sejarah singkat para ahli hadist

Sejarah Singkat Imam Malik Dalam sebuah kunjungan ke kota Madinah, Khalifah Bani Abbasiyyah, Harun Al Rasyid (penguasa saat itu), tertarik mengikuti ceramah al muwatta’ (himpunan hadits) yang diadakan Imam Malik. Untuk hal ini, khalifah mengutus orang memanggil Imam. Namun Imam Malik memberikan nasihat kepada Khalifah Harun, ”Rasyid, leluhur Anda selalu melindungi pelajaran hadits. Mereka amat menghormatinya. Bila sebagai khalifah Anda tidak menghormatinya, tak seorang pun akan menaruh hormat lagi. Manusia yang mencari ilmu, sementara ilmu tidak akan mencari manusia.” Sedianya, khalifah ingin agar para jamaah meninggalkan ruangan tempat ceramah itu diadakan. Namun, permintaan itu tak dikabulkan Imam Malik. ”Saya tidak dapat mengorbankan kepentingan umum hanya untuk kepentingan seorang pribadi.” Sang khalifah pun akhirnya mengikuti ceramah bersama dua putranya dan duduk berdampingan dengan rakyat kecil. Imam Malik yang bernama lengkap Abu Abdullah Malik bin Anas bin Malik bin Abi Amir bin Amr bin Haris bin Gaiman bin Kutail bin Amr bin Haris al Asbahi, lahir di Madinah pada tahun 712 M dan wafat tahun 796 M. Berasal dari keluarga Arab terhormat, berstatus sosial tinggi, baik sebelum maupun sesudah datangnya Islam. Tanah asal leluhurnya adalah Yaman, namun setelah nenek moyangnya menganut Islam, mereka pindah ke Madinah. Kakeknya, Abu Amir, adalah anggota keluarga pertama yang memeluk agama Islam pada tahun 2 H. Saat itu, Madinah adalah kota ilmu yang sangat terkenal. Kakek dan ayahnya termasuk kelompok ulama hadits terpandang di Madinah. Karenanya, sejak kecil Imam Malik tak berniat meninggalkan Madinah untuk mencari ilmu. Ia merasa Madinah adalah kota dengan sumber ilmu yang berlimpah lewat kehadiran ulama-ulama besarnya. Kendati demikian, dalam mencari ilmu Imam Malik rela mengorbankan apa saja. Menurut satu riwayat, sang imam sampai harus menjual tiang rumahnya hanya untuk membayar biaya pendidikannya. Menurutnya, tak layak seorang yang mencapai derajat intelektual tertinggi sebelum berhasil mengatasi kemiskinan. Kemiskinan, katanya, adalah ujian hakiki seorang manusia. Karena keluarganya ulama ahli hadits, maka Imam Malik pun menekuni pelajaran hadits kepada ayah dan paman-pamannya. Kendati demikian, ia pernah berguru pada ulamaulama terkenal seperti Nafi’ bin Abi Nuaim, Ibnu Syihab az Zuhri, Abul Zinad, Hasyim bin Urwa, Yahya bin Said al Anshari, dan Muhammad bin Munkadir. Gurunya yang lain adalah Abdurrahman bin Hurmuz, tabi’in ahli hadits, fikih, fatwa dan ilmu berdebat; juga Imam Jafar Shadiq dan Rabi Rayi.

Dalam usia muda, Imam Malik telah menguasai banyak ilmu. Kecintaannya kepada ilmu menjadikan hampir seluruh hidupnya diabdikan dalam dunia pendidikan. Tidak kurang empat khalifah, mulai dari Al Mansur, Al Mahdi, Hadi Harun, dan Al Ma’mun, pernah jadi murid Imam Malik. Ulama besar, Imam Abu Hanifah dan Imam Syafi’i pun pernah menimba ilmu dari Imam Malik. Belum lagi ilmuwan dan para ahli lainnya. Menurut sebuah riwayat disebutkan murid terkenal Imam Malik mencapai 1.300 orang. Ciri pengajaran Imam Malik adalah disiplin, ketentraman, dan rasa hormat murid kepada gurunya. Prinsip ini dijunjung tinggi olehnya sehingga tak segan-segan ia menegur keras murid-muridnya yang melanggar prinsip tersebut. Pernah suatu kali Khalifah Mansur membahas sebuah hadits dengan nada agak keras. Sang imam marah dan berkata, ”Jangan melengking bila sedang membahas hadits Nabi.” Ketegasan sikap Imam Malik bukan sekali saja. Berulangkali, manakala dihadapkan pada keinginan penguasa yang tak sejalan dengan aqidah Islamiyah, Imam Malik menentang tanpa takut risiko yang dihadapinya. Salah satunya dengan Ja’far, gubernur Madinah. Suatu ketika, gubernur yang masih keponakan Khalifah Abbasiyah, Al Mansur, meminta seluruh penduduk Madinah melakukan bai’at (janji setia) kepada khalifah. Namun, Imam Malik yang saat itu baru berusia 25 tahun merasa tak mungkin penduduk Madinah melakukan bai’at kepada khalifah yang mereka tak sukai. Ia pun mengingatkan gubernur tentang tak berlakunya bai’at tanpa keikhlasan seperti tidak sahnya perceraian paksa. Ja’far meminta Imam Malik tak menyebarluaskan pandangannya tersebut, tapi ditolaknya. Gubernur Ja’far merasa terhina sekali. Ia pun memerintahkan pengawalnya menghukum dera Imam Malik sebanyak 70 kali. Dalam kondisi berlumuran darah, sang imam diarak keliling Madinah dengan untanya. Dengan hal itu, Ja’far seakan mengingatkan orang banyak, ulama yang mereka hormati tak dapat menghalangi kehendak sang penguasa. Namun, ternyata Khalifah Mansur tidak berkenan dengan kelakuan keponakannya itu. Mendengar kabar penyiksaan itu, khalifah segera mengirim utusan untuk menghukum keponakannya dan memerintahkan untuk meminta maaf kepada sang imam. Untuk menebus kesalahan itu, khalifah meminta Imam Malik bermukim di ibukota Baghdad dan menjadi salah seorang penasihatnya. Khalifah mengirimkan uang 3.000 dinar untuk keperluan perjalanan sang imam. Namun, undangan itu pun ditolaknya. Imam Malik lebih suka tidak meninggalkan kota Madinah. Hingga akhir hayatnya, ia tak pernah pergi keluar Madinah kecuali untuk berhaji. Pengendalian diri dan kesabaran Imam Malik membuat ia ternama di seantero dunia Islam. Pernah semua orang panik lari ketika segerombolan Kharijis bersenjatakan pedang memasuki masjid Kuffah. Tetapi, Imam Malik yang sedang shalat tanpa cemas tidak beranjak dari tempatnya. Mencium tangan khalifah apabila menghadap di baliurang sudah menjadi adat kebiasaan, namun Imam Malik tidak pernah tunduk pada penghinaan seperti itu. Sebaliknya, ia sangat hormat pada para cendekiawan, sehingga pernah ia menawarkan tempat duduknya sendiri kepada Imam Abu Hanifah yang mengunjunginya.

Dari Al Muwatta’ Hingga Madzhab Maliki Al Muwatta’ adalah kitab fikih berdasarkan himpunan hadits-hadits pilihan. Santri mana yang tak kenal kitab yang satu ini. Ia menjadi rujukan penting, khususnya di kalangan pesantren dan ulama kontemporer. Karya terbesar Imam Malik ini dinilai memiliki banyak keistimewaan. Ia disusun berdasarkan klasifikasi fikih dengan memperinci kaidah fikih yang diambil dari hadits dan fatwa sahabat. Menurut beberapa riwayat, sesungguhnya Al Muwatta’ tak akan lahir bila Imam Malik tidak ‘dipaksa’ Khalifah Mansur. Setelah penolakan untuk ke Baghdad, Khalifah Al Mansur meminta Imam Malik mengumpulkan hadits dan membukukannya. Awalnya, Imam Malik enggan melakukan itu. Namun, karena dipandang tak ada salahnya melakukan hal tersebut, akhirnya lahirlah Al Muwatta’. Ditulis di masa Al Mansur (754775 M) dan baru selesai di masa Al Mahdi (775-785 M). Dunia Islam mengakui Al Muwatta’ sebagai karya pilihan yang tak ada duanya. Menurut Syah Walilullah, kitab ini merupakan himpunan hadits paling shahih dan terpilih. Imam Malik memang menekankan betul terujinya para perawi. Semula, kitab ini memuat 10 ribu hadits. Namun, lewat penelitian ulang, Imam Malik hanya memasukkan 1.720 hadits. Kitab ini telah diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa dengan 16 edisi yang berlainan. Selain Al Muwatta’, Imam Malik juga menyusun kitab Al Mudawwanah al Kubra, yang berisi fatwa-fatwa dan jawaban Imam Malik atas berbagai persoalan. Imam Malik tak hanya meninggalkan warisan buku. Ia juga mewariskan mazhab fikih di kalangan Islam Sunni, yang disebut sebagai Mazhab Maliki. Selain fatwa-fatwa Imam Malik dan Al Muwatta’, kitab-kitab seperti Al Mudawwanah al Kubra, Bidayatul Mujtahid wa Nihaayatul Muqtashid (karya Ibnu Rusyd), Matan ar Risalah fi al Fiqh al Maliki (karya Abu Muhammad Abdullah bin Zaid), Asl al Madarik Syarh Irsyad al Masalik fi Fiqh al Imam Malik (karya Shihabuddin al Baghdadi), dan Bulgah as Salik li Aqrab al Masalik (karya Syeikh Ahmad as Sawi), menjadi rujukan utama mazhab Maliki. Di samping sangat konsisten memegang teguh hadits, mazhab ini juga dikenal amat mengedepankan aspek kemaslahatan dalam menetapkan hukum. Secara berurutan, sumber hukum yang dikembangkan dalam Mazhab Maliki adalah Al-Qur’an, Sunnah Rasulullah SAW, amalan sahabat, tradisi masyarakat Madinah (amal ahli al Madinah), qiyas (analogi), dan al maslahah al mursalah (kemaslahatan yang tidak didukung atau dilarang oleh dalil tertentu). Mazhab Maliki pernah menjadi mazhab resmi di Mekah, Madinah, Irak, Mesir, Aljazair, Tunisia, Andalusia (kini Spanyol), Marokko, dan Sudan. Kecuali di tiga negara yang disebut terakhir, jumlah pengikut mazhab Maliki kini menyusut. Mayoritas penduduk Mekah dan Madinah saat ini mengikuti Mazhab Hanbali. Di Iran dan Mesir, jumlah pengikut Mazhab Maliki juga tidak banyak. Hanya Marokko saat ini satu-satunya negara yang secara resmi menganut Mazhab Maliki. Sejarah Singkat Imam Hanafi Imam Abu Hanifah An-Nu’man bin Tsabit al-Kufiy merupakan orang yang faqih di

negeri Irak, salah satu imam dari kaum muslimin, pemimpin orang-orang alim, salah seorang yang mulia dari kalangan ulama dan salah satu imam dari empat imam yang memiliki madzhab. Di kalangan umat Islam, beliau lebih dikenal dengan nama Imam Hanafi. Nasab dan Kelahirannya bin Tsabit bin Zuthi (ada yang mengatakan Zutha) At-Taimi AlKufi Beliau adalah Abu Hanifah An-Nu’man Taimillah bin Tsa’labah. Beliau berasal dari keturunan bangsa persi. Beliau dilahirkan pada tahun 80 H pada masa shigharus shahabah dan para ulama berselisih pendapat tentang tempat kelahiran Abu Hanifah, menurut penuturan anaknya Hamad bin Abu Hadifah bahwa Zuthi berasal dari kota Kabul dan dia terlahir dalam keadaan Islam. Adapula yang mengatakan dari Anbar, yang lainnya mengatakan dari Turmudz dan yang lainnya lagi mengatakan dari Babilonia. Perkembangannya Ismail bin Hamad bin Abu Hanifah cucunya menuturkan bahwa dahulu Tsabit ayah Abu Hanifah pergi mengunjungi Ali Bin Abi Thalib, lantas Ali mendoakan keberkahan kepadanya pada dirinya dan keluarganya, sedangkan dia pada waktu itu masih kecil, dan kami berharap Allah subhanahu wa ta’ala mengabulkan doa Ali tersebut untuk kami. Dan Abu Hanifah At-Taimi biasa ikut rombongan pedagang minyak dan kain sutera, bahkan dia punya toko untuk berdagang kain yang berada di rumah Amr bin Harits. Abu Hanifah itu tinggi badannya sedang, memiliki postur tubuh yang bagus, jelas dalam berbicara, suaranya bagus dan enak didengar, bagus wajahnya, bagus pakaiannya dan selalu memakai minyak wangi, bagus dalam bermajelis, sangat kasih sayang, bagus dalam pergaulan bersama rekan-rekannya, disegani dan tidak membicarakan hal-hal yang tidak berguna. Beliau disibukkan dengan mencari atsar/hadits dan juga melakukan rihlah untuk mencari hal itu. Dan beliau ahli dalam bidang fiqih, mempunyai kecermatan dalam berpendapat, dan dalam permasalahan-permasalahan yang samar/sulit maka kepada beliau akhir penyelesaiannya. Beliau sempat bertemu dengan Anas bin Malik tatkala datang ke Kufah dan belajar kepadanya, beliau juga belajar dan meriwayat dari ulama lain seperti Atha’ bin Abi Rabbah yang merupakan syaikh besarnya, Asy-Sya’bi, Adi bin Tsabit, Abdurrahman bin Hurmuj al-A’raj, Amru bin Dinar, Thalhah bin Nafi’, Nafi’ Maula Ibnu Umar, Qotadah bin Di’amah, Qois bin Muslim, Abdullah bin Dinar, Hamad bin Abi Sulaiman guru fiqihnya, Abu Ja’far Al-Baqir, Ibnu Syihab Az-Zuhri, Muhammad bin Munkandar, dan masih banyak lagi. Dan ada yang meriwayatkan bahwa beliau sempat bertemu dengan 7 sahabat. Beliau pernah bercerita, tatkala pergi ke kota Bashrah, saya optimis kalau ada orang yang bertanya kepadaku tentang sesuatu apapun saya akan menjawabnya, maka tatkala diantara mereka ada yang bertanya kepadaku tentang suatu masalah lantas saya tidak mempunyai jawabannya, maka aku memutuskan untuk tidak berpisah dengan Hamad sampai dia meninggal, maka saya bersamanya selama 10 tahun. Pada masa pemerintahan Marwan salah seorang raja dari Bani Umayyah di Kufah, beliau didatangi Hubairoh salah satu anak buah raja Marwan meminta Abu Hanifah agar menjadi Qodhi (hakim) di Kufah akan tetapi beliau menolak permintaan tersebut, maka beliau dihukum cambuk sebanyak 110 kali (setiap harinya dicambuk 10 kali), tatkala dia

Yahya bin Ma’in berkata. “Abu Hanifah adalah seorang yang faqih. Muhammad bin Qoshim al-Asadi. dia tidak berdusta. “Apabila atsar telah diketahui. Qois bin Rabi’ juga mengatakan hal serupa dengan perkataan Fudhail bin Iyadh.”. Abdullah ibnul Mubarok. Abdullah bin Zubair al-Qurasy. “Saya tidak melihat seseorang yang lebih tahu tentang tafsir hadits dan tempat-tempat pengambilan fiqih hadits dari Abu Hanifah”.” Beliau juga berkata. “Abu Hanifah adalah orang yang paling faqih”. Hamzah temannya penjual minyak wangi. Su’aib bin Ishaq. Yazid bin Harun. Al-Qodhi Abu Yusuf. 4. menunjukkan kebenaran dengan cara yang baik. tidak selayaknya bagi seseorang berbicara tentang hadits kecuali apa-apa yang dia hafal sebagaimana dia mendengarnya”. Dan dia juga berkata. Hamad bin Abu Hanifah. Abdul karim bin Muhammad al-Jurjani. diantaranya: 1. Sulaiman bin Amr An-Nakhai. Dawud Ath-Thai. 2. Abdullah ibnul Mubarok berkata. Penilaian para ulama terhadap Abu Hanifah Berikut ini beberapa penilaian para ulama tentang Abu Hanifah. ‘Wahai Abu Abdillah. Al-Fadhl bin Musa. Abdul Aziz bin Khalid at-Turmudzi. Asar bin Amru Al-Bajali. Beliau juga berkata. orang yang paling jauh dari perbuatan ghibah adalah Abu Hanifah. Dan beliau juga berkata. Ismail bin Yahya Al-Sirafi. sabar dalam belajar dan mengajarkan ilmu. Abu Syihab Al-Hanath Assamaqondi. Beliau juga berkata. menghindari dari harta penguasa”. Muhammad bin Abdullah al-Anshari. terkenal dengan wara’-nya. Nu’man bin Abdus Salam al-Asbahani. Dan beliau juga pernah berkata. Waki’ bin Al-Jarah. “Abu Hanifah berkata. Isa bin Yunus. Muhammad bin Hasan Assaibani. dia tidak menghilangkan kebaikannya dengan perbuatan ghibah’. dia tidak membicarakan hadits kecuali yang dia hafal dan tidak membicarakan apa-apa yang tidak hafal”. Al-Harits bin Nahban. Fudhail bin Iyadh berkata. Muhammad bin Bisyr. Dan dalam waktu yang lain beliau berkata. orang yang jujur. dia adalah orang yang paling berakal.mengetahui keteguhan Abu Hanifah maka dia melepaskannya. tidaklah kami . dan masih membutuhkan pendapat. Yahya bin Ayub Al-Mishri. sedikit bicara. Yahya bin Sa’id al-Qothan berkata. “Aku berkata kepada Sufyan Ats-Tsauri. dan lain-lain. aku bertanya siapakah orang yang paling wara’ di kota Kufah? Maka mereka penduduk Kufah menjawab Abu Hanifah”. tidak tertuduh dengan berdusta. termasuk salah seorang hartawan. “Abu hanifah laa ba’sa bih. Hafsh binn Abdurrahman al-Qadhi. Sufyan berpendapat dan Abu Hanifah berpendapat maka yang paling bagus pendapatnya adalah Abu Hanifah … dan dia orang yang paling faqih dari ketiganya”. 6. saya tidak pernah mendengar beliau berbuat ghibah meskipun kepada musuhnya’ kemudian beliau menimpali ‘Demi Allah. Ishaq al-Azroq. Abyadh bin Al-Aghar bin Ash-Shabah. kemudian imam Malik berpendapat. “Aku datang ke kota Kufah. Abu Nu’aim. Adapun orang-orang yang belajar kepadanya dan meriwayatkan darinya diantaranya adalah sebagaimana yang disebutkan oleh Syaikh Abul Hajaj di dalam Tahdzibnya berdasarkan abjad diantaranya Ibrahin bin Thahman seorang alim dari Khurasan. 3. Imam Syafii berkata. “Barangsiapa ingin mutabahir (memiliki ilmu seluas lautan) dalam masalah fiqih hendaklah dia belajar kepada Abu Hanifah” 5. “Kalaulah Allah subhanahu wa ta’ala tidak menolong saya melalui Abu Hanifah dan Sufyan Ats-Tsauri maka saya hanya akan seperti orang biasa”. “Abu Hanifah adalah orang yang tsiqoh di dalam hadits”. Al-Hasan bin Ziyad. “Kami tidak mendustakan Allah swt. Al-Qodhi Abu Yusuf berkata. Ali bin Zhibyan al-Qodhi. Ali bin Ashim. “Abu Hanifah adalah orang yang tsiqoh.

Abu Manshur Al-Maturidi … dan menyelisihi pendapat ini adalah Ahlu Hadits … dan telah dinukil pula dari Abu Hanifah bahwa iman itu adalah pembenaran di dalam hati dan penetapan dengan lesan tidak bertambah dan tidak berkurang. dan orang yang berbuat kemaksiatan selain syirik dan kekufuran meskipun dia belum bertaubat sampai dia meninggal dalam keadaan beriman. dan yang berpendapat seperti ini adalah Jumhur Asy’ariyyah. dan sungguh banyak mengambil pendapatnya”. Dan yang dimaksudkan dengan “tidak bertambah dan berkurang” adalah jumlah dan ukurannya itu tidak bertingkat-tingkat. 9. seperti ada yang kuat dan ada yang lemah. bahwa beliau berpendapat Al-Qur’an itu makhluq. Abdullah ibnul Mubarok berkata. Sebagian ahlul ilmi yang lainnya memberikan tuduhan kepada Abu Hanifah. diantaranya : 1. 2. “Abu Hanifah orang yang miskin di dalam hadits”. mereka menyebutkan bahwa Abu Hanifah berkata. sebagaimana yang termaktub dalam kitab “Fiqhul Akbar” karya Abu Hanifah. 7. Al-Khuroibi berkata. Sufyan bin Uyainah berkata. Padahahal telah dinukil dari beliau bahwa Al-Qur’an itu adalah kalamullah dan . kalau Dia menghendaki maka akan mengadzabnya dan kalau tidak maka akan mengampuninya. Beberapa penilaian negatif yang ditujukan kepada Abu Hanifah Abu Hanifah selain dia mendapatkan penilaian yang baik dan pujian dari beberapa ulama. “Kami tidak mengatakan bahwa orang yang beriman itu tidak membahayakan dosadosanya terhadap keimanannya. ada yang jelas dan yang samar. 4.mendengar pendapat yang lebih baik dari pendapat Abu Hanifah. tidak membatalakannya dengan kekufuran dan murtad sampai dia meninggal maka Allah tidak akan menyia-nyiakan amalannya. Hafsh bin Ghiyats berkata. … akan tetapi kami mengatakan bahwa barangsiapa beramal kebaikan dengan memenuhi syarat-syaratnya dan tidak melakukan hal-hal yang merusaknya. bahklan -insya Allah. dak hal ini tidak menafikan adanya iman itu bertingkat-tingkat dari segi kaifiyyah. dan tidaklah mencelanya melainkan dia itu orang yang jahil tentangnya”. juga mendapatkan penilaian negatif dan celaan yang ditujukan kepada beliau. Dan telah dinukil dari Abu Hanifah bahwasanya amal-amal itu tidak termasuk dari hakekat imam. 3. dan mengeluarkan amal dari hakikat iman. Abdul Karim bin Muhammad bin Syu’aib An-Nasai berkata. dan kami juga tidak mengatakan pelaku dosa besar itu masuk neraka dan kekal di neraka meskipun dia itu orang yang fasiq. “Pendapat Abu Hanifah di dalam masalah fiqih lebih mendalam dari pada syair. tidak banyak hadits shahihnya”. “Semoga Allah merahmati Abu Hanifah karena dia adalah termasuk orang yang menjaga shalatnya (banyak melakukan shalat)”. Yaitu penyataan bahwa iman itu keyakinan yang ada dalam hati dan diucapkan dengan lisan. Imam Muslim bin Hajaj berkata.akan menerimanya. Sebagian ahlul ilmi memberikan tuduhan bahwa Abu Hanifah adalah murji’ah dalam memahi masalah iman. ‘Orang yang terjerumus dalam dosa besar maka urusannya diserahkan kepada Allah’. “Tidaklah orang itu mensela Abu Hanifah melainkan dia itu orang yang pendengki atau orang yang jahil”. “Abu Hanifah Nu’man bin Tsabit tidak kuat hafalan haditsnya”.” 5. “Abu Hanifah Nu’man bin Tsabit shahibur ro’yi mudhtharib dalam hadits. dan yang semisalnya … Dan dinukil pula oleh para sahabatnya. maka di berasa dibawah kehendak Allah. 8. akan tetapi dia termasuk dari sya’air iman.

“Maka apabila demikian perkataan para imam terhadap orang yang tidak mengetahui dalil mereka. Celaka engkau wahai Ya’qub (Abu Yusuf). Dan para imam telah memberi isyarat bahwa mereka tidak mampu untuk menguasai. Jami’ul Masanid karya al-Khawaruzumi dan Tadzkiratul Hufazh karya Imam AdzDzahabi. Tidak diragukan lagi bahwa merupakan cela. yang semuanya itu menunjukkan pada sesuatu yang satu. maka sesungguhnya aku berpendapat pada hari ini denga suatu pendapat dan aku tinggalkan pendapat itu besok. Hal ini sebagaimana yang dijelaskan oleh imam Syafii. Diantara nasehat-nasehat beliau adalah: a. Dan ini merupakan pendapat ahlul haq …. besok aku berpendapat dengan suatu pendapat dan aku tinggalkan pendapat tersebut hari berikutnya. Dan dalam riwayat lain. Dan apabila kalian menghendaki untuk mengetahui kedudukan riwayat-riwayat yang berkenaan dengan celaan terhadap Abu Hanifah maka bacalah kitab al-Intiqo’ karya Al-Hafizh Ibnu Abdil Barr. dia berfatwa dengan pendapatku. Tidak halal bagi seseorang untuk mengambil/memakai pendapat kami selama dia tidak mengetahui dari dalil mana kami mengambil pendapat tersebut. dan sungguh telah diriwayatkan dari Abu Hanifah oleh para sahabatnya pendapat-pendapat yang jitu dan dengan ibarat yang berbeda-beda. haram bagi orang yang tidak mengetahui dalilku. dalam riwayat lain. maka ketahuilah! Apakah perkataan mereka . hal ini bisa dibaca dalam kitab Tarikh Baghdad juz 13 dan juga kitab alJarh wa at-Ta’dil Juz 8 hal 450. Dan dalam riawyat lain. Dan kalian akan mengetahui riwayat-riwayat yang banyak tentang cacian yang ditujukan kepada Abiu Hanifah -dalam Tarikh Baghdad. janganlah engakau catat semua apa-apa yang kamu dengar dariku.dan sungguh kami telah meneliti semua riwayat-riwayat tersebut. alim yang cerdas mereka bersikap inshaf (pertengahan ) secara haqiqi. “Banyak dari Ahlul Hadits – yakni yang menukil tentang Abu Hanifah dari al-Khatib (Tarikh baghdad) – melampaui batas dalam mencela Abu Hanifah. Syaikh Al-Albani berkata. yaitu wajibnya mengambil hadits dan meninggalkan taqlid terhadap pendapat para imam yang menyelisihi hadits. “maka terkadang diantara para imam ada yang menyelisihi sunnah yang belum atau tidak sampai kepada mereka. sesungguhnya kami adalah manusia biasa. meliput sunnah/hadits secara keseluruhan”. “Ini merupakan kesempurnaan ilmu dan ketaqwaan para imam. maka hal seperti itu sungguh dia menolak banyak pengkhabaran tentang Abu Hanifah dari orang-orang yang adil” Beberapa nasehat Imam Abu Hanifah Beliau adalah termasuk imam yang pertama-tama berpendapat wajibnya mengikuti Sunnah dan meninggalkan pendapat-pendapatnya yang menyelisihi sunnah. Dan di sana masih banyak lagi bentuk-bentuk penilaian negatif dan celaan yang diberikan kepada beliau. dan penisbatan pendapat Al-Qur’an itu dalah makhluq kepada Abu Hanifah merupakan kedustaan”. ternyata riwayat-riwayat tersebut lemah dalam sanadnya dan mudhtharib dalam maknanya. b. aib untuk ber-ashabiyyah madzhabiyyah. kami berpendapat pada hari ini. Ibnu Abdil Barr berkata. dan kami ruju’ (membatalkan) pendapat tersebut pada pagi harinya. maka mereka memerintahkan kepada kita untuk berpegang teguh dengan sunnah dan menjadikan sunah tersebut termasuk madzhab mereka semuanya”.coba lihatlah ke kitab beliau Fiqhul Akbar dan Aqidah Thahawiyah …. … dan betapa banyak dari para imam yang agung. Apabila telah shahih sebuah hadits maka hadits tersebut menjadi madzhabku Berkata Syaikh Nashirudin Al-Albani.pengucapan kita dengan Al-Qur’an adalah makhluq.

untuk itulah sebaigan orang dari para masyayikh yang diikuti mengingkari penisbahan kepada Abu Hanifah tatkala mereka mengingkari fatwanya dengan berkata “Abu Hanifah tidak tahu dalil”!. kakek dari kakek . maka tidak boleh mencela padanya sebagaimana yang dilakukan sebagian orang jahil. dan dia dishalatkan banyak orang bahkan ada yang meriwayatkan dishalatkan sampai 6 kloter. Dia seorang yang tidak berpunya. Maka banyak terjadi qiyas pada madzhabnya secara darurat kalaudibanding dengan para ulama lainnya. beliau masih termasuk sanak kandung Rasulullah karena masih terhitung keturunan paman-jauh beliau . akan tetapi beliau menolak permintaan raja tersebut – karena Abu Hanifah hendak menjauhi harta dan kedudukan dari sultan (raja) – maka dia ditangkap dan dijebloskan kedalam penjara dan wafat dalam penjara. kemudian dia berfatwa dengan pendapat yang menyelisishi dalil tersebut? maka camkanlah kalimat ini! Dan perkataan ini saja cukup untuk memusnahkan taqlid buta. Abu Hanifah dipanggil kehadapannya untuk diminta menjadi qodhi (hakim). Wafatnya Pada zaman kerajaan Bani Abbasiyah tepatnya pada masa pemerintahan Abu Ja’far AlManshur yaitu raja yang ke-2. …”. Akan tetapi dalil-dalil syari terpisah-pesah pada zamannya dan juga pada zaman tabi’in dan atbaut tabiin masih terpencar-pencar disana-sini. Bapak beliau. bahkan wajib beradab dengannya karena dia merupakan salah satu imam dari imam-imam kaum muslimin yang dengan mereka terjaga agama ini. berasal dari daerah Tibalah (Sebuah daerah di wilayah Tihamah di jalan menuju ke Yaman). Syafi‘. c. karena tidak ada nash dalam permasalahan-permasalahan yang diqiyaskan tersebut. Nasab beliau bertemu dengan nasab Rasulullah pada diri ‘Abdu Manaf bin Qushay. hal itu merupakan udzur bagi Abu Hanifah tatkala dia menyelisihi hadits-hadits yang shahih tanpa dia sengaja – dan ini merupakan udzur yang diterima. “Maka apabila demikian halnya. karena Allah tidak membebani manusia yang tidak dimampuinya -. bahwa seandainya dia hidup sampai dengan dituliskannya ilmu Syariat. yaitu Hasyim bin al-Muththalib. Dan beliau wafat pada bulan Rajab pada tahun 150 H dengan usia 70 tahun. maka tinggalkan perkataanku. …”. Sejarah Singkat Imam Syafi’i Nama dan Nasab Beliau bernama Muhammad dengan kun-yah Abu Abdillah. setelah para penghafal hadits mengumpulkan hadits-haditsnya dari seluruh pelosok penjuru dunia maka Abu Hanifah akan mengambil hadits-hadits tersebut dan meninggalkan semua pendapatnya dengan cara qiyas. Berkata Asy-sya’roni dalam kitabnya Al-Mizan 1/62 yang ringkasnya sebagai berikut.terhadap orang yang mengetahui dalil yang menyelisihi pendapat mereka. berbeda dengan para imam yang lainnya. “Keyakinan kami dan keyakinan setiap orang yang pertengahan (tidak memihak) terhadap Abu Hanifah. Awalnya dia tinggal di Madinah lalu berpindah dan menetap di ‘Asqalan (Kota tepi pantai di wilayah Palestina) dan akhirnya meninggal dalam keadaan masih muda di sana. Nasab beliau secara lengkap adalah Muhammad bin Idris bin al-‘Abbas bin ‘Utsman bin Syafi‘ bin as-Saib bin ‘Ubayd bin ‘Abdu Zayd bin Hasyim bin al-Muththalib bin ‘Abdu Manaf bin Qushay. Dengan begitu. Idris. Kemudian syaikh Al-Albani mengomentari pernyataan tersebut dengan perkataannya. itupun hanya sedikit dalam madzhabnya sebagaimana hal itu juga sedikit pada madzhab-madzhab lainnya dengan penisbahan kepadanya. Apabila saya mengatakan sebuah pendapat yang menyelisihi kitab Allah dan hadits Rasulullah yang shahih.

Pada tahun itu pula. Adapun ibu beliau. Para ahli sejarah dan ulama nasab serta ahli hadits bersepakat bahwa Imam Syafi‘i berasal dari keturunan Arab murni. Tempat lain yang disebut-sebut adalah kota Asqalan dan Yaman. terdapat perbedaan pendapat tentang jati dirinya. beliau dibawa ibunya ke negeri Hijaz dan berbaur dengan penduduk negeri itu yang keturunan Yaman karena sang ibu berasal dari kabilah Azdiyah (dari Yaman). Di sana. Sampai ketika saya menghafal semua yang dia diktekan. Imam Syafi ‘i dan ibunya tinggal di dekat Syi‘bu al-Khaif. beliau telah berubah menjadi seorang guru. Beberapa pendapat mengatakan dia masih keturunan al-Hasan bin ‘Ali bin Abu Thalib. Ketika berumur dua tahun. Akan tetapi. belum lagi menginjak usia baligh. Dia termasuk dalam barisan tokoh musyrikin Quraysy dalam Perang Badar. As-Saib. tetapi sang guru ternyata rela tidak dibayar setelah melihat kecerdasan dan kecepatannya dalam menghafal. Ibnu Hajar memberikan penjelasan bahwa riwayat-riwayat tersebut dapat digabungkan dengan dikatakan bahwa beliau dilahirkan di sebuah tempat bernama Ghazzah di wilayah Asqalan. Demikianlah. saya melihat guru yang mengajar di situ membacakan murid-muridnya ayat Alquran. sedangkan yang lain menyebutkan seorang wanita dari kabilah Azadiyah yang memiliki kun-yah Ummu Habibah. dia berkata kepadaku. Setelah rampung menghafal Alquran di al-Kuttab. Jaraknya dengan kota Asqalan sekitar dua farsakh). maka aku ikut menghafalnya. Abu Hanifah wafat sehingga dikomentari oleh al-Hakim sebagai isyarat bahwa beliau adalah pengganti Abu Hanifah dalam bidang yang ditekuninya. Tentang tempat kelahirannya. Imam Syafi‘i bercerita.” Dan ternyata kemudian dengan segera guru itu mengangkatnya sebagai penggantinya (mengawasi murid-murid lain) jika dia tidak ada. beliau kemudian beralih ke Masjidil Haram untuk menghadiri majelis-majelis ilmu di sana. Sebenarnya ibunya tidak mampu untuk membiayainya. Lalu ketika berumur 10 tahun. Ketika itu dia tertawan lalu menebus sendiri dirinya dan menyatakan masuk Islam.beliau. sang ibu mengirimnya belajar kepada seorang guru. “Di al-Kuttab (sekolah tempat menghafal Alquran). “Tidak halal bagiku mengambil upah sedikitpun darimu. banyak riwayat yang menyebutkan beberapa tempat yang berbeda. -yang namanya menjadi sumber penisbatan beliau (Syafi‘i). Sekalipun hidup dalam . bapak Syafi‘. Waktu dan Tempat Kelahirannya Beliau dilahirkan pada tahun 150H. tetapi hanya keturunan secara wala’ saja. beliau dibawa ke Mekkah. yang termasyhur dan disepakati oleh ahli sejarah adalah kota Ghazzah (Sebuah kota yang terletak di perbatasan wilayah Syam ke arah Mesir. kemudian mereka membantah pendapat-pendapat sekelompok orang dari kalangan Malikiyah dan Hanafiyah yang menyatakan bahwa Imam Syafi‘i bukanlah asli keturunan Quraysy secara nasab. Tepatnya di sebelah Selatan Palestina.menurut sebagian ulama adalah seorang sahabat shigar (yunior) Nabi. sendiri termasuk sahabat kibar (senior) yang memiliki kemiripan fisik dengan Rasulullah saw. Imam an-Nawawi menegaskan bahwa ibu Imam Syafi‘i adalah seorang wanita yang tekun beribadah dan memiliki kecerdasan yang tinggi. karena sang ibu khawatir nasabnya yang mulia lenyap dan terlupakan. Pertumbuhannya dan Pengembaraannya Mencari Ilmu Di Mekkah. Imam Bukhari dan Imam Muslim telah memberi kesaksian mereka akan kevalidan nasabnya tersebut dan ketersambungannya dengan nasab Nabi. Dia seorang yang faqih dalam urusan agama dan memiliki kemampuan melakukan istinbath.

Beliau mengawalinya dengan menimbanya dari ulama-ulama kotanya. Abdurrahman bin Abu Bakar al-Maliki. dan hafalannya itu membuat Imam Malik kagum kepadanya. Sa’id bin Salim. Dawud bin Abdurrahman al-‘Athar. Fudhail bin ‘Iyadh. yaitu Muslim bin Khalid az-Zanji -mufti kota Mekkah-. serta mengetahui nasab orang-orang Arab.kemiskinan. nama beliau menjadi tenar karena sejumlah kegiatan dan kegigihannya menegakkan keadilan. timbul keinginannya untuk mengembara ke Madinah. orang-orang yang tidak senang kepadanya akibat kegiatannya tadi mengadukannya kepada Khalifah Harun ar-Rasyid. Terlebih lagi di sana ada Imam Malik bin Anas. Setelah mendapatkan nasehat dari dua orang ulama. Beliau juga tertarik mempelajari ilmu bahasa Arab dan syair-syairnya. Sampai dikatakan bahwa beliau telah menghafal Alquran pada saat berusia 7 tahun. Namun. untuk mengambil ilmu dari para ulamanya. beliau tidak berputus asa dalam menimba ilmu. lughoh. Sampai-sampai tempayan-tempayan milik ibunya penuh dengan tulang-tulang. beliau kemudian melanjutkan mencari ilmu ke Yaman. beliau mempelajari ilmu fiqih. dan lainlain. Hasilnya. berawal dari Yaman inilah beliau mendapat cobaan –satu hal yang selalu dihadapi oleh para ulama. dan tulang unta untuk dipakai menulis. Bahkan dikatakan bahwa dari 10 panah yang dilepasnya. Setelah kembali ke Mekkah. Dar as-Sunnah. suatu hal yang kemudian banyak dipuji oleh ahli-ahli bahasa Arab yang pernah berjumpa dengannya dan yang hidup sesudahnya. Di hadapan Imam Malik. potongan kulit. Mekkah. maka beliau pun tersentuh untuk mendalaminya dan mulailah beliau melakukan pengembaraannya mencari ilmu. sekembalinya dari sana beliau telah berhasil menguasai kefasihan mereka dan menghafal seluruh syair mereka. beliau juga mengambil ilmu dari ulama Madinah lainnya seperti Ibrahim bin Abu Yahya. serta yang lain. Mereka menuduhnya hendak mengobarkan pemberontakan bersama orang- . ‘Abdul ‘Aziz ad-Darawardi. Beliau menjalani mulazamah kepada Imam Malik demi mengambil ilmu darinya sampai sang Imam wafat pada tahun 179. Ibrahim bin Sa‘d dan masih banyak lagi. Di Yaman. pecahan tembikar. Lalu. dan Muwaththa’ Imam Malik. Setelah mendapat izin dari para syaikh-nya untuk berfatwa. hadits. dan al-Husain bin ‘Ali bin Yazid agar mendalami ilmu fiqih. Di Mekkah ini. beliau membaca al-Muwaththa’ yang telah dihafalnya di Mekkah. takdir Allah telah menentukan jalan lain baginya. penyusun al-Muwaththa’. Athaf bin Khalid. 9 di antaranya pasti mengena sasaran. seperti Muslim bin Khalid. Beliau mengumpulkan pecahan tembikar. Muhammad bin Ali bin Syafi’ – yang masih terhitung paman jauhnya-. Maka berangkatlah beliau ke sana menemui sang Imam. Di samping itu beliau juga mempelajari keterampilan memanah dan menunggang kuda sampai menjadi mahir sebagai realisasi pemahamannya terhadap ayat 60 surat Al-Anfal. Beliau memutuskan untuk tinggal di daerah pedalaman bersama suku Hudzail yang telah terkenal kefasihan dan kemurnian bahasanya. Isma‘il bin Ja‘far. Namun. dan ketenarannya itu sampai juga ke telinga penduduk Mekkah. Di samping Imam Malik. Di sana beliau mengambil ilmu dari Mutharrif bin Mazin dan Hisyam bin Yusuf al-Qadhi. Sufyan bin ‘Uyainah –ahli hadits Mekkah-. Dan itu terjadi pada saat beliau belum lagi berusia baligh. lalu membaca dan menghafal kitab AlMuwaththa’ karya Imam Malik pada usia 12 tahun sebelum beliau berjumpa langsung dengan Imam Malik di Madinah. dan pelepah kurma yang telah bertuliskan hadits-hadits Nabi. serta syair-syair mereka. sebelum maupun sesudah beliau-. pelepah kurma.

Setelah lebih dari 9 tahun mengajar di Mekkah. Dengan kecerdasan dan ketenangannya serta pembelaan dari Muhammad bin al-Hasan -ahli fiqih Irak-. penjelasan tentang nasikh dan mansukh dari ayat-ayat Alquran dan lain-lain. ia menyuruh pegawainya memenggal kepala mereka. beliau berhasil meyakinkan Khalifah tentang ketidakbenaran apa yang dituduhkan kepadanya. Imam Syafi‘i hidup pada masa-masa awal pemerintahan Bani ‘Abbasiyah yang berhasil merebut kekuasaan dari Bani Umayyah. Imam Abdurrahman bin Mahdi mengirim surat kepada Imam Syafi‘i memintanya untuk menulis sebuah kitab yang berisi khabar-khabar yang maqbul. Beliau bersama orang-orang ‘Alawiyah itu dihadapkan ke hadapan Khalifah Harun ar-Rasyid.orang dari kalangan Alawiyah. mencari ilmu. Khalifah menyuruh bawahannya menyiapkan pedang dan hamparan kulit. Maka mulailah ia mengajar di tempat dahulu ia belajar. Beliau meneliti dan mendalami madzhab Ahlu Ra’yu. Salah satu di antara mereka adalah Imam Ahmad bin Hanbal. beliau pun menampakkan secara terang-terangan rasa cintanya kepada mereka tanpa rasa takut sedikitpun. beliau kembali melakukan perjalanan ke . kepada Isma‘il bin ‘Ulayyah dan Abdul Wahhab ats-Tsaqafiy dan lain-lain. Dan kecintaan beliau itu ternyata tidaklah lantas membuatnya dianggap oleh orang-orang syiah sebagai ahli fiqih madzhab mereka. bersemangat mengikuti pengajarannya sampai akhirnya nama beliau makin dikenal luas. Dia melihat orang-orang dari Ahlu Bait Nabi menghadapi musibah yang mengenaskan dari penguasa. Dan hal itu menggoreskan rasa sedih yang mendalam pada kaum muslimin secara umum dan pada diri Imam Syafi‘i secara khusus. ribuan jamaah haji berdatangan ke Mekkah. Ketika musim haji tiba. Pada masa itu. padahal sikapnya sama sekali berbeda dengan tasysyu’ model orang-orang syi‘ah. dan hanya meyakini keimaman Ali. Tuduhan dusta yang diarahkan kepadanya bahwa dia hendak mengobarkan pemberontakan. Ketika sampai pada gilirannya. Ar-Risalah. Di Baghdad. Mereka yang telah mendengar nama beliau dan ilmunya yang mengagumkan. Ketika kamasyhurannya sampai ke kota Baghdad. setiap khalifah dari Bani ‘Abbasiyah hampir selalu menghadapi pemberontakan orangorang dari kalangan ‘Alawiyah. beliau kembali pada kegiatan asalnya. lalu digelandang ke Baghdad dalam keadaan dibelenggu dengan rantai bersama sejumlah orang-orang ‘Alawiyah. Sikapnya itu membuatnya dituduh sebagai orang yang bersikap tasyayyu‘. Selain itu. Maka beliau pun menulis kitabnya yang terkenal. serta ‘Utsman . Sebagaimana dalam sejarah. serta meyakini kemaksuman para imam mereka. Umar. Setelah meraih ilmu dari para ulama Irak itu. Setelah memeriksa mereka seorang demi seorang. membuatnya ditangkap. beliau kembali ke Mekkah pada saat namanya mulai dikenal. Sedangkan kecintaan beliau kepada Ahlu Bait adalah kecintaan yang didasari oleh perintah-perintah yang terdapat dalam Alquran maupun hadits-hadits shahih. suatu sikap yang saat itu akan membuat pemiliknya merasakan kehidupan yang sangat sulit. Imam Syafi‘i berusaha memberikan penjelasan kepada Khalifah. Kenyataan ini membuat mereka bersikap sangat kejam dalam memadamkan pemberontakan orang-orang ‘Alawiyah yang sebenarnya masih saudara mereka sebagai sesama Bani Hasyim. Maka berbeda dengan sikap ahli fiqih selainnya. Akhirnya beliau meninggalkan majelis Harun ar-Rasyid dalam keadaan bersih dari tuduhan bersekongkol dengan ‘Alawiyah dan mendapatkan kesempatan untuk tinggal di Baghdad. Untuk itu beliau berguru dengan mulazamah kepada Muhammad bin al-Hassan. Bahkan Imam Syafi‘i menolak keras sikap tasysyu’ model mereka itu yang meyakini ketidakabsahan keimaman Abu Bakar.

Salah satunya adalah yang dikenal sebagai Yaumul Mihnah. Di Mesir. menjadikannya rujukan dalam memahami syariat padahal mereka tahu bahwa akal juga memiliki keterbatasan-keterbatasan. Beliau mendapat sambutan meriah di Baghdad karena para ulama besar di sana telah menyebut-nyebut namanya. Beliau tahu betul kebencian meraka kepada ulama ahlu hadits. Beliau tahu bagaimana pertentangan ilmu ini dengan manhaj as-salaf ash-shaleh –yang selama ini dipegangnya. kelompok Ash-habul Hadits merasa mendapat angin segar karena sebelumnya mereka merasa didominasi oleh Ahlu Ra’yi. termasuk merevisi kitabnya ar-Risalah. Di sana beliau berdakwah. kemudian pada tahun 197 beliau balik ke Mekkah. Beliau selalu menyebutkan dalil-dalil dari keduanya dan menjadikannya hujjah dalam menghadapi penentangnya. maka ucapannya hanyalah igauan belaka. Imam Syafi‘i kemudian memutuskan pergi ke Mesir. Hal itu karena orang-orang ahli kalam menjadikan akal sebagai patokan utama dalam menghadapi setiap masalah. di Masjid Jami ‘ alGharbi terdapat sekitar 20 halaqah Ahlu Ra ‘yu. Sementara Imam Syafi‘i adalah orang yang paham betul tentang ilmu kalam. Tahun 198. tetapi jika dari selain keduanya. Tetapi ketika hari Jumat tiba. mengingat perbedaan manhaj beliau dengan mereka. beliau mendapat gelar Nashir asSunnah wa al-Hadits. Di sana beliau mulai menyebar madzhabnya sendiri. tetapi akhirnya ia menyerahkan dirinya kepada kehendak Allah. beliau dalam menetapkan suatu masalah terutama masalah aqidah selalu menjadikan Alquran dan Sunnah Nabi sebagai landasan dan sumber hukumnya. “Setiap orang yang berbicara (mutakallim) dengan bersumber dari Alquran dan sunnah. Maka datanglah para penuntut ilmu kepadanya meneguk dari lautan ilmunya. Khalifah al-Makmun telah dikuasai oleh para ulama ahli kalam. yang tersisa hanya 2 atau 3 halaqah saja. Salah satu di antaranya adalah Imam Ahmad bin Hanbal. maka dia akan . Beliau menetap di Irak selama dua tahun. Beliau berkata.” Imam Ahmad berkata. sampai akhirnya beliau menemui akhir kehidupannya di sana. beliau mendapat sambutan masyarakatnya. dan terjebak dalam pembahasan-pembahasan tentang ilmu kalam. Beliau berkata. Tetapi beliau hanya berada setahun di Mekkah. “Jika kalian telah mendapatkan Sunnah Nabi. Keteguhannya Membela Sunnah Sebagai seorang yang mengikuti manhaj Ash-habul Hadits. banyak ulama yang masuk penjara. Sampai-sampai dikatakan bahwa ketika beliau datang ke Baghdad. “Bagi Syafi‘i jika telah yakin dengan keshahihan sebuah hadits. Namun. maka ikutilah dan janganlah kalian berpaling mengambil pendapat yang lain. Sebenarnya hati kecilnya menolak pergi ke sana. Dan begitulah kenyataannya. dan menulis sejumlah kitab. ketika dia mengumpulkan para ulama untuk menguji dan memaksa mereka menerima paham Alquran itu makhluk. Dengan kedatangannya. maka ucapannya adalah benar.Irak untuk kedua kalinya dalam rangka menolong madzhab Ash-habul Hadits di sana. Karena itulah beliau menolak madzhab mereka. Akibatnya. beliau berangkat lagi ke Irak. Terdapat banyak atsar tentang ketidaksukaan beliau kepada Ahli Ilmu Kalam. Provokasi mereka membuat Khalifah mendatangkan banyak musibah kepada para ulama ahlu hadits. terutama dari kalangan ahli kalam.” Karena komitmennya mengikuti sunnah dan membelanya itu.di dalam memahami masalah-masalah syariat. menebar ilmunya. beliau hanya beberapa bulan saja di sana karena telah terjadi perubahan politik. Karena perubahan itulah. bila tidak dibunuh.

dan lebih tertarik kepada fiqih.menyampaikannya. Dan prilaku yang terbaik adalah dia tidak tertarik sama sekali dengan ilmu kalam. “Tidak ada yang lebih aku benci daripada ilmu kalam dan ahlinya” Al-Mazani berkata. Imam Hanbali yang dikenal ahli dan pakar hadits ini memang sangat memberikan perhatian besar pada ilmu yang satu ini. Sikapnya menghadapi sidang pengadilan dan menanggung petaka akibat tekanan khalifah Abbasiyyah selama 15 tahun karena menolak doktrin resmi Mu’tazilah merupakan saksi hidup watak agung dan kegigihan yang mengabdikannya sebagai tokoh besar sepanjang masa. Imam Muslim. dan ar-Risalah al-Jadidah (yang telah direvisinya) mengenai Alquran dan As-Sunnah serta kedudukannya dalam syariat. hal itu tidaklah menghalanginya untuk menulis banyak kitab. Wafatnya Karena kesibukannya berdakwah dan menebar ilmu. “Apa yang telah diperbuat Allah kepadamu. Makin lama penyakitnya itu bertambah parah hingga akhirnya beliau wafat karenanya. yang terdiri dari 4 jilid berisi 128 masalah. fiqih. beliau menderita penyakit bawasir yang selalu mengeluarkan darah. “Merupakan madzhab Imam Syafi‘i membenci kesibukan dalam ilmu kalam. Sejarah Singkat Imam Hanbali (Dari kotasantri. wahai Abu Abdillah ?” Beliau menjawab. Menurut Syafi’i.” Ketidaksukaan beliau sampai pada tingkat memberi fatwa bahwa hukum bagi ahli ilmu kalam adalah dipukul dengan pelepah kurma. Dia berkata kepada beliau. Kegigihan dan kesungguhannya telah melahirkan banyak ulama dan perawi hadits terkenal semisal Imam Bukhari. Dan Imam Hanbali membuktikan hal itu. perjuangan mempertahankan keyakinan yang tak sesuai dengan pemikiran seseorang. Beliau melarang kami sibuk dalam ilmu kalam. selalu menghadapi risiko antara hidup dan mati. Ar-Rabi menyampaikan bahwa dia bermimpi melihat Imam Syafi‘i. Jumlahnya menurut Ibnu Zulaq mencapai 200 bagian. yang tak lain adalah guru Imam Hanbali. Beliau wafat pada malam Jumat setelah shalat Isya’ hari terakhir bulan Rajab permulaan tahun 204 dalam usia 54 tahun. lalu dinaikkan ke atas punggung unta dan digiring berkeliling di antara kabilah-kabilah dengan mengumumkan bahwa itu adalah hukuman bagi orang yang meninggalkan Alquran dan Sunnah dan memilih ilmu kalam. “Allah mendudukkan aku di atas sebuah kursi emas dan menaburkan pada diriku mutiara-mutiara yang halus” Karangan-Karangannya Sekalipun beliau hanya hidup selama setengah abad dan kesibukannya melakukan perjalanan jauh untuk mencari ilmu. Semoga Allah memberikan kepadanya rahmat-Nya yang luas.” Imam Syafi ‘i berkata. adab dan lain-lain. dan . Yaqut alHamawi mengatakan jumlahnya mencapai 174 kitab yang judul-judulnya disebutkan oleh Ibnu an-Nadim dalam al-Fahrasat.” Penilaian ini diungkapkan oleh Imam Syafi’i.com) “Ia murid paling cendekia yang pernah saya jumpai selama di Baghdad. sesudah wafatnya. sedangkan menurut al-Marwaziy mencapai 113 kitab tentang tafsir. Yang paling terkenal di antara kitab-kitabnya adalah al-Umm.

Muhammad. Ia lebih banyak shalat malam dan witir hingga Shubuh tiba. dan Musa bin Tariq. Istri keduanya pun meninggal dan Hanbali menikah untuk terakhir kalinya dengan seorang jariyah. Muzaffar bin Mudrik. kalam. Hasan. sebenarnya hadits yang termuat dalam Al Musnad berjumlah 30 ribu karena ada sekitar 10 ribu hadits yang berulang. seorang ulama bahasa yang banyak menulis biografi tokoh sahabat. Walin bin Muslim. Yaman. bukan datang begitu saja. Imam Ibrahim bin Hani. Basrah. dikenal sebagai ulama yang gigih mendalami ilmu. Karenanya. setiap kali mendengar ada ulama terkenal di suatu tempat. Imam Hanbali dikenal tekun beribadah dan dermawan. Darinya ia memperoleh lima orang anak yaitu Zainab. Karena kecerdasan dan ketekunannya. Mekkah dan Madinah. dan bahasa. dan Said. Husain.000 hadits di luar kepala. hadits. Kecintaannya kepada ilmu begitu luar biasa. Abdullah bin Ahmad. ia mengunjungi para ulama terkenal di berbagai tempat seperti Kufah. Ismail bil Aliyyah. ia rela menempuh perjalanan jauh dan waktu lama hanya untuk menimba ilmu dari sang ulama. tafsir. Dalam kitab tersebut. Kepandaian Imam Hanbali dalam ilmu hadits. diseleksi secara ketat dan ditulisnya kembali dalam kitab karyanya Al Musnad. Ia baru menikah setelah usia 40 tahun. Dari merekalah Hanbali muda mendalami fikih. Hanbali dapat menyerap semua pelajaran dengan baik. ”Hampir setiap hari ia berpuasa dan tidurnya pun sedikit sekali di waktu malam. Umumnya hadits dalam kitab ini berderajat sahih dan hanya sedikit yang berderajat dhaif. Hanbali belajar Al-Qur’an dan ilmu-ilmu agama lain kepada ulama-ulama Baghdad. Ketika Aisyah meninggal. ia menikah dengan Aisyah binti Fadl dan dikaruniai seorang putra bernama Saleh. Syam. Menurut putra sulungnya. Berdasar penelitian Abdul Aziz al Khuli. karena sang ayah meninggal dalam usia muda. ia menikah kembali dengan Raihanah dan dikarunia putra bernama Abdullah. Hadits sejumlah itu. Kecintaan kepada ilmu jua yang menjadikan Hanbali rela tak menikah dalam usia muda. Kepakaran Imam Hanbali dalam ilmu hadits memang tak diragukan lagi sehingga mengundang banyak tokoh ulama berguru kepadanya. Pertama kali. Beberapa gurunya antara lain Hammad bin Khalid. Hingga usia 16 tahun. Imam Hanbali dibesarkan oleh ibunya. hanya 40. salah seorang ulama terkenal yang jadi sahabatnya menjadi saksi akan kezuhudan Imam Hanbali. 780 M (wafat 855 M) ini.Imam Abu Daud yang tak lain buah didikannya. Shahih Muslim atau Sunan Abu Daud menjadi kitab hadits standar yang menjadi rujukan umat Islam di seluruh dunia dalam memahami ajaran Islam yang disampaikan Rasulullah SAW lewat hadits-haditsnya. Karya-karya mereka seperti Shahih Bukhari. Imam Hanbali hafal hingga 700.” katanya.000 hadits yang dituliskan kembali dengan susunan berdasarkan tertib nama sahabat yang meriwayatkan. . Setelah itu. Lahir dengan nama Ahmad bin Muhammad bin Hanbal. hamba sahaya wanita bernama Husinah. Tokoh kelahiran Baghdad. Tak hanya pandai.

Dan kelima adalah qias. Sikapnya itu membuat umat makin bersimpati kepadanya sehingga pengikutnya makin banyak kendati ia mendekam dalam penjara. Imam Muslim. dan Imam Abu Bakar Al Asram. ‘Ini adalah rezeki yang kuperoleh hari ini dan semuanya kuberikan kepadamu. terutama yang bersumber pada Sunnah. nash (Al-Qur’an dan Sunnah). ia akan memilih pendapat yang dinilainya lebih sesuai dengan Al-Qur’an dan Sunnah Nabi SAW. Dukungan Khalifah Al Ma’mun dari Dinasti Abbasiyah yang menjadikan aliran ini sebagai madzhab resmi negara membuat kalangan ulama berang. Di masa hidupnya. Menurut Ibnu Qayyim. berkata. Kedua. Imam Abu Zuhrah. sang pengganti. ia pun dipenjara dan disiksa oleh Mu’tasim. ada lima landasan pokok yang dijadikan dasar penetapan hukum dan fatwa madzhab Hanbali. Imam Bukhari. Para ulama yang belajar kepadanya antara lain Imam Hasan bin Musa. lalu aku diberinya uang sebanyak empat dirham sambil berkata. Imam Abu Zur’ah Ad Dimasyqi. dan hadits dhaif (hadits yang lemah. Imam Hanbali menghirup udara kebebasan. maka ia tidak akan menetapkan salah satunya. Imam Hanbali memberikan perhatian khusus pada masalah ritual keagamaan. Jika ternyata pendapat yang ada tidak jelas persesuaiannya dengan Al-Qur’an dan Sunnah. Siksaan ini berlangsung hingga Al Wasiq menggantikan ayahnya. atau hadits lemah). putra Al Ma’mun. Akibatnya. Keempat. maka ia akan berfatwa dengan AlQur’an dan Sunnah dan tidak berpaling pada sumber lainnya. . fatwa sahabat yang diketahui tidak ada yang menentangnya. namun bukan ‘maudu’. Imam Hanbali termasuk yang menentang paham tersebut. tetapi mengambil sikap diam atau meriwayatkan keduaduanya. Imam Ibnu Abi. aliran Mu’tazilah tengah berjaya. membebaskan Imam Hanbali dan memuliakannya. Pertama. mengambil hadits mursal (hadits yang dalam sanadnya tidak disebutkan nama perawinya). khususnya dalam masalah fikih. Jika ia menemukan nash. Salah satu ajaran yang dipaksakan penganut Mu’tazilah adalah paham Al-Qur’an merupakan makhluk atau ciptaan Tuhan. Syafi’i. Sebagai pendiri madzhab tersebut. Namanya pun makin terkenal dan banyaklah ulama dari berbagai pelosok belajar kepadanya. Sebagaimana ketiga Imam lainnya. Hanafi dan Maliki. Siksaan tersebut makin meneguhkan sikap Hanbali menentang paham sesat itu. Imam Abu Daud. Ketiga. Mu’tasim. oleh para muridnya. salah seorang pengikut madzhab Hanbali. ”Aku pernah datang kepada Imam Hanbali.Mengenai kedermawanannya.”’ Imam Hanbali juga dikenal teguh memegang pendirian. Dalam hal ini. hadits dhaif didahulukan daripada qias. Setiap hari ia didera dan dipukul. ajaran-ajaran Imam Ahmad ibn Hanbali dijadikan patokan dalam amaliyah (praktik) ritual. jika para sahabat berbeda pendapat. Banyak umat Islam yang menolak pandangan itu. Imam Yahya bin Hilal. salah seorang ulama ahli fikih. Sepeninggal Al Wasiq. Al Mutawakkil.

meninggal dalam usia muda. Disebutkan bahwa dia dahulunya adalah seorang panglima. madzhab tersebut banyak dianut umat Islam di kawasan Timur Tengah. madzhab ini berkembang di Mesir. Keduanya juga memiliki ibu yang mampu mengantar mereka kepada kemajuan dan kemuliaan. Muhammad. Masa Menuntut Ilmu Imam Ahmad tumbuh dewasa sebagai seorang anak yatim. berperan penuh dalam mendidik dan membesarkan beliau. Beberapa kitab yang sampai kini jadi kajian antara lain Tafsir Al-Qur’an. 30 tahun. khususnya dalam bidang muamalah. Hanbal. berpindah ke wilayah Kharasan dan menjadi wali kota Sarkhas pada masa pemeritahan Bani Umawiyyah. Pada awalnya madzhab Hanbali hanya berkembang di Baghdad. kemudian bergabung ke dalam barisan pendukung Bani ‘Abbasiyah dan karenanya ikut merasakan penyiksaan dari Bani Umawiyyah. serta penuh dengan beragam jenis ilmu pengetahuan. Kedua tokoh inilah yang membuka mata banyak orang untuk memberikan perhatian pada fikih madzhab Hanbali. tempat tinggal sang ayah. Saat itu. yang penuh dengan manusia yang berbeda asalnya dan beragam kebudayaannya. At Tarikh.atau analogi. keadaan beliau sama dengan keadaan syaikhnya. .or. 751 H). tetapi tetap mempunyai semangat yang tinggi. yang yatim dan miskin. Hasil karya Imam Hanbali tersebar luas di berbagai lembaga pendidikan keagamaan.tahun 164 H. Yang berarti bertemu nasab pula dengan nabi Ibrahim. Nasab beliau bertemu dengan nasab Nabi pada diri Nizar bin Ma‘d bin ‘Adnan. ahli hadits. Imam Syafi‘i. dan sebagainya. dan Al Wara. Dalam hal ini. Ayah beliau. Shafiyyah binti Maimunah binti ‘Abdul Malik asy-Syaibaniy. Beliau mendapatkan pendidikannya yang pertama di kota Baghdad. Qias digunakan bila tidak ditemukan dasar hukum dari keempat sumber di atas. An Nasikh wal Mansukh. Di kota itu beliau dilahirkan. Perkembangan pesat terjadi pada abad ke-11 dan ke12 H. ketika beliau baru berumur tiga tahun. sang ayah meninggalkan untuk mereka dua buah rumah di kota Baghdad. ke kota Baghdad. Untungnya. Taat ar Rasul. Baru pada abad ke-6 H. kota Bagdad telah menjadi pusat peradaban dunia Islam. Kini. Ibunya. Kakek beliau. para sufi. Di sana tinggal para qari’. Yang sebuah mereka tempati sendiri. Ketika beliau masih dalam kandungan. orang tua beliau pindah dari kota Marwa.id) Nasab dan Kelahirannya Beliau adalah Abu Abdillah Ahmad bin Muhammad bin Hanbal bin Hilal bin Asad bin Idris bin Abdullah bin Hayyan bin Abdullah bin Anas bin ‘Auf bin Qasith bin Mazin bin Syaiban bin Dzuhl bin Tsa‘labah adz-Dzuhli asy-Syaibaniy. sedangkan yang sebuah lagi mereka sewakan dengan harga yang sangat murah. filosof. 728 H) dan Ibnu Qayyim (w. Jawaban Al-Qur’an. berkat usaha Ibnu Taimiyyah (w. tepatnya pada bulan Rabi‘ul Awwal -menurut pendapat yang paling masyhur. Kitabnya yang paling terkenal adalah Musnad Ahmad bin Hanbal. ahli bahasa. Sejarah Singkat Imam Hanbali (Dari muslim.

mengambil darinya (ilmu) hadits. Ulama lain yang menjadi sumber beliau mengambil ilmu adalah Sufyan bin ‘Uyainah.” Demikianlah. tentang yang muqaddam dan muakhkhar dalam Alquran. Beliau melakukan mulazamah kepada syaikhnya. Imam Ahmad tertarik untuk menulis hadits pada tahun 179 saat berumur 16 tahun.’” Perhatian beliau saat itu memang tengah tertuju kepada keinginan mengambil hadits dari para perawinya. Bukhari. murid-murid beliau berkumpul di sekitarnya. “Bersama mahbarah (tempat tinta) hingga ke maqbarah (kubur). dan kegiatan-kegiatan lain yang memberi manfaat kepada kaum muslimin. terutama dalam masalah kesehatan. Ada banyak ulama yang pernah mengambil ilmu dari beliau. Sang ibu banyak membimbing dan memberi beliau dorongan semangat. Disebutkan oleh putra beliau bahwa beliau mengambil hadits dari Hasyim sekitar tiga ratus ribu hadits lebih. tentang jawaban-jawaban dalam Alquran. Hasyim bin Basyir bin Abu Hazim al-Wasithiy hingga syaikhnya tersebut wafat tahun 183. tentang tarikh. Ismail bin ‘Ulayyah. Tokoh yang paling menonjol yang beliau temui dan mengambil ilmu darinya selama perjalanannya ke Hijaz dan selama tinggal di sana adalah Imam Syafi‘i. Beliau mengatakan bahwa orang pertama yang darinya beliau mengambil hadits adalah al-Qadhi Abu Yusuf. memberi fatwa. Beliau juga menyusun kitab tentang tafsir. “Terkadang aku ingin segera pergi pagi-pagi sekali mengambil (periwayatan) hadits. Anda telah menjadi imam kaum muslimin. fiqih. Beliau banyak mengambil hadits dan faedah ilmu darinya. beliau amat menekuni pencatatan hadits. Tunggu sampai adzan berkumandang atau setelah orang-orang selesai shalat subuh. tetapi Ibu segera mengambil pakaianku dan berkata. Ada orang yang berkata kepada beliau. Sementara itu. Pada tahun 186. dan selainnya. kitab az-Zuhud. Beliau baru menikah setelah berumur 40 tahun. Beliau terus berada di kota Baghdad mengambil hadits dari syaikh-syaikh hadits kota itu hingga tahun 186. Muslim. Beliau juga menyusun kitab al-manasik ashshagir dan al-kabir. di antaranya kedua putra beliau. Dan saya tidak sempat pula bertemu dengan Hammad bin Zaid. tetapi Allah menggantikannya untukku dengan Sufyan bin ‘Uyainah. ‘Bersabarlah dulu. al-Atsram. Imam Syafi‘i sendiri amat memuliakan diri beliau dan terkadang menjadikan beliau rujukan dalam mengenal keshahihan sebuah hadits. Beliau menyusun kitabnya yang terkenal. murid/rekan Imam Abu Hanifah. al-Musnad. “Wahai Abu Abdillah. tentang an-nasikh dan almansukh. Beliau terus menuntut ilmu dengan penuh azzam yang tinggi dan tidak mudah goyah. dan ketekunannya itu menyibukkannya dari hal-hal lain sampai-sampai dalam hal berumah tangga.Setamatnya menghafal Alquran dan mempelajari ilmu-ilmu bahasa Arab di al-Kuttab saat berumur 14 tahun. beliau melanjutkan pendidikannya ke ad-Diwan. Abu Dawud. Tidak lupa dia mengingatkan beliau agar tetap memperhatikan keadaan diri sendiri. kitab ar-radd ‘ala al-Jahmiyah wa az- . “Saya tidak sempat bertemu dengan Imam Malik. dalam jangka waktu sekitar enam puluh tahun dan itu sudah dimulainya sejak tahun tahun 180 saat pertama kali beliau mencari hadits. Aku akan tetap menuntut ilmu sampai aku masuk liang kubur. Yaman. Abdullah dan Shalih.” Beliau menjawab. dan lainnya. tetapi Allah menggantikannya dengan Ismail bin ‘Ulayyah. Yahya alQaththan. dan lain-lain. beliau mulai melakukan perjalanan (mencari hadits) ke Bashrah lalu ke negeri Hijaz.” Dan memang senantiasa seperti itulah keadaan beliau: menekuni hadits. Waki‘ bin al-Jarrah. Beliau berkata. Tentang hal itu beliau pernah bercerita. Yazid bin Harun. dan lainlain. Abu Zur ‘ah. Anda telah mencapai semua ini.

tetapi Anda malah menyuruh saya menjadi qadhi untuk mereka.000 masalah. tidak mau berkelakar dengannya”. Imam Syafi‘i juga berkata. satu juz tentang Ushul as-Sittah. “Dia seorang yang jika ditanya tentang 60. Jahmyah. lebih faqih. kitab as-Sunnah. Insya Allah. “Saya datang kepada Anda untuk mengambil ilmu dari Anda. “Aku keluar (meninggalkan) Bagdad. agar mengangkat Imam Ahmad menjadi qadhi di Yaman. dan lebih bertakwa daripada Ahmad bin Hanbal. Suatu hari. kitab al-‘Ilal wa ar-Rijal. Imam Syafi‘i mengusulkan hal yang sama kepada Khalifah al-Amin. dengan cepat berbagai bentuk bid‘ah merasuk menyebar ke dalam akidah dan ibadah kaum muslimin.’ atau. Kelompok Mu‘tashilah. tetapi Imam Ahmad menolaknya dan berkata kepada Imam Syafi‘i. Mereka.zindiqah(Bantahan kepada Jahmiyah dan Zindiqah). Pada masa pemerintahan Bani Abbasiyah. terlebih lagi seorang alim yang berjalan di atas jejak para nabi dan rasul.” Setelah itu pada tahun 195.” Abdul Wahhab al-Warraq berkata. terutama dari Khalifah al-Makmun. Akibatnya. mampu . maka beri tahulah aku. pada hari-hari akhir hidup khalifah tersebut. Pujian dan Penghormatan Ulama Lain Kepadanya Imam Syafi‘i pernah mengusulkan kepada Khalifah Harun ar-Rasyid. jika (perawinya) dari Kufah atau Syam. dan lain-lain. Beliau mendapatkan cobaan dari tiga orang khalifah Bani Abbasiyah selama rentang waktu 16 tahun. Persia. kitab al-Wara ‘ wa al-Iman. secara khusus.”Ahmad bin Syaiban berkata. Khalifah al-Makmun menjadikan orang-orang Persia sebagai kekuatan pendukungnya. sementara itu tidak aku tinggalkan di kota tersebut orang yang lebih wara’. Akibatnya. dan India dengan sokongan dana dari penguasa. Pada masa itu dimulai penerjemahan ke dalam bahasa Arab buku-buku falsafah dari Yunani. Fadha’il ash-Shahabah. dia akan menjawabnya dengan berkata.” Ini menunjukkan kesempurnaan agama dan akal Imam Syafi‘i karena mau mengembalikan ilmu kepada ahlinya. “Engkau lebih tahu tentang hadits dan perawi-perawinya. Rumania. “Aku tidak pernah melihat orang yang seperti Ahmad bin Hanbal”. Dia akan mendudukkan beliau di sisinya jika menyampaikan hadits kepada kami. Jika ada hadits shahih (yang engkau tahu). Rafidhah. seperti Qadhariyah. dengan jelas tampak kecondongan khalifah yang berkuasa menjadikan unsur-unsur asing (non-Arab) sebagai kekuatan penunjang kekuasaan mereka. Keteguhan di Masa Penuh Cobaan Telah menjadi keniscayaan bahwa kehidupan seorang mukmin tidak akan lepas dari ujian dan cobaan. Berbagai macam kelompok yang sesat menyebar di tengah-tengah mereka. Dan Imam Ahmad termasuk di antaranya. “Dalam hal apakah dari ilmu dan keutamaannya yang engkau pandang dia melebihi yang lain?” Al-Warraq menjawab. justru sedikit demi sedikit kelemahan menggerogoti kekuasaan mereka. padahal seperti diketahui bahwa Harun bin Yazid adalah salah seorang guru beliau dan terkenal sebagai salah seorang imam huffazh. Orang-orang bertanya kepadanya. Imam Syafi‘i masuk menemui Imam Ahmad dan berkata. sedangkan al-Mu‘tashim memilih orang-orang Turki. ‘Telah dikabarkan kepada kami. mendapat sokongan dari penguasa. “Aku tidak pernah melihat Yazid bin Harun memberi penghormatan kepada seseorang yang lebih besar daripada kepada Ahmad bin Hanbal. Demikianlah. di bawah pimpinan Ibnu Abi Duad. tetapi lagi-lagi Imam Ahmad menolaknya. Dia sangat menghormati beliau. aku akan pergi mendatanginya jika memang shahih. Asy‘ariyah. kitab al-Asyribah. kitab as-Shalah. “Telah disampaikan hadits kepada kami’. Mu‘tashilah.

Dia mengancam dan memaki-maki beliau. Kedua ulama itu pun akhirnya digiring ke Thursus dalam keadaan terbelenggu. bertambah kemarahan alMu‘tashim kepada beliau. khalifah sebelum al-Makmun. dan dia pun melaksanakannya. dan bahkan dibunuhnya. Muhammad bin Nuh meninggal dalam perjalanan sebelum sampai ke Thursus. setiap harinya al-Mu‘tashim mengutus orang untuk mendebat beliau. Disebutkan bahwa Imam Ahmad tetap mendoakan al-Makmun. telah menindak tegas pendapat tentang kemakhlukan Alquran. Sepeninggal al-Makmun.mempengaruhi al-Makmun untuk membenarkan dan menyebarkan pendapat-pendapat mereka. niscaya akan aku hukum bunuh dia dengan cara yang tidak pernah dilakukan oleh seorang pun’”. Untuk memaksa kaum muslimin menerima pendapat kemakhlukan Alquran. baik di kota-kota maupun di desa-desa di negeri Irak dan selainnya. al-Mu‘tashim. bukan makhluk. “Aku pernah mendengar Harun ar-Rasyid berkata. Mereka mendebat beliau tentang kemakhlukan Alquran. jika Allah menguasakan orang itu kepadaku. Akibatnya. Selama hidupnya. diterima Imam Ahmad dengan penuh kesabaran dan keteguhan bak gunung yang menjulang dengan kokohnya. Selama itu beliau shalat dan tidur dalam keadaan kaki terbelenggu. Sakit dan Wafatnya . Imam Ahmad dikeluarkannya dari penjara lalu dipertemukan dengan Ibnu Abi Duad dan koncokonconya. bahwa Alquran itu kalamullah. Dia telah mendapat wasiat dari al-Makmun agar meneruskan pendapat kemakhlukan Alquran dan menguji orang-orang dalam hal tersebut. ‘Telah sampai berita kepadaku bahwa Bisyr al-Muraisiy mengatakan bahwa Alquran itu makhluk. Beliau tetap konsisten memegang pendapat yang hak. tetapi al-Amin menolaknya. tetapi jawaban beliau tetap sama. Sebenarnya Harun ar-Rasyid. Ia telah menjadi bahan pembicaraan mereka. Akhirnya beliau dicambuk sampai tidak sadarkan diri lalu dimasukkan kembali ke dalam penjara dan mendekam di sana selama sekitar 28 bulan –atau 30-an bulan menurut yang lain-. Selama masa pengujian tersebut. khususnya ulama mereka. termasuk sifat kalam (berbicara). Al-Makmun bahkan sempat memerintahkan bawahannya agar membawa Imam Ahmad dan Muhammad bin Nuh ke hadapannya di kota Thursus. al-Makmun sampai mengadakan ujian kepada mereka. Telah terjadi perdebatan yang sengit di kalangan ulama tentang hal itu. Tidak terhitung dari mereka yang menolak pendapat kemakhlukan Alquran. Tatkala Khalifah ar-Rasyid wafat dan kekuasaan beralih ke tangan al-Amin. disiksa. kekhalifahan berpindah ke tangan putranya. Baru kemudian ketika kekhalifahan berpindah ke tangan al-Makmun. tetapi beliau mampu membantahnya dengan bantahan yang tidak dapat mereka bantah. sedangkan Imam Ahmad dibawa kembali ke Bagdad dan dipenjara di sana karena telah sampai kabar tentang kematian al-Makmun (tahun 218). Khalifah al-Makmun kemudian memaksa kaum muslimin. tidak berubah. termasuk di antaranya Imam Ahmad. Semua itu. tidak terhitung orang yang telah dipenjara. Merupakan kewajibanku. tidak ada seorang pun yang berani menyatakan pendapat itu sebagaimana dikisahkan oleh Muhammad bin Nuh. mereka mampu melakukannya. Selama itu pula. dan menyuruh bawahannya mencambuk lebih keras dan menambah belenggu di kaki beliau. Berangkat dari pengingkaran itulah. kelompok Mu‘tazilah berusaha menggiring alAmin ke dalam kelompok mereka. untuk meyakini kemakhlukan Alquran. di antaranya pendapat yang mengingkari sifat-sifat Allah. Ujian itu sendiri telah menyibukkan pemerintah dan warganya baik yang umum maupun yang khusus. pada tahun 212.

yaitu sampai al-Watsiq meninggal tahun 232. Mereka memuji-muji khalifah atas keputusannya itu dan melupakan kejelekan-kejelekannya. beliau kembali menyampaikan pelajaran-pelajarannya di masjid sampai al-Mu‘tashim wafat. Ali bin al-Madiniy berkata menggambarkan keteguhan Imam Ahmad. Akhirnya. Dan dengan keteguhan di atas kebenaran yang Allah berikan kepadanya itu. al-Watsiq pun melanjutkan ujian yang dilakukan ayah dan kakeknya. Mereka berdesak-desakan di depan pintu rumahnya. Ada yang mengatakan 700 ribu orang. Demikianlah gambaran ringkas ujian yang dilalui oleh Imam Ahmad. Al-Watsiq melarang Imam Ahmad keluar berkumpul bersama orang-orang. alMu‘tashim. . Tidak berbeda dengan ayahnya. beliau jatuh sakit selama sembilan hari. Terlihat bagaimana sikap agung beliau yang tidak akan diambil kecuali oleh orang-orang yang penuh keteguhan lagi ikhlas. Sesudah al-Watsiq wafat. “Allah telah mengokohkan agama ini lewat dua orang laki-laki. Dia mengumumkan ke seluruh wilayah kerajaannya larangan atas pendapat tentang kemakhlukan Alquran dan ancaman hukuman mati bagi yang melibatkan diri dalam hal itu. tidak ada yang ketiganya. Selama dua tahun masa pemerintahannya. Dan itu dijalaninya selama kurang lebih lima tahun. Menjelang wafatnya. Abu Bakar as-Shiddiq pada Yaumur Riddah (saat orangorang banyak yang murtad pada awal-awal pemerintahannya). dan Umar bin Abdul Aziz. dia menghentikan ujian tersebut. ujian tentang kemakhlukan Alquran masih dilangsungkan. penduduk Bagdad merasakan cobaan yang kian keras. Semuanya menunjukkan bahwa sangat banyaknya mereka yang hadir pada saat itu demi menunjukkan penghormatan dan kecintaan mereka kepada beliau. orangorang pun berdatangan ingin menjenguknya. Akhirnya. Di mana-mana terdengar doa untuknya dan namanya disebut-sebut bersama nama Abu Bakar.Pada akhirnya. Beliau pernah berkata ketika masih sehat. Tak sedikit mereka yang turut mengantar jenazah beliau sampai beratusan ribu orang. pada permulaan hari Jumat tanggal 12 Rabi‘ul Awwal tahun 241. sampai-sampai sultan menempatkan orang untuk berjaga di depan pintu. ada pula yang mengatakan 800 ribu orang. Kemudian pada tahun 234. Imam Ahmad bersembunyi di rumahnya. beliau dibebaskan dari penjara. Beliau dikembalikan ke rumah dalam keadaan tidak mampu berjalan. Mendengar sakitnya. Akibatnya. maka madzhab Ahlussunnah pun dinisbatkan kepada dirinya karena beliau sabar dan teguh dalam membelanya. Kaum muslimin bersedih dengan kepergian beliau. al-Watsiq diangkat menjadi khalifah. al-Mutawakkil naik menggantikannya. dia pun masih menjalin kedekatan dengan Ibnu Abi Duad dan konco-konconya. Setelah luka-lukanya sembuh dan badannya telah kuat. Maka demikianlah. Umar bin al-Khaththab. Dia juga memerintahkan kepada para ahli hadits untuk menyampaikan hadits-hadits tentang sifat-sifat Allah. orang-orang pun bergembira pun dengan adanya pengumuman itu. beliau menghadap kepada rabbnya menjemput ajal yang telah dientukan kepadanya. “Katakan kepada ahlu bid‘ah bahwa perbedaan antara kami dan kalian adalah (tampak pada) hari kematian kami”. bahkan ada yang mengatakan sampai satu juta lebih orang yang menghadirinya. dan Ahmad bin Hanbal pada Yaumul Mihnah”. Yaitu. Selanjutnya. tidak keluar darinya bahkan untuk keluar mengajar atau menghadiri shalat jamaah. Beliau bersikap seperti itu justru ketika sebagian ulama lain berpaling dari kebenaran.

Dalam bidang ini. Pada usia 16 tahun bersama keluarganya. AnNasai. Sebenarnya masa kecil Imam Bukhari penuh dengan keprihatinan. Bukhari berguru kepada Syekh Ad-Dakhili. 1967). Jadi merupakan daerah yang pemeluk Islam-nya nomor lima besarnya di dunia setelah Indonesia. Abu Dawud. namun beliau lebih dikenal dengan nama Bukhari. Alhamdulillah. Imam Muslim. namun menurut Alexandre Benningsen dan Chantal Lemercier Quelquejay dalam bukunya “Islam in the Sivyet Union” (New York. Asia Tengah. India dan Cina. Perhatiannya kepada ilmu hadits yang sulit dan rumit itu sudah tumbuh sejak usia 10 tahun. Mughoerah. Kakeknya bernama Bardizbeh. ulama ahli hadits yang masyhur di Bukhara. Ayahnya adalah seorang ulama bermadzhab Maliki dan merupakan mudir dari Imam Malik. Bahkan dalam kitab-kitab fiqih dan hadits. Daerah itu pula yang telah melahirkan filosof-filosof besar seperti al-Farabi dan Ibnu Sina.Sejarah Singkat Imam Bukhari Kelahiran dan Masa Kecil Imam Bukhari Imam Bukhari (semoga Allah merahmatinya) lahir di Bukhara. Sekalipun daerah tersebut telah jatuh di bawah kekuasaan Uni Sovyet (Rusia). telah memeluk Islam di bawah asuhan Al-Yaman elJa’fiy. hadits-hadits beliau memiliki derajat yang tinggi. Ayahnya wafat ketika Bukhari masih kecil. terlebih lebih terhadap halhal yang sifatnya haram. Imam Bukhari adalah ahli hadits yang termasyhur diantara para ahli hadits sejak dulu hingga kini bersama dengan Imam Ahmad. hingga dalam usia 16 tahun beliau sudah hafal dan menguasai buku-buku seperti “al-Mubarak” dan “al-Waki”. dan Ibnu Majah. Ibnu Hibban menulis bahwa ayahnya dikenal sebagai orang yang wara’ dalam arti berhati-hati terhadap hal-hal yang hukumnya bersifat syubhat (ragu-ragu). menjelang usia 10 tahun matanya sembuh secara total. pemeluk Islamnya masih berjumlah 30 milliun. juga tidak dapat melihat karena buta (tidak lama setelah lahir. Di samping menjadi anak yatim. Tirmidzi. Tempat beliau lahir kini termasuk wilayah Rusia. juga dilahirkan di Asia Tengah. seorang ulama besar dan ahli fikih. Beliau lahir pada hari Jumat. Dalam kitab As-Siqat. beliau kehilangan penglihatannya tersebut). tepatnya pada tanggal 13 Syawal 194 H (21 Juli 810 M). Pakistan. Tapi orangtuanya. Nama lengkapnya adalah Abu Abdullah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin AlMughirah bin Badrdizbah Al-Ju’fiy Al Bukhari. ia mengunjungi kota suci Mekkah dan Madinah. Bahkan ulama-ulama besar seperti Zamachsari. hampir semua ulama di dunia merujuk kepadanya. dimana di kedua kota suci itu beliau . dengan izin dan karunia Allah. Sebagian menyebutnya dengan julukan Amirul Mukminin fil Hadits (Pemimpin kaum mukmin dalam hal Ilmu Hadits). Ibunya senantiasa berusaha dan berdo’a untuk kesembuhan beliau. al-Durdjani. Keluarga dan Guru Imam Bukhari Bukhari dididik dalam keluarga ulama yang taat beragama. al-Bairuni dan lain-lain. Damaskus dan Bagdad. Uzbekistan. turunan Persi yang masih beragama Zoroaster. yang waktu itu memang menjadi pusat kebudayaan ilmu pengetahuan Islam sesudah Madinah.

sehingga dikatakan sepanjang hidupnya. Muhammad bin Yusuf Al Faryabi. Bukhari tidak pernah membuat catatan kuliah. 10 ulama tersebut mengajukan 100 buah hadits yang sengaja “diputar-balikkan” untuk menguji hafalan Imam Bukhari. namun Bukhari diam tak menjawab. Imam Bukhari pernah didatangi oleh 10 orang ahli hadits yang ingin menguji ketinggian ilmu beliau. sang Imam tidak pernah luput dalam memanah kecuali hanya dua kali. karena beliau mampu menghafal hanya dalam waktu satu kali dengar. Kitab ini ditulisnya ketika masih berusia 18 tahun. kemudian membetulkannya.000 hadits. Keadaan itu timbul sebagai pengamalan sunnah Rasul yang mendorong dan menganjurkan kaum Muslimin belajar menggunakan anak panah dan alat-alat perang lainnya. Selain terkenal sebagai seorang ahli hadits.mengikuti kuliah para guru-guru besar ahli hadits. karena merasa kesal terhadap celaan itu. Imam Bukhari mengulang kembali secara tepat masing-masing hadits yang salah tersebut. Imam Bukhari ternyata tidak melupakan kegiatan lain. pernah Bukhari muda dan beberapa murid lainnya mengikuti kuliah dan ceramah cendekiawan Balkh. Suatu hari. Dalam pertemuan itu. Muhammad bin Yusuf al Baykandi dan Ibnu Rahwahih. Ia sering dicela membuang waktu karena tidak mencatat. Imam Bukhari menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci bersama-sama dengan ibu dan kakaknya yang bernama Ahmad. Ia misalnya sering belajar memanah sampai mahir. secara urut. Diantara guru-guru beliau dalam memperoleh hadits dan ilmu hadits antara lain adalah Ali bin Al Madini. Kejeniusan Imam Bukhari Bukhari diakui memiliki daya hapal tinggi. Selain itu ada 289 ahli hadits yang haditsnya dikutip dalam kitab Shahihnya. lengkap dengan keterangan yang tidak sempat mereka catat. Bukhari meminta kawan-kawannya membawa catatan mereka. lantaran Bukhari ternyata hafal di luar kepala 15. Kakak sang Imam ini menuturkan. Yahya bin Ma’in. Ternyata hasilnya mengagumkan. Di sanalah beliau menulis kitab “At-Tarikh” (sejarah) yang terkenal itu. lalu mengoreksi kesalahannya. Tercenganglah mereka semua. kemudian beliau membacakan secara tepat apa yang pernah disampaikan selama dalam kuliah dan ceramah tersebut. dimana dari satu juta hadits yang diriwayatkan oleh 80. yakni olahraga. Bersama gurunya Syekh Ishaq. beliau menghimpun hadits-hadits shahih dalam satu kitab. sesuai dengan urutan penanya dan urutan hadits yang ditanyakan. Inilah yang sangat luar biasa dari sang Imam. Karya-karya Imam Bukhari Karyanya yang pertama berjudul “Qudhaya as Shahabah wat Tabi’ien” (Peristiwaperistiwa Hukum di zaman Sahabat dan Tabi’ien).000 perawi disaring lagi menjadi 7275 hadits. Ahmad bin Hanbali. Ketika sedang berada di Bagdad. yang diakui oleh kakaknya Rasyid bin Ismail. Tidak seperti murid lainnya. Beliau pernah berkata. Maki bin Ibrahim Al Bakhi. kemudian membacakan hadits yang benarnya. Ketika menginjak usia 22 tahun. Pada usia 18 tahun beliau menerbitkan kitab pertamanya “Qudhaya as Shahabah wat Tabi’ien” (Peristiwa-peristiwa Hukum di zaman Sahabat dan Tabi’ien). . Ia menyebutkan seluruh hadits yang salah tersebut di luar kepala.

” Banyak para ahli hadits yang berguru kepadanya. Raf’ul Yadain fis Salah. Karya Imam Bukhari lainnya antara lain adalah kitab Al-Jami’ ash Shahih. yang paling monumental adalah kitab Al-Jami’ as-Shahih yang lebih dikenal dengan nama Shahih Bukhari. Diantara kota-kota yang disinggahinya antara lain Bashrah. Kemudian aku tanyakan mimpi itu kepada sebagian ahli ta’bir. Sehingga kitabnya merupakan batu uji dan penyaring bagi hadits-hadits tersebut. menyaringnya dan memilih mana yang menurutnya paling shahih. seolah-olah aku berdiri di hadapannya. para ulama dan penduduk Naisabur yang memberikan sambutan seperti apa yang mereka berikan kepadanya. At Tafsir Al Kabir.” Penelitian Hadits Untuk mengumpulkan dan menyeleksi hadits shahih. Di Baghdad. At Tarikh Al Awsat. ia menjelaskan bahwa aku akan menghancurkan dan mengikis habis kebohongan dari hadits-hadits Rasulullah saw. yang mendorongku untuk melahirkan kitab Al-Jami’ As-Sahih. Asami As Sahabah dan Al Hibah. At Tharikh as Shaghir. Diantara semua karyanya tersebut. satu dengan lainnya. Hal ini tercermin dari perkataannya: “Aku susun kitab Al Jami’ ini yang dipilih dari 600. antara lain. Bukhari sering bertemu dan berdiskusi dengan ulama besar Imam Ahmad .“Saya menulis buku “At-Tarikh” di atas makam Nabi Muhammad SAW di waktu malam bulan purnama”.” Mereka menyambut kedatangannya dari luar kota sejauh dua atau tiga marhalah (100 km). Dalam sebuah riwayat diceritakan. Imam Bukhari menggunakan kaidah-kaidah penelitian secara ilmiah dan sah yang menyebabkan keshahihan hadits-haditsnya dapat dipertanggungjawabkan. Al-Adab al Mufrad. lakukanlah. mengumpulkan dan menyeleksi haditsnya. sampai-sampai Muhammad bin Yahya Az Zihli (guru Imam Bukhari) berkata : “Barang siapa hendak menyambut kedatangan Muhammad bin Ismail besok pagi. Al Musnad al Kabir. Kitab al ‘Ilal. Hijaz (Mekkah. Kufah. serta memperoleh secara pasti kesahihan hadits-hadits yang diriwayatkannya. At Tarikh al Kabir. Imam Bukhari senantiasa membandingkan hadits-hadits yang diriwayatkan. Mimpi inilah. Mesir. aku tidak pernah melihat seorang kepala daerah. sambil memegang kipas yang kupergunakan untuk menjaganya.000 hadits selama 16 tahun. diantaranya adalah Syekh Abu Zahrah.” Dalam menghimpun hadits-hadits shahih dalam kitabnya tersebut. Birrul Walidain. Imam Bukhari berkata: “Aku bermimpi melihat Rasulullah saw. Bukhari menghabiskan waktu selama 16 tahun untuk mengunjungi berbagai kota guna menemui para perawi hadits. sebab aku sendiri akan ikut menyambutnya. Madinah). Baghdad sampai ke Asia Barat.. Imam Muslim menceritakan : “Ketika Muhammad bin Ismail (Imam Bukhari) datang ke Naisabur. Ia berusaha dengan sungguhsungguh untuk meneliti dan menyelidiki keadaan para perawi. Abu Hatim Tirmidzi. Kitab Ad Du’afa. Muhammad Ibn Nasr dan Imam Muslim bin Al Hajjaj (pengarang kitab Shahih Muslim).

Atha ataupun Mujahid dan bisa juga berbeda pendapat dengan mereka. melainkan terlebih dahulu diseleksi dengan seleksi yang sangat ketat. . ia bertemu dengan 80.bin Hanbali. tapi juga ilmu-ilmu lain. Imam Bukhari tidak pernah luput memanah kecuali dua kali. bahkan menurut suatu riwayat. Dari sejumlah kota-kota itu. yang diriwayatan oleh perawi yang dalam pandanganku perlu dipertimbangkan”. Syam. Imam Bukhari dikenal sebagai pengarang kitab yang produktif. Bahkan banyak meninggalkan perawi yang diragukan kejujurannya. pendiri mazhab Hanafi). Metode Imam Bukhari dalam Menulis Kitab Hadits Sebagai intelektual muslim yang berdisiplin tinggi. para ulama meninggalkannya atau para ulama berdiam dari hal itu” sementara kepada para perawi yang haditsnya tidak jelas ia menyatakan “Haditsnya diingkari”. Sebagai pemikir bebas yang menguasai ribuan hadits shahih. “perlu dipertimbangkan. seperti tafsir. Imam Bukhari sangat sopan. Kufah. bahkan tidak lupa dengan kegiatan kegiatan olahraga dan rekreatif seperti belajar memanah sampai mahir. Menurut Ibnu Hajar Al Asqalani. diantaranya apakah sanad (riwayat) dari hadits tersebut bersambung dan apakah perawi (periwayat / pembawa) hadits itu terpercaya dan tsiqqah (kuat). ia juga dikenal sebagai ulama dan ahli fiqih. dan tarikh. Dalam meneliti dan menyeleksi hadits dan diskusi dengan para perawi tersebut. Mesir. pakar hadits. Karya-karyanya tidak hanya dalam disiplin ilmu hadits. sehingga mempunyai otoritas tersendiri dalam berpendapat dalam hal hukum. tidak terikat pada mazhab tertentu.000 perawi.000 hadits yang diriwayatkan oleh perawi yang perlu dipertimbangkan dan meninggalkan hadits-hadits dengan jumlah yang sama atau lebih. tetapi terkadang bisa berbeda dengan beliau. Fatwa-fatwanya selalu menjadi pegangan umat sehingga ia menduduki derajat sebagai mujtahid mustaqil (ulama yang ijtihadnya independen). Untuk mendapatkan keterangan yang lengkap mengenai sebuah hadits. Kepada para perawi yang sudah jelas kebohongannya ia berkata. Beliau berkata “Saya meninggalkan 10. Banyak para ulama atau perawi yang ditemui sehingga Bukhari banyak mencatat jati diri dan sikap mereka secara teliti dan akurat. Hijaz seperti yang dikatakan beliau “Saya telah mengunjungi Syam. Dari merekalah beliau mengumpulkan dan menghafal satu juta hadits. Namun tidak semua hadits yang ia hapal kemudian diriwayatkan. Pendapat-pendapatnya terkadang sejalan dengan Imam Abu Hanifah (Imam Hanafi. ke Basrah empat kali menetap di Hijaz selama enam tahun dan tidak dapat dihitung berapa kali saya mengunjungi Kufah dan Baghdad untuk menemui ulama-ulama ahli hadits. fikih. mencek keakuratan sebuah hadits ia berkali-kali mendatangi ulama atau perawi meskipun berada di kota-kota atau negeri yang jauh seperti Baghdad. suatu saat beliau bisa sejalan dengan Ibnu Abbas.” Disela-sela kesibukannya sebagai sebagai ulama. Kritik-kritik yang ia lontarkan kepada para perawi juga cukup halus namun tajam. Mesir dan Jazirah masing-masing dua kali. akhirnya Bukhari menuliskan sebanyak 9082 hadis dalam karya monumentalnya Al Jami’ as-Shahih yang dikenal sebagai Shahih Bukhari.

Adapun jumlah semua hadits shahih termasuk yang dimuat berulang sebanyak 7397 buah.602 buah. Menurut Ibnu Shalah. Setelah itu ia menulis mukaddimah dan pokok pokok bahasannya di Rawdah Al-Jannah. Mekkah dan saya tidak mencantumkan sebuah hadits pun kecuali sesudah shalat istikharah dua rakaat memohon pertolongan kepada Allah. Selain itu ada hadits-hadits yang dimuat secara berulang.. Ia menggunakan kaidah penelitian secara ilmiah dan cukup modern sehingga hadits haditsnya dapat dipertanggung-jawabkan. Menurut Al-Firbari. Imam Bukhari sangat berhati-hati. dan sesudah meyakini betul bahwa hadits itu benar-benar shahih”. Ibnu Hajar Al-Atsqalani dalam kata pendahuluannya untuk kitab Fathul Bari (yakni syarah atau penjelasan atas kitab Shahih Bukhari) menulis. Di belakang hari. Perhitungan berbeda diantara para ahli hadits . mana yang menurut pertimbangannya secara nalar paling shahih. Di Masjidil Haram-lah ia menyusun dasar pemikiran dan bab-babnya secara sistematis. yang belakangan lebih populer dengan sebutan Shahih Bukhari. Dalam hal itu. Penghitungan itu juga dilakukan oleh Syekh Muhyiddin An Nawawi dalam kitab At-Taqrib. Imam Bukhari lalu menanyakan makna mimpi itu kepada ahli mimpi. kecuali terhadap beberapa hadits yang bukan merupakan materi pokok dari sebuah bab. Ia juga selalu membandingkan hadits satu dengan yang lainnya. seolah-olah Nabi Muhammad saw. Dengan bersungguh-sungguh ia meneliti dan menyelidiki kredibilitas para perawi sehingga benar-benar memperoleh kepastian akan keshahihan hadits yang diriwayatkan. dalam menyusun kitab Al-Jami’ asShahih. para ulama hadits menyatakan. antara lain yang mendorong beliau untuk menulis kitab “Al-Jami ‘as-Shahih”. Imam Bukhari selalu berpegang teguh pada tingkat keshahihan paling tinggi dan tidak akan turun dari tingkat tersebut. Mimpi inilah. dalam kitab Muqaddimah. Suatu malam Imam Bukhari bermimpi bertemu dengan Nabi Muhammad saw. memilih dan menyaring. semua hadits shahih yang dimuat dalam Shahih Bukhari (setelah dikurangi dengan hadits yang dimuat secara berulang) sebanyak 2. berdiri dihadapannya. kitab Shahih Bukhari itu memuat 7275 hadits. Sedangkan hadits yang mu’allaq (ada kaitan satu dengan yang lain. Ada kisah unik tentang penyusunan kitab ini. Barulah setelah itu ia mengumpulkan sejumlah hadits dan menempatkannya dalam babbab yang sesuai. salah seorang muridnya. Dengan demikian. sebuah tempat antara makam Rasulullah dan mimbar di Masjid Nabawi di Madinah. Proses penyusunan kitab ini dilakukan di dua kota suci tersebut dengan cermat dan tekun selama 16 tahun. yang paling masyhur ialah kumpulan hadits shahih yang berjudul Al-Jami’ as-Shahih. “Saya tidak memuat sebuah hadits pun dalam kitab ini kecuali haditshadits shahih”.Diantara puluhan kitabnya. ia mendengar Imam Bukhari berkata. dan ada 4000 hadits yang dimuat secara utuh tanpa pengulangan. kitab hadits susunan Imam Bukhari benar-benar menjadi batu uji dan penyaring bagi sejumlah hadits lainnya. Jawabannya adalah beliau (Imam Bukhari) akan menghancurkan dan mengikis habis kebohongan yang disertakan orang dalam sejumlah hadits Rasulullah saw. Dalam menyusun kitab tersebut. katanya suatu saat. bersambung) namun marfu (diragukan) ada 159 buah. “Saya susun kitab AlJami’ as-Shahih ini di Masjidil Haram.

dan Ali. Kata Az-Zihli : “Barang siapa berpendapat bahwa lafadz-lafadz Al-Qur’an adalah makhluk. adalah pendapat yang menjadi pegangan para ulama ahli tahqiq (pengambil kebijakan) dan ulama salaf. Sahabat Rasulullah SAW. Al-Quran adalah kalam Allah.tersebut dalam mengomentari kitab Shahih Bukhari semata-mata karena perbedaan pandangan mereka dalam ilmu hadits. yang paling utama adalah Abu Bakar. ia adalah pendusta. orang-orang mulai menjauhinya. Dan Akhirnya meninggal pada tanggal 31 Agustus 870 M (256 H) pada malam Idul Fitri dalam usia 62 tahun kurang 13 hari. Hal inilah yang menimbulkan kebencian dan kemarahan gurunya. curigailah dia. ikuti dan dengarkan pengajiannya. insya Allah. aku mati dan dibangkitkan di akhirat kelak. ia berpesan bahwa jika meninggal nanti . Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Bukhari pernah berkata : “Iman adalah perkataan dan perbuatan. Ia tidak boleh diajak bicara dan majelisnya tidak boleh didatangi.” Namun tak lama kemudian ia mendapat fitnah dari orang-orang yang dengki. Mereka menuduh sang Imam sebagai orang yang berpendapat bahwa “Al-Qur’an adalah makhluk”. Ia berkata: “Pergilah kalian kepada orang alim dan saleh itu. yakni dengan membedakan antara yang dibaca dengan bacaan. seseorang berdiri dan mengajukan pertanyaan kepadanya: “Bagaimana pendapat Anda tentang lafadz-lafadz Al-Qur’an. Terjadinya Fitnah Muhammad bin Yahya Az-Zihli berpesan kepada para penduduk agar menghadiri dan mengikuti pengajian yang diberikannya. sedangkan perbuatan manusia adalah makhluk dan fitnah merupakan bid’ah. meminta dirinya agar menetap di negeri itu (Samarkand). bukan makhluk. Usman. Sebenarnya. Tetapi orang itu terus mendesak. Beliau dimakamkan selepas Shalat Dzuhur pada Hari Raya Idul Fitri. Isinya. Dengan berpegang pada keimanan inilah aku hidup. ia singgah terlebih dahulu untuk mengunjungi beberapa familinya. maka ia adalah ahli bid’ah. bisa bertambah dan bisa berkurang. Imam Bukhari terlepas dari fitnah yang dituduhkan kepadanya itu. Tetapi dengki dan iri adalah buta dan tuli. Diceritakan. Ia pun pergi memenuhi permohonan mereka.” Wafatnya Imam Bukhari Suatu ketika penduduk Samarkand mengirim surat kepada Imam Bukhari. Ia pun menjawab: “Al-Qur’an adalah kalam Allah. Ketika perjalanannya sampai di Khartand. Sebelum meninggal dunia.” Pendapat yang dikemukakan Imam Bukhari ini. sebuah desa kecil terletak dua farsakh (sekitar 10 Km) sebelum Samarkand.” Di lain kesempatan. bukan makhluk. Dan barang siapa masih mengunjungi majelisnya. Umar.” Setelah adanya ultimatum tersebut. Namun disana beliau jatuh sakit selama beberapa hari. ia berkata: “Barang siapa menuduhku berpendapat bahwa lafadz-lafadz Al-Qur’an adalah makhluk. makhluk ataukah bukan?” Bukhari berpaling dari orang itu dan tidak mau menjawab kendati pertanyaan itu diajukan sampai tiga kali. Az-Zihli kepadanya.

Asia Tengah. yaitu Imam Ad Dakhili. Imam Muslim sering datang dan berguru pada seorang ahli hadits. Sejarah Singkat Imam Muslim Imam Muslim dilahirkan di Naisabur pada tahun 202 H atau 817 M. beliau bergabung kepada Bukhari. Mesir dan negara-negara lainnya. Berpetualang menjadi aktivitas rutin bagi dirinya untuk mencari silsilah dan urutan yang benar sebuah hadits. Baghdad memiliki arti tersendiri. yang sekarang ini termasuk wilayah Rusia. Di kota inilah beliau berkali-kali berkunjung untuk belajar kepada ulama-ulama ahli hadits. artinya daerahdaerah yang terletak di sekitar Sungai Jihun di Uzbekistan. Naisabur menjadi pusat pemerintahan dan perdagangan selama lebih kurang 150 tahun. Imam Bukhari yang memang lebih senior. Ketika Imam Bukhari datang ke Naisabur.jenazahnya agar dikafani tiga helai kain. lebih menguasai ilmu hadits ketimbang dirinya. juga Bukhara (kota kelahiran Imam Bukhari) sebagai salah satu kota ilmu dan pusat peradaban di kawasan Asia Tengah. . Naisabur. Imam Muslim banyak bertemu dan mengunjungi ulama-ulama kenamaan untuk berguru hadits kepada mereka. Syam. Sayang. Sejak usia dini. Setahun kemudian. beliau berguru kepada Yahya bin Yahya dan Ishak bin Rahawaih. misalnya pergi ke Hijaz. Pada masa Dinasti Samanid. dan ulama ahli hadits lainnya. Perhatian dan minat Imam Muslim terhadap ilmu hadits memang luar biasa. Beliau. di Ray beliau berguru kepada Muhammad bin Mahran dan Abu ‘Ansan. Pada tahun 218 H. tanpa baju dalam dan tidak memakai sorban. Seperti halnya Baghdad di abad pertengahan. beliau mulai belajar hadits. Imam Muslim pun tak segan-segan bertanya kepada banyak ulama di berbagai tempat dan negara. Imam Muslim bernama lengkap Imam Abul Husain Muslim bin al-Hajjaj bin Muslim bin Kausyaz al Qusyairi an Naisaburi. Selain kepada Ad Dakhili. Yang lebih menyedihkan. beliau mulai menghafal hadits Nabi SAW. Di Irak beliau belajar hadits kepada Ahmad bin Hanbal dan Abdullah bin Maslamah. Naisabur. yakni dalam hal penghimpunan dan periwayatan hadits-hadits Nabi SAW. dan mulai berani mengoreksi kesalahan dari gurunya yang salah menyebutkan periwayatan hadits. Ketika berusia sepuluh tahun. Imam Muslim sering mendatanginya untuk bertukar pikiran sekaligus berguru padanya. beliau dianugerahi kelebihan berupa ketajaman berfikir dan ingatan hafalan. di Mesir beliau berguru kepada ‘Amr bin Sawad dan Harmalah bin Yahya. Ketika terjadi fitnah atau kesenjangan antara Bukhari dan Az Zihli. Di sini pula bermukim banyak ulama besar. Beruntung. Bagi Imam Muslim. Di Khurasan. hal ini kemudian menjadi sebab terputusnya hubungan dirinya dengan Imam Az Zihli. di Hijaz beliau belajar kepada Sa’id bin Mansur dan Abu Mas ‘Abuzar. hubungan tak baik itu merembet ke masalah ilmu. beliau telah berkonsentrasi mempelajari hadits. Dalam lawatannya itu. Irak. dalam sejarah Islam kala itu termasuk dalam sebutan Maa Wara’a an Nahr. Kunjungannya yang terakhir beliau lakukan pada tahun 259 H. Pesan itu dilaksanakan dengan baik oleh masyarakat setempat. Beliau meninggal tanpa meninggalkan seorang anakpun. ketika usianya kurang dari lima belas tahun. Saat itu.

Tampaknya bagi Imam Muslim tak ada pilihan lain kecuali tidak memasukkan ke dalam Kitab Shahihnya hadits-hadits yang diterima dari kedua gurunya itu. Sejarah Islam sangat berhutang jasa kepadanya. khususnya di pesantren-pesantren menjadi kurikulum wajib bagi para santri dan mahasiswa. Melalui karyanya yang sangat berharga. Syria. Maksud ungkapan itu tak lain adalah ahliahli hadits terkemuka yang hidup di masa Abu Quraisy. seperti haddasani (menyampaikan kepada saya). Abu Abdillah Muhammad bin Ismail al-Bukhary al-Ju’fy atau lebih dikenal dengan nama Imam Bukhari. Imam Muslim membutuhkan waktu 15 tahun. dan ta’dil. Mengenai metode penyusunan hadits. Shahih Muslim. khususnya dalam bidang ilmu hadits. al-Musnad ash-Shahih. dan seleksinya) setelah Imam Bukhari. dirinya tetap mengakui mereka sebagai gurunya. katanya. Dua kitab hadits shahih karya Bukhari dan Muslim sangat berperan dalam standarisasi bagi akurasi akidah. Hal serupa juga beliau lakukan terhadap Bukhari. dan di Indonesia. setara dengan gurunya. yakni suatu ilmu yang digunakan untuk menilai cacat tidaknya suatu hadits. atau al-Jami’ ash-Shahih. Reputasinya mengikuti gurunya Imam Bukhari Dalam khazanah ilmu-ilmu Islam.000 hadits yang beliau ketahui. Beliau juga menggunakan sighat at tahammul (metode-metode penerimaan riwayat). hadits yang terdapat dalam karya Muslim tersebut berjumlah 4. Jumlah hadits yang beliau tulis dalam Shahih Muslim itu diambil dan disaring dari sekitar 300. syariah dan tasawwuf dalam dunia Islam.275 dengan pengulangan. hadits yang tercantum dalam karya besar Imam Muslim. selain menempati urutan kedua setelah Shahih Bukhari. salah satu di antaranya adalah Imam Muslim. setelah al-Qur’an. Bila dihitung dengan pengulangan. Imam Muslim menjadi orang kedua terbaik dalam masalah ilmu hadits (sanad. akhabarana (mengabarkan kepada kami). ulama besar asal Mesir. matan. kitab tersebut memenuhi khazanah pustaka dunia Islam. serta karya ilmiahnya yang luar biasa sebagai rujukan ajaran Islam. Imam Muslim yang dikenal sangat tawadhu’ dan wara’ dalam ilmu itu telah meriwayatkan puluhan ribu hadits.030 hadits tanpa pengulangan. dan 7. berjumlah 3. karena prestasinya di bidang ilmu hadits. . nama Imam Muslim begitu monumental. kritik. haddasana (menyampaikan kepada kami). “Di dunia ini orang yang benar-benar ahli di bidang hadits hanya empat orang. Menurut Muhammad Ajaj Al Khatib. Sementara menurut Imam Al Khuli. akhbarana (mengabarkan kepada saya).” komentar ulama besar Abu Quraisy Al Hafizh.Imam Muslim dalam kitab shahihnya maupun kitab-kitab lainnya tidak memasukkan hadits-hadits yang diterima dari Az Zihli. Kendatipun demikian.000 hadits tanpa pengulangan. Imam Muslim menerapkan prinsip-prinsip ilmu jarh. guru besar hadits pada Universitas Damaskus. Untuk menyaring hadits-hadits tersebut. dan qaalaa (ia berkata). berjumlah sekitar 10.000 hadits. padahal beliau adalah gurunya.

“Biarkan aku mencium kakimu. Sebagai murid yang shalih. “Para ulama sepakat atas kebesarannya.” Kitab Shahih Muslim Imam Muslim memiliki jumlah karya yang cukup penting dan banyak. keimanan. Namun ada sejumlah ulama yang menilai bahwa kitab Imam Muslim lebih unggul ketimbang kitabnya al-Bukhari. kitab Shahih Muslim memiliki karakteristik tersendiri. Imam Muslim menaruh hormat yang luar biasa. Imam Muslim sekali-kali tidak bermaksud mengungkap fiqih hadits. “Muslim adalah tsaqqat. sebagaimana al-Bukhari yang memiliki kehalusan budi bahasa.” Senada pula. Perjalanan intelektual lebih serius. Disamping itu. kecerdasan dan kepeloporannya dalam dunia hadits. Kitab Shahih Muslim memang dinilai kalangan muhaditsun berada setingkat di bawah alBukhari. Imam An-Nawawi.Pengembaraan (rihlah) dalam pencarian hadits merupakan kekuatan tersendiri. Namun yang paling utama adalah karyanya. Waktu yang cukup lama dihabiskan bersama gurunya al-Bukhari. ketika menuju kota Makkah dalam rangka perjalanan haji. perhatiannya lebih diarahkan pada mutaba’at dan syawahid. Disamping itu. Imam Muslim memang dikenal sebagai tokoh yang sangat ramah. Dibanding kitab-kitab hadits shahih lainnya. Syria. salah seorang kritikus hadits terbesar.” pintanya. sehingga beliau menghindari orang-orang yang berselisih pendapat dengan alBukhari. ungkapan ahli hadits dan fuqaha’ besar. Imam Muslim bertemu dengan guru-gurunya. Imam Muslim juga memiliki reputasi. Karena beliau meriwayatkan setiap hadits di tempat yang paling layak dengan menghimpun jalur-jalur sanadnya di tempat tersebut. Shahih Muslim. dan amat penting bagi perkembangan intelektualnya. Dalam pengembaraan ini (tahun 220 H). yang kemudian populer namanya — sebagaimana disebut oleh AdzDzahabi — dengan sebutan muhsin dari Naisabur. beliau sangat menghormati gurunya itu. misalnya menuju ke Irak. Walaupun dia memiliki nilai beda dalam metode penyusunan kitab hadits. hai Imam Muhadditsin dan dokter hadits. Kepada guru besarnya ini. dimana pertama kali bertemu dengan Qa’nabi dan yang lainnya. dimana Imam Muslim banyak memberikan perhatian pada ekstraksi yang resmi. barangkali dilakukan tahun 230 H. Maslamah bin Qasim menegaskan. Sementara al-Bukhari memotong-motong suatu hadits di beberapa tempat dan pada setiap tempat beliau sebutkan lagi sanadnya. Dari satu wilayah ke wilayah lainnya. yang biasanya memberikan sejumlah catatan mengenai cacatnya . Sebenarnya kitab Shahih Muslim dipublikasikan untuk Abu Zur’ah. Beliau bahkan tidak mencantumkan judul-judul setiap akhir dari satu pokok bahasan. ketika di sebuah pertemuan antara Bukhari dan Muslim. namun mengemukakan ilmu-ilmu yang bersanad. agung derajatnya dan merupakan salah seorang pemuka (Imam). Hijaz dan Mesir. ketinggian martabat.

hadits. Sementara pendapat yang berpihak pada keunggulan Shahih Muslim beralasan — sebagaimana dijelaskan Ibnu Hajar —. Dan sejumlah alasan lainnya. namun beliau mendasarkannya pada subyek-subyek. Hal ini menunjukkan. lebih banyak pada rawi derajat kedua dibanding Bukhari. karena menyusunnya di negeri sendiri dengan berbagai sumber di masa kehidupan guru-gurunya. Shahihul Bukhari lebih unggul. dan walaupun itu terjadi. Lantas. Jumhur Muhadditsun berpendapat. kitab Shahih Muslim memuat 3. karena Al-Bukhari mensyaratkan kepastian bertemunya dua perawi yang secara struktural sebagai guru dan murid dalam hadits Mu’an’an. dalam dunia hadits memiliki kesetaraan dalam keshahihan hadits. Namun. Sementara Muslim. hanyalah pada sistematika penulisannya saja. kemudian menyusun karyanya sendiri. Metode penghitungan ini tidak didasarkan pada sistem isnad sebagaimana dilakukan ahli hadits. sebagaimana dikatakan oleh Prof. serta perbandingan antara tema dan isinya. Berdasarkan hitungan Muhammad Fuad Abdul Baqi. dan hanya meriwayatkan hadits yang diterima oleh kalangan ulama. walaupun hadits al-Bukhari dinilai memiliki keunggulan setingkat. Mustafa ‘Adzami dalam bukunya Studies in Hadith Methodology and Literature. mengambil keuntungan dari Shahih Bukhari. Antara al-Bukhari dan Muslim. Walaupun juga mengeluarkan hadits dari rawi derajat berikutnya dengan sangat selektif.033 hadits. agar dapat dihukumi bahwa sanadnya bersambung. Al-Bukhari mentakhrij hadits yang diterima para perawi tsaqqat derajat utama dari segi hafalan dan keteguhannya. . Al-Hafizh Ibnu Hajar mengulas kelebihan Shahih Bukhari atas Shahih Muslim. Disamping itu kritik yang ditujukan kepada perawi jalur Muslim lebih banyak dibanding kepada al-Bukhari. antara lain. Antara al-Bukhari dan Muslim Imam Muslim. jumlahnya bisa berlipat ganda. kedua kitab hadits tersebut mendapatkan gelar sebagai as-Shahihain. Karena Imam Muslim tidak pernah mau membukukan hadits-hadits yang hanya berdasarkan kriteria pribadi semata. Sementara Muslim menganggap cukup dengan “kemungkinan” bertemunya kedua rawi tersebut dengan tidak adanya tadlis. yang tentu saja secara metodologis dipengaruhi karya al-Bukhari. bahwa Muslim lebih berhati-hati dalam menyusun kata-kata dan redaksinya. Beliau juga tidak membuat kesimpulan dengan memberi judul bab sebagaimana Bukhari lakukan. sedangkan sejumlah ulama Marokko dan yang lain lebih mengunggulkan Shahih Muslim. sebenarnya perbedaannya sangatlah sedikit. Artinya jika didasarkan isnad. Sehingga hadits-hadits Muslim terasa sangat populis. Imam Muslim kemudian mengoreksi cacat tersebut dengan membuangnya tanpa argumentasi. Sebenarnya para ulama berbeda pendapat mana yang lebih unggul antara Shahih Muslim dengan Shahih Bukhari.

selain Imam Bukhari. 2) Irfadus Syamiyyin. 21) As-Shahih al-Masnad. bertukar pikiran. 5) Auhamul Muhadditsin. bin-Naqli al-’Adl ‘anil ‘Adl ‘an Rasulillah. Al-Musnad as-Shahih. Amiin. dan sederet nama lainnya. pada tanggal 24 Rajab 261 H. 11) Rijalul ‘Urwah. Sosok penuh tawadhu’ dan ahli ibadah ini tak lain adalah Imam Tirmizi. 14) Al-I’lal. yang sebenarnya berjudul. Ali bin Hajar. serta menggolongkannya ke dalam golongan orang-orang yang sholeh. Kitab-kitab nomor 6. Sejak kecil. 20) Al-Wuhdan. 10) Hadits Amr bin Syu’aib. Hanya pada umumnya keshahihan hadits riwayat Bukhari itu lebih tinggi derajatnya daripada keshahihan hadits dalam Shahih Muslim. Imam Muslim. Sedangkan karyanya yang monumental adalah Shahih dari judul singkatnya. 18) Masyayikh Syu’bah. Imam Tirmizi gemar belajar ilmu dan mencari Hadits. tidak semua hadits Bukhari lebih shahih ketimbang hadits Muslim dan sebaliknya. Untuk keperluan inilah ia mengembara ke berbagai negeri. Karya-karya Imam Muslim Imam Muslim berhasil menghimpun karya-karyanya. Kitab Al Jami’. serta termasuk dalam Kutubus Sittah (enam kitab pokok di bidang Hadits) dan ensiklopedia Hadits terkenal. Karyanya. al-Mukhtashar minas Sunan. Imam Abu Daud. Selain itu. antara lain Hijaz. 17) Masyayikh ats-Tsawri.Namun prinsipnya. Kendati demikian. 11. sementara nomor 1. At-Tamyiz. 12)Sawalatuh Ahmad bin Hanbal. 19) Masyayikh Malik. 16) Al-Musnad al-Kabir. ia juga belajar pada Imam Ishak bin Musa. 15) AlMukhadhramin. antara lain seperti: 1) Al-Asma’ wal-Kuna. Said bin Abdurrahman. menjadi salah satu rujukan penting berkaitan masalah Hadits dan ilmunya. Di antara gurunya adalah. 9) Al-Jami’. Imam Tirmizi bernama lengkap Imam Al-Hafiz Abu Isa Muhammad bin Isa bin Saurah bin Musa bin Ad-Dahhak As-Sulami At-Tirmizi. Imam Muslim. Semoga Allah SWT merahmatinya. ia banyak mengunjungi ulama-ulama besar dan guru-guru Hadits untuk mendengar Hadits dan kemudian dihafal dan dicatatnya dengan baik. 7)At-Tarikh. Perjalanan panjang pengembaraannya mencari ilmu. dan 13 masih dalam bentuk manuskrip. takdir menggariskan lain. 3) Al-Arqaam. dan lain-lain. Dalam lawatannya itu. Sejarah Singkat Imam Tirmizi Khazanah keilmuan Islam klasik mencatat sosok Imam Tirmizi sebagai salah satu periwayat dan ahli Hadits utama. dan Imam Abu Daud. mengampuni segala kesalahannya. Imam Bukhari. Wafatnya Imam Muslim Imam Muslim wafat pada Ahad sore. Irak. Mahmud bin Gailan. 13) Thabaqat. atau biasa dikenal dengan kitab Jami’ Tirmizi. dan mengumpulkan Hadits itu mengantarkan dirinya sebagai ulama Hadits yang sangat disegani kalangan ulama semasanya. 20. Ahmad bin Muni’. Khurasan. dan lainnya. 4) Al-Intifa bi Juludis Siba’. Dilahirkan pada 279 H di kota Tirmiz. Daya . dan 21 telah dicetak.

Abul-Abbas Muhammad bin Mahbud Al-Mahbubi. termasuk Imam Bukhari. ‘Tidakkah engkau malu kepadaku?’ Lalu aku bercerita dan menjelaskan kepadanya bahwa apa yang ia bacakan itu telah kuhafal semuanya. dan ia mengabulkan permohonan itu. dan ketika itu saya telah menulis dua jilid buku berisi Hadits-hadits berasal dari seorang guru. dan beberapa tahun lamanya ia hidup sebagai tuna netra. Ahmad bin Yusuf An-Nasafi. mengetahui kelemahan-kelemahan dan perawi-perawinya. Ketika saya bertemu dengannya. Dia mengira bahwa ‘dua jilid kitab’ itu ada padaku. pakar Hadits. mereka menjawab bahwa dialah orang yang kumaksudkan itu. Di kemudian hari. melainkan dua jilid lain yang mirip dengannya. “Pada suatu waktu dalam perjalanan menuju Mekkah. dan meneliti Hadits. Ternyata yang kubawa bukanlah dua jilid tersebut. Imam Tirmizi meninggal dunia. saya memohon kepadanya untuk mendengar Hadits. dan lain-lain. Salah satu ulama itu. ‘Coba bacakan!’ perintahnya. Pandangan-pandangan tentang fiqh itu misalnya. Ia pun kemudian membacakan 40 Hadits yang tergolong Hadits-hadits sulit atau gharib lalu berkata. Banyak kalangan ulama dan ahli Hadits mengakui kekuatan dan kelebihan dalam diri Imam Tirmizi. sehingga menjadikan dirinya sumber pengambilan Hadits para ulama terkenal. dan ia berkomentar. menghimpun. ia berkata.upaya mulianya itu pula yang pada akhir kehidupannya mendapat musibah kebutaan. Melihat kenyataan itu.’ Kemudian saya meminta lagi agar dia meriwayatkan Hadits yang lain. Ibnu Hibban Al-Busti. dan sangat teliti. Hammad bin Syakir. Al-Haisam bin Kulaib AsySyasyi. yang meriwayatkan kitab Al-Jami’ daripadanya. kumpulan Hadits dan ilmu-ilmunya dipelajari dan diriwayatkan oleh banyak ulama. Guru tersebut berpapasan dengan kami. Kisah yang dikemukakan Al-Hafiz Ibnu Hajar dalam Tahzib At-Tahzibnya. Imam Tirmizi adalah sosok yang dapat dipercaya. Makhul ibnul-Fadl. ‘Tidak. Lalu saya bertanyatanya mengenai dia. menyusun. Kemudian ia membacakan Hadits yang telah dihafalnya. dari Ahmad bin Abdullah bin Abu Dawud. berikut adalah salah satu bukti kelebihan sang Imam : Saya mendengar Abu Isa At-Tirmizi berkata. Muhammad bin Mahmud Anbar. Ia wafat di Tirmiz pada usia 70 tahun. Dalam kondisi seperti inilah. . kesalehan dan ketakwaannya pun tak dapat diragukan lagi. Selain itu. Ia bertanya lagi. ‘Coba ulangi apa yang kubacakan tadi!’ Lalu aku membacakannya dari pertama sampai selesai. ‘Apakah telah engkau hafalkan sebelum datang kepadaku?’ Aku menjawab. Abd bin Muhammad An-Nasfiyyun. mengakui kemampuan Tirmizi dalam menghafal. Aku pun membacakan seluruhnya secara beruntun. Sementara kalangan ulama lainnya mengungkapkan. amanah. Kemudian saya menemuinya.’ “ Selain dikenal sebagai ahli dan penghafal Hadits. Mereka ini pula muridmurid Imam Tirmizi. dapat ditemukan dalam kitabnya Al-Jami’. Imam Tirmizi juga dikenal sebagai ahli fiqh dengan wawasan dan pandangan luas. Di sela-sela pembacaan itu ia mencuri pandang dan melihat bahwa kertas yang kupegang ternyata masih putih bersih tanpa ada tulisan sesuatu apa pun. ‘Aku belum pernah melihat orang seperti engkau. di antaranya.

dari Abi Az-Zunad. maka bebaslah orang yang memindahkan (muhil) itu. dari Al-Arai dari Abu Hurairah. Di kalangan muhaddisin (ahli Hadits). 1657). Ini adalah satu contoh yang menunjukkan kepada kita. dan bagi orang yang dipindahkan piutangnya (muhtal) tidak dibolehkan menuntut kepada muhil. Tidak seperti kitab Hadits Imam Bukhari. Kitab At-Tarikh. Imam Tirmizi bertolak pada dasar apakah Hadits itu dipakai oleh fuqaha (ahli fikih) sebagai hujjah (dalil) atau tidak. Apabila seseorang di antara kamu dipindahkan utangnya kepada orang lain yang mampu membayar. betapa cemerlangnya pemikiran fiqh Imam Tirmizi dalam memahami nash-nash Hadits.” Bagaimana penjelasan sang Imam? Berikut ini komentar beliau. hendaklah pemindahan utang itu diterimanya. sebagai berikut: “Muhammad bin Basysyar bin Mahdi menceritakan kepada kami. Imam Tirmizi telah menulis puluhan kitab. Alasannya adalah. maka baginya dibolehkan menuntut bayar kepada orang pertama (muhil). Menurut Ibnu Ishak. dari Nabi SAW. atau menurut penulis buku Kasyf Az Zunuun. tidak ada kerugian atas harta benda seorang Muslim. bersabda: Penangguhan membayar utang (yang dilakukan oleh si berutang) yang mampu adalah suatu kezaliman.Kajian-kajiannya mengenai persoalan fiqh ini pula mencerminkan dirinya sebagai ulama yang sangat berpengalaman dan mengerti betul duduk permasalahan yang sebenarnya. Hingga meninggalnya. Kitab Asy-Syama’il an-Nabawiyyah. Itu . Dalam menyeleksi Hadits untuk kitabnya itu. diantaranya: Kitab Al-Jami’. Sebagai tamsil. dan Kitab AlAsma’ wal-Kuna. terkenal dengan sebutan Sunan at-Tirmizi. kitab ini menjadi rujukan utama. serta betapa luas dan orisinal pandangannya itu. Kitab Az-Zuhd. perkataan ‘Tidak ada kerugian atas harta benda seorang Muslim’ ini adalah ‘Apabila seseorang dipindahkan piutangnya kepada orang lain yang dikiranya mampu. Sufyan menceritakan kepada kami. namun ternyata orang lain itu tidak mampu. maka tidak ada kerugian atas harta benda orang Muslim (yang dipindahkan utangnya) itu’. kitab Sunan Tirmizi dapat dipahami oleh siapa saja. penjelasannya terhadap sebuah Hadits mengenai penangguhan membayar piutang yang dilakukan si berutang yang sudah mampu. selain kitab-kitab hadits lainnya dari Imam Bukhari maupun Imam Muslim.” demikian penjelasan Imam Tirmizi. atau yang ditulis Imam Muslim dan lainnya.’ Sementara sebagian ahli lainnya mengatakan: ‘Apabila harta seseorang (muhtal) menjadi rugi disebabkan kepailitan muhal ‘alaih. Hajji Khalfah (w. kedudukan Sunan Tirmizi berada pada tingkat ke-3 dalam hierarki Kutubus Sittah. Sebaliknya. Selain dikenal dengan sebutan Kitab Jami’ Tirmizi. Kitab Al-’Ilal. Itu sebabnya. Kitab Sunan Tirmizi dianggap sangat penting lantaran kitab ini betul-betul memperhatikan ta’lil (penentuan nilai) Hadits dengan menyebutkan secara eksplisit Hadits yang sahih. kitab ini menduduki peringkat ke-4 dalam urutan Kutubus Sittah. “Sebagian ahli ilmu berkata: ‘Apabila seseorang dipindahkan piutangnya kepada orang lain yang mampu membayar dan ia menerima pemindahan itu. kitab ini juga dikenal dengan nama Sunan At-Tirmizi. Tirmizi tidak menyaring Hadits dari aspek Hadits itu dhaif atau tidak. yang memahami bahasa Arab tentunya.

Halal ibn Muhammed Al-Hafaar. Sejarah Singkat Imam Al Baihaqi Imam Al Baihaqi. pencantuman riwayat dari sahabat lain mengenai masalah yang dibahas dalam Hadits pokok (Hadits al Bab). bahwa ia pernah berkata: “Semua Hadits yang terdapat dalam kitab ini adalah dapat diamalkan. bahkan uraian perbandingan dan kesimpulannya. kecuali dua Hadits. yaitu: Pertama. dan Ibn Busran. sebagian besar ahli ilmu menggunakannya (sebagai pegangan).sebabnya. penulis kitab “Al Mustadrik of Sahih Muslim and Sahih Al-Bukhari”. Beberapa keistimewaan Kitab Jami’ atau Sunan Tirmizi adalah. Abu Abdullah Al-Hakim. Oleh karenanya. Imam Baihaqi harus menempuh jarak cukup jauh dan menghabiskan banyak waktu untuk bisa bermajelis dengan mereka. tanpa adanya sebab takut dan dalam perjalanan. para ulama berbeda pendapat atau tidak sepakat untuk meninggalkannya.” Oleh karena itu. Sebagian besar ulama berpendapat boleh hukumnya melakukan shalat jamak di rumah selama tidak dijadikan kebiasaan. ia selalu memberikan uraian tentang nilai Hadits. semua itu dijalani dengan senang hati. khususnya ta’lil Hadits tersebut. demi memuaskan dahaga batinnya terhadap ilmu Islam. maka bunuhlah dia. yang bernama lengkap Imam Al-Hafith Al-Mutaqin Abu Bakr Ahmed ibn Al-Hussein ibn Ali ibn Musa Al Khusrujardi Al-Baihaqi. Para ulama itu tinggal di berbagai tempat terpencar. di antaranya Iman Abul Hassan Muhammed ibn Al-Hussein Al Alawi. baik isinya yang semakna maupun yang berbeda. Kitab ini dinilai positif karena dapat digunakan untuk penerapan praktis kaidah-kaidah ilmu Hadits. Hadits-hadits yang dimuat disebutkan nilainya dengan jelas. keistimewaan yang langsung kaitannya dengan ulum al Hadits (ilmu-ilmu Hadits) adalah masalah ta’lil Hadits. As-Sabki menyatakan: “Imam Baihaqi merupakan satu di antara sekian banyak imam terkemuka dan memberi petunjuk bagi umat Muslim. bahkan yang bertentangan sama sekali secara langsung maupun tidak langsung. Pendapat ini adalah pendapat Ibn Sirin dan Asyab serta sebagian besar ahli fiqh dan ahli Hadits juga Ibn Munzir. Namun. Abu Abdur-Rahman Al-Sulami. Dialah pula yang sering kita sebut . Abu Ali Al-Ruthabari of Khusran. Selain itu. bahkan nilai rawinya yang dianggap penting.” Hadits mengenai hukuman untuk peminum khamar ini adalah mansukh (terhapus) dan ijma’ ulama pun menunjukkan demikian. dan Maghrib dengan Isya. Sedangkan mengenai shalat jamak. Masa pendidikannya dijalani bersama sejumlah ulama terkenal dari berbagai negara. yang artinya: “Sesungguhnya Rasulullah SAW menjamak shalat Dhuhur dengan Ashar. minum lagi pada yang keempat kalinya. Abu Bakr ibn Furik. “Jika ia peminum khamar.” Juga Hadits. Abu Tahir AlZiyadi. adalah seorang ulama besar dari Khurasan (desa kecil di pinggiran kota Baihaq) dan penulis banyak buku terkenal. Diriwayatkan.

fikih serta penghapal hadits. fikih. Dia belajar ilmu aqidah dan bepergian ke Irak serta Hijaz (Arab Saudi) kemudian banyak menulis buku. Al Usuli Din. Imam Baihaqi hidup ketika kekacauan sedang marak di berbagai negeri Islam. untuk menceraiberaikan mereka. Maka di tahun 441. para pemimpin Islam itu membentuk sebuah majelis guna mendengarkan penjelasan mengenai buku ‘Al Ma’rifa’. namun beliau mahir meriwayatkan hadits karena benar-benar mengetahui sub-sub . sehingga mempermudah musuh dari luar. hingga tarikh. dan pemikiran. mulai dari akidah. yakni bangsa Romawi. Ibnu Khalkan menulis. namun banyak kalangan menilai Baihaqi tidak cukup mengenal karya-karya hadits dari Tirmizi. Menurut ad-Dahabi. Banyak imam terkemuka turut hadir. Imam Baihaqi juga mengumpulkan Hadits-hadits dari beragam sumber terpercaya. Dia menggunakan Mustadrak al-Hakim karya Imam al-Hakim secara bebas. dia mulai menyebarkan berbagai ilmu yang telah didapatnya selama mengembara ke berbagai negeri Islam. Antara kelompok yang satu dengan yang lain berusaha saling menyalahkan dan menjatuhkan. Dalam masa krisis ini. Saat itu kaum muslim terpecah-belah berdasarkan politik. Diperkirakan. Sementara itu. dan mencontoh para salafus shalih.” Abdul-Ghaffar Al-Farsi Al-Naisabouri dalam bukunya “Thail Tareekh Naisabouri”: Abu Bakr Al-Baihaqi Al Hafith. fikih. Dia memberikan teladan bagaimana seharusnya menerjemahkan ajaran Islam dalam perilaku keseharian. Banyak ulama yang hadir lebih kemudian. banyak beribadah. menghabiskan waktunya untuk mempelajari beragam ilmu agama dan ilmu pengetahuan lainnya. Dari situlah kemudian Imam Baihaqi populer sebagai pakar ilmu hadits dan fikih.” Beliau terkenal sebagai seorang yang memiliki kecintaan besar terhadap hadits dan fikih. hadits. Dia juga tidak pernah berjumpa dengan buku hadits atau Masnad Ahmad bin Hanbal (Imam Hambali). Nasa’i. Selain mengajar. Di sana. Ia mulai banyak mengajar. Tema yang dikajinya sangat beragam. Meski dipandang sebagai ahli hadits. Pemimpin Islam memintanya pindah dari Nihiya ke Naisabor untuk tujuan mendengarkan penjelasannya langsung dan mengadakan bedah buku. Imam Baihaqi hadir sebagai pribadi yang berkomitmen terhadap ajaran agama. dia juga aktif menulis buku. “Dia hidup zuhud. Imam Baihaqi kembali lagi ke tempat asalnya. Dia termasuk dalam deretan para penulis buku yang produktif. wara’. kota Baihaq. kajian Baihaqi dalam hadits tidak begitu besar. buku-buku tulisannya mencapai seribu jilid. Hal itu lantaran pembahasannya yang demikian luas dan mendalam. seorang ulama hadits. dalam Wafiyatul A’yam. dan Ibn Majah.sebagai ‘Tali Allah’ dan memiliki pengetahuan luas mengenai ilmu agama. Setelah sekian lama menuntut ilmu kepada para ulama senior di berbagai negeri Islam. yang mengapresiasi karya-karyanya itu.

10 jilid tahun 1344-1355. baik dalam penyesuaian susunannya maupun mutunya. Di antara karya-karya Baihaqi. ahli fikih. namun ia menghindar. Itulah di antara sumbangsih dan peninggalan berharga dari Imam Baihaqi. Syaikh Yasin bin Yusuf Az-Zarkasyi melihatnya dipaksa bermain oleh teman-teman sebayanya. Di samping telah pula mengabadikannya ke dalam berbagai bentuk karya tulis yang hingga sekarang pun tidak usai-usai juga dikaji orang. Penduduk kota Baihaq berpendapat. An-Nawawi tinggal di Nawa hingga berusia 18 tahun. Imam terkemuka ini meninggal dunia di Nisabur. Selain itu. Ia tinggal di madrasah Ar-rawahiyyah didekat Al-Jami’ Al-Umawiy. tanggal 10 Jumadilawal 458 H (9 April 1066).bagian hadits dan para tokohnya yang telah muncul dalam isnad-isnad (sandaran atau rangkaian perawi hadits). seperti Imam Baihaqi. Dalam karya tersebut ada catatan-catatan yang selalu ditambahkan mengenai nilai-nilai atau hal lainnya. menjadi karya paling terkenal. Sejumlah buku penting lain telah menjadi peninggalannya yang tidak ternilai. Iran. Perhatian ayah dan guru beliaupun menjadi semakin besar. sebuah kampung di daerah Dimasyq (Damascus) yang sekarang merupakan ibukota Suriah. Dari pernyataan as-Subki. Kitab as-Sunnan al-Kubra yang terbit di Hyderabat. Kemudian pada tahun 649 H ia memulai rihlah thalabul ilminya ke Dimasyq dengan menghadiri halaqah–halaqah ilmiah yang diadakan oleh para ulama kota tersebut. “Tha La’il An Nabuwwa”. usul fikih serta hadits. Ketika berumur sepuluh tahun. Jadilah thalabul ilmi sebagai kesibukannya yang utama. seperti hadits-hadits dan para ahli hadits. Beliau dididik oleh ayah beliau yang terkenal dengan kesalehan dan ketakwaan. Beliau dilahirkan pada bulan Muharram tahun 631 H di Nawa. Antara lain buku “As-Sunnan Al Kubra”. dan “Ma’rifat As Sunnan cal Al Athaar”. menolak dan menangis karena paksaan tersebut. setiap jilid cetakan Hyderabat itu memuat indeks yang berharga mengenai tokoh-tokoh dari tiga generasi pertama ahli-ahli hadits yang dijumpai dengan disertai petunjuk periwayatannya. Syaikh ini berkata bahwa anak ini diharapkan akan menjadi orang paling pintar dan paling zuhud pada masanya dan bisa memberikan manfaat yang besar kepada umat Islam. Dia mewariskan ilmu-ilmunya untuk ditanamkan di dada para muridnya. Abu Zakaria. bahwa kota merekalah yang lebih patut sebagai tempat peristirahatan terakhir seorang pecinta hadits dan fikih. Dia lantas dibawa ke tanah kelahirannya dan dimakamkan di sana. Sejarah Singkat Imam An-Nawawi Beliau adalah Yahya bin Syaraf bin Hasan bin Husain An-Nawawi Ad-Dimasyqiy. tidak ada yang lebih baik dari kitab ini. India. . Beliau mulai belajar di katatib (tempat belajar baca tulis untuk anak-anak) dan hafal Al-Quran sebelum menginjak usia baligh. “Al Asma wa As Sifat”. “Sheub Al Iman”. Buku ini pernah mendapat penghargaan tertinggi.

Para pembantu raja berkata: ”Ia tidak punya jabatan sama sekali.” [Syadzaratudz Dzahab 5/355].Abul ‘Abbas Al-Isybiliy dan Ibnu ‘Abdil Hadi. Ia berkata : “Dan aku menulis segala yang berhubungan dengannya. qana’ah dan berwibawa. dengan cara yang telah digariskan Islam. Ibnun Naqib Asy-Syafi’iy. Kitab-kitab ini dikenal secara luas termasuk oleh orang awam dan memberikan manfaat yang besar sekali untuk umat. Riyadhush Shalihin. tidak memerlukan orang yang menghidupkannya sehingga menjadi hujjah atas orang-orang yang meremehkannya atau meninggalkannya. Al-Majmu’. AlAdzkar. Suatu ketika beliau dipanggil oleh raja Azh-Zhahir Bebris untuk menandatangani sebuah fatwa. Pada tahun 665 H ia mengajar di Darul Hadits Al-Asyrafiyyah (Dimasyq) dan menolak untuk mengambil gaji. Dan diantara murid beliau: Ibnul ‘Aththar Asy-Syafi’iy. Diantara syaikh beliau: Abul Baqa’ An-Nablusiy. Beliau juga menegakkan amar ma’ruf nahi munkar. Iapun mengungguli teman-temannya yang lain. termasuk kepada para penguasa. Sering tidak tidur malam untuk ibadah atau menulis. Raja marah dan berkata: ”Kenapa !?” Beliau menjawab: ”Karena berisi kedhaliman yang nyata”. Beliau menulis surat berisi nasehat untuk pemerintah dengan bahasa yang halus sekali. Abu Ishaq Al-Muradiy. Beliau menggunakan banyak waktu beliau dalam ketaatan. Abul Faraj Ibnu Qudamah Al-Maqdisiy. kemudian ia pergi ke Madinah dan menetap disana selama satu setengah bulan lalu kembali ke Dimasyq. Ishaq bin Ahmad AlMaghribiy dan Ibnul Firkah.Minhaj (Syarah Shahih Muslim). kemudian keikhlasan dan kesungguhan beliau dalam berjuang. Pada tahun 651 H ia menunaikan ibadah haji bersama ayahnya. At-Taqrib wat Taysir fi Ma’rifat Sunan Al-Basyirin Nadzir. Secara umum beliau termasuk salafi dan berpegang teguh pada manhaj ahlul hadits. Bustanul Arifin. Dalam bidang bahasa: Tahdzibul Asma’ wal Lughat. 2. Ini semua tidak lain karena taufik dari Allah Ta’ala. Disamping itu. Raja semakin marah dan berkata: ”Pecat ia dari semua jabatannya”. diantaranya: 1. 4. Ia rajin sekali dan menghafal banyak hal. Imam An-Nawawi adalah seorang yang zuhud. Imam Nawawi meninggalkan banyak sekali karya ilmiah yang terkenal. Dalam bidang fiqih: Minhajuth Thalibin. Beliau sederhana. agama islam adalah agama yang hidup dan kokoh. Dalam bidang hadits : Arba’in. Al. Dalam bidang akhlak: At-Tibyan fi Adab Hamalatil Qur’an. Abul Hajjaj Al-Mizziy. wara’ dan bertaqwa. Beliau digelari Muhyiddin ( yang menghidupkan agama ) dan membenci gelar ini karena tawadhu’ beliau. Raja ditanya: ”Kenapa tidak engkau bunuh dia padahal sudah bersikap demikian kepada Tuan?” Rajapun menjawab: ”Demi Allah. Dan Allah telah memberikan barakah dalam waktuku. Jumlahnya sekitar empat puluh kitab. Raja ingin membunuhnya tapi Allah menghalanginya. aku sangat segan padanya”. Abdul Aziz bin Muhammad Al-Ausiy. 3.Disebutkan bahwa ia menghadiri dua belas halaqah dalam sehari.baik penjelasan kalimat yang sulit maupun pemberian harakat pada kata-kata. Raudhatuth Thalibin. Diriwayatkan bahwa beliau berkata :”Aku tidak akan memaafkan orang yang menggelariku Muhyiddin”. Raja pun meremehkannya dan berkata: ”Tandatanganilah fatwa ini!!” Beliau membacanya dan menolak untuk membubuhkan tanda tangan. Datanglah beliau yang bertubuh kurus dan berpakaian sangat sederhana. tidak .

Akhirnya ia memutuskan untuk berhijrah ke Syam dalam rangka menyelamatkan agamanya dan karena takut terkena fitnah. ibu kota Albania masa lampau. itu tidak benar karena beliau banyak menyelisihi mereka (orang-orang Asy’ari) dalam masalah-masalah aqidah yang lain seperti ziyadatul iman dan khalqu af’alil ‘ibad. Ketika Raja Ahmad Zagha naik tahta di Albania dan mengubah sistem pemerintahan menjadi pemerintah sekuler. dengan berhati-hati terhadap kesalahan-kesalahan yang ada. Komite Tetap untuk Riset Ilmiah dan Fatwa kerajaan Saudi ditanya tentang aqidah beliau dan menjawab: ”Lahu aghlaath fish shifat” (Beliau memiliki beberapa kesalahan dalam bab sifat-sifat Allah). Dilahirkan pada tahun 1333 H di kota Ashqadar. Ia merupakan salah satu tokoh pembaharu Islam abad ini. Ia berjasa memurnikan ajaran Islam dari haditshadits lemah dan palsu serta meneliti derajat hadits. Al-Albani kecil masuk sekolah madrasah yang dikelola oleh Jum’iyah alIs’af al-Khairiyah. tidak seperti dalam cabang ilmu yang lain. Karya-karya beliau tetap dianjurkan untuk dibaca dan dipelajari. Berbicara tentang ilmu hadits. Ia dibesarkan di tengah keluarga yang tak berpunya secara materi. Al-Albani mempunyai nama lengkap Abu Abdirrahman Muhammad Nashiruddin bin Nuh al-Albani. Dalam bab ini beliau banyak mendasarkan pendapat beliau pada nukilan–nukilan dari para ulama tanpa mengomentarinya. Di dalam hadits Nabi Muhammad SAW itulah terkandung jawaban dan solusi masalah yang dihadapi oleh umat di berbagai bidang kehidupan. namun sangat kaya ilmu. Tidak boleh bersikap seperti kaum Haddadiyyun yang membakar kitab-kitab karya beliau karena adanya beberapa kesalahan didalamnya. Dari sana. atau yang lebih dikenal dengan Syeikh Al-Albani. Setiba di Damaskus. Orang yang memperhatikan kitab-kitab beliau akan mendapatkan bahwa beliau bukanlah muhaqqiq dalam bab ini. Sejarah Singkat Syeikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani Hadits merupakan salah satu rujukan sumber hukum Islam di samping kitab suci AlQur’an. Ia terus belajar di sekolah tersebut hingga kelas terakhir dan lulus di tingkat Ibtida’iyah. . Namun beliau tidak ma’shum (terlepas dari kesalahan) dan jatuh dalam kesalahan yang banyak terjadi pada ulumaulama di zaman beliau yaitu kesalahan dalam masalah sifat-sifat Allah Subhanah. Adapun memvonis Imam Nawawi sebagai Asy’ari. Ayah al-Albani bernama Al Haj Nuh adalah lulusan lembaga pendidikan ilmu-ilmu syari’at di ibukota negara dinasti Utsmaniyah (kini Istambul). Imam Nawawi meninggal pada 24 Rajab 676 H -rahimahullah wa ghafarahu-. umat Islam tidak akan melupakan jasa Syeikh Muhammad Nashiruddin AlAlbani. Syeikh al-Albani kecil mulai mempelajari bahasa Arab.terjerumus dalam filsafat dan berusaha meneladani generasi awal umat dan menulis bantahan untuk ahlul bid’ah yang menyelisihi mereka. Karya dan jasa-jasanya cukup banyak dan sangat membantu umat Islam terutama dalam menghidupkan kembali ilmu hadits. Beliau kadang menta’wil dan kadang–kadang tafwidh. ia sekeluarga bertolak ke Damaskus. Syeikh Nuh amat mengkhawatirkan dirinya dan diri keluarganya.

Awalnya kegiatan Al-Albani dalam bidang hadits ini ditentang oleh ayahnya. Pada tahun 1388 H. Syeikh Al-Albani pernah dua kali mendekam dalam penjara. Ketertarikannya itu berawal dari pembahasan-pembahasan yang ada dalam majalah alManar. Di samping juga meminjam buku-buku dari beberapa perpustakaan khusus. berupa takhrij terhadap hadits-hadits yang terdapat pada Ihya’ Ulumuddin-nya Al-Ghazali. Kali pertama selama satu bulan dan kali kedua selama enam bulan. Tidak pernah istirahat mentelaah kitab-kitab hadits. Dari tahun 1381-1383 H. ia meneruskan belajarnya langsung kepada para syeikh. ”Sesungguhnya ilmu hadits adalah pekerjaan orang-orang pailit (bangkrut). Departemen Pendidikan meminta kepada Syeikh Al-Albani untuk menjadi ketua jurusan Dirasah Islamiyah pada Fakultas Pasca Sarjana di sebuah Perguruan Tinggi di Kerajaan Yordania. Ia mempelajari AlQur’an dari ayahnya sampai selesai. ia mengajar tentang hadits dan ilmu-ilmu hadits. Ia mengomentarinya begini. Pada tahun 1395-1398 H ia kembali ke Madinah untuk bertugas sebagai anggota Majelis Tinggi Jam’iyah Islamiyah di sana. beliau memanfaatkan Perpustakaan adh-Dhahiriyah di Damaskus. Tulisantulisan sang Syeikh. kecuali jika waktu shalat tiba. Sebelum berpulang.Selanjutnya. Untuk makannya. buku-buku hasil foto kopi. Begitulah. disamping juga mempelajari sebagian fikih madzab Hanafi. Al-Albani mendapat penghargaan tertinggi dari kerajaan Saudi Arabia berupa King Faisal Fundation tanggal 14 Dzulkaidah 1419 H. Kegiatan pertama di bidang ini ialah menyalin sebuah kitab berjudul Al-Mughni ‘an Hamli al-Asfar fi Takhrij ma fi al-Ishabah min al-Akhbar. hadits menjadi kesibukan rutinnya sampai-sampai ia menutup kios reparasi jamnya. manuskrip- . Al-Albani juga mempelajari keterampilan memperbaiki jam dari ayahnya sampai mahir betul. karya al-Iraqi. Al-Albani lebih betah berlama-lama dalam perpustakaan adh-Dhahiriyah. Keterampilan ini kemudian menjadi salah satu mata pencahariannya. Tetapi situasi dan kondisi saat itu tidak memungkinkan beliau memenuhi permintaan itu. sehingga setiap harinya mencapai 12 jam. Al-Albani makin leluasa mempelajari banyak sumber. pemuda Al-Albani mulai mengkonsentrasikan diri pada ilmu hadits. seringkali hanya sedikit makanan yang dibawanya ke perpustakaan. Syeikh Al-Albani berwasiat agar perpustakaan pribadinya. sangat memukau hatinya.” Namun Syeikh al-Albani justru semakin cinta terhadap dunia hadits. Pada perkembangan berikutnya. baik berupa buku-buku yang sudah dicetak. Di negeri itu pula. Akhirnya kepala kantor perpustakaan memberikan sebuah ruangan khusus di perpustakaan untuknya. Bahkan kemudian ia diberi wewenang untuk membawa kunci perpustakaan. Pada umur 20 tahun. Setelah itu ia pindah ke Yordania. Itu tidak lain karena gigihnya beliau berdakwah kepada sunnah dan memerangi bid’ah sehingga orang-orang yang dengki kepadanya menebarkan fitnah. Dengan demikian. Karenanya. Pengalaman mengajarnya dilakukan ketika menjadi pengajar di Jami’ah Islamiyah (Universitas Islam Madinah) selama tiga tahun. Al-Albani tidak memiliki cukup uang untuk membeli kitab-kitab. sebuah majalah yang diterbitkan oleh Syeikh Muhammad Rasyid Ridha.

At-Tawasul wa anwa’uhu 6.……….4 3. Sejarah singkat Imam Malik…. Sejarah singkat Imam An-Nawawi…………………………………………….1 2.. Ahkam Al-Jana’iz wabida’uha.42 10.manuskrip (yang ditulis olehnya ataupun orang lain) seluruhnya diserahkan kepada pihak Perpustakaan Jami’ah.. Jumlahnya sekitar 218 judul.31 7. Sejarah singkat Imam Al Baihaqi……………………………….. Sejarah singkat Imam Tirmizi……………………………………….. Karya yang terkenal antara lain : 1. Dabuz-Zifaf fi As-Sunnah al-Muthahharah 2..…….39 9.………….. Sejarah singkat Imam Syafi’i…………………………………….10 4.16 5..…………….. bantahan terhadap berbagai pemikiran sesat.…………………………………………. dan buku berisi jawaban-jawaban tentang pelbagai masalah yang bermanfaat. ISMAIL FARID NOMOR POKOK: 20010009031 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM KONSENTRASI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCA SARJANA UNIVERSITAS ISLAM BANDUNG 2009 M/ 1430 H DAFTAR ISI 1. Sejarah singkat Imam Muslim…………………………………………. Di samping itu. ada yang sudah dicetak. Sejarah singkat Imam Hanafi…. Karya-karya beliau amat banyak..….25 6. ada yang masih berupa manuskrip dan ada yang mafqud (hilang). Sejarah singkat Syeikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani. Sejarah singkat Imam Bukhari………………………………………………. Ia wafat pada hari Jum’at malam Sabtu tanggal 21 Jumada Tsaniyah 1420 H atau bertepatan dengan tanggal 1 Oktober 1999 di Yordania.……………………………………………. Al-Ajwibah an-Nafi’ah ‘ala as’ilah masjid al-Jami’ah 3.. Silisilah al-Ahadits ash Shahihah 4. SEJARAH SINGKAT PARA AHLI HADITS Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Ilmu Hadits Oleh.………………44 aftar Pustaka . beliau juga memiliki buku kumpulan ceramah.36 8. Silisilah al-Ahadits adh-Dha’ifah wal Maudhu’ah 5.. Sejarah singkat Imam Hanbali……………………………………………….

seperti daulat Aghlabiyah di Tunisia dan Thahiriyyah di Khurasan. sebenarnya keruntuhan kekuasaan Bani Abbas mulai terlihat sejak awal abad kesembilan. dengan berbagai cara diantaranya pemberontakan yang dilakukan oleh pemimpin lokal dan mereka berhasil memperoleh kemerdekaan penuh.DINASTI-DINASTI DI TIMUR DAN DI BARAT DINASTI-DINASTI DI TIMUR DAN DI BARAT 1. tetapi beberapa diantaranya bahkan berusaha menguasai khalifah itu sendiri. kedua. Sebagai gantinya. Menurut Watt. Kedua. Kecuali Bani Umayyah di Spanyol dan Idrisiyyah di Marokko. Wilayah kekuasaan Bani Umayyah. Pengangkatan anggota militer Turki ini. khususnya tentara Turki dengan system perbudakan baru seperti diuraikan di atas. PENDAHULUAN Akibat dari kebijaksanaan yang lebih menekankan pembinaan peradaban dan kebudayaan Islam dari pada persoalan politik itu. dalam perkembangan . kedudukannya semakin bertambah kuat. Disintegrasi dalam bidang politik sebenarnya sudah mulai terjadi di akhir zaman Bani Umayyah. mungkin para khalifah tidak cukup kuat untuk membuat mereka tunduk kepadanya. daerah-daerah itu berada di bawah kekuasaan gubernur-gubernur propinsi bersangkutan. kecuali Mesir yang bersifat sebentar-sebentar dan kebanyakan bersifat nominal. Mereka bukan saja menggerogoti kekuasaan khalifah. Ini bisa terjadi dalam salah satu dari dua cara: Pertama. penguasa Bani Abbas lebih menitikberatkan pembinaan peradaban dan kebudayaan daripada politik dan ekspansi. mulai dari awal berdirinya sampai masa keruntuhannya. propinsi-propinsi tertentu di pinggiran mulai lepas dari genggaman penguasa Bani Abbas. sejajar dengan batas-batas wilayah kekuasaan Islam. Bahkan dalam kenyataannya. akan terlihat perbedaan antara pemerintahan Bani Umayyah dengan pemerintahan Bani Abbas. pertama. banyak daerah tidak dikuasai khalifah. seseorang yang ditunjuk menjadi gubernur oleh khalifah. Akibat dari kebijaksanaan yang lebih menekankan pembinaan peradaban dan kebudayaan Islam daripada persoalan politik itu. Secara riil. propinsi-propinsi tertentu di pinggiran mulai lepas dari genggaman penguasa Bani Abbas. Ada kemungkinan bahwa para khalifah Abbasiyah sudah cukup puas dengan pengakuan nominal dari propinsi-propinsi tertentu. Akan tetapi berbicara tentang politik Islam dalam lintasan sejarah. Kekuatan militer Abbasiyah waktu itu mulai mengalami kemunduran. dengan pembayaran upeti itu. Alasannya. seorang pemimpin lokal memimpin suatu pemberontakan dan berhasil memperoleh kemerdekaan penuh. Namun pada saat wibawa khalifah sudah memudar mereka melepaskan diri dari kekuasaan Baghdad. Hubungannyadengan khilafah ditandai dengan pembayaran upeti. Fenomena ini mungkin bersamaan dengan datangnya pemimpin-pemimpin yang memiliki kekuatan militer di propinsi-propinsi tertentu yang membuat mereka benarbenar independen. propinsi-propinsi itu pada mulanya tetap patuh membayar upeti selama mereka menyaksikan Baghdad stabil dan khalifah mampu mengatasi pergolakan-pergolakan yang muncul. Kekuasaan dinasti ini tidak pernah diakui di Spanyol dan seluruh Afrika Utara. Hal ini tidak seluruhnya benar untuk diterapkan pada pemerintahan Bani Abbas. para penguasa Abbasiyah mempekerjakan orang-orang profesional di bidang kemiliteran. seperti daulat Umayyah di Spanyol dan Idrisiyyah di Marokko.

Nampaknya.Yang berbangsa Kurdi: a. atau seljuk Agung. (210-285 H/825-898 M). (511-590 H/1117-1194 M). (254-292 H/837-903 M).Yang berbangsa Turki: a. (351-585 H/962-1189 M). 5.Ukailiyyah di Maushil.Umawiyah di Spanyol b. (261-389 H/873-998 M). (470-700 H/1077-1299 M).Dulafiyah di Kurdistan. (320-447 H/ 932-1055 M).selanjutnya teryata menjadi ancaman besar terhadap kekuasaan khalifah. (250-316 H/864-928 M). Apalagi pada periode pertama pemerintahan dinasti Abbasiyah. 3. e. (564-648 H/1167-1250 M).Mazyadiyyah di Hillah.Mirdasiyyah di Aleppo. (433-583 H/1040-1187 M).Shafariyah di Fars.Ghaznawiyah di Afghanistan.Seljuk Rum atau Asia kecil di Asia Kecil.Abu Ali.1002 M).Ayubiyah. nampak jelas adanya persaingan antarbangsa. (320-560 H/932-1163 M). c.Yang berbangsa Persia :a. b.Dinasti Seljuk dan cabang-cabangnya: 1.Seljuk Irak di Irak dan Kurdistan.Samaniyah di Transoxania. bahkan menguasai Baghdad. (386-489 H/996-1 095 M).Seljuk besar.Yang mengaku dirinya sebagai khilafah: a. (348.Ikhsyidiyah di Turkistan. para khalifah tidak sadar akan bahaya politik dari fanatisme kebangsaan dan aliran keagamaan itu. (266-318 H/878-930 M). (380-489 H/990-1095 M). (317-394 H/929. b. disamping persoalan-persoalan keagamaan.al-Barzuqani.Buwaihiyyah. bahkan ada diantara mereka yang justru melibatkan diri dalam konflik kebangsaan dan keagamaan itu. 2. .Sajiyyah di Azerbaijan.406 H/959-1015 M). Dinasti-dinasti yang lahir dan melepaskan diri dari kekuasaan Baghdad pada masa khilafah Abbasiyah. Gerakan inilah yang banyak memberikan inspirasi terhadap gerakan politik. (172-375 H/788-985 M). c. 4. d.Seljuk Kinnan di Kirman. mereka tidak bersungguh-sungguh menghapuskan fanatisme tersebut.Alawiyah di Tabaristan. Dari latar belakang dinasti-dinasti itu. h. didirikan oleh Rukn al-Din Abu Thalib Tuqhrul Bek ibn Mikail ibn Seljuk ibn Tuqaq. diantaranya adalah: 1.Idrisiyyah di Marokko. 2. seperti dalam kesusasteraan dan karya-karya ilmiah. (403-545 H/1011-1150 M). d.Yang berbangsa Arab: a.Thahiriyyah di Khurasan. g. (414-472 H/1023-1079 M). 4.(487-511 H/1094-1117 M). (205-259 H/820-872 M).Hamdaniyah di Aleppo dan Maushil.Thuluniyah di Mesir.Aghlabiyyah di Tunisia (184-289 H/800-900 M). c.Seljuk Syriaatau Syam di Syria. (254-290 H/868-901 M). f. sehingga meskipun dirasakan dalam hampir semua segi kehidupan. d. b.Fathimiyah di Mesir. sudah muncul fanatisme kebangsaan berupa gerakan syu’u arabiyah (kebangsaan/anti Arab). c. 3. e. 5. Seljuk ini menguasai Baghdad dan memerintah selama sekitar 93 tahun (429-522H/1037-1127 M). b.

” Secara perlahan-lahan. wilayah Persia (Iran Selatan) dan Transoksania (Usbekistan) mulai dikendalikan oleh orang-orang keturunan Saman Khuda (Dinasti Saman). Kaisar Cyrus The Great (590-529 SM). Zayar.” 2. dalam Iranian Revolution: Past.Keuangan negara sangat sulit karena biaya yang dikeluarkan untuk tentara bayaran sangat besar. seorang keturunan Suku Persia. tingkat saling percaya di kalangan para penguasa dan pelaksana pemerintahan sangat rendah. Memasuki Zaman Aksial (800-200 SM).Luasnya wilayah kekuasaan daulat Abbasiyah sementara komunikasi pusat dengan daerah sulit dilakukan. Bahkan. 2.terutama antara Arab. Present. menjelaskan bahwa sekelompok manusia dengan sistem sosial dan kebudayaan tertentu telah mendiami kawasan Barat Daya Iran sejak 3000 tahun Sebelum Masehi (SM). ada yang berlatar belakang Syi’ah. Adapun mereka yang tetap menetap di kawasan Barat Daya Iran dikenal sebagai Suku Media. Pada masa kekuasaan Dinasti Sassanids. Persia dan Turki. Peradaban Persia di Masa Lampau Siapakah sesungguhnya bangsa Persia? Dr. ketergantungan khalifah kepada mereka sangat tinggi. orang-orang Persia hendak mengulang kembali sejarah mereka yang pernah berjaya pada masa Dinasti Achameneids (600-333 SM) dan Dinasti Sassanids (228-651 M). Disamping latar belakang kebangsaan. . Bangsa ini. Pada saat kekuatan militer menurun. Sebagian memisahkan diri dan memilih menetap di kawasan Iran Selatan. dari Teluk Oman di Selatan hingga Laut Aral di Utara.” Mereka yang mendiami kawasan stepa di Kaukasia ini menyebut diri sebagai “Orang-orang Arya. Bersamaan dengan itu. Frye (1963) menyebut kekuasaan Dinasti Saman sebagai “Zaman kebangkitan kembali kebudayaan Irano-Islam. BAGIAN 2 DINASTI DINASTI SAMAN (874-1005M) 1. berhasil membangun kekuasaan Dinasti Achameneids. kerajaan Persia mencapai puncak kejayaannya ketika Kusraw Nushirvan (531-579 M) berkuasa. Kaisar Cyrus berhasil menaklukkan wilayah Mesopotamia (Irak) yang merupakan pusat peradaban dunia tertua. Lewat kekuasaan Dinasti Saman. 3. kekuasaan dinasti ini meliputi: dari Libya ke arah Timur hingga Pakistan. Di tangan Kaisar Cyrus. Sejarawan Richard N. Orang-orang Yunani menyebut mereka Persisvang. Pendahuluan Pada tahun 874 M. orang-orang dari Suku Persia berhasil merebut dominasi kekuasaan Suku Media. ada yang Sunni. Mereka inilah yang disebut sebagai nenek moyang bangsa Persia. Faktor-faktor penting yang menyebabkan kemunduran Bani Abbas pada periode ini. sehingga banyak daerah memerdekakan diri. Inilah asal mula penyebutan nama Suku Persia. Dinasti ini merupakan episode terpenting dalam sejarah peradaban Persia pasca kedatangan Islam. orang-orang Arya yang pada mulanya mendiami kawasan stepa di Kaukasia terpisah secara kultural menjadi dua kelompok. adalah: 1. dinastidinasti itu juga dilatarbelakangi paham keagamaan. and Future (2000). menurut Karen Amstrong (2007). merupakan orang-orang yang memiliki silsilah keturunan “bangsa terhormat. khalifah tidak sanggup memaksa pengiriman pajak ke Baghdad.Dengan profesionalisasi angkatan bersenjata.

seorang tuan tanah dari keluarga bangsawan Zoroastrian di Balkh (Afganistan Utara). gagasan-gagasan Mazdak dinilai sebagai ajaran “Komunisme tertua” di muka bumi ini (A. Wilayah kekuasaannya. Setelah kedatangan Islam. gubernur di Farghanah. Kemudian sebagian lagi menggunakan bahasa Turki dan Urdu. Falsafah hidup mereka berasal dari ajaran-ajaran Zaratustra (650-550 SM) yang telah menjadi kepercayaan resmi negara (Dinasti Achameneids). dan lainlain. sebelum kedatangan Islam. dinasti ini tidak memiliki catatan prestasi yang membanggakan. Nashr bin Ahmad Samani (874-892 M). Seluruh keluarganya memeluk Agama Magi (Zoroastrianisme). Oleh sejarawan Ahmad Amin. Jurjan.Bangsa Persia. Selain dituangkan dalam bentuk seni pahat. Adapun Asad bin Abdullah adalah putra Saman Khuda. Tradisi mitos memang banyak mempengaruhi suatu bangsa dalam mengembangkan seni sastra. Kemampuan bertutur serta daya imajinasi yang tinggi untuk menciptakan figur-figur fiktif sangat mendukung perkembangan seni sastra. Hasil reformasi spiritual yang dilakukan Mazdak melahirkan ajaran Mazdeisme-Zoroastrian. Ahmad bin Asad adalah putra Asad bin Abdullah. adalah orang yang pertama kali merintis kekuasaan Dinasti Saman. mitologi Persia juga banyak dituangkan dalam bentuk-bentuk kerajinan tangan seperti permadani. Tabaristan. Dia putra Ahmad bin Asad. Selain seni sastra. keramik. dan Transoksania. monumen-monumen persembahan untuk para tokoh tertentu dalam bentuk patung atau relief. 1995). pertama kali. Pada awal kekuasaan Dinasti Sassanids. karena memang bahasa inilah dipakai untuk menulis kitab suci yang berisi ajaran-ajaran Zaratustra. Hasjmy. Kekuasaannya kemudian membentang luas sampai di . Dan. gubernur Transoksania. Sastra berkembang cukup pesat di Persia. tetapi pada masa kekuasaan Ismail bin Ahmad Samani (892-907 M) berhasil merebut Khurasan (900 M). seluruh keluarganya mengikuti jejaknya. Dia berhasil menguasai wilayah Sijistan. dia berperan cukup besar di dalam struktur pemerintahan Dinasti Abbasiyah pada masa Khalifah Al-Ma’mun (813-833 M). Sekalipun pada masa kekuasaan Nashr bin Ahmad Samani. Setelah Saman Khuda memeluk agama Islam. Isfahan. Karman. Salah satu hasil kebudayaan Persia pra-Islam ialah patung-patung dan relief-relief yang bernilai seni tinggi. Karen Amstrong (2007) menyebutnya bahasa Avesta. Puncak kejayaan Dinasti Saman pada masa kekuasaan Nashr bin Ahmad bin Ismail Samani (914-943 M). sudah memiliki falsafah dan kebudayaan yang mapan. Dinasti Saman Orang-orang Alawiy yang tersingkir dari struktur pemerintahan Abbasiyah pasca pemberontakan Abu As-Saraya (814-815 M) membangun kembali masa kejayaan Islam di kawasan Transoksania. Nashr bin Ahmad Samani berhasil merebut kekuasaan dari Dinasti Safar di Persia dan Transoksania. bangsa Persia mengkultuskan tokoh-tokoh tertentu dan mengabadikannya dalam bentuk monumen. Bahasa yang dipakai oleh bangsa Persia dalam berkomunikasi adalah bahasa Pahlevi (bahasa Persia Tengah). 3. Umumnya. bahasa yang dipakai secara resmi oleh bangsa Persia adalah bahasa Arab. gubernur di Khurasan. ajaran Zoroastrianisme mengalami pembaruan secara besar-besaran yang dilakukan oleh Mazdak (485-531 M). Sebagian memakai bahasa dialek awal Sansekerta. Ray. meliputi Khurasan dan Transoksania.

salah seorang penguasa dinasti ini. yang didedikasikan secara khusus kepada Abu Shaleh Al-Manshur. Kekuasaannya harus berhadapan dengan Dinasti Buwaihi yang menguasai Persia. tetapi justru malah memicu konflik internal yang berakhir damai. Muhammad Yusuf Al-Khawarizmi (wafat 997 M). Syiraz termasuk kota penting dalam sejarah Dinasti Saman. Rezim Saman kemudian berkoalisi dengan para penguasa di Mosul (Dinasti Hamdan). dinasti ini memiliki peranan penting dalam sejarah peradaban Islam pasca tenggelamnya kekuasaan Dinasti Abbasiyah. Dinasti Saman terus melemah. yakni mengangkat tradisi nenek moyang Persia dengan sentuhan nilai-nilai Islami. Ahmad Ad-Daqiqi salah seorang pujangga besar Persia menulis karya Shah Namah (Kitab Para Raja) berisi 60. Ismail bin Nuh II terbunuh pada tahun 1005 M. seorang kemenakan penguasa Dinasti Saman. Ray. Dinasti ini menghadapi pemberontakan orang-orang Suku Dailam (Dinasti Buwaihi).000 bait kisah moral dan teladan.belahan timur pusat Dinasti Abbasiyah. Di samping itu. Mereka bercita-cita mengembalikan kejayaan bangsa Persia dengan menaklukkan kembali kawasan-kawasan yang pernah menjadi kekuasaan Dinasti Achameneids dan Sassanids. sastra dan kebudayaan Persia bercorak Islam mencapai puncak kejayaannya. rezim Saman juga membangun perpustakaan-perpustakaan di beberapa kota. menyumbangkan gagasannya lewat karya ensiklopedi Mafatih Al-‘Ilm. Dampaknya cukup signifikan. yang didedikasikan kepada Nuh bin Manshur (976-997 M). Rezim Saman berasal dari keturunan Suku Persia dan Suku Media. Salah seorang pejabat istana Dinasti Saman. ilmuwan muslim terkemuka menulis karya Al-Manshuri. Kota ini menjadi saksi sejarah Imperium Persia pada masa Dinasti Achameneids dan Sassanids. Dinasti Saman terlalu lemah untuk meredam pemberontakan pada masa Ismail bin Nuh II (1001-1005 M). Di kota ini juga pernah lahir pujangga besar Hafidzuddin Asy-Syirazi dan Mushlihuddin Sa’di Asy- . Karakteristik peradaban Saman bercorak lokal. yang dikenal sebagai pakar matematika dan astronomi. Di samping pengembangan ilmu pengetahuan. Selain mendukung pengembangan ilmu pengetahuan. dan lain-lain. Secara berangsur-angsur. Pada masa kekuasaan Nashr bin Ahmad bin Ismail Samani. Kota-kota Penting Syiraz. Salah seorang Ilmuwan Muslim lahir pada masa dinasti ini. Jaraknya 919 km dari kota Teheran. Bahkan raja-raja dinasti ini memiliki kecenderungan yang besar terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Mausoleum Cyrus The Great. Sayang. Masjid Jami’ Atiq (peninggalan pasukan Umar bin Khattab). Istana Sassanids (peninggalan Kusraw Nushirvan). tradisi orang-orang Persia sangat kental dengan etos keilmuan. Lewat kebijakan rezim yang mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan. Di kota ini banyak ditemui situs bersejarah seperti: Istana Persipolis (peninggalan Darius I). Jajat Burhanuddin (2002) menilai bahwa kekuasaan Dinasti Saman merupakan puncak peradaban Islam kedua setelah Dinasti Abbasiyah di Baghdad. Adalah ibukota propinsi Persia (Fars). dan Irak. Wilayah ini masuk dalam kekuasaan Islam pada masa Khalifah Umar bin Khattab (634-644 M). istana Dinasti Saman menjadi pusat kekuasaan sekaligus pengembangan ilmu pengetahuan. Karya Ahmad Daqiqi ini kemudian disempurnakan oleh Ahmad AlFirdausi. Fakhruddin Al-Razi. Inilah akhir episode kekuasaan orang-orang Alawiy di wilayah Transoksania.

Abu Abdullah Muhammad bin Abi Al-Hasan Al-Bukhari. pemerintahan dan bidang ilmu sudah maju diantaranya ilmu kalam. tidak sulit ditaklukkan dan memilih damai. Afganistan. Pendiri dinasti Ghaznawiyah adalah Sabaktakin keturunan alptakin bangsa Turki. Pembangunan di berbagai sektor cepat didirikan seperti Istana. ketika berhasil menaklukan Dinasti Achameneids. Alauddin As-Samarkandi. kemudian dinasti Fathimiyah selama setengah abad ( 909 – 965 M ) . Abu AlHasan Maidani. Pertanian. Kota Samarkand menjadi saksi sejarah kekuasaan Alexander The Great (Iskandar Dzu Al-Qarnain). Dinasti Ghaznawiyah wilayahnya meliputi Iran bagian timur. Menjadi ibukota pemerintahan pada puncak kejayaan Dinasti Saman. Perdagangan . Abu Bakr As-Samarkandi. Kota Ghaznah dijadikan sebagai pusat pertahanan dan tempat berkumpulnya para ahli dari berbagai ilmu. Di kota ini banyak dibangun perpustakaan yang sangat mendukung perkembangan ilmu pengetahuan. Muhammad ibn Mas’ud As-Samarkandi. Dinasti Ghaznawiyah berjaya kurang lebih 220 tahun. Samarkand. geografi dan kedokteran dan ilmuwan yang terkenal adalah Al-Idrisi yang hidup pada masa dinasti Normandia. Bukhara. diantaranya adalah Al-Biruni . Pakistan dan beberapa wilayah bagian India dengan pusat pemerintahannya di kota Ghazna. Ahmad ibn Umar. Seluruh Sisilia dikuasai oleh kaum muslimin di bawah pimpinan Bani Aghlab dan sejak itu berdiri dinasti Bani Aghlab selama 6 tahun ( 903 – 909 M ) dan Palermo sebagai ibu kota . sejarah. Para sarjana dan pujangga ditempatkan di istananya. Perindustrian. Kota ini telah melahirkan para Ilmuwan Muslim pada masa Dinasti Saman. Beliau wafat tahun 870 M dan dimakamkan di kota Samarkand. dinasti Kalbiyah selama 80 tahun ( 965 – 1044 M ) dan dinasti Normandia . Pada sekitar abad ke-12. sastra. Peradaban Islam pada masa dinasti Ghaznawiyah mengalami kemajuan pesat pada saat penguasa Mahmud Ghaznawi.Ketika Islam datang penguasa Sisilia melawan dengan gigih dan pantang menyerah. Di bidang Fisik. seperti: Muhammad Addi As-Samarkandi.Syirazi pada abad ke-13 M. di kota ini lahir aliran Filsafat Illuminasi (Hikmah Al-Isyraqiyah) Mazhab Syiraz. Abu Manshur Al-Maturidi. Najibuddin As-Samarkandi. Tokoh utamanya Syihabuddin Suhrawardi dan Sadruddin Syirazi atau yang dikenal dengan nama Mulla Sadra. fisika . berbeda ketika Islam datang ke Andalusia. masjid sekolah dan perpustakaan. dan Abu AlQasim Al-Laitsi As-Samarkandi. BAGIAN III PERADABAN ISLAM DI SISILIA DAN DINASTI GHAZNAWIYAH Mukaddimah Sisilia merupakan pulau terbesar di Laut Tengah. dibiayai untuk mengembangkan ilmu. putra Philip dari Makedonia. Bukhara merupakan kota kelahiran ulama besar penghimpun Hadits-hadits Nabi yang amat masyhur. Kota ini merupakan ibukota propinsi Transoksania (sekarang Usbekistan). Peradaban Islam pada masa dinasti Bani Aghlab dan Fathimiyah kurang berkembang karena sering terjadi pemberontakan dan mulai berkembang pesat pada masa dinasti Kalbiyah. kantor.

mengangkat kadi. Penguasa Sisilia a. pengaturan tentang tanah. Eulian. menentukan pajak. Penguasaan pulau ini berpindah-pindah dalam beberapa abad mulai dari Yunani. Yunani. badan kota praja. sehingga sektor pertanian berkembang pesat. Bangsa Sisilia. Hal itu dilakukan agar tanah tak cuma dikuasai orang-orang kaya saja. Negro. Ketika dikuasai dinasti Muslim itu. Romawi.Di setiap kota di Sicila dilengkapi dengan sebuah dewan kota. Para gubernur mempunyai kekuasaan penuh dalam hal perang atau damai . Pulau ini di bagi menjadi tiga bagian : Val di Mazara di sebelah barat. Sebelah utara terdapat teluk Palermo dan sebelah timur terdapat teluk Catania. Pulau ini bentuknya menyerupai segitiga dengan luas 25. Val di Noto di sebelah tenggara dan Val Demone di bagian timur laut . Irigiasi juga mulai diperkenalkan. letaknya berada di sebelah selatan semenanjung Italia. dan Byzantium. Persia. kemudian dikuasai oleh kaum Muslimin.Pada zaman ini mulai diperkenalkan reformasi agraria. Geografis Sisilia adalah sebuah pulau di laut tengan . Pada tahun 902 M seluruh Sisilia dikuasai oleh kaum muslimin di bawah pimpinan Bani Aghlab yang setelah menghabiskan waktu dari tahun 827 – 902 M . Sisilia dan Arab. Pulau ini di sebelah barat dan selatannya adalah kawasan laut Mediterranian. mencetak uang. Vandals. Pulau sisilia bergunung gunung dan sangat indah. Arab. Kristen. Islam di Sisilia 1. Penaklukkan terus dilanjutkan oleh Ibrahim bin Abdullah yang berhasil menguasai Pantellaria. Fadl bin Ja`far menguasai Messina.A. Rogusa dan Lentini. Usaha untuk menjadi wilayah Islam telah dimulai sejak Khalifah Usman bin Affan dengan mengirim gubernur Muawiyah bin Abi Sufyan pada tahun 652 M. Pada tahun 830 M Asbagh bin Wakil seorang barbar Andalus. Barbar. 2. Pada zaman Abd Malik dan Al-Walid bin Abd Malik juga dilakukan serangan . Sejarah Masuk Islam Sebelum dikuasai Islam . tanahnya subur. dan penuh dengan kekayaan alamnya. Pada abad ke-10 . Cartage. Penduduk Sisilia saat itu berbagai ras dan agama. Tindano dan wilayah Val di Mazarra. Islam hanya menjadi agama resmi di Val di Mazara sedangkan di bagian yang lainnya mayoritas beragama kristen. iklimnya yang baik. Asia. [8] kemudian berdirilah pemerintahan di bawah tiga dinasti yaitu Bani Aghlab. Fathimiyah dan Kalbiyah 3. Gubernur Afrika Utara Musa bin Nuhair setelah berhasil menguasai Andalusia juga menyerang Sisilia di bawah pimpinan anaknya Abdullah. dipisahkan oleh selat Messina. mayoritas penduduk muslim adalah keturunan bangsa barbar. Yahudi. Pada waktu Muawiyah menjadi khalifah. Bangsa Arab menjadi penguasa. Islam. Spanyol dan barbar. menundukkan Palermo dan sejak itu Palermo menjadi ibu kota pemerintahan Islam Sisilia. pembagian harta rampasan. wali atau shahib di Sisilia dengan ibu kota Palermo. ia juga menyerang pulau Sisilia pada tahun 667 M. sebelah utara berbatasan dengan laut Tyrrhenian dan sebelah timurnya berbatasan dengan laut Ionian. dengan wali pertamanya Abu Fihr Muhammad bin Abdullah.708 km persegi. populasi penduduk Sicilia bertambah seiring datangnya imigran Muslim dari Afrika. Dinasti Bani Aghlab ( 903 – 909 M ) Dinasti Bani Aghlab yang berpusat di Tunisia mengangkat lima orang gubernur dengan gelar amir. Lombard.

Dinasti Fathimiyah ( 909 – 965 M ) Pada tahun 909 M Ali bin Ahmad bin Abi al-Fawaris salah satu gubernur daulah Fathimiyah yang berpusat di Mesir . Abu Musa al-Dayf . kekuasaan Islam meredup seiring perebutan kekuasaan di tubuh umat Islam. Di bawah para Gubernur ini dinasti Fatimiyah membangun peradaban Islam dengan berbagai kemajuan . b. tawas. 3) Di bidang Perindustrian sudah mampu mengembangkan industri tambang emas. b. Emirat Sicilia terlepas dari pemerintahan Faimiyah di Mesir. penenunan kain sutra. Kota Palermo dihiasi dengan 150 tempat pemotongan hewan. 4. 1) Di bidang Fisik. Pada 1061 M. Gubernur dinasti Fatimiyah yang terkuat adalah Hasan bin Ali al-Kalby keturunan arab suku kalb yang kemudian mendirikan dinasti Kalbiyah di Sisilia. Sejak tahun 948 M. Peradaban Islam pada masa dinasti Fatimiyah juga kurang berkembang karena sering terjadi pemberontakan dan baru merintis kesejahteraan secara fisik c. Perkembangan Ilmu Pengetahuan di Sisilia a. Gubernur-gubernur dinasti Fathimiyah di Sisilia antara lain Ziyadatullah bin Qurthub. Khalifah Fatimiyah. Tormina kemudian merubah nama kota itu menjadi Mu`izziyah sebagai penghormatan terhadap khalifah Fathimiyah Muiz . 7000 jamaah shalat jumat dan 300 sekolah guru . Tetapi dalam jangka waktu yang tidak lama Fathimiyah bisa mengatasinya. 5) Di bidang ilmu. Ismail Al-Mansur mengangkat Hassan Al-Kalbi sebagai emir Sicilia.M. Lalu digantikan Emir yang baru bernama Abu Al-Qasim (964 M – 982 M). Dinasti Kalbiyah ( 965 – 1044 M ) Dinasti kalbiyah berkuasa selama 80 tahun. Salim Rasyid dan Khalil bin Ishaq. 2) Di bidang Pertanian sudah menggunakan sistem pengairan . Peradaban Islam berkembang pada masa dinasti Kalbiyah yang berkuasa selama 80 tahun. Dalam masa transisi dari Aghlab ke Fatimiyah di Sisilia juga terjadi pergolakan namun pergolakan di sini bukan karena masalah politik tetapi masalah yang sifatnya agamis yaitu pertentangan antara Syiah dan Suni. bibit unggul didatangkan dari negara timur. Dinasti Kalbiyah. Sicilia lepas dari tangan umat Islam. Muslim Sicilia bertempur dengan Bizantium. menggulingkan Ahmad bin Husen gubernur Dinasti Aghlabid yang terakhir . Hasan dapat menaklukkan daerah kristen di sebelah utara Sisilia . Dan sudah mengadakan kharaj dan jizyah . 300 masjid. namun ia tetap setia kepada Fathimiyah. Sicila menjadi provinsi di Italia yang paling padat dengan jumlah penduduk mencapai 300 ribu jiwa. perkembangan ilmu agama islam lebih menonjol dibanding dengan . Secara defakto. pada masa kedua emir itu berkuasa. sulfur. industri perikanan. 4) Di bidang Perdagangan sudah maju dan saat itu masih dikuasai orang Arab dan pelabuhan Messina menjadi kota perdagangan. Peradaban Islam pada masa dinasti Bani Aghlab kurang berkembang karena sering terjadi pemberontakan . belerang. dan sistem penanaman bibit meniru bangsa Arab. c. Dinasti Bani Aghlab. Dinasti Fathimiyah. Setelah itu.

Suriah. Bahkan Rogger II yang beragama kristen mendapat gelar Mu`taz Billah . Menggunakan bahasa Arab sebagai salah satu bahasa resmi. karena pada masa ini muncul intelektual muslim yang terkenal al-Idrisi Al-Idris Nama lengkapnya Abu Abdullah Muhammad Ibn Muhammad Ibn Abdullah Ibn Idris Ash-Sharif . Saat itu Idris menjadi sangat dikenal dan mulai dilirik oleh kalangan navigator laut Eropa serta kalangan militer. Dinasti Normandia Pada masa dinasti Normandia ini kekuasaan dinasti Islam telah berakhir namun kebudayaan Islam masih berkembang 1) Rogger I dan II ( 1091 – M) Walaupun Rogger I dan II beragama kristen tetapi ia memperlakukan umat islam dengan baik. Hindi. pejabat negara dan tentara tetap menggunakan orang orang islam. Orang barat mengakuinya sebagai seorang ahli geografi. Spanyol ( 1099-1166). 7) Dengan irigasi yang baik maka perkebunan dan pertanian semakin maju. berbagai macam jeruk di ekspor d. karena Roger II sangat tertarik dengan matematika. bahasa arab. .yang lain. Sehingga tanaman kapas. administrasi dan ilmu Bumi . mahir bahasa Arab. Ia dilahirkan di Ceuta. Idris juga ahli di bidang ilmu kedokteran. Perkembangan ilmu pengetahuan berkembang dengan pesat pada zaman Normandia. ulumul hadits. o Di bidang Ilmu Kalam yang terkenal adalah Abdul Haq bin Muhammad dan bin Zafar ( yang mengkritik al-Juwaini). Ia menyusun sebuah buku berjudul al-Jami-li-Sifat Ashtat al-Nabatat . Yunani .untuk Raja Roger II dari Sicilia. Persia. Palermo tetap sebagai ibu Kota negara. Kemudian Idris membuat kitab Nuzhat al-Mushtaq fi Ikhtiraq al-Afaq (Kesenangan untuk Orang-orang yang Ingin Mengadakan Perjalanan Menembus Berbagai Iklim) sebuah ensiklopedi yang berisi peta secara detil dan informasi lengkap negara-negara Eropa. Ia ahli geografi dan kartografi terbesar di abad pertengahan. termasuk Berber (Arab). Rogger I dan II masih mengagumi kehebatan kebudayaan dan Intelektual Islam . Idris membuat kembali sebuah kompilasi ensiklopedi yang lebih komperhensif berjudul Rawd-Unnas wa-Nuzhat al-Nafs (Kenikmatan Lelaki dan Kesenangan Jiwa). menjelaskan namanama obat dalam beberapa bahasa. o Ilmu Fiqih sudah membicarakan hukum positif o Para ahli hukum menyesuaikan penafsiran al-Qur`an sesuai dengan perkembangan zaman o Umat Islam tidak menjalankan hukum Romawi. dan belajar di Cordova . memakai baju kebesaran raja raja Islam. o Di bidang kedokteran yang terkenal adalah Abul Abbas Ahmad bin Abdul Salam 6) Di bidang Sosial dan Ekonomi mereka berhasil membangun irigasi dengan sistem Hydraulic yang didatangkan dari Persia dan sistem Siphon dari Roma. dengan demikian ilmu bantupun berkembang seperti tafsir. Kehidupan istana menyerupai kehidupan raja raja Islam. o Di bidang Sastra ada Ali Hamzah al-Basri ( pengagum al-Mutanabbi) o Di bidang Sejarah ada Abu Zaid al-Gumari dan bin Qotta o Di bidang Fisika muncul Abu Said Ibrahim dan Abu Bakar Siqli. Mahkamah menyerupai Mahkamah Agung Bezantium tetapi upacara upacaranya menyerupai Mahkamah Arab. rami di Giattini . yang telah membuat bola dunia dalam bentuk globe dari bahan perak seberat 400 kilogram yang dilengkapi dengan Kitab Al-Rujari (Roger’s Book). dan lain lain. Yunani dan Kristen o Al-Qur`an dan Hadits dijadikan sumber pokok hukum islam.

Di setiap daerah penaklukkan. Muntasir dinasti Samani terakhir mati terbunuh. Pada tahun 961 M Raja bani Saman Abd Malik bin Nuh. Penguasa Dinasti Ghaznawiyah Setelah Alptakin wafat digantikan oleh salah satu keturunanya yaitu Sabaktakin. Pada tahun 1004 M. Ia menjadi penguasa dinasti Ghaznawiyah pada tahun 977 M. dan menjadikan Ghazna sebagai basis perlawanan menghadapi Mansur bin Nuh. Jabatan ini berakhir ketika rajanya meninggal dunia dan digantikan oleh Mansur bin Nuh. Kangra. Pada awalnya ia memiliki Khurasan sebagai hadiah dari raja Samani Nuh bin Mansur atas jasanya berhasil memadamkan pemberontakan di Transoxiana. menghancurkan berhala menggantikan kuil dengan masjid dan mampu berjaya sampai kurang lebih 220 tahun. . Christopher Columbus. kemudian Kabul dan wilayah India. Makran. Surat dan terakhir Gujarat. Afganistan. Wilayah dinasti Ghaznawiyah Wilayah dinasti Ghaznawiyah meliputi Iran bagian timur. Dinasti Ghaznawiyah (977 M – ) 1. Multan dan Kasmir.. 3. Pusat pemerintahannya di kota GhaznaAfganistan. Dinasti inilah yang mampu menembus sampai ke India menyebarkan agama Islam . 2. tetapi masih mengatasnamakan dinasti Samani sehingga ketika di Balkan terjadi pemberontakan terhadap dinasti Samani. Mahmud yang bergelar Mahmud Ghaznawi pada tahun 999 M.dan bahasa latin. Pemerintahan Mahmud Ghaznawi banyak diwarnai denga peperangan sebagai upaya memperluas wilayah kekuasannya terutama ke India. juga menggunakan peta asli yang dibuat oleh Idris sebelumnya . bukunya sangat popular di daratan Eropa dan telah diterbitkan di Roma pada tahun 1619. Mahmud membantu Abd Malik bin Mansur raja Samani. Penaklukan India memerlukan waktu 24 tahun. Barat Laut Afganistan. Pakistan dan beberapa wilayah bagian India. 2) William I dan II Pada masa Penguasa Dinati Normandia di tangan William I dan II (beragama kristen) umat islam diperlakukan dengan tidak baik. Kalijar. namun Wiliam mengagumi kehebatan kebudayaan dan Intelektual Islam. Pendiri Dinasti Ghaznawiyah Pendiri dinasti Ghaznawiyah adalah Sabaktakin keturunan alptakin bangsa Turki. Palermo tetap sebagai ibu Kota negara. Untuk menmgendalikan kekuasaannya di India Mahmud mengangkat seorang gubernur yang berkedudukan di Lahore. Sabaktakin menguasai Pesyawar. kemudian Mahmud Ghaznawi secara resmi memperoleh pengakuan dari Khalifah Abasiyah Al-Qadir dan digelari Yamin al-Daulah . Sind. Delhi. mengangkat Alptakin menjadi Gubernur di Hirrah. Pada tahun 1001 M Mahmud menaklukkan Kabul. Setelah berjuang selama 20 tahun Sabaktakin meninggal pada tahun 997 M. salah seorang pendiri kerajaan kecil di bawah naungan kerajaan bani Saman yang sedang berjaya. Setelah menguasai Persi. Balujistan. Kirman. Mathura. B. Oleh karena itu Alptakin bersama anak buahnya pergi menuju Ghazna dan menguasai wilayah itu pada tahun 962 M. dan ia menggelari dirinya dengan al-Musta`iz Billah. Tahun 1006 menguasai Punjab. Sabaktakin digantikan oleh putranya. Beberapa karyanya telah dialih bahasakan kedalam bahasa latin . ajaran Brahmanisme dikikis dan diganti dengan ajaran Islam. Walaupun berasal dari bangsa Turki namun ia dapat menyatukan kedua bangsa Turki dan Afganistan karena sama sama satu madhab yaitu ahlu sunnah wal jamaah.

Mas`ud bin Mahmud membangun masjid yang megah dirancang sendiri pada tahun 1035 – 1036 M. • Al-biruni juga yang menetapkan dasar dasar ilmu ukur sudut. pengamat adat istiadat dan seorang ulama besar pada zamannya. h. dan astrologi pada kitab Tafhim li Awa`il sina`at at-Tanjim. fisika. membangun masjid yang megah dan indah di Ghazna yang terkenal dengan nama Arus al-Falaq. Babilonia. ensiklopedi astronomi terlengkap yang mencakup antronomi. d. dan al-Baihaqi. • Dialah sarjana pertama yang menemukan teori Perputaran bumi pada porosnya yang mengelilingi matahari. • Pada masa Mahmud Ghaznawi . 600 tahun sebelum Galileo lahir. g. dan beberapa matematika bangsa Greek. Dia juga mendorong perkembangan seni arsitektur dan seni seni lainnya. fuqaha. membangun sekolah yang dilengkapi dengan perpustakaan. c. ibu kota Khawarizm. al-Asyadi (penyair dalam bahasa Persi). ke Rayy dekar Teheran dan sejak itu al-Biruni mengeluarkan karya karyanya. Pernah tinggal di istana bani Saman pada masa Mansur II bin Nuh pada tahun 997 – 999 M. al-Marasyi (w 420 H). astrologi. kronologi. kemudian menetap di Jurja. al-Biruni ikut serta dalam ekspedisi militer ke India yang kemudian menghasilkan kitab Tarikh al-hind • Al-Biruni mempersembahkan kitab karya utamanya al-Qanun al-Mas`udi fi al-haya wa an-Nujum kitab. Istana Fazuri. aritmatika. ketiganya penulis sejarah al-Furrakhi. para ahli bahasa. Mahmud membangun istana di Afghan. bin al-Khammar. bahasa. astronomi.4. Usia 24 tahun di kampung halamannya belajar kepada Abu Nasr Mansur bin Ali bin Irak Jilani(ahli matematika).Shah nemeh memuat kisah para raja dari legenda awal termasuk kerajaan Sasania. • Al-Biruni juga sangat ahli di bidang kedokteran farmasi. Al-Biruni nama lengkapnya Abu al-Rayhan Muhammad bin Ahmad al-Biruni. al-Utby ( w 427 H). Kota Ghaznah bukan saja sebagai tempat pertahanan tetapi juga tempat berkumpulnya para ahli hukum. ulama. ia penyair dari Tus atas dorongan bani Samani dan Mahmud Ghaznawi menyusun suatu epik Persia terkenal yang disebut Shah Nameh yang telah mulai digarap oleh penyair lain bernama Daqiqi yang mati terbunuh. ia menghimpun para sarjana dan pujangga mereka ditempatkan di istananya. geografi. Shal. daerah Amu Darya sebelah selatan pantai laut Aral. i. dan penyair Arab . dibiayai dan didukung untuk mengembangkan ilmu dan penyelidikan ilmu. dan Persia. Pada masa Mahmud dan Mas`ud tercatat ada beberapa ilmuwan seperti Bin al-Arraqi . Lahir tahun 973 M di kota Kath . Peradaban Islam di dinasti Ghaznawiyah a. • Al-Biruni lah yang menetapkan bahwa ketiga sudut dari segitiga besarnya 180 drajat. keturunan Iran. • Kitab al-Jamahir fi Ma`rifat al-Jawahir (pengetahuan tentang batu permata) adalah Risalah mengenai mineralogi yang ditulis semasa Sultan Maudud bin Mas`ud • Al-Biruni juga menulis abstraksi mengenai geometri. diantaranya adalah Al-Biruni dan Al-Firdausi. membangun taman Sad Hasan.pecinta ilmu dan sangat menghormati sarjana b. Mahmud membangun kandang besar berkapasitas 1000 ekor binatang e. sejarah. • Di bidang astronomi ia dapat menemukan arah kiblat shalat secara cepat. Al-Firdausi (w 1020 M) adalah tokoh kebangkitan sastra Persia. Dalam pengembangan ilmu. tasawuf dan falsafah. pembangunan dan pengembangan ilmu. geografi. f. Mahmud Ghaznawi adalah orang yang ahli dalam ilmu peperangan. India.

Konflik internal sangat berpengaruh terhadap kekuatan sebuah pemerintahan.multiply.id http://en. Penutup Berdasakan gambaran di atas masyarakat muslim di Sisilia dan pada masa dinasti Ghaznawiyah mempunyai peradaban tinggi tidak berbeda dengan zaman pemerintahan Abbasiyah dan Andalusia dalam memperkaya Khazanah Peradaban umat Islam Kisah di Sisilia memberikan banyak pelajaran bagi kita. melemah dan hancur.terkenal Badi` al-Zaman al-Hamdani.com/journal/item/29/sisilia-dua-abad-keemasan-di-bawahislam-bagian-1 Republika. Putra Thulun. Ahmad ibn Thulun adalah anak dari seorang budak berkebangsaan Turki bernama Thulun . Pendiri Dinasti Thulun yang berumur pendek (Daulah 868-905) di Mesir dan Suriah adalah Ahmad Ibn Thulun.co. Khilafat bani Umayyah (665/40H-750/123H) sampai Dinasti Thuluniyah melepaskan diri dari Khalifat bani Abbas (877/263 H). Awal garis keturunan Thulun adalah seorang budak yang dihadiahkan kepada Khalifah Ma’mun dari Dinasti Abbasiah oleh seorang penguasa dari Bukhara. Sejarah mencatat bahwa sebelumnya mesir-mesir adalah provnsi atu bagian dari Imperium romawi (30 SM-642/21 H). Ahmad bin Thulun Lahir 23 Ramadhan 220 abad ke-3 Hijriah. Kisah dinasti Ghaznawiyah tidak jauh berbeda dengan Islam di Sisilia. yaitu Ahmad bin Thulun mendirikan dinasti raja-raja yang berkuasa di Mesir dan Syria dari tahun 254 hingga 292 Hijriah. kesalahan yang sama juga dilakukan oleh pihak muslim di Sisilia. sultan sultan Ghaznawiyah tidak ada yang kuat sehingga dinasti Ghaznawiyah mengalami kemunduran. khilafat khulafa Rasyidin (642/21H-665/4H). Mereka berpecah belah karena panasnya politik maupun karena konflik madhab dan aliran akibatnya Sisilia dikuasai oleh orang Kristen dan celakanya orang kristen menguasai peninggalan buku buku ilmu pengetahuan yang dihasilkan dari ilmuwan muslim. pada abad ke-9 (3H). Patut disayangkan karena kehancurannya akibat dari kaumnya sendiri dan terlalu lama bangun dari keterpurukannya. Sayang setelah Mas`ud bin Mahmud. sejak 977 (263H) dinasti ini melepaskan drinya dari khalifah Bani Abbas.org/wiki/Muhammad_al-Idrisi BAGIAN IV DINASTI TULUNIYAH Tuluniyah adalah sebuah dinasti yang muncul dan berkuasa di mesir dan suriah. independent dari khalifah-khalifah Abbasiyah. Kaum muslimin menaklukkan pulau tersebut setelah terjadinya konflik internal di kalangan orang-orang Kristen Celakanya. dan dengan demkian Mesir untuk pertama kalinya setelah berlalu 9 abad.wikipedia. maka peradabannya akan mampu bertahan lebih lama dan langgeng. Sepertinya raja-raja Kristen di Sisilia memahami betul bahwa ilmu pengetahuan merupakan kekuatan yang luar biasa bagi sebuah peradaban. Siapa yang menguasai ilmu pengetahuan. http: //alwialatas. menjadi Negara merdeka (tidak menjadi provinsi atau dari bagian daulat yang berpusat di tempat lain). yakni dari 868254H) sampai 905 (292H). Dinasti Thulun adalah dinasti kesultanan Mesir pertama dan berhasil memasukkan Syria ke dalam wilayah kekuasaannya.

Ahmad ibn Thulun juga diberi kekuasaan untuk mempersiapkan tentara sebanyak 100. . Boleh dikatakan. Thulun menjadi budak bagi Nuh ibn Asad dan lantas dihadiahkan kepada Khalifah al-Ma’mun. Kemampuan militernya yang menonjol menjadikan Thulun terpilih sebagai anggota pasukan khusus pengawal Khalifah. namun juga punya kewenangan untuk mengontrol penuh kawasan Alexandria dan sekitarnya. Selain aktif dalam dunia militer. seorang pembesar militer yang menggantikan posisi Bagha al-Ashghar. pengumpul pajak resmi dinasti Abasiyyah. hasrat menuntut ilmu Ahmad ibn Thulun tak surut. Pada awalnya merupakan para penarik oajak dari petani. Ahmad ibn Thulun tumbuh besar dalam tradisi Turki dan didikan militer. Meski sudah berkeluarga. Kunjungan perdana Ahmad ibn Thulun ke Mesir terjadi pada tahun 868 M untuk menggantikan Bakbak (Bayik Bey) sebagai pejabat pemerintahan (gubernur) dinasti Abbasiyyah. Nama Thulun sendiri dalam bahasa Turki bermakna “kemunculan yang sempurna”.yang masih berdarah Mongol. Ibn al-Mudabbir enggan melaporkan hasil pajak kepada Ahmad ibn Thulun. tafsir dan yang lainnya. Ayahnya adalah seorang turki dari Farghanah. Tak lama selepas kelahiran Ahmad. literatur sejarah tak pernah mencatat keterlibatan Thulun dalam peristiwa revolusi yang dilakukan oleh budak-budak berkebangsaan Turki (Mamalik) pasca meninggalnya alMu’tashim tahun 842 M. puteri pamannya yang bernama Yarjukh. Pada 817 dipersembahkan oleh penguasa samaniyah di bukhara sebagai hadiah untuk al-Ma’mun. Atau ada satu kisah yang menyatakan. jika Thulun tercatat pertama kali masuk ke Baghdad pada tahun 816 M. Disini ia segera berusaha mendapatkan kemerdekaan dirinya. Mulanya. Higga saat itu sebagian dari kekayaan mesir diberikan kepada Baghdad dan sebagian yang lainnya masuk kesuku para gubernur yang dating silih berganti. Ahmad ibn Thulun tak hanya mengontrol Cairo semata. Ahmad berangkat ke Mesir sebagai pimpinan tentara untk gubernur mesir. dia memutuskan pindah dari Samarra ke Tharsus untuk menimba ilmu tentang fikih. dia mempelajari fikih mazhab Hanafiyyah. salah satu panglima militer dinasti Abbasiyyah yang berasal dari daerah Turki. Peristiwa ini juga menandai bangkitmya sebuah Negara merdeka dilembah sungai Nil yang kedaulatannya bertahan selama abad pertengahan. Pasca kematian Bagha al-Ashghar. kini uang terus berputar di negri itu dan dihabiskan untuk memuliakan para penguasa. Tercatat. tetapi permintaan itu tida dipenuhi. Tak hanya itu. Berkat bantuan salah satu menteri. Ketika menghadapi tekanan keuangan karena adanya pembrontakan wangsa zanj. Bahkan selepas mertuanya menjadi pembesar militer Abasiyyah di Baghdad. Ahmad ibn Thulun memiliki kekuasaan yang lebih besar. ibunya yang menjanda disunting oleh Bagha al-Ashghar. Ahmad ibn Thulun juga menaruh keinginan untuk belajar ilmu-ilmu agama. Beberapa saat kemudian. Khalifah al-Mu’tamid (870-892) meminta bantuan financial kepada komandan pasukannya yang orang mesir itu. hadits dan disiplin ilmu lainnya hingga akhirnya dia menikah dengan Khatun. Thulun meninggal dunia. Masa awalnya sebagai gubernur ditandai adanya konflik dengan Ahmad ibn al-Mudabbir. Melainkan lebih suka melapor langsung pada Khalifah di Baghdad. Kharisma Ahmad ibn Thulun sontak meningkat pasca keberhasilannya ‘menundukkan’ Ibn al-Mudabbir. Peristiwa ini menjadi titik balik yang mengubah sejarah kehidpan Mesir selanjutnya. Meski termasuk dalam jajaran pembesar militer.000 prajurit. Pada 868. ibunya menikah untuk yang ketiga kalinya dengan Bakbak (Bayik Bey).

Al-Maqrizi . pembangunan masjid Ahmad ibn Thulun baru selesai pada tahun 879 M. Dinamakan al-Qatha’i karena Ahmad ibn Thulun membagi daerah itu ke dalam beberapa bagian (qathi’at) sesuai dengan kelas sosialnya. Tercatat. bea dan cukai.Pamornya kian meninggi setelah mampu memenangi konfrontasi dengan Gubernur Syam. kepolisian. Bahkan renovasi terasa dahsyatnya karena sampai menggusur dan menghilangkan bentuk bangunan istana dinasti Thuluniyyah. Namun mendakunya sebagai pemegang kebijakan independen yang tak lagi memiliki kaitan hierarkis terhadap Abasiyyah. Mesjid ini dibangun oleh Ahmad bin Thulun tahun 262 H hingga tahun 265 H diatas sebuah gunung yang bernama “Jabal Yasykur”. perdagangan. masjid dan kompleks sekitarnya ini beberapa kali mengalami renovasi. Mesjid ini dinamakan Mesjid Ahmad bin Thulun. Renovasi pertama kali yang tercatat dalam sejarah adalah renovasi yang dilakukan oleh pihak dinasti Fathimiyyah tahun 1117. Peninggalan Dinasti Thulun Ketika menginjakkan kakinya pertama kali di Cairo. Mengambil lokasi di arah timur laut dari ibu kota yang lama. di daerah Qata`i. Akibatnya. istana. Ahmad Ibn Thulun memilih kawasan bukit Gabal Yashkur sebagai lokasi ibu kota dinasti Thuluniyyin. di perempatan Sayidah Zainab di Kairo Selatan. dia meninggal dan mewariskan jabatan kepemimpinan dinasti Thulun kepada anaknya yang bernama Khumarraweh. gaya kepemimpinan Ahmad ibn Thulun yang kharismatik tak dijumpai pada kepribadian anaknya. Di kawasan ini. Atas keberaniannya ini.. dia tak lagi menyebut dirinya sebagai gubernur. Nuansa Samarra akan kian terlihat bila kita menengok satu fakta bahwa arsitek masjid Ahmad ibn Thulun adalah orang Kristen dari Irak. Ahmad ibn Thulun merasa Fusthath sebagai ibu kota Mesir dan kawasan al-‘Askar sudah tak memadai lagi. Sayangnya. Dia berinisiatif membuka dan mengembangkan satu kota baru sebagai ibu kota. arsitektur dan bentuk bangunannya. Dia mulai memasang gambar wajahnya di mata uang. Mesjid ini terhitung sebagai mesjid tertua ketiga di Mesir setelah Mesjid Amru bin ‘Ash dibangun tahun 21 H dan Mesjid ‘Askar dibangun tahun 169 H. Selepas melakukan pengepungan terhadap Tarsus tahun 883 M. dan dinas intelijen. sebuah bukit yang diyakini masyarakat Mesir penuh berkah. Mesjid ini memiliki keistimewaan dan keunikan tersendiri dibanding mesjid-mesjid lainnya yaitu berupa hiasan. Tahun 884 M.. nisbah kepada pendirinya yaitu Ahmad bin Thulun. Ahmad ibn Thulun kembali ke Mesir. Ahmad Ibn Thulun mendirikan kompleks istana yang menyatu dengan bangunan masjid. Masjid inilah yang kelak masyhur dengan nama masjid Ahmad ibn Thulun. Ahmad ibn Thulun tercatat sebagai pendiri negara Islam pertama bernama dinasti Thuluniyyin di Cairo-Mesir. 904-905 M. masjid ini didesain dengan gaya arsitektur model Samarra dengan pola konstruksi yang lazim dipakai oleh dinasti Abbasiyyah. Tipe bangunan mesjid ini sama dengan tipe mesjid Samarra yang mempunyai menara berbentuk spiral. mengangkat pembantu (menteri). dinasti Abasiyyah berhasil menjadikan kembali kawasan kepunyaan dinasti Thuluniyyah sebagai daerah ‘jajahannya’.. Masyarakat saat itu menyebutnya sebagai daerah al-Qatha’i. Di bagian luar menara dibuat tangga yang mengitari badan menara sampai ke puncak. Terletak di kaki bukit bernama Gabal Yashkur. Mesjid ini menjadi kebanggan penduduk Mesir hingga menjadikannya banyak yang mengunjunginya. (Al Atsar al Islamiyyah: 47-50) Al-Jam’iyatul Washliyah Cairo 2009 Dimulai tahun 876 M. Perlahan..

Boleh dibilang. alMaristan juga memberikan kenyamanan layaknya rumah sakit modern. terdapat tiga ruwaq luar yang bernama al-ziyâdât. Dengan membangun masjid ini. gerbang yang bernama Bab al-Maydan menjadi pintu masuk bagi para tentara. Selain memberikan pelayanan kesehatan cuma-cuma. Warisan lain dari dinasti Thuluniyyah adalah al-Bimaristan atau al-Maristan. Al-Qanathir Ahmad ibn Thulun ini terletak di arah tenggara kawasan al-Qatha’i. bentuk fisik al-Maristan tak bisa dijumpai lagi. Di bagian halaman. Sebab bila dibandingkan dengan masjid Jami’ Amr ibn ‘Ash yang sudah banyak kehilangan identitasnya.memberikan kesaksian. Pasien yang hendak dirawat di al-Maristan. setidaknya masih terdapat beberapa peninggalan dinasti Thuluniyyah. membuktikan pengaruh kuat seni arsitektur Samarra. Salah satu berkah dari perombakan kali ini. Al-Maristan merupakan nama bagi sebuah bangunan yang berfungsi sebagai klinik atau balai pengobatan umum bagi masyarakat (non militer dan budak) yang sakit. disediakan seragam khusus dan mendapat perawatan intensif dari dokter tanpa dipungut biaya. selain masjid Ahmad ibn Thulun. semua warga boleh memanfaatkan fasilitasnya tanpa melakukan pembedaan latar belakang suku dan agama. Bab al-Jabal sebagai gerbang ketika hendak menikmati suasana bukit Muqaththam. Ada juga Bab al-Saj. Para sejarawan Muslim menyebut saluran air tersebut dengan al-Siqâyah. Bab al-Darmun dan Bab al-Sibagh. beberapa perbaikan terus berlanjut hingga tahun 2004 yang dilakukan oleh The Egyptian Supreme Council of Antiquities. namun dapat dipastikan bahwa model dan karakter peninggalan dinasti Thuluniyyah tidak begitu mengalami perbedaan yang signifikan dengan peninggalan dinasti Abasiyyah. Misal. Bab al-Haram adalah pintu gerbang bagi kaum wanita. Sebab menara dengan model itu hanya terdapat di masjid Jami’ Samarra. Hanya sayang. Peninggalan dinasti Thuluniyyah lain yang tak kalah penting adalah masjid al-Tannur yang terletak di puncak bukit Muqaththam. Secara fisik. bangunan istana Ahmad ibn Thulun terdiri atas beberapa gerbang yang mempunyai nama tertentu dan memiliki fungsi yang tak sama. Peninggalan dinasti Thuluniyyah yang lain adalah situs arkeologis berupa saluran air (al-qanâthir) Ahmad ibn Thulun. Tahun 1296. Meski relatif banyak. Menara masjid Ahmad ibn Thulun yang mengerucut dengan tangga memutari menara (spiral). Di antara tembok masjid dengan pagar kelilingnya. adalah dibangunnya menara yang menjulang tinggi yang terletak di ruwaq luar sisi Barat masjid. Di tahun berikutnya. masjid Ahmad ibn Thulun ini adalah salah satu peninggalan orisinil terpenting peradaban Arab Islam di Mesir. dalam klaim sejarawan. Masjid Jami’ Ibn Thulun yang berada tepat di pusat kawasan al-Qatha’i berbentuk segi empat dengan halaman terbuka yang sangat luas tepat di tengah. Ahmad ibn . dalam sebuah versi. Alasan pembangunan al-ziyâdât adalah untuk mengantisipasi membludaknya jamaah. Sebagaimana paparan Sayyidah Isma’il Kasyif. Bab al-Shalat menjadi akses penghubung ke masjid Ahmad Ibn Thulun. Tiang masjid ini ketinggiannya mencapai 92 m. masjid Ahmad ibn Thulun masih mempertahan bentuk awalnya sebagaimana dibangun dulu di bawah pengawasan langsung Ahmad ibn Thulun. konstruksi saluran air Ahmad ibn Thulun menyerupai saluran air yang yang ada di masa kerajaan Romawi. terdapat bangunan berkubah yang menjadi tempat wudhu sekaligus penyedia air minum publik (sabil). Dalam klinik ini. memiliki luas sekitar 8487 m2 dengan dikelilingi oleh ruwaq-ruwaq di keempat sisinya. area ini mengalami perombakan.

Putra Thulun. Bangunan ini memiliki “aula emas.5 meter atau sekitar 26143 meter persegi. Istana itu berdiri di sebuah taman yang dipenuhi bunga-bunga indah dan wangi-ditaman di pelataran dan diatur sedemikian rupa sehingga membentuk kata-kata dalam bahasa arab.000 dinar. Ahmad bin Thulun. bangunan yang ditinggali anak sekaligus penerus ahma. pendiri dinasti Thulun yang berkuasa di Mesir dan Syria pada abad ke-3 Hijriah.5 x 161. salah satu daya pikat Mesir dalam bentuk wisata religiusnya adalah karena jasa Ahmad ibn Thulun dengan dinasti Thuluniyyah-nya. yaitu Ahmad bin Thulun mendirikan dinasti raja-raja yang berkuasa di Mesir dan Syria dari tahun 254 hingga 292 Hijriah. Sejarah mencatat. Masjid ini terdiri dari 42 pintu. Sekitar sepertujuh belas bagian Al-Qur’an dituliskan dengan gaya tulisan kufi yang indah diatas hiasan kayu yang memenuhi bagian dalam masjid. di antaranya 21 pintu masih asli seperti dahulu kala. Masjid ini terutama menaranya yang tertua dimesir menunjukan pengaruh arsitektur bergaya samara.Thulun bermaksud mengantisipasi kepadatan jamaah di masjid Jami al-‘Askar. Putra Thulun. Kemegahan dan kemewahan masjid ini diantaranya karena penggunaan batu bata. terlahir ke dunia. Masjid ini berbentuk segi empat yang panjangnya kurang lebih 162. terlahir ke dunia. Beberapa proyek perbaikan dan renovasi terhadap peninggalan masa sebelumnya juga dia lakukan. Salah satu bangunan Islam yang lainnya yang terhitung istimewa adalah istana khumarawih (844-895).juga karena merupakan bangunan pertama yang menggunakan teknik lingkungan. Selain itu masjid yang agung yang menyandang nama Ahmad Ibn Thulun. Awal garis keturunan Thulun adalah seorang budak yang dihadiahkan kepada Khalifah Ma’mun dari Dinasti Abbasiah oleh seorang penguasa dari Bukhara. pendiri dinasti Thulun yang berkuasa di Mesir dan Syria pada abad ke-3 Hijriah. Mihrab yang paling besar dan paling punya . Dinasti Thulun adalah dinasti kesultanan Mesir pertama dan berhasil memasukkan Syria ke dalam wilayah kekuasaannya. tepat dibawah langit-langit yang kayu datar. juga menjadi salah satu monument keagamaan yang penting dalam Islam. Kiprah mulia Ahmad ibn Thulun tak hanya terhenti di situ. berukuran sebesar manusia aslinya. Di tengah-tengah masjid terdapat bangunan kecil yang luasnya kurang lebih 92.” yang dindingnya dilapisi emas dan dihiasi lapisan bergambar dirinya para istri. dan para pengiringnya. Ahmad bin Thulun Lahir 23 Ramadhan 220 Hijriah.5 x 91. Pembangunan masjid itu menelan biyaya sekitar 120. Dinasti Thulun adalah dinasti kesultanan Mesir pertama dan berhasil memasukkan Syria ke dalam wilayah kekuasaannya. Ahmad bin Thulun Lahir 23 Ramadhan 220 Hijriah. dia menginstruksikan preservasi terhadap beberapa fasilitas publik. tempat ahmad menghabiskan masa mudanya. Diinding-dindingnya dilengkapi dengan jendela-jendela yang jumlahnya 129 buah yang dilapisi dengan kapur yang diukir indah dan menarik. Ahmad bin Thulun. Awal garis keturunan Thulun adalah seorang budak yang dihadiahkan kepada Khalifah Ma’mun dari Dinasti Abbasiah oleh seorang penguasa dari Bukhara. Masjid Jami’ al-‘Askar tak lagi mampu menampung jamaah yang mayoritas adalah prajurit dan sebagaian masyarakat umum. yaitu Ahmad bin Thulun mendirikan dinasti raja-raja yang berkuasa di Mesir dan Syria dari tahun 254 hingga 292 Hijriah. Dan sejarah juga akan mencatat. Di dalam masjid juga terdapat lima buah mihrab. belum direnovasi.80 meter. dipahat diatas kay. Seperti perawatan saluran air dan perbaikan menara di Alexandria. Pengamatan manusia hidup seperti ini sangat jarang ditemukan dalam tradisi kesenian islam. Gambar-gambar khumarawih beserta para istrinya yang mengenakan mahkota emas.

Kekaisaran ini juga adalah sasaran utama Tentara Salib Pertama. Abu al-Asakir bin khumarawih. Kekuasaan yang digenggamnya begitu luas meliputi Asia Tengah dan Timur Tengah — terbentang dari Anatolia hingga ke Punjab di belahan selatan Asia. Kematian Khumarawih pada 895 (282H) Merupakan awal kemunduran dinasti itu. Turki dan Turkmenistan dan Seljuk juga dianggap sebagai penaung Kebudayaan Persia. Dinasti Seljuk mencapai puncak kejayaannya ketika menguasai negeri-negeri di kawasan Timur Tengah seperti Irak. Amirnya yang kelima . Dinasti ini diasaskan oleh suku Oghuz Turki yang berasal dari Asia Tengah. Karna ia menyerah ketangan pasukan Bani Abbas yang menyerang Mesirpada 905 (292H). Persaingan yang hebat antara unsure-unsur pembesar dinasti telah memecah persatuan dalam dinasti. Suriah serta Kirman. hanya 12 hari saja memerintah. Dalam waktu yang singkat. . Seljuk bergerak pertama ke Khorasan dan lalu ke Persia daratan sebelum menguasai Anatolia timur. Kekaisaran ini terbentang dari Anatolia hingga ke Rantau Punjab di Asia Selatan. dan demikian berakhirlah riwayat dinasti thuluniyah. Gotak kecil Masjid Indonesia Cairo. Cairo. Harun bin Khumarawih. Dinasti Seljuk juga menandakan penguasaan Bangsa Turki di Timur Tengah.com/2006/10/17/pemerintahan-islam-1/) BAGIAN V KEKAISARAN SELJUK RAYA DAN CABANG-CABANGNYA Seljuk (juga disebut Seljuq) atau Turki Seljuk (dalam Bahasa Turki:Selçuklular. dalam bahasa Persia: ‫ سلجوقيان‬Ṣaljūqīyān. mereka dianggap sebagai pengasas kebudayaan Turki Barat yang ketara di Azerbaijan. Menaranya yang melingkar menjadi daya tarik tersendiri sekaligus ciri khas dari masjid Ibnu Thulun ini. Syaiban bin Ahmad bin thulun. Jakarta:UIN Syarif Hidayatullah. Kekaisaran Seljuk dirintis oleh Seljuk Bek. Kekaisaran Seljuk Agung yang mulai menancapkan kekuasaan pada abad ke-11 M hingga 14 M itu didirikan suku Oghuz Turki yang memeluk Islam mulai abad ke-10 M. Sejarah mencatat Dinasti Seljuk sebagai kerajaan yang mampu menghidupkan kembali kekhalifahan Islam yang ketika itu nyaris tenggelam. Amir yang ketiga. h. 08 September 2006.(2). Dari tempat awal mereka di Laut Aral. diangkat sebagai amir yang keempat.سلجوق‬Saljūq.Sejatinya. Oleh Fatkhur Rohman. Ensiklopedi Islam Indonesia.(1). sehingga wilayah syam dapat direbut oleh pasukan Qaramitah. dilawan oleh sebagian pasukannya dan dapat disingkirkan (896/283 H) Adiknya yang baru berusia 14 tahun. Mereka mendirikan kekaisaran Islam yang dikenali sebagai Kekaisaran Seljuk Agung.nilai sejarah adalah mihrab yang paling tengah yang dibangun pada masa Sultan Mamalik yaitu Sultan Saifuddin Lagin. Akan tetapi kelemahan sudah sedemikian rupa. atau ‫ السلجقة‬alSalājiqa) adalah sebuah dinasti Islam yang pernah menguasai Asia Tengah dan Timur Tengah dari abad ke 11 hingga abad ke 14. wilayah kekuasaan Kerajaan Seljuk pun kian bertambah luas. 1992. Kekaisaran Seljuk Raya adalah imperium Islam Sunni abad pertengahan yang pernah menguasai wilayah dari Hindu Kush sampai Anatolia timur dan dari Asia Tengah sampai Teluk Persia. Sumber : Harun Nasution. Namun. Kerajaan Seljuk yang berdiri pada 1037 M itu baru terwujud pada era kepemimpinan Thugril Bek yang berkuasa hingga 1063 M. Dinasti Seljuk Inilah kekaisaran Islam pertama Turki yang memerintah dunia Islam. Pada hari ini.(3).952-953 Diposkan oleh _Mahabbatullah_ d (http://dkmfahutan.wordpress. dalam Bahasa Arab ‫ . Persia. Sebagai negara yang sangat kuat.

Arselan al-Basasiri. kekuasaan itu dirampas oleh panglimanya sendiri.Para arsitek dunia mencatat ada dua karya seni arsitektur yang paling unik warisan Dinasti Seljuk. memperkenalkan caravanserai. bila pada era kekuasaan Dinasti Seljuk banyak berdiri karya-karya arsitektur yang mengagumkan. Pada era dinasti ini aktivitas keagamaan berkembang dengan pesat. termasuk arsitektur modern. keberhasilan membangun kubah berbentuk kerucut. Di bawah bendera Seljuk. yakni caravanserai (tempat singgah bagi para pendatang) serta madrasah. ilmu pengetahuan pun turut berkembang.Rahim memegang jabatan Amir alUmara. Masa Berkuasanya Daulah Bani Seljuk Jatuhnya kekuasaan Bani Buwaih ke tangan Seljuk Ibn Tuqaq bermula dari perebutan kekuasaan di dalam negeri. Hal itu ditandai munculnya kegiatan sufisme. Dengan kekuasaan yang ada di tangannya. memperkenalkan elemen pertama seni baroque yang menyebar ke seluruh Eropa di abad ke-16 M. Tak cuma itu. untuk menguasai Baghdad. Variasi dan kualitas ornamen-ornemen serta bentuk dan teknik arstitektur peninggalan Dinasti Seljuk mampu menjadi inspirasi bagi para arsitek Muslim dan para ahli batu di seluruh dunia. pertama. Kerajaan Seljuk sudah mampu menembus kekuasaan Dinasti Abbasiyah. memperkenalkan konsep baru empat iwan masjid. Pemerintahan Dinasti Seljuk yang berpusat di Anatolia itu amat toleran. Dua dasawarsa berikutnya. dan jender. Tak heran. keadilan serta kemakmuran. Hal ini mendorong khalifah meminta bantuan kepada Alp Arselan Rahimahullah dari daulah Bani Seljuk yang . Sejarah mencatat beberapa kontribusi Dinasti Seljuk dalam bidang arsitektur antara lain. Sederet ilmuwan dan ulama muncul dari Dinasti Seljuk seperti. ketangguhan militer Seljuk mampu memukul mundur Bizantium yang bercokol di Palestina — kota suci ketiga bagi umat Islam — dalam peristiwa Manzikert 1071 M. Kedua. Al-Ghazali (1038 M – 1111 M) serta Umar Al-Khayam — seorang penyair terkemuka. Keenam.Kekaisaran Seljuk juga sangat mendukung dan mendorong perkembangan kebudayaan. Pada tahun 1055 M.Dinasti Seljuk amat disegani. Dinasti Fathimiyyah. mengembangkan dan memperbanyak madrasah untuk sarana pendidikan. Kontribusi Dinasti Seljuk dalam bidang arsitektur begitu besar. mempromosikan penggunaan motif-motif muqarnas. Meski berasal dari salah satu suku di Turki. (al-Mustanshir). Dinasti ini mampu menghidupkan kembali pencapaian Kekhalifahan Umayyah dan Abbasiyah dalam bidang bina bangunan. Ketujuh. mengembangkan dan mengelaborasi arsitektur makam. al-Basasiri berbuat sewenang-wenang terhadapap AlMalik al-Rahim dan Khalifah al-Qaimdari Bani Abbas. Caravanserai banyak berdiri di wilayah kekuasaan Seljuk lantaran dinasti itu amat mendorong perdagangan dan bisnis. bahkan dia mengundang Khalifah Fathimiyah. Ketika al-Malik al. Kelima. Keempat. Kehadirannya seakan menjadi penerang bagi rakyatnya. umat Islam dapat hidup dalam kedamaian. Kehebatan dan keunikan gaya arsitektur Seljuk telah diakui dunia. Keunggulan dan kehebatan arsitektur warisan Dinasti Seljuk dapat disaksikan dari bangunan-bangunan peninggalan bersejarah di Iran. Ketiga. para penguasa Seljuk sangat menghargai perbedaan ras. Sedangkan gedung madrasah yang menyebar di daerah kekuasaan Kerajaan Seljuk mencerminkan geliat aktivitas pembelajaran. agama. salah satunya seni bina bangun atau arsitektur. Anatolia serta wilayah Asia Minor Muslim. Para arsitek Barat pun banyak belajar dari arsitektur Seljuk.

Tabaristan. Al-Malik al-Rahim. Thugril memproklamasikan berdirinya daulah Seljuk. mereka disebut orang-orang Seljuk. Pemimpin Seljuk terakhir ini berhasil mengalahkan Mas’ud al-Ghaznawi. Rayy. Seljuk Rahimahullah menyatakan memerdekakan diri. dipenjarakan. setelah ditaklukkan daulah Seljuk ini. Ia berhasil menguasai wilayah yang sebelumnya dikuasai oleh daulah Samaniyah. daulah Seljuk berturut-turut diperintah oleh: 1. Mereka masuk Islam dengan manhaj Sunni Salafy. ketiga. Meskipun Baghdad dapat dikuasai. bahkan mereka terus menjaga keutuhan dan keamanan Abbasiyah untuk membendung faham Syi’ah dan mengembangkan manhaj Sunni Salafy yang dianut mereka. Thugril Bek Rahimahullah memilih kota Naisabur dan kemudian kota Rayy sebagai pusat pemerintahannya. Posisi dan kedudukan khalifah lebih baik setelah dinasti Seljuk berkuasa. Daulah-daulah kecil yang sebelumnya memisahkan diri. dinasti Seljuk memasuki Baghdad menggantikan posisi Bani Buwaih. raja daerah Turkoman yang meliputi wilayah sekitar laut Arab dan laut Kaspia. dan memaksanya meninggalkan daerah Khurasan. Bani Seljuk berasal dari beberapa kabilah kecil rumpun suku Ghuz di wilayah Turkistan. penguasa dinasti Ghaznawiyah. Pergantian kekuasaan ini juga menandakan awal periode keempat khilafah Abbasiyah. Balkh. pada tahun 429 H/1036 M. Setelah Seljuk Rahimahullah meninggal. namun sayang saudaranya dapat ditangkap oleh penguasa Ghaznawiyah. Seljuk Rahimahullah mengetahuinya. Khawarizm. dan keempat Hijrah mereka pergi ke arah barat menuju Transoxiana dan Khurasan. Ia tidak mengambil sikap melawan atau memberontak. Israil Ibn Seljuk dan kemudian penggantinya Mikail Ibn Israil Ibn Seljuk. Pada tahun 432 H/1040 M daulah ini mendapat pengakuan dari khalifah Abbasiyah di Baghdad. Kepemimpinan selanjutnya dipegang oleh Thugril Bek Rahimahullah. Thugril Rahimahullah berhasil merebut daerah-daerah Marwadan Naisabur dari kekuasaan Ghaznawiyah. 2. Ketika itu mereka belum bersatu. Raja Bequ bermaksud menyingkirkan Seljuk. . namun ia tidak dijadikan sebagai pusat pemerintahan. Di saat kepemimpinan Alp Arselan inilah. Seljuk Rahimahullah diangkat sebagai pemimpin tentara. Namun sebelum rencana itu terlaksana. Sepeninggal Thugril Bek Rahimahullah (455 H/1063 M). Karena itu. Mereka dipersatukan oleh Seljuk ibn Tuqaq. paling tidak kewibawaannya dalam bidang agama dikembalikan setelah beberapa lama “dirampas” orang-orang Syi’ah. Dengan demikian berakhirlah kekuasaan Bani Buwaih dan bermulalah kekuasaan Daulah Seljuk. Alp Arselan Rahimahullah (455-465 H/1063-1072). kembali mengakui kedudukan Baghdad. Maliksyah (465-485 H/1072-1092).berpangkalan di negeri Jabal. atau disebut juga Wama Wara’a al-Nahar. kepemimpinan dilanjutkan oleh anaknya. Pengaruh Seljuk Rahimahullah sangat besar sehingga Raja Bequ khawatir kedudukannya terancam. urjan. Mereka mendiami daerah ini atas izin penguasa daulah Samaniyah yang menguasai daerah tersebut. Pada abad kedua. Setelah keberhasilan tersebut. Ketika daulah Samaniyah dikalahkan oleh daulah Ghaznawiyah. Pada tanggal 18 Desember 1055 M/447 H pimpinan Seljuk itu memasuki Baghdad. sebuah daerah muslim di wilayah Transoxiana (antara sungai Ummu Driya dan Syrdarya atau Sihun). Sebelumnya. dan Isfahan. tetapi bersama pengikutnya ia bermigrasi ke daerah land. Pada mulanya Seljuk ibn Tuqaq Rahimahullah mengabdi kepada Bequ. Amir al-Umara Bani Buwaih yang terakhir.

terbukalah peluang baginya untuk melakukan gerakan penturkian (turkification) di Asia Kecil.Pada masa Alp Arselan Rahimahullah. Jabal. Rayy. Pada tahun 1077 M (470 H). Tutush Rahimahullah. bahasa. al-Qusyairy dalam bidang tafsir. sebagai gubernur di daerah ini.Seljuk Besar yang menguasai Khurasan. 5. Abu Hamid al-Ghazali . Universitas Nizhamiyah inilah yang menjadi model bagi segala perguruan tinggi di kemudian hari.Seljuk Iraq dan Kurdistan. keponakan Alp Arselan. Jumlah Syekh yang memerintah seluruhnya delapan orang. 3. ilmu pengetahuan dan agama mulai berkembang dan mengalami kemajuan pada zaman Sultan Maliksyah yang dibantu oleh perdana menterinya Nizham al-Mulk. Ghuz. Irak. Gerakan ini dimulai dengan mengangkat Sulaiman ibn Qutlumish. Barkiyaruq (487 -498 H/1 094-1103). pemimpin pertamanya adalah Mughirs al-Din Mahmud. Pada masa Sulthan Maliksyah wilayah kekuasaan Daulah Seljuk ini sangat luas. Disamping itu. sebuah daerah di ujung daerah Turki. Seljuk ini secara berturut-turut diperintah oleh sembilan syekh. sampai ke Yerussalem. al-Akraj.Seljuk Syria.Seljuk Ruum. dan Abu Harits Sanjar (511-522H/1117-1128 M). penguasa Bani Seljuk juga mengembalikan jabatan perdana menteri yang sebelumnya dihapus oleh penguasa Bani Buwaih. Pada masa Alp Arselan Rahimahullah perluasan daerah yang sudah dimulai oleh Thugril Bek Rahimahullah dilanjutkan ke arah barat sampai pusat kebudayaan Romawi di Asia Kecil. 7. jumlah syekh yang memerintah lima orang. Perhatian pemerintah terhadap perkembangan ilmu pengetahuan melahirkan banyak ilmuwan muslim pada masanya. dan Ahwaz. Persia. Peristiwa penting dalam gerakan ekspansi ini adalah apa yang dikenal dengan peristiwa Manzikert. Jumlah syekh yang memerintah dua belas orang. Hampir di setiap kota di Irak dan Khurasan didirikan cabang Nizhamiyah. ada beberapa pemerintahan Seljuk lainnya di beberapa daerah sebagaimana disebutkan terdahulu. diperintah oleh keluarga Qutlumish ibn Israil ibn Seljuk dengan jumlah syeikh yang memerintah seluruhnya 17 orang. Abu Syuja’ Muhammad (498-511 H/11 03-1117 M). Hitti. 2. Perdana menteri ini memprakarsai berdirinya Universitas Nizhamiyah (1065 M) dan Madrasah Hanafiyah di Baghdad. Sementara itu putera Arselan. Dengan dikuasainya Manzikert tahun 1071 M itu. Mahmud Al-Ghazi (485-487 H/1092-1094 M). didirikanlah kesultanan Seljuk Ruum dengan ibu kotanya Iconim. Ia merupakan induk dari yang lain. diperintah oleh keluarga Tutush ibn Alp Arselan ibn Daud ibn Mikail ibn Seljuk. Jabatan ini membawahi beberapa departemen. 4. Wilayah yang luas itu dibagi menjadi lima bagian: 1. 4. Tentara Alp Arselan Rahimahullah berhasil mengalahkan tentara Romawi yang besar yang terdiri dari tentara Romawi.3. Pemerintahan Seljuk ini dikenal dengan nama al-Salajiqah al-Kubra (Seljuk Besar atau Seljuk Agung). berhasil mendirikan dinasti Seljuk di Syria pada tahun 1094 M/487 H. dan Armenia. yaitu Bizantium. Menurut Philip K.Seljuk Kirman berada di bawah kekuasaan keluarga Qawurt Bek ibn Dawud ibn Mikail ibn Seljuk. Disamping membagi wilayah menjadi lima. 5. dan teologi. Maliksyah 498 H/ 1103 M) 6. Diantara mereka adalah az-Zamakhsyari dalam bidang tafsir. al-Hajr. membentang dari Kashgor. dipimpin oleh gubernur yang bergelar Syeikh atau Malik itu. Perancis.

Arsitektur Menakjubkan dari Dinasti Seljuk 1. dalam pembangunan fisik pun dinasti Seljuk banyak meninggalkan jasa. dan Farid al-Din al-’Aththar dan Umar Khayam dalam bidang sastra. Madrasah Seljuk Menurut Van Berchem. Sementara itu. Para pelancong dan pedagang dari berbagai negeri akan dijamu di caravanserai selama tiga hari secara cuma-cuma alias gratis. Khurasan sudah menggunakan empat iwan. para arsitektur di era Dinasti Seljuk mulai mengembangkan bentuk. bangunan madrasah Seljuk terdiri dari halaman gedung yang dikelilingi tembok dan dilengkapi empat iwan.(4).Bukan hanya pembangunan mental spiritual. Organisasi itu pertama kali didirikan di Rabat-i-Malik. ( Wallahul Musta’an ). Ghuz. Konflik-konflik dan peperangan antar anggota keluarga melemahkan mereka sendiri. beberapa dinasti kecil memerdekakan diri. Bangunan madrasah itu menerapkan karakter khas Iran termasuk penggunaan iwan dan menara ganda yang membingkai pintu gerbang. Selain itu juga ada asrama dan ruang belajar. seperti Syahat Khawarizm. Caravanserai dikelola oleh sebuah lembaga donor. 2.(6). caravanserai dibangun untuk menopang aktivitas perdagangan dan bisnis. para pendatang akan dijamu dengan makanan serta hiburan.Rahimahullah dalam bidang teologi. Bangunan madrasah pertama muncul di Khurasan pada awal abad ke-10 M sebagai sebuah adaptasi dari rumah para guru untuk menerima murid. Di caravanserai itulah.Pada pertengahan abad ke11 M. Dalam caravanserai terdapat kamar menginap. Di Persia. Kekuasaan dinasti Seljuk di Irak berakhir di tangan Khawarizm Syah pada tahun 590 H/l199 M. kamar pengawal serta tersedia juga kandang untuk alat transportasi seperti kuda. madrasah yang dibangun antara tahun 1080 M hingga 1092 M di Kharghird. Fakta menunjukkan. Pada sisi yang lain. gedungnya dipercantik dengan lengkungan iwan. Caravanserai pertama itu dibangun pada tahun 1078 M oleh Sultan Nasr di antara rute Bukhara-Samarkand. Sang emir terispirasi oleh penguasa Ghaznawiyyah dari Persia. bangunan caravanserai terdiri dari halaman. Setiap propinsi berusaha melepaskan diri dari pusat. Maliksyah terkenal dengan usaha pembangunan di bidang yang terakhir ini. jembatan. Caravanserai di wilayah Iran itu menjadi cikal bakal berdirinya tempat singgah khas Dinasti Seljuk.Salah satu madrasah terbaik yang bisa dijadikan contoh berada di Anatolia. Perebutan kekuasaan diantara anggota keluarga timbul. terutama untuk negeri Irak. Struktur bangunan caravanserai Seljuk meniru istana padang pasir Dinasti Abbasiyah. madrasah dijadikan tempat pembelajaran teknologi. Setelah Sultan Maliksyah dan perdana menteri Nizham al-Mulk wafat Seljuk Besar mulai mengalami masa kemunduran di bidang politik. Menara Seljuk Bentuk menara masjid-masjid di Iran yang dibanguan Dinasti Seljuk secara subtansial . Secara fisik. Secara fisik. Bentuknya segi empat dan ditopang dengan dinding yang kuat. bangunan madrasah diadopsi oleh penguasa Seljuk Emir Nizham Al-Mulk menjadi bangunan publik. Madrasah tertua yang dibangun Nizham Al-Mulk terdapat di Baghdad pada tahun 1067 M. fungsi dan karakter masjid. Bangunan masjid diperluas menjadi madrasah. depo. sedikit demi sedikit kekuasaan politik khalifah juga kembali. Banyak masjid. irigasi dan jalan raya dibangunnya. 3.(5). dan al-Ghuriyah. Caravanserai Seljuk (Khan) Penguasa Dinasti Seljuk begitu banyak membangun caravanserai atau tempat singgah bagi para pendatang atau pelancong.

Nama lengkapnya Ubaidillah. Daulah Fatimiah ini pada mulanya berpusat di Maroko kemudian berpindah ke Mesir. bila makam penguasa dan ilmwuwan terkemuka di era Seljuk hingga kini masih berdiri kokoh. Masjid Seljuk Inovasi para arsitektur Dinasti Seljuk yang lainnya tampak pada bangunan masjidnya. Bangunan makam Seljuk menampilkan beragam bentuk termasuk oktagonal (persegi delapan). B. Pembentukan Daulah Fatimiah2 (297 H – 322 H / 910 M – 934 M) Dinasti Fatimiah didirikan oleh Ubaidillah Al Mahdi Abu Muhammad. dilahirkan di Kuffah tahun 260 H / 874 M. Model masjid khas Seljuk ini seringkali dihubungkan dengan kompleks bangunan yang luas seperti caravanserai dan madrasah. 4. PENDAHULUAN Dinasti Fatimiah merupakan sebuah dinasti yang didirikan di benua Afrika pada penghujung tahung 200 san Hijriah atau sekitar tahun 910 Masehi. Bangunan masjid ini biasanya lebih kecil yang terdiri dari sebuah kubah. 5. Sumber: CyberMQ. orang-orang syiah melakukan seruan secara rahasia dan mengajak masyarakat untuk mengangkat seorang khalifah yang mereka beritakan berasal dari keturunan Ja’far Shadiq cucu Ali bin Abi Thalib tetapi kebanyakan golongan sunni . Makam Seljuk Pada era kejayaan Dinasti Seljuk pembangunan makam mulai dikembangkan. bangunan makam yang dikembangkan para arsitek Seljuk mengambil dimensi baru. Selain itu ada pula yang atapnya berbentuk kerucut (terutama di Anatolia). beliau bermazhab Syiah Isma’iliyah4 berasal dari Irak. Model bangunan makam Seljuk merupakan pengembangan dari tugu yang dibangun untuk menghormati penguasa Umayyah pada abad ke-8 M. Itulah ciri khas masjid Kiosque. PEMBAHASAN 1. namun ada juga yang memujinya6. Sebelum pembentukan daulah. Pribadinya agak bermasalah dan tidak konsisten dalam pengamalan agama5. berbentuk silinder dan bentuk-bentuk segi empat ditutupi dengan kubah (terutama di Iran). Tak heran.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN VI DINASTI FATIMIAH A. dari permulaan pembentukannya dinasti ini bertujuan untuk menjalankan ideologi syiah dan ingin melepaskan diri dari kekuasaan Daulah Abbasiah di Baghdad yang berideologi Sunnah. Bangunan makam biasanya dibangun di sekitar tempat tinggal tokoh atau bisa pula letaknya dekat masjid atau madrasah. Namun. Bangunan makam yang megah dibangun pada era Seljuk tak haya ditujukan untuk menghormati para penguasa yang sudah meninggal. para ulama dan sarjana atau ilmuwan terkemuka pun mendapatkan tempat yang sama. beliau di lantik pada tahun 297 di Qairawan3 Maroko.berbeda dengan menara di Afrika Utara. Bentuk menara masjid Seljuk mengadopsi menara silinder seagai ganti menara berbentuk segi empat. berdiri melengkung dengan tiga sisi yang terbuka. dinasti ini berpahaman syiah. Namun. Masjid Seljuk sering disebut Masjid Kiosque.

Kaum syiah berada di Mesir sebelum berdirinya daulah Fatimiah9. termasuk pasukan berkuda dan kapal laut. Sesudah itu panglima Jauhar Siqli membuat persiapan untuk mendirikan Daulah Fatimiah .Al Mahdi Ubaidillah di Maroko pada tahun 297 H – 322 H. Penaklukan Mesir Upaya untuk menakluki Mesir sudah dimulai semenjak tahun 301 H / 913 M namun masih gagal tetapi pada tahun 358 H / 969 M Al Mu’iz Lidinillah menyiapkan 100. Daulah Fatimiah Di Maroko Ketika Ubaidillah Al Mahdi sampai di Maroko kelompok syiah Idrisiah langsung menyambutnya dan membaiat sebagai khalifah dengan ibu kotanya Al Manshuriah.000 pasukan bahkan lebih. mereka mengatakan bahwa khalifah yang sebenarnya dan yang berhak memerintah Daulah Islamiayh adalah Ubaidillah Al Mahdi dari keturunan Ali bin Abi Tahlib. Hal ini mengikut irama perkembangan zaman. Namun Al Muiz linillah tidak menetap lama di negara tesebut kerena berpindah ke Mesir atas alasan keamanan 3. oleh sebab itu mereka menamakan pemerintahan tersebut sebagai Daulah Fatimiah sebagai sandaran kepada fatimah binti Muhammad Saw . 2. Maka tidak heran sebahagian penduduknya agak condong kearah pemikiran syiah. 4.Al Manshur Ismail pada tahun 233 H – 341 H. seruan ini akhirnya meraih kemenangan. Ini dibuktikan dengan sikap mereka yang berada di pihak Ali ketika peristiwa pembunuhan Khalifah Usman bin Affan. jika pemerintah mereka dipimpin oleh orang syiah maka kekuatan syiah di masyarakat semakin kuat dan begitulah sebaliknya. maka pemahaman syiah di mesir mulai mendapat angin segar di kalangan masyarakat. 4. Keadaan seperti ini menjadi modal dasar bagi Al Mu’iz Lidinillah membentuk daulah Fatimiah yang saat itu masih dikuasaai oleh Bani Thulun10. Ketika hal ini diketahui oleh orang-orang Fusthath. Daulah Fatimiah bertahan di Maroko selam 24 tahun yang di pimpin oleh 4 orang khalifah yaitu : 1. Daulah Fatimiah Di Mesir Semenjak permulaan Islam orang-orang Mesir sangat menyukai Ali bin Abi Thalib. di Negara tersebut dan Ubaidillah Al Mahdi digelar Amirul Mukminin. Ketika Daulah Abbasiah di Baghdad di kuasai oleh bani Buwaih yang agak loyal ke pemahaman syiah. pasukan yang dikomandoi oleh Jauhar Siqli langsung menuju Iskandariah tanpa perlawanan penduduk tempatan. 2.Al Qaim bi Amrillah Muhammad pada tahun 322 H – 323 H 3.Al Muiz linillah pada tahun 341 H – 362 H. mereka mengirim utusan untuk diadakan negosiasi damai dengan panglima Jauhar Siqli.meragui garis keturunan Ubaidillah Al Mahdi berasal dari keturunan Ali bin Abi Tahlib7. akhirnya panglima berjanji bahwa setiap orang Mesir bebas mengamalkan keyakinan agama dan mazhab mereka masing-masing dan berjanji akan memberikan keadilan dan perbaikan melalui kutipan pajak. Pada tanggal 4 rabiul Akhir tahun 298 H / 911 M pengumuman pendirian Daulah Fatimiah dibuat diatas mimbar sebagai bertanda berakhirnya Daulah Aghlabiah8 (184 H-296 H / 800 M-908 M).

Seiring dengan itu diaturlah strategi pemerintahan yang lebih loyal ke arah syiah serta memperbaiki ekonomi Mesir yang saat itu agak bermasalah. Khalifah Daulat Fatimiyah terakhir Adhid Lidinillah dipaksa oleh Asasuddin Syirkuh untuk menandatangani perjanjian. Ada pendapat yang mengatakan kekuasaannya juga meliputi Mekah.Al Musta’li Billah Ahmad hingga 487 H – 495 H 7. sebagai mana kutipan berikut: 1. Madinah namun penulis belum menemukan data sejarah tentang hal tersebut. Setelah keadaan agak tenang panglima Jauhar Siqli meminta pada khalifah Al Mu’iz Lidinillah untuk segera datang ke Mesir11 dengan ibu kotanya Kairo12 pada tahun 361 H13. Daerah Kekuasaan Daulah Fatimiah Daerah Kekuasaannya di Afrika meliputi Maroko.Al hafizh lidinillah Abdullah 524 H – 544 H 9.dengan membuat penempatan tentara dan keperluan lainnya termasuk mendirikan Masjid yang kemudiannya dikembangkan menjadi universitas Al Azhar.net. Mesir. 3. Keruntuhan Daulah Fatimiah Pada tahun 558 H/1163 M. 6.Azh Zhafir billah Ismail 544 H – 549 H 10. Akan tetapi.Al Hakim bi Amrillah Manshur hingga 386 H – 411 H. di Asia meliputi Syiria.Al Amir Bi Ahkamillah Manshur 495 H – 524 H 8. meminta bantuan pasukan Salib untuk menghalau Syirkuh dari Mesir. Untuk lebih jelasnya silakan lihat peta di bawah ini yang penulis download dari web: www. keadaan ini membuat rakyat agak senang walau dalam kebijakan keagamaan terdapat banyak kontroversi. Maka terjadilah pertempuran antara pasukan Asasuddin Shirkuh dengan Raja Almeric yang berakhir dengan kekalahan Asasuddin Shirkuh.Al adhid lidinillah Abdullah Yusuf 555 H – 567 H14 5. Lalu dipersiapkannya tentara besar yang tetap dipimpin oleh panglima Asasuddin Shirkuh dan Shalahuddin Al-Ayyubi untuk . 2. Yordania. Usahanya berhasil. 4. Wazir besarnya Shawar merasa iri melihat kekuasan Syirkuh semakin besar.islamonline. lalu Al Mu’iz Lidinillah membuat peraturan tentang perpajakan dengan tujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. panglima Asasuddin Shirkuh16 membawa Shalahuddin AlAyyubi untuk menundukkan Daulat Fatimiyah di Mesir. Pasukan Salib yang dipimpin oleh Raja Almeric dari Jerussalem menerima permintaan tersebut. Tunisia. Maka mulailah aliran syiah di taburkan dengan leluasa dan dihilangkannya pengaruh Abbasiah yang sunni.Al Faiz Billah Ismail 549 H – 555 H 11. Dengan sembunyi-sembunyi Shawar pergi ke Baitul Maqdis. Daulah Fatimiah di Mesir bertahan hingga 11 khalifah dari pembentukannya tahun 297 H hingga masa keruntuhannya pada tahun 567 H. Hijaj15.Azh zhahir li I’zaz dinillah hingga 411 H – 428 H 5. Kerjasama Wazir besar Shawar dengan orang kafir itu telah menimbulkan kemarahan raja Nuruddin Zanki17 dan para pemimpin Islam lainnya termasuk raja Baghdad.Al Muiz linillah Maad mulai tahun 362 H – 365 H.Al Mustanshir Maad hingga 428 H – 487 H 6. panglima Asasuddin Shirkuh dan Shalahuddin diperbolehkan pulang ke Damsyik.Al Aziz Nazzar hingga 365 H – 386 H. Setelah menerima syarat damai dari kaum Salib.

menghukum si pengkhianat Shawar. Al Mu’iz Lidinillah memerintahkan bawahannya agar di buat rumah khusus disamping universitas Al Azhar untuk pelatihan dalam rangka memahami kitab tersebut. Kitab ini dijadikan sebagai pedoman dalam memustuskan perkara di pengadilan dan fatwa lainnya. dia sendiri melarikan diri dan bersembunyi. namun penulis hanya menyebutnya beberapa sebab penting saja. Sebab-Sebab Kehancuran Daulah Fatimiyah Banyak sekali sebab-sebab yang membawa hancurnya Daulah fatimiah di Mesir. Politik Daulah Fatimiah Pemahaman syiah pada masa Daulah Fatimiah sangatlah kental terlihat dalam kebijakan politik kenegaraannya. b)Munculnya ulama-ulama besar seperti Abu Ishaq Asy Syairazi. Sehingga siapa saja yang menjadi qadhi mesti berpodoman pada kitab ini. Qaramithah dan di umumkan diatas mimbar tentang kesesatan pahaman tersebut22 g)Seruan dan taktik yang di buat oleh khalifah semakin membuat bani Buwaih tertekan dan lemah.19 d)Perlawanan masyarakat Mesir yang semakin meluas terhadap ajaran Syiah yang di bawa oleh Daulah Fatimiah20 e)Khilafah Abbasiah Al Qadir billah Amirul Mukminin pada tahun 480 H meminta Fuaqaha’ Mukatazilah bertaubat dan melarang mereka mempelajari hal-hal yang bertentangan dengan Islam. Semua itu sebagai motivasi kepada para du’ah yang . Ya’qub bin Kalas seorang wazir24 pada pemerintahan Fatimiah menyusun sebuah kitab fiqh25 yang disusun berdasarkan mazhab Syiah Isma’iliyah26 dengan arahan langsung khalifah Al Mu’iz Lidinillah yang berkuasa saat itu. Suatu hari panglima Shalahuddin Al-Ayyubi berziarah ke makam orang shaleh di Mesir. bukan hanya itu para fuqaha’ juga di sediakan tunjangan hari raya dan fasilitas di istana untuk tujuan mengajarkan kitab tersebut kepada masyarakat. sebagaimana yang telah penulis jelaskan diatas. walaupun kebanyakan penduduk Mesir Saat itu bermazhab sunnah. 7. sehingga membuat kekuatan Syiah berada pada taraf yang sangat lemah23 8. Wazirnya di perintahkan untuk mendatangkan para fuqaha’ yang saat itu berjumlah 35 orang kemudian di beri fasilitas dan gaji yang mencukupi27. Ibnu Jauzi dan lain-lain dalam memberi peringatan tentang bahaya ideologi Syiah18 c)Kembali Khilafah Abbasiah berpegang pada Al Qur’an dan Sunnah dimana sebelumnya yang berkuasa adalah Dinasti Buwaih berfaham Syiah (320 H – 447 H). Shalahuddin segera menangkap dan dibawanya ke istana untuk dihukum mati. mereka menguatkan pendapat yang sesuia dengan mazhab syiah dan mendahulukan pengamalan agama dengan mengikut pendapat para imamnya dari pendapat para imam sunni. Akan tetapi pasukan Shawar hanya dapat bertahan sebentar. Panglima Asasuddin Shirkuh dan Shalahuddin mulai maju ke ibu kota Kairo dan mendapat tentangan dari pasukan Wazir Shawar. termasuk juga melarang masyarakat berideologi seperti Syiah serta menjauhkan diri dari perbuatan bid’ah21 f)Penangkapan pengikut Syiah. ternyata Wazir Besar Shawar dijumpai bersembunyi di situ. seperti berikut: a)Penyerangan yang dilakukan oleh Salahuddin Al Ayubi telah membawa Daulah fatimiah tutup buku.

dari sinilah berakhirnya kekuasaan fathimiyin di Mesir dan mulai berkuasanya Keluarga Ayyubiyyin. Universitas Oxford di Inggris pada abad ke-13. dibalik itu mereka ingin menjadikannya markas penyebaran faham syiah. namun karena mutunya yang unggul. hanya saja besarnya kedudukan Al Azhar bukan karena tertua atau tidaknya. pembangunan jami Al Azhar memakan waktu kurang lebih dua tahun. seperti pada masa al Hakim Biamrillah. Terlihat hingga sekarang hasil renovasi yang dilakukan oleh Al Hafidz Lidinillah dengan peninggalannya qubah yang dihiasi dengan tulisan ayat-ayat Al Quran dengan khath kufi dan bermacam-macam hiasan yang indah. al Mustanshir Billah. tepatnya setelah beberapa bulan kekuatan fatimiyin memasuki Kairo. Ada sebuah mesjid yang yang kemudiannya menjadi universitas Al Azhar. Sebab khalifah tau bahwa pemerintahannya akan bertahan lama jika ilmu tersebut disebarkan pada masyarakat28. demikian juga universitas-universitas Eropa lainnya. Di sekitarnya dibangun rumah bagi mereka yang mengajar pada Al azhar. yang kemudian dibuka secara resmi oleh Jauhar al Shaqali29 dengan shalat jumat pada tanggal 7 Ramadhan 361 H / 21 Juni 972 M. bahkan ada yang mengatakan bahwa Jami Al Qarawain adalah Universitas tertua di dunia. setelah meniggalnya khalifah Al Adhid Lidinillah tahun 567 H/ 12 September 1171 M. 9. dan Al Hafidz Lidinillah. Jami Al Azhar mempunyai penghargaan tersendiri dari para khalifah fatimiyin. Kekuasaan khilafah fathimiyah berakhir dengan khalifahnya Al Adhid Lidinillah. Universitas yang mengimbangi Al Azhar dari segi sejarahnya adalah Universitas Qarawain di Kota Fas Maroko. dan sampai sekarang masih eksis. serta posisi Mesir yang strategis di tengah dunia Islam. dari sinilah dimulainya pengajaran di jami Al Azhar.memberikan pemahaman pada masyarakat mengenai kitab tersebut dan seluruh biaya tersebut di tanggung oleh khalifah. Dalam blantika dunia keilmuan. Pada masa Shalahuddin. tidak hanya di dunia Islam. dihapuslah madzhab syiah dari Mesir dan diganti dengan . Dalam kekuasaan daulah Fatimiah Jami Al Azhar mengalami beberapa kali renovasi. Shalahuddin Al Ayyubi ( wazirnya ) memegang tampuk kekuasaan Mesir. seperti Universitas Paris didirikan pada abad ke-12 Masehi. Kemajuan Pada Masa Daulah Fatimiah Diantara kemajuan yang dicapai Daulah Fatimiah seperti berikut: a) Bidang kebudayaan dan Keagamaan Menjadikan mesjid sebagai tempat pendidikan agama walaupun yang dimaksud untuk mengembangkan ideology mereka. karena pengajarannya sudah bermula sejak didirikannya yaitu sejak tahun 245 H/ 859 M. Karena universitas-universitas di Amerika dan Eropa baru didirikan dua abad setelah berdirinya Al Azhar. Sedang Al Muiz Lidinillah baru datang dari Maroko masuk Kairo setahun kemudian. menjadikan Al Azhar tempat tujuan menimba ilmu agama dari para masyayikhnya. Al Azhar merupakan Univesitas pertama yang para pengajarnya didanai oleh negara. Hai ini membuktikan bahwa khalifah mencintai ilmu dan suka pada kemajuan. namun di seluruh dunia. Al Azhar merupakan universitas tertua. b) Universitas Islam Al Azhar Kairo Jami Al Azhar didirikan bersamaan dengan masuknya kekuasaan Fatimiyin di Kairo. Khalifah juga membiayai para fuqaha dan du’ah yang menyebarkan ilmu pengetahuan.

hal ini banyak sekali memberi pengaruh positif dari masyarakat terhadap dirinya. f)Tahun 400 san banyak sekali pembunuhan para ulama dan orang shaleh33.449. Usamah bin Munqiz. c)Tahun 381 Daulah Fatimiah menghukum orang yang kedapatan kitab Muatha’ Imam Malik d)Tahun 391 Daulah Fatimiah menangkap dan di kurung orang yang ketika di tanya tentang Ali bin Abi Thalib tetapi ia menjawab tidak tahu. filsafat31 Beliau pengikut setia syiah yang memerintah f) Bidang Filsafah Melahirkan beberapa filosof terkenal sperti Abu Al Hatim Ar Razi. kitab Al Aghani oleh Abi Al Faraj Al Ashfihani w. Lembaran hitam Daulah Fatimiah a)Pada permulaan ketadangan ke Maroko Khalifah Ubaidillah Al Mahdi di gambar sebagai Imam mahdi yang di tunggu-tunggu. Abu Hanifah Nukman Al Maghribi. Abu Abdullah Muhammad bin Abi Jarah. 356H. b)Tahun 372 Daulah Fatimiah meniadakan shalat terawih semua daerah di Mesir.madzhab sunni. hamiduddin al Karmani. Rasail oleh badi’uzzaman Al Hamzani w. sedangkan mazhab syiah masih berjalan namun secara sembunyi-sembunyi34.429H. Abu Shaleh Armani. Imarah Yamani d) Bidang Prosa Melahirkan beberapa kitab terkenal seperti Al A’kdul Farid oleh Ibnu Abdi Rabbihi w. Al Luzumiyat oleh Abu Ula Al Ma’kri w. Jakfar bin Manshur Al Yamani. logika. g) Bidang Kedoktoran Abu Hasan Ali bin Ridwan h) Bidang Matematika Abu Ali Muhammad bin Hasan bin Haisam i) Bidang Sejarah Abu Hasan Ali Syabasyti. e)Tahun 393 Daulah Fatimiah memukul dan mengurung selama 3 hari karena mereka shalat dhuha. 398H. Muhammad bin Abu Qasim Al Masbaji. Namun kemudiannya di izinkan lagi setelah terjadi perselisihan32. e) Bidang Sastra Kitab Yatimah Ad Dahri oleh Abu Manshur As Sa’alabi w. kitab Saqthu Azh Zhand. Abu Abbas Ahmad bin Mufrij. Al Muayyid fi dinillah Asy Syairazi. 10. Ibnu Sina30 Filosof terkenal diantara kitab dalam ilmu kedoktoran. namun klaimnya sebagai imam mahdi tidak terbukti. Abdul Wahab bin Nashir Al Maliki. C. c) Bidang Syair Melahirkan beberapa orang yang pakar dalam syair seperti Ibnu Hani’. g)Tahun 564 Daulah Fatimiah mengubah kebijakan dengan mendirikan madrasah untuk mazhab Syafi’i dan Maliki serta mengalihkan dari syiah kepada sunnah yang saat itu kebanyakannya bermazhab Syafi’i dan Maliki. Abu Yakqub As sajazi.Abu Abdullah An Nusfi. 328H. PENUTUP Jika kita menelusuri sejarah tentang Daulah Fatimiah maka kita akan menemukan 2 .

juga perayaan nisfu sya’ban. Hal ini terlihat dengan dalam kedua kitab kelompok tersebut yang saling memuji dan mencaci.padat penduduknya dengan berbondong-bondongnya para emigran Muslim baik dari afrika maupun dari Andalusia ke pusat pemerintahan Idrisiyah tersebut. perayaan Karbala dan sebagainya. sebagai contoh penamaan daulah ini dimana kelompok syiah menyebut dengan nama Daulah Fatimiah sedangkan kelompok sunnah menamakan Daulah Ubaidiah sebab orang Sunni menganggap tidak saheh silsilah keturunan Ubaidillah Al Mahdi sebagi pendiri daulah tersebut.diatas reruntuhan kota Romawi kuno.Kota baru itu berkembang dengan pesat. Husen. Hasan.pendapat yang berbeda dalam cara melihatnya. sejauh mana umat Islam berpegang pada keduanya sejauh itulah kejayaan akan mereka peroleh. Fez menjadi pusat kaum Syorfa atau Syurafa (bentuk jamak dari . akhir tahun.dan menjadikan Fez sebagai ibu kotanya. israk mikraj. Setelah kita menelusuri sejarah Dinasti Fatimiah mulai dari masa pendirinya Ubaidillah Al Mahdi sehingga masa Al Adhidh. orang syi’i yakin daulah ini membawa keadilan dan kemakmuran sedangkan orang Sunni melihat daulah ini membawa petaka dan keburukan.pada tahun 172-314 M. Syiah dan Muktazilah.Ia diangkat sebagai pemimpin kaum Berber zenata.Volabulis. Oleh itu lahirlah berbagai dinasti-dinasti kecil di timur dan di barat Baghdad sebagai mana penulis sebutkan pada pendahuluan dan yang paling merugikan umat Islam ketika itu adalah direbutnya Baitul Maqdis Kiblat pertama umat Islam oleh tentara Salib.Idris adalah cicit Hasan ibn Ali ibn Abi Talib yang ikut memberontak terhadap Abbasiyah di Hijaz tahun 169 M.dan melarikan diri ke Mesir sebelum mencapai Maroko. maka kita dapat menyimpulkan bahwa Ninasti Fatimiah ini merupakan dinasti pertama dalam Islam yang mengembangkan hal-hal yang baru dalam Islam35 seperti perayaan maulid Nabi Muhammad Saw.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN VII DINASTI IDRISIYAH 172-314 M Di Maroko berdiri dinasti Idrisiyah. Hal ini membuktikan bahwa sejarah umat Islam akan jaya jika mereka berpegang teguh pada Al Qur’an dan As Sunnah.Sebelum dikuasai dinasti idrisiyah wilayah tersebut didominasi oleh kaum Khawarij. Setelah khilafah Abbasiah kembali berpegang pada Al Qur’an dan Sunnah serta mengikuti jejak Salafus Shaleh maka umat Islam kembali bangkit dan dapat menyatukan negeri-negeri yang sebelumnya memisahkan diri sekalipun tidak semuanya dapat disatukan sebagaimana sebelumnya berada di bawah satu khilafah. Masa ketika Dinasti Fatimiah berkuasa merupakan masa ditengah pesatnya berkembang berbagai aliran Kebathinan. maka tidak heran jika saat itu umat Islam terpecah belah dan dengan beraninya membuat daulah sendiri menurut pemikiran yang mereka yakini. Maulid Ali. tahun baru. Sumber: CyberMQ.yang didirikan oleh Muhammad ibn Idris yang beraliran Syi’ah. yang pertama di wakili oleh Syiah dan yang kedua oleh Sunnah.

com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN VIII DINASTI RUSTAMIYAH 160-296 Dinasti Rustamiyah berdiri pada tahun 160-296.syarif.Yahya IV (292-310) terpaksa mengakui kekuasaan Fatimiyah. Sumber: CyberMQ.Dinasti ini berakhir dengan jatuhnya Tahart ke tangan para penyebar dakwah fatimiyah tahun 296.dan keluarga rustamiyah banyak dibunuh oleh penakluknya itu.Tetapi bani umaiyah yang berkuasa diSpanyol memukul Idrisiyah tahun 363 dan keluarga terakhir dinasti yang kalah itu dibawa ke Cordova.Dinasti ini bersekutu dengan bani umaiyah diSpanyol karena terjepit oleh Idrisiyah yang Syi’ah di Barat dan Aglabiyah yang Sunni diTimur mereka.yakni Daulah Fatimiyah yang dipimpin oleh Mahdi Ubaidillah.yakni para keturunan cucu Nabi SAW.Tiga atau empat dasawarsa setelah jatuhnya bangsa yang beraliran Syi’ah itu berdiri lagi keluarga jauh dari Idrisiyah.tanpa menguasai desa-desa akhirnya terpecahpecah dimasa pemimpin mereka.yang menjadi factor penting dalam sejarah perkembangan Maroko.Muhammad al-Muntasir pada tahun 213-221.sedang yang lain meloloskan diri ke selatan.Zanzibar dan Afrika timur.di Aljazair Barat yang dipelopori oleh Abdurrahman ibn Rustam yang beraliran Khawarij Ibadiyah.orang mulia).dimasa Rustamiyah mengalami kemakmuran yang menakjubkan dan sebagai persinggahan diutara diantara salah satu rute-rute kafilah trans-sahara.Hasan dan Husain ibn Ali ibn Abi Thalib.Wargla.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN IX DINASTI AGLABIYAH TAHUN 184-296 Dinasti Aghlabiyah adalah salah satu Dinasti Islam di Afrika Utara yang berkuasa selama kurang lebih l00 tahun (800-909 M). Para penguasa Dinasti Aghlabiyah yang pernah memerintah adalah sebagai berikut : 1.seperti Oman.dengan mudah dapat memukulnya.Ibu kotanya ialah Tahart yang berhubungan dengan kota Aures.Kekuaaan mereka dibagi-bagikan kepada saudara-saudara al-muntasir yang banyak jumlahnya. Sumber: CyberMQ. Ibrahim I ibn al-Aghlab (800-812 M) 2. Dinasti ini didirikan oleh Ibnu Aghlab (Mufradi. Kekuasaan Idrisiyah yang ada dikota-kota. Abdullah I (8l2-817 M) .Pulau jerba di Tunisia.Musuh-musuh mereka yang terdiri dari suku Berber.yakni Hammudiyah yang berkuasa di Algeciras dan Malaga sebagai salah satu penguasa dari Muluk at-Tawaif.Tahart. Wilayah kekuasaannya meliputi Ifriqiyah.Keberadaan dinasti tersebut sebenarnya merupakan protes terhadap dominasi Arab yang Sunni. dan Fez dapat diduduki oleh dinasti baru yang bercorak Syi’ah tersebut pada tahun 309.Abu Abdullah dari suku Berber Ketama.Walaupun secara politis masih berkembang dan berpengaruh dibeberapa wilayah Magrib seperti oase Mazb Aljazair.Baru menjelang akhir pemerintahannya.Idrisiyah dapat menguasai pelosok Maroko.Tripolitani dan Tunisia Selatan. 1997:116). Algeria dan Sisilia.dan jabal Nefusa hingga kini.Disamping itu muncul pula ancaman musuh yang lebih besar.juga merupakan pusat ilmu pengetahuan agama yang tinggi khususnya aliran khawarij untuk seluruh Afrika Utara dan bahkan diluar wilayah tersebut.

Ahmad (856-863 M) 7. Ini juga peperangan akhir yang .3. Dengan adanya dua ancaman tersebut terdoronglah Harun ar-Rasyid untuk menempatkan balatentaranya di Ifrikiah di bawah pimpinan Ibrahim bin Al-Aghlab. Setelah berhasil mengamankan wilayah tersebut. Pada tahun 800 M. Harun ar-Rasyid menyetujui usulannya. Kemudian di bawah Ziyadatullah I. Pemerintahan Aghlabiyah pertama berhasil memadamkan gejolak yang muncul dari Kharijiyah Barbar di wilayah mereka. meliputi hakhak otonomi yang besar seperti kebijaksanaan politik. Ibrahim I diangkat sebagai Gubernur (Amir) di Tunisia oleh Khalifah Harun arRasyid. yang para penguasanya adalah berasal dari keluarga Bani al-Aghlab. Ibrahim II (875-902 M) 10. Hal ini dikarenakan jarak yang cukup jauh antara Afrika Utara dengan Bagdad. Untuk menaklukkan wilayah baru dibutuhkan suatu proses yang panjang dan perjuangan yang besar. Muhammad I(841-856 M) 6.000 dinar dan meliputi hak-hak otonom yang besar (Bosworth. namun tidak seperti Ifriqiyyah yang sifatnya adalah pemberian. dipimpin oleh panglima Asad bin Furat. Ziyadatullah (817-838 M) 4. Ziyadatullah (863. maka Ibrahimi I diberi kekuasaan oleh Khalifah.000 dinar. Inilah ekspedisi laut terbesar. yaitu Ibrahim bin al-Aglab. Di bagian Barat Afrika Utara. sehingga Dinasti tersebut dinamakan Aghlabiyah.46). maka ia tidak hanya mengamankan dan memerintah wilayah tersebut. Nama Dinasti Aglabiyah ini diambil dari nama ayah Amir yang pertama. terdapat dua bahaya besar yang mengancam kewibawaannya. Abu Ghasaniq Muhammad II (863-875 M) 9.1994: 65). Pada tahun itu Ibrahim diberi provinsi Ifriqiyah (Tunisia Modern) oleh Harun al-Rasyid sebagai imbalan atas pajak tahunan yang besarnya 40.1980:. Pertama dari Dinasti Idris yang beraliran Syi’ah dan yang kedua dari golongan Khawarij. sehingga berdirilah Dinasti kecil (Aghlabiyah) yang berpusat di Ifrikiah yang mempunyai hak otonomi penuh. Abu ‘Iqal al-Aghlab (838-841 M) 5. Awal mula terbentuknya Dinasti tersebut yaitu ketika Baghdad di bawah pemerintahan Harun ar-Rasyid.M) 8. termasuk menentukan penggantinya tanpa campur tangan dari penguasa Abbasiyah. dengan mengerahkan panglima laut yang terdiri dari 900 tentara berkuda dan 10. Karena jika hal itu terjadi. Ia adalah seorang pejabat Khurasan dalam militer Abbasiyah. Aglabiyah dapat merebut pulau yang terdekat dari Tunisia. Pendiri Dinasti ini adalah Ibrahim ibn al-Aghlab pada tahun 800 M. Sehingga Aglabiyah tidak terusik oleh pemerintahan Abbasiyah. akan tetapi juga mengirim upeti ke Baghdad setiap tahunnya sebesar 40. Meskipun demikian masih tetap mengakui akan kekhalifahan Baghdad (Hoeve. yaitu Sisilia dari tangan Byzantium 827 M. Karena ia sangat pandai menjaga hubungan dengan Khalifah Abbasiyah seperti membayar pajak tahunan yang besar. Dinasti Aglabiyah berkuasa kurang lebih dari satu abad.000 orang pasukan jalan kaki. mulai dari tahun 800-909 M. Ibrahim bin al-Aghlab mengusulkan kepada Harun arRasyid supaya wilayah tersebut dihadiahkan kepadanya dan anak keturunannya secara permanen. Ziyadatullah III (903-909 M) Aghlabiyah memang merupakan Dinasti kecil pada masa Abbasiyah. Abdullah II (902-903 M) 11.

suatu armada bajak laut dikerahkan. b. Langkah-langkah Pemimpin Aghlabiyah a. dan Alpen. demikian pula perkembangan arsitektur. Qoiruan juga sebagai pusat penting munculnya mazhab Maliki. Sardinia. Sardinia. Calabria. dengan meredakan oposisi internal di Ifriqiyyah yang dilakukan Fuqaha’ (pemimpin–pemimpin religius) Maliki di Qayrawan (Cairovan). menjadikan Dinasti Aglabiyah kaya raya. Dilanjutkan dengan dimulainya proyek besar merebut Sisilia dari tangan Bizantium pada tahun 827 M. Napoli. kemudian pulau itu dibawah pemerintahan Muslim. Totonto. dan Benevento (840 M). Daerah-daerah tersebut yang menjadi wilayah kekuasaan Dinasti Aghlabiyah. Abu Zakariah al-Kinani. sehingga para penguasa Aghlabiyah antusias dalam bidang pembangunan . Pulau Malta (869 M). pada tahun 878 M sempurnalah penguasaan atas Sisilia. pos-pos.000 uang perak pertahun kepada Aglabiyah. Selain itu juga berhasil menaklukan kota-kota pantai Itali. Yusuf bin Yahya. tempat berkumpulnya ulama-ulama terkemuka. bahkan mengusai kota Portofino di pantai Barat Italia (890). ilmu. sehingga membuat Aghlabiyah unggul di Mediterania Tengah dan membuat mereka mampu mengusik pantai Italia Selatan. Bari. yang wafat (901 M). Keberhasilan penguasaan seluruh pulau Sisilia inilah yang membuat Aglabiyah unggul di Mediterania Tengah. seperti Sahnun yang wafat (854 M) pengarang mudawwanat.Dengan demikian. Bari (840 M). Selain sebagai ibu kota Dinasti Aghlabiyah. Disamping itu. armada angkutan. Karya-karya para ulama-ulama pada masa Dinasti Aghlabiyah ini tersimpan baik di Masjid Agung Qairuan. dan Benevento. yang tanahnya kurang subur). Aspek yang menarik pada Dinasti Aghlabiyah adalah ekspedisi lautnya yang menjelajahi pulau-pulau di Laut Tengah dan pantai-pantai Eropa seperti pantai Italia Selatan. kitab fiqih Maliki. Calabria (838 M). Dengan berhasilnya penaklukan-penaklukan di atas Dinasti Aghlabiyah menjadi Dinasti yang kaya. irigasi untuk pertanian (khususnya di Tunisia Selatan. Brindisi. Dan pada tahun 868 M. Pertama di bawah kekuasaan Aghlabiyah dan . dan Meriteran Alp. sedangkan Amir Ahmad membangun masjid Agung Tunis dan juga membangun hampir 10. seni dan kehidupan keberagamaan. Selain untuk memperluas wilayah penaklukan terhadap Sicilia juga bertujuan untuk berjihad melawan orang-orang kafir. para penguasa bersemangat membagun Tunisia dan Sisilia. kota Athena di Yunani-pun berada dalam jangkauan penyerangan mereka. Kemudian Aghlabiah juga berhasil merebut Malta pada tahun 868 M. Karena tidak tahan terhadap serangan berkepanjangan dari pasukan Aghlabiyah pada Bandar-bandar Itali. menyerang pulau Corsika dan Mayorka. termasuk kota Roma. ia meninggal dalam pertempuran. maka Paus Yonanes VIII (872– 840 M) terpaksa minta perdamaian dan bersedia membayar upeti sebanyak 25. Tidak cukup itu. Wilayah tersebut menjadi pusat penting bagi penyebaran peradaban Islam ke Eropa Kristen. mampu menduduki Malpa. Pasukan Aglabiyah juga berhasil menguasai kota Regusa di pantai Yugoslavia (890 M). Corsica.) Napoli (837M). yang wafat (902 M). Dengan keberhasilan penaklukan-penaklukan tersebut. 1. Ziyadatullah I membangun masjid Agung Qairuan. wafat (908 M). Corsica. dibawah Ziadatullah I yang amat cakap dan energik. termasuk berhasil menaklukan kota-kota pantai Italia Brindisi (836/221 H.000 benteng pertahanan di Afrika Utara. dan Isa bin Muslim. Toronto (840 M ). Kemudian Aglabiyah melanjutkan serangan-serangannya ke pulau lainnya dan pantai-pantai di Eropa. jalan-jalan.dipimpin panglima Asad bin Furad karena itu. Penguasa Aghlabiyah pertama berhasil memadamkan gejolak Kharijiyah Berber di wilayah mereka.

kedua di bawah Gubernur-Gubernur Fathimiyah, sampai penaklukan oleh Norman pada abad XI. Pulau itu menjadi pusat bagi penyebaran kultur Islam ke Eropa KRISTEN. 2. Peninggalan-peninggalan Bersejarah Dinasti Aghlabiah Aghlabiyah adalah pembangun yang penuh semangat. Diantara bangunan-bangunan peninggalan Aghlabiah adalah: a. Pembangunan kembali Masjid Agung Qayrawan oleh ZiyadatullahI b. Pembangunan Masjid Agung Tunis oleh Ahmad. c. Pembangunan karya-karya pertanian dan irigasi yang bermanfaat, khususnya di Ifriqiyah selatan yang kurang subur. 3. Kemunduran Dinasti Aghlabiyah Menjelang akhir abad IX, posisi Aghlabiah di Ifqriqiyah menjadi merosot. Hal ini disebabkan karena amir terakhirnya yaitu Ziyadatullah III tenggelam dalam kemewahan (berfoya-foya), dan seluruh pembesarnya tertarik pada Syi’ah, juga propaganda Syi’iah, Abu Abdullah. Perintis Fatimiyah, Mahdi Ubaidillah mempunyai pengaruh yang cukup besar di Barbar, yang akhirnya menimbulkan pemberontakan militer, dan Dinasti Aghlabiyah dikalahkan oleh Fatimiyah (909 M), Ziyadatullah III di usir ke Mesir setelah melakukan upaya-upaya yang sia-sia demi untuk mendapatkan bantuan dari Abbasiah untuk menyelamatkan Aghlabiah (Bosworth,1993:47). Sumber: CyberMQ.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN X DINASTI ZIRIYAH DAN HAMMADIYAH Dinasti Ziriyah dan Hammadiyah berdiri pada tahun 361-547 M.Di Afrika Utara sebelah Tengah (Aljazair Timur) dengan ibu kota Qairawan.Ziriyah merupakan kaum ber-ber Sanhajah,yang memberikan bantuan militer kepada ibu kota Fatimiyah alMahdiyah,334M.Ketika diserbu oleh pemberontak Khawarij.Khalifah Mu’izli Dinillah dari Fatimiyah memindahkan ibu kotanya ke Mesir sehingga wilayah barat banyak dikuasai oleh Ziriyah.Oleh karena luas wilayahnya itu maka dibagilah menjadi dua,yakni bagian barat diberikan kepada Hammadiyah,cabang dari Ziriyah,yang berpusat di Qal’at Bani Hammad,sedangkan ditimur tetap ada pada Ziriyah.Dinasti ini berorentasi kepada Abbasiyah,tetapi Hammadiyah loyal kepada Fatimiyah.Oleh karena itu Fatimiyah memerangi Ziriyah dan memaksanya keluar dari daratan Afrika utara,yang akhirnya jatuh ke tangan dinasti Muwahhidun. Sumber: CyberMQ.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN XI DINASTI AL-MURABITUN ATAU AL-MURAWIYAH Dinasti Murabbitun berdiri pada tahun 479-540H.Dinasti ini adalah salah satu dinasti Islam yang berkuasa di Maghribi.Nama Murabbitun berkaitan erat dengan nama tempat tinngal mereka (ribat,semacam madrasah).Mereka biasa juga diberi sebutan almulassimun (pemakai kerudung sampai menutupi wajah). Sekitar abad V H/XI M salah seorang pemimpin mereka,yahya bin Umar,melaksanakan ibadah haji.Di tanah suci ia menyadari bahwa pengikutnya masih awam terhadap ilmu pengetahuan agama.Untuk meningkatkan kemampuan pengetahuan keagamaan mereka dicarilah seorang yang sanggup melaksanakan tugas tersebut.Yahya bertemu dengan

Abdullah bin Yasin,guru mazhab Maliki,yang bersedia mengemban tugas tersebut. Dibawah pimpinan spiritualnya,Abdullah bin Yasin dan seorang komandan militer,yahya bin umar,mereka berhasil memperluas wilayah kekuasaannya sampai ke Wadi Dara.Kemudian mereka berhasil menaklukkan kerajaan Sijilmasat yang dikuasai oleh Mas’ud bin Wanuddin al-Maqrawi tahun 447 H.Ketika Yahya bin umar meninggal,jabatannya digantikan oleh saudarannya Abu baker bin umar. Setelah Abu baker memegang pimpinan,ia meneruskan gerakan penaklukkan ke sahara Maroko.Tahun 450H. ia menyeberang ke Atlas Tinggi.setelah itu diadakan penyerangan ke Maroko Tengah dan Selatan.Selanjutnya memerangi suku Barghawata yang dianggap menganut paham bid’ah.Pada penyerangan ini Abdullah bin Yasin tewas tahun 451 H.Sejak saat itu Abu bakar memegang kekuasaan penuh dan lambat laun mengembangkan system kesultanan. Sepeninggal Abu bakar digantikan oleh Abu Ya’kub Yusuf bin Tasyfin.Pada masa Ibn Tasyfin dibangunlah kota Marakesy untuk dijadikan ibu kota pemerintahan.Ekspansi wilayah masih terus dilanjutkan dan bahkan sampai ke Aljiers (Aljazair). Ia mengangkat pejabat dari kalangan Murabitun untuk menduduki jabatan gubernur pada wilayah taklukan,sementara ia memerintah di Maroko.Pada masa Yusuf Tasyfin ini Murabbitun mengalami kejayaan. Sumber: CyberMQ.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN XII DINASTI AL-MUWAHHIDUN PENDAHULUAN A. Latar belakang Dinasti Murabithun pada mulanya adalah sebuah gerakan agama yang didirikan oleh Yusuf ibn Tasyfin di Afrika Utara. Pada tahun 1062 M ia berhasil mendirikan sebuah kerajaan yang berpusat di Marakesy. Ia masuk ke Spanyol atas “undangan” penguasapenguasa Islam di sana yang tengah memikul beban berat perjuangan mempertahankan negeri-negerinya dari serangan-serangan orang-orang Kristen. Ia dan tentaranya memasuki Spanyol pada tahun 1086 M dan berhasil mengalahkan pasukan Castilia. Karena perpecahan di kalangan raja-raja muslim, Yusuf melangkah lebih jauh untuk menguasai Spanyol dan ia berhasil untuk itu. Akan tetapi, penguasa-penguasa sesudah ibn Tasyfin adalah raja-raja yang lemah. Pada tahun 1143 M, kekuasaan dinasti ini berakhir, baik di Afrika Utara maupun di Spanyol dan digantikan oleh dinasti Muwahhidun. Pada masa dinasti Murabithun, Saragossa jatuh ke tangan Kristen, tepatnya tahun 1118 M. Di Spanyol sendiri, sepeninggal dinasti ini, pada mulanya muncul kembali dinasti-dinasti kecil, tapi hanya berlangsung tiga tahun. Pada tahun 1146 M penguasa dinasti Muwahhidun yang berpusat di Afrika Utara merebut daerah ini. Muwahhidun didirikan oleh Muhammad ibn Tumart (w. 1128). Dinasti ini datang ke Spanyol di bawah pimpinan Abd al-Mun’im. Antara tahun 1114 dan 1154 M, kota-kota muslim penting, Cordova, Almeria, dan Granada, jatuh ke bawah kekuasaannya. Untuk jangka beberapa dekade, dinasti ini mengalami banyak kemajuan. Kekuatan-kekuatan Kristen dapat dipukul mundur. Akan tetapi tidak lama setelah itu, Muwahhidun mengalami keambrukan. Pada tahun 1212 M, tentara Kristen memperoleh kemenangan besar di Las Navas de Tolesa. Kekalahan-kekalahan yang dialami Muwahhidun menyebabkan penguasanya memilih untuk meninggalkan Spanyol dan kembali ke Afrika Utara tahun

1235 M. Keadaan Spanyol kembali runyam, berada di bawah penguasa-penguasa kecil. Dalam kondisi demikian, umat Islam tidak mampu bertahan dari serangan-serangan Kristen yang semakin besar. Tahun 1238 M Cordova jatuh ke tangan penguasa Kristen dan Seville jatuh tahun 1248 M. Seluruh Spanyol kecuali Granada lepas dari kekuatan Islam. BAB II PEMBAHASAN A. Murabithun atau Al Murawiyah di Afrika Utara dan Spanyol (1056-1147 M) Murabithun atau Al–Murawiyah merupakan salah satu Dinasti Islam yang berkuasa di Maghrib. Nama Al- Murabithun berkaitan dengan nama tempat tinggal mereka yang pada awalnya mereka menempati Ribat (sejenis surau). Asal-usul dinasi ini dari Lemtuna, salahsatu dari suku Sanhaja, Mereka juga disebut al-Mulassimun (orang-orang bercadar). Pada abad kesebelas pemimpin Sanhaja, Yahya bin Ibrahim, melaksanakan ibadah haji ke Makkah. Dan sekembalinya dari Arabia, ia mengundang Abdullah bin Yasin seorang alim terkenal di Maroko, untuk membina kaumnya dengan keagamaan yang baik, kemudian beliau dibantu oleh Yahya bin Umar dan saudaranya Abu Bakar bin Umar. Perkumpulan ini berkembang dengan cepat , sehingga dapat menghimpun sekitar 1000 orang pengikut. Di bawah pimpinan Abdullah bin Yasin dan komando militer Yahya bin Umar mereka berhasil memperluas wilayah kekuasaannya sampai ke Wadi Dara, dan kerajaan Sijil Mast yang dikuasai oleh Mas’ud bin Wanuddin. Ketika Yahya bin Umar meninggal Dunia, jabatannya diganti oleh saudaranya, Abu Bakar bin Umar, kemudian ia menaklukkan daerah Sahara Maroko. Setelah diadakan penyerangan ke Maroko tengah dan selatan selanjutnya menyerang suku Barghawata yang menganut paham bid’ah. Dalam penyerangan ini Abdullah bin Yasin wafat (1059 M). Sejak saat itu Abu Bakar memegang kekuasaan secara penuh dan ia berhasil mengembangkannya. Abu Bakar berhasil menaklukkan daerah Utara Atlas Tinggi dan akhirnya pada tahun 1070 M, ia dapat menaklukkan daerah Marrakech (Maroko). Kemudian ia mendapat beritabahwa Buluguan, Raja Kala dari Bani Hammad mengadakan penyerangan ke Maghrib dengan melibatkan kaum Sanhaja. Mendengar berita itu ia kembali ke Sanhaja untuk menegakkan perdamaian. Setelah berhasil memadamkan, ia menyerahkan kekuasaanya kepada Yusuf bin Tasyfin (2 September 1107), kemudian ia mengatakan bahwa Maroko di bawah kekuasaannya. Pada tahun 1062 M, Yusuf bin tasyfin mendirikan ibu kota di Maroko. Dia berhasil menaklukkan Fez (1070 M) dan Tangier (1078 M). Pada tahun 1080-1082 M, ia berhasil meluaskan wilayah sampai ke Al Jazair. Dia mengangkat para pejabat Al-Murabithun untuk menduduki jabatan Gubernur pada wilayah taklukannya, sementara ia memerintah di Maroko. Yusuf bin Tasfin meninggalkan Afrika pada tahun 1086 M dan memperoleh kemenangan besar atas Alfonso VI (Raja Castile Leon) dan Yusuf bin Tasfin mendapat dukungan dari Muluk At-Thawa’if dalam pertempuran di Zallaqah. Ketika Yusuf bin Tasfin meninggal Dunia, ia mewariskan kepada anaknya, Abu Yusuf bin Tasyfin. Warisan itu berupa kerajaan yang luas dan besar terdiri dari negeri-negeri Maghrib, bagian Afrika dan Spanyol. Ali ibn Yusuf melanjutkan politik pendahulunya dan berhasil mengalahkan anak Alfonso VI (1108 M). Kemudian ia ke Andalusia merampas Talavera Dela Rein. Lambat laun Dinasti Al- Murabithun mengalami kemunduran dalam memperluas wilayah. Kemudian Ali mengalami kekalahan pertempuran di Cuhera (1129

M). kemudain ia mengangkat anaknya Tasyfin bin Ali menjadi Gubernur Granada dan Almeria. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk menguatkan moral kaum Murabithun untuk mempertahankan serangan dari raja Alfonso VII. Dinasti Al- Murabithun memegang kekuasan selama 90 tahun, dengan enam orang penguasa yaitu : 1. Abu Bakar bin Umar (1056-1061 M) 2. Yusuf bin Tasyfin (1061-1107 M) 3. Ali bin Yusuf (1107-1143 M) 4. Tasyfin bin Ali (1143-1145 M) 5. Ibrahim bin Tasfin 6. Ishak bin Ali. Masa terahir Dinasti Al-Murabithun tatkala dikalahkan oleh Dinasti Muwahiddun yang dipimpin oleh Abdul Mun’im. Dinasti Muwahiddun menaklukkan Maroko pada tahun 1146-1147 M yang ditandai dengan terbunuhnya penguasa Al-Murabithun yang terakhir, Ishak bin Ali. Ketika kekuasaan Bani Umayah Spanyol pecah, ada suatu kekuatan yang baru muncul di Afrika Barat. Para ketua Muslim di Spanyol melupakan perbedaan mereka. Pada saat yang kritis itu dan meminta bantuan kepada Yusuf ibn Tasyfin, Raja al-Murabithun di Afrika Barat. Yusuf menanggapi permintaan mereka dan menyebrang ke Spanyol pada tahun 1086 M. Pasukan Gabungan itu bertemu dengan pasukan Alfanso di Zalaqah. Dalam pertempuran itu Alfanso dikalahkan. Kemenangan ini membuat Yusuf menjadi Raja. Akan tetapi tidak lama memerintah beliau wafat, dan di ganti oleh anaknya Abul Hasan. Abul Hasan mempunyai kekuatan yang luar biasa, Dia mengalahkan orang KRISTEN dalam beberapa pertempuran selama pemerintahannya. Kekuatan lainnya bernama al-Muahhidun di Afrika B. Muwahhidun atau Al–Muhad di Afrika Utara dan Spanyol (1128-1269 M) Muwahhiddun merupakan Dinasti Islam yang pernah berjaya di Afrika Utara selama lebih satu abad. Didirikan oleh Muhammad bin Tummart. Ibn Tumart menamakan gerakannya dengan Muwahhiddun, karena gerakan ini bertujuan untuk menegakkan tauhid (Keesaan Allah), menolak segala bentuk pemahaman anthropormofisme (Tajsim) yang dianut oleh Murabithun. Karena itu semangat perjuangan Ibn Tumart adalah menghancurkan kekuatan Murabhitun. Pada tahun 1129 M, di bawah komando Abu Muhammad Al Basyir, kaum Muwahiddun menyerang ibu kota Murabithun. Peristiwa itu terkenal dengan nama perang Buhairah. Dalam perang itu Muwahhidun kalah dan mengakibatkan meninggalnya Ibn Tumart. Pada tahun 1163 M, Abdul Mun’im bin ‘Ali diangkat sebagai pemimpin menggantikan Ibn Tumart. Di bawah kepemimpinannya AlMuwahiddun Meraih kemenangan. Pada tahun 1131 M Muwahiddun menguasai Nadla , Dir’ah Taigar, Fazar dan Giyasah. Pada tahun 1139 M, Muwahiddun melancarkan serangan ke pertahanan Murabithun sehingga jatuh ketangan kaum Muwahiddun. Fez kota terbesar kedua setelah Marrakech, direbut al-Muwahhidun pada tahun 1145 M. Setahun kemudian berhasil menguasai Marrakech dan menjatuhkan Murabithun. Setelah berhasil menjatuhkan Murabithun Abdul Mun’im memperluas wilayah kekuasaannya, pada tahun 1152 M Al-Jazair direbutnya. 6 tahun berikutnya wilayah Tunisia dikuasai dan 2 tahun setelah itu Tripoli jatuh ketangannya. Kekuasaannya dari Tripoli hingga ke Samudera Atlantik sebelah Barat, suatu prestasi gemilang dan belum

Kesimpulan Murabithun atau Al–Murawiyah merupakan salah satu Dinasti Islam yang berkuasa di Maghrib. Di bawah pimpinan Abdullah bin Yasin dan komando militer Yahya bin Umar mereka berhasil memperluas wilayah kekuasaannya sampai ke Wadi Dara. menolak segala bentuk pemahaman anthropormofisme (Tajsim) yang dianut oleh Murabithun. Ia memperluas wilayah di utara dari timur pada tahun 1169 M dibawah Abu Hafs al Muwahhidun. setelah Abdul Mukmin wafat di ganti oleh saudaranya Abu Yakub Yusuf. Karena itu semangat perjuangan Ibn Tumart adalah menghancurkan kekuatan Murabhitun. Muhammad bin Tumart Al Mahdi (1121-1130 M) 2. Setelah beliau wafat kekuatan Kristen mulai muncul. Orang Islam di bawah pemerintahan Muwahhidun melawan orang Kristen di al-Ukab. dia berhasil merebut Toledo. Abu Ya’kub Yusuf (1163-1184 M) 4. Abu Bakar bin Umar. Setelah beberapa kali mengalami kekalahan dan akhirnya penguasa muwahhidun meninggalkan Spanyol dan kembali ke Afrika Utara (Maroko) pada tahun 1235 M. karena gerakan ini bertujuan untuk menegakkan tauhid (Keesaan Allah). dan kerajaan Sijil Mast yang dikuasai oleh Mas’ud bin Wanuddin. Didirikan oleh Muhammad bin Tummart. Ketika Yahya bin Umar meninggal Dunia. Dia seorang yang dermawan. pasukan Salib yang telah dikalahkan oleh Salahuddin di Palestina kembali ke Eropa dan mulai menggalang kekuatan baru dibawah pimpinan Alfonso IX. Pada tahun 1129 . Beliau digantikan oleh anaknya yang terkenal yaitu Ya’kub yang di bawah pemerintahannya. Adapun urutan-urutan penguasa Al Muwahhidun sebagai berikut : 1. akhirnya orang Muahhidun dikalahkan orang Kristen dengan pasukan yang besar (Ali. Muhammad An Nasir (1198-1214 M) 6. tetapi pada tahun itu Abdul Mun’im wafat.pernah dicapai oleh Dinasti manapun di Afrika Utara. Abdul Mun’im bin Ali (1130-1163 M) 3. Pada tahun 1162 M. Abdul Mun’im memperluas wilayahnya ke daerah yang dikuasai orang Kristen. Mereka juga disebut al-Mulassimun (orang-orang bercadar). Nama Al-Murabithun berkaitan dengan nama tempat tinggal mereka yang pada awalnya mereka menempati Ribat (sejenis surau). Dalam beberapa generasi ini Muwahhidun mengalami masa kemajuan. kemudian ia menaklukkan daerah Sahara Maroko. Ibn Tumart menamakan gerakannya dengan Muwahhiddun. Asal-usul dinasi ini dari Lemtuna. Ia diganti puteranya Abu Ya’kup Yusuf Abdul Mun’im (1184 M).1995:353301) PENUTUP A. Abu Yusuf Ya’kub al Mansur (1184-1198 M) 5. Akan tetapi setelah kematian Ya’kub Muwahhidun memasuki masa kemunduran. Kekuatan KRISTEN ini mengulangi serangan ke Andalusia dan kali ini mereka berhasil mengalahkan kekuatan Muslim Muwahhidun. seorang penduduk asli dari suku di Afrika Barat. mengangkat Abdul Mikmin sebagai wakilnya. jabatannya diganti oleh saudaranya. salahsatu dari suku Sanhaja. kekuasaan Muwahhidun mencapai puncaknya. Abu Yusuf Ya’kub Al Mustansir (1214-1224 M) Muhammad ibnu Tumart. Setelah diadakan penyerangan ke Maroko tengah dan selatan Muwahhiddun merupakan Dinasti Islam yang pernah berjaya di Afrika Utara selama lebih satu abad. Afandi. Bersamaan dengan kemunduran ini.

com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN XIII DINASTI HAFSIYAH Dinasti Hafsiyah berdiri diTunisia dan Aljazair Timur pada tahun 625-982M.sepeninggal Al-Muntasir dinasti Hafsiyahmengalami kemunduran dan kemerosotan hingga wilayah kekuasaannya tinggal Tunisia saja. Sumber: CyberMQ.Islam yang ada diAfrika Utara itu.ia bergelar Khalifah dan Amirul Mukminin yang diperolehnya dari Syarif Makkah. Peristiwa itu terkenal dengan nama perang Buhairah.dan salah seorang jendral Abdul Mu’min dari AlMuwahhidun yang merebut kota-kota di Spanyol.Akhirnya kekuasaan mereka pun dapat dihancurkan pula oleh Sa’di Syarif yang lagi “naik turun” dan berhasil menduduki Fez tahun 956 M. Sumber: CyberMQ.M.dapat menolak serangan Louis IX dari Perancis dan Charles dari Anjaou.Ia mengembangkan kekuasaannya ke barat.Setelah mereka kuat diMagrib ingin menundukkan Spanyol. kaum Muwahiddun menyerang ibu kota Murabithun.yang didirikan oleh Muhammad Ibn Tugj yang berasal dari Turki.maka dinasti Mariniyah tidak pernah lagi muncul didaerah subur itu.murid Ibn Tumart.Sinan pasya.dan yang mendirikan dinasti ini ialah Gubernur Afrika.Abdul Wahid.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN XII DINASTI MARINIYAH Dinasti Mariniyah berdiri pada tahun 592-956M.Anak turun Syaikh Abu Hafs banyak menduduki jabatan penting pada masa al Muwahhidun.cabang dari Mariniyah.Dinasti itu diambil dari nama Syaikh Abu Hafs Umar.Ibn Tugj menjadi gubernur Mesir sebagai hadiah dari Abbasiyah setelah dapat mempertahankan wilayah Nil itu dari serangan kaum Fatimiyah yang berpusat diAfrika Utara.Ia juga mengaku sebagai pewaris dinasti Abbasiyah yang telah hancur.Ia diberi gelar Ikhsyid yang berarti pangeran atau penguasa menurut istilah yang biasa dipakai di Sogdia . Dalam perang itu Muwahhidun kalah dan mengakibatkan meninggalnya Ibn Tumart.Abu yusuf. Pada tahun 1163 M.adalah suku berber Zenata yang nomad yang menggantikan kekuasaan al-Muwahhidun di Maroko dan beribu kota di Fez.memaksa dinasti Abdul Wadiyah dari Telemsani(Tlemcen) untuk membayar pajak yang tinggi. di bawah komando Abu Muhammad Al Basyir.Akhirnya dinasti itu ditaklukkan oleh Turki Utsmani dibawah pimpinan perangnya.Ketika itu secara de facto kekuasaan berpindah ke Banu Wattas.674 M.dan menang atas pasukan Kristen di Ecija.berkuasa di Mesir setelah Tuluniyah.seorang pemimpinnya turun sendiri memimpin perang.tetapi kemudian Abul Hasan Ali kalah di Rio Salado tahun 741M.Penyerangan Portugis terhadap wilayah Mariniyah dan dapat merebut Ceuta di Afrika Utara memperlemah kekuasaannya.Abu zakaria Yahya yang menentang kekuasaan Khalifah al Muwahhidun. Abdul Mun’im bin ‘Ali diangkat sebagai pemimpin menggantikan Ibn Tumart Sumber: CyberMQ.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN XIV DINASTI IKHSYIDIYAH Dinasti Ikhsyidiyah berdiri pada tahun 323-358M.Al Muntasir menjadikan dinasti itu besar.Berasal dari Bani Marin.Namun.

mengabdi pada Nuruddin.dan pada akhirnya Ikhsyidiyah menyerah kalah terhadap Fatimiyah yang telah menguat di Afrika Utara. wafat tahun 1193 M (Glasse. Shalahuddin menyatakan loyalitasnya kepada Khalifah Abbasiyah (al-Mustadi) di Bagdad dan secara formal menandai berakhirnya rezim Fatimiyah di Kairo. Najmudin Ayub adalah seorang yang berasal dari suku Kurdi Hadzbani dan menjadi panglima Turki 1138 M. di Mosul dan Aleppo.panglima tertinggi bagi khalifah. Ia tetap mempertahankan lembaga–lembaga ilmiah yang didirikan oleh Dinasti Fathimiyah tetapi mengubah orientasi keagamaannya dari Syiah menjadi Sunni (Yatim. sebaliknya Salahuddin memberlakukan madzhabmadzhab Hanafi (Lapidus. keponakannya disetting untuk melawan tentara Salib yang menduduki Dimyat. Demikian juga adiknya Syirkuh. pamannya. Keberhasilan Shalahuddin di Mesir mendorongnya menjadi penguasa otonom.dibawah panglimanya. moizlili. Yaman dan Siria oleh Khalifah Abbasiyah. Setelah Syirkuh meninggal 1169 M digantikan Shalahuddin (kaponakannya) sebagai pemimpin pasukan. putra Najawddin Ayyub. 2003:283).dan Fargana. Ia juga . Kedatangan Syirkuh ke Mesir karena undangan Khalifah Fatimiyah untuk menggusir Almaric yang menduduki Kairo. Aleppo dan Mosul. seperti Turansyah. ia diakui sebagai sultan atas Mesir. Ia berasal dari suku Kurdi Hadzbani. ia membina kekuatan militer yang tangguh dan perekonomian yang bekerja sama dengan penguasa Muslim di kawasan lain. Saudaranya dikirim untuk menguasai Yaman 1173 M. dibawa pemerintahan Zangi Ibnu Aq-Songur. Madzhab Syafi’i tetap bertahan di bawah pemerintahan Fathimiyah. Dalam mengkosolidasikan kekuatannya. Pertama-tama ia masih menghormati simbol-simbol Syi’ah pada pemerintahan Al-Adil Lidinillah.oleh khalifah ar-Radi yang Abbasi itu. membuat para tentara mengakuinya sebagai pengganti dari pamannya. membuka jalan bagi pembentukan madzhab-madzhab hukum sunni di Mesir.Serangan bertubi-tubi dari Fatimiyah sepanjang pemerintahan Ikhsyidiyah menyebabkan dinasti ini tidak lama memegang tampuk kekuasaan di Mesir. Di masa pemerintahan Shalahuddin. Penaklukan atas Mesir oleh Salahuddin pada 1171 M.Ia mempertahankan gelar Amir alUmara.com/ BAGIAN XV DINASTI AYYUBIYAH Ayyubiyah adalah sebuah Dinasti Sunni yang berkuasa di Dyar Bakir hingga tahun 1429 M. Kematian Nuruddin 1174 M menjadikan posisi Shalahuddin semakin kuat. termasuk Damaskus. Taqiyuddin. 1999:545). Tetapi setelah al-Adil meninggal 1171 M.Jauhar as-Siqili. putra Zangi 1169 M. yang akhirnya memudahkan penaklukan Siria. Sedang Syihabuddin. yang menjadi abdi dari putra Zangi bernama Nuruddin. Akhirnya pada 1175 M. Keberhasilannya dalam perang Salib. 1996:143).blogspot. untuk menduduki Mesir Hulu (Nubia). setelah ia diangkat menjadi Wazir (Gubernur). Dinasti ini didirikan oleh Salahuddin al Ayyubi. Keberhasilannya di Mesir tersebut mendorongnya untuk menjadi penguasa otonom di Mesir. Syirkuh yang telah meninggal setelah menguasai Mesir tahun 1169 M. ia banyak memanfaatkan keluarganya untuk ekspansi ke wilayah lain. Syirkuh berhasil mengusir raja Almaric beserta pasukan salibnya dari Mesir.

Pada tahun 1174 ia merebut Damascus. Perjuangan Setelah Salahuddin Perjuangan Shalahuddin dalam merealisasikan tujuan-tujuan utamanya yaitu mengeluarkan kaum Salib dari Baitul Maqdis dan mengembalikan pada persatuan umat Islam. telah menghabiskan kekuatannya dan mengganggu kesehatannya. Langkah-Langkah Yang Dilakukan Salahuddin a. Sampai ia meninggal (1193 M). Usaha besar-besaran telah dilakukan pasukan Salib dari Inggris. Inipun tetap tak merubah kedudukan Shalahuddin. setelah 25 tahun memerintah. sampai akhirnya raja inggris Richard membuat perjanjian genjatan senjata yang dimanfaatkannya untuk menguasai kota Acre. Sebelum meninggal. mendapat tekanan dari Dinasti Seljuk Rum dan Dinasti Khiwarazim Syah. Shalahuddin juga dapat menyatukan Syiria dan Mesopotamia menjadi sebuah kesatuan negara Muslim. kepada keturunanketurunannya dan saudaranya yang memerintah diberbagai kota. Salahuddin memindahkan pusat pemerintahan ke Damascus. 1. dan Jerman antara tahun 1189 – 1192 M. 2. Di bawah kedua sultan ini. kemudian Alippo tahun 1185. Namun pada masa pemerintahan al-Kamil Dinasti Ayubiyah bertempat di Diyarbakr dan al-Jazirah. dan merebut Mosul pada 1186. meskipun hanya untuk sementara. Atas dasar inilah. dan menguasai Jerusalem tahun 1187 M. ia membagikan kekaisaran Ayyubiyah kepada para anggota keluarga. lautan Hindia dan menyempurnakan sistem perpajakan. Setelah perang berakhir. Melancarkan jihad terhadap tentara-tentara Salib di Palestina b.mambangun tembok kota sebagai benteng pertahanan di Kairo dan bukit Muqattam. Louis ditangkap. ia melancarkan gerakan ofensif guna merebut al-Quds (Jerusalem) dari tangan tentara Salib yang dipimpin oleh Guy de Lusignan di Hittin. Yang paling menonjol ialah al-Malik al-Adil (saudaranya). kemudian al-Kamil mengembalikan Jerusalem kepada kaisar Frederick II yang membawa damai dan keberuntungan ekonomi besar bagi Mesir dan Siria. mereka berhasil menyatukan para penguasa Ayubi lokal dengan memusatkan pemerintahan mereka di Mesir. dan Arab di jalan yang sama. yang pemimpinya raja Prencis St. Turqi dan Afrika. dan keponakannya al-Kamil. Kurdi. Perancis. Pasukannya juga diperkuat oleh pasukan barbar. Pada pemerintahan Ash-Shalih serangan Salib 6 dapat diatasi. Hiduplah kembali perdagangan dengan kekuatan KRISTEN Mediterrania. tetapi kemudian pasukan budak (Mamluk) dari Turki merebut kekuasaan di Mesir. Shalahuddin mewariskan pemerintahan yang stabil dan kokoh. sampai Al-Kamil meninggal. Ia meninggal dan dimakamkan di Damaskus pada tahun 1193 M. Karena itu pengendalian dari pusat tetap berada di bawah kekuasaan Al-‘Adl dan Al-kamil. Ini secara otomatis mengakhiri pemerintahan Ayubiyah keseluruhan. namun tidak berhasil mengubah kedudukan Salahuddin. Mempersatukan tentara Turki. Setelah al-Kamil meninggal (1238 M) Dinasti Ayubiyah terkoyak oleh pertentanganpertentangan intern. dan orangorang Frank tersingkirkan. Disamping digalakkan perdagangan dengan kota-kota dilaut tengah. Ini berarti Jerussalem sekali lagi menjadi Muslim setelah delapan puluh tahun. . kebijaksanaan aktivis Shalahuddin memberikan tempat sebagai hubungan detente dan damai dengan orangorang Frank. Dari Mesir. Setelah kukuh kekuasaannya Shalahuddin melancarkan gerakan ofensif guna mengambil alih al-Quds (Jerussalem) dari tangan tentara tanpa banyak kesulitan.

termasuk hidupnya kembali perdagangan dengan kekuatan-kekuatan KRISTEN Mediterania (Bosworth. sedangkan di Syiria dihancurkan oleh pasukan Mongol (Glasse. Mereka lebih memprioritaskan untuk mempertahankan Mesir karena kesatuan mulai melemah. dan pada periode damai inilah membawa keuntungan ekonomi yang besar bagi Mesir dan Syiria. Louis ditangkap. yang membunuh penguasa terakhir Ayyubiyah. Bidang Industri . Kemunduran Dinasti Ayyubiyah Sepeninggal Al-Kamil tahu 1238 M. Dinasti yang mampu mempertahankan pusat kekuasaan dari serangan bangsa Mongol. b. c. Kemajuan-kemajuan itu mencakup berbagai bidang. Damaskus. bangunan masjid di Beirut yang mirip gereja. penerjemahan bidang kedokteran. Kemajuan-Kemajuan Yang dan Peninggalan Dinasti Ayyubiyah Sebagaimana Dinasti-Dinasti sebelumnya. 3. dan pimpinannya. Dinasti Ayyubiyah terkoyak oleh pertentanganpertentangan intern. Ini ditandai dengan dibangunnya Madrasah al–Shauhiyyah tahun 1239 M sebagai pusat pengajaran empat madzhab hukum dalam sebuah lembaga Madrasah. Serangan Salib keenam dapat diatasi. karya-karya orang Arab tentang astronomi dan geometri. Sedangkan dalam bidang arsitek dapat dilihat pada monumen Bangsa Arab. Dengan demikian berakhirlah riwayat Ayyubiyah oleh Dinasti Mamluk. Pada tahun 1229 M Ayyubiyah menegosiasikan sebuah perjanjian dengan Fedrick II. Ayyubiyah secara khusus enggan melanjutkan pertempuran melawan sisa-sisa kekuatan pasukan Salib. Meskipun demikian. 1996:552). Keruntuhan ini terjadi di dua tempat. Mereka menata pemerintahan dengan system birokrasi masa lampau yang telah berkembang di negara-negara Mesir dan Syiria melalui distribusi iqta’ kepada pejabat-pejabat militer yang berpengaruh. Alleppo. Dibangunnya Dar al Hadist al-Kamillah juga dibangun (1222 M) untuk mengajarkan pokok-pokok hukum yang secara umum terdapat diberbagai madzhab hukum sunni. dan kerajaan Mosul sesuai dengan gagasan Saljuk bahwa negara merupakan warisan keluarga raja. serta istana-istana yang dibangun menyerupai gereja. Ini adalah puncak kebijaksanaan baru. Bidang Filsafat dan Keilmuan Bukti konkritnya adalah Adelasd of Bath yang telah diterjemahkan. di wilayah Barat Ayyubiyah berakhir oleh serangan Mamluk. 1993:87) . Raja Perancis St. Bidang Arsitektur dan Pendidikan Penguasa Ayyubiyah telah berhasil menjadikan Damaskus sebagai kota pendidikan. Keluarga Ayyubiyah membagi imperiumnya menjadi sejumlah kerajaan kecil Mesir. karena dengan loyalitas kekeluargaan Mesir diintegrasikan berbagai imperium. 4. Di bidang kedokteran ini telah didirikan sebuah rumah sakit bagi orang yang cacat pikiran.Setelah kematian Shalahuddin. Dinasti Ayyubiyah pun mencapai kemajuan yang gemilang dan mempunyai beberapa peninggalan bersejarah. diantaranya adalah : a. Namun pada tahun 1250 M keluarga Ayyubiyah diruntuhkan oleh sebuah pemberontakan oleh salah satu resimen budak (Mamluk)nya. Ayyubiyah melanjutkan pemerintahan Mesir dan pemerintahan Syiria (sampai tahun 1260 M). dan mengangkat salah seorang pejabat Aybeng menjadi sultan baru. Ayyubiyah tidak mengalami perpecahan.

Terdapat pabrik karpet. Bidang Perdagangan Bidang ini membawa pengaruh bagi Eropa dan negara–negara yang dikuasai Ayyubiyah. pabrik kain dan pabrik gelas. panah. sejak saat itu Dunia ekonomi dan perdagangan sudah menggunakan sistem kredit.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia . Di Eropa terdapat perdagangan agriculture dan industri. Bidang Militer Selain memiliki alat-alat perang seperti kuda. keuntungan dibidang industri. Sumber: CyberMQ. bahkan ketika itu sudah ada uang yang terbuat dari emas. d. dan sebagainya. misalnya dengan adanya irigasi. Disamping itu. pedang.Kemajuan di bidang ini dibuktikan dengan dibuatnya kincir oleh seorang Syiria yang lebih canggih dibanding buatan orang Barat. Hal ini menimbulkan perdagangan internasional melalui jalur laut. perdagangan. adanya perang Salib telah membawa dampak positif. bank. ia juga memiliki burung elang sebagai kepala burung-burung dalam peperangan. e. termasuk Letter of Credit (LC). dan intelektual.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful