I.

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah Tujuan Hidup Muslim Manusia sebagai makhluk hidup di muka bumi disebut juga sebagai makhluk sosial, makhluk yangg berakal, makhluk agamis, dan makhluk yang monodualistik (perpaduan antara jasad dan ruh). Keistimewaan manusia terletak pada peranan yang diembannya yaitu sebagai Khalifah Fil-Ardh atau khalifah di bumi. Kelebihan ini merupakan pembeda yang jelas dengan makhluk ciptaan Allah yang lain seperti malaikat, jin, iblis, setan, hewn, tumbuh-tumbuhan dan makhluk lainnya yang tidak diketahui oleh manusia. Wewenang dan tanggung jawab yang diamanahkan oleh Allah Swt. kepada manusia untuk mengelola alam ini bukanlah sesuatu yang sulit dan berat, karena Allah Swt. tidak akan membebankan kewajiban kepada seseorang melainkan sesuai dengan kemampuannya. Kita diberikan akal oleh Allah Swt. dan dengan akal itu pula kita dapat bertindak dan memulai sesuatu. Memfungsikan akal dapat kita pahami sebagai uapaya manusia dalam menetapkan langkah-langkah secara terarah dan terukur dan menentukan tujuan hidup serta merealisasikannya dalam kehidupan nyata. Karena akal bukanlah benda yang statis, maka akal haruslah dilatih, dikembangkan, dan disempurnakan kemampuannya. Menggembangkan akal adalah suatu kewajiban manusia dan dengan cara demikian daya pikir, daya nalar, daya analisa, daya cipta, rasa, dan karsa manusiadapat tumbuh dan bersemi dalam diri seseorang. Pemanfaatan potensi atau berbagai macam daya yang dimiliki seseorang pada hakekatnya dapat dijadikan sebagai kriteria dala menentukan berperan atau tidaknya seseorang sebagai khalifah Allah Swt. Mengambil peran itu pada hakekatnya adalah bagian dari usaha mencapai tujuan penciptaan manusia di muka bumi. Dalam Al-Qur’an dijelaskan bahwa mannusia diciptakan oleh Allah Swt. hanya untuk mengabdi kepada-Nya. Mengabdi dalam artian secara sungguhsungguh (hanif) merencanakan, melaksanakan perintah-Nya dan menjauhkan 1

larangan-Nya. Perintah itu bisa berupa ibadah mahdhah dan bisa juga ibadah ghairu mahdhah. Kedua macam ibadah ini pada dasarnya tidak dapat dipisah-pisahkan, dia menyatu dalam diri pribadi seorangg muslim. Melaksanakan kedua ibadah tersebut secara berimbang, utuh dan saling mendukung adalah tujuan hidup seorang muslim. Melaksanakan kedua macam ibadah tersebut yang disesuaikan dengan kemampuan dan tuntunan yang benar dari Rasulullah Saw. akan memberikan dampak positif dalam membentuk perilaku muslim sehari-hari. Dampak tersebut sesuai dengan tingkat kemampuan pengamalan ibadah manusia dan sesuai pula dengan kehendak Allah Swt. namun demikian, realitas kehidupan kita menunjukkan bahwa sebagian besar muslim cenderung untuk memisahkan ibadah dengan kehidupan duniawi. Mereka perpendapat bahwa yang dikataka ibadah hanyalah sebatas ibadah mahdhah saja seperti shalat, puasa, zakat, haji, dan lain-lain, sedangkan ibadah yang berhubngan dengan kehidupan dunia dipersepsikan sebagai aktifitas yang bukan termasuk dalam ruang lingkup atau ranah (domain) ibadah kepada Allah Swt. Kecenderungan seperti itu sudah mendarah daging bahkan telah mengakar secara salah kaprah di kalangan kita, dan pemahaman seperti ini cenderung diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya secara tradisional. Hal ini mengakibatkan kita jauh tertinggal dari kehidupan duniawi sebagai wahana menuju kemajuan kehidupan yang dijanjikan oleh Allah Swt. pada zaman Rasulullah Saw. dan para sahabat, umat Islam berusaha melaksanakan ajaran atau isi Al-Qur’an secara benar dan menyeluru dalam segala segi kehidupan seorang muslim betapapun kecilnya, di setiap saat, dan di setiap tempat. Dengan meningkatkan kualitas ibadah ritual (mahdhah), maka akan memberikan kekuatan ruhaniah dalam diri seseorang dan selanjutnya akan meningkatakan kekuatan lahiriyah untuk mmemperbaiki kualiitas kehidupan diniawinya. Dengan perkataan lain, seorang muslim seyogyanya memandang bahwa kehidupan dunia ini sebagai suatu medan peperanggan yang hrus dimenangkan olehnya dan sekaligus sebagai ladang menumbuhkan amal shalih untk bekal kehidupan akhirat. Menggunakan ibadah mahdhah sebagai sumber kekuatan untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. dan sekaligus mengharapkan ridho-Nya adalah tujuan mereka. Demikian pula, membentuk dan mengembangkan kekuatan 2

Setelah manusia berusaha sekuat tenaga dalam mempersembhkan ibadahnya kepada Sang Pencipta. Mengapa demikian? Pertanyaan ini dapat kita jawab secara sederhan karena sudah terlalu banyak para hli filsafat dan pemikir-pemikir Islam yang telah menyimpang dari inti ajaran Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah Saw. dan teukur. maka hasil dari semua ibadah itu diserahkan kepada Allah Swt. tetapi bagaimana cara mencapainya pun juga secara jelas disebutkan. mereka mendefinisikan berbagai macam tujuan hidup manusia dengan rumusan-rumusan yang cenderung berorientasi pada materialisme. sempurna dan menyeluruh untuk setiap pemeluknya untuk mencapai kebahagiaan dunian dan akhirat. Mengetahui tujuam hidup manusia secara utuh. jelas dan gamblang akan dapat membawa umat Islam kepada tingkat kualitas kehidupan tertinggi di dunia dan di akhirat karena juga kan memberikan kehidupan yang penuh dengan ketenanggan. benar. kebahagiaan yang hakiki dan sesuai dengan harapan kodrat kemanusiaan itu sendiri. berserah diri dan menerima apapun yang dikaruniakan-Nya. Tujuan hidup manusia dalam pandangan Islam telah tercantum dalm ayat suci Al-Qur’an. setelah segenap potensi dan kemampuan manusia telah dicurahkan secara baik. terarah. kita mencoba memberi dengan cara menganalisis tujuan hidup muslim dalam Al-Qur’an 3 . Pada kesempatan ini melalui modul baha diskusi.ruhaniyah sebagai tenaga pendorong (driving force) dala menyelesaikan setiap problematika kehidupan duniawi juga merupakan tujuan hidup manusia. Bukan hanay rusmusan tujuan hidupnya saja yang dicantumkan. maka Islam telah merumuskan tujuan hidup itu yang lebih universal. Di tengah-tengah ketidaksengajaan menyerap bbahkan mendarah dagingkan tujuan hidup yang telah dirumuskan oleh para filsuf. Dapat disimpulkan bahwa semua itu adalah ibadah manusia yang sekaligus juga tujuan hidup manusia. dan diri kita masing-masing. eksistensialisme. ataupun hedonisme sebagaimana tercermin dalm konsep pahala dan dosa. maka kita tinggal bertawakal. para pemikir Islam. keberuntungan. Menggembalikan pemahaman umat Islam secara benar haruslah dimulai dengan meluruskan dan membenarkan terlebih dahulu penetapan atau perumusan tujuan hidupnya.

pada saat itu si anak tidak tahu fungsi seorang ayah dalam rumah tangga. berfungsi untuk manyadarkan aku dari kemalasanku belajar atau dari kenakalanku yang lain’. Fungsi Hidup Muslim Sebagaiman yang telah kita bicarakan pada sessi pertama diskusi tentang “Tujuan Hidup Muslim”. ‘Akibat atau konsekuensi’ itu kadang-kadang dapat kita kenali dengan jelas dan gamblang.danmerumuskan cara mengaplikasikan ayat tersebut dalam kehidupan nyata kita sehari-hari. Namun. Manusia sebagai makhluk yang berakal diberi hak dan wewenang oleh Allah Swt. ya. Dengan perkataan lain. ketika ia muali besar sejalan dengan meningkatnya kemampuan pemahaman dan penalaran si anak. fungsi dapat didefinisikan sebagai suatu akibat atau konsekuensi dari dilakukannya suatu sebab. maka si anak bertanyatanya apakah memang fungsi seorang ayah selalu berkaitan dengan sesuatu hal yang terkesan kurang bersahabat. Sebagai contoh misalnya bagi seorang anak yang masih kcil dengan tingkat pemahaman terbatas. Dalam kasus seorang ayah menyuruh anaknya belajar atau kalau perlu memaksanya belajar. maka pada pertemuan kedua ini kita akan mengkaji apa fungsi hidup muslim itu? Secara sederhan. Sebaliknya. Apakah dalam pelaksanaan tugasnya atau wewenangnya sudah sesuai dengan tuntutan dan tuntunan pihak yang memberikannya (Allah Swt. kalau begitu tindakan dan sikap ayah dahulu kepadaku ketika aku masih kecil. untuk bertindak sesuai dengan hak dan kewenangannya itu.) atau 4 . penggunaan hak dan wewenang yang dimiliki oleh seeorang akan memunculkan suatu konsekuensi di kemudian hari berupa pertanggungjawaban dari penggunaan hak dan wewenang tersebut. Namun demikian. akan sangat sulit mengenali apa sebenarnya fungsi dari seorang ayah dibanding dengan ibunya. sebagaimana jelasnya pemahaman kita mengenai fingsi utama air sebagi penghilang rasa haus atau dahaga. ‘akibat atau konsekuensi’ bisa juga berkesan samar dan tidak dapat segera lita kenali dengan baik dan benar karena keterbatasn pemahaman kita. ia akan menjawab sendiri pertanyaan berikut: ‘Ohh.

Fungsi yang cukup besar dan mulia itu merupakan anugerah yang tak ternilai harganya. Namun.sebaliknya hanya menurut selera manusia yang berlandaskan pada akal pikirannya semata yang bersifat terbatas dan nisbi (relatif) Jika manusia lebih cenderung menempatkan akal dan pikiran semata di atas norma agama yang hak dan bersifat absolut karena memang berasal dari Sang Maha Pencipta Allah Swt. Marilah kita lihat. tidak ada istilah santai apalagi bermalas-malasan dalam berbuat bagi siapa saja yang mengetahui fungsi hidupnya secara utuh dan benar. Bahkan. ketidakadilan. Akibat ketidaktahuannya tentang fungsi hidupnya menyebabkan seseorang tidak memiliki gairah hidup. menempatkan manusia setingkat lebih tingggi di taas makhluk lain di muka bumi. Ringkasnya. tidaklah demikian halnya bagi kita yang menyadari secara benar tentang fungsi hidupnya. apa sebenarnya fungsi hidup seorang muslim itu menurut pandangan Al-Qur’an? 5 . kepada manusia. yang lebih mengerikan lagi adalah adanya anggapan bahwa hidup ini sebagai suatu beban yang amat berat yang harus segera diakhiri. penjegalan dan perampasan hak. Hidup ini sebenarnya sangatlah menarik dan menggairahkan karena memang sebagi salah satu anugerah utama dan sangat berharga dari Allah Swt. maka manusia akan didoromg untuk lebih giat dan kuat dalam merencanakan sesuatu dan melaksanakan rencana yang telah dibuatnya. Kebanyakan kita tidak menyadari tentang fungsi hidupnya. dan sebagian lagi mungkin tidak mengetahui sama sekali tentang itu.. Kita sering menyaksikannya adanya sutau penindasan. dan kedholiman di permukaan bumi. Untuk melaksanakan fungsi yang demikian. karena manusia diharapkan menjadi pelindung dan pemakmur bumi dengan memanfaatkan segala potensi yang ada unntuk memudahkan manusia dalam melaksanakan peranan hidupnya. Bahkan di antara kita ada yang bercita-cita ingin hidup selama-lamanya untuk memfungsikan dirinya sebagaimana yang diharapkan oleh Allah Swt. tetapi seharusnya pengguanaan akal fikiran itu sinergi dengan tuntunan Sang Pencipta. Ini bukan beratri bahwa akal fikiran manusia sebagai sesuatu yang tidak bermanfaat. maka kehancuran dan malapetaka yang akan terjadi kemudian. Allah Swt. karena semata-mata sistem kehidupan manusia di bumi yang serba kompleks ini secara dominan hanya dikelola berlandaskan kemampuan akal pikiran manusia yang terabatas.

keragaan (appearance). Dalam kenyataan sehari-hari banyak ditemui orang-orang yang secra sengaja atau tidak sengaja membiasakan hidupnya melawan sunatullah atau melawan arus. dan prestasi (achievment). Dengan demikian maka kita bersama-sama bertanya dan sekaligus menjawab apa peranan seorang muslim menurut pandangan AlQur’an? 6 . Pihak lain yang dimaksudkan di sini dapat berarti Tuhan (Allah Swt. Kita menyadari sepenuhnya bahwa tidak ada seorang pun yang dapat hidup sendirian karena secara kodrati manusia memang sebagai makhluk sosial. Pola hidup seperti ini justru membuat mereka stres.Peranan Hidup Muslim Baru saja kita membahas tentang ‘Fungsi Hidup Muslim’ yang sangat berkaitan dengan peranan hidupnya. Mengapa demikian? Jawabannya adalah karena mereka melawan fitrah hidupnya sebagai makhluk yang memerlukan orang lain atau karena mereka melawan tuntutan sosial atau harapan sosialnya. bahkan menyulitkan dirinya sendiri. Jika fungsi hidup lebih banyak ditekankan pada aspek konsekuensi yang diterjemahkan ke dalam wewenang dan tanggung jawab. maka peranan lebih difokuskan pada segi aplikasi dalam kehidupan seorang muslim. terpojok. Secara sederhana peranan dapat diartikan sebagai apa yang diharapkan oleh pihak lain yang seharusnya dilakukan oleh seseorang. kita mencoba mengenali apa yang tercermin dari sikap perilaku (conduct).) dan secara kolektif dapat berupa masyarakat. Pada kesempatan diskusi ketiga ini. lembaga sosial kemasyarakatan atau bahkan individu (perorangan). yaitu dengan membudidayakan pola hisup individualistis sebagaimana kita saksikan di negara-negara ‘maju’ (sekuler) atau di kota-kota besar di Indonesia.

II. Mampu menjelaskan pengertian “rahmatan lil ‘alamin”. b. Fungsi Hidup Muslim Tujuan diskusi atau kuliah aktif ini adalah agar mahasiswa: a. b. Dapat mengerti tujuan hidupnya berdasarkan pemahamn terhadap AlQur’an. 7 . Mampu menjelaskan cara pendekatan yang digunakan untuk menyadarkan umat sebagai khalifah di muka bumi. c. Peranan Hidup Muslim Tujuan diskusi atau kuliah aktif ini adalah agar mahasiswa: a. Dapat menjelaskan perbedaan antara tujuan hidup muslim dengan tujuan hidup manusia lainnya. Dapat menjelaskan pengertian ibadah kepada Allah Swt. Mampu menjelaskan pengertian fungsi hidup muslim. c. b.1 Tujuan Diskusi Tujuan Hidup Muslim Tujuan diskusi atau kuliah aktif ini adalah agar mahasiswa: a. Memahami peranan hidupnya sebagai seorang muslim dalam kehidupan di dunia sesuai dengan tuntunan Al-Qur’an. CAPAIAN KOMPETENSI 2. Mampu menghayati fungsi hidupnya sebagai pembawa rahmat bagi sekalian alam. Mampu merumuskan pengertian “khalifah fil ardh” dalam hubungannya dengan pengelolaan potensi alam raya ini. c.

Saleh. Di tempat yang datar kamu dirikan istana- 8 . (QS. dan kamu (masih menjadi) pembangkang. Al-Fatihah (1) : 5-7) Dan (ingatlah) ketika kami mengambil janji Bani Israil.’ kemudian kamu berikrar dan bersaksi. (QS. Dan bertuturkatalah yang baik kepada manusia. kecuali sebagian kecil dari kamu. “Wahai kaumku! Sembahlah Allah! Tidak ada tuhan (sembahan) bagimu selain Dia.bukan (jalan) mereka yang dimurkai. Al-A’raf (7) : 73) Dan ingatlah ketika Dia menjadikan kamu khalifah-khalifah setelah kaum ‘Ad dan menempatkan kamu di bumi. Dia berkata. janganlah diskiti. laksanakanlah salat dan tunaikanlah zakat. Ini (seekor) unta betina dari Allah sebagai tanda untukmu. HASIL DAN PEMBAHASAN Tujuan Hidup Muslim a. dan orang-orang miskin. nanti akibatnya kamu akan mendapatkan siksaan yang pedih. anak-anak yatim. (Al-Baqarah (2) : 84) Dan kepada kaum samud (kami utus) saudara mereka. (QS. dan mengusir dirimu (saudara sebangsamu) dari kampung halamanmu. Allah berfirman: Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku. (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya. Biarkanlah ia makan di bumi Allah. kerabat. Al-Baqarah (2) : 83) Dan (ingatlah) ketika kami mengambil janji kamu.Tunjukilah jalan yang lurus. ‘Janganlah kamu menumpahkan darahmu (membunuh orang).’ Tetapi kemudian kamu berpaling (mengingkari). dan berrbuat baiklah kepada kedua orang tua. Adz-Zaariyaat (51) : 56) Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon ampunan. ‘Janganlah kamu menyembah selain Allah. (QS. dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.III. Sesungguhnya telah datang kepadamu bukti yang nyata dari Tuhanmu.

Saleh. “Wahai kaumku! Memohonlah ampunan kepada Tuhanmu lalu bertobatlah kepadanya. “Wahai kaumku! Sembahlah allah. Hud (11) : 61) 9 . niscaya Dia menurunkan hujan yang sanggat deras. Maka ingatlah nikmat-nikmat allah dan janganlah membuat kerusakan di bumi. saudara mereka sendiri. Dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orangorang yang berbuat kerusakan. Dia akan menambahkan kekuatan di atas kekuatanmu. (QS. (QS. Hud.” (QS. kami (utus) Syu’aib. Hud (11) : 50) Wahai kaumku! Aku tidak meminta imbalan kepadamu atas (seruanku) ini. dan janganlah kamu berpaling menjadi orang yang berdosa” (QS. lalu Allah memperbanyak jumlah kamu. Sempurnakanlah takaran dan timbangan. dan jangan kamu merugikan orang sedikitpun. kemudian bertobatlah kepada-Nya. karena itu mohonlah ampunan kepada-Nya. Hud (11) : 51) Dan Hud berkata. Tidakkah kamu mengerti?” (QS. Hud (11) : 52) Dan kepada kaum Samud (kami utus) saudara mereka. Al-A’raf (7) : 85) Dan janganlah kamu duduk di setiap jalan dengan menakut-nakuti dan menghalang-halangi orang-orang yang beriman dari jalan Allah dan ingin membelokkannya. tidak ada tuhan bagimu selain Dia. Ingatlah ketika kamu dahulunya sedikit. “ Wahai kaumku! Sembahlah Allah. (Selama ini) kamu hanyalah mengada-ada. Sesungguhnya Tuhanku sangat dekat (rahmat-Nya) dan memperkenankan (doa hamba-Nya). Imbalanku hanyalah dari Allah yang telah menciptakanku. tidak ada tuhan bagimu selain Dia. Dia berkata. Janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah (diciptakan) dengan bagimu jika kamu orang beriman”. “Wahai kaumku! Sembahlah Allah. (QS.istana dan di bukit-bukit kamu pahat menjadi rumah-rumah. Al-A’raf (7) : 86) Dan kepada kaum ‘Ad (kami utus) saudara mereka.sesungguhnya telah datang kepadamu bukti yang nyata dari tuhanmu. Al-A’raf (7) : 74) Dan kepada penduduk Madyan. (QS. Dia berkata. Tidak ada tuhan (sembahan) bagimu selain Dia. Dia telah menciptakanmu dari bumi (tanah) dan menjadikanmu pemakmurnya. Dia berkata.

tidak saling membunuh dan membeda-bedakan satu sama lain. Beribadah kepada allah harusnya secara total. pelajaran tentang apa yang terjadi terhadap hamba-Nya yang berbuat kerusakan di muka bumi. anak-anak yatim. Dalam beribadah kita tidak boleh hanya memikirkan akhirat saja. Allah telah memberikan banyak nikmat bagi hambanya sebagai tanda kebesarannya. Aku tidak menghendaki rezeki 10 . namun dunia juga harus dipikirkan. Manusia diperintahkan pula untuk berbuat baik kepada kedua orang tua. kerabat. Allah juga telah memberikan contoh. yaitu aspek keagamaan dan aspek duniawi yang saling terkait satu sama lain. serta saling berinteraksi dengan sesamanya. b. Allah berfirman dalam Surah Adz-Dzaariyaat (51) : 55-58. Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-ku.Dengan memperhatikan firman Allah dalam ayat-ayat tersebut. Sesungguhnya Allah telah mengutus nabi dan rasulnya dari kaum mereka sendirii. padahal dalam ibadah ada perintah untuk melakukan muamalah. pencapaian tujuan hidup manusia itu haruslah berlangsung dalam dua aspek. Untuk itu. kebanyakan mereka berpaling dari Allah. namun nyatanya banyak yang ingkar. Saat ini pun kebanyakan ibadah dipisahkan dari kehidupan duniawi. Manusia sebelumnya telah berjanji untuk taat beribadah kepada Allah. “Kerjakanlah ibadahmu seolah-olah kamu akan mati besok dan carilah harta seolah-olah kamu akan hidup selamanya”. dalam hal ini kehidupan dnia dan akhirat itu haruslah seimbang. dapat diketahui bahwa tujuan hidup seorang muslim di dunia ialah beribadah dan menyembah hanya kepada Allah Swt semata. sebagaimana hadits nabi yang artinya. seperti halnya yang terjadi pada Bani Israil. Nabi dan rasul itu selalu menyeru agar menyembah hanya kepada allah Swt. yang artinya: Dan tetaplah memberi peringatan. yaitu hubungan dengan sesama manusia. sungguh-sungguh (hanif) dalam mematuhi segala perintahnya dan menjauhi segala larangannya. dan orang-orang muslim. kecuali sebagian kecilnya. karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang mukmin. Tidak lupa melaksanakan shalat dan menunaikan zakat. Selain itu manusia diperintahkan untuk saling bersosialisasi dan menolong sesama.jadi.

maka kita akan selalu teringat kepada Allah dan hal ini akan meningkatkan iman (kepercayaan) kepada Allah. keluarga. dan berrbuat baiklah kepada kedua orang tua. Dialah pemberi rezeki yang mempunyai kekuatan lagi sangat kokoh. dan orang-orang miskin. Allah yang memberi rezeki kepada hamba-Nya. Hubungan berdzikir dan beriman sangatlah erat. sehingga keimanan pun akan semakin meningkat. c. salah atunya dengan berdzikir.sedikitpun dari mereka dan Aku tidak menghendaki mereka memberi makan kepada-Ku. maka akan mendekatkan diri kepada-Nya. anak-anak yatim. Dialah zat yang mempunyai kekuatan dan Maha Kokoh. Cara beribadah itu ada banyak.’ Tetapi kemudian kamu berpaling (mengingkari). rezeki sudah diatur Allah. menjaga hubungan baik terhadap orang tua. Allah memerintahkan untuk menyembah hanya kepada-Nya. maka kita kan semakin meningkatkan ibadah kepada-Nya guna mendekatkan diri kepada sang Pemberi Rezeki. kerabat. Bila kita selalu teringat kepada Allah. Dengan dzikir. Bila kitta telah paham dan yakin bahwa rezeki itu datangnya dari Allah. Tujuan Allah menciptakan manusia ialah untuk beribadah kepada-Nya. Dan bertuturkatalah yang baik kepada manusia. Rezeki itu datangnya dari Allah dan Dia lah zat Yang Maha Kokoh. Dengan begitu kita akan memiliki kontrol dalam diri pribadi dan akan selalu berindak sesuai perintahnya. Dia tidak butuh rezeki dari siapa pun dan mampu berdiri sendiri. 11 . Betapa pentingnya hablumminannas sehingga Allah mendahulukan penyebutannya dibanding perintah lainnya. Dengan dzikir dan beriman kepada Allah. laksanakanlah salat dan tunaikanlah zakat. ‘Janganlah kamu menyembah selain Allah. kecuali sebagian kecil dari kamu. Sungguh Allah. maka kita akan selalu percaya bahwa Dia selalu memperhatikan hamba-Nya. dan kamu (masih menjadi) pembangkang. anak-anak yatim dan orang-orang miskin. Kemudian. Berdasarkan firman Allah pada Surah Al-Baqarah (2) : 83 Dan (ingatlah) ketika kami mengambil janji Bani Israil.

Bila kita memohon kepada-Nya dan bertobat. beribadah itu menjalin hubungan baik dengan Allah. seperti shalat dan zakat dan dengan sesama manusia. itu lebih ditekankan pada pencapaian prestasi (ahsanu ‘amala atau amalan yang terbaik) dan tingkah laku (akhlakuk karimah) manusia di dunia. didahulukan orang tua. niscaya Dia menurunkan hujan yang sanggat deras. Menunaikan shalat. hubungan muamalah. Selain diperintahkan untuk menyembah dan beribadah hanya kepada-Nya. maka benar pengertian ibadah kepada Allah Swt. sebab di dalam harta yang kita miliki terdapat hak milik orang lain. anak yatim. d. sebab hanya Allah yang akan memberi imbalan terbaik. Dengan memperhatikan Surah Hud (11) ayat 51-52. dan membesarkan kita. Berbuat baik kepada kaum kerabat. merawat. Allah memerintahkan untuk berbuat baik kepada orang tua sebab merekalah yang melahirkan. Imbalanku hanyalah dari Allah yang telah menciptakanku. kerabat. sebagai rukun Islam yang utama tentu saja merupakan ibadah kepada Allah. yaitu dengan berbuat dosa. Tidakkah kamu mengerti?” Dan Hud berkata. Sebab manusia memiliki kewajiban untuk saling berbuat baik pada sesama. dan orang miskin (manusia seluruhnya) wajib kita santuni. maka Allah akan memberikan rezekinya dan menambah kekuatan hamba-Nya yang tidak berpaling ke jalan yang sesat. Ibadah itu berhubungan dengan kegiatan-kegiatan manusia.Ayat ini berhubungan dengan prestasi manusia dan ibadah kepada Allah. allah juga memerintahkan untuk menjalin hubungan baik dengan sesama. Beibadah kepada Allah lebih dilihat dari tingkah laku seorang muslim 12 . Firman Allah dalam Surah Hud (11) : 51-52. yaitu berbuat baik kepada sesama. Dia akan menambahkan kekuatan di atas kekuatanmu. anak yatim dan orang miskin. Jadi. yang artinya: Wahai kaumku! Aku tidak meminta imbalan kepadamu atas (seruanku) ini. Dan menunaikan zakat. dan janganlah kamu berpaling menjadi orang yang berdosa” Nabi dan rasul tidak meninta imbalan atas usahanya menyeru ke jalan Allah. “Wahai kaumku! Memohonlah ampunan kepada Tuhanmu lalu bertobatlah kepadanya.

karena tingkah laku merupakan cerminan dari ketaatan ibadah kepada Allah. gelar ini dipegang oleh seluruh umat manusia. khususnya umat Islam. Allah juga memerintahkan agar tidak berbuat dosa. namun setelah nabi Muhammad berpulang ke rahmatullah. AL-Anbiya (21) : 107) Dan (ingatlah) pada hari (ketika) kami bangkitkan pada setiap umta seorang saksi atas mereka dari mereka sendiri. serta rahmat dan kabar gembira bagi orang yang berserah diri (muslim). An-Nahl (16) : 89) Ayat tersebut dijelaskan bahwa Nabi Muhammad diutus Allah sebagai pembawa rahmat bagi seluruh alam. Allah akan memberi rahmat kepada manusia berupa prestasi apabila kita beriman kepadanya dengan cara berbakti kepada-Nya. rahmat serta kabar gembira bagi orang yang berserah diri 13 . (QS. Firman Allah Dan kami tidak mengutus Engkau (Muhammad) melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam. Salah sattu cara beribadah ataupun berbakti kepada Allah ialah dengan memohon hanya kepada Allah dan bertobat kepada-Nya. Allah menjadikan nabi sebagai saksi atas perbuatan umatnya (kaumnya) masingmasing. (QS. Berdasarkan ayat tersebut. dan kami datangkan engkau (Muhammad) menjadi saksi atas mereka.allah pula telah menurunkan kitab Al-Qur’an kepada umat manusia sebagai petunjuk. dapat diketahu bahwa fungsi hidup muslim ialah sebagai rahmatan lil alamin atau rahmat bagi seluruh alam. Fungsi Hidup Muslim a. maka Dia akan menurunkan rezekinya dan menambahkan kekuatan pada hamba-Nya. keselamatan dan ampunan. Dalam hal ini awalnya konteks rahmatan lil alamin ini ditujukan kepada Nabi Muhammad Saw. Dan kami turunkan kitab (Al-Qur’an) kepadamu untuk menjelaskan segala sesuatu sebagai petunjuk. Rahmat di sini mengandung arti luas. diantaranya kebahagiaaan yang hakiki. Pencapaian prestasi itu mencakup semua ibadah kita kepada Allah Swt.

manusia. (QS. dan patu hanya kepada Allah ta’ala. agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan bala tentaranya. An-Naml (27) : 19) Pengertian rahmatan lil alamin menurut ayat tersebut ialah rahmat bagi seluruh lam. dengan menjaga alam dan tidak berbuat kerusakan. dan burung. (AnNaml (27) : 18) Maka dia (Sulaiman) tersenyum lalu tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. sedangkan mereka tidak menyadari”. b. Pengertian dari rahmatan lil alamin bebrdasarkan firman Allah dalam Surah An-Naml (27) : 17-19. khususnya muslim lainnya yang memegang tanggung jawab sebagai rahmatan lil alamin ini. berkatalah seekor semut. “ Wahai semut! Masuklah ke dalam sarang-sarangmu. manusia bertugas membawa kebaikan bagi seluruh alam. tunduk. Nabi Muhammad Saw diutus oleh Allah sebagai rahmat bagi seluruh alam yang bertugas menyeru kepada seluruh umat untuk menyembah. yang artinya: Dan untuk Sulaiman dikumpulkan bala tentaranya dari jin. Sebagai pembawa rahmat. 14 . Dari Surah An-Naml ayat 17-19 ini. “Ya Tuhanku. Setelah Nabi Muhammad tiada maka manusia.kepada-Nya. An-Naml (27) : 17) Hingga ketika mereka sampai di lembah semut. Dan dia berdoa. Petunjuk ini berguna untuk memberikan arah yang benar dan jelas bagi seluruh umat manusia dan untuk memudahkan dalam pelaksanaan peranan hidupnya.  Melaksanakan kerja dengan penuh tanggung jawab dan jangan sampai mengganggu orang lain / makhluk lain. lalu mereka berbaris dengan tertib. banyak sekali pelajaran yang didapat. (QS. Namun tugas sebagai rahmat ini tidak hanya sebatas bagi Nabi Muhammad. tetapi bagi seluruh manusia. antara lain:  Tekun dalam kerja dan menunaikan tugas dengan baik. anugerahkanlah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan agar aku mengerjakan kebajikan yang Engkau ridhoi. dan masukkanlah aku dengan rahmatmu ke dalam golongan hambahamba-Mu yang shaleh”.

Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang yang bebuat kebaikan. untk menjelaskan segala sesuatu. An-Nisa (4) : 175 Kemudian Kami telah memberikan kepada Musa kitab (Taurat) untuk menyempurnakan (nikmat kami) kepada orang yang berbuat kebaikan. dan sebagai petunjuk dan rahmat. Al-A’raf (7) : 56) Dan aku tidak (menyatakan) diriku bebas (dari kesalahan). Maha Penyayang. (QS. kecuali (nafsu) yang diberi rahmat oleh Tuhanku. agar mereka beriman akan adanya pertemuan dengan Tuhannya. Sesungguhnya orang-orang yang beriman. Al-An’am (6) : 154) Dan janganlah engkau berbuat kerusakan di bumi setelah diciptakan dengan baik. maka Allah akan memasukkan mereka ke dalam rahmat dan karunia dari-Nya (surga) dan menunjukkan mereka jalan yang lurus kepadaNya. Allah Maha Pengampun. Memberi peringatan kepada kaum kerabat (sesama muslim) pada waktu yang sesuai sehingga dapat menyelamatkan mereka dari bencana yang akan menimpa.” Ketika dia (raja) telah bercakap-cakap 15 . Untuk mewujudkan fungsi rahmatan lil alamin tersebut dalam kehidupan sehari-hari di dunia ini. Al-Baqarah (2) : 218) Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan berpegang teguh ke[ada (agama)-Nya.  Memohon hanya kepada Allah dan selalu mesyukuri nikmatnya c. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun. dapat dilihat dari ayat-ayat berikut. “Bawalah dia (Yusuf) kepadaku. Yusuf (12) : 53) Dan raja berkata. (QS. Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. karena sesungguhnya nafsu itu selalu mendorong kepada kejahatan. mereka itulah yang mengharapkan rahmat Allah. (QS. Sebab muslim adalah saudara bagi muslim lainnya.  Tunduk dan patuh pada pemimpin yang baik. (QS. Maha Penyayang. dan orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah. (QS. agar aku memilih dia (sebagai orang yang dekat) kepadaku.

” Sessungguhnya malaikat-malaikat Kami mencatat tipu dayamu. Yunus (10) : 21) Dialah Tuhan yang menjadikan kamu dapat berrjalan di daratan. Kami melimpahkan rahmat kepada siaa yang Kami kehendaki dan Kami tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik. mereka segera melakukan segala tipu daya (menentang) ayatayat Kami. (QS. “Sesungguhnya kamu (mulai) hari ini menjadi seorang yang berkedudukan tinggi di lingkungan kami dan dipercaya. “Sekiranya Engkau selamatkan kami dari (bahaya) ini. (Seraya berkata). “Allah lebih cepat pembalasannya (atas tipu daya itu). dan berpengetahuan. (QS. (QS. (dan berlayar) di lautan. maka mereka berdoa dengan tulus ikhlas kepada Allah semata. Katakanlah. selanjutnya kepada Kamilah kembalimu. karena sessungguhnya aku adalah orang yang pandai menjaga. tiba-tiba datanglah badai dan gelombang menimpanya dari segenap penjuru. dan mereka mengira telah terkepung bahaya. Sehingga ketika kamu berada di dalam kapal. Yunus (10) : 23) 16 . pahala akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang beriman. dia (raja) berkata. Yusuf (12) : 57) Dan apabila kami memberikan suatu rahmat kepada manusia setelah mereka ditimpa bencana. Yusuf (12) : 54) Dia (Yusuf) berkata. (QS.dengan dia. kelak akan Kami kabarkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. Yusuf (12) : 55) Dan demikianlah kami memberi kepada Yusuf di negeri ini (Mesir). (QS. pasti kami termasuk orang-orang yang bersyukur”. Yusuf (12) : 56) Dan sungguh. malah mereka berbuat kedzaliman di bumi tanpa (alasan) yang benar. dan meluncurlah (kapal) itu membawa mereka (orang-orang yang ada di dalamnya) dengan tiupan angin yang baik. untuk tinggal di mana saja yang dia kehendaki. “Jadikanlah aku bendaharawan negeri (Mesir). Yunus (10) : 22) Tetapi ketika Allah menyelamatkan mereka. (QS. (QS. itu hanya kenikmatan hidup duniawi. Wahai manusia! Sesungguhnya kedzalimanmu bahayanya akan menimpa dirimu sendiri. dan mereka bergembira karenanya.

Yunus (10) : 24) Berdasarkan ayat-ayat tersebut.” Mereka berkata. datanglah kepadanya adzab Kami pada waktu-waktu malam atau siang. “Aku hendak menjadikan khalifah di bumi. “Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah di sana. di antaranya adal yang dimakan manusia dan hewan ternnak. maka kita haruus mengerjakannya. Berdasarkan firman Allah Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat. lalu Kami jadikan tanamannya seperti tanaman yang sudah disabit. sedangkan kami bertasbih memuji-Mu?” Dia berfirman.Sesungguhnya perumpamaan kehidupan duniawi itu hanya seperti air (hujan) yang Kami turunkan dari langit. seakan-akan belum pernah tumbuh kemarin. Demikianlah Kami menjelaskan tanda-tanda (kekuasaan Kami) kepada orang yang berpikir. cara mewujudkan fungsi hidup meslim dalam kehidupan sehari-hari di dunia ini adalah ketika kita telah mengetahui kalau Islam itu benar.” (QS. Khalifah berarti wakil atau pengganti 17 . melaksanakan Allah dan menjauhi larangannya. Caranya antara lain:  Beriman kepada Allah  Berhijrah dan berjihad di jalan Allah  Berpegang teguh kepada agama Allah  Berbuat kebaikan  Tidak berbuat kerusakan di bumi  Berdoa dan memohon hanya kepada Allah dengan rasa takut dan penuh harap  Tidak melakukan tipu daya Peranan Hidup Muslim a. “Sungguh. Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui. Al-Baqarah (2) : 30) Ayat tersebut menegaskan bahwa Allah Swt menegaskan akan menjadikan manusia sebagai khalifah di muka bumi. dan berhias. dan pemiliknya mengira bahwa mereka pasti menguasainya (memetik hasilnya). lalu turunlah tanaman-tanaman bumi dengan subur (karena air itu). (QS. Hingga apabila bumi itu telah sempurna keindahannya.

Engkaulah Yang Maha Mengetahui. Al-Baqarah (2) : 31) Mereka menjawab. kemudian Dia perlihatkan kepada para malaikat. Mahabijaksana. “Bukankah telah aku katakan kepadamu. Manusia menjadi khalifah memegang mandat Tuhan untuk mewujudkan kemakmuran di muka bumi. Pada ayat di atas tampaklah bahwa Allah menciptakan Adam sebagai manusia pertama yang memiliki kemampuan akal yang sempurna.” (QS. Nabi Adam sebagai manusia pertama yang diciptakan. dan Aku mengetahui apa yang kamu nyatakan dan apa yang kamu sembunyikan. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa Adam adalah manusia pertama yang memiliki nilai-nilai 18 . “Mahasuci Engkau.yang memegang kekuasaan. ilmu pengetahuan. bahwa aku mengetahui rahasia langit dan bumi. diajarkan tentang segala hal. “Sebutkan kepada-Ku semua (benda) ini. Asmaa’ di sini mengandung arti ilmu pengetahuan. nabi Adam pun mampu menyebutkan namanama benda yang ada di langit dan di bumi yang telah diajarkan Allah Swt. Sungguh.” (QS. Dia berfirman. jika kamu yangg benar!” (QS. Al-Baqarah (2) : 34) Jika perhatikan lanjutan Surah Al-Baqarah ayat 31-34. baik apa yang ada di langit dan di bumi. seraya berfirman. Kekuasaan yang diberikan itu bersifat kreatif yang memungkinkan dirinya untuk mengolah serta mendayagunakan segala sesuatu di muka bumi untuk kepentingan hidupnya. “Wahai Adam! Beritahukanlah kepada mereka namanama itu!” Setelah dia (Adam) menyebutkan nama-namanya. namun malaikat tidak. namun Dia selalu bijaksana kepada makhluknya. maka terlihat hubungan antara khalifah dengan asmaa’ (nama-nama) dan aliimun hakiim (Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana) adalah Allah Maha Mengetahui semua ilmu pengetahuan apa yang ada di langit dan di bumi dan dia telah mengajarkan nama itu kepada Nabi Adam as. tidak ada yang kami ketahui selain apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami. Al-Baqarah (2) : 32) Dan (Allah) berfirman. sehingga malaikat sadar bahwa tidak ada yang mereka ketahui kecuali apa yang telah diajarkan Allah Swt. Allah mengetahui segala sesuatu baik yang nampak ataupun disembunyikan. Dan Dia ajarkan kepada Adam nama-nama (benda) semuanya.

Apakah di samping Allah ada tuhan (yang lain)? Sebenarnya mereka adalah orang-orang yang mmenyimpang. (QS. Di sana Allah mempertanyakan Apakah di samping Allah Swt ada tuhan yang lain? Bukankah Dia (Allah) yang menciptakan langit dan bumi dan menurunkan air dari langit untukmu. An-Naml (27) : 60) Bukankah Dia (Allah) telah menjadikan bumi sebagai tempat berdiam. Dalam surah An-Naml (27) : 60-61.kemanusiaan. An-Naml (27) : 61) 19 . tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati”. maka manusia itu tidak akan merasa takut dan bersedih hati. “Turunlah kamu semua dari surga! Kemudian jika benarbenar datang petunjuk-Ku kepadamu. Toto. (QS. 1997) Kami berfirman. membentuk kebudayaannya (Suryana. Al-Baqarah (2) : 38) Hubungan antara khalifah dan hudan (petunjuk) adalah bahwa khalifah akan diberi petunjuk / pedoman / hidayah dari Allah yang apabila benar-benar diikuti aleh manusia sebagai khalifah di bumi. sehingga Dia (Allah) menjamin bahwa hamba-Nya tidak akan bersedih hati atau pun ada rasa takut dalam dirinya. Allah tidak akan meninggalkan hambanya yang mengikuti jalannya / petunjuknya. Dari pernyataan tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa peranan hidup yang diharapkan dilaksanakan oleh seorang muslim adalah sebagai khalifah di bumi yang bertugas melindungi dan memakmurkan bumi dengan memanfaatkan segala potensi yang ada yang telah diajarkan dan diberikan oleh Allah Swt dengan mengikuti petunjuk yang telah diberikan oleh Allah Swt. b. lalu Kami tumbuhkan dengan air itu kebun-kebun yang berpemandangan indah? Kamu tidak akan mampu menumbuhkan pohonpohonnya. Allah telah menegaskan penciptaannya dan memberikan berbagai rahmat. Dengan itu manusia. yang menjadikan gunung-gunung untuk (mengukuhkan)nya dan yang menjadikan suatu pemisah antara dua laut? Apakah di samping Allah ada tuhan (yang lain)? Sebenarnya kebanyakan mereka tidak mengetahui. dkk. (QS. maka barangsiapa mengikuti petunjukKu. yang menjadikan sungai-sungai di celah-celahnya.

Bukankah Dia (Allah) yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila dia berdoa kepada-Nya. ditegaskan oleh Allah Swt tentang “Penciptaan langit dan bumi dan pemberian rahmat-Nya. Allah menantang hamba-Nya yang ingkar untuk menunjukkan bukti bahwa ada tuhan yang lain yang telah memberikan rezeki seperti apa yang Allah berikan. dan menjadikan manusia sebagai khalifah di bumi. “Kemukakanlah bukti kebenaranmu. (QS. jika kamu orang yang benar”. dan menjadikan kamu sebagai khalifah di bumi. juga mempertanyakan Apakah di samping Allah Swt ada tuhan yang lain? Kemudian disebutkan bahwa Amat sedikit lah kamu berdzikir. An-Naml (27) : 63) Bukankah Dia (Allah) yang menciptakan (makhluk) dari permulaannya. Karena bukti-bukti yang nyata itu.Demikian pula dalam ayat 62. (QS. Bukankah Dia (Allah) yang memberi petunjuk kepada kamu daam kegelapan di daratan dan di lautan dan yang mendatangkan angin sebagai kabar gembira sebelum (kedatangan) rahmat-Nya? Apakah di samping Allah ada tuhan (yang lain)? Maha tinggi Allah terhadap aa yang mereka persekutukan. Allah telah menerangkan bahwa Dialah yang telah menciptakan langit dan bumi dan menurunkan rahmat kepada makhluknya. kemudian mengulanginya (lagi) dan yang memberikan rezeki kepadamu dari langit dan bumi? Apakah di samping Allah ada tuhan (yang lain)? Katakanlah. Allah mempertegas dan menegur orang-orang yang mempersekutukan dan berpaling dari-Nya. Allah Swt menegaskan bahwa Dia memperkenankan doa. memperkenankan doa. An-Naml (27) : 64) Dari ayat-ayat tersebut. (QS. dan menghilangkan kesusahan dan menjadikan kamu (manusia) sebagai khalaifah (pemimpin) di bumi? Apakah di samping Allah ada tuhan (yang lain)? Sedikit sekali (nikmat Allah) yang kamu ingat. 20 . dan menjadikan kamu sebagai khalifah” di satu sisi dengan pertanyaan “Apakah di samping Allah Swt ada tuhan yang lain? Dan amat sedikitlah kamu berdzikir?” di sisi yang lain. An-Naml (27) : 62) Demikian juga dalam ayat 63-64. memperkenankan doa.

karena itu mohonlah ampunan kepada-Nya. dan siapa yang mampu menjalani ujiannya dengan selalu bersyukur atas nikmat-Nya. Dia Maha Pengampun. Derajat manusia yang sama-sama berperan sebagai khalifah di muka bumi bisa lebih tinggi dari yang lainnya karena keimanannya. meminta kaumnya untuk beribadah kepada Allah Swt dan menegaskan bahwa Dia telah:  Menciptakan kamu (manusia) dari bumi (tanah)  Memberikan kewajiban kepada manusia sebagai pemakmur bumi  Menyuruh manusia selalu beristighfar dan bertaubat  Menyatakan dekat dengan manusia dan memperkenankan doa Kemudian dalam Surah Al-An’am (6) : 165 Dan dialah yang menjadikan kamu sebagai khalifah-khalifah di bumi dan Dia mengangkat (derajat) sebagian kamu di atas yang lain. Al-An’am (6) : 160) 21 . Mereka sedikit pun tidak dirugikan (didzalimi). Kemudian perhatikan Surah Al-An’am (6) : 160-162 Barangsiapa berbuat kebaikan mendapat balasan sepuluh kali lipat amalnya. Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang bersyukur atas nikmatnya. Dia berkata. Firman Allah: Dan kepada kaum Samud (kami utus) saudara mereka. Maha Penyayang. tidak ada tuhan bagimu selain Dia. Di situ kita temui pernyataan Dia menjadikan khalifah di muka bumi dan menegaskan sebagian manusia derajatnya lebih tinggi dari sebagian yang lain. Sesungguhnya Tuhanku sangat dekat (rahmat-Nya) dan memperkenankan (doa hamba-Nya). Dia telah menciptakanmu dari bumi (tanah) dan menjadikanmu pemakmurnya. Nabi Shaleh As. untuk mengujimu atas (karunia) yang diberikan-Nya kepadamu. (QS. Sesungguhnya Tuhanmu sangat cepat memberi hukuman dan sungguh.” (QS. Saleh. kemudian bertobatlah kepada-Nya. “ Wahai kaumku! Sembahlah Allah. maka Allah akan mengangkat derajatnya. Dan barangsiapa berbuat kejahatan dibalas seimban dengan kejahatannya. Allah akan memberikan karunia kepada hamba-Nya untuk menguji mereka. Hud (11) : 61) Dalam Surah Hud (11) : 61.c.

serta tidak berbuat kerusakan. hidupku. (QS. dan matiku hanyalah untuk Allah. menunaikan zakat. (QS. kita akan selalu ingat kepada Allah Swt dan semakin dekat dengan-Nya sehingga kita akan segera bertaubat. agama yang benar. Dia (Ibrahim) tidak termasuk orang-orang musyrik. beristighfar. dan bertaubat serta memakmurkan bumi agar manusia mampu berperan sebagai khalifah Allah Swt di muka bumi. agama Ibrahim yang lurus. d. Dengan dzikir. Tuhan seluruh alam”. “Sesungguhnya Tuhanku telah memberiku petunjuk ke jalan yang lurus. memohon ampunan kepadaNya jika melakukan dosa.Katakanlah (Muhammad). Beberapa langkah bagaimana cara mengefektifkan peranan hidup seorang muslim berdasarkan hasil analisis dan sintesis pada butir-butir di atas. antara lain:  Beriman kepada Allah  Berhijrah dan berjihad di jalan Allah  Berpegang teguh kepada agama Allah  Berbuat kebaikan  Tidak berbuat kerusakan di bumi  Berdoa dan memohon hanya kepada Allah dengan rasa takut dan penuh harap  Mengimami bahwa tiada tuhan selain Allah  Selalu mengikuti petunjuk yang telah diberikan oleh Allah Swt  Shalat. Allah selalu memperkenankan doa hambanya yang memohon kepada-Nya. 22 . senantiasa berdzikir. Al-An’am (6) : 161) Katakanlah (Muhammad). Al-An’am (6) : 162) Dengan memperhatikan Surah Al-An’am (6) : 160-162 dan Hud (11) : 61. Sesungguhnya Allah selalu memperkenankan doa hamba-hamba-Nya. ibadahku.”Sesungguhnya shalatku. berdzikir. dan bertaubat kepada-Nya  Berbuat kebajikan dan meninggalkan keburukan  Bersyukur atas nikmat Allah Swt  Tidak melakukan tipu daya  Memakmurkan dan melindungi bumi. hubungan antara berdoa.

 Memiliki sifat alimun hakim. tunduk dan patuh hanya kepada Allah Swt. Cara mewujudkan fungsi tersebut yang 23 . Selain itu juga bertugas menyeru kepada seluruh umat untuk menyembah. kedamaian. Setelah mengetahui tujuannya tersebut. dan kebaikan bagi makhluk dan alam di sekitarnya. manusia diharapkan dapat membawa kebahagiaan. agar mendapatkan ridho-Nya. Berdasarkan fungsi hidup seorang muslim tersebut. yaitu dengan beribadah kepada-Nya. setelah itu dia baru bisa menjalankan hidupnya dengan baik dan terarah. KESIMPULAN DAN SARAN Tujuan Hidup Muslim Dari pembahasan yang ada pada bab sebelumnya. maka seorang muslim dapat menjalani hidupnya dengan terarah karena telah mengetahui tujuan hidupnya. khususnya seorang muslim harus mengetahui tujuan hidupnya terlebih ddahulu. Saran yang dapat diberikan pada pembahasan ini hanya satu. Sebagai pembawa rahmat. di antaranya kebahagiaan yang hakiki. manusia hendaknya dapat melaksanakan fungsinya dengan baik. keselamatan dan ampunan. Hal ini dijelaskan dalam Al-Qur’an Surah Adz-Dzariyat (51) : 56. dapat ditarik kesimpulan bahwa tujuan hidup muslim adalah beribadah dan menyembah hanya kepada Allah Swt semata. yaitu sebagai rahmatan lil alamin atau rahmat bagi seluruh alam. Fungsi Hidup Muslim Fungsi hidup seorang muslim telah disebutkan di dalam Al-Qur’an Surah AlAnbiya (21) : 107. Rahmat di sini mengandung arti luas. Untuk mencapai tujuan hidup tersebut. yaitu manusia. Allah Swt. berilmu dan bijaksana IV. seorang muslim akan berusaha mendekatkan diri kepada penciptanya.

Sebagai khalifah di bumi. Peranan hidup yang diharapkan dilaksanakan oleh seorang muslim adalah sebagai khalifah di bumi. manusia harus mengetahui tujuan hidupnya terlebih dahulu dan megetahui dan menjalankan fungsi hidupnya dengan baik. Peranan Hidup Muslim Peranan hidup muslim diterangkan dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah (2) : 3034. terutama pada ayat 30. fungsi dan peranannya. yaitu menyembah hanya kepada Allah Swt. manusia dapat menjalankan fungsinya dengan baik dan dapat mencapai tujuannya. maka seorang muslim harus selalu mempelajari tujuan. Dengan iman yang kokoh. Peranan tersebut dapat terlaksana jika manusia mampu mengikuti petunjuk yang telah diberikan oleh Allah Swt. Untuk itu diperlukan pemahaman yang benar tentang masalah keagamaan dalam kehidupannya. seorang muslim bertugas melindungi dan memakmurkan bumi dengan memanfaatkan segala potensi yang ada yang telah diajarkan dan diberikan oleh Allah Swt.pertama harus diliki manusia ialah beriman kepada Allah. Agar mendapatkan pemahaman yang benar. 24 . Untuk menjalankan peranan hidupnya dengan baik. Kemudian menjalankan fungsi dan peranannya agar dapat mencapai tujuannya.

Memahami dan Mendalami Ajaran Al-Qur’an Jilid IA. Bandung.A. Suryana. Aziz. Departemen Agama RI.DAFTAR PUSTAKA Al-Qur’an dan Terjemahannya. 132 hlm. 239 hlm. 1990. Al-Qur’an dan Terjemahannya Edisi Tahun 2002. Pendidikan Agama Islam Untuk Perguruan Tinggi. 1997. 1133 hlm. 1995. Jakarta. Tiga Mutiara. Cijantung. 641 hlm. 2007. 25 . Departemen Agama RI dan Kerajaan Saudi Arabia. Bangkit Daya Insana. M. Toto.

FUNGSI HIDUP MUSLIM. PRESENSI 02 26 . DAN PERANAN HIDUP MUSLIM (LAPORAN HASIL DISKUSI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM) OLEH MELINDA OKTAFIANI 1114111034 NO.TUJUAN HIDUP MUSLIM.

Saya ucapkan terima kasih kepada dosen pembimbing dan semua pihak yang membantu dalam menyelesaikan laporan ini. Laporan ini disusun sebagai tugas akhir untuk mengikuti Ujian Akhir Semester Peendidikan Agama Islam. Dalam laporan ini saya sertai dengan penjelasan yang diperoleh dari beberapa sumber dan mengacu pada ayat-ayat Alquran yang mendukung. Laporan ini membahas tentang Tujuan Hidup Muslim. karena kekurangan adalah milik manusia dan kesempurnaan hanyalah milik Allah. Besar harapan saya laporan ini dapat bermanfaat bagi semua pihak. dan Peranan Hidup Muslim. Akhir kata saya mohon maaf atas kesalahan yang terdapat dalam laporan ini. Shalawat beserta salam kita haturkan kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad Saw beserta para sahabat dan pengikutnya yang Insya Allah tetap istiqomah hingga akhir zaman. Fungsi Hidup Muslim. Tanpa ridho dan kasih sayang serta petunjuk dari-Nya tugas ini tidak dapat diselesaikan. 27 . untuk itu saya mengharapkan kritik dan saran agar laporan ini dapat menjadi lebih baik lagi.JURUSAN BUDIDAYA PERAIRAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITASS LAMPUNG 2011 KATA PENGANTAR Bissmillahirrahmanirrahim Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Alhamdulillahirrobbil ‘alamin Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah Swt yang atas berkat rahmat dan nikmatnya maka Laporan Hasil Diskusi Pendidikan Agama Islam ini dapat diselesaikan tepat waktu.

..1.3 Peranan Hidup Muslim……………………………………………. Peranan Hidup Muslim…………………………………………….1 Tujuan Hidup Muslim……………………………………………………… 3.1..……………… DAFTAR ISI………………………………………………………………………..1 Latar Belakang 1.3 Peranan Hidup Muslim…………………………………………………….. 1 4 6 i ii 7 7 7 III.2 2.1 2.3 Peranan Hidup Muslim……………………………………………………. PENDAHULUAN 1.1...1 Tujuan Diskusi 2.1. 1.1.. DAFTAR PUSTAKA………………………………………………………………. .3 Tujuan Hidup Muslim……………………………………………. IV. Desember 2011 Melinda Oktafiani NPM. Fungsi Hidup Muslim…………………………………………….1114111034 DAFTAR ISI KATA PENGANTAR…………………………………………….. CAPAIAN KOMPETENSI 2. I.2 Fungsi Hidup Muslim……………………………………………………… 3... 23 4...1 Tujuan Hidup Muslim……………………………………………………. HASIL DAN PEMBAHASAN 3..1.Bandar Lampung.. 1....2 Fungsi Hidup Muslim……………………………………………………. II. 28 23 24 25 8 13 17 .1 Tujuan Hidup Muslim…………………………………………….... KESIMPULAN DAN SARAN 4. 4..2 Fungsi Hidup Muslim…………………………………………….

LAMPIRAN 29 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful