Pengertian dan Definisi Metode, Penelitian dan Metode Penelitian

A. Metode
Metode berasal dari Bahasa Yunani “Methodos’’ yang berarti cara atau jalan yang ditempuh. Sehubungan dengan upaya ilmiah, maka metode menyangkut masalah cara kerja untuk dapat memahami objek yang menjadi sasaran ilmu yang bersangkutan. Fungsi metode berarti sebagai alat untuk mencapai tujuan. Adapun pengertian dan definisi metode menurut para ahli antara lain : 1. Rothwell & Kazanas => Metode adalah cara, pendekatan, atau proses untuk menyampaikan informasi. 2. Titus => Metode adalah rangkaian cara dan langkah yang tertib dan terpola untuk menegaskan bidang keilmuan. 3. Macquarie => Metode adalah suatu cara melakukan sesuatu, terutama yang berkenaan dengan rencana tertentu. 4. Wiradi => Metode adalah seperangkat langkah (apa yang harus dikerjakan) yang tersusun secara sistematis (urutannya logis). 5. Almadk (1939) => Metode adalah cara menerapkan prinsip-prinsip logis terhadap penemuan, pengesahan dan penjelasan kebenaran. 6. Ostle (1975) =>Metode adalah pengejaran terhadap sesuatu untuk memperoleh sesuatu interelasi. 7. Drs. Agus M. Hardjana => Metode adalah cara yang sudah dipikirkan masak-masak dan dilakukan dengan mengikuti langkah-langkah tertentu guna mencapai tujuan yang hendak dicapai. 8. Hebert Bisno (1969) =>Metode adalah teknik-teknik yg digeneralisasikan dgn baik agar dapat diterima atau digunakan secara sama dalam satu disiplin, praktek, atau bidang disiplin dan praktek. 9. Max Siporin (1975) => Metode adalah sebuah orientasi aktifitas yg mengarah kepada persyaratan tugas-tugas dan tujuan-tujuan nyata. 10. Rosdy Ruslan (2003:24) =>Metode merupakan kegiatan ilmiah yang berkaitan dengan suatu cara kerja (sistematis) untuk memahami suatu subjek atau objek penelitian, sebagai upaya untuk menemukan jawaban yang dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah dan termasuk keabsahannya.

2. Pada dasarnya riset atau penelitian adalah setiap proses yang menghasilkan ilmu pengetahuan. . Arti Kata => Metode adalah cara teratur yang digunakan untuk melaksanakan suatu pekerjaan agar tercapai sesuai dengan yang dikehendaki (http://artikata. memodifikasi atau mengembangkan sebuah penyelidikan atau kelompok penyelidikan. J. 6. Indriantoro & Supomo (1999: 16) => Penelitian merupakan refleksi dari keinginan untuk mengetahui sesuatu berupa fakta-fakta atau fenomena alam. Penelitian Penelitian atau riset berasal dari bahasa inggris research yang artinya adalah proses pengumpulan informasi dengan tujuan meningkatkan. terkontrol. David H. 5. 13. Nasir (1988:51) =>Metode adalah cara yang digunakan untuk memahami sebuah objek sebagai bahan ilmu yang bersangkutan.com/arti-340805Metode. 14. Penny =>Penelitian adalah pemikiran yang sistematis mengenai berbagai jenis masalah yang pemecahannya memerlukan pengumpulan dan penafsiran fakta-fakta. mengembangkan dan menguji kebenaran suatu pengetahuan. hati-hati. Fellin. KlikSaya => Metode adalah cara kerja yang besistem untuk memudahkan pelaksanaan suatu kegiatan guna mencapai tujuan yang ditentukan. Kerlinger (1986: 17-18) =>Penelitian adalah investigasi yang sistematis. empiris dan kritis dari suatu proposisihipotesis mengenai hubungan tertentu antarfenomena.html). Adapun pengertian penelitian menurut para ahli adalah : 1. Depatemen Sosial RI =>Metode adalah cara teratur yg digunakan utk melaksanakan pekerjaan agar tercapai hasil sesuai dgn yg diharapkan. 4. memodifikasi dan mengembangkan pengetahuan yang dapat di sampaikan (dikomunikasikan) dan diuji (diverifikasi) oleh peneliti lain. B. serta sistematis. 15. Sutrisno Hadi =>Penelitian merupakan usaha untuk menemukan. 3. 12.11. Tripodi & Meyer (1996) => Penelitian adalah suatu cara sistematik untuk maksud meningkatkan. Suprapto =>Penelitian adalah penyelidikan dari suatu bidang ilmu pengetahuan yang dijalankan untuk memperoleh fakta-fakta atau prinsip-prinsip dengan sabar. Kamus Bahasa Indonesia => Metode adalah cara kerja yg bersistem untuk memudahkan pelaksanaan suatu kegiatan guna mencapai tujuan yg ditentukan.

Woody (1927) =>Penelitian merupakan suatu metode untuk menemukan kebenaran yang juga merupakan sebuah pemikiran kritis (critical thinking). 11. 10. Penelitian itu sendiri bekerja atas dasar asumsi. 14. Sistematis artinya mengikuti prosedur atau langkah-langkah tertentu. Dewey (1936) =>Penelitian adalah transpormasi yang terkendalikan atau terarah dari suatu situasi yang dikenal dalam kenyataan-kenyataan yang ada padanya dan hubungannya. merumuskan hipotesis atau jawaban sementara. 9. 12. prinsip baik yang bersifat abstrak maupun konkret yang dirumuskan melalui alat primernya yaitu empiris dan analisis. yang dilakukan dengan metode-metode ilmiah. Jawaban ilmiah adalah rumusan pengetahuan. mengembangkan. Parson (1946) =>Penelitian merupakan pencarian atas sesuatu (inquiry) secara sistematis terhadap masalah-masalah yang dapat dipecahkan. Emzir (2007:3) =>Penelitian adalah suatu kegiatan atau proses sistematis untuk memecahkan masalah yang dilakukan dengan menerapkan metode ilmiah. Parson (1946) =>Penelitian adalah pencarian terhadap seseuatu (inquiry) secara sistematis dengan penekanan bahwa pencarian ini dulakukan terhadap masalah yang dapat dipecahkan. yang dilakukan secara hati-hati sekali sehingga diperoleh pemecahannya. seperti mengubah unsure dari situasi orisinal menjadi keseluruhan yang terpadu. John (1949) =>Penelitian adalah pencarian fakta menurut metode objektif yang jelas untuk menemukan hubungan antar fakta dan menghasilkan dalil atau hukum. Sutrisno Hadi (1987:3) =>Penelitian adalah usaha untuk menemukan. Hilway (1956) =>Penelitian merupakan suatu metode studi melalui penyelidikan yang hatihati dan sempurna terhadap suatu masalah sehingga diperoleh pemecahan yang tepat terhadap masalah tersebut. 17. 15. Penelitian meliputi pemberian definisi dan redefinisi terhadap masalah. generaliasi. .7. 18. Hamidi (2007:6) =>Penelitian merupakan aktivitas keilmuan yang dilakukan karena ada kegunaan yang ingin dicapai. 16. dan menguji kebenaran suatu pengetahuan. teknik dan metode. 13. baik untuk meningkatkan kualitas kehidupan manusia maupun untuk mengembangkan ilmu pengetahuan. membuat kesimpulan dan sekurang-kurangnya mengadakan pengujian yang hati-hati atas semua kesimpulan untuk menentukan kecocokan dengan hipotesis. Nazir (1988) =>Penelitian adalah percobaan yang hati-hati dan kritis untuk menemukan sesuatu yang baru. baik berupa teori. Tuckman =>Penelitian merupakan suatu usaha yang sistematis untuk menemukan jawaban ilmiah terhadap suatu masalah (a systematic attempt to provide answer to question). Mohammad Ali =>Penelitian adalah suatu cara untuk memahami sesuatu melalui penyelidikan atau usaha mencari bukti-bukti yang muncul sehubungan dengan masalah itu. 8.

Nasir (1988:51) =>Metode penelitian merupakan cara utama yang digunakan peneliti untuk mencapai tujuan dan menentukan jawaban atas masalah yang diajukan. Wallen (1990 : 411) dalam Yatim Riyanto (1996: 22). Winarno (1994) =>Metode penelitian adalah suatu kegiatan ilmiah yang dilakukan dengan teknik yg teliti dan sistematik. dalam Nurul Zuriah (2005: 51) “metode penelitian sejarah adalah penelitian yang secara eksklusif memfokuskan kepada masa lalu”. 2. Fraenkel & Norman E. sedangkan menurut Bailey (1982) “metode penelitian survey merupakan satu metode penelitian yang teknik pengambilan datanya dilakukan melalui pertanyaan – tertulis atau lisan”. Metode Penelitian Beberapa pandangan metode penelitian secara umum menurut para ahli : 1. dan konsisten. Beberapa pandangan metode penelitian secara khusus menurut para ahli: 1. sedangkan menurut Donald Ary. .19. Sugiyono (2004: 1) =>Metode penelitian merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. 4. dkk (1980) dalam Yatim Riyanto (1996: 22) dalam Nurul Zuriah (2005: 51) “metode penelitian sejarah adalah penelitian untuk menetapkan fakta dan mencapai simpulan mengenai hal-hal yang telah lalu”. Arti Kata =>Penelitian merupakan kegiatan pengumpulan. pengolahan. 2. Depdiknas RI =>Kerjasama ilmiah untuk mengembangkan ilmu pengetahuan. analisis. R. 20. 3. Muhiddin Sirat (2006) =>Metode penelitian adalah suatu cara memilih masalah dan penentuan judul penelitian. melalui pertanyaan-pertanyaan”. C. Soerjano Soekanto =>Penelitian adalah kegiatan ilmiah yang berkaitan dengan analisis dan konstruksi yang dilakukan secara metodologis. sistematis. 21. Metode Penelitian Survey Menurut Zikmund (1997) “metode penelitian survey adalah satu bentuk teknik penelitian di mana informasi dikumpulkan dari sejumlah sampel berupa orang. dan penyajian data yg dilakukan secara sistematis dan objektif untuk memecahkan suatu persoalan atau menguji suatu hipotesis untuk mengembangkan prinsip-prinsip umum. Metode Penelitian Historis Menurut Jack. teknologi dan seni dalam rangka memperoleh informasi/temuan/produk baru melalui metodologi yang berkaitan erat dengan satu atau beberapa disiplin ilmu. menurut Gay & Diehl (1992) “metode penelitian survey merupakan metode yang digunakan sebagai kategori umum penelitian yang menggunakan kuesioner dan wawancara”.

Prosedur Penelitian. Metode Penelitian Eksperimen Menurut Arikunto (2006) “metode penelitian eksperimen adalah suatu cara untuk mencari hubungan sebab akibat (hubungan kausal) antara dua faktor yang sengaja ditimbulkan oleh peneliti dengan mengeliminasi atau mengurangi atau menyisihkan faktor-faktor lain yang mengganggu”. Metode Penelitian Tindakan Menurut Kemmis (1988) “metode penelitian tindakan adalah suatu bentuk penelitian reflektif dan kolektif yang dilakukan peneliti dalam situasi sosial untuk meningkatkan penalaran praktik social”. S (2002). Metode Penelitian KKuantitatif Menurut Jonathan Sarwonno (2006) “metode penelitian kuantitatif adalah penelitian ilmiah yang sistematis terhadap bagian-bagian dan fenomena serta hubungan-hubungannya”. Mohammad (1999). serta pemahaman mereka mengenai praktek dan terhadap situasi tempat dilakukan praktek-praktek tersebut. 7. gejala atau keadaan”.3. Metode Penelitian Naturalistic Bogdan dan Tylor dalam Moleong (1993:3) “metode penelitian kualitatif merupakan prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati”. 6. Jakarta : Rineka Cipta Nazir. 4.wordpress.html .com/kuliah/psikologi-pendidikan/bab-i-pengertian-kedudukan-danmetode-metode-dalam-psikologi/ http://nurmanali. 5. sedangkan menurut Kemmis & Taggar (1988) dalam Zuriah (2003: 54) “metode penelitian tindakan adalah suatu bentuk penelitian reflektif diri secara kolektif dilakukan peneliti dalam situasi sosial untuk meningkatkan penalaran dan keadilan pratek pendidikan sosial mereka. Metode Penelitiaan. Metode Penelitian Kebijaksanaan (Deskriptif) Menurut Suharsimi Arikunto “metode penelitian kebijaksanaan adalah metode penelitiaan yang tidak dimaksudkan untuk menguji hipotesis tertentu. Jakarta: Erlangga http://tonkin069. DAFTAR PUSTAKA Kamus Bahasa Indonesia Arikunto.blogspot. tetapi hanya menggambarkan tentang suatu variabel.com/2011/10/pengertian-metode-penelitian-ilmiah.

uki.http://blog.com/2008/06/metode-penilitian.html .ac.blogspot.id/srieni/metode-penelitian/2-metoda-kualitatif-dan-kuantitatif/ http://rakim-ypk.

J. teknik dan metode. Bagaimana anda menjelaskan metode Penelitian itu tidak bisa terpisah dari metode ilmiah Sebelum mendiskripsikan bahwa metode penelitian tidak dapat dipisahkan dari metode ilmiah.com/2009/09/pengertian-penelitian-menurut-para-ahli. Karena ideal dari ilmu adalah untuk memperoleh interelasi yang sistematis dari fakta-fakta. Penelitian adalah penyelidikan dari suatu bidang ilmu pengetahuan yang dijalankan untuk memperoleh fakta-fakta atau prinsip-prinsip dengan sabar. Tuckman mendefinisikan penelitian (research) : a systematic attempt to provide answer to question yaitu penelitian merupakan suatu usaha yang sistematis untuk menemukan jawaban ilmiah terhadap suatu masalah. serta sistematis. definisi penelitian menurut beberapa para ahli : 1. metode Penelitian kualitatif dan metode penelitian Kombinasi. Penelitian adalah suatu cara untuk memahami sesuatu melalui penyelidikan atau usaha mencari bukti-bukti yang muncul sehubungan dengan masalah itu.primernya. penelitian dapat diartikan sebagai usaha untuk menemukan. prinsip baik yang bersifat abstrak maupun konkret yang dirumuskan melalui alat. yaitu empiris dan analisis. 2. 1.dan pengembangan. Jawaban ilmiah adalah rumusan pengetahuan. maka metode ilmiah berkehendak untuk mencari jawaban . mengembangkan dan menguji kebenaran suatu pengetahuan.blogspot. Mohammad Ali. Suprapto.html ) Metode penelitian adalah merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu .reliabel dan obyektif. Penelitian itu sendiri bekerja atas dasar asumsi. 3. Sesuai dengan tujuannya.secara umum penelitian ada tiga macam yaitu yang bersifat penemuan.Menurut David H Penny.Metode Penelitian (Tugas Rie mata kuliah Metode Penelitian) 1. 4.pembuktian.terlebih dahulu akan dijelaskan definisi metode penelitian dan metode ilmiah.Metode Penelitian dapat dikelompokkan menjadi tiga : metode penelitian Kuantitatif. yang dilakukan secara hati-hati sekali sehingga diperoleh pemecahannya. data yang diperoleh melalui penelitian adalah data empiris (teramati) dengan kriteria valid. Penelitian adalah pemikiran yang sistematis mengenai berbagai jenis masalah yang pemecahannya memerlukan pengumpulan dan penafsiran fakta-fakta. Sutrisno Hadi. (situs :http://reorinluveekyu. 5. hati-hati.Sugiyono(9:2011) Sedangkan metode ilmiah adalah suatu pengejaran terhadap kebenaran yang diatur oleh pertimbangan-pertimbangan logis. Sistematis artinya mengikuti prosedur atau langkah-langkah tertentu. generaliasi. baik berupa teori.

” metode ilmiah adalah cara menerapkan prinsip-prinsip logis terhadap penemuan. Membangun sebuah bibliografi. referensi dan footnote (catatan kaki). Menguji untuk diketahui apakah masalah dapat dipecahkan atau tidak. Mengumpulkan data dan keterangan yang diperlukan. Langkah-langkah tersebut adalah sebagai berikut: 1. Mengatur data secara sistematis untuk dianalisa. 1. 10. Menggunakah ukuran objektif. 13. Memformulasikan dan mendefinisikan masalah. Mengadakan survei lapangan untuk merumuskan masalah-malalah yang ingin dipecahkan. 5. Menggunakan prinsip-prinsip analisa. 2. 2.melalui langkah-langkah .tentang fakta-fakta dengan menggunakan pendekatan kesangsian sistematis. Karena itu. Dari pemaparan diatas dapat dijawab bahwa metode penelitian tidak dapat dipisahkan dari metode ilmiah. 6. Sedangkan Ostle (1975) berpendapat bahwa metode ilmiah adalah pengejaran terhadap sesuatu untuk memperoleh sesuatu interelasi. Dengan adanya metode ilmiah. Mengatur data untuk persentase dan penampilan. baik langsung ataupun tidak langsung. mengapa begitu. dan sebagainya. Mengklasifikasikan unsur-unsur dalam masalah menurut hu-bungannya dengan data atau bukti. karena metode penelitian adalah teknik yang digunakan dalam menjawab suatu proses penelitian yang didalamnya terdapat prosedur dan metode ilmiah. Menggunakan citasi. Menganalisa data dan bukti yang diperoleh untuk membuat interpretasi. LANGKAH DALAM METODE ILMIAH. Menggunakan hipotesa 5. 7. seperti menjawab seberapa jauh. 15. apakah benar.Schluter (1926) memberikan 15 langkah dalam melaksanakan penelitian dengan metode ilmiah. Menggunakan teknik kuantifikasi. Menentukan apakah data atau bukti yang dipertukan tersedia atau tidak. Menurut Almadk (1939). pertanyaan-pertanyaan dalam mencari dalil umum akan mudah terjawab.Berdasarkan fakta. penelitian dan metode ilmiah mempunyai hubungan yang dekat sekali. Pemilihan bidang. 3. 11. Pelaksanaan penelitian dengan menggunakan metode ilmiah harus mengikuti langkah-langkah tertentu. 4. 6. 12. seperti di bawah ini. Marilah lebih dahulu ditinjau langkah-langkah yang diambil oleh beberapa ahli dalam mereka melaksanakan penelitian. Menulis laporan penelitian. 4. 14. Menentukan data atau bukti mana yang dikehendaki sesuai dengan pokok-pokok dasar dalam masalah.” Metode ilmiah dalam meneliti mempunyai kriteria serta langkah-langkah tertentu dalam Metode ilmiah bekerja. Bebas dari prasangka (bias) 3. topik atau judul penelitian. jika tidak dikatakan sama. 9. Membeda-bedakan dan membuat out-line dari unsur-unsur permasalahan. pengesahan dan penjelasan kebenaran. 8.

atau pengaitan dua bidang pengetahuan yang sebelumnya terpisah. Pertanyaan penelitian itu harus dapat diteliti. kelompok masyarakat. 1. Suatu pertanyaan penelitian yang mendekati masalah lama dengan cara baru yang segar. Rencana Judul tesis “ Perbandingan Pembelajaran Mahasiswa Berprestasi Melalui Jalur Umum Dan Melalui Jalur Beasiswa oustreaching” .metode ilmiah dapat diproses dan menemukan suatu titik kesimpulan atau jawaban dengan metode penelitian yang dipilih sesuai dengan permasalahan yang akan dijawab atau disimpulkan. digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu. Bagaimana anda Menjelaskan efektivitas penelitian tentang suatu masalah tertentu terjadi dan sebaiknya terkait dengan rancangan penelitian anda.aktual.metode ini dibagi atas dua metode eksperimen dan . lembaga yang diperlukan untuk menjawab pertanyaan tersebut? Apakah biaya untuk melaksanakan penelitian itu lebih besar daripada yang dapat Anda usahakan? Jika tidak dapat menyelesaikan penelitian ini dengan baik. jelaskan dan beri contoh masing-masing ketika anda harus memilih masing-masing pendekatan itu. Pertanyaan itu menentukan isi proposal. Yang pertama adalah ”berapa waktu yang diperlukan untuk melaksanakan penelitian itu?” Kemudian. 3.” latar belakang yang diperlukan untuk melaksanakan penelitian itu?” Apakah ada hambatan-hambatan etika? Apakah bisa memperoleh kerjasama dari semua individu. 2. Pertanyaan penelitian itu harus menarik. bisa berupa metodologi baru. Ada tiga macam pendekatan dalam penelitian.pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian. 1. dengan tujuan menguji hipotesis yang telah ditetapkan.adanya paradoks yang provokatif yang memperjelas suatu pemahaman luas yang amat diperlukan. pendekatan dengan metode kuantitatif.Lakukan penelitian secara ekstensif tentang topik penelitian.data dan analisisnya dapat dikelompokkan menjadi tiga.Suatu penelitian dinyatakan efektif apabila topik yang diangkat dalam penelitian adalah suatu hal yang menarik bagi peneliti. atau mengusulkan suatu sudut analisis yang mengejutkan terhadap suatu dilema yang sulit.merupakan metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme.Banyak pertanyaan praktis yang perlu dipertimbangkan ketika memilih pertanyaan penelitian. mengarahkan argumen dari penelitian. Pertanyaan penelitian itu harus jelas.Pertanyaan penelitian adalah bagian terpenting dalam proposal penelitian. adanya pendekatan yang berbeda. serta membangkitkan minat pemeriksa proposal. Pendekatan penelitian dilihat dari landasan filsafat. pendekatan konseptual baru. Pendekatan yang inovatif ini menumbuhkan rasa percaya diri peneliti serta menjanjikan pemahaman dan wawasan baru pada pertanyaan lama dan sulit.analisis data bersifat kuantitatif/statistik . dapatkah memecahnya dan mengerjakan komponen yang paling penting? Ingatlah bahwa menulis pertanyaan penelitian itu merupakan proses yang tidak sekali jadi dan pertanyaan-pertanyaan seperti itu perlu dipertimbangkan secara cermat dalam desain dan anggaran penelitian Anda.

Metode penelitian eksperimen adalah metode penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh treatment tertentu (perlakuan) dalam kondisi yang terkontrol (laboratorium). or opinions of population by studying a sample of that population” Kerlinger (1973) mengemukakan bahwa. Fenomenologis. attitudes. Dalam hal metode Survei dinyatakan bahwa “ survei design provide a plan for a quantitative or numeric description of trend.tindakan atau interaksi berdasarkan pandangan dari partisipan yang diteliti.Penelitian survei adalah penelitian yang dilakukan pada Populasi besar maupun kecil. 2. dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna daripada generalisasi. Contoh : Model alternatif sistem dan pengembangan Manajemen Pendidikan untuk Mempersiapkan Tenaga Kerja Industri. peneliti melakukan studi terhadap satu orang individu atau lebih untuk memperoleh data tentang sejarah perjalanan dalam kehidupannya. teori yang abstrak tentang proses. terhadap satu atau lebih orang. Contoh : pelaksanaan test IQ untuk mengetahui tingkat IQ anak-anak pada masyarakat tertentu. Peneliti melakukan studi terhadap budaya kelompok dalam kondisi yang alamiah melalui observasi dan wawancara.peneliti melakukan pengumpulan data secara mendetail dengan menggunakan berbagai prosedur pengumpulan data dan dalam waktu yang berkesinambungan. disusun menjadi laporan yang naratif dan kronologis.Menurut Creswell (2009). dimana peneliti melakukan eksplorasi secara mendalam terhadap program.metode survei. 5. 3. teknik pengumpulan data dilakukan secara trianggulasi(gabungan). This impact is assessed by providing a specific treatment to one group and withholding it from another group and then determining how both groups score on an outcome”. digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah (sebagai lawannya adalah eksprimen) dimana peneliti sebagai instrumen kunci.proses. analisis data bersifat induktif/kualitatif. dimana peneliti dapat menarik generalisasi ( apa yang diamati secara induktif). sehingga ditemukan kejadian-kejadian relatif.dimana peneliti melakukan pengumpulan data dengan observasi partisipan untuk mengetahui fenomena esensial partisipan dalam pengalaman hidupnya. aktivitas. Metode Kualitatif dinamakan metode postpositivistik karena berlandaskan pada filsafat postpositivisme. kejadian. tetapi data yang dipelajari adalah data dari sampel yang daiambil dari populasi tersebut. Metode Penelitian kombinasi berlandaskan filsafat pragmatisme. 4. metode kualitatif dibagi menjadi lima macam yaitu : 1.dan hubunganhubungan antar variabel sosiologis maupun psikologis. Naratif. Suatu kasus terikat oleh waktu dan aktivitas. Grounded. Etnografi.distribusi. Creswell (2009) menyatakan “ experimental research seeks to determine if a specific treatment influence an outcome in a study. Metode ini mengkombinasikan atau menggabungkan antara metode kuantitatif dan kualitatif untuk .Umumnya penelitian survei dilakukan untuk mengambil suatu generalisasi dari pengamatan yang tidak mendalam. Studi kasus .

Memungkinkan peneliti mendapatkan derajat asosiasi yang signifikan. Metode kombinasi akan berguna bila metode kuantitatif atau metode kualitatif secara sendiri-sendiri tidak cukup akurat digunakan untuk memahami permasalahan penelitian. atau dengan metode kombinasi dapat diperoleh pemahaman yang paling baik bila dibandingkan satu metode. Penelitian korelasional menggunakan instrumen untuk menentukan apakah. 1. Jenis penelitian ini biasanya melibatkan ukuran statistik/tingkat hubungan yang disebut dengan korelasi (Mc Millan dan Schumacher. Penelitian korelasional dilakukan dalam berbagai bidang diantaranya pendidikan. Jelaskan tentang penelitian korelasional.valid.reliabel dan obyektif. Fraenkel dan Wallen (2008:329) menyebutkan penelitian korelasi ke dalam penelitian deskripsi karena penelitian tersebut merupakan usaha menggambarkan kondisi yang sudah terjadi. Adanya hubungan dan tingkat variabel ini penting karena dengan mengetahui tingkat hubungan yang ada. 1. maupun ekonomi. tetapi penelitian ini dapat dijadikan acuan untuk diajadi penelitian selanjutnya seperti penelitian eksperimen (Emzir. Memungkinkan variabel diukur secara intensif dalam setting (lingkungan) nyata. 2008:328). terdapat hubungan antara dua variabel atau lebih yang dapat dikuantitatifkan. Penelitian korelasi atau korelasional adalah suatu penelitian untuk mengetahui hubungan dan tingkat hubungan antara dua variabel atau lebih tanpa ada upaya untuk mempengaruhi variabel tersebut sehingga tidak terdapat manipulasi variabel (Faenkel dan Wallen. dan untuk tingkat apa. Dalam penelitian ini. Tujuan Penelitian Korelasional Tujuan penelitian korelasional menurut Suryabrata (dalam Abidin. B. 2010) adalah untuk mendeteksi sejauh mana variasi-variasi pada suatu faktor berkaitan dengan variasi-variasi pada . sosial.digunakan secara bersama-sama dalam suatu kegiatan penelitian sehingga diperoleh data yang lebih komprehensif. peneliti akan dapat mengembangkannya sesuai dengan tujuan penelitian. kapan dan bagaimana anda menggunakan jenis penelitian itu. Menurut Sukardi (2004:166) penelitian korelasi mempunyai tiga karakteristik penting untuk para peneliti yang hendak menggunakannya. 4. Tiga karakteristik tersebut adalah sebagai berikut. 2009:25). Penelitian ini hanya terbatas pada panafsiran hubungan antarvariabel saja tidak sampai pada hubungan kausalitas. Selanjutnya. Menurut Gay dalam Sukardi (2004:166) penelitian korelasi merupakan salah satu bagian penelitian ex-postfacto karena biasanya peneliti tidak memanipulasi keadaan variabel yang ada dan langsung mencari keberadaan hubungan dan tingkat hubungan variabel yang direfleksikan dalam koefisien korelasi. Penelitian korelasi tepat jika variabel kompleks dan peneliti tidak mungkin melakukan manipulasi dan mengontrol variabel seperti dalam penelitian eksperimen. Contoh: Pengaruh gaya kepemimpinan dan situasi kepemimpinan terhadap iklim kerja organisasi di lembaga pendidikan. 3. 2009:38). 2. dalam Syamsuddin dan Vismaia. peneliti berusaha menggambarkan kondisi sekarang dalam konteks kuantitatif yang direfleksikan dalam variabel.

hasil penelitian yang mendahului. Pada dasarnya. Nilai koefisien bervariasi dari 1. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat atau derajat hubungan antara sepasang variabel (bivariat). atau pengalaman bahwa keduanya sangat mungkin berhubungan. Studi macam ini memungkinkan pengukuran beberapa variabel dan saling hubungannya secara serentak dalam keadaan realistiknya. Lebih lanjut. Ciri-ciri Penelitian Korelasional Penelitian macam ini cocok dilakukan bila variabel-variabel yang diteliti rumit dan/atau tak dapat diteliti dengan metode eksperimental atau tak dapat dimanipulasi. . asumsi. Misalnya. yakni hanya dengan mengumpulkan skor dua variabel dari kelompok subjek yang sama dan kemudian menghitung koefisien korelasinya. yang dilakukan sebagai awal untuk proses penelitian lain yang kompleks. dalam penelitian korelasi multivariat yang meneliti hubungan beberapa variabel secara simultan pada umumnya selalu diawali dengan penelitian hubungan sederhana untuk melihat bagaimana masing-masing variabel tersebut berhubungan satu sama lain secara berpasangan. atau korelasi sederhana (seringkali hanya disebut korelasi saja) digunakan untuk menyelidiki hubungan antara hasil pengukuran terhadap dua variabel yang berbeda dalam waktu yang bersamaan. penelitian jenis ini seringkali menjadi bagian dari penelitian lain. Studi hubungan biasanya menyelidiki sejumlah variabel yang dipercaya berhubungan dengan suatu variabel mayor. seperti hasil belajar variabel yang ternyata tidak mempunyai hubungan yang tinggi dieliminasi dari perhatian selanjutnya. Penelitian Hubungan Penelitian hubungan. pertama-tama peneliti menentukan sepasang variabel yang akan diselidiki tingkat hubungannya.satu atau lebih faktor lain berdasarkan pada koefisien korelasi. atau untuk menggunakan hubungan tersebut untuk membuat prediksi.00 diperoleh dengan menggunakan teknik statistik tertentu sesuai dengan karakter dari data masing-masing variabel. C. Dalam penelitian korelasi sederhana ini hubungan antar variabel tersebut ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi. Dapat digunakan untuk meramalkan variabel tertentu berdasarkan variabel bebas. relasional. Oleh karena itu. D. dalam melakukan penelitian ini. desain penelitian hubungan ini cukup sederhana. Output dari penelitian ini adalah taraf atau tinggi-rendahnya saling hubungan dan bukan ada atau tidak adanya saling hubungan tersebut. Pemilihan kedua variabel tersebut harus didasarkan pada teori. Sedangkan menurut Gay dalam Emzir (2009:38) Tujuan penelitian korelasional adalah untuk menentukan hubungan antara variabel. Nilai koofisien korelasi merupakn suatu alat statistik yang digunakan untuk membantu peneliti dalam memahami tingkat hubungan tersebut. Macam Penelitian Korelasional 1.00 sampai +1.

Penelitian ini sebagaimana penelitian relasional. dua diantaranya yang akan dibahas di sini adalah: regresi ganda atau multiple regresion dan korelasi kanonik. Oleh karena itu. Memprediksi suatu fenomena yang kompleks hanya dengan menggunakan satu faktor (variabel prediktor) seringkali hanya memberikan hasil yang kurang akurat. tanpa mempunyai anggapan bahwa variabel yang muncul lebih awal dari yang lain. dan tidak dapat sebaliknya. yakni dengan menggunakan kombinasi dua atau lebih variabel prediktor. yakni variabel yang menjadi sasaran prediksi atau yang diramalkan kejadiannya (disebut kriteria). Regresi ganda. peneliti juga mempunyai anggapan bahwa salah satu variabel muncul lebih dahulu dari yang lain. Teknik yang digunakan untuk mengetahui tingkat prediksi antara kedua variabel tersebut adalah teknik analisis regresi yang menghasilkan nilai koefisien regresi. tidak seperti regresi ganda yang hanya melibatkan satu variabel kriteria. atau hubungan satu arah. 2010). melibatkan penghitungan korelasi antara suatu pola tingkah laku yang kompleks. Korelasi Multivariat Teknik untuk mengukur dan menyelidiki tingkat hubungan antara kombinasi dari tiga variabel atau lebih disebut teknik korelasi multivariat. Penelitian Prediktif Dalam pelaksanaan di bidang pendidikan. seringkali harus menyeleksi para pendaftar yang akan diterima menjadi calon siswa baru. kedua variabel diukur dalam waktu yang berurutan. penambahan jumlah prediktor akan meningkatkan akurasi prediksi kriteria. prediksi terhadap variabel kriteria akan lebih akurat dibanding dengan hanya menggunakan masing-masing variabel prediktor secara sendiri-sendiri. semakin banyak informasi yang diperoleh semakin akurat prediksi yang dapat dibuat (Mc Millan & Schumaker dalam Abidin. yakni variabel prediktor diukur sebelum variabel kriteria terjadi. tidak seperti penelitian relasional. ia hanya ingin menyelidiki apakah kedua variabel mempunyai hubungan. misalnya. setiap sekolah karena keterbatasan fasilitas. Oleh karena itu. 3.2. yakni variabel yang dipakai untuk memprediksi (disebut prediktor). dimana beberapa variabel dikombinasikan untuk memprediksi variabel kriteria. Dalam penelitian relasional. Sedang dalam penelitian prediktif. banyak situasi yang menghendaki dilakukannya prediksi atau peramalan. Perbedaan yang utama antara penelitian relasional dan penelitian jenis ini terletak pada asumsi yang mendasari hubungan antar variabel yang diteliti. Dengan demikian. Pada dasarnya teknik ini sama dengan regresi ganda. kedua variabel biasanya diukur dalam waktu yang bersamaan. Akan tetapi. di samping ingin menyelidiki hubungan antara dua variabel. Penelitian korelasi jenis ini memfokuskan pada pengukuran terhadap satu variabel atau lebih yang dapat dipakai untuk memprediksi atau meramal kejadian di masa yang akan datang atau variabel lain (Borg & Gall dalam Abidin. 2010). dan variabel lain yang diperkirakan berhubungan dengan kriteria. korelasi kanonik melibatkan lebih dari satu variabel . Dalam banyak hal. Ada beberapa teknik yang dapat digunakan. Pada awal tahun ajaran baru. yang dilambangkan dengan R. peneliti berasumsi bahwa hubungan antara kedua variabel terjadi secara dua arah atau dengan kata lain. Korelasi kanonik.

00 atau +1. 2009:48).dan sebaliknya. Apa yang kita gunakan untuk membuat prediksi. semakin tinggi pula skor pada variabel lain atau sebaliknya (Emzir. Kombinasi beberapa variabel ini memberikan lebih banyak kekuatan kepada kita untuk membuat prediksi yang akurat. korelasi kanonik ini dapat dianggap sebagai perluasan dari regresi ganda. 4. 2010). 2. Korelasi ini berguna untuk menjawab pertanyaan. Arah hubungan diindikasikan olh simbol “-“ dan “+”. Korelasi positif mengindikasikan bahwa semakin tinggi skor pada suatu variabel. prediksi kita dapat lebih baik. 2009:48). 3. . Shaughnessy dan Zechmeinter (dalam Emzir. Tingkat hubungan (bagaimana kuatnya hubungan) biasanya diungkapkan dalam angka antar -1. Suatu korelasi negatif berarti bahwa semakin tinggi skor pada suatu variabel. Sebagaimana pendekatan koefisien korelasi baik -1. Hubungan tersebut mempunyai tingkatan dan arah. Seringkali korelasi ini digunakan dalam penelitian eksplorasi yang bertujuan untuk meentukan apakah sejumlah variabel mempunyai hubungan satu sama lain yang serupa atau berbeda.kriteria.00 maupun +1.00. yang dinamakan koefisien korelasi. bagaimana serangkaian variabel prediktor memprediksi serangkai variabel kriteria? Dengan demikian. Analisis Faktor Prosedur statistik ini mengidentifikasi pola variabel yang ada.00. Korelasi Bivariat Rancangan penelitian korelasi bivariat adalah suatu rancangan penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan antara dua variabel. E.00. Regresi merujuk pada seberapa baik kita dapat membuat prediksi ini.00 dan +1. variabel-variabel yang sudah diketahui disebut variabel prediktor (predictor variables). skor pada variabel kedua dapat diprediksikan. Hubungan antara dua variabel diukur. semakin rendah pula skor pada variabel lain atau sebaliknya. Apa yang kita prediksikan disebut variabel kriteria (criterion variable). 2009:48-51). Regresi Jamak (Multiple Regresion) Regresi jamak merupakan perluasan regresi dan prediksi sederhana dengan penambahan beberapa variabel. Korelasi zero (0) mengindikasikan tidak ada hubungan. Regresi dan Prediksi Jika terdapat korelasi antara dua variabel dan kita mengetahui skor pada salah satu variabel. Rancangan Penelitian Korelasional Penelitian korelasional mempunyai berbagai jenis rancangan. regresi berganda dapat dianggap sebagai bagian dari korelasi kanonik (Pedhazur dalam Abidin. yaitu: 1. merupakan korelasi sempurna pada kedua ekstrem (Emzir. Sejumlah besar variabel dikorelasikan dan terdapatnya antarkorelasi yang tinggi mengindikasikan suatu faktor penting yang umum. Koefisien korelasi yang bergerak ke arah -1.

Langkah-langkah tesebut penelitian ini antara lain secara umum menurut Mc Milan dan Schumaker (2003). Rancangan tersebut adalah rancangan analisis jalur (path analysis design) dan rancangan panel lintas-akhir (cross-lagged panel design). 2.5. peninjauan masalah atau studi pustaka. variabel yang dimasukkan dalam penelitian harus didasarkan pada pertimbangan. Desain Dasar Penelitian Korelasional Pada dasarnya penelitian korelasioanal melibatkan perhitungan korelasi antara variabel yang komplek (variabel kriteria) dengan variabel lain yang dianggap mempuyai hubungan (variabel prediktor). kerangka pikir dan penentuan dugaan sementara sehingga peneliti dapat mengerti. Rancangan korelasional yang digunakan untuk menarik kesimpulan kausal Terdapat dua rancangan yang dapat digunakan untuk membuat pernyataan-pernyataan tentang sebab dan akibat menggunakan metode korelasional. kegiatan penelitian yang penting adalah studi kepustakaan yang menjadi dasar pijakan untuk memperoleh landasan teori. seperti perubahan sepanjang waktu. baik secara teoritis maupun nalar. masalah yang dipilih harus mempunyai nilai yang berarti dalam pola perilaku fenomena yang kompleks yang memerlukan pemahaman. Analisis jalur digunakan untuk menentukan mana dari sejumlah jalur yang menghubungkan satu variabel dengan variabel lainnya. dan . rancangan penelitian dan metodologi penelitian. yaitu penentuan masalah. bahwa variabel tersebut mempunyai hubungan tertentu. Disetiap penelitian langkah awal yang harus dilakukan peneliti adalah menentukan masalah penelitian yang akan menjadi fokus studinya. 2009:42) menyatakan masalah dalam penelitian merupakan kesenjangan antara yang diharapkan dengan kenyataan yang ada atau sesuatu yang dijadikan target yang telah ditetapkan oleh peneliti. Sedangkan desain panel lintas akhir mengukur dua variabel pada dua titik sekaligus. Peninjauan Masalah atau Studi Kepustakaan Setelah penentuan masalah. mengorganisasikan. mengalokasikan. jerat umpan balik serta unsur dan aliran hubungan. Disamping itu. 6. Dalam penelitian korelasional. dan analisis data. mempunyai kontribusi atau kebermanafaatan bagi banyak pihak. tetapi target tersebut tidak tercapai. pertanyaan penelitian atau hipotesis. dapat didukung oleh data empiris serta sesuai kemampuan dan keinginan peneliti (Sukardi. Analisis sistem (System Analysis) Desain ini melibatkan penggunaan prosedur matematik yang kompleks/rumit untuk menentukan proses dinamik. pengumpulan data. 2004:2728). simpulan 1. Hal ini biasanya dapat diperoleh berdasarkan hasil penelitian sebelumnya. Penentuan masalah Dewey (dalam Syamsuddin dan Vismaia. F. Ciri-ciri permasalahan yang layak diteliti adalah yang dapat diteliti (researchable).

Data yang dikumpulkan dengan instrumen-instrumen tersebut harus dalam bentuk angka.menggunakan variasi pustaka dalam bidangnya. misalnya untuk menentukan apakah dua variabel prediktor atau lebih dapat digunakan untuk memprediksi variabel kriteria lebih baik dari bila digunakan secara sendiri-sendiri. analisis dalam penelitian korelasional dilakukan dengan cara mengkorelasikan hasil pengukuran suatu variabel dengan hasil pengukuran variabel lain. maka prediksi terhadap kriteria tersebut tidak ada artinya. variabel prediktor harus diukur selang beberapa waktu sebelum variabel kriteria terjadi. tentunya disesuaikan dengan kebutuhan. Dalam penelitian korelasional. hasil-hasil seminar. Dalam penelitian korelasional. disamping proporsi variansi yang disumbangkan oleh variabel bebas terhadap variabel terikat. Nilai (-) menunjukan korelasi negatif yang variabelnya saling bertolak belakang dan nilai (+) menunjukkan korelasi positif yang variabelnya saling mendekati ke arah yang sama (Syamsudin dan Vismaia. Bila subyek yang dilibatkan mempunyai perbedaan yang berarti dalam faktor-faktor tersebut. Subyek tersebut harus relatif homogen dalam faktor-faktor di luar variabel yang diteliti yang mungkin dapat mempengaruhi variabel terikat. Namun demikian. Macam-macam sumber untuk memperoleh teori yang berkaitan dengan masalah yang diteliti adalah dari jurnal. tes. dapat pula digunakan analisis korelasi biasa bila hanya melibatkan dua variabel. . digunakan untuk menghitung tingkat hubungan antara variabel yang satu dengan yang lain. artikel ilmiah dan narasumber. Subyek yang dilibatkan dalam penelitian ini harus dapat diukur dalam variabel-variabel yang menjadi fokus penelitian. teknik analisis regresi ganda. majalah ilmiah. sesuai dengan jenis datanya. 3. Sedang dalam penelitian prediktif. Bila melibatkan lebih dari dua variabel. pengukuran variabel dapat dilakukan dalam waktu yang relatif sama. peneliti dapat mengklasifikasikan subyek menjadi beberapa kelompok berdasarkan tingkat faktor tertentu kemudian menguji hubungan antar variabel penelitian untuk masing-masing kelompok. surat kabar. Hubungan variabel tersebut dinyatakan dengan nilai dari -1 samapai +1. 2009:25). Analisis data Pada dasarnya. Hasil analisis tersebut biasanya dilaporkan dalam bentuk nilai koefisien korelasi atau koefisien regresi serta tingkat signifikansinya. Rancangan penelitian atau Metodologi Penelitian Pada tahap ini peneliti menentukan subjek penelitian yang akan dipilih dan menentukan cara pengolahan datanya. seperti angket. teknik yang digunakan adalah analisis regresi untuk mengetahui tingkat kemampuan prediktif variabel prediktor terhadap variabel kriteria. 5. laporan hasil penelitian. Untuk mengurangi heterogenitas tersebut. Interpretasi data pada penelitian korelasional adalah bila dua variabel hubungkan maka akan menghasil koefisen korelasi dengan simbol (r). 4. buku yang relevan. korelasi antar variabel yang diteliti menjadi kabur. teknik korelasi bivariat. Pengumpulan data Berbagai jenis instrumen dapat digunakan untuk mengukur dan mengumpulkan data masingmasing variabel. multiple regresion atau analisis kanonik dapat digunakan. pedoman interview dan pedoman observasi. Sedang dalam penelitian prediktif. Jika tidak demikian.

antara lain: kemampuannya untuk menyelidiki hubungan antara beberapa variabel secara bersama-sama (simultan). DAFTAR PUSTAKA Abidin.Alfabeta:Bandung . Simpulan Berisi tentang hasil analisis deskripsi dan pembahasan tentang hal yang diteliti dengan menggunakan mudah dipahami pembaca secara ringkas. Kelebihan dan Kelemahan Penelitian Korelasional Penelitian korelasional mengandung kelebihan-kelebihan. ering merangsang penggunaannya sebagai semacam short-gun approach.com/2010/10/31/metode-penelitian-korelasional-2. Sedangkan. yaitu memasukkan berbagai data tanpa pilih-pilih dan menggunakan setiap interpretasi yang berguna atau bermakna. Diakses tanggal 06 Januari 2012. tidak mesti menunjukkan saling hubungan yang bersifat kausal.wordpress.htm.Metode Penelitian Kombinasi (mixed methods). http://bintangkecilungu. dan Penelitian korelasional juga dapat memberikan informasi tentang derajat (kekuatan) hubungan antara variabel-variabel yang diteliti (Abidin. Selanjutnya.( 2011). antara lain: Hasilnya cuma mengidentifikasi apa sejalan dengan apa. G. Sugiyono. Dalam http://www.Muhammad Zainal Abidin Personal Blog. ekonomi. di akses tanggal 25 September 2010. Dengan penelitian ini juga memungkinkan untuk menyelidiki beberapa variabel untuk diselidiki secara intensif dan penelitian ini dapat melakukan analisis prediksi tanpa memerlukan sampel yang besar. Jika dibandingkan dengan penelitian eksperimental. 2008. karena kurang melakukan kontrol terhadap variabel-variabel bebas. Metode Penelitian Pendidikan. Muhammad Zainal. Sukardi menambahkan kelebihan penelitian ini adalah penelitian ini berguna untuk mengatasi masalah yang berkaitan dengan bidang pendidikan. (artikel). Pola saling hubungan itu sering tak menentu dan kabur.6. Hamid Darmadi. 2010). sosial.ketat. kelemahan penelitian korelasional. (Abidin. 2010).(2011).Alfabeta : Bandung. Penelitian Korelasional. penelitian korelasional itu kurang tertib.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful