PERENCANAAN PENYULUHAN KANKER SERVIKS

di RS Hasan Sadikin Bandung

Disusun Oleh : Kelompok 12 Anggota : Fitri Wulansari Merty Yunita Ni Putu Adi (0802100070) (0802100080) (0802100081)

DEPARTEMEN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA POLITEKNIK KESEHATAN MALANG JURUSAN KEBIDANAN PROGRAM STUDI KEBIDANAN MALANG 2009-2010

ada beberapa daerah di Jawa Barat yang terkonsentrasi penyebaran virus ini. Sepanjang tahun 1988 – 1994 dari 10 jenis penyakit kanker. Kondisi ini. “Faktor itu antara lain hubungan seksual dini.000 kanker serviks baru di dunia.200 kasus. kulit.” ujarnya. nasofaring. Di Indonesia. . kata Herman Susanto. Di RSHS jumlah pasien kanker serviks terus meningkat dari tahun ke tahun. jaringan lunak. bahwa di antara penyakit-penyaakit kanker. tambah Herman. rektum. Berdasarkan penelitian yang dilakukan beberapa waktu lalu. kawin cerai. diperparah dengan kebiasaan kawin cerai. ada faktor-faktor yang dimiliki oleh seorang wanita yang menyebabkan dia mudah terkena kanker jenis ini. kata Herman. jumlah pasien kanker rahim yang masuk rumah sakit terus mengalami kenaikan. Penderita yang berobat mencapai 400 orang per tahunnya. Di Jawa Barat berdasarkan data dari Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) tahun 1987 – 1988 sebanyak 20.Latar Belakang BANDUNG – Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Rumah Sakit Hasan Sadikin beberapa waktu lalu. yang punya tradisi menikahkan anak perempuan mcreka pada usia yang sangat muda. mencapai 26. dan kolon. setiap tahunnya muncul sekitar 500. banyak pasangan yang menikah. “Bahkan ada anak yang belum mendapatkan menstruasi. hamil pada usia muda.09 penderita kanker merupakan penderita kanker serviks. Herman menyebutkan. kanker berada di urutan enam sebagai penyakit ganas yang mematikan. banyaknya partner seksual. anak yang banyak. Sebanyak 80 persen terjadi di negara berkembang dan 200. sudah dinikahkan. kelenjar getah bening. kanker serviks paling tinggi kasusnya. Bandung mengatakan. Jenis kanker lainnya setelah kanker serviks adalah kanker payudara. Saat panen tiba. tapi ketika musim paceklik. ahli Ilmu Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran. Ketua Unit Penelitian Kesehatan Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung Herman Susanto. dan perokok berat.000 di antara penderita kanker serviks tersebut meninggal setiap tahunnya. ovarium. timid. Daerah itu antara lain kawasan pantura.” katanya. ahli Ilmu Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Bandung Sabtu.

kawin lagi dengan orang lain. Adapun pemerintah. serta pemeriksaan dini untuk kanker serviks dan kanker payudara. Pencegahan bisa dilakukan dengan pemeriksaan dini lewat pap smear. nutrisi buruk. Selain itu. “Begitu musim panen. Kanker serviks disebabkan oleh hubungan seksual dini.” ujarnya. Untuk pencegahan kanker secara umum Herman menyarankan agar mengurangi konsumsi tembakau. partner seks lebih dari satu. kata dia. begitu seterusnya. kata Herman. sosioekonomi rendah.” katanya. kata Herman.mereka bercerai. “Padahal kematian akibat kanker leper rahim ini semakin lama semakin bertambah. perokok. promosi gaya hidup sehat dan diet. masih terpusat di kota-kota besar. pemerintah sebaiknya memberikan penyuluhan sampai ke pelosok desa. “Jadi belum merata. dan terinfeksi HIV.” katanya. . infeksi virus papiloma humanus (VPH). sampai kini belum memprioritaskan penanggulangan kanker jenis ini dibandingkan dengan penyakit infeksi lain atau mal nutrisi. Karena penyuluhan yang selama ini dilakukan. berpasangan dengan lelaki yang beresiko tinggi.

Pada tahun 1992. Penderita yang berobat mencapai 400 orang per tahunnya. kawin cerai. mereka bercerai. kelenjar getah bening.000 di antara penderita kanker serviks tersebut meninggal setiap tahunnya. Mengenal Masalah. kulit. Sebanyak 80% terjadi di negara berkembang dan 200. dan perokok berat.000 kanker serviks baru di dunia. Faktor itu antara lain hubungan seksual dini. Bahkan ada anak yang belum mendapatkan menstruasi. nasofaring. mencapai 26. anak yang banyak.09 penderita kanker merupakan penderita kanker seviks. banyaknya partner seksual. hamil pada usia muda. tapi ketika musim paceklik. Jenis kanker lainnya selain kankker serviks adalah kanker payudara. Di Indonesia. ovarium. 500. sepanjang tahun 1988-1994 dari 10 jenis penyakit kanker. b) Mengenal Masyarakat Beberapa daerah di Jawa Barat yang terkonsentrasi penyebaran virus ini. banyak pasangan yang menikah. Kondisi ini diperparah dengan kebiasaan kawin cerai. dan Mengenal Wilayah a) Mengenal Masalah setiap tahunnya muncul sekitar Di antara penyakit penyakit kanker. Mengenal Masyarakat.PRENCANAAN PENYULUHAN 1. Saat panen tiba. dan kolon. sudah dinikahkan. Di Jawa Barat berdasarkan data dari Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) tahun 1987-1988 sebanyak 20. tiroid.200 kasus. Di RSHS jumlah pasien kanker serviks terus meningkat dari tahun ke tahun. Ada faktorfaktor yang dimiliki oleh seorang wanita yang menyebabkan dia mudah terkena kanker jenis ini.daerah tersebut memiliki tradisi menikahkan anak perempuan mereka di usia yang sangat muda. rektum. di Indonesia. jaringan lunak. kanker serviks paling tinggi kasusnya. kanker berada pada urutan enam sebagai penyakit ganas yang mematikan. .

b) Tujuan Pendidikan Peserta penyuluhan dapat menentukan sikap yang seharusnya mereka lakukan dalam mencegah atau menangani kanker serviks. RSHS memiliki 1100 tempat tidur dengan hampir 2000 tenaga medis dalam penyediaan seluruh pelayanan kesehatan baik tradisional. 3. Prasarana yang terdapat di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) sebagai rumah sakit pendidikan utama dan Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung (RSM Cicendo) sebagai rumah sakit pendidikan afiliasi. Tujuan a)Tujuan Program Timbulnya sikap untuk mencegah kanker serviks dan termotivasi untuk melakukan pengobatan yang intensif bagi penderita kanker serviks. memanfaatkan ruangan-ruangan yang terdapat di bagianbagian dan menyatu dengan gedung pelayanan rumah sakit. alternatif maupun modern termasuk kedokteran nuklir dan Program Bayi Tabung.c) Mengenal Wilayah Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) yang merupakan Rumah Sakit Pendidikan Percontohan di Indonesia. Prioritas Masalah Meningkatnya penderita kanker serviks. c)Tujuan perilaku . Batas wilayah di rumah sakit Hasan Sadikin antara lain : • • • • Batas Utara Batas Timur Batas Barat : berbatasan dengan kelurahan Sukajadi : berbatasan dengan kelurahan Sukabungah : berbatasan dengan kelurahan Pajajaran Batas selatan : berbatasan dengan kelurahan Husein Sastranegara 2.

Isi Penyuluhan a) Pengertian kanker serviks b) Tingakat kebahayaan c) Penyebab d) Gejala e) Deteksi dini f) Pencegahan g) Penanganan/pengobatan h) Saran dan nasehat 6. 4. Media Penyuluhan Penggunaan leaftlet dan lembar balik 8. 5. Metode penyuluhan yang kami ambil adalah ceramah dan tanya jawab. Cara Evaluasi Evaluasi diambil dengan lembar kuisioner . 7.Peserta penyuluhan aktif yang berpatisipasi yang di tandai dengan tingginya nilai hasil kuisioner. Sasaran Pasien dan keluarga pasien di Ruang obsitetri-Ginekologi Rumah Sakit Hasan Sadikin. Metode Penyuluhan Metode penyuluhan untuk kelompok dengan sasaran kelompok pasien dan keluarga pasien. Metode ini menerangkan atau menjelaskan pengertian. serta dibantu dengan beberapa alat peraga yang diperlukan. atau pesan secara lisan kepada sekelompok pendengar yang disertai dengan tanya jawab.

9. 10 Nov 2009 Rabu. 9 Nov 2009 Selasa. dan wilayah Menentukan prioritas dan tujuan penyuluhan Menentukan sasaran pennyuluhan Menentukan isi penyuluhan Menentukan metode dan media penyuluhan Menyusun rencana penilaian Munyusun rencana pelaksanaan SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP) KANKER SERVIKS di RS Hasan Sadikin Bandung . masyarat. 8 Nov 2009 Senin. 11 Nov 2009 Kamis. Jadwal Pelaksanaan No. Tanggal 1 Rabu. 6 Nov 2009 Minggu. 12 Nov 2009 Jum’at. 13 Nov 2009 Kegiatan Mengajukan permohonan ijin ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Mengenal masalah. 4 Nov 2009 2 3 4 5 6 7 8 Jum’at. Hari.

Disusun Oleh : Kelompok 12 Anggota : Fitri Wulansari Merty Yunita Ni Putu Adi (0802100070) (0802100080) (0802100081) DEPARTEMEN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA POLITEKNIK KESEHATAN MALANG JURUSAN KEBIDANAN PROGRAM STUDI KEBIDANAN MALANG 2009-2010 SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP) Topik : Kanker Serviks .

± 2 menit ± 3 menit Menjelaskan tujuan Menjelaskan tentang Kegiatan Peserta Menjawab salam Menyinak Memahami tujuan Mengerti tentang pengertian tingkat pengertian kanker serviks kanker serviks Menjelaskan tentang tingakat Mengerti tentang .00 : Ruang Obsitetri-Ginekologi Rumah Sakit Hasan Sadikin : Tujuan Umum Meningkatkan pengetahuan tentang kanker serviks • Tujuan Khusus 1. ± 5 menit Kegiatan Penyuluhan Salam pembuka Memperkenalkan diri 2. Sasaran dapat menjelaskan pengertian dari kanker serviks 2. 3.Sasaran : Pasien dan keluarga pasien di Ruang Obsitetri Ginekologi RS Hasan Sadikin Waktu Pukul Tempat Tujuan • : Minggu. Sasaran dapat menjelaskan tingkat kebahayaan 3. Sasaran dapat menjelaskan deteksi dini 6. Waktu 1. Penderita bersedia melakukan penanganan/pengobatan Strategi Penyuluhan No. Sasaran dapat menyebutkan beberapa penyebab 4. Sasaran dapat melakukan pencegahan 7. Sasaran dapat menyebutkan beberapa gejala 5. 15 November 2009 : 09.

± 3 menit penanganan/pengobatan kanker /pengobatan kanker serviks 8. Laptop.4. Gejala kanker serviks 5. ± 3 menit ± 15 menit ± 10 menit ± 5 menit Menerima saran dan nasehat Mengajukan pertanyaan atau menjawab pertanyaan Mengisi Kuisioner Menerima leaftlet Menjawab salam Materi : 1. Saran dan nasehat kanker serviks Media dan Metode • Media : LCD. Tingkat kebahayaan kanker serviks 3. Pengertian kanker serviks 2. 6. 11. Pencegahan kanker serviks 7. 5. 10. Penanganan/pengobatan kanker serviks 8. Deteksi dini kaker serviks 6. 9. Penyebab kanker serviks 4. ± 2 menit ± 3 menit ± 2 menit kebahayaan kanker serviks kebahayaan kanker serviks Menjelaskan tentang penyebab Mengerti tentang pengertian kanker serviks kanker serviks Menjelaskan tentang gejala dan Mengerti tentang gejala dan deteksi dini kanker serviks Menjelaskan tentang serviks Menjelaskan tentang serviks Memberi saran dan nasehat Tanya Jawab Kuisioner Bagi leaftlet Salam penutup deteksi dini kanker serviks Mengerti tentang serviks Mengerti tentang penanganan pencegahan terhadap kanker pencegahan terhadap kanker 7. layar LCD .

Caranya dengan membagi lembar kuisioner pada seluruh peserta kemudian peserta mengisi. .• Evaluasi Metode : Ceramah dan Tanya jawab Evaluasi dilakukan setelah pemberian materi dalam bentuk lembar kuisioner.

dan Keluarga Berencana. YBP-SP : Jakarta Manuaba. Penyakit Kandungan.DAFTAR PUSTAKA Manuaba. Ilmu Kandungan. 2004.com . EGC : Jakarta http://google/serviks. 2000. EGC : Jakarta Markdjikoen Prastowo. Dasar-Dasar Teknik Operasi-Ginekologi. 2005. Ilmu Kandungan.

000 kasus kanker serviks. yang membuka ke arah liang senggama (vagina). selain disebabkan oleh virus HPV. Indonesia merupakan negara dengan jumlah penderita kanker serviks yang tertinggi di dunia. Menurut WHO. Sulit sekali dideteksi hingga penyakit telah mencapai stadium lanjut. c) Penyebab Kanker serviks disebabkan oleh virus HPV (Human Papilloma Virus). Yaitu. sel-sel abnormal pada leher rahim juga bisa tumbuh akibat paparan radiasi atau pencemaran bahan kimia yang terjadi dalam jangka waktu cukup lama. kanker serviks muncul seperti musuh dalam selimut. Virus ini memiliki lebih dari 100 tipe. Mengapa bisa begitu berbahaya? Pasalnya. dan kira-kira sebanyak 8000 kasus di antaranya berakhir dengan kematian. b) Tingkat kebahayaan Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan saat ini penyakit kanker serviks menempati peringkat teratas di antara berbagai jenis kanker yang menyebabkan kematian pada perempuan di dunia. apabila telah memasuki tahap lanjut. Penularan virus HPV bisa .LAMPIRAN 1 MATERI KANKER SERVIKS a) Pengertian kanker serviks Kanker serviks atau kanker leher rahim adalah jenis penyakit kanker yang terjadi pada daerah leher rahim. Kanker ini biasanya terjadi pada wanita yang telah berumur. kanker ini bisa menyebar ke organ-organ lain di seluruh tubuh. bagian rahim yang terletak di bawah. di mana sebagian besar di antaranya tidak berbahaya dan akan lenyap dengan sendirinya. Di Indonesia. tetapi bukti statistik menunjukan bahwa kanker leher rahim dapat juga menyerang wanita yang berumur antara 20 sampai 30 tahun. Namun. setiap tahun terdeteksi lebih dari 15. Berawal dari leher rahim. Jenis virus HPV yang menyebabkan kanker serviks dan paling fatal akibatnya adalah virus HPV tipe 16 dan 18.

e) Deteksi dini Untuk melakukan deteksi dini Kanker Leher Rahim. penyakit ini tidak menimbulkan gejala yang mudah diamati. Gejala fisik serangan penyakit ini pada umumnya hanya dirasakan oleh penderita kanker stadium lanjut. Insidensi meningkat dengan tingginya paritas. aktivitas seksual yang sering berganti-ganti pasangan. . adanya infeksi mulut rahim. Namun ditemukan secara kebetulan dan perlu mendapat perhatian oleh bidan adalah adanya beser putih yang sulit sembuh. virus ini bisa berpindah melalui sentuhan kulit. mereka dari golongan sosek rendah (hiegiens seksual yang jelek). diantaranya dengan melakukan Pap smear. perdarahan di luar siklus menstruasi. kondom saat melakukan hubungan intim tidak terlalu berpengaruh mencegah penularan virus HPV. penggunaan. tak hanya menular melalui cairan. serta penurunan berat badan drastis. dan spotting-gangguan patrun menstruasi. terutama yang dilakukan dengan bergantiganti pasangan. Karenanya. insidensi lebih tinggi pada mereka yang kawin daripada yang tidak kawin. Penderita kanker serviks jarang di temukan pada perawan (virgo). keputihan yang berlebihan dan tidak normal. Apabila kanker sudah menyebar ke panggul. serta pembesaran ginjal. Adanya bau busuk yang khas pada alat genetalia. Penularan virus ini dapat terjadi baik dengan cara transmisi melalui .terjadi melalui hubungan seksual. terutama pada gadis yang koitus pertama dilakukan pada usia amat muda (<16 th). dan kebiasaan merokok. jarak persalinan yang terlalu dekat.organ genital ke organ genital. hambatan dalam berkemih. maka pasien akan menderita keluhan nyeri punggung. Namun jarang dijumpai pada masyarakat yang suaminya di sunat. maupun secara manual ke genital. d) Gejala Pada tahap awal. munculnya rasa sakit dan perdarahan saat berhubungan intim (contact bleeding). Sebab. kontak berdarah. Yaitu. Pap smear merupakan pemeriksaan Leher rahim (serviks) menggunakan alat yang dinamakan speculum dan dilakukan oleh bidan ataupun ahli kandungan. oral ke genital. Pemeriksaan ini untuk mengetahui adanya HPV ataupun Bel karsinoma penyebab Kanker Leher Rahim.

untuk mengambil cairan yang terdapat pada kanalis serviks (portio) uteri. dan kapas lidi. daerah forniks lateralis. dan menentukan kemungkinan keguguran pada hamil muda. Diagnosis dini keganasan dari servikal. penyakit ini tidak menimbulkan gejala yang mudah diamati. kram. yaitu terdapat sel-sel yang tidak normal. Interpretasi hormonal wanita bertujuan untuk mengikuti siklus menstruasi dengan ovulasi atau tanpa ovulasi menentukan meturitas kehamilan. Perawatan ikutan dari keganasan setelah operasi dan setelah mendapatkan kemoterapi dan radiasi. Apabila hasil pemeriksaan Pap smear positif. 3. serviks. faktor psikologi. Menentukan proses peradangan pada berbagai bakteri atau jamur. Bahan yang diambil cairan vagina. Prosedur ini dapat menimbulkan sedikit rasa sakit. serviks uteri. sikat sitologi. endometrium korpus karsinoma.Pap smear biasanya tidak dilakukan selama menstruasi. Maka mayoritas penderita datang untuk berobat ketika . Teknik Pengambilan PAP Smear 1. 4. dan cairan yang terkumpul di forniks. dan lain-lain dapat terjadi sesudahnya. pipe pengisap. 2. dan mungkin keganasan ovarium. 3. posterior dan alat pengambil berbagai bentuk spatula. endometrium. Pasien tidur dalam posisi ginekologi 2. Lakukan Pap smear secara rutin agar Kanker Leher Rahim lebih cepat ditemukan dan lebih besar kemungkinan sembuh. f) Pencegahan Karena pada tahap awal. 4. Sedikit pendarahan. sebaiknya konsultasi kepada petugas kesehatan terdekat untuk dilakukan pemeriksaan dan pengobatan lebih lanjut oleh ahli kandungan. Spekulum kering dimasukkan sehingga tampak dengan jelas vagina bagian atas forniks posterior. dan kanalis serum alis. perawatan ikutan terhadap operasi setelah pemberian kemoterapiatau radiasi dan dapat dijabarkan sebagai berikut: 1. keganasan tuba fallopi. namun hal ini bergantung kepada anatomi pasien. Sampel kemudian diuji di laboratorium dan hasil diperoleh dalam waktu sekitar 3 minggu. dan lain-lain. daerah forniks posterior. Kegunaan tes pap smear dapat ditunjukkan untuk meningkatkan upaya diagnostik. Ambillah lidi kapas.

biasanya uterus beserta leher rahimnya. diathermy atau dengan sinar laser. 2. Anda yang sudah aktif secara seksual amat dianjurkan untuk melakukan tes pap smear (‘Pap Smear’) dapat mendeteksi kelainankelainan perubahan sel-sel leper rahim secara dini setiap dua tahun sekali dan ini dilakukan sampai anda berusia 70 tahun. Jika perjalanan penyakit telah sampai pada tahap pre-kanker. Hal yang ketiga adalah tidak merokok. Data statistik melaporkan bahwa resiko terserang kanker leher rahim akan menjadi lebih tinggi jika wanita merokok. Operasi. 2. dan kanker leher rahim telah dapat diidentifikasi. tindakan pengobatan dapat diberikan sedini mungkin. terutama setelah coitus (senggama). Cone biopsi. beberapa hal yang dapat dilakukan adalah: 1.keadaan penyakitnya sudah stadium lanjut. Radioterapi yaitu dengan menggunakan sinar X berkekuatan tinggi yang dapat dilakukan secara internal maupun eksternal. Jika perubahan awal telah diketahui pengobatan yang umum diberikan adalah dengan: 1. g) Penanganan / pengobatan Seperti pada kejadian penyakit yang lain. Pemanasan. termasuk sel yang mengalami perubahan. Untuk menghindari hal tersebut maka yang pertama. h) Saran dan Nasehat . Pemeriksaan ini dapat dilakukan oleh ahli kandungan. yaitu dengan mengambil daerah yang terserang kanker. Hal yang kedua adalah melaporkan adanya gejala-gejala yang tidak normal seperti adanya perdarahan. maka akan semakin mudah pula diatasi masalahnya. yaitu dengan cara mengambil sedikit dari sel-sel rahim. jika perubahan awal dapat dideteksi seawal mungkin. maka untuk penyembuhan. Tindakan leher ini memungkinkan pemeriksaan yang lebih teliti untuk memastikan adanya sel-sel yang mengalami perubahan. Pada beberapa kasus mungkin dokter menyarankan untuk melakukan Pap smear test lebih sering. Paradigma yang harus diingat adalah semakin awal ditemukannya kelainan-kelainan pada pemeriksaan ‘Pap Smear’.

• • • Hidup bersih itu sehat Tetap Berdoa untuk kesembuhan Memperbaiki kondisi fisiknya dengan mengkonsumsi nutrisi yang baik dan maksimal .• • Lebih baik mencegah daripada mengobati. Adanya perubahan fisiologis pada tubuh karena gejala-gejala kanker serviks yang dimunculkan dapat mempengaruhi psikologis. • Moral yang baik dan seharusnya kita lakukan sebagai orang yang sehat adalah selalu mendukung dan memberi motivasi pada mereka yang terkena kanker serviks. Tetapi dengan psikologis kita yang kuat (keyakinan yang mantap untuk sembuh) dan usaha yang keras juga dapat membantu proses penyembuhan diri dari kanker serviks.

Hidup bersih dapat menghindarkan dari kanker serviks B/S B/S B/S B/S B/S B/S B/S B/S B/S B/S . dan radioterapi 8. 1. Gejala kanker serviks antara lain adalah keputihan yang berlebihan dan perdarahan diluar siklus menstruasi. Kanker serviks dapat diobati dengan operasi. Papsmear adalah pemeriksaan leher rahim (serviks) menggunakan alat yang dinamakan speculum 10.LAMPIRAN 2 KUISIONER Pilih dan lingkari huruf B untuk jawaban benar dan huruf S untuk jawaban salah. 5. Merokok dapat menyebabkan terjadinya kanker serviks 9. Hubungan seksual dengan satu pasangan merupakan penyebab terjadinya kanker serviks 4. Kanker serviks adalah kanker yang menyerang bagian leher rahim 2. Menghindari berhubungan seksual dengan pasangan yang berubahubah adalah salah satu pencegahan terjadinya kanker serviks yang penting 7. sinar laser. Pap smear setiap 2 tahun sekali untuk wanita yang belum berseksual aktif 6. Kanker serviks adalah kanker terganas kedua setelah kanker payudara 3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful