P. 1
Fisika (Presentasi COULOMB).pptx

Fisika (Presentasi COULOMB).pptx

|Views: 104|Likes:
Published by Refqi Kemal Habib
Presentasi tentang hukum coloumb
Presentasi tentang hukum coloumb

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Refqi Kemal Habib on Mar 17, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/25/2013

pdf

text

original

GAYA COULOMB DAN MEDAN LISTRIK

FIRSTIO

NOVELDO ANANDA M. FURQAN ALFARIZI AHMAD YASIN YUSUF

HUKUM EKSPERIMENTAL COULOMB
Catatan-catatan dari sekitar tahun 600 SM memberikan bukti bahwa manusia telah mengenal listrik statis. Adalah orang orang Yunani kuno yang pertama kali menggunakan istilah listrik, diturunkan dari kata batu akik (amber) dalam bahasa mereka, dan mereka menghabiskan waktu senggang mereka dengan menggosok-gosokkan batu akik kecil ke baju mereka untuk melihat bagaimana bulu-bulu dan rambut akan tertarik menempel di kain baju.

Dr. Gilbert Menyatakan bahwa kaca, kristal belerang, batu akik dan berbagai bahan lainnya tidak hanya menarik bulu-bulu, jerami, atau rambut, namun juga segala jenis logam, kayu, daun, batu, bahkan air dan minyak.

Kolonel Charles Coulomb Menyatakan bahwa gaya yang terdapat diantara 2 buah objek yang sangat kecil, berada di ruang hampa dan saling dipisahkan oleh jarak yang relatif besar dibandingkan ukurannya dengan muatan masing-masing objek dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara keduanya.

Dengan bentuk persamaan :

 

k

= 1/4πε0

= 9 x 109 Nm2 /C2

Q1  Q2  r  F

= = = =

muatan listrik di titik 1 (C) muatan listrik di titik 2 (C) jarak antara ke dua muatan (m) Gaya (N)

Karena k = 1/4πε0 , maka hukum Coulomb dapat dijabarkan lagi menjadi

F=

Q1 Q2

4πε0R2

R12 = r2-r1
R12
a12 Q1 Q2

r1

Jika Q1 dan Q2 memiliki tanda positif/negatif yang sama, maka vektor r2 gaya F2 pada Q2 akan mengarah ke arah yang sama dengan Titik Asal vektor jarak R12

F2

Vektor F2 adalah gaya yang bekerja pada muatan Q2, dan diperlihatkan untuk kasus dimana Q1 dan Q2 memiliki tanda yang sama. Bentuk vektor dari hukum Coulombnya adalah

F2 =

Q1 Q2

4πε0R2

a12

dimana a12 adalah vektor satuan pada arah R12,atau
a12 = R12 / ‌ R12 ‌ = (R2 – R1 )/(R2 – R1 ‌ )

Contoh soal : Q1 = 3 X 10-4 C di titik M(1,2,3) dan Q2 = -104 C di titik N(2,0,5), di dalam ruang hampa. Tentukan gaya yang dikerahkan pada muatan Q2 oleh Q1.

Pemecahan : R12 = r2-r1 = (2-1)ax + (0-2)ay + (5-3)az = ax – 2ay + 2az Yang menghasilkan R12 = 3, dan vektor satuan a12 = 1/3(ax – 2ay + 2az) . Sehingga,

F2 =

3 X 10-4 (-10-4) 4π(1/36π)10-9 X 32 = -30

ax – 2ay + 2az
3

ax – 2ay + 2az
3

Magnitudo dari gaya ini = 30 N Gaya pada muatan Q2 dapat pula dilihat sebagai tiga buah gaya komponen F2 = -10ax + 20 ay-20az

Pengaplikasian Gaya Coulomb / Listrik Statis
Mesin fotocopy Pembentukan salinan hasil fotokopi karena penempelan serbuk atau toner yang bermuatan negatif pada permukaan kertas.  Bergeraknya air yang di dekatkan pada pipa/balon/sisir/pulpen yang sudah di gosokkan ke rambut. VIDEO  Permukaan layar vertikal televisi sangat berdebu  Penggaris bermuatan listrik

MEDAN LISTRIK

Medan Listrik

Gaya Coulomb di sekitar suatu muatan listrik akan membentuk medan listrik. Dalam membahas medan listrik, digunakan pengertian kuat medan. Untuk medan gaya Coulomb, kuat medan listrik adalah vektor gaya Coulomb yang bekerja pada satu satuan muatan yang kita letakkan pada suatu titik dalam medan ini, dan dinyatakan  gaya  dengan E (r ) .

14

Muatan yang menghasilkan medan listrik disebut muatan sumber. Misalkan muatan sumber berupa muatan titik q.  Kuat medan listrik yang dinyatakan dengan E pada suatu  vektor posisi r terhadap muatan sumber tsb, adalah medan pada satu satuan muatan uji. Bila kita gunakan  muatan uji sebesar q’ 0 pada vektor posisi r relatif   terhadap muatan sumber, kuat medan E (r ) harus sama dengan
  F (r , q ' ) 1 q ˆ E (r )   r ' 2 q 4 0 r

ˆ adalah vektor satuan arah radial keluar. dimana r

15

Muatan sumber q berupa muatan titik seharga q dan terletak   ' pada posisi r . Titik P berada pada posisi r , sehingga  ' posisi relatif P terhadap muatan sumber adalah (r  r ) .  ' . Vektor satuan arah SP haruslah sama dengan (r r )  ' r r   Jadi kuat medan listrik E pada titik r oleh muatan titik  q pada r ' , harus sama dengan
y

q

' r

S

 ' (r  r )
P

 r
x

  q (r  r ' ) ' 2    ' 4 0 r  r r r     1 q(r  r ' ) E (r )   ' 3 4 0 r r   E (r )  1
16

atau

Garis-garis gaya

+ + + + + + + +

E

E

-

17

Medan Listrik oleh Distribusi Muatan Titik
q2 q1

' r1

' r2

' r3

q3

 r

P

Misalkan muatan sumber terdiri atas 3 muatan titik q1, q2 dan q3. Gaya resultan pada muatan uji q‘ pada titik P adalah superposisi gaya pada q’ oleh masing-masing muatan sumber.

 r Bila kuat medan pada titik P (vektor posisi ) oleh q1  saja  
 E2 ( r ) , adalah E1 ( r ) , dan kuat medan oleh q2 saja adalah   dan oleh q3 saja adalah E3 ( r ), kuat medan resultan pada titik P adalah         E (r )  E1 (r )  E2 (r )  E3 (r )
18

Bila ada N buah muatan titik sebagai sumber, dengan muatan ' sumber qi ada pada vektor ri , medan resultan pada  adalah vektor posisi r
 ' N  N   1 qi (r  ri )  E (r )   Ei (r )    ' 3 4  i 1 i 1 0 r  ri

Perhatikan, jumlahan pada persamaan di atas adalah jumlahan vektor.

19

Medan Listrik oleh Distribusi Muatan Kontinu Jika distribusi muatan tersebut adalah kontinu, maka medan yang ditimbulkannya di setiap titik P dapat dihitung dengan membagi elemen2 yang sangat kecil dq.   Medan dE (r ) yang ditimbulkan oleh setiap elemen akan dihitung, dengan memperlakukan elemen2 tsb sebagai   muatan titik. dE (r ) diberikan oleh   1 dq ˆ dE ( r )  r 2 4 0 r Dimana r adalah jarak dari elemen muatan dq ke titik P. medan resultan kemudian dicari dari prinsip superposisi dengan menjumlahkan kontribusi2 medan yang ditimbulkan oleh semua elemen muatan, atau

    E (r )   dE (r )

20

Contoh soal: 1. Sebuah titik pada P(1,1,1) di bawah pengaruh empat buah titik yang identik, masing- masing senilai 3nC ( nanoCoulomb) dan berada di titik P1(1,1,0), P2(-1,1,0), P3(1,-1,0) dan P4(1,-1,0) .Tentukan E pada titik P!

PENGAPLIKASIAN MEDAN LISTRIK

Petir Penangkal Petir

Mengapa benda kalau di gosok-gosokan menghasilkan listrik statis? (Ganesh Wicaksono) Bagaimana kelanjutan petir yang dialirkan ke dalam tanah, apakah netral? Bagaimana prosesnya (Refqi Kemal ) Gambar partikel dari contoh soal (Happy Hanifah)

Muatan pada air apa ? Apakah bisa membuat bahan anti air dengan konsep muatan? (Effendi Sofyan) Kenapa penangkal petir tidak dialiri ke sebuah pembangkit, sehingga dihasilkan pembangkit listrik tenaga petir (Musthofa Endi)

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->