Bab II Sumber-Sumber Energi

Untuk mengidentidikasi sesuatu sebagai sumber energi, perlu terlebih dahulu dipahami apa itu energi. Secara umum energi didefinisikan sebagai kemampuan untuk melakukan kerja. Sumber-sumber energi adalah sesuatu yang dapat diolah/dikonversi sehingga dapat memberikan kemampuan untuk melakukan kerja yangkita butuhkan dalam menunjang semua aktifitas kehidupan. Berdasarkan dapat-tidak sumber energi itu diperbaharui, sumber-sumber energi dapat dibagi menajdi 2 bagian: 1) Sumber energi tak terbaharukan; dan 2) Sumber energi terbaharukan. Energi-energi tersebut diperoleh dalam bentuk yang berbeda-beda; panas (termal), sinar (radiant), mekanik, elektrik, bahan kimia, dan energi nuklir.

2.1. Sumber Energi Tak Terbaharui

Gambar 2.1. Sumber-sumber energi Tak Terbaharui Sumber energi tak tebaharui terdiri dari 1. Minyak bumi (Oil) 2. Gas Alam (Natural Gas) 3. Batu Barat (Coal) 4. Nuklir (Nuclear)
Diktat E&DKEE - Andi Pawawoi, MT
Halaman 4

Semua sumber energi tersebut tidak dapat digunakan secara berualang dan tidak dapat terbentuk dalam periode waktu yang singkat sehingga ia disebut sumber energi tak terbaharukan. Sumber-sumber energi ini terbentuk di alam dalam waktu ribuan sampai jutaan tahun. Waktu eksploitasi oleh manusia sangat singkat dibanding dengan waktu terbentuknya, sehingga suatu saat sumber energi ini akan habis.

2.1.1. Energi Batu Bara Umum Satu abad yang lampau batu bara merupakan sumber langsung atau tidaklangsung sebagian terbesar energi komersial dunia. Bahkan batu bara telah memercikkan dan menggerakkan terjadinya apa yang dinamakan Revolusi Industri. Dewasa ini peranan batu bara sudah jauh menurun, dan hanya memenuhi seperempat pamakaian energi seluruh dunia. Namun demikian, volume penggunaannya masih sangat besar, dan dengan perkembangan-perkembangan terakhir dunia bidang energi, terutama setelah terjadinya apa yag dinamakan kemelut energi di tahun-tahun 1970-an, dapat disimpulkan, bahwa di masa yang akan datang, peranan batu bara akan meningkat lagi dengan pesat. Batu bara terdiri atas berbagai campuran karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen, dan beberapa pengotoran lain. Sebagian karbon itu tetap padat bilamana dipanaskan, dan Sebagian lagi akan berubah menjadi gas dan keluar bersama-sama unsur-unsur gas lainnya. Bagian gas ini mudah terbakar dan menyala terus-menerus serta agak lebih berasap daripada karbon padat yang membara. Kadar air dan abu yang tidak dapat dibakar yang terkandung dalam batu bara, tidak bermanfaat. Kokas dibuat dengan memanaskan batu bara s~ingga gas dan pengotoran menguap: bagian karbon yang padat itu disebut kokas.Kokas terutama dipergunakan untuk mencairkan bijih besi. Semula bagian gas dan batu bara itu dibuang, akan tetapi kini gas itu dapat dimanfaatkan. Batu bara dibagi dalam berbagai kategori dan subkategori berdasarkan nilai panas karbonnya, dimulai dengan lignit, yang kadar karbon padatnya terendah, melalui berbagai tingkatan batu bara muda, batu bara subbituminus, batu bara bituminus, hingga kepada antrasit.
Diktat E&DKEE - Andi Pawawoi, MT
Halaman 5

Batu bara yang tingkatannya terendah berwarna cokelat, mengandung banyak abu dan lembap. Batu bara yang tingkatannya lebih tinggi, mengandung karbon lebih banyak. Baban organik yang tidak cukup terurai sehingga terbentuk karbon, oleh karena itu belum dapat dikatakan sebagai batu bara, disebut gambut (peat). Batu bara adalah suatu batu endapan yang terutama berasal dan zat organik. Kebanyakan ahli geologi berpegang pada teori, bahwa tumbuh-tumbuhan yang sangat lebat, baik pohon-pohon besan maupun tumbuh-tumbuhan lainnya, tergenang dalam rawa-rawa atau air lainnya, kemudian berturut-turut ditutup oleh endapanendapan lain, biasanya non-organik. Pengumpulan-pengumpulan ini mula-mula menjadi semacam lumpur organik, lambat laun agak mengeras, kemudian berubah menjadi gambut. Setelah berlalu masa yang lama sekali, lapisan-lapisan endapan ini mengakibatkan penekanan-penekanan, sehingga bahan-bahan gambut ini menjadi lebih keras. Misalnya karena penekanan suatu lapisan yang semula tebalnya 10 meter, kemudian menjadi satu meter atau kurang. Bilamana tekanan-tekanan itu disertai gerakan-gerakan atau perubahan-perubahan lapisan atas kulit bumi, maka penekanan menjadi lebih besar lagi: terjadilah batu bara melalui proses pengarangan. Gambar 2.1 memperlihatkan secara skematis apa yang terjadi. Dalam proses itu daun menyerap energi cahaya yang digunakan dalam proses fotosintesis sebagai berikut:

Dalam proses ini diperlukan energi sebesar 112 kCal per mole CO2. yang diambil dari energi matahani.Dapat dihitung jumlah energi cahaya yang diperlukan dalam fotosintesis itu dengan berpegang pada teori kuantum cahaya Einstein:

di mana E = energi cahaya; h = konstanta Planck; γ = frekuensi cahaya; c = kecepatan cahaya dalam pakem; dan λ = panjang gelombang cahaya.

Diktat E&DKEE - Andi Pawawoi, MT

Halaman 6

lignit atau batu bara. misalnya dalam sebuah pusat listrik tenaga uap. MT Halaman 7 . Pohon yang “bernapas” melepaskan ke udara zat asam. maka panas matahari yang disimpan dalam kayu irn dibebaskan kembali. untuk kemudian disimpan sebagai energi ikatan dalam kayu. Pada proses pembakaran batu bara dibebaskan CO2 sedangkan daun-daun pohon menyerap CO2 itu. dihabiskan oleh manusia hanya dalam beberapa ratus tahun. Kesimpulan kedua adalah. Dan skema Gambar 2. kemudian meningkat menjadi lignit. yang merupakan tujuan utama penggalian batu bara itu. lalu dibakar. dan dibebaskan pula energi yang berupa panas.1. dilepaskan ke udara gas C02.1 itu dapat ditarik beberapa kesimpulan. atau setelah melalui proses terjadinya gambut. Dan kesimpulan ketiga adalah bahwa dalam proses pertumbuhan pohon. Yang pertama adalah. Yang berbeda adalah persoalan waktu energi yang disimpan alam yang memerlukan waktu beberapa juta tahun. Bilamana kayu itu dibakar. kayu itu mula-mula menjadi gambut. Gambar 2. Dalam proses pembakaran dipakai oleh api zat asam 02. dan selanjutnya menjadi batu bara.Dalarn proses pengarangan yang memakan waktu jutaan tahun sebagaimana dijelaskan sebelumnya. sedangkan pada proses pembakaran diperlukan zat asam tersebut. langsung sebagai kayu bakar. panas matahari diserap oleh daun-daun. bahwa bersamaan dengan proses itu terdapat siklus lain yang mempunyai arab yang berlawanan. Siklus Zat Asam. Diktat E&DKEE . batu bara ini kemudian digali oleh manusia.Andi Pawawoi. bahwa ada semacam siklus zat asam (02).

Begitu pula halnya dengan kelompok-kelompok lainnya. Sebagaimana diketahui. Sedangkan batu bara sering pula dibagi menurut urutan lignit (atau batu bara muda).400 1k 8. Perlu dikemukakan. Batas-hatas Klasifikasi Bahan Bakar Padat Menurut World Energy Council Jenis Bahan Bakar Padat Gambut Lignit Batu Bara Subbituminus Barn Bara Bituminus dan Antrasit Kadar Air(%) berat 70 —75 35 —40 1k 10 1k 3 Nilai Panas(k Cal/kg) 1k 1600 4. sumber-sumbendaya energi di dunia adalah terbatas adanya. batu bara bituminus (bituminous coal) dan antrasit (anthracite).1 tercantum suatu klasifikasi yang dipakai oleh WEC ( World Energy Council). akan dapat dimanfaatkan hingga sumbendaya itu telah habis? Diktat E&DKEE . Sampai kapankah. sedangkan pemakaiannya tenus-menerus meningkat. lignit dan gambut dunia pada tahun 1982. Klasifikasi ASTM1 pada asasnya juga mempergunakan klasifikasi WEC. misalnya batu bara. yang memakai suatu klasifikasi lain. Tabel 2. Dalam Tabel 2. akan tetapi klasifikasi itu masih membagi masing-masing jenis. Sedangkan istilah proved recoverable reserves diartikan dengan “cadangan teragakan” .500 Suatu ketidakseragaman yang serupa terdapat pula pada klasifikasi penentuan cadangan sumberdaya energi. Tabel 2. batu bara sub-bituminus (subbituminous coal).2 memperlihatkan cadangan dan produksi batu bara. atau kelas dalam grup. misalnya antrasit dibagi dalam meta-antrasit.Istilah Bahan bakar Fosil Padat (Solid Fossil Fuels) yang sering dipakai dalam literatur biasanya mencakup batu bara maupun gambut.500 — 4. antrasit dan semi-antrasit. akan tetapi terdapat pula negara lain.700 — 6.Andi Pawawoi.1. bahwa klasifikasi WEC ini dipakai banyak negara.600 5. WEC memakai istilah “cadangan terbukti di tempat” yang diartikan dengan “cadangan terduga”. dan dalam hal ini klasifikasi cadangan batu bara. MT Halaman 8 .

in Energy and Power. Catatan: Estimasi Cadangan Dunia Batu Bara 4.K.30 Pangsa (%) (61. 1982 (109 ton) Jenis Bahan Bakar Cadangan Cadangan Jumlah Prod uksi Terbukti Dapat Di Cadangan Di Tempat manfaatkan Bituminus & Antrasit 920 515 1.3 x 1012 ton.3.4) (31.2.8) (100) Gambut 52 24 76 4.2) (43. Batu bara yang satu berbeda sifatnya dengan batu bara yang lain.Tabel 2. Sumber: M. Gambar 2.70 Pangsa (%) (64.Andi Pawawoi.9) (100) Subbituminus 260 166 426 0. Freeman & Co. Dengan mengasumsikan bahwa selunuh cadangan dunia akan batu bara berjumlab 4. Gambar 2. namun setelah tahun 2100 jumlah batu bara yang akan dapat dimanfaatkan akan terus-menenus menurun secara cukup deras.0) (100) Lignit 340 265 605 0. Oleb karena itu pada pembelian batu bara perlu diperhatikan spesifikasinya. maka menurut salah satu perkinaan batu bana akan habis terpakai kira-kira lima ratus tahun lagi. kadar air.1) (35. “Survey of Energy Resources 1983. Hubbert.50 Pangsa (%) (68. Tampaknya suatu jangka waktu yang masih lama.” Salah satu estimasi tenlihat pada Gamban 2.3 x 1012 ton.6) (100) Sumber: World Energy Conference. “The Energy Resources of the Earth”. Diktat E&DKEE .435 2. San Francisco. Lignit dan Gambut.3. dan dengan menganggap pemakaian batu bara akan benlanjut terus. Siklus Produksi Dunia Batu Bara. baik yang mengenai nilai panas.0) (39. MT Halaman 9 . 1971.4 memperlibatkan dalam bentuk skema beberapa proses utama konversi batu bara menjadi bahan bakar untuk dipakai. maupun sifat-sifat lain seperti kadar abu. dan kadar pengotoran lain. Cadangan dan Produksi Dunia Batu Bara.95 Pangsa (%) (56.

Walaupun tendapat banyak laporan mengenai temuan batu bara yang tercatat dalam peta-peta geologi dan laporan-laponan lainnya. Produksi tertinggi dicapai dalam tahun 1931 dengan jumlah 665. Akan tetapi deposit yang mempunyai arti ekonomi terdapat hanya di beberapa tempat sebelah Barat Indonesia.000 ton. Tabel 2. Beberapa Proses Konversi untuk Pemanfaatan Batu Bara. yang menghasilkan batu bara yang baik untuk listrik. terutama di Sumatera dan Kalimantan. Dalam angka-angka ini sudab termasuk jenis lignit.000 ton setahun. Menjelang Perang Dunia II produksi ini masih cukup tinggi.4. dan Loa Kulu. Diktat E&DKEE . dan berada agak di bawah 600. Batu Bara di Indonesia Deposit batu bara ditemukan tersebar hampir di seluruh kepulauan Indonesia. Sumatera Barat.Andi Pawawoi. kegiatan-kegiatan eksplonasi batu bara belum banyak dilakukan secara sistematis. Kalimantan limur.3 benikut memberikan beberapa angka perkiraan cadangan batu bara terpenting yang tendapat di Indonesia.Pengembangan tambang Ombilin dimulai tahun 1892. MT Halaman 10 .Gambar 2. Tambang-tambang utama batu bara di Indonesia semula dapat di Ombilin. Bukit Asam. Sumatera Selatan.

064 Surnber:Ir. Sumberdaya Batu Bara Indonesia (Satuan: 106 Ton) Terindikasi dan Wilayah Terukur Hipotetis Terduga Sumatera 2. serta bagian Utara Pub Laut. M.706 ton.4 memperlihatkan beberapa angka produksi tambang-tambang Indonesia. Pembukaan tambang batu bara Bukit Asam dimulai dalam tahun 1919. Tabel 2. Satuan: Ribu Ton.896 18 Jawa 4 23 20 Sulawesi 5 131 — Irian Jaya — 4 — Total Indonesia 5.000 ton setahun.Andi Pawawoi.029 juta ton. di daerah Sungai Kelai dan Berau.Tabel 2. Tabel 2. Direktorat Jenderal Pertambangan. batu bara yang dihasilkan terutama terdiri atas jenis-jenis lignit. M. Beberapa tambang batu bara swasta kecil dibuka sebelum Perang Pasifik di Kalimantan Timur dan Kalimantan lenggara. babwa tahun 1970 Iambang Loa Kulu di Sungai Mahakain. dengan catatan.800 ton dan dalam tahun 1941 sebanyak 863. Direktorat Jenderal Pertambangan. Produksi tertinggi batu bara dicapai dalam tahun 1941 dengan jumlah sebesar 2. batu bara dan antrasit. sebelum dan sesudah Perang Dunia II. ditutup.338 6. Samarinda.344 14. Jakarta 1990.328 Total 22. Jakarta. Produksi dalam tahun 1940 mencapai 847.290 Kalimantan 2. Boesono. Desember 1990. Masing-masing tambang mempunyai produksi yang tidak melebihi 100.1939—1988 Tahun Ombilin Bukit Asam Lainnya Jumlah 1939 591 632 1781 558 1941 538 864 627 2029 1966 101 34 320 185 1970 91 4 172 77 1979 92 186 — 278 1980 143 161 34 338 1982 303 178 197 678 1984 584 501 383 1468 1886 710 1015 1025 2750 1988 648 1858 2670 5176 Sumber:Ir. MT Halaman 11 .905 47 136 4 33.4 Produksi Batu Bara Indonesia Menurut Tambang.3. Yang terpenting terdapat di lenggarong dekat Samarinda.338 13.972 9. Direktorat Bata Bara. Boesono.991 6. Diktat E&DKEE .398 14. Direktorat Baw Bara.

pemakaian sendiri. yang sejak awal tahuntahun 1980-an mulai beroperasi dan ~xrproduksi. maka mulai tahun 1985 pemakaian batu bara untuk pembangkitan tenaga listrik meningkat dengan pesat sekali dan menjadi dominan. Pada saat ini Indonesia bahkan mengekspor batu bara ke mancanegara. Tampak peningkatan terlihat pada tahuntahun 1980-an dan produksi meningkat dengan pesat. diperoleh peluang lagi bagi batu bara Untuk kembali menjadi jaya. pemanfaatan yang lebib mudah. Karena bekerja di bawah kapasitas yang seharusnya. Peranan ini kemudian secara berangsur-angsur digantikan oleh minyak bumi. Untuk apakah batu bara sekarang dipakai di Indonesia? Walaupun Perusahaan Jawatan Kereta Api untuk sebagian besar sudah beralib ke bahan bakar minyak . sejak tahun-tahun 1980-an. Angka-angka terendah dicapai pada tahun-tahun 1960-an dan awal 1970-an.Angka-angka dalam Tabel 2. oleh tambang merupakan komponen yang cukup besar dan seluruh pemakaian. namun masih terdapat beberapa trayek yang menggunakan lokomotif uap dengan batu bara sebagai baban bakar. Akan tetapi. transportasi yang lebih murah. sebelum Perang Dunia II batu bara mempunyai peranan yang besar dalam bidang penyediaan energi. Perlu dikemukakan. dan penyimpanan serta pengaturan yang lebih mudah. Perusahaan limah.4 memperlihatkan dengan jelas peranan yang sangat menurun dari batu bara selama 40 tahun hingga 1980. terutama di Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan. juga memakai batu bara sebagai bahan bakar. Sebagaiinana terjadi di seluruh dunia. Pabrik Semen. Bertambahnya pabrikpabrik semen di Indonesia secara pesat serta beralihnya pemakaian bahan bakar dan minyak dan gas menjadi batu bara juga meningkatkan dengan sangat pesat pemakaian batu bara untuk produksi semen. Pemakai-pernakai utama adalah Kereta Api. gambaran konsumsi batu bara Indonesia mengalami perubahan yang cukup besar sekali. bahkan dengan cepat melainpaui produksi puncak yang dicapai pada tahun 1941. Dengan beralihnya Perusabaan Umum Listrik Negara pada pembangkit-pembangkit listrik tenaga uap yang memakai batu bara Sebagai bahan bakar secara besar-besaraii. Pabrik Semen dan Pabrik limah. dan beherapa industri lainnya.Andi Pawawoi. karena harga yang lebih baik.5 memberikan angka-angka pemakaian batu bara Indonesia menurut jenis-jenis konsumen. Namun setelah terjadi apa yang dinamakan kemelut energi pada tahun 1973. Ekspor batu bara kemudian juga Diktat E&DKEE . MT Halaman 12 . babwa pangsapangsa produksi yang kian besar datang dan tambang-tambang swasta. Tabel 2.

536 2.2 39. Boesono. Direktorat batu Bara.2 5.6 40. setelah tambang-tambang batu bara swasta di Kalimantan meningkat produksinya.4 40.5 45.3 199.762 Semen 468 616 847 939 1.9 6.2 56.5 61.menjadi sangat penting.2 Surnber: Laporan PN Bata Bara Tahun 1980 Cat atan: Semua Angka dalam Ribu Ton.6 57.043 4. Bagaimana perkiraan hari depan batu bara Indonesia? Embargo minyak yang dilakukan dalam tahun 1973 dan apa yang dinamakan Kemelut Energi yang kemudian menyusul kiranya menyadarkan umat manusia.9 3.7 9.1 Pabrik Semen 30.9 49.1 61.2 44.1 50.0 78. Pemakaian batu Bara Indonesia Menurut Jenis Konsumen.0 43.600 4.8 50.3 29.9 Pabrik Timah 6. Jepang dan Filipina.692 4. Malaysia.5 3.2 39.Jumlah 144.5 32.9 61. Produksi.5. Cat atan: Satuan dalam Ribu Ton.5 59.8 50.4 18.2 Jndustri Lain 2.0 191.0 28.6.4 2.0 7. Jakarta.1 49.1 30.3 3.6 60.0 26. Pemakaian dan Ekspor Batu Bara 1985—1990 Tahun 1985 1986 1987 1988 1989 1990 Produksi 2.6 memperlihatkan angka-angka produksi.0 5.9 265. Iaiwan. konsumsi dan ekspor batu bara Indonesia pada pertengahan kedua dekade 1980.2 4.1 32.8 180.878 Lainnya 374 689 890 658 706 432 Ekspor 1.8 34. Direktorat Jenderal Pertambangan.Andi Pawawoi.0 67.0 25.6 185. Pasaran ekspor batu bara adalah antara lain Bangladesh. bahkan energi sebagai keseluruhan pun tidak tanpa batas adanya di muka bumi ini .4 196. Thailand.624 Sumber:Jr.0 50.& 156. Harga minyak Diktat E&DKEE . Tabel 2.748 2.7 185.480 1.0 64.9 154.0 50.9 PJKA 54.9 57.0 9.1 6.7 40.176 9.9 19. Tabel 2.7 49.6 47. Tabel 2.2 2.1 .0 70.9 42.8 26.018 975 994 1.478 11.072 2750 4.7 148. bahwa bukan saja jumlah tersedianya nunyak bumi terbatas adanya.6 154.696 Konsumsi Listrik 212 470 1.0 60.479 5. 1968—1979 Tahun 1968 1969 1970 1971 1972 1973 1974 1975 1976 1977 1978 1979 Pernakaian Sendiri 48. M. MT yang melonjak dengan tajam telah Halaman 13 .

Di Indonesia gambut selama ini merupakan masalah pada lahan pertanian. Belgia. 1314 Oktober 1976. diperoleh kesukaran memanfaatkan tanahnya yang bergambut untuk bercocok tanam. gambut digali dan dimanfaatkan untuk me masak dan memanaskan ruangan rumahtangga. sebagaimana terlihat pada Tabel 2.3 0. Posisi yang baik ini terdapat pula di Indonesia.2 Sumber: M.2 juta ha.7. maka volumenya adalah sebesar 16. Makalah disampaikan pada Seminar Gambut & Lahan Podzolic & Potensinya. sehingga memberikan peluang kepada dunia batu bara unrnk meinpunyai peranan yang Iebih besar dalam penyediaan energi di tanah air kita. dan kandungan tersebut tergantung pada beberapa faktor seperti jenis asal pembentukan gambut.7 6.Andi Pawawoi.2 16.menempatkan batu bara sekali lagi dalam suatu posisi yang agak baik untuk dapat bersaing dalam gelanggang energi. Lembaga Penelitian Lahan. terutama untuk penggunaan-penggunaan tertentu dalam negeri. dan Uni Soviet.2 juta meter kubik. Indonesia termasuk salah satu negara yang memiliki potensi gambut yang besar. di Kalimantan Barat pada tahun-tahun 1970-an.M. Jika ketebalannya dianggap rata-rata satu meter. tingkat dekomposisi. atau kegiatan-kegiatan yang biasanya mempergunakan biomassa sebagai Diktat E&DKEE . Potensi itu dinyatakan dalam luas lahan. Tabel 2. The Lowland Peat of Indonesia: A Challenge for the Future. Sebagaimana dialami oleh penduduk Rasau Jaya. Belum begitu lama berselang di negara-negara Belanda. Suinberdaya itu terbanyak didapat di Sumatera dan Kalimantan. Soepraptohardjo & P.7. Sebagaimana telah dikemukakan sebelumnya. Hal ini kini tidak dilakukan lagi. Sumberdaya Gambut Indonesia Wilayah Sumatera Kalimantan Wilayah Lain Total Indonesia Total 9. Tanah bergambut tidak dapat ditanami secara optimal karena tingkat keasamannya tinggi. Nilai gambut sebagai bahan bakar ditenrnkan oleh kandungan kalor panas yang dipunyainya. Akan tetapi Irlandia dan Finlandia memanfaatkan gambut sebagai bahan bakar unrnk pembangkitan tenaga listrik. kandungan abu dan kandungan air. dan untuk Indonesia sumberdaya itu adalah sebesar 16. Ganibut dapat berperan sebagai sumber energi pada sektor rumahtangga dan industri kecil. MT Halaman 14 . Bogor. Driessen.

1. Berupa benda yang berat.b. minyak bumi dan gas alam. tetapi dapat juga memenuhi keperluan energi pada alat-alat yang kecil.ahan bakar. minyak bumi dan gas alam. yang merencanakan unrnk membuat sebuah pusat listrik tenaga uap kecil yang mernakai gambut sebagai bahan bakar. dan kadang-kadang saling melengkapi. menyebabkan penggunaan minyak bumi dan gas alam sebagai sumber utama penyedia energi lebih deras meningkatnya.2. atau pesawat terbang yang cepat. banyak dilakukan di negara berkembang. ditambah dengan efisiensi termis yang lebih tinggi. Besar daya-terpasang diperkirakan 4—5 MW.Andi Pawawoi. • Di Dunia Barat. di lain pihak. bukan saja memiliki lebih banyak energi per sarnan berat. • Investasi besar-besaran. yang memiliki banyak sumber minyak bumi. Hal demikian juga dipertimbangkan oleh Perusahaan Umum Listrik Negara. telab memungkinkan meluasnya industrialisasi sebagaimana terjadi sekarang ini . Sebagaimana dilakukan di Irlandia dan Finlandia. batu bara terutama mendapatkan pasaran sebagai bahan bakar yang stasioner. Peranan minyak bumi dalam persoalan-persoalan ekonomi dunia dapat disimpulkan sebagai berikut: • Konsumen dan fasilitas konversi paling banyak ada di dalam tangan negara-negara yang teknis maju. MT Halaman 15 . atau kapal taut yang besar. gambut dapat juga dimanfaatkan unrnk pembangkitan tenaga listrik. terutama dimiliki dan dilaksanakan oleh negara. eksploatasi terutama dilakukan oleh perusahaan-perusahaan swasta yang besar. seperti motor tempel untuk perahu. Energi Minyak Dan Gas Bumi Umum Batu bara telah mengakibatkan tercetusnya apa yang dinamakan Revolusi Industri. atau mesin yang hanya bergerak perlahanlahan. terutama dari negara-negara Barat. Lagi pula. sedangkan di negara-negara lainnya. bertempat di Kalimantan Barat. besar dan kotor. Diktat E&DKEE . kadang-kadang saling menyaingi. Antara batu bara. serta produksi-produksinya. 2. Dengan kemudahan penggunaan ini. pengangkutan dan pengurusannya lebih mudah. serta pengurusan dan pengangkutan yang lebih mudah.

yang biasanya disebut hidrokarbon.• Nasionalisme politik dan ekonomi merupakan suatu kekuatan aktif dalam pencarian sumber-sumber minyak bumi. pada umumnya dipergunakan üntuk bahan-bahan cair. minyak bumi dan gas alam berkumpul dalam lubang-lubang lapisan-lapisan yang dilaluinya. yang biasanya Diktat E&DKEE . ditambah beberapa unsur lainnya yang kurang penting. adalah bahwa minyak bumi dan gas alam ini terjadi karena perubaharn kimiawi daripada kehidupan tumbuh tumbuhan dan binatang-binatang kecil. terutama plankton yang pernah tertimbun dalam-dalam di lumpur di bawah perairan dan rawa. maka sisa yang tertinggal merupakan suatu campunan dari hidrokarbon yang disebut parafin. Pertama adalah pencanan daripada sumbersumber ininyak. Ada yang memperkirakan. Kemungkinan. Pengetahuan mengenai asal-usul minyak bumi dan gas alan ini . Bila komponen minyak -minyak ringannya didistilasi atau diuapkan. Distilasi lebih lanjut menghasilkan pengotoran hidrokarbon lain berupa aspal. sebagaimana halnya dengan batu bara. Perlu dikemukakan.. diaktivir oleh gas alam yang terjadi dalam fase-fase permulaan ini . • Pemilikan lapangan minyak tidak terbagi rata di antara negara.Andi Pawawoi. Namun asal-usulnya berbeda daripada batu bara. tidak semua ahli sependapat bahwa minyak bumi ini berasal dad bahan organik. atau cair. atau karena air. titik-titik minyak bumi berpindah. Bilamana lapisan-lapisan batu yang berdekatan cukup berpori. yang kadang-kadang berisi gas atau cairan berupa campuran atau larutan yang ringan. atau benda-benda berupa lilin. Bahan-bahan ini kadang-kadang berupa benda-benda gas. hidrokaronhidrokarbon ini memasukinya sampai tertahan oleh sesuatu halangan yang tidak dapat ditembus. hal mana terutama tergantung daripada perbandingan karbon dan hidrogen. yang dewasa ini didapatkan dalam letak-letak endapan. Dalam urutan pengusahaan perminyakan terdapat empat jenis kegiatan yang berbeda. terjadi kompresi. dan sangat banyak didapat di Timur Tengah Minyak dan gas bumi terdiri atas berbagai campuran unsur karbon dan hidrogen. bahwa minyak bumi dan gas alam terjadi dari sumber-sumber organik. Setelah lumpur tertindih oleh endapan-endapan lain. sebagai sebagian reaksi terhadap kompresi tersebut. Penamaan minyak bumi atau petroleum. MT Halaman 16 . Dugaan yang semakin diteridma dewasa ini . sedang ataupun berat. sebenarnya tidaklah begitu pasti.

atau gas dengan formasi-formasi menyebabkan perlu diadakannya gravimetrik dan seismik. Kedua adalah pengelolaan daripada tambang-tambang minyak unrnk menghasilkan minyak mentah. Eksplorasi seismik lebih definitif dalam menganalisis struktur bawah tanah. tetapi juga lebih mahal. Ketiga adalah pengangkutan daripada minyak dan tempattempat produksi ke tempat-tempat pemakaian. kini telah lazim dilakukan pengeboran lepas pantai. baik untuk observasi. akan dipanrnlkan pada pemisahanpemisahan antara lapisanlapisan. ratusan bahkan hingga ribuan meter dalamnya.disebut eksplorasi. dan sering diusahakan seeara terpisah atau tersendiri oleh perusahaan-perusahaan.Andi Pawawoi. maka cara-cara ini sering didahulukan. Karena pengukuran magnetik dan gravimetrik kurang mahal. Semula pengeboran hanya dilakukan di daratan akan tetapi karena sumber-suinber minyak banyak terdapat juga di dasar lautan. Setelah ada perkiraan lokasi kernungkinan sumbèr minyak atau gas bumi dilakukan pengeboran. sering dipergunakan pengukuran magnetik. Korelasi antara sumber-sumber minyak geologi tertentu sudah lama diketahui. Dan keempat adalah usaha memperoleh jenis-jenis produksi dad minyak tersebut. MT Halaman 17 . Gelombang-gelombang kejutan dibuat dengan ledakanledakan yang dilakukan dalam lubang-lubang yang dangkal. Walaupun ketelitiannya kurang tinggi.minyak dengan mudah ditemukan karena keluar dengan sendinnya dari permukaan bumi. Kecuali kalau sumber . bahwa gelombang- gelombang kejutan yang berjalan melalui bunii. biasanya disebut produksi. yang biasanya disebut penyulihgan. Dalam membuat survei. hap kegiatan mempunyai teknologi sendiri. inaupun untuk analisis data. Dan sumber-sumber di daratan. Sumber-surnberdaya alarn bumi dapat juga disurvei dengan satelit. puluhan. diusahakan untuk melakukan sebanyak mungkin pengeboran. dan dicatat tibanya pada berbagai tempat dengan jarak-jarak tertentu. leknik ini dilandaskan pada fakta. biasanya disebut transportasi. Karena mahalnya biaya pelaksanaan pengeboran lepas pantai ini dan tiap instalasi yang tetap. cara ini dapat memenuhi keburnhan untuk mendapatkan data pertama. umumnya sumber tersebut terletak tersembunyi jauh dalam perut bumi. Kemajuan-kemajuan dalam metodemetode eksplorasi diharapkan dapat dicapai dengan kemajuan-kemajuan teknologi elektronika. minyak mentah dikumpulkan Diktat E&DKEE . dan pencariannya memerlukan informasi-informasi geologi dan geofisika. Hal ini pemetaan bawah permukaan bumi.

untuk dilepaskan di udana. Data perkiraan cadangan ini berbeda dari tahun ke tahun. Setelah tiba. langsung. sejalan dengan perkembangan teknologi dan perkembangan ekonomi.000 DWT. sebuah tangker berukuran 50. Gas mula-mula dicairkan di tempat pemuatan untuk kemudian diangkut dalam kapal tangker yang khusus ke tempat tujuan. MT Halaman 18 . Kini sudah banyak tangker berukuran antara 200.sebuah tangker berukuran 600.000 DWT. di mana struktur molekul diubah. Pengangkutan gas alam belum dilakukan secara besar-besaran.Andi Pawawoi.000 DWT. ke tempat penyimpanan. atau pipa-pipa panjang. Belum lama berselang. Metode-metode pemisahan fisik seperti distilasi menghasilkan fraksi-fraksi hidrokarbon tertentu. sedangkan dalam taraf perancangan sudah dibuat desain. ukuranukuran tangker menjadi kian besar. maupun kanena berbagai pertimbangan sekuriti dan ekonomi pemilik data tersebut. karena memerlukan pipa-pipa laut ataupun kapal. Proses-proses penyulingan mengubah minyak bumi menjadi produk-produk yang diperlukan berbagai bidang kegiatan seperti pengangkutan. sesuai dengan bentuk atau sifat yang dikehendaki. diuapkan kembali.000 DWT dianggap besar. yang terakhir sebagai gas buangan pada cerobong atau peredam letus (knalpot). berbeda cara evaluasi data. Untuk menekan biaya angkutan.melalui pipa-pipa untuk mengalirkannya ke tempat penyulingan. listrik dan petrokimia. Bahkan dalam tahun 1973 telah beroperasi sebuah tangker berukuran 400. hal ini dapat dicampuri dengan proses polimerisasi. dan Produksi dan Pemakaian minyak dan Gas Bumi Pengumpulan data mengenai cadangan minyak dan atau gas bumi sangat sulit. baik disebabkan berbeda penggunaan metode eksplorasi. Unrnk pengeboran lepas pantai pemindahan minyak lebih sulit. Bila sebaliknya diperlukan campuran-campuran dengan berat molekul yang lebih besar. gas cair ini didistribusikan melalui pipa. Dalam tahun 1942 misalnya Diktat E&DKEE . Selanjutnya ada pula proses reformasi. tengker. tempat pengangkutan ataupun ke tempat pemakaian secara. Untuk transportasi minyak mentah pada umumnya dipergunakan tangker- tangker yang besar. Pada proses pemecahan (cracking) maka molekul-molekul yang besar dipecah menjadi molekul-molekul yang kecil yang diperlukan. Terbanyak minyak dan gas bumi dipakai pada usaba-usalia pembakaran untuk mendapatkan energi.

serta cadangan mungkin dan terduga yang dapat dimanfaatkan menurut WEC. Daerah Antartika juga tercatat dalam kolom ini .8 tercantum angka-angka produksi minyak bumi akumulatif hingga awal 1979. Tabel 2. Dari kolom produksi kumulatif hingga awal 1979 pada Tabel 2. Timur Tengah menonjol dengan jumlah cadangan sebesar 57%. melainkan nomor dua dengan 24%. Cadangan dan Produksi Akumulatif minyak Bumi Dunia. MT Halaman 19 . Untuk tahun 1970 angka ini naik lagi menjadi 246 miliar ton dan perkiraan menurut WEC yang dibuat dalam tahun 1980 jumlah cadangan dunia yang dapat . Dalam tabel 2. Dalam tahun 1953 perkiraan ini naik menjadi 136 miliar ton. Diktat E&DKEE . Pasifik dan Eropa Barat.dimanfaatkan adalab sebesar 354 miliar ton.Andi Pawawoi.8 tampak bahwa Amerika Utara dan Timur Tengah bersama-sama menghasilkan secara kumulatif 61% dan produksi seluruh dunia. Pada kolom cadangan mungkin dan terduga dimanfaatkan. cadangan terbukti yang dapat dimanfaatkan.diperkirakan bahwa cadangan minyak bumi dunia yang dapat dimanfaatkan berjumlah 82 miliar ton. Timur Tengah tidak lagi menempati kedudukan nomor satu.8. RRC dan Eropa Timur dengan jumlah 30%. Dari kolom cadangan terbukti. Sedangkan produsen terkecil adalah Timur Jauh. Awal 1979 Tempat pertama diduduki oleh wilayah USSR. Afrika menempati nomor tiga dan Amerika Utara nomor empat. dan dapat dimanfaatkan.

Sumber:M. atau 18. atau 48.Pada kolom jumlah cadangan yang dapat dimanfaatkan kembali. Cadangan Dunia minyak Burnt. 1971.9 memberikan data yang lebih mutakhir mengenai Cadangan dan produksi minyak bumi untuk 20 produsen terbesar dunia.9 juta barel sehari. atau 21. RRC dan Eropa Timur. yang terdiri atas USA dan Kanada.5 memperlihatkan secara visual cadangan dunia minyak bumi untuk tahun 1971. Produsen terbesar adalah negara-negana OPEC yang menghasilkan 31. Timur Tengah menempati urutan pertama dengan 33%.5 juta barel sehari. Freeman & Cc.2% produksi dunia.K. Hubbert. in Energy & Power.5. Tabel 2. disusul oleh wilayah USSR. sedangkan produsen terbesar adalab Diktat E&DKEE . San Francisco.2 juta barel sehari. “The Energy Resources of the World”. Gambar 2. dengan produksi 11.8% disusul oleh OECD Amerika Utana. MT Halaman 20 . Menarik untuk melihat bahwa cadangan terbesar adalah pada Arab Saudi.3%. Juga menarik untuk diperhatikan bahwa terdapat perbedaan besar antara pengertian serta data cadangan suatu sumberdaya minyak . 1971.2 juta barel sehari. namun menarik untuk memperhatikan cara penyajian yang menarik dari data-data. Hal demikian terdapat pula pada sumber-sumberdaya energi lainnya. Produksi minyak bumi seluruh dunia dalam tahun 1979 mencapai 65. disusul oleh negara-negana perencanaan terpusat dengan produksi 14.Andi Pawawoi. Gambar 2. Data ini sudah agak tua.

Andi Pawawoi.5 753.3 2.3 192.7 2.3 2. India 7. Negaranegara OPEC (Organization of Petroleum Exporting Countries) memiliki hampir 80 persen Cadangan dunia.4 56.7 3.5 1.5 2.0 639.7 2.4 94.8 58.9.6 7.4 36.4 5. sedangkan produksinya kurang dan 27 persen. Arab Saudi* 2.9 9.4 13. Secara keseluruhan dapat dikatakan.8 10.8 16.0 29.1 1. 2.8 952.6 97.1 59.1 1.3 56. Amerika Serikat 4. Iran”’ 5.2 4.8 100 67. Libia 8.9 92.1 2. Indonesia 11.9 0. SBM = Setara Barel minyak .9 24. Kanada 8.9 2.0 18.3 3.0 9.5 6.7 31.9 1.6 0.5 20. MT .0 94. Nigeria 9.Amerika Serikat.9 13.2 0. 7 Mei 1990.5 79.2 2.9 12.8 1.4 9.~ Fortune. SBMH Setara Barel minyak Sehari.7 1.4 1. Tabel 2.3 0. Halaman 21 Diktat E&DKEE . RR Cina 5.9 9. Abu Dhabi* 6.4 25.6 2.2 6.7 1.1 4.9 2.4 2. 1.3 59.1 4. Tahun 1989 Cadangan Negara Negara OPEC 1.8 98.5 22. bahwa dengan produksi sekarang juinlah minyak hanya akan cukup untuk 1k 50 tahun saja.7 6.5 92. Norwegia 6.6 0.1 5. Qatar”‘ Total OPEC Non-OPEC 1.5 0.8 13.0 100.8 1.8 5. Cadangan dan Produksi minyak Bumi 20 Terbesar Dunia.8 0.0 11.7 30.5 9. Uni Soviet 2.7 100 26.9 5. Venezuela 7.3 125.0 51.2 58.OPEC = Organization of Oil Exporting Countries.5 7. Aljazair 10.7 1.2 8. Mesir 9.7 6.9 255.5 50. Irak* 3.6 0.4 2.1 3. Meksiko 3.5 0.4 5.2 0.8 9.5 4.4 20.8 40.8 172.9 1.7 1.4~ 10. Inggris Total Non-OPEC Jumlah Besar *Tjmur Tengah Surnber: Cat atan Produksi (%) 109SBMH) (%) 109 SBM Cadangan/ Produksi (Tahun) 142.8 27.9 1.4 1. Juga dapat dilihat bahwa di Timur Tengah terdapat Cadangan 67 persen minyak bumi dunia.6 87. sedangkan produksinya hanya meliputi 40 persen.3 2. 3 .5 21.1 1. Kuwait~’ 4.9 17.7 3.8 180.0 0.2 23.0 14.1 26.

6 Timur Jauh 0.2 0.8.4 7.8 EropaTimur Antartika — — — — 4 2.5 5.1 7.9 100 Sumber: WEC. Proyeksi Perkembangan Produksi minyak .1 100 192 100 292.5 Eropa Barat 1.6 3.4 22. Survey of Energy Resources.3 64 33.4 26.4 Amerika Utara 16.0 1.8 100 74.8.4 3. 1975.2 16.1 42 21.7 Amerika Latin 1.10 memperlihatkan angka-angka tahun 1979 mengenai situasi dunia gas bumi per wilayah dunia.1 0.Suatu proyeksi perkembangan produksi dunia minyak bumi yang dibuat oleh Lane terlihat pada Gambar 2. 5.9 USSR.7 4.10.2 Pasifik Timur Tengah 1.9 26 13.1 32.6 20. RRC.1 11. titik puncak produksi akan dicapai sekitar tahun 2000. Outlook for Alternative Energy Sources. MT Halaman 22 .6 30 15.5 33.5 10.3 96. Menurut perkiraan ini .4 Jumlah 26.5 10 13. Produksi Kumulatif dan Cadangan Dunia Gas Bumi Tahun 1979 Cadangan Cadangan Produksi Jumlah Cakumulatif terbukti dapat mungkin dan dangan da pat Wilayah Dunia hingga awal dimanfaatkan terduga dapat diman faatkan 1979 (awal 1979) dimanfaatkan 1012 m3 % 12 3 12 3 12 3 10 m % 10 m % 10 m % Afrika 0.A. Gambar 2.Andi Pawawoi.1 4.6 5.3 4. 1980. Proyeksi ini juga memperkirakan bahwa minyak akan tersedia hanya hingga pertengahan abad ke-2 1.9 63.7 51.3 9.7 3.7 6.6 17.9 5.9 66.5 4. Lane.4 11.1 27.3 10 5. Diktat E&DKEE . Tabel 2. Wina.8 6.9 36.2 19. Sumber: J.5 5. Tabel 2.1 4.3 6 3.

untuk meningkat lagi menjadi 2400 miliar m3 dalam tahun 2000 dan lebih dad 3000 miliar m3 dalam tahun 2020.7%.10. RRC dan Eropa Timur dengan 19. Angka-angka tersebut tercanrnm dalani Gambar 2. bahwa permintaan akan gas bumi akan mencapai lebih-kurang 1500 miliar in3 dalam tahun 1985.6%. disusul oleh Amerika Utara dengan 22. Kalimantan Selatan dan lepas pantai Irian Jaya. lepas pantai Jawa Barat. kemudian Timur Tengah dengan 17. RRC dan Eropa Timur menempati kedudukan pertama dengan 32. besarnya cadangan bumi di Indonesia diperkirakan berjumlah 59 miliar barel. lepas pantai Kalimantan limur. MT Halaman 23 .10.4%.. Suatu masa sekurang-kurangnya tiga tahun diperlukan unrnk melakukan eksplorasi yang luas untuk dapat membuat perkiraan yang baik akan cadangan minyak bumi. Akan tetapi mengenai jumlah cadangan yang dapat dimanfaatkan maka USSR.Dari tabel 2. Perkiraan Potensi Produksi dan Permintaan Dunia Gas Bumi Hingga 2020. Menurut data terakhir. World Energy: Looking Ahead to 2020.1%. Gambar 2. disusul oleh Wilayah USSR. Dalani gambar tersebut tercantum pula perkiraan garis potensi produksi.10 dapat dilihat bahwa produksi kumulatif gas bumi hingga awal 1979 adalah terbesar pada Amerika Utara dengan porsi 63. Minyak dan Gas Bumi di Indonesia Minyak bumi ditemukan dalam jumlah-jumlah yang ekonomis di Sumatera Tengah.8%. lanipak bahwa dalam tahun 2020 garis permintaan mendekati garis potensi dan diperkirakan bahwa pada pertengahan abad ke21 p0-tensi produksi tidak lagi akan dapat memenuhi permintaan. Sumatera Selatan.Andi Pawawoi. Sumber: WEe. Diperkirakan. Diktat E&DKEE .

Sekalipun dalam jumlah yang lebih kecil. Komite Nasional Indonesia. Tabel 2. seperti BPM. Tabel 2.Andi Pawawoi. Sumberdaya minyak Indonesia (Satuan: 109 Barel) Wilayah Sumatera kalimantarn Jawa Wilayah Lain Total Indonesia Sumber: Cadangan 6.11 memperlihatkan angka-angka mengenai sumberdaya minyak bumi di Indonesia.11.. sedangkan seluruh sumberdaya berjumlah 58. Tabel 2.6 Erwin S. maupun sebagai sumberdaya keseluruhannya. lerlihat bahwa terbanyak gas bumi. dengan kegiatan-kegiatan terutama di Sumatera Tengah dan Surnatera Selatan. Peranan gas bumi kini kian lama kian besar.4 1. terdapat di Sumatera dan Kalimantan.2 miliar barel.3 48.7 58.4 10.4 2. Tampak bahwa terbanyak minyak ditemukan di Sumatera.8 17. Diktat E&DKEE .12 memperlihatkan produksi minyak bumi Indonesia dan tahun 1985 sampai 1988. MT Halaman 24 .4 10.Sebelum Perang Dunia II beberapa perusahaan minyak telah melakukan kegiatan eksplorasi dan eksploatasi. Mutu Batu Bara Indonesia Sebagai Bahan Bakar. dan juga di Kalimantan dan Jawa. 1-2 Agustus 1988.13 memberikan suatu ikhtisar sumberdaya gas bumi di tanah air.4 Total 23. baik sebagai cadangan. unrnk kemudian secara berangsur-angsur menurun.0 8.4 16. Semua lapangan yang diketemukan pada akhir abad lalu awal abad in praktis sudah habis atau sudah mendekati batas produksi ekonomis. maupun sebagai komoditi ekspor dan penghasil devisa.2 Belum Ditemukan 17.6 miliar barel. tampak bahwa sebeluin Perang Dunia II produksi minyak tidak seberapa banyak.0 0.7 6. Makalah disampaikan pada “Lokakarya Energi 1988”. cadangan gas bumi juga ditemukan di Pulau Jawa. Tabel 2. World Energy Conference. namun dalam dekade 1970-an produksi minyak meningkat dengan pesat untuk mencapai titik tertinggi pada tahun 1977.7 6. Standard Vacuum Petroleum Company. balk sebagai bahan bakar untuk pemakaian energi didalam negeri. Hal ini disebabkan terdapatnya gas bumi sebagai sumberdaya yang cukup besar di Indonesia. Cadangan pasti berjumlah 10. dan Caltex Pacific.

0 31.4 77.6 325.0 94.1 597.5 2.9 -3.7 9.1 Sumber: Buku Tahunan Pertambangan Indonesia. dan di Kepulauan Natuna.0 175. The Indonesia Gas Sektor. Diktat E&DKEE .12. Jakarta.0 507.7 -0.82 1984 1986 1988 476.0 — 100.0 488.8 -91.6 536.6 501.5 Belum Ditemukan 11.9 30.0 12. di Kalimantan limur.8 77. lepas pantai Pulau Madura.5 21.4 41.0 580.1 -2.0 45. Catatan: Produksi Tertinggi terjadi pada tahun 1977.4 577.0 150. dan di lepas pantai Pulau Madura. Jawa Barat.Tabel 2.0 17.8 4.4 10.9 -1. dan Sumatera Utara dan Selatan pada umuninya dipergunakan untuk bahan bakar dan bahan baku pabrilc pupuk. yang belum dieksploatasi.2 8. Sumberdaya Gas Bumi Indonesia.6 396.13.5 23. Gas yang berasal dan lapangan Lndramayu juga dipergunakan untuk gas kota dan pabrik baja Krakatau Steel.7 36. Tahun Produksi minyak Bumi Indonesia Hingga 1988.1 2.6 17.1 7. Gas bumi yang dihasilkan oleh lapangan-lapangan lndramayu. Juga di Sumatera Utara dan Sumatera Selatan terdapat cadangan gas bumi dalam jumlah yang tidak begitu besar.7 47. (Satuan: 1012 SKK) Wilayah Sumatera Kalimantan Jawa Wilayah Lain Total Indonesia Cadangan 59.6 -18.2 491.5 23.6 4. dengan pabrik elenji Badak.5 17. Catatan: 1) Lapangan Natuna termasuk Sumatera.8 -3.8 0.7 1975 1976 1977 1978 1979 1980 19.6 35.4 86. Tabel 2. industri petrokimia.9 550.1 115.2 517.4 615. Di samping irn terdapat pula cadangan-cadangan yang lebih kecil di sekitar Indramayu. Laporan Data & Modeling Terakhir.6 2.5 -5.3 13.0 488.0 3.4 311. Beberapa Edisi.2 62.0 11. di mana terdapat sebuah pabrik elenji Arun. Departemen Pertambangan & Energy.4 11.5 Swnber: Badan Pengkajian & Penerapan Teknologi. 2) SKK = Standar Kaki Kubik.0 Total 70.6 48.6 74. Januari 1989.2 5. (Dalam Juta Barel) Naik(%) Tahun Produksi Naik(%) Tahun Produksi Naik(%) Produksi 1895 1900 1905 1910 1915 1920 1925 1930 1935 1940 1.5 1945 1950 1955 1960 1965 1970 1971 1972 1973 1974 7. dan pembangkitan tenaga listrik.5 21.8 13. MT Halaman 25 . Cadangan gas bumi terbesar terdapat di Aceh. Jakarta.Andi Pawawoi.0 15.5 80.5 265.

Tabel 2.14 memberikan angka-angka produksi gas bumi Indonesia menurut produsen dan tahun 1986 sampai dengan 1988. Tampak banwa produsen terbesar adalah kontraktor bagi hasil Pertamina Tabel 2.14. Produksi Gas Bumi Indonesia Menurut Produsen, 1986-1988, 109 SKK Produsen Pertaniina Kontraktor Bagi-Hasil Lemigas PT Stanvac Indonesia PT Calasiatic-Topco Jumlah
April 1989. Catatan: SKK = Standar Kaki Kubik.

1986 229,1 1.377,8 0,2 21,8 0,02 1.628,9

1987 240,3 1.470,9 0,2 20,5 0,02 1.731,9

1988 249,1 1.576,5 0,1 22,0 0,03 1.847,7

Sumber: Buku Tahunan Pertambangan Indonesia 1988, Departemen Pertambangan & Energi, Jakarta,

Dari tabel itu dapat pula dilihat bahwa produksi gas bumi secara berangsurangsur meningkat, sekalipun tidak dengan jumlah yang besar. Gas bumi di dalain negeri dipergunakan untuk keperluan industri, rumahtangga, dan belakangan juga untuk transportasi, walaupun yang terakhir ini jumlah yang kecil. inasih dalam

2.1.3. Energi Nuklir Reaksi Nuklir Dalam tahun 1938 Otto Hahn, seorang ahli kimia Jerman, menemukan pemecahan atau fisi nuklir, suatu bentuk reaksi nuklir; beberapa tahun kemudian, yaitu tahun 1942, Enrico Fermi, di University of Chicago, Amerika Serikat. Produksi pertama dipakai untuk sebuah bom. Pembebasan energi pada reaksi nuklir semula dimanfaatkan untuk keperluan perang berupa bom atom. Sungguh pun demikian penemuan itu sering dianggap sebagai kemajuan teknis terpenting setelah penemuan api. Menurut salah satu definisi, reaksi nuklir adalah berbagai macam interaksi (interactions) antara partikel-partikel bebas dan inti-inti (nuclei). Dalam salah satu jenis reaksi nuklir yang tercapai antara inti degnan neutron, yang disebut absorpsi neutron, terjadi tubrukan antara sebuah neutron bebas dan suatu inti (nucleus), sehingga
Diktat E&DKEE - Andi Pawawoi, MT
Halaman 26

neutron bebas tersebut kehilangan kebebasannya, dan diserap, atau diabsorpsi oleh inti itu, Salah satu kemungkinan kejadian akibat absorpsi neutron itu adalah pemecahan atau fisi (fission). Dalam fisi ini, inti pecah menjadi dua atau lebih, dengan melepaskan dua atau tiga neutron bebas, yang terbang dengan kecepatan yang tinggi sekali, sehingga mempunyai energi kinetik yang besar. Dalam suatu reaktor energi ini dilepaskan kepada moderator, yang merupakan bagian dan sumber panas dalam reaktor nuklir. Akan terjadi reaksi berantai bilamana jumlah neutron bebas yang diabsorpsi. Dalam teknologi nuklir bila keadaan ini terjadi maka disebut tercapai criticality, atau knitikalitas. Reaksi fisi nuklir dapat dirumuskân sebagai berikut:

di mana: n U F1 F2 E : neutron : uranium : fraksi 1 : fraksi 2 : energi yang dibebaskan

Bilamana inti uranium 235 menyerap sebuah neutron (n), terjadilah suatu transisi inti yaitu uranium -236 yang memasuki keadaan labil atau keadaan eksitasi (diberi tanda bintang*), yang kemudian dapat melepaskan energinya dengan beberapa cara. Tambahan energi yang diperoleh inti U -236 adalah jumlah energi kinetik dan energi ikatan dari neutron yang diserap. Untuk inti-inti berat dengan angka massa ganjil seperti U -235 energi eksitasi yang berkaitan dengan serapan neutron adalah lebih besar daripada ambang (threshold) atau energi aktivasi untuk pemisahan dua hasil fisi dalam keadaan eksitasi F1* dan F2* dengan angka atom masing-masing Z1 dan Z2 serta angka massa A1 dan A2. Pada saat yang sama sejumlah b neutron dan energi sebanyak E dilepaskan. Walaupun memerlukan waktu yang lama, hasil-hasil fisi F akan kehilangan energi eksitasinya dengan memancarkan sinan-sinar beta dan gama dan melepaskan beberapa neutron.
Diktat E&DKEE - Andi Pawawoi, MT
Halaman 27

Suatu inti yang memancarkan sinar beta akan bertambah angka atomnya (atau muatan intinya) dengan satu unit dan menjadi satu unsur baru. Jumlah energi yang dibebaskan reaksi nuklir adalah kira-kira sebanyak:

Energi kinetik fraksi fisi F1 dan F2 Energi kinetik neutron Energi sinar gamma berupa foton . . . Energi sinar beta berupa elektron . . . Jumlah energi per atom U-235 .

E1 + En Eg Eb E

E2

= 167 MeV = 5 = 13 = 7 MeV MeV MeV

= 192 MeV.

Dengan demikian, maka per pemecahan atom U-235 dibebaskan energi sejumlah 192 MeV. Bilamana dibandingkan dengan pembakaran sebuah atom zat arang C dengan atom zat asam 02 yang menghasilkan energi sebanyak kira-kira 4eV, kiranya massa relatif zat arang (C- 12) dan nuklir (U-235) untuk bahan bakar yang diperlukan bagi produksi energi setara akan lebih-kurang mempunyai perbandingan:

Dengan demikian maka 2,45 ton zat arang adalah setara dengan 1 gram bahan bakan nuklir untuk menghasilkan jumlah energi yang sama. Angka itu berlaku untuk zat-zat yang murni. Untuk bahan bakar dalam keadaan yang sebenarnya berlaku angka-angka praktek yang lebih rendah, yaitu 1 10.000 bagi batu bara dan 1: 7.000 bagi minyak bumi. Walaupun demikian angka-angka ini masih sangat tinggi, sehingga hal ini merupakan salah satu kelebihan tenaga nuklir, bahwa banyak energi tersimpan dalam jumlah berat yang kecil. Dipandang dari sudut angkutan dan penyimpanan hal ini merupakan suatu keunggulan, sebab memungkinkan untuk melakukan pembangkitan listrik secara besar-besaran tanpa persoalan angkutan. Terjadinya reaksi nuklir secara visual terlukis dalam Gambar 4.1.Pada taraf a, sebuah neutron bebas, yang berjalan secara“biasa” atau “lambat”, bertubrukan dengan inti uranium U-235. Neutron ini diserap oleh U-235, yang menjelma menjadi U-236, sebagaimana tampak pada taraf b Gambar 4.1. Inti uranium-236, mengalanii eksitasi. Inti ini kemudian pecah menjadi dua jenis atom lam yang lebih ringan, yang dinamakan

Diktat E&DKEE - Andi Pawawoi, MT

Halaman 28

Moderator itu mempenlambat kecepatan neutron-neutron cepat itu. Energi kinetik neutron itu diubah oleh moderator menjadi panas: suhu moderator naik. Atau dengan perkataan lain. Bilamana neutron cepat. betha dan gamma. Dan energi yang dibebaskan itu berbentuk energi kinetik dan dua atau tiga neutron cepat yang dilempar keluar dan radiasi beberapa jenis sinar dan panas.hasil fisi.1. moderator itu mengerem kecepatan neutron-neutron itu. bilamana reaksi ini Diktat E&DKEE . Hal pertama. yang kemudian menyebabkan terjadmya lagi proses pemecahan. terjadi dua hal. seperti sinar alpha. Pecahan itu sering berupa iodine atau perak. Skema Terjadinya Reaksi Nuklir dengan Fisi. Gambar 4. Hal kedua. atau bertubrukan lagi dengan sebuah inti uranium235.1.Andi Pawawoi. MT Halaman 29 . sebagaimana terlukis pada fase e. terjadi radiasi beberapa jenis sinar. atau hash pemecahan. Radiasi ini pada umumnya berbahaya untuk kesehatan. Bersamaan dengan pemecahan itu. yang kini sudah menjadi neutron lambat. Hal ini dilakukan dengan melepaskan neutron-neutron cepat itu ke dalam suatu zat yang dinamakan “moderator”. atau pemecahan. maka terulanglah serapan neutron oleh U-235 yang menjadi U-236. bertemu lagi. sebagaimana terlihat pada -taraf c Gamban 4. Pada asasnya yang terjadi dalam proses pemecahan inti Uranium-235 adalah inti itu pecah menjadi dna atom lain yang lebih ringan. sedangkan energi pengikat atom semula dibebaskan. Knitikalitas sebagaimana telah disebut di atas tercapai. ada dua atau tiga neutron terlempar keluar dengan kecepatan yang besan. yang menimbulkan panas. Oleh karena itu menjadi penting adalah ~bagaimana “menangkap” energi yang dibebaskan tersebut di atas.

dan untuk memperlambat jalannya neutron cepat yang dihasilkan oleh proses pemecahan. Perlu dicatat bahwa dapat terjadi. yang dinaniakan moderator. sedangkan harganya ditentukan isi uraniumnya. dan yang kini telah menjadi persoalan politis. terutama uranium-235 yang fisil. Bila dilcatakan U-235 itu fisil. neutron lambat itu bertubrukan dengan inti uranium-238. Dalam Tabel 2. Yellow Cake merupakan suatu produk. Kiranya eksplorasi dan~ penambangan mineral uranium merupakan langkah pertama ke arah pembuatan bahan bakar nuklir. Bahan yang dipakai sebagai moderator harus memenuhi syarat agar jangan menyerap terlampau banyak neutron. yang dihitung per pound U308. Bahanbaban lain yang dipakai kemudian adalah air biasa (H20) dan air berat (D20). Uranium dijual di pasaran dunia berupa konsentrat dengan suatu komposisi kimia tertentu dengan nama Yellou Cake. lebih baik sifat-sifatnya. Uranium238 tidak fisil. untuk grafit sekitar 220 dan untuk air berat 1700. berisi uranium Diktat E&DKEE . Salah satu karakteristik suatu material sebag~i moderator disebut “rasio moderator” yang untuk air biasa adalah 60. ia merupakan suatu campuran dan amonia. Selain danipada itu.15 tercantum angka-angka mengenai cadangan teragakan dan cadangan terduga. akan tetapi akan menyerap neutron itu sehingga terjadi U-239. dan yang kemudian menjeLma menjadi plutonium 239. seperti misalnya minyak bumi. Reaktorreaktor yang pertama dibuat menggunakan grafit sebagai moderator. diperlukan suatu bahan. sebagai ketergantungan dan harga bahan bakar nuklir di pasaran dunia. untuk menyerap semua energi yang dikembangkan.telah mencapai taraf berupa reaksi berantai. Pada asasnya. karena neutron diperlukan untuk bertubrukan seterusnya supaya reaksi berantai dapat terpelihara. Sebagaimana telah dikemukakan terdahulu. MT Halaman 30 . sodium dan manganese. Besar cadangan yang dapat dimanfaatkan akan tergantung danipada harga pasaran dunia bahan bakar in Kiranya jelas bahwa harga bahan bakar nuklir berkaitan erat dengan harga bahan bakar lainnya. Bahan Bakar Nuklir Penggunaan tenaga nuklir memerlukan isotop-isotop fisil. harga bahan bakar nuklir akan juga tergantung pada penerimaan masyarakat terhadap penggunaan energi nuklir pada umumnya. Lebih tinggi rasio moderator.Andi Pawawoi. maka U-238 dinamakan fertil atau subur.

untuk penggunaan dalam reaktor air biasa. Sebagaimana telah dijelaskan.alam dengan komposisi isotope sebagaimana ditemukan dalam alam. yang berlandaskan suatu reaksi kimia. yang kini dipakai secara besan-besaran di USA dan USSR. yaitu berbentuk tablet atau pelet. harus diubah menjadi berupa gas. bahwa uranium dengan angka atom yang tinggi.000 ton bahan penambangan (uranium ore) dengan kemurnian 0. Untuk penggunaan dalam reaktor air~ berat. adalah gas UF6. pada asasnya atomatom “disaring” sehingga unsur-unsur yang mempunyai perbedaan berat terpisah. Hal ini juga terjadi pada sistem nozzle yang dikembangkan oleh Jerman Barat dan sistem sentrifugal yang dikembangkan di negeri Belanda. sebuah PLTN dengan daya terpasang 600 MW PWR akan memerlukan bahan bakar U02 sebanyak 30 ton setahun. bahan bakar ini tidak perlu diperkaya. bentuknya yang seperti roti atau kue.15. Tabel 2.192 2. Karenanya. Salah satu jenis gas yang memenuhi syarat. dan yang kemudian dicetak dalam bentuk tablet atau pelet.760 1.176 Sumber: Energy Technology Handbook.7%. Pada proses difusi. Prancis pada saat ini sedang mengembangkan suatu proses keempat. sebelum diperkaya.7% uranium sudah meneukupi. Untuk penggunaan sebagai bahan bakar nuklir dan reaktor air biasa. kadan uranium ini masih harus ditingkatkan dan 0. berupa tabung-tabung. MT Halaman 31 . Untuk dapat memperkaya bahan bakar uranium. Proses-proses itu umumnya dilandaskan pada fakta.7% menjadi antara 2 dan 3%. Oleh karena itu gas UF6 diubah menjadi U02’yang berbentuk bubuk atau powder. Sekedar untuk mendapatkan gambaran. bahan bakar uranium masih perlu diperkaya. Bahan bakar nuklir kini telah siap untuk dipakai dalam pusat listrik tenaga nuklir. merupakan salah satu unsur terberat yang dikenal.1%. bahan bakar nuklir ini perlu diberi bentuk yang cocok untuk dipakai dalam reaktor nuklir. dan biasanya berisi uranium dengan kadar 0. U308 perlu dikonversi menjadi UF6. yang diisikan dalam elemen-elemen bahan bakan nuklir. New York. Cadangan Sebagai Fungsi Harga Bahan Bakar Nuklir Harga U308 Cadangan Teragakan Cadangan Terduga (US$ per pound) (Ribu Ton) (Ribu Ton) Sampai10 765 470 Sampai 15 1.375 775 Sampai 30 1.Andi Pawawoi. yang berasal dad 130. Ada beberapa proses pengkayaan uranium yang dikenal pada masa mi. McGraw-Hill Book Coy. karena kadar 0. ditingkatkan kadar uranium sampai meneapai taraf antara 2 dan 3%. Setelab diperkaya. Diktat E&DKEE .740 Sampai 130 2.

Salah satu tempat yang dipakai untuk keperluan ini di Jerman Barat adalah suatu tambang garam yang tidak dipakai lagi terletak di kota kecil Assen. mulai dan penambangan. agar kemudian dapat dibawa ke pabrik pengkayaan. mengelilingi sebuah planet lain. Diperkirakan. Diharapkan ketergantungan ini akan berkurang bilamana proses-proses pengkayaan lainnya dengan nozzle. dan masih sangat berbahaya. Diktat E&DKEE . Pabrik proses ulang menghasilkan tiga produk. Bekas tambang ini diperkirakan cukup untuk 25 tahun.Bahan bakan yang telah dipakai didinginkan dulu. USSR menyusul dan dalam waktu dekat. selama beberapa waktu. Pada saat ini masih dirasakan adanya ketergantungan politis yang berat terhadap negara-negara besar dalam bidang pengkayaan. Pasaran pengkayaan juga masih merupakan persoalan yang cukup berat.3 memperlihatkan apa yang dinamakan Sildus Bahan Hakar Nuklir (Nuclear Fuel Cycle). pemanfaatan. Pertama adalab uranium yang masih dapat dimanfaatkan biasanya dalam bentuk UNH yang masih perlu diubah menjadi UF6. Secara praktis. walaupun sudah dianggap baik. masih bersifat sementara. Kanena bahan buangan nuklir ini masih sangat radioaktif. dalam sebuah kolam pendingin. Kiranya masalah bahan buangan ini masib merupakan persoalan. akan tetapi hal liii dipandang terlampau mahal.Andi Pawawoi. di waktu lalu USA memegang monopoli dalam jasa-jasa pengkayaan. bahwa di waktu yang akan datang. Secara ideal adalah. Diakui. sentrifugal. dan “produk” ketiga adalah bahan buangan yang harus “dibuang”. Spanyol dan Iran (Eurodif) dan dan Jerman Barat. dan kemudian diangkut ke pabrik proses ulang. MT Halaman 32 . berdekatan dengan perbatasan Jerman Timur. bahan buangan liii akan dimasukkan dalam suatu kapsul. Hasil kedua adalah plutonium. sebelah timur Hannover. dan cara kimia telah mencapai kematangan penuh secara ekonomis. Sedang dipersiapkan suatu tempat lain yang serupa untuk menyimpan bahan bakar nuklir buangan pada taraf selanjutnya. yang mempunyai sifat dapat bertindak sebagai perisai lagi pula tidak mengandung air tanah. Inggris dan Belanda (Urenco). bahwa cara penyimpanan ini. Atau diorbitkan di ruang angkasa yang cukup jauh dan bumi. yang kemudian “ditembakkan” ke dalam ruang angkasa. Gambar 4. yang juga dapat dimanfaatkan. Beberapa tahun kemudian. penyimpanannya dilakukan dengan menanamnya dalam tanah. sampai dengan penyimpanan akhir. kira-kira sampai tahun 2000. bilamana bahan buangan itu dapat didaratkan di matahari. beberapa negara lain kemudian juga menyusul antaranya dan Perancis.

Catatan: Sebuah PLTN 600 MW jenis PWR akan memerlukan bahan bakar U02 sebanyak 30 ton pertahun. misalnya terjadi sesuatu bencana nuklir yang dapat membahayakan penduduk Sekitamya.000 ton uranium (uranium ore) dengan kemurnian 0. juga masih jauh daripada mencukupi. namun jumlah bahan bakar terpakai yang setiap tahun memerlukan reprosesing. di Inggrins (Windscale) dengan kemampuan 1200 ton setahun. suatu unit. datang memberi bantuan untuk mengurangi atau men~batasi bahaya-bahaya yang terjadi karena bencana nuklir itu. Tim di Karlsruhe itu. yang terdiri atas regu-regu terlatih baik lengkap dengan peralatan. Diktat E&DKEE .1% Gambar 4. MT Halaman 33 . lengkap dengan peralatan.3. untuk setelah terjadinya rencana itu.Andi Pawawoi. Siklus Bahan Bakan Nuklir. Walaupun berbagai pabrik untuk proses ulang ini telah dibangun: di Perancis (La Hague) dengan kemampuan 800 ton setabun. Bilamana terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan. jauh melampaui kapasitas pabrik yang ada. Tiap PLTN harus mempunyai suatu rencana pengungsian. maka sudah harus tersedia suatu rencana pengungsian. Kemampuan pabrik-pabrik untuk proses ulang bahan bakar yang telah dipakai. Pula harus tersedia. Di Jerman Barat hal ini dilakukan dengan membentuk suatu Tim Penolong. yang mempakan pola bagi pemerintah daerah untuk mengambil tindakantindakan. diperuntukkan membantu seluruh Jerman Barat. suatu task force. dan di Jerman (Kewa) dengan kemampuan 1500 ton setahun. yang dipusatkan pada Pusat Penelitian Nuklir di Karlsruhe secara tetap. yang berasal dan baha~’ penambangan sebanyak 130.

000 MWe. dengan masa pemakaian yang agak singkat.Bersamaan dengan penggunaan PLTN.16 Diktat E&DKEE . Pada pengakhiran pemakaian. yang akan memerlukan biaya yang terlampau tinggi untuk perbaikan. Sedangkan pada tahun 1991 itu sejumlah 76 satuan dengan daya terpasang sebesar 62 nbu MW berada dalam taraf pembangunan. Bagian-bagian radioaktif yang ditaruh dalam manganruangan tertentu dalam bangunan PLTN. • Pembongkaran sebagian beserta penutupan secara aman dan bagian-bagian yang tidak dibongkar.8 MWe. lima belas tahun berikutnya. Angka-angka di atas terlihat pada Tabel 2. di dna negara. Pengalaman hingga kini masih terbatas pada pengakhiran beberapa PLTN ukuran kecil saja.kelak. Cara-cara pengakhiran pemakaian suatu PLTN terdiri atas: • Penutupan secara aman. • Terjadinya suatu kerusakan yang besar. Hal ini diperlukan bukan saja karena sebuah PLTN merupakan bangunan yang besar dengan dinding-dinding yang sangat tebal akan tetapi terutama karena di dalam PLTN itu terdapat banyak bagian-bagian dan alat-alat yang juga pada akhir masa pemakaiannya masih mengandung kegiatan-kegiatan radioaktif yang besar. kemudian ditutup darn dijaga.000 MWe. • Pembongkaran secara keseluruhan. di 9 negara. Perkembangan PLTN Dalam tahun 1955 di seluruh dunia hanya terdapat dua buah PLTN dengan daya terpasang total 7. Sedangkan dalam tahun 1991 angka-angka di atas menjadi 420 PLTN di 28 negara mengoperasikan daya terpasang total 326.Andi Pawawoi. perlu dicatat sisa radio aktivitas yang ada (inventory). jumlah ini menjadi 249 PLTN. dalam tahun 1965. ataupun secara ekonomis. jumlah ini menjadi 66 buah PLTN dengan daya terpasang keseluruhan 7. Dalam hal ini bagian-bagian yang mengandung bahan bakar radioaktif disimpan di tempat lain yang aman. dengan daya terpasang 142. Dalam tahun 1980. dalam 25 negara.6 ribu MWe. Telah mencapai akhir pemakaian secara fungsional misalnya untuk reaktor-reaktor percobaan atau prototipe. Sepuluh tahun kemudian. perlu dibuat juga rencana penutupan atau pengakhirannya . Di antara sebabsebab pengakhiran pemakaian PLTN dapat disebut: • • Telah mencapai akhir pemakaian secara teknis. MT Halaman 34 .

sedangkan sebuah reaktor uji bahan (material tes reaktor) yang cukup besar terpasang di Serpong. Jawa Barat. Produksi uranium terdapat di sejumlah negara yang relatif terbatas. Beberapa survei dilaksanakan di daerah-daerah Kalimantan. Lampung. Quarterly Journal of the International Atomic Energy Agency. 0. Sumatera Barat. dan Irian Jaya untuk memperoleh indikasi terjadinya anomali radioaktif. sebuah lagi di Yogyakarta dengan daya terpasang 91 kW. MT Halaman 35 .3 persen oleh Belgia. yang tertinggi di dunia. Berbagai Pada tahun 1991 Perancis membangkitkan hampir 73 persen dan energi listriknya dan tenaga nuklir. Kanada dan Amenika Serikat termasuk negara-negara yang memiliki deposit uranium yang agak besar. Perkembangan Daya Terpasang PLTN 1955—1991 Keterangan 1955 1960 1965 1970 1975 1980 1988 1991 Daya Terpasang (Ribu MWe) Jumlah PLTN Jumlah Negara edisi. Eksplorasi mineral radioaktif mendapat prioritas yang tinggi di Indonesia. dengan daya 30 MW termal. disusul dengan 59.16.Tabel 2. Diperkirakan babwa pada dekade pertama Abad ke-21 Indonesia akan memiliki PLTN komersial pertama dengan daya terpasang 600 MW elektrik. Australia.Andi Pawawoi. Pada saat ini Indonesia memiliki tiga buah reaktor nuklir penelitian. Hal ini dapat dilihat pada Gambar 4. Diktat E&DKEE . yang kemungkinan besar akan terletak di dekat Gunung Muria. dekat Tangerang.008 2 2 0.5.Vienna.13 24 5 7 66 9 20 98 14 76 200 19 142 249 25 311 410 32 327 420 34 Sumber: IAEA Bulletin. Jawa Tengah. Selanjutnya dapat juga dibaca bahwa di ~ 1 negara pangsa energi nuklir adalah lebih dan 25 persen seluruh pembangkitan tenaga listrik. sebuah di Bandung dengan daya 100 kW.

Sumber-sumber energi terbaharui Sumber energi terbaharukan dapat diperbaharui/digantikan dalam priode waktu yang tidak lama.1.1. Air kandungan mekanis i. Energi panas bumi (geotermal). Umum Menurut salah satu teori. Biomassa.2.Andi Pawawoi. dan iii. Energi panas laut 5. Matahari. Energi panas bumi (geotermal). Angin. Sumber Energi Terbaharukan Gambar 2. MT Halaman 36 .2. 2. Energi ombat/gelombang dan arus laut b. 3.2. pada prinsipnya bumi merupakan pecahan yang terlempar dari matahari. Energi air terjung ii. Energi pasang surut. Lima sumber energi terbaharukan yang banyak digunakan meliputi: 1. Hydropower (air). a. bumi hingga kini masih mempunyai suatu inti Diktat E&DKEE . Air kandungan termis i. 4. 2. Karenanya.

bahwa kepadatan bumi menjadi lebih besar di sebelah dalam. yang mencapai 2000 km lagi kemudian paling tengah berupa inti keras yang mempunyai garis tengah sekitar 2600 km. yang terdiri atas batu yang dalamnya mencapai kira-kira 3000 km. sehingga bagian yang tengah menjadi paling terdesak. Isi Bumi Terdiri Atas. Bagian berikutnya dinamakan mantel.panas sekali yang meleleh. Gambar 4. Sebagai halnya dalam inti bahan bakar sebuah reaktor atom. Tebalnya adalah rata-rata 30 sampai 40 km atau lebih di daratan. Kegiatan gunung-gunung berapi di banyak tempat di permukaan bumi dipandang sebagai bukti dari teori ini. Pada asasnya bumi terdiri atas tiga bagian sebagaimana terlihat pada Gambar 4. Bagian paling luar adalah lapisan kulit. Inti ini terdiri atas inti cair. dan thorium 232. kegiatan bahan-baban radioaktif ini membangkitkan jumlah panas Diktat E&DKEE .Andi Pawawoi. dan di laut antara 7 dan 10 km. Inti. uranium-235. Panas inti mencapai 50000C lebih. Diperkirakan ada dua sebab mengapa inti bumi itu berada dalam keadaan panas. MT Halaman 37 . Hal ini juga menyebabkan.7. atau inti meleleh. Pertama diperkirakan disebabkan tekanan yang luar biasa besarnya karena gravitasi bumi mencoba mengkompres atau menekan bertriliun ton materi. Mantel dan Lapisan Kulit. dan yang berbatasan dengan inti bumi yang panas sekali. yang menyebabkan letusan-letusan vulkanik juga menghasilkan sumber-sumben uap dan air panas pada permukaan bumi. Magma.7. Sebab kedua adalah bahwa bumi mengandung banyak bahan radioaktif seperti uranium-238.

000 MW! Kiranya suatu potensi yang cukup mengagumkan. bahkan dapat terbentuk juga uap dalam lapisan batu berpori. setahun. yang menerima panas dari inti bumi.Andi Pawawoi. bahwa 1% jumlah energi itu dapat dimanfaatkan dengan efisiensi 25% dan faktor kapasitas kira-kira 50% maka hal ini adalah sama dengan daya terpasang pusatpusat listrik sebesar 200 GW. Di atas batu padat terletak suatu lapisan batu berpori. Bila lapisan batu berpon ini berisi air. batu padat. maka lapisan batu berpori berfungsi sebagai semacam boiler. memanasi suatu lapisan batu padat. uap alam yang bersuhu dan tekanan tinggi dapat Diktat E&DKEE . dalam hal ini ke atas. yaitu ke arah permukaan bumi. Walaupun demikian. Di permukaan bumi sering terdapat sumber-sumber air panas.3 x 1014 kWh. dan akan berusaha keluar. yang berasal dan air tanah. maka terbentuk air panas. maka air itu turut dipanaskan oleh lapisan batu padat yang panas itu. Gejala tenaga panas bumi pada umumnya tampak di permukaan bumi berupa mata air panas. yaitu batu yang meinpunyai banyak lubang kecil. atau resapan air hujan. Panas ini dengan sendirinya berusaha untuk mengalir ke luar. fumarol (uap panas) geiser (semburan air panas). Hal ini akan terjadi bila terdapat celah-celah atau pecahan-pecahan batu padat. Uap dan juga air panas. yang biasanya disebut fumarol dan geiser. yang terletak dalam lapisan mantel. Bila panasnya besar.1 x 1014 m2. Energi panas bumi sudah lama digunakan manusia. Panas itu datangnya dari batu~batu yang meleleh. Dengan jalan pengeboran. Magma. Bilamana dimisalkan. akan tetapi ditahan oleh mantel yang mengelilinginya. bahkan sumber uap panas. Gambar 4.yang tinggi. Demikianlah terjadinya sumber air panas dan sumber uap. serta sumber air panas. Menurut perkiraan. bertekanan. atau 200. atau kira-kira 2. MT Halaman 38 . terbanyak arus energi terdapat di bawah lautan. Karena luas permukaan bumi berjumlah 5. panas yang mencapai permukaan bumi menurut perkiraan rata-rata berjumlah 400 kCal/m2 setahun. Dan dalam zaman modem ini banyak Kurhaus yang tersohor di Jerman pada prinsipnya mempergunakan sumber daya panas bumi. atau magma. Orang-orang Romawi menggunakan sumber air panas bumi untuk mengisi kolam pemandian panas bagi kesehatan lebih dari 2000 tabun yang lalu. maka jumlah panas itu adalah kira-kira 2 x l017 kCal. atau resapan air danau misalnya. dan sulfatora (sumber belerang).8 memperlihatkan secara skematis terjadinya sumber uap. Bilamana di atas lapisan batu berpori terdapat lagi Sam lapisan.

Skema Terjadinya Sumber Air Panas dan Sumber Uap. P = panas jenis (kCallkg).Andi Pawawoi.186 kW). MT Halaman 39 . dapat disebut Metode Perry dan Metode Bandwell. Gambar 4.8. Diktat E&DKEE . Di antara rumus atau metode. dan merupakan perkiraanperkinaan gariis besar.diambil dari dalam bumi dan dialirkan ke generator turbo yang selanjutnya menghasilkan tenaga listrik. (1 kCaL/dtk = 4. yang pada umumnya memupakan minus empinis. diambil berat jenis air = 1. Perkiraan atau penilaian potensi panas bumi pada prinsipnya mempergunakan data-data geologi. geofisika dan geokimia. Rumus-mumus tersebut disainpaikan di bawah mi. adalah sangat kasar. yang sering dipakai. Metode Perry Rumus dengan mempergunakan prinsip energi dan panas yang hilang. Analisis-analisis kimia memberikan parameter-paremeter yang dapat digunakan untuk perkiraan potensi panas bumi suatu daerah. Dt = perbedaan suhu permukaan air panas dan air dingin. D = debit (L/dtk). E = D x Dt x P kCal per detik E = energi. Rumus-rumus yang ada.

Jepang dan Selandia Baru. = enthalphy uap pada t2 (BTU/lb). = suhu waduk uap panas bumi mulamula (0F).. California. Perkembangan Pusat Listrik Tenaga Panas Bumi Percobaan pertama untuk membangkitkan tenaga listrik dengan energi panas bumi dimulai di Lardarello. Setelah Perang Dunia II perhatian yang besar kembali ditumpuhkan kepada energi panas bumi. tahun 1904. terutama di negan-negara yang tidak mempunyai sumberdaya minyak. dan memasang sebuah PLTP kecil sebesar 1 kW dalain tahun 1924. = suhu waduk uap panas bumi mulamula (0F). = enthalphy uap pada t1 (BTU/lb). data-data suhu dinyatakan dalam derajat Celcius (0C). Islandia. Setelah terjadinya embargo minyak dalam tahun 1973. Volume waduk uap panas bumi (kin3). Di Amerika Serikat pemboran dimulai di tahun 1920-an di Geysers dan Niland. untuk keperluan pemanasan. M = massa dan waduk uap panas bunu yang terdiri atas cairan dan uap (kg). debit air panas dalam satuan liter per detik. seperti Itali. Jawa Barat. Dalam tahun 1928 diadakan pemboran di Kamojang. disusul dengan apa yang dinamakan kemelut energi. Kemudian Jepang menyusul dengan mengadakan pengeboran dalam tahun 1919. % uap yang terkandung dalam waduk. dekat kota Garnt.Untuk perhitungan-perhitungan ini. Itali. b. yang mempergunakannya untuk pemanasan. M tergantung daripada: a. MT Halaman 40 . Juga dalam tahun 1928 dilakukan pemboran di Reykjavih. Menjelang tahun 1940 diselenggarakan pemboran di Rotoma dan Danau Tuopo. PLTP (Pusat Listrik Tenaga Panas Bumi) pertama dengan daya terpasang 250 kW mulai beroperasi di tempat itu dalam tahun 1913. sedangkan isi klorida dalam lamutan air panas dinyatakan dalam miligram per liter. Indonesia. Selandia Baru. Dalam tahnn 1976 Diktat E&DKEE .Andi Pawawoi. perhatian itn menjadi lebih besar lagi. Metode Bandwell dengan E = (panas) M (h1 — H) kWh .

500 MW. Tabel 2.000—40. Daya Terpasang Pusat Listrik Tenaga Panas Bumi 1976—1985 dan Perkiraan Tahun 2000 Negara Amerika Serikat Itali Filipina Jepang Selandia Barn Meksiko Eslandia El Savador Urn Soviet Indonesia RRC Turki Nikaragua Kosta Rika Guatemala Honduras Panama Taiwan Portugal Kenya Spanyol Argentina Kanada Jumlah Bahan dari berbagai sumber.5 2. tahun 1980 lebih dan 2. Komposisi ini berubah menjadi Amerika Serikat.500-20.17 memperlihatkan daya terpasang tersebut untuk 23 negara dalam tahun 1976.Andi Pawawoi.000 48. Tabel 2.7 2.000 MW. Dalam tahun 1985 urutan ini menjadi Amerika Serikat. dalam tahun 2000 daya terpasang PLTP seluruh dnnia akan berjumlah antara 80. MT Halaman 41 .000 352 1. dan tahnn 1985 sebesar hampir 15.400 MW.3 3 0. Menurut perkiraan.580.7 142.5 1980 (MW 908 455 443 218 203 218 64 60 5.daya terpasang dunia PLTP mencapai hampir 1.17. Itali dan Selandia Baru.348.000 300-400 100 100 100 60 200 200 60—90 200 20 10 80.5 60 3 — 1 0.726 100 282 400 150 180 5.2 2000 (MW) 20. 1980 dan 1985 serta perkiraan untuk tahun 2000.000 Sejarah panas bumi di Indonesia sudah dimulai pada awal Abad ke-20. Pemboran percobaan di Kawah Kamojang (Jawa Barat) dan Dataran Tinggi Dieng (Jawa Tengah) Diktat E&DKEE .5 — — — — — — — — 2.000—100.7 600 200 1. Dari tabel itu dapat dilihat bahwa dalam tahun 1976 “tiga besar” adalah Amerika Serikat.000 500 180 5. 1976 (MW)) 522 421 — 68 192 78.000 MW. Filipina dan Itali.5 — — — — — — — — 1.000 — 4.000 800 1.5 50 400 150 100 100 100 60 50 30 30 25 20 10 7911.000 dan 118. Itali dan Filipina dalam tahu 1980.5 1985 (MW) 3.

Dalam hal ini sinar-sinar matahani memanasi Langsung benda yang akan dipanaskan. bahwa yang dipanaskan adalah juga air. Jalur itu. sebagian yang cukup besar gunung-gunung api itu masih berada dalam keadaan aktif. Peta potensi panas bumi Indonesia dapat dilihat pada gambar ????? Untuk mengembangkan potensi tenaga panas bumi. akan dikonversikan menjadi energi listrik. Cara pertama adalah prinsip pemanasan langsung. 2.500 km menjadi tempat kedudukan gunung-gunung berapi yang aktif sejak beberapa juta tahun yang lalu. khususnya untuk pembangkitan tenaga listrik. Sedangkan cara ketiga adalah cara fotovoltaik.2. Pada waktu ini.Andi Pawawoi. akan tetapi panas yang terkandung dalam air itu. Diktat E&DKEE . Energi Surya Langsung Umum Sebagaimana telah dikemukakan dalam bab-bab sebelumnya. energi yang berasal dan sang surya bukan saja terdiri atas penyinaran langsung oleh pancaran matahari ke bumi. akan tetapi sebenarnya termasuk seluruh efek tidak langsung. mulai tahun 1980 telah diundang ealon-ealon investor luar negeni untuk mengadakan perundingan bagi penanaman modal. misalnya air. yang mempunyai lebar anatana 50-200 km sepanjang 7. atau memanasi secara langsung medium.000-7. misalnya. Dengan cara ini maka energi sinar matahari langsung dikonversikan menjadi energi listrik. Tampaknya terdapat suatu jalur api (fire-belt) yang mulai dan Aceh di ujung Barat Laut Sumatera berjalan melalui Jawa. tenaga air dan energi dan taut. Cara kedua adalah.dalam tahun 1928 membuktikan bahwa terdapat uap panas bumi. Bahkan juga termasuk segala macam bentuk energi yang berasal dan biomassa. pada asasnya dan datam arti yang luas. kira-kira sebanyak 600 MW tenaga panas bumi dapat dikembangkan untuk pembangkitan tenaga listnik. Air panas itu. Bali dan Sulawesi hingga Halmahera di bagian Timur Nusantara. Dalam pelaksanaan pemanfaatannya.2. Diperkirakan bahwa pada akhir Abad ke-20. dapat dibedakan tiga cara. Dalam bab ini akan dibatasi dengan uraian mengenai pemanfaatan energi yang berasal dan pancaran sinarsinar matahani secara langsung. nanti akan dipakai misalnya untuk mandi. MT Halaman 42 . yang akan dipanaskan. seperti tenaga angin.

9(d). Dengan cara pemanasan langsung ini suhu yang akan diperoleh tidak akan melampaui 100oC. atau yang dalam bahasa asing disebut Solar Thermal Electric Conversion (STEC). Gambar 4.9(a) merupakan kolektor pipih. Efektivitas pemanfaatan energi surya dengan cara pemanfaatan langsung dapat ditingkatkan bila mempergunakan pengumpul-pengumpul panas.9(d) tampaknya cukup menanik. akan tetapi persoalannya adalah bahwa sang Thu Rumahtangga harus memasak di panas terik matahani.9(c) merupakan kolektor parabolik bulat.Andi Pawawoi. Kompor surya menumt Gambar 4. sebuah alat untuk menyerap energi yang dikumpulkan. MT Halaman 43 . Pada prinsipnya KSTE memerlukan sebuah konsentrator optik untuk pemanfaatan radiasi surya. Pembuatan ikan kering dan membuat garam dari tau merupakan contoh-contoh lain dalam bidang perindustrian. Sinar-sinar matahari dikonsentrasikan dengan kolektor ini pada satu tempat. sehingga diperoleh suatu suhu yang lebih tinggi. telah lama dikenat. belum terpasang. Konversi Surya Tennis Elektnis Suatu teknotogi yang tampaknya cukup mempunyai potensi adalah apa yang disebut Konversi Surya Termis Elektris (KSTE). sebagaimana terlihat pada Gambar 4. suatu sistem pengangkut panas. Pada saat ini penggunaannya adalah terbanyak untuk pemanasan air kolam dan air untuk mandi. dan sebuah mesin yang agak konvensional untuk pembangkitan tenaga listnik. Menjemur pakaian adalah contoh yang terlihat seharihari di rumah-rumah tangga biasa.Pemanasan Langsung Pemanfaatan energi surya oleh manusia secara tangsung dalam bentuk pemanasan. yang biasa disebut kolektor. Diktat E&DKEE .9 terlihat beberapa kolektor dan berbagai bentuk. Bentuk kotektor parabolik bulat melandaskan prinsip kompor surya. Sistem-sistem peinanasan secara langsung ini mempunyat efisiensi dan sekitar 30— 40% dan harga (1980) seputar US$ 100 per in2. atau kotektor datar.9(b) adalah kolektor parabolik silindris sedangkan Gainbar 4. Gambar 4. Dalam Gambar 4.

Di Amerika Serikat sedang dikembangkan suatu program KSTE untuk membuat sebuah unit 5 MW-termal di New Meksiko. untuk dijual secara komersial. yaitu Ansaldo di Italia dan MBB di Republik Federal Jerman bekerja sama untuk membuat instalasi KSTE berlandaskan desain dan Profesor Francia. Diperkirakan. dengan unit-unit hingga 1 MW listrik.500 buah heliostat. termal. Dua buah perusahaan swasta. mempunyai sebuah instalasi 1000 kW. dengan kapasitas 45 kW. Perancis. bahwa sebuah unit KSTE 100 MW listrik akan mempunyai 12. bahkan diharapkan dalam pertengahan tahun 1992-an dapat dibuat sebuah unit 100 MW listnik. Mesir. di Meadi.. sebuah unit 10 MW Listnik di Barstow.Andi Pawawoi. dengan permukaan refleksi masing-masing seluas 40 m2. Sistem KSTE besar yang pertama dibuat adalah dalam tahun 1920. MT Halaman 44 . Tungku surya yang dibangun di Odeillo. sebuah menara Diktat E&DKEE . California.

hal mana disebabkan karena tiap atom silikon mempunyai elektron valensi.Andi Pawawoi. Konversi Energi Fotovoltaik Energi radiasi surya dapat diubah inenjadi arus listrik searah dengan mempergunakan lapisan-lapisan tipis dan silikon (Si) murni atau bahan semikonduktor lainnya.penerima setinggi 250 m.. Diktat E&DKEE . Tiap dua atom silikon yang bertetangga saling memiliki salah satu elektron valensinya. Pada saat ini silikon mert4akan bahan yang terbanyak dipakai. Gambar 4. Bentuk kristalisasi demikian akan terjadi bilamana silikon cair terjadi padat. MT Halaman 45 . Bentuk kisi kristal menurut Gambar 4. Dengan demikian terjadi suatu bentuk kristal di mana tiap atom silikon mempunyai sejumlah 4 tetangga terdekat. Silikon mempakan pula suatu unsur yang banyak terdapat di alam. silikon harus dimurnikañ hingga suatu tingkat pemurnian yang tinggi sekali: kurang dan sarn atom pengotoran per 1010 atom silikon.10. yang memikul sebuah penyerap untuk membuat uap bagi sebuah turbin selama enam hingga delapan jam sehari.11(a) sering juga dinamakan kisi intan.hingga US$ 5000.per kW listrik. Untuk keperluan pemakaian Sebagai semikonduktor.11(a) memperlihatkan pengaturan atom dalam kristal silikon. Gambar 4. Desain-desain PLTS (Pusat Listrik Tenaga Surya) ini dilengkapi dengan sebuah boiler biasa agar sentral listrik bekerja siang dan malam. Harganya diperkirakan antara US$ 2000. Pembangkitan Tenaga Listrik dengan Mempergunakan Menara dan Deretan Heliostat.

Dalam gambar ini terlihat pula bahwa tiap atom mempunyai empat tetangga terdekat.11. satu buah dari masing-masing atom. MT Halaman 46 . Lubang-lubang itu berperan sebagai Diktat E&DKEE .11(a) diperlihatkan dalam Gambar 4. yang dapat bergerak bebas dalam kristal dan dapat berperan serta dalam proses hantaran. Terganggunya ikatan valensi dalam kristal semikonduktor pada suhu lingkungan biasa mempunyai beberapa akibat besar terhadap sifat-sifat listrik kristal itu dan penting dalam penjelasan efek fotovoltaik. Dan Gambar 4. Gambar 4. Getaran-getaran ini yang meningkat dengan suhu. dan setemsnya.11(b) terlihat bahwa terputusnya ikatan valensi melepaskan sebuah elektron. pada suatu saat dapat nengganggu beberapa ikatan kovalensi. atom-atom akan mengalami keadaan getaran termal. Kedua garis antara tiap atom merupakan dua elektron valensi. Tiap pasangan elektron valensi adalah suatu ikatan kovalensi.11(b) secara skematis dengan bentuk dua dimensi. maka elektron-elektron bebas itu condong mengalir ke arab melawan medan sedangkan “lubang-lubang” yang terjadi akan memiliki arab yang berlawanan. Kisi Intan Kristal Silikon.Struktur tiga dimensi menurutt Gambar 4. Cara bantaran listrik dapat terjadi bila sebuah “lubang” yang terjadi karena pelepasan elektron. yang pada asasnya merupakan hubungan yang mengikat atom-atom kristal.Andi Pawawoi. Bilamana suhu naik. Pada suhu nol absolut (00 K) semua ikatan kovalensi berada dalam keadaan utuh dan lengkap. diisi oleh elektron lain dan tetangganya. Jika kristal itu diletakkan dalam suatu medan listrik.

Pada suhu lingkungan biasa daya ikat elektron kelima terhadap induk atom arsenikum adalah relatif kecil. Gambar 4. Untuk kebanyakan kristal logam angka itu adalah satu per satu. Atom arsenikum yang terikat dalam kristal mendapat muatan positif sedangkan elektron bebas itu dapat bergerak dalam seluruh kristal dan mengikuti proses konduksi bila terdapat suatu niedan listrik.sar dan spektrum radiasi surya mempunyai kemampuan tersebut bila diresap siikon. Dapat juga terjadi bahwa ikatan valensi terganggu disebabkan pengaruh radiasi elektromagnetik yang datang dan luar. Hal demikian juga akan terjadi dengan atom-atom lain yang mempunyai ikatan valensi lima.Andi Pawawoi.1 eV. Dan penambahan suatu kristal dengan pengotoran donor. atau donor elektron. ia mempunyai kelebihan satu buah elektron. Atom arsenikum memiliki lima elektron valensi. dalam bahan silikon murni. Arsenikum dengan semikian merupakan suatu pengotoran yang merupakan pemberi. yang tenletak di wilayah inframerah spektmm.partikel dengan muatan positif. Pertama. Dengan demikian maka setiap foton yang memiliki jumlah energi yang lebih besar dan 1. Dengan demikian terjadi suatu sirnasi di mana terdapat sebuah elektron bebas dalam knistal silikon. terdapat kirakira satu pasangan elektron dan lubang per 1010 atom. MT Halaman 47 . maka di tempat resapan akan dapat terjelma suatu pasangan elektron dan lubang. Sebagai perbandingan. Jumlah energi yang diperlukan untuk terjadinya hal itu adalah 1. Khususnya be. atau panjang gelombang kurang dan 1.12 memperlihatkan sebuab knistal silikon yang di’ masukkan satu atom arsenikum (As). Bilaimana sebuah atom arsenikum menempati suatu posisi “struktural” dalam kristal silikon. akan mengubah sifat-sifat listrik bahan tersebut dengan dua cara.100 nm.1 eV bagi siikon pada suhu ruangan biasa. Dengan demikian seolah-olah dalam sebuah semikonduktor terjadi dua anus dengan arab saling berlawanan: suatu arus elektron dan suatu arus lubang. jika pengotoran donor itu diperbesar Diktat E&DKEE . dapat mengakibatkan terjadinya pasangan elektron dan lubang di silikon. Dengan demikian maka akan terdapat suatu muatan listnik yang melampaui keseimbangan hal mana dapat mengakibatkan terjadinya suatu gaya gerak listrik. pada suhu ruangan biasa. Jumlah elektron yang mengalir dalam semikonduktor jauh lebib kecil daripada yang merupakan konduktor. yang diperoleh misalnya dan suatu peleburan yang diberi sedikit arsenikum sebagai “pengotoran”. Jika foton dan radiasi yang masuk itu memiliki banyak energi.

Kedua. Dalam keadaan demikian tiap pengotoran “menerima” satu elektron dan ikatan valensi yang mengakibatkan terdapatnya satu lubang yang berperan serta dalam proses konduksi.1 eV dapat menghasilkan satu pasangan elektron-lubang dalam hablur silikon. yaitu p dan positif. Karena elektron memiliki muatan negatif. Knistal demikian dinamakan sambungan P-N dan terlihat pada Gambar 4. Muatan yang p0-sitif terikat tempat dalam stmktur kristal.13(a). knistal demikian dinamakan tipe-N. -dan satu ion pengotoran dengan muatan negatif yang tidak bergerak.12. Karena pengotoran relatif menyangkut jumlali-jumlah yang kecil sekali. MT Halaman 48 .Andi Pawawoi. Misalkan sambungan P-N itu terkena radiasi matahani. Kanena lubang inempunyai muatan positif knistal yang mempunyai akseptor dinamakan tipe-P. adalah mungkin untuk sebuah knistal tunggal silikon merupakan tipe-P pada satu ujung dan tipe-N pada ujung yang lain. Gambar 4.13(a) akan jelas babwa pasangan-pasangan elektron-lubang agak terpisah-pisah letaknya. Telah diketahui bahwa tiap foton radiasi yang memiliki energi yang melebihi 1. Dengan sendirinya akan terjadi suatu efek serupa bila pengotorah dilakukan dengan bahan yang memiliki valensi tiga seperti boron dan galium.melampaui 1 bagian per 1012. hantarannya akan praktis seluruhnya dilakukan oleh gerakan dan elektron dalam kristal yang mengandung donor. Kristal Silikon Dimasukkan Satu Atom Arsenikum (As) dan KeIebiban Satu Elcktron. maka daya hantar akan meningkat. bila baik elektron maupun lubang akan memiliki peran serta kurang lebih sama dalam sifat daya hantan materi silikon. Diktat E&DKEE . yaitu n dan negatif. yang dianggap suatu taraf pengotoran yang rendah. Dalam situasi menurut Gambar 4.

13(b). sampah kayu. sebagaimana terlihat pada Gambar 4.Andi Pawawoi. tumbuh- photosintesis tumbuhan menkonversi energi dari matahari menjadi energi kimia dalam bentuk glucose (gula).2.13.3. pupuk. MT Halaman 49 . jerami. Dengan demikian terdapat secara langsung suatu konversi elektronika antara radiasi surya yang masuk dan energi listrik yang dihasilkan antara kedua apitan A dan B. akan mengalir arus I. Gambar 4. Diktat E&DKEE . Jika antara kedua apitan dipasang sebuah beban. dan terdapat suatu perbedaan potensial antara kedua apitan. Biomassa Umum Biomassa adalah material organik yang mempunyai simpanan energi dari matahari Melalui dalam proses bentuk energi kimia.sedemikian hingga daerah P akan memiliki muatan positif terhadap daerah N. ampas tebu. dan banyak lagi yang dihasilkan dari bermacam-macam hasil pertanian. Bahan bakar biomassa ini meliputi kayu. Skema Sambungan P-N. 2.

hidrogen dan oksigen. Proses fotosintesis dapat dirumuskan dengan reaksi kimia berikut: CO2 +H20+E Klorofil di mana E CO2 HO CX(H20)x 02 = = = = = energi cahaya. atau 24 kJ/mole untuk tiap ikatan 0—0. yakni butir-butir hijau daun yang bekerja sebagai sel-sel surya. dan gas oksigen Cx (H20)x +02 Klorofil adalah bahan yang membuat hijau daun. karena setiap atom oksigen diikat oleh karbon dengan ikatan ganda (CO2 dapat digambarkan 0 = C = 0). Dengan demikian energi yang terdapat pada dioksida karbon CO2 (sebesar 1600 kJ/ mole) dapat dianggap kurang-lebih sama dengan empat ikatan C-0. hidrokarbon yang terjadi. Diktat E&DKEE . Ada baiknya untuk mencoba mengetahui potensi bahan organik sebagai balian bakar dengan menilai isi energinya.Proses Fotosintesis Biomassa merupakan produk fotosintesis. Energi interaksi antara kedua atom oksigen diabaikan dan setiap ikatan C—O dianggap sebesar 400 kJ/mole.Andi Pawawoi. ter dan lain sebagainya. oleh karena 02 mempunyai dua ikatan (0=0). air. Hidrat karbon yang terjadi dapat berbentuk gula tebu atau gula bit yang mempunyai rumus C12H22011. gas dioksida karbon. Hasil konversi dan senyawa itu dapat berbentuk arang atau karbon. panas yang dihasilkan digunakan untuk memasak atau untuk keperluan lain. ataupun misalnya berbentuk selulosa yang mempunyai rumus yang lebih kompleks berupa (C6H10O5)x. Energi yang disimpan itu dapat pula dimanfaatkan dengan lang-sung membakar kayu itu. alkohol kayu. Energi ikatan gas oksigen 02 adalab 48 kJ/mole. Ikatan 0—H mempunyai energi sebanyak 460 kJ/mole. Senyawa mi dapat dipandang sebagai suatu penyerapan energi yang dapat dikonversi menjadi suatu produk lain. Energi total suatu molekul dianggap sama dengan jumlali energi dan masingmasing ikatan atom ke atom. MT Halaman 50 . menyerap energi matahari dan mengkonversi dioksida karbon dengan air menjadi suatu senyawa karbon.

dibagi jumlah atom karbon dalam molekul. bahwa terdapat suatu hubungan antara jumlah molekul oksigen yang diserap pada proses pembakaran atau respirasi suatu molekul organik dan jumlah energi pembakaran molekul itu. jumlah molekul 02 yang terdapat di luar dan diperlukan untuk pembakaran. Sebagai pendekatan dapat dikemukakan.q=O dan r=2 mempunyai nilai R = 0. Proses fotosintesis yang mengubah gas dioksida karbon menjadi hidrat karbon “mengangkat” tingkat reduksi CO2 (R = 0) ke tingkat reduksi CH2O yang lebih tinggi (R = 1). Gas dioksida karbon CO2 denganp=1.Andi Pawawoi.Bila oksigen diserap dalam proses oksidasi atau respirasi. q = 2 dan r = 1. MT Halaman 51 . Tiap atom karbon memerlukan satu molekul oksigen untuk dikonversikan menjadi CO2. q=4. Dapat dikemukakan. diperoleh nilai R = 1. Dengan demikian proses fotosintesis itu menyimpan atau menyisihkan seperdua energi pembakaran yang secara maksimum mungkin per atom karbon. Tumbuh-tumbuhan dan bahan organik lainnya dapat diubah menjadi bahan bakar cain maupun gas dengan bantuan beberapa proses biologi dan proses kimia. tiap atom hidrogen memerlukan seperempat molekul oksigen untuk dikonversikan menjadi 2O~ dan setiap atom oksigen yang sudah terdapat dalam molckul organik itu mengurangi dengan seperdua molekul. dan r=O diperoleh R= 2. maka energi dibebaskan karena terdapatnya stabilitas yang meningkat pada ikatan 0—H atau ikatan C—O. Proses mana yang cocok untuk konversi mi tergantung dad sifat bahan organik yang Diktat E&DKEE . Jika rumus di atas dipakai untuk hidrat karbon CH2O maka karena p = 1. Untuk gas metan CH4 di mana p = 1. bahwa jumlab energi yang dibebaskan pada pembakaran satu molekul dengan komposisi CpHqOr adalah sekitar 460 kJ/mole per atom karbon per satuan R1 yang sening dinainakan pembakaran panas. seperdua dan tingkat maksimum R = 2 bagi metan CH4. Rumus Rabinowitch merupakan suatu definisi dan tingkat reduksi rata-rata R dad karbon dalam suatu molekul dengan komposisi CpHqOr sebagai berikut: Pada asasnya R merupakan jumlah molekul oksigen yang diperlukan untuk membakar suatu material organik menjadi CO2 danH2O.

Ragi mengubah gula-gula heksose menjadi etanol dan dioksida karbon sesuai rumus di bawah mi: Jenis-jenis gula yang difermentasikan dapat berupa glukosa. Proses Fermentasi untuk Membuat Etanol Fermentasi alkoholik merupakan suatu proses yang lama dikenal dan banyak dipakai. fruktosa. sukrosa. Campuran ini difermentasikan selama 2—3 hari hingga mencapai nilai alkohol setinggi 9—10%.banyak mengandung air. Dalam proses demikian gula tetes diencerkan dengan air hingga mencapai kekentalan gula sebanyak 20%. Gula tetes. Proses Fermentasi Anaerobik untuk Membuat Metan Gambar 6. Proses-proses kimia sepenti pirolisa atau reduksi katalitis lebih cocok untuk bahan yang kening dan tahan terhadap biodegradasi. Cara umpan-balik mi mengunangi kepenluan menambah Diktat E&DKEE .1 mencoba mempenlihatkan skema sebuah instalasi gas biomassa. Di tangki mi terjadi proses pencernaan. Tingkat kecepatan pencennaan akan tergantung dad suhu dan suhu sekitar 35’C tampaknya membenikan basil optimal bagi produksi gas. MT Halaman 52 .5 liter gula tetes dengan biaya yang rendah. rafinosa dan manosa. Di tempat A bahan orgarnk yang dipotong kecil-kecil dicampur dengan air dan dipompa ke tempat tangki pencernaan B. Gas yang dihasilkan itu dikeluarkan dad keran C. Endapan yang terjadi dalam tangki pencernaan yang mempunyai bentuk yang sangat padat dikeluarkan melalui keran D untuk dikeluarkan dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan-kepenluan lain seperti pengurugan tanah. Alkohol in i kemudian diambil dengan proses destilasi. Cairan selebihnya dialirkan ke kolam oksidasi E. maltosa.Andi Pawawoi. Satu liter alkobol dengan kemurnian 95% dapat diperoleh dad 2. Dad kolam mi cairan kental dialirkan kembali ke tangki pencemaan sedangkan cairan yang encer dimañfaatkan kembali untuk dicampur dengan masukan bahan organik barn. Etil alkohol atau etanol muda dibuat dan berbagai hasil pertanian yang mengandung gula. suatu hasil tambahan dari produksi gula tebu mengandung 55% gulagula dan dapat secara mudah dan murah difermentasikan menjadi etanol. kemudian dicampur dengan biakan ragi sebanyak 5% volume.

Kemudian bahan baku dibawa ke tempat B untuk dikeningkan. Jika suhu dalam reaktor dinaikkan komponen gas akan menjadi lebih besar. Bejana E merupakan reaktor pirolisa. Di tempat F basil-basil pirolisa berupa gas. Limbah kota dimasukkan di tempat A dan dipotong hingga mencapai ukuran keeil.2 mempenlihatkan suatu skema dan proses pirolisa yang mempergunakan limbah kota sebagai bahan baku. minyak dan arang dipisahkan. MT Halaman 53 .Andi Pawawoi. Gambar 6.komponen-komponen campuran yang diperlukan sehingga meningkatkan efisiensi kerja instalasi. Di tempat C dilakukan pernisahan: semua bahan organik sepenti potongan-potongan logam dan gelas disisihkan sedangkan matenal lainnya yang menupakan bahan organik dibawa ke tempat D untuk digiling halus. Proses Pirolisa Gambar 6.1. Skema Proses Fermentasi Anaerobik untuk Membuat Metan. Diktat E&DKEE .

Skema Proses Pirolisa. arang kayu. Penggasan dengan Pembakaran Parsial Penggasan merupakan suatu proses di mona dengan bantuan bahang (heat) bahan bakar padat diuraikan untuk menghasilkan suatu bahan bakar gas. Pninsip penggasan adalah cukup sederhana. Udana akan nailc ke atas melalui kisi dan bahan baku. Sebuah alat penggas terdini atas suatu wadah yang diisi dengan bahan bakar dad sisi atas sebagaimana tenlihat pada Gamban 6. Udara dalam jumlah tertentu dimasukkan dan sisi bawah. Pembakaran mi mengakibatkan terjadinya sejumlah bahang yang menyebabkan bahan baku selebihnya mengunai secara kimiawi dan terjadinya penggasan. Oleh karena itu pnoses mi sening juga dinamakan penggasan dengan pembakaran parsial. Diktat E&DKEE .Gambar 6. MT Halaman 54 . Bahan baku akan tenletak di atas kisi. Pengendalian udara dilakukan sedemikian rupa sehingga pembakaran terbatas pada bagian bawah saja. Di antara bahan bakar padat yang dapat digaskan dapat berupa kayu. Pembuatan biogas benbeda kanena mempengunakan bahan baku onganik “basah” serta memanfaatkan pnoses biologis.2. yaitu pada zona A.3.Andi Pawawoi. batu bana dan berbagai jenis bahan organik kening.

MT Halaman 55 . Selanjutnya dapat disebut bahwa di atas wilayah pembakaran A terdapat zona reduksi B. Alat penggas jenis mi sangat sederhana. Diktat E&DKEE . zona pirolisa C dan zona pengeningan D. melainkan dibawa ke atas dan barn akan mengendap bila suhu gas menurun. Kekurangannya adalah bahwa gas yang dihasilkannya sangat kotor kecuali jika dipakai bahan baku yang bebas ten.Andi Pawawoi.Gambar 6. Untuk meningkatkan mutu termal dad gas yang dihasilkan reaktor didinginkan dengan air pada wilayah pembakaran A. Adalah penting bahwa kisi yang memikul wilayah pembakaran A memiliki bentuk yang tepat Kisi mi hams memungkinkan abu jamb ke bawali tanpa kehilangan bahan baku. Pembuatan Gas dengan Proses Pirolisa. Hal mi tidak akan tenjadi bilamana arang kayu dipakai sebagai bahan baku. Pada saat meninggalkan reaktor gas memiliki suhu antara 100 dan 2000C. Ten dan hasil-hasil pirolisa lainnya tidak diuraikan dalam wilayah pembakaran.3. Gas yang tesjadi akan naik dan dikeluarkan dad sebelah sam-ping atas.

Oleh karena itu tenaga air disebut sebagai suatu sumberdaya energi terbarukan.4. gas produser juga beracun karena unsur monoksida karbon yang tinggi.Gas yang dihasilkan alat penggas sedng disebut gas produser (producer gas). pembangkitan listrik dan tenaga air dilakukan tanpa ada perubahan suhu. b. Potensial Air Energi Air Kandungan Mekanis Energi Air Terjun Urnum Potensi tenaga air dan pemanfaatannya pada umumnya berlainan. penggunaan tenaga air pada umuninya merupakan pemanfaatan multiguna. Nilai panas gas produser adalah agak rendah. potensi secara keseluruhan danipada tenaga air relatif kecil bila dibandingkan dengan jumlah sumber bahan bakar fosil. karena biasanya dikaitkan dengan irigasi. Gas selebihnya tendid terutama atas nitrogen (N2). Pertama. sekalipun misalnya seluruh potensi tenaga air liii dapat dikembangkan sepenuhnya. sehingga merupakan suatu sumber yang secara siklis diperbarui. MT Halaman 56 . Penggunaan daya poros untuk menjalankan mesin.asan lautan oleh penyinaran matahani. ia dapat dipakai untuk berbagai tujuan pemanfaatan yaitu: a. Pembakaran langsung. perikanan. Keempat.Andi Pawawoi. atau pengendalian banjir. Komponen-komponen tenpenting adalah: hidrogen (H2) dan monoksida kanbon (CO) yang bersama-sama merupakan 30—35% volume gas keseluruhan. yaitu sekitar 10-15% dad nilai kalodfik gas alam. Gambar 3. bila dibandingkan dengan penggunaan tenaga berasal dari misalnya bahan bakar fosil. rekreasi dan navigasi.1 memperlihatkan siklus hidrologik danipada air. Ketiga. Selain koton karena mengandung ten dan jelaga. untuk menghasilkan panas misalnya untuk boiler atau tungku. Kedua. Tidak ada peningkatan suhu karena misalnya adanya suatu proses pembakaran Diktat E&DKEE . Babkan sering teijadi bahwa pembangkitan tenaga listrik hanya merupakan manfaat sampingan. pengendalian banjir. sumbër tenaga air secara teratur dibangkitkan kern-bali karena peman. sebagai penggunaan utama. Walaupun gas pnodusen meniiliki nilai panas yang rendah. dengan misalnya irigasi. 2.

Karenanya. Pada asasnya dapat dikemukakan adanya tiga faktor utama dalarn penentuan pemanfaatan suatu potensi sumber tenaga air bagi pembangkitan tenaga listnik. Siklus Hidrologik. yang merupakan fungsi dani jatuh hujan dan atau salju. Sebagairnana diketahui dari ilrnu fisika.” yang menuruni lereng sebuah gunung rnenurun secara teratur. Gambar 3. mernpunyai energi potensial.” yang pada titik C mempunyai sebuah air terjun. dan pada titik D sebuah danau. yang berbentuk rurnus benikut: E = m. dan c.g. tinggi sungai adalah H.2 rnemperlihatkan lengkung tinggi sebuah sungai. Dalam kenyataannya tidaklah dernikian adanya. a.Andi Pawawoi. b. Jarak lokasi yang dapat dimanfaatkan terhadap adanya pusatpusat beban atau jaringan transmisi. yaitu bentuk sebuah sungai “biasa. Lengkung (a) mempenlihatkan fungsi tersebut dan sebuah sungai yang “ideal. sebagai fungsi daripada jarak terhadap sumber atau awal sungai itu. Jurnlah air yang tersedia. Pada awal sungai. MT Halaman 57 . hal mana tergantung dan topografi daerah tersebut.H Diktat E&DKEE .1. Gambar 3. setiap benda. yang berada di atas perrnukaan bumi.bahan bakar. mesihmesin hidro rnempunyai masa rnanfaat yang biasanya lebih lama danipada mesin-mesin termis. Sungai akhirnya bermuara di laut. Biasanya lebih rnendekati bentuk menurut lengkung (b). di jarak nol. Tinggi terjun yang dapat dirnanfaatkan.

7 dan 0. g = gravitasi.Andi Pawawoi.8. h = tinggi terjun. Untuk keperluan estimasi pertama secara kasar. dipergunakan rumus sederhana berikut: P = f. dengan P = daya dalam kW.h. Q = debit air dalaxn m3 per detik.Q. gravitasi.g. Bilarnana didefinisikan Q sebagai debit air rnenurut rumus benikut: Dengan Q = debit air. maka dapat ditulis: atau Dengan mempenlihatkan efisiensi sistem dapat ditulis: P = η.Q.dengan E = energi m = rnassa. dm = elemen massa air. Diktat E&DKEE . dt = elemen waktu. Dan rumus di atas dapat ditulis: dE = dm. η = efisiensi sistem. g= h= percepatan tinggi relatif terhadap permukaan burnt potensial. f = suatu faktor efisiensi antara 0. MT Halaman 58 .h di mana P = daya. g. H = tinggi terjun dalarn m.h bilamana dE merupakan energi yang dibangkitkan oleh elemen massa drn yang melalui jarak h.

. — Jumlah daya pusat listnik yang akan dipasang. Skema Danau. yang mernbawa air ke turbin air melalui sebuah katup. air dimasukkan ke dalam pipa tekan. Gambar 3.Andi Pawawoi.3.Di antara data primer yang diperlukan untuk suatu survei dapat disebut: — Jumlah energi yang secara teoretis dapat diperoleh setahun dalam kondisi-kondisi tertentu di musim hujan dan musim kering. MT Halaman 59 . Bendungan dan Pipa Pesat. Diktat E&DKEE . Dan bendungan ini melalui suatu saluran terbuka dan bendungan arnbil air B. Gambar 3. dengan rnemperhatikan apakah pusat listrik itu akan dipakai untuk beban dasar atau beban puncak.3 memperlihatkan secara skematis tepi sebuah danau dengan sebuah bendungan besar A.

Kebanyakan bendungan di Indonesia bendungan jenis irn. Bendungan gravitasi pada asasnya rnenahan kekuatan-kekuatan luar. dan bendungan kayu. Turbin ini juga disebut Roda Pelton.4.Andi Pawawoi. Skema Danau. Dilihat dan segi dinamikanya. bendungan busur dapat dibagi dalam jenis jan konstan.Untuk menghindani. Di sebelah atas. jenis sudut konstan dan jenis kubah. pipa tekan itu ialah terbuka. pada bidang atau busur berganda. Dengan demikian.4. Di antara jenis-jenis bendungan dapat disebut: bendungan busur. terutama bilamana beban seeara tiba-tiba jatuh. Garnbar 3. dapat terjadi kerusakan padá pipa tekan. bendungan gravitasi. Dilihat dan struktur dan bentuknya. bahwa pada perubahan-perubahan beban yang mendadak. energi kinetis danipada air yang mengalir itu dapat ditampung atau dinetralisasi oleh tangki pendatar Gambar 3.5 memperlihatkan suatu turbin impuls. sebagaimana tenlihat pada Ganibar 3. seperti tekanan air dan lain sebagainya. dan beban rnatinya. dengan beratnya. Tangki Pendatar dan Pipa Pesat. Di antara jenis-jenis turbin air dapat disebut turbin impuls dan turbin reaksi. bendungan urugan. Bendungan ini umumnya dibuat dan beton bertulang. sedangkan tepi atasnya terletak lebih tinggi danipada permukaan air yang tertinggi. bendungan busur menahan kekuatan-kekuatan luar terutama dengan aksi kekuatan busur. dan menyalurkan gaya ini ke pondasi melalui sangganya. bendungan kerangka baja. Bendungan rongga memiliki struktur yang dapat menahan gaya luar. Diktat E&DKEE . dibuat sebuah tangki pendatar pada pipa tekan tersebut. Sedangkan dan jenis bendungan urugan dikenal bendungan urugan batu dan bendungan urugan tanah. bilamana terjadi bahwa beban jatuh secara mendadak. MT Halaman 60 .

Gambar 3. yang bekerja terhadap air bumi adalah pengaruh massa bulan yang mengakibatkan adanya gaya tarik. air laut secara harfiah “ditarik” ke atas karena gaya tarik gravitasi bulan. Turbin baling-baling juga termasuk jenis ini. Diktat E&DKEE . Sumberdaya Hidro di Indonesia Indonesia termasuk negana yang. MT Halaman 61 . Roda ini berputar karena rnendapat tekanan dari semprotan air. Di antara turbin reaksi dapat disebut turbin Francis dan turbin Kaplan.5. Salah satu kekuatan.dan pada asasnya tendiri atas sebuah roda dengan mangkok-mangkok yang dipasang di pinggir roda. Turbin reaksi yang dapat dipakai sebagai pompa dengan membalik arah putaran rotor dinamakan turbin pompa balik. Turbin jenis ini dibuat sedemikian rupa sehingga rotor bekerja karena tekanan aliran air dengan tinggi terjun. Hal ini pérlu untuk PLTA Pompa.000 kilometer dari bumi. sehingga menjelma suatu gejala yang dikenal sebagai pasang dan surut laut yang terjadi secara teratur. memiliki surnberdaya tenaga air yang cukup> Peta potensi air indonesia dapat dilahat pada gambar ???? Energi Pasang Surut Banyak gaya dan kekuatan yang mernpengaruhi lautan di permukaan bumi.Andi Pawawoi. Bilamana bulan mengelilingi bumi. sekalipun bulan terletak lebih dan 400. Skema Roda Pelton.

Diktat E&DKEE . MT Halaman 62 .Andi Pawawoi.

di mana bulan tela~h mengelilingi seperempat bumi. bilamana baik matahani maupun bulan ada pada sisi yang sama terhadap burni. Dalam keadaan mi. sedangkan laut pada titik B mengalami keadaan pasang. Sekalipun terletak lebih jauh. Dalam situasi demikian. laut pada titik A berada dalam keadaan pasang. Benda langit lain. pengaruh gaya tank gravitasi kurang lebih akan saTing menghapuskan.7.7 (a) permukaan laut tercantum sebagai ganis terputus-putus: permukaan laut di titik A ditanik ke anah bulan sehingga mencapai titik A. ukurannya yang besar sekali (garis tengali 1. Di lain pihak. Pemanfaatan energi potensial yang terkandung dalam perbedaan pasang dan surut lautan antara lain dapat dilakukan demikian. Keadaan sebagaimana digambarkan di atas hanya memperhitungkan pengaruh benda langit bulan. bilaniana bulan dan matahari berada pada sisi yang berlainan. Terjadinya Pasang & Surut Air Laut Karena Gaya Tank Gravitasi. Dengan demikian. juga mempunyai pengaruh yang besar. Kira-kira enam jam kemudian.7 (b). laut pada titik B di bumi mengalarni keadaan sunut.Dalam Gambar 3. MT Halaman 63 . Gambar 3. bahkan ada tempattempat yang melampaui 10 meter. tenjadi situasi yang sebaliknya. yaitu matahani.Andi Pawawoi. misalkan suatu teluk yang agak cekung dan dalam. mendekati ujung Diktat E&DKEE . Pada waktu laut pasang. rnaka gaya tank gravitasi akan terbesar. sebagaimana tampak pada Gambar 3. Pada saat bersamaan.5 juta kilometer) menyebabkan bahwa pengaruh matahari terhadap gejala pasang surut lautan di bumi adalah sebesar pengaruh bulan. maka permukaan air laut tinggi. situasi pada titik A mengalami sunut.. yaitu 150 juta kilometer dari bumi. Teluk ini “ditutup” dengan sebuah bendungan sehingga terbentuk suatu waduk. Beda tinggi antana permukaan laut pasang dan surut dapat mencapai 5 sampai 6 meter atau Iebih.

kembali mesin dihentikan dan pada titik 7 siklus baru akan dimulai.8 (b) terjadi hal sebaliknya. dengan mengalirkannya melalui sebuah turbin air. Bilamana tinggi permukaan air laut berada cukup banyak di atas permukaan air waduk.5 jam. yang kini juga akan menghasilkan energi listnik. MT Halaman 64 . mesin dihentikan.Andi Pawawoi. Dalam peniode membangkit in waduk diisi air dari laut. Dan hal ini akan dilakukan berganti-ganti. dengan suatu siklus yang panjangnya 1k 12. antara tenaga pasang surut dan tenaga air konvensional terdapat persamaan. Dengan garis-garis terputus dilukis tinggi permukaan air waduk. Bilamana permukaan air laut telah melampaui titik tertinggi. sehingga tinggi air jatuh sudah mencukupi. Waduk dilcosongkan. Dengan sendirinya turbin ini digabung dengan sebuah generator. Sering juga waduk ini dibentuk di muara sungai. sehingga tinggi permukaan air waduk mulai naik. maka mesin dipasang. Dalam Gambar 3. maka laut mulai menjadi pasang.atas bendungan. Dengan sendininya air mengalir lagi melalui generator turbin. Pada saat titik 6 tercapai. yang titik terendahnya adalah situasi surut.8 (a). Pada situasi Laut surut. generator turbin yang berputar itu akan menghasilkan energi laut. Pada asasnya. dan titik tertinggi berupa situasi pasang. yattu kedua-duanya adalah tenaga air. untuk sekaligus dapat memanfaatkan air sungai dalam membangkitkan tenaga listrik. Bilamana diawali pada titik 1. sehingga selisih antara tinggi air laut dan tinggi air waduk menjadi tenlampau kecil untuk dapat memutar turbin. sehingga pada proses “pengisian” waduk dari laut. bahwa turbin harus dapat berputar dua arah. sebagaimana terlihat pada Gambar 3. Generator akan membangkit lagi bilamana tercapai titik 5. Hal ini dapat dilakukan hingga tinggi permukaan air dalam waduk akan sama tingginya dengan tinggi permukaan laut. Ada kekhususan. Perbedaan-perbedaan utama secara garis besar adalah: Diktat E&DKEE . dan tinggi permukaan air iaut perlahan-lahan menaik. Dengan demikian jelas kiranya. turbin berputar dan generator menghasilkan tenaga listnik. pada saat tinggi perinukaan air waduk cukup banyak berada di atas tinggi permukaan air laut. bahwa pembangkitan tenaga Tistrik dengan pasang surut ini tidak berjalan kontinu.9 terlukis garis tinggi permukaan air Laut. Waduk “diisi” dengan air dari laut. yaitu bilamana titik 3 tercapai. berupa suatu sinusoida. hal mana dicapai pada titik 2. melainkan tenputus-putus secara teratur. sebagaimana terlihat pada Gambar 3. yang memanfaatkan gravitasi tinggi jatuh air untuk pembangkitan tenaga listnik.

Skema Bendungan dan Waduk Pasang Surut. c.a. MT Halaman 65 . Tinggi jatuh relatif sangat kecil (maksimal 11 meter) bila dibanding dengan terbanyak instalasi-instalasi hidro lainnya.Andi Pawawoi. Gambar 3. Pasang surut menyangkut arus air peniodik dwi-arah dengan dua kali pasang dan dua kali surut tiap had. energi yang dapat dimanfaatkan adalah sekitar 8 sainpai 25% dari seluruh energi teoretis yang ada.8. Siklus Kerja Pusat Listnik Tenaga Air Pasang Surut.9. Berdasarkan berbagai studi dan pengalaman. b. Operasi di lingkungan air laut memerlukan bahan-bahan konstruksi yang lebih tahan korosi danpada dimiliki material untuk air tawar. Gambar 3. Proyek Pusat Listrik Diktat E&DKEE .

dan debit air Q. Untuk mendapatkan efisiensi yang tinggi. USSR mempunyai sebuah proyek percobaan di Kaslaya yang mulai beroperasi tahun 1988. di Teluk Severn. yang mempakan sentral pertama yang besar. Daya terpasang instalasi pasang surut La Rance adalah 240 MW dan terdiri atas 24 mesin masing-masing berdaya 10 MW dan menurut keterangan.dh.000 MW. Maine Timur. maka jumlah energi yang dibangkitkan dengan mengosongkan sebagian dh dan ketinggian h adalah berbanding lurus dengan isi S(h). Kutsch.Andi Pawawoi. yang mempunyai potensi sebesar 1800 MW. sebuah instalasi pasang surut harus memasang kapasitas pembangkitan listrik yang relatif lebih besar. naniun dianggap tidak begitu ekonomis. Sebuah studi Argentina mempelajari kemungkinan pembangunan sebuah instalasi pasang surut dengan daya terpasang 600 MW di Golfo San Matias. yang akan meningkat menjadi 24% bila proyek itu telah dikembangkan sepenuhnya. Dengan demikian maka energi yang dihasilkan per sildus berbanding lurus dengan: Waktu mengosongkan waduk: Diktat E&DKEE . atau QH.Tenaga Pasang Surut La Rance di Prancis. Pasang surut di pantai Barat Laut Australia mencapai tinggi 11 meter. mempunyai potensi teoretis sebesar 300. yaitu selisih antara tinggi air laut dan tinggi air waduk pasang surut adalah H. Sedangkan Inggris mempelajari kemungkinannya di Solway Firth. India mempertimbangkan pembangunan sebuah instalasi pasang surut di Ranu. maka besar daya yang akan dihasikan adalah Q kali H. Bilamana selanjutnya luas waduk pada ketinggian h adalah S(h). mempunyai efisiensi sebesar 18%. yaitu S sebagai fungsi h. MT Halaman 66 . Bilamana tinggi jatuh air. Kanada. akan ditingkatkan menjadi 350 MW. dan Golfo Neuvo dekat Semenanjung Valdes di pantai Atlantik. dan menurut keterangan. Di lain pihak Pusat Listrik Tenaga Pasang Surut tidak tergantung pada perubahan-perubahan musim sebagaimana halnya dengan sungaisungai biasa. dibanding dengan Pusat Listrik Tenaga Air biasa. antara tahun 1980 dan 1990.h. Amerika Serikat mempelajari pemanfaatan tenaga pasang surut setinggi 5.5 meter di Bay of Fundy. Juga direncanakan sebuah Pusat Listrik Tenaga Pasang Surut sebesar 2176 MW di Bay of Fundy.

MT Halaman 67 . = gravitasi. maka tinggi pasang surut ini sangat penting.Waktu mengisi waduk: 0 Dalani hal liii diasumsikan bahwa pengisian atau pengosongan waduk dilakukan pada pergantian pasang dan sumt. = faktor efisiensi. sehingga dapat ditulis: Emaks = b.H Emaks = jumlah energi yang maksimal dapat diperoleh per sildus. untuk mendapatkan penyederbanaan minus. Dengan memperhatikan bahwa untuk mendapatkan besaran energi.Q. Oleh karena besaran H terdapat dalam pangkat dua.7. b g H S Q f P = berat jenis air laut.H2.106 MW. Dengan deniikian maka energi yang dibangkitkan per sildus berjumlah: di mana E = Energi yang dibangkitkan per sildus. Pada umumnya H yang kurang dan dua meter tidak diperhatikan karena dianggap tidak cukup memenuhi syarat.g. H = Selisih tinggi permukaan air laut antara pasang surut.106 MW. = luas waduk rata-rata antara pasang dan surut. = debit air. Perkiraan mengenai potensi teoretis daya pasang sumut seluruh dunia agak berbeda-beda. = daya. = tinggi pasang sumut terbesar. Pekeris dan Accad’ memperkirakan potensi teoretis ini sebesar 6. V = Volume waduk pasang surut. Suatu ikhtisar yang Diktat E&DKEE . sedangkan Hendemshott memberikan angka 2.S dan di mana: P = f.3.Andi Pawawoi. pada minus di atas besaran V masih penlu diganti dengan bcsaran massa air laut.

Menurut pengamatan Hulls.π di mana: P = daya.10 memperlihatkan gagasan ini secara skematis. Menurut perhitungan yang dibuat para ahli. yang mempunyai tinggi rata-rata 1 meter (H). H = tinggi ombak rata-rata. Energi Ombak dan Arus Banyak pemilciran yang dicumahkan untuk mempelajari kemungkinankemungkinan pemanfaatan energi yang tersimpan dalam ombak laut. secara hidrolik atau melalui roda-roda gigi. juga dalam bidang penelitian energi%tnbak laut.106 MW sebagai yang lebih tepat. suatu deretan rakit Sepanjang 1. Atau rata-rata 25 MW per km rakit. deretan ombak yang terdapat di sekitar pantai Selandia Baru. daya yang terkandung dalam ombak mempunyai bentuk: P = b. Sedangkan deretan ombak serupa dengan tinggi 2 meter mempunyai daya 17 kW per meter dan yang dengan tinggi 3 meter daya sebesar 39 kW per meter panjang ombak. B dan C sating bersambung melalui suatu engsel. gerakan-gerakan seputar engsel itu dapat menjalankan suatu generator yang membangkitkan tenaga listrik. b = berat jenis air laut. Melalui suatu sistem transmisi. MT Halaman 68 .000 MW.(H2/64).g. Sebagai suatu negara yang sejak berabad-abad mengarungi dan menguasai lautan-lautan dunia.Andi Pawawoi. Sir Christopher Cockerell5 mendisain sebuah rakit. g = gravitasi. mempunyai daya sebesar 4. Ponton-ponton A. akan dapat membangkitkan tenaga listrik yang setaraf dengan 25. jarak waktu antara dua ombak). dan periode 9 detik (T.T. Inggris termasuk yang rnaju sekali. ketiga ponton itu akan bergerak seputar suinbu engsel. Sedangkan ombak dengan ketinggian 10 meter dan periode 12 detik mempunyai daya 600 kW per meter. Menurut Hulls4.3 kW per meter panjang ombak. yang terdiri atas tiga ponton. Bilamana rakit ini diletakkan di atas air. maka disebabkan ombak air. T = periode.dimumuskan oleh Jeffreys3 menganggap potensi teoretis daya pasang surut sebesar 3.000 kin. Gambar 3.Dengan sendirinya juga Diktat E&DKEE .

baik pada permukaan laut. dengan air laut yang berpindah sampai sejauh sam atau dua ribu kilometer. bahwa ombak-ombak itu. Gagasan ini secara kecil-kecilan dilaksanakan oleh dua pemuda Indonesia. yang pada gilirannya menjalankan sebuah generator. Gaya-gaya ini dapat dimanfaatkan untuk membangkitkan tenaga listrik dengan mempergunakan roda-roda air yang besar. dan mendorong serta menggerakkan suatu deretan daun sudu baling-baling di tengah bangunan itu.Andi Pawawoi. akan memutar mengeliingi pulau itu. dengan kecepatan dan pada ketinggian yang berbeda-bèda. membentuk spiral alaniiah. Suatu disain lain. Ponton itu diapungkan di tengah sungai dan diikat dengan seutas tali. air mengalir dengan kecepatan1-2 km sejam. buah pikiran dua orang Amerika. Gelombang laut akan memecah di atas kubah itu. Menurut perhitungan. Skema Rakit Ombak Laut. bergaris tengah lebili kurang 80 meter.tergantung daripada laut yang dipilih. se buah atol bendungan demikian akan dapat menghasilkan antara sam dan dua MW listrik Dalam lautan terdapat pula arus-arus yang kuat. Percobaan yang dilakukan di Bengawan Solo itu menghasilkan 400 watt tenaga listrik. karena laut ada yang lebih tenang. Dapat terjadi bahwa pada permukaan laut. MT Halaman 69 . bahwa bila ada sebuah pulau kecil di tengah laut. berlandaskan pengalaman para pelaut. ada yang lebib bergelora. yang membuat sebuah roda air yang terapung pada dua buah ponton. yang dapat dimanfaatkan efek sebuah atol. sedangkan seratus meter di bawahnya air mengalir dengan kecepatan 3-4 km dengan arah yang berlainan.10. Dalam disain itu Wirt dan Morrow membuat suatu atol bendungan (dam-atol) berupa sebuah bangunan bawah air berbentuk kubah. Diktat E&DKEE . maupun di bawahnya. Gambar 3. maka merupakan kenyataan. bila mendekati pulau tersebut.

Suatu jumlah energi yang besar yang diserap oleh lautan dalam bentuk panas yang berasal dari penyinaran matahani dan yang berasal dari magma yang tertetak di bawah dasar laut. pada dasarnya mesin penggerak ini dapat digunakan untuk pembangkitan listrik. Gas dengan tekanan ini dibawa ke turbin. sejenis plastik yang menghasilkan listrik bila direntangkan. Dalam Gambar 3. yang berada dalam bentuk cain. dengan daya terpasang 5 MW. dan kemudian menguap menjadi gas dengan tekanan sekitar 12 kg/cm2. Energi termal ini dapat dimanfaatkan dengan mengkonversinya menjadi energi listrik dengan suatu teknologi yang disebut Ocean Thermal Energy Conversion (OTEC). ENERGI AIR KANDUNGAN TERMIS Energi Panas Laut Lautan. Selisih suhu ini dapat dimanfaatkan untuk menjalankan mesin penggerak berdasar prinsip termodinarnilca.11 terlihat skema prinnsip konversi energi panas laut menjadi energi listrik. yaitu antara -30 sampai -500C pada tekanan atmosferik. yang menggerakkan sebuah Diktat E&DKEE . di pantai Gunung Kidul. yang tertetak di bawah dasar laut.BPPT merencanakan untuk membuat PLTO (Pusat Listnik Tenaga Ombak) pertama di Indonesia. Amonia (NH3) dan gas Propan (C3H6) mempunyai titik mendidih yang sangat rendah. Yogyakarta. Energi ombak laut dapat pula dimanfaatkan dengan prinsip Piezoelectric Polymer. misalnya Fron R-22. mendidih. menerima panas yang berasal dari penyinaran matahari. Selain daripada itu. atau Konversi Energi Panas Laut (KEPL) bila dipakai istilah Indonesia. MT Halaman 70 . yang meliputi dua per tiga luas permukaan bumi. yang dikembangkan di Amerika Serikat oleh Ocean Power Technologies. air lautan juga menerima panas yang berasal dan panas bumi yaitu magma. Di bawah permukaan air. dipanaskan oteh air hangat ini. Suhu permukaan air laut di sekitar ganis khatulistiwa berkisar antara 25 sanipai 30’C. dan dengan mempergunakan suatu zat kerja yang mempunyai titik mendidih yang rendah. dengan suhu antara 25 dan 300C dibawa ke evaporator. suhu ini menurun dan mencapai 5 sampai 7’C sepanjang tahun pada kedataman tebih kurang 500 meter. Gas-gas inilah yang prospektif untuk digunakan zat kerja pada konversi panas laut.5 kg/cm2. dan +300C pada tekanan antara 10 dan 12.Andi Pawawoi. Gas Fron R-22 (CHCLF2). Bahan zat kerja. Air hangat.

yang mempunyai suhu sekitar 5-7’C. Dengan dernikian terdapat suatu siklus dan medium. sehingga Fron R22 kembali menjadi cair. maka pipa menjadi terlampau panjang.12(b). adalah pusat tistnik KEPL terapung. bahwa gradien turun pantai harus curam. Gambar 3. Tampak menonjot pipa pengambil air dingin. Siklus berulang setelah Fron R-22 yang cair ini dipompa kembali ke dalam evaporator. yang merupakan komponen yang penting. untuk dapat mencapai kedalaman 600 meter. kembali menjadi cair. setetah meninggatkan turbin. Gambar 3. yaitu di tepi pantai. dalam hal ini Fron R-22. Bila tidak. Dari Gambar tersebut juga dapat disimpulkan. dan seterusnya. Gagasan untuk memanfaatkan panas lautan bukan suatu ide baru. Diktat E&DKEE .11.Andi Pawawoi. sebagaimana tenlukis pada Gambar 3. dari keadaan cair menjadi gas. didinginkan datam kondensor oleh air laut dingin. Georges Claude.generator. MT Halaman 71 . Gas yang tetah dipakai. maka kemungkinan lain. dalam hal demikian. yang akan memertukan kabel laut untuk penyaluran energi tistnik. seorang Prancis merupakan orang yang pertama kali mengadakan penetitian datam bidang in’. Skema Prinsip Konversi Energi Panas Laut (KEPL). Menurut titeratur.12(a) mempertihatkan skema suatu pusat listnik KEPL yang terletak di danat.

500 kW. dalam tahun 1929. Kuba. Sebuah percobaan yang lebih besar dilakukan dalam tahun 1934 di Brasil.Gambar 3. Diktat E&DKEE . atau lebih-kurang US$ 2.12. Harga satuan untuk ukuran demikian diperkirakan 1k 0. terdiri atas empat unit dari 2. MT Halaman 72 . Di Indonesia (BPPT) terdapat pula pemikiran untuk membuat suatu proyek KEPL. Salah sam perusahaan Jepang yang mengadakan penelitian dalam bidang konversi energi panas laut adalah TEPSCO (Tokyo Electric Power Services Company). Di Amerika Serikat.Andi Pawawoi. nilai tahun 1980.000 per kW. sehingga pipa besi menjadi rusak. Zat kerja yang dipakai adalah Fron R-22.5 juta Yen/kW. Pusat Listrik Konversi Energi Panas Laut (a) di Pantai. sebuah pulau di Lautan Pasifik. Menurut perkiraan Tepsco. Perusahaan ini merencanakan akan membuat suatu pusat listrik percobaan sebesar 100 kW di pantai Pulau Nauru. yaitu di Bali. (b) di Laut. Percobaan pertama dilakukan secara kecil-kecilan di Teluk Matanza.000 kW. sejak tahun 1964 perhatian terhadap panas lautan meningkat dengan berbagai penelitian di Teluk Meksiko dan di Kepulauan Hawai. Proyek itu telah hancur dilanda angin topan. besaran unit yang secara komersial balk adalah suatu pusat listrik dari 10. Diperkirakan sebuah pusat listrik KEPL sebesar 2 x 100 MW akan dibangun di Hawai.

5. Selain angin pasat terdapat pula angin-angin lain. Sebagaimana diketahui.2. MT Halaman 73 . misalnya angin musim (angin mousson). dan sebaliknya.1 mencoba melukiskan terjadinya angin pasat ini secara skematilc. Christopher Columbus masih mernaka kapal layar besar di Abad ke-15 untuk menemukan Benua AmerIca.2. angin pantai dan angin lokal lainnya. udaranya menjadi dingin dan turun ke bawah. walaupun pada saat liii hanya berfungsi sebagai objek paniwisata. berupa perpindahan udara dan Kutub Utara ke Ganis Khatulistiwa menyusuri permukaan bumi.Andi Pawawoi. Gambar 5. dalam rangka mencani bentuk-bentuk sumber energi yang bersih dan terbarukan kembali energi angin mendapat perhatian yang besar. Pasukan-pasukan Viking yang sangat ditakuti sekian ratus tahun yang lalu mempergunakan kapal-kapal layar keel untuk menelusuri pantai-pantai Eropa dan Skandinavia. Dengan sendirinya hal yang serupa terjadi pula antara wilayah Khatulistiwa dan Kutub Selatan. mengembang dan menjadi ringan. Perpindahan udara seperti ini dilcenal sebagai angin pasat. Di daerah khatulistiwa yang panas. Ditemukan kincir angin telah digunakan untuk menggiling tepung di Persia pada Abad ke-7. Dengan demilcian terjadi suatu perputaran udara. Prinsipnya adalah bahwa angin terjadi karena adanya perbedaan suhu udara di beberapa tempat di muka bumi. kincir-kincir angm Persia itu merupakan asal-muasal kipas angin Eropa. Sungguhpun bentuk kincir-kincir angin ini berlaman dengan kineir-kincir angin Eropa. naik ke atas dan bergerak ke daerah yang lebih dingin niisalnya daerah kutub. Kincir angin di Negeri Belanda yang dipakai untuk menggerakkan pompa irigasi dan untuk menggiling tepung hingga kini masih tersohor. udaranya menjadi panas. Diktat E&DKEE . suatu perpindahan udara dan Ganis Khatulistiwa kembali ke Kutub Utara. Akan tetapi. Perahu-perahu layar menggunakan energi ini untuk melewati perairan sudah lama sekali. Energi Angin Umum Energi angin telah lama dikenal dan dimanfaatkan manusia. Sebaliknya di daerah kutub yang dingin. pada asasnya angin terjadi karena ada perbedaan suhu antara udara panas dan udara dingin. melalui lapisan udara yang lebih tinggi.

Rumus itu berlaku juga untuk angin. (mldetik).v.5 mv2.1. yang merupakan udara yang bergerak. yang melewati sesuatu tempat adalah: m = A. Skema Terjadinya Angin.Gambar 5. dan bergerak dengan kecepatan v m/detik.v2 E = Energi m = massa udara v = kecepatan angin (joule).V3 per satuan waktu Diktat E&DKEE . yang mempunyai penampang A m2. Sehingga dengan E = 0. MT Halaman 74 . q = kepadatan udara (kg/rn3).Andi Pawawoi. maka jumlah massa. (kg).q dengan A = penampang v = kecepatan (kg/det) (m2) (m/det). RUMUS Sebagaimana diketahui menurut fisika klasik energi kinetik dan sebuah benda dengan massa m dan kecepatan v adalah E = 0. kecepatan v tidak mendekati kecepatan cahaya. Dengan demikian maka energi yang dapat dihasilkan per satuan waktu adalah: P = E per satuan waktu = 0. dengan ketentuan.5 m. Bilamana suatu “blok” udara.5 q.A.

v3 dengan p = daya per satuan luas. v = kecepatan angin.v3 (W). m/detik.Andi Pawawoi. yang juga dapat berubali dengan besaran v. E = efisiensi rotor dan peralatan lainnya. pada asasnya dalam besaran k tercermin pula faktor-faktor seperti geseran dan efisiensi sistem. Untuk keperluan praktis sering dipakai rumus pendekatan berikut: dengan P = daya k = suatu konstanta A = luas sudu kipas v = kecepatan angin (kW). yang merupakan bagian dari angin. (J). (in2). Oleh karena itu untuk suatu kipas angin tertentu. (kg/rn3). sering dipakai rumus sederhana berikut: p = 0. k = suatu konstanta = 1.10-5 F = suatu faktor = 0. (in2). besaran-besaran k dan A dapat dianggap konstan hanya dalam suatu janak capai angin terbatas. Walaupun dalam ruinus di atas besaran-besaran k dan A digambarkan sebagai konstanta-konstanta.v3 dengan P = daya (kW). Gaya-gaya angin yang berkerja pada sudu-sudu kincir pada asasnya terdiri atas tiga komponen yaitu: Diktat E&DKEE . Win2 v kecepatan angin. (mldet).1.37. (km/jam). yang mungkin juga tergantung dan kecepatan angin v. Rumus yang dikembangkan oleh Goldingt berbentuk: P = k.A. Untuk keperluan-keperluan estimasi sementara yang sangat kasar.F.37.10~). MT Halaman 75 . (km/jam). Sedangkan luas A tergantung pula misalnya dan bentuk sudu.A.dengan P = daya F = energi q = kepadatan udara A = penampang v = kecepatan P = k.5926.E. A = penampang anus angin. (l. (in2). yang dapat secara maksimal dimanfaatkan dengan sebuah kipas dari tenaga angin.

R1 = radius hingga titik berat daun. Gambar 5.Andi Pawawoi. MT . Diktat E&DKEE .2. dan t = 0.• Gaya aksial a.2. Gaya-gaya yang Beketja Atas Sudu-Sudu Kincir Angin. yang memnggalkan titik tengah. yang menghasilkan momen. yang mempunya arah sania dengan angm. Gaya ini hams ditampung oleh poros dan bantalan. semua gaya sentrifugal S akan saling n~niadakan atau resultantenya sania dengan nol.00142 v 2 R 2 dalam kg s = 367 RP v1v W v2v2 R1 dalam kg. besar gaya-gaya itu dapat dihitung dengan rumus-rumus empiris sebagai berikut: a = 0. m m Halaman 76 R = radius daun motor. • Gaya tangensial t. BiIa kipas bentuknya simetrik.2 memperlihatkan sebuah kincir yang mempunyai tiga sudu dengan gayagaya a. • Gaya sentrifugal s. t dan s yang bekerja pada daundaun sudu itu.00219 dengan P = daya dalam kg m kW. Gambar 5. bekeija tegak luins pada radius dan yang mempakan gaya produktif. Untuk bentuk kincir menurut Gambar 5.

kgin. kg. kg.v = kecepatan angin. W = berat daun. MT Halaman 77 . t = nonen tangensial. v1= kecepatan relatif ujung sudu terhadap v. s = gaya sentrifugal. BEBERAPA DATA Tabel kecepatan angin di beberapa kota di Indonesia (km/jam) Diktat E&DKEE . a = gaya aksial.Andi Pawawoi. v2= kecepatan relatif titik berat sudu terhadap v. km/jam kg.

U = Utara.8 Maksimum (km/jam) 47 43 36 41 41 41 36 36 43 50 49 50 50 Tahun 1965 1966 1970 1965 1965 1965 1966 1966 1967 1969 1967 1970 1970 Swnber: Pusat Meteorologi dan Geofisika. T = Timur. MT Halaman 78 .8 5.Andi Pawawoi. Jakarta Catatan: Bl = Barat Laut.Tabel 5.4 5.4 5.1 6.1 5. Kecepatan Angin di Jakarta 1965—1970 Bulan Januari Februari Maret April Mei Jum lull Agustus September Oktober November Desember Rata-rata tahunan BL BL BL T T T T T U U U BL T Rata-rata Arah (km/jam) 5.4 5.8 6.2. Diktat E&DKEE .5 6.4 5.8 6.5 5.5 6.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful