sejarah singkat para ahli hadist

Sejarah Singkat Imam Malik Dalam sebuah kunjungan ke kota Madinah, Khalifah Bani Abbasiyyah, Harun Al Rasyid (penguasa saat itu), tertarik mengikuti ceramah al muwatta’ (himpunan hadits) yang diadakan Imam Malik. Untuk hal ini, khalifah mengutus orang memanggil Imam. Namun Imam Malik memberikan nasihat kepada Khalifah Harun, ”Rasyid, leluhur Anda selalu melindungi pelajaran hadits. Mereka amat menghormatinya. Bila sebagai khalifah Anda tidak menghormatinya, tak seorang pun akan menaruh hormat lagi. Manusia yang mencari ilmu, sementara ilmu tidak akan mencari manusia.” Sedianya, khalifah ingin agar para jamaah meninggalkan ruangan tempat ceramah itu diadakan. Namun, permintaan itu tak dikabulkan Imam Malik. ”Saya tidak dapat mengorbankan kepentingan umum hanya untuk kepentingan seorang pribadi.” Sang khalifah pun akhirnya mengikuti ceramah bersama dua putranya dan duduk berdampingan dengan rakyat kecil. Imam Malik yang bernama lengkap Abu Abdullah Malik bin Anas bin Malik bin Abi Amir bin Amr bin Haris bin Gaiman bin Kutail bin Amr bin Haris al Asbahi, lahir di Madinah pada tahun 712 M dan wafat tahun 796 M. Berasal dari keluarga Arab terhormat, berstatus sosial tinggi, baik sebelum maupun sesudah datangnya Islam. Tanah asal leluhurnya adalah Yaman, namun setelah nenek moyangnya menganut Islam, mereka pindah ke Madinah. Kakeknya, Abu Amir, adalah anggota keluarga pertama yang memeluk agama Islam pada tahun 2 H. Saat itu, Madinah adalah kota ilmu yang sangat terkenal. Kakek dan ayahnya termasuk kelompok ulama hadits terpandang di Madinah. Karenanya, sejak kecil Imam Malik tak berniat meninggalkan Madinah untuk mencari ilmu. Ia merasa Madinah adalah kota dengan sumber ilmu yang berlimpah lewat kehadiran ulama-ulama besarnya. Kendati demikian, dalam mencari ilmu Imam Malik rela mengorbankan apa saja. Menurut satu riwayat, sang imam sampai harus menjual tiang rumahnya hanya untuk membayar biaya pendidikannya. Menurutnya, tak layak seorang yang mencapai derajat intelektual tertinggi sebelum berhasil mengatasi kemiskinan. Kemiskinan, katanya, adalah ujian hakiki seorang manusia. Karena keluarganya ulama ahli hadits, maka Imam Malik pun menekuni pelajaran hadits kepada ayah dan paman-pamannya. Kendati demikian, ia pernah berguru pada ulamaulama terkenal seperti Nafi’ bin Abi Nuaim, Ibnu Syihab az Zuhri, Abul Zinad, Hasyim bin Urwa, Yahya bin Said al Anshari, dan Muhammad bin Munkadir. Gurunya yang lain adalah Abdurrahman bin Hurmuz, tabi’in ahli hadits, fikih, fatwa dan ilmu berdebat; juga Imam Jafar Shadiq dan Rabi Rayi.

Dalam usia muda, Imam Malik telah menguasai banyak ilmu. Kecintaannya kepada ilmu menjadikan hampir seluruh hidupnya diabdikan dalam dunia pendidikan. Tidak kurang empat khalifah, mulai dari Al Mansur, Al Mahdi, Hadi Harun, dan Al Ma’mun, pernah jadi murid Imam Malik. Ulama besar, Imam Abu Hanifah dan Imam Syafi’i pun pernah menimba ilmu dari Imam Malik. Belum lagi ilmuwan dan para ahli lainnya. Menurut sebuah riwayat disebutkan murid terkenal Imam Malik mencapai 1.300 orang. Ciri pengajaran Imam Malik adalah disiplin, ketentraman, dan rasa hormat murid kepada gurunya. Prinsip ini dijunjung tinggi olehnya sehingga tak segan-segan ia menegur keras murid-muridnya yang melanggar prinsip tersebut. Pernah suatu kali Khalifah Mansur membahas sebuah hadits dengan nada agak keras. Sang imam marah dan berkata, ”Jangan melengking bila sedang membahas hadits Nabi.” Ketegasan sikap Imam Malik bukan sekali saja. Berulangkali, manakala dihadapkan pada keinginan penguasa yang tak sejalan dengan aqidah Islamiyah, Imam Malik menentang tanpa takut risiko yang dihadapinya. Salah satunya dengan Ja’far, gubernur Madinah. Suatu ketika, gubernur yang masih keponakan Khalifah Abbasiyah, Al Mansur, meminta seluruh penduduk Madinah melakukan bai’at (janji setia) kepada khalifah. Namun, Imam Malik yang saat itu baru berusia 25 tahun merasa tak mungkin penduduk Madinah melakukan bai’at kepada khalifah yang mereka tak sukai. Ia pun mengingatkan gubernur tentang tak berlakunya bai’at tanpa keikhlasan seperti tidak sahnya perceraian paksa. Ja’far meminta Imam Malik tak menyebarluaskan pandangannya tersebut, tapi ditolaknya. Gubernur Ja’far merasa terhina sekali. Ia pun memerintahkan pengawalnya menghukum dera Imam Malik sebanyak 70 kali. Dalam kondisi berlumuran darah, sang imam diarak keliling Madinah dengan untanya. Dengan hal itu, Ja’far seakan mengingatkan orang banyak, ulama yang mereka hormati tak dapat menghalangi kehendak sang penguasa. Namun, ternyata Khalifah Mansur tidak berkenan dengan kelakuan keponakannya itu. Mendengar kabar penyiksaan itu, khalifah segera mengirim utusan untuk menghukum keponakannya dan memerintahkan untuk meminta maaf kepada sang imam. Untuk menebus kesalahan itu, khalifah meminta Imam Malik bermukim di ibukota Baghdad dan menjadi salah seorang penasihatnya. Khalifah mengirimkan uang 3.000 dinar untuk keperluan perjalanan sang imam. Namun, undangan itu pun ditolaknya. Imam Malik lebih suka tidak meninggalkan kota Madinah. Hingga akhir hayatnya, ia tak pernah pergi keluar Madinah kecuali untuk berhaji. Pengendalian diri dan kesabaran Imam Malik membuat ia ternama di seantero dunia Islam. Pernah semua orang panik lari ketika segerombolan Kharijis bersenjatakan pedang memasuki masjid Kuffah. Tetapi, Imam Malik yang sedang shalat tanpa cemas tidak beranjak dari tempatnya. Mencium tangan khalifah apabila menghadap di baliurang sudah menjadi adat kebiasaan, namun Imam Malik tidak pernah tunduk pada penghinaan seperti itu. Sebaliknya, ia sangat hormat pada para cendekiawan, sehingga pernah ia menawarkan tempat duduknya sendiri kepada Imam Abu Hanifah yang mengunjunginya.

Dari Al Muwatta’ Hingga Madzhab Maliki Al Muwatta’ adalah kitab fikih berdasarkan himpunan hadits-hadits pilihan. Santri mana yang tak kenal kitab yang satu ini. Ia menjadi rujukan penting, khususnya di kalangan pesantren dan ulama kontemporer. Karya terbesar Imam Malik ini dinilai memiliki banyak keistimewaan. Ia disusun berdasarkan klasifikasi fikih dengan memperinci kaidah fikih yang diambil dari hadits dan fatwa sahabat. Menurut beberapa riwayat, sesungguhnya Al Muwatta’ tak akan lahir bila Imam Malik tidak ‘dipaksa’ Khalifah Mansur. Setelah penolakan untuk ke Baghdad, Khalifah Al Mansur meminta Imam Malik mengumpulkan hadits dan membukukannya. Awalnya, Imam Malik enggan melakukan itu. Namun, karena dipandang tak ada salahnya melakukan hal tersebut, akhirnya lahirlah Al Muwatta’. Ditulis di masa Al Mansur (754775 M) dan baru selesai di masa Al Mahdi (775-785 M). Dunia Islam mengakui Al Muwatta’ sebagai karya pilihan yang tak ada duanya. Menurut Syah Walilullah, kitab ini merupakan himpunan hadits paling shahih dan terpilih. Imam Malik memang menekankan betul terujinya para perawi. Semula, kitab ini memuat 10 ribu hadits. Namun, lewat penelitian ulang, Imam Malik hanya memasukkan 1.720 hadits. Kitab ini telah diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa dengan 16 edisi yang berlainan. Selain Al Muwatta’, Imam Malik juga menyusun kitab Al Mudawwanah al Kubra, yang berisi fatwa-fatwa dan jawaban Imam Malik atas berbagai persoalan. Imam Malik tak hanya meninggalkan warisan buku. Ia juga mewariskan mazhab fikih di kalangan Islam Sunni, yang disebut sebagai Mazhab Maliki. Selain fatwa-fatwa Imam Malik dan Al Muwatta’, kitab-kitab seperti Al Mudawwanah al Kubra, Bidayatul Mujtahid wa Nihaayatul Muqtashid (karya Ibnu Rusyd), Matan ar Risalah fi al Fiqh al Maliki (karya Abu Muhammad Abdullah bin Zaid), Asl al Madarik Syarh Irsyad al Masalik fi Fiqh al Imam Malik (karya Shihabuddin al Baghdadi), dan Bulgah as Salik li Aqrab al Masalik (karya Syeikh Ahmad as Sawi), menjadi rujukan utama mazhab Maliki. Di samping sangat konsisten memegang teguh hadits, mazhab ini juga dikenal amat mengedepankan aspek kemaslahatan dalam menetapkan hukum. Secara berurutan, sumber hukum yang dikembangkan dalam Mazhab Maliki adalah Al-Qur’an, Sunnah Rasulullah SAW, amalan sahabat, tradisi masyarakat Madinah (amal ahli al Madinah), qiyas (analogi), dan al maslahah al mursalah (kemaslahatan yang tidak didukung atau dilarang oleh dalil tertentu). Mazhab Maliki pernah menjadi mazhab resmi di Mekah, Madinah, Irak, Mesir, Aljazair, Tunisia, Andalusia (kini Spanyol), Marokko, dan Sudan. Kecuali di tiga negara yang disebut terakhir, jumlah pengikut mazhab Maliki kini menyusut. Mayoritas penduduk Mekah dan Madinah saat ini mengikuti Mazhab Hanbali. Di Iran dan Mesir, jumlah pengikut Mazhab Maliki juga tidak banyak. Hanya Marokko saat ini satu-satunya negara yang secara resmi menganut Mazhab Maliki. Sejarah Singkat Imam Hanafi Imam Abu Hanifah An-Nu’man bin Tsabit al-Kufiy merupakan orang yang faqih di

negeri Irak, salah satu imam dari kaum muslimin, pemimpin orang-orang alim, salah seorang yang mulia dari kalangan ulama dan salah satu imam dari empat imam yang memiliki madzhab. Di kalangan umat Islam, beliau lebih dikenal dengan nama Imam Hanafi. Nasab dan Kelahirannya bin Tsabit bin Zuthi (ada yang mengatakan Zutha) At-Taimi AlKufi Beliau adalah Abu Hanifah An-Nu’man Taimillah bin Tsa’labah. Beliau berasal dari keturunan bangsa persi. Beliau dilahirkan pada tahun 80 H pada masa shigharus shahabah dan para ulama berselisih pendapat tentang tempat kelahiran Abu Hanifah, menurut penuturan anaknya Hamad bin Abu Hadifah bahwa Zuthi berasal dari kota Kabul dan dia terlahir dalam keadaan Islam. Adapula yang mengatakan dari Anbar, yang lainnya mengatakan dari Turmudz dan yang lainnya lagi mengatakan dari Babilonia. Perkembangannya Ismail bin Hamad bin Abu Hanifah cucunya menuturkan bahwa dahulu Tsabit ayah Abu Hanifah pergi mengunjungi Ali Bin Abi Thalib, lantas Ali mendoakan keberkahan kepadanya pada dirinya dan keluarganya, sedangkan dia pada waktu itu masih kecil, dan kami berharap Allah subhanahu wa ta’ala mengabulkan doa Ali tersebut untuk kami. Dan Abu Hanifah At-Taimi biasa ikut rombongan pedagang minyak dan kain sutera, bahkan dia punya toko untuk berdagang kain yang berada di rumah Amr bin Harits. Abu Hanifah itu tinggi badannya sedang, memiliki postur tubuh yang bagus, jelas dalam berbicara, suaranya bagus dan enak didengar, bagus wajahnya, bagus pakaiannya dan selalu memakai minyak wangi, bagus dalam bermajelis, sangat kasih sayang, bagus dalam pergaulan bersama rekan-rekannya, disegani dan tidak membicarakan hal-hal yang tidak berguna. Beliau disibukkan dengan mencari atsar/hadits dan juga melakukan rihlah untuk mencari hal itu. Dan beliau ahli dalam bidang fiqih, mempunyai kecermatan dalam berpendapat, dan dalam permasalahan-permasalahan yang samar/sulit maka kepada beliau akhir penyelesaiannya. Beliau sempat bertemu dengan Anas bin Malik tatkala datang ke Kufah dan belajar kepadanya, beliau juga belajar dan meriwayat dari ulama lain seperti Atha’ bin Abi Rabbah yang merupakan syaikh besarnya, Asy-Sya’bi, Adi bin Tsabit, Abdurrahman bin Hurmuj al-A’raj, Amru bin Dinar, Thalhah bin Nafi’, Nafi’ Maula Ibnu Umar, Qotadah bin Di’amah, Qois bin Muslim, Abdullah bin Dinar, Hamad bin Abi Sulaiman guru fiqihnya, Abu Ja’far Al-Baqir, Ibnu Syihab Az-Zuhri, Muhammad bin Munkandar, dan masih banyak lagi. Dan ada yang meriwayatkan bahwa beliau sempat bertemu dengan 7 sahabat. Beliau pernah bercerita, tatkala pergi ke kota Bashrah, saya optimis kalau ada orang yang bertanya kepadaku tentang sesuatu apapun saya akan menjawabnya, maka tatkala diantara mereka ada yang bertanya kepadaku tentang suatu masalah lantas saya tidak mempunyai jawabannya, maka aku memutuskan untuk tidak berpisah dengan Hamad sampai dia meninggal, maka saya bersamanya selama 10 tahun. Pada masa pemerintahan Marwan salah seorang raja dari Bani Umayyah di Kufah, beliau didatangi Hubairoh salah satu anak buah raja Marwan meminta Abu Hanifah agar menjadi Qodhi (hakim) di Kufah akan tetapi beliau menolak permintaan tersebut, maka beliau dihukum cambuk sebanyak 110 kali (setiap harinya dicambuk 10 kali), tatkala dia

Al-Qodhi Abu Yusuf berkata. orang yang jujur. Abyadh bin Al-Aghar bin Ash-Shabah. Abdul karim bin Muhammad al-Jurjani. “Kami tidak mendustakan Allah swt. Penilaian para ulama terhadap Abu Hanifah Berikut ini beberapa penilaian para ulama tentang Abu Hanifah. dan masih membutuhkan pendapat. Muhammad bin Qoshim al-Asadi. Ali bin Ashim. Yahya bin Ayub Al-Mishri. sedikit bicara. tidak selayaknya bagi seseorang berbicara tentang hadits kecuali apa-apa yang dia hafal sebagaimana dia mendengarnya”. menunjukkan kebenaran dengan cara yang baik. Asar bin Amru Al-Bajali.”. Isa bin Yunus. 6. Dan dia juga berkata. orang yang paling jauh dari perbuatan ghibah adalah Abu Hanifah. “Saya tidak melihat seseorang yang lebih tahu tentang tafsir hadits dan tempat-tempat pengambilan fiqih hadits dari Abu Hanifah”. Waki’ bin Al-Jarah. Yahya bin Ma’in berkata. Adapun orang-orang yang belajar kepadanya dan meriwayatkan darinya diantaranya adalah sebagaimana yang disebutkan oleh Syaikh Abul Hajaj di dalam Tahdzibnya berdasarkan abjad diantaranya Ibrahin bin Thahman seorang alim dari Khurasan. Abu Nu’aim. Al-Harits bin Nahban. “Aku berkata kepada Sufyan Ats-Tsauri. Hamad bin Abu Hanifah. “Abu hanifah laa ba’sa bih. Al-Fadhl bin Musa. tidak tertuduh dengan berdusta. 4.mengetahui keteguhan Abu Hanifah maka dia melepaskannya. dia tidak membicarakan hadits kecuali yang dia hafal dan tidak membicarakan apa-apa yang tidak hafal”. Dan beliau juga pernah berkata. Beliau juga berkata. “Abu Hanifah adalah orang yang paling faqih”. kemudian imam Malik berpendapat. Abdullah bin Zubair al-Qurasy. Abdullah ibnul Mubarok. Hafsh binn Abdurrahman al-Qadhi. “Apabila atsar telah diketahui. diantaranya: 1. “Barangsiapa ingin mutabahir (memiliki ilmu seluas lautan) dalam masalah fiqih hendaklah dia belajar kepada Abu Hanifah” 5. termasuk salah seorang hartawan. Su’aib bin Ishaq. dia adalah orang yang paling berakal. Yahya bin Sa’id al-Qothan berkata. Ismail bin Yahya Al-Sirafi. menghindari dari harta penguasa”. Yazid bin Harun. sabar dalam belajar dan mengajarkan ilmu. Muhammad bin Hasan Assaibani. Sufyan berpendapat dan Abu Hanifah berpendapat maka yang paling bagus pendapatnya adalah Abu Hanifah … dan dia orang yang paling faqih dari ketiganya”. Beliau juga berkata. tidaklah kami . Qois bin Rabi’ juga mengatakan hal serupa dengan perkataan Fudhail bin Iyadh. “Abu Hanifah adalah seorang yang faqih. aku bertanya siapakah orang yang paling wara’ di kota Kufah? Maka mereka penduduk Kufah menjawab Abu Hanifah”. ‘Wahai Abu Abdillah. Abdullah ibnul Mubarok berkata. Muhammad bin Bisyr. Dan beliau juga berkata. dia tidak menghilangkan kebaikannya dengan perbuatan ghibah’. “Abu Hanifah adalah orang yang tsiqoh. terkenal dengan wara’-nya. “Aku datang ke kota Kufah. Sulaiman bin Amr An-Nakhai. Imam Syafii berkata. Dawud Ath-Thai. saya tidak pernah mendengar beliau berbuat ghibah meskipun kepada musuhnya’ kemudian beliau menimpali ‘Demi Allah. “Abu Hanifah berkata. Ishaq al-Azroq. Ali bin Zhibyan al-Qodhi. Nu’man bin Abdus Salam al-Asbahani. dia tidak berdusta. dan lain-lain. 2. Fudhail bin Iyadh berkata. 3. “Kalaulah Allah subhanahu wa ta’ala tidak menolong saya melalui Abu Hanifah dan Sufyan Ats-Tsauri maka saya hanya akan seperti orang biasa”. Hamzah temannya penjual minyak wangi.” Beliau juga berkata. Muhammad bin Abdullah al-Anshari. Al-Qodhi Abu Yusuf. “Abu Hanifah adalah orang yang tsiqoh di dalam hadits”. Abu Syihab Al-Hanath Assamaqondi. Dan dalam waktu yang lain beliau berkata. Abdul Aziz bin Khalid at-Turmudzi. Al-Hasan bin Ziyad.

kalau Dia menghendaki maka akan mengadzabnya dan kalau tidak maka akan mengampuninya. bahklan -insya Allah. bahwa beliau berpendapat Al-Qur’an itu makhluq. Dan telah dinukil dari Abu Hanifah bahwasanya amal-amal itu tidak termasuk dari hakekat imam. … akan tetapi kami mengatakan bahwa barangsiapa beramal kebaikan dengan memenuhi syarat-syaratnya dan tidak melakukan hal-hal yang merusaknya. dan mengeluarkan amal dari hakikat iman. juga mendapatkan penilaian negatif dan celaan yang ditujukan kepada beliau. dan sungguh banyak mengambil pendapatnya”.” 5. seperti ada yang kuat dan ada yang lemah. Padahahal telah dinukil dari beliau bahwa Al-Qur’an itu adalah kalamullah dan . Abdullah ibnul Mubarok berkata. 9. tidak membatalakannya dengan kekufuran dan murtad sampai dia meninggal maka Allah tidak akan menyia-nyiakan amalannya. 3. dan kami juga tidak mengatakan pelaku dosa besar itu masuk neraka dan kekal di neraka meskipun dia itu orang yang fasiq. 7. dan orang yang berbuat kemaksiatan selain syirik dan kekufuran meskipun dia belum bertaubat sampai dia meninggal dalam keadaan beriman. Abu Manshur Al-Maturidi … dan menyelisihi pendapat ini adalah Ahlu Hadits … dan telah dinukil pula dari Abu Hanifah bahwa iman itu adalah pembenaran di dalam hati dan penetapan dengan lesan tidak bertambah dan tidak berkurang. maka di berasa dibawah kehendak Allah. diantaranya : 1. dan yang berpendapat seperti ini adalah Jumhur Asy’ariyyah. akan tetapi dia termasuk dari sya’air iman. Dan yang dimaksudkan dengan “tidak bertambah dan berkurang” adalah jumlah dan ukurannya itu tidak bertingkat-tingkat. Sebagian ahlul ilmi memberikan tuduhan bahwa Abu Hanifah adalah murji’ah dalam memahi masalah iman. “Abu Hanifah orang yang miskin di dalam hadits”. mereka menyebutkan bahwa Abu Hanifah berkata. ‘Orang yang terjerumus dalam dosa besar maka urusannya diserahkan kepada Allah’.mendengar pendapat yang lebih baik dari pendapat Abu Hanifah. “Abu Hanifah Nu’man bin Tsabit tidak kuat hafalan haditsnya”. 4. dan yang semisalnya … Dan dinukil pula oleh para sahabatnya. Sufyan bin Uyainah berkata. tidak banyak hadits shahihnya”. Abdul Karim bin Muhammad bin Syu’aib An-Nasai berkata. Beberapa penilaian negatif yang ditujukan kepada Abu Hanifah Abu Hanifah selain dia mendapatkan penilaian yang baik dan pujian dari beberapa ulama. Yaitu penyataan bahwa iman itu keyakinan yang ada dalam hati dan diucapkan dengan lisan. Imam Muslim bin Hajaj berkata. sebagaimana yang termaktub dalam kitab “Fiqhul Akbar” karya Abu Hanifah. “Tidaklah orang itu mensela Abu Hanifah melainkan dia itu orang yang pendengki atau orang yang jahil”. ada yang jelas dan yang samar. 8. “Abu Hanifah Nu’man bin Tsabit shahibur ro’yi mudhtharib dalam hadits. 2. Sebagian ahlul ilmi yang lainnya memberikan tuduhan kepada Abu Hanifah. dak hal ini tidak menafikan adanya iman itu bertingkat-tingkat dari segi kaifiyyah. Al-Khuroibi berkata. “Kami tidak mengatakan bahwa orang yang beriman itu tidak membahayakan dosadosanya terhadap keimanannya. Hafsh bin Ghiyats berkata. dan tidaklah mencelanya melainkan dia itu orang yang jahil tentangnya”. “Pendapat Abu Hanifah di dalam masalah fiqih lebih mendalam dari pada syair. “Semoga Allah merahmati Abu Hanifah karena dia adalah termasuk orang yang menjaga shalatnya (banyak melakukan shalat)”.akan menerimanya.

dan kami ruju’ (membatalkan) pendapat tersebut pada pagi harinya. Dan para imam telah memberi isyarat bahwa mereka tidak mampu untuk menguasai. “Ini merupakan kesempurnaan ilmu dan ketaqwaan para imam. dalam riwayat lain. ternyata riwayat-riwayat tersebut lemah dalam sanadnya dan mudhtharib dalam maknanya. “Maka apabila demikian perkataan para imam terhadap orang yang tidak mengetahui dalil mereka. kami berpendapat pada hari ini. meliput sunnah/hadits secara keseluruhan”. Apabila telah shahih sebuah hadits maka hadits tersebut menjadi madzhabku Berkata Syaikh Nashirudin Al-Albani. b. … dan betapa banyak dari para imam yang agung. yaitu wajibnya mengambil hadits dan meninggalkan taqlid terhadap pendapat para imam yang menyelisihi hadits. alim yang cerdas mereka bersikap inshaf (pertengahan ) secara haqiqi. sesungguhnya kami adalah manusia biasa. Tidak halal bagi seseorang untuk mengambil/memakai pendapat kami selama dia tidak mengetahui dari dalil mana kami mengambil pendapat tersebut.coba lihatlah ke kitab beliau Fiqhul Akbar dan Aqidah Thahawiyah …. Syaikh Al-Albani berkata. dia berfatwa dengan pendapatku. maka hal seperti itu sungguh dia menolak banyak pengkhabaran tentang Abu Hanifah dari orang-orang yang adil” Beberapa nasehat Imam Abu Hanifah Beliau adalah termasuk imam yang pertama-tama berpendapat wajibnya mengikuti Sunnah dan meninggalkan pendapat-pendapatnya yang menyelisihi sunnah. Hal ini sebagaimana yang dijelaskan oleh imam Syafii. Dan dalam riwayat lain. Dan di sana masih banyak lagi bentuk-bentuk penilaian negatif dan celaan yang diberikan kepada beliau. Dan apabila kalian menghendaki untuk mengetahui kedudukan riwayat-riwayat yang berkenaan dengan celaan terhadap Abu Hanifah maka bacalah kitab al-Intiqo’ karya Al-Hafizh Ibnu Abdil Barr. Dan ini merupakan pendapat ahlul haq …. Celaka engkau wahai Ya’qub (Abu Yusuf). “maka terkadang diantara para imam ada yang menyelisihi sunnah yang belum atau tidak sampai kepada mereka. Dan dalam riawyat lain. yang semuanya itu menunjukkan pada sesuatu yang satu. maka sesungguhnya aku berpendapat pada hari ini denga suatu pendapat dan aku tinggalkan pendapat itu besok. Diantara nasehat-nasehat beliau adalah: a. Jami’ul Masanid karya al-Khawaruzumi dan Tadzkiratul Hufazh karya Imam AdzDzahabi.pengucapan kita dengan Al-Qur’an adalah makhluq. haram bagi orang yang tidak mengetahui dalilku. Dan kalian akan mengetahui riwayat-riwayat yang banyak tentang cacian yang ditujukan kepada Abiu Hanifah -dalam Tarikh Baghdad. janganlah engakau catat semua apa-apa yang kamu dengar dariku.dan sungguh kami telah meneliti semua riwayat-riwayat tersebut. besok aku berpendapat dengan suatu pendapat dan aku tinggalkan pendapat tersebut hari berikutnya. maka mereka memerintahkan kepada kita untuk berpegang teguh dengan sunnah dan menjadikan sunah tersebut termasuk madzhab mereka semuanya”. “Banyak dari Ahlul Hadits – yakni yang menukil tentang Abu Hanifah dari al-Khatib (Tarikh baghdad) – melampaui batas dalam mencela Abu Hanifah. aib untuk ber-ashabiyyah madzhabiyyah. maka ketahuilah! Apakah perkataan mereka . dan sungguh telah diriwayatkan dari Abu Hanifah oleh para sahabatnya pendapat-pendapat yang jitu dan dengan ibarat yang berbeda-beda. Ibnu Abdil Barr berkata. dan penisbatan pendapat Al-Qur’an itu dalah makhluq kepada Abu Hanifah merupakan kedustaan”. hal ini bisa dibaca dalam kitab Tarikh Baghdad juz 13 dan juga kitab alJarh wa at-Ta’dil Juz 8 hal 450. Tidak diragukan lagi bahwa merupakan cela.

untuk itulah sebaigan orang dari para masyayikh yang diikuti mengingkari penisbahan kepada Abu Hanifah tatkala mereka mengingkari fatwanya dengan berkata “Abu Hanifah tidak tahu dalil”!. Awalnya dia tinggal di Madinah lalu berpindah dan menetap di ‘Asqalan (Kota tepi pantai di wilayah Palestina) dan akhirnya meninggal dalam keadaan masih muda di sana. Syafi‘. berbeda dengan para imam yang lainnya. bahwa seandainya dia hidup sampai dengan dituliskannya ilmu Syariat. “Keyakinan kami dan keyakinan setiap orang yang pertengahan (tidak memihak) terhadap Abu Hanifah.terhadap orang yang mengetahui dalil yang menyelisihi pendapat mereka. bahkan wajib beradab dengannya karena dia merupakan salah satu imam dari imam-imam kaum muslimin yang dengan mereka terjaga agama ini. …”. Dan beliau wafat pada bulan Rajab pada tahun 150 H dengan usia 70 tahun. setelah para penghafal hadits mengumpulkan hadits-haditsnya dari seluruh pelosok penjuru dunia maka Abu Hanifah akan mengambil hadits-hadits tersebut dan meninggalkan semua pendapatnya dengan cara qiyas. Wafatnya Pada zaman kerajaan Bani Abbasiyah tepatnya pada masa pemerintahan Abu Ja’far AlManshur yaitu raja yang ke-2. c. …”. maka tinggalkan perkataanku. Maka banyak terjadi qiyas pada madzhabnya secara darurat kalaudibanding dengan para ulama lainnya. yaitu Hasyim bin al-Muththalib. Abu Hanifah dipanggil kehadapannya untuk diminta menjadi qodhi (hakim). Bapak beliau. berasal dari daerah Tibalah (Sebuah daerah di wilayah Tihamah di jalan menuju ke Yaman). Apabila saya mengatakan sebuah pendapat yang menyelisihi kitab Allah dan hadits Rasulullah yang shahih. Idris. karena Allah tidak membebani manusia yang tidak dimampuinya -. beliau masih termasuk sanak kandung Rasulullah karena masih terhitung keturunan paman-jauh beliau . Kemudian syaikh Al-Albani mengomentari pernyataan tersebut dengan perkataannya. Sejarah Singkat Imam Syafi’i Nama dan Nasab Beliau bernama Muhammad dengan kun-yah Abu Abdillah. Nasab beliau bertemu dengan nasab Rasulullah pada diri ‘Abdu Manaf bin Qushay. Nasab beliau secara lengkap adalah Muhammad bin Idris bin al-‘Abbas bin ‘Utsman bin Syafi‘ bin as-Saib bin ‘Ubayd bin ‘Abdu Zayd bin Hasyim bin al-Muththalib bin ‘Abdu Manaf bin Qushay. karena tidak ada nash dalam permasalahan-permasalahan yang diqiyaskan tersebut. dan dia dishalatkan banyak orang bahkan ada yang meriwayatkan dishalatkan sampai 6 kloter. kemudian dia berfatwa dengan pendapat yang menyelisishi dalil tersebut? maka camkanlah kalimat ini! Dan perkataan ini saja cukup untuk memusnahkan taqlid buta. hal itu merupakan udzur bagi Abu Hanifah tatkala dia menyelisihi hadits-hadits yang shahih tanpa dia sengaja – dan ini merupakan udzur yang diterima. itupun hanya sedikit dalam madzhabnya sebagaimana hal itu juga sedikit pada madzhab-madzhab lainnya dengan penisbahan kepadanya. kakek dari kakek . Dengan begitu. “Maka apabila demikian halnya. Dia seorang yang tidak berpunya. Berkata Asy-sya’roni dalam kitabnya Al-Mizan 1/62 yang ringkasnya sebagai berikut. Akan tetapi dalil-dalil syari terpisah-pesah pada zamannya dan juga pada zaman tabi’in dan atbaut tabiin masih terpencar-pencar disana-sini. akan tetapi beliau menolak permintaan raja tersebut – karena Abu Hanifah hendak menjauhi harta dan kedudukan dari sultan (raja) – maka dia ditangkap dan dijebloskan kedalam penjara dan wafat dalam penjara. maka tidak boleh mencela padanya sebagaimana yang dilakukan sebagian orang jahil.

terdapat perbedaan pendapat tentang jati dirinya. kemudian mereka membantah pendapat-pendapat sekelompok orang dari kalangan Malikiyah dan Hanafiyah yang menyatakan bahwa Imam Syafi‘i bukanlah asli keturunan Quraysy secara nasab. As-Saib. Pada tahun itu pula. sendiri termasuk sahabat kibar (senior) yang memiliki kemiripan fisik dengan Rasulullah saw. banyak riwayat yang menyebutkan beberapa tempat yang berbeda. Dia seorang yang faqih dalam urusan agama dan memiliki kemampuan melakukan istinbath. Tepatnya di sebelah Selatan Palestina. Sebenarnya ibunya tidak mampu untuk membiayainya. sang ibu mengirimnya belajar kepada seorang guru. maka aku ikut menghafalnya. Jaraknya dengan kota Asqalan sekitar dua farsakh).” Dan ternyata kemudian dengan segera guru itu mengangkatnya sebagai penggantinya (mengawasi murid-murid lain) jika dia tidak ada. Ketika itu dia tertawan lalu menebus sendiri dirinya dan menyatakan masuk Islam. “Tidak halal bagiku mengambil upah sedikitpun darimu. Di sana. Imam Syafi ‘i dan ibunya tinggal di dekat Syi‘bu al-Khaif. Sampai ketika saya menghafal semua yang dia diktekan. Dia termasuk dalam barisan tokoh musyrikin Quraysy dalam Perang Badar. sedangkan yang lain menyebutkan seorang wanita dari kabilah Azadiyah yang memiliki kun-yah Ummu Habibah. dia berkata kepadaku. Lalu ketika berumur 10 tahun. beliau dibawa ke Mekkah. Tentang tempat kelahirannya. yang termasyhur dan disepakati oleh ahli sejarah adalah kota Ghazzah (Sebuah kota yang terletak di perbatasan wilayah Syam ke arah Mesir. Demikianlah. Pertumbuhannya dan Pengembaraannya Mencari Ilmu Di Mekkah. bapak Syafi‘. tetapi sang guru ternyata rela tidak dibayar setelah melihat kecerdasan dan kecepatannya dalam menghafal. belum lagi menginjak usia baligh. “Di al-Kuttab (sekolah tempat menghafal Alquran). Waktu dan Tempat Kelahirannya Beliau dilahirkan pada tahun 150H. Imam an-Nawawi menegaskan bahwa ibu Imam Syafi‘i adalah seorang wanita yang tekun beribadah dan memiliki kecerdasan yang tinggi. karena sang ibu khawatir nasabnya yang mulia lenyap dan terlupakan. Tempat lain yang disebut-sebut adalah kota Asqalan dan Yaman. beliau dibawa ibunya ke negeri Hijaz dan berbaur dengan penduduk negeri itu yang keturunan Yaman karena sang ibu berasal dari kabilah Azdiyah (dari Yaman). Ketika berumur dua tahun.beliau. saya melihat guru yang mengajar di situ membacakan murid-muridnya ayat Alquran. Ibnu Hajar memberikan penjelasan bahwa riwayat-riwayat tersebut dapat digabungkan dengan dikatakan bahwa beliau dilahirkan di sebuah tempat bernama Ghazzah di wilayah Asqalan. Imam Bukhari dan Imam Muslim telah memberi kesaksian mereka akan kevalidan nasabnya tersebut dan ketersambungannya dengan nasab Nabi. beliau kemudian beralih ke Masjidil Haram untuk menghadiri majelis-majelis ilmu di sana. Sekalipun hidup dalam . Akan tetapi. Para ahli sejarah dan ulama nasab serta ahli hadits bersepakat bahwa Imam Syafi‘i berasal dari keturunan Arab murni. tetapi hanya keturunan secara wala’ saja. Abu Hanifah wafat sehingga dikomentari oleh al-Hakim sebagai isyarat bahwa beliau adalah pengganti Abu Hanifah dalam bidang yang ditekuninya. -yang namanya menjadi sumber penisbatan beliau (Syafi‘i). Imam Syafi‘i bercerita. Setelah rampung menghafal Alquran di al-Kuttab. Beberapa pendapat mengatakan dia masih keturunan al-Hasan bin ‘Ali bin Abu Thalib.menurut sebagian ulama adalah seorang sahabat shigar (yunior) Nabi. beliau telah berubah menjadi seorang guru. Adapun ibu beliau.

Dawud bin Abdurrahman al-‘Athar. dan al-Husain bin ‘Ali bin Yazid agar mendalami ilmu fiqih. serta syair-syair mereka. Dar as-Sunnah. sekembalinya dari sana beliau telah berhasil menguasai kefasihan mereka dan menghafal seluruh syair mereka. dan lainlain. penyusun al-Muwaththa’. dan pelepah kurma yang telah bertuliskan hadits-hadits Nabi. Lalu. beliau membaca al-Muwaththa’ yang telah dihafalnya di Mekkah. orang-orang yang tidak senang kepadanya akibat kegiatannya tadi mengadukannya kepada Khalifah Harun ar-Rasyid. 9 di antaranya pasti mengena sasaran. Setelah mendapatkan nasehat dari dua orang ulama. Di Yaman. Di hadapan Imam Malik. lughoh. ‘Abdul ‘Aziz ad-Darawardi. Ibrahim bin Sa‘d dan masih banyak lagi. yaitu Muslim bin Khalid az-Zanji -mufti kota Mekkah-. beliau tidak berputus asa dalam menimba ilmu. Sa’id bin Salim. Beliau mengumpulkan pecahan tembikar. Di samping itu beliau juga mempelajari keterampilan memanah dan menunggang kuda sampai menjadi mahir sebagai realisasi pemahamannya terhadap ayat 60 surat Al-Anfal. Fudhail bin ‘Iyadh. untuk mengambil ilmu dari para ulamanya. Mereka menuduhnya hendak mengobarkan pemberontakan bersama orang- . Mekkah. berawal dari Yaman inilah beliau mendapat cobaan –satu hal yang selalu dihadapi oleh para ulama. potongan kulit. Bahkan dikatakan bahwa dari 10 panah yang dilepasnya. nama beliau menjadi tenar karena sejumlah kegiatan dan kegigihannya menegakkan keadilan. suatu hal yang kemudian banyak dipuji oleh ahli-ahli bahasa Arab yang pernah berjumpa dengannya dan yang hidup sesudahnya. lalu membaca dan menghafal kitab AlMuwaththa’ karya Imam Malik pada usia 12 tahun sebelum beliau berjumpa langsung dengan Imam Malik di Madinah. Beliau mengawalinya dengan menimbanya dari ulama-ulama kotanya. sebelum maupun sesudah beliau-. Sampai-sampai tempayan-tempayan milik ibunya penuh dengan tulang-tulang. Beliau juga tertarik mempelajari ilmu bahasa Arab dan syair-syairnya. hadits. Isma‘il bin Ja‘far. Beliau memutuskan untuk tinggal di daerah pedalaman bersama suku Hudzail yang telah terkenal kefasihan dan kemurnian bahasanya. serta mengetahui nasab orang-orang Arab. beliau mempelajari ilmu fiqih. Beliau menjalani mulazamah kepada Imam Malik demi mengambil ilmu darinya sampai sang Imam wafat pada tahun 179. Athaf bin Khalid. Setelah mendapat izin dari para syaikh-nya untuk berfatwa. seperti Muslim bin Khalid. Namun. Di sana beliau mengambil ilmu dari Mutharrif bin Mazin dan Hisyam bin Yusuf al-Qadhi. timbul keinginannya untuk mengembara ke Madinah. takdir Allah telah menentukan jalan lain baginya. maka beliau pun tersentuh untuk mendalaminya dan mulailah beliau melakukan pengembaraannya mencari ilmu. Maka berangkatlah beliau ke sana menemui sang Imam. Sufyan bin ‘Uyainah –ahli hadits Mekkah-. beliau juga mengambil ilmu dari ulama Madinah lainnya seperti Ibrahim bin Abu Yahya. dan Muwaththa’ Imam Malik. Dan itu terjadi pada saat beliau belum lagi berusia baligh. dan tulang unta untuk dipakai menulis.kemiskinan. pecahan tembikar. Setelah kembali ke Mekkah. Terlebih lagi di sana ada Imam Malik bin Anas. dan hafalannya itu membuat Imam Malik kagum kepadanya. Sampai dikatakan bahwa beliau telah menghafal Alquran pada saat berusia 7 tahun. Di Mekkah ini. Muhammad bin Ali bin Syafi’ – yang masih terhitung paman jauhnya-. Hasilnya. serta yang lain. Namun. pelepah kurma. Di samping Imam Malik. Abdurrahman bin Abu Bakar al-Maliki. beliau kemudian melanjutkan mencari ilmu ke Yaman. dan ketenarannya itu sampai juga ke telinga penduduk Mekkah.

Khalifah menyuruh bawahannya menyiapkan pedang dan hamparan kulit. suatu sikap yang saat itu akan membuat pemiliknya merasakan kehidupan yang sangat sulit. Sedangkan kecintaan beliau kepada Ahlu Bait adalah kecintaan yang didasari oleh perintah-perintah yang terdapat dalam Alquran maupun hadits-hadits shahih. serta ‘Utsman . Selain itu. setiap khalifah dari Bani ‘Abbasiyah hampir selalu menghadapi pemberontakan orangorang dari kalangan ‘Alawiyah. kepada Isma‘il bin ‘Ulayyah dan Abdul Wahhab ats-Tsaqafiy dan lain-lain. Tuduhan dusta yang diarahkan kepadanya bahwa dia hendak mengobarkan pemberontakan. beliau kembali pada kegiatan asalnya. Dia melihat orang-orang dari Ahlu Bait Nabi menghadapi musibah yang mengenaskan dari penguasa. beliau berhasil meyakinkan Khalifah tentang ketidakbenaran apa yang dituduhkan kepadanya. Dan hal itu menggoreskan rasa sedih yang mendalam pada kaum muslimin secara umum dan pada diri Imam Syafi‘i secara khusus. Untuk itu beliau berguru dengan mulazamah kepada Muhammad bin al-Hassan. Bahkan Imam Syafi‘i menolak keras sikap tasysyu’ model mereka itu yang meyakini ketidakabsahan keimaman Abu Bakar. Setelah lebih dari 9 tahun mengajar di Mekkah. beliau kembali melakukan perjalanan ke . Umar. Ketika kamasyhurannya sampai ke kota Baghdad. Mereka yang telah mendengar nama beliau dan ilmunya yang mengagumkan. padahal sikapnya sama sekali berbeda dengan tasysyu’ model orang-orang syi‘ah. Kenyataan ini membuat mereka bersikap sangat kejam dalam memadamkan pemberontakan orang-orang ‘Alawiyah yang sebenarnya masih saudara mereka sebagai sesama Bani Hasyim. Dengan kecerdasan dan ketenangannya serta pembelaan dari Muhammad bin al-Hasan -ahli fiqih Irak-. Beliau bersama orang-orang ‘Alawiyah itu dihadapkan ke hadapan Khalifah Harun ar-Rasyid. Maka beliau pun menulis kitabnya yang terkenal. Akhirnya beliau meninggalkan majelis Harun ar-Rasyid dalam keadaan bersih dari tuduhan bersekongkol dengan ‘Alawiyah dan mendapatkan kesempatan untuk tinggal di Baghdad. Maka berbeda dengan sikap ahli fiqih selainnya. dan hanya meyakini keimaman Ali. beliau kembali ke Mekkah pada saat namanya mulai dikenal. mencari ilmu.orang dari kalangan Alawiyah. Imam Abdurrahman bin Mahdi mengirim surat kepada Imam Syafi‘i memintanya untuk menulis sebuah kitab yang berisi khabar-khabar yang maqbul. Maka mulailah ia mengajar di tempat dahulu ia belajar. serta meyakini kemaksuman para imam mereka. beliau pun menampakkan secara terang-terangan rasa cintanya kepada mereka tanpa rasa takut sedikitpun. Pada masa itu. Ketika musim haji tiba. Dan kecintaan beliau itu ternyata tidaklah lantas membuatnya dianggap oleh orang-orang syiah sebagai ahli fiqih madzhab mereka. Ketika sampai pada gilirannya. bersemangat mengikuti pengajarannya sampai akhirnya nama beliau makin dikenal luas. Ar-Risalah. Imam Syafi‘i hidup pada masa-masa awal pemerintahan Bani ‘Abbasiyah yang berhasil merebut kekuasaan dari Bani Umayyah. Imam Syafi‘i berusaha memberikan penjelasan kepada Khalifah. Setelah meraih ilmu dari para ulama Irak itu. ia menyuruh pegawainya memenggal kepala mereka. Sebagaimana dalam sejarah. Beliau meneliti dan mendalami madzhab Ahlu Ra’yu. membuatnya ditangkap. Salah satu di antara mereka adalah Imam Ahmad bin Hanbal. lalu digelandang ke Baghdad dalam keadaan dibelenggu dengan rantai bersama sejumlah orang-orang ‘Alawiyah. Setelah memeriksa mereka seorang demi seorang. Di Baghdad. penjelasan tentang nasikh dan mansukh dari ayat-ayat Alquran dan lain-lain. ribuan jamaah haji berdatangan ke Mekkah. Sikapnya itu membuatnya dituduh sebagai orang yang bersikap tasyayyu‘.

Irak untuk kedua kalinya dalam rangka menolong madzhab Ash-habul Hadits di sana. Keteguhannya Membela Sunnah Sebagai seorang yang mengikuti manhaj Ash-habul Hadits. Terdapat banyak atsar tentang ketidaksukaan beliau kepada Ahli Ilmu Kalam. terutama dari kalangan ahli kalam. banyak ulama yang masuk penjara. Provokasi mereka membuat Khalifah mendatangkan banyak musibah kepada para ulama ahlu hadits. kemudian pada tahun 197 beliau balik ke Mekkah. Tetapi ketika hari Jumat tiba. Karena itulah beliau menolak madzhab mereka. termasuk merevisi kitabnya ar-Risalah. Di sana beliau mulai menyebar madzhabnya sendiri. Sementara Imam Syafi‘i adalah orang yang paham betul tentang ilmu kalam. Beliau mendapat sambutan meriah di Baghdad karena para ulama besar di sana telah menyebut-nyebut namanya. maka ucapannya adalah benar. beliau berangkat lagi ke Irak. beliau mendapat sambutan masyarakatnya. Salah satu di antaranya adalah Imam Ahmad bin Hanbal. bila tidak dibunuh. Beliau tahu betul kebencian meraka kepada ulama ahlu hadits. menebar ilmunya. Sampai-sampai dikatakan bahwa ketika beliau datang ke Baghdad. Dengan kedatangannya. Khalifah al-Makmun telah dikuasai oleh para ulama ahli kalam. maka dia akan . “Bagi Syafi‘i jika telah yakin dengan keshahihan sebuah hadits. menjadikannya rujukan dalam memahami syariat padahal mereka tahu bahwa akal juga memiliki keterbatasan-keterbatasan. beliau hanya beberapa bulan saja di sana karena telah terjadi perubahan politik. yang tersisa hanya 2 atau 3 halaqah saja. mengingat perbedaan manhaj beliau dengan mereka. maka ucapannya hanyalah igauan belaka. Salah satunya adalah yang dikenal sebagai Yaumul Mihnah. Karena perubahan itulah. Sebenarnya hati kecilnya menolak pergi ke sana. “Jika kalian telah mendapatkan Sunnah Nabi. beliau mendapat gelar Nashir asSunnah wa al-Hadits. Tetapi beliau hanya berada setahun di Mekkah. sampai akhirnya beliau menemui akhir kehidupannya di sana. ketika dia mengumpulkan para ulama untuk menguji dan memaksa mereka menerima paham Alquran itu makhluk. Beliau berkata. dan menulis sejumlah kitab. Tahun 198. Maka datanglah para penuntut ilmu kepadanya meneguk dari lautan ilmunya. Beliau tahu bagaimana pertentangan ilmu ini dengan manhaj as-salaf ash-shaleh –yang selama ini dipegangnya. Imam Syafi‘i kemudian memutuskan pergi ke Mesir.” Imam Ahmad berkata. Akibatnya. Di sana beliau berdakwah. kelompok Ash-habul Hadits merasa mendapat angin segar karena sebelumnya mereka merasa didominasi oleh Ahlu Ra’yi.di dalam memahami masalah-masalah syariat. maka ikutilah dan janganlah kalian berpaling mengambil pendapat yang lain. tetapi jika dari selain keduanya. di Masjid Jami ‘ alGharbi terdapat sekitar 20 halaqah Ahlu Ra ‘yu. Beliau menetap di Irak selama dua tahun. Hal itu karena orang-orang ahli kalam menjadikan akal sebagai patokan utama dalam menghadapi setiap masalah. dan terjebak dalam pembahasan-pembahasan tentang ilmu kalam. beliau dalam menetapkan suatu masalah terutama masalah aqidah selalu menjadikan Alquran dan Sunnah Nabi sebagai landasan dan sumber hukumnya. Beliau selalu menyebutkan dalil-dalil dari keduanya dan menjadikannya hujjah dalam menghadapi penentangnya. Namun.” Karena komitmennya mengikuti sunnah dan membelanya itu. tetapi akhirnya ia menyerahkan dirinya kepada kehendak Allah. “Setiap orang yang berbicara (mutakallim) dengan bersumber dari Alquran dan sunnah. Beliau berkata. Di Mesir. Dan begitulah kenyataannya.

Wafatnya Karena kesibukannya berdakwah dan menebar ilmu. Beliau melarang kami sibuk dalam ilmu kalam. Yaqut alHamawi mengatakan jumlahnya mencapai 174 kitab yang judul-judulnya disebutkan oleh Ibnu an-Nadim dalam al-Fahrasat. selalu menghadapi risiko antara hidup dan mati. “Allah mendudukkan aku di atas sebuah kursi emas dan menaburkan pada diriku mutiara-mutiara yang halus” Karangan-Karangannya Sekalipun beliau hanya hidup selama setengah abad dan kesibukannya melakukan perjalanan jauh untuk mencari ilmu. yang terdiri dari 4 jilid berisi 128 masalah.com) “Ia murid paling cendekia yang pernah saya jumpai selama di Baghdad. Dia berkata kepada beliau. Jumlahnya menurut Ibnu Zulaq mencapai 200 bagian. Sejarah Singkat Imam Hanbali (Dari kotasantri. Dan Imam Hanbali membuktikan hal itu. dan lebih tertarik kepada fiqih.” Imam Syafi ‘i berkata. hal itu tidaklah menghalanginya untuk menulis banyak kitab. sedangkan menurut al-Marwaziy mencapai 113 kitab tentang tafsir. “Merupakan madzhab Imam Syafi‘i membenci kesibukan dalam ilmu kalam. Beliau wafat pada malam Jumat setelah shalat Isya’ hari terakhir bulan Rajab permulaan tahun 204 dalam usia 54 tahun. “Apa yang telah diperbuat Allah kepadamu.” Penilaian ini diungkapkan oleh Imam Syafi’i. dan . Ar-Rabi menyampaikan bahwa dia bermimpi melihat Imam Syafi‘i.menyampaikannya. dan ar-Risalah al-Jadidah (yang telah direvisinya) mengenai Alquran dan As-Sunnah serta kedudukannya dalam syariat. Yang paling terkenal di antara kitab-kitabnya adalah al-Umm. Makin lama penyakitnya itu bertambah parah hingga akhirnya beliau wafat karenanya. Sikapnya menghadapi sidang pengadilan dan menanggung petaka akibat tekanan khalifah Abbasiyyah selama 15 tahun karena menolak doktrin resmi Mu’tazilah merupakan saksi hidup watak agung dan kegigihan yang mengabdikannya sebagai tokoh besar sepanjang masa. wahai Abu Abdillah ?” Beliau menjawab. Kegigihan dan kesungguhannya telah melahirkan banyak ulama dan perawi hadits terkenal semisal Imam Bukhari. perjuangan mempertahankan keyakinan yang tak sesuai dengan pemikiran seseorang. Semoga Allah memberikan kepadanya rahmat-Nya yang luas. lalu dinaikkan ke atas punggung unta dan digiring berkeliling di antara kabilah-kabilah dengan mengumumkan bahwa itu adalah hukuman bagi orang yang meninggalkan Alquran dan Sunnah dan memilih ilmu kalam. Dan prilaku yang terbaik adalah dia tidak tertarik sama sekali dengan ilmu kalam. sesudah wafatnya. adab dan lain-lain.” Ketidaksukaan beliau sampai pada tingkat memberi fatwa bahwa hukum bagi ahli ilmu kalam adalah dipukul dengan pelepah kurma. “Tidak ada yang lebih aku benci daripada ilmu kalam dan ahlinya” Al-Mazani berkata. fiqih. beliau menderita penyakit bawasir yang selalu mengeluarkan darah. yang tak lain adalah guru Imam Hanbali. Menurut Syafi’i. Imam Hanbali yang dikenal ahli dan pakar hadits ini memang sangat memberikan perhatian besar pada ilmu yang satu ini. Imam Muslim.

000 hadits yang dituliskan kembali dengan susunan berdasarkan tertib nama sahabat yang meriwayatkan. kalam. Hanbali dapat menyerap semua pelajaran dengan baik. hamba sahaya wanita bernama Husinah. Setelah itu. setiap kali mendengar ada ulama terkenal di suatu tempat. diseleksi secara ketat dan ditulisnya kembali dalam kitab karyanya Al Musnad. Walin bin Muslim. hanya 40. dan bahasa. Muhammad. Dalam kitab tersebut. Karenanya. Kecintaan kepada ilmu jua yang menjadikan Hanbali rela tak menikah dalam usia muda. Beberapa gurunya antara lain Hammad bin Khalid. Dari merekalah Hanbali muda mendalami fikih. Kepakaran Imam Hanbali dalam ilmu hadits memang tak diragukan lagi sehingga mengundang banyak tokoh ulama berguru kepadanya. Ismail bil Aliyyah. dan Said. Istri keduanya pun meninggal dan Hanbali menikah untuk terakhir kalinya dengan seorang jariyah. Lahir dengan nama Ahmad bin Muhammad bin Hanbal. 780 M (wafat 855 M) ini. bukan datang begitu saja. Hingga usia 16 tahun. Menurut putra sulungnya. Imam Hanbali hafal hingga 700. Ia lebih banyak shalat malam dan witir hingga Shubuh tiba. ia menikah kembali dengan Raihanah dan dikarunia putra bernama Abdullah. sebenarnya hadits yang termuat dalam Al Musnad berjumlah 30 ribu karena ada sekitar 10 ribu hadits yang berulang. Imam Hanbali dibesarkan oleh ibunya. Imam Hanbali dikenal tekun beribadah dan dermawan. Darinya ia memperoleh lima orang anak yaitu Zainab. Basrah. hadits. dikenal sebagai ulama yang gigih mendalami ilmu. Karena kecerdasan dan ketekunannya. Yaman. dan Musa bin Tariq. ia rela menempuh perjalanan jauh dan waktu lama hanya untuk menimba ilmu dari sang ulama. Karya-karya mereka seperti Shahih Bukhari. Ketika Aisyah meninggal. Tak hanya pandai. Hadits sejumlah itu. . salah seorang ulama terkenal yang jadi sahabatnya menjadi saksi akan kezuhudan Imam Hanbali. Mekkah dan Madinah.Imam Abu Daud yang tak lain buah didikannya. karena sang ayah meninggal dalam usia muda. Imam Ibrahim bin Hani. tafsir. Kecintaannya kepada ilmu begitu luar biasa. Umumnya hadits dalam kitab ini berderajat sahih dan hanya sedikit yang berderajat dhaif. Pertama kali.000 hadits di luar kepala. Kepandaian Imam Hanbali dalam ilmu hadits. Husain. ia menikah dengan Aisyah binti Fadl dan dikaruniai seorang putra bernama Saleh. seorang ulama bahasa yang banyak menulis biografi tokoh sahabat. Syam.” katanya. Ia baru menikah setelah usia 40 tahun. Abdullah bin Ahmad. ”Hampir setiap hari ia berpuasa dan tidurnya pun sedikit sekali di waktu malam. Hasan. Muzaffar bin Mudrik. Shahih Muslim atau Sunan Abu Daud menjadi kitab hadits standar yang menjadi rujukan umat Islam di seluruh dunia dalam memahami ajaran Islam yang disampaikan Rasulullah SAW lewat hadits-haditsnya. ia mengunjungi para ulama terkenal di berbagai tempat seperti Kufah. Tokoh kelahiran Baghdad. Hanbali belajar Al-Qur’an dan ilmu-ilmu agama lain kepada ulama-ulama Baghdad. Berdasar penelitian Abdul Aziz al Khuli.

ajaran-ajaran Imam Ahmad ibn Hanbali dijadikan patokan dalam amaliyah (praktik) ritual. Dalam hal ini. ‘Ini adalah rezeki yang kuperoleh hari ini dan semuanya kuberikan kepadamu. Imam Hanbali menghirup udara kebebasan. tetapi mengambil sikap diam atau meriwayatkan keduaduanya. Jika ternyata pendapat yang ada tidak jelas persesuaiannya dengan Al-Qur’an dan Sunnah. putra Al Ma’mun. Ketiga. Imam Abu Zur’ah Ad Dimasyqi. fatwa sahabat yang diketahui tidak ada yang menentangnya. Dukungan Khalifah Al Ma’mun dari Dinasti Abbasiyah yang menjadikan aliran ini sebagai madzhab resmi negara membuat kalangan ulama berang. Kedua. Syafi’i. Keempat. Para ulama yang belajar kepadanya antara lain Imam Hasan bin Musa. Sikapnya itu membuat umat makin bersimpati kepadanya sehingga pengikutnya makin banyak kendati ia mendekam dalam penjara. . sang pengganti. aliran Mu’tazilah tengah berjaya. atau hadits lemah). lalu aku diberinya uang sebanyak empat dirham sambil berkata. Al Mutawakkil. oleh para muridnya. Imam Yahya bin Hilal. Imam Abu Daud. membebaskan Imam Hanbali dan memuliakannya. dan Imam Abu Bakar Al Asram. Imam Hanbali memberikan perhatian khusus pada masalah ritual keagamaan. nash (Al-Qur’an dan Sunnah). ia akan memilih pendapat yang dinilainya lebih sesuai dengan Al-Qur’an dan Sunnah Nabi SAW. maka ia akan berfatwa dengan AlQur’an dan Sunnah dan tidak berpaling pada sumber lainnya. Di masa hidupnya. Sebagai pendiri madzhab tersebut. ia pun dipenjara dan disiksa oleh Mu’tasim. Dan kelima adalah qias. hadits dhaif didahulukan daripada qias. Imam Ibnu Abi. berkata. khususnya dalam masalah fikih. Namanya pun makin terkenal dan banyaklah ulama dari berbagai pelosok belajar kepadanya. Imam Abu Zuhrah. Akibatnya. Imam Muslim.”’ Imam Hanbali juga dikenal teguh memegang pendirian. Jika ia menemukan nash. Sebagaimana ketiga Imam lainnya. terutama yang bersumber pada Sunnah. jika para sahabat berbeda pendapat.Mengenai kedermawanannya. Mu’tasim. Banyak umat Islam yang menolak pandangan itu. Salah satu ajaran yang dipaksakan penganut Mu’tazilah adalah paham Al-Qur’an merupakan makhluk atau ciptaan Tuhan. namun bukan ‘maudu’. Menurut Ibnu Qayyim. Pertama. salah seorang pengikut madzhab Hanbali. dan hadits dhaif (hadits yang lemah. Siksaan ini berlangsung hingga Al Wasiq menggantikan ayahnya. maka ia tidak akan menetapkan salah satunya. mengambil hadits mursal (hadits yang dalam sanadnya tidak disebutkan nama perawinya). Setiap hari ia didera dan dipukul. salah seorang ulama ahli fikih. Siksaan tersebut makin meneguhkan sikap Hanbali menentang paham sesat itu. ada lima landasan pokok yang dijadikan dasar penetapan hukum dan fatwa madzhab Hanbali. ”Aku pernah datang kepada Imam Hanbali. Hanafi dan Maliki. Imam Bukhari. Imam Hanbali termasuk yang menentang paham tersebut. Sepeninggal Al Wasiq.

Taat ar Rasul. Ayah beliau. Untungnya. 728 H) dan Ibnu Qayyim (w. orang tua beliau pindah dari kota Marwa. Kitabnya yang paling terkenal adalah Musnad Ahmad bin Hanbal. Nasab beliau bertemu dengan nasab Nabi pada diri Nizar bin Ma‘d bin ‘Adnan. Shafiyyah binti Maimunah binti ‘Abdul Malik asy-Syaibaniy. Kakek beliau. sang ayah meninggalkan untuk mereka dua buah rumah di kota Baghdad. Kini. tempat tinggal sang ayah. ahli bahasa. Sejarah Singkat Imam Hanbali (Dari muslim. kota Bagdad telah menjadi pusat peradaban dunia Islam. yang penuh dengan manusia yang berbeda asalnya dan beragam kebudayaannya. sedangkan yang sebuah lagi mereka sewakan dengan harga yang sangat murah. At Tarikh. 751 H). Ibunya.or. Keduanya juga memiliki ibu yang mampu mengantar mereka kepada kemajuan dan kemuliaan. Ketika beliau masih dalam kandungan. Hanbal. keadaan beliau sama dengan keadaan syaikhnya. . kemudian bergabung ke dalam barisan pendukung Bani ‘Abbasiyah dan karenanya ikut merasakan penyiksaan dari Bani Umawiyyah. para sufi. khususnya dalam bidang muamalah. meninggal dalam usia muda. Hasil karya Imam Hanbali tersebar luas di berbagai lembaga pendidikan keagamaan. An Nasikh wal Mansukh. ketika beliau baru berumur tiga tahun. Di sana tinggal para qari’. berkat usaha Ibnu Taimiyyah (w. Saat itu. tepatnya pada bulan Rabi‘ul Awwal -menurut pendapat yang paling masyhur. serta penuh dengan beragam jenis ilmu pengetahuan. dan Al Wara. Disebutkan bahwa dia dahulunya adalah seorang panglima. Yang sebuah mereka tempati sendiri. Perkembangan pesat terjadi pada abad ke-11 dan ke12 H. Yang berarti bertemu nasab pula dengan nabi Ibrahim.atau analogi. Beberapa kitab yang sampai kini jadi kajian antara lain Tafsir Al-Qur’an. berperan penuh dalam mendidik dan membesarkan beliau. Muhammad. Beliau mendapatkan pendidikannya yang pertama di kota Baghdad. ke kota Baghdad. Pada awalnya madzhab Hanbali hanya berkembang di Baghdad. Di kota itu beliau dilahirkan. Masa Menuntut Ilmu Imam Ahmad tumbuh dewasa sebagai seorang anak yatim. 30 tahun. berpindah ke wilayah Kharasan dan menjadi wali kota Sarkhas pada masa pemeritahan Bani Umawiyyah. Baru pada abad ke-6 H. Imam Syafi‘i. filosof.id) Nasab dan Kelahirannya Beliau adalah Abu Abdillah Ahmad bin Muhammad bin Hanbal bin Hilal bin Asad bin Idris bin Abdullah bin Hayyan bin Abdullah bin Anas bin ‘Auf bin Qasith bin Mazin bin Syaiban bin Dzuhl bin Tsa‘labah adz-Dzuhli asy-Syaibaniy. tetapi tetap mempunyai semangat yang tinggi. Kedua tokoh inilah yang membuka mata banyak orang untuk memberikan perhatian pada fikih madzhab Hanbali. ahli hadits. Qias digunakan bila tidak ditemukan dasar hukum dari keempat sumber di atas. madzhab ini berkembang di Mesir.tahun 164 H. madzhab tersebut banyak dianut umat Islam di kawasan Timur Tengah. Dalam hal ini. dan sebagainya. yang yatim dan miskin. Jawaban Al-Qur’an.

” Dan memang senantiasa seperti itulah keadaan beliau: menekuni hadits.” Demikianlah. Yazid bin Harun. Imam Syafi‘i sendiri amat memuliakan diri beliau dan terkadang menjadikan beliau rujukan dalam mengenal keshahihan sebuah hadits. mengambil darinya (ilmu) hadits. Beliau terus berada di kota Baghdad mengambil hadits dari syaikh-syaikh hadits kota itu hingga tahun 186. al-Musnad. terutama dalam masalah kesehatan. dan ketekunannya itu menyibukkannya dari hal-hal lain sampai-sampai dalam hal berumah tangga. Anda telah mencapai semua ini. Dan saya tidak sempat pula bertemu dengan Hammad bin Zaid. Bukhari. Ada banyak ulama yang pernah mengambil ilmu dari beliau. tentang yang muqaddam dan muakhkhar dalam Alquran. Beliau juga menyusun kitab tentang tafsir. kitab ar-radd ‘ala al-Jahmiyah wa az- . murid/rekan Imam Abu Hanifah. kitab az-Zuhud. Aku akan tetap menuntut ilmu sampai aku masuk liang kubur. dan kegiatan-kegiatan lain yang memberi manfaat kepada kaum muslimin. tetapi Allah menggantikannya untukku dengan Sufyan bin ‘Uyainah. Tidak lupa dia mengingatkan beliau agar tetap memperhatikan keadaan diri sendiri. “Saya tidak sempat bertemu dengan Imam Malik.” Beliau menjawab. Abu Dawud. dan lain-lain. dan selainnya. Abdullah dan Shalih. tentang jawaban-jawaban dalam Alquran. Tentang hal itu beliau pernah bercerita. tetapi Allah menggantikannya dengan Ismail bin ‘Ulayyah. “Bersama mahbarah (tempat tinta) hingga ke maqbarah (kubur). tentang an-nasikh dan almansukh. “Wahai Abu Abdillah. fiqih. Yahya alQaththan. Beliau melakukan mulazamah kepada syaikhnya. Ulama lain yang menjadi sumber beliau mengambil ilmu adalah Sufyan bin ‘Uyainah. dan lainnya. Sementara itu.’” Perhatian beliau saat itu memang tengah tertuju kepada keinginan mengambil hadits dari para perawinya. Abu Zur ‘ah. beliau melanjutkan pendidikannya ke ad-Diwan. Tokoh yang paling menonjol yang beliau temui dan mengambil ilmu darinya selama perjalanannya ke Hijaz dan selama tinggal di sana adalah Imam Syafi‘i. Ismail bin ‘Ulayyah. Ada orang yang berkata kepada beliau. beliau amat menekuni pencatatan hadits. “Terkadang aku ingin segera pergi pagi-pagi sekali mengambil (periwayatan) hadits. Beliau menyusun kitabnya yang terkenal. di antaranya kedua putra beliau. memberi fatwa. Hasyim bin Basyir bin Abu Hazim al-Wasithiy hingga syaikhnya tersebut wafat tahun 183. Pada tahun 186. Waki‘ bin al-Jarrah. tetapi Ibu segera mengambil pakaianku dan berkata. beliau mulai melakukan perjalanan (mencari hadits) ke Bashrah lalu ke negeri Hijaz.Setamatnya menghafal Alquran dan mempelajari ilmu-ilmu bahasa Arab di al-Kuttab saat berumur 14 tahun. Beliau terus menuntut ilmu dengan penuh azzam yang tinggi dan tidak mudah goyah. dan lainlain. Beliau baru menikah setelah berumur 40 tahun. Beliau juga menyusun kitab al-manasik ashshagir dan al-kabir. Tunggu sampai adzan berkumandang atau setelah orang-orang selesai shalat subuh. ‘Bersabarlah dulu. Yaman. Beliau banyak mengambil hadits dan faedah ilmu darinya. Anda telah menjadi imam kaum muslimin. dalam jangka waktu sekitar enam puluh tahun dan itu sudah dimulainya sejak tahun tahun 180 saat pertama kali beliau mencari hadits. Beliau mengatakan bahwa orang pertama yang darinya beliau mengambil hadits adalah al-Qadhi Abu Yusuf. Sang ibu banyak membimbing dan memberi beliau dorongan semangat. Muslim. tentang tarikh. Beliau berkata. Disebutkan oleh putra beliau bahwa beliau mengambil hadits dari Hasyim sekitar tiga ratus ribu hadits lebih. Imam Ahmad tertarik untuk menulis hadits pada tahun 179 saat berumur 16 tahun. al-Atsram. murid-murid beliau berkumpul di sekitarnya.

terlebih lagi seorang alim yang berjalan di atas jejak para nabi dan rasul. Orang-orang bertanya kepadanya.” Ini menunjukkan kesempurnaan agama dan akal Imam Syafi‘i karena mau mengembalikan ilmu kepada ahlinya.000 masalah. agar mengangkat Imam Ahmad menjadi qadhi di Yaman. Pada masa itu dimulai penerjemahan ke dalam bahasa Arab buku-buku falsafah dari Yunani. “Dalam hal apakah dari ilmu dan keutamaannya yang engkau pandang dia melebihi yang lain?” Al-Warraq menjawab. Jika ada hadits shahih (yang engkau tahu). Asy‘ariyah. dan India dengan sokongan dana dari penguasa. kitab as-Shalah. “Aku tidak pernah melihat orang yang seperti Ahmad bin Hanbal”. Fadha’il ash-Shahabah. ‘Telah dikabarkan kepada kami. Pujian dan Penghormatan Ulama Lain Kepadanya Imam Syafi‘i pernah mengusulkan kepada Khalifah Harun ar-Rasyid. Imam Syafi‘i masuk menemui Imam Ahmad dan berkata. secara khusus.’ atau. padahal seperti diketahui bahwa Harun bin Yazid adalah salah seorang guru beliau dan terkenal sebagai salah seorang imam huffazh. “Aku tidak pernah melihat Yazid bin Harun memberi penghormatan kepada seseorang yang lebih besar daripada kepada Ahmad bin Hanbal. satu juz tentang Ushul as-Sittah. justru sedikit demi sedikit kelemahan menggerogoti kekuasaan mereka. “Engkau lebih tahu tentang hadits dan perawi-perawinya. Akibatnya. tetapi Imam Ahmad menolaknya dan berkata kepada Imam Syafi‘i. sementara itu tidak aku tinggalkan di kota tersebut orang yang lebih wara’. Mu‘tashilah. “Saya datang kepada Anda untuk mengambil ilmu dari Anda. Jahmyah. Demikianlah. Imam Syafi‘i juga berkata. Rafidhah.zindiqah(Bantahan kepada Jahmiyah dan Zindiqah). mampu . Insya Allah. dan lebih bertakwa daripada Ahmad bin Hanbal. di bawah pimpinan Ibnu Abi Duad. dan lain-lain.” Setelah itu pada tahun 195. kitab al-‘Ilal wa ar-Rijal. tetapi Anda malah menyuruh saya menjadi qadhi untuk mereka. Suatu hari. kitab al-Asyribah. tidak mau berkelakar dengannya”. kitab as-Sunnah. jika (perawinya) dari Kufah atau Syam. Akibatnya. lebih faqih. dia akan menjawabnya dengan berkata. “Telah disampaikan hadits kepada kami’. Khalifah al-Makmun menjadikan orang-orang Persia sebagai kekuatan pendukungnya. “Aku keluar (meninggalkan) Bagdad. tetapi lagi-lagi Imam Ahmad menolaknya. maka beri tahulah aku. pada hari-hari akhir hidup khalifah tersebut. kitab al-Wara ‘ wa al-Iman. Rumania. Keteguhan di Masa Penuh Cobaan Telah menjadi keniscayaan bahwa kehidupan seorang mukmin tidak akan lepas dari ujian dan cobaan. Pada masa pemerintahan Bani Abbasiyah. Dan Imam Ahmad termasuk di antaranya. Mereka.” Abdul Wahhab al-Warraq berkata.”Ahmad bin Syaiban berkata. aku akan pergi mendatanginya jika memang shahih. dengan cepat berbagai bentuk bid‘ah merasuk menyebar ke dalam akidah dan ibadah kaum muslimin. Kelompok Mu‘tashilah. Beliau mendapatkan cobaan dari tiga orang khalifah Bani Abbasiyah selama rentang waktu 16 tahun. Persia. Dia sangat menghormati beliau. “Dia seorang yang jika ditanya tentang 60. terutama dari Khalifah al-Makmun. Berbagai macam kelompok yang sesat menyebar di tengah-tengah mereka. sedangkan al-Mu‘tashim memilih orang-orang Turki. mendapat sokongan dari penguasa. Imam Syafi‘i mengusulkan hal yang sama kepada Khalifah al-Amin. seperti Qadhariyah. dengan jelas tampak kecondongan khalifah yang berkuasa menjadikan unsur-unsur asing (non-Arab) sebagai kekuatan penunjang kekuasaan mereka. Dia akan mendudukkan beliau di sisinya jika menyampaikan hadits kepada kami.

sedangkan Imam Ahmad dibawa kembali ke Bagdad dan dipenjara di sana karena telah sampai kabar tentang kematian al-Makmun (tahun 218). Selama hidupnya. tetapi jawaban beliau tetap sama. pada tahun 212. Mereka mendebat beliau tentang kemakhlukan Alquran. Akhirnya beliau dicambuk sampai tidak sadarkan diri lalu dimasukkan kembali ke dalam penjara dan mendekam di sana selama sekitar 28 bulan –atau 30-an bulan menurut yang lain-. Imam Ahmad dikeluarkannya dari penjara lalu dipertemukan dengan Ibnu Abi Duad dan koncokonconya. niscaya akan aku hukum bunuh dia dengan cara yang tidak pernah dilakukan oleh seorang pun’”. bahwa Alquran itu kalamullah. Tidak terhitung dari mereka yang menolak pendapat kemakhlukan Alquran. Selama itu pula. Selama masa pengujian tersebut. Sakit dan Wafatnya . Ujian itu sendiri telah menyibukkan pemerintah dan warganya baik yang umum maupun yang khusus. dan dia pun melaksanakannya. termasuk sifat kalam (berbicara). Berangkat dari pengingkaran itulah. termasuk di antaranya Imam Ahmad. khususnya ulama mereka. Al-Makmun bahkan sempat memerintahkan bawahannya agar membawa Imam Ahmad dan Muhammad bin Nuh ke hadapannya di kota Thursus. Telah terjadi perdebatan yang sengit di kalangan ulama tentang hal itu. tidak berubah. Merupakan kewajibanku. kekhalifahan berpindah ke tangan putranya. Ia telah menjadi bahan pembicaraan mereka. telah menindak tegas pendapat tentang kemakhlukan Alquran. Baru kemudian ketika kekhalifahan berpindah ke tangan al-Makmun. Sepeninggal al-Makmun. baik di kota-kota maupun di desa-desa di negeri Irak dan selainnya. Semua itu. al-Mu‘tashim. ‘Telah sampai berita kepadaku bahwa Bisyr al-Muraisiy mengatakan bahwa Alquran itu makhluk. “Aku pernah mendengar Harun ar-Rasyid berkata.mempengaruhi al-Makmun untuk membenarkan dan menyebarkan pendapat-pendapat mereka. tidak ada seorang pun yang berani menyatakan pendapat itu sebagaimana dikisahkan oleh Muhammad bin Nuh. tetapi beliau mampu membantahnya dengan bantahan yang tidak dapat mereka bantah. setiap harinya al-Mu‘tashim mengutus orang untuk mendebat beliau. untuk meyakini kemakhlukan Alquran. Disebutkan bahwa Imam Ahmad tetap mendoakan al-Makmun. Khalifah al-Makmun kemudian memaksa kaum muslimin. kelompok Mu‘tazilah berusaha menggiring alAmin ke dalam kelompok mereka. dan menyuruh bawahannya mencambuk lebih keras dan menambah belenggu di kaki beliau. disiksa. bukan makhluk. al-Makmun sampai mengadakan ujian kepada mereka. mereka mampu melakukannya. diterima Imam Ahmad dengan penuh kesabaran dan keteguhan bak gunung yang menjulang dengan kokohnya. Kedua ulama itu pun akhirnya digiring ke Thursus dalam keadaan terbelenggu. Beliau tetap konsisten memegang pendapat yang hak. dan bahkan dibunuhnya. tetapi al-Amin menolaknya. Dia telah mendapat wasiat dari al-Makmun agar meneruskan pendapat kemakhlukan Alquran dan menguji orang-orang dalam hal tersebut. Untuk memaksa kaum muslimin menerima pendapat kemakhlukan Alquran. Dia mengancam dan memaki-maki beliau. jika Allah menguasakan orang itu kepadaku. di antaranya pendapat yang mengingkari sifat-sifat Allah. Selama itu beliau shalat dan tidur dalam keadaan kaki terbelenggu. Sebenarnya Harun ar-Rasyid. tidak terhitung orang yang telah dipenjara. Tatkala Khalifah ar-Rasyid wafat dan kekuasaan beralih ke tangan al-Amin. bertambah kemarahan alMu‘tashim kepada beliau. khalifah sebelum al-Makmun. Muhammad bin Nuh meninggal dalam perjalanan sebelum sampai ke Thursus. Akibatnya.

Yaitu. al-Mutawakkil naik menggantikannya. ujian tentang kemakhlukan Alquran masih dilangsungkan. Beliau bersikap seperti itu justru ketika sebagian ulama lain berpaling dari kebenaran. Menjelang wafatnya. “Katakan kepada ahlu bid‘ah bahwa perbedaan antara kami dan kalian adalah (tampak pada) hari kematian kami”. dan Ahmad bin Hanbal pada Yaumul Mihnah”. Setelah luka-lukanya sembuh dan badannya telah kuat. Beliau pernah berkata ketika masih sehat. Tidak berbeda dengan ayahnya. Mereka berdesak-desakan di depan pintu rumahnya. Tak sedikit mereka yang turut mengantar jenazah beliau sampai beratusan ribu orang. orang-orang pun bergembira pun dengan adanya pengumuman itu. Dia mengumumkan ke seluruh wilayah kerajaannya larangan atas pendapat tentang kemakhlukan Alquran dan ancaman hukuman mati bagi yang melibatkan diri dalam hal itu. Mereka memuji-muji khalifah atas keputusannya itu dan melupakan kejelekan-kejelekannya. dia menghentikan ujian tersebut. Kaum muslimin bersedih dengan kepergian beliau. orangorang pun berdatangan ingin menjenguknya. pada permulaan hari Jumat tanggal 12 Rabi‘ul Awwal tahun 241. Kemudian pada tahun 234. Selama dua tahun masa pemerintahannya. Semuanya menunjukkan bahwa sangat banyaknya mereka yang hadir pada saat itu demi menunjukkan penghormatan dan kecintaan mereka kepada beliau. Terlihat bagaimana sikap agung beliau yang tidak akan diambil kecuali oleh orang-orang yang penuh keteguhan lagi ikhlas. Imam Ahmad bersembunyi di rumahnya. Mendengar sakitnya. dan Umar bin Abdul Aziz. tidak ada yang ketiganya. Ada yang mengatakan 700 ribu orang. dia pun masih menjalin kedekatan dengan Ibnu Abi Duad dan konco-konconya. tidak keluar darinya bahkan untuk keluar mengajar atau menghadiri shalat jamaah. maka madzhab Ahlussunnah pun dinisbatkan kepada dirinya karena beliau sabar dan teguh dalam membelanya. Dan dengan keteguhan di atas kebenaran yang Allah berikan kepadanya itu. ada pula yang mengatakan 800 ribu orang. Akibatnya. beliau jatuh sakit selama sembilan hari. alMu‘tashim. bahkan ada yang mengatakan sampai satu juta lebih orang yang menghadirinya. Akhirnya. Abu Bakar as-Shiddiq pada Yaumur Riddah (saat orangorang banyak yang murtad pada awal-awal pemerintahannya). al-Watsiq diangkat menjadi khalifah. . sampai-sampai sultan menempatkan orang untuk berjaga di depan pintu. yaitu sampai al-Watsiq meninggal tahun 232. Akhirnya. penduduk Bagdad merasakan cobaan yang kian keras. beliau dibebaskan dari penjara. al-Watsiq pun melanjutkan ujian yang dilakukan ayah dan kakeknya. Ali bin al-Madiniy berkata menggambarkan keteguhan Imam Ahmad. “Allah telah mengokohkan agama ini lewat dua orang laki-laki. Dan itu dijalaninya selama kurang lebih lima tahun. beliau menghadap kepada rabbnya menjemput ajal yang telah dientukan kepadanya.Pada akhirnya. Di mana-mana terdengar doa untuknya dan namanya disebut-sebut bersama nama Abu Bakar. Al-Watsiq melarang Imam Ahmad keluar berkumpul bersama orang-orang. Selanjutnya. Demikianlah gambaran ringkas ujian yang dilalui oleh Imam Ahmad. Dia juga memerintahkan kepada para ahli hadits untuk menyampaikan hadits-hadits tentang sifat-sifat Allah. Sesudah al-Watsiq wafat. Maka demikianlah. Beliau dikembalikan ke rumah dalam keadaan tidak mampu berjalan. beliau kembali menyampaikan pelajaran-pelajarannya di masjid sampai al-Mu‘tashim wafat. Umar bin al-Khaththab.

namun menurut Alexandre Benningsen dan Chantal Lemercier Quelquejay dalam bukunya “Islam in the Sivyet Union” (New York. seorang ulama besar dan ahli fikih. Alhamdulillah. Dalam bidang ini. ia mengunjungi kota suci Mekkah dan Madinah. Ibnu Hibban menulis bahwa ayahnya dikenal sebagai orang yang wara’ dalam arti berhati-hati terhadap hal-hal yang hukumnya bersifat syubhat (ragu-ragu). 1967). al-Bairuni dan lain-lain. Ibunya senantiasa berusaha dan berdo’a untuk kesembuhan beliau. Bukhari berguru kepada Syekh Ad-Dakhili. Tapi orangtuanya. Kakeknya bernama Bardizbeh. Sebenarnya masa kecil Imam Bukhari penuh dengan keprihatinan. Uzbekistan. Ayahnya wafat ketika Bukhari masih kecil. juga tidak dapat melihat karena buta (tidak lama setelah lahir. Dalam kitab As-Siqat. Mughoerah. al-Durdjani. Abu Dawud.Sejarah Singkat Imam Bukhari Kelahiran dan Masa Kecil Imam Bukhari Imam Bukhari (semoga Allah merahmatinya) lahir di Bukhara. hingga dalam usia 16 tahun beliau sudah hafal dan menguasai buku-buku seperti “al-Mubarak” dan “al-Waki”. ulama ahli hadits yang masyhur di Bukhara. dengan izin dan karunia Allah. telah memeluk Islam di bawah asuhan Al-Yaman elJa’fiy. Sekalipun daerah tersebut telah jatuh di bawah kekuasaan Uni Sovyet (Rusia). Perhatiannya kepada ilmu hadits yang sulit dan rumit itu sudah tumbuh sejak usia 10 tahun. Nama lengkapnya adalah Abu Abdullah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin AlMughirah bin Badrdizbah Al-Ju’fiy Al Bukhari. beliau kehilangan penglihatannya tersebut). Sebagian menyebutnya dengan julukan Amirul Mukminin fil Hadits (Pemimpin kaum mukmin dalam hal Ilmu Hadits). dan Ibnu Majah. dimana di kedua kota suci itu beliau . Ayahnya adalah seorang ulama bermadzhab Maliki dan merupakan mudir dari Imam Malik. menjelang usia 10 tahun matanya sembuh secara total. Bahkan dalam kitab-kitab fiqih dan hadits. terlebih lebih terhadap halhal yang sifatnya haram. Asia Tengah. turunan Persi yang masih beragama Zoroaster. Beliau lahir pada hari Jumat. Pakistan. namun beliau lebih dikenal dengan nama Bukhari. Damaskus dan Bagdad. AnNasai. pemeluk Islamnya masih berjumlah 30 milliun. Jadi merupakan daerah yang pemeluk Islam-nya nomor lima besarnya di dunia setelah Indonesia. Tempat beliau lahir kini termasuk wilayah Rusia. Pada usia 16 tahun bersama keluarganya. yang waktu itu memang menjadi pusat kebudayaan ilmu pengetahuan Islam sesudah Madinah. Keluarga dan Guru Imam Bukhari Bukhari dididik dalam keluarga ulama yang taat beragama. Di samping menjadi anak yatim. Bahkan ulama-ulama besar seperti Zamachsari. juga dilahirkan di Asia Tengah. Imam Bukhari adalah ahli hadits yang termasyhur diantara para ahli hadits sejak dulu hingga kini bersama dengan Imam Ahmad. hampir semua ulama di dunia merujuk kepadanya. hadits-hadits beliau memiliki derajat yang tinggi. Tirmidzi. India dan Cina. Daerah itu pula yang telah melahirkan filosof-filosof besar seperti al-Farabi dan Ibnu Sina. Imam Muslim. tepatnya pada tanggal 13 Syawal 194 H (21 Juli 810 M).

beliau menghimpun hadits-hadits shahih dalam satu kitab. Muhammad bin Yusuf Al Faryabi. Kejeniusan Imam Bukhari Bukhari diakui memiliki daya hapal tinggi. Kakak sang Imam ini menuturkan. kemudian membetulkannya. Imam Bukhari menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci bersama-sama dengan ibu dan kakaknya yang bernama Ahmad. pernah Bukhari muda dan beberapa murid lainnya mengikuti kuliah dan ceramah cendekiawan Balkh. karena merasa kesal terhadap celaan itu. Pada usia 18 tahun beliau menerbitkan kitab pertamanya “Qudhaya as Shahabah wat Tabi’ien” (Peristiwa-peristiwa Hukum di zaman Sahabat dan Tabi’ien). Tercenganglah mereka semua. Karya-karya Imam Bukhari Karyanya yang pertama berjudul “Qudhaya as Shahabah wat Tabi’ien” (Peristiwaperistiwa Hukum di zaman Sahabat dan Tabi’ien). Ketika menginjak usia 22 tahun. Maki bin Ibrahim Al Bakhi. Yahya bin Ma’in. Tidak seperti murid lainnya. karena beliau mampu menghafal hanya dalam waktu satu kali dengar. Selain itu ada 289 ahli hadits yang haditsnya dikutip dalam kitab Shahihnya. Bukhari meminta kawan-kawannya membawa catatan mereka. lengkap dengan keterangan yang tidak sempat mereka catat. Ternyata hasilnya mengagumkan. secara urut. Ia menyebutkan seluruh hadits yang salah tersebut di luar kepala. sehingga dikatakan sepanjang hidupnya. Suatu hari. yang diakui oleh kakaknya Rasyid bin Ismail. Kitab ini ditulisnya ketika masih berusia 18 tahun.000 hadits. Imam Bukhari pernah didatangi oleh 10 orang ahli hadits yang ingin menguji ketinggian ilmu beliau. Diantara guru-guru beliau dalam memperoleh hadits dan ilmu hadits antara lain adalah Ali bin Al Madini. Imam Bukhari ternyata tidak melupakan kegiatan lain. Bersama gurunya Syekh Ishaq. . Ia sering dicela membuang waktu karena tidak mencatat. 10 ulama tersebut mengajukan 100 buah hadits yang sengaja “diputar-balikkan” untuk menguji hafalan Imam Bukhari.mengikuti kuliah para guru-guru besar ahli hadits. Selain terkenal sebagai seorang ahli hadits. Muhammad bin Yusuf al Baykandi dan Ibnu Rahwahih. namun Bukhari diam tak menjawab. Beliau pernah berkata. dimana dari satu juta hadits yang diriwayatkan oleh 80. Di sanalah beliau menulis kitab “At-Tarikh” (sejarah) yang terkenal itu. Ahmad bin Hanbali.000 perawi disaring lagi menjadi 7275 hadits. sesuai dengan urutan penanya dan urutan hadits yang ditanyakan. kemudian beliau membacakan secara tepat apa yang pernah disampaikan selama dalam kuliah dan ceramah tersebut. Inilah yang sangat luar biasa dari sang Imam. kemudian membacakan hadits yang benarnya. Ketika sedang berada di Bagdad. Keadaan itu timbul sebagai pengamalan sunnah Rasul yang mendorong dan menganjurkan kaum Muslimin belajar menggunakan anak panah dan alat-alat perang lainnya. sang Imam tidak pernah luput dalam memanah kecuali hanya dua kali. Dalam pertemuan itu. Ia misalnya sering belajar memanah sampai mahir. Imam Bukhari mengulang kembali secara tepat masing-masing hadits yang salah tersebut. yakni olahraga. lantaran Bukhari ternyata hafal di luar kepala 15. lalu mengoreksi kesalahannya. Bukhari tidak pernah membuat catatan kuliah.

Hal ini tercermin dari perkataannya: “Aku susun kitab Al Jami’ ini yang dipilih dari 600. At Tarikh al Kabir.000 hadits selama 16 tahun. Karya Imam Bukhari lainnya antara lain adalah kitab Al-Jami’ ash Shahih.” Dalam menghimpun hadits-hadits shahih dalam kitabnya tersebut. Kemudian aku tanyakan mimpi itu kepada sebagian ahli ta’bir. Diantara kota-kota yang disinggahinya antara lain Bashrah. At Tafsir Al Kabir. sampai-sampai Muhammad bin Yahya Az Zihli (guru Imam Bukhari) berkata : “Barang siapa hendak menyambut kedatangan Muhammad bin Ismail besok pagi. yang mendorongku untuk melahirkan kitab Al-Jami’ As-Sahih. sebab aku sendiri akan ikut menyambutnya. Muhammad Ibn Nasr dan Imam Muslim bin Al Hajjaj (pengarang kitab Shahih Muslim). Imam Bukhari berkata: “Aku bermimpi melihat Rasulullah saw. serta memperoleh secara pasti kesahihan hadits-hadits yang diriwayatkannya. Mesir. At Tarikh Al Awsat. yang paling monumental adalah kitab Al-Jami’ as-Shahih yang lebih dikenal dengan nama Shahih Bukhari. Al Musnad al Kabir.” Banyak para ahli hadits yang berguru kepadanya.” Mereka menyambut kedatangannya dari luar kota sejauh dua atau tiga marhalah (100 km).. lakukanlah. Raf’ul Yadain fis Salah. aku tidak pernah melihat seorang kepala daerah. Imam Bukhari menggunakan kaidah-kaidah penelitian secara ilmiah dan sah yang menyebabkan keshahihan hadits-haditsnya dapat dipertanggungjawabkan. Birrul Walidain. sambil memegang kipas yang kupergunakan untuk menjaganya. Dalam sebuah riwayat diceritakan. Sehingga kitabnya merupakan batu uji dan penyaring bagi hadits-hadits tersebut. diantaranya adalah Syekh Abu Zahrah. antara lain. At Tharikh as Shaghir. seolah-olah aku berdiri di hadapannya. menyaringnya dan memilih mana yang menurutnya paling shahih. ia menjelaskan bahwa aku akan menghancurkan dan mengikis habis kebohongan dari hadits-hadits Rasulullah saw. Di Baghdad. Imam Bukhari senantiasa membandingkan hadits-hadits yang diriwayatkan. Bukhari menghabiskan waktu selama 16 tahun untuk mengunjungi berbagai kota guna menemui para perawi hadits. Imam Muslim menceritakan : “Ketika Muhammad bin Ismail (Imam Bukhari) datang ke Naisabur. mengumpulkan dan menyeleksi haditsnya. Mimpi inilah. Kufah. satu dengan lainnya. Kitab Ad Du’afa.” Penelitian Hadits Untuk mengumpulkan dan menyeleksi hadits shahih. Al-Adab al Mufrad. para ulama dan penduduk Naisabur yang memberikan sambutan seperti apa yang mereka berikan kepadanya. Ia berusaha dengan sungguhsungguh untuk meneliti dan menyelidiki keadaan para perawi. Hijaz (Mekkah. Abu Hatim Tirmidzi. Bukhari sering bertemu dan berdiskusi dengan ulama besar Imam Ahmad . Madinah). Baghdad sampai ke Asia Barat. Asami As Sahabah dan Al Hibah.“Saya menulis buku “At-Tarikh” di atas makam Nabi Muhammad SAW di waktu malam bulan purnama”. Kitab al ‘Ilal. Diantara semua karyanya tersebut.

seperti tafsir. Kepada para perawi yang sudah jelas kebohongannya ia berkata. Imam Bukhari dikenal sebagai pengarang kitab yang produktif. mencek keakuratan sebuah hadits ia berkali-kali mendatangi ulama atau perawi meskipun berada di kota-kota atau negeri yang jauh seperti Baghdad. Sebagai pemikir bebas yang menguasai ribuan hadits shahih. Kritik-kritik yang ia lontarkan kepada para perawi juga cukup halus namun tajam. ke Basrah empat kali menetap di Hijaz selama enam tahun dan tidak dapat dihitung berapa kali saya mengunjungi Kufah dan Baghdad untuk menemui ulama-ulama ahli hadits. tidak terikat pada mazhab tertentu. Menurut Ibnu Hajar Al Asqalani. Banyak para ulama atau perawi yang ditemui sehingga Bukhari banyak mencatat jati diri dan sikap mereka secara teliti dan akurat. Dari merekalah beliau mengumpulkan dan menghafal satu juta hadits. dan tarikh. Pendapat-pendapatnya terkadang sejalan dengan Imam Abu Hanifah (Imam Hanafi. melainkan terlebih dahulu diseleksi dengan seleksi yang sangat ketat. Dalam meneliti dan menyeleksi hadits dan diskusi dengan para perawi tersebut. Untuk mendapatkan keterangan yang lengkap mengenai sebuah hadits. Metode Imam Bukhari dalam Menulis Kitab Hadits Sebagai intelektual muslim yang berdisiplin tinggi. Kufah. bahkan tidak lupa dengan kegiatan kegiatan olahraga dan rekreatif seperti belajar memanah sampai mahir. . Beliau berkata “Saya meninggalkan 10. pendiri mazhab Hanafi).” Disela-sela kesibukannya sebagai sebagai ulama. para ulama meninggalkannya atau para ulama berdiam dari hal itu” sementara kepada para perawi yang haditsnya tidak jelas ia menyatakan “Haditsnya diingkari”. Namun tidak semua hadits yang ia hapal kemudian diriwayatkan. Mesir dan Jazirah masing-masing dua kali.000 hadits yang diriwayatkan oleh perawi yang perlu dipertimbangkan dan meninggalkan hadits-hadits dengan jumlah yang sama atau lebih. ia juga dikenal sebagai ulama dan ahli fiqih. “perlu dipertimbangkan. tetapi terkadang bisa berbeda dengan beliau. tapi juga ilmu-ilmu lain. fikih. Imam Bukhari tidak pernah luput memanah kecuali dua kali. ia bertemu dengan 80. Atha ataupun Mujahid dan bisa juga berbeda pendapat dengan mereka. bahkan menurut suatu riwayat. Syam. sehingga mempunyai otoritas tersendiri dalam berpendapat dalam hal hukum. suatu saat beliau bisa sejalan dengan Ibnu Abbas. akhirnya Bukhari menuliskan sebanyak 9082 hadis dalam karya monumentalnya Al Jami’ as-Shahih yang dikenal sebagai Shahih Bukhari. Imam Bukhari sangat sopan. Karya-karyanya tidak hanya dalam disiplin ilmu hadits. pakar hadits.bin Hanbali. Fatwa-fatwanya selalu menjadi pegangan umat sehingga ia menduduki derajat sebagai mujtahid mustaqil (ulama yang ijtihadnya independen). diantaranya apakah sanad (riwayat) dari hadits tersebut bersambung dan apakah perawi (periwayat / pembawa) hadits itu terpercaya dan tsiqqah (kuat).000 perawi. Hijaz seperti yang dikatakan beliau “Saya telah mengunjungi Syam. Dari sejumlah kota-kota itu. yang diriwayatan oleh perawi yang dalam pandanganku perlu dipertimbangkan”. Bahkan banyak meninggalkan perawi yang diragukan kejujurannya. Mesir.

Mimpi inilah. Dengan bersungguh-sungguh ia meneliti dan menyelidiki kredibilitas para perawi sehingga benar-benar memperoleh kepastian akan keshahihan hadits yang diriwayatkan. Dalam hal itu.602 buah. Sedangkan hadits yang mu’allaq (ada kaitan satu dengan yang lain. Menurut Ibnu Shalah. Di Masjidil Haram-lah ia menyusun dasar pemikiran dan bab-babnya secara sistematis. dan sesudah meyakini betul bahwa hadits itu benar-benar shahih”. Proses penyusunan kitab ini dilakukan di dua kota suci tersebut dengan cermat dan tekun selama 16 tahun. para ulama hadits menyatakan. Perhitungan berbeda diantara para ahli hadits . kitab Shahih Bukhari itu memuat 7275 hadits. katanya suatu saat. Selain itu ada hadits-hadits yang dimuat secara berulang. Ia menggunakan kaidah penelitian secara ilmiah dan cukup modern sehingga hadits haditsnya dapat dipertanggung-jawabkan. memilih dan menyaring. Dalam menyusun kitab tersebut. Ia juga selalu membandingkan hadits satu dengan yang lainnya. Adapun jumlah semua hadits shahih termasuk yang dimuat berulang sebanyak 7397 buah. yang paling masyhur ialah kumpulan hadits shahih yang berjudul Al-Jami’ as-Shahih.. Jawabannya adalah beliau (Imam Bukhari) akan menghancurkan dan mengikis habis kebohongan yang disertakan orang dalam sejumlah hadits Rasulullah saw. kecuali terhadap beberapa hadits yang bukan merupakan materi pokok dari sebuah bab. antara lain yang mendorong beliau untuk menulis kitab “Al-Jami ‘as-Shahih”. “Saya tidak memuat sebuah hadits pun dalam kitab ini kecuali haditshadits shahih”. Ibnu Hajar Al-Atsqalani dalam kata pendahuluannya untuk kitab Fathul Bari (yakni syarah atau penjelasan atas kitab Shahih Bukhari) menulis. seolah-olah Nabi Muhammad saw. berdiri dihadapannya. yang belakangan lebih populer dengan sebutan Shahih Bukhari. Imam Bukhari sangat berhati-hati. sebuah tempat antara makam Rasulullah dan mimbar di Masjid Nabawi di Madinah. Ada kisah unik tentang penyusunan kitab ini. dalam kitab Muqaddimah. Barulah setelah itu ia mengumpulkan sejumlah hadits dan menempatkannya dalam babbab yang sesuai. Suatu malam Imam Bukhari bermimpi bertemu dengan Nabi Muhammad saw. Mekkah dan saya tidak mencantumkan sebuah hadits pun kecuali sesudah shalat istikharah dua rakaat memohon pertolongan kepada Allah. ia mendengar Imam Bukhari berkata. Imam Bukhari lalu menanyakan makna mimpi itu kepada ahli mimpi. semua hadits shahih yang dimuat dalam Shahih Bukhari (setelah dikurangi dengan hadits yang dimuat secara berulang) sebanyak 2. Setelah itu ia menulis mukaddimah dan pokok pokok bahasannya di Rawdah Al-Jannah. kitab hadits susunan Imam Bukhari benar-benar menjadi batu uji dan penyaring bagi sejumlah hadits lainnya. Imam Bukhari selalu berpegang teguh pada tingkat keshahihan paling tinggi dan tidak akan turun dari tingkat tersebut.Diantara puluhan kitabnya. dalam menyusun kitab Al-Jami’ asShahih. bersambung) namun marfu (diragukan) ada 159 buah. mana yang menurut pertimbangannya secara nalar paling shahih. dan ada 4000 hadits yang dimuat secara utuh tanpa pengulangan. “Saya susun kitab AlJami’ as-Shahih ini di Masjidil Haram. Dengan demikian. salah seorang muridnya. Menurut Al-Firbari. Di belakang hari. Penghitungan itu juga dilakukan oleh Syekh Muhyiddin An Nawawi dalam kitab At-Taqrib.

dan Ali.” Wafatnya Imam Bukhari Suatu ketika penduduk Samarkand mengirim surat kepada Imam Bukhari. Dan Akhirnya meninggal pada tanggal 31 Agustus 870 M (256 H) pada malam Idul Fitri dalam usia 62 tahun kurang 13 hari. bisa bertambah dan bisa berkurang.” Di lain kesempatan.” Namun tak lama kemudian ia mendapat fitnah dari orang-orang yang dengki. Tetapi dengki dan iri adalah buta dan tuli. Diceritakan. Beliau dimakamkan selepas Shalat Dzuhur pada Hari Raya Idul Fitri. aku mati dan dibangkitkan di akhirat kelak. Umar. ikuti dan dengarkan pengajiannya. orang-orang mulai menjauhinya. meminta dirinya agar menetap di negeri itu (Samarkand). Terjadinya Fitnah Muhammad bin Yahya Az-Zihli berpesan kepada para penduduk agar menghadiri dan mengikuti pengajian yang diberikannya. bukan makhluk. sedangkan perbuatan manusia adalah makhluk dan fitnah merupakan bid’ah. Kata Az-Zihli : “Barang siapa berpendapat bahwa lafadz-lafadz Al-Qur’an adalah makhluk. Mereka menuduh sang Imam sebagai orang yang berpendapat bahwa “Al-Qur’an adalah makhluk”.tersebut dalam mengomentari kitab Shahih Bukhari semata-mata karena perbedaan pandangan mereka dalam ilmu hadits. Ia pun pergi memenuhi permohonan mereka. Dengan berpegang pada keimanan inilah aku hidup. Hal inilah yang menimbulkan kebencian dan kemarahan gurunya. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Bukhari pernah berkata : “Iman adalah perkataan dan perbuatan.” Pendapat yang dikemukakan Imam Bukhari ini. ia berpesan bahwa jika meninggal nanti . Isinya. Ia berkata: “Pergilah kalian kepada orang alim dan saleh itu.” Setelah adanya ultimatum tersebut. Imam Bukhari terlepas dari fitnah yang dituduhkan kepadanya itu. Ia pun menjawab: “Al-Qur’an adalah kalam Allah. Namun disana beliau jatuh sakit selama beberapa hari. Sebenarnya. ia singgah terlebih dahulu untuk mengunjungi beberapa familinya. yang paling utama adalah Abu Bakar. adalah pendapat yang menjadi pegangan para ulama ahli tahqiq (pengambil kebijakan) dan ulama salaf. bukan makhluk. maka ia adalah ahli bid’ah. Dan barang siapa masih mengunjungi majelisnya. Sebelum meninggal dunia. yakni dengan membedakan antara yang dibaca dengan bacaan. makhluk ataukah bukan?” Bukhari berpaling dari orang itu dan tidak mau menjawab kendati pertanyaan itu diajukan sampai tiga kali. curigailah dia. sebuah desa kecil terletak dua farsakh (sekitar 10 Km) sebelum Samarkand. Tetapi orang itu terus mendesak. Al-Quran adalah kalam Allah. ia adalah pendusta. Az-Zihli kepadanya. insya Allah. ia berkata: “Barang siapa menuduhku berpendapat bahwa lafadz-lafadz Al-Qur’an adalah makhluk. Ia tidak boleh diajak bicara dan majelisnya tidak boleh didatangi. Ketika perjalanannya sampai di Khartand. Sahabat Rasulullah SAW. Usman. seseorang berdiri dan mengajukan pertanyaan kepadanya: “Bagaimana pendapat Anda tentang lafadz-lafadz Al-Qur’an.

Ketika berusia sepuluh tahun. Di sini pula bermukim banyak ulama besar. Beruntung. beliau mulai belajar hadits. Naisabur menjadi pusat pemerintahan dan perdagangan selama lebih kurang 150 tahun. Imam Muslim pun tak segan-segan bertanya kepada banyak ulama di berbagai tempat dan negara. misalnya pergi ke Hijaz. di Hijaz beliau belajar kepada Sa’id bin Mansur dan Abu Mas ‘Abuzar. Di Khurasan. lebih menguasai ilmu hadits ketimbang dirinya. Imam Muslim sering mendatanginya untuk bertukar pikiran sekaligus berguru padanya. Di kota inilah beliau berkali-kali berkunjung untuk belajar kepada ulama-ulama ahli hadits. Pada masa Dinasti Samanid. Di Irak beliau belajar hadits kepada Ahmad bin Hanbal dan Abdullah bin Maslamah. Dalam lawatannya itu. artinya daerahdaerah yang terletak di sekitar Sungai Jihun di Uzbekistan. hal ini kemudian menjadi sebab terputusnya hubungan dirinya dengan Imam Az Zihli. yaitu Imam Ad Dakhili. Seperti halnya Baghdad di abad pertengahan. Kunjungannya yang terakhir beliau lakukan pada tahun 259 H.jenazahnya agar dikafani tiga helai kain. ketika usianya kurang dari lima belas tahun. . Imam Muslim banyak bertemu dan mengunjungi ulama-ulama kenamaan untuk berguru hadits kepada mereka. Selain kepada Ad Dakhili. Bagi Imam Muslim. beliau mulai menghafal hadits Nabi SAW. Sejarah Singkat Imam Muslim Imam Muslim dilahirkan di Naisabur pada tahun 202 H atau 817 M. Pesan itu dilaksanakan dengan baik oleh masyarakat setempat. Saat itu. Sejak usia dini. Perhatian dan minat Imam Muslim terhadap ilmu hadits memang luar biasa. Sayang. dalam sejarah Islam kala itu termasuk dalam sebutan Maa Wara’a an Nahr. Imam Muslim sering datang dan berguru pada seorang ahli hadits. yakni dalam hal penghimpunan dan periwayatan hadits-hadits Nabi SAW. beliau bergabung kepada Bukhari. Yang lebih menyedihkan. Irak. Beliau. beliau dianugerahi kelebihan berupa ketajaman berfikir dan ingatan hafalan. dan ulama ahli hadits lainnya. beliau telah berkonsentrasi mempelajari hadits. Berpetualang menjadi aktivitas rutin bagi dirinya untuk mencari silsilah dan urutan yang benar sebuah hadits. Ketika Imam Bukhari datang ke Naisabur. Ketika terjadi fitnah atau kesenjangan antara Bukhari dan Az Zihli. Setahun kemudian. Beliau meninggal tanpa meninggalkan seorang anakpun. tanpa baju dalam dan tidak memakai sorban. Syam. hubungan tak baik itu merembet ke masalah ilmu. Imam Muslim bernama lengkap Imam Abul Husain Muslim bin al-Hajjaj bin Muslim bin Kausyaz al Qusyairi an Naisaburi. di Mesir beliau berguru kepada ‘Amr bin Sawad dan Harmalah bin Yahya. juga Bukhara (kota kelahiran Imam Bukhari) sebagai salah satu kota ilmu dan pusat peradaban di kawasan Asia Tengah. Asia Tengah. Naisabur. Pada tahun 218 H. Naisabur. dan mulai berani mengoreksi kesalahan dari gurunya yang salah menyebutkan periwayatan hadits. yang sekarang ini termasuk wilayah Rusia. Imam Bukhari yang memang lebih senior. Baghdad memiliki arti tersendiri. beliau berguru kepada Yahya bin Yahya dan Ishak bin Rahawaih. Mesir dan negara-negara lainnya. di Ray beliau berguru kepada Muhammad bin Mahran dan Abu ‘Ansan.

Beliau juga menggunakan sighat at tahammul (metode-metode penerimaan riwayat). dirinya tetap mengakui mereka sebagai gurunya. yakni suatu ilmu yang digunakan untuk menilai cacat tidaknya suatu hadits. katanya. akhbarana (mengabarkan kepada saya). kritik. syariah dan tasawwuf dalam dunia Islam. Imam Muslim membutuhkan waktu 15 tahun.030 hadits tanpa pengulangan. khususnya di pesantren-pesantren menjadi kurikulum wajib bagi para santri dan mahasiswa. Hal serupa juga beliau lakukan terhadap Bukhari. Syria. khususnya dalam bidang ilmu hadits. Jumlah hadits yang beliau tulis dalam Shahih Muslim itu diambil dan disaring dari sekitar 300. seperti haddasani (menyampaikan kepada saya). Sementara menurut Imam Al Khuli. Imam Muslim yang dikenal sangat tawadhu’ dan wara’ dalam ilmu itu telah meriwayatkan puluhan ribu hadits. berjumlah sekitar 10. padahal beliau adalah gurunya. Abu Abdillah Muhammad bin Ismail al-Bukhary al-Ju’fy atau lebih dikenal dengan nama Imam Bukhari. . Shahih Muslim. Kendatipun demikian. Imam Muslim menjadi orang kedua terbaik dalam masalah ilmu hadits (sanad. Tampaknya bagi Imam Muslim tak ada pilihan lain kecuali tidak memasukkan ke dalam Kitab Shahihnya hadits-hadits yang diterima dari kedua gurunya itu. kitab tersebut memenuhi khazanah pustaka dunia Islam. “Di dunia ini orang yang benar-benar ahli di bidang hadits hanya empat orang. Mengenai metode penyusunan hadits. Menurut Muhammad Ajaj Al Khatib. dan di Indonesia. setelah al-Qur’an. haddasana (menyampaikan kepada kami). Bila dihitung dengan pengulangan. nama Imam Muslim begitu monumental. Imam Muslim menerapkan prinsip-prinsip ilmu jarh. atau al-Jami’ ash-Shahih.000 hadits tanpa pengulangan. dan ta’dil.Imam Muslim dalam kitab shahihnya maupun kitab-kitab lainnya tidak memasukkan hadits-hadits yang diterima dari Az Zihli. berjumlah 3. guru besar hadits pada Universitas Damaskus. selain menempati urutan kedua setelah Shahih Bukhari. Reputasinya mengikuti gurunya Imam Bukhari Dalam khazanah ilmu-ilmu Islam. hadits yang terdapat dalam karya Muslim tersebut berjumlah 4. karena prestasinya di bidang ilmu hadits. dan 7.000 hadits. Melalui karyanya yang sangat berharga. ulama besar asal Mesir.” komentar ulama besar Abu Quraisy Al Hafizh.275 dengan pengulangan. matan. Untuk menyaring hadits-hadits tersebut. Maksud ungkapan itu tak lain adalah ahliahli hadits terkemuka yang hidup di masa Abu Quraisy.000 hadits yang beliau ketahui. Sejarah Islam sangat berhutang jasa kepadanya. salah satu di antaranya adalah Imam Muslim. setara dengan gurunya. al-Musnad ash-Shahih. serta karya ilmiahnya yang luar biasa sebagai rujukan ajaran Islam. dan qaalaa (ia berkata). hadits yang tercantum dalam karya besar Imam Muslim. akhabarana (mengabarkan kepada kami). dan seleksinya) setelah Imam Bukhari. Dua kitab hadits shahih karya Bukhari dan Muslim sangat berperan dalam standarisasi bagi akurasi akidah.

Disamping itu. Shahih Muslim. Dibanding kitab-kitab hadits shahih lainnya. Imam Muslim memang dikenal sebagai tokoh yang sangat ramah.” pintanya. perhatiannya lebih diarahkan pada mutaba’at dan syawahid. Imam Muslim sekali-kali tidak bermaksud mengungkap fiqih hadits. Dalam pengembaraan ini (tahun 220 H). beliau sangat menghormati gurunya itu. Sebenarnya kitab Shahih Muslim dipublikasikan untuk Abu Zur’ah. Beliau bahkan tidak mencantumkan judul-judul setiap akhir dari satu pokok bahasan. Imam Muslim bertemu dengan guru-gurunya. yang biasanya memberikan sejumlah catatan mengenai cacatnya . Hijaz dan Mesir. Namun ada sejumlah ulama yang menilai bahwa kitab Imam Muslim lebih unggul ketimbang kitabnya al-Bukhari. barangkali dilakukan tahun 230 H. sehingga beliau menghindari orang-orang yang berselisih pendapat dengan alBukhari. Kepada guru besarnya ini. sebagaimana al-Bukhari yang memiliki kehalusan budi bahasa. kitab Shahih Muslim memiliki karakteristik tersendiri. Kitab Shahih Muslim memang dinilai kalangan muhaditsun berada setingkat di bawah alBukhari. dimana Imam Muslim banyak memberikan perhatian pada ekstraksi yang resmi. Waktu yang cukup lama dihabiskan bersama gurunya al-Bukhari. “Muslim adalah tsaqqat.Pengembaraan (rihlah) dalam pencarian hadits merupakan kekuatan tersendiri. Syria. Maslamah bin Qasim menegaskan. ungkapan ahli hadits dan fuqaha’ besar. Imam An-Nawawi. ketika menuju kota Makkah dalam rangka perjalanan haji. Walaupun dia memiliki nilai beda dalam metode penyusunan kitab hadits. Sebagai murid yang shalih. Imam Muslim menaruh hormat yang luar biasa. misalnya menuju ke Irak. dimana pertama kali bertemu dengan Qa’nabi dan yang lainnya. dan amat penting bagi perkembangan intelektualnya. salah seorang kritikus hadits terbesar.” Senada pula. namun mengemukakan ilmu-ilmu yang bersanad. Dari satu wilayah ke wilayah lainnya. Perjalanan intelektual lebih serius.” Kitab Shahih Muslim Imam Muslim memiliki jumlah karya yang cukup penting dan banyak. ketika di sebuah pertemuan antara Bukhari dan Muslim. Namun yang paling utama adalah karyanya. hai Imam Muhadditsin dan dokter hadits. Karena beliau meriwayatkan setiap hadits di tempat yang paling layak dengan menghimpun jalur-jalur sanadnya di tempat tersebut. Sementara al-Bukhari memotong-motong suatu hadits di beberapa tempat dan pada setiap tempat beliau sebutkan lagi sanadnya. kecerdasan dan kepeloporannya dalam dunia hadits. Imam Muslim juga memiliki reputasi. agung derajatnya dan merupakan salah seorang pemuka (Imam). ketinggian martabat. “Biarkan aku mencium kakimu. Disamping itu. yang kemudian populer namanya — sebagaimana disebut oleh AdzDzahabi — dengan sebutan muhsin dari Naisabur. “Para ulama sepakat atas kebesarannya. keimanan.

walaupun hadits al-Bukhari dinilai memiliki keunggulan setingkat. dan hanya meriwayatkan hadits yang diterima oleh kalangan ulama. Al-Hafizh Ibnu Hajar mengulas kelebihan Shahih Bukhari atas Shahih Muslim. namun beliau mendasarkannya pada subyek-subyek.033 hadits. antara lain. mengambil keuntungan dari Shahih Bukhari. hanyalah pada sistematika penulisannya saja. sebagaimana dikatakan oleh Prof. serta perbandingan antara tema dan isinya. Karena Imam Muslim tidak pernah mau membukukan hadits-hadits yang hanya berdasarkan kriteria pribadi semata. Metode penghitungan ini tidak didasarkan pada sistem isnad sebagaimana dilakukan ahli hadits. sebenarnya perbedaannya sangatlah sedikit. Sementara pendapat yang berpihak pada keunggulan Shahih Muslim beralasan — sebagaimana dijelaskan Ibnu Hajar —. karena menyusunnya di negeri sendiri dengan berbagai sumber di masa kehidupan guru-gurunya. Beliau juga tidak membuat kesimpulan dengan memberi judul bab sebagaimana Bukhari lakukan. Lantas. dalam dunia hadits memiliki kesetaraan dalam keshahihan hadits. Sebenarnya para ulama berbeda pendapat mana yang lebih unggul antara Shahih Muslim dengan Shahih Bukhari. Antara al-Bukhari dan Muslim Imam Muslim. Al-Bukhari mentakhrij hadits yang diterima para perawi tsaqqat derajat utama dari segi hafalan dan keteguhannya. Namun. yang tentu saja secara metodologis dipengaruhi karya al-Bukhari. sedangkan sejumlah ulama Marokko dan yang lain lebih mengunggulkan Shahih Muslim. Walaupun juga mengeluarkan hadits dari rawi derajat berikutnya dengan sangat selektif.hadits. kitab Shahih Muslim memuat 3. Berdasarkan hitungan Muhammad Fuad Abdul Baqi. Jumhur Muhadditsun berpendapat. lebih banyak pada rawi derajat kedua dibanding Bukhari. agar dapat dihukumi bahwa sanadnya bersambung. . karena Al-Bukhari mensyaratkan kepastian bertemunya dua perawi yang secara struktural sebagai guru dan murid dalam hadits Mu’an’an. Shahihul Bukhari lebih unggul. jumlahnya bisa berlipat ganda. kedua kitab hadits tersebut mendapatkan gelar sebagai as-Shahihain. Antara al-Bukhari dan Muslim. Imam Muslim kemudian mengoreksi cacat tersebut dengan membuangnya tanpa argumentasi. Dan sejumlah alasan lainnya. Disamping itu kritik yang ditujukan kepada perawi jalur Muslim lebih banyak dibanding kepada al-Bukhari. Artinya jika didasarkan isnad. Hal ini menunjukkan. Sementara Muslim menganggap cukup dengan “kemungkinan” bertemunya kedua rawi tersebut dengan tidak adanya tadlis. Sementara Muslim. bahwa Muslim lebih berhati-hati dalam menyusun kata-kata dan redaksinya. kemudian menyusun karyanya sendiri. Sehingga hadits-hadits Muslim terasa sangat populis. dan walaupun itu terjadi. Mustafa ‘Adzami dalam bukunya Studies in Hadith Methodology and Literature.

Kitab Al Jami’. Ahmad bin Muni’. Imam Bukhari. 20) Al-Wuhdan. dan 21 telah dicetak. Irak. mengampuni segala kesalahannya. 5) Auhamul Muhadditsin. Di antara gurunya adalah. Imam Tirmizi bernama lengkap Imam Al-Hafiz Abu Isa Muhammad bin Isa bin Saurah bin Musa bin Ad-Dahhak As-Sulami At-Tirmizi. 13) Thabaqat. selain Imam Bukhari. 11) Rijalul ‘Urwah. dan 13 masih dalam bentuk manuskrip. 9) Al-Jami’. Khurasan. Imam Tirmizi gemar belajar ilmu dan mencari Hadits. bin-Naqli al-’Adl ‘anil ‘Adl ‘an Rasulillah. 18) Masyayikh Syu’bah. Said bin Abdurrahman. Selain itu. antara lain Hijaz. serta menggolongkannya ke dalam golongan orang-orang yang sholeh. Amiin. menjadi salah satu rujukan penting berkaitan masalah Hadits dan ilmunya. Ali bin Hajar. serta termasuk dalam Kutubus Sittah (enam kitab pokok di bidang Hadits) dan ensiklopedia Hadits terkenal. 10) Hadits Amr bin Syu’aib. Karya-karya Imam Muslim Imam Muslim berhasil menghimpun karya-karyanya. pada tanggal 24 Rajab 261 H. 7)At-Tarikh. Imam Muslim. takdir menggariskan lain. Kendati demikian. 11. 12)Sawalatuh Ahmad bin Hanbal. Kitab-kitab nomor 6. 20. 19) Masyayikh Malik. yang sebenarnya berjudul. Imam Muslim. Dilahirkan pada 279 H di kota Tirmiz. 16) Al-Musnad al-Kabir. Al-Musnad as-Shahih. 3) Al-Arqaam. Dalam lawatannya itu. Untuk keperluan inilah ia mengembara ke berbagai negeri. ia banyak mengunjungi ulama-ulama besar dan guru-guru Hadits untuk mendengar Hadits dan kemudian dihafal dan dicatatnya dengan baik. 2) Irfadus Syamiyyin. tidak semua hadits Bukhari lebih shahih ketimbang hadits Muslim dan sebaliknya. At-Tamyiz. 4) Al-Intifa bi Juludis Siba’. antara lain seperti: 1) Al-Asma’ wal-Kuna. Wafatnya Imam Muslim Imam Muslim wafat pada Ahad sore. dan mengumpulkan Hadits itu mengantarkan dirinya sebagai ulama Hadits yang sangat disegani kalangan ulama semasanya. dan lainnya. 21) As-Shahih al-Masnad. 17) Masyayikh ats-Tsawri. Daya . atau biasa dikenal dengan kitab Jami’ Tirmizi. dan Imam Abu Daud. Sedangkan karyanya yang monumental adalah Shahih dari judul singkatnya. Hanya pada umumnya keshahihan hadits riwayat Bukhari itu lebih tinggi derajatnya daripada keshahihan hadits dalam Shahih Muslim. Perjalanan panjang pengembaraannya mencari ilmu. Karyanya. Sejarah Singkat Imam Tirmizi Khazanah keilmuan Islam klasik mencatat sosok Imam Tirmizi sebagai salah satu periwayat dan ahli Hadits utama. Sosok penuh tawadhu’ dan ahli ibadah ini tak lain adalah Imam Tirmizi. al-Mukhtashar minas Sunan. 14) Al-I’lal. Sejak kecil. Mahmud bin Gailan. Semoga Allah SWT merahmatinya. sementara nomor 1. dan lain-lain. ia juga belajar pada Imam Ishak bin Musa. dan sederet nama lainnya. Imam Abu Daud. bertukar pikiran. 15) AlMukhadhramin.Namun prinsipnya.

pakar Hadits. ia berkata. mengakui kemampuan Tirmizi dalam menghafal. dari Ahmad bin Abdullah bin Abu Dawud. Abul-Abbas Muhammad bin Mahbud Al-Mahbubi. Dia mengira bahwa ‘dua jilid kitab’ itu ada padaku. dan ia mengabulkan permohonan itu.’ Kemudian saya meminta lagi agar dia meriwayatkan Hadits yang lain. mereka menjawab bahwa dialah orang yang kumaksudkan itu. dan beberapa tahun lamanya ia hidup sebagai tuna netra. Dalam kondisi seperti inilah. Imam Tirmizi juga dikenal sebagai ahli fiqh dengan wawasan dan pandangan luas. Ahmad bin Yusuf An-Nasafi. ‘Aku belum pernah melihat orang seperti engkau. yang meriwayatkan kitab Al-Jami’ daripadanya. kumpulan Hadits dan ilmu-ilmunya dipelajari dan diriwayatkan oleh banyak ulama. Lalu saya bertanyatanya mengenai dia. Sementara kalangan ulama lainnya mengungkapkan. Guru tersebut berpapasan dengan kami. Selain itu. Imam Tirmizi adalah sosok yang dapat dipercaya. dan sangat teliti. ‘Coba ulangi apa yang kubacakan tadi!’ Lalu aku membacakannya dari pertama sampai selesai. dan ia berkomentar. Ibnu Hibban Al-Busti. dan meneliti Hadits. Ia bertanya lagi.’ “ Selain dikenal sebagai ahli dan penghafal Hadits. Makhul ibnul-Fadl. Kemudian ia membacakan Hadits yang telah dihafalnya. Ia wafat di Tirmiz pada usia 70 tahun. Abd bin Muhammad An-Nasfiyyun. Salah satu ulama itu. Kisah yang dikemukakan Al-Hafiz Ibnu Hajar dalam Tahzib At-Tahzibnya. dan lain-lain. dan ketika itu saya telah menulis dua jilid buku berisi Hadits-hadits berasal dari seorang guru.upaya mulianya itu pula yang pada akhir kehidupannya mendapat musibah kebutaan. Ia pun kemudian membacakan 40 Hadits yang tergolong Hadits-hadits sulit atau gharib lalu berkata. termasuk Imam Bukhari. menghimpun. Di kemudian hari. kesalehan dan ketakwaannya pun tak dapat diragukan lagi. Muhammad bin Mahmud Anbar. saya memohon kepadanya untuk mendengar Hadits. berikut adalah salah satu bukti kelebihan sang Imam : Saya mendengar Abu Isa At-Tirmizi berkata. sehingga menjadikan dirinya sumber pengambilan Hadits para ulama terkenal. Aku pun membacakan seluruhnya secara beruntun. Pandangan-pandangan tentang fiqh itu misalnya. ‘Apakah telah engkau hafalkan sebelum datang kepadaku?’ Aku menjawab. menyusun. melainkan dua jilid lain yang mirip dengannya. Ternyata yang kubawa bukanlah dua jilid tersebut. di antaranya. Ketika saya bertemu dengannya. Al-Haisam bin Kulaib AsySyasyi. ‘Tidak. Hammad bin Syakir. amanah. Mereka ini pula muridmurid Imam Tirmizi. “Pada suatu waktu dalam perjalanan menuju Mekkah. Kemudian saya menemuinya. . ‘Coba bacakan!’ perintahnya. Di sela-sela pembacaan itu ia mencuri pandang dan melihat bahwa kertas yang kupegang ternyata masih putih bersih tanpa ada tulisan sesuatu apa pun. Imam Tirmizi meninggal dunia. mengetahui kelemahan-kelemahan dan perawi-perawinya. dapat ditemukan dalam kitabnya Al-Jami’. ‘Tidakkah engkau malu kepadaku?’ Lalu aku bercerita dan menjelaskan kepadanya bahwa apa yang ia bacakan itu telah kuhafal semuanya. Banyak kalangan ulama dan ahli Hadits mengakui kekuatan dan kelebihan dalam diri Imam Tirmizi. Melihat kenyataan itu.

bersabda: Penangguhan membayar utang (yang dilakukan oleh si berutang) yang mampu adalah suatu kezaliman. dari Al-Arai dari Abu Hurairah. namun ternyata orang lain itu tidak mampu. Menurut Ibnu Ishak. kedudukan Sunan Tirmizi berada pada tingkat ke-3 dalam hierarki Kutubus Sittah. kitab ini menduduki peringkat ke-4 dalam urutan Kutubus Sittah. Alasannya adalah. penjelasannya terhadap sebuah Hadits mengenai penangguhan membayar piutang yang dilakukan si berutang yang sudah mampu. Tirmizi tidak menyaring Hadits dari aspek Hadits itu dhaif atau tidak. Hingga meninggalnya. maka baginya dibolehkan menuntut bayar kepada orang pertama (muhil). Sufyan menceritakan kepada kami. Ini adalah satu contoh yang menunjukkan kepada kita. Apabila seseorang di antara kamu dipindahkan utangnya kepada orang lain yang mampu membayar. Hajji Khalfah (w. terkenal dengan sebutan Sunan at-Tirmizi. maka tidak ada kerugian atas harta benda orang Muslim (yang dipindahkan utangnya) itu’. atau menurut penulis buku Kasyf Az Zunuun. serta betapa luas dan orisinal pandangannya itu. kitab Sunan Tirmizi dapat dipahami oleh siapa saja. yang memahami bahasa Arab tentunya. dan Kitab AlAsma’ wal-Kuna. Kitab Asy-Syama’il an-Nabawiyyah. Di kalangan muhaddisin (ahli Hadits). Sebagai tamsil. selain kitab-kitab hadits lainnya dari Imam Bukhari maupun Imam Muslim. Itu . maka bebaslah orang yang memindahkan (muhil) itu. hendaklah pemindahan utang itu diterimanya. Sebaliknya. Tidak seperti kitab Hadits Imam Bukhari. dan bagi orang yang dipindahkan piutangnya (muhtal) tidak dibolehkan menuntut kepada muhil. Kitab At-Tarikh. betapa cemerlangnya pemikiran fiqh Imam Tirmizi dalam memahami nash-nash Hadits.’ Sementara sebagian ahli lainnya mengatakan: ‘Apabila harta seseorang (muhtal) menjadi rugi disebabkan kepailitan muhal ‘alaih. atau yang ditulis Imam Muslim dan lainnya. kitab ini juga dikenal dengan nama Sunan At-Tirmizi. Itu sebabnya.” demikian penjelasan Imam Tirmizi. Kitab Sunan Tirmizi dianggap sangat penting lantaran kitab ini betul-betul memperhatikan ta’lil (penentuan nilai) Hadits dengan menyebutkan secara eksplisit Hadits yang sahih. Selain dikenal dengan sebutan Kitab Jami’ Tirmizi. tidak ada kerugian atas harta benda seorang Muslim. sebagai berikut: “Muhammad bin Basysyar bin Mahdi menceritakan kepada kami. dari Abi Az-Zunad. “Sebagian ahli ilmu berkata: ‘Apabila seseorang dipindahkan piutangnya kepada orang lain yang mampu membayar dan ia menerima pemindahan itu. Imam Tirmizi telah menulis puluhan kitab.” Bagaimana penjelasan sang Imam? Berikut ini komentar beliau. dari Nabi SAW. diantaranya: Kitab Al-Jami’. 1657). Imam Tirmizi bertolak pada dasar apakah Hadits itu dipakai oleh fuqaha (ahli fikih) sebagai hujjah (dalil) atau tidak. Kitab Al-’Ilal. perkataan ‘Tidak ada kerugian atas harta benda seorang Muslim’ ini adalah ‘Apabila seseorang dipindahkan piutangnya kepada orang lain yang dikiranya mampu. Kitab Az-Zuhd.Kajian-kajiannya mengenai persoalan fiqh ini pula mencerminkan dirinya sebagai ulama yang sangat berpengalaman dan mengerti betul duduk permasalahan yang sebenarnya. kitab ini menjadi rujukan utama. Dalam menyeleksi Hadits untuk kitabnya itu.

” Oleh karena itu. Kitab ini dinilai positif karena dapat digunakan untuk penerapan praktis kaidah-kaidah ilmu Hadits.” Juga Hadits. Abu Bakr ibn Furik. bahkan uraian perbandingan dan kesimpulannya. dan Maghrib dengan Isya. yang artinya: “Sesungguhnya Rasulullah SAW menjamak shalat Dhuhur dengan Ashar.sebabnya. Para ulama itu tinggal di berbagai tempat terpencar. Namun. ia selalu memberikan uraian tentang nilai Hadits. Selain itu. Abu Ali Al-Ruthabari of Khusran. maka bunuhlah dia. Dialah pula yang sering kita sebut . Abu Tahir AlZiyadi. Imam Baihaqi harus menempuh jarak cukup jauh dan menghabiskan banyak waktu untuk bisa bermajelis dengan mereka. Masa pendidikannya dijalani bersama sejumlah ulama terkenal dari berbagai negara. khususnya ta’lil Hadits tersebut. Abu Abdullah Al-Hakim. yang bernama lengkap Imam Al-Hafith Al-Mutaqin Abu Bakr Ahmed ibn Al-Hussein ibn Ali ibn Musa Al Khusrujardi Al-Baihaqi. Halal ibn Muhammed Al-Hafaar. bahkan nilai rawinya yang dianggap penting. Beberapa keistimewaan Kitab Jami’ atau Sunan Tirmizi adalah. Diriwayatkan. Abu Abdur-Rahman Al-Sulami. pencantuman riwayat dari sahabat lain mengenai masalah yang dibahas dalam Hadits pokok (Hadits al Bab). Oleh karenanya. dan Ibn Busran. adalah seorang ulama besar dari Khurasan (desa kecil di pinggiran kota Baihaq) dan penulis banyak buku terkenal. As-Sabki menyatakan: “Imam Baihaqi merupakan satu di antara sekian banyak imam terkemuka dan memberi petunjuk bagi umat Muslim. yaitu: Pertama. Sebagian besar ulama berpendapat boleh hukumnya melakukan shalat jamak di rumah selama tidak dijadikan kebiasaan. tanpa adanya sebab takut dan dalam perjalanan. penulis kitab “Al Mustadrik of Sahih Muslim and Sahih Al-Bukhari”. Sedangkan mengenai shalat jamak. baik isinya yang semakna maupun yang berbeda.” Hadits mengenai hukuman untuk peminum khamar ini adalah mansukh (terhapus) dan ijma’ ulama pun menunjukkan demikian. bahkan yang bertentangan sama sekali secara langsung maupun tidak langsung. demi memuaskan dahaga batinnya terhadap ilmu Islam. para ulama berbeda pendapat atau tidak sepakat untuk meninggalkannya. Sejarah Singkat Imam Al Baihaqi Imam Al Baihaqi. sebagian besar ahli ilmu menggunakannya (sebagai pegangan). “Jika ia peminum khamar. di antaranya Iman Abul Hassan Muhammed ibn Al-Hussein Al Alawi. kecuali dua Hadits. Pendapat ini adalah pendapat Ibn Sirin dan Asyab serta sebagian besar ahli fiqh dan ahli Hadits juga Ibn Munzir. Hadits-hadits yang dimuat disebutkan nilainya dengan jelas. minum lagi pada yang keempat kalinya. keistimewaan yang langsung kaitannya dengan ulum al Hadits (ilmu-ilmu Hadits) adalah masalah ta’lil Hadits. bahwa ia pernah berkata: “Semua Hadits yang terdapat dalam kitab ini adalah dapat diamalkan. semua itu dijalani dengan senang hati.

para pemimpin Islam itu membentuk sebuah majelis guna mendengarkan penjelasan mengenai buku ‘Al Ma’rifa’. dan pemikiran. Dia memberikan teladan bagaimana seharusnya menerjemahkan ajaran Islam dalam perilaku keseharian. dalam Wafiyatul A’yam. yang mengapresiasi karya-karyanya itu. sehingga mempermudah musuh dari luar.” Abdul-Ghaffar Al-Farsi Al-Naisabouri dalam bukunya “Thail Tareekh Naisabouri”: Abu Bakr Al-Baihaqi Al Hafith. Tema yang dikajinya sangat beragam. Imam Baihaqi hadir sebagai pribadi yang berkomitmen terhadap ajaran agama. dan Ibn Majah. yakni bangsa Romawi. Menurut ad-Dahabi. mulai dari akidah. fikih serta penghapal hadits. Dia termasuk dalam deretan para penulis buku yang produktif. dan mencontoh para salafus shalih. namun banyak kalangan menilai Baihaqi tidak cukup mengenal karya-karya hadits dari Tirmizi. Dia juga tidak pernah berjumpa dengan buku hadits atau Masnad Ahmad bin Hanbal (Imam Hambali). dia mulai menyebarkan berbagai ilmu yang telah didapatnya selama mengembara ke berbagai negeri Islam. Setelah sekian lama menuntut ilmu kepada para ulama senior di berbagai negeri Islam. Pemimpin Islam memintanya pindah dari Nihiya ke Naisabor untuk tujuan mendengarkan penjelasannya langsung dan mengadakan bedah buku. Banyak ulama yang hadir lebih kemudian. Dia belajar ilmu aqidah dan bepergian ke Irak serta Hijaz (Arab Saudi) kemudian banyak menulis buku. Banyak imam terkemuka turut hadir. namun beliau mahir meriwayatkan hadits karena benar-benar mengetahui sub-sub . Diperkirakan. Al Usuli Din. seorang ulama hadits. Di sana. menghabiskan waktunya untuk mempelajari beragam ilmu agama dan ilmu pengetahuan lainnya. hadits. Hal itu lantaran pembahasannya yang demikian luas dan mendalam. Imam Baihaqi hidup ketika kekacauan sedang marak di berbagai negeri Islam. fikih. “Dia hidup zuhud. wara’. Imam Baihaqi kembali lagi ke tempat asalnya. banyak beribadah. Nasa’i. Dari situlah kemudian Imam Baihaqi populer sebagai pakar ilmu hadits dan fikih. Maka di tahun 441. kota Baihaq.sebagai ‘Tali Allah’ dan memiliki pengetahuan luas mengenai ilmu agama. Dia menggunakan Mustadrak al-Hakim karya Imam al-Hakim secara bebas. Selain mengajar. buku-buku tulisannya mencapai seribu jilid. dia juga aktif menulis buku. Antara kelompok yang satu dengan yang lain berusaha saling menyalahkan dan menjatuhkan. Dalam masa krisis ini. Ia mulai banyak mengajar. Saat itu kaum muslim terpecah-belah berdasarkan politik. Sementara itu. Ibnu Khalkan menulis. kajian Baihaqi dalam hadits tidak begitu besar. hingga tarikh. Meski dipandang sebagai ahli hadits.” Beliau terkenal sebagai seorang yang memiliki kecintaan besar terhadap hadits dan fikih. fikih. untuk menceraiberaikan mereka. Imam Baihaqi juga mengumpulkan Hadits-hadits dari beragam sumber terpercaya.

Imam terkemuka ini meninggal dunia di Nisabur. ahli fikih. Dia mewariskan ilmu-ilmunya untuk ditanamkan di dada para muridnya. Dalam karya tersebut ada catatan-catatan yang selalu ditambahkan mengenai nilai-nilai atau hal lainnya. Sejumlah buku penting lain telah menjadi peninggalannya yang tidak ternilai. Jadilah thalabul ilmi sebagai kesibukannya yang utama. Beliau dididik oleh ayah beliau yang terkenal dengan kesalehan dan ketakwaan. menjadi karya paling terkenal. Syaikh Yasin bin Yusuf Az-Zarkasyi melihatnya dipaksa bermain oleh teman-teman sebayanya. Kitab as-Sunnan al-Kubra yang terbit di Hyderabat. usul fikih serta hadits. “Tha La’il An Nabuwwa”. Iran. Dia lantas dibawa ke tanah kelahirannya dan dimakamkan di sana. Buku ini pernah mendapat penghargaan tertinggi.bagian hadits dan para tokohnya yang telah muncul dalam isnad-isnad (sandaran atau rangkaian perawi hadits). An-Nawawi tinggal di Nawa hingga berusia 18 tahun. menolak dan menangis karena paksaan tersebut. Antara lain buku “As-Sunnan Al Kubra”. bahwa kota merekalah yang lebih patut sebagai tempat peristirahatan terakhir seorang pecinta hadits dan fikih. Itulah di antara sumbangsih dan peninggalan berharga dari Imam Baihaqi. Ketika berumur sepuluh tahun. tanggal 10 Jumadilawal 458 H (9 April 1066). sebuah kampung di daerah Dimasyq (Damascus) yang sekarang merupakan ibukota Suriah. Ia tinggal di madrasah Ar-rawahiyyah didekat Al-Jami’ Al-Umawiy. Syaikh ini berkata bahwa anak ini diharapkan akan menjadi orang paling pintar dan paling zuhud pada masanya dan bisa memberikan manfaat yang besar kepada umat Islam. Abu Zakaria. India. Beliau mulai belajar di katatib (tempat belajar baca tulis untuk anak-anak) dan hafal Al-Quran sebelum menginjak usia baligh. “Sheub Al Iman”. Dari pernyataan as-Subki. Penduduk kota Baihaq berpendapat. 10 jilid tahun 1344-1355. Selain itu. tidak ada yang lebih baik dari kitab ini. Di antara karya-karya Baihaqi. dan “Ma’rifat As Sunnan cal Al Athaar”. seperti Imam Baihaqi. Beliau dilahirkan pada bulan Muharram tahun 631 H di Nawa. Kemudian pada tahun 649 H ia memulai rihlah thalabul ilminya ke Dimasyq dengan menghadiri halaqah–halaqah ilmiah yang diadakan oleh para ulama kota tersebut. . baik dalam penyesuaian susunannya maupun mutunya. namun ia menghindar. Di samping telah pula mengabadikannya ke dalam berbagai bentuk karya tulis yang hingga sekarang pun tidak usai-usai juga dikaji orang. “Al Asma wa As Sifat”. setiap jilid cetakan Hyderabat itu memuat indeks yang berharga mengenai tokoh-tokoh dari tiga generasi pertama ahli-ahli hadits yang dijumpai dengan disertai petunjuk periwayatannya. seperti hadits-hadits dan para ahli hadits. Perhatian ayah dan guru beliaupun menjadi semakin besar. Sejarah Singkat Imam An-Nawawi Beliau adalah Yahya bin Syaraf bin Hasan bin Husain An-Nawawi Ad-Dimasyqiy.

Disamping itu. Abu Ishaq Al-Muradiy. Ia rajin sekali dan menghafal banyak hal. Imam Nawawi meninggalkan banyak sekali karya ilmiah yang terkenal. Beliau sederhana.Abul ‘Abbas Al-Isybiliy dan Ibnu ‘Abdil Hadi. Al-Majmu’. tidak . Riyadhush Shalihin.baik penjelasan kalimat yang sulit maupun pemberian harakat pada kata-kata. Abdul Aziz bin Muhammad Al-Ausiy. Ini semua tidak lain karena taufik dari Allah Ta’ala. Kitab-kitab ini dikenal secara luas termasuk oleh orang awam dan memberikan manfaat yang besar sekali untuk umat. Dalam bidang bahasa: Tahdzibul Asma’ wal Lughat. Beliau digelari Muhyiddin ( yang menghidupkan agama ) dan membenci gelar ini karena tawadhu’ beliau. Abul Hajjaj Al-Mizziy. Imam An-Nawawi adalah seorang yang zuhud. At-Taqrib wat Taysir fi Ma’rifat Sunan Al-Basyirin Nadzir. 4. Suatu ketika beliau dipanggil oleh raja Azh-Zhahir Bebris untuk menandatangani sebuah fatwa. qana’ah dan berwibawa. Bustanul Arifin.Disebutkan bahwa ia menghadiri dua belas halaqah dalam sehari. Ibnun Naqib Asy-Syafi’iy. Raja ingin membunuhnya tapi Allah menghalanginya. Beliau menulis surat berisi nasehat untuk pemerintah dengan bahasa yang halus sekali. Raudhatuth Thalibin. Ia berkata : “Dan aku menulis segala yang berhubungan dengannya. Dan diantara murid beliau: Ibnul ‘Aththar Asy-Syafi’iy. Beliau juga menegakkan amar ma’ruf nahi munkar. diantaranya: 1. aku sangat segan padanya”. Diriwayatkan bahwa beliau berkata :”Aku tidak akan memaafkan orang yang menggelariku Muhyiddin”. Raja pun meremehkannya dan berkata: ”Tandatanganilah fatwa ini!!” Beliau membacanya dan menolak untuk membubuhkan tanda tangan. Diantara syaikh beliau: Abul Baqa’ An-Nablusiy.Minhaj (Syarah Shahih Muslim). Raja semakin marah dan berkata: ”Pecat ia dari semua jabatannya”. Iapun mengungguli teman-temannya yang lain. Raja marah dan berkata: ”Kenapa !?” Beliau menjawab: ”Karena berisi kedhaliman yang nyata”. 3. 2. Secara umum beliau termasuk salafi dan berpegang teguh pada manhaj ahlul hadits.” [Syadzaratudz Dzahab 5/355]. Dalam bidang akhlak: At-Tibyan fi Adab Hamalatil Qur’an. termasuk kepada para penguasa. AlAdzkar. Al. tidak memerlukan orang yang menghidupkannya sehingga menjadi hujjah atas orang-orang yang meremehkannya atau meninggalkannya. agama islam adalah agama yang hidup dan kokoh. Ishaq bin Ahmad AlMaghribiy dan Ibnul Firkah. kemudian ia pergi ke Madinah dan menetap disana selama satu setengah bulan lalu kembali ke Dimasyq. Pada tahun 651 H ia menunaikan ibadah haji bersama ayahnya. Sering tidak tidur malam untuk ibadah atau menulis. Dalam bidang hadits : Arba’in. kemudian keikhlasan dan kesungguhan beliau dalam berjuang. Dan Allah telah memberikan barakah dalam waktuku. Raja ditanya: ”Kenapa tidak engkau bunuh dia padahal sudah bersikap demikian kepada Tuan?” Rajapun menjawab: ”Demi Allah. wara’ dan bertaqwa. Dalam bidang fiqih: Minhajuth Thalibin. dengan cara yang telah digariskan Islam. Abul Faraj Ibnu Qudamah Al-Maqdisiy. Datanglah beliau yang bertubuh kurus dan berpakaian sangat sederhana. Pada tahun 665 H ia mengajar di Darul Hadits Al-Asyrafiyyah (Dimasyq) dan menolak untuk mengambil gaji. Para pembantu raja berkata: ”Ia tidak punya jabatan sama sekali. Jumlahnya sekitar empat puluh kitab. Beliau menggunakan banyak waktu beliau dalam ketaatan.

dengan berhati-hati terhadap kesalahan-kesalahan yang ada. Ia merupakan salah satu tokoh pembaharu Islam abad ini. Ia dibesarkan di tengah keluarga yang tak berpunya secara materi. Dalam bab ini beliau banyak mendasarkan pendapat beliau pada nukilan–nukilan dari para ulama tanpa mengomentarinya. Ia terus belajar di sekolah tersebut hingga kelas terakhir dan lulus di tingkat Ibtida’iyah. Berbicara tentang ilmu hadits. itu tidak benar karena beliau banyak menyelisihi mereka (orang-orang Asy’ari) dalam masalah-masalah aqidah yang lain seperti ziyadatul iman dan khalqu af’alil ‘ibad. ia sekeluarga bertolak ke Damaskus. Namun beliau tidak ma’shum (terlepas dari kesalahan) dan jatuh dalam kesalahan yang banyak terjadi pada ulumaulama di zaman beliau yaitu kesalahan dalam masalah sifat-sifat Allah Subhanah. . Imam Nawawi meninggal pada 24 Rajab 676 H -rahimahullah wa ghafarahu-. Syeikh al-Albani kecil mulai mempelajari bahasa Arab. Syeikh Nuh amat mengkhawatirkan dirinya dan diri keluarganya. Tidak boleh bersikap seperti kaum Haddadiyyun yang membakar kitab-kitab karya beliau karena adanya beberapa kesalahan didalamnya.terjerumus dalam filsafat dan berusaha meneladani generasi awal umat dan menulis bantahan untuk ahlul bid’ah yang menyelisihi mereka. Ayah al-Albani bernama Al Haj Nuh adalah lulusan lembaga pendidikan ilmu-ilmu syari’at di ibukota negara dinasti Utsmaniyah (kini Istambul). Karya-karya beliau tetap dianjurkan untuk dibaca dan dipelajari. namun sangat kaya ilmu. Sejarah Singkat Syeikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani Hadits merupakan salah satu rujukan sumber hukum Islam di samping kitab suci AlQur’an. atau yang lebih dikenal dengan Syeikh Al-Albani. Ketika Raja Ahmad Zagha naik tahta di Albania dan mengubah sistem pemerintahan menjadi pemerintah sekuler. Adapun memvonis Imam Nawawi sebagai Asy’ari. Al-Albani kecil masuk sekolah madrasah yang dikelola oleh Jum’iyah alIs’af al-Khairiyah. Komite Tetap untuk Riset Ilmiah dan Fatwa kerajaan Saudi ditanya tentang aqidah beliau dan menjawab: ”Lahu aghlaath fish shifat” (Beliau memiliki beberapa kesalahan dalam bab sifat-sifat Allah). Akhirnya ia memutuskan untuk berhijrah ke Syam dalam rangka menyelamatkan agamanya dan karena takut terkena fitnah. Beliau kadang menta’wil dan kadang–kadang tafwidh. tidak seperti dalam cabang ilmu yang lain. ibu kota Albania masa lampau. Di dalam hadits Nabi Muhammad SAW itulah terkandung jawaban dan solusi masalah yang dihadapi oleh umat di berbagai bidang kehidupan. Setiba di Damaskus. Dilahirkan pada tahun 1333 H di kota Ashqadar. umat Islam tidak akan melupakan jasa Syeikh Muhammad Nashiruddin AlAlbani. Dari sana. Orang yang memperhatikan kitab-kitab beliau akan mendapatkan bahwa beliau bukanlah muhaqqiq dalam bab ini. Ia berjasa memurnikan ajaran Islam dari haditshadits lemah dan palsu serta meneliti derajat hadits. Karya dan jasa-jasanya cukup banyak dan sangat membantu umat Islam terutama dalam menghidupkan kembali ilmu hadits. Al-Albani mempunyai nama lengkap Abu Abdirrahman Muhammad Nashiruddin bin Nuh al-Albani.

disamping juga mempelajari sebagian fikih madzab Hanafi. Departemen Pendidikan meminta kepada Syeikh Al-Albani untuk menjadi ketua jurusan Dirasah Islamiyah pada Fakultas Pasca Sarjana di sebuah Perguruan Tinggi di Kerajaan Yordania. Di negeri itu pula. Tetapi situasi dan kondisi saat itu tidak memungkinkan beliau memenuhi permintaan itu. Awalnya kegiatan Al-Albani dalam bidang hadits ini ditentang oleh ayahnya. Ketertarikannya itu berawal dari pembahasan-pembahasan yang ada dalam majalah alManar. Pada tahun 1395-1398 H ia kembali ke Madinah untuk bertugas sebagai anggota Majelis Tinggi Jam’iyah Islamiyah di sana. Itu tidak lain karena gigihnya beliau berdakwah kepada sunnah dan memerangi bid’ah sehingga orang-orang yang dengki kepadanya menebarkan fitnah. Setelah itu ia pindah ke Yordania. Karenanya. baik berupa buku-buku yang sudah dicetak. pemuda Al-Albani mulai mengkonsentrasikan diri pada ilmu hadits. ”Sesungguhnya ilmu hadits adalah pekerjaan orang-orang pailit (bangkrut). Kali pertama selama satu bulan dan kali kedua selama enam bulan. Syeikh Al-Albani pernah dua kali mendekam dalam penjara. Al-Albani juga mempelajari keterampilan memperbaiki jam dari ayahnya sampai mahir betul. Kegiatan pertama di bidang ini ialah menyalin sebuah kitab berjudul Al-Mughni ‘an Hamli al-Asfar fi Takhrij ma fi al-Ishabah min al-Akhbar. Ia mempelajari AlQur’an dari ayahnya sampai selesai. sebuah majalah yang diterbitkan oleh Syeikh Muhammad Rasyid Ridha. Untuk makannya. berupa takhrij terhadap hadits-hadits yang terdapat pada Ihya’ Ulumuddin-nya Al-Ghazali. Dari tahun 1381-1383 H. Pada tahun 1388 H. karya al-Iraqi. Tidak pernah istirahat mentelaah kitab-kitab hadits. Ia mengomentarinya begini. beliau memanfaatkan Perpustakaan adh-Dhahiriyah di Damaskus. hadits menjadi kesibukan rutinnya sampai-sampai ia menutup kios reparasi jamnya. Pada perkembangan berikutnya. Bahkan kemudian ia diberi wewenang untuk membawa kunci perpustakaan. ia mengajar tentang hadits dan ilmu-ilmu hadits. Syeikh Al-Albani berwasiat agar perpustakaan pribadinya. sangat memukau hatinya. Keterampilan ini kemudian menjadi salah satu mata pencahariannya. Pengalaman mengajarnya dilakukan ketika menjadi pengajar di Jami’ah Islamiyah (Universitas Islam Madinah) selama tiga tahun. Sebelum berpulang. manuskrip- .Selanjutnya.” Namun Syeikh al-Albani justru semakin cinta terhadap dunia hadits. Pada umur 20 tahun. sehingga setiap harinya mencapai 12 jam. Dengan demikian. buku-buku hasil foto kopi. ia meneruskan belajarnya langsung kepada para syeikh. Tulisantulisan sang Syeikh. Al-Albani lebih betah berlama-lama dalam perpustakaan adh-Dhahiriyah. Akhirnya kepala kantor perpustakaan memberikan sebuah ruangan khusus di perpustakaan untuknya. Al-Albani tidak memiliki cukup uang untuk membeli kitab-kitab. seringkali hanya sedikit makanan yang dibawanya ke perpustakaan. Al-Albani mendapat penghargaan tertinggi dari kerajaan Saudi Arabia berupa King Faisal Fundation tanggal 14 Dzulkaidah 1419 H. Di samping juga meminjam buku-buku dari beberapa perpustakaan khusus. kecuali jika waktu shalat tiba. Begitulah. Al-Albani makin leluasa mempelajari banyak sumber.

At-Tawasul wa anwa’uhu 6. Ahkam Al-Jana’iz wabida’uha. Sejarah singkat Imam Al Baihaqi………………………………. dan buku berisi jawaban-jawaban tentang pelbagai masalah yang bermanfaat. Sejarah singkat Syeikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani. Sejarah singkat Imam Malik…..42 10.manuskrip (yang ditulis olehnya ataupun orang lain) seluruhnya diserahkan kepada pihak Perpustakaan Jami’ah..…………. ada yang masih berupa manuskrip dan ada yang mafqud (hilang). Di samping itu.. Jumlahnya sekitar 218 judul.…………………………………………..39 9.………... Karya-karya beliau amat banyak. Sejarah singkat Imam Bukhari………………………………………………. Dabuz-Zifaf fi As-Sunnah al-Muthahharah 2.31 7. bantahan terhadap berbagai pemikiran sesat. Sejarah singkat Imam Hanbali………………………………………………. Ia wafat pada hari Jum’at malam Sabtu tanggal 21 Jumada Tsaniyah 1420 H atau bertepatan dengan tanggal 1 Oktober 1999 di Yordania.……………. Al-Ajwibah an-Nafi’ah ‘ala as’ilah masjid al-Jami’ah 3. Karya yang terkenal antara lain : 1.…………………………………………….1 2. Sejarah singkat Imam Muslim………………………………………….16 5.……. beliau juga memiliki buku kumpulan ceramah... Sejarah singkat Imam An-Nawawi……………………………………………. Silisilah al-Ahadits ash Shahihah 4.10 4.………………44 aftar Pustaka . ISMAIL FARID NOMOR POKOK: 20010009031 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM KONSENTRASI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCA SARJANA UNIVERSITAS ISLAM BANDUNG 2009 M/ 1430 H DAFTAR ISI 1. Sejarah singkat Imam Tirmizi……………………………………….. ada yang sudah dicetak. SEJARAH SINGKAT PARA AHLI HADITS Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Ilmu Hadits Oleh.36 8. Sejarah singkat Imam Hanafi….…. Silisilah al-Ahadits adh-Dha’ifah wal Maudhu’ah 5.. Sejarah singkat Imam Syafi’i……………………………………..4 3.25 6.

propinsi-propinsi tertentu di pinggiran mulai lepas dari genggaman penguasa Bani Abbas. propinsi-propinsi itu pada mulanya tetap patuh membayar upeti selama mereka menyaksikan Baghdad stabil dan khalifah mampu mengatasi pergolakan-pergolakan yang muncul. Akan tetapi berbicara tentang politik Islam dalam lintasan sejarah. propinsi-propinsi tertentu di pinggiran mulai lepas dari genggaman penguasa Bani Abbas. Bahkan dalam kenyataannya. Alasannya. Kekuatan militer Abbasiyah waktu itu mulai mengalami kemunduran. Kecuali Bani Umayyah di Spanyol dan Idrisiyyah di Marokko. seseorang yang ditunjuk menjadi gubernur oleh khalifah. kedua. banyak daerah tidak dikuasai khalifah. Pengangkatan anggota militer Turki ini. Sebagai gantinya. mulai dari awal berdirinya sampai masa keruntuhannya. PENDAHULUAN Akibat dari kebijaksanaan yang lebih menekankan pembinaan peradaban dan kebudayaan Islam dari pada persoalan politik itu. Disintegrasi dalam bidang politik sebenarnya sudah mulai terjadi di akhir zaman Bani Umayyah. Hubungannyadengan khilafah ditandai dengan pembayaran upeti. dalam perkembangan . Menurut Watt. seorang pemimpin lokal memimpin suatu pemberontakan dan berhasil memperoleh kemerdekaan penuh. para penguasa Abbasiyah mempekerjakan orang-orang profesional di bidang kemiliteran. dengan berbagai cara diantaranya pemberontakan yang dilakukan oleh pemimpin lokal dan mereka berhasil memperoleh kemerdekaan penuh. seperti daulat Umayyah di Spanyol dan Idrisiyyah di Marokko. Namun pada saat wibawa khalifah sudah memudar mereka melepaskan diri dari kekuasaan Baghdad. Ini bisa terjadi dalam salah satu dari dua cara: Pertama. Ada kemungkinan bahwa para khalifah Abbasiyah sudah cukup puas dengan pengakuan nominal dari propinsi-propinsi tertentu. Mereka bukan saja menggerogoti kekuasaan khalifah. seperti daulat Aghlabiyah di Tunisia dan Thahiriyyah di Khurasan. Hal ini tidak seluruhnya benar untuk diterapkan pada pemerintahan Bani Abbas. penguasa Bani Abbas lebih menitikberatkan pembinaan peradaban dan kebudayaan daripada politik dan ekspansi. Wilayah kekuasaan Bani Umayyah.DINASTI-DINASTI DI TIMUR DAN DI BARAT DINASTI-DINASTI DI TIMUR DAN DI BARAT 1. Fenomena ini mungkin bersamaan dengan datangnya pemimpin-pemimpin yang memiliki kekuatan militer di propinsi-propinsi tertentu yang membuat mereka benarbenar independen. sejajar dengan batas-batas wilayah kekuasaan Islam. akan terlihat perbedaan antara pemerintahan Bani Umayyah dengan pemerintahan Bani Abbas. mungkin para khalifah tidak cukup kuat untuk membuat mereka tunduk kepadanya. dengan pembayaran upeti itu. Kedua. kedudukannya semakin bertambah kuat. tetapi beberapa diantaranya bahkan berusaha menguasai khalifah itu sendiri. pertama. kecuali Mesir yang bersifat sebentar-sebentar dan kebanyakan bersifat nominal. khususnya tentara Turki dengan system perbudakan baru seperti diuraikan di atas. sebenarnya keruntuhan kekuasaan Bani Abbas mulai terlihat sejak awal abad kesembilan. Kekuasaan dinasti ini tidak pernah diakui di Spanyol dan seluruh Afrika Utara. Secara riil. daerah-daerah itu berada di bawah kekuasaan gubernur-gubernur propinsi bersangkutan. Akibat dari kebijaksanaan yang lebih menekankan pembinaan peradaban dan kebudayaan Islam daripada persoalan politik itu.

4. (386-489 H/996-1 095 M).Idrisiyyah di Marokko.Shafariyah di Fars.Sajiyyah di Azerbaijan. d. Gerakan inilah yang banyak memberikan inspirasi terhadap gerakan politik. d.Seljuk Kinnan di Kirman. (414-472 H/1023-1079 M).Abu Ali.406 H/959-1015 M).Yang mengaku dirinya sebagai khilafah: a. .Yang berbangsa Turki: a.Ghaznawiyah di Afghanistan.Samaniyah di Transoxania.Mirdasiyyah di Aleppo. Apalagi pada periode pertama pemerintahan dinasti Abbasiyah. mereka tidak bersungguh-sungguh menghapuskan fanatisme tersebut. atau seljuk Agung. b. (403-545 H/1011-1150 M).Seljuk Irak di Irak dan Kurdistan.Alawiyah di Tabaristan. 2. (317-394 H/929. (320-560 H/932-1163 M). b.Ikhsyidiyah di Turkistan.Dulafiyah di Kurdistan.Aghlabiyyah di Tunisia (184-289 H/800-900 M). (380-489 H/990-1095 M).Hamdaniyah di Aleppo dan Maushil.Buwaihiyyah. (511-590 H/1117-1194 M). f. h. (261-389 H/873-998 M). c. d. sehingga meskipun dirasakan dalam hampir semua segi kehidupan. 5. diantaranya adalah: 1. bahkan ada diantara mereka yang justru melibatkan diri dalam konflik kebangsaan dan keagamaan itu.1002 M).Seljuk Syriaatau Syam di Syria. c.al-Barzuqani. (172-375 H/788-985 M). g. (254-290 H/868-901 M).Fathimiyah di Mesir. para khalifah tidak sadar akan bahaya politik dari fanatisme kebangsaan dan aliran keagamaan itu.Yang berbangsa Arab: a. Nampaknya.Seljuk besar. b. 5. c. b.Ayubiyah.Ukailiyyah di Maushil.Dinasti Seljuk dan cabang-cabangnya: 1.Mazyadiyyah di Hillah. (351-585 H/962-1189 M). 3.Seljuk Rum atau Asia kecil di Asia Kecil. (564-648 H/1167-1250 M). 2. (205-259 H/820-872 M). (320-447 H/ 932-1055 M). (266-318 H/878-930 M). 3.Yang berbangsa Kurdi: a. e.(487-511 H/1094-1117 M). (250-316 H/864-928 M). Dari latar belakang dinasti-dinasti itu. e. Seljuk ini menguasai Baghdad dan memerintah selama sekitar 93 tahun (429-522H/1037-1127 M). (348. c. 4. (254-292 H/837-903 M).Thuluniyah di Mesir. sudah muncul fanatisme kebangsaan berupa gerakan syu’u arabiyah (kebangsaan/anti Arab). nampak jelas adanya persaingan antarbangsa.Thahiriyyah di Khurasan.Umawiyah di Spanyol b. (433-583 H/1040-1187 M). (210-285 H/825-898 M). (470-700 H/1077-1299 M). Dinasti-dinasti yang lahir dan melepaskan diri dari kekuasaan Baghdad pada masa khilafah Abbasiyah. bahkan menguasai Baghdad. seperti dalam kesusasteraan dan karya-karya ilmiah.selanjutnya teryata menjadi ancaman besar terhadap kekuasaan khalifah. didirikan oleh Rukn al-Din Abu Thalib Tuqhrul Bek ibn Mikail ibn Seljuk ibn Tuqaq. disamping persoalan-persoalan keagamaan.Yang berbangsa Persia :a.

Dinasti ini merupakan episode terpenting dalam sejarah peradaban Persia pasca kedatangan Islam. merupakan orang-orang yang memiliki silsilah keturunan “bangsa terhormat. Kaisar Cyrus berhasil menaklukkan wilayah Mesopotamia (Irak) yang merupakan pusat peradaban dunia tertua.” Secara perlahan-lahan. Di tangan Kaisar Cyrus. and Future (2000). dalam Iranian Revolution: Past. sehingga banyak daerah memerdekakan diri.” Mereka yang mendiami kawasan stepa di Kaukasia ini menyebut diri sebagai “Orang-orang Arya. Adapun mereka yang tetap menetap di kawasan Barat Daya Iran dikenal sebagai Suku Media. Persia dan Turki. Inilah asal mula penyebutan nama Suku Persia. BAGIAN 2 DINASTI DINASTI SAMAN (874-1005M) 1. khalifah tidak sanggup memaksa pengiriman pajak ke Baghdad. seorang keturunan Suku Persia. orang-orang Persia hendak mengulang kembali sejarah mereka yang pernah berjaya pada masa Dinasti Achameneids (600-333 SM) dan Dinasti Sassanids (228-651 M). Zayar. Sejarawan Richard N. tingkat saling percaya di kalangan para penguasa dan pelaksana pemerintahan sangat rendah. . Pendahuluan Pada tahun 874 M.Keuangan negara sangat sulit karena biaya yang dikeluarkan untuk tentara bayaran sangat besar. berhasil membangun kekuasaan Dinasti Achameneids. menjelaskan bahwa sekelompok manusia dengan sistem sosial dan kebudayaan tertentu telah mendiami kawasan Barat Daya Iran sejak 3000 tahun Sebelum Masehi (SM). Lewat kekuasaan Dinasti Saman. kerajaan Persia mencapai puncak kejayaannya ketika Kusraw Nushirvan (531-579 M) berkuasa. Present. Pada masa kekuasaan Dinasti Sassanids. kekuasaan dinasti ini meliputi: dari Libya ke arah Timur hingga Pakistan. Pada saat kekuatan militer menurun.” 2. Sebagian memisahkan diri dan memilih menetap di kawasan Iran Selatan.terutama antara Arab. Bangsa ini. Orang-orang Yunani menyebut mereka Persisvang. Kaisar Cyrus The Great (590-529 SM). 2. Memasuki Zaman Aksial (800-200 SM). orang-orang Arya yang pada mulanya mendiami kawasan stepa di Kaukasia terpisah secara kultural menjadi dua kelompok. dinastidinasti itu juga dilatarbelakangi paham keagamaan. adalah: 1.Luasnya wilayah kekuasaan daulat Abbasiyah sementara komunikasi pusat dengan daerah sulit dilakukan. dari Teluk Oman di Selatan hingga Laut Aral di Utara.Dengan profesionalisasi angkatan bersenjata. Faktor-faktor penting yang menyebabkan kemunduran Bani Abbas pada periode ini. Frye (1963) menyebut kekuasaan Dinasti Saman sebagai “Zaman kebangkitan kembali kebudayaan Irano-Islam. Disamping latar belakang kebangsaan. Bahkan. ada yang Sunni. Peradaban Persia di Masa Lampau Siapakah sesungguhnya bangsa Persia? Dr. wilayah Persia (Iran Selatan) dan Transoksania (Usbekistan) mulai dikendalikan oleh orang-orang keturunan Saman Khuda (Dinasti Saman). ada yang berlatar belakang Syi’ah. ketergantungan khalifah kepada mereka sangat tinggi. 3. Mereka inilah yang disebut sebagai nenek moyang bangsa Persia. orang-orang dari Suku Persia berhasil merebut dominasi kekuasaan Suku Media. menurut Karen Amstrong (2007). Bersamaan dengan itu.

Dia putra Ahmad bin Asad. Falsafah hidup mereka berasal dari ajaran-ajaran Zaratustra (650-550 SM) yang telah menjadi kepercayaan resmi negara (Dinasti Achameneids). karena memang bahasa inilah dipakai untuk menulis kitab suci yang berisi ajaran-ajaran Zaratustra. pertama kali. sudah memiliki falsafah dan kebudayaan yang mapan. Hasil reformasi spiritual yang dilakukan Mazdak melahirkan ajaran Mazdeisme-Zoroastrian. Puncak kejayaan Dinasti Saman pada masa kekuasaan Nashr bin Ahmad bin Ismail Samani (914-943 M). 3. Ray. Nashr bin Ahmad Samani berhasil merebut kekuasaan dari Dinasti Safar di Persia dan Transoksania. Karen Amstrong (2007) menyebutnya bahasa Avesta. Hasjmy. Sastra berkembang cukup pesat di Persia. Dia berhasil menguasai wilayah Sijistan. Kemudian sebagian lagi menggunakan bahasa Turki dan Urdu. Pada awal kekuasaan Dinasti Sassanids. Setelah Saman Khuda memeluk agama Islam. keramik. bahasa yang dipakai secara resmi oleh bangsa Persia adalah bahasa Arab. Jurjan. seorang tuan tanah dari keluarga bangsawan Zoroastrian di Balkh (Afganistan Utara). tetapi pada masa kekuasaan Ismail bin Ahmad Samani (892-907 M) berhasil merebut Khurasan (900 M). Setelah kedatangan Islam. gagasan-gagasan Mazdak dinilai sebagai ajaran “Komunisme tertua” di muka bumi ini (A. Dinasti Saman Orang-orang Alawiy yang tersingkir dari struktur pemerintahan Abbasiyah pasca pemberontakan Abu As-Saraya (814-815 M) membangun kembali masa kejayaan Islam di kawasan Transoksania. Adapun Asad bin Abdullah adalah putra Saman Khuda. meliputi Khurasan dan Transoksania. Umumnya.Bangsa Persia. ajaran Zoroastrianisme mengalami pembaruan secara besar-besaran yang dilakukan oleh Mazdak (485-531 M). Seluruh keluarganya memeluk Agama Magi (Zoroastrianisme). Tabaristan. Selain seni sastra. Oleh sejarawan Ahmad Amin. Ahmad bin Asad adalah putra Asad bin Abdullah. Sekalipun pada masa kekuasaan Nashr bin Ahmad Samani. bangsa Persia mengkultuskan tokoh-tokoh tertentu dan mengabadikannya dalam bentuk monumen. Nashr bin Ahmad Samani (874-892 M). Kemampuan bertutur serta daya imajinasi yang tinggi untuk menciptakan figur-figur fiktif sangat mendukung perkembangan seni sastra. sebelum kedatangan Islam. Sebagian memakai bahasa dialek awal Sansekerta. dan lainlain. Selain dituangkan dalam bentuk seni pahat. dan Transoksania. Kekuasaannya kemudian membentang luas sampai di . Tradisi mitos memang banyak mempengaruhi suatu bangsa dalam mengembangkan seni sastra. monumen-monumen persembahan untuk para tokoh tertentu dalam bentuk patung atau relief. gubernur Transoksania. gubernur di Farghanah. Isfahan. seluruh keluarganya mengikuti jejaknya. adalah orang yang pertama kali merintis kekuasaan Dinasti Saman. 1995). gubernur di Khurasan. dinasti ini tidak memiliki catatan prestasi yang membanggakan. Karman. mitologi Persia juga banyak dituangkan dalam bentuk-bentuk kerajinan tangan seperti permadani. Bahasa yang dipakai oleh bangsa Persia dalam berkomunikasi adalah bahasa Pahlevi (bahasa Persia Tengah). Dan. Wilayah kekuasaannya. dia berperan cukup besar di dalam struktur pemerintahan Dinasti Abbasiyah pada masa Khalifah Al-Ma’mun (813-833 M). Salah satu hasil kebudayaan Persia pra-Islam ialah patung-patung dan relief-relief yang bernilai seni tinggi.

Di samping itu.000 bait kisah moral dan teladan. Dinasti Saman terus melemah. dan Irak. Muhammad Yusuf Al-Khawarizmi (wafat 997 M). istana Dinasti Saman menjadi pusat kekuasaan sekaligus pengembangan ilmu pengetahuan. sastra dan kebudayaan Persia bercorak Islam mencapai puncak kejayaannya. Syiraz termasuk kota penting dalam sejarah Dinasti Saman. salah seorang penguasa dinasti ini. dan lain-lain. Inilah akhir episode kekuasaan orang-orang Alawiy di wilayah Transoksania. Salah seorang pejabat istana Dinasti Saman. Sayang. Rezim Saman kemudian berkoalisi dengan para penguasa di Mosul (Dinasti Hamdan). Jajat Burhanuddin (2002) menilai bahwa kekuasaan Dinasti Saman merupakan puncak peradaban Islam kedua setelah Dinasti Abbasiyah di Baghdad. yang dikenal sebagai pakar matematika dan astronomi. tetapi justru malah memicu konflik internal yang berakhir damai. Kekuasaannya harus berhadapan dengan Dinasti Buwaihi yang menguasai Persia. Ismail bin Nuh II terbunuh pada tahun 1005 M. Kota ini menjadi saksi sejarah Imperium Persia pada masa Dinasti Achameneids dan Sassanids. Dampaknya cukup signifikan. Mausoleum Cyrus The Great. Wilayah ini masuk dalam kekuasaan Islam pada masa Khalifah Umar bin Khattab (634-644 M). Ahmad Ad-Daqiqi salah seorang pujangga besar Persia menulis karya Shah Namah (Kitab Para Raja) berisi 60. Masjid Jami’ Atiq (peninggalan pasukan Umar bin Khattab). Rezim Saman berasal dari keturunan Suku Persia dan Suku Media. Pada masa kekuasaan Nashr bin Ahmad bin Ismail Samani. Secara berangsur-angsur. Bahkan raja-raja dinasti ini memiliki kecenderungan yang besar terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. yakni mengangkat tradisi nenek moyang Persia dengan sentuhan nilai-nilai Islami. Lewat kebijakan rezim yang mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan. Istana Sassanids (peninggalan Kusraw Nushirvan). yang didedikasikan secara khusus kepada Abu Shaleh Al-Manshur. rezim Saman juga membangun perpustakaan-perpustakaan di beberapa kota. Salah seorang Ilmuwan Muslim lahir pada masa dinasti ini. yang didedikasikan kepada Nuh bin Manshur (976-997 M). dinasti ini memiliki peranan penting dalam sejarah peradaban Islam pasca tenggelamnya kekuasaan Dinasti Abbasiyah. Karakteristik peradaban Saman bercorak lokal. Adalah ibukota propinsi Persia (Fars). Ray. Fakhruddin Al-Razi. Dinasti Saman terlalu lemah untuk meredam pemberontakan pada masa Ismail bin Nuh II (1001-1005 M). menyumbangkan gagasannya lewat karya ensiklopedi Mafatih Al-‘Ilm. Di samping pengembangan ilmu pengetahuan. Karya Ahmad Daqiqi ini kemudian disempurnakan oleh Ahmad AlFirdausi. tradisi orang-orang Persia sangat kental dengan etos keilmuan. Mereka bercita-cita mengembalikan kejayaan bangsa Persia dengan menaklukkan kembali kawasan-kawasan yang pernah menjadi kekuasaan Dinasti Achameneids dan Sassanids. ilmuwan muslim terkemuka menulis karya Al-Manshuri. Dinasti ini menghadapi pemberontakan orang-orang Suku Dailam (Dinasti Buwaihi).belahan timur pusat Dinasti Abbasiyah. Di kota ini banyak ditemui situs bersejarah seperti: Istana Persipolis (peninggalan Darius I). Kota-kota Penting Syiraz. seorang kemenakan penguasa Dinasti Saman. Di kota ini juga pernah lahir pujangga besar Hafidzuddin Asy-Syirazi dan Mushlihuddin Sa’di Asy- . Jaraknya 919 km dari kota Teheran. Selain mendukung pengembangan ilmu pengetahuan.

Abu Abdullah Muhammad bin Abi Al-Hasan Al-Bukhari. tidak sulit ditaklukkan dan memilih damai. dibiayai untuk mengembangkan ilmu. BAGIAN III PERADABAN ISLAM DI SISILIA DAN DINASTI GHAZNAWIYAH Mukaddimah Sisilia merupakan pulau terbesar di Laut Tengah.Ketika Islam datang penguasa Sisilia melawan dengan gigih dan pantang menyerah. Pertanian. Seluruh Sisilia dikuasai oleh kaum muslimin di bawah pimpinan Bani Aghlab dan sejak itu berdiri dinasti Bani Aghlab selama 6 tahun ( 903 – 909 M ) dan Palermo sebagai ibu kota . Abu AlHasan Maidani. Kota Ghaznah dijadikan sebagai pusat pertahanan dan tempat berkumpulnya para ahli dari berbagai ilmu. Alauddin As-Samarkandi. Afganistan. Tokoh utamanya Syihabuddin Suhrawardi dan Sadruddin Syirazi atau yang dikenal dengan nama Mulla Sadra. kantor. Ahmad ibn Umar. Peradaban Islam pada masa dinasti Ghaznawiyah mengalami kemajuan pesat pada saat penguasa Mahmud Ghaznawi. seperti: Muhammad Addi As-Samarkandi. Pakistan dan beberapa wilayah bagian India dengan pusat pemerintahannya di kota Ghazna. Perdagangan . putra Philip dari Makedonia. dinasti Kalbiyah selama 80 tahun ( 965 – 1044 M ) dan dinasti Normandia . di kota ini lahir aliran Filsafat Illuminasi (Hikmah Al-Isyraqiyah) Mazhab Syiraz. Peradaban Islam pada masa dinasti Bani Aghlab dan Fathimiyah kurang berkembang karena sering terjadi pemberontakan dan mulai berkembang pesat pada masa dinasti Kalbiyah. Kota ini merupakan ibukota propinsi Transoksania (sekarang Usbekistan). geografi dan kedokteran dan ilmuwan yang terkenal adalah Al-Idrisi yang hidup pada masa dinasti Normandia. berbeda ketika Islam datang ke Andalusia. Najibuddin As-Samarkandi. Bukhara. Di bidang Fisik. Bukhara merupakan kota kelahiran ulama besar penghimpun Hadits-hadits Nabi yang amat masyhur. Pembangunan di berbagai sektor cepat didirikan seperti Istana. Abu Bakr As-Samarkandi. Samarkand. Dinasti Ghaznawiyah wilayahnya meliputi Iran bagian timur.Syirazi pada abad ke-13 M. Menjadi ibukota pemerintahan pada puncak kejayaan Dinasti Saman. masjid sekolah dan perpustakaan. Kota ini telah melahirkan para Ilmuwan Muslim pada masa Dinasti Saman. diantaranya adalah Al-Biruni . Dinasti Ghaznawiyah berjaya kurang lebih 220 tahun. Abu Manshur Al-Maturidi. Pendiri dinasti Ghaznawiyah adalah Sabaktakin keturunan alptakin bangsa Turki. sejarah. dan Abu AlQasim Al-Laitsi As-Samarkandi. Muhammad ibn Mas’ud As-Samarkandi. fisika . Beliau wafat tahun 870 M dan dimakamkan di kota Samarkand. sastra. Perindustrian. kemudian dinasti Fathimiyah selama setengah abad ( 909 – 965 M ) . Pada sekitar abad ke-12. ketika berhasil menaklukan Dinasti Achameneids. Para sarjana dan pujangga ditempatkan di istananya. pemerintahan dan bidang ilmu sudah maju diantaranya ilmu kalam. Kota Samarkand menjadi saksi sejarah kekuasaan Alexander The Great (Iskandar Dzu Al-Qarnain). Di kota ini banyak dibangun perpustakaan yang sangat mendukung perkembangan ilmu pengetahuan.

Fadl bin Ja`far menguasai Messina. Bangsa Arab menjadi penguasa. dipisahkan oleh selat Messina. Sisilia dan Arab. Yahudi. 2. [8] kemudian berdirilah pemerintahan di bawah tiga dinasti yaitu Bani Aghlab. Hal itu dilakukan agar tanah tak cuma dikuasai orang-orang kaya saja. Dinasti Bani Aghlab ( 903 – 909 M ) Dinasti Bani Aghlab yang berpusat di Tunisia mengangkat lima orang gubernur dengan gelar amir. populasi penduduk Sicilia bertambah seiring datangnya imigran Muslim dari Afrika. Geografis Sisilia adalah sebuah pulau di laut tengan . Islam. Pulau ini di bagi menjadi tiga bagian : Val di Mazara di sebelah barat. tanahnya subur.Di setiap kota di Sicila dilengkapi dengan sebuah dewan kota. Spanyol dan barbar. Asia. Pada zaman Abd Malik dan Al-Walid bin Abd Malik juga dilakukan serangan . menundukkan Palermo dan sejak itu Palermo menjadi ibu kota pemerintahan Islam Sisilia. sebelah utara berbatasan dengan laut Tyrrhenian dan sebelah timurnya berbatasan dengan laut Ionian.A. Penguasa Sisilia a. Persia. letaknya berada di sebelah selatan semenanjung Italia. pembagian harta rampasan. Val di Noto di sebelah tenggara dan Val Demone di bagian timur laut . mayoritas penduduk muslim adalah keturunan bangsa barbar. Pada tahun 902 M seluruh Sisilia dikuasai oleh kaum muslimin di bawah pimpinan Bani Aghlab yang setelah menghabiskan waktu dari tahun 827 – 902 M . Fathimiyah dan Kalbiyah 3. Gubernur Afrika Utara Musa bin Nuhair setelah berhasil menguasai Andalusia juga menyerang Sisilia di bawah pimpinan anaknya Abdullah. iklimnya yang baik. Ketika dikuasai dinasti Muslim itu. Barbar. Irigiasi juga mulai diperkenalkan. wali atau shahib di Sisilia dengan ibu kota Palermo. dengan wali pertamanya Abu Fihr Muhammad bin Abdullah. Pulau ini bentuknya menyerupai segitiga dengan luas 25. Rogusa dan Lentini. Islam hanya menjadi agama resmi di Val di Mazara sedangkan di bagian yang lainnya mayoritas beragama kristen. Usaha untuk menjadi wilayah Islam telah dimulai sejak Khalifah Usman bin Affan dengan mengirim gubernur Muawiyah bin Abi Sufyan pada tahun 652 M. Bangsa Sisilia. Penduduk Sisilia saat itu berbagai ras dan agama. Negro. menentukan pajak. dan penuh dengan kekayaan alamnya. Eulian. kemudian dikuasai oleh kaum Muslimin. Islam di Sisilia 1. Yunani. mengangkat kadi. Sejarah Masuk Islam Sebelum dikuasai Islam .708 km persegi. Tindano dan wilayah Val di Mazarra. Pada waktu Muawiyah menjadi khalifah. Pulau sisilia bergunung gunung dan sangat indah. Pulau ini di sebelah barat dan selatannya adalah kawasan laut Mediterranian. Sebelah utara terdapat teluk Palermo dan sebelah timur terdapat teluk Catania.Pada zaman ini mulai diperkenalkan reformasi agraria. Pada abad ke-10 . Para gubernur mempunyai kekuasaan penuh dalam hal perang atau damai . Vandals. Cartage. pengaturan tentang tanah. Kristen. ia juga menyerang pulau Sisilia pada tahun 667 M. Romawi. Lombard. Penaklukkan terus dilanjutkan oleh Ibrahim bin Abdullah yang berhasil menguasai Pantellaria. dan Byzantium. Pada tahun 830 M Asbagh bin Wakil seorang barbar Andalus. Penguasaan pulau ini berpindah-pindah dalam beberapa abad mulai dari Yunani. mencetak uang. Arab. sehingga sektor pertanian berkembang pesat. badan kota praja.

4. Sejak tahun 948 M. belerang. Lalu digantikan Emir yang baru bernama Abu Al-Qasim (964 M – 982 M). Di bawah para Gubernur ini dinasti Fatimiyah membangun peradaban Islam dengan berbagai kemajuan . Sicilia lepas dari tangan umat Islam.M. 4) Di bidang Perdagangan sudah maju dan saat itu masih dikuasai orang Arab dan pelabuhan Messina menjadi kota perdagangan. perkembangan ilmu agama islam lebih menonjol dibanding dengan . Pada 1061 M. Dinasti Bani Aghlab. dan sistem penanaman bibit meniru bangsa Arab. Hasan dapat menaklukkan daerah kristen di sebelah utara Sisilia . kekuasaan Islam meredup seiring perebutan kekuasaan di tubuh umat Islam. 1) Di bidang Fisik. Dinasti Kalbiyah ( 965 – 1044 M ) Dinasti kalbiyah berkuasa selama 80 tahun. Peradaban Islam pada masa dinasti Bani Aghlab kurang berkembang karena sering terjadi pemberontakan . Tetapi dalam jangka waktu yang tidak lama Fathimiyah bisa mengatasinya. Dinasti Kalbiyah. Perkembangan Ilmu Pengetahuan di Sisilia a. Secara defakto. Dinasti Fathimiyah. 300 masjid. penenunan kain sutra. Peradaban Islam pada masa dinasti Fatimiyah juga kurang berkembang karena sering terjadi pemberontakan dan baru merintis kesejahteraan secara fisik c. Dalam masa transisi dari Aghlab ke Fatimiyah di Sisilia juga terjadi pergolakan namun pergolakan di sini bukan karena masalah politik tetapi masalah yang sifatnya agamis yaitu pertentangan antara Syiah dan Suni. Peradaban Islam berkembang pada masa dinasti Kalbiyah yang berkuasa selama 80 tahun. Gubernur dinasti Fatimiyah yang terkuat adalah Hasan bin Ali al-Kalby keturunan arab suku kalb yang kemudian mendirikan dinasti Kalbiyah di Sisilia. Khalifah Fatimiyah. Gubernur-gubernur dinasti Fathimiyah di Sisilia antara lain Ziyadatullah bin Qurthub. Ismail Al-Mansur mengangkat Hassan Al-Kalbi sebagai emir Sicilia. b. b. menggulingkan Ahmad bin Husen gubernur Dinasti Aghlabid yang terakhir . Dinasti Fathimiyah ( 909 – 965 M ) Pada tahun 909 M Ali bin Ahmad bin Abi al-Fawaris salah satu gubernur daulah Fathimiyah yang berpusat di Mesir . sulfur. bibit unggul didatangkan dari negara timur. Salim Rasyid dan Khalil bin Ishaq. Muslim Sicilia bertempur dengan Bizantium. pada masa kedua emir itu berkuasa. Tormina kemudian merubah nama kota itu menjadi Mu`izziyah sebagai penghormatan terhadap khalifah Fathimiyah Muiz . tawas. 3) Di bidang Perindustrian sudah mampu mengembangkan industri tambang emas. namun ia tetap setia kepada Fathimiyah. 2) Di bidang Pertanian sudah menggunakan sistem pengairan . 5) Di bidang ilmu. industri perikanan. Sicila menjadi provinsi di Italia yang paling padat dengan jumlah penduduk mencapai 300 ribu jiwa. c. Setelah itu. Dan sudah mengadakan kharaj dan jizyah . Emirat Sicilia terlepas dari pemerintahan Faimiyah di Mesir. 7000 jamaah shalat jumat dan 300 sekolah guru . Kota Palermo dihiasi dengan 150 tempat pemotongan hewan. Abu Musa al-Dayf .

untuk Raja Roger II dari Sicilia. Dinasti Normandia Pada masa dinasti Normandia ini kekuasaan dinasti Islam telah berakhir namun kebudayaan Islam masih berkembang 1) Rogger I dan II ( 1091 – M) Walaupun Rogger I dan II beragama kristen tetapi ia memperlakukan umat islam dengan baik. Idris membuat kembali sebuah kompilasi ensiklopedi yang lebih komperhensif berjudul Rawd-Unnas wa-Nuzhat al-Nafs (Kenikmatan Lelaki dan Kesenangan Jiwa). Kehidupan istana menyerupai kehidupan raja raja Islam. dan belajar di Cordova . o Ilmu Fiqih sudah membicarakan hukum positif o Para ahli hukum menyesuaikan penafsiran al-Qur`an sesuai dengan perkembangan zaman o Umat Islam tidak menjalankan hukum Romawi. dan lain lain. Ia dilahirkan di Ceuta. o Di bidang Sastra ada Ali Hamzah al-Basri ( pengagum al-Mutanabbi) o Di bidang Sejarah ada Abu Zaid al-Gumari dan bin Qotta o Di bidang Fisika muncul Abu Said Ibrahim dan Abu Bakar Siqli. Ia ahli geografi dan kartografi terbesar di abad pertengahan. Yunani dan Kristen o Al-Qur`an dan Hadits dijadikan sumber pokok hukum islam. karena Roger II sangat tertarik dengan matematika. Rogger I dan II masih mengagumi kehebatan kebudayaan dan Intelektual Islam . Ia menyusun sebuah buku berjudul al-Jami-li-Sifat Ashtat al-Nabatat . Idris juga ahli di bidang ilmu kedokteran. Bahkan Rogger II yang beragama kristen mendapat gelar Mu`taz Billah . . menjelaskan namanama obat dalam beberapa bahasa. dengan demikian ilmu bantupun berkembang seperti tafsir. 7) Dengan irigasi yang baik maka perkebunan dan pertanian semakin maju. Suriah. o Di bidang Ilmu Kalam yang terkenal adalah Abdul Haq bin Muhammad dan bin Zafar ( yang mengkritik al-Juwaini). pejabat negara dan tentara tetap menggunakan orang orang islam. Perkembangan ilmu pengetahuan berkembang dengan pesat pada zaman Normandia. Sehingga tanaman kapas. Hindi. Mahkamah menyerupai Mahkamah Agung Bezantium tetapi upacara upacaranya menyerupai Mahkamah Arab. mahir bahasa Arab.yang lain. Orang barat mengakuinya sebagai seorang ahli geografi. administrasi dan ilmu Bumi . o Di bidang kedokteran yang terkenal adalah Abul Abbas Ahmad bin Abdul Salam 6) Di bidang Sosial dan Ekonomi mereka berhasil membangun irigasi dengan sistem Hydraulic yang didatangkan dari Persia dan sistem Siphon dari Roma. Yunani . memakai baju kebesaran raja raja Islam. ulumul hadits. Saat itu Idris menjadi sangat dikenal dan mulai dilirik oleh kalangan navigator laut Eropa serta kalangan militer. Menggunakan bahasa Arab sebagai salah satu bahasa resmi. bahasa arab. rami di Giattini . berbagai macam jeruk di ekspor d. termasuk Berber (Arab). Kemudian Idris membuat kitab Nuzhat al-Mushtaq fi Ikhtiraq al-Afaq (Kesenangan untuk Orang-orang yang Ingin Mengadakan Perjalanan Menembus Berbagai Iklim) sebuah ensiklopedi yang berisi peta secara detil dan informasi lengkap negara-negara Eropa. Palermo tetap sebagai ibu Kota negara. Spanyol ( 1099-1166). karena pada masa ini muncul intelektual muslim yang terkenal al-Idrisi Al-Idris Nama lengkapnya Abu Abdullah Muhammad Ibn Muhammad Ibn Abdullah Ibn Idris Ash-Sharif . Persia. yang telah membuat bola dunia dalam bentuk globe dari bahan perak seberat 400 kilogram yang dilengkapi dengan Kitab Al-Rujari (Roger’s Book).

Pada tahun 1004 M. Ia menjadi penguasa dinasti Ghaznawiyah pada tahun 977 M. Barat Laut Afganistan. . Mahmud yang bergelar Mahmud Ghaznawi pada tahun 999 M. Pusat pemerintahannya di kota GhaznaAfganistan. tetapi masih mengatasnamakan dinasti Samani sehingga ketika di Balkan terjadi pemberontakan terhadap dinasti Samani. menghancurkan berhala menggantikan kuil dengan masjid dan mampu berjaya sampai kurang lebih 220 tahun. kemudian Mahmud Ghaznawi secara resmi memperoleh pengakuan dari Khalifah Abasiyah Al-Qadir dan digelari Yamin al-Daulah . Walaupun berasal dari bangsa Turki namun ia dapat menyatukan kedua bangsa Turki dan Afganistan karena sama sama satu madhab yaitu ahlu sunnah wal jamaah. Pada awalnya ia memiliki Khurasan sebagai hadiah dari raja Samani Nuh bin Mansur atas jasanya berhasil memadamkan pemberontakan di Transoxiana. Sind. salah seorang pendiri kerajaan kecil di bawah naungan kerajaan bani Saman yang sedang berjaya. Afganistan. ajaran Brahmanisme dikikis dan diganti dengan ajaran Islam. Kirman. Wilayah dinasti Ghaznawiyah Wilayah dinasti Ghaznawiyah meliputi Iran bagian timur.dan bahasa latin. Penaklukan India memerlukan waktu 24 tahun. Kalijar. Setelah menguasai Persi. B. Pemerintahan Mahmud Ghaznawi banyak diwarnai denga peperangan sebagai upaya memperluas wilayah kekuasannya terutama ke India. Mahmud membantu Abd Malik bin Mansur raja Samani. Beberapa karyanya telah dialih bahasakan kedalam bahasa latin . Pada tahun 961 M Raja bani Saman Abd Malik bin Nuh. Oleh karena itu Alptakin bersama anak buahnya pergi menuju Ghazna dan menguasai wilayah itu pada tahun 962 M. Kangra. Delhi. dan menjadikan Ghazna sebagai basis perlawanan menghadapi Mansur bin Nuh. namun Wiliam mengagumi kehebatan kebudayaan dan Intelektual Islam. 3. Dinasti inilah yang mampu menembus sampai ke India menyebarkan agama Islam . Tahun 1006 menguasai Punjab. Makran. Setelah berjuang selama 20 tahun Sabaktakin meninggal pada tahun 997 M. Untuk menmgendalikan kekuasaannya di India Mahmud mengangkat seorang gubernur yang berkedudukan di Lahore. Muntasir dinasti Samani terakhir mati terbunuh. Surat dan terakhir Gujarat. Pendiri Dinasti Ghaznawiyah Pendiri dinasti Ghaznawiyah adalah Sabaktakin keturunan alptakin bangsa Turki. Penguasa Dinasti Ghaznawiyah Setelah Alptakin wafat digantikan oleh salah satu keturunanya yaitu Sabaktakin. Balujistan. Palermo tetap sebagai ibu Kota negara. bukunya sangat popular di daratan Eropa dan telah diterbitkan di Roma pada tahun 1619.. 2. dan ia menggelari dirinya dengan al-Musta`iz Billah. Christopher Columbus. mengangkat Alptakin menjadi Gubernur di Hirrah. Dinasti Ghaznawiyah (977 M – ) 1. Pakistan dan beberapa wilayah bagian India. kemudian Kabul dan wilayah India. Sabaktakin menguasai Pesyawar. Sabaktakin digantikan oleh putranya. juga menggunakan peta asli yang dibuat oleh Idris sebelumnya . 2) William I dan II Pada masa Penguasa Dinati Normandia di tangan William I dan II (beragama kristen) umat islam diperlakukan dengan tidak baik. Di setiap daerah penaklukkan. Pada tahun 1001 M Mahmud menaklukkan Kabul. Jabatan ini berakhir ketika rajanya meninggal dunia dan digantikan oleh Mansur bin Nuh. Multan dan Kasmir. Mathura.

g. dibiayai dan didukung untuk mengembangkan ilmu dan penyelidikan ilmu. ia menghimpun para sarjana dan pujangga mereka ditempatkan di istananya. Babilonia. • Al-Biruni lah yang menetapkan bahwa ketiga sudut dari segitiga besarnya 180 drajat. h. pembangunan dan pengembangan ilmu. Usia 24 tahun di kampung halamannya belajar kepada Abu Nasr Mansur bin Ali bin Irak Jilani(ahli matematika). Dalam pengembangan ilmu. ke Rayy dekar Teheran dan sejak itu al-Biruni mengeluarkan karya karyanya. • Kitab al-Jamahir fi Ma`rifat al-Jawahir (pengetahuan tentang batu permata) adalah Risalah mengenai mineralogi yang ditulis semasa Sultan Maudud bin Mas`ud • Al-Biruni juga menulis abstraksi mengenai geometri. bin al-Khammar. dan astrologi pada kitab Tafhim li Awa`il sina`at at-Tanjim. • Pada masa Mahmud Ghaznawi . Dia juga mendorong perkembangan seni arsitektur dan seni seni lainnya. Al-Biruni nama lengkapnya Abu al-Rayhan Muhammad bin Ahmad al-Biruni. dan al-Baihaqi. dan Persia. keturunan Iran. Al-Firdausi (w 1020 M) adalah tokoh kebangkitan sastra Persia. ensiklopedi astronomi terlengkap yang mencakup antronomi. Istana Fazuri. dan penyair Arab . kronologi. fisika. India. Mahmud membangun istana di Afghan. membangun sekolah yang dilengkapi dengan perpustakaan. pengamat adat istiadat dan seorang ulama besar pada zamannya. Peradaban Islam di dinasti Ghaznawiyah a. astrologi. Mahmud membangun kandang besar berkapasitas 1000 ekor binatang e. c.4. • Dialah sarjana pertama yang menemukan teori Perputaran bumi pada porosnya yang mengelilingi matahari. al-Biruni ikut serta dalam ekspedisi militer ke India yang kemudian menghasilkan kitab Tarikh al-hind • Al-Biruni mempersembahkan kitab karya utamanya al-Qanun al-Mas`udi fi al-haya wa an-Nujum kitab. • Al-Biruni juga sangat ahli di bidang kedokteran farmasi. i. ketiganya penulis sejarah al-Furrakhi. fuqaha. Mas`ud bin Mahmud membangun masjid yang megah dirancang sendiri pada tahun 1035 – 1036 M. Pada masa Mahmud dan Mas`ud tercatat ada beberapa ilmuwan seperti Bin al-Arraqi . al-Marasyi (w 420 H). geografi. f. daerah Amu Darya sebelah selatan pantai laut Aral. Mahmud Ghaznawi adalah orang yang ahli dalam ilmu peperangan. al-Utby ( w 427 H). geografi. ia penyair dari Tus atas dorongan bani Samani dan Mahmud Ghaznawi menyusun suatu epik Persia terkenal yang disebut Shah Nameh yang telah mulai digarap oleh penyair lain bernama Daqiqi yang mati terbunuh.pecinta ilmu dan sangat menghormati sarjana b. Pernah tinggal di istana bani Saman pada masa Mansur II bin Nuh pada tahun 997 – 999 M. astronomi.Shah nemeh memuat kisah para raja dari legenda awal termasuk kerajaan Sasania. • Al-biruni juga yang menetapkan dasar dasar ilmu ukur sudut. membangun taman Sad Hasan. para ahli bahasa. aritmatika. ibu kota Khawarizm. al-Asyadi (penyair dalam bahasa Persi). bahasa. dan beberapa matematika bangsa Greek. membangun masjid yang megah dan indah di Ghazna yang terkenal dengan nama Arus al-Falaq. sejarah. Kota Ghaznah bukan saja sebagai tempat pertahanan tetapi juga tempat berkumpulnya para ahli hukum. diantaranya adalah Al-Biruni dan Al-Firdausi. Shal. Lahir tahun 973 M di kota Kath . • Di bidang astronomi ia dapat menemukan arah kiblat shalat secara cepat. d. kemudian menetap di Jurja. ulama. 600 tahun sebelum Galileo lahir. tasawuf dan falsafah.

menjadi Negara merdeka (tidak menjadi provinsi atau dari bagian daulat yang berpusat di tempat lain). khilafat khulafa Rasyidin (642/21H-665/4H).id http://en. yaitu Ahmad bin Thulun mendirikan dinasti raja-raja yang berkuasa di Mesir dan Syria dari tahun 254 hingga 292 Hijriah. Pendiri Dinasti Thulun yang berumur pendek (Daulah 868-905) di Mesir dan Suriah adalah Ahmad Ibn Thulun.multiply. yakni dari 868254H) sampai 905 (292H). sultan sultan Ghaznawiyah tidak ada yang kuat sehingga dinasti Ghaznawiyah mengalami kemunduran. Ahmad bin Thulun Lahir 23 Ramadhan 220 abad ke-3 Hijriah.co. kesalahan yang sama juga dilakukan oleh pihak muslim di Sisilia. Siapa yang menguasai ilmu pengetahuan. http: //alwialatas. Putra Thulun. melemah dan hancur. Sayang setelah Mas`ud bin Mahmud.wikipedia. pada abad ke-9 (3H). Khilafat bani Umayyah (665/40H-750/123H) sampai Dinasti Thuluniyah melepaskan diri dari Khalifat bani Abbas (877/263 H). sejak 977 (263H) dinasti ini melepaskan drinya dari khalifah Bani Abbas. Mereka berpecah belah karena panasnya politik maupun karena konflik madhab dan aliran akibatnya Sisilia dikuasai oleh orang Kristen dan celakanya orang kristen menguasai peninggalan buku buku ilmu pengetahuan yang dihasilkan dari ilmuwan muslim. Patut disayangkan karena kehancurannya akibat dari kaumnya sendiri dan terlalu lama bangun dari keterpurukannya.com/journal/item/29/sisilia-dua-abad-keemasan-di-bawahislam-bagian-1 Republika. Kisah dinasti Ghaznawiyah tidak jauh berbeda dengan Islam di Sisilia. independent dari khalifah-khalifah Abbasiyah. maka peradabannya akan mampu bertahan lebih lama dan langgeng.terkenal Badi` al-Zaman al-Hamdani. Awal garis keturunan Thulun adalah seorang budak yang dihadiahkan kepada Khalifah Ma’mun dari Dinasti Abbasiah oleh seorang penguasa dari Bukhara. Kaum muslimin menaklukkan pulau tersebut setelah terjadinya konflik internal di kalangan orang-orang Kristen Celakanya. Ahmad ibn Thulun adalah anak dari seorang budak berkebangsaan Turki bernama Thulun . Dinasti Thulun adalah dinasti kesultanan Mesir pertama dan berhasil memasukkan Syria ke dalam wilayah kekuasaannya. Sepertinya raja-raja Kristen di Sisilia memahami betul bahwa ilmu pengetahuan merupakan kekuatan yang luar biasa bagi sebuah peradaban.org/wiki/Muhammad_al-Idrisi BAGIAN IV DINASTI TULUNIYAH Tuluniyah adalah sebuah dinasti yang muncul dan berkuasa di mesir dan suriah. Konflik internal sangat berpengaruh terhadap kekuatan sebuah pemerintahan. Penutup Berdasakan gambaran di atas masyarakat muslim di Sisilia dan pada masa dinasti Ghaznawiyah mempunyai peradaban tinggi tidak berbeda dengan zaman pemerintahan Abbasiyah dan Andalusia dalam memperkaya Khazanah Peradaban umat Islam Kisah di Sisilia memberikan banyak pelajaran bagi kita. dan dengan demkian Mesir untuk pertama kalinya setelah berlalu 9 abad. Sejarah mencatat bahwa sebelumnya mesir-mesir adalah provnsi atu bagian dari Imperium romawi (30 SM-642/21 H).

Ketika menghadapi tekanan keuangan karena adanya pembrontakan wangsa zanj. Ayahnya adalah seorang turki dari Farghanah. Ahmad berangkat ke Mesir sebagai pimpinan tentara untk gubernur mesir. Masa awalnya sebagai gubernur ditandai adanya konflik dengan Ahmad ibn al-Mudabbir. Mulanya. dia mempelajari fikih mazhab Hanafiyyah. Pada 868. Ahmad ibn Thulun juga menaruh keinginan untuk belajar ilmu-ilmu agama. jika Thulun tercatat pertama kali masuk ke Baghdad pada tahun 816 M. Tercatat. hasrat menuntut ilmu Ahmad ibn Thulun tak surut. Ibn al-Mudabbir enggan melaporkan hasil pajak kepada Ahmad ibn Thulun. Nama Thulun sendiri dalam bahasa Turki bermakna “kemunculan yang sempurna”. Peristiwa ini menjadi titik balik yang mengubah sejarah kehidpan Mesir selanjutnya. Pada awalnya merupakan para penarik oajak dari petani. hadits dan disiplin ilmu lainnya hingga akhirnya dia menikah dengan Khatun. literatur sejarah tak pernah mencatat keterlibatan Thulun dalam peristiwa revolusi yang dilakukan oleh budak-budak berkebangsaan Turki (Mamalik) pasca meninggalnya alMu’tashim tahun 842 M. ibunya menikah untuk yang ketiga kalinya dengan Bakbak (Bayik Bey). Pasca kematian Bagha al-Ashghar. pengumpul pajak resmi dinasti Abasiyyah. namun juga punya kewenangan untuk mengontrol penuh kawasan Alexandria dan sekitarnya. Thulun menjadi budak bagi Nuh ibn Asad dan lantas dihadiahkan kepada Khalifah al-Ma’mun. Pada 817 dipersembahkan oleh penguasa samaniyah di bukhara sebagai hadiah untuk al-Ma’mun. . Tak hanya itu.000 prajurit. Kemampuan militernya yang menonjol menjadikan Thulun terpilih sebagai anggota pasukan khusus pengawal Khalifah. Disini ia segera berusaha mendapatkan kemerdekaan dirinya. Tak lama selepas kelahiran Ahmad. Boleh dikatakan. Berkat bantuan salah satu menteri. Atau ada satu kisah yang menyatakan. Meski sudah berkeluarga. dia memutuskan pindah dari Samarra ke Tharsus untuk menimba ilmu tentang fikih. Beberapa saat kemudian. Khalifah al-Mu’tamid (870-892) meminta bantuan financial kepada komandan pasukannya yang orang mesir itu. tetapi permintaan itu tida dipenuhi. Ahmad ibn Thulun tak hanya mengontrol Cairo semata. Peristiwa ini juga menandai bangkitmya sebuah Negara merdeka dilembah sungai Nil yang kedaulatannya bertahan selama abad pertengahan.yang masih berdarah Mongol. kini uang terus berputar di negri itu dan dihabiskan untuk memuliakan para penguasa. Ahmad ibn Thulun juga diberi kekuasaan untuk mempersiapkan tentara sebanyak 100. Selain aktif dalam dunia militer. Kunjungan perdana Ahmad ibn Thulun ke Mesir terjadi pada tahun 868 M untuk menggantikan Bakbak (Bayik Bey) sebagai pejabat pemerintahan (gubernur) dinasti Abbasiyyah. Kharisma Ahmad ibn Thulun sontak meningkat pasca keberhasilannya ‘menundukkan’ Ibn al-Mudabbir. Meski termasuk dalam jajaran pembesar militer. Bahkan selepas mertuanya menjadi pembesar militer Abasiyyah di Baghdad. ibunya yang menjanda disunting oleh Bagha al-Ashghar. salah satu panglima militer dinasti Abbasiyyah yang berasal dari daerah Turki. Thulun meninggal dunia. Melainkan lebih suka melapor langsung pada Khalifah di Baghdad. tafsir dan yang lainnya. seorang pembesar militer yang menggantikan posisi Bagha al-Ashghar. Ahmad ibn Thulun tumbuh besar dalam tradisi Turki dan didikan militer. puteri pamannya yang bernama Yarjukh. Higga saat itu sebagian dari kekayaan mesir diberikan kepada Baghdad dan sebagian yang lainnya masuk kesuku para gubernur yang dating silih berganti. Ahmad ibn Thulun memiliki kekuasaan yang lebih besar.

Namun mendakunya sebagai pemegang kebijakan independen yang tak lagi memiliki kaitan hierarkis terhadap Abasiyyah. mengangkat pembantu (menteri). Ahmad Ibn Thulun memilih kawasan bukit Gabal Yashkur sebagai lokasi ibu kota dinasti Thuluniyyin. Di bagian luar menara dibuat tangga yang mengitari badan menara sampai ke puncak. kepolisian. Akibatnya. Peninggalan Dinasti Thulun Ketika menginjakkan kakinya pertama kali di Cairo. Mesjid ini dinamakan Mesjid Ahmad bin Thulun. bea dan cukai. Ahmad ibn Thulun tercatat sebagai pendiri negara Islam pertama bernama dinasti Thuluniyyin di Cairo-Mesir. Perlahan. Tercatat. sebuah bukit yang diyakini masyarakat Mesir penuh berkah. gaya kepemimpinan Ahmad ibn Thulun yang kharismatik tak dijumpai pada kepribadian anaknya.. pembangunan masjid Ahmad ibn Thulun baru selesai pada tahun 879 M.. Atas keberaniannya ini. arsitektur dan bentuk bangunannya. di perempatan Sayidah Zainab di Kairo Selatan. Nuansa Samarra akan kian terlihat bila kita menengok satu fakta bahwa arsitek masjid Ahmad ibn Thulun adalah orang Kristen dari Irak. Masyarakat saat itu menyebutnya sebagai daerah al-Qatha’i. istana. dan dinas intelijen. Ahmad ibn Thulun merasa Fusthath sebagai ibu kota Mesir dan kawasan al-‘Askar sudah tak memadai lagi. Mesjid ini terhitung sebagai mesjid tertua ketiga di Mesir setelah Mesjid Amru bin ‘Ash dibangun tahun 21 H dan Mesjid ‘Askar dibangun tahun 169 H. Di kawasan ini. masjid dan kompleks sekitarnya ini beberapa kali mengalami renovasi. Selepas melakukan pengepungan terhadap Tarsus tahun 883 M. Tipe bangunan mesjid ini sama dengan tipe mesjid Samarra yang mempunyai menara berbentuk spiral.. Terletak di kaki bukit bernama Gabal Yashkur. Mengambil lokasi di arah timur laut dari ibu kota yang lama. Bahkan renovasi terasa dahsyatnya karena sampai menggusur dan menghilangkan bentuk bangunan istana dinasti Thuluniyyah. Dia berinisiatif membuka dan mengembangkan satu kota baru sebagai ibu kota. dia meninggal dan mewariskan jabatan kepemimpinan dinasti Thulun kepada anaknya yang bernama Khumarraweh. nisbah kepada pendirinya yaitu Ahmad bin Thulun. di daerah Qata`i. Ahmad ibn Thulun kembali ke Mesir.Pamornya kian meninggi setelah mampu memenangi konfrontasi dengan Gubernur Syam. dia tak lagi menyebut dirinya sebagai gubernur. Masjid inilah yang kelak masyhur dengan nama masjid Ahmad ibn Thulun. 904-905 M. Dinamakan al-Qatha’i karena Ahmad ibn Thulun membagi daerah itu ke dalam beberapa bagian (qathi’at) sesuai dengan kelas sosialnya. masjid ini didesain dengan gaya arsitektur model Samarra dengan pola konstruksi yang lazim dipakai oleh dinasti Abbasiyyah. Sayangnya. Ahmad Ibn Thulun mendirikan kompleks istana yang menyatu dengan bangunan masjid. perdagangan. Renovasi pertama kali yang tercatat dalam sejarah adalah renovasi yang dilakukan oleh pihak dinasti Fathimiyyah tahun 1117. Dia mulai memasang gambar wajahnya di mata uang. Mesjid ini menjadi kebanggan penduduk Mesir hingga menjadikannya banyak yang mengunjunginya. Mesjid ini dibangun oleh Ahmad bin Thulun tahun 262 H hingga tahun 265 H diatas sebuah gunung yang bernama “Jabal Yasykur”. dinasti Abasiyyah berhasil menjadikan kembali kawasan kepunyaan dinasti Thuluniyyah sebagai daerah ‘jajahannya’. Tahun 884 M. Mesjid ini memiliki keistimewaan dan keunikan tersendiri dibanding mesjid-mesjid lainnya yaitu berupa hiasan.. (Al Atsar al Islamiyyah: 47-50) Al-Jam’iyatul Washliyah Cairo 2009 Dimulai tahun 876 M. Al-Maqrizi .

Di bagian halaman. Selain memberikan pelayanan kesehatan cuma-cuma. Bab al-Darmun dan Bab al-Sibagh. gerbang yang bernama Bab al-Maydan menjadi pintu masuk bagi para tentara. Al-Maristan merupakan nama bagi sebuah bangunan yang berfungsi sebagai klinik atau balai pengobatan umum bagi masyarakat (non militer dan budak) yang sakit. Tiang masjid ini ketinggiannya mencapai 92 m. dalam klaim sejarawan. memiliki luas sekitar 8487 m2 dengan dikelilingi oleh ruwaq-ruwaq di keempat sisinya. bentuk fisik al-Maristan tak bisa dijumpai lagi. Alasan pembangunan al-ziyâdât adalah untuk mengantisipasi membludaknya jamaah. Sebab menara dengan model itu hanya terdapat di masjid Jami’ Samarra. Sebab bila dibandingkan dengan masjid Jami’ Amr ibn ‘Ash yang sudah banyak kehilangan identitasnya. Hanya sayang. Menara masjid Ahmad ibn Thulun yang mengerucut dengan tangga memutari menara (spiral). Al-Qanathir Ahmad ibn Thulun ini terletak di arah tenggara kawasan al-Qatha’i. konstruksi saluran air Ahmad ibn Thulun menyerupai saluran air yang yang ada di masa kerajaan Romawi. Misal. adalah dibangunnya menara yang menjulang tinggi yang terletak di ruwaq luar sisi Barat masjid. Meski relatif banyak. Tahun 1296. Dengan membangun masjid ini. Boleh dibilang. Pasien yang hendak dirawat di al-Maristan. namun dapat dipastikan bahwa model dan karakter peninggalan dinasti Thuluniyyah tidak begitu mengalami perbedaan yang signifikan dengan peninggalan dinasti Abasiyyah. setidaknya masih terdapat beberapa peninggalan dinasti Thuluniyyah. Sebagaimana paparan Sayyidah Isma’il Kasyif. Masjid Jami’ Ibn Thulun yang berada tepat di pusat kawasan al-Qatha’i berbentuk segi empat dengan halaman terbuka yang sangat luas tepat di tengah. Salah satu berkah dari perombakan kali ini. Para sejarawan Muslim menyebut saluran air tersebut dengan al-Siqâyah. masjid Ahmad ibn Thulun ini adalah salah satu peninggalan orisinil terpenting peradaban Arab Islam di Mesir. bangunan istana Ahmad ibn Thulun terdiri atas beberapa gerbang yang mempunyai nama tertentu dan memiliki fungsi yang tak sama. Peninggalan dinasti Thuluniyyah lain yang tak kalah penting adalah masjid al-Tannur yang terletak di puncak bukit Muqaththam. beberapa perbaikan terus berlanjut hingga tahun 2004 yang dilakukan oleh The Egyptian Supreme Council of Antiquities. masjid Ahmad ibn Thulun masih mempertahan bentuk awalnya sebagaimana dibangun dulu di bawah pengawasan langsung Ahmad ibn Thulun. Peninggalan dinasti Thuluniyyah yang lain adalah situs arkeologis berupa saluran air (al-qanâthir) Ahmad ibn Thulun. alMaristan juga memberikan kenyamanan layaknya rumah sakit modern. dalam sebuah versi. Ada juga Bab al-Saj. semua warga boleh memanfaatkan fasilitasnya tanpa melakukan pembedaan latar belakang suku dan agama. membuktikan pengaruh kuat seni arsitektur Samarra. Dalam klinik ini. disediakan seragam khusus dan mendapat perawatan intensif dari dokter tanpa dipungut biaya. terdapat bangunan berkubah yang menjadi tempat wudhu sekaligus penyedia air minum publik (sabil).memberikan kesaksian. Bab al-Shalat menjadi akses penghubung ke masjid Ahmad Ibn Thulun. Warisan lain dari dinasti Thuluniyyah adalah al-Bimaristan atau al-Maristan. terdapat tiga ruwaq luar yang bernama al-ziyâdât. area ini mengalami perombakan. selain masjid Ahmad ibn Thulun. Di antara tembok masjid dengan pagar kelilingnya. Ahmad ibn . Di tahun berikutnya. Bab al-Haram adalah pintu gerbang bagi kaum wanita. Bab al-Jabal sebagai gerbang ketika hendak menikmati suasana bukit Muqaththam. Secara fisik.

Ahmad bin Thulun. Dan sejarah juga akan mencatat. dan para pengiringnya. Diinding-dindingnya dilengkapi dengan jendela-jendela yang jumlahnya 129 buah yang dilapisi dengan kapur yang diukir indah dan menarik.” yang dindingnya dilapisi emas dan dihiasi lapisan bergambar dirinya para istri. Masjid ini berbentuk segi empat yang panjangnya kurang lebih 162. di antaranya 21 pintu masih asli seperti dahulu kala. Mihrab yang paling besar dan paling punya . yaitu Ahmad bin Thulun mendirikan dinasti raja-raja yang berkuasa di Mesir dan Syria dari tahun 254 hingga 292 Hijriah. Di tengah-tengah masjid terdapat bangunan kecil yang luasnya kurang lebih 92. berukuran sebesar manusia aslinya. bangunan yang ditinggali anak sekaligus penerus ahma. terlahir ke dunia. yaitu Ahmad bin Thulun mendirikan dinasti raja-raja yang berkuasa di Mesir dan Syria dari tahun 254 hingga 292 Hijriah. Gambar-gambar khumarawih beserta para istrinya yang mengenakan mahkota emas.000 dinar.5 x 161. Istana itu berdiri di sebuah taman yang dipenuhi bunga-bunga indah dan wangi-ditaman di pelataran dan diatur sedemikian rupa sehingga membentuk kata-kata dalam bahasa arab. dipahat diatas kay. Seperti perawatan saluran air dan perbaikan menara di Alexandria. Ahmad bin Thulun Lahir 23 Ramadhan 220 Hijriah. juga menjadi salah satu monument keagamaan yang penting dalam Islam.5 x 91. terlahir ke dunia. salah satu daya pikat Mesir dalam bentuk wisata religiusnya adalah karena jasa Ahmad ibn Thulun dengan dinasti Thuluniyyah-nya. Masjid ini terutama menaranya yang tertua dimesir menunjukan pengaruh arsitektur bergaya samara. Awal garis keturunan Thulun adalah seorang budak yang dihadiahkan kepada Khalifah Ma’mun dari Dinasti Abbasiah oleh seorang penguasa dari Bukhara. Awal garis keturunan Thulun adalah seorang budak yang dihadiahkan kepada Khalifah Ma’mun dari Dinasti Abbasiah oleh seorang penguasa dari Bukhara. Putra Thulun. Dinasti Thulun adalah dinasti kesultanan Mesir pertama dan berhasil memasukkan Syria ke dalam wilayah kekuasaannya. Sejarah mencatat. dia menginstruksikan preservasi terhadap beberapa fasilitas publik.5 meter atau sekitar 26143 meter persegi. Masjid ini terdiri dari 42 pintu. Pengamatan manusia hidup seperti ini sangat jarang ditemukan dalam tradisi kesenian islam. Dinasti Thulun adalah dinasti kesultanan Mesir pertama dan berhasil memasukkan Syria ke dalam wilayah kekuasaannya. pendiri dinasti Thulun yang berkuasa di Mesir dan Syria pada abad ke-3 Hijriah. Putra Thulun. Ahmad bin Thulun. Kiprah mulia Ahmad ibn Thulun tak hanya terhenti di situ. pendiri dinasti Thulun yang berkuasa di Mesir dan Syria pada abad ke-3 Hijriah. Beberapa proyek perbaikan dan renovasi terhadap peninggalan masa sebelumnya juga dia lakukan. Kemegahan dan kemewahan masjid ini diantaranya karena penggunaan batu bata. Selain itu masjid yang agung yang menyandang nama Ahmad Ibn Thulun. Ahmad bin Thulun Lahir 23 Ramadhan 220 Hijriah.juga karena merupakan bangunan pertama yang menggunakan teknik lingkungan. Di dalam masjid juga terdapat lima buah mihrab. tempat ahmad menghabiskan masa mudanya. Pembangunan masjid itu menelan biyaya sekitar 120. Salah satu bangunan Islam yang lainnya yang terhitung istimewa adalah istana khumarawih (844-895). Bangunan ini memiliki “aula emas. Masjid Jami’ al-‘Askar tak lagi mampu menampung jamaah yang mayoritas adalah prajurit dan sebagaian masyarakat umum. Sekitar sepertujuh belas bagian Al-Qur’an dituliskan dengan gaya tulisan kufi yang indah diatas hiasan kayu yang memenuhi bagian dalam masjid.80 meter. tepat dibawah langit-langit yang kayu datar.Thulun bermaksud mengantisipasi kepadatan jamaah di masjid Jami al-‘Askar. belum direnovasi.

952-953 Diposkan oleh _Mahabbatullah_ d (http://dkmfahutan. Oleh Fatkhur Rohman. Dinasti Seljuk Inilah kekaisaran Islam pertama Turki yang memerintah dunia Islam. Namun. Cairo.(3). Gotak kecil Masjid Indonesia Cairo. Abu al-Asakir bin khumarawih. Sumber : Harun Nasution. Amirnya yang kelima . Kematian Khumarawih pada 895 (282H) Merupakan awal kemunduran dinasti itu. Dinasti ini diasaskan oleh suku Oghuz Turki yang berasal dari Asia Tengah. Kekaisaran Seljuk dirintis oleh Seljuk Bek. Dalam waktu yang singkat. Dinasti Seljuk mencapai puncak kejayaannya ketika menguasai negeri-negeri di kawasan Timur Tengah seperti Irak. Kekuasaan yang digenggamnya begitu luas meliputi Asia Tengah dan Timur Tengah — terbentang dari Anatolia hingga ke Punjab di belahan selatan Asia. dalam bahasa Persia: ‫ سلجوقيان‬Ṣaljūqīyān. 1992. Akan tetapi kelemahan sudah sedemikian rupa. Persaingan yang hebat antara unsure-unsur pembesar dinasti telah memecah persatuan dalam dinasti. Syaiban bin Ahmad bin thulun. Dinasti Seljuk juga menandakan penguasaan Bangsa Turki di Timur Tengah. mereka dianggap sebagai pengasas kebudayaan Turki Barat yang ketara di Azerbaijan. Turki dan Turkmenistan dan Seljuk juga dianggap sebagai penaung Kebudayaan Persia. Kerajaan Seljuk yang berdiri pada 1037 M itu baru terwujud pada era kepemimpinan Thugril Bek yang berkuasa hingga 1063 M. Mereka mendirikan kekaisaran Islam yang dikenali sebagai Kekaisaran Seljuk Agung.سلجوق‬Saljūq. Kekaisaran ini juga adalah sasaran utama Tentara Salib Pertama.wordpress. Persia.nilai sejarah adalah mihrab yang paling tengah yang dibangun pada masa Sultan Mamalik yaitu Sultan Saifuddin Lagin. Sejarah mencatat Dinasti Seljuk sebagai kerajaan yang mampu menghidupkan kembali kekhalifahan Islam yang ketika itu nyaris tenggelam. Kekaisaran Seljuk Raya adalah imperium Islam Sunni abad pertengahan yang pernah menguasai wilayah dari Hindu Kush sampai Anatolia timur dan dari Asia Tengah sampai Teluk Persia.(2). dan demikian berakhirlah riwayat dinasti thuluniyah. dalam Bahasa Arab ‫ . dilawan oleh sebagian pasukannya dan dapat disingkirkan (896/283 H) Adiknya yang baru berusia 14 tahun. diangkat sebagai amir yang keempat. Kekaisaran ini terbentang dari Anatolia hingga ke Rantau Punjab di Asia Selatan. Dari tempat awal mereka di Laut Aral. .Sejatinya. Menaranya yang melingkar menjadi daya tarik tersendiri sekaligus ciri khas dari masjid Ibnu Thulun ini. Seljuk bergerak pertama ke Khorasan dan lalu ke Persia daratan sebelum menguasai Anatolia timur. 08 September 2006.com/2006/10/17/pemerintahan-islam-1/) BAGIAN V KEKAISARAN SELJUK RAYA DAN CABANG-CABANGNYA Seljuk (juga disebut Seljuq) atau Turki Seljuk (dalam Bahasa Turki:Selçuklular. Ensiklopedi Islam Indonesia. Suriah serta Kirman. Amir yang ketiga. Sebagai negara yang sangat kuat. wilayah kekuasaan Kerajaan Seljuk pun kian bertambah luas. Karna ia menyerah ketangan pasukan Bani Abbas yang menyerang Mesirpada 905 (292H).(1). h. Jakarta:UIN Syarif Hidayatullah. Kekaisaran Seljuk Agung yang mulai menancapkan kekuasaan pada abad ke-11 M hingga 14 M itu didirikan suku Oghuz Turki yang memeluk Islam mulai abad ke-10 M. sehingga wilayah syam dapat direbut oleh pasukan Qaramitah. atau ‫ السلجقة‬alSalājiqa) adalah sebuah dinasti Islam yang pernah menguasai Asia Tengah dan Timur Tengah dari abad ke 11 hingga abad ke 14. hanya 12 hari saja memerintah. Harun bin Khumarawih. Pada hari ini.

Para arsitek dunia mencatat ada dua karya seni arsitektur yang paling unik warisan Dinasti Seljuk. Sederet ilmuwan dan ulama muncul dari Dinasti Seljuk seperti. Variasi dan kualitas ornamen-ornemen serta bentuk dan teknik arstitektur peninggalan Dinasti Seljuk mampu menjadi inspirasi bagi para arsitek Muslim dan para ahli batu di seluruh dunia. Kerajaan Seljuk sudah mampu menembus kekuasaan Dinasti Abbasiyah. pertama. Keunggulan dan kehebatan arsitektur warisan Dinasti Seljuk dapat disaksikan dari bangunan-bangunan peninggalan bersejarah di Iran. Kehadirannya seakan menjadi penerang bagi rakyatnya. Sejarah mencatat beberapa kontribusi Dinasti Seljuk dalam bidang arsitektur antara lain. Hal itu ditandai munculnya kegiatan sufisme. Pada era dinasti ini aktivitas keagamaan berkembang dengan pesat.Rahim memegang jabatan Amir alUmara. Hal ini mendorong khalifah meminta bantuan kepada Alp Arselan Rahimahullah dari daulah Bani Seljuk yang . keberhasilan membangun kubah berbentuk kerucut.Dinasti Seljuk amat disegani. Kelima. Arselan al-Basasiri. al-Basasiri berbuat sewenang-wenang terhadapap AlMalik al-Rahim dan Khalifah al-Qaimdari Bani Abbas. Kontribusi Dinasti Seljuk dalam bidang arsitektur begitu besar. bila pada era kekuasaan Dinasti Seljuk banyak berdiri karya-karya arsitektur yang mengagumkan. Sedangkan gedung madrasah yang menyebar di daerah kekuasaan Kerajaan Seljuk mencerminkan geliat aktivitas pembelajaran. (al-Mustanshir). Pemerintahan Dinasti Seljuk yang berpusat di Anatolia itu amat toleran. mengembangkan dan mengelaborasi arsitektur makam. umat Islam dapat hidup dalam kedamaian. Tak heran. Kedua. Meski berasal dari salah satu suku di Turki. Caravanserai banyak berdiri di wilayah kekuasaan Seljuk lantaran dinasti itu amat mendorong perdagangan dan bisnis. termasuk arsitektur modern. agama. mempromosikan penggunaan motif-motif muqarnas. yakni caravanserai (tempat singgah bagi para pendatang) serta madrasah. Dua dasawarsa berikutnya. Keempat. salah satunya seni bina bangun atau arsitektur. Pada tahun 1055 M. Ketika al-Malik al. Kehebatan dan keunikan gaya arsitektur Seljuk telah diakui dunia. Masa Berkuasanya Daulah Bani Seljuk Jatuhnya kekuasaan Bani Buwaih ke tangan Seljuk Ibn Tuqaq bermula dari perebutan kekuasaan di dalam negeri. Keenam. dan jender. untuk menguasai Baghdad. Di bawah bendera Seljuk. Dengan kekuasaan yang ada di tangannya. Dinasti ini mampu menghidupkan kembali pencapaian Kekhalifahan Umayyah dan Abbasiyah dalam bidang bina bangunan. Dinasti Fathimiyyah. ilmu pengetahuan pun turut berkembang. Tak cuma itu. Ketiga. kekuasaan itu dirampas oleh panglimanya sendiri. mengembangkan dan memperbanyak madrasah untuk sarana pendidikan. Para arsitek Barat pun banyak belajar dari arsitektur Seljuk. Al-Ghazali (1038 M – 1111 M) serta Umar Al-Khayam — seorang penyair terkemuka. bahkan dia mengundang Khalifah Fathimiyah. Ketujuh.Kekaisaran Seljuk juga sangat mendukung dan mendorong perkembangan kebudayaan. para penguasa Seljuk sangat menghargai perbedaan ras. keadilan serta kemakmuran. memperkenalkan konsep baru empat iwan masjid. ketangguhan militer Seljuk mampu memukul mundur Bizantium yang bercokol di Palestina — kota suci ketiga bagi umat Islam — dalam peristiwa Manzikert 1071 M. memperkenalkan elemen pertama seni baroque yang menyebar ke seluruh Eropa di abad ke-16 M. Anatolia serta wilayah Asia Minor Muslim. memperkenalkan caravanserai.

Sepeninggal Thugril Bek Rahimahullah (455 H/1063 M).berpangkalan di negeri Jabal. Posisi dan kedudukan khalifah lebih baik setelah dinasti Seljuk berkuasa. Rayy. . Di saat kepemimpinan Alp Arselan inilah. Thugril Rahimahullah berhasil merebut daerah-daerah Marwadan Naisabur dari kekuasaan Ghaznawiyah. Balkh. penguasa dinasti Ghaznawiyah. raja daerah Turkoman yang meliputi wilayah sekitar laut Arab dan laut Kaspia. setelah ditaklukkan daulah Seljuk ini. Bani Seljuk berasal dari beberapa kabilah kecil rumpun suku Ghuz di wilayah Turkistan. bahkan mereka terus menjaga keutuhan dan keamanan Abbasiyah untuk membendung faham Syi’ah dan mengembangkan manhaj Sunni Salafy yang dianut mereka. Israil Ibn Seljuk dan kemudian penggantinya Mikail Ibn Israil Ibn Seljuk. Alp Arselan Rahimahullah (455-465 H/1063-1072). Seljuk Rahimahullah menyatakan memerdekakan diri. daulah Seljuk berturut-turut diperintah oleh: 1. kembali mengakui kedudukan Baghdad. urjan. Pengaruh Seljuk Rahimahullah sangat besar sehingga Raja Bequ khawatir kedudukannya terancam. Al-Malik al-Rahim. dinasti Seljuk memasuki Baghdad menggantikan posisi Bani Buwaih. Karena itu. Ketika daulah Samaniyah dikalahkan oleh daulah Ghaznawiyah. Sebelumnya. Setelah keberhasilan tersebut. Kepemimpinan selanjutnya dipegang oleh Thugril Bek Rahimahullah. pada tahun 429 H/1036 M. Mereka masuk Islam dengan manhaj Sunni Salafy. dan Isfahan. ketiga. namun sayang saudaranya dapat ditangkap oleh penguasa Ghaznawiyah. Seljuk Rahimahullah diangkat sebagai pemimpin tentara. dipenjarakan. mereka disebut orang-orang Seljuk. Mereka mendiami daerah ini atas izin penguasa daulah Samaniyah yang menguasai daerah tersebut. Pemimpin Seljuk terakhir ini berhasil mengalahkan Mas’ud al-Ghaznawi. Pada mulanya Seljuk ibn Tuqaq Rahimahullah mengabdi kepada Bequ. Pergantian kekuasaan ini juga menandakan awal periode keempat khilafah Abbasiyah. kepemimpinan dilanjutkan oleh anaknya. dan memaksanya meninggalkan daerah Khurasan. Tabaristan. Mereka dipersatukan oleh Seljuk ibn Tuqaq. paling tidak kewibawaannya dalam bidang agama dikembalikan setelah beberapa lama “dirampas” orang-orang Syi’ah. Meskipun Baghdad dapat dikuasai. Pada tahun 432 H/1040 M daulah ini mendapat pengakuan dari khalifah Abbasiyah di Baghdad. Seljuk Rahimahullah mengetahuinya. atau disebut juga Wama Wara’a al-Nahar. Ia berhasil menguasai wilayah yang sebelumnya dikuasai oleh daulah Samaniyah. Ia tidak mengambil sikap melawan atau memberontak. Raja Bequ bermaksud menyingkirkan Seljuk. Dengan demikian berakhirlah kekuasaan Bani Buwaih dan bermulalah kekuasaan Daulah Seljuk. Khawarizm. Ketika itu mereka belum bersatu. Namun sebelum rencana itu terlaksana. Setelah Seljuk Rahimahullah meninggal. dan keempat Hijrah mereka pergi ke arah barat menuju Transoxiana dan Khurasan. Thugril memproklamasikan berdirinya daulah Seljuk. Pada abad kedua. Pada tanggal 18 Desember 1055 M/447 H pimpinan Seljuk itu memasuki Baghdad. namun ia tidak dijadikan sebagai pusat pemerintahan. Maliksyah (465-485 H/1072-1092). sebuah daerah muslim di wilayah Transoxiana (antara sungai Ummu Driya dan Syrdarya atau Sihun). 2. Daulah-daulah kecil yang sebelumnya memisahkan diri. Thugril Bek Rahimahullah memilih kota Naisabur dan kemudian kota Rayy sebagai pusat pemerintahannya. tetapi bersama pengikutnya ia bermigrasi ke daerah land. Amir al-Umara Bani Buwaih yang terakhir.

dipimpin oleh gubernur yang bergelar Syeikh atau Malik itu. keponakan Alp Arselan. Abu Hamid al-Ghazali .Seljuk Iraq dan Kurdistan. sampai ke Yerussalem. Peristiwa penting dalam gerakan ekspansi ini adalah apa yang dikenal dengan peristiwa Manzikert. jumlah syekh yang memerintah lima orang. dan Abu Harits Sanjar (511-522H/1117-1128 M).Seljuk Besar yang menguasai Khurasan. dan Ahwaz. Menurut Philip K. Jumlah syekh yang memerintah dua belas orang. terbukalah peluang baginya untuk melakukan gerakan penturkian (turkification) di Asia Kecil. 2. Irak. Pada masa Alp Arselan Rahimahullah perluasan daerah yang sudah dimulai oleh Thugril Bek Rahimahullah dilanjutkan ke arah barat sampai pusat kebudayaan Romawi di Asia Kecil. Perhatian pemerintah terhadap perkembangan ilmu pengetahuan melahirkan banyak ilmuwan muslim pada masanya. sebagai gubernur di daerah ini. Jumlah Syekh yang memerintah seluruhnya delapan orang. Sementara itu putera Arselan. Tentara Alp Arselan Rahimahullah berhasil mengalahkan tentara Romawi yang besar yang terdiri dari tentara Romawi.Seljuk Kirman berada di bawah kekuasaan keluarga Qawurt Bek ibn Dawud ibn Mikail ibn Seljuk. Jabatan ini membawahi beberapa departemen. Ia merupakan induk dari yang lain. dan teologi. Universitas Nizhamiyah inilah yang menjadi model bagi segala perguruan tinggi di kemudian hari. Jabal.3. Seljuk ini secara berturut-turut diperintah oleh sembilan syekh. diperintah oleh keluarga Qutlumish ibn Israil ibn Seljuk dengan jumlah syeikh yang memerintah seluruhnya 17 orang. 3. Diantara mereka adalah az-Zamakhsyari dalam bidang tafsir. Pemerintahan Seljuk ini dikenal dengan nama al-Salajiqah al-Kubra (Seljuk Besar atau Seljuk Agung). sebuah daerah di ujung daerah Turki. dan Armenia. Disamping membagi wilayah menjadi lima. yaitu Bizantium. 4. Ghuz. Mahmud Al-Ghazi (485-487 H/1092-1094 M).Seljuk Syria. Hitti. penguasa Bani Seljuk juga mengembalikan jabatan perdana menteri yang sebelumnya dihapus oleh penguasa Bani Buwaih. Perancis. al-Hajr. pemimpin pertamanya adalah Mughirs al-Din Mahmud. 4. berhasil mendirikan dinasti Seljuk di Syria pada tahun 1094 M/487 H. Disamping itu. didirikanlah kesultanan Seljuk Ruum dengan ibu kotanya Iconim. ada beberapa pemerintahan Seljuk lainnya di beberapa daerah sebagaimana disebutkan terdahulu. bahasa. 5.Seljuk Ruum. al-Qusyairy dalam bidang tafsir. ilmu pengetahuan dan agama mulai berkembang dan mengalami kemajuan pada zaman Sultan Maliksyah yang dibantu oleh perdana menterinya Nizham al-Mulk. Perdana menteri ini memprakarsai berdirinya Universitas Nizhamiyah (1065 M) dan Madrasah Hanafiyah di Baghdad. 7. membentang dari Kashgor.Pada masa Alp Arselan Rahimahullah. Pada tahun 1077 M (470 H). Gerakan ini dimulai dengan mengangkat Sulaiman ibn Qutlumish. Maliksyah 498 H/ 1103 M) 6. Abu Syuja’ Muhammad (498-511 H/11 03-1117 M). Barkiyaruq (487 -498 H/1 094-1103). diperintah oleh keluarga Tutush ibn Alp Arselan ibn Daud ibn Mikail ibn Seljuk. 5. Hampir di setiap kota di Irak dan Khurasan didirikan cabang Nizhamiyah. Dengan dikuasainya Manzikert tahun 1071 M itu. Tutush Rahimahullah. Persia. Wilayah yang luas itu dibagi menjadi lima bagian: 1. Pada masa Sulthan Maliksyah wilayah kekuasaan Daulah Seljuk ini sangat luas. al-Akraj. Rayy.

( Wallahul Musta’an ). Selain itu juga ada asrama dan ruang belajar. Maliksyah terkenal dengan usaha pembangunan di bidang yang terakhir ini. Caravanserai pertama itu dibangun pada tahun 1078 M oleh Sultan Nasr di antara rute Bukhara-Samarkand. depo. terutama untuk negeri Irak. Organisasi itu pertama kali didirikan di Rabat-i-Malik.Salah satu madrasah terbaik yang bisa dijadikan contoh berada di Anatolia.Pada pertengahan abad ke11 M. Sang emir terispirasi oleh penguasa Ghaznawiyyah dari Persia. irigasi dan jalan raya dibangunnya. 2. Secara fisik. madrasah dijadikan tempat pembelajaran teknologi. Dalam caravanserai terdapat kamar menginap.(4). Kekuasaan dinasti Seljuk di Irak berakhir di tangan Khawarizm Syah pada tahun 590 H/l199 M. Setiap propinsi berusaha melepaskan diri dari pusat. caravanserai dibangun untuk menopang aktivitas perdagangan dan bisnis. Bangunan masjid diperluas menjadi madrasah. Ghuz. Caravanserai di wilayah Iran itu menjadi cikal bakal berdirinya tempat singgah khas Dinasti Seljuk. seperti Syahat Khawarizm. Struktur bangunan caravanserai Seljuk meniru istana padang pasir Dinasti Abbasiyah.(6).(5). Khurasan sudah menggunakan empat iwan.Bukan hanya pembangunan mental spiritual. Caravanserai dikelola oleh sebuah lembaga donor. gedungnya dipercantik dengan lengkungan iwan. Fakta menunjukkan. Secara fisik. bangunan madrasah diadopsi oleh penguasa Seljuk Emir Nizham Al-Mulk menjadi bangunan publik. Banyak masjid. Sementara itu. dalam pembangunan fisik pun dinasti Seljuk banyak meninggalkan jasa. Pada sisi yang lain. dan Farid al-Din al-’Aththar dan Umar Khayam dalam bidang sastra. bangunan madrasah Seljuk terdiri dari halaman gedung yang dikelilingi tembok dan dilengkapi empat iwan. sedikit demi sedikit kekuasaan politik khalifah juga kembali. Bentuknya segi empat dan ditopang dengan dinding yang kuat. kamar pengawal serta tersedia juga kandang untuk alat transportasi seperti kuda. Bangunan madrasah pertama muncul di Khurasan pada awal abad ke-10 M sebagai sebuah adaptasi dari rumah para guru untuk menerima murid. Madrasah tertua yang dibangun Nizham Al-Mulk terdapat di Baghdad pada tahun 1067 M. para pendatang akan dijamu dengan makanan serta hiburan. Setelah Sultan Maliksyah dan perdana menteri Nizham al-Mulk wafat Seljuk Besar mulai mengalami masa kemunduran di bidang politik. Arsitektur Menakjubkan dari Dinasti Seljuk 1. Bangunan madrasah itu menerapkan karakter khas Iran termasuk penggunaan iwan dan menara ganda yang membingkai pintu gerbang. jembatan. Madrasah Seljuk Menurut Van Berchem. fungsi dan karakter masjid. Di caravanserai itulah. Perebutan kekuasaan diantara anggota keluarga timbul. 3. Menara Seljuk Bentuk menara masjid-masjid di Iran yang dibanguan Dinasti Seljuk secara subtansial . bangunan caravanserai terdiri dari halaman.Rahimahullah dalam bidang teologi. para arsitektur di era Dinasti Seljuk mulai mengembangkan bentuk. Di Persia. beberapa dinasti kecil memerdekakan diri. dan al-Ghuriyah. Konflik-konflik dan peperangan antar anggota keluarga melemahkan mereka sendiri. Para pelancong dan pedagang dari berbagai negeri akan dijamu di caravanserai selama tiga hari secara cuma-cuma alias gratis. Caravanserai Seljuk (Khan) Penguasa Dinasti Seljuk begitu banyak membangun caravanserai atau tempat singgah bagi para pendatang atau pelancong. madrasah yang dibangun antara tahun 1080 M hingga 1092 M di Kharghird.

namun ada juga yang memujinya6. Namun. beliau di lantik pada tahun 297 di Qairawan3 Maroko. berdiri melengkung dengan tiga sisi yang terbuka. Bangunan makam yang megah dibangun pada era Seljuk tak haya ditujukan untuk menghormati para penguasa yang sudah meninggal. Bangunan makam biasanya dibangun di sekitar tempat tinggal tokoh atau bisa pula letaknya dekat masjid atau madrasah. Daulah Fatimiah ini pada mulanya berpusat di Maroko kemudian berpindah ke Mesir.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN VI DINASTI FATIMIAH A. Model bangunan makam Seljuk merupakan pengembangan dari tugu yang dibangun untuk menghormati penguasa Umayyah pada abad ke-8 M. dari permulaan pembentukannya dinasti ini bertujuan untuk menjalankan ideologi syiah dan ingin melepaskan diri dari kekuasaan Daulah Abbasiah di Baghdad yang berideologi Sunnah. B. Sumber: CyberMQ. Pribadinya agak bermasalah dan tidak konsisten dalam pengamalan agama5. Nama lengkapnya Ubaidillah. berbentuk silinder dan bentuk-bentuk segi empat ditutupi dengan kubah (terutama di Iran). Model masjid khas Seljuk ini seringkali dihubungkan dengan kompleks bangunan yang luas seperti caravanserai dan madrasah. 4. Itulah ciri khas masjid Kiosque. bangunan makam yang dikembangkan para arsitek Seljuk mengambil dimensi baru. Bentuk menara masjid Seljuk mengadopsi menara silinder seagai ganti menara berbentuk segi empat. beliau bermazhab Syiah Isma’iliyah4 berasal dari Irak. dinasti ini berpahaman syiah. Sebelum pembentukan daulah. Makam Seljuk Pada era kejayaan Dinasti Seljuk pembangunan makam mulai dikembangkan. para ulama dan sarjana atau ilmuwan terkemuka pun mendapatkan tempat yang sama. PENDAHULUAN Dinasti Fatimiah merupakan sebuah dinasti yang didirikan di benua Afrika pada penghujung tahung 200 san Hijriah atau sekitar tahun 910 Masehi. bila makam penguasa dan ilmwuwan terkemuka di era Seljuk hingga kini masih berdiri kokoh. Namun. Masjid Seljuk sering disebut Masjid Kiosque. Bangunan makam Seljuk menampilkan beragam bentuk termasuk oktagonal (persegi delapan). 5. orang-orang syiah melakukan seruan secara rahasia dan mengajak masyarakat untuk mengangkat seorang khalifah yang mereka beritakan berasal dari keturunan Ja’far Shadiq cucu Ali bin Abi Thalib tetapi kebanyakan golongan sunni . Masjid Seljuk Inovasi para arsitektur Dinasti Seljuk yang lainnya tampak pada bangunan masjidnya. Selain itu ada pula yang atapnya berbentuk kerucut (terutama di Anatolia). Bangunan masjid ini biasanya lebih kecil yang terdiri dari sebuah kubah. Pembentukan Daulah Fatimiah2 (297 H – 322 H / 910 M – 934 M) Dinasti Fatimiah didirikan oleh Ubaidillah Al Mahdi Abu Muhammad.berbeda dengan menara di Afrika Utara. Tak heran. PEMBAHASAN 1. dilahirkan di Kuffah tahun 260 H / 874 M.

oleh sebab itu mereka menamakan pemerintahan tersebut sebagai Daulah Fatimiah sebagai sandaran kepada fatimah binti Muhammad Saw .Al Mahdi Ubaidillah di Maroko pada tahun 297 H – 322 H. akhirnya panglima berjanji bahwa setiap orang Mesir bebas mengamalkan keyakinan agama dan mazhab mereka masing-masing dan berjanji akan memberikan keadilan dan perbaikan melalui kutipan pajak. 2. Ketika hal ini diketahui oleh orang-orang Fusthath. 4. Daulah Fatimiah Di Maroko Ketika Ubaidillah Al Mahdi sampai di Maroko kelompok syiah Idrisiah langsung menyambutnya dan membaiat sebagai khalifah dengan ibu kotanya Al Manshuriah. Daulah Fatimiah bertahan di Maroko selam 24 tahun yang di pimpin oleh 4 orang khalifah yaitu : 1. Maka tidak heran sebahagian penduduknya agak condong kearah pemikiran syiah. Penaklukan Mesir Upaya untuk menakluki Mesir sudah dimulai semenjak tahun 301 H / 913 M namun masih gagal tetapi pada tahun 358 H / 969 M Al Mu’iz Lidinillah menyiapkan 100. Kaum syiah berada di Mesir sebelum berdirinya daulah Fatimiah9. mereka mengatakan bahwa khalifah yang sebenarnya dan yang berhak memerintah Daulah Islamiayh adalah Ubaidillah Al Mahdi dari keturunan Ali bin Abi Tahlib. Namun Al Muiz linillah tidak menetap lama di negara tesebut kerena berpindah ke Mesir atas alasan keamanan 3. pasukan yang dikomandoi oleh Jauhar Siqli langsung menuju Iskandariah tanpa perlawanan penduduk tempatan. seruan ini akhirnya meraih kemenangan. Keadaan seperti ini menjadi modal dasar bagi Al Mu’iz Lidinillah membentuk daulah Fatimiah yang saat itu masih dikuasaai oleh Bani Thulun10. Pada tanggal 4 rabiul Akhir tahun 298 H / 911 M pengumuman pendirian Daulah Fatimiah dibuat diatas mimbar sebagai bertanda berakhirnya Daulah Aghlabiah8 (184 H-296 H / 800 M-908 M). Daulah Fatimiah Di Mesir Semenjak permulaan Islam orang-orang Mesir sangat menyukai Ali bin Abi Thalib. di Negara tersebut dan Ubaidillah Al Mahdi digelar Amirul Mukminin. maka pemahaman syiah di mesir mulai mendapat angin segar di kalangan masyarakat.Al Manshur Ismail pada tahun 233 H – 341 H. jika pemerintah mereka dipimpin oleh orang syiah maka kekuatan syiah di masyarakat semakin kuat dan begitulah sebaliknya. 4.Al Muiz linillah pada tahun 341 H – 362 H. termasuk pasukan berkuda dan kapal laut.Al Qaim bi Amrillah Muhammad pada tahun 322 H – 323 H 3. Ini dibuktikan dengan sikap mereka yang berada di pihak Ali ketika peristiwa pembunuhan Khalifah Usman bin Affan. 2. Ketika Daulah Abbasiah di Baghdad di kuasai oleh bani Buwaih yang agak loyal ke pemahaman syiah. mereka mengirim utusan untuk diadakan negosiasi damai dengan panglima Jauhar Siqli. Hal ini mengikut irama perkembangan zaman. Sesudah itu panglima Jauhar Siqli membuat persiapan untuk mendirikan Daulah Fatimiah .000 pasukan bahkan lebih.meragui garis keturunan Ubaidillah Al Mahdi berasal dari keturunan Ali bin Abi Tahlib7.

Ada pendapat yang mengatakan kekuasaannya juga meliputi Mekah. Mesir. 3. panglima Asasuddin Shirkuh dan Shalahuddin diperbolehkan pulang ke Damsyik. Kerjasama Wazir besar Shawar dengan orang kafir itu telah menimbulkan kemarahan raja Nuruddin Zanki17 dan para pemimpin Islam lainnya termasuk raja Baghdad.islamonline. Untuk lebih jelasnya silakan lihat peta di bawah ini yang penulis download dari web: www. Wazir besarnya Shawar merasa iri melihat kekuasan Syirkuh semakin besar. Maka mulailah aliran syiah di taburkan dengan leluasa dan dihilangkannya pengaruh Abbasiah yang sunni. Yordania. Khalifah Daulat Fatimiyah terakhir Adhid Lidinillah dipaksa oleh Asasuddin Syirkuh untuk menandatangani perjanjian. sebagai mana kutipan berikut: 1. panglima Asasuddin Shirkuh16 membawa Shalahuddin AlAyyubi untuk menundukkan Daulat Fatimiyah di Mesir. Seiring dengan itu diaturlah strategi pemerintahan yang lebih loyal ke arah syiah serta memperbaiki ekonomi Mesir yang saat itu agak bermasalah. Maka terjadilah pertempuran antara pasukan Asasuddin Shirkuh dengan Raja Almeric yang berakhir dengan kekalahan Asasuddin Shirkuh. Pasukan Salib yang dipimpin oleh Raja Almeric dari Jerussalem menerima permintaan tersebut.Al Amir Bi Ahkamillah Manshur 495 H – 524 H 8. Setelah menerima syarat damai dari kaum Salib.Al Muiz linillah Maad mulai tahun 362 H – 365 H.Azh Zhafir billah Ismail 544 H – 549 H 10. keadaan ini membuat rakyat agak senang walau dalam kebijakan keagamaan terdapat banyak kontroversi.Al adhid lidinillah Abdullah Yusuf 555 H – 567 H14 5. Dengan sembunyi-sembunyi Shawar pergi ke Baitul Maqdis.dengan membuat penempatan tentara dan keperluan lainnya termasuk mendirikan Masjid yang kemudiannya dikembangkan menjadi universitas Al Azhar.Azh zhahir li I’zaz dinillah hingga 411 H – 428 H 5. Madinah namun penulis belum menemukan data sejarah tentang hal tersebut. Usahanya berhasil. 4. Daulah Fatimiah di Mesir bertahan hingga 11 khalifah dari pembentukannya tahun 297 H hingga masa keruntuhannya pada tahun 567 H.Al Mustanshir Maad hingga 428 H – 487 H 6. Akan tetapi. Hijaj15.Al Aziz Nazzar hingga 365 H – 386 H. Setelah keadaan agak tenang panglima Jauhar Siqli meminta pada khalifah Al Mu’iz Lidinillah untuk segera datang ke Mesir11 dengan ibu kotanya Kairo12 pada tahun 361 H13.Al hafizh lidinillah Abdullah 524 H – 544 H 9. Lalu dipersiapkannya tentara besar yang tetap dipimpin oleh panglima Asasuddin Shirkuh dan Shalahuddin Al-Ayyubi untuk . Daerah Kekuasaan Daulah Fatimiah Daerah Kekuasaannya di Afrika meliputi Maroko.Al Hakim bi Amrillah Manshur hingga 386 H – 411 H.Al Faiz Billah Ismail 549 H – 555 H 11. di Asia meliputi Syiria. 2. 6. lalu Al Mu’iz Lidinillah membuat peraturan tentang perpajakan dengan tujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.Al Musta’li Billah Ahmad hingga 487 H – 495 H 7. Keruntuhan Daulah Fatimiah Pada tahun 558 H/1163 M.net. Tunisia. meminta bantuan pasukan Salib untuk menghalau Syirkuh dari Mesir.

Panglima Asasuddin Shirkuh dan Shalahuddin mulai maju ke ibu kota Kairo dan mendapat tentangan dari pasukan Wazir Shawar. Sebab-Sebab Kehancuran Daulah Fatimiyah Banyak sekali sebab-sebab yang membawa hancurnya Daulah fatimiah di Mesir. dia sendiri melarikan diri dan bersembunyi. seperti berikut: a)Penyerangan yang dilakukan oleh Salahuddin Al Ayubi telah membawa Daulah fatimiah tutup buku. namun penulis hanya menyebutnya beberapa sebab penting saja. sebagaimana yang telah penulis jelaskan diatas.menghukum si pengkhianat Shawar. Ibnu Jauzi dan lain-lain dalam memberi peringatan tentang bahaya ideologi Syiah18 c)Kembali Khilafah Abbasiah berpegang pada Al Qur’an dan Sunnah dimana sebelumnya yang berkuasa adalah Dinasti Buwaih berfaham Syiah (320 H – 447 H). bukan hanya itu para fuqaha’ juga di sediakan tunjangan hari raya dan fasilitas di istana untuk tujuan mengajarkan kitab tersebut kepada masyarakat. Qaramithah dan di umumkan diatas mimbar tentang kesesatan pahaman tersebut22 g)Seruan dan taktik yang di buat oleh khalifah semakin membuat bani Buwaih tertekan dan lemah. Sehingga siapa saja yang menjadi qadhi mesti berpodoman pada kitab ini. Akan tetapi pasukan Shawar hanya dapat bertahan sebentar. Politik Daulah Fatimiah Pemahaman syiah pada masa Daulah Fatimiah sangatlah kental terlihat dalam kebijakan politik kenegaraannya. Wazirnya di perintahkan untuk mendatangkan para fuqaha’ yang saat itu berjumlah 35 orang kemudian di beri fasilitas dan gaji yang mencukupi27.19 d)Perlawanan masyarakat Mesir yang semakin meluas terhadap ajaran Syiah yang di bawa oleh Daulah Fatimiah20 e)Khilafah Abbasiah Al Qadir billah Amirul Mukminin pada tahun 480 H meminta Fuaqaha’ Mukatazilah bertaubat dan melarang mereka mempelajari hal-hal yang bertentangan dengan Islam. Kitab ini dijadikan sebagai pedoman dalam memustuskan perkara di pengadilan dan fatwa lainnya. mereka menguatkan pendapat yang sesuia dengan mazhab syiah dan mendahulukan pengamalan agama dengan mengikut pendapat para imamnya dari pendapat para imam sunni. 7. Suatu hari panglima Shalahuddin Al-Ayyubi berziarah ke makam orang shaleh di Mesir. ternyata Wazir Besar Shawar dijumpai bersembunyi di situ. Shalahuddin segera menangkap dan dibawanya ke istana untuk dihukum mati. Al Mu’iz Lidinillah memerintahkan bawahannya agar di buat rumah khusus disamping universitas Al Azhar untuk pelatihan dalam rangka memahami kitab tersebut. walaupun kebanyakan penduduk Mesir Saat itu bermazhab sunnah. b)Munculnya ulama-ulama besar seperti Abu Ishaq Asy Syairazi. Semua itu sebagai motivasi kepada para du’ah yang . sehingga membuat kekuatan Syiah berada pada taraf yang sangat lemah23 8. Ya’qub bin Kalas seorang wazir24 pada pemerintahan Fatimiah menyusun sebuah kitab fiqh25 yang disusun berdasarkan mazhab Syiah Isma’iliyah26 dengan arahan langsung khalifah Al Mu’iz Lidinillah yang berkuasa saat itu. termasuk juga melarang masyarakat berideologi seperti Syiah serta menjauhkan diri dari perbuatan bid’ah21 f)Penangkapan pengikut Syiah.

bahkan ada yang mengatakan bahwa Jami Al Qarawain adalah Universitas tertua di dunia. tidak hanya di dunia Islam. serta posisi Mesir yang strategis di tengah dunia Islam. dihapuslah madzhab syiah dari Mesir dan diganti dengan . pembangunan jami Al Azhar memakan waktu kurang lebih dua tahun. menjadikan Al Azhar tempat tujuan menimba ilmu agama dari para masyayikhnya. Al Azhar merupakan universitas tertua. al Mustanshir Billah. seperti Universitas Paris didirikan pada abad ke-12 Masehi. Pada masa Shalahuddin. dan Al Hafidz Lidinillah. demikian juga universitas-universitas Eropa lainnya. Dalam kekuasaan daulah Fatimiah Jami Al Azhar mengalami beberapa kali renovasi. 9. tepatnya setelah beberapa bulan kekuatan fatimiyin memasuki Kairo. Khalifah juga membiayai para fuqaha dan du’ah yang menyebarkan ilmu pengetahuan. Shalahuddin Al Ayyubi ( wazirnya ) memegang tampuk kekuasaan Mesir. Al Azhar merupakan Univesitas pertama yang para pengajarnya didanai oleh negara. Di sekitarnya dibangun rumah bagi mereka yang mengajar pada Al azhar. seperti pada masa al Hakim Biamrillah. Sebab khalifah tau bahwa pemerintahannya akan bertahan lama jika ilmu tersebut disebarkan pada masyarakat28. dari sinilah dimulainya pengajaran di jami Al Azhar. Karena universitas-universitas di Amerika dan Eropa baru didirikan dua abad setelah berdirinya Al Azhar. Jami Al Azhar mempunyai penghargaan tersendiri dari para khalifah fatimiyin. Universitas Oxford di Inggris pada abad ke-13. Ada sebuah mesjid yang yang kemudiannya menjadi universitas Al Azhar. karena pengajarannya sudah bermula sejak didirikannya yaitu sejak tahun 245 H/ 859 M. dari sinilah berakhirnya kekuasaan fathimiyin di Mesir dan mulai berkuasanya Keluarga Ayyubiyyin. namun di seluruh dunia. Sedang Al Muiz Lidinillah baru datang dari Maroko masuk Kairo setahun kemudian. setelah meniggalnya khalifah Al Adhid Lidinillah tahun 567 H/ 12 September 1171 M. Terlihat hingga sekarang hasil renovasi yang dilakukan oleh Al Hafidz Lidinillah dengan peninggalannya qubah yang dihiasi dengan tulisan ayat-ayat Al Quran dengan khath kufi dan bermacam-macam hiasan yang indah. hanya saja besarnya kedudukan Al Azhar bukan karena tertua atau tidaknya. Hai ini membuktikan bahwa khalifah mencintai ilmu dan suka pada kemajuan. yang kemudian dibuka secara resmi oleh Jauhar al Shaqali29 dengan shalat jumat pada tanggal 7 Ramadhan 361 H / 21 Juni 972 M. dan sampai sekarang masih eksis. Kekuasaan khilafah fathimiyah berakhir dengan khalifahnya Al Adhid Lidinillah. b) Universitas Islam Al Azhar Kairo Jami Al Azhar didirikan bersamaan dengan masuknya kekuasaan Fatimiyin di Kairo.memberikan pemahaman pada masyarakat mengenai kitab tersebut dan seluruh biaya tersebut di tanggung oleh khalifah. namun karena mutunya yang unggul. Kemajuan Pada Masa Daulah Fatimiah Diantara kemajuan yang dicapai Daulah Fatimiah seperti berikut: a) Bidang kebudayaan dan Keagamaan Menjadikan mesjid sebagai tempat pendidikan agama walaupun yang dimaksud untuk mengembangkan ideology mereka. dibalik itu mereka ingin menjadikannya markas penyebaran faham syiah. Universitas yang mengimbangi Al Azhar dari segi sejarahnya adalah Universitas Qarawain di Kota Fas Maroko. Dalam blantika dunia keilmuan.

Imarah Yamani d) Bidang Prosa Melahirkan beberapa kitab terkenal seperti Al A’kdul Farid oleh Ibnu Abdi Rabbihi w. C. kitab Al Aghani oleh Abi Al Faraj Al Ashfihani w. Namun kemudiannya di izinkan lagi setelah terjadi perselisihan32. kitab Saqthu Azh Zhand. Abu Hanifah Nukman Al Maghribi. 10. c)Tahun 381 Daulah Fatimiah menghukum orang yang kedapatan kitab Muatha’ Imam Malik d)Tahun 391 Daulah Fatimiah menangkap dan di kurung orang yang ketika di tanya tentang Ali bin Abi Thalib tetapi ia menjawab tidak tahu. Abu Abdullah Muhammad bin Abi Jarah. Jakfar bin Manshur Al Yamani. namun klaimnya sebagai imam mahdi tidak terbukti. Muhammad bin Abu Qasim Al Masbaji. Ibnu Sina30 Filosof terkenal diantara kitab dalam ilmu kedoktoran. g)Tahun 564 Daulah Fatimiah mengubah kebijakan dengan mendirikan madrasah untuk mazhab Syafi’i dan Maliki serta mengalihkan dari syiah kepada sunnah yang saat itu kebanyakannya bermazhab Syafi’i dan Maliki. 356H. hal ini banyak sekali memberi pengaruh positif dari masyarakat terhadap dirinya. filsafat31 Beliau pengikut setia syiah yang memerintah f) Bidang Filsafah Melahirkan beberapa filosof terkenal sperti Abu Al Hatim Ar Razi. Abu Abbas Ahmad bin Mufrij. PENUTUP Jika kita menelusuri sejarah tentang Daulah Fatimiah maka kita akan menemukan 2 . c) Bidang Syair Melahirkan beberapa orang yang pakar dalam syair seperti Ibnu Hani’.449. Al Luzumiyat oleh Abu Ula Al Ma’kri w.Abu Abdullah An Nusfi. 328H. Abu Shaleh Armani. sedangkan mazhab syiah masih berjalan namun secara sembunyi-sembunyi34.madzhab sunni. 398H. Abu Yakqub As sajazi. Lembaran hitam Daulah Fatimiah a)Pada permulaan ketadangan ke Maroko Khalifah Ubaidillah Al Mahdi di gambar sebagai Imam mahdi yang di tunggu-tunggu. b)Tahun 372 Daulah Fatimiah meniadakan shalat terawih semua daerah di Mesir. hamiduddin al Karmani. e)Tahun 393 Daulah Fatimiah memukul dan mengurung selama 3 hari karena mereka shalat dhuha.429H. g) Bidang Kedoktoran Abu Hasan Ali bin Ridwan h) Bidang Matematika Abu Ali Muhammad bin Hasan bin Haisam i) Bidang Sejarah Abu Hasan Ali Syabasyti. Al Muayyid fi dinillah Asy Syairazi. Abdul Wahab bin Nashir Al Maliki. e) Bidang Sastra Kitab Yatimah Ad Dahri oleh Abu Manshur As Sa’alabi w. Rasail oleh badi’uzzaman Al Hamzani w. f)Tahun 400 san banyak sekali pembunuhan para ulama dan orang shaleh33. logika. Usamah bin Munqiz.

perayaan Karbala dan sebagainya. Maulid Ali. Sumber: CyberMQ. Fez menjadi pusat kaum Syorfa atau Syurafa (bentuk jamak dari .com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN VII DINASTI IDRISIYAH 172-314 M Di Maroko berdiri dinasti Idrisiyah. Masa ketika Dinasti Fatimiah berkuasa merupakan masa ditengah pesatnya berkembang berbagai aliran Kebathinan. akhir tahun. yang pertama di wakili oleh Syiah dan yang kedua oleh Sunnah. Hal ini membuktikan bahwa sejarah umat Islam akan jaya jika mereka berpegang teguh pada Al Qur’an dan As Sunnah. juga perayaan nisfu sya’ban.pendapat yang berbeda dalam cara melihatnya. israk mikraj. Setelah kita menelusuri sejarah Dinasti Fatimiah mulai dari masa pendirinya Ubaidillah Al Mahdi sehingga masa Al Adhidh.Ia diangkat sebagai pemimpin kaum Berber zenata. sejauh mana umat Islam berpegang pada keduanya sejauh itulah kejayaan akan mereka peroleh. orang syi’i yakin daulah ini membawa keadilan dan kemakmuran sedangkan orang Sunni melihat daulah ini membawa petaka dan keburukan.dan menjadikan Fez sebagai ibu kotanya. Husen. Hal ini terlihat dengan dalam kedua kitab kelompok tersebut yang saling memuji dan mencaci.padat penduduknya dengan berbondong-bondongnya para emigran Muslim baik dari afrika maupun dari Andalusia ke pusat pemerintahan Idrisiyah tersebut. maka kita dapat menyimpulkan bahwa Ninasti Fatimiah ini merupakan dinasti pertama dalam Islam yang mengembangkan hal-hal yang baru dalam Islam35 seperti perayaan maulid Nabi Muhammad Saw. Setelah khilafah Abbasiah kembali berpegang pada Al Qur’an dan Sunnah serta mengikuti jejak Salafus Shaleh maka umat Islam kembali bangkit dan dapat menyatukan negeri-negeri yang sebelumnya memisahkan diri sekalipun tidak semuanya dapat disatukan sebagaimana sebelumnya berada di bawah satu khilafah.dan melarikan diri ke Mesir sebelum mencapai Maroko.Idris adalah cicit Hasan ibn Ali ibn Abi Talib yang ikut memberontak terhadap Abbasiyah di Hijaz tahun 169 M. Syiah dan Muktazilah.Volabulis. Hasan.Kota baru itu berkembang dengan pesat.diatas reruntuhan kota Romawi kuno. Oleh itu lahirlah berbagai dinasti-dinasti kecil di timur dan di barat Baghdad sebagai mana penulis sebutkan pada pendahuluan dan yang paling merugikan umat Islam ketika itu adalah direbutnya Baitul Maqdis Kiblat pertama umat Islam oleh tentara Salib. maka tidak heran jika saat itu umat Islam terpecah belah dan dengan beraninya membuat daulah sendiri menurut pemikiran yang mereka yakini.yang didirikan oleh Muhammad ibn Idris yang beraliran Syi’ah. tahun baru. sebagai contoh penamaan daulah ini dimana kelompok syiah menyebut dengan nama Daulah Fatimiah sedangkan kelompok sunnah menamakan Daulah Ubaidiah sebab orang Sunni menganggap tidak saheh silsilah keturunan Ubaidillah Al Mahdi sebagi pendiri daulah tersebut.pada tahun 172-314 M.Sebelum dikuasai dinasti idrisiyah wilayah tersebut didominasi oleh kaum Khawarij.

Dinasti ini berakhir dengan jatuhnya Tahart ke tangan para penyebar dakwah fatimiyah tahun 296.Dinasti ini bersekutu dengan bani umaiyah diSpanyol karena terjepit oleh Idrisiyah yang Syi’ah di Barat dan Aglabiyah yang Sunni diTimur mereka. Dinasti ini didirikan oleh Ibnu Aghlab (Mufradi.juga merupakan pusat ilmu pengetahuan agama yang tinggi khususnya aliran khawarij untuk seluruh Afrika Utara dan bahkan diluar wilayah tersebut.Yahya IV (292-310) terpaksa mengakui kekuasaan Fatimiyah.Pulau jerba di Tunisia.yang menjadi factor penting dalam sejarah perkembangan Maroko.Tahart.dengan mudah dapat memukulnya. Ibrahim I ibn al-Aghlab (800-812 M) 2.Muhammad al-Muntasir pada tahun 213-221. Sumber: CyberMQ.dan jabal Nefusa hingga kini.tanpa menguasai desa-desa akhirnya terpecahpecah dimasa pemimpin mereka.Tiga atau empat dasawarsa setelah jatuhnya bangsa yang beraliran Syi’ah itu berdiri lagi keluarga jauh dari Idrisiyah.Musuh-musuh mereka yang terdiri dari suku Berber. Algeria dan Sisilia.Zanzibar dan Afrika timur.Baru menjelang akhir pemerintahannya. dan Fez dapat diduduki oleh dinasti baru yang bercorak Syi’ah tersebut pada tahun 309.yakni Daulah Fatimiyah yang dipimpin oleh Mahdi Ubaidillah.Kekuaaan mereka dibagi-bagikan kepada saudara-saudara al-muntasir yang banyak jumlahnya.Disamping itu muncul pula ancaman musuh yang lebih besar.dan keluarga rustamiyah banyak dibunuh oleh penakluknya itu. Para penguasa Dinasti Aghlabiyah yang pernah memerintah adalah sebagai berikut : 1.orang mulia).com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN IX DINASTI AGLABIYAH TAHUN 184-296 Dinasti Aghlabiyah adalah salah satu Dinasti Islam di Afrika Utara yang berkuasa selama kurang lebih l00 tahun (800-909 M).syarif.Abu Abdullah dari suku Berber Ketama.Wargla.Ibu kotanya ialah Tahart yang berhubungan dengan kota Aures. Sumber: CyberMQ.di Aljazair Barat yang dipelopori oleh Abdurrahman ibn Rustam yang beraliran Khawarij Ibadiyah.Idrisiyah dapat menguasai pelosok Maroko.sedang yang lain meloloskan diri ke selatan.dimasa Rustamiyah mengalami kemakmuran yang menakjubkan dan sebagai persinggahan diutara diantara salah satu rute-rute kafilah trans-sahara.seperti Oman.Hasan dan Husain ibn Ali ibn Abi Thalib.yakni para keturunan cucu Nabi SAW.Keberadaan dinasti tersebut sebenarnya merupakan protes terhadap dominasi Arab yang Sunni.Tetapi bani umaiyah yang berkuasa diSpanyol memukul Idrisiyah tahun 363 dan keluarga terakhir dinasti yang kalah itu dibawa ke Cordova. Wilayah kekuasaannya meliputi Ifriqiyah. 1997:116).Tripolitani dan Tunisia Selatan. Abdullah I (8l2-817 M) .com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN VIII DINASTI RUSTAMIYAH 160-296 Dinasti Rustamiyah berdiri pada tahun 160-296.yakni Hammudiyah yang berkuasa di Algeciras dan Malaga sebagai salah satu penguasa dari Muluk at-Tawaif.Walaupun secara politis masih berkembang dan berpengaruh dibeberapa wilayah Magrib seperti oase Mazb Aljazair. Kekuasaan Idrisiyah yang ada dikota-kota.

Nama Dinasti Aglabiyah ini diambil dari nama ayah Amir yang pertama. Ziyadatullah (863. Untuk menaklukkan wilayah baru dibutuhkan suatu proses yang panjang dan perjuangan yang besar. akan tetapi juga mengirim upeti ke Baghdad setiap tahunnya sebesar 40. Ibrahim bin al-Aghlab mengusulkan kepada Harun arRasyid supaya wilayah tersebut dihadiahkan kepadanya dan anak keturunannya secara permanen.46). Karena ia sangat pandai menjaga hubungan dengan Khalifah Abbasiyah seperti membayar pajak tahunan yang besar. Awal mula terbentuknya Dinasti tersebut yaitu ketika Baghdad di bawah pemerintahan Harun ar-Rasyid.000 dinar.1980:. Harun ar-Rasyid menyetujui usulannya. Ahmad (856-863 M) 7. maka Ibrahimi I diberi kekuasaan oleh Khalifah.000 orang pasukan jalan kaki. Pada tahun 800 M. yaitu Ibrahim bin al-Aglab. Ini juga peperangan akhir yang .M) 8. sehingga berdirilah Dinasti kecil (Aghlabiyah) yang berpusat di Ifrikiah yang mempunyai hak otonomi penuh. Karena jika hal itu terjadi. Abu Ghasaniq Muhammad II (863-875 M) 9. dengan mengerahkan panglima laut yang terdiri dari 900 tentara berkuda dan 10. Abu ‘Iqal al-Aghlab (838-841 M) 5. Dinasti Aglabiyah berkuasa kurang lebih dari satu abad. yaitu Sisilia dari tangan Byzantium 827 M. yang para penguasanya adalah berasal dari keluarga Bani al-Aghlab. Ibrahim I diangkat sebagai Gubernur (Amir) di Tunisia oleh Khalifah Harun arRasyid. Inilah ekspedisi laut terbesar. terdapat dua bahaya besar yang mengancam kewibawaannya. Abdullah II (902-903 M) 11. Pada tahun itu Ibrahim diberi provinsi Ifriqiyah (Tunisia Modern) oleh Harun al-Rasyid sebagai imbalan atas pajak tahunan yang besarnya 40. Hal ini dikarenakan jarak yang cukup jauh antara Afrika Utara dengan Bagdad. Pemerintahan Aghlabiyah pertama berhasil memadamkan gejolak yang muncul dari Kharijiyah Barbar di wilayah mereka.1994: 65). termasuk menentukan penggantinya tanpa campur tangan dari penguasa Abbasiyah. Pendiri Dinasti ini adalah Ibrahim ibn al-Aghlab pada tahun 800 M.000 dinar dan meliputi hak-hak otonom yang besar (Bosworth. Ziyadatullah III (903-909 M) Aghlabiyah memang merupakan Dinasti kecil pada masa Abbasiyah. mulai dari tahun 800-909 M. maka ia tidak hanya mengamankan dan memerintah wilayah tersebut. dipimpin oleh panglima Asad bin Furat. Sehingga Aglabiyah tidak terusik oleh pemerintahan Abbasiyah. Ibrahim II (875-902 M) 10. meliputi hakhak otonomi yang besar seperti kebijaksanaan politik. Ziyadatullah (817-838 M) 4. namun tidak seperti Ifriqiyyah yang sifatnya adalah pemberian. Muhammad I(841-856 M) 6. Pertama dari Dinasti Idris yang beraliran Syi’ah dan yang kedua dari golongan Khawarij. Ia adalah seorang pejabat Khurasan dalam militer Abbasiyah. Dengan adanya dua ancaman tersebut terdoronglah Harun ar-Rasyid untuk menempatkan balatentaranya di Ifrikiah di bawah pimpinan Ibrahim bin Al-Aghlab. Di bagian Barat Afrika Utara. sehingga Dinasti tersebut dinamakan Aghlabiyah.3. Setelah berhasil mengamankan wilayah tersebut. Kemudian di bawah Ziyadatullah I. Meskipun demikian masih tetap mengakui akan kekhalifahan Baghdad (Hoeve. Aglabiyah dapat merebut pulau yang terdekat dari Tunisia.

Napoli. Daerah-daerah tersebut yang menjadi wilayah kekuasaan Dinasti Aghlabiyah. mampu menduduki Malpa. Langkah-langkah Pemimpin Aghlabiyah a. para penguasa bersemangat membagun Tunisia dan Sisilia. Pulau Malta (869 M). suatu armada bajak laut dikerahkan. maka Paus Yonanes VIII (872– 840 M) terpaksa minta perdamaian dan bersedia membayar upeti sebanyak 25. wafat (908 M). Disamping itu. termasuk kota Roma. irigasi untuk pertanian (khususnya di Tunisia Selatan. Dan pada tahun 868 M. Keberhasilan penguasaan seluruh pulau Sisilia inilah yang membuat Aglabiyah unggul di Mediterania Tengah. menyerang pulau Corsika dan Mayorka. sehingga membuat Aghlabiyah unggul di Mediterania Tengah dan membuat mereka mampu mengusik pantai Italia Selatan. Ziyadatullah I membangun masjid Agung Qairuan. sehingga para penguasa Aghlabiyah antusias dalam bidang pembangunan .) Napoli (837M). Sardinia. kota Athena di Yunani-pun berada dalam jangkauan penyerangan mereka. kemudian pulau itu dibawah pemerintahan Muslim. Bari. dengan meredakan oposisi internal di Ifriqiyyah yang dilakukan Fuqaha’ (pemimpin–pemimpin religius) Maliki di Qayrawan (Cairovan). Bari (840 M). b. Selain sebagai ibu kota Dinasti Aghlabiyah. Dengan berhasilnya penaklukan-penaklukan di atas Dinasti Aghlabiyah menjadi Dinasti yang kaya. jalan-jalan. Dengan keberhasilan penaklukan-penaklukan tersebut. Kemudian Aghlabiah juga berhasil merebut Malta pada tahun 868 M. Selain itu juga berhasil menaklukan kota-kota pantai Itali. menjadikan Dinasti Aglabiyah kaya raya. yang wafat (901 M). yang tanahnya kurang subur). Pasukan Aglabiyah juga berhasil menguasai kota Regusa di pantai Yugoslavia (890 M). sedangkan Amir Ahmad membangun masjid Agung Tunis dan juga membangun hampir 10. Pertama di bawah kekuasaan Aghlabiyah dan . armada angkutan. Calabria (838 M). seperti Sahnun yang wafat (854 M) pengarang mudawwanat. dan Benevento. Toronto (840 M ). Corsica. Penguasa Aghlabiyah pertama berhasil memadamkan gejolak Kharijiyah Berber di wilayah mereka. Aspek yang menarik pada Dinasti Aghlabiyah adalah ekspedisi lautnya yang menjelajahi pulau-pulau di Laut Tengah dan pantai-pantai Eropa seperti pantai Italia Selatan. dan Isa bin Muslim. Selain untuk memperluas wilayah penaklukan terhadap Sicilia juga bertujuan untuk berjihad melawan orang-orang kafir. Brindisi. Dilanjutkan dengan dimulainya proyek besar merebut Sisilia dari tangan Bizantium pada tahun 827 M. seni dan kehidupan keberagamaan. dan Benevento (840 M). Calabria. bahkan mengusai kota Portofino di pantai Barat Italia (890). demikian pula perkembangan arsitektur. dan Alpen. termasuk berhasil menaklukan kota-kota pantai Italia Brindisi (836/221 H. dibawah Ziadatullah I yang amat cakap dan energik. Abu Zakariah al-Kinani. Qoiruan juga sebagai pusat penting munculnya mazhab Maliki. Wilayah tersebut menjadi pusat penting bagi penyebaran peradaban Islam ke Eropa Kristen. 1. Sardinia. Tidak cukup itu. ia meninggal dalam pertempuran. tempat berkumpulnya ulama-ulama terkemuka. kitab fiqih Maliki.Dengan demikian. Karena tidak tahan terhadap serangan berkepanjangan dari pasukan Aghlabiyah pada Bandar-bandar Itali. dan Meriteran Alp. ilmu. pos-pos. yang wafat (902 M). Totonto. Yusuf bin Yahya.000 uang perak pertahun kepada Aglabiyah.dipimpin panglima Asad bin Furad karena itu.000 benteng pertahanan di Afrika Utara. pada tahun 878 M sempurnalah penguasaan atas Sisilia. Corsica. Karya-karya para ulama-ulama pada masa Dinasti Aghlabiyah ini tersimpan baik di Masjid Agung Qairuan. Kemudian Aglabiyah melanjutkan serangan-serangannya ke pulau lainnya dan pantai-pantai di Eropa.

kedua di bawah Gubernur-Gubernur Fathimiyah, sampai penaklukan oleh Norman pada abad XI. Pulau itu menjadi pusat bagi penyebaran kultur Islam ke Eropa KRISTEN. 2. Peninggalan-peninggalan Bersejarah Dinasti Aghlabiah Aghlabiyah adalah pembangun yang penuh semangat. Diantara bangunan-bangunan peninggalan Aghlabiah adalah: a. Pembangunan kembali Masjid Agung Qayrawan oleh ZiyadatullahI b. Pembangunan Masjid Agung Tunis oleh Ahmad. c. Pembangunan karya-karya pertanian dan irigasi yang bermanfaat, khususnya di Ifriqiyah selatan yang kurang subur. 3. Kemunduran Dinasti Aghlabiyah Menjelang akhir abad IX, posisi Aghlabiah di Ifqriqiyah menjadi merosot. Hal ini disebabkan karena amir terakhirnya yaitu Ziyadatullah III tenggelam dalam kemewahan (berfoya-foya), dan seluruh pembesarnya tertarik pada Syi’ah, juga propaganda Syi’iah, Abu Abdullah. Perintis Fatimiyah, Mahdi Ubaidillah mempunyai pengaruh yang cukup besar di Barbar, yang akhirnya menimbulkan pemberontakan militer, dan Dinasti Aghlabiyah dikalahkan oleh Fatimiyah (909 M), Ziyadatullah III di usir ke Mesir setelah melakukan upaya-upaya yang sia-sia demi untuk mendapatkan bantuan dari Abbasiah untuk menyelamatkan Aghlabiah (Bosworth,1993:47). Sumber: CyberMQ.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN X DINASTI ZIRIYAH DAN HAMMADIYAH Dinasti Ziriyah dan Hammadiyah berdiri pada tahun 361-547 M.Di Afrika Utara sebelah Tengah (Aljazair Timur) dengan ibu kota Qairawan.Ziriyah merupakan kaum ber-ber Sanhajah,yang memberikan bantuan militer kepada ibu kota Fatimiyah alMahdiyah,334M.Ketika diserbu oleh pemberontak Khawarij.Khalifah Mu’izli Dinillah dari Fatimiyah memindahkan ibu kotanya ke Mesir sehingga wilayah barat banyak dikuasai oleh Ziriyah.Oleh karena luas wilayahnya itu maka dibagilah menjadi dua,yakni bagian barat diberikan kepada Hammadiyah,cabang dari Ziriyah,yang berpusat di Qal’at Bani Hammad,sedangkan ditimur tetap ada pada Ziriyah.Dinasti ini berorentasi kepada Abbasiyah,tetapi Hammadiyah loyal kepada Fatimiyah.Oleh karena itu Fatimiyah memerangi Ziriyah dan memaksanya keluar dari daratan Afrika utara,yang akhirnya jatuh ke tangan dinasti Muwahhidun. Sumber: CyberMQ.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN XI DINASTI AL-MURABITUN ATAU AL-MURAWIYAH Dinasti Murabbitun berdiri pada tahun 479-540H.Dinasti ini adalah salah satu dinasti Islam yang berkuasa di Maghribi.Nama Murabbitun berkaitan erat dengan nama tempat tinngal mereka (ribat,semacam madrasah).Mereka biasa juga diberi sebutan almulassimun (pemakai kerudung sampai menutupi wajah). Sekitar abad V H/XI M salah seorang pemimpin mereka,yahya bin Umar,melaksanakan ibadah haji.Di tanah suci ia menyadari bahwa pengikutnya masih awam terhadap ilmu pengetahuan agama.Untuk meningkatkan kemampuan pengetahuan keagamaan mereka dicarilah seorang yang sanggup melaksanakan tugas tersebut.Yahya bertemu dengan

Abdullah bin Yasin,guru mazhab Maliki,yang bersedia mengemban tugas tersebut. Dibawah pimpinan spiritualnya,Abdullah bin Yasin dan seorang komandan militer,yahya bin umar,mereka berhasil memperluas wilayah kekuasaannya sampai ke Wadi Dara.Kemudian mereka berhasil menaklukkan kerajaan Sijilmasat yang dikuasai oleh Mas’ud bin Wanuddin al-Maqrawi tahun 447 H.Ketika Yahya bin umar meninggal,jabatannya digantikan oleh saudarannya Abu baker bin umar. Setelah Abu baker memegang pimpinan,ia meneruskan gerakan penaklukkan ke sahara Maroko.Tahun 450H. ia menyeberang ke Atlas Tinggi.setelah itu diadakan penyerangan ke Maroko Tengah dan Selatan.Selanjutnya memerangi suku Barghawata yang dianggap menganut paham bid’ah.Pada penyerangan ini Abdullah bin Yasin tewas tahun 451 H.Sejak saat itu Abu bakar memegang kekuasaan penuh dan lambat laun mengembangkan system kesultanan. Sepeninggal Abu bakar digantikan oleh Abu Ya’kub Yusuf bin Tasyfin.Pada masa Ibn Tasyfin dibangunlah kota Marakesy untuk dijadikan ibu kota pemerintahan.Ekspansi wilayah masih terus dilanjutkan dan bahkan sampai ke Aljiers (Aljazair). Ia mengangkat pejabat dari kalangan Murabitun untuk menduduki jabatan gubernur pada wilayah taklukan,sementara ia memerintah di Maroko.Pada masa Yusuf Tasyfin ini Murabbitun mengalami kejayaan. Sumber: CyberMQ.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN XII DINASTI AL-MUWAHHIDUN PENDAHULUAN A. Latar belakang Dinasti Murabithun pada mulanya adalah sebuah gerakan agama yang didirikan oleh Yusuf ibn Tasyfin di Afrika Utara. Pada tahun 1062 M ia berhasil mendirikan sebuah kerajaan yang berpusat di Marakesy. Ia masuk ke Spanyol atas “undangan” penguasapenguasa Islam di sana yang tengah memikul beban berat perjuangan mempertahankan negeri-negerinya dari serangan-serangan orang-orang Kristen. Ia dan tentaranya memasuki Spanyol pada tahun 1086 M dan berhasil mengalahkan pasukan Castilia. Karena perpecahan di kalangan raja-raja muslim, Yusuf melangkah lebih jauh untuk menguasai Spanyol dan ia berhasil untuk itu. Akan tetapi, penguasa-penguasa sesudah ibn Tasyfin adalah raja-raja yang lemah. Pada tahun 1143 M, kekuasaan dinasti ini berakhir, baik di Afrika Utara maupun di Spanyol dan digantikan oleh dinasti Muwahhidun. Pada masa dinasti Murabithun, Saragossa jatuh ke tangan Kristen, tepatnya tahun 1118 M. Di Spanyol sendiri, sepeninggal dinasti ini, pada mulanya muncul kembali dinasti-dinasti kecil, tapi hanya berlangsung tiga tahun. Pada tahun 1146 M penguasa dinasti Muwahhidun yang berpusat di Afrika Utara merebut daerah ini. Muwahhidun didirikan oleh Muhammad ibn Tumart (w. 1128). Dinasti ini datang ke Spanyol di bawah pimpinan Abd al-Mun’im. Antara tahun 1114 dan 1154 M, kota-kota muslim penting, Cordova, Almeria, dan Granada, jatuh ke bawah kekuasaannya. Untuk jangka beberapa dekade, dinasti ini mengalami banyak kemajuan. Kekuatan-kekuatan Kristen dapat dipukul mundur. Akan tetapi tidak lama setelah itu, Muwahhidun mengalami keambrukan. Pada tahun 1212 M, tentara Kristen memperoleh kemenangan besar di Las Navas de Tolesa. Kekalahan-kekalahan yang dialami Muwahhidun menyebabkan penguasanya memilih untuk meninggalkan Spanyol dan kembali ke Afrika Utara tahun

1235 M. Keadaan Spanyol kembali runyam, berada di bawah penguasa-penguasa kecil. Dalam kondisi demikian, umat Islam tidak mampu bertahan dari serangan-serangan Kristen yang semakin besar. Tahun 1238 M Cordova jatuh ke tangan penguasa Kristen dan Seville jatuh tahun 1248 M. Seluruh Spanyol kecuali Granada lepas dari kekuatan Islam. BAB II PEMBAHASAN A. Murabithun atau Al Murawiyah di Afrika Utara dan Spanyol (1056-1147 M) Murabithun atau Al–Murawiyah merupakan salah satu Dinasti Islam yang berkuasa di Maghrib. Nama Al- Murabithun berkaitan dengan nama tempat tinggal mereka yang pada awalnya mereka menempati Ribat (sejenis surau). Asal-usul dinasi ini dari Lemtuna, salahsatu dari suku Sanhaja, Mereka juga disebut al-Mulassimun (orang-orang bercadar). Pada abad kesebelas pemimpin Sanhaja, Yahya bin Ibrahim, melaksanakan ibadah haji ke Makkah. Dan sekembalinya dari Arabia, ia mengundang Abdullah bin Yasin seorang alim terkenal di Maroko, untuk membina kaumnya dengan keagamaan yang baik, kemudian beliau dibantu oleh Yahya bin Umar dan saudaranya Abu Bakar bin Umar. Perkumpulan ini berkembang dengan cepat , sehingga dapat menghimpun sekitar 1000 orang pengikut. Di bawah pimpinan Abdullah bin Yasin dan komando militer Yahya bin Umar mereka berhasil memperluas wilayah kekuasaannya sampai ke Wadi Dara, dan kerajaan Sijil Mast yang dikuasai oleh Mas’ud bin Wanuddin. Ketika Yahya bin Umar meninggal Dunia, jabatannya diganti oleh saudaranya, Abu Bakar bin Umar, kemudian ia menaklukkan daerah Sahara Maroko. Setelah diadakan penyerangan ke Maroko tengah dan selatan selanjutnya menyerang suku Barghawata yang menganut paham bid’ah. Dalam penyerangan ini Abdullah bin Yasin wafat (1059 M). Sejak saat itu Abu Bakar memegang kekuasaan secara penuh dan ia berhasil mengembangkannya. Abu Bakar berhasil menaklukkan daerah Utara Atlas Tinggi dan akhirnya pada tahun 1070 M, ia dapat menaklukkan daerah Marrakech (Maroko). Kemudian ia mendapat beritabahwa Buluguan, Raja Kala dari Bani Hammad mengadakan penyerangan ke Maghrib dengan melibatkan kaum Sanhaja. Mendengar berita itu ia kembali ke Sanhaja untuk menegakkan perdamaian. Setelah berhasil memadamkan, ia menyerahkan kekuasaanya kepada Yusuf bin Tasyfin (2 September 1107), kemudian ia mengatakan bahwa Maroko di bawah kekuasaannya. Pada tahun 1062 M, Yusuf bin tasyfin mendirikan ibu kota di Maroko. Dia berhasil menaklukkan Fez (1070 M) dan Tangier (1078 M). Pada tahun 1080-1082 M, ia berhasil meluaskan wilayah sampai ke Al Jazair. Dia mengangkat para pejabat Al-Murabithun untuk menduduki jabatan Gubernur pada wilayah taklukannya, sementara ia memerintah di Maroko. Yusuf bin Tasfin meninggalkan Afrika pada tahun 1086 M dan memperoleh kemenangan besar atas Alfonso VI (Raja Castile Leon) dan Yusuf bin Tasfin mendapat dukungan dari Muluk At-Thawa’if dalam pertempuran di Zallaqah. Ketika Yusuf bin Tasfin meninggal Dunia, ia mewariskan kepada anaknya, Abu Yusuf bin Tasyfin. Warisan itu berupa kerajaan yang luas dan besar terdiri dari negeri-negeri Maghrib, bagian Afrika dan Spanyol. Ali ibn Yusuf melanjutkan politik pendahulunya dan berhasil mengalahkan anak Alfonso VI (1108 M). Kemudian ia ke Andalusia merampas Talavera Dela Rein. Lambat laun Dinasti Al- Murabithun mengalami kemunduran dalam memperluas wilayah. Kemudian Ali mengalami kekalahan pertempuran di Cuhera (1129

M). kemudain ia mengangkat anaknya Tasyfin bin Ali menjadi Gubernur Granada dan Almeria. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk menguatkan moral kaum Murabithun untuk mempertahankan serangan dari raja Alfonso VII. Dinasti Al- Murabithun memegang kekuasan selama 90 tahun, dengan enam orang penguasa yaitu : 1. Abu Bakar bin Umar (1056-1061 M) 2. Yusuf bin Tasyfin (1061-1107 M) 3. Ali bin Yusuf (1107-1143 M) 4. Tasyfin bin Ali (1143-1145 M) 5. Ibrahim bin Tasfin 6. Ishak bin Ali. Masa terahir Dinasti Al-Murabithun tatkala dikalahkan oleh Dinasti Muwahiddun yang dipimpin oleh Abdul Mun’im. Dinasti Muwahiddun menaklukkan Maroko pada tahun 1146-1147 M yang ditandai dengan terbunuhnya penguasa Al-Murabithun yang terakhir, Ishak bin Ali. Ketika kekuasaan Bani Umayah Spanyol pecah, ada suatu kekuatan yang baru muncul di Afrika Barat. Para ketua Muslim di Spanyol melupakan perbedaan mereka. Pada saat yang kritis itu dan meminta bantuan kepada Yusuf ibn Tasyfin, Raja al-Murabithun di Afrika Barat. Yusuf menanggapi permintaan mereka dan menyebrang ke Spanyol pada tahun 1086 M. Pasukan Gabungan itu bertemu dengan pasukan Alfanso di Zalaqah. Dalam pertempuran itu Alfanso dikalahkan. Kemenangan ini membuat Yusuf menjadi Raja. Akan tetapi tidak lama memerintah beliau wafat, dan di ganti oleh anaknya Abul Hasan. Abul Hasan mempunyai kekuatan yang luar biasa, Dia mengalahkan orang KRISTEN dalam beberapa pertempuran selama pemerintahannya. Kekuatan lainnya bernama al-Muahhidun di Afrika B. Muwahhidun atau Al–Muhad di Afrika Utara dan Spanyol (1128-1269 M) Muwahhiddun merupakan Dinasti Islam yang pernah berjaya di Afrika Utara selama lebih satu abad. Didirikan oleh Muhammad bin Tummart. Ibn Tumart menamakan gerakannya dengan Muwahhiddun, karena gerakan ini bertujuan untuk menegakkan tauhid (Keesaan Allah), menolak segala bentuk pemahaman anthropormofisme (Tajsim) yang dianut oleh Murabithun. Karena itu semangat perjuangan Ibn Tumart adalah menghancurkan kekuatan Murabhitun. Pada tahun 1129 M, di bawah komando Abu Muhammad Al Basyir, kaum Muwahiddun menyerang ibu kota Murabithun. Peristiwa itu terkenal dengan nama perang Buhairah. Dalam perang itu Muwahhidun kalah dan mengakibatkan meninggalnya Ibn Tumart. Pada tahun 1163 M, Abdul Mun’im bin ‘Ali diangkat sebagai pemimpin menggantikan Ibn Tumart. Di bawah kepemimpinannya AlMuwahiddun Meraih kemenangan. Pada tahun 1131 M Muwahiddun menguasai Nadla , Dir’ah Taigar, Fazar dan Giyasah. Pada tahun 1139 M, Muwahiddun melancarkan serangan ke pertahanan Murabithun sehingga jatuh ketangan kaum Muwahiddun. Fez kota terbesar kedua setelah Marrakech, direbut al-Muwahhidun pada tahun 1145 M. Setahun kemudian berhasil menguasai Marrakech dan menjatuhkan Murabithun. Setelah berhasil menjatuhkan Murabithun Abdul Mun’im memperluas wilayah kekuasaannya, pada tahun 1152 M Al-Jazair direbutnya. 6 tahun berikutnya wilayah Tunisia dikuasai dan 2 tahun setelah itu Tripoli jatuh ketangannya. Kekuasaannya dari Tripoli hingga ke Samudera Atlantik sebelah Barat, suatu prestasi gemilang dan belum

Ia memperluas wilayah di utara dari timur pada tahun 1169 M dibawah Abu Hafs al Muwahhidun. Muhammad An Nasir (1198-1214 M) 6.1995:353301) PENUTUP A. Pada tahun 1129 . Ketika Yahya bin Umar meninggal Dunia. Karena itu semangat perjuangan Ibn Tumart adalah menghancurkan kekuatan Murabhitun. Dia seorang yang dermawan. seorang penduduk asli dari suku di Afrika Barat. dia berhasil merebut Toledo. Kesimpulan Murabithun atau Al–Murawiyah merupakan salah satu Dinasti Islam yang berkuasa di Maghrib. Bersamaan dengan kemunduran ini. kemudian ia menaklukkan daerah Sahara Maroko. Abu Yusuf Ya’kub al Mansur (1184-1198 M) 5. jabatannya diganti oleh saudaranya. Akan tetapi setelah kematian Ya’kub Muwahhidun memasuki masa kemunduran. Kekuatan KRISTEN ini mengulangi serangan ke Andalusia dan kali ini mereka berhasil mengalahkan kekuatan Muslim Muwahhidun. pasukan Salib yang telah dikalahkan oleh Salahuddin di Palestina kembali ke Eropa dan mulai menggalang kekuatan baru dibawah pimpinan Alfonso IX. Abu Bakar bin Umar. Setelah beliau wafat kekuatan Kristen mulai muncul. Abu Yusuf Ya’kub Al Mustansir (1214-1224 M) Muhammad ibnu Tumart. karena gerakan ini bertujuan untuk menegakkan tauhid (Keesaan Allah).pernah dicapai oleh Dinasti manapun di Afrika Utara. Di bawah pimpinan Abdullah bin Yasin dan komando militer Yahya bin Umar mereka berhasil memperluas wilayah kekuasaannya sampai ke Wadi Dara. menolak segala bentuk pemahaman anthropormofisme (Tajsim) yang dianut oleh Murabithun. Nama Al-Murabithun berkaitan dengan nama tempat tinggal mereka yang pada awalnya mereka menempati Ribat (sejenis surau). Beliau digantikan oleh anaknya yang terkenal yaitu Ya’kub yang di bawah pemerintahannya. Orang Islam di bawah pemerintahan Muwahhidun melawan orang Kristen di al-Ukab. tetapi pada tahun itu Abdul Mun’im wafat. Didirikan oleh Muhammad bin Tummart. Abdul Mun’im memperluas wilayahnya ke daerah yang dikuasai orang Kristen. kekuasaan Muwahhidun mencapai puncaknya. Ibn Tumart menamakan gerakannya dengan Muwahhiddun. Dalam beberapa generasi ini Muwahhidun mengalami masa kemajuan. Abu Ya’kub Yusuf (1163-1184 M) 4. Abdul Mun’im bin Ali (1130-1163 M) 3. Afandi. dan kerajaan Sijil Mast yang dikuasai oleh Mas’ud bin Wanuddin. Adapun urutan-urutan penguasa Al Muwahhidun sebagai berikut : 1. setelah Abdul Mukmin wafat di ganti oleh saudaranya Abu Yakub Yusuf. Asal-usul dinasi ini dari Lemtuna. Setelah diadakan penyerangan ke Maroko tengah dan selatan Muwahhiddun merupakan Dinasti Islam yang pernah berjaya di Afrika Utara selama lebih satu abad. Ia diganti puteranya Abu Ya’kup Yusuf Abdul Mun’im (1184 M). mengangkat Abdul Mikmin sebagai wakilnya. Mereka juga disebut al-Mulassimun (orang-orang bercadar). Muhammad bin Tumart Al Mahdi (1121-1130 M) 2. akhirnya orang Muahhidun dikalahkan orang Kristen dengan pasukan yang besar (Ali. salahsatu dari suku Sanhaja. Pada tahun 1162 M. Setelah beberapa kali mengalami kekalahan dan akhirnya penguasa muwahhidun meninggalkan Spanyol dan kembali ke Afrika Utara (Maroko) pada tahun 1235 M.

Namun.ia bergelar Khalifah dan Amirul Mukminin yang diperolehnya dari Syarif Makkah.maka dinasti Mariniyah tidak pernah lagi muncul didaerah subur itu.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN XII DINASTI MARINIYAH Dinasti Mariniyah berdiri pada tahun 592-956M.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN XIV DINASTI IKHSYIDIYAH Dinasti Ikhsyidiyah berdiri pada tahun 323-358M.Akhirnya kekuasaan mereka pun dapat dihancurkan pula oleh Sa’di Syarif yang lagi “naik turun” dan berhasil menduduki Fez tahun 956 M.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN XIII DINASTI HAFSIYAH Dinasti Hafsiyah berdiri diTunisia dan Aljazair Timur pada tahun 625-982M.Al Muntasir menjadikan dinasti itu besar. di bawah komando Abu Muhammad Al Basyir. kaum Muwahiddun menyerang ibu kota Murabithun.adalah suku berber Zenata yang nomad yang menggantikan kekuasaan al-Muwahhidun di Maroko dan beribu kota di Fez.dapat menolak serangan Louis IX dari Perancis dan Charles dari Anjaou.berkuasa di Mesir setelah Tuluniyah.Islam yang ada diAfrika Utara itu.Ia diberi gelar Ikhsyid yang berarti pangeran atau penguasa menurut istilah yang biasa dipakai di Sogdia . Abdul Mun’im bin ‘Ali diangkat sebagai pemimpin menggantikan Ibn Tumart Sumber: CyberMQ.Ketika itu secara de facto kekuasaan berpindah ke Banu Wattas. Pada tahun 1163 M. Dalam perang itu Muwahhidun kalah dan mengakibatkan meninggalnya Ibn Tumart.M.Abu zakaria Yahya yang menentang kekuasaan Khalifah al Muwahhidun.Abu yusuf.Sinan pasya.tetapi kemudian Abul Hasan Ali kalah di Rio Salado tahun 741M.Ia juga mengaku sebagai pewaris dinasti Abbasiyah yang telah hancur.Penyerangan Portugis terhadap wilayah Mariniyah dan dapat merebut Ceuta di Afrika Utara memperlemah kekuasaannya.yang didirikan oleh Muhammad Ibn Tugj yang berasal dari Turki.Berasal dari Bani Marin.memaksa dinasti Abdul Wadiyah dari Telemsani(Tlemcen) untuk membayar pajak yang tinggi.seorang pemimpinnya turun sendiri memimpin perang.murid Ibn Tumart. Sumber: CyberMQ.Dinasti itu diambil dari nama Syaikh Abu Hafs Umar.dan yang mendirikan dinasti ini ialah Gubernur Afrika.Anak turun Syaikh Abu Hafs banyak menduduki jabatan penting pada masa al Muwahhidun.Abdul Wahid.Akhirnya dinasti itu ditaklukkan oleh Turki Utsmani dibawah pimpinan perangnya. Peristiwa itu terkenal dengan nama perang Buhairah.Setelah mereka kuat diMagrib ingin menundukkan Spanyol.Ibn Tugj menjadi gubernur Mesir sebagai hadiah dari Abbasiyah setelah dapat mempertahankan wilayah Nil itu dari serangan kaum Fatimiyah yang berpusat diAfrika Utara.dan menang atas pasukan Kristen di Ecija.dan salah seorang jendral Abdul Mu’min dari AlMuwahhidun yang merebut kota-kota di Spanyol.674 M. Sumber: CyberMQ.sepeninggal Al-Muntasir dinasti Hafsiyahmengalami kemunduran dan kemerosotan hingga wilayah kekuasaannya tinggal Tunisia saja.Ia mengembangkan kekuasaannya ke barat.cabang dari Mariniyah.

Jauhar as-Siqili.dibawah panglimanya.blogspot. Shalahuddin menyatakan loyalitasnya kepada Khalifah Abbasiyah (al-Mustadi) di Bagdad dan secara formal menandai berakhirnya rezim Fatimiyah di Kairo. Saudaranya dikirim untuk menguasai Yaman 1173 M. Akhirnya pada 1175 M. yang menjadi abdi dari putra Zangi bernama Nuruddin. 1999:545).dan pada akhirnya Ikhsyidiyah menyerah kalah terhadap Fatimiyah yang telah menguat di Afrika Utara. Pertama-tama ia masih menghormati simbol-simbol Syi’ah pada pemerintahan Al-Adil Lidinillah. Syirkuh berhasil mengusir raja Almaric beserta pasukan salibnya dari Mesir. dibawa pemerintahan Zangi Ibnu Aq-Songur. 2003:283). yang akhirnya memudahkan penaklukan Siria. Madzhab Syafi’i tetap bertahan di bawah pemerintahan Fathimiyah. termasuk Damaskus. Setelah Syirkuh meninggal 1169 M digantikan Shalahuddin (kaponakannya) sebagai pemimpin pasukan. ia diakui sebagai sultan atas Mesir. Ia berasal dari suku Kurdi Hadzbani. pamannya.Serangan bertubi-tubi dari Fatimiyah sepanjang pemerintahan Ikhsyidiyah menyebabkan dinasti ini tidak lama memegang tampuk kekuasaan di Mesir. Kedatangan Syirkuh ke Mesir karena undangan Khalifah Fatimiyah untuk menggusir Almaric yang menduduki Kairo.Ia mempertahankan gelar Amir alUmara. Sedang Syihabuddin. membuat para tentara mengakuinya sebagai pengganti dari pamannya. untuk menduduki Mesir Hulu (Nubia). Dalam mengkosolidasikan kekuatannya. putra Zangi 1169 M. Ia juga . Syirkuh yang telah meninggal setelah menguasai Mesir tahun 1169 M. Tetapi setelah al-Adil meninggal 1171 M. Kematian Nuruddin 1174 M menjadikan posisi Shalahuddin semakin kuat.com/ BAGIAN XV DINASTI AYYUBIYAH Ayyubiyah adalah sebuah Dinasti Sunni yang berkuasa di Dyar Bakir hingga tahun 1429 M. setelah ia diangkat menjadi Wazir (Gubernur). di Mosul dan Aleppo. Demikian juga adiknya Syirkuh. Yaman dan Siria oleh Khalifah Abbasiyah. Dinasti ini didirikan oleh Salahuddin al Ayyubi. Keberhasilan Shalahuddin di Mesir mendorongnya menjadi penguasa otonom. putra Najawddin Ayyub. 1996:143).dan Fargana. membuka jalan bagi pembentukan madzhab-madzhab hukum sunni di Mesir. Di masa pemerintahan Shalahuddin.oleh khalifah ar-Radi yang Abbasi itu. Taqiyuddin. ia membina kekuatan militer yang tangguh dan perekonomian yang bekerja sama dengan penguasa Muslim di kawasan lain. keponakannya disetting untuk melawan tentara Salib yang menduduki Dimyat. Keberhasilannya dalam perang Salib. seperti Turansyah. wafat tahun 1193 M (Glasse. mengabdi pada Nuruddin. Penaklukan atas Mesir oleh Salahuddin pada 1171 M.panglima tertinggi bagi khalifah. moizlili. sebaliknya Salahuddin memberlakukan madzhabmadzhab Hanafi (Lapidus. Najmudin Ayub adalah seorang yang berasal dari suku Kurdi Hadzbani dan menjadi panglima Turki 1138 M. Ia tetap mempertahankan lembaga–lembaga ilmiah yang didirikan oleh Dinasti Fathimiyah tetapi mengubah orientasi keagamaannya dari Syiah menjadi Sunni (Yatim. Aleppo dan Mosul. Keberhasilannya di Mesir tersebut mendorongnya untuk menjadi penguasa otonom di Mesir. ia banyak memanfaatkan keluarganya untuk ekspansi ke wilayah lain.

meskipun hanya untuk sementara. Pada tahun 1174 ia merebut Damascus. dan keponakannya al-Kamil. dan Arab di jalan yang sama. ia melancarkan gerakan ofensif guna merebut al-Quds (Jerusalem) dari tangan tentara Salib yang dipimpin oleh Guy de Lusignan di Hittin. Setelah al-Kamil meninggal (1238 M) Dinasti Ayubiyah terkoyak oleh pertentanganpertentangan intern. setelah 25 tahun memerintah. kepada keturunanketurunannya dan saudaranya yang memerintah diberbagai kota. Namun pada masa pemerintahan al-Kamil Dinasti Ayubiyah bertempat di Diyarbakr dan al-Jazirah. Karena itu pengendalian dari pusat tetap berada di bawah kekuasaan Al-‘Adl dan Al-kamil. Hiduplah kembali perdagangan dengan kekuatan KRISTEN Mediterrania. Perancis. dan merebut Mosul pada 1186. Kurdi. Ia meninggal dan dimakamkan di Damaskus pada tahun 1193 M. Turqi dan Afrika. Inipun tetap tak merubah kedudukan Shalahuddin. Pada pemerintahan Ash-Shalih serangan Salib 6 dapat diatasi. Setelah kukuh kekuasaannya Shalahuddin melancarkan gerakan ofensif guna mengambil alih al-Quds (Jerussalem) dari tangan tentara tanpa banyak kesulitan. yang pemimpinya raja Prencis St.mambangun tembok kota sebagai benteng pertahanan di Kairo dan bukit Muqattam. Mempersatukan tentara Turki. kebijaksanaan aktivis Shalahuddin memberikan tempat sebagai hubungan detente dan damai dengan orangorang Frank. kemudian al-Kamil mengembalikan Jerusalem kepada kaisar Frederick II yang membawa damai dan keberuntungan ekonomi besar bagi Mesir dan Siria. Shalahuddin juga dapat menyatukan Syiria dan Mesopotamia menjadi sebuah kesatuan negara Muslim. Perjuangan Setelah Salahuddin Perjuangan Shalahuddin dalam merealisasikan tujuan-tujuan utamanya yaitu mengeluarkan kaum Salib dari Baitul Maqdis dan mengembalikan pada persatuan umat Islam. Ini berarti Jerussalem sekali lagi menjadi Muslim setelah delapan puluh tahun. dan Jerman antara tahun 1189 – 1192 M. mendapat tekanan dari Dinasti Seljuk Rum dan Dinasti Khiwarazim Syah. Sampai ia meninggal (1193 M). Atas dasar inilah. Melancarkan jihad terhadap tentara-tentara Salib di Palestina b. sampai Al-Kamil meninggal. dan menguasai Jerusalem tahun 1187 M. namun tidak berhasil mengubah kedudukan Salahuddin. 1. Dari Mesir. lautan Hindia dan menyempurnakan sistem perpajakan. Disamping digalakkan perdagangan dengan kota-kota dilaut tengah. kemudian Alippo tahun 1185. Salahuddin memindahkan pusat pemerintahan ke Damascus. Sebelum meninggal. telah menghabiskan kekuatannya dan mengganggu kesehatannya. Langkah-Langkah Yang Dilakukan Salahuddin a. Shalahuddin mewariskan pemerintahan yang stabil dan kokoh. Usaha besar-besaran telah dilakukan pasukan Salib dari Inggris. Pasukannya juga diperkuat oleh pasukan barbar. . dan orangorang Frank tersingkirkan. tetapi kemudian pasukan budak (Mamluk) dari Turki merebut kekuasaan di Mesir. mereka berhasil menyatukan para penguasa Ayubi lokal dengan memusatkan pemerintahan mereka di Mesir. Louis ditangkap. 2. ia membagikan kekaisaran Ayyubiyah kepada para anggota keluarga. Ini secara otomatis mengakhiri pemerintahan Ayubiyah keseluruhan. Yang paling menonjol ialah al-Malik al-Adil (saudaranya). Setelah perang berakhir. Di bawah kedua sultan ini. sampai akhirnya raja inggris Richard membuat perjanjian genjatan senjata yang dimanfaatkannya untuk menguasai kota Acre.

Ini ditandai dengan dibangunnya Madrasah al–Shauhiyyah tahun 1239 M sebagai pusat pengajaran empat madzhab hukum dalam sebuah lembaga Madrasah. Ini adalah puncak kebijaksanaan baru. Raja Perancis St. Namun pada tahun 1250 M keluarga Ayyubiyah diruntuhkan oleh sebuah pemberontakan oleh salah satu resimen budak (Mamluk)nya. 1993:87) . Di bidang kedokteran ini telah didirikan sebuah rumah sakit bagi orang yang cacat pikiran. diantaranya adalah : a. Louis ditangkap. Dinasti Ayyubiyah terkoyak oleh pertentanganpertentangan intern. Bidang Filsafat dan Keilmuan Bukti konkritnya adalah Adelasd of Bath yang telah diterjemahkan. Pada tahun 1229 M Ayyubiyah menegosiasikan sebuah perjanjian dengan Fedrick II. Damaskus. dan mengangkat salah seorang pejabat Aybeng menjadi sultan baru. dan pada periode damai inilah membawa keuntungan ekonomi yang besar bagi Mesir dan Syiria. bangunan masjid di Beirut yang mirip gereja. Dinasti Ayyubiyah pun mencapai kemajuan yang gemilang dan mempunyai beberapa peninggalan bersejarah. 1996:552). Meskipun demikian. di wilayah Barat Ayyubiyah berakhir oleh serangan Mamluk. Mereka menata pemerintahan dengan system birokrasi masa lampau yang telah berkembang di negara-negara Mesir dan Syiria melalui distribusi iqta’ kepada pejabat-pejabat militer yang berpengaruh. Keluarga Ayyubiyah membagi imperiumnya menjadi sejumlah kerajaan kecil Mesir. Kemajuan-kemajuan itu mencakup berbagai bidang. serta istana-istana yang dibangun menyerupai gereja. sedangkan di Syiria dihancurkan oleh pasukan Mongol (Glasse. penerjemahan bidang kedokteran. Mereka lebih memprioritaskan untuk mempertahankan Mesir karena kesatuan mulai melemah. Kemunduran Dinasti Ayyubiyah Sepeninggal Al-Kamil tahu 1238 M. Ayyubiyah tidak mengalami perpecahan. Alleppo. Sedangkan dalam bidang arsitek dapat dilihat pada monumen Bangsa Arab. Ayyubiyah melanjutkan pemerintahan Mesir dan pemerintahan Syiria (sampai tahun 1260 M). karena dengan loyalitas kekeluargaan Mesir diintegrasikan berbagai imperium.Setelah kematian Shalahuddin. Bidang Industri . Dinasti yang mampu mempertahankan pusat kekuasaan dari serangan bangsa Mongol. Bidang Arsitektur dan Pendidikan Penguasa Ayyubiyah telah berhasil menjadikan Damaskus sebagai kota pendidikan. dan pimpinannya. Kemajuan-Kemajuan Yang dan Peninggalan Dinasti Ayyubiyah Sebagaimana Dinasti-Dinasti sebelumnya. c. Keruntuhan ini terjadi di dua tempat. dan kerajaan Mosul sesuai dengan gagasan Saljuk bahwa negara merupakan warisan keluarga raja. karya-karya orang Arab tentang astronomi dan geometri. 4. Dengan demikian berakhirlah riwayat Ayyubiyah oleh Dinasti Mamluk. Ayyubiyah secara khusus enggan melanjutkan pertempuran melawan sisa-sisa kekuatan pasukan Salib. Dibangunnya Dar al Hadist al-Kamillah juga dibangun (1222 M) untuk mengajarkan pokok-pokok hukum yang secara umum terdapat diberbagai madzhab hukum sunni. Serangan Salib keenam dapat diatasi. yang membunuh penguasa terakhir Ayyubiyah. 3. b. termasuk hidupnya kembali perdagangan dengan kekuatan-kekuatan KRISTEN Mediterania (Bosworth.

dan intelektual. keuntungan dibidang industri. dan sebagainya. pedang. Terdapat pabrik karpet. Bidang Militer Selain memiliki alat-alat perang seperti kuda. sejak saat itu Dunia ekonomi dan perdagangan sudah menggunakan sistem kredit. ia juga memiliki burung elang sebagai kepala burung-burung dalam peperangan. Hal ini menimbulkan perdagangan internasional melalui jalur laut.Kemajuan di bidang ini dibuktikan dengan dibuatnya kincir oleh seorang Syiria yang lebih canggih dibanding buatan orang Barat. bank. pabrik kain dan pabrik gelas. adanya perang Salib telah membawa dampak positif. Di Eropa terdapat perdagangan agriculture dan industri. panah.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia . Bidang Perdagangan Bidang ini membawa pengaruh bagi Eropa dan negara–negara yang dikuasai Ayyubiyah. termasuk Letter of Credit (LC). Sumber: CyberMQ. Disamping itu. bahkan ketika itu sudah ada uang yang terbuat dari emas. misalnya dengan adanya irigasi. e. d. perdagangan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful