P. 1
bulletinCK_jan12

bulletinCK_jan12

|Views: 29|Likes:
Published by Henra Halim
bulletinCK_jan12
bulletinCK_jan12

More info:

Published by: Henra Halim on Mar 16, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/17/2013

pdf

text

original

Peletakan Batu Pertama Hunian Tetap Desa Kepuharjo

Profil PDAM Tirta Kepri

18

12

BKM DIY-Solo dan BRI Tandatangani Perjanjian Kerjasama PNPM

26

Buletin

kementerian pekerjaan umum

Edisi 01/Tahun X/Januari 2012

Karya Cipta Infrastruktur Permukiman

CIPTA KARYA

Bayar Tuntas Kinerja 2011

pnpm • Desa Kami Punya Dandang Raksasa • PPIP Ciptakan PLUS! Gema Semangat Melawan Kemiskinan lensa ck • Penanggulangan Darurat Ditjen Cipta Karya Pada Bencana Banjir di Provinsi Banten 17 Januari 2012

daftar isi
Berita Utama
Karya Bayar 4 Cipta Tuntas Kinerja 2011

Edisi 14Tahun X4Januari 2012

14

liputan khusus
TarifMenepisHutang 8 Mengungkit Keberhasilan PDAM Tirta Kepri Melakukan Penyesuian Tarif

12 Profil PDAM Tirta Kepri dengan Kepala 13 Wawancara BPPSPAM Rachmat Karnadi
info baru
Kota Semarang 14 Tantangan Bagian Tengah Dalam Mengatasi Banjir

13 4

Batu Pertama Hunian 18 Peletakan Tetap Desa Kepuharjo Telah Bangun 222 TB Rusun 20 PU Selama 2005-2011 Cipta Karya Sosialiasikan 21 Ditjen Pelaporan Kegiatan TA. 2012 Banjir Banten, Kemen 22 Bantu PU Siapkan 40 HU dan 2 Mobil Tangki Air

20 suara4444 anda 4 4
SPAM di Tanah Bumbu

inovasi

23 Rencana Induk SPAM
DIY-Solo dan BRI 26 BKM Tandatangani Perjanjian Kerjasama PNPM

PLUS!
Gema pnpm • Desa Kami Punya Dandang Raksasa • PPIP Ciptakan Semangat Melawan Kemiskinan lensa ck • Penanggulangan Darurat Ditjen Cipta Karya Pada Bencana Banjir di Provinsi Banten 17 Januari 2012

1. Lambannya kinerja PDAM Bersujud Kab. Tanbu Prop. Kalsel dalam pelayanan dan mahalnya biaya bagi pelanggan baru apakah ini tidak bertolak belakang dengan PERMEN PU NO.20/PRT/M/2006, dimana salah satu visi dan misinya berbunyi masyarakat di kota maupun di desa, yang mampu maupun tidak mampu mendapat akses pelayanan air minum serta dengan harga terjangkau.....jadi bagaimana keberadaan Permen PU tersebut, sementara pelayanan PDAM Bersujud Kab. Tanah Bumbu Prop. Kalsel untuk menjadi pelanggan baru saja memakan waktu 4 bulan dan harga pemasangan 2 juta sampai 3 juta... 2. Amanat Pemerintah yang dalam hal ini dituangkan dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum (Permen PU) Nomor 20/PRT/M/2006 sudah sangat jelas arah tujuannya yang menempatkan posisi yang berimbang antara penyedia jasa dan masyarakat pengguna. Dalam kaitannya dengan kasus yang dibahas disini mengenai mahalnya biaya sambungan dan prosesnya yang memakan waktu lama, maka sebaiknya dikonsultasikan langsung kepada PDAM atau Bupati yang bersangkutan. Mengingat hal ini menyangkut aspek operasional pelaksanaan. 3. Kementerian Pekerjaan Umum akan membantu untuk terus mendorong penyelenggaraan SPAM yang berkualitas bagi masyarakat. Direktur Pengembangan Air Minum Ditjen Cipta Karya

2

editorial
Pelindung Pelindung Budi Yuwono P Budi Yuwono P Penanggung Jawab Penanggung Jawab Antonius Budiono Antonius Budiono Dewan Redaksi Dewan Redaksi Susmono, Danny Sutjiono, Susmono, Danny Sutjiono, M. Sjukrul Amin, M. Sjukrul Amin, Amwazi Idrus, Amwazi Idrus, Guratno Hartono, Guratno Hartono, Tamin MZ. Tamin MZ. Amin, Nugroho TriAmin, Utomo Nugroho Tri Utomo Pemimpin Redaksi Pemimpin Redaksi Dian Irawati, Sudarwanto Dian Irawati, Sudarwanto Penyunting dan Penyelaras Naskah Penyunting dan Penyelaras Naskah T.M. Hasan, Bukhori T.M. Hasan, Bukhori Bagian Produksi Bagian Produksi Erwin A. Setyadhi, Djoko Karsono, Erwin A. Setyadhi, Djoko Karsono, Diana Kusumastuti, Bernardi Heryawan, Diana Kusumastuti, Bernardi Heryawan, M. Sundoro, Chandra RP. Situmorang, M. Sundoro, Chandra RP. Situmorang, Fajar Santoso, Ilham Muhargiady, Fajar Santoso, Ilham Muhargiady, Sri Murni Edi K, Desrah, Wardhiana Suryaningrum, R. Julianto, Sri Murni Edi K, Desrah, Bhima Dhananjaya, Djati Waluyo Widodo, Wardhiana Suryaningrum, R. Julianto, Indah Danang BhimaRaftiarty, Dhananjaya, DjatiPidekso Waluyo Widodo, Indah Raftiarty, Danang Pidekso Bagian Administrasi & Distribusi

Rencana Matang Melancarkan Jalan
Kurva S adalah alat baca pergerakan penyerapan dana pemerintah (APBN) di satu tahun anggaran. Kurva S ini sudah lama populer di kalangan kementerian dan lembaga pemerintah. Bentuknya yang seperti ekor kalajengking hanya untuk menggambarkan fenomena penyerapan anggaran yang besar-besaran terjadi di penghujung tahun. Banyak yang bertanya mengapa sulit terjadi penyerapan besar-besaran pada triwulan kedua dan ketiga. Namun jawabannya pasti kembali pada perencanaan program masing-masing, serta hambatan yang menyertai seperti peraturan, pengadaan lahan, kapasitas sumber daya manusia, dan seterusnya. Fenomena ini juga melahirkan kekhawatiran tersendiri, penyerapan anggaran yang dikebut pada akhir tahun membuat penggunaan anggaran tidak tepat sasaran dan masyarakat tidak merasakan manfaatnya. Masalah klasik ini baru bisa diatasi dengan memperkuat kapasitas sumber daya manusia yang melakukan perencanaan agar proses kalkulasi program dan proyek dilakukan secara matang. Bahkan program atau proyek yang belum siap, sebaiknya tidak perlu diajukan anggarannya. Di sisi lain sulitnya pengadaan lahan juga membuat penyerapan anggaran khususnya belanja modal tidak bisa dilakukan dengan cepat. Pada akhirnya proyek-proyek pembangunan yang dijanjikan tidak bisa berjalan lancar. Direktorat Jenderal Cipta Karya juga secara klasik selalu menghadapi masalah tanah, terutama komitmen Pemerintah Daerah (Pemda). Tahun 2011, pembangunan Rusunawa yang sudah dialokasikan APBN di Cirebon pada ujungnya gagal karena lahan yang tak kunjung terselesaikan. Ditjen Cipta Karya memiliki tools perencanaan pembangunan bidang Cipta Karya di daerah melalui Rencana Program Investasi Jangka Menengah (RPIJM) dan dilengkapi dengan readiness criteria, seperti penyiapan lahan, MoU, Dana Daerah urusan Bersama (DDUB), dan Detail Engineering Design (DED). Usulan program yang ingin dibiayai APBN harus terencana dengan baik dalam RPIJM, bukan hanya daftar belanja saja. Buletin Cipta Karya Edisi Januari 2012 mendapat penyegaran dengan tampilan cover dan isi yang berbeda sama sekali. Kesan revolusioner ini tidak disengajakan untuk meninggalkan jati diri, bahkan kami sedang terus menemukan jati diri. Bukan pula melupakan jasa pendiri, melainkan mencari yang terbaik untuk kebanggaan kami. Perubahan ini atas masukan pembaca setia dan perencanaan yang matang untuk manfaat bersama. Semoga, yang baru ini akan melahirkan semangat dan karya baru yang terbaik pada waktunya. Selamat membaca dan berkarya!

Luargo, Joni Santoso, Bagian Administrasi &Nurfathiah Distribusi Luargo, Joni Santoso, Nurfathiah Kontributor Dwityo A. Soeranto, Hadi Sucahyono, Kontributor Nieke Nindyaputri, R. Mulana MP. Sibuea, Dwityo A. Soeranto, Hadi Sucahyono, Adjar Rina Farida, Didiet Akhdiat, Nieke Prajudi, Nindyaputri, R. Mulana MP.A. Sibuea, RG. Eko Djuli S, Dedy Permadi, Adjar Prajudi, Rina Farida, Didiet A. Akhdiat, Th Srimulyatini Respati, Joerni Makmoerniati, RG. Eko Djuli S, Dedy Permadi, Th Srimulyatini Syamsul Hadi, Hendarko Rudi S, Iwan Dharma S, Respati, Joerni Makmoerniati, Syamsul Hadi, Rina Agustin, Handy B. Legowo, Hendarko Rudi S, Iwan S, Rina Agustin, Dodi Krispatmadi, RudiDharma A. Arifin, Handy B. Legowo, Dodi Alex Krispatmadi, Endang Setyaningrum, A. Chalik, Rudi A. Arifin, Endang Setyaningrum, Djoko Mursito, N. Sardjiono, Alex A.M. Chalik, Djoko Mursito, N. Sardjiono, Oloan Simatupang, Hilwan, Kun Hidayat S, Oloan M. Simatupang, Hilwan, Kun Hidayat S, Deddy Sumantri, Halasan Sitompul, Deddy Sumantri, M. Halasan Sitompul, Sitti Bellafolijani, Aulawi Dzin Nun, Sitti Bellafolijani, M. Aulawi Dzin Nun, Ade Syaiful Rahman, Aryananda Sihombing, Agus Achyar, Ratria Anggraini, Ade Syaiful Rahman, Aryananda Sihombing, Dian Hastuti, Emah Sudjimah, AgusSuci Achyar, Ratria Anggraini, Dian Suci Hastuti, Susi MDS Simanjuntak, Didik S. Fuadi, Emah Sudjimah, Susi MDS Simanjuntak, Kusumawardhani, Airyn Saputri, Airyn Saputri, Didik S. Fuadi, Kusumawardhani, Budi Sukahar, Budi Prastowo, Prastowo, Aswin Aswin G. G. Sukahar, Wahyu Putri Intan Intan Suri, Suri, Wahyu K. K. Susanto, Susanto, Putri Siti Aliyah Junaedi Siti Aliyah Junaedi Alamat Redaksi Alamat Redaksi Jl. Patimura No. 20, Kebayoran Baru 12110 Jl. Patimura No. 20, Kebayoran Baru 12110 Telp/Fax. 021-72796578 Telp/Fax. 021-72796578 Email Email publikasi_djck@yahoo.com publikasi_djck@yahoo.com website http://ciptakarya.pu.go.id twitter @ditjenck Cover : Program Upgrading Plus NUSSP Kampung Sicini Kab. Jeneponto, Sulawesi Selatan

Redaksi menerima saran maupun tanggapan terkait bidang Cipta Karya ke email publikasi_djck@yahoo.com atau saran dan pengaduan di www.pu.go.id

Edisi 1 4Tahun X4Januari 2012

3

Mengantongi dana Rp 13 triliun tidak mudah. akan menyelesaikan separuh pekerjaan. Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum diamanahi anggaran terbesar yang pernah ada. Perencanaan yang baik. perencanaan dan pemrograman menjadi kunci keberhasilan.berita utama Foto: Mochammad Indra Rapat Kerja Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Tahun 2011 dan Persiapan Pelaksanaan tahun 2012 di Bogor Cipta Karya Bayar Tuntas Kinerja 2011 Tahun 2011. 4 . dipercaya banyak orang.

Di sektor air minum. Ia mencontohkan Rusunawa.283 desa. penyerapan di akhir tahun anggaran selalu besar.948 kelurahan sesuai RKP. “Ini dikarenakan dua hal. tujuan pembangunan Rusunawa untuk mengurangi kekumuhan akan melenceng menjadi kawasan kumuh baru. Sedangkan SPAM Perdesaan yang mencakup desa rawan air dan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) mencapai 1. Setali tiga uang dengan pembangunan drainase perkotaan yang telah dilaksanakan di 55 kabupaten/kota dari target 20 kabupaten/ kota. bahkan beberapa diantaranya mampu melampaui.” imbuh Budi. Budi menyebut seperti Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan (PPIP) berhasil melampaui 4. Dikhawatirkan. “Masih banyak Pemerintah Daerah yang tidak mengalokasikan anggaran untuk operasional dan pemeliharaan. Sistem Penyediaan Air Minum IKK telah dibangun di 171 IKK dari target 170 IKK. Cipta Karya juga telah membangun infrastruktur air limbah di 119 kawasan dari target 93 kabupaten/kota.” ujarnya dalam Rapat Kerja Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Tahun 2011 dan Persiapan Pelaksanaan tahun 2012 di Bogor akhir Desember 2011 lalu. Rp 2 triliun berhasil diserap sebelum rapat dilaksanakan. Begitu pula dengan pembangunan sarana dan prasarana lingkungan mencapai 261 kawasan dari target 231 kawasan. Ditjen Cipta Karya melakukan evaluasi pelaksanaan tahun berjalan. Infrastruktur Cipta Karya masih ada yang belum dimanfaatkan karena belum dipenuhinya tanggung jawab ini. red).5 triliun.08% dari pagu sebesar Rp. 13. dimana sekitar 40 twin block belum bisa dimanfaatkan karena Pemda belum mengalokasikan anggaran untuk Operasional dan Pemeliharaan (OP) karena alasan belum diserahterimakan. Budi Yuwono buru-buru mengingatkan. Sementara infrastruktur Tempat Pemrosesan Akhir Sampah berhasil dibangun di 91 kabupaten/kota dari target awal 60 kabupaten/kota. Namun Dirjen Cipta Karya. yaitu ada tambahan loan untuk PAMSIMAS. Namun bagaimana cara merubah realitas itu? Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum pada tahun 2011 berhasil merealisasikan 92. capaian progress tersebut bukan satu-satunya ukuran kinerja.000 desa dari target semula hanya 1. Seolah membuktikan garis di kurva S yang seperti ekor kalajengking. sebelum memasuki garis finish. program–program Ditjen Cipta Karya secara umum sudah memenuhi target. karena yang lebih penting adalah fungsionalisasi infrastruktur yang sudah dibangun atau pembinaan pada pascaproduksinya.500 desa. mengapa penyerapan besar tidak terjadi di awal-awal tahun agar lebih ringan pada akhirnya. Dan seperti biasa. Pertanyaan selalu menyertai fenomena ini.berita utama S eperti pada tiga tahun sebelumnya. Selain pencapaian yang kurang menggembirakan dari Rusunawa. Sedangkan Program Penanggulangan Kemiskinan Perkotaan (P2KP) mampu memenuhi target 10.807 desa dari target awal 1. Foto: Buchori Rusunawa Kota Kupang Edisi 1 4Tahun X4Januari 2012 5 . dan kebijakan pro rakyat melalui pembangunan SPAM di daerah desa tertinggal (PDT). “Begitu juga dengan Pusat Informasi Pengembangan Permukiman dan Bangunan (PIP2B) yang sudah selesai pembangunannya belum dapat dioperasionalkan secara optimal karena belum ditetapkannya UPT (Unit Pengelola Teknis.

trilateral meeting. fasilitasi akses pendanaan dan perbankan. seperti lahan yang tak siap saat akan dilakukan kosntruksi di 17 lokasi. Begitu pula dengan pemrograman yang konsisten dan akurasi penganggaran. Namun semestinya aspirasi wakil rakyat itu dilakukan sebelumnya dan disampaikan dalam forum-forum aspirasi agar instansi teknis di daerah mengetahuinya sehingga terkesan dadakan. Kecamatan Polokarto.4 triliun dari anggaran seluruh Cipta Karya sebesar Rp 12. ada pintu lain seperti dana aspirasi.berita utama Menara air yang dibangun PAMSIMAS sudah dapat dinikmati masyarakat Desa Kayuapak. Namun pada pelaksanaanya belum konsisten karena pintu lain yaitu aspirasi yang dilakukan wakil rakyat dalam kunjungan kerjanya. maupun Dana Daerah Urusan Bersama (DDUB). diantaranya pembinaan PDAM. Pengembangan Air Minum masih memegang dana paling besar.” kata Budi. PAM). Kabupaten Sukoharjo Selain pada pelaksanaan. beban PDAM atas keduanya masih tinggi. setidaknya baru separuh dari yang dibangun saja yang bisa dimanfaatkan. Ke depan juga perlu dilakukan penyaringan yang lebih ketat terhadap Readiness Criteria yang mencakup MoU. kali ini patut puas. mendorong PDAM yang dapat disehatkan dalam jangka pendek dan tidak memerlukan biaya investasi (termasuk program restrukturisasi utang). Dit. “RPIJM sudah tajam. Jumlah PDAM sehat menjadi 141. Rencana program dan investasi bidang Cipta Karya yang terwadahi dalam RPIJM berhasil tertampung 90% di APBN. kerjasama dengan swasta. Kedua institusi ini hampir separuh tenaganya adalah membina dan menyehatkan PDAM. PAM nampaknya harus memprioritaskan program pada saat seleksi usulan kegiatan untuk mensiasati rendahnya pemanfaatan infrastruktur pasca pelaksanaan. Dit. Perencanaan dan Pemrograman 2012 Dari sisi perencanaan tahun 2012. Dalam perkiraan ideal. lahan. Kondisi itu mendasari BPPSPAM dalam menyusun kebijakan dan strategi tahun 2012. business to business di area brownfield. Kabid Kajian Kebijakan dan Program BPPSPAM. Bellafolijani mengatakan. Sistem pemrograman mulai dari konsolidasi regional. monitoring dan evaluasi. Musrenbang. Dari sisi keuangan. Dalam evaluasi 2011. Mereka berhasil memanfaatkan peluang yang ada dengan sumber daya manusia yang mereka miliki. kurang sehat 122. Kerjasama Pemerintah Swasta (KPS). Selain itu perlu sanksi kepada Pemda. Pertama. CSR. Untuk ini. dan pinjaman perbankan. hambatan Foto: Pamsimas (Istimewa) 6 . namun disayangkan belum semua daerah menggunakan Strategi Pembangunan Permukiman dan Infrastruktur Perkotaan (SPPIP) menjadi payung program dan acuan penyusunan RPIJM. Penataan Bangunan dan Lingkungan di tahun 2011. pada 2012 pihaknya akan melihat lebih dalam sebelum memberikan tindakan kepada PDAM yang menjadi prioritas. dana APBN yang dipercayakan kepada BPPSPAM sudah cukup. Permasalahan lahan kadang masih menghantui. BPPSPAM akan melakukan percepatan penyehatan PDAM dengan dua prioritas yang meminimalisir dana APBN. memfasilitasi penyelenggaraan SPAM sesuai NSPK. Yang tak kalah penting adalah memperkatat readiness criteria. Detail Enginering Design (DED). sampai dengan menjadi DIPA. Meski demikian. yaitu mengurangi dana APBN dan memanfaatkan sebanyakbanyaknya sumber pendanaan dari luar. Ditjen Cipta Karya yang mengusung Rencana Program dan Investasi Jangka Menengah (RPIJM) sebagai quick win. Rata-rata. dan pola investasi lainnya. belum ada satupun PDAM yang memiliki hutang jangka panjang per pelanggan dan rasio utang terhadap total asset (debt to total asset) yang rendah. penyelenggaraan Diklat. Pada tahun anggaran 2012. Badan Pendukung Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) pada tahun 2011 lalu telah melakukan banyak hal. dan sakit sebanyak 84. Dit. Bina Program segera menyusun peran masingmasing Satgas di Pusat. Sesuai dengan salah satu misi BPPSPAM. Kinerja PDAM pada tahun 2011 menjadi cermin bagi BPPSPAM. hibah.8 triliun. Selain itu melakukan pendampingan intensif dalam memanfaatkan dana nonpemerintah dengan strategi KPS di area Greenfield. dan lainnya. yaitu sekitar Rp 3. Memuaskan karena kenyataannya tidak semua rencana bisa tertampung dalam RPIJM. tingkat Propinsi dan Tingkat Kota/ Kabupaten dan diharapkan pemahaman ataupun penajaman mengenai dokumen RPIJM kota /kabupaten dapat sejalan dengan tujuan dari pembangunan ke-Cipta Karya-an. Direktorat PAM menjadi direktorat paling besar penyerapannya bersama Dit. yaitu dengan tidak mengalokasikan APBN untuk pembangunan SPAM baru jika yang lama belum termanfaatkan. S. Membahas BPPSPAM pasti tidak akan lepas dari peran Direktorat Pengembangan Air Minum (Dit. Budi Yuwono juga menekankan kembali perlunya perencanaan yang matang karena dengan perencanaan yang baik akan menyelesaikan 50% masalah. kedua. Keduanya saling susul menyusul menembus angka lebih dari 90%. mendorong PDAM yang dapat disehatkan dalam jangka menengah dan memerlukan biaya investasi yang tidak terlalu besar.

Kedua.568.770 12. SPAM di kawasan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Dit.667 3.822 4.124 13.734. Dalam rencana program 2012.385.087. KKP).333.670 11. alokasi APBN untuk MBR maksimal 40% dari kapasitas terpasang.769 0 559.165 41.574.944. SPAM Kawasan Khusus untuk mendukung kerjasama Kementerian PU dan KKP untuk SPAM pelabuhan perikanan.000 1. Dit.531 3. sulitnya menyuplai material karena lokasi yang jauh maupun hambatan cuaca di 6 lokasi.935 2. Keenam.018.000.482. 2011 16. dan lainnya. Kegiatan-kegiatan skala kecil namun sangat bermanfaat langsung oleh masyarakat dilakukan melalui Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan (PPIP).596 JAN FEB MAR APR MEI JUN JUL AGT SEP 4.700 127.997 7.005 2.08%) 10. Keempat. artinya pemanfaatan kurang dari 50%.567 4.393 8.286 4. tapi kenyataan bahwa peran Dit.000.205 5.522.598 13.000 DALAM JUTAAN RUPIAH 12.339.777 12.000. Di beberapa kota besar. Ketiga. penanganan desa rawan air menerapkan pola pemberdayaan.798 3.984 6.000 5. Namun bukan angkanya yang mendapat perhatian CK-1. PPLP bahkan mengucurkan lebih dari Rp 100 miliar.” pesan Budi.368.000 14. didukung masyarakat dan juga secara politis didukung DPR. Harus dilakukan pengawasan yang ketat.474 PAGU RENCANA REALISASI PERCEPATAN 5.674.039. “Program PPIP sudah bagus.654 13.124. Dan kebijakan selanjutnya mempertahankan desa sasaran Pamsimas di 1250 desa agar fasilitator yang ada saat ini masih dapat didigunakan optimal.000.000 9.071 7.406.109 6.568 13.004 855.141.000.berita utama dari masyarakat setempat saat konstruksi di 9 lokais.350.783.091 1.000 13.623.399.455.515.652 2.000.161 2.640.615 10. Kelima.143.122.673.000. dan memanfaatkan pinjaman perbankan untuk PDAM sehat untuk memenuhi kekurangan DDUB.178 6.366.168.898 591.211 9. Sementara.922 8.187.614. untuk menjamin keberlanjutan pengelolaan aset terbangun.453.996 10. pertama SPAM terfasilitasi sesuai Bantek Penyehatan PDAM TA 2011 kepada 70 PDAM.994 2.991 8. (bcr) Kurva Penyerapan Ditjen Cipta Karya 2011 Rencana dan Realisasi Penyerapan Ditjen Cipta Karya TA.500 OKT NOP DES BULAN Edisi 1 4Tahun X4Januari 2012 7 .508.344 11. PPLP di berbagai daerah terlihat jelas dengan dilaksanakannya paket-paket kegiatan yang terbilang besar.122.854 5.524.062 9. pemanfaatan pembangunan SPAM IKK yang sebelumnya dibangun APBN lebih dari 70%. Jangan sampai kejadian dana masyarakat yang disunat merembet ke tempat lain.994 9.218. Prioritasnya pada IKK dibangun APBN yang hingga saat ini belum optimal.534. PAM memiliki kebijakan program prioritas antara lain. Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman (PPLP) mendapat sorotan karena penyerapannya paling rendah (81% per 29 Desember 2011). Kemen ESDM.847. SPAM Perdesaan yang diarahkan untuk sinergi dengan Program Pro Rakyat kementerian lain (lokasi Kemen PDT.859 13.241.215.000.042.402.542 10.764 203. Dit. mendorong terwujudnya SPAM Regional di 4 Lokasi untuk memenuhi target Renstra.949 7.886.862 1.445 (92.040 12.000 6.350.000 3. Sebagai direktorat yang paling besar memegang dana Cipta Karya di tahun 2011 ini.

disatu sisi penyesuaian tarif membuat PDAM dapat menutup biaya operasional dan menjadi sehat. Dilematis memang. Haryono Kota Tanjung Pinang. Kantor kecil ini memiliki jumlah 114 pegawai. disisi lain. Kepulauan Riau. Keberhasilan PDAM Tirta Kepri Melakukan Penyesuaian Tarif Air Minum Penyesuaian tarif identik dengan menaikkan tarif.liputan khusus Foto: Danang Pidekso Mengungkit Tarif Menepis Hutang Miradian Isyana Wistyanti & Danang Pidekso *) Kantor PDAM Tirta Kepri yang terletak di Jalan MT. 8 . Tema ini merupakan permasalahan “klasik” dan isu sensitif kebanyakan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di seluruh Indonesia. penyesuaian tarif justru menimbulkan protes masyarakat dan gejolak.

Awal memimpin. Berita bagus berupa turunnya SK Gubernur tentang kenaikan tarif beberapa hari sebelum. tinggal PDAM itu memilih. investasi lewat penjaminan bank. Berbagai program dan bantuan pun dilakukan. ia beserta jajarannya pun mulai melakukan pembenahan. Alasan politis. Abdul Kholik Pazdawani mulai memimpin PDAM Tirta Kepri awal 2010 lalu. ditengah banyaknya PDAM berkinerja buruk dan gagal dalam menyesuaikan tarif. Untuk PDAM sakit ada batuan program dan pendampingan. ada yang 5. seharusnya itu yang terjadi. Mengenakan batik warna biru. ternyata besaran tarif yang dikenakan perlu penyesuaian agar PDAM menjadi sehat. bantuan program. Fakta lain menunjukkan. konsep perusahaan “ideal”. Direktur Utama PDAM Tirta Kepri itu dengan ramah menyambut kami di kantornya. sementara untuk PDAM sehat ada bantuan pengembangan investasi dan sebagainya. program restrukturisasi utang. Tak jarang di berbagai daerah. “Namun itu semuanya tidak akan berjalan jika tidak ada komitmen. saat ini mulai volumenya mulai teratur dan tidak pernah kering. Harganya pun bisa mencapai 3 juta lebih sekali sambung. kebocoran air mencapai 50% lebih.liputan khusus emo warga Indramayu ke gedung DPRD untuk menolak kenaikan tarif PDAM 100% tahun 2010 lalu. baik dari direksi PDAM maupun Kepala Daerah setempat. adalah beberapa bukti dari kebijakan menaikkan tarif air minum. Hal ini tentu tidak sebanding dengan meningkatnya biaya operasional PDAM dan laju inflasi. Waduk kering dan tidak terpelihara. Lulus fit and proper test sebagai direktur PDAM. Sudah ada dua orang kita pecat waktu itu. dari hasil audit BPKP kepada 240 PDAM di tahun 2011. utang mencapai 26 miliar ditambah lagi dengan adanya mafia penyambungan oleh oknum PDAM. Komitmen. pendampingan.” cerita Abdul. Dirjen Cipta Karya Budi Yuwono dalam berbagai workshop maupun sosialisasi menganalogikan Pemerintah Pusat itu seperti Rumah Makan Padang. banyak PDAM belum menyesuaikan tarif sejak lama. Sehingga satu-satunya jalan untuk menutup biaya operasional adalah dengan melakukan Edisi 1 4Tahun X4Januari 2012 9 . hal itu ternyata belum cukup untuk menutup biaya operasional. Begitu sulitkah PDAM menyesuaikan tarif ? Sebagai perusahaan plat merah milik pemerintah daerah. Kondisi PDAM Tirta Kepri Wajah Abdul Kholik hari itu tampak cerah. Salah satunya adalah PDAM Tirta Kepri. Dari segi Sumber Daya Manusia (SDM). Untuk yang merugikan sampai ratusan juta maka kita pecat. efisien dan menguntungkan. Hal ini saya rasakan sendiri ketika saya pindah dan mau menyambung air. tingkat kepercayaan masyarakat kepada PDAM semakin rendah. Utang kian menumpuk. Namun. baik bantuan teknis. Sambungan air disini berbedabeda kalau mau lancar sekian juta. Kesan PDAM kecil yang sedang tumbuh tampak dari kondisi dan suasana kantor PDAM tersebut. Ujung-ujungnya. perabotan. Melihat kondisi tersebut. mau lebih lancar tambah lagi. Dengan sangat antusias dan semangat. Abdul Kholik menjelaskan kepada kami perihal perjalanan penyesuiaan tarif PDAM yang dipimpinnya. aksi menyegel gedung PDAM oleh masyarakat Bayan di Lombok akhir tahun 2011. ia kaget dengan kondisi memprihatinkan perusahaan pelat merah tersebut. dari laporan mayarakat terdetiteksi 30 oknum PDAM melakukan praktek penyambungan ilegal. Redaksipun berkesempatan mengunjungi Tanjung Pinang Kepulauan Riau untuk melihat lebih dekat keberhasilan PDAM Tirta Kepri menyesuaikan tarif. tidak sedikit pula PDAM yang berhasil menyesuaikan tarif tanpa disertai huru-hara ataupun konflik horisontal. 10 bahkan 20 tahun belum menyesuaikan tarif. Namun fakta berkata lain. banyak PDAM memilih berhutang dan terus mendapatkan suntikan dana dari pemda. Persoalan ini tentu membuat Ditjen Cipta Karya dan juga BPPSPAM Kementerian Pekerjaan Umum selaku pembina PDAM seluruh Indonesia merasa “gerah”. Hal itu tentu saja tidak sehat bagi PDAM. Selain itu perbaikan IPA (Instalasi Pengolahan Air) dan juga jaringan perpipaan secara bertahap mulai dibenahi.” kata Budi Yuwono disetiap kesempatannya. artinya lebih dari separuh PDAM di Indonesia belum menetapkan tarif yang wajar. Sebagai informasi juga. Pipa-pipa cacing mulai ditertibkan dan diganti dengan pipa baru. Untuk infrastruktur. masyarakat menjadi korban karena pelayanan terus menurun. Setelah semua dibenahi. Baik luas bangunan. usaha-usaha PDAM kecil yang terletak di Tanjung Pinang Kepulauan Riau ini berhasil membuat Gubernur Kepri mengeluarkan SK kenaikan tarif PDAM. dimana suatu bentuk usaha yang menyediakan jasa dalam hal ini air minum bagi masyarakat dengan mengenakan tarif dan menghasilkan untung bagi perusahaan. Kerjasama Pemerintah Swasta (KPS) dan sebagainya. Prosedur yang dilakukan pun bertahap mulai dari peringatan sampai pemecatan. “Kemarin itu. mindset tentang air sebagai barang sosial nampaknya merupakan beberapa alasan kuat mengapa penyesuaian tarif sulit diwujudkan. itulah kunci keberhasilan PDAM dalam manaikkan tarif. Akibatnya. tampak masih terbawa pada suasana itu. Dalam waktu kurang dari dua tahun. Meskipun demikian. tempat pengaduan. jumlah pegawai sampai dengan ruang direktur yang sederhana jelas menggambarkan kondisi PDAM milik Provinsi Kepulauan Riau itu. infrastruktur tidak terawat serta aliran air semakin tidak lancar. Setelah dianalisa. Waduk yang sempat kering tahun 2008. dimana pemerintah telah menyediakan berbagai menu. dalam pikiran Abdul Kholik saat itu. kebijakan tidak popular. sebanyak 128 PDAM belum menetapkan tarif Full Cost Recovery (FCR). karyawan “nakal” mulai ditertibkan. Untuk melihat lebih dekat bagaimana perjalanan PDAM D Tirta Kepri dalam menaikkan tarif. “Ketika saya dilantik oleh Gubernur saya diberi amanah untuk memberantas mafia ini. masih terdapat PDAM yang menetapkan tarif air minum rata-rata sebesar Rp 1000/m3 atau 1500/m3.” tutur Kholik. Waduk Sungai Pulai sebagai sumber air baku dengan kapasitas 500 l/detik mulai dinormalisasi bekerjasama dengan Balai Besar Wilayah Sungai Kementerian PU. loket pembayaran. semua akan berjalan efektif.

Adanya BPPSPAM dapat menjadi pihak netral dan juga lebih menyakinkan pemprov. sehingga tidak timbul kecurigaan Pemprov kepada PDAM. DPRD maupun LSM terkait penyesuaian tarif.600 per M3 Rp. Program tersebut di­ adakan di Jakarta dengan mengundang beberapa PDAM untuk melakukan penjaringan minat PDAM. “Sebelum saya masuk. 5. Ternyata tarif kita sudah tidak memungkinkan. ini juga dilengkapi dengan fasilitas dan mediasi baik kepada Walikota. 2. Tarif air sebesar Rp 1200 kala itu dirasa terlalu murah dan tidak wajar. proses selanjutnya adalah meyakinkan Pemprov Kepri terkait hitunghitungan kenaikan tarif.liputan khusus penyesuaian tarif air rata-rata. Sampai pada awal 2011. 10 . Untuk itu kita mengusulkan untuk menaikkan tarif.000 per 0. 2. Tarif air waktu itu berdasarkan pada SK Bupati Kepulauan Riau No : 394/X/2001 tanggal 24 Oktober 2001 tentang penetapan penyesuaian tarif air bersih PDAM Tirta Janggi Kabupaten Kepulauan Riau. “Waktu itu sebenarnya program pendampingan sudah tutup.” katanya. proses ini tidaklah mudah.15 per liter HARGA AIR KEMASAN Rp.” kenang Kholik. namun berkat lobi dan kedekatan dengan teman-teman BPPSPAM akhirnya kita bisa masuk sebagai pendaftar terakhir. 2. tidak ada yang percaya baik pemprov maupun DPRD . 263. dengan perhitungan tarif yang kita lakukan sendiri waktu itu. Program ini bertujuan mendamping PDAM dalam penyusunan tarif yang proporsional termasuk menyusun bisnis plan. 40. belum cukup juga untuk menutup biaya operasioal. keberadaan program pendampingan ini sangat membantu. terdapat Program Pendampingan PDAM dari Badan Pendukung Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) Kementerian PU. Setelah selesai berhitung. Menurut kholik. Menurut khalik. usulan kenaikan tarif pernah dilakukan. ia jadi lebih percaya diri dalam berhadapan dengan pemprov.6 liter HARGA AIR PDAM LEBIH MURAH Poster komunikatif yang digunakan oleh PDAM Tirta Kepri dalam mensosialisasikan kenaikan tarif kepada warga. Jalan masuk untuk penyesuaian tarif pun nampak cerah. Problematikan Kenaikan Tarif Usul kenaikan tarif sebenarnya sudah diajukan Direksi Tirta Kepri sejak 2008 kepada Bupati Tanjung Pinang. Program pendampingan mulai berjalan untuk menghitung besaran kenaikan tarif PDAM.6 per liter = = Rp.1. Program TARIF AIR BARU PDAM (TARIF FCR) HARGA AIR JERIGEN Rp. PDAM Tirta Kepri pun ikut mendaftar sebagai urutan terakhir dari 13 PDAM dalam program itu.” kata Kholik .000 per 19 liter HARGA AIR PDAM Rp. “Setelah air baku memadai.000 per botol = Rp. 75 per liter HARGA AIR MOBIL TANGKI Rp.000 per M3 = Rp. 2. berkali-kali ia harus menyerahkan data ke pemprov untuk menyakinkan mereka. Dalam setiap kesempatan ia selalu mengundang BPPSPAM untuk menjelaskan pentingnya penyesuian tarif kepada mereka. 40 per liter HARGA AIR ISI ULANG Rp. kebocoran kita perbaiki. Fungsi BPPSPAM selaku mediator sekaligus fasilitator memainkan peran krusial disini. Namun usulan itu ditolak mentah-mentah. Namun.500 per 20 liter = Rp.

10 11 .000 17. bahkan ada pipanya yang sejak tahun 1971 belum pernah diganti.000 14. apapun caranya PDAM harus mampu memenuhi kebutuhan masyarakat termasuk dengan menaikan tarif.” kata Rudy (Tanjung Pinang Pos/ 2011). sosialisasi diadakan sebanyak tiga kali dengan mengundang tokoh-tokoh masyarakat. Dukungan juga datang dari kalangan pemerhati dan juga akademisi Zamzami A Karim.350 7.100 9.liputan khusus “BPPSPAM ini semacam tameng bagi kami untuk menyakinkan mereka.500 9.500 6.750 1.300 5.” kata Dosen Universitas Maritim Raja Ali Haji Tanjung Pinang ini.30 ≥ 30 0 .” kata Kholik.500 4. yaitu Bintan.350 7.10 11 .20 21 .200 1. Tanjung Pinang dan DPRD Provinsi Kepri.000 19. mulai Rp 2000 di tahun 2012. (Tanjung Pinang Pos/ 2011).” kata Kholik.750 1. peran media massa juga tak kalah penting dalam proses sosialisasi ini. Untuk sosialisasi dengan DPRD. kebanyakan instalasi PDAM saat ini sudah sangat tua.500 3.500 7.200 11. Dalam sosialiasi ini juga tidak mudah. menurutnya.20 21 . Januari 2012 Rencana dan Realisasi Penyerapan Ditjen Cipta Karya TA. nampaknya tahu betul bagaimana problematika sebuah perusahaan. Karena itu.30 ≥ 30 TARIF LAMA 800 800 800 800 1.500 5. kita harus bisa merangkul mereka dan memberikan informasi apa adanya.750 1.000 3. dan berkemungkinan tahun 2013 baru akan terlihat peningkatannya “Peningkatan pelayanan akan dilakukan secara bertahap.30 ≥ 30 0 .800 11.10 11 .500 5.150 14. “Apalah arti harga air Rp2000/kubik jika dibandingkan dengan membeli dari tanki-tanki justeru lebih mahal. Momentum juga harus diperhatikan.20 21 . Ketika intensitas hujan tinggi.500 6. tidak mengalami banyak kesulitan.900 2. Saya rasa pilihan menaikkan harga dengan peningkatan kapasitas pelayanan adalah pilihan rasional.750 2. sehingga kebutuhan mereka akan air PDAM tidak terlalu banyak.560 11. sesuai dengan kondisi kesulitan keuangan yang kini terjadi di PDAM Tirta Kepri.10 11 . “Anggota DPRD itu rujukannya media massa.500 3.500 4. Setelah proses sosialisasi berlangsung.500 8.20 21 . sampai 2600 di tahun 2013.560 9. Tak luput.30 ≥ 30 0 .000 14. sosialiasi harus dilakukan terhadap tiga DPRD. untuk tahap awal kenaikan hanya akan memberikan dampak terhadap penyehatan internal PDAM saja. Dalam setiap sosialisasi. Momentum itu penting. bak penampung air masyarakat pastilah terisi penuh.850 2. BPPSPAM selalu mendampingi untuk menjelaskan tentang pentingnya penyesuaian tarif. Hal itu menjadi salah satu faktor sosialiasi berjalan lancar. Respon masyarakat cukup positif saat itu.500 3.20 21 .350 7.850 5.300 4.200 1.500 1.” kata Kholik.300 4.30 ≥ 30 0 .10 11 . angket pun ikut disebar untuk mengetahui respon pelanggan dan pelayanan PDAM selama ini.000 TARIF BARU 5. sebagai PDAM milik provinsi.800 14. “Dalam sosialisasi itu kita jelaskan kalau menyambung air PDAM itu biayanya jauh lebih murah daripada membeli lewat truk atau drum.800 1. Kenaikan ini tinggal menunggu SK dari Gubernur turun. Selain itu. Setelah mendapat lampu hijau.10 11 . Selain itu.400 1.20 21 . 2011 USULAN STRUKTUR TARIF AIR MINUM BARU PDAM TIRTA KEPRI (TARIF FULL COST RECOVERY) GOLONGAN SOSIAL UMUM BLOK (M3) 0 .100 9. Salah satu anggota DPRD Provinsi Rudy Chua mengatakan. Akhirnya.500 4.300 TARIF BARU 1.800 15.” tutur Kholik.20 21 .100 5. Menurut Kholik.200 USULAN STRUKTUR TARIF AIR MINUM BARU PDAM TIRTA KEPRI (TARIF FULL COST RECOVERY) GOLONGAN NIAGA KECIL BLOK (M3) 0 . Menurut Kholik. sosialisasi kenaikan tarif pun dilakukan.10 11 .300 SOSIAL KHUSUS NIAGA BESAR RUMAH TANGGA INDUSTRI INSTANSI PEMERINTAH GOLONGAN KHUSUS Edisi 1 4Tahun X4Januari 2012 11 .800 2.600 3. Kenaikan ini rencannya dilakukan secara bertahap.600 3. kebutuhan air adalah kebutuhan yang tidak bisa ditawar. masyarakat sebagai konsumen menjadi prioritas utama dalam sosialisasi kenaikan tarif. Lampu hijau dari pemprov soal kanaikan tarif dari Rp 1200 menjadi Rp 2600 diberikan. media itu sangat besar perannya.10 11 .500 6. Untuk itu penyesuiaan tarif ini penting. bulan November dan Desember merupakan saat-saat musim hujan di Kepulaan Riau.30 ≥ 30 TARIF LAMA 2. Sosialisasi dilakukan juga dengan menyebar Brosur dan pamflet kepada pelanggan PDAM.30 ≥ 30 0 .800 9.000 11. Untuk sosialisasi kepada masyarakat. “Saat itulah momen yang tapat untuk menaikkan tarif.000 1.000 5.20 21 .30 ≥ 30 0 .150 2. Kebanyakan anggota DPRD yang berprofesi sebagai pengusaha. jika kita bisa merangkul media massa maka akan semakin mudah.000 6.

Tarif yang diberlakukan ini adalah tarif PDAM Kabupaten Kepulauan Riau berdasarkan SK Bupati Kepulauan Riau No: 394/X/2001 tanggal 24 Oktober 2001 tentang penetapan penyesuaian tarif air bersih PDAM Tirta Janggi Kabupaten Kepulauan Riau. dan Waduk Kolong Enam yang debitnya sangat terbatas terutama pada musim kemarau.200 menjadi Rp 2000. Setelah masyarakat mulai merasakan pelayanan yang baik. Keberhasilan PDAM Tirta Kepri dalam penyesuaian tarif ini patut mendapatkan apresiasi. akhirnya kenaikan tarif baru disetujui oleh Gubernur mulai diberlakukan setelah keluarnya SK Gubernur Riau awal Januari 2012. Karena keterbatasan pelayanan air PDAM. PDAM milik provinsi ini mengemban tugas untuk melayani Kota Tanjung Pinang dan Kabupaten Bintan. Semangat dan komitmen yang ditunjukkan direksi dan jajarannya dapat dijadikan teladan bagi PDAM lain. PDAM Tirta Kepri mengikuti program pendampingan yang diadakan BPPSPAM.liputan khusus merupakan bulan bahaga bagi seluruh jajaran PDAM Tirta Kepri. Perjalanan PDAM kecil di Kepulaun Riau diatas. Dengan SK tersebut maka perhitungan kenaikan tarif pun mulai dikenakan. Kinerja keuangan PDAM hingga saat ini masih merugi karena dengan menjual air masih dibawah harga pokok produksi yaitu dengan tarif rata-rata Rp 1. PDAM ini berhasil menjalin komunikasi efektif dengan stakeholder yang ada dalam proses penyesuaian tarif. 12 . Dengan berbasis kinerja.” kata Khaliq. PDAM Tirta Kepri telah melayani 100 ribu jiwa dari 200 ribu jiwa penduduk di wilayah pelayanan. masyarakat memenuhi kebutuhan airnya dengan menampung air hujan dan membeli air dari jerigen yang tidak terjamin kualitasnya dan dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Namun kenaikan akan kita lakukan bertahap muali Rp 2000 untuk tahun 2012 dan 2. Waduk Seijago. operasional. PDAM Tirta Kepri memiliki cakupan pelayanan PDAM sebesar 49.2% (data BPPSPAM. Ditengah-tengah keterbatasan SDM. Selama 10 tahun tarif ini belum mengalami penyesuaian sedangkan berdasarkan pasal 23 Permendagri No. kenaikan tarif pun tidak terlalu mendapat masalah maupaun penolakan. Dalam melayani masyarakat.2/ liter.26 tahun 2005 tentang PedomanTeknis danTata Cara PengaturanTarif Air Minum pada Perusahaan Daerah Air Minum. IPA yang lama dibangun sejak tahun 1980 dengan kapasitas 40 Liter/detik. pelayanan hingga SDM. PDAM ini terletak di Kota Tanjung Pinang dimana sebagian wilayah merupakan dataran rendah kawasan rawa bakau dan sebagian lain merupakan perbukitan sehingga lahan kota sangat bervariasi dan berkontur.600.600 mulai tahun 2013. Setelah melakukan proses pendampingan dan sosialisasi. BPCK Profil PDAM Tirta Kepri PDAM Tirta Kepri merupakan PDAM yang melayani provinsi ke-32 yaitu Kepulauan Riau. PDAM Tirta Kepri mengandalkan sumber air dari Waduk Sungai Pulai. dapat menjadikan cambuk bagi PDAM lain terkait dengan kenaikan tarif. infrastruktur dan juga air baku yang dimiliki. 2010). Dengan kapasitas produksi 363 Liter/detik. *) Staf Bagian Umum dan Informasi BPPSPAM dan Staf Subdit Data dan Informasi. Surat Keputusan (SK) Gubernur Kepri tentang kenaikan tarif yang dinanti akhirnya keluar juga. PDAM Tirta Kepri yang memiliki 114 pegawai ini memiliki permasalahan pada kinerja keuangan. Dengan status kinerja kurang sehat (penilaian kinerja BPPSPAM. PDAM ini awalnya memfokuskan dulu dalam perbaikan pelayanan. Terhitung mulai awal Januari 2012 tarif baru berubah dari Rp 1. Kondisi tanah yang mengandung bauksit sangat sulit untuk mendapatkan sumber air dari air tanah.2010). Dengan 28 ribu sambungan pelanggan tersebut. “Di SK nya memang langsung kita patok Rp 2.200/ m3 atau Rp 1. Foto: Danang Pidekso Direktur PDAM Tirta KepriAbdul Kholik (kanan) sedang menunjukkan perbaikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Sungai Pulai. Pendampingan BPPSAM dalam sosialiasi maupun mediasi kepada DPRD dan Pemprov tergolong ampuh sebagai pihak netral untuk menyakinkan stakeholder yang ada. Untuk kesinambungan pelayanan PDAM paling lambat 5 (lima) tahun sekali direksi dapat melakukan peninjauan tarif. Sampai pada awal tahun 2011 lalu.

Standar. Sasarannya tentunya adalah peningkatan kinerja PDAM. badan pengawas. Dalam konteks penyehatan PDAM. Saat ini masih terdapat 129 PDAM dari 360 PDAM yang menjual air dibawah harga dasar. bahkan dengan DPRD. Tidak hanya itu. bagaimana pendapatan anda? Saya pikir itu merupakan suatu langkah yang tepat untuk PDAM Tirta Kepri mengelola PDAMnya kearah yang lebih baik. Namun. Terkait Program Pendampingan yang dilakukan BPPSPAM. PDAM yang belum memiliki RT3 dan belum terpogramkan oleh Dit PAM untuk mendapatkan penyehatan. 2893. apa tujuan program itu? Program ini bertujuan untuk mendampingi PDAM dalam membuat Business Plan. kami tidak ingin berdiri di depan. sementara BPPSPAM berperan dalam memberikan rekomendasi tindak turun tangan (RT3) sesuai dengan fungsi yang diamanatkan Permen PU 294/2005. Pedoman dan Manual (NSPM) oleh penyelenggara dan masyarakat. berikut wawancara dengan Kepala Badan Pendukung Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) Rachmat Karnadi. maka ini juga menjadi sasaran program kami.435. Bagaimana koordinasi dengan Ditjen Cipta Karya yang juga membawahi PDAM ? Program yang ada di BPPSPAM dan Cipta Karya melalui Dit.55/ m3 sedang­ kan biaya dasar produksi Rp. salah yang dominan adalah tarif tidak proporsional terhadap biaya pokok produksi. Itu yang menjadi tantangan kita sekarang. Para pemangku kepentingan tersebut adalah DPRD. Menurut Bapak. apa sebenarnya masalah utama PDAM dalam menerapkan penyesuaian tarif? Yang utama adalah tidak ada komunikasi antara PDAM dan para pemangku kepentingan lainnya. Sudah ada beberapa PDAM yang melakukan penyesuaian tarif. Terkait Keberhasilan Tirta Kepri dalam menaikkan tarif. baik yang tidak sehat menjadi sehat maupun yang sehat menjadi lebih sehat. Tarif PDAM di Indonesia saat ini rata2 Rp.liputan khusus Kepala BPPSPAM Rachmat Karnadi Program pendampingan penyesuaian tarif PDAM mulai dilakukan oleh BPPSPAM tahun 2011 lalu. namun sudah menyadari pentingnya penyesuaian tarif. yaitu salah satunya penerapan Permendagri No. Karena selama ini mereka menerapkan tarif yang dapat merugikan PDAM sehingga perlu menyesuaikan tarif. Kenapa tarif ? Karena kalau kita evaluasi kembali penyebab ketidaksehatan kondisi PDAM. Bupati/Walikota. LSM dan masyarakat tentunya. Kuantitas dan Kontinuitas). Program tersebut bertujuan mendamping PDAM dalam penyusunan financial projection dan juga fasilitator dalam melakukan mediasi baik ke Walikota. Untuk membantu pemerintah daerah dalam menerapkan NSPK di bidang air minum. Dari PDAM yang difasilitasi saat ini sudah berapa PDAM yang berhasil menaikkan tarif ? Sebenarnya bukan menaikkan tarif yang tepat adalah menyesuaikan tarif. artinya sehat namun rawan menjadi tidak sehat karena tarif yang tidak rasional/proporsional. maka kami dapat membantu melalui program ini. kami ingin PDAM berperan sebagai aktor utama dalam proses konsultasi ini dan kami berperan sebagai mediator serta fasilitator. yaitu K3 (Kualitas. DPRD maupun LSM terkait dengan penyesuaian tarif. PAM. Sasaran program ini siapa ? Sasaran program ini adalah para pemangku kepentingan PDAM. bagi PDAM yang “sehat”. Namun. untuk melakukan penyesuaian tarif.70/ m3. tentunya PDAM harus berkonsultasi dengan pemilik (bupati/walikota/gubernur). Mengapa menaikkan tarif begitu penting ? Sebenarnya bukan menaikkan tarif yang tepat adalah menyesuaikan tarif. Bisa dijelaskan Posisi BPPSPAM dalam mendukung PDAM seperti apa ? Salah satu fungsi BPPSPAM berdasarkan Permen PU No.294/2005 adalah membantu pemerintah dan pemerintah daerah dalam penerapan Norma. Oleh karena program kami meliputi pendampingan kepada Sumber Daya Manusia (SDM) PDAM dalam menyusun business plan yang menjadi syarat mutlak dalam penerapan tarif. 3. (dvt) Foto: Danang Pidekso Wawancara dengan Edisi 1 4Tahun X4Januari 2012 13 . 23 Tahun 2006 Tentang Pedoman Teknis Dan Tata Cara Pengaturan Tarif Air Minum Pada Perusahaan Daerah Air Minum. pendampingan serupa dilakukan oleh Dit. Bisnis plan ini lah yang menjadi salah satu alat komunikasi dan konsultasi dengan para pemangku kepentingan. PDAM tidak dapat mengkomunikasikan apa yang diperlukan oleh PDAM yang harus didukung oleh pemangku kepentingan sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 16 Tahun 2005 Pasal 60 Tentang Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum.PAM tentunya saling bersinergi dan menguatkan. Untuk lebih mengetahui kebijakan tersebut.

diyakini bahwa terjadinya banjir di Kota Semarang bagian Tengah disebabkan oleh dua faktor. Kota Semarang bagian Tengah terutama di sebelah Utara terletak di dataran rendah yang berbatasan dengan Laut B Kolam Retensi Foto: Danang Pidekso 14 . yaitu faktor alam (pasang surut air laut. 1990. penurunan muka tanah). merobohkan 25 rumah. 1977. Sebagai contoh. Jika kita melihat faktor alam. Kota Semarang khususnya bagian Tengah hampir setiap tahunnya selalu berpotensi terkena bencana banjir. Albert Reinaldo & Yulia Kusumastuty *) ahkan banjir besar sudah terjadi beberapa kali yaitu pada tahun 1973. Sementara itu. intensitas hujan) dan faktor manusia (kepadatan penduduk. merusak 126 rumah dan 15 bangunan fasilitas umum (sumber: Satuan Kerja PPLP Jawa Tengah. 2012). Pada tahun 1990 misalnya.info baru Tantangan Kota Semarang Bagian Tengah Dalam Mengatasi Banjir Bencana banjir merupakan permasalahan umum yang terjadi di sebagian besar Kota di Indonesia. 2002 dan 2007. 1997. banjir besar yang terjadi akibat meluapnya Kali Garang dan sungai-sungai lain yang ada di Kota Semarang dan sekitarnya menggenangi daerah permukiman seluas 145 ha setinggi 2 m selama 3 jam dan menewaskan 47 orang.

Hujan dengan intensitas sangat tinggi mengakibatkan saluran drainase yang ada tidak bekerja secara maksimal sehingga banjir tidak dapat dihindarkan. 2012). Edisi 1 4Tahun X4Januari 2012 15 . sehingga menyebabkan saluran tersumbat dan kapasitas saluran berkurang. dapat menyebabkan terjadinya banjir. Komponen B (Pembangunan Waduk Jatibarang di Kali Kreo) dan Komponen C (Perbaikan Sistem Drainase Kota Semarang). maka dalam 30 tahun mendatang Kota Semarang akan mempunyai masalah yang lebih besar lagi dalam mengelola sistem drainase. Faktor alam lainnya adalah tingginya intensitas hujan yang terjadi akhir-akhir ini akibat perubahan iklim.info baru Peta Genangan Semarang Bagian Tengah Jawa. termasuk perubahan tata guna lahan. Dapat dibayangkan apabila penurunan muka tanah terus terjadi. JICA Loan IP-534 (Integrated Water Resources and Flood Management Project for Semarang) yang akan berakhir pada Juli 2015 terdiri dari 3 komponen. sistem pengaliran secara gravitasi tidak dimungkinkan sehingga saluran drainase bergantung hanya pada pompa. Dalam rangka penanggulangan banjir Kota Semarang. Pertambahan penduduk yang pesat juga dapat meningkatkan produksi sampah yang dihasilkan. yaitu: Komponen A (Normalisasi Kali Garang dan Banjir Kanal Barat dan Rehabilitasi Bendung Simongan). Penurunan muka tanah di Kota Semarang wilayah Tengah adalah sekitar 10 cm/tahun (Mitsuo Miura. Jika terjadi hujan dengan intensitas yang sangat tinggi dapat mengakibatkan air tidak terserap ke dalam tanah dan menjadi aliran permukaan. Apabila hal ini terjadi dan kapasitas saluran tidak mencukupi. ketika muka pasang tertinggi terjadi (lebih dari 0. Pertumbuhan penduduk yang pesat dan perkembangan kota termasuk kebutuhan rumah tinggal menyebabkan perubahan kondisi fisik kota. Pemerintah Jepang memberi bantuan ke Pemerintah Indonesia dalam bentuk pinjaman dana dengan nomor JICA Loan IP534. Selain faktor alam. faktor manusia mengakibatkan luasan banjir semakin bertambah. Pinjaman tersebut dihibahkan oleh Pemerintah Pusat ke Pemerintah Kota Semarang untuk mengatasi banjir karena rob dan juga akibat air hujan yang setiap tahun terjadi di Kota Semarang.45 m) maka tinggi permukaan tanah di sebelah utara Kota Semarang bagian Tengah berada di bawah muka air laut sehingga rob/luapan air laut rentan terjadi yang kemudian menyebabkan daerah permukiman tergenang. sehingga beban saluran drainase meningkat juga. Pemicu lainnya yang sangat penting dan yang menjadi isu utama di Kota Semarang adalah penurunan muka tanah yang disebabkan pengambilan air tanah secara berlebihan tanpa dibarengi oleh pengisian air tanah yang seimbang. Pada saat itu juga. Komponen A dan B dikerjakan oleh Ditjen Sumber Daya Air sedangkan Komponen C dikerjakan Ditjen Cipta Karya melalui Satker PPLP Jawa Tengah untuk menangani masalah banjir di Semarang bagian Tengah. Pada saat ini.

penimbunan tanah dilakukan per segmen yang bertujuan untuk memastikan apakah timbunan tanah tersebut tidak mengalami pergerakan lateral (proses konsolidasi tanah) . Ketidakcukupan dana pinjaman JICA Loan IP 534 tersebut disebabkan antara lain karena kapasitas pompa menjadi 35 m3/dtk dan perlunya membuat kolam retensi seluas ± 7 ha agar pompa drainase ini lebih efisien dalam pengoperasiannya. yaitu masalah teknis dan non teknis. Pergerakan tanah juga terjadi pada saat pembuatan tanggul kolam retensi sehingga dimungkinkan land slide terjadi. pompa penyedot lumpur. pengadaan genset dan pemasangan kelengkapannya saat ini sudah ada pemenang. Untuk menghindari kegagalan tiang pancang. Pergerakan-pergerakan tanah terjadi secara lateral ketika pemasangan tiang pancang beton K 600 (448 buah) dilakukan untuk pekerjaan rumah pompa. desain yang sudah dibuat tidak mungkin dilaksanakan karena lahan yang direncanakan untuk pembangunan fasilitas perbaikan sistem drainase Kota Semarang tersebut telah berubah fungsi. trash rake. pemasangan tiang pancang dilakukan secara bertahap. Untuk progres pekerjaan Paket C-1 yang terdiri dari pekerjaan fisik berupa pekerjaan rumah pompa. pintu-pintu air. Lalu lokasi pompa yang semula direncanakan di Kali Asin dan Kali Baru dengan kapasitas masingmasing 9. pintu air. pengadaan saringan sampah dan alat pembersih sampah. Selain itu. paket C-2 (Semarang Pumping Station (Mechanical and Electrical Works)). Untuk Paket C-3 dan C-4 saat ini masih dalam persiapan. berakibat pada ketidakcukupan dana pinjaman JICA Loan IP 534 untuk menyelesaikan perbaikan Sistem Drainase Kota Semarang sebagaimana yang direncanakan semula. Dengan perubahan lokasi stasiun pompa tersebut. Untuk masalah teknis. Untuk mengetahui kelayakan tiang pancang. paket C-3 (Revetment Improvement (Lower Semarang and Asin River)) dan paket C-4 (River Dredging) seperti terlihat pada gambar 1. emergency spillway. di sisi embankment diberi penahan Denah Paket C-1 J G B I D E H A F C KETERANGAN : A = PUMPING HOUSE B = GATE HOUSE C = UPSTREAM TRASH RACK D = RETARDING POND E = RETAINING WALL PART A F = RETAINING WALL PART B G = RETAINING WALL PART C H = DS TRASH RACK I = EMERGENCY SPILWAY J = BUILDING 16 . test PIT (Pile Integrity Test) dilakukan. kantor.info baru Detail desain perbaikan sistem drainase Kota Semarang untuk Komponen C telah selesai dilakukan pada tahun 2000. Komponen C itu sendiri dibagi atas 4 paket kegiatan yaitu kegiatan paket C-1 (Semarang Pumping Station and Retarding Pond (Civil and Architectural Works)). dinding penahan. Untuk menghindari land slide. Ada beberapa permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan komponen C khususnya Paket C-1 yang saat ini masih dalam tahap pembangunan fisik. Namun diperjalanan waktu. kolam retensi. Sedangkan untuk Paket C-2 yang terdiri dari pengadaan dan pemasangan pompa submersible.9 m3/dtk dan 4. Hal itu dapat menyebabkan kegagalan tiang pancang seperti kemiringan tiang pancang lebih dari 2% dan juga ada beberapa tiang pancang yang patah sehingga perlu dilakukan pemancangan kembali di samping tiang pancang yang gagal. penutupan Pelaksanaan Komponen C Kali Semarang dan Kali Baru adalah sebesar 69% (status 31 Januari 2011). hal utama yang menjadi kendala adalah kondisi geologi tanah yang mana tanahnya berlumpur (soft soil).4 m3/dtk berpindah lokasi di muara Kali Semarang.

penganggaran yang optimal dan berkelanjutan terhadap anggaran operasi dan pemeliharaan sistem perlu disediakan. Peran aktif dari masyarakat sekitar bersama dengan Pemerintah Kota diperlukan dalam pengelolaan komponen C. Pemerintah Kota Semarang telah memberikan kompensasi kepada nelayan dan merelokasi permukiman yang berada di antara Kali Asin dan Kali Semarang. pekerjaan rehabilitasi Polder Bulu Drain. Saat ini level permukaan tanah adalah .0. Perlu diperhatikan juga bahwa desain dari komponen C tersebut adalah untuk 5 tahun kala ulang dengan umur pompa selama 30 tahun. maka tidak mengherankan jika dalam jangka waktu kurang dari 30 tahun pompa yang ada di komponen C tidak dapat digunakan lagi. tali asih untuk 88 nelayan pemilik perahu serta relokasi 54 rumah yang ada di antara Kali Asin dan Kali Semarang perlu dilakukan. Sedangkan desain pompa bagian atas berada di level . Dengan prediksi penurunan muka tanah Tantangan ke depan pertahun 10 cm/tahun. *) Staf Subdit Drainase.4 m. Ditjen Cipta Karya. Keberhasilan pelaksanaan banjir Kota Semarang khususnya bagian Tengah tergantung kepada sinkronisasi pelaksanaan Komponen C dengan kegiatan lain diantaranya pembangunan polder Banger. Kementerian Pekerjaan Umum Edisi 1 4Tahun X4Januari 2012 17 . Direktorat Pengembangan PLP. Hal lainnya yang juga perlu mendapat perhatian serius dan menjadi tantangan ke depan adalah mengenai siapa yang mengelola sistem drainase Kota Semarang bagian Tengah secara keseluruhan. Penyelesaian Komponen C dan kegiatan lainnya itu harus dalam waktu bersamaan karena terletak di satu wilayah pelayanan.5 m. dalam 30 tahun ke depan penurunan muka tanah yang terjadi sebesar 3 m. Bisa dibayangkan apabila penurunan tanah terus terjadi. Yang perlu dilakukan untuk menghindari hal tersebut adalah perlu adanya peraturan daerah yang tegas untuk menghentikan penggunaan air tanah. Selain itu. Di samping itu juga. Pemerintah Kota Semarang harus siap menyediakan anggaran besar untuk operasi dan pemeliharaan agar komponen C bekerja sesuai dengan apa yang diharapkan sesuai dambaan masyarakat Kota Semarang bagian Tengah. Untuk masalah non teknis. peninggian jalan lingkar Utara antara BKT dan BKB dan penutupan rel kereta api di bagian utara dari Kota Semarang bagian Tengah merupakan bagian penting dalam penanggulangan banjir. Status saat ini.5 sehingga dalam 30 tahun mendatang permukaan tanah berada di level – 3.info baru Potongan Rumah Pompa (atas) Lokasi Kegiatan Komponen C (kiri) geotextile (sand bag) yang dilapisi geomembran untuk melindungi geotextile dari sinar ultraviolet.

Kecamatan Cangkringan. Direktur Penataan Bangunan dan Lingkungan (PBL) Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya Guratno Hartono. Sementara itu. dan Kepala Dinas PU DIY Rani Sjamsinarsi.682 unit rumah warga yang terdampak erupsi Merapi di Kabupaten Sleman. embangunan hunian termasuk pembangunan prasarana lingkungan tersebut menggunakan skema program Rehabilitasi dan Rekonstruksi Masyarakat dan Permukiman Berbasis Komunitas (REKOMPAK) yang dikoordinasikan Kementerian PU. Budi Yuwono menjelaskan. dimana 146 rumah warga Desa Kepuharjo dan Desa Wukirsari telah selesai dibangun di tanah milik warga sendiri. sesuai perjanjian hibah dengan PNPM Support Facility Trust Fund (PSF) dan Rencana Aksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Wilayah Pascabencana Erupsi Merapi. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada awal Ja­ nuari 2012.info baru Peletakan Batu Pertama Hunian Tetap Desa Kepuharjo Haryo Satriawan *) Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum Budi Yuwono melakukan peletakan batu pertama pembangunan hunian tetap di Dusun Batur. yang diprioritaskan untuk pembangunan hunian tetap. Hadir pula dalam acara tersebut. P 18 Foto-foto : Haryo Satriawan . Provinsi DI Yogyakarta dan 174 unit rumah di Provinsi Jawa Tengah. Pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kesiapan masyarakat dan kesiapan lahannya. pembangunan hunian tetap di Dusun Batur sendiri rencananya akan dihuni warga Desa Kepuharjo yang merupakan bagian dari sasaran fasilitasi pembangunan 546 unit rumah tersebut. Desa Kepuharjo. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program rehabilitasi dan rekonstruksi pasca erupsi Merapi tahun 2011 . Ditjen Cipta Karya Kementerian PU melalui kegiatan REKOMPAK mendapatkan tugas mendampingi masyarakat dalam rangka pembangunan 2. REKOMPAK sedang memfasilitasi pembangunan 546 unit rumah yang realisasinya dimulai Mei 2011. Staf Ahli Menteri PU Bidang Keterpaduan Pembangunan Ismanto. Pada tahap pertama.2012. Kabupaten Sleman.

400 m2.info baru Pembangunan kawasan hunian tetap Batur ini telah melalui proses verifikasi bersama antara REKOMPAK dengan Instansi terkait yaitu BPBD Sleman. PAUD. adalah penting untuk memahami aspirasi masyarakat. Kecamatan Cangkringan. tapak) dilakukan berdasarkan rembug masyarakat yang difasilitasi pemerintah desa. Pembuatan site plan (rencana Edisi 1 4Tahun X4Januari 2012 19 . antara lain land clearing oleh pihak ketiga dan dana pembelian tanah kas desa (TKD) difasilitasi oleh Dinas PUP ESDM Provinsi DI Yogyakarta. dan tercatat ada 10 kali pertemuan hingga disepakatinya site plan dan desain rumah yang menjadi acuan pembangunan lingkungan hunian tetap ini. dan luas lahan untuk taman 3. Desa Kepuharjo. 24 KK Dusun Kopeng dan 74 KK Dusun Batur. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Pembangunan hunian tetap di Batur merupakan Permukiman kembali 184 KK yang menggunakan tanah kas desa (TKD) yang terdiri 86 KK Dusun Jambu. telah dilakukan pula pengukuran oleh BPN Kabupaten Sleman. Pemkab Sleman. luas lahan untuk jalan 5. Bappeda. Fasilitas umum yang direncanakan meliputi masjid.281 m2. Masyarakat Desa Kepuharjo sangat aktif memberikan masukan. dan balai dusun . Dinas PUP dan DPPD Kabupaten Sleman. luas lahan untuk fasilitas umum (fasum) 841 m2. dan REKOMPAK. Pembangunan kawasan hunian tetap Batur ini telah melalui proses verifikasi bersama antara REKOMPAK dengan Instansi terkait yaitu BPBD Sleman. Dalam konteks fasilitasi pembangunan dan penataan lingkungan hunian tetap. Dinas PUP dan DPPD Kabupaten Sleman. Penyiapan lahan hunian tetap Batur ini didukung oleh fasilitasi semua pihak. Bappeda. Kabupaten Sleman. Dan. *) Staf Urusan Informasi dan Dokumentasi. Rincian pemanfaatan luasan lahan sebagai berikut : luas lahan untuk hunian 18. PIP2B DIY Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum Budi Yuwono melakukan peletakan batu pertama pembangunan hunian tetap di Dusun Batur.436 m2.

RDP tersebut turut dihadiri oleh Real Estate Indonesia (REI).info baru Foto : Buchori PU Telah Bangun 222 TB Rusun Selama 2005-201 1 Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum terus melakukan evaluasi pembangunan dan pengembangan perumahan dan kawasan permukiman serta rumah susun (rusun) dalam peningkatan kualitas kawasan permukiman kumuh. Pemprov Jawa Barat. Sampai dengan tahun 2011. Mulyadi. 20 Tahun 2011 maka perlu dibuat Rancangan Peraturan Pemerintah sebagai implementasinya. Di sisi lain. tetapi juga diimbangi subsidi infrastruktur. Pemprov DKI Jakarta. 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman dan UU No. uang muka tinggi untuk rusunami serta prasarana dan sarana umum minim.” tuturnya. Sementara itu. saya harap rancangan Peraturan Pemerintah (PP) UU tersebut akan lebih memperjelas posisi Ditjen Cipta Karya di dalam menyiapkan berbagai dukungan. “Saya sepakat bahwa momentum di dalam pasca lahirnya UU tersebut harus digunakan benar. kurangnya dukungan dari perbankan.” tutur Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Budi Yuwono dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V DPR-RI di Jakarta. pemprov dengan pusat. 20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun. dan Pemprov Banten.1 Tahun 2011 dan No. mengatakan bahwa untuk menyempurnakan UU No. Dari jumlah tersebut baru 122 twin block yang dihuni karena masih dalam proses penyiapan prasarana umum (PSU). Deputi Bidang Perumahan Formal Kemenpera Paul Marpaung menjelaskan bahwa ke depan rumah susun sederhana milik (rusunami) akan berubah nama menjadi Rumah Susun Umum sesuai dengan yang tertuang dalam UU No. “Perlu implementasi yang dituangkan dalam PP terkait dengan kedua UU tersebut agar pemerintah daerah segera menyesuaikan peraturan yang baru. daya beli masyarakat yang kurang. Wakil Ketua Pimpinan Komisi V DPR-RI . kawasan rumah baru misalnya. Angka tersebut melebihi total Rencana Strategis (Renstra) PU 2010-2014 yang ditargetkan sebesar 447 kawasan. Selain itu agar ada koordinasi antara pemda. Lebih lanjut dikatakannya bahwa rumah susun yang ada saat ini juga masih memiliki beberapa kendala seperti peningkatan harga rumah tidak sebanding dengan peningkatan penghasilan masyarakat. untuk kemudian disusun perencanaan kawasan perkotaannya dan dikoordinasikan dengan Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera). Cipta Karya telah membangun rusun sebanyak 222 twin block sebagai solusi penanganan kawasan kumuh. Kenapa ada diatur luas bangunan dan yang lainnya. Untuk kawasan permukiman perdesaan juga telah melebihi jumlah 322 kawasan yang ditargetkan. 20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun. Hal tersebut sesuai dengan penerapan Undang-Undang (UU) No.” ujar Budi. bukan hanya melihat kemampuan masyarakat semata. Rabu (25/1). Sedangkan rusunawa beserta infrastruktur pendukungnya sampai dengan 2011 baru mencapai 42 kawasan dari jumlah 270 kawasan yang ditargetkan dalam renstra. yaitu mencapai 355 kawasan. penyediaan lokasi pembangunan rumah susun datang dari pemerintah daerah. . subsidi tidak tepat sasaran. S 20 elama 2005-2011. Direktur Pengembangan Permukiman Ditjen Cipta Karya Amwazi Idrus mengatakan. infrastruktur kawasan permukiman perkotaan telah mencapai 640 kawasan. Kami berupaya keras agar semua rusunawa yang sudah dibangun dapat dihuni.

” katanya. untuk menghasilkan hasil pemantauan yang cepat. mulai Tahun 2012 progres penyerapan keuangan dan pelaksanaan kegiatan Kementerian Pekerjaan Umum akan dipantau ketat oleh Tim Evaluasi dan Pengawasan Penyerapan (TEPPA) yang dikepalai oleh Ketua UKP4 (Unit Kerja Presiden untuk Pengawasan Pelaksanaan Pembangunan). dan terkini. teliti. Batam (24–28 Januari 2012). TEPPA akan melakukan pemantauan secara ketat dan memberikan Raport Merah kepada Kementerian/Lembaga yang tidak dapat mengikuti rencana yang telah disusun. Dalam hal Rencana Penyerapan Anggaran (Disbursement Plan) yang telah disampaikan kepada TEPPA. namun juga kelengkapan dan akurasi data yang dikirim. D irektur Bina Program Antonius Budiono mengatakan. Pelaksanaan Sosialisasi ini ditujukan untuk Satker Pusat dan Satker Provinsi yang rencananya akan dilaksanakan di 3 (tiga) lokasi yaitu. Langkah-langkah ini dimaksudkan untuk memastikan percepatan penyerapan di Tahun Anggaran 2012. perlu adanya informasi data spasial untuk menunjukkan lokasi infrastruktur yang dibangun memanfaatkan koordinat geografis. Antonius juga kembali mengingatkan akan ketelitian petugas pelaporan di lapangan. 2012 Foto: Adhi Suasana Sosialisasi Pelaporan Ke­ giatan untuk Tahun Anggaran 2012. Dalam kesempatan tersebut. “Beberapa kesalahan di tahun sebelumnya seperti lupa mengupdate. Selain sosialisasi e-Monitoring. serta memastikan proses pelaksanaan berjalan sesuai rencana tersebut. Pontianak (16–20 Januari 2012). TEPPA telah mengeluarkan beberapa surat yang meminta rencana penyerapan anggaran (Disbursement Plan) per jenis belanja dan jenis pengadaan. petugas pelaporan yang khusus. akurat. Direktorat Jenderal Cipta Karya mulai selenggarakan Sosialisasi Pelaporan Kegiatan untuk Tahun Anggaran 2012. revisi DIPA tidak dilaporkan di e-Monitoring dan kesalahan teknis lainnya supaya bisa dikurangi di tahun 2012 ini. rencana tersebut juga harus dituangkan ke dalam sistem e-Monitoring yang kini telah memiliki fitur pengisian rencana per Akun.info baru Ditjen Cipta Karya Sosialiasikan Pelaporan Kegiatan TA. Dalam surat-surat tersebut. (dvt) Edisi 1 4Tahun X4Januari 2012 21 . menunggu laporan progres fisik. Menurutnya.” katanya. Sampai saat ini. Sesuai dengan arahan Bapak Presiden. Sesuai surat edaran Menteri. dan cermat yang sangat diperlukan di masing-masing Satker. secara khusus disebutkan agar pelelangan dapat dimulai paling lambat 13 Januari 2012 dan paket-paket yang segera terkontrak sampai dengan 16 Maret 2012. serta rencana pelelangan (Procurement Plan). Peta Tematik dan GIS Cipta Karya pada Tahun 2010-2012 telah terintegrasi dengan aplikasi e-Monitoring dimana foto dan titik koordinat lokasi kegiatan yang terinput di dalam e-Monitoring dapat dimanfaatkan ke dalam GIS Cipta Karya dan sebagai informasi pembangunan yang dituangkan kedalam Peta Tematik Infrastruktur Bidang Cipta Karya. juga dilakukan Sosialiasasi Peta Tematik dan GIS untuk tahun 2012. “Para Satker di Lingkungan Ditjen Cipta Karya agar dapat lebih memperhatikan pengisian rencana di dalam e-Monitoring untuk memastikan ketepatan pengisian rencana. Indikator keberhasilan e-Monitoring bukan lagi hanya sekadar ketepatan waktu pengiriman data. dan Yogyakarta (31 Januari–4 Februari 2012).

beberapa kampung masih terendam banjir. dan Kabupaten Tangerang mengalami banjir dengan ketinggian sampai 2. Kemen PU Siapkan 40 HU dan 2 Mobil Tangki Air Untuk membantu ratusan korban pengungsi banjir di Provinsi Ban­ ten.(dvt) S 22 aat ini. Selain itu. berdasarkan laporan terakhir Satket Tanggap Darurat. Sesditjen Cipta Karya Susmono mengatakan. Meskipun banjir sudah mulai surut. 20 WC portable dan 1200 jerigen. Kec. Berdasarkan data Satker Tanggap Darurat Kemen PU. “Untuk air minum kita telah menyiapkan HU dan pompa intake yang akan menyuplai kebutuhan air minum. telah terpasang 4 unit HU kapasitas 2. mengungsi dengan mendirikan tenda-tenda darurat di jalan bypass Rangkasbitung dan dipinggir jalan tol km 47 sampai dengan km 59. Cisimeut dan Ciliman. hujan deras selama dua hari yang mengguyur Banten minggu lalu. Meluapnya sungai ini mengakibatkan sejumlah permukiman warga di Provinsi Banten seperti Kabupaten Lebak. Selaku Penanggung Jawab mobilisasi bantuan. Sebagai informasi. Nagara Kecamatan Kibin dan Ds. Ciberang.146 unit dari 4.5 meter. mengakibatkan meluapnya Sungai Ciujung. Mobil Tangki Air (MTA) 2 unit. Ds.085 KK. Cijeruk. sementara untuk masalah sanitasi kita telah siapkan WC portable di titik-titik yang sentral.Picung. 8 unit HU. pompa intake kapasitas 20 liter/detik.000 m3 di Kragilan dan Cikande selasa lalu. Kementerian PU melalui Ditjen Cipta Karya akan membantu para korban terkait dengan masalah air minum dan sanitasi. Saat ini. Kabupaten Serang. sesuai dengan tupoksi yang dikoordinir oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana. jumlah rumah yang terendam banjir di Kabupaten Lebak tercatat sebanyak 5.info baru Foto : Istimewa (PPK Darurat Setditjen Cipta Karya) Salah satu Unit Mobil Tangki Air untuk membantu korban banjir di Provinsi Banten Bantu Banjir Banten. Kementerian Pekerjaan Umum melalui Ditjen Cipta Karya telah menyiapkan 40 unit Hidran Umum (HU). Bandung yang teletak di Kabupaten Serang.” kata Susmono. Pandeglang. 2 unit MTA dan 200 unit jerigen telah terdistribusi dan terpasang di Kampung Kramat. ratusan korban banjir .

sebutan pipa lebih tepat daripada perpipaan karena jaringan sudah memiliki makna tersirat perpipaan. air adalah hak sosial ekonomi masyarakat yang wajib dipenuhi oleh pemerintah. Ada sejumlah modul yang bisa dikembangkan menjadi jaringan pipa. masih banyak Kasatker dan asistennya belum paham tentang pentingnya RISPAM sehingga belum gigih berjuang agar kepala daerah meng­ alokasikannya dalam APBD. Ada 12 jenis modul non-perpipaan yang di dalam Permen PU No.inovasi Rencana Induk SPAM Gede H. sistem perpipaan non-PDAM dan PAM non-perpipaan. tidak semua orang mudah memperoleh air. Tetapi sa­ yang. Di daerah. Lingkup RISPAM meliputi sistem penyediaan air minum perpipaan (PDAM). Pemerintah Indonesia lantas menggalakkan pembangunan sektor air minum dengan cara melengkapi perangkat hukum dan peraturannya kemudian dijadikan basis dalam implementasi kebijakan strategis. Yang non-perpipaan dibedakan menjadi dua jenis: (1) terlindungi. Namun demikian. T Foto : TM. kegiatan akademis ini tidak mendapatkan momen­ tumnya di lapangan. terutama air bersih (clean water). air menjadi bagian dalam MDG’s dan Indonesia terlibat dalam upaya pencapaiannya. Akhirnya lahirlah kegiatan yang disebut RISPAM. dan (2) tak terlindungi. dan perpipaan swadaya (PAM Desa). Sumber tak terlindungi sedapat-dapatnya dikurangi atau diubah menjadi terlindungi agar dapat menjamin kesehatan masyarakat pengguna airnya. Cahyana *) Kegiatan Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum (RISPAM) sudah lama dikenal di dunia kampus sejak tahun 1970-an ketika mahasiswa Teknik Penyehatan ITB melaksanakan Tugas Akhir yang disebut master plan. Secara bahasa. 01/PRT/M/2009 disebut Bukan Jaringan Perpipaan (BJP). Padahal air adalah kebutuhan dasar manusia (juga hewan dan tumbuhan). SPAM IKK Kota Sumbawa Besar iada kehidupan tanpa air. IKK. khususnya PDAM. Dalam kancah dunia. Setiap yang hidup selalu berkaitan dengan air. Selain itu. baik dalam areal sempit maupun luas dan ini bergantung pada kebutuhan dan sebaran penduduknya. Perpipaan sudah lumrah dikenal masyarakat. Hasan Edisi 1 4Tahun X4Januari 2012 23 . JP = Jaringan Pipa). BJP = Bukan Jaringan Pipa.

78. RISPAM bukanlah hal baru. Menurut lingkup studinya. Kementerian Pekerjaan Umum. Padahal hirarkinya ada.87% (nasional). kebanyakan (63%) belum memiliki RISPAM hingga akhir 2011. kegiatan akademis ini tidak mendapatkan momentumnya di lapangan karena mayoritas yang dibuat oleh pemerintah pusat dan daerah adalah perencanaan teknik (planning) atau perancangan (designing atau DED = Detailed Engineering Design) Instalasi Pengolahan Air Minum. Kebanyakan lingkup studinya tidak meliputi seluruh wilayah kabupaten tetapi hanya beberapa kecamatan atau bahkan di ibukotanya saja. 24 . Direktorat Pengembangan Air Minum merilis percepatan penyediaan air minum Jaringan Pipa dan BJP. sejak tahun 1970-an. mulai dari yang baik sampai yang buruk. dinas.19% (perkotaan). RISPAM dikelompokkan menjadi tiga macam: (1) RISPAM kabupaten/kota yang studinya menye­ luruh di dalam satu wilayah kabupaten atau kota. Ada 184 (37%) kabupaten/kota yang sudah memiliki RISPAM tetapi kualitas dokumennya sangat variatif. Oleh sebab itu. lembaga. dan tidak terpadu. target yang ditetapkan di sektor air minum ini mesti tercapai. mengikuti pola pengembangan wilayahnya.60% (perdesaan). yaitu sebelum kegiatan perancangan (design) harus ada studi kelayakan dan rencana induk. baik atas alasan politis maupun alasan sosial ekonomis. hanya berdasarkan kebutuhan dan keinginan sesaat. Direktorat Jenderal Cipta Karya. (3) RISPAM lintas provinsi dengan cakupan studi lebih dari satu wilayah administrasi kabupaten dan/atau kota dan lebih dari satu provinsi. termasuk prakarsa dan swadaya masyarakat. Studi seperti ini belum layak disebut rencana induk. 61. industri dengan Corporate Social Responsibility-nya (CSR). peran pengembangan air minum tidak hanya diemban oleh PDAM tetapi juga dipikul oleh kementerian. wilayah studinya lebih dari satu wilayah administrasi kabupaten dan/atau kota dalam satu provinsi. Masa MDG’s ini telah lewat lebih dari separuh waktunya. Artinya. sistem penyediaan air minum menjadi tumpang-tindih. Hanya berselang kurang dari empat tahun lagi. badanbadan lain. tanpa arah jelas. Akibatnya. Kegiatan RISPAM ini sudah lama dikenal di dunia kampus. Tetapi sayang. Dengan kata lain. yakni tahun 2015.inovasi Foto : Danang Pidekso RISPAM adalah upaya untuk mencapai Dasawarsa II di sektor air minum yang dikenal dengan MDG’s. baik pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Selama ini kegiatan pembangunan di sektor air minum tidak memiliki pola pengembangan yang sistematis. (2) RISPAM lintas kabupaten/kota. kegiatan rencana induk adalah awal untuk pengembangan SPAM di suatu daerah agar arahnya tepat. transmisi dan distribusinya. yaitu ketika mahasiswa Teknik Penyehatan ITB melaksanakan Tugas Akhir yang disebut master plan. Status RISPAM Dari 497 kabupaten/kota di Indonesia. Target itu adalah proporsi penduduk terhadap sumber air minum terlindungi (akses aman) 68.

Evaluasi kondisi eksisting SPAM. Rencana pengembangan kelembagaan k. proses pengolahan buangan dari IPAM i. Muatan tersebut diuraikan di bawah ini. meliputi perencanaan sistem transmisi dan distribusi. pembebasan lahan dan perizinan. Rencana sumber dan alokasi air baku Edisi 1 4Tahun X4Januari 2012 25 . *) Dosen Teknik Lingkungan Universitas Kebangsaan Bandung. j. Evaluasi kondisi kota/kawasan yang bertujuan untuk mengetahui karakter. Untuk memperbaiki kualitas advisory dan penyusunan RISPAM perlu diadakan seminar. Pada saat yang sama. c. Kasatker dan asistennya harus responsif atau tanggap dalam berkomunikasi dengan konsultan advisory pusat dan intensif memberikan advisory kepada penyusun RISPAM di kabupaten/ kota agar kualitas dokumennya menjadi layak. Apabila semua unsur tersebut memenuhi tugasnya masingmasing maka hasilnya adalah dokumen RISPAM yang tidak hanya layak tetapi juga menyeluruh sehingga dapat mewakili kondisi eksisting dan pengembangannya minimal 10 tahun ke depan. Rencana jaringan. a. Di pihak konsultan. Perhitungan biaya tingkat awal mencakup seluruh komponen pekerjaan perencanaan. Hasan Realitas Daerah Tak dapat dimungkiri. mencakup kriteria teknis yang dapat diaplikasikan dalam perencanaan yang umum digunakan. meskipun sama-sama sarjana Teknik Penyehatan/ Lingkungan. tenaga ahli yang disyaratkan dalam KAK advisory dan penyusunan RISPAM tidak sesuai dengan arahan Permen PU No. Sejumlah kasatker dan asistennya juga ada yang belum paham tentang pentingnya RISPAM sehingga belum gigih berjuang agar kepala daerah mengalokasikannya dalam APBD. jaringan pipa distribusi dan tata letak jaringan pipa dan bukan jaringan pipa. Parahnya lagi. pemerintah pusat dan daerah. Sistem distribusi me liputi reservoir. hendaklah team leader dan tenaga ahli disesuaikan dengan amanat Permen PU 18/2007 agar kualitas pekerjaan berupa dokumen RISPAM menjadi layak. Rencana umum. Rencana pembiayaan dan pola investasi. g. identifikasi area perlindungan air baku. workshop. Alumnus Teknik Lingkungan ITB (sarjana dan magister) Muatan RISPAM Meskipun master plan sudah lama dikenal di kalangan akademisi Teknik Penyehatan/Lingkungan. pekerjaan konstruksi. d.inovasi f. meskipun penyusunnya berbeda-beda. berupa indikasi biaya tingkat awal. 2. Kebutuhan kapasitas air baku disusun untuk menetapkan rencana alokasi air baku yang dibutuhkan SPAM. sumber pembiayaan. namun materi bahasannya be­ lum selengkap muatan RISPAM. Bappeda. Acuan ini diharapkan menghasilkan produk dokumen RISPAM yang serupa di seluruh daerah di Indonesia. meliputi: 1. dengan menginventarisasi peralatan dan perlengkapan sistem penyediaan air minum eksisting. Dampaknya juga merambat ke konsultan advisory provinsi yang seharusnya memberikan advis kepada konsultan penyusun RISPAM tetapi malah menyusun atau membuatkan RISPAM. memiliki pemahaman yang berbeda tentang substansi rencana induk. pajak. Sosialisasi juga perlu diarahkan kepada pemerintah kabupaten/kota. Identifikasi potensi pencemar air baku. Program dan kegiatan pengembangan dalam penyusunan rencana induk meliputi identifikasi masalah dan kebutuhan pengembangan. Kriteria dan standar pelayanan. fungsi strategis dan konteks regionalnasional kota/kawasan yang bersangkutan. pelatihan agar pemahaman Kasatker dan asistennya atas RISPAM meningkat dan berupaya agar kepala daerah memberikan porsi dalam APBD untuk rencana induk ini. SKPD yang terkait dengan air minum tentang pentingnya RISPAM. Bahkan ada konsultan penyusun yang tidak melibatkan tenaga ahli yang diminta dalam peraturan menteri tersebut sehingga kualitas dokumen RISPAM-nya jauh dari layak. Kelembagaan penyelenggara meliputi struktur organisasi dan penempatan tenaga ahli sesuai de­ ngan latar belakang pendidikannya dan mengacu pada peraturan yang berlaku. e. Sumber air baku yang ada dibuat prioritas penggunaan sumber air tersebut dan harus mendapat izin tertulis (SIPA) dari instansi terkait. Banyak daerah yang belum mendukung pengembangan sektor air minum dengan indikasi belum dialokasikan dalam APBD. Foto : TM. 18/2007. b. Malah ada kecenderungan setiap orang. perkiraan kebutuhan air dan identifikasi air baku. Rencana keterpaduan dengan Prasarana dan Sarana (PS) Sanitasi meliputi: h. Untuk menyempitkan perbedaan ini disusunlah sebuah batang tubuh yang dapat dijadikan acuan oleh penyusun RISPAM. pada saat ini belum semua daerah memiliki pemahaman yang betul tentang RISPAM.

26 .inovasi Foto bersama pelaku dan penerima manfaat PNPM mandiri Perkotaan (atas) Penandatanganan perjanjian kerjasama PNPM di Yogyakarta (bawah) BKM DIY-Solo dan BRI Tandatangani Perjanjian Kerjasama PNPM Ifan Endi Susanto *) Foto -foto : Ifan Endi Susanto Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perkotaan semakin mendapat kepercayaan dari pihak swasta. beberapa waktu yang lalu. khususnya perbankan. Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Yogyakarta. Hal ini dapat dilihat dari ditandatanganinya kerja sama pilot project pembiayaan anggota PNPM Mandiri Perkotaan antara Forum Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Solo Raya dengan PT.

kemitraan antara BKM dengan pihak lain juga terjadi dalam bidang pembangunan infrastruktur dan sosial. “Ke depan.100 kecamatan yang tersebar di 268 kabupaten di 33 provinsi. sebagai program unggulan. permodalan.700 dari 10.000 KK miskin dengan pendanaan dari luar Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) PNPM Mandiri Perkotaan. Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan (P2KP) yang kemudian diperluas menjadi PNPM Mandiri Perkotaan mampu menjawab persoalan mendasar penyediaan la­ pangan kerja bagi masyarakat miskin untuk menambah peng­ hasilan guna meningkatkan kesejahteraannya. dan manajerial usaha. seperti perbankan. Menurutnya. PNPM Mandiri merupakan salah satu program unggulan pemerintah untuk menanggulangi kemiskinan. seperti bank BRI. Dan. karena program ini menempatkan manusia sebagai subjek pembangunan.” ujarnya. alokasi.” katanya. Karena itu. Hingga bulan April 2011. adalah tidak mudah untuk memper­ oleh kepercayaan dari sebuah lembaga keuangan formal. Mereka dipandang berhasil “naik kelas”. program ini telah teruji. Sementara itu. Menteri PU menyampaikan selamat se­ kaligus rasa bangga kepada para pelaku dan penerima manfaat PNPM Mandiri Perkotaan. telah terfasilitasi sebanyak 2. Evaluasi in­ dependen menunjukkan. Hal tersebut. jumlah BKM yang telah ter­bentuk mencapai lebih dari 13.” paparnya. yang tadinya dari klaster 2 (PNPM Mandiri) menjadi klaster 3. termasuk Cina. baik dengan perbankan maupun swasta dengan program CSR-nya untuk mempercepat pencapaian sasaran-sasaran MDGs. Gubernur DIY mengatakan.000 lebih BKM memiliki kesiapan untuk mela­ kukan kemitraan. hingga penerima manfaatnya. Dalam sambutannya. Menteri PU menyatakan dirinya selalu men­ P Edisi 1 4Tahun X4Januari 2012 27 . Di­ jelaskannya.” katanya. serta jajaran Direksi BRI. enandatanganan tersebut disaksikan oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto. kegiatan tersebut terus mengalami perluasan. Menurut Sri Sultan. Selain itu. hingga tahun 2011. menunjukkan peningkatan kapasitas dan kemampuan para penggiat PNPM Mandiri Perkotaan untuk mengembangkan usaha mikro dan memperoleh kepercayaan dari sebuah lembaga keuangan formal. ada sebanyak 9. sehingga memiliki otoritas dan fleksibilitas ruang bagi berkembangnya pilihan. pelaku. Menteri PU mengatakan. bukan lagi objek pembangunan. Direktur Penataan Bangunan dan Lingkungan (PBL) Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya Kementerian PU Guratno Hartono. Kom­ binasi konsep pembangunan ini memberikan harapan untuk mendudukkan nilai-nilai dan potensi lokal dalam konteks penanggulangan kemiskinan. model pembangunan yang mengutamakan pem­ berdayaan tidak terlepas dari aspek keberlanjutan dan teknologi tepat guna. Untuk sara­ na pendidikan dan kesehatan misalnya. Modal bergulir tersebut sudah dimanfaatkan oleh lebih dari 2 juta orang dengan 61% di antaranya adalah perempuan. Dijelaskan Djoko. upaya peningkatana kese­ jahteraan masyarakat merupakan upaya bersama dari semua pemangku kepentingan. *) Staf Bidang Humas. kita berharap untuk lebih banyak lagi meng­ antarkan lulusan-lulusan terbaik PNPM Mandiri Perkotaan untuk mengembangkan kemitraan dengan lembaga keuangan lainnya. BKM-BKM tersebut dalam kapasitasnya sebagai motor penggerak penanggulangan kemiskinan di wilayahnya mempunyai karakteristik yang unggul. Oleh karena itu.000 di lebih dari 1. kata Djoko. Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X. “Masyarakat diajarkan untuk berdaya dan berkarya serta me­ ngem­ bangkan jejaring di berbagai bidang. “Jumlah KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat) yang sudah memanfaatkan dana perguliran sebanyak 417 ribu KSM. ketiga hal tersebut saling berkaitan satu sama lain. diharapkan upaya percepatan penanggulangan kemiskinan dapat terlaksana. “Sebanyak 9. “Program ini bersifat interaktif. P2KP diadopsi dan dijadikan model penanggulangan kemiskinan di 30 negara. dirinya berpesan agar para penerima bantuan pembiayaan menjaga benar kepercayaan yang telah diberikan.inovasi dukung setiap prakarsa dan inovasi yang dikembangkan oleh semua pihak dalam rangka mendukung kesejahteraan rakyat. yaitu pemberdayaan usaha mikro melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) maupun kredit usaha lainnya.600 unit pengelola keuangan yang sudah mengelola dana pinjaman bergulir untuk modal usaha mikro bagi warga miskin. Kementerian Pekerjaan Umum Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto didampingi Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X berdialog dengan penerima manfaat PNPM Mandiri Perkotaan. Dengan penguatan terhadap kelompok ini di berbagai aspek secara terintegrasi. isu-isu lokal menjadi menjadi tesis bagi praktek pemberdayaan. Deputi Penanggulangan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Koordinator Bidang Kese­ jahteraan Rakyat (Kemenkokesra) Sujana Royat.” kata Djoko. Mereka adalah kelompok masyarakat miskin yang perlu penguatan dalam aspek keterampilan hidup. peran BKM sa­ ngatlah besar sebagai lokomotif untuk menarik gerbong kelom­ pok masyarakat sebagai bagian dari upaya pemberdayaan. keterampilan kerja. Bahkan. karena teknologi tepat guna sangat adaptif dan sensitif terhadap kondisi lokal. Pusat Komunikasi Publik.” katanya. Oleh karena itu. Di sisi lain. teknologi. Tahun 2011 yang lalu merupakan tahun ke-5 pelaksanaan PNPM Mandiri sejak ditetapkan menjadi program nasional. baik dari jumlah lokasi. “Teknologi tepat guna kembali mendapat tempat melalui penerapan pemberdayaan. baik dari pencapaian tujuan maupun efisiensinya.

Reservoir memiliki bentuk lain dari bangu­nan pelengkap di Banyumas pada umumnya.5 meter kubik. belik dan air sungai hanya mencukupi saat musim penghujan. “Saat beton ready mix datang. apalagi sumber air yang ada seperti sumur gali. dari Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS). Pekerjaan cor dilaksanakan dengan beton ready mix K 225 sebanyak 9 meter kubik serta untuk pembuatan tutup reservoir menggunakan cor manual sebanyak 1. desain bentuk silinder tersebut diilhami oleh bentuk bak penampung (water torn). masyara­ . “Kesulitan tinggi terjadi pada saat pengerjaannya. Karena air menjadi langka. Sementara dari segi struktur. ter­ letak di Kecamatan Cilongok. tekanan air merata ke semua arah dengan gaya lateral akibat beban air terhadap dinding (metode cangkang). 28 Foto -foto : Pamsimas (Istimewa) D Reservoir masyarakat Desa Sudimara esa Sudimara merupakan desa berkembang. Ini kemudian menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat. Reservoir adalah menara air yang terbuat dari beton bertulang. Apalagi jika musim kemarau. Bentuknya silinder. bekas Satlak (satuan pelaksana) yang tetap aktif berpartisipasi. Jawa Tengah. penggunaan bahan materialnya ternyata lebih irit.” tutur Iskandar. seringkali pada musim kemarau. Namun secara teknis dari penghitungan untuk volume material yang sama untuk bangunan berbentuk persegi dan bulat. Kabupaten Banyumas. Menurut Iskandar. dimana sebagian besar masyarakat dulu merasakan sulitnya mendapatkan air bersih khusus­ nya di wilayah Dusun II. masyarakat bergotong royong untuk mengangkut hasil cor ke lokasi reservoir. Mereka memiliki reservoir. mirip dengan sebuah dandang raksasa.” ucapnya Kini warga Desa Sudimara tidak kesulitan lagi memperoleh air bersih.gema pnpm Desa Kami Punya Dandang Raksasa Rita Hendriawati *) Masyarakat Desa Sudimara kini memiliki kebanggan. yang mereka sebut dengan ‘dandang besar’. Dengan kapasitas 40 m3. menyerupai panci untuk memasak. wadah air raksasa ini mampu menyalurkan air yang layak melalui perpipaan kepada 150 rumah (sambungan rumah). Sehingga.

harus bersusah payah mengambil air di belik yang jaraknya kurang lebih 500 meter dengan menaiki bukit. akibat banyaknya warga yang mengakses air bersih.serta penambahan in kind menjadi Rp 59. membuat salah satu warga berteriak histeris kegirangan. Di samping itu. tempat cuci tangan sebanyak 5 unit dari hasil pengembangan. Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) Anak-anak lebih mudah untuk mencuci tangan setalah dibangun 5 titik kran cuci tangan kat Dusun II mendapatkan bantuan air dari Pemkab Banyumas yang bekerja sama dengan PDAM setempat. khususnya masyarakat Tembelang menjadi kurang sehat. ke­ berhasilan PAMSIMAS di Desa Sudimara dikarenakan keterlibatan dan partisipasi semua pihak masyarakat. hasil dari pemicuan CLTS sudah terbangun 22 buah jamban. Alasannya. masyarakat akan mangayu­ bagyo (senang hati) untuk memelihara dan melestarikan hasil kegiatan PAMSIMAS. “Dengan kami memberikan tanah tersebut untuk dibangun sarana umum (bak penampung). Kini dari sebelumnya pompa bekerja selama 6 jam dalam setiap 3 hari. Ia kini tidak perlu susah lagi mencari air ke belik atau mata air. harus ngumpulin air dulu beberapa ember pak! Jadinya sebelum ada fasilitas air ini susah.. Kini kebutuhan mereka terpenuhi. Kondisi jalannya yang menanjak itu menyulitkan mereka membawa air dengan jumlah banyak.538. Bahkan ada salah satu warga yang menghibahkan tanahnya untuk pembangunan reservoir. reservoir dengan volume 40 m3. uang dan alat. upah. tidak cukup hanya dengan satu ember saja. sarana tersebut ada­ lah untuk kepentingan bersama. Menurut Waryoko selaku Kades Sudimara.500.” aku salah seorang ibu yang tidak ingin disebut namanya malu-malu.000 berupa material. Menurut H. Hal ini bisa terjadi karena air bersih yang sudah mengalir dan adanya pemicuan/Community Led Total Sanitation (CLTS) dari kader kesehatan dibantu oleh Bidan Desa.” ungkap Sobari yang di­ amini oleh istrinya Sarinah. Keberhasilan program PAMSIMAS menyediakan fasilitas air ini. sebagaimana air tersebut mengalir dan terus dimanfaatkan oleh banyak orang. bahkan Sambungan Rumah yang terpasang sudah mencapai 150 SR dari yang awalnya hanya 20 SR.000. dan sudah terbangun sarana jamban dan septictank di lingkungan mereka. melihat susahnya untuk men­ dapatkan air. insya Allah pahala kami akan mengalir terus menerus. Sumber air dari kegiatan PAMSIMAS yang dilaksanakan di Desa Sudimara berasal dari sumur bor dengan kedalaman 100 m. telah mendapat Sertifikat Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) untuk Dusun II dari Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas. dari rasa handar­beni (memiliki) hasil kegiatan PAMSIMAS. ataupun saat menerima bantuan air dari mobil tanki air. Maklum. Mashuri selaku Koordinator LKM ‘Sukma Jati’. mushola atau masjid pada saat shubuh banyak yang sholat berjamaah dibanding sebelum ada PAMSIMAS. tangan box street 16 unit. Bahkan November 2011 lalu. Selain itu juga dibangun kran umum berjumlah 7 unit. dapat terealisasi dengan adanya se­ lisih antara pagu dengan hasil lelang sumur bor dan pipa sejumlah Rp 24. Selama ini mereka membuang hajat di sungai atau Masyarakat Desa Sudimara bergotong royong membangun reservoir 100% Edisi 1 4Tahun X4Januari 2012 29 . selama ini warga terutama kaum perempuan. sekarang rata-rata pompa bekerja selama 18 jam per hari. Masyarakat wilayah Tembelang sangat bersyukur dengan adanya program PAMSIMAS. jaringan perpipaan 3076 m. Sanitarian. Karena untuk mengangkut air dari sumber yang terdekat. Dengan langkanya air bersih ini pun membuat kehidupan masyarakat Dusun II. Hal ini dibuktikan dengan adanya pengembangan dari beberapa kegiatan sarana prasarana SAM dan sarana sanitasi Sekolah. Pada tahap awal sudah terpasang 20 sambungan rumah dari berbagai golongan masyarakat. Bahkan sekarang dengan adanya air PAMSIMAS. Masyarakat Desa Su­ di­ mara berprinsip “samirun“ (sami sami urun/sama-sama ber­ partisipasi). Karena semua masyarakat tidak mempunyai jamban dan septictank. *) Central Management Advisory Consultant (CMAC). Tidak heran pula jika di setiap rumah tangga memiliki ember ataupun jerigen lebih dari satu.gema pnpm kebun. Karena sulitnya air jika ingin mandi. karena untuk kebutuhan mandi saja tidak cukup jika hanya dengan satu atau dua ember saja. Pengembangan tersebut. LKM dan Satlak serta perangkat Desa. “Saya kalau ingin mandi besar sehabis menunaikan kewajiban suami istri.

sulit bagi kami untuk mema­ sarkan hasil perkebunan kami. Bagaimana tidak. Sulawesi Barat. sapi. peternak kuda. Desa miskin ini terisolasi dari hiruk pikuk kegiatan perkotaan yang terus maju. Hal ini lah yang menyebabkan desa ini sulit berkembang dari keterisolasian yang selalu terkungkung. Hal ini diperparah jika tiba musim penghujan. yakni Mammi I. Mammi II. dan Kayuranni. Potensi desa ini ialah dari sektor per­ ta­ nian dan perkebunan. ketika musim penghujan tiba masyarakat sulit untuk memasarkan hasil sumberdaya untuk dijual di kota. didiami oleh 500 Kepala Keluarga (KK). untuk menuju jalan raya saja harus melalui 1 jam per­ jalanan. dan kambing. berlumpur. Mayoritas penduduk di desa ini bermata pencaharian sebagai petani dan buruh tani. Hasil kekayaan alam yang begitu luas terkendala dengan pe­ masaran yang akan dilakukan karena hasil sumberdaya tersebut sulit dipasarkan karena tidak ada akses jalan menuju pusat kota. “Ketika musim penghujan tiba. “Kami sangat beruntung mendapatkan bantuan dari program PPIP. Jalannya jelek dan sulit dilalui” ung­ kap salah seorang warga ketika tim sekretariat berkunjung. dan rawan kecelakaan. masih berbentuk tanah dan membutuhkan waktu lama untuk melalui jalan tersebut. . Hampir setengahnya merupakan KK miskin. cokelat. Namun disamping itu penduduk juga ada yang bermata pencarian sebagai petani perkebunan. Desa Mammi terletak di daerah yang bertopografi pergunungan yang sangat terjal dan berbukit-bukit. D 30 Foto -foto : Carol esa Mammi terdiri dari empat dusun. Kalaupun ada jalan. Jalan yang ada sama sekali tidak bisa di­­ lalui karena licin. Hal inilah yang dapat mematikan kegiatan perekonomian di desa Mammi. Seperti beras. Homogenitas penduduk asli yang mayoritas beragama muslim ini hidup dengan keterbatasan dan kekurangan. Desa seperti Mammi ini merupakan sasaran yang tepat untuk program Pemberdayaan PPIP. dan gula merah me­ rupakan produk andalan dari Desa Mammi yang siap dipasarkan. Kayurande.gema pnpm PPIP Ciptakan Semangat Melawan Kemiskinan Abdul Hakam *) Desa Mammi Kecamatan Binuang Kabupaten Polewali Mandar. Dapat diba­­ yangkan.

Hal ini tentu saja dapat menekan ongkos. Terkait melimpah ruahnya potensi Desa Satonyaman tentu masih ada kendala dalam hal memasarkan sumberdaya alam yang ada. karena masyarakat dalam membuang air tidak perlu di pantai lagi. Dengan dibangunnya jalan ini. Selain itu jalan ini juga menghubungkan akses satu dusun dengan dusun yang lainnya. Masyarakat sangat bersyukur dengan infrastruktur di desanya yang dapat membuka akses ekonomi yang lebih baik. Dapat dibayangkan. Didiami oleh 1000 KK. Hampir 560 KK merupakan kategori KK miskin. Tentu saja sepeda motor dan mobil dibayar dengan ongkos yang murah. Maklum saja desa ini merupakan desa minapolitan yang terletak di daerah pe­ sisir. Jalan desa yang tadi hanya berupa tanah liat dan berbatu-batu cadas yang sangat membahayakan kini telah berubah menjadi jalan yang bagus dan kuat untuk dilalui. diharapkan sepeda motor dan mobil dapat mengangkut hasil panen pertanian dan perkebunan penduduk untuk dijual ke kota. Awalnya jalan ini ditempuh dengan 10-15 menit saja. masyarakat sangat membutuhkan sekali infrastruktur jalan untuk membuka akses dari laut menuju jalan raya. untuk menuju ketempat daerah pesisir pantai jalan yang ada hanya berupa jalan tanah. melalui dana bantuan program PPIP ini. Tetapi dapat dilakukan di tempat di MCK yang telah terbangun dan yang terkahir ialah. Homogenitas pen­ duduk ialah bermata pencaharian sebagai nelayan. Selain itu. dua MCK dan satu riol. merupakan desa miskin. kalau bisa kami dibantu lagi”. Desa ini memiliki potensi perikanan yang sangat melimpah ruah. Sehingga hasil panen kami dapat dijual dan tentu saja hal ini dapat menolong masyarakat kedepannya. ungkap Kepala Desa Mammi. ia menyampaikan harapan besarnya untuk kembali mendapatkan dana PPIP tahun 2011. riol diharapkan dapat meningkatkan hasil Edisi 1 4Tahun X4Januari 2012 31 . Bagaimana tidak. dalam me­ lak­ sanakan PPIP tahun 2010 ini dengan membangun jalan 360 m. Dengan terbangunnya saran infrastruktur ini diharapkan dapat membuka akses jalan menuju dan dari pesisir pantai.gema pnpm MCK dan jembatan yang dibangun melalui program PPIP (kiri dan kanan jauh) Dengan PPIP semakin mudah akses menuju ke kota. Selain menjadi nelayan. Masyarakat Desa Mammi turut berpartisipasi dalam melak­ sa­ nakan PPIP tahun 2010 dengan membangun jalan cor 1300 m. Terlihat dari daerah topografi dari desa ini yang membentang luas daerah pantai. Sulawesi Barat. Selain itu dapat meningkatkan taraf kesehatan masyarakat. “Kami beruntung sekali dapat bantuan dari PPIP ini karena kami dapat bangun jalan yang menghubungkan antara jalan raya dan pesisir pantai selain itu jalan ini juga membuka akses baru menuju ke SMA”. Faktanya di lapangan banyak manfaat yang dirasakan oleh masyarakat desa setempat. “Untuk itu. Hal ini dikarenakan ke­ beradaan infrastruktur jalan yang dirasakan masih sangat minim akan kualitas yang baik dan mumpuni. Agar pemasaran kegiatan perekonomian dapat dilakukan secara efektif dan efisien. Ungkap Kepala Desa Satonyaman. hal ini kurang memadai untuk melakukan serangkaian kegiatan perekonomian khususnya dalam memasarkan hasil kelautan dan perikanan desa seperti di Satonyaman ini merupakan sasaran yang tepat untuk program pemberdayaan PPIP. Masyarakat Desa Satonyaman. Desa Satonyaman Desa ini ada di Kecamatan Binuang Kabupaten Polewali Mandar. Melihat manfaat yang ada buat warga desa kami. penduduk setempat juga ada yang menjadi petani rumput laut yang hasilnya akan dijual ke seluruh daerah di Sulawesi.

pendidikan. sangat sulit masyarakat dapat memasarkan hasil sumberdaya alam 32 . Terlihat dari daerah topografi dari desa ini yang membentang luas daerah pantai namun ada juga wilayah pertaniannya. sangat disa­ yangkan jika tidak dimanfaatkan karena keterbatasan sarana. dua jembatan dan dua jalan menuju pelabuhan. Dengan terbangunnya jalan ini. dibidang perekonomian. Masyarakat Desa Mirring. desa ini merupakan desa minapolitan yang terletak di daerah pesisir. penduduk setempat juga ada yang menjadi petani.gema pnpm kelautan dan perikanan masyarakat. membangun empat infrastruktur perdesaan. Faktanya di lapangan banyak sekali manfaat di lapangan yang diperoleh dari bantuan PPIP ini. juga dengan ongkos yang murah.” ungkap Kepala Desa Mirring. dan merupakan desa miskin. “Kami sangat beruntung sekali dengan mendapatkan dana PPIP yang dapat menumbuhkembangkan kegiatan perekonimian di desa kami. *) PPK PPIP Ditjen Cipta Karya Desa Mirring Desa ini berlokasi di Kecamatan Binuang Kabupaten Polewali Mandar Sulawesi Barat. dalam melaksanakan PPIP ini. kami membangun dua jembatan dan dua jalan dengan dana 250 juta merupakan hal yang luar biasa. Salah satu peyebabnya ialah karena minimnya sarana dan prasarana infrastruktur perdesaan. kita bisa me­ li­ hat bahwa dengan melimpah ruahnya sumberdaya. Jalan desa yang dulu berupa tanah kini kondisinya lebih baik dengan kondisi yang sudah tertata rapi yang terbuat dari semen. Homogenitas penduduk ialah ber­ matapencaharian nelayan. Selain menjadi nelayan. Bagaimana tidak. diharapkan mobil truk dapat masuk dan membawa hasil panen dengan ongkos yang murah dan ojek dapat melintas di jalan ini. Menurut kepala desa. Kemiskinan yang melanda desa ini tentu saja karena dengan kondisi alam ini yang sangat panas. Yakni. dibandingkan pemda yang menanggarkan 1 milyar perdesa tidak jelas membangun apa (papar kepala desa). Maka dari itulah dari manfaat yang ada semakin menumbuh kembangkan keoptimasan masyarakat untuk masa depan yang lebih baik di desanya. buruh tani. Rasanya sayang bila sumber daya yang Tuhan berikan tidak dapat dimanfaatkan sebesarbesarnya untuk kemakmuran dan kesajahteraan masyarakat Desa Mirring. Potensi desa ini ialah perikanan yang sangat melimpah ruah. dan keterbatasan sarana dan prasarana yang ada. Didiami oleh 900 Kepala Keluarga (KK). yang dikarunia tuhan di desa tersebut. dan kesehatan. Dapat dibayangkan dengan kondisi alam yang seperti itu. Ada tiga manfaat yang secara gamblang dilihat dari narasi di atas yakni. Banyak manfaat yang diperoleh dari bantuan PPIP ini. Desa seperti Mirring ini merupakan sasaran tepat untuk program pemberdayaan PPIP. Maklum. dari manfaat yang ada semakin menumbuhkembangkan optimasme masyarakat untuk masa depan yang lebih baik di desanya. petani coklat dan kelapa. Selain itu masyarakat yang sebagian besar membuang hajat di pantai kini sudah memanfaatkan MCK yang ada. Maka.

lensa ck Penanggulangan Darurat Ditjen Cipta Karya 17 Januari 2012 Pada Bencana Banjir di Provinsi Banten Edisi 1 4Tahun X4Januari 2012 33 .

salah satu tugas utama Direk­ torat Bina Program adalah ter­ susunnya RPIJM bagi setiap ka­ bupaten/kota. serta menjadi narasumber dan peserta pada talkshow bidang Air Minum dan Penyehatan Lingkungan. Kementerian PU yang dulu hanya dikenal masyarakat identik dengan membangun jalan dan jembatan. sanitasi.” ujarnya. Moeloek.” katanya. Dalam arahannya.seputar kita Rapat Staf Direktorat Bina Program Sebagai persiapan dalam menghadapi tahun anggaran 2012 dan dalam rangka reformasi birokrasi. Moeloek. sebenarnya banyak tugas lain yang banyak melibatkan masyarakat seperti pada program PNPM Mandiri Perkotaan. Direktorat Bina Pro­ gram mengadakan rapat staf yang diikuti oleh semua pegawai di lingkungan ter­ sebut. Bogor. Mereka berasal dari Taman Pendidikan Al Quran di Perumnas II Parung Panjang. Menurutnya. “RPIJM ini bukan hanya dimonitor oleh inspektorat melainkan oleh tim UKP4 yang dibentuk khusus oleh presiden. khususnya Direktorat Jenderal Cipta Karya. (bcr) Foto : Buchori Kementerian PU dan Kemenpera Santuni Anak Yatim Parung Panjang Para pegawai di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum. RPIJM ini merupakan quick win yang akan menjadi tolak ukur Dit. Senin (9/1). Foto : Danang Pidekso 34 Foto : Istimewa . Sabtu (24/12/2011). Kementerian Perumahan Rakyat. Rapat tersebut di­ pimpin langsung oleh Direktur Bina Pro­ gram Antonius Budiono. (dvt) PU Siap Sukseskan Indonesia MDGs Awards Utusan Khusus Presiden RI untuk MDGs. Antonius me­ nga­ takan. persampahan. kekumuhan. di ruang kerjanya (4/1). kami keluarga besar Yayasan Al-Istiqomah Parung Panjang mengucapkan Jazzakumullah Khairan Katsiran. meminta dukungan Kementerian Pekerjaan Umum untuk mensukseskan Indonesia MDGs Awards (IMA) yang digelar mulai 31 Januari 2012. Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto saat menerima rombongan Nina A. merupakan tugas kami. Pengurus BPDI Masjid As-Salam Kemterian Pekerjaan Umum. menyatakan siap mendukung MDGs Awards. Nila F. “Dalam salah satu penilaian MDGs Awards. Dukungan tersebut berupa partisipasi pameran air minum. Bina Program dalam keberhasilan melaksanakan reformasi bi­ rokrasi. Bogor. Untuk itu SPPIP yang menjadi bahan acuan dalam penyusunan RPIJM harus sinkron. dan sekitarnya. yaitu akses air minum dan sanitasi yang layak. Kegiatan ini dapat terlaksana berkat bantuan dari Para Pejabat dan Karyawan/Karyawati. Kementerian Perumahan Rakyat. dan jamaah Masjid As Salam memberikan santunan kepada 50 anak yatim di Jalan Nangka Raya Nomor 30 RT 01 RW 09 Parung Panjang. dan penataan Ruang Terbuka Hijau.

http://ciptakarya.pu. Jurnalisme Warga Cipta Karya siap menampung kisah Anda lewat kata-kata dan karya foto. berbagilah dengan yang lain untuk memperkaya makna.go. Mak a perlu sebuah rumah untuk menampungnya.id/jurnalisme .Citizen Journalism Cipta K arya Cerita adalah semangat. Tulislah kisah perjalanan yang sudah membuka mata Anda.

berita utama Segenap Pimpinan dan Staf Direktorat Jenderal Cipta Karya Mengucapkan selamat hari imlek 2563 gong xi fat chai .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->