sejarah singkat para ahli hadist

Sejarah Singkat Imam Malik Dalam sebuah kunjungan ke kota Madinah, Khalifah Bani Abbasiyyah, Harun Al Rasyid (penguasa saat itu), tertarik mengikuti ceramah al muwatta’ (himpunan hadits) yang diadakan Imam Malik. Untuk hal ini, khalifah mengutus orang memanggil Imam. Namun Imam Malik memberikan nasihat kepada Khalifah Harun, ”Rasyid, leluhur Anda selalu melindungi pelajaran hadits. Mereka amat menghormatinya. Bila sebagai khalifah Anda tidak menghormatinya, tak seorang pun akan menaruh hormat lagi. Manusia yang mencari ilmu, sementara ilmu tidak akan mencari manusia.” Sedianya, khalifah ingin agar para jamaah meninggalkan ruangan tempat ceramah itu diadakan. Namun, permintaan itu tak dikabulkan Imam Malik. ”Saya tidak dapat mengorbankan kepentingan umum hanya untuk kepentingan seorang pribadi.” Sang khalifah pun akhirnya mengikuti ceramah bersama dua putranya dan duduk berdampingan dengan rakyat kecil. Imam Malik yang bernama lengkap Abu Abdullah Malik bin Anas bin Malik bin Abi Amir bin Amr bin Haris bin Gaiman bin Kutail bin Amr bin Haris al Asbahi, lahir di Madinah pada tahun 712 M dan wafat tahun 796 M. Berasal dari keluarga Arab terhormat, berstatus sosial tinggi, baik sebelum maupun sesudah datangnya Islam. Tanah asal leluhurnya adalah Yaman, namun setelah nenek moyangnya menganut Islam, mereka pindah ke Madinah. Kakeknya, Abu Amir, adalah anggota keluarga pertama yang memeluk agama Islam pada tahun 2 H. Saat itu, Madinah adalah kota ilmu yang sangat terkenal. Kakek dan ayahnya termasuk kelompok ulama hadits terpandang di Madinah. Karenanya, sejak kecil Imam Malik tak berniat meninggalkan Madinah untuk mencari ilmu. Ia merasa Madinah adalah kota dengan sumber ilmu yang berlimpah lewat kehadiran ulama-ulama besarnya. Kendati demikian, dalam mencari ilmu Imam Malik rela mengorbankan apa saja. Menurut satu riwayat, sang imam sampai harus menjual tiang rumahnya hanya untuk membayar biaya pendidikannya. Menurutnya, tak layak seorang yang mencapai derajat intelektual tertinggi sebelum berhasil mengatasi kemiskinan. Kemiskinan, katanya, adalah ujian hakiki seorang manusia. Karena keluarganya ulama ahli hadits, maka Imam Malik pun menekuni pelajaran hadits kepada ayah dan paman-pamannya. Kendati demikian, ia pernah berguru pada ulamaulama terkenal seperti Nafi’ bin Abi Nuaim, Ibnu Syihab az Zuhri, Abul Zinad, Hasyim bin Urwa, Yahya bin Said al Anshari, dan Muhammad bin Munkadir. Gurunya yang lain adalah Abdurrahman bin Hurmuz, tabi’in ahli hadits, fikih, fatwa dan ilmu berdebat; juga Imam Jafar Shadiq dan Rabi Rayi.

Dalam usia muda, Imam Malik telah menguasai banyak ilmu. Kecintaannya kepada ilmu menjadikan hampir seluruh hidupnya diabdikan dalam dunia pendidikan. Tidak kurang empat khalifah, mulai dari Al Mansur, Al Mahdi, Hadi Harun, dan Al Ma’mun, pernah jadi murid Imam Malik. Ulama besar, Imam Abu Hanifah dan Imam Syafi’i pun pernah menimba ilmu dari Imam Malik. Belum lagi ilmuwan dan para ahli lainnya. Menurut sebuah riwayat disebutkan murid terkenal Imam Malik mencapai 1.300 orang. Ciri pengajaran Imam Malik adalah disiplin, ketentraman, dan rasa hormat murid kepada gurunya. Prinsip ini dijunjung tinggi olehnya sehingga tak segan-segan ia menegur keras murid-muridnya yang melanggar prinsip tersebut. Pernah suatu kali Khalifah Mansur membahas sebuah hadits dengan nada agak keras. Sang imam marah dan berkata, ”Jangan melengking bila sedang membahas hadits Nabi.” Ketegasan sikap Imam Malik bukan sekali saja. Berulangkali, manakala dihadapkan pada keinginan penguasa yang tak sejalan dengan aqidah Islamiyah, Imam Malik menentang tanpa takut risiko yang dihadapinya. Salah satunya dengan Ja’far, gubernur Madinah. Suatu ketika, gubernur yang masih keponakan Khalifah Abbasiyah, Al Mansur, meminta seluruh penduduk Madinah melakukan bai’at (janji setia) kepada khalifah. Namun, Imam Malik yang saat itu baru berusia 25 tahun merasa tak mungkin penduduk Madinah melakukan bai’at kepada khalifah yang mereka tak sukai. Ia pun mengingatkan gubernur tentang tak berlakunya bai’at tanpa keikhlasan seperti tidak sahnya perceraian paksa. Ja’far meminta Imam Malik tak menyebarluaskan pandangannya tersebut, tapi ditolaknya. Gubernur Ja’far merasa terhina sekali. Ia pun memerintahkan pengawalnya menghukum dera Imam Malik sebanyak 70 kali. Dalam kondisi berlumuran darah, sang imam diarak keliling Madinah dengan untanya. Dengan hal itu, Ja’far seakan mengingatkan orang banyak, ulama yang mereka hormati tak dapat menghalangi kehendak sang penguasa. Namun, ternyata Khalifah Mansur tidak berkenan dengan kelakuan keponakannya itu. Mendengar kabar penyiksaan itu, khalifah segera mengirim utusan untuk menghukum keponakannya dan memerintahkan untuk meminta maaf kepada sang imam. Untuk menebus kesalahan itu, khalifah meminta Imam Malik bermukim di ibukota Baghdad dan menjadi salah seorang penasihatnya. Khalifah mengirimkan uang 3.000 dinar untuk keperluan perjalanan sang imam. Namun, undangan itu pun ditolaknya. Imam Malik lebih suka tidak meninggalkan kota Madinah. Hingga akhir hayatnya, ia tak pernah pergi keluar Madinah kecuali untuk berhaji. Pengendalian diri dan kesabaran Imam Malik membuat ia ternama di seantero dunia Islam. Pernah semua orang panik lari ketika segerombolan Kharijis bersenjatakan pedang memasuki masjid Kuffah. Tetapi, Imam Malik yang sedang shalat tanpa cemas tidak beranjak dari tempatnya. Mencium tangan khalifah apabila menghadap di baliurang sudah menjadi adat kebiasaan, namun Imam Malik tidak pernah tunduk pada penghinaan seperti itu. Sebaliknya, ia sangat hormat pada para cendekiawan, sehingga pernah ia menawarkan tempat duduknya sendiri kepada Imam Abu Hanifah yang mengunjunginya.

Dari Al Muwatta’ Hingga Madzhab Maliki Al Muwatta’ adalah kitab fikih berdasarkan himpunan hadits-hadits pilihan. Santri mana yang tak kenal kitab yang satu ini. Ia menjadi rujukan penting, khususnya di kalangan pesantren dan ulama kontemporer. Karya terbesar Imam Malik ini dinilai memiliki banyak keistimewaan. Ia disusun berdasarkan klasifikasi fikih dengan memperinci kaidah fikih yang diambil dari hadits dan fatwa sahabat. Menurut beberapa riwayat, sesungguhnya Al Muwatta’ tak akan lahir bila Imam Malik tidak ‘dipaksa’ Khalifah Mansur. Setelah penolakan untuk ke Baghdad, Khalifah Al Mansur meminta Imam Malik mengumpulkan hadits dan membukukannya. Awalnya, Imam Malik enggan melakukan itu. Namun, karena dipandang tak ada salahnya melakukan hal tersebut, akhirnya lahirlah Al Muwatta’. Ditulis di masa Al Mansur (754775 M) dan baru selesai di masa Al Mahdi (775-785 M). Dunia Islam mengakui Al Muwatta’ sebagai karya pilihan yang tak ada duanya. Menurut Syah Walilullah, kitab ini merupakan himpunan hadits paling shahih dan terpilih. Imam Malik memang menekankan betul terujinya para perawi. Semula, kitab ini memuat 10 ribu hadits. Namun, lewat penelitian ulang, Imam Malik hanya memasukkan 1.720 hadits. Kitab ini telah diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa dengan 16 edisi yang berlainan. Selain Al Muwatta’, Imam Malik juga menyusun kitab Al Mudawwanah al Kubra, yang berisi fatwa-fatwa dan jawaban Imam Malik atas berbagai persoalan. Imam Malik tak hanya meninggalkan warisan buku. Ia juga mewariskan mazhab fikih di kalangan Islam Sunni, yang disebut sebagai Mazhab Maliki. Selain fatwa-fatwa Imam Malik dan Al Muwatta’, kitab-kitab seperti Al Mudawwanah al Kubra, Bidayatul Mujtahid wa Nihaayatul Muqtashid (karya Ibnu Rusyd), Matan ar Risalah fi al Fiqh al Maliki (karya Abu Muhammad Abdullah bin Zaid), Asl al Madarik Syarh Irsyad al Masalik fi Fiqh al Imam Malik (karya Shihabuddin al Baghdadi), dan Bulgah as Salik li Aqrab al Masalik (karya Syeikh Ahmad as Sawi), menjadi rujukan utama mazhab Maliki. Di samping sangat konsisten memegang teguh hadits, mazhab ini juga dikenal amat mengedepankan aspek kemaslahatan dalam menetapkan hukum. Secara berurutan, sumber hukum yang dikembangkan dalam Mazhab Maliki adalah Al-Qur’an, Sunnah Rasulullah SAW, amalan sahabat, tradisi masyarakat Madinah (amal ahli al Madinah), qiyas (analogi), dan al maslahah al mursalah (kemaslahatan yang tidak didukung atau dilarang oleh dalil tertentu). Mazhab Maliki pernah menjadi mazhab resmi di Mekah, Madinah, Irak, Mesir, Aljazair, Tunisia, Andalusia (kini Spanyol), Marokko, dan Sudan. Kecuali di tiga negara yang disebut terakhir, jumlah pengikut mazhab Maliki kini menyusut. Mayoritas penduduk Mekah dan Madinah saat ini mengikuti Mazhab Hanbali. Di Iran dan Mesir, jumlah pengikut Mazhab Maliki juga tidak banyak. Hanya Marokko saat ini satu-satunya negara yang secara resmi menganut Mazhab Maliki. Sejarah Singkat Imam Hanafi Imam Abu Hanifah An-Nu’man bin Tsabit al-Kufiy merupakan orang yang faqih di

negeri Irak, salah satu imam dari kaum muslimin, pemimpin orang-orang alim, salah seorang yang mulia dari kalangan ulama dan salah satu imam dari empat imam yang memiliki madzhab. Di kalangan umat Islam, beliau lebih dikenal dengan nama Imam Hanafi. Nasab dan Kelahirannya bin Tsabit bin Zuthi (ada yang mengatakan Zutha) At-Taimi AlKufi Beliau adalah Abu Hanifah An-Nu’man Taimillah bin Tsa’labah. Beliau berasal dari keturunan bangsa persi. Beliau dilahirkan pada tahun 80 H pada masa shigharus shahabah dan para ulama berselisih pendapat tentang tempat kelahiran Abu Hanifah, menurut penuturan anaknya Hamad bin Abu Hadifah bahwa Zuthi berasal dari kota Kabul dan dia terlahir dalam keadaan Islam. Adapula yang mengatakan dari Anbar, yang lainnya mengatakan dari Turmudz dan yang lainnya lagi mengatakan dari Babilonia. Perkembangannya Ismail bin Hamad bin Abu Hanifah cucunya menuturkan bahwa dahulu Tsabit ayah Abu Hanifah pergi mengunjungi Ali Bin Abi Thalib, lantas Ali mendoakan keberkahan kepadanya pada dirinya dan keluarganya, sedangkan dia pada waktu itu masih kecil, dan kami berharap Allah subhanahu wa ta’ala mengabulkan doa Ali tersebut untuk kami. Dan Abu Hanifah At-Taimi biasa ikut rombongan pedagang minyak dan kain sutera, bahkan dia punya toko untuk berdagang kain yang berada di rumah Amr bin Harits. Abu Hanifah itu tinggi badannya sedang, memiliki postur tubuh yang bagus, jelas dalam berbicara, suaranya bagus dan enak didengar, bagus wajahnya, bagus pakaiannya dan selalu memakai minyak wangi, bagus dalam bermajelis, sangat kasih sayang, bagus dalam pergaulan bersama rekan-rekannya, disegani dan tidak membicarakan hal-hal yang tidak berguna. Beliau disibukkan dengan mencari atsar/hadits dan juga melakukan rihlah untuk mencari hal itu. Dan beliau ahli dalam bidang fiqih, mempunyai kecermatan dalam berpendapat, dan dalam permasalahan-permasalahan yang samar/sulit maka kepada beliau akhir penyelesaiannya. Beliau sempat bertemu dengan Anas bin Malik tatkala datang ke Kufah dan belajar kepadanya, beliau juga belajar dan meriwayat dari ulama lain seperti Atha’ bin Abi Rabbah yang merupakan syaikh besarnya, Asy-Sya’bi, Adi bin Tsabit, Abdurrahman bin Hurmuj al-A’raj, Amru bin Dinar, Thalhah bin Nafi’, Nafi’ Maula Ibnu Umar, Qotadah bin Di’amah, Qois bin Muslim, Abdullah bin Dinar, Hamad bin Abi Sulaiman guru fiqihnya, Abu Ja’far Al-Baqir, Ibnu Syihab Az-Zuhri, Muhammad bin Munkandar, dan masih banyak lagi. Dan ada yang meriwayatkan bahwa beliau sempat bertemu dengan 7 sahabat. Beliau pernah bercerita, tatkala pergi ke kota Bashrah, saya optimis kalau ada orang yang bertanya kepadaku tentang sesuatu apapun saya akan menjawabnya, maka tatkala diantara mereka ada yang bertanya kepadaku tentang suatu masalah lantas saya tidak mempunyai jawabannya, maka aku memutuskan untuk tidak berpisah dengan Hamad sampai dia meninggal, maka saya bersamanya selama 10 tahun. Pada masa pemerintahan Marwan salah seorang raja dari Bani Umayyah di Kufah, beliau didatangi Hubairoh salah satu anak buah raja Marwan meminta Abu Hanifah agar menjadi Qodhi (hakim) di Kufah akan tetapi beliau menolak permintaan tersebut, maka beliau dihukum cambuk sebanyak 110 kali (setiap harinya dicambuk 10 kali), tatkala dia

Ali bin Ashim. menghindari dari harta penguasa”. 4. Abu Syihab Al-Hanath Assamaqondi. 6. saya tidak pernah mendengar beliau berbuat ghibah meskipun kepada musuhnya’ kemudian beliau menimpali ‘Demi Allah. Hamad bin Abu Hanifah. Qois bin Rabi’ juga mengatakan hal serupa dengan perkataan Fudhail bin Iyadh. Abdul Aziz bin Khalid at-Turmudzi. Ismail bin Yahya Al-Sirafi. “Aku datang ke kota Kufah. dia tidak membicarakan hadits kecuali yang dia hafal dan tidak membicarakan apa-apa yang tidak hafal”. kemudian imam Malik berpendapat. “Aku berkata kepada Sufyan Ats-Tsauri. Yahya bin Ma’in berkata. Ishaq al-Azroq. Abdullah ibnul Mubarok berkata. “Abu Hanifah berkata. Fudhail bin Iyadh berkata. “Abu Hanifah adalah orang yang tsiqoh. Isa bin Yunus. “Abu Hanifah adalah orang yang paling faqih”. tidaklah kami . Abdullah ibnul Mubarok. Hafsh binn Abdurrahman al-Qadhi. Abdul karim bin Muhammad al-Jurjani. tidak tertuduh dengan berdusta. Nu’man bin Abdus Salam al-Asbahani. Beliau juga berkata. tidak selayaknya bagi seseorang berbicara tentang hadits kecuali apa-apa yang dia hafal sebagaimana dia mendengarnya”. Yazid bin Harun. Dan dia juga berkata.”. Sufyan berpendapat dan Abu Hanifah berpendapat maka yang paling bagus pendapatnya adalah Abu Hanifah … dan dia orang yang paling faqih dari ketiganya”. dan lain-lain. 2. Dan beliau juga berkata. terkenal dengan wara’-nya. Abdullah bin Zubair al-Qurasy. Sulaiman bin Amr An-Nakhai. Waki’ bin Al-Jarah. “Barangsiapa ingin mutabahir (memiliki ilmu seluas lautan) dalam masalah fiqih hendaklah dia belajar kepada Abu Hanifah” 5. 3. Al-Qodhi Abu Yusuf. Abyadh bin Al-Aghar bin Ash-Shabah.” Beliau juga berkata. dia adalah orang yang paling berakal. Yahya bin Sa’id al-Qothan berkata. Dan beliau juga pernah berkata. orang yang jujur. “Abu hanifah laa ba’sa bih. Al-Qodhi Abu Yusuf berkata. Yahya bin Ayub Al-Mishri. aku bertanya siapakah orang yang paling wara’ di kota Kufah? Maka mereka penduduk Kufah menjawab Abu Hanifah”. Muhammad bin Abdullah al-Anshari. Adapun orang-orang yang belajar kepadanya dan meriwayatkan darinya diantaranya adalah sebagaimana yang disebutkan oleh Syaikh Abul Hajaj di dalam Tahdzibnya berdasarkan abjad diantaranya Ibrahin bin Thahman seorang alim dari Khurasan. Muhammad bin Qoshim al-Asadi. Muhammad bin Hasan Assaibani. Beliau juga berkata. “Saya tidak melihat seseorang yang lebih tahu tentang tafsir hadits dan tempat-tempat pengambilan fiqih hadits dari Abu Hanifah”. dia tidak berdusta. ‘Wahai Abu Abdillah. “Kami tidak mendustakan Allah swt. Muhammad bin Bisyr. sabar dalam belajar dan mengajarkan ilmu. Abu Nu’aim. Hamzah temannya penjual minyak wangi. termasuk salah seorang hartawan. “Abu Hanifah adalah seorang yang faqih. dan masih membutuhkan pendapat. menunjukkan kebenaran dengan cara yang baik. dia tidak menghilangkan kebaikannya dengan perbuatan ghibah’. Al-Fadhl bin Musa. sedikit bicara. “Apabila atsar telah diketahui.mengetahui keteguhan Abu Hanifah maka dia melepaskannya. Imam Syafii berkata. Asar bin Amru Al-Bajali. Ali bin Zhibyan al-Qodhi. “Abu Hanifah adalah orang yang tsiqoh di dalam hadits”. “Kalaulah Allah subhanahu wa ta’ala tidak menolong saya melalui Abu Hanifah dan Sufyan Ats-Tsauri maka saya hanya akan seperti orang biasa”. Su’aib bin Ishaq. Dan dalam waktu yang lain beliau berkata. Dawud Ath-Thai. orang yang paling jauh dari perbuatan ghibah adalah Abu Hanifah. Al-Hasan bin Ziyad. diantaranya: 1. Penilaian para ulama terhadap Abu Hanifah Berikut ini beberapa penilaian para ulama tentang Abu Hanifah. Al-Harits bin Nahban.

“Abu Hanifah Nu’man bin Tsabit shahibur ro’yi mudhtharib dalam hadits. 4. akan tetapi dia termasuk dari sya’air iman. … akan tetapi kami mengatakan bahwa barangsiapa beramal kebaikan dengan memenuhi syarat-syaratnya dan tidak melakukan hal-hal yang merusaknya. dan orang yang berbuat kemaksiatan selain syirik dan kekufuran meskipun dia belum bertaubat sampai dia meninggal dalam keadaan beriman. 8. dan yang berpendapat seperti ini adalah Jumhur Asy’ariyyah. Padahahal telah dinukil dari beliau bahwa Al-Qur’an itu adalah kalamullah dan . “Abu Hanifah Nu’man bin Tsabit tidak kuat hafalan haditsnya”. Yaitu penyataan bahwa iman itu keyakinan yang ada dalam hati dan diucapkan dengan lisan. Abdul Karim bin Muhammad bin Syu’aib An-Nasai berkata. Dan yang dimaksudkan dengan “tidak bertambah dan berkurang” adalah jumlah dan ukurannya itu tidak bertingkat-tingkat.” 5. mereka menyebutkan bahwa Abu Hanifah berkata. “Pendapat Abu Hanifah di dalam masalah fiqih lebih mendalam dari pada syair. dak hal ini tidak menafikan adanya iman itu bertingkat-tingkat dari segi kaifiyyah. ‘Orang yang terjerumus dalam dosa besar maka urusannya diserahkan kepada Allah’.akan menerimanya. Abu Manshur Al-Maturidi … dan menyelisihi pendapat ini adalah Ahlu Hadits … dan telah dinukil pula dari Abu Hanifah bahwa iman itu adalah pembenaran di dalam hati dan penetapan dengan lesan tidak bertambah dan tidak berkurang. Abdullah ibnul Mubarok berkata. kalau Dia menghendaki maka akan mengadzabnya dan kalau tidak maka akan mengampuninya. Dan telah dinukil dari Abu Hanifah bahwasanya amal-amal itu tidak termasuk dari hakekat imam. bahwa beliau berpendapat Al-Qur’an itu makhluq. “Tidaklah orang itu mensela Abu Hanifah melainkan dia itu orang yang pendengki atau orang yang jahil”. juga mendapatkan penilaian negatif dan celaan yang ditujukan kepada beliau. dan mengeluarkan amal dari hakikat iman. “Semoga Allah merahmati Abu Hanifah karena dia adalah termasuk orang yang menjaga shalatnya (banyak melakukan shalat)”. diantaranya : 1. Hafsh bin Ghiyats berkata. Sebagian ahlul ilmi memberikan tuduhan bahwa Abu Hanifah adalah murji’ah dalam memahi masalah iman. dan yang semisalnya … Dan dinukil pula oleh para sahabatnya. tidak banyak hadits shahihnya”.mendengar pendapat yang lebih baik dari pendapat Abu Hanifah. “Kami tidak mengatakan bahwa orang yang beriman itu tidak membahayakan dosadosanya terhadap keimanannya. seperti ada yang kuat dan ada yang lemah. dan tidaklah mencelanya melainkan dia itu orang yang jahil tentangnya”. “Abu Hanifah orang yang miskin di dalam hadits”. 3. 2. Al-Khuroibi berkata. Sebagian ahlul ilmi yang lainnya memberikan tuduhan kepada Abu Hanifah. dan sungguh banyak mengambil pendapatnya”. Sufyan bin Uyainah berkata. ada yang jelas dan yang samar. bahklan -insya Allah. Imam Muslim bin Hajaj berkata. tidak membatalakannya dengan kekufuran dan murtad sampai dia meninggal maka Allah tidak akan menyia-nyiakan amalannya. 7. dan kami juga tidak mengatakan pelaku dosa besar itu masuk neraka dan kekal di neraka meskipun dia itu orang yang fasiq. Beberapa penilaian negatif yang ditujukan kepada Abu Hanifah Abu Hanifah selain dia mendapatkan penilaian yang baik dan pujian dari beberapa ulama. 9. sebagaimana yang termaktub dalam kitab “Fiqhul Akbar” karya Abu Hanifah. maka di berasa dibawah kehendak Allah.

coba lihatlah ke kitab beliau Fiqhul Akbar dan Aqidah Thahawiyah …. maka ketahuilah! Apakah perkataan mereka . Dan apabila kalian menghendaki untuk mengetahui kedudukan riwayat-riwayat yang berkenaan dengan celaan terhadap Abu Hanifah maka bacalah kitab al-Intiqo’ karya Al-Hafizh Ibnu Abdil Barr. Apabila telah shahih sebuah hadits maka hadits tersebut menjadi madzhabku Berkata Syaikh Nashirudin Al-Albani. dan penisbatan pendapat Al-Qur’an itu dalah makhluq kepada Abu Hanifah merupakan kedustaan”. Dan para imam telah memberi isyarat bahwa mereka tidak mampu untuk menguasai. Celaka engkau wahai Ya’qub (Abu Yusuf). Dan di sana masih banyak lagi bentuk-bentuk penilaian negatif dan celaan yang diberikan kepada beliau. hal ini bisa dibaca dalam kitab Tarikh Baghdad juz 13 dan juga kitab alJarh wa at-Ta’dil Juz 8 hal 450. sesungguhnya kami adalah manusia biasa. Diantara nasehat-nasehat beliau adalah: a. Syaikh Al-Albani berkata. … dan betapa banyak dari para imam yang agung. Dan ini merupakan pendapat ahlul haq …. Tidak diragukan lagi bahwa merupakan cela. “Ini merupakan kesempurnaan ilmu dan ketaqwaan para imam. dalam riwayat lain. Ibnu Abdil Barr berkata. Tidak halal bagi seseorang untuk mengambil/memakai pendapat kami selama dia tidak mengetahui dari dalil mana kami mengambil pendapat tersebut. Jami’ul Masanid karya al-Khawaruzumi dan Tadzkiratul Hufazh karya Imam AdzDzahabi. Dan dalam riwayat lain. dan kami ruju’ (membatalkan) pendapat tersebut pada pagi harinya. Hal ini sebagaimana yang dijelaskan oleh imam Syafii.dan sungguh kami telah meneliti semua riwayat-riwayat tersebut. “maka terkadang diantara para imam ada yang menyelisihi sunnah yang belum atau tidak sampai kepada mereka. dan sungguh telah diriwayatkan dari Abu Hanifah oleh para sahabatnya pendapat-pendapat yang jitu dan dengan ibarat yang berbeda-beda. ternyata riwayat-riwayat tersebut lemah dalam sanadnya dan mudhtharib dalam maknanya. maka hal seperti itu sungguh dia menolak banyak pengkhabaran tentang Abu Hanifah dari orang-orang yang adil” Beberapa nasehat Imam Abu Hanifah Beliau adalah termasuk imam yang pertama-tama berpendapat wajibnya mengikuti Sunnah dan meninggalkan pendapat-pendapatnya yang menyelisihi sunnah. maka sesungguhnya aku berpendapat pada hari ini denga suatu pendapat dan aku tinggalkan pendapat itu besok.pengucapan kita dengan Al-Qur’an adalah makhluq. “Banyak dari Ahlul Hadits – yakni yang menukil tentang Abu Hanifah dari al-Khatib (Tarikh baghdad) – melampaui batas dalam mencela Abu Hanifah. janganlah engakau catat semua apa-apa yang kamu dengar dariku. Dan dalam riawyat lain. b. maka mereka memerintahkan kepada kita untuk berpegang teguh dengan sunnah dan menjadikan sunah tersebut termasuk madzhab mereka semuanya”. meliput sunnah/hadits secara keseluruhan”. aib untuk ber-ashabiyyah madzhabiyyah. yang semuanya itu menunjukkan pada sesuatu yang satu. dia berfatwa dengan pendapatku. alim yang cerdas mereka bersikap inshaf (pertengahan ) secara haqiqi. besok aku berpendapat dengan suatu pendapat dan aku tinggalkan pendapat tersebut hari berikutnya. “Maka apabila demikian perkataan para imam terhadap orang yang tidak mengetahui dalil mereka. kami berpendapat pada hari ini. Dan kalian akan mengetahui riwayat-riwayat yang banyak tentang cacian yang ditujukan kepada Abiu Hanifah -dalam Tarikh Baghdad. yaitu wajibnya mengambil hadits dan meninggalkan taqlid terhadap pendapat para imam yang menyelisihi hadits. haram bagi orang yang tidak mengetahui dalilku.

Syafi‘. kemudian dia berfatwa dengan pendapat yang menyelisishi dalil tersebut? maka camkanlah kalimat ini! Dan perkataan ini saja cukup untuk memusnahkan taqlid buta. Dia seorang yang tidak berpunya. Idris. yaitu Hasyim bin al-Muththalib. Wafatnya Pada zaman kerajaan Bani Abbasiyah tepatnya pada masa pemerintahan Abu Ja’far AlManshur yaitu raja yang ke-2. Kemudian syaikh Al-Albani mengomentari pernyataan tersebut dengan perkataannya. …”. hal itu merupakan udzur bagi Abu Hanifah tatkala dia menyelisihi hadits-hadits yang shahih tanpa dia sengaja – dan ini merupakan udzur yang diterima. maka tinggalkan perkataanku. “Keyakinan kami dan keyakinan setiap orang yang pertengahan (tidak memihak) terhadap Abu Hanifah. Nasab beliau bertemu dengan nasab Rasulullah pada diri ‘Abdu Manaf bin Qushay. Apabila saya mengatakan sebuah pendapat yang menyelisihi kitab Allah dan hadits Rasulullah yang shahih. untuk itulah sebaigan orang dari para masyayikh yang diikuti mengingkari penisbahan kepada Abu Hanifah tatkala mereka mengingkari fatwanya dengan berkata “Abu Hanifah tidak tahu dalil”!. Awalnya dia tinggal di Madinah lalu berpindah dan menetap di ‘Asqalan (Kota tepi pantai di wilayah Palestina) dan akhirnya meninggal dalam keadaan masih muda di sana. karena tidak ada nash dalam permasalahan-permasalahan yang diqiyaskan tersebut. …”. Sejarah Singkat Imam Syafi’i Nama dan Nasab Beliau bernama Muhammad dengan kun-yah Abu Abdillah. maka tidak boleh mencela padanya sebagaimana yang dilakukan sebagian orang jahil. Bapak beliau. Nasab beliau secara lengkap adalah Muhammad bin Idris bin al-‘Abbas bin ‘Utsman bin Syafi‘ bin as-Saib bin ‘Ubayd bin ‘Abdu Zayd bin Hasyim bin al-Muththalib bin ‘Abdu Manaf bin Qushay. Maka banyak terjadi qiyas pada madzhabnya secara darurat kalaudibanding dengan para ulama lainnya. bahwa seandainya dia hidup sampai dengan dituliskannya ilmu Syariat. berasal dari daerah Tibalah (Sebuah daerah di wilayah Tihamah di jalan menuju ke Yaman). dan dia dishalatkan banyak orang bahkan ada yang meriwayatkan dishalatkan sampai 6 kloter. c. karena Allah tidak membebani manusia yang tidak dimampuinya -. Berkata Asy-sya’roni dalam kitabnya Al-Mizan 1/62 yang ringkasnya sebagai berikut.terhadap orang yang mengetahui dalil yang menyelisihi pendapat mereka. Abu Hanifah dipanggil kehadapannya untuk diminta menjadi qodhi (hakim). berbeda dengan para imam yang lainnya. Akan tetapi dalil-dalil syari terpisah-pesah pada zamannya dan juga pada zaman tabi’in dan atbaut tabiin masih terpencar-pencar disana-sini. itupun hanya sedikit dalam madzhabnya sebagaimana hal itu juga sedikit pada madzhab-madzhab lainnya dengan penisbahan kepadanya. bahkan wajib beradab dengannya karena dia merupakan salah satu imam dari imam-imam kaum muslimin yang dengan mereka terjaga agama ini. akan tetapi beliau menolak permintaan raja tersebut – karena Abu Hanifah hendak menjauhi harta dan kedudukan dari sultan (raja) – maka dia ditangkap dan dijebloskan kedalam penjara dan wafat dalam penjara. “Maka apabila demikian halnya. setelah para penghafal hadits mengumpulkan hadits-haditsnya dari seluruh pelosok penjuru dunia maka Abu Hanifah akan mengambil hadits-hadits tersebut dan meninggalkan semua pendapatnya dengan cara qiyas. kakek dari kakek . Dengan begitu. Dan beliau wafat pada bulan Rajab pada tahun 150 H dengan usia 70 tahun. beliau masih termasuk sanak kandung Rasulullah karena masih terhitung keturunan paman-jauh beliau .

Akan tetapi. Ketika berumur dua tahun. Imam an-Nawawi menegaskan bahwa ibu Imam Syafi‘i adalah seorang wanita yang tekun beribadah dan memiliki kecerdasan yang tinggi. banyak riwayat yang menyebutkan beberapa tempat yang berbeda.menurut sebagian ulama adalah seorang sahabat shigar (yunior) Nabi. Lalu ketika berumur 10 tahun. Sebenarnya ibunya tidak mampu untuk membiayainya. Pertumbuhannya dan Pengembaraannya Mencari Ilmu Di Mekkah. dia berkata kepadaku. beliau dibawa ibunya ke negeri Hijaz dan berbaur dengan penduduk negeri itu yang keturunan Yaman karena sang ibu berasal dari kabilah Azdiyah (dari Yaman).beliau.” Dan ternyata kemudian dengan segera guru itu mengangkatnya sebagai penggantinya (mengawasi murid-murid lain) jika dia tidak ada. yang termasyhur dan disepakati oleh ahli sejarah adalah kota Ghazzah (Sebuah kota yang terletak di perbatasan wilayah Syam ke arah Mesir. sendiri termasuk sahabat kibar (senior) yang memiliki kemiripan fisik dengan Rasulullah saw. Tentang tempat kelahirannya. Abu Hanifah wafat sehingga dikomentari oleh al-Hakim sebagai isyarat bahwa beliau adalah pengganti Abu Hanifah dalam bidang yang ditekuninya. Adapun ibu beliau. “Di al-Kuttab (sekolah tempat menghafal Alquran). Waktu dan Tempat Kelahirannya Beliau dilahirkan pada tahun 150H. Demikianlah. Di sana. Beberapa pendapat mengatakan dia masih keturunan al-Hasan bin ‘Ali bin Abu Thalib. beliau kemudian beralih ke Masjidil Haram untuk menghadiri majelis-majelis ilmu di sana. -yang namanya menjadi sumber penisbatan beliau (Syafi‘i). tetapi sang guru ternyata rela tidak dibayar setelah melihat kecerdasan dan kecepatannya dalam menghafal. “Tidak halal bagiku mengambil upah sedikitpun darimu. sang ibu mengirimnya belajar kepada seorang guru. Imam Syafi‘i bercerita. Sampai ketika saya menghafal semua yang dia diktekan. Setelah rampung menghafal Alquran di al-Kuttab. Ibnu Hajar memberikan penjelasan bahwa riwayat-riwayat tersebut dapat digabungkan dengan dikatakan bahwa beliau dilahirkan di sebuah tempat bernama Ghazzah di wilayah Asqalan. sedangkan yang lain menyebutkan seorang wanita dari kabilah Azadiyah yang memiliki kun-yah Ummu Habibah. karena sang ibu khawatir nasabnya yang mulia lenyap dan terlupakan. Imam Bukhari dan Imam Muslim telah memberi kesaksian mereka akan kevalidan nasabnya tersebut dan ketersambungannya dengan nasab Nabi. Dia seorang yang faqih dalam urusan agama dan memiliki kemampuan melakukan istinbath. bapak Syafi‘. Pada tahun itu pula. beliau dibawa ke Mekkah. belum lagi menginjak usia baligh. Tepatnya di sebelah Selatan Palestina. Ketika itu dia tertawan lalu menebus sendiri dirinya dan menyatakan masuk Islam. tetapi hanya keturunan secara wala’ saja. beliau telah berubah menjadi seorang guru. terdapat perbedaan pendapat tentang jati dirinya. Dia termasuk dalam barisan tokoh musyrikin Quraysy dalam Perang Badar. As-Saib. maka aku ikut menghafalnya. Jaraknya dengan kota Asqalan sekitar dua farsakh). kemudian mereka membantah pendapat-pendapat sekelompok orang dari kalangan Malikiyah dan Hanafiyah yang menyatakan bahwa Imam Syafi‘i bukanlah asli keturunan Quraysy secara nasab. Tempat lain yang disebut-sebut adalah kota Asqalan dan Yaman. Imam Syafi ‘i dan ibunya tinggal di dekat Syi‘bu al-Khaif. Para ahli sejarah dan ulama nasab serta ahli hadits bersepakat bahwa Imam Syafi‘i berasal dari keturunan Arab murni. Sekalipun hidup dalam . saya melihat guru yang mengajar di situ membacakan murid-muridnya ayat Alquran.

dan Muwaththa’ Imam Malik. maka beliau pun tersentuh untuk mendalaminya dan mulailah beliau melakukan pengembaraannya mencari ilmu. Di hadapan Imam Malik. Di sana beliau mengambil ilmu dari Mutharrif bin Mazin dan Hisyam bin Yusuf al-Qadhi. Beliau mengawalinya dengan menimbanya dari ulama-ulama kotanya. Sampai dikatakan bahwa beliau telah menghafal Alquran pada saat berusia 7 tahun. dan pelepah kurma yang telah bertuliskan hadits-hadits Nabi. potongan kulit. dan hafalannya itu membuat Imam Malik kagum kepadanya. suatu hal yang kemudian banyak dipuji oleh ahli-ahli bahasa Arab yang pernah berjumpa dengannya dan yang hidup sesudahnya. Di Yaman. Sa’id bin Salim. Terlebih lagi di sana ada Imam Malik bin Anas. Lalu.kemiskinan. beliau membaca al-Muwaththa’ yang telah dihafalnya di Mekkah. Muhammad bin Ali bin Syafi’ – yang masih terhitung paman jauhnya-. Athaf bin Khalid. dan lainlain. seperti Muslim bin Khalid. Mereka menuduhnya hendak mengobarkan pemberontakan bersama orang- . berawal dari Yaman inilah beliau mendapat cobaan –satu hal yang selalu dihadapi oleh para ulama. Maka berangkatlah beliau ke sana menemui sang Imam. sekembalinya dari sana beliau telah berhasil menguasai kefasihan mereka dan menghafal seluruh syair mereka. Setelah mendapatkan nasehat dari dua orang ulama. Setelah mendapat izin dari para syaikh-nya untuk berfatwa. Sampai-sampai tempayan-tempayan milik ibunya penuh dengan tulang-tulang. timbul keinginannya untuk mengembara ke Madinah. dan al-Husain bin ‘Ali bin Yazid agar mendalami ilmu fiqih. dan tulang unta untuk dipakai menulis. beliau mempelajari ilmu fiqih. yaitu Muslim bin Khalid az-Zanji -mufti kota Mekkah-. nama beliau menjadi tenar karena sejumlah kegiatan dan kegigihannya menegakkan keadilan. Beliau memutuskan untuk tinggal di daerah pedalaman bersama suku Hudzail yang telah terkenal kefasihan dan kemurnian bahasanya. pecahan tembikar. Isma‘il bin Ja‘far. ‘Abdul ‘Aziz ad-Darawardi. Bahkan dikatakan bahwa dari 10 panah yang dilepasnya. Beliau mengumpulkan pecahan tembikar. Dan itu terjadi pada saat beliau belum lagi berusia baligh. hadits. Beliau menjalani mulazamah kepada Imam Malik demi mengambil ilmu darinya sampai sang Imam wafat pada tahun 179. serta syair-syair mereka. lughoh. sebelum maupun sesudah beliau-. Setelah kembali ke Mekkah. beliau tidak berputus asa dalam menimba ilmu. Hasilnya. Dawud bin Abdurrahman al-‘Athar. takdir Allah telah menentukan jalan lain baginya. pelepah kurma. serta yang lain. Beliau juga tertarik mempelajari ilmu bahasa Arab dan syair-syairnya. serta mengetahui nasab orang-orang Arab. 9 di antaranya pasti mengena sasaran. beliau kemudian melanjutkan mencari ilmu ke Yaman. Namun. beliau juga mengambil ilmu dari ulama Madinah lainnya seperti Ibrahim bin Abu Yahya. Di Mekkah ini. orang-orang yang tidak senang kepadanya akibat kegiatannya tadi mengadukannya kepada Khalifah Harun ar-Rasyid. Ibrahim bin Sa‘d dan masih banyak lagi. Fudhail bin ‘Iyadh. Mekkah. dan ketenarannya itu sampai juga ke telinga penduduk Mekkah. untuk mengambil ilmu dari para ulamanya. lalu membaca dan menghafal kitab AlMuwaththa’ karya Imam Malik pada usia 12 tahun sebelum beliau berjumpa langsung dengan Imam Malik di Madinah. Sufyan bin ‘Uyainah –ahli hadits Mekkah-. Dar as-Sunnah. Di samping itu beliau juga mempelajari keterampilan memanah dan menunggang kuda sampai menjadi mahir sebagai realisasi pemahamannya terhadap ayat 60 surat Al-Anfal. penyusun al-Muwaththa’. Namun. Di samping Imam Malik. Abdurrahman bin Abu Bakar al-Maliki.

