PKMT-2-16-1 1

RANCANG BANGUN TURBIN PELTON UNTUK SISTEM PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKRO-HIDRO DENGAN VARIASI BENTUK SUDU Pamungkas Irwan N, Franciscus Asisi Injil P, Karwanto, Samodra Wasesa Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Semarang, Semarang ABSTRAK Pada umumnya Turbin Pelton mempunyai bentuk Sudu Mangkok sedemikian rupa. Maka pada kesempatasn ini dibuatlah bentuk sudu yang berbeda, yaitu bentuk Sudu Silinder Tertutup Dibelah Dua. Pembuatan Turbin Pelton untuk sistem Pembangkit Listrik Tenaga Mikro-Hidro (PLTMH) dengan bentuk Sudu Silinder Tertutup Dibelah Dua mempunyai tujuan apakah efisiensi dan daya yang dihasilkan turbin serta generator dimungkinkan dapat meningkat. Selain itu memberikan pemahaman yang jelas tentang pembangkit listrik tenaga mikrohidro dari energi potensial fluida menjadi energi listrik. Metode yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah metode studi lapangan, metode perancangan, metode pembuatan, serta metode pengujian. Dalam pengujian ini dilakukan perbandingan antara sudu mangkok dan Sudu Silinder Tertutup Dibelah Dua. Pada putaran yang sama 1500 Rpm dimana tegangan dipertahankan 220 Volt, maka Sudu Mangkok menghasilkan Daya Hidrolik; Ph = 685,33 Watt, Daya kinetik; Pk = 627,69 Watt, Daya Turbin; Pt = 612,49 Watt dan Daya Generator; Pg = 189,17 Watt. Sedangkan untuk Sudu Silinder Dibelah Dua daya maksimal yang dihasilkan ; Ph = 742,40 Watt, Pk = 627,52 Watt, Pt = 612,97 Watt, dan Pg = 206,77 Watt. Untuk efisiensi, nilai tertinggi pada Sudu Silinder Dibelah Dua, yaitu 97,67 % selisih 0,1 % lebih besar untuk Efisiensi Turbin dan 27,85 % selisih 0,83 % lebih besar untuk Efisiensi Sistem. Dengan demikian sudu dengan bentuk Sudu Silinder Dibelah Dua lebih efisien digunakan untuk PLMH. Kata Kunci : Sisitem Pembagkit Tenaga, Turbin Pelton, Efisiensi, Sudu Mangkok, Sudu Silinder Dibelah Dua. PENDAHULUAN Salah satu pembangkit listrik tenaga air yang digunakan untuk memanfaatkan tenaga air dan yang bisa dibuat adalah turbin air. Salah satu peralatan pokok dalam suatu pembangkitan listrik tenaga air ialah turbin air Pelton yang berfungsi mengubah Energi Potensial berupa energi kecepatan oleh Nozel menjadi Energi Mekanik berupa putaran pada poros turbin, untuk mendapatkan Energi Listrik maka poros turbin dikopel dengan generator. Dengan melihat latar belakang tersebut kami membuat simulasi Pembangkit Listrik Tenaga MikroHidro (PLTMH) dengan bentuk sudu yang berbeda yaitu Sudu Silinder Tertutup Dibelah Dua. Didasari dengan alasan diatas pembuatan simulasi PLTMH mempunyai tujuan utama, yaitu membandingkan karakteristik daya dan efisiensi kedua sudu tersebut pada turbin serta dari generator. Diharapkan dengan penelitian ini masyarakat pada umumnya bisa menggunakan jenis sudu ini karena dilihat dari kontruksinya lebih mudah pengerjaannya.

......... mesin-mesin perkakas...... pengeboran...4 t . 2. Dt (m) 60... Sedang tempat pengujian berada di Laboratorium Teknik Konversi Energi Politeknik Negeri Semarang.. Dasar perhitungan pembuatan sudu : 1..v ............. Kecepatan nominal Runner ... Jumlah sudu ...... 4.... Selain itu dilakukan peninjauan bentuk sudu dimana perhitungan sudu digunakan sebagai dasar untuk menghitung kekuatan pemilihan bahan melalui leteratur yang berhubungan dengan PLTMH... Cs (mm) Cs = ( 0..... 1979 ... Bs (mm) Bs =( 4 – 5 ) x dn . Metode Perancangan Dengan cara merencanakan segala sesuatu yang terkait dalam pembuatan Turbin Pelton ini misalnya perhitungan dimensi....(Modi & Seith............................ Diameter nominal turbin.....(Modi & Seith....... 976) 5.. (Modi & Seith.. dan analisa hasil data pengujian dari hasil pembuatan PLTMH....... kekuatan bahan dan jenis bahan yang digunakan.. M (mm) M = ( 1........................ Metode Pengujian Metode pengujian meliputi pelaksanan pengambilan data.................81 – 1....... v (m/det) v = 0..........44 2...... (Modi & Seith....... Metode Studi Lapangan Melaksakan pengujian dan observasi secara langsung dari pompa untuk mengetahui head dan debit....... 1979 ..... 1979 ....... serta merancang dan membuat instalasi dari PLTMH..25 ) x dn .......... 3.. pengolahan data..... Kedalaman mangkok ............ (Modi & Seith.... Lebar sudu ......................................05 ) x dn .............. pemotongan..H ................... 976) 6..... Metode yang digunakan dalam pembuatan penelitian ini adalah sebagai berikut : 1.. 975) ( ) Dimana H = Head total pompa (m) 2.................. dan lainnya dengan menggunakan kikir.... Lebar bukaan mangkok ...PKMT-2-16-2 METODE PENELITIAN Waktu pembuatan simulasi sampai dengan penelitian adalah 6 bulan (MaretAgustus 2005)............... penyambungan.......1 – 1..........g ..... (Sunarto & Einsering......... 1979 ... Metode Pembuatan Pelaksaan pembuatan simulasi ini melibatkan proses-proses pengerjaan pengecoran..................n Dimana n = Kecepatan putran turbin (Rpm) 3. 09) Dt = π........... gerinda.. 1994 .... dan alat-alat penunjang lainnya hingga sampai proses finising........ 976) ........ Z D Z = 5............. 976) dn Dimana dn = Diameter pancaran Nozel (m) 4... 1979 .......

Tekanan input Nozel.................... Besarnya nilai tegangan generator.... Tachometer 1 buah 6.......... Besarnya arus yang mengalir saat pembebanan pada generator.... Beban berupa lampu pijar Secukupnya 3. 6.. Kabel Banana Secukupnya 9. 2.... 976) Gambar 1.2 ) x dn ............ Simulasi turbin dan perlengkapannya... Termometer 1 buah 7..........2 – 1..... (Modi & Seith....... Voltmeter 1 buah 4..........7.. Besarnya nilai putaran generator. Manometer pipa U 1 buah 8.. Desain Dimensi Sudu....... Suhu air pada saat pengujian...... Jarak pusat pancaran jet ke ujung sudu ..... 976) 8.. 2........... Panjang sudu ........ 5. (Modi & Seith...9 ) x dn ......... 4... 1979 ....... Data yang diperlukan dalam pengujian ini adalah : 1... Peralatan yang digunakan untuk pengujian simulasi PLTMH dengan Turbin Pelton Silinder Dibelah Dua yaitu : 1.... Amperemeter 1 buah 5.... 7.4 – 3.... 3. Tekanan discharge pompa...... Ls (mm) Ls = ( 2.. 1979 ... Kabel Spadle Secukupnya .. Beda tekanan pada orifismeter......... l (mm) l = ( 1..

Setelah itu katup tutup penuh dan matikan pompa dengan penggerak motor bensin dengan meng-Off-kan saklar pada motor bensin.86 P 2 ( Kgf/cm ) 1. 6.5 Torsi (Nm) 0. 7.86 1.1 1.5 18 18. 3.32 0.41 1. 8. Persiapkan Simulasi PLTMH dengan Turbin Silinder Tertutup Dibelah Dua dan perlengkapannya. Amperemeter.58 1.42 0. apabila putaran masih belum 1500 Rpm maka gas ditambah hingga putaran mencapai 1500 Rpm dan pada generator menunjukkan tegangan sampai 220 Volt.2 1. Buat tabel untuk mencatat hasil pengujian. sehingga air akan menumbuk sudu dan mengakibatkan runner berputar.4 Δx (cm) 17 17. 4. Catat nilai penunjukkan Tachometer.99 2. 15. Buka katup masukan Nozel.77 1. Pengujian Sudu Mangkok No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Lampu (W) 0 25 50 75 100 125 150 175 200 n (Rpm) 1500 1500 1500 1500 1500 1500 1500 1500 1500 Tegangan (V) 220 220 220 220 220 220 220 220 220 Arus (A) 0 0.75 0. tambah gas untuk pompa dengan cara menggeser tuas gas searah jarum jam sampai gas setengah penuh.2 1. 5. Buka katup buangan / bypass agar tekanan pada pipa tidak terlalu tinggi akibat tekanan output air pada pompa. Manometer input Nosel. 9. Voltmeter.52 0. atur bukaan katup sehingga penunjukkan voltmeter kostan pada nilai 220 Volt catat nilai parameter seperti nomor 11.1 1. 2. 14. 10. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil pengujian Tabel 1. turunkan beban lampu pijar secara satu persatu.Langkah-langkah pengujian : 1. 12. Ukur temperatur air. 13. Sambil mengatur bukaan katup. Berikan variasi beban dengan menggunakan lampu pijar pada generator maka putarannya akan turun.64 0.5 19 20 21 22 22.06 1.3 1.4 1. dan Manometer Pipa U (∆x).21 0.2 1. Hidupkan pompa dengan meng-On-kan saklar kemudian tarik handle pada motor bensin sampai pompa hidup. diiringi dengan penutupan katup sampai turbin berhenti dan kurangi gas pada motor bensin bersamaan penutupan katup.1 0. Lakukan pengecekan alat-alat yang akan digunakan dalam pengambilan data.4 1.24 1. Setelah data didapat.2 . Buka katup-katup Manometer Pipa U manometer input Nozel. 11.78 0. Persiapkan Pompa dan perlengkapannya. Lepas peralatan dan kembalikan peralatan ke tempat semula.

256.10 m -4 2 Diameter Oriffice .10 m 2 Percepatan Gravitasi . Sair = 1 2 Head Tabung Bourdon .. H = 1.9..336) ⎜ −4 −A 2 ⎜ s air −3 Q = 0..29 1....256 x10 ( m) (m) .5 Δx (cm) 16 17 17..g. Daya Turbin.4 1.17(m 13.5 20 21 22...21 0.038 x10 )⎜ 2.. V = 220 Volt Sehingga perhitungan didapat : 3 Besarnya debit yang mengalir ..8.1 kgf/cm = 11 m Beda ketinggin Manometer U .1 1..5 23 Torsi (Nm) 0..3 1. A2 = 8.. A1 = 1.81( m / det) ... ∆x = 17 cm = 0.04 2.Tabel 2.. 199 .038.61 Berat jenis air .21 Pengujian yang diperoleh seperti pada tabel hasil pengujian selanjutnya diolah melalui perhitungan untuk memperoleh besarnya Daya Hidrolik..256 x10 2 (m)) −3 (m)) 2 − (8.94 1.. Berat jenis air raksa .81 m/det ρ = 996....6 ⎜ ⎜ ⎜ −1 (1.35 0.05 1...2 x 10 --3 m /det 3 . Daya Kinetik. Efisiensi Turbin dan Efisiensi Sistem.86 P 2 (Kgf/cm ) 1.85 2..32 0.17 m Kecepatan putaran Turbin .48 1.5 18.11 0.3 1.1 1...2 1..64 1. Q ( m /det ) dihitung : A .5 19.A Q = cd A 1 2 1 2 2 ⎜s 2. (Streeter. I = 0 Amper Tegangan output Generator . 0.2 1.75 0. Daya Generator.038 x10 −4 ⎜ 1 ⎜ Q = 4.Δx⎜ HG ⎜ − 1⎜ .65 1.65 0.. n = 1500 Rpm Arus output Generator .54 0. Pengujian Sudu Silinder Dibelah Dua No Lampu n Tegangan Arus (W) (Rpm) (V) (A) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 0 25 50 75 100 125 150 175 200 1500 1500 1500 1500 1500 1500 1500 1500 1500 220 220 220 220 220 220 220 220 220 0 0.45 1. g = 9.43 0.. Contoh perhitungan yang dilakukan dengan mengambil data pengujian Sudu Silinder Dibelah Dua pada beban kosong (nomor 1) diketahui : -3 2 Dimeter dalam pipa . SHg = 13..74 kg/m3 Massa jenis air .

V ( m/det) dihitung : V= Q An .Kecepatan pancaran jet keluar nosel .

635 (m/det) = 335.g. ηt P ηst = t .Q. (1 + cos15 ) .1500 (rpm) v= 60 = 8.n v= 60 π .( V – v ). 100% st 374.V. Efisiensi SuduTurbin .7 Watt b.37 (m/det) . 4. ( 0.2 x10 V= −3 (m / det 3 ) π 2 . A ⋅ V 3 2 1 π 3 2 3 . Pt (Watt) dihitung : o θ = 15 Pt = ρ .02 (m)) 4 = 13. Cos 1 = 0 Watt = Perhitungan Efisiensi : a. Pk (Watt) dihitung : 1 Pk = ⋅ ρ .). v ( m/det ) dihitung : π . Daya Kinetik jet air .37 m/det Kecepatan keliling nominal turbin . (13.635 m/det Perhitunga Daya : a. 0. 3. Ph (Watt) yang masuk ke nosel.74 (kg/m ) . Cosϕ = 220(Volt) .81 (m/det ) . A.37 (m/det ) 2 4 = 374.v 3 -4 . Daya Hidrolis .8.( 1 + cos θ ).74 (kg/m ) . 100% Pk 335.37(m/det) .4. 9. = 996.635 o (m/det)) .02 m ) .74 (kg/m ) .14x10 (m) 13. Daya Turbin .H 3 2 -3 3 = 996.2 x 10 (m /det) .31 (Watt) η = .11( m.D. 13. Pg (Watt) dihitung : Cos ϕ = 1 V = 220 volt I = 0 amper Pg = V. I . 996.84 (Watt) . 8.31 Watt d. 0(Amper) . Daya Listrik (Daya Generator) .11 (m) = 432. dimana besarnya head diukur sebelum masuk Nozel yaitu : H = 11 m Ph = ρ.84 Watt c. ( 0.

84 605.83 93.26 24. Pada pemberian tegangan konstan 220 Volt dan putaran 1500 Rpm. Daya Turbin.28 97.77 164.23 627.= 89. 0.60 742.6 624. 100% Ph ηs = 0 (Watt) .38 116.64 463.40 374.20 46.31 96.80 565.98 662.20 517.42 598.90 427. Hasil perhitungan Sudu Silinder Dibelah Dua Ph (Watt) Pk (Watt) Pt (Watt) Pg (Watt) ηt (%) 432.20 70.93 484.41 532.69 368.97 206. tetapi Daya Hidrolik.79 13.84 409. 100%.47 456.80 21.84 562.78 142.20 8.49 589.89 523.64 487.90 13.20 15.44 627. Efisiensi Sistem .77 80.66 539.58 399.85 KESIMPULAN Dari perhitungan maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : Besarnya daya yang dihasilkan oleh sistem dipengaruhi oleh head (H).38 92. Daya Kinetik pada Sudu Mangkok lebih tinggi dari Sudu Silinder Tertutup Dibelah Dua dengan selisih 0.48 Watt.32 497.45 % b.96 478. dan 17.38 140.33 93. debit (Q).59 118.98 164.39 505.01 92.32 612.34 27.94 460.17 90.28 97.57 94.99 452.02 Tabel 4.25 521.97 189.47 607.33 97.11 21.57 550.57 ηs (%) 0 4.89 525.26 612. Karena itu pada tiap pengujian akan didapat daya semakin besar dengan kenaikan debit dan head dan beban generator.99 93.21 447.19 70.08 97.90 19.90 708.86 95.21 17.05 431.04 94.99 46. value tertinggi pada Sudu .08 94.52 335.7 (Watt) Hasil perhitungan pengujian sudu pada tegangan konstan Tabel 3. ηs P η s = g .49 0 21. dan Daya Generator terlihat lebih tinggi pada Sudu Silinder Dibelah Dua.09 667.60 23.18 531.33 709.60 Watt.96 660. Sedang untuk efisiensi.30 27.63 8.07 Watt.15 479.67 685.81 599.31 367.52 93.06 474. η = 0 % s 432.41 541.38 416.39 94.67 ηs (%) 0 5. percepatan grafitasi (g) dan pembebana generator pada tegangan yang konstan.47 430. Hasil Perhitungan Sudu Mangkok Ph (Watt) Pk (Watt) Pt (Watt) Pg (Watt) ηt (%) 468.17 Watt.97 0 24. selisih dayanya sebesar 57.70 467.94 90.75 591.11 19.23 97.

Viktor L. ”Mekanika Fluid”. Teknik Sumber Daya Air. Edy Sunarto. ”Dasar Pemilihan dan Perencanaan Elemen Mesin”. ”Turbin Pelton Mikro“. “Elemen mesin Jilid 1”. Jakarta: Erlangga. Sularso. Streerter. “Turbin Pompa Dan Kompresor”. 1986. Sato GT. Jakarta: Pradnya Paramita. “Menggambar Mesin Menurut Standar I.Silinder Dibelah Dua. seperti peralatan pendukung. 1993. 1994. kekasaran permukaan sudu. Jakarta: Erlangga. .1 % untuk Efisiensi Turbin dan 0. 1988. 1996. Jakarta: Erlangga. Markus Eisenring.83 % untuk Efisiensi Sistem. sifat fluida. 1993. human error dan faktor lain yang tidak bisa diprediksi. 1993. Gjoko. Secara umum terlihat bahwa Sudu Silinder tertutup Dibelah Dua lebih unggul dari pada Sudu Mangkok. Niemann G. kontruksi instalasi. Sasongko. Daya dan efisiensi yang dihasilkan Turbin dipengaruhi oleh faktor-faktor tertentu. DAFTAR PUSTAKA Dietzel F. dengan selisih 0.O”. Jakarta: Pradnya Paramita. M.S.Jakarta: Erlangga. Yogyakarta: MHPG ANDI OFFSET.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful