MODUL 13 AKUNTANSI PERBANKAN SYARIAH

AKUNTANSI UNTUK IJARAH
Dosen

S A F I R A, SE. Ak. M.Si

PROGRAM KELAS KARYAWAN FAKULTAS EKONOMI JURUSAN AKUNTANSI UNIVERSITAS MERCU BUANA 2012

‘12

1

Akuntansi Perbankan Syariah Safira SE,Ak,M.Si

Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana

Pada akad murabahah. yaitu adanya pendapatan sewa yang relatif tetap. yaitu : 1. sedangkan yang akad ijarah. pendidikan. Dibandingkan dengan investasi. 2. Kendati mengandung kelebihan dibandingkan transaksi jual beli maupun investasi. pada transaksi ijarah dan IMBT. seperti jasa kesehatan. objek transaksi dapat berupa jasa. transaksi ini memiliki beberapa keunggulan jika dibandingkan dengan jenis akad lainnya. dalam waktu tertentu dengan pembayaran upah sewa (ujrah).Si Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . Bagi bank syariah. akad ijarah mengandung risiko usaha yang lebih rendah. Ijarah muntahiyah bittamlik (IMBT) adalah akad sewa-menyewa antara pemilik obyek sewa dan penyewa untuk mendapatkan imbalan atas obyek sewa yang disewakannya dengan ”opsi perpindahan hak milik” obyek sewa pada saat tertentu sesuai dengan akad sewa. Ijarah adalah transaksi sewa menyewa atau sebuah aset. tanpa diikuti dengan pemindahan kepemilikan atas barang itu sendiri. Dalam transaksi ijarah yang ditekankan atau yang menjadi obyek jaminan transaksi adalah penggunaan manfaat atas sebuah aset.AKUNTANSI UNTUK IJARAH Pendahuluan Dari segi bahasa Ijarah berasal dari “al Ajru”= al ‘Iwadhu (ganti/kompensasi). Ijarah adalah akad sewa-menyewa antara pemilik ma’jur (obyek sewa) dan musta’jir (penyewa) untuk mendapatkan imbalan atas obyek sewa yang disewakannya. objek transaksi haruslah berupa barang. ketenaga kerjaan. melekat konsekuensi yang harus ditanggung oleh bank sebagai pemberi sewa. ‘12 2 Akuntansi Perbankan Syariah Safira SE.Ak. pariwisata. dan lainnya yang tidak bertentangan syariah. akad ijarah lebih fleksibel dalam hal objek transaksi.M. Pengertian Ijarah berdasarkan PSAK 107 Ijarah adalah akad pemindahan hak guna (manfaat) atas suatu barang atau jasa. Dibandingkan dengan akad murabahah.

Jumlah. manfaat tersebut dibenarkan agama / halal manfaat tersebut dapat dinilai dan diukur / diperhitungkan manfaatnya dapat diberian kepada pihak yang menyewa Ma’jur wajib dibeli Musta’jir ijarah dengan wa’ad ‘12 3 Akuntansi Perbankan Syariah Safira SE. Pemilik obyek sewa dapat meminta penyewa menyerahkan jaminan atas ijarah untuk menghindari risiko kerugian.Si Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana .M. Ijarah muntahiyah bittamlik (IMBT) adalah perpindahan kepemilikan obyek ijarah pada saat tertentu. penjualan pada akhir masa sewa dengan pembayaran tertentu yang disepakati pada awal akad. b. penjualan secara bertahap sebesar harga tertentu yang disepakati dalam akad. Ma’jur (barang/obyek sewa) ada manfaatnya : a. Ma’jur / barang atau obyek sewaan 4. dan 4. hibah. d. Pihak yang terlibat harus saling ridha 2. Perpindahan hak milik obyek sewa kepada penyewa dalam ijarah muntahiyah bittamlik dapat dilakukan dengan : 1.Ak.Jadi Ijarah dimaksudkan untuk mengambil manfaat atas suatu barang atau jasa (mempekerjakan seseorang) dengan jalan penggantian (membayar sewa atau upah sejumlah tertentu). Rukun Ijarah adalah : 1. penjualan sebelum akad berakhir sebesar harga yang sebanding dengan sisa cicilan sewa. 2. Ijab Qabul Syarat-syarat Ijarah adalah : 1. Mu’ajjir / pemilik barang 3. Ajran atau Ujrah / harga sewa atau manfaat sewa 5. c. ukuran dan jenis obyek sewa harus jelas diketahui dan tercantum dalam akad. Musta’jir / penyewa 2. 3.

Bertaqwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah mengetahui apa yang kamu perbuat” b.a. berkata : ”Dahulu kami menyewa tanah dengan jalan membayar dari tanaman yang perak”.M.Ak.Si Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . Al-Quran Surat Al-Baqarah ayat 233 yang artinya : ”Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Hal ini dapat kita baca dalam ketentuan Pasal 1 ayat (13) yang mendefenisikan mengenai Prinsip tumbuh. Hadist Sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abb bahwa Nabi Muhammad SAW mengemukakan : ”Berbekamlah kamu. berupa kebolehan seorang muslim untuk membuat dan melaksanakan akad ijjarah atau perjanjian sewa-menyewa. Landasan Hukum Positif Landasan produk ijarah dalam hukum positif dapat kita jumpai dalam Undang-undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perubahan Atas Undangundang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan. c. Juga dapat dilihat dalam hadist yang diriwayatkan oleh Abu Daud dan An Nasa’i dari Abi Waqqash r.Landasan hukum akad sewa menyewa (Ijarah) dalam praktik perbankan syariah : 1. Lalu Rasulullah melarang kami cara itu dan memerintahkan kami agar membayarnya dengan uang emas atau ‘12 4 Akuntansi Perbankan Syariah Safira SE. 2. kemudian berikanlah olehmu upahnya kepada tukang bekam itu”. Ijmak Mengenai ijarah ini juga sudah mendapatkan ijmak ulama. Landasan syariah a.

Jasa untuk membayar ongkos : a. ruko. laut dan udara.27/DSN-MUI/III/2002 tanggal 28 Maret 2002. gedung. • • • ‘12 5 Akuntansi Perbankan Syariah Safira SE.Ak. Terjadi kerusakan aset Penyewa tidak dapat membayar sewa. dan lain-lain. 4. dan lain-lain 3. aset teap. Angkut dan transportasi.M. Jenis barang / jasa yang dapat disewakan 1. Dewan Syariah Nasional menetapkan aturan tentang Ijarah sebagaimana tercantum dalam fatwa Dewan Syariah Nasional nomor 09/DSN-MUI/IV/2000 tertanggal 13 April 2000. dan sebagainya Berakhirnya akad Ijarah • • Periode akad sudah selesai sesuai perjanjian Periode akad belum selesai tetapi pemberi sewa dan penyewa sepakat menghentikan akad Ijarah. Sedangkan fatwa yang berkaitan dengan al-Ijarah Muntahiyah alBittamlik (IMBT) sebagaimana tercantum dalam Fatwa Dewan Syariah Nasional No. Kecuali akadnya adalah upah menyusui maka bila sang bayi atau yang menyusui meninggal maka akadnya menjadi batal.Si Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . Hotel d. Barang modal. Tenaga kerja c. Kalau ahli waris merasa tidak masalah maka akad tetap berlangsung.Syariah. alat-alat berat. kantor. 2. Salah satu pihak meninggal dan ahli waris tidak berkeinginan untuk meneruskan akad karena memberatkannya. Barang kendaraan transportasil darat. Secara eksplisit ujarah dan ijarah dan ijarah wa’iqtina merupakan salah satu produk pembiayaan dalam perbankan syariah. Uang sekolah / kuliah b. misalnya bangunan. Barang produksi : mesin.

Si Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . membayar sewa pada 3. Selama penggunaan objek sewa. Berbagai informasi yang diberikan selanjutnya diverifikasi kebenarannya dan dianalisis kelayakannya oleh bank syariah. Menggunakan objek ijarah Nasabah sebagai penyewa 2.Alur Transaksi Ijarah dan IMBT Banksyariah sebagai pemberi sewa Barang/jasa 1. 3. Sebagaimana difatwakan oleh DSN. Nasabah menggunakan barang atau jasa yang disewakan sebagaimana yang telah disepakati dalam kontrak. bank selanjutnya menyediakan objek sewa yang akan digunakan oelh kepada nasabah. Mengalihkan hak milik barang ijarah pada akhir masa sewa (khusus IMBT) Penjelasan : 1. Sekiranya terjadi kerusakan bukan karena ‘12 6 Akuntansi Perbankan Syariah Safira SE. Bagi nasabah yang layak.Ak.M. membeli barang/jasa pada pemasok OBJEK IJARAH (Barang/Jasa) 5. Negosiasi dan akad ijarah 4. 2. Nasabah mengajukan permohonan ijarah dengan mengisi formulir permohonan. selanjutnya diadakan perikatan dalam bentuk penandatangan kontrak ijarah atau IMBT. Bank dapat mewakilkan kepada onasabah untuk mencari langsung barang dan jasa yang akan disewa nasabah untuk selanjutnya dibeli atau dibayar oleh bank syariah. onasabah menjaga dan menanggung biaya pemeliharaan barang yang disewa sesuai kesepakatan.

tetapi pengeluarannya dapat dilakukan oleh pemilik secara langsung atau dilakukan oleh penyewa atas persetujuan pemilik. maka bank syariah sebagai pemberi sewa akan menanggung biaya perbaikannya. Pengukuran. Pada transaksi IMBT. Dr. Pengakuan. utang b. Nasabah menyewa membayar fee sewa kepada bank syariah sesuai dengan kesepakatan akad sewa. a. 4. 5. Biaya Penyusutan Cr. setelah masa ijarah selesai. Pendapatan Sewa xxx xxx xxx xxx xxx xxx Jurnal untuk pencatatan pendapatan sewa: Biaya Perbaikan Obyek Ijarah: adalah tanggungan pemilik.Si Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . Aset Ijarah Cr.kesalahan penyewa.107 (2007) menjelaskan pengakuan dan pengukuran ijarah dan IMBT sebagai berikut : Akuntansi Pemilik (Mu'jir) • Jurnal untuk mencatat perolehan aset ijarah: Dr. Kas/Utang • Jurnal untuk pencatatan penyusutan: Dr.M. dan Penyajian Ijarah dan IMBT PSAK No. Jika perbaikan rutin yang dilakukan oleh penyewa dengan persetujuan pemilik maka diakui sebagai beban pemilik. Kas/ Piutang Sewa Cr. maka akan dicatat penyewa ‘12 7 Akuntansi Perbankan Syariah Safira SE. Akumulasi Penyusutan • Dr.Ak. bank sebagai pemilik barang dapat melakukan pengalihan hak milik kepada penyewa. xxx xxx jika perbaikan tidak rutin atas obyek Ijarah yang dilakukan oleh penyewa diakui pada saat terjadinya. Biaya Perbaikan Cr.

Dr. Dr. Asset Ijarah * jika nilai buku lebih besar dari harga jual ** jika nilai buku lebih kecil dari harga jual (c) penjualan setelah selesai masa akad. Kas Dr. Keuntungan** Cr. Kerugian* Cr. maka selisih antara harga jual dan jumlah tercatat objek Ijarah diakui sebagai keuntungan atau kerugian. Akumulasi Penyusutan Dr. Kas Dr. Kerugian* Dr. maka selisih antara harga jual dan jumlah tercatat objek ijarah diakui sebagai keuntungan atau kerugian. Beban Ijarah Dr. Asset Ijarah * jika nilai buku lebih besar dari harga jual xxx xxx xxx xxx xxx xxx xxx xxx xxx ‘12 8 Akuntansi Perbankan Syariah Safira SE. maka jumlah tercatat objek Ijarah diakui sebagai beban.c.M. Kas/utang/Perlengkapan Perpindahan kepemilikan objek Ijarah dalam Ijarah mutahiyah bittamlik dengan cara: (a) hibah. sebesar sisa cicilan sewa atau jumlah yang disepakati. Dr.Ak. Aset Ijarah xxx xxx xxx (b) penjualan sebelum berakhirnya masa. Dalam Ijarah muntahiya bittamlik melalui penjualan secara bertahap. Keuntungan ** Cr. Biaya Perbaikan xxx xxx Cr.Si Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . Dr. biaya perbaikan obyek Ijarah yang dimaksud dalam huruf (a) dan (b) ditanggung pemilik maupun penyewa sebanding dengan bagian kepemilikan masing-masing atas obyek Ijarah. Akumulasi Penyusutan xxx Cr. Akumulasi Penyusutan Cr.

c. Dr. Aset Ijarah * jika nilai buku lebih besar dari harga jual ** jika nilai buku lebih kecil dari harga jual (ii) bagian objek ijarah yang tidak dibeli penyewa diakui sebagai asset tidak lancar atau asset lancar sesuai dengan tujuan penggunaan asset tersebut. maka: (i) selisih antara harga jual dan jumlah tercatat sebagian objek ijarah yang telah dijual diakui sebagai keuntungan atau kerugian. misalnya ijarah lanjut. Keuntungan ** Cr. Kerugian * Dr. ‘12 9 Akuntansi Perbankan Syariah Safira SE.Si Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . pendapatan ijarah disajikan secara neto setelah dikurangi beban- beban yang terkait. beban pemeliharaan dan perbaikan. Aset Ijarah • xxx xxx xxx xxx xxx xxx xxx xxx Penyajian. (ii) pembatasan-pembatasan. Dr. misalnya beban penyusutan. (iii) agunan yang digunakan (jika ada).Ak. pemilik mengungkapkan dalam laporan keuangan terkait transaksi ijarah dan ijarah muntahiyah bittamlik. b.** jika nilai buku lebih kecil dari harga jual (d) penjualan objek ijarah secara bertahap. dan sebagainya • Pengungkapan. tetapi tidak terbatas. nilai perolehan &akumulasi penyusutan setiap kelompok asset ijarah. penjelasan umum isi akad yang signifikan yang meliputi tetapi tidak terbatas pada: (i) keberadaan wa’ad/pengalihan kepemilikan dan mekanisme yang digunakan (jika ada). Aset Lancar/tidak lancar Dr.M. pada: a. Akumulasi Penyusutan Cr. Akumulasi Penyusutan Cr. Kas Dr. keberadaan transaksi jual-dan-ijarah (jika ada).

M. • Untuk pengakuan sewa diukur sebesar jumlah yang harus manfaat yang telah diterima. • Biaya pemeliharaan obyek Ijarah yang disepakati dalam akad menjadi tanggungan penyewa diakui sebagai beban pada saat terjadinya. Dr. biaya pemeliharaan obyek Ijarah yang menjadi beban penyewa akan meningkat sejalan dengan peningkatan kepemilikan obyek Ijarah. Beban Sewa Cr. Beban Pemeliharaan Ijarah Cr.Kas/Utang xxx xxx dibayar atas diterima.Akuntansi Penyewa (Musta'jir) • Beban sewa : diakui selama masa akad pada saat manfaat atas asset telah Dr. • Jika perbaikan tidak rutin atas obyek Ijarah yang dilakukan oleh penyewa xxx xxx diakui pada saat terjadinya.Si Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . Kas/utang/perlengkapan • xxx xxx Jurnal atas biaya pemeliharaan yang menjadi tanggungan pemberi sewa tapi xxx xxx dibayarkan terlebih dahulu oleh penyewa Dr Piutang Cr kas/ utang/perlengkapan Perpindahan Kepemilikan: dalam Ijarah muntahiyah bittamlik dengan cara: (a) hibah. Kas/utang/perlengkapan • Dalam Ijarah muntahiyah bittamlik melalui penjualan obyek Ijarah secara bertahap. Beban Pemeliharaan Ijarah Cr. Dr. maka penyewa mengakui asset dan keuntungan sebesar nilai wajar objek Ijarah yang diterima. Jurnal: Dr.Ak. Asset Non Kas (Eks Ijarah) xxx ‘12 10 Akuntansi Perbankan Syariah Safira SE.

Dr. Kas xxx xxx (c) pembelian setelah masa akad berakhir. maka penyewa mengakui asset sebesar pembayaran yang disepakati. misalnya ijarahlanjut. tetapi tidak terbatas. Kas xxx xxx pembelian objek Ijarah secara bertahap.M. pada: a. dan b.Ak. pada: (ii) keberadaan wa’ad pemilik untuk pengalihan kepemilikan dan mekanisme yang digunakan (jika ada) (iii) pembatasan-pembatasan. Asset Non Kas (Eks Ijarah) Cr. Dr. (iv) agunan yang digunakan (jika ada). Penjualan dan penyewaan kembali ‘12 11 Akuntansi Perbankan Syariah Safira SE. Kas /Utang xxx xxx Pengungkapan. Keuntungan xxx (b) pembelian sebelum masa akad berakhir. penyewa mengungkapkan dalam laporan keuangan terkait transaksi ijarah dan ijarah muntahiyah bittamlik. Asset Non Kas (Eks Ijarah) Cr. maka penyewa mengakui asset sebesar pembayaran sisa cicilan sewa atau jumlah yang disepakati.Si Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . keberadaan transaksi jual-dan-ijarah dan keuntungan atau kerugian yang diakui (jika ada transaksi jual dan ijarah). Dr.Cr. Asset Non Kas (Eks Ijarah) Cr. maka penyewa mengakui asset sebesar biaya perolehan objek Ijarah yang diterima. (i) penjelasan umum isi akad yang signifikan yang meliputi tetapi tidak terbatas total pembayaran.

2008. Akad & Produk Bank Syariah. 2007. Jakarta Harahap. Adiwarman A.M. Jika bank menjual aktiva kepada nasabah dan menyewanya kembali. Akuntansi Perbankan Syariah. Nurahayati. P3EI Press. Rifqi. 2007. Salemba Empat. Gadjah Mada University press.1) 2) Jika nasabah menjual aktiva kepada bank dan menyewanya kembali. keuntungan atau kerugian penjualan aktiva dialokasikan sebagai penyesuaian terhadap beban ijarah selama masa akad jika penyewaan kembali dilakukan secara IMBT Sewa dan penyewaan kembali Jika bank menyewakan kepada nasabah aktiva yang sebelumnya disewa oleh bank dari pihak ketiga. Akuntansi Keuangan Syariah : Konsep dan Implementasi PSAK Syariah . RajaGrafindo Persada. LPFE – Usakti. Sofyan Syafri.Si Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . Abdul Ghofur. IAI. Jakarta PSAK 107. maka perlakuan akuntansi bank sebagai penyewa diterapkan sebagai berikut : (a). maka perlakuan akuntansi bank sebagai pemilik obyek sewa dan penyewa diterapkan. Sri dan Wasilah. dkk. RajaGrafindo Persada. Akuntansi Syariah di Indonesia Edisi 2. keutungan atau kerugian penjualan aktiva diakui bank pada saat terjadinya transaksi penjualan jika penyewaan kembali dilakukan secara ijarah. Jakarta Karim. ‘12 12 Akuntansi Perbankan Syariah Safira SE. dan (b). Akuntansi Ijarah. Perbankan Syariah di Indonesia.Ak. Yogyakarta. 2006. Beban pemeliharaan akan disajikan dilaporan laba rugi tahun berjalan Referensi :        Anshori. 2009. maka perlakuan akuntansi bank sebagai pemilik obyek sewa diterapkan. Jakarta Muhammad. Bank Islam Analisis Fiqih dan Keuangan. Yogyakarta Ascarya. 2007.

  Wiyono.Si Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . Jakarta. Yaya. Slamet. 2005. Rizal. Grasindo.Ak. Salemba Empat. Jakarta. dkk. 2009. Cara Mudah Memahami Akuntansi Perbankan Syariah Berdasar PSAK dan PAPSI . Akuntansi Perbankan Syariah : Teori dan Praktik Kontemporer.M. ‘12 13 Akuntansi Perbankan Syariah Safira SE.