Dengan kecerdasan dan ketenangannya serta pembelaan dari Muhammad bin al-Hasan -ahli fiqih Irak-. Bahkan Imam Syafi‘i menolak keras sikap tasysyu’ model mereka itu yang meyakini ketidakabsahan keimaman Abu Bakar. Ketika kamasyhurannya sampai ke kota Baghdad. bersemangat mengikuti pengajarannya sampai akhirnya nama beliau makin dikenal luas.orang dari kalangan Alawiyah. kepada Isma‘il bin ‘Ulayyah dan Abdul Wahhab ats-Tsaqafiy dan lain-lain. Maka mulailah ia mengajar di tempat dahulu ia belajar. Untuk itu beliau berguru dengan mulazamah kepada Muhammad bin al-Hassan. membuatnya ditangkap. mencari ilmu. beliau kembali melakukan perjalanan ke . Khalifah menyuruh bawahannya menyiapkan pedang dan hamparan kulit. Di Baghdad. Imam Syafi‘i berusaha memberikan penjelasan kepada Khalifah. beliau pun menampakkan secara terang-terangan rasa cintanya kepada mereka tanpa rasa takut sedikitpun. padahal sikapnya sama sekali berbeda dengan tasysyu’ model orang-orang syi‘ah. suatu sikap yang saat itu akan membuat pemiliknya merasakan kehidupan yang sangat sulit. Setelah memeriksa mereka seorang demi seorang. Sebagaimana dalam sejarah. Umar. Dan hal itu menggoreskan rasa sedih yang mendalam pada kaum muslimin secara umum dan pada diri Imam Syafi‘i secara khusus. serta ‘Utsman . beliau kembali ke Mekkah pada saat namanya mulai dikenal. Setelah meraih ilmu dari para ulama Irak itu. Sikapnya itu membuatnya dituduh sebagai orang yang bersikap tasyayyu‘. Dan kecintaan beliau itu ternyata tidaklah lantas membuatnya dianggap oleh orang-orang syiah sebagai ahli fiqih madzhab mereka. Salah satu di antara mereka adalah Imam Ahmad bin Hanbal. Imam Abdurrahman bin Mahdi mengirim surat kepada Imam Syafi‘i memintanya untuk menulis sebuah kitab yang berisi khabar-khabar yang maqbul. lalu digelandang ke Baghdad dalam keadaan dibelenggu dengan rantai bersama sejumlah orang-orang ‘Alawiyah. Selain itu. Akhirnya beliau meninggalkan majelis Harun ar-Rasyid dalam keadaan bersih dari tuduhan bersekongkol dengan ‘Alawiyah dan mendapatkan kesempatan untuk tinggal di Baghdad. Mereka yang telah mendengar nama beliau dan ilmunya yang mengagumkan. dan hanya meyakini keimaman Ali. penjelasan tentang nasikh dan mansukh dari ayat-ayat Alquran dan lain-lain. beliau kembali pada kegiatan asalnya. Dia melihat orang-orang dari Ahlu Bait Nabi menghadapi musibah yang mengenaskan dari penguasa. Ketika musim haji tiba. Pada masa itu. Setelah lebih dari 9 tahun mengajar di Mekkah. Sedangkan kecintaan beliau kepada Ahlu Bait adalah kecintaan yang didasari oleh perintah-perintah yang terdapat dalam Alquran maupun hadits-hadits shahih. serta meyakini kemaksuman para imam mereka. Ketika sampai pada gilirannya. beliau berhasil meyakinkan Khalifah tentang ketidakbenaran apa yang dituduhkan kepadanya. Maka beliau pun menulis kitabnya yang terkenal. Maka berbeda dengan sikap ahli fiqih selainnya. setiap khalifah dari Bani ‘Abbasiyah hampir selalu menghadapi pemberontakan orangorang dari kalangan ‘Alawiyah. Ar-Risalah. Imam Syafi‘i hidup pada masa-masa awal pemerintahan Bani ‘Abbasiyah yang berhasil merebut kekuasaan dari Bani Umayyah. Beliau meneliti dan mendalami madzhab Ahlu Ra’yu. Beliau bersama orang-orang ‘Alawiyah itu dihadapkan ke hadapan Khalifah Harun ar-Rasyid. Tuduhan dusta yang diarahkan kepadanya bahwa dia hendak mengobarkan pemberontakan. ribuan jamaah haji berdatangan ke Mekkah. Kenyataan ini membuat mereka bersikap sangat kejam dalam memadamkan pemberontakan orang-orang ‘Alawiyah yang sebenarnya masih saudara mereka sebagai sesama Bani Hasyim. ia menyuruh pegawainya memenggal kepala mereka.

Beliau selalu menyebutkan dalil-dalil dari keduanya dan menjadikannya hujjah dalam menghadapi penentangnya. Keteguhannya Membela Sunnah Sebagai seorang yang mengikuti manhaj Ash-habul Hadits. Beliau berkata. dan terjebak dalam pembahasan-pembahasan tentang ilmu kalam. beliau mendapat gelar Nashir asSunnah wa al-Hadits. Beliau mendapat sambutan meriah di Baghdad karena para ulama besar di sana telah menyebut-nyebut namanya. Salah satu di antaranya adalah Imam Ahmad bin Hanbal. Di sana beliau berdakwah. maka ikutilah dan janganlah kalian berpaling mengambil pendapat yang lain. menjadikannya rujukan dalam memahami syariat padahal mereka tahu bahwa akal juga memiliki keterbatasan-keterbatasan. tetapi akhirnya ia menyerahkan dirinya kepada kehendak Allah. Khalifah al-Makmun telah dikuasai oleh para ulama ahli kalam. Karena itulah beliau menolak madzhab mereka. Namun. beliau berangkat lagi ke Irak. Dengan kedatangannya. Provokasi mereka membuat Khalifah mendatangkan banyak musibah kepada para ulama ahlu hadits. Di Mesir. Imam Syafi‘i kemudian memutuskan pergi ke Mesir. Di sana beliau mulai menyebar madzhabnya sendiri. Hal itu karena orang-orang ahli kalam menjadikan akal sebagai patokan utama dalam menghadapi setiap masalah. mengingat perbedaan manhaj beliau dengan mereka. beliau dalam menetapkan suatu masalah terutama masalah aqidah selalu menjadikan Alquran dan Sunnah Nabi sebagai landasan dan sumber hukumnya. Maka datanglah para penuntut ilmu kepadanya meneguk dari lautan ilmunya.” Karena komitmennya mengikuti sunnah dan membelanya itu. maka ucapannya hanyalah igauan belaka. Beliau berkata. kemudian pada tahun 197 beliau balik ke Mekkah. Tetapi ketika hari Jumat tiba.Irak untuk kedua kalinya dalam rangka menolong madzhab Ash-habul Hadits di sana. ketika dia mengumpulkan para ulama untuk menguji dan memaksa mereka menerima paham Alquran itu makhluk. “Bagi Syafi‘i jika telah yakin dengan keshahihan sebuah hadits. tetapi jika dari selain keduanya. maka dia akan . Karena perubahan itulah. di Masjid Jami ‘ alGharbi terdapat sekitar 20 halaqah Ahlu Ra ‘yu. maka ucapannya adalah benar. beliau hanya beberapa bulan saja di sana karena telah terjadi perubahan politik. Tetapi beliau hanya berada setahun di Mekkah. dan menulis sejumlah kitab. Beliau menetap di Irak selama dua tahun. kelompok Ash-habul Hadits merasa mendapat angin segar karena sebelumnya mereka merasa didominasi oleh Ahlu Ra’yi. “Jika kalian telah mendapatkan Sunnah Nabi. terutama dari kalangan ahli kalam. banyak ulama yang masuk penjara. Beliau tahu betul kebencian meraka kepada ulama ahlu hadits. Akibatnya. menebar ilmunya. Terdapat banyak atsar tentang ketidaksukaan beliau kepada Ahli Ilmu Kalam. yang tersisa hanya 2 atau 3 halaqah saja. termasuk merevisi kitabnya ar-Risalah. Beliau tahu bagaimana pertentangan ilmu ini dengan manhaj as-salaf ash-shaleh –yang selama ini dipegangnya. Dan begitulah kenyataannya. Sebenarnya hati kecilnya menolak pergi ke sana.” Imam Ahmad berkata. “Setiap orang yang berbicara (mutakallim) dengan bersumber dari Alquran dan sunnah. Tahun 198. Sementara Imam Syafi‘i adalah orang yang paham betul tentang ilmu kalam. Salah satunya adalah yang dikenal sebagai Yaumul Mihnah. Sampai-sampai dikatakan bahwa ketika beliau datang ke Baghdad.di dalam memahami masalah-masalah syariat. beliau mendapat sambutan masyarakatnya. bila tidak dibunuh. sampai akhirnya beliau menemui akhir kehidupannya di sana.

“Apa yang telah diperbuat Allah kepadamu. Dan prilaku yang terbaik adalah dia tidak tertarik sama sekali dengan ilmu kalam. beliau menderita penyakit bawasir yang selalu mengeluarkan darah. “Allah mendudukkan aku di atas sebuah kursi emas dan menaburkan pada diriku mutiara-mutiara yang halus” Karangan-Karangannya Sekalipun beliau hanya hidup selama setengah abad dan kesibukannya melakukan perjalanan jauh untuk mencari ilmu. Imam Muslim. Semoga Allah memberikan kepadanya rahmat-Nya yang luas.” Imam Syafi ‘i berkata. yang tak lain adalah guru Imam Hanbali. wahai Abu Abdillah ?” Beliau menjawab. yang terdiri dari 4 jilid berisi 128 masalah. sedangkan menurut al-Marwaziy mencapai 113 kitab tentang tafsir.” Penilaian ini diungkapkan oleh Imam Syafi’i. “Tidak ada yang lebih aku benci daripada ilmu kalam dan ahlinya” Al-Mazani berkata.” Ketidaksukaan beliau sampai pada tingkat memberi fatwa bahwa hukum bagi ahli ilmu kalam adalah dipukul dengan pelepah kurma.menyampaikannya. sesudah wafatnya. Dia berkata kepada beliau. Wafatnya Karena kesibukannya berdakwah dan menebar ilmu. Kegigihan dan kesungguhannya telah melahirkan banyak ulama dan perawi hadits terkenal semisal Imam Bukhari. “Merupakan madzhab Imam Syafi‘i membenci kesibukan dalam ilmu kalam. Sikapnya menghadapi sidang pengadilan dan menanggung petaka akibat tekanan khalifah Abbasiyyah selama 15 tahun karena menolak doktrin resmi Mu’tazilah merupakan saksi hidup watak agung dan kegigihan yang mengabdikannya sebagai tokoh besar sepanjang masa. fiqih. Ar-Rabi menyampaikan bahwa dia bermimpi melihat Imam Syafi‘i. Yaqut alHamawi mengatakan jumlahnya mencapai 174 kitab yang judul-judulnya disebutkan oleh Ibnu an-Nadim dalam al-Fahrasat. lalu dinaikkan ke atas punggung unta dan digiring berkeliling di antara kabilah-kabilah dengan mengumumkan bahwa itu adalah hukuman bagi orang yang meninggalkan Alquran dan Sunnah dan memilih ilmu kalam. adab dan lain-lain. Yang paling terkenal di antara kitab-kitabnya adalah al-Umm. Beliau melarang kami sibuk dalam ilmu kalam. dan lebih tertarik kepada fiqih. hal itu tidaklah menghalanginya untuk menulis banyak kitab. perjuangan mempertahankan keyakinan yang tak sesuai dengan pemikiran seseorang.com) “Ia murid paling cendekia yang pernah saya jumpai selama di Baghdad. Sejarah Singkat Imam Hanbali (Dari kotasantri. Jumlahnya menurut Ibnu Zulaq mencapai 200 bagian. Makin lama penyakitnya itu bertambah parah hingga akhirnya beliau wafat karenanya. Imam Hanbali yang dikenal ahli dan pakar hadits ini memang sangat memberikan perhatian besar pada ilmu yang satu ini. Dan Imam Hanbali membuktikan hal itu. selalu menghadapi risiko antara hidup dan mati. dan . Menurut Syafi’i. Beliau wafat pada malam Jumat setelah shalat Isya’ hari terakhir bulan Rajab permulaan tahun 204 dalam usia 54 tahun. dan ar-Risalah al-Jadidah (yang telah direvisinya) mengenai Alquran dan As-Sunnah serta kedudukannya dalam syariat.

Karya-karya mereka seperti Shahih Bukhari. hanya 40. Basrah. Imam Hanbali dikenal tekun beribadah dan dermawan. Ismail bil Aliyyah. seorang ulama bahasa yang banyak menulis biografi tokoh sahabat. dan Said. Hingga usia 16 tahun. setiap kali mendengar ada ulama terkenal di suatu tempat. Menurut putra sulungnya. hamba sahaya wanita bernama Husinah. Istri keduanya pun meninggal dan Hanbali menikah untuk terakhir kalinya dengan seorang jariyah. sebenarnya hadits yang termuat dalam Al Musnad berjumlah 30 ribu karena ada sekitar 10 ribu hadits yang berulang. tafsir. Yaman. Darinya ia memperoleh lima orang anak yaitu Zainab. ”Hampir setiap hari ia berpuasa dan tidurnya pun sedikit sekali di waktu malam. Tak hanya pandai. hadits. Hasan. dan Musa bin Tariq. diseleksi secara ketat dan ditulisnya kembali dalam kitab karyanya Al Musnad. Lahir dengan nama Ahmad bin Muhammad bin Hanbal. Kecintaan kepada ilmu jua yang menjadikan Hanbali rela tak menikah dalam usia muda. Husain. Pertama kali. Beberapa gurunya antara lain Hammad bin Khalid. Muhammad. Hanbali belajar Al-Qur’an dan ilmu-ilmu agama lain kepada ulama-ulama Baghdad. Dari merekalah Hanbali muda mendalami fikih. Imam Hanbali hafal hingga 700. Muzaffar bin Mudrik. dan bahasa. . kalam. ia rela menempuh perjalanan jauh dan waktu lama hanya untuk menimba ilmu dari sang ulama. 780 M (wafat 855 M) ini. Walin bin Muslim. Ia lebih banyak shalat malam dan witir hingga Shubuh tiba. Umumnya hadits dalam kitab ini berderajat sahih dan hanya sedikit yang berderajat dhaif. Hanbali dapat menyerap semua pelajaran dengan baik. Dalam kitab tersebut. Imam Hanbali dibesarkan oleh ibunya.” katanya. Syam. Karena kecerdasan dan ketekunannya. ia menikah kembali dengan Raihanah dan dikarunia putra bernama Abdullah. Hadits sejumlah itu. Ia baru menikah setelah usia 40 tahun. Tokoh kelahiran Baghdad. karena sang ayah meninggal dalam usia muda.000 hadits yang dituliskan kembali dengan susunan berdasarkan tertib nama sahabat yang meriwayatkan. Setelah itu. Ketika Aisyah meninggal.Imam Abu Daud yang tak lain buah didikannya. ia mengunjungi para ulama terkenal di berbagai tempat seperti Kufah. bukan datang begitu saja. Kepakaran Imam Hanbali dalam ilmu hadits memang tak diragukan lagi sehingga mengundang banyak tokoh ulama berguru kepadanya. Mekkah dan Madinah. Abdullah bin Ahmad. Karenanya. ia menikah dengan Aisyah binti Fadl dan dikaruniai seorang putra bernama Saleh. Kecintaannya kepada ilmu begitu luar biasa. Berdasar penelitian Abdul Aziz al Khuli. Shahih Muslim atau Sunan Abu Daud menjadi kitab hadits standar yang menjadi rujukan umat Islam di seluruh dunia dalam memahami ajaran Islam yang disampaikan Rasulullah SAW lewat hadits-haditsnya. dikenal sebagai ulama yang gigih mendalami ilmu. salah seorang ulama terkenal yang jadi sahabatnya menjadi saksi akan kezuhudan Imam Hanbali. Kepandaian Imam Hanbali dalam ilmu hadits. Imam Ibrahim bin Hani.000 hadits di luar kepala.

Imam Ibnu Abi. mengambil hadits mursal (hadits yang dalam sanadnya tidak disebutkan nama perawinya). Al Mutawakkil.”’ Imam Hanbali juga dikenal teguh memegang pendirian. Setiap hari ia didera dan dipukul. ia akan memilih pendapat yang dinilainya lebih sesuai dengan Al-Qur’an dan Sunnah Nabi SAW. salah seorang pengikut madzhab Hanbali. Imam Hanbali memberikan perhatian khusus pada masalah ritual keagamaan. ‘Ini adalah rezeki yang kuperoleh hari ini dan semuanya kuberikan kepadamu. Banyak umat Islam yang menolak pandangan itu. Imam Bukhari. Di masa hidupnya. Dukungan Khalifah Al Ma’mun dari Dinasti Abbasiyah yang menjadikan aliran ini sebagai madzhab resmi negara membuat kalangan ulama berang. hadits dhaif didahulukan daripada qias. putra Al Ma’mun. sang pengganti. namun bukan ‘maudu’. terutama yang bersumber pada Sunnah. Imam Abu Daud. Sikapnya itu membuat umat makin bersimpati kepadanya sehingga pengikutnya makin banyak kendati ia mendekam dalam penjara. Imam Hanbali menghirup udara kebebasan. Mu’tasim. Menurut Ibnu Qayyim. Namanya pun makin terkenal dan banyaklah ulama dari berbagai pelosok belajar kepadanya. Imam Abu Zuhrah. Syafi’i. atau hadits lemah). Ketiga. Pertama. Para ulama yang belajar kepadanya antara lain Imam Hasan bin Musa. berkata. Dalam hal ini. Jika ia menemukan nash. . maka ia akan berfatwa dengan AlQur’an dan Sunnah dan tidak berpaling pada sumber lainnya. aliran Mu’tazilah tengah berjaya. ada lima landasan pokok yang dijadikan dasar penetapan hukum dan fatwa madzhab Hanbali. Sepeninggal Al Wasiq. Salah satu ajaran yang dipaksakan penganut Mu’tazilah adalah paham Al-Qur’an merupakan makhluk atau ciptaan Tuhan. Sebagai pendiri madzhab tersebut. Dan kelima adalah qias. Jika ternyata pendapat yang ada tidak jelas persesuaiannya dengan Al-Qur’an dan Sunnah. Siksaan tersebut makin meneguhkan sikap Hanbali menentang paham sesat itu. jika para sahabat berbeda pendapat. tetapi mengambil sikap diam atau meriwayatkan keduaduanya. ajaran-ajaran Imam Ahmad ibn Hanbali dijadikan patokan dalam amaliyah (praktik) ritual. Kedua. ia pun dipenjara dan disiksa oleh Mu’tasim. Imam Abu Zur’ah Ad Dimasyqi. Imam Muslim. Hanafi dan Maliki. lalu aku diberinya uang sebanyak empat dirham sambil berkata. Imam Yahya bin Hilal. membebaskan Imam Hanbali dan memuliakannya. Keempat. dan Imam Abu Bakar Al Asram. fatwa sahabat yang diketahui tidak ada yang menentangnya. ”Aku pernah datang kepada Imam Hanbali. oleh para muridnya. Sebagaimana ketiga Imam lainnya. Imam Hanbali termasuk yang menentang paham tersebut. maka ia tidak akan menetapkan salah satunya. nash (Al-Qur’an dan Sunnah). salah seorang ulama ahli fikih. Akibatnya. khususnya dalam masalah fikih. dan hadits dhaif (hadits yang lemah.Mengenai kedermawanannya. Siksaan ini berlangsung hingga Al Wasiq menggantikan ayahnya.

Perkembangan pesat terjadi pada abad ke-11 dan ke12 H. serta penuh dengan beragam jenis ilmu pengetahuan. berpindah ke wilayah Kharasan dan menjadi wali kota Sarkhas pada masa pemeritahan Bani Umawiyyah. Taat ar Rasul. Ayah beliau. tetapi tetap mempunyai semangat yang tinggi. keadaan beliau sama dengan keadaan syaikhnya. Qias digunakan bila tidak ditemukan dasar hukum dari keempat sumber di atas. berperan penuh dalam mendidik dan membesarkan beliau. 30 tahun. khususnya dalam bidang muamalah. madzhab tersebut banyak dianut umat Islam di kawasan Timur Tengah. ketika beliau baru berumur tiga tahun. Imam Syafi‘i. Masa Menuntut Ilmu Imam Ahmad tumbuh dewasa sebagai seorang anak yatim. para sufi. Saat itu. Hasil karya Imam Hanbali tersebar luas di berbagai lembaga pendidikan keagamaan. Untungnya. Di kota itu beliau dilahirkan. At Tarikh. Pada awalnya madzhab Hanbali hanya berkembang di Baghdad. ke kota Baghdad. Ibunya.tahun 164 H. Yang berarti bertemu nasab pula dengan nabi Ibrahim. Yang sebuah mereka tempati sendiri. kemudian bergabung ke dalam barisan pendukung Bani ‘Abbasiyah dan karenanya ikut merasakan penyiksaan dari Bani Umawiyyah. Shafiyyah binti Maimunah binti ‘Abdul Malik asy-Syaibaniy. Kitabnya yang paling terkenal adalah Musnad Ahmad bin Hanbal.id) Nasab dan Kelahirannya Beliau adalah Abu Abdillah Ahmad bin Muhammad bin Hanbal bin Hilal bin Asad bin Idris bin Abdullah bin Hayyan bin Abdullah bin Anas bin ‘Auf bin Qasith bin Mazin bin Syaiban bin Dzuhl bin Tsa‘labah adz-Dzuhli asy-Syaibaniy. tempat tinggal sang ayah. Nasab beliau bertemu dengan nasab Nabi pada diri Nizar bin Ma‘d bin ‘Adnan. sang ayah meninggalkan untuk mereka dua buah rumah di kota Baghdad. Hanbal. madzhab ini berkembang di Mesir. Beliau mendapatkan pendidikannya yang pertama di kota Baghdad. Disebutkan bahwa dia dahulunya adalah seorang panglima. ahli hadits. Sejarah Singkat Imam Hanbali (Dari muslim. yang penuh dengan manusia yang berbeda asalnya dan beragam kebudayaannya. meninggal dalam usia muda. 728 H) dan Ibnu Qayyim (w. . tepatnya pada bulan Rabi‘ul Awwal -menurut pendapat yang paling masyhur. berkat usaha Ibnu Taimiyyah (w. sedangkan yang sebuah lagi mereka sewakan dengan harga yang sangat murah. Muhammad. Jawaban Al-Qur’an. dan sebagainya. kota Bagdad telah menjadi pusat peradaban dunia Islam. 751 H).or. orang tua beliau pindah dari kota Marwa. yang yatim dan miskin.atau analogi. An Nasikh wal Mansukh. Kakek beliau. Ketika beliau masih dalam kandungan. Kedua tokoh inilah yang membuka mata banyak orang untuk memberikan perhatian pada fikih madzhab Hanbali. filosof. Di sana tinggal para qari’. Dalam hal ini. Baru pada abad ke-6 H. Beberapa kitab yang sampai kini jadi kajian antara lain Tafsir Al-Qur’an. dan Al Wara. Kini. ahli bahasa. Keduanya juga memiliki ibu yang mampu mengantar mereka kepada kemajuan dan kemuliaan.

Dan saya tidak sempat pula bertemu dengan Hammad bin Zaid. Ulama lain yang menjadi sumber beliau mengambil ilmu adalah Sufyan bin ‘Uyainah. Beliau baru menikah setelah berumur 40 tahun. tentang yang muqaddam dan muakhkhar dalam Alquran. beliau amat menekuni pencatatan hadits. Tunggu sampai adzan berkumandang atau setelah orang-orang selesai shalat subuh. dan ketekunannya itu menyibukkannya dari hal-hal lain sampai-sampai dalam hal berumah tangga. dalam jangka waktu sekitar enam puluh tahun dan itu sudah dimulainya sejak tahun tahun 180 saat pertama kali beliau mencari hadits. Beliau terus berada di kota Baghdad mengambil hadits dari syaikh-syaikh hadits kota itu hingga tahun 186. Sementara itu. Imam Syafi‘i sendiri amat memuliakan diri beliau dan terkadang menjadikan beliau rujukan dalam mengenal keshahihan sebuah hadits. Beliau melakukan mulazamah kepada syaikhnya. Beliau juga menyusun kitab al-manasik ashshagir dan al-kabir. Hasyim bin Basyir bin Abu Hazim al-Wasithiy hingga syaikhnya tersebut wafat tahun 183. fiqih. “Wahai Abu Abdillah. Bukhari. Tentang hal itu beliau pernah bercerita. tetapi Allah menggantikannya dengan Ismail bin ‘Ulayyah. Muslim. Ada banyak ulama yang pernah mengambil ilmu dari beliau. tentang an-nasikh dan almansukh. al-Musnad.” Demikianlah. Yahya alQaththan. tentang tarikh. Beliau banyak mengambil hadits dan faedah ilmu darinya. Sang ibu banyak membimbing dan memberi beliau dorongan semangat. dan lain-lain. Abu Dawud. Yaman. dan lainlain. Tokoh yang paling menonjol yang beliau temui dan mengambil ilmu darinya selama perjalanannya ke Hijaz dan selama tinggal di sana adalah Imam Syafi‘i. Beliau mengatakan bahwa orang pertama yang darinya beliau mengambil hadits adalah al-Qadhi Abu Yusuf. dan kegiatan-kegiatan lain yang memberi manfaat kepada kaum muslimin. Beliau berkata. Disebutkan oleh putra beliau bahwa beliau mengambil hadits dari Hasyim sekitar tiga ratus ribu hadits lebih. murid/rekan Imam Abu Hanifah. Abdullah dan Shalih. Tidak lupa dia mengingatkan beliau agar tetap memperhatikan keadaan diri sendiri. “Terkadang aku ingin segera pergi pagi-pagi sekali mengambil (periwayatan) hadits. Yazid bin Harun. “Bersama mahbarah (tempat tinta) hingga ke maqbarah (kubur). beliau melanjutkan pendidikannya ke ad-Diwan. Ada orang yang berkata kepada beliau. Anda telah menjadi imam kaum muslimin. dan selainnya. mengambil darinya (ilmu) hadits. Beliau menyusun kitabnya yang terkenal.’” Perhatian beliau saat itu memang tengah tertuju kepada keinginan mengambil hadits dari para perawinya. Aku akan tetap menuntut ilmu sampai aku masuk liang kubur. dan lainnya. Abu Zur ‘ah. memberi fatwa. Ismail bin ‘Ulayyah. Waki‘ bin al-Jarrah.Setamatnya menghafal Alquran dan mempelajari ilmu-ilmu bahasa Arab di al-Kuttab saat berumur 14 tahun. di antaranya kedua putra beliau. al-Atsram. Anda telah mencapai semua ini. tetapi Allah menggantikannya untukku dengan Sufyan bin ‘Uyainah. murid-murid beliau berkumpul di sekitarnya. Pada tahun 186. Imam Ahmad tertarik untuk menulis hadits pada tahun 179 saat berumur 16 tahun. “Saya tidak sempat bertemu dengan Imam Malik. tetapi Ibu segera mengambil pakaianku dan berkata. Beliau juga menyusun kitab tentang tafsir. kitab ar-radd ‘ala al-Jahmiyah wa az- . beliau mulai melakukan perjalanan (mencari hadits) ke Bashrah lalu ke negeri Hijaz. tentang jawaban-jawaban dalam Alquran.” Dan memang senantiasa seperti itulah keadaan beliau: menekuni hadits. Beliau terus menuntut ilmu dengan penuh azzam yang tinggi dan tidak mudah goyah. ‘Bersabarlah dulu.” Beliau menjawab. kitab az-Zuhud. terutama dalam masalah kesehatan.

mendapat sokongan dari penguasa. lebih faqih. Khalifah al-Makmun menjadikan orang-orang Persia sebagai kekuatan pendukungnya. dengan jelas tampak kecondongan khalifah yang berkuasa menjadikan unsur-unsur asing (non-Arab) sebagai kekuatan penunjang kekuasaan mereka. padahal seperti diketahui bahwa Harun bin Yazid adalah salah seorang guru beliau dan terkenal sebagai salah seorang imam huffazh. “Dia seorang yang jika ditanya tentang 60. Jahmyah. kitab al-‘Ilal wa ar-Rijal. Insya Allah. Persia.” Abdul Wahhab al-Warraq berkata. satu juz tentang Ushul as-Sittah. Akibatnya. Fadha’il ash-Shahabah. agar mengangkat Imam Ahmad menjadi qadhi di Yaman. pada hari-hari akhir hidup khalifah tersebut. “Aku tidak pernah melihat Yazid bin Harun memberi penghormatan kepada seseorang yang lebih besar daripada kepada Ahmad bin Hanbal. justru sedikit demi sedikit kelemahan menggerogoti kekuasaan mereka. tidak mau berkelakar dengannya”.” Setelah itu pada tahun 195. dan India dengan sokongan dana dari penguasa. “Aku keluar (meninggalkan) Bagdad. “Aku tidak pernah melihat orang yang seperti Ahmad bin Hanbal”. Rumania. mampu . terutama dari Khalifah al-Makmun. kitab as-Shalah. aku akan pergi mendatanginya jika memang shahih.”Ahmad bin Syaiban berkata. sedangkan al-Mu‘tashim memilih orang-orang Turki. Rafidhah. dengan cepat berbagai bentuk bid‘ah merasuk menyebar ke dalam akidah dan ibadah kaum muslimin. Akibatnya. Pada masa pemerintahan Bani Abbasiyah. tetapi Imam Ahmad menolaknya dan berkata kepada Imam Syafi‘i.zindiqah(Bantahan kepada Jahmiyah dan Zindiqah). Pada masa itu dimulai penerjemahan ke dalam bahasa Arab buku-buku falsafah dari Yunani. maka beri tahulah aku. seperti Qadhariyah. “Engkau lebih tahu tentang hadits dan perawi-perawinya. secara khusus. Imam Syafi‘i masuk menemui Imam Ahmad dan berkata. dan lebih bertakwa daripada Ahmad bin Hanbal. Keteguhan di Masa Penuh Cobaan Telah menjadi keniscayaan bahwa kehidupan seorang mukmin tidak akan lepas dari ujian dan cobaan. terlebih lagi seorang alim yang berjalan di atas jejak para nabi dan rasul. “Dalam hal apakah dari ilmu dan keutamaannya yang engkau pandang dia melebihi yang lain?” Al-Warraq menjawab. Dia akan mendudukkan beliau di sisinya jika menyampaikan hadits kepada kami.000 masalah. Kelompok Mu‘tashilah. Berbagai macam kelompok yang sesat menyebar di tengah-tengah mereka. tetapi lagi-lagi Imam Ahmad menolaknya. Demikianlah. Beliau mendapatkan cobaan dari tiga orang khalifah Bani Abbasiyah selama rentang waktu 16 tahun.” Ini menunjukkan kesempurnaan agama dan akal Imam Syafi‘i karena mau mengembalikan ilmu kepada ahlinya. Dan Imam Ahmad termasuk di antaranya. Mu‘tashilah. Asy‘ariyah. “Telah disampaikan hadits kepada kami’. jika (perawinya) dari Kufah atau Syam. tetapi Anda malah menyuruh saya menjadi qadhi untuk mereka. kitab al-Asyribah. Dia sangat menghormati beliau. di bawah pimpinan Ibnu Abi Duad. sementara itu tidak aku tinggalkan di kota tersebut orang yang lebih wara’. Imam Syafi‘i juga berkata. Jika ada hadits shahih (yang engkau tahu). ‘Telah dikabarkan kepada kami. Suatu hari. Mereka. kitab as-Sunnah. kitab al-Wara ‘ wa al-Iman. “Saya datang kepada Anda untuk mengambil ilmu dari Anda. Pujian dan Penghormatan Ulama Lain Kepadanya Imam Syafi‘i pernah mengusulkan kepada Khalifah Harun ar-Rasyid.’ atau. dia akan menjawabnya dengan berkata. Orang-orang bertanya kepadanya. Imam Syafi‘i mengusulkan hal yang sama kepada Khalifah al-Amin. dan lain-lain.

mempengaruhi al-Makmun untuk membenarkan dan menyebarkan pendapat-pendapat mereka. Berangkat dari pengingkaran itulah. setiap harinya al-Mu‘tashim mengutus orang untuk mendebat beliau. Merupakan kewajibanku. Khalifah al-Makmun kemudian memaksa kaum muslimin. bahwa Alquran itu kalamullah. Mereka mendebat beliau tentang kemakhlukan Alquran. Dia mengancam dan memaki-maki beliau. “Aku pernah mendengar Harun ar-Rasyid berkata. mereka mampu melakukannya. Selama itu pula. bukan makhluk. Selama itu beliau shalat dan tidur dalam keadaan kaki terbelenggu. disiksa. Imam Ahmad dikeluarkannya dari penjara lalu dipertemukan dengan Ibnu Abi Duad dan koncokonconya. Muhammad bin Nuh meninggal dalam perjalanan sebelum sampai ke Thursus. Disebutkan bahwa Imam Ahmad tetap mendoakan al-Makmun. Telah terjadi perdebatan yang sengit di kalangan ulama tentang hal itu. khalifah sebelum al-Makmun. termasuk di antaranya Imam Ahmad. Kedua ulama itu pun akhirnya digiring ke Thursus dalam keadaan terbelenggu. Sakit dan Wafatnya . Selama masa pengujian tersebut. Sepeninggal al-Makmun. Sebenarnya Harun ar-Rasyid. tetapi al-Amin menolaknya. Akhirnya beliau dicambuk sampai tidak sadarkan diri lalu dimasukkan kembali ke dalam penjara dan mendekam di sana selama sekitar 28 bulan –atau 30-an bulan menurut yang lain-. jika Allah menguasakan orang itu kepadaku. untuk meyakini kemakhlukan Alquran. kekhalifahan berpindah ke tangan putranya. al-Mu‘tashim. tetapi beliau mampu membantahnya dengan bantahan yang tidak dapat mereka bantah. di antaranya pendapat yang mengingkari sifat-sifat Allah. sedangkan Imam Ahmad dibawa kembali ke Bagdad dan dipenjara di sana karena telah sampai kabar tentang kematian al-Makmun (tahun 218). Akibatnya. niscaya akan aku hukum bunuh dia dengan cara yang tidak pernah dilakukan oleh seorang pun’”. Semua itu. termasuk sifat kalam (berbicara). dan menyuruh bawahannya mencambuk lebih keras dan menambah belenggu di kaki beliau. Tidak terhitung dari mereka yang menolak pendapat kemakhlukan Alquran. al-Makmun sampai mengadakan ujian kepada mereka. kelompok Mu‘tazilah berusaha menggiring alAmin ke dalam kelompok mereka. tidak berubah. Untuk memaksa kaum muslimin menerima pendapat kemakhlukan Alquran. khususnya ulama mereka. bertambah kemarahan alMu‘tashim kepada beliau. Ia telah menjadi bahan pembicaraan mereka. dan dia pun melaksanakannya. telah menindak tegas pendapat tentang kemakhlukan Alquran. Selama hidupnya. Tatkala Khalifah ar-Rasyid wafat dan kekuasaan beralih ke tangan al-Amin. pada tahun 212. Baru kemudian ketika kekhalifahan berpindah ke tangan al-Makmun. diterima Imam Ahmad dengan penuh kesabaran dan keteguhan bak gunung yang menjulang dengan kokohnya. tetapi jawaban beliau tetap sama. Dia telah mendapat wasiat dari al-Makmun agar meneruskan pendapat kemakhlukan Alquran dan menguji orang-orang dalam hal tersebut. Ujian itu sendiri telah menyibukkan pemerintah dan warganya baik yang umum maupun yang khusus. tidak terhitung orang yang telah dipenjara. baik di kota-kota maupun di desa-desa di negeri Irak dan selainnya. dan bahkan dibunuhnya. Beliau tetap konsisten memegang pendapat yang hak. Al-Makmun bahkan sempat memerintahkan bawahannya agar membawa Imam Ahmad dan Muhammad bin Nuh ke hadapannya di kota Thursus. tidak ada seorang pun yang berani menyatakan pendapat itu sebagaimana dikisahkan oleh Muhammad bin Nuh. ‘Telah sampai berita kepadaku bahwa Bisyr al-Muraisiy mengatakan bahwa Alquran itu makhluk.

Beliau bersikap seperti itu justru ketika sebagian ulama lain berpaling dari kebenaran. Dan itu dijalaninya selama kurang lebih lima tahun. Mendengar sakitnya. bahkan ada yang mengatakan sampai satu juta lebih orang yang menghadirinya. Beliau pernah berkata ketika masih sehat. Menjelang wafatnya. orang-orang pun bergembira pun dengan adanya pengumuman itu. dia pun masih menjalin kedekatan dengan Ibnu Abi Duad dan konco-konconya. beliau jatuh sakit selama sembilan hari. Al-Watsiq melarang Imam Ahmad keluar berkumpul bersama orang-orang. Tidak berbeda dengan ayahnya. beliau menghadap kepada rabbnya menjemput ajal yang telah dientukan kepadanya. Imam Ahmad bersembunyi di rumahnya. “Katakan kepada ahlu bid‘ah bahwa perbedaan antara kami dan kalian adalah (tampak pada) hari kematian kami”. Kaum muslimin bersedih dengan kepergian beliau. dan Umar bin Abdul Aziz. Semuanya menunjukkan bahwa sangat banyaknya mereka yang hadir pada saat itu demi menunjukkan penghormatan dan kecintaan mereka kepada beliau. Ali bin al-Madiniy berkata menggambarkan keteguhan Imam Ahmad. Selanjutnya. orangorang pun berdatangan ingin menjenguknya. Yaitu. “Allah telah mengokohkan agama ini lewat dua orang laki-laki. Terlihat bagaimana sikap agung beliau yang tidak akan diambil kecuali oleh orang-orang yang penuh keteguhan lagi ikhlas. Akhirnya. Umar bin al-Khaththab.Pada akhirnya. Tak sedikit mereka yang turut mengantar jenazah beliau sampai beratusan ribu orang. ujian tentang kemakhlukan Alquran masih dilangsungkan. yaitu sampai al-Watsiq meninggal tahun 232. alMu‘tashim. al-Mutawakkil naik menggantikannya. Maka demikianlah. maka madzhab Ahlussunnah pun dinisbatkan kepada dirinya karena beliau sabar dan teguh dalam membelanya. Dia juga memerintahkan kepada para ahli hadits untuk menyampaikan hadits-hadits tentang sifat-sifat Allah. Selama dua tahun masa pemerintahannya. pada permulaan hari Jumat tanggal 12 Rabi‘ul Awwal tahun 241. Akhirnya. . penduduk Bagdad merasakan cobaan yang kian keras. sampai-sampai sultan menempatkan orang untuk berjaga di depan pintu. Setelah luka-lukanya sembuh dan badannya telah kuat. dan Ahmad bin Hanbal pada Yaumul Mihnah”. beliau kembali menyampaikan pelajaran-pelajarannya di masjid sampai al-Mu‘tashim wafat. Kemudian pada tahun 234. al-Watsiq diangkat menjadi khalifah. Mereka berdesak-desakan di depan pintu rumahnya. al-Watsiq pun melanjutkan ujian yang dilakukan ayah dan kakeknya. beliau dibebaskan dari penjara. Akibatnya. Mereka memuji-muji khalifah atas keputusannya itu dan melupakan kejelekan-kejelekannya. Dia mengumumkan ke seluruh wilayah kerajaannya larangan atas pendapat tentang kemakhlukan Alquran dan ancaman hukuman mati bagi yang melibatkan diri dalam hal itu. Di mana-mana terdengar doa untuknya dan namanya disebut-sebut bersama nama Abu Bakar. Ada yang mengatakan 700 ribu orang. tidak ada yang ketiganya. ada pula yang mengatakan 800 ribu orang. dia menghentikan ujian tersebut. Demikianlah gambaran ringkas ujian yang dilalui oleh Imam Ahmad. Sesudah al-Watsiq wafat. Dan dengan keteguhan di atas kebenaran yang Allah berikan kepadanya itu. Abu Bakar as-Shiddiq pada Yaumur Riddah (saat orangorang banyak yang murtad pada awal-awal pemerintahannya). Beliau dikembalikan ke rumah dalam keadaan tidak mampu berjalan. tidak keluar darinya bahkan untuk keluar mengajar atau menghadiri shalat jamaah.

Damaskus dan Bagdad. Mughoerah. Dalam kitab As-Siqat. Daerah itu pula yang telah melahirkan filosof-filosof besar seperti al-Farabi dan Ibnu Sina. juga dilahirkan di Asia Tengah. tepatnya pada tanggal 13 Syawal 194 H (21 Juli 810 M). seorang ulama besar dan ahli fikih. Dalam bidang ini. Asia Tengah. Nama lengkapnya adalah Abu Abdullah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin AlMughirah bin Badrdizbah Al-Ju’fiy Al Bukhari. dan Ibnu Majah. al-Bairuni dan lain-lain. namun beliau lebih dikenal dengan nama Bukhari. pemeluk Islamnya masih berjumlah 30 milliun. beliau kehilangan penglihatannya tersebut). 1967). Ayahnya adalah seorang ulama bermadzhab Maliki dan merupakan mudir dari Imam Malik. Kakeknya bernama Bardizbeh. ia mengunjungi kota suci Mekkah dan Madinah. Sebagian menyebutnya dengan julukan Amirul Mukminin fil Hadits (Pemimpin kaum mukmin dalam hal Ilmu Hadits). juga tidak dapat melihat karena buta (tidak lama setelah lahir. Jadi merupakan daerah yang pemeluk Islam-nya nomor lima besarnya di dunia setelah Indonesia. menjelang usia 10 tahun matanya sembuh secara total. Ayahnya wafat ketika Bukhari masih kecil. Keluarga dan Guru Imam Bukhari Bukhari dididik dalam keluarga ulama yang taat beragama. yang waktu itu memang menjadi pusat kebudayaan ilmu pengetahuan Islam sesudah Madinah. Bukhari berguru kepada Syekh Ad-Dakhili. Bahkan dalam kitab-kitab fiqih dan hadits. India dan Cina. Perhatiannya kepada ilmu hadits yang sulit dan rumit itu sudah tumbuh sejak usia 10 tahun. ulama ahli hadits yang masyhur di Bukhara. terlebih lebih terhadap halhal yang sifatnya haram. Tapi orangtuanya. Pada usia 16 tahun bersama keluarganya. Di samping menjadi anak yatim. Uzbekistan. Alhamdulillah. Pakistan. Sekalipun daerah tersebut telah jatuh di bawah kekuasaan Uni Sovyet (Rusia). Ibnu Hibban menulis bahwa ayahnya dikenal sebagai orang yang wara’ dalam arti berhati-hati terhadap hal-hal yang hukumnya bersifat syubhat (ragu-ragu). hampir semua ulama di dunia merujuk kepadanya. al-Durdjani. Ibunya senantiasa berusaha dan berdo’a untuk kesembuhan beliau. namun menurut Alexandre Benningsen dan Chantal Lemercier Quelquejay dalam bukunya “Islam in the Sivyet Union” (New York. Imam Bukhari adalah ahli hadits yang termasyhur diantara para ahli hadits sejak dulu hingga kini bersama dengan Imam Ahmad. telah memeluk Islam di bawah asuhan Al-Yaman elJa’fiy. hadits-hadits beliau memiliki derajat yang tinggi. dimana di kedua kota suci itu beliau . Beliau lahir pada hari Jumat. Abu Dawud. hingga dalam usia 16 tahun beliau sudah hafal dan menguasai buku-buku seperti “al-Mubarak” dan “al-Waki”. Sebenarnya masa kecil Imam Bukhari penuh dengan keprihatinan. Imam Muslim. turunan Persi yang masih beragama Zoroaster.Sejarah Singkat Imam Bukhari Kelahiran dan Masa Kecil Imam Bukhari Imam Bukhari (semoga Allah merahmatinya) lahir di Bukhara. dengan izin dan karunia Allah. AnNasai. Bahkan ulama-ulama besar seperti Zamachsari. Tempat beliau lahir kini termasuk wilayah Rusia. Tirmidzi.

Ternyata hasilnya mengagumkan. Ia menyebutkan seluruh hadits yang salah tersebut di luar kepala. Bukhari tidak pernah membuat catatan kuliah. beliau menghimpun hadits-hadits shahih dalam satu kitab. Karya-karya Imam Bukhari Karyanya yang pertama berjudul “Qudhaya as Shahabah wat Tabi’ien” (Peristiwaperistiwa Hukum di zaman Sahabat dan Tabi’ien). Dalam pertemuan itu. Kitab ini ditulisnya ketika masih berusia 18 tahun. dimana dari satu juta hadits yang diriwayatkan oleh 80.000 perawi disaring lagi menjadi 7275 hadits. Kakak sang Imam ini menuturkan. Imam Bukhari menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci bersama-sama dengan ibu dan kakaknya yang bernama Ahmad. Di sanalah beliau menulis kitab “At-Tarikh” (sejarah) yang terkenal itu. kemudian membetulkannya. karena merasa kesal terhadap celaan itu. Tidak seperti murid lainnya. Inilah yang sangat luar biasa dari sang Imam. Ketika sedang berada di Bagdad. Keadaan itu timbul sebagai pengamalan sunnah Rasul yang mendorong dan menganjurkan kaum Muslimin belajar menggunakan anak panah dan alat-alat perang lainnya.mengikuti kuliah para guru-guru besar ahli hadits. Tercenganglah mereka semua. pernah Bukhari muda dan beberapa murid lainnya mengikuti kuliah dan ceramah cendekiawan Balkh. 10 ulama tersebut mengajukan 100 buah hadits yang sengaja “diputar-balikkan” untuk menguji hafalan Imam Bukhari. Ia misalnya sering belajar memanah sampai mahir. Muhammad bin Yusuf Al Faryabi. Ketika menginjak usia 22 tahun. sehingga dikatakan sepanjang hidupnya. Muhammad bin Yusuf al Baykandi dan Ibnu Rahwahih. Imam Bukhari pernah didatangi oleh 10 orang ahli hadits yang ingin menguji ketinggian ilmu beliau. Ia sering dicela membuang waktu karena tidak mencatat. secara urut. . kemudian beliau membacakan secara tepat apa yang pernah disampaikan selama dalam kuliah dan ceramah tersebut. karena beliau mampu menghafal hanya dalam waktu satu kali dengar. Selain itu ada 289 ahli hadits yang haditsnya dikutip dalam kitab Shahihnya. Beliau pernah berkata. sang Imam tidak pernah luput dalam memanah kecuali hanya dua kali. lalu mengoreksi kesalahannya. Maki bin Ibrahim Al Bakhi. Pada usia 18 tahun beliau menerbitkan kitab pertamanya “Qudhaya as Shahabah wat Tabi’ien” (Peristiwa-peristiwa Hukum di zaman Sahabat dan Tabi’ien). yang diakui oleh kakaknya Rasyid bin Ismail.000 hadits. lengkap dengan keterangan yang tidak sempat mereka catat. lantaran Bukhari ternyata hafal di luar kepala 15. sesuai dengan urutan penanya dan urutan hadits yang ditanyakan. Imam Bukhari ternyata tidak melupakan kegiatan lain. kemudian membacakan hadits yang benarnya. Suatu hari. Diantara guru-guru beliau dalam memperoleh hadits dan ilmu hadits antara lain adalah Ali bin Al Madini. Ahmad bin Hanbali. Yahya bin Ma’in. Bukhari meminta kawan-kawannya membawa catatan mereka. Imam Bukhari mengulang kembali secara tepat masing-masing hadits yang salah tersebut. Selain terkenal sebagai seorang ahli hadits. namun Bukhari diam tak menjawab. Kejeniusan Imam Bukhari Bukhari diakui memiliki daya hapal tinggi. Bersama gurunya Syekh Ishaq. yakni olahraga.

aku tidak pernah melihat seorang kepala daerah. serta memperoleh secara pasti kesahihan hadits-hadits yang diriwayatkannya. At Tarikh al Kabir. satu dengan lainnya. Imam Bukhari senantiasa membandingkan hadits-hadits yang diriwayatkan. Kitab al ‘Ilal. sampai-sampai Muhammad bin Yahya Az Zihli (guru Imam Bukhari) berkata : “Barang siapa hendak menyambut kedatangan Muhammad bin Ismail besok pagi. At Tafsir Al Kabir.000 hadits selama 16 tahun. para ulama dan penduduk Naisabur yang memberikan sambutan seperti apa yang mereka berikan kepadanya. Al-Adab al Mufrad. Baghdad sampai ke Asia Barat. Imam Muslim menceritakan : “Ketika Muhammad bin Ismail (Imam Bukhari) datang ke Naisabur. Bukhari sering bertemu dan berdiskusi dengan ulama besar Imam Ahmad . yang mendorongku untuk melahirkan kitab Al-Jami’ As-Sahih.“Saya menulis buku “At-Tarikh” di atas makam Nabi Muhammad SAW di waktu malam bulan purnama”. sambil memegang kipas yang kupergunakan untuk menjaganya. Hijaz (Mekkah. Hal ini tercermin dari perkataannya: “Aku susun kitab Al Jami’ ini yang dipilih dari 600. Imam Bukhari menggunakan kaidah-kaidah penelitian secara ilmiah dan sah yang menyebabkan keshahihan hadits-haditsnya dapat dipertanggungjawabkan. Asami As Sahabah dan Al Hibah. At Tharikh as Shaghir. Madinah). Kemudian aku tanyakan mimpi itu kepada sebagian ahli ta’bir. Kufah.” Mereka menyambut kedatangannya dari luar kota sejauh dua atau tiga marhalah (100 km). lakukanlah. Bukhari menghabiskan waktu selama 16 tahun untuk mengunjungi berbagai kota guna menemui para perawi hadits. Imam Bukhari berkata: “Aku bermimpi melihat Rasulullah saw. Di Baghdad. mengumpulkan dan menyeleksi haditsnya. Mimpi inilah.. Dalam sebuah riwayat diceritakan. Al Musnad al Kabir. Mesir.” Banyak para ahli hadits yang berguru kepadanya. Diantara kota-kota yang disinggahinya antara lain Bashrah. menyaringnya dan memilih mana yang menurutnya paling shahih. antara lain. Abu Hatim Tirmidzi. seolah-olah aku berdiri di hadapannya. Muhammad Ibn Nasr dan Imam Muslim bin Al Hajjaj (pengarang kitab Shahih Muslim). Karya Imam Bukhari lainnya antara lain adalah kitab Al-Jami’ ash Shahih. Ia berusaha dengan sungguhsungguh untuk meneliti dan menyelidiki keadaan para perawi. Kitab Ad Du’afa. Diantara semua karyanya tersebut. Birrul Walidain. yang paling monumental adalah kitab Al-Jami’ as-Shahih yang lebih dikenal dengan nama Shahih Bukhari. Sehingga kitabnya merupakan batu uji dan penyaring bagi hadits-hadits tersebut. sebab aku sendiri akan ikut menyambutnya.” Penelitian Hadits Untuk mengumpulkan dan menyeleksi hadits shahih. At Tarikh Al Awsat. ia menjelaskan bahwa aku akan menghancurkan dan mengikis habis kebohongan dari hadits-hadits Rasulullah saw. Raf’ul Yadain fis Salah.” Dalam menghimpun hadits-hadits shahih dalam kitabnya tersebut. diantaranya adalah Syekh Abu Zahrah.

dan tarikh. akhirnya Bukhari menuliskan sebanyak 9082 hadis dalam karya monumentalnya Al Jami’ as-Shahih yang dikenal sebagai Shahih Bukhari.” Disela-sela kesibukannya sebagai sebagai ulama. Karya-karyanya tidak hanya dalam disiplin ilmu hadits. pendiri mazhab Hanafi). suatu saat beliau bisa sejalan dengan Ibnu Abbas. seperti tafsir.bin Hanbali. Hijaz seperti yang dikatakan beliau “Saya telah mengunjungi Syam. tapi juga ilmu-ilmu lain. yang diriwayatan oleh perawi yang dalam pandanganku perlu dipertimbangkan”. pakar hadits.000 perawi. ia bertemu dengan 80. Mesir dan Jazirah masing-masing dua kali. Metode Imam Bukhari dalam Menulis Kitab Hadits Sebagai intelektual muslim yang berdisiplin tinggi. bahkan menurut suatu riwayat. Atha ataupun Mujahid dan bisa juga berbeda pendapat dengan mereka. Untuk mendapatkan keterangan yang lengkap mengenai sebuah hadits. bahkan tidak lupa dengan kegiatan kegiatan olahraga dan rekreatif seperti belajar memanah sampai mahir. Dari merekalah beliau mengumpulkan dan menghafal satu juta hadits. Bahkan banyak meninggalkan perawi yang diragukan kejujurannya. Sebagai pemikir bebas yang menguasai ribuan hadits shahih. tidak terikat pada mazhab tertentu. “perlu dipertimbangkan.000 hadits yang diriwayatkan oleh perawi yang perlu dipertimbangkan dan meninggalkan hadits-hadits dengan jumlah yang sama atau lebih. tetapi terkadang bisa berbeda dengan beliau. Pendapat-pendapatnya terkadang sejalan dengan Imam Abu Hanifah (Imam Hanafi. Mesir. sehingga mempunyai otoritas tersendiri dalam berpendapat dalam hal hukum. diantaranya apakah sanad (riwayat) dari hadits tersebut bersambung dan apakah perawi (periwayat / pembawa) hadits itu terpercaya dan tsiqqah (kuat). Namun tidak semua hadits yang ia hapal kemudian diriwayatkan. fikih. Syam. Kritik-kritik yang ia lontarkan kepada para perawi juga cukup halus namun tajam. melainkan terlebih dahulu diseleksi dengan seleksi yang sangat ketat. Dari sejumlah kota-kota itu. para ulama meninggalkannya atau para ulama berdiam dari hal itu” sementara kepada para perawi yang haditsnya tidak jelas ia menyatakan “Haditsnya diingkari”. . Dalam meneliti dan menyeleksi hadits dan diskusi dengan para perawi tersebut. mencek keakuratan sebuah hadits ia berkali-kali mendatangi ulama atau perawi meskipun berada di kota-kota atau negeri yang jauh seperti Baghdad. Kepada para perawi yang sudah jelas kebohongannya ia berkata. Kufah. Banyak para ulama atau perawi yang ditemui sehingga Bukhari banyak mencatat jati diri dan sikap mereka secara teliti dan akurat. ke Basrah empat kali menetap di Hijaz selama enam tahun dan tidak dapat dihitung berapa kali saya mengunjungi Kufah dan Baghdad untuk menemui ulama-ulama ahli hadits. ia juga dikenal sebagai ulama dan ahli fiqih. Imam Bukhari sangat sopan. Menurut Ibnu Hajar Al Asqalani. Fatwa-fatwanya selalu menjadi pegangan umat sehingga ia menduduki derajat sebagai mujtahid mustaqil (ulama yang ijtihadnya independen). Imam Bukhari tidak pernah luput memanah kecuali dua kali. Beliau berkata “Saya meninggalkan 10. Imam Bukhari dikenal sebagai pengarang kitab yang produktif.

Imam Bukhari selalu berpegang teguh pada tingkat keshahihan paling tinggi dan tidak akan turun dari tingkat tersebut. dan sesudah meyakini betul bahwa hadits itu benar-benar shahih”. ia mendengar Imam Bukhari berkata. yang paling masyhur ialah kumpulan hadits shahih yang berjudul Al-Jami’ as-Shahih. Ada kisah unik tentang penyusunan kitab ini.. antara lain yang mendorong beliau untuk menulis kitab “Al-Jami ‘as-Shahih”. mana yang menurut pertimbangannya secara nalar paling shahih. Barulah setelah itu ia mengumpulkan sejumlah hadits dan menempatkannya dalam babbab yang sesuai. Mimpi inilah.602 buah. Suatu malam Imam Bukhari bermimpi bertemu dengan Nabi Muhammad saw. bersambung) namun marfu (diragukan) ada 159 buah. Ia juga selalu membandingkan hadits satu dengan yang lainnya. Sedangkan hadits yang mu’allaq (ada kaitan satu dengan yang lain. Perhitungan berbeda diantara para ahli hadits . Setelah itu ia menulis mukaddimah dan pokok pokok bahasannya di Rawdah Al-Jannah. Di Masjidil Haram-lah ia menyusun dasar pemikiran dan bab-babnya secara sistematis. seolah-olah Nabi Muhammad saw. kitab Shahih Bukhari itu memuat 7275 hadits. Adapun jumlah semua hadits shahih termasuk yang dimuat berulang sebanyak 7397 buah. sebuah tempat antara makam Rasulullah dan mimbar di Masjid Nabawi di Madinah. Ia menggunakan kaidah penelitian secara ilmiah dan cukup modern sehingga hadits haditsnya dapat dipertanggung-jawabkan. Penghitungan itu juga dilakukan oleh Syekh Muhyiddin An Nawawi dalam kitab At-Taqrib. berdiri dihadapannya.Diantara puluhan kitabnya. dalam kitab Muqaddimah. yang belakangan lebih populer dengan sebutan Shahih Bukhari. Dengan demikian. “Saya tidak memuat sebuah hadits pun dalam kitab ini kecuali haditshadits shahih”. kitab hadits susunan Imam Bukhari benar-benar menjadi batu uji dan penyaring bagi sejumlah hadits lainnya. kecuali terhadap beberapa hadits yang bukan merupakan materi pokok dari sebuah bab. Jawabannya adalah beliau (Imam Bukhari) akan menghancurkan dan mengikis habis kebohongan yang disertakan orang dalam sejumlah hadits Rasulullah saw. “Saya susun kitab AlJami’ as-Shahih ini di Masjidil Haram. Menurut Al-Firbari. Di belakang hari. Imam Bukhari sangat berhati-hati. katanya suatu saat. salah seorang muridnya. para ulama hadits menyatakan. Selain itu ada hadits-hadits yang dimuat secara berulang. Imam Bukhari lalu menanyakan makna mimpi itu kepada ahli mimpi. dalam menyusun kitab Al-Jami’ asShahih. dan ada 4000 hadits yang dimuat secara utuh tanpa pengulangan. Dengan bersungguh-sungguh ia meneliti dan menyelidiki kredibilitas para perawi sehingga benar-benar memperoleh kepastian akan keshahihan hadits yang diriwayatkan. memilih dan menyaring. Mekkah dan saya tidak mencantumkan sebuah hadits pun kecuali sesudah shalat istikharah dua rakaat memohon pertolongan kepada Allah. semua hadits shahih yang dimuat dalam Shahih Bukhari (setelah dikurangi dengan hadits yang dimuat secara berulang) sebanyak 2. Ibnu Hajar Al-Atsqalani dalam kata pendahuluannya untuk kitab Fathul Bari (yakni syarah atau penjelasan atas kitab Shahih Bukhari) menulis. Proses penyusunan kitab ini dilakukan di dua kota suci tersebut dengan cermat dan tekun selama 16 tahun. Dalam hal itu. Dalam menyusun kitab tersebut. Menurut Ibnu Shalah.

Diceritakan. Kata Az-Zihli : “Barang siapa berpendapat bahwa lafadz-lafadz Al-Qur’an adalah makhluk. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Bukhari pernah berkata : “Iman adalah perkataan dan perbuatan. bukan makhluk.” Setelah adanya ultimatum tersebut. ia adalah pendusta. Dan barang siapa masih mengunjungi majelisnya. sebuah desa kecil terletak dua farsakh (sekitar 10 Km) sebelum Samarkand. meminta dirinya agar menetap di negeri itu (Samarkand). seseorang berdiri dan mengajukan pertanyaan kepadanya: “Bagaimana pendapat Anda tentang lafadz-lafadz Al-Qur’an. Hal inilah yang menimbulkan kebencian dan kemarahan gurunya. Dan Akhirnya meninggal pada tanggal 31 Agustus 870 M (256 H) pada malam Idul Fitri dalam usia 62 tahun kurang 13 hari. Terjadinya Fitnah Muhammad bin Yahya Az-Zihli berpesan kepada para penduduk agar menghadiri dan mengikuti pengajian yang diberikannya. yang paling utama adalah Abu Bakar. Sebelum meninggal dunia. ia berpesan bahwa jika meninggal nanti . insya Allah. bisa bertambah dan bisa berkurang. Mereka menuduh sang Imam sebagai orang yang berpendapat bahwa “Al-Qur’an adalah makhluk”. curigailah dia. Namun disana beliau jatuh sakit selama beberapa hari. dan Ali. maka ia adalah ahli bid’ah. yakni dengan membedakan antara yang dibaca dengan bacaan. ia singgah terlebih dahulu untuk mengunjungi beberapa familinya. ikuti dan dengarkan pengajiannya. Ia pun menjawab: “Al-Qur’an adalah kalam Allah. Ketika perjalanannya sampai di Khartand. Ia pun pergi memenuhi permohonan mereka. sedangkan perbuatan manusia adalah makhluk dan fitnah merupakan bid’ah. orang-orang mulai menjauhinya.” Namun tak lama kemudian ia mendapat fitnah dari orang-orang yang dengki. ia berkata: “Barang siapa menuduhku berpendapat bahwa lafadz-lafadz Al-Qur’an adalah makhluk.” Wafatnya Imam Bukhari Suatu ketika penduduk Samarkand mengirim surat kepada Imam Bukhari. aku mati dan dibangkitkan di akhirat kelak. Ia berkata: “Pergilah kalian kepada orang alim dan saleh itu.” Di lain kesempatan. Isinya. Beliau dimakamkan selepas Shalat Dzuhur pada Hari Raya Idul Fitri. Az-Zihli kepadanya. Umar. Ia tidak boleh diajak bicara dan majelisnya tidak boleh didatangi. Tetapi orang itu terus mendesak.” Pendapat yang dikemukakan Imam Bukhari ini. Sahabat Rasulullah SAW. makhluk ataukah bukan?” Bukhari berpaling dari orang itu dan tidak mau menjawab kendati pertanyaan itu diajukan sampai tiga kali. Al-Quran adalah kalam Allah. Sebenarnya. adalah pendapat yang menjadi pegangan para ulama ahli tahqiq (pengambil kebijakan) dan ulama salaf. bukan makhluk. Usman. Tetapi dengki dan iri adalah buta dan tuli. Dengan berpegang pada keimanan inilah aku hidup. Imam Bukhari terlepas dari fitnah yang dituduhkan kepadanya itu.tersebut dalam mengomentari kitab Shahih Bukhari semata-mata karena perbedaan pandangan mereka dalam ilmu hadits.

Naisabur. misalnya pergi ke Hijaz. Di kota inilah beliau berkali-kali berkunjung untuk belajar kepada ulama-ulama ahli hadits. hal ini kemudian menjadi sebab terputusnya hubungan dirinya dengan Imam Az Zihli. di Mesir beliau berguru kepada ‘Amr bin Sawad dan Harmalah bin Yahya. artinya daerahdaerah yang terletak di sekitar Sungai Jihun di Uzbekistan. Yang lebih menyedihkan. di Hijaz beliau belajar kepada Sa’id bin Mansur dan Abu Mas ‘Abuzar. Pada tahun 218 H. Kunjungannya yang terakhir beliau lakukan pada tahun 259 H. Imam Muslim sering datang dan berguru pada seorang ahli hadits. Imam Bukhari yang memang lebih senior. Di sini pula bermukim banyak ulama besar. Beruntung. beliau telah berkonsentrasi mempelajari hadits. Berpetualang menjadi aktivitas rutin bagi dirinya untuk mencari silsilah dan urutan yang benar sebuah hadits. Naisabur menjadi pusat pemerintahan dan perdagangan selama lebih kurang 150 tahun. Syam. Naisabur. beliau berguru kepada Yahya bin Yahya dan Ishak bin Rahawaih. Imam Muslim pun tak segan-segan bertanya kepada banyak ulama di berbagai tempat dan negara. Sejarah Singkat Imam Muslim Imam Muslim dilahirkan di Naisabur pada tahun 202 H atau 817 M. Irak. beliau bergabung kepada Bukhari. Baghdad memiliki arti tersendiri. Saat itu. Di Khurasan. lebih menguasai ilmu hadits ketimbang dirinya. Beliau meninggal tanpa meninggalkan seorang anakpun. dan mulai berani mengoreksi kesalahan dari gurunya yang salah menyebutkan periwayatan hadits. beliau mulai belajar hadits. Pesan itu dilaksanakan dengan baik oleh masyarakat setempat. Imam Muslim sering mendatanginya untuk bertukar pikiran sekaligus berguru padanya. ketika usianya kurang dari lima belas tahun. yakni dalam hal penghimpunan dan periwayatan hadits-hadits Nabi SAW. Asia Tengah. Dalam lawatannya itu. Di Irak beliau belajar hadits kepada Ahmad bin Hanbal dan Abdullah bin Maslamah. tanpa baju dalam dan tidak memakai sorban. hubungan tak baik itu merembet ke masalah ilmu. Setahun kemudian. beliau mulai menghafal hadits Nabi SAW. Bagi Imam Muslim. . juga Bukhara (kota kelahiran Imam Bukhari) sebagai salah satu kota ilmu dan pusat peradaban di kawasan Asia Tengah. Mesir dan negara-negara lainnya. Imam Muslim bernama lengkap Imam Abul Husain Muslim bin al-Hajjaj bin Muslim bin Kausyaz al Qusyairi an Naisaburi. Ketika berusia sepuluh tahun. Perhatian dan minat Imam Muslim terhadap ilmu hadits memang luar biasa. dalam sejarah Islam kala itu termasuk dalam sebutan Maa Wara’a an Nahr. Pada masa Dinasti Samanid. Selain kepada Ad Dakhili. Sejak usia dini. beliau dianugerahi kelebihan berupa ketajaman berfikir dan ingatan hafalan. yang sekarang ini termasuk wilayah Rusia. dan ulama ahli hadits lainnya. Beliau. Ketika Imam Bukhari datang ke Naisabur. yaitu Imam Ad Dakhili. Seperti halnya Baghdad di abad pertengahan. di Ray beliau berguru kepada Muhammad bin Mahran dan Abu ‘Ansan. Sayang. Ketika terjadi fitnah atau kesenjangan antara Bukhari dan Az Zihli. Imam Muslim banyak bertemu dan mengunjungi ulama-ulama kenamaan untuk berguru hadits kepada mereka.jenazahnya agar dikafani tiga helai kain.

selain menempati urutan kedua setelah Shahih Bukhari. akhbarana (mengabarkan kepada saya). nama Imam Muslim begitu monumental.000 hadits. dan seleksinya) setelah Imam Bukhari.” komentar ulama besar Abu Quraisy Al Hafizh. Imam Muslim menerapkan prinsip-prinsip ilmu jarh.000 hadits yang beliau ketahui. ulama besar asal Mesir. dan 7. Shahih Muslim. dan ta’dil. syariah dan tasawwuf dalam dunia Islam. serta karya ilmiahnya yang luar biasa sebagai rujukan ajaran Islam. katanya. Sementara menurut Imam Al Khuli. kitab tersebut memenuhi khazanah pustaka dunia Islam. khususnya dalam bidang ilmu hadits. Untuk menyaring hadits-hadits tersebut. Mengenai metode penyusunan hadits. matan. Imam Muslim membutuhkan waktu 15 tahun. Reputasinya mengikuti gurunya Imam Bukhari Dalam khazanah ilmu-ilmu Islam. berjumlah 3. atau al-Jami’ ash-Shahih. Jumlah hadits yang beliau tulis dalam Shahih Muslim itu diambil dan disaring dari sekitar 300. Imam Muslim yang dikenal sangat tawadhu’ dan wara’ dalam ilmu itu telah meriwayatkan puluhan ribu hadits.Imam Muslim dalam kitab shahihnya maupun kitab-kitab lainnya tidak memasukkan hadits-hadits yang diterima dari Az Zihli. . dirinya tetap mengakui mereka sebagai gurunya. salah satu di antaranya adalah Imam Muslim. setara dengan gurunya. haddasana (menyampaikan kepada kami). khususnya di pesantren-pesantren menjadi kurikulum wajib bagi para santri dan mahasiswa. Kendatipun demikian. Menurut Muhammad Ajaj Al Khatib. akhabarana (mengabarkan kepada kami). padahal beliau adalah gurunya. guru besar hadits pada Universitas Damaskus. Imam Muslim menjadi orang kedua terbaik dalam masalah ilmu hadits (sanad. Bila dihitung dengan pengulangan. al-Musnad ash-Shahih. seperti haddasani (menyampaikan kepada saya). Beliau juga menggunakan sighat at tahammul (metode-metode penerimaan riwayat). kritik. Tampaknya bagi Imam Muslim tak ada pilihan lain kecuali tidak memasukkan ke dalam Kitab Shahihnya hadits-hadits yang diterima dari kedua gurunya itu. setelah al-Qur’an.030 hadits tanpa pengulangan. Abu Abdillah Muhammad bin Ismail al-Bukhary al-Ju’fy atau lebih dikenal dengan nama Imam Bukhari. Melalui karyanya yang sangat berharga. dan qaalaa (ia berkata). “Di dunia ini orang yang benar-benar ahli di bidang hadits hanya empat orang. hadits yang terdapat dalam karya Muslim tersebut berjumlah 4. Sejarah Islam sangat berhutang jasa kepadanya. Syria. hadits yang tercantum dalam karya besar Imam Muslim.275 dengan pengulangan. karena prestasinya di bidang ilmu hadits. Hal serupa juga beliau lakukan terhadap Bukhari. Dua kitab hadits shahih karya Bukhari dan Muslim sangat berperan dalam standarisasi bagi akurasi akidah. Maksud ungkapan itu tak lain adalah ahliahli hadits terkemuka yang hidup di masa Abu Quraisy. berjumlah sekitar 10.000 hadits tanpa pengulangan. yakni suatu ilmu yang digunakan untuk menilai cacat tidaknya suatu hadits. dan di Indonesia.

Dalam pengembaraan ini (tahun 220 H). Sebagai murid yang shalih. misalnya menuju ke Irak. yang biasanya memberikan sejumlah catatan mengenai cacatnya .Pengembaraan (rihlah) dalam pencarian hadits merupakan kekuatan tersendiri.” pintanya. Dari satu wilayah ke wilayah lainnya. “Para ulama sepakat atas kebesarannya. Imam Muslim sekali-kali tidak bermaksud mengungkap fiqih hadits. ketika menuju kota Makkah dalam rangka perjalanan haji. Sementara al-Bukhari memotong-motong suatu hadits di beberapa tempat dan pada setiap tempat beliau sebutkan lagi sanadnya. Kepada guru besarnya ini. salah seorang kritikus hadits terbesar. ungkapan ahli hadits dan fuqaha’ besar. Waktu yang cukup lama dihabiskan bersama gurunya al-Bukhari. namun mengemukakan ilmu-ilmu yang bersanad. Disamping itu. Imam Muslim bertemu dengan guru-gurunya. Namun yang paling utama adalah karyanya. ketinggian martabat. yang kemudian populer namanya — sebagaimana disebut oleh AdzDzahabi — dengan sebutan muhsin dari Naisabur. Disamping itu. sebagaimana al-Bukhari yang memiliki kehalusan budi bahasa. beliau sangat menghormati gurunya itu. kecerdasan dan kepeloporannya dalam dunia hadits. sehingga beliau menghindari orang-orang yang berselisih pendapat dengan alBukhari. keimanan.” Senada pula. hai Imam Muhadditsin dan dokter hadits. dan amat penting bagi perkembangan intelektualnya. dimana Imam Muslim banyak memberikan perhatian pada ekstraksi yang resmi. Imam Muslim memang dikenal sebagai tokoh yang sangat ramah. kitab Shahih Muslim memiliki karakteristik tersendiri. Namun ada sejumlah ulama yang menilai bahwa kitab Imam Muslim lebih unggul ketimbang kitabnya al-Bukhari. Maslamah bin Qasim menegaskan. perhatiannya lebih diarahkan pada mutaba’at dan syawahid. dimana pertama kali bertemu dengan Qa’nabi dan yang lainnya. Syria. Hijaz dan Mesir. Sebenarnya kitab Shahih Muslim dipublikasikan untuk Abu Zur’ah. “Biarkan aku mencium kakimu. Beliau bahkan tidak mencantumkan judul-judul setiap akhir dari satu pokok bahasan. Walaupun dia memiliki nilai beda dalam metode penyusunan kitab hadits. Kitab Shahih Muslim memang dinilai kalangan muhaditsun berada setingkat di bawah alBukhari. Dibanding kitab-kitab hadits shahih lainnya. Imam Muslim juga memiliki reputasi.” Kitab Shahih Muslim Imam Muslim memiliki jumlah karya yang cukup penting dan banyak. Karena beliau meriwayatkan setiap hadits di tempat yang paling layak dengan menghimpun jalur-jalur sanadnya di tempat tersebut. Imam An-Nawawi. “Muslim adalah tsaqqat. Perjalanan intelektual lebih serius. barangkali dilakukan tahun 230 H. ketika di sebuah pertemuan antara Bukhari dan Muslim. Shahih Muslim. agung derajatnya dan merupakan salah seorang pemuka (Imam). Imam Muslim menaruh hormat yang luar biasa.

Antara al-Bukhari dan Muslim Imam Muslim. Al-Bukhari mentakhrij hadits yang diterima para perawi tsaqqat derajat utama dari segi hafalan dan keteguhannya. agar dapat dihukumi bahwa sanadnya bersambung. kitab Shahih Muslim memuat 3. Beliau juga tidak membuat kesimpulan dengan memberi judul bab sebagaimana Bukhari lakukan. Karena Imam Muslim tidak pernah mau membukukan hadits-hadits yang hanya berdasarkan kriteria pribadi semata. dan walaupun itu terjadi. Sementara Muslim. bahwa Muslim lebih berhati-hati dalam menyusun kata-kata dan redaksinya. Antara al-Bukhari dan Muslim. yang tentu saja secara metodologis dipengaruhi karya al-Bukhari. Berdasarkan hitungan Muhammad Fuad Abdul Baqi. Sebenarnya para ulama berbeda pendapat mana yang lebih unggul antara Shahih Muslim dengan Shahih Bukhari. dan hanya meriwayatkan hadits yang diterima oleh kalangan ulama. Shahihul Bukhari lebih unggul.hadits. walaupun hadits al-Bukhari dinilai memiliki keunggulan setingkat. sebagaimana dikatakan oleh Prof. Dan sejumlah alasan lainnya. Imam Muslim kemudian mengoreksi cacat tersebut dengan membuangnya tanpa argumentasi. . lebih banyak pada rawi derajat kedua dibanding Bukhari. Artinya jika didasarkan isnad. dalam dunia hadits memiliki kesetaraan dalam keshahihan hadits. mengambil keuntungan dari Shahih Bukhari. karena Al-Bukhari mensyaratkan kepastian bertemunya dua perawi yang secara struktural sebagai guru dan murid dalam hadits Mu’an’an. kemudian menyusun karyanya sendiri. Al-Hafizh Ibnu Hajar mengulas kelebihan Shahih Bukhari atas Shahih Muslim. Lantas. Walaupun juga mengeluarkan hadits dari rawi derajat berikutnya dengan sangat selektif. jumlahnya bisa berlipat ganda. hanyalah pada sistematika penulisannya saja. namun beliau mendasarkannya pada subyek-subyek.033 hadits. Namun. sedangkan sejumlah ulama Marokko dan yang lain lebih mengunggulkan Shahih Muslim. serta perbandingan antara tema dan isinya. Sementara Muslim menganggap cukup dengan “kemungkinan” bertemunya kedua rawi tersebut dengan tidak adanya tadlis. Jumhur Muhadditsun berpendapat. sebenarnya perbedaannya sangatlah sedikit. Sementara pendapat yang berpihak pada keunggulan Shahih Muslim beralasan — sebagaimana dijelaskan Ibnu Hajar —. karena menyusunnya di negeri sendiri dengan berbagai sumber di masa kehidupan guru-gurunya. Sehingga hadits-hadits Muslim terasa sangat populis. Hal ini menunjukkan. kedua kitab hadits tersebut mendapatkan gelar sebagai as-Shahihain. antara lain. Disamping itu kritik yang ditujukan kepada perawi jalur Muslim lebih banyak dibanding kepada al-Bukhari. Metode penghitungan ini tidak didasarkan pada sistem isnad sebagaimana dilakukan ahli hadits. Mustafa ‘Adzami dalam bukunya Studies in Hadith Methodology and Literature.

atau biasa dikenal dengan kitab Jami’ Tirmizi. pada tanggal 24 Rajab 261 H. Kitab-kitab nomor 6. antara lain seperti: 1) Al-Asma’ wal-Kuna. Imam Bukhari. dan 13 masih dalam bentuk manuskrip. Amiin. At-Tamyiz. Kendati demikian. dan lain-lain. bertukar pikiran. Irak. 7)At-Tarikh. Karya-karya Imam Muslim Imam Muslim berhasil menghimpun karya-karyanya. 4) Al-Intifa bi Juludis Siba’. 3) Al-Arqaam. Imam Abu Daud. Mahmud bin Gailan. Sejak kecil. Semoga Allah SWT merahmatinya. Karyanya. 11. Dilahirkan pada 279 H di kota Tirmiz. Selain itu. Untuk keperluan inilah ia mengembara ke berbagai negeri. sementara nomor 1. 2) Irfadus Syamiyyin. Kitab Al Jami’. Al-Musnad as-Shahih. 13) Thabaqat. 5) Auhamul Muhadditsin. bin-Naqli al-’Adl ‘anil ‘Adl ‘an Rasulillah. dan mengumpulkan Hadits itu mengantarkan dirinya sebagai ulama Hadits yang sangat disegani kalangan ulama semasanya. menjadi salah satu rujukan penting berkaitan masalah Hadits dan ilmunya. Di antara gurunya adalah. Ahmad bin Muni’. Sejarah Singkat Imam Tirmizi Khazanah keilmuan Islam klasik mencatat sosok Imam Tirmizi sebagai salah satu periwayat dan ahli Hadits utama. dan Imam Abu Daud. 16) Al-Musnad al-Kabir. Ali bin Hajar. 17) Masyayikh ats-Tsawri. Perjalanan panjang pengembaraannya mencari ilmu. Hanya pada umumnya keshahihan hadits riwayat Bukhari itu lebih tinggi derajatnya daripada keshahihan hadits dalam Shahih Muslim. Imam Tirmizi bernama lengkap Imam Al-Hafiz Abu Isa Muhammad bin Isa bin Saurah bin Musa bin Ad-Dahhak As-Sulami At-Tirmizi. 20. 9) Al-Jami’. 14) Al-I’lal. 18) Masyayikh Syu’bah. Said bin Abdurrahman. 11) Rijalul ‘Urwah. Imam Muslim. yang sebenarnya berjudul. Wafatnya Imam Muslim Imam Muslim wafat pada Ahad sore. selain Imam Bukhari. mengampuni segala kesalahannya. tidak semua hadits Bukhari lebih shahih ketimbang hadits Muslim dan sebaliknya. antara lain Hijaz. Khurasan. 20) Al-Wuhdan. Imam Tirmizi gemar belajar ilmu dan mencari Hadits. al-Mukhtashar minas Sunan. serta menggolongkannya ke dalam golongan orang-orang yang sholeh. Sedangkan karyanya yang monumental adalah Shahih dari judul singkatnya. 19) Masyayikh Malik. ia banyak mengunjungi ulama-ulama besar dan guru-guru Hadits untuk mendengar Hadits dan kemudian dihafal dan dicatatnya dengan baik. Imam Muslim. 15) AlMukhadhramin. serta termasuk dalam Kutubus Sittah (enam kitab pokok di bidang Hadits) dan ensiklopedia Hadits terkenal. Daya . 21) As-Shahih al-Masnad.Namun prinsipnya. 12)Sawalatuh Ahmad bin Hanbal. Sosok penuh tawadhu’ dan ahli ibadah ini tak lain adalah Imam Tirmizi. dan sederet nama lainnya. 10) Hadits Amr bin Syu’aib. Dalam lawatannya itu. dan 21 telah dicetak. takdir menggariskan lain. ia juga belajar pada Imam Ishak bin Musa. dan lainnya.

Hammad bin Syakir. dan ketika itu saya telah menulis dua jilid buku berisi Hadits-hadits berasal dari seorang guru. kesalehan dan ketakwaannya pun tak dapat diragukan lagi. Ketika saya bertemu dengannya. dapat ditemukan dalam kitabnya Al-Jami’. Ia wafat di Tirmiz pada usia 70 tahun. Abul-Abbas Muhammad bin Mahbud Al-Mahbubi. Dalam kondisi seperti inilah. Ia bertanya lagi. ‘Tidakkah engkau malu kepadaku?’ Lalu aku bercerita dan menjelaskan kepadanya bahwa apa yang ia bacakan itu telah kuhafal semuanya. Imam Tirmizi juga dikenal sebagai ahli fiqh dengan wawasan dan pandangan luas. Ibnu Hibban Al-Busti. Ternyata yang kubawa bukanlah dua jilid tersebut. Dia mengira bahwa ‘dua jilid kitab’ itu ada padaku. ia berkata. Mereka ini pula muridmurid Imam Tirmizi. yang meriwayatkan kitab Al-Jami’ daripadanya. Sementara kalangan ulama lainnya mengungkapkan. melainkan dua jilid lain yang mirip dengannya. dan ia berkomentar. kumpulan Hadits dan ilmu-ilmunya dipelajari dan diriwayatkan oleh banyak ulama. ‘Aku belum pernah melihat orang seperti engkau. dari Ahmad bin Abdullah bin Abu Dawud. mengetahui kelemahan-kelemahan dan perawi-perawinya. dan lain-lain. amanah. Di sela-sela pembacaan itu ia mencuri pandang dan melihat bahwa kertas yang kupegang ternyata masih putih bersih tanpa ada tulisan sesuatu apa pun. Melihat kenyataan itu. menyusun. menghimpun. dan beberapa tahun lamanya ia hidup sebagai tuna netra. dan meneliti Hadits. dan ia mengabulkan permohonan itu. berikut adalah salah satu bukti kelebihan sang Imam : Saya mendengar Abu Isa At-Tirmizi berkata. Kemudian saya menemuinya. “Pada suatu waktu dalam perjalanan menuju Mekkah. Abd bin Muhammad An-Nasfiyyun. sehingga menjadikan dirinya sumber pengambilan Hadits para ulama terkenal. mengakui kemampuan Tirmizi dalam menghafal. Kemudian ia membacakan Hadits yang telah dihafalnya. Lalu saya bertanyatanya mengenai dia. ‘Coba bacakan!’ perintahnya. Selain itu.upaya mulianya itu pula yang pada akhir kehidupannya mendapat musibah kebutaan. ‘Apakah telah engkau hafalkan sebelum datang kepadaku?’ Aku menjawab. Ia pun kemudian membacakan 40 Hadits yang tergolong Hadits-hadits sulit atau gharib lalu berkata. Makhul ibnul-Fadl. Imam Tirmizi meninggal dunia. Banyak kalangan ulama dan ahli Hadits mengakui kekuatan dan kelebihan dalam diri Imam Tirmizi. Al-Haisam bin Kulaib AsySyasyi. Muhammad bin Mahmud Anbar. Salah satu ulama itu.’ “ Selain dikenal sebagai ahli dan penghafal Hadits. termasuk Imam Bukhari. Di kemudian hari. ‘Coba ulangi apa yang kubacakan tadi!’ Lalu aku membacakannya dari pertama sampai selesai. Ahmad bin Yusuf An-Nasafi. mereka menjawab bahwa dialah orang yang kumaksudkan itu. pakar Hadits. Imam Tirmizi adalah sosok yang dapat dipercaya. ‘Tidak.’ Kemudian saya meminta lagi agar dia meriwayatkan Hadits yang lain. . di antaranya. dan sangat teliti. Kisah yang dikemukakan Al-Hafiz Ibnu Hajar dalam Tahzib At-Tahzibnya. Guru tersebut berpapasan dengan kami. saya memohon kepadanya untuk mendengar Hadits. Pandangan-pandangan tentang fiqh itu misalnya. Aku pun membacakan seluruhnya secara beruntun.

kitab ini menjadi rujukan utama. dari Abi Az-Zunad. dan Kitab AlAsma’ wal-Kuna. betapa cemerlangnya pemikiran fiqh Imam Tirmizi dalam memahami nash-nash Hadits. Kitab Al-’Ilal. Itu sebabnya. Apabila seseorang di antara kamu dipindahkan utangnya kepada orang lain yang mampu membayar. Menurut Ibnu Ishak. Kitab Az-Zuhd. dari Al-Arai dari Abu Hurairah. Di kalangan muhaddisin (ahli Hadits). 1657). penjelasannya terhadap sebuah Hadits mengenai penangguhan membayar piutang yang dilakukan si berutang yang sudah mampu. Tidak seperti kitab Hadits Imam Bukhari. Sebaliknya. dan bagi orang yang dipindahkan piutangnya (muhtal) tidak dibolehkan menuntut kepada muhil. namun ternyata orang lain itu tidak mampu.Kajian-kajiannya mengenai persoalan fiqh ini pula mencerminkan dirinya sebagai ulama yang sangat berpengalaman dan mengerti betul duduk permasalahan yang sebenarnya. kitab Sunan Tirmizi dapat dipahami oleh siapa saja. bersabda: Penangguhan membayar utang (yang dilakukan oleh si berutang) yang mampu adalah suatu kezaliman. maka tidak ada kerugian atas harta benda orang Muslim (yang dipindahkan utangnya) itu’. Kitab At-Tarikh. Tirmizi tidak menyaring Hadits dari aspek Hadits itu dhaif atau tidak. Kitab Sunan Tirmizi dianggap sangat penting lantaran kitab ini betul-betul memperhatikan ta’lil (penentuan nilai) Hadits dengan menyebutkan secara eksplisit Hadits yang sahih. Itu . yang memahami bahasa Arab tentunya. diantaranya: Kitab Al-Jami’.” demikian penjelasan Imam Tirmizi. atau yang ditulis Imam Muslim dan lainnya. terkenal dengan sebutan Sunan at-Tirmizi. dari Nabi SAW. “Sebagian ahli ilmu berkata: ‘Apabila seseorang dipindahkan piutangnya kepada orang lain yang mampu membayar dan ia menerima pemindahan itu. perkataan ‘Tidak ada kerugian atas harta benda seorang Muslim’ ini adalah ‘Apabila seseorang dipindahkan piutangnya kepada orang lain yang dikiranya mampu. Imam Tirmizi bertolak pada dasar apakah Hadits itu dipakai oleh fuqaha (ahli fikih) sebagai hujjah (dalil) atau tidak. hendaklah pemindahan utang itu diterimanya. Kitab Asy-Syama’il an-Nabawiyyah. maka bebaslah orang yang memindahkan (muhil) itu. Alasannya adalah. maka baginya dibolehkan menuntut bayar kepada orang pertama (muhil). Ini adalah satu contoh yang menunjukkan kepada kita. Sebagai tamsil. Hajji Khalfah (w. Dalam menyeleksi Hadits untuk kitabnya itu. tidak ada kerugian atas harta benda seorang Muslim. Sufyan menceritakan kepada kami. sebagai berikut: “Muhammad bin Basysyar bin Mahdi menceritakan kepada kami. serta betapa luas dan orisinal pandangannya itu. Hingga meninggalnya. kedudukan Sunan Tirmizi berada pada tingkat ke-3 dalam hierarki Kutubus Sittah. atau menurut penulis buku Kasyf Az Zunuun. Imam Tirmizi telah menulis puluhan kitab. selain kitab-kitab hadits lainnya dari Imam Bukhari maupun Imam Muslim. kitab ini menduduki peringkat ke-4 dalam urutan Kutubus Sittah. kitab ini juga dikenal dengan nama Sunan At-Tirmizi. Selain dikenal dengan sebutan Kitab Jami’ Tirmizi.’ Sementara sebagian ahli lainnya mengatakan: ‘Apabila harta seseorang (muhtal) menjadi rugi disebabkan kepailitan muhal ‘alaih.” Bagaimana penjelasan sang Imam? Berikut ini komentar beliau.

Abu Ali Al-Ruthabari of Khusran.sebabnya.” Hadits mengenai hukuman untuk peminum khamar ini adalah mansukh (terhapus) dan ijma’ ulama pun menunjukkan demikian.” Juga Hadits. yang bernama lengkap Imam Al-Hafith Al-Mutaqin Abu Bakr Ahmed ibn Al-Hussein ibn Ali ibn Musa Al Khusrujardi Al-Baihaqi. khususnya ta’lil Hadits tersebut. minum lagi pada yang keempat kalinya. Sebagian besar ulama berpendapat boleh hukumnya melakukan shalat jamak di rumah selama tidak dijadikan kebiasaan. dan Maghrib dengan Isya. Oleh karenanya. Sejarah Singkat Imam Al Baihaqi Imam Al Baihaqi. di antaranya Iman Abul Hassan Muhammed ibn Al-Hussein Al Alawi. bahwa ia pernah berkata: “Semua Hadits yang terdapat dalam kitab ini adalah dapat diamalkan. kecuali dua Hadits.” Oleh karena itu. bahkan nilai rawinya yang dianggap penting. yaitu: Pertama. Halal ibn Muhammed Al-Hafaar. “Jika ia peminum khamar. Kitab ini dinilai positif karena dapat digunakan untuk penerapan praktis kaidah-kaidah ilmu Hadits. dan Ibn Busran. Namun. Imam Baihaqi harus menempuh jarak cukup jauh dan menghabiskan banyak waktu untuk bisa bermajelis dengan mereka. As-Sabki menyatakan: “Imam Baihaqi merupakan satu di antara sekian banyak imam terkemuka dan memberi petunjuk bagi umat Muslim. baik isinya yang semakna maupun yang berbeda. ia selalu memberikan uraian tentang nilai Hadits. maka bunuhlah dia. Beberapa keistimewaan Kitab Jami’ atau Sunan Tirmizi adalah. Pendapat ini adalah pendapat Ibn Sirin dan Asyab serta sebagian besar ahli fiqh dan ahli Hadits juga Ibn Munzir. keistimewaan yang langsung kaitannya dengan ulum al Hadits (ilmu-ilmu Hadits) adalah masalah ta’lil Hadits. penulis kitab “Al Mustadrik of Sahih Muslim and Sahih Al-Bukhari”. Dialah pula yang sering kita sebut . Abu Bakr ibn Furik. Sedangkan mengenai shalat jamak. Para ulama itu tinggal di berbagai tempat terpencar. Masa pendidikannya dijalani bersama sejumlah ulama terkenal dari berbagai negara. semua itu dijalani dengan senang hati. pencantuman riwayat dari sahabat lain mengenai masalah yang dibahas dalam Hadits pokok (Hadits al Bab). demi memuaskan dahaga batinnya terhadap ilmu Islam. sebagian besar ahli ilmu menggunakannya (sebagai pegangan). para ulama berbeda pendapat atau tidak sepakat untuk meninggalkannya. Hadits-hadits yang dimuat disebutkan nilainya dengan jelas. tanpa adanya sebab takut dan dalam perjalanan. Abu Abdur-Rahman Al-Sulami. bahkan uraian perbandingan dan kesimpulannya. bahkan yang bertentangan sama sekali secara langsung maupun tidak langsung. Abu Abdullah Al-Hakim. Selain itu. Abu Tahir AlZiyadi. yang artinya: “Sesungguhnya Rasulullah SAW menjamak shalat Dhuhur dengan Ashar. adalah seorang ulama besar dari Khurasan (desa kecil di pinggiran kota Baihaq) dan penulis banyak buku terkenal. Diriwayatkan.

“Dia hidup zuhud. fikih serta penghapal hadits. hadits. buku-buku tulisannya mencapai seribu jilid.” Abdul-Ghaffar Al-Farsi Al-Naisabouri dalam bukunya “Thail Tareekh Naisabouri”: Abu Bakr Al-Baihaqi Al Hafith. namun beliau mahir meriwayatkan hadits karena benar-benar mengetahui sub-sub . banyak beribadah. Dia belajar ilmu aqidah dan bepergian ke Irak serta Hijaz (Arab Saudi) kemudian banyak menulis buku. Menurut ad-Dahabi. Dia juga tidak pernah berjumpa dengan buku hadits atau Masnad Ahmad bin Hanbal (Imam Hambali). Banyak ulama yang hadir lebih kemudian. Selain mengajar. Imam Baihaqi kembali lagi ke tempat asalnya. kota Baihaq. seorang ulama hadits.sebagai ‘Tali Allah’ dan memiliki pengetahuan luas mengenai ilmu agama. Maka di tahun 441. Dia termasuk dalam deretan para penulis buku yang produktif. dan pemikiran. hingga tarikh. Hal itu lantaran pembahasannya yang demikian luas dan mendalam. dia mulai menyebarkan berbagai ilmu yang telah didapatnya selama mengembara ke berbagai negeri Islam. kajian Baihaqi dalam hadits tidak begitu besar. Banyak imam terkemuka turut hadir. Nasa’i. Saat itu kaum muslim terpecah-belah berdasarkan politik. wara’. Tema yang dikajinya sangat beragam. sehingga mempermudah musuh dari luar. menghabiskan waktunya untuk mempelajari beragam ilmu agama dan ilmu pengetahuan lainnya. dan mencontoh para salafus shalih.” Beliau terkenal sebagai seorang yang memiliki kecintaan besar terhadap hadits dan fikih. Antara kelompok yang satu dengan yang lain berusaha saling menyalahkan dan menjatuhkan. mulai dari akidah. Al Usuli Din. Dalam masa krisis ini. Sementara itu. fikih. untuk menceraiberaikan mereka. Dia memberikan teladan bagaimana seharusnya menerjemahkan ajaran Islam dalam perilaku keseharian. Ibnu Khalkan menulis. Imam Baihaqi hadir sebagai pribadi yang berkomitmen terhadap ajaran agama. dan Ibn Majah. Di sana. Imam Baihaqi hidup ketika kekacauan sedang marak di berbagai negeri Islam. Imam Baihaqi juga mengumpulkan Hadits-hadits dari beragam sumber terpercaya. Meski dipandang sebagai ahli hadits. dalam Wafiyatul A’yam. Dia menggunakan Mustadrak al-Hakim karya Imam al-Hakim secara bebas. Setelah sekian lama menuntut ilmu kepada para ulama senior di berbagai negeri Islam. yakni bangsa Romawi. yang mengapresiasi karya-karyanya itu. Ia mulai banyak mengajar. dia juga aktif menulis buku. Diperkirakan. namun banyak kalangan menilai Baihaqi tidak cukup mengenal karya-karya hadits dari Tirmizi. fikih. Pemimpin Islam memintanya pindah dari Nihiya ke Naisabor untuk tujuan mendengarkan penjelasannya langsung dan mengadakan bedah buku. Dari situlah kemudian Imam Baihaqi populer sebagai pakar ilmu hadits dan fikih. para pemimpin Islam itu membentuk sebuah majelis guna mendengarkan penjelasan mengenai buku ‘Al Ma’rifa’.

Iran. Perhatian ayah dan guru beliaupun menjadi semakin besar.bagian hadits dan para tokohnya yang telah muncul dalam isnad-isnad (sandaran atau rangkaian perawi hadits). sebuah kampung di daerah Dimasyq (Damascus) yang sekarang merupakan ibukota Suriah. Di antara karya-karya Baihaqi. Syaikh ini berkata bahwa anak ini diharapkan akan menjadi orang paling pintar dan paling zuhud pada masanya dan bisa memberikan manfaat yang besar kepada umat Islam. Sejumlah buku penting lain telah menjadi peninggalannya yang tidak ternilai. “Tha La’il An Nabuwwa”. Beliau dididik oleh ayah beliau yang terkenal dengan kesalehan dan ketakwaan. tanggal 10 Jumadilawal 458 H (9 April 1066). seperti hadits-hadits dan para ahli hadits. Itulah di antara sumbangsih dan peninggalan berharga dari Imam Baihaqi. menjadi karya paling terkenal. menolak dan menangis karena paksaan tersebut. Antara lain buku “As-Sunnan Al Kubra”. Ia tinggal di madrasah Ar-rawahiyyah didekat Al-Jami’ Al-Umawiy. Imam terkemuka ini meninggal dunia di Nisabur. namun ia menghindar. setiap jilid cetakan Hyderabat itu memuat indeks yang berharga mengenai tokoh-tokoh dari tiga generasi pertama ahli-ahli hadits yang dijumpai dengan disertai petunjuk periwayatannya. India. Sejarah Singkat Imam An-Nawawi Beliau adalah Yahya bin Syaraf bin Hasan bin Husain An-Nawawi Ad-Dimasyqiy. Di samping telah pula mengabadikannya ke dalam berbagai bentuk karya tulis yang hingga sekarang pun tidak usai-usai juga dikaji orang. An-Nawawi tinggal di Nawa hingga berusia 18 tahun. . baik dalam penyesuaian susunannya maupun mutunya. dan “Ma’rifat As Sunnan cal Al Athaar”. ahli fikih. Syaikh Yasin bin Yusuf Az-Zarkasyi melihatnya dipaksa bermain oleh teman-teman sebayanya. Selain itu. bahwa kota merekalah yang lebih patut sebagai tempat peristirahatan terakhir seorang pecinta hadits dan fikih. Dalam karya tersebut ada catatan-catatan yang selalu ditambahkan mengenai nilai-nilai atau hal lainnya. Ketika berumur sepuluh tahun. “Al Asma wa As Sifat”. Kemudian pada tahun 649 H ia memulai rihlah thalabul ilminya ke Dimasyq dengan menghadiri halaqah–halaqah ilmiah yang diadakan oleh para ulama kota tersebut. Penduduk kota Baihaq berpendapat. Dari pernyataan as-Subki. Dia lantas dibawa ke tanah kelahirannya dan dimakamkan di sana. Beliau dilahirkan pada bulan Muharram tahun 631 H di Nawa. Jadilah thalabul ilmi sebagai kesibukannya yang utama. Buku ini pernah mendapat penghargaan tertinggi. usul fikih serta hadits. tidak ada yang lebih baik dari kitab ini. Beliau mulai belajar di katatib (tempat belajar baca tulis untuk anak-anak) dan hafal Al-Quran sebelum menginjak usia baligh. Abu Zakaria. “Sheub Al Iman”. 10 jilid tahun 1344-1355. Dia mewariskan ilmu-ilmunya untuk ditanamkan di dada para muridnya. seperti Imam Baihaqi. Kitab as-Sunnan al-Kubra yang terbit di Hyderabat.

qana’ah dan berwibawa. Ia rajin sekali dan menghafal banyak hal.Disebutkan bahwa ia menghadiri dua belas halaqah dalam sehari. Al-Majmu’.Minhaj (Syarah Shahih Muslim). Imam Nawawi meninggalkan banyak sekali karya ilmiah yang terkenal. Dalam bidang fiqih: Minhajuth Thalibin. dengan cara yang telah digariskan Islam. 4. termasuk kepada para penguasa. Beliau digelari Muhyiddin ( yang menghidupkan agama ) dan membenci gelar ini karena tawadhu’ beliau. Secara umum beliau termasuk salafi dan berpegang teguh pada manhaj ahlul hadits. Abul Hajjaj Al-Mizziy. Beliau juga menegakkan amar ma’ruf nahi munkar. Raja ditanya: ”Kenapa tidak engkau bunuh dia padahal sudah bersikap demikian kepada Tuan?” Rajapun menjawab: ”Demi Allah. tidak . kemudian ia pergi ke Madinah dan menetap disana selama satu setengah bulan lalu kembali ke Dimasyq. Al. Pada tahun 651 H ia menunaikan ibadah haji bersama ayahnya. Iapun mengungguli teman-temannya yang lain. Imam An-Nawawi adalah seorang yang zuhud. Diriwayatkan bahwa beliau berkata :”Aku tidak akan memaafkan orang yang menggelariku Muhyiddin”. Abdul Aziz bin Muhammad Al-Ausiy. Bustanul Arifin. Raja semakin marah dan berkata: ”Pecat ia dari semua jabatannya”. Beliau sederhana. Dalam bidang bahasa: Tahdzibul Asma’ wal Lughat. Pada tahun 665 H ia mengajar di Darul Hadits Al-Asyrafiyyah (Dimasyq) dan menolak untuk mengambil gaji. Para pembantu raja berkata: ”Ia tidak punya jabatan sama sekali. Datanglah beliau yang bertubuh kurus dan berpakaian sangat sederhana. agama islam adalah agama yang hidup dan kokoh. Kitab-kitab ini dikenal secara luas termasuk oleh orang awam dan memberikan manfaat yang besar sekali untuk umat. Riyadhush Shalihin. Abu Ishaq Al-Muradiy. Ia berkata : “Dan aku menulis segala yang berhubungan dengannya. Dalam bidang akhlak: At-Tibyan fi Adab Hamalatil Qur’an. 3. Raudhatuth Thalibin. Dan diantara murid beliau: Ibnul ‘Aththar Asy-Syafi’iy. Suatu ketika beliau dipanggil oleh raja Azh-Zhahir Bebris untuk menandatangani sebuah fatwa. Jumlahnya sekitar empat puluh kitab. Abul Faraj Ibnu Qudamah Al-Maqdisiy. 2. wara’ dan bertaqwa. Beliau menggunakan banyak waktu beliau dalam ketaatan. aku sangat segan padanya”. diantaranya: 1. Disamping itu. Raja ingin membunuhnya tapi Allah menghalanginya.” [Syadzaratudz Dzahab 5/355]. tidak memerlukan orang yang menghidupkannya sehingga menjadi hujjah atas orang-orang yang meremehkannya atau meninggalkannya. AlAdzkar. Dalam bidang hadits : Arba’in. Diantara syaikh beliau: Abul Baqa’ An-Nablusiy. Ini semua tidak lain karena taufik dari Allah Ta’ala. At-Taqrib wat Taysir fi Ma’rifat Sunan Al-Basyirin Nadzir. Sering tidak tidur malam untuk ibadah atau menulis. Beliau menulis surat berisi nasehat untuk pemerintah dengan bahasa yang halus sekali. Raja marah dan berkata: ”Kenapa !?” Beliau menjawab: ”Karena berisi kedhaliman yang nyata”.Abul ‘Abbas Al-Isybiliy dan Ibnu ‘Abdil Hadi. kemudian keikhlasan dan kesungguhan beliau dalam berjuang. Ishaq bin Ahmad AlMaghribiy dan Ibnul Firkah. Raja pun meremehkannya dan berkata: ”Tandatanganilah fatwa ini!!” Beliau membacanya dan menolak untuk membubuhkan tanda tangan. Ibnun Naqib Asy-Syafi’iy. Dan Allah telah memberikan barakah dalam waktuku.baik penjelasan kalimat yang sulit maupun pemberian harakat pada kata-kata.

Ayah al-Albani bernama Al Haj Nuh adalah lulusan lembaga pendidikan ilmu-ilmu syari’at di ibukota negara dinasti Utsmaniyah (kini Istambul). Karya-karya beliau tetap dianjurkan untuk dibaca dan dipelajari. Dalam bab ini beliau banyak mendasarkan pendapat beliau pada nukilan–nukilan dari para ulama tanpa mengomentarinya. itu tidak benar karena beliau banyak menyelisihi mereka (orang-orang Asy’ari) dalam masalah-masalah aqidah yang lain seperti ziyadatul iman dan khalqu af’alil ‘ibad. Di dalam hadits Nabi Muhammad SAW itulah terkandung jawaban dan solusi masalah yang dihadapi oleh umat di berbagai bidang kehidupan. Ia terus belajar di sekolah tersebut hingga kelas terakhir dan lulus di tingkat Ibtida’iyah. Karya dan jasa-jasanya cukup banyak dan sangat membantu umat Islam terutama dalam menghidupkan kembali ilmu hadits. Orang yang memperhatikan kitab-kitab beliau akan mendapatkan bahwa beliau bukanlah muhaqqiq dalam bab ini. Imam Nawawi meninggal pada 24 Rajab 676 H -rahimahullah wa ghafarahu-. tidak seperti dalam cabang ilmu yang lain. ia sekeluarga bertolak ke Damaskus. dengan berhati-hati terhadap kesalahan-kesalahan yang ada. Adapun memvonis Imam Nawawi sebagai Asy’ari. atau yang lebih dikenal dengan Syeikh Al-Albani. Al-Albani mempunyai nama lengkap Abu Abdirrahman Muhammad Nashiruddin bin Nuh al-Albani. umat Islam tidak akan melupakan jasa Syeikh Muhammad Nashiruddin AlAlbani. Dari sana. namun sangat kaya ilmu. Ia berjasa memurnikan ajaran Islam dari haditshadits lemah dan palsu serta meneliti derajat hadits. ibu kota Albania masa lampau. Namun beliau tidak ma’shum (terlepas dari kesalahan) dan jatuh dalam kesalahan yang banyak terjadi pada ulumaulama di zaman beliau yaitu kesalahan dalam masalah sifat-sifat Allah Subhanah.terjerumus dalam filsafat dan berusaha meneladani generasi awal umat dan menulis bantahan untuk ahlul bid’ah yang menyelisihi mereka. . Berbicara tentang ilmu hadits. Beliau kadang menta’wil dan kadang–kadang tafwidh. Dilahirkan pada tahun 1333 H di kota Ashqadar. Ia merupakan salah satu tokoh pembaharu Islam abad ini. Sejarah Singkat Syeikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani Hadits merupakan salah satu rujukan sumber hukum Islam di samping kitab suci AlQur’an. Tidak boleh bersikap seperti kaum Haddadiyyun yang membakar kitab-kitab karya beliau karena adanya beberapa kesalahan didalamnya. Syeikh Nuh amat mengkhawatirkan dirinya dan diri keluarganya. Ketika Raja Ahmad Zagha naik tahta di Albania dan mengubah sistem pemerintahan menjadi pemerintah sekuler. Ia dibesarkan di tengah keluarga yang tak berpunya secara materi. Akhirnya ia memutuskan untuk berhijrah ke Syam dalam rangka menyelamatkan agamanya dan karena takut terkena fitnah. Syeikh al-Albani kecil mulai mempelajari bahasa Arab. Setiba di Damaskus. Al-Albani kecil masuk sekolah madrasah yang dikelola oleh Jum’iyah alIs’af al-Khairiyah. Komite Tetap untuk Riset Ilmiah dan Fatwa kerajaan Saudi ditanya tentang aqidah beliau dan menjawab: ”Lahu aghlaath fish shifat” (Beliau memiliki beberapa kesalahan dalam bab sifat-sifat Allah).

Dari tahun 1381-1383 H.Selanjutnya. Sebelum berpulang. Pada tahun 1395-1398 H ia kembali ke Madinah untuk bertugas sebagai anggota Majelis Tinggi Jam’iyah Islamiyah di sana. pemuda Al-Albani mulai mengkonsentrasikan diri pada ilmu hadits. Begitulah. Al-Albani mendapat penghargaan tertinggi dari kerajaan Saudi Arabia berupa King Faisal Fundation tanggal 14 Dzulkaidah 1419 H. seringkali hanya sedikit makanan yang dibawanya ke perpustakaan.” Namun Syeikh al-Albani justru semakin cinta terhadap dunia hadits. Ketertarikannya itu berawal dari pembahasan-pembahasan yang ada dalam majalah alManar. Karenanya. kecuali jika waktu shalat tiba. Pada perkembangan berikutnya. berupa takhrij terhadap hadits-hadits yang terdapat pada Ihya’ Ulumuddin-nya Al-Ghazali. Syeikh Al-Albani berwasiat agar perpustakaan pribadinya. Tidak pernah istirahat mentelaah kitab-kitab hadits. ”Sesungguhnya ilmu hadits adalah pekerjaan orang-orang pailit (bangkrut). sehingga setiap harinya mencapai 12 jam. Al-Albani lebih betah berlama-lama dalam perpustakaan adh-Dhahiriyah. hadits menjadi kesibukan rutinnya sampai-sampai ia menutup kios reparasi jamnya. Tulisantulisan sang Syeikh. Untuk makannya. Awalnya kegiatan Al-Albani dalam bidang hadits ini ditentang oleh ayahnya. Akhirnya kepala kantor perpustakaan memberikan sebuah ruangan khusus di perpustakaan untuknya. buku-buku hasil foto kopi. Kali pertama selama satu bulan dan kali kedua selama enam bulan. Setelah itu ia pindah ke Yordania. Al-Albani makin leluasa mempelajari banyak sumber. Pada tahun 1388 H. Itu tidak lain karena gigihnya beliau berdakwah kepada sunnah dan memerangi bid’ah sehingga orang-orang yang dengki kepadanya menebarkan fitnah. Departemen Pendidikan meminta kepada Syeikh Al-Albani untuk menjadi ketua jurusan Dirasah Islamiyah pada Fakultas Pasca Sarjana di sebuah Perguruan Tinggi di Kerajaan Yordania. Tetapi situasi dan kondisi saat itu tidak memungkinkan beliau memenuhi permintaan itu. Pada umur 20 tahun. Ia mempelajari AlQur’an dari ayahnya sampai selesai. Kegiatan pertama di bidang ini ialah menyalin sebuah kitab berjudul Al-Mughni ‘an Hamli al-Asfar fi Takhrij ma fi al-Ishabah min al-Akhbar. manuskrip- . karya al-Iraqi. ia mengajar tentang hadits dan ilmu-ilmu hadits. baik berupa buku-buku yang sudah dicetak. Keterampilan ini kemudian menjadi salah satu mata pencahariannya. Pengalaman mengajarnya dilakukan ketika menjadi pengajar di Jami’ah Islamiyah (Universitas Islam Madinah) selama tiga tahun. beliau memanfaatkan Perpustakaan adh-Dhahiriyah di Damaskus. Al-Albani juga mempelajari keterampilan memperbaiki jam dari ayahnya sampai mahir betul. Di samping juga meminjam buku-buku dari beberapa perpustakaan khusus. sebuah majalah yang diterbitkan oleh Syeikh Muhammad Rasyid Ridha. Bahkan kemudian ia diberi wewenang untuk membawa kunci perpustakaan. sangat memukau hatinya. Ia mengomentarinya begini. ia meneruskan belajarnya langsung kepada para syeikh. Dengan demikian. Al-Albani tidak memiliki cukup uang untuk membeli kitab-kitab. Di negeri itu pula. disamping juga mempelajari sebagian fikih madzab Hanafi. Syeikh Al-Albani pernah dua kali mendekam dalam penjara.

.. ada yang masih berupa manuskrip dan ada yang mafqud (hilang).………………………………………….manuskrip (yang ditulis olehnya ataupun orang lain) seluruhnya diserahkan kepada pihak Perpustakaan Jami’ah.25 6. Dabuz-Zifaf fi As-Sunnah al-Muthahharah 2. Karya yang terkenal antara lain : 1. SEJARAH SINGKAT PARA AHLI HADITS Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Ilmu Hadits Oleh.………………44 aftar Pustaka . Sejarah singkat Imam Al Baihaqi………………………………. Sejarah singkat Imam Muslim………………………………………….42 10. Sejarah singkat Imam Bukhari……………………………………………….39 9.. At-Tawasul wa anwa’uhu 6.10 4. Ia wafat pada hari Jum’at malam Sabtu tanggal 21 Jumada Tsaniyah 1420 H atau bertepatan dengan tanggal 1 Oktober 1999 di Yordania. dan buku berisi jawaban-jawaban tentang pelbagai masalah yang bermanfaat.…………. Sejarah singkat Imam Syafi’i…………………………………….………. Di samping itu... Sejarah singkat Imam Hanafi….31 7.……. Sejarah singkat Imam Malik…. Sejarah singkat Imam An-Nawawi…………………………………………….. bantahan terhadap berbagai pemikiran sesat.36 8. ISMAIL FARID NOMOR POKOK: 20010009031 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM KONSENTRASI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCA SARJANA UNIVERSITAS ISLAM BANDUNG 2009 M/ 1430 H DAFTAR ISI 1. Silisilah al-Ahadits adh-Dha’ifah wal Maudhu’ah 5. beliau juga memiliki buku kumpulan ceramah.. Sejarah singkat Syeikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani.……………………………………………. Karya-karya beliau amat banyak.. Sejarah singkat Imam Tirmizi………………………………………. Silisilah al-Ahadits ash Shahihah 4.4 3. Jumlahnya sekitar 218 judul... Sejarah singkat Imam Hanbali………………………………………………. Ahkam Al-Jana’iz wabida’uha.16 5.…………….. ada yang sudah dicetak. Al-Ajwibah an-Nafi’ah ‘ala as’ilah masjid al-Jami’ah 3.1 2.….

daerah-daerah itu berada di bawah kekuasaan gubernur-gubernur propinsi bersangkutan. Wilayah kekuasaan Bani Umayyah. Disintegrasi dalam bidang politik sebenarnya sudah mulai terjadi di akhir zaman Bani Umayyah. Sebagai gantinya. akan terlihat perbedaan antara pemerintahan Bani Umayyah dengan pemerintahan Bani Abbas. kedua. sejajar dengan batas-batas wilayah kekuasaan Islam. dengan berbagai cara diantaranya pemberontakan yang dilakukan oleh pemimpin lokal dan mereka berhasil memperoleh kemerdekaan penuh. dalam perkembangan . Ini bisa terjadi dalam salah satu dari dua cara: Pertama. kedudukannya semakin bertambah kuat. Kekuatan militer Abbasiyah waktu itu mulai mengalami kemunduran. propinsi-propinsi tertentu di pinggiran mulai lepas dari genggaman penguasa Bani Abbas. Hal ini tidak seluruhnya benar untuk diterapkan pada pemerintahan Bani Abbas. Fenomena ini mungkin bersamaan dengan datangnya pemimpin-pemimpin yang memiliki kekuatan militer di propinsi-propinsi tertentu yang membuat mereka benarbenar independen. Namun pada saat wibawa khalifah sudah memudar mereka melepaskan diri dari kekuasaan Baghdad. Kedua. Menurut Watt. Akibat dari kebijaksanaan yang lebih menekankan pembinaan peradaban dan kebudayaan Islam daripada persoalan politik itu. khususnya tentara Turki dengan system perbudakan baru seperti diuraikan di atas. seperti daulat Umayyah di Spanyol dan Idrisiyyah di Marokko. para penguasa Abbasiyah mempekerjakan orang-orang profesional di bidang kemiliteran. Hubungannyadengan khilafah ditandai dengan pembayaran upeti. banyak daerah tidak dikuasai khalifah.DINASTI-DINASTI DI TIMUR DAN DI BARAT DINASTI-DINASTI DI TIMUR DAN DI BARAT 1. Kekuasaan dinasti ini tidak pernah diakui di Spanyol dan seluruh Afrika Utara. pertama. Pengangkatan anggota militer Turki ini. Kecuali Bani Umayyah di Spanyol dan Idrisiyyah di Marokko. Ada kemungkinan bahwa para khalifah Abbasiyah sudah cukup puas dengan pengakuan nominal dari propinsi-propinsi tertentu. Bahkan dalam kenyataannya. tetapi beberapa diantaranya bahkan berusaha menguasai khalifah itu sendiri. seorang pemimpin lokal memimpin suatu pemberontakan dan berhasil memperoleh kemerdekaan penuh. kecuali Mesir yang bersifat sebentar-sebentar dan kebanyakan bersifat nominal. seseorang yang ditunjuk menjadi gubernur oleh khalifah. seperti daulat Aghlabiyah di Tunisia dan Thahiriyyah di Khurasan. sebenarnya keruntuhan kekuasaan Bani Abbas mulai terlihat sejak awal abad kesembilan. propinsi-propinsi itu pada mulanya tetap patuh membayar upeti selama mereka menyaksikan Baghdad stabil dan khalifah mampu mengatasi pergolakan-pergolakan yang muncul. Alasannya. PENDAHULUAN Akibat dari kebijaksanaan yang lebih menekankan pembinaan peradaban dan kebudayaan Islam dari pada persoalan politik itu. propinsi-propinsi tertentu di pinggiran mulai lepas dari genggaman penguasa Bani Abbas. penguasa Bani Abbas lebih menitikberatkan pembinaan peradaban dan kebudayaan daripada politik dan ekspansi. Akan tetapi berbicara tentang politik Islam dalam lintasan sejarah. Secara riil. mulai dari awal berdirinya sampai masa keruntuhannya. mungkin para khalifah tidak cukup kuat untuk membuat mereka tunduk kepadanya. dengan pembayaran upeti itu. Mereka bukan saja menggerogoti kekuasaan khalifah.

disamping persoalan-persoalan keagamaan.Seljuk Irak di Irak dan Kurdistan.Seljuk besar.1002 M). mereka tidak bersungguh-sungguh menghapuskan fanatisme tersebut. c.Mirdasiyyah di Aleppo. d. 3. (205-259 H/820-872 M).selanjutnya teryata menjadi ancaman besar terhadap kekuasaan khalifah.Aghlabiyyah di Tunisia (184-289 H/800-900 M).Umawiyah di Spanyol b.Thuluniyah di Mesir.Seljuk Syriaatau Syam di Syria. (414-472 H/1023-1079 M). b. c.Ghaznawiyah di Afghanistan. c. (261-389 H/873-998 M). (433-583 H/1040-1187 M). .Yang berbangsa Arab: a. g. d. c. Dari latar belakang dinasti-dinasti itu.Ayubiyah. Seljuk ini menguasai Baghdad dan memerintah selama sekitar 93 tahun (429-522H/1037-1127 M).Yang mengaku dirinya sebagai khilafah: a. sehingga meskipun dirasakan dalam hampir semua segi kehidupan. didirikan oleh Rukn al-Din Abu Thalib Tuqhrul Bek ibn Mikail ibn Seljuk ibn Tuqaq.Yang berbangsa Kurdi: a. b.Abu Ali. (351-585 H/962-1189 M). (320-560 H/932-1163 M). nampak jelas adanya persaingan antarbangsa.Ukailiyyah di Maushil.Fathimiyah di Mesir. h. (380-489 H/990-1095 M). (254-290 H/868-901 M). e.Dinasti Seljuk dan cabang-cabangnya: 1. Nampaknya. 5. Dinasti-dinasti yang lahir dan melepaskan diri dari kekuasaan Baghdad pada masa khilafah Abbasiyah.Samaniyah di Transoxania.Thahiriyyah di Khurasan. (317-394 H/929. 5. 4. 3.Alawiyah di Tabaristan.Seljuk Rum atau Asia kecil di Asia Kecil.Buwaihiyyah.406 H/959-1015 M). 4. (210-285 H/825-898 M). (564-648 H/1167-1250 M). b.Idrisiyyah di Marokko. Apalagi pada periode pertama pemerintahan dinasti Abbasiyah. bahkan menguasai Baghdad.Sajiyyah di Azerbaijan. diantaranya adalah: 1.Dulafiyah di Kurdistan. (348. 2. e. (266-318 H/878-930 M). atau seljuk Agung.(487-511 H/1094-1117 M).Yang berbangsa Turki: a. 2. d. (254-292 H/837-903 M). Gerakan inilah yang banyak memberikan inspirasi terhadap gerakan politik.al-Barzuqani. (172-375 H/788-985 M). para khalifah tidak sadar akan bahaya politik dari fanatisme kebangsaan dan aliran keagamaan itu. (470-700 H/1077-1299 M). bahkan ada diantara mereka yang justru melibatkan diri dalam konflik kebangsaan dan keagamaan itu. (320-447 H/ 932-1055 M). seperti dalam kesusasteraan dan karya-karya ilmiah. (511-590 H/1117-1194 M).Mazyadiyyah di Hillah. sudah muncul fanatisme kebangsaan berupa gerakan syu’u arabiyah (kebangsaan/anti Arab). f. (250-316 H/864-928 M).Shafariyah di Fars. (403-545 H/1011-1150 M).Seljuk Kinnan di Kirman. (386-489 H/996-1 095 M).Ikhsyidiyah di Turkistan.Hamdaniyah di Aleppo dan Maushil. b.Yang berbangsa Persia :a.

Frye (1963) menyebut kekuasaan Dinasti Saman sebagai “Zaman kebangkitan kembali kebudayaan Irano-Islam. Faktor-faktor penting yang menyebabkan kemunduran Bani Abbas pada periode ini. Orang-orang Yunani menyebut mereka Persisvang.Dengan profesionalisasi angkatan bersenjata. ketergantungan khalifah kepada mereka sangat tinggi.” Secara perlahan-lahan. menurut Karen Amstrong (2007). and Future (2000). orang-orang Arya yang pada mulanya mendiami kawasan stepa di Kaukasia terpisah secara kultural menjadi dua kelompok. dari Teluk Oman di Selatan hingga Laut Aral di Utara.” Mereka yang mendiami kawasan stepa di Kaukasia ini menyebut diri sebagai “Orang-orang Arya. Kaisar Cyrus The Great (590-529 SM). . Adapun mereka yang tetap menetap di kawasan Barat Daya Iran dikenal sebagai Suku Media.terutama antara Arab. orang-orang dari Suku Persia berhasil merebut dominasi kekuasaan Suku Media. adalah: 1. Lewat kekuasaan Dinasti Saman. Mereka inilah yang disebut sebagai nenek moyang bangsa Persia. Persia dan Turki. kerajaan Persia mencapai puncak kejayaannya ketika Kusraw Nushirvan (531-579 M) berkuasa. Dinasti ini merupakan episode terpenting dalam sejarah peradaban Persia pasca kedatangan Islam. 3.” 2. 2. Kaisar Cyrus berhasil menaklukkan wilayah Mesopotamia (Irak) yang merupakan pusat peradaban dunia tertua. Pendahuluan Pada tahun 874 M. wilayah Persia (Iran Selatan) dan Transoksania (Usbekistan) mulai dikendalikan oleh orang-orang keturunan Saman Khuda (Dinasti Saman). Disamping latar belakang kebangsaan. Bangsa ini. sehingga banyak daerah memerdekakan diri. Pada masa kekuasaan Dinasti Sassanids. ada yang berlatar belakang Syi’ah. kekuasaan dinasti ini meliputi: dari Libya ke arah Timur hingga Pakistan. ada yang Sunni. orang-orang Persia hendak mengulang kembali sejarah mereka yang pernah berjaya pada masa Dinasti Achameneids (600-333 SM) dan Dinasti Sassanids (228-651 M). Present. Bersamaan dengan itu.Luasnya wilayah kekuasaan daulat Abbasiyah sementara komunikasi pusat dengan daerah sulit dilakukan. Memasuki Zaman Aksial (800-200 SM). tingkat saling percaya di kalangan para penguasa dan pelaksana pemerintahan sangat rendah. Peradaban Persia di Masa Lampau Siapakah sesungguhnya bangsa Persia? Dr. Sebagian memisahkan diri dan memilih menetap di kawasan Iran Selatan. Zayar. merupakan orang-orang yang memiliki silsilah keturunan “bangsa terhormat. seorang keturunan Suku Persia. berhasil membangun kekuasaan Dinasti Achameneids.Keuangan negara sangat sulit karena biaya yang dikeluarkan untuk tentara bayaran sangat besar. Di tangan Kaisar Cyrus. Sejarawan Richard N. BAGIAN 2 DINASTI DINASTI SAMAN (874-1005M) 1. Inilah asal mula penyebutan nama Suku Persia. dinastidinasti itu juga dilatarbelakangi paham keagamaan. khalifah tidak sanggup memaksa pengiriman pajak ke Baghdad. Bahkan. Pada saat kekuatan militer menurun. menjelaskan bahwa sekelompok manusia dengan sistem sosial dan kebudayaan tertentu telah mendiami kawasan Barat Daya Iran sejak 3000 tahun Sebelum Masehi (SM). dalam Iranian Revolution: Past.

Selain dituangkan dalam bentuk seni pahat. Setelah Saman Khuda memeluk agama Islam. Tradisi mitos memang banyak mempengaruhi suatu bangsa dalam mengembangkan seni sastra. Ahmad bin Asad adalah putra Asad bin Abdullah. Selain seni sastra. Dia berhasil menguasai wilayah Sijistan. gubernur di Khurasan. Pada awal kekuasaan Dinasti Sassanids. 1995). monumen-monumen persembahan untuk para tokoh tertentu dalam bentuk patung atau relief. seorang tuan tanah dari keluarga bangsawan Zoroastrian di Balkh (Afganistan Utara). pertama kali. Sebagian memakai bahasa dialek awal Sansekerta. dia berperan cukup besar di dalam struktur pemerintahan Dinasti Abbasiyah pada masa Khalifah Al-Ma’mun (813-833 M). Falsafah hidup mereka berasal dari ajaran-ajaran Zaratustra (650-550 SM) yang telah menjadi kepercayaan resmi negara (Dinasti Achameneids). Salah satu hasil kebudayaan Persia pra-Islam ialah patung-patung dan relief-relief yang bernilai seni tinggi. sudah memiliki falsafah dan kebudayaan yang mapan.Bangsa Persia. dinasti ini tidak memiliki catatan prestasi yang membanggakan. Karen Amstrong (2007) menyebutnya bahasa Avesta. Sekalipun pada masa kekuasaan Nashr bin Ahmad Samani. gagasan-gagasan Mazdak dinilai sebagai ajaran “Komunisme tertua” di muka bumi ini (A. bahasa yang dipakai secara resmi oleh bangsa Persia adalah bahasa Arab. karena memang bahasa inilah dipakai untuk menulis kitab suci yang berisi ajaran-ajaran Zaratustra. Oleh sejarawan Ahmad Amin. Isfahan. Hasjmy. Karman. ajaran Zoroastrianisme mengalami pembaruan secara besar-besaran yang dilakukan oleh Mazdak (485-531 M). Sastra berkembang cukup pesat di Persia. Nashr bin Ahmad Samani berhasil merebut kekuasaan dari Dinasti Safar di Persia dan Transoksania. keramik. adalah orang yang pertama kali merintis kekuasaan Dinasti Saman. Dia putra Ahmad bin Asad. Puncak kejayaan Dinasti Saman pada masa kekuasaan Nashr bin Ahmad bin Ismail Samani (914-943 M). Tabaristan. Umumnya. mitologi Persia juga banyak dituangkan dalam bentuk-bentuk kerajinan tangan seperti permadani. Dinasti Saman Orang-orang Alawiy yang tersingkir dari struktur pemerintahan Abbasiyah pasca pemberontakan Abu As-Saraya (814-815 M) membangun kembali masa kejayaan Islam di kawasan Transoksania. Ray. Kemudian sebagian lagi menggunakan bahasa Turki dan Urdu. bangsa Persia mengkultuskan tokoh-tokoh tertentu dan mengabadikannya dalam bentuk monumen. Kekuasaannya kemudian membentang luas sampai di . Seluruh keluarganya memeluk Agama Magi (Zoroastrianisme). Dan. Nashr bin Ahmad Samani (874-892 M). Jurjan. Wilayah kekuasaannya. 3. sebelum kedatangan Islam. Setelah kedatangan Islam. gubernur di Farghanah. dan Transoksania. Adapun Asad bin Abdullah adalah putra Saman Khuda. Hasil reformasi spiritual yang dilakukan Mazdak melahirkan ajaran Mazdeisme-Zoroastrian. tetapi pada masa kekuasaan Ismail bin Ahmad Samani (892-907 M) berhasil merebut Khurasan (900 M). Bahasa yang dipakai oleh bangsa Persia dalam berkomunikasi adalah bahasa Pahlevi (bahasa Persia Tengah). dan lainlain. Kemampuan bertutur serta daya imajinasi yang tinggi untuk menciptakan figur-figur fiktif sangat mendukung perkembangan seni sastra. seluruh keluarganya mengikuti jejaknya. gubernur Transoksania. meliputi Khurasan dan Transoksania.

yakni mengangkat tradisi nenek moyang Persia dengan sentuhan nilai-nilai Islami. Dampaknya cukup signifikan. Di kota ini juga pernah lahir pujangga besar Hafidzuddin Asy-Syirazi dan Mushlihuddin Sa’di Asy- . Dinasti Saman terus melemah. Rezim Saman berasal dari keturunan Suku Persia dan Suku Media.belahan timur pusat Dinasti Abbasiyah. Salah seorang Ilmuwan Muslim lahir pada masa dinasti ini. Kota ini menjadi saksi sejarah Imperium Persia pada masa Dinasti Achameneids dan Sassanids. Ismail bin Nuh II terbunuh pada tahun 1005 M. yang didedikasikan secara khusus kepada Abu Shaleh Al-Manshur. dan Irak. ilmuwan muslim terkemuka menulis karya Al-Manshuri. dan lain-lain. menyumbangkan gagasannya lewat karya ensiklopedi Mafatih Al-‘Ilm. Sayang. Rezim Saman kemudian berkoalisi dengan para penguasa di Mosul (Dinasti Hamdan). Kota-kota Penting Syiraz. salah seorang penguasa dinasti ini. Dinasti Saman terlalu lemah untuk meredam pemberontakan pada masa Ismail bin Nuh II (1001-1005 M). istana Dinasti Saman menjadi pusat kekuasaan sekaligus pengembangan ilmu pengetahuan. yang dikenal sebagai pakar matematika dan astronomi. dinasti ini memiliki peranan penting dalam sejarah peradaban Islam pasca tenggelamnya kekuasaan Dinasti Abbasiyah. Selain mendukung pengembangan ilmu pengetahuan. Wilayah ini masuk dalam kekuasaan Islam pada masa Khalifah Umar bin Khattab (634-644 M). Di samping itu. Karakteristik peradaban Saman bercorak lokal. Karya Ahmad Daqiqi ini kemudian disempurnakan oleh Ahmad AlFirdausi. Mereka bercita-cita mengembalikan kejayaan bangsa Persia dengan menaklukkan kembali kawasan-kawasan yang pernah menjadi kekuasaan Dinasti Achameneids dan Sassanids. Muhammad Yusuf Al-Khawarizmi (wafat 997 M). Lewat kebijakan rezim yang mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan. Inilah akhir episode kekuasaan orang-orang Alawiy di wilayah Transoksania. Bahkan raja-raja dinasti ini memiliki kecenderungan yang besar terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. sastra dan kebudayaan Persia bercorak Islam mencapai puncak kejayaannya. Secara berangsur-angsur. Mausoleum Cyrus The Great. Jajat Burhanuddin (2002) menilai bahwa kekuasaan Dinasti Saman merupakan puncak peradaban Islam kedua setelah Dinasti Abbasiyah di Baghdad. Kekuasaannya harus berhadapan dengan Dinasti Buwaihi yang menguasai Persia. Ahmad Ad-Daqiqi salah seorang pujangga besar Persia menulis karya Shah Namah (Kitab Para Raja) berisi 60. rezim Saman juga membangun perpustakaan-perpustakaan di beberapa kota. Ray. Di kota ini banyak ditemui situs bersejarah seperti: Istana Persipolis (peninggalan Darius I). Pada masa kekuasaan Nashr bin Ahmad bin Ismail Samani. yang didedikasikan kepada Nuh bin Manshur (976-997 M). Syiraz termasuk kota penting dalam sejarah Dinasti Saman. Di samping pengembangan ilmu pengetahuan. Jaraknya 919 km dari kota Teheran. tradisi orang-orang Persia sangat kental dengan etos keilmuan. seorang kemenakan penguasa Dinasti Saman. Istana Sassanids (peninggalan Kusraw Nushirvan). Dinasti ini menghadapi pemberontakan orang-orang Suku Dailam (Dinasti Buwaihi). Salah seorang pejabat istana Dinasti Saman. Fakhruddin Al-Razi. Adalah ibukota propinsi Persia (Fars).000 bait kisah moral dan teladan. tetapi justru malah memicu konflik internal yang berakhir damai. Masjid Jami’ Atiq (peninggalan pasukan Umar bin Khattab).

geografi dan kedokteran dan ilmuwan yang terkenal adalah Al-Idrisi yang hidup pada masa dinasti Normandia. Pakistan dan beberapa wilayah bagian India dengan pusat pemerintahannya di kota Ghazna. Bukhara. Di bidang Fisik. tidak sulit ditaklukkan dan memilih damai. dan Abu AlQasim Al-Laitsi As-Samarkandi. BAGIAN III PERADABAN ISLAM DI SISILIA DAN DINASTI GHAZNAWIYAH Mukaddimah Sisilia merupakan pulau terbesar di Laut Tengah. seperti: Muhammad Addi As-Samarkandi. Kota ini telah melahirkan para Ilmuwan Muslim pada masa Dinasti Saman. Pada sekitar abad ke-12. Kota ini merupakan ibukota propinsi Transoksania (sekarang Usbekistan). dibiayai untuk mengembangkan ilmu. Pembangunan di berbagai sektor cepat didirikan seperti Istana. Tokoh utamanya Syihabuddin Suhrawardi dan Sadruddin Syirazi atau yang dikenal dengan nama Mulla Sadra. Seluruh Sisilia dikuasai oleh kaum muslimin di bawah pimpinan Bani Aghlab dan sejak itu berdiri dinasti Bani Aghlab selama 6 tahun ( 903 – 909 M ) dan Palermo sebagai ibu kota . Para sarjana dan pujangga ditempatkan di istananya. Pertanian. Muhammad ibn Mas’ud As-Samarkandi. Najibuddin As-Samarkandi. Bukhara merupakan kota kelahiran ulama besar penghimpun Hadits-hadits Nabi yang amat masyhur. diantaranya adalah Al-Biruni . Dinasti Ghaznawiyah berjaya kurang lebih 220 tahun. dinasti Kalbiyah selama 80 tahun ( 965 – 1044 M ) dan dinasti Normandia . berbeda ketika Islam datang ke Andalusia. Perdagangan . fisika . putra Philip dari Makedonia. sastra. Abu Bakr As-Samarkandi. Beliau wafat tahun 870 M dan dimakamkan di kota Samarkand.Syirazi pada abad ke-13 M. Peradaban Islam pada masa dinasti Ghaznawiyah mengalami kemajuan pesat pada saat penguasa Mahmud Ghaznawi.Ketika Islam datang penguasa Sisilia melawan dengan gigih dan pantang menyerah. kantor. ketika berhasil menaklukan Dinasti Achameneids. Ahmad ibn Umar. Peradaban Islam pada masa dinasti Bani Aghlab dan Fathimiyah kurang berkembang karena sering terjadi pemberontakan dan mulai berkembang pesat pada masa dinasti Kalbiyah. Menjadi ibukota pemerintahan pada puncak kejayaan Dinasti Saman. Dinasti Ghaznawiyah wilayahnya meliputi Iran bagian timur. Kota Samarkand menjadi saksi sejarah kekuasaan Alexander The Great (Iskandar Dzu Al-Qarnain). Abu AlHasan Maidani. Pendiri dinasti Ghaznawiyah adalah Sabaktakin keturunan alptakin bangsa Turki. Perindustrian. Afganistan. Kota Ghaznah dijadikan sebagai pusat pertahanan dan tempat berkumpulnya para ahli dari berbagai ilmu. kemudian dinasti Fathimiyah selama setengah abad ( 909 – 965 M ) . Abu Abdullah Muhammad bin Abi Al-Hasan Al-Bukhari. Di kota ini banyak dibangun perpustakaan yang sangat mendukung perkembangan ilmu pengetahuan. sejarah. di kota ini lahir aliran Filsafat Illuminasi (Hikmah Al-Isyraqiyah) Mazhab Syiraz. Abu Manshur Al-Maturidi. Samarkand. Alauddin As-Samarkandi. pemerintahan dan bidang ilmu sudah maju diantaranya ilmu kalam. masjid sekolah dan perpustakaan.

Pulau ini di sebelah barat dan selatannya adalah kawasan laut Mediterranian. Hal itu dilakukan agar tanah tak cuma dikuasai orang-orang kaya saja. Sisilia dan Arab. mencetak uang. Yahudi. 2. sehingga sektor pertanian berkembang pesat. Penduduk Sisilia saat itu berbagai ras dan agama. dan Byzantium. Penaklukkan terus dilanjutkan oleh Ibrahim bin Abdullah yang berhasil menguasai Pantellaria. menentukan pajak. Geografis Sisilia adalah sebuah pulau di laut tengan . Tindano dan wilayah Val di Mazarra. mengangkat kadi.708 km persegi. Usaha untuk menjadi wilayah Islam telah dimulai sejak Khalifah Usman bin Affan dengan mengirim gubernur Muawiyah bin Abi Sufyan pada tahun 652 M. Val di Noto di sebelah tenggara dan Val Demone di bagian timur laut . Pulau sisilia bergunung gunung dan sangat indah. Bangsa Arab menjadi penguasa.Di setiap kota di Sicila dilengkapi dengan sebuah dewan kota. pembagian harta rampasan.Pada zaman ini mulai diperkenalkan reformasi agraria. Cartage. Pada tahun 830 M Asbagh bin Wakil seorang barbar Andalus. Pulau ini bentuknya menyerupai segitiga dengan luas 25. Pada abad ke-10 . dipisahkan oleh selat Messina. Irigiasi juga mulai diperkenalkan. kemudian dikuasai oleh kaum Muslimin. Penguasa Sisilia a. Kristen. dan penuh dengan kekayaan alamnya. wali atau shahib di Sisilia dengan ibu kota Palermo. Pada waktu Muawiyah menjadi khalifah. Sejarah Masuk Islam Sebelum dikuasai Islam . ia juga menyerang pulau Sisilia pada tahun 667 M. Islam. Barbar. Fathimiyah dan Kalbiyah 3. pengaturan tentang tanah. [8] kemudian berdirilah pemerintahan di bawah tiga dinasti yaitu Bani Aghlab. Rogusa dan Lentini. Eulian. Fadl bin Ja`far menguasai Messina. Bangsa Sisilia. Islam hanya menjadi agama resmi di Val di Mazara sedangkan di bagian yang lainnya mayoritas beragama kristen. iklimnya yang baik. sebelah utara berbatasan dengan laut Tyrrhenian dan sebelah timurnya berbatasan dengan laut Ionian.A. Lombard. Vandals. Persia. Sebelah utara terdapat teluk Palermo dan sebelah timur terdapat teluk Catania. populasi penduduk Sicilia bertambah seiring datangnya imigran Muslim dari Afrika. Penguasaan pulau ini berpindah-pindah dalam beberapa abad mulai dari Yunani. Pada zaman Abd Malik dan Al-Walid bin Abd Malik juga dilakukan serangan . Asia. menundukkan Palermo dan sejak itu Palermo menjadi ibu kota pemerintahan Islam Sisilia. Romawi. letaknya berada di sebelah selatan semenanjung Italia. Para gubernur mempunyai kekuasaan penuh dalam hal perang atau damai . tanahnya subur. Yunani. Ketika dikuasai dinasti Muslim itu. Pulau ini di bagi menjadi tiga bagian : Val di Mazara di sebelah barat. dengan wali pertamanya Abu Fihr Muhammad bin Abdullah. Dinasti Bani Aghlab ( 903 – 909 M ) Dinasti Bani Aghlab yang berpusat di Tunisia mengangkat lima orang gubernur dengan gelar amir. mayoritas penduduk muslim adalah keturunan bangsa barbar. badan kota praja. Pada tahun 902 M seluruh Sisilia dikuasai oleh kaum muslimin di bawah pimpinan Bani Aghlab yang setelah menghabiskan waktu dari tahun 827 – 902 M . Negro. Islam di Sisilia 1. Spanyol dan barbar. Arab. Gubernur Afrika Utara Musa bin Nuhair setelah berhasil menguasai Andalusia juga menyerang Sisilia di bawah pimpinan anaknya Abdullah.

Di bawah para Gubernur ini dinasti Fatimiyah membangun peradaban Islam dengan berbagai kemajuan . Sicila menjadi provinsi di Italia yang paling padat dengan jumlah penduduk mencapai 300 ribu jiwa. pada masa kedua emir itu berkuasa. penenunan kain sutra. c. Emirat Sicilia terlepas dari pemerintahan Faimiyah di Mesir. 4) Di bidang Perdagangan sudah maju dan saat itu masih dikuasai orang Arab dan pelabuhan Messina menjadi kota perdagangan. Dinasti Kalbiyah ( 965 – 1044 M ) Dinasti kalbiyah berkuasa selama 80 tahun. b. 3) Di bidang Perindustrian sudah mampu mengembangkan industri tambang emas. Dinasti Bani Aghlab.M. Dalam masa transisi dari Aghlab ke Fatimiyah di Sisilia juga terjadi pergolakan namun pergolakan di sini bukan karena masalah politik tetapi masalah yang sifatnya agamis yaitu pertentangan antara Syiah dan Suni. Ismail Al-Mansur mengangkat Hassan Al-Kalbi sebagai emir Sicilia. 5) Di bidang ilmu. Muslim Sicilia bertempur dengan Bizantium. Dan sudah mengadakan kharaj dan jizyah . 2) Di bidang Pertanian sudah menggunakan sistem pengairan . sulfur. Lalu digantikan Emir yang baru bernama Abu Al-Qasim (964 M – 982 M). 7000 jamaah shalat jumat dan 300 sekolah guru . Peradaban Islam berkembang pada masa dinasti Kalbiyah yang berkuasa selama 80 tahun. Secara defakto. menggulingkan Ahmad bin Husen gubernur Dinasti Aghlabid yang terakhir . Peradaban Islam pada masa dinasti Fatimiyah juga kurang berkembang karena sering terjadi pemberontakan dan baru merintis kesejahteraan secara fisik c. Gubernur dinasti Fatimiyah yang terkuat adalah Hasan bin Ali al-Kalby keturunan arab suku kalb yang kemudian mendirikan dinasti Kalbiyah di Sisilia. b. Salim Rasyid dan Khalil bin Ishaq. 4. Peradaban Islam pada masa dinasti Bani Aghlab kurang berkembang karena sering terjadi pemberontakan . dan sistem penanaman bibit meniru bangsa Arab. Sejak tahun 948 M. industri perikanan. tawas. Tetapi dalam jangka waktu yang tidak lama Fathimiyah bisa mengatasinya. 300 masjid. perkembangan ilmu agama islam lebih menonjol dibanding dengan . Dinasti Fathimiyah. belerang. Pada 1061 M. Gubernur-gubernur dinasti Fathimiyah di Sisilia antara lain Ziyadatullah bin Qurthub. kekuasaan Islam meredup seiring perebutan kekuasaan di tubuh umat Islam. Setelah itu. Dinasti Fathimiyah ( 909 – 965 M ) Pada tahun 909 M Ali bin Ahmad bin Abi al-Fawaris salah satu gubernur daulah Fathimiyah yang berpusat di Mesir . namun ia tetap setia kepada Fathimiyah. bibit unggul didatangkan dari negara timur. Kota Palermo dihiasi dengan 150 tempat pemotongan hewan. Khalifah Fatimiyah. 1) Di bidang Fisik. Tormina kemudian merubah nama kota itu menjadi Mu`izziyah sebagai penghormatan terhadap khalifah Fathimiyah Muiz . Abu Musa al-Dayf . Sicilia lepas dari tangan umat Islam. Hasan dapat menaklukkan daerah kristen di sebelah utara Sisilia . Perkembangan Ilmu Pengetahuan di Sisilia a. Dinasti Kalbiyah.

Spanyol ( 1099-1166). Yunani . dan lain lain. Palermo tetap sebagai ibu Kota negara. dengan demikian ilmu bantupun berkembang seperti tafsir. Mahkamah menyerupai Mahkamah Agung Bezantium tetapi upacara upacaranya menyerupai Mahkamah Arab. 7) Dengan irigasi yang baik maka perkebunan dan pertanian semakin maju. rami di Giattini . Ia ahli geografi dan kartografi terbesar di abad pertengahan. Idris juga ahli di bidang ilmu kedokteran. Saat itu Idris menjadi sangat dikenal dan mulai dilirik oleh kalangan navigator laut Eropa serta kalangan militer. Menggunakan bahasa Arab sebagai salah satu bahasa resmi. o Ilmu Fiqih sudah membicarakan hukum positif o Para ahli hukum menyesuaikan penafsiran al-Qur`an sesuai dengan perkembangan zaman o Umat Islam tidak menjalankan hukum Romawi. Persia. karena Roger II sangat tertarik dengan matematika. administrasi dan ilmu Bumi . pejabat negara dan tentara tetap menggunakan orang orang islam. o Di bidang Sastra ada Ali Hamzah al-Basri ( pengagum al-Mutanabbi) o Di bidang Sejarah ada Abu Zaid al-Gumari dan bin Qotta o Di bidang Fisika muncul Abu Said Ibrahim dan Abu Bakar Siqli. Suriah. mahir bahasa Arab. Bahkan Rogger II yang beragama kristen mendapat gelar Mu`taz Billah . memakai baju kebesaran raja raja Islam.yang lain. Sehingga tanaman kapas. Rogger I dan II masih mengagumi kehebatan kebudayaan dan Intelektual Islam . Dinasti Normandia Pada masa dinasti Normandia ini kekuasaan dinasti Islam telah berakhir namun kebudayaan Islam masih berkembang 1) Rogger I dan II ( 1091 – M) Walaupun Rogger I dan II beragama kristen tetapi ia memperlakukan umat islam dengan baik. karena pada masa ini muncul intelektual muslim yang terkenal al-Idrisi Al-Idris Nama lengkapnya Abu Abdullah Muhammad Ibn Muhammad Ibn Abdullah Ibn Idris Ash-Sharif . Ia dilahirkan di Ceuta. dan belajar di Cordova . Orang barat mengakuinya sebagai seorang ahli geografi. Ia menyusun sebuah buku berjudul al-Jami-li-Sifat Ashtat al-Nabatat . Kehidupan istana menyerupai kehidupan raja raja Islam. menjelaskan namanama obat dalam beberapa bahasa. berbagai macam jeruk di ekspor d. yang telah membuat bola dunia dalam bentuk globe dari bahan perak seberat 400 kilogram yang dilengkapi dengan Kitab Al-Rujari (Roger’s Book). o Di bidang Ilmu Kalam yang terkenal adalah Abdul Haq bin Muhammad dan bin Zafar ( yang mengkritik al-Juwaini). Idris membuat kembali sebuah kompilasi ensiklopedi yang lebih komperhensif berjudul Rawd-Unnas wa-Nuzhat al-Nafs (Kenikmatan Lelaki dan Kesenangan Jiwa). Yunani dan Kristen o Al-Qur`an dan Hadits dijadikan sumber pokok hukum islam. bahasa arab. Perkembangan ilmu pengetahuan berkembang dengan pesat pada zaman Normandia. o Di bidang kedokteran yang terkenal adalah Abul Abbas Ahmad bin Abdul Salam 6) Di bidang Sosial dan Ekonomi mereka berhasil membangun irigasi dengan sistem Hydraulic yang didatangkan dari Persia dan sistem Siphon dari Roma. Hindi.untuk Raja Roger II dari Sicilia. Kemudian Idris membuat kitab Nuzhat al-Mushtaq fi Ikhtiraq al-Afaq (Kesenangan untuk Orang-orang yang Ingin Mengadakan Perjalanan Menembus Berbagai Iklim) sebuah ensiklopedi yang berisi peta secara detil dan informasi lengkap negara-negara Eropa. termasuk Berber (Arab). ulumul hadits. .

Setelah berjuang selama 20 tahun Sabaktakin meninggal pada tahun 997 M. tetapi masih mengatasnamakan dinasti Samani sehingga ketika di Balkan terjadi pemberontakan terhadap dinasti Samani. Kalijar. Untuk menmgendalikan kekuasaannya di India Mahmud mengangkat seorang gubernur yang berkedudukan di Lahore.. Ia menjadi penguasa dinasti Ghaznawiyah pada tahun 977 M. ajaran Brahmanisme dikikis dan diganti dengan ajaran Islam. Pada awalnya ia memiliki Khurasan sebagai hadiah dari raja Samani Nuh bin Mansur atas jasanya berhasil memadamkan pemberontakan di Transoxiana. Oleh karena itu Alptakin bersama anak buahnya pergi menuju Ghazna dan menguasai wilayah itu pada tahun 962 M. menghancurkan berhala menggantikan kuil dengan masjid dan mampu berjaya sampai kurang lebih 220 tahun. 3. Pada tahun 1004 M. Christopher Columbus. Sind. . Balujistan. Afganistan. kemudian Mahmud Ghaznawi secara resmi memperoleh pengakuan dari Khalifah Abasiyah Al-Qadir dan digelari Yamin al-Daulah . Walaupun berasal dari bangsa Turki namun ia dapat menyatukan kedua bangsa Turki dan Afganistan karena sama sama satu madhab yaitu ahlu sunnah wal jamaah. Di setiap daerah penaklukkan. Palermo tetap sebagai ibu Kota negara. Mathura. Pada tahun 961 M Raja bani Saman Abd Malik bin Nuh. Beberapa karyanya telah dialih bahasakan kedalam bahasa latin . Dinasti Ghaznawiyah (977 M – ) 1. Setelah menguasai Persi. Pemerintahan Mahmud Ghaznawi banyak diwarnai denga peperangan sebagai upaya memperluas wilayah kekuasannya terutama ke India. kemudian Kabul dan wilayah India. Penaklukan India memerlukan waktu 24 tahun. Mahmud yang bergelar Mahmud Ghaznawi pada tahun 999 M. Pakistan dan beberapa wilayah bagian India. Kirman. Wilayah dinasti Ghaznawiyah Wilayah dinasti Ghaznawiyah meliputi Iran bagian timur. B. juga menggunakan peta asli yang dibuat oleh Idris sebelumnya . Muntasir dinasti Samani terakhir mati terbunuh. salah seorang pendiri kerajaan kecil di bawah naungan kerajaan bani Saman yang sedang berjaya. Penguasa Dinasti Ghaznawiyah Setelah Alptakin wafat digantikan oleh salah satu keturunanya yaitu Sabaktakin. dan ia menggelari dirinya dengan al-Musta`iz Billah. Multan dan Kasmir. Pusat pemerintahannya di kota GhaznaAfganistan. Sabaktakin digantikan oleh putranya. namun Wiliam mengagumi kehebatan kebudayaan dan Intelektual Islam. Kangra. Tahun 1006 menguasai Punjab. Pendiri Dinasti Ghaznawiyah Pendiri dinasti Ghaznawiyah adalah Sabaktakin keturunan alptakin bangsa Turki. dan menjadikan Ghazna sebagai basis perlawanan menghadapi Mansur bin Nuh. Sabaktakin menguasai Pesyawar. bukunya sangat popular di daratan Eropa dan telah diterbitkan di Roma pada tahun 1619. Pada tahun 1001 M Mahmud menaklukkan Kabul. mengangkat Alptakin menjadi Gubernur di Hirrah. Barat Laut Afganistan. Surat dan terakhir Gujarat.dan bahasa latin. Mahmud membantu Abd Malik bin Mansur raja Samani. Makran. Jabatan ini berakhir ketika rajanya meninggal dunia dan digantikan oleh Mansur bin Nuh. 2) William I dan II Pada masa Penguasa Dinati Normandia di tangan William I dan II (beragama kristen) umat islam diperlakukan dengan tidak baik. 2. Delhi. Dinasti inilah yang mampu menembus sampai ke India menyebarkan agama Islam .

astronomi. al-Utby ( w 427 H). • Al-Biruni lah yang menetapkan bahwa ketiga sudut dari segitiga besarnya 180 drajat. Shal. membangun masjid yang megah dan indah di Ghazna yang terkenal dengan nama Arus al-Falaq. • Kitab al-Jamahir fi Ma`rifat al-Jawahir (pengetahuan tentang batu permata) adalah Risalah mengenai mineralogi yang ditulis semasa Sultan Maudud bin Mas`ud • Al-Biruni juga menulis abstraksi mengenai geometri. ia menghimpun para sarjana dan pujangga mereka ditempatkan di istananya. tasawuf dan falsafah. Babilonia. • Di bidang astronomi ia dapat menemukan arah kiblat shalat secara cepat. India. bin al-Khammar. al-Marasyi (w 420 H). h. diantaranya adalah Al-Biruni dan Al-Firdausi. fisika. fuqaha. Usia 24 tahun di kampung halamannya belajar kepada Abu Nasr Mansur bin Ali bin Irak Jilani(ahli matematika).4. kronologi.Shah nemeh memuat kisah para raja dari legenda awal termasuk kerajaan Sasania. Lahir tahun 973 M di kota Kath . dan astrologi pada kitab Tafhim li Awa`il sina`at at-Tanjim. ibu kota Khawarizm. 600 tahun sebelum Galileo lahir. Mahmud membangun istana di Afghan. ketiganya penulis sejarah al-Furrakhi. ia penyair dari Tus atas dorongan bani Samani dan Mahmud Ghaznawi menyusun suatu epik Persia terkenal yang disebut Shah Nameh yang telah mulai digarap oleh penyair lain bernama Daqiqi yang mati terbunuh. daerah Amu Darya sebelah selatan pantai laut Aral. kemudian menetap di Jurja. pengamat adat istiadat dan seorang ulama besar pada zamannya. Kota Ghaznah bukan saja sebagai tempat pertahanan tetapi juga tempat berkumpulnya para ahli hukum. bahasa. Mahmud Ghaznawi adalah orang yang ahli dalam ilmu peperangan. astrologi. dan beberapa matematika bangsa Greek. c. • Al-Biruni juga sangat ahli di bidang kedokteran farmasi. para ahli bahasa. Al-Firdausi (w 1020 M) adalah tokoh kebangkitan sastra Persia. ke Rayy dekar Teheran dan sejak itu al-Biruni mengeluarkan karya karyanya. al-Asyadi (penyair dalam bahasa Persi). Peradaban Islam di dinasti Ghaznawiyah a. pembangunan dan pengembangan ilmu. dan al-Baihaqi. dan penyair Arab . dan Persia. d. • Al-biruni juga yang menetapkan dasar dasar ilmu ukur sudut. membangun sekolah yang dilengkapi dengan perpustakaan. Al-Biruni nama lengkapnya Abu al-Rayhan Muhammad bin Ahmad al-Biruni. Istana Fazuri. g.pecinta ilmu dan sangat menghormati sarjana b. • Pada masa Mahmud Ghaznawi . al-Biruni ikut serta dalam ekspedisi militer ke India yang kemudian menghasilkan kitab Tarikh al-hind • Al-Biruni mempersembahkan kitab karya utamanya al-Qanun al-Mas`udi fi al-haya wa an-Nujum kitab. ensiklopedi astronomi terlengkap yang mencakup antronomi. i. Mas`ud bin Mahmud membangun masjid yang megah dirancang sendiri pada tahun 1035 – 1036 M. f. Pernah tinggal di istana bani Saman pada masa Mansur II bin Nuh pada tahun 997 – 999 M. keturunan Iran. ulama. membangun taman Sad Hasan. Dia juga mendorong perkembangan seni arsitektur dan seni seni lainnya. Pada masa Mahmud dan Mas`ud tercatat ada beberapa ilmuwan seperti Bin al-Arraqi . dibiayai dan didukung untuk mengembangkan ilmu dan penyelidikan ilmu. geografi. sejarah. Dalam pengembangan ilmu. geografi. • Dialah sarjana pertama yang menemukan teori Perputaran bumi pada porosnya yang mengelilingi matahari. Mahmud membangun kandang besar berkapasitas 1000 ekor binatang e. aritmatika.

Siapa yang menguasai ilmu pengetahuan. Sejarah mencatat bahwa sebelumnya mesir-mesir adalah provnsi atu bagian dari Imperium romawi (30 SM-642/21 H).wikipedia. Mereka berpecah belah karena panasnya politik maupun karena konflik madhab dan aliran akibatnya Sisilia dikuasai oleh orang Kristen dan celakanya orang kristen menguasai peninggalan buku buku ilmu pengetahuan yang dihasilkan dari ilmuwan muslim. http: //alwialatas. Sayang setelah Mas`ud bin Mahmud. yakni dari 868254H) sampai 905 (292H). Sepertinya raja-raja Kristen di Sisilia memahami betul bahwa ilmu pengetahuan merupakan kekuatan yang luar biasa bagi sebuah peradaban. Ahmad bin Thulun Lahir 23 Ramadhan 220 abad ke-3 Hijriah. kesalahan yang sama juga dilakukan oleh pihak muslim di Sisilia. menjadi Negara merdeka (tidak menjadi provinsi atau dari bagian daulat yang berpusat di tempat lain).id http://en. Kisah dinasti Ghaznawiyah tidak jauh berbeda dengan Islam di Sisilia. yaitu Ahmad bin Thulun mendirikan dinasti raja-raja yang berkuasa di Mesir dan Syria dari tahun 254 hingga 292 Hijriah. Awal garis keturunan Thulun adalah seorang budak yang dihadiahkan kepada Khalifah Ma’mun dari Dinasti Abbasiah oleh seorang penguasa dari Bukhara. melemah dan hancur. khilafat khulafa Rasyidin (642/21H-665/4H). sejak 977 (263H) dinasti ini melepaskan drinya dari khalifah Bani Abbas. Kaum muslimin menaklukkan pulau tersebut setelah terjadinya konflik internal di kalangan orang-orang Kristen Celakanya. Patut disayangkan karena kehancurannya akibat dari kaumnya sendiri dan terlalu lama bangun dari keterpurukannya. pada abad ke-9 (3H). Pendiri Dinasti Thulun yang berumur pendek (Daulah 868-905) di Mesir dan Suriah adalah Ahmad Ibn Thulun.co. Dinasti Thulun adalah dinasti kesultanan Mesir pertama dan berhasil memasukkan Syria ke dalam wilayah kekuasaannya. sultan sultan Ghaznawiyah tidak ada yang kuat sehingga dinasti Ghaznawiyah mengalami kemunduran.terkenal Badi` al-Zaman al-Hamdani. maka peradabannya akan mampu bertahan lebih lama dan langgeng.com/journal/item/29/sisilia-dua-abad-keemasan-di-bawahislam-bagian-1 Republika. independent dari khalifah-khalifah Abbasiyah.multiply. Konflik internal sangat berpengaruh terhadap kekuatan sebuah pemerintahan.org/wiki/Muhammad_al-Idrisi BAGIAN IV DINASTI TULUNIYAH Tuluniyah adalah sebuah dinasti yang muncul dan berkuasa di mesir dan suriah. Khilafat bani Umayyah (665/40H-750/123H) sampai Dinasti Thuluniyah melepaskan diri dari Khalifat bani Abbas (877/263 H). dan dengan demkian Mesir untuk pertama kalinya setelah berlalu 9 abad. Penutup Berdasakan gambaran di atas masyarakat muslim di Sisilia dan pada masa dinasti Ghaznawiyah mempunyai peradaban tinggi tidak berbeda dengan zaman pemerintahan Abbasiyah dan Andalusia dalam memperkaya Khazanah Peradaban umat Islam Kisah di Sisilia memberikan banyak pelajaran bagi kita. Putra Thulun. Ahmad ibn Thulun adalah anak dari seorang budak berkebangsaan Turki bernama Thulun .

Thulun menjadi budak bagi Nuh ibn Asad dan lantas dihadiahkan kepada Khalifah al-Ma’mun. Peristiwa ini menjadi titik balik yang mengubah sejarah kehidpan Mesir selanjutnya. Tak hanya itu. seorang pembesar militer yang menggantikan posisi Bagha al-Ashghar. Tercatat. Ayahnya adalah seorang turki dari Farghanah. Ahmad ibn Thulun memiliki kekuasaan yang lebih besar. pengumpul pajak resmi dinasti Abasiyyah. Mulanya. Peristiwa ini juga menandai bangkitmya sebuah Negara merdeka dilembah sungai Nil yang kedaulatannya bertahan selama abad pertengahan. ibunya yang menjanda disunting oleh Bagha al-Ashghar. Berkat bantuan salah satu menteri. Ibn al-Mudabbir enggan melaporkan hasil pajak kepada Ahmad ibn Thulun. Ahmad ibn Thulun tumbuh besar dalam tradisi Turki dan didikan militer. Disini ia segera berusaha mendapatkan kemerdekaan dirinya. Ahmad berangkat ke Mesir sebagai pimpinan tentara untk gubernur mesir. Selain aktif dalam dunia militer. literatur sejarah tak pernah mencatat keterlibatan Thulun dalam peristiwa revolusi yang dilakukan oleh budak-budak berkebangsaan Turki (Mamalik) pasca meninggalnya alMu’tashim tahun 842 M. Pada awalnya merupakan para penarik oajak dari petani. Meski termasuk dalam jajaran pembesar militer. Higga saat itu sebagian dari kekayaan mesir diberikan kepada Baghdad dan sebagian yang lainnya masuk kesuku para gubernur yang dating silih berganti. Pasca kematian Bagha al-Ashghar. tetapi permintaan itu tida dipenuhi. hasrat menuntut ilmu Ahmad ibn Thulun tak surut. . Nama Thulun sendiri dalam bahasa Turki bermakna “kemunculan yang sempurna”. kini uang terus berputar di negri itu dan dihabiskan untuk memuliakan para penguasa. namun juga punya kewenangan untuk mengontrol penuh kawasan Alexandria dan sekitarnya. Kemampuan militernya yang menonjol menjadikan Thulun terpilih sebagai anggota pasukan khusus pengawal Khalifah. dia memutuskan pindah dari Samarra ke Tharsus untuk menimba ilmu tentang fikih. Atau ada satu kisah yang menyatakan. Meski sudah berkeluarga. Ahmad ibn Thulun juga diberi kekuasaan untuk mempersiapkan tentara sebanyak 100. Thulun meninggal dunia. Ketika menghadapi tekanan keuangan karena adanya pembrontakan wangsa zanj. Ahmad ibn Thulun tak hanya mengontrol Cairo semata.000 prajurit. Pada 868. hadits dan disiplin ilmu lainnya hingga akhirnya dia menikah dengan Khatun. Boleh dikatakan. tafsir dan yang lainnya. salah satu panglima militer dinasti Abbasiyyah yang berasal dari daerah Turki. puteri pamannya yang bernama Yarjukh. Kunjungan perdana Ahmad ibn Thulun ke Mesir terjadi pada tahun 868 M untuk menggantikan Bakbak (Bayik Bey) sebagai pejabat pemerintahan (gubernur) dinasti Abbasiyyah. Pada 817 dipersembahkan oleh penguasa samaniyah di bukhara sebagai hadiah untuk al-Ma’mun. Khalifah al-Mu’tamid (870-892) meminta bantuan financial kepada komandan pasukannya yang orang mesir itu. Tak lama selepas kelahiran Ahmad. Ahmad ibn Thulun juga menaruh keinginan untuk belajar ilmu-ilmu agama.yang masih berdarah Mongol. Kharisma Ahmad ibn Thulun sontak meningkat pasca keberhasilannya ‘menundukkan’ Ibn al-Mudabbir. dia mempelajari fikih mazhab Hanafiyyah. Melainkan lebih suka melapor langsung pada Khalifah di Baghdad. ibunya menikah untuk yang ketiga kalinya dengan Bakbak (Bayik Bey). Masa awalnya sebagai gubernur ditandai adanya konflik dengan Ahmad ibn al-Mudabbir. jika Thulun tercatat pertama kali masuk ke Baghdad pada tahun 816 M. Bahkan selepas mertuanya menjadi pembesar militer Abasiyyah di Baghdad. Beberapa saat kemudian.

Al-Maqrizi . Ahmad ibn Thulun merasa Fusthath sebagai ibu kota Mesir dan kawasan al-‘Askar sudah tak memadai lagi. Namun mendakunya sebagai pemegang kebijakan independen yang tak lagi memiliki kaitan hierarkis terhadap Abasiyyah. sebuah bukit yang diyakini masyarakat Mesir penuh berkah. Bahkan renovasi terasa dahsyatnya karena sampai menggusur dan menghilangkan bentuk bangunan istana dinasti Thuluniyyah. masjid dan kompleks sekitarnya ini beberapa kali mengalami renovasi. perdagangan. Selepas melakukan pengepungan terhadap Tarsus tahun 883 M. Dia berinisiatif membuka dan mengembangkan satu kota baru sebagai ibu kota. di daerah Qata`i.. Tahun 884 M. Atas keberaniannya ini. Masjid inilah yang kelak masyhur dengan nama masjid Ahmad ibn Thulun. Renovasi pertama kali yang tercatat dalam sejarah adalah renovasi yang dilakukan oleh pihak dinasti Fathimiyyah tahun 1117. mengangkat pembantu (menteri). Mesjid ini dinamakan Mesjid Ahmad bin Thulun. Mesjid ini menjadi kebanggan penduduk Mesir hingga menjadikannya banyak yang mengunjunginya. Di bagian luar menara dibuat tangga yang mengitari badan menara sampai ke puncak. di perempatan Sayidah Zainab di Kairo Selatan. masjid ini didesain dengan gaya arsitektur model Samarra dengan pola konstruksi yang lazim dipakai oleh dinasti Abbasiyyah. Nuansa Samarra akan kian terlihat bila kita menengok satu fakta bahwa arsitek masjid Ahmad ibn Thulun adalah orang Kristen dari Irak. Terletak di kaki bukit bernama Gabal Yashkur. (Al Atsar al Islamiyyah: 47-50) Al-Jam’iyatul Washliyah Cairo 2009 Dimulai tahun 876 M. Mesjid ini memiliki keistimewaan dan keunikan tersendiri dibanding mesjid-mesjid lainnya yaitu berupa hiasan. Ahmad ibn Thulun kembali ke Mesir. bea dan cukai. Akibatnya. Ahmad Ibn Thulun memilih kawasan bukit Gabal Yashkur sebagai lokasi ibu kota dinasti Thuluniyyin. dinasti Abasiyyah berhasil menjadikan kembali kawasan kepunyaan dinasti Thuluniyyah sebagai daerah ‘jajahannya’. Sayangnya. gaya kepemimpinan Ahmad ibn Thulun yang kharismatik tak dijumpai pada kepribadian anaknya. kepolisian. Dinamakan al-Qatha’i karena Ahmad ibn Thulun membagi daerah itu ke dalam beberapa bagian (qathi’at) sesuai dengan kelas sosialnya. arsitektur dan bentuk bangunannya.. pembangunan masjid Ahmad ibn Thulun baru selesai pada tahun 879 M. Peninggalan Dinasti Thulun Ketika menginjakkan kakinya pertama kali di Cairo. Perlahan. istana. Tipe bangunan mesjid ini sama dengan tipe mesjid Samarra yang mempunyai menara berbentuk spiral. Dia mulai memasang gambar wajahnya di mata uang. nisbah kepada pendirinya yaitu Ahmad bin Thulun.Pamornya kian meninggi setelah mampu memenangi konfrontasi dengan Gubernur Syam. 904-905 M. Ahmad Ibn Thulun mendirikan kompleks istana yang menyatu dengan bangunan masjid. Tercatat. Mengambil lokasi di arah timur laut dari ibu kota yang lama. dan dinas intelijen. dia tak lagi menyebut dirinya sebagai gubernur.. Masyarakat saat itu menyebutnya sebagai daerah al-Qatha’i. Mesjid ini dibangun oleh Ahmad bin Thulun tahun 262 H hingga tahun 265 H diatas sebuah gunung yang bernama “Jabal Yasykur”. Mesjid ini terhitung sebagai mesjid tertua ketiga di Mesir setelah Mesjid Amru bin ‘Ash dibangun tahun 21 H dan Mesjid ‘Askar dibangun tahun 169 H. dia meninggal dan mewariskan jabatan kepemimpinan dinasti Thulun kepada anaknya yang bernama Khumarraweh. Ahmad ibn Thulun tercatat sebagai pendiri negara Islam pertama bernama dinasti Thuluniyyin di Cairo-Mesir.. Di kawasan ini.

Di tahun berikutnya. Misal. Bab al-Jabal sebagai gerbang ketika hendak menikmati suasana bukit Muqaththam. Di bagian halaman. memiliki luas sekitar 8487 m2 dengan dikelilingi oleh ruwaq-ruwaq di keempat sisinya. Sebab bila dibandingkan dengan masjid Jami’ Amr ibn ‘Ash yang sudah banyak kehilangan identitasnya. Dengan membangun masjid ini. Meski relatif banyak. Sebagaimana paparan Sayyidah Isma’il Kasyif. Secara fisik. area ini mengalami perombakan. bangunan istana Ahmad ibn Thulun terdiri atas beberapa gerbang yang mempunyai nama tertentu dan memiliki fungsi yang tak sama. Tahun 1296. alMaristan juga memberikan kenyamanan layaknya rumah sakit modern. Ada juga Bab al-Saj. Peninggalan dinasti Thuluniyyah lain yang tak kalah penting adalah masjid al-Tannur yang terletak di puncak bukit Muqaththam.memberikan kesaksian. Bab al-Haram adalah pintu gerbang bagi kaum wanita. Alasan pembangunan al-ziyâdât adalah untuk mengantisipasi membludaknya jamaah. Menara masjid Ahmad ibn Thulun yang mengerucut dengan tangga memutari menara (spiral). setidaknya masih terdapat beberapa peninggalan dinasti Thuluniyyah. selain masjid Ahmad ibn Thulun. beberapa perbaikan terus berlanjut hingga tahun 2004 yang dilakukan oleh The Egyptian Supreme Council of Antiquities. Peninggalan dinasti Thuluniyyah yang lain adalah situs arkeologis berupa saluran air (al-qanâthir) Ahmad ibn Thulun. dalam sebuah versi. namun dapat dipastikan bahwa model dan karakter peninggalan dinasti Thuluniyyah tidak begitu mengalami perbedaan yang signifikan dengan peninggalan dinasti Abasiyyah. Sebab menara dengan model itu hanya terdapat di masjid Jami’ Samarra. dalam klaim sejarawan. gerbang yang bernama Bab al-Maydan menjadi pintu masuk bagi para tentara. adalah dibangunnya menara yang menjulang tinggi yang terletak di ruwaq luar sisi Barat masjid. Boleh dibilang. bentuk fisik al-Maristan tak bisa dijumpai lagi. terdapat tiga ruwaq luar yang bernama al-ziyâdât. Dalam klinik ini. Para sejarawan Muslim menyebut saluran air tersebut dengan al-Siqâyah. konstruksi saluran air Ahmad ibn Thulun menyerupai saluran air yang yang ada di masa kerajaan Romawi. Bab al-Darmun dan Bab al-Sibagh. Ahmad ibn . Masjid Jami’ Ibn Thulun yang berada tepat di pusat kawasan al-Qatha’i berbentuk segi empat dengan halaman terbuka yang sangat luas tepat di tengah. Bab al-Shalat menjadi akses penghubung ke masjid Ahmad Ibn Thulun. terdapat bangunan berkubah yang menjadi tempat wudhu sekaligus penyedia air minum publik (sabil). Hanya sayang. Salah satu berkah dari perombakan kali ini. Tiang masjid ini ketinggiannya mencapai 92 m. masjid Ahmad ibn Thulun masih mempertahan bentuk awalnya sebagaimana dibangun dulu di bawah pengawasan langsung Ahmad ibn Thulun. disediakan seragam khusus dan mendapat perawatan intensif dari dokter tanpa dipungut biaya. Pasien yang hendak dirawat di al-Maristan. Al-Qanathir Ahmad ibn Thulun ini terletak di arah tenggara kawasan al-Qatha’i. Selain memberikan pelayanan kesehatan cuma-cuma. Warisan lain dari dinasti Thuluniyyah adalah al-Bimaristan atau al-Maristan. membuktikan pengaruh kuat seni arsitektur Samarra. semua warga boleh memanfaatkan fasilitasnya tanpa melakukan pembedaan latar belakang suku dan agama. masjid Ahmad ibn Thulun ini adalah salah satu peninggalan orisinil terpenting peradaban Arab Islam di Mesir. Di antara tembok masjid dengan pagar kelilingnya. Al-Maristan merupakan nama bagi sebuah bangunan yang berfungsi sebagai klinik atau balai pengobatan umum bagi masyarakat (non militer dan budak) yang sakit.

Masjid ini terdiri dari 42 pintu. Sejarah mencatat. Pembangunan masjid itu menelan biyaya sekitar 120. Diinding-dindingnya dilengkapi dengan jendela-jendela yang jumlahnya 129 buah yang dilapisi dengan kapur yang diukir indah dan menarik. Ahmad bin Thulun. tempat ahmad menghabiskan masa mudanya. Dinasti Thulun adalah dinasti kesultanan Mesir pertama dan berhasil memasukkan Syria ke dalam wilayah kekuasaannya. Ahmad bin Thulun. Ahmad bin Thulun Lahir 23 Ramadhan 220 Hijriah. bangunan yang ditinggali anak sekaligus penerus ahma. Kemegahan dan kemewahan masjid ini diantaranya karena penggunaan batu bata.000 dinar. Mihrab yang paling besar dan paling punya . belum direnovasi. berukuran sebesar manusia aslinya. Salah satu bangunan Islam yang lainnya yang terhitung istimewa adalah istana khumarawih (844-895).5 meter atau sekitar 26143 meter persegi. Masjid ini terutama menaranya yang tertua dimesir menunjukan pengaruh arsitektur bergaya samara. di antaranya 21 pintu masih asli seperti dahulu kala. Sekitar sepertujuh belas bagian Al-Qur’an dituliskan dengan gaya tulisan kufi yang indah diatas hiasan kayu yang memenuhi bagian dalam masjid. Di tengah-tengah masjid terdapat bangunan kecil yang luasnya kurang lebih 92. Putra Thulun. Seperti perawatan saluran air dan perbaikan menara di Alexandria. Awal garis keturunan Thulun adalah seorang budak yang dihadiahkan kepada Khalifah Ma’mun dari Dinasti Abbasiah oleh seorang penguasa dari Bukhara. Dinasti Thulun adalah dinasti kesultanan Mesir pertama dan berhasil memasukkan Syria ke dalam wilayah kekuasaannya. yaitu Ahmad bin Thulun mendirikan dinasti raja-raja yang berkuasa di Mesir dan Syria dari tahun 254 hingga 292 Hijriah. Beberapa proyek perbaikan dan renovasi terhadap peninggalan masa sebelumnya juga dia lakukan. dan para pengiringnya. Awal garis keturunan Thulun adalah seorang budak yang dihadiahkan kepada Khalifah Ma’mun dari Dinasti Abbasiah oleh seorang penguasa dari Bukhara. tepat dibawah langit-langit yang kayu datar. dipahat diatas kay.Thulun bermaksud mengantisipasi kepadatan jamaah di masjid Jami al-‘Askar. terlahir ke dunia.” yang dindingnya dilapisi emas dan dihiasi lapisan bergambar dirinya para istri. pendiri dinasti Thulun yang berkuasa di Mesir dan Syria pada abad ke-3 Hijriah.80 meter. Ahmad bin Thulun Lahir 23 Ramadhan 220 Hijriah. Putra Thulun. Istana itu berdiri di sebuah taman yang dipenuhi bunga-bunga indah dan wangi-ditaman di pelataran dan diatur sedemikian rupa sehingga membentuk kata-kata dalam bahasa arab. Pengamatan manusia hidup seperti ini sangat jarang ditemukan dalam tradisi kesenian islam.5 x 91. juga menjadi salah satu monument keagamaan yang penting dalam Islam. Kiprah mulia Ahmad ibn Thulun tak hanya terhenti di situ. Masjid ini berbentuk segi empat yang panjangnya kurang lebih 162. Masjid Jami’ al-‘Askar tak lagi mampu menampung jamaah yang mayoritas adalah prajurit dan sebagaian masyarakat umum. Dan sejarah juga akan mencatat.5 x 161. Selain itu masjid yang agung yang menyandang nama Ahmad Ibn Thulun. yaitu Ahmad bin Thulun mendirikan dinasti raja-raja yang berkuasa di Mesir dan Syria dari tahun 254 hingga 292 Hijriah. Gambar-gambar khumarawih beserta para istrinya yang mengenakan mahkota emas. terlahir ke dunia. Di dalam masjid juga terdapat lima buah mihrab. dia menginstruksikan preservasi terhadap beberapa fasilitas publik. salah satu daya pikat Mesir dalam bentuk wisata religiusnya adalah karena jasa Ahmad ibn Thulun dengan dinasti Thuluniyyah-nya. Bangunan ini memiliki “aula emas. pendiri dinasti Thulun yang berkuasa di Mesir dan Syria pada abad ke-3 Hijriah.juga karena merupakan bangunan pertama yang menggunakan teknik lingkungan.

nilai sejarah adalah mihrab yang paling tengah yang dibangun pada masa Sultan Mamalik yaitu Sultan Saifuddin Lagin. 08 September 2006.com/2006/10/17/pemerintahan-islam-1/) BAGIAN V KEKAISARAN SELJUK RAYA DAN CABANG-CABANGNYA Seljuk (juga disebut Seljuq) atau Turki Seljuk (dalam Bahasa Turki:Selçuklular. Amirnya yang kelima . Kekaisaran Seljuk dirintis oleh Seljuk Bek. Dinasti ini diasaskan oleh suku Oghuz Turki yang berasal dari Asia Tengah. Dinasti Seljuk Inilah kekaisaran Islam pertama Turki yang memerintah dunia Islam.سلجوق‬Saljūq. atau ‫ السلجقة‬alSalājiqa) adalah sebuah dinasti Islam yang pernah menguasai Asia Tengah dan Timur Tengah dari abad ke 11 hingga abad ke 14. Sebagai negara yang sangat kuat. Dinasti Seljuk juga menandakan penguasaan Bangsa Turki di Timur Tengah. Kekaisaran ini terbentang dari Anatolia hingga ke Rantau Punjab di Asia Selatan. Dinasti Seljuk mencapai puncak kejayaannya ketika menguasai negeri-negeri di kawasan Timur Tengah seperti Irak.(3). dalam bahasa Persia: ‫ سلجوقيان‬Ṣaljūqīyān. Harun bin Khumarawih.(1). Oleh Fatkhur Rohman. h. Gotak kecil Masjid Indonesia Cairo. Sumber : Harun Nasution. Sejarah mencatat Dinasti Seljuk sebagai kerajaan yang mampu menghidupkan kembali kekhalifahan Islam yang ketika itu nyaris tenggelam. sehingga wilayah syam dapat direbut oleh pasukan Qaramitah. Menaranya yang melingkar menjadi daya tarik tersendiri sekaligus ciri khas dari masjid Ibnu Thulun ini. Dalam waktu yang singkat. . diangkat sebagai amir yang keempat. Kematian Khumarawih pada 895 (282H) Merupakan awal kemunduran dinasti itu. Persia. Turki dan Turkmenistan dan Seljuk juga dianggap sebagai penaung Kebudayaan Persia. Mereka mendirikan kekaisaran Islam yang dikenali sebagai Kekaisaran Seljuk Agung. hanya 12 hari saja memerintah. dilawan oleh sebagian pasukannya dan dapat disingkirkan (896/283 H) Adiknya yang baru berusia 14 tahun. Kerajaan Seljuk yang berdiri pada 1037 M itu baru terwujud pada era kepemimpinan Thugril Bek yang berkuasa hingga 1063 M. Persaingan yang hebat antara unsure-unsur pembesar dinasti telah memecah persatuan dalam dinasti.Sejatinya. Kekaisaran Seljuk Agung yang mulai menancapkan kekuasaan pada abad ke-11 M hingga 14 M itu didirikan suku Oghuz Turki yang memeluk Islam mulai abad ke-10 M. Abu al-Asakir bin khumarawih. Pada hari ini. Kekaisaran ini juga adalah sasaran utama Tentara Salib Pertama. Seljuk bergerak pertama ke Khorasan dan lalu ke Persia daratan sebelum menguasai Anatolia timur. Namun. Ensiklopedi Islam Indonesia.wordpress. Jakarta:UIN Syarif Hidayatullah. Cairo. wilayah kekuasaan Kerajaan Seljuk pun kian bertambah luas.(2). dalam Bahasa Arab ‫ . Syaiban bin Ahmad bin thulun. Amir yang ketiga. Kekaisaran Seljuk Raya adalah imperium Islam Sunni abad pertengahan yang pernah menguasai wilayah dari Hindu Kush sampai Anatolia timur dan dari Asia Tengah sampai Teluk Persia.952-953 Diposkan oleh _Mahabbatullah_ d (http://dkmfahutan. Dari tempat awal mereka di Laut Aral. Kekuasaan yang digenggamnya begitu luas meliputi Asia Tengah dan Timur Tengah — terbentang dari Anatolia hingga ke Punjab di belahan selatan Asia. mereka dianggap sebagai pengasas kebudayaan Turki Barat yang ketara di Azerbaijan. Karna ia menyerah ketangan pasukan Bani Abbas yang menyerang Mesirpada 905 (292H). 1992. dan demikian berakhirlah riwayat dinasti thuluniyah. Suriah serta Kirman. Akan tetapi kelemahan sudah sedemikian rupa.

Kontribusi Dinasti Seljuk dalam bidang arsitektur begitu besar. memperkenalkan konsep baru empat iwan masjid. ilmu pengetahuan pun turut berkembang. Meski berasal dari salah satu suku di Turki. Masa Berkuasanya Daulah Bani Seljuk Jatuhnya kekuasaan Bani Buwaih ke tangan Seljuk Ibn Tuqaq bermula dari perebutan kekuasaan di dalam negeri. untuk menguasai Baghdad. Hal itu ditandai munculnya kegiatan sufisme. Sedangkan gedung madrasah yang menyebar di daerah kekuasaan Kerajaan Seljuk mencerminkan geliat aktivitas pembelajaran. Dengan kekuasaan yang ada di tangannya. Al-Ghazali (1038 M – 1111 M) serta Umar Al-Khayam — seorang penyair terkemuka. Sederet ilmuwan dan ulama muncul dari Dinasti Seljuk seperti. (al-Mustanshir). Di bawah bendera Seljuk. umat Islam dapat hidup dalam kedamaian. Keempat. Pada era dinasti ini aktivitas keagamaan berkembang dengan pesat. Hal ini mendorong khalifah meminta bantuan kepada Alp Arselan Rahimahullah dari daulah Bani Seljuk yang . memperkenalkan caravanserai.Rahim memegang jabatan Amir alUmara. Dinasti Fathimiyyah. bila pada era kekuasaan Dinasti Seljuk banyak berdiri karya-karya arsitektur yang mengagumkan. Caravanserai banyak berdiri di wilayah kekuasaan Seljuk lantaran dinasti itu amat mendorong perdagangan dan bisnis. Ketika al-Malik al. dan jender. Ketujuh. mempromosikan penggunaan motif-motif muqarnas. keberhasilan membangun kubah berbentuk kerucut.Para arsitek dunia mencatat ada dua karya seni arsitektur yang paling unik warisan Dinasti Seljuk. keadilan serta kemakmuran. agama. Anatolia serta wilayah Asia Minor Muslim. memperkenalkan elemen pertama seni baroque yang menyebar ke seluruh Eropa di abad ke-16 M. Keunggulan dan kehebatan arsitektur warisan Dinasti Seljuk dapat disaksikan dari bangunan-bangunan peninggalan bersejarah di Iran. Kelima. Sejarah mencatat beberapa kontribusi Dinasti Seljuk dalam bidang arsitektur antara lain. Kehadirannya seakan menjadi penerang bagi rakyatnya. al-Basasiri berbuat sewenang-wenang terhadapap AlMalik al-Rahim dan Khalifah al-Qaimdari Bani Abbas. Kerajaan Seljuk sudah mampu menembus kekuasaan Dinasti Abbasiyah. Dua dasawarsa berikutnya. Variasi dan kualitas ornamen-ornemen serta bentuk dan teknik arstitektur peninggalan Dinasti Seljuk mampu menjadi inspirasi bagi para arsitek Muslim dan para ahli batu di seluruh dunia. mengembangkan dan memperbanyak madrasah untuk sarana pendidikan. yakni caravanserai (tempat singgah bagi para pendatang) serta madrasah. Dinasti ini mampu menghidupkan kembali pencapaian Kekhalifahan Umayyah dan Abbasiyah dalam bidang bina bangunan. Para arsitek Barat pun banyak belajar dari arsitektur Seljuk. kekuasaan itu dirampas oleh panglimanya sendiri. salah satunya seni bina bangun atau arsitektur. Kedua. para penguasa Seljuk sangat menghargai perbedaan ras. Pada tahun 1055 M. Ketiga. ketangguhan militer Seljuk mampu memukul mundur Bizantium yang bercokol di Palestina — kota suci ketiga bagi umat Islam — dalam peristiwa Manzikert 1071 M. mengembangkan dan mengelaborasi arsitektur makam. termasuk arsitektur modern. Tak heran.Kekaisaran Seljuk juga sangat mendukung dan mendorong perkembangan kebudayaan. Pemerintahan Dinasti Seljuk yang berpusat di Anatolia itu amat toleran. Kehebatan dan keunikan gaya arsitektur Seljuk telah diakui dunia.Dinasti Seljuk amat disegani. bahkan dia mengundang Khalifah Fathimiyah. Keenam. Arselan al-Basasiri. pertama. Tak cuma itu.

Mereka mendiami daerah ini atas izin penguasa daulah Samaniyah yang menguasai daerah tersebut. Khawarizm. Setelah keberhasilan tersebut. Rayy. Pemimpin Seljuk terakhir ini berhasil mengalahkan Mas’ud al-Ghaznawi. Meskipun Baghdad dapat dikuasai.berpangkalan di negeri Jabal. Kepemimpinan selanjutnya dipegang oleh Thugril Bek Rahimahullah. Dengan demikian berakhirlah kekuasaan Bani Buwaih dan bermulalah kekuasaan Daulah Seljuk. Maliksyah (465-485 H/1072-1092). Israil Ibn Seljuk dan kemudian penggantinya Mikail Ibn Israil Ibn Seljuk. tetapi bersama pengikutnya ia bermigrasi ke daerah land. mereka disebut orang-orang Seljuk. atau disebut juga Wama Wara’a al-Nahar. daulah Seljuk berturut-turut diperintah oleh: 1. Thugril memproklamasikan berdirinya daulah Seljuk. paling tidak kewibawaannya dalam bidang agama dikembalikan setelah beberapa lama “dirampas” orang-orang Syi’ah. urjan. Al-Malik al-Rahim. namun ia tidak dijadikan sebagai pusat pemerintahan. dipenjarakan. pada tahun 429 H/1036 M. Pada abad kedua. Ia tidak mengambil sikap melawan atau memberontak. Ketika itu mereka belum bersatu. Ketika daulah Samaniyah dikalahkan oleh daulah Ghaznawiyah. sebuah daerah muslim di wilayah Transoxiana (antara sungai Ummu Driya dan Syrdarya atau Sihun). Posisi dan kedudukan khalifah lebih baik setelah dinasti Seljuk berkuasa. Ia berhasil menguasai wilayah yang sebelumnya dikuasai oleh daulah Samaniyah. Sepeninggal Thugril Bek Rahimahullah (455 H/1063 M). Pada tahun 432 H/1040 M daulah ini mendapat pengakuan dari khalifah Abbasiyah di Baghdad. kembali mengakui kedudukan Baghdad. Pada tanggal 18 Desember 1055 M/447 H pimpinan Seljuk itu memasuki Baghdad. Setelah Seljuk Rahimahullah meninggal. Mereka masuk Islam dengan manhaj Sunni Salafy. Seljuk Rahimahullah diangkat sebagai pemimpin tentara. Raja Bequ bermaksud menyingkirkan Seljuk. dan memaksanya meninggalkan daerah Khurasan. penguasa dinasti Ghaznawiyah. raja daerah Turkoman yang meliputi wilayah sekitar laut Arab dan laut Kaspia. namun sayang saudaranya dapat ditangkap oleh penguasa Ghaznawiyah. Karena itu. Seljuk Rahimahullah menyatakan memerdekakan diri. Pergantian kekuasaan ini juga menandakan awal periode keempat khilafah Abbasiyah. Thugril Rahimahullah berhasil merebut daerah-daerah Marwadan Naisabur dari kekuasaan Ghaznawiyah. dinasti Seljuk memasuki Baghdad menggantikan posisi Bani Buwaih. Balkh. Pengaruh Seljuk Rahimahullah sangat besar sehingga Raja Bequ khawatir kedudukannya terancam. Bani Seljuk berasal dari beberapa kabilah kecil rumpun suku Ghuz di wilayah Turkistan. Pada mulanya Seljuk ibn Tuqaq Rahimahullah mengabdi kepada Bequ. dan Isfahan. Alp Arselan Rahimahullah (455-465 H/1063-1072). 2. Mereka dipersatukan oleh Seljuk ibn Tuqaq. . Di saat kepemimpinan Alp Arselan inilah. Thugril Bek Rahimahullah memilih kota Naisabur dan kemudian kota Rayy sebagai pusat pemerintahannya. dan keempat Hijrah mereka pergi ke arah barat menuju Transoxiana dan Khurasan. Seljuk Rahimahullah mengetahuinya. Daulah-daulah kecil yang sebelumnya memisahkan diri. setelah ditaklukkan daulah Seljuk ini. kepemimpinan dilanjutkan oleh anaknya. Tabaristan. Sebelumnya. ketiga. Namun sebelum rencana itu terlaksana. Amir al-Umara Bani Buwaih yang terakhir. bahkan mereka terus menjaga keutuhan dan keamanan Abbasiyah untuk membendung faham Syi’ah dan mengembangkan manhaj Sunni Salafy yang dianut mereka.

Seljuk Besar yang menguasai Khurasan. Jabal. Ia merupakan induk dari yang lain. dan Armenia. Menurut Philip K. Maliksyah 498 H/ 1103 M) 6. Gerakan ini dimulai dengan mengangkat Sulaiman ibn Qutlumish. 2. ada beberapa pemerintahan Seljuk lainnya di beberapa daerah sebagaimana disebutkan terdahulu. diperintah oleh keluarga Tutush ibn Alp Arselan ibn Daud ibn Mikail ibn Seljuk. dan Ahwaz. al-Qusyairy dalam bidang tafsir. Pada masa Alp Arselan Rahimahullah perluasan daerah yang sudah dimulai oleh Thugril Bek Rahimahullah dilanjutkan ke arah barat sampai pusat kebudayaan Romawi di Asia Kecil. Pemerintahan Seljuk ini dikenal dengan nama al-Salajiqah al-Kubra (Seljuk Besar atau Seljuk Agung).Seljuk Ruum. Sementara itu putera Arselan.Seljuk Iraq dan Kurdistan. Pada masa Sulthan Maliksyah wilayah kekuasaan Daulah Seljuk ini sangat luas. al-Akraj. Ghuz. Tutush Rahimahullah. 5.Seljuk Syria. diperintah oleh keluarga Qutlumish ibn Israil ibn Seljuk dengan jumlah syeikh yang memerintah seluruhnya 17 orang. dan Abu Harits Sanjar (511-522H/1117-1128 M). sampai ke Yerussalem. Seljuk ini secara berturut-turut diperintah oleh sembilan syekh. 4. bahasa. Mahmud Al-Ghazi (485-487 H/1092-1094 M). Diantara mereka adalah az-Zamakhsyari dalam bidang tafsir. keponakan Alp Arselan. Hampir di setiap kota di Irak dan Khurasan didirikan cabang Nizhamiyah. Perancis. Perdana menteri ini memprakarsai berdirinya Universitas Nizhamiyah (1065 M) dan Madrasah Hanafiyah di Baghdad. ilmu pengetahuan dan agama mulai berkembang dan mengalami kemajuan pada zaman Sultan Maliksyah yang dibantu oleh perdana menterinya Nizham al-Mulk. Jumlah Syekh yang memerintah seluruhnya delapan orang. Rayy.Seljuk Kirman berada di bawah kekuasaan keluarga Qawurt Bek ibn Dawud ibn Mikail ibn Seljuk. Perhatian pemerintah terhadap perkembangan ilmu pengetahuan melahirkan banyak ilmuwan muslim pada masanya. Dengan dikuasainya Manzikert tahun 1071 M itu. Wilayah yang luas itu dibagi menjadi lima bagian: 1. penguasa Bani Seljuk juga mengembalikan jabatan perdana menteri yang sebelumnya dihapus oleh penguasa Bani Buwaih.Pada masa Alp Arselan Rahimahullah. Disamping itu. Abu Syuja’ Muhammad (498-511 H/11 03-1117 M). 3. Irak. terbukalah peluang baginya untuk melakukan gerakan penturkian (turkification) di Asia Kecil. Jabatan ini membawahi beberapa departemen. membentang dari Kashgor. Peristiwa penting dalam gerakan ekspansi ini adalah apa yang dikenal dengan peristiwa Manzikert. Disamping membagi wilayah menjadi lima. berhasil mendirikan dinasti Seljuk di Syria pada tahun 1094 M/487 H.3. dan teologi. Tentara Alp Arselan Rahimahullah berhasil mengalahkan tentara Romawi yang besar yang terdiri dari tentara Romawi. 5. sebagai gubernur di daerah ini. didirikanlah kesultanan Seljuk Ruum dengan ibu kotanya Iconim. 4. pemimpin pertamanya adalah Mughirs al-Din Mahmud. Abu Hamid al-Ghazali . dipimpin oleh gubernur yang bergelar Syeikh atau Malik itu. Pada tahun 1077 M (470 H). jumlah syekh yang memerintah lima orang. Barkiyaruq (487 -498 H/1 094-1103). Hitti. 7. Persia. al-Hajr. Jumlah syekh yang memerintah dua belas orang. sebuah daerah di ujung daerah Turki. yaitu Bizantium. Universitas Nizhamiyah inilah yang menjadi model bagi segala perguruan tinggi di kemudian hari.

bangunan madrasah diadopsi oleh penguasa Seljuk Emir Nizham Al-Mulk menjadi bangunan publik. madrasah yang dibangun antara tahun 1080 M hingga 1092 M di Kharghird. madrasah dijadikan tempat pembelajaran teknologi. Bangunan madrasah itu menerapkan karakter khas Iran termasuk penggunaan iwan dan menara ganda yang membingkai pintu gerbang. fungsi dan karakter masjid. Organisasi itu pertama kali didirikan di Rabat-i-Malik.(6). Para pelancong dan pedagang dari berbagai negeri akan dijamu di caravanserai selama tiga hari secara cuma-cuma alias gratis. Sang emir terispirasi oleh penguasa Ghaznawiyyah dari Persia. Bangunan masjid diperluas menjadi madrasah. Sementara itu. Maliksyah terkenal dengan usaha pembangunan di bidang yang terakhir ini.Salah satu madrasah terbaik yang bisa dijadikan contoh berada di Anatolia. para arsitektur di era Dinasti Seljuk mulai mengembangkan bentuk. Arsitektur Menakjubkan dari Dinasti Seljuk 1. irigasi dan jalan raya dibangunnya. 3. Di caravanserai itulah.(5). Caravanserai dikelola oleh sebuah lembaga donor. Fakta menunjukkan.Bukan hanya pembangunan mental spiritual. ( Wallahul Musta’an ). dan Farid al-Din al-’Aththar dan Umar Khayam dalam bidang sastra. Dalam caravanserai terdapat kamar menginap. para pendatang akan dijamu dengan makanan serta hiburan. Struktur bangunan caravanserai Seljuk meniru istana padang pasir Dinasti Abbasiyah. Perebutan kekuasaan diantara anggota keluarga timbul. Pada sisi yang lain. bangunan madrasah Seljuk terdiri dari halaman gedung yang dikelilingi tembok dan dilengkapi empat iwan. Ghuz. gedungnya dipercantik dengan lengkungan iwan. Secara fisik. dalam pembangunan fisik pun dinasti Seljuk banyak meninggalkan jasa. beberapa dinasti kecil memerdekakan diri. Selain itu juga ada asrama dan ruang belajar. Caravanserai pertama itu dibangun pada tahun 1078 M oleh Sultan Nasr di antara rute Bukhara-Samarkand. Madrasah tertua yang dibangun Nizham Al-Mulk terdapat di Baghdad pada tahun 1067 M. bangunan caravanserai terdiri dari halaman. dan al-Ghuriyah. Caravanserai di wilayah Iran itu menjadi cikal bakal berdirinya tempat singgah khas Dinasti Seljuk. depo. kamar pengawal serta tersedia juga kandang untuk alat transportasi seperti kuda.Pada pertengahan abad ke11 M. sedikit demi sedikit kekuasaan politik khalifah juga kembali. Secara fisik. jembatan. 2. Setelah Sultan Maliksyah dan perdana menteri Nizham al-Mulk wafat Seljuk Besar mulai mengalami masa kemunduran di bidang politik. Madrasah Seljuk Menurut Van Berchem. terutama untuk negeri Irak.Rahimahullah dalam bidang teologi. caravanserai dibangun untuk menopang aktivitas perdagangan dan bisnis. seperti Syahat Khawarizm. Bentuknya segi empat dan ditopang dengan dinding yang kuat.(4). Di Persia. Caravanserai Seljuk (Khan) Penguasa Dinasti Seljuk begitu banyak membangun caravanserai atau tempat singgah bagi para pendatang atau pelancong. Setiap propinsi berusaha melepaskan diri dari pusat. Khurasan sudah menggunakan empat iwan. Menara Seljuk Bentuk menara masjid-masjid di Iran yang dibanguan Dinasti Seljuk secara subtansial . Kekuasaan dinasti Seljuk di Irak berakhir di tangan Khawarizm Syah pada tahun 590 H/l199 M. Banyak masjid. Konflik-konflik dan peperangan antar anggota keluarga melemahkan mereka sendiri. Bangunan madrasah pertama muncul di Khurasan pada awal abad ke-10 M sebagai sebuah adaptasi dari rumah para guru untuk menerima murid.

Namun. Pembentukan Daulah Fatimiah2 (297 H – 322 H / 910 M – 934 M) Dinasti Fatimiah didirikan oleh Ubaidillah Al Mahdi Abu Muhammad. Sebelum pembentukan daulah. Bangunan masjid ini biasanya lebih kecil yang terdiri dari sebuah kubah. Bangunan makam yang megah dibangun pada era Seljuk tak haya ditujukan untuk menghormati para penguasa yang sudah meninggal. orang-orang syiah melakukan seruan secara rahasia dan mengajak masyarakat untuk mengangkat seorang khalifah yang mereka beritakan berasal dari keturunan Ja’far Shadiq cucu Ali bin Abi Thalib tetapi kebanyakan golongan sunni . Bangunan makam biasanya dibangun di sekitar tempat tinggal tokoh atau bisa pula letaknya dekat masjid atau madrasah. Itulah ciri khas masjid Kiosque. Model bangunan makam Seljuk merupakan pengembangan dari tugu yang dibangun untuk menghormati penguasa Umayyah pada abad ke-8 M. beliau di lantik pada tahun 297 di Qairawan3 Maroko.berbeda dengan menara di Afrika Utara. Tak heran. Masjid Seljuk sering disebut Masjid Kiosque. Model masjid khas Seljuk ini seringkali dihubungkan dengan kompleks bangunan yang luas seperti caravanserai dan madrasah. dinasti ini berpahaman syiah. Nama lengkapnya Ubaidillah. Bangunan makam Seljuk menampilkan beragam bentuk termasuk oktagonal (persegi delapan). bangunan makam yang dikembangkan para arsitek Seljuk mengambil dimensi baru. berbentuk silinder dan bentuk-bentuk segi empat ditutupi dengan kubah (terutama di Iran). 4. Bentuk menara masjid Seljuk mengadopsi menara silinder seagai ganti menara berbentuk segi empat. berdiri melengkung dengan tiga sisi yang terbuka. beliau bermazhab Syiah Isma’iliyah4 berasal dari Irak. Pribadinya agak bermasalah dan tidak konsisten dalam pengamalan agama5. Makam Seljuk Pada era kejayaan Dinasti Seljuk pembangunan makam mulai dikembangkan. PENDAHULUAN Dinasti Fatimiah merupakan sebuah dinasti yang didirikan di benua Afrika pada penghujung tahung 200 san Hijriah atau sekitar tahun 910 Masehi. dilahirkan di Kuffah tahun 260 H / 874 M. dari permulaan pembentukannya dinasti ini bertujuan untuk menjalankan ideologi syiah dan ingin melepaskan diri dari kekuasaan Daulah Abbasiah di Baghdad yang berideologi Sunnah. 5. B. namun ada juga yang memujinya6. para ulama dan sarjana atau ilmuwan terkemuka pun mendapatkan tempat yang sama. Masjid Seljuk Inovasi para arsitektur Dinasti Seljuk yang lainnya tampak pada bangunan masjidnya. Namun. Sumber: CyberMQ. Selain itu ada pula yang atapnya berbentuk kerucut (terutama di Anatolia). Daulah Fatimiah ini pada mulanya berpusat di Maroko kemudian berpindah ke Mesir. PEMBAHASAN 1.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN VI DINASTI FATIMIAH A. bila makam penguasa dan ilmwuwan terkemuka di era Seljuk hingga kini masih berdiri kokoh.

seruan ini akhirnya meraih kemenangan. di Negara tersebut dan Ubaidillah Al Mahdi digelar Amirul Mukminin. Penaklukan Mesir Upaya untuk menakluki Mesir sudah dimulai semenjak tahun 301 H / 913 M namun masih gagal tetapi pada tahun 358 H / 969 M Al Mu’iz Lidinillah menyiapkan 100. 4. 4. mereka mengirim utusan untuk diadakan negosiasi damai dengan panglima Jauhar Siqli. Namun Al Muiz linillah tidak menetap lama di negara tesebut kerena berpindah ke Mesir atas alasan keamanan 3.000 pasukan bahkan lebih.Al Muiz linillah pada tahun 341 H – 362 H. jika pemerintah mereka dipimpin oleh orang syiah maka kekuatan syiah di masyarakat semakin kuat dan begitulah sebaliknya. Sesudah itu panglima Jauhar Siqli membuat persiapan untuk mendirikan Daulah Fatimiah .Al Manshur Ismail pada tahun 233 H – 341 H. Ketika Daulah Abbasiah di Baghdad di kuasai oleh bani Buwaih yang agak loyal ke pemahaman syiah. Ini dibuktikan dengan sikap mereka yang berada di pihak Ali ketika peristiwa pembunuhan Khalifah Usman bin Affan. akhirnya panglima berjanji bahwa setiap orang Mesir bebas mengamalkan keyakinan agama dan mazhab mereka masing-masing dan berjanji akan memberikan keadilan dan perbaikan melalui kutipan pajak. Ketika hal ini diketahui oleh orang-orang Fusthath. Keadaan seperti ini menjadi modal dasar bagi Al Mu’iz Lidinillah membentuk daulah Fatimiah yang saat itu masih dikuasaai oleh Bani Thulun10. Maka tidak heran sebahagian penduduknya agak condong kearah pemikiran syiah. 2. Hal ini mengikut irama perkembangan zaman. Daulah Fatimiah bertahan di Maroko selam 24 tahun yang di pimpin oleh 4 orang khalifah yaitu : 1. 2.Al Mahdi Ubaidillah di Maroko pada tahun 297 H – 322 H. Kaum syiah berada di Mesir sebelum berdirinya daulah Fatimiah9. oleh sebab itu mereka menamakan pemerintahan tersebut sebagai Daulah Fatimiah sebagai sandaran kepada fatimah binti Muhammad Saw .meragui garis keturunan Ubaidillah Al Mahdi berasal dari keturunan Ali bin Abi Tahlib7. Daulah Fatimiah Di Mesir Semenjak permulaan Islam orang-orang Mesir sangat menyukai Ali bin Abi Thalib. termasuk pasukan berkuda dan kapal laut. pasukan yang dikomandoi oleh Jauhar Siqli langsung menuju Iskandariah tanpa perlawanan penduduk tempatan. mereka mengatakan bahwa khalifah yang sebenarnya dan yang berhak memerintah Daulah Islamiayh adalah Ubaidillah Al Mahdi dari keturunan Ali bin Abi Tahlib. Daulah Fatimiah Di Maroko Ketika Ubaidillah Al Mahdi sampai di Maroko kelompok syiah Idrisiah langsung menyambutnya dan membaiat sebagai khalifah dengan ibu kotanya Al Manshuriah. Pada tanggal 4 rabiul Akhir tahun 298 H / 911 M pengumuman pendirian Daulah Fatimiah dibuat diatas mimbar sebagai bertanda berakhirnya Daulah Aghlabiah8 (184 H-296 H / 800 M-908 M). maka pemahaman syiah di mesir mulai mendapat angin segar di kalangan masyarakat.Al Qaim bi Amrillah Muhammad pada tahun 322 H – 323 H 3.

Untuk lebih jelasnya silakan lihat peta di bawah ini yang penulis download dari web: www. di Asia meliputi Syiria. Tunisia. keadaan ini membuat rakyat agak senang walau dalam kebijakan keagamaan terdapat banyak kontroversi. Daerah Kekuasaan Daulah Fatimiah Daerah Kekuasaannya di Afrika meliputi Maroko. Setelah keadaan agak tenang panglima Jauhar Siqli meminta pada khalifah Al Mu’iz Lidinillah untuk segera datang ke Mesir11 dengan ibu kotanya Kairo12 pada tahun 361 H13.net. lalu Al Mu’iz Lidinillah membuat peraturan tentang perpajakan dengan tujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. sebagai mana kutipan berikut: 1. Maka mulailah aliran syiah di taburkan dengan leluasa dan dihilangkannya pengaruh Abbasiah yang sunni.Al Aziz Nazzar hingga 365 H – 386 H. panglima Asasuddin Shirkuh dan Shalahuddin diperbolehkan pulang ke Damsyik.Al Hakim bi Amrillah Manshur hingga 386 H – 411 H.Al Mustanshir Maad hingga 428 H – 487 H 6. Setelah menerima syarat damai dari kaum Salib. Keruntuhan Daulah Fatimiah Pada tahun 558 H/1163 M. Lalu dipersiapkannya tentara besar yang tetap dipimpin oleh panglima Asasuddin Shirkuh dan Shalahuddin Al-Ayyubi untuk . Pasukan Salib yang dipimpin oleh Raja Almeric dari Jerussalem menerima permintaan tersebut. Mesir. Seiring dengan itu diaturlah strategi pemerintahan yang lebih loyal ke arah syiah serta memperbaiki ekonomi Mesir yang saat itu agak bermasalah. Kerjasama Wazir besar Shawar dengan orang kafir itu telah menimbulkan kemarahan raja Nuruddin Zanki17 dan para pemimpin Islam lainnya termasuk raja Baghdad. Maka terjadilah pertempuran antara pasukan Asasuddin Shirkuh dengan Raja Almeric yang berakhir dengan kekalahan Asasuddin Shirkuh.Al Musta’li Billah Ahmad hingga 487 H – 495 H 7. Khalifah Daulat Fatimiyah terakhir Adhid Lidinillah dipaksa oleh Asasuddin Syirkuh untuk menandatangani perjanjian. meminta bantuan pasukan Salib untuk menghalau Syirkuh dari Mesir.islamonline. Wazir besarnya Shawar merasa iri melihat kekuasan Syirkuh semakin besar.Al Faiz Billah Ismail 549 H – 555 H 11.Al Amir Bi Ahkamillah Manshur 495 H – 524 H 8. Akan tetapi.Al adhid lidinillah Abdullah Yusuf 555 H – 567 H14 5.dengan membuat penempatan tentara dan keperluan lainnya termasuk mendirikan Masjid yang kemudiannya dikembangkan menjadi universitas Al Azhar. 3. Usahanya berhasil.Azh zhahir li I’zaz dinillah hingga 411 H – 428 H 5. Yordania. Hijaj15. Madinah namun penulis belum menemukan data sejarah tentang hal tersebut.Al hafizh lidinillah Abdullah 524 H – 544 H 9. 2. panglima Asasuddin Shirkuh16 membawa Shalahuddin AlAyyubi untuk menundukkan Daulat Fatimiyah di Mesir. Dengan sembunyi-sembunyi Shawar pergi ke Baitul Maqdis. 4. Ada pendapat yang mengatakan kekuasaannya juga meliputi Mekah. Daulah Fatimiah di Mesir bertahan hingga 11 khalifah dari pembentukannya tahun 297 H hingga masa keruntuhannya pada tahun 567 H.Al Muiz linillah Maad mulai tahun 362 H – 365 H.Azh Zhafir billah Ismail 544 H – 549 H 10. 6.

bukan hanya itu para fuqaha’ juga di sediakan tunjangan hari raya dan fasilitas di istana untuk tujuan mengajarkan kitab tersebut kepada masyarakat. dia sendiri melarikan diri dan bersembunyi. seperti berikut: a)Penyerangan yang dilakukan oleh Salahuddin Al Ayubi telah membawa Daulah fatimiah tutup buku.menghukum si pengkhianat Shawar. Politik Daulah Fatimiah Pemahaman syiah pada masa Daulah Fatimiah sangatlah kental terlihat dalam kebijakan politik kenegaraannya. Wazirnya di perintahkan untuk mendatangkan para fuqaha’ yang saat itu berjumlah 35 orang kemudian di beri fasilitas dan gaji yang mencukupi27. Shalahuddin segera menangkap dan dibawanya ke istana untuk dihukum mati. Al Mu’iz Lidinillah memerintahkan bawahannya agar di buat rumah khusus disamping universitas Al Azhar untuk pelatihan dalam rangka memahami kitab tersebut. Semua itu sebagai motivasi kepada para du’ah yang . Qaramithah dan di umumkan diatas mimbar tentang kesesatan pahaman tersebut22 g)Seruan dan taktik yang di buat oleh khalifah semakin membuat bani Buwaih tertekan dan lemah. ternyata Wazir Besar Shawar dijumpai bersembunyi di situ. Ya’qub bin Kalas seorang wazir24 pada pemerintahan Fatimiah menyusun sebuah kitab fiqh25 yang disusun berdasarkan mazhab Syiah Isma’iliyah26 dengan arahan langsung khalifah Al Mu’iz Lidinillah yang berkuasa saat itu. Panglima Asasuddin Shirkuh dan Shalahuddin mulai maju ke ibu kota Kairo dan mendapat tentangan dari pasukan Wazir Shawar. Suatu hari panglima Shalahuddin Al-Ayyubi berziarah ke makam orang shaleh di Mesir. Ibnu Jauzi dan lain-lain dalam memberi peringatan tentang bahaya ideologi Syiah18 c)Kembali Khilafah Abbasiah berpegang pada Al Qur’an dan Sunnah dimana sebelumnya yang berkuasa adalah Dinasti Buwaih berfaham Syiah (320 H – 447 H). mereka menguatkan pendapat yang sesuia dengan mazhab syiah dan mendahulukan pengamalan agama dengan mengikut pendapat para imamnya dari pendapat para imam sunni. namun penulis hanya menyebutnya beberapa sebab penting saja. Sehingga siapa saja yang menjadi qadhi mesti berpodoman pada kitab ini. sehingga membuat kekuatan Syiah berada pada taraf yang sangat lemah23 8. Kitab ini dijadikan sebagai pedoman dalam memustuskan perkara di pengadilan dan fatwa lainnya. b)Munculnya ulama-ulama besar seperti Abu Ishaq Asy Syairazi. sebagaimana yang telah penulis jelaskan diatas. walaupun kebanyakan penduduk Mesir Saat itu bermazhab sunnah. Sebab-Sebab Kehancuran Daulah Fatimiyah Banyak sekali sebab-sebab yang membawa hancurnya Daulah fatimiah di Mesir.19 d)Perlawanan masyarakat Mesir yang semakin meluas terhadap ajaran Syiah yang di bawa oleh Daulah Fatimiah20 e)Khilafah Abbasiah Al Qadir billah Amirul Mukminin pada tahun 480 H meminta Fuaqaha’ Mukatazilah bertaubat dan melarang mereka mempelajari hal-hal yang bertentangan dengan Islam. 7. Akan tetapi pasukan Shawar hanya dapat bertahan sebentar. termasuk juga melarang masyarakat berideologi seperti Syiah serta menjauhkan diri dari perbuatan bid’ah21 f)Penangkapan pengikut Syiah.

karena pengajarannya sudah bermula sejak didirikannya yaitu sejak tahun 245 H/ 859 M. menjadikan Al Azhar tempat tujuan menimba ilmu agama dari para masyayikhnya. Dalam kekuasaan daulah Fatimiah Jami Al Azhar mengalami beberapa kali renovasi. Karena universitas-universitas di Amerika dan Eropa baru didirikan dua abad setelah berdirinya Al Azhar. bahkan ada yang mengatakan bahwa Jami Al Qarawain adalah Universitas tertua di dunia. Universitas yang mengimbangi Al Azhar dari segi sejarahnya adalah Universitas Qarawain di Kota Fas Maroko. Dalam blantika dunia keilmuan. namun karena mutunya yang unggul. b) Universitas Islam Al Azhar Kairo Jami Al Azhar didirikan bersamaan dengan masuknya kekuasaan Fatimiyin di Kairo. demikian juga universitas-universitas Eropa lainnya. dan sampai sekarang masih eksis. tidak hanya di dunia Islam. Universitas Oxford di Inggris pada abad ke-13. Kekuasaan khilafah fathimiyah berakhir dengan khalifahnya Al Adhid Lidinillah. Khalifah juga membiayai para fuqaha dan du’ah yang menyebarkan ilmu pengetahuan. 9. seperti Universitas Paris didirikan pada abad ke-12 Masehi. Al Azhar merupakan universitas tertua.memberikan pemahaman pada masyarakat mengenai kitab tersebut dan seluruh biaya tersebut di tanggung oleh khalifah. dari sinilah dimulainya pengajaran di jami Al Azhar. Kemajuan Pada Masa Daulah Fatimiah Diantara kemajuan yang dicapai Daulah Fatimiah seperti berikut: a) Bidang kebudayaan dan Keagamaan Menjadikan mesjid sebagai tempat pendidikan agama walaupun yang dimaksud untuk mengembangkan ideology mereka. Al Azhar merupakan Univesitas pertama yang para pengajarnya didanai oleh negara. dari sinilah berakhirnya kekuasaan fathimiyin di Mesir dan mulai berkuasanya Keluarga Ayyubiyyin. Sebab khalifah tau bahwa pemerintahannya akan bertahan lama jika ilmu tersebut disebarkan pada masyarakat28. Jami Al Azhar mempunyai penghargaan tersendiri dari para khalifah fatimiyin. Terlihat hingga sekarang hasil renovasi yang dilakukan oleh Al Hafidz Lidinillah dengan peninggalannya qubah yang dihiasi dengan tulisan ayat-ayat Al Quran dengan khath kufi dan bermacam-macam hiasan yang indah. pembangunan jami Al Azhar memakan waktu kurang lebih dua tahun. yang kemudian dibuka secara resmi oleh Jauhar al Shaqali29 dengan shalat jumat pada tanggal 7 Ramadhan 361 H / 21 Juni 972 M. Ada sebuah mesjid yang yang kemudiannya menjadi universitas Al Azhar. seperti pada masa al Hakim Biamrillah. dan Al Hafidz Lidinillah. setelah meniggalnya khalifah Al Adhid Lidinillah tahun 567 H/ 12 September 1171 M. serta posisi Mesir yang strategis di tengah dunia Islam. namun di seluruh dunia. Pada masa Shalahuddin. hanya saja besarnya kedudukan Al Azhar bukan karena tertua atau tidaknya. Hai ini membuktikan bahwa khalifah mencintai ilmu dan suka pada kemajuan. tepatnya setelah beberapa bulan kekuatan fatimiyin memasuki Kairo. al Mustanshir Billah. Sedang Al Muiz Lidinillah baru datang dari Maroko masuk Kairo setahun kemudian. dihapuslah madzhab syiah dari Mesir dan diganti dengan . dibalik itu mereka ingin menjadikannya markas penyebaran faham syiah. Di sekitarnya dibangun rumah bagi mereka yang mengajar pada Al azhar. Shalahuddin Al Ayyubi ( wazirnya ) memegang tampuk kekuasaan Mesir.

328H. Al Luzumiyat oleh Abu Ula Al Ma’kri w. kitab Saqthu Azh Zhand. logika. e)Tahun 393 Daulah Fatimiah memukul dan mengurung selama 3 hari karena mereka shalat dhuha.Abu Abdullah An Nusfi. filsafat31 Beliau pengikut setia syiah yang memerintah f) Bidang Filsafah Melahirkan beberapa filosof terkenal sperti Abu Al Hatim Ar Razi. sedangkan mazhab syiah masih berjalan namun secara sembunyi-sembunyi34. f)Tahun 400 san banyak sekali pembunuhan para ulama dan orang shaleh33. Abdul Wahab bin Nashir Al Maliki.449. g) Bidang Kedoktoran Abu Hasan Ali bin Ridwan h) Bidang Matematika Abu Ali Muhammad bin Hasan bin Haisam i) Bidang Sejarah Abu Hasan Ali Syabasyti. C. PENUTUP Jika kita menelusuri sejarah tentang Daulah Fatimiah maka kita akan menemukan 2 . namun klaimnya sebagai imam mahdi tidak terbukti. Al Muayyid fi dinillah Asy Syairazi. c) Bidang Syair Melahirkan beberapa orang yang pakar dalam syair seperti Ibnu Hani’. Ibnu Sina30 Filosof terkenal diantara kitab dalam ilmu kedoktoran. hamiduddin al Karmani.madzhab sunni. 10. Jakfar bin Manshur Al Yamani. Abu Yakqub As sajazi. Namun kemudiannya di izinkan lagi setelah terjadi perselisihan32. Abu Hanifah Nukman Al Maghribi. 398H. kitab Al Aghani oleh Abi Al Faraj Al Ashfihani w. Usamah bin Munqiz. Imarah Yamani d) Bidang Prosa Melahirkan beberapa kitab terkenal seperti Al A’kdul Farid oleh Ibnu Abdi Rabbihi w. c)Tahun 381 Daulah Fatimiah menghukum orang yang kedapatan kitab Muatha’ Imam Malik d)Tahun 391 Daulah Fatimiah menangkap dan di kurung orang yang ketika di tanya tentang Ali bin Abi Thalib tetapi ia menjawab tidak tahu. Abu Abbas Ahmad bin Mufrij. Muhammad bin Abu Qasim Al Masbaji. b)Tahun 372 Daulah Fatimiah meniadakan shalat terawih semua daerah di Mesir. Lembaran hitam Daulah Fatimiah a)Pada permulaan ketadangan ke Maroko Khalifah Ubaidillah Al Mahdi di gambar sebagai Imam mahdi yang di tunggu-tunggu. hal ini banyak sekali memberi pengaruh positif dari masyarakat terhadap dirinya. 356H. Abu Abdullah Muhammad bin Abi Jarah. Abu Shaleh Armani.429H. Rasail oleh badi’uzzaman Al Hamzani w. g)Tahun 564 Daulah Fatimiah mengubah kebijakan dengan mendirikan madrasah untuk mazhab Syafi’i dan Maliki serta mengalihkan dari syiah kepada sunnah yang saat itu kebanyakannya bermazhab Syafi’i dan Maliki. e) Bidang Sastra Kitab Yatimah Ad Dahri oleh Abu Manshur As Sa’alabi w.

yang pertama di wakili oleh Syiah dan yang kedua oleh Sunnah.Ia diangkat sebagai pemimpin kaum Berber zenata.yang didirikan oleh Muhammad ibn Idris yang beraliran Syi’ah. Maulid Ali. tahun baru.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN VII DINASTI IDRISIYAH 172-314 M Di Maroko berdiri dinasti Idrisiyah.Idris adalah cicit Hasan ibn Ali ibn Abi Talib yang ikut memberontak terhadap Abbasiyah di Hijaz tahun 169 M.diatas reruntuhan kota Romawi kuno. juga perayaan nisfu sya’ban.dan menjadikan Fez sebagai ibu kotanya. Setelah khilafah Abbasiah kembali berpegang pada Al Qur’an dan Sunnah serta mengikuti jejak Salafus Shaleh maka umat Islam kembali bangkit dan dapat menyatukan negeri-negeri yang sebelumnya memisahkan diri sekalipun tidak semuanya dapat disatukan sebagaimana sebelumnya berada di bawah satu khilafah. sejauh mana umat Islam berpegang pada keduanya sejauh itulah kejayaan akan mereka peroleh.dan melarikan diri ke Mesir sebelum mencapai Maroko.Sebelum dikuasai dinasti idrisiyah wilayah tersebut didominasi oleh kaum Khawarij. sebagai contoh penamaan daulah ini dimana kelompok syiah menyebut dengan nama Daulah Fatimiah sedangkan kelompok sunnah menamakan Daulah Ubaidiah sebab orang Sunni menganggap tidak saheh silsilah keturunan Ubaidillah Al Mahdi sebagi pendiri daulah tersebut. perayaan Karbala dan sebagainya. Fez menjadi pusat kaum Syorfa atau Syurafa (bentuk jamak dari . Masa ketika Dinasti Fatimiah berkuasa merupakan masa ditengah pesatnya berkembang berbagai aliran Kebathinan. maka kita dapat menyimpulkan bahwa Ninasti Fatimiah ini merupakan dinasti pertama dalam Islam yang mengembangkan hal-hal yang baru dalam Islam35 seperti perayaan maulid Nabi Muhammad Saw. Sumber: CyberMQ.Volabulis. orang syi’i yakin daulah ini membawa keadilan dan kemakmuran sedangkan orang Sunni melihat daulah ini membawa petaka dan keburukan. Oleh itu lahirlah berbagai dinasti-dinasti kecil di timur dan di barat Baghdad sebagai mana penulis sebutkan pada pendahuluan dan yang paling merugikan umat Islam ketika itu adalah direbutnya Baitul Maqdis Kiblat pertama umat Islam oleh tentara Salib. Hasan.pada tahun 172-314 M. Hal ini terlihat dengan dalam kedua kitab kelompok tersebut yang saling memuji dan mencaci. akhir tahun. maka tidak heran jika saat itu umat Islam terpecah belah dan dengan beraninya membuat daulah sendiri menurut pemikiran yang mereka yakini. israk mikraj. Husen. Setelah kita menelusuri sejarah Dinasti Fatimiah mulai dari masa pendirinya Ubaidillah Al Mahdi sehingga masa Al Adhidh. Hal ini membuktikan bahwa sejarah umat Islam akan jaya jika mereka berpegang teguh pada Al Qur’an dan As Sunnah.Kota baru itu berkembang dengan pesat. Syiah dan Muktazilah.pendapat yang berbeda dalam cara melihatnya.padat penduduknya dengan berbondong-bondongnya para emigran Muslim baik dari afrika maupun dari Andalusia ke pusat pemerintahan Idrisiyah tersebut.

Idrisiyah dapat menguasai pelosok Maroko.Yahya IV (292-310) terpaksa mengakui kekuasaan Fatimiyah. Sumber: CyberMQ. Para penguasa Dinasti Aghlabiyah yang pernah memerintah adalah sebagai berikut : 1.Pulau jerba di Tunisia.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN IX DINASTI AGLABIYAH TAHUN 184-296 Dinasti Aghlabiyah adalah salah satu Dinasti Islam di Afrika Utara yang berkuasa selama kurang lebih l00 tahun (800-909 M).Hasan dan Husain ibn Ali ibn Abi Thalib. dan Fez dapat diduduki oleh dinasti baru yang bercorak Syi’ah tersebut pada tahun 309.Tiga atau empat dasawarsa setelah jatuhnya bangsa yang beraliran Syi’ah itu berdiri lagi keluarga jauh dari Idrisiyah.di Aljazair Barat yang dipelopori oleh Abdurrahman ibn Rustam yang beraliran Khawarij Ibadiyah.Musuh-musuh mereka yang terdiri dari suku Berber.Tetapi bani umaiyah yang berkuasa diSpanyol memukul Idrisiyah tahun 363 dan keluarga terakhir dinasti yang kalah itu dibawa ke Cordova.dimasa Rustamiyah mengalami kemakmuran yang menakjubkan dan sebagai persinggahan diutara diantara salah satu rute-rute kafilah trans-sahara. Kekuasaan Idrisiyah yang ada dikota-kota.Kekuaaan mereka dibagi-bagikan kepada saudara-saudara al-muntasir yang banyak jumlahnya.seperti Oman. Abdullah I (8l2-817 M) .Wargla.Dinasti ini bersekutu dengan bani umaiyah diSpanyol karena terjepit oleh Idrisiyah yang Syi’ah di Barat dan Aglabiyah yang Sunni diTimur mereka.dengan mudah dapat memukulnya.Muhammad al-Muntasir pada tahun 213-221.yang menjadi factor penting dalam sejarah perkembangan Maroko.Abu Abdullah dari suku Berber Ketama.Ibu kotanya ialah Tahart yang berhubungan dengan kota Aures.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN VIII DINASTI RUSTAMIYAH 160-296 Dinasti Rustamiyah berdiri pada tahun 160-296. Sumber: CyberMQ. 1997:116).yakni Hammudiyah yang berkuasa di Algeciras dan Malaga sebagai salah satu penguasa dari Muluk at-Tawaif.juga merupakan pusat ilmu pengetahuan agama yang tinggi khususnya aliran khawarij untuk seluruh Afrika Utara dan bahkan diluar wilayah tersebut.Dinasti ini berakhir dengan jatuhnya Tahart ke tangan para penyebar dakwah fatimiyah tahun 296. Wilayah kekuasaannya meliputi Ifriqiyah.Disamping itu muncul pula ancaman musuh yang lebih besar.Baru menjelang akhir pemerintahannya.tanpa menguasai desa-desa akhirnya terpecahpecah dimasa pemimpin mereka.yakni para keturunan cucu Nabi SAW.Tahart.sedang yang lain meloloskan diri ke selatan.Keberadaan dinasti tersebut sebenarnya merupakan protes terhadap dominasi Arab yang Sunni. Ibrahim I ibn al-Aghlab (800-812 M) 2.Walaupun secara politis masih berkembang dan berpengaruh dibeberapa wilayah Magrib seperti oase Mazb Aljazair.Tripolitani dan Tunisia Selatan.orang mulia).Zanzibar dan Afrika timur. Dinasti ini didirikan oleh Ibnu Aghlab (Mufradi.yakni Daulah Fatimiyah yang dipimpin oleh Mahdi Ubaidillah.syarif.dan jabal Nefusa hingga kini. Algeria dan Sisilia.dan keluarga rustamiyah banyak dibunuh oleh penakluknya itu.

terdapat dua bahaya besar yang mengancam kewibawaannya. Pada tahun 800 M.000 dinar dan meliputi hak-hak otonom yang besar (Bosworth. Ahmad (856-863 M) 7. Pertama dari Dinasti Idris yang beraliran Syi’ah dan yang kedua dari golongan Khawarij.1994: 65). Untuk menaklukkan wilayah baru dibutuhkan suatu proses yang panjang dan perjuangan yang besar. Inilah ekspedisi laut terbesar. Di bagian Barat Afrika Utara.1980:. yang para penguasanya adalah berasal dari keluarga Bani al-Aghlab. Pendiri Dinasti ini adalah Ibrahim ibn al-Aghlab pada tahun 800 M.000 orang pasukan jalan kaki.M) 8. meliputi hakhak otonomi yang besar seperti kebijaksanaan politik. Ziyadatullah (817-838 M) 4. Harun ar-Rasyid menyetujui usulannya. maka ia tidak hanya mengamankan dan memerintah wilayah tersebut. Nama Dinasti Aglabiyah ini diambil dari nama ayah Amir yang pertama. Setelah berhasil mengamankan wilayah tersebut. Ini juga peperangan akhir yang . Ibrahim bin al-Aghlab mengusulkan kepada Harun arRasyid supaya wilayah tersebut dihadiahkan kepadanya dan anak keturunannya secara permanen. Abdullah II (902-903 M) 11. termasuk menentukan penggantinya tanpa campur tangan dari penguasa Abbasiyah. Pada tahun itu Ibrahim diberi provinsi Ifriqiyah (Tunisia Modern) oleh Harun al-Rasyid sebagai imbalan atas pajak tahunan yang besarnya 40. yaitu Sisilia dari tangan Byzantium 827 M. mulai dari tahun 800-909 M. Meskipun demikian masih tetap mengakui akan kekhalifahan Baghdad (Hoeve. Sehingga Aglabiyah tidak terusik oleh pemerintahan Abbasiyah. Karena ia sangat pandai menjaga hubungan dengan Khalifah Abbasiyah seperti membayar pajak tahunan yang besar. sehingga Dinasti tersebut dinamakan Aghlabiyah. Ibrahim II (875-902 M) 10. akan tetapi juga mengirim upeti ke Baghdad setiap tahunnya sebesar 40. Ziyadatullah III (903-909 M) Aghlabiyah memang merupakan Dinasti kecil pada masa Abbasiyah. Ibrahim I diangkat sebagai Gubernur (Amir) di Tunisia oleh Khalifah Harun arRasyid. Aglabiyah dapat merebut pulau yang terdekat dari Tunisia. Pemerintahan Aghlabiyah pertama berhasil memadamkan gejolak yang muncul dari Kharijiyah Barbar di wilayah mereka. Karena jika hal itu terjadi.46). Kemudian di bawah Ziyadatullah I. dipimpin oleh panglima Asad bin Furat. Hal ini dikarenakan jarak yang cukup jauh antara Afrika Utara dengan Bagdad. Abu ‘Iqal al-Aghlab (838-841 M) 5. Muhammad I(841-856 M) 6. Ia adalah seorang pejabat Khurasan dalam militer Abbasiyah. yaitu Ibrahim bin al-Aglab. namun tidak seperti Ifriqiyyah yang sifatnya adalah pemberian. Dinasti Aglabiyah berkuasa kurang lebih dari satu abad. sehingga berdirilah Dinasti kecil (Aghlabiyah) yang berpusat di Ifrikiah yang mempunyai hak otonomi penuh. Abu Ghasaniq Muhammad II (863-875 M) 9.000 dinar. Awal mula terbentuknya Dinasti tersebut yaitu ketika Baghdad di bawah pemerintahan Harun ar-Rasyid. dengan mengerahkan panglima laut yang terdiri dari 900 tentara berkuda dan 10. Dengan adanya dua ancaman tersebut terdoronglah Harun ar-Rasyid untuk menempatkan balatentaranya di Ifrikiah di bawah pimpinan Ibrahim bin Al-Aghlab. maka Ibrahimi I diberi kekuasaan oleh Khalifah. Ziyadatullah (863.3.

1. Selain untuk memperluas wilayah penaklukan terhadap Sicilia juga bertujuan untuk berjihad melawan orang-orang kafir.) Napoli (837M). Totonto. yang wafat (902 M). sedangkan Amir Ahmad membangun masjid Agung Tunis dan juga membangun hampir 10. Dan pada tahun 868 M. dibawah Ziadatullah I yang amat cakap dan energik. Selain itu juga berhasil menaklukan kota-kota pantai Itali.000 benteng pertahanan di Afrika Utara.dipimpin panglima Asad bin Furad karena itu. suatu armada bajak laut dikerahkan. Dengan keberhasilan penaklukan-penaklukan tersebut. kota Athena di Yunani-pun berada dalam jangkauan penyerangan mereka. pada tahun 878 M sempurnalah penguasaan atas Sisilia. jalan-jalan. Dilanjutkan dengan dimulainya proyek besar merebut Sisilia dari tangan Bizantium pada tahun 827 M. mampu menduduki Malpa. Toronto (840 M ). para penguasa bersemangat membagun Tunisia dan Sisilia. menjadikan Dinasti Aglabiyah kaya raya. Abu Zakariah al-Kinani. Calabria. yang wafat (901 M). Brindisi. Penguasa Aghlabiyah pertama berhasil memadamkan gejolak Kharijiyah Berber di wilayah mereka. dan Isa bin Muslim. dan Benevento. sehingga membuat Aghlabiyah unggul di Mediterania Tengah dan membuat mereka mampu mengusik pantai Italia Selatan. ilmu. Daerah-daerah tersebut yang menjadi wilayah kekuasaan Dinasti Aghlabiyah. Karena tidak tahan terhadap serangan berkepanjangan dari pasukan Aghlabiyah pada Bandar-bandar Itali. Aspek yang menarik pada Dinasti Aghlabiyah adalah ekspedisi lautnya yang menjelajahi pulau-pulau di Laut Tengah dan pantai-pantai Eropa seperti pantai Italia Selatan. irigasi untuk pertanian (khususnya di Tunisia Selatan. kemudian pulau itu dibawah pemerintahan Muslim. seni dan kehidupan keberagamaan. Napoli. Selain sebagai ibu kota Dinasti Aghlabiyah. dengan meredakan oposisi internal di Ifriqiyyah yang dilakukan Fuqaha’ (pemimpin–pemimpin religius) Maliki di Qayrawan (Cairovan). sehingga para penguasa Aghlabiyah antusias dalam bidang pembangunan . Pertama di bawah kekuasaan Aghlabiyah dan . seperti Sahnun yang wafat (854 M) pengarang mudawwanat. yang tanahnya kurang subur). wafat (908 M). dan Alpen. Sardinia. Bari (840 M). Ziyadatullah I membangun masjid Agung Qairuan. Kemudian Aghlabiah juga berhasil merebut Malta pada tahun 868 M. Qoiruan juga sebagai pusat penting munculnya mazhab Maliki. Langkah-langkah Pemimpin Aghlabiyah a. dan Benevento (840 M). Tidak cukup itu. Sardinia. bahkan mengusai kota Portofino di pantai Barat Italia (890). Keberhasilan penguasaan seluruh pulau Sisilia inilah yang membuat Aglabiyah unggul di Mediterania Tengah.Dengan demikian. Pulau Malta (869 M). tempat berkumpulnya ulama-ulama terkemuka. pos-pos. Kemudian Aglabiyah melanjutkan serangan-serangannya ke pulau lainnya dan pantai-pantai di Eropa.000 uang perak pertahun kepada Aglabiyah. Bari. Corsica. b. armada angkutan. Dengan berhasilnya penaklukan-penaklukan di atas Dinasti Aghlabiyah menjadi Dinasti yang kaya. Disamping itu. kitab fiqih Maliki. demikian pula perkembangan arsitektur. Calabria (838 M). Karya-karya para ulama-ulama pada masa Dinasti Aghlabiyah ini tersimpan baik di Masjid Agung Qairuan. menyerang pulau Corsika dan Mayorka. termasuk berhasil menaklukan kota-kota pantai Italia Brindisi (836/221 H. dan Meriteran Alp. Wilayah tersebut menjadi pusat penting bagi penyebaran peradaban Islam ke Eropa Kristen. Corsica. ia meninggal dalam pertempuran. Pasukan Aglabiyah juga berhasil menguasai kota Regusa di pantai Yugoslavia (890 M). Yusuf bin Yahya. termasuk kota Roma. maka Paus Yonanes VIII (872– 840 M) terpaksa minta perdamaian dan bersedia membayar upeti sebanyak 25.

kedua di bawah Gubernur-Gubernur Fathimiyah, sampai penaklukan oleh Norman pada abad XI. Pulau itu menjadi pusat bagi penyebaran kultur Islam ke Eropa KRISTEN. 2. Peninggalan-peninggalan Bersejarah Dinasti Aghlabiah Aghlabiyah adalah pembangun yang penuh semangat. Diantara bangunan-bangunan peninggalan Aghlabiah adalah: a. Pembangunan kembali Masjid Agung Qayrawan oleh ZiyadatullahI b. Pembangunan Masjid Agung Tunis oleh Ahmad. c. Pembangunan karya-karya pertanian dan irigasi yang bermanfaat, khususnya di Ifriqiyah selatan yang kurang subur. 3. Kemunduran Dinasti Aghlabiyah Menjelang akhir abad IX, posisi Aghlabiah di Ifqriqiyah menjadi merosot. Hal ini disebabkan karena amir terakhirnya yaitu Ziyadatullah III tenggelam dalam kemewahan (berfoya-foya), dan seluruh pembesarnya tertarik pada Syi’ah, juga propaganda Syi’iah, Abu Abdullah. Perintis Fatimiyah, Mahdi Ubaidillah mempunyai pengaruh yang cukup besar di Barbar, yang akhirnya menimbulkan pemberontakan militer, dan Dinasti Aghlabiyah dikalahkan oleh Fatimiyah (909 M), Ziyadatullah III di usir ke Mesir setelah melakukan upaya-upaya yang sia-sia demi untuk mendapatkan bantuan dari Abbasiah untuk menyelamatkan Aghlabiah (Bosworth,1993:47). Sumber: CyberMQ.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN X DINASTI ZIRIYAH DAN HAMMADIYAH Dinasti Ziriyah dan Hammadiyah berdiri pada tahun 361-547 M.Di Afrika Utara sebelah Tengah (Aljazair Timur) dengan ibu kota Qairawan.Ziriyah merupakan kaum ber-ber Sanhajah,yang memberikan bantuan militer kepada ibu kota Fatimiyah alMahdiyah,334M.Ketika diserbu oleh pemberontak Khawarij.Khalifah Mu’izli Dinillah dari Fatimiyah memindahkan ibu kotanya ke Mesir sehingga wilayah barat banyak dikuasai oleh Ziriyah.Oleh karena luas wilayahnya itu maka dibagilah menjadi dua,yakni bagian barat diberikan kepada Hammadiyah,cabang dari Ziriyah,yang berpusat di Qal’at Bani Hammad,sedangkan ditimur tetap ada pada Ziriyah.Dinasti ini berorentasi kepada Abbasiyah,tetapi Hammadiyah loyal kepada Fatimiyah.Oleh karena itu Fatimiyah memerangi Ziriyah dan memaksanya keluar dari daratan Afrika utara,yang akhirnya jatuh ke tangan dinasti Muwahhidun. Sumber: CyberMQ.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN XI DINASTI AL-MURABITUN ATAU AL-MURAWIYAH Dinasti Murabbitun berdiri pada tahun 479-540H.Dinasti ini adalah salah satu dinasti Islam yang berkuasa di Maghribi.Nama Murabbitun berkaitan erat dengan nama tempat tinngal mereka (ribat,semacam madrasah).Mereka biasa juga diberi sebutan almulassimun (pemakai kerudung sampai menutupi wajah). Sekitar abad V H/XI M salah seorang pemimpin mereka,yahya bin Umar,melaksanakan ibadah haji.Di tanah suci ia menyadari bahwa pengikutnya masih awam terhadap ilmu pengetahuan agama.Untuk meningkatkan kemampuan pengetahuan keagamaan mereka dicarilah seorang yang sanggup melaksanakan tugas tersebut.Yahya bertemu dengan

Abdullah bin Yasin,guru mazhab Maliki,yang bersedia mengemban tugas tersebut. Dibawah pimpinan spiritualnya,Abdullah bin Yasin dan seorang komandan militer,yahya bin umar,mereka berhasil memperluas wilayah kekuasaannya sampai ke Wadi Dara.Kemudian mereka berhasil menaklukkan kerajaan Sijilmasat yang dikuasai oleh Mas’ud bin Wanuddin al-Maqrawi tahun 447 H.Ketika Yahya bin umar meninggal,jabatannya digantikan oleh saudarannya Abu baker bin umar. Setelah Abu baker memegang pimpinan,ia meneruskan gerakan penaklukkan ke sahara Maroko.Tahun 450H. ia menyeberang ke Atlas Tinggi.setelah itu diadakan penyerangan ke Maroko Tengah dan Selatan.Selanjutnya memerangi suku Barghawata yang dianggap menganut paham bid’ah.Pada penyerangan ini Abdullah bin Yasin tewas tahun 451 H.Sejak saat itu Abu bakar memegang kekuasaan penuh dan lambat laun mengembangkan system kesultanan. Sepeninggal Abu bakar digantikan oleh Abu Ya’kub Yusuf bin Tasyfin.Pada masa Ibn Tasyfin dibangunlah kota Marakesy untuk dijadikan ibu kota pemerintahan.Ekspansi wilayah masih terus dilanjutkan dan bahkan sampai ke Aljiers (Aljazair). Ia mengangkat pejabat dari kalangan Murabitun untuk menduduki jabatan gubernur pada wilayah taklukan,sementara ia memerintah di Maroko.Pada masa Yusuf Tasyfin ini Murabbitun mengalami kejayaan. Sumber: CyberMQ.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN XII DINASTI AL-MUWAHHIDUN PENDAHULUAN A. Latar belakang Dinasti Murabithun pada mulanya adalah sebuah gerakan agama yang didirikan oleh Yusuf ibn Tasyfin di Afrika Utara. Pada tahun 1062 M ia berhasil mendirikan sebuah kerajaan yang berpusat di Marakesy. Ia masuk ke Spanyol atas “undangan” penguasapenguasa Islam di sana yang tengah memikul beban berat perjuangan mempertahankan negeri-negerinya dari serangan-serangan orang-orang Kristen. Ia dan tentaranya memasuki Spanyol pada tahun 1086 M dan berhasil mengalahkan pasukan Castilia. Karena perpecahan di kalangan raja-raja muslim, Yusuf melangkah lebih jauh untuk menguasai Spanyol dan ia berhasil untuk itu. Akan tetapi, penguasa-penguasa sesudah ibn Tasyfin adalah raja-raja yang lemah. Pada tahun 1143 M, kekuasaan dinasti ini berakhir, baik di Afrika Utara maupun di Spanyol dan digantikan oleh dinasti Muwahhidun. Pada masa dinasti Murabithun, Saragossa jatuh ke tangan Kristen, tepatnya tahun 1118 M. Di Spanyol sendiri, sepeninggal dinasti ini, pada mulanya muncul kembali dinasti-dinasti kecil, tapi hanya berlangsung tiga tahun. Pada tahun 1146 M penguasa dinasti Muwahhidun yang berpusat di Afrika Utara merebut daerah ini. Muwahhidun didirikan oleh Muhammad ibn Tumart (w. 1128). Dinasti ini datang ke Spanyol di bawah pimpinan Abd al-Mun’im. Antara tahun 1114 dan 1154 M, kota-kota muslim penting, Cordova, Almeria, dan Granada, jatuh ke bawah kekuasaannya. Untuk jangka beberapa dekade, dinasti ini mengalami banyak kemajuan. Kekuatan-kekuatan Kristen dapat dipukul mundur. Akan tetapi tidak lama setelah itu, Muwahhidun mengalami keambrukan. Pada tahun 1212 M, tentara Kristen memperoleh kemenangan besar di Las Navas de Tolesa. Kekalahan-kekalahan yang dialami Muwahhidun menyebabkan penguasanya memilih untuk meninggalkan Spanyol dan kembali ke Afrika Utara tahun

1235 M. Keadaan Spanyol kembali runyam, berada di bawah penguasa-penguasa kecil. Dalam kondisi demikian, umat Islam tidak mampu bertahan dari serangan-serangan Kristen yang semakin besar. Tahun 1238 M Cordova jatuh ke tangan penguasa Kristen dan Seville jatuh tahun 1248 M. Seluruh Spanyol kecuali Granada lepas dari kekuatan Islam. BAB II PEMBAHASAN A. Murabithun atau Al Murawiyah di Afrika Utara dan Spanyol (1056-1147 M) Murabithun atau Al–Murawiyah merupakan salah satu Dinasti Islam yang berkuasa di Maghrib. Nama Al- Murabithun berkaitan dengan nama tempat tinggal mereka yang pada awalnya mereka menempati Ribat (sejenis surau). Asal-usul dinasi ini dari Lemtuna, salahsatu dari suku Sanhaja, Mereka juga disebut al-Mulassimun (orang-orang bercadar). Pada abad kesebelas pemimpin Sanhaja, Yahya bin Ibrahim, melaksanakan ibadah haji ke Makkah. Dan sekembalinya dari Arabia, ia mengundang Abdullah bin Yasin seorang alim terkenal di Maroko, untuk membina kaumnya dengan keagamaan yang baik, kemudian beliau dibantu oleh Yahya bin Umar dan saudaranya Abu Bakar bin Umar. Perkumpulan ini berkembang dengan cepat , sehingga dapat menghimpun sekitar 1000 orang pengikut. Di bawah pimpinan Abdullah bin Yasin dan komando militer Yahya bin Umar mereka berhasil memperluas wilayah kekuasaannya sampai ke Wadi Dara, dan kerajaan Sijil Mast yang dikuasai oleh Mas’ud bin Wanuddin. Ketika Yahya bin Umar meninggal Dunia, jabatannya diganti oleh saudaranya, Abu Bakar bin Umar, kemudian ia menaklukkan daerah Sahara Maroko. Setelah diadakan penyerangan ke Maroko tengah dan selatan selanjutnya menyerang suku Barghawata yang menganut paham bid’ah. Dalam penyerangan ini Abdullah bin Yasin wafat (1059 M). Sejak saat itu Abu Bakar memegang kekuasaan secara penuh dan ia berhasil mengembangkannya. Abu Bakar berhasil menaklukkan daerah Utara Atlas Tinggi dan akhirnya pada tahun 1070 M, ia dapat menaklukkan daerah Marrakech (Maroko). Kemudian ia mendapat beritabahwa Buluguan, Raja Kala dari Bani Hammad mengadakan penyerangan ke Maghrib dengan melibatkan kaum Sanhaja. Mendengar berita itu ia kembali ke Sanhaja untuk menegakkan perdamaian. Setelah berhasil memadamkan, ia menyerahkan kekuasaanya kepada Yusuf bin Tasyfin (2 September 1107), kemudian ia mengatakan bahwa Maroko di bawah kekuasaannya. Pada tahun 1062 M, Yusuf bin tasyfin mendirikan ibu kota di Maroko. Dia berhasil menaklukkan Fez (1070 M) dan Tangier (1078 M). Pada tahun 1080-1082 M, ia berhasil meluaskan wilayah sampai ke Al Jazair. Dia mengangkat para pejabat Al-Murabithun untuk menduduki jabatan Gubernur pada wilayah taklukannya, sementara ia memerintah di Maroko. Yusuf bin Tasfin meninggalkan Afrika pada tahun 1086 M dan memperoleh kemenangan besar atas Alfonso VI (Raja Castile Leon) dan Yusuf bin Tasfin mendapat dukungan dari Muluk At-Thawa’if dalam pertempuran di Zallaqah. Ketika Yusuf bin Tasfin meninggal Dunia, ia mewariskan kepada anaknya, Abu Yusuf bin Tasyfin. Warisan itu berupa kerajaan yang luas dan besar terdiri dari negeri-negeri Maghrib, bagian Afrika dan Spanyol. Ali ibn Yusuf melanjutkan politik pendahulunya dan berhasil mengalahkan anak Alfonso VI (1108 M). Kemudian ia ke Andalusia merampas Talavera Dela Rein. Lambat laun Dinasti Al- Murabithun mengalami kemunduran dalam memperluas wilayah. Kemudian Ali mengalami kekalahan pertempuran di Cuhera (1129

M). kemudain ia mengangkat anaknya Tasyfin bin Ali menjadi Gubernur Granada dan Almeria. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk menguatkan moral kaum Murabithun untuk mempertahankan serangan dari raja Alfonso VII. Dinasti Al- Murabithun memegang kekuasan selama 90 tahun, dengan enam orang penguasa yaitu : 1. Abu Bakar bin Umar (1056-1061 M) 2. Yusuf bin Tasyfin (1061-1107 M) 3. Ali bin Yusuf (1107-1143 M) 4. Tasyfin bin Ali (1143-1145 M) 5. Ibrahim bin Tasfin 6. Ishak bin Ali. Masa terahir Dinasti Al-Murabithun tatkala dikalahkan oleh Dinasti Muwahiddun yang dipimpin oleh Abdul Mun’im. Dinasti Muwahiddun menaklukkan Maroko pada tahun 1146-1147 M yang ditandai dengan terbunuhnya penguasa Al-Murabithun yang terakhir, Ishak bin Ali. Ketika kekuasaan Bani Umayah Spanyol pecah, ada suatu kekuatan yang baru muncul di Afrika Barat. Para ketua Muslim di Spanyol melupakan perbedaan mereka. Pada saat yang kritis itu dan meminta bantuan kepada Yusuf ibn Tasyfin, Raja al-Murabithun di Afrika Barat. Yusuf menanggapi permintaan mereka dan menyebrang ke Spanyol pada tahun 1086 M. Pasukan Gabungan itu bertemu dengan pasukan Alfanso di Zalaqah. Dalam pertempuran itu Alfanso dikalahkan. Kemenangan ini membuat Yusuf menjadi Raja. Akan tetapi tidak lama memerintah beliau wafat, dan di ganti oleh anaknya Abul Hasan. Abul Hasan mempunyai kekuatan yang luar biasa, Dia mengalahkan orang KRISTEN dalam beberapa pertempuran selama pemerintahannya. Kekuatan lainnya bernama al-Muahhidun di Afrika B. Muwahhidun atau Al–Muhad di Afrika Utara dan Spanyol (1128-1269 M) Muwahhiddun merupakan Dinasti Islam yang pernah berjaya di Afrika Utara selama lebih satu abad. Didirikan oleh Muhammad bin Tummart. Ibn Tumart menamakan gerakannya dengan Muwahhiddun, karena gerakan ini bertujuan untuk menegakkan tauhid (Keesaan Allah), menolak segala bentuk pemahaman anthropormofisme (Tajsim) yang dianut oleh Murabithun. Karena itu semangat perjuangan Ibn Tumart adalah menghancurkan kekuatan Murabhitun. Pada tahun 1129 M, di bawah komando Abu Muhammad Al Basyir, kaum Muwahiddun menyerang ibu kota Murabithun. Peristiwa itu terkenal dengan nama perang Buhairah. Dalam perang itu Muwahhidun kalah dan mengakibatkan meninggalnya Ibn Tumart. Pada tahun 1163 M, Abdul Mun’im bin ‘Ali diangkat sebagai pemimpin menggantikan Ibn Tumart. Di bawah kepemimpinannya AlMuwahiddun Meraih kemenangan. Pada tahun 1131 M Muwahiddun menguasai Nadla , Dir’ah Taigar, Fazar dan Giyasah. Pada tahun 1139 M, Muwahiddun melancarkan serangan ke pertahanan Murabithun sehingga jatuh ketangan kaum Muwahiddun. Fez kota terbesar kedua setelah Marrakech, direbut al-Muwahhidun pada tahun 1145 M. Setahun kemudian berhasil menguasai Marrakech dan menjatuhkan Murabithun. Setelah berhasil menjatuhkan Murabithun Abdul Mun’im memperluas wilayah kekuasaannya, pada tahun 1152 M Al-Jazair direbutnya. 6 tahun berikutnya wilayah Tunisia dikuasai dan 2 tahun setelah itu Tripoli jatuh ketangannya. Kekuasaannya dari Tripoli hingga ke Samudera Atlantik sebelah Barat, suatu prestasi gemilang dan belum

Setelah beberapa kali mengalami kekalahan dan akhirnya penguasa muwahhidun meninggalkan Spanyol dan kembali ke Afrika Utara (Maroko) pada tahun 1235 M. Abdul Mun’im bin Ali (1130-1163 M) 3. Muhammad bin Tumart Al Mahdi (1121-1130 M) 2. Adapun urutan-urutan penguasa Al Muwahhidun sebagai berikut : 1. Dia seorang yang dermawan.1995:353301) PENUTUP A. karena gerakan ini bertujuan untuk menegakkan tauhid (Keesaan Allah). Afandi. Abu Ya’kub Yusuf (1163-1184 M) 4. Asal-usul dinasi ini dari Lemtuna. Setelah beliau wafat kekuatan Kristen mulai muncul. mengangkat Abdul Mikmin sebagai wakilnya. Kekuatan KRISTEN ini mengulangi serangan ke Andalusia dan kali ini mereka berhasil mengalahkan kekuatan Muslim Muwahhidun. seorang penduduk asli dari suku di Afrika Barat. Karena itu semangat perjuangan Ibn Tumart adalah menghancurkan kekuatan Murabhitun. Ketika Yahya bin Umar meninggal Dunia. dan kerajaan Sijil Mast yang dikuasai oleh Mas’ud bin Wanuddin. jabatannya diganti oleh saudaranya. Kesimpulan Murabithun atau Al–Murawiyah merupakan salah satu Dinasti Islam yang berkuasa di Maghrib. Orang Islam di bawah pemerintahan Muwahhidun melawan orang Kristen di al-Ukab. menolak segala bentuk pemahaman anthropormofisme (Tajsim) yang dianut oleh Murabithun.pernah dicapai oleh Dinasti manapun di Afrika Utara. setelah Abdul Mukmin wafat di ganti oleh saudaranya Abu Yakub Yusuf. Nama Al-Murabithun berkaitan dengan nama tempat tinggal mereka yang pada awalnya mereka menempati Ribat (sejenis surau). Dalam beberapa generasi ini Muwahhidun mengalami masa kemajuan. Pada tahun 1162 M. Beliau digantikan oleh anaknya yang terkenal yaitu Ya’kub yang di bawah pemerintahannya. tetapi pada tahun itu Abdul Mun’im wafat. Ia memperluas wilayah di utara dari timur pada tahun 1169 M dibawah Abu Hafs al Muwahhidun. Setelah diadakan penyerangan ke Maroko tengah dan selatan Muwahhiddun merupakan Dinasti Islam yang pernah berjaya di Afrika Utara selama lebih satu abad. Abu Yusuf Ya’kub al Mansur (1184-1198 M) 5. Abu Yusuf Ya’kub Al Mustansir (1214-1224 M) Muhammad ibnu Tumart. Di bawah pimpinan Abdullah bin Yasin dan komando militer Yahya bin Umar mereka berhasil memperluas wilayah kekuasaannya sampai ke Wadi Dara. kekuasaan Muwahhidun mencapai puncaknya. Bersamaan dengan kemunduran ini. salahsatu dari suku Sanhaja. Abdul Mun’im memperluas wilayahnya ke daerah yang dikuasai orang Kristen. dia berhasil merebut Toledo. kemudian ia menaklukkan daerah Sahara Maroko. Ia diganti puteranya Abu Ya’kup Yusuf Abdul Mun’im (1184 M). Mereka juga disebut al-Mulassimun (orang-orang bercadar). Akan tetapi setelah kematian Ya’kub Muwahhidun memasuki masa kemunduran. akhirnya orang Muahhidun dikalahkan orang Kristen dengan pasukan yang besar (Ali. Pada tahun 1129 . pasukan Salib yang telah dikalahkan oleh Salahuddin di Palestina kembali ke Eropa dan mulai menggalang kekuatan baru dibawah pimpinan Alfonso IX. Abu Bakar bin Umar. Muhammad An Nasir (1198-1214 M) 6. Ibn Tumart menamakan gerakannya dengan Muwahhiddun. Didirikan oleh Muhammad bin Tummart.

Anak turun Syaikh Abu Hafs banyak menduduki jabatan penting pada masa al Muwahhidun.dan salah seorang jendral Abdul Mu’min dari AlMuwahhidun yang merebut kota-kota di Spanyol. Sumber: CyberMQ.Abu yusuf.seorang pemimpinnya turun sendiri memimpin perang.Ia juga mengaku sebagai pewaris dinasti Abbasiyah yang telah hancur.dapat menolak serangan Louis IX dari Perancis dan Charles dari Anjaou.Setelah mereka kuat diMagrib ingin menundukkan Spanyol.Abu zakaria Yahya yang menentang kekuasaan Khalifah al Muwahhidun. Pada tahun 1163 M.Akhirnya kekuasaan mereka pun dapat dihancurkan pula oleh Sa’di Syarif yang lagi “naik turun” dan berhasil menduduki Fez tahun 956 M. Peristiwa itu terkenal dengan nama perang Buhairah.tetapi kemudian Abul Hasan Ali kalah di Rio Salado tahun 741M. kaum Muwahiddun menyerang ibu kota Murabithun. Dalam perang itu Muwahhidun kalah dan mengakibatkan meninggalnya Ibn Tumart.Sinan pasya.yang didirikan oleh Muhammad Ibn Tugj yang berasal dari Turki.cabang dari Mariniyah.Ketika itu secara de facto kekuasaan berpindah ke Banu Wattas.dan menang atas pasukan Kristen di Ecija.M.sepeninggal Al-Muntasir dinasti Hafsiyahmengalami kemunduran dan kemerosotan hingga wilayah kekuasaannya tinggal Tunisia saja.ia bergelar Khalifah dan Amirul Mukminin yang diperolehnya dari Syarif Makkah.berkuasa di Mesir setelah Tuluniyah.Berasal dari Bani Marin.adalah suku berber Zenata yang nomad yang menggantikan kekuasaan al-Muwahhidun di Maroko dan beribu kota di Fez.Dinasti itu diambil dari nama Syaikh Abu Hafs Umar.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN XII DINASTI MARINIYAH Dinasti Mariniyah berdiri pada tahun 592-956M.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN XIII DINASTI HAFSIYAH Dinasti Hafsiyah berdiri diTunisia dan Aljazair Timur pada tahun 625-982M.murid Ibn Tumart.Abdul Wahid.Ibn Tugj menjadi gubernur Mesir sebagai hadiah dari Abbasiyah setelah dapat mempertahankan wilayah Nil itu dari serangan kaum Fatimiyah yang berpusat diAfrika Utara.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN XIV DINASTI IKHSYIDIYAH Dinasti Ikhsyidiyah berdiri pada tahun 323-358M.Namun.Penyerangan Portugis terhadap wilayah Mariniyah dan dapat merebut Ceuta di Afrika Utara memperlemah kekuasaannya. Sumber: CyberMQ.Ia diberi gelar Ikhsyid yang berarti pangeran atau penguasa menurut istilah yang biasa dipakai di Sogdia .maka dinasti Mariniyah tidak pernah lagi muncul didaerah subur itu.memaksa dinasti Abdul Wadiyah dari Telemsani(Tlemcen) untuk membayar pajak yang tinggi.Al Muntasir menjadikan dinasti itu besar. Abdul Mun’im bin ‘Ali diangkat sebagai pemimpin menggantikan Ibn Tumart Sumber: CyberMQ.Akhirnya dinasti itu ditaklukkan oleh Turki Utsmani dibawah pimpinan perangnya.674 M.Islam yang ada diAfrika Utara itu.Ia mengembangkan kekuasaannya ke barat.dan yang mendirikan dinasti ini ialah Gubernur Afrika. di bawah komando Abu Muhammad Al Basyir.

blogspot.dibawah panglimanya. yang menjadi abdi dari putra Zangi bernama Nuruddin. Najmudin Ayub adalah seorang yang berasal dari suku Kurdi Hadzbani dan menjadi panglima Turki 1138 M. putra Najawddin Ayyub. Syirkuh berhasil mengusir raja Almaric beserta pasukan salibnya dari Mesir. Saudaranya dikirim untuk menguasai Yaman 1173 M. Ia berasal dari suku Kurdi Hadzbani. 1999:545). Syirkuh yang telah meninggal setelah menguasai Mesir tahun 1169 M. Kematian Nuruddin 1174 M menjadikan posisi Shalahuddin semakin kuat. Keberhasilan Shalahuddin di Mesir mendorongnya menjadi penguasa otonom. moizlili. pamannya. Dalam mengkosolidasikan kekuatannya. Ia tetap mempertahankan lembaga–lembaga ilmiah yang didirikan oleh Dinasti Fathimiyah tetapi mengubah orientasi keagamaannya dari Syiah menjadi Sunni (Yatim. keponakannya disetting untuk melawan tentara Salib yang menduduki Dimyat.oleh khalifah ar-Radi yang Abbasi itu. Akhirnya pada 1175 M. Penaklukan atas Mesir oleh Salahuddin pada 1171 M.com/ BAGIAN XV DINASTI AYYUBIYAH Ayyubiyah adalah sebuah Dinasti Sunni yang berkuasa di Dyar Bakir hingga tahun 1429 M. Dinasti ini didirikan oleh Salahuddin al Ayyubi.dan Fargana. Keberhasilannya dalam perang Salib. wafat tahun 1193 M (Glasse. membuka jalan bagi pembentukan madzhab-madzhab hukum sunni di Mesir.Jauhar as-Siqili. 1996:143). yang akhirnya memudahkan penaklukan Siria.dan pada akhirnya Ikhsyidiyah menyerah kalah terhadap Fatimiyah yang telah menguat di Afrika Utara. Tetapi setelah al-Adil meninggal 1171 M. Keberhasilannya di Mesir tersebut mendorongnya untuk menjadi penguasa otonom di Mesir.Ia mempertahankan gelar Amir alUmara. Madzhab Syafi’i tetap bertahan di bawah pemerintahan Fathimiyah. dibawa pemerintahan Zangi Ibnu Aq-Songur. seperti Turansyah. untuk menduduki Mesir Hulu (Nubia). 2003:283). mengabdi pada Nuruddin. ia diakui sebagai sultan atas Mesir.panglima tertinggi bagi khalifah. ia membina kekuatan militer yang tangguh dan perekonomian yang bekerja sama dengan penguasa Muslim di kawasan lain. sebaliknya Salahuddin memberlakukan madzhabmadzhab Hanafi (Lapidus. Kedatangan Syirkuh ke Mesir karena undangan Khalifah Fatimiyah untuk menggusir Almaric yang menduduki Kairo. setelah ia diangkat menjadi Wazir (Gubernur). Di masa pemerintahan Shalahuddin. Demikian juga adiknya Syirkuh. Setelah Syirkuh meninggal 1169 M digantikan Shalahuddin (kaponakannya) sebagai pemimpin pasukan.Serangan bertubi-tubi dari Fatimiyah sepanjang pemerintahan Ikhsyidiyah menyebabkan dinasti ini tidak lama memegang tampuk kekuasaan di Mesir. ia banyak memanfaatkan keluarganya untuk ekspansi ke wilayah lain. Taqiyuddin. putra Zangi 1169 M. Yaman dan Siria oleh Khalifah Abbasiyah. membuat para tentara mengakuinya sebagai pengganti dari pamannya. Sedang Syihabuddin. di Mosul dan Aleppo. Aleppo dan Mosul. Shalahuddin menyatakan loyalitasnya kepada Khalifah Abbasiyah (al-Mustadi) di Bagdad dan secara formal menandai berakhirnya rezim Fatimiyah di Kairo. Ia juga . termasuk Damaskus. Pertama-tama ia masih menghormati simbol-simbol Syi’ah pada pemerintahan Al-Adil Lidinillah.

Shalahuddin mewariskan pemerintahan yang stabil dan kokoh. Langkah-Langkah Yang Dilakukan Salahuddin a. sampai Al-Kamil meninggal. Hiduplah kembali perdagangan dengan kekuatan KRISTEN Mediterrania. yang pemimpinya raja Prencis St. kebijaksanaan aktivis Shalahuddin memberikan tempat sebagai hubungan detente dan damai dengan orangorang Frank. Shalahuddin juga dapat menyatukan Syiria dan Mesopotamia menjadi sebuah kesatuan negara Muslim.mambangun tembok kota sebagai benteng pertahanan di Kairo dan bukit Muqattam. Ini berarti Jerussalem sekali lagi menjadi Muslim setelah delapan puluh tahun. lautan Hindia dan menyempurnakan sistem perpajakan. ia membagikan kekaisaran Ayyubiyah kepada para anggota keluarga. Di bawah kedua sultan ini. Setelah perang berakhir. Pada tahun 1174 ia merebut Damascus. Disamping digalakkan perdagangan dengan kota-kota dilaut tengah. Pasukannya juga diperkuat oleh pasukan barbar. Dari Mesir. sampai akhirnya raja inggris Richard membuat perjanjian genjatan senjata yang dimanfaatkannya untuk menguasai kota Acre. Setelah kukuh kekuasaannya Shalahuddin melancarkan gerakan ofensif guna mengambil alih al-Quds (Jerussalem) dari tangan tentara tanpa banyak kesulitan. Inipun tetap tak merubah kedudukan Shalahuddin. Turqi dan Afrika. Usaha besar-besaran telah dilakukan pasukan Salib dari Inggris. Setelah al-Kamil meninggal (1238 M) Dinasti Ayubiyah terkoyak oleh pertentanganpertentangan intern. dan menguasai Jerusalem tahun 1187 M. Perancis. . tetapi kemudian pasukan budak (Mamluk) dari Turki merebut kekuasaan di Mesir. ia melancarkan gerakan ofensif guna merebut al-Quds (Jerusalem) dari tangan tentara Salib yang dipimpin oleh Guy de Lusignan di Hittin. dan keponakannya al-Kamil. kemudian al-Kamil mengembalikan Jerusalem kepada kaisar Frederick II yang membawa damai dan keberuntungan ekonomi besar bagi Mesir dan Siria. Ini secara otomatis mengakhiri pemerintahan Ayubiyah keseluruhan. setelah 25 tahun memerintah. dan Arab di jalan yang sama. namun tidak berhasil mengubah kedudukan Salahuddin. mendapat tekanan dari Dinasti Seljuk Rum dan Dinasti Khiwarazim Syah. Perjuangan Setelah Salahuddin Perjuangan Shalahuddin dalam merealisasikan tujuan-tujuan utamanya yaitu mengeluarkan kaum Salib dari Baitul Maqdis dan mengembalikan pada persatuan umat Islam. Yang paling menonjol ialah al-Malik al-Adil (saudaranya). Ia meninggal dan dimakamkan di Damaskus pada tahun 1193 M. meskipun hanya untuk sementara. Louis ditangkap. Kurdi. Sampai ia meninggal (1193 M). Mempersatukan tentara Turki. kemudian Alippo tahun 1185. Atas dasar inilah. Salahuddin memindahkan pusat pemerintahan ke Damascus. mereka berhasil menyatukan para penguasa Ayubi lokal dengan memusatkan pemerintahan mereka di Mesir. dan orangorang Frank tersingkirkan. kepada keturunanketurunannya dan saudaranya yang memerintah diberbagai kota. Pada pemerintahan Ash-Shalih serangan Salib 6 dapat diatasi. dan Jerman antara tahun 1189 – 1192 M. Melancarkan jihad terhadap tentara-tentara Salib di Palestina b. Karena itu pengendalian dari pusat tetap berada di bawah kekuasaan Al-‘Adl dan Al-kamil. 1. Sebelum meninggal. dan merebut Mosul pada 1186. 2. Namun pada masa pemerintahan al-Kamil Dinasti Ayubiyah bertempat di Diyarbakr dan al-Jazirah. telah menghabiskan kekuatannya dan mengganggu kesehatannya.

karya-karya orang Arab tentang astronomi dan geometri. Mereka lebih memprioritaskan untuk mempertahankan Mesir karena kesatuan mulai melemah. Dibangunnya Dar al Hadist al-Kamillah juga dibangun (1222 M) untuk mengajarkan pokok-pokok hukum yang secara umum terdapat diberbagai madzhab hukum sunni. Louis ditangkap. Kemajuan-Kemajuan Yang dan Peninggalan Dinasti Ayyubiyah Sebagaimana Dinasti-Dinasti sebelumnya. Sedangkan dalam bidang arsitek dapat dilihat pada monumen Bangsa Arab. Dengan demikian berakhirlah riwayat Ayyubiyah oleh Dinasti Mamluk. Ini adalah puncak kebijaksanaan baru. Pada tahun 1229 M Ayyubiyah menegosiasikan sebuah perjanjian dengan Fedrick II. diantaranya adalah : a. Namun pada tahun 1250 M keluarga Ayyubiyah diruntuhkan oleh sebuah pemberontakan oleh salah satu resimen budak (Mamluk)nya. c. Kemajuan-kemajuan itu mencakup berbagai bidang. Raja Perancis St. Ini ditandai dengan dibangunnya Madrasah al–Shauhiyyah tahun 1239 M sebagai pusat pengajaran empat madzhab hukum dalam sebuah lembaga Madrasah. 1996:552). Mereka menata pemerintahan dengan system birokrasi masa lampau yang telah berkembang di negara-negara Mesir dan Syiria melalui distribusi iqta’ kepada pejabat-pejabat militer yang berpengaruh. dan pada periode damai inilah membawa keuntungan ekonomi yang besar bagi Mesir dan Syiria. bangunan masjid di Beirut yang mirip gereja. sedangkan di Syiria dihancurkan oleh pasukan Mongol (Glasse. dan pimpinannya. di wilayah Barat Ayyubiyah berakhir oleh serangan Mamluk. Damaskus. termasuk hidupnya kembali perdagangan dengan kekuatan-kekuatan KRISTEN Mediterania (Bosworth. 4. Ayyubiyah melanjutkan pemerintahan Mesir dan pemerintahan Syiria (sampai tahun 1260 M). yang membunuh penguasa terakhir Ayyubiyah. Ayyubiyah secara khusus enggan melanjutkan pertempuran melawan sisa-sisa kekuatan pasukan Salib.Setelah kematian Shalahuddin. dan kerajaan Mosul sesuai dengan gagasan Saljuk bahwa negara merupakan warisan keluarga raja. Bidang Arsitektur dan Pendidikan Penguasa Ayyubiyah telah berhasil menjadikan Damaskus sebagai kota pendidikan. Ayyubiyah tidak mengalami perpecahan. Dinasti Ayyubiyah pun mencapai kemajuan yang gemilang dan mempunyai beberapa peninggalan bersejarah. b. dan mengangkat salah seorang pejabat Aybeng menjadi sultan baru. 3. 1993:87) . Bidang Filsafat dan Keilmuan Bukti konkritnya adalah Adelasd of Bath yang telah diterjemahkan. Dinasti Ayyubiyah terkoyak oleh pertentanganpertentangan intern. Keluarga Ayyubiyah membagi imperiumnya menjadi sejumlah kerajaan kecil Mesir. penerjemahan bidang kedokteran. karena dengan loyalitas kekeluargaan Mesir diintegrasikan berbagai imperium. Keruntuhan ini terjadi di dua tempat. Dinasti yang mampu mempertahankan pusat kekuasaan dari serangan bangsa Mongol. Alleppo. Bidang Industri . Di bidang kedokteran ini telah didirikan sebuah rumah sakit bagi orang yang cacat pikiran. serta istana-istana yang dibangun menyerupai gereja. Meskipun demikian. Kemunduran Dinasti Ayyubiyah Sepeninggal Al-Kamil tahu 1238 M. Serangan Salib keenam dapat diatasi.

com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia . Sumber: CyberMQ. perdagangan. misalnya dengan adanya irigasi. pedang. termasuk Letter of Credit (LC). Terdapat pabrik karpet. dan intelektual. sejak saat itu Dunia ekonomi dan perdagangan sudah menggunakan sistem kredit. Hal ini menimbulkan perdagangan internasional melalui jalur laut. panah. bahkan ketika itu sudah ada uang yang terbuat dari emas. Bidang Militer Selain memiliki alat-alat perang seperti kuda. Disamping itu. ia juga memiliki burung elang sebagai kepala burung-burung dalam peperangan. keuntungan dibidang industri. e. Bidang Perdagangan Bidang ini membawa pengaruh bagi Eropa dan negara–negara yang dikuasai Ayyubiyah. pabrik kain dan pabrik gelas.Kemajuan di bidang ini dibuktikan dengan dibuatnya kincir oleh seorang Syiria yang lebih canggih dibanding buatan orang Barat. adanya perang Salib telah membawa dampak positif. bank. Di Eropa terdapat perdagangan agriculture dan industri. dan sebagainya. d.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful