SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP

)

Mata Kuliah Kode Mata Kuliah Bobot SKS Semester Prasyarat Mata Kuliah Penanggung jawab

: : : : : :

Asuhan Kebidanan I CO12345 4 3 Praktik KDPK Bellia LM, SST

D4 KEBIDANAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PADJADJARAN 2011

SAP Asuhan Kebidanan I

Blm11

POKOK/SUBPOKOK BAHASAN Konsep Kehamilan  Definisi Kehamilan  Proses Konsepsi B. Media dan Alat LCD/OHP berasal dari cara seseorang membuat pengertian Tanya Jawab dan terhadap objek-objek atau benda-benda melalui assignment pengalamannya (setelah melakukan persepsi terhadap objek/benda). Konsep kehamilan merupakan suatu keadaan dimana janin dikandung di dalam tubuh wanita. Menjelaskan definisi kehamilan 2. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM Mengetahui dan memahami konsep kehamilan C. yang sebelumnya diawali dengan proses Blm11 SAP Asuhan Kebidanan I . Menjelaskan proses konsepsi  Uraian Materi Perkuliahan Bentuk Perkuliahan Konsep merupakan produk subjektif yang Ceramah. RINCIAN KEGIATAN PERKULIAHAN Tujuan Instruksional Khusus Setelah perkuliahan ini mahasiswa  diharapkan dapat : 1.PERTEMUAN KE 1 A.

SAP Asuhan Kebidanan I Blm11 . (1999). Obstetri Williams. Ilmu kandungan. 2. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Prawiro. SUMBER RUJUKAN 1.Gary. Jakarta: EGC. (1998). Ilmu konsep kehamilan apabila dipelajari secara komprehensif dan diterapkan secara konsisten memberikan arah yang jelas. (2005). RENCANA EVALUASI / TAGIHAN 1. Cunnningham. S. Sinopsis Obstetri. Jakarta :EGC. F. Penugasan menelaah jurnal yang berhubungan dengan konsep kehamilan E. 3.Tujuan Instruksional Khusus Uraian Materi Perkuliahan Bentuk Perkuliahan Media dan Alat pembuahan dan kemudian akan diakhiri dengan proses persalinan. Tanya jawab tentang konsep kehamilan dan proses konsepsi 2. D. Mochtar. langkah yang teratur dan keberhasilan dalam memberikan asuhan. Wiknjosastro. Rustam.

Ovulasi pelepasan ovum 2. Menjelaskan perubahan kehamilan 3. Terjadi nidasi pada uterus 5. Pembentukan plasenta Perubahan yang terjadi pada kehamilan yaitu : Blm11 Media dan Alat LCD/OHP Tanya Jawab dan assignment ketidaknyaman yang terjadi pada SAP Asuhan Kebidanan I .PERTEMUAN KE 2 dan 3 A. berkesinambungan yang terdiri dari: 1. Terjadi konsepsi dan pertumbuhan zigot 4. RINCIAN KEGIATAN PERKULIAHAN Tujuan Instruksional Khusus Setelah perkuliahan ini mahasiswa  diharapkan dapat : 1. Terjadinya migrasi spermatozoa dan ovum 3. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM Mengetahui dan memahami tentang perubahan fisiologis dalam kehamilan C. Menjelaskan fisiologis kehamilan 2. POKOK/SUBPOKOK BAHASAN Fisiologis Kehamilan dan Ketidaknyamanan dalam Kehamilan   Perubahan fisiologis pada organ dan sistem dalam tubuh saat kehamilan Bentuk ketidaknyamanan dan cara mengatasi ketidaknyamanan dalam kehamilan B. Menjelaskan bentuk-bentuk  yang perubahanterjadi pada Uraian Materi Perkuliahan Bentuk Perkuliahan Proses kehamilan merupakan mata rantai yang Ceramah.

Tujuan Instruksional Khusus Uraian Materi Perkuliahan Bentuk Perkuliahan Media dan Alat kehamilan 4. Perubahan anatomi  Uterus Vagina / vulva Ovarium Payudara Sistem perkemihan Sistem respirasi Sistem gastrointestinal ketidaknyamanan yang dirasakan saat hamil Dengan adanya perubahan fisiologis pada kehamilan tentunya akan banyak terjadi ketidaknyamanan yang dirasakan oleh ibu akibat perubahan yang terjadi di dalam tubuhnya. SAP Asuhan Kebidanan I Blm11 . Dengan mengetahui ketidaknyamanan tersebut maka akan dapat diketahui pula bagaimana cara mengatasi ketidaknyaman yang dirasakan saat kehamilan. Menjelaskan cara mengatasi 1.

Obstetri Williams. E. S. Cunnningham. 2. Tanya jawab tentang perubahan-perubahan fisiologi yang terjadi pada organ dan sistem dalam tubuh pada saat kehamilan. 3. F. (1998). Rustam. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM Mengetahui dan memahami tanda-tanda kehamilan dan tanda bahaya pada kehamilan C. 2. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Prawiro.Gary. SUMBER RUJUKAN 1. PERTEMUAN KE 4 dan 5 A. Jakarta: EGC. Jakarta :EGC. Sinopsis Obstetri. POKOK/SUBPOKOK BAHASAN   Tanda-tanda kehamilan Tanda bahaya kehamilan B.D. RINCIAN KEGIATAN PERKULIAHAN SAP Asuhan Kebidanan I Blm11 . Mochtar. (2005). Ilmu kandungan. ketidaknyamanan yang terjadi saat hamil serta cara mengatasinya. Wiknjosastro. (1999). RENCANA EVALUASI / TAGIHAN 1. Penugasan menganalisis jurnal tentang perubahan fisiologis kehamilan dan ketidaknyamanan dalam kehamilan.

Data subyektif artinya segala sesuatu yang dirasakan atau dialami oleh wanita yang sedang hamil atau sering disebut dengan gejala kehamilan sedangkan data obyektif adalah segala hal yang bisa diamati oleh orang lain pada diri seorang wanita yang sedang hamil atau sering diistilahkan dengan tanda kehamilan.Tanda bahaya pada kehamilan dapat terjadi pada : 1. Trimester III Ceramah Tanya Jawab. Trimester I 2. Menjelaskan memahami bahaya kehamilan  dan tanda pada tandadiharapkan Uraian Materi Perkuliahan Bentuk Perkuliahan Media dan Alat LCD/OHP Untuk mengatakan seorang wanita itu hamil. Tanda pasti kehamilan Tanda-tanda bahaya kehamilan adalah gejala yang menunjukkan bahwa ibu dan bayi dalam keadaan bahaya. Trimester II 3.Tujuan Instruksional Khusus Setelah perkuliahan ini  mahasiswa dapat : 1. maka perlu dilakukan kajian terlebih dahulu terhadap data subyektif dan obyektif yang ditemukan pada wanita tersebut. assignment SAP Asuhan Kebidanan I Blm11 . Tanda-tanda kehamilan itu sendiri terdiri dari : 1. Tanda tidak pasti kehamilan 2. Menjelaskan tanda kehamilan 2.

3. Sinopsis Obstetri. RENCANA EVALUASI / TAGIHAN 1. (1999). Tanya jawab tentang tanda-tanda kehamilan dan tanda bahaya yang dapat terjadi pada kehamilan. Obstetri Williams. Ilmu kandungan.Gary. Mochtar. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM Mengetahui dan memahami tentang skrining dan deteksi dini pada ibu hamil serta tujuannya. Rustam. 2. SAP Asuhan Kebidanan I Blm11 .D. Penugasan menganalisis jurnal tentang tanda-tanda kehamilan dan tanda bahaya kehamilan E. 2. SUMBER RUJUKAN 1. POKOK/SUBPOKOK BAHASAN Skrining dan deteksi dini ibu hamil   Skrining ibu hamil dan deteksi dini adanya komplikasi pada ibu hamil Tujuan skrining dan deteksi dini ibu hamil B. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Prawiro. S. Wiknjosastro. Cunnningham. (2005). Jakarta :EGC. PERTEMUAN KE 6 A. (1998). F. Jakarta: EGC.

sedini mungkin pada awal kehamilan oleh petugas kesehatan atau nonkesehatan yang terlatih. deteksi dini pada ibu hamil 2. Menjelaskan skrining dan bukannya tanpa resiko. Menjelaskan dan memahami tujuan dari skrining dan deteksi dini pada ibu hamil memberikan bahaya terjadinya kematian atau kesakitan bagi ibu dan atau bayi. RINCIAN KEGIATAN PERKULIAHAN Tujuan Instruksional Khusus Uraian Materi Perkuliahan Bentuk Perkuliahan Media dan Alat LCD/OHP Setelah perkuliahan ini mahasiswa  Kehamilan merupakan proses alami.  Deteksi dini terhadap komplikasi kehamilan adalah upaya penjaringan yang dilakukan untuk menemukan penyimpangan-penyimpangan yang terjadi selama kehamilan ibu secara dini.C. Pada persalinan assignment tiap ibu hamil akan menghadapi kegawatan baik ringan atau berat yang dapat Jawab. tetapi Ceramah dan diharapkan dapat : 1. Pengenalan adanya Resiko Tinggi Ibu Hamil dilakukan melalui skrining/deteksi dini adanya faktor resiko secara pro/aktif pada semua ibu hamil. SAP Asuhan Kebidanan I Blm11 . yang merupakan Tanya beban bagi seorang wanita.

Rustam. (1999). F. 2.Gary. S. Tanya jawab tentang skrining dan deteksi dini pada ibu hamil serta tujuannya 2. (1998). Jakarta :EGC. D. Jakarta: EGC. (2005). Wiknjosastro. Sinopsis Obstetri. Ilmu kandungan. SAP Asuhan Kebidanan I Blm11 . Cunnningham. Mochtar. Obstetri Williams. SUMBER RUJUKAN 1. Penugasan menganalisis jurnal yang berkaitan tentang skrining dan deteksi dini pada ibu hamil E.Tujuan Instruksional Khusus Uraian Materi Perkuliahan Skrining dan deteksi dini dilakukan pada : Trimester I Trimester II Trimester III Bentuk Perkuliahan Media dan Alat  Tujuan dilakukannya skrining adalah untuk mendeteksi dini adanya faktor risiko pada ibu hamil. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Prawiro. RENCANA EVALUASI / TAGIHAN 1. apakah ibu hamil tersebut termasuk risiko tinggi ataupun risiko rendah. 3.

UJIAN TENGAH SEMESTER PERTEMUAN KE 7. memahami dan dapat melakukan pemeriksaan fisik head to toe dan pemeriksaan penunjang pada ibu hamil C. dan pasien 3. 9 dan 10 A. perlengkapan. RINCIAN KEGIATAN PERKULIAHAN Tujuan Instruksional Khusus  Uraian Materi Perkuliahan Bentuk Perkuliahan Setelah perkuliahan ini Langkah Pemeriksaan Fisik Pada Ibu: 1. Informed Consent 2. Memahami dan mengerti langkah-langkah pemeriksaan fisik head to toe pada ibu hamil 2. Persiapan alat. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM Mengetahui. dan Simulasi peralatan praktik pemeriksaa n fisik dan pemeriksaa n Blm11 . 8. Media dan Alat LCD/OHP. Langkah Kerja Lakukan penilaian secara sistematis Pemeriksaan tanda-tanda vital Lakukan pemeriksaan kepala dan wajah Ceramah. Memahami dan mengerti SAP Asuhan Kebidanan I Tanya Jawab phantom. POKOK/SUBPOKOK BAHASAN   Pemeriksaan Fisik Head To Toe Pemeriksaan Penunjang pada Ibu Hamil B. mahasiswa diharapkan dapat : 1.

Pemeriksaan glukosa pada urine  Dengan mengetahui dan memahami langkah-langkah pemeriksaan fisik head to toe dan pemeriksaan penunjang maka pada akhirnya akan dapat melakukan pemeriksaan tersebut pada ibu hamil. SAP Asuhan Kebidanan I Blm11 . Melakukan pemeriksaan penunjang pada ibu hamil  - Pemeriksaan leher Pemeriksaan dada Pemeriksaan abdomen Pemeriksaan ekstremitas Periksa punggung pasien Pemeriksaan genetalia eksterna dan anus 4. Pemeriksaan protein urine 3. Hb Sahli 2.Tujuan Instruksional Khusus Uraian Materi Perkuliahan Bentuk Perkuliahan Media dan Alat laboratoriu m langkah-langkah pemeriksaan penunjang yang dilakukan pada ibu hamil 3. Melakukan pemeriksaan fisik head to toe pada ibu hamil 4. Pasca Tindakan Pemeriksaan penunjang: 1.

Obstetri Williams.Gary. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM Mengetahui dan memahami nutrisi pada ibu hamil dan melakukan senam hamil SAP Asuhan Kebidanan I Blm11 . Tanya jawab tentang pemeriksaan fisik head to toe dan pemeriksaan penunjang pada ibu hamil 2. Jakarta :EGC. Jakarta: EGC. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Prawiro. S. 3. Rustam. Cunnningham. Sinopsis Obstetri. RENCANA EVALUASI / TAGIHAN 1. PERTEMUAN KE 11 A.D. Ilmu kandungan. F. 2. SUMBER RUJUKAN 1. Simulasi praktik pemeriksaan fisik head to toe dan pemeriksaan penunjang pada ibu hamil E. (2005). (1998). POKOK/SUBPOKOK BAHASAN   Nutrisi pada Ibu Hamil Senam hamil B. (1999). Mochtar. Wiknjosastro.

memahami dan melakukan senam hamil. 2. maka akan dapat dipelajari pula apa yang Tanya Jawab.C. kenyamanan fisik dan mendukung postur tubuh yang baik. membantu   mengurangi rasa lelah. Menjelaskan. Kontraindikasi Peralatan Blm11 SAP Asuhan Kebidanan I . Dengan mempelajari tentang nutrisi yang dibutuhkan pada Ceramah. Nutrisi yang bagus membantu wanita menyiapkan tubuhnya untuk menjadi seorang ibu karena proses kompleks yang terjadi selama masa kehamilan membutuhkan banyak suplai protein. RINCIAN KEGIATAN PERKULIAHAN Tujuan Instruksional Khusus Uraian Materi Perkuliahan Bentuk Perkuliahan Setelah perkuliahan ini 1. yang bertujuan untuk meningkatkan sirkulasi darah. mahasiswa diharapkan dapat : 1. memperbaiki tonus otot. kaset/CD dan tape/kompu ter. Senam hamil merupakan latihan fisik (olahraga) yang dilakukan selama kehamilan. saat hamil. matras. 2. meningkatkan bantal. vitamin dan mineral untuk ibu dan bayi. diperlukan untuk mendukung kesehatan selama masa simulasi kehamilan dan segala sesuatu yang dilakukan harus bisa praktik meyakinkan ibu bahwa semua tindakan yang dilakukan adalah demi kesehatan ibu dan bayi. Media dan Alat LCD/OHP. Menjelaskan dan memahami nutrisi yang dibutuhkan oleh ibu hamil.

Wiknjosastro. Mochtar. 3. Jakarta: EGC. 2. F. RENCANA EVALUASI / TAGIHAN 1. Simulasi praktik tentang senam hamil. Martin.Tujuan Instruksional Khusus  Uraian Materi Perkuliahan Bentuk Perkuliahan Media dan Alat Prosedur D. Obstetri Williams. 18th edition. 13 dan 14 A. Maternity Nursing: Family. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Prawiro. POKOK/SUBPOKOK BAHASAN Evidence Based Kehamilan SAP Asuhan Kebidanan I Blm11 . Jakarta :EGC. Reeder. Philadephia: Lippincott-Raven Publishers. Kontak-Griffin. Ilmu kandungan. E. Tanya jawab tentang nutrisi yang dibutuhkan selama kehamilan dan yang berhubungan dengan senam hamil. (2005). Rustam. PERTEMUAN KE 12. 2. Sinopsis Obstetri. SUMBER RUJUKAN 1. Newborn and Women’s Health Care. (1998).Gary. (1997). S. Cunnningham. (1999). 4.

validitas dan keseuaiannya dengan kondisi praktek Menerapkan hasil kajian Mengevaluasi penerapannya (kinerjanya) SAP Asuhan Kebidanan I Blm11 .B. Menjelaskan evidence based yang ada di lapangan dan dikaitkan dengan teori. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM Mengetahui. RINCIAN KEGIATAN PERKULIAHAN Tujuan Instruksional Khusus Uraian Materi Perkuliahan Bentuk Perkuliaha n Setelah melakukan studi lapangan  Evidence based merupakan suatu istilah yang Tanya digunakan untuk merujuk pada paradigma baru jawab. C. 2. Menganalisis jurnal yang berhubungan dengan evidence based yang terjadi di lapangan. untuk mengambil keputusan medis yang penugasan. 3. memahami dan mampu menganalisis evidence based kehamilan. didasarkan pada langkah-langkah berikut: Memformulasikan pertanyaan tentang diskusi LCD/OHP Media dan Alat mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan konsep dan implementasi evidence based kehamilan: 1. Menjelaskan bagaimana implikasinya bagi bidan. masalah kedokteran yang dihadapi Menelusuri bukti-bukti terbaik yang tersedia untuk mengatasi masalah tersebut Mengkaji bukti.

Evaluasi pada proses adalah identifikasi mahasiswa yang memiliki responsibilitas tinggi secara tindakan dan nalar dalam mencari. bertanya 3. bertanya. RENCANA EVALUASI / TAGIHAN Evaluasi dilakukan pada proses dan hasil. menemukan dan debat hasil tugas-tugas. Format evaluasi proses yang digunakan untuk mengamati dan menyimak respon-respon siswa yang menanggapi.D. merujuk pada kepustakaan : tidak berisi hal-hal esensial : bertele-tele dan tidak menjawab permasalahan : mementahkan permasalahan Blm11 SAP Asuhan Kebidanan I . Bentuk Partisipasi: 1. menanggapi jawaban permasalahan yang diajukan dosen/mahasiswa lain 2. orsinil. tajam. menjawab Penghargaan: ++ + 0 -. menjawab permaslahan-permasalahan atas alasan perlunya kebijakan dengan menggunakan format berikut: Bentuk No Nama mahasiswa Partisipasi 1 2 3 ++ + 0 -Penghargaan Ket. inovatif : tajam.

2. Cunnningham. SUMBER RUJUKAN 1.Gary. Wiknjosastro. Sinopsis Obstetri. F.E. Rustam. (1998). Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Prawiro. (2005). (1999). 3. Jakarta :EGC. Jakarta: EGC. Obstetri Williams. S. Mochtar. UJIAN AKHIR SEMESTER SAP Asuhan Kebidanan I Blm11 . Ilmu kandungan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful