P. 1
Pengertian Dan Definisi Metode

Pengertian Dan Definisi Metode

|Views: 549|Likes:
Published by Ulil Imoet

More info:

Published by: Ulil Imoet on Mar 17, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/15/2015

pdf

text

original

Pengertian dan Definisi Metode, Penelitian dan Metode Penelitian

A. Metode
Metode berasal dari Bahasa Yunani “Methodos’’ yang berarti cara atau jalan yang ditempuh. Sehubungan dengan upaya ilmiah, maka metode menyangkut masalah cara kerja untuk dapat memahami objek yang menjadi sasaran ilmu yang bersangkutan. Fungsi metode berarti sebagai alat untuk mencapai tujuan. Adapun pengertian dan definisi metode menurut para ahli antara lain : 1. Rothwell & Kazanas => Metode adalah cara, pendekatan, atau proses untuk menyampaikan informasi. 2. Titus => Metode adalah rangkaian cara dan langkah yang tertib dan terpola untuk menegaskan bidang keilmuan. 3. Macquarie => Metode adalah suatu cara melakukan sesuatu, terutama yang berkenaan dengan rencana tertentu. 4. Wiradi => Metode adalah seperangkat langkah (apa yang harus dikerjakan) yang tersusun secara sistematis (urutannya logis). 5. Almadk (1939) => Metode adalah cara menerapkan prinsip-prinsip logis terhadap penemuan, pengesahan dan penjelasan kebenaran. 6. Ostle (1975) =>Metode adalah pengejaran terhadap sesuatu untuk memperoleh sesuatu interelasi. 7. Drs. Agus M. Hardjana => Metode adalah cara yang sudah dipikirkan masak-masak dan dilakukan dengan mengikuti langkah-langkah tertentu guna mencapai tujuan yang hendak dicapai. 8. Hebert Bisno (1969) =>Metode adalah teknik-teknik yg digeneralisasikan dgn baik agar dapat diterima atau digunakan secara sama dalam satu disiplin, praktek, atau bidang disiplin dan praktek. 9. Max Siporin (1975) => Metode adalah sebuah orientasi aktifitas yg mengarah kepada persyaratan tugas-tugas dan tujuan-tujuan nyata. 10. Rosdy Ruslan (2003:24) =>Metode merupakan kegiatan ilmiah yang berkaitan dengan suatu cara kerja (sistematis) untuk memahami suatu subjek atau objek penelitian, sebagai upaya untuk menemukan jawaban yang dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah dan termasuk keabsahannya.

12. 15. 3. Sutrisno Hadi =>Penelitian merupakan usaha untuk menemukan. Penelitian Penelitian atau riset berasal dari bahasa inggris research yang artinya adalah proses pengumpulan informasi dengan tujuan meningkatkan. Kamus Bahasa Indonesia => Metode adalah cara kerja yg bersistem untuk memudahkan pelaksanaan suatu kegiatan guna mencapai tujuan yg ditentukan. 2. 5. Pada dasarnya riset atau penelitian adalah setiap proses yang menghasilkan ilmu pengetahuan. 4. memodifikasi atau mengembangkan sebuah penyelidikan atau kelompok penyelidikan. Kerlinger (1986: 17-18) =>Penelitian adalah investigasi yang sistematis. mengembangkan dan menguji kebenaran suatu pengetahuan. Fellin. empiris dan kritis dari suatu proposisihipotesis mengenai hubungan tertentu antarfenomena. David H. Tripodi & Meyer (1996) => Penelitian adalah suatu cara sistematik untuk maksud meningkatkan. Penny =>Penelitian adalah pemikiran yang sistematis mengenai berbagai jenis masalah yang pemecahannya memerlukan pengumpulan dan penafsiran fakta-fakta. 14. Nasir (1988:51) =>Metode adalah cara yang digunakan untuk memahami sebuah objek sebagai bahan ilmu yang bersangkutan. hati-hati. 13. 6.com/arti-340805Metode. Adapun pengertian penelitian menurut para ahli adalah : 1. Depatemen Sosial RI =>Metode adalah cara teratur yg digunakan utk melaksanakan pekerjaan agar tercapai hasil sesuai dgn yg diharapkan. serta sistematis. Arti Kata => Metode adalah cara teratur yang digunakan untuk melaksanakan suatu pekerjaan agar tercapai sesuai dengan yang dikehendaki (http://artikata. . Suprapto =>Penelitian adalah penyelidikan dari suatu bidang ilmu pengetahuan yang dijalankan untuk memperoleh fakta-fakta atau prinsip-prinsip dengan sabar. KlikSaya => Metode adalah cara kerja yang besistem untuk memudahkan pelaksanaan suatu kegiatan guna mencapai tujuan yang ditentukan. Indriantoro & Supomo (1999: 16) => Penelitian merupakan refleksi dari keinginan untuk mengetahui sesuatu berupa fakta-fakta atau fenomena alam. J. terkontrol.11. B.html). memodifikasi dan mengembangkan pengetahuan yang dapat di sampaikan (dikomunikasikan) dan diuji (diverifikasi) oleh peneliti lain.

10. 12. Sistematis artinya mengikuti prosedur atau langkah-langkah tertentu. yang dilakukan secara hati-hati sekali sehingga diperoleh pemecahannya. . Tuckman =>Penelitian merupakan suatu usaha yang sistematis untuk menemukan jawaban ilmiah terhadap suatu masalah (a systematic attempt to provide answer to question). generaliasi. 14. yang dilakukan dengan metode-metode ilmiah.7. Dewey (1936) =>Penelitian adalah transpormasi yang terkendalikan atau terarah dari suatu situasi yang dikenal dalam kenyataan-kenyataan yang ada padanya dan hubungannya. teknik dan metode. membuat kesimpulan dan sekurang-kurangnya mengadakan pengujian yang hati-hati atas semua kesimpulan untuk menentukan kecocokan dengan hipotesis. prinsip baik yang bersifat abstrak maupun konkret yang dirumuskan melalui alat primernya yaitu empiris dan analisis. Penelitian itu sendiri bekerja atas dasar asumsi. 15. John (1949) =>Penelitian adalah pencarian fakta menurut metode objektif yang jelas untuk menemukan hubungan antar fakta dan menghasilkan dalil atau hukum. 18. Mohammad Ali =>Penelitian adalah suatu cara untuk memahami sesuatu melalui penyelidikan atau usaha mencari bukti-bukti yang muncul sehubungan dengan masalah itu. mengembangkan. Parson (1946) =>Penelitian merupakan pencarian atas sesuatu (inquiry) secara sistematis terhadap masalah-masalah yang dapat dipecahkan. baik untuk meningkatkan kualitas kehidupan manusia maupun untuk mengembangkan ilmu pengetahuan. dan menguji kebenaran suatu pengetahuan. seperti mengubah unsure dari situasi orisinal menjadi keseluruhan yang terpadu. Jawaban ilmiah adalah rumusan pengetahuan. 11. Penelitian meliputi pemberian definisi dan redefinisi terhadap masalah. 13. 9. Hamidi (2007:6) =>Penelitian merupakan aktivitas keilmuan yang dilakukan karena ada kegunaan yang ingin dicapai. 17. Emzir (2007:3) =>Penelitian adalah suatu kegiatan atau proses sistematis untuk memecahkan masalah yang dilakukan dengan menerapkan metode ilmiah. Sutrisno Hadi (1987:3) =>Penelitian adalah usaha untuk menemukan. 16. Hilway (1956) =>Penelitian merupakan suatu metode studi melalui penyelidikan yang hatihati dan sempurna terhadap suatu masalah sehingga diperoleh pemecahan yang tepat terhadap masalah tersebut. 8. Parson (1946) =>Penelitian adalah pencarian terhadap seseuatu (inquiry) secara sistematis dengan penekanan bahwa pencarian ini dulakukan terhadap masalah yang dapat dipecahkan. Woody (1927) =>Penelitian merupakan suatu metode untuk menemukan kebenaran yang juga merupakan sebuah pemikiran kritis (critical thinking). baik berupa teori. merumuskan hipotesis atau jawaban sementara. Nazir (1988) =>Penelitian adalah percobaan yang hati-hati dan kritis untuk menemukan sesuatu yang baru.

Sugiyono (2004: 1) =>Metode penelitian merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Winarno (1994) =>Metode penelitian adalah suatu kegiatan ilmiah yang dilakukan dengan teknik yg teliti dan sistematik. menurut Gay & Diehl (1992) “metode penelitian survey merupakan metode yang digunakan sebagai kategori umum penelitian yang menggunakan kuesioner dan wawancara”. . Soerjano Soekanto =>Penelitian adalah kegiatan ilmiah yang berkaitan dengan analisis dan konstruksi yang dilakukan secara metodologis. 3.19. 2. Beberapa pandangan metode penelitian secara khusus menurut para ahli: 1. melalui pertanyaan-pertanyaan”. Fraenkel & Norman E. sedangkan menurut Donald Ary. dan konsisten. Metode Penelitian Beberapa pandangan metode penelitian secara umum menurut para ahli : 1. dan penyajian data yg dilakukan secara sistematis dan objektif untuk memecahkan suatu persoalan atau menguji suatu hipotesis untuk mengembangkan prinsip-prinsip umum. Wallen (1990 : 411) dalam Yatim Riyanto (1996: 22). Nasir (1988:51) =>Metode penelitian merupakan cara utama yang digunakan peneliti untuk mencapai tujuan dan menentukan jawaban atas masalah yang diajukan. Depdiknas RI =>Kerjasama ilmiah untuk mengembangkan ilmu pengetahuan. 4. Metode Penelitian Historis Menurut Jack. teknologi dan seni dalam rangka memperoleh informasi/temuan/produk baru melalui metodologi yang berkaitan erat dengan satu atau beberapa disiplin ilmu. dkk (1980) dalam Yatim Riyanto (1996: 22) dalam Nurul Zuriah (2005: 51) “metode penelitian sejarah adalah penelitian untuk menetapkan fakta dan mencapai simpulan mengenai hal-hal yang telah lalu”. 21. Muhiddin Sirat (2006) =>Metode penelitian adalah suatu cara memilih masalah dan penentuan judul penelitian. C. 20. 2. R. sedangkan menurut Bailey (1982) “metode penelitian survey merupakan satu metode penelitian yang teknik pengambilan datanya dilakukan melalui pertanyaan – tertulis atau lisan”. pengolahan. Arti Kata =>Penelitian merupakan kegiatan pengumpulan. Metode Penelitian Survey Menurut Zikmund (1997) “metode penelitian survey adalah satu bentuk teknik penelitian di mana informasi dikumpulkan dari sejumlah sampel berupa orang. sistematis. analisis. dalam Nurul Zuriah (2005: 51) “metode penelitian sejarah adalah penelitian yang secara eksklusif memfokuskan kepada masa lalu”.

html . 4. tetapi hanya menggambarkan tentang suatu variabel. 5. Metode Penelitian KKuantitatif Menurut Jonathan Sarwonno (2006) “metode penelitian kuantitatif adalah penelitian ilmiah yang sistematis terhadap bagian-bagian dan fenomena serta hubungan-hubungannya”. DAFTAR PUSTAKA Kamus Bahasa Indonesia Arikunto. serta pemahaman mereka mengenai praktek dan terhadap situasi tempat dilakukan praktek-praktek tersebut. 7. Metode Penelitian Tindakan Menurut Kemmis (1988) “metode penelitian tindakan adalah suatu bentuk penelitian reflektif dan kolektif yang dilakukan peneliti dalam situasi sosial untuk meningkatkan penalaran praktik social”. Metode Penelitian Kebijaksanaan (Deskriptif) Menurut Suharsimi Arikunto “metode penelitian kebijaksanaan adalah metode penelitiaan yang tidak dimaksudkan untuk menguji hipotesis tertentu. Metode Penelitiaan.com/2011/10/pengertian-metode-penelitian-ilmiah. Metode Penelitian Naturalistic Bogdan dan Tylor dalam Moleong (1993:3) “metode penelitian kualitatif merupakan prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati”.wordpress. sedangkan menurut Kemmis & Taggar (1988) dalam Zuriah (2003: 54) “metode penelitian tindakan adalah suatu bentuk penelitian reflektif diri secara kolektif dilakukan peneliti dalam situasi sosial untuk meningkatkan penalaran dan keadilan pratek pendidikan sosial mereka. Metode Penelitian Eksperimen Menurut Arikunto (2006) “metode penelitian eksperimen adalah suatu cara untuk mencari hubungan sebab akibat (hubungan kausal) antara dua faktor yang sengaja ditimbulkan oleh peneliti dengan mengeliminasi atau mengurangi atau menyisihkan faktor-faktor lain yang mengganggu”. S (2002). Prosedur Penelitian. Mohammad (1999). Jakarta : Rineka Cipta Nazir. 6.3. gejala atau keadaan”.com/kuliah/psikologi-pendidikan/bab-i-pengertian-kedudukan-danmetode-metode-dalam-psikologi/ http://nurmanali.blogspot. Jakarta: Erlangga http://tonkin069.

ac.blogspot.uki.html .http://blog.id/srieni/metode-penelitian/2-metoda-kualitatif-dan-kuantitatif/ http://rakim-ypk.com/2008/06/metode-penilitian.

secara umum penelitian ada tiga macam yaitu yang bersifat penemuan. teknik dan metode. 2. prinsip baik yang bersifat abstrak maupun konkret yang dirumuskan melalui alat. penelitian dapat diartikan sebagai usaha untuk menemukan. 3. metode Penelitian kualitatif dan metode penelitian Kombinasi. J. Karena ideal dari ilmu adalah untuk memperoleh interelasi yang sistematis dari fakta-fakta. Sistematis artinya mengikuti prosedur atau langkah-langkah tertentu. hati-hati. Penelitian itu sendiri bekerja atas dasar asumsi.blogspot. serta sistematis. Penelitian adalah suatu cara untuk memahami sesuatu melalui penyelidikan atau usaha mencari bukti-bukti yang muncul sehubungan dengan masalah itu. 5. maka metode ilmiah berkehendak untuk mencari jawaban . definisi penelitian menurut beberapa para ahli : 1.Metode Penelitian (Tugas Rie mata kuliah Metode Penelitian) 1.html ) Metode penelitian adalah merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu .pembuktian. Penelitian adalah pemikiran yang sistematis mengenai berbagai jenis masalah yang pemecahannya memerlukan pengumpulan dan penafsiran fakta-fakta.Menurut David H Penny. Suprapto.terlebih dahulu akan dijelaskan definisi metode penelitian dan metode ilmiah. Bagaimana anda menjelaskan metode Penelitian itu tidak bisa terpisah dari metode ilmiah Sebelum mendiskripsikan bahwa metode penelitian tidak dapat dipisahkan dari metode ilmiah.reliabel dan obyektif. mengembangkan dan menguji kebenaran suatu pengetahuan.Metode Penelitian dapat dikelompokkan menjadi tiga : metode penelitian Kuantitatif. Sutrisno Hadi. data yang diperoleh melalui penelitian adalah data empiris (teramati) dengan kriteria valid.com/2009/09/pengertian-penelitian-menurut-para-ahli. yang dilakukan secara hati-hati sekali sehingga diperoleh pemecahannya. generaliasi. Mohammad Ali.primernya. Penelitian adalah penyelidikan dari suatu bidang ilmu pengetahuan yang dijalankan untuk memperoleh fakta-fakta atau prinsip-prinsip dengan sabar.dan pengembangan.Sugiyono(9:2011) Sedangkan metode ilmiah adalah suatu pengejaran terhadap kebenaran yang diatur oleh pertimbangan-pertimbangan logis. (situs :http://reorinluveekyu. baik berupa teori. Tuckman mendefinisikan penelitian (research) : a systematic attempt to provide answer to question yaitu penelitian merupakan suatu usaha yang sistematis untuk menemukan jawaban ilmiah terhadap suatu masalah. Jawaban ilmiah adalah rumusan pengetahuan. yaitu empiris dan analisis. Sesuai dengan tujuannya. 1. 4.

jika tidak dikatakan sama. penelitian dan metode ilmiah mempunyai hubungan yang dekat sekali. 11.melalui langkah-langkah . baik langsung ataupun tidak langsung. Langkah-langkah tersebut adalah sebagai berikut: 1. Menggunakan teknik kuantifikasi. dan sebagainya. 4. 2. Menulis laporan penelitian. Menentukan data atau bukti mana yang dikehendaki sesuai dengan pokok-pokok dasar dalam masalah. topik atau judul penelitian. Menggunakan prinsip-prinsip analisa. Pelaksanaan penelitian dengan menggunakan metode ilmiah harus mengikuti langkah-langkah tertentu.tentang fakta-fakta dengan menggunakan pendekatan kesangsian sistematis. pertanyaan-pertanyaan dalam mencari dalil umum akan mudah terjawab. Menentukan apakah data atau bukti yang dipertukan tersedia atau tidak. 3.Schluter (1926) memberikan 15 langkah dalam melaksanakan penelitian dengan metode ilmiah. LANGKAH DALAM METODE ILMIAH.” metode ilmiah adalah cara menerapkan prinsip-prinsip logis terhadap penemuan. Mengumpulkan data dan keterangan yang diperlukan. Menggunakan citasi. 2. Membangun sebuah bibliografi. 5. 6. Mengadakan survei lapangan untuk merumuskan masalah-malalah yang ingin dipecahkan. Pemilihan bidang. seperti di bawah ini. 9. Mengatur data untuk persentase dan penampilan. Dari pemaparan diatas dapat dijawab bahwa metode penelitian tidak dapat dipisahkan dari metode ilmiah. 15. 14. 8. Sedangkan Ostle (1975) berpendapat bahwa metode ilmiah adalah pengejaran terhadap sesuatu untuk memperoleh sesuatu interelasi. apakah benar. Mengklasifikasikan unsur-unsur dalam masalah menurut hu-bungannya dengan data atau bukti. Mengatur data secara sistematis untuk dianalisa. Menguji untuk diketahui apakah masalah dapat dipecahkan atau tidak. 7. seperti menjawab seberapa jauh. karena metode penelitian adalah teknik yang digunakan dalam menjawab suatu proses penelitian yang didalamnya terdapat prosedur dan metode ilmiah. Membeda-bedakan dan membuat out-line dari unsur-unsur permasalahan. 12. mengapa begitu. Memformulasikan dan mendefinisikan masalah. Menganalisa data dan bukti yang diperoleh untuk membuat interpretasi. Dengan adanya metode ilmiah.Berdasarkan fakta. 1. 4. Menggunakah ukuran objektif. Bebas dari prasangka (bias) 3. Marilah lebih dahulu ditinjau langkah-langkah yang diambil oleh beberapa ahli dalam mereka melaksanakan penelitian. Menurut Almadk (1939). pengesahan dan penjelasan kebenaran. Menggunakan hipotesa 5. Karena itu.” Metode ilmiah dalam meneliti mempunyai kriteria serta langkah-langkah tertentu dalam Metode ilmiah bekerja. 6. 13. referensi dan footnote (catatan kaki). 10.

1. Ada tiga macam pendekatan dalam penelitian. kelompok masyarakat. Pertanyaan penelitian itu harus jelas. Pertanyaan penelitian itu harus dapat diteliti.metode ilmiah dapat diproses dan menemukan suatu titik kesimpulan atau jawaban dengan metode penelitian yang dipilih sesuai dengan permasalahan yang akan dijawab atau disimpulkan.adanya paradoks yang provokatif yang memperjelas suatu pemahaman luas yang amat diperlukan.Pertanyaan penelitian adalah bagian terpenting dalam proposal penelitian. Pendekatan yang inovatif ini menumbuhkan rasa percaya diri peneliti serta menjanjikan pemahaman dan wawasan baru pada pertanyaan lama dan sulit. Pertanyaan penelitian itu harus menarik. 3.Lakukan penelitian secara ekstensif tentang topik penelitian.merupakan metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme. Rencana Judul tesis “ Perbandingan Pembelajaran Mahasiswa Berprestasi Melalui Jalur Umum Dan Melalui Jalur Beasiswa oustreaching” . bisa berupa metodologi baru. adanya pendekatan yang berbeda. dapatkah memecahnya dan mengerjakan komponen yang paling penting? Ingatlah bahwa menulis pertanyaan penelitian itu merupakan proses yang tidak sekali jadi dan pertanyaan-pertanyaan seperti itu perlu dipertimbangkan secara cermat dalam desain dan anggaran penelitian Anda. Pertanyaan itu menentukan isi proposal.Banyak pertanyaan praktis yang perlu dipertimbangkan ketika memilih pertanyaan penelitian. atau mengusulkan suatu sudut analisis yang mengejutkan terhadap suatu dilema yang sulit. Bagaimana anda Menjelaskan efektivitas penelitian tentang suatu masalah tertentu terjadi dan sebaiknya terkait dengan rancangan penelitian anda. atau pengaitan dua bidang pengetahuan yang sebelumnya terpisah.analisis data bersifat kuantitatif/statistik .data dan analisisnya dapat dikelompokkan menjadi tiga. serta membangkitkan minat pemeriksa proposal.pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian.metode ini dibagi atas dua metode eksperimen dan . 2. pendekatan konseptual baru. dengan tujuan menguji hipotesis yang telah ditetapkan.” latar belakang yang diperlukan untuk melaksanakan penelitian itu?” Apakah ada hambatan-hambatan etika? Apakah bisa memperoleh kerjasama dari semua individu. Pendekatan penelitian dilihat dari landasan filsafat. mengarahkan argumen dari penelitian. lembaga yang diperlukan untuk menjawab pertanyaan tersebut? Apakah biaya untuk melaksanakan penelitian itu lebih besar daripada yang dapat Anda usahakan? Jika tidak dapat menyelesaikan penelitian ini dengan baik. Yang pertama adalah ”berapa waktu yang diperlukan untuk melaksanakan penelitian itu?” Kemudian.aktual.Suatu penelitian dinyatakan efektif apabila topik yang diangkat dalam penelitian adalah suatu hal yang menarik bagi peneliti. 1. Suatu pertanyaan penelitian yang mendekati masalah lama dengan cara baru yang segar. pendekatan dengan metode kuantitatif. digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu. jelaskan dan beri contoh masing-masing ketika anda harus memilih masing-masing pendekatan itu.

teknik pengumpulan data dilakukan secara trianggulasi(gabungan). kejadian. sehingga ditemukan kejadian-kejadian relatif. Peneliti melakukan studi terhadap budaya kelompok dalam kondisi yang alamiah melalui observasi dan wawancara. dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna daripada generalisasi. metode kualitatif dibagi menjadi lima macam yaitu : 1. 5. This impact is assessed by providing a specific treatment to one group and withholding it from another group and then determining how both groups score on an outcome”. Metode penelitian eksperimen adalah metode penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh treatment tertentu (perlakuan) dalam kondisi yang terkontrol (laboratorium). Contoh : pelaksanaan test IQ untuk mengetahui tingkat IQ anak-anak pada masyarakat tertentu.distribusi. disusun menjadi laporan yang naratif dan kronologis. Contoh : Model alternatif sistem dan pengembangan Manajemen Pendidikan untuk Mempersiapkan Tenaga Kerja Industri.tindakan atau interaksi berdasarkan pandangan dari partisipan yang diteliti. digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah (sebagai lawannya adalah eksprimen) dimana peneliti sebagai instrumen kunci.dan hubunganhubungan antar variabel sosiologis maupun psikologis. aktivitas.Menurut Creswell (2009). 4. Suatu kasus terikat oleh waktu dan aktivitas.metode survei. 3. teori yang abstrak tentang proses. dimana peneliti melakukan eksplorasi secara mendalam terhadap program. tetapi data yang dipelajari adalah data dari sampel yang daiambil dari populasi tersebut.peneliti melakukan pengumpulan data secara mendetail dengan menggunakan berbagai prosedur pengumpulan data dan dalam waktu yang berkesinambungan. Metode Kualitatif dinamakan metode postpositivistik karena berlandaskan pada filsafat postpositivisme. terhadap satu atau lebih orang.dimana peneliti melakukan pengumpulan data dengan observasi partisipan untuk mengetahui fenomena esensial partisipan dalam pengalaman hidupnya. attitudes.proses.Penelitian survei adalah penelitian yang dilakukan pada Populasi besar maupun kecil.Umumnya penelitian survei dilakukan untuk mengambil suatu generalisasi dari pengamatan yang tidak mendalam. Naratif. analisis data bersifat induktif/kualitatif. Fenomenologis. or opinions of population by studying a sample of that population” Kerlinger (1973) mengemukakan bahwa. Grounded. Metode Penelitian kombinasi berlandaskan filsafat pragmatisme. peneliti melakukan studi terhadap satu orang individu atau lebih untuk memperoleh data tentang sejarah perjalanan dalam kehidupannya. Creswell (2009) menyatakan “ experimental research seeks to determine if a specific treatment influence an outcome in a study. Etnografi. 2. Dalam hal metode Survei dinyatakan bahwa “ survei design provide a plan for a quantitative or numeric description of trend. Metode ini mengkombinasikan atau menggabungkan antara metode kuantitatif dan kualitatif untuk . Studi kasus . dimana peneliti dapat menarik generalisasi ( apa yang diamati secara induktif).

Selanjutnya. Penelitian ini hanya terbatas pada panafsiran hubungan antarvariabel saja tidak sampai pada hubungan kausalitas. Menurut Sukardi (2004:166) penelitian korelasi mempunyai tiga karakteristik penting untuk para peneliti yang hendak menggunakannya. tetapi penelitian ini dapat dijadikan acuan untuk diajadi penelitian selanjutnya seperti penelitian eksperimen (Emzir. dan untuk tingkat apa. 2010) adalah untuk mendeteksi sejauh mana variasi-variasi pada suatu faktor berkaitan dengan variasi-variasi pada . 4. 2. dalam Syamsuddin dan Vismaia. Memungkinkan variabel diukur secara intensif dalam setting (lingkungan) nyata. Contoh: Pengaruh gaya kepemimpinan dan situasi kepemimpinan terhadap iklim kerja organisasi di lembaga pendidikan. peneliti berusaha menggambarkan kondisi sekarang dalam konteks kuantitatif yang direfleksikan dalam variabel. 2008:328). atau dengan metode kombinasi dapat diperoleh pemahaman yang paling baik bila dibandingkan satu metode. Memungkinkan peneliti mendapatkan derajat asosiasi yang signifikan. 3. terdapat hubungan antara dua variabel atau lebih yang dapat dikuantitatifkan. 2009:25). Metode kombinasi akan berguna bila metode kuantitatif atau metode kualitatif secara sendiri-sendiri tidak cukup akurat digunakan untuk memahami permasalahan penelitian. maupun ekonomi. Menurut Gay dalam Sukardi (2004:166) penelitian korelasi merupakan salah satu bagian penelitian ex-postfacto karena biasanya peneliti tidak memanipulasi keadaan variabel yang ada dan langsung mencari keberadaan hubungan dan tingkat hubungan variabel yang direfleksikan dalam koefisien korelasi. Adanya hubungan dan tingkat variabel ini penting karena dengan mengetahui tingkat hubungan yang ada.reliabel dan obyektif. Penelitian korelasi tepat jika variabel kompleks dan peneliti tidak mungkin melakukan manipulasi dan mengontrol variabel seperti dalam penelitian eksperimen. Fraenkel dan Wallen (2008:329) menyebutkan penelitian korelasi ke dalam penelitian deskripsi karena penelitian tersebut merupakan usaha menggambarkan kondisi yang sudah terjadi. Jelaskan tentang penelitian korelasional. Tiga karakteristik tersebut adalah sebagai berikut. Tujuan Penelitian Korelasional Tujuan penelitian korelasional menurut Suryabrata (dalam Abidin.valid. peneliti akan dapat mengembangkannya sesuai dengan tujuan penelitian. Penelitian korelasional dilakukan dalam berbagai bidang diantaranya pendidikan. kapan dan bagaimana anda menggunakan jenis penelitian itu. 1. 1. sosial.digunakan secara bersama-sama dalam suatu kegiatan penelitian sehingga diperoleh data yang lebih komprehensif. B. Jenis penelitian ini biasanya melibatkan ukuran statistik/tingkat hubungan yang disebut dengan korelasi (Mc Millan dan Schumacher. Penelitian korelasional menggunakan instrumen untuk menentukan apakah. 2009:38). Penelitian korelasi atau korelasional adalah suatu penelitian untuk mengetahui hubungan dan tingkat hubungan antara dua variabel atau lebih tanpa ada upaya untuk mempengaruhi variabel tersebut sehingga tidak terdapat manipulasi variabel (Faenkel dan Wallen. Dalam penelitian ini.

Oleh karena itu. Nilai koefisien bervariasi dari 1. yang dilakukan sebagai awal untuk proses penelitian lain yang kompleks. yakni hanya dengan mengumpulkan skor dua variabel dari kelompok subjek yang sama dan kemudian menghitung koefisien korelasinya. Output dari penelitian ini adalah taraf atau tinggi-rendahnya saling hubungan dan bukan ada atau tidak adanya saling hubungan tersebut. Macam Penelitian Korelasional 1. atau pengalaman bahwa keduanya sangat mungkin berhubungan. Pada dasarnya. Nilai koofisien korelasi merupakn suatu alat statistik yang digunakan untuk membantu peneliti dalam memahami tingkat hubungan tersebut. atau untuk menggunakan hubungan tersebut untuk membuat prediksi. Misalnya.satu atau lebih faktor lain berdasarkan pada koefisien korelasi. Dalam penelitian korelasi sederhana ini hubungan antar variabel tersebut ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi. desain penelitian hubungan ini cukup sederhana. hasil penelitian yang mendahului. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat atau derajat hubungan antara sepasang variabel (bivariat).00 diperoleh dengan menggunakan teknik statistik tertentu sesuai dengan karakter dari data masing-masing variabel. Penelitian Hubungan Penelitian hubungan. C. relasional. pertama-tama peneliti menentukan sepasang variabel yang akan diselidiki tingkat hubungannya.00 sampai +1. . Studi hubungan biasanya menyelidiki sejumlah variabel yang dipercaya berhubungan dengan suatu variabel mayor. atau korelasi sederhana (seringkali hanya disebut korelasi saja) digunakan untuk menyelidiki hubungan antara hasil pengukuran terhadap dua variabel yang berbeda dalam waktu yang bersamaan. asumsi. seperti hasil belajar variabel yang ternyata tidak mempunyai hubungan yang tinggi dieliminasi dari perhatian selanjutnya. penelitian jenis ini seringkali menjadi bagian dari penelitian lain. dalam melakukan penelitian ini. Pemilihan kedua variabel tersebut harus didasarkan pada teori. Dapat digunakan untuk meramalkan variabel tertentu berdasarkan variabel bebas. Ciri-ciri Penelitian Korelasional Penelitian macam ini cocok dilakukan bila variabel-variabel yang diteliti rumit dan/atau tak dapat diteliti dengan metode eksperimental atau tak dapat dimanipulasi. Sedangkan menurut Gay dalam Emzir (2009:38) Tujuan penelitian korelasional adalah untuk menentukan hubungan antara variabel. dalam penelitian korelasi multivariat yang meneliti hubungan beberapa variabel secara simultan pada umumnya selalu diawali dengan penelitian hubungan sederhana untuk melihat bagaimana masing-masing variabel tersebut berhubungan satu sama lain secara berpasangan. D. Studi macam ini memungkinkan pengukuran beberapa variabel dan saling hubungannya secara serentak dalam keadaan realistiknya. Lebih lanjut.

korelasi kanonik melibatkan lebih dari satu variabel . yakni dengan menggunakan kombinasi dua atau lebih variabel prediktor. Ada beberapa teknik yang dapat digunakan. 2010). Dalam banyak hal. seringkali harus menyeleksi para pendaftar yang akan diterima menjadi calon siswa baru. semakin banyak informasi yang diperoleh semakin akurat prediksi yang dapat dibuat (Mc Millan & Schumaker dalam Abidin. Oleh karena itu. Pada dasarnya teknik ini sama dengan regresi ganda. Dengan demikian. dua diantaranya yang akan dibahas di sini adalah: regresi ganda atau multiple regresion dan korelasi kanonik. ia hanya ingin menyelidiki apakah kedua variabel mempunyai hubungan. yakni variabel yang menjadi sasaran prediksi atau yang diramalkan kejadiannya (disebut kriteria). 2010). Korelasi Multivariat Teknik untuk mengukur dan menyelidiki tingkat hubungan antara kombinasi dari tiga variabel atau lebih disebut teknik korelasi multivariat. Penelitian Prediktif Dalam pelaksanaan di bidang pendidikan. peneliti juga mempunyai anggapan bahwa salah satu variabel muncul lebih dahulu dari yang lain. Pada awal tahun ajaran baru. yang dilambangkan dengan R. penambahan jumlah prediktor akan meningkatkan akurasi prediksi kriteria. Korelasi kanonik. Memprediksi suatu fenomena yang kompleks hanya dengan menggunakan satu faktor (variabel prediktor) seringkali hanya memberikan hasil yang kurang akurat. atau hubungan satu arah. tidak seperti penelitian relasional.2. kedua variabel diukur dalam waktu yang berurutan. Teknik yang digunakan untuk mengetahui tingkat prediksi antara kedua variabel tersebut adalah teknik analisis regresi yang menghasilkan nilai koefisien regresi. dan tidak dapat sebaliknya. Regresi ganda. tanpa mempunyai anggapan bahwa variabel yang muncul lebih awal dari yang lain. Dalam penelitian relasional. peneliti berasumsi bahwa hubungan antara kedua variabel terjadi secara dua arah atau dengan kata lain. setiap sekolah karena keterbatasan fasilitas. melibatkan penghitungan korelasi antara suatu pola tingkah laku yang kompleks. Oleh karena itu. yakni variabel yang dipakai untuk memprediksi (disebut prediktor). tidak seperti regresi ganda yang hanya melibatkan satu variabel kriteria. dan variabel lain yang diperkirakan berhubungan dengan kriteria. banyak situasi yang menghendaki dilakukannya prediksi atau peramalan. yakni variabel prediktor diukur sebelum variabel kriteria terjadi. Perbedaan yang utama antara penelitian relasional dan penelitian jenis ini terletak pada asumsi yang mendasari hubungan antar variabel yang diteliti. kedua variabel biasanya diukur dalam waktu yang bersamaan. Sedang dalam penelitian prediktif. di samping ingin menyelidiki hubungan antara dua variabel. Penelitian ini sebagaimana penelitian relasional. 3. misalnya. prediksi terhadap variabel kriteria akan lebih akurat dibanding dengan hanya menggunakan masing-masing variabel prediktor secara sendiri-sendiri. dimana beberapa variabel dikombinasikan untuk memprediksi variabel kriteria. Akan tetapi. Penelitian korelasi jenis ini memfokuskan pada pengukuran terhadap satu variabel atau lebih yang dapat dipakai untuk memprediksi atau meramal kejadian di masa yang akan datang atau variabel lain (Borg & Gall dalam Abidin.

00 dan +1. yang dinamakan koefisien korelasi. Arah hubungan diindikasikan olh simbol “-“ dan “+”. Seringkali korelasi ini digunakan dalam penelitian eksplorasi yang bertujuan untuk meentukan apakah sejumlah variabel mempunyai hubungan satu sama lain yang serupa atau berbeda. 2009:48-51). E. Regresi dan Prediksi Jika terdapat korelasi antara dua variabel dan kita mengetahui skor pada salah satu variabel. yaitu: 1. Apa yang kita gunakan untuk membuat prediksi. Apa yang kita prediksikan disebut variabel kriteria (criterion variable).00. Hubungan tersebut mempunyai tingkatan dan arah. Regresi Jamak (Multiple Regresion) Regresi jamak merupakan perluasan regresi dan prediksi sederhana dengan penambahan beberapa variabel.00 maupun +1. variabel-variabel yang sudah diketahui disebut variabel prediktor (predictor variables). Sejumlah besar variabel dikorelasikan dan terdapatnya antarkorelasi yang tinggi mengindikasikan suatu faktor penting yang umum. korelasi kanonik ini dapat dianggap sebagai perluasan dari regresi ganda. 2010).00. merupakan korelasi sempurna pada kedua ekstrem (Emzir. bagaimana serangkaian variabel prediktor memprediksi serangkai variabel kriteria? Dengan demikian. Tingkat hubungan (bagaimana kuatnya hubungan) biasanya diungkapkan dalam angka antar -1. . Analisis Faktor Prosedur statistik ini mengidentifikasi pola variabel yang ada. semakin rendah pula skor pada variabel lain atau sebaliknya. Shaughnessy dan Zechmeinter (dalam Emzir. Korelasi ini berguna untuk menjawab pertanyaan.00 atau +1. 4. Korelasi Bivariat Rancangan penelitian korelasi bivariat adalah suatu rancangan penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan antara dua variabel. Suatu korelasi negatif berarti bahwa semakin tinggi skor pada suatu variabel. 3. Koefisien korelasi yang bergerak ke arah -1. Korelasi positif mengindikasikan bahwa semakin tinggi skor pada suatu variabel. Korelasi zero (0) mengindikasikan tidak ada hubungan.kriteria. 2009:48).dan sebaliknya. Regresi merujuk pada seberapa baik kita dapat membuat prediksi ini. Hubungan antara dua variabel diukur. Rancangan Penelitian Korelasional Penelitian korelasional mempunyai berbagai jenis rancangan. Sebagaimana pendekatan koefisien korelasi baik -1. 2. prediksi kita dapat lebih baik. Kombinasi beberapa variabel ini memberikan lebih banyak kekuatan kepada kita untuk membuat prediksi yang akurat. regresi berganda dapat dianggap sebagai bagian dari korelasi kanonik (Pedhazur dalam Abidin. 2009:48).00. skor pada variabel kedua dapat diprediksikan. semakin tinggi pula skor pada variabel lain atau sebaliknya (Emzir.

Desain Dasar Penelitian Korelasional Pada dasarnya penelitian korelasioanal melibatkan perhitungan korelasi antara variabel yang komplek (variabel kriteria) dengan variabel lain yang dianggap mempuyai hubungan (variabel prediktor). mengorganisasikan. yaitu penentuan masalah. pertanyaan penelitian atau hipotesis.5. jerat umpan balik serta unsur dan aliran hubungan. mengalokasikan. Sedangkan desain panel lintas akhir mengukur dua variabel pada dua titik sekaligus. Ciri-ciri permasalahan yang layak diteliti adalah yang dapat diteliti (researchable). 6. 2009:42) menyatakan masalah dalam penelitian merupakan kesenjangan antara yang diharapkan dengan kenyataan yang ada atau sesuatu yang dijadikan target yang telah ditetapkan oleh peneliti. Peninjauan Masalah atau Studi Kepustakaan Setelah penentuan masalah. bahwa variabel tersebut mempunyai hubungan tertentu. Rancangan korelasional yang digunakan untuk menarik kesimpulan kausal Terdapat dua rancangan yang dapat digunakan untuk membuat pernyataan-pernyataan tentang sebab dan akibat menggunakan metode korelasional. variabel yang dimasukkan dalam penelitian harus didasarkan pada pertimbangan. kerangka pikir dan penentuan dugaan sementara sehingga peneliti dapat mengerti. Hal ini biasanya dapat diperoleh berdasarkan hasil penelitian sebelumnya. Langkah-langkah tesebut penelitian ini antara lain secara umum menurut Mc Milan dan Schumaker (2003). kegiatan penelitian yang penting adalah studi kepustakaan yang menjadi dasar pijakan untuk memperoleh landasan teori. Disetiap penelitian langkah awal yang harus dilakukan peneliti adalah menentukan masalah penelitian yang akan menjadi fokus studinya. Analisis sistem (System Analysis) Desain ini melibatkan penggunaan prosedur matematik yang kompleks/rumit untuk menentukan proses dinamik. pengumpulan data. mempunyai kontribusi atau kebermanafaatan bagi banyak pihak. Rancangan tersebut adalah rancangan analisis jalur (path analysis design) dan rancangan panel lintas-akhir (cross-lagged panel design). seperti perubahan sepanjang waktu. dan . Penentuan masalah Dewey (dalam Syamsuddin dan Vismaia. 2004:2728). simpulan 1. 2. dan analisis data. dapat didukung oleh data empiris serta sesuai kemampuan dan keinginan peneliti (Sukardi. F. masalah yang dipilih harus mempunyai nilai yang berarti dalam pola perilaku fenomena yang kompleks yang memerlukan pemahaman. tetapi target tersebut tidak tercapai. Analisis jalur digunakan untuk menentukan mana dari sejumlah jalur yang menghubungkan satu variabel dengan variabel lainnya. Disamping itu. Dalam penelitian korelasional. baik secara teoritis maupun nalar. peninjauan masalah atau studi pustaka. rancangan penelitian dan metodologi penelitian.

3. 5. disamping proporsi variansi yang disumbangkan oleh variabel bebas terhadap variabel terikat. 2009:25). surat kabar. Hasil analisis tersebut biasanya dilaporkan dalam bentuk nilai koefisien korelasi atau koefisien regresi serta tingkat signifikansinya. tes. Nilai (-) menunjukan korelasi negatif yang variabelnya saling bertolak belakang dan nilai (+) menunjukkan korelasi positif yang variabelnya saling mendekati ke arah yang sama (Syamsudin dan Vismaia. Subyek yang dilibatkan dalam penelitian ini harus dapat diukur dalam variabel-variabel yang menjadi fokus penelitian. maka prediksi terhadap kriteria tersebut tidak ada artinya. korelasi antar variabel yang diteliti menjadi kabur. Rancangan penelitian atau Metodologi Penelitian Pada tahap ini peneliti menentukan subjek penelitian yang akan dipilih dan menentukan cara pengolahan datanya. seperti angket. Bila subyek yang dilibatkan mempunyai perbedaan yang berarti dalam faktor-faktor tersebut. sesuai dengan jenis datanya. teknik yang digunakan adalah analisis regresi untuk mengetahui tingkat kemampuan prediktif variabel prediktor terhadap variabel kriteria. Namun demikian. peneliti dapat mengklasifikasikan subyek menjadi beberapa kelompok berdasarkan tingkat faktor tertentu kemudian menguji hubungan antar variabel penelitian untuk masing-masing kelompok. digunakan untuk menghitung tingkat hubungan antara variabel yang satu dengan yang lain. Bila melibatkan lebih dari dua variabel. Pengumpulan data Berbagai jenis instrumen dapat digunakan untuk mengukur dan mengumpulkan data masingmasing variabel. Subyek tersebut harus relatif homogen dalam faktor-faktor di luar variabel yang diteliti yang mungkin dapat mempengaruhi variabel terikat. tentunya disesuaikan dengan kebutuhan. Hubungan variabel tersebut dinyatakan dengan nilai dari -1 samapai +1. Sedang dalam penelitian prediktif. Interpretasi data pada penelitian korelasional adalah bila dua variabel hubungkan maka akan menghasil koefisen korelasi dengan simbol (r). buku yang relevan. Dalam penelitian korelasional. pedoman interview dan pedoman observasi. Untuk mengurangi heterogenitas tersebut. laporan hasil penelitian. Dalam penelitian korelasional. Macam-macam sumber untuk memperoleh teori yang berkaitan dengan masalah yang diteliti adalah dari jurnal. Analisis data Pada dasarnya. Jika tidak demikian.menggunakan variasi pustaka dalam bidangnya. multiple regresion atau analisis kanonik dapat digunakan. majalah ilmiah. artikel ilmiah dan narasumber. Data yang dikumpulkan dengan instrumen-instrumen tersebut harus dalam bentuk angka. 4. teknik korelasi bivariat. hasil-hasil seminar. variabel prediktor harus diukur selang beberapa waktu sebelum variabel kriteria terjadi. Sedang dalam penelitian prediktif. pengukuran variabel dapat dilakukan dalam waktu yang relatif sama. dapat pula digunakan analisis korelasi biasa bila hanya melibatkan dua variabel. analisis dalam penelitian korelasional dilakukan dengan cara mengkorelasikan hasil pengukuran suatu variabel dengan hasil pengukuran variabel lain. misalnya untuk menentukan apakah dua variabel prediktor atau lebih dapat digunakan untuk memprediksi variabel kriteria lebih baik dari bila digunakan secara sendiri-sendiri. . teknik analisis regresi ganda.

2010). antara lain: kemampuannya untuk menyelidiki hubungan antara beberapa variabel secara bersama-sama (simultan).( 2011). Dengan penelitian ini juga memungkinkan untuk menyelidiki beberapa variabel untuk diselidiki secara intensif dan penelitian ini dapat melakukan analisis prediksi tanpa memerlukan sampel yang besar.wordpress. dan Penelitian korelasional juga dapat memberikan informasi tentang derajat (kekuatan) hubungan antara variabel-variabel yang diteliti (Abidin. tidak mesti menunjukkan saling hubungan yang bersifat kausal.com/2010/10/31/metode-penelitian-korelasional-2. Diakses tanggal 06 Januari 2012. penelitian korelasional itu kurang tertib. kelemahan penelitian korelasional.Alfabeta:Bandung . 2008. Metode Penelitian Pendidikan. Selanjutnya. Sugiyono. (artikel). DAFTAR PUSTAKA Abidin. ering merangsang penggunaannya sebagai semacam short-gun approach. Dalam http://www. sosial. (Abidin.Alfabeta : Bandung.Metode Penelitian Kombinasi (mixed methods). ekonomi. http://bintangkecilungu.6.htm.Muhammad Zainal Abidin Personal Blog. Muhammad Zainal. antara lain: Hasilnya cuma mengidentifikasi apa sejalan dengan apa. Penelitian Korelasional. G.ketat. yaitu memasukkan berbagai data tanpa pilih-pilih dan menggunakan setiap interpretasi yang berguna atau bermakna. 2010). Jika dibandingkan dengan penelitian eksperimental. Hamid Darmadi.(2011). Pola saling hubungan itu sering tak menentu dan kabur. karena kurang melakukan kontrol terhadap variabel-variabel bebas. Sedangkan. Simpulan Berisi tentang hasil analisis deskripsi dan pembahasan tentang hal yang diteliti dengan menggunakan mudah dipahami pembaca secara ringkas. Kelebihan dan Kelemahan Penelitian Korelasional Penelitian korelasional mengandung kelebihan-kelebihan. di akses tanggal 25 September 2010. Sukardi menambahkan kelebihan penelitian ini adalah penelitian ini berguna untuk mengatasi masalah yang berkaitan dengan bidang pendidikan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->