiyah yang berpusat diAfrika Utara.Ia mengembangkan kekuasaannya ke barat.Islam yang ada diAfrika Utara itu. Abdul Mun’im bin ‘Ali diangkat sebagai pemimpin menggantikan Ibn Tumart Sumber: CyberMQ.Akhirnya kekuasaan mereka pun dapat dihancurkan pula oleh Sa’di Syarif yang lagi “naik turun” dan berhasil menduduki Fez tahun 956 M.tetapi kemudian Abul Hasan Ali kalah di Rio Salado tahun 741M.Abdul Wahid.Penyerangan Portugis terhadap wilayah Mariniyah dan dapat merebut Ceuta di Afrika Utara memperlemah kekuasaannya. Dalam perang itu Muwahhidun kalah dan mengakibatkan meninggalnya Ibn Tumart.berkuasa di Mesir setelah Tuluniyah.Akhirnya dinasti itu ditaklukkan oleh Turki Utsmani dibawah pimpinan perangnya. Sumber: CyberMQ.M.memaksa dinasti Abdul Wadiyah dari Telemsani(Tlemcen) untuk membayar pajak yang tinggi.Al Muntasir menjadikan dinasti itu besar.Dinasti itu diambil dari nama Syaikh Abu Hafs Umar.

Keberhasilan Shalahuddin di Mesir mendorongnya menjadi penguasa otonom. Keberhasilannya di Mesir tersebut mendorongnya untuk menjadi penguasa otonom di Mesir. membuka jalan bagi pembentukan madzhab-madzhab hukum sunni di Mesir.oleh khalifah ar-Radi yang Abbasi itu.dibawah panglimanya. yang menjadi abdi dari putra Zangi bernama Nuruddin.panglima tertinggi bagi khalifah. Pertama-tama ia masih menghormati simbol-simbol Syi’ah pada pemerintahan Al-Adil Lidinillah. Tetapi setelah al-Adil meninggal 1171 M. Penaklukan atas Mesir oleh Salahuddin pada 1171 M. Taqiyuddin. sebaliknya Salahuddin memberlakukan madzhabmadzhab Hanafi (Lapidus. termasuk Damaskus.Ia mempertahankan gelar Amir alUmara. 2003:283). Sedang Syihabuddin. untuk menduduki Mesir Hulu (Nubia). 1999:545). di Mosul dan Aleppo. Akhirnya pada 1175 M. membuat para tentara mengakuinya sebagai pengganti dari pamannya. Ia berasal dari suku Kurdi Hadzbani. Saudaranya dikirim untuk menguasai Yaman 1173 M. ia banyak memanfaatkan keluarganya untuk ekspansi ke wilayah lain.Serangan bertubi-tubi dari Fatimiyah sepanjang pemerintahan Ikhsyidiyah menyebabkan dinasti ini tidak lama memegang tampuk kekuasaan di Mesir.dan Fargana. Di masa pemerintahan Shalahuddin. yang akhirnya memudahkan penaklukan Siria.com/ BAGIAN XV DINASTI AYYUBIYAH Ayyubiyah adalah sebuah Dinasti Sunni yang berkuasa di Dyar Bakir hingga tahun 1429 M. ia membina kekuatan militer yang tangguh dan perekonomian yang bekerja sama dengan penguasa Muslim di kawasan lain. Najmudin Ayub adalah seorang yang berasal dari suku Kurdi Hadzbani dan menjadi panglima Turki 1138 M. Ia juga . keponakannya disetting untuk melawan tentara Salib yang menduduki Dimyat. seperti Turansyah. mengabdi pada Nuruddin. setelah ia diangkat menjadi Wazir (Gubernur). Yaman dan Siria oleh Khalifah Abbasiyah. wafat tahun 1193 M (Glasse.blogspot. ia diakui sebagai sultan atas Mesir. 1996:143). pamannya. dibawa pemerintahan Zangi Ibnu Aq-Songur. Ia tetap mempertahankan lembaga–lembaga ilmiah yang didirikan oleh Dinasti Fathimiyah tetapi mengubah orientasi keagamaannya dari Syiah menjadi Sunni (Yatim. Kematian Nuruddin 1174 M menjadikan posisi Shalahuddin semakin kuat.dan pada akhirnya Ikhsyidiyah menyerah kalah terhadap Fatimiyah yang telah menguat di Afrika Utara. Keberhasilannya dalam perang Salib. Syirkuh yang telah meninggal setelah menguasai Mesir tahun 1169 M. Dalam mengkosolidasikan kekuatannya. moizlili. Kedatangan Syirkuh ke Mesir karena undangan Khalifah Fatimiyah untuk menggusir Almaric yang menduduki Kairo. Shalahuddin menyatakan loyalitasnya kepada Khalifah Abbasiyah (al-Mustadi) di Bagdad dan secara formal menandai berakhirnya rezim Fatimiyah di Kairo. Syirkuh berhasil mengusir raja Almaric beserta pasukan salibnya dari Mesir. Aleppo dan Mosul. putra Zangi 1169 M. Dinasti ini didirikan oleh Salahuddin al Ayyubi. Madzhab Syafi’i tetap bertahan di bawah pemerintahan Fathimiyah. Setelah Syirkuh meninggal 1169 M digantikan Shalahuddin (kaponakannya) sebagai pemimpin pasukan. putra Najawddin Ayyub. Demikian juga adiknya Syirkuh.Jauhar as-Siqili.

Pada pemerintahan Ash-Shalih serangan Salib 6 dapat diatasi. sampai Al-Kamil meninggal. 2. Setelah al-Kamil meninggal (1238 M) Dinasti Ayubiyah terkoyak oleh pertentanganpertentangan intern. setelah 25 tahun memerintah. Inipun tetap tak merubah kedudukan Shalahuddin. Kurdi. Shalahuddin mewariskan pemerintahan yang stabil dan kokoh. Langkah-Langkah Yang Dilakukan Salahuddin a. Karena itu pengendalian dari pusat tetap berada di bawah kekuasaan Al-‘Adl dan Al-kamil. Di bawah kedua sultan ini. lautan Hindia dan menyempurnakan sistem perpajakan. Melancarkan jihad terhadap tentara-tentara Salib di Palestina b. tetapi kemudian pasukan budak (Mamluk) dari Turki merebut kekuasaan di Mesir. Salahuddin memindahkan pusat pemerintahan ke Damascus. dan orangorang Frank tersingkirkan. Namun pada masa pemerintahan al-Kamil Dinasti Ayubiyah bertempat di Diyarbakr dan al-Jazirah. telah menghabiskan kekuatannya dan mengganggu kesehatannya. Yang paling menonjol ialah al-Malik al-Adil (saudaranya). Hiduplah kembali perdagangan dengan kekuatan KRISTEN Mediterrania. Sebelum meninggal. Dari Mesir. 1. Atas dasar inilah. ia melancarkan gerakan ofensif guna merebut al-Quds (Jerusalem) dari tangan tentara Salib yang dipimpin oleh Guy de Lusignan di Hittin. Setelah kukuh kekuasaannya Shalahuddin melancarkan gerakan ofensif guna mengambil alih al-Quds (Jerussalem) dari tangan tentara tanpa banyak kesulitan. Ia meninggal dan dimakamkan di Damaskus pada tahun 1193 M. mendapat tekanan dari Dinasti Seljuk Rum dan Dinasti Khiwarazim Syah. kebijaksanaan aktivis Shalahuddin memberikan tempat sebagai hubungan detente dan damai dengan orangorang Frank. Ini secara otomatis mengakhiri pemerintahan Ayubiyah keseluruhan. Turqi dan Afrika. Mempersatukan tentara Turki. Perjuangan Setelah Salahuddin Perjuangan Shalahuddin dalam merealisasikan tujuan-tujuan utamanya yaitu mengeluarkan kaum Salib dari Baitul Maqdis dan mengembalikan pada persatuan umat Islam. Disamping digalakkan perdagangan dengan kota-kota dilaut tengah. sampai akhirnya raja inggris Richard membuat perjanjian genjatan senjata yang dimanfaatkannya untuk menguasai kota Acre. Perancis. Louis ditangkap. dan keponakannya al-Kamil. ia membagikan kekaisaran Ayyubiyah kepada para anggota keluarga. kepada keturunanketurunannya dan saudaranya yang memerintah diberbagai kota. kemudian al-Kamil mengembalikan Jerusalem kepada kaisar Frederick II yang membawa damai dan keberuntungan ekonomi besar bagi Mesir dan Siria. Ini berarti Jerussalem sekali lagi menjadi Muslim setelah delapan puluh tahun. dan Arab di jalan yang sama. mereka berhasil menyatukan para penguasa Ayubi lokal dengan memusatkan pemerintahan mereka di Mesir. Sampai ia meninggal (1193 M).mambangun tembok kota sebagai benteng pertahanan di Kairo dan bukit Muqattam. meskipun hanya untuk sementara. dan menguasai Jerusalem tahun 1187 M. yang pemimpinya raja Prencis St. . Pada tahun 1174 ia merebut Damascus. Pasukannya juga diperkuat oleh pasukan barbar. Usaha besar-besaran telah dilakukan pasukan Salib dari Inggris. Shalahuddin juga dapat menyatukan Syiria dan Mesopotamia menjadi sebuah kesatuan negara Muslim. namun tidak berhasil mengubah kedudukan Salahuddin. dan merebut Mosul pada 1186. Setelah perang berakhir. dan Jerman antara tahun 1189 – 1192 M. kemudian Alippo tahun 1185.

Alleppo. Ini adalah puncak kebijaksanaan baru. Bidang Filsafat dan Keilmuan Bukti konkritnya adalah Adelasd of Bath yang telah diterjemahkan. Bidang Arsitektur dan Pendidikan Penguasa Ayyubiyah telah berhasil menjadikan Damaskus sebagai kota pendidikan. Pada tahun 1229 M Ayyubiyah menegosiasikan sebuah perjanjian dengan Fedrick II. Dinasti Ayyubiyah terkoyak oleh pertentanganpertentangan intern. penerjemahan bidang kedokteran. Meskipun demikian. Louis ditangkap. karena dengan loyalitas kekeluargaan Mesir diintegrasikan berbagai imperium. Ayyubiyah tidak mengalami perpecahan. Keluarga Ayyubiyah membagi imperiumnya menjadi sejumlah kerajaan kecil Mesir. Dinasti yang mampu mempertahankan pusat kekuasaan dari serangan bangsa Mongol. sedangkan di Syiria dihancurkan oleh pasukan Mongol (Glasse. Dibangunnya Dar al Hadist al-Kamillah juga dibangun (1222 M) untuk mengajarkan pokok-pokok hukum yang secara umum terdapat diberbagai madzhab hukum sunni. Namun pada tahun 1250 M keluarga Ayyubiyah diruntuhkan oleh sebuah pemberontakan oleh salah satu resimen budak (Mamluk)nya. dan pimpinannya. diantaranya adalah : a. Ayyubiyah secara khusus enggan melanjutkan pertempuran melawan sisa-sisa kekuatan pasukan Salib. dan kerajaan Mosul sesuai dengan gagasan Saljuk bahwa negara merupakan warisan keluarga raja. serta istana-istana yang dibangun menyerupai gereja. Dengan demikian berakhirlah riwayat Ayyubiyah oleh Dinasti Mamluk. Keruntuhan ini terjadi di dua tempat. Serangan Salib keenam dapat diatasi. Damaskus. Bidang Industri . Di bidang kedokteran ini telah didirikan sebuah rumah sakit bagi orang yang cacat pikiran. 1993:87) . Kemajuan-kemajuan itu mencakup berbagai bidang. b. termasuk hidupnya kembali perdagangan dengan kekuatan-kekuatan KRISTEN Mediterania (Bosworth. 4. Ini ditandai dengan dibangunnya Madrasah al–Shauhiyyah tahun 1239 M sebagai pusat pengajaran empat madzhab hukum dalam sebuah lembaga Madrasah. Sedangkan dalam bidang arsitek dapat dilihat pada monumen Bangsa Arab. dan mengangkat salah seorang pejabat Aybeng menjadi sultan baru. 3. 1996:552). bangunan masjid di Beirut yang mirip gereja. Ayyubiyah melanjutkan pemerintahan Mesir dan pemerintahan Syiria (sampai tahun 1260 M).Setelah kematian Shalahuddin. karya-karya orang Arab tentang astronomi dan geometri. Dinasti Ayyubiyah pun mencapai kemajuan yang gemilang dan mempunyai beberapa peninggalan bersejarah. Kemajuan-Kemajuan Yang dan Peninggalan Dinasti Ayyubiyah Sebagaimana Dinasti-Dinasti sebelumnya. Mereka menata pemerintahan dengan system birokrasi masa lampau yang telah berkembang di negara-negara Mesir dan Syiria melalui distribusi iqta’ kepada pejabat-pejabat militer yang berpengaruh. Kemunduran Dinasti Ayyubiyah Sepeninggal Al-Kamil tahu 1238 M. di wilayah Barat Ayyubiyah berakhir oleh serangan Mamluk. Raja Perancis St. dan pada periode damai inilah membawa keuntungan ekonomi yang besar bagi Mesir dan Syiria. Mereka lebih memprioritaskan untuk mempertahankan Mesir karena kesatuan mulai melemah. yang membunuh penguasa terakhir Ayyubiyah. c.

Sumber: CyberMQ. Bidang Perdagangan Bidang ini membawa pengaruh bagi Eropa dan negara–negara yang dikuasai Ayyubiyah.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia . Hal ini menimbulkan perdagangan internasional melalui jalur laut. pedang. adanya perang Salib telah membawa dampak positif. ia juga memiliki burung elang sebagai kepala burung-burung dalam peperangan. Disamping itu. sejak saat itu Dunia ekonomi dan perdagangan sudah menggunakan sistem kredit. bahkan ketika itu sudah ada uang yang terbuat dari emas. termasuk Letter of Credit (LC). panah. dan sebagainya. dan intelektual. Terdapat pabrik karpet. Di Eropa terdapat perdagangan agriculture dan industri. pabrik kain dan pabrik gelas. Bidang Militer Selain memiliki alat-alat perang seperti kuda. d. keuntungan dibidang industri. perdagangan.Kemajuan di bidang ini dibuktikan dengan dibuatnya kincir oleh seorang Syiria yang lebih canggih dibanding buatan orang Barat. misalnya dengan adanya irigasi. e. bank.