sejarah singkat para ahli hadist

Sejarah Singkat Imam Malik Dalam sebuah kunjungan ke kota Madinah, Khalifah Bani Abbasiyyah, Harun Al Rasyid (penguasa saat itu), tertarik mengikuti ceramah al muwatta’ (himpunan hadits) yang diadakan Imam Malik. Untuk hal ini, khalifah mengutus orang memanggil Imam. Namun Imam Malik memberikan nasihat kepada Khalifah Harun, ”Rasyid, leluhur Anda selalu melindungi pelajaran hadits. Mereka amat menghormatinya. Bila sebagai khalifah Anda tidak menghormatinya, tak seorang pun akan menaruh hormat lagi. Manusia yang mencari ilmu, sementara ilmu tidak akan mencari manusia.” Sedianya, khalifah ingin agar para jamaah meninggalkan ruangan tempat ceramah itu diadakan. Namun, permintaan itu tak dikabulkan Imam Malik. ”Saya tidak dapat mengorbankan kepentingan umum hanya untuk kepentingan seorang pribadi.” Sang khalifah pun akhirnya mengikuti ceramah bersama dua putranya dan duduk berdampingan dengan rakyat kecil. Imam Malik yang bernama lengkap Abu Abdullah Malik bin Anas bin Malik bin Abi Amir bin Amr bin Haris bin Gaiman bin Kutail bin Amr bin Haris al Asbahi, lahir di Madinah pada tahun 712 M dan wafat tahun 796 M. Berasal dari keluarga Arab terhormat, berstatus sosial tinggi, baik sebelum maupun sesudah datangnya Islam. Tanah asal leluhurnya adalah Yaman, namun setelah nenek moyangnya menganut Islam, mereka pindah ke Madinah. Kakeknya, Abu Amir, adalah anggota keluarga pertama yang memeluk agama Islam pada tahun 2 H. Saat itu, Madinah adalah kota ilmu yang sangat terkenal. Kakek dan ayahnya termasuk kelompok ulama hadits terpandang di Madinah. Karenanya, sejak kecil Imam Malik tak berniat meninggalkan Madinah untuk mencari ilmu. Ia merasa Madinah adalah kota dengan sumber ilmu yang berlimpah lewat kehadiran ulama-ulama besarnya. Kendati demikian, dalam mencari ilmu Imam Malik rela mengorbankan apa saja. Menurut satu riwayat, sang imam sampai harus menjual tiang rumahnya hanya untuk membayar biaya pendidikannya. Menurutnya, tak layak seorang yang mencapai derajat intelektual tertinggi sebelum berhasil mengatasi kemiskinan. Kemiskinan, katanya, adalah ujian hakiki seorang manusia. Karena keluarganya ulama ahli hadits, maka Imam Malik pun menekuni pelajaran hadits kepada ayah dan paman-pamannya. Kendati demikian, ia pernah berguru pada ulamaulama terkenal seperti Nafi’ bin Abi Nuaim, Ibnu Syihab az Zuhri, Abul Zinad, Hasyim bin Urwa, Yahya bin Said al Anshari, dan Muhammad bin Munkadir. Gurunya yang lain adalah Abdurrahman bin Hurmuz, tabi’in ahli hadits, fikih, fatwa dan ilmu berdebat; juga Imam Jafar Shadiq dan Rabi Rayi.

Dalam usia muda, Imam Malik telah menguasai banyak ilmu. Kecintaannya kepada ilmu menjadikan hampir seluruh hidupnya diabdikan dalam dunia pendidikan. Tidak kurang empat khalifah, mulai dari Al Mansur, Al Mahdi, Hadi Harun, dan Al Ma’mun, pernah jadi murid Imam Malik. Ulama besar, Imam Abu Hanifah dan Imam Syafi’i pun pernah menimba ilmu dari Imam Malik. Belum lagi ilmuwan dan para ahli lainnya. Menurut sebuah riwayat disebutkan murid terkenal Imam Malik mencapai 1.300 orang. Ciri pengajaran Imam Malik adalah disiplin, ketentraman, dan rasa hormat murid kepada gurunya. Prinsip ini dijunjung tinggi olehnya sehingga tak segan-segan ia menegur keras murid-muridnya yang melanggar prinsip tersebut. Pernah suatu kali Khalifah Mansur membahas sebuah hadits dengan nada agak keras. Sang imam marah dan berkata, ”Jangan melengking bila sedang membahas hadits Nabi.” Ketegasan sikap Imam Malik bukan sekali saja. Berulangkali, manakala dihadapkan pada keinginan penguasa yang tak sejalan dengan aqidah Islamiyah, Imam Malik menentang tanpa takut risiko yang dihadapinya. Salah satunya dengan Ja’far, gubernur Madinah. Suatu ketika, gubernur yang masih keponakan Khalifah Abbasiyah, Al Mansur, meminta seluruh penduduk Madinah melakukan bai’at (janji setia) kepada khalifah. Namun, Imam Malik yang saat itu baru berusia 25 tahun merasa tak mungkin penduduk Madinah melakukan bai’at kepada khalifah yang mereka tak sukai. Ia pun mengingatkan gubernur tentang tak berlakunya bai’at tanpa keikhlasan seperti tidak sahnya perceraian paksa. Ja’far meminta Imam Malik tak menyebarluaskan pandangannya tersebut, tapi ditolaknya. Gubernur Ja’far merasa terhina sekali. Ia pun memerintahkan pengawalnya menghukum dera Imam Malik sebanyak 70 kali. Dalam kondisi berlumuran darah, sang imam diarak keliling Madinah dengan untanya. Dengan hal itu, Ja’far seakan mengingatkan orang banyak, ulama yang mereka hormati tak dapat menghalangi kehendak sang penguasa. Namun, ternyata Khalifah Mansur tidak berkenan dengan kelakuan keponakannya itu. Mendengar kabar penyiksaan itu, khalifah segera mengirim utusan untuk menghukum keponakannya dan memerintahkan untuk meminta maaf kepada sang imam. Untuk menebus kesalahan itu, khalifah meminta Imam Malik bermukim di ibukota Baghdad dan menjadi salah seorang penasihatnya. Khalifah mengirimkan uang 3.000 dinar untuk keperluan perjalanan sang imam. Namun, undangan itu pun ditolaknya. Imam Malik lebih suka tidak meninggalkan kota Madinah. Hingga akhir hayatnya, ia tak pernah pergi keluar Madinah kecuali untuk berhaji. Pengendalian diri dan kesabaran Imam Malik membuat ia ternama di seantero dunia Islam. Pernah semua orang panik lari ketika segerombolan Kharijis bersenjatakan pedang memasuki masjid Kuffah. Tetapi, Imam Malik yang sedang shalat tanpa cemas tidak beranjak dari tempatnya. Mencium tangan khalifah apabila menghadap di baliurang sudah menjadi adat kebiasaan, namun Imam Malik tidak pernah tunduk pada penghinaan seperti itu. Sebaliknya, ia sangat hormat pada para cendekiawan, sehingga pernah ia menawarkan tempat duduknya sendiri kepada Imam Abu Hanifah yang mengunjunginya.

Dari Al Muwatta’ Hingga Madzhab Maliki Al Muwatta’ adalah kitab fikih berdasarkan himpunan hadits-hadits pilihan. Santri mana yang tak kenal kitab yang satu ini. Ia menjadi rujukan penting, khususnya di kalangan pesantren dan ulama kontemporer. Karya terbesar Imam Malik ini dinilai memiliki banyak keistimewaan. Ia disusun berdasarkan klasifikasi fikih dengan memperinci kaidah fikih yang diambil dari hadits dan fatwa sahabat. Menurut beberapa riwayat, sesungguhnya Al Muwatta’ tak akan lahir bila Imam Malik tidak ‘dipaksa’ Khalifah Mansur. Setelah penolakan untuk ke Baghdad, Khalifah Al Mansur meminta Imam Malik mengumpulkan hadits dan membukukannya. Awalnya, Imam Malik enggan melakukan itu. Namun, karena dipandang tak ada salahnya melakukan hal tersebut, akhirnya lahirlah Al Muwatta’. Ditulis di masa Al Mansur (754775 M) dan baru selesai di masa Al Mahdi (775-785 M). Dunia Islam mengakui Al Muwatta’ sebagai karya pilihan yang tak ada duanya. Menurut Syah Walilullah, kitab ini merupakan himpunan hadits paling shahih dan terpilih. Imam Malik memang menekankan betul terujinya para perawi. Semula, kitab ini memuat 10 ribu hadits. Namun, lewat penelitian ulang, Imam Malik hanya memasukkan 1.720 hadits. Kitab ini telah diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa dengan 16 edisi yang berlainan. Selain Al Muwatta’, Imam Malik juga menyusun kitab Al Mudawwanah al Kubra, yang berisi fatwa-fatwa dan jawaban Imam Malik atas berbagai persoalan. Imam Malik tak hanya meninggalkan warisan buku. Ia juga mewariskan mazhab fikih di kalangan Islam Sunni, yang disebut sebagai Mazhab Maliki. Selain fatwa-fatwa Imam Malik dan Al Muwatta’, kitab-kitab seperti Al Mudawwanah al Kubra, Bidayatul Mujtahid wa Nihaayatul Muqtashid (karya Ibnu Rusyd), Matan ar Risalah fi al Fiqh al Maliki (karya Abu Muhammad Abdullah bin Zaid), Asl al Madarik Syarh Irsyad al Masalik fi Fiqh al Imam Malik (karya Shihabuddin al Baghdadi), dan Bulgah as Salik li Aqrab al Masalik (karya Syeikh Ahmad as Sawi), menjadi rujukan utama mazhab Maliki. Di samping sangat konsisten memegang teguh hadits, mazhab ini juga dikenal amat mengedepankan aspek kemaslahatan dalam menetapkan hukum. Secara berurutan, sumber hukum yang dikembangkan dalam Mazhab Maliki adalah Al-Qur’an, Sunnah Rasulullah SAW, amalan sahabat, tradisi masyarakat Madinah (amal ahli al Madinah), qiyas (analogi), dan al maslahah al mursalah (kemaslahatan yang tidak didukung atau dilarang oleh dalil tertentu). Mazhab Maliki pernah menjadi mazhab resmi di Mekah, Madinah, Irak, Mesir, Aljazair, Tunisia, Andalusia (kini Spanyol), Marokko, dan Sudan. Kecuali di tiga negara yang disebut terakhir, jumlah pengikut mazhab Maliki kini menyusut. Mayoritas penduduk Mekah dan Madinah saat ini mengikuti Mazhab Hanbali. Di Iran dan Mesir, jumlah pengikut Mazhab Maliki juga tidak banyak. Hanya Marokko saat ini satu-satunya negara yang secara resmi menganut Mazhab Maliki. Sejarah Singkat Imam Hanafi Imam Abu Hanifah An-Nu’man bin Tsabit al-Kufiy merupakan orang yang faqih di

negeri Irak, salah satu imam dari kaum muslimin, pemimpin orang-orang alim, salah seorang yang mulia dari kalangan ulama dan salah satu imam dari empat imam yang memiliki madzhab. Di kalangan umat Islam, beliau lebih dikenal dengan nama Imam Hanafi. Nasab dan Kelahirannya bin Tsabit bin Zuthi (ada yang mengatakan Zutha) At-Taimi AlKufi Beliau adalah Abu Hanifah An-Nu’man Taimillah bin Tsa’labah. Beliau berasal dari keturunan bangsa persi. Beliau dilahirkan pada tahun 80 H pada masa shigharus shahabah dan para ulama berselisih pendapat tentang tempat kelahiran Abu Hanifah, menurut penuturan anaknya Hamad bin Abu Hadifah bahwa Zuthi berasal dari kota Kabul dan dia terlahir dalam keadaan Islam. Adapula yang mengatakan dari Anbar, yang lainnya mengatakan dari Turmudz dan yang lainnya lagi mengatakan dari Babilonia. Perkembangannya Ismail bin Hamad bin Abu Hanifah cucunya menuturkan bahwa dahulu Tsabit ayah Abu Hanifah pergi mengunjungi Ali Bin Abi Thalib, lantas Ali mendoakan keberkahan kepadanya pada dirinya dan keluarganya, sedangkan dia pada waktu itu masih kecil, dan kami berharap Allah subhanahu wa ta’ala mengabulkan doa Ali tersebut untuk kami. Dan Abu Hanifah At-Taimi biasa ikut rombongan pedagang minyak dan kain sutera, bahkan dia punya toko untuk berdagang kain yang berada di rumah Amr bin Harits. Abu Hanifah itu tinggi badannya sedang, memiliki postur tubuh yang bagus, jelas dalam berbicara, suaranya bagus dan enak didengar, bagus wajahnya, bagus pakaiannya dan selalu memakai minyak wangi, bagus dalam bermajelis, sangat kasih sayang, bagus dalam pergaulan bersama rekan-rekannya, disegani dan tidak membicarakan hal-hal yang tidak berguna. Beliau disibukkan dengan mencari atsar/hadits dan juga melakukan rihlah untuk mencari hal itu. Dan beliau ahli dalam bidang fiqih, mempunyai kecermatan dalam berpendapat, dan dalam permasalahan-permasalahan yang samar/sulit maka kepada beliau akhir penyelesaiannya. Beliau sempat bertemu dengan Anas bin Malik tatkala datang ke Kufah dan belajar kepadanya, beliau juga belajar dan meriwayat dari ulama lain seperti Atha’ bin Abi Rabbah yang merupakan syaikh besarnya, Asy-Sya’bi, Adi bin Tsabit, Abdurrahman bin Hurmuj al-A’raj, Amru bin Dinar, Thalhah bin Nafi’, Nafi’ Maula Ibnu Umar, Qotadah bin Di’amah, Qois bin Muslim, Abdullah bin Dinar, Hamad bin Abi Sulaiman guru fiqihnya, Abu Ja’far Al-Baqir, Ibnu Syihab Az-Zuhri, Muhammad bin Munkandar, dan masih banyak lagi. Dan ada yang meriwayatkan bahwa beliau sempat bertemu dengan 7 sahabat. Beliau pernah bercerita, tatkala pergi ke kota Bashrah, saya optimis kalau ada orang yang bertanya kepadaku tentang sesuatu apapun saya akan menjawabnya, maka tatkala diantara mereka ada yang bertanya kepadaku tentang suatu masalah lantas saya tidak mempunyai jawabannya, maka aku memutuskan untuk tidak berpisah dengan Hamad sampai dia meninggal, maka saya bersamanya selama 10 tahun. Pada masa pemerintahan Marwan salah seorang raja dari Bani Umayyah di Kufah, beliau didatangi Hubairoh salah satu anak buah raja Marwan meminta Abu Hanifah agar menjadi Qodhi (hakim) di Kufah akan tetapi beliau menolak permintaan tersebut, maka beliau dihukum cambuk sebanyak 110 kali (setiap harinya dicambuk 10 kali), tatkala dia

Beliau juga berkata. Ismail bin Yahya Al-Sirafi. sabar dalam belajar dan mengajarkan ilmu. Ali bin Ashim. dia tidak menghilangkan kebaikannya dengan perbuatan ghibah’. menunjukkan kebenaran dengan cara yang baik. Su’aib bin Ishaq. diantaranya: 1. 4. orang yang jujur. orang yang paling jauh dari perbuatan ghibah adalah Abu Hanifah. Isa bin Yunus. Dan dia juga berkata. Beliau juga berkata. 2. Muhammad bin Qoshim al-Asadi. Abu Syihab Al-Hanath Assamaqondi. dia tidak membicarakan hadits kecuali yang dia hafal dan tidak membicarakan apa-apa yang tidak hafal”. Abdullah bin Zubair al-Qurasy. Ali bin Zhibyan al-Qodhi. “Abu Hanifah berkata. 6. dia tidak berdusta. Abu Nu’aim. Waki’ bin Al-Jarah. Hamzah temannya penjual minyak wangi. aku bertanya siapakah orang yang paling wara’ di kota Kufah? Maka mereka penduduk Kufah menjawab Abu Hanifah”. “Kami tidak mendustakan Allah swt. Dan beliau juga berkata. dia adalah orang yang paling berakal.mengetahui keteguhan Abu Hanifah maka dia melepaskannya. “Aku berkata kepada Sufyan Ats-Tsauri. Muhammad bin Bisyr. “Abu Hanifah adalah seorang yang faqih. Al-Harits bin Nahban. Nu’man bin Abdus Salam al-Asbahani. Yahya bin Sa’id al-Qothan berkata. “Saya tidak melihat seseorang yang lebih tahu tentang tafsir hadits dan tempat-tempat pengambilan fiqih hadits dari Abu Hanifah”.”. Asar bin Amru Al-Bajali. kemudian imam Malik berpendapat. termasuk salah seorang hartawan. Yazid bin Harun. sedikit bicara. Abdul karim bin Muhammad al-Jurjani. tidaklah kami . Hamad bin Abu Hanifah. Yahya bin Ma’in berkata. “Abu Hanifah adalah orang yang paling faqih”. ‘Wahai Abu Abdillah. “Abu hanifah laa ba’sa bih. tidak selayaknya bagi seseorang berbicara tentang hadits kecuali apa-apa yang dia hafal sebagaimana dia mendengarnya”. “Apabila atsar telah diketahui. Sufyan berpendapat dan Abu Hanifah berpendapat maka yang paling bagus pendapatnya adalah Abu Hanifah … dan dia orang yang paling faqih dari ketiganya”. Al-Hasan bin Ziyad. Muhammad bin Abdullah al-Anshari. Yahya bin Ayub Al-Mishri. “Aku datang ke kota Kufah. 3. “Kalaulah Allah subhanahu wa ta’ala tidak menolong saya melalui Abu Hanifah dan Sufyan Ats-Tsauri maka saya hanya akan seperti orang biasa”. Penilaian para ulama terhadap Abu Hanifah Berikut ini beberapa penilaian para ulama tentang Abu Hanifah. Muhammad bin Hasan Assaibani. Abyadh bin Al-Aghar bin Ash-Shabah. Abdullah ibnul Mubarok. dan masih membutuhkan pendapat. dan lain-lain. Hafsh binn Abdurrahman al-Qadhi. Dawud Ath-Thai. “Abu Hanifah adalah orang yang tsiqoh. “Barangsiapa ingin mutabahir (memiliki ilmu seluas lautan) dalam masalah fiqih hendaklah dia belajar kepada Abu Hanifah” 5. Abdul Aziz bin Khalid at-Turmudzi. Adapun orang-orang yang belajar kepadanya dan meriwayatkan darinya diantaranya adalah sebagaimana yang disebutkan oleh Syaikh Abul Hajaj di dalam Tahdzibnya berdasarkan abjad diantaranya Ibrahin bin Thahman seorang alim dari Khurasan. saya tidak pernah mendengar beliau berbuat ghibah meskipun kepada musuhnya’ kemudian beliau menimpali ‘Demi Allah. Imam Syafii berkata. menghindari dari harta penguasa”. Al-Fadhl bin Musa. Al-Qodhi Abu Yusuf.” Beliau juga berkata. terkenal dengan wara’-nya. Dan dalam waktu yang lain beliau berkata. Dan beliau juga pernah berkata. Sulaiman bin Amr An-Nakhai. Ishaq al-Azroq. Fudhail bin Iyadh berkata. Qois bin Rabi’ juga mengatakan hal serupa dengan perkataan Fudhail bin Iyadh. Al-Qodhi Abu Yusuf berkata. “Abu Hanifah adalah orang yang tsiqoh di dalam hadits”. tidak tertuduh dengan berdusta. Abdullah ibnul Mubarok berkata.

Sebagian ahlul ilmi yang lainnya memberikan tuduhan kepada Abu Hanifah. sebagaimana yang termaktub dalam kitab “Fiqhul Akbar” karya Abu Hanifah. Abdullah ibnul Mubarok berkata. Dan telah dinukil dari Abu Hanifah bahwasanya amal-amal itu tidak termasuk dari hakekat imam. mereka menyebutkan bahwa Abu Hanifah berkata. 8. akan tetapi dia termasuk dari sya’air iman. dan sungguh banyak mengambil pendapatnya”. Al-Khuroibi berkata. 3. ada yang jelas dan yang samar. dak hal ini tidak menafikan adanya iman itu bertingkat-tingkat dari segi kaifiyyah. dan yang semisalnya … Dan dinukil pula oleh para sahabatnya. Yaitu penyataan bahwa iman itu keyakinan yang ada dalam hati dan diucapkan dengan lisan. tidak banyak hadits shahihnya”. bahwa beliau berpendapat Al-Qur’an itu makhluq. Abdul Karim bin Muhammad bin Syu’aib An-Nasai berkata. 4.” 5. “Abu Hanifah orang yang miskin di dalam hadits”. 2. juga mendapatkan penilaian negatif dan celaan yang ditujukan kepada beliau.mendengar pendapat yang lebih baik dari pendapat Abu Hanifah. Abu Manshur Al-Maturidi … dan menyelisihi pendapat ini adalah Ahlu Hadits … dan telah dinukil pula dari Abu Hanifah bahwa iman itu adalah pembenaran di dalam hati dan penetapan dengan lesan tidak bertambah dan tidak berkurang. … akan tetapi kami mengatakan bahwa barangsiapa beramal kebaikan dengan memenuhi syarat-syaratnya dan tidak melakukan hal-hal yang merusaknya. Sebagian ahlul ilmi memberikan tuduhan bahwa Abu Hanifah adalah murji’ah dalam memahi masalah iman. Beberapa penilaian negatif yang ditujukan kepada Abu Hanifah Abu Hanifah selain dia mendapatkan penilaian yang baik dan pujian dari beberapa ulama. dan kami juga tidak mengatakan pelaku dosa besar itu masuk neraka dan kekal di neraka meskipun dia itu orang yang fasiq. “Abu Hanifah Nu’man bin Tsabit tidak kuat hafalan haditsnya”.akan menerimanya. diantaranya : 1. ‘Orang yang terjerumus dalam dosa besar maka urusannya diserahkan kepada Allah’. Dan yang dimaksudkan dengan “tidak bertambah dan berkurang” adalah jumlah dan ukurannya itu tidak bertingkat-tingkat. maka di berasa dibawah kehendak Allah. dan yang berpendapat seperti ini adalah Jumhur Asy’ariyyah. 7. “Kami tidak mengatakan bahwa orang yang beriman itu tidak membahayakan dosadosanya terhadap keimanannya. 9. dan mengeluarkan amal dari hakikat iman. Hafsh bin Ghiyats berkata. bahklan -insya Allah. dan orang yang berbuat kemaksiatan selain syirik dan kekufuran meskipun dia belum bertaubat sampai dia meninggal dalam keadaan beriman. Imam Muslim bin Hajaj berkata. “Semoga Allah merahmati Abu Hanifah karena dia adalah termasuk orang yang menjaga shalatnya (banyak melakukan shalat)”. tidak membatalakannya dengan kekufuran dan murtad sampai dia meninggal maka Allah tidak akan menyia-nyiakan amalannya. “Tidaklah orang itu mensela Abu Hanifah melainkan dia itu orang yang pendengki atau orang yang jahil”. Sufyan bin Uyainah berkata. kalau Dia menghendaki maka akan mengadzabnya dan kalau tidak maka akan mengampuninya. “Abu Hanifah Nu’man bin Tsabit shahibur ro’yi mudhtharib dalam hadits. seperti ada yang kuat dan ada yang lemah. “Pendapat Abu Hanifah di dalam masalah fiqih lebih mendalam dari pada syair. Padahahal telah dinukil dari beliau bahwa Al-Qur’an itu adalah kalamullah dan . dan tidaklah mencelanya melainkan dia itu orang yang jahil tentangnya”.

hal ini bisa dibaca dalam kitab Tarikh Baghdad juz 13 dan juga kitab alJarh wa at-Ta’dil Juz 8 hal 450. “Banyak dari Ahlul Hadits – yakni yang menukil tentang Abu Hanifah dari al-Khatib (Tarikh baghdad) – melampaui batas dalam mencela Abu Hanifah. aib untuk ber-ashabiyyah madzhabiyyah. maka ketahuilah! Apakah perkataan mereka . Ibnu Abdil Barr berkata. besok aku berpendapat dengan suatu pendapat dan aku tinggalkan pendapat tersebut hari berikutnya.coba lihatlah ke kitab beliau Fiqhul Akbar dan Aqidah Thahawiyah …. meliput sunnah/hadits secara keseluruhan”. dia berfatwa dengan pendapatku. kami berpendapat pada hari ini. maka hal seperti itu sungguh dia menolak banyak pengkhabaran tentang Abu Hanifah dari orang-orang yang adil” Beberapa nasehat Imam Abu Hanifah Beliau adalah termasuk imam yang pertama-tama berpendapat wajibnya mengikuti Sunnah dan meninggalkan pendapat-pendapatnya yang menyelisihi sunnah. b. dan penisbatan pendapat Al-Qur’an itu dalah makhluq kepada Abu Hanifah merupakan kedustaan”. maka sesungguhnya aku berpendapat pada hari ini denga suatu pendapat dan aku tinggalkan pendapat itu besok. janganlah engakau catat semua apa-apa yang kamu dengar dariku. “Maka apabila demikian perkataan para imam terhadap orang yang tidak mengetahui dalil mereka. dalam riwayat lain. yaitu wajibnya mengambil hadits dan meninggalkan taqlid terhadap pendapat para imam yang menyelisihi hadits. alim yang cerdas mereka bersikap inshaf (pertengahan ) secara haqiqi. ternyata riwayat-riwayat tersebut lemah dalam sanadnya dan mudhtharib dalam maknanya. Apabila telah shahih sebuah hadits maka hadits tersebut menjadi madzhabku Berkata Syaikh Nashirudin Al-Albani. dan kami ruju’ (membatalkan) pendapat tersebut pada pagi harinya. Dan dalam riawyat lain.pengucapan kita dengan Al-Qur’an adalah makhluq. Dan ini merupakan pendapat ahlul haq ….dan sungguh kami telah meneliti semua riwayat-riwayat tersebut. Jami’ul Masanid karya al-Khawaruzumi dan Tadzkiratul Hufazh karya Imam AdzDzahabi. yang semuanya itu menunjukkan pada sesuatu yang satu. maka mereka memerintahkan kepada kita untuk berpegang teguh dengan sunnah dan menjadikan sunah tersebut termasuk madzhab mereka semuanya”. Dan para imam telah memberi isyarat bahwa mereka tidak mampu untuk menguasai. “Ini merupakan kesempurnaan ilmu dan ketaqwaan para imam. Tidak halal bagi seseorang untuk mengambil/memakai pendapat kami selama dia tidak mengetahui dari dalil mana kami mengambil pendapat tersebut. Dan dalam riwayat lain. Tidak diragukan lagi bahwa merupakan cela. Hal ini sebagaimana yang dijelaskan oleh imam Syafii. Dan kalian akan mengetahui riwayat-riwayat yang banyak tentang cacian yang ditujukan kepada Abiu Hanifah -dalam Tarikh Baghdad. Celaka engkau wahai Ya’qub (Abu Yusuf). Syaikh Al-Albani berkata. dan sungguh telah diriwayatkan dari Abu Hanifah oleh para sahabatnya pendapat-pendapat yang jitu dan dengan ibarat yang berbeda-beda. Dan di sana masih banyak lagi bentuk-bentuk penilaian negatif dan celaan yang diberikan kepada beliau. Dan apabila kalian menghendaki untuk mengetahui kedudukan riwayat-riwayat yang berkenaan dengan celaan terhadap Abu Hanifah maka bacalah kitab al-Intiqo’ karya Al-Hafizh Ibnu Abdil Barr. “maka terkadang diantara para imam ada yang menyelisihi sunnah yang belum atau tidak sampai kepada mereka. Diantara nasehat-nasehat beliau adalah: a. haram bagi orang yang tidak mengetahui dalilku. … dan betapa banyak dari para imam yang agung. sesungguhnya kami adalah manusia biasa.

Nasab beliau secara lengkap adalah Muhammad bin Idris bin al-‘Abbas bin ‘Utsman bin Syafi‘ bin as-Saib bin ‘Ubayd bin ‘Abdu Zayd bin Hasyim bin al-Muththalib bin ‘Abdu Manaf bin Qushay. berbeda dengan para imam yang lainnya. berasal dari daerah Tibalah (Sebuah daerah di wilayah Tihamah di jalan menuju ke Yaman). Wafatnya Pada zaman kerajaan Bani Abbasiyah tepatnya pada masa pemerintahan Abu Ja’far AlManshur yaitu raja yang ke-2. Dia seorang yang tidak berpunya. maka tidak boleh mencela padanya sebagaimana yang dilakukan sebagian orang jahil. Akan tetapi dalil-dalil syari terpisah-pesah pada zamannya dan juga pada zaman tabi’in dan atbaut tabiin masih terpencar-pencar disana-sini. itupun hanya sedikit dalam madzhabnya sebagaimana hal itu juga sedikit pada madzhab-madzhab lainnya dengan penisbahan kepadanya. Maka banyak terjadi qiyas pada madzhabnya secara darurat kalaudibanding dengan para ulama lainnya. kemudian dia berfatwa dengan pendapat yang menyelisishi dalil tersebut? maka camkanlah kalimat ini! Dan perkataan ini saja cukup untuk memusnahkan taqlid buta. karena Allah tidak membebani manusia yang tidak dimampuinya -. akan tetapi beliau menolak permintaan raja tersebut – karena Abu Hanifah hendak menjauhi harta dan kedudukan dari sultan (raja) – maka dia ditangkap dan dijebloskan kedalam penjara dan wafat dalam penjara. “Maka apabila demikian halnya. …”. untuk itulah sebaigan orang dari para masyayikh yang diikuti mengingkari penisbahan kepada Abu Hanifah tatkala mereka mengingkari fatwanya dengan berkata “Abu Hanifah tidak tahu dalil”!. kakek dari kakek . “Keyakinan kami dan keyakinan setiap orang yang pertengahan (tidak memihak) terhadap Abu Hanifah. Abu Hanifah dipanggil kehadapannya untuk diminta menjadi qodhi (hakim). Apabila saya mengatakan sebuah pendapat yang menyelisihi kitab Allah dan hadits Rasulullah yang shahih. beliau masih termasuk sanak kandung Rasulullah karena masih terhitung keturunan paman-jauh beliau . karena tidak ada nash dalam permasalahan-permasalahan yang diqiyaskan tersebut. Berkata Asy-sya’roni dalam kitabnya Al-Mizan 1/62 yang ringkasnya sebagai berikut. bahwa seandainya dia hidup sampai dengan dituliskannya ilmu Syariat. Kemudian syaikh Al-Albani mengomentari pernyataan tersebut dengan perkataannya. setelah para penghafal hadits mengumpulkan hadits-haditsnya dari seluruh pelosok penjuru dunia maka Abu Hanifah akan mengambil hadits-hadits tersebut dan meninggalkan semua pendapatnya dengan cara qiyas. Dan beliau wafat pada bulan Rajab pada tahun 150 H dengan usia 70 tahun. Bapak beliau. Syafi‘. Idris. Awalnya dia tinggal di Madinah lalu berpindah dan menetap di ‘Asqalan (Kota tepi pantai di wilayah Palestina) dan akhirnya meninggal dalam keadaan masih muda di sana. Nasab beliau bertemu dengan nasab Rasulullah pada diri ‘Abdu Manaf bin Qushay. Dengan begitu. maka tinggalkan perkataanku. bahkan wajib beradab dengannya karena dia merupakan salah satu imam dari imam-imam kaum muslimin yang dengan mereka terjaga agama ini. hal itu merupakan udzur bagi Abu Hanifah tatkala dia menyelisihi hadits-hadits yang shahih tanpa dia sengaja – dan ini merupakan udzur yang diterima. dan dia dishalatkan banyak orang bahkan ada yang meriwayatkan dishalatkan sampai 6 kloter.terhadap orang yang mengetahui dalil yang menyelisihi pendapat mereka. yaitu Hasyim bin al-Muththalib. c. …”. Sejarah Singkat Imam Syafi’i Nama dan Nasab Beliau bernama Muhammad dengan kun-yah Abu Abdillah.

Ketika berumur dua tahun. “Tidak halal bagiku mengambil upah sedikitpun darimu. As-Saib. Beberapa pendapat mengatakan dia masih keturunan al-Hasan bin ‘Ali bin Abu Thalib. beliau dibawa ke Mekkah. Dia seorang yang faqih dalam urusan agama dan memiliki kemampuan melakukan istinbath. Lalu ketika berumur 10 tahun.” Dan ternyata kemudian dengan segera guru itu mengangkatnya sebagai penggantinya (mengawasi murid-murid lain) jika dia tidak ada. Akan tetapi. sang ibu mengirimnya belajar kepada seorang guru. Pada tahun itu pula. Di sana. beliau kemudian beralih ke Masjidil Haram untuk menghadiri majelis-majelis ilmu di sana.menurut sebagian ulama adalah seorang sahabat shigar (yunior) Nabi. Tepatnya di sebelah Selatan Palestina. sedangkan yang lain menyebutkan seorang wanita dari kabilah Azadiyah yang memiliki kun-yah Ummu Habibah.beliau. belum lagi menginjak usia baligh. Imam an-Nawawi menegaskan bahwa ibu Imam Syafi‘i adalah seorang wanita yang tekun beribadah dan memiliki kecerdasan yang tinggi. Abu Hanifah wafat sehingga dikomentari oleh al-Hakim sebagai isyarat bahwa beliau adalah pengganti Abu Hanifah dalam bidang yang ditekuninya. -yang namanya menjadi sumber penisbatan beliau (Syafi‘i). banyak riwayat yang menyebutkan beberapa tempat yang berbeda. Dia termasuk dalam barisan tokoh musyrikin Quraysy dalam Perang Badar. Ibnu Hajar memberikan penjelasan bahwa riwayat-riwayat tersebut dapat digabungkan dengan dikatakan bahwa beliau dilahirkan di sebuah tempat bernama Ghazzah di wilayah Asqalan. tetapi hanya keturunan secara wala’ saja. Pertumbuhannya dan Pengembaraannya Mencari Ilmu Di Mekkah. Demikianlah. tetapi sang guru ternyata rela tidak dibayar setelah melihat kecerdasan dan kecepatannya dalam menghafal. Tentang tempat kelahirannya. beliau telah berubah menjadi seorang guru. terdapat perbedaan pendapat tentang jati dirinya. beliau dibawa ibunya ke negeri Hijaz dan berbaur dengan penduduk negeri itu yang keturunan Yaman karena sang ibu berasal dari kabilah Azdiyah (dari Yaman). bapak Syafi‘. Waktu dan Tempat Kelahirannya Beliau dilahirkan pada tahun 150H. Sebenarnya ibunya tidak mampu untuk membiayainya. kemudian mereka membantah pendapat-pendapat sekelompok orang dari kalangan Malikiyah dan Hanafiyah yang menyatakan bahwa Imam Syafi‘i bukanlah asli keturunan Quraysy secara nasab. Imam Syafi ‘i dan ibunya tinggal di dekat Syi‘bu al-Khaif. Para ahli sejarah dan ulama nasab serta ahli hadits bersepakat bahwa Imam Syafi‘i berasal dari keturunan Arab murni. karena sang ibu khawatir nasabnya yang mulia lenyap dan terlupakan. “Di al-Kuttab (sekolah tempat menghafal Alquran). Sampai ketika saya menghafal semua yang dia diktekan. dia berkata kepadaku. Setelah rampung menghafal Alquran di al-Kuttab. Imam Bukhari dan Imam Muslim telah memberi kesaksian mereka akan kevalidan nasabnya tersebut dan ketersambungannya dengan nasab Nabi. Ketika itu dia tertawan lalu menebus sendiri dirinya dan menyatakan masuk Islam. saya melihat guru yang mengajar di situ membacakan murid-muridnya ayat Alquran. sendiri termasuk sahabat kibar (senior) yang memiliki kemiripan fisik dengan Rasulullah saw. Imam Syafi‘i bercerita. maka aku ikut menghafalnya. Sekalipun hidup dalam . yang termasyhur dan disepakati oleh ahli sejarah adalah kota Ghazzah (Sebuah kota yang terletak di perbatasan wilayah Syam ke arah Mesir. Adapun ibu beliau. Tempat lain yang disebut-sebut adalah kota Asqalan dan Yaman. Jaraknya dengan kota Asqalan sekitar dua farsakh).

beliau mempelajari ilmu fiqih. Di Yaman. dan pelepah kurma yang telah bertuliskan hadits-hadits Nabi. serta mengetahui nasab orang-orang Arab. Ibrahim bin Sa‘d dan masih banyak lagi.kemiskinan. yaitu Muslim bin Khalid az-Zanji -mufti kota Mekkah-. hadits. maka beliau pun tersentuh untuk mendalaminya dan mulailah beliau melakukan pengembaraannya mencari ilmu. Hasilnya. Di samping Imam Malik. Fudhail bin ‘Iyadh. seperti Muslim bin Khalid. ‘Abdul ‘Aziz ad-Darawardi. dan ketenarannya itu sampai juga ke telinga penduduk Mekkah. Mekkah. dan lainlain. Setelah mendapat izin dari para syaikh-nya untuk berfatwa. Namun. berawal dari Yaman inilah beliau mendapat cobaan –satu hal yang selalu dihadapi oleh para ulama. Mereka menuduhnya hendak mengobarkan pemberontakan bersama orang- . Maka berangkatlah beliau ke sana menemui sang Imam. untuk mengambil ilmu dari para ulamanya. Sampai-sampai tempayan-tempayan milik ibunya penuh dengan tulang-tulang. potongan kulit. dan Muwaththa’ Imam Malik. Abdurrahman bin Abu Bakar al-Maliki. Beliau memutuskan untuk tinggal di daerah pedalaman bersama suku Hudzail yang telah terkenal kefasihan dan kemurnian bahasanya. beliau kemudian melanjutkan mencari ilmu ke Yaman. Sa’id bin Salim. Namun. Beliau mengawalinya dengan menimbanya dari ulama-ulama kotanya. sebelum maupun sesudah beliau-. lughoh. dan al-Husain bin ‘Ali bin Yazid agar mendalami ilmu fiqih. beliau juga mengambil ilmu dari ulama Madinah lainnya seperti Ibrahim bin Abu Yahya. Dar as-Sunnah. Di samping itu beliau juga mempelajari keterampilan memanah dan menunggang kuda sampai menjadi mahir sebagai realisasi pemahamannya terhadap ayat 60 surat Al-Anfal. nama beliau menjadi tenar karena sejumlah kegiatan dan kegigihannya menegakkan keadilan. pelepah kurma. serta syair-syair mereka. dan tulang unta untuk dipakai menulis. Beliau juga tertarik mempelajari ilmu bahasa Arab dan syair-syairnya. dan hafalannya itu membuat Imam Malik kagum kepadanya. Beliau mengumpulkan pecahan tembikar. Beliau menjalani mulazamah kepada Imam Malik demi mengambil ilmu darinya sampai sang Imam wafat pada tahun 179. Setelah kembali ke Mekkah. Sufyan bin ‘Uyainah –ahli hadits Mekkah-. timbul keinginannya untuk mengembara ke Madinah. sekembalinya dari sana beliau telah berhasil menguasai kefasihan mereka dan menghafal seluruh syair mereka. Isma‘il bin Ja‘far. Dawud bin Abdurrahman al-‘Athar. beliau membaca al-Muwaththa’ yang telah dihafalnya di Mekkah. Sampai dikatakan bahwa beliau telah menghafal Alquran pada saat berusia 7 tahun. Dan itu terjadi pada saat beliau belum lagi berusia baligh. takdir Allah telah menentukan jalan lain baginya. Terlebih lagi di sana ada Imam Malik bin Anas. pecahan tembikar. suatu hal yang kemudian banyak dipuji oleh ahli-ahli bahasa Arab yang pernah berjumpa dengannya dan yang hidup sesudahnya. Di hadapan Imam Malik. Athaf bin Khalid. orang-orang yang tidak senang kepadanya akibat kegiatannya tadi mengadukannya kepada Khalifah Harun ar-Rasyid. beliau tidak berputus asa dalam menimba ilmu. penyusun al-Muwaththa’. Lalu. 9 di antaranya pasti mengena sasaran. lalu membaca dan menghafal kitab AlMuwaththa’ karya Imam Malik pada usia 12 tahun sebelum beliau berjumpa langsung dengan Imam Malik di Madinah. serta yang lain. Di Mekkah ini. Bahkan dikatakan bahwa dari 10 panah yang dilepasnya. Di sana beliau mengambil ilmu dari Mutharrif bin Mazin dan Hisyam bin Yusuf al-Qadhi. Setelah mendapatkan nasehat dari dua orang ulama. Muhammad bin Ali bin Syafi’ – yang masih terhitung paman jauhnya-.

Umar. Imam Abdurrahman bin Mahdi mengirim surat kepada Imam Syafi‘i memintanya untuk menulis sebuah kitab yang berisi khabar-khabar yang maqbul. Beliau bersama orang-orang ‘Alawiyah itu dihadapkan ke hadapan Khalifah Harun ar-Rasyid. Mereka yang telah mendengar nama beliau dan ilmunya yang mengagumkan. lalu digelandang ke Baghdad dalam keadaan dibelenggu dengan rantai bersama sejumlah orang-orang ‘Alawiyah. Akhirnya beliau meninggalkan majelis Harun ar-Rasyid dalam keadaan bersih dari tuduhan bersekongkol dengan ‘Alawiyah dan mendapatkan kesempatan untuk tinggal di Baghdad. Pada masa itu. Sebagaimana dalam sejarah. Imam Syafi‘i berusaha memberikan penjelasan kepada Khalifah. beliau kembali pada kegiatan asalnya. membuatnya ditangkap. Kenyataan ini membuat mereka bersikap sangat kejam dalam memadamkan pemberontakan orang-orang ‘Alawiyah yang sebenarnya masih saudara mereka sebagai sesama Bani Hasyim. setiap khalifah dari Bani ‘Abbasiyah hampir selalu menghadapi pemberontakan orangorang dari kalangan ‘Alawiyah. ribuan jamaah haji berdatangan ke Mekkah. Ketika musim haji tiba. beliau pun menampakkan secara terang-terangan rasa cintanya kepada mereka tanpa rasa takut sedikitpun. dan hanya meyakini keimaman Ali. Khalifah menyuruh bawahannya menyiapkan pedang dan hamparan kulit. bersemangat mengikuti pengajarannya sampai akhirnya nama beliau makin dikenal luas. Setelah memeriksa mereka seorang demi seorang. Setelah lebih dari 9 tahun mengajar di Mekkah. Untuk itu beliau berguru dengan mulazamah kepada Muhammad bin al-Hassan. Imam Syafi‘i hidup pada masa-masa awal pemerintahan Bani ‘Abbasiyah yang berhasil merebut kekuasaan dari Bani Umayyah. mencari ilmu. Sedangkan kecintaan beliau kepada Ahlu Bait adalah kecintaan yang didasari oleh perintah-perintah yang terdapat dalam Alquran maupun hadits-hadits shahih. penjelasan tentang nasikh dan mansukh dari ayat-ayat Alquran dan lain-lain. Maka mulailah ia mengajar di tempat dahulu ia belajar. kepada Isma‘il bin ‘Ulayyah dan Abdul Wahhab ats-Tsaqafiy dan lain-lain. padahal sikapnya sama sekali berbeda dengan tasysyu’ model orang-orang syi‘ah. beliau kembali melakukan perjalanan ke . Dan hal itu menggoreskan rasa sedih yang mendalam pada kaum muslimin secara umum dan pada diri Imam Syafi‘i secara khusus. Ketika kamasyhurannya sampai ke kota Baghdad. ia menyuruh pegawainya memenggal kepala mereka. Dengan kecerdasan dan ketenangannya serta pembelaan dari Muhammad bin al-Hasan -ahli fiqih Irak-. serta ‘Utsman . suatu sikap yang saat itu akan membuat pemiliknya merasakan kehidupan yang sangat sulit. Sikapnya itu membuatnya dituduh sebagai orang yang bersikap tasyayyu‘. Maka berbeda dengan sikap ahli fiqih selainnya. beliau kembali ke Mekkah pada saat namanya mulai dikenal. Dia melihat orang-orang dari Ahlu Bait Nabi menghadapi musibah yang mengenaskan dari penguasa. Setelah meraih ilmu dari para ulama Irak itu. serta meyakini kemaksuman para imam mereka. Bahkan Imam Syafi‘i menolak keras sikap tasysyu’ model mereka itu yang meyakini ketidakabsahan keimaman Abu Bakar. Salah satu di antara mereka adalah Imam Ahmad bin Hanbal. Selain itu. Beliau meneliti dan mendalami madzhab Ahlu Ra’yu. Tuduhan dusta yang diarahkan kepadanya bahwa dia hendak mengobarkan pemberontakan. beliau berhasil meyakinkan Khalifah tentang ketidakbenaran apa yang dituduhkan kepadanya. Dan kecintaan beliau itu ternyata tidaklah lantas membuatnya dianggap oleh orang-orang syiah sebagai ahli fiqih madzhab mereka. Ar-Risalah.orang dari kalangan Alawiyah. Ketika sampai pada gilirannya. Di Baghdad. Maka beliau pun menulis kitabnya yang terkenal.

Karena itulah beliau menolak madzhab mereka. Tetapi beliau hanya berada setahun di Mekkah.” Karena komitmennya mengikuti sunnah dan membelanya itu. Di sana beliau mulai menyebar madzhabnya sendiri. Di Mesir. Beliau tahu betul kebencian meraka kepada ulama ahlu hadits. Salah satunya adalah yang dikenal sebagai Yaumul Mihnah. Maka datanglah para penuntut ilmu kepadanya meneguk dari lautan ilmunya. beliau hanya beberapa bulan saja di sana karena telah terjadi perubahan politik. Akibatnya. maka ikutilah dan janganlah kalian berpaling mengambil pendapat yang lain. Khalifah al-Makmun telah dikuasai oleh para ulama ahli kalam.Irak untuk kedua kalinya dalam rangka menolong madzhab Ash-habul Hadits di sana. Tahun 198. Beliau menetap di Irak selama dua tahun. Beliau berkata. yang tersisa hanya 2 atau 3 halaqah saja. tetapi akhirnya ia menyerahkan dirinya kepada kehendak Allah. ketika dia mengumpulkan para ulama untuk menguji dan memaksa mereka menerima paham Alquran itu makhluk. Sebenarnya hati kecilnya menolak pergi ke sana. Imam Syafi‘i kemudian memutuskan pergi ke Mesir. “Bagi Syafi‘i jika telah yakin dengan keshahihan sebuah hadits. Terdapat banyak atsar tentang ketidaksukaan beliau kepada Ahli Ilmu Kalam. terutama dari kalangan ahli kalam. di Masjid Jami ‘ alGharbi terdapat sekitar 20 halaqah Ahlu Ra ‘yu. tetapi jika dari selain keduanya. Tetapi ketika hari Jumat tiba. Keteguhannya Membela Sunnah Sebagai seorang yang mengikuti manhaj Ash-habul Hadits. Karena perubahan itulah. sampai akhirnya beliau menemui akhir kehidupannya di sana. Beliau tahu bagaimana pertentangan ilmu ini dengan manhaj as-salaf ash-shaleh –yang selama ini dipegangnya. Beliau berkata. beliau berangkat lagi ke Irak. mengingat perbedaan manhaj beliau dengan mereka. banyak ulama yang masuk penjara.” Imam Ahmad berkata. maka ucapannya adalah benar. dan menulis sejumlah kitab. “Jika kalian telah mendapatkan Sunnah Nabi. bila tidak dibunuh. Hal itu karena orang-orang ahli kalam menjadikan akal sebagai patokan utama dalam menghadapi setiap masalah. Di sana beliau berdakwah. Beliau mendapat sambutan meriah di Baghdad karena para ulama besar di sana telah menyebut-nyebut namanya. Dan begitulah kenyataannya. Beliau selalu menyebutkan dalil-dalil dari keduanya dan menjadikannya hujjah dalam menghadapi penentangnya. termasuk merevisi kitabnya ar-Risalah. Provokasi mereka membuat Khalifah mendatangkan banyak musibah kepada para ulama ahlu hadits. maka dia akan . menjadikannya rujukan dalam memahami syariat padahal mereka tahu bahwa akal juga memiliki keterbatasan-keterbatasan. Salah satu di antaranya adalah Imam Ahmad bin Hanbal. menebar ilmunya. “Setiap orang yang berbicara (mutakallim) dengan bersumber dari Alquran dan sunnah. Dengan kedatangannya.di dalam memahami masalah-masalah syariat. beliau mendapat sambutan masyarakatnya. kelompok Ash-habul Hadits merasa mendapat angin segar karena sebelumnya mereka merasa didominasi oleh Ahlu Ra’yi. maka ucapannya hanyalah igauan belaka. beliau dalam menetapkan suatu masalah terutama masalah aqidah selalu menjadikan Alquran dan Sunnah Nabi sebagai landasan dan sumber hukumnya. Namun. Sampai-sampai dikatakan bahwa ketika beliau datang ke Baghdad. beliau mendapat gelar Nashir asSunnah wa al-Hadits. dan terjebak dalam pembahasan-pembahasan tentang ilmu kalam. kemudian pada tahun 197 beliau balik ke Mekkah. Sementara Imam Syafi‘i adalah orang yang paham betul tentang ilmu kalam.

” Penilaian ini diungkapkan oleh Imam Syafi’i. Jumlahnya menurut Ibnu Zulaq mencapai 200 bagian. Wafatnya Karena kesibukannya berdakwah dan menebar ilmu. Makin lama penyakitnya itu bertambah parah hingga akhirnya beliau wafat karenanya. beliau menderita penyakit bawasir yang selalu mengeluarkan darah. hal itu tidaklah menghalanginya untuk menulis banyak kitab. Sejarah Singkat Imam Hanbali (Dari kotasantri. Menurut Syafi’i. Imam Muslim. “Allah mendudukkan aku di atas sebuah kursi emas dan menaburkan pada diriku mutiara-mutiara yang halus” Karangan-Karangannya Sekalipun beliau hanya hidup selama setengah abad dan kesibukannya melakukan perjalanan jauh untuk mencari ilmu. Sikapnya menghadapi sidang pengadilan dan menanggung petaka akibat tekanan khalifah Abbasiyyah selama 15 tahun karena menolak doktrin resmi Mu’tazilah merupakan saksi hidup watak agung dan kegigihan yang mengabdikannya sebagai tokoh besar sepanjang masa. lalu dinaikkan ke atas punggung unta dan digiring berkeliling di antara kabilah-kabilah dengan mengumumkan bahwa itu adalah hukuman bagi orang yang meninggalkan Alquran dan Sunnah dan memilih ilmu kalam. yang tak lain adalah guru Imam Hanbali. Beliau melarang kami sibuk dalam ilmu kalam. Ar-Rabi menyampaikan bahwa dia bermimpi melihat Imam Syafi‘i. “Apa yang telah diperbuat Allah kepadamu. selalu menghadapi risiko antara hidup dan mati. dan ar-Risalah al-Jadidah (yang telah direvisinya) mengenai Alquran dan As-Sunnah serta kedudukannya dalam syariat.” Imam Syafi ‘i berkata. sedangkan menurut al-Marwaziy mencapai 113 kitab tentang tafsir. wahai Abu Abdillah ?” Beliau menjawab. “Merupakan madzhab Imam Syafi‘i membenci kesibukan dalam ilmu kalam. Dan Imam Hanbali membuktikan hal itu. Yaqut alHamawi mengatakan jumlahnya mencapai 174 kitab yang judul-judulnya disebutkan oleh Ibnu an-Nadim dalam al-Fahrasat. adab dan lain-lain. dan .menyampaikannya. Semoga Allah memberikan kepadanya rahmat-Nya yang luas. Dia berkata kepada beliau. Yang paling terkenal di antara kitab-kitabnya adalah al-Umm. Beliau wafat pada malam Jumat setelah shalat Isya’ hari terakhir bulan Rajab permulaan tahun 204 dalam usia 54 tahun. sesudah wafatnya.” Ketidaksukaan beliau sampai pada tingkat memberi fatwa bahwa hukum bagi ahli ilmu kalam adalah dipukul dengan pelepah kurma. yang terdiri dari 4 jilid berisi 128 masalah. Kegigihan dan kesungguhannya telah melahirkan banyak ulama dan perawi hadits terkenal semisal Imam Bukhari. Dan prilaku yang terbaik adalah dia tidak tertarik sama sekali dengan ilmu kalam. Imam Hanbali yang dikenal ahli dan pakar hadits ini memang sangat memberikan perhatian besar pada ilmu yang satu ini. perjuangan mempertahankan keyakinan yang tak sesuai dengan pemikiran seseorang.com) “Ia murid paling cendekia yang pernah saya jumpai selama di Baghdad. dan lebih tertarik kepada fiqih. fiqih. “Tidak ada yang lebih aku benci daripada ilmu kalam dan ahlinya” Al-Mazani berkata.

Dalam kitab tersebut. tafsir. Darinya ia memperoleh lima orang anak yaitu Zainab. Imam Ibrahim bin Hani. Kecintaannya kepada ilmu begitu luar biasa. seorang ulama bahasa yang banyak menulis biografi tokoh sahabat. Yaman. Hingga usia 16 tahun.000 hadits di luar kepala. Umumnya hadits dalam kitab ini berderajat sahih dan hanya sedikit yang berderajat dhaif. Istri keduanya pun meninggal dan Hanbali menikah untuk terakhir kalinya dengan seorang jariyah. Tokoh kelahiran Baghdad. hanya 40. Beberapa gurunya antara lain Hammad bin Khalid. Syam. dan Said. ia menikah dengan Aisyah binti Fadl dan dikaruniai seorang putra bernama Saleh. Karenanya. Berdasar penelitian Abdul Aziz al Khuli. ia menikah kembali dengan Raihanah dan dikarunia putra bernama Abdullah.000 hadits yang dituliskan kembali dengan susunan berdasarkan tertib nama sahabat yang meriwayatkan. dikenal sebagai ulama yang gigih mendalami ilmu. kalam. setiap kali mendengar ada ulama terkenal di suatu tempat. Imam Hanbali dikenal tekun beribadah dan dermawan. Lahir dengan nama Ahmad bin Muhammad bin Hanbal. Ia lebih banyak shalat malam dan witir hingga Shubuh tiba. Ketika Aisyah meninggal. Muhammad. hadits. Muzaffar bin Mudrik. Karya-karya mereka seperti Shahih Bukhari. Kecintaan kepada ilmu jua yang menjadikan Hanbali rela tak menikah dalam usia muda. . Hanbali belajar Al-Qur’an dan ilmu-ilmu agama lain kepada ulama-ulama Baghdad. Karena kecerdasan dan ketekunannya. Mekkah dan Madinah. bukan datang begitu saja. Menurut putra sulungnya. Dari merekalah Hanbali muda mendalami fikih. hamba sahaya wanita bernama Husinah. Husain. Walin bin Muslim. Abdullah bin Ahmad.” katanya. Setelah itu. sebenarnya hadits yang termuat dalam Al Musnad berjumlah 30 ribu karena ada sekitar 10 ribu hadits yang berulang. ”Hampir setiap hari ia berpuasa dan tidurnya pun sedikit sekali di waktu malam.Imam Abu Daud yang tak lain buah didikannya. Kepandaian Imam Hanbali dalam ilmu hadits. Hadits sejumlah itu. ia mengunjungi para ulama terkenal di berbagai tempat seperti Kufah. Shahih Muslim atau Sunan Abu Daud menjadi kitab hadits standar yang menjadi rujukan umat Islam di seluruh dunia dalam memahami ajaran Islam yang disampaikan Rasulullah SAW lewat hadits-haditsnya. ia rela menempuh perjalanan jauh dan waktu lama hanya untuk menimba ilmu dari sang ulama. Ismail bil Aliyyah. Imam Hanbali dibesarkan oleh ibunya. Basrah. dan bahasa. Tak hanya pandai. dan Musa bin Tariq. diseleksi secara ketat dan ditulisnya kembali dalam kitab karyanya Al Musnad. Kepakaran Imam Hanbali dalam ilmu hadits memang tak diragukan lagi sehingga mengundang banyak tokoh ulama berguru kepadanya. Ia baru menikah setelah usia 40 tahun. Imam Hanbali hafal hingga 700. karena sang ayah meninggal dalam usia muda. 780 M (wafat 855 M) ini. salah seorang ulama terkenal yang jadi sahabatnya menjadi saksi akan kezuhudan Imam Hanbali. Hasan. Pertama kali. Hanbali dapat menyerap semua pelajaran dengan baik.

Pertama. Sebagaimana ketiga Imam lainnya. putra Al Ma’mun. Namanya pun makin terkenal dan banyaklah ulama dari berbagai pelosok belajar kepadanya. ajaran-ajaran Imam Ahmad ibn Hanbali dijadikan patokan dalam amaliyah (praktik) ritual. fatwa sahabat yang diketahui tidak ada yang menentangnya.Mengenai kedermawanannya. ada lima landasan pokok yang dijadikan dasar penetapan hukum dan fatwa madzhab Hanbali. Ketiga. aliran Mu’tazilah tengah berjaya. Sebagai pendiri madzhab tersebut. Dukungan Khalifah Al Ma’mun dari Dinasti Abbasiyah yang menjadikan aliran ini sebagai madzhab resmi negara membuat kalangan ulama berang. maka ia akan berfatwa dengan AlQur’an dan Sunnah dan tidak berpaling pada sumber lainnya. Imam Hanbali menghirup udara kebebasan. Di masa hidupnya. membebaskan Imam Hanbali dan memuliakannya. sang pengganti. Siksaan tersebut makin meneguhkan sikap Hanbali menentang paham sesat itu. salah seorang ulama ahli fikih. Sepeninggal Al Wasiq. Siksaan ini berlangsung hingga Al Wasiq menggantikan ayahnya. Imam Hanbali termasuk yang menentang paham tersebut. Jika ia menemukan nash. Setiap hari ia didera dan dipukul. ia pun dipenjara dan disiksa oleh Mu’tasim. nash (Al-Qur’an dan Sunnah). ‘Ini adalah rezeki yang kuperoleh hari ini dan semuanya kuberikan kepadamu. namun bukan ‘maudu’. salah seorang pengikut madzhab Hanbali. lalu aku diberinya uang sebanyak empat dirham sambil berkata. Syafi’i.”’ Imam Hanbali juga dikenal teguh memegang pendirian. Imam Muslim. Salah satu ajaran yang dipaksakan penganut Mu’tazilah adalah paham Al-Qur’an merupakan makhluk atau ciptaan Tuhan. Mu’tasim. Imam Abu Daud. Akibatnya. terutama yang bersumber pada Sunnah. mengambil hadits mursal (hadits yang dalam sanadnya tidak disebutkan nama perawinya). Para ulama yang belajar kepadanya antara lain Imam Hasan bin Musa. Hanafi dan Maliki. ”Aku pernah datang kepada Imam Hanbali. Imam Abu Zuhrah. ia akan memilih pendapat yang dinilainya lebih sesuai dengan Al-Qur’an dan Sunnah Nabi SAW. berkata. Keempat. dan hadits dhaif (hadits yang lemah. Menurut Ibnu Qayyim. dan Imam Abu Bakar Al Asram. jika para sahabat berbeda pendapat. atau hadits lemah). . Imam Bukhari. Imam Ibnu Abi. khususnya dalam masalah fikih. tetapi mengambil sikap diam atau meriwayatkan keduaduanya. Sikapnya itu membuat umat makin bersimpati kepadanya sehingga pengikutnya makin banyak kendati ia mendekam dalam penjara. Jika ternyata pendapat yang ada tidak jelas persesuaiannya dengan Al-Qur’an dan Sunnah. Dalam hal ini. Imam Yahya bin Hilal. Al Mutawakkil. Imam Hanbali memberikan perhatian khusus pada masalah ritual keagamaan. maka ia tidak akan menetapkan salah satunya. oleh para muridnya. Imam Abu Zur’ah Ad Dimasyqi. Kedua. Banyak umat Islam yang menolak pandangan itu. hadits dhaif didahulukan daripada qias. Dan kelima adalah qias.

Kakek beliau. khususnya dalam bidang muamalah. Kini. Untungnya. madzhab tersebut banyak dianut umat Islam di kawasan Timur Tengah. dan Al Wara. orang tua beliau pindah dari kota Marwa. berpindah ke wilayah Kharasan dan menjadi wali kota Sarkhas pada masa pemeritahan Bani Umawiyyah. berperan penuh dalam mendidik dan membesarkan beliau. madzhab ini berkembang di Mesir. ke kota Baghdad. Dalam hal ini. Shafiyyah binti Maimunah binti ‘Abdul Malik asy-Syaibaniy. Muhammad. Kedua tokoh inilah yang membuka mata banyak orang untuk memberikan perhatian pada fikih madzhab Hanbali. yang penuh dengan manusia yang berbeda asalnya dan beragam kebudayaannya.or. para sufi. Ayah beliau. kota Bagdad telah menjadi pusat peradaban dunia Islam. kemudian bergabung ke dalam barisan pendukung Bani ‘Abbasiyah dan karenanya ikut merasakan penyiksaan dari Bani Umawiyyah. Masa Menuntut Ilmu Imam Ahmad tumbuh dewasa sebagai seorang anak yatim. Nasab beliau bertemu dengan nasab Nabi pada diri Nizar bin Ma‘d bin ‘Adnan. 728 H) dan Ibnu Qayyim (w. ahli hadits. Hanbal. berkat usaha Ibnu Taimiyyah (w. Yang berarti bertemu nasab pula dengan nabi Ibrahim. Hasil karya Imam Hanbali tersebar luas di berbagai lembaga pendidikan keagamaan. Perkembangan pesat terjadi pada abad ke-11 dan ke12 H. Taat ar Rasul. Ibunya. Keduanya juga memiliki ibu yang mampu mengantar mereka kepada kemajuan dan kemuliaan.id) Nasab dan Kelahirannya Beliau adalah Abu Abdillah Ahmad bin Muhammad bin Hanbal bin Hilal bin Asad bin Idris bin Abdullah bin Hayyan bin Abdullah bin Anas bin ‘Auf bin Qasith bin Mazin bin Syaiban bin Dzuhl bin Tsa‘labah adz-Dzuhli asy-Syaibaniy. Di kota itu beliau dilahirkan. Baru pada abad ke-6 H. Beberapa kitab yang sampai kini jadi kajian antara lain Tafsir Al-Qur’an. Di sana tinggal para qari’. 751 H). tepatnya pada bulan Rabi‘ul Awwal -menurut pendapat yang paling masyhur.atau analogi. Pada awalnya madzhab Hanbali hanya berkembang di Baghdad. tempat tinggal sang ayah. sang ayah meninggalkan untuk mereka dua buah rumah di kota Baghdad. ketika beliau baru berumur tiga tahun. Saat itu. Imam Syafi‘i. Ketika beliau masih dalam kandungan. ahli bahasa. At Tarikh. sedangkan yang sebuah lagi mereka sewakan dengan harga yang sangat murah. Sejarah Singkat Imam Hanbali (Dari muslim. Kitabnya yang paling terkenal adalah Musnad Ahmad bin Hanbal. keadaan beliau sama dengan keadaan syaikhnya. serta penuh dengan beragam jenis ilmu pengetahuan. Qias digunakan bila tidak ditemukan dasar hukum dari keempat sumber di atas. Beliau mendapatkan pendidikannya yang pertama di kota Baghdad. Disebutkan bahwa dia dahulunya adalah seorang panglima.tahun 164 H. . tetapi tetap mempunyai semangat yang tinggi. yang yatim dan miskin. meninggal dalam usia muda. filosof. An Nasikh wal Mansukh. dan sebagainya. Yang sebuah mereka tempati sendiri. Jawaban Al-Qur’an. 30 tahun.

Tunggu sampai adzan berkumandang atau setelah orang-orang selesai shalat subuh. beliau melanjutkan pendidikannya ke ad-Diwan. Yahya alQaththan. Beliau juga menyusun kitab tentang tafsir. dalam jangka waktu sekitar enam puluh tahun dan itu sudah dimulainya sejak tahun tahun 180 saat pertama kali beliau mencari hadits. Beliau juga menyusun kitab al-manasik ashshagir dan al-kabir. Dan saya tidak sempat pula bertemu dengan Hammad bin Zaid. beliau mulai melakukan perjalanan (mencari hadits) ke Bashrah lalu ke negeri Hijaz. tetapi Allah menggantikannya untukku dengan Sufyan bin ‘Uyainah. Tokoh yang paling menonjol yang beliau temui dan mengambil ilmu darinya selama perjalanannya ke Hijaz dan selama tinggal di sana adalah Imam Syafi‘i. Imam Syafi‘i sendiri amat memuliakan diri beliau dan terkadang menjadikan beliau rujukan dalam mengenal keshahihan sebuah hadits. Yazid bin Harun. Tentang hal itu beliau pernah bercerita. Beliau mengatakan bahwa orang pertama yang darinya beliau mengambil hadits adalah al-Qadhi Abu Yusuf. Hasyim bin Basyir bin Abu Hazim al-Wasithiy hingga syaikhnya tersebut wafat tahun 183. “Saya tidak sempat bertemu dengan Imam Malik. Tidak lupa dia mengingatkan beliau agar tetap memperhatikan keadaan diri sendiri. tentang yang muqaddam dan muakhkhar dalam Alquran. Aku akan tetap menuntut ilmu sampai aku masuk liang kubur. Abu Zur ‘ah. memberi fatwa. murid/rekan Imam Abu Hanifah. kitab ar-radd ‘ala al-Jahmiyah wa az- . dan selainnya. Ada banyak ulama yang pernah mengambil ilmu dari beliau. Ada orang yang berkata kepada beliau. Sang ibu banyak membimbing dan memberi beliau dorongan semangat. Beliau berkata. tetapi Ibu segera mengambil pakaianku dan berkata.’” Perhatian beliau saat itu memang tengah tertuju kepada keinginan mengambil hadits dari para perawinya. Beliau banyak mengambil hadits dan faedah ilmu darinya. Anda telah mencapai semua ini. Beliau melakukan mulazamah kepada syaikhnya. Beliau menyusun kitabnya yang terkenal. Yaman. Disebutkan oleh putra beliau bahwa beliau mengambil hadits dari Hasyim sekitar tiga ratus ribu hadits lebih. al-Atsram. Anda telah menjadi imam kaum muslimin. Abdullah dan Shalih. Ulama lain yang menjadi sumber beliau mengambil ilmu adalah Sufyan bin ‘Uyainah. dan kegiatan-kegiatan lain yang memberi manfaat kepada kaum muslimin. tentang an-nasikh dan almansukh. di antaranya kedua putra beliau. dan lain-lain. Ismail bin ‘Ulayyah.” Beliau menjawab. kitab az-Zuhud. Imam Ahmad tertarik untuk menulis hadits pada tahun 179 saat berumur 16 tahun.” Dan memang senantiasa seperti itulah keadaan beliau: menekuni hadits. “Bersama mahbarah (tempat tinta) hingga ke maqbarah (kubur). ‘Bersabarlah dulu.” Demikianlah. tetapi Allah menggantikannya dengan Ismail bin ‘Ulayyah.Setamatnya menghafal Alquran dan mempelajari ilmu-ilmu bahasa Arab di al-Kuttab saat berumur 14 tahun. Sementara itu. mengambil darinya (ilmu) hadits. Beliau terus berada di kota Baghdad mengambil hadits dari syaikh-syaikh hadits kota itu hingga tahun 186. tentang jawaban-jawaban dalam Alquran. Beliau baru menikah setelah berumur 40 tahun. dan ketekunannya itu menyibukkannya dari hal-hal lain sampai-sampai dalam hal berumah tangga. fiqih. “Terkadang aku ingin segera pergi pagi-pagi sekali mengambil (periwayatan) hadits. Beliau terus menuntut ilmu dengan penuh azzam yang tinggi dan tidak mudah goyah. beliau amat menekuni pencatatan hadits. dan lainlain. tentang tarikh. Bukhari. murid-murid beliau berkumpul di sekitarnya. al-Musnad. Pada tahun 186. Muslim. terutama dalam masalah kesehatan. “Wahai Abu Abdillah. Waki‘ bin al-Jarrah. Abu Dawud. dan lainnya.

kitab as-Shalah. Imam Syafi‘i mengusulkan hal yang sama kepada Khalifah al-Amin. Imam Syafi‘i masuk menemui Imam Ahmad dan berkata. agar mengangkat Imam Ahmad menjadi qadhi di Yaman. Mu‘tashilah. kitab al-Asyribah. Berbagai macam kelompok yang sesat menyebar di tengah-tengah mereka. tidak mau berkelakar dengannya”. dengan jelas tampak kecondongan khalifah yang berkuasa menjadikan unsur-unsur asing (non-Arab) sebagai kekuatan penunjang kekuasaan mereka. sementara itu tidak aku tinggalkan di kota tersebut orang yang lebih wara’. dengan cepat berbagai bentuk bid‘ah merasuk menyebar ke dalam akidah dan ibadah kaum muslimin. Rafidhah. “Dalam hal apakah dari ilmu dan keutamaannya yang engkau pandang dia melebihi yang lain?” Al-Warraq menjawab. padahal seperti diketahui bahwa Harun bin Yazid adalah salah seorang guru beliau dan terkenal sebagai salah seorang imam huffazh. tetapi Anda malah menyuruh saya menjadi qadhi untuk mereka. Orang-orang bertanya kepadanya. Akibatnya. terutama dari Khalifah al-Makmun. Khalifah al-Makmun menjadikan orang-orang Persia sebagai kekuatan pendukungnya. Akibatnya. pada hari-hari akhir hidup khalifah tersebut. seperti Qadhariyah. Pada masa itu dimulai penerjemahan ke dalam bahasa Arab buku-buku falsafah dari Yunani.” Ini menunjukkan kesempurnaan agama dan akal Imam Syafi‘i karena mau mengembalikan ilmu kepada ahlinya.000 masalah.zindiqah(Bantahan kepada Jahmiyah dan Zindiqah). “Engkau lebih tahu tentang hadits dan perawi-perawinya. Fadha’il ash-Shahabah.”Ahmad bin Syaiban berkata. kitab as-Sunnah. di bawah pimpinan Ibnu Abi Duad. secara khusus. dan lebih bertakwa daripada Ahmad bin Hanbal. “Aku tidak pernah melihat Yazid bin Harun memberi penghormatan kepada seseorang yang lebih besar daripada kepada Ahmad bin Hanbal. dan India dengan sokongan dana dari penguasa. ‘Telah dikabarkan kepada kami. Dia akan mendudukkan beliau di sisinya jika menyampaikan hadits kepada kami.” Setelah itu pada tahun 195. dan lain-lain. Keteguhan di Masa Penuh Cobaan Telah menjadi keniscayaan bahwa kehidupan seorang mukmin tidak akan lepas dari ujian dan cobaan. justru sedikit demi sedikit kelemahan menggerogoti kekuasaan mereka. Insya Allah. aku akan pergi mendatanginya jika memang shahih. terlebih lagi seorang alim yang berjalan di atas jejak para nabi dan rasul. Beliau mendapatkan cobaan dari tiga orang khalifah Bani Abbasiyah selama rentang waktu 16 tahun. jika (perawinya) dari Kufah atau Syam. “Dia seorang yang jika ditanya tentang 60. Suatu hari. mendapat sokongan dari penguasa. Jika ada hadits shahih (yang engkau tahu). Kelompok Mu‘tashilah. Persia. Rumania. “Aku keluar (meninggalkan) Bagdad. Dan Imam Ahmad termasuk di antaranya. Asy‘ariyah. Mereka. Demikianlah.” Abdul Wahhab al-Warraq berkata. tetapi Imam Ahmad menolaknya dan berkata kepada Imam Syafi‘i. Pujian dan Penghormatan Ulama Lain Kepadanya Imam Syafi‘i pernah mengusulkan kepada Khalifah Harun ar-Rasyid. kitab al-Wara ‘ wa al-Iman. Pada masa pemerintahan Bani Abbasiyah. Dia sangat menghormati beliau. dia akan menjawabnya dengan berkata. satu juz tentang Ushul as-Sittah. “Saya datang kepada Anda untuk mengambil ilmu dari Anda. “Telah disampaikan hadits kepada kami’.’ atau. mampu . tetapi lagi-lagi Imam Ahmad menolaknya. sedangkan al-Mu‘tashim memilih orang-orang Turki. Imam Syafi‘i juga berkata. kitab al-‘Ilal wa ar-Rijal. “Aku tidak pernah melihat orang yang seperti Ahmad bin Hanbal”. maka beri tahulah aku. Jahmyah. lebih faqih.

Akhirnya beliau dicambuk sampai tidak sadarkan diri lalu dimasukkan kembali ke dalam penjara dan mendekam di sana selama sekitar 28 bulan –atau 30-an bulan menurut yang lain-. Selama hidupnya. ‘Telah sampai berita kepadaku bahwa Bisyr al-Muraisiy mengatakan bahwa Alquran itu makhluk. Muhammad bin Nuh meninggal dalam perjalanan sebelum sampai ke Thursus. bukan makhluk. termasuk sifat kalam (berbicara). tidak terhitung orang yang telah dipenjara. Semua itu. Sakit dan Wafatnya . Ia telah menjadi bahan pembicaraan mereka. tetapi beliau mampu membantahnya dengan bantahan yang tidak dapat mereka bantah. dan bahkan dibunuhnya. Sebenarnya Harun ar-Rasyid. tidak ada seorang pun yang berani menyatakan pendapat itu sebagaimana dikisahkan oleh Muhammad bin Nuh. Dia telah mendapat wasiat dari al-Makmun agar meneruskan pendapat kemakhlukan Alquran dan menguji orang-orang dalam hal tersebut. bertambah kemarahan alMu‘tashim kepada beliau. Selama masa pengujian tersebut. Berangkat dari pengingkaran itulah. telah menindak tegas pendapat tentang kemakhlukan Alquran. sedangkan Imam Ahmad dibawa kembali ke Bagdad dan dipenjara di sana karena telah sampai kabar tentang kematian al-Makmun (tahun 218). Dia mengancam dan memaki-maki beliau. Selama itu pula. setiap harinya al-Mu‘tashim mengutus orang untuk mendebat beliau. Baru kemudian ketika kekhalifahan berpindah ke tangan al-Makmun. bahwa Alquran itu kalamullah. al-Mu‘tashim. Al-Makmun bahkan sempat memerintahkan bawahannya agar membawa Imam Ahmad dan Muhammad bin Nuh ke hadapannya di kota Thursus. disiksa. Akibatnya. kelompok Mu‘tazilah berusaha menggiring alAmin ke dalam kelompok mereka. al-Makmun sampai mengadakan ujian kepada mereka. di antaranya pendapat yang mengingkari sifat-sifat Allah. “Aku pernah mendengar Harun ar-Rasyid berkata. diterima Imam Ahmad dengan penuh kesabaran dan keteguhan bak gunung yang menjulang dengan kokohnya. baik di kota-kota maupun di desa-desa di negeri Irak dan selainnya. dan menyuruh bawahannya mencambuk lebih keras dan menambah belenggu di kaki beliau. Khalifah al-Makmun kemudian memaksa kaum muslimin. Beliau tetap konsisten memegang pendapat yang hak. Tidak terhitung dari mereka yang menolak pendapat kemakhlukan Alquran. jika Allah menguasakan orang itu kepadaku. kekhalifahan berpindah ke tangan putranya. Mereka mendebat beliau tentang kemakhlukan Alquran. tetapi al-Amin menolaknya. Imam Ahmad dikeluarkannya dari penjara lalu dipertemukan dengan Ibnu Abi Duad dan koncokonconya. pada tahun 212. Merupakan kewajibanku. termasuk di antaranya Imam Ahmad. tidak berubah. Ujian itu sendiri telah menyibukkan pemerintah dan warganya baik yang umum maupun yang khusus. niscaya akan aku hukum bunuh dia dengan cara yang tidak pernah dilakukan oleh seorang pun’”. Kedua ulama itu pun akhirnya digiring ke Thursus dalam keadaan terbelenggu. Disebutkan bahwa Imam Ahmad tetap mendoakan al-Makmun. dan dia pun melaksanakannya. Tatkala Khalifah ar-Rasyid wafat dan kekuasaan beralih ke tangan al-Amin.mempengaruhi al-Makmun untuk membenarkan dan menyebarkan pendapat-pendapat mereka. tetapi jawaban beliau tetap sama. khalifah sebelum al-Makmun. Selama itu beliau shalat dan tidur dalam keadaan kaki terbelenggu. Untuk memaksa kaum muslimin menerima pendapat kemakhlukan Alquran. khususnya ulama mereka. Telah terjadi perdebatan yang sengit di kalangan ulama tentang hal itu. mereka mampu melakukannya. Sepeninggal al-Makmun. untuk meyakini kemakhlukan Alquran.

Maka demikianlah. Ada yang mengatakan 700 ribu orang. penduduk Bagdad merasakan cobaan yang kian keras. orangorang pun berdatangan ingin menjenguknya. ada pula yang mengatakan 800 ribu orang. Dan dengan keteguhan di atas kebenaran yang Allah berikan kepadanya itu. Menjelang wafatnya. Imam Ahmad bersembunyi di rumahnya. Demikianlah gambaran ringkas ujian yang dilalui oleh Imam Ahmad. Ali bin al-Madiniy berkata menggambarkan keteguhan Imam Ahmad. yaitu sampai al-Watsiq meninggal tahun 232. orang-orang pun bergembira pun dengan adanya pengumuman itu. alMu‘tashim. tidak ada yang ketiganya. sampai-sampai sultan menempatkan orang untuk berjaga di depan pintu. Di mana-mana terdengar doa untuknya dan namanya disebut-sebut bersama nama Abu Bakar. Setelah luka-lukanya sembuh dan badannya telah kuat. al-Mutawakkil naik menggantikannya. Dia juga memerintahkan kepada para ahli hadits untuk menyampaikan hadits-hadits tentang sifat-sifat Allah. bahkan ada yang mengatakan sampai satu juta lebih orang yang menghadirinya. Selanjutnya. beliau jatuh sakit selama sembilan hari. Dia mengumumkan ke seluruh wilayah kerajaannya larangan atas pendapat tentang kemakhlukan Alquran dan ancaman hukuman mati bagi yang melibatkan diri dalam hal itu. beliau dibebaskan dari penjara. Sesudah al-Watsiq wafat. Akibatnya. Mereka memuji-muji khalifah atas keputusannya itu dan melupakan kejelekan-kejelekannya. Semuanya menunjukkan bahwa sangat banyaknya mereka yang hadir pada saat itu demi menunjukkan penghormatan dan kecintaan mereka kepada beliau. Tidak berbeda dengan ayahnya. dia pun masih menjalin kedekatan dengan Ibnu Abi Duad dan konco-konconya. “Katakan kepada ahlu bid‘ah bahwa perbedaan antara kami dan kalian adalah (tampak pada) hari kematian kami”. Beliau pernah berkata ketika masih sehat. Abu Bakar as-Shiddiq pada Yaumur Riddah (saat orangorang banyak yang murtad pada awal-awal pemerintahannya). al-Watsiq diangkat menjadi khalifah. dan Umar bin Abdul Aziz. Kemudian pada tahun 234. dia menghentikan ujian tersebut. Akhirnya. Dan itu dijalaninya selama kurang lebih lima tahun. Yaitu. Kaum muslimin bersedih dengan kepergian beliau. al-Watsiq pun melanjutkan ujian yang dilakukan ayah dan kakeknya. dan Ahmad bin Hanbal pada Yaumul Mihnah”. tidak keluar darinya bahkan untuk keluar mengajar atau menghadiri shalat jamaah. maka madzhab Ahlussunnah pun dinisbatkan kepada dirinya karena beliau sabar dan teguh dalam membelanya. . pada permulaan hari Jumat tanggal 12 Rabi‘ul Awwal tahun 241. beliau kembali menyampaikan pelajaran-pelajarannya di masjid sampai al-Mu‘tashim wafat. Selama dua tahun masa pemerintahannya. Beliau bersikap seperti itu justru ketika sebagian ulama lain berpaling dari kebenaran. Tak sedikit mereka yang turut mengantar jenazah beliau sampai beratusan ribu orang. Beliau dikembalikan ke rumah dalam keadaan tidak mampu berjalan. Al-Watsiq melarang Imam Ahmad keluar berkumpul bersama orang-orang. ujian tentang kemakhlukan Alquran masih dilangsungkan. Umar bin al-Khaththab. Mereka berdesak-desakan di depan pintu rumahnya.Pada akhirnya. Akhirnya. Terlihat bagaimana sikap agung beliau yang tidak akan diambil kecuali oleh orang-orang yang penuh keteguhan lagi ikhlas. “Allah telah mengokohkan agama ini lewat dua orang laki-laki. beliau menghadap kepada rabbnya menjemput ajal yang telah dientukan kepadanya. Mendengar sakitnya.

hampir semua ulama di dunia merujuk kepadanya. Di samping menjadi anak yatim. Jadi merupakan daerah yang pemeluk Islam-nya nomor lima besarnya di dunia setelah Indonesia. yang waktu itu memang menjadi pusat kebudayaan ilmu pengetahuan Islam sesudah Madinah. Bahkan dalam kitab-kitab fiqih dan hadits. Pada usia 16 tahun bersama keluarganya. Sekalipun daerah tersebut telah jatuh di bawah kekuasaan Uni Sovyet (Rusia). Kakeknya bernama Bardizbeh. ia mengunjungi kota suci Mekkah dan Madinah. Sebagian menyebutnya dengan julukan Amirul Mukminin fil Hadits (Pemimpin kaum mukmin dalam hal Ilmu Hadits). terlebih lebih terhadap halhal yang sifatnya haram. al-Durdjani. juga tidak dapat melihat karena buta (tidak lama setelah lahir. Tirmidzi. dan Ibnu Majah. namun beliau lebih dikenal dengan nama Bukhari. juga dilahirkan di Asia Tengah. Pakistan. Tapi orangtuanya. turunan Persi yang masih beragama Zoroaster. AnNasai. Ibnu Hibban menulis bahwa ayahnya dikenal sebagai orang yang wara’ dalam arti berhati-hati terhadap hal-hal yang hukumnya bersifat syubhat (ragu-ragu). Imam Muslim. dengan izin dan karunia Allah. Bahkan ulama-ulama besar seperti Zamachsari. Uzbekistan. dimana di kedua kota suci itu beliau . hingga dalam usia 16 tahun beliau sudah hafal dan menguasai buku-buku seperti “al-Mubarak” dan “al-Waki”. Beliau lahir pada hari Jumat. tepatnya pada tanggal 13 Syawal 194 H (21 Juli 810 M). Sebenarnya masa kecil Imam Bukhari penuh dengan keprihatinan. telah memeluk Islam di bawah asuhan Al-Yaman elJa’fiy. Imam Bukhari adalah ahli hadits yang termasyhur diantara para ahli hadits sejak dulu hingga kini bersama dengan Imam Ahmad. Tempat beliau lahir kini termasuk wilayah Rusia. ulama ahli hadits yang masyhur di Bukhara. al-Bairuni dan lain-lain. beliau kehilangan penglihatannya tersebut). Nama lengkapnya adalah Abu Abdullah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin AlMughirah bin Badrdizbah Al-Ju’fiy Al Bukhari. Dalam bidang ini. hadits-hadits beliau memiliki derajat yang tinggi. Alhamdulillah. India dan Cina. Damaskus dan Bagdad. Asia Tengah. seorang ulama besar dan ahli fikih. pemeluk Islamnya masih berjumlah 30 milliun. Perhatiannya kepada ilmu hadits yang sulit dan rumit itu sudah tumbuh sejak usia 10 tahun. Keluarga dan Guru Imam Bukhari Bukhari dididik dalam keluarga ulama yang taat beragama. Abu Dawud. Daerah itu pula yang telah melahirkan filosof-filosof besar seperti al-Farabi dan Ibnu Sina. Ibunya senantiasa berusaha dan berdo’a untuk kesembuhan beliau. Ayahnya wafat ketika Bukhari masih kecil.Sejarah Singkat Imam Bukhari Kelahiran dan Masa Kecil Imam Bukhari Imam Bukhari (semoga Allah merahmatinya) lahir di Bukhara. Ayahnya adalah seorang ulama bermadzhab Maliki dan merupakan mudir dari Imam Malik. 1967). Mughoerah. Dalam kitab As-Siqat. namun menurut Alexandre Benningsen dan Chantal Lemercier Quelquejay dalam bukunya “Islam in the Sivyet Union” (New York. menjelang usia 10 tahun matanya sembuh secara total. Bukhari berguru kepada Syekh Ad-Dakhili.

Muhammad bin Yusuf al Baykandi dan Ibnu Rahwahih. dimana dari satu juta hadits yang diriwayatkan oleh 80. sang Imam tidak pernah luput dalam memanah kecuali hanya dua kali. . Maki bin Ibrahim Al Bakhi. sehingga dikatakan sepanjang hidupnya. Muhammad bin Yusuf Al Faryabi. Ia misalnya sering belajar memanah sampai mahir. Ketika menginjak usia 22 tahun. yang diakui oleh kakaknya Rasyid bin Ismail. Keadaan itu timbul sebagai pengamalan sunnah Rasul yang mendorong dan menganjurkan kaum Muslimin belajar menggunakan anak panah dan alat-alat perang lainnya. 10 ulama tersebut mengajukan 100 buah hadits yang sengaja “diputar-balikkan” untuk menguji hafalan Imam Bukhari. Karya-karya Imam Bukhari Karyanya yang pertama berjudul “Qudhaya as Shahabah wat Tabi’ien” (Peristiwaperistiwa Hukum di zaman Sahabat dan Tabi’ien). Bersama gurunya Syekh Ishaq. Selain terkenal sebagai seorang ahli hadits. lalu mengoreksi kesalahannya. Bukhari tidak pernah membuat catatan kuliah. kemudian membetulkannya. Ketika sedang berada di Bagdad. secara urut. Pada usia 18 tahun beliau menerbitkan kitab pertamanya “Qudhaya as Shahabah wat Tabi’ien” (Peristiwa-peristiwa Hukum di zaman Sahabat dan Tabi’ien). Suatu hari. Yahya bin Ma’in. yakni olahraga. sesuai dengan urutan penanya dan urutan hadits yang ditanyakan. Bukhari meminta kawan-kawannya membawa catatan mereka. Beliau pernah berkata. Imam Bukhari mengulang kembali secara tepat masing-masing hadits yang salah tersebut. Diantara guru-guru beliau dalam memperoleh hadits dan ilmu hadits antara lain adalah Ali bin Al Madini.000 hadits. Kitab ini ditulisnya ketika masih berusia 18 tahun. lengkap dengan keterangan yang tidak sempat mereka catat. Tercenganglah mereka semua. Imam Bukhari pernah didatangi oleh 10 orang ahli hadits yang ingin menguji ketinggian ilmu beliau. Ahmad bin Hanbali. Kakak sang Imam ini menuturkan. Di sanalah beliau menulis kitab “At-Tarikh” (sejarah) yang terkenal itu. kemudian membacakan hadits yang benarnya. Tidak seperti murid lainnya. Ia sering dicela membuang waktu karena tidak mencatat. Dalam pertemuan itu. lantaran Bukhari ternyata hafal di luar kepala 15. karena beliau mampu menghafal hanya dalam waktu satu kali dengar. Imam Bukhari menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci bersama-sama dengan ibu dan kakaknya yang bernama Ahmad. Kejeniusan Imam Bukhari Bukhari diakui memiliki daya hapal tinggi.000 perawi disaring lagi menjadi 7275 hadits. Ia menyebutkan seluruh hadits yang salah tersebut di luar kepala. namun Bukhari diam tak menjawab. pernah Bukhari muda dan beberapa murid lainnya mengikuti kuliah dan ceramah cendekiawan Balkh. karena merasa kesal terhadap celaan itu. Imam Bukhari ternyata tidak melupakan kegiatan lain. Inilah yang sangat luar biasa dari sang Imam. beliau menghimpun hadits-hadits shahih dalam satu kitab.mengikuti kuliah para guru-guru besar ahli hadits. Selain itu ada 289 ahli hadits yang haditsnya dikutip dalam kitab Shahihnya. kemudian beliau membacakan secara tepat apa yang pernah disampaikan selama dalam kuliah dan ceramah tersebut. Ternyata hasilnya mengagumkan.

Kitab Ad Du’afa. Muhammad Ibn Nasr dan Imam Muslim bin Al Hajjaj (pengarang kitab Shahih Muslim). Kemudian aku tanyakan mimpi itu kepada sebagian ahli ta’bir. Diantara semua karyanya tersebut. Birrul Walidain. sampai-sampai Muhammad bin Yahya Az Zihli (guru Imam Bukhari) berkata : “Barang siapa hendak menyambut kedatangan Muhammad bin Ismail besok pagi. Hal ini tercermin dari perkataannya: “Aku susun kitab Al Jami’ ini yang dipilih dari 600. Karya Imam Bukhari lainnya antara lain adalah kitab Al-Jami’ ash Shahih. serta memperoleh secara pasti kesahihan hadits-hadits yang diriwayatkannya. menyaringnya dan memilih mana yang menurutnya paling shahih. Bukhari sering bertemu dan berdiskusi dengan ulama besar Imam Ahmad . Imam Muslim menceritakan : “Ketika Muhammad bin Ismail (Imam Bukhari) datang ke Naisabur. seolah-olah aku berdiri di hadapannya. Raf’ul Yadain fis Salah.000 hadits selama 16 tahun. At Tharikh as Shaghir.. lakukanlah. Diantara kota-kota yang disinggahinya antara lain Bashrah. Imam Bukhari berkata: “Aku bermimpi melihat Rasulullah saw. antara lain. aku tidak pernah melihat seorang kepala daerah.” Penelitian Hadits Untuk mengumpulkan dan menyeleksi hadits shahih. Al Musnad al Kabir. Baghdad sampai ke Asia Barat. ia menjelaskan bahwa aku akan menghancurkan dan mengikis habis kebohongan dari hadits-hadits Rasulullah saw. Mesir.” Banyak para ahli hadits yang berguru kepadanya. Ia berusaha dengan sungguhsungguh untuk meneliti dan menyelidiki keadaan para perawi. Abu Hatim Tirmidzi. Kufah.“Saya menulis buku “At-Tarikh” di atas makam Nabi Muhammad SAW di waktu malam bulan purnama”. diantaranya adalah Syekh Abu Zahrah. Al-Adab al Mufrad. yang paling monumental adalah kitab Al-Jami’ as-Shahih yang lebih dikenal dengan nama Shahih Bukhari. Di Baghdad. sebab aku sendiri akan ikut menyambutnya. Hijaz (Mekkah. Madinah). Sehingga kitabnya merupakan batu uji dan penyaring bagi hadits-hadits tersebut. Mimpi inilah. Imam Bukhari menggunakan kaidah-kaidah penelitian secara ilmiah dan sah yang menyebabkan keshahihan hadits-haditsnya dapat dipertanggungjawabkan. mengumpulkan dan menyeleksi haditsnya. sambil memegang kipas yang kupergunakan untuk menjaganya. para ulama dan penduduk Naisabur yang memberikan sambutan seperti apa yang mereka berikan kepadanya.” Mereka menyambut kedatangannya dari luar kota sejauh dua atau tiga marhalah (100 km). At Tarikh al Kabir. Asami As Sahabah dan Al Hibah. Dalam sebuah riwayat diceritakan. Imam Bukhari senantiasa membandingkan hadits-hadits yang diriwayatkan. Bukhari menghabiskan waktu selama 16 tahun untuk mengunjungi berbagai kota guna menemui para perawi hadits. satu dengan lainnya. yang mendorongku untuk melahirkan kitab Al-Jami’ As-Sahih. At Tarikh Al Awsat.” Dalam menghimpun hadits-hadits shahih dalam kitabnya tersebut. Kitab al ‘Ilal. At Tafsir Al Kabir.

Untuk mendapatkan keterangan yang lengkap mengenai sebuah hadits. melainkan terlebih dahulu diseleksi dengan seleksi yang sangat ketat. Dari merekalah beliau mengumpulkan dan menghafal satu juta hadits. akhirnya Bukhari menuliskan sebanyak 9082 hadis dalam karya monumentalnya Al Jami’ as-Shahih yang dikenal sebagai Shahih Bukhari. Mesir. Pendapat-pendapatnya terkadang sejalan dengan Imam Abu Hanifah (Imam Hanafi. Namun tidak semua hadits yang ia hapal kemudian diriwayatkan. Kritik-kritik yang ia lontarkan kepada para perawi juga cukup halus namun tajam. Imam Bukhari sangat sopan. pakar hadits. tidak terikat pada mazhab tertentu. Syam. pendiri mazhab Hanafi).000 perawi. Kufah. bahkan tidak lupa dengan kegiatan kegiatan olahraga dan rekreatif seperti belajar memanah sampai mahir. suatu saat beliau bisa sejalan dengan Ibnu Abbas. Dalam meneliti dan menyeleksi hadits dan diskusi dengan para perawi tersebut. Banyak para ulama atau perawi yang ditemui sehingga Bukhari banyak mencatat jati diri dan sikap mereka secara teliti dan akurat. mencek keakuratan sebuah hadits ia berkali-kali mendatangi ulama atau perawi meskipun berada di kota-kota atau negeri yang jauh seperti Baghdad. Sebagai pemikir bebas yang menguasai ribuan hadits shahih. tetapi terkadang bisa berbeda dengan beliau. Beliau berkata “Saya meninggalkan 10. Bahkan banyak meninggalkan perawi yang diragukan kejujurannya. yang diriwayatan oleh perawi yang dalam pandanganku perlu dipertimbangkan”. ia juga dikenal sebagai ulama dan ahli fiqih. Imam Bukhari tidak pernah luput memanah kecuali dua kali. seperti tafsir. . Imam Bukhari dikenal sebagai pengarang kitab yang produktif. fikih. Dari sejumlah kota-kota itu. Kepada para perawi yang sudah jelas kebohongannya ia berkata. Mesir dan Jazirah masing-masing dua kali. diantaranya apakah sanad (riwayat) dari hadits tersebut bersambung dan apakah perawi (periwayat / pembawa) hadits itu terpercaya dan tsiqqah (kuat). Menurut Ibnu Hajar Al Asqalani. bahkan menurut suatu riwayat.” Disela-sela kesibukannya sebagai sebagai ulama. dan tarikh.bin Hanbali. Fatwa-fatwanya selalu menjadi pegangan umat sehingga ia menduduki derajat sebagai mujtahid mustaqil (ulama yang ijtihadnya independen). para ulama meninggalkannya atau para ulama berdiam dari hal itu” sementara kepada para perawi yang haditsnya tidak jelas ia menyatakan “Haditsnya diingkari”. Atha ataupun Mujahid dan bisa juga berbeda pendapat dengan mereka. “perlu dipertimbangkan. Karya-karyanya tidak hanya dalam disiplin ilmu hadits. tapi juga ilmu-ilmu lain. sehingga mempunyai otoritas tersendiri dalam berpendapat dalam hal hukum. ke Basrah empat kali menetap di Hijaz selama enam tahun dan tidak dapat dihitung berapa kali saya mengunjungi Kufah dan Baghdad untuk menemui ulama-ulama ahli hadits. Metode Imam Bukhari dalam Menulis Kitab Hadits Sebagai intelektual muslim yang berdisiplin tinggi. ia bertemu dengan 80.000 hadits yang diriwayatkan oleh perawi yang perlu dipertimbangkan dan meninggalkan hadits-hadits dengan jumlah yang sama atau lebih. Hijaz seperti yang dikatakan beliau “Saya telah mengunjungi Syam.

Suatu malam Imam Bukhari bermimpi bertemu dengan Nabi Muhammad saw. Imam Bukhari lalu menanyakan makna mimpi itu kepada ahli mimpi. “Saya tidak memuat sebuah hadits pun dalam kitab ini kecuali haditshadits shahih”. Ibnu Hajar Al-Atsqalani dalam kata pendahuluannya untuk kitab Fathul Bari (yakni syarah atau penjelasan atas kitab Shahih Bukhari) menulis. Selain itu ada hadits-hadits yang dimuat secara berulang. dalam menyusun kitab Al-Jami’ asShahih. Mimpi inilah. Menurut Ibnu Shalah. Setelah itu ia menulis mukaddimah dan pokok pokok bahasannya di Rawdah Al-Jannah. Adapun jumlah semua hadits shahih termasuk yang dimuat berulang sebanyak 7397 buah. memilih dan menyaring. kitab Shahih Bukhari itu memuat 7275 hadits.. yang paling masyhur ialah kumpulan hadits shahih yang berjudul Al-Jami’ as-Shahih. Mekkah dan saya tidak mencantumkan sebuah hadits pun kecuali sesudah shalat istikharah dua rakaat memohon pertolongan kepada Allah. Ada kisah unik tentang penyusunan kitab ini. antara lain yang mendorong beliau untuk menulis kitab “Al-Jami ‘as-Shahih”. yang belakangan lebih populer dengan sebutan Shahih Bukhari. seolah-olah Nabi Muhammad saw. bersambung) namun marfu (diragukan) ada 159 buah. Penghitungan itu juga dilakukan oleh Syekh Muhyiddin An Nawawi dalam kitab At-Taqrib. Perhitungan berbeda diantara para ahli hadits . kecuali terhadap beberapa hadits yang bukan merupakan materi pokok dari sebuah bab. sebuah tempat antara makam Rasulullah dan mimbar di Masjid Nabawi di Madinah. Dalam menyusun kitab tersebut. dan ada 4000 hadits yang dimuat secara utuh tanpa pengulangan. “Saya susun kitab AlJami’ as-Shahih ini di Masjidil Haram. Dengan bersungguh-sungguh ia meneliti dan menyelidiki kredibilitas para perawi sehingga benar-benar memperoleh kepastian akan keshahihan hadits yang diriwayatkan. salah seorang muridnya. Di belakang hari. Dengan demikian. berdiri dihadapannya.602 buah. Imam Bukhari sangat berhati-hati. Dalam hal itu. Di Masjidil Haram-lah ia menyusun dasar pemikiran dan bab-babnya secara sistematis.Diantara puluhan kitabnya. Ia menggunakan kaidah penelitian secara ilmiah dan cukup modern sehingga hadits haditsnya dapat dipertanggung-jawabkan. Imam Bukhari selalu berpegang teguh pada tingkat keshahihan paling tinggi dan tidak akan turun dari tingkat tersebut. dan sesudah meyakini betul bahwa hadits itu benar-benar shahih”. mana yang menurut pertimbangannya secara nalar paling shahih. Jawabannya adalah beliau (Imam Bukhari) akan menghancurkan dan mengikis habis kebohongan yang disertakan orang dalam sejumlah hadits Rasulullah saw. Ia juga selalu membandingkan hadits satu dengan yang lainnya. para ulama hadits menyatakan. Menurut Al-Firbari. Sedangkan hadits yang mu’allaq (ada kaitan satu dengan yang lain. Proses penyusunan kitab ini dilakukan di dua kota suci tersebut dengan cermat dan tekun selama 16 tahun. Barulah setelah itu ia mengumpulkan sejumlah hadits dan menempatkannya dalam babbab yang sesuai. kitab hadits susunan Imam Bukhari benar-benar menjadi batu uji dan penyaring bagi sejumlah hadits lainnya. katanya suatu saat. ia mendengar Imam Bukhari berkata. dalam kitab Muqaddimah. semua hadits shahih yang dimuat dalam Shahih Bukhari (setelah dikurangi dengan hadits yang dimuat secara berulang) sebanyak 2.

Beliau dimakamkan selepas Shalat Dzuhur pada Hari Raya Idul Fitri.” Namun tak lama kemudian ia mendapat fitnah dari orang-orang yang dengki. Sahabat Rasulullah SAW. orang-orang mulai menjauhinya. Az-Zihli kepadanya. bukan makhluk. Kata Az-Zihli : “Barang siapa berpendapat bahwa lafadz-lafadz Al-Qur’an adalah makhluk. Usman. meminta dirinya agar menetap di negeri itu (Samarkand). Tetapi dengki dan iri adalah buta dan tuli. Mereka menuduh sang Imam sebagai orang yang berpendapat bahwa “Al-Qur’an adalah makhluk”. yang paling utama adalah Abu Bakar. Ia pun menjawab: “Al-Qur’an adalah kalam Allah.” Di lain kesempatan. Ia pun pergi memenuhi permohonan mereka. sebuah desa kecil terletak dua farsakh (sekitar 10 Km) sebelum Samarkand. Imam Bukhari terlepas dari fitnah yang dituduhkan kepadanya itu. Dan Akhirnya meninggal pada tanggal 31 Agustus 870 M (256 H) pada malam Idul Fitri dalam usia 62 tahun kurang 13 hari. seseorang berdiri dan mengajukan pertanyaan kepadanya: “Bagaimana pendapat Anda tentang lafadz-lafadz Al-Qur’an. Terjadinya Fitnah Muhammad bin Yahya Az-Zihli berpesan kepada para penduduk agar menghadiri dan mengikuti pengajian yang diberikannya. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Bukhari pernah berkata : “Iman adalah perkataan dan perbuatan.” Setelah adanya ultimatum tersebut. Ia berkata: “Pergilah kalian kepada orang alim dan saleh itu. Ketika perjalanannya sampai di Khartand. Sebenarnya. Sebelum meninggal dunia. Namun disana beliau jatuh sakit selama beberapa hari. Tetapi orang itu terus mendesak. makhluk ataukah bukan?” Bukhari berpaling dari orang itu dan tidak mau menjawab kendati pertanyaan itu diajukan sampai tiga kali. ia singgah terlebih dahulu untuk mengunjungi beberapa familinya. maka ia adalah ahli bid’ah. Isinya.tersebut dalam mengomentari kitab Shahih Bukhari semata-mata karena perbedaan pandangan mereka dalam ilmu hadits. sedangkan perbuatan manusia adalah makhluk dan fitnah merupakan bid’ah. insya Allah. ia berpesan bahwa jika meninggal nanti . ia adalah pendusta. bukan makhluk. Dan barang siapa masih mengunjungi majelisnya. bisa bertambah dan bisa berkurang. aku mati dan dibangkitkan di akhirat kelak. Al-Quran adalah kalam Allah. yakni dengan membedakan antara yang dibaca dengan bacaan. Umar. adalah pendapat yang menjadi pegangan para ulama ahli tahqiq (pengambil kebijakan) dan ulama salaf.” Pendapat yang dikemukakan Imam Bukhari ini.” Wafatnya Imam Bukhari Suatu ketika penduduk Samarkand mengirim surat kepada Imam Bukhari. Diceritakan. Dengan berpegang pada keimanan inilah aku hidup. ikuti dan dengarkan pengajiannya. Ia tidak boleh diajak bicara dan majelisnya tidak boleh didatangi. ia berkata: “Barang siapa menuduhku berpendapat bahwa lafadz-lafadz Al-Qur’an adalah makhluk. curigailah dia. dan Ali. Hal inilah yang menimbulkan kebencian dan kemarahan gurunya.

artinya daerahdaerah yang terletak di sekitar Sungai Jihun di Uzbekistan. beliau berguru kepada Yahya bin Yahya dan Ishak bin Rahawaih. Sejak usia dini. Setahun kemudian. Pesan itu dilaksanakan dengan baik oleh masyarakat setempat. beliau dianugerahi kelebihan berupa ketajaman berfikir dan ingatan hafalan. Bagi Imam Muslim. Ketika berusia sepuluh tahun. Pada tahun 218 H. Sejarah Singkat Imam Muslim Imam Muslim dilahirkan di Naisabur pada tahun 202 H atau 817 M. Seperti halnya Baghdad di abad pertengahan. dan mulai berani mengoreksi kesalahan dari gurunya yang salah menyebutkan periwayatan hadits. di Ray beliau berguru kepada Muhammad bin Mahran dan Abu ‘Ansan. beliau bergabung kepada Bukhari. Perhatian dan minat Imam Muslim terhadap ilmu hadits memang luar biasa. Pada masa Dinasti Samanid. Mesir dan negara-negara lainnya. Saat itu. Imam Bukhari yang memang lebih senior. Beruntung. Naisabur. Sayang. dan ulama ahli hadits lainnya. Beliau meninggal tanpa meninggalkan seorang anakpun. di Mesir beliau berguru kepada ‘Amr bin Sawad dan Harmalah bin Yahya.jenazahnya agar dikafani tiga helai kain. tanpa baju dalam dan tidak memakai sorban. Di kota inilah beliau berkali-kali berkunjung untuk belajar kepada ulama-ulama ahli hadits. Dalam lawatannya itu. Di Khurasan. Di Irak beliau belajar hadits kepada Ahmad bin Hanbal dan Abdullah bin Maslamah. misalnya pergi ke Hijaz. hubungan tak baik itu merembet ke masalah ilmu. Di sini pula bermukim banyak ulama besar. Ketika terjadi fitnah atau kesenjangan antara Bukhari dan Az Zihli. beliau telah berkonsentrasi mempelajari hadits. Beliau. dalam sejarah Islam kala itu termasuk dalam sebutan Maa Wara’a an Nahr. Naisabur. yang sekarang ini termasuk wilayah Rusia. Asia Tengah. Ketika Imam Bukhari datang ke Naisabur. Syam. beliau mulai belajar hadits. Imam Muslim sering mendatanginya untuk bertukar pikiran sekaligus berguru padanya. Irak. juga Bukhara (kota kelahiran Imam Bukhari) sebagai salah satu kota ilmu dan pusat peradaban di kawasan Asia Tengah. beliau mulai menghafal hadits Nabi SAW. hal ini kemudian menjadi sebab terputusnya hubungan dirinya dengan Imam Az Zihli. yaitu Imam Ad Dakhili. yakni dalam hal penghimpunan dan periwayatan hadits-hadits Nabi SAW. di Hijaz beliau belajar kepada Sa’id bin Mansur dan Abu Mas ‘Abuzar. Imam Muslim sering datang dan berguru pada seorang ahli hadits. lebih menguasai ilmu hadits ketimbang dirinya. Berpetualang menjadi aktivitas rutin bagi dirinya untuk mencari silsilah dan urutan yang benar sebuah hadits. Imam Muslim bernama lengkap Imam Abul Husain Muslim bin al-Hajjaj bin Muslim bin Kausyaz al Qusyairi an Naisaburi. Selain kepada Ad Dakhili. Imam Muslim banyak bertemu dan mengunjungi ulama-ulama kenamaan untuk berguru hadits kepada mereka. Baghdad memiliki arti tersendiri. ketika usianya kurang dari lima belas tahun. Imam Muslim pun tak segan-segan bertanya kepada banyak ulama di berbagai tempat dan negara. Kunjungannya yang terakhir beliau lakukan pada tahun 259 H. Yang lebih menyedihkan. Naisabur menjadi pusat pemerintahan dan perdagangan selama lebih kurang 150 tahun. .

berjumlah 3. syariah dan tasawwuf dalam dunia Islam. Jumlah hadits yang beliau tulis dalam Shahih Muslim itu diambil dan disaring dari sekitar 300. hadits yang terdapat dalam karya Muslim tersebut berjumlah 4. katanya. Dua kitab hadits shahih karya Bukhari dan Muslim sangat berperan dalam standarisasi bagi akurasi akidah.Imam Muslim dalam kitab shahihnya maupun kitab-kitab lainnya tidak memasukkan hadits-hadits yang diterima dari Az Zihli. dan seleksinya) setelah Imam Bukhari. Syria. Kendatipun demikian. kritik. matan. Maksud ungkapan itu tak lain adalah ahliahli hadits terkemuka yang hidup di masa Abu Quraisy. Imam Muslim menjadi orang kedua terbaik dalam masalah ilmu hadits (sanad. Imam Muslim menerapkan prinsip-prinsip ilmu jarh.000 hadits tanpa pengulangan. guru besar hadits pada Universitas Damaskus. salah satu di antaranya adalah Imam Muslim. Imam Muslim membutuhkan waktu 15 tahun. Shahih Muslim. nama Imam Muslim begitu monumental. seperti haddasani (menyampaikan kepada saya). akhabarana (mengabarkan kepada kami). “Di dunia ini orang yang benar-benar ahli di bidang hadits hanya empat orang. dan di Indonesia.275 dengan pengulangan. karena prestasinya di bidang ilmu hadits.000 hadits yang beliau ketahui. setelah al-Qur’an.030 hadits tanpa pengulangan. . al-Musnad ash-Shahih. kitab tersebut memenuhi khazanah pustaka dunia Islam. dan 7. selain menempati urutan kedua setelah Shahih Bukhari. hadits yang tercantum dalam karya besar Imam Muslim. Reputasinya mengikuti gurunya Imam Bukhari Dalam khazanah ilmu-ilmu Islam. padahal beliau adalah gurunya. dan qaalaa (ia berkata). Melalui karyanya yang sangat berharga. yakni suatu ilmu yang digunakan untuk menilai cacat tidaknya suatu hadits. Sejarah Islam sangat berhutang jasa kepadanya. haddasana (menyampaikan kepada kami). Sementara menurut Imam Al Khuli. dirinya tetap mengakui mereka sebagai gurunya. serta karya ilmiahnya yang luar biasa sebagai rujukan ajaran Islam. khususnya dalam bidang ilmu hadits. atau al-Jami’ ash-Shahih. Imam Muslim yang dikenal sangat tawadhu’ dan wara’ dalam ilmu itu telah meriwayatkan puluhan ribu hadits. berjumlah sekitar 10. akhbarana (mengabarkan kepada saya). Abu Abdillah Muhammad bin Ismail al-Bukhary al-Ju’fy atau lebih dikenal dengan nama Imam Bukhari. Hal serupa juga beliau lakukan terhadap Bukhari. setara dengan gurunya. ulama besar asal Mesir. Tampaknya bagi Imam Muslim tak ada pilihan lain kecuali tidak memasukkan ke dalam Kitab Shahihnya hadits-hadits yang diterima dari kedua gurunya itu. Menurut Muhammad Ajaj Al Khatib.” komentar ulama besar Abu Quraisy Al Hafizh. Untuk menyaring hadits-hadits tersebut. Beliau juga menggunakan sighat at tahammul (metode-metode penerimaan riwayat). dan ta’dil.000 hadits. khususnya di pesantren-pesantren menjadi kurikulum wajib bagi para santri dan mahasiswa. Mengenai metode penyusunan hadits. Bila dihitung dengan pengulangan.

Sebagai murid yang shalih. yang biasanya memberikan sejumlah catatan mengenai cacatnya . dimana Imam Muslim banyak memberikan perhatian pada ekstraksi yang resmi. “Biarkan aku mencium kakimu. Hijaz dan Mesir. yang kemudian populer namanya — sebagaimana disebut oleh AdzDzahabi — dengan sebutan muhsin dari Naisabur. namun mengemukakan ilmu-ilmu yang bersanad. sebagaimana al-Bukhari yang memiliki kehalusan budi bahasa. Imam Muslim menaruh hormat yang luar biasa. Disamping itu. Maslamah bin Qasim menegaskan. ketika menuju kota Makkah dalam rangka perjalanan haji. Disamping itu. ketinggian martabat. Namun yang paling utama adalah karyanya. Karena beliau meriwayatkan setiap hadits di tempat yang paling layak dengan menghimpun jalur-jalur sanadnya di tempat tersebut. Syria. ungkapan ahli hadits dan fuqaha’ besar. sehingga beliau menghindari orang-orang yang berselisih pendapat dengan alBukhari. kitab Shahih Muslim memiliki karakteristik tersendiri.Pengembaraan (rihlah) dalam pencarian hadits merupakan kekuatan tersendiri. “Para ulama sepakat atas kebesarannya. Imam Muslim bertemu dengan guru-gurunya. Dari satu wilayah ke wilayah lainnya. misalnya menuju ke Irak. Shahih Muslim. Sementara al-Bukhari memotong-motong suatu hadits di beberapa tempat dan pada setiap tempat beliau sebutkan lagi sanadnya. Namun ada sejumlah ulama yang menilai bahwa kitab Imam Muslim lebih unggul ketimbang kitabnya al-Bukhari. Walaupun dia memiliki nilai beda dalam metode penyusunan kitab hadits.” Kitab Shahih Muslim Imam Muslim memiliki jumlah karya yang cukup penting dan banyak. Beliau bahkan tidak mencantumkan judul-judul setiap akhir dari satu pokok bahasan. Imam An-Nawawi. hai Imam Muhadditsin dan dokter hadits. “Muslim adalah tsaqqat. Dibanding kitab-kitab hadits shahih lainnya. Waktu yang cukup lama dihabiskan bersama gurunya al-Bukhari. Imam Muslim memang dikenal sebagai tokoh yang sangat ramah. keimanan. Imam Muslim sekali-kali tidak bermaksud mengungkap fiqih hadits. perhatiannya lebih diarahkan pada mutaba’at dan syawahid. Kepada guru besarnya ini. ketika di sebuah pertemuan antara Bukhari dan Muslim. Kitab Shahih Muslim memang dinilai kalangan muhaditsun berada setingkat di bawah alBukhari. Perjalanan intelektual lebih serius. dan amat penting bagi perkembangan intelektualnya. barangkali dilakukan tahun 230 H. Sebenarnya kitab Shahih Muslim dipublikasikan untuk Abu Zur’ah. dimana pertama kali bertemu dengan Qa’nabi dan yang lainnya. Dalam pengembaraan ini (tahun 220 H).” pintanya.” Senada pula. agung derajatnya dan merupakan salah seorang pemuka (Imam). Imam Muslim juga memiliki reputasi. kecerdasan dan kepeloporannya dalam dunia hadits. salah seorang kritikus hadits terbesar. beliau sangat menghormati gurunya itu.

dan hanya meriwayatkan hadits yang diterima oleh kalangan ulama. Imam Muslim kemudian mengoreksi cacat tersebut dengan membuangnya tanpa argumentasi. walaupun hadits al-Bukhari dinilai memiliki keunggulan setingkat. Sehingga hadits-hadits Muslim terasa sangat populis.hadits. Sementara Muslim menganggap cukup dengan “kemungkinan” bertemunya kedua rawi tersebut dengan tidak adanya tadlis. karena Al-Bukhari mensyaratkan kepastian bertemunya dua perawi yang secara struktural sebagai guru dan murid dalam hadits Mu’an’an. jumlahnya bisa berlipat ganda. Sementara pendapat yang berpihak pada keunggulan Shahih Muslim beralasan — sebagaimana dijelaskan Ibnu Hajar —. kitab Shahih Muslim memuat 3. mengambil keuntungan dari Shahih Bukhari. Beliau juga tidak membuat kesimpulan dengan memberi judul bab sebagaimana Bukhari lakukan. Hal ini menunjukkan. Shahihul Bukhari lebih unggul. Jumhur Muhadditsun berpendapat. Sementara Muslim. Al-Bukhari mentakhrij hadits yang diterima para perawi tsaqqat derajat utama dari segi hafalan dan keteguhannya. antara lain. Namun. Metode penghitungan ini tidak didasarkan pada sistem isnad sebagaimana dilakukan ahli hadits. . serta perbandingan antara tema dan isinya.033 hadits. Walaupun juga mengeluarkan hadits dari rawi derajat berikutnya dengan sangat selektif. Artinya jika didasarkan isnad. dalam dunia hadits memiliki kesetaraan dalam keshahihan hadits. agar dapat dihukumi bahwa sanadnya bersambung. karena menyusunnya di negeri sendiri dengan berbagai sumber di masa kehidupan guru-gurunya. Lantas. kedua kitab hadits tersebut mendapatkan gelar sebagai as-Shahihain. Berdasarkan hitungan Muhammad Fuad Abdul Baqi. yang tentu saja secara metodologis dipengaruhi karya al-Bukhari. Antara al-Bukhari dan Muslim Imam Muslim. Al-Hafizh Ibnu Hajar mengulas kelebihan Shahih Bukhari atas Shahih Muslim. lebih banyak pada rawi derajat kedua dibanding Bukhari. sebenarnya perbedaannya sangatlah sedikit. kemudian menyusun karyanya sendiri. hanyalah pada sistematika penulisannya saja. bahwa Muslim lebih berhati-hati dalam menyusun kata-kata dan redaksinya. dan walaupun itu terjadi. sedangkan sejumlah ulama Marokko dan yang lain lebih mengunggulkan Shahih Muslim. Mustafa ‘Adzami dalam bukunya Studies in Hadith Methodology and Literature. Antara al-Bukhari dan Muslim. Dan sejumlah alasan lainnya. sebagaimana dikatakan oleh Prof. namun beliau mendasarkannya pada subyek-subyek. Sebenarnya para ulama berbeda pendapat mana yang lebih unggul antara Shahih Muslim dengan Shahih Bukhari. Karena Imam Muslim tidak pernah mau membukukan hadits-hadits yang hanya berdasarkan kriteria pribadi semata. Disamping itu kritik yang ditujukan kepada perawi jalur Muslim lebih banyak dibanding kepada al-Bukhari.

Sedangkan karyanya yang monumental adalah Shahih dari judul singkatnya. Irak. 19) Masyayikh Malik. Wafatnya Imam Muslim Imam Muslim wafat pada Ahad sore. Khurasan. selain Imam Bukhari. 16) Al-Musnad al-Kabir. 7)At-Tarikh. Untuk keperluan inilah ia mengembara ke berbagai negeri. Al-Musnad as-Shahih. Mahmud bin Gailan. Sejak kecil. serta termasuk dalam Kutubus Sittah (enam kitab pokok di bidang Hadits) dan ensiklopedia Hadits terkenal. mengampuni segala kesalahannya. Imam Muslim. tidak semua hadits Bukhari lebih shahih ketimbang hadits Muslim dan sebaliknya. Imam Tirmizi gemar belajar ilmu dan mencari Hadits. dan 21 telah dicetak. 20. Semoga Allah SWT merahmatinya. Ali bin Hajar. 20) Al-Wuhdan. 10) Hadits Amr bin Syu’aib. 11) Rijalul ‘Urwah. Di antara gurunya adalah. ia juga belajar pada Imam Ishak bin Musa. dan sederet nama lainnya. takdir menggariskan lain. 12)Sawalatuh Ahmad bin Hanbal. Imam Muslim. Kendati demikian. Imam Abu Daud.Namun prinsipnya. 13) Thabaqat. Perjalanan panjang pengembaraannya mencari ilmu. Kitab Al Jami’. 5) Auhamul Muhadditsin. Kitab-kitab nomor 6. 18) Masyayikh Syu’bah. sementara nomor 1. Said bin Abdurrahman. At-Tamyiz. Amiin. dan Imam Abu Daud. 4) Al-Intifa bi Juludis Siba’. 21) As-Shahih al-Masnad. Imam Bukhari. al-Mukhtashar minas Sunan. 14) Al-I’lal. Daya . dan lain-lain. Ahmad bin Muni’. dan lainnya. bin-Naqli al-’Adl ‘anil ‘Adl ‘an Rasulillah. Sosok penuh tawadhu’ dan ahli ibadah ini tak lain adalah Imam Tirmizi. dan 13 masih dalam bentuk manuskrip. antara lain Hijaz. bertukar pikiran. yang sebenarnya berjudul. Imam Tirmizi bernama lengkap Imam Al-Hafiz Abu Isa Muhammad bin Isa bin Saurah bin Musa bin Ad-Dahhak As-Sulami At-Tirmizi. 2) Irfadus Syamiyyin. Karyanya. Dilahirkan pada 279 H di kota Tirmiz. pada tanggal 24 Rajab 261 H. 17) Masyayikh ats-Tsawri. Karya-karya Imam Muslim Imam Muslim berhasil menghimpun karya-karyanya. atau biasa dikenal dengan kitab Jami’ Tirmizi. 9) Al-Jami’. ia banyak mengunjungi ulama-ulama besar dan guru-guru Hadits untuk mendengar Hadits dan kemudian dihafal dan dicatatnya dengan baik. 11. 15) AlMukhadhramin. Dalam lawatannya itu. antara lain seperti: 1) Al-Asma’ wal-Kuna. Hanya pada umumnya keshahihan hadits riwayat Bukhari itu lebih tinggi derajatnya daripada keshahihan hadits dalam Shahih Muslim. 3) Al-Arqaam. menjadi salah satu rujukan penting berkaitan masalah Hadits dan ilmunya. Selain itu. serta menggolongkannya ke dalam golongan orang-orang yang sholeh. Sejarah Singkat Imam Tirmizi Khazanah keilmuan Islam klasik mencatat sosok Imam Tirmizi sebagai salah satu periwayat dan ahli Hadits utama. dan mengumpulkan Hadits itu mengantarkan dirinya sebagai ulama Hadits yang sangat disegani kalangan ulama semasanya.

Banyak kalangan ulama dan ahli Hadits mengakui kekuatan dan kelebihan dalam diri Imam Tirmizi. dan ia berkomentar. Makhul ibnul-Fadl. ia berkata. melainkan dua jilid lain yang mirip dengannya. Ketika saya bertemu dengannya. Ia pun kemudian membacakan 40 Hadits yang tergolong Hadits-hadits sulit atau gharib lalu berkata. Imam Tirmizi juga dikenal sebagai ahli fiqh dengan wawasan dan pandangan luas. di antaranya. Dia mengira bahwa ‘dua jilid kitab’ itu ada padaku. dan ia mengabulkan permohonan itu. Dalam kondisi seperti inilah. Aku pun membacakan seluruhnya secara beruntun. kumpulan Hadits dan ilmu-ilmunya dipelajari dan diriwayatkan oleh banyak ulama. “Pada suatu waktu dalam perjalanan menuju Mekkah. Melihat kenyataan itu. Hammad bin Syakir. Imam Tirmizi meninggal dunia. dan meneliti Hadits. ‘Apakah telah engkau hafalkan sebelum datang kepadaku?’ Aku menjawab. Imam Tirmizi adalah sosok yang dapat dipercaya. ‘Tidak. Pandangan-pandangan tentang fiqh itu misalnya. Di sela-sela pembacaan itu ia mencuri pandang dan melihat bahwa kertas yang kupegang ternyata masih putih bersih tanpa ada tulisan sesuatu apa pun. Ia wafat di Tirmiz pada usia 70 tahun. Ia bertanya lagi. Abd bin Muhammad An-Nasfiyyun. dan sangat teliti. Kisah yang dikemukakan Al-Hafiz Ibnu Hajar dalam Tahzib At-Tahzibnya. Ternyata yang kubawa bukanlah dua jilid tersebut. dari Ahmad bin Abdullah bin Abu Dawud. . Abul-Abbas Muhammad bin Mahbud Al-Mahbubi. dan beberapa tahun lamanya ia hidup sebagai tuna netra. Ibnu Hibban Al-Busti. Di kemudian hari. mengakui kemampuan Tirmizi dalam menghafal. ‘Aku belum pernah melihat orang seperti engkau. Selain itu. termasuk Imam Bukhari. berikut adalah salah satu bukti kelebihan sang Imam : Saya mendengar Abu Isa At-Tirmizi berkata. sehingga menjadikan dirinya sumber pengambilan Hadits para ulama terkenal. pakar Hadits. yang meriwayatkan kitab Al-Jami’ daripadanya. Kemudian saya menemuinya. menghimpun. Sementara kalangan ulama lainnya mengungkapkan. ‘Coba ulangi apa yang kubacakan tadi!’ Lalu aku membacakannya dari pertama sampai selesai. saya memohon kepadanya untuk mendengar Hadits. dan lain-lain. menyusun. Muhammad bin Mahmud Anbar.’ “ Selain dikenal sebagai ahli dan penghafal Hadits. ‘Tidakkah engkau malu kepadaku?’ Lalu aku bercerita dan menjelaskan kepadanya bahwa apa yang ia bacakan itu telah kuhafal semuanya.’ Kemudian saya meminta lagi agar dia meriwayatkan Hadits yang lain. Kemudian ia membacakan Hadits yang telah dihafalnya. ‘Coba bacakan!’ perintahnya. dan ketika itu saya telah menulis dua jilid buku berisi Hadits-hadits berasal dari seorang guru. mengetahui kelemahan-kelemahan dan perawi-perawinya. amanah. Salah satu ulama itu.upaya mulianya itu pula yang pada akhir kehidupannya mendapat musibah kebutaan. mereka menjawab bahwa dialah orang yang kumaksudkan itu. dapat ditemukan dalam kitabnya Al-Jami’. kesalehan dan ketakwaannya pun tak dapat diragukan lagi. Mereka ini pula muridmurid Imam Tirmizi. Al-Haisam bin Kulaib AsySyasyi. Lalu saya bertanyatanya mengenai dia. Ahmad bin Yusuf An-Nasafi. Guru tersebut berpapasan dengan kami.

penjelasannya terhadap sebuah Hadits mengenai penangguhan membayar piutang yang dilakukan si berutang yang sudah mampu. Itu sebabnya. betapa cemerlangnya pemikiran fiqh Imam Tirmizi dalam memahami nash-nash Hadits. dari Al-Arai dari Abu Hurairah. Tirmizi tidak menyaring Hadits dari aspek Hadits itu dhaif atau tidak. kitab ini juga dikenal dengan nama Sunan At-Tirmizi.” demikian penjelasan Imam Tirmizi. kitab ini menduduki peringkat ke-4 dalam urutan Kutubus Sittah. perkataan ‘Tidak ada kerugian atas harta benda seorang Muslim’ ini adalah ‘Apabila seseorang dipindahkan piutangnya kepada orang lain yang dikiranya mampu. kedudukan Sunan Tirmizi berada pada tingkat ke-3 dalam hierarki Kutubus Sittah. Sebagai tamsil. Imam Tirmizi telah menulis puluhan kitab. maka baginya dibolehkan menuntut bayar kepada orang pertama (muhil). Apabila seseorang di antara kamu dipindahkan utangnya kepada orang lain yang mampu membayar. atau menurut penulis buku Kasyf Az Zunuun. maka tidak ada kerugian atas harta benda orang Muslim (yang dipindahkan utangnya) itu’. Itu . Tidak seperti kitab Hadits Imam Bukhari. Kitab At-Tarikh. Kitab Al-’Ilal. Sufyan menceritakan kepada kami. maka bebaslah orang yang memindahkan (muhil) itu.Kajian-kajiannya mengenai persoalan fiqh ini pula mencerminkan dirinya sebagai ulama yang sangat berpengalaman dan mengerti betul duduk permasalahan yang sebenarnya. sebagai berikut: “Muhammad bin Basysyar bin Mahdi menceritakan kepada kami. atau yang ditulis Imam Muslim dan lainnya. diantaranya: Kitab Al-Jami’. 1657). yang memahami bahasa Arab tentunya. tidak ada kerugian atas harta benda seorang Muslim. dan bagi orang yang dipindahkan piutangnya (muhtal) tidak dibolehkan menuntut kepada muhil.” Bagaimana penjelasan sang Imam? Berikut ini komentar beliau. Kitab Asy-Syama’il an-Nabawiyyah. Menurut Ibnu Ishak. Selain dikenal dengan sebutan Kitab Jami’ Tirmizi. Alasannya adalah. dari Abi Az-Zunad. kitab ini menjadi rujukan utama. Sebaliknya. Hingga meninggalnya. Hajji Khalfah (w. Kitab Sunan Tirmizi dianggap sangat penting lantaran kitab ini betul-betul memperhatikan ta’lil (penentuan nilai) Hadits dengan menyebutkan secara eksplisit Hadits yang sahih. Di kalangan muhaddisin (ahli Hadits). kitab Sunan Tirmizi dapat dipahami oleh siapa saja. Ini adalah satu contoh yang menunjukkan kepada kita. selain kitab-kitab hadits lainnya dari Imam Bukhari maupun Imam Muslim. hendaklah pemindahan utang itu diterimanya. dari Nabi SAW. namun ternyata orang lain itu tidak mampu. Kitab Az-Zuhd. terkenal dengan sebutan Sunan at-Tirmizi. “Sebagian ahli ilmu berkata: ‘Apabila seseorang dipindahkan piutangnya kepada orang lain yang mampu membayar dan ia menerima pemindahan itu.’ Sementara sebagian ahli lainnya mengatakan: ‘Apabila harta seseorang (muhtal) menjadi rugi disebabkan kepailitan muhal ‘alaih. dan Kitab AlAsma’ wal-Kuna. Imam Tirmizi bertolak pada dasar apakah Hadits itu dipakai oleh fuqaha (ahli fikih) sebagai hujjah (dalil) atau tidak. serta betapa luas dan orisinal pandangannya itu. Dalam menyeleksi Hadits untuk kitabnya itu. bersabda: Penangguhan membayar utang (yang dilakukan oleh si berutang) yang mampu adalah suatu kezaliman.

Pendapat ini adalah pendapat Ibn Sirin dan Asyab serta sebagian besar ahli fiqh dan ahli Hadits juga Ibn Munzir. adalah seorang ulama besar dari Khurasan (desa kecil di pinggiran kota Baihaq) dan penulis banyak buku terkenal. Halal ibn Muhammed Al-Hafaar. Abu Tahir AlZiyadi. bahwa ia pernah berkata: “Semua Hadits yang terdapat dalam kitab ini adalah dapat diamalkan. penulis kitab “Al Mustadrik of Sahih Muslim and Sahih Al-Bukhari”. As-Sabki menyatakan: “Imam Baihaqi merupakan satu di antara sekian banyak imam terkemuka dan memberi petunjuk bagi umat Muslim. keistimewaan yang langsung kaitannya dengan ulum al Hadits (ilmu-ilmu Hadits) adalah masalah ta’lil Hadits. Sejarah Singkat Imam Al Baihaqi Imam Al Baihaqi. Sedangkan mengenai shalat jamak. yang bernama lengkap Imam Al-Hafith Al-Mutaqin Abu Bakr Ahmed ibn Al-Hussein ibn Ali ibn Musa Al Khusrujardi Al-Baihaqi. Abu Ali Al-Ruthabari of Khusran. ia selalu memberikan uraian tentang nilai Hadits. Abu Abdur-Rahman Al-Sulami. Abu Bakr ibn Furik. di antaranya Iman Abul Hassan Muhammed ibn Al-Hussein Al Alawi. “Jika ia peminum khamar. dan Maghrib dengan Isya. kecuali dua Hadits. Namun. bahkan nilai rawinya yang dianggap penting. sebagian besar ahli ilmu menggunakannya (sebagai pegangan). semua itu dijalani dengan senang hati. Sebagian besar ulama berpendapat boleh hukumnya melakukan shalat jamak di rumah selama tidak dijadikan kebiasaan. Dialah pula yang sering kita sebut . demi memuaskan dahaga batinnya terhadap ilmu Islam. Beberapa keistimewaan Kitab Jami’ atau Sunan Tirmizi adalah. Selain itu. Para ulama itu tinggal di berbagai tempat terpencar. pencantuman riwayat dari sahabat lain mengenai masalah yang dibahas dalam Hadits pokok (Hadits al Bab). minum lagi pada yang keempat kalinya. Diriwayatkan. maka bunuhlah dia. dan Ibn Busran.” Juga Hadits. Masa pendidikannya dijalani bersama sejumlah ulama terkenal dari berbagai negara. baik isinya yang semakna maupun yang berbeda. yaitu: Pertama. Kitab ini dinilai positif karena dapat digunakan untuk penerapan praktis kaidah-kaidah ilmu Hadits. Abu Abdullah Al-Hakim. bahkan yang bertentangan sama sekali secara langsung maupun tidak langsung. khususnya ta’lil Hadits tersebut. para ulama berbeda pendapat atau tidak sepakat untuk meninggalkannya. yang artinya: “Sesungguhnya Rasulullah SAW menjamak shalat Dhuhur dengan Ashar. Oleh karenanya. Hadits-hadits yang dimuat disebutkan nilainya dengan jelas.” Oleh karena itu. bahkan uraian perbandingan dan kesimpulannya. tanpa adanya sebab takut dan dalam perjalanan.sebabnya.” Hadits mengenai hukuman untuk peminum khamar ini adalah mansukh (terhapus) dan ijma’ ulama pun menunjukkan demikian. Imam Baihaqi harus menempuh jarak cukup jauh dan menghabiskan banyak waktu untuk bisa bermajelis dengan mereka.

Dalam masa krisis ini. “Dia hidup zuhud. Selain mengajar. Tema yang dikajinya sangat beragam. Maka di tahun 441. Hal itu lantaran pembahasannya yang demikian luas dan mendalam. Saat itu kaum muslim terpecah-belah berdasarkan politik. hadits. Banyak imam terkemuka turut hadir. Dari situlah kemudian Imam Baihaqi populer sebagai pakar ilmu hadits dan fikih. Diperkirakan. fikih. banyak beribadah. dan Ibn Majah. Ibnu Khalkan menulis. Imam Baihaqi hadir sebagai pribadi yang berkomitmen terhadap ajaran agama. dia juga aktif menulis buku. Antara kelompok yang satu dengan yang lain berusaha saling menyalahkan dan menjatuhkan. para pemimpin Islam itu membentuk sebuah majelis guna mendengarkan penjelasan mengenai buku ‘Al Ma’rifa’. Menurut ad-Dahabi. dia mulai menyebarkan berbagai ilmu yang telah didapatnya selama mengembara ke berbagai negeri Islam. Meski dipandang sebagai ahli hadits. untuk menceraiberaikan mereka. Dia menggunakan Mustadrak al-Hakim karya Imam al-Hakim secara bebas. Sementara itu. hingga tarikh. yakni bangsa Romawi. Di sana. dalam Wafiyatul A’yam. buku-buku tulisannya mencapai seribu jilid. Al Usuli Din. wara’. Imam Baihaqi hidup ketika kekacauan sedang marak di berbagai negeri Islam. kota Baihaq. fikih serta penghapal hadits. Imam Baihaqi kembali lagi ke tempat asalnya. Nasa’i. Imam Baihaqi juga mengumpulkan Hadits-hadits dari beragam sumber terpercaya. mulai dari akidah. Dia memberikan teladan bagaimana seharusnya menerjemahkan ajaran Islam dalam perilaku keseharian. namun banyak kalangan menilai Baihaqi tidak cukup mengenal karya-karya hadits dari Tirmizi. menghabiskan waktunya untuk mempelajari beragam ilmu agama dan ilmu pengetahuan lainnya.sebagai ‘Tali Allah’ dan memiliki pengetahuan luas mengenai ilmu agama. dan mencontoh para salafus shalih. Ia mulai banyak mengajar. fikih. Dia belajar ilmu aqidah dan bepergian ke Irak serta Hijaz (Arab Saudi) kemudian banyak menulis buku. seorang ulama hadits.” Abdul-Ghaffar Al-Farsi Al-Naisabouri dalam bukunya “Thail Tareekh Naisabouri”: Abu Bakr Al-Baihaqi Al Hafith. Dia juga tidak pernah berjumpa dengan buku hadits atau Masnad Ahmad bin Hanbal (Imam Hambali). Banyak ulama yang hadir lebih kemudian. namun beliau mahir meriwayatkan hadits karena benar-benar mengetahui sub-sub . Dia termasuk dalam deretan para penulis buku yang produktif.” Beliau terkenal sebagai seorang yang memiliki kecintaan besar terhadap hadits dan fikih. sehingga mempermudah musuh dari luar. dan pemikiran. yang mengapresiasi karya-karyanya itu. Setelah sekian lama menuntut ilmu kepada para ulama senior di berbagai negeri Islam. kajian Baihaqi dalam hadits tidak begitu besar. Pemimpin Islam memintanya pindah dari Nihiya ke Naisabor untuk tujuan mendengarkan penjelasannya langsung dan mengadakan bedah buku.

setiap jilid cetakan Hyderabat itu memuat indeks yang berharga mengenai tokoh-tokoh dari tiga generasi pertama ahli-ahli hadits yang dijumpai dengan disertai petunjuk periwayatannya. Ketika berumur sepuluh tahun. Abu Zakaria. Dia mewariskan ilmu-ilmunya untuk ditanamkan di dada para muridnya. tidak ada yang lebih baik dari kitab ini. bahwa kota merekalah yang lebih patut sebagai tempat peristirahatan terakhir seorang pecinta hadits dan fikih. “Tha La’il An Nabuwwa”. Beliau dilahirkan pada bulan Muharram tahun 631 H di Nawa. Kitab as-Sunnan al-Kubra yang terbit di Hyderabat. namun ia menghindar. Dari pernyataan as-Subki. Selain itu. Dia lantas dibawa ke tanah kelahirannya dan dimakamkan di sana. usul fikih serta hadits. Jadilah thalabul ilmi sebagai kesibukannya yang utama. India. menjadi karya paling terkenal. tanggal 10 Jumadilawal 458 H (9 April 1066). dan “Ma’rifat As Sunnan cal Al Athaar”. sebuah kampung di daerah Dimasyq (Damascus) yang sekarang merupakan ibukota Suriah. menolak dan menangis karena paksaan tersebut. Sejumlah buku penting lain telah menjadi peninggalannya yang tidak ternilai. Syaikh ini berkata bahwa anak ini diharapkan akan menjadi orang paling pintar dan paling zuhud pada masanya dan bisa memberikan manfaat yang besar kepada umat Islam. Beliau mulai belajar di katatib (tempat belajar baca tulis untuk anak-anak) dan hafal Al-Quran sebelum menginjak usia baligh. Buku ini pernah mendapat penghargaan tertinggi. Kemudian pada tahun 649 H ia memulai rihlah thalabul ilminya ke Dimasyq dengan menghadiri halaqah–halaqah ilmiah yang diadakan oleh para ulama kota tersebut. Sejarah Singkat Imam An-Nawawi Beliau adalah Yahya bin Syaraf bin Hasan bin Husain An-Nawawi Ad-Dimasyqiy. ahli fikih. Iran. “Sheub Al Iman”. 10 jilid tahun 1344-1355. Penduduk kota Baihaq berpendapat. baik dalam penyesuaian susunannya maupun mutunya. Di samping telah pula mengabadikannya ke dalam berbagai bentuk karya tulis yang hingga sekarang pun tidak usai-usai juga dikaji orang. Imam terkemuka ini meninggal dunia di Nisabur. Dalam karya tersebut ada catatan-catatan yang selalu ditambahkan mengenai nilai-nilai atau hal lainnya.bagian hadits dan para tokohnya yang telah muncul dalam isnad-isnad (sandaran atau rangkaian perawi hadits). seperti Imam Baihaqi. . Syaikh Yasin bin Yusuf Az-Zarkasyi melihatnya dipaksa bermain oleh teman-teman sebayanya. Antara lain buku “As-Sunnan Al Kubra”. Perhatian ayah dan guru beliaupun menjadi semakin besar. seperti hadits-hadits dan para ahli hadits. Ia tinggal di madrasah Ar-rawahiyyah didekat Al-Jami’ Al-Umawiy. “Al Asma wa As Sifat”. Di antara karya-karya Baihaqi. Beliau dididik oleh ayah beliau yang terkenal dengan kesalehan dan ketakwaan. An-Nawawi tinggal di Nawa hingga berusia 18 tahun. Itulah di antara sumbangsih dan peninggalan berharga dari Imam Baihaqi.

Al-Majmu’. Ishaq bin Ahmad AlMaghribiy dan Ibnul Firkah. At-Taqrib wat Taysir fi Ma’rifat Sunan Al-Basyirin Nadzir. diantaranya: 1. Beliau digelari Muhyiddin ( yang menghidupkan agama ) dan membenci gelar ini karena tawadhu’ beliau.baik penjelasan kalimat yang sulit maupun pemberian harakat pada kata-kata. Jumlahnya sekitar empat puluh kitab. Imam An-Nawawi adalah seorang yang zuhud. aku sangat segan padanya”. Raja pun meremehkannya dan berkata: ”Tandatanganilah fatwa ini!!” Beliau membacanya dan menolak untuk membubuhkan tanda tangan. Ia berkata : “Dan aku menulis segala yang berhubungan dengannya. Dalam bidang bahasa: Tahdzibul Asma’ wal Lughat. Secara umum beliau termasuk salafi dan berpegang teguh pada manhaj ahlul hadits. Para pembantu raja berkata: ”Ia tidak punya jabatan sama sekali. Sering tidak tidur malam untuk ibadah atau menulis. Raja marah dan berkata: ”Kenapa !?” Beliau menjawab: ”Karena berisi kedhaliman yang nyata”.Abul ‘Abbas Al-Isybiliy dan Ibnu ‘Abdil Hadi. Abu Ishaq Al-Muradiy.Minhaj (Syarah Shahih Muslim). tidak memerlukan orang yang menghidupkannya sehingga menjadi hujjah atas orang-orang yang meremehkannya atau meninggalkannya. Dan Allah telah memberikan barakah dalam waktuku. Iapun mengungguli teman-temannya yang lain. Abul Hajjaj Al-Mizziy. Suatu ketika beliau dipanggil oleh raja Azh-Zhahir Bebris untuk menandatangani sebuah fatwa. Disamping itu. Dalam bidang akhlak: At-Tibyan fi Adab Hamalatil Qur’an. Dalam bidang fiqih: Minhajuth Thalibin. Ia rajin sekali dan menghafal banyak hal. kemudian keikhlasan dan kesungguhan beliau dalam berjuang. Imam Nawawi meninggalkan banyak sekali karya ilmiah yang terkenal. Ibnun Naqib Asy-Syafi’iy. Beliau menulis surat berisi nasehat untuk pemerintah dengan bahasa yang halus sekali. Beliau juga menegakkan amar ma’ruf nahi munkar. Raja ditanya: ”Kenapa tidak engkau bunuh dia padahal sudah bersikap demikian kepada Tuan?” Rajapun menjawab: ”Demi Allah. Raudhatuth Thalibin. Beliau sederhana. termasuk kepada para penguasa. Raja ingin membunuhnya tapi Allah menghalanginya. Pada tahun 665 H ia mengajar di Darul Hadits Al-Asyrafiyyah (Dimasyq) dan menolak untuk mengambil gaji. Ini semua tidak lain karena taufik dari Allah Ta’ala. tidak . wara’ dan bertaqwa. 3. Datanglah beliau yang bertubuh kurus dan berpakaian sangat sederhana. Abul Faraj Ibnu Qudamah Al-Maqdisiy. Al. Riyadhush Shalihin. Beliau menggunakan banyak waktu beliau dalam ketaatan.” [Syadzaratudz Dzahab 5/355]. Bustanul Arifin. qana’ah dan berwibawa. 2. Dalam bidang hadits : Arba’in. dengan cara yang telah digariskan Islam. AlAdzkar. Abdul Aziz bin Muhammad Al-Ausiy. Pada tahun 651 H ia menunaikan ibadah haji bersama ayahnya. Kitab-kitab ini dikenal secara luas termasuk oleh orang awam dan memberikan manfaat yang besar sekali untuk umat. Diriwayatkan bahwa beliau berkata :”Aku tidak akan memaafkan orang yang menggelariku Muhyiddin”. 4.Disebutkan bahwa ia menghadiri dua belas halaqah dalam sehari. agama islam adalah agama yang hidup dan kokoh. kemudian ia pergi ke Madinah dan menetap disana selama satu setengah bulan lalu kembali ke Dimasyq. Dan diantara murid beliau: Ibnul ‘Aththar Asy-Syafi’iy. Raja semakin marah dan berkata: ”Pecat ia dari semua jabatannya”. Diantara syaikh beliau: Abul Baqa’ An-Nablusiy.

Beliau kadang menta’wil dan kadang–kadang tafwidh. ibu kota Albania masa lampau. itu tidak benar karena beliau banyak menyelisihi mereka (orang-orang Asy’ari) dalam masalah-masalah aqidah yang lain seperti ziyadatul iman dan khalqu af’alil ‘ibad. Ia merupakan salah satu tokoh pembaharu Islam abad ini. Komite Tetap untuk Riset Ilmiah dan Fatwa kerajaan Saudi ditanya tentang aqidah beliau dan menjawab: ”Lahu aghlaath fish shifat” (Beliau memiliki beberapa kesalahan dalam bab sifat-sifat Allah). Al-Albani mempunyai nama lengkap Abu Abdirrahman Muhammad Nashiruddin bin Nuh al-Albani. Imam Nawawi meninggal pada 24 Rajab 676 H -rahimahullah wa ghafarahu-. Sejarah Singkat Syeikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani Hadits merupakan salah satu rujukan sumber hukum Islam di samping kitab suci AlQur’an. ia sekeluarga bertolak ke Damaskus. Karya dan jasa-jasanya cukup banyak dan sangat membantu umat Islam terutama dalam menghidupkan kembali ilmu hadits. tidak seperti dalam cabang ilmu yang lain. Karya-karya beliau tetap dianjurkan untuk dibaca dan dipelajari. Setiba di Damaskus. Adapun memvonis Imam Nawawi sebagai Asy’ari.terjerumus dalam filsafat dan berusaha meneladani generasi awal umat dan menulis bantahan untuk ahlul bid’ah yang menyelisihi mereka. atau yang lebih dikenal dengan Syeikh Al-Albani. Ia berjasa memurnikan ajaran Islam dari haditshadits lemah dan palsu serta meneliti derajat hadits. dengan berhati-hati terhadap kesalahan-kesalahan yang ada. Ia terus belajar di sekolah tersebut hingga kelas terakhir dan lulus di tingkat Ibtida’iyah. Berbicara tentang ilmu hadits. Dilahirkan pada tahun 1333 H di kota Ashqadar. Ketika Raja Ahmad Zagha naik tahta di Albania dan mengubah sistem pemerintahan menjadi pemerintah sekuler. Di dalam hadits Nabi Muhammad SAW itulah terkandung jawaban dan solusi masalah yang dihadapi oleh umat di berbagai bidang kehidupan. Ia dibesarkan di tengah keluarga yang tak berpunya secara materi. Dalam bab ini beliau banyak mendasarkan pendapat beliau pada nukilan–nukilan dari para ulama tanpa mengomentarinya. Syeikh Nuh amat mengkhawatirkan dirinya dan diri keluarganya. Orang yang memperhatikan kitab-kitab beliau akan mendapatkan bahwa beliau bukanlah muhaqqiq dalam bab ini. namun sangat kaya ilmu. . Al-Albani kecil masuk sekolah madrasah yang dikelola oleh Jum’iyah alIs’af al-Khairiyah. Akhirnya ia memutuskan untuk berhijrah ke Syam dalam rangka menyelamatkan agamanya dan karena takut terkena fitnah. Syeikh al-Albani kecil mulai mempelajari bahasa Arab. umat Islam tidak akan melupakan jasa Syeikh Muhammad Nashiruddin AlAlbani. Dari sana. Tidak boleh bersikap seperti kaum Haddadiyyun yang membakar kitab-kitab karya beliau karena adanya beberapa kesalahan didalamnya. Namun beliau tidak ma’shum (terlepas dari kesalahan) dan jatuh dalam kesalahan yang banyak terjadi pada ulumaulama di zaman beliau yaitu kesalahan dalam masalah sifat-sifat Allah Subhanah. Ayah al-Albani bernama Al Haj Nuh adalah lulusan lembaga pendidikan ilmu-ilmu syari’at di ibukota negara dinasti Utsmaniyah (kini Istambul).

Ia mengomentarinya begini. Untuk makannya. Setelah itu ia pindah ke Yordania. Ia mempelajari AlQur’an dari ayahnya sampai selesai. Pada perkembangan berikutnya. Dari tahun 1381-1383 H. Di negeri itu pula. Tetapi situasi dan kondisi saat itu tidak memungkinkan beliau memenuhi permintaan itu. Al-Albani lebih betah berlama-lama dalam perpustakaan adh-Dhahiriyah. Kegiatan pertama di bidang ini ialah menyalin sebuah kitab berjudul Al-Mughni ‘an Hamli al-Asfar fi Takhrij ma fi al-Ishabah min al-Akhbar. Al-Albani makin leluasa mempelajari banyak sumber. karya al-Iraqi. ia mengajar tentang hadits dan ilmu-ilmu hadits. Sebelum berpulang. Syeikh Al-Albani pernah dua kali mendekam dalam penjara. Karenanya. Pada tahun 1388 H. Al-Albani mendapat penghargaan tertinggi dari kerajaan Saudi Arabia berupa King Faisal Fundation tanggal 14 Dzulkaidah 1419 H. disamping juga mempelajari sebagian fikih madzab Hanafi. berupa takhrij terhadap hadits-hadits yang terdapat pada Ihya’ Ulumuddin-nya Al-Ghazali. sangat memukau hatinya. Pengalaman mengajarnya dilakukan ketika menjadi pengajar di Jami’ah Islamiyah (Universitas Islam Madinah) selama tiga tahun. sehingga setiap harinya mencapai 12 jam. Departemen Pendidikan meminta kepada Syeikh Al-Albani untuk menjadi ketua jurusan Dirasah Islamiyah pada Fakultas Pasca Sarjana di sebuah Perguruan Tinggi di Kerajaan Yordania.” Namun Syeikh al-Albani justru semakin cinta terhadap dunia hadits. beliau memanfaatkan Perpustakaan adh-Dhahiriyah di Damaskus. manuskrip- . pemuda Al-Albani mulai mengkonsentrasikan diri pada ilmu hadits. Tidak pernah istirahat mentelaah kitab-kitab hadits. ia meneruskan belajarnya langsung kepada para syeikh. Di samping juga meminjam buku-buku dari beberapa perpustakaan khusus. Tulisantulisan sang Syeikh. Awalnya kegiatan Al-Albani dalam bidang hadits ini ditentang oleh ayahnya. Ketertarikannya itu berawal dari pembahasan-pembahasan yang ada dalam majalah alManar. Akhirnya kepala kantor perpustakaan memberikan sebuah ruangan khusus di perpustakaan untuknya. Dengan demikian. buku-buku hasil foto kopi. Al-Albani tidak memiliki cukup uang untuk membeli kitab-kitab. Itu tidak lain karena gigihnya beliau berdakwah kepada sunnah dan memerangi bid’ah sehingga orang-orang yang dengki kepadanya menebarkan fitnah.Selanjutnya. Begitulah. baik berupa buku-buku yang sudah dicetak. seringkali hanya sedikit makanan yang dibawanya ke perpustakaan. Kali pertama selama satu bulan dan kali kedua selama enam bulan. hadits menjadi kesibukan rutinnya sampai-sampai ia menutup kios reparasi jamnya. kecuali jika waktu shalat tiba. Pada umur 20 tahun. ”Sesungguhnya ilmu hadits adalah pekerjaan orang-orang pailit (bangkrut). Bahkan kemudian ia diberi wewenang untuk membawa kunci perpustakaan. Keterampilan ini kemudian menjadi salah satu mata pencahariannya. Pada tahun 1395-1398 H ia kembali ke Madinah untuk bertugas sebagai anggota Majelis Tinggi Jam’iyah Islamiyah di sana. Syeikh Al-Albani berwasiat agar perpustakaan pribadinya. sebuah majalah yang diterbitkan oleh Syeikh Muhammad Rasyid Ridha. Al-Albani juga mempelajari keterampilan memperbaiki jam dari ayahnya sampai mahir betul.

.. Sejarah singkat Imam Malik…. Ahkam Al-Jana’iz wabida’uha.………. Jumlahnya sekitar 218 judul.………………44 aftar Pustaka . Al-Ajwibah an-Nafi’ah ‘ala as’ilah masjid al-Jami’ah 3. Sejarah singkat Imam Syafi’i……………………………………. Karya-karya beliau amat banyak. ada yang masih berupa manuskrip dan ada yang mafqud (hilang)..25 6.10 4.4 3. Sejarah singkat Imam Al Baihaqi……………………………….. Silisilah al-Ahadits adh-Dha’ifah wal Maudhu’ah 5.…………….16 5...36 8.39 9. At-Tawasul wa anwa’uhu 6.31 7. bantahan terhadap berbagai pemikiran sesat.. dan buku berisi jawaban-jawaban tentang pelbagai masalah yang bermanfaat. Sejarah singkat Imam An-Nawawi……………………………………………. Silisilah al-Ahadits ash Shahihah 4.…….………………………………………….…………. Sejarah singkat Syeikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani.. Ia wafat pada hari Jum’at malam Sabtu tanggal 21 Jumada Tsaniyah 1420 H atau bertepatan dengan tanggal 1 Oktober 1999 di Yordania. Sejarah singkat Imam Muslim………………………………………….manuskrip (yang ditulis olehnya ataupun orang lain) seluruhnya diserahkan kepada pihak Perpustakaan Jami’ah. Sejarah singkat Imam Hanafi…..……………………………………………. SEJARAH SINGKAT PARA AHLI HADITS Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Ilmu Hadits Oleh. ISMAIL FARID NOMOR POKOK: 20010009031 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM KONSENTRASI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCA SARJANA UNIVERSITAS ISLAM BANDUNG 2009 M/ 1430 H DAFTAR ISI 1. Dabuz-Zifaf fi As-Sunnah al-Muthahharah 2. Sejarah singkat Imam Tirmizi……………………………………….1 2.…. Sejarah singkat Imam Bukhari………………………………………………. ada yang sudah dicetak.. Di samping itu.42 10.. Sejarah singkat Imam Hanbali………………………………………………. Karya yang terkenal antara lain : 1. beliau juga memiliki buku kumpulan ceramah.

Menurut Watt. propinsi-propinsi tertentu di pinggiran mulai lepas dari genggaman penguasa Bani Abbas. sebenarnya keruntuhan kekuasaan Bani Abbas mulai terlihat sejak awal abad kesembilan. Fenomena ini mungkin bersamaan dengan datangnya pemimpin-pemimpin yang memiliki kekuatan militer di propinsi-propinsi tertentu yang membuat mereka benarbenar independen. Akibat dari kebijaksanaan yang lebih menekankan pembinaan peradaban dan kebudayaan Islam daripada persoalan politik itu. Mereka bukan saja menggerogoti kekuasaan khalifah. daerah-daerah itu berada di bawah kekuasaan gubernur-gubernur propinsi bersangkutan. PENDAHULUAN Akibat dari kebijaksanaan yang lebih menekankan pembinaan peradaban dan kebudayaan Islam dari pada persoalan politik itu. Namun pada saat wibawa khalifah sudah memudar mereka melepaskan diri dari kekuasaan Baghdad. Kekuasaan dinasti ini tidak pernah diakui di Spanyol dan seluruh Afrika Utara. para penguasa Abbasiyah mempekerjakan orang-orang profesional di bidang kemiliteran. banyak daerah tidak dikuasai khalifah. kedudukannya semakin bertambah kuat. Secara riil. Kecuali Bani Umayyah di Spanyol dan Idrisiyyah di Marokko. Ini bisa terjadi dalam salah satu dari dua cara: Pertama. mungkin para khalifah tidak cukup kuat untuk membuat mereka tunduk kepadanya. seorang pemimpin lokal memimpin suatu pemberontakan dan berhasil memperoleh kemerdekaan penuh. akan terlihat perbedaan antara pemerintahan Bani Umayyah dengan pemerintahan Bani Abbas. tetapi beberapa diantaranya bahkan berusaha menguasai khalifah itu sendiri. Sebagai gantinya. Alasannya. sejajar dengan batas-batas wilayah kekuasaan Islam. Akan tetapi berbicara tentang politik Islam dalam lintasan sejarah. kedua. seperti daulat Umayyah di Spanyol dan Idrisiyyah di Marokko. seperti daulat Aghlabiyah di Tunisia dan Thahiriyyah di Khurasan. Bahkan dalam kenyataannya. pertama. dengan pembayaran upeti itu.DINASTI-DINASTI DI TIMUR DAN DI BARAT DINASTI-DINASTI DI TIMUR DAN DI BARAT 1. mulai dari awal berdirinya sampai masa keruntuhannya. Disintegrasi dalam bidang politik sebenarnya sudah mulai terjadi di akhir zaman Bani Umayyah. kecuali Mesir yang bersifat sebentar-sebentar dan kebanyakan bersifat nominal. Ada kemungkinan bahwa para khalifah Abbasiyah sudah cukup puas dengan pengakuan nominal dari propinsi-propinsi tertentu. Hal ini tidak seluruhnya benar untuk diterapkan pada pemerintahan Bani Abbas. dengan berbagai cara diantaranya pemberontakan yang dilakukan oleh pemimpin lokal dan mereka berhasil memperoleh kemerdekaan penuh. Pengangkatan anggota militer Turki ini. propinsi-propinsi itu pada mulanya tetap patuh membayar upeti selama mereka menyaksikan Baghdad stabil dan khalifah mampu mengatasi pergolakan-pergolakan yang muncul. dalam perkembangan . khususnya tentara Turki dengan system perbudakan baru seperti diuraikan di atas. propinsi-propinsi tertentu di pinggiran mulai lepas dari genggaman penguasa Bani Abbas. Kekuatan militer Abbasiyah waktu itu mulai mengalami kemunduran. Wilayah kekuasaan Bani Umayyah. penguasa Bani Abbas lebih menitikberatkan pembinaan peradaban dan kebudayaan daripada politik dan ekspansi. seseorang yang ditunjuk menjadi gubernur oleh khalifah. Hubungannyadengan khilafah ditandai dengan pembayaran upeti. Kedua.

Shafariyah di Fars. (205-259 H/820-872 M).Yang berbangsa Arab: a. (320-447 H/ 932-1055 M).Idrisiyyah di Marokko.406 H/959-1015 M).Buwaihiyyah. Nampaknya.Yang berbangsa Kurdi: a. atau seljuk Agung.Samaniyah di Transoxania. e. 3. (266-318 H/878-930 M). (470-700 H/1077-1299 M). e. (210-285 H/825-898 M).Ukailiyyah di Maushil. Seljuk ini menguasai Baghdad dan memerintah selama sekitar 93 tahun (429-522H/1037-1127 M). .Alawiyah di Tabaristan.1002 M). (380-489 H/990-1095 M).selanjutnya teryata menjadi ancaman besar terhadap kekuasaan khalifah. Dari latar belakang dinasti-dinasti itu.(487-511 H/1094-1117 M).Thahiriyyah di Khurasan. diantaranya adalah: 1. 3. mereka tidak bersungguh-sungguh menghapuskan fanatisme tersebut. 2. (261-389 H/873-998 M). f.Dinasti Seljuk dan cabang-cabangnya: 1.Abu Ali. b.Yang mengaku dirinya sebagai khilafah: a. (317-394 H/929. Gerakan inilah yang banyak memberikan inspirasi terhadap gerakan politik. (511-590 H/1117-1194 M).Sajiyyah di Azerbaijan. 4. (254-290 H/868-901 M).Ghaznawiyah di Afghanistan.Thuluniyah di Mesir.Ayubiyah. (564-648 H/1167-1250 M). b. (320-560 H/932-1163 M).Yang berbangsa Turki: a. b.Fathimiyah di Mesir. para khalifah tidak sadar akan bahaya politik dari fanatisme kebangsaan dan aliran keagamaan itu.Seljuk Irak di Irak dan Kurdistan. d.Seljuk Kinnan di Kirman. d. d. didirikan oleh Rukn al-Din Abu Thalib Tuqhrul Bek ibn Mikail ibn Seljuk ibn Tuqaq.Seljuk besar. b.Seljuk Syriaatau Syam di Syria.Seljuk Rum atau Asia kecil di Asia Kecil. c.al-Barzuqani. seperti dalam kesusasteraan dan karya-karya ilmiah. (250-316 H/864-928 M). nampak jelas adanya persaingan antarbangsa.Mazyadiyyah di Hillah.Umawiyah di Spanyol b.Mirdasiyyah di Aleppo.Ikhsyidiyah di Turkistan. (254-292 H/837-903 M). g. sehingga meskipun dirasakan dalam hampir semua segi kehidupan.Aghlabiyyah di Tunisia (184-289 H/800-900 M). (348. 2. c. c. 5. Dinasti-dinasti yang lahir dan melepaskan diri dari kekuasaan Baghdad pada masa khilafah Abbasiyah. (414-472 H/1023-1079 M). bahkan menguasai Baghdad. h.Hamdaniyah di Aleppo dan Maushil. c. Apalagi pada periode pertama pemerintahan dinasti Abbasiyah. 4. (351-585 H/962-1189 M). sudah muncul fanatisme kebangsaan berupa gerakan syu’u arabiyah (kebangsaan/anti Arab).Yang berbangsa Persia :a. disamping persoalan-persoalan keagamaan. (433-583 H/1040-1187 M). 5. (172-375 H/788-985 M). (386-489 H/996-1 095 M). bahkan ada diantara mereka yang justru melibatkan diri dalam konflik kebangsaan dan keagamaan itu. (403-545 H/1011-1150 M).Dulafiyah di Kurdistan.

Disamping latar belakang kebangsaan. Bangsa ini. BAGIAN 2 DINASTI DINASTI SAMAN (874-1005M) 1. ada yang berlatar belakang Syi’ah. 3. adalah: 1. Frye (1963) menyebut kekuasaan Dinasti Saman sebagai “Zaman kebangkitan kembali kebudayaan Irano-Islam. Present.” Mereka yang mendiami kawasan stepa di Kaukasia ini menyebut diri sebagai “Orang-orang Arya.” 2. ketergantungan khalifah kepada mereka sangat tinggi. Kaisar Cyrus The Great (590-529 SM). menjelaskan bahwa sekelompok manusia dengan sistem sosial dan kebudayaan tertentu telah mendiami kawasan Barat Daya Iran sejak 3000 tahun Sebelum Masehi (SM). berhasil membangun kekuasaan Dinasti Achameneids. kerajaan Persia mencapai puncak kejayaannya ketika Kusraw Nushirvan (531-579 M) berkuasa. Zayar. tingkat saling percaya di kalangan para penguasa dan pelaksana pemerintahan sangat rendah. and Future (2000). Faktor-faktor penting yang menyebabkan kemunduran Bani Abbas pada periode ini. sehingga banyak daerah memerdekakan diri. Persia dan Turki. Di tangan Kaisar Cyrus. Pada saat kekuatan militer menurun. Inilah asal mula penyebutan nama Suku Persia. Mereka inilah yang disebut sebagai nenek moyang bangsa Persia. 2. orang-orang Arya yang pada mulanya mendiami kawasan stepa di Kaukasia terpisah secara kultural menjadi dua kelompok. Orang-orang Yunani menyebut mereka Persisvang. seorang keturunan Suku Persia.Luasnya wilayah kekuasaan daulat Abbasiyah sementara komunikasi pusat dengan daerah sulit dilakukan. Bersamaan dengan itu.” Secara perlahan-lahan. . dalam Iranian Revolution: Past. Kaisar Cyrus berhasil menaklukkan wilayah Mesopotamia (Irak) yang merupakan pusat peradaban dunia tertua. Memasuki Zaman Aksial (800-200 SM).Keuangan negara sangat sulit karena biaya yang dikeluarkan untuk tentara bayaran sangat besar. Adapun mereka yang tetap menetap di kawasan Barat Daya Iran dikenal sebagai Suku Media. menurut Karen Amstrong (2007). dari Teluk Oman di Selatan hingga Laut Aral di Utara. Pendahuluan Pada tahun 874 M.Dengan profesionalisasi angkatan bersenjata. orang-orang Persia hendak mengulang kembali sejarah mereka yang pernah berjaya pada masa Dinasti Achameneids (600-333 SM) dan Dinasti Sassanids (228-651 M). Peradaban Persia di Masa Lampau Siapakah sesungguhnya bangsa Persia? Dr. dinastidinasti itu juga dilatarbelakangi paham keagamaan. Dinasti ini merupakan episode terpenting dalam sejarah peradaban Persia pasca kedatangan Islam. orang-orang dari Suku Persia berhasil merebut dominasi kekuasaan Suku Media. Sejarawan Richard N. ada yang Sunni. merupakan orang-orang yang memiliki silsilah keturunan “bangsa terhormat. wilayah Persia (Iran Selatan) dan Transoksania (Usbekistan) mulai dikendalikan oleh orang-orang keturunan Saman Khuda (Dinasti Saman). Bahkan. Pada masa kekuasaan Dinasti Sassanids. kekuasaan dinasti ini meliputi: dari Libya ke arah Timur hingga Pakistan. Lewat kekuasaan Dinasti Saman. Sebagian memisahkan diri dan memilih menetap di kawasan Iran Selatan.terutama antara Arab. khalifah tidak sanggup memaksa pengiriman pajak ke Baghdad.

3. sudah memiliki falsafah dan kebudayaan yang mapan. Selain seni sastra. Tabaristan. Wilayah kekuasaannya. Ahmad bin Asad adalah putra Asad bin Abdullah. Jurjan. Nashr bin Ahmad Samani (874-892 M). Sastra berkembang cukup pesat di Persia. Oleh sejarawan Ahmad Amin. meliputi Khurasan dan Transoksania. Selain dituangkan dalam bentuk seni pahat. Seluruh keluarganya memeluk Agama Magi (Zoroastrianisme). bahasa yang dipakai secara resmi oleh bangsa Persia adalah bahasa Arab. pertama kali. Dinasti Saman Orang-orang Alawiy yang tersingkir dari struktur pemerintahan Abbasiyah pasca pemberontakan Abu As-Saraya (814-815 M) membangun kembali masa kejayaan Islam di kawasan Transoksania. Tradisi mitos memang banyak mempengaruhi suatu bangsa dalam mengembangkan seni sastra. Kekuasaannya kemudian membentang luas sampai di . Hasjmy. Bahasa yang dipakai oleh bangsa Persia dalam berkomunikasi adalah bahasa Pahlevi (bahasa Persia Tengah). Karman. Nashr bin Ahmad Samani berhasil merebut kekuasaan dari Dinasti Safar di Persia dan Transoksania. Pada awal kekuasaan Dinasti Sassanids. Setelah Saman Khuda memeluk agama Islam. Kemampuan bertutur serta daya imajinasi yang tinggi untuk menciptakan figur-figur fiktif sangat mendukung perkembangan seni sastra. sebelum kedatangan Islam. karena memang bahasa inilah dipakai untuk menulis kitab suci yang berisi ajaran-ajaran Zaratustra. dan lainlain. Kemudian sebagian lagi menggunakan bahasa Turki dan Urdu. Dan. Isfahan. Umumnya. seluruh keluarganya mengikuti jejaknya. Puncak kejayaan Dinasti Saman pada masa kekuasaan Nashr bin Ahmad bin Ismail Samani (914-943 M). dia berperan cukup besar di dalam struktur pemerintahan Dinasti Abbasiyah pada masa Khalifah Al-Ma’mun (813-833 M). ajaran Zoroastrianisme mengalami pembaruan secara besar-besaran yang dilakukan oleh Mazdak (485-531 M). Adapun Asad bin Abdullah adalah putra Saman Khuda. dan Transoksania. Dia berhasil menguasai wilayah Sijistan. Hasil reformasi spiritual yang dilakukan Mazdak melahirkan ajaran Mazdeisme-Zoroastrian. gubernur di Farghanah. gagasan-gagasan Mazdak dinilai sebagai ajaran “Komunisme tertua” di muka bumi ini (A. Dia putra Ahmad bin Asad. mitologi Persia juga banyak dituangkan dalam bentuk-bentuk kerajinan tangan seperti permadani. 1995). gubernur Transoksania. keramik. monumen-monumen persembahan untuk para tokoh tertentu dalam bentuk patung atau relief. seorang tuan tanah dari keluarga bangsawan Zoroastrian di Balkh (Afganistan Utara). Ray. Salah satu hasil kebudayaan Persia pra-Islam ialah patung-patung dan relief-relief yang bernilai seni tinggi. Setelah kedatangan Islam. Sekalipun pada masa kekuasaan Nashr bin Ahmad Samani. dinasti ini tidak memiliki catatan prestasi yang membanggakan. Karen Amstrong (2007) menyebutnya bahasa Avesta. tetapi pada masa kekuasaan Ismail bin Ahmad Samani (892-907 M) berhasil merebut Khurasan (900 M).Bangsa Persia. Sebagian memakai bahasa dialek awal Sansekerta. Falsafah hidup mereka berasal dari ajaran-ajaran Zaratustra (650-550 SM) yang telah menjadi kepercayaan resmi negara (Dinasti Achameneids). gubernur di Khurasan. bangsa Persia mengkultuskan tokoh-tokoh tertentu dan mengabadikannya dalam bentuk monumen. adalah orang yang pertama kali merintis kekuasaan Dinasti Saman.

dan lain-lain. Adalah ibukota propinsi Persia (Fars). Di samping itu. Salah seorang pejabat istana Dinasti Saman. tradisi orang-orang Persia sangat kental dengan etos keilmuan. Pada masa kekuasaan Nashr bin Ahmad bin Ismail Samani. rezim Saman juga membangun perpustakaan-perpustakaan di beberapa kota. yakni mengangkat tradisi nenek moyang Persia dengan sentuhan nilai-nilai Islami. dan Irak. Bahkan raja-raja dinasti ini memiliki kecenderungan yang besar terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Dinasti Saman terus melemah. Ray. Jaraknya 919 km dari kota Teheran. Karakteristik peradaban Saman bercorak lokal. Mereka bercita-cita mengembalikan kejayaan bangsa Persia dengan menaklukkan kembali kawasan-kawasan yang pernah menjadi kekuasaan Dinasti Achameneids dan Sassanids. Rezim Saman kemudian berkoalisi dengan para penguasa di Mosul (Dinasti Hamdan). Di kota ini banyak ditemui situs bersejarah seperti: Istana Persipolis (peninggalan Darius I). Ismail bin Nuh II terbunuh pada tahun 1005 M. Secara berangsur-angsur. Kekuasaannya harus berhadapan dengan Dinasti Buwaihi yang menguasai Persia.belahan timur pusat Dinasti Abbasiyah. Wilayah ini masuk dalam kekuasaan Islam pada masa Khalifah Umar bin Khattab (634-644 M). Jajat Burhanuddin (2002) menilai bahwa kekuasaan Dinasti Saman merupakan puncak peradaban Islam kedua setelah Dinasti Abbasiyah di Baghdad. tetapi justru malah memicu konflik internal yang berakhir damai. Selain mendukung pengembangan ilmu pengetahuan. Inilah akhir episode kekuasaan orang-orang Alawiy di wilayah Transoksania. Kota ini menjadi saksi sejarah Imperium Persia pada masa Dinasti Achameneids dan Sassanids. Lewat kebijakan rezim yang mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan. Karya Ahmad Daqiqi ini kemudian disempurnakan oleh Ahmad AlFirdausi. Salah seorang Ilmuwan Muslim lahir pada masa dinasti ini. yang didedikasikan kepada Nuh bin Manshur (976-997 M). Mausoleum Cyrus The Great. Kota-kota Penting Syiraz. Rezim Saman berasal dari keturunan Suku Persia dan Suku Media. Sayang. seorang kemenakan penguasa Dinasti Saman. Muhammad Yusuf Al-Khawarizmi (wafat 997 M). Istana Sassanids (peninggalan Kusraw Nushirvan). sastra dan kebudayaan Persia bercorak Islam mencapai puncak kejayaannya. Masjid Jami’ Atiq (peninggalan pasukan Umar bin Khattab). yang dikenal sebagai pakar matematika dan astronomi. Di samping pengembangan ilmu pengetahuan. salah seorang penguasa dinasti ini. Ahmad Ad-Daqiqi salah seorang pujangga besar Persia menulis karya Shah Namah (Kitab Para Raja) berisi 60. menyumbangkan gagasannya lewat karya ensiklopedi Mafatih Al-‘Ilm.000 bait kisah moral dan teladan. Syiraz termasuk kota penting dalam sejarah Dinasti Saman. Di kota ini juga pernah lahir pujangga besar Hafidzuddin Asy-Syirazi dan Mushlihuddin Sa’di Asy- . Fakhruddin Al-Razi. Dinasti Saman terlalu lemah untuk meredam pemberontakan pada masa Ismail bin Nuh II (1001-1005 M). istana Dinasti Saman menjadi pusat kekuasaan sekaligus pengembangan ilmu pengetahuan. Dinasti ini menghadapi pemberontakan orang-orang Suku Dailam (Dinasti Buwaihi). yang didedikasikan secara khusus kepada Abu Shaleh Al-Manshur. ilmuwan muslim terkemuka menulis karya Al-Manshuri. dinasti ini memiliki peranan penting dalam sejarah peradaban Islam pasca tenggelamnya kekuasaan Dinasti Abbasiyah. Dampaknya cukup signifikan.

berbeda ketika Islam datang ke Andalusia. Dinasti Ghaznawiyah wilayahnya meliputi Iran bagian timur. Pendiri dinasti Ghaznawiyah adalah Sabaktakin keturunan alptakin bangsa Turki. Kota Ghaznah dijadikan sebagai pusat pertahanan dan tempat berkumpulnya para ahli dari berbagai ilmu. Abu Bakr As-Samarkandi. Pada sekitar abad ke-12. pemerintahan dan bidang ilmu sudah maju diantaranya ilmu kalam. Abu Abdullah Muhammad bin Abi Al-Hasan Al-Bukhari. Peradaban Islam pada masa dinasti Ghaznawiyah mengalami kemajuan pesat pada saat penguasa Mahmud Ghaznawi. kantor.Ketika Islam datang penguasa Sisilia melawan dengan gigih dan pantang menyerah. sastra. Peradaban Islam pada masa dinasti Bani Aghlab dan Fathimiyah kurang berkembang karena sering terjadi pemberontakan dan mulai berkembang pesat pada masa dinasti Kalbiyah. kemudian dinasti Fathimiyah selama setengah abad ( 909 – 965 M ) . putra Philip dari Makedonia. Bukhara merupakan kota kelahiran ulama besar penghimpun Hadits-hadits Nabi yang amat masyhur. Abu Manshur Al-Maturidi. Abu AlHasan Maidani. ketika berhasil menaklukan Dinasti Achameneids. diantaranya adalah Al-Biruni . Perindustrian. Pakistan dan beberapa wilayah bagian India dengan pusat pemerintahannya di kota Ghazna. masjid sekolah dan perpustakaan. fisika . Seluruh Sisilia dikuasai oleh kaum muslimin di bawah pimpinan Bani Aghlab dan sejak itu berdiri dinasti Bani Aghlab selama 6 tahun ( 903 – 909 M ) dan Palermo sebagai ibu kota . Samarkand. tidak sulit ditaklukkan dan memilih damai. Alauddin As-Samarkandi. Kota Samarkand menjadi saksi sejarah kekuasaan Alexander The Great (Iskandar Dzu Al-Qarnain). dinasti Kalbiyah selama 80 tahun ( 965 – 1044 M ) dan dinasti Normandia . Najibuddin As-Samarkandi. Kota ini merupakan ibukota propinsi Transoksania (sekarang Usbekistan). Para sarjana dan pujangga ditempatkan di istananya. Ahmad ibn Umar. Tokoh utamanya Syihabuddin Suhrawardi dan Sadruddin Syirazi atau yang dikenal dengan nama Mulla Sadra. Pembangunan di berbagai sektor cepat didirikan seperti Istana. BAGIAN III PERADABAN ISLAM DI SISILIA DAN DINASTI GHAZNAWIYAH Mukaddimah Sisilia merupakan pulau terbesar di Laut Tengah. Muhammad ibn Mas’ud As-Samarkandi. geografi dan kedokteran dan ilmuwan yang terkenal adalah Al-Idrisi yang hidup pada masa dinasti Normandia. Pertanian. Menjadi ibukota pemerintahan pada puncak kejayaan Dinasti Saman. Afganistan. seperti: Muhammad Addi As-Samarkandi. Beliau wafat tahun 870 M dan dimakamkan di kota Samarkand. di kota ini lahir aliran Filsafat Illuminasi (Hikmah Al-Isyraqiyah) Mazhab Syiraz. Perdagangan . Kota ini telah melahirkan para Ilmuwan Muslim pada masa Dinasti Saman. dan Abu AlQasim Al-Laitsi As-Samarkandi. Di kota ini banyak dibangun perpustakaan yang sangat mendukung perkembangan ilmu pengetahuan. sejarah. Bukhara.Syirazi pada abad ke-13 M. Dinasti Ghaznawiyah berjaya kurang lebih 220 tahun. Di bidang Fisik. dibiayai untuk mengembangkan ilmu.

mayoritas penduduk muslim adalah keturunan bangsa barbar. Pada zaman Abd Malik dan Al-Walid bin Abd Malik juga dilakukan serangan . populasi penduduk Sicilia bertambah seiring datangnya imigran Muslim dari Afrika. Pada tahun 902 M seluruh Sisilia dikuasai oleh kaum muslimin di bawah pimpinan Bani Aghlab yang setelah menghabiskan waktu dari tahun 827 – 902 M . sehingga sektor pertanian berkembang pesat.Pada zaman ini mulai diperkenalkan reformasi agraria. Penguasa Sisilia a. Bangsa Arab menjadi penguasa. Irigiasi juga mulai diperkenalkan. sebelah utara berbatasan dengan laut Tyrrhenian dan sebelah timurnya berbatasan dengan laut Ionian. Pada waktu Muawiyah menjadi khalifah. Penaklukkan terus dilanjutkan oleh Ibrahim bin Abdullah yang berhasil menguasai Pantellaria. Pulau ini di sebelah barat dan selatannya adalah kawasan laut Mediterranian. iklimnya yang baik. Vandals. Tindano dan wilayah Val di Mazarra. dengan wali pertamanya Abu Fihr Muhammad bin Abdullah. Islam hanya menjadi agama resmi di Val di Mazara sedangkan di bagian yang lainnya mayoritas beragama kristen. Pada tahun 830 M Asbagh bin Wakil seorang barbar Andalus. tanahnya subur. Penguasaan pulau ini berpindah-pindah dalam beberapa abad mulai dari Yunani. Fathimiyah dan Kalbiyah 3. Negro. Pada abad ke-10 . pengaturan tentang tanah. Pulau ini di bagi menjadi tiga bagian : Val di Mazara di sebelah barat. Romawi. Hal itu dilakukan agar tanah tak cuma dikuasai orang-orang kaya saja. Pulau sisilia bergunung gunung dan sangat indah.Di setiap kota di Sicila dilengkapi dengan sebuah dewan kota. [8] kemudian berdirilah pemerintahan di bawah tiga dinasti yaitu Bani Aghlab. mengangkat kadi. Gubernur Afrika Utara Musa bin Nuhair setelah berhasil menguasai Andalusia juga menyerang Sisilia di bawah pimpinan anaknya Abdullah. Geografis Sisilia adalah sebuah pulau di laut tengan . Val di Noto di sebelah tenggara dan Val Demone di bagian timur laut . Penduduk Sisilia saat itu berbagai ras dan agama. menundukkan Palermo dan sejak itu Palermo menjadi ibu kota pemerintahan Islam Sisilia. Kristen.A. Arab. Eulian. Bangsa Sisilia. dipisahkan oleh selat Messina. Rogusa dan Lentini. letaknya berada di sebelah selatan semenanjung Italia. Dinasti Bani Aghlab ( 903 – 909 M ) Dinasti Bani Aghlab yang berpusat di Tunisia mengangkat lima orang gubernur dengan gelar amir. kemudian dikuasai oleh kaum Muslimin. Lombard. ia juga menyerang pulau Sisilia pada tahun 667 M. Barbar.708 km persegi. Asia. Ketika dikuasai dinasti Muslim itu. wali atau shahib di Sisilia dengan ibu kota Palermo. Yunani. 2. Islam di Sisilia 1. dan Byzantium. mencetak uang. Persia. Usaha untuk menjadi wilayah Islam telah dimulai sejak Khalifah Usman bin Affan dengan mengirim gubernur Muawiyah bin Abi Sufyan pada tahun 652 M. Sebelah utara terdapat teluk Palermo dan sebelah timur terdapat teluk Catania. Sejarah Masuk Islam Sebelum dikuasai Islam . Yahudi. Spanyol dan barbar. dan penuh dengan kekayaan alamnya. Sisilia dan Arab. badan kota praja. pembagian harta rampasan. Para gubernur mempunyai kekuasaan penuh dalam hal perang atau damai . Pulau ini bentuknya menyerupai segitiga dengan luas 25. Cartage. menentukan pajak. Fadl bin Ja`far menguasai Messina. Islam.

b. kekuasaan Islam meredup seiring perebutan kekuasaan di tubuh umat Islam. industri perikanan. Khalifah Fatimiyah.M. 4. c. perkembangan ilmu agama islam lebih menonjol dibanding dengan . namun ia tetap setia kepada Fathimiyah. Muslim Sicilia bertempur dengan Bizantium. Ismail Al-Mansur mengangkat Hassan Al-Kalbi sebagai emir Sicilia. 1) Di bidang Fisik. 5) Di bidang ilmu. Secara defakto. Hasan dapat menaklukkan daerah kristen di sebelah utara Sisilia . Perkembangan Ilmu Pengetahuan di Sisilia a. Gubernur dinasti Fatimiyah yang terkuat adalah Hasan bin Ali al-Kalby keturunan arab suku kalb yang kemudian mendirikan dinasti Kalbiyah di Sisilia. Abu Musa al-Dayf . penenunan kain sutra. Dinasti Fathimiyah ( 909 – 965 M ) Pada tahun 909 M Ali bin Ahmad bin Abi al-Fawaris salah satu gubernur daulah Fathimiyah yang berpusat di Mesir . 2) Di bidang Pertanian sudah menggunakan sistem pengairan . Peradaban Islam berkembang pada masa dinasti Kalbiyah yang berkuasa selama 80 tahun. Sejak tahun 948 M. Tetapi dalam jangka waktu yang tidak lama Fathimiyah bisa mengatasinya. Pada 1061 M. Gubernur-gubernur dinasti Fathimiyah di Sisilia antara lain Ziyadatullah bin Qurthub. 3) Di bidang Perindustrian sudah mampu mengembangkan industri tambang emas. dan sistem penanaman bibit meniru bangsa Arab. Emirat Sicilia terlepas dari pemerintahan Faimiyah di Mesir. Lalu digantikan Emir yang baru bernama Abu Al-Qasim (964 M – 982 M). Tormina kemudian merubah nama kota itu menjadi Mu`izziyah sebagai penghormatan terhadap khalifah Fathimiyah Muiz . Setelah itu. Di bawah para Gubernur ini dinasti Fatimiyah membangun peradaban Islam dengan berbagai kemajuan . Dalam masa transisi dari Aghlab ke Fatimiyah di Sisilia juga terjadi pergolakan namun pergolakan di sini bukan karena masalah politik tetapi masalah yang sifatnya agamis yaitu pertentangan antara Syiah dan Suni. 4) Di bidang Perdagangan sudah maju dan saat itu masih dikuasai orang Arab dan pelabuhan Messina menjadi kota perdagangan. 300 masjid. bibit unggul didatangkan dari negara timur. Dinasti Kalbiyah. Peradaban Islam pada masa dinasti Fatimiyah juga kurang berkembang karena sering terjadi pemberontakan dan baru merintis kesejahteraan secara fisik c. Sicilia lepas dari tangan umat Islam. menggulingkan Ahmad bin Husen gubernur Dinasti Aghlabid yang terakhir . Dinasti Bani Aghlab. tawas. 7000 jamaah shalat jumat dan 300 sekolah guru . Salim Rasyid dan Khalil bin Ishaq. sulfur. Dinasti Fathimiyah. Sicila menjadi provinsi di Italia yang paling padat dengan jumlah penduduk mencapai 300 ribu jiwa. Dinasti Kalbiyah ( 965 – 1044 M ) Dinasti kalbiyah berkuasa selama 80 tahun. pada masa kedua emir itu berkuasa. b. Dan sudah mengadakan kharaj dan jizyah . belerang. Peradaban Islam pada masa dinasti Bani Aghlab kurang berkembang karena sering terjadi pemberontakan . Kota Palermo dihiasi dengan 150 tempat pemotongan hewan.

Sehingga tanaman kapas. berbagai macam jeruk di ekspor d. Yunani . Mahkamah menyerupai Mahkamah Agung Bezantium tetapi upacara upacaranya menyerupai Mahkamah Arab. termasuk Berber (Arab). memakai baju kebesaran raja raja Islam. Dinasti Normandia Pada masa dinasti Normandia ini kekuasaan dinasti Islam telah berakhir namun kebudayaan Islam masih berkembang 1) Rogger I dan II ( 1091 – M) Walaupun Rogger I dan II beragama kristen tetapi ia memperlakukan umat islam dengan baik. karena pada masa ini muncul intelektual muslim yang terkenal al-Idrisi Al-Idris Nama lengkapnya Abu Abdullah Muhammad Ibn Muhammad Ibn Abdullah Ibn Idris Ash-Sharif . Ia dilahirkan di Ceuta. Palermo tetap sebagai ibu Kota negara. Ia menyusun sebuah buku berjudul al-Jami-li-Sifat Ashtat al-Nabatat . Ia ahli geografi dan kartografi terbesar di abad pertengahan. Yunani dan Kristen o Al-Qur`an dan Hadits dijadikan sumber pokok hukum islam. Perkembangan ilmu pengetahuan berkembang dengan pesat pada zaman Normandia. Saat itu Idris menjadi sangat dikenal dan mulai dilirik oleh kalangan navigator laut Eropa serta kalangan militer. o Di bidang kedokteran yang terkenal adalah Abul Abbas Ahmad bin Abdul Salam 6) Di bidang Sosial dan Ekonomi mereka berhasil membangun irigasi dengan sistem Hydraulic yang didatangkan dari Persia dan sistem Siphon dari Roma. Idris juga ahli di bidang ilmu kedokteran. 7) Dengan irigasi yang baik maka perkebunan dan pertanian semakin maju. administrasi dan ilmu Bumi . dengan demikian ilmu bantupun berkembang seperti tafsir. Idris membuat kembali sebuah kompilasi ensiklopedi yang lebih komperhensif berjudul Rawd-Unnas wa-Nuzhat al-Nafs (Kenikmatan Lelaki dan Kesenangan Jiwa). Orang barat mengakuinya sebagai seorang ahli geografi. Spanyol ( 1099-1166). o Di bidang Sastra ada Ali Hamzah al-Basri ( pengagum al-Mutanabbi) o Di bidang Sejarah ada Abu Zaid al-Gumari dan bin Qotta o Di bidang Fisika muncul Abu Said Ibrahim dan Abu Bakar Siqli. Persia. dan lain lain.yang lain. Rogger I dan II masih mengagumi kehebatan kebudayaan dan Intelektual Islam . Kehidupan istana menyerupai kehidupan raja raja Islam. Kemudian Idris membuat kitab Nuzhat al-Mushtaq fi Ikhtiraq al-Afaq (Kesenangan untuk Orang-orang yang Ingin Mengadakan Perjalanan Menembus Berbagai Iklim) sebuah ensiklopedi yang berisi peta secara detil dan informasi lengkap negara-negara Eropa. mahir bahasa Arab. bahasa arab. . Suriah.untuk Raja Roger II dari Sicilia. dan belajar di Cordova . Hindi. rami di Giattini . yang telah membuat bola dunia dalam bentuk globe dari bahan perak seberat 400 kilogram yang dilengkapi dengan Kitab Al-Rujari (Roger’s Book). pejabat negara dan tentara tetap menggunakan orang orang islam. ulumul hadits. o Ilmu Fiqih sudah membicarakan hukum positif o Para ahli hukum menyesuaikan penafsiran al-Qur`an sesuai dengan perkembangan zaman o Umat Islam tidak menjalankan hukum Romawi. o Di bidang Ilmu Kalam yang terkenal adalah Abdul Haq bin Muhammad dan bin Zafar ( yang mengkritik al-Juwaini). Bahkan Rogger II yang beragama kristen mendapat gelar Mu`taz Billah . karena Roger II sangat tertarik dengan matematika. Menggunakan bahasa Arab sebagai salah satu bahasa resmi. menjelaskan namanama obat dalam beberapa bahasa.

B. tetapi masih mengatasnamakan dinasti Samani sehingga ketika di Balkan terjadi pemberontakan terhadap dinasti Samani. kemudian Kabul dan wilayah India. kemudian Mahmud Ghaznawi secara resmi memperoleh pengakuan dari Khalifah Abasiyah Al-Qadir dan digelari Yamin al-Daulah . Di setiap daerah penaklukkan. Wilayah dinasti Ghaznawiyah Wilayah dinasti Ghaznawiyah meliputi Iran bagian timur. Mahmud yang bergelar Mahmud Ghaznawi pada tahun 999 M. Dinasti Ghaznawiyah (977 M – ) 1. Kalijar. Muntasir dinasti Samani terakhir mati terbunuh. 3. Beberapa karyanya telah dialih bahasakan kedalam bahasa latin . juga menggunakan peta asli yang dibuat oleh Idris sebelumnya . bukunya sangat popular di daratan Eropa dan telah diterbitkan di Roma pada tahun 1619. Pusat pemerintahannya di kota GhaznaAfganistan. namun Wiliam mengagumi kehebatan kebudayaan dan Intelektual Islam. Pada tahun 1004 M. Surat dan terakhir Gujarat. Setelah menguasai Persi. Pada tahun 961 M Raja bani Saman Abd Malik bin Nuh.. Setelah berjuang selama 20 tahun Sabaktakin meninggal pada tahun 997 M. Jabatan ini berakhir ketika rajanya meninggal dunia dan digantikan oleh Mansur bin Nuh. Kangra. Sabaktakin menguasai Pesyawar. Ia menjadi penguasa dinasti Ghaznawiyah pada tahun 977 M.dan bahasa latin. Pada awalnya ia memiliki Khurasan sebagai hadiah dari raja Samani Nuh bin Mansur atas jasanya berhasil memadamkan pemberontakan di Transoxiana. Delhi. Pendiri Dinasti Ghaznawiyah Pendiri dinasti Ghaznawiyah adalah Sabaktakin keturunan alptakin bangsa Turki. Oleh karena itu Alptakin bersama anak buahnya pergi menuju Ghazna dan menguasai wilayah itu pada tahun 962 M. Dinasti inilah yang mampu menembus sampai ke India menyebarkan agama Islam . Mahmud membantu Abd Malik bin Mansur raja Samani. Kirman. Pemerintahan Mahmud Ghaznawi banyak diwarnai denga peperangan sebagai upaya memperluas wilayah kekuasannya terutama ke India. dan ia menggelari dirinya dengan al-Musta`iz Billah. Penaklukan India memerlukan waktu 24 tahun. dan menjadikan Ghazna sebagai basis perlawanan menghadapi Mansur bin Nuh. mengangkat Alptakin menjadi Gubernur di Hirrah. 2. Multan dan Kasmir. Sind. menghancurkan berhala menggantikan kuil dengan masjid dan mampu berjaya sampai kurang lebih 220 tahun. salah seorang pendiri kerajaan kecil di bawah naungan kerajaan bani Saman yang sedang berjaya. ajaran Brahmanisme dikikis dan diganti dengan ajaran Islam. Makran. Untuk menmgendalikan kekuasaannya di India Mahmud mengangkat seorang gubernur yang berkedudukan di Lahore. Mathura. Balujistan. Penguasa Dinasti Ghaznawiyah Setelah Alptakin wafat digantikan oleh salah satu keturunanya yaitu Sabaktakin. Walaupun berasal dari bangsa Turki namun ia dapat menyatukan kedua bangsa Turki dan Afganistan karena sama sama satu madhab yaitu ahlu sunnah wal jamaah. 2) William I dan II Pada masa Penguasa Dinati Normandia di tangan William I dan II (beragama kristen) umat islam diperlakukan dengan tidak baik. Palermo tetap sebagai ibu Kota negara. Sabaktakin digantikan oleh putranya. Pada tahun 1001 M Mahmud menaklukkan Kabul. Tahun 1006 menguasai Punjab. . Afganistan. Pakistan dan beberapa wilayah bagian India. Christopher Columbus. Barat Laut Afganistan.

• Dialah sarjana pertama yang menemukan teori Perputaran bumi pada porosnya yang mengelilingi matahari. • Kitab al-Jamahir fi Ma`rifat al-Jawahir (pengetahuan tentang batu permata) adalah Risalah mengenai mineralogi yang ditulis semasa Sultan Maudud bin Mas`ud • Al-Biruni juga menulis abstraksi mengenai geometri. daerah Amu Darya sebelah selatan pantai laut Aral. Mas`ud bin Mahmud membangun masjid yang megah dirancang sendiri pada tahun 1035 – 1036 M. • Pada masa Mahmud Ghaznawi . geografi. Kota Ghaznah bukan saja sebagai tempat pertahanan tetapi juga tempat berkumpulnya para ahli hukum. al-Utby ( w 427 H). ia menghimpun para sarjana dan pujangga mereka ditempatkan di istananya. para ahli bahasa. Lahir tahun 973 M di kota Kath . bin al-Khammar. aritmatika. keturunan Iran. dan Persia. Al-Biruni nama lengkapnya Abu al-Rayhan Muhammad bin Ahmad al-Biruni. Mahmud membangun istana di Afghan. membangun sekolah yang dilengkapi dengan perpustakaan. g. Istana Fazuri. dan al-Baihaqi. 600 tahun sebelum Galileo lahir. sejarah. ke Rayy dekar Teheran dan sejak itu al-Biruni mengeluarkan karya karyanya. dan astrologi pada kitab Tafhim li Awa`il sina`at at-Tanjim.4.Shah nemeh memuat kisah para raja dari legenda awal termasuk kerajaan Sasania. India. d. Pada masa Mahmud dan Mas`ud tercatat ada beberapa ilmuwan seperti Bin al-Arraqi . diantaranya adalah Al-Biruni dan Al-Firdausi. dan beberapa matematika bangsa Greek. dibiayai dan didukung untuk mengembangkan ilmu dan penyelidikan ilmu. Mahmud Ghaznawi adalah orang yang ahli dalam ilmu peperangan. h. Usia 24 tahun di kampung halamannya belajar kepada Abu Nasr Mansur bin Ali bin Irak Jilani(ahli matematika). membangun masjid yang megah dan indah di Ghazna yang terkenal dengan nama Arus al-Falaq. Peradaban Islam di dinasti Ghaznawiyah a. • Di bidang astronomi ia dapat menemukan arah kiblat shalat secara cepat. ensiklopedi astronomi terlengkap yang mencakup antronomi. al-Asyadi (penyair dalam bahasa Persi). • Al-Biruni juga sangat ahli di bidang kedokteran farmasi. bahasa. pembangunan dan pengembangan ilmu. f. ketiganya penulis sejarah al-Furrakhi. c. i.pecinta ilmu dan sangat menghormati sarjana b. Mahmud membangun kandang besar berkapasitas 1000 ekor binatang e. Pernah tinggal di istana bani Saman pada masa Mansur II bin Nuh pada tahun 997 – 999 M. al-Biruni ikut serta dalam ekspedisi militer ke India yang kemudian menghasilkan kitab Tarikh al-hind • Al-Biruni mempersembahkan kitab karya utamanya al-Qanun al-Mas`udi fi al-haya wa an-Nujum kitab. geografi. Shal. astrologi. Dalam pengembangan ilmu. • Al-Biruni lah yang menetapkan bahwa ketiga sudut dari segitiga besarnya 180 drajat. dan penyair Arab . kemudian menetap di Jurja. tasawuf dan falsafah. astronomi. ibu kota Khawarizm. ia penyair dari Tus atas dorongan bani Samani dan Mahmud Ghaznawi menyusun suatu epik Persia terkenal yang disebut Shah Nameh yang telah mulai digarap oleh penyair lain bernama Daqiqi yang mati terbunuh. Al-Firdausi (w 1020 M) adalah tokoh kebangkitan sastra Persia. fuqaha. membangun taman Sad Hasan. Babilonia. al-Marasyi (w 420 H). fisika. pengamat adat istiadat dan seorang ulama besar pada zamannya. • Al-biruni juga yang menetapkan dasar dasar ilmu ukur sudut. Dia juga mendorong perkembangan seni arsitektur dan seni seni lainnya. kronologi. ulama.

Pendiri Dinasti Thulun yang berumur pendek (Daulah 868-905) di Mesir dan Suriah adalah Ahmad Ibn Thulun. maka peradabannya akan mampu bertahan lebih lama dan langgeng. yaitu Ahmad bin Thulun mendirikan dinasti raja-raja yang berkuasa di Mesir dan Syria dari tahun 254 hingga 292 Hijriah. dan dengan demkian Mesir untuk pertama kalinya setelah berlalu 9 abad. Ahmad bin Thulun Lahir 23 Ramadhan 220 abad ke-3 Hijriah. independent dari khalifah-khalifah Abbasiyah. Mereka berpecah belah karena panasnya politik maupun karena konflik madhab dan aliran akibatnya Sisilia dikuasai oleh orang Kristen dan celakanya orang kristen menguasai peninggalan buku buku ilmu pengetahuan yang dihasilkan dari ilmuwan muslim. Kisah dinasti Ghaznawiyah tidak jauh berbeda dengan Islam di Sisilia. Ahmad ibn Thulun adalah anak dari seorang budak berkebangsaan Turki bernama Thulun .co. Sepertinya raja-raja Kristen di Sisilia memahami betul bahwa ilmu pengetahuan merupakan kekuatan yang luar biasa bagi sebuah peradaban. pada abad ke-9 (3H). Sejarah mencatat bahwa sebelumnya mesir-mesir adalah provnsi atu bagian dari Imperium romawi (30 SM-642/21 H). Dinasti Thulun adalah dinasti kesultanan Mesir pertama dan berhasil memasukkan Syria ke dalam wilayah kekuasaannya. http: //alwialatas. Awal garis keturunan Thulun adalah seorang budak yang dihadiahkan kepada Khalifah Ma’mun dari Dinasti Abbasiah oleh seorang penguasa dari Bukhara.terkenal Badi` al-Zaman al-Hamdani. sejak 977 (263H) dinasti ini melepaskan drinya dari khalifah Bani Abbas. sultan sultan Ghaznawiyah tidak ada yang kuat sehingga dinasti Ghaznawiyah mengalami kemunduran. kesalahan yang sama juga dilakukan oleh pihak muslim di Sisilia. khilafat khulafa Rasyidin (642/21H-665/4H).com/journal/item/29/sisilia-dua-abad-keemasan-di-bawahislam-bagian-1 Republika.org/wiki/Muhammad_al-Idrisi BAGIAN IV DINASTI TULUNIYAH Tuluniyah adalah sebuah dinasti yang muncul dan berkuasa di mesir dan suriah. Khilafat bani Umayyah (665/40H-750/123H) sampai Dinasti Thuluniyah melepaskan diri dari Khalifat bani Abbas (877/263 H). yakni dari 868254H) sampai 905 (292H). Kaum muslimin menaklukkan pulau tersebut setelah terjadinya konflik internal di kalangan orang-orang Kristen Celakanya. Sayang setelah Mas`ud bin Mahmud.multiply. Konflik internal sangat berpengaruh terhadap kekuatan sebuah pemerintahan.wikipedia. menjadi Negara merdeka (tidak menjadi provinsi atau dari bagian daulat yang berpusat di tempat lain). Patut disayangkan karena kehancurannya akibat dari kaumnya sendiri dan terlalu lama bangun dari keterpurukannya. Putra Thulun. melemah dan hancur.id http://en. Penutup Berdasakan gambaran di atas masyarakat muslim di Sisilia dan pada masa dinasti Ghaznawiyah mempunyai peradaban tinggi tidak berbeda dengan zaman pemerintahan Abbasiyah dan Andalusia dalam memperkaya Khazanah Peradaban umat Islam Kisah di Sisilia memberikan banyak pelajaran bagi kita. Siapa yang menguasai ilmu pengetahuan.

Tak lama selepas kelahiran Ahmad. Ketika menghadapi tekanan keuangan karena adanya pembrontakan wangsa zanj. pengumpul pajak resmi dinasti Abasiyyah. Khalifah al-Mu’tamid (870-892) meminta bantuan financial kepada komandan pasukannya yang orang mesir itu. Ibn al-Mudabbir enggan melaporkan hasil pajak kepada Ahmad ibn Thulun. hasrat menuntut ilmu Ahmad ibn Thulun tak surut. Meski sudah berkeluarga. ibunya yang menjanda disunting oleh Bagha al-Ashghar. dia mempelajari fikih mazhab Hanafiyyah. Boleh dikatakan. Ahmad ibn Thulun memiliki kekuasaan yang lebih besar. puteri pamannya yang bernama Yarjukh. tafsir dan yang lainnya. Disini ia segera berusaha mendapatkan kemerdekaan dirinya. dia memutuskan pindah dari Samarra ke Tharsus untuk menimba ilmu tentang fikih. Kharisma Ahmad ibn Thulun sontak meningkat pasca keberhasilannya ‘menundukkan’ Ibn al-Mudabbir. ibunya menikah untuk yang ketiga kalinya dengan Bakbak (Bayik Bey). Peristiwa ini juga menandai bangkitmya sebuah Negara merdeka dilembah sungai Nil yang kedaulatannya bertahan selama abad pertengahan. . Ahmad ibn Thulun tak hanya mengontrol Cairo semata.yang masih berdarah Mongol. Masa awalnya sebagai gubernur ditandai adanya konflik dengan Ahmad ibn al-Mudabbir. Bahkan selepas mertuanya menjadi pembesar militer Abasiyyah di Baghdad. kini uang terus berputar di negri itu dan dihabiskan untuk memuliakan para penguasa. seorang pembesar militer yang menggantikan posisi Bagha al-Ashghar. Nama Thulun sendiri dalam bahasa Turki bermakna “kemunculan yang sempurna”. tetapi permintaan itu tida dipenuhi. Ahmad ibn Thulun juga diberi kekuasaan untuk mempersiapkan tentara sebanyak 100. Selain aktif dalam dunia militer. Higga saat itu sebagian dari kekayaan mesir diberikan kepada Baghdad dan sebagian yang lainnya masuk kesuku para gubernur yang dating silih berganti. literatur sejarah tak pernah mencatat keterlibatan Thulun dalam peristiwa revolusi yang dilakukan oleh budak-budak berkebangsaan Turki (Mamalik) pasca meninggalnya alMu’tashim tahun 842 M. jika Thulun tercatat pertama kali masuk ke Baghdad pada tahun 816 M. Ahmad berangkat ke Mesir sebagai pimpinan tentara untk gubernur mesir. Peristiwa ini menjadi titik balik yang mengubah sejarah kehidpan Mesir selanjutnya. hadits dan disiplin ilmu lainnya hingga akhirnya dia menikah dengan Khatun. Kemampuan militernya yang menonjol menjadikan Thulun terpilih sebagai anggota pasukan khusus pengawal Khalifah. Ahmad ibn Thulun juga menaruh keinginan untuk belajar ilmu-ilmu agama. Tercatat. Ahmad ibn Thulun tumbuh besar dalam tradisi Turki dan didikan militer. Tak hanya itu. Meski termasuk dalam jajaran pembesar militer. Beberapa saat kemudian.000 prajurit. Pada 817 dipersembahkan oleh penguasa samaniyah di bukhara sebagai hadiah untuk al-Ma’mun. Pasca kematian Bagha al-Ashghar. Thulun meninggal dunia. Melainkan lebih suka melapor langsung pada Khalifah di Baghdad. Thulun menjadi budak bagi Nuh ibn Asad dan lantas dihadiahkan kepada Khalifah al-Ma’mun. namun juga punya kewenangan untuk mengontrol penuh kawasan Alexandria dan sekitarnya. Atau ada satu kisah yang menyatakan. salah satu panglima militer dinasti Abbasiyyah yang berasal dari daerah Turki. Ayahnya adalah seorang turki dari Farghanah. Pada 868. Mulanya. Berkat bantuan salah satu menteri. Pada awalnya merupakan para penarik oajak dari petani. Kunjungan perdana Ahmad ibn Thulun ke Mesir terjadi pada tahun 868 M untuk menggantikan Bakbak (Bayik Bey) sebagai pejabat pemerintahan (gubernur) dinasti Abbasiyyah.

Peninggalan Dinasti Thulun Ketika menginjakkan kakinya pertama kali di Cairo. Nuansa Samarra akan kian terlihat bila kita menengok satu fakta bahwa arsitek masjid Ahmad ibn Thulun adalah orang Kristen dari Irak. Akibatnya. di daerah Qata`i. Ahmad ibn Thulun merasa Fusthath sebagai ibu kota Mesir dan kawasan al-‘Askar sudah tak memadai lagi.. masjid ini didesain dengan gaya arsitektur model Samarra dengan pola konstruksi yang lazim dipakai oleh dinasti Abbasiyyah. dia meninggal dan mewariskan jabatan kepemimpinan dinasti Thulun kepada anaknya yang bernama Khumarraweh. sebuah bukit yang diyakini masyarakat Mesir penuh berkah. Ahmad ibn Thulun kembali ke Mesir. Mesjid ini memiliki keistimewaan dan keunikan tersendiri dibanding mesjid-mesjid lainnya yaitu berupa hiasan.Pamornya kian meninggi setelah mampu memenangi konfrontasi dengan Gubernur Syam.. dia tak lagi menyebut dirinya sebagai gubernur. Renovasi pertama kali yang tercatat dalam sejarah adalah renovasi yang dilakukan oleh pihak dinasti Fathimiyyah tahun 1117. Masyarakat saat itu menyebutnya sebagai daerah al-Qatha’i. Perlahan. Dia mulai memasang gambar wajahnya di mata uang. masjid dan kompleks sekitarnya ini beberapa kali mengalami renovasi. (Al Atsar al Islamiyyah: 47-50) Al-Jam’iyatul Washliyah Cairo 2009 Dimulai tahun 876 M. Al-Maqrizi . Mesjid ini menjadi kebanggan penduduk Mesir hingga menjadikannya banyak yang mengunjunginya. mengangkat pembantu (menteri). Masjid inilah yang kelak masyhur dengan nama masjid Ahmad ibn Thulun. Mesjid ini terhitung sebagai mesjid tertua ketiga di Mesir setelah Mesjid Amru bin ‘Ash dibangun tahun 21 H dan Mesjid ‘Askar dibangun tahun 169 H. Tahun 884 M. Ahmad Ibn Thulun memilih kawasan bukit Gabal Yashkur sebagai lokasi ibu kota dinasti Thuluniyyin. Di kawasan ini. Di bagian luar menara dibuat tangga yang mengitari badan menara sampai ke puncak. gaya kepemimpinan Ahmad ibn Thulun yang kharismatik tak dijumpai pada kepribadian anaknya. bea dan cukai. Mesjid ini dinamakan Mesjid Ahmad bin Thulun. Ahmad Ibn Thulun mendirikan kompleks istana yang menyatu dengan bangunan masjid. Mengambil lokasi di arah timur laut dari ibu kota yang lama. Selepas melakukan pengepungan terhadap Tarsus tahun 883 M. Ahmad ibn Thulun tercatat sebagai pendiri negara Islam pertama bernama dinasti Thuluniyyin di Cairo-Mesir. istana. nisbah kepada pendirinya yaitu Ahmad bin Thulun. pembangunan masjid Ahmad ibn Thulun baru selesai pada tahun 879 M. Sayangnya. Tercatat. Namun mendakunya sebagai pemegang kebijakan independen yang tak lagi memiliki kaitan hierarkis terhadap Abasiyyah. arsitektur dan bentuk bangunannya.. di perempatan Sayidah Zainab di Kairo Selatan. Dinamakan al-Qatha’i karena Ahmad ibn Thulun membagi daerah itu ke dalam beberapa bagian (qathi’at) sesuai dengan kelas sosialnya. kepolisian. Atas keberaniannya ini. dinasti Abasiyyah berhasil menjadikan kembali kawasan kepunyaan dinasti Thuluniyyah sebagai daerah ‘jajahannya’. Dia berinisiatif membuka dan mengembangkan satu kota baru sebagai ibu kota. dan dinas intelijen. Bahkan renovasi terasa dahsyatnya karena sampai menggusur dan menghilangkan bentuk bangunan istana dinasti Thuluniyyah. Mesjid ini dibangun oleh Ahmad bin Thulun tahun 262 H hingga tahun 265 H diatas sebuah gunung yang bernama “Jabal Yasykur”. perdagangan. Terletak di kaki bukit bernama Gabal Yashkur. 904-905 M.. Tipe bangunan mesjid ini sama dengan tipe mesjid Samarra yang mempunyai menara berbentuk spiral.

terdapat bangunan berkubah yang menjadi tempat wudhu sekaligus penyedia air minum publik (sabil). Al-Qanathir Ahmad ibn Thulun ini terletak di arah tenggara kawasan al-Qatha’i. bangunan istana Ahmad ibn Thulun terdiri atas beberapa gerbang yang mempunyai nama tertentu dan memiliki fungsi yang tak sama. membuktikan pengaruh kuat seni arsitektur Samarra. bentuk fisik al-Maristan tak bisa dijumpai lagi. Bab al-Haram adalah pintu gerbang bagi kaum wanita. Secara fisik. Para sejarawan Muslim menyebut saluran air tersebut dengan al-Siqâyah. Bab al-Jabal sebagai gerbang ketika hendak menikmati suasana bukit Muqaththam. masjid Ahmad ibn Thulun masih mempertahan bentuk awalnya sebagaimana dibangun dulu di bawah pengawasan langsung Ahmad ibn Thulun. alMaristan juga memberikan kenyamanan layaknya rumah sakit modern. Selain memberikan pelayanan kesehatan cuma-cuma. namun dapat dipastikan bahwa model dan karakter peninggalan dinasti Thuluniyyah tidak begitu mengalami perbedaan yang signifikan dengan peninggalan dinasti Abasiyyah. Di tahun berikutnya. Dalam klinik ini. semua warga boleh memanfaatkan fasilitasnya tanpa melakukan pembedaan latar belakang suku dan agama. beberapa perbaikan terus berlanjut hingga tahun 2004 yang dilakukan oleh The Egyptian Supreme Council of Antiquities. disediakan seragam khusus dan mendapat perawatan intensif dari dokter tanpa dipungut biaya. Ada juga Bab al-Saj. Sebab bila dibandingkan dengan masjid Jami’ Amr ibn ‘Ash yang sudah banyak kehilangan identitasnya. Ahmad ibn . Warisan lain dari dinasti Thuluniyyah adalah al-Bimaristan atau al-Maristan. Tahun 1296. selain masjid Ahmad ibn Thulun. Di bagian halaman. terdapat tiga ruwaq luar yang bernama al-ziyâdât. area ini mengalami perombakan. setidaknya masih terdapat beberapa peninggalan dinasti Thuluniyyah. Alasan pembangunan al-ziyâdât adalah untuk mengantisipasi membludaknya jamaah.memberikan kesaksian. Masjid Jami’ Ibn Thulun yang berada tepat di pusat kawasan al-Qatha’i berbentuk segi empat dengan halaman terbuka yang sangat luas tepat di tengah. Sebagaimana paparan Sayyidah Isma’il Kasyif. Bab al-Shalat menjadi akses penghubung ke masjid Ahmad Ibn Thulun. Sebab menara dengan model itu hanya terdapat di masjid Jami’ Samarra. Bab al-Darmun dan Bab al-Sibagh. dalam sebuah versi. Tiang masjid ini ketinggiannya mencapai 92 m. Salah satu berkah dari perombakan kali ini. konstruksi saluran air Ahmad ibn Thulun menyerupai saluran air yang yang ada di masa kerajaan Romawi. Meski relatif banyak. dalam klaim sejarawan. memiliki luas sekitar 8487 m2 dengan dikelilingi oleh ruwaq-ruwaq di keempat sisinya. Hanya sayang. gerbang yang bernama Bab al-Maydan menjadi pintu masuk bagi para tentara. Peninggalan dinasti Thuluniyyah yang lain adalah situs arkeologis berupa saluran air (al-qanâthir) Ahmad ibn Thulun. Pasien yang hendak dirawat di al-Maristan. Boleh dibilang. Dengan membangun masjid ini. adalah dibangunnya menara yang menjulang tinggi yang terletak di ruwaq luar sisi Barat masjid. Misal. Peninggalan dinasti Thuluniyyah lain yang tak kalah penting adalah masjid al-Tannur yang terletak di puncak bukit Muqaththam. Al-Maristan merupakan nama bagi sebuah bangunan yang berfungsi sebagai klinik atau balai pengobatan umum bagi masyarakat (non militer dan budak) yang sakit. Di antara tembok masjid dengan pagar kelilingnya. masjid Ahmad ibn Thulun ini adalah salah satu peninggalan orisinil terpenting peradaban Arab Islam di Mesir. Menara masjid Ahmad ibn Thulun yang mengerucut dengan tangga memutari menara (spiral).

terlahir ke dunia. dan para pengiringnya. Di tengah-tengah masjid terdapat bangunan kecil yang luasnya kurang lebih 92.juga karena merupakan bangunan pertama yang menggunakan teknik lingkungan. Di dalam masjid juga terdapat lima buah mihrab.80 meter.5 x 91. Masjid ini berbentuk segi empat yang panjangnya kurang lebih 162. Istana itu berdiri di sebuah taman yang dipenuhi bunga-bunga indah dan wangi-ditaman di pelataran dan diatur sedemikian rupa sehingga membentuk kata-kata dalam bahasa arab. Seperti perawatan saluran air dan perbaikan menara di Alexandria. juga menjadi salah satu monument keagamaan yang penting dalam Islam. tepat dibawah langit-langit yang kayu datar. Selain itu masjid yang agung yang menyandang nama Ahmad Ibn Thulun. belum direnovasi. Gambar-gambar khumarawih beserta para istrinya yang mengenakan mahkota emas. Mihrab yang paling besar dan paling punya . yaitu Ahmad bin Thulun mendirikan dinasti raja-raja yang berkuasa di Mesir dan Syria dari tahun 254 hingga 292 Hijriah. dia menginstruksikan preservasi terhadap beberapa fasilitas publik. tempat ahmad menghabiskan masa mudanya. dipahat diatas kay. Ahmad bin Thulun. pendiri dinasti Thulun yang berkuasa di Mesir dan Syria pada abad ke-3 Hijriah. Masjid Jami’ al-‘Askar tak lagi mampu menampung jamaah yang mayoritas adalah prajurit dan sebagaian masyarakat umum. Bangunan ini memiliki “aula emas. Awal garis keturunan Thulun adalah seorang budak yang dihadiahkan kepada Khalifah Ma’mun dari Dinasti Abbasiah oleh seorang penguasa dari Bukhara. terlahir ke dunia. Pembangunan masjid itu menelan biyaya sekitar 120. Sejarah mencatat. bangunan yang ditinggali anak sekaligus penerus ahma.5 meter atau sekitar 26143 meter persegi. Pengamatan manusia hidup seperti ini sangat jarang ditemukan dalam tradisi kesenian islam. Dinasti Thulun adalah dinasti kesultanan Mesir pertama dan berhasil memasukkan Syria ke dalam wilayah kekuasaannya.5 x 161. Beberapa proyek perbaikan dan renovasi terhadap peninggalan masa sebelumnya juga dia lakukan. Kiprah mulia Ahmad ibn Thulun tak hanya terhenti di situ. Masjid ini terutama menaranya yang tertua dimesir menunjukan pengaruh arsitektur bergaya samara. Ahmad bin Thulun Lahir 23 Ramadhan 220 Hijriah. yaitu Ahmad bin Thulun mendirikan dinasti raja-raja yang berkuasa di Mesir dan Syria dari tahun 254 hingga 292 Hijriah. Ahmad bin Thulun Lahir 23 Ramadhan 220 Hijriah. berukuran sebesar manusia aslinya. Putra Thulun. di antaranya 21 pintu masih asli seperti dahulu kala. salah satu daya pikat Mesir dalam bentuk wisata religiusnya adalah karena jasa Ahmad ibn Thulun dengan dinasti Thuluniyyah-nya. pendiri dinasti Thulun yang berkuasa di Mesir dan Syria pada abad ke-3 Hijriah. Ahmad bin Thulun. Diinding-dindingnya dilengkapi dengan jendela-jendela yang jumlahnya 129 buah yang dilapisi dengan kapur yang diukir indah dan menarik. Dinasti Thulun adalah dinasti kesultanan Mesir pertama dan berhasil memasukkan Syria ke dalam wilayah kekuasaannya.000 dinar. Putra Thulun. Kemegahan dan kemewahan masjid ini diantaranya karena penggunaan batu bata. Masjid ini terdiri dari 42 pintu. Sekitar sepertujuh belas bagian Al-Qur’an dituliskan dengan gaya tulisan kufi yang indah diatas hiasan kayu yang memenuhi bagian dalam masjid.Thulun bermaksud mengantisipasi kepadatan jamaah di masjid Jami al-‘Askar. Salah satu bangunan Islam yang lainnya yang terhitung istimewa adalah istana khumarawih (844-895).” yang dindingnya dilapisi emas dan dihiasi lapisan bergambar dirinya para istri. Awal garis keturunan Thulun adalah seorang budak yang dihadiahkan kepada Khalifah Ma’mun dari Dinasti Abbasiah oleh seorang penguasa dari Bukhara. Dan sejarah juga akan mencatat.

Dinasti Seljuk mencapai puncak kejayaannya ketika menguasai negeri-negeri di kawasan Timur Tengah seperti Irak. h. Akan tetapi kelemahan sudah sedemikian rupa. Gotak kecil Masjid Indonesia Cairo. dalam Bahasa Arab ‫ . Dari tempat awal mereka di Laut Aral. sehingga wilayah syam dapat direbut oleh pasukan Qaramitah. Harun bin Khumarawih. Amirnya yang kelima . Ensiklopedi Islam Indonesia.(3). Kematian Khumarawih pada 895 (282H) Merupakan awal kemunduran dinasti itu. 08 September 2006.nilai sejarah adalah mihrab yang paling tengah yang dibangun pada masa Sultan Mamalik yaitu Sultan Saifuddin Lagin.Sejatinya. Sebagai negara yang sangat kuat. Dinasti Seljuk juga menandakan penguasaan Bangsa Turki di Timur Tengah. atau ‫ السلجقة‬alSalājiqa) adalah sebuah dinasti Islam yang pernah menguasai Asia Tengah dan Timur Tengah dari abad ke 11 hingga abad ke 14. Cairo. Kekaisaran ini juga adalah sasaran utama Tentara Salib Pertama. Karna ia menyerah ketangan pasukan Bani Abbas yang menyerang Mesirpada 905 (292H). Turki dan Turkmenistan dan Seljuk juga dianggap sebagai penaung Kebudayaan Persia. Sejarah mencatat Dinasti Seljuk sebagai kerajaan yang mampu menghidupkan kembali kekhalifahan Islam yang ketika itu nyaris tenggelam. . Kekaisaran Seljuk dirintis oleh Seljuk Bek.com/2006/10/17/pemerintahan-islam-1/) BAGIAN V KEKAISARAN SELJUK RAYA DAN CABANG-CABANGNYA Seljuk (juga disebut Seljuq) atau Turki Seljuk (dalam Bahasa Turki:Selçuklular.(2). Pada hari ini. mereka dianggap sebagai pengasas kebudayaan Turki Barat yang ketara di Azerbaijan. Kekaisaran Seljuk Agung yang mulai menancapkan kekuasaan pada abad ke-11 M hingga 14 M itu didirikan suku Oghuz Turki yang memeluk Islam mulai abad ke-10 M. hanya 12 hari saja memerintah.سلجوق‬Saljūq.(1). Oleh Fatkhur Rohman. wilayah kekuasaan Kerajaan Seljuk pun kian bertambah luas. Amir yang ketiga.952-953 Diposkan oleh _Mahabbatullah_ d (http://dkmfahutan. Persia. Persaingan yang hebat antara unsure-unsur pembesar dinasti telah memecah persatuan dalam dinasti. Syaiban bin Ahmad bin thulun. dalam bahasa Persia: ‫ سلجوقيان‬Ṣaljūqīyān. Dinasti Seljuk Inilah kekaisaran Islam pertama Turki yang memerintah dunia Islam. Seljuk bergerak pertama ke Khorasan dan lalu ke Persia daratan sebelum menguasai Anatolia timur. Kekaisaran ini terbentang dari Anatolia hingga ke Rantau Punjab di Asia Selatan. Dinasti ini diasaskan oleh suku Oghuz Turki yang berasal dari Asia Tengah. dilawan oleh sebagian pasukannya dan dapat disingkirkan (896/283 H) Adiknya yang baru berusia 14 tahun. Dalam waktu yang singkat. Kekuasaan yang digenggamnya begitu luas meliputi Asia Tengah dan Timur Tengah — terbentang dari Anatolia hingga ke Punjab di belahan selatan Asia. Jakarta:UIN Syarif Hidayatullah. Kerajaan Seljuk yang berdiri pada 1037 M itu baru terwujud pada era kepemimpinan Thugril Bek yang berkuasa hingga 1063 M. Abu al-Asakir bin khumarawih. Sumber : Harun Nasution. Namun. Menaranya yang melingkar menjadi daya tarik tersendiri sekaligus ciri khas dari masjid Ibnu Thulun ini.wordpress. 1992. diangkat sebagai amir yang keempat. Kekaisaran Seljuk Raya adalah imperium Islam Sunni abad pertengahan yang pernah menguasai wilayah dari Hindu Kush sampai Anatolia timur dan dari Asia Tengah sampai Teluk Persia. dan demikian berakhirlah riwayat dinasti thuluniyah. Suriah serta Kirman. Mereka mendirikan kekaisaran Islam yang dikenali sebagai Kekaisaran Seljuk Agung.

agama. Ketujuh. memperkenalkan elemen pertama seni baroque yang menyebar ke seluruh Eropa di abad ke-16 M. Keenam.Kekaisaran Seljuk juga sangat mendukung dan mendorong perkembangan kebudayaan. Ketika al-Malik al. keberhasilan membangun kubah berbentuk kerucut. termasuk arsitektur modern. mempromosikan penggunaan motif-motif muqarnas. Tak cuma itu. mengembangkan dan mengelaborasi arsitektur makam. Kelima. Sedangkan gedung madrasah yang menyebar di daerah kekuasaan Kerajaan Seljuk mencerminkan geliat aktivitas pembelajaran. ilmu pengetahuan pun turut berkembang. Keunggulan dan kehebatan arsitektur warisan Dinasti Seljuk dapat disaksikan dari bangunan-bangunan peninggalan bersejarah di Iran. Ketiga. memperkenalkan caravanserai. Hal ini mendorong khalifah meminta bantuan kepada Alp Arselan Rahimahullah dari daulah Bani Seljuk yang . ketangguhan militer Seljuk mampu memukul mundur Bizantium yang bercokol di Palestina — kota suci ketiga bagi umat Islam — dalam peristiwa Manzikert 1071 M. bahkan dia mengundang Khalifah Fathimiyah. Pemerintahan Dinasti Seljuk yang berpusat di Anatolia itu amat toleran. mengembangkan dan memperbanyak madrasah untuk sarana pendidikan. Caravanserai banyak berdiri di wilayah kekuasaan Seljuk lantaran dinasti itu amat mendorong perdagangan dan bisnis. Para arsitek Barat pun banyak belajar dari arsitektur Seljuk. al-Basasiri berbuat sewenang-wenang terhadapap AlMalik al-Rahim dan Khalifah al-Qaimdari Bani Abbas. Tak heran. Dengan kekuasaan yang ada di tangannya. bila pada era kekuasaan Dinasti Seljuk banyak berdiri karya-karya arsitektur yang mengagumkan.Rahim memegang jabatan Amir alUmara. Anatolia serta wilayah Asia Minor Muslim. Pada era dinasti ini aktivitas keagamaan berkembang dengan pesat. Masa Berkuasanya Daulah Bani Seljuk Jatuhnya kekuasaan Bani Buwaih ke tangan Seljuk Ibn Tuqaq bermula dari perebutan kekuasaan di dalam negeri. Kehadirannya seakan menjadi penerang bagi rakyatnya. Sejarah mencatat beberapa kontribusi Dinasti Seljuk dalam bidang arsitektur antara lain. salah satunya seni bina bangun atau arsitektur. pertama. yakni caravanserai (tempat singgah bagi para pendatang) serta madrasah. (al-Mustanshir). Kerajaan Seljuk sudah mampu menembus kekuasaan Dinasti Abbasiyah. Keempat. keadilan serta kemakmuran. Dinasti ini mampu menghidupkan kembali pencapaian Kekhalifahan Umayyah dan Abbasiyah dalam bidang bina bangunan. Pada tahun 1055 M. Sederet ilmuwan dan ulama muncul dari Dinasti Seljuk seperti. kekuasaan itu dirampas oleh panglimanya sendiri. dan jender. para penguasa Seljuk sangat menghargai perbedaan ras. untuk menguasai Baghdad. Dinasti Fathimiyyah. memperkenalkan konsep baru empat iwan masjid. Al-Ghazali (1038 M – 1111 M) serta Umar Al-Khayam — seorang penyair terkemuka. Di bawah bendera Seljuk. Dua dasawarsa berikutnya. Meski berasal dari salah satu suku di Turki. umat Islam dapat hidup dalam kedamaian. Kedua. Variasi dan kualitas ornamen-ornemen serta bentuk dan teknik arstitektur peninggalan Dinasti Seljuk mampu menjadi inspirasi bagi para arsitek Muslim dan para ahli batu di seluruh dunia.Dinasti Seljuk amat disegani. Kontribusi Dinasti Seljuk dalam bidang arsitektur begitu besar. Hal itu ditandai munculnya kegiatan sufisme. Arselan al-Basasiri.Para arsitek dunia mencatat ada dua karya seni arsitektur yang paling unik warisan Dinasti Seljuk. Kehebatan dan keunikan gaya arsitektur Seljuk telah diakui dunia.

dipenjarakan. Maliksyah (465-485 H/1072-1092). setelah ditaklukkan daulah Seljuk ini. Raja Bequ bermaksud menyingkirkan Seljuk. Posisi dan kedudukan khalifah lebih baik setelah dinasti Seljuk berkuasa. ketiga. Pemimpin Seljuk terakhir ini berhasil mengalahkan Mas’ud al-Ghaznawi. Ia berhasil menguasai wilayah yang sebelumnya dikuasai oleh daulah Samaniyah. raja daerah Turkoman yang meliputi wilayah sekitar laut Arab dan laut Kaspia. Namun sebelum rencana itu terlaksana. Setelah Seljuk Rahimahullah meninggal. Seljuk Rahimahullah mengetahuinya. mereka disebut orang-orang Seljuk. dan memaksanya meninggalkan daerah Khurasan. Seljuk Rahimahullah diangkat sebagai pemimpin tentara. Balkh. Ketika itu mereka belum bersatu. Sepeninggal Thugril Bek Rahimahullah (455 H/1063 M). Sebelumnya. dinasti Seljuk memasuki Baghdad menggantikan posisi Bani Buwaih. Mereka dipersatukan oleh Seljuk ibn Tuqaq. Kepemimpinan selanjutnya dipegang oleh Thugril Bek Rahimahullah. kembali mengakui kedudukan Baghdad. Bani Seljuk berasal dari beberapa kabilah kecil rumpun suku Ghuz di wilayah Turkistan. Israil Ibn Seljuk dan kemudian penggantinya Mikail Ibn Israil Ibn Seljuk. namun ia tidak dijadikan sebagai pusat pemerintahan. Pada mulanya Seljuk ibn Tuqaq Rahimahullah mengabdi kepada Bequ. Rayy. atau disebut juga Wama Wara’a al-Nahar. Meskipun Baghdad dapat dikuasai. Alp Arselan Rahimahullah (455-465 H/1063-1072). Mereka mendiami daerah ini atas izin penguasa daulah Samaniyah yang menguasai daerah tersebut. Pada tahun 432 H/1040 M daulah ini mendapat pengakuan dari khalifah Abbasiyah di Baghdad. Karena itu. Thugril memproklamasikan berdirinya daulah Seljuk. Mereka masuk Islam dengan manhaj Sunni Salafy. Ketika daulah Samaniyah dikalahkan oleh daulah Ghaznawiyah. Pada abad kedua. . Khawarizm. Tabaristan. namun sayang saudaranya dapat ditangkap oleh penguasa Ghaznawiyah. paling tidak kewibawaannya dalam bidang agama dikembalikan setelah beberapa lama “dirampas” orang-orang Syi’ah. 2. Di saat kepemimpinan Alp Arselan inilah. dan keempat Hijrah mereka pergi ke arah barat menuju Transoxiana dan Khurasan. Al-Malik al-Rahim. tetapi bersama pengikutnya ia bermigrasi ke daerah land. sebuah daerah muslim di wilayah Transoxiana (antara sungai Ummu Driya dan Syrdarya atau Sihun). Pergantian kekuasaan ini juga menandakan awal periode keempat khilafah Abbasiyah. Amir al-Umara Bani Buwaih yang terakhir. Thugril Bek Rahimahullah memilih kota Naisabur dan kemudian kota Rayy sebagai pusat pemerintahannya. Dengan demikian berakhirlah kekuasaan Bani Buwaih dan bermulalah kekuasaan Daulah Seljuk. Thugril Rahimahullah berhasil merebut daerah-daerah Marwadan Naisabur dari kekuasaan Ghaznawiyah. pada tahun 429 H/1036 M. Setelah keberhasilan tersebut. bahkan mereka terus menjaga keutuhan dan keamanan Abbasiyah untuk membendung faham Syi’ah dan mengembangkan manhaj Sunni Salafy yang dianut mereka. daulah Seljuk berturut-turut diperintah oleh: 1. Ia tidak mengambil sikap melawan atau memberontak. penguasa dinasti Ghaznawiyah. kepemimpinan dilanjutkan oleh anaknya. Pada tanggal 18 Desember 1055 M/447 H pimpinan Seljuk itu memasuki Baghdad. Seljuk Rahimahullah menyatakan memerdekakan diri. urjan.berpangkalan di negeri Jabal. Daulah-daulah kecil yang sebelumnya memisahkan diri. Pengaruh Seljuk Rahimahullah sangat besar sehingga Raja Bequ khawatir kedudukannya terancam. dan Isfahan.

Pemerintahan Seljuk ini dikenal dengan nama al-Salajiqah al-Kubra (Seljuk Besar atau Seljuk Agung). bahasa. Perhatian pemerintah terhadap perkembangan ilmu pengetahuan melahirkan banyak ilmuwan muslim pada masanya. Gerakan ini dimulai dengan mengangkat Sulaiman ibn Qutlumish. Hampir di setiap kota di Irak dan Khurasan didirikan cabang Nizhamiyah. 5. Hitti. diperintah oleh keluarga Qutlumish ibn Israil ibn Seljuk dengan jumlah syeikh yang memerintah seluruhnya 17 orang. keponakan Alp Arselan. terbukalah peluang baginya untuk melakukan gerakan penturkian (turkification) di Asia Kecil. Ghuz. al-Hajr. 5. dan Armenia.Seljuk Syria. 7. penguasa Bani Seljuk juga mengembalikan jabatan perdana menteri yang sebelumnya dihapus oleh penguasa Bani Buwaih. al-Qusyairy dalam bidang tafsir. didirikanlah kesultanan Seljuk Ruum dengan ibu kotanya Iconim.Pada masa Alp Arselan Rahimahullah. jumlah syekh yang memerintah lima orang. dan Ahwaz. dan teologi. Barkiyaruq (487 -498 H/1 094-1103). berhasil mendirikan dinasti Seljuk di Syria pada tahun 1094 M/487 H. Jabatan ini membawahi beberapa departemen. Tutush Rahimahullah. membentang dari Kashgor. 2. ada beberapa pemerintahan Seljuk lainnya di beberapa daerah sebagaimana disebutkan terdahulu. Pada tahun 1077 M (470 H). Pada masa Sulthan Maliksyah wilayah kekuasaan Daulah Seljuk ini sangat luas. Abu Syuja’ Muhammad (498-511 H/11 03-1117 M). Rayy. sebuah daerah di ujung daerah Turki.Seljuk Iraq dan Kurdistan. Disamping membagi wilayah menjadi lima. Perancis.Seljuk Kirman berada di bawah kekuasaan keluarga Qawurt Bek ibn Dawud ibn Mikail ibn Seljuk. Maliksyah 498 H/ 1103 M) 6. Seljuk ini secara berturut-turut diperintah oleh sembilan syekh. Peristiwa penting dalam gerakan ekspansi ini adalah apa yang dikenal dengan peristiwa Manzikert. 4.Seljuk Besar yang menguasai Khurasan. dan Abu Harits Sanjar (511-522H/1117-1128 M).Seljuk Ruum.3. Ia merupakan induk dari yang lain. 4. Sementara itu putera Arselan. sebagai gubernur di daerah ini. Jumlah syekh yang memerintah dua belas orang. Disamping itu. Pada masa Alp Arselan Rahimahullah perluasan daerah yang sudah dimulai oleh Thugril Bek Rahimahullah dilanjutkan ke arah barat sampai pusat kebudayaan Romawi di Asia Kecil. Universitas Nizhamiyah inilah yang menjadi model bagi segala perguruan tinggi di kemudian hari. yaitu Bizantium. Persia. Abu Hamid al-Ghazali . ilmu pengetahuan dan agama mulai berkembang dan mengalami kemajuan pada zaman Sultan Maliksyah yang dibantu oleh perdana menterinya Nizham al-Mulk. Jabal. Jumlah Syekh yang memerintah seluruhnya delapan orang. 3. Perdana menteri ini memprakarsai berdirinya Universitas Nizhamiyah (1065 M) dan Madrasah Hanafiyah di Baghdad. Wilayah yang luas itu dibagi menjadi lima bagian: 1. diperintah oleh keluarga Tutush ibn Alp Arselan ibn Daud ibn Mikail ibn Seljuk. al-Akraj. Mahmud Al-Ghazi (485-487 H/1092-1094 M). sampai ke Yerussalem. Dengan dikuasainya Manzikert tahun 1071 M itu. Irak. pemimpin pertamanya adalah Mughirs al-Din Mahmud. Tentara Alp Arselan Rahimahullah berhasil mengalahkan tentara Romawi yang besar yang terdiri dari tentara Romawi. Diantara mereka adalah az-Zamakhsyari dalam bidang tafsir. Menurut Philip K. dipimpin oleh gubernur yang bergelar Syeikh atau Malik itu.

Secara fisik. 3. Madrasah tertua yang dibangun Nizham Al-Mulk terdapat di Baghdad pada tahun 1067 M. sedikit demi sedikit kekuasaan politik khalifah juga kembali.Pada pertengahan abad ke11 M. bangunan caravanserai terdiri dari halaman. beberapa dinasti kecil memerdekakan diri. dan Farid al-Din al-’Aththar dan Umar Khayam dalam bidang sastra. Banyak masjid. Bangunan madrasah itu menerapkan karakter khas Iran termasuk penggunaan iwan dan menara ganda yang membingkai pintu gerbang. Arsitektur Menakjubkan dari Dinasti Seljuk 1. para arsitektur di era Dinasti Seljuk mulai mengembangkan bentuk. para pendatang akan dijamu dengan makanan serta hiburan. Para pelancong dan pedagang dari berbagai negeri akan dijamu di caravanserai selama tiga hari secara cuma-cuma alias gratis. Fakta menunjukkan. terutama untuk negeri Irak. bangunan madrasah Seljuk terdiri dari halaman gedung yang dikelilingi tembok dan dilengkapi empat iwan. Khurasan sudah menggunakan empat iwan. Caravanserai dikelola oleh sebuah lembaga donor. Maliksyah terkenal dengan usaha pembangunan di bidang yang terakhir ini. jembatan. Setelah Sultan Maliksyah dan perdana menteri Nizham al-Mulk wafat Seljuk Besar mulai mengalami masa kemunduran di bidang politik. kamar pengawal serta tersedia juga kandang untuk alat transportasi seperti kuda. madrasah dijadikan tempat pembelajaran teknologi. depo.Salah satu madrasah terbaik yang bisa dijadikan contoh berada di Anatolia. Dalam caravanserai terdapat kamar menginap. gedungnya dipercantik dengan lengkungan iwan. Caravanserai Seljuk (Khan) Penguasa Dinasti Seljuk begitu banyak membangun caravanserai atau tempat singgah bagi para pendatang atau pelancong. Di Persia. fungsi dan karakter masjid.(6). madrasah yang dibangun antara tahun 1080 M hingga 1092 M di Kharghird. seperti Syahat Khawarizm. bangunan madrasah diadopsi oleh penguasa Seljuk Emir Nizham Al-Mulk menjadi bangunan publik. Di caravanserai itulah. Bentuknya segi empat dan ditopang dengan dinding yang kuat.(4). Menara Seljuk Bentuk menara masjid-masjid di Iran yang dibanguan Dinasti Seljuk secara subtansial . 2. Kekuasaan dinasti Seljuk di Irak berakhir di tangan Khawarizm Syah pada tahun 590 H/l199 M. Setiap propinsi berusaha melepaskan diri dari pusat. Struktur bangunan caravanserai Seljuk meniru istana padang pasir Dinasti Abbasiyah.Rahimahullah dalam bidang teologi. dan al-Ghuriyah. Selain itu juga ada asrama dan ruang belajar. Caravanserai di wilayah Iran itu menjadi cikal bakal berdirinya tempat singgah khas Dinasti Seljuk. Sementara itu. Konflik-konflik dan peperangan antar anggota keluarga melemahkan mereka sendiri. ( Wallahul Musta’an ). Perebutan kekuasaan diantara anggota keluarga timbul.Bukan hanya pembangunan mental spiritual. Organisasi itu pertama kali didirikan di Rabat-i-Malik. Sang emir terispirasi oleh penguasa Ghaznawiyyah dari Persia.(5). Ghuz. Caravanserai pertama itu dibangun pada tahun 1078 M oleh Sultan Nasr di antara rute Bukhara-Samarkand. dalam pembangunan fisik pun dinasti Seljuk banyak meninggalkan jasa. Secara fisik. caravanserai dibangun untuk menopang aktivitas perdagangan dan bisnis. irigasi dan jalan raya dibangunnya. Pada sisi yang lain. Bangunan masjid diperluas menjadi madrasah. Bangunan madrasah pertama muncul di Khurasan pada awal abad ke-10 M sebagai sebuah adaptasi dari rumah para guru untuk menerima murid. Madrasah Seljuk Menurut Van Berchem.

orang-orang syiah melakukan seruan secara rahasia dan mengajak masyarakat untuk mengangkat seorang khalifah yang mereka beritakan berasal dari keturunan Ja’far Shadiq cucu Ali bin Abi Thalib tetapi kebanyakan golongan sunni . Makam Seljuk Pada era kejayaan Dinasti Seljuk pembangunan makam mulai dikembangkan. dinasti ini berpahaman syiah. Selain itu ada pula yang atapnya berbentuk kerucut (terutama di Anatolia). 4. Namun. beliau di lantik pada tahun 297 di Qairawan3 Maroko. dilahirkan di Kuffah tahun 260 H / 874 M. dari permulaan pembentukannya dinasti ini bertujuan untuk menjalankan ideologi syiah dan ingin melepaskan diri dari kekuasaan Daulah Abbasiah di Baghdad yang berideologi Sunnah. Sebelum pembentukan daulah. Nama lengkapnya Ubaidillah. beliau bermazhab Syiah Isma’iliyah4 berasal dari Irak. Model bangunan makam Seljuk merupakan pengembangan dari tugu yang dibangun untuk menghormati penguasa Umayyah pada abad ke-8 M. namun ada juga yang memujinya6. berbentuk silinder dan bentuk-bentuk segi empat ditutupi dengan kubah (terutama di Iran). Bangunan makam yang megah dibangun pada era Seljuk tak haya ditujukan untuk menghormati para penguasa yang sudah meninggal. 5.berbeda dengan menara di Afrika Utara. Masjid Seljuk Inovasi para arsitektur Dinasti Seljuk yang lainnya tampak pada bangunan masjidnya. Masjid Seljuk sering disebut Masjid Kiosque. Namun. Bangunan masjid ini biasanya lebih kecil yang terdiri dari sebuah kubah. Itulah ciri khas masjid Kiosque. PEMBAHASAN 1. Pribadinya agak bermasalah dan tidak konsisten dalam pengamalan agama5. Tak heran.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN VI DINASTI FATIMIAH A. PENDAHULUAN Dinasti Fatimiah merupakan sebuah dinasti yang didirikan di benua Afrika pada penghujung tahung 200 san Hijriah atau sekitar tahun 910 Masehi. bila makam penguasa dan ilmwuwan terkemuka di era Seljuk hingga kini masih berdiri kokoh. Sumber: CyberMQ. Model masjid khas Seljuk ini seringkali dihubungkan dengan kompleks bangunan yang luas seperti caravanserai dan madrasah. B. Bangunan makam biasanya dibangun di sekitar tempat tinggal tokoh atau bisa pula letaknya dekat masjid atau madrasah. para ulama dan sarjana atau ilmuwan terkemuka pun mendapatkan tempat yang sama. Bentuk menara masjid Seljuk mengadopsi menara silinder seagai ganti menara berbentuk segi empat. berdiri melengkung dengan tiga sisi yang terbuka. Pembentukan Daulah Fatimiah2 (297 H – 322 H / 910 M – 934 M) Dinasti Fatimiah didirikan oleh Ubaidillah Al Mahdi Abu Muhammad. Daulah Fatimiah ini pada mulanya berpusat di Maroko kemudian berpindah ke Mesir. Bangunan makam Seljuk menampilkan beragam bentuk termasuk oktagonal (persegi delapan). bangunan makam yang dikembangkan para arsitek Seljuk mengambil dimensi baru.

Al Qaim bi Amrillah Muhammad pada tahun 322 H – 323 H 3. 4. 2. Ini dibuktikan dengan sikap mereka yang berada di pihak Ali ketika peristiwa pembunuhan Khalifah Usman bin Affan. Hal ini mengikut irama perkembangan zaman. jika pemerintah mereka dipimpin oleh orang syiah maka kekuatan syiah di masyarakat semakin kuat dan begitulah sebaliknya. oleh sebab itu mereka menamakan pemerintahan tersebut sebagai Daulah Fatimiah sebagai sandaran kepada fatimah binti Muhammad Saw .000 pasukan bahkan lebih. mereka mengirim utusan untuk diadakan negosiasi damai dengan panglima Jauhar Siqli. Ketika Daulah Abbasiah di Baghdad di kuasai oleh bani Buwaih yang agak loyal ke pemahaman syiah. Namun Al Muiz linillah tidak menetap lama di negara tesebut kerena berpindah ke Mesir atas alasan keamanan 3. seruan ini akhirnya meraih kemenangan. Sesudah itu panglima Jauhar Siqli membuat persiapan untuk mendirikan Daulah Fatimiah . Daulah Fatimiah bertahan di Maroko selam 24 tahun yang di pimpin oleh 4 orang khalifah yaitu : 1. Maka tidak heran sebahagian penduduknya agak condong kearah pemikiran syiah. Kaum syiah berada di Mesir sebelum berdirinya daulah Fatimiah9. Daulah Fatimiah Di Maroko Ketika Ubaidillah Al Mahdi sampai di Maroko kelompok syiah Idrisiah langsung menyambutnya dan membaiat sebagai khalifah dengan ibu kotanya Al Manshuriah. maka pemahaman syiah di mesir mulai mendapat angin segar di kalangan masyarakat. Daulah Fatimiah Di Mesir Semenjak permulaan Islam orang-orang Mesir sangat menyukai Ali bin Abi Thalib. Keadaan seperti ini menjadi modal dasar bagi Al Mu’iz Lidinillah membentuk daulah Fatimiah yang saat itu masih dikuasaai oleh Bani Thulun10. termasuk pasukan berkuda dan kapal laut. Pada tanggal 4 rabiul Akhir tahun 298 H / 911 M pengumuman pendirian Daulah Fatimiah dibuat diatas mimbar sebagai bertanda berakhirnya Daulah Aghlabiah8 (184 H-296 H / 800 M-908 M). akhirnya panglima berjanji bahwa setiap orang Mesir bebas mengamalkan keyakinan agama dan mazhab mereka masing-masing dan berjanji akan memberikan keadilan dan perbaikan melalui kutipan pajak. pasukan yang dikomandoi oleh Jauhar Siqli langsung menuju Iskandariah tanpa perlawanan penduduk tempatan.meragui garis keturunan Ubaidillah Al Mahdi berasal dari keturunan Ali bin Abi Tahlib7. 2.Al Mahdi Ubaidillah di Maroko pada tahun 297 H – 322 H. 4.Al Muiz linillah pada tahun 341 H – 362 H. Penaklukan Mesir Upaya untuk menakluki Mesir sudah dimulai semenjak tahun 301 H / 913 M namun masih gagal tetapi pada tahun 358 H / 969 M Al Mu’iz Lidinillah menyiapkan 100.Al Manshur Ismail pada tahun 233 H – 341 H. di Negara tersebut dan Ubaidillah Al Mahdi digelar Amirul Mukminin. mereka mengatakan bahwa khalifah yang sebenarnya dan yang berhak memerintah Daulah Islamiayh adalah Ubaidillah Al Mahdi dari keturunan Ali bin Abi Tahlib. Ketika hal ini diketahui oleh orang-orang Fusthath.

lalu Al Mu’iz Lidinillah membuat peraturan tentang perpajakan dengan tujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.Al Faiz Billah Ismail 549 H – 555 H 11. keadaan ini membuat rakyat agak senang walau dalam kebijakan keagamaan terdapat banyak kontroversi.dengan membuat penempatan tentara dan keperluan lainnya termasuk mendirikan Masjid yang kemudiannya dikembangkan menjadi universitas Al Azhar.Al Hakim bi Amrillah Manshur hingga 386 H – 411 H. Lalu dipersiapkannya tentara besar yang tetap dipimpin oleh panglima Asasuddin Shirkuh dan Shalahuddin Al-Ayyubi untuk .Al adhid lidinillah Abdullah Yusuf 555 H – 567 H14 5. Kerjasama Wazir besar Shawar dengan orang kafir itu telah menimbulkan kemarahan raja Nuruddin Zanki17 dan para pemimpin Islam lainnya termasuk raja Baghdad. 4. Madinah namun penulis belum menemukan data sejarah tentang hal tersebut. Seiring dengan itu diaturlah strategi pemerintahan yang lebih loyal ke arah syiah serta memperbaiki ekonomi Mesir yang saat itu agak bermasalah. panglima Asasuddin Shirkuh16 membawa Shalahuddin AlAyyubi untuk menundukkan Daulat Fatimiyah di Mesir. Ada pendapat yang mengatakan kekuasaannya juga meliputi Mekah.Al Musta’li Billah Ahmad hingga 487 H – 495 H 7. panglima Asasuddin Shirkuh dan Shalahuddin diperbolehkan pulang ke Damsyik. 6.Al Muiz linillah Maad mulai tahun 362 H – 365 H. Akan tetapi. meminta bantuan pasukan Salib untuk menghalau Syirkuh dari Mesir. Tunisia. Setelah keadaan agak tenang panglima Jauhar Siqli meminta pada khalifah Al Mu’iz Lidinillah untuk segera datang ke Mesir11 dengan ibu kotanya Kairo12 pada tahun 361 H13.Azh Zhafir billah Ismail 544 H – 549 H 10. Dengan sembunyi-sembunyi Shawar pergi ke Baitul Maqdis. sebagai mana kutipan berikut: 1. Keruntuhan Daulah Fatimiah Pada tahun 558 H/1163 M. 2. Maka terjadilah pertempuran antara pasukan Asasuddin Shirkuh dengan Raja Almeric yang berakhir dengan kekalahan Asasuddin Shirkuh.islamonline. Untuk lebih jelasnya silakan lihat peta di bawah ini yang penulis download dari web: www. Daerah Kekuasaan Daulah Fatimiah Daerah Kekuasaannya di Afrika meliputi Maroko. Usahanya berhasil. Yordania. Mesir. Hijaj15.net. 3. Maka mulailah aliran syiah di taburkan dengan leluasa dan dihilangkannya pengaruh Abbasiah yang sunni. Khalifah Daulat Fatimiyah terakhir Adhid Lidinillah dipaksa oleh Asasuddin Syirkuh untuk menandatangani perjanjian. Daulah Fatimiah di Mesir bertahan hingga 11 khalifah dari pembentukannya tahun 297 H hingga masa keruntuhannya pada tahun 567 H. Setelah menerima syarat damai dari kaum Salib.Al Amir Bi Ahkamillah Manshur 495 H – 524 H 8. Pasukan Salib yang dipimpin oleh Raja Almeric dari Jerussalem menerima permintaan tersebut. Wazir besarnya Shawar merasa iri melihat kekuasan Syirkuh semakin besar.Al Aziz Nazzar hingga 365 H – 386 H. di Asia meliputi Syiria.Azh zhahir li I’zaz dinillah hingga 411 H – 428 H 5.Al Mustanshir Maad hingga 428 H – 487 H 6.Al hafizh lidinillah Abdullah 524 H – 544 H 9.

Ya’qub bin Kalas seorang wazir24 pada pemerintahan Fatimiah menyusun sebuah kitab fiqh25 yang disusun berdasarkan mazhab Syiah Isma’iliyah26 dengan arahan langsung khalifah Al Mu’iz Lidinillah yang berkuasa saat itu. Sebab-Sebab Kehancuran Daulah Fatimiyah Banyak sekali sebab-sebab yang membawa hancurnya Daulah fatimiah di Mesir. Wazirnya di perintahkan untuk mendatangkan para fuqaha’ yang saat itu berjumlah 35 orang kemudian di beri fasilitas dan gaji yang mencukupi27. Qaramithah dan di umumkan diatas mimbar tentang kesesatan pahaman tersebut22 g)Seruan dan taktik yang di buat oleh khalifah semakin membuat bani Buwaih tertekan dan lemah. Ibnu Jauzi dan lain-lain dalam memberi peringatan tentang bahaya ideologi Syiah18 c)Kembali Khilafah Abbasiah berpegang pada Al Qur’an dan Sunnah dimana sebelumnya yang berkuasa adalah Dinasti Buwaih berfaham Syiah (320 H – 447 H). Sehingga siapa saja yang menjadi qadhi mesti berpodoman pada kitab ini.menghukum si pengkhianat Shawar. seperti berikut: a)Penyerangan yang dilakukan oleh Salahuddin Al Ayubi telah membawa Daulah fatimiah tutup buku. b)Munculnya ulama-ulama besar seperti Abu Ishaq Asy Syairazi. bukan hanya itu para fuqaha’ juga di sediakan tunjangan hari raya dan fasilitas di istana untuk tujuan mengajarkan kitab tersebut kepada masyarakat. 7. dia sendiri melarikan diri dan bersembunyi. Akan tetapi pasukan Shawar hanya dapat bertahan sebentar. sebagaimana yang telah penulis jelaskan diatas. Kitab ini dijadikan sebagai pedoman dalam memustuskan perkara di pengadilan dan fatwa lainnya. ternyata Wazir Besar Shawar dijumpai bersembunyi di situ. Semua itu sebagai motivasi kepada para du’ah yang . walaupun kebanyakan penduduk Mesir Saat itu bermazhab sunnah. Panglima Asasuddin Shirkuh dan Shalahuddin mulai maju ke ibu kota Kairo dan mendapat tentangan dari pasukan Wazir Shawar. Suatu hari panglima Shalahuddin Al-Ayyubi berziarah ke makam orang shaleh di Mesir. namun penulis hanya menyebutnya beberapa sebab penting saja. Al Mu’iz Lidinillah memerintahkan bawahannya agar di buat rumah khusus disamping universitas Al Azhar untuk pelatihan dalam rangka memahami kitab tersebut. mereka menguatkan pendapat yang sesuia dengan mazhab syiah dan mendahulukan pengamalan agama dengan mengikut pendapat para imamnya dari pendapat para imam sunni. Shalahuddin segera menangkap dan dibawanya ke istana untuk dihukum mati.19 d)Perlawanan masyarakat Mesir yang semakin meluas terhadap ajaran Syiah yang di bawa oleh Daulah Fatimiah20 e)Khilafah Abbasiah Al Qadir billah Amirul Mukminin pada tahun 480 H meminta Fuaqaha’ Mukatazilah bertaubat dan melarang mereka mempelajari hal-hal yang bertentangan dengan Islam. Politik Daulah Fatimiah Pemahaman syiah pada masa Daulah Fatimiah sangatlah kental terlihat dalam kebijakan politik kenegaraannya. termasuk juga melarang masyarakat berideologi seperti Syiah serta menjauhkan diri dari perbuatan bid’ah21 f)Penangkapan pengikut Syiah. sehingga membuat kekuatan Syiah berada pada taraf yang sangat lemah23 8.

namun karena mutunya yang unggul. namun di seluruh dunia. al Mustanshir Billah. dibalik itu mereka ingin menjadikannya markas penyebaran faham syiah. Dalam kekuasaan daulah Fatimiah Jami Al Azhar mengalami beberapa kali renovasi. dan sampai sekarang masih eksis.memberikan pemahaman pada masyarakat mengenai kitab tersebut dan seluruh biaya tersebut di tanggung oleh khalifah. Sebab khalifah tau bahwa pemerintahannya akan bertahan lama jika ilmu tersebut disebarkan pada masyarakat28. tepatnya setelah beberapa bulan kekuatan fatimiyin memasuki Kairo. menjadikan Al Azhar tempat tujuan menimba ilmu agama dari para masyayikhnya. Kemajuan Pada Masa Daulah Fatimiah Diantara kemajuan yang dicapai Daulah Fatimiah seperti berikut: a) Bidang kebudayaan dan Keagamaan Menjadikan mesjid sebagai tempat pendidikan agama walaupun yang dimaksud untuk mengembangkan ideology mereka. dari sinilah dimulainya pengajaran di jami Al Azhar. karena pengajarannya sudah bermula sejak didirikannya yaitu sejak tahun 245 H/ 859 M. dihapuslah madzhab syiah dari Mesir dan diganti dengan . demikian juga universitas-universitas Eropa lainnya. bahkan ada yang mengatakan bahwa Jami Al Qarawain adalah Universitas tertua di dunia. Pada masa Shalahuddin. Al Azhar merupakan Univesitas pertama yang para pengajarnya didanai oleh negara. Al Azhar merupakan universitas tertua. tidak hanya di dunia Islam. Di sekitarnya dibangun rumah bagi mereka yang mengajar pada Al azhar. seperti Universitas Paris didirikan pada abad ke-12 Masehi. Jami Al Azhar mempunyai penghargaan tersendiri dari para khalifah fatimiyin. Dalam blantika dunia keilmuan. Shalahuddin Al Ayyubi ( wazirnya ) memegang tampuk kekuasaan Mesir. 9. Terlihat hingga sekarang hasil renovasi yang dilakukan oleh Al Hafidz Lidinillah dengan peninggalannya qubah yang dihiasi dengan tulisan ayat-ayat Al Quran dengan khath kufi dan bermacam-macam hiasan yang indah. Kekuasaan khilafah fathimiyah berakhir dengan khalifahnya Al Adhid Lidinillah. Hai ini membuktikan bahwa khalifah mencintai ilmu dan suka pada kemajuan. Sedang Al Muiz Lidinillah baru datang dari Maroko masuk Kairo setahun kemudian. seperti pada masa al Hakim Biamrillah. setelah meniggalnya khalifah Al Adhid Lidinillah tahun 567 H/ 12 September 1171 M. Karena universitas-universitas di Amerika dan Eropa baru didirikan dua abad setelah berdirinya Al Azhar. dari sinilah berakhirnya kekuasaan fathimiyin di Mesir dan mulai berkuasanya Keluarga Ayyubiyyin. pembangunan jami Al Azhar memakan waktu kurang lebih dua tahun. b) Universitas Islam Al Azhar Kairo Jami Al Azhar didirikan bersamaan dengan masuknya kekuasaan Fatimiyin di Kairo. Khalifah juga membiayai para fuqaha dan du’ah yang menyebarkan ilmu pengetahuan. Ada sebuah mesjid yang yang kemudiannya menjadi universitas Al Azhar. hanya saja besarnya kedudukan Al Azhar bukan karena tertua atau tidaknya. Universitas yang mengimbangi Al Azhar dari segi sejarahnya adalah Universitas Qarawain di Kota Fas Maroko. serta posisi Mesir yang strategis di tengah dunia Islam. Universitas Oxford di Inggris pada abad ke-13. dan Al Hafidz Lidinillah. yang kemudian dibuka secara resmi oleh Jauhar al Shaqali29 dengan shalat jumat pada tanggal 7 Ramadhan 361 H / 21 Juni 972 M.

C. kitab Saqthu Azh Zhand. g) Bidang Kedoktoran Abu Hasan Ali bin Ridwan h) Bidang Matematika Abu Ali Muhammad bin Hasan bin Haisam i) Bidang Sejarah Abu Hasan Ali Syabasyti.madzhab sunni.429H. c) Bidang Syair Melahirkan beberapa orang yang pakar dalam syair seperti Ibnu Hani’. Abu Yakqub As sajazi. Lembaran hitam Daulah Fatimiah a)Pada permulaan ketadangan ke Maroko Khalifah Ubaidillah Al Mahdi di gambar sebagai Imam mahdi yang di tunggu-tunggu. f)Tahun 400 san banyak sekali pembunuhan para ulama dan orang shaleh33. kitab Al Aghani oleh Abi Al Faraj Al Ashfihani w. Abu Abdullah Muhammad bin Abi Jarah. 398H. sedangkan mazhab syiah masih berjalan namun secara sembunyi-sembunyi34. e)Tahun 393 Daulah Fatimiah memukul dan mengurung selama 3 hari karena mereka shalat dhuha. Rasail oleh badi’uzzaman Al Hamzani w. 10. b)Tahun 372 Daulah Fatimiah meniadakan shalat terawih semua daerah di Mesir. namun klaimnya sebagai imam mahdi tidak terbukti. Abu Abbas Ahmad bin Mufrij. g)Tahun 564 Daulah Fatimiah mengubah kebijakan dengan mendirikan madrasah untuk mazhab Syafi’i dan Maliki serta mengalihkan dari syiah kepada sunnah yang saat itu kebanyakannya bermazhab Syafi’i dan Maliki. 356H. 328H. Al Muayyid fi dinillah Asy Syairazi. Abu Shaleh Armani. hal ini banyak sekali memberi pengaruh positif dari masyarakat terhadap dirinya. Muhammad bin Abu Qasim Al Masbaji. PENUTUP Jika kita menelusuri sejarah tentang Daulah Fatimiah maka kita akan menemukan 2 . Ibnu Sina30 Filosof terkenal diantara kitab dalam ilmu kedoktoran. Abu Hanifah Nukman Al Maghribi. filsafat31 Beliau pengikut setia syiah yang memerintah f) Bidang Filsafah Melahirkan beberapa filosof terkenal sperti Abu Al Hatim Ar Razi. Jakfar bin Manshur Al Yamani. Abdul Wahab bin Nashir Al Maliki. Al Luzumiyat oleh Abu Ula Al Ma’kri w.449. Imarah Yamani d) Bidang Prosa Melahirkan beberapa kitab terkenal seperti Al A’kdul Farid oleh Ibnu Abdi Rabbihi w. logika. c)Tahun 381 Daulah Fatimiah menghukum orang yang kedapatan kitab Muatha’ Imam Malik d)Tahun 391 Daulah Fatimiah menangkap dan di kurung orang yang ketika di tanya tentang Ali bin Abi Thalib tetapi ia menjawab tidak tahu. hamiduddin al Karmani. e) Bidang Sastra Kitab Yatimah Ad Dahri oleh Abu Manshur As Sa’alabi w.Abu Abdullah An Nusfi. Namun kemudiannya di izinkan lagi setelah terjadi perselisihan32. Usamah bin Munqiz.

Sumber: CyberMQ. Hal ini terlihat dengan dalam kedua kitab kelompok tersebut yang saling memuji dan mencaci.pendapat yang berbeda dalam cara melihatnya. Fez menjadi pusat kaum Syorfa atau Syurafa (bentuk jamak dari .padat penduduknya dengan berbondong-bondongnya para emigran Muslim baik dari afrika maupun dari Andalusia ke pusat pemerintahan Idrisiyah tersebut. israk mikraj. Maulid Ali. yang pertama di wakili oleh Syiah dan yang kedua oleh Sunnah.pada tahun 172-314 M. perayaan Karbala dan sebagainya.dan melarikan diri ke Mesir sebelum mencapai Maroko. Husen. Setelah khilafah Abbasiah kembali berpegang pada Al Qur’an dan Sunnah serta mengikuti jejak Salafus Shaleh maka umat Islam kembali bangkit dan dapat menyatukan negeri-negeri yang sebelumnya memisahkan diri sekalipun tidak semuanya dapat disatukan sebagaimana sebelumnya berada di bawah satu khilafah. Oleh itu lahirlah berbagai dinasti-dinasti kecil di timur dan di barat Baghdad sebagai mana penulis sebutkan pada pendahuluan dan yang paling merugikan umat Islam ketika itu adalah direbutnya Baitul Maqdis Kiblat pertama umat Islam oleh tentara Salib. sebagai contoh penamaan daulah ini dimana kelompok syiah menyebut dengan nama Daulah Fatimiah sedangkan kelompok sunnah menamakan Daulah Ubaidiah sebab orang Sunni menganggap tidak saheh silsilah keturunan Ubaidillah Al Mahdi sebagi pendiri daulah tersebut.diatas reruntuhan kota Romawi kuno. Hal ini membuktikan bahwa sejarah umat Islam akan jaya jika mereka berpegang teguh pada Al Qur’an dan As Sunnah. akhir tahun. tahun baru.Volabulis.Ia diangkat sebagai pemimpin kaum Berber zenata. Setelah kita menelusuri sejarah Dinasti Fatimiah mulai dari masa pendirinya Ubaidillah Al Mahdi sehingga masa Al Adhidh. Hasan. Masa ketika Dinasti Fatimiah berkuasa merupakan masa ditengah pesatnya berkembang berbagai aliran Kebathinan.yang didirikan oleh Muhammad ibn Idris yang beraliran Syi’ah. maka kita dapat menyimpulkan bahwa Ninasti Fatimiah ini merupakan dinasti pertama dalam Islam yang mengembangkan hal-hal yang baru dalam Islam35 seperti perayaan maulid Nabi Muhammad Saw.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN VII DINASTI IDRISIYAH 172-314 M Di Maroko berdiri dinasti Idrisiyah. sejauh mana umat Islam berpegang pada keduanya sejauh itulah kejayaan akan mereka peroleh. maka tidak heran jika saat itu umat Islam terpecah belah dan dengan beraninya membuat daulah sendiri menurut pemikiran yang mereka yakini.dan menjadikan Fez sebagai ibu kotanya.Kota baru itu berkembang dengan pesat. orang syi’i yakin daulah ini membawa keadilan dan kemakmuran sedangkan orang Sunni melihat daulah ini membawa petaka dan keburukan.Sebelum dikuasai dinasti idrisiyah wilayah tersebut didominasi oleh kaum Khawarij.Idris adalah cicit Hasan ibn Ali ibn Abi Talib yang ikut memberontak terhadap Abbasiyah di Hijaz tahun 169 M. juga perayaan nisfu sya’ban. Syiah dan Muktazilah.

sedang yang lain meloloskan diri ke selatan.Tahart.Wargla.syarif.Hasan dan Husain ibn Ali ibn Abi Thalib.juga merupakan pusat ilmu pengetahuan agama yang tinggi khususnya aliran khawarij untuk seluruh Afrika Utara dan bahkan diluar wilayah tersebut. Sumber: CyberMQ.Abu Abdullah dari suku Berber Ketama.Dinasti ini berakhir dengan jatuhnya Tahart ke tangan para penyebar dakwah fatimiyah tahun 296. Sumber: CyberMQ.Tiga atau empat dasawarsa setelah jatuhnya bangsa yang beraliran Syi’ah itu berdiri lagi keluarga jauh dari Idrisiyah. Dinasti ini didirikan oleh Ibnu Aghlab (Mufradi.di Aljazair Barat yang dipelopori oleh Abdurrahman ibn Rustam yang beraliran Khawarij Ibadiyah.tanpa menguasai desa-desa akhirnya terpecahpecah dimasa pemimpin mereka.Ibu kotanya ialah Tahart yang berhubungan dengan kota Aures.Pulau jerba di Tunisia.orang mulia). Algeria dan Sisilia.Musuh-musuh mereka yang terdiri dari suku Berber.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN IX DINASTI AGLABIYAH TAHUN 184-296 Dinasti Aghlabiyah adalah salah satu Dinasti Islam di Afrika Utara yang berkuasa selama kurang lebih l00 tahun (800-909 M).dan jabal Nefusa hingga kini.Yahya IV (292-310) terpaksa mengakui kekuasaan Fatimiyah. 1997:116).yakni Hammudiyah yang berkuasa di Algeciras dan Malaga sebagai salah satu penguasa dari Muluk at-Tawaif.yakni Daulah Fatimiyah yang dipimpin oleh Mahdi Ubaidillah.Zanzibar dan Afrika timur. Ibrahim I ibn al-Aghlab (800-812 M) 2.Keberadaan dinasti tersebut sebenarnya merupakan protes terhadap dominasi Arab yang Sunni.Kekuaaan mereka dibagi-bagikan kepada saudara-saudara al-muntasir yang banyak jumlahnya.Tetapi bani umaiyah yang berkuasa diSpanyol memukul Idrisiyah tahun 363 dan keluarga terakhir dinasti yang kalah itu dibawa ke Cordova. Kekuasaan Idrisiyah yang ada dikota-kota.dengan mudah dapat memukulnya.seperti Oman.Muhammad al-Muntasir pada tahun 213-221.Tripolitani dan Tunisia Selatan.yang menjadi factor penting dalam sejarah perkembangan Maroko.yakni para keturunan cucu Nabi SAW.Disamping itu muncul pula ancaman musuh yang lebih besar. dan Fez dapat diduduki oleh dinasti baru yang bercorak Syi’ah tersebut pada tahun 309. Wilayah kekuasaannya meliputi Ifriqiyah.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN VIII DINASTI RUSTAMIYAH 160-296 Dinasti Rustamiyah berdiri pada tahun 160-296.dimasa Rustamiyah mengalami kemakmuran yang menakjubkan dan sebagai persinggahan diutara diantara salah satu rute-rute kafilah trans-sahara.Idrisiyah dapat menguasai pelosok Maroko.dan keluarga rustamiyah banyak dibunuh oleh penakluknya itu.Walaupun secara politis masih berkembang dan berpengaruh dibeberapa wilayah Magrib seperti oase Mazb Aljazair.Baru menjelang akhir pemerintahannya.Dinasti ini bersekutu dengan bani umaiyah diSpanyol karena terjepit oleh Idrisiyah yang Syi’ah di Barat dan Aglabiyah yang Sunni diTimur mereka. Abdullah I (8l2-817 M) . Para penguasa Dinasti Aghlabiyah yang pernah memerintah adalah sebagai berikut : 1.

Ia adalah seorang pejabat Khurasan dalam militer Abbasiyah. Inilah ekspedisi laut terbesar. Pada tahun itu Ibrahim diberi provinsi Ifriqiyah (Tunisia Modern) oleh Harun al-Rasyid sebagai imbalan atas pajak tahunan yang besarnya 40. Ziyadatullah (817-838 M) 4. Setelah berhasil mengamankan wilayah tersebut. Meskipun demikian masih tetap mengakui akan kekhalifahan Baghdad (Hoeve. dengan mengerahkan panglima laut yang terdiri dari 900 tentara berkuda dan 10. Pertama dari Dinasti Idris yang beraliran Syi’ah dan yang kedua dari golongan Khawarij. termasuk menentukan penggantinya tanpa campur tangan dari penguasa Abbasiyah. Hal ini dikarenakan jarak yang cukup jauh antara Afrika Utara dengan Bagdad. Sehingga Aglabiyah tidak terusik oleh pemerintahan Abbasiyah. Pada tahun 800 M.M) 8. Pemerintahan Aghlabiyah pertama berhasil memadamkan gejolak yang muncul dari Kharijiyah Barbar di wilayah mereka.000 dinar dan meliputi hak-hak otonom yang besar (Bosworth. meliputi hakhak otonomi yang besar seperti kebijaksanaan politik. Kemudian di bawah Ziyadatullah I. dipimpin oleh panglima Asad bin Furat. Ini juga peperangan akhir yang .3. Ibrahim bin al-Aghlab mengusulkan kepada Harun arRasyid supaya wilayah tersebut dihadiahkan kepadanya dan anak keturunannya secara permanen. Abu Ghasaniq Muhammad II (863-875 M) 9. Untuk menaklukkan wilayah baru dibutuhkan suatu proses yang panjang dan perjuangan yang besar. Aglabiyah dapat merebut pulau yang terdekat dari Tunisia. maka Ibrahimi I diberi kekuasaan oleh Khalifah. Di bagian Barat Afrika Utara. Ibrahim I diangkat sebagai Gubernur (Amir) di Tunisia oleh Khalifah Harun arRasyid. maka ia tidak hanya mengamankan dan memerintah wilayah tersebut. Ibrahim II (875-902 M) 10. mulai dari tahun 800-909 M. namun tidak seperti Ifriqiyyah yang sifatnya adalah pemberian. Awal mula terbentuknya Dinasti tersebut yaitu ketika Baghdad di bawah pemerintahan Harun ar-Rasyid. Nama Dinasti Aglabiyah ini diambil dari nama ayah Amir yang pertama.46). akan tetapi juga mengirim upeti ke Baghdad setiap tahunnya sebesar 40. Ziyadatullah (863. Dengan adanya dua ancaman tersebut terdoronglah Harun ar-Rasyid untuk menempatkan balatentaranya di Ifrikiah di bawah pimpinan Ibrahim bin Al-Aghlab. yang para penguasanya adalah berasal dari keluarga Bani al-Aghlab. Harun ar-Rasyid menyetujui usulannya. Pendiri Dinasti ini adalah Ibrahim ibn al-Aghlab pada tahun 800 M. Dinasti Aglabiyah berkuasa kurang lebih dari satu abad. Karena ia sangat pandai menjaga hubungan dengan Khalifah Abbasiyah seperti membayar pajak tahunan yang besar. Ahmad (856-863 M) 7. Karena jika hal itu terjadi. terdapat dua bahaya besar yang mengancam kewibawaannya.1994: 65).000 dinar. yaitu Ibrahim bin al-Aglab. Muhammad I(841-856 M) 6.000 orang pasukan jalan kaki. yaitu Sisilia dari tangan Byzantium 827 M.1980:. Abdullah II (902-903 M) 11. sehingga berdirilah Dinasti kecil (Aghlabiyah) yang berpusat di Ifrikiah yang mempunyai hak otonomi penuh. Abu ‘Iqal al-Aghlab (838-841 M) 5. Ziyadatullah III (903-909 M) Aghlabiyah memang merupakan Dinasti kecil pada masa Abbasiyah. sehingga Dinasti tersebut dinamakan Aghlabiyah.

sehingga membuat Aghlabiyah unggul di Mediterania Tengah dan membuat mereka mampu mengusik pantai Italia Selatan. Selain untuk memperluas wilayah penaklukan terhadap Sicilia juga bertujuan untuk berjihad melawan orang-orang kafir. Sardinia. Napoli. Pertama di bawah kekuasaan Aghlabiyah dan . sedangkan Amir Ahmad membangun masjid Agung Tunis dan juga membangun hampir 10. dan Meriteran Alp. Calabria. dan Alpen. armada angkutan. para penguasa bersemangat membagun Tunisia dan Sisilia. Kemudian Aglabiyah melanjutkan serangan-serangannya ke pulau lainnya dan pantai-pantai di Eropa. menyerang pulau Corsika dan Mayorka. yang tanahnya kurang subur). b. dengan meredakan oposisi internal di Ifriqiyyah yang dilakukan Fuqaha’ (pemimpin–pemimpin religius) Maliki di Qayrawan (Cairovan). Brindisi. seperti Sahnun yang wafat (854 M) pengarang mudawwanat. Keberhasilan penguasaan seluruh pulau Sisilia inilah yang membuat Aglabiyah unggul di Mediterania Tengah. Penguasa Aghlabiyah pertama berhasil memadamkan gejolak Kharijiyah Berber di wilayah mereka. Corsica. dibawah Ziadatullah I yang amat cakap dan energik. sehingga para penguasa Aghlabiyah antusias dalam bidang pembangunan . 1. Selain sebagai ibu kota Dinasti Aghlabiyah. kitab fiqih Maliki.000 benteng pertahanan di Afrika Utara. Abu Zakariah al-Kinani. Selain itu juga berhasil menaklukan kota-kota pantai Itali. Disamping itu. Dan pada tahun 868 M. Wilayah tersebut menjadi pusat penting bagi penyebaran peradaban Islam ke Eropa Kristen. termasuk kota Roma. Totonto. Dengan keberhasilan penaklukan-penaklukan tersebut. wafat (908 M). Toronto (840 M ). yang wafat (902 M). Tidak cukup itu. termasuk berhasil menaklukan kota-kota pantai Italia Brindisi (836/221 H. dan Benevento. Calabria (838 M). Daerah-daerah tersebut yang menjadi wilayah kekuasaan Dinasti Aghlabiyah. Karya-karya para ulama-ulama pada masa Dinasti Aghlabiyah ini tersimpan baik di Masjid Agung Qairuan. ia meninggal dalam pertempuran. Langkah-langkah Pemimpin Aghlabiyah a. seni dan kehidupan keberagamaan. kemudian pulau itu dibawah pemerintahan Muslim. mampu menduduki Malpa. dan Isa bin Muslim. Kemudian Aghlabiah juga berhasil merebut Malta pada tahun 868 M. Corsica. Sardinia.Dengan demikian. Aspek yang menarik pada Dinasti Aghlabiyah adalah ekspedisi lautnya yang menjelajahi pulau-pulau di Laut Tengah dan pantai-pantai Eropa seperti pantai Italia Selatan. Karena tidak tahan terhadap serangan berkepanjangan dari pasukan Aghlabiyah pada Bandar-bandar Itali. irigasi untuk pertanian (khususnya di Tunisia Selatan. Dengan berhasilnya penaklukan-penaklukan di atas Dinasti Aghlabiyah menjadi Dinasti yang kaya. yang wafat (901 M). Pasukan Aglabiyah juga berhasil menguasai kota Regusa di pantai Yugoslavia (890 M). Bari. Dilanjutkan dengan dimulainya proyek besar merebut Sisilia dari tangan Bizantium pada tahun 827 M.) Napoli (837M). tempat berkumpulnya ulama-ulama terkemuka. Yusuf bin Yahya. demikian pula perkembangan arsitektur. bahkan mengusai kota Portofino di pantai Barat Italia (890). maka Paus Yonanes VIII (872– 840 M) terpaksa minta perdamaian dan bersedia membayar upeti sebanyak 25. pada tahun 878 M sempurnalah penguasaan atas Sisilia.dipimpin panglima Asad bin Furad karena itu. Ziyadatullah I membangun masjid Agung Qairuan. pos-pos. kota Athena di Yunani-pun berada dalam jangkauan penyerangan mereka. menjadikan Dinasti Aglabiyah kaya raya. Pulau Malta (869 M). dan Benevento (840 M). suatu armada bajak laut dikerahkan. ilmu.000 uang perak pertahun kepada Aglabiyah. jalan-jalan. Qoiruan juga sebagai pusat penting munculnya mazhab Maliki. Bari (840 M).

kedua di bawah Gubernur-Gubernur Fathimiyah, sampai penaklukan oleh Norman pada abad XI. Pulau itu menjadi pusat bagi penyebaran kultur Islam ke Eropa KRISTEN. 2. Peninggalan-peninggalan Bersejarah Dinasti Aghlabiah Aghlabiyah adalah pembangun yang penuh semangat. Diantara bangunan-bangunan peninggalan Aghlabiah adalah: a. Pembangunan kembali Masjid Agung Qayrawan oleh ZiyadatullahI b. Pembangunan Masjid Agung Tunis oleh Ahmad. c. Pembangunan karya-karya pertanian dan irigasi yang bermanfaat, khususnya di Ifriqiyah selatan yang kurang subur. 3. Kemunduran Dinasti Aghlabiyah Menjelang akhir abad IX, posisi Aghlabiah di Ifqriqiyah menjadi merosot. Hal ini disebabkan karena amir terakhirnya yaitu Ziyadatullah III tenggelam dalam kemewahan (berfoya-foya), dan seluruh pembesarnya tertarik pada Syi’ah, juga propaganda Syi’iah, Abu Abdullah. Perintis Fatimiyah, Mahdi Ubaidillah mempunyai pengaruh yang cukup besar di Barbar, yang akhirnya menimbulkan pemberontakan militer, dan Dinasti Aghlabiyah dikalahkan oleh Fatimiyah (909 M), Ziyadatullah III di usir ke Mesir setelah melakukan upaya-upaya yang sia-sia demi untuk mendapatkan bantuan dari Abbasiah untuk menyelamatkan Aghlabiah (Bosworth,1993:47). Sumber: CyberMQ.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN X DINASTI ZIRIYAH DAN HAMMADIYAH Dinasti Ziriyah dan Hammadiyah berdiri pada tahun 361-547 M.Di Afrika Utara sebelah Tengah (Aljazair Timur) dengan ibu kota Qairawan.Ziriyah merupakan kaum ber-ber Sanhajah,yang memberikan bantuan militer kepada ibu kota Fatimiyah alMahdiyah,334M.Ketika diserbu oleh pemberontak Khawarij.Khalifah Mu’izli Dinillah dari Fatimiyah memindahkan ibu kotanya ke Mesir sehingga wilayah barat banyak dikuasai oleh Ziriyah.Oleh karena luas wilayahnya itu maka dibagilah menjadi dua,yakni bagian barat diberikan kepada Hammadiyah,cabang dari Ziriyah,yang berpusat di Qal’at Bani Hammad,sedangkan ditimur tetap ada pada Ziriyah.Dinasti ini berorentasi kepada Abbasiyah,tetapi Hammadiyah loyal kepada Fatimiyah.Oleh karena itu Fatimiyah memerangi Ziriyah dan memaksanya keluar dari daratan Afrika utara,yang akhirnya jatuh ke tangan dinasti Muwahhidun. Sumber: CyberMQ.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN XI DINASTI AL-MURABITUN ATAU AL-MURAWIYAH Dinasti Murabbitun berdiri pada tahun 479-540H.Dinasti ini adalah salah satu dinasti Islam yang berkuasa di Maghribi.Nama Murabbitun berkaitan erat dengan nama tempat tinngal mereka (ribat,semacam madrasah).Mereka biasa juga diberi sebutan almulassimun (pemakai kerudung sampai menutupi wajah). Sekitar abad V H/XI M salah seorang pemimpin mereka,yahya bin Umar,melaksanakan ibadah haji.Di tanah suci ia menyadari bahwa pengikutnya masih awam terhadap ilmu pengetahuan agama.Untuk meningkatkan kemampuan pengetahuan keagamaan mereka dicarilah seorang yang sanggup melaksanakan tugas tersebut.Yahya bertemu dengan

Abdullah bin Yasin,guru mazhab Maliki,yang bersedia mengemban tugas tersebut. Dibawah pimpinan spiritualnya,Abdullah bin Yasin dan seorang komandan militer,yahya bin umar,mereka berhasil memperluas wilayah kekuasaannya sampai ke Wadi Dara.Kemudian mereka berhasil menaklukkan kerajaan Sijilmasat yang dikuasai oleh Mas’ud bin Wanuddin al-Maqrawi tahun 447 H.Ketika Yahya bin umar meninggal,jabatannya digantikan oleh saudarannya Abu baker bin umar. Setelah Abu baker memegang pimpinan,ia meneruskan gerakan penaklukkan ke sahara Maroko.Tahun 450H. ia menyeberang ke Atlas Tinggi.setelah itu diadakan penyerangan ke Maroko Tengah dan Selatan.Selanjutnya memerangi suku Barghawata yang dianggap menganut paham bid’ah.Pada penyerangan ini Abdullah bin Yasin tewas tahun 451 H.Sejak saat itu Abu bakar memegang kekuasaan penuh dan lambat laun mengembangkan system kesultanan. Sepeninggal Abu bakar digantikan oleh Abu Ya’kub Yusuf bin Tasyfin.Pada masa Ibn Tasyfin dibangunlah kota Marakesy untuk dijadikan ibu kota pemerintahan.Ekspansi wilayah masih terus dilanjutkan dan bahkan sampai ke Aljiers (Aljazair). Ia mengangkat pejabat dari kalangan Murabitun untuk menduduki jabatan gubernur pada wilayah taklukan,sementara ia memerintah di Maroko.Pada masa Yusuf Tasyfin ini Murabbitun mengalami kejayaan. Sumber: CyberMQ.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN XII DINASTI AL-MUWAHHIDUN PENDAHULUAN A. Latar belakang Dinasti Murabithun pada mulanya adalah sebuah gerakan agama yang didirikan oleh Yusuf ibn Tasyfin di Afrika Utara. Pada tahun 1062 M ia berhasil mendirikan sebuah kerajaan yang berpusat di Marakesy. Ia masuk ke Spanyol atas “undangan” penguasapenguasa Islam di sana yang tengah memikul beban berat perjuangan mempertahankan negeri-negerinya dari serangan-serangan orang-orang Kristen. Ia dan tentaranya memasuki Spanyol pada tahun 1086 M dan berhasil mengalahkan pasukan Castilia. Karena perpecahan di kalangan raja-raja muslim, Yusuf melangkah lebih jauh untuk menguasai Spanyol dan ia berhasil untuk itu. Akan tetapi, penguasa-penguasa sesudah ibn Tasyfin adalah raja-raja yang lemah. Pada tahun 1143 M, kekuasaan dinasti ini berakhir, baik di Afrika Utara maupun di Spanyol dan digantikan oleh dinasti Muwahhidun. Pada masa dinasti Murabithun, Saragossa jatuh ke tangan Kristen, tepatnya tahun 1118 M. Di Spanyol sendiri, sepeninggal dinasti ini, pada mulanya muncul kembali dinasti-dinasti kecil, tapi hanya berlangsung tiga tahun. Pada tahun 1146 M penguasa dinasti Muwahhidun yang berpusat di Afrika Utara merebut daerah ini. Muwahhidun didirikan oleh Muhammad ibn Tumart (w. 1128). Dinasti ini datang ke Spanyol di bawah pimpinan Abd al-Mun’im. Antara tahun 1114 dan 1154 M, kota-kota muslim penting, Cordova, Almeria, dan Granada, jatuh ke bawah kekuasaannya. Untuk jangka beberapa dekade, dinasti ini mengalami banyak kemajuan. Kekuatan-kekuatan Kristen dapat dipukul mundur. Akan tetapi tidak lama setelah itu, Muwahhidun mengalami keambrukan. Pada tahun 1212 M, tentara Kristen memperoleh kemenangan besar di Las Navas de Tolesa. Kekalahan-kekalahan yang dialami Muwahhidun menyebabkan penguasanya memilih untuk meninggalkan Spanyol dan kembali ke Afrika Utara tahun

1235 M. Keadaan Spanyol kembali runyam, berada di bawah penguasa-penguasa kecil. Dalam kondisi demikian, umat Islam tidak mampu bertahan dari serangan-serangan Kristen yang semakin besar. Tahun 1238 M Cordova jatuh ke tangan penguasa Kristen dan Seville jatuh tahun 1248 M. Seluruh Spanyol kecuali Granada lepas dari kekuatan Islam. BAB II PEMBAHASAN A. Murabithun atau Al Murawiyah di Afrika Utara dan Spanyol (1056-1147 M) Murabithun atau Al–Murawiyah merupakan salah satu Dinasti Islam yang berkuasa di Maghrib. Nama Al- Murabithun berkaitan dengan nama tempat tinggal mereka yang pada awalnya mereka menempati Ribat (sejenis surau). Asal-usul dinasi ini dari Lemtuna, salahsatu dari suku Sanhaja, Mereka juga disebut al-Mulassimun (orang-orang bercadar). Pada abad kesebelas pemimpin Sanhaja, Yahya bin Ibrahim, melaksanakan ibadah haji ke Makkah. Dan sekembalinya dari Arabia, ia mengundang Abdullah bin Yasin seorang alim terkenal di Maroko, untuk membina kaumnya dengan keagamaan yang baik, kemudian beliau dibantu oleh Yahya bin Umar dan saudaranya Abu Bakar bin Umar. Perkumpulan ini berkembang dengan cepat , sehingga dapat menghimpun sekitar 1000 orang pengikut. Di bawah pimpinan Abdullah bin Yasin dan komando militer Yahya bin Umar mereka berhasil memperluas wilayah kekuasaannya sampai ke Wadi Dara, dan kerajaan Sijil Mast yang dikuasai oleh Mas’ud bin Wanuddin. Ketika Yahya bin Umar meninggal Dunia, jabatannya diganti oleh saudaranya, Abu Bakar bin Umar, kemudian ia menaklukkan daerah Sahara Maroko. Setelah diadakan penyerangan ke Maroko tengah dan selatan selanjutnya menyerang suku Barghawata yang menganut paham bid’ah. Dalam penyerangan ini Abdullah bin Yasin wafat (1059 M). Sejak saat itu Abu Bakar memegang kekuasaan secara penuh dan ia berhasil mengembangkannya. Abu Bakar berhasil menaklukkan daerah Utara Atlas Tinggi dan akhirnya pada tahun 1070 M, ia dapat menaklukkan daerah Marrakech (Maroko). Kemudian ia mendapat beritabahwa Buluguan, Raja Kala dari Bani Hammad mengadakan penyerangan ke Maghrib dengan melibatkan kaum Sanhaja. Mendengar berita itu ia kembali ke Sanhaja untuk menegakkan perdamaian. Setelah berhasil memadamkan, ia menyerahkan kekuasaanya kepada Yusuf bin Tasyfin (2 September 1107), kemudian ia mengatakan bahwa Maroko di bawah kekuasaannya. Pada tahun 1062 M, Yusuf bin tasyfin mendirikan ibu kota di Maroko. Dia berhasil menaklukkan Fez (1070 M) dan Tangier (1078 M). Pada tahun 1080-1082 M, ia berhasil meluaskan wilayah sampai ke Al Jazair. Dia mengangkat para pejabat Al-Murabithun untuk menduduki jabatan Gubernur pada wilayah taklukannya, sementara ia memerintah di Maroko. Yusuf bin Tasfin meninggalkan Afrika pada tahun 1086 M dan memperoleh kemenangan besar atas Alfonso VI (Raja Castile Leon) dan Yusuf bin Tasfin mendapat dukungan dari Muluk At-Thawa’if dalam pertempuran di Zallaqah. Ketika Yusuf bin Tasfin meninggal Dunia, ia mewariskan kepada anaknya, Abu Yusuf bin Tasyfin. Warisan itu berupa kerajaan yang luas dan besar terdiri dari negeri-negeri Maghrib, bagian Afrika dan Spanyol. Ali ibn Yusuf melanjutkan politik pendahulunya dan berhasil mengalahkan anak Alfonso VI (1108 M). Kemudian ia ke Andalusia merampas Talavera Dela Rein. Lambat laun Dinasti Al- Murabithun mengalami kemunduran dalam memperluas wilayah. Kemudian Ali mengalami kekalahan pertempuran di Cuhera (1129

M). kemudain ia mengangkat anaknya Tasyfin bin Ali menjadi Gubernur Granada dan Almeria. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk menguatkan moral kaum Murabithun untuk mempertahankan serangan dari raja Alfonso VII. Dinasti Al- Murabithun memegang kekuasan selama 90 tahun, dengan enam orang penguasa yaitu : 1. Abu Bakar bin Umar (1056-1061 M) 2. Yusuf bin Tasyfin (1061-1107 M) 3. Ali bin Yusuf (1107-1143 M) 4. Tasyfin bin Ali (1143-1145 M) 5. Ibrahim bin Tasfin 6. Ishak bin Ali. Masa terahir Dinasti Al-Murabithun tatkala dikalahkan oleh Dinasti Muwahiddun yang dipimpin oleh Abdul Mun’im. Dinasti Muwahiddun menaklukkan Maroko pada tahun 1146-1147 M yang ditandai dengan terbunuhnya penguasa Al-Murabithun yang terakhir, Ishak bin Ali. Ketika kekuasaan Bani Umayah Spanyol pecah, ada suatu kekuatan yang baru muncul di Afrika Barat. Para ketua Muslim di Spanyol melupakan perbedaan mereka. Pada saat yang kritis itu dan meminta bantuan kepada Yusuf ibn Tasyfin, Raja al-Murabithun di Afrika Barat. Yusuf menanggapi permintaan mereka dan menyebrang ke Spanyol pada tahun 1086 M. Pasukan Gabungan itu bertemu dengan pasukan Alfanso di Zalaqah. Dalam pertempuran itu Alfanso dikalahkan. Kemenangan ini membuat Yusuf menjadi Raja. Akan tetapi tidak lama memerintah beliau wafat, dan di ganti oleh anaknya Abul Hasan. Abul Hasan mempunyai kekuatan yang luar biasa, Dia mengalahkan orang KRISTEN dalam beberapa pertempuran selama pemerintahannya. Kekuatan lainnya bernama al-Muahhidun di Afrika B. Muwahhidun atau Al–Muhad di Afrika Utara dan Spanyol (1128-1269 M) Muwahhiddun merupakan Dinasti Islam yang pernah berjaya di Afrika Utara selama lebih satu abad. Didirikan oleh Muhammad bin Tummart. Ibn Tumart menamakan gerakannya dengan Muwahhiddun, karena gerakan ini bertujuan untuk menegakkan tauhid (Keesaan Allah), menolak segala bentuk pemahaman anthropormofisme (Tajsim) yang dianut oleh Murabithun. Karena itu semangat perjuangan Ibn Tumart adalah menghancurkan kekuatan Murabhitun. Pada tahun 1129 M, di bawah komando Abu Muhammad Al Basyir, kaum Muwahiddun menyerang ibu kota Murabithun. Peristiwa itu terkenal dengan nama perang Buhairah. Dalam perang itu Muwahhidun kalah dan mengakibatkan meninggalnya Ibn Tumart. Pada tahun 1163 M, Abdul Mun’im bin ‘Ali diangkat sebagai pemimpin menggantikan Ibn Tumart. Di bawah kepemimpinannya AlMuwahiddun Meraih kemenangan. Pada tahun 1131 M Muwahiddun menguasai Nadla , Dir’ah Taigar, Fazar dan Giyasah. Pada tahun 1139 M, Muwahiddun melancarkan serangan ke pertahanan Murabithun sehingga jatuh ketangan kaum Muwahiddun. Fez kota terbesar kedua setelah Marrakech, direbut al-Muwahhidun pada tahun 1145 M. Setahun kemudian berhasil menguasai Marrakech dan menjatuhkan Murabithun. Setelah berhasil menjatuhkan Murabithun Abdul Mun’im memperluas wilayah kekuasaannya, pada tahun 1152 M Al-Jazair direbutnya. 6 tahun berikutnya wilayah Tunisia dikuasai dan 2 tahun setelah itu Tripoli jatuh ketangannya. Kekuasaannya dari Tripoli hingga ke Samudera Atlantik sebelah Barat, suatu prestasi gemilang dan belum

dia berhasil merebut Toledo. Muhammad bin Tumart Al Mahdi (1121-1130 M) 2. mengangkat Abdul Mikmin sebagai wakilnya. menolak segala bentuk pemahaman anthropormofisme (Tajsim) yang dianut oleh Murabithun. Abu Ya’kub Yusuf (1163-1184 M) 4. Orang Islam di bawah pemerintahan Muwahhidun melawan orang Kristen di al-Ukab. Abdul Mun’im memperluas wilayahnya ke daerah yang dikuasai orang Kristen. Pada tahun 1129 . Bersamaan dengan kemunduran ini. Karena itu semangat perjuangan Ibn Tumart adalah menghancurkan kekuatan Murabhitun. Mereka juga disebut al-Mulassimun (orang-orang bercadar). Di bawah pimpinan Abdullah bin Yasin dan komando militer Yahya bin Umar mereka berhasil memperluas wilayah kekuasaannya sampai ke Wadi Dara. salahsatu dari suku Sanhaja. Abu Bakar bin Umar. Setelah beliau wafat kekuatan Kristen mulai muncul. Akan tetapi setelah kematian Ya’kub Muwahhidun memasuki masa kemunduran. Setelah diadakan penyerangan ke Maroko tengah dan selatan Muwahhiddun merupakan Dinasti Islam yang pernah berjaya di Afrika Utara selama lebih satu abad. Muhammad An Nasir (1198-1214 M) 6. Ia diganti puteranya Abu Ya’kup Yusuf Abdul Mun’im (1184 M). Abu Yusuf Ya’kub al Mansur (1184-1198 M) 5. Ia memperluas wilayah di utara dari timur pada tahun 1169 M dibawah Abu Hafs al Muwahhidun. akhirnya orang Muahhidun dikalahkan orang Kristen dengan pasukan yang besar (Ali.pernah dicapai oleh Dinasti manapun di Afrika Utara. kekuasaan Muwahhidun mencapai puncaknya. Asal-usul dinasi ini dari Lemtuna. kemudian ia menaklukkan daerah Sahara Maroko. karena gerakan ini bertujuan untuk menegakkan tauhid (Keesaan Allah). jabatannya diganti oleh saudaranya. Dia seorang yang dermawan. Kekuatan KRISTEN ini mengulangi serangan ke Andalusia dan kali ini mereka berhasil mengalahkan kekuatan Muslim Muwahhidun. Ketika Yahya bin Umar meninggal Dunia. Afandi. Pada tahun 1162 M. dan kerajaan Sijil Mast yang dikuasai oleh Mas’ud bin Wanuddin. pasukan Salib yang telah dikalahkan oleh Salahuddin di Palestina kembali ke Eropa dan mulai menggalang kekuatan baru dibawah pimpinan Alfonso IX. Setelah beberapa kali mengalami kekalahan dan akhirnya penguasa muwahhidun meninggalkan Spanyol dan kembali ke Afrika Utara (Maroko) pada tahun 1235 M. Kesimpulan Murabithun atau Al–Murawiyah merupakan salah satu Dinasti Islam yang berkuasa di Maghrib. Beliau digantikan oleh anaknya yang terkenal yaitu Ya’kub yang di bawah pemerintahannya. Adapun urutan-urutan penguasa Al Muwahhidun sebagai berikut : 1. Didirikan oleh Muhammad bin Tummart. Dalam beberapa generasi ini Muwahhidun mengalami masa kemajuan. tetapi pada tahun itu Abdul Mun’im wafat. Abdul Mun’im bin Ali (1130-1163 M) 3. Abu Yusuf Ya’kub Al Mustansir (1214-1224 M) Muhammad ibnu Tumart. Ibn Tumart menamakan gerakannya dengan Muwahhiddun. seorang penduduk asli dari suku di Afrika Barat.1995:353301) PENUTUP A. Nama Al-Murabithun berkaitan dengan nama tempat tinggal mereka yang pada awalnya mereka menempati Ribat (sejenis surau). setelah Abdul Mukmin wafat di ganti oleh saudaranya Abu Yakub Yusuf.

adalah suku berber Zenata yang nomad yang menggantikan kekuasaan al-Muwahhidun di Maroko dan beribu kota di Fez.memaksa dinasti Abdul Wadiyah dari Telemsani(Tlemcen) untuk membayar pajak yang tinggi.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN XII DINASTI MARINIYAH Dinasti Mariniyah berdiri pada tahun 592-956M. Pada tahun 1163 M.Al Muntasir menjadikan dinasti itu besar. Sumber: CyberMQ.Sinan pasya. di bawah komando Abu Muhammad Al Basyir.murid Ibn Tumart. Peristiwa itu terkenal dengan nama perang Buhairah.Abu zakaria Yahya yang menentang kekuasaan Khalifah al Muwahhidun.dan yang mendirikan dinasti ini ialah Gubernur Afrika.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN XIV DINASTI IKHSYIDIYAH Dinasti Ikhsyidiyah berdiri pada tahun 323-358M. Sumber: CyberMQ.Abu yusuf.sepeninggal Al-Muntasir dinasti Hafsiyahmengalami kemunduran dan kemerosotan hingga wilayah kekuasaannya tinggal Tunisia saja.Ia mengembangkan kekuasaannya ke barat.dan menang atas pasukan Kristen di Ecija.berkuasa di Mesir setelah Tuluniyah.Akhirnya dinasti itu ditaklukkan oleh Turki Utsmani dibawah pimpinan perangnya.Ia juga mengaku sebagai pewaris dinasti Abbasiyah yang telah hancur.M.ia bergelar Khalifah dan Amirul Mukminin yang diperolehnya dari Syarif Makkah.674 M.Ibn Tugj menjadi gubernur Mesir sebagai hadiah dari Abbasiyah setelah dapat mempertahankan wilayah Nil itu dari serangan kaum Fatimiyah yang berpusat diAfrika Utara. Dalam perang itu Muwahhidun kalah dan mengakibatkan meninggalnya Ibn Tumart. Abdul Mun’im bin ‘Ali diangkat sebagai pemimpin menggantikan Ibn Tumart Sumber: CyberMQ.Ketika itu secara de facto kekuasaan berpindah ke Banu Wattas.Islam yang ada diAfrika Utara itu.cabang dari Mariniyah.Berasal dari Bani Marin.Dinasti itu diambil dari nama Syaikh Abu Hafs Umar.Ia diberi gelar Ikhsyid yang berarti pangeran atau penguasa menurut istilah yang biasa dipakai di Sogdia .maka dinasti Mariniyah tidak pernah lagi muncul didaerah subur itu.dapat menolak serangan Louis IX dari Perancis dan Charles dari Anjaou.Akhirnya kekuasaan mereka pun dapat dihancurkan pula oleh Sa’di Syarif yang lagi “naik turun” dan berhasil menduduki Fez tahun 956 M.Anak turun Syaikh Abu Hafs banyak menduduki jabatan penting pada masa al Muwahhidun.dan salah seorang jendral Abdul Mu’min dari AlMuwahhidun yang merebut kota-kota di Spanyol.Penyerangan Portugis terhadap wilayah Mariniyah dan dapat merebut Ceuta di Afrika Utara memperlemah kekuasaannya.Setelah mereka kuat diMagrib ingin menundukkan Spanyol.seorang pemimpinnya turun sendiri memimpin perang.Abdul Wahid.Namun.tetapi kemudian Abul Hasan Ali kalah di Rio Salado tahun 741M.yang didirikan oleh Muhammad Ibn Tugj yang berasal dari Turki.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia BAGIAN XIII DINASTI HAFSIYAH Dinasti Hafsiyah berdiri diTunisia dan Aljazair Timur pada tahun 625-982M. kaum Muwahiddun menyerang ibu kota Murabithun.

termasuk Damaskus.dan Fargana.dibawah panglimanya. Madzhab Syafi’i tetap bertahan di bawah pemerintahan Fathimiyah.Serangan bertubi-tubi dari Fatimiyah sepanjang pemerintahan Ikhsyidiyah menyebabkan dinasti ini tidak lama memegang tampuk kekuasaan di Mesir.panglima tertinggi bagi khalifah. wafat tahun 1193 M (Glasse. Kedatangan Syirkuh ke Mesir karena undangan Khalifah Fatimiyah untuk menggusir Almaric yang menduduki Kairo. Kematian Nuruddin 1174 M menjadikan posisi Shalahuddin semakin kuat. Keberhasilannya di Mesir tersebut mendorongnya untuk menjadi penguasa otonom di Mesir.dan pada akhirnya Ikhsyidiyah menyerah kalah terhadap Fatimiyah yang telah menguat di Afrika Utara. Ia juga . moizlili. membuat para tentara mengakuinya sebagai pengganti dari pamannya. Keberhasilan Shalahuddin di Mesir mendorongnya menjadi penguasa otonom. Tetapi setelah al-Adil meninggal 1171 M. 1999:545). Syirkuh berhasil mengusir raja Almaric beserta pasukan salibnya dari Mesir. Aleppo dan Mosul. setelah ia diangkat menjadi Wazir (Gubernur). Yaman dan Siria oleh Khalifah Abbasiyah. Akhirnya pada 1175 M. Keberhasilannya dalam perang Salib. untuk menduduki Mesir Hulu (Nubia). Pertama-tama ia masih menghormati simbol-simbol Syi’ah pada pemerintahan Al-Adil Lidinillah. Syirkuh yang telah meninggal setelah menguasai Mesir tahun 1169 M. Penaklukan atas Mesir oleh Salahuddin pada 1171 M. dibawa pemerintahan Zangi Ibnu Aq-Songur. sebaliknya Salahuddin memberlakukan madzhabmadzhab Hanafi (Lapidus. Setelah Syirkuh meninggal 1169 M digantikan Shalahuddin (kaponakannya) sebagai pemimpin pasukan. mengabdi pada Nuruddin. keponakannya disetting untuk melawan tentara Salib yang menduduki Dimyat. 2003:283).Ia mempertahankan gelar Amir alUmara. membuka jalan bagi pembentukan madzhab-madzhab hukum sunni di Mesir.Jauhar as-Siqili. seperti Turansyah. 1996:143).com/ BAGIAN XV DINASTI AYYUBIYAH Ayyubiyah adalah sebuah Dinasti Sunni yang berkuasa di Dyar Bakir hingga tahun 1429 M. Dinasti ini didirikan oleh Salahuddin al Ayyubi. Saudaranya dikirim untuk menguasai Yaman 1173 M. putra Najawddin Ayyub. Shalahuddin menyatakan loyalitasnya kepada Khalifah Abbasiyah (al-Mustadi) di Bagdad dan secara formal menandai berakhirnya rezim Fatimiyah di Kairo.oleh khalifah ar-Radi yang Abbasi itu. yang akhirnya memudahkan penaklukan Siria. yang menjadi abdi dari putra Zangi bernama Nuruddin. pamannya. Taqiyuddin. di Mosul dan Aleppo. ia diakui sebagai sultan atas Mesir. Di masa pemerintahan Shalahuddin. Dalam mengkosolidasikan kekuatannya. Demikian juga adiknya Syirkuh.blogspot. Ia tetap mempertahankan lembaga–lembaga ilmiah yang didirikan oleh Dinasti Fathimiyah tetapi mengubah orientasi keagamaannya dari Syiah menjadi Sunni (Yatim. putra Zangi 1169 M. ia membina kekuatan militer yang tangguh dan perekonomian yang bekerja sama dengan penguasa Muslim di kawasan lain. Najmudin Ayub adalah seorang yang berasal dari suku Kurdi Hadzbani dan menjadi panglima Turki 1138 M. Ia berasal dari suku Kurdi Hadzbani. Sedang Syihabuddin. ia banyak memanfaatkan keluarganya untuk ekspansi ke wilayah lain.

Ia meninggal dan dimakamkan di Damaskus pada tahun 1193 M. Shalahuddin mewariskan pemerintahan yang stabil dan kokoh. kepada keturunanketurunannya dan saudaranya yang memerintah diberbagai kota. ia melancarkan gerakan ofensif guna merebut al-Quds (Jerusalem) dari tangan tentara Salib yang dipimpin oleh Guy de Lusignan di Hittin. Salahuddin memindahkan pusat pemerintahan ke Damascus. kemudian Alippo tahun 1185. lautan Hindia dan menyempurnakan sistem perpajakan. Mempersatukan tentara Turki. sampai akhirnya raja inggris Richard membuat perjanjian genjatan senjata yang dimanfaatkannya untuk menguasai kota Acre. Hiduplah kembali perdagangan dengan kekuatan KRISTEN Mediterrania. Shalahuddin juga dapat menyatukan Syiria dan Mesopotamia menjadi sebuah kesatuan negara Muslim.mambangun tembok kota sebagai benteng pertahanan di Kairo dan bukit Muqattam. Pada pemerintahan Ash-Shalih serangan Salib 6 dapat diatasi. Kurdi. dan merebut Mosul pada 1186. Di bawah kedua sultan ini. Turqi dan Afrika. Disamping digalakkan perdagangan dengan kota-kota dilaut tengah. dan Jerman antara tahun 1189 – 1192 M. Pada tahun 1174 ia merebut Damascus. namun tidak berhasil mengubah kedudukan Salahuddin. mendapat tekanan dari Dinasti Seljuk Rum dan Dinasti Khiwarazim Syah. telah menghabiskan kekuatannya dan mengganggu kesehatannya. Sampai ia meninggal (1193 M). Langkah-Langkah Yang Dilakukan Salahuddin a. Perancis. setelah 25 tahun memerintah. Usaha besar-besaran telah dilakukan pasukan Salib dari Inggris. dan menguasai Jerusalem tahun 1187 M. Inipun tetap tak merubah kedudukan Shalahuddin. dan keponakannya al-Kamil. kemudian al-Kamil mengembalikan Jerusalem kepada kaisar Frederick II yang membawa damai dan keberuntungan ekonomi besar bagi Mesir dan Siria. Setelah perang berakhir. Namun pada masa pemerintahan al-Kamil Dinasti Ayubiyah bertempat di Diyarbakr dan al-Jazirah. Ini secara otomatis mengakhiri pemerintahan Ayubiyah keseluruhan. Melancarkan jihad terhadap tentara-tentara Salib di Palestina b. Setelah al-Kamil meninggal (1238 M) Dinasti Ayubiyah terkoyak oleh pertentanganpertentangan intern. Perjuangan Setelah Salahuddin Perjuangan Shalahuddin dalam merealisasikan tujuan-tujuan utamanya yaitu mengeluarkan kaum Salib dari Baitul Maqdis dan mengembalikan pada persatuan umat Islam. dan Arab di jalan yang sama. yang pemimpinya raja Prencis St. 2. meskipun hanya untuk sementara. kebijaksanaan aktivis Shalahuddin memberikan tempat sebagai hubungan detente dan damai dengan orangorang Frank. Yang paling menonjol ialah al-Malik al-Adil (saudaranya). Karena itu pengendalian dari pusat tetap berada di bawah kekuasaan Al-‘Adl dan Al-kamil. Dari Mesir. Setelah kukuh kekuasaannya Shalahuddin melancarkan gerakan ofensif guna mengambil alih al-Quds (Jerussalem) dari tangan tentara tanpa banyak kesulitan. Louis ditangkap. Atas dasar inilah. 1. Sebelum meninggal. ia membagikan kekaisaran Ayyubiyah kepada para anggota keluarga. Ini berarti Jerussalem sekali lagi menjadi Muslim setelah delapan puluh tahun. sampai Al-Kamil meninggal. dan orangorang Frank tersingkirkan. tetapi kemudian pasukan budak (Mamluk) dari Turki merebut kekuasaan di Mesir. mereka berhasil menyatukan para penguasa Ayubi lokal dengan memusatkan pemerintahan mereka di Mesir. Pasukannya juga diperkuat oleh pasukan barbar. .

Ayyubiyah tidak mengalami perpecahan. Dengan demikian berakhirlah riwayat Ayyubiyah oleh Dinasti Mamluk. Namun pada tahun 1250 M keluarga Ayyubiyah diruntuhkan oleh sebuah pemberontakan oleh salah satu resimen budak (Mamluk)nya. diantaranya adalah : a. dan pimpinannya. Dinasti Ayyubiyah pun mencapai kemajuan yang gemilang dan mempunyai beberapa peninggalan bersejarah. yang membunuh penguasa terakhir Ayyubiyah. 3. Sedangkan dalam bidang arsitek dapat dilihat pada monumen Bangsa Arab. Serangan Salib keenam dapat diatasi. Ayyubiyah melanjutkan pemerintahan Mesir dan pemerintahan Syiria (sampai tahun 1260 M). Raja Perancis St. karya-karya orang Arab tentang astronomi dan geometri. 4. Kemunduran Dinasti Ayyubiyah Sepeninggal Al-Kamil tahu 1238 M. Dinasti yang mampu mempertahankan pusat kekuasaan dari serangan bangsa Mongol. Kemajuan-Kemajuan Yang dan Peninggalan Dinasti Ayyubiyah Sebagaimana Dinasti-Dinasti sebelumnya. Ini adalah puncak kebijaksanaan baru. bangunan masjid di Beirut yang mirip gereja. b. Dinasti Ayyubiyah terkoyak oleh pertentanganpertentangan intern. serta istana-istana yang dibangun menyerupai gereja. dan pada periode damai inilah membawa keuntungan ekonomi yang besar bagi Mesir dan Syiria. penerjemahan bidang kedokteran. Damaskus. Bidang Industri . karena dengan loyalitas kekeluargaan Mesir diintegrasikan berbagai imperium. Bidang Arsitektur dan Pendidikan Penguasa Ayyubiyah telah berhasil menjadikan Damaskus sebagai kota pendidikan. 1993:87) . c. Ini ditandai dengan dibangunnya Madrasah al–Shauhiyyah tahun 1239 M sebagai pusat pengajaran empat madzhab hukum dalam sebuah lembaga Madrasah. Keluarga Ayyubiyah membagi imperiumnya menjadi sejumlah kerajaan kecil Mesir. Kemajuan-kemajuan itu mencakup berbagai bidang. Alleppo. Di bidang kedokteran ini telah didirikan sebuah rumah sakit bagi orang yang cacat pikiran. Ayyubiyah secara khusus enggan melanjutkan pertempuran melawan sisa-sisa kekuatan pasukan Salib. 1996:552). Pada tahun 1229 M Ayyubiyah menegosiasikan sebuah perjanjian dengan Fedrick II. dan mengangkat salah seorang pejabat Aybeng menjadi sultan baru. dan kerajaan Mosul sesuai dengan gagasan Saljuk bahwa negara merupakan warisan keluarga raja. di wilayah Barat Ayyubiyah berakhir oleh serangan Mamluk. Louis ditangkap. sedangkan di Syiria dihancurkan oleh pasukan Mongol (Glasse. Bidang Filsafat dan Keilmuan Bukti konkritnya adalah Adelasd of Bath yang telah diterjemahkan. Mereka lebih memprioritaskan untuk mempertahankan Mesir karena kesatuan mulai melemah. termasuk hidupnya kembali perdagangan dengan kekuatan-kekuatan KRISTEN Mediterania (Bosworth.Setelah kematian Shalahuddin. Keruntuhan ini terjadi di dua tempat. Mereka menata pemerintahan dengan system birokrasi masa lampau yang telah berkembang di negara-negara Mesir dan Syiria melalui distribusi iqta’ kepada pejabat-pejabat militer yang berpengaruh. Dibangunnya Dar al Hadist al-Kamillah juga dibangun (1222 M) untuk mengajarkan pokok-pokok hukum yang secara umum terdapat diberbagai madzhab hukum sunni. Meskipun demikian.

ia juga memiliki burung elang sebagai kepala burung-burung dalam peperangan. Bidang Perdagangan Bidang ini membawa pengaruh bagi Eropa dan negara–negara yang dikuasai Ayyubiyah. Bidang Militer Selain memiliki alat-alat perang seperti kuda. Terdapat pabrik karpet. misalnya dengan adanya irigasi. dan intelektual.com | Komunitas Muslim Terbesar di Indonesia . e. adanya perang Salib telah membawa dampak positif. bank. pabrik kain dan pabrik gelas. sejak saat itu Dunia ekonomi dan perdagangan sudah menggunakan sistem kredit.Kemajuan di bidang ini dibuktikan dengan dibuatnya kincir oleh seorang Syiria yang lebih canggih dibanding buatan orang Barat. perdagangan. panah. termasuk Letter of Credit (LC). Di Eropa terdapat perdagangan agriculture dan industri. bahkan ketika itu sudah ada uang yang terbuat dari emas. d. Disamping itu. pedang. keuntungan dibidang industri. dan sebagainya. Hal ini menimbulkan perdagangan internasional melalui jalur laut. Sumber: CyberMQ.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful