Aldehid dan Keton

Kelompok 2

3kB

Eva Febrianti Febrianti Mawaddah Fitri Puspasari Fuspasari

•Pengertian Aldehid Aldehid adalah senyawa organik yang karbon karbonilnya selalu berikatan dengan paling sedikit satu atom hidrogen Aldehida adalah persenyawaan dimana gugus karbonil diikat oleh satu gugus alkil/aril. O || R – CH Rumus ini sering disebut RCOH .

yang lebih umum. sebuah gugus hidrokarbon yang bisa berupa gugus alkil atau gugus yang mengandung sebuah cincin benzen.Pada aldehid. . gugus karbonil memiliki satu atom hidrogen yang terikat padanya bersama dengan salah satu dari gugus berikut: •atom hidrogen lain •atau.

Besarnya titik didih dikendalikan oleh kekuatan gayagaya antar-molekul. .• Sifat fisik Aldehid Aldehid sederhana seperti metanal memiliki wujud gas (titik didih -21°C Aladehid lainnya berwujud cair. dengan titik didih yang semakin meningkat apabila molekul semakin besar.

Seperti halnya gaya-gaya dispersi.Gaya dispersi van der Waals Gaya tarik ini menjadi lebih kuat apabila molekul menjadi lebih panjang dan memiliki lebih banyak elektron. Peningkatan gaya tarik ini akan meningkatkan ukuran dipol-dipol temporer yang terbentuk Gaya tarik dipol-dipol van der Waals Aldehid dan keton adalah molekul polar karena adanya ikatan rangkap C=O. . juga akan ada gaya tarik antara dipol-dipol permanen pada molekul-molekul yang berdekatan.

Oksidasi aldehida menghasilkan asam karboksilat.•Reaksi-Reaksi Beberapa reaksi yang terjadi pada aldehida antara lain:  Oksidasi Perekasi Tollens dan pereaksi Fehling adalah dua contoh oksidator lemah yang merupakan pereaksi khusus untuk mengenali aldehida. .

Oleh karena itu.Reaksi Aldehida dengan pereaksi Fehling menghasilkan endapan merah bata dari Cu2O. adisi hidrogen tergolong reduksi. Adisi Hidrogen (Reduksi) Ikatan rangkap –C=O dari gugus fungsi aldehida dapat diadisi oleh gas hidrogen membentuk suatu alkohol primer. . Adisi hidrogen menyebabkan penurunan bilangan oksidasi atom karbon gugus fungsi.

•Manfaat dan Penggunaan Aldehid L arutan formaldehida 37% dalam air (formalin) untuk mengawetkan specimen biologi dalam laboratorium / museum. karena dapat membunuh germs (desinfektan) Formaldehida untuk membuat plastic terms set. damar buatan serta insektisida dan germisida Etanal atau asetaldehida sebagai bahan untuk karet atau damar buatan. etilasetat. dan 1.butanol. Zat warna dan bahan organic yang penting misalnya asam asetat. . aseton.

Contoh: . aldehid disebut juga alkanal. Tata nama pada aldehid sama dengan tata nama pada alkohol. nama aldehid diturunkan dari nama alkana dengan mengganti akhiran –a menjadi –al.•Tata Nama Menurut sistem IUPAC. Oleh karena itu. rantai terpanjang harus mengandung gugus aldehid.

 Formaldehid  Asetaldehid  Propionaldehid  Benzaldehid .Menurut sistem TRIVIAL. nama aldehid diturunkan dari nama asam karboksilat induk dengan mengubah asam oat / asam –at menjadi aldehid.

Note  Aldehid tanpa rantai samping (substituen) tak diperlukan “nomor ” karena karbonil (C=O) selalu nomor 1. penomoran dimulai dari karbon aldehid (karbonil). Example 3 metil butanal 3-butenal .  Aldehid dengan rantai samping (substituen).

Keton •Pengertian Keton adalah senyawa organik yang karbon karbonilnya dihubungkan dengan 2 karbon lain. Keton adalah persenyawaan dimana gugus karbonil diikat oleh dua gugus alkil/aril. R–C–R O .

•Struktur Umum Keton  Keton Alifatik  Alkil Aril Keton  Keton Aromatik  Keton Siklis .

TRIVIAL Example : IUPAC TRIVIAL Propanon Aseton Gugus alkil / aril yang terikat gugus karbonil ditambah keton 2-pentanon Metil propil keton  Contoh Senyawa Keton yang Sering Dijumpai Sikloheksanon Asetofenon (metil fenil keton) .•Tata Nama Keton IUPAC • Diberi akhiran –on • Penomoran dilakukan sehingga gugus karbonil mendapat nomor kecil.

Zat-zat pengoksidasi lemah seperti pereaksi tollens dan pereaksi Fehling tidak dapat mengoksidasi keton.•Reaksi-reaksi Keton  Reduksi keton oleh hidrogen akan menghasilkan alkohol sekunder Oksidasi Keton merupakan reduktor yang lebih lemah daripada aldehid. .

Bahan baku pembuatan zat organic lain seperti chlaroform yang digunakan sebagai obat bius. .•Manfaat dan Kegunaan Senyawa keton yang paling banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari adalah aseton atau propanon.Aseton banyak digunakan sebagai : Pelarut senyawa karbon. Selain aseton beberapa senyawa keton banyak yang berbau harum sehingga digunakan sebagai campuran parfum dan kosmetika lainnya. misalnya sebagai pembersih cat kuku.

Thank You. guys!  .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful