P. 1
Diharapkan kepada mahasiswa, khususnya mahasiswa keperawatan agar dapat mengerti, memahami dan dapat menjelaskan tentang penyakit alzheimer yang pada akhirnya mampu melakukan segala bentuk pencegahan demi menekan angka insidensi penyakit alzheimer ini. Selain itu, mahasiswa juga diharapkan lebih banyak menggali kembali informasi tentang hal yang terkait dengan itu untuk mengetahui dan memperoleh informasi yang lebih dalam lagi.

Diharapkan kepada mahasiswa, khususnya mahasiswa keperawatan agar dapat mengerti, memahami dan dapat menjelaskan tentang penyakit alzheimer yang pada akhirnya mampu melakukan segala bentuk pencegahan demi menekan angka insidensi penyakit alzheimer ini. Selain itu, mahasiswa juga diharapkan lebih banyak menggali kembali informasi tentang hal yang terkait dengan itu untuk mengetahui dan memperoleh informasi yang lebih dalam lagi.

|Views: 3|Likes:
Published by Bhaktiar Rahyung
Diharapkan kepada mahasiswa, khususnya mahasiswa keperawatan agar dapat mengerti, memahami dan dapat menjelaskan tentang penyakit alzheimer yang pada akhirnya mampu melakukan segala bentuk pencegahan demi menekan angka insidensi penyakit alzheimer ini. Selain itu, mahasiswa juga diharapkan lebih banyak menggali kembali informasi tentang hal yang terkait dengan itu untuk mengetahui dan memperoleh informasi yang lebih dalam lagi.
Diharapkan kepada mahasiswa, khususnya mahasiswa keperawatan agar dapat mengerti, memahami dan dapat menjelaskan tentang penyakit alzheimer yang pada akhirnya mampu melakukan segala bentuk pencegahan demi menekan angka insidensi penyakit alzheimer ini. Selain itu, mahasiswa juga diharapkan lebih banyak menggali kembali informasi tentang hal yang terkait dengan itu untuk mengetahui dan memperoleh informasi yang lebih dalam lagi.

More info:

Categories:Types, Resumes & CVs
Published by: Bhaktiar Rahyung on Mar 16, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/16/2014

pdf

text

original

SATUAN ACARA PENYULUHAN

“PERAWATAN KAKI DIBETES MELITUS”

Oleh : KELOMPOK 5 1. Faqih Nafiul umam 2. Bhaktiar Rahyung 3. Widhiana Purbosiwi 4. Ingod Parlindungan 5. Muhammad Fahmi 6. Putri Utami 7. Putu Ayu Devi 125070209111027 125070209111028 125070209111029 125070209111030 125070209111031 125070209111032 125070209111033

PROGRAM ILMU KEPERAWATAN B
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2013

Penyebab kaki diabetes 2. Tanggal 5.SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP) 1. 10. pasien dan keluarga mengetahui dan memahami serta dapat memperaktekkan perawatan kaki diabetes secara mandiri. Tujuan Khusus : Setelah mengikuti penyuluhan diharapkan keluarga pasien mampu : Pasien dan keluarga mengetahui pengertian kaki diabetes Pasien dan keluarga mengetahui penyebab Pasien dan keluarga mengetahui masalah umun kaki diabetes Pasien dan keluarga mengetahui pencegahan primer kaki diabetes Pasien dan keluarga mengetahui tips perawatan kaki diabetes Pasien dan keluarga dapat mengerti dan menerapkan tips perawatan kaki secara mandiri 11. Tema 2. Tujuan Umum Setelah dilakukan penyuluhan. Media 13. Pencegahan primer kaki diabetes 4. Waktu 7. 19 Februari 2013 : Ruang kelas : Pukul 08.00-08. Masalah umum kaki diabetes 3. Penyaji 8. Evaluasi Evaluasi dilakukan dengan memberikan pertanyaan di akhir sesi penyuluhan dan dinyatakan berhasil jika peserta mampu menjawab > 75% dari pertanyaan yang diinginkan. Materi 14. Sasaran 9.20 WIB (20 menit) : Mahasiswa PSIK B di ruang kelas : Keluarga Pasien : 3. diskusi dan tanya jawab : Lembar Balik dan Leaflet Diabetes Mellitus : Terlampir . Tips perawatan kaki diabetes : Selasa. Topik : Gangguan Endokrin : Perawatan Kaki Diabetik Pengertian kaki diabetes 1. Sub Pokok Bahasan : 4. Tempat 6. Metode 12. Hari. : Ceramah.

tanya jawab dan diskusi Penyajian 10 menit Memperhatikan penjelasan penyuluh Ceramah.15. tanya jawab. Rencana Kegiatan Penyuluhan AKTIVITAS PESERTA Mendengarkan KEGIATAN WAKTU Pendahuluan 3 menit AKTIFITAS PENYAJI • Salam • Perkenalan • Menjelaskan tujuan umum dan khusus • Mengkaji tingkat pengetahuan keluarga tentang kaki diabetes Menjelaskan tentang : Pengertian kaki diabetes • Penyebab kaki diabetes • Masalah umum kaki diabetes • Pencegahan primer kaki diabetes • Tips perawatan kaki diabetes • Memberikan kesempatan bertanya kepada peserta penyuluhan • Memberikan pertanyaan tentang sub pokok bahasan • Membuat kesimpulan dari materi Salam Penutup METODE Ceramah. diskusi Penutup 2 menit . diskusi Evaluasi 5 menit  Mengajukan pertanyaan  Menjawab pertanyaan Ceramah.

gangguan persyarafan dan adanya infeksi. 5. 20. B. 10. 24. 7. Nama Alamat TTD Materi SAP Salah satu komplikasi yang sering terjadi pada pasien diabetes melitus adalah masalah kaki. Kelainan kaki diabetes mellitus dapat disebabkan adanya gangguan pembuluh darah. infeksi bakteri atau jamur. 21. 2. 8. 23. A. 9. 4. 22. 12. 13. dan yang paling parah adalah pembusukan jaringan sehingga perlu dilakukan amputasi. 3. 18.ABSENSI PENYULUHAN “KAKI DIABETIK” Tanggal 19 Februari 2013 No. 11. Misalnya luka pada kaki yang tidak kunjung sembuh. 16. 17. 1. 19. 15. PENGERTIAN KAKI DIABETES Kaki diabetes adalah kelainan tungkai kaki bawah akibat diabetes mellitus yang tidak terkendali. 6. 14. PENYEBAB .

yang berlanjut dengan radang menjadi luka Kadang-kadang luka tidak dapat terlihat dan diarasa akibat adanya mati rasa. yang merupakan tanda awal dari masalah.  Cantengan (kuku masuk kedalam jaringan) Cantengan merupakan kejadian luka infeksi pada jaringan sekitar kuku yang sering disebabkan adanya pertumbuhan kuku yang salah. akibatnya kuman masuk ke dalam luka dan terjadi infeksi. dan diketahui setelah keluarnya cairan atau nanah. Sakit pada telapak kai saat berjalan. Pemeriksaan tekanan nadi kaki menjadi kecil atau hilang. maka akan menimbulkan luka pada jaringan di bawahnya. dengan gejala sebagai berikut : Sakit pada tungkai bila berdiri.. sehingga kulit kaki menjadi lemah. Kejadian kulit melepuh atau iritasi sering diakibatkan oleh pemakaian sepatu yang sempit. mudah luka dan sukar sembuh jika terjadi luka. b) Kerusakan saraf • • • • • • • Hal ini juga terjadi karena kadar gula darah yang tinggi dalam waktu lama. Perubahan warna kulit. jika hal ini terjadi jangan mengobati sendiri. Jika kejadian tersebut tidak diketahui dan diobati dengan tepat. Jika luka sukar sembuh. c) Radang Penurunan peredaran darah kaki menghambat proses penyembuhan luka. Kerusakan saraf menyebabkan kepekaan seorang pasien DM terhadap rasa nyeri menjadi berkurang. Aliran darah yang terganggu menyebabkan kaki tidak mendapatkan nutrisi yang cukup. mata ikan (kutilmulmul) merupakan penebalan atau pengerasan kulit yang juga terjadi pada kaki diabetes. akibat dari adanya penurunan peredaran darah dan juga gesekan atau tekanan yang berulangulang pada daerah tertentu di kaki. tidak hangat. C. Rasa nyeri kaki pada waktu istirahat dan malam hari. Jika diraba kaki terasa dingin. MASALAH UMUM PADA KAKI DIABETES Adanya masalah tersebut pada kaki diabetes. Mata Ikan dan Melepuh Kapalan (callus). Keadaan seperti ini disebabkan oleh perawatan kuku yang tidak tepat misalnya . Jadi harus segera diobati dan dirujuk ke podiatrist atau tim kesehatan. yakni: a) Aliran darah yang buruk Hal ini terjadi karena kerusakan pembuluh darah yang disebabkan oleh kadar gula darah yang tinggi dalam waktu lama. akan menimbulkan beberapa masalah yang umumnya terjadi antara lain:  Kapalan.Masalah pada kaki penderita DM disebabkan oleh tiga hal. kaki tampak pucat atau kebiru-biruan. sehingga pasien tidak sadar saat kakinya terluka. berjalan dan melakukan kegiatan fisik.

Kulit kaki yang pecah memudahkan berkembangnya infeksi jamur dikenal dengan kutu air.Pada perabaan terasa dingin.  Kulit Kaki Retak dan Luka Kena Kutu Air Kerusakan syaraf dapat menyebabkan kulit sangat kering. Upaya pencegahan primer antara lain :     Penyuluhan kesehatan DM. D. periksakan ke dokter.  Kutil Pada Telapak Kaki Kutil pada telapak kaki disebabkan oleh virus dan sangat sulit dibersihkan. Kaki Diabetik akibat Neuropati ( KDN ) / Kematian Saraf Dijumpai kaki yang kering. Kadang-kadang pembedahan diperlukan untuk mencegah komplikasi ke tulang.Didapatkan ulkus sampai gangren. hangat.Pulsasi pembuluh darah kurang kuat. merah dan bengkak dan keluar cairan nanah. . jadi bila ada luka mudah terinfeksi. Kaki Diabetik akibat Iskemia ( KDI ) Disebabkan penurunan aliran darah ke tungkai akibat adanya penyumatan dari pembuluh darah besar ditungkai. Pemeriksaan berkala DM dan komplikasinya Pemeriksaan berkala pada kaki penderita . bengkak kaki. Biasanya terjadi pada telapak kaki hamper mirip dengan callus. terutama di daerah betis. retak dan pecah-pecah. D. kesemutan. terutama pada sela-sela jari kaki. jangan diobati sendiri. TANDA DAN GEJALA 1. komplikasi dan kesehatan kaki Status gizi yang baik dan pengendalian DM. kemudian terjadi peradangan. Adanya neuropati dan peradangan yang lain pada ibu jari kaki menyebabkan terjadinya perubahan bentuk ibu jari kaki seperti martil (hammer toe). dengan denyut pembuluh darah kaki teraba baik. bersisik. kebiasaan mencungkil kuku yang kotor. UPAYA PENCEGAHAN UTAMA Perawatan kaki merupakan sebagian dari upaya pencegahan primer pada pengelolaan kaki diabetic yang bertujuan untuk mencegah terjadinya luka. . . mati rasa. yang dapat berlanjut menjadi ulkus gangrene. 2. yang harus segera ditanggulangi.Penderita mengeluh nyeri waktu istirahat. Cantengan ditandai dengan sakit pada jaringan sekitar kuku. Kejadian ini dapat juga disebabkan adanya kelainan anatomic yang dapat menimbulkan titik tekan abnormal pada kaki.pemotongan kuku yang salah (seperti terlalu pendek atau miring). Seperti kita ketahui kuku juga merupakan sumber kuman. Gambaran klinis KDI : .  Radang Ibu Jari Kaki (Jari Seperti Martil) Pemakaian sepatu yang terlalu sempit dapat menimbulkan luka pada jari-jari kaki.

10. luka. b. Pelembab gunanya untuk menjaga agar kulit tidak retak. Bentuk : ujung tidak runcing. 8. panjang sepatu ½ inchi lebih panjang dari jari-jari kaki terpanjang saat berdiri (sesuai cetakan kaki). perdarahan. Bila perlu gosok kaki dengan sikat lunak atau batu apung.  Menghilangkan factor biomekanis yang mungkin menyebabkan ulkus. dengan ruang dalam sepatu yang cukup untuk jari-jari. Ruang dalam sepatu longgar. yakinkan daerah sela-sela jari kaki dalam keadaan kering. Periksakan kaki ke dokter secara rutin. Bila penglihatan kurang baik minta pertolongan orang lain untuk memotong kuku atau megikir kuku setiap dua hari sekali. plastic dengan tebal 10-12 mm. c. tetapi tidak pada sela-sela jari kaki. Bila ada luka kecil. lebar sesuai dengan bentuk kaki. Gunakan cermin untuk melihat bagian bawah kaki. melepuh. Ukuran : sepatu lebih dalam. 6. Segera ke dokter bila kaki mengalami luka. Memakai alas kaki sepatu atau sandal untuk melindungi kaki agar tidak terjadi luka. Pakailah kaus/stocking yang pas dan bersih terbuat dari bahan yang mengandung katun. 3. terbuat dari bahan busa karet. juga di dalam rumah. Gunakan sepatu atau sandal yang baik yang sesuai dengan ukuran dan enak untuk dipakai. Keringkan kaki dengan handuk bersih. obati luka dan tutup dengan pembalut bersih. Bersihkan kuku setiap hari pada waktu mandi dan berikan krem pelembab kuku. lembut. apakah ada kerikil. . 4. kemudian kikir agar kuku tidak tajam. terutama sela jari kaki ketiga-keempat dan keempat-kelima. Gunting kuku kaki lurus mengikuti bentuk normal jari kaki. benda-benda tajam seperti jarum dan duri. rendam kaki dengan air hangat kuku (37°C) selama ± 5 menit. d. Bila kuku keras sulit untuk dipotong. E. Berikan pelembab/lotion (hand body lotion) pada daerah kaki yang kering. sabun dan air bersih. 2. Syarat sepatu yang baik untuk kaki diabetic : a. Bagian dalam bawah (insole) tidak kasar dan licin. atau minta bantuan orang lain untuk memeriksa. tinggi tumit kurang dari 2 inchi. 7. Lepas sepatu setiap 4-6 jam serta gerakkan pergelangan dan jari-jari kaki agar sirkulasi darah tetap baik terutama pada pemakaian sepatu baru. TIPS PERAWATAN KAKI DIABETES 1. tidak terlalu pendek atau terlalu dekat dengan kulit. apakah ada kulit retak. Hindarkan terjadi luka pada jaringan sekitar kuku.  Higiene personal termasuk kaki. Periksa apakah ada tanda-tanda radang. Periksa kaki setiap hari. bersihkan dengan sikat kuku. 9. Pencegahan/perlindungan terhadap trauma-sepatu khusus. Bersihkan kaki setiap hari pada waktu mandi dengan air bersih dan sabun mandi. Periksa sepatu sebelum dipakai. 5.

Sylvia Anderson et. Hotma. 1985. Jakarta : EGC. Patofisiologi konsep klinik proses-proses penyakit edisi 2 bagian 2. 1999. Asuhan Keperawatan Klien dengan gangguan system endokrin.DAFTAR PUSTAKA Rumarhobo. Price.all.. Jakarta : EGC .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